POPULARITY
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Bukti dari Profil YesusDiambil dari: Yesaya 41:4 “Siapakah yang mengerjakan dan melakukan semuanya ini? Dia yang memanggil generasi-generasi sejak dari mulanya! Aku, TUHAN, adalah yang terdahulu dan bagi mereka yang terkemudian Aku tetap Dia juga.”Wonder Kids, kalau polisi sedang mencari seorang penjahat, mereka sering membuat gambaran tentang orang itu dari banyak petunjuk. Mereka melihat ciri-ciri, kebiasaan, dan hal-hal lain yang bisa menunjukkan siapa orang itu sebenarnya. Dari petunjuk-petunjuk itu, mereka menyusun “profil” orang yang sedang dicari.Nah, hari ini kita belajar sesuatu yang mirip. Waktu kita membaca Alkitab, kita juga bisa melihat “profil” tentang Allah. Alkitab menunjukkan bahwa Allah itu kekal, berkuasa, kudus, penuh kasih, tidak berubah, dan layak disembah. Lalu pertanyaannya: apakah Yesus cocok dengan profil itu?Jawabannya sangat menarik. Saat kita melihat hidup Yesus, kita menemukan bahwa Yesus menunjukkan banyak hal yang hanya cocok dengan Allah. Yesus berkuasa atas penyakit, atas roh jahat, atas alam, bahkan atas kematian. Yesus mengampuni dosa. Yesus menerima penyembahan. Yesus juga menunjukkan kasih, kekudusan, dan kebenaran yang sempurna. Jadi, semakin kita melihat “profil” tentang Allah dalam Alkitab, semakin kita melihat bahwa Yesus benar-benar cocok dengan gambaran itu.Ini berarti Yesus bukan sekadar guru yang hebat atau nabi yang istimewa. Yesus menunjukkan sifat-sifat yang hanya layak dimiliki Allah. Tentu, kita tidak bisa mengerti semua kebesaran Tuhan dengan sempurna. Tetapi Alkitab memberi cukup banyak petunjuk supaya kita mengenal bahwa Yesus sungguh adalah Anak Allah dan Tuhan yang sejati.Wonder Kids, kadang-kadang orang ingin memikirkan Yesus terlalu kecil. Mereka berkata, “Yesus itu orang baik saja,” atau “Yesus cuma guru.” Tetapi kalau kita sungguh memperhatikan semua bukti tentang hidup-Nya, perkataan-Nya, dan karya-Nya, kita tidak bisa berhenti pada jawaban sekecil itu. Yesus jauh lebih besar.Renungan ini juga mengajak kita untuk lebih sungguh-sungguh mengenal Yesus. Semakin kita membaca Alkitab, semakin kita melihat bahwa Yesus cocok dengan semua yang Allah nyatakan tentang diri-Nya. Dan itu membuat kita makin yakin bahwa percaya kepada Yesus bukanlah kesalahan, melainkan jawaban yang benar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Bacalah satu kisah tentang Yesus hari ini, lalu tanyakan pada dirimu, “Apa yang kisah ini tunjukkan tentang siapa Yesus sebenarnya?”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena melalui firman-Mu aku bisa makin mengenal siapa Engkau sebenarnya. Tolong aku supaya tidak memandang Engkau terlalu kecil, tetapi sungguh percaya bahwa Engkaulah Tuhan yang mulia dan layak diikuti. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: semakin kamu melihat siapa Allah itu dalam Alkitab, semakin kamu akan melihat bahwa Yesus sungguh cocok dengan gambaran itu. Tuhan Yesus memberkati.
Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK melakukan penggeledahan di rumah anggota BPK RI Bobby Adhityo Rizaldi di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.
Penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat Febrie Adriansyah terus berlanjut. Kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah barang bukti uang hasil penggeledahan dengan melibatkan FBI dan Kedutaan Besar Amerika Serikat.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Bukti dari Pengakuan YesusDiambil dari: Yohanes 1:12 “Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.”Wonder Kids, ada orang yang berkata bahwa Yesus pasti tidak mungkin mengaku sebagai Allah, karena kalau begitu Ia pasti gila atau tidak waras. Memang, kalau manusia biasa tiba-tiba berkata, “Aku adalah Tuhan,” tentu itu sangat aneh. Tetapi saat kita melihat hidup Yesus, kita menemukan sesuatu yang berbeda.Yesus tidak hanya mengucapkan hal-hal besar tentang diri-Nya. Yesus juga hidup dengan cara yang menunjukkan bahwa perkataan-Nya itu benar. Yesus menyembuhkan orang sakit, mengusir roh jahat, mengajar dengan kuasa, mengenal isi hati manusia, membangkitkan orang mati, dan akhirnya bangkit dari kematian. Jadi pengakuan Yesus tentang diri-Nya tidak berdiri sendirian. Semua yang Ia lakukan mendukung siapa diri-Nya sebenarnya.Coba bayangkan, Wonder Kids, kalau ada orang mengaku sebagai presiden, tetapi tidak ada satu pun bukti yang mendukungnya, tentu kita akan tahu bahwa orang itu tidak benar. Tetapi kalau presiden sungguhan datang dengan kuasa, tugas, dan tanda-tanda yang cocok, kita tahu bahwa pengakuannya benar. Nah, begitu juga dengan Yesus. Pengakuan-Nya tentang diri-Nya didukung oleh hidup, kuasa, dan karya-Nya.Karena itu, kita tidak perlu berpikir bahwa Yesus gila. Justru sebaliknya, Yesus berkata benar. Yesus tahu siapa diri-Nya. Masalahnya adalah banyak orang tidak mau menerima kebenaran itu. Mereka lebih suka menolak daripada tunduk kepada-Nya.Renungan ini juga mengingatkan kita pada satu hal penting. Kalau Yesus benar-benar adalah Anak Allah, maka kita tidak bisa bersikap biasa saja kepada-Nya. Kita tidak bisa hanya berkata, “Oh, Yesus tokoh yang hebat.” Tidak. Kita harus mengambil keputusan: apakah kita mau percaya kepada-Nya, menerima-Nya, dan hidup sebagai milik-Nya?Yohanes 1:12 berkata bahwa semua orang yang menerima-Nya diberi kuasa menjadi anak-anak Allah. Wah, indah sekali. Jadi saat kita percaya kepada Yesus, kita bukan hanya tahu siapa Dia, tetapi kita juga menjadi milik Allah dan hidup sebagai anak-anak-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, aku percaya bahwa Engkau sungguh Anak Allah. Tolong aku menerima-Mu dan hidup sebagai anak Tuhan.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau berkata benar tentang diri-Mu. Terima kasih karena hidup dan karya-Mu menunjukkan bahwa Engkau sungguh Anak Allah. Tolong aku supaya percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh dan hidup sebagai anak Allah yang taat. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan orang gila yang berkata sembarangan, tetapi Anak Allah yang sejati, yang layak dipercaya dan diterima. Tuhan Yesus memberkati.
Polda Metro Jaya melakukan verifikasi barang bukti mata uang asing hasil penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Jampidsus Febri Adriansyah.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Bukti dari Perubahan HidupDiambil dari: 2 Korintus 5:17 “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.”Wonder Kids, ada satu bukti yang sangat kuat tentang siapa Yesus sebenarnya, yaitu hidup orang-orang yang diubah oleh-Nya. Banyak orang pada zaman Yesus, dan juga sesudah-Nya, berubah dengan sangat besar karena bertemu dengan Yesus. Orang yang tadinya takut menjadi berani. Orang yang tadinya jahat menjadi lembut. Orang yang tadinya hidup dalam dosa mulai belajar hidup benar.Mengapa perubahan itu penting? Karena perubahan seperti itu tidak terjadi hanya karena orang mendengar nasihat yang bagus. Memang nasihat yang baik bisa menolong, tetapi hati manusia tidak berubah hanya karena mendengar kata-kata indah. Kita butuh Tuhan bekerja di dalam hati kita. Dan itulah yang Yesus lakukan.Di Alkitab kita melihat banyak contohnya. Petrus yang pernah menyangkal Yesus kemudian menjadi saksi yang berani. Paulus yang dulu memusuhi orang Kristen berubah menjadi pemberita Injil. Banyak orang lain juga mengalami perubahan karena Yesus. Mereka bukan menjadi sempurna dalam sekejap, tetapi hidup mereka sungguh dibalikkan arahnya oleh Tuhan.Wonder Kids, itu juga bisa terjadi pada kita. Mungkin kamu punya dosa yang susah ditinggalkan. Mungkin kamu mudah marah, suka membantah, iri hati, malas berdoa, atau tidak jujur. Kalau kamu datang kepada Yesus, Dia sanggup mengubah hidupmu. Mungkin tidak selalu langsung sempurna, tetapi Tuhan sungguh bekerja sedikit demi sedikit.Inilah yang diajarkan 2 Korintus 5:17. Siapa yang ada di dalam Kristus adalah ciptaan baru. Artinya, Yesus bukan hanya mengampuni dosa kita, tetapi juga mulai membentuk hidup kita menjadi baru. Jadi, iman kepada Yesus bukan hanya soal tahu banyak hal tentang Dia. Iman kepada Yesus juga terlihat dari hidup yang terus diubahkan oleh-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan satu bagian hidupmu yang paling ingin kamu serahkan kepada Tuhan untuk diubah. Lalu berdoalah dengan jujur, “Tuhan Yesus, ubahlah aku di bagian ini.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sanggup mengubah hidup manusia. Tolong aku supaya tidak hanya tahu tentang Engkau, tetapi sungguh datang kepada-Mu dan diubahkan oleh-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus yang sejati bukan hanya diketahui dengan pikiran, tetapi juga dikenali lewat hidup yang diubahkan oleh kuasa-Nya. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Bukti dari Gereja Mula-MulaDiambil dari: 1 Korintus 1:22 “Orang-orang Yahudi menghendaki tanda dan orang-orang Yunani mencari hikmat.”Wonder Kids, selain apa yang tertulis di dalam Injil, kita juga bisa melihat satu hal penting: sejak awal, gereja mula-mula sudah percaya bahwa Yesus adalah Tuhan. Jadi, orang Kristen pertama bukan baru belakangan membuat Yesus terlihat hebat. Sejak sangat awal, mereka memang sudah mengerti bahwa Yesus itu sangat istimewa.Ada banyak tulisan dan doa dari gereja mula-mula yang menunjukkan hal itu. Mereka menyebut Yesus sebagai Tuhan. Mereka menyembah-Nya. Mereka percaya bahwa Yesus sungguh mati, sungguh bangkit, dan sungguh layak dihormati. Jadi, iman bahwa Yesus adalah Tuhan bukan ide yang muncul jauh belakangan. Itu sudah ada sejak awal.Mengapa ini penting, Wonder Kids? Karena ada orang yang berkata bahwa mungkin orang-orang Kristen baru kemudian membesar-besarkan Yesus. Tetapi kalau sejak gereja mula-mula orang-orang percaya sudah menyembah Yesus, berarti memang dari awal mereka melihat bahwa Yesus lebih dari sekadar guru atau nabi. Mereka percaya bahwa Yesus adalah Tuhan yang hidup.Bahkan ada orang-orang yang rela menderita karena iman itu. Mereka tidak akan melakukan itu kalau mereka tahu semuanya hanya cerita buatan. Mereka tetap setia karena mereka sungguh percaya bahwa Yesus benar-benar hidup, mati bagi dosa, dan bangkit kembali. Itu sebabnya kesaksian gereja mula-mula sangat penting.Wonder Kids, renungan hari ini juga mengingatkan kita bahwa iman kita bukan iman yang baru dibuat-buat. Kita berdiri di dalam kabar yang sudah dipercayai oleh umat Tuhan sejak awal. Tuhan menjaga gereja-Nya dan membuat kabar tentang Yesus terus diberitakan dari generasi ke generasi.Dan sekarang, kita juga menjadi bagian dari orang-orang yang percaya kepada Yesus. Wah, indah sekali ya. Dari gereja mula-mula sampai hari ini, Tuhan terus memanggil orang untuk percaya kepada Anak-Nya. Jadi saat kita percaya kepada Yesus, kita sedang berdiri di dalam kebenaran yang sudah dipegang oleh banyak orang percaya sebelum kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, terima kasih karena sejak dulu sampai sekarang Engkau tetap dikenal dan dipercaya oleh umat-Mu. Tolong aku juga percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sudah dikenal, disembah, dan dipercayai oleh gereja sejak awal. Tolong aku supaya tidak ragu, tetapi makin yakin bahwa Engkaulah Tuhan yang hidup dan Juruselamatku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: gereja mula-mula sudah percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, dan sampai hari ini Dia tetap Tuhan yang hidup dan layak dipercaya. Tuhan Yesus memberkati.
Tim gabungan Kortas Tipidkor Polri dan Polda Metro Jaya kembali menggeledah sebuah ruko di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, sebagai bagian dari pengembangan kasus dugaan suap dan tindak pidana pencucian uang dalam perkara korupsi sektor batu bara. Dalam penggeledahan di lokasi ke-13 tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen dan seperangkat komputer yang diduga berkaitan dengan penyidikan.
Tim penyidik Kortas Tipikor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya kembali menemukan barang bukti penting dalam penyidikan dugaan korupsi, suap, dan tindak pidana pencucian uang terkait perkara korupsi batu bara.
Renungan D'Message || "Bukti, Aku Milik Allah" II Ps. Steven Liem
Polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo memasuki babak baru setelah Polda Metro Jaya menangkap Roy Suryo dan dr. Tifa, Jumat pagi tadi. Polisi menyatakan langkah tersebut dilakukan karena berkas perkara telah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan proses hukum kini memasuki tahap pelimpahan tersangka serta barang bukti ke jaksa penuntut umum. Lalu, bagaimana tim hukum Presiden Joko Widodo melihat perkembangan terbaru ini? Apakah penangkapan setelah berkas dinyatakan lengkap merupakan prosedur yang lazim? dan apakah perkara yang bermula dari polemik ijazah ini kini sepenuhnya bergeser ke ranah pembuktian di pengadilan? Talk bersama Kuasa Hukum Presiden ke-7 Joko Widodo, Yakup Hasibuan.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Bukti Tentang Siapa YesusDiambil dari: Yohanes 18:4–5 “Maka Yesus, yang tahu semua yang akan menimpa diri-Nya, maju ke depan dan berkata kepada mereka: ‘Siapakah yang kamu cari?' Jawab mereka: ‘Yesus dari Nazaret.' Kata-Nya kepada mereka, ‘Akulah Dia.' Yudas yang menghianati Dia berdiri juga di situ bersama mereka.”Wonder Kids, pada zaman Tuhan Yesus, orang-orang Yahudi sudah lama menantikan Mesias, yaitu Raja dan Juruselamat yang dijanjikan Allah. Mereka membaca Kitab Suci dan menunggu kapan janji itu digenapi. Tetapi saat Yesus datang, tidak semua orang mau percaya kepada-Nya. Ada yang mengira Yesus hanya guru yang baik. Ada yang menganggap Yesus hanya nabi. Ada juga yang menolak-Nya sama sekali.Mengapa begitu? Karena banyak orang ingin menentukan sendiri siapa Yesus menurut pikiran mereka. Mereka tidak mau sungguh-sungguh melihat semua bukti tentang Yesus. Padahal, kalau kita memperhatikan hidup Yesus, perkataan-Nya, mujizat-Nya, cara-Nya mengasihi orang, dan bagaimana Ia menggenapi janji-janji Allah, kita bisa melihat bahwa Yesus bukan orang biasa. Yesus adalah Anak Allah yang datang ke dunia.Yesus tidak datang sambil berkata sembarangan, “Percaya saja pada-Ku.” Sebaliknya, hidup Yesus penuh dengan bukti. Ia mengajar dengan kuasa, melakukan mujizat, mengampuni dosa, menggenapi nubuat, lalu akhirnya rela mati dan bangkit. Semua itu menunjukkan identitas-Nya. Jadi, untuk mengenal siapa Yesus sebenarnya, kita tidak cukup hanya mendengar pendapat orang. Kita harus melihat kepada Yesus sendiri seperti yang dinyatakan dalam firman Tuhan.Dalam Yohanes 18, saat orang-orang datang menangkap Yesus, Yesus justru maju ke depan. Ia tahu apa yang akan terjadi pada-Nya. Ia tidak lari. Ia tidak bersembunyi. Itu menunjukkan bahwa Yesus sungguh tahu siapa diri-Nya dan sungguh datang untuk menjalankan rencana Bapa. Yesus bukan korban yang bingung. Yesus adalah Juruselamat yang dengan rela menyerahkan diri-Nya bagi kita.Wonder Kids, kadang-kadang orang di sekitarmu bisa punya banyak pendapat tentang Yesus. Tetapi pertanyaan yang paling penting bukan “Kata orang siapa Yesus itu?” melainkan “Menurutmu, siapakah Yesus?” Apakah kamu hanya tahu tentang Yesus? Ataukah kamu sungguh percaya bahwa Dia adalah Tuhan dan Juruselamatmu?Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ambil waktu sebentar dan katakan kepada Tuhan, “Tuhan Yesus, tolong aku mengenal Engkau bukan hanya dari kata orang, tetapi dari firman-Mu. Aku mau sungguh percaya kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau menunjukkan dengan jelas siapa diri-Mu. Tolong aku supaya tidak bingung oleh pendapat orang, tetapi sungguh mengenal Engkau melalui firman-Mu dan percaya bahwa Engkaulah Tuhan dan Juruselamatku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus tidak perlu dibuat cocok dengan pendapat manusia, karena Dia sudah menunjukkan dengan jelas bahwa Dia adalah Anak Allah dan Juruselamat dunia. Tuhan Yesus memberkati.
Bismillah,2112. BUKTI KEIMANAN SESEORANGRiyaadhus ShaalihiinBab 50 | Takut (Kepada Allah)Kesimpulan Bab
Polda Metro Jaya melalui jajaran Ditreskrimum dan Satreskrim Polres berhasil mengamankan sejumlah barang bukti hasil pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan mengembalikannya kepada pemilik sah.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Bukti yang Menolak Tuduhan SalahDiambil dari: Markus 6:3 “Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?” Lalu mereka kecewa dan menolak Dia.Wonder Kids, pernahkah kamu melihat orang salah menilai seseorang? Misalnya, ada anak yang dianggap biasa saja, padahal sebenarnya dia sangat baik. Atau ada orang yang langsung menuduh tanpa benar-benar melihat buktinya. Itu bisa terjadi juga saat orang berbicara tentang Yesus.Ada orang yang mau menerima bahwa Yesus benar-benar hidup dalam sejarah, tetapi mereka tetap menolak siapa Yesus sebenarnya. Mereka berkata bahwa Yesus hanya manusia biasa. Ada yang bilang Yesus hanya guru yang baik. Ada yang bilang Yesus hanya orang yang pandai berbicara. Tetapi mereka tidak mau percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah.Masalahnya, kalau kita sungguh melihat semua yang Yesus lakukan dan semua yang Alkitab katakan, tuduhan-tuduhan itu tidak cukup. Yesus bukan hanya orang baik biasa. Yesus mengampuni dosa, melakukan mujizat, menerima penyembahan, mati di kayu salib, dan bangkit dari kematian. Tidak ada manusia biasa yang seperti itu. Karena itu, kita harus hati-hati supaya tidak membuat Yesus menjadi lebih kecil daripada yang Alkitab nyatakan.Dalam Markus 6:3, orang-orang di kampung Yesus sulit menerima Dia karena mereka merasa sudah mengenal-Nya. Mereka melihat Yesus hanya dari luar. Mereka tahu keluarga-Nya, tahu tempat asal-Nya, tetapi hati mereka tidak mau percaya. Mereka dekat secara lahiriah, tetapi tidak sungguh mengenal siapa Yesus sebenarnya.Wonder Kids, itu juga bisa terjadi pada kita. Kita bisa sering mendengar nama Yesus, sering datang ke gereja atau Sekolah Minggu, tetapi tetap belum sungguh percaya kepada-Nya. Kita bisa tahu banyak tentang Yesus, tetapi belum benar-benar mengenal Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat. Tuhan mau kita tidak berhenti pada pengetahuan luar saja. Tuhan mau kita sungguh percaya kepada Yesus sebagaimana Dia dinyatakan dalam firman-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Coba katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, aku tidak mau hanya tahu tentang Engkau dari luar. Tolong aku sungguh mengenal dan percaya kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau bukan hanya manusia biasa, tetapi Anak Allah yang datang menyelamatkanku. Tolong aku supaya tidak salah mengenal Engkau, tetapi sungguh percaya kepada-Mu dengan segenap hatiku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: mengenal Yesus dari luar tidak cukup. Kamu perlu sungguh percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamatmu. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Bukti dan ImanDiambil dari: Amsal 14:15 “Orang yang tak berpengalaman percaya kepada setiap perkataan, tetapi orang yang bijak memperhatikan langkahnya.”Wonder Kids, hari ini kita belajar bahwa Tuhan tidak mau kita percaya dengan sembarangan. Firman Tuhan berkata bahwa orang yang bijak memperhatikan langkahnya. Artinya, kita belajar untuk melihat, memikirkan, dan memahami dengan hati-hati.Di sekolah, mungkin kamu pernah belajar untuk mengamati sesuatu. Misalnya, saat guru meminta kamu melihat bagaimana tanaman bertumbuh, atau apa yang terjadi ketika air dicampur dengan sesuatu. Kita belajar melihat dengan teliti supaya kita mengerti. Itu bukan hal yang salah. Justru Tuhan memberi kita pikiran untuk belajar, bertanya, dan memahami dunia yang Dia ciptakan.Begitu juga saat kita belajar tentang Tuhan. Iman kepada Tuhan bukan berarti kita percaya secara asal-asalan. Tuhan sudah memberi banyak hal untuk menolong kita mengenal Dia. Kita punya Alkitab, kita bisa melihat ciptaan Tuhan, kita bisa belajar dari sejarah, dan kita bisa melihat bagaimana Tuhan bekerja dalam hidup orang percaya. Semua itu menolong kita semakin yakin bahwa Tuhan itu nyata dan firman-Nya benar.Tetapi kita juga harus ingat, Wonder Kids, tidak semua hal tentang Tuhan bisa dijadikan percobaan seperti pelajaran di kelas. Tuhan jauh lebih besar dari manusia. Kita mengenal Tuhan terutama karena Dia menyatakan diri-Nya melalui firman-Nya. Jadi, kita memakai pikiran kita dengan baik, tetapi kita juga datang dengan hati yang mau percaya dan taat.Anak Tuhan bukan anak yang asal percaya, tetapi juga bukan anak yang sombong dan merasa bisa mengerti semuanya sendiri. Tuhan mau kita menjadi anak yang bijak: mau belajar, mau bertanya, dan mau percaya kepada firman Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pilih satu hal dari ciptaan Tuhan yang kamu lihat hari ini, misalnya langit, pohon, hujan, atau tubuhmu sendiri. Lalu ucapkan, “Tuhan, terima kasih karena melalui ciptaan-Mu aku bisa belajar bahwa Engkau hebat dan bijaksana.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau memberi aku pikiran untuk belajar dan hati untuk percaya. Tolong aku supaya tidak percaya dengan sembarangan, tetapi belajar mengenal Engkau dengan sungguh-sungguh melalui firman-Mu dan ciptaan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan tidak takut untuk dipelajari, karena semakin kita mengenal kebenaran-Nya, semakin kita melihat bahwa Dia sungguh nyata dan ajaib. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Bukti yang MenguatkanDiambil dari: Yeremia 17:8 “Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.”Wonder Kids, tahukah kamu bahwa ada pohon yang sangat tinggi dan bisa hidup sangat lama? Salah satunya adalah pohon redwood. Pohon ini bisa tumbuh sangat tinggi, bahkan lebih tinggi dari banyak gedung. Mungkin kita mengira akar pohon sebesar itu pasti masuk sangat dalam ke tanah. Tetapi ternyata tidak. Akar pohon redwood justru tidak terlalu dalam. Akar-akar itu melebar ke samping dan saling terjalin dengan akar pohon redwood yang lain. Karena itulah mereka bisa saling menguatkan dan tetap berdiri kokoh.Begitu juga saat kita belajar tentang Tuhan Yesus. Ada orang yang meragukan apakah kisah tentang Yesus dalam Alkitab itu sungguh benar. Tetapi Tuhan tidak meninggalkan kita tanpa bukti. Selain dari kitab-kitab Injil, ada juga penulis-penulis sejarah pada zaman dahulu yang menulis tentang Yesus. Hal ini menolong kita melihat bahwa berita tentang Yesus bukan cerita yang dibuat-buat. Injil adalah berita yang benar dan dapat dipercaya.Seorang ahli bernama Edwin Yamauchi pernah berkata bahwa catatan sejarah tentang Yesus justru lebih kuat daripada catatan tentang pendiri agama-agama kuno lainnya. Jadi, Wonder Kids, kita tidak percaya kepada Yesus secara buta. Iman kita punya dasar. Firman Tuhan itu benar, dan kesaksian tentang Yesus itu kuat.Sama seperti akar-akar pohon redwood saling menguatkan, Tuhan juga memberi kita firman-Nya, gereja, dan sesama orang percaya untuk meneguhkan iman kita. Karena itu, jangan berjalan sendirian. Teruslah bertumbuh dalam firman Tuhan bersama orang-orang yang juga mengasihi Yesus.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ceritakan kepada papa, mama, guru Sekolah Minggu, atau temanmu satu alasan mengapa kamu percaya bahwa kisah tentang Yesus dalam Alkitab adalah benar.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena firman-Mu adalah benar. Tolong aku supaya imanku makin kuat dan berakar di dalam-Mu. Pakailah juga orang-orang percaya di sekitarku untuk menolongku tetap teguh. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: iman kepada Yesus bukan iman yang kosong, karena Tuhan telah memberi kesaksian yang benar tentang Anak-Nya. Tuhan Yesus memberkati.
Ustadz Nizar Saad Jabal Lc. M.Pd. - Sumpah-Sumpah Agung Bukti Keberadaan Hari Pembalasan
Ustadz Ali Hasan Bawazier - Bukti Kebenaran Al
Sempat diragukan, dicemooh dan dibilang penuh konspirasi. Dharma Pongrekun ke podcast saya eklusif membahas bahwa konspirasi soal elite global itu benar adanya! Kalau kamu percaya gak kalau C0vid itu konspirasi elite global untuk menyingkirkan orang miskin? Simak selengkapnya..!
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahBukti DokumenDiambil dari: Yeremia 30:2 (TB) “Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Tuliskanlah segala firman yang telah Kufirmankan kepadamu itu dalam sebuah kitab.”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang satu hal penting: bukti tertulis. Dalam kehidupan sehari-hari, kalau ada hal penting — seperti surat resmi, perjanjian, atau bukti pembayaran — biasanya dibuat secara tertulis. Mengapa? Supaya bisa diperiksa dan dipercaya.Begitu juga dengan Alkitab. Kita sudah belajar bahwa Injil adalah kesaksian para saksi mata. Tetapi sekarang muncul pertanyaan: Bagaimana kita tahu bahwa dokumen yang kita baca hari ini benar-benar berasal dari zaman itu? Bagaimana kita tahu bahwa isinya tidak berubah?Di dunia hukum, sebelum sebuah dokumen diterima sebagai bukti, dokumen itu harus bisa diperiksa keasliannya. Apakah benar berasal dari waktu yang diklaim? Apakah salinannya bisa dipercaya? Hal yang sama juga dipelajari oleh para ahli Alkitab. Mereka meneliti naskah-naskah kuno yang ditemukan. Mereka membandingkan ribuan salinan untuk memastikan isinya tetap sama.Dan hasilnya? Alkitab, khususnya Perjanjian Baru, adalah salah satu dokumen kuno yang paling banyak memiliki salinan kuno dan paling baik dipelihara dibandingkan dokumen kuno lainnya. Artinya, kita tidak hanya percaya karena tradisi. Kita juga punya bukti dokumen yang bisa diteliti.Wonder Kids, iman Kristen bukan dongeng yang muncul tiba-tiba. Firman Tuhan dicatat, disalin, dan dijaga sepanjang sejarah.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Belajarlah menghargai Alkitabmu. Itu bukan buku biasa. Itu adalah firman Tuhan yang dipelihara selama ribuan tahun supaya kamu bisa membacanya hari ini.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau memerintahkan firman-Mu untuk dituliskan dan dipelihara. Tolong aku supaya menghargai Alkitab dan percaya bahwa itu adalah firman-Mu yang benar. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Firman Tuhan bukan hanya diceritakan, tetapi juga dicatat dan dipelihara. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahUjian Penguatan BuktiDiambil dari: Ulangan 32:7 (TB)“Ingatlah zaman purbakala, perhatikanlah tahun-tahun keturunan yang lalu; tanyakanlah kepada ayahmu, maka ia akan memberitahukannya kepadamu, kepada para tua-tuamu, maka mereka akan mengatakannya kepadamu.”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang satu ujian lagi untuk melihat apakah kesaksian Injil bisa dipercaya. Ujian ini disebut corroboration test atau Ujian Penguatan Bukti, artinya: Apakah cerita dalam Injil didukung atau diperkuat oleh bukti lain?Kalau seseorang menceritakan suatu peristiwa, biasanya kita bisa mengecek:Apakah ada orang lain yang juga melihatnya? Dan Apakah ada catatan sejarah yang mendukungnya?Para ahli berkata bahwa semakin banyak detail yang bisa diperiksa — seperti nama tempat, nama orang, dan peristiwa sejarah — semakin besar kemungkinan cerita itu benar. Craig Blomberg, seorang ahli Perjanjian Baru, mengatakan bahwa semakin lama orang mempelajari Injil, semakin banyak detail yang justru dikonfirmasi oleh penemuan sejarah dan arkeologi.Memang, Yesus tidak sering muncul dalam catatan sejarah besar seperti catatan perang atau raja-raja besar. Tetapi ada sumber-sumber non-Kristen yang menyebut tentang Yesus dan orang-orang Kristen mula-mula. Selain itu, banyak penemuan arkeologi mendukung latar belakang sejarah yang disebutkan dalam Injil — seperti kota-kota, jabatan pemerintahan, dan kebiasaan pada zaman itu. Artinya, Injil bukan dongeng yang dibuat tanpa latar sejarah. Ada banyak detail yang bisa diperiksa.Wonder Kids, ini mengajarkan kita bahwa iman Kristen bukan iman yang buta. Tuhan tidak meminta kita percaya tanpa dasar. Sejarah dan bukti juga mendukung apa yang Alkitab katakan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Belajarlah mencintai kebenaran. Jangan takut bertanya dan mencari jawaban. Tuhan tidak takut pada pertanyaan yang jujur.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena firman-Mu bukan cerita kosong, tetapi kebenaran yang bisa dipercaya. Tolong aku supaya memiliki iman yang teguh dan mau mencari kebenaran dengan sungguh-sungguh. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Iman kepada Yesus berdiri di atas kebenaran yang bisa dipercaya.
Kita harus jujur bahwa musuh terbesar dalam hidup bukanlah orang lain, melainkan diri sendiri yang sering kali dikuasai oleh emosi irasional. Robert Greene mengingatkan lewat kisah Pericles bahwa logika hanyalah bungkus tipis untuk menutupi gejolak perasaan yang sebenarnya sedang membara di dalam dada. Tanpa kesadaran ini, kita hanya akan menjadi pion yang digerakkan oleh bias konfirmasi tanpa pernah benar-benar mampu menguasai nasib kita sendiri. Maka, langkah pertama menuju kematangan adalah dengan melepas kesombongan intelektual dan mulai menjinakkan arus emosi yang selama ini mendikte setiap keputusan kita. Karakter seseorang sebenarnya adalah nasib yang akan terus berulang dalam pola perilaku kompulsif yang sering kali sangat sulit untuk dipatahkan. Bukti sejarah menunjukkan banyak tokoh besar terjungkal bukan karena faktor eksternal, melainkan karena kegagalan mereka dalam mengenali cacat karakter sejak masa kecil. Memahami hukum ini membuat kita berhenti menyalahkan keadaan dan mulai fokus memperbaiki integritas diri agar tidak terus terperosok ke lubang yang sama. Pada akhirnya, keberhasilan jangka panjang hanya bisa diraih oleh mereka yang berani membedah karakter aslinya dengan penuh kejujuran serta disiplin yang kuat. Memahami sifat dasar manusia berarti kita harus belajar menanggalkan narsisme diri untuk masuk ke dalam kulit orang lain melalui kekuatan empati analitis. Greene menekankan bahwa pengaruh sosial yang sejati tidak didapat dari teknik manipulasi, melainkan dari kemampuan membaca sinyal non-verbal yang sering kali tersembunyi. Dengan menguasai seni membaca orang ini, kita tidak lagi mudah tertipu oleh topeng sosial dan bisa mulai membangun koneksi yang jauh lebih berdampak. Mari kita tutup buku ini dan mulai membuka mata untuk melihat dunia dengan cara baru demi menciptakan gerakan perubahan yang jauh lebih manusiawi.
Ustadz Maududi Abdullah Lc. -
Pandangan konvensional mengenai sebab-akibat sering kali menjebak manusia dalam keyakinan bahwa dunia luar adalah penguasa atas nasib mereka. Namun, konsep dalam buku ini menegaskan bahwa sebab-akibat fisik sebenarnya adalah sebuah ilusi; realitas sejati bekerja melalui mekanisme asumsi dan refleksi. Segala sesuatu yang muncul dalam kehidupan fisik kita bukanlah penyebab dari keadaan internal kita, melainkan cerminan dari asumsi dan identitas yang telah kita stabilkan di dalam pikiran. Dengan memahami bahwa dunia luar hanyalah sebuah cermin, kita berhenti mencoba mengubah bayangan di dalam cermin dan mulai fokus mengubah naskah internal yang menjadi sumber dari bayangan tersebut. Salah satu poin paling radikal dari pemikiran ini adalah ajakan untuk "meruntuhkan bagian tengah" atau mengabaikan langkah-langkah logis yang dianggap perlu oleh budaya. Kita diajarkan bahwa kesuksesan membutuhkan urutan tindakan yang melelahkan, padahal tindakan itu sendiri hanyalah gema dari identitas yang kita pegang. Ketika seseorang berani menetap di hasil akhir dan berasumsi bahwa keinginannya sudah terwujud, realitas akan mengatur ulang dirinya secara otomatis untuk mencocokkan asumsi tersebut. Bukti fisik sering kali datang terlambat, sehingga menunggu bukti sebelum percaya adalah cara paling lambat untuk menciptakan perubahan; sebaliknya, klaim otoritas internal harus mendahului kenyataan fisik agar refleksi yang diinginkan dapat muncul. Pada akhirnya, menyadari bahwa hukum sebab-akibat eksternal adalah sebuah kebohongan akan membawa kebebasan mutlak bagi setiap individu. Kita tidak lagi menjadi korban dari kejadian masa lalu atau keadaan ekonomi yang fluktuatif, karena kita memiliki kemampuan untuk merevisi makna dari setiap peristiwa melalui perspektif baru. Hidup berubah dari proses reaksi terhadap kejadian luar menjadi proses penciptaan sadar dari dalam diri. Dengan melepaskan ketergantungan pada alasan-alasan eksternal dan memegang teguh asumsi yang kita pilih, kita mengklaim kembali otoritas atas hidup dan menyadari bahwa realitas tidak merespons pada perjuangan keras, melainkan pada siapa kita memutuskan untuk menjadi.
Dalam konferensi pers yang digelar di Wina, Austria, Rafael Grossi, Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA), menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan bukti adanya program sistematis untuk produksi senjata nuklir di Iran. Grossi menegaskan bahwa meskipun operasi militer Amerika Serikat dan Israel telah berlangsung, hingga kini tidak ada kebocoran radioaktif besar yang terdeteksi. IAEA tetap melakukan penilaian lebih lanjut dan mengaktifkan mekanisme tanggap darurat.
Bismillah,1984. SALAH SATU BUKTI KENABIAN RASULULLAH ﷺRiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)Hadits ke-401 | Hadits Ibnu Mas'ud Radhiallahu 'anhuعن ابنِ مسعودٍ ، رضي اللَّه عنه ، قال : حدثنا رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، وهو الصَّادِقُ المصدوقُ : « إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ في بَطْن أُمِّهِ أَرْبَعِينَ يَوْماً نُطْفَةً ، ثُمَّ يَكُونُ عَلَقَةً مِثْلَ ذلِكَ ، ثُمَّ يَكُونُ مُضْغَةً مثْلَ ذلِكَ ، ثُمَّ يُرْسَلُ المَلَكُ ، فَيَنْفُخُ فِيهِ الرَّوحَ ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِماتٍ : بِكَتْبِ رِزقِةِ ، وَأَجلِهِ ، وَعمَلِهِ ، وَشَقيٌّ أَوْ سعِيدٌ . فَوَ الَّذِي لا إِله غَيْرُهُ إِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ عَمَلَ أَهْلِ الجَنَّةِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وبَيْنَهَا إِلاَّ ذِراعٌ ، فَيَسْبقُ عَلَيْهِ الْكِتابُ ، فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْل النَّارِ ، فَيَدْخُلُهَا ، وَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلاَّ ذِرَاعٌ ، فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الجَنَّةِ فَيََدْخُلُهَا » متفقٌ عليه .Dari Ibnu Mas'ud beliau berkata, "Rasulullah ﷺ , menyampaikan kepada kami dan beliau adalah orang yang jujur dan dipercaya, 'Sesungguhnya salah seorang di antara kalian dikumpulkan penciptaannya dalam rahim ibunya selama empat puluh hari dalam bentuk setetes air, kemudian menjadi segumpal darah selama itu pula, kemudian menjadi segumpal daging selama itu juga. Kemudian diutuslah satu malaikat, lalu malaikat itu meniupkan ruh padanya, dan dia diperintahkan dengan empat kalimat; menulis rizki-nya, ajalnya, amalnya, dan apakah dia orang celaka atau bahagia. Demi Allah yang tidak ada sesembahan yang haq selainNya, sesungguhnya ada salah seorang di antara kalian yang beramal dengan amal perbuatan ahli surga hingga jarak antara dia dengan surga hanya satu hasta, ternyata catatan (ketetapan) takdir mendahuluinya sehingga dia beramal dengan amalan ahli neraka, maka dia masuk ke dalam neraka. Dan sesungguhnya ada salah seorang di antara kalian yang beramal dengan amal perbuatan ahli neraka hingga jarak antara dia dengan neraka hanya satu hasta, ternyata catatan (ketetapan) takdir mendahuluinya sehingga dia beramal dengan arnal ahli surga, maka dia masuk surga'." (Muttafaq 'alaih)
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Febri dan Rea dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 2 Samuel 6: 12b-15.17-19; Mazmur tg 24: 7.8.9.10; Markus 3: 31-35.BERSUKA CITALAH,TUHAN ADA! Renungan kita hari ini bertema: Bersuka Citalah, TuhanAda! Orang-orang beriman berkeyaninan bahwa Tuhan ada. Tuhan juga bekerja untukmelindungi, memelihara dan menyelamatkan umat manusia. Bukti-bukti bahwa Tuhanitu ada dan senantiasa bekerja untuk kita tak diragukan lagi, yaitu di dalamkitab suci dengan semua narasi dan penjelasannya. Orang-orang beriman perluselalu membaca dan merenungkan kitab suci agar mereka semakin beriman bahwaTuhan ada dan tetap bekerja. Pengakuan bahwa Tuhan ada, selain melalui membaca danmendengar firman Tuhan, ada banyak cara lain yang dipakai oleh orang-orangberiman. Salah satunya ialah dengan hidup di dalam suka cita. Meskipun kitatidak luput dari dosa dan penderitaan hidup, suka cita selalu menjadi kekuatanyang sangat kita perlukan. Pada hari ini kita diajarkan untuk memperkuat danmenambah suka cita kita. Mengapa? Karena sering suka cita kita cepat berlalu pergi, terbangbersama angin, hilang ditelan musim. Bila pekerjaan dan kesibukan menumpuk,suka cita hilang. Bila jatuh sakit dan menemukan kesulitan, suka cita menjauhdari kita. Bila tersaingi dalam mengejar rezeki, prestasi, dan kemajuan sukacita sepertinya susah dihadirkan. Bila datang kegagalan, suka cita menghilangentah ke mana perginya. Daud yang sudah memasuki kota suci, kini bersama seluruhumat membawa masuk tabut Tuhan ke kota itu. Sambutan gembira Daud dan rakyatnyatentu luar biasa. Semua unsur dan elemen untuk pesta raya lengkap. Sukacitamereka penuh. Semua bersuka cita karena Tuhan ada bersama mereka. Yesus Kristusmeyakinkan kita bahwa Ia bersama dengan kita. Ia meyakinkan kita bahwa firmanyang Ia sampaikan itu masuk ke dalam diri setiap orang yang mendengarnya. Danketika dilaksanakan di dalam hidup mereka, suka cita tumbuh sehat danberkembang di dalam mereka. Firman itu adalah pribadi Tuhan sendiri, demikian katapenginjil Yohanes. Dia masuk dan tinggal di dalam kita, lalu merangkul danmenyatukan kita semua sebagai saudara dan saudari di dalam Yesus Kristus. Disini letak suka cita yang besar karena kita semua bersatu sebagai satu umat.Sebaliknya perpecahan, terkotak-kotak, dan klaim bahwa kelompok yang satu lebihbaik dan istimewa daripada kelompok lain, itu kehilangan nilai suka citanya. Satu pengalaman yang selalu memperkuat suka cita kitaialah Ekaristi. Kita menerima Firman melalui bacaan-bacaan dan renungan, yangmemuncak dalam Komuni Kudus di mana Firman tadi menjadi daging untuk santapankita. Pada saat itu suka cita kita menjadi penuh. Jadi kalau ingin memenuhidiri dengan suka cita Tuhan, datang ke Ekaristi. Tak ada cara yang lain. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Bapa maha murah,semoga kami diberkati dengan suka cita yang penuh dengan selalu merayakanEkaristi di dalam Gereja-Mu. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ...Dalam nama Bapa ...
Nisa menceritakan tentang keluarganya yang pada saat itu mengalami banyak gangguan. Di setiap 3 tahun berikutnya selalu ada yang terjadi dengan salah satu anggota keluarganya, sampai hingga ayahnya meninggal yang ternyata berkaitan dengan kedatangan pelakor di keluarganya.Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2025, Lentera Malam
Komisi Pemberantasan Korupsi kembali melakukan operasi tangkap tangan. Kali ini, Bupati Pati dan Wali Kota Madiun terjaring. Penindakan ini kembali memantik sorotan publik terhadap efektivitas retreat kepala daerah yang selama ini digadang sebagai upaya pembekalan integritas dan antikorupsi.Jika pembekalan sudah dilakukan, mengapa praktik korupsi masih berulang? Apakah retreat belum menyentuh akar persoalan, atau pengawasan setelahnya yang masih lemah? Kita bahas bersama.Talk: - Direktur KPK Watch, Yusuf Sahide- Pegiat Antikorupsi Lembaga Koordinasi Pemberantasan Korupsi (LKPK ) - Bejo Suhendro
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Renungan hari ini berjudul BUKTI SIDIK JARI ALLAHDiambil dari: Ulangan 18:15 (TB)“Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan.”Wonder Kids, Tahukah kamu bahwa sidik jari bisa menjadi bukti yang sangat kuat?Lebih dari 100 tahun lalu, polisi mulai menggunakan sidik jari untuk membuktikan apakah seseorang benar-benar menyentuh suatu benda. Setiap orang memiliki pola sidik jari yang unik, sehingga tidak ada dua orang yang sama. Pertanyaannya: apa hubungannya dengan Tuhan Yesus? Di dalam Alkitab, terutama Perjanjian Lama, Tuhan sudah memberikan banyak sekali tanda, petunjuk, dan nubuat tentang kedatangan Mesias. Ibaratnya seperti sidik jari:setiap nubuat itu memiliki “pola” khusus yang hanya cocok dengan satu orang—Yesus.Para penyelidik bisa melihat bukti sidik jari dan menyimpulkan siapa pemiliknya.Demikian juga, jika kita melihat setiap tanda dalam Perjanjian Lama—tentang Mesias yang akan lahir dari keturunan Daud, tentang penderitaannya, tentang misinya menyelamatkan manusia—semuanya cocok dengan kehidupan Yesus. Tuhan sengaja memberikan banyak “sidik jari rohani” ini supaya Israel, dan juga kita hari ini, bisa mengenali Mesias yang benar dan tidak tertipu oleh yang palsu. Beberapa hari ke depan, kita akan melihat lebih banyak lagi “pola sidik jari” ini dan menemukan betapa luar biasanya rencana Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu hal yang kamu tahu tentang Yesus dari Alkitab.Renungkan: bagaimana itu menunjukkan bahwa Dialah Mesias yang dijanjikan?Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau memberikan begitu banyak bukti tentang Yesus. Tolong aku melihat dan memahami bahwa Dialah Mesias yang Engkau janjikan sejak awal. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan Mesias yang kebetulan—Dia Mesias yang sudah direncanakan Tuhan sejak dahulu kala! Tuhan Yesus memberkati
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Veronika Retno Wijayanti dan Roland Modestus Jemuru dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Samuel 1: 1-8; Mazmur tg 116: 12-13.14.17.18-19; Markus 1: 14-20.PERTOBATAN DANMISI APOSTOLIK Renungan kita pada hari ini bertema: Pertobatan DanMisi Apostolik. Seorang remaja bertemu Pastor Paroki di halaman gereja setelahmengikuti misa pagi. Setelah ia mendengar homili dalam misa itu tentangpertobatan, ia lalu bertanya kepada imam yang sangat ia kagumi. "Berapabanyak kali Tuhan Yesus berbicara tentang pertobatan?" Ia kemudianmendapatkan jawaban bahwa ajaran dan pembicaraan Tuhan Yesus tentang pertobatansangat banyak. Remaja itu kemudian menyimpulkan sendiri apa yangmenjadi keyakinannya, "Kalau demikian pertobatan itu harus dilakukandengan usaha yang sungguh-sungguh dan dengan segala kekuatan yang ada, tidakhanya dari diri sendiri tetapi juga diperlukan bantuan orang lain." Pastormemahami bahwa remaja itu memiliki keyakinan yang benar, maka ia berkata:"Pergi dan wujudkan itu dan kamu akan mendapatkan suatu kehidupanbaru." Memang sangat benar apa yang diyakini remaja tersebut.Pertobatan adalah bagian dari misi utama Yesus Kristus. Sebagai suatu tugasyang besar, seruan dan perintah untuk bertobat sudah disampaikan jauh sebelumYesus lahir ke dalam dunia, yaitu zaman perjanjian lama. Suara terakhir yangsangat lantang menyerukan pertobatan sebelum Yesus Kristus ialah YohanesPembaptis. Yesus sendiri adalah Sabda Hidup yang berbicara sekaligus mengampunidosa-dosa dan mengaruniakan pertobatan bagi orang agar ia dapat memasuki kehidupanbaru. Tuhan Yesus mewartakan firman-Nya kepada kita pada hariini bahwa misi pertobatan yang besar itu akan dituntaskan selama karyapublik-Nya di dunia. Bukti penuntasan misi itu ialah penderitaan dan wafat-Nyauntuk menyelamatkan dunia dan umat manusia. Tindakan radikal Tuhan Yesus inidijelaskan secara terbuka, pertama-tama kepada para rasul yang terpilih. Keduabelas rasul dan para murid adalah orang-orang pertama yang menerima ajaranbesar tentang pertobatan. Di pundak mereka ada misi apostolik dengan tugas besaruntuk pertobatan bagi setiap orang dan semua bangsa. Gereja kita dalam beberapa tahun terakhir, melalui paraPausnya, mendorong segenap umatnya untuk pertobatan ekologi. Rusaknya bumisebagai rumah bersama sudah sangat mendesak untuk dirawat dan dipelihara. Misiapostolik Gereja dengan pesan pertobatan seperti ini mencakup semua tempat danorang-orang di dunia saat ini. Gereja Katolik selalu hadir sebagai nabi yangberbicara dan menyerukan pertobatan, dan suara Gereja selalu menjangkau segenapumat manusia. Antara pertobatan dan misi apostolik terdapat suatukaitan yang tidak bisa dipisahkan. Pertobatan adalah cara kerja dan isi yangdibawa oleh Misi Gereja.Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa ... Ya Tuhan, berkatilah kami supaya kami selalu tekun di dalammengusahakan pertobatan kami. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa...
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Renungan hari ini berjudul MELIHAT BUKTI-BUKTIDiambil dari: 2 Korintus 10:5 “Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus.”Wonder Kids, Selama puluhan tahun, para mata-mata memakai peralatan canggih untuk mencari bukti—kamera mungil, alat penyadap yang tersembunyi, bahkan kode-kode rahasia.Detektif juga melakukan hal yang sama. Mereka mencari petunjuk untuk menemukan kebenaran. Seperti mata-mata dan detektif, orang yang mencari kebenaran harus mengikuti bukti. Kadang, pada awalnya suatu kasus terlihat seperti mengarah ke satu kesimpulan.Tapi setelah diselidiki lebih dalam, ternyata bukti-buktinya menunjukkan hal yang berbeda dari dugaan awal. Banyak orang yang ingin menyerang Alkitab melakukan hal yang sama.Mereka mengumpulkan bukti yang terdengar meyakinkan pada awalnya.Namun, ketika bukti itu diperiksa dengan lebih teliti, kesimpulan yang benar justru semakin menunjukkan bahwa firman Tuhan itu kokoh dan dapat dipercaya.Dalam 2 Korintus 10:5, Paulus mengingatkan bahwa ada ide-ide di dunia yang menolak kebenaran Allah. Ketika kita menghadapi pemikiran yang menentang iman kita, jangan takut.Ikuti bukti yang benar, dan kita akan melihat bahwa kebenaran Allah menghancurkan semua argumen yang salah. Semakin kita mempelajari firman Tuhan dengan sungguh-sungguh, semakin kita menemukan bahwa Alkitab berdiri teguh di atas kebenaran.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Kalau ada hal tentang Alkitab yang kamu tidak mengerti atau kamu dengar dari orang lain, jangan langsung bingung.Tanyakan, selidiki, dan lihat bukti-buktinya.Mintalah Tuhan menolongmu melihat kebenaran.Mari kita berdoa:Bapa di surga, tolong aku mengikuti bukti yang benar dan memegang kebenaran-Mu. Ajar aku menaklukkan pikiranku kepada Kristus dan tidak mudah bingung oleh pendapat orang. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kebenaran Tuhan selalu kuat, bahkan ketika diuji. Tuhan Yesus memberkati
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahSILSILAH TUHAN YESUSMari kita membaca Firman Tuhan dariMATIUS 1: 16Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.Wonder Kids, mungkin kamu akan kaget melihat nama-nama beberapa orang di dalam silsilah keluarga Tuhan Yesus. Ada Yakub si penipu, Daud si pembunuh, Rahab orang kafir. Kelihatannya kakek-nenek buyut Tuhan Yesus bukanlah orang yang hebat dan mereka pernah melakukan kesalahan besar. Tapi Allah tetap berjanji memakai mereka untuk menghadirkan Anak-Nya.Kenapa Allah menggunakan orang-orang ini? Dia tidak wajib melakukannya. Allah bisa saja menempatkan Juru Selamat di depan pintu. Akan lebih mudah bukan? Kenapa Allah harus menceritakan kisah mereka di dalam Firman Tuhan?Wonder Kids, tahukah kalian bahwa beberapa nama di dalam keluarga Tuhan Yesus punya cerita yang tidak sempurna? Ada Yakub yang pernah menipu, Daud yang pernah berbuat jahat, dan Rahab yang bukan orang percaya. Mereka pernah melakukan kesalahan besar, tetapi TUHAN tetap memilih mereka untuk menjadi bagian dari rencana besar-Nya, yaitu menghadirkan Tuhan Yesus.Kenapa TUHAN memakai mereka? Karena TUHAN ingin kita tahu bahwa meskipun manusia membuat kesalahan, TUHAN selalu punya rencana yang baik dan tetap memegang janji-Nya.Bukti dari janji TUHAN itu ada di nama terakhir dalam keluarga Tuhan Yesus, yaitu Tuhan Yesus sendiri. TUHAN mengutus Anak-Nya yang sempurna untuk menyelamatkan kita yang tidak sempurna.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, Natal sudah hampir tiba. Saat semua bersiap dengan makanan dan kado, jangan lupa mengucap syukur setiap hari kepada TUHAN yang memberikan kita hadiah terbesar—Anak-Nya yang luar biasa.Mari kita berdoaTuhan Yesus, terima kasih atas kelahiran-Mu yang membawa keselamatan. Ajar aku untuk selalu mengenal dan mengikut-Mu dalam hidup sehari-hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, SETIAP KETURUNAN, TERMASUK KITA, ADALAH BAGIAN DARI RENCANA TUHAN YANG BESAR DAN MEMILIKI MAKNA DALAM HIDUP INI. Tuhan Yesus memberkati
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan investasi Sentul Rp62 triliun dari LOTTE Chemical Indonesia di Kota Cilegon, Kamis (6/11). Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa proyek ini menjadi bukti nyata kepercayaan dunia terhadap Indonesia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi modern. Investasi ini akan memperkuat hilirisasi industri petrokimia, menciptakan ribuan lapangan kerja, dan mendukung rantai pasok strategis nasional.Prabowo menyampaikan bahwa mitra global datang ke Indonesia karena melihat stabilitas, kepastian, dan arah pembangunan ekonomi yang jelas. Dalam pidatonya, Presiden juga menyoroti keteguhan bangsa Korea, yang kerap menghadapi tantangan besar namun tetap tangguh dan disiplin. “Korea adalah bangsa yang sangat sering diinvasi oleh bangsa lain, Pemimpin-pemimpinnya tangguh, kalau negosiasi dengan orang Korea tidak gampang. Saya kagum dengan bangsa Korea.”Pengalaman tersebut menjadi konteks bagi Prabowo menekankan arti kepercayaan investor global terhadap Indonesia. “Ini contoh. Mitra dari luar datang ke kita karena mereka percaya sama kita. Di sini mereka memberi manfaat pada kita, kita harus jaga.” Ia menegaskan komitmen pemerintahannya untuk menjamin rule of law, kepastian berusaha, dan lingkungan investasi yang aman serta adil. “Harus ada the rule of law. Ini menimbulkan trust.” tegasnya. Investasi LOTTE Chemical Indonesia akan memperkuat hilirisasi industri petrokimia, mengurangi ketergantungan impor bahan baku industri strategis, serta menciptakan ribuan lapangan kerja bagi masyarakat Banten. Proyek ini juga diperkirakan meningkatkan nilai tambah manufaktur nasional dan mendukung rantai pasok berbagai sektor, mulai dari kesehatan hingga otomotif.Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan menjaga iklim investasi melalui kepemimpinan yang bersih, tegas, dan berorientasi hasil. “Kita wajib mengamankan, kita wajib menjaga semuanya karena ini membawa manfaat yang besar bagi kepentingan seluruh rakyat Indonesia.”Dengan investasi ini, Indonesia memperkuat jalur industrialisasi strategis, mengurangi ketergantungan impor, dan membuka peluang kerja baru. Presiden menegaskan bahwa momentum ini menunjukkan kepercayaan global terhadap Indonesia, sekaligus menjadi dorongan bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
MetroTV, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dan polres jajaran mengungkap kasus pemusnahan barang bukti narkoba dalam kurun waktu Juli hingga September 2025.Informasi terkini, kita bergabung dengan Cony Briliana dari lapangan Apel Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
Polri resmi membentuk Tim Reformasi Kepolisian sebagai langkah nyata dalam mempercepat proses pembenahan internal dan meningkatkan kepercayaan publik. Pembentukan tim ini menjadi bukti bahwa Polri tidak menutup diri terhadap kritik, melainkan menjadikannya sebagai energi untuk melakukan perubahan yang lebih baik.Langkah ini menunjukkan keseriusan Polri dalam mewujudkan institusi yang profesional, modern, dan dipercaya masyarakat. Dengan adanya Tim Reformasi, diharapkan agenda-agenda strategis seperti peningkatan integritas anggota, transparansi penanganan kasus, hingga modernisasi sistem pelayanan publik dapat terwujud lebih cepat dan terukur.Pada akhirnya, pembentukan Tim Reformasi Kepolisian bukan hanya sekadar simbol, tetapi menjadi komitmen nyata Polri untuk berbenah, membuka diri, dan meneguhkan jati diri sebagai pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat.[TALK] Pakar Hukum Pidana yang juga Anggota kompolnas periode 2012 - 2016, Prof. Dr. Hamidah Abdurrachman, S.H., M.Hum&Pengamat Politik dari FISIP Universitas Muhammadiyah SUMUT, Sohibul Ansor Siregar
Dalam beragama, soal kepercayaan bukan hanya membabitkan APA yang kita percaya, tetapi BAGAIMANA mempercayainya. Surah al-Kahf ayat 15 mengingatkan kita bahawa sebelum mempercayai sesuatu, kita kena hadirkan bukti. Ia disebut sebagai ‘Sultan Bayyin'. Video ini menjelaskan karakter bukti menurut istilah ini dan bagaimana percaya berasaskan bukti mencorakkan perangai kita dalam kehidupan seharian. Apabila kita abaikan perkara ini, ia menjadi musibah.Era pasca kebenaran. Post truth era.Kebenaran sudah tidak penting. Bukti sudah tidak perlu. Manusia mendakwa, bercakap, menuduh sesuka hati. Dan mendatangkan hujah kebenaran tidak dapat mengubah pendirian.Kita masuk ke era fitnah Dajjal yang Nabi ﷺ amarankan.#ibrah #surahalkahf #alkahf #kebenaran #muhasabah
Khutbah Jum'at - Ustadz Abu Haidar As Sundawy hafizhahullahu.Judul : Bukti Mencintai Allah dengan Mengikuti Rasulullah.اَللّـٰـهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍSumber : YouTube.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer atau Noel dalam Operasi Tangkap Tangan di kawasan Pancoran. Ia diduga terlibat pemerasan dalam pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Sejumlah barang bukti turut diamankan, termasuk belasan mobil dan motor gede Ducati.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan kerugian negara lebih dari satu triliun rupiah, terkait korupsi dalam penyelenggaraan dan pembagian kuota haji di Kementerian Agama.
Pdt. Wigand Sugandi (TB) Efesus 4 : 1 "Sebab itu aku, sebagai seorang tahanan karena Tuhan, menasihati kamu supaya kamu hidup sesuai dengan panggilanmu".
Did you know that Indigenous Australians have been using fire to care for the land for tens of thousands of years? Evidence show that cultural burning practices not only help reduces the intensity and frequency of wildfires but also plays a vital role in maintaining healthy ecosystems. Experts share insights on the latest evidence behind this ancient practice. - Tahukah Anda bahwa penduduk asli Australia telah menggunakan api untuk merawat tanah selama puluhan ribu tahun? Bukti menunjukkan bahwa praktik pembakaran budaya tidak hanya membantu mengurangi intensitas dan frekuensi kebakaran hutan tetapi juga memainkan peran penting dalam menjaga ekosistem yang sehat.
VOA This Morning Podcast - Voice of America | Bahasa Indonesia
Badan Penyelidik PBB berharap dapat mengirim tim ke Suriah untuk mengamankan bukti pelanggaran HAM selama terjadinya perang saudara. Sementara Kemlu RI terus berupaya mengevakuasi WNI yang masih berada di Suriah pascapenggulingan pemerintahan Presiden Bashar al-Assad.
Audio Siar Keluar Sekejap Episod 135 bersiaran luar di Malaysia International Trade and Exhibition Centre (MITEC) bersempena Kuala Lumpur International Mobility Show (KLIMS) 2024 membincangkan isu serta dasar-dasar berhubung mobiliti di Malaysia antaranya pelaksanaan sistem Aliran Bebas Pelbagai Lorong (MLFF), cadangan e-hailing motosikal dan isu kemalangan jalan raya. Dalam segmen isu-isu semasa, Keluar Sekejap menyentuh berkenaan pendakwaan ke atas pengasas FashionValet berhubung dana pelaburan Khazanah dan PNB, afidavit Dato' Nizar Najib berkenaan titah addendum tahanan rumah bapa beliau serta syor Suruhanjaya Siasata Diraja (RCI) Batu Puteh untuk mengambil tindakan jenayah ke atas Tun Mahathir. Keluar Sekejap juga turut mengulas berkenaan kenyataan Presiden UMNO yang terbuka menerima bekas pemimpin UMNO untuk kembali menyertai parti tersebut. Setiap pengunjung KLIMS 2024 yang berlangsung di MITEC sehingga 11 Disember 2024 berpeluang memenangi pelbagai hadiah menarik antaranya sebuah Toyota Yaris atau Perodua Axia dengan setiap pembelian tiket masuk berharga RM25.00. Selain itu, pengunjung juga boleh memenangi kad Touch n Go edisi khas KLIMS 2024 dengan memuat naik gambar di Instagram atau Facebook*. *tertakluk kepada terma dan syarat Bagi yang berminat menaja episod Keluar Sekejap untuk 2024, boleh hubungi +601119191783 atau emel kami di tajaan.ks@gmail.com.
New evidence has shed light on the possible migration path that ancient populations took to arrive in the Sahul Shelf, a landmass which encompasses modern day Australia. - Sebuah bukti baru telah mengungkap kemungkinan jalur migrasi yang diambil oleh populasi purba untuk tiba di Paparan Sahul, daratan yang meliputi Australia saat ini.
Pembawa Renungan : RP. Agustinus Hutrin, SVD SidoarjoMINGGU KERAHIMAN ILAHI Yoh. 20:19-31.
Pembawa Renungan : RP. Givan Patty, MSC California – USA Mrk. 16:1-7
Dengan dimulainya tahun ajaran baru, kini semakin banyak bukti bahwa olahraga selama masa sekolah dikaitkan dengan keberhasilan akademis yang lebih baik.
"Bukti bukan teori" mencerminkan pemahaman bahwa fakta konkret atau pengalaman langsung lebih meyakinkan daripada sekadar konsep atau hipotesis semata. Dalam berbagai konteks, ungkapan ini menekankan pentingnya mendapatkan bukti nyata atau pengalaman langsung untuk mendukung suatu klaim atau keyakinan. Dalam ilmu pengetahuan, konsep ini menggarisbawahi pentingnya observasi empiris dan eksperimen untuk menguji teori. Dalam kehidupan sehari-hari, ungkapan ini bisa merujuk pada ide bahwa tindakan dan hasil nyata lebih berharga daripada sekadar rencana atau konsep tanpa bukti nyata. Dalam konteks spiritual atau keagamaan, "bukti bukan teori" dapat diartikan sebagai kebutuhan untuk pengalaman langsung dengan kebenaran atau ketuhanan sebagai landasan iman yang kokoh. Dalam Islam, misalnya, iman tidak hanya tentang memahami konsep-konsep keagamaan, tetapi juga melibatkan pengalaman langsung melalui ibadah, taqwa, dan hubungan pribadi dengan Allah. Sebagai suatu prinsip, "bukti bukan teori" menekankan pentingnya menyelidiki, menguji, dan mengalami sesuatu secara langsung untuk memperoleh pemahaman yang lebih dalam dan yakin.