Podcasts about tolong

  • 260PODCASTS
  • 679EPISODES
  • 18mAVG DURATION
  • 5WEEKLY NEW EPISODES
  • Mar 12, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026


Best podcasts about tolong

Show all podcasts related to tolong

Latest podcast episodes about tolong

Renungan Anak GKY Mabes
Surat Paulus Kepada Jemaat Korintus (13 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 12, 2026 4:06


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah SURAT PAULUS KEPADA JEMAAT KORINTUSDiambil dari: 1 Korintus 10:23–24 “Segala sesuatu diperbolehkan. Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna. Segala sesuatu diperbolehkan. Benar, tetapi bukan segala sesuatu membangun. Jangan seorang pun mencari keuntungannya sendiri, tetapi hendaklah tiap-tiap orang mencari keuntungan orang lain.”Wonder Kids, Paulus tinggal cukup lama di kota Korintus dan mendirikan gereja di sana. Kota Korintus terkenal sebagai kota yang ramai dan penuh kesenangan. Banyak orang hidup hanya untuk diri mereka sendiri dan tidak peduli kepada orang lain.Sayangnya, cara hidup seperti itu mempengaruhi sebagian jemaat di Korintus. Mereka sudah percaya kepada Yesus, tetapi masih sering mementingkan diri sendiri. Mereka berpikir, “Kalau aku mau melakukan sesuatu dan itu tidak salah, ya aku lakukan saja.” Mereka lupa bahwa sebagai anak Tuhan, mereka harus memikirkan juga orang lain.Paulus mengingatkan mereka bahwa tidak semua hal yang boleh dilakukan itu baik untuk dilakukan. Ada hal-hal yang bisa melukai hati orang lain atau membuat orang lain jatuh dalam dosa.Yesus mengajarkan kita untuk tidak hidup hanya untuk diri sendiri. Yesus berkata bahwa setiap orang yang mau mengikut Dia harus menyangkal diri dan memikul salibnya setiap hari. Artinya, kita belajar berkata “tidak” pada keinginan diri sendiri supaya bisa mengasihi orang lain.Wonder Kids, hidup sebagai orang Kristen berarti belajar memikirkan orang lain, bukan hanya memikirkan diri sendiri. Kita diajar untuk peduli kepada teman, membantu orang yang membutuhkan, dan tidak egois.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, Coba pikirkan satu hal hari ini yang bisa kamu lakukan untuk menolong orang lain, meskipun itu berarti kamu harus mengalah atau berbagi.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengajar kami untuk tidak hidup egois. Tolong aku supaya mau memikirkan orang lain dan belajar mengasihi seperti Engkau mengasihi aku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, Mengasihi Yesus berarti belajar mengasihi orang lain, bukan hanya memikirkan diri sendiri. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Surat Paulus Kepada Jemaat Galatia (12 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 11, 2026 4:06


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah SURAT PAULUS KEPADA JEMAAT GALATIADiambil dari: Galatia 5:1 “Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.”Wonder Kids, kitab Galatia menceritakan tentang perjalanan misi Paulus bersama Barnabas. Mereka memberitakan Injil kepada banyak orang, termasuk orang-orang yang bukan orang Yahudi. Banyak orang percaya kepada Yesus, dan gereja-gereja baru didirikan.Tetapi setelah Paulus dan Barnabas pergi, ada guru-guru palsu yang datang. Mereka berkata bahwa untuk menjadi pengikut Yesus, orang harus melakukan semua hukum Taurat seperti orang Yahudi. Mereka mengatakan bahwa iman kepada Yesus saja tidak cukup.Paulus sangat sedih mendengar hal itu. Ia menulis surat kepada jemaat Galatia untuk mengingatkan mereka bahwa keselamatan hanya oleh iman kepada Yesus, bukan karena perbuatan baik atau karena menaati hukum Taurat.Paulus berkata, kita diselamatkan oleh iman, bukan oleh usaha kita sendiri. Karena itu, kita tidak boleh kembali hidup seperti budak dosa atau merasa harus melakukan banyak aturan supaya Tuhan mau mengasihi kita.Yesus sudah mati di kayu salib untuk menebus dosa kita. Ia membebaskan kita supaya kita hidup sebagai anak-anak Allah, bukan sebagai orang yang takut dihukum terus-menerus.Wonder Kids, hidup sebagai orang Kristen berarti hidup dalam kebebasan yang Yesus berikan. Kita taat kepada Tuhan bukan supaya diselamatkan, tetapi karena kita sudah diselamatkan dan mengasihi Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, ingatlah bahwa Yesus sudah menyelamatkanmu. Tunjukkan rasa syukurmu dengan hidup taat, bukan karena takut dihukum, tetapi karena mengasihi Tuhan.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sudah membebaskan aku dari dosa. Terima kasih karena keselamatanku bukan karena perbuatanku, tetapi karena kasih-Mu. Tolong aku supaya hidup taat kepada-Mu sebagai tanda syukur dan kasihku kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, kita diselamatkan oleh iman kepada Yesus, bukan oleh usaha kita sendiri. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Surat Paulus kepada Jemaat Tesalonika (11 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 10, 2026 3:20


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar.Judul renungan hari ini adalah SURAT PAULUS KEPADA JEMAAT TESALONIKADiambil dari: 1 Tesalonika 4:11–12 “Dan berusahalah hidup tenang, dan mengurus perkara-perkaramu sendiri, serta bekerja dengan tangan, seperti yang telah kami pesankan kepadamu, sehingga kamu hidup sebagai orang-orang yang sopan di mata orang luar dan tidak bergantung pada mereka.”Wonder Kids, Tesalonika adalah sebuah kota pelabuhan yang besar dan ramai. Paulus datang ke kota itu untuk memberitakan Injil. Ia mengajar orang-orang tentang Yesus, bahwa Yesus adalah Mesias yang harus menderita dan bangkit dari kematian.Paulus tidak hanya mengajar dengan kata-kata. Ia juga memberi contoh dengan hidupnya. Ia bekerja keras supaya tidak merepotkan orang lain. Hidup Paulus menjadi kesaksian tentang imannya kepada Yesus.Paulus mengajarkan bahwa orang Kristen harus rajin dan tidak malas. Kita harus bekerja dengan sungguh-sungguh, melakukan tugas kita dengan baik, dan hidup tertib supaya orang lain bisa melihat bahwa kita adalah pengikut Yesus.Wonder Kids, hidup kita adalah kesaksian. Cara kita belajar di sekolah, cara kita membantu orang tua, dan cara kita bersikap kepada teman-teman menunjukkan apakah kita sungguh-sungguh mengasihi Tuhan.Tuhan ingin kita menjadi anak-anak yang rajin, bertanggung jawab, dan bisa dipercaya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, lakukan tugasmu hari ini dengan sungguh-sungguh, entah itu belajar, membantu orang tua, atau melayani di gereja. Ingatlah bahwa kerja kerasmu bisa memuliakan Tuhan.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengajar kami untuk hidup rajin dan bertanggung jawab. Tolong aku supaya tidak malas, tetapi mau melakukan setiap tugasku dengan sungguh-sungguh sebagai bentuk kasihku kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, kerajinan dan kerja keras kita bisa menjadi kesaksian tentang Yesus kepada orang lain. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Bagaimana Kehidupan Gereja Mula-Mula? (10 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 9, 2026 2:28


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah BAGAIMANA KEHIDUPAN GEREJA MULA-MULA?Diambil dari: Matius 18:20 “Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”Wonder Kids, Injil ditulis untuk menceritakan tentang kehidupan Yesus. Sedangkan kitab Kisah Para Rasul menceritakan bagaimana para pengikut Yesus hidup setelah Yesus naik ke surga. Dari situlah kita bisa tahu seperti apa kehidupan gereja mula-mula.Orang-orang percaya pada waktu itu berkumpul setiap hari. Mereka berdoa bersama, belajar firman Tuhan, dan saling berbagi. Mereka bahkan menjual harta milik mereka untuk menolong teman-teman yang kekurangan. Mereka hidup sebagai satu keluarga di dalam Tuhan.Setiap hari mereka memuji Tuhan dengan sukacita dan hidup saling mengasihi. Tuhan menambahkan jumlah orang yang diselamatkan setiap hari. Gereja bertumbuh bukan karena gedungnya besar, tetapi karena kasih Tuhan nyata di antara mereka.Wonder Kids, gereja bukan hanya bangunan, tetapi kumpulan orang-orang yang percaya kepada Yesus. Ketika kita datang ke gereja, kita belajar firman Tuhan, berdoa, menyanyi memuji Tuhan, dan saling menguatkan.Karena itu, pergi ke gereja itu penting. Di gereja, iman kita dikuatkan. Kita belajar mengasihi sesama dan hidup sebagai anak-anak Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, datanglah ke gereja dengan hati yang rindu belajar tentang Tuhan. Cobalah menyapa teman di gereja dan tunjukkan kasih Yesus lewat sikapmu.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih untuk gereja yang Engkau berikan. Tolong aku supaya suka datang ke gereja, belajar firman-Mu, dan mengasihi teman-temanku. Pakailah aku supaya bisa menjadi berkat bagi orang lain di gereja. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, gereja adalah keluarga Tuhan tempat kita bertumbuh bersama di dalam Yesus. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Mengurutkan Perjanjian Baru (9 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 8, 2026 2:47


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah MENGURUTKAN PERJANJIAN BARUDiambil dari: 2 Tesalonika 3:17 “Salam dari Paulus kutulis dengan tanganku sendiri. Inilah tanda dalam setiap suratku; beginilah caraku menulis.”Wonder Kids, mungkin kamu pernah melihat Alkitab dan berpikir bahwa semua kitab di dalam Perjanjian Baru ditulis sesuai urutan waktu. Tetapi sebenarnya, urutan kitab dalam Alkitab tidak selalu sesuai dengan waktu penulisannya.Sebagian besar surat Paulus ditulis lebih awal daripada Injil. Paulus berkeliling banyak tempat untuk memberitakan Injil, lalu ia menulis surat kepada jemaat-jemaat yang sudah percaya kepada Yesus. Surat-surat itu ditulis sekitar tahun 50-an Masehi.Paulus sendiri bertemu dengan Yesus yang bangkit di jalan ke Damsyik. Setelah itu, ia percaya kepada Yesus dan menjadi pemberita Injil. Tidak lama kemudian, ia mulai mengajar banyak orang tentang Tuhan Yesus dan menulis surat-surat untuk menolong jemaat hidup benar.Barulah setelah itu, Injil-Injil ditulis oleh Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes. Injil-injil itu menceritakan kembali tentang kehidupan, ajaran, kematian, dan kebangkitan Yesus supaya semakin banyak orang mengenal-Nya.Wonder Kids, Tuhan memakai banyak orang dan banyak cara untuk menyampaikan firman-Nya. Ada yang menulis Injil, ada yang menulis surat, tetapi semuanya dipakai Tuhan untuk satu tujuan: supaya kita mengenal Yesus dan hidup bagi-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, bersyukurlah kepada Tuhan karena firman-Nya ditulis dengan begitu rapi dan lengkap. Saat membaca Alkitab, ingatlah bahwa setiap bagian ditulis untuk menolong kita percaya kepada Yesus dan hidup taat kepada-Nya.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau memakai banyak orang untuk menuliskan firman-Mu. Terima kasih karena melalui Alkitab aku bisa mengenal Yesus. Tolong aku supaya rajin membaca firman-Mu dan mau hidup sesuai dengan kehendak-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, semua bagian Alkitab ditulis supaya kita mengenal Yesus dan hidup bagi-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Kabar Sejarah yang Dapat Dipercaya (8 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 7, 2026 3:35


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahKABAR SEJARAH YANG DAPAT DIPERCAYADiambil dari: Yesaya 40:8 “Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya.”Wonder Kids, kalau seseorang menulis cerita tentang hidupmu puluhan tahun setelah kamu lahir, ceritanya bisa saja salah atau bercampur dengan cerita yang tidak benar. Tetapi Alkitab tidak ditulis seperti itu.Banyak penulis Injil menulis tentang Yesus tidak lama setelah peristiwa itu terjadi. Lukas menulis Injil dan Kisah Para Rasul sebagai dua bagian dari satu cerita besar. Ia meneliti dengan teliti dan menuliskan apa yang benar-benar terjadi. Markus juga menulis Injil tidak lama setelah Yesus naik ke surga. Para ahli Alkitab mengatakan bahwa Injil Markus ditulis sekitar tahun 60 Masehi, tidak terlalu jauh dari waktu Yesus hidup di dunia.Bandingkan dengan kisah tokoh besar dunia seperti Aleksander Agung. Kisah tentang dia baru ditulis ratusan tahun setelah ia meninggal, tetapi banyak orang tetap mempercayainya. Kalau begitu, mengapa kita meragukan Injil yang ditulis jauh lebih dekat dengan waktu kejadian?Para sejarawan sudah mempelajari tulisan-tulisan tentang Yesus dan menyimpulkan bahwa berita tentang Yesus itu dapat dipercaya. Alkitab bukan cerita dongeng, tetapi kesaksian nyata tentang apa yang Allah lakukan di dunia.Wonder Kids, Tuhan tidak mau kita percaya kepada cerita bohong. Tuhan memberi kita firman-Nya yang dapat dipercaya supaya kita tahu siapa Yesus dan bagaimana kita diselamatkan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, bersyukurlah kepada Tuhan karena kita punya Alkitab yang dapat dipercaya. Bacalah Alkitab dengan rajin dan percaya bahwa firman Tuhan itu benar.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih untuk Alkitab yang Engkau berikan. Terima kasih karena firman-Mu benar dan dapat dipercaya. Tolong aku supaya suka membaca firman-Mu dan percaya kepada setiap perkataan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, Alkitab bukan cerita buatan manusia, tetapi firman Allah yang benar dan dapat dipercaya. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus Menerima Penyembahan (7 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 6, 2026 3:28


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah YESUS MENERIMA PENYEMBAHANDiambil dari: Matius 14:33 “Dan orang-orang yang ada di perahu itu menyembah Dia, katanya: ‘Sesungguhnya Engkau Anak Allah.'”Wonder Kids, di dalam Alkitab, kata “menyembah” berarti memberikan hormat dan pujian kepada Allah. Hanya Allah yang layak disembah. Karena itu, dalam Sepuluh Perintah Allah tertulis bahwa kita tidak boleh menyembah allah lain selain Tuhan saja.Namun, ada sesuatu yang sangat penting tentang Yesus. Ketika orang-orang datang dan menyembah Yesus, Yesus tidak menolak mereka. Misalnya, setelah Yesus berjalan di atas air dan menolong murid-murid-Nya, mereka menyembah Dia. Yesus menerima penyembahan itu. Mengapa Yesus boleh disembah? Karena Yesus bukan hanya manusia. Yesus adalah Anak Allah. Ia adalah Tuhan yang datang ke dunia menjadi manusia.Dalam kitab Wahyu, Yohanes pernah ingin menyembah malaikat, tetapi malaikat itu berkata, “Jangan berbuat demikian!” Malaikat tahu bahwa hanya Allah yang boleh disembah. Tetapi Yesus tidak berkata seperti itu, karena Yesus memang layak disembah.Wonder Kids, karena Yesus adalah Tuhan, kita juga harus menyembah Dia dengan hidup kita. Menyembah Tuhan bukan hanya dengan bernyanyi di gereja, tetapi juga dengan taat kepada firman-Nya, bersikap baik kepada orang lain, dan mengasihi Tuhan setiap hari.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, pikirkan satu cara hari ini untuk menyembah Yesus, misalnya dengan berdoa sungguh-sungguh, membaca Alkitab, atau taat kepada orang tua karena mengasihi Tuhan.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, Engkau layak disembah. Terima kasih karena Engkau adalah Anak Allah yang datang ke dunia untuk menyelamatkan kami. Tolong aku supaya hidupku boleh memuliakan Engkau setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, Yesus layak menerima penyembahan kita karena Ia adalah Tuhan. Tuhan Yesus memberkati

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus Mengampuni Dosa (6 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 5, 2026 3:36


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah YESUS MENGAMPUNI DOSADiambil dari: Markus 2:5 “Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: ‘Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni.'”Wonder Kids, Yesus sering menyembuhkan orang sakit. Tetapi di dalam kisah orang lumpuh yang diturunkan dari atap rumah, Yesus melakukan sesuatu yang lebih besar daripada sekadar menyembuhkan tubuh.Yesus berkata kepada orang lumpuh itu, “Dosamu sudah diampuni.” Mendengar itu, para pemimpin agama menjadi marah. Mereka berpikir, “Siapa Yesus ini sampai bisa mengampuni dosa? Hanya Allah yang bisa mengampuni dosa!” Mereka benar tentang satu hal: hanya Allah yang bisa mengampuni dosa. Dan Yesus mengatakan hal itu karena Ia memang adalah Anak Allah.Lalu Yesus berkata, “Manakah yang lebih mudah, mengatakan: dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: bangunlah dan berjalanlah?” Supaya semua orang tahu bahwa Ia berkuasa mengampuni dosa, Yesus menyembuhkan orang lumpuh itu juga.Yesus ingin semua orang tahu bahwa Ia bukan hanya bisa menyembuhkan tubuh, tetapi juga bisa menyelamatkan hati manusia dari dosa. Pengampunan itu tidak gratis. Yesus membayarnya dengan nyawa-Nya di kayu salib. Ia menerima hukuman yang seharusnya kita terima karena dosa kita.Wonder Kids, karena Yesus sudah membayar dosa kita, kita bisa datang kepada-Nya, mengaku dosa, dan menerima pengampunan dari Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, kalau kamu sadar sudah berbuat salah, jangan sembunyikan dosamu. Datanglah kepada Tuhan, minta ampun, dan percayalah bahwa Yesus mau mengampunimu.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mau mengampuni dosaku. Tolong aku supaya berani mengaku dosa dan hidup dalam ketaatan kepada-Mu. Terima kasih karena Engkau sudah mati di kayu salib untukku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, Yesus bukan hanya menyembuhkan tubuh, tetapi juga mengampuni dosa kita. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus, Anak Manusia (5 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 4, 2026 3:53


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah YESUS, ANAK MANUSIADiambil dari: Lukas 19:10 “Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.”Wonder Kids, di keempat Injil, Yesus sering menyebut diri-Nya sebagai “Anak Manusia.” Di Matius 16:13 dan Yohanes 3:13, Yesus memakai sebutan ini ketika berbicara tentang diri-Nya.Sebagian orang mengira bahwa dengan menyebut diri-Nya “Anak Manusia,” Yesus hanya mau mengatakan bahwa Ia adalah manusia biasa. Tetapi sebenarnya, Yesus sedang menunjuk kepada nubuat dalam kitab Daniel.Dalam Daniel 7:13–14, Daniel melihat dalam penglihatannya seseorang seperti Anak Manusia yang datang kepada Yang Lanjut Usianya. Orang ini menerima kuasa, kemuliaan, dan pemerintahan, sehingga semua bangsa dan suku bangsa melayani Dia. Pemerintahan-Nya kekal dan tidak akan berakhir.Jadi ketika Yesus menyebut diri-Nya “Anak Manusia,” Ia sedang mengatakan bahwa Dialah yang dinubuatkan dalam kitab Daniel itu. Yesus bukan hanya manusia, tetapi juga Raja yang kekal, yang diberi kuasa oleh Allah.Yesus datang ke dunia bukan untuk menjadi raja dunia seperti yang diharapkan banyak orang, tetapi untuk mencari dan menyelamatkan manusia yang berdosa.Wonder Kids, Yesus adalah Tuhan yang berkuasa, tetapi Ia datang dengan rendah hati untuk menolong kita. Ia berkuasa atas seluruh dunia, tetapi juga mengasihi setiap anak satu per satu.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, Ingatlah bahwa Yesus adalah Raja yang berkuasa, tetapi juga Juruselamat yang mengasihimu. Hormatilah Yesus sebagai Tuhan dan taatilah firman-Nya dalam hidupmu setiap hari.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Anak Manusia yang dijanjikan Allah. Terima kasih karena Engkau datang untuk menyelamatkan kami. Tolong aku supaya mau taat kepada-Mu dan hidup menyenangkan hati-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, Yesus adalah Raja yang kekal, tetapi Ia datang ke dunia untuk menyelamatkan kita. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Tentang Injil Yohanes (4 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 3, 2026 3:41


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah TENTANG INJIL YOHANESDiambil dari: Yohanes 17:17 “Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.”Wonder Kids, ada empat Injil dalam Alkitab: Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes. Tiga Injil pertama: yaitu Matius, Markus, dan Lukas - banyak menceritakan kisah yang mirip tentang Yesus. Tetapi Injil Yohanes terlihat berbeda.Mengapa Injil Yohanes berbeda? Karena Yohanes tidak hanya menceritakan apa yang Yesus lakukan, tetapi juga menekankan siapa Yesus sebenarnya. Yohanes menulis lebih banyak tentang bahwa Yesus adalah Anak Allah. Ia menunjukkan bahwa Yesus adalah Allah yang datang ke dunia menjadi manusia.Walaupun cara bercerita Yohanes berbeda dari Matius, Markus, dan Lukas, isinya tetap sama. Semua Injil memberitakan bahwa Yesus melakukan mujizat, mengajar kebenaran, mati di kayu salib, dan bangkit dari kematian.Para penulis Injil tidak saling meniru, tetapi menulis sesuai dengan tujuan yang Tuhan berikan kepada mereka. Itu sebabnya ceritanya tidak selalu sama persis, tetapi semuanya benar dan saling melengkapi.Wonder Kids, Tuhan memakai banyak orang dengan cara yang berbeda untuk menyampaikan satu kabar baik yang sama: Yesus adalah Juruselamat.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, Saat membaca Alkitab, jangan bingung kalau menemukan cerita yang mirip tapi tidak sama persis. Ingatlah bahwa Tuhan sedang mengajar kita dari sudut pandang yang berbeda supaya kita semakin mengenal Yesus.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih untuk firman-Mu yang benar. Tolong aku supaya mau membaca dan percaya kepada Alkitab, walaupun kadang ceritanya berbeda-beda. Ajari aku untuk semakin mengenal Yesus melalui firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, walaupun cara ceritanya berbeda, semua Injil menyampaikan satu kebenaran: Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat kita. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus Mengaku Sebagai Allah (2 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 1, 2026 2:55


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah YESUS MENGAKU SEBAGAI ALLAHDiambil dari: Yohanes 8:58 “Yesus berkata kepada mereka: ‘Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.'”Wonder Kids, banyak orang Yahudi menantikan Mesias yang akan mengalahkan bangsa Romawi dan mendirikan kerajaan di bumi. Karena itu, ketika Yesus datang, mereka kecewa. Yesus tidak memimpin pasukan atau menjadi raja dunia. Ia mengajar, menolong orang sakit, dan berbicara tentang Kerajaan Allah.Banyak orang bingung: Siapakah Yesus sebenarnya? Dalam Yohanes 8, orang-orang bertanya kepada Yesus tentang siapa diri-Nya. Lalu Yesus berkata sesuatu yang sangat mengejutkan: “Sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.”Kalimat ini sangat penting. Yesus sedang mengingatkan mereka pada kisah Musa di padang gurun. Ketika Musa bertanya kepada Allah tentang nama-Nya, Allah menjawab, “AKU ADALAH AKU.” (Keluaran 3:14). Dengan mengatakan “Aku telah ada”, Yesus sedang menyatakan bahwa Ia adalah Allah sendiri.Artinya, Yesus bukan hanya guru yang baik atau nabi. Yesus adalah Allah yang datang ke dunia menjadi manusia. Ia selalu ada sejak kekal dan tidak pernah berubah.Wonder Kids, mungkin kita tidak selalu mengerti semua perkataan Yesus, tetapi kebenarannya tetap sama. Kita boleh bertanya dan belajar, tetapi kita perlu percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, Kalau kamu bingung tentang Yesus, jangan menjauh. Datanglah kepada Tuhan lewat doa dan firman-Nya. Percayalah bahwa Yesus adalah Allah yang mengasihimu dan selalu ada untukmu.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang hidup. Tolong aku supaya sungguh-sungguh percaya bahwa Engkau adalah Tuhan dan Juruselamatku. Tolong aku untuk terus belajar mengenal-Mu lebih dalam. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, Yesus bukan hanya guru yang baik, tetapi Allah yang datang untuk menyelamatkan kita. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus Menyembuhkan di Kolam (1 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 28, 2026 3:08


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah YESUS MENYEMBUHKAN DI KOLAMDiambil dari: Yohanes 5:6 & 8 “Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa sudah lama orang itu dalam keadaan demikian, berkatalah Ia kepadanya: ‘Maukah engkau sembuh?' … Kata Yesus kepadanya: ‘Bangunlah, angkat tilammu dan berjalanlah.'”Wonder Kids, ketika Yesus berada di Yerusalem untuk salah satu hari raya orang Yahudi, Ia datang ke sebuah kolam di dekat Pintu Gerbang Domba, di sebelah utara Bait Allah. Dulu, kolam itu dipakai oleh pelayanBait Allah untuk membersihkan domba-domba yang akan dipersembahkan sebagai korban.Lama-kelamaan, orang-orang percaya bahwa kolam itu bisa menyembuhkan penyakit. Suatu hari, Yesus melihat seorang laki-laki yang sudah sakit selama tiga puluh delapan tahun. Ia sudah lama menunggu di sana supaya bisa sembuh.Ketika Yesus bertanya apakah ia mau sembuh, orang itu mungkin bingung. Jelas Ia ingin sembuh karena itu ia berada di pinggir kolam. Ia tidak tahu siapa Yesus saat itu, sehingga orang lumpuh ini tidak berpikir Yesus bisa menyembuhkannya. Padahal, Yesus adalah Anak Domba Allah yang sejati, yang datang untuk menolong dan menyelamatkan manusia.Wonder Kids, saat kita membutuhkan pertolongan, kita perlu ingat dari mana pertolongan kita berasal. Kita boleh pergi ke dokter dan minum obat saat sakit, tetapi harapan terbesar kita tidak boleh hanya pada manusia atau benda. Harapan kita ada pada Yesus. Dokter, obat, makanan dan minuman adalah alat yang Tuhan pakai untuk menyembuhkan kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, kalau kamu sakit atau menghadapi masalah, tetaplah berdoa dan percaya kepada Tuhan. Ingatlah bahwa Yesuslah sumber pengharapan kita, bukan hanya obat atau pertolongan manusia.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah sumber pengharapan kami. Tolong aku supaya tidak hanya berharap pada hal-hal dunia ini, tetapi percaya penuh kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah pengharapan kita bukan pada kolam atau benda apa pun, tetapi pada Yesus Kristus yang hidup. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus dan Nikodemus (28 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 27, 2026 3:13


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah YESUS DAN NIKODEMUSDiambil dari: Yohanes 3:1–6, 16 (TB)“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”Wonder Kids, hari ini kita bertemu dengan seseorang bernama Nikodemus. Nikodemus adalah orang yang pintar. Ia seorang pemimpin agama. Ia sangat tahu tentang Alkitab. Tetapi Nikodemus masih punya pertanyaan besar tentang hidup dan tentang Allah. Karena itu, ia datang kepada Yesus pada malam hari untuk berbicara secara pribadi. Yesus berkata sesuatu yang mengejutkan Nikodemus: “Jika seseorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.” Nikodemus bingung. Ia berpikir Yesus berbicara tentang lahir secara fisik. Tetapi Yesus sedang berbicara tentang lahir baru secara rohani.Yesus menjelaskan bahwa menjadi pengikut-Nya bukan hanya soal pintar, bukan hanya soal berbuat baik, tetapi soal percaya kepada Yesus dan menerima hidup baru dari Allah. Lalu Yesus mengatakan ayat yang sangat terkenal: bahwa Allah sangat mengasihi dunia ini dan mengutus Yesus supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya mendapatkan hidup yang kekal.Wonder Kids, Tuhan tidak hanya mau kita tahu tentang Yesus. Tuhan mau kita percaya kepada Yesus dan hidup sebagai anak-anak Allah yang baru.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Tanyakan pada dirimu sendiri: “Aku sudah percaya kepada Yesus, atau aku baru sekadar tahu tentang Yesus?”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengasihiku. Tolong aku untuk sungguh-sungguh percaya kepada-Mu dan hidup sebagai anak Allah yang baru. Pimpin aku setiap hari untuk mengikuti-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Mengenal Yesus itu baik, tetapi percaya kepada Yesus itu yang menyelamatkan. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus dan Nazaret (27 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 26, 2026 3:11


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah YESUS DAN NAZARETDiambil dari: Yohanes 1:45–46 (TB)“Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: ‘Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret.' Kata Natanael kepadanya: ‘Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?'”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang Nazaret, kota tempat Yesus dibesarkan. Pada zaman Yesus, Nazaret bukan kota yang terkenal. Bukan kota besar. Bukan kota penting. Bahkan tidak disebut dalam Perjanjian Lama. Karena itu, ketika Natanael mendengar bahwa Mesias datang dari Nazaret, ia meragukannya dan berkata, “Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?”Bagi banyak orang, Nazaret dianggap biasa saja— bahkan diremehkan. Tetapi Allah sering melakukan hal yang berbeda dari yang manusia harapkan. Allah memilih tempat yang sederhana untuk menunjukkan bahwa kuasa-Nya tidak bergantung pada nama besar atau tempat yang terkenal. Yesus tidak datang untuk menjadi terkenal menurut ukuran dunia. Ia datang untuk taat kepada kehendak Bapa dan menyelamatkan manusia dari dosa.Wonder Kids, Tuhan juga bisa memakai orang yang dianggap kecil, biasa, atau tidak terkenal, untuk melakukan hal yang besar bagi-Nya. Yang penting bukan dari mana kita berasal, tetapi siapa yang kita ikuti.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Jika kamu pernah merasa tidak penting atau diremehkan, ingatlah bahwa Tuhan Yesus pernah diremehkan juga— dan tetap taat kepada Allah.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mau datang dari tempat yang sederhana. Tolong aku untuk tetap taat dan setia kepada-Mu, meskipun aku merasa kecil atau tidak diperhatikan. Pakailah hidupku sesuai kehendak-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan bisa melakukan hal besar melalui hidup yang sederhana. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Apa yang Penting Bagi Yohanes? (26 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 25, 2026 3:13


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah APA YANG PENTING BAGI YOHANES?Diambil dari: Yohanes 1:1–2 (TB)“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.”Wonder Kids, Setiap penulis Injil punya penekanan yang berbeda. Kalau Matius ingin menunjukkan bahwa Yesus adalah Raja yang dijanjikan, dan Markus menekankan Yesus sebagai Hamba yang menderita, Yohanes ingin semua orang tahu satu hal yang paling penting: Yesus adalah Allah.Yohanes tidak memulai Injilnya dengan kisah kelahiran Yesus. Ia tidak bercerita tentang palungan atau para gembala. Yohanes langsung membawa kita kembali ke awal sekali—sebelum dunia diciptakan. Yohanes berkata bahwa Yesus adalah Firman, dan Firman itu sudah ada sejak awal, bersama Allah, dan bahkan adalah Allah.Yohanes ingin pembacanya tahu bahwa Yesus bukan hanya guru yang baik, bukan hanya pembuat mukjizat, dan bukan hanya orang yang penuh kasih. Yesus adalah Anak Allah yang datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia. Yohanes menulis Injilnya supaya orang percaya kepada Yesus, dan dengan percaya itu, mereka memperoleh hidup yang kekal.Wonder Kids, percaya kepada Yesus bukan hanya soal tahu cerita-Nya, tetapi sungguh-sungguh percaya bahwa Dia adalah Tuhan dan mau hidup mengikuti-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ucapkan dengan sungguh-sungguh dalam hati atau dengan suara pelan: “Tuhan Yesus, aku percaya Engkau adalah Anak Allah.”Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Firman yang hidup. Terima kasih karena Engkau adalah Allah yang datang ke dunia untuk menyelamatkanku. Tolong aku hidup percaya dan setia mengikuti-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan hanya tokoh cerita—Dia adalah Tuhan yang hidup dan mengasihimu. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Siapakah Yohanes? (25 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 24, 2026 3:10


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah SIAPAKAH YOHANES?Diambil dari: Yohanes 21:24 (TB)“Dialah murid yang bersaksi tentang semuanya ini dan yang menuliskannya, dan kita tahu bahwa kesaksiannya itu benar.”Wonder Kdis, Hari ini kita belajar tentang Yohanes, penulis Injil Yohanes. Yohanes adalah salah satu dari dua belas murid Yesus dan termasuk murid yang sangat dekat dengan-Nya. Alkitab bahkan menyebut Yohanes sebagai murid yang dikasihi Yesus. Sebelum mengikut Yesus, Yohanes adalah seorang nelayan. Yesus memanggil Yohanes dan saudaranya Yakobus untuk mengikut Dia. Yesus memberi mereka julukan “anak-anak guruh”, karena mereka punya sifat yang berapi-api.Yohanes mengikuti Yesus hampir sepanjang pelayanan-Nya. Ia melihat mukjizat-mukjizat Yesus. Ia mendengar ajaran-ajaran Yesus. Ia bahkan berdiri dekat salib ketika Yesus disalibkan. Karena itulah Injil Yohanes ditulis sebagai kesaksian langsung dari seseorang yang benar-benar mengenal Yesus. Yohanes tidak menulis cerita yang ia dengar dari orang lain—ia menulis apa yang ia lihat, dengar, dan alami sendiri. Yohanes ingin setiap orang yang membaca Injilnya tahu satu hal: Yesus adalah Anak Allah, dan percaya kepada-Nya membawa hidup yang kekal.Wonder Kids, Tuhan bisa memakai siapa saja—nelayan biasa seperti Yohanes—untuk melakukan hal besar ketika hidupnya mau dipakai oleh Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan satu cara sederhana kamu bisa menunjukkan bahwa kamu pengikut Yesus—lewat perkataan, sikap, atau tindakanmu.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau memanggil Yohanes dan memakainya untuk bersaksi tentang Engkau. Tolong aku juga hidup sebagai saksi-Mu lewat hidupku setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan bisa memakai hidupmu untuk menunjukkan siapa Yesus kepada orang lain. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Janda yang Tidak Menyerah (24 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 23, 2026 2:46


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah JANDA YANG TIDAK MENYERAHDiambil dari: Lukas 18:1–8 (TB)“Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.”Wonder Kids, Hari ini Yesus menceritakan sebuah cerita tentang seorang janda dan seorang hakim yang tidak adil. Hakim ini tidak takut akan Tuhan dan tidak peduli pada orang lain. Tapi janda ini terus datang kepadanya dan berkata, “Tolonglah aku! Berikan keadilan bagiku!” Awalnya hakim itu mengabaikan janda tersebut. Namun karena janda itu terus datang dan tidak menyerah, akhirnya hakim itu menolongnya—bukan karena dia baik, tetapi karena dia capek terus didatangi.Lalu Yesus mengajarkan sesuatu yang penting: Kalau hakim yang jahat saja akhirnya mau menolong, apalagi Allah yang baik dan mengasihi anak-anak-Nya. Yesus bukan sedang berkata bahwa Tuhan itu seperti hakim yang jahat. Justru sebaliknya! Yesus mau kita tahu bahwa Tuhan mendengar doa kita, dan Dia peduli.Kadang kita merasa doa kita belum dijawab. Kadang kita merasa Tuhan diam. Tapi cerita ini mengajarkan kita untuk tidak menyerah dalam berdoa. Wonder Kids, berdoa bukan soal seberapa sering kita minta, tetapi soal percaya bahwa Tuhan itu adil, baik, dan setia. Tuhan tidak pernah lelah mendengar doa anak-anak-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu hal yang sudah lama kamu doakan. Hari ini, jangan menyerah. Datang lagi kepada Tuhan dan katakan dengan percaya.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang adil dan penuh kasih. Ajari aku untuk tidak menyerah dalam berdoa, walaupun jawabannya belum aku lihat. Tolong aku percaya bahwa Engkau selalu mendengar doaku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan tidak pernah bosan mendengar doa anak-anak-Nya. Jangan menyerah—teruslah berdoa. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Anak yang Hilang (22 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 21, 2026 3:08


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah ANAK YANG HILANGDiambil dari: Lukas 15:24 (TB)“Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali; ia telah hilang dan didapat kembali.”Wonder Kids, hari ini kita membaca perumpamaan yang sangat terkenal dan hanya dicatat oleh Lukas: kisah anak yang hilang. Yesus menceritakan tentang seorang anak bungsu, artinya anak terakhir, yang meminta bagiannya dari harta ayahnya. Setelah mendapatkan harta yang dia minta, ia pergi jauh, menghabiskan semuanya, dan akhirnya hidupnya hancur. Saat ia kehabisan segalanya, ia sadar bahwa hidup jauh dari ayahnya tidak membawa kebahagiaan.Kemudian karena tidak tahu apa yang harus ia lakukan, ia memilih untuk pulang. Ia tidak pulang dengan bangga. Ia pulang dengan hati menyesal. Tapi yang luar biasa adalah reaksi sang ayah. Ayah itu melihat anaknya dari jauh, berlari menyambutnya, memeluknya, dan mengadakan pesta. Bukan karena anak itu layak, tetapi karena ayah itu mengasihinya.Namun cerita ini belum selesai. Ada juga anak sulung, yang artinya anak pertama. Ia marah. Ia merasa tidak adil. Ia merasa lebih baik dari adiknya. Yesus memakai kisah ini untuk menunjukkan dua hal:​Pertama, Allah mengasihi orang yang mau bertobat yang artinya meninggalkan dosa-dosa dan melakukan firman Tuhan​Kedua, Allah juga menginginkan hati yang penuh kasih, bukan iri dan sombongBaik anak bungsu maupun anak sulung sama-sama perlu belajar tentang kasih Bapa.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Tanyakan pada dirimu: Apakah aku pernah seperti anak bungsu yang menjauh dari Tuhan? Atau seperti anak sulung yang taat, tapi hatinya tidak penuh kasih?Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Bapa yang penuh kasih. Saat aku salah dan kembali kepada-Mu, Engkau menerimaku. Tolong aku juga memiliki hati yang penuh kasih kepada orang lain. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Allah bersukacita ketika satu anak-Nya yang hilang mau kembali kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Orang Samaria yang Baik Hati (21 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 20, 2026 2:34


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah ORANG SAMARIA YANG BAIK HATIDiambil dari: Lukas 10:33–37 (TB)“Tetapi seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, datang ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan… Lalu kata Yesus: ‘Pergilah, dan perbuatlah demikian!'”Wonder Kids, hari ini kita membaca sebuah perumpamaan yang hanya dicatat oleh Lukas. Yesus menceritakan kisah tentang seorang pria yang dirampok dan ditinggalkan hampir mati di pinggir jalan. Beberapa orang lewat—imam dan orang Lewi—tetapi mereka tidak menolong. Mereka melihat… lalu pergi.Kemudian datanglah seorang Samaria. Orang Samaria biasanya tidak disukai oleh orang Yahudi. Tetapi justru orang inilah yang berhenti. Ia menolong orang yang terluka, membalut lukanya, menaikkan ke keledainya, dan merawatnya.Yesus memakai cerita ini untuk menjawab pertanyaan: “Siapakah sesamaku manusia?” Jawaban Yesus jelas: Sesama kita bukan hanya orang yang kita suka, bukan hanya orang yang mirip dengan kita, tetapi siapa pun yang membutuhkan kasih. Mengasihi bukan cuma soal kata-kata. Mengasihi berarti bertindak, meskipun itu tidak nyaman.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu orang yang biasanya kamu abaikan atau tidak terlalu kamu sukai. Tanya Tuhan bagaimana kamu bisa menunjukkan kasih Yesus kepadanya hari ini.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, ajari aku mengasihi semua orang, bukan hanya yang aku sukai. Tolong aku memiliki hati yang mau menolong seperti Engkau. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Mengasihi sesama berarti melakukan kasih, bukan hanya mengatakan kasih. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Benih yang Bertumbuh (14 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 13, 2026 2:43


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah BENIH YANG BERTUMBUHDiambil dari: Markus 4:28 (TB)“Dengan sendirinya tanah itu mengeluarkan hasil: mula-mula tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu.”Wonder Kids, hari ini Yesus menceritakan perumpamaan tentang benih yang bertumbuh. Seorang petani menanam benih di tanah. Setiap hari, petani itu tidur dan bangun. Benih itu bertumbuh sedikit demi sedikit. Yang menarik, petani itu tidak tahu bagaimana benih itu bisa tumbuh. Benih itu tumbuh dengan sendirinya. Pertama muncul tangkai, lalu bulir, dan akhirnya bulir yang penuh berisi.Petani bisa menanam benih, tetapi ia tidak bisa memaksa benih itu tumbuh lebih cepat. Yesus mengajarkan bahwa kerajaan Allah bekerja seperti itu. Kita bisa menanam—belajar firman Tuhan, berdoa, berbuat baik— tetapi Tuhanlah yang membuat kita bertumbuh.Alkitab juga berkata: “Bukan yang menanam atau yang menyiram yang penting, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.” (1 Korintus 3:7)Kadang kita ingin semuanya terjadi cepat. Kita ingin segera berubah, ingin segera bisa, ingin segera melihat hasil. Tetapi Tuhan bekerja sesuai waktu-Nya, bukan waktu kita. Bagian kita adalah percaya dan sabar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Jika ada hal yang terasa lama atau sulit, ingatlah bahwa Tuhan sedang bekerja, meskipun kita belum melihat hasilnya.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau membuat aku bertumbuh. Tolong aku belajar sabar dan percaya pada waktu-Mu. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan membuat kita bertumbuh sedikit demi sedikit, tepat pada waktu-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Anak-Anak Guruh (13 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 12, 2026 3:10


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah ANAK-ANAK GURUHDiambil dari: Markus 3:16–19 (TB)“Inilah kedua belas orang yang dipilih-Nya: Simon, yang diberi-Nya nama Petrus; Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudara Yakobus, yang diberi-Nya nama Boanerges, yang berarti: anak-anak guruh…”Wonder Kids, hari ini kita belajar satu hal yang unik dari Injil Markus: Yesus memberi julukan kepada murid-murid-Nya! Dalam daftar dua belas murid, Markus mencatat sesuatu yang istimewa. Simon diberi nama Petrus, yang berarti “batu karang”. Yakobus dan Yohanes diberi nama Boanerges, yang artinya “anak-anak guruh.” Mengapa Yesus memberi julukan seperti itu?Alkitab tidak menjelaskan secara detail. Tetapi dari kisah-kisah mereka, kita tahu Yakobus dan Yohanes adalah orang yang berani, penuh semangat, dan cepat bereaksi. Mereka pernah ingin memanggil api dari langit untuk menghukum orang-orang yang menolak Yesus. Sikap mereka seperti guruh—keras dan menggelegar!Yang penting bukan julukannya, tetapi apa yang Yesus lakukan. Yesus melihat mereka bukan hanya seperti sekarang, tetapi seperti apa yang bisa Tuhan ubah dalam hidup mereka. Yesus tidak hanya memanggil orang, Ia juga memberi identitas baru.Ketika kita percaya kepada Yesus, kita juga menerima identitas baru. Kita disebut orang Kristen, artinya pengikut Kristus. Bukan karena kita hebat, tetapi karena Yesus mengubah siapa kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ingatlah bahwa Yesus mengenalmu dan mengasihimu. Ia melihat siapa kamu sekarang, dan siapa kamu bisa menjadi di dalam Tuhan.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengenalku dan mengasihiku. Terima kasih karena Engkau memberiku identitas baru di dalam-Mu. Tolong aku hidup sesuai dengan identitasku sebagai anak Tuhan. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus memberimu identitas baru dan mengubah hidupmu. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Apa Yang Penting Bagi Markus? (12 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 11, 2026 3:16


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah APA YANG PENTING BAGI MARKUS?Diambil dari: Markus 8:34–35 (TB)“Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi siapa yang kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya.”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang apa yang penting bagi Markus saat menulis Injilnya. Markus adalah penulis Injil pertama yang ditulis. Ia menulis Injil berdasarkan kesaksian Petrus, dan tujuannya jelas: menunjukkan bahwa Yesus adalah sungguh-sungguh Allah dan sungguh-sungguh manusia.Markus ingin semua orang tahu bahwa Yesus adalah Anak Allah. Ia menceritakan bagaimana Yesus melakukan hal-hal yang hanya bisa dilakukan oleh Allah:mengampuni dosamenguasai alammenyembuhkan orang sakitTetapi Markus juga menekankan bahwa Yesus adalah manusia sejati. Yesus bisa merasa marah, lapar, lelah, sedih, dan bahkan menangis. Ketika Yesus mati di kayu salib, Ia mati sebagai manusia yang sungguh-sungguh menderita. Bagi Markus, ini sangat penting. Karena Yesus yang kita ikuti bukan Allah yang jauh dan tidak peduli, tetapi Allah yang mengerti penderitaan kita.Yesus tahu bagaimana rasanya taat kepada Allah di tengah kesulitan. Dan walaupun jalan mengikuti Yesus tidak selalu mudah, Markus ingin kita tahu: mengikut Yesus itu layak diperjuangkan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat kamu mengalami kesulitan, ingatlah bahwa Yesus mengerti perasaanmu.Datanglah kepada-Nya dan tetap setia mengikuti-Nya.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, aku mungkin tidak selalu mengerti bagaimana Engkau bisa menjadi Allah dan manusia, tetapi aku mau percaya dan mengikuti Engkau. Tolong aku tetap setia walaupun sulit. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus mengerti penderitaanmu dan tetap setia berjalan bersamamu. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Siapakah Markus? (11 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 10, 2026 3:04


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah SIAPAKAH MARKUS?Diambil dari: Kisah Para Rasul 12:11–12 (TB)“Setelah sadar akan hal itu, pergilah ia ke rumah Maria, ibu dari Yohanes yang disebut juga Markus, di mana banyak orang berkumpul dan berdoa.”Wonder Kids, hari ini kita berkenalan dengan seseorang bernama Markus. Markus adalah penulis Injil Markus, Injil kedua dalam Alkitab. Menariknya, Markus bukan salah satu dari dua belas murid Yesus.Nama Markus sering muncul dalam Perjanjian Baru. Ia adalah anak dari Maria, seorang wanita yang rumahnya sering dipakai sebagai tempat berkumpul dan berdoa orang-orang Kristen. Ketika Petrus dilepaskan dari penjara secara ajaib, ia langsung pergi ke rumah Maria, ibu Markus.Markus juga ikut melayani bersama Barnabas dan Paulus. Namun, dalam perjalanan misi pertama, Markus sempat meninggalkan Paulus. Hal itu membuat Paulus kecewa dan tidak mau mengajak Markus lagi. Tetapi cerita Markus tidak berhenti di sana. Beberapa tahun kemudian, Markus melayani bersama Petrus. Bahkan, Markus menulis Injilnya berdasarkan kesaksian Petrus tentang Yesus.Injil Markus kemungkinan ditulis untuk orang-orang Roma yang bukan orang Yahudi. Itulah sebabnya Injil Markus ditulis dengan singkat, cepat, dan penuh tindakan. Hal yang paling luar biasa dari Markus bukan hanya apa yang ia tulis, tetapi apa yang Tuhan lakukan melalui hidupnya. Markus pernah gagal, tetapi Tuhan tetap memakainya dengan luar biasa.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Jika kamu pernah melakukan kesalahan, ingatlah Markus.Tuhan tidak menyerah padamu, dan Dia masih bisa memakai hidupmu.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak berhenti mengasihi aku ketika aku gagal. Tolong aku mau belajar dan dipakai oleh-Mu. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan bisa memakai siapa pun yang mau kembali dan taat kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Pekerja Kebun Anggur (10 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 9, 2026 3:16


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah PEKERJA KEBUN ANGGURDiambil dari: Matius 20:1 (TB)“Adapun hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar untuk mempekerjakan pekerja-pekerja bagi kebun anggurnya.”Wonder Kids, Pada zaman Yesus, banyak orang bekerja di kebun anggur. Biasanya, seseorang yang bekerja seharian penuh akan dibayar satu dinar, yaitu upah yang cukup untuk hidup sehari. Yesus menceritakan sebuah perumpamaan tentang seorang pemilik kebun anggur. Ia mempekerjakan beberapa orang pagi-pagi sekali. Lalu beberapa jam kemudian, ia mempekerjakan orang lain lagi. Bahkan menjelang sore, ia masih mempekerjakan pekerja baru.Saat hari kerja selesai, semua pekerja itu dibayar dengan upah yang sama. Pekerja yang bekerja sejak pagi menjadi marah. Mereka merasa itu tidak adil. Tetapi pemilik kebun berkata, “Aku tidak berbuat salah kepadamu. Bukankah kita sudah sepakat? Aku berhak bermurah hati.”Melalui cerita ini, Yesus mengajarkan bahwa kasih karunia Tuhan bukan soal siapa yang paling lama bekerja. Keselamatan adalah pemberian Tuhan, bukan upah karena usaha kita.Tuhan selalu adil, tetapi Ia juga sangat murah hati. Tidak ada satu pun dari kita yang pantas menerima kasih Tuhan—tetapi Ia memberikannya dengan sukacita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Jika kamu melihat teman mendapat sesuatu yang lebih dulu atau lebih banyak, latih hatimu untuk bersyukur dan percaya bahwa Tuhan juga mengasihimu.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau selalu baik dan murah hati. Tolong aku untuk tidak iri hati, tetapi belajar bersyukur atas setiap kebaikan-Mu dalam hidupku. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Kasih Tuhan bukan soal adil atau tidak—kasih Tuhan selalu lebih besar dari yang kita pantas terima. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Pukat dan Ikan (9 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 8, 2026 3:02


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah PUKAT DAN IKANDiambil dari: Matius 13:47–48 (TB)“Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama pukat yang dilabuhkan di laut, lalu mengumpulkan berbagai-bagai jenis ikan. Setelah penuh, pukat itu diseret ke pantai, lalu duduklah orang dan mengumpulkan ikan yang baik ke dalam pasu dan ikan yang tidak baik dibuang.”Wonder Kids, Yesus sangat mengenal dunia nelayan. Ia mengajar dari perahu, dan banyak murid-Nya adalah penjala ikan. Yesus pernah menceritakan bahwa Kerajaan Surga seperti pukat yang ditebarkan ke laut. Pukat itu menangkap semua jenis ikan—ikan besar, kecil, bagus, dan tidak bagus. Pada saat jaring itu ditarik ke pantai, barulah ikan-ikan itu dipisahkan.Yesus sedang mengajarkan sesuatu yang penting. Selama masih di dunia ini, semua orang hidup bersama. Ada yang sungguh-sungguh mengikut Tuhan, ada yang belum. Tugas kita bukan menilai orang lain. Yesus berkata bahwa Dia sendiri yang akan menghakimi pada akhirnya. Tugas kita hanyalah: mengikut Yesus dengan setia, bertumbuh, dan hidup menyenangkan hati Tuhan. Yesus tidak meminta kita menjadi “hakim”. Ia meminta kita menjadi murid yang setia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat kamu melihat teman melakukan kesalahan, jangan cepat menghakimi. Berdoalah dan tetap bersikap baik seperti Yesus.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau yang berhak menghakimi. Tolong aku untuk fokus mengikut Engkau dan hidup setia setiap hari. Ajari aku mengasihi orang lain tanpa menghakimi. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tugas kita adalah mengikut Yesus, bukan menilai orang lain. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Harta Tersembunyi (8 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 7, 2026 3:08


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah HARTA TERSEMBUNYIDiambil dari: Matius 13:44 (TB)“Kerajaan sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.”Wonder Kids, Pada zaman Yesus, belum ada bank seperti sekarang. Kalau seseorang ingin menyimpan uang atau harta dengan aman, mereka sering menguburnya di tanah. Yesus pernah menceritakan perumpamaan tentang seseorang yang menemukan harta terpendam di ladang. Harta itu begitu berharga, sampai orang itu rela menjual semua yang ia miliki demi mendapatkan ladang tersebut.Yesus memakai cerita ini untuk menjelaskan Kerajaan Surga. Yesus tidak berkata bahwa kita harus membuang semua barang kita supaya diselamatkan. Yesus sedang mengajarkan bahwa Kerajaan Allah lebih berharga daripada apa pun di dunia ini.Ketika seseorang sungguh mengenal Yesus, hidupnya akan berubah. Hal-hal yang dulu terasa paling penting, sekarang menjadi nomor dua. Yesus menjadi yang paling utama.Orang dalam perumpamaan itu rela melepas segalanya karena ia tahu: harta yang ia temukan jauh lebih berharga daripada apa pun yang ia miliki sebelumnya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Coba pikirkan satu hal yang sering membuatmu lupa berdoa atau lupa bersyukur. Mintalah Tuhan menolongmu menempatkan Yesus sebagai yang paling penting.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah harta yang paling berharga dalam hidupku. Tolong aku agar selalu menempatkan Engkau di atas segalanya. Ajari aku mengasihi Kerajaan-Mu lebih dari apa pun. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus adalah harta terindah yang tidak bisa digantikan oleh apa pun. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus Memberi Kelegaan (7 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 6, 2026 2:58


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah YESUS MEMBERI KELEGAANDiambil dari: Matius 11:28 (TB)“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”Wonder Kids, Pernahkah kamu merasa lelah karena terlalu banyak aturan? Aturan di sekolah, aturan di rumah, aturan di mana-mana. Kalau salah sedikit, langsung ditegur.Pada zaman Yesus, orang Farisi membuat banyak sekali aturan. Bukan hanya aturan dari Tuhan, tetapi juga aturan buatan manusia. Mereka bangga karena bisa menaati aturan-aturan itu, dan merasa lebih baik dari orang lain.Yesus tahu betapa beratnya hidup seperti itu. Karena itu Yesus tidak berkata, “Datanglah kepada-Ku, lalu lakukan semua aturan dengan sempurna.” Yesus berkata, “Datanglah kepada-Ku… Aku akan memberi kelegaan.”Yesus mengajarkan bahwa yang paling penting bukan daftar aturan, tetapi mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama. Kalau kita sungguh mengasihi Tuhan dan orang lain, kita sedang hidup sesuai dengan kehendak Allah. Yesus bukan Tuhan yang menambah beban. Yesus adalah Tuhan yang mengangkat beban.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Coba perhatikan satu orang di sekitarmu yang sedang lelah atau sedih. Tunjukkan kasih Yesus kepadanya dengan sikap yang baik atau kata yang menguatkan.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengerti ketika aku lelah. Terima kasih karena Engkau tidak menambah bebanku, tetapi memberi kelegaan. Tolong aku mengasihi Tuhan dan mengasihi orang lain seperti yang Engkau ajarkan. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Datang kepada Yesus bukan membuat hidup lebih berat—tetapi lebih lega. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus Menggenapi Hukum Taurat (6 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 5, 2026 3:23


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah YESUS MENGGENAPI HUKUM TAURATDiambil dari: Matius 5:17 (TB)“Janganlah kamu menyangka bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.”Wonder Kids, Ketika Yesus mulai melayani, banyak orang—terutama orang Farisi—tidak senang. Mereka sudah terbiasa hidup dengan aturan dan tradisi yang sangat ketat. Segala sesuatu harus bisa diprediksi dan dikendalikan. Mereka mengira Yesus datang untuk membuang hukum Taurat. Tetapi Yesus justru berkata dengan jelas: Ia tidak datang untuk menghapus hukum Taurat, melainkan menggenapinya.Artinya, Yesus melakukan apa yang tidak bisa dilakukan manusia. Manusia selalu gagal menaati hukum Tuhan dengan sempurna. Tetapi Yesus hidup taat sepenuhnya dan menggenapi semua yang Tuhan janjikan. Matius—yang menulis Injil ini—ingin kita tahu satu hal penting: Yesus bukan membawa agama baru. Yesus adalah penggenapan janji Allah sejak dahulu.Ketika kita percaya kepada Yesus, kita bukan hanya belajar aturan baru. Alkitab berkata bahwa kita menjadi ciptaan baru. Hidup lama kita ditinggalkan, dan Tuhan memberi kita hidup yang baru di dalam Kristus.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu kebiasaan baik yang bisa kamu lakukan hari ini sebagai bentuk ketaatan kepada Yesus, bukan karena terpaksa, tetapi karena mengasihi-Nya.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau menggenapi hukum Taurat untukku. Tolong aku mengikut Engkau dengan hati yang sungguh-sungguh, bukan hanya karena kebiasaan atau tradisi. Jadikan hidupku hidup yang baru di dalam Engkau. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus tidak datang membawa aturan baru—Ia datang membawa hidup yang baru. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Siapakah Matius? (4 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 3, 2026 2:47


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah SIAPAKAH MATIUS?Diambil dari: Matius 9:9 (TB)“Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: ‘Ikutlah Aku.' Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia.”Wonder Kids, Tahukah kamu siapa Matius itu sebelum ia mengikut Yesus? Matius adalah seorang pemungut cukai.Pada zaman Yesus, pemungut cukai tidak disukai orang. Mereka bekerja untuk pemerintah Romawi dan sering dianggap serakah serta tidak jujur. Banyak orang menganggap mereka sebagai pengkhianat bangsa sendiri. Tetapi Yesus melihat Matius dengan cara yang berbeda.Yesus tidak berkata, “Kamu terlalu berdosa,” atau “Kamu tidak layak.” Yesus justru berkata, “Ikutlah Aku.” Dan Matius langsung bangkit dan mengikut Yesus. Karena pekerjaannya sebelumnya, Matius terbiasa mencatat dengan rapi dan teliti. Allah memakai keahlian itu untuk menolong Matius menulis Injil Matius—sebuah catatan penting tentang kehidupan dan ajaran Yesus.Melalui Matius, kita belajar bahwa: Yesus bisa memakai siapa saja, dari latar belakang apa saja, untuk melakukan hal-hal besar bagi Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Jangan merasa kamu tidak cukup baik untuk dipakai Tuhan. Yesus bisa memakai kemampuan dan pengalamanmu untuk kemuliaan-Nya.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mau memanggil dan memakai orang-orang yang sering dianggap tidak layak. Tolong aku percaya bahwa Engkau juga mau memakai hidupku untuk melakukan hal-hal baik. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus memanggil Matius apa adanya—dan Dia juga memanggilmu hari ini. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Siapa yang Sebenarnya Menuliskannya? (3 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 2, 2026 3:07


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah SIAPA YANG SEBENARNYA MENULISKANNYA?Diambil dari: Lukas 1:3–4 (TB)“Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu… supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar.”Wonder Kids, Ada orang yang berkata, “Memangnya Injil benar-benar ditulis oleh orang-orang yang namanya ada di Alkitab?” Mereka bertanya-tanya, apakah Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes benar-benar menulis Injil.Alkitab menunjukkan bahwa para penulis Injil tidak asal menulis. Lukas, misalnya, dengan jelas berkata bahwa ia menyelidiki semuanya dengan teliti. Ia berbicara dengan para saksi mata dan menulisnya dengan rapi supaya orang-orang bisa yakin bahwa cerita tentang Yesus itu benar.Para pemimpin gereja mula-mula juga sepakat tentang siapa penulis Injil. Mereka tidak ragu menyebut bahwa: Matius menulis Injil MatiusMarkus menulis Injil MarkusLukas menulis Injil Lukas dan Kisah Para RasulYohanes menulis Injil YohanesKalau Injil itu palsu, orang-orang pada zaman itu pasti akan menolaknya. Tetapi justru Injil diterima dan dipercaya karena kesaksian para penulisnya jujur dan dapat dipercaya. Allah memakai orang-orang nyata, di waktu nyata, untuk menuliskan kisah nyata tentang Yesus.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Percayalah bahwa Alkitab bukan cerita karangan. Firman Tuhan ditulis dengan sungguh-sungguh supaya kita bisa mengenal Yesus dengan pasti.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau memberikan firman-Mu melalui orang-orang yang jujur dan dapat dipercaya. Tolong aku untuk percaya dan berpegang pada kebenaran firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Alkitab ditulis supaya kita yakin bahwa Yesus sungguh nyata dan sungguh mengasihi kita. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Kesaksian Perbedaan Dalam Injil (2 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 1, 2026 3:11


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Kesaksian Perbedaan Dalam InjilDiambil dari: Lukas 1:1–2 (TB)“Banyak orang telah menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah digenapi di antara kita, sesuai dengan yang telah disampaikan kepada kita oleh mereka yang sejak semula adalah saksi mata dan pelayan Firman.”Wonder Kids, Ada orang yang berkata bahwa Alkitab tidak benar karena ada perbedaan cerita di dalam Injil. Misalnya, Injil Lukas dan Injil Markus menceritakan kisah yang mirip, tetapi dengan kata-kata yang tidak sama persis.Apakah itu berarti Alkitab salah? Tidak.Coba bayangkan ada satu peristiwa besar di keluargamu. Kakakmu menceritakannya dengan satu cara, dan orang tuamu menceritakannya dengan cara yang sedikit berbeda. Ceritanya tidak sama persis, tetapi peristiwanya tetap sama dan benar.Begitu juga dengan Injil. Para penulis Injil adalah saksi mata atau mendengar langsung dari saksi mata. Mereka menulis dari sudut pandang yang berbeda, tetapi pesan utamanya selalu sama: Yesus melakukan mujizat, mengampuni dosa, mengajarkan kebenaran, mati di kayu salib, dan bangkit dari kematian.Seorang ahli Alkitab bernama Daniel B. Wallace pernah ditantang untuk menjawab semua perbedaan dalam Injil. Jawabannya sederhana: Justru perbedaan kecil itu menunjukkan bahwa para penulis Injil tidak bersekongkol atau bekerjasama. Mereka menulis dengan jujur apa yang mereka lihat dan dengar.Dan yang luar biasa, pesan utama Injil tidak pernah berubah. Yesus adalah Juruselamat dunia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Kalau kamu mendengar orang meragukan Alkitab karena ada perbedaan cerita, ingatlah bahwa kebenaran utama Injil tetap sama. Percayalah bahwa Tuhan memakai banyak orang untuk menyampaikan satu kebenaran yang besar.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih untuk Alkitab yang Engkau berikan. Tolong aku untuk tidak bingung atau ragu hanya karena perbedaan kecil, tetapi percaya bahwa firman-Mu adalah benar. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: perbedaan kecil dalam Injil tidak mengubah kebenaran besar—Yesus mengasihimu dan datang untuk menyelamatkanmu. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Kesaksian Para Saksi Mata (1 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 31, 2026 3:17


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah KESAKSIAN PARA SAKSI MATADiambil dari: 2 Petrus 1:16 (TB)“Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol yang licik, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus sebagai Raja, tetapi kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya.”Wonder Kids, Pernah dengar cerita yang katanya benar, tapi ternyata cuma karangan? Kalau sebuah cerita benar-benar terjadi, biasanya ada orang yang melihat langsung, bukan cuma dengar dari orang lain.Dalam penyelidikan kejahatan, kesaksian saksi mata itu sangat penting. Orang yang melihat langsung sebuah kejadian bisa membantu kita tahu apa yang sebenarnya terjadi. Hal yang sama juga berlaku untuk cerita tentang Yesus.Para murid Yesus bukan hanya mendengar cerita tentang Yesus. Mereka melihat sendiri apa yang Yesus lakukan. Mereka melihat Yesus: menyembuhkan orang sakitmelakukan mujizatmati di kayu salibdan bahkan bangkit dari kematianRasul Petrus menegaskan bahwa mereka bukan mengarang cerita. Mereka adalah saksi mata dari kebesaran Yesus. Injil Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes ditulis berdasarkan kesaksian nyata, bukan dongeng. Itu sebabnya kita bisa percaya bahwa Yesus benar-benar hidup, mati, dan bangkit untuk menyelamatkan kita.Kesaksian para saksi mata ini menjadi sidik jari berikutnya yang menunjukkan bahwa Yesus adalah Mesias yang dijanjikan. Yesus bukan hanya tokoh cerita. Yesus adalah Juruselamat yang benar-benar datang ke dunia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ingatlah bahwa iman kita berdiri di atas kebenaran yang nyata. Bersyukurlah karena Tuhan memberi kita saksi-saksi yang dapat dipercaya.Mari kita berdoa Tuhan, terima kasih karena Engkau memberi kami kesaksian yang benar tentang Yesus. Tolong aku percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh dan hidup setia kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ingatlah: iman kita bukan berdasarkan cerita karangan orang, tetapi kesaksian nyata tentang Tuhan Yesus. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Perjanjian Baru dari Allah (30 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 29, 2026 3:20


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah PERJANJIAN BARU DARI ALLAHDiambil dari: Yeremia 31:31 (TB)“Sesungguhnya, Akan datang waktunya, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda.”Wonder Kids, Selama beberapa hari ini, kita sudah melihat bagaimana Yesus menggenapi banyak nubuat dalam Perjanjian Lama: Ia lahir dari keturunan yang tepat, lahir di Betlehem, masuk ke Yerusalem dengan keledai, dikhianati, disalibkan, dan bangkit pada hari ketiga.Hari ini kita melihat nubuat tentang apa yang akan dilakukan Mesias—dan itu terdapat dalam Yeremia 31:33–34. Di sana Tuhan berkata bahwa Ia akan membuat perjanjian baru dengan umat-Nya. Bukan lagi seperti perjanjian lama, di mana orang Israel harus mempersembahkan korban untuk menebus dosa mereka. Dalam perjanjian baru:Tuhan akan menulis hukum-Nya di dalam hati umat-Nya.Umat-Nya akan mengenal Tuhan secara pribadi.Tuhan akan mengampuni dosa dan tidak mengingatnya lagi.Bagaimana semua itu terjadi? Melalui Yesus! Yesus menjadi korban yang sempurna untuk menanggung dosa seluruh dunia. Karena pengorbanan-Nya, kita tidak lagi perlu mempersembahkan korban hewan. Bahkan, Tuhan memberi kita Roh Kudus supaya kita bisa mengenal Dia secara pribadi dan hidup dekat dengan-Nya. Inilah perjanjian baru—dan kita semua diundang masuk ke dalamnya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Ambil waktu untuk berdoa dan ucapkan dalam hati:“Tuhan, terima kasih untuk perjanjian baru-Mu. Aku mau mengenal Engkau lebih dekat.”Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih Engkau mengundang aku masuk ke dalam perjanjian baru lewat Yesus. Terima kasih karena Engkau mengampuni dosaku dan mau tinggal di dalam hatiku melalui Roh Kudus. Tolong aku hidup dekat dengan-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: karena Yesus, kita punya hubungan pribadi dengan Tuhan—ini adalah kabar terbaik yang bisa kita terima! Tuhan Yesus memberkati

Renungan Anak GKY Mabes
Ketika Ada Orang Bilang Injil Diubah (27 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 26, 2026 3:14


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah KETIKA ADA ORANG BILANG INJIL DIUBAHDiambil dari: 2 Korintus 8:21 (TB)“Karena kami memikirkan yang baik, bukan hanya di hadapan Tuhan, tetapi juga di hadapan manusia.”Ada orang-orang yang tidak percaya bahwa Yesus adalah Mesias. Kadang mereka berkata bahwa para penulis Injil mengubah ceritanya supaya terlihat seperti Yesus benar-benar memenuhi nubuat dalam Perjanjian Lama. Misalnya, ada yang bilang, “Bagaimana kalau Yohanes sengaja tidak menulis bagian tertentu supaya terlihat cocok dengan nubuat?”Tetapi itu tidak benar.Pada zaman Injil ditulis, sudah ada banyak orang yang hidup dan melihat kejadian-kejadian itu langsung. Kalau ada kesalahan, orang-orang itu pasti langsung berkata, “Itu tidak benar! Waktu terjadi bukan begitu!” Selain itu, orang-orang yang membenci kekristenan tentu akan senang sekali menunjukkan kesalahan kalau memang ada. Tapi tidak ada bukti bahwa penulis Injil memalsukan atau mengubah cerita.Para penulis Injil ingin jujur karena mereka tahu Tuhan melihat hati mereka. Mereka tidak perlu menipu untuk membuat Yesus terlihat sebagai Mesias—karena Yesus benar-benar Mesias yang dijanjikan. Kejujuran sangat penting. Kalau kita terbiasa berkata jujur, orang akan percaya ketika kita menyampaikan kebenaran tentang Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Cobalah ingat: apakah kamu sudah jujur dalam hal-hal kecil? Minta Tuhan menolongmu hidup jujur supaya orang lain bisa percaya ketika kamu bercerita tentang Yesus.Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku untuk selalu berkata jujur.Aku ingin hidup benar di hadapan-Mu, dan juga di hadapan orang lain.Tolong supaya sikapku membuat orang lain percaya bahwa Yesus adalah benar-benar Mesias. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kejujuran membuat orang bisa melihat Yesus melalui hidupmu. Tuhan Yesus memberkati

Renungan Anak GKY Mabes
Argumen "Terpenuhi dengan Sengaja?" (26 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 25, 2026 3:17


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah ARGUMEN “TERPENUHI DENGAN SENGAJA”?Diambil dari: Amsal 19:21“Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan TUHANlah yang terlaksana.”Wonder Kids, Pernah nggak kalian membuat sesuatu “jadi kenyataan” hanya karena kalian sudah tahu sebelumnya? Misalnya, kalau ada teman bilang, “Kayaknya kamu akan makan roti selai kacang hari ini,” lalu kalian sengaja bikin roti selai kacang supaya perkataanmu terjadi terjadi.  Mudah, kan?Ada orang yang berpikir Yesus juga begitu. Mereka bilang: “Mungkin Yesus tahu nubuat-nubuat Perjanjian Lama, lalu Ia sengaja melakukan semuanya supaya terlihat seperti Mesias.” Tapi… benarkah itu mungkin? Beberapa nubuat memang bisa “diwujudkan,” seperti naik keledai saat masuk Yerusalem. Namun ada banyak nubuat lain yang tidak mungkin dibuat manusia sendiri, seperti:– Yesus lahir di Betlehem.– Yesus berasal dari garis keturunan Abraham dan Daud.– Seorang sahabat mengkhianatinya.– Tentara Romawi membagi pakaiannya dan tidak mematahkan kaki-Nya.– Yesus mati dan bangkit kembali.Semua hal itu mustahil diatur oleh manusia. Itu hanya mungkin terjadi karena Yesus memang Mesias yang dijanjikan dan Allah sendiri yang menggenapinya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Ingat bahwa Yesus tidak sedang berpura-pura menjadi Mesias.Semua nubuat tergenapi karena Ia benar-benar Tuhan.Katakan kepada Tuhan:“Terima kasih karena Engkaulah Mesias yang dijanjikan.”Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau menggenapi semua nubuat dengan sempurna. Tolong aku percaya penuh kepada-Mu dan menjawab keraguan orang lain dengan bijaksana. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus tidak membuat nubuat itu terjadi—Ia menggenapinya karena Ia adalah Tuhan. Tuhan Yesus memberkati

Renungan Anak GKY Mabes
Argumen Kebetulan? (25 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 24, 2026 3:20


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah ARGUMEN KEBETULAN?Diambil dari: Kisah Para Rasul 3:18 (TB)“...Allah telah menggenapi apa yang dari dahulu Ia firmankan dengan perantaraan nabi-nabi-Nya, yaitu bahwa Mesias-Nya harus menderita.”Wonder Kids, Kadang-kadang, orang berpikir bahwa nubuat dalam Alkitab digenapi oleh Yesus hanya karena kebetulan. Seperti menebak hasil lemparan koin—kadang benar, kadang salah. Tapi ada satu ahli matematika bernama Peter W. Stoner yang mencoba menghitung kemungkinan seseorang menggenapi hanya delapan nubuat dalam Perjanjian Lama. Hasilnya mengejutkan: kemungkinannya hanya satu banding seratus juta miliar! Bayangkan seperti ini: Seolah-olah kita menandai satu koin, lalu mencampurnya dengan seratus juta miliar koin lainnya, lalu semua koin itu ditaruh di sebuah tanah kosong. Kemudian seseorang yang ditutup matanya disuruh mengambil satu koin saja dan ternyata yang dia ambil adalah koin yang ditandai itu. Hampir tidak mungkin, bukan? Kaoin begitu banyak dan orang yang mengambil matanya ditutup. Dia tidak bisa memilih, dia tidak bisa melihat koin yang ditandai. Dan Yesus bukan hanya menggenapi delapan nubuat—Ia menggenapi puluhan nubuat dalam hidup-Nya, kematian-Nya, dan kebangkitan-Nya. Itu sebabnya kita percaya:Yesus bukan kebetulan. Yesus adalah Mesias yang dijanjikan. Allah merencanakan semuanya dengan penuh kasih dari sejak dahulu. Dan sama seperti Allah tidak bekerja secara kebetulan dalam hidup Yesus, Allah juga bekerja dengan tujuan dalam hidupmu.Mari kita berdoa:Tuhan, tidak ada yang terjadi secara kebetulan. Terima kasih karena Engkau mengasihi aku dengan sengaja dan punya rencana yang indah untuk hidupku. Tolong aku mempercayai rencana-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, amin. Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Bayangkan betapa besar kuasa Allah yang mengatur semuanya dengan tepat. Katakan pada Tuhan: “Tuhan, hidupku bukan kebetulan. Engkau punya rencana buatku.” Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Mesias yang Bangkit (24 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 23, 2026 3:16


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah MESIAS YANG BANGKITDiambil dari: Mazmur 16:10 (TB)“Sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati, dan tidak membiarkan orang kudus-Mu melihat kebinasaan.”Wonder kids, Ada satu hal yang dimiliki semua orang di dunia: kita semua lahir, kita semua makan, kita semua bernafas… dan satu hari nanti, kita semua akan meninggal. Dan ketika seseorang meninggal, tubuhnya akan membusuk. Itu adalah bagian alami dari hidup manusia.Tapi Mazmur 16 berisi sesuatu yang berbeda.Raja Daud menulis bahwa Tuhan tidak akan membiarkan orang yang dikasihi-Nya mengalami kebinasaan, atau “membusuk” dalam kubur. Daud tahu ini tidak mungkin terjadi pada dirinya sendiri, karena ia adalah manusia biasa. Berarti Daud sedang membicarakan seseorang yang lebih besar—Mesias yang Tuhan janjikan. Ketika Yesus mati di kayu salib, tubuh-Nya tidak dibiarkan tinggal di kubur. Pada hari ketiga, Yesus bangkit dari antara orang mati, menggenapi Mazmur 16 dengan sempurna. Ini menjadi “sidik jari” terakhir dari Perjanjian Lama yang menunjukkan bahwa Yesus benar-benar Mesias. Kematian tidak bisa menahan Yesus. Kubur tidak bisa mengalahkan-Nya.Dan karena Yesus hidup kembali, kita memiliki pengharapan yang kekal bersama-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan apa artinya kalau Yesus benar-benar bangkit.Katakan kepada Tuhan:“Tuhan Yesus, Engkau hidup. Aku mau percaya dan berharap pada-Mu.”Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau bangkit dan menang atas kematian. Engkau tidak diam terus di kubur, Engkau hidup. Dan karena itu aku punya harapan. Tolong aku percaya kepada-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus hidup! Dan karena itu, kita memiliki harapan yang tidak akan pernah hilang. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Daud Menubuatkan Penyaliban (23 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 22, 2026 3:47


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah DAUD MENUBUATKAN PENYALIBANDiambil dari: Mazmur 22:15–17 “Aku seperti air yang tercurah… seluruh tulangku terlepas dari sendinya… anjing-anjing mengerumuni aku;… mereka menusuk tangan dan kakiku.”Wonder Kids, Saat Yesus tergantung di kayu salib, Ia mengutip Mazmur 22—Mazmur yang ditulis oleh Raja Daud sekitar seribu tahun sebelumnya. Yesus berkata, “Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?” Ketika Daud menulis Mazmur itu, ia sedang menggambarkan rasa sakit dan kesedihan yang ia alami. Ia tidak tahu bahwa kata-katanya itu akan menjadi gambaran yang sangat tepat tentang apa yang Yesus alami di salib. Mazmur 22 menggambarkan hal-hal seperti:Yesus diejek (ayat 7)tulang-tulang-Nya terlepas dari sendi (ayat 14)tangan dan kaki-Nya ditusuk (ayat 16)pakaian-Nya dibagi-bagikan (ayat 18)Yang luar biasa adalah: pada zaman Daud, penyaliban bahkan belum ditemukan!Belum ada hukuman salib. Namun Daud menggambarkannya dengan sangat tepat karena Roh Kudus yang memeberitahu dan menolong Daud  untuk menuliskannya. Itu sebabnya nubuat ini menjadi “sidik jari ketujuh” yang menunjukkan bahwa Yesus adalah Mesias yang dijanjikan. Allah sudah mengetahui apa yang akan terjadi, dan Yesus rela datang untuk menanggung hukuman dosa kita. Yesus tidak terkejut oleh salib. Ia tahu apa yang akan Ia hadapi—dan Ia tetap memilih untuk melakukannya karena Ia mengasihi kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Renungkan betapa besar kasih Yesus yang rela disalibkan untukmu. Katakan pada Tuhan:“Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau menanggung hukuman yang seharusnya untukku.”Mari kita berdoa:Tuhan, Engkau tidak terkejut dengan salib. Engkau sudah tahu semuanya, tetapi Engkau tetap memilih datang untuk menyelamatkanku. Terima kasih atas kasih-Mu yang begitu besar. Tolong aku hidup bersyukur kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus tahu penderitaan yang akan Ia alami—dan Ia tetap memilih salib karena Ia mengasihimu. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Dikhianati Seorang Teman (22 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 21, 2026 3:51


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Dikhianati Seorang TemanDiambil dari: Mazmur 41:10 “Bahkan sahabat karibku yang kupercayai, yang makan roti bersama-sama dengan aku, telah mengangkat tumitnya terhadap aku.”Wonder Kids, Saat jam makan siang di sekolah, kita biasanya duduk bersama siapa? Biasanya bersama teman-teman dekat kita. Makan bersama adalah waktu yang menyenangkan—kita bercanda, berbagi cerita, dan menikmati makanan bersama. Kita jarang makan dengan orang yang tidak kita sukai atau tidak kita percaya. Karena itu, dikhianati oleh teman sendiri adalah hal yang sangat menyakitkan. Raja Daud pernah mengalaminya. Ketika ia menulis Mazmur 41, ia sedang mengalami masa sulit. Ia merasa musuh-musuhnya senang melihat kesusahannya. Bahkan orang yang dekat dengannya, yang pernah makan bersama dia, ternyata mengkhianatinya. Meski begitu, Daud tetap percaya bahwa Tuhan akan memelihara dirinya.Yesus juga mengalami hal yang sama. Pada malam sebelum Ia disalibkan, Yesus sedang makan dengan para murid-Nya. Di saat yang sangat berat itu, Yesus tahu salah satu murid terdekat—Yudas—akan mengkhianati Dia. Yesus bahkan mengutip Mazmur 41 untuk menunjukkan bahwa apa yang terjadi sudah dinubuatkan sejak dulu. Pengkhianatan oleh Yudas adalah “sidik jari” keenam yang menunjukkan bahwa Yesus adalah Mesias.Yesus memahami rasa sakit ditinggalkan, dikhianati, dan dilukai oleh orang yang dekat.Itu sebabnya ketika kamu dikhianati atau dikecewakan teman, Yesus mengerti perasaanmu.Dia pernah mengalaminya, dan Dia ada untuk menolongmu.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Jika kamu pernah terluka karena teman, ceritakan kepada Tuhan. Katakan:“Tuhan, Engkau tahu rasanya disakiti. Tolong sembuhkan hatiku dan ajari aku menjadi teman yang setia.”Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau mengerti rasaku ketika aku disakiti oleh orang yang dekat denganku. Tolong aku belajar setia dalam persahabatan dan mengampuni seperti Engkau. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus memahami rasa sakitmu, dan Dia selalu setia—bahkan ketika manusia mengecewakan. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Raja yang Menunggangi Keledai Muda (21 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 20, 2026 3:31


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah RAJA YANG MENUNGGANGI KELEDAI MUDADiambil dari: Zakharia 9:9 (TB)“Bersorak-sorailah, hai puteri Sion… Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya, ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai…” Wonder Kids, Kitab Zakharia ditulis pada masa sulit bagi bangsa Israel.Setelah raja-raja Israel jatuh ke dalam dosa, bangsa itu terpecah dan akhirnya dijajah oleh banyak musuh. Namun Tuhan tidak menyerah pada umat-Nya. Pada zaman nabi Zakharia, orang Israel diizinkan kembali ke Yerusalem dan membangun Bait Allah. Di saat itulah Tuhan memberi nubuat yang luar biasa:Akan datang Raja sejati, bukan dengan pasukan besar, bukan dengan kekuatan perang, tetapi dengan kerendahan hati—mengendarai seekor keledai muda. Biasanya raja datang naik kuda perang, tetapi Raja yang dijanjikan Tuhan datang dengan damai. Siapa Raja itu? Yesus!Dalam Yohanes 12:14–15, Yesus masuk Yerusalem dengan menunggang keledai muda, tepat seperti yang dinubuatkan ratusan tahun sebelumnya. Inilah “sidik jari” kelima yang menunjukkan bahwa Yesus benar-benar Mesias. Yesus adalah Raja yang datang dengan lemah lembut, penuh kasih, bukan dengan kekerasan. Ia datang untuk membawa damai dan menyelamatkan dunia—bukan untuk berperang seperti raja dunia lainnya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu masa sulit yang pernah kamu alami.Bagaimana Tuhan memakainya untuk membuatmu lebih dekat kepada-Nya?Ucapkan syukur bahwa Yesus adalah Raja yang lembut dan peduli padamu.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, Engkau adalah Raja yang datang dengan kerendahan hati dan kedamaian. Tolong aku selalu dekat kepada-Mu, bukan hanya saat keadaan sulit. Terima kasih karena Engkau Raja yang penuh kasih. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus adalah Raja sejati yang datang membawa damai, bukan perang. Tuhan Yesus memberkati

Renungan Anak GKY Mabes
Kota Kecil Betlehem (20 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 19, 2026 3:47


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah KOTA KECIL BETLEHEMDiambil dari: Mikha 5:2 (TB)“Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak zaman purbakala.” Wonder Kids, Betlehem mungkin terdengar seperti kota yang penting karena Raja Daud lahir di sana dan kisah Rut terjadi di sana. Tetapi pada zaman Perjanjian Lama, Betlehem hanyalah kota kecil, sederhana, bahkan tidak dianggap istimewa. Itulah sebabnya nubuat dari Nabi Mikha mengejutkan banyak orang: Mesias—Raja yang dijanjikan Tuhan—akan lahir di Betlehem? Bukankah kota itu terlalu kecil dan tidak berarti? Tetapi Tuhan memang sering bekerja dengan cara yang tidak kita duga. Ketika nabi Samuel mencari raja baru untuk Israel, Daud pun dianggap terlalu muda dan tidak penting. Namun justru dialah yang Tuhan pilih. Mengapa?Karena Tuhan suka memakai yang kecil dan lemah untuk menunjukkan betapa besar kuasa-Nya. Ketika kita merasa tidak mampu, Tuhan bisa memakai hidup kita untuk melakukan hal-hal yang luar biasa. Dan ketika Yesus lahir, hal itu menggenapi nubuat Mikha.Mesias benar-benar lahir di Betlehem, kota kecil yang Tuhan pilih untuk menggenapi rencana besar-Nya. Ini menjadi “sidik jari keempat” yang menunjukkan bahwa Yesus adalah Mesias yang dijanjikan. Tuhan tidak perlu tempat besar, orang hebat, atau hal-hal yang luar biasa untuk bekerja. Ia sering mulai dari hal yang kecil—bahkan dari kota kecil bernama Betlehem.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Kalau kamu pernah merasa kecil, tidak penting, atau tidak mampu, ingatlah Betlehem.Katakan pada Tuhan:“Pakailah aku, Tuhan, walaupun aku kecil.”Mari kita berdoa:Tuhan, ketika aku merasa kecil dan tidak berarti, ingatkan aku bahwa Engkau memakai Daud dan Betlehem untuk melakukan hal besar. Tolong aku percaya bahwa Engkau juga bisa memakai hidupku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan senang memakai hal yang kecil untuk melakukan hal yang besar. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Tanda untuk Ahas (19 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 18, 2026 4:11


19 Januari Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah TANDA UNTUK AHASDiambil dari:Yesaya 7:14 (TB)“Sebab itu Tuhan sendiri yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.” Wonder Kids, Ahas adalah raja Yehuda. Ia keturunan Raja Daud, tetapi memerintah di masa yang sangat sulit. Negeri Yehuda dikepung banyak musuh, dan Ahas pun menjadi takut.Saking takutnya, ia mencoba membuat perjanjian dengan bangsa Asyur untuk mendapat perlindungan, bukannya percaya kepada Tuhan. Nabi Yesaya datang dan menawarkan tanda dari Tuhan—tanda apa saja, bahkan yang paling mustahil—untuk menunjukkan bahwa Tuhan akan menjaga Yehuda. Tapi Ahas menolak, karena hatinya lebih percaya pada kekuatan manusia. Namun Tuhan tetap memberikan tanda: Akan ada seorang perempuan yang belum menikah dan tidak mungkin punya anak, tetapi ia akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Nama-Nya adalah Imanuel, yang berarti “Allah menyertai kita.”Tanda itu bukan hanya untuk Ahaz, tetapi untuk seluruh dunia.Bertahun-tahun kemudian, tanda mustahil itu digenapi melalui Maria, yang mengandung Yesus oleh kuasa Roh Kudus. Yesus adalah Imanuel yang sejati—Allah hadir dalam bentuk manusia. Ketika kita menghadapi sesuatu yang sulit atau tampak mustahil, kita sering merasa ingin mengandalkan kekuatan sendiri—seperti Ahas. Tetapi tanda untuk Ahas mengingatkan kita: Allah sanggup melakukan hal yang mustahil. Dan Ia menyertai kita. Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Ingatlah satu hal sulit yang sedang kamu alami.Katakan kepada Tuhan:“Tuhan, aku percaya Engkau menyertai aku. Tolong aku tidak bergantung pada kekuatanku sendiri.” Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau selalu bersama kami. Ajar aku percaya pada kuasa-Mu, bukan hanya pada diriku sendiri. Terima kasih karena Yesus adalah Imanuel—Allah yang menyertai kami. Dalam nama Tuhan Yesus, Amin. Wonder Kids, ingatlah: ketika kita merasa takut atau tidak berdaya, Tuhan tetap menyertai kita dan sanggup melakukan yang mustahil. Tuhan Yesus memberkati

Renungan Anak GKY Mabes
Janji Tuhan Kepada Daud (18 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 17, 2026 4:02


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Renungan hari ini berjudulJANJI TUHAN KEPADA DAUDDiambil dari:2 Samuel 7:12 (TB)“Apabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan dan Aku akan mengokohkan kerajaannya.” Wonder Kids, Sejak dosa masuk ke dunia, Tuhan langsung menjalankan rencana penyelamatan-Nya. Salah satu bagian penting dari rencana itu melibatkan Raja Daud dari Betlehem. Daud bukan anak tertua dan bukan yang paling kuat. Bahkan ketika nabi datang untuk mengurapi calon raja baru, ayahnya tidak memanggil Daud—Daud masih sibuk menggembalakan domba. Tetapi Tuhan memilih Daud, bukan karena penampilan atau kekuatan, melainkan karena hatinya. Saat Daud dewasa, ia melayani Tuhan dengan setia. Ia memimpin bangsa Israel dengan keberanian, bergantung pada Tuhan dalam peperangan, dan Tuhan memberi kemenangan kepadanya. Kemudian Tuhan memberikan sebuah janji besar kepada Daud:Salah satu keturunannya akan menjadi Raja yang kerajaannya bertahan selamanya.Raja itu bukan hanya pemimpin biasa—Ia akan membangun “rumah” bagi nama Tuhan dan memerintah dengan keadilan serta damai yang tidak berkesudahan. Kalian tahu siapa Raja itu? Yesus Kristus! Matius 1:1 bahkan memperkenalkan Yesus sebagai “Anak Daud, anak Abraham.”Itulah “sidik jari kedua” dalam Perjanjian Lama yang menunjukkan bahwa Yesus adalah Mesias yang dijanjikan. Tuhan tidak pernah lupa janji-Nya.Menggenapinya mungkin butuh waktu berabad-abad, tapi setiap janji Tuhan pasti terjadi. Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu hal yang Tuhan sudah pernah janjikan dalam Firman-Nya.Ucapkan kepada Tuhan bahwa kamu mau percaya dan menunggu waktunya dengan setia. Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau Tuhan yang setia. Engkau menepati janji-Mu kepada Daud, dan Engkau juga menepati janji-Mu kepadaku. Tolong aku hidup setia seperti Daud dan percaya pada rencana-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ingatlah: Tuhan selalu menepati janji-Nya—tepat waktu, tepat sasaran, dan selalu untuk kebaikan kita. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Janji Tuhan Kepada Abram (17 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 16, 2026 2:56


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Renungan hari ini berjudul   JANJI TUHAN KEPADA ABRAMDiambil dari:Kejadian 12:3 (TB)“Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.”Wonder Kids, Sebelum bangsa Israel ada, Tuhan sudah mulai merencanakan cara untuk menyelamatkan dunia. Rencana besar itu dimulai ketika Tuhan memanggil seorang pria bernama Abram, sebelum namanya diubah menjadi Abraham. Pada waktu itu, Abram sudah berusia 75 tahun. Tuhan meminta Abram dan istrinya meninggalkan rumah, keluarga, dan negeri mereka untuk pergi ke tempat yang belum mereka kenal. Itu bukan hal yang mudah.Tapi Tuhan memberi Abram sebuah janji besar yang membuat semuanya layak dilakukan.Tuhan berfirman bahwa Ia akan membuat Abram menjadi bangsa yang besar, membuat namanya terkenal, memberkatinya, dan—yang paling penting—melalui keturunan Abram, semua orang di bumi akan diberkati. Janji ini bukan hanya untuk Abram atau Abraham, tetapi untuk seluruh dunia. Dan ketika Yesus lahir ke dunia, Ia berasal dari garis keturunan Abraham. Itulah salah satu “sidik jari” pertama yang Tuhan tinggalkan untuk menunjukkan bahwa Yesus benar-benar Mesias yang dijanjikan. Tuhan menepati janji-Nya, bahkan jika perlu waktu lama. Sama seperti Abram, kita pun bisa percaya bahwa Tuhan bekerja dalam hidup kita, meski kita belum melihat hasilnya sekarang.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Coba pikirkan satu janji Tuhan yang kamu ingat.Katakan pada Tuhan bahwa kamu mau menunggu dan percaya bahwa Ia pasti menepatinya.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih atas setiap janji-Mu. Aku percaya Engkau selalu menepati apa yang Engkau katakan, sama seperti Engkau menepati janji-Mu kepada Abraham. Tolong aku untuk tetap percaya meski harus menunggu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: janji Tuhan kadang memerlukan waktu, tetapi selalu layak untuk ditunggu. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Siapa Itu Mesias? (15 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 14, 2026 3:26


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Renungan hari ini berjudul   SIAPA ITU MESIAS?Diambil dari: Yohanes 4:25–26 (TB)“Jawab perempuan itu kepada-Nya: "Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang disebut juga Kristus; apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami." Kata Yesus kepadanya: "Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau."Wonder Kids, Kata “Mesias” berasal dari bahasa Ibrani mashakh yang berarti “mengurapi.”Dalam Perjanjian Lama, seorang raja atau nabi sering diurapi dengan minyak sebagai tanda bahwa ia dipilih oleh Allah. Ketika kata ini diterjemahkan ke bahasa Yunani, jadilah kata “Kristus.” Tapi apa yang orang Israel harapkan dari seorang Mesias?Pada zaman Raja Daud, Tuhan berjanji bahwa keturunan Daud akan memerintah untuk selamanya. Sesudah Daud meninggal, Israel berkali-kali dijajah bangsa lain.Mereka sangat merindukan Mesias datang untuk membebaskan mereka dan memulihkan kerajaan Israel.Saat Yesus datang, Israel berada di bawah pemerintahan Romawi. Karena itu, banyak orang berharap Mesias adalah pahlawan yang datang sebagai raja perkasa yang akan mengusir penjajah dan memulihkan kerajaan secara politik. Yesus memang melakukan hal-hal luar biasa: menyembuhkan orang sakit, mengusir roh jahat, dan mengajar dengan kuasa.Karena itu banyak orang bertanya-tanya, “Apakah Dia Mesias yang dijanjikan Tuhan?”Namun Yesus bukan Mesias seperti bayangan mereka. Ia tidak langsung menggulingkan Romawi atau menjadi raja dunia saat itu. Sebaliknya, Yesus datang untuk mengalahkan musuh yang jauh lebih besar daripada kerajaan mana pun—dosa dan maut.Yesus adalah Mesias yang mereka butuhkan, bukan yang mereka bayangkan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu hal: Kalau Yesus datang sebagai Mesias untuk menyelamatkan, bagian mana dari hidupmu yang ingin kamu serahkan kepada-Nya hari ini?Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Mesias yang Engkau janjikan sejak dahulu. Engkau datang bukan dengan cara yang orang bayangkan, tetapi dengan cara yang paling kami butuhkan. Tolong aku percaya dan mengikuti-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus adalah Mesias yang benar—yang datang menyelamatkan kita, bukan hanya memperbaiki keadaan dunia, tetapi memulihkan hati kita. Tuhan Yesus memberkati

Renungan Anak GKY Mabes
Bukti Sidik Jari Allah (14 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 13, 2026 2:53


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Renungan hari ini berjudul   BUKTI SIDIK JARI ALLAHDiambil dari: Ulangan 18:15 (TB)“Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan.”Wonder Kids, Tahukah kamu bahwa sidik jari bisa menjadi bukti yang sangat kuat?Lebih dari 100 tahun lalu, polisi mulai menggunakan sidik jari untuk membuktikan apakah seseorang benar-benar menyentuh suatu benda. Setiap orang memiliki pola sidik jari yang unik, sehingga tidak ada dua orang yang sama. Pertanyaannya: apa hubungannya dengan Tuhan Yesus? Di dalam Alkitab, terutama Perjanjian Lama, Tuhan sudah memberikan banyak sekali tanda, petunjuk, dan nubuat tentang kedatangan Mesias. Ibaratnya seperti sidik jari:setiap nubuat itu memiliki “pola” khusus yang hanya cocok dengan satu orang—Yesus.Para penyelidik bisa melihat bukti sidik jari dan menyimpulkan siapa pemiliknya.Demikian juga, jika kita melihat setiap tanda dalam Perjanjian Lama—tentang Mesias yang akan lahir dari keturunan Daud, tentang penderitaannya, tentang misinya menyelamatkan manusia—semuanya cocok dengan kehidupan Yesus. Tuhan sengaja memberikan banyak “sidik jari rohani” ini supaya Israel, dan juga kita hari ini, bisa mengenali Mesias yang benar dan tidak tertipu oleh yang palsu. Beberapa hari ke depan, kita akan melihat lebih banyak lagi “pola sidik jari” ini dan menemukan betapa luar biasanya rencana Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu hal yang kamu tahu tentang Yesus dari Alkitab.Renungkan: bagaimana itu menunjukkan bahwa Dialah Mesias yang dijanjikan?Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau memberikan begitu banyak bukti tentang Yesus. Tolong aku melihat dan memahami bahwa Dialah Mesias yang Engkau janjikan sejak awal. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan Mesias yang kebetulan—Dia Mesias yang sudah direncanakan Tuhan sejak dahulu kala! Tuhan Yesus memberkati

Aku Si Introvert
Kenapa Sulit Minta Tolong

Aku Si Introvert

Play Episode Listen Later Jan 12, 2026 3:47


Bukan karena nggak butuh. Bukan karena sok kuat. Tapi entah kenapa… kata “tolong” itu terasa berat keluar dari mulut.

AWR Indonesian - Daily Devotional
TOLONG JANGAN BERIKAN COKLATNYA

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Dec 3, 2025 6:39


Ingatlah, aku menghadapkan kepadamu pada hari ini kehidupan dan keberuntungan, kematian dan kecelakaan,

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 17 November 2025 - Mengampuni dan mengubah kehidupan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 16, 2025 7:22


Kencan dengan Tuhan - Senin, 17 November 2025Bacaan "Jika Engkau, ya Tuhan, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan? Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang." (Mazmur 130:3-4)Renungan: Suatu ketika saya Misa sore Jumat Pertama di gereja Santa Theresia. Setelah belasan tahun tidak misa di sana, tiba tiba ada kerinduan untuk kembali di masa lalu, di saat saya kuliah di gedung sekolah Santa Theresia. Seperti Film yang diputar saya mengingat kembali dulu setiap pagi sebelum kuliah dimulai saya selalu misa pagi di gereja tersebut. Kemudian terbayang pula orang tua, saudara, teman-teman juga om saya yang telah membiayai saya kuliah. Semua kebaikan mereka seolah-olah muncul kembali di depan mata saya. Di situlah saya berdoa untuk mereka satu persatu, mengucap syukur atas semua kebaikan mereka yang mungkin selama ini hampir terlupakan karena kesibukan saya Dalam hidup keseharian kita, masing-masing dari kita punya kenangan dengan orang-orang di masa lalu yang pada akhirnya membentuk pribadi kita seperti sekarang ini. Tapi seiring perjalanan waktu mungkin kenangan manis itu bisa berubah menjadi kenangan pahit yang mungkin tidak ingin diingat kembali. Semua kebaikan mereka mungkin saat ini sudah tertutup karena perlakuan mereka yang telah mengecewakan dan menyakitkan hati kita. Bacaan hari ini mengingatkan kita bahwa Tuhan tidak pernah mengingat-ingat kesalahan kita. Kalau setiap kesalahan kita Dia ingat, maka kita tidak akan pernah tahan menghadapi hukuman-Nya yang kita akan terima. Tetapi Tuhan itu baik, sebesar apapun kesalahan kita, asal kita mau datang dengan hati yang hancur, maka belaskasih dan pengampunannya akan tercurah atas kita. Mungkin saat ini pasangan kita sudah terlalu membuat kita tertekan dengan larangan, sikap dan perkataan yang kasar. Mungkin anak-anak kita saat ini sudah terlalu menyakitkan hati kita dengan sikap pemberontakannya. Mungkin orang tua kita saat ini sudah terlalu jauh mengatur kehidupan kita sehingga kita benci dengan mereka. Kalaupun hal itu semua sudah terjadi, saat ini Tuhan mengajak kita untuk tenang, dan mulai mengingat saat pertama kali kita bertemu dengan mereka, atau saat pertama kali kita memiliki mereka. Ada begitu banyak kebaikan yang kita terima dari mereka, sehingga kita mau menerima mereka masuk dalam hidup kita. Sekecil apapun kebaikan mereka, itu semua pernah kita terima dan pada akhirnya kita mau menerima mereka apa adanya. Mungkin setelah kita mengingat semua kebaikannya, ada sedikit senyum dan ketegaan menghiasi hati kita. Hidupilah itu, maka kita dapat memulai untuk mengampuninya. Setelah kita mampu mengampuni, kita akan melihat kuasa Allah akan bekerja untuk mengubah kehidupan kita dan keluarga kita. Tuhan Yesus memberkati.DoaTuhan Yesus, terima kasih atas orang-orang terdekat yang pernah dan masih Kau hadirkan dalam hidupku saat ini. Aku bersyukur karena aku boleh masuk dalam kehidupan mereka dan boleh menerima mereka masuk dalam kehidupanku. Tapi seiring perjalanan waktu, aku merasa kalau saat ini aku tertekan hidup dengan pasangan, anak-anakku atau orang tua dan sahabatku. Aku rindu Tuhan, untuk bertemu dengan pribadi-pribadi itu di masa lalu di mana mereka pernah membuat aku bahagia karenanya. Tolong kembalikan hati dan cintaku yang mula-mula pada mereka, sehingga aku dapat menerima mereka seperti dulu aku bahagia menerima kehadiran mereka pertama kali. Hidupkan semua kebaikan mereka dalam hatiku Tuhan, agar aku mampu mengalahkan semua kekecewaan yang kudapati saat in. Amin. (Dod)

Ray Janson Radio
#542 TERUNTUK MASYARAKAT

Ray Janson Radio

Play Episode Listen Later Nov 4, 2025 93:19


Di episode kali ini, kita akan membahas kembali salah satu Indonesian Elevated Restaurant, yaitu "TAMU" atau Tatap Muka. Ada Chef Arief Tonggeng dan juga Hartono Moe, akan ngobrol bareng terkait diversity of Indonesian Food, dan gimana caranya untuk mengangkat masakan Indonesia ke level yang lebih jauh dan lebih dikenal. Tonton video selengkapnya di #RayJansonRadioEnjoy the show!Instagram:Arief Tonggeng https://www.instagram.com/arief_tonggeng/Hartono Moe https://www.instagram.com/gastronomoe/DON'T FORGET TO LIKE AND SUBSCRIBE !Ray Janson Radio is available on:Spotify: https://spoti.fi/2lEDF01Apple Podcast: https://apple.co/2nhtizqGoogle Podcast: https://bit.ly/2laege8iAnchor App: https://anchor.fm/ray-janson-radioTikTok: https://www.tiktok.com/@rayjansonradioLet's talk some more:https://www.instagram.com/rayjanson#RayJansonRadio #FnBPodcast #Indonesia #AriefTonggeng #HartonoMoe #ElevatedRestaurant #IndonesianFood