First Roman emperor, from 27 BC to AD 14
POPULARITY
Categories
Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset mulai dibahas Komisi III DPR bersama Badan Keahlian DPR sejak pertengahan Januari lalu. RUU ini masuk prioritas legislasi nasional di 2026.Nasibnya terkatung-katung hampir dua dekade sejak diusulkan pada masa pemerintahan Presiden SBY. Desakan agar rancangan tersebut segera dibahas dan disahkan terus menguat, termasuk saat demo akbar Agustus 2025 lalu. Harapannya bisa menjadi terobosan dalam upaya pemberantasan korupsi.Urgensi ini menilik laporan pemulihan aset Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2020–2024 yang mencapai sekitar Rp2,5 triliun. Capaian yang sangat kecil dibanding kerugian negara yang pada 2024 saja ditaksir Rp45,7 triliun. Artinya, ada celah besar antara uang yang dirampas koruptor dengan nominal yang kembali ke kas publik.Di sisi lain, banyak catatan atas draf regulasi ini, misalnya, potensi penyalahgunaan wewenang, salah sita, alat represi politik, hingga rentan pelanggaran HAM. Berbagai catatan tersebut berulang kali muncul tanpa arah penyelesaian yang jelas.Mengapa begitu sulit mengegolkan RUU Perampasan Aset? Siapa saja yang bakal dirugikan jika skema perampasan aset disahkan? Apakah RUU ini layak didukung sebagai terobosan baru pemberantasan korupsi? Bagaimana peluangnya disahkan di 2026?Di Ruang Publik kita akan bahas topik ini bersama eks-Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Saut Situmorang.
Daya beli masyrakat disebut masih terjaga, salah satunya imbas kebijakan bantuan sosial. Data BPS pada Kuartal IV 2025, melaporkan konsumsi rumah tangga meningkat 4,98 persen dan memberikan kontribusi sebesar 53,63 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia Triwulan IV 2025. Sementara upah riil, pada Agustus 2025 tumbuh sedikit, lebih rendah dibandingkan laju inflasi. Bagaimana sebenarnya kondisi daya beli masyarakat saat ini? Talk bersama Senior Analyst NEXT Indonesia Center, Sandy Pramuji.
MA divonis lima tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jombang, Jawa Timur, pada 5 Agustus 2025. Ia dijerat Pasal 80 ayat 3 Undang-Undang tentang Perlindungan Anak atas tuduhan kekerasan terhadap anak hingga meninggal.Padahal, tak ada sama sekali niat perempuan itu membunuh anaknya, meski kehamilan itu tak diinginkannya. Saat berusia 18 tahun, MA diperkosa laki-laki berinisial J-O hingga hamil.Kuasa hukum sekaligus Direktur Woman's Crisis Center (WCC) Jombang, Ana Abdillah, berpendapat kasus MA semestinya tidak berlanjut sampai proses pemidanaan. Sebab, jangankan menyelamatkan bayi, menyelamatkan dirinya saja MA tidak mampu. Ia menjalani proses persalinan seorang diri, dalam keadaan bingung dan takut.Dari balik jeruji, ia menulis kronologis peristiwa yang dialami. Kisahnya bisa Anda dengarkan di SAGA KBR pada platform YouTube melalui link:https://s.id/KorbanPemerkosaanDipenjaraCerita ini memuat deskripsi kekerasan seksual dan peristiwa yang bisa memicu trauma. Jika kamu mengalami krisis emosional, jangan ragu untuk bercerita dan mengakses layanan konseling terdekat.Tim Editorial: Sindu, Malika, WahyuAudio Designer: Bintang ElianSuara MA: Astri SeptianiJika cerita ini penting, dukung SAGA dengan membagikan cerita ini kepada yang lain. Terima kasih telah mendukung SAGA menghadirkan jurnalisme naratif yang mendalam dan manusiawi.SAGA adalah first person story audio-dokumenter berbasis jurnalisme, mengajak kamu melampaui headline dan merasakan langsung pengalaman nyata manusia dalam sebuah peristiwa.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh pasangan suami istri Yustina dan Ignasius dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 2 Samuel 12: 1-7a.10-17; Mazmur tg 51: 12-13.14-15.16-17; Markus 4: 35-41.KEKUATAN UNTUK TUMBUH Tema renungan kita pada hari ini ialah: Kekuatan UntukTumbuh. Santo Yohanes Bosco yang lahir pada tanggal 16 Agustus 1815, mengalamihidup dalam zaman bertumbuhnya industri di Eropa, sebagai hasil langsung darirevolusi industri pada abat ke-19. Ia menemukan bagian lapisan masyarakat yangsangat terkena dampak ialah remaja dan orang-orang muda. Mereka tidak bisa diandalkan untuk dunia industri. Orangtua mereka dan orang dewasa lain, bagi yang mampu akan mengikuti industritetapi yang tidak mampu akan jatuh dalam kemiskinan. Orang muda terpaksamemenuhi jalan-jalan kota untuk menyambung hidup dengan berbagai aktivitas yangtidak berguna. Sering mereka menjadi sasaran eksploitasi kekerasan dankejahatan lainnya. Pastor Yohanes Bosco jatuh kasihan dan rasa cinta kepadamereka. Ia mengumpulkan mereka untuk hidup di asrama dan menyediakan berbagaikegiatan pendidikan, pembinaan iman dan moral, serta ketrampilan kepada mereka.Tujuannya supaya mereka di kemudian hari menjadi berguna bagi dirinya,keluarganya, Gereja dan masyarakat. Bagi Santo Yohanes Bosco, setiap remaja dan orang mudaadalah benih-benih unggul bagi Tuhan. Tidak ada satu pun dari orang muda inidilahirkan jahat atau tidak baik. Karena sebagai benih, mereka harus diberikankesempatan dan segala kemungkinan untuk tumbuh dan berkembang. Sistempendidikan Don Bosco sangat memperhatikan ini. Sistem ini bernama SistemPencegahan. Seperti Don Bosco dan orang-orang muda zamannya, kita jugabagai benih sesawi dalam keadaan kita masing-masing. Biji sesawi karunia Tuhankepada setiap orang itu unik, dan tak pernah sama untuk dua orang. Itu adalahkepribadian, pengalaman iman, dan panggilan suci setiap orang. Dengan keunikanini, kita sebenarnya tidak boleh iri satu sama lain lantaran ada yang punyakekhususan di satu sisi, di sini lain dipunyai orang lain. Yang penting adalahkita saling menghormati dan memerlukan. Sikap lain yang juga tidak layak ialah copy paste keunikan orang lain lalukeaslian diri sendiri hampir tidak tampak. Ini adalah kepalsuan yang serius.Orang tidak menjadi orisinal, independen dan percaya pada kemampuan sendiri.Sikap copy paste hampir sama denganmencuri. Sedangkan manja dan selalu bergantung adalah sikap menempel saja. Inimerupakan kemunduran seorang murid Tuhan Yesus yang baik. Dengan menghindarisikap-sikap yang kurang atau negatif itu, seseorang lalu menemukan dirinya yangmempunyai kekuatan untuk tumbuh. Ia pantas sebagai murid yang diutus oleh YesusKristus. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Bapa yangbijaksana, kuatkanlah iman kami supaya tetap menjadi murid-murid Yesus Kristusyang sejati. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa...
Muhammad Azzril, satu dari ratusan orang yang ditangkap polisi pasca demonstrasi #BubarkanDPR Agustus lalu. Azzril yang saat itu hanya nonton, diduga mendapat kekerasan oleh polisi. Dia dipukul, diinjak lalu diseret motor hingga tak sadarkan diri. Pemuda itu kini mendekam di rumah tahanan Salemba, dikenakan pasal 170 Ayat 2 ke-1 karena dituduh merusak mobil milik ASN Kemendagri. Proses persidangannya masih berjalan. Jaksa menuntutnya dengan hukuman penjara satu tahun berdasarkan bukti rekaman siaran langsung di Youtube tertanggal 25 Agustus 2025. Anehnya, dalam rekaman video tersebut, Azzril tak terlihat merusak mobil.Kondisi kesehatannya sempat memburuk selama di tahan. Azzril berkali-kali jatuh, muntah, sesak napas, pingsan, hingga sempat hilang ingatan. Orang tua Azzril yang dibayang-bayangi rasa cemas tak pernah absen menjenguk dan mengantar makanan, meski kondisi keuangan mereka tak menentu.Kisah Azzril mulai ditangkap, dipenjara hingga pengorbanan orang tuanya membebaskannya bisa Anda dengarkan di SAGA KBR pada platform youtube melalui link s.id/AzzrilDitangkap. Jika cerita ini penting, dukung SAGA dengan membagikan ceriita ini kepada yang lain. Terima kasih telah mendukung SAGA menghadirkan jurnalisme naratif yang mendalam, dan manusiawi. SAGA adalah first person story audio-dokumenter berbasis jurnalisme. Mengajak kamu melampaui headline dan merasakan langsung pengalaman nyata manusia dalam sebuah peristiwa. Tim editorial: Wahyu Setiawan, Astri Yuanasari, Heru Haetami, Dita Alyaaulia, MalikaSound Designer: Bintang Elian
Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indeks Harga Saham Gabungan tercatat tiga kali memecahkan rekor tertinggi sepanjang masa, mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap arah ekonomi nasional. Rekor dimulai dari level 8.017 (15 Agustus 2025), berlanjut ke 9.002 (8 Januari 2026), hingga kembali mencetak rekor baru di 9.095 (15 Januari 2026).Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, menilai capaian tersebut sebagai refleksi ekspektasi tinggi pasar terhadap fase perbaikan ekonomi dan konsistensi kebijakan pemerintah yang selaras dengan bank sentral. Di sisi lain, analis mengingatkan agar pelaku pasar tetap tenang dan tidak berlebihan menyikapi euforia, mengingat potensi aksi ambil untung jangka pendek setelah kenaikan yang cukup signifikan.
On August 28, 2025, a leopard was reported to have entered the Kutamandarakan Village Hall in Maleber District, Kuningan Regency. How did the leopard get into the village? What really happened? - Pada tanggal 28 Agustus 2025 dilaporkan adanya macan tutul yang masuk ke Balai Desa Kutamandarakan, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan. Bagaimana macan tutul itu bisa sampai masuk ke desa? Apa yang sebenarnya terjadi?
Podcast Semen Padang Journal merupakan sajian informasi berita terkini dari perusahaan kebanggaan Sumatera Barat, PT Semen Padang. Tidak hanya itu, ada juga tips dan info produk yang bermanfaat dalam berkegiatan sehari-hari
Setiap tahunnya, setelah upacara peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus, KONJEN RI untuk Victoria dan Tasmania memberikan penghargaan bagi orang-orang yang dianggap berjasa.
John Cheong-Holdaway is a creative producer, musician, and economist who recently received an Award from the Indonesian Consul General Republic of Indonesia in Melbourne on the 17 Aug 2025. This award is a part of and given at the 80th Indonesian Independence Day celebration. What did John do to earn this Award? - John Cheong-Holdaway adalah seorang produser kreatif, musisi, dan ekonom, yang baru-baru ini menerima Penghargaan dari Konsul Jenderal Republik Indonesia di Melbourne pada 17 Agustus 2025. Penghargaan ini merupakan bagian dari dan diberikan pada perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-80. Apa yang John lakukan untuk mendapatkan penghargaan ini?
Bersyukur dengan Bersedekah adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Shahih Jami’ Ash-Shaghir. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Dr. Emha Hasan Ayatullah pada Kamis, 5 Rabiul Awwal 1447 H / 28 Agustus 2025 M. Kajian Islam Tentang Bersyukur dengan Bersedekah Rasa syukur merupakan salah satu kunci ditambahkannya nikmat oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Salah satu […] Tulisan Bersyukur dengan Bersedekah ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Kesabaran merupakan kajian Islam yang disampaikan oleh: Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A. dalam pembahasan Amalan-Amalan Hati. Kajian ini disampaikan pada Jumat, 6 Rabiul Awwal 1447 H / 29 Agustus 2025 M. Kajian Tentang Kesabaran Kesabaran adalah karunia Allah yang terbaik. Kesabaran merupakan nikmat Allah yang terluas. Oleh karena itu, sudah sepatutnya dalam hidup ini kita senantiasa menghiasi diri […] Tulisan Macam-Macam Kesabaran ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Khutbah Jumat: Sabar Adalah Jalan Kemenangan ini merupakan rekaman khutbah Jum’at yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor, pada 6 Rabiul Awwal 1447 H / 29 Agustus 2025 M. Khutbah Jumat Pertama: Sabar Adalah Jalan Kemenangan Allah Subhanahu wa Ta‘ala memberikan kepada kita di dalam […] Tulisan Khutbah Jumat: Sabar Adalah Jalan Kemenangan ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Melunakkan Hati Mualaf merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Mukhtashar Shahih Muslim yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Ahad, 7 Rabiul Awwal 1447 H / 31 Agustus 2025 M. Kajian Hadits Tentang Melunakkan Hati Mualaf Dari Rafi‘ bin Khadij Radhiyallahu ‘Anhu, dia berkata: أَعْطَى رَسُولُ اللهِ ﷺ أَبَا […] Tulisan Melunakkan Hati Mualaf ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Ciri-Ciri Dajjal Secara Rinci adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Riyadhus Shalihin Min Kalam Sayyid Al-Mursalin. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Mubarak Bamualim, Lc., M.H.I. pada Selasa, 3 Rabiul Awwal 1447 H / 26 Agustus 2025 M. Kajian sebelumnya: Makkah dan Madinah Tidak Dimasuki Dajjal Kajian Tentang Ciri-Ciri Dajjal […] Tulisan Ciri-Ciri Dajjal Secara Rinci ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Some of the protesters who took part in the protest in Jakarta on late of August shared their stories, and a social science academic at UNSW shared her views. - Beberapa warga yang mengikuti unjuk rasa pada akhir Agustus di Jakarta menyampaikan cerita mereka, dan akademisi bidang ilmu sosial di UNSW menyampaikan pandangannya.
Pembawa Renungan : RP. Pionius Hendi, OFMCap. Pontianak Luk. 14:1,7-14.
Pembawa Renungan : Yvonne & Joppy Taroreh Jakarta Mat. 25:14-30
SBS Audio Program Bahasa Indonesia – 29 Agustus 2025.
Berita terkini SBS Audio Program Bahasa Indonesia – 29 Agustus 2025.
ICAV (Indonesian Culinary Association of Victoria) akan menyelenggarakan festival kuliner jalanan Indonesia di Victoria Market shed C & D, pada tanggal 30 – 31 Agustus 2025 di Melbourne.
Pembawa Renungan : RP. Vincent Widi, MGL Manila Mrk. 6:17-29
Berita terkini SBS Audio Program Bahasa Indonesia – 28 Agustus 202.
Pembawa Renungan : Sandy Kusuma Tangerang Mat. 24:42-51
SBS Audio Program Bahasa Indonesia, 27 Agustus 2025
Berita Terkini SBS Audio Program Bahasa Indonesia, 27 Agustus 2025
Pembawa Renungan : RD. Aang Winarko Malang Mat. 23:27-32
Pembawa Renungan : RP. Yohanes Kukuh Cahyawicaksana, CM Roma – Italia Mat. 23:23-26.
Pembawa Renungan : RD. Stevanus Micky Kojongian Manado Mat. 23:13-22
Pembawa Renungan : RP. Albertus Joni, SCJ (Romo Koko) Palembang Luk. 13:22-30
Pembawa Renungan : Redemptus Sanongoni Zai Paroki Kristus Raja - Medan Mat. 23:1-12.
Pembawa Renungan : Ali Antonius – Yogyakarta Pengantar Renungan : Yosephin Septi Martanti - Klaten. Sound Editing : Indah Larasati Sirait - Cibinong, Bogor. Cover Editing : Anastasia Sonia – Jakarta. Mat. 22:34-40
Pembawa Renungan: Anastasia Sonia - Jakarta Pengantar Renungan: Fransiskus S. A. Nenoliu - Kupang, NTT Sound Editing: Indah Larasati Sirait - Cibinong, Bogor Cover Editing: Anastasia Sonia - Jakarta Mat. 22:1-14
Pembawa Renungan: Alland Angelbarth Kewas – Surabaya Pengantar Renungan: Shelly Aprilia Suwito - Bekasi Sound Editing: Alland Angelbarth Kewas – Surabaya Cover Editing: Anastasia Sonia - Jakarta Mat. 20:1-16a
Pembawa Renungan : Aji W. Suteja Surabaya Mat. 19:23-30
Pembawa Renungan : Feice Novi Jakarta Mat. 19:16-22
Pembawa Renungan : Erna Kusuma Tangerang Mat. 22:15-21
Pembawa Renungan : RP. Petrus Santoso, SCJ Macau Mat. 19:13-15
Pembawa Renungan : Reynold Vincent Yogyakarta Mat. 19:3-12.
Pembawa Renungan : Noviyanti Bandung Mat. 18:21-19:1
Pembawa Renungan : RD. Antonius Haryanto Italia Mat. 18:15-20
Pembawa Renungan : RD. Dwi Joko Surabaya Mat. 18:1-5,10,12-14
Pembawa Renungan : RD. Yohanes I Made Pantyasa Manado Mat. 17:22-27
Pembawa Renungan : RP. Agus Malo, CSSR SumbaHari raya SP Maria Diangkat ke Surga Luk. 1:39-56
Pembawa Renungan : RD. Willem Pau Semarang Mat. 17:14-20
Pembawa Renungan : RP. Antonius Rajabana, OMI Jakarta Mat. 16:24-28
Pembawa Renungan : Linda Wahjudi Denpasar Bali Mat. 16:13-23.
Pembawa Renungan : RP. John Laba, SDB Tangerang Luk. 9:28b-36.