First Roman emperor, from 27 BC to AD 14
POPULARITY
Categories
Pembawa Renungan : RD. Yohanes I Made Pantyasa Manado Mat. 17:22-27
Pdt. Rully Simorangkir
Kota Semarang meraih predikat Utama atau predikat tertinggi dalam Penganugerahan Kabupaten, Kota Layak Anak 2025 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri PPPA Arifah Fauzi kepada Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, di Jakarta pada Jumat 8 Agustus kemarin. Walikota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan pencapaian ini menjadi bukti nyata atas komitmen jajaran Pemerintah Kota Semarang dan seluruh komponen masyarakat dalam mewujudkan kota yang inklusif dan ramah anak.Apa langkah-langkah yang akan dilakukan Pemkot Semarang ke depan, agar predikat Kota Layak Anak ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan?Narasumber : Wali Kota Semarang, Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M.
Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Agustus 2025, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 10 AGUSTUS 2025Pembaca Renungan : Jelita RumondangMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru
Dalam dua hari terakhir, terjadi dua kecelakaan di tol Semarang yang melibatkan truk besar. Pada Jumat 8 Agustus, tabrakan beruntun di Tol Gayamsari melibatkan 15 kendaraan. Kemudian di tanggal, 9 Agustus, sebuah truk pasir mogok di tanjakan Tol Banyumanik, lalu tiba-tiba mundur dan terguling, sempat terekam video warga di media sosial. Rangkaian kejadian ini membuat banyak pihak khawatir soal keselamatan di tol, terutama untuk kendaraan berat.Apa saja yang harus diperhatikan sopir dan pemilik truk agar kecelakaan seperti ini tidak terulang, terutama di jalur tol yang menanjak atau rawan macet?Narasumber : Plt Ketua Subkomite Lalu Lintas Angkutan Jalan Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT, Ahmad Wildan, M.T
Kebaktian 1 Bulan Budaya BaliGKP Jemaat BandungMinggu, 10 Agustus 2025 pukul 07.00 WIBTema : "Jangan Khawatir Allah Mencukupkan"Bacaan Alkitab : Lukas 12 : 22-34Pelayan Firman : Pdt. Fierdhaus Y. Nyman, M.Si.
Kebaktian 2 Bulan Budaya BaliGKP Jemaat BandungMinggu, 10 Agustus 2025 pukul 09.30 WIBTema : "Jangan Khawatir Allah Mencukupkan"Bacaan Alkitab : Lukas 12 : 22-34Pelayan Firman : Pdt. Fierdhaus Y. Nyman, M.Si.@GKP Bandung Agustus 2025
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalah KUASA ALLAH YANG BESAR Mari kita membaca Firman Tuhan dari YESAYA 40: 29Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. Wonder Kids, apakah kamu pernah merasa sangat lelah? Atau punya masalah yang membuatmu takut dan inginmenyerah? Firman Tuhan berkata bahwa Tuhan tahu saat kamu merasa lemah. Dia tidak meninggalkan anak-anak-Nya. Justru Dia memberi kekuatan kepada yang lemah, dan semangat kepada yang tidak berdaya. Di dalam Efesus 3:20, dikatakan bahwa Tuhan mampu melakukan jauh lebih banyak daripada apa yang kita minta atau pikirkan, bukan karena kita hebat, tetapi karena kuasa-Nya yang bekerja di dalam kita. Ini artinya, Tuhan bekerja dalam hidup anak-anak-Nya, bahkan ketika kita tidak bisa melihat jalan keluarnya. Dia mungkin tidak langsung menyelesaikan masalahmu seperti yang kamu inginkan, tapi Dia akan memberimukekuatan untuk berjalan bersama-Nya melalui masalah itu.Tuhan tidak butuh izin dari kita untuk bekerja. Tapi ketika kita percaya dan berserah, kita akan melihat betapa besar kasih dan kuasa-Nya. MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, jika kamu sedang menghadapi hal yang sulit — jangan lari dari Tuhan. Datanglah kepada-Nya dalam doa. Bukan karena doamu harus panjang atau sempurna, tapi karena Tuhan setia mendengar anak-anak-Nya. Mari kita berdoa:Bapa, Engkau lebih besar dan lebih kuat dari yang bisa akubayangkan. Aku percaya Engkau bisa menyelesaikan masalah ini. Terima kasih atas jawaban doaku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ingatlah: Tuhan adalah sumber kekuatanmu, bukan hanya untuk menyelesaikan masalah, tetapi untuk hidup taat dan setia kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati
Karena banyak yg tanya ttg aktivasi clarity,,saya jelaskan di sini
Pembawa Renungan : RP. Agus Malo, CSSR SumbaHari raya SP Maria Diangkat ke Surga Luk. 1:39-56
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 10 Agustus 2025Bacaan: "Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan." (Filipi 2:14)Renungan: Tidak banyak orang yang menganggap pekerjaan bukan sebagai beban tetapi seperti sebuah permainan yang mengasyikkan. Hal ini memang tidaklah mudah, tetapi jika kita dapat mengubah sikap mental kita terhadap apa yang kita sebut pekerjaan, maka kita akan menikmati hidup ini. Seseorang berkata, "Menganggap sesuatu itu sebagai pekerjaan atau permainan, tergantung dari pikiran kita tentang hal itu." Jika kita seorang yang suka bersungut-sungut, mengeluh, marah dan mengomel, kelihatannya kita perlu mengubah sikap mental kita terhadap pekerjaan yang selama ini seolah menjadi beban. Jika semua orang mengerjakan pekerjaannya dengan penuh sukacita sebagaimana ketika ia menikmati sebuah permainan yang sangat disenanginya, maka firman Tuhan dalam Filipi 2:14 di atas tidak akan pernah ada. Firman Tuhan ini ada karena kenyataannya banyak orang yang bekerja sambil bersungut-sungut, berbantah-bantahan dan tidak mengucap syukur. Dengan demikian pekerjaan menjadi terasa sangat berat dan membosankan. Belajar menikmati sebuah pekerjaan sebagai sesuatu yang menyenangkan, akan mempermudah kita melakukannya dan yang paling penting kita tidak akan berdosa kepada Tuhan karena keluhan-keluhan dan perbantahan yang keluar dari mulut kita. Jika kita adalah seorang karyawan, suami, istri atau anak yang harus mengerjakan berbagai pekerjaan yang menjadi tanggung jawab kita, kerjakanlah dengan sukacita dan tanpa sungut-sungut. Ingat, sikap mental kita terhadap suatu pekerjaan akan menentukan apakah kita akan mendapatkan kepuasan dan menikmati pekerjaan itu atau tidak. Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk bersyukur dan menyenangi pekerjaan yang Kau berikan padaku. Jangan biarkan sungut-sungut dan keluh kesahku menghalangi sukacita dan berkat-Mu masuk dalam hidupku. Amin. (Dod).
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalah MENDOAKAN ORANGTUA Mari kita membaca Firman Tuhan dariYESAYA 54: 13Semua anakmu akan menjadi murid TUHAN, dan besarlahkesejahteraan mereka; Wonder Kids, tahukah kamu? Tuhan itu penuh kasih dan setia — bukan hanya kepada anak-anak, tapi juga kepada orangtua kalian. Orang tua yang percaya kepada Tuhan tentu sering berdoa bagi anak-anak mereka. Mereka meminta Tuhan menuntun, menjaga, dan menguatkan kamu. Tapi tahukah kamu? Kamu juga bisa mendoakan orang tuamu!Orang tua juga manusia yang terbatas. Mereka bisa lelah, bingung, bahkan sedih. Mereka juga anak-anak Allah, dan Tuhan senang ketika kita mendoakan mereka dengan kasih.Doa bukanlah alat untuk memaksa Tuhan melakukan kehendak kita, tapi sebagai cara kita menyerahkan diri dan orang lain ke dalam rencana-Nya yang baik dan sempurna. MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHAN Wonder Kids, coba tanyakan ke orang tuamu malam ini: "Bolehkah kita berdoa bersama?" Dengarkan ketika mereka berdoa untukmu, dan setelah itu doakan mereka juga.Misalnya:"Tuhan, tolong papa dan mama agar kuat dan bijaksana. Terima kasih Engkau memakai mereka untuk mengasihiku." Mari kita berdoaBapa,terima kasih karena Engkau mengasihiku dan mengajarkanku dengan cara-Mu. Aku bersyukur karena Engkau selalu bersamaku di setiap langkah hidupku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, mari terus belajar dari Firman Tuhan, dan jadilah berkat bagi orang tua dan semua orang. Tuhan Yesus memberkati!
Renungan SeRoJa, 10 Agustus 2025
Hi Adik-adik, selamat merenungkan Firman Tuhan ya! Doa kami, Adik-adik semakin dekat dengan Yesus, Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Tetap terus terhubung dengan Tuhan Yesus ya melalui doa dan saat teduh setiap hari, seperti carang yang melekat pada Sang Pokok.Renungan Audio ini dibuat untuk anak-anak layan GKI Kebayoran Baru. Pada edisi Agustus 2025, renungan masih didasari oleh Saat Teduh Anak Raja (STAR) terbitan Binawarga.............................................................Edisi 9 AGUSTUS 2025Pembaca Renungan : Jelita RumondangMusik : Andreas TakdareProduksi : Tim Shema - Podcast Anak GKIKBPenanggung jawab : Komisi Anak GKI Kebayoran Baru
Pembawa Renungan : RD. Willem Pau Semarang Mat. 17:14-20
Latest News SBS Audio Program Bahasa Indonesia for Friday 8 August 2025 - Berita Terkini SBS Audio Program Bahasa Indonesia untuk Jumat 8 Agustus 2025
Siaran Lengkap SBS Audio Progam Bahasa indonesia - Jumat 8 Agustus 2025
Weekly News Wrap SBS Audio Program Bahasa Indonesia Friday 8 August 2025 - Rangkuman Berita Mingguan SBS Audio Program Bahasa Indonesia Jumat 8 Agustus 2025
Perbedaan antara Dakwah Salafiyyah dan Harakiyyah adalah tabligh akbar yang disampaikan oleh Syaikh Dr. Ali Abu Haniyyah Hafidzahullah pada Kamis, 13 Shafar 1447 H / 7 Agustus 2025 M. Tabligh Akbar Tentang Perbedaan antara Dakwah Salafiyyah dan Harakiyyah Pada kajian ini dibahas tema Perbedaan antara Dakwah Salafiyyah dan Dakwah Harakiyyah, yang termasuk dalam bab mengetahui […] Tulisan Perbedaan antara Dakwah Salafiyyah dan Harakiyyah ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 9 Agustus 2025Bacaan: "Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan, Lalu ia berdoa pula dan langit menurunkan hujan dan bumipun mengeluarkan buahnya." (Yakobus 5:16-18)Renungan: Suatu malam seorang hamba Tuhan bersama keluarganya harus tidur di dalam kemah di sebuah bukit. Karena mereka membawa uang dan barang-barang berharga lainnya dalam jumlah yang cukup banyak, maka mereka mulai merasa takut dan tidak tenang. Akhirnya mereka tertidur setelah berdoa menyerahkan kekhawatiran mereka pada Tuhan. Beberapa bulan setelah itu, ada seorang laki-laki dalam keadaan terluka parah dibawa ke rumah sakit misi di daerah itu. Setelah melihat hamba Tuhan itu, laki-laki yang terluka itu berkata, "Beberapa bulan yang lalu, ketika bapak sekeluarga tidur di kemah sebuah bukit, kami bermaksud merampok bapak, tetapi kami melihat ada 26 orang prajurit berjaga-jaga di sekeliling kemah tersebut sehingga kamipun tidak berani mendekat." Kisah laki-laki yang terluka tersebut terus menjadi pertanyaan di benak sang hamba Tuhan, sampai pada suatu hari ketika ia kembali ke tempat asalnya dan berkhotbah di gereja asalnya ia menceritakan kisah tersebut di depan jemaat. Lalu pemimpin jemaat gereja tersebut menanggapi dengan berkata, "Di malam kejadian itu, saya digerakkan oleh suara hatiku untuk berdoa bagi bapak dan keluarga, maka saya kumpulkan jemaat yang bersedia di dalam gereja ini dan kami berdoa untuk keselamatan bapak sekeluarga. Saat itu jumlah kami yang hadir di tempat ini untuk mendoakan bapak sekeluarga ada 26 orang." Kini mengertilah sang hamba Tuhan itu bahwa Tuhan sendiri yang mengutus 26 malaikat untuk menjaganya setelah 26 jemaatnya berdoa khusus untuknya. Kuasa doa tidak pernah dibatasi oleh jarak dan tempat. Di manapun kita berada dan bagaimanapun keadaannya, doa akan membawa dampak bagi orang yang kita doakan. Kita tak akan pernah tahu bagaimana cara Tuhan bekerja menjawab doa-doa kita, tetapi yang jelas sesuatu pasti terjadi. Doa membuat kita terheran-heran bahwa ternyata Tuhan dapat melakukan apa yang kita harapkan. Tidak ada alasan untuk tidak berdoa, karena perubahan pasti terjadi dan tanganTuhan bekerja ketika kita berdoa dengan kesungguhan hati. Jangan pernah meremehkan kuasa doa, karena doa akan membawa kita melihat serta mengalami mujizat demi mujizat. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau memberi kami kuasa untuk berdoa. Melalui kuasa doa itu, Engkau senantiasa campur tangan dalam setiap pergumulan dan permasalahan hidupku. Amin. (Dod).
Haduh mobil boleh keren, tapi masa sih gaikut ke event @veilcrew jadi kurang gaul dong
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalah IA MENYELAMATKAN KITA Mari kita membaca Firman Tuhan dari MATIUS 8: 25-26Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: "Tuhan, tolonglah, kita binasa." Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?" Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali. Wonder Kids, tahukah kamu apa yang terjadi setelah TuhanYesus menenangkan badai? Firman Tuhan di dalam Matius 14: 33 berkata bahwa setelah Tuhan Yesus menengangkan badai - orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya: "Sesungguhnya Engkau Anak Allah." Biasanya, murid-murid Tuhan Yesus tidak berkumpul untukmenyembah-Nya. Bahkan saat Tuhan Yesus menyembuhkan orang sakit atau berkhotbah, mereka belum melakukannya. Tapi kali ini berbeda, karena mereka tahu bahwa mereka sendiri telah diselamatkan! MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHAN Kasih Allah itu sangat istimewa, diberikan secara pribadiuntuk kamu. Tahu nggak? Yesaya 43:1 berkata bahwa Tuhan telah memanggil kita dengan nama kita karena kita milik-Nya. Allah memanggil namamu, jadi jangan tunggu lagi, jawablah panggilan-Nya. Mari kita berdoaTuhan Yesus, terima kasih karena Engkau selalu ada di bersamaku, bahkan saat aku merasa takut. Ketika badai kehidupan datang, tolong aku untukselalu percaya kepada-Mu seperti murid-murid-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, KETIKA KAMU MERASA TAKUT, INGATLAH BERDOA KEPADA TUHAN. Tuhan Yesus memberkati
Renungan SeRoJa, 09 Agustus 2025
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Hendrik Monteiro dan Meri Kaona dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Ulangan 6: 4-13; Mazmur tg 18: 2-3a.3bc-4.47.51ab; Matius 17: 14-20.IMAN SEBESAR BIJI SESAWI Renungan kita pada hari ini bertema: Iman Sebesar BijiSesawi. Ada kenyataan bahwa setelah sekian waktu mengikuti Sang Guru, YesusKristus, terbukti para rasul tidak dapat menyelesaikan suatu masalah yangmereka hadapi. Orang sakit dan kerasukan roh jahat tidak dapat mereka sembuhkandan bebaskan dari roh jahat. Mereka jelas menyadari ada yang tidak beres denganiman mereka, namun mereka tidak tahu persis apa sebenarnya yang tidak beresitu. Yesus Kristus menemukan bahwa yang kurang pada merekaialah kekuatan, kualitas dan inti iman itu meski mereka tiap saat hidupbersama-Nya. Iman diumpamakan sebesar biji sesawi, yaitu meski kecil tetapiberisi, berkualitas, berkekuatan dan penuh dengan kuasa Tuhan. Potensi yangsedemikian besar itu akan mampu melakukan apa yang tidak mungkin. Ia dapatmemerintahkan gunung untuk pindah tempatnya. Konkretnya, iman sebesar biji sesawi itu seperti apa?Aspek paling inti ialah di dalam diri seorang beriman, Tuhan adalah penentu danpenggeraknya. Ini mengikuti apa yang dikatakan oleh Santo Paulus, bahwahidupnya adalah bukan dirinya sendiri, tetapi Yesus Kristus yang hidup di dalamdirinya. Misalnya Anda diminta oleh teman untuk membantu meringankan sakittertentu, Anda berkeyakinan bahwa Tuhan yang akan berbuat semuanya. Doa, iman,tenaga, pikiran, inisiatif, pekerjaan, materi yang mungkin dipakai untukmembantu, tapi Tuhan tetap nomor satu yang diberikan ruang dan kesempatankepada-Nya untuk berbuat atas orang sakit itu. Sering terjadi, kemampuan kita manusia saja yangdiandalkan sehingga cepat juga terlihat akibatnya yaitu seperti kita capai,bosan, marah dan menyerah. Ini sangat mungkin Tuhan tidak diberikan ruang dankesempatan untuk berbuat. Akhirnya kita akan mengeluh seperti para rasul, yaitumengapa kita tidak bisa menyembuhkan atau menyelesaikan persoalan sendiri? Daritempat-Nya yang tersembunyi, Tuhan mungkin berbisik: imanmu tidak kuat. Kamutidak melibatkan Aku. Aspek berikutnya yang menandakan iman sebesar biji sesawiialah kesadaran dan kecintaan untuk mempertahankan iman yang sudah tumbuh didalam diri kita. Meski kecilnya seperti biji sesawi, godaan untuk meremehkan,melupakan dan lalai merawatnya harus sekuat mungkin dikalahkan. Dari jauh-jauhwaktu sebelumnya Musa sudah ingatkan akan sebuah kesetiaan, ketaatan danketahanan untuk mempertahankan iman ini. Jangan pernah dilupakan dan dibuanggara-gara ada sesuatu baru yang datang ke permukaan hidup ini. Kita mempunyaiajaran dasar, kitab suci, tradisi suci, spiritualitas yang semua ini wajibdirawat, dipertahankan dan dihidupi selalu. Hanya dengan itu iman kita dapatbertahan sampai akhir. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, Bunda-Mu dan juga Bunda kami, Santa Perawan Maria menjadi contoh bagikami dalam beriman secara mantap, bagai biji sesawi yang sangat berguna.Tuntunlah kami untuk selalu meneladani iman Bunda Maria. Salam Maria penuhrahmat ... Dalam nama Bapa ...
Khutbah Jum'atMasjid As-sofia, Kota Bogor Tanggal 08 Agustus 2025 / 13 Safar 1147H Khotib: KH. Bubung BurhanuddinTema: KIAT MELAWAN HAWA NAFSUImam: Ust. Ahmad Fathoni, SE. ME.Muadzin: Ust. Ginanjar Natasasmita, ST.LIVE Streaming :-- Youtube LIVE Event https://youtube.com/live/_TMhteYFONo?feature=share-- Youtube: https://youtube.com/@DiMediaTV -- Instagram: @DiMediaTV LIVE Delay : -- Instagram @MasjidAsSofia-- Podcast: Spotify, Apple Podcats: "Dimedia Radio" Masjid As-Sofia, Jl. RE. Martadinata 46-48, Kel. Ciwaringin, Kota Bogor, Phone: 0811 1226 242, IG @MasjidAsSofia Rekening Donasi:BSI 7158 607 195 a.n. Masjid As Sofia (Infaq Kajian & Majelis Ilmu)BSI 7265 516 078 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) BRI 0387-01-111222-30-1 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) Mari beramal jariyah bagi tersebarnya ilmu, dakwah & perjuangan dijalan Allah melalui donasi biaya operasional dan wakaf peralatan LIVE Streaming, via QRIS atau transfer ke Rekening BSI 7149 665 026 an. DiMediaTV. "Di era informasi sekarang ini penting memanfaatkan media untuk dakwah dan menghadapi opini negatif. Kita manfaatkan semua sarana dan prasana untuk menyiarkan Islam dengan baik, dan lakukan klarifikasi atau membantah jika ada fitnah terhadap Islam." (KH Didin Hafidhuddin).#dimediatv #MasjidAssofia #dimedia #dimediaradio #masjidassofiabogor #khutbahjumat #khotbahjumat #khotbahjummuah #khutbah #kajianbogor #infokajianbogor #infokajian #live #livestream #livestreaming #nasehat #nasehatislami #nasehatulama #obs #obsstudio #obsstudiolive #obslivestream #BubungBurhanuddinJadikan Dakwah Sebagai Poros dari Aktifitas kita sehari-hari sebagaimana Rasulallah SAW, oleh sebab itu jadikan video ini sebagai amal jariyah dakwah Anda juga dengan cara "Like, Comment, Save, Subscribe & Share"
Pembawa Renungan : RP. Antonius Rajabana, OMI Jakarta Mat. 16:24-28
Latest News SBS Audio Program Bahasa Indonesia for Thursday 7 August 2025 - Berita Terkini SBS Audio Program Bahasa Indonesia untuk Kamis 7 Agustus 2025
Hati yang Hidup atau Pendengaran yang Hadir adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Kitab Al-Fawaid. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abdullah Taslim, M.A. pada Kamis, 13 Shafar 1447 H / 7 Agustus 2025 M. Kajian Islam Tentang Hati yang Hidup atau Pendengaran yang Hadir Pada kajian sebelumnya telah dibahas tafsir dari firman Allah Subhanahu wa Ta’ala […] Tulisan Hati yang Hidup atau Pendengaran yang Hadir ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 8 Agustus 2025Bacaan: "Hanya pada Allah saja kiranya aku tenang, sebab daripadaNyalah harapanku." (Mazmur 62:6)Renungan: Banyak orang yang mau membayar mahal untuk mendapatkan ketenangan. Mereka meneguk minuman keras, merokok, pergi ke night club, mengkonsumsi narkoba atau obat-obat penenang. Tetapi sesaat setelah semuanya habis, kegelisahan kembali menyelimuti mereka. Sesungguhnya tidak ada ketenangan yang melebihi ketenangan seorang yang memercayakan hidupnya ke dalam tangan Tuhan. Seseorang berkata mengenai ketenangan yang kita peroleh karena percaya kepada Tuhan, "Iman yang kecil akan membawa jiwamu ke surga, iman yang besar membawa surga masuk ke dalam jiwamu." Apakah saat ini kita sedang membutuhkan ketenangan seperti ketenangan di surga? Datanglah kepada Tuhan Yesus, tambatkan iman kita di hati Yesus, maka iman itu akan memberi mujizat berupa ketenangan yang sangat kita dambakan. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur bahwa di tengah pergumulan hidup yang menggelisahkan hatiku, aku tetap dapat memperoleh ketenangan ketika aku masuk dalam hadirat-Mu. Tambahkan imanku pada-Mu dan ajarilah aku untuk senantiasa percaya bahwa bersama dengan-Mu, semua akan baik-baik saja. Amin. (Dod).
Pembawa Renungan : Linda Wahjudi Denpasar Bali Mat. 16:13-23.
Ketika Anak Lebih Senang Menyendiri merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam pembahasan Ada Apa dengan Remaja. Kajian ini disampaikan pada Selasa, 11 Shafar 1447 H / 5 Agustus 2025 M. Kajian Tentang Ketika Anak Lebih Senang Menyendiri Remaja membutuhkan bantuan pada kondisi-kondisi tertentu yang sering kali tidak mereka ungkapkan secara […] Tulisan Ketika Anak Lebih Senang Menyendiri ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 7 Agustus 2025Bacaan: "Tuhan Allah telah membuka telingaku, dan aku tidak memberontak, tidak berpaling ke belakang." (Yesaya 50:5)Renungan: Suatu ketika, di sebuah negara kecil diadakan perlombaan ski antar-negara. Seluruh pemain ski profesional dari seluruh penjuru dunia datang ke tempat tersebut. Dari sekian ratus bahkan ribu peserta yang bermain akan dipilih satu pemenang yg akan mendapatkan medali emas. Pertandinganpun berlangsung dan selesai, panitia sudah menentukan satu orang sebagai pemenangnya yaitu seorang pria buta.Mengapa dia bisa menang? Ya, dia memiliki pelatih yang menyorakinya saat bertanding. Ketika pelatihnya berteriak ke kanan, ia pergi ke kanan. Ketika pelatihnya berteriak ke kiri, ia pergi ke kiri. Namun satu hal yang ia percaya bahwa pelatihnya akan membawa ia ke garis finish. Sosok pemain tersebut bagaikan sosok kita, dan sosok pelatih ialah Sang Juruselamat. Saat kita mengkuti arahan dari Sang Juruselamat percayalah dengan kekurangan kita sekalipun tidak ada yang mustahil bagi-Nya. Apakah saat ini hati kita tidak lagi merasa damai? Ataukah kita merasa bahwa hidup kita hampa sekalipun kita diberkati dengan berkat jasmani yang berlimpah. Satu hal yang kita perlukan saat ini adalah, mendengar sapaan Yesus. Bagaimana kita bisa melakukannya? Luangkan waktu kita untuk bersaat teduh dan membaca firman-Nya. Firman Tuhan akan menuntun kita kembali untuk mendapatkan jalan Tuhan yang sesungguhnya dan mengembalikan damai sejahtera kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur karena Engkau menjadi pelatih utama dalam perjalanan hidupku, sehingga aku boleh bertahan dan tetap kuat untuk mencapai garis finish kehidupanku. Beri aku kekuatan dan kemampuan untuk mendengar suara sapaan-Mu, sehingga di saat-saat perjalanan hidupku mengalami hambatan, aku bisa mendengar suara-Mu untuk kembali pada jalan-Mu. Amin. (Dod)
Podcast Semen Padang Journal merupakan sajian informasi berita terkini dari perusahaan kebanggaan Sumatera Barat, PT Semen Padang. Tidak hanya itu, ada juga tips dan info produk yang bermanfaat dalam berkegiatan sehari-hari
Pembawa Renungan : RP. John Laba, SDB Tangerang Luk. 9:28b-36.
Kembali kepada Allah dengan Bertaubat adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Al-Bayan Min Qashashil Qur’an. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin, 10 Shafar 1447 H / 4 Agustus 2025 M. Kajian sebelumnya: Adil dalam Pemberian dan Warisan Kajian Tentang Kembali kepada Allah dengan Bertaubat Pada kesempatan yang mulia […] Tulisan Kembali kepada Allah dengan Bertaubat ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 6 Agustus 2025Bacaan: "Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk." (Markus 16:15)Renungan: Ada seorang gadis kecil berdiri di belakang kumpulan orang banyak, sementara ayahnya sedang bersaksi tentang perbuatan Tuhan di dalam hidupnya. Pria itu bercerita bahwa Tuhan telah menarik dan menyelamatkannya dari gaya hidup seorang pemabuk. Belum selesai ia bersaksi, satu dari sekian banyak orang yang sedang mendengar kesaksian itu menyela dan berkata, "Pak, kenapa anda tidak duduk diam saja? Anda hanyalah pemabuk yang sedang bermimpi" Si gadis kecil mendekati pemuda tersebut dan berkata, "Tuan, yang anda teriaki itu adalah ayah saya. Anda mengatakan ayah saya seorang pemabuk? Ayah saya dulu memang seorang pemabuk dan hampir setiap malam memukuli ibu. Ketika dipukul, ibu hanya bisa menangis sepanjang malam. Tuan, kami juga tidak memiliki pakaian yang bagus untuk dipakai karena ayah membelanjakan semua uangnya untuk membeli minuman keras. Dulu, saya tidak memiliki sepatu untuk dipakai ke sekolah, tapi sekarang lihatlah sepatu dan baju ini Ayah membelinya untuk saya karena sekarang ia memiliki pekerjaan yang baik dan tidak pernah mabuk lagi. Apakah anda melihat wanita yang sedang tersenyum di sana? Itu adalah ibu saya. Dia tidak menangis lagi sepanjang malam, bahkan sekarang dia bernyanyi sepanjang hari," kata gadis itu dengan bangga. "Tuan tahu siapa yang melakukan semua perubahan besar itu? Yesus yang telah mengubah ayah! Dia juga telah mengubah suasana rumah kami menjadi indah. Jadi Tuan, jika ayah saya sedang bermimpi, tolong jangan bangunkan dia!" lanjut gadis kecil itu dengan penuh percaya diri. Dibutuhkan waktu dan perubahan sikap yang nyata saat seseorang sudah menerima kasih Kristus agar dia mampu bersaksi tentang semua yang diterimanya dari Kristus. Sehingga melalui hidupnya dapat dibuktikan bahwa Kristus benar hidup di dalam dia dan dia di dalam Kristus. Paulus sendiri mengalaminya. Cukup lama para rasul baru bisa menerima dan mengakui perubahan Paulus yang dulunya pembunuh pengikut Kristus, namun kini menjadi pengajar jalan Kristus. Tapi ketika Paulus terus memberitakan Kristus dengan mengisahkan perjumpaannya yang spektakuler di jalan menuju Damsyik, banyak orang menjadi percaya dan memberi diri dibaptis. Apakah ada perubahan dalam diri kita saat kita mengenal Yesus Kristus? Kalau ada, bersaksilah tentang kasih-Nya yang besar itu. Ketika kita bersaksi, Roh Kudus akan bekerja di hati orang yang rindu untuk diubahkan, sehingga setelah kita, akan bertambah satu orang lagi menjadi murid Kristus. Tuhan memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena ketika aku mengenal Engkau secara pribadi ada sesuatu yang diubahkan dalam hidupku. Urapi mulutku agar aku mampu bersaksi tentang kasih-Mu, dan lepaskan lidah yang kelu dalam mulutku, agar kesaksianku dapat memberkati banyak orang. Amin. (Dod).
Pembawa Renungan : Johan Ng Denpasar - Bali Mat. 14:22-36
Bab Zakat Harta merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Mukhtashar Shahih Muslim yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Ahad, 9 Shafar 1447 H / 3 Agustus 2025 M. Kajian Hadits Tentang Bab Zakat Harta Termasuk zakat harta adalah zakat pada barang, hasil tanaman/perkebunan, demikian pula binatang ternak. Dari […] Tulisan Bab Zakat Harta ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Menghindarkan Anak dari Penyimpangan Orientasi Seksual ini merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Fiqih Pendidikan Anak yang disampaikan oleh Ustadz Abdullah Zaen, M.A. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Senin, 10 Shafar 1447 H / 4 Agustus 2025 M. Kajian Tentang Menghindarkan Anak dari Penyimpangan Orientasi Seksual Kajian kali ini membahas tema fikih pendidikan anak serial […] Tulisan Menghindarkan Anak dari Penyimpangan Orientasi Seksual ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 5 Agustus 2025Bacaan: "Karena Tuhan memberi ajaran kepada yang dikasihi Nya, seperti ayah kepada anak yang disayangi." (Amsal 3:12)Renungan: Orang tua di dunia ini tidak satupun yang menginginkan anak-anaknya menjadi orang yang gagal atau menderita di kemudian hari. Semuanya berharap anak-anaknya menjadi orang yang berhasil dalam studi, karir dan juga rumah tangga. Itulah sebabnya orang tua selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya, bahkan mereka pun rela mengorbankan apa saja demi anak. Kasih, perhatian, perlindungan dan terkadang juga teguran diberikan orang tua kepada anak. Dalam kehidupan rohani, Tuhan pun bertindak demikian. Di satu sisi Tuhan senantiasa melimpahkan kasih, kemurahan, pemeliharaan, penyertaan dan pertolongan kepada kita; di sisi lain Dia juga akan memberikan teguran atau hajaran kepada kita bila kita melakukan pelanggaran atau dosa di hadapan-Nya. Tujuan teguran itu adalah agar kita menjadi jera dan tidak lagi mengulangi kesalahan sehingga kita dapat bertumbuh ke arah yang benar sesuai dengan kehendak-Nya. Teguran Tuhan kepada kita terkadang dapat berupa masalah atau persoalan: sakit penyakit, krisis keuangan, masalah keluarga dan sebagainya. Tuhan mengizinkan hal itu terjadi agar kita segera menyadari kesalahan dan berbalik ke jalan-Nya yang benar. Oleh karena itu, "...janganlah engkau menolak didikan Tuhan dan janganlah engkau bosan akan peringatanNya." (Amsal 3:11). Daud pernah melakukan pelanggaran besar di hadapan Tuhan. Ia berzinah dengan Batsyeba. Kemudian Tuhan memakai Natan untuk menegur Daud. Akhirnya Daud pun menyesal dan bertobat. Natanpun berkata kepada Daud: "Tuhan telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati. Walaupun demikian, karena engkau dengan perbuatan ini telah sangat menistai Tuhan, pastilah anak yang lahir bagimu itu akan mati." (2 Samuel 12:13-14). Kunci utama ketika kita menerima teguran dari Tuhan adalah bertobat. Pengakuan diri bahwa kita telah melakukan dosa di hadapan Tuhan itu sangat penting, dan itu adalah kunci untuk mengalami pemulihan dan berkat dari Tuhan. Jadi bila kita mendapat teguran dari Tuhan, jangan menjadi kecewa atau marah. Ini artinya Tuhan sangat mengasihi kita, "Jika kamu harus menanggung ganjaran: Allah memperlakukan kamu sebagai anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya?" (Ibrani 12:7). Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih atas peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam hidupku, baik yang menyenangkan maupun yang menyedihkan. Aku bersyukur karena Engkau mengangkat aku sebagai anak-Mu. Kini aku menyadari bahwa sebagai seorang anak, aku harus senantiasa taat dan setia pada-Mu. Engkau tidak menghendaki aku jauh dan lari dari jalan-Mu. Maka terkadang ada hal-hal yang mungkin tidak kusukai terjadi dalam hidupku, yang kupercaya itu adalah teguran-Mu untukku agar aku tidak salah dalam melangkah. Amin. (Dod).
Pembawa Renungan : RD. Revi Tanod Manado Mat. 14:13-21
Menafsirkan Al-Qur’an dengan Bahasa Arab adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Muqaddimah Tafsir. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Dr. Emha Hasan Nasrullah, M.A. pada Sabtu, 8 Shafar 1447 H / 2 Agustus 2025 M. Kajian Islam Tentang Menafsirkan Al-Qur’an dengan Bahasa Arab Pada kajian ini, terdapat tiga poin utama yang dibahas. Pertama, mengapa kita kembali kepada bahasa Arab atau […] Tulisan Menafsirkan Al-Qur’an dengan Bahasa Arab ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Pdt. Wigand Sugandi
Pembawa Renungan : RP. Agustinus Hutrin, SVD Surabaya Luk. 12:13-21.
Khutbah Jumat: Tiga Perkara Yang Membinasakan ini merupakan rekaman khutbah Jum’at yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor, pada Jum’at, 7 Shafar 1447 H / 1 Agustus 2025 M . Khutbah Jumat Pertama: Tiga Perkara Yang Membinasakan Ada tiga perkara yang membinasakan. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi […] Tulisan Khutbah Jumat: Tiga Perkara Yang Membinasakan ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Pembawa Renungan : RP. Rudi Rahkito Jati, OMI Dangkan Silat – Kalimantan Barat Mat. 14:1-12
Pembawa Renungan : RD. Alip Suwito Magelang Mat. 13:54-58