POPULARITY
MetroTV, Kasus dugaan tindak pidana pencucian uang yang menjerat mantan Jampidsus FA menuai sorotan. Kuasa hukum mempertanyakan kejelasan asal usul emas 74 kilogram dan uang tunai yang menjadi barang bukti, termasuk dugaan belum jelasnya tindak pidana asal dalam perkara TPPU. Sejumlah pakar hukum menilai kasus ini menjadi ujian bagi Kejaksaan Agung untuk menjaga transparansi dan kepercayaan publik.
MetroTV, Bersiaplah untuk penyelidikan mendalam yang akan mengupas tuntas salah satu skandal keuangan terbesar saat ini dalam edisi terbaru program 'Kontroversi' di Metro TV, di mana fokus pembicaraan akan tertuju pada 'Jejak Cuci Uang Febrie' yang melibatkan tumpukan uang tunai rupiah dan emas batangan. Acara ini menjanjikan analisis tajam dan diskusi tanpa tedeng aling-aling mengenai bagaimana dugaan kekayaan tersebut dapat diperoleh secara ilegal. Host Zilvia Iskandar akan memandu percakapan dengan panel pakar elit: Rita Serena Kolibonso (Komisioner Komisi Kejaksaan RI), Yenti Garnasih (Pakar Tindak Pidana Pencucian Uang), Susno Duadji (Mantan Kabareskrim dan Mantan Wakil Ketua PPATK), serta Abdul Fickar Hadjar (Pakar Hukum Pidana), yang masing-masing akan memberikan wawasan mendalam dari perspektif keahlian mereka.
Kasus dugaan korupsi yang menyeret Febrie Adriansyah memasuki babak baru. Setelah penyidikan bergulir dan berkas perkara dilimpahkan ke Kejaksaan, perhatian publik kini tertuju pada bagaimana proses hukum akan berjalan hingga pembuktian di pengadilan. Di tengah perkembangan tersebut, penyitaan sejumlah barang bukti serta munculnya wacana pembentukan Panitia Kerja (Panja) Komisi III DPR RI menambah dinamika dalam penanganan perkara yang menjadi sorotan nasional ini.Sejauh mana sinergi antara penyidik Polri dan Jaksa Penuntut Umum menjadi kunci dalam menghadirkan proses hukum yang profesional, akuntabel, dan berkeadilan?
MetroTV, Di tengah suasana berkabung atas wafatnya Ali Khamenei, Amerika Serikat kembali melancarkan serangan ke sejumlah target militer Iran. Teheran menegaskan tidak akan tunduk pada ancaman. Sementara itu, Washington terus meningkatkan tekanan militer dan diplomatik.Akankah Timur Tengah memasuki era baru yang lebih stabil, atau justru kembali menuju konfrontasi terbuka?
MetroTV, Pemerintah melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) demi efisiensi anggaran. Mulai dari pemotongan insentif dapur, mencoret siswa SMA dari daftar penerima, hingga memanfaatkan aset motor listrik bermasalah bernilai triliunan rupiah warisan kepemimpinan sebelumnya. Badan Gizi Nasional (BGN) kini mengalihkan fokus dari kuantitas menuju kualitas dengan memprioritaskan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar, serta membuka peluang pendanaan dari luar APBN. Di tengah berbagai pembenahan internal dan dugaan pengadaan barang yang bermasalah, bagaimana nasib dan arah baru program ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan secara merata oleh generasi masa depan Indonesia?
Penculikan ratusan relawan kemanusiaan Global Sumud Flotilla menyisakan banyak cerita. Perjalanan untuk mengantarkan bantuan kepada saudara-saudara di Gaza, Palestina, harus terhenti di tengah jalan karena dihadang zionis Israel. Dalam podcast Si Paling Kontroversi, Herman Budianto, salah satu anggota Global Sumud Flotilla, menceritakan bagaimana tentara-tentara Israel dengan bengis memperlakukan para relawan. Dalam episode kali ini, ada juga Faisal Assegaf, jurnalis yang sudah malang melintang di Timur Tengah. Faisal menjelaskan kenapa ia berpendapat bahwa kemerdekaan Palestina sangat sulit untuk dicapai. Bagaimana cerita lengkapnya? Saksikan Si Paling Kontroversi
Pesta Babi — sebuah film dokumenter tentang Proyek Strategis Nasional yang dilakukan pemerintah di berbagai daerah di Papua, khususnya di bagian selatan — menjadi sorotan di Papua, skala nasional, dan juga di dunia internasional. - Pesta Babi — sebuah film dokumenter tentang Proyek Strategis Nasional yang dilakukan pemerintah di berbagai daerah di Papua, khususnya di bagian selatan — menjadi sorotan di Papua, skala nasional, dan juga di dunia internasional.Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.
Kunjungan bilateral Donald Trump ke Beijing pada Mei 2026 ini bukan sekadar pertemuan diplomatik biasa, melainkan sebuah misi transaksional demi ambisi elektoral di Amerika Serikat. Meski Trump melontarkan puja-puji kepada Xi Jinping sebagai pemimpin hebat, realitanya AS berada dalam posisi yang lebih membutuhkan dukungan Tiongkok untuk meredam tensi global akibat konflik dengan Iran. Dalam podcast "Si Paling Kontroversi" bersama narasumber: Fauzia Cempaka Timur (Peneliti Senior Indo-Pacific Strategic Intelligence) dan Imron Cotan (Mantan Duta Besar RI untuk Tiongkok) akan mengulas diplomasi antara AS dan Tiongkok serta dampaknya terhadap geopolitik global khususnya konflik AS-Iran yang belum mereda.Akankah misi Trump menjadikan Beijing sebagai pelicin jalan untuk "menjinakkan" Iran demi poin politiknya dapat terealisasi?
Eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran berada pada fase kritis. Ketegangan kembali meningkat akibat provokasi baru dan kebuntuan diplomasi di wilayah selat. Manuver dua negara besar, Tiongkok dan Rusia, turut mengubah peta kekuatan. Ditambah lagi, penahanan armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang semakin mempertajam polarisasi antara kubu Amerika dan Iran.Lalu, apakah manuver Tiongkok dan Rusia mampu membawa Iran dan Amerika Serikat mencapai kata sepakat? Ataukah justru akan memicu provokasi yang berimbas pada terjadinya eskalasi baru?
Perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat terasa semakin jauh untuk diraih. Tarik-menarik isi kesepakatan membuat Iran dan Amerika kembali berada dalam situasi panas. Empat belas poin proposal yang diajukan Iran ditolak mentah-mentah oleh Presiden Trump. Sementara di sisi lain, Iran menganggap tuntutan Amerika tidak masuk akal dan sepihak.Lalu, apakah kesepakatan antara Iran dan AS masih mungkin terjadi? Atau, apakah eskalasi akan semakin meningkat?
Tragedi kecelakaan kereta api di Bekasi Timur kembali membuka luka lama dalam sistem transportasi Indonesia. Insiden yang melibatkan rangkaian KRL dan Argo Bromo Anggrek itu menewaskan 16 orang, sekaligus memunculkan pertanyaan besar tentang keselamatan perlintasan sebidang yang hingga kini masih menjadi titik paling rawan di jalur perkeretaapian nasional.
Bagaimana meredam kontroversi yang muncul usai viralnya video Lomba Cerdas Cermat MPR RI?TALK: Mantan Direktur Pengkajian Materi Pembinaan Ideologi Pancasila, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Aris Heru Utomo&- Wakil Ketua Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR RI, Rambe Kamarul Zaman24:00 :: Sosiolog universitas Katolik Soegijapranata, Hermawan Pancasiwi
Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk memperpanjang masa gencatan senjata hingga waktu yang belum ditentukan setelah Iran menolak hadir dalam negosiasi damai jilid 2. Keputusan ini diambil setelah Amerika Serikat terlibat dalam serangan militer terhadap Iran yang menguras hampir 45% dari persediaan senjata AS dalam dua bulan terakhir.
Di ambang berakhirnya masa gencatan senjata, dunia kini menyaksikan kebuntuan diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran. Harapan untuk solusi damai melalui negosiasi kian meredup, berganti dengan keputusan sepihak Amerika Serikat untuk melancarkan blokade ekonomi di jalur vital Selat Hormuz. Hal ini memicu ketegangan baru dan membuka risiko eskalasi konflik yang lebih luas, termasuk dinamika dengan Israel.Negosiasi kedua direncanakan akan segera digelar. Namun, di tengah situasi yang kian panas, banyak pihak pesimis pertemuan lanjutan ini akan menghasilkan terobosan berarti.Melalui perspektif Ridlwan Habib, Executive Coordinator Indonesia Intelligence Institute, kita akan membaca arah terbaru konflik Amerika Serikat–Israel–Iran. Apakah diplomasi masih punya ruang atau dunia sedang bergerak menuju krisis yang lebih besar?
Gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang dijadwalkan berakhir pada Rabu, 22 April, justru membuka babak baru ketegangan yang lebih kompleks. Alih-alih menjadi jalan menuju deeskalasi, momentum ini memperlihatkan kebuntuan serius dalam upaya diplomasi kedua negara.Di satu sisi, Iran menunjukkan sikap enggan untuk melanjutkan perundingan lanjutan, terutama terkait pembatasan aktivitas nuklir yang mereka anggap bukan berada dalam otoritas Amerika Serikat. Sikap ini menegaskan posisi Teheran yang kian tegas dalam menjaga kedaulatan strategisnya.Di sisi lain, Presiden Donald Trump meningkatkan tekanan dengan ultimatum yang keras: Iran harus menyepakati perundingan sebelum tenggat waktu berakhir. Jika tidak, Amerika Serikat mengancam akan melanjutkan blokade Selat Hormuz—jalur vital energi dunia—serta membuka kemungkinan aksi militer lanjutan, termasuk serangan udara.Situasi ini menempatkan kawasan Timur Tengah di ambang eskalasi baru dengan dampak global yang signifikan. Apakah dunia sedang menuju konflik terbuka, atau masih ada ruang bagi diplomasi untuk menyelamatkan keadaan?
Kaip vertinti tarybinius rašytojus, kurių kūryba užaugino ištisas kartas? Ar vienodai smerkiame tuos, kurie kolaboravo su sovietais, ir tuos, kurie talkino naciams? Kaip vertinti buvusius komunistus, vėliau tapusius nepriklausomos Lietuvos kūrėjais? Šiuos klausimus savo knygoje „Atminties karai“ kelia mokytojas, istorikas Algis Bitautas.
Dinamika politik domestik AS turut memanas dengan kencangnya wacana impeachment terhadap presiden Donald Trump. Lalu apakah tekanan ini bisa mengubah arah kebijakan AS terhadap Iran?
Setelah lebih dari sebulan ketegangan memuncak, Amerika Serikat dan Iran akhirnya menyepakati gencatan senjata sementara selama dua minggu. Sebuah jeda yang disambut dunia, namun menyisakan banyak tanda tanya: apakah ini awal perdamaian, atau hanya strategi menyusun kekuatan baru? Di tengah tekanan geopolitik dan kepentingan global, keputusan ini bisa menjadi titik balik atau justru babak baru konflik.
Fandi baru bekerja 3 hari di kapal asing sebelum ditangkap dalam kasus narkotika internasional. Ia disebut tidak mengetahui isi kardus yang dibawa. Apakah adil hukuman mati dijatuhkan kepada awak kapal dengan peran terkecil?
Kuliah Bahrul Mazi Jilid 2 yang berlangsung di Masjid Padang Temusu, Sungai Petani, Kedah pada 26 Jun 2012.~ Nabi mengerjakan haji bermula 8hb Zulhijjah~ Saidina Uthman Bin Affan buat satu perkara yang berbeza dari perbuatan Nabi~ Sahabat Nabi cukup prihatin tentang ibadah~ Sahabat saling lengkap melengkapi~ Berlapang dada dan tak cepat menghukum salah~ Tidak ada seorang pun yang tahu semua benda~ Sepanjang zaman akan berlaku fitnah memfitnah~ Satu-satu khalifah yang memerintah paling lama~ Perang yang berlaku ketika Madinah dilanda inflasi~ Pemerintah bakar Quran dan mengamalkan nepotisme~ Buat benda betul, tapi dipolitikan~ Benda yang akan menjadi modal politik~ Bagaimana fitnah boleh merosakan seorang yang berhati mulia~ Kisah sahabat bernama Saad Bin Abi Waqqas yang difitnah~ Sahabat yang dijamin syurga, dituduh solat tidak betul~ Tujuan Nabi panjangkan solat rakaat pertama dan kedua-- BAHRUL MAZI JILID 2 MUKA SURAT 140 --~ Bab apa yang dikatakan selepas takbiratul ihram~ Bacaan taawuz jangan ditinggalkan dalam solat~ Pelbagai bacaan iftitah yang kurang popular~ Rajin-rajinkan diri untuk bangun tahajjud sepanjang syaaban dan ramadan~ Ada barakah dalam sahur di bulan Ramadan~ Doa iftitah yang mahsyur dan paling disukai oleh Imam As-syafie~ Apa hukum bacaan doa iftitah?~ Apa hukum terlupa baca iftitah?~ Hukum bacaan taawuz sebelum baca ayat Quran~ Tajuk kontroversi -- meninggalkan bacaan Bismillah secara nyaring~ Kebenciaan kepada wahabi yang bersangatan~ Khilaf besar antara mazhab~ Ustaz-ustaz yang sengaja mengapi-apikan isu kecil~ Jangan kalut nak menyalahkan orang~ Masalah bacaan Yassin di malam Jumaat~ Cari jalan macam mana nak jadi kawan~ Belum ada negeri yang boleh dijadikan contoh pentadbiran secara Quran~ Ibadah tidak boleh ada unsur tokok tambah~ Sahabat yang menikah dengan dua anak Nabi~ Cara sahabat-sahabat baca Al-fatihah dalam solat~ Hobi suka bergaduh~ Masalah salah konsep sujud ketika bacaan ayat Sajdah~ Masalah terlupa baca bismillah dalam bacaan Alfatihah~ Bacaan bagi elok kalau nak jadi imam
Ketegangan di Timur Tengah menempatkan Selat Hormuz sebagai simpul krusial energi global. Gangguan di kawasan ini tentu akan langsung memicu lonjakan harga minyak dan ketidakpastian pasar global, karena pasokan dari negara-negara Teluk sangat bergantung pada stabilitas jalur tersebut.Merespons tekanan tersebut, pemerintah mulai menyiapkan langkah mitigasi, mulai dari pengalihan impor minyak ke negara lain hingga strategi efisiensi domestik. Salah satunya dengan penerapan work from home (WFH) guna menekan konsumsi BBM dan mobilitas harian.Lalu apa dampak nyata bagi ketahanan energi global jika krisis di selat hormuz tidak juga usai?Mandatory credit: IRGC, White House & Viory
Serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran semakin memanas. Di podcast ini, kita bakal membahas bersama mantan Duta Besar Indonesia untuk Iran, Dian Wirengjurit, untuk melihat lebih dalam bagaimana konflik ini bisa berkembang dan apa dampaknya bagi kawasan maupun dunia.Sebelum membahas konflik lebih jauh, penting juga melihat Iran sebagai sebuah negara dengan sejarah dan peradaban panjang. Dulu dikenal sebagai Persia, wilayah ini sudah menjadi pusat peradaban sejak ribuan tahun lalu dan pernah melahirkan kerajaan besar di dunia kuno.Ekonomi yang banyak bertumpu pada sektor energi, dengan cadangan minyak dan gas yang sangat besar, menjadikannya salah satu kekuatan energi global.Namun, di tengah identitas sejarah dan kekuatan sumber daya itu, konflik geopolitik kembali menempatkan Iran di pusat perhatian dunia. Bagaimana perang ini bisa terjadi? Seperti apa kekuatan militer Iran sesungguhnya?Saksikan podcast Si Paling Kontroversi, Senin, 9 Maret 2026, pukul 20.00 WIB hanya di YouTube Metro TV.
Elon Musk adalah sosok yang dibentuk oleh perpaduan antara trauma masa kecil di Afrika Selatan dan kegelisahan intelektual yang tak terpuaskan. Walter Isaacson menyoroti bagaimana hubungan toksik dengan ayahnya dan perundungan brutal di sekolah menanamkan mekanisme pertahanan psikologis yang membuatnya melihat konflik sebagai kondisi normal. Alih-alih hancur oleh beban emosional tersebut, Musk menggunakan luka masa lalunya sebagai bahan bakar untuk mengejar visi-visi besar yang melampaui batas planet Bumi, didorong oleh cara berpikir "prinsip pertama" yang membongkar setiap masalah hingga ke akar fisika dasarnya demi menciptakan solusi radikal. Perjalanan kariernya ditandai dengan keberanian mengambil risiko ekstrem yang hampir membawa seluruh kekayaannya ke ambang kehancuran total pada krisis tahun 2008. Melalui SpaceX dan Tesla, Musk membuktikan bahwa industri yang kaku seperti antariksa dan otomotif dapat didisrupsi melalui inovasi yang menantang kemapanan, seperti teknologi roket yang dapat digunakan kembali dan mobil listrik berperforma tinggi. Gaya kepemimpinan "hardcore"-nya, yang sering kali menuntut dedikasi total tanpa kompromi di atas kenyamanan pribadi, menjadi mesin penggerak utama di balik berbagai keberhasilan teknis yang sebelumnya dianggap mustahil oleh para ahli konvensional di industri tersebut. Di luar pencapaian teknisnya, Musk tetap menjadi figur yang kompleks dan kontroversial karena ambisinya untuk menyelamatkan peradaban manusia melalui kolonisasi Mars dan pengembangan kecerdasan buatan yang aman. Langkah-langkahnya yang provokatif, termasuk akuisisi platform X, mencerminkan keyakinannya pada kekacauan sebagai metode untuk memicu inovasi cepat, meskipun hal itu sering kali mengasingkan banyak pihak. Pada akhirnya, Musk adalah arsitek masa depan yang didorong oleh ketakutan akan kepunahan manusia, meninggalkan warisan yang memadukan kecemerlangan rekayasa dengan karakter personal yang sulit diprediksi, yang secara permanen telah mengubah arah sejarah peradaban modern.
Fandi Ramadhan, ABK Kapal Sea Dragon, baru tiga hari bekerja sebelum akhirnya ditangkap karena tempatnya mencari nafkah kedapatan membawa 2 ton sabu. Fandi bersama lima orang lainnya dituntut hukuman mati dalam persidangan. Fandi disebut terlibat dalam jaringan narkotika internasional.Dalam podcast Si Paling Kontroversi, Nirwana, sang ibunda, menceritakan bagaimana Fandi sejak awal sudah curiga dengan muatan dan kegiatan di atas kapal. Sang ibu mengatakan dirinya tidak terima dengan tuntutan mati dari jaksa.Sementara itu, Bakhtiar Batubara selaku kuasa hukum mengungkapkan bahwa keterangan saksi yang meringankan dalam persidangan tidak kunjung membuat tuntutan kepada Fandi turun dari hukuman mati.Kegiatan apa yang terjadi di dalam kapal hingga membuat Fandi curiga? Benarkah Fandi tidak bersekongkol dalam kelompok pengedar narkotika tersebut?
Kalimat viral “cukup saya WNI, anak jangan” memicu polemik besar.Bukan hanya soal kewarganegaraan, tapi etika, nasionalisme, dan tanggung jawab penerima beasiswa negara.Episode ini membahas apakah skema Lembaga Pengelola Dana Pendidikan perlu penguatan komitmen kebangsaan, serta pelajaran penting bagi pemerintah dan calon awardee.Diskusi bersama Billy Mambrasar.
Episod 189 Keluar Sekejap membincangkan kontroversi terbaharu melibatkan Ketua Pesuruhjaya SPRM, Tan Sri Azam Baki, susulan dakwaan pegangan saham bernilai besar dalam beberapa syarikat tersenarai serta tuduhan kewujudan ‘Corporate Mafia' dalam landskap korporat negara.Episod ini turut menyentuh ketegangan yang semakin terbuka dan memucak antara Perdana Menteri, Dato' Seri Anwar Ibrahim dan Rafizi Ramli.Dalam masa yang sama, keputusan Bersatu memecat Timbalan Presidennya merangkap Ketua Pembangkang, Dato' Seri Hamzah Zainudin, dianalisis dari sudut perebutan kuasa dan kesannya terhadap landskap politik menjelang PRU16.Keluar Sekejap juga membahaskan tindakan PETRONAS memfailkan rujukan ke Mahkamah Persekutuan bagi mendapatkan kepastian perundangan berhubung pertindihan bidang kuasa.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar?Taja episod Keluar Sekejap 2026!Hubungi +6011-1919 1783 atau emel commercial@ksmedia.my
Peristiwa pilu seorang anak di Ngada, Nusa Tenggara Timur, menjadi sorotan dan pengingat tentang dampak kemiskinan yang masih dihadapi sebagian masyarakat. Keterbatasan ekonomi bukan hanya menekan kehidupan, tetapi juga mempengaruhi kondisi psikologis keluarga yang hidup dalam beban berkepanjangan. Kejadian ini kembali membuka mata bahwa persoalan kemiskinan adalah isu kemanusiaan yang memerlukan perhatian serius, sudahkah kita cukup peka dengan lingkungan di sekitar? Kepedulian sosial yang tumbuh dari lingkungan terdekat dapat menjadi pelindung bagi mereka yang rentan. Ketika satu nyawa menjadi pengingat seluruh bangsa. Kini, langkah nyata apa yang bisa kita lakukan agar peristiwa serupa tak kembali terulang?
Polemik ijazah Joko Widodo berlarut-larut. Pernyataan UGM mengenai keaslian ijazah presiden ketujuh itu, tak sanggup meredam rentetan tuduhan bahwa ijazah Jokowi palsu. Jokowi menduga, ada agenda besar politik, lewat tuduhan itu.Di tengah bergulirnya sidang gugatan terkait keabsahan ijazah Jokowi, polisi menetapkan 8 tersangka, termasuk mantan Menpora Roy Suryo, dengan sangkaan di antaranya, pencemaran nama baik. Akankah keaslian ijazah Jokowi terbukti di pengadilan?
Presiden Prabowo Subianto menggelar diskusi strategis di Istana bersama mantan Menlu, Wamenlu, dan pengamat kebijakan luar negeri. Salah satu isu utama yang dibahas adalah wacana keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace, inisiatif global yang digagas Presiden AS Donald Trump dan menuai kontroversi.Di tengah dinamika geopolitik dunia, langkah Prabowo menghimpun berbagai masukan dinilai penting untuk menjaga arah politik luar negeri Indonesia. Namun, sejauh mana keputusan ini sejalan dengan prinsip bebas aktif?
Prabowo mengumpulkan para mantan menteri luar negeri dan wakil menteri luar negeri di Istana Kepresidenan.Pertemuan ini untuk berdiskusi mengenai arah kebijakan diplomasi dan posisi strategis Indonesia di kancah internasional termasuk keterlibatan Indonesia dalam Dewan Perdamaian buatan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pertemuan ini dianggap menjadi langkah krusial dalam menyinergikan pengalaman para tokoh diplomasi senior guna memperkuat kepentingan nasional di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.Usai panggil ormas islam, mantan menlu dan wamenlu dipanggil ke istana, mampukah redam kontroversi keanggotaan indonesia di dewan perdamaian bentukan trump? Pengamat timur tengah, Dosen Hub Internasional Univ Binus - Tia Mariatul Khibtiah Pengamat Timur Tengah, pendiri situs albalad.co Faisal Asegaf
Kontroversi pernyataan Purbaya soal rupiah bukan sekadar ucap koboy. Ia hadir di tengah kelelahan publik, stagnasi moneter BI, dan agenda pergantian gubernur. Munculnya Thomas Djiwandono membuka dugaan desain koordinasi baru fiskal–moneter yang bisa mengakhiri era kehati-hatian berlebih di balik transisi kepemimpinan Bank Indonesia ke depan.
Apa solusi yang paling tepat untuk mengatasi masalah banjir di jakarta? Bagaimana ancaman Jakarta tenggelam yang kian nyata?
Pasal KUHP yang baru telah berlaku 2 Januari 2026 dan ternyata menimbulkan sejumlah kontroversi.
Pemberlakuan KUHP dan KUHAP Baru sejak 2 Januari 2026 masih menuai kontroversi. Kedua beleid itu dinilai mengekang kebebasan berpendapat dan berekspresi. Bahkan Permohonan Uji Materi terhadap pasal-pasal kontroversial sudah mengantre di Mahkamah Konstitusi.Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas menyatakan Kitab Undang-undang yang disusun 63 tahun ini merupakan hasil pembahasan mendalam. Namun Menkum mengakui adanya potensi penyalahgunaan. Untuk itu, pengawasan publik diperlukan.
Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru resmi diberlakukan mulai awal 2026. Pemerintah menilai aturan ini sebagai tonggak berakhirnya hukum pidana kolonial dan awal penegakan hukum nasional yang lebih modern, berkeadilan, serta berlandaskan nilai Pancasila dan budaya bangsa. Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menyebut KUHP baru sebagai langkah penting reformasi hukum pidana Indonesia.Namun di sisi lain, sejumlah kalangan, termasuk akademisi dan pegiat HAM, menyoroti sejumlah pasal yang dinilai kontroversial, seperti pasal perzinahan, ketentuan pidana mati, hingga pasal penghinaan terhadap lembaga pemerintah. Apakah KUHP baru benar-benar menjawab kebutuhan keadilan masyarakat, atau justru berpotensi membatasi ruang kebebasan sipil?Diskusi ini akan mengulas pro dan kontra pemberlakuan KUHP baru bersama Mantan Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari, membedah implikasi hukum, politik, dan demokrasi ke depan. Dengarkan analisis lengkapnya hanya di podcast ini.
Gelar “Gus” kian diperebutkan dan dipertontonkan, bergeser dari warisan pesantren menjadi modal simbolik yang dikomodifikasi. Kontroversi oknum memicu sentimen terhadap NU, sementara perebutan status, ekonomi, dan politik mengancam makna autentiknya di tengah arus digital dan pasar spiritual modern.
Duka bencana Sumatra yang menimpa Sumatra di penghujung tahun tentu tak lantas menjadikan Indonesia terpuruk. Wakil presiden RI ke-10 dan ke 12, Jusuf Kalla, yang kini menjabat sebagi Ketua Umum Palang Merah Indonesia menceritakan kembali bagaimana kita bisa melewati bencana tsunami di Aceh dan yakin bahwa kita akan kembali bisa melewati bencana kali ini.Keyakinan ini pun senada dengan Yenny Wahid, pendiri Wahid Foundations. Lalu bagaimana agar bangsa Indonesia bisa sekali lagi melewati cobaan bencana dengan baik?#JusufKalla #YennyWahid #KONTROVERSI #PalangMerahIndonesia #BencanaSumatra #IndonesiaBersatu #TsunamiAceh #SolidaritasIndonesia #KitaBisa #BencanaIndonesia
Menghadirkan Menteri Sosial untuk menjawab semua kontroversi.
Tiga minggu telah berlalu sejak bencana menghantam berbagai wilayah di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Namun di banyak titik, pertolongan masih butuh percepatan. Proses pencarian korban, distribusi bantuan, perbaikan infrastruktur, dan permasalahan lainnya menjadi tugas pemerintah yang panjang dan berat.Di saat yang sama, Indonesia belum sepenuhnya bebas dari ancaman bencana. BMKG telah mengeluarkan peringatan untuk peningkatan risiko bencana lanjutan di berbagai wilayah. Pertanyaannya, sejauh mana negara siap menghadapi eskalasi cuaca ke depan? Apa langkah konkret yang bisa dan harus dilakukan seluruh lapisan agar pemulihan Sumatra bisa lebih cepat, tepat, dan menjadi prioritas nyata?
Bencana melanda Sumatra di penghujung tahun ini. Sebuah tragedi yang tidak hanya meruntuhkan bangunan, tetapi juga menyingkap rapuhnya perlindungan yang seharusnya menjaga mereka. Harapan berubah menjadi kehilangan, bantuan yang dijanjikan terasa semakin jauh, dan pertanyaan “mengapa ini terjadi” terus menggantung tanpa jawaban yang pasti.Kini, saatnya melihat lebih dalam. Cerita warga yang terlewat, sistem yang goyah ketika diuji, serta upaya penyelamatan yang berjalan terlambat bagi terlalu banyak orang. Di balik setiap genangan yang belum surut, tersimpan kenyataan bahwa apa yang dilakukan sejauh ini belum cukup cepat, belum cukup kuat.
Banjir bandang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan korban ribuan jiwa. Dalam episode ini, kita kupas tuntas penyebab sebenarnya—bukan hanya cuaca ekstrem, tetapi deforestasi masif di hulu. Dengarkan bagaimana pemerintah menangani, kontroversi yang muncul, dan solusi yang direkomendasikan ahli untuk mencegah pengulangan tragedi ini.
MetroTV, Publik kini menyorot berbagai persoalan yang terjadi dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis atau MBG. Kasus keracunan di berbagai daerah, dugaan kandungan minyak babi pada food tray, hingga tudingan dapur fiktif MBG. Tata kelola yang buruk disebut sebagai biang kerok dari persoalan tersebut.Lalu apa saja yang perlu dibenahi dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis? Dan apa langkah konkrit pemerintah untuk membenahi program MBG?
Muhyidin atau Hamzah? | Prof UIAM Dr Solehah kontroversi | Blood Brothers | Predator Badland
Polemik ijazah Joko Widodo berlarut-larut. Pernyataan UGM mengenai keaslian ijazah presiden ketujuh itu, tak sanggup meredam rentetan tuduhan bahwa ijazah Jokowi palsu. Jokowi menduga, ada agenda besar politik, lewat tuduhan itu.Di tengah bergulirnya sidang gugatan terkait keabsahan ijazah Jokowi, polisi menetapkan 8 tersangka, termasuk mantan Menpora Roy Suryo, dengan sangkaan di antaranya, pencemaran nama baik. Akankah keaslian ijazah Jokowi terbukti di pengadilan?Dan sanggupkah proses hukum membuktikan agenda besar politik di balik tuduhan ijazah palsu Jokowi? Mau dibawa ke mana ijazah Jokowi?
Episod 7 KenaSoal menampilkan Shahril Hamdan diganding bersama YB Amira Aisya, Pemangku Presiden MUDA dan Adun Puteri Wangsa dalam membincangkan cabaran politik semasa dari kepimpinan wanita hingga masa depan parti MUDA. Perbincangan menyentuh peranan wanita dalam politik, hala tuju dan potensi MUDA sebagai third force, serta keperluan strategi dan kekuatan organisasi untuk kekal relevan.Perbincangan turut menyentuh laporan MalaysiaKini mengenai dakwaan 263 akaun “cybertrooper” pro-kerajaan, kontroversi hidangan arak dalam majlis anjuran MOTAC, gaji wakil rakyat yang dikatakan tidak mencukupi, pelaksanaan subsidi RON95, serta misi kemanusiaan GSF ke Gaza.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar?Taja episod Keluar Sekejap 2025!Hubungi +6011-1919 1783 atau emel commercial@ksmedia.my
Audio Siar Keluar Sekejap Episod 170 bersama tetamu khas Ts Syed Saggaf Syed Ahmad, Presiden Malaysian Oil, Gas & Energy Services Council (MOGSC) membincangkan dengan terperinci mengenai peranan sektor O&G terhadap hasil negara, langkah right-sizing Petronas, ekosistem vendor OGSE, serta cabaran transisi tenaga bersih di bawah NETR dan teknologi baharu seperti CCUS menuju sasaran 2050.Episod ini turut membincangkan isu Projek Pembangunan Kampung Sungai Baru yang mencetuskan polemik pampasan, hak pemilik tanah, dan kuasa kerajaan dalam dasar urbanisasi.Di peringkat antarabangsa, episod ini mengulas signifikan China Victory Day Parade ke-80 sebagai simbol kebangkitan kuasa besar, ketegangan di Asia Barat termasuk serangan Israel ke atas Qatar, serta krisis politik di Nepal yang menguji ketahanan demokrasi negara tersebut.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar?Taja episod Keluar Sekejap 2025!Hubungi +6011-1919 1783 atau emel commercial@ksmedia.my
Audio Siar Keluar Sekejap Episod 166 dibuka dengan promosi Ombak Festival 2025 di Desaru Coast pada 12–14 September. KJ dan Shahril bersama tetamu Karina Ridzuan (CEO Interim DRH) membincangkan pelancongan berasaskan pengalaman, potensi Desaru sebagai destinasi serantau, barisan artis antarabangsa dan ASEAN, aktiviti keluarga, tawaran gastronomi, serta usaha memastikan manfaat ekonomi turut dinikmati komuniti setempat.Segmen antarabangsa mengulas perkembangan di Gaza susulan pengumuman Perancis, UK dan Kanada untuk mengiktiraf Palestin. KS membincangkan perubahan pendirian blok Barat akibat tekanan awam dan liputan krisis kemanusiaan, namun mempersoalkan sama ada langkah ini mampu mengubah pendirian Israel. Analisis turut menyentuh risiko Israel mempercepat pengusiran rakyat Palestin dan kepentingan memanfaatkan momentum sokongan global.Segmen ekonomi memberi tumpuan kepada rundingan tarif Malaysia–AS di era Trump, termasuk penurunan tarif daripada 25% ke 19%, pembelian tambahan pesawat Boeing oleh Malaysia Aviation Group, komitmen besar Petronas membeli LNG dari AS, pelaburan RM70 bilion di AS, serta risiko tarif 100% terhadap semikonduktor. Episod ini menilai sama ada konsesi yang diberi setimpal dengan manfaat diterima dan potensi kesan terhadap eksport negara. Episod ditutup dengan perbincangan kontroversi Rakan KKM bersama Azrul Mohd Khalib, Ketua Pegawai Eksekutif Galen Centre for Health and Social Policy. Skim ini membolehkan pesakit membayar untuk mempercepat prosedur elektif di hospital awam, namun dikritik kerana berpotensi mewujudkan sistem dua lapis, menambah beban petugas, dan menjejaskan prinsip kesaksamaan kesihatan awam.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar?Taja episod Keluar Sekejap 2025!Hubungi +6011-1919 1783 atau emel ke commercial@ksmedia.my.
VOA This Morning Podcast - Voice of America | Bahasa Indonesia
Gedung Putih klarifikasi, Presiden AS Donald Trump tidak berkomitmen gunakan pasukan AS untuk bangun kembali Gaza dan relokasi warga Palestina bersifat sementara. Sementara itu, sejumlah pengamat menilai upaya DPR perluas kewenangan dalam mengevaluasi pejabat negara dapat merusak sistem bernegara.
VOA This Morning Podcast - Voice of America | Bahasa Indonesia
Saat sebagian besar dunia merangkul energi terbarukan, Presiden AS Donald Trump lewat arahannya menghentikan peralihan ke energi bersih dan meningkatkan produksi minyak. Sementara di Indonesia, rencana pemberian konsesi tambang pada perguruan tinggi memicu kontroversi.