POPULARITY
Banjir rob kembali melanda wilayah pesisir Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, setelah tanggul sepanjang sekitar 110 meter dilaporkan jebol.Akibat kejadian tersebut, air laut masuk dan merendam permukiman warga serta lahan tambak, menyebabkan kondisi semakin parah dari hari ke hari.Meski pemerintah telah menyiapkan posko pengungsian, sebagian besar warga memilih tetap bertahan di rumah masing-masing karena alasan tertentu, termasuk menjaga harta benda dan aktivitas sehari-hari.Situasi ini masih terus dipantau, sementara upaya penanganan darurat terus dilakukan untuk mengurangi dampak banjir rob yang meluas.
Polda Metro Jaya mengamankan 69 orang terkait kericuhan yang terjadi saat proses eksekusi aset negara di kawasan eks Hotel Sultan Jakarta. Polisi menegaskan puluhan orang yang diamankan bukan merupakan karyawan hotel melainkan massa yang diduga dimobilisasi untuk menghalangi jalannya eksekusi.
Ustadz Abdullah Zaen M.A - Live Bertakwa Di Segala Situasi - Ustadz Abdullah Zaen, Lc., Ma
Antrean panjang dilaporkan terjadi di Bandara Ben Gurion, Tel Aviv, Israel, setelah sejumlah maskapai membatalkan penerbangan di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran. Situasi ini memicu kepanikan di kalangan penumpang serta mengganggu aktivitas penerbangan internasional.
Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Garda Revolusi Iran meluncurkan rudal balistik dan drone ke arah Kuwait dan Bahrain. Serangan tersebut disebut menargetkan fasilitas yang terkait dengan kehadiran militer Amerika Serikat di kawasan. Sebagai respons, militer AS melakukan pencegatan dan melancarkan serangan terhadap sejumlah fasilitas radar serta pengawasan pantai di Iran. Situasi ini memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan.
Iran secara tegas membantah laporan yang menyebut adanya transfer uranium dalam program nuklirnya. Pemerintah Iran menyebut informasi tersebut tidak akurat dan merupakan bagian dari spekulasi yang berkembang di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.Di sisi lain, isu nuklir tetap menjadi agenda utama dalam perundingan antara Amerika Serikat dan Iran. Kedua pihak masih berupaya mencari titik temu terkait pengawasan program nuklir dan stabilitas kawasan Timur Tengah.Situasi ini menambah dinamika baru dalam hubungan AS–Iran yang kembali menghangat dalam beberapa waktu terakhir.
JAKARTA — Ketua Umum Persatuan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI) yang juga Dewan Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), Mansuetus Darto, mengkritik rencana pemerintah memperketat tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA), khususnya sektor sawit. Ia menilai kebijakan tersebut berpotensi memicu ketidakpastian pasar, mengganggu rantai usaha sawit nasional, hingga menekan ekonomi masyarakat di daerah.Dalam wawancara di program Elshinta News and Talk, Kamis (21/5/2026), Darto mengatakan pemerintah terlalu fokus menghitung potensi tambahan penerimaan negara dari pencegahan praktik under invoicing dan transfer pricing, namun belum serius menghitung dampak ekonomi di tingkat akar rumput.“Pertanyaan baliknya adalah apakah pemerintah sudah menghitung dampak ekonomi di akar rumput? Karena ketika kita bicara sawit, ini bukan hanya soal ekspor dan devisa, tetapi menyangkut ekosistem ekonomi jutaan orang,” kata Darto.Menurutnya, industri sawit Indonesia berbeda dengan Malaysia yang kerap dijadikan pembanding pemerintah. Ia menilai struktur industri sawit Indonesia jauh lebih kompleks karena melibatkan petani plasma, petani mandiri, buruh sawit, hingga pelaku usaha kecil di daerah.“Di Indonesia ini sawit sudah menjadi ekosistem ekonomi sejak era transmigrasi tahun 1970-an. Ada sekitar 17 juta orang yang hidup dari sektor ini, mulai dari buruh sawit, petani plasma, sampai petani mandiri,” ujarnya.Darto mengungkapkan kekhawatiran bahwa rencana sentralisasi tata kelola ekspor justru telah memicu ketidakpastian di pasar. Ia menyebut harga tandan buah segar (TBS) sawit di tingkat petani mulai turun sejak wacana kebijakan tersebut disampaikan pemerintah.“Hari ini harga TBS sudah turun sekitar Rp200 per kilogram. Bahkan harga CPO yang sebelumnya sekitar Rp15.800 per kilogram turun Rp800 setelah pengumuman Presiden. Ini dampak dari ketidakpastian pasar,” katanya.Menurut Darto, pelaku usaha kini mulai berhati-hati dalam membeli pasokan sawit dari pihak ketiga karena khawatir terhadap mekanisme baru ekspor yang belum jelas. Situasi itu dikhawatirkan akan memukul pabrik sawit skala kecil yang selama ini menjadi penampung hasil petani mandiri.Ia menjelaskan, jika perusahaan besar hanya menyerap pasokan dari kebun milik sendiri, maka pabrik-pabrik kecil akan kehilangan pasar. Dampaknya, petani kesulitan menjual hasil panen dan ekonomi daerah ikut terpukul.“Kalau serapan pasar berhenti, tanki penyimpanan penuh, pabrik berhenti produksi, akhirnya petani tidak bisa menjual TBS. Ini yang harus dipikirkan pemerintah karena risikonya sangat besar terhadap ekonomi pedesaan,” tegasnya.Darto juga mempertanyakan dasar perhitungan pemerintah terkait potensi kebocoran negara akibat praktik manipulasi ekspor sawit yang disebut mencapai miliaran dolar AS setiap tahun.“Pemerintah boleh menghitung keuntungan negara, tetapi angka kerugian akibat transfer pricing dan under invoicing itu juga harus dibuka metodologinya. Tidak semua pelaku usaha melakukan praktik seperti itu dan tidak bisa digeneralisasi,” ujarnya.Selain itu, ia menilai pemerintah belum melibatkan para pemangku kepentingan sawit secara memadai sebelum menggulirkan kebijakan tersebut.“Sampai sekarang belum ada diskusi serius dengan pelaku sawit dan para pemangku kepentingan. Padahal dampaknya akan sangat besar terhadap sektor sawit nasional,” kata Darto.
Perang antar suku kembali terjadi di wilayah Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, yang melibatkan Suku Pirime (Lanny) dan Suku Kurima (Woma). Bentrokan yang menggunakan senjata tajam dan panah tersebut menewaskan sedikitnya 13 orang dan memicu peningkatan pengamanan di lokasi kejadian oleh aparat TNI.Situasi pasca bentrokan masih dalam penjagaan ketat untuk mencegah potensi konflik susulan. Penanganan di lapangan terus dilakukan melalui pendekatan keamanan dan komunikasi dengan tokoh masyarakat setempat.Dalam pembahasan ini, kami berbincang dengan Dandim 1702/Jayawijaya, Letkol Inf Ilham Datu Ramang, untuk mengetahui perkembangan situasi terkini, langkah pengamanan, serta upaya meredam konflik agar tidak kembali meluas di wilayah tersebut.
Laporan menyebut adanya pergerakan militer asing yang terdeteksi memasuki wilayah gurun Irak, dengan jarak sekitar 250 km dari Baghdad. Situasi ini masih dalam pemantauan pihak berwenang di tengah meningkatnya ketegangan keamanan regional.
Kasus kekerasan dan kejahatan seksual di lingkungan pendidikan kembali memantik perhatian publik. Ironisnya, ruang yang seharusnya menjadi tempat aman untuk belajar dan tumbuh justru berubah menjadi lokasi terjadinya pelecehan hingga kekerasan seksual, baik di sekolah, kampus, hingga lembaga pendidikan berbasis asrama. Korban bukan hanya mengalami trauma fisik dan psikis, tetapi juga kerap menghadapi tekanan sosial, intimidasi, bahkan kesulitan mendapatkan keadilan.Situasi ini memunculkan pertanyaan besar: mengapa kasus serupa terus berulang? Apakah sistem pengawasan di lingkungan pendidikan masih lemah? Bagaimana peran sekolah, kampus, keluarga, dan pemerintah dalam mencegah serta menangani kasus kejahatan seksual? Dan sejauh mana regulasi serta mekanisme perlindungan terhadap korban sudah berjalan efektif?Dalam podcast kali ini, kami membahas darurat kejahatan seksual di lingkungan pendidikan dan berbagai langkah yang perlu dibenahi, mulai dari pendidikan seksual yang tepat, penguatan sistem pelaporan, perlindungan korban, hingga penegakan hukum yang tegas agar lingkungan pendidikan benar-benar menjadi ruang aman bagi semua.TALK :: Anggota Komisi X DPR RI, Furtasan Ali Yusuf & Sosiolog Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang, Hermawan Pancasiwi
Polemik mencuat setelah Badan Komunikasi Pemerintah RI disebut menggandeng forum “homeless media” melalui Indonesia New Media Forum (INMF). Sejumlah media dan kreator konten yang tercantum sebagai mitra strategis mengaku tidak pernah terlibat. Situasi ini memunculkan pertanyaan tentang transparansi, legitimasi forum, hingga potensi intervensi pemerintah terhadap media. Bagaimana melihat fenomena ini dari sudut kebebasan pers dan etika komunikasi pemerintah? Simak pembahasannya bersama Sekjen Aliansi Jurnalis Independen, Bayu Wardhana.
Sejumlah wilayah di Jakarta dilaporkan masih terendam banjir pasca hujan lebat yang mengguyur sejak Senin malam, yang mengakibatkan gangguan signifikan pada arus lalu lintas pagi ini. Salah satu titik terdalam terpantau berada di kawasan Puri Kembangan, Jakarta Barat, di mana genangan air masih menghambat pergerakan kendaraan bermotor. Laporan langsung dari lokasi menunjukkan bahwa mobilitas warga terhambat akibat volume air yang cukup tinggi di badan jalan utama. Pihak berwenang bersama kepolisian setempat terus berupaya mengatur arus lalu lintas guna mengurai kepadatan yang terjadi, sementara masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan di titik-titik rawan banjir lainnya.
Sejumlah wilayah di Jakarta dilaporkan masih terendam banjir pasca hujan lebat yang mengguyur sejak Senin malam, yang mengakibatkan gangguan signifikan pada arus lalu lintas pagi ini. Salah satu titik terdalam terpantau berada di kawasan Puri Kembangan, Jakarta Barat, di mana genangan air masih menghambat pergerakan kendaraan bermotor. Laporan langsung dari lokasi menunjukkan bahwa mobilitas warga terhambat akibat volume air yang cukup tinggi di badan jalan utama. Pihak berwenang bersama kepolisian setempat terus berupaya mengatur arus lalu lintas guna mengurai kepadatan yang terjadi, sementara masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan di titik-titik rawan banjir lainnya.
Cuaca Kota Madinah Arab Saudi mulai beranjak panas. Situasi ini menuntut penyesuaian strategi ibadah, khususnya bagi jamaah prioritas. Kepala Daerah Kerja Madinah, Kholilur Rohman, menginstruksikan pengawasan ketat terhadap Mardijono Kartosentono, seorang jamaah haji yang berusia 103 tahun, asal embarkasi Yogyakarta kloter 9 yang telah tiba Minggu 3 Mei 2026 sore.Kholilur Rohman juga meminta petugas haji menjaga kesehatan Mardijono dan berharap ibadah hajinya berjalan sempurna. Memang cuaca di Madinah berancak panas. Tolong kalau seandainya tidak memungkinkan, jangan dipaksakan.
Di tengah kekhawatiran akan potensi gelombang pemutusan hubungan kerja, Ketua DPR Puan Maharani meminta Satuan Tugas PHK yang dibentuk pemerintah bergerak cepat dan antisipatif untuk melindungi para pekerja. Situasi ini sekaligus menempatkan pembahasan RUU Ketenagakerjaan menjadi krusial, dengan Komisi IX DPR menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pembahasan secara optimal, termasuk mengkaji setiap klausul dan pasal secara mendalam. Lalu sejauh mana kesiapan pemerintah dan DPR dalam merespons ancaman PHK serta memastikan regulasi yang berpihak pada pekerja dan dunia usaha? kami akan telah bersama Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani
Pelayanan tidak selalu menyenangkan. Setiap orang yang pernah menerjunkan diri ke dalam pelayanan dengan mudah dapat mengamininya. Ada kritikan dan fitnahan. Ada pula kegagalan dan kekecewaan. Tidak jarang bahkan ada penolakan dan pertentangan.Situasi yang sama juga dialami oleh Paulus pada saat dia menulis surat 2 Korintus. Sebagian jemaat tergiur dengan para rasul palsu (11:13) yang berusaha memikat hati jemaat demi mendapatkan keuntungan tertentu (2:17). Mereka juga membanding-bandingkan Paulus dengan para penyesat itu (12:11). Ditambah dengan kondisi pelayanan Paulus yang penuh dengan penderitaan, kelemahan dan penolakan (4:7-10), Paulus terlihat “kalah” dibandingkan para rasul palsu itu.Secara khusus, apa yang terjadi pada pelayanan Paulus sekilas tidak selaras dengan konsep pelayanan yang dia sudah terangkan di pasal 2-3. Bukankah Allah selalu membawa dia pada jalan kemenangan (2:14)? Bukankah pelayanannya di dalam Roh lebih hebat daripada pelayanan Musa (3:6-13)? Bukankah Roh memberikan kemerdekaan (3:17-18)? Lalu mengapa Paulus masih menghadapi penolakan?Situasi seperti ini memang tidak mudah bagi seorang pelayan Tuhan. Banyak orang mungkin berpikiran negatif terhadap dia. Penolakan dianggap kegagalan; kegagalan dianggap sebagai petunjuk ke arah ketidakberesan pelayan. Menghadapi situasi seperti ini, seorang pelayan Tuhan tidak jarang menjadi lemah.
Menghadapi situasi turbulensi dan ketidakpastian dalam sektor kehutanan memerlukan kombinasi antara kecepatan bertindak dan ketajaman analisis data. Melalui metode OODA Loop, para pengambil kebijakan dapat terus memantau dinamika lapangan, seperti lonjakan titik api kebakaran hutan secara real-time, untuk mengambil keputusan pemadaman yang cepat dan tepat sasaran. Sementara itu, ketidakpastian masa depan, seperti fluktuasi nilai ekonomi karbon, dimitigasi dengan Scenario Planning yang memungkinkan organisasi membangun kesiapsiagaan terhadap berbagai kemungkinan kondisi, sehingga langkah strategis yang diambil tetap tangguh meskipun situasi eksternal berubah secara mendadak. Situasi kebaruan (novelty) yang muncul dari inovasi teknologi maupun target kebijakan baru, seperti FOLU Net Sink 2030, menuntut pendekatan eksperimental yang terukur melalui metode Probe-Sense-Respond. Dengan metode ini, organisasi dapat melakukan uji coba skala kecil (seperti penanaman drone di area sulit) untuk memahami pola keberhasilan sebelum melakukan implementasi besar-besaran. Jika hasil eksperimen awal menunjukkan ketidakefektifan, kemampuan untuk melakukan Pivoting atau pergeseran arah strategi menjadi sangat krusial agar sumber daya organisasi tetap fokus pada solusi yang paling berdampak tanpa kehilangan visi jangka panjang untuk pelestarian hutan. Terakhir, untuk mengatasi ambiguitas yang sering muncul akibat perbedaan interpretasi data atau tumpang tindih regulasi lahan, kolaborasi lintas sektor melalui proses Sense-making menjadi instrumen utama. Proses ini bertujuan untuk membangun pemahaman bersama di antara para pemangku kepentingan agar tidak terjadi dualisme kebijakan yang menghambat operasional di lapangan. Dengan memperkuat instrumen seperti One Map Policy dan dialog multipihak yang inklusif, makna yang samar dari sebuah aturan dapat diperjelas, sehingga konflik kepentingan dapat diminimalisir dan tata kelola hutan yang lestari dapat dicapai secara kolektif melalui konsensus yang kuat.
Recent interest rate rises, potential changes in government tax policy, and global instability have affected the housing situation in Australia. - Kenaikan suku bunga baru-baru ini, potensi perubahan kebijakan pajak pemerintah, dan ketidakstabilan global telah mempengaruhi situasi perumahan di Australia.
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 28 April 2026Bacaan: "Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!" (Roma 12:21)Renungan: Di antara barang-barang peninggalan seorang Yahudi yang meninggal di kamp konsentrasi, ditemukan secarik kertas yang bertuliskan doa sebagai berikut, "Tuhan, ketika Engkau datang dalam kemuliaan-Mu, janganlah hanya mengingat orang yang baik, tetapi juga orang-orang jahat. Dan pada hari kiamat, janganlah mengingat hanya tindakan kekejaman, kebiadaban, dan kekerasan yang mereka lakukan, tetapi ingatlah juga buah yang mereka hasilkan di dalam diri kami - hasil dari apa yang mereka lakukan terhadap kami. Ingatlah akan kesabaran, keberanian, kasih persaudaraan, kerendahan hati, kemurahan hati dan roh kesetiaan yang terbangun di dalam jiwa-jiwa kami oleh para algojo itu. Dan kemudian, Tuhan, semoga buah itu digunakan untuk menyelamatkan jiwa orang-orang jahat itu." Tentu tidak sulit untuk memetik pelajaran dari orang-orang baik dan berhati mulia. Namun, apakah yang dapat kita pelajari dari orang-orang jahat? Apakah yang kita hayati dari kesesakan dan penderitaan kita oleh karena perbuatan mereka? Mudah saja kita menjawab, "Tidak ada!" dengan geram. Namun, doa di atas mengingatkan kita: bahkan dari yang jahat sekalipun, kita dapat memperoleh kebaikan bila kita memiliki kasih. Tuhan Yesus memberkati. DOA:Tuhan Yesus, berilah aku kemurnian hati untuk melihat segala kebaikan, bahkan di dalam diri orang-orang yang telah melukai hatiku dan di dalam setiap masalah yang aku alami di dalam kehidupan ini. Amin. (Dod).
Event Svarna Kartini akan digelar hari ini di Gandaria City, Jakarta, dalam rangka perayaan Hari Kartini. Event ini menjadi pengingat tentang keberanian perempuan untuk bersuara, melampaui batas, dan memperjuangkan jati diri. Untuk informasi selengkapnya, kita bergabung dengan jurnalis Metro TV, Enrich Samuel.
Situasi di Timur Tengah terus memanas meski AS dikabarkan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran. AS kembali mengerahkan 1 kapal induk, sehingga sudah ada 3 kapal induk di kawasan timur tengah. Keberadaan pasukan AL AS besar2 an tersebut dilakukan ditengah kebuntuan gencatan senjata AS-Iran. Sementara Iran masih menutup Selat Hormuz setelah sempat dibuka akibat aksi blokade dari AS. Bagaimana mencermati situasi terkini di Timur Tengah dengan perpanjangan gencatan senjata? talk Pengamat Timur Tengah, Dosen Hub Internasional Univ Binus - Tia Mariatul Khibtiah
Gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang dijadwalkan berakhir pada Rabu, 22 April, justru membuka babak baru ketegangan yang lebih kompleks. Alih-alih menjadi jalan menuju deeskalasi, momentum ini memperlihatkan kebuntuan serius dalam upaya diplomasi kedua negara.Di satu sisi, Iran menunjukkan sikap enggan untuk melanjutkan perundingan lanjutan, terutama terkait pembatasan aktivitas nuklir yang mereka anggap bukan berada dalam otoritas Amerika Serikat. Sikap ini menegaskan posisi Teheran yang kian tegas dalam menjaga kedaulatan strategisnya.Di sisi lain, Presiden Donald Trump meningkatkan tekanan dengan ultimatum yang keras: Iran harus menyepakati perundingan sebelum tenggat waktu berakhir. Jika tidak, Amerika Serikat mengancam akan melanjutkan blokade Selat Hormuz—jalur vital energi dunia—serta membuka kemungkinan aksi militer lanjutan, termasuk serangan udara.Situasi ini menempatkan kawasan Timur Tengah di ambang eskalasi baru dengan dampak global yang signifikan. Apakah dunia sedang menuju konflik terbuka, atau masih ada ruang bagi diplomasi untuk menyelamatkan keadaan?
Situasi di Teheran, Iran, masih diliputi ketidakpastian setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan perpanjangan gencatan senjata tanpa batas waktu. Meski ketegangan militer melandai sesaat, AS tetap mempertahankan blokade laut yang ketat, memicu kebingungan di kalangan warga Iran. Di sisi lain, perundingan damai di Islamabad, Pakistan, mengalami kebuntuan setelah Wakil Presiden AS, JD Vance, menunda kunjungannya. Di tengah kebuntuan diplomasi ini, jalanan kota Teheran justru dipenuhi baliho propaganda perlawanan yang menampilkan narasi konfrontatif terhadap kekuatan militer AS dan Israel.
Situasi geopolitik di Selat Hormuz kembali memanas setelah pemerintah Iran secara resmi membatalkan pembukaan kembali jalur pelayaran vital tersebut sebagai balasan atas berlanjutnya blokade pelabuhan oleh Amerika Serikat. Ketegangan meningkat saat kapal perang Garda Revolusi Iran dilaporkan melepaskan tembakan ke arah kapal tanker dan kapal kontainer, termasuk dua kapal dagang berbendera India yang sedang melintas. Insiden ini memicu respons diplomatik keras dari Kementerian Luar Negeri India yang segera memanggil Duta Besar Iran untuk meminta penjelasan. Di tengah ancaman krisis energi global yang kian mendalam, mediator dari Pakistan terus berupaya mengatur putaran negosiasi baru guna meredakan konflik yang kini telah memasuki minggu kedelapan.
Kawasan Simpang Gadog, Jawa Barat, terpantau ramai dengan aktivitas warga yang mayoritas didominasi oleh kendaraan pribadi pada pekan kedua pasca penerapan kebijakan WFH (Work From Home). Meski arus lalu lintas terpantau cukup padat, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat berkendara. Untuk memberikan informasi lebih lanjut mengenai situasi terkini, jurnalis Metro TV, Rona Marina, melaporkan langsung dari lokasi untuk memberikan update arus lalu lintas dan rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan di kawasan tersebut.
Lalu lintas Puncak, Bogor, pada akhir pekan terpantau padat didominasi oleh kendaraan dari arah Jakarta.
Delegasi Iran yang menjadi perwakilan dalam perundingan antara AS–Iran, Ketua Parlemen Mohammad Bagher Qalibaf, tiba di Pakistan. Wakil Presiden AS, JD Vance, juga akan hadir mewakili Amerika Serikat.
Episode PutCast kali ini berbincang dengan pasangan suami istri Kalis Mardiasih dan Agus Mulyadi. Obrolan diawali dengn membedah konsep buku baru Kalis Mardiasih "Parenting di Negara Gagal". Kemudian berlanjut dengan bagaimana cara memahami pola asuh anak-anak kita hari ini. Perlukah tindakan politis yang memerlukan kekuatan kolektif? Simak selengkapnya di podcast ini.
KATA PEMRED #13PinterPolitik.comSelasa malam, 31 Maret 2026, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengucapkan satu kalimat yang — di tengah semua angka dan aturan teknis yang akan menyusul sesudahnya — adalah kalimat paling penting dari seluruh malam itu.“Situasi ini bukanlah hambatan, melainkan momentum bagi kita untuk melakukan akselerasi perubahan perilaku yang modern dan efisien.”Satu kalimat. Namun di dalamnya tersimpan sebuah pilihan yang menentukan.
Ratusan warga Desa Colpa Belgica di Bolivia terisolasi lebih dari seratus hari setelah banjir bandang menghancurkan satu-satunya jembatan penghubung desa tersebut. Akses menuju sekolah, tempat kerja, dan layanan kesehatan pun terhambat total. Untuk bertahan hidup, warga terpaksa membangun sistem kabel sederhana atau zipline darurat di atas sungai dengan arus sangat deras. Meskipun mempertaruhkan nyawa setiap hari, zipline ini menjadi satu-satunya cara bagi warga untuk tetap menjalani aktivitas sehari-hari. Masyarakat kecewa karena hingga saat ini belum ada tindakan nyata dari pihak berwenang meskipun permintaan perbaikan jembatan telah diajukan berkali-kali. Situasi berisiko tinggi ini bahkan telah memakan korban jiwa.
Di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah, perhatian dunia tertuju pada satu titik krusial: Selat Hormuz—jalur sempit yang dilalui hampir seperlima pasokan minyak dunia.Iran memang tidak sepenuhnya menutup jalur ini. Namun, ada satu pesan tegas: hanya negara yang dianggap “bukan musuh” dan mematuhi aturan mereka yang bisa melintas. Lalu muncul pertanyaan penting… bagaimana dengan Indonesia?Faktanya, Indonesia tidak masuk dalam daftar negara yang secara eksplisit diberi akses khusus. Artinya, posisi Indonesia berada di wilayah abu-abu—tidak dilarang, tapi juga tidak dijamin aman.Situasi ini bukan sekadar soal diplomasi… tapi soal energi, ekonomi, dan stabilitas nasional. Jika jalur ini terganggu, pasokan minyak Indonesia bisa ikut terdampak, bahkan lebih dari 20 persen. Jadi, apa yang harus dilakukan?Indonesia harus bermain cerdas.Memperkuat diplomasi, menjaga posisi netral, dan memastikan hubungan tetap terbuka dengan semua pihak.Di saat yang sama, pemerintah perlu menyiapkan langkah darurat—mulai dari diversifikasi sumber energi, hingga strategi logistik alternatif.Karena di dunia yang penuh ketegangan ini…yang paling bertahan bukan yang paling kuat,tapi yang paling siap.TALK :: Pakar Hubungan Internasional Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Dr. Agus Haryanto, S.IP, M.Si & Pengamat Ekonomi, Irwan Ibrahim
Presiden Prabowo Subianto menunda pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Timur Tengah di tengah situasi kawasan yang masih memanas. Keputusan ini memunculkan perdebatan: langkah tepat demi keselamatan pasukan, atau justru perlu dipertimbangkan untuk dibatalkan sepenuhnya?Dalam episode ini, kami mengulas dari berbagai sudut pandang bersama Soleman B. Ponto, pengamat militer dan intelijen, serta Shohibul Anshor Siregar, pengamat politik.Bagaimana risiko di lapangan, posisi Indonesia dalam misi perdamaian dunia, hingga pertimbangan strategis di balik keputusan tersebut? Simak pembahasannya secara mendalam hanya di podcast ini.
Hai, Sobat Cuan...Ketegangan perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran memicu kekhawatiran akan krisis energi global. Situasi tersebut tentu ikut memengaruhi pasar saham, khususnya saham-saham di sektor energi. Lalu bagaimana sebenarnya dampak konflik global ini terhadap industri batu bara dan pergerakan sahamnya? Simak informasi lengkapnya hanya di podcast Cuap Cuap Cuan bersama Maria Katarina dan Vincent Saputra selaku Direktur Utama PT RMK Energy Tbk berikut ini.Sobat Cuan, jangan lupa ya untuk follow IG @cuap_cuan, dan juga subscribe YouTube channel Cuap Cuap Cuan, lalu di-like, comment, dan share. Salam cuan!
Konflik geopolitik kembali memanas. Ketegangan antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran mendorong lonjakan harga minyak dunia hingga mendekati 120 dolar AS per barel. Situasi ini memicu kekhawatiran terhadap ketahanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), mengingat dalam APBN 2026 pemerintah menetapkan asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) sebesar 70 dolar AS per barel.Namun, riset terbaru dari Next Indonesia Center menilai ruang fiskal Indonesia masih relatif aman. Bahkan jika harga minyak meningkat dalam beberapa bulan ke depan, defisit APBN diperkirakan tetap berada di bawah batas maksimal 3 persen dari Produk Domestik Bruto sesuai amanat Undang-Undang Keuangan Negara.Lalu bagaimana sebenarnya dampak lonjakan harga minyak terhadap APBN? Seberapa kuat ketahanan fiskal Indonesia menghadapi gejolak global?Simak wawancara bersama Ade Holis, Kepala Peneliti Next Indonesia Center, yang membahas analisis serta langkah-langkah yang perlu dilakukan pemerintah agar APBN tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik dunia.
Perlintasan perbatasan Kapikoy antara Turki dan Iran dipadati warga yang melintas dua arah seiring meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah. Ribuan orang menyeberang melalui pos perbatasan ini karena kekhawatiran akan situasi keamanan di dalam negeri dan kebutuhan untuk menghubungi keluarga atau melanjutkan perjalanan, sementara beberapa lainnya kembali ke Iran setelah sementara mengungsi atau transit ke negara lain. Situasi ini mencerminkan dampak eskalasi konflik yang terus berkembang di wilayah itu.
The escalating situation in the Middle East has raised global concern. Indonesia — the world's most populous Muslim country — is potentially affected by the escalation, although it also has the potential to play a more active role. - Situasi memanas di Timur Tengah mengundang keprihatinan dunia. Indonesia — negara dengan penduduk Muslim terbesar dunia — berpotensi terdampak oleh eskalasi meski di sisi lain juga berpotensi untuk berperan lebih aktif.
Per 1 Maret 2026, konflik antara Iran dan Israel (dan AS) telah memicu eskalasi perang di Timur Tengah setelah serangan udara besar melibatkan kedua kubu, memantik kekhawatiran global dan lonjakan harga minyak serta emas. Sentimen risk-off memukul indeks global, termasuk IHSG yang sempat melemah. Namun, saham berbasis komoditas dan energi seperti PTBA, ANTM, dan AKRA justru menguat karena harga komoditas naik akibat risiko pasokan energi. Di sisi lain, saham bank besar termasuk BBCA mengalami tekanan jual, dan ada pelaku pasar yang menyoroti potensi penurunan harga hingga kisaran sekitar 7.000. Situasi tetap volatile dan investor disarankan hati-hati.
Serangan militer yang dilancarkan oleh Amerika Serikat bersama Israel ke wilayah Iran memicu ketegangan baru yang berpotensi meluas ke kawasan regional bahkan global. Serangan ini diklaim menargetkan fasilitas strategis dan dianggap sebagai langkah pencegahan terhadap ancaman keamanan.Situasi ini tidak hanya berdampak pada dinamika kawasan, tetapi juga memunculkan pertanyaan besar: bagaimana sikap dua kekuatan dunia lainnya, Rusia dan Tiongkok? Apakah keduanya akan berdiri terbuka di belakang Tehran, atau memilih memainkan peran sebagai penyeimbang dan mediator?kami akan membahasnya Guru Besar Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran, Prof. Muradi
Situasi di kawasan Timur Tengah kembali memanas menyusul serangan Israel dan Amerika Serikat ke sejumlah wilayah Iran, yang dibalas Teheran. Eskalasi ini memicu kekhawatiran global, terutama terhadap perdagangan energi dengan potensi penutupan Selat Hormuz. Seberapa besar dampaknya bagi perekonomian nasional dan langkah antisipasi yang perlu disiapkan? Kami berbincang dengan Kepala Center Makroekonomi dan Keuangan INDEF, Rizal Taufikurrahman. Simak analisis lengkapnya, hanya di Elshinta.
Hingga Sabtu kemarin, KBRI Teheran memastikan seluruh Warga Negara Indonesia di Iran dalam kondisi aman. Sebanyak 329 WNI telah melapor dan tercatat secara resmi. Lalu, bagaimana perkembangan situasi terkini di tengah dinamika kawasan? Kami berbincang langsung dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran merangkap Turkmenistan, Rolliansyah Soemirat.
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan militer ke sejumlah target strategis di Iran, yang kemudian dibalas oleh Teheran. Situasi ini memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik serta dampak serius terhadap stabilitas ekonomi global, mulai dari harga energi, pasar keuangan, hingga rantai pasok dunia.Dalam episode ini, kami berbincang bersama Prof. Dr. Murpin Joshua Sembiring, Pakar Ekonomi Nasional dan Internasional sekaligus Guru Besar Universitas Ciputra Surabaya, membahas isu-isu utama yang perlu diwaspadai dan bagaimana eskalasi geopolitik ini dapat memengaruhi perekonomian Indonesia dan dunia.
Kemacetan panjang terjadi di jalan-jalan keluar dari Tehran saat ribuan warga berbondong-bondong meninggalkan ibu kota untuk mencari tempat lebih aman setelah serangkaian serangan militer AS dan himbauan evakuasi dari otoritas setempat. Situasi ini mencerminkan kekhawatiran besar di tengah ketegangan keamanan yang meningkat.
Situasi keamanan di negara bagian Jalisco, Meksiko, dilaporkan mencekam menyusul tewasnya pimpinan kartel narkoba Cartel de Jalisco Nueva Generation (CJNG) Nemesio Rubén Oseguera Cervantes alias El Mencho dalam baku tembak dengan militer. Kementerian Luar Negeri RI mencatat sekitar 45 warga negara Indonesia (WNI) tinggal di wilayah tersebut dan memastikan seluruhnya dalam kondisi aman, sembari mengimbau WNI agar tetap waspada dan terus menjalin komunikasi dengan perwakilan RI setempat. Bagaimana pemantauan dan koordinasi Kemlu dengan KBRI serta otoritas setempat dalam memantau situasi keamanan WNI? Talk: Juru bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl Achmad Mulachela
Kebaktian 3 Minggu Prapaskah PertamaPembinaan Mahasiswa Penerima Beasiswa YBPK GKPBGKP Jemaat BandungMinggu, 22 Februari 2026 pukul 17.00 WIB Tema : "Mengambil Keputusan Di Tengah Situasi Sulit" Bacaan Alkitab : Matius 4:1-11Pelayan Firman : Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.@GKP Bandung Februari 2026
Kebaktian 1 Minggu Prapaskah PertamaGKP Jemaat BandungMinggu, 22 Februari 2026 pukul 07.00 WIB Tema : "Mengambil Keputusan Di Tengah Situasi Sulit" Bacaan Alkitab : Matius 4:1-11Pelayan Firman : Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.@GKP Bandung Februari 2026
Kereta Bandara Soekarno Hatta Commuter Line Basoetta anjlok setelah menabrak sebuah truk di perlintasan sebidang JPL 21 lintas Rawabuaya Batuceper Poris Tangerang. Insiden ini menyebabkan rangkaian kereta keluar jalur dan mengganggu layanan perjalanan di lintas tersebut.Petugas segera melakukan evakuasi penumpang dan memastikan keselamatan seluruh pengguna. Meski tidak ada korban jiwa, KAI Commuter menyediakan transportasi pengganti dan melakukan pengaturan perjalanan sementara hingga proses penanganan selesai.
Akibat curah hujan deras yang mengguyur Jakarta, ruas Jalan Ciledug Raya terendam banjir setinggi sekitar 30 sentimeter akibat luapan Kali Pesanggrahan pada dini hari, karena intensitas hujan tinggi membuat drainase tidak mampu menampung air sehingga meluap ke badan jalan; kondisi ini menyebabkan puluhan pengendara sepeda motor yang hendak berangkat kerja nekat menerobos genangan dan mengalami mati mesin, sementara petugas PPSU dan BPBD siaga di lokasi untuk membantu mengatur arus lalu lintas serta memantau debit air.
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 18 Februari 2026Bacaan: "Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah meka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar." (Kejadian 50:20)Renungan: Suatu hari, seorang ahli kimia berkebangsaan Jerman, Christian Friedich Schon bein sedang bereksperimen dengan pekerjaannya di dapur saat istrinya tidak ada di rumah, karena istrinya melarangnya dia bekerja di dapur. Tanpa sengaja, dia menumpahkan cairan asam sulfur dan asam nitrat. Supaya tidak ketahuan, dia segera mengelap dengan celemek yang terbuat dari katun lalu menggantung celemek itu di dekat perapian untuk mengeringkannya. Tidak di duga, celek itu meledak dengan dahsyat. Ledakan itu terjadi karena campuran cellulose mengalami reaksi kimia yang dinamakan nitrasi. Temuan itu kemudian dinamakan nitrocellulose, yaitu bubuk mesiu yang tidak berasap. Dia kemudian memperbanyaknya dan menjualnya dan mendapatkan banyak uang. Kekeliruan dan kegagalan yang tidak disengaja seringkali mendatangkan manfaat yang tidak kita duga sebelumnya. Seperti yang terjadi pada Yusuf. Yusuf diperlakukan semena-mena oleh Saudaranya. Dia dimasukkan dalam sumur, dijual dan dibertahukan sudah mati. Bagi orang awam, hal itu mungkin sebuah kekeliruan yang fatal. Tetapi tidak bagi Yusuf. Yusuf sadar betul bahwa peristiwa itu adalah cara Tuhan untuk menggenapi janjinya menjadi pemimpin Mesir dan melakukan suatu pekerjaan besar yang belum pernah dilakukan oleh siapapun. Demikian pula dalam perjalanan hidup kita. Seringkali apa yang tidak kita harapkan terjadi begitu saja. Kita mungkin akan sedih kecewa dan tidak dapat menerima kenyataan saat itu. Namun tahukah kita bahwa dalam kegagalan-kegagalan itu, Tuhan juga turut bekerja untuk mendatangkan sesuatu yang baik yang mungkin tidak kita duga sebelumnya? Tetap berpikir positif di tengah situasi yang negatif sangatlah penting bagi kita. Kita harus bersabar dan melakukan yang terbaik untuk mengubah keadaan. Kita harus memetik manfaat yang sebanyak-banyaknya dari setiap peristiwa. Percayalah, bahwa tidak semua kegagalan itu buruk. Tetapi yakinlah bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah baik bagi kita, sebab jika kita mampu jeli dan dapat mengendalikannya, maka kegagalan dan masalah itu justru menjadi titik balik kita meraih keberhasilan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat-Mu agar aku tetap dapat berpikir positif di tengah situasi yang negatif. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 13 Januari 2026Bacaan: "Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai." (Mazmur 91:1-2)Renungan: Suatu ketika ada beberapa orang bekerja sebagai penggali tambang. Sudah beberapa lama mereka tak pernah pindah tempat kerja. Jadi, bisa dibayangkan bahwa semakin digali tambang tersebut semakin dalam. Suatu hari, tiba-tiba semua aliran arus listrik dalam tambang itu putus. Lampu-lampu semuanya padam. Gelap gulita meliputi dasar tambang itu dan dalam sekejap terjadilah hiruk pikuk di sana. Setiap orang berusaha menyelamatkan diri. Namun mereka sungguh kehilangan arah. Setiap gerakan hanya berakhir dengan benturan dan tabrakan, entah menabrak sesama pekerja atau menabrak dinding tambang atau menabrak apa saja. Situasi bertambah buruk karena udara yang semakin panas. Setelah lelah bergulat dengan kegelapan, mereka semua duduk lesu tanpa harapan. Satu dari para pekerja itu angkat bicara, "Sebaiknya kita duduk tenang dulu dari pada ribut mencari jalan keluar." Mereka semua pun lalu duduk dalam hening. Saat itulah orang-orang tersebut merasakan hembusan angin yang masuk melalui celah-celah lubang di tambang. Dengan mengikuti arah datangnya angin itu, mereka akhirnya dengan selamat keluar dari dasar tambang yang dicekam kegelapan itu. Semua orang rindu mengalami apa yang dijanjikan Allah melalui Mazmur 91. Orang mau dilepaskan dari segala jerat yang ada, mau dilindungi dari kedahsyatan malam dan lepas dari berbagai penyakit. Ingin mengalami pembelaan Tuhan yang luar biasa, namun pertanyaannya adalah apakah kita bersedia untuk melakukan langkah awalnya yakni duduk diam dalam lindungan-Nya? Duduk diam bicara tentang hal yang pasif, kita menunggu dan menanti-nantikan Tuhan. Inilah yang susah, sebab kebanyakan individu maunya bergerak, inginnya melakukan sesuatu, tidak betah kalau tidak melakukan apa-apa. Padahal melangkah tanpa tuntunan hanya akan membuat kita keliru. Mari belajar duduk diam di hadapan Tuhan, karena di sana kita akan menerima kekuatan yang baru, menerima visi yang jelas, dan menerima hikmat yang baru, untuk mendapatkan cara menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku ketenangan saat masalah mendera hidupku. Aku percaya di balik ketenangan ku, kuasa-Mu akan bekerja sehingga aku memperoleh jalan keluar untuk menyelesaikan setiap masalah yang aku hadapi. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 8 Desember 2025Bacaan: "Ketika jiwaku letih lesu di dalam aku, teringatlah aku kepada Tuhan, dan sampailah doaku kepadamu, ke dalam bait Mu yang kudus." (Yunus 2:7) Renungan: Ketika Yunus berada dalam perut ikan, ia pun memanjatkan doanya, "Ketika jiwaku letih lesu di dalam aku, teringatlah aku kepada Tuhan, dan sampailah doaku kepadamu, ke dalam bait Mu yang kudus." Tidak dapat dibayangkan bagaimana perih dan letihnya hati Yunus ketika ia memanjatkan doa tersebut. Doa itu menyadarkan kita, bahwa terkadang kita hanya ingat kepada Tuhan saat melalui masa sukar dan penderitaan. Menariknya, kasih Tuhan itu tidak dibatasi dengan kesalahan kita. Keluarbiasaan kasih Tuhan itu digambarkan melalui kisah seorang anak hilang yang pergi menghabiskan harta bapanya, setelah kehabisan uang dan mengalami penderitaan, ia pun kembali kepada bapanya dan bapanya menerimanya dengan penuh sukacita. Itulah gambaran kasih Tuhan, suatu hal yang sulit diterima oleh akal manusia. Kasih Tuhan tidak terhalang oleh apapun. Tuhan tidak menutup telinga di saat kita benar-benar tertekan, terdesak, butuh pertolongan-Nya dan merasakan keletihan jiwa.Ketika keletihan jiwa menerpa kita, seruan kepada Tuhan menjadi kemenangan yang akan menghampiri hidup kita. Adalah baik jika kita mengingat Tuhan ketika jiwa kita merasa letih. Tetapi lebih baik lagi, jika dalam keadaan aman dan nyaman, kita tetap memelihara hubungan dengan-Nya. Jangan hanya saat genting dan bahaya menyerang, kita baru berseru kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, berikanlah kekuatan kepadaku saat aku mengalami keletihan jiwa. Ampuni aku kalau terkadang aku hanya mengingat dan mencari Engkau saat hidupku dalam bahaya dan terdesak oleh berbagai masalah. Kini sendengkanlah telinga-Mu dan dengarlah seruanku di masa kesesakanku ini. Jangan biarkan aku putus asa dalam menghadapi masalahku ini tetapi bersegeralah menolong aku. Yesus, kasihanilah aku yang saat ini mengalami keletihan jiwa. Amin. (Dod).