POPULARITY
Categories
Di balik tenangnya rawa-rawa Indonesia, tersimpan salah satu benteng pertahanan iklim terpenting di bumi: ekosistem gambut tropis. Lahan basah alami ini terbentuk selama puluhan ribu tahun dengan laju penambahan yang sangat perlahan, yakni hanya 1 hingga 2 mm per tahun, namun mampu mengunci miliaran ton karbon terestrial global. Sayangnya, intervensi manusia seperti pembuatan saluran drainase tanpa kendali dapat mengeringkan bentang alam ini secara masif, memicu penurunan tanah (subsidence) hingga 5 cm per tahun dan mengubah surga keanekaragaman hayati ini menjadi rawan kebakaran hutan yang dahsyat. Ketimpangan antara lamanya proses pembentukan dan cepatnya laju kerusakan menuntut tindakan nyata sebelum ekosistem yang tak tergantikan ini sirna secara permanen. Sebagai tanggapan atas krisis tersebut, Pemerintah Indonesia menghadirkan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (RPPEG) sebagai cetak biru tata kelola jangka panjang berdurasi 30 tahun. RPPEG bukan sekadar dokumen administrasi di atas kertas, melainkan panduan strategis yang membagi ruang gambut secara tegas antara Fungsi Lindung untuk menjaga kubah air dan cadangan karbon, serta Fungsi Budidaya yang ramah lingkungan. Operasionalisasinya di tingkat tapak digerakkan melalui pilar pemulihan 3R: Rewetting (pembasahan kembali melalui sekat kanal), Revegetation (penanaman kembali vegetasi asli), dan Livelihood Revitalization (pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal tanpa bakar). Melalui pendekatan komprehensif ini, pemulihan ekologis dan peningkatan kesejahteraan warga berjalan secara harmonis. Pada akhirnya, memahami dan mengawal implementasi RPPEG adalah bagian dari komitmen kita bersama untuk menjaga stabilitas iklim global dan keberlanjutan masa depan. Kebijakan ini menjembatani target komitmen iklim nasional dengan aksi nyata di tingkat tapak, memastikan bahwa generasi mendatang tetap dapat menghirup udara bersih dan terbebas dari bencana asap berulang. Melindungi lahan gambut berarti melindungi kehidupan; dan melalui RPPEG, kita sedang meletakkan fondasi yang kokoh untuk tatanan lingkungan hidup Indonesia yang tangguh, hijau, dan berkelanjutan.
Ada paradoks besar yang menyelimuti hutan Indonesia: kawasan hutan membentang amat luas dengan hak kelola sekitar 8 juta hektar yang sudah dipegang oleh lebih dari 1 juta kepala keluarga, namun kesejahteraan warga desa hutan tak kunjung melompat naik. Penyebab utamanya bersumber dari jebakan berpikir ekonomi neoklasik konvensional yang mereduksi hutan sekadar sebagai pengeruk komoditas mentah dan pemacu angka pertumbuhan PDB semata. Akibatnya, transaksi fisik memang terjadi di lapangan, tetapi seni serta prinsip pengambilan keputusan warga di tingkat tapak tidak pernah dibangun, membuat petani hutan terus terjebak dalam rantai pasok ekstraktif yang memiskinkan. "Panduan Umum Ekonomika Perhutanan Sosial" hadir membongkar kebuntuan struktural ini dengan menawarkan pergeseran radikal dari sekadar Ekonomi menuju Ekonomika. Melalui pemaparan yang bernas, Podcast ini mengajak Anda menyelami mengapa keputusan warga merawat lingkungan adalah wujud kepatuhan pada prinsip keselamatan bersama (safety-first), bagaimana metrik kesejahteraan palsu PDB harus diganti dengan indikator kualitas hidup serta kesehatan kanopi, hingga bagaimana solusi kelembagaan seperti Koperasi Mondragon, Hutan Wakaf, dan integrasi sirkular lebah kelulut dengan kopi agroforestri mampu menjadi jawaban nyata di lapangan. Masa depan kehutanan Indonesia tidak lagi berada di tangan korporasi ekstraktif, melainkan di tangan masyarakat desa hutan yang mandiri, berdaulat, dan berdaya atas ruang hidupnya sendiri. Hanya dalam hitungan menit, audio ini memberikan kompas navigasi yang utuh untuk menghubungkan teori ekonomika heterodoks dunia dengan realitas ekonomika moral Nusantara. Pasang headphone Anda, tekan tombol play, dan mari dengarkan bagaimana sebuah gagasan dapat merajut kembali takdir manusia dan hutannya menuju Indonesia Emas 2045!
Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) terus mendorong sejumlah rancangan undang-undang yang berpihak pada kepentingan daerah.Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin menegaskan, penguatan fungsi legislasi dan pengawasan DPD diperlukan untuk memastikan aspirasi masyarakat daerah dapat terwakili dalam kebijakan nasional.Saat ini, terdapat tiga rancangan undang-undang prioritas usulan DPD RI, yakni RUU Kepulauan, RUU Masyarakat Adat, dan RUU Pengelolaan Perubahan Iklim. Seluruh usulan tersebut berasal dari kebutuhan serta aspirasi masyarakat di berbagai daerah.Melalui penguatan legislasi dan kolaborasi dengan DPR RI, DPD berharap pembangunan dapat dirasakan secara merata hingga wilayah terluar Indonesia.
Halo, Sobat Gemercik!Setiap buku dapat membawa kita mengenal banyak cerita, wawasan, serta pengalaman yang bisa membawa kita mengenal berbagai sudut pandang. Membaca bukan hanya sekedar menghabiskan halaman demi halaman. Melalui episode kali ini, Suara Gema mengajak kamu mengenal lebih jauh berbagai hal menarik tentang buku dan pengalam di dalamnya.Yuk, dengarkan selengkapnya Suara Gema Gemercik di Spotify!
Podcast kali ini menggarisbawahi urgensi reorientasi sistem ekonomi global dari model kapitalisme konvensional yang eksploitatif menuju "Kapitalisme Hijau" yang berkelanjutan. Model ekonomi saat ini dinilai gagal karena mengabaikan keterbatasan sumber daya alam dan mengeksternalisasi kerusakan lingkungan demi mengejar keuntungan jangka pendek,yang pada akhirnya memicu krisis iklim global. Sebagai solusinya, esai ini memperkenalkan konsep Natural Capitalism,sebuah kerangka kerja yang menuntut dunia usaha untuk memperhitungkan nilai modal alam dalam setiap keputusan presisi mereka, sehingga pertumbuhan ekonomi tidak lagi harus mengorbankan integritas ekologis planet ini. Implementasi nyata dari ambisi rekonsiliasi antara keuntungan dan kepedulian lingkungan ini dieksplorasi melalui studi kasus dua pionir bisnis beretika, yaitu Anita Roddick dengan The Body Shop dan Tom Chappell dengan Tom's of Maine.Melalui pendekatan "Aktivisme sebagai Model Bisnis" dan "Kepemimpinan Berbasis Nilai," kedua tokoh ini berhasil membuktikan bahwa nilai-nilai ekologis dapat diintegrasikan secara sukses ke dalam strategi korporasi arus utama,sekaligus membawa kesadaran lingkungan ke masyarakat luas. Namun, sejarah mencatat bahwa kedua perusahaan ini pada akhirnya diakuisisi oleh raksasa korporasi konvensional, L'Oréal dan Colgate-Palmolive, yang memicu perdebatan mengenai keberlanjutan idealisme tersebut. Kegagalan jangka panjang dalam mempertahankan integrasi nilai sosial-ekologis ini menjadi salah satu temuan kunci James O'Toole dalam bukunya, yang menyoroti pola melunturnya praktik etis pasca-pendiri akibat tekanan pasar modal dan masalah suksesi kepemimpinan. Hal ini memberikan pelajaran berharga bahwa integritas misi lingkungan sering kali rentan terhadap tekanan komersial, terutama ketika perusahaan masuk ke pasar saham atau diakuisisi oleh konglomerat yang fokus utamanya adalah margin keuntungan. Oleh karena itu, O'Toole menyimpulkan bahwa selain idealisme,diperlukan struktur tata kelola, hukum, dan sistem kepemilikan yang kuat—seperti yang diterapkan oleh Lincoln Electric dan John Lewis Partnership—untuk melindungi dan memastikan keberlanjutan praktik bisnis yang bertanggung jawab secara sosial di masa depan.
Sektor industri kini dihadapkan pada tantangan besar dalam mempertahankan talenta muda. Episode ini mengupas secara mendalam dinamika loyalitas Generasi Z di dunia kerja dan menjawab pertanyaan strategis bagi para pemimpin bisnis: pendekatan seperti apa yang efektif untuk menjaga retensi talenta muda? Melalui pembahasan komprehensif—mulai dari komparasi antara jangkauan job title vs kompensasi finansial, efektivitas fasilitas fisik kantor, hingga pentingnya kejelasan jalur karier—kami menyajikan analisis mendalam mengenai ekosistem kerja ideal yang dibutuhkan Gen Z saat ini.
DPW Partai NasDem Jawa Barat menggelar konsolidasi dan bedah daerah pemilihan (dapil) di Cianjur sebagai langkah awal menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029. Kegiatan ini menjadi ajang memperkuat soliditas kader sekaligus memetakan kekuatan politik di setiap wilayah.Melalui evaluasi dapil, NasDem menelaah potensi perolehan suara, peluang penambahan kursi, hingga tantangan yang dihadapi di masing-masing daerah. Hasil pemetaan tersebut akan menjadi dasar penyusunan program kerja dan strategi pemenangan ke depan.Dengan persiapan sejak dini, DPW Partai NasDem Jawa Barat menargetkan peningkatan perolehan suara dan kursi legislatif pada Pemilu 2029.
Apakah udara yang kita hirup hari ini benar-benar aman?Tuberkulosis (TB) masih menjadi tantangan kesehatan serius di Indonesia. Melalui liputan Feature khusus ini, simak bagaimana Provinsi Jawa Tengah berpacu dengan waktu dalam menekan angka penyebaran TB melalui gerakan nasional TOSS TB (Temukan, Obati Sampai Sembuh).Di episode ini, Anda akan mendengarkan:Capaian & Angka: Penemuan kasus TB (Case Detection Rate) di Jawa Tengah yang telah mencapai 84% serta tingkat kesembuhan yang terus meningkat.Suara Medis & Pendamping: Penjelasan dari tenaga kesehatan dan kisah nyata dedikasi pendamping/kader dalam memastikan pasien patuh minum obat.Kisah Penyintas: Pengalaman Pak Jan (73 tahun) dan penyintas TB di Semarang yang berhasil kembali sehat dan segar.Pesan Edukasi: Mengenali gejala awal, pengobatan gratis di Puskesmas, hingga bahaya menghentikan obat sebelum tuntas (resistensi obat).Mari hapus stigma, ulurkan tangan, dan saling menjaga demi mewujudkan Indonesia Bebas TB 2030.
Akademia Makassar udah tahu belum kalau ada program edukatif dari Kejaksaan untuk kita semua? Dengan mengangkat tema "Media, Masyarakat, dan Kejaksaan: Membangun Budaya Antikorupsi Melalui Edukasi Publik". Melalui kolaborasi ini, diharapkan Akademia Makassar melek soal pentingnya literasi hukum sejak dini. So, happy listening!!
Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya memperkuat sinergi serta soliditas dalam menjaga keamanan dan stabilitas wilayah Jakarta.Kolaborasi antara TNI dan Polri menjadi langkah penting untuk menghadapi berbagai tantangan keamanan, sekaligus memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.Melalui koordinasi yang terus diperkuat, jajaran keamanan berkomitmen menjaga situasi Jakarta tetap kondusif serta memberikan rasa aman bagi seluruh warga.
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan deteksi dini berbagai risiko penyakit di masyarakat. Dalam video ini, sejumlah peserta CKG di Jawa Barat membagikan pengalaman mereka setelah menjalani pemeriksaan kesehatan.Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol para peserta berada dalam batas normal. Melalui program ini, masyarakat dapat mengakses layanan skrining kesehatan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga pemeriksaan lain yang disesuaikan dengan usia dan ketentuan yang berlaku.Simak pengalaman para peserta serta pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin agar risiko penyakit dapat dideteksi sejak dini. Program CKG tersedia bagi masyarakat di berbagai daerah di Indonesia sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku.#CekKesehatanGratis #CKG #Kesehatan #DeteksiDini #PemeriksaanKesehatan #GulaDarah #Kolesterol #TekananDarah #JawaBarat #HidupSehat #IndonesiaSehat #ElshintaNews
How does the Garma Festival leave an impression on visitor attending the event for the first time? - Bagaimana Festival Garma meninggalkan kesan bagi pengunjung yang menghadiri acara ini untuk pertama kalinya?
Halo, Sobat Abu!Pada kali ini Himmah Podcast menghadirkan salah satu penulis buku "32 Menjarah Alam" yakni AS Rimbawana sebagai pemantik. Maka dari itu, kami mengajak Sobat Abu untuk melihat bagaimana kondisi lingkungan hidup Indonesia di berbagai lini masa dan hubungannya dengan persoalan budaya, sosial, dan politik yang mempunyai dampak pada bencana ekologis hingga saat ini.Mari dengarkan selengkapnya!
Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A. - Jangan Umumkan Barang Hilang Melalui Masjid
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Joel Butar Butar dan Nabiana Butar Butar dari Paroki Bunda Maria Banjar Baru di Keuskupan Banjarmasin, Indonesia. Yeremia 18: 1-6; Mazmur tg 146: 2abc.2c-4.5-6; Matius 13: 47-53.TUHAN YANG MENENTUKAN DI AKHIR Tema renungan kita pada hari ini ialah: Tuhan Yang Menentukan di Akhir.Kita sering mengambil sikap pasrah ketika suatu persoalan yang dihadapi takkunjung mendapatkan solusi. Pasrah berarti menyerah dan berhenti untukmelanjutkan entah itu pembicaraan atau perbuatan. Pasrah bukan putus asaditambah dengan kekecewaan dan kesedihan. Orang yang pasrah masih memilikiruang yang cukup untuk berharap, bahwa solusi bisa datang dari luar dirinyaseperti waktu, orang lain, keberuntungan, dan Tuhan. Yang paling umum ialah pasrah kita kepada Tuhan. Misalnya pertengkaranantara dua pihak yang tak kunjung selesai. Solusi dari aspek kekeluargaan,keagamaan dan hukum sipil sudah tak mampu menyelesaikannya. Pihak yang merasatidak beruntung selalu mempersoalkan sehingga masalah semakin berlarut-larut.Karena yakin tak ada gunanya lagi berusaha, mereka memilih pasrah saja. Harapanterakhir ialah pada Tuhan yang memutuskan dan mengadili. Pengadilannya nantisetelah kematian, di mana setiap orang akan diadili menurut perilaku dalamkehidupannya di dunia. Contoh ini menggambarkan bagaimana Tuhan yang menentukan di akhirperjalanan hidup kita, atas persoalan-persoalan yang kita hadapi. Yesusmemberikan kita perumpamaan yang pas untuk ini, yaitu bahwa pada akhirnyapengadilan di surga itu akan memutuskan siapa yang benar dan siapa yang salah.Tuhan mempunyai strategi yang begitu bijaksana. Ia tidak memberikan keputusanbesar dan terakhir ketika masih ada waktu bagi manusia untuk berproses. Tuhanmempunyai kesabaran dan toleransi supaya manusia yang terlanjur jelek danberdosa dapat bertobat sebelum kematiannya. Strategi ini tentu saja berbanding terbalik dengan cara kita manusia yangingin menikmati siapa yang menang dan siapa yang kalah di dunia. Seakan-akansuka cita kemenangan yang dicapai sudah final atau kesedihan karena kalah sudahselesai. Padahal itu hanyalah sepotong-sepotong persoalan yang tidak bisadikatakan final. Standar pengadilan kita memang hanya untuk memenuhi tuntutanhidup di dunia ini, sedangkan pengadilan yang jauh lebih tinggi dan final ialahstandarnya Tuhan. Karena itu penentuannya adalah dari Tuhan. Menurut nabi Yeremia, selama kita hidup di dunia ini, hidup kita hendaknyamengikuti penentuan Tuhan, seperti cara tukang periuk membentuk ukiran-ukirandari tanah liat. Melalui kehendak dan kebijaksanaan-Nya, Tuhan ingin membentukkita dalam kata dan perbuatan kita setiap hari sehingga kita dapat mengalamibagaimana Ia menentukan hidup kita dari saat ke saat, sejak bangun pagi hinggakita tidur pada malam hari. Ini adalah cara hidup kita menuju kepadapenentuan-Nya yang terakhir atas diri kita. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus Kristus, semoga kami senantiasa menantikansaat terakhir penentuan-Mu dengan penuh iman dan pengharapan. Salam Maria,penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...
Sukhī hontu kalyāṇamittā,Pada Kamis, 30 April 2026, Dhammavihārī Buddhist Studies Surabaya menyelenggarakan talkshow “Anda Bertanya, Sayadaw Menjawab” bersama Sayadaw Kheminda. Melalui kesempatan ini, peserta dapat bertanya secara langsung dan mendengarkan penjelasan Dhamma yang sederhana namun penuh makna, menyentuh berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari sekaligus menjadi bahan refleksi bersama.Dalam acara tersebut, Sayadaw Kheminda juga menekankan pentingnya umat Buddha mempelajari Kitab Suci, karena terlahir sebagai manusia merupakan kesempatan yang sangat berharga untuk belajar, memahami, dan mempraktikkan Dhamma demi mencapai manfaat dan kebahagiaan yang sejati.Buddhasāsanaṃ Ciraṃ Tiṭṭhatu.Semoga ajaran Buddha tetap lestari dalam waktu yang lama.Sādhu sādhu sādhu.
Nikodemus adalah contoh seseorang yang memiliki kisah hidup sempurna, tetapi masih merasa ada yang kurang di dalam hidupnya. Melalui perjumpaannya bersama Tuhan Yesus di malam hari, kita dapat belajar bersama tentang apa makna Kelahiran Baru di hidup kita:* Merupakan pintu masuk ke dalam Kerajaan Allah. Caranya dengan mendengar dan menerima benih firman Allah, percaya pada Yesus Kristus, dan bertobat serta meninggalkan perbuatan dosa. * Adalah Kasih Karunia dari Allah, bukan hasil usaha dan kekuatan manusia. * Lahir Baru menghasilkan pengikut Kristus, yang berani untuk memberitakan Injil Keselamatan. Hari-hari ini apakah nama Yesus masih menggetarkan hati dan memiliki arti di dalam hidup kita? Apakah kita masih mengingat pengalaman Kelahiran Baru dan memiliki kerinduan agar orang lain dapat mengenal Yesus, serta merasakan kasih dan kebaikan-Nya?—Bp. Soetjipto Koesno, “What Happened to Nicodemus?” Dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 5 Juli 2026.
8,178 students from Universitas Gadjah Mada (UGM) are currently taking part in a Community Service Program known as KKN. They've been spread across 298 locations in 32 provinces throughout Indonesia, in a program designed to show, in real terms, how universities play a direct role in community development. - Sebanyak 8.178 mahasiswa dari Universitas Gajah Mada saat ini sedang mengikuti program Kuliah Kerja Nyata atau KKN. Mereka disebar di 298 unit lokasi di 32 provinsi seluruh Indonesia dalam program yang bertujuan untuk memberikan contoh nyata bagaimana perguruan tinggi berperan langsung dalam pembangunan masyarakat.Listen to SBS Indonesian on Mondays, Wednesdays, Fridays and Sundays at 3pm.Follow us on Facebook and Instagram, and subscribe to our podcasts. - Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Pastor Peter Tukan, SDB dari Salesian Don Bosco Gerak di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Yesaya 10: 5-7.13-16; Mazmur tg 94: 5-10.14-15; Matius 11: 25-27.MENGENALI TUHAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Mengenali Tuhan. Yuvita, muridkelas dua SD baru seminggu masuksekolah. Di dalam pelajaran agama, mereka diajarkan berdoa “Bapa Kami” dandoa-doa umum lainnya. Murid-murid diminta gurunya untuk mencatat rumusan doaBapa Kami. Tetapi Yuvita hanya menuliskan judul doa “Bapa Kami”, lalu dibawahnya ia menggambar wajah seorang lelaki: rambut agak tebal dan keriting,berkumis dan jenggot tipis. Ibu guru kemudian bertanya mengapa Yuvita menggambar wajah itu. Murid itumenjawab: "Doa Bapa Kami sudah aku hafal, padahal aku mau sesuatu yanglebih, yaitu wajah Bapa Allah. Karena aku tak tahu wajah Tuhan Allah, aku lebihbaik gambar wajah bapakku di rumah. Kan dia juga baik seperti TuhanAllah". Yuvita mewakili kita semua orang beriman yang ingin mengenali Tuhan Allahsecara nyata. Tetapi sama seperti dia, kita pasti kesulitan menentukanwajah-Nya seperti apa atau siapa. Tidak seorang pun manusia mampu melakukanini, tapi Yesus Kristus yang adalah Putra Allah justru melakukan bagi kita.Wajah Yesus tidak asing bagi kita. Mengenali Dia, melihat wajah-Nya danberjumpa Dia, ialah sama saja dengan mengalami Bapa Allah. Secara khusus pada hari ini kita bertemu Tuhan Allah sendiri yangmemperkenalkan diri-Nya kepada kita. Melalui perikop kitab nabi Yesaya bab 10,Tuhan Allah menyatakan diri-Nya sebagai penguasa alam semesta dan terutama atassegala bangsa di bumi. Kejahatan yang dibuat oleh bangsa-bangsa tidak ber-Tuhanakan dikalahkan oleh kuasa Surgawi, di mana Allah memakai bangsa Asyur untukmenindas mereka. Sesungguhnya Tuhan hendak menyadarkan mereka agar merekasegera bertobat dan berbalik kepada-Nya. Yesus memperkenalkan Allah sebagai Tuhan yang telah menjelma di dalamdiri-Nya. Ia sendiri mengenal Allah Bapa dan seperti apa Allah Bapa itu, kitahanya bisa mendapatkan itu dalam diri Yesus Kristus yang sedang berbicara danberjumpa dengan kita. Di dalam doa kepada Bapa, Yesus meminta supaya semuakebaikan dan kemurahan menjadi berkat-berkat bagi orang-orang sederhana, kecildan menderita. Orang-orang congkak, sombong dan cerdik susah sekali mengenaliTuhan. Banyak dari kita mengenali Tuhan sungguh-sungguh pada saat kesulitan danancaman penderitaan dan kita sangat membutuhkan pertolongan-Nya. Kita jugamengenali Tuhan saat Ia membebaskan kita dari segala bentuk penindasan danpenganiayaan. Kita pun mengenali Tuhan ketika kita dalam situasi sakit dantidak berdaya. Di dalam hidup yang sederhana dan rendah hati kita juga mengenalTuhan.Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Allah yang maha kuasa, kuatkanlah kami denganberkat-berkat-Mu, supaya kami dapat mengenali Engkau dengan tanpa halangandalam segala situasi hidup kami. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam namaBapa ...
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 14 Juli 2026Bacaan: "Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian." (Efesus 6:1)Renungan: Dimas adalah murid kelas 4 SD. Suatu hari gurunya memberi tugas membuat video tentang "Tokoh Panutanku". Teman-temannya memih pemain bola, youtuber, artis dll. Ketika tiba giliran Dimas presentasi, dia maju sambil membawa foto. "Itu siapa?" tanya temannya. "Itu Bapakku," jawab Dimas. "Setiap pagi Bapak bangun jam 5 buat antar aku sekolah. Kalau aku sakit, Bapak begadang menjaga aku. Kalau aku nakal, Bapak tetap doain aku." Teman-temannya terdiam. Ada yang ketawa kecil. Tapi Bu Guru bilang, "Itu pahlawan yang paling hebat, Dim." Malamnya Dimas cerita ke Bapaknya. Bapaknya memeluk Dimas sambil berkata, "Nak, Bapak juga belajar jadi orang tua yang baik dari Tuhan." Sejak itu Dimas menjadi anak yang lebih taat. Kalau disuruh belajar, dia tidak menjawab "nanti". Kalau disuruh membantu mencuci piring, dia langsung melakukannya. Taatilah orang tuamu di dalam Tuhan artinya mendengar dan melakukan apa yang orang tua minta, selama itu tidak bertentangan dengan kehendak Tuhan. Mengapa? Karena "haruslah demikian". Tuhan memberikan orang tua sebagai wakil-Nya di dalam keluarga. Melalui mereka Tuhan memberi kita makan, sekolah, nasihat, dan doa. Taat bukan karena takut dimarahi tapi karena kita mengasihi Tuhan. Anak zaman sekarang terlalu pandai. Mereka bisa buka HP sendiri dan bisa mencari jawaban di Google. Tapi kadang karena "merasa lebih tahu", mereka jadi sering meremehkan orang tua. Mereka susah mendengarkan nasihat orang tua. Kalau orang tua bicara, mereka menjawab "Tau... Tau..." tapi sambil main HP. Mereka juga suka membantah. Disuruh belajar jawabnya, "Ah ntar", disuruh beresin kamar jawabnya, "Ribet". Mereka juga kurang menghargai orang tua. Lupa mengucapkan terima kasih untuk makanan, baju, uang sekolah dll. Taat itu bukan berarti jadi anak penakut. Taat itu berarti jadi anak yang pintar, karena tahu siapa yang Tuhan pakai untuk menjaganya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk Papa dan Mama yang Engkau berikan kepadaku. Ampuni aku kalau sering membantah dan membuat mereka sedih. Ajarilah aku menjadi anak yang taat, seperti Yesus yang juga taat kepada Maria dan Yusuf. Amin. (Dod).
NAIDOC Week which ran from Sunday 5 July to Sun, 12 July has given an Indonesian painter and an Indonesian dancer to deepen their understanding of the First Nations history and culture through their involvement in 'To All the Steps that Shake the Land's Memory' at Campbelltown Arts Centre Exhibition, NSW. - Pekan NAIDOC, yang berlangsung dari hari Minggu, 5 Juli hingga Minggu, 12 Juli, memberikan kesempatan bagi seorang pelukis dan seorang penari asal Indonesia untuk memperdalam pemahaman mereka mengenai sejarah dan budaya Masyarakat Adat (First Nations) melalui keterlibatan mereka dalam pameran 'To All the Steps that Shake the Land's Memory' di Campbelltown Arts Centre, NSW.
Bahasa Melayu semakin layu… atau sebenarnya sedang berevolusi?Dalam episod khas NoTapis ‘Live’ sempena Piala Podcast 2026 di Institut Millennia, kami membincangkan masa depan bahasa Melayu bersama Setiausaha Parlimen Kanan (Pendidikan merangkap Pembangunan Negara), Dr Syed Harun Alhabsyi; pengasas bersama Meja Conteng, Cik Nur Aisyah Lyana Mohamed Satria dan pencipta kandungan Cik Sofia Duad (soficattt).Melalui undian secara langsung bersama hadirin, kami mengupas persoalan yang dekat dengan generasi muda: Adakah anak muda kini belajar bahasa Melayu daripada media sosial seperti TikTok? Perlukah kita risau dengan bahasa rojak? Sejauh mana pencipta kandungan bertanggungjawab membentuk penggunaan bahasa Melayu? Adakah bahasa Melayu benar-benar semakin hilang, atau sekadar berubah mengikut zaman? Perbincangan ini menunjukkan bahawa bahasa Melayu bukan sahaja kekal relevan dalam era digital, malah terus mendapat tempat menerusi wadah baharu seperti podcast dan vlog, yang semakin mendapat sambutan dalam kalangan golongan muda.See omnystudio.com/listener for privacy information.
Pdt. Rubin Ong (TB) Kejadian 1:26Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa tas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
Paradigma transmigrasi hari ini telah berubah. Jika dulu transmigrasi dimaknai sebagai pemindahan penduduk antar pulau, kini Kementerian Transmigrasi hadir dengan misi baru, memberdayakan masyarakat di kawasan transmigran agar lebih berdaya, mandiri secara ekonomi, dan menjadi penggerak pertumbuhan di daerah. Melalui program-program prioritas seperti Tim Ekspedisi Patriot, pengembangan sentra ekspor durian, hilirisasi komoditas, hingga dukungan terhadap swasembada pangan dan energi, serta transformasi wilayah strategis seperti Batam dan Papua, transmigrasi kini menjadi lokomotif baru pembangunan ekonomi nasional. Selengkapnya dapat anda simak dalam Podcast Radio Elshinta bersama Menteri Transmigrasi RI M Iftitah Sulaiman Suryanagara, pada Rabu, 8 Juli 2026, pukul 16.05 WIB @Kementrans_RI
Pendekatan informal yang dilakukan Pak Jokowi terhadap masyarakat, ketua adat, dan tokoh daerah dinilai jauh lebih efektif dan dekat dengan rakyat dibandingkan pendekatan formal birokrasi. Strategi ini memudahkan masyarakat untuk mengakses, bertemu, dan menyampaikan aspirasi mereka, sekaligus membuat Pak Jokowi dianugerahi berbagai gelar adat.
Bagaimana jika kunci untuk menguasai masa depan yang penuh ketidakpastian tidak terletak pada kemampuan meramalnya, melainkan pada keberanian kita untuk merajutnya secara aktif hari ini? Di sinilah letak kehebatan revolusioner kerangka kerja Three Horizons, sebuah kompas dinamis yang tidak hanya mendemistifikasi kompleksitas zaman, tetapi juga membebaskan kita dari belenggu prediksi linier yang kaku. Melalui lensa "masa depan refleksif" (reflexive futures), alat ini menyadarkan kita bahwa setiap keputusan dan tindakan hari ini adalah benang merah yang secara sadar membentuk realitas esok hari. Kehebatan sejati dari metode ini terletak pada kemampuannya meredam friksi internal dengan mengubah benturan ego antara manajer operasional (H1), wirausahawan agresif (H2), dan pemikir visioner (H3) menjadi sebuah simfoni kolaborasi yang harmonis. Transisi radikal ini digambarkan secara indah bagaikan fase kepompong, di mana struktur ulat bulu yang lama harus melebur demi memberi ruang bagi tumbuhnya pola baru kupu-kupu yang tangguh dan adaptif. Dengan peta navigasi yang taktis, Three Horizons memastikan organisasi Anda dapat mengelola proses metamorfosis ini tanpa kehilangan arah atau stabilitas operasional. Jangan biarkan organisasi, bisnis, atau komunitas Anda terjebak menjadi ulat bulu yang sekadar bertambah gemuk tanpa pernah memiliki kemampuan untuk mengepakkan sayap ke udara bebas. Inilah saatnya mengambil tindakan nyata: terapkan metode Three Horizons sekarang juga, runtuhkan sekat-sekat pola pikir kolot yang menghambat inovasi, dan jadilah arsitek utama dalam memimpin transisi hebat demi membentuk masa depan dunia yang lebih hijau, adil, dan berkelanjutan!
Perjalanan karier tamu #QNAMETROTV kali ini dimulai dari dunia konsultan dan pengamat politik, hingga dipercaya menjadi Penasehat Khusus Bidang Komunikasi Presiden Prabowo Subianto. Melalui pengalaman tersebut, ia dapat berbagi pandangannya tentang tantangan komunikasi negara, dinamika pengambilan keputusan, hingga bagaimana menjaga keseimbangan antara kritik publik dan kebutuhan pemerintah untuk menyampaikan kebijakan secara efektif.
Sidang perdana gugatan praperadilan yang diajukan oleh Roy Suryo terkait penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik resmi bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kasus ini bermula dari tudingan mengenai ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yang sempat viral di media sosial. Roy Suryo selaku pihak pemohon hadir secara langsung di ruang sidang dengan didampingi oleh jajaran tim kuasa hukumnya untuk menguji keabsahan proses penetapan tersangka oleh pihak kepolisian. Melalui laporan langsung jurnalis di lapangan, sidang ini akan mengupas tuntas pokok-pokok permohonan pembelaan serta melihat kesiapan administrasi dari kedua belah pihak yang bersengketa.
Kondisi pascagempa kembar yang mengguncang Venezuela dilaporkan kian memprihatinkan dengan tingkat kerusakan terparah melanda lingkungan Playa Grande di Catia La Mar Negara Bagian La Guaira. Melalui rekaman gambar dari udara terlihat jelas bangunan-bangunan bertingkat runtuh menjadi puing serta struktur tersisa mengalami kerusakan struktural yang sangat parah. Merespons situasi darurat tersebut Pelaksana Tugas Presiden Venezuela Delcy Rodriguez mengambil langkah tegas dengan menutup total akses menuju La Guaira dan mengerahkan lebih dari 100 unit alat berat untuk mendukung proses evakuasi. Ketua Majelis Nasional Jorge Rodriguez mengonfirmasi bahwa jumlah korban meninggal dunia telah melonjak tajam menjadi 1.430 jiwa sementara platform kedaruratan setempat melaporkan lebih dari 68.000 orang kini dinyatakan hilang dengan nasib yang belum diketahui.
Program Laga Perubahan Partai NasDem Fase Kedua resmi ditutup setelah berlangsung selama tiga hari penuh dari tanggal 26 hingga 28 Juni 2026. Melalui kegiatan bimbingan teknis yang dipusatkan di Akademi Bela Negara Partai NasDem Jakarta ini ratusan kader dari delapan kota serta kabupaten di Provinsi Banten diberikan pembekalan intensif. Pelatihan tersebut difokuskan pada penguatan struktur organisasi partai pemahaman ideologi serta penyusunan strategi komunikasi publik yang efektif untuk menyerap masalah di tingkat akar rumput. Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim menutup langsung agenda laboratorium gerakan perubahan ini dan memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran DPW Banten. Langkah strategis ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas kader secara signifikan sekaligus mengamankan perolehan target suara partai di wilayah Banten pada kontestasi politik mendatang.
Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat meluncurkan program percontohan ekosistem pemberdayaan masyarakat terintegrasi berbasis kawasan ekspor di Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Program ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk mengoptimalkan potensi ekonomi lokal sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan di wilayah tersebut. Melalui pendekatan terintegrasi, program ini diharapkan mampu memperkuat rantai nilai produksi masyarakat agar lebih berdaya saing dan mampu menembus pasar ekspor.
Hello Listeners!Di episode kali ini Wulan ngobrol-ngobrol dengan penyanyi Surakarta yang namanya mulai dikenal luas setelah berhasil masuk Top 4 ajang pencarian bakat, yang kemudian membuka jalan bagi kariernya di industri musik Indonesia dan kali ini membahas tentang debut albumnya. Episode kali ini kita ditemani NUCA.Raja Giannuca atau yang lebih di kenal dengan NUCA dikenal memiliki karakter vokal yang lembut, emosional, dan hangat. NUCA merilis album debutnya berjudul “EUNOIA” yang menjadi babak penting dalam kariernya karena menampilkan sisi NUCA yang lebih dewasa, jujur, dan personal. “EUNOIA” berisi 8 track, terdiri dari 5 lagu baru dan 3 lagu yang telah dirilis sebelumnya . “EUNOIA” diambil dari bahasa Yunani Kuno yang berarti “pemikiran yang baik.” Melalui album ini, NUCA ingin mengajak pendengar masuk ke dalam dunianya melihat pengalaman baik dan buruk yang ia jalani dari perspektif dirinya. Album ini juga menjadi bentuk kejujuran NUCA terhadap dirinya sendiri, sekaligus penegasan bahwa ia bukan lagi sekadar sosok yang dulu dikenal sebagai penyanyi cilik, melainkan musisi muda yang sedang tumbuh dengan perspektif yang semakin matang.Untuk Cerita lebih lengkapnya yuk dengarkan obrolan Langsung di Channel Podcast Bingkai Suara Season 8 di Spotify, Apple Podcast, Youtube atau kunjungi website kita di www.bingkaikarya.com
Setiap hari, kita berhadapan dengan pilihan. Di tengah tekanan, godaan, dan ekspektasi yang tak pernah berhenti, satu soalan sentiasa kembali: kepada siapa kita menyerahkan hidup kita? Dalam episod terbaru Message-To-Go Podcast, Pr Kenneth Chin membawakan mesej yang tajam dan menyentuh hati bertajuk "Pilih Yesus".Melalui kisah benar seorang ibu baru yang bergelut antara kerohanian dan tuntutan harian, Pr Kenneth menyingkap satu kebenaran yang sering kita abaikan — apabila hati kita kering di hadapan Tuhan, kekeringan itulah yang tanpa sedar kita berikan kepada orang-orang di sekeliling kita.Mesej ini berbicara kepada kita semua — pelajar, pekerja, ibu bapa, sesiapa pun. Bahawa di tengah tekanan yang paling besar sekalipun, kita masih boleh berkata "Ya" kepada Yesus. Dan apabila kita memilih firman-Nya, api-Nya tidak akan pernah padam dalam hidup kita.________________________________Every day, we are faced with choices. Amid the pressures, temptations, and expectations that never stop, one question keeps coming back: who do we entrust our lives to? In the latest episode of the Message-To-Go Podcast, Pastor Kenneth Chin delivers a sharp and heartfelt message titled "Choose Jesus".Through the true story of a new mother wrestling between her spiritual life and the demands of daily living, Pastor Kenneth uncovers a truth we often overlook — when our hearts are dry before God, that same dryness is what we unknowingly pass on to the people around us.This message speaks to all of us — students, workers, parents, everyone. That even in the midst of our greatest pressures, we can still say "Yes" to Jesus. And when we choose His word, His fire will never go out in our lives.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Menurut Orang, Siapakah Anak Manusia Itu? Diambil dari: Matius 16:13–14 “Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: ‘Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?' Jawab mereka: ‘Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi.'”Wonder Kids, pernah tidak kamu mendengar banyak orang punya pendapat yang berbeda tentang seseorang? Ada yang bilang orang itu baik, ada yang bilang biasa saja, ada yang bilang hebat, tetapi belum tentu semua pendapat itu benar. Nah, itu juga terjadi pada Tuhan Yesus. Banyak orang melihat Yesus, mendengar pengajaran-Nya, dan melihat mujizat-Nya, tetapi mereka tetap punya jawaban yang berbeda-beda tentang siapa Dia sebenarnya.Sebelum Yesus menanyakan pertanyaan ini, Ia sudah melakukan banyak hal yang luar biasa. Ia menyembuhkan orang sakit, membuat orang lumpuh berjalan, memberi makan ribuan orang, dan menolong banyak orang yang menderita. Melalui semua itu, Yesus menunjukkan kasih dan kuasa-Nya. Tetapi walaupun orang-orang melihat semua itu, tetap saja tidak semua orang mengenal Yesus dengan benar.Ada yang mengira Yesus hanyalah nabi besar. Ada yang berpikir Yesus seperti Yohanes Pembaptis atau Elia. Pendapat-pendapat itu memang terdengar baik, tetapi tetap belum cukup. Mengapa? Karena Yesus bukan sekadar nabi, bukan sekadar guru, dan bukan sekadar orang baik. Yesus jauh lebih besar dari semua itu. Yesus adalah Anak Allah, Mesias yang dijanjikan.Wonder Kids, ini mengajarkan kita bahwa melihat perbuatan Yesus saja belum cukup kalau hati kita tidak sungguh mau percaya. Orang banyak bisa punya banyak pendapat, tetapi yang paling penting adalah: siapakah Yesus menurut kamu? Apakah kamu hanya ikut kata orang? Ataukah kamu sungguh mengenal Yesus dari firman Tuhan?Kadang-kadang kita juga bisa seperti itu. Kita tahu cerita-cerita tentang Yesus, kita dengar guru Sekolah Minggu bercerita, kita ikut menyanyi tentang Yesus, tetapi kita belum sungguh bertanya dalam hati, “Siapakah Yesus bagiku?” Tuhan mau kita bukan hanya tahu pendapat orang lain, tetapi sungguh percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Coba katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, aku tidak mau hanya ikut kata orang. Tolong aku mengenal Engkau dengan benar melalui firman-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sudah menunjukkan siapa diri-Mu melalui perkataan dan perbuatan-Mu. Tolong aku supaya tidak hanya mendengar pendapat orang lain, tetapi sungguh mengenal dan percaya kepada-Mu sebagai Tuhan dan Juruselamatku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: yang paling penting bukan apa kata orang tentang Yesus, tetapi apakah kamu sungguh mengenal dan percaya kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus dan Kedua Belas MuridDiambil dari: Matius 10:1 “Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.”Wonder Kids, kita tahu bahwa Tuhan Yesus sangat peduli supaya orang-orang mengerti siapa Dia sebenarnya. Yesus tidak pernah asal berkata, “Aku Mesias,” lalu memaksa orang untuk percaya. Sebaliknya, hidup Yesus menunjukkan dengan jelas siapa diri-Nya.Salah satu hal yang menarik adalah Yesus memilih dua belas murid. Mengapa dua belas? Apakah itu hanya kebetulan? Tidak. Angka dua belas sangat penting bagi bangsa Israel, karena Israel memiliki dua belas suku. Jadi saat Yesus memilih dua belas murid, Yesus sedang menunjukkan sesuatu yang besar. Yesus sedang membentuk umat Allah yang baru, dan menunjukkan bahwa di dalam diri-Nya, janji Allah sedang digenapi.Ini berarti Yesus bukan hanya guru biasa. Guru biasa tidak memilih dua belas murid untuk menunjukkan penggenapan rencana Allah. Tetapi Yesus melakukannya dengan sengaja. Melalui tindakan-Nya, Yesus sedang menunjukkan bahwa Dia datang sebagai Mesias yang dijanjikan.Yang menarik lagi, Yesus punya banyak pengikut, tetapi Ia memilih hanya dua belas sebagai kelompok khusus. Ini bukan tanpa alasan. Yesus sedang membentuk dasar bagi pekerjaan besar yang akan diteruskan setelah kematian dan kebangkitan-Nya. Murid-murid itu akan menjadi saksi tentang Yesus dan memberitakan Injil ke banyak tempat.Wonder Kids, ini mengajarkan kita bahwa Yesus melakukan segala sesuatu dengan tujuan. Tidak ada yang asal-asalan. Bahkan hal yang kelihatannya sederhana, seperti memilih jumlah murid, ternyata penuh arti. Tuhan Yesus sungguh tahu apa yang sedang Ia kerjakan.Dan untuk kita hari ini, ada satu pelajaran yang indah: Yesus bukan hanya memanggil murid-murid zaman dulu. Yesus juga memanggil kita untuk mengikut Dia. Mungkin kita bukan bagian dari dua belas murid itu, tetapi kita tetap dipanggil untuk menjadi pengikut Yesus yang setia, belajar dari-Nya, dan hidup bagi-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau memanggil orang untuk mengikut-Mu. Tolong aku menjadi murid-Mu yang setia.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Mesias yang dijanjikan Allah. Tolong aku supaya bukan hanya tahu tentang Engkau, tetapi sungguh mau mengikut Engkau sebagai murid-Mu yang setia. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus melakukan segala sesuatu dengan tujuan, dan Dia juga memanggilmu untuk menjadi murid-Nya yang setia. Tuhan Yesus memberkati.
Renungan D'Message || RESTORASI MELALUI KRISTUS II Ps. Steven Liem
Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, meninjau dan memimpin rapat koordinasi terkait pemetaan masalah akibat bencana gempa bumi yang melanda Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Melalui tinjauan tersebut, BNPB akan membangun hunian sementara (huntara) bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Hati Tersuci Maria Keuskupan Maumere, Indonesia. 2 Raja-Raja 11: 1-4.9-18.20; Mazmur tg 132: 11-12.13-14.17-18; Matius 6: 19-23.ARAH HATI Tema renungan kita pada hari ini ialah: Arah Hati. Mujizatyang terjadi pada manusia tidak terlepas dari doa-doa yang kita panjatkan. Kitamemperoleh keuntungan jasmani dan rohani berkat doa-doa kita. Melalui doa danjalinan relasi dengan Tuhan, terjadilah suatu arah hati manusia kepada Tuhan.Doa yang tidak disertai dengan arahan hati, pikiran, dan jalinan cinta denganTuhan akan menjadi doa yang sesat. Di luar waktu, tempat dan suasana doa, arah hati kita bisake mana saja mengikuti keinginan hati. Biasanya yang sangat umum menjadi tujuanperhatian keinginan hati manusia ialah kekayaan dunia. Seorang pemuda sedangberjudi bola pada saat terjadi perhelatan sepak bola piala dunia tahun ini. Ketika ia sedang menghadiri Misapada hari Minggu, seluruh perhatian dan kecondongan hatinya ialah kemenangantim favoritnya. Misa Kudus itu sebenarnya tidak bernilai bagi dia pada saatitu. Ini adalah sebuah contoh arahan hati yang sebenarnya kepada Tuhan, tetapi bisa dengangampang berubah arahnya kepada peristiwa dan kenikmatan duniawi. Pada hari iniSabda Tuhan memberi peringatan bahwa kekayaan duniawi dan harta milik banyakkali menjadi ancaman untuk ketenangan dan kedamaian hati kita. Kita akan mudahsekali terbawa dan termakan oleh keinginan untuk terus mencari, mendapatkan danmemilikinya. Banyak dari kita berpikir bahwa setelah kita memiliki semua itukita akan menjadi aman dan tenang. Yesus mengatakan bahwa cara hidup seperti inimemperhambakan dan membodohkan. Harta milik, uang, dan kepentingan duniawimemang kita perlukan, tetapi bukan untuk menggantikan arahan hati kita kepadaTuhan. Semua itu tidak mungkin kita bawa setelah kematian di dunia ini. Hartadan tujuan surgawilah yang harus menjadi fokus perhatian dan keseriusan kita. Dengan firman pada hariini Tuhan berkenan membuka hati, budi dan kehendak kita untuk menimbun danmemperbanyak harta surgawi kita. Harta surgawi kita tidak mungkin tersimpan di bank sepertiuang dan harta dunia. Suatu saat bank itu dibobol atau terkena kecelakaan maka harta dunia akan hilang. Tetapi harta surgawi sepertihidup rohani, hubungan dengan Tuhan, ajaran Tuhan, semangat pelayanan dan kasihyang tersimpan di dalam kerajaan Allah, tidak mungkin hilang. Harta itu yangmenemani kita setelah kematian nanti. Kalau Anda ditanya: di manakah hartamu?Atau ke mana arah hatimu? Sebagai pengikut Kristus, jawabannya harus menjadi:harta surgawi. Peristiwa pemusnahan kekuasaan Baal yang dikisahkan dalam bacaanpertama hari ini memperkuat keyakinan kita bahwa Kerajaan Allah yang berdiritegak di dunia harus dapat mempertahankan harta surgawi kita di dunia. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha kuasa, semoga hati kami selalutertuju kepada-Mu dan akhirnya beristirahat di dalam Dikau selama-lamanya.Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa...
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 9 Juni 2026Bacaan: "Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami." (2 Korintus 5:20)Renungan: Sebelum sebuah film diluncurkan, biasanya produsen film akan meluncurkan lebih dulu trailernya. Di trailer yang biasanya hanya berdurasi 1-3 menit ini, ditampilkan cuplikan-cuplikan sebuah film yang dimaksudkan untuk membuat orang tertarik menonton filmnya. Membuat trailer ini tak mudah. Narasi yang disampaikan, cuplikan adegan yang dipilih ditampilkan, musik yang ditampilkan, harus menarik dan membuat orang yang melihat penasaran untuk menonton. Tidak heran, untuk film yang sudah ditunggu-tunggu banyak orang, trailernya bisa dirilis sejak setahun sebelum filmnya tayang, dibuat dalam beberapa versi, dan menjadi pembahasan tersendiri oleh para fans film itu. Bahkan ada penghargaan untuk trailer terbaik di beberapa festival film. Jika trailernya menarik, filmnya juga harus benar-benar menarik atau orang akan merasa tertipu. Sebaliknya, film bagus tapi trailernya buruk juga patut disayangkan. Sadarkah kita bahwa kehidupan kita juga ibarat sebuah trailer film? Orang-orang melihat hidup kita, bagaimana sikap dan karakter kita, bagaimana keputusan-keputusan kita, cara kita merespons segala sesuatu, dan prioritas hidup kita. Sebagai pengikut Kristus, semua itu ibarat trailer tentang Kristus yang kita ikuti. Alkitab berkata bahwa kita adalah utusan Kristus (2 Kor. 5:20). Orang percaya adalah ibarat surat Kristus yang bisa dibaca semua orang (2 Kor. 3:2-3). Sebelum benar-benar mengenal Kristus, maka orang dunia akan melihat terlebih dulu hidup kita, sikap kita, dan keputusan-keputusan yang kita buat. Apakah ucapan kita membuat orang tertarik datang pada Kristus? Ataukah tindakan kita justru membuat orang ilfeel dengan Kristus dan kekristenan? Melalui kitalah, orang dunia mendapatkan kesan pertama tentang Kristus. Dan jika trailer film kadang lebih menarik dari film aslinya, tidak demikian dengan Kristus. Ketika seseorang tertarik melihat hidup seorang Kristen yang dipenuhi damai sejahtera, sukacita, dan kasih, sehingga ia membuka hati untuk Kristus secara pribadi, maka ia akan mendapati hal yang jauh lebih indah lagi! Nah, sudahkah kita menjalankan peran kita sebagai trailernya Tuhan? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, jadikanlah aku alat-Mu, sehingga melalui kehadiranku banyak orang tertarik untuk mengenal dan mengikut-Mu. Amin.
Khutbah Idul Adha: Mewujudkan Tauhid melalui Ibadah Kurban ini merupakan rekaman khutbah idul adha yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A. di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor, pada Senin, 10 Dzulhijjah 1447 H / 27 Mei 2026 M. Khutbah Idul Adha: Mewujudkan Tauhid melalui Ibadah Kurban Hari ini umat Islam berhari […] Tulisan Khutbah Idul Adha: Mewujudkan Tauhid melalui Ibadah Kurban ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Pdm. Handoyo Salim (TB) Ibrani 1:1-2aSetelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada
Khutbah Jumat Singkat: Meneladani Nabi Ibrahim ini merupakan rekaman khutbah Jum’at yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor, pada 15 Dzulqa’dah 1447 H / 1 Mei 2026 M. Khutbah Jumat Pertama: Meneladani Nabi Ibrahim Setiap manusia sangat membutuhkan qudwah atau teladan dalam hidupnya. Melalui teladan, […] Tulisan Khutbah Jumat Singkat: Meneladani Nabi Ibrahim ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Wilayah Padang terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan karyawan dengan menggelar kegiatan Health Talk.Program ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang sehat, aktif, dan produktif di lingkungan perusahaan.Dikutip dari Harian Singgalang, kegiatan yang digelar di kantor wilayah BRI Padang tersebut menghadirkan tenaga medis dari Semen Padang Hospital (SPH) sebagai mitra edukasi kesehatan.Karyawan mendapatkan pemahaman langsung mengenai pentingnya menjaga kondisi fisik demi menunjang performa kerja.Di sesi utama, dr. Ainil Mardiah, Sp.GK menekankan bahwa gaya hidup seimbang menjadi kunci utama menjaga stamina dan fokus saat bekerja. Menurutnya, kesehatan yang baik berbanding lurus dengan produktivitas karyawan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.Selain edukasi, BRI juga menyediakan layanan kesehatan terpadu di lokasi kegiatan. Karyawan dapat memanfaatkan pemeriksaan kesehatan dasar, konsultasi dokter umum, hingga konsultasi gizi secara langsung.Fasilitas ini memberi kesempatan bagi peserta untuk mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini sekaligus memperoleh rekomendasi medis yang tepat.Regional CEO BRI Region 3 Padang, Riza Pahlevi, menegaskan bahwa kesehatan karyawan merupakan investasi jangka panjang bagi perusahaan. Melalui kegiatan ini, BRI tidak hanya menghadirkan edukasi kesehatan, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang berkelanjutan.Ke depan, program Health Talk diharapkan terus digelar sebagai bagian dari sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dimulai dari tempat kerja.
Limbah kaca atau Glass Waste merupakan material kaca yang sudah tidak terpakai, pecah, atau menjadi sisa produksi yang dibuang karena tidak lagi memiliki nilai guna bagi pemiliknya. Secara teknis, kaca adalah material anorganik padat yang dibuat melalui proses peleburan campuran pasir silika, soda abu, dan batu kapur pada suhu yang sangat tinggi. Karakteristik utama limbah ini adalah sifatnya yang non-biodegradable, artinya kaca tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme di alam meskipun terkubur selama ribuan tahun. Limbah kaca yang tidak dikelola dengan benar menyimpan risiko fisik yang signifikan terhadap keselamatan manusia dan hewan di lingkungan sekitar. Bahaya paling nyata berasal dari sifat mekanisnya; pecahan kaca memiliki tepian yang sangat tajam dan tidak mudah tumpul meskipun terpapar cuaca dalam waktu lama. Di area permukiman atau fasilitas umum, pecahan botol, cermin, atau kaca jendela yang berserakan dapat menyebabkan luka sayat dalam, laserasi, hingga pendarahan hebat bagi pejalan kaki atau petugas kebersihan yang tidak menggunakan alat pelindung diri yang memadai. Selain itu, limbah kaca yang menumpuk di lahan terbuka dapat bertindak sebagai lensa sferis. Melalui efek teodolit atau konsentrasi cahaya matahari, serpihan kaca bening dapat memfokuskan panas ke titik tertentu pada material mudah terbakar seperti daun kering atau plastik, yang berpotensi memicu kebakaran hutan atau lahan secara spontan di musim kemarau. Dari perspektif kesehatan masyarakat dan ekosistem, limbah kaca menimbulkan ancaman jangka panjang yang bersifat tidak langsung namun berbahaya. Karena sifatnya yang anorganik dan tidak dapat terurai (non-biodegradable), botol atau wadah kaca yang terbuang di selokan atau lahan kosong seringkali memerangkap air hujan, menciptakan genangan air statis yang menjadi sarang ideal bagi nyamuk Aedes aegypti untuk berkembang biak, sehingga meningkatkan risiko penyebaran penyakit demam berdarah (DBD) yang cepat menular.
PPIA Victoria annually conducts an educational event called Knowledge for the Nation's Children (Ilmu Untuk Anak Bangsa - IUAB). This year's program will be held in Melbourne on April 26th. The Indonesian program will be held in North Sumatra. - PPIA Victoria setiap tahunnya melaksanakan program yang edukatif yang diberi nama Ilmu Untuk Anak Bangsa (IUAB). Untuk tahun ini akan dilaksanakan di Melbourne pada tanggal 26 April. Sedangkan kegiatan di Indonesia nantinya akan dilaksanakan di Sumatra Utara.
Jaranan is a traditional Javanese folk dance, where the dancers riding woven bamboo horses, often in a trance-like or possessed state. This performance which serves as both entertainment and ancestral ritual often involving mystical elements. Hence the role of Pawang or shaman is very important. - Jaranan adalah tarian rakyat tradisional Jawa, di mana para penari menunggangi kuda bambu anyaman, seringkali dalam keadaan seperti kesurupan atau kerasukan. Pertunjukan ini berfungsi sebagai hiburan dan ritual leluhur yang seringkali melibatkan unsur-unsur mistis dan filosofi. Oleh karena itu, peran Pawang atau dukun sangat penting.
Through the title 'Jelma', artists from Indonesia and Australia joined forces to reinterpret the richness of the Indonesian legend “Lutung Kasarung” in a show that bridges traditional roots and contemporary aesthetics. - Melalui judul 'Jelma', para seniman dari Indonesia dan Australia bergabung untuk menafsirkan ulang kekayaan legenda Indonesia "Lutung Kasarung" dalam sebuah pertunjukan yang menjembatani akar tradisional dan estetika kontemporer.
Memahami Keagungan Al-Qur’an melalui Kisah Ulul Azmi adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Al-Burhan Min Qashashil Qur’an. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin, 5 Ramadhan 1447 H / 23 Februari 2026 M. Kajian Tentang Memahami Keagungan Al-Qur’an melalui Kisah Ulul Azmi Kajian ini merujuk pada kitab Al-Burhan min […] Tulisan Memahami Keagungan Al-Qur’an melalui Kisah Ulul Azmi ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Lucy Leonardi shared what event changed her perspective on the planet we live on and what concrete steps she is taking for environmental sustainability. - Lucy Leonardi membagikan peristiwa apa yang mengubah cara pandangnya terhadap planet yang kita tinggali ini dan langkah nyata apa yang diambilnya untuk keberlangsungan lingkungan.