Podcasts about cukup

  • 519PODCASTS
  • 961EPISODES
  • 21mAVG DURATION
  • 1WEEKLY EPISODE
  • Jun 19, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about cukup

Latest podcast episodes about cukup

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 20 Juni 2026 - Menjadi saksi kehadiran Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 19, 2026 5:18


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 20 Juni 2026Bacaan: "Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya?" (Roma 10:14)Renungan: Shoichi Yokoi adalah salah satu serdadu Jepang yang bertempur di Perang Dunia II. Pada tahun 1944, Yokoi berada di Guam saat pasukan Amerika menyerang dan merebut pulau itu. Yokoi enggan menyerah dan memilih bersembunyi di hutan dengan beberapa temannya. Meski satu persatu temannya pergi atau wafat, Yokoi terus bertahan di hutan itu hingga 27 tahun, tanpa tahu Jepang telah menyerah pada 1945. Ketika ditemukan oleh beberapa nelayan, Yokoi sempat memberontak karena mengira ia akan ditawan musuh (sesuatu yang dianggap memalukan bagi prajurit Jepang). Sampai akhimya ia diberi tahu bahwa perang sudah berakhir beberapa dekade lalu. Saat Proklamasi Kemerdekaan dibacakan pada 17 Agustus 1945, mereka yang tinggal di pedesaan apalagi yang berada di pulau-pulau paling ujung Indonesia jelas belum tahu bahwa mereka telah menjadi bangsa merdeka. Teknologi dan komunikasi masih jauh dari saat ini. Harus ada orang yang memberi tahu mereka. Hingga akhirnya, cepat atau lambat berita tentang kemerdekaan Indonesia sampai ke telinga rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Kini semua rakyat Indonesia telah mengetahui bahwa mereka adalah bagian dari sebuah bangsa yang berdaulat. Demikian pula dengan berita tentang kemerdekaan yang lebih penting, yakni kemerdekaan manusia dari kutuk dosa. Dua ribu tahun lalu, di atas kayu salib, Yesus telah memerdekakan kita dari belenggu dosa. Namun hingga kini, masih banyak orang yang belum pernah mendengar kabar tentang hal itu. Seperti prajurit Yokoi tadi, mereka masih hidup dalam ketakutan, ketidakpastian, dan penderitaan. Ya, inilah tugas kita! Kita harus menyebarkan kabar tentang keselamatan itu kepada mereka yang belum juga mendengarnya. Cukup beritahukan kabar gembira ini kepada mereka. Jelaskan ketika mereka ingin lebih tahu tentang siapa Yesus. Tunjukkan kasih-Nya melalui sikap hidup kita. Mengenai respons mereka, itu urusan mereka dengan Tuhan. Inilah yang Tuhan mau untuk kita lakukan? Tuhan pun berjanji bahwa la akan menyertai kita, yang artinya la akan memampukan kita. Jadi, tunggu apa lagi? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kemauan untuk memberitakan tentang kasih-Mu kepada orang lain melalui perkataan dan perbuatanku, sehingga semakin banyak orang mengenal Engkau melalui kehadiranku. Amin. (Dod).

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 18 Juni 2026 – Mat 6:7-15 : Berdoa saja Apakah Cukup?

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Jun 17, 2026


Pembawa Renungan : Feice Novi Jakarta Mat 6:7-15.

GSKI City Blessing Semarang
Renungan D'Message || TIDAK CUKUP MENJADI BAIK II Ps. Steven Liem

GSKI City Blessing Semarang

Play Episode Listen Later Jun 15, 2026 11:37


Renungan D'Message || TIDAK CUKUP MENJADI BAIK II Ps. Steven Liem

Radio Elshinta
Vonis 10 Bulan untuk Babinsa Penganiaya Pelajar hingga Tewas, Cukup Adil?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later May 30, 2026 11:39


#DiskusiInteraktif Pengadilan militer memvonis 10 bulan dan tanpa pemecatan terhadap Babinsa penganiaya pelajar hingga tewas di Medan menuai kritik tajam, Apa solusinya?[TALK] Pengacara publik dari Pusat bantuan Hukum Masyarakat, Ralian Jawalsen&Dosen Pascasarjana Magister Hukum Universitas Sahid Jakarta, Saiful Anam

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Kristus Lebih Dari Cukup

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later May 25, 2026 6:53


Bpk. Andrew S (TB) Kolose 2:10dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia. Dialah kepala semua pemerintah dan penguasa.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-8 masa biasa, 26 Mei 2026, Peringatan Santo Filipus Neri, Imam

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 25, 2026 6:06


Dibawakan oleh Andre dan Felicia dari Paroki Roh Kudus di Keuskupan Surabaya, Indonesia. 1 Petrus 1: 10-16; Mazmur tg 98: 1.2-3ab.3c-4; Markus 10: 28-31.PERTOBATAN YANG TIDAK SIA-SIA Renungan kita pada hari ini bertema: Pertobatan yang TidakSia-Sia. Santo Petrus sebagai pemimpin Gereja perdana memiliki tanggung jawabsangat besar untuk memelihara dan mempertahankan iman umatnya. Para anggotaGereja yang kian hari kian bertambah merupakan para baptisan baru. Sebelumnya,mereka adalah penganut kepercayaan, falsafah atau ideologi lain, yangkebanyakan dianggap sebagai kafir oleh kaum Yahudi.  Pilihan mereka untuk meninggalkan kepercayaan atau alirankeyakinan yang lama dan menganut Kristen yang dikepalai oleh Kristus dipandangsecara umum sebagai suatu pertobatan. Petrus mengajarkan dan membimbing merekauntuk bertobat yang sungguh-sungguh atau bertobat yang tidak sia-sia. Petrusbukan berbicara tanpa dasar tentang pertobatan yang tidak sia-sia. Dasarnyaialah pengalamannya sendiri bersama rekan-rekan rasul dan para murid Yesus yangpertama. Pada awalnya di sekitar Galilea di daerah Yudea, Petrusdan rekan-rekannya itu adalah penganut Yahudi. Mereka sama dengan semua umatYahudi yang lain. Mereka memiliki kitab-kitab hukum Musa dan semua tradisikeberagamaannya. Tetapi Yesus Kristus datang dan membawa perubahan dalam hidupmereka. Kehidupan yang baru yang dibawa oleh Yesus menyempurnakan apa yangsudah diwariskan oleh agama Yahudi dan tradisinya. Itu yang kemudian haridinamakan Kristen. Petrus dan rekan-rekannya mengalami sendiri pertobatan, danpertobatan itu bukan suatu kesia-siaan. Apa yang dimaksud dengan pertobatan tidak sia-sia itu?Penginjil Markus pada hari ini memberikan satu definisinya. Pertobatan itubukan sekedar meninggalkan suatu hidup lama dan mengakui hidup baru. Itu samadengan orang yang meninggalkan satu tempat dan tiba di tempat tujuan yang baru.Cukup saja di situ. Di tempat yang baru ia tidak tahu mau berbuat apa ataubersikap seperti apa. Ini bukan sebuah pertobatan yang diminta oleh Tuhan. Itusama saja dengan pertobatan yang sia-sia. Sebaliknya, Petrus dan rekan-rekannya membuat pertobatandengan isinya ialah penyangkalan diri dan semua saja yang melekat pada dirisendiri bahkan seperti anggota-anggota keluarga, lalu yang lebih menantang lagiialah rela menjalani hidup dalam penderitaan dan penganiayaan. Ini adalah suatupertobatan yang sangat bermakna. Jadi seseorang yang bertobat sungguh-sungguhialah dia yang tetap sebagai pribadi manusia di dunia tetapi dengan pakaian,tubuh, dan sikap-perilaku Yesus Kristus. Seorang pribadi yang melekat denganbudaya dan tradisinya, tetapi isi hati, pikiran, kehendak, pola hidup, dansemangat hidup adalah Yesus Kristus. Itu adalah pertobatan yang tidak sia-siaatau suatu hidup baru yang radikal. Pertobatan ini yang menghidupkan Gerejasepanjang zaman.Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Bapa di surga, berkatilah kami supaya imanyang kami akui kepada Kristus bertahan hari ini dan sampai selama-lamanya. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...

AWR Indonesian - Daily Devotional
Jemaat saja tidaklah cukup

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later May 22, 2026 6:27


Dalam perjalanan keliling dari kota ke kota Paulus dan Silas menyampaikan keputusan-keputusan yang diambil para rasul dan para penatua di Yerusalem dengan pesan, supaya jemaat-jemaat menurutinya.

AWR in Indonesian - Renungan Harian
Jemaat saja tidaklah cukup

AWR in Indonesian - Renungan Harian

Play Episode Listen Later May 22, 2026 6:27


Dalam perjalanan keliling dari kota ke kota Paulus dan Silas menyampaikan keputusan-keputusan yang diambil para rasul dan para penatua di Yerusalem dengan pesan, supaya jemaat-jemaat menurutinya.

UMM FM
EPS 60 | BUNTING: Bukan Cuma Overthinking Eps 3 | Kenapa Kita Sering Merasa Tidak Cukup?

UMM FM

Play Episode Listen Later May 1, 2026 17:00


Halo Kawan Muda! Podcast UMMFM balik lagi nemenin hari kamu dengan program seru yang selalu beda tiap minggunya. Stay tuned ya, karena ada yang baru dan wajib kamu dengerin!

METRO TV
Alarm Keras Pel*c*han di kampus. Tak cukup skorsing! - Meet Nite Live MetroTv Edisi 105

METRO TV

Play Episode Listen Later Apr 19, 2026 10:23


Malam ini kita akan membahas soal kampus. Tempat yang seharusnya menjadi lokasi belajar paling aman untuk mengejar masa depan, malah menebar ancaman. Tidak pantas!Biasanya di kampus itu isinya mahasiswa stres gara-gara bolak-balik revisi skripsi. Dosen yang sebal gara-gara mahasiswanya mengulang mata kuliah tiap semester. Atau mentok isinya Magamon: Mahasiswa Galau Mode On. Galau gara-gara diputusin gebetan dengan alasan, "Kita tidak bisa lanjut, aku mau fokus skripsi dulu." Padahal memang sedang hobi party. Tembak langit!Harusnya kampus itu untuk menambah wawasan, bukan menambah kecemasan. Orang kuliah itu belajar teori dan gagasan, bukan cari trauma dan ketakutan. Jadi, belakangan di lingkungan perguruan tinggi, justru banyak kasus pelecehan seksual yang bikin kita makin ngeri.

Radio Elshinta
Marak Pelecehan di Kampus, Apakah Regulasi Sudah Cukup Kuat?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Apr 17, 2026 36:31


Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti maraknya kasus pelecehan seksual di lingkungan kampus dan menegaskan pelaku harus diproses hukum serta kampus wajib melakukan evaluasi menyeluruh. Lantas, apakah regulasi saat ini sudah cukup efektif menangani kekerasan seksual di dunia pendidikan?Hal ini disampaikan oleh Asisten Deputi Perumusan dan Koordinasi Kebijakan Bidang Perlindungan Hak Perempuan, Margareth Robin Korwa, SH, MH, dalam wawancara Elshinta News and Talk.

Ini Koper
#951 Cara Gampang Menyelamatkan Bumi

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 23, 2026 8:08


Hijau itu bukan sekadar jargon di atas kertas. Bukan pula sekadar seremoni menanam pohon yang lantas ditinggal mati. Hijau itu urusan hati dan isi piring kita. Kita sering terlalu sibuk mengkritik kebijakan global, tapi lupa mematikan lampu saat keluar kamar atau membiarkan keran air terus mengucur. Padahal, bumi ini tidak butuh pahlawan super. Ia hanya butuh orang-orang biasa yang sadar bahwa setiap tindakan kecil kita punya harga ekologis yang harus dibayar. Mari kita mulai revolusi ini dari meja makan. Cukup makan nasi sehari sekali. Lauknya satu macam saja—tidak perlu prasmanan setiap hari. Minumnya air putih atau teh tanpa gula. Lalu, lihatlah ke tetangga sebelah. Belanjalah di warung mereka, jangan semua-semua harus ke mal atau supermarket besar. Dengan begitu, kita bukan hanya memangkas jejak karbon transportasi, tapi juga menghidupkan ekonomi orang-orang terdekat kita. Kalau tujuannya dekat, jalan kaki sajalah. Jantung lebih kuat, dompet lebih aman. Perubahan gaya hidup ini memang tidak akan langsung mendinginkan suhu bumi besok pagi. Tapi bayangkan jika jutaan orang Indonesia melakukan hal serupa secara serentak. Satu orang mengurangi satu kantong plastik, satu orang memilah sampahnya sendiri, dan satu orang menanam satu pot tanaman di terasnya. Itu adalah kekuatan raksasa yang tidak bisa dibeli dengan anggaran negara mana pun. Menjadi hijau itu tidak harus mahal, justru sangat bersahaja. Mari kita kembali ke cara hidup yang hemat dan menghargai alam, demi Indonesia yang lebih segar untuk anak cucu kita.

Ini Koper
#929 Degrowth : Cukup itu Indah

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 15, 2026 5:42


Semua orang mengejar satu angka: pertumbuhan. Kalau ekonomi tumbuh 5 persen, menteri-menteri tersenyum lebar. Kalau turun sedikit saja, dunia seolah kiamat. GDP atau PDB sudah jadi "berhala" baru. Ia dianggap sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan sebuah bangsa. Makin tinggi angkanya, dianggap makin makmur rakyatnya. Padahal, benarkah begitu? Di sinilah muncul konsep yang bikin banyak ekonom gerah: Degrowth. Jangan salah sangka dulu. Ini bukan sekadar ekonomi yang merosot atau resesi.  Bagaimana Gegrowth bisa menjadi pilihan politik bangsa Indonesia ke depan?

OM BOB Indonesia
Pajak Kendaraan di Jateng Naik Cukup Besar. Jalanan Tetap Banyak yang Rusak, Kemana Duitnya? | Ep. 2664

OM BOB Indonesia

Play Episode Listen Later Feb 25, 2026 9:13


Muncul protes warga karena pajak kendaraan di Jateng dirasakan naik cukup besar setelah penerapan opsen pajak.

Radio Elshinta

Kalimat viral “cukup saya WNI, anak jangan” memicu polemik besar.Bukan hanya soal kewarganegaraan, tapi etika, nasionalisme, dan tanggung jawab penerima beasiswa negara.Episode ini membahas apakah skema Lembaga Pengelola Dana Pendidikan perlu penguatan komitmen kebangsaan, serta pelajaran penting bagi pemerintah dan calon awardee.Diskusi bersama Billy Mambrasar.

Be Unshakeable with Aiman Azlan
Cukup ke taaruf sebulan saja? | Taaruf Talk Live Podcast (10 Feb 2026)

Be Unshakeable with Aiman Azlan

Play Episode Listen Later Feb 11, 2026 54:35


Dalam episod ini, Aiman Azlan menjawab persoalan "Cukup ke taaruf sebulan saja?" dan banyak soalan lain.Ingin menjadi tetamu dalam episod podcast seterusnya?Klik: akademijodoh.com/podcastIngin belajar tentang persediaan kahwin & taaruf?Klik: akademijodoh.comIngin dapatkan personal coaching 1-to-1 dengan Aiman Azlan?Klik: vip.akademijodoh.comIngin dapatkan khidmat kaunseling pra-perkahwinan?Klik: syoknyakaunseling.com

Bacodan
Bacodan 15 - A letter to the fam

Bacodan

Play Episode Listen Later Jan 25, 2026 23:44


Radio Elshinta
Tren Polyworking: Saat Satu Pekeraan Tak Lagi Cukup

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Jan 23, 2026 35:05


Dulu, satu pekerjaan dianggap cukup. Hari ini, banyak anak muda justru menjalani lebih dari satu peran sekaligus. Fenomena ini dikenal sebagai polyworking. Bagi sebagian orang, ini peluang untuk bertahan dan berkembang. Namun bagi yang lain, justru menjadi sumber kelelahan baru.Di Vigenk – Visi Generasi Kini, kita akan membaca tren polyworking secara jernih:Apakah ini strategi yang perlu dikelola dengan sistem yang tepat, atau tanda perubahan besar dalam dunia kerja.Bersama kita telah hadir Tantri, System Management Expert dan Founder Xperteam Consultant.

Ini Koper
#820 Memahami Sepak Terjang Presiden Trump

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jan 17, 2026 12:02


Anda sudah tahu: dunia tahun 2026 ini bukan lagi milik para pakar yang duduk di menara gading. Dulu, banyak yang menganggap Donald Trump hanyalah sebuah "kecelakaan" sejarah. Tapi sekarang, kita harus jujur melihat kenyataan: dia adalah realitas baru yang merombak total tatanan liberal dunia. Ekonomi tidak lagi diatur oleh teori-teori rumit dari University of Chicago, melainkan oleh satu kompas tunggal: kepentingan nasional yang sangat transaksional. Peter Oborne dalam bukunya How Trump Thinks sebenarnya sudah meramalkan hal ini sejak lama. Trump berhasil menghancurkan dominasi para ahli yang selama ini merasa paling tahu. Kata Oborne, Trump mempermalukan mereka, lalu menghancurkan wibawanya. Di tahun 2026 ini, politik benar-benar dikembalikan ke tangan pemilih. Suara massa di wilayah industri seperti Rust Belt kini jauh lebih berharga daripada analisis canggih dari Wall Street. Bagi Trump, perdagangan global itu bukan kerja sama, melainkan perang. Dan dalam pikirannya, Amerika sudah terlalu lama kalah. Anda mungkin ingat cuitannya bertahun-tahun lalu: "Bangunlah Amerika, China sedang memakan jatah makan siang kita." Maka, di tahun 2026 ini, tarif impor bukan lagi sekadar hambatan dagang. Tarif telah berubah menjadi pentungan besar untuk memaksa pabrik-pabrik asing pulang kampung ke tanah Amerika. Senjata paling ampuh Trump tetap ada pada jempolnya. Twitter—atau apa pun nama platformnya sekarang—adalah medan tempurnya. Oborne menjelaskan bahwa media sosial memungkinkan Trump bicara tanpa filter sama sekali. Kebijakan ekonomi penting seringkali diputuskan hanya lewat sebuah gertakan digital. Cukup satu cuitan, dan nilai tukar mata uang dunia bisa langsung meriang seketika. Lalu bagaimana dengan soal fakta? Di era ini, fakta seringkali menjadi masalah persepsi belaka. Ingat istilah "alternative facts" yang dulu dipopulerkan Kellyanne Conway? Di tahun 2026, angka inflasi pun jadi subjek debat selera. Kalau pendukungnya merasa sejahtera, maka angka statistik resmi yang menunjukkan hal sebaliknya akan langsung dicap sebagai fake news. Baginya, fakta adalah apa yang dirasakan rakyat, bukan apa yang ditulis oleh birokrat. Urusan energi pun Trump tidak mau main-main. Slogannya tetap sama: "Drill, Baby, Drill." Masalah perubahan iklim? Itu dianggap urusan nomor sekian. Trump pernah bilang bahwa isu pemanasan global hanyalah ciptaan China agar manufaktur Amerika tidak kompetitif. Di tahun 2026, pengerukan bahan bakar fosil secara besar-besaran menjadi jalan utama untuk menjaga kedaulatan ekonomi Amerika. Kitab sucinya masih tetap satu: The Art of the Deal. Trump sangat percaya pada kekuasaan daya tawar atau leverage. Jangan harap ada lagi bantuan gratis dari Washington. Setiap dolar yang keluar harus ada untungnya bagi Amerika. Hubungan luar negeri Amerika di tahun 2026 adalah cermin dari transaksi murni: ada uang, ada barang, dan harus ada keuntungan yang nyata. Kelompok yang dia sebut sebagai "The Forgotten Man" tetap menjadi jualan politik utamanya. Janjinya dulu sangat jelas: orang-orang yang terlupakan ini tidak akan dilupakan lagi. Di tahun 2026, janji itu diwujudkan lewat kebijakan membawa kembali industri ke dalam negeri secara paksa. Pabrik yang nekat beroperasi di luar negeri diancam pajak perbatasan yang setinggi langit. Efisiensi global dibuang, kedaulatan kerja lokal dijunjung tinggi. Pajak korporasi juga dipangkas habis-habisan. Tujuannya agar Amerika menjadi magnet bagi modal dunia. Trump tidak peduli meskipun defisit anggaran membengkak sangat besar. Teorinya sederhana: pertumbuhan ekonomi yang cepat nantinya akan menutup lubang defisit itu. Ini adalah ekonomi sisi penawaran atau supply-side dengan dosis tinggi, jauh lebih berani jika dibandingkan dengan zaman Presiden Reagan dulu. Namun, kritik terhadapnya tetap nyaring terdengar. Tony Schwartz, pria yang menuliskan buku The Art of the Dealuntuknya, pernah menyatakan penyesalan mendalam karena telah "mempercantik" sosok Trump. Di tahun 2026, ketidakstabilan sistemik akibat gaya kepemimpinannya yang impulsif makin terasa. Seluruh dunia seolah bergetar setiap kali Trump berubah pikiran secara mendadak. Institusi dunia seperti WTO kini hampir lumpuh total. Bagi Trump, lembaga semacam itu hanyalah beban yang menghambat langkahnya. Peter Oborne mencatat pandangan mendasar Trump: dunia itu tempat yang keras dan berbahaya. Maka, Amerika harus kuat sendirian. Aliansi-aliansi lama rontok satu per satu, digantikan oleh kesepakatan bilateral pendek yang bisa dibatalkan hanya dalam semalam. Bagaimana dampaknya bagi kita di Indonesia? Tentu saja sangat terasa. Tidak ada lagi zona nyaman dalam berdiplomasi. Kita dipaksa memilih: mau ikut aturan main Amerika yang sangat berat atau siap menghadapi tembok tarif yang tinggi. Diplomasi ekonomi kini tidak lagi diisi kata-kata manis. Semuanya telah berubah menjadi transaksi dagang yang sangat dingin dan hitung-hitungan. Di dalam negeri Amerika sendiri, polarisasi justru makin parah. Kota-kota besar yang melek teknologi terus berantem dengan masyarakat pedesaan yang mendukung industri fosil. Trump sengaja memelihara perbedaan ini. Dia butuh narasi "Kita lawan Mereka" untuk melanggengkan setiap kebijakan fiskalnya yang seringkali memicu kontroversi besar. Keamanan bahkan dijadikan alat untuk membenarkan kebijakan ekonomi. Pakar sejarah Sir Richard Evans pernah memperingatkan bahwa gaya bahasa Trump mirip dengan pemimpin otoritarian abad ke-20. Ancaman dari luar dijadikan alasan untuk menutup perbatasan. Di tahun 2026, urusan ekonomi dan keamanan nasional telah menjadi dua sisi dari mata uang yang sama. Teknologi pun kini dipagari oleh semangat nasionalisme yang kental. Trump lebih suka melihat robot-robot bekerja di pabrik Ohio daripada melihat buruh murah bekerja di Vietnam. Ini adalah nasionalisme teknologi tingkat tinggi. Kekayaan intelektual Amerika dijaga ketat bak benteng pertahanan. Automasi dianggap sebagai jalan ninja bagi Trump untuk tetap menguasai industri masa depan. Hubungan Trump dengan dunia perbankan juga terbilang unik. Dia sangat suka dengan deregulasi, tapi dia benci setengah mati kalau suku bunga naik. Bank sentral Federal Reserve seringkali menjadi sasaran serangannya. Trump ingin uang tetap murah agar ambisi pembangunannya bisa terus jalan. Dia tidak peduli dengan risiko moneter jangka panjang, yang penting ekonomi bisa "ngegas" sekarang juga. Dinasti keluarga pun makin nyata terlihat di tahun 2026 ini. Nama-nama seperti Ivanka dan Jared Kushner tetap berada di lingkaran inti kekuasaan. Oborne sudah menyebut mereka sebagai figur dominan sejak awal karir politik Trump. Birokrasi yang diisi para profesional kini kalah oleh sistem patronase. Kepercayaan pribadi jauh lebih berharga daripada deretan gelar akademik. Kekuatan utama Trumpisme sebenarnya bukan terletak pada data statistik, melainkan pada emosi massa. Ingat ajaran Norman Vincent Peale, pendeta masa kecil Trump tentang berpikir positif? Pikiran yang optimis dianggap bisa mengalahkan kenyataan pahit sekalipun. Di tahun 2026, optimisme buta dari para pendukungnya menjadi bahan bakar politik yang sangat luar biasa kekuatannya. Rakyat pada akhirnya memang tidak butuh angka statistik GDP yang rumit untuk dipahami. Mereka hanya butuh sosok pahlawan, seorang pendekar. Trump memposisikan dirinya sebagai satu-satunya orang yang berani mengeluarkan "Jurus Sapu Jagat"—sebuah gerakan politik yang menyapu bersih semua sistem lama yang dianggap korup. Tujuannya cuma satu: merebut kembali hak Amerika yang dia klaim telah "dicuri" oleh dunia selama ini. Kesimpulannya, fenomena Trump 2026 adalah campuran antara proteksionisme kuno dan manajemen merek modern yang sangat canggih. "Jurus Sapu Jagat" ini mungkin membuat para pemimpin dunia lainnya sakit kepala hebat, tapi bagi pendukung setianya, inilah sapuan bersih yang sudah lama dinanti. Anda boleh saja tidak setuju dengan caranya, tapi faktanya, jurus ini telah berhasil menyapu habis hampir semua tatanan lama yang pernah kita kenal.

Radio Muhajir Project
Nggak Cukup Baca, Harus Nyebur (Reading Is Not Enough, You Need to Dive In)

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Jan 6, 2026 1:26


Bismillah,Nggak Cukup Baca, Harus Nyebur(Reading Is Not Enough, You Need to Dive In)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-Video Pendek dari Kajian Tadzkiratus Saami' No. 233“Bersabarlah, Allah -Ta'ala- Akan Tolong Kita”

Radio Elshinta
Pasca Insiden Cilincing, Mobil Pengantaran MBG Harus di Luar Pagar

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Dec 15, 2025 1:22


Lumajang – Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat SOP (Standar Operational Procedure) pengantaran Makan Bergizi Gratis (MBG). Pengetatan SOP ini dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sebagaimana terjadi dalam insiden mobil pengantar makanan program MBG yang menabrak 20 siswa dan seorang guru SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (11/12/2025). Salah satu SOP yang ditetapkan adalah mobil pengantar MBG hanya di luar pagar, dan tidak perlu masuk pekarangan sekolah. “Usahakan tidak masuk membawa makanan ke halaman. Cukup diantar di depan pagar. Kenapa? Karena meskipun tidak ada upacara, anak-anak itu kan sering lari-lari di halaman,” kata Wakil Kepala BGN bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang dalam pengarahannya di acara Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola MBG, Serta Pengawasan dan Pemantauan SPPG, di Ballroom Aston Inn, Lumajang, Sabtu, 13 Desember 2025.

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
Bintang Lima Tidak Cukup! Ini Cara Buat Review yang Meningkatkan Performa Bisnis di Google Maps!

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later Dec 2, 2025 8:23 Transcription Available


Send us a textPernah lihat bisnis dengan ratusan bintang lima tapi rankingnya tetap saja tenggelam di Google Maps?Banyak yang pikir bintang lima sudah cukup, padahal Google menilai cerita, bukan bintang. Review tanpa teks itu low-value, tidak ada keyword atau konteks untuk bantu ranking naik. Dengan QR code berisi pertanyaan terpandu, serta membalas review menggunakan keyword halus, Anda bisa membangun profil yang jauh lebih kuat dan dipercaya algoritma Google.

Lifehouse Jakarta
Renungan Hari Ini - Rasa Cukup Adalah Permata Yang Berharga

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Oct 16, 2025 3:55


Jessica Wahyu (TB) Filipi 4:11 "Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan"

Warna-Warni Kehidupan
EP240. Tunaikan Tanggungjawab Dan Nafkah Sahaja Dah Cukup?

Warna-Warni Kehidupan

Play Episode Listen Later Sep 20, 2025 14:45


EP240. Tunaikan Tanggungjawab Dan Nafkah Sahaja Dah Cukup?Terdapat para suami yang beranggapan bahawa dengan meninaikan tanggungjawab dan nafkah sahaja sudah memadai dalam rumah tangga, selainnya seperti luangkan mas bersama keluarga tidak penting. Benarkah begitu dalam Islam?==Podcast ini dibawakan oleh YusriYusoff Consulting.  Syarikat konsultasi yang menawarkan khidmat kaunseling berteraskan Islam bagi pasangan rumahtangga, isu kekeluargaan, anak remaja atau bagi individu yang memerlukan bantuan. Sila hubungi menerusi whatsapp ke no: 8949 4642 atau emel: yusri@yusriyusoff.com atau lungsuri ke lelaman: www.yusriyusoff.com/islamic-counsellingFor sponsorship and collaboration, please email us at: podcast2beradik@gmail.com

Ini Koper
#548 Secangkir Zen bagi Ketenangan Batin

Ini Koper

Play Episode Listen Later Aug 12, 2025 12:58


Bagi kamu yang sering merasa terjebak dalam lingkaran overthinking dan sulit menemukan ketenangan, buku A Cup of Zen: 21 Short Stories to Calm the Mind, Stop Overthinking, and Find Inner Peace menawarkan sebuah oase yang menyejukkan. Buku ini bukan buku pengembangan diri yang penuh teori, melainkan kumpulan 21 cerita pendek yang sederhana namun penuh makna. Setiap cerita adalah pengingat bahwa jalan menuju kedamaian batin tidak selalu rumit. Cukup dengan jeda sejenak, kita bisa menemukan perspektif baru untuk melepaskan beban pikiran dan kecemasan yang sering kita ciptakan sendiri. Daya tarik utama buku ini terletak pada kemampuannya untuk mengajarkan filosofi Zen yang mendalam melalui narasi yang ringan dan mudah dicerna. Alih-alih memberikan jawaban langsung, kisah-kisah di dalamnya mendorong kita untuk merenung dan menemukan makna pribadi dari pengalaman sehari-hari. Mulai dari cerita tentang seorang murid dan gurunya, hingga perumpamaan tentang cangkir teh yang penuh, buku ini mengajak kita untuk hadir seutuhnya di momen ini, melepaskan masa lalu, dan berhenti khawatir tentang masa depan. Dengan begitu, kita diajak menyadari bahwa kedamaian yang kita cari selama ini sebenarnya sudah ada di dalam diri kita. Konsep mencari ketenangan di tengah hiruk pikuk kehidupan modern ini sangat selaras dengan apa yang dibahas di podcast INIKOPER. Kami percaya bahwa setiap orang berhak menemukan zen mereka sendiri, dan podcast ini hadir untuk menjadi temanmu dalam perjalanan itu. Kami mengundangmu untuk mendengarkan episode terbaru INIKOPER, di mana kami akan mengupas lebih dalam bagaimana pelajaran dari buku A Cup of Zen ini bisa diterapkan dalam kehidupan kita. Jangan lewatkan, dan mari kita temukan kembali ketenangan yang hilang bersama-sama. Silakan simak percakpan berikut.

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 1830. "TIDAK CUKUP HANYA DENGAN MENGUCAPKANNYA"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Aug 10, 2025 25:35


Bismillah,1830. TIDAK CUKUP HANYA DENGAN MENGUCAPKANNYARiyaadhush Shaalihiin Bab 49 | Menilai manusia sesuai apa yang nampak dan menyerahkan rahasia-rahasia mereka kepada AllahHadits ke-399 | Hadits Jundub bin Abdullah Radhiallahu ‘anhuDari Jundub bin Abdullah Radhiallahu ‘anhu,أَنَّ رسولَ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم بعثَ بعْثاً مِنَالمُسْلِمِينَ إِلى قَوْمٍ مِنَ المُشْرِكِينَ ، وَأَنَّهُمْ الْتَقَوْا ، فَكَانَ رَجُلٌ مِنَ المُشْرِكِينَ إِذا شَاءَ أَنْ يَقْصِدَ إِلى رَجُلٍ مِنَ المُسْلِمِينَ قَصَدَ لَهُ فَقَتَلَهُ ، وَأَنَّ رَجُلاً مِنَ المُسْلِمِينَ قَصَدَ غَفْلَتَهُ ، وَكُنَّا نَتَحَدَّثُ أَنَّهُ أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ فَلمَّا رَفَعَ عليه السَّيْفَ ، قال : لا إِله إِلاَّ اللَّهُ ، فقَتَلَهُ ، فَجَاءَ الْبَشِيرُ إِلى رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، فَسَأَلَهُ ، وأَخْبَرَهُ ، حَتَّى أَخْبَرَهُ خَبَر الرَّجُلِ كَيْفَ صنَعَ ، فَدَعَاهُ فَسَأَلَهُ ، فقال : « لِمَ قَتَلْتَهُ ؟ » فَقَالَ: يا رسولَ اللَّهِ أَوْجَعَ في المُسْلِمِينَ ، وقَتلَ فُلاناً وفُلاناً وسَمَّى له نَفراً وإِنِّي حَمَلتْ عَلَيْهِ ، فَلَمَّا رَأَى السَّيْفَ قال : لا إِله إِلاَّ اللَّهُ . قال رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « أَقَتَلْتَهُ ؟ » قال : نَعمْ ، قال : « فَكيْفَ تَصْنَعُ بلا إِله إِلاَّ اللَّهُ ، إِذا جاءَت يوْمَ القيامَةِ ؟ » قَال يا رسولَ اللَّه اسْتَغْفِرْ لي . قال : « وكيفْ تَصْنَعُ بِلا إِله إِلاَّ اللَّهُ، إِذا جاءَت يَوْمَ القِيامَةِ ؟ » فَجَعَلَ لا يَزيدُ عَلى أَنْ يَقُولَ : « كيفَ تَصْنَعُ بِلا إِلهَ إِلاَّ اللَّهُ إذا جاءَتْ يَوْمَ القِيامَةِ » رواه مسلم ."Bahwa Rasulullah ﷺ mengirim sebuah pasukan dari kaum Muslimin menuju satu kaum dari orang-orang musyrik. Dan mereka pun saling berhadapan (berperang). Seorang laki-laki dari kaum musyrikin, tatkala dia mau mengincar seorang laki-laki dari kaum Muslimin, dia menghampirinya lalu membunuhnya, dan seorang laki-laki dari kaum Muslimin juga mengincar lalu membunuhnya. Kami berbincang-bincang bahwa dia adalah Usamah bin Zaid, di mana tatkala Usamah mengangkat pedang di atas kepalanya, dia tiba-tiba mengucapkan 'La Ilaha Illallah', namun dia tetap membunuhnya. Pembawa berita gembira datang kepada Rasulullah ﷺ beliau bertanya kepadanya, dan dia menjawabnya hingga dia menceritakan berita laki-laki tersebut bagaimana dia bertindak. Maka beliau memanggil Usamah dan bertanya, 'Mengapa kamu membunuhnya?' Dia menjawab, 'Wahai Rasulullah, dia telah merugikan kaum Muslimin. Dia membunuh fulan, fulan...' dia menyebut nama beberapa orang dan saya menghunuskan pedang di atas kepalanya, lalu ketika dia melihat pedang, dia berucap 'La Ilaha Illallah.' Rasulullah ﷺ bertanya, 'Apakah kamu membunuhnya?' Dia menjawab, ‘Ya.' Beliau bersabda, ‘Apa yang akan kamu lakukan dengan 'La Ilaha illallah' apabila kalimat itu datang pada Hari Kiamat?' Dia berkata, 'Wahai Rasulullah, mohonkanlah ampunan untukku.' Beliau bersabda, ‘‘Apa yang akan kamu lakukan dengan 'La Ilaha illallah' apabila kalimat itu datang pada Hari Kiamat? Maka beliau tidak lebih dari mengucapkan, 'Apa yang akan kamu lakukan dengan 'La Ilaha Illallah apabila kalimat itu datang pada Hari Kiamat?'" (HR. Muslim)

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 6 Agustus 2025 - Menjadi Saksi KasihNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 5, 2025 6:18


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 6 Agustus 2025Bacaan: "Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk." (Markus 16:15)Renungan: Ada seorang gadis kecil berdiri di belakang kumpulan orang banyak, sementara ayahnya sedang bersaksi tentang perbuatan Tuhan di dalam hidupnya. Pria itu bercerita bahwa Tuhan telah menarik dan menyelamatkannya dari gaya hidup seorang pemabuk. Belum selesai ia bersaksi, satu dari sekian banyak orang yang sedang mendengar kesaksian itu menyela dan berkata, "Pak, kenapa anda tidak duduk diam saja? Anda hanyalah pemabuk yang sedang bermimpi" Si gadis kecil mendekati pemuda tersebut dan berkata, "Tuan, yang anda teriaki itu adalah ayah saya. Anda mengatakan ayah saya seorang pemabuk? Ayah saya dulu memang seorang pemabuk dan hampir setiap malam memukuli ibu. Ketika dipukul, ibu hanya bisa menangis sepanjang malam. Tuan, kami juga tidak memiliki pakaian yang bagus untuk dipakai karena ayah membelanjakan semua uangnya untuk membeli minuman keras. Dulu, saya tidak memiliki sepatu untuk dipakai ke sekolah, tapi sekarang lihatlah sepatu dan baju ini Ayah membelinya untuk saya karena sekarang ia memiliki pekerjaan yang baik dan tidak pernah mabuk lagi. Apakah anda melihat wanita yang sedang tersenyum di sana? Itu adalah ibu saya. Dia tidak menangis lagi sepanjang malam, bahkan sekarang dia bernyanyi sepanjang hari," kata gadis itu dengan bangga. "Tuan tahu siapa yang melakukan semua perubahan besar itu? Yesus yang telah mengubah ayah! Dia juga telah mengubah suasana rumah kami menjadi indah. Jadi Tuan, jika ayah saya sedang bermimpi, tolong jangan bangunkan dia!" lanjut gadis kecil itu dengan penuh percaya diri. Dibutuhkan waktu dan perubahan sikap yang nyata saat seseorang sudah menerima kasih Kristus agar dia mampu bersaksi tentang semua yang diterimanya dari Kristus. Sehingga melalui hidupnya dapat dibuktikan bahwa Kristus benar hidup di dalam dia dan dia di dalam Kristus. Paulus sendiri mengalaminya. Cukup lama para rasul baru bisa menerima dan mengakui perubahan Paulus yang dulunya pembunuh pengikut Kristus, namun kini menjadi pengajar jalan Kristus. Tapi ketika Paulus terus memberitakan Kristus dengan mengisahkan perjumpaannya yang spektakuler di jalan menuju Damsyik, banyak orang menjadi percaya dan memberi diri dibaptis. Apakah ada perubahan dalam diri kita saat kita mengenal Yesus Kristus? Kalau ada, bersaksilah tentang kasih-Nya yang besar itu. Ketika kita bersaksi, Roh Kudus akan bekerja di hati orang yang rindu untuk diubahkan, sehingga setelah kita, akan bertambah satu orang lagi menjadi murid Kristus. Tuhan memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena ketika aku mengenal Engkau secara pribadi ada sesuatu yang diubahkan dalam hidupku. Urapi mulutku agar aku mampu bersaksi tentang kasih-Mu, dan lepaskan lidah yang kelu dalam mulutku, agar kesaksianku dapat memberkati banyak orang. Amin. (Dod).

OM BOB Indonesia
Kurikulum Berbasis Cinta. Untuk Mengatasi Tindakan Intoleran Cukup Itu Saja ? | Ep. 2503

OM BOB Indonesia

Play Episode Listen Later Aug 4, 2025 8:41


Untuk mencegah intoleransi dan perundungan, kementerian agama meluncurkan kurikulum berbasis cinta.

Keluarga Epiphaneia
Tidak Cukup Takut Tuhan dan Berdoa

Keluarga Epiphaneia

Play Episode Listen Later Jul 30, 2025 39:36


Ini Koper
#453 The Power of Now : Mengamati Kepingan Pikiran Kita Sendiri

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jul 13, 2025 8:16


Pernahkah Anda merasa pikiran Anda tidak bisa diam? Terjebak macet, dimarahi atasan, atau sekadar kecewa, kepala kita seolah menjadi medan tempur yang penuh dengan keluhan dan kecemasan. Kita seringkali menjadi tawanan dari pikiran kita sendiri, terus-menerus mencari kebahagiaan di "nanti" yang tak kunjung tiba, sementara "saat ini" terasa seperti rintangan. Dalam episode terbaru podcast INIKOPER, kita akan menyelami ajaran Eckhart Tolle yang mengubah cara pandang kita terhadap masalah sehari-hari ini. Solusinya ternyata bukan dengan melawan atau menekan pikiran tersebut, melainkan dengan sebuah langkah sederhana: mengamatinya. Bayangkan Anda adalah layar bioskop dan pikiran Anda adalah film yang diputar; apapun filmnya, layar tetaplah netral dan tidak terpengaruh. Dengan menciptakan "ruang" antara diri kita sebagai pengamat dan pikiran yang kita amati, kita menemukan dimensi kesadaran yang lebih dalam. Inilah yang disebut "kesadaran ruang", sebuah tempat di dalam diri yang selalu tenang dan damai, tak peduli sekacau apa pun badai di dalam pikiran. Bagaimana cara melatihnya? Cukup dengan mengajukan satu pertanyaan sederhana saat menghadapi situasi sulit: "Bisakah saya menjadi ruang untuk ini?" Pertanyaan ini adalah undangan untuk berhenti melawan realitas dan menerima momen ini apa adanya. Dunia bukanlah ada untuk membuat kita bahagia, tetapi untuk menyadarkan kita. Temukan cara untuk hidup lebih selaras dengan saat ini dan bebaskan diri dari drama pikiran bersama kami di podcast INIKOPER. Dengarkan selengkapnya di platform favorit Anda!

Lifehouse Jakarta
Kasih Karunia Tuhan Cukup Bagi Kita

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Jul 9, 2025 5:39


Pdt. Rubin Ong (TB) 2 Korintus 12 : 9-1012:9 Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. 12:10 Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.

AWR Indonesian - Daily Devotional
"CUKUP UNTUK MEMBUAT ORANG SUCI MENGUMPAT"

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Jun 12, 2025 5:58


Terima kasih, Bapa Surgawi, karena Engkau begitu sabar terhadap saya ketika saya berbuat kesalahan-kesalahan bodoh.

Ada Apa Dengan Gaming
Katanya Stoknya Cukup, Kok Malah Ga Cukup - AADG Eps. 382

Ada Apa Dengan Gaming

Play Episode Listen Later Apr 28, 2025 64:50


Di episode kali ini, kita bahas berita-berita terbaru soal: pre-order Switch 2 di Jepang yang melebihi ekspektasi, tanggal rilis Ghost of Yotei, Oblivion Remastered yang rilis dadakan, serta Cyberpunk 2077 yang hadir di Switch 2 dengan DLSS. Selain itu, ada juga info terbaru soal FBC Firebreak dan tanggal rilisnya. Dengerin buat update lengkapnya!

Endgame with Gita Wirjawan
dr. Tirta Mandira Hudhi: Baginya, Kepintaran Tidak Pernah Cukup

Endgame with Gita Wirjawan

Play Episode Listen Later Apr 22, 2025 116:03


Dr. Tirta Mandira Hudhi dan Gita Wirjawan berdialog tentang bagaimana pendidikan, ego, privilege, dan pengalaman hidup membentuk karakter serta kontribusi seseorang terhadap masyarakat. Percakapan ini menyingkap peran keluarga, sistem pendidikan, dan nilai kerja keras dalam membentuk generasi cerdas dan tangguh—juga membahas realita dunia medis, tantangan menjadi anak tunggal, hingga pentingnya guru dan budaya membaca.Dr. Tirta adalah dokter, pengusaha, dan edukator publik yang dikenal karena kepemimpinannya di masa pandemi, inisiatif bisnis sosial, dan pendekatannya yang jujur serta reflektif terhadap isu-isu pendidikan, kesehatan, dan perubahan sosial.#Endgame #GitaWirjawan #drTirta #Edukasi #Kesehatan #Bisnis Catatan dan referensi tambahan episode ini:https://sgpp.me/eps218notes

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 24 Maret 2025 - Mengucap Syukur dalam segala Hal

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 23, 2025 6:30


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 24 Maret 2025Bacaan: "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu." (1 Tesalonika 5:18)Renungan: Tuhan kita adalah Tuhan yang selalu mencukupkan semua kebutuhan kita. Dia menjaga kita, memberikan kita kehidupan, tempat tinggal, makanan, minuman, dan udara untuk bernapas. Tuhan juga memberikan kita pekerjaan yang menghasilkan berkat bagi kita. Pertanyaannya, sudahkah kita mengucap syukur atas semua itu? Ingatlah bahwa firman Tuhan mengingatkan kita senantiasa untuk selalu bersyukur dalam segala hal. Dalam segala hal berarti juga termasuk dalam dunia pekerjaan kita. Salah satu kunci kepuasan dalam pekerjaan dan setiap bidang kehidupan adalah belajar untuk berterima kasih atas apa yang telah diberikan kepada kita. Rasa puas dan damai akan kita temukan dalam hati yang dipenuhi ucapan syukur. Ada seorang raja yang membutuhkan pelayan yang setia dan harus memilih antara dua kandidat untuk jabatan itu. Dia mengambil keduanya dan segera membayar mereka dengan upah tetap dan menyuruh mereka untuk mengisi keranjang dengan air dari sumur terdekat. Setelah membuang 10 ember air ke dalam keranjang, salah satu dari pria itu berkata, "Apa gunanya melakukan pekerjaan yang tidak berguna ini? Begitu kita menuangkan air ke dalam keranjangnya, air itu akan keluar dari sisi-sisi berlubangnya. "Yang lain menjawab, "Tetapi kita punya gaji dan sudah dibayar, bukan? Tuan kita mungkin memiliki alasan tertentu melakukan semua ini. Namun itu bukan urusan kita. Dia adalah raja yang bijaksana, dan pasti memiliki tujuan sendiri yang tidak bisa kita mengerti." Namun yang satunya berkata, "Aku tidak akan melakukan pekerjaan bodoh seperti ini lagi. Cukup!" Si penggerutu itu pun pergi sambil melemparkan embernya. Pria yang satunya lagi melanjutkan pekerjaan sampai dia berhasil menghabiskan semua air di sumur. Dia melihat ke dasar sumur, dan tersentak kaget karena melihat sebuah cincin berlian milik sang raja. Ternyata sang raja sengaja menyuruh mereka menuang air ke dalam keranjang supaya jika cincin tersebut tidak sengaja terciduk dan dituang ke dalam keranjang, cincin tersebut akan tersaring dan tidak ikut terbuang oleh air. Akhirnya sang raja telah menemukan cincin berliannya sekaligus calon pelayan baru yang setia. Ketika kita terus mengisi hati kita dengan limpahan ucapan syukur, maka percayalah, semua pekerjaan yang kita lakukan akan maksimal, dan Tuhan akan membuat kita berbuah berlipat ganda. Sebaliknya, jika kita mengisi hati kita dengan keluhan, maka yang ada kita tidak bisa maksimal dalam mengerjakan sesuatu. Hasilnya, akan mengecewakan orang lain dan mengecewakan Tuhan juga. Berkat pun akan menjauh dari diri kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur untuk pekerjaan yang Engkau percayakan kepadaku. Mampukan aku untuk menyelesaikannya dengan baik. Amin. (Dod).

Lagu Dari Langit Podcast ( KOTA MARUDU)
S17E1 : KP X ACS Podcast -The Sound Architect wt Chris Pereira

Lagu Dari Langit Podcast ( KOTA MARUDU)

Play Episode Listen Later Mar 17, 2025 46:44


S17E1 : KP X ACS Podcast -The Sound Architect wt Chris Pereira Ini adalah episode kolaborasi bersama US Embassy Kuala Lumpur, iaitu American Corner Sabah Podcast. Untuk full visual experience bolehlah ke youtube mereka di American Corner Sabah.Kinabalu Podcast x ACS Podcast, Legit! -  Episode ni kami bawa mask legend di industry music Sabah terutamanya dalam music production, tidal lain tidal bukan, Chris Pereira aka Decipher BKI.- Bermula sebagai pembantu studio di RAM Studio KK back in 2004, he is now one of the living legend in the industry pembikinan Muzik di Sabah.- kisah tentang bayarak di sabah.- Cukup makan ka sebagai audi engineer di Sabah?- Kenya aku masih di industry ini! Bah bagi yang belum mengenali American Corner Sabah ini bolehlah kamiu follow semua social media mereka di American Corner Sabah on Instagram dan juga Youtube.Atau paling padu lagi, kamu sendiri datang terus ke Tingkat 2 Sabah Statye Library Tanjung Aru dan terus berjumpa dengan pegawai mereka di sana. *American Corner Sabah This podcast proudly brought to u by the American Corner Sabah by the US embassy KL in collaboration with Sabah State Library, Tanjung Aru. At American Corner Sabah, we are bridging cultures between Sabah and the United States, fostering education, sustainability, and a shared future in a safe and welcoming space. It is a corner where diverse cultures come together, knowledge expands, and communities unite to create a greener, more connected world. So, whether you're looking to learn, collaborate, or simply explore, this is the place where everyone is welcome. To know more follow us at ACS.Sabah on Instagram,and American Corner Sabah on Facebook and YouTube, 

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 18 Februari 2025 - Selalu ada hal baik untuk dikerjakan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 17, 2025 3:45


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 18 Februari 2025Bacaan: "Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya." (Matius 25:29)Renungan: Pak William merasa dirinya tidak berguna ketika ia harus berhenti bekerja akibat kecelakaan yang merenggut kaki kanannya. Cukup lama Pak William bergumul untuk bisa menerima kenyataan yang telah mengubah hidupnya itu. la merasa tidak berdaya dan tak berguna. Sampai suatu waktu, ia menyaksikan seorang anak tanpa kedua kaki tertawa ceria. Katanya dalam sebuah kesaksian, "Anak kecil itu bagai tangan Tuhan yang menepuk pipi saya. Saat itu saya terbangun. Selama Tuhan masih memercayakan hidup, pasti saya selalu bisa menjadi berkat." Kata "tidak berguna" muncul dalam perumpamaan tentang talenta. Label itu diberikan kepada orang yang tidak menjalankan talentanya. Mengapa? Karena ia membiarkan pikiran negatif menjajah dirinya. Tentu tidak jadi soal jika kondisi kita terbatas untuk berkarya saat ini. Usia yang semakin banyak membuat kita tidak sekuat dulu atau mungkin ada kendala lain yang membuat ruang gerak kita terbatas. Tidak masalah. Hanya waspadalah terhadap pikiran negatif yang diam-diam melemahkan. Salah satunya adalah perasaan tak berguna. Hadapi dengan iman bahwa selama Tuhan masih memercayakan kehidupan, pasti ada hal baik yang bisa kita kerjakan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih, Engkau masih memercayakan kehidupan kepadaku. Bimbinglah agar aku dapat menggunakannya sebaik-baiknya untuk memuliakan nama-Mu. Amin. (Dod).

Lifehouse Jakarta
Ibadah Umum 12 Januari 2025 - The Power Of Contentment (Merawat Perasaan Cukup)

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Jan 12, 2025 52:53


Pdt. Julianto Simanjuntak

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 16 Desember 2024 - Vibrasi Positif

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 15, 2024 5:42


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 16 Desember 2024 Bacaan: Matius 12:35 "Orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaannya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat." Renungan: Ada dua orang pergi beribadah di Gereja. Orang pertama bernama pak Agus. Ia beribadah di Gereja dengan sikap penuh kritik. Ketika paduan suara bernyanyi, pak Agus mendengar bahwa pemain organ ternyata salah memainkan nadanya, sehingga kedengaran sumbang. Kemudian Pak Agus mendengar empat orang anggota paduan suara yang suaranya sangat mengganggu harmonisasi lagu pujian. Pak Agus berpikir, "Seharusnya orang orang seperti itu tahu diri, jangan ikut paduan suara." Ketika kantong persembahan diedarkan, Pak Agus mengeluh, "Mengapa tiap minggu Gereja ini seperti haus uang terus?" Karena itu ia hanya memasukkan Rp. 1000,- ke kantong Kolekte. Lalu, ketika khotbah disampaikan, pak Agus menghitung bahwa Pastor lebih dari 10 kali salah ucap dalam penyampaian khotbahnya. Pak Agus pulang dengan seribu satu macam omelan, ia berkata kepada istrinya, "Cukup sampai disini, lain kali aku tidak mau lagi ke Gereja yang penuh dengan orang munafik seperti itu." Orang kedua ialah Pak Anton yang mengikuti ibadah yang sama dengan Pak Agus. Ketika paduan suara menyanyi, ia merasakan suasana damai yang indah. Memang ia mendengar pemain organnya salah main, tapi ia menganggap itu adalah hal yang biasa karena tidak ada orang yang sempurna didunia ini. Ketika paduan suara menyanyi, Pak Anton merasa bersuka cita melihat begitu banyak anak muda mau menjadi anggota paduan suara. Ketika persembahan dijalankan, Pak Anton juga merasa bahagia bisa berpartisipasi dalam pekerjaan Tuhan. Ia membuka dompetnya dan memberikan Rp. 200.000,- Ketika khotbah disampaikan, Pak Anton mendengarkan dengan khidmat, tanpa mempedulikan beberapa kalimat salah yang dikatakan oleh Pastor. Ketika pulang Pak Anton berkata kepada istrinya, "Alangkah indahnya ibadah tadi itu, ya bu? Gerejanya sama, ibadahnya sama, namun kedua orang itu mendapatkan hasil yang berbeda, karena keduanya mempunyai sikap yang berbeda. Satu berpikir negatif maka ia kehilangan damai sejahtera dan satunya berpikir positif sehingga hatinya penuh dengan damai sejahtera. Jadi marilah kita berpikir, berperasaan, berkata dan bersikap yang baik dalam segala hal, supaya kita juga bisa mendapatkan hasil yang baik. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, kuduskanlah pikiranku sehingga aku selalu berpikir yang positif dalam segala hal sehingga damai sejahtera-Mu tetap tinggal di hatiku. Amin. (Dod).

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 28 November 2024 – Luk 21:20-28 : Tak Cukup Hanya Dengan Copy-Paste Ayat-Ayat Injil

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Nov 27, 2024 8:11


Pembawa Renungan : Sandy Kusuma Tangerang Luk 21:20-28.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 12 November 2024 - Serahkan pada Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 12, 2024 6:24


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 12 November 2024 Bacaan: "Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah." (Mazmur 55:23) Renungan: Kita harus bersyukur karena hidup di zaman serba canggih seperti saat ini. Segala sesuatu yang dahulu dikerjakan secara manual, kini dapat dikerjakan dengan mudah dan efisien. Salah satu contohnya adalah transaksi keuangan yang kini dapat dilakukan dengan sangat mudah, tanpa harus bertemu muka dengan teller. Cukup menghampiri mesin ATM terdekat, kita sudah bisa melakukan transaksi. Untuk kemudahan ini, kita perlu berterima kasih kepada Luther George Simjian, salah seorang penemu mesin tersebut. Mulanya, pria Armenia yang dilahirkan di Turki pada 28 Januari 1905 ini menawarkan ide untuk membuat pelanggan bank melakukan transaksi finansial tanpa bertemu dengan teller. Namun, idenya tersebut diragukan oleh banyak orang. Meski demikian, Simjian tidak menyerah. Pada tahun 1939, Simjian mendaftarkan 20 paten yang berkaitan dengan perangkat temuan barunya tersebut, dan ia pun menawarkan temuannya itu kepada sebuah perusahaan besar yang sekarang dikenal dengan nama Citicorp. Tawaran Simjian tidak langsung mendapatkan respons, karena baru 6 bulan kemudian perusahaan Citicorp merespons penawaran tersebut. Dahulu, ketika Daud mengajukan diri untuk melawan Goliat yang menantang bangsa Israel, ia pernah diragukan. Jika saat itu kita berada di sana, mungkin kita pun akan meragukan kemampuan Daud. Namun, lihat apa yang dilakukan oleh Daud, ia sama sekali tidak memedulikan perkataan sinis orang lain terhadap dirinya. Bahkan, ketika Raja Saul juga meragukan kemampuannya, Daud tetap yakin terhadap dirinya sendiri. Terbukti, ia sangat percaya diri ketika mempromosikan dirinya di hadapan Raja Saul. Keberaniannya itu lahir dari imannya kepada Tuhan. Bukan karena kuat dan gagah, lantas membuatnya berani untuk melawan Goliat. Tetapi, karena ia sadar betul bahwa yang berperang bersamanya adalah Tuhan yang hidup. Seberapa peka kita terhadap perkataan sinis dari orang-orang di sekitar kita? Mungkin saat ini, kita sedang dihujani dengan perkataan-perkataan yang menjatuhkan, meragukan, bahkan meremehkan. Lihatlah bagaimana Simjian berhasil mewujudkan idenya menjadi karya nyata, sekalipun ketika itu banyak yang meragukan. Lihatlah pula bagaimana Daud berhasil mengalahkan Goliat, yang ketika itu pun kemampuannya sangat diragukan. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, istilah yang sudah tak asing lagi di telinga kita. Ya, tidak ada yang mustahil bagi orang-orang yang percaya teguh pada kemampuan Tuhan dan dirinya sendiri. Hidup kita, kitalah yang menjalani. Jadi, lakukanlah apa yang ingin kita lakukan bersama Tuhan. Jangan biarkan perkataan orang lain mendikte kehidupan kita. Percayalah pada impian dan kemampuan yang kita miliki. Tetapi, pastikan bahwa kelak apa yang kita lakukan itu dapat menjadi cerita yang membanggakan. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, aku serahkan cita-cita dan masa depanku kepada-Mu, karena aku percaya, hanya bersama-Mu aku dapat mewujudkannya. Amin. (Dod).

Close The Door
Eps 981 - GILEE GUE DISAMPERIN‼️ KITA RIBUT 10 TAHUN.. GAK CUKUP!? (Ft. Jerinx SID)

Close The Door

Play Episode Listen Later Nov 4, 2024 72:04


Close The Door Podcast bersama Jerinx SID

SiKutuBuku
10 Menit Latihan Mindfulness di Dunia Serba Sibuk

SiKutuBuku

Play Episode Listen Later Sep 25, 2024 9:30


Di dunia yang serba sibuk ini, kita sering lupa untuk berhenti sejenak dan menyadari apa yang terjadi di sekitar kita. Kali ini, saya akan membahas cara latihan mindfulness hanya dalam 10 menit, terinspirasi dari TED Talk Andy Puddicombe. Mindfulness atau latihan kesadaran penuh bisa membantu kamu lebih rileks, sayangi kesehatan mental, dan mengurangi stres. Cukup duduk diam, tanpa buka media sosial atau mikirin hal lain. Dengan berlatih mindfulness, kamu bisa lebih fokus dan merasa lebih tenang di tengah hiruk-pikuk kehidupan. Yuk, coba praktek mindfulness dan rasakan manfaatnya buat kesehatan mental kamu! Leave a comment and share your thoughts: https://open.firstory.me/user/clhb6d0v60kms01w226gw80p4/comments Powered by Firstory Hosting

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 11 September 2024 - Bersyukur dan Berkata Cukup

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 10, 2024 6:02


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 11 September 2024 Bacaan: Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau." (Ibrani 13:5) Renungan: Ada seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib. Mata air itu bisa mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyaknya. Mata air itu bisa membuat si petani menjadi kaya raya seberapapun yang diinginkannya, sebab kucuran uang emas itu baru akan berhenti bila si petani mengucapkan kata "cukup". Petani itu pun mengambil beberapa ember untuk menampung uang kaget itu. Setelah semuanya penuh, dibawanya ke gubug mungilnya untuk disimpan disana. Kucuran uang terus mengalir sementara si petani mengisi semua karungnya, seluruh tempayannya, bahkan mengisi penuh rumahnya. Masih kurang! Dia menggali sebuah lubang besar untuk menimbun emasnya. Itu pun belum cukup, dia masih terus saja membiarkan mata air itu terus mengalirkan kepingan uang emas hingga akhirnya petani itu mati tertimbun bersama ketamakannya karena dia tak pernah bisa berkata cukup. Kata yang paling sulit diucapkan oleh manusia barangkali adalah kata cukup. Oleh karena itu Tuhan Yesus mengajarkan Doa Bapa Kami, dengan kata" berilah kami makanan pada hari ini "secukupnya" dan bukan kata "berkelimpahan", padahal untuk beberapa hal yang lain di Alkitab selalu dikatakan berkelimpahan. Kapankah kita bisa berkata cukup? Hampir semua pegawai merasa gajinya belum bisa dikatakan sepadan dengan kerja kerasnya. Pengusaha hampir selalu merasa pendapatan perusahaannya masih dibawah target. Istri mengeluh suaminya kurang perhatian. Suami berpendapat istrinya kurang pengertian. Anak-anak menganggap orang tuanya kurang murah hati. Semua merasa kurang dan kurang. Kapankah kita bisa berkata cukup? Cukup bukanlah soal berapa jumlahnya. Cukup adalah persoalan kepuasan hati. Cukup hanya bisa diucapkan oleh orang yang bisa mensyukuri. Mengucapkan kata cukup bukan berarti kita berhenti berusaha dan berkarya. "Cukup" jangan diartikan sebagai kondisi diam dan berpuas diri. Mengucapkan kata cukup membuat kita melihat dan mensyukuri apa yang telah kita terima, bukan apa yang belum kita dapatkan. Jangan biarkan kerakusan manusia membuat kita sulit berkata cukup. Mari belajar untuk mencukupkan diri dengan apa yang ada pada diri kita hari ini, maka kita akan menjadi manusia yang berbahagia. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ampuni aku karena aku tidak pernah merasa cukup bersyukur atas setiap berkat dari-Mu. Hal itu membuat aku kehilangan damai sajahtera-Mu. Kini aku mohon berilah aku hikmat-Mu agar aku bisa mencukupi hidupku dengan setiap berkat dari-Mu tanpa merasa kurang ini dan itu. Amin. (Dod).

Lifehouse Jakarta
Kesusahan Sehari Cukup untuk Sehari

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Aug 31, 2024 4:32


Wigand Sugandi - Matius 6:34 (TB) Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari."

Keluar Sekejap
Langkah Saddiq, Cukup ke Tempat Matrikulasi?, PRK Sg Bakap & Nenggiri, Apa Pekerja Gig Nak?

Keluar Sekejap

Play Episode Listen Later Jul 3, 2024 84:18


Audio Siar Keluar Sekejap Episod 112 antaranya membincangkan Ahli Parlimen Muar, Syed Saddiq telah melakukan larian sejauh 200km daripada Muar ke Parlimen sebagai tanda protes ke atas kerajaan yang tidak menyalurkan peruntukan kepada ahli parlimen pembangkang serta Pilihan Raya Kecil yang bakal berlangsung di Sungai Bakap dan Nenggiri. Keluar Sekejap turut mengulas tentang keputusan Kerajaan memutuskan semua pelajar lepasan Sijil Pelajaran Malaysia (SPM) yang berjaya memperoleh keputusan 10A dan ke atas bakal diberikan ruang untuk melanjutkan pelajaran di peringkat matrikulasi. Keluar Sekejap juga membincangkan tentang isu pekerja gig dan National Training Week Malaysia 2024. Bagi segment antarabangsa, Keluar Sekejap berkesempatan menyentuh tentang Pilihan Raya di France, UK dan US. Kertas Putih MyDigital yang dibincangkan semasa segmen isu pekerja gig : https://www.mydigital.gov.my/mycentre4ir/#pdf-gig-worker-white-paper/1/ Artikel-artikel berkaitan isu pekerja gig : https://www.centre.my/post/responses-to-delivery-riders-missing-the-bigger-picture https://www.centre.my/post/gig-workers-are-not-all-the-same https://www.centre.my/post/global-trends-in-gig-worker-policies-and-its-lessons Bagi yang berminat menaja episod Keluar Sekejap untuk 2024, boleh hubungi +601119191783 atau emel kami di commercial@ksmedia.my

ICYMI - Voice of America | Bahasa Indonesia
Cuti Ayah 2 Hari: Mana Cukup? - Juni 21, 2024

ICYMI - Voice of America | Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jun 20, 2024 12:34


Ketentuan cuti ayah selama 2 hari dalam UU Kesejahteraan Ibu dan Anak (UU KIA) yang baru disahkan awal Juni ini menuai pro dan kontra. Komnas Perempuan menilainya sebagai "pembakuan peran domestik perempuan” terkait pengasuhan anak. Lantas, bagaimana para ayah menanggapinya?

Truth Daily Enlightenment
Tidak Pernah Cukup

Truth Daily Enlightenment

Play Episode Listen Later May 10, 2024


Semua orang, termasuk kita, ingin memiliki hidup senikmat-nikmatnya, senyaman-nyamannya, seindah-indahnya, setenang-tenangnya. Karenanya, kita memilih tempat tinggal yang baik, membangun rumah dengan fasilitas sarana yang baik, melakukan berbagai usaha untuk memiliki hidup senyaman-nyamannya. Sejujurnya, pernahkah kita menemukan orang yang hidupnya nyaman sekali, sangat damai, sejahtera sekali, benar-benar ideal? Sehingga hidup orang itu bisa menjadi model atau prototipe... Continue reading →

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 1 Mei 2024 - Melakukan yang terbaik

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 30, 2024 4:51


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 1 Mei 2024 Bacaan: "Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita." (Kolose 3:17) Renungan: Ada seorang raja yang membutuhkan pelayan yang setia dan harus memilih antara dua kandidat untuk jabatan itu. Dia mengambil keduanya dan segera membayar mereka dengan upah tetap dan menyuruh mereka untuk mengisi keranjang dengan air dari sumur terdekat. Setelah membuang 10 ember air ke dalam keranjang, salah satu dari pria itu berkata, "Apa gunanya melakukan pekerjaan yang tidak berguna ini? Begitu kita menuangkan air ke dalam keranjangnya, air itu akan keluar dari sisi-sisi berlubangnya. "Yang lain menjawab, "Tetapi kita punya gaji dan sudah dibayar, bukan? Tuan kita mungkin memiliki alasan tertentu melakukan semua ini. Namun itu bukan urusan kita. Dia adalah raja yang bijaksana, dan pasti memiliki tujuan sendiri yang tidak bisa kita mengerti." Namun yang satunya berkata, "Aku tidak akan melakukan pekerjaan bodoh seperti ini lagi. Cukup!" Si penggerutu itu pun pergi sambil melemparkan embernya. Pria yang satunya lagi melanjutkan pekerjaan sampai dia berhasil menghabiskan semua air di sumur. Dia melihat ke dasar sumur, dan tersentak kaget karena melihat sebuah cincin berlian milik sang raja. Ternyata sang raja sengaja menyuruh mereka menuang air ke dalam keranjang supaya jika cincin tersebut tidak sengaja terciduk dan dituang ke dalam keranjang, cincin tersebut akan tersaring dan tidak ikut terbuang oleh air. Akhirnya sang raja telah menemukan cincin berliannya sekaligus calon pelayan baru yang setia. Ketika kita terus mengisi hati kita dengan limpahan ucapan syukur, maka percayalah, semua pekerjaan yang kita lakukan akan maksimal, dan Tuhan akan membuat kita berbuah berlipat ganda. Sebaliknya, jika kita mengisi hati kita dengan keluhan, maka yang ada kita tidak bisa maksimal dalam mengerjakan sesuatu. Hasilnya, akan mengecewakan orang lain dan mengecewakan Tuhan juga. Berkat pun akan menjauh dari diri kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, aku bersyukur atas pekerjaan yang Engkau percayakan kepadaku. Izinkan aku dapat menyelesaikan setiap pekerjaan itu dengan baik. Amin. (Dod).

Truth Daily Enlightenment

Suatu hari nanti banyak orang akan menyesal ketika mereka ternyata dipandang Tuhan sebagai sahabat-sahabat dunia ini. Orang-orang yang tidak memisahkan diri dari dunia, pasti tidak layak menjadi anggota keluarga Kerajaan Allah. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, marilah kita tidak bersahabat dengan dunia. Seperti yang dikatakan di dalam firman Tuhan bahwa “Dunia ini sedang lenyap... Continue reading →