POPULARITY
Categories
Pdt. Wigand Sugandi
Kuliah Tafsir Nurul Ehsan Jilid 4 yang berlangsung di Surau Taman Kerian, Parit Buntar, Perak pada 9 Mac 2015.~ Apabila ditiupkan sangkakala - bermulalah hari yang sangat sukar~ Imam pengsan selepas baca ayat 8-9 Surah Al-Mudassir~ Cerita tentang bermulanya kiamat dan tiupnya sangkakala ialah cerita yang sangat menggerunkan orang-orang beriman~ Sangkakala ni apa benda?~ Maksud nama Iskandar Zulkarnain~ Hadis daif ni hadis atau tidak? (kenapa sesuatu hadis bergelar hadis daif)~ Ustaz kena bagitau status hadis bila mengajar (adab guru yang mengajar)~ Nabi bercerita tentang peniup sangkakala (Malaikat yang ditugaskan meniup sangkakala)~ "Bagaimana aku nak berseronok, sedangkan peniup sangkakala ini sudah meletakkan sangkakala dimulutnya"~ Urusan yang sangat besar - melibatkan kehancuran alam~ Hanya dengan satu tiupan, segala-galanya akan lenyap~ Selang masa antara tiupan sangkakala pertama dengan yang kedua~ Hujan yang "menumbuhkan" semula manusia~ Betapa penyayangnya Allah kepada manusia~ Satu-satunya bahagian dalam manusia yang tidak akan hancur~ Tulang yang Allah tak izinkan "bumi makan"~ Setiap manusia "akan dimakan tanah"~ Solat jenazah ghaib untuk orang yang meninggal ditempat jauh~ Sampai bila boleh buat solat sunat jenazah ghaib~ Dalam banyak-banyak hari, hari yang paling istimewa ialah hari Jumaat~ Kejadian-kejadian yang ditakdirkan berlaku pada hari Jumaat~ Selawat yang akan dipersembahkan kepada Nabi~ Banyakan berselawat pada hari Jumaat - betapa gembiranya Nabi bila ramai umatnya berselawat~ Penjelasan disebalik Kubah Masjid Nabawi jadi merah~ "Ni tanda Dajjal nak keluar dah.."~ Petanda besar Imam Mahdi dah nak turun~ Allah mengharamkan bumi dari "makan" jasad para Nabi--- TAFSIR NURUL IHSAN JILID 4 MUKA SURAT 217 ---~ Tafsir Surah Al-Haqqah~ Perhitungan dan pembalasan pada tiupan kedua~ Bumi dan dihancur lumatkan - maka terjadilah hari kiamat~ Berapa ribu tahun tunggu di alam barzakh~ Beza antara langit dan awan~ Malaikat tunggu disetiap penjuru langit dalam keadaan bersedia~ Selfie sampai habis bateri tengok balai rong seri istana negara~ Kagum dan takjub dengan istana dan singgah sana raja~ Hebatnya Arasy Allah - dipikul oleh 8 Malaikat~ Kalaulah Allah buka hijab dan zahirkan kehebatan Arasy Allah untuk manusia tengok atas dunia~ Penghuni syurga akan masuk syurga setimpal dengan "class" masing-masing~ Syurga tak kira gred apa, yang paling rendah sekalipun, benda yang ada dalam syurga, mata tak pernah tengok, telinga tak pernah dengar, tak pernah terlintas difikiran~ Kemuncak nikmat syurga yang menyebabkan semua penghuni syurga terkejut~ Destinasi akhir kita, samada syurga atau neraka~ Siapa yang Allah rezekikan dapat tiket ekspress masuk syurga~ Siapa pula yang akan masuk neraka dan tidak keluar selama-lamanya~ Hari terbongkar segala rahsia kita didepan Allah~ Kata-kata Saidina Umar - Hisab diri sendiri sebelum dihisab Allah~ Sambil koyak roti canai kuah banjir - kita dibanjiri dosa~ Fitnah dan kata kat orang ni satu "nikmat" ~ Tak boleh praktis untuk tangkap rekod amalan dengan tangan kanan~ Kegembiraan orang yang terima rekod amalan dengan tangan kanan~ Tak ada "kesalahan teknikal" di akhirat~ Peluang berbisik dengan Allah dihari akhirat~ Orang yang dapat "perlindungan" dari Allah - Allah cover dosa-dosa dia~ Soalan yang Allah tanya berulang-ulang kali~ Ciri-ciri manusia berdosa yang akan dapat pengampunan dosa daripada Allah~ Cuba sedaya upaya jangan buat dosa - tapi jika terlanjur buat dosa, jangan bangga dengan dosa~ Bila masuk syurga, hidup selama-lama tidak mati~ "Habis malaikat tak dak kerja la masa tu?"~ Cuba nak fikir hal akhirat dengan fikiran dunia~ Alam akhirat semua berbeza dengan alam dunia~ Dalam syurga, tak ada "air liur basi" dan benda-benda leceh~ Balik kerja - muka asam kelubi - bukan muka ahli syurga~ Syurga ada berapa tingkat?~ Kisah orang terakhir yang keluar dari Neraka
Bismillah,2094. KALA BUMI BERCERITA TENTANG KITARiyaadhush ShaalihiinBab 50 | Hadits ke-413Hadits Abu Hurairah -Radhiyallahu anhuDari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, beliau berkata, Rasulullah ﷺ bersabda,قرأَ رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : { يوْمَئِذٍ تُحَدِّثُ أَخْبارَهَا } ثم قال : « أَتَدْرُونَ مَا أَخَبَارُهَا ؟ » قالوا : اللَّهُ ورَسُولُهُ أَعْلَمُ . قال : «فَإِنَّ أَخْبَارَها أَنْ تَشْهَدَ عَلَى كُلِّ عَبْدٍ أَوْ أَمةٍ بِمَا عَمِلَ عَلَى ظَهْرِهَا ، تَقُولُ : عَمِلْتَ كَذَا وكذَا في يَوْمِ كَذَا وَكَذَا ، فهَذِهِ أَخْبَارُهَا » رواه التِّرْمِذِي وقال : حديثٌ حسنٌ"Rasulullah ﷺ membaca, 'Pada hari itu bumi menceritakan beritanya.' (Az-Zalzalah: 4). Kemudian beliau bertanya, 'Tahukah kalian apa berita yang dikabarkan oleh bumi?' Mereka menjawab, 'Allah dan RasulNya lebih mengetahui.' Beliau bersabda, 'Sesungguhnya kabar berita bumi adalah bahwa ia bersaksi atas setiap hamba laki-laki maupun perempuan dengan semua yang dia perbuat di muka bumi. Bumi itu akan berkata, 'Kamu melakukan begini dan begitu pada hari ini dan ini.' Ini-lah berita-berita bumi'." Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, beliau berkata, "Haditshasan shahih.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Hari Ketika Bumi Menjadi GelapDiambil dari: Matius 27:45 “Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga.”Wonder Kids, saat Tuhan Yesus disalibkan, Alkitab mencatat bahwa ada kegelapan yang menutupi daerah itu selama beberapa jam. Itu adalah peristiwa yang sangat luar biasa. Bukan sesuatu yang biasa terjadi setiap hari. Karena itu, ada orang yang bertanya, “Apakah ini sungguh terjadi?”Beberapa penulis zaman dulu juga menulis tentang kegelapan besar yang terjadi pada masa itu. Mereka mencoba menjelaskan apa yang mereka lihat atau dengar. Ada yang mencatat tentang gelap yang tidak biasa, ada juga yang mencoba menerangkannya dengan cara mereka sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa peristiwa saat Yesus disalibkan benar-benar menarik perhatian banyak orang.Tetapi yang paling penting, Wonder Kids, Alkitab memberitahu kita arti dari peristiwa itu. Kegelapan itu bukan sekadar hal aneh di langit. Kegelapan itu menunjukkan bahwa sesuatu yang sangat besar sedang terjadi. Tuhan Yesus sedang menanggung hukuman dosa. Yesus yang tidak berdosa rela mati menggantikan orang berdosa. Saat itu, Yesus sedang menjalankan rencana keselamatan Allah.Kadang-kadang kita juga bisa merasa heran terhadap hal-hal yang tertulis dalam Alkitab. Ada bagian yang besar, ajaib, dan sulit dibayangkan. Tetapi ingat, firman Tuhan adalah benar. Kalau Tuhan sanggup menciptakan langit dan bumi, Tuhan juga sanggup melakukan hal-hal yang luar biasa untuk menyatakan kuasa dan rencana-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat kamu membaca kisah penyaliban Yesus, berhentilah sejenak dan ucapkan, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau rela menanggung dosa untukku.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau rela mati di kayu salib untuk menanggung dosaku. Tolong aku untuk percaya bahwa firman-Mu itu benar dan mengingat kasih-Mu yang besar bagiku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kegelapan saat Yesus disalibkan mengingatkan kita bahwa Yesus sedang melakukan karya keselamatan yang besar bagimu dan bagiku. Tuhan Yesus memberkati.
“Ora bener yen wong tuwa manjakake lan manut karo kekarepane anak-anake; lan uga ora bener yen wong tuwa tumindak kasar marang anak-anake” ”Karakter swarga kudu dipikolehi ing bumi, utawa ora bakal bisa dipikolehi babar pisan”
Ustadz Abu Haidar As Sundawy - Antara Kursi, Arsy, Langit dan Bumi
Ustadz Abdul Hakim Amir Abdat - Bumi Memang Bulat
Ustadz Abdullah Zaen M.A. - Kajian Islam: Resep Dicintai di Langit dan di Bumi
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memadamkan lampu selama satu jam sebagai bagian dari peringatan Hari Bumi. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan upaya mengurangi konsumsi energi listrik, sekaligus mengajak masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga bumi dan keberlanjutan lingkungan hidup.
Hidran kebakaran yang ikut terbakar di Los Angeles adalah metafora pedih bagi krisis hari ini: sistem yang kita bangun untuk memadamkan api justru habis dilalap api itu sendiri. Kegagalan ini berakar pada keyakinan keliru bahwa kita bisa memperbaiki dunia dengan teknologi hebat dan dana miliaran tanpa menyentuh akar masalahnya. Persoalannya bukan terletak pada infrastruktur di luar, melainkan pada keengganan kita untuk membenahi diri sendiri di dalam, sehingga solusi yang kita tawarkan selama ini hanyalah plester yang tak menyembuhkan infeksi utamanya. Di jantung krisis ini terletak Nature Delusion, sebuah khayalan bahwa manusia adalah subjek yang terpisah dari objek bernama alam. Kita sombong merasa sebagai spesies istimewa yang bisa memperlakukan alam seperti mesin yang bisa diganti onderdilnya, padahal secara biologis kita adalah satu organisme besar yang saling sambung-menyambung. Kita bukan sekadar penonton di luar panggung; kita adalah bagian tak terpisahkan dari panggung itu sendiri, di mana setiap polusi yang kita buang pada akhirnya akan kembali mengalir di dalam darah kita sendiri. Solusi sejatinya bukanlah "tekno-fiksasi" yang dangkal, melainkan transformasi batin yang merombak cara pandang dari ego menjadi eko. Dengan menumbuhkan kembali rasa takjub dan melihat bumi dengan "mata baru", kita menyadari bahwa setiap perubahan pola pikir individu adalah sistem fraktal yang mampu merembet dan mengubah sistem global secara sensitif. Dalam keadaan darurat ini, kita justru perlu berhenti sejenak untuk membenahi kedalaman jiwa, sebab menjaga alam bukanlah soal transaksi uang, melainkan tindakan cinta terhadap keberlangsungan identitas kita sebagai manusia.
Australia is one of the most biodiverse places on Earth, home to wildlife and plant species found nowhere else on the planet. In this episode of Australia Explained you'll learn about what makes Australia's biodiversity so special, the threats it faces and how we can all help protect it. - Australia adalah salah satu tempat dengan keanekaragaman hayati paling banyak di Bumi, rumah bagi satwa liar dan spesies tumbuhan yang tidak ditemukan di tempat lain di planet ini. Dalam episode Australia Explained ini, Anda akan belajar tentang apa yang membuat keanekaragaman hayati Australia begitu istimewa, ancaman yang dihadapinya, dan bagaimana kita semua dapat membantu melindunginya.
Mládě vzácného takina čínského včera pokřtila zoologická zahrada v Plzni. Sameček Bumi se narodil v únoru a na rozdíl od rodičů, kteří mají zlatou srst, je zatím tmavě hnědý.
Hijau itu bukan sekadar jargon di atas kertas. Bukan pula sekadar seremoni menanam pohon yang lantas ditinggal mati. Hijau itu urusan hati dan isi piring kita. Kita sering terlalu sibuk mengkritik kebijakan global, tapi lupa mematikan lampu saat keluar kamar atau membiarkan keran air terus mengucur. Padahal, bumi ini tidak butuh pahlawan super. Ia hanya butuh orang-orang biasa yang sadar bahwa setiap tindakan kecil kita punya harga ekologis yang harus dibayar. Mari kita mulai revolusi ini dari meja makan. Cukup makan nasi sehari sekali. Lauknya satu macam saja—tidak perlu prasmanan setiap hari. Minumnya air putih atau teh tanpa gula. Lalu, lihatlah ke tetangga sebelah. Belanjalah di warung mereka, jangan semua-semua harus ke mal atau supermarket besar. Dengan begitu, kita bukan hanya memangkas jejak karbon transportasi, tapi juga menghidupkan ekonomi orang-orang terdekat kita. Kalau tujuannya dekat, jalan kaki sajalah. Jantung lebih kuat, dompet lebih aman. Perubahan gaya hidup ini memang tidak akan langsung mendinginkan suhu bumi besok pagi. Tapi bayangkan jika jutaan orang Indonesia melakukan hal serupa secara serentak. Satu orang mengurangi satu kantong plastik, satu orang memilah sampahnya sendiri, dan satu orang menanam satu pot tanaman di terasnya. Itu adalah kekuatan raksasa yang tidak bisa dibeli dengan anggaran negara mana pun. Menjadi hijau itu tidak harus mahal, justru sangat bersahaja. Mari kita kembali ke cara hidup yang hemat dan menghargai alam, demi Indonesia yang lebih segar untuk anak cucu kita.
Ambisi untuk memindahkan infrastruktur mata uang kripto ke luar angkasa kini bukan lagi sekadar fiksi ilmiah, melainkan sebuah rencana nyata yang dipelopori oleh startup Starcloud dengan dukungan teknologi dari Nvidia. Setelah sukses menguji stabilitas kinerja GPU Nvidia H100 di orbit rendah Bumi, perusahaan tersebut kini bersiap meluncurkan penambang ASIC khusus pada akhir tahun 2026. Langkah ini menandai pergeseran historis di mana domain yang dulunya eksklusif bagi penelitian ilmiah dan komunikasi satelit mulai dimanfaatkan untuk kepentingan finansial digital. Upaya ini merupakan babak baru yang berpotensi mengubah cara dunia melihat ekosistem aset kripto secara fundamental. Alasan utama di balik pemindahan aktivitas penambangan ke orbit adalah efisiensi energi dan kondisi alam semesta yang mendukung. Di luar angkasa, pusat data dapat memanfaatkan paparan sinar matahari secara konstan melalui panel surya, sehingga menghilangkan ketergantungan pada jaringan listrik Bumi yang sering menjadi hambatan operasional dan sasaran kritik lingkungan. Selain itu, hampa udara di luar angkasa menawarkan keuntungan alami untuk pembuangan panas pasif, yang merupakan tantangan terbesar bagi mesin penambang di darat. Dengan demikian, penambangan berbasis ruang angkasa menjanjikan model yang lebih bersih dan bebas dari hambatan regulasi listrik terestrial. Meskipun menawarkan potensi besar, implementasi penambangan di luar angkasa menghadapi tantangan teknis dan ekonomi yang sangat kompleks. Biaya peluncuran perangkat keras ke orbit tetap tinggi, ditambah lagi dengan kerumitan dalam pemeliharaan rutin, perlindungan terhadap radiasi, dan latensi komunikasi. Walaupun kemajuan teknologi roket yang dapat digunakan kembali mulai menurunkan biaya logistik, infrastruktur orbital ini tetap harus membuktikan kelayakan ekonominya agar dapat bersaing dengan fasilitas di darat yang semakin efisien. Pada akhirnya, keberhasilan misi Starcloud di masa depan akan menjadi penentu apakah arbitrase energi di luar angkasa akan menjadi standar industri baru atau tetap menjadi eksperimen teknologi yang berani.
Kultum & Sholat Tarawih #27Masjid As-sofia, Kota Bogor Senin, 16 Maret 2026 / 27 Ramadhan 1447HNarasumber: Dr. KH. Ibdalsyah, MA.Tema: AMPUNAN ALLAH SELUAS LANGIT & BUMIImam: Assoc. Prof. Dr. KH. Akhmad Alim, Lc. MA.LIVE Streaming :- Youtube.com/@DiMediaTV - https://youtube.com/live/xQMX63Jsap0?feature=share- Youtube.com/@assofiamasjid - https://youtube.com/live/KA2tphNVSwE?feature=share- IG @DiMediaTV- IG @MasjidAsSofia- FB DiMediaPage - https://www.facebook.com/events/2228338704239197/- Tiktok DiMediaTVLIVE Delay:- Spotify "Dimedia Radio" Masjid As-Sofia, Jl. RE. Martadinata 46-48, Kel. Ciwaringin, Kota Bogor, Phone: 0811 1226 242, IG @MasjidAsSofia Rekening Donasi:BSI 7158 607 195 a.n. Masjid As Sofia (Infaq Kajian & Majelis Ilmu)BSI 7265 516 078 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) BRI 0387-01-111222-30-1 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) Mari beramal jariyah bagi tersebarnya ilmu, dakwah & perjuangan dijalan Allah melalui donasi biaya operasional dan wakaf peralatan LIVE Streaming, via QRIS atau transfer ke Rekening BSI 7149 665 026 an. DiMediaTV. "Di era informasi sekarang ini penting memanfaatkan media untuk dakwah dan menghadapi opini negatif. Kita manfaatkan semua sarana dan prasana untuk menyiarkan Islam dengan baik, dan lakukan klarifikasi atau membantah jika ada fitnah terhadap Islam." (KH Didin Hafidhuddin).Jadikan Dakwah Sebagai Poros dari Aktifitas kita sehari-hari sebagaimana Rasulallah SAW, oleh sebab itu jadikan video ini sebagai amal jariyah dakwah Anda juga dengan cara "Like, Comment, Save, Subscribe & Share"#dimediatv #MasjidAssofia #dimedia #dimediaradio #masjidassofiabogor #tarawih #kultumtarawih #kultumramadhan #ramadhan #sholattarawih #ramadhan1447h #ramadhan2025 #kajianbogor #live #livestream #livestreaming #nasehat #nasehatislami #nasehatulama takwa,ketakwaan,kataatan, sholat, keluarga,khutbah,khotbah,khutbah jumat,khotbah jumat,khotbah jummuah,masjid as sofia,masjid as sofia bogor,dimedia,dimediatv,dimedia tv,dimedia radio,tarawih, kultum tarawih, kultum ramadhan, sholat tarawih,ramadhan 1447h,ramadhan,ramadhan 2026,
Kuliah Tafsir Nurul Ehsan Jilid 1 yang berlangsung di Masjid At-Taqwa, Taman Brown, Pulau Pinang pada 21 Oktober 2013.~ Sabda Nabi yang menyebabkan sahabat rasa takjub~ Syarat yang perlu dipenuhi sebelum seseorang perempuan dibolehkan bermusafir lebih daripada sehari~ Dua hari yang dilarang berpuasa~ Dua waktu yang tidak dibolehkan bersolat sunat~ Tiga masjid yang dibolehkan bersusah-susah simpan duit untuk dilawati~ Apabila selesai Nabi Sulaiman dan Nabi Daud membina Masjid Aqsa~ Tiga permintaan yang diminta oleh Nabi Sulaiman dan Nabi Daud~ Minta kuasa seumpama kuasa Allah - Super power dan kerajaan hebat~ Bersihkan daripada dosa seperti anak yang baru lahir~ Kuasa yang dianugerahkan Allah kepada Nabi Daud dan Nabi Sulaiman~ Nabi Sulaiman boleh kawal Jin~ Satu tempat yang sangat istimewa, sebagai kiblat pertama umat Islam~ Maksud hadis daif~ Fatwa berkaitan Baitul Maqdis~ Jangan lepaskan peluang solat di Masjid Aqsa~ Akan berlaku perang besar sebelum kiamat~ Kena ada niat nak ke Baitul Maqdis, Masjidil Aqsa-- TAFSIR NURUL EHSAN JILID 1 MUKA SURAT 215 --~ Tafsir Surah Al Maidah ~ Yahudi dan Nasrani dakwa mereka anak Allah dan orang yang paling disayangi Allah~ Mak ayah sanggup buat apa saja demi anak-anak~ Orang yang mulia disisi Allah adalah orang bertaqwa~ Apa yang dimaksudkan dengan zaman fatrah?~ Perbalahan tentang hadis bapa Nabi di neraka~ Hujah orang Kristian boleh guna kalimah Allah~ Kebimbangan dengan apa yang berlaku di Indonesia~ Orang yang dianggap hidup dalam zaman fatrah~ Agama yang dibawa oleh Nabi Isa telah diselewengkan~ 600 tahun kehilangan petunjuk~ Ulama adalah pewaris para Nabi~ Banyaknya Nabi yang dibangkitkan dari kalangan Bani Israel~ Zalimnya Namrud terhadap Nabi Ibrahim~ Raja nakal yang kenyit mata pada isteri Nabi Ibrahim~ Perasaan orang yang tidak dikurniakan anak~ Bermulanya sejarah Mekah~ Kisah ringkas kaum Nabi Luth~ Keturunan Nabi-Nabi, asal usul dan maksud Israel~ Kisah ringkas Nabi Musa~ Hebatnya pengaruh dan hujah seorang "bini"~ "Siapakah gerangan pemuda ini?"~ Peristiwa Nabi Musa diangkat menjadi Nabi~ Ini bukan ilmu sihir, ini mukjizat daripada tuhan~ Tindakan gila dari Firaun~ Bala yang Allah timpakan kepada penduduk Mesir zaman Nabi Musa~ Siapa yang bangun pagi dalam keadaan badan sihat, negeri aman dan ada makan di rumah, seolah-olah dapat dunia dan isinya~ Berebut nak masuk hospital ~ Ada orang yang Allah mewahkan dengan makanan penuh peti ais~ Jangan jadi orang yang tak bersyukur~ Allah kurniakan makanan dari langit sebagai tanda kasih sayang~ Permintaan Nabi Musa sebelum wafat~ Bumi yang Allah bagi secara ekslusif kepada Israel
Selama lebih dari dua abad, kemajuan peradaban manusia digerakkan oleh satu hal: pembakaran. Sejak Revolusi Industri dimulai, batu bara, minyak bumi, dan gas alam telah menjadi darah bagi ekonomi global, memberi tenaga pada pabrik, menerangi kota, dan menggerakkan kendaraan kita. Namun, "bahan bakar kemajuan" ini datang dengan harga yang sangat mahal. Setiap kepul asap yang keluar dari cerobong pabrik dan knalpot kendaraan membawa karbon dioksida (CO2) yang perlahan menyelimuti Bumi, memerangkap panas, dan mengubah iklim kita selamanya. Di sinilah Dekarbonisasi hadir—bukan sekadar sebagai tren lingkungan, melainkan sebagai sebuah imperatif eksistensial untuk menata ulang cara kita hidup. Secara sederhana, dekarbonisasi adalah proses pengurangan atau penghapusan emisi gas rumah kaca dari atmosfer. Bayangkan ekonomi dunia adalah sebuah mesin raksasa yang selama ini mengeluarkan limbah karbon. Dekarbonisasi adalah upaya untuk "mengganti mesin" tersebut dengan teknologi yang bersih, efisien, dan berkelanjutan. Targetnya ambisius: mencapai emisi "Net-Zero" pada tahun 2050, di mana jumlah karbon yang kita lepaskan ke udara tidak lebih besar dari jumlah yang bisa diserap kembali oleh alam atau teknologi.
Green Cure, sebuah manifestasi penyembuhan holistik yang dikurasi oleh Alice Peck, hadir sebagai antitesis terhadap gersangnya kehidupan modern yang kian terpenjara oleh tembok beton dan pendar layar digital. Alih-alih menawarkan prosedur medis yang rumit, filosofi ini mengajak kita untuk merajut kembali tali silaturahmi dengan alam sebagai katalisator pemulihan jiwa dan raga. Inti dari gerakan ini adalah sebuah kesadaran arkais: bahwa Bumi bukanlah sekadar latar belakang pasif bagi aktivitas manusia, melainkan apotek hidup yang mampu menyelaraskan kembali ritme biologis kita yang kerap porak-poranda oleh stres kronis dan kebisingan urban. Salah satu jantung dari praktik ini adalah Shinrin-yoku atau mandi hutan—sebuah ajakan untuk menenggelamkan seluruh indra ke dalam rimbunnya vegetasi. Saat kita menyelami keheningan hutan, tubuh secara otomatis menghirup fitonsida, senyawa organik dari pepohonan yang secara ilmiah terbukti memperkokoh benteng pertahanan imun kita. Tak hanya itu, konsep earthing atau membumi—dengan membiarkan kulit bersentuhan langsung dengan tanah—bertindak sebagai jembatan untuk menetralkan radikal bebas melalui aliran elektron Bumi. Melalui interaksi sensorik yang intim ini, ketegangan mental meluruh, detak jantung melambat, dan tubuh menemukan kembali frekuensi alaminya dalam harmoni yang menenangkan. Keajaiban Green Cure terletak pada sifatnya yang sangat demokratis; ia tidak selalu menuntut eksodus ke belantara jauh, melainkan bisa dijemput melalui ambang jendela yang terbuka atau jemari yang bercengkerama dengan tanah di pot tanaman hias. Dengan menghadirkan elemen hijau ke dalam ruang domestik, kita sebenarnya sedang membangun sebuah mikrokosmos penyembuh yang memurnikan udara sekaligus menjernihkan pikiran yang penat. Pada akhirnya, mempraktikkan Green Cure adalah sebuah perjalanan pulang menuju akar keberadaan kita, menciptakan simbiosis mutualisme di mana manusia sembuh melalui alam, dan sebagai balasannya, tumbuh kesadaran untuk menjaga kelestarian sang penyembuh itu sendiri.
Elon Musk adalah sosok yang dibentuk oleh perpaduan antara trauma masa kecil di Afrika Selatan dan kegelisahan intelektual yang tak terpuaskan. Walter Isaacson menyoroti bagaimana hubungan toksik dengan ayahnya dan perundungan brutal di sekolah menanamkan mekanisme pertahanan psikologis yang membuatnya melihat konflik sebagai kondisi normal. Alih-alih hancur oleh beban emosional tersebut, Musk menggunakan luka masa lalunya sebagai bahan bakar untuk mengejar visi-visi besar yang melampaui batas planet Bumi, didorong oleh cara berpikir "prinsip pertama" yang membongkar setiap masalah hingga ke akar fisika dasarnya demi menciptakan solusi radikal. Perjalanan kariernya ditandai dengan keberanian mengambil risiko ekstrem yang hampir membawa seluruh kekayaannya ke ambang kehancuran total pada krisis tahun 2008. Melalui SpaceX dan Tesla, Musk membuktikan bahwa industri yang kaku seperti antariksa dan otomotif dapat didisrupsi melalui inovasi yang menantang kemapanan, seperti teknologi roket yang dapat digunakan kembali dan mobil listrik berperforma tinggi. Gaya kepemimpinan "hardcore"-nya, yang sering kali menuntut dedikasi total tanpa kompromi di atas kenyamanan pribadi, menjadi mesin penggerak utama di balik berbagai keberhasilan teknis yang sebelumnya dianggap mustahil oleh para ahli konvensional di industri tersebut. Di luar pencapaian teknisnya, Musk tetap menjadi figur yang kompleks dan kontroversial karena ambisinya untuk menyelamatkan peradaban manusia melalui kolonisasi Mars dan pengembangan kecerdasan buatan yang aman. Langkah-langkahnya yang provokatif, termasuk akuisisi platform X, mencerminkan keyakinannya pada kekacauan sebagai metode untuk memicu inovasi cepat, meskipun hal itu sering kali mengasingkan banyak pihak. Pada akhirnya, Musk adalah arsitek masa depan yang didorong oleh ketakutan akan kepunahan manusia, meninggalkan warisan yang memadukan kecemerlangan rekayasa dengan karakter personal yang sulit diprediksi, yang secara permanen telah mengubah arah sejarah peradaban modern.
Film Pelangi di Mars menjadi salah satu pilihan tontonan Lebaran 2026 dengan inovasi visual animasi yang dipadukan teknik live-action.Film ini merupakan karya terbaru sutradara Upie Guava, yang juga menulis skenario bersama Alim Sudio dalam proyek Mahakarya Pictures. Berlatar abad ke-22, krisis air mengancam Bumi, sementara Pelangi, anak pertama yang lahir di Mars, memulai petualangan berbahaya.Bersama robot-robot rusak yang menjadi sahabatnya, Pelangi menjalankan misi mencari Zeolit Omega demi menyelamatkan masa depan manusia. Namun perjalanan itu terancam Nerotek, korporasi raksasa penguasa sumber air yang siap melakukan apa pun demi merebut mineral langka tersebut.
Hello Listeners!Di episode kali ini Wulan ngobrol-ngobrol dengan cast dari film Pelangi di Mars yang dijadwalkan akan mengguncang layar lebar di seluruh Indonesia tepat pada momen perayaan Lebaran. Episode kali ini kita ditemani Messi Gusti sebagai Pelangi dan Kristo Immanuel sebagai Yoman.Film Pelangi di Mars mengangkat kisah perjalanan seorang anak Indonesia di Planet Mars yang mengemban misi penting demi mengatasi krisis air di Bumi. Dikembangkan selama lima tahun, produksi ini menggunakan teknologi Extended Reality (XR) untuk mendukung kedalaman penyampaian ceritanya.Berbeda dengan narasi film anak pada umumnya, Pelangi di Mars menempatkan anak Indonesia sebagai penggerak utama cerita. Tokoh utama, Pelangi (diperankan oleh Messi Gusti), digambarkan sebagai sosok yang aktif, memimpin, dan mampu membawa solusi bagi persoalan besar. Kristo Immanuel bercerita bahwa ia kagum terhadap kualitas yang tidak main-main dari proyek ini. Produser Dendi Reynando mengungkapkan bahwa kehadiran Pelangi di Mars berangkat dari kepeduliannya terhadap keterbatasan pilihan tontonan bagi keluarga di tanah air. Sutradara Upie Guava menyebutkan bahwa pendekatannya dalam menggarap film ini banyak dipengaruhi oleh kegemarannya pada film fiksi ilmiah sejak kecil. Melalui film ini, ia ingin mengembalikan hak anak-anak untuk memiliki imajinasi tanpa batas.Untuk Cerita lebih lengkapnya yuk dengarkan obrolan Langsung di Channel Podcast Bingkai Suara Season 8 di Spotify, Apple Podcast, Youtube atau kunjungi website kita di www.bingkaikarya.com
Climate Capital karya Tom Chi menawarkan paradigma baru untuk menghadapi tiga krisis eksistensial abad ke-21: destabilisasi iklim, disrupsi pekerjaan oleh AI, dan perpecahan informasi global. Chi berargumen bahwa model ekonomi ekstraktif saat ini—yang hanya mengambil sumber daya dari Bumi—telah mencapai batasnya dan harus segera digantikan oleh ekonomi regeneratif atau "Net Positive". Visi ini menuntut manusia untuk melampaui konsep keberlanjutan yang pasif dan mulai secara aktif memulihkan kesehatan biosfer, di mana setiap aktivitas ekonomi yang dilakukan justru meningkatkan kualitas air, tanah, dan keanekaragaman hayati di planet ini. Untuk mewujudkan transformasi sistemik tersebut, Chi memperkenalkan empat pilar kognitif yang disebut sebagai "4Cs": Critical Thinking (Berpikir Kritis), Creativity (Kreativitas), Compassion (Kasih Sayang), dan Community (Komunitas). Berpikir kritis digunakan untuk mematahkan kerangka berpikir lama yang menghambat inovasi, sementara kreativitas difokuskan pada proses membangun melalui prototipe cepat daripada sekadar berteori. Kasih sayang berfungsi sebagai kompas etis dalam merancang teknologi agar tetap manusiawi, dan komunitas menjadi fondasi ketahanan kolektif dalam menghadapi volatilitas lingkungan yang kian meningkat. Pada bagian akhir, buku ini menjabarkan peta jalan praktis untuk transisi ekonomi melalui tiga epok, mulai dari memaksimalkan efisiensi material hingga mencapai titik di mana kehadiran manusia memperkaya metabolisme ekosistem. Chi menekankan pentingnya peran manusia sebagai "insinyur ekosistem" yang memperbaiki siklus air dan memulihkan habitat flora serta fauna, mirip dengan peran semut yang mengonsumsi banyak namun tetap menyuburkan tanah. Pada akhirnya, Climate Capital adalah sebuah seruan untuk menjadi "leluhur yang baik" dengan menginvestasikan kecerdasan dan empati kita demi meninggalkan warisan Bumi yang lebih sehat bagi generasi mendatang.
Selama berabad-abad, rumus ekonomi dunia itu sederhana tapi merusak: jika ingin ekonomi panas membara, cerobong asap juga harus mengepul hitam. Pertumbuhan ekonomi selalu dibayar dengan pemanasan global. Namun, paradigma usang itu kini sedang dibalik total. Mendinginkan bumi bukan lagi beban biaya, melainkan peluang bisnis raksasa. Inilah era di mana "hijau" bukan sekadar warna daun, tapi warna uang dolar yang mengalir deras ke kantong mereka yang peduli lingkungan. Mekanismenya ada pada transformasi nilai. Hutan yang dulu hanya bernilai saat ditebang menjadi kayu, kini justru bernilai mahal saat dibiarkan berdiri tegak menyerap karbon. Teknologi yang dulu mahal seperti panel surya dan mobil listrik, kini menjadi primadona pasar saham. Melalui perdagangan karbon, perusahaan yang berhasil menurunkan suhu bumi mendapatkan insentif finansial yang nyata. Mereka "menjual" dinginnya bumi kepada industri yang masih "panas", menciptakan siklus ekonomi baru yang saling menguntungkan. Indonesia berdiri di garis depan peluang ini. Kita punya modal alam yang dicari seluruh dunia: hutan tropis, mangrove, dan lahan gambut. Jika kita cerdas mengelolanya, kita tidak perlu memilih antara lingkungan atau kemajuan. Kita bisa mendapatkan keduanya. Dengan regulasi yang tepat dan teknologi yang mumpuni, kita bisa menjadi super power baru. Mendinginkan suhu bumi untuk anak cucu, sambil menghangatkan mesin ekonomi rakyat hari ini.
Kereta Petani resmi diluncurkan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Tapi pertanyaannya sederhana: apakah kereta api benar-benar bisa jadi solusi distribusi hasil pertanian, atau hanya alternatif yang terlihat menarik di atas kertas? Di episode Transpod Podcast kali ini, kita mengajak Transbro dan Transist melihat Kereta Petani dari sudut pandang transportasi, bukan sekadar euforia peluncuran, tapi juga realitas operasional di lapangan.Kita bahas mulai dari kenapa kereta api dipilih, bagaimana kesiapan jalur dan stasiun, sampai peran moda pengumpan seperti truk yang sering luput dari pembahasan. Dengan bahasa santai tapi tetap berbasis fakta, episode ini mencoba menjawab satu hal penting: seefisien apa Kereta Petani ketika benar-benar dijalankan, bukan hanya direncanakan.Penasaran bagaimana detail mengenai Kereta Petani dan Pedagang ini? Take ur Earphone and Listen it!
Renungan D'Message || HANYA MAMPIR DI BUMI IIPs. Steven Liem
Asal-Usul Dunia. Di kelas ini Sayadaw Kheminda menjelaskan munculnya Sari Bumi yang ada dalam Aggaññasutta dan Komentarnya
Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!
Melihat janji tentang "Langit dan Bumi yang Baru" sudah dinyatakan mulai dari kitab Kejadian, sebelum akhirnya digenapi dalam kitab Wahyu.
Konflik mendasar antara kapitalisme dan krisis iklim terletak pada benturan antara logika pertumbuhan ekonomi tanpa batas dengan batasan ekologis planet bumi yang terbatas. Naomi Klein dalam pemikirannya menegaskan bahwa krisis iklim bukan sekadar masalah lingkungan yang bersifat teknis, melainkan kegagalan sistemik dari model ekonomi pasar bebas yang secara inheren mengutamakan akumulasi laba di atas keberlangsungan hidup. Sistem ekstraktivisme yang agresif telah membuat kebijakan perdagangan internasional sering kali mengesampingkan regulasi iklim, sehingga menciptakan situasi di mana pengejaran kekayaan korporasi menjadi penghalang utama bagi tindakan kolektif yang mendesak untuk menyelamatkan ekosistem dunia. Hambatan besar lainnya dalam menangani krisis ini muncul dari fenomena "pemikiran ajaib", yaitu keyakinan semu bahwa teknologi canggih atau kedermawanan miliarder hijau akan menjadi juru selamat tanpa perlu mengubah struktur dasar kapitalisme. Solusi seperti rekayasa geoteknologi atau mekanisme pasar sering kali dipandang sebagai cara untuk mempertahankan status quo industri bahan bakar fosil sambil menunda perubahan radikal yang sebenarnya dibutuhkan oleh sains. Klein menunjukkan bahwa selama motif keuntungan tetap menjadi penggerak utama dalam pengambilan keputusan global, transisi menuju ekonomi rendah karbon akan selalu terhambat oleh kepentingan finansial yang sangat kuat dan lobi industri yang mencoba menghindari regulasi ketat. Namun, di tengah ancaman keruntuhan ekologi yang nyata, muncul harapan melalui gerakan mobilisasi akar rumput global yang menuntut keadilan transisi. Melalui gerakan "Blockadia" dan kampanye divestasi, masyarakat mulai menekan institusi besar untuk menarik dukungan finansial dari industri perusak iklim dan beralih ke investasi hijau yang berkelanjutan. Perjuangan ini menuntut perubahan paradigma total melalui konsep seperti "Rencana Marshall untuk Bumi", yang tidak hanya bertujuan menurunkan emisi tetapi juga memperbaiki ketimpangan sosial-ekonomi. Pada akhirnya, mengatasi krisis iklim berarti memilih untuk meninggalkan sistem yang eksploitatif demi membangun tatanan hidup yang menghormati kesehatan regeneratif bumi dan menjamin masa depan bagi generasi mendatang.
Ketika kasih Tuhan memudar dalam hati, manusia kehilangan kemampuan untuk mengampuni dan tidak lagi menikmati kehidupan surga di bumi.Pertanyaannya, apakah kita sedang mengalaminya tanpa sadar?
I was on my bumI keep saying this. ButI'll continue to be a broken record. Keep focussing on what you can do. You'll never know when you'll need your strength and fitness. Like me crab walking down a coastal path
Kristus menjadi manusia dan hidup di dunia ini menjadi tanda bahwa Tuhan mencintai apa yang harus kita jalani dalam dunia ini. Tuhan mau kita melalui semua proses hidup dengan cara yang benar karena inilah bahagia yang Tuhan mau nyatakan.
Majelis Ulama Indonesia menerbitkan fatwa mengenai Pajak Berkeadilan. Ketua Bidang Fatwa MUI, Asrorun Ni'am, mengatakan bahwa fatwa tersebut ditetapkan sebagai tanggapan hukum Islam terhadap masalah sosial yang muncul akibat kenaikan PBB yang dianggap tidak adil. Apakah fatwa tersebut akan berdampak pada dihentikannya tarif kenaikan PBB yang sempat ramai? Aapakah fokus pajak akan dialihkan ke properti komersial dan produktif yang dimiliki oleh kelompok super kaya?Saksikan #HOTROOMMETROTV "FATWA MUI: PAJAK BUMI DAN BANGUNAN BERULANG DILARANG"#FatwaMUI #PajakBerkeadilan #KenaikanPBB #KeadilanPajak #MUI
Noetix Robotic's Bumi is an affordable, lightweight robot that's designed for consumer use. Learn more about your ad choices. Visit podcastchoices.com/adchoices
Barangsiapa berkata, bahwa ia berada di dalam terang, tetapi ia membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan sampai sekarang.
The Indonesian government designated Flores in East Nusa Tenggara province as a Geothermal Island in 2017. The State Electricity Company PLN welcomed the policy by massively expanding the construction of geothermal power plants (PLTP). However, the move was opposed by the NTT community with the support from the church. - Pemerintah Indonesia menetapkan Flores di provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai Pulau Panas Bumi atau Geothermal Island pada tahun 2017. Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyambut kebijakan itu dengan melakukan ekspansi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas bumi (PLTP) secara masif. Namun, langkah itu ditentang masyarakat NTT dengan dukungan pihak gereja.
Audio Siar Keluar Sekejap Episod 169 antaranya membincangkan mengenai gempa bumi di Segamat bersama tetamu khas, Assoc. Prof. Ir. Ts. Dr. Noor Sheena Herayani binti Harith dari Fakulti Kejuruteraan, Universiti Malaysia Sabah (UMS). Perbincangan menyentuh faktor, tahap kesiapsiagaan negara, risiko bencana pada masa hadapan, serta langkah mitigasi yang wajar diambil.Episod ini juga mengulas kontroversi RUU URA yang hangat ditolak, yang akhirnya ditangguhkan ke Oktober dan bakal meminda beberapa fasal serta meneliti RUU Pekerja Gig yang baru diluluskan di Parlimen semalam sekaligus Malaysia mencipta sejarah menjadi antara negara terawal mempunyai perundangan yang melindungi dan membela hak pekerja gig.Episod ini turut berkesempatan mengulas isu yang dibangkitkan YB Datuk Dr. Ahmad Marzuk Shaary (PN–Pengkalan Chepa) tentang dakwaan berkaitan isu perbelanjaan RM20 juta untuk penjenamaan semula TH.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar?Taja episod Keluar Sekejap 2025!Hubungi +6011-1919 1783 atau emel ke commercial@ksmedia.myEP16900:00 Intro2:55 Gempa Bumi Segamat32:03 Isu Tabung Haji42:42 RUU Pekerja Gig01:08:01 RUU URA
Pdt. Wigand Sugandi (TB) Kejadian 1 : 1 - 31:1 Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. 1:2 Bumi belum berbentuk dan kosong gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. 1:3 Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang ." Lalu terang itu jadi.
Pembahasan "Turun ke dalam kerajaan maut" di Perjanjian Lama banyak dibahasa secara negatif karena tidak mencerminkan apa yang Tuhan mau kerjakan di atas Bumi. Untuk itu, kita perlu memahami terlebih dulu apa yang sebenarnya Perjanjian Lama katakan tentang kematian, lalu mengapa kematian Kristus seperti menjadi puncak dari seluruh peristiwa yang dicatat dalam Perjanjian Lama maupun di dalam kehidupan Kristus.
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 27 Maret 2025Bacaan: "Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit." (Matius 10:31) Renungan: Tempat terdalam di bumi yang ditemukan ialah Palung Mariana dan pertama kali diteliti pada tahun 1951. Palung Mariana adalah jurang yang terletak di dasar laut, tepatnya di sebelah timur Pulau Mariana barat Samudera Pasifik dan dekat Pulau Guam. Titik terdalam Palung Mariana yang disebut Challenger Deep, mencapai 11 kilometer. Jika diukur memanjang, kedalaman Palung Mariana lebih panjang dibandingkan dengan tingginya Gunung Everest, yang menjulang hingga 8.8 kilometer dari permukaan air laut, yang merupakan puncak tertinggi di muka bumi. Menariknya, Palung Mariana diperkirakan terbentuk sekitar 180 juta tahun yang lalu di mana terjadi akibat tubrukan hebat antara lempeng tektonik Pasifik dan lempeng Filipina sehingga menyebabkan retakan yang dalam. Karena begitu dalamnya dasar di palung ini, maka cahaya matahari tak bisa menembus. Meski Palung Mariana adalah jurang terdalam di bumi tetapi ternyata bukanlah titik terdekat dengan inti Bumi. Palung ini kalah dekat dengan inti bumi dibanding jurang laut di Samudra Atlantik. Salah satu orang yang berhasil mencapai kedalaman Palung Mariana dengan menggunakan sebuah kapal selam mini Deepsea Challenger; pada tahun 2012 ialah James Cameron. Menurutnya, titik terdalam bumi ternyata mirip permukaan bulan yang paling terpencil. "Sangat mirip bulan, tempat yang sangat terpencil, sangat terisolasi, "jelas Cameron sang sutradara film Titanic dan Avatar. Selain menjadi tempat berbahaya karena tekanan airnya 1000 kali lebih kuat dari tekanan air dasar lautan lain, ternyata ada tanda kehidupan di sana. Pada ekspedisi tahun 2012, ditemukan beberapa jenis makhluk hidup di sana, yakni amuba raksasa, udang tak bercangkang, dan teripang kerdil. Di awal tahun 2016, para peneliti dunia laut dari AS menemukan spesies ubur-ubur kecil yang memiliki bagian kepala yang bisa bersinar. Karena nyaris tidak terdapat makanan di bawah sana, makhluk hidup tersebut mengandalkan zat kimia, seperti metan dan sulfur untuk membuat makanan. Makhluk hidup di bawah samudra ini, tidak dapat hidup di lingkungan yang berbeda. Dunia ini diciptakan Tuhan dengan segala keindahan dan keunikan, termasuk Palung Mariana. Jelaslah, la sebagai desainer yang agung telah merancang dan menciptakan segala sesuatu dengan ajaib dan dahsyat. Bahkan pemeliharaan-Nya yang sempurna bukan hanya terhadap makhluk hidup di udara dan darat, tetapi juga di dasar laut sekalipun. Pantaskah kita khawatir dengan kebutuhan pangan, sandang, dan papan? Percayalah, di lembah jurang terdalam sekalipun, Tuhan sanggup menolong kita. Jika kita bekerja dan mengandalkan Tuhan, ketahuilah la yang akan memelihara dan memberkati kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk tidak khawatir dan selalu mengandalkan Engkau dalam setiap langkah hidupku. Aku percaya, bersama Engkau semua akan baik-baik saja. Amin. (Dod).
What physiological and psychological challenges will astronauts Butch Wilmore and Suni Williams face now that they return to Earth? - Tantangan fisiologis dan psikologis apa yang akan dihadapi astronot Butch Wilmore dan Suni Williams sekarang setelah mereka kembali ke Bumi?
BUNYI BUNYI BUMI is a cross cultural collaborative work that celebrates interconnected cultures. Its world premier was presented by Bunjil Place, in association with BlakDance, Asia TOPA 2025, from the 20th to 23rd of Feb in Melbourne. - BUNYI BUNYI BUMI adalah karya kolaborasi lintas budaya yang merayakan budaya yang saling berhubungan. Pertunjukan perdana dunianya dipersembahkan oleh Bunjil Place, bekerja sama dengan BlakDance, Asia TOPA 2025, dari tanggal 20 hingga 23 Februari di Melbourne.
Michael Bumann, AKA Bumi, is the founder and CEO of Alby, innovative Lightning development company specializing in Lightning interoperability on the web and accessible node infrastructure. Join us to hear about everything going on with Bumi and at Alby! Connect with Bumi: https://x.com/Bumi Connect with Us: https://www.bitcoininfinityshow.com/ https://bitcoininfinitystore.com https://primal.net/freedom https://primal.net/knut https://primal.net/luke https://twitter.com/BtcInfinityShow https://twitter.com/knutsvanholm https://twitter.com/lukedewolf Thanks to our sponsors - check out their websites for info: BitBox: https://bitbox.swiss/infinity StampSeed: https://www.stampseed.com/shop/21m-titanium-seed-plate.html Bitcoin Adviser: https://content.thebitcoinadviser.com/freedom ShopInBit: https://shopinbit.com/bitcoininfinity - Use code INFINITY for a €5 discount! The Bitcoin Infinity Show is a Bitcoin podcast hosted by Knut Svanholm and Luke de Wolf.
Diese Traumreise für Kinder zum Einschlafen ist etwas ganz Besonderes. Dein Kind lernt in der Geschichte Koala Bumi kennen und der entspannte kleine Kerl weiß so einiges über Mitgefühl und Selbstliebe. Die kleine Übung, die Bumi dem Traumreisekind beibringt, nennt sich Metta-Meditation. Sie hilft den Kids nicht nur ihr Selbstwertgefühl zu stärken, sondern auch ein Gefühl der Verbundenheit mit anderen zu entwickeln. Durch diese Traumreise lernt dein Kind Mitgefühl für sich selbst, aber auch für andere zu entfalten. Und das fühlt sich nicht nur verdammt gut an, sondern ist auch etwas sehr Wertvolles! Zauberhafte Träume wünsche ich euch! Eure Kathi Komplett werbefrei findest du diese Episode genau hier: https://bleib-entspannt.com/produkt/koala-kindergeschichte-der-kleine-koala-bumi-empathie-staerken ------------------------------------------------- Individuelle Traumreisen ganz nach den Wünschen deines Kindes gibt es hier: https://bleib-entspannt.com/produkt/einschlafbegleitung-individuelle-traumreise-fuer-dein-kind/ ------------------------------------------------- Hier findest du das zauberhafte Hexe Nuriel Album zum Herunterladen: https://bleib-entspannt.com/produkt/hexen-geschichten-mit-der-kleinen-hexe-nuriel ------------------------------------------------- So funktioniert das Traumreise-Wünschen: https://bleib-entspannt.com/wuensche-erfuellen-in-einer-geschichte-deine-wunschgeschichte/ Hier geht's zum "Bleib entspannt! Linktree" mit allen aktuellen Infos & Links: https://linktr.ee/kathi_klaudel ------------------------------------------------ Website: https://bleib-entspannt.com/ Instagram: https://www.instagram.com/bleib_entspannt Facebook: https://www.facebook.com/kathi.klaudel ------------------------------------------------- ❤️ Unterstützung ❤️ Dir gefällt „Bleib entspannt!“ und du möchtest mich unterstützen? Dir ist wichtig, dass ich auch weiterhin kostenlose Meditationen, Silent Subliminals & mehr erstellen und dadurch ein wenig mehr Entspannung, Gesundheit und Glück in die Welt tragen kann? Du kannst mich sehr, sehr gerne unterstützen, indem du den Podcast bei Apple Podcast und YouTube positiv bewertest und ihn abonnierst! Auch bei Spotify, Amazon Music und Audio Now findest du „Bleib entspannt! Der Meditations-Podcast!" Über ein Abo von dir freue ich mich natürlich auch auf diesen Kanälen! Alternativ kannst du mir aber auch gerne einen Chai Latte ausgeben, wenn du magst: https://paypal.me/kathiklaudel oder du schaust in meinem Shop vorbei und gönnst dir ein wenig Entspannung zum Herunterladen: https://bleib-entspannt.com/shop/ Ich danke dir von Herzen für deinen Support & bleib entspannt! Deine Kathi ❤️ ------------------------------------------------ Disclaimer: Die Urheberin dieser Podcast-Episode verspricht keine Heilung von Krankheiten oder anderer Leiden durch Hören der Folge. Die zur Verfügung gestellten Informationen geben den eigenen Kenntnisstand der Urheberin wieder. Dieser Track ersetzt keine medizinische oder psychologische Behandlung. Ernsthafte Krankheiten sollten einem qualifizierten Arzt vorgestellt und von diesem behandelt werden. Vor Nutzung dieser Episode sollte im Zweifelsfall ein Mediziner zurate gezogen werden. Die Urheberin übernimmt trotz sorgfältiger Recherche keine Garantie für die Korrektheit, Aktualität oder Vollständigkeit der zur Verfügung gestellten Informationen. Traumreise für Kinder zum Einschlafen - Der kleine Koala Bumi - Geschichte mit Metta Meditation - Gute Nacht Geschichte mit Koala, um Empathie bei Kindern zu fördern - Mitgefühl lernen
We are jumping into some news stories that are gonna make you mad and some WTF ones come along for the ride. Get your Motorcop Merch by CLICKING HERE Want more Motorcop Check Out the Patreon CLICK HERE Check out the web page www.motorcopchronicels.com Send me an email motorcopchronicles@gmail.com
Bumi & Stephan explore the evolution of Alby from a browser extension to a self-custodial Lightning wallet, Alby Hub. The conversation delves into the integration of Nostr for self-sovereign digital identity, security considerations for browser extensions, and the role of LSPs in channel management. Bumi explains the architecture of Alby Hub, its user experience, and pricing models, emphasizing the importance of integrating Bitcoin into various applications. They also discuss the cost structures associated with Bitcoin services, the optimization of Lightning channels, and the challenges of on-chain payments. The conversation highlights the importance of merchant adoption and the innovative Nostr Wallet Connect (NWC) protocol, which decouples wallets from applications, making it easier for developers. They introduce Alby Go, a mobile application designed for seamless payments, and explore the future of self-custodial solutions in the cryptocurrency space. Takeaways
Alby - A self-custodial lightning wallet that can do more than others. $ BTC 67,755 Block Height 867,283 Today's guest on the show is @Bumi who joins me to talk about finding #Bitcoin and creating @getAlby. What was @Bumi #bitcoin rabbit hole journey and who inspired him all those years ago? Why did @Bumi decide to build @getalby and what is his vision for the future? Thank you to @Bumi for everything he is doing to advance #bitcoin adoption. Learn more about Alby here https://getalby.com/ ALL LINKS HERE - FOR DISCOUNTS AND OFFERS - https://vida.page/princey - https://linktr.ee/princey21m Pleb Service Announcements. @orangepillapp That's it, that's the announcement. https://signup.theorangepillapp.com/opa/princey Thank you: @swan @relai_app @BitBoxSwiss @ZapriteApp @mempool @OnrampBitcoin for your trust and support. Support the pods via @fountain_app -https://fountain.fm/show/2oJTnUm5VKs3xmSVdf5n Shills and Mench's: ONRAMP - https://onrampbitcoin.com/?grsf=bitten - Bitcoin Financial and inheritance Services built on Multi-Institutional Custody. Save $250 using code BITTEN Listen to the Onramp Podcast here - https://fountain.fm/show/fnaiifAYNlixGUPfBwXH ZAPRITE - https://zaprite.com/bitten - Invoicing and accounting for Bitcoiners - Save $40 ORANGE PILL APP - https://signup.theorangepillapp.com/opa/princey - find your plebs, meet-ups and conferences. SWAN BITCOIN - www.swan.com/bitten RELAI - www.relai.me/Bitten Use Code BITTEN BITBOX - https://bitbox.shop/?ref=BITTEN Use Code BITTEN DECRYPTING MONEY - https://bit.ly/4hgvSfB MEMPOOL - https://mempool.space/ + https://mempool.space/sponsor BITCOIN ADVISOR - https://content.thebitcoinadviser.com/bitten KONSENSUS NETWORK - Buy bitcoin books in different languages. Use code BITTEN for 10% discount - https://bitcoinbook.shop?ref=bitten SEEDOR STEEL PLATE BACK-UP - @seedor_io use the code BITTEN for a 5% discount. www.seedor.io/BITTEN STACKING SAT http://stackinsat.com/signup/?r=Bitten SATSBACK - Shop online and earn back sats! https://satsback.com/register/5AxjyPRZV8PNJGlM HEATBIT - Home Bitcoin mining - https://www.heatbit.com/?ref=DANIELPRINCE - Use code BITTEN. CRYPTOTAG STEEL PLATE BACK-UP https://cryptotag.io - USE CODE BITTEN for 10% discount.
Much like the sun setting on a seaside town, season 8 draws to a close with the raucous cries of seagulls as we take on a newspaper article that set out to find Britain's hardest gulls. It wouldn't be How many geese? though if we didn't meander to Melbourne or detour to Darwin, and true to form our friends down under have their own tales to tell of tackling seaside seagull shenanigans in trying to keep snacks on the shoreline safe*. That's not all, as Roddy fights a bird so obscure that not only was Jack unaware of it....but it might not even exist at all! We learn about a photographer who truly went above and beyond the call of duty with MPB, and BOS UK keep us up to date on orangutan shenanigans as we check in on the show's swinging son Bumi. Lastly, a magnificently crafted listener question sees us assemble a team of earth's finest to defend the world from planetary attack - with none other than a certain pygmy superstar being called upon to unite the team. Need more geese? Our Patreon is up and running - come join the flock for extra episodes and your chance to appear on the show! https://www.patreon.com/howmanygeese In need of camera gear? You can check out our show sponsors MPB Here http://www.mpb.com/ To learn more about the work BOS UK do to save orangutans, and adopt your very own, head over to https://bos-uk.org/bumi-geese/ (*DMs are open on the Instagram page for whoever can get more alliteration in a show description for us)
We've accidentally curated an episode laden with slime as we talk all things deep sea and mucus! Following last week's chat that went to the roof of the world in search of how yak's can live so high, we've done a full 180 and are going deep, deep DEEP down in the sea to understand why life there is just so difficult and hear about some of the crazily named fish that call the ocean depths home. Sticking with the (genuinely accidental) theme, Roddy fights a lungfish, Jack recaps what it takes to photograph a coelacanth in the MPB segment and we possibly bite off more than we can chew in trying to work out which animal has the snottiest nose... It's not all slime and sea though - as we stick firmly to dry land in checking in on our adoptive son Bumi the orangutan courtesy of BOS UK In need of camera gear? You can check out our show sponsors MPB here http://www.mpb.com/ To learn more about the work BOS UK do to save orangutans, and adopt your very own, head over to https://bos-uk.org/bumi-geese/ Need more geese? Our Patreon is up and running - come join the flock for extra episode and your chance to appear on the show! https://www.patreon.com/howmanygeese
Aang heads to Omashu to take care of the Bumi, Jet, Secret Tunnel, and Mechanist plotlines with a dash of Tales of Ba Sing Se on the side. Peter and Eli give their takes on what works (more than usual!) and what didn't work. This is episode 65 of Avatar: The First Viewing, the podcast where two first time viewers and a series veteran watch Avatar: The Last Airbender from start to finish. We go episode by episode to recount Aang's story. If you're a fan of ATLA or The Legend of Korra — or are watching for the first time — join us as we recount the series!