POPULARITY
Categories
Proses pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua dari Madinah menuju Tanah Air terus berlangsung. Di Sektor 5 Madinah, petugas mencatat setengah dari total kloter yang dilayani telah diberangkatkan ke bandara untuk selanjutnya diterbangkan ke Indonesia(BEH/MCH 2026)#ElshintaHaji2026 #LiputanHaji2026 #Haji2026 #HajiRamahLansia #TriSuksesHaji #KemenhajRI
Bencana longsoran salju menghantam kelompok pendaki di puncak Gunung Tocllaraju, Peru. Dua pendaki asing asal Kanada dan Meksiko dilaporkan meninggal dunia, sementara seorang pemandu lokal berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Proses evakuasi berlangsung dramatis di tengah cuaca ekstrem dan medan yang curam.Bencana longsoran salju menghantam kelompok pendaki di puncak Gunung Tocllaraju, Peru. Dua pendaki asing asal Kanada dan Meksiko dilaporkan meninggal dunia, sementara seorang pemandu lokal berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Proses evakuasi berlangsung dramatis di tengah cuaca ekstrem dan medan yang curam.
Proses kepulangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah terus mendapat pemantauan dari Inspektorat Jenderal Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. Pada hari pertama pemulangan gelombang kedua, tim pemantauan meninjau langsung berbagai tahapan layanan mulai dari pendorongan jemaah dari hotel hingga proses keberangkatan menuju tanah air.(BEH/MCH2026)@kemenhaj_ri #ElshintaHaji2026 #LiputanHaji2026 #Haji2026 #HajiRamahLansia #TriSuksesHaji #KemenhajRI
Proses pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua dari Madinah terus berjalan. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan seluruh layanan bagi jemaah tetap diberikan secara maksimal hingga waktu keberangkatan ke Tanah Air. Kepala Daerah Kerja Madinah, Khalilurrahman, juga mengapresiasi kedisiplinan jemaah selama menjalani rangkaian ibadah dan masa tinggal di Kota Nabi. Simak informasi selengkapnya mengenai layanan, persiapan pemulangan, dan pesan bagi jemaah dalam episode ini.. (BEH/MCH 2026)@kemenhaj#ElshintaHaji2026 #LiputanHaji2026 #Haji2026 #HajiRamahLansia #TriSuksesHaji #KemenhajRI
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 19 Juni 2026Bacaan: Lalu kata malaikat TUHAN itu kepadanya: "Kembalilah kepada nyonyamu, biarkanlah engkau ditindas di bawah kekuasaannya." (Kejadian 16:9)Renungan: Bisakah kita membayangkan situasi ini? Di saat kita sedang menghadapi pergumulan besar, tiba-tiba Tuhan menjumpai kita melalui sebuah penglihatan. Apa yang kita harapkan dari perjumpaan itu? Tentu saja kita yang sakit, ingin Tuhan memberi mukjizat kesembuhan. Kita yang sedang kekurangan berharap Tuhan akan mencukupkan, bahkan memberikan kelimpahan. Kita yang tidak tahu jalan keluar, tentu berharap Tuhan akan memberikan petunjuk kepada kita. Perjumpaan dengan Tuhan sering dimaknai bahwa Tuhan pasti menjawab pergumulan umat-Nya. Sekarang kita beralih pada kisah Hagar yang pergi meninggalkan rumah Abraham dan Sara karena tidak tahan ditindas oleh nyonyanya itu. Ketika Hagar sampai di padang gurun, maka Malaikat Tuhan menjumpainya. Hagar mungkin membayangkan bahwa Tuhan akan memberikan tuan dan nyonya baru, yang lebih baik dari Sara. Hagar mungkin membayangkan bahwa Tuhan akan membawa ke tempat atau keadaan yang lebih baik dari sebelumnya. Nyatanya bukan seperti itu yang dikatakan oleh Tuhan. Tuhan berkata, "Kembalilah kepada nyonyamu...". Mendengar kalimat ini, Hagar mungkin berpikir kalau Tuhan menyuruh untuk kembali kepada nyonyanya, karena Tuhan akan melembutkan hati Sara supaya tidak menindas dia lagi. Tapi kalimat berikutnya sungguh mengejutkan, karena Tuhan berkata, biarkanlah engkau ditindas di bawah kekuasaannya." (ay. 9). Bayangkan, disuruh kembali untuk ditindas lagi! Mengapa Tuhan menyuruh Hagar kembali kepada Sara? Karena prosesnya memang belum selesai! Tuhan memang mengizinkan Sara menindas Hagar, tapi pada saat yang sama Tuhan memberikan kekuatan kepada Hagar untuk kuat menanggung segala penindasan itu. Hal yang sama juga berlaku dalam hidup kita. Jika memang proses yang kita jalani belum selesai, jangan buru-buru keluar dari rencana Tuhan. Pastikan kita setia menjalani proses itu hingga tuntas. Percayalah kalau waktunya sudah tiba, Tuhan sendiri yang akan mengeluarkan kita dari semua proses itu dan karakter kita pun akan menjadi lebih indah dari sebelumnya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk masalah yang Kau izinkan terjadi dalam hidupku. Aku percaya melalui masalah tersebut, Engkau sedang membentuk aku menjadi pribadi yang kuat dan tahan uji. Amin. (Dod).
Pemerintah menegaskan eksekusi dan pengosongan kawasan Hotel Sultan di Kompleks Gelora Bung Karno dilakukan secara sah dan berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Proses ini disebut sebagai bagian dari upaya pengembalian aset negara yang selama puluhan tahun dikuasai pihak lain.
Proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Madinah menuju Tanah Air terus berlangsung. Di Sektor 1 Madinah, kloter KJT 21 menjadi rombongan pertama yang diberangkatkan menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz dengan total 444 jemaah. Keberangkatan ini menjadi bagian dari rangkaian pemulangan jemaah haji Indonesia yang dilakukan secara bertahap untuk memastikan perjalanan berlangsung aman, tertib, dan lancar.. (BEH/MCH 2026)@kemenhaj#ElshintaHaji2026 #LiputanHaji2026 #Haji2026 #HajiRamahLansia #TriSuksesHaji #KemenhajRI
Dans le cadre du Festival des Murs à pêches, Tina est allée à la rencontre de l'association BPM, anciennement Proses. Présente sur le festival, l'équipe est revenue sur le rôle du CAARUD et les missions qu'elle mène au quotidien auprès des personnes qu'elle accompagne. L'occasion d'en apprendre un peu plus sur l'importance de ces structures et leur place dans le paysage médico-social.Reportage réalisée par Tina MilletHébergé par Ausha. Visitez ausha.co/politique-de-confidentialite pour plus d'informations.
Proses kedatangan jemaah haji gelombang kedua di Madinah dinilai berlangsung lebih cepat, tertib, dan terorganisasi dibandingkan fase sebelumnya. Kondisi ini mendapat perhatian Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah RI, Dendi Suryadi, saat melakukan sidak ke Sektor 3 Madinah. (BEH/MCH 2026)LAPORAN BHERY HAMZAH
Proses kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua dari Makkah ke Madinah terus berjalan. Pengalaman melayani jemaah pada gelombang pertama menjadi bekal bagi petugas untuk mempercepat penanganan kedatangan jemaah di hotel-hotel Madinah. LAPORAN BHERY HAMZAH(BEH-MCH2026)
Mehmet Dilaver'in hazırlayıp sunduğu Proses Sohbetleri programına Hed Akademi Yönetici Direktörü Özgür Şener konuk oldu.
Mehmet Dilaver'in hazırlayıp sunduğu Proses Sohbetleri programına Hed Akademi Yönetici Direktörü Özgür Şener konuk oldu.
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) RI tengah melakukan pergeseran strategi besar dalam pengelolaan kelapa sawit nasional. Di tengah ambisi besar pemerintah untuk mempercepat program biodiesel B50 hingga B100, Kementan memilih untuk fokus pada intensifikasi kebun yang sudah ada daripada melakukan ekstensifikasi atau pembukaan lahan baru.Direktur Perbenihan Perkebunan Kementan, Ebi Rulianti, mengungkapkan bahwa dalam satu dekade terakhir, produktivitas kelapa sawit di Indonesia relatif stagnan. Hal ini menjadi tantangan serius mengingat kelapa sawit merupakan penyumbang devisa non-migas terbesar bagi negara."Kita tidak bisa hanya mengandalkan ekstensifikasi lahan. Harus ada upaya bagaimana kita mengintensifkan kebun yang ada," ujar Ebi dalam diskusi di podcast Elshinta, yang dilihat Jumat, (29/5/2026). Untuk mencapai target tersebut, Kementan bersama asosiasi pengusaha (GAPKI) melakukan introduksi tiga spesies serangga penyerbuk asal Afrika, yakni Elaeidobius kamerunicus, subvittatus, dan plagiatus. Inovasi ini dilakukan sebagai jawaban atas rendahnya fruit set atau proses pembentukan buah yang terjadi selama ini karena menurunnya kinerja serangga penyerbuk alami.Ebi menjelaskan bahwa selama ini, banyak perusahaan perkebunan terpaksa mengeluarkan biaya operasional yang sangat besar untuk melakukan polinasi manual atau asisten polinasi dengan tenaga manusia. Proses ini tidak hanya mahal, tetapi juga memerlukan kompetensi khusus. "Satu, kita harus mengumpulkan polen (serbuk sari). Itu prosesnya mahal juga, tingkat keberhasilannya juga khawatir terkontaminasi segala macam, dan harus punya tenaga orang terampil," jelas Ebi.Dengan adanya bantuan serangga penyerbuk, Kementan menargetkan peningkatan keberhasilan pembuahan alami hingga 70 persen. Ebi optimistis jika faktor pendukung lainnya seperti pemupukan dan pengendalian hama berjalan dengan baik, maka kenaikan produksi dapat mencapai setidaknya 10 persen. "Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, kami merangkul pengusaha dan asosiasi petani untuk mencari solusi atas stagnasi ini. Semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui salah satunya kelapa sawit ini," tambah Ebi.Saat ini, Kementan telah menerapkan sistem monitoring digital melalui profiling data di setiap perusahaan yang tergabung dalam konsorsium. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa serangga penyerbuk dapat bertahan hidup (survive) dan terus berkembang biak di lapangan, sehingga target produksi nasional dapat tercapai lebih cepat guna mendukung ketahanan energi nasional.
Konsep Kepemimpinan Masa Depan Indonesia" memetakan sebuah perjalanan transformasi paradigma yang sangat mendasar bagi para calon pemimpin bangsa, yakni peralihan radikal dari paradigma Ego-system menuju Eco-system. Di sisi kiri grafis, kita disuguhi potret usang kepemimpinan berbasis Ego-system—sebuah model mekanistik kaku yang ditandai dengan fokus sempit pada "Saya", pemuasan kekuasaan personal, dan pengejaran keuntungan jangka pendek. Sebaliknya, di sisi kanan membentang masa depan ideal yang disebut Eco-system, sebuah tatanan kehidupan yang harmonis, kolaboratif, dan lestari demi kemakmuran bersama. Proses transformasi untuk menyeberang dari ego yang sempit menuju ekosistem yang luas inilah yang dijembatani oleh perpaduan tiga konsep kepemimpinan modern di bagian tengah gambar. Mesin penggerak utama dari transformasi ini diletakkan pada integrasi antara Systems Thinking (Berpikir Sistem) dan Quantum Thinking & Leadership (Kepemimpinan Kuantum). Systems Thinking digambarkan di bagian kiri atas sebagai pisau analisis otak yang mengajarkan pemimpin untuk tidak lagi melihat masalah secara eceran, melainkan memahami pola keterhubungan global dan mencari akar masalah yang sesungguhnya secara holistik. Sementara itu, Quantum Thinking di bagian kanan atas bertindak sebagai energi kesadaran baru yang memahami bahwa niat, integritas, dan kelenturan adaptasi seorang pemimpin laksana riak kuantum yang mampu menumbuhkan potensi tak terbatas di seluruh organisasi. Kedua pilar berpikir ini meruntuhkan sekat-sekat ego sektoral dan menyadarkan kita bahwa tidak ada satu bagian pun dalam sistem kehidupan yang terpisah dari yang lain. Sebagai penopang di bagian bawah, seluruh konsep berpikir yang luhur tersebut dibumikan melalui pilar ketiga, yaitu Servant Leadership (Kepemimpinan Pelayan). Konsep ini merupakan wujud aksi nyata dari hati yang tulus melayani, kemampuan mendengarkan secara mendalam, empati yang tinggi, dan komitmen kuat untuk memberdayakan sesama manusia demi menopang seluruh sistem dari bawah. Ketika para pemimpin muda Indonesia mengadopsi ketiganya—pikiran yang sistemik, kesadaran yang kuantum, dan tindakan yang melayani—maka transisi menuju Eco-system bukan lagi sekadar impian di atas kertas. Perpaduan indah inilah yang akan melahirkan kepemimpinan yang berdampak nyata, membawa Indonesia keluar dari ego sektoral menuju masa depan yang berkelanjutan dan penuh kolaborasi.
Mehmet Dilaver'in hazırlayıp sunduğu Proses Sohbetleri programına İletişim Akademisyeni Dr. Nurcan Usta konuk oldu.
Mehmet Dilaver'in hazırlayıp sunduğu Proses Sohbetleri programına İletişim Akademisyeni Dr. Nurcan Usta konuk oldu.
Tim penyelamat di Jerman Timur tengah berpacu dengan waktu untuk mencari tiga orang yang dinyatakan hilang setelah sebuah bangunan apartemen dan penginapan runtuh total. Insiden mencekam ini terjadi di Kota Görlitz, dekat perbatasan Jerman dan Polandia, pada Senin malam waktu setempat. Polisi menduga kuat ledakan gas menjadi pemicu utama hancurnya bangunan tersebut. Wali Kota Görlitz menegaskan bahwa meski penyebab pasti masih dalam penyelidikan, prioritas utama saat ini adalah menyelamatkan para korban yang tertimbun. Proses evakuasi dan pembersihan puing dilakukan secara ekstra hati-hati oleh petugas darurat karena adanya risiko kebocoran gas susulan di lokasi kejadian.
Proses Menyelesaikan Amanat Agung - Pdp. Sih Sri Adi - 17 Mei 2026 - GBI Sariwangi
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan bagi calon jemaah haji asal Indonesia melalui optimalisasi program Makkah Route. Melalui kerja sama strategis antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Arab Saudi, layanan pemeriksaan dokumen serta klirens imigrasi kini dapat diselesaikan langsung di tanah air, salah satunya melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Galih Perdhana, menjelaskan bahwa fasilitas ini berhasil memangkas waktu pelintasan secara signifikan, sehingga setibanya di Arab Saudi, jemaah dapat langsung menuju penginapan tanpa perlu mengantre lagi di bandara tujuan. Saat ini, kemudahan layanan efisien tersebut tidak hanya dinikmati di Jakarta, tetapi juga telah diperluas ke tiga bandara internasional lainnya, yaitu di Surabaya, Solo, dan Makassar.
Mehmet Dilaver'in hazırlayıp sunduğu Proses Sohbetleri programına Gazi Universitesi Teknopark Gene Müdürü Elif Başak Teksin konuk oldu.
Mehmet Dilaver'in hazırlayıp sunduğu Proses Sohbetleri programına Gazi Universitesi Teknopark Gene Müdürü Elif Başak Teksin konuk oldu.
Tanah Suci terus bertambah. Hingga saat ini, sebanyak 123 ribu jamaah telah tiba di Makkah untuk menunaikan rangkaian ibadah haji. Proses kedatangan terus berlangsung secara bertahap dengan pengawasan dan pelayanan yang terkoordinasi.
Kloter pertama jamaah calon haji asal Kota Jambi resmi memasuki Asrama Haji. Para jamaah dijadwalkan berangkat menuju Tanah Suci melalui Embarkasi Batam. Namun, terdapat dua orang yang tidak dapat melanjutkan perjalanan karena alasan kesehatan. Proses pelayanan dan persiapan keberangkatan tetap berlangsung sesuai prosedur.
Panduan inovasi biodiversitas bagi kaum muda bermula dari pergeseran pola pikir menuju kreativitas yang mampu menciptakan koneksi baru di antara ide-ide yang sudah ada. Kreativitas ini bukan sekadar berpikir di luar kotak, melainkan upaya menciptakan nilai tambah dari hasil hutan non-kayu serta menggabungkan teknologi digital dengan pelestarian alam. Melalui teknik ideasi praktis seperti SCAMPER, inovator muda dapat mengeksplorasi tantangan nyata di sektor kehutanan—termasuk deforestasi yang mencapai 95% dan konflik tenurial sebesar 60%—sebagai peluang emas untuk menghadirkan solusi manajemen ekosistem digital dan ekonomi hijau. Tahapan perumusan solusi dilakukan melalui metode "Dynamic Thinking" untuk menyusun pernyataan masalah yang kuat dengan mencakup data lapangan, kekhawatiran jangka panjang, serta peluang inovasi. Proses ini kemudian dipertajam dengan metode Design Thinking yang meliputi tahap empati untuk memahami kebutuhan tersembunyi melalui wawancara dengan komunitas lokal, pendefinisian ulang masalah, hingga ideasi solusi kreatif. Inovator muda diarahkan untuk membangun prototipe fisik atau digital dengan prinsip "fail fast, learn fast" agar ide tersebut dapat segera direalisasikan dan diuji coba untuk mendapatkan umpan balik guna iterasi selanjutnya. Rencana aksi nyata diimplementasikan melalui pola eksperimentasi cepat yang disebut "Z-Template" atau Bio-Sprint dalam durasi 90 hari, yang terdiri dari fase Sensing, Intuition, Thinking, dan Feeling. Dalam kurun waktu tersebut, inovator melakukan pengumpulan fakta lapangan hingga pengembangan produk layak minimum (MVP) seperti aplikasi pemindaian biodiversitas berbasis kecerdasan buatan (AI). Melalui aksi kolektif dan pembangunan jaringan "Kampung Biodiversitas", inovasi ini tidak hanya menjadi solusi teknis sementara, tetapi tumbuh menjadi ekosistem perubahan yang mengukur dampak positif dan merayakan keberhasilan tim secara publik demi kelestarian alam Nusantara.
Sebanyak 445 jemaah haji Indonesia dari Sektor Dua Madinah kembali didorong menuju Makkah Al-Mukarramah. Proses pergerakan ini diklaim berjalan sangat efisien dengan koordinasi ketat bersama pihak Syarikah, NS : KASEKTOR 2 DAKER MADINAH ISKANDAR MAHYUDIN. LAPORAN BHERY HAMZAH
Komitmen Haji Ramah Lansia terus dibuktikan petugas di lapangan saat proses pendorongan jemaah dari Madinah ke Makkah. Petugas memastikan tidak ada satu pun jemaah maupun barang bawaan yang tertinggal dalam perjalanan panjang tersebut, NS : KASEKTOR 2 DAKER MADINAH, ISKANDAR MAHYUDIN. LAPORAN BHERY HAMZAH
Kepatuhan pada arahan ketua rombongan sangat penting agar proses naik ke bus berjalan rapi sesuai nomor urut yang ditempel, saat Jemaah haji gelombang pertama bergerak dari Madinah menuju Mekah, NS : Kepala Daerah Kerja Madinah Khalilurrahman. LAPORAN BHERY HAMZAH
Proses evakuasi gerbong KRL dan KA Argo Bromo Anggrek yang terlibat insiden di Stasiun Bekasi Timur telah selesai dilakukan. Jalur rel kini sudah bisa dilalui kereta jarak jauh, sementara operasional KRL ditargetkan kembali normal pada Rabu siang. Petugas masih melakukan sterilisasi area dan pengamanan lokasi.
Proses evakuasi gerbong Kereta KRL dan KA Argo Bromo Anggrek sudah selesai dilakukan. Informasi selengkapnya sudah disampaikan oleh jurnalis Metro TV, Joy Jones, langsung dari Stasiun Bekasi Timur.
Proses pendorongan jamaah haji kloter pertama dari Madinah Al-Munawwarah menuju Makkah Al-Mukarramah baru akan dilaksanakan pada esok hari, yakni Kamis, 30 April 2026
Tim DVI RS Polri Kramat Jati terus bekerja keras mengidentifikasi 10 kantong jenazah korban kecelakaan maut kereta api yang seluruhnya merupakan perempuan. Hingga saat ini, baru tujuh keluarga yang menyerahkan data Ante Mortem. Proses pencocokan data melibatkan tim gabungan dari Pusinafis Polri, Polda Metro Jaya, hingga dokter forensik. Pihak rumah sakit mengimbau keluarga yang merasa kehilangan anggota kerabatnya untuk segera melapor ke posko yang telah disediakan guna mempercepat proses identifikasi.
Mehmet Dilaver'in hazırlayıp sunduğu Proses Sohbetleri programına İSG ve Çevre Müdürü Eren Enerji Begüm Yaşarkurt konuk oldu.
Menghadapi situasi turbulensi dan ketidakpastian dalam sektor kehutanan memerlukan kombinasi antara kecepatan bertindak dan ketajaman analisis data. Melalui metode OODA Loop, para pengambil kebijakan dapat terus memantau dinamika lapangan, seperti lonjakan titik api kebakaran hutan secara real-time, untuk mengambil keputusan pemadaman yang cepat dan tepat sasaran. Sementara itu, ketidakpastian masa depan, seperti fluktuasi nilai ekonomi karbon, dimitigasi dengan Scenario Planning yang memungkinkan organisasi membangun kesiapsiagaan terhadap berbagai kemungkinan kondisi, sehingga langkah strategis yang diambil tetap tangguh meskipun situasi eksternal berubah secara mendadak. Situasi kebaruan (novelty) yang muncul dari inovasi teknologi maupun target kebijakan baru, seperti FOLU Net Sink 2030, menuntut pendekatan eksperimental yang terukur melalui metode Probe-Sense-Respond. Dengan metode ini, organisasi dapat melakukan uji coba skala kecil (seperti penanaman drone di area sulit) untuk memahami pola keberhasilan sebelum melakukan implementasi besar-besaran. Jika hasil eksperimen awal menunjukkan ketidakefektifan, kemampuan untuk melakukan Pivoting atau pergeseran arah strategi menjadi sangat krusial agar sumber daya organisasi tetap fokus pada solusi yang paling berdampak tanpa kehilangan visi jangka panjang untuk pelestarian hutan. Terakhir, untuk mengatasi ambiguitas yang sering muncul akibat perbedaan interpretasi data atau tumpang tindih regulasi lahan, kolaborasi lintas sektor melalui proses Sense-making menjadi instrumen utama. Proses ini bertujuan untuk membangun pemahaman bersama di antara para pemangku kepentingan agar tidak terjadi dualisme kebijakan yang menghambat operasional di lapangan. Dengan memperkuat instrumen seperti One Map Policy dan dialog multipihak yang inklusif, makna yang samar dari sebuah aturan dapat diperjelas, sehingga konflik kepentingan dapat diminimalisir dan tata kelola hutan yang lestari dapat dicapai secara kolektif melalui konsensus yang kuat.
Mehmet Dilaver'in hazırlayıp sunduğu Proses Sohbetleri programına İSG ve Çevre Müdürü Eren Enerji Begüm Yaşarkurt konuk oldu.
Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!
Foresight sederhana adalah kemampuan kepemimpinan untuk melihat melampaui hari ini guna mengantisipasi perubahan yang akan datang secara sistematis. Alih-alih mencoba meramal masa depan dengan satu jawaban pasti, pendekatan ini mengajak para pemimpin muda untuk memahami bahwa masa depan bersifat dinamis dan jamak. Dengan melatih cara berpikir ini, seorang pemimpin tidak lagi bersikap reaktif terhadap perubahan, melainkan mampu menjadi arsitek strategis yang menggunakan pemahaman tentang hari esok untuk memperkuat kualitas keputusan yang diambil pada hari ini. Proses dalam foresight sederhana dimulai dengan kepekaan untuk memindai sinyal-sinyal perubahan kecil atau "sinyal lemah" di sekitar kita yang berpotensi menjadi tren besar. Melalui tahap interpretasi dan prospeksi, pemimpin belajar untuk tidak hanya melihat dampak langsung, tetapi juga konsekuensi jangka panjang dari sebuah fenomena melalui pembuatan berbagai skenario. Dengan menggunakan alat bantu seperti matriks kuadran ketidakpastian, pemimpin muda dilatih untuk siap menghadapi berbagai kemungkinan dunia, sehingga mereka memiliki ketangguhan mental dan fleksibilitas dalam menghadapi ketidakpastian yang paling kritis sekalipun. Pada akhirnya, inti dari foresight sederhana adalah transformasi visi menjadi aksi nyata melalui metode backcasting dan ko-kreasi. Setelah menetapkan masa depan yang paling diinginkan sebagai "Bintang Utara", pemimpin muda menarik garis mundur ke masa kini untuk menentukan langkah konkret yang harus dilakukan segera. Melalui kolaborasi aktif dengan berbagai pemangku kepentingan, ide-ide masa depan tersebut diuji dalam bentuk purwarupa sederhana. Dengan demikian, foresight memastikan bahwa kepemimpinan bukan sekadar tentang menjalankan tugas rutin, tetapi tentang keberanian untuk merancang dan mewujudkan masa depan yang lebih baik secara kolektif.
durée : 01:00:02 - par : Anne Montaron - Dans A l'Improviste ce soir, un accordéon qui rivalise avec des platines, manipulées par la même musicienne Emilie Skrijelj, rejointe par Tom Malmendier à la batterie. Leurs improvisations seront le prélude aux "Proses métalliques" de la saxophoniste Audrey Lauro. - réalisation : Céline Parfenoff, Dorothée Goll Vous aimez ce podcast ? Pour écouter tous les épisodes sans limite, rendez-vous sur Radio France
Mehmet Dilaver'in hazırlayıp sunduğu Proses Sohbetleri programına SPAC Danışmanlık Yalın 6 Sigma ve Güvenilirlik Danışmanı Burcu Yıldırım konuk oldu
Mehmet Dilaver'in hazırlayıp sunduğu Proses Sohbetleri programına SPAC Danışmanlık Yalın 6 Sigma ve Güvenilirlik Danışmanı Burcu Yıldırım konuk oldu
Simbiogenesis merupakan proses revolusioner dalam sejarah kehidupan di mana organisme-organisme yang berbeda jenis bergabung secara fisik untuk membentuk entitas baru yang lebih kompleks dan tangguh. Lynn Margulis menegaskan bahwa perubahan besar dalam evolusi tidak terjadi melalui kompetisi murni, melainkan melalui penggabungan set gen lengkap dan integrasi mikroba, seperti bakteri perenang yang menyatu dengan bakteri pencinta panas untuk membentuk nenek moyang sel eukariotik. Proses "individualitas melalui penggabungan" ini menunjukkan bahwa kekuatan hidup sejati muncul saat perbedaan tidak lagi dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai aset untuk menciptakan level organisasi yang lebih tinggi. Prinsip biologis ini menemukan cerminannya dalam konsep "Miselium Daya," sebuah metafora untuk kekuatan jejaring sosial yang bekerja layaknya fungi di bawah tanah. Sebagaimana jamur mikoriza yang menjalin kemitraan dengan akar tumbuhan untuk mendistribusikan nutrisi dan air, daya komunitas tumbuh melalui pertautan yang saling menghidupi dan kolaborasi yang mendalam. Kemitraan simbiotik ini membuktikan bahwa keberhasilan sebuah sistem, baik biologis maupun sosial, bergantung pada kemampuannya untuk membangun koneksi sirkulasi nutrisi dan informasi yang adil dan merata bagi seluruh anggotanya. Akhirnya, simbiogenesis dan miselium daya mengajarkan kita untuk meninggalkan paradigma penguasaan menuju paradigma kemitraan yang berkelanjutan. Kehidupan di daratan maupun di dalam tatanan masyarakat hanya dapat berkembang jika ada keberanian untuk melakukan penggabungan radikal dan berbagi sumber daya demi kepentingan bersama. Dengan memahami bahwa kita semua adalah komposit dari hubungan-hubungan yang kompleks, kita dapat membangun resiliensi kolektif yang mampu menghadapi tantangan zaman layaknya Gaia, sistem planet yang tangguh dan selalu mampu meregenerasi dirinya sendiri melalui integrasi segala elemen di dalamnya
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif tiba di Doha Qatar untuk membahas perkembangan proses pembicaraan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran. Kedatangannya disambut pejabat Kementerian Luar Negeri Qatar di bandara. Dalam kunjungan ini Sharif dijadwalkan bertemu Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani guna membahas upaya mendorong stabilitas di kawasan Timur Tengah.
Bpk Andrew S (TB) Roma 1:32Sebab walaupun mereka mengetahui tuntutan-tuntutan hukum Allah, yaitu bahwa setiap orang yang melakukan hal-hal demikian, patut dihukum mati, mereka bukan saja melakukannya sendiri, tetapi mereka juga setuju dengan mereka yang melakukannya
Riak Sungai Kapuas yang mengalir tenang menjadi saksi bisu dari sebuah upaya besar dalam menjaga ingatan kolektif warga. Seorang ahli, David Cooperrider, pernah menyatakan bahwa dunia yang kita tinggali sebenarnya dibentuk oleh percakapan-percakapan yang kita lakukan. Di Kabupaten Kapuas Hulu, melalui Workshop Co-Creation: Mengarsipkan Cerita, Merawat Ingatan Warga Sungai Kapuas, sebuah narasi baru sedang dibangun untuk masa depan sungai ini. Perjalanan ini dimulai dengan membedah kekuatan diri melalui metode Perisai Diri. Rekan-rekan dari Putussibau Art Community, Samodra Kudong, dan Borneo Catalyst memetakan modal berharga yang mereka miliki: keahlian teknis, kelenturan hati dalam berkolaborasi, akses informasi, hingga keunikan diri yang menjadi jati diri setiap tim. Kekuatan inilah yang menjadi fondasi utama sebelum mereka terjun langsung ke tengah masyarakat. Visi besar pun mulai diletakkan dengan menatap jauh ke tahun 2060. Melalui perencanaan skenario, disadari adanya tarikan kuat antara arus masyarakat global dan kekuatan masyarakat lokal. Sebuah pertanyaan mendasar muncul: apakah peradaban Kapuas akan dibiarkan runtuh, ataukah kita akan bergerak bersama menuju skenario yang optimis dan transformatif? Jawaban atas pertanyaan ini mulai dirajut melalui dokumentasi yang dilakukan hari ini. Untuk mewujudkan misi tersebut, alat perjuangan bernama Z-Template digunakan sebagai logika dasar dalam menyusun cerita dan melakukan wawancara mendalam. Proses ini dimulai dengan Sensing, yaitu menangkap realitas yang kasat mata; diikuti Intuition untuk menggali makna di balik kenyataan; kemudian Thinking untuk menyusun data secara logis; dan diakhiri dengan Feeling agar cerita yang dihasilkan mampu menyentuh sisi kemanusiaan yang terdalam. Melalui latihan produksi podcast, setiap peserta belajar untuk mempraktikkan Radical Listening atau mendengar secara radikal. Prinsip utamanya adalah menyadari bahwa setiap pertanyaan yang tepat bukan sekadar pencarian informasi, melainkan sebuah intervensi yang mampu mengubah cara pandang narasumber maupun pendengarnya. Misi utama dari kegiatan ini adalah menemukan dan mendokumentasikan 300 Social Hackers atau para penggerak perubahan di tingkat tapak. Setiap tim bertanggung jawab untuk memotret dan menuliskan profil dari 100 pejuang lokal yang memiliki gagasan unik serta solusi nyata dalam menjaga kelestarian sungai dan kehidupan mereka. Seluruh temuan ini akan diabadikan dalam sebuah Coffee Table Book yang berfungsi sebagai arsip penting bagi peradaban di sepanjang Hulu Sungai Kapuas. Sebagai langkah nyata, perjalanan akan dilanjutkan menuju utara, menempuh waktu sekitar dua jam menuju Menua Sadap di Embaloh Hulu. Di pemukiman Dayak Iban ini, peserta akan melakukan sensitisasi atau pengasahan kepekaan terhadap alam dan masyarakat. Mendengarkan langsung cerita dari rumah Betang Sadap dilakukan dengan satu komitmen utama: menjaga martabat para narasumber. Dengan prinsip Appreciative Inquiry, setiap karya foto dan tulisan difokuskan pada hal-hal terbaik yang dimiliki warga. Tujuannya adalah memastikan bahwa setiap intervensi kreatif yang dilakukan mampu mengangkat harga diri dan menghargai keberadaan mereka sebagai penjaga sungai. Inilah misi Madani Berkelanjutan dan Inspirasi Tanpa Batas atau INSPIRIT bersama para penjaga garda depan Kapuas. Sebuah kerja kolaboratif untuk memastikan bahwa ingatan tetap terjaga dan peradaban tetap merawat kehidupan.
Mehmet Dilaver'in hazırlayıp sunduğu Proses Sohbetleri programına ProSCon Kurucu Ortağı Yusuf Mert Sönmez konuk oldu.
Mehmet Dilaver'in hazırlayıp sunduğu Proses Sohbetleri programına ProSCon Kurucu Ortağı Yusuf Mert Sönmez konuk oldu.
David Nicholls, voorsitter van Necsa, gesels oor die proses om 'n kernkragreaktor in Suid-Afrika te ontwikkel. Volg RSG Geldsake op Twitter
Hai, Tetangga kesayangan!
Hai Tetangga kesayangan!Di Daniel Tetangga Kamu kali ini, Daniel ngobrol bareng Yeshua Abraham yang berbagi cerita tentang perjalanan iman, proses mengenal Tuhan, dan bagaimana doa jadi bagian penting dalam hidupnya.Lewat obrolan yang jujur dan reflektif, Yeshua cerita bagaimana Tuhan bisa memberi arah lewat setiap proses kehidupan.Dapatkan Merchandise Daniel Tetangga Kamu disini https://tokopedia.link/dmnmerchSeperti apa ceritanya? Yuk tonton di sini!
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 7 Januari 2026Bacaan: "Masakan Aku tidak dapat bertindak kepada kamu seperti tukang periuk ini, hai kaum Israel!, demikianlah firman TUHAN. Sungguh, seperti tanah liat di tangan tukang periuk, demikianlah kamu di tangan-Ku, hai kaum Israel!" (Yeremia 18:6) Renungan: Suatu ketika Nabi Yeremia diutus oleh Tuhan untuk mewartakan hukuman pembuangan bangsa Israel ke Babel. Berita penghukuman yang keras ini sulit dimengerti oleh bangsa Israel, juga oleh Nabi Yeremia sendiri. Untuk memahami maksud di balik berita penghukuman ini, Tuhan menyuruh Nabi Yeremia untuk pergi ke tempat tukang periuk. Di sana, Nabi Yeremia menjumpai tukang periuk yang sedang membentuk bejana dari tanah liat dengan tangannya. Proses pembentukan bejana ini tidak dicatat secara rinci oleh Alkitab, namun kita percaya proses pembentukan bejana tanah liat pada zaman itu tidak berbeda jauh dengan zaman sekarang. Kalau kita perhatikan prosesnya, kita akan melihat bahwa tangan tukang periuk hampir tidak pernah lepas dari tanah liat yang dibentuk. Jari-jari dan telapak tangannya senantiasa memberikan tekanan-tekanan untuk membentuk bejana sesuai yang diinginkannya. Sekali-sekali salah satu tangannya dengan cepat akan mengambil sedikit air untuk membasahi tanah liat agar mudah dibentuk. Namun secara keseluruhan, tangan tukang periuk akan terus membentuk tanah liat hingga menjadi bentuk bejana yang diinginkannya. Tukang periuk yang hampir tidak pernah melepaskan tangannya dari tanah liat yang dibentuk menggambarkan juga tangan Tuhan yang terus-menerus menopang dan menyertai umat-Nya. Walaupun pada saat itu bangsa Israel akan menghadapi pembuangan karena dosa mereka, tetapi Tuhan akan menyertai dan menopang mereka. Dalam keadaan apa pun, bahkan dalam masa pembuangan pun, Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Dalam kehidupan iman, ketika kita mengalami pergumulan, kesulitan ataupun dukacita, kita merasa Tuhan jauh dan meninggalkan kita. Tentu saja itu hanya perasaan kita yang dapat membohongi kita. Namun faktanya, melalui kisah tukang periuk ini, kita melihat bahwa Tuhan tidak pernah melepaskan atau meninggalkan kita. Tangan-Nya akan selalu menyertai dan menopang kita dalam keadaan apa pun. Oleh karena itu, jangan mempercayai perasaan kita, tetapi percayalah kepada firman-Nya dan kepada Tuhan senantiasa. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kekuatan agar aku dapat menjalani setiap proses kehidupanku ini dengan tetap taat dan setia pada-Mu. Amin. (Dod).
There is widespread news about the launch of a new visa granting unlimited stay for foreigner in Indonesia. Why can't the application be submitted yet? - Pemberitaan meluas tentang diluncurkannya visa tanpa batas waktu tinggal di Indonesia bagi WNA. Namun, mengapa aplikasinya belum bisa diajukan?