POPULARITY
Categories
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Ursula Dai dari Paroki Santa Maria Ratu Damai Mingar di Keuskupan Larantuka, Indonesia. 2 Raja-Raja 5: 1-15a; Mazmur tg 42: 2.3; 43: 3.4; Lukas 4: 24-30.PENYEMBUHAN KUSTA RAGA DAN JIWA Tema renungan kita pada hari ini ialah: Penyembuhan KustaRaga dan Jiwa. Santo Efraim dari Siria yang hidup pada abad ke-4 Masehi,menulis begini tentang sembuhnya Naaman, tentara Siria, karena karunia Allahmelalui nabi Elisa: “Karena itu Naaman diutus ke Sungai Yordan dengan tujuanpenyembuhannya karena air itu dapat memulihkan manusia. Sesungguhnya, dosamerupakan kusta pada jiwa, yang tidak dapat diinderai, tetapi inteligensi dapatmembuktikannya. Kodrat manusia harus dibebaskan dari penyakit ini oleh kuasaKristus yang tersembunyi di dalam pembaptisan. Penting sekali bagi Naaman,supaya sembuh dari dua penyakit, tubuh dan jiwanya. Ini tepat sekali untukmewakili suatu rahmat pemurnian dan pengudusan segala bangsa dalam pemandianyang terus berlangsung, yang permulaannya di Sungai Yordan, ibu dan pemulapembaptisan.” Naaman seorang dari luar lingkup Yahudi yang beriman dantentu dianggap kafir. Namun ia tanpa halangan yakin bahwa ada kuasa Tuhan yangdapat memberikan kesembuhan atas sakit kustanya. Itu ia peroleh informasinyadari hamba Israel yang bekerja kepadanya. Orang-orang dalam kategori ini cepatterbuka dan menanggapi pesan berharga soal keyakinan iman, karena mereka padaprinsipnya memerlukan Tuhan. Naaman mewakili banyak orang saat ini yang jauh dari Tuhanyang belum mengenal-Nya. Mereka ingin masuk ke dalam iman kepada Tuhan melaluisuatu proses penyembuhan jiwa dan raga mereka. Raga mereka memiliki kekuranganbahkan sakit karena berada jauh dan terlepas dari kedekatan dan terjangkau olehsuatu hidup dalam persekutuan iman. Jiwa mereka terlebih-lebih belum memilikipokok untuk memberikan kebenaran mutlak tentang kehidupan dan menggantungkanharapan untuk keselamatan sesudah kematian. Proses ini tersedia di dalam jalanYesus Kristus melalui pembaptisan. Setelah Naaman, sudah begitu banyak orang diluar Yahudi yang menerima pembaptisan dan menjadi anggota Gereja sampai saatini. Tindakan Naaman tersebut berlawanan dengan orang-orang disekeliling Yesus bahkan dari tempat asalnya yang sezaman dengan Naaman. Merekasudah kuat dengan keyakinan sendiri, apalagi Yesus dianggapnya tidak lebihtidak kurang sebagai seorang yang sama dengan mereka. Mereka tahu betulkesederhanaan keluarga biologis Yesus, maka menjadi tidak mungkin bagi merekauntuk percaya kalau Ia memiliki kemampuan yang melebihi mereka. Tuhan Yesusingin supaya kita sebagai pengikut-Nya yang pertama dan penuh tanggung jawabmenerima Dia. Dengan menerima dan memiliki Dia, di mana dan kapan punkeberadaan kita, Ia hadir melalui kita dalam berbuat baik dan menciptakanpembaharuan. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha kuasa, kuatkanlah iman kami untukdapat menjadi saksi-saksi-Mu yang benar. Bapa kami... Dalam nama...
Menulis sering kali disalahpahami hanya sebagai cara untuk menyampaikan apa yang sudah kita ketahui, padahal sebenarnya menulis adalah alat penemuan intelektual yang paling ampuh. Ketika seseorang mencoba menuangkan gagasan ke atas kertas, ia dipaksa untuk mengubah pemikiran yang abstrak dan tercerai-berai menjadi struktur yang logis dan linier. Dalam proses transisi dari pikiran ke tulisan inilah terjadi proses belajar yang sesungguhnya; kita tidak hanya mencatat informasi, tetapi juga mengorganisir ulang pemahaman kita sehingga menjadi lebih utuh dan terstruktur. Melalui menulis, kita juga dapat mengidentifikasi lubang-lubang dalam pengetahuan kita yang sebelumnya tidak terlihat. Sering kali kita merasa sudah memahami suatu subjek, namun saat mencoba menjelaskannya dalam kalimat yang jernih tanpa jargon, kita menyadari adanya bagian-bagian yang masih kabur. Menulis menuntut kejujuran intelektual; ia memaksa kita untuk menyederhanakan konsep yang kompleks menjadi bahasa yang manusiawi. Dengan cara ini, menulis berfungsi sebagai tes pemahaman yang memastikan bahwa kita benar-benar menguasai materi tersebut, bukan sekadar menghafalnya. Pada akhirnya, menjadikan menulis sebagai kebiasaan belajar akan memperkuat daya ingat jangka panjang dan mempertajam kemampuan kritis. Informasi yang diproses secara aktif melalui tulisan akan melekat lebih kuat dalam struktur kognitif kita dibandingkan dengan informasi yang hanya dibaca atau didengar secara pasif. Oleh karena itu, menulis tidak boleh dilihat sebagai beban tambahan dalam belajar, melainkan sebagai mesin utama yang menggerakkan pemahaman kita menuju tingkat yang lebih dalam dan jernih di bidang apa pun.
Membangun komunitas perubahan dimulai dengan transformasi fundamental dalam memandang audiens, yaitu beralih dari konsep "konsumen" yang pasif menuju "warga negara" yang berdaya. Inti dari pergeseran ini adalah penemuan "Bintang Utara" atau tujuan sosial yang melampaui kepentingan komersial, yang berfungsi sebagai perekat emosional dan penunjuk arah bagi gerakan tersebut. Dengan meletakkan integritas dan kejujuran sebagai fondasi utama, sebuah organisasi tidak lagi sekadar menjual produk, melainkan memfasilitasi kerinduan manusia untuk berkontribusi pada sesuatu yang lebih besar dari diri mereka sendiri, menciptakan ikatan kepercayaan yang tidak mudah goyah oleh tren pasar. Proses pengembangan komunitas ini menuntut pendekatan yang sabar dan bertahap, mulai dari pendengaran aktif di tahap kesadaran hingga penumbuhan kepemimpinan di tingkat akar rumput. Keberhasilan sebuah gerakan sangat bergantung pada penciptaan "ruang aman" dan ritual kolektif yang menumbuhkan rasa memiliki, sehingga anggota merasa "pulang ke rumah" saat berpartisipasi. Dengan menurunkan hambatan melalui tugas-tugas mikro dan memberikan apresiasi yang tulus, komunitas berevolusi dari sekadar pengikut menjadi advokat yang berani menyuarakan narasi mereka sendiri. Desentralisasi kepemimpinan menjadi kunci kedewasaan komunitas, di mana kontrol dilepaskan agar inisiatif lokal dapat tumbuh secara mandiri dan organik. Pada akhirnya, keberlanjutan sebuah komunitas perubahan sangat bergantung pada praktik penciptaan bersama (co-creation) dan transparansi yang radikal dalam menghadapi tantangan. Tolok ukur kesuksesan tidak lagi dilihat dari metrik pertumbuhan angka semata, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan oleh masyarakat dan perubahan perilaku yang dihasilkan. Dengan mengedepankan prinsip bahwa pembangunan komunitas adalah sebuah maraton yang membutuhkan napas panjang, pemasaran sosial bertransformasi menjadi sebuah instrumen pemberdayaan yang abadi. Melalui semangat inklusivitas dan komitmen pada nilai-nilai awal, gerakan ini tidak hanya bertahan, tetapi terus berevolusi untuk menciptakan masa depan kolektif yang lebih baik.
Kultum & Sholat Tarawih #13Masjid As-sofia, Kota Bogor Senin, 02 Maret 2026 / 13 Ramadhan 1447HNarasumber: Dr. H. E. Mujahidin, MA.Tema: RAMADHAN: PROSES PENDIDIKANImam: Ustadz Sani KelsanaLIVE Streaming :- Youtube.com/@DiMediaTV - https://youtube.com/live/lBfNfT1vmLE?feature=share- Youtube.com/@assofiamasjid - https://youtube.com/live/UxmlgtHs3G0?feature=share- IG @DiMediaTV- IG @MasjidAsSofia- FB DiMediaPage - https://www.facebook.com/events/1108865434699038/- Tiktok DiMediaTVLIVE Delay:- Spotify "Dimedia Radio" Masjid As-Sofia, Jl. RE. Martadinata 46-48, Kel. Ciwaringin, Kota Bogor, Phone: 0811 1226 242, IG @MasjidAsSofia Rekening Donasi:BSI 7158 607 195 a.n. Masjid As Sofia (Infaq Kajian & Majelis Ilmu)BSI 7265 516 078 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) BRI 0387-01-111222-30-1 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) Mari beramal jariyah bagi tersebarnya ilmu, dakwah & perjuangan dijalan Allah melalui donasi biaya operasional dan wakaf peralatan LIVE Streaming, via QRIS atau transfer ke Rekening BSI 7149 665 026 an. DiMediaTV. "Di era informasi sekarang ini penting memanfaatkan media untuk dakwah dan menghadapi opini negatif. Kita manfaatkan semua sarana dan prasana untuk menyiarkan Islam dengan baik, dan lakukan klarifikasi atau membantah jika ada fitnah terhadap Islam." (KH Didin Hafidhuddin).Jadikan Dakwah Sebagai Poros dari Aktifitas kita sehari-hari sebagaimana Rasulallah SAW, oleh sebab itu jadikan video ini sebagai amal jariyah dakwah Anda juga dengan cara "Like, Comment, Save, Subscribe & Share"#dimediatv #MasjidAssofia #dimedia #dimediaradio #masjidassofiabogor #tarawih #kultumtarawih #kultumramadhan #ramadhan #sholattarawih #ramadhan1447h #ramadhan2025 #kajianbogor #live #livestream #livestreaming #nasehat #nasehatislami #nasehatulama takwa,ketakwaan,kataatan, sholat, keluarga,khutbah,khotbah,khutbah jumat,khotbah jumat,khotbah jummuah,masjid as sofia,masjid as sofia bogor,dimedia,dimediatv,dimedia tv,dimedia radio,tarawih, kultum tarawih, kultum ramadhan, sholat tarawih,ramadhan 1447h,ramadhan,ramadhan 2026,
Organisasi bukanlah sekadar struktur hierarki atau sekumpulan proses bisnis yang kaku, melainkan sebuah entitas hidup yang bernapas melalui interaksi manusia. Di dalamnya, terdapat kekuatan tak kasat mata yang menentukan keberhasilan atau kegagalan sebuah visi, yakni budaya organisasi. Budaya bertindak sebagai perekat sosial yang menyatukan individu dalam satu identitas kolektif yang unik. Budaya organisasi dapat didefinisikan sebagai pola asumsi dasar yang ditemukan, ditemukan kembali, atau dikembangkan oleh kelompok tertentu saat mereka belajar menghadapi masalah adaptasi eksternal dan integrasi internal. Jika pola tersebut terbukti efektif, ia akan diajarkan kepada anggota baru sebagai cara yang benar untuk mempersepsikan, memikirkan, dan merasakan masalah-masalah tersebut. Menurut Edgar Schein, budaya tidak bisa dipahami secara dangkal melalui survei belaka, melainkan harus dilihat melalui tiga tingkatan. Tingkat pertama adalah artifak, yaitu segala sesuatu yang dapat dilihat, didengar, dan dirasakan secara fisik di lingkungan organisasi. Ini mencakup arsitektur kantor, cara berpakaian, hingga bahasa formal yang digunakan sehari-hari. Namun, artifak seringkali menyesatkan karena mudah diamati tetapi sulit untuk ditafsirkan maknanya. Di bawah artifak terdapat nilai-nilai yang dideklarasikan (espoused values), yang mencakup strategi, tujuan, dan filosofi yang secara sadar diungkapkan oleh pemimpin. Nilai-nilai ini adalah apa yang "seharusnya" dilakukan menurut norma kelompok. Tingkatan terdalam dan yang paling kuat adalah asumsi dasar (basic underlying assumptions). Asumsi ini bersifat tidak sadar dan dianggap sudah semestinya benar (taken for granted), sehingga anggota organisasi tidak lagi mempertanyakan keberadaannya. Inilah inti sebenarnya dari budaya yang menentukan bagaimana realitas dipahami oleh setiap individu di dalamnya. Asumsi dasar ini seringkali berakar pada sejarah panjang organisasi dalam mengatasi krisis atau merayakan kesuksesan. Ketika suatu tindakan secara konsisten membawa keberhasilan, tindakan tersebut berubah dari sekadar hipotesis menjadi keyakinan yang tidak tergoyahkan. Budaya, dalam hal ini, adalah hasil dari proses pembelajaran kolektif yang terakumulasi. Salah satu fungsi utama budaya adalah membantu organisasi dalam adaptasi eksternal. Budaya menentukan misi inti organisasi, strategi operasional, hingga kriteria keberhasilan yang mereka tetapkan sendiri. Tanpa kesepakatan budaya mengenai hal-hal fundamental ini, organisasi akan kehilangan arah di tengah persaingan pasar yang dinamis. Selain adaptasi ke luar, budaya juga berfungsi menjaga integrasi internal. Budaya memberikan bahasa bersama, menentukan batasan kelompok, menetapkan kriteria untuk kekuasaan dan status, serta menciptakan norma-norma tentang keintiman dan persahabatan. Hal ini menciptakan rasa aman dan stabilitas psikologis bagi setiap anggota. Pembentukan budaya sangat dipengaruhi oleh peran pendiri organisasi. Para pendiri membawa asumsi awal mereka tentang dunia dan cara terbaik untuk menjalankan bisnis. Melalui kepemimpinan mereka, nilai-nilai pribadi sang pendiri perlahan-lahan menyerap ke dalam struktur dan menjadi identitas permanen bagi organisasi tersebut. Seiring bertumbuhnya organisasi, budaya tidak lagi bersifat monolitik. Seringkali muncul subkultur yang berbeda berdasarkan fungsi departemen, lokasi geografis, atau tingkatan hierarki. Tantangan bagi seorang pemimpin adalah bagaimana menyelaraskan subkultur ini agar tidak terjadi konflik yang dapat melumpuhkan efektivitas kerja. Budaya juga berfungsi sebagai mekanisme pengurangan kecemasan (anxiety reduction). Dalam dunia yang penuh ketidakpastian, budaya memberikan kerangka berpikir yang stabil sehingga individu tahu bagaimana harus bereaksi tanpa perlu menganalisis setiap situasi dari nol. Budaya memberikan prediktabilitas dalam interaksi sosial. Kepemimpinan dan budaya adalah dua sisi dari koin yang sama. Pemimpin menciptakan budaya melalui tindakan-tindakan mereka, namun di saat yang sama, budaya yang sudah mapan juga menentukan jenis pemimpin seperti apa yang akan diterima oleh organisasi. Pemimpin yang gagal memahami budaya organisasinya akan mengalami penolakan sistemik. Mendiagnosis budaya organisasi memerlukan pendekatan kualitatif yang mendalam daripada sekadar metode kuantitatif. Pemimpin harus mampu menjadi "detektif budaya" yang mengamati perilaku, mendengarkan cerita, dan menggali asumsi yang tersembunyi. Memahami budaya berarti memahami jiwa dari organisasi itu sendiri. Perubahan budaya adalah proses yang sangat menyakitkan karena melibatkan aspek "pembongkaran" identitas lama. Edgar Schein menekankan bahwa untuk mengubah budaya, seseorang harus melalui tahap unfreezing, di mana stabilitas lama digoyahkan untuk menciptakan motivasi bagi perubahan. Tanpa rasa urgensi, budaya lama akan selalu menang. Setelah tahap unfreezing, organisasi perlu melakukan restrukturisasi kognitif. Anggota organisasi harus belajar melihat realitas dengan cara baru dan mengadopsi asumsi-asumsi baru yang lebih relevan dengan tantangan zaman. Proses ini membutuhkan pendampingan yang intens dan contoh nyata dari para pemimpin puncak. Salah satu penghambat terbesar perubahan budaya adalah learning anxiety atau kecemasan untuk belajar hal baru. Manusia cenderung takut akan kegagalan atau kehilangan status saat mencoba cara-cara baru. Oleh karena itu, menciptakan rasa aman psikologis (psychological safety) adalah prasyarat mutlak dalam transformasi budaya. Kepemimpinan yang transformasional harus mampu mengomunikasikan visi baru secara konsisten melalui segala saluran. Bukan hanya melalui pidato, tetapi juga melalui kebijakan rekrutmen, sistem penghargaan, dan alokasi sumber daya. Apa yang diprioritaskan oleh pemimpin adalah apa yang akan dianggap penting oleh budaya. Budaya organisasi juga sangat dipengaruhi oleh budaya nasional atau makro di mana organisasi tersebut berada. Nilai-nilai tentang otoritas, waktu, dan individualisme yang dipegang oleh masyarakat sekitar akan mewarnai bagaimana budaya perusahaan terbentuk. Globalisasi menuntut organisasi untuk lebih peka terhadap perbedaan budaya ini. Teknologi modern juga turut mengubah wajah budaya organisasi. Cara kita berkomunikasi secara digital telah merubah pola interaksi sosial dan struktur otoritas dalam perusahaan. Meskipun teknologinya baru, asumsi dasar manusia tentang kebutuhan akan pengakuan dan rasa memiliki tetap menjadi inti dari budaya. Dalam organisasi yang matang, budaya bisa menjadi beban jika ia menjadi kaku dan menolak inovasi. Inilah yang disebut sebagai "kekakuan budaya" yang bisa menyebabkan organisasi runtuh meskipun pernah sukses di masa lalu. Kemampuan untuk melakukan pembelajaran berkelanjutan adalah ciri budaya yang sehat. Budaya yang kuat bukan berarti budaya yang seragam tanpa perbedaan pendapat. Budaya yang kuat adalah budaya yang memiliki nilai-nilai inti yang kokoh, namun tetap memberikan ruang bagi keberagaman ide dan kritik konstruktif. Fleksibilitas di dalam kerangka nilai adalah kunci ketahanan jangka panjang. Evaluasi terhadap budaya tidak boleh dilakukan secara menghakimi sebagai "baik" atau "buruk" secara abstrak. Budaya harus dinilai berdasarkan efektivitasnya dalam mendukung tujuan organisasi dan kesejahteraan anggotanya. Budaya yang efektif adalah budaya yang selaras dengan realitas lingkungan eksternal. Akhirnya, manajemen budaya adalah tugas berkelanjutan bagi setiap pemimpin. Budaya bukanlah sesuatu yang bisa diselesaikan dalam satu program pelatihan, melainkan sesuatu yang dipelihara setiap hari melalui setiap keputusan kecil yang diambil. Budaya adalah akumulasi dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang menjadi karakter. Kesadaran akan budaya memberikan kekuatan bagi organisasi untuk melampaui keterbatasan teknis. Dengan budaya yang sehat, sebuah organisasi mampu bertahan melewati krisis ekonomi, perubahan pasar, hingga pergantian kepemimpinan. Budaya adalah warisan abadi yang ditinggalkan oleh sebuah kelompok kepada generasi berikutnya. Sebagai penutup, memahami organisasi berarti memahami manusia di dalamnya dengan segala kompleksitas budaya yang mereka bangun. Organisasi yang hebat adalah organisasi yang tidak hanya mengejar profit, tetapi juga membangun budaya yang memuliakan martabat manusia dan mendorong pertumbuhan bersama menuju tujuan yang lebih besar.
Foresight atau pandangan ke depan strategis bukanlah sebuah upaya magis untuk meramal masa depan secara mutlak, melainkan sebuah disiplin ilmu dan pendekatan terstruktur untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang akan datang. Di tengah dinamika dunia yang bergerak sangat cepat dan penuh dengan ketidakpastian, foresight berfungsi sebagai kompas yang memandu organisasi maupun individu dalam memahami arah perubahan. Alih-alih berasumsi bahwa masa depan hanyalah perpanjangan garis lurus dari masa lalu, pendekatan ini mengajak kita untuk menyadari bahwa masa depan sesungguhnya terdiri dari berbagai alternatif skenario yang dapat dipelajari, dipetakan, dan dipersiapkan sejak hari ini. Proses penerapan foresight melibatkan serangkaian metodologi sistematis yang menuntut pemikiran kritis dan pandangan yang holistik. Langkah ini biasanya diawali dengan pemindaian lingkungan (environmental scanning) secara terus-menerus untuk menangkap sinyal-sinyal perubahan, baik itu tren berskala masif (megatrends) maupun sinyal-sinyal lemah (weak signals) dari sektor sosial, teknologi, ekonomi, lingkungan, hingga politik. Berdasarkan kumpulan wawasan tersebut, praktisi kemudian merancang berbagai narasi atau skenario masa depan yang logis dan masuk akal. Skenario-skenario ini pada dasarnya difungsikan sebagai "laboratorium uji virtual" untuk mengevaluasi strategi yang ada, mengidentifikasi potensi risiko, serta menemukan celah peluang inovasi yang belum disadari oleh banyak pihak. Pada akhirnya, nilai sejati dari disiplin foresight terletak pada kemampuannya untuk mengubah paradigma kita dari sikap yang reaktif menjadi jauh lebih proaktif. Dengan memvisualisasikan "masa depan seperti apa yang sebenarnya ingin diciptakan" (preferred future), foresight memberdayakan para pembuat keputusan untuk merumuskan strategi yang tangguh (robust strategy) dan mengimplementasikan tindakan nyata pada masa kini. Kemampuan ini tidak hanya membantu institusi bertahan dalam menghadapi guncangan atau kejutan yang tak terduga, tetapi juga menjadikan mereka sebagai arsitek yang aktif dalam membentuk arah masa depan yang lebih baik, adaptif, dan berkelanjutan.
Ratusan pelayat menghadiri pemakaman seorang remaja Palestina berusia 17 tahun yang tewas dalam operasi militer Israel di Tepi Barat yang diduduki. Kementerian Kesehatan Palestina mengonfirmasi bahwa korban meninggal akibat luka tembak setelah serangan oleh pasukan Zionis Israel. Proses pemakaman ini dihadiri oleh ratusan warga yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir. Suasana duka menyelimuti keluarga dan masyarakat setempat, yang semakin diperburuk oleh situasi keamanan yang terus memburuk. Hingga laporan ini disampaikan, militer Israel belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden tersebut.
Mehmet Dilaver'in hazırlayıp sunduğu Proses Sohbetleri programına Posco Assan İş Güvenliği Birim Müdür Yardımcısı Merve Birinci ve Posco Assan Yalın Altı Sigma Birim Müdürü Can Şişmantürk konuk oldu.
Mehmet Dilaver'in hazırlayıp sunduğu Proses Sohbetleri programına Posco Assan İş Güvenliği Birim Müdür Yardımcısı Merve Birinci ve Posco Assan Yalın Altı Sigma Birim Müdürü Can Şişmantürk konuk oldu.
Mekanisme bursa karbon dan pajak emisi merupakan dua instrumen nilai ekonomi karbon yang dirancang untuk menekan pelepasan gas rumah kaca ke atmosfer dengan cara memberikan harga pada setiap unit emisi yang dihasilkan. Bursa karbon beroperasi melalui sistem cap and trade, di mana pemerintah menetapkan batas atas (cap) emisi bagi sektor tertentu dan menerbitkan izin atau kuota emisi. Di sisi lain, pajak emisi atau pajak karbon adalah pungutan langsung yang dikenakan atas kandungan karbon atau jumlah emisi yang dilepaskan. Kedua instrumen ini bertujuan untuk menginternalisasi biaya kerusakan lingkungan ke dalam biaya produksi, sehingga pelaku usaha terdorong untuk beralih ke teknologi yang lebih ramah lingkungan. Dalam operasional bursa karbon, perusahaan yang berhasil menekan emisinya di bawah batas yang ditentukan akan memiliki kelebihan kuota yang dapat dijual kepada perusahaan lain yang emisinya melampaui batas. Proses perdagangan ini menciptakan harga pasar bagi karbon dan memberikan insentif finansial bagi perusahaan yang lebih efisien dan inovatif dalam penggunaan energi. Sebaliknya, bagi perusahaan yang memiliki emisi tinggi dan tidak melakukan mitigasi, mereka akan menghadapi beban biaya tambahan dengan membeli kredit karbon dari pasar atau dari proyek-proyek penyerapan karbon seperti reboisasi hutan. Hal ini memastikan bahwa secara kolektif, total emisi nasional tetap terjaga dalam batas yang telah ditetapkan. Sementara itu, pajak emisi berfungsi sebagai instrumen pelengkap atau alternatif yang memberikan kepastian harga bagi setiap unit polusi yang dihasilkan. Di Indonesia, sistem ini sering dipadukan menjadi mekanisme cap and tax, di mana pajak dikenakan jika suatu entitas gagal memenuhi kewajiban batas emisinya melalui bursa karbon. Pendapatan yang dihimpun dari pajak karbon ini dapat dialokasikan kembali oleh negara untuk mendanai investasi hijau, pengembangan energi terbarukan, serta program adaptasi perubahan iklim bagi masyarakat yang terdampak. Melalui sinergi antara perdagangan dan perpajakan karbon ini, diharapkan tercipta transisi ekonomi yang berkelanjutan tanpa mengorbankan pertumbuhan industri secara keseluruhan.
Proses Dari Tuhan - Ev. Herwin Sihotang - 15 Februari 2026 - GBI Sariwangi
Hai, Tetangga kesayangan!
Mehmet Dilaver'in hazırlayıp sunduğu Proses Sohbetleri programına Yapay Zeka Eğitmeni & Strateji Danışmanı Defne İncekara konuk oldu.
Mehmet Dilaver'in hazırlayıp sunduğu Proses Sohbetleri programına Yapay Zeka Eğitmeni & Strateji Danışmanı Defne İncekara konuk oldu.
Murid Sekolah Dasar Negeri Mangli 1 di Kabupaten Jember terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar di ruang perpustakaan setelah atap ruang kelas ambruk. Selain kondisi bangunan yang rapuh peristiwa ini diduga dipicu guncangan gempa bumi dini hari. Proses belajar dipindahkan sementara demi keamanan siswa.
MetroTV, Pertamina menegaskan komitmennya terhadap ketahanan energi dengan membawa pulang 1 juta barel minyak mentah dari lapangan Aljazair ke Indonesia. Proses pengiriman ini ditandai dengan kedatangan kapal MT Spyros di perairan Cilacap, Jawa Tengah, setelah lebih dari satu bulan pelayaran. Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menyatakan bahwa ini adalah langkah strategis bagi operasional Pertamina di wilayah Afrika Utara yang akan berlangsung selama 25 tahun ke depan.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana meninjau langsung sejumlah titik terdampak bencana di Aceh Timur. Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses pemulihan berjalan serta kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa transisi. Pemerintah memprioritaskan sektor pendidikan dan hunian, termasuk pembangunan hunian sementara dan penyaluran dana tunggu hunian bagi warga terdampak. Proses rehabilitasi dan rekonstruksi ditargetkan rampung dalam waktu enam bulan.#BNPB #AcehTimur #PemulihanBencana #HunianSementara #RehabilitasiRekonstruksi
Pergantian Deputi Gubernur Bank Indonesia kembali jadi sorotan publik. Proses ini wajar dalam mekanisme kelembagaan, namun tantangan utama tetap menjaga independensi BI. Figur baru diharapkan profesional, berintegritas, dan mampu mengambil kebijakan moneter tanpa tekanan politik. Independensi bank sentral penting untuk stabilitas rupiah, inflasi, dan kepercayaan publik, terutama di tengah dinamika ekonomi global yang semakin kompleks.Talk: - Pengamat Ekonomi Internasional, Irwan Ibrahim
Mehmet Dilaver'in hazırlayıp sunduğu Proses Sohbetleri programına Shell EMEA HSSE Lideri Selimcan Menemencioğlu ve Polisan Kimya SEÇ Müdürü Emre Başkal konuk oldu.
Mehmet Dilaver'in hazırlayıp sunduğu Proses Sohbetleri programına Shell EMEA HSSE Lideri Selimcan Menemencioğlu ve Polisan Kimya SEÇ Müdürü Emre Başkal konuk oldu.
Unlearning atau proses "tidak mempelajari" kembali adalah langkah awal yang krusial untuk pertumbuhan pribadi di era yang serba cepat ini. Seringkali, hambatan terbesar dalam kemajuan bukanlah kurangnya informasi baru, melainkan kegigihan kita dalam memegang teguh asumsi, kebiasaan, atau pengetahuan lama yang sudah tidak relevan lagi. Proses unlearn menuntut kerendahan hati untuk mengakui bahwa apa yang kita anggap benar di masa lalu mungkin tidak lagi efektif saat ini. Dengan secara sadar melepaskan pola pikir yang menghambat, kita menciptakan ruang mental yang diperlukan untuk menerima perspektif yang lebih segar dan inovatif. Setelah berhasil mengosongkan ruang tersebut, tahap selanjutnya adalah relearning atau belajar kembali dengan cara yang berbeda. Proses ini melibatkan pencarian informasi terkini, penguasaan keterampilan baru, serta pengadopsian pola pikir bertumbuh (growth mindset). Relearning bukan sekadar menumpuk pengetahuan, melainkan membangun fondasi pemahaman yang lebih kuat berdasarkan konteks zaman sekarang. Hal ini membutuhkan keberanian untuk mencoba, bereksperimen, dan bahkan mengalami kegagalan sebagai bagian dari proses pematangan intelektual. Fokus utamanya adalah pada fleksibilitas kognitif agar kita tetap mampu menavigasi perubahan dengan tangkas. Sebagai kesimpulan, kemampuan untuk terus-menerus melakukan siklus unlearn dan relearn adalah keterampilan hidup paling berharga di abad ke-21. Di dunia yang terus bertransformasi secara digital dan sosial, seseorang yang berhenti belajar akan dengan cepat tertinggal. Dengan menjadikan proses ini sebagai bagian dari identitas diri, kita tidak hanya menjadi individu yang lebih kompeten secara profesional, tetapi juga lebih bijaksana dalam memahami dinamika kehidupan yang kompleks. Menjadi pembelajar sepanjang hayat berarti selalu siap membuang yang usang dan memeluk yang baru demi pertumbuhan yang berkelanjutan.
Sebanyak 781 unit hunian sementara (Huntara) kini sedang dibangun di Kabupaten Aceh Tengah untuk korban banjir bandang dan tanah longsor. Pembangunan tahap pertama ini fokus di dua kecamatan, Linge dan Ketol, dengan target dapat dihuni sebelum bulan Ramadan. Pemerintah bersama BNPB dan pemerintah daerah terus bekerja keras untuk memulihkan kondisi warga yang terdampak bencana. Pembangunan Huntara di Kecamatan Ketol telah dimulai, sementara di Kecamatan Linge masih menunggu titik lokasi dari pihak desa.
Belajar merupakan proses berkelanjutan yang melampaui batasan dinding kelas atau jenjang pendidikan formal. Pada hakikatnya, belajar adalah sebuah transformasi fundamental dalam cara seseorang memproses informasi, mengasah persepsi, dan merespons dunia di sekitarnya. Ini bukan sekadar tentang pengumpulan data atau fakta ke dalam memori, melainkan tentang pengembangan kapasitas diri untuk memahami realitas yang lebih kompleks. Sejak lahir hingga akhir hayat, setiap interaksi dan pengalaman menjadi guru yang membentuk karakter serta cara pandang manusia terhadap eksistensinya. Proses pembelajaran yang efektif melibatkan rasa ingin tahu yang mendalam dan keberanian untuk menghadapi ketidaktahuan. Di tengah arus informasi yang begitu cepat, kemampuan untuk memilah pengetahuan yang relevan menjadi sangat krusial. Belajar sering kali melibatkan siklus mencoba, mengalami kegagalan, dan melakukan refleksi untuk menemukan pemahaman yang lebih baik. Melalui proses adaptasi ini, seseorang tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga mengasah kecerdasan emosional dan ketangguhan mental yang diperlukan untuk menghadapi tantangan zaman yang terus berubah. Dampak akhir dari pembelajaran yang sejati adalah pertumbuhan pribadi yang bermuara pada kontribusi sosial. Ilmu yang didapat secara teoretis akan menemukan makna sesungguhnya ketika diterapkan untuk memecahkan masalah atau membantu sesama. Belajar memberdayakan individu untuk menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri, memperluas cakrawala berpikir, dan membuka peluang-peluang baru yang sebelumnya tidak terbayangkan. Pada akhirnya, menjadi pembelajar sepanjang hayat adalah kunci bagi manusia untuk tetap relevan, bijaksana, dan bermakna dalam perjalanan hidup yang dinamis.
Muhammad Azzril, satu dari ratusan orang yang ditangkap polisi pasca demonstrasi #BubarkanDPR Agustus lalu. Azzril yang saat itu hanya nonton, diduga mendapat kekerasan oleh polisi. Dia dipukul, diinjak lalu diseret motor hingga tak sadarkan diri. Pemuda itu kini mendekam di rumah tahanan Salemba, dikenakan pasal 170 Ayat 2 ke-1 karena dituduh merusak mobil milik ASN Kemendagri. Proses persidangannya masih berjalan. Jaksa menuntutnya dengan hukuman penjara satu tahun berdasarkan bukti rekaman siaran langsung di Youtube tertanggal 25 Agustus 2025. Anehnya, dalam rekaman video tersebut, Azzril tak terlihat merusak mobil.Kondisi kesehatannya sempat memburuk selama di tahan. Azzril berkali-kali jatuh, muntah, sesak napas, pingsan, hingga sempat hilang ingatan. Orang tua Azzril yang dibayang-bayangi rasa cemas tak pernah absen menjenguk dan mengantar makanan, meski kondisi keuangan mereka tak menentu.Kisah Azzril mulai ditangkap, dipenjara hingga pengorbanan orang tuanya membebaskannya bisa Anda dengarkan di SAGA KBR pada platform youtube melalui link s.id/AzzrilDitangkap. Jika cerita ini penting, dukung SAGA dengan membagikan ceriita ini kepada yang lain. Terima kasih telah mendukung SAGA menghadirkan jurnalisme naratif yang mendalam, dan manusiawi. SAGA adalah first person story audio-dokumenter berbasis jurnalisme. Mengajak kamu melampaui headline dan merasakan langsung pengalaman nyata manusia dalam sebuah peristiwa. Tim editorial: Wahyu Setiawan, Astri Yuanasari, Heru Haetami, Dita Alyaaulia, MalikaSound Designer: Bintang Elian
Tim DVI telah melakukan pengambilan sampel data antemortem dari keluarga korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Puncak Bulusarung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Langkah ini dilakukan sebagai persiapan identifikasi jika terjadi hal terburuk.Sementara itu, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian korban di lokasi. Metro TV bergabung dengan contributor Faizal Wahab untuk melaporkan perkembangan langsung dari lapangan.#ATR42500 #PesawatJatuh #SARIndonesia #DVI #Makassar #Pangkep #Bulusarung #KeluargaKorban
Pembelajaran pada tingkat awal, yang sering disebut sebagai surface learning, merupakan tahap di mana individu berfokus pada penghafalan fakta dan data tanpa pemahaman mendalam tentang keterkaitan antar konsep. Pada level ini, informasi diterima secara pasif dan cenderung bersifat sementara karena tujuannya hanya untuk memenuhi kewajiban jangka pendek, seperti lulus ujian atau mengikuti prosedur dasar. Namun, ketika pelajar mulai mencari relevansi antara materi dengan efisiensi kerja atau pencapaian target tertentu, mereka memasuki tahap strategic learning. Meskipun pada tahap ini pengetahuan mulai diaplikasikan secara praktis, motivasinya masih terbatas pada hasil instan dan belum menyentuh perubahan pola pikir yang mendasar. Transisi menuju deep learning yang sesungguhnya terjadi saat pelajar mulai mengaktifkan pengetahuan mereka melalui refleksi kritis. Pada tahap ini, individu tidak lagi sekadar bertanya tentang cara melakukan sesuatu, tetapi mulai menggugat asumsi-asumsi lama dan melakukan proses unlearning untuk memberi ruang bagi perspektif baru. Proses ini melibatkan emosi dan rasa ingin tahu yang besar, di mana pelajar menghubungkan informasi baru dengan pengalaman nyata yang mereka hadapi. Melalui diskusi mendalam dan evaluasi terhadap kegagalan atau keberhasilan masa lalu, mental model seseorang mulai bergeser, memungkinkan terciptanya pemahaman yang lebih kokoh dan bermakna. Pada puncaknya, pembelajaran mencapai level transformatif di mana individu mampu melakukan sintesis dari berbagai informasi yang kompleks menjadi solusi yang inovatif. Level ini sangat krusial dalam lingkungan global dan multi-level, karena menuntut kemampuan untuk menciptakan strategi yang berlaku secara universal namun tetap adaptif terhadap konteks lokal. Output akhir dari pembelajaran tingkat tinggi ini bukan hanya sekadar tumpukan catatan, melainkan perubahan perilaku yang permanen dan lahirnya kerangka berpikir baru yang mandiri. Dengan demikian, pembelajaran bukan lagi menjadi sebuah peristiwa sekali jalan, melainkan sebuah perjalanan kognitif yang terus berevolusi demi menciptakan dampak nyata bagi organisasi dan masyarakat.
Seni memandu kelompok bukan sekadar memimpin rapat, melainkan keterampilan menjaga keseimbangan antara dinamika manusia dan pencapaian tujuan bersama. Seorang fasilitator berperan sebagai arsitek struktur diskusi yang mencegah tim terjebak dalam pemikiran seragam atau "Group Think" yang merugikan. Dengan menciptakan ruang yang aman bagi setiap anggota untuk berekspresi tanpa takut dikritik, fasilitator memastikan bahwa proses pemecahan masalah berjalan secara objektif dan terhindar dari konflik emosional yang tidak perlu. Inti dari fasilitasi yang efektif terletak pada kemampuan memicu kreativitas melalui fase berpikir divergen. Fasilitator menerapkan aturan dasar yang ketat, seperti menunda penilaian terhadap ide di awal sesi dan mendorong pemikiran yang tidak biasa guna mengejar kuantitas gagasan. Dengan bantuan berbagai alat bantu seperti Brainwriting, Mind Mapping, atau Six Thinking Hats, kelompok diajak untuk mengeksplorasi perspektif baru dan membangun inovasi di atas ide rekan mereka sendiri. Proses kreatif ini sangat krusial untuk memastikan bahwa setiap potensi solusi telah dieksplorasi secara maksimal sebelum kelompok melangkah ke tahap pengambilan keputusan. Terakhir, seni ini mencapai puncaknya pada fase berpikir konvergen, di mana ide-ide yang beragam disaring secara sistematis menjadi sebuah keputusan yang matang. Melalui penetapan kriteria keberhasilan yang jelas dan penggunaan teknik pengambilan keputusan yang objektif, seperti matriks keputusan berbobot atau analisis medan kekuatan, fasilitator membantu kelompok mencapai konsensus yang solid. Kesuksesan seorang fasilitator tercermin pada kemampuannya menyatukan berbagai perbedaan pendapat menjadi sebuah solusi terpadu yang didukung sepenuhnya oleh seluruh anggota, menciptakan hasil kolektif yang jauh lebih kuat daripada sekadar jumlah pemikiran individu.
Wirausaha sosial merupakan sebuah model inovatif yang mengintegrasikan misi sosial dengan kedisiplinan serta ketajaman strategi bisnis. Berbeda dengan model amal tradisional yang sangat bergantung pada donasi, wirausaha sosial berupaya menciptakan kemandirian melalui mekanisme pasar untuk menjawab tantangan kemanusiaan seperti kemiskinan dan malnutrisi. Esensi dari konsep ini bukan sekadar tentang mencari keuntungan, melainkan bagaimana menghasilkan pendapatan yang berkelanjutan agar dampak positif yang dihasilkan dapat terus bertahan dan menjangkau lebih banyak orang tanpa terus-menerus terikat pada bantuan eksternal. Dalam pelaksanaannya, membangun wirausaha sosial memerlukan pendekatan yang sistematis untuk menavigasi ketidakpastian yang tinggi, terutama di lingkungan pasar yang belum berkembang. Proses ini dimulai dengan pengujian kelayakan yang ketat atau "pressure test" untuk memastikan bahwa solusi yang ditawarkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memiliki potensi ekonomi yang masuk akal. Dengan menggunakan perencanaan berbasis penemuan (discovery-driven planning), seorang wirausahawan sosial harus berani menguji asumsi-asumsi kritis di lapangan melalui eksperimen skala kecil sebelum melakukan investasi besar, sehingga risiko kegagalan dapat diminimalisir dan sumber daya yang terbatas dapat dialokasikan secara efisien. Keberhasilan jangka panjang dari sebuah wirausaha sosial diukur dari kemampuannya untuk melakukan skalabilitas tanpa mengorbankan integritas misi sosialnya. Ketika sebuah usaha berhasil melewati fase rintisan dan mulai berkembang, ia tidak hanya memberikan produk atau layanan yang bermanfaat, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi baru yang memberdayakan masyarakat lokal. Pada akhirnya, wirausaha sosial berfungsi sebagai katalisator perubahan yang mengubah wajah filantropi menjadi sebuah gerakan kemandirian yang pragmatis, profesional, dan mampu menciptakan kesejahteraan sosial yang nyata di tengah masyarakat yang paling membutuhkan.
Asia Learning Exchange 2026 di Labuan Bajo merupakan sebuah lokakarya lima hari yang mengeksplorasi kepemimpinan perempuan dalam gerakan kedaulatan tanah melalui pendekatan holistik Head, Heart, and Hands. Program ini mengawali gerakannya dengan membangun koneksi emosional melalui restu leluhur (Heart), melakukan analisis strategis terhadap struktur kekuasaan (Head), dan diakhiri dengan komitmen aksi nyata di lapangan (Hands). Tujuannya adalah memperkuat resiliensi komunitas melalui pengakuan hak atas tanah yang dipimpin langsung oleh perempuan sebagai penjaga identitas dan kedaulatan. Proses pembelajaran dimulai dengan sesi "Weaving Stories" melalui metode Fishbowl dan Pecha Kucha untuk menenun pengalaman nyata perjuangan politik serta inovasi dari berbagai mitra. Peserta kemudian melakukan analisis mendalam (Deep Dive) menggunakan kerangka kerja APBC untuk membedah aspek akses, partisipasi, manfaat, hingga kontrol atas lahan. Diskusi ini mencapai puncaknya pada pembahasan "Women's Personas", yang secara kritis menyoroti pertempuran antara kekuatan agensi individu perempuan melawan hambatan atau "tembok struktural" yang sistemik. Pada tahap akhir, teori yang dipelajari dibawa ke dunia nyata melalui kunjungan lapangan ke Colol dan Komodo untuk mempelajari kedaulatan hutan dan laut secara langsung. Dengan panduan "4 Jendela Observasi", peserta menyerap pembelajaran dari akar rumput sebelum akhirnya merumuskan rencana aksi konkret melalui metode Backcasting. Lokakarya ini menegaskan bahwa ketika perempuan memimpin gerakan kedaulatan tanah, mereka tidak hanya mengamankan aset fisik, tetapi juga menerangi jalan bagi keberlanjutan peradaban dan kelestarian bumi.
Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, menyatakan, bahwa tanah milik masyarakat tetap menjadi hak masyarakat, dan masih dapat diproses untuk memperoleh sertifikat hak atas tanah. Menyusul beberapa jenis surat tanah adat, seperti letter C, petok D, hingga girik tak lagi berlaku, mulai 2 Februari 2026. Namun tidak sedikit masyarakt yang bertanya-tanya, mengenai bagaimana mengurus SHM terebut.Kemudahan atau insentif apa yang perlu diberikan BPN, agar masyarakat mengikuti aturan tersebut? Talk bersama Pendiri Dan Wakil Forum Korban Mafia Tanah Indonesia (FKMTI), Nico indra Sakti.
Hai Tetangga kesayangan!Di Daniel Tetangga Kamu kali ini, Daniel ngobrol bareng Yeshua Abraham yang berbagi cerita tentang perjalanan iman, proses mengenal Tuhan, dan bagaimana doa jadi bagian penting dalam hidupnya.Lewat obrolan yang jujur dan reflektif, Yeshua cerita bagaimana Tuhan bisa memberi arah lewat setiap proses kehidupan.Dapatkan Merchandise Daniel Tetangga Kamu disini https://tokopedia.link/dmnmerchSeperti apa ceritanya? Yuk tonton di sini!
MetroTV, Tim SAR terus bekerja keras dalam pencarian korban kapal tenggelam KM Putri Sakinah di perairan Indonesia. Setelah menerima laporan tentang kecelakaan tersebut, tim langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian di lokasi kejadian. Kondisi cuaca yang buruk dan arus laut yang kuat menjadi tantangan besar, namun upaya tim SAR tak kenal lelah dalam menyelamatkan korban. Pencarian masih berlangsung, dengan harapan dapat menemukan korban yang masih hilang.
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 7 Januari 2026Bacaan: "Masakan Aku tidak dapat bertindak kepada kamu seperti tukang periuk ini, hai kaum Israel!, demikianlah firman TUHAN. Sungguh, seperti tanah liat di tangan tukang periuk, demikianlah kamu di tangan-Ku, hai kaum Israel!" (Yeremia 18:6) Renungan: Suatu ketika Nabi Yeremia diutus oleh Tuhan untuk mewartakan hukuman pembuangan bangsa Israel ke Babel. Berita penghukuman yang keras ini sulit dimengerti oleh bangsa Israel, juga oleh Nabi Yeremia sendiri. Untuk memahami maksud di balik berita penghukuman ini, Tuhan menyuruh Nabi Yeremia untuk pergi ke tempat tukang periuk. Di sana, Nabi Yeremia menjumpai tukang periuk yang sedang membentuk bejana dari tanah liat dengan tangannya. Proses pembentukan bejana ini tidak dicatat secara rinci oleh Alkitab, namun kita percaya proses pembentukan bejana tanah liat pada zaman itu tidak berbeda jauh dengan zaman sekarang. Kalau kita perhatikan prosesnya, kita akan melihat bahwa tangan tukang periuk hampir tidak pernah lepas dari tanah liat yang dibentuk. Jari-jari dan telapak tangannya senantiasa memberikan tekanan-tekanan untuk membentuk bejana sesuai yang diinginkannya. Sekali-sekali salah satu tangannya dengan cepat akan mengambil sedikit air untuk membasahi tanah liat agar mudah dibentuk. Namun secara keseluruhan, tangan tukang periuk akan terus membentuk tanah liat hingga menjadi bentuk bejana yang diinginkannya. Tukang periuk yang hampir tidak pernah melepaskan tangannya dari tanah liat yang dibentuk menggambarkan juga tangan Tuhan yang terus-menerus menopang dan menyertai umat-Nya. Walaupun pada saat itu bangsa Israel akan menghadapi pembuangan karena dosa mereka, tetapi Tuhan akan menyertai dan menopang mereka. Dalam keadaan apa pun, bahkan dalam masa pembuangan pun, Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Dalam kehidupan iman, ketika kita mengalami pergumulan, kesulitan ataupun dukacita, kita merasa Tuhan jauh dan meninggalkan kita. Tentu saja itu hanya perasaan kita yang dapat membohongi kita. Namun faktanya, melalui kisah tukang periuk ini, kita melihat bahwa Tuhan tidak pernah melepaskan atau meninggalkan kita. Tangan-Nya akan selalu menyertai dan menopang kita dalam keadaan apa pun. Oleh karena itu, jangan mempercayai perasaan kita, tetapi percayalah kepada firman-Nya dan kepada Tuhan senantiasa. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kekuatan agar aku dapat menjalani setiap proses kehidupanku ini dengan tetap taat dan setia pada-Mu. Amin. (Dod).
Workshop "Menuju IKN Impian 2045" yang melibatkan 120 ASN Muda Kedeputian Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (LHSDA) OIKN merupakan langkah transformatif dalam membangun landasan kepemimpinan yang tangguh. Melalui pendekatan Asset-Based Thinking pada hari pertama, para peserta diajak untuk tidak hanya memahami visi makro IKN sebagai kota dunia, tetapi juga mengenali kekuatan internal mereka sebagai Ecosystem Builder. Penemuan karakter unik seperti Adventure hingga Adaptive Servant Leader yang dipadukan dengan ekspresi kreatif Slam Poetry berhasil meruntuhkan sekat-sekat birokrasi, menciptakan keintiman tim, dan menyatukan impian pribadi peserta dengan visi besar pembangunan ibu kota yang hijau dan berkelanjutan. Memasuki fase kritis di hari kedua, dinamika pembelajaran bergeser pada ketajaman analisis risiko melalui metode Reverse Thinking atau Pre-Mortem. Peserta ditantang untuk membayangkan skenario kegagalan IKN di tahun 2045 guna mengidentifikasi "bom waktu" berupa kekhawatiran sosial-lingkungan, data yang mengganggu, serta ide-ide kebijakan yang masih kabur. Proses berpikir terbalik ini terbukti efektif dalam memicu lahirnya inovasi konkret yang responsif terhadap tantangan zaman. Keberhasilan kolaborasi peserta menghasilkan tiga inisiatif strategis—StunZero, Naik Kelas Bersama, dan Kaizen Workshop—yang secara resmi diadopsi oleh pimpinan untuk diimplementasikan pada tahun 2026 sebagai solusi nyata atas kompleksitas pembangunan di lapangan. Pada akhirnya, keberhasilan workshop ini memberikan pesan kuat bahwa kebahagiaan dan antusiasme peserta adalah energi utama dalam menghadapi ketidakpastian birokrasi yang kompleks. Meskipun terdapat tantangan dalam efisiensi tata waktu, hasil nyata berupa adopsi inovasi menunjukkan bahwa ASN Muda LHSDA memiliki kapasitas untuk menjadi penggerak perubahan yang lincah. Rekomendasi strategis untuk membudayakan autonomous learning dan peran pimpinan sebagai pelatih menjadi kunci agar semangat inovasi ini tidak berhenti di ruang workshop, melainkan menjadi nafas baru dalam keseharian kerja menuju tahun 2025 dan seterusnya, demi memastikan IKN tetap menjadi superhub ekonomi yang resilien dan inklusif.
Mehmet Dilaver'in hazırlayıp sunduğu Proses Sohbetleri programına Arcumsoft Kurucusu, DNV Digital Solutions Temsilcisi Kenan Duru konuk oldu.
Mehmet Dilaver'in hazırlayıp sunduğu Proses Sohbetleri programına Arcumsoft Kurucusu, DNV Digital Solutions Temsilcisi Kenan Duru konuk oldu.
Sering kali kita ngerasa gagal hanya karena proses kita gak secepat orang lain. Padahal, bertahan di satu hal, tetap datang meski capek, itu juga bentuk keberhasilan yang jarang disorot.
Tiga minggu telah berlalu sejak bencana menghantam berbagai wilayah di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Namun di banyak titik, pertolongan masih butuh percepatan. Proses pencarian korban, distribusi bantuan, perbaikan infrastruktur, dan permasalahan lainnya menjadi tugas pemerintah yang panjang dan berat.Di saat yang sama, Indonesia belum sepenuhnya bebas dari ancaman bencana. BMKG telah mengeluarkan peringatan untuk peningkatan risiko bencana lanjutan di berbagai wilayah. Pertanyaannya, sejauh mana negara siap menghadapi eskalasi cuaca ke depan? Apa langkah konkret yang bisa dan harus dilakukan seluruh lapisan agar pemulihan Sumatra bisa lebih cepat, tepat, dan menjadi prioritas nyata?
Eks Menag Yaqut penuhi panggilan KPK terkait dugaan kasus korupsi penyelenggaraan Haji 2024. Proses hukum terus berjalan, masyarakat menanti kejelasan dan transparansi.#yaqutcholil #yaqutcholilqoumas #korupsihaji2024 #korupsihaji #beritaterkini #beritaterbaruhariini #BeritaTerkini #KPK #KorupsiHaji #Yaqut #Haji2024 #Hukum #Transparansi #NewsUpdate #Indonesia
Sebagai penanggung jawab operasional Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG), seorang Kepala SPPG harus mengatur jam kerja tim SPPG di bawahnya dengan sebaik-baiknya. Tak hanya memantau proses memasak di dapur, kepala SPPG juga harus memantau pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah-sekolah dan penerima manfaat lainnya, termasuk mengecek harga di pasar, serta memberikan edukasi gizi. Kepala SPPG harus mengawasi proses memasak, apakah bahan sudah dimasak dengan benar, dan apakah sudah benar-benar matang. Begitu pula dalam proses pemorsian, dan distribusi.
KIRIM CERITA BISA KESINI https://bit.ly/Isengcurhat atau bisa kirim ke email isengpodcast.project@gmail.comCeritanya bebas, mau itu asmara, pertemanan, uneg-uneg, horor, pertanyaan, atau mau sapa-sapa penonton dan pendengar Iseng Podcast lainnya.Melanjutkan dari episode sebelumnya, kita kulik lagi gimana sih kerjaan si "Tukang Pembuat Kontrak" nih. Mulai dari kontrak sewa menyewa, kontrak bisnis, kontrak kerja sama, sampai kontrak dengan nilai yang sangat fantastis semuanya dibahas disini.Kami juga membahas bagaimana penangan kontrak antara swasta dan pemerintahan/BUMN, kemudian bercerita mengenai kontrak jual beli tanah yang melibatkan.. (YTTA dah).
Sejumlah keluarga korban meninggal akibat kebakaran gedung Terra Drone, Jakarta Pusat, mulai berdatangan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menyerahkan data ante mortem guna proses identifikasi.Rumah Sakit Polri telah membuka pos ante mortem untuk mengumpulkan data pembanding dari keluarga korban, mulai dari foto, riwayat pemeriksaan gigi, hingga DNA. Data ini nantinya akan dicocokkan dengan jenazah korban.Dari informasi terbaru, sudah ada 4 keluarga yang menyerahkan data pembanding. Sejauh ini, 22 kantong jenazah telah tiba di Rumah Sakit Polri, dan proses identifikasi menunggu surat permintaan pemeriksaan dari penyidik.Simak update lengkap proses identifikasi korban kebakaran Terra Drone.#KebakaranTerraDrone #RSPolri #IdentifikasiKorban #CempakaPutih #JakartaPusat #JenazahKorban #AnteMortem #BeritaJakarta #TragediJakarta #EvakuasiKorban
Evakuasi dua korban banjir bandang di Jembatan Kembar Padang Panjang dilakukan dengan penyebrangan tali akibat arus sungai yang sangat deras dan berbahaya. Proses penyelamatan berlangsung dramatis karena akses darat terputus dan kondisi cuaca tidak stabil. Tim gabungan terus bersiaga mengantisipasi potensi banjir susulan.#BanjirBandang #PadangPanjang #Evakuasi #BencanaAlam #SumateraBarat #BreakingNews #InfoTerkini
There is widespread news about the launch of a new visa granting unlimited stay for foreigner in Indonesia. Why can't the application be submitted yet? - Pemberitaan meluas tentang diluncurkannya visa tanpa batas waktu tinggal di Indonesia bagi WNA. Namun, mengapa aplikasinya belum bisa diajukan?
Brisbane chef Alfan Musthafa shares his journey to winning the prestigious title of Queensland Chef of the Year 2025. - Chef Alfan Musthafa berbagi cerita perjalanannya memenangkan gelar bergengsi Queensland Chef of the Year 2025.
Bpk Andrew S (TB) Yunus 1 : 6Datanglah nakhoda mendapatkannya sambil berkata: "Bagaimana mungkin engkau tidur begitu nyenyak? Bangunlah, berserulah kepada Allahmu, barangkali Allah itu akan mengindahkan kita, sehingga kita tidak binasa.
Efesus 4:22-24 I.Siapa “Manusia Lama” Itu? II.Keajaiban “Manusia Baru” III.Proses “Melepas dan Mengenakan” Setiap Hari IV.Transformasi yang Terlihat Nyata V.Pergumulan yang Nyata VI.Pengharapan yang Tak Terbatas
Pada awal Juli, IKAWIRIA (Ikatan Masyarakat Indonesia Victoria) mengundang Dementia Australia untuk memberikan presentasi kepada para anggotanya tentang demensia - kapan orang harus khawatir, bagaimana mengurangi risikonya, dan bagaimana mencari bantuan.
Melakukan perubahan karir di umur 30 tahun saat telah berkeluarga dan memiliki anak, realistis atau egois?Simak cerita Andi JG dan prosesnya bersama istri dalam menentukan keputusan besar ini, serta apa saja yang didapat dari karir barunya! Timestamp:00:00 Opening02:22 Perasaan asing tidak mengetahui apa yang diinginkan05:12 Menghadapi anxiety disorder10:25 Proses unlock unconcsious dalam diri17:17 Menjadi ayah rumah tangga21:26 Magic Connection antara anak dan orang tua