POPULARITY
Audio ini merupakan sesi pendalaman Alkitab yang membahas pentingnya melayani sebelum memasuki jenjang pernikahan. Pdt. Ir. Timotius Subekti menekankan bahwa pernikahan yang kudus dan bahagia membutuhkan persiapan rohani yang matang, bukan sekadar kesiapan fisik atau materi. Fokus utamanya adalah membangun kualitas hati yang beriman, tulus, dan dewasa melalui pelayanan kepada jemaat Tuhan.Beberapa poin kunci yang disampaikan meliputi:Pentingnya karakter: Sebelum menikah, seseorang perlu memiliki mata iman untuk melihat janji Tuhan dan hati yang takut akan Tuhan agar hubungan yang dibangun tetap kudus.Pertumbuhan rohani: Iman harus terus bertumbuh dan diwujudkan melalui perbuatan kasih, pengetahuan, penguasaan diri, ketekunan, dan kesalehan. Kedewasaan ini sangat penting agar seseorang bisa menjadi pasangan yang baik.Keterlibatan dalam pelayanan: Melayani Tuhan adalah bentuk nyata dari kasih. Setiap orang yang ingin diangkat atau mengalami persekutuan kekal dengan Tuhan perlu melibatkan diri dalam penggembalaan jemaat dengan memanfaatkan karunia masing-masing, seperti mengajar, menasihati, atau menunjukkan kemurahan.Pemisahan dari keduniawian: Mempelai Kristus diibaratkan seperti kijang yang naik ke gunung pemisahan. Ini melambangkan keberanian untuk melepaskan keinginan duniawi demi fokus melakukan kehendak Tuhan dan melayani jiwa-jiwa dengan pengorbanan.Sesi ini mengajak pendengar untuk melakukan komitmen baru di awal tahun agar lebih bersungguh-sungguh melayani tubuh Kristus, karena pelayanan kepada sesama jemaat adalah bagian dari persiapan menuju kehidupan kekal yang dirancang oleh Tuhan.08.01.2021
ibadah pendalaman Alkitab yang dipimpin oleh Pdt. Ir. Timotius Subekti dengan tema utama mengenai pentingnya menjaga tali pengharapan di tengah tantangan akhir zaman. Dalam khotbahnya, ia menekankan bahwa pengharapan bukan sekadar keinginan, melainkan pegangan teguh yang didasarkan pada iman kepada Tuhan Yesus Kristus. Beliau menyoroti bahwa di masa akhir, banyak orang berisiko mengalami kemurtadan akibat pengajaran yang menyesatkan dan kesulitan hidup, sehingga umat perlu melatih diri dalam kebenaran melalui firman Tuhan dan doa.Pdt. Timotius menggunakan kisah Rahab sebagai ilustrasi tentang pentingnya mengikat janji dan tetap setia menantikan penebusan tubuh yang dijanjikan Tuhan. Beliau juga memperingatkan jemaat untuk tidak sekadar menjadi pendengar firman, tetapi menjadi pelaku firman yang bijaksana dalam membedakan yang baik dan jahat. Pertumbuhan rohani yang progresif dan konsistensi dalam melayani sesama disebut sebagai kunci agar pengharapan tetap menjadi milik yang pasti. Ibadah ini diakhiri dengan ajakan untuk tetap bersyukur di tengah tekanan serta doa penutup bagi setiap jemaat yang percaya.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Josephine dan Elisabeth Retno Adrianti dari Gereja Kristus Raja, Paroki Bajiro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Korintus 1: 1-9; Mazmur tg 145: 2-3.4-5.6-7; Matius 24: 42-51.HIDUP DALAM KELIMPAHAN RAHMAT Renungan kita pada hari ini bertema: Hidup Dalam Kelimpahan Rahmat. Kitaberuntung memiliki Tuhan yang mengizinkan kita untuk bercita-cita tinggi,setinggi dan sesempurna Dia sendiri. Kita diberi kemungkinan untuk memikirkanadanya sebuah kelimpahan. Kita mendoakan itu dan pelajari juga. Kita katakanTuhan Allah itu sungguh berlimpah dan kita juga percaya kalau diberikan karuniayang berlimpah. Monika adalah seorang ibu yang hidup dengan menikmati kelimpahan rahmatTuhan, atas kesalehan dan kesetiaannya kepada Kristus. Dengan modal yang cukupitu, ia bekerja dan berusaha dengan segala kekuatannya supaya suaminya yangbelum Kristen dan anaknya Agustinus yang sangat duniawi dapat mengenal Kristusdan menjadi orang Kristen yang benar. Semua kerja keras dan pengorbanannyaberbuah indah pada waktunya. Ini cukupuntuk mengatakan bahwa hidup dalam kelimpahan rahmat adalah bagian utama imankita. Jika Ia tidak menyediakan kelimpahan itu bagi kita, sangat mungkin itubukan Tuhan yang kita percaya. Tetapi Tuhan harus mengungkapkan diri-Nya. Iabukan Tuhan yang tertutup atau tersembunyi dan sangat jauh dari kita. Jemaat Kristen di kota Korintus bertumbuh dalam suatu atmosfir rohanidengan kelimpahan rahmat dan karunia Tuhan. Pertumbuhan ini menyenangkan danmembanggakan Santo Paulus yang punya tanggung jawab menjaga dan memeliharajemaat ini. Paulus mendoakan dan mohon berkat bagi mereka, semoga Tuhan kitaYesus Kristus menambah dan melimpahkan kasih untuk menguasai hidup merekasemua. Suatu pertumbuhan dan kesaksian hidup yang benar dan baik memang harusdidukung agar berkembang lebih baik lagi. Sebaliknya, sikap tidak mendukung dantidak peduli harus dapat dihindari. Di dalam kelimpahan rahmat itu kita sungguh menikmati kehadiran Tuhan yangmengaruniakan berbagai berkat kepada kita. Salah satu karunia yang pentingsekali ialah kesiap-sediaan atau kewaspadaan. Orang yang siap sedia dan waspadaialah yang penuh harap, suka cita dan bersemangat bahwa Tuhan menyatakankehendak-Nya dalam saat apa pun. Sikap yang berlawanan adalah malas, acuh takacuh atau tak peduli akan kehadiran dan perbuatan-perbuatan Tuhan. Ini tandanyakalau orang tidak bersyukur atas kelimpahan rahmat Tuhan, dan menjadikan itusebagai motivasi iman untuk bertumbuh lebih baik lagi. Jadi warta gembira bagi kita ialah, Tuhan yang maha kuasa dalamkelimpahan-Nya hendak berbagi dengan kita dalam setiap waktu, tinggal gilirankita saja untuk menerima dan hidup di dalam kelimpahan rahmat-Nya itu. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Berkat kelimpahan rahmatMu, ya Bapa, kami boleh memasukihari yang baru ini, selain untuk menikmati setiap bentuk kemuliaan-Mu, kamijuga mendapat kesempatan untuk berbuat sesuai dengan panggilan dan tugas-tugaskami. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...
Khotbah MDC Surabaya satelit Graha Pemulihan (sore) oleh Pdt. Agus Lianto - Pertumbuhan Rohani.
Membedah pidato Presiden tentang RAPBN dan Nota Keuangan 2027, terutama proyeksi pertumbuhan 6 persen pada 2027Narasumber: Pkl 23:00 ::: Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW)/Dewan Pembina Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) DKI Jakarta, Ngadiran Pkl 24:00 ::: Pengamat Pasar Modal dan Keuangan, Irwan Ibrahim
Badan Pusat Statistik (BPS) secara resmi merilis laporan pertumbuhan ekonomi Indonesia periode Kuartal II-2026. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, M. Edy Mahmud, menyampaikan bahwa perekonomian nasional masih didorong secara dominan oleh komponen Konsumsi Rumah Tangga dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB).Konsumsi rumah tangga memberikan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 53,32 persen dengan pertumbuhan 5,06 persen. Sementara itu, PMTB atau investasi mencatat kontribusi 29,36 persen dengan pertumbuhan 6,87 persen. Secara kumulatif, kedua komponen tersebut menopang 82,68 persen PDB Indonesia.Di sisi lain, Komponen Konsumsi Pemerintah mencatatkan pertumbuhan kinerja tertinggi yakni 15,97 persen berkat peningkatan belanja pegawai serta barang dan jasa, meskipun kontribusi keseluruhannya terhadap PDB masih relatif terbatas.
BPS mencatat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada triwulan II 2026 mencapai 5,29 persen. Namun, di saat yang sama masyarakat masih menghadapi tekanan daya beli, lapangan kerja, dan biaya hidup. Bagaimana pemerintah menjelaskan perbedaan antara capaian ekonomi secara makro dengan kondisi yang dirasakan masyarakat, serta langkah apa yang akan ditempuh agar pertumbuhan ekonomi lebih berkualitas dan inklusif? Pembahasannya bersama Tim Pakar Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia, Fithra Faisal Hastiadi.
BPS umumkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II mencapai 5,29 persen, Apa dampaknya bagi rakyat?Narasumber: Pkl 23.00 ::: Ekonom dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia, Salamudin Daeng &Pkl 24.00 ::: Pengamat Ekonomi, Irwan Ibrahim
Asian Development Bank (ADB) mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,2 persen pada 2026, menempatkan Indonesia sebagai negara dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Asia Tenggara. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, pemerintah terus mengupayakan berbagai kebijakan untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.Sejauh mana langkah tersebut mampu memperkuat daya tahan ekonomi Indonesia? Simak pembahasannya bersama Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Muhammad Faisal, yang mengulas efektivitas kebijakan pemerintah serta tantangan yang masih perlu dihadapi.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Komisi XI DPR RI dan pemerintah menyepakati kerangka ekonomi makro serta pokok-pokok kebijakan fiskal untuk RAPBN 2027. Pertumbuhan ekonomi ditargetkan 5,8–6,5%, defisit anggaran 1,8–2,4% terhadap PDB, inflasi 1,5–3,5%, dan nilai tukar rupiah diperkirakan 16.800–17.500 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan menjaga sinergi kebijakan fiskal dan moneter serta mendorong iklim usaha yang sehat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Bank Indonesia melaporkan bahwa likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada periode April 2026 tetap tumbuh positif sebesar 9,2 persen secara tahunan (year-on-year). Posisi M2 pada bulan tersebut tercatat mencapai Rp10.253,7 triliun, melanjutkan tren pertumbuhan kuat dari bulan sebelumnya. Perkembangan yang stabil ini utamanya ditopang oleh pertumbuhan komponen uang beredar sempit (M1) sebesar 13,6 persen serta uang kuasi sebesar 4,7 persen. Dari sisi faktor pendorong, kenaikan likuiditas nasional ini sangat dipengaruhi oleh realisasi tagihan bersih kepada pemerintah pusat yang tumbuh tinggi sebesar 38,6 persen serta akselerasi penyaluran kredit perbankan yang meningkat menjadi 9,4 persen.
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), TB Ace Hasan Syadzily, mendorong seluruh pihak untuk terus menjaga dan meningkatkan tren pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika geopolitik global yang sedang berlangsung.
KIRIM CERITA BISA KESINI https://bit.ly/Isengcurhat atau bisa kirim ke email isengpodcast.project@gmail.comCeritanya bebas, mau itu asmara, pertemanan, uneg-uneg, horor, pertanyaan, atau mau sapa-sapa penonton dan pendengar Iseng Podcast lainnya.PR Rezim kali ini membawakan tema tentang Koperasi Merah Putih dan beberapa topik yang berkaitan dengan desa seperti masyarakat desa tidak pakai dollar dan angka keberuntungan prabowo.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan penguatan fundamental pasar modal menjadi kunci menghadapi dinamika global saat ini. Ia optimistis, upaya yang sedang dilakukan akan memberikan hasil positif setelah periode penyesuaian di pasar modal.Pertumbuhan investor ritel yang terus meningkat menjadi sinyal positif bagi kekuatan pasar modal nasional, menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap pasar saham Indonesia.DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, pasar modal, investor ritel, fundamental pasar modal, saham Indonesia, ekonomi Indonesia, stabilitas pasar, optimisme pasar, penyesuaian pasar, kepercayaan investor
Menteri PPN/Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan target pertumbuhan ekonomi 8 persen menjadi langkah penting agar Indonesia bisa keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah atau middle income trap. Dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat, pemerintah menyampaikan tengah menyusun Rencana Kerja Pemerintah tahun 2027 dengan fokus pada peningkatan produktivitas, investasi, dan sektor industri. Target pertumbuhan ekonomi tersebut juga diharapkan mampu menurunkan angka kemiskinan serta membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,61% pada Triwulan I-2026 sebagai sebuah "keajaiban". Capaian yang melampaui negara-negara lain ini diraih melalui strategi penarikan dana simpanan pemerintah dari Bank Sentral guna mempertebal likuiditas pasar. Pemerintah kini optimis mengejar target pertumbuhan 6% hingga akhir tahun dengan menyiapkan berbagai stimulus ekonomi dan strategi fiskal yang lebih agresif.
Badan Pusat Statistik mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2026 mencapai 5,61 persen. Angka ini menunjukkan aktivitas ekonomi masih cukup kuat, didorong oleh konsumsi rumah tangga, investasi, dan kinerja ekspor di tengah dinamika global.Namun di saat yang sama, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN mencatat defisit hingga Rp240 triliun. Lalu, apa artinya?Secara sederhana, pertumbuhan ekonomi mencerminkan peningkatan aktivitas produksi dan konsumsi di dalam negeri. Sementara defisit APBN terjadi ketika pengeluaran pemerintah lebih besar dibandingkan pendapatan negara. Kondisi ini tidak selalu buruk, karena defisit kerap digunakan pemerintah sebagai instrumen untuk mendorong pertumbuhan, misalnya melalui belanja infrastruktur, subsidi, hingga perlindungan sosial.Artinya, di satu sisi ekonomi masih tumbuh solid, tetapi di sisi lain pemerintah harus bekerja ekstra menjaga keseimbangan fiskal agar utang tetap terkendali dan defisit tidak melebar terlalu jauh.Ke depan, tantangannya adalah memastikan pertumbuhan ini berkualitas dan berkelanjutan, sekaligus menjaga kesehatan APBN agar tetap mampu menopang pembangunan tanpa membebani generasi berikutnya.TALK :: Fungsionaris Kadin Indonesia, yang juga Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi (HIPPI) Jakarta Timur, Muhammad Sirod & Pengamat Ekonomi, Irwan Ibrahim
Negara-negara kapitalis maju saat ini terjebak dalam apa yang disebut sebagai "Trilema Baru," sebuah kebuntuan politik di mana tujuan pertumbuhan ekonomi, legitimasi demokrasi, dan aksi iklim yang efektif saling bertabrakan secara struktural. Pertumbuhan ekonomi selama ini telah menjadi mesin utama yang melegitimasi demokrasi kapitalis dengan menjanjikan peningkatan standar hidup bagi semua lapisan masyarakat, namun tuntutan sains iklim saat ini mewajibkan dekarbonisasi radikal yang sering kali bertentangan dengan logika akumulasi modal tanpa batas. Ketidaksinkronan antara urgensi ekologis yang menuntut tindakan instan dengan proses demokrasi yang inheren lambat dan terjebak dalam siklus elektoral jangka pendek menjadikan ketiga tujuan ini mustahil untuk dicapai secara utuh dalam waktu yang bersamaan. Dalam upaya menavigasi trilema ini, muncul tiga jalur utama yang masing-masing menuntut pengorbanan yang berat, yaitu status quo liberal, negara hijau besar, atau penurunan pertumbuhan (degrowth). Jalur status quo liberal cenderung memprioritaskan mekanisme pasar dan pertumbuhan namun sering kali gagal dalam efektivitas iklim, sementara model "Negara Hijau Besar" seperti di China mampu melakukan transformasi industri yang sangat cepat melalui perencanaan pusat namun berisiko mengabaikan partisipasi dan hak-hak demokrasi. Di sisi lain, gagasan degrowth menawarkan solusi paling jujur secara ekologis dengan membatasi konsumsi material, namun secara politik jalur ini hampir mustahil diwujudkan karena fondasi kesejahteraan masyarakat modern dan sistem fiskal negara sangat bergantung pada pendapatan yang dihasilkan dari pertumbuhan ekonomi yang terus menerus. Pada akhirnya, kunci untuk menghadapi trilema ini bukanlah melalui solusi teknokratis semata, melainkan melalui perjuangan politik yang mampu membangun koalisi lintas kelas antara masyarakat perkotaan dan pedesaan. Aksi iklim tidak akan pernah mendapatkan dukungan mayoritas jika hanya dianggap sebagai proyek elit yang memberikan beban biaya hidup kepada rakyat kecil; sebaliknya, transisi hijau harus dibingkai sebagai proyek pembaruan ekonomi yang menjamin keamanan material, lapangan kerja, dan kesejahteraan bagi kelas pekerja serta menengah. Dengan membangun kembali kapasitas perencanaan negara dan memastikan keadilan distributif menjadi inti dari kebijakan, masyarakat demokratis dapat menavigasi krisis iklim tanpa harus kehilangan fondasi kebebasan sipil mereka.
MetroTV, Pemerintah menegaskan bahwa momentum pertumbuhan ekonomi akan terus didorong mulai triwulan pertama 2026 melalui optimalisasi belanja negara dan paket stimulus. Langkah ini bertujuan memastikan pertumbuhan ekonomi tetap di jalur optimal dengan target mencapai 6,0 persen.
Selama berabad-abad, rumus ekonomi dunia itu sederhana tapi merusak: jika ingin ekonomi panas membara, cerobong asap juga harus mengepul hitam. Pertumbuhan ekonomi selalu dibayar dengan pemanasan global. Namun, paradigma usang itu kini sedang dibalik total. Mendinginkan bumi bukan lagi beban biaya, melainkan peluang bisnis raksasa. Inilah era di mana "hijau" bukan sekadar warna daun, tapi warna uang dolar yang mengalir deras ke kantong mereka yang peduli lingkungan. Mekanismenya ada pada transformasi nilai. Hutan yang dulu hanya bernilai saat ditebang menjadi kayu, kini justru bernilai mahal saat dibiarkan berdiri tegak menyerap karbon. Teknologi yang dulu mahal seperti panel surya dan mobil listrik, kini menjadi primadona pasar saham. Melalui perdagangan karbon, perusahaan yang berhasil menurunkan suhu bumi mendapatkan insentif finansial yang nyata. Mereka "menjual" dinginnya bumi kepada industri yang masih "panas", menciptakan siklus ekonomi baru yang saling menguntungkan. Indonesia berdiri di garis depan peluang ini. Kita punya modal alam yang dicari seluruh dunia: hutan tropis, mangrove, dan lahan gambut. Jika kita cerdas mengelolanya, kita tidak perlu memilih antara lingkungan atau kemajuan. Kita bisa mendapatkan keduanya. Dengan regulasi yang tepat dan teknologi yang mumpuni, kita bisa menjadi super power baru. Mendinginkan suhu bumi untuk anak cucu, sambil menghangatkan mesin ekonomi rakyat hari ini.
Bulan Pertumbuhan/Perenungan Rohani - Pdt. Yanto - 8 Februari 2026 - GBI Sariwangi
MetroTV, Menanggapi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 sebesar 5,11 persen, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pemerintah telah bekerja keras untuk mencapai target tersebut. Setidaknya, pada kuartal IV, pemerintah menargetkan ekonomi Indonesia tumbuh 5,39 persen.Menurut Airlangga, pertumbuhan ekonomi di tahun 2025 ini dipengaruhi oleh program bantuan sosial yang digelontorkan pemerintah untuk menjaga konsumsi masyarakat, sehingga konsumsi meningkat di tahun 2025.Selain itu, sektor-sektor pengungkit perekonomian seperti industri, perdagangan, dan pertanian juga menunjukkan perbaikan, yang turut mendukung perbaikan sektor ekonomi riil.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan meningkat seiring pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menekankan bahwa arah kebijakan ekonomi pemerintah berperan penting dalam mempengaruhi pergerakan pasar saham. Investor diimbau untuk mengikuti perkembangan kebijakan dan sektor unggulan.#IHSG #SahamIndonesia #Investasi #Menkeu #PurbayaYudhiSadewa #PertumbuhanEkonomi #BursaEfekIndonesia #MarketUpdate #KebijakanEkonomi #PasarSaham
Memasuki tahun 2026, Indonesia dihadapkan pada berbagai tantangan dan peluang, baik dari dinamika perekonomian global maupun kondisi domestik. Pemerintah menegaskan komitmennya menjaga stabilitas ekonomi melalui sinergi kebijakan fiskal, koordinasi lintas pemangku kepentingan, serta pengambilan keputusan strategis guna menopang daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan yang inklusif serta berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, sejumlah strategi tengah disiapkan untuk memastikan pertumbuhan ekonomi nasional tetap berkelanjutan, dengan target ambisius mencapai pertumbuhan hingga 8 persen dalam beberapa tahun ke depan. Dorongan terhadap peran aktif sektor publik dan swasta menjadi salah satu kunci percepatan tersebut.Lalu, strategi konkret apa yang akan ditempuh pemerintah untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan pembangunan tetap inklusif dan berkelanjutan?Simak pembahasannya dalam perbincangan bersama Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diyakini akan menggerakkan perekonomian rakyat, di seluruh wilayah Indonesia. Karena itu, pemerintah yakin, dengan terlaksananya program MBG secara menyeluruh di seluruh Indonesia, maka pertumbuhan ekonomi nasional bisa mencapai 7 sampai 8 persen. Sebab ekonomi tumbuh dari bawah, pertumbuhan ekonomi bukan dari atas lagi. Karena itu pula, Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi Kementerian/Lembaga untuk Penyelenggaraan Program MBG itu meminta agar para mitra dan yayasan memahami persoalan hal ini. Salah satunya, ia meminta agar orientasi mitra dan yayasan tidak hanya sekadar bisnis. Nanik lalu menceritakan latar belakang pelibatan yayasan dalam program MBG. Sejak awal, saat merancang program MBG Oktober tahun lalu sebelum dilantik, Presiden Prabowo Subianto tidak membolehkan PT dan CV, sebagai mitra SPPG. “Saya kasihan lihat yayasan sosial, keagamaan, pendidikan, nggak punya uang. Tolong dapur-dapur itu dimitrakan dengan mereka,” kata Nanik mengutip ucapan Presiden Prabowo saat itu.
Narasumber1. Wakil Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jakarta Nurjaman2. Ekonom dari asosiasi ekonomi politik indonesia Salamudin Daeng
Dalam forum yang digelar Metro TV, pemerintah menegaskan komitmennya untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen pada tahun 2029. Target tersebut akan ditopang oleh peningkatan investasi dengan nilai Rp13.032 triliun selama periode 2025–2029. Investasi disebut berperan penting dalam penciptaan lapangan kerja, peningkatan ekspor, dan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah menekankan pentingnya menarik investasi yang tidak hanya besar secara angka, tetapi juga berkualitas dan berkelanjutan.#PertumbuhanEkonomi #InvestasiIndonesia #PrabowoGibran #EkonomiNasional #MetroTV #InvestasiBerkelanjutan #PemerintahIndonesia #Pertumbuhan8Persen
Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!
Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!
MetroTV, HEADLINE NEWS, 12/09/25 | 00.00 WIBJadi Menkeu, Purbaya Janjikan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia#Purbaya #MenteriKeuangan #EkonomiIndonesia #Ekonomi
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8% dalam beberapa tahun ke depan, dengan puncaknya di tahun 2029. Namun, apakah target ini realistis di tengah perlambatan ekonomi global dan tantangan struktural nasional?Dalam episode podcast terbaru Elshinta, kami berbincang dengan Dr. Eisha Maghfiruha Rachbini, Direktur Program INDEF, untuk membedah proyeksi ini secara kritis dan objektif.#PodcastElshinta #INDEF #PertumbuhanEkonomi #EkonomiIndonesia #KebijakanPublik
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meyakini dampak dari gejolak sosial dan politik yang terjadi belakangan ini terhadap perekonomian hanya bersifat jangka pendek. Sebab, fundamental ekonomi Indonesia tetap solid dan siap menghadapi tantangan tersebut. Airlangga mengatakan, untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 5-5,2 persen hingga akhir tahun, pemerintah telah menyiapkan sejumlah strategi. Hal ini seiring dengan pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2025 yang mencapai 5,12 persen secara tahunan.Lantas bagaimana prospek ekonomi kita pasca kejadian Demo kemarin dan pertumbuhan ekonomi kita yg mencapai 5,12%?Simak perbincangan Akbar Bagus bersama Direktur Eksekutif NEXT Indonesia Center, Christiantoko
Pada podcast Berani Berinvestasi kali ini, kita akan membahas informasi menarik di balik pertumbuhan ekonomi Indonesia Kuartal II 2025 saat ini. Sobat Genvest penasaran kan dengan pembahasannya? Bersama Mino, Retail Research Team Leader CGS International Sekuritas Indonesia dan Wisnu Trihatmojo, Economist CGS International Sekuritas Indonesia, yuk simak info selengkapnya di Podcast Berani Berinvestasi #119 di Spotify dan Youtube CGS International Sekuritas Indonesia! Tambah semangat investasimu dan mulai berinvestasi saham bersama kami, hubungi Whatsapp Centre 0815-1074-8305 atau 150330 dan kunjungi www.cgsi.co.id Disclaimer: bit.ly/disclaimer-cgsiid#CGSInternational #CGSI #CGSID #PodcastBeraniBerinvestasi #SobatGenvest #AkuInvestorSaham
Tuhan ingin agar setiap kita terus bertumbuh dan berbuah. Pertumbuhan sejati itu lahir dari sebuah kesadaran bahwa bila Tuhan yang memulai, maka Dia yang akan terus meneruskan dan menyesaikan karya-Nya sampai akhir. Dia juga dapat memakai segala sesuatu, dan juga di setiap keadaan, untuk dapat menyatakan kemuliaan-Nya. Tuhan juga menghendaki agar setiap kita terus menghasilkan buah, apa pun musim kehidupan yang sedang kita lalui.Supaya akhirnya kita dapat menyanyikan lagu “Bukti Kebesaran-Mu,” oleh NDC Worship ini,“Hidupku menggenapi firman-Mu. Tanda mukjizat sertai tiap langkahku. Kau bersamaku, di dalamku. Jadi bukti kebesaran-Mu..”—Pdt. Elsypurnama A. Radjatadoe, Pentingnya Keyakinan.Khotbah MDC Surabaya satelit Ciputra World.
Menyoroti data BPS yang sebut pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2025 mencapai 5,12 persen, di tengah fenomena Rojali, Rohana dan gelombang PHK. Talk: Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) DKI Jakarta, Nurjaman.
Ibu Rita Wahyu
Perkenalkan Denica Riadini-Flesch, seorang mantan ekonom yang menjadi pengusaha. Ia sedih melihat perjuangan para pengrajin dan petani tradisional di pedesaan Indonesia sehingga ia mendirikan perusahaan untuk membantu mengubah hidup mereka. SukkhaCitta adalah merek mode dari petani-ke-lemari, yang mengembalikan daya kepada para perempuan yang membuat pakaian kita. Misinya: mengakhiri eksploitasi terhadap perempuan dan sekaligus meregenerasi planet ini.Menyeimbangkan tujuan dan keuntungan, sekaligus melawan permintaan masyarakat akan fast fashion adalah upaya yang cukup berat. Pakaian murah yang diproduksi oleh peretail pasar massal membebani para perajin kecil di mana-mana. Namun, dampak fast fashion terhadap planet kita bahkan lebih dramatis. Industri ini bertanggung jawab atas 10 persen emisi karbon global. Memproduksi satu kaos katun saja bisa menghabiskan 2.700 liter air. Dan semua tekstil yang dibuang menumpuk di tempat pembuangan sampah, menambah 92 juta ton sampah setiap tahun. Begitu Riadini-Flesch mulai memperhatikan cara pembuatan pakaian, ia tahu bahwa ia harus melakukan sesuatu. “Dalam ekonomi kerajinan, pada dasarnya mereka membuat sesuatu selama enam bulan, dan baru setelah itu mereka mencoba menjualnya. Namun pada saat itu, perempuan tidak memiliki daya tawar. Mereka membutuhkan uang tunai agar keluarga mereka bisa bertahan hidup. Dan itulah mengapa sektor ini juga dipenuhi dengan begitu banyak eksploitasi,” jelasnya.Riadini-Flesch mengambil pendekatan holistik, memperluas akses ke pendidikan dan pasar, dan bisnisnya berfokus pada kalender pertanian, bukan kalender mode. “Kami adalah perusahaan sosial. Apa yang kami lakukan di desa-desa didanai oleh bisnis kami. Jadi pada dasarnya, untuk setiap yang dibeli, pelanggan kami memulai siklus regenerasi di desa-desa kami. Dan karena hanya menggunakan bahan alami dan pewarna alami, pakaian kami hanya butuh sekitar dua hingga empat minggu agar terurai sepenuhnya kembali ke tanah,” katanya.Mempelajari cara mengembangkan bisnis sambil mempertahankan nilai-nilai yang dipegangnya membuat Denica memikirkan kembali definisi kesuksesannya. Ia mengatakan, “Pertumbuhan bukan hal buruk, selama kita tahu apa yang ‘cukup' bagi kita. Dan begitu kita mencapainya, kita mempertahankannya. Kita mencari cara untuk menjaga semua orang yang terlibat. Kita mencari cara untuk memberi lebih banyak daripada yang kita terima. Dan ketika itu, bisnis bisa benar-benar menjadi kekuatan untuk kebaikan.”Dengarkan kisah inspiratif Riadini-Flesch dan bagaimana ia menciptakan perusahaan sosial yang memberi kesempatan nyata bagi perempuan di Indonesia, bukan hanya bantuan.See Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Dr. Hendri Saparini (pendiri dan ekonom CORE Indonesia) membedah tantangan pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang menurutnya bisa diselesaikan dengan kebijakan publik yang cermat. Membahas secara holistik dinamika ekonomi Indonesia—mulai dari kelas menengah, UMKM, pajak, peran swasta, lapangan kerja, hilirisasi, investasi asing, ketimpangan, potensi pertumbuhan, hingga menghidupkan aktivitas ekonomi di desa. #Endgame #GitaWirjawan #HendriSaparini ----------------- Episode Endgame lainnya yang mungkin juga Anda sukai: Zulkieflimansyah: Pemimpin Grasak-grusuk dan Jebakan Ideologi Jusuf Kalla: Begini Tugas Wakil Presiden Dayu Dara Permata: Bisakah Sandwich Generation Punya Rumah? ----------------- Gabung Langganan Channel Endgame agar kami dapat terus memberikan konten yang berkualitas: https://sgpp.me/becomemember ----------------- Jelajahi dan diskusikan lebih lanjut episode ini di https://endgame.id/ ----------------- Untuk ajakan kolaborasi dan kerja sama, hubungi kami di sini: https://sgpp.me/contactus ----------------- ‘Mata kuliah' 0:00:00 - Intro 0:01:31 - Dari Kebumen ke Jepang 0:08:28 - Kenapa UMKM kita tidak naik kelas? 0:14:50 - “Butuh keberanian dari pemerintah untuk berubah” 0:21:42 - “Kreativitas di dalam membentuk kebijakan itu kunci” 0:29:08 - Ciptakan lapangan kerja sesuai tenaga kerja 0:35:54 - Pertumbuhan ekonomi: Sejatinya untuk (si)apa? 0:42:25 - Deindustrialisasi terlalu dini 0:54:12 - Fiskal diserap moneter, kapan beredarnya? 0:59:04 - Industri menengah juga bisa dapat invesetor 1:05:05 - 5 tahun ke depan, kurangi program “quick win” 1:09:17 - Pemimpin perempuan dan berpendidikan tinggi 1:16:32 - Kesenjangan kesempatan, pendapatan, kekayaan
Tetapi kecuali anggota-anggota sidang Allah dewasa ini mempunyai hubungan yang hidup dengan sumber semua pertumbuhan rohani, mereka tidak akan siap untuk waktu penuaian.
Ibadah Umum Lifehouse Community bersama Pdt. Ellya Makarawung Setiap Minggu, Pk. 10:00 WIB Wang Plaza, Lt. 2
Ibadah Umum Lifehouse Community bersama Pdt. Dieter Nicolas Setiap Minggu, Pk. 10:00 WIB Wang Plaza, Lt. 2
GI Andrey Thunggal
Siapa yang bisa kepikiran kalau ternyata se simpel makan bareng keluarga bisa berefek besar terhadap pertumbuhan anak? Bahkan se simpel tidak membuka HP saat di meja makan pun mempunyai manfaat yang besar. Bukan hanya terhadap anak, tetapi untuk seluruh keluarga termasuk orang tua loh! Cek video podcast kami untuk penjelasan full bagaimana agar kita dapat mempunyai quality time / bonding dengan anak anak! Support podcast di link ini! Untuk konsultasi UTUH Health, klik link ini! #MentalHealth #Podcast #Nutrition #HealthPodcast #KesehatanMental