Podcasts about mereka

  • 1,216PODCASTS
  • 6,591EPISODES
  • 21mAVG DURATION
  • 2DAILY NEW EPISODES
  • Jun 11, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about mereka

Show all podcasts related to mereka

Latest podcast episodes about mereka

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 12 Juni 2026 - Tetap gigih, semangat untuk bangkit

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 11, 2026 5:50


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 12 Juni 2026Bacaan: "Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana." (Amsal 24:16)Renungan: Kita mungkin sering mendengar kisah Thomas Alva Edison yang konon mengalami 1000 kegagalan sebelum akhirnya berhasil menciptakan bola lampu. Kita juga mendengar tentang JK Rowling yang naskah Harry Potter karangannya ditolak banyak penerbit sebelum akhirnya diterbitkan satu penerbit kecil dan sukses menjadikannya penulis terkaya dalam sejarah. Kita juga mendengar kisah Soichiro Honda yang berkali-kali gagal, terkena bencana alam, perang, dsb, sebelum akhirnya bisa mendirikan perusahaan otomotif Honda. Jika bertanya kepada para tokoh sukses, hampir selalu mereka mengalami lebih banyak kegagalan daripada keberhasilan. Di sinilah uniknya. Mereka bisa mengalami banyak kegagalan (dan berusaha lagi), tapi hanya dibutuhkan satu keberhasilan untuk mereka dapat sukses membuat perubahan besar. Kegagalan juga sering kali menjadi pengalaman penting yang menjadi titik balik orang meraih keberhasilannya. Sayang, lebih banyak orang yang begitu takut dan berusaha menghindari kegagalan. Banyak orang takut melakukan sesuatu yang berpotensi membuat mereka dikritik. Banyak orang tidak berani mencoba hal yang belum pernah dilakukan orang lain, sehingga ada kemungkinan untuk gagal. Dan salah satu cara yang sering dilakukan orang untuk menghindari hal-hal tersebut adalah dengan tak mau mencoba, tak mau berusaha, dan memilih diam. Banyak orang merasa mengalami satu kegagalan akan membuat mereka gagal selamanya. Padahal, yang terjadi justru sebaliknya. Kegagalan bukanlah kata akhir. Amsal berkata, orang benar pun bisa jatuh atau gagal. Tak hanya sekali, tapi tujuh kali. Dalam budaya Yahudi, tujuh kali menunjukkan jumlah tak terhingga. Artinya, sekalipun kita sudah hidup benar, meski kita sudah melakukan yang terbaik, kegagalan masih bisa terjadi. Tapi, poin pentingnya adalah kita masih bisa bangkit kembali. Berapa kali Yusuf diperlakukan tak adil? Berapa banyak Daud hampir mati terbunuh? Jumlah masalah mereka jauh lebih banyak dari jumlah kemenangan mereka! Tapi, karena mereka tetap bangkit, maka kita kini mengenang mereka sebagai pribadi yang berkemenangan. Kita pun bisa mengalaminya! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku semangat untuk bangkit lagi saat aku jatuh terpuruk karena suatu masalah. Jangan biarkan masalah membuat aku meragukan kuasa-Mu. Yesus, Engkaulah andalanku. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus dan Agama-Agama Misteri (12 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 11, 2026 3:54


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus dan Agama-Agama MisteriDiambil dari: 1 Timotius 3:16  “Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: ‘Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, yang dibenarkan dalam Roh, yang dilihat oleh malaikat-malaikat, yang diberitakan di antara bangsa-bangsa, yang dipercayai di dalam dunia, yang terangkat dalam kemuliaan.'”Wonder Kids, ada orang yang berkata bahwa kekristenan cuma meniru cerita-cerita dari agama lain pada zaman Romawi. Mereka bilang, “Kan ada juga cerita tentang dewa-dewa dan hal-hal ajaib. Jadi mungkin cerita tentang Yesus juga cuma mirip begitu.” Kedengarannya mungkin pintar, tetapi ternyata tidak tepat.Mengapa? Karena cerita-cerita dalam agama-agama misteri itu sangat berbeda dengan berita tentang Yesus. Banyak cerita mereka berhubungan dengan alam, musim, atau dongeng tentang dewa-dewa. Tetapi berita tentang Yesus bukan dongeng seperti itu. Berita tentang Yesus berbicara tentang Pribadi yang sungguh hidup dalam sejarah. Yesus lahir, hidup di dunia ini, mati di kayu salib, bangkit, lalu diberitakan kepada bangsa-bangsa. Ini bukan cerita yang dibuat untuk mengikuti kebiasaan agama lain.Selain itu, para pengikut Yesus pertama adalah orang-orang Yahudi yang sangat percaya kepada Allah yang esa. Mereka tidak gampang mencampur iman mereka dengan cerita-cerita dewa kafir. Justru mereka memberitakan bahwa Yesus adalah penggenapan rencana Allah yang sudah dijanjikan dalam firman Tuhan. Jadi kekristenan tidak meminjam inti beritanya dari agama misteri. Berita Injil berdiri sendiri, unik, dan benar.Firman Tuhan dalam 1 Timotius 3:16 menunjukkan betapa mulianya berita tentang Yesus. Yesus menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia. Ia datang ke dunia ini, diberitakan, dipercayai, lalu terangkat dalam kemuliaan. Ini adalah kabar besar tentang karya keselamatan Allah, bukan cerita khayalan manusia.Wonder Kids, kadang-kadang orang mencoba membuat Yesus terlihat biasa saja, seolah-olah sama dengan semua cerita lain. Tetapi kita harus ingat: Yesus berbeda. Yesus bukan tokoh dongeng. Yesus adalah Tuhan yang benar-benar datang untuk menyelamatkan manusia berdosa. Karena itu, kita tidak perlu bingung saat mendengar tuduhan-tuduhan seperti itu. Kita bisa tetap percaya bahwa Injil adalah kabar yang benar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Juruselamat yang sejati, bukan cerita buatan manusia. Tolong aku percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh datang ke dunia ini untuk menyelamatkanku. Tolong aku supaya tidak bingung oleh perkataan orang lain, tetapi tetap percaya bahwa Injil adalah kebenaran. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus tidak sama dengan dongeng atau cerita agama lain, karena Yesus adalah Juruselamat yang sejati dan kabar tentang-Nya adalah kebenaran. Tuhan Yesus memberkati.

UMM FM
EPS 66 | KISMIS: Kamis Mistis | Mereka Ada di Sekitar Kita.

UMM FM

Play Episode Listen Later Jun 11, 2026 14:36


Halo Kawan Muda!Podcast UMMFM balik lagi nemenin malam kamu dengan cerita-cerita yang siap bikin bulu kuduk berdiri

Podcast Retropus
Eps 763: Mereka yang Ga Diajak ke USA

Podcast Retropus

Play Episode Listen Later Jun 10, 2026 53:35


Double pivot andalan anda yang berulang tahun ke 8 tapi lupa ini membahas para pemain yang tidak di bawa ke piala dunia 2026

Helmy Yahya Bicara
Kerja dari Indonesia, Digaji Dollar oleh Klien Luar Negeri?!

Helmy Yahya Bicara

Play Episode Listen Later Jun 8, 2026 47:30


Join FREE Webinar Virtual Assistant SGB VA: https://link.sgbva.com/free-webinar-hyb-2Kerja remote digaji dolar? Sekarang bukan hanya mimpi.Banyak orang masih berpikir bahwa penghasilan tinggi hanya bisa didapat dengan bekerja di kantor atau pindah ke luar negeri. Padahal, di era digital saat ini, profesi virtual assistant, virtual social media specialist, dan berbagai pekerjaan kerja remote lainnya membuka peluang untuk bekerja dari mana saja sambil melayani klien internasional dengan bayaran dalam mata uang asing.Di episode Helmy Yahya Bicara kali ini, saya berbincang dengan Tania Gromenko, Founder SGB VA, serta Afifah, salah satu alumni yang berhasil berkarier sebagai Virtual Social Media Specialist dan mendapatkan penghasilan dari klien luar negeri. Mereka membahas bagaimana memulai karier sebagai virtual assistant, membangun skill yang dibutuhkan pasar global, hingga peluang kerja gaji dolar tanpa harus meninggalkan Indonesia.Ini ilmu bagi kalian yang tertarik menjadi digital nomad, bekerja fleksibel dari mana saja, atau ingin mendapatkan kesempatan kerja bareng klien internasional, episode ini wajib ditonton sampai habis! Simak selengkapnya!

Parenting Podcast
"Kenapa Remaja Sekarang Makin Menjauh dari Orang Tuanya?" - oleh Denrich Suryadi, M.Psi., Psikolog

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Jun 7, 2026 1:33


Saat anak memasuki masa remaja, mereka bukan lagi anak kecil yang selalu mengikuti arahan orang tua. Mereka mulai ingin didengar, diberi kesempatan berpendapat, dan dipercaya mengambil keputusan. Sayangnya, banyak orang tua tanpa sadar masih memperlakukan remaja seperti anak kecil. Ditambah aturan yang kadang berubah-ubah, remaja bisa merasa tidak dipahami, bahkan merasa apa pun yang mereka lakukan selalu salah. Akibatnya? Mereka memilih diam, menghindar, atau malas bercerita kepada orang tua. Menurut Ayah/Bunda, apa tantangan terbesar saat berkomunikasi dengan anak remaja? Yuk, tulis pengalaman Anda di kolom komentar.

Renungan Anak GKY Mabes
Bukti yang Menolak Tuduhan Salah (8 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 7, 2026 4:46


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Bukti yang Menolak Tuduhan SalahDiambil dari: Markus 6:3  “Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?” Lalu mereka kecewa dan menolak Dia.Wonder Kids, pernahkah kamu melihat orang salah menilai seseorang? Misalnya, ada anak yang dianggap biasa saja, padahal sebenarnya dia sangat baik. Atau ada orang yang langsung menuduh tanpa benar-benar melihat buktinya. Itu bisa terjadi juga saat orang berbicara tentang Yesus.Ada orang yang mau menerima bahwa Yesus benar-benar hidup dalam sejarah, tetapi mereka tetap menolak siapa Yesus sebenarnya. Mereka berkata bahwa Yesus hanya manusia biasa. Ada yang bilang Yesus hanya guru yang baik. Ada yang bilang Yesus hanya orang yang pandai berbicara. Tetapi mereka tidak mau percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah.Masalahnya, kalau kita sungguh melihat semua yang Yesus lakukan dan semua yang Alkitab katakan, tuduhan-tuduhan itu tidak cukup. Yesus bukan hanya orang baik biasa. Yesus mengampuni dosa, melakukan mujizat, menerima penyembahan, mati di kayu salib, dan bangkit dari kematian. Tidak ada manusia biasa yang seperti itu. Karena itu, kita harus hati-hati supaya tidak membuat Yesus menjadi lebih kecil daripada yang Alkitab nyatakan.Dalam Markus 6:3, orang-orang di kampung Yesus sulit menerima Dia karena mereka merasa sudah mengenal-Nya. Mereka melihat Yesus hanya dari luar. Mereka tahu keluarga-Nya, tahu tempat asal-Nya, tetapi hati mereka tidak mau percaya. Mereka dekat secara lahiriah, tetapi tidak sungguh mengenal siapa Yesus sebenarnya.Wonder Kids, itu juga bisa terjadi pada kita. Kita bisa sering mendengar nama Yesus, sering datang ke gereja atau Sekolah Minggu, tetapi tetap belum sungguh percaya kepada-Nya. Kita bisa tahu banyak tentang Yesus, tetapi belum benar-benar mengenal Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat. Tuhan mau kita tidak berhenti pada pengetahuan luar saja. Tuhan mau kita sungguh percaya kepada Yesus sebagaimana Dia dinyatakan dalam firman-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Coba katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, aku tidak mau hanya tahu tentang Engkau dari luar. Tolong aku sungguh mengenal dan percaya kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau bukan hanya manusia biasa, tetapi Anak Allah yang datang menyelamatkanku. Tolong aku supaya tidak salah mengenal Engkau, tetapi sungguh percaya kepada-Mu dengan segenap hatiku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: mengenal Yesus dari luar tidak cukup. Kamu perlu sungguh percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamatmu. Tuhan Yesus memberkati.

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Jangan Membiarkan Dosa Menguasai Diri

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Jun 5, 2026 5:13


Pd, Handoyo Salim (TB) 2 Samuel 11:1Pada pergantian tahun, pada waktu raja-raja biasanya maju berperang, maka Daud menyuruh Yoab maju beserta orang-orangnya dan seluruh orang Israel. Mereka memusnahkan bani Amon dan mengepung kota Raba, sedang Daud sendiri tinggal di Yerusalem

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-9 masa biasa, 5 Juni 2026, Peringatan Santo Bonifasius, Uskup dan Martir

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jun 4, 2026 6:57


Dibawakan oleh Olivia, Andrew dan Shendy Jost dari Paroki Santo Albertus Agung di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. 2 Timotius 3: 10-17; Mazmur tg 119: 157.160.161.165.166.168; Markus 12: 35-37.RELASI YESUS KRISTUS DAN DAUD Tema renungan kita pada hari iniialah: Relasi Yesus Kristus dan Daud. Dalam suatu pengajaran-Nya, Yesusmengajak para ahli Taurat untuk merenungkan identitas Mesias secara mendalam.Menurut mereka Mesias adalah anak Daud, karena memang berasal dari keturunanRaja Daud. Namun Yesus mengajukan pertanyaan yang membuat mereka terdiam: jikaMesias hanya anak Daud, mengapa Daud sendiri menyebut-Nya sebagai “Tuhan”-nya?Ini berarti Mesias bukan hanya penerus takhta Daud yang manusiawi, melainkanDia yang memiliki martabat ilahi. Yesus adalah keturunan Daud menurut daging,tetapi juga Tuhan yang dinantikan Daud sendiri. Yesus sebenarnya menunjukkanbahwa mengenal Allah tidak cukup hanya dengan menguasai pengetahuan agama. Paraahli Taurat memiliki banyak pengetahuan tentang Kitab Suci, tetapi mereka gagalmemahami makna terdalam Sabda Tuhan yang mereka pelajari. Mereka kagum akankebijaksanaan Yesus, namun tidak mampu menerima kebenaran yang diwartakan-Nya.Kekaguman saja tidak cukup untuk menjadi murid. Iman menuntut kerendahan diriuntuk menerima terang Allah. Raja Daud sendiri menjadi teladankerendahan hati. Walaupun ia seorang raja besar yang disegani, ia mengakuibahwa Mesias yang akan datang jauh lebih agung daripada dirinya. Daud tidak menjadikandirinya pusat, melainkan mengarahkan pandangannya kepada Tuhan yang akanmenyelamatkan umat-Nya. Sikap inilah yang membedakan hati seorang berimandengan hati yang hanya mencari hormat dan pengakuan diri. Sebaliknya, dalam surat-suratPaulus kita melihat contoh relasi yang indah antara seorang guru dan murid.Paulus membimbing Timotius bukan hanya dengan kata-kata, tetapi juga denganteladan hidup. Timotius menerima pengajaran itu dengan kesetiaan dan ketaatan.Paulus menasihatinya agar tetap berpegang pada ajaran yang telah diterimanyaserta tidak mudah terpengaruh oleh ajaran yang menyesatkan. Timotius percayakepada Tuhan yang bekerja melalui bimbingan Paulus. Relasi Paulus dan Timotius menunjukkaniman yang bertumbuh melalui pendampingan dan kesetiaan. Tidak cukup hanyamendengar Sabda Tuhan atau mengagumi pewarta-Nya. Kita dipanggil untukmenghidupi kebenaran yang telah kita terima. Timotius tidak hanya mendengarkanPaulus, tetapi juga melaksanakan apa yang diajarkan kepadanya.  Hari ini Tuhan mengajak kitauntuk bertanya kepada diri sendiri: apakah kita hanya mengagumi Yesus, atausungguh mengikuti-Nya? Apakah kita hanya mengetahui ajaran-Nya, atau berusahamelaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari? Semoga kita memiliki kerendahanhati yang sesungguhnya sebagai tanda iman yang benar.Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa … Ya Tuhan, kuatkanlah iman kami kepada-Mu agarkami dapat menjadi tanda kehadiran dan karya-Mu di dalam dunia ini. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus … Dalam nama Bapa …

Renungan Anak GKY Mabes
Teka-Teki Arkeologi 3: Bayi-Bayi di Betlehem (5 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 4, 2026 3:33


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Teka-Teki Arkeologi #3: Bayi-Bayi di BetlehemDiambil dari: Matius 2:16  “Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu.”Wonder Kids, kisah tentang Herodes yang memerintahkan pembunuhan bayi-bayi di Betlehem adalah kisah yang sangat sedih dan mengerikan. Karena itu, ada orang yang bertanya, “Apakah ini sungguh pernah terjadi?” Mereka merasa kisah ini terlalu berat untuk dipercaya.Tetapi kalau kita melihat seperti apa Herodes itu, kisah ini justru tidak aneh. Herodes dikenal sebagai raja yang sangat kejam. Ia sangat takut kehilangan kuasa. Karena itu, ia bisa melakukan hal-hal yang jahat untuk melindungi tahtanya. Jadi saat Herodes mendengar tentang seorang anak yang disebut raja orang Yahudi, sangat masuk akal kalau ia menjadi marah dan bertindak kejam.Betlehem sendiri adalah kota kecil. Jadi jumlah anak yang dibunuh mungkin tidak sebanyak yang dibayangkan orang. Karena itulah, peristiwa ini mungkin tidak dicatat oleh banyak penulis sejarah lain. Tetapi itu tidak berarti peristiwa ini tidak terjadi. Justru kisah ini cocok dengan sifat Herodes yang memang kejam dan tanpa belas kasihan.Wonder Kids, dari kisah ini kita belajar bahwa dunia ini sungguh rusak oleh dosa. Ada kejahatan yang nyata, ada orang yang tega menyakiti orang lain, bahkan anak-anak kecil. Tetapi di tengah dunia yang gelap itu, Tuhan tetap bekerja. Herodes yang jahat tidak bisa menghentikan rencana Allah. Yesus tetap hidup, dan Yesus tetap datang untuk menjadi Juruselamat.Kadang-kadang kita juga melihat hal-hal yang jahat dan tidak adil, lalu bertanya, “Tuhan, mengapa ini bisa terjadi?” Kisah ini mengingatkan kita bahwa kejahatan manusia itu nyata, tetapi Tuhan tidak pernah kehilangan kendali. Rencana keselamatan-Nya tetap berjalan. Dan Yesus datang justru ke dunia yang penuh dosa ini untuk menyelamatkan manusia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Berdoalah bagi anak-anak yang sedang mengalami kesedihan, ketakutan, atau perlakuan yang tidak baik. Mintalah Tuhan melindungi mereka dan menolong kita punya hati yang mengasihi.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, dunia ini penuh dosa dan kejahatan, tetapi terima kasih karena Engkau datang untuk menyelamatkan. Tolong aku supaya tidak menjadi anak yang keras hati atau jahat, tetapi anak yang mengasihi, lembut, dan peduli kepada orang lain. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kejahatan manusia tidak pernah bisa menggagalkan rencana Tuhan, karena Yesus tetap datang untuk menjadi Juruselamat dunia. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-9 masa biasa, 4 Juni 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jun 3, 2026 8:55


Dibawakan oleh Yenny dari Paroki Santo Paulus di Keuskupan Bandung, Indonesia. 2 Timotius 2: 8-15; Mazmur tg 25: 4bc-5ab.8-9.10.14; Markus 12: 28b-34.JANTUNGNYA CINTA Renungan kita pada hari ini bertema: Jantungnya Cinta.Biasanya cinta itu indah dalam kata-kata. Tetapi cinta itu menjadi sempurnajika dilakukan atau dipraktikkan. Jadi cinta yang terungkap dalam kata-kata dandiwujudkan dalam tindakan yang sesuai dengan kata-kata, sebenarnya itu adalahjantungnya cinta. Tetapi ada masalah dengan cinta di sini. Persoalannyaialah orang menjalankan cinta sebagai sebuah teori atau rumusan, jadi bentuknyaialah ide, gagasan dan norma-norma. Misalnya jangan bicara kasar, jangan nampakkotor pada orang lain, dan banyak jangan atau larangan lainnya.  Itu yang dibuat oleh orang-orang Yahudi, khususnya kaumcendekia dan ahli taurat. Mereka memiliki 600 lebih rumusan aturan agar orang-orang menjadi lebih baik dan beriman. Tapi ternyatajantung cinta atau inti cintanya tidak mereka miliki. Terlalu larut dalam teoridan rumusan, mereka lupa untuk menghidupi cinta itu. Dan Yesus sendiri yangmengajarkan mereka: jantung cinta ialah mencintai Allah dan sesama, keduanyasama penting dan sama sejatinya.  Maka syarat fundamental ialah jangan berbuat ekstrem yaitufanatik untuk yang satu, sementara melupakan atau membenci yang lain. RasulPaulus menasihatkan Timotius di dalam suratnya yang kedua bahwa pewartaan danpendalaman keyakinan tentang kematian dan kebangkitan Kristus adalah metodedasar dalam pertumbuhan iman. Isi pewartaan itu sudah dimulai oleh Rasul Petruspada hari-hari pertama setelah Yesus bangkit. Ia berkotbah di hadapan semuaorang yang percaya dan yang belum. Aspek lain yang juga sangat penting ialah menghidupikeyakinan dan pemahaman iman tersebut. Rasul Paulus melanjutkan nasihatnya itu,bahwa muridnya itu dan kita semua pengikut Kristus hendaknya mati juga bersamaKristus supaya kita nanti hidup bersama Dia. Kita hendaknya bertekun agar kitaikut memerintah bersama Dia. Jika kita menyangkal Dia, Dia akan menyangkalkita. Jika kita tidak setia, Dia tetap setia, sebab Yesus tidak dapatmenyangkal diri-Nya sendiri. Mungkin hidup kita saat ini berlebur dalam urusan cintaberupa kata-kata, ilusi, gambar, janji, teori, rumusan, aturan, mimpi, ambisipribadi, uang, karir dan semua kaitan dengan kebutuhan duniawi. Bisa jadijantung cintanya, yaitu perbuatan mencintai sesama dan Tuhan yang nyata,langsung, dan berguna jauh dari perhitungan. Batin terasa sedang mencarijantung cinta yang kabur atau hilang. Apakah jantung cinta sekarang bersamamuatau jauh darimu? Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan Yesus Kristus, semoga kami tetapdalam bimbingan Roh-Mu dalam kesetiaan dan ketaatan mencintai Dikau dan sesamakami, sebab dengan demikian kami sanggup menunjukkan diri sebagaimurid-murid-Mu yang sesungguhnya. Berkatilah kami untuk intensi ini. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Teka-Teki Arkeologi 2: Apakah Nazaret Benar-Benar Ada? (4 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 3, 2026 3:45


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Teka-Teki Arkeologi 2: Apakah Nazaret Benar-Benar Ada? Diambil dari: Lukas 4:16  “Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Kitab Suci.”Wonder Kids, ada orang yang pernah meragukan apakah Nazaret itu benar-benar sebuah kota pada zaman Tuhan Yesus. Mereka berpikir mungkin Nazaret terlalu kecil, terlalu tidak terkenal, atau bahkan mungkin belum ada. Karena itu mereka bertanya, “Benarkah Yesus dibesarkan di sana?”Tetapi para peneliti menemukan bahwa Nazaret memang adalah tempat yang nyata. Di daerah itu ditemukan sisa-sisa rumah, bangunan, dan tanda-tanda kehidupan dari zaman kuno. Semua itu menunjukkan bahwa Nazaret memang dihuni pada masa Tuhan Yesus. Jadi, sekali lagi kita melihat bahwa Alkitab tidak menceritakan dongeng, tetapi peristiwa yang benar-benar terjadi di tempat yang nyata.Menariknya, Nazaret bukan kota besar dan terkenal. Nazaret hanyalah kota kecil. Tetapi justru di tempat kecil itulah Yesus dibesarkan. Ini mengingatkan kita bahwa Tuhan sering bekerja melalui hal-hal yang dianggap kecil oleh manusia. Orang mungkin memandang rendah tempat kecil, orang kecil, atau hal kecil. Tetapi Tuhan tidak demikian. Tuhan bisa memakai apa yang sederhana untuk menjalankan rencana-Nya yang besar.Wonder Kids, mungkin kadang-kadang kamu merasa dirimu biasa saja. Mungkin kamu bukan anak yang paling pintar, paling berani, atau paling menonjol. Mungkin kamu merasa hidupmu kecil dan tidak terlalu penting. Tetapi ingat, Yesus dibesarkan di Nazaret, kota kecil yang dipandang sederhana. Itu berarti Tuhan tidak perlu tempat besar atau hal yang hebat menurut manusia untuk melakukan pekerjaan-Nya. Tuhan bisa memakai hidupmu juga.Yang paling penting bukan apakah kita berasal dari tempat besar atau kecil, tetapi apakah kita mau hidup bagi Tuhan. Tuhan melihat hati. Tuhan bisa memakai anak yang sederhana, yang mau taat, mau belajar firman Tuhan, dan mau hidup benar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ucapkan kepada Tuhan, “Tuhan, walaupun aku kecil, pakailah hidupku untuk melakukan yang baik bagi-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak memandang seperti manusia memandang. Terima kasih karena Engkau bisa memakai hal-hal yang kecil untuk pekerjaan-Mu yang besar. Tolong aku supaya tidak rendah diri, tetapi percaya bahwa Engkau juga bisa memakai hidupku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan bisa memakai anak yang sederhana dan tempat yang kecil untuk menjalankan rencana-Nya yang besar. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-9 masa biasa, 3 Juni 2026, Peringatan Santo Karolus Lwanga dan kawan-kawan, Martir

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jun 2, 2026 6:45


Dibawakan oleh Andre dan Felicia dari Paroki Roh Kudus di Keuskupan Surabaya, Indonesia. 2 Timotius 1: 1-3.6-12; Mazmur tg 123: 1-2a.2bcd; Markus 12: 18-27.JIKA TERJADI SALAH PAHAM Renungan kita pada hari ini bertema: Jika Terjadi SalahPaham. Seorang pemuda menaksir seorang gadis yang sudah ia kenal beberapa bulanlamanya. Gadis itu lebih muda sepuluh tahun darinya. Sang pemuda selalumenyempatkan diri untuk bertemu dengan gadis pilihannya itu. Pada suatu ketikaia menyatakan secara langsung cintanya kepada gadis cantik itu.  Pemuda itu berkata: "Saya jatuh cinta padamu. Apakahkamu dapat menerima saya, mengingat perbedaan usia kita 10 tahun. Selama inisaya kuatir untuk berbicara karena faktor perbedaan usia ini." Gadis itumenjawab: "Tidak apa-apa. Saya terima kok. Yang penting harus terpenuhisatu syaratnya." "Syarat apa?" tanya si pemuda. "Syaratnyaialah, kamu menunggu saja sampai usia saya sama dengan usiamu." Selama kita sebagai manusia di dunia ini kita akanmengalami banyak salah paham. Cerita di atas adalah salah satu contohnya. Salahpaham umumnya terjadi karena di antara kita tidak ada satu pemahaman ataupemikiran yang sama. Jika kita tidak berusaha mengatasinya, ini akan berpotensimenjadi konflik dan pemicu perpecahan di antara kita. Kita hendaknyamenghindari contoh-contoh salah paham yang kita temukan di dalam kitab suci.  Kisah tentang Tobit yang ditunjukkan dalam Perjanjian Lamamenggambarkan salah paham orang tentang penderitaan sebagai orang beriman.Penderitaan karena Yesus jangan dianggap sebagai kutukan dan nasib yang sangatmemalukan. Justru penderitaan adalah kesempatan mendapatkan rahmat dan berkatTuhan. Salah paham yang kedua ialah pandangan bahwa kebaikan dan panggilankudus didapatkan adalah semata-semata karena perbuatan manusia. Tuhan dipandangtidak berperan apa-apa. Seharusnya, ini adalah karena maksud dan kasih TuhanAllah sendiri yang memilih dan memberikan kita martabat yang tinggi.   Orang-orang Saduki salah paham bahwa nanti di dalam hidupabadi suami-istri biologis akan melanjutkan lagi perkawinan mereka di sana.Mereka berpikir bahwa manusia hanya akan pindah alamat tempat tinggal ketikananti memasuki kehidupan di alam baka. Yesus menegaskan bahwa mereka sungguhsalah paham dan itu membuat arah hidup mereka menjadi salah.  Jika terjadi salah paham, apa yang mesti kita lakukan?Hendaklah kita sadar bahwa Tuhan adalah tempat kita mendapatkan terang, nasihatdan jalan untuk berbalik ke paham yang benar. Hendaklah kita juga salingmengingatkan supaya salah paham itu jangan diteruskan dan berpeluang untukmenjadi besar. Konflik sudah siap menyerang jika salah paham ini tidakdihentikan. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus Kristus, ajarkan dan kuatkanlahkami selalu untuk berada dalam jalan dan paham yang benar sesuai dengankebijaksanaan-Mu. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam namaBapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-9 masa biasa, 2 Juni 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jun 1, 2026 7:38


Dibawakan oleh Arthur J. Homeric dari Paroki St. Yosef Pekerja Gotong-Gotong di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. 2 Petrus 3: 12-15a.17-18; Mazmur tg 90: 2.3-4.10.14.16; Markus 12: 13-17.MENGAMBIL RUPAALLAH Tema renungan kita pada hari ini ialah: Mengambil Rupa Allah. Kita parapengikut Kristus ini seperti koin. Gambaran rupa Allah dicap pada kita padawaktu pembaptisan kita masing-masing. Kita dilekatkan meterai dan terikat matioleh Roh Kudus melalui Sakramen Penguatan. Rupa dan meterai itu mempertegaskepada dunia bahwa kita ini adalah milik Allah. Seperti sapi dan kerbau yang ditandai pada tubuh mereka oleh pemiliknya,orang yang melihat koin Romawi akan langsung mengatakan rupa atau milik siapasebenarnya. Pada setiap koin Romawi ditaruh wajah Kaisar. Oleh karena itu,Yesus begitu melihat koin yang ditanyakan orang-orang Ia langsung sajamengatakan bahwa itu miliknya Kaisar, maka perhatian dan pengabdian diberikankepada Kaisar. Pajak dan segala tagihan negara diberikan ke Kaisar. Sebaliknya kita yang sudah dicap dan dimeteraikan dengan rupa Allah,mestinya kita berikan perhatian, dedikasi dan penyembahan kepada Allah dalamseluruh hidup kita. Artinya kita tampilkan dan hadirkan rupa Allah kepadadunia: khususnya di hadapan kaisar, penguasa dan kekuatan dunia ini bahwa adarupa Allah yang mempunyai kualitas yang berbeda bahkan lebih tinggidibandingkan dengan yang dimiliki dunia ini.  Koin-koin dapat dilihat dan diinginkan di mana-mana, bergantung padakegiatan manusia. Mereka punya harga dari yang murah sampai yang paling tinggi,dari membeli selembar kertas sampai yang miliaran untuk membeli tanah ataurumah.  Sama dengan koin-koin itu, kitayang dicap dengan rupa Allah mesti dapat juga menjangkau dan berbuat di manapun di seluruh dunia, dalam berbagai tempat dan situasi untuk menjadi garam danterang dunia. Sebagai contoh, wajah Tuhan sebagai pengampun hadir pada diri Anda yangadalah seorang pengikut Kristus, ketika kebijakan publik atau institusi negaraditerapkan sedemikian sampai membuat hak Anda diperlakukan tidak adil. Di sini,tindakan pengampunan mestinya bisa sangat diperlukan meskipun penegakan hukumyang mengikuti ranahnya sendiri tentu akan dilakukan untuk menegakkan keadilandan kebenaran. Jika dunia atau kebanyakan orang tidak memperhatikan atau mengindahkanpengampunan, perdamaian, dan toleransi mungkin karena jiwa mereka dikuasai olehkaisar dunia ini. Sedangkan koin para pengikut Kristus, yaitu wajah Allahmestinya semakin bersinar terang supaya Kerajaan-Nya dapat menguasai seluruhdunia dan setiap pribadi manusia sehingga dapat menyelamatkannya. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Yesus Kristus, kami menyadari bahwa rupa Bapa-Mu adapada-Mu dan kami mengambil rupa yang sama karena telah memilih dan mengikutiEngkau. Semoga kami tetap semangat dan tekun memakai wajah-Mu dalam setiap saathidup kami, kini dan sepanjang masa. Amin. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra danRoh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

METRO TV
Empat Lembaga Internasional Soroti Gangguan Pasokan Minyak Dunia- Headline News Edisi News MetroTV 75449

METRO TV

Play Episode Listen Later Jun 1, 2026 1:18


Lembaga ekonomi dan energi dunia memperingatkan bahwa konflik di Timur Tengah terus menekan pasokan minyak global dan meningkatkan risiko terhadap stabilitas pasar dunia. Badan Energi Internasional atau IEA Dana Moneter Internasional atau IMF Bank Dunia dan Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO mengeluarkan pernyataan bersama terkait dampak konflik tersebut terhadap ekonomi global. Keempat lembaga menyebut cadangan minyak dunia menyusut akibat gangguan pasokan melalui Selat Hormuz yang menjadi jalur utama perdagangan energi internasional. Mereka menilai gangguan berkepanjangan dapat memperburuk kondisi pasar energi dan menambah tekanan terhadap negara yang rentan secara ekonomi.

Renungan Anak GKY Mabes
Ketelitian Markus: Perjalanan ke Dekapolis (2 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 1, 2026 4:06


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Ketelitian Markus: Perjalanan ke DekapolisDiambil dari: Markus 7:31  “Kemudian Yesus meninggalkan lagi daerah Tirus dan melalui Sidon pergi ke Danau Galilea, ke daerah Dekapolis.”Wonder Kids, kadang-kadang ada orang yang mencoba meragukan Alkitab. Mereka berkata bahwa penulis Alkitab mungkin tidak tahu tempat-tempat yang mereka ceritakan. Salah satu contohnya adalah saat Markus menulis perjalanan Yesus dari Tirus, melalui Sidon, lalu ke Danau Galilea dan ke daerah Dekapolis. Ada orang yang berkata, “Ah, rute itu aneh. Markus pasti salah.”Tetapi setelah dipelajari dengan lebih teliti, ternyata perjalanan itu tetap masuk akal. Pada zaman itu, orang tidak selalu berjalan seperti kita naik kendaraan hari ini yang mencari jalan tercepat. Ada banyak alasan mengapa seseorang memilih jalan tertentu. Bisa jadi karena kondisi jalan, daerah yang dilewati, tujuan pelayanan, atau kota-kota yang ingin dikunjungi. Jadi, Markus bukan asal menulis. Ia mencatat perjalanan Yesus dengan masuk akal dan sesuai dengan keadaan zaman itu.Ini mengajarkan kita sesuatu yang penting, Wonder Kids. Kadang-kadang manusia cepat sekali berkata bahwa Alkitab salah, padahal mereka belum mengerti semuanya. Tetapi semakin diteliti, kita sering melihat bahwa firman Tuhan tetap dapat dipercaya. Jadi saat ada hal yang belum kita pahami, kita tidak perlu buru-buru ragu. Kita bisa tetap percaya dan terus belajar.Yang lebih indah lagi, perjalanan Yesus ini menunjukkan bahwa Yesus tidak diam di satu tempat saja. Ia berjalan dari satu daerah ke daerah lain untuk melayani orang. Yesus datang mendekat kepada orang-orang yang membutuhkan pertolongan-Nya. Itu berarti Yesus adalah Tuhan yang aktif mencari dan melayani manusia.Wonder Kids, mungkin hari ini kamu merasa jauh, bingung, atau lelah. Ingatlah bahwa Yesus bukan Tuhan yang diam dan jauh. Ia adalah Tuhan yang datang mendekat. Ia tahu jalan hidupmu, dan Ia sanggup memimpinmu ke mana kamu harus berjalan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat kamu berjalan ke sekolah, ke gereja, atau ke tempat lain hari ini, ucapkan dalam hati, “Tuhan Yesus, pimpin langkahku hari ini.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Tuhan yang datang mendekat kepada manusia. Tolong aku supaya percaya kepada firman-Mu dan menyerahkan setiap langkah hidupku kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus tahu jalan yang benar, dan Dia sanggup memimpin setiap langkah hidupmu. Tuhan Yesus memberkati.

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #312: Yesus Disalib

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later May 31, 2026 12:46


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 312 (Matius 27:27-37): Setelah diputuskan bersalah, Yesus disesah oleh Pilatus, dan setelah itu Pilatus menyerahkan Yesus kepada para tentara untuk disalibkan. Maka dimulailah penderitaan Yesus Kristus di dalam jalan menuju bukit Golgota. Setelah dicambuk dengan sangat keji, Yesus harus menanggung olok-olok dari para serdadu Romawi. Mereka semua berkumpul untuk memulai proses penobatan Yesus menjadi raja. 

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-9 masa biasa, 1 Juni 2026, Peringatan Santo Yustinus, Martir

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 31, 2026 12:03


Dibawakan oleh Diana Ho dari Paroki Katedral Hati Yesus Yang Mahakudus di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. 2 Petrus 1: 1-7; Mazmur tg 91: 1-2.14-15ab.15c-16; Markus 12: 1-12.ANTARA BERBUAH BAIK ATAU BURUK Renungan kita pada hari ini bertema: Antara berbuah baikatau buruk. Injil dari Santo Markus yang baru saja kita dengar menggambarkansuatu perumpamaan tentang para pekerja (petani), yang menunjuk pada parapimpinan agama di zamannya Yesus. Maksudnya ialah untuk memperingatkan merekasupaya menerima Yesus sebagai Putra Allah dan jangan menyandera Dia dengananeka persepsi yang negatif. Yesus sendiri mengalami langsung bagaimana mereka melawancinta kasih yang Ia ajarkan dan lakukan. Mereka memusuhi, menganiaya, bahkanmembunuh semua utusan Allah, termasuk Yesus sendiri. Orang-orang itu merasatelah melakukan kebaikan dengan cara menegakkan hukum mereka, hukum Taurat.  Itu terjadi pada zamannya Yesus Kristus dulu. Apa yangterjadi sekarang ini? Kita tidak mempunyai sikap sama seperti para pekerja yangbrutal terhadap Tuhan Yesus. Kita justru menerima dan mengakui Dia sebagaiTuhan yang baik. Kita tidak sampai hati mengkhianati Dia, karena kalau ituterjadi sia-sia saja kita bertekun tiap hari mendengar dan merenungkanfirman-Nya. Satu hal yang penting adalah ini, bahwa setelah kitadicurahkan oleh Roh Kudus pada hari Pentakosta, Yesus ingin ingatkan bahwa dibawah bimbingan dan pengajaran Roh Kudus kita mestinya dapat berbuah dandiharapkan buah-buah itu baik, bukan sebaliknya buruk. Kalau Roh Kudus yanghidup bersama kita buah-buah kita memang harus baik dan berguna baik bagi dirisendiri maupun bagi orang lain.  Tujuh karunia Roh Kudus itu mesti menjadi target sepertiapa buah-buah dari kita. Kita kiranya berusaha untuk berbuah baik dalamkebijaksanaan, pengertian, nasihat, kekuatan, pengetahuan, kesalehan, dan takutakan Allah. Kalau salah satu atau dua karunia ini kita abaikan, bisa saja kitamenjadi brutal dan jahat seperti para pekerja kebun anggur itu.  Misalnya, jika Anda tidak punya kebijaksanaan, pengertiandan pengetahuan yang baik, sangat mungkin Anda menggantikannya dengankemarahan, menang sendiri dan bertindak membabi-buta kepada orang lain. Jikaseseorang mungkin nampak saleh, tetapi tak ada takut akan Allah, bisa saja iaakan menjadi seorang pendendam yang diam-diam akan meledak dan sangatberbahaya.  Jadi karunia Roh Kudus itu, paling kurang menjadi salahsatu indikasi kalau kita ingin berbuah baik, caranya ialah tunduk dan tekundalam bimbingan Roh Kudus. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan yang maha baik, terima kasih atas hariyang baru ini yang memberi kami kesempatan satu hari lagi untuk menekuni hidupini di dalam bimbingan Roh-Mu. Semoga pikiran dan hati kami selalu terbukaterhadap sapaan melalui firman yang disampaikan kepada kami. Kemuliaan kepadaBapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
“Nemu Buku” Literacy Driving Center and Community Creative Space in Palu City - "Nemu Buku" Pusat Penggerak Literasi dan Ruang Kreatif Komunitas di Kota Palu

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later May 29, 2026 12:44


Amid the average reading interest that tends to decline in Indonesia, a number of communities, citizen libraries or literacy groups in the country are trying to stay afloat. They are able to exist, due to the role as well as that of the community or the activists in it. - Di tengah minat baca yang rata-rata cenderung menurun di Indonesia, sejumlah komunitas, perpustakaan warga atau kelompok literasi di tanah air mencoba tetap bertahan. Mereka mampu eksis, karena peran serta dari masyarakat atau para aktivis di dalamnya.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 30 Mei 2026 - Semakin kuat dan bertumbuh dalam Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 29, 2026 4:51


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 30 Mei 2026Bacaan: "Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar." (Kejadian 50:20)Renungan: Tidak satupun manusia yang hidupnya tanpa masalah. Persoalannya, ketika kita sedang bermasalah, apakah masalah itu membuat kita jatuh atau bertumbuh? Hal ini tergantung kita menanggapinya. Ada kesaksian seorang karyawan yang diberhentikan dari pekerjaannya, karena terlalu berpegang pada kebenaran firman daripada perkataan atasannya. la jadi pengangguran untuk sementara waktu, tetapi masalah tersebut justru menghindarkannya dari penjara, karena setahun kemudian terbongkar kejahatan atasannya, kemudian dijebloskan ke dalam penjara. Yusuf juga pernah ditimpa masalah yang bermula hasil dari rekayasa saudara-saudaranya, hingga ia harus hidup jauh dari orang tua dan saudara-saudaranya, dan berakhir di Mesir. Akan tetapi Yusuf menghadapi masalah demi masalah yang datang padanya dengan tetap mengandalkan Allah, sehingga Yusuf menang atas setiap persoalan yang dialaminya. Akibatnya, ia dipercaya menjadi penguasa ekonomi di Mesir. Dari sini kita belajar bahwa masalah demi masalah yang menimpanya justru Tuhan pakai untuk menyiapkan rencana agung, guna memelihara hidup suatu bangsa yang besar, yakni keturunan Yakub. Mereka adalah saudara-saudara Yusuf. Berkat kesuksesannya, Yakub dan keturunannya terhindar dari bahaya kelaparan besar yang terjadi pada waktu itu. Saat ini, kita mungkin sedang menghadapi berbagai masalah, entah itu masalah keluarga, pekerjaan, pelayanan atau lainnya. Kiranya masalah-masalah itu tidak membuat diri sendiri jatuh dan terpuruk, sebaliknya, masalah-masalah itu justru membuat kita menjadi semakin kuat dan bertumbuh di dalam Tuhan. Selama kita masih bernapas masalah pasti akan selalu ada dan kita alami. Tetapi kabar baiknya Tuhan itu setia, maka hadapilah masalah bersama Tuhan. Pandanglah Tuhan, bukan masalahnya maka kita akan melihat berkat Tuhan yang disediakan-Nya di balik masalah. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk masalah yang Kau izinkan terjadi dalam hidupku. Aku percaya melalui masalah tersebut Engkau sedang mendewasakan imanku agar aku selalu bergantung pada-Mu. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-8 masa biasa, 30 Mei 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 29, 2026 8:53


Dibawakan oleh Angela Efrasia Netty dari Paroki Curug, Gereja Santa Helena di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Yudas 17: 20b-25; Mazmur tg 63: 2.3-4.5-6; Markus 11: 27-33.PELIHARALAH DIRIMU DI DALAM KASIH ALLAH Renungan kita pada hari ini bertema: Peliharalah Dirimu DiDalam Kasih Allah. Seseorang baru dapat memberi atau berbagi dari dirinya kalauia memiliki sesuatu. Ia tidak mungkin memberikan sepiring nasi atau selembaruang dua puluh ribu kepada seorang sesamanya, kalau ia tidak punya nasi atauuang. Demi menunjang semangat Kristen dalam berbagi rahmat Allah, para pengikutKristus harus memiliki rahmat Allah yang banyak. Rahmat tidak akan habis karena sumbernya dari Tuhan Allah.Untuk menjamin kalau kekayaan rahmat Tuhan senantiasa hadir di dalam diriseseorang, caranya ialah ia harus selalu memelihara dirinya di dalam rahmatkasih Allah. Ironisnya ialah banyak di antara kita karena demi semangatpelayanan dan untuk suatu kepentingan yang tidak tulus, mereka memilih memberiperhatian atau memelihara iman orang lain.  Dengan kata lain, ada suatu kecenderungan kita untukmengurusi hidup rohani orang lain. Kita ikuti mereka terus-menerus dalambagaimana mengusahakan hidup yang saleh, hidup penuh kasih, dan hidup dalampersekutuan. Biasanya orang-orang yang menganggap dirinya sudah dewasa dansudah sedikit maju dalam pengetahuan iman melakukan hal ini. Akibatnya merekatidak mempunyai kesempatan dan kemauan untuk memelihara diri sendiri terkaitdengan hidup di dalam kasih Allah. Mereka yang dalam golongan ini menganut gayaaktivisme. Pemeliharaan diri di dalam kasih Allah berangkat dariprinsip bahwa Tuhan Allah sendiri berkuasa menjaga kita supaya kita tidaktersandung dan tidak dikuasai sepenuhnya oleh kuasa kejahatan. Surat RasulYudas dalam bacaan pertama menegaskan menegaskan supaya setiap orang berimanmendasarkan dirinya di atas iman yang suci dan senantiasa memelihara diri didalam kasih Allah. Dengan mendapatkan kebijaksanaan Tuhan, kita akan dikaruniairahmat kegembiraan untuk menantikan kemuliaan-Nya yang akan dinyatakan secarapenuh. Selanjutnya kita sendiri yang memelihara rahmat yang sudahdicurahkan kepada kita. Cara yang paling mendasar ialah kebutuhan akan kekuatanrahmat Tuhan supaya mengisi diri kita, bagai jiwa yang haus akan Tuhan danrindu untuk dipuaskan oleh Tuhan setiap waktu. Jika sikap kita hanya menunggudengan pasif, bisa saja kesiapan kita akan datangnya rahmat itu sangat minim.Tetapi ketika ada kebutuhan dan kemendesakan, kita akan sangat bergembira dansiap untuk dicurahkan rahmat dari Tuhan. Berharap dan meminta dengan kesukaanyang tinggi harus kita lakukan. Kita dapat memelihara diri sendiri dalam kasih Allahmelalui semakin banyak perbuatan kasih. Setiap perbuatan kasih yang kitalakukan harus tetap bersumber pada nama dan kuasa Yesus Kristus yangmenghadirkan Allah yang maha tinggi. Tanpa bersumber pada kuasa Tuhan, setiapperbuatan kasih kita bakal kehilangan legitimasi dan pengaruh rohaninya bagiorang lain. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha kuasa, semoga kami tekunmemelihara diri kami di dalam kasih-Mu dan senantiasa berbagi kasih itu kepadaorang-orang di sekitar kami. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

TalkDisaster
Eps. 97 Haji 2026: Arab Saudi Mengawal Ibadah Terbesar di Dunia

TalkDisaster

Play Episode Listen Later May 29, 2026 10:21


Haji 2026: Angka, Crowd Management, dan Man PowerKetika 1,8 juta jemaah dari 300+ bandara di seluruh dunia berkumpul di satu titik — dengan suhu 47°C di Arafah — pertanyaannya bukan cuma "siapa yang datang?", tapi "seberapa serius tuan rumah mengawalnya?"Episode ini membahas:• Bagaimana Arab Saudi mengelola kerumunan multinasional dengan sistem BY NAME• AI Baseer & Sawaher yang prediksi lonjakan massa sebelum terjadi• 5G penuh di seluruh kawasan suci — pertama kali dalam sejarah haji• Protokol medis heatstroke yang ternyata berbeda dari yang kita kira• 52 ribu tenaga kesehatan di lapangan — salah satu deployment terbesar duniaArab Saudi tidak hanya menerima jemaah. Mereka mengelola arus manusia terbesar di dunia — dengan sistem, bukan dengan improvisasi.#Haji2026 #FactCheck #DataDriven #CrowdManagement #AI #Podcast

Renungan Anak GKY Mabes
Ketelitian Yohanes: Kolam Betesda (30 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 29, 2026 4:27


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Ketelitian Yohanes: Kolam BetesdaDiambil dari: Yohanes 5:2 “Di Yerusalem dekat Pintu Gerbang Domba ada sebuah kolam, yang dalam bahasa Ibrani disebut Betesda; ada lima serambinya.”Wonder Kids, penulis Injil Yohanes juga menulis dengan teliti. Dalam Injilnya, Yohanes menceritakan bahwa di Yerusalem ada sebuah kolam bernama Betesda, dan kolam itu mempunyai lima serambi. Dulu ada orang yang meragukan cerita ini. Mereka berpikir mungkin Yohanes salah menulis, atau mungkin tempat itu sebenarnya tidak pernah ada.Tetapi kemudian, para peneliti menemukan bahwa memang ada tempat seperti yang Yohanes tulis. Mereka menemukan sisa-sisa kolam itu, dan ternyata gambarnya cocok dengan penjelasan Yohanes. Wah, ini menarik sekali. Sekali lagi kita melihat bahwa Alkitab bukan cerita buatan, tetapi berbicara tentang tempat yang sungguh nyata dalam sejarah.Apa artinya untuk kita, Wonder Kids? Artinya, Tuhan memberi firman-Nya dengan benar dan dapat dipercaya. Kadang-kadang manusia cepat meragukan Alkitab hanya karena belum menemukan jawabannya. Tetapi sering kali, setelah diteliti lebih jauh, justru Alkitab terbukti benar. Jadi kita tidak perlu takut saat ada orang yang meragukan firman Tuhan. Tuhan tahu apa yang benar, dan kebenaran-Nya akan tetap berdiri.Di kolam Betesda itu juga Yohanes menceritakan bagaimana Yesus menyembuhkan seorang yang sudah lama sakit. Jadi tempat itu bukan hanya penting karena benar-benar ada, tetapi juga karena di sana Yesus menunjukkan kuasa dan kasih-Nya. Yesus bukan hanya tokoh dalam cerita, tetapi Tuhan yang sungguh hadir dan bekerja di dunia nyata.Kadang-kadang iman kita juga seperti terkubur oleh keraguan atau pertanyaan. Tetapi renungan hari ini mengingatkan kita bahwa firman Tuhan tetap kokoh. Saat kita belum mengerti semuanya, kita tetap bisa percaya kepada Tuhan dan terus belajar mengenal-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau kamu punya satu pertanyaan tentang Alkitab, jangan simpan sendiri. Tanyakan kepada papa, mama, guru Sekolah Minggu, atau orang dewasa yang bisa menolongmu belajar firman Tuhan.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 29 Mei 2026 - Hati yang terbuka untuk Kehadiran Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 28, 2026 4:29


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 29 Mei 2026Bacaan: Kemudian berkatalah Elisa: "Apakah yang dapat kuperbuat baginya?" Jawab Gehazi: "Ah, ia tidak mempunyai anak, dan suaminya sudah tua." (2 Raja-raja 4:14)Renungan: Suatu ketika ada seorang yang bercerita bahwa setiap kali ia memakai sepatu basket favorit, ia tidak bisa melupakan momen ketika kakaknya tiba-tiba mengajak ke mall, lalu menyuruhnya memilih sepatu basket yang ia inginkan. "Pilih mana yang kamu suka, nanti aku yang bayar," kata kakaknya. Segera ia memilih sepatu dan mencobanya, lalu menyerahkan pilihannya kepada pramuniaga setelah merasa cocok. Ingatan akan peristiwa itu juga membuatnya menyadari bahwa cara Tuhan memberkati hidupnya bisa melalui berbagai cara, termasuk cara yang sama sekali tak terduga! Elisa juga sempat memberi kejutan kepada pasangan yang telah menjamunya sekian waktu, karena pasangan itu menghormati Elisa sebagai seorang nabi Tuhan. Mereka bahkan menyiapkan sebuah kamar kecil, supaya Elisa dapat beristirahat dengan nyaman setiap kali melakukan pelayanan dan singgah ke rumah mereka. Namun, hari itu pasangan yang belum dikaruniai anak mendapat kejutan saat Allah memberi janji melalui Elisa bahwa mereka akan memiliki anak. Akhirnya terjadilah tepat sesuai dengan nubuat Elisa, yang bisa dianggap sebagai upah atas kemurahan hati dan kebaikan yang ditunjukkan oleh pasangan itu. Tanpa mereka sadari, Allah melihat kebaikan mereka kepada Elisa, hamba-Nya itu, lalu memberikan apa yang selama bertahun-tahun mereka nantikan sebagai pasangan suami istri. Allah tak pernah kehabisan cara untuk memberkati umat-Nya. Hanya, terkadang kitalah yang tidak memberikan cukup ruang untuk Allah bekerja dengan cara yang Dia kehendaki. Membaca kisah Elisa dan pasangan tadi membuat kita menyadari bahwa ketika hati kita terbuka untuk campur tangan Tuhan, maka kita dapat mengalami kebaikan-kebaikan Tuhan pada saat yang mungkin tak pernah kita duga. Pertanyaannya, maukah kita mengalaminya? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap berkat tak terduga yang sering aku terima. Bantulah aku agar aku tetap setia pada-Mu karena Engkau sungguh baik padaku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 27 Mei 2026 - Siap dibentuk oleh Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 27, 2026 5:00


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 27 Mei 2026Bacaan: " ...sebab itu janganlah engkau menolak didikan Yang Mahakuasa. Karena Dialah yang melukai, tetapi juga yang membebat; Dia yang memukuli, tetapi yang tangan-Nya menyembuhkan pula." (Ayub 5:17-18)Renungan: Berbahagialah kita yang memiliki orangtua cerewet dan bawel. Mereka dianggap sebagai anugerah karena perhatian dan ketegasan mereka dalam mendidik anak-anak. Meskipun terkadang sikap ini terasa mengganggu. Sebagian besar orang setuju bahwa orangtua yang cerewet dan bawel berniat baik untuk membimbing anak-anak mereka agar menuju kesuksesan. Mereka tidak bosan menegur anak-anaknya. Sekecil apapun kesalahan kita, orangtua kita tidak lelah menegur kita. Semua itu mereka lakukan untuk kebaikan kita. Demikian juga dengan Allah. Dia tidak berhenti mengawasi, menegur, dan mendidik kita untuk hidup benar di jalan-Nya. Alkitab mencatat kisah Ayub yang dapat kita teladani, yaitu, pertama, Ayub adalah orang saleh, taat, dan setia kepada Allah. Ayub sungguh-sungguh percaya bahwa Allah menyertainya sehingga ia bersedia dibentuk Allah melalui setiap hal yang terjadi. Kedua, Ayub tidak mengutuk Tuhan meski dalam kesesakan dan berbagai peristiwa yang menyakitkan hatinya. Hal memprihatinkan terjadi, saat semua anaknya, ternaknya, hartanya diizinkan Tuhan lenyap. Bahkan, teman-temannya meninggalkannya saat ia penuh borok. Istrinya menyuruhnya untuk mengutuk Allah. Ketiga, dengan cara pandang dan kerendahanhati, Ayub memandang setiap kejadian yang dialami sebagai cara Tuhan untuk mendidik agar semakin mendekat, melekat, dan menyerahkan hidupnya kepada Tuhan. Ayub menerima didikan Tuhan dengan rendah hati. la percaya pada kasih setia Tuhan. Tuhan tidak akan meninggalkan umat-Nya dalam kondisi apapun. Tuhan akan mengobati, menguatkan, dan memulihkan umat-Nya. Mari kita terima didikan Tuhan dengan rendah hati sebagai cara kita bisa memahami kasih setia Tuhan dalam hidup kita. Dengan demikian, kita bisa merasakan bahwa semua didikan itu mendatangkan kebaikan dan kebahagiaan dalam hidup kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kerendahan hati, agar aku dapat dibentuk oleh-Mu menjadi pribadi yang baik, sehingga melalui hidupku banyak orang diberkati. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Ketelitian Lukas: Politarkhis (28 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 27, 2026 4:05


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Ketelitian Lukas: PolitarkhisDiambil dari: Kisah Para Rasul 17:6 “Tetapi ketika mereka tidak menemukan keduanya, mereka menyeret Yason dan beberapa saudara kepada pembesar-pembesar kota sambil berteriak: ‘Orang-orang yang mengacaukan seluruh dunia telah datang juga ke mari.'”Wonder Kids, Lukas adalah penulis Alkitab yang sangat teliti. Dalam Kisah Para Rasul, ia menulis banyak nama, tempat, dan jabatan orang dengan sangat hati-hati. Salah satu contohnya adalah kata yang dipakai Lukas untuk menyebut para pemimpin kota di Tesalonika. Lukas memakai istilah “pembesar-pembesar kota.”Dulu ada orang yang mengira Lukas salah. Mereka berpikir istilah itu tidak tepat. Tetapi kemudian para ahli menemukan tulisan-tulisan kuno yang menunjukkan bahwa istilah yang dipakai Lukas memang benar-benar digunakan di kota itu pada zaman itu. Jadi, sekali lagi Lukas terbukti menulis dengan tepat.Apa artinya untuk kita, Wonder Kids? Artinya, Alkitab dapat dipercaya bahkan dalam hal-hal yang kelihatannya kecil. Tuhan tidak asal memberi firman-Nya. Tuhan memakai penulis-penulis yang teliti. Hal-hal kecil seperti nama jabatan, nama tempat, dan urutan peristiwa ternyata penting. Semua itu menolong kita melihat bahwa Alkitab berdiri di dalam sejarah yang nyata.Kadang-kadang kita juga suka berpikir, “Ah, hal kecil tidak penting.” Misalnya, mengerjakan tugas dengan asal-asalan, tidak teliti saat merapikan barang, atau tidak sungguh-sungguh saat melakukan tanggung jawab. Tetapi Tuhan mau kita belajar setia juga dalam hal kecil. Kalau Lukas bisa menulis dengan teliti, kita juga bisa belajar hidup dengan teliti, jujur, dan bertanggung jawab.Dan yang paling penting, ketelitian Lukas bukan hanya supaya kita kagum pada sejarah. Ketelitian itu menolong kita semakin yakin bahwa berita tentang Yesus itu benar. Yesus sungguh hidup, sungguh bekerja, dan sungguh diberitakan oleh para rasul. Jadi kita bisa percaya kepada firman Tuhan dengan penuh keyakinan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kerjakan satu tugas hari ini dengan sangat teliti, misalnya menulis, merapikan barang, atau mengerjakan PR. Lalu katakan, “Tuhan, tolong aku setia juga dalam hal kecil.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena firman-Mu benar dan dapat dipercaya. Tolong aku supaya tidak meremehkan hal-hal kecil, tetapi belajar setia, teliti, dan bertanggung jawab di hadapan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan yang memberi firman dengan teliti juga mau anak-anak-Nya hidup dengan setia dalam hal-hal kecil. Tuhan Yesus memberkati.

Ray Janson Radio
TERNYATA GINI RASANYA KERJA DI DUBAI SAAT PERANG! WITH JONATHAN & CATHERINE | RAY JANSON RADIO

Ray Janson Radio

Play Episode Listen Later May 26, 2026 52:20


Di episode kali ini, kita akan mendengar cerita dari Jonathan & Catherina, yang sekarang sama-sama bekerja sebagai Chef di Dubai. Mereka akan cerita seputar ribetnya regulasi hygiene di Dubai, sampai cerita soal pengalamannya saat beberapa minggu yang lalu memanas soal peperangan yang terjadi di wilayah Timur Tengah, yang juga ber-impact ke Dubai itu sendiri. Tonton video selengkapnya di #RayJansonRadioEnjoy the show!Instagram:Catherina https://www.instagram.com/caatrinn/Jonathan Adriel https://www.instagram.com/jonathanadriiel/DON'T FORGET TO LIKE AND SUBSCRIBE !Ray Janson Radio is available on:Spotify: https://spoti.fi/2lEDF01Apple Podcast: https://apple.co/2nhtizqGoogle Podcast: https://bit.ly/2laege8iAnchor App: https://anchor.fm/ray-janson-radioTikTok: https://www.tiktok.com/@rayjansonradioLet's talk some more:https://www.instagram.com/rayjanson#RayJansonRadio #FnBPodcast #Indonesia #Dubai #DubaiLifestyle

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-8 masa biasa, 27 Mei 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 26, 2026 8:54


Dibawakan oleh Fanny Hartono dari Paroki Gembala Yang Baik dari Keuskupan Surabaya, Indonesia. 1 Petrus 1: 18-25; Mazmur tg 147: 12-13.14-15.19-20; Markus 10: 32-45.KITA SUDAH DITEBUS DENGAN DARAH YANG MAHAL Tema renungan kita pada hari ini ialah: Kita SudahDitebus dengan Darah yang Mahal.  SantoPetrus, sebagai pemimpin para rasul dan kepala Gereja perdana, memberikankeyakinan yang kuat kepada umat bahwa keselamatan manusia bukanlah sesuatu yangmurah atau biasa saja. Dalam suratnya, ia menegaskan bahwa kita telah ditebusbukan dengan emas atau perak, melainkan dengan darah Kristus yang mahal. Yesusmenunjukkan kasih yang paling sempurna ketika Ia rela menerima penderitaan,hukuman, dan wafat di kayu salib demi menyelamatkan manusia dari dosa. Salibbukan tanda kekalahan, tetapi tanda cinta Allah yang begitu besar kepada dunia. Petrus sendiri menyaksikan langsung bagaimana Yesusmenjalani sengsara-Nya. Ia melihat Guru yang tidak bersalah itu dihina,dicambuk, dan akhirnya disalibkan. Pengalaman itu mengubah hidup Petrus secaratotal. Ia yang dahulu pernah takut dan menyangkal Yesus, akhirnya menjadipewarta yang berani. Ia memahami bahwa kasih Kristus bukan sekadar kata-kata,melainkan pengorbanan yang nyata. Karena itu, Petrus ingin agar setiap orangKristen hidup dengan keyakinan bahwa mereka sangat berharga di mata Allah. Kasih Kristus yang begitu besar seharusnya menggerakkanhati kita untuk hidup dalam kasih pula. Yesus tidak hanya mengajarkan kasih,tetapi Ia sendiri melaksanakannya sampai tuntas. Para rasul dan murid mengikutiteladan itu. Mereka menghadapi ancaman, penolakan, penjara, bahkan kematiandemi mempertahankan iman mereka kepada Kristus. Banyak dari mereka akhirnyawafat sebagai martir. Mereka percaya sudah menjadi milik Tuhan yang telahmenebus mereka dengan darah-Nya sendiri. Kesadaran bahwa kita ditebus dengan harga yang mahalharus membentuk sikap hidup kita setiap hari. Kita bukan orang yang tidakberarti. Kita dicintai dan diselamatkan oleh Kristus sendiri. Karena itu, hidupkita tidak boleh dipakai untuk dosa, kebencian, atau sikap acuh terhadapsesama. Setiap tindakan kasih, pengampunan, kesabaran, dan pengorbanan kecilyang kita lakukan menjadi jawaban atas kasih besar yang sudah lebih dahuludiberikan Tuhan kepada kita. Sikap Kristen yang benar ialah menjaga hati agar tidakmengecewakan Yesus. Kita berusaha menjalankan perintah-perintah-Nya bukankarena takut dihukum, tetapi karena kita mengasihi Dia. Orang yang sadar bahwadirinya telah ditebus darah Kristus akan berjuang hidup setia, jujur, dan penuhkasih. Ketika jatuh dalam dosa, ia akan bangkit kembali dan memohon belas kasihTuhan, sebab ia tahu bahwa Kristus telah menyerahkan hidup-Nya demi dirinya. Mari kita memandang salib Kristus dengan hati yangpenuh syukur. Di sana kita melihat harga diri manusia yang sesungguhnya. Tuhansendiri rela menyerahkan nyawa-Nya agar manusia memperoleh hidup. Makajanganlah kita menyia-nyiakan kasih sebesar itu.  Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa … Ya Allah, kami bersyukur atas kasih-Mu yang amat mulia dan besar untukmenyelamatkan kami melalui pengorbanan diri Tuhan Yesus Kristus. Semoga kamisenantiasa menghayati kasih yang sama. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan RohKudus … Dalam nama Bapa …

Renungan Anak GKY Mabes
Ketelitian Lukas: Lisanias (27 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 26, 2026 4:08


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Ketelitian Lukas: LisaniasDiambil dari: Lukas 3:1  “Dalam tahun yang kelima belas dari pemerintahan Kaisar Tiberius, ketika Pontius Pilatus menjadi wali negeri Yudea, Herodes raja wilayah Galilea, Filipus, saudaranya, raja wilayah Iturea dan Trakhonitis, dan Lisanias raja wilayah Abilene.”Wonder Kids, Lukas adalah penulis Alkitab yang sangat teliti. Ia sering menuliskan nama orang, tempat, dan waktu dengan jelas. Mengapa? Karena Lukas ingin menunjukkan bahwa apa yang ia tulis benar-benar terjadi dalam sejarah, bukan dongeng.Salah satu contohnya adalah saat Lukas menulis nama Lisanias. Dulu, ada orang yang mengira Lukas salah menulis. Mereka berpikir bahwa Lisanias yang dikenal dalam sejarah hidup pada zaman yang berbeda, jadi sepertinya Lukas keliru. Tetapi kemudian ditemukan bukti-bukti sejarah yang menunjukkan bahwa memang ada seorang Lisanias lain yang memerintah pada waktu yang cocok dengan catatan Lukas. Jadi, ternyata Lukas benar.Wah, ini penting sekali, Wonder Kids. Kadang-kadang orang bisa cepat berkata bahwa Alkitab salah, padahal mereka belum tahu semuanya. Penemuan-penemuan sejarah sering kali justru menolong kita melihat bahwa Alkitab sangat dapat dipercaya. Lukas menulis dengan hati-hati, dan Tuhan memakai ketelitian itu untuk menguatkan iman kita.Ini juga mengajarkan sesuatu untuk hidup kita. Tuhan peduli pada hal-hal kecil. Nama, waktu, dan tempat yang terlihat sepele ternyata penting. Begitu juga dalam hidupmu. Mungkin kamu merasa hal kecil yang kamu lakukan tidak penting, seperti berkata jujur, mengerjakan tugas dengan rapi, atau menaati orang tua dalam hal sederhana. Tetapi Tuhan melihat dan menghargai kesetiaan dalam hal-hal kecil.Kalau firman Tuhan begitu teliti dan dapat dipercaya, maka kita pun bisa datang kepada Alkitab dengan keyakinan. Saat kita membacanya, kita tidak sedang membaca cerita buatan, tetapi firman Tuhan yang benar dan kokoh.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Coba kerjakan satu tugas kecil hari ini dengan sungguh-sungguh dan teliti, lalu katakan dalam hatimu, “Tuhan, aku mau setia juga dalam hal-hal kecil.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena firman-Mu benar dan dapat dipercaya. Tolong aku untuk menghargai hal-hal kecil dan belajar setia seperti yang Engkau kehendaki. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan yang benar dalam hal-hal besar juga benar dalam hal-hal kecil, jadi firman-Nya selalu dapat dipercaya. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-8 masa biasa, 26 Mei 2026, Peringatan Santo Filipus Neri, Imam

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 25, 2026 6:06


Dibawakan oleh Andre dan Felicia dari Paroki Roh Kudus di Keuskupan Surabaya, Indonesia. 1 Petrus 1: 10-16; Mazmur tg 98: 1.2-3ab.3c-4; Markus 10: 28-31.PERTOBATAN YANG TIDAK SIA-SIA Renungan kita pada hari ini bertema: Pertobatan yang TidakSia-Sia. Santo Petrus sebagai pemimpin Gereja perdana memiliki tanggung jawabsangat besar untuk memelihara dan mempertahankan iman umatnya. Para anggotaGereja yang kian hari kian bertambah merupakan para baptisan baru. Sebelumnya,mereka adalah penganut kepercayaan, falsafah atau ideologi lain, yangkebanyakan dianggap sebagai kafir oleh kaum Yahudi.  Pilihan mereka untuk meninggalkan kepercayaan atau alirankeyakinan yang lama dan menganut Kristen yang dikepalai oleh Kristus dipandangsecara umum sebagai suatu pertobatan. Petrus mengajarkan dan membimbing merekauntuk bertobat yang sungguh-sungguh atau bertobat yang tidak sia-sia. Petrusbukan berbicara tanpa dasar tentang pertobatan yang tidak sia-sia. Dasarnyaialah pengalamannya sendiri bersama rekan-rekan rasul dan para murid Yesus yangpertama. Pada awalnya di sekitar Galilea di daerah Yudea, Petrusdan rekan-rekannya itu adalah penganut Yahudi. Mereka sama dengan semua umatYahudi yang lain. Mereka memiliki kitab-kitab hukum Musa dan semua tradisikeberagamaannya. Tetapi Yesus Kristus datang dan membawa perubahan dalam hidupmereka. Kehidupan yang baru yang dibawa oleh Yesus menyempurnakan apa yangsudah diwariskan oleh agama Yahudi dan tradisinya. Itu yang kemudian haridinamakan Kristen. Petrus dan rekan-rekannya mengalami sendiri pertobatan, danpertobatan itu bukan suatu kesia-siaan. Apa yang dimaksud dengan pertobatan tidak sia-sia itu?Penginjil Markus pada hari ini memberikan satu definisinya. Pertobatan itubukan sekedar meninggalkan suatu hidup lama dan mengakui hidup baru. Itu samadengan orang yang meninggalkan satu tempat dan tiba di tempat tujuan yang baru.Cukup saja di situ. Di tempat yang baru ia tidak tahu mau berbuat apa ataubersikap seperti apa. Ini bukan sebuah pertobatan yang diminta oleh Tuhan. Itusama saja dengan pertobatan yang sia-sia. Sebaliknya, Petrus dan rekan-rekannya membuat pertobatandengan isinya ialah penyangkalan diri dan semua saja yang melekat pada dirisendiri bahkan seperti anggota-anggota keluarga, lalu yang lebih menantang lagiialah rela menjalani hidup dalam penderitaan dan penganiayaan. Ini adalah suatupertobatan yang sangat bermakna. Jadi seseorang yang bertobat sungguh-sungguhialah dia yang tetap sebagai pribadi manusia di dunia tetapi dengan pakaian,tubuh, dan sikap-perilaku Yesus Kristus. Seorang pribadi yang melekat denganbudaya dan tradisinya, tetapi isi hati, pikiran, kehendak, pola hidup, dansemangat hidup adalah Yesus Kristus. Itu adalah pertobatan yang tidak sia-siaatau suatu hidup baru yang radikal. Pertobatan ini yang menghidupkan Gerejasepanjang zaman.Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Bapa di surga, berkatilah kami supaya imanyang kami akui kepada Kristus bertahan hari ini dan sampai selama-lamanya. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-8 masa biasa, 25 Mei 2026, Peringatan Santa Perawan Maria Bunda Gereja

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 24, 2026 8:08


Dibawakan oleh Hartini dari Paroki Hati Yesus Yang Mahakudus Keuskupan Banjarmasin, Indonesia. Kejadian 3: 9-15.20; Mazmur tg 87: 1-2.3.5.6-7; Yohanes 19: 25-34.KARUNIA SEORANG IBU Tema renungan kita pada hari ini ialah: Karunia Seorang Ibu. Pada suatuhari Minggu yang jatuh pada "Hari Para Bapak" sedunia, imam yangmemimpin Misa mengundang para bapak untuk maju ke dekat altar sebelum berkatpenutup Misa. Mereka didoakan dan diberkati khusus oleh imam. Pada waktu ituada tiga bapak menangis haru dan terlihat oleh imam yang sedang mendoakanmereka.                                      Imam itu bertemu mereka di luar gereja setelah misa selesai. Satu persatudari mereka ditanyakan alasan mereka menangis waktu berada di depannya. Merekasemua menjawab bahwa istrinya memaksa mereka maju ke depan dengan ancaman yangberbeda-beda. Kalau mereka tidak mau maju, sanksi akan diberikan tanpa ampun.Yang satu diancam tidak boleh masuk rumah setelah kembali dari misa. Yang laindiancam tidak ditemani kalau diajak untuk pergi berdua. Yang lain lagi diancamtidak disiapkan makanan favoritnya.  Ancaman-ancaman ini sungguh serius. Seorang istri dan ibu adalah kunci bagirumah, makanan dan relasi. Jika ketiga unsur ditiadakan, bagaimana jadinyadengan seorang suami dan bapak, bahkan kehidupan kita yang sesungguhnya! Ketigabapak yang menangis seharusnya bukan karena istri mereka galak, tetapisesungguhnya mereka sangat sedih dan sakit untuk kehilangan bagian kehidupanyang dibawa dan dihidupi oleh para istrinya. Jadi para istri atau wanita iniadalah representasi dari kebaikan Allah untuk melawan semua bentuk kejahatanyang ingin merusak dan membinasakan kehidupan. Kita berbahagia di hari peringatan Bunda Maria sebagai Bunda Gereja ini,yang merupakan perayaan untuk menghormati dan memuliakan peran ke-Ibuan untukseluruh Gereja. Pada prinsipnya Gereja disebut ibu dengan alasan palingkentara, ialah karena Bunda Maria dipercayakan oleh Putra-nya sendiri, YesusKristus yang adalah kepala Gereja, sebagai bunda Gereja. Yesus nyatakan itusecara langsung dan pribadi ketika Ia bergantung di atas salib dan sesaat lagiakan wafat. Ia berkata kepada seorang murid yang dikasihi-Nya: “Inilah ibu-mu”! Gereja sebagai ibu memiliki tanggung jawab maha penting untuk melindungidan mengarahkan setiap anggotanya ke jalan keselamatan. Maria tentu bekerjasama dengan Yesus Kristus, sang Kepala Gereja, untuk membuat Gereja dan seluruhanggotanya hidup dalam iman, kasih dan pengharapan yang kuat. Sebagai ibu,Maria menjiwai seluruh Gereja sepanjang jalan tersebut. Meskipun ancaman setandan musuh-musuh tak pernah berhenti untuk mencelakakan dan menghancurkanGereja, ibu Gereja memiliki kekuatan untuk bertahan dan melawannya. Perlawananitu tidak pernah berhenti selama dunia ini masih berputar, seperti yangdiwartakan oleh bacaan pertama hari ini. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Ya Allah, semoga Bunda Maria selalu bersama dengan kami didalam segala kesulitan kami, khususnya dalam saat-saat kesulitan dan ancamanmusuh yang mematikan. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

METRO TV
Jenazah Penyelam Italia Korban Tragedi Gua Maladewa Dipulangkan - Headline News Edisi News MetroTV 75386

METRO TV

Play Episode Listen Later May 24, 2026 1:20


Empat jenazah penyelam asal Italia yang tewas saat menjelajahi gua bawah laut di Maladewa akhirnya tiba di Bandara Malpensa Milan. Mereka merupakan bagian dari rombongan lima penyelam yang hilang sejak 14 Mei saat menyelam di atol Vaavu Maladewa.

Renungan Anak GKY Mabes
Menggali Kebenaran (25 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 24, 2026 4:18


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Menggali KebenaranDiambil dari: Yesaya 61:4 “Mereka akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan membangkitkan kembali tempat-tempat yang sudah lama sunyi; mereka akan membaharui kota-kota yang telah menjadi reruntuhan, yang turun-temurun sunyi.”Wonder Kids, kadang-kadang orang bertanya, “Apakah cerita dalam Alkitab itu sungguh benar?” Pertanyaan seperti itu tidak selalu salah. Justru kadang pertanyaan bisa mendorong orang untuk mencari lebih dalam. Hari ini kita belajar tentang seorang ahli arkeologi bernama John McRay. Ia meneliti tempat-tempat kuno yang berhubungan dengan cerita Alkitab.Salah satu hal yang ia teliti adalah sebuah pelabuhan kuno di tepi laut Israel. Dulu ada orang yang meragukan catatan seorang penulis sejarah bernama Yosefus tentang pelabuhan itu. Mereka pikir Yosefus membesar-besarkan ceritanya. Tetapi setelah para peneliti menggali dan mempelajari tempat itu dengan lebih teliti, ternyata banyak bagian dari catatan Yosefus memang cocok dengan kenyataan.Apa artinya, Wonder Kids? Artinya, kadang-kadang manusia terlalu cepat meragukan sesuatu sebelum melihat lebih banyak bukti. Penelitian seperti ini menolong kita melihat bahwa catatan kuno tidak boleh langsung dianggap salah. Dan hal ini juga menolong kita semakin yakin bahwa banyak hal dalam Alkitab dan sejarah di sekitarnya berdiri di dunia yang nyata.Tetapi yang paling penting bukan hanya soal menemukan bukti-bukti lama. Yang paling penting adalah hati yang mau datang kepada firman Tuhan dengan sikap rendah hati. Saat kita punya pertanyaan, kita tidak perlu lari dari Alkitab. Justru kita bisa datang kepada Tuhan, membaca firman-Nya, belajar dengan sungguh-sungguh, dan percaya bahwa Tuhan tidak takut diperiksa. Kebenaran Tuhan tetap berdiri.Mungkin ada saatnya kamu juga bingung atau punya pertanyaan tentang Alkitab. Itu tidak apa-apa. Jangan simpan sendiri. Tanyakan kepada papa, mama, guru Sekolah Minggu, atau pembimbing rohanimu. Belajarlah mencari jawaban dengan sungguh-sungguh. Tuhan bisa memakai pertanyaanmu untuk membuat imanmu semakin kuat.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau ada satu hal tentang Alkitab yang pernah membuatmu bingung, coba tanyakan hari ini kepada orang dewasa yang bisa menolongmu belajar firman Tuhan.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena firman-Mu adalah benar. Tolong aku supaya saat aku punya pertanyaan, aku tidak menjauh dari-Mu, tetapi mau belajar mencari kebenaran-Mu dengan sungguh-sungguh. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: pertanyaan yang dibawa kepada Tuhan dan firman-Nya bisa menolong imanmu bertumbuh semakin kuat. Tuhan Yesus memberkati.

Ini Koper
#1013 Punan Batu: Suku Penjelajah Terakhir di Kalimantan

Ini Koper

Play Episode Listen Later May 22, 2026 7:35


Hutan Bulungan yang berpagar benteng karst raksasa kembali menyentak kesadaran antropologi kita lewat sebuah penemuan tak sengaja pada tahun 2018. Di sanalah sekelompok kecil pengembara yang menyebut diri mereka Punan Batu terbukti masih merawat denyut kehidupan nomaden yang murni. Mereka tidak sekadar bertahan hidup dari kemurahan rimba, melainkan menjadi penjaga setia rantai sejarah evolusi manusia yang kian terkikis zaman. Bagi saya, eksistensi mereka adalah cermin paling jernih untuk melihat bagaimana leluhur kita dahulu membangun harmoni sosial tanpa sekat kepemilikan. Di tengah lebatnya tajuk pohon, mereka tidak memerlukan gawai modern melainkan sepotong kayu sederhana yang ditancapkan tegak di tanah sebagai media sosial purba. Itulah tongkat pesan, sebuah mahakarya komunikasi non-verbal yang mampu menyampaikan sandi rahasia mulai dari rute perjalanan hingga jeritan darurat kelaparan. Setiap takikan dan gulungan daun yang disematkan di sana adalah simbol kebersamaan yang mengikat kelompok-kelompok cair ini dalam satu ekosistem sosial yang solid. Ketika tongkat-tongkat ini mulai patah dan ditinggalkan akibat pemukiman paksa, kita sebenarnya sedang menyaksikan runtuhnya sistem komunikasi paling jujur di bumi. Namun, di atas semua itu, jiwa terdalam Punan Batu justru tersimpan rapat dalam sayup nyanyian puitis Latala yang bergema di sela dinding gua. Bahasa lagu yang terisolasi secara genetis ini bukan sekadar alat hiburan sunyi, melainkan sejarah lisan yang meratapi takdir ruang hidup mereka yang kian menyempit. Kini, deru traktor kelapa sawit dan konsesi penebangan kayu mulai merangsek masuk merusak bentang alam tempat senandung purba ini dilahirkan. Menyelamatkan mereka berarti mendengarkan bait terakhir Latala sebelum hutan Bulungan kehilangan suara aslinya untuk selamanya.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-7 Paskah, 22 Mei 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 21, 2026 9:31


Dibawakan oleh Elisabeth Yunyun Sinsur dari Paroki Santo Albertus de Trapani di Keuskupan Malang, Indonesia. Kisah Para Rasul 25: 13-21; Mazmur tg 103: 1-2.11-12.19-20ab; Yohanes 21: 15-19.PEMBENARAN KITADARI TUHAN          Renungan kita pada hari ini bertema: Pembenaran Kita Dari Tuhan. Adaseorang remaja SMP bernama Thomas yang dikenal sangat nakal baik di rumahmaupun di sekolahnya. Ia sudah menerima berbagai jenis hukuman. Hampir semuaorang menganggapnya jelek. Hanya kedua orang tuanya yang masih memiliki harapanbahwa Thomas dapat berubah pada suatu waktu kelak. Ibunya berpesan, bahwa saatpergi dan pulang dari sekolah ia harus sempatkan diri masuk ke gereja danberdoa, mengingat ia selalu melewati jalan di depan gereja. Pada suatu hari terjadi keributan di kelas dan sekali lagi Thomas yangdituduh sebagai pelaku utamanya, padahal sebetulnya tidak seperti itu. Iamerasa sangat disudutkan. Semua menyalahkan dia. Ketika selesai sekolah iamasuk gereja dan berdoa. Ia berseru kepada Tuhan: "Ya Yesus, saya nakaldan saya sangat sedih dengan semua perbuatan saya. Tetapi tidak semua kesalahanberasal dari saya. Hanya saya gampang sekali dituduh melakukan semua kesalahandan kekacauan. Saya ingin menyerahkan semua ini kepada Tuhan sebagai pengadilkuyang benar, karena di dunia ini tidak semua pengadilan itu benar". Pengalaman Thomas ini adalah juga pengalaman Yesus Kristus dan Santo Paulusdahulu. Mereka tidak mendapat pembenaran dari dunia ini, maka mereka datangkepada Allah pemegang kebenaran mutlak untuk mengadukan perkara pembuktiankebenaran. Pembenaran dunia ini sungguh berlawanan dengan pembenaran Tuhan,karena perhitungan dan keputusan pengadilan di dunia ini sering dipengaruhioleh nafsu duniawi dan kepentingan sesaat manusia. Singkatnya, jika kitamempertahankan pembenaran dari Tuhan risikonya ialah kita pasti bertahan untukmenanggung penderitaan di dunia ini.  Ada juga jenis pengadilan lain yang dialami oleh Santo Petrus, rasul Yesusyang pertama. Yesus mengadili dia secara khusus. Kalau Yesus sendiri yangmengadili, maka akan langsung diketahui orang itu benar atau salah. Petrusdiinterogasi soal ketulusan, iman dan komitmennya untuk mengikuti Kristus. Ia harushadapi pengadilan itu supaya komitmennya dibuktikan dan tugas penting yang iaambil. Setiap pengadilan harus taat pada syarat fundamentalnya yaitu objektivitas.Nurani banyak orang dan publik yang membentuk objektivitas itu. Sedangkan suarasatu atau dua orang saja akan sangat subjektif dan itu tidak bisa menjadikebenaran. Iman kita mengajarkan bahwa kehendak Tuhan didapatkan melaluipendapat bersama dalam Gereja yang difasilitasi oleh para pemimpinnya. Disinilah kita mendapatkan pembenaran atas penghayatan iman kita. Misalnya, Andamendapatkan absolusi dalam pengakuan dosa yang diberikan oleh Gereja melaluiseorang bapak pengakuan, itu merupakan pembenaran bagi diri Anda. Tuhanmembenarkan kita di dunia ini melalui sarana dan tindakan Gereja. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Allah maha baik, tambahkanlah keberanian dan kekuatan agarkami dapat menghadapi aneka macam kesulitan dan pengaruh jahat di dalam duniaini.  Salam Maria, penuh rahmat ... Dalamnama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-7 Paskah, 21 Mei 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 20, 2026 9:36


Dibawakan oleh Agustina Maria Nawang Mulan dari Paroki Santa Maria Assumpta Klaten di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Kisah Para Rasul 22: 30; 23: 6-11; Mazmur tg 16: 1-2a.5.7-8.9-10.11; Yohanes 17: 20-26.SEMOGA KITA BERSATU Renungan kita pada hari ini bertema: Semoga Kita Bersatu.  Seorang bocah laki-laki berusia 5 tahunsedang berdoa di dalam kamarnya. Kedua orang tuanya mendengar dari luar kamarsepertinya anak itu sedang berbicara dengan seseorang. Mereka mengintip dilubang pintu, dan melihat anaknya memandang ke atas dengan kedua tangannyaterbuka. Ia berseru di dalam doanya: "Tuhan Yesus, aku sering berdoakepada-Mu, tapi aku belum pernah mendengar Engkau berdoa untuk aku. Sekarangaku ingin dengar doamu untuk aku." Bocah itu sebenarnya ingin mengetahui apakah Tuhan Yesus mendoakan kitamanusia. Ini juga sering menjadi pertanyaan dari banyak orang di antara kita.Pada hari ini bacaan Injil kita menguraikan tentang sebuah doa Yesus yangsangat spesial, yaitu ia berdoa supaya terciptalah persatuan di antara Allahdan manusia dan di antara manusia dengan sesamanya. Jadi Yesus berdoa bagisetiap pribadi kita dan semua orang yang ada di sekitar kita, semoga kitabersatu. Mengapa doa-Nya adalah semoga kita bersatu dan bukan kita harusbersatu?    Alasan paling kentara ialah bahwa Tuhan memberikan kebebasan kepada setiapmanusia untuk memilih persatuan atau memilih perpecahan. Ini sama dengankebebasan memilih untuk menaati Dia atau melawan Dia. Hidup kita adalah arenabermain dan berjuang untuk menentukan siapa yang memilih Tuhan dan siapa yangtidak. Jadi kebebasan manusia ialah karunia kodrati yang ikut menentukankondisi iman dan pertumbuhan rohani kita. Alasan lain yang mungkin kurang kita sadari ialah bahwa persiapan sebagaiunsur yang sangat penting dalam hidup kita. Doa Yesus semoga kita bersatu hendaknyamendorong kita untuk menyiapkan suatu persekutuan yang sejati di antara kitaputra dan putri Allah. Persiapan ini berguna untuk meningkatkan selera kitamerindukan suatu persatuan abadi di surga. Maka kita tidak boleh menganggapremeh atau bermain-main dengan setiap jenis persatuan yang kita bangunbersama-sama di dunia ini. Tuhan kecewa kalau kita meremehkannya. Alasan yang paling tinggi nilainya ialah bahwa Tuhan Allah itu esa dantempat Ia berdiam ialah satu saja selamanya, di surga. Untuk sampai ke sanakita harus melewati perjalanan dan proses panjang. Tidak ada permainan sulapatau transportasi kilat untuk bisa sampai di sana. Kalau seandainya tak adaproses maka cukup satu saja mujisat untuk membawa semua orang bersatu di surga.Tetapi ada prosesnya, maka kita memakai “semoga kita bersatu”.  Kita diberi karunia untuk memiliki pengharapan. Tuhan tidak menghilangkanpengharapan kita dan menggantinya dengan harus. Oleh karena itu doa-doa selaluberupa “semoga”, “kiranya” dan “akan”, sebagai tanda pengharapan kita.  Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Ya Allah, semoga Roh Kudus yang diutus kepada kamimempersatukan kami di dunia ini dan mempersiapkan kami untuk persatuan yangabadi bersama-Mu. Salam Maria, penuh rahmat ...Dalam nama Bapa ...

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2094. "KALA BUMI BERCERITA TENTANG KITA"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later May 19, 2026 25:01


Bismillah,2094. KALA BUMI BERCERITA TENTANG KITARiyaadhush ShaalihiinBab 50 | Hadits ke-413Hadits Abu Hurairah -Radhiyallahu anhuDari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, beliau berkata, Rasulullah ﷺ bersabda,قرأَ رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : { يوْمَئِذٍ تُحَدِّثُ أَخْبارَهَا } ثم قال : « أَتَدْرُونَ مَا أَخَبَارُهَا ؟ » قالوا : اللَّهُ ورَسُولُهُ أَعْلَمُ . قال : «فَإِنَّ أَخْبَارَها أَنْ تَشْهَدَ عَلَى كُلِّ عَبْدٍ أَوْ أَمةٍ بِمَا عَمِلَ عَلَى ظَهْرِهَا ، تَقُولُ : عَمِلْتَ كَذَا وكذَا في يَوْمِ كَذَا وَكَذَا ، فهَذِهِ أَخْبَارُهَا » رواه التِّرْمِذِي وقال : حديثٌ حسنٌ"Rasulullah ﷺ membaca, 'Pada hari itu bumi menceritakan beritanya.' (Az-Zalzalah: 4). Kemudian beliau bertanya, 'Tahukah kalian apa berita yang dikabarkan oleh bumi?' Mereka menjawab, 'Allah dan RasulNya lebih mengetahui.' Beliau bersabda, 'Sesungguhnya kabar berita bumi adalah bahwa ia bersaksi atas setiap hamba laki-laki maupun perempuan dengan semua yang dia perbuat di muka bumi. Bumi itu akan berkata, 'Kamu melakukan begini dan begitu pada hari ini dan ini.' Ini-lah berita-berita bumi'." Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, beliau berkata, "Haditshasan shahih.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-7 Paskah, 20 Mei 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 19, 2026 8:44


Dibawakan oleh Fanny Hartono dari Paroki Gembala Yang Baik di Keuskupan Surabaya, Indonesia. Kisah Para Rasul 20: 28-38; Mazmur tg 68: 29-30.33-35a.35b-36c; Yohanes 17: 11b-19.BERBAGI KARUNIA ROHKUDUS Renungan kita pada hari ini bertema: Berbagi Karunia Roh Kudus. Ada satukelompok orang muda masuk ke dalam gereja untuk berdoa. Mereka berjumlah tujuhorang, empat perempuan dan tiga laki-laki. Mereka semua heran dengan dekorasidi samping altar berupa gambar tujuh karunia Roh Kudus. Masing-masing memilihsatu karunia Roh yang dianggapnya paling cocok dengan karakter dan keadaanpribadinya, yaitu karunia kebijaksanaan, pengertian, nasihat, pengetahuan,kesalehan, keperkasaan (kekuatan), dan takut akan Tuhan. Setelah berdoa, merekakembali dengan hati yang penuh gembira.   Ada sebuah niat yang baik dan mulia dari mereka sebagai satu kelompok orangmuda Katolik dan sebagai pribadi masing-masing. Mereka ingin memberikankesaksian kepada orang muda Katolik lain, supaya membawa semua orang mudaKatolik di dalam persekutuan dan persaudaraan Kristiani yang baik. Mereka jugaingin menjadi rasul-rasul Kristus yang dengan rela dan tekun berbagikarunia-karunia Roh Kudus kepada sesamanya, khususnya di tempat mereka hidupdan bertumbuh. Mereka menjadi berguna kalau mereka berbagi karunia Roh Kudus. Mengapa harus berbagi Roh Kudus? Ada beberapa alasan mendasar. Pertamakarena Tuhan Allah sendiri sudah berbagi dari diri-Nya sendiri. Tuhan Allahberbagi hidup-Nya dengan manusia sehingga Putra Allah menjadi Yesus Kristus,kemudian Yesus sendiri mengutus Roh-Nya bagi kita. Allah sudah berbagi, makakita harus juga bisa berbagi. Tujuan utama berbagi ini ialah supaya persatuandan kesatuan itu dapat diwujudkan, seperti inti doa Yesus yang diwartakanbacaan Injil pada hari ini. Berbagi karunia Roh bertujuan untuk persatuan. Kedua, Roh Kudus bergerak dan berkegiatan. Ia menggerakkan setiap pribadidalam Gereja Perdana lalu menginisiatifkan kegiatan-kegiatan mereka sehinggamereka tidak tinggal diam atau bersembunyi. Santo Paulus harus bergerak danberpindah dari satu tempat ke tempat lain, karena ia harus mengembangkan Gerejake seluruh pelosok bumi. Kita juga dipenuhi dan digerakkan oleh Roh Kudus agarkita dapat berbagi kasih karunia Tuhan kepada orang lain. Ketiga, Gereja itu inklusif dan menaati perintah Yesus untuk menjadikanseluruh bangsa murid-murid-Nya. Maka tak ada cara lain yang paling pas kecualimenggerakkan setiap pengikut Kristus untuk berbagi karunia-karunia Roh Kudus,yaitu menyampaikan segala kebaikan, suka cita dan kebenaran kepada seluruhdunia. Berbagi kepada sesama di dalam persekutuan Yesus Kristus merupakan hukumyang tidak dilalaikan. Berbagi kepada sesama manusia yang lain merupakan perwujudantugas Gereja kita yang apostolik. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Yesus Kristus, di dalam saat-saat penantian datangnya RohKudus, kami menaruh iman kami kepada-Mu sebagai guru dan Tuhan kami. Kuatkanlahkami dengan berkat dan kasih-Mu supaya dalam penantian ini kami selalu fokusdengan penuh devosi dan mawas diri. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam namaBapa ...

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 18 Mei 2026 - Mendidik dengan kasih

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 17, 2026 5:46


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 18 Mei 2026Bacaan: "Janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan." (Efesus 6:4)Renungan: Apakah hukuman secara fisik merupakan cara yang efektif untuk mendidik anak? Penelitian menunjukkan bahwa hukuman fisik ternyata cara yang kurang efektif. Bukan berarti hukuman secara fisik itu tidak perlu. Ada kalanya, kita memang harus memberikan disiplin atau hukuman secara keras jika anak kita sudah kelewatan. Memberikan hukuman itu boleh, tapi jadikanlah itu sebagai opsi terakhir. Bukan sedikit sedikit hajar, sedikit sedikit main hajar. Penelitian yang dilakukan oleh University of California di Los Angeles, menunjukkan bahwa 82 persen remaja yang dikirim ke penjara anak, akhimya melakukan kejahatan kembali, dan sering kali dengan kejahatan yang lebih berat dari sebelumnya. Mengapa bisa demikian? Salah seorang anak yang dimasukkan penjara pernah bercerita, "Saya dikurung di sel bersama-sama anak-anak lain yang lebih tua. Di sel itu, setiap anak bercerita tentang apa yang mereka telah lakukan dan bagaimana mereka tertangkap. Ini seperti kursus di bidang kejahatan." Hukuman pada kenyataannya tidak membuat jera. Sering kali kita frustrasi dengan anak kita yang sudah dihukum berulang kali tapi tidak pernah kapok, bahkan kenakalannya semakin menjadi-jadi. Jika hal itu yang terjadi, sudah saatnya kita melakukan pendekatan yang berbeda dalam mendidik anak kita. Bukan lagi dengan tongkat, tapi dengan kasih sayang. Bukan lagi dengan makian, tapi dengan perhatian. Bukan lagi dengan banyaknya kata-kata, tapi dengan teladan dan memberikan waktu secara khusus kepada anak kita. Pendekatan seperti ini sering kali lebih efektif dibandingkan dengan main rotan atau main hajar saja. Pendekatan seperti ini membuat anak sadar apakah perbuatannya benar ataukah perbuatannya salah. Mereka juga tidak hanya memandang orang tuanya sebagai penghukum tapi terlebih pembimbing mereka. Jika mereka punya kesadaran tentang apa yang benar dan apa yang salah, biasanya mereka akan mulai bertanggung jawab atas kehidupannya. Mereka mulai melakukan hal yang benar, bukan karena paksaan tapi karena kesadaran. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat untuk mendidik anak-anak yang Kau percayakanlah padaku, sehingga perkataanku penuh kuasa untuk menjadikan anak-anakku lebih baik dari sebelumnya. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Surat-Surat Ignatius (18 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 17, 2026 4:00


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Surat-Surat IgnatiusDiambil dari: Yohanes 11:25 “Jawab Yesus: ‘Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati.'”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang seorang tokoh gereja mula-mula bernama Ignatius. Ignatius adalah seorang pemimpin jemaat yang hidup tidak lama setelah zaman para rasul. Ia menulis beberapa surat yang sangat penting bagi orang Kristen pada masa itu. Dalam surat-suratnya, Ignatius menegaskan bahwa Yesus sungguh-sungguh manusia dan sungguh-sungguh Allah.Mengapa itu penting? Karena pada waktu itu ada orang-orang yang mengajarkan hal yang salah. Mereka berkata bahwa Yesus hanya kelihatan seperti manusia, tetapi sebenarnya tidak sungguh-sungguh menderita atau mati. Ignatius melawan ajaran itu. Ia menulis dengan tegas bahwa Yesus benar-benar lahir, benar-benar menderita, benar-benar disalibkan, benar-benar mati, dan benar-benar bangkit. Jadi, iman Kristen bukan cerita pura-pura, tetapi kebenaran yang sungguh terjadi.Yang lebih kuat lagi, Ignatius bukan hanya menulis tentang Yesus. Ia sendiri rela menderita karena imannya. Bahkan ia tetap setia kepada Tuhan Yesus walaupun harus menghadapi kematian. Itu menunjukkan bahwa Ignatius sungguh percaya bahwa Yesus adalah Tuhan yang hidup. Orang yang rela tetap setia sampai akhir menunjukkan bahwa imannya bukan main-main.Wonder Kids, ini mengajarkan kita bahwa percaya kepada Yesus bukan hanya soal tahu jawaban yang benar. Percaya kepada Yesus berarti sungguh yakin bahwa Dia hidup, lalu tetap setia kepada-Nya. Mungkin kita tidak menghadapi bahaya besar seperti Ignatius, tetapi kita tetap perlu berani mengikut Yesus saat diejek, saat sulit taat, atau saat harus memilih yang benar.Yesus berkata, “Akulah kebangkitan dan hidup.” Itu berarti orang yang percaya kepada Yesus memiliki pengharapan yang besar. Karena Yesus hidup, kita juga boleh hidup dengan berani dan setia kepada-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan dalam doamu, “Tuhan Yesus, tolong aku percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh dan tetap setia walaupun tidak mudah.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh hidup dan Engkau adalah kebangkitan dan hidup. Tolong aku supaya tidak hanya tahu tentang Engkau, tetapi sungguh percaya dan setia mengikut Engkau. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus sungguh hidup, sungguh bangkit, dan anak-anak Tuhan dipanggil untuk percaya kepada-Nya dengan setia. Tuhan Yesus memberkati.

KEKOREAAN | KPop Podcast
Eps. 178: ANGEL NOISE interview with KEKOREAAN!

KEKOREAAN | KPop Podcast

Play Episode Listen Later May 16, 2026 27:00


Pecah telor! Podcast KEKOREAAN akhirnya kedatangan bintang tamu artis Korea nih. Mereka adalah Angel Noise! Special thanks to LINCH, PR agency yang nawarin kami buat wawancara ini.Debut di bawah BabyLemon Entertainment, Angel Noise beranggotakan Kepi dan Haena. Jujur agak deg-degan waktu ditawarin buat podcast sama mereka tapi aslinya pada baik-baik banget, guys!Angel Noise debut tahun 2024 dengan single berjudul Toy Toy. Nama Angel Noise melambangkan kontras antara image angelic dan sound rock yang mereka tampilkan, membedakan duo ini dari grup K-Pop kebanyakan.Di awal debutnya, Angel Noise sempat tampil di Shibuya Scramble Festival di Jepang lo! Di obrolan bareng KEKOREAAN, mereka juga spill nih influence musik Jepang dalam signature sound mereka.Angel Noise belum lama ini rilis single terbaru berjudul DON'T LOOK FOR ME yang fun dan energetic banget, cocok buat bangkitin mood kalau lagi down. Cek official channel mereka di bawah ini:Spotify https://open.spotify.com/artist/3TuhgPWdqMUNtxUuJSrfH5?si=ItKNZaJwS_KQfc7b4yUT1AYouTube https://www.youtube.com/channel/UCLxzMrOTbFC9gPWmUvPGS4wMV DON'T LOOK FOR ME https://www.youtube.com/watch?v=8_HPIJfRbpIInstagram https://www.instagram.com/angelnoise_officialTikTok https://www.tiktok.com/@angelnoise_officialX https://x.com/angelnoise_twt---Podcast KEKOREAAN kini independen!

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 14 Mei 2026 - Dia selalu memberikan yang terbaik

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 13, 2026 4:51


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 14 Mei 2026Bacaan: Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah la kepada orang lumpuh itu, "Hai anak-Ku, dosa-dosamu sudah diampuni!" (Markus 2:5)Renungan: Seorang pria sedang marah kepada Tuhan. Pagi ini muncul dua anak ayam di depan rumahnya. Padahal malam sebelumnya ia berdoa meminta telur ayam. "Bisa-bisanya Tuhan salah memberi!" katanya geram. "Tuhan tidak salah, Pak," sahut istrinya, "Anak ayam yang Tuhan berikan ini justru supaya nanti kau dapat sering makan telur ayam." Empat orang menggotong seorang lumpuh menuju rumah tempat Yesus berada. Mereka berharap Yesus memberikannya kesembuhan. Karena banyak orang berkerumun di rumah itu mereka tidak dapat masuk untuk menemui Yesus. Maka mereka membuka atap rumah, menurunkan si lumpuh bersama tikarnya di depan Yesus. Kata Yesus kepada si lumpuh, "Hai anak-Ku, dosa-dosamu sudah diampuni!" (ay. 5). Tampaknya seolah Yesus salah memberi. Ia memberi pengampunan dosa bukan kesembuhan. Namun, bila kita perhatikan situasinya lebih saksama, kita tahu kalau pemberian Yesus tidak salah. Selama ini si lumpuh hidup dalam pemikiran bahwa keadaannya yang merana disebabkan oleh besar dosanya. Ia perlu mendengar dirinya diampuni, tidak dihukum oleh Allah. Pengampunan membuka pintu bagi kesembuhan. Si lumpuh menyadari Allah berkenan kepadanya. Saat itulah Yesus memberikan kesembuhan. Kata Yesus, "Bangunlah, angkatlah tikarmu dan pulanglah ke rumahmu!" (ay. 11). Tuhan tidak pernah salah memberikan sesuatu kepada kita. Maka mulai hari ini jangan kita menjadi tawar hati bila pemberian Tuhan datang tidak seperti yang kita harapkan. Sadarilah bahwa pemberian Tuhan tersebut merupakan berkat awal sebelum berkat yang sebenarnya akan kita terima. Contoh sebelum datang kesuksesan, Tuhan memberi kita pengalaman kerendahan hati. Sebelum datang kelimpahan, Tuhan mengajar bagaimana supaya hati tidak terpaut kepada harta duniawi. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kini aku mengerti bahwa terkadang apa yang aku harapkan tidak seperti yang Kau berikan, karena ternyata dibalik itu semua Engkau sudah mempersiapkan yang terbaik bagiku. Oleh karena itu ajarilah aku untuk tidak cepat kecewa bila yang kuterima tidak seperti harapanku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 10 Mei 2026 - Melihat dan menilai se cara positif

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 9, 2026 5:10


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 10 Mei 2026Bacaan: "Siapa menghina sesamanya, tidak berakal budi, tetapi oreng yang pandai, berdiam diri." (Amsal 11:12)Renungan: Pada tahun 2020, perusahaan sepeda asal Belanda, VanMoof memutuskan akan menjual 90% barangnya secara online. Tentu saja, dalam berjualan online sangat penting untuk memastikan barang yang dikirimkan bisa tiba ke tangan konsumen dalam kondisi tetap sempurna. Apalagi penjualan mereka adalah ke seluruh dunia. Mereka amati banyak konsumen kompetitor mereka kecewa karena sepeda mereka tiba dalam kondisi cacat. Muncullah ide yang cukup unik. Mereka mengirim sepeda dengan boks kardus yang sangat besar, kira-kira seukuran boks TV layar datar ukuran 50 inch. Nah, di bagian depan boks itu, dicetak gambar TV selain tentu juga sepeda. Sepintas boks itu lebih mirip boks TV daripada sepeda, dan memang itulah tujuannya. Faktanya, pihak ekspedisi akan lebih berhati-hati jika mengirimkan TV. Dengan mendesain boks mereka mirip boks TV, maka sepeda mereka diperlakukan dengan lebih hati-hati, selayaknya membawa TV. Ketika kita sadar apa yang berada di dalam sebuah boks, maka sikap kita terhadap boks itu juga akan menyesuaikan. Sikap saat membawa boks berisi kue ulang tahun akan berbeda dengan sikap saat membawa boks berisi kue kering. Sikap saat membawa boks bertuliskan "Barang Pecah Belah" atau "Jangan Ditumpuk" akan beda dengan sikap saat membawa boks berisi boneka. Apakah hal serupa juga kita lakukan saat menilai manusia? Jika kita tahu bahwa manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah (Kej. 1:27), akankah kita bersikap semena-mena pada sesama? Jika kita mengimani Kristus telah mati demi menebus umat manusia, sadarkah kita jika itu berarti tiap manusia amatlah berharga? Dunia menilai manusia hanya dari sisi luarnya saja. Namun, anak Tuhan mesti melihat dengan cara yang berbeda. Lihat sesama kita seperti cara Tuhan memandang mereka. Bukan hanya melihat dari tampilan luar, tapi melihat mereka sebagai jiwa-jiwa yang harus dikasihi dan dihargai sebagai sesama ciptaan Tuhan yang mulia dan berharga. Pandang juga diri kita dengan cara yang sama. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berikanlah aku kemampuan untuk bisa melihat sesamaku seperti Engkau melihat mereka baik adanya, sehingga aku selalu melihat sesamaku dengan kacamata positif. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 3 Mei 2026 - Menerima orang lain apa adanya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 2, 2026 4:23


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 3 Mei 2026Bacaan: "Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu." (Efesus 4:32)Renungan: Ada pepatah berkata, "Lebih mudah membangun daripada mempertahankan. Pepatah ini menggambarkan hubungan atau relasi antar manusia. Untuk menjalin relasi dengan orang lain bukan hal yang mudah, tetapi justru lebih mudah untuk menghancurkan relasi tersebut. Kenyataannya memang untuk mempertahankan relasi itu cukup sulit, karena kebanyakan orang hanya mementingkan kepentingan dirinya sendiri. Hal inilah yang sering menjadi awal dari perpecahan. Permasalahan inilah yang menjadi keprihatinan Rasul Paulus terhadap orang-orang Kristen di Efesus. Relasi di dalam jemaat Efesus kala itu adalah relasi yang baru terbentuk sehingga memiliki resiko yang tinggi terhadap munculnya konflik dan perpecahan. Rasul Paulus menasihati mereka untuk membuang segala rasa sakit hati di antara satu dengan yang lain sebagai umat Tuhan. Mereka harus melandaskan hidup mereka dengan mengingat akan kasih Kristus yang telah diberikan kepada mereka. Harapan Paulus dengan berlandaskan kasih Kristus, dapat terbangun keramahan untuk saling merangkul dan sikap saling mengampuni. Akhirnya dapat terwujud kehidupan bersama sebagai Tubuh Kristus. Hal yang sama juga Tuhan kehendaki dalam kehidupan kita sehari-hari. Membangun relasi dengan orang-orang yang berbeda latar belakang keluarga, pendidikan, lingkungan dsb, bukan hal mudah karena setiap orang mempunyai ego masing-masing. Namun kita harus menyadari bahwa salah satu hal terindah dalam kehidupan adalah terjalinnya relasi yang baik antar sesama. Sebab itu ciptakanlah relasi yang dapat bertahan dan menyatu membentuk ikatan yang menghidupkan. Landaskan kehidupan ini dengan kasih Kristus, kasih yang mengajarkan keramahan dan saling memaafkan. Dengan demikian kita mampu membangun relasi yang indah, termasuk dengan mereka yang di luar Kristus. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, bantulah aku agar dapat menerima setiap orang apa adanya sebagaimana Engkau mau menerima aku apa adanya. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 2 Mei 2026 - Bekerja dengan rajin untuk menyambut berkat

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 1, 2026 4:56


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 2 Mei 2026Bacaan: "Sebab, juga waktu kami berada di antara kamu, kami memberi peringatan ini kepada kamu: jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan" (2 Tesalonika 3:10) Renungan: Pengkotbah mengatakan segala sesuatu ada waktunya, termasuk di dalamnya adalah waktu bekerja, karena untuk segala hal dan segala pekerjaan ada waktunya." Ini berarti selagi masih ada kesempatan untuk bekerja, manusia diwajibkan untuk melakukan pekerjaannya guna memenuhi kebutuhan sandang dan pangannya. Bahkan di dalam kitab Amsal manusia diminta belajar dari semut tentang bagaimana harus bekerja, yakni tidak boleh malas. Selagi masih ada kesempatan untuk mengumpulkan makanan, semut akan mengumpulkan makanannya pada waktunya (Ams. 6:6-8). Peristiwa tentang "Manna" di padang gurun Sin memberikan pengajaran kepada umat Israel agar mereka tidak bermalas-malasan bekerja, mengambil berkat yang sudah Tuhan sediakan menurut keperluan mereka. Setiap pagi Tuhan selalu menyediakan manna bagi umat Israel. Mereka boleh mengambil sesuai kebutuhan masing-masing sehingga mereka tidak akan kelaparan. Akan tetapi, ketersediaan manna tersebut ada batas waktunya. Manna disediakan pada waktu pagi hari. Kalau mereka terlambat bangun untuk menyambut berkat yang sudah Tuhan sediakan, maka mereka akan kehilangan kesempatan karena manna akan menjadi cair ketika matahari panas. Pengajaran yang sama juga ditujukan untuk umat Tuhan masa kini. Di dalam kehidupan sehari-hari, sesungguhnya Tuhan juga sudah menyediakan berkat di sekitar kita. Untuk menyambut atau tidaknya, kembali kepada diri kita masing-masing. Hal yang jelas kita tidak boleh malas. Alkitab mengatakan, "...jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan," (2 Tes. 3:10). Jadi, jika kita ingin mendapatkan berkat yang sudah Tuhan sediakan, maka kita harus mau bekerja pada waktunya. Tuhan sebagai penyedia berkat sudah memberikan berkat-Nya setiap hari. Bagian kita adalah bekerja dengan rajin dan sungguh-sungguh untuk menyambut berkat Tuhan sebelum terlambat. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tambahkanlah kerajinan dalam diriku, sehingga aku semakin semangat bekerja untuk menerima setiap berkat-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 27 April 2026 - Mengatasi kelemahan dan semakin memperkuat diri

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 26, 2026 3:28


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 27 April 2026Bacaan: Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna," (2 Korintus 12:9)Renungan: Special Olympics Games adalah olimpiade khusus bagi anak-anak tunagrahita, penyandang keterbelakangan mental. Kegiatan ini dirintis oleh Eunice Kennedy, adik Presiden John F. Kennedy pada tahun 1968, di Maryland. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan dan rasa percaya diri pada penyandang tunagrahita. Mereka diajak menemukan bakatnya, mengembangkan diri seoptimal mungkin, dibangun semangatnya agar dapat hidup lebih mandiri. Ternyata mereka mampu mengukir prestasi di tengah keterbatasannya. Mereka menjadi bangga dan bahagia. Seiring bertambahnya usia, diri kita juga makin lemah dan terbatas. Jangan gelisah dan mengasihani diri sendiri! Tapi pupuklah rasa percaya diri dan berusaha memelihara kemampuan yang ada. Mungkin ada potensi yang tidak kita sadari tapi dapat kita kembangkan melalui berbagai kegiatan sederhana. Jangan biarkan diri kita bermuram durja. Usahakan untuk tetap melakukan aktifitas yang kita sukai dan tekunilah. Semangat akan kembali berkobar menyemangati hidup kita dan tidak mustahil kita menjadi lebih kreatif dan ceria. Sungguh, dalam kelemahan kita kasih karunia Tuhan menjadi nyata. Tuhan Yesus memberkati. DOA:Tuhan Yesus, berilah aku kekuatan agar tidak meratapi keterbatasanku, melainkan selalu berserah pada kehendak-Mu sambil tetap berjuang untuk melakukan apa yang mampu kulakukan. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 26 April 2026 - Hidup dalam Kebenaran Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 25, 2026 3:16


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 26 April 2026Bacaan: Aku hendak memperhatikan hidup yang tidak bercela: Bilakah Engkau datang kepadaku? Aku hendak hidup dalam ketulusan hatiku di dalam rumahku." (Mazmur 101:2)Renungan: Semua orang pasti ingin hidup panjang umur. Bagaimana seandainya kita dikaruniai umur panjang, tapi tidak dapat berbuat apa-apa? Masihkah kita mau panjang usia? Banyak orang ingin memiliki usia yang panjang namun mereka tidak memikirkan kualitas hidup yang seperti apa yang akan mereka jalani. Mereka juga belum tentu berusaha memelihara hidup sehat dan berkualitas. Orang cenderung hanya memikirkan ingin panjang usia, sering tidak berpikir bagaimana harus meningkatkan kualitas hidupnya. Kitab Pengkhotbah 8:12 mengatakan, "walaupun orang yang berdosa dan yang berbuat jahat seratus kali hidup lama, namun aku tahu, bahwa orang yang takut akan Allah akan beroleh kebahagiaan, sebab mereka takut terhadap hadirat-Nya." Hidup yang berkualitas adalah hidup yang senantiasa berpegang pada Tuhan. Orang yang hidupnya betul-betul percaya akan pemeliharaan Tuhan akan selalu bersyukur. Orang yang tahu bersyukur, itulah yang menikmati kebahagiaan hidup. Tak peduli berapa lama ia akan hidup, yang terutama adalah hidup dijalani dengan iman percaya, berkualitas, disertai rasa syukur kepada Tuhan. Hiduplah dengan tulus dan berkenan kepada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. DOA:Tuhan Yesus, tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu. Bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Gen Z's Perspective on Kartini and How They Interpret Kartini Day - Perspektif Gen Z terhadap sosok Kartini dan bagaimana mereka memaknai Hari Kartini

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Apr 24, 2026 14:37


Kartini Day is celebrated annually on April 21st. It remains a significant milestone for Indonesian women. For them, Kartini is a champion of equality. - Hari Kartini yang diperingati pada tanggal 21 April setiap tahunnya itu, rupanya masih merupakan momentum yang signifikan bagi Perempuan Indonesia. Bagi mereka sosok Kartini adalah pahlawan kesetaraan.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 20 April 2026 - Biarlah Hatiku Percaya dan MengandalkanMu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 19, 2026 7:48


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 20 April 2026Bacaan: "Tetapi perwira, yang menjadi ajudan raja, menjawab abdi Allah, katanya: "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Jawab abdi Allah: "Sesungguhnya, engkau akan melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi tidak akan makan apa-apa dari padanya." (2 Raja-raja 7:2)Renungan: Di sebuah desa, ada seorang ibu yang mulai rajin berdoa karena mendengar Pastor di gerejanya berkhotbah mengenai iman sebesar biji sesawi yang bisa memindahkan gunung. Ia berdoa agar anaknya yang sudah lama sakit bisa sembuh. Namun, setelah sebulan berdoa, tidak terjadi apa-apa. Ia pun menceritakan masalah tersebut kepada Pastornya. Akhirnya Pastornya sepakat berdoa bersama sang ibu di depan anak itu. Ketika selesai mengucapkan "Amin" dan melihat anaknya tidak sembuh, lantas sang ibu berkata, "Benar kan Pastor, dari awal pun saya sudah menduga bahwa hal itu tidak akan mungkin terjadi." Sambil menggelengkan kepala, sang Pastor pun berkata, "Lha Ibu saja tidak yakin, bagaimana mungkin itu terjadi?" Ibu itu hanya salah seorang dari sekian banyak orang percaya yang sikapnya seperti itu. Mereka mengaku percaya kepada Tuhan, tetapi sering kali tidak memercayai bahwa Tuhan mau dan mampu menolong mereka. Memang tidak mudah untuk percaya di dalam situasi yang sulit, seperti seorang perwira yang menjadi ajudan raja di dalam kisah "krisis Samaria". Krisis Samaria terjadi karena saat itu Samaria dikepung oleh pasukan Aram. Harga pangan langsung melonjak tinggi. Seperempat kab tahi merpati saja harganya lima syikal perak (2 Raj 6:25). Bahkan, karena krisis itu, sampai terjadi peristiwa kanibalisme. Sungguh mengerikan! Raja tidak bisa berbuat apa-apa untuk mengatasi krisis ini. Sayangnya, bukannya dia mengaku salah karena tidak bisa bertanggung jawab untuk menyejahterakan rakyat, malah dia menyalahkan Elisa. Bahkan dia berniat membunuh Elisa. Lebih parah lagi, raja menyalahkan Tuhan atas terjadinya krisis Samaria yang sangat hebat itu. Jelas, raja tidak memercayai bahwa Tuhan sanggup menolong mereka. Sebagai seorang nabi, Elisa harus meyakinkan raja bahwa krisis itu akan segera berakhir, sehingga harga pangan menurun dan terjangkau oleh rakyat jelata. Tetapi sayangnya, ketidakpercayaan itu kini beralih kepada perwira yang menjadi ajudan raja. Perkataannya sangat jelas menunjukkan ketidakpercayaannya, "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Karena ketidakpercayaannya itu, maka ia tidak menikmati berkat Tuhan, bahkan ia akhirnya meninggal karena terinjak-injak oleh orang banyak. Kepercayaan akan memengaruhi sikap hidup seseorang, sekaligus memengaruhi hasil dari apa yang diharapkan. Orang yang percaya akan menunjukkan sikap hormat kepada Tuhan dan antusias di dalam berdoa. Tuhan pun tidak akan tinggal diam, pada waktu yang tepat la akan memenuhi apa yang diharapkan orang tersebut. Kalau saat ini kita sedang terhimpit masalah, entah itu penyakit yang tak kunjung sembuh atau kesulitan keuangan, jangan sekali-kali meragukan Tuhan. Percayalah dengan segenap hati bahwa Tuhan akan menunjukkan kasih dan kuasa-Nya. Percayalah sampai mujizat itu menjadi nyata! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, saat aku tidak melihat jalan-Mu dan tidak mengerti rencana-Mu, biarlah hatiku tetap percaya dan mengandalkan-Mu selalu. Amin. (Dod).

Endgame with Gita Wirjawan
Ekonomi Tumbuh, Belum Tentu Dinikmati Semua - Bhima Yudhistira | Endgame #264

Endgame with Gita Wirjawan

Play Episode Listen Later Apr 15, 2026 87:54


Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia', sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.id/Sudah baca? Tinggalkan review-mu di sini:  / what-it-takes  ------------------Ekonomi Indonesia tumbuh 5%, tapi kelas menengah justru makin terjepit di tengah. Mereka dianggap terlalu kaya untuk dapat subsidi, namun terlalu kecil untuk dianggap sejahtera.Apa sebenarnya prioritas ekonomi kita?Pahami penjelasan Bhima Yudhistira, seorang ekonom dan Direktur Eksekutif CELIOS, dalam pembicaraannya dengan Gita Wirjawan.Tentang Bintang Tamu:Bhima Yudhistira adalah ekonom Indonesia yang menjabat sebagai Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios). Ia kerap menjadi narasumber di berbagai media nasional untuk membahas kebijakan fiskal, utang negara, investasi, hilirisasi industri, hingga dampak kebijakan publik terhadap kelas menengah dan UMKM.#Endgame #GitaWirjawan #BhimaYudhistira-----------------