POPULARITY
Categories
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Oliva Ivania dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. 1 Yohanes 1: 1-4; Mazmur tg 97: 1-2.5-6.11-12; Yohanes 20: 2-8.CINTA YANG DALAMDAN TAK BERAKHIR Tema renungan kita pada hari ini ialah: Cinta Yang DalamDan Tak Berakhir. Pada hari ini kita merayakan pesta Santo Yohanes, rasul danpengarang Injil. Injil bercerita bahwa Yohanes adalah adik rasul Yakobus yangdipanggil berdua oleh Yesus saat mereka bersama ayah Zebedeus sedang melaut diDanau Galilea. Yohanes selalu tampil bertiga Petrus dan Yakobus mendampingiYesus. Masih dalam suasana Natal, selain kita diperkenalkanprofil salib sebagai cara untuk mengambil bagian di dalam Kristus dan nantinyamencapai kemuliaan, kita juga diperkenalkan untuk mencapai kemuliaan kerajaanAllah melalui cinta yang dalam dan tak berakhir. Kita dapat katakan bahwa cintasejati atau genuine love itu sangatdikaitkan dengan Santo Yohanes rasul. Alasan yang sangat mendasari ini ialahInjil yang ditulisnya berisi ajaran cinta kasih yang sangat mendalam. Misalnya,tentang roti hidup dan gembala yang baik, yang berisi ajaran cinta kasih yangamat dalam maknanya. Alasan lain yang ditunjukkan Injil hari ini ialah karenaia yang paling pertama dari kalangan rasul dan murid Yesus yang mengerti danpercaya akan kebangkitan Yesus. Cintanya kepada Yesus begitu mendalam, sehinggadalam keadaan yang sulit dan mencemaskan pun pemahaman dan imannya kepada Tuhantidak pernah berkurang. Kekhususan rasul Yohanes ini terungkap dalam InjilKeempat bahwa rasul ini adalah yang paling dikasihi Tuhan. Ini adalah suatu pandanganyang sangat kuat dan mengikat, karena ia sendiri yang menuliskan itu. Pendapat yang lebih dapat diterima bersama ialah bahwadengan satu pribadi yang sangat dikasihi oleh Tuhan namun tak dijelaskanidentitas persisnya, bermaksud untuk menunjukkan semua pengikut Kristus: entahrasul dan murid, entah pria dan wanita, entah orang muda dan dewasa, entah yangsekolah atau terdidik dan tidak, entah orang tua dan anak-anak, semua ituadalah pribadi-pribadi yang dikasihi Tuhan. Berarti, saya secara pribadidikasihi oleh Tuhan. Anda juga dikasih Tuhan secara pribadi. Dia mendapatkan jugakasih secara pribadi dari Tuhan. Setiap orang pada dasarnya berhak dikasihioleh Tuhan maha pengasih. Adalah sungguh indah mengalami kasih dari Tuhan yangdiberikan ke pribadi kita masing-masing, dicurahkan dengan sempurna, dijaminkualitasnya sampai selamanya, dan tak bersyarat apa pun. Yang penting kasih itudatang ke dalam hidup pribadi Anda dan saya. Ketika setiap orang dalam setiapkesadarannya mengakui dicintai seperti ini, ia sesungguhnya sedang mengalamikasih yang sejati. Di dalam masa Natal ini, kiranya kita berusaha untukmenerima kasih itu dari Tuhan lebih daripada biasanya, persis pada saat-saatbersama Yesus dan keluarga Nazareth yang hidup penuh dalam kasih. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Yesus Kristus dankeluarga Nazareth, kami ingin hidup dalam terang dan suasana keluarga-Mu yangtenang dan damai, maka anugerahkanlah kami rahmat ini ke dalamkeluarga-keluarga kami di dunia ini. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan RohKudus ... Dalam nama Bapa ...
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Oliva Ivania dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Kisah Para Rasul 6: 8-10; 7: 54-59; Mazmur tg 31: 3cd-4.6.8ab.16bc.17; Matius 10: 17-22.JALAN SALIBSETELAH NATAL Tema renungan kita pada hari ini ialah: Jalan SalibSetelah Natal. Pada hari ini kita merayakan pesta Santo Stefanus, seorang muridYesus yang istimewa dan martir pertama Gereja. Dia salah satu para diakon yangterpilih untuk melayani urusan-urusan jasmani komunitas Gereja Perdana,sementara para rasul fokus pada pelayanan sabda dan doa, seperti yangdikisahkan dalam Kisah Para Rasul. Dengan suatu kenangan peristiwa kemartiran pada hari keduasetelah Natal ini, inspirasi yang pas buat kita ialah semangat hidup di dalamRoh Kudus. Misteri inkarnasi dapat kita masuki, memahami dan mengimaninyakarena bantuan Roh Kudus. Yesus Kristus yang terbaring sebagai bayi dalampalungan tahu jelas nasib-Nya nanti di puncak Golgota. Kandang Bethlehemdihubungkan dengan bukit Golgota, di mana jalan itu akan mulai dilalui olehYesus, sang juru selamat. Jadi kaitan kedua simbol tempat ini sebenarnyamengungkapkan alasan utama mengapa Putra Allah, Sabda kekal itu, menjadimanusia untuk menebus umat manusia dari perbudakan dosa dan kematian. Hasilnyaialah kehidupan baru dianugerahkan bagi semua pengikut Yesus Kristus yangadalah putra-putri Bapa. Yesus sedari awal hidupnya sudah memberikan pelajaran,dan ia memastikan jalan hidup-Nya, bahwa jalan kepada Bapa ialah jalan salib. Santo Stefanus sebagai yang pertama di dalam Gereja yangbaru saja berdiri di Yerusalem pada waktu itu, menikmati salib itu. Jika kitasemua memilih untuk berbagi di dalam kemuliaan Yesus Kristus, maka kita harusmemanggul salib kita setiap hari dan mengikuti Kristus melewati jalan yangtelah Ia lalui. Untuk memberikan semangat dan kekuatan kepada kita, Yesus terusterang saja berkata kepada para rasul, murid dan semua pengikut-Nya tentangrisiko dalam pilihan mengikuti Dia. Ini semua menjadi mungkin hanya di dalam terangdan bimbingan Roh Kudus. Pesan Natal sebenarnya berisi risiko sebagai para pengikutKristus itu. Yesus dari awal lahir-Nya memiliki risiko itu. Setiap orang yangdibaptis juga dibuat jelas tentang ini, bahwa risiko dan tujuan akhir darimengambil bagian dalam Kristus hanya akan dicapai melalui salib. Kemuliaan dankebahagiaan di dalam Kristus harus dibayar dahulu dengan suatu harga amatmahal, ialah pengorbanan diri dengan kematian, termasuk dalam cara mati demiKristus seperti yang dialami Santo Stefanus. Yesus berpesan bahwa Ia telah memberikan rahmat yangmemadai untuk setiap orang dalam memanggul salib dan membuat suatu pengorbanandalam hidup demi mendapatkan kemuliaan bersama Dia. Jadi tak akan ada salib,pengorbanan, dan penderitaan yang jelek atau hampa di dalam Kristus.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, kuatkanlah kami selalu dengan rahmat-Mu supaya kami memanggul salibkami dengan gembira dan dalam pengharapan. Kemuliaan kepada Bapa dan Purta danRoh Kudus... Dalam nama Bapa...
BRI Group sebagai bagian dari Danantara melaksanakan aksi kemanusiaan bertajuk "Satukan Langkah untuk Sumatra", yang bertujuan membantu masyarakat terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Sumatra. Aksi kemanusiaan tersebut sekaligus merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-130 BRI yang dilaksanakan secara sederhana di Kantor Pusat BRI, Jakarta.Direktur Utama BRI, Hery Gunardi mengatakan kegiatan "Satukan Langkah untuk Sumatra" merupakan inisiatif kolektif yang lahir dari semangat solidaritas dan kepedulian sosial seluruh elemen di BRI Group. Sebanyak 5.000 peserta ambil bagian dalam kegiatan jalan sehat yang menempuh jarak sekitar 5 kilometer atau setara dengan 7.500 langkah. Setiap langkah peserta dikonversi menjadi donasi senilai Rp1.300.Melalui mekanisme tersebut, kegiatan ini diproyeksikan dapat menghimpun dana hingga Rp50 miliar, yang akan disalurkan ke pembangunan infrastruktur pascabencana yang dibutuhkan oleh masyarakat terdampak bencana Sumatra.Di Provinsi Aceh, BRI menyiapkan program renovasi fasilitas pendidikan, puskesmas, layanan publik, serta perbaikan sistem air bersih dan sanitasi. Sementara itu, di Provinsi Sumatra Utara, BRI akan melakukan renovasi sekolah dasar/negeri dan Puskesmas yang terdampak banjir/longsor, serta perbaikan sarana air bersih dan sanitasi.Lalu di Sumatra Barat, upaya pemulihan difokuskan pada perbaikan dan renovasi ruang kelas sekolah, fasilitas kesehatan tingkat pertama, serta rehabilitasi drainase dan akses jalan lingkungan. Selain itu, bantuan juga akan disalurkan untuk pembangunan hunian sementara khususnya di wilayah Aceh dan Sumatra Utara.
Lonjakan penumpang terus terjadi di Stasiun Kereta Api Bandung Jawa Barat hingga libur panjang Natal dan Tahun Baru. Ribuan penumpang memanfaatkan kereta api untuk perjalanan jarak jauh menuju berbagai kota tujuan favorit seperti Yogyakarta Solo Malang hingga Surabaya. Setiap harinya Stasiun Bandung memberangkatkan sekitar enam ribu penumpang dengan penjualan tiket yang telah melampaui dua ratus ribu lembar. Momentum libur Nataru juga dimanfaatkan warga untuk berlibur bersama keluarga.#StasiunBandung #LonjakanPenumpang #LiburNataru #KeretaApi #MudikLiburan #BeritaTransportasi
Sebuah kecelakaan maut terjadi di Tol Semarang, ketika sebuah bus terguling dan menewaskan 16 penumpang. Peristiwa tragis ini tidak hanya menyisakan duka, tetapi juga memunculkan pertanyaan serius soal pengawasan kendaraan umum.Bus yang mengalami kecelakaan tersebut diduga tidak laik jalan. Indikasi awal mengarah pada kondisi kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan, mulai dari kelayakan teknis hingga administrasi operasional. Jika dugaan ini benar, maka kecelakaan ini bukan semata musibah, melainkan kelalaian sistemik.Dalam sistem transportasi nasional, pengawasan bus berada di bawah kewenangan Kementerian Perhubungan bersama pemerintah daerah dan operator angkutan. Setiap kendaraan umum seharusnya menjalani uji KIR berkala, pemeriksaan rem, ban, sistem kemudi, hingga kelengkapan izin trayek.Namun faktanya, kecelakaan akibat kendaraan tidak laik jalan masih terus berulang. Ini menimbulkan pertanyaan besar:apakah pengawasan berjalan optimal, atau justru hanya formalitas di atas kertas?Tragedi di Tol Semarang ini menjadi peringatan keras bahwa keselamatan penumpang tidak boleh ditawar. Evaluasi menyeluruh terhadap pengawasan, sanksi, dan tanggung jawab operator harus dilakukan, agar jalan tol tidak kembali menjadi saksi hilangnya nyawa akibat kelalaian yang seharusnya bisa dicegah.Karena keselamatan bukan sekadar prosedur —ia adalah hak setiap penumpang.[TALK] Ketua Presidium Indonesia Trafik Watch, Edison Siahaan & Pakar Transportasi, Dr Iskandar Abu Bakar M.Sc
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Erna Lolan dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. 1 Samuel 1: 24-28; Mazmur tg: 1 Sam 2: 1.4-5.6-7.8abcd; Lukas 1: 46-56.PERSIAPAN KELAHIRAN Renungan kita pada hari ini bertema: PersiapanKelahiran. Sudah di depan mata kita hari kelahiran Yesus Kristus. Persiapankita yang paling pas ialah persiapan kelahiran. Renungan kita kemarin-kemarinmengatar kita ke pintu kelahiran ini, di mana hari ini kita berjumpa dengankelahiran Yohanes Pembaptis, yang membuka jalan untuk kelahiran berikutnya yangjauh lebih besar dari padanya. Mungkin kedua bayi yang sudah berjumpa dalamkandungan ibu mereka masing-masing waktu perawan Maria berjumpa Elisabeth,sempat memberikan isyarat: Yohanes lahir lebih dahulu untuk memberikanpengumuman kepada seluruh dunia bahwa kelahiran sang Mesias akan segeramenyusul. Kitab suci jelas mengisahkan bahwa kelahiran keduanya itu satumenyusul yang lain. Kelahiran Yohanes pembaptis bermakna pertama-tamauntuk menggenapi penubuatan kitab suci atau rencana Allah bahwa nantinya iamenjadi suara yang berseru di padang gurun untuk menyiapkan jalan bagidatangnya sang Sabda. Selanjutnya kelahiran itu menjadi persiapan jalanpertobatan dan pembebasan orang-orang dari kegelapan, kebutaan, ketidak-tahuandan kedosaan. Persiapan ini mulai dengan bapaknya sendiri, Zakaria yang terbukamulutnya setelah membisu sebelum anaknya lahir. Kelahiran Yohanes menginspirasikan kita untuklahir sebelum hari Natal nanti. Secara rohani kita perlu lahir kembali.Pembaptisan kita adalah kelahiran baru kita di dalam Kristus. Kita jugamendapatkan pencurahan Roh Kudus melalui sakramen Krisma untuk dilahirkan dalamRoh Kudus. Setiap kali kita menghadiri perayaan Ekaristi, kelahiran barudiperoleh dengan masuknya firman Allah menjadi daging yang kita santap.Pengakuan iman melalui doa Aku Percaya dan doa-doa serta devosi-devosimemperkuat kelahiran kita kembali. Semua ini selalu kia jalani secara baik danrutin. Tinggal beberapa hari perayaan Natal, hendaknyakita luangkan waktu untuk merenungkan semua peristiwa iman tentang kelahirankita kembali. Kita mengingat kembali kelahiran kita sepanjang tahun ini untuk menjadi pakaian pesta yang menutup dirikita, yang menjadi isi pikiran dan hati kita, yang menjadi tanda syukur, danyang menjadi tanda persiapan kelahiran kita terbaru. Memang tepat dan bagus bagi kita untuk mengalamisuatu perjumpaan yang indah, yaitu perjumpaan kehidupan. Kita yang terlahirkembali melalui Gereja yang kudus, Sabda kekal yang menjelma menjadi manusiadalam suatu kelahiran melalui seorang perawan terberkati, masuk ke dalam Gerejayang sama. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha rahim, baharuilah diri kami dalamRoh–Mu supaya kami terlahir kembali menjadi baru, demi menyambut kelahiranYesus Kristus, juru selamat dunia. Salam Maria... Dalam nama Bapa...
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 19 Desember 2025Bacaan: "Tetapi hindarilah omongan yang kosong dan yang tak suci yang hanya menambah kefasikan." (2 Timotius 2:16) Renungan: Hampir di semua stasiun televisi ada acara-acara yang membicarakan tentang kehidupan orang lain. Apakah itu tentang prestasi orang atau pun membicarakan gosip-gosip yang beredar tentang seseorang. Ternyata menjual cerita tentang orang lain sangat laku dan tidak sedikit orang yang tertarik pada urusan orang lain. Tidak hanya di televisi dan media lainnya, tetapi di mana saja ternyata membicarakan perihal orang lain sangat digemari. Apakah membicarakan tentang orang lain itu dibolehkan? Tentu dibolehkan selama hal itu tidak merusak dan merugikan orang lain. Bercerita itu perlu, namun hendaknya hal itu tidak merusak kesaksian kita sebagai pengikut Yesus. Firman Tuhan mengajarkan agar kita selalu menghindari perkataan yang sia-sia, tidak membangun dan tak suci. Sebab dengan banyak berbicara mengenai hal yang sia-sia, maka hati kita akan semakin tenggelam dalam kefasikan. Semakin banyak berbicara tentang hal yang sia-sia atau gosip malah akan membuat kita melakukan banyak kesalahan. Tuhan Yesus telah berfirman, "Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman. Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum." (Matius 12:36-37). Tuhan tidak melarang kita untuk bercerita dan menikmati asyiknya bercerita, namun kita senantiasa harus waspada agar kita tidak terjebak dengan kata-kata yang keluar dari mulut kita. Karena itu kita patut merenungkan dan sadar bahwa betapa ruginya kita jika hanya karena senang bergosip lalu melanggar perintah Allah. Bukankah menyedihkan jika hanya karena gosip dan cerita kosong yang kita lontarkan ibadah kita ditolak Allah. Paulus menasihatkan agar kita senantiasa berkata-kata dengan penuh kasih dan jangan hambar, dengan demikian kesaksian kita sebagai pengikut Yesus yang telah dipulihkan dan dikuduskan akan terasa harum bagi orang di sekitar kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, biarlah bibirku hanya memperkatakan tentang kebenaran dan kasih, agar nama-Mu dimuliakan melalui perkataanku. Amin. (Dod).
Apa jadinya kalau setiap masalah yang kamu hadapi ternyata adalah sebuah hadiah?Di video ini, aku bedah 5 halaman dari buku Rahasia Magnet Rezeki yang benar-benar mengubah cara pandangku. Kita akan bahas tiga konsep utama: kenapa syukur itu pilihan, bagaimana setiap masalah adalah bungkus rezeki, dan rahasia mendapatkan rezeki paling besar di tumbukan pertama.Ini bukan cuma teori, tapi panduan praktis untukmu yang sedang berproses dalam pengembangan diri dan spiritualitas.Semoga video ini bisa jadi pengingat dan motivasi untukmu. Bagikan pendapatmu di kolom komentar ya!#RahasiaMagnetRezeki #JalurLangit #AyyaWiluna #Syukur #MotivasiDiri #Spiritualitas #Journaling #SelfImprovement #MagnetRezeki #Motivasi
Renungan D'Message ||KEKUDUSAN HIDUP SETIAP HARI || Ps. Steven Liem
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 16 Desember 2025Bacaan: Katanya: "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!" (Ayub 1:21 )Renungan: Suatu ketika ada seseorang yang kehilangan orang yang sangat dikasihinya, yaitu ayah angkatnya. Bagian yang paling membuat kejadian ini begitu menyakitkan adalah ketika ayah angkatnya meninggal ia sedang berada di Israel. Ketika ia kembali dari Israel, ayah angkatnya sudah dimakamkan, dan yang bisa ia lihat hanyalah tanah pemakamannya. Waktu itu ia berpikir bahwa Tuhan kejam sekali. Ia berdoa di beberapa gereja yang dikunjunginya di Israel untuk kesembuhan beliau dari sakit kanker hidungnya, namun Tuhan malah mengambil nyawanya. Awalnya ia marah, kecewa, sedih, dan sakit hati, namun ia mendengarkan beberapa nasihat keluarga dan sahabat. Mereka semua berkata bahwa Tuhan mengambilnya di saat yang paling tepat, yaitu ketika ia tidak ada. Mungkin Tuhan tidak ingin ia terlalu bersedih melihat kematiannya. Di sisi lain, Tuhan juga sudah mengakhiri penderitaan yang beliau alami karena kankernya. Ketika peristiwa ini terjadi, beberapa sahabat mengingatkannya akan kisah Ayub. Memang tidak akan pernah ada bencana terbesar yang terjadi di dalam sebuah keluarga dari pada bencana yang Ayub alami. Kehilangan harta kekayaan, mengalami penyakit kulit yang menjijikkan, dan kematian dari kesepuluh anak-anaknya dalam sekejap saja. Namun apa yang menjadi reaksi Ayub ketika hal ini terjadi sungguh mengejutkan. Ayub mengoyakkan jubahnya, mencukur rambut kepalanya, bersujud sambil menyembah dan dengan lantang berseru, "TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!" Bukankah ini merupakan suatu hal yang sangat luar biasa? Dalam keadaan hati yang sangat sesak dan duka yang mendalam, Ayub masih menyadari bahwa segala sesuatunya adalah milik Tuhan. Termasuk dirinya sendiri, kekayaan, maupun anak-anaknya. Dari pelajaran akan kisah Ayub ini ia akhirnya mulai mencoba mengerti bahwa memang Tuhan tahu yang terbaik bagi anak-anak-Nya. Setiap nyawa manusia ada di tangan-Nya, dan Dialah yang empunya segalanya. Karena itu, ia belajar untuk mengucap syukur dan percaya bahwa saat ini ayah angkatnya sudah mengalami kebahagiaan bersama dengan Tuhan. Rasa kehilangan dan kesepian memang ia alami, tetapi pengalaman intim bersama Tuhan dapat memulihkan kondisi hatinya seperti semula. Penuh sukacita dalam kuasa Tuhan! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, hiburkanlah setiap hati yang saat ini sedang mengalami kedukaan. Berikan kekuatan bagi mereka untuk tetap melanjutkan kehidupan ini tanpa kesedihan yang berlarut-larut. Amin. (Dod).
Pernahkah Anda berpikir bahwa strategi negosiasi tingkat tinggi yang digunakan para duta besar di PBB sebenarnya adalah kunci rahasia untuk memenangkan hati mertua atau meredakan ketegangan dengan rekan kerja? Seringkali kita menganggap diplomasi sebagai dunia yang eksklusif, penuh dengan protokoler kaku di istana negara. Namun, kenyataannya, diplomasi adalah institusi sosial tertua manusia. Setiap kali Anda mencoba membagi tugas rumah tangga tanpa memicu pertengkaran, atau menolak ajakan teman tanpa menyakiti perasaannya, Anda sejatinya sedang berdiplomasi. Dalam episode kali ini, kita akan menyelami "Esensi Diplomasi" bukan sebagai teori politik yang rumit, melainkan sebagai panduan praktis untuk menavigasi kehidupan sosial modern. Kita akan membongkar bagaimana teknik soft diplomacy—seperti seni menjaga wajah (face-saving) dan penggunaan "ambiguitas konstruktif"—dapat mengubah dinamika hubungan Anda secara drastis. Bayangkan memiliki kemampuan membaca yang tersirat layaknya seorang diplomat ulung, memahami kapan harus bicara dan kapan cukup memberi sinyal, serta mengubah potensi konflik menjadi kolaborasi yang menguntungkan. Jadi, jika Anda ingin berhenti terjebak dalam drama yang tidak perlu dan mulai membangun jembatan pengertian yang kokoh, episode ini wajib Anda dengarkan. Kita akan membahas strategi jitu tentang apa yang boleh dan haram dilakukan dalam interaksi sosial, mulai dari pentingnya ritual "basa-basi" hingga bahaya fatal mentalitas "saya menang, kamu kalah". Pasang telinga Anda, siapkan diri, dan mari kita pelajari bersama bagaimana menjadi duta besar terbaik bagi kehidupan Anda sendiri.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahSETIAP ANAK MEMILIKI NAMAMari kita membaca Firman Tuhan dariYOHANES 10: 14Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal AkuWonder Kids, tahukah kalian? Ketika seorang gembala memandang dombanya, dia mengenal setiap domba dengan baik. Setiap domba istimewa dan unik, bahkan gembala memanggil mereka dengan nama masing-masing.Kita sering melihat sekelompok orang sebagai kerumunan. Tapi Tuhan Yesus tidak seperti itu. Tuhan Yesus adalah Gembala yang Baik. Dia mengenal setiap orang dengan baik. Setiap wajah unik, spesial, dan memiliki cerita. Tuhan Yesus tahu nama setiap anak-Nya, termasuk namamu.Wonder Kids, Tuhan Yesus adalah Gembala yang selalu mengingat kita. Ia mengenal kita, tidak pernah melupakan kita, dan selalu memelihara kita dengan kasih.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, sebelas hari lagi kita akan memperingati hari Natal. Pilihlah satu orang setiap hari untuk didoakan. Pilih orang yang selama ini belum pernah kamu doakan. Tidak masalah jika kamu tidak mengetahui keperluan setiap orang, karena Allah mengetahuinya. Allah juga adalah Gembala bagi mereka.Mari kita berdoaTuhan Yesus, Engkau adalah Gembalaku yang baik. Ajar aku untuk mendengar suara-Mu dan mengikuti-Mu dengan setia. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, TUHAN YESUS ADALAH GEMBALA YANG BAIK YANG MENJAGA DAN MENGASIHI KITA SEPERTI DOMBA-NYA. Tuhan Yesus memberkati
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 13 Desember 2025Bacaan: "Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus." (Galatia 6:2) Renungan: Satu kali, Ibu Teresa pernah menulis begini, "Kalau kamu belum bisa memberi makan 100 orang, berilah makan satu orang saja dulu." la juga menulis, "Tidak semua kita bisa melakukan hal-hal besar. Tapi semua kita bisa melakukan hal-hal kecil dengan cinta yang besar." Dari pikirannya yang belajar membatasi hidup dengan cara yang sangat sederhana, ia telah menemukan banyak hikmat untuk disampaikan tentang bagaimana kita melayani sesama. la membantu kemanusiaan untuk melihat apa yang tidak bisa dilihat orang lain, bahwa kebesaran itu adalah jalan yang menurun, bukan naik. la juga mengajari kita orang modern bahwa milik kita saat ini belum tentu mewakili perkenanan Tuhan, tapi kita mendapatkan kewajiban memikul kesusahan sesama. Setiap kali bencana terjadi, terutama bencana alam, kita menarik napas panjang dan menghembuskan dengan cepat sebagai tanda, "Kenapa yang seperti itu terjadi lagi?" Kita tidak suka mendengar kabar buruk tentang kesusahan orang lain. Tahu apa sebabnya? Karena kesusahan yang kita dengar, langsung mewajibkan kita untuk menanggung sedikit atau banyak dari kesusahan itu. Tanpa kita sadari, semua kejadian itu memanggil kita untuk bertindak. Jika kita mengabaikan panggilan itu maka secara alamiah hati kita menimbun sejumlah rasa bersalah. Suatu kali nanti rasa bersalah itulah yang akan turut menentukan seberapa kuat kita bisa berdiri di hadapan Tuhan. Bencana alam adalah cara Tuhan menyadarkan kita bahwa kita adalah sesama manusia, kita sepenanggungan, kita harus mengatasinya bersama. Hari ini kita membantu, mungkin besok kitalah yang dibantu. Firman-Nya tegas berbicara, "Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus." Mari kita memenuhi hukum Kristus dengan saling tolong menolong. Jangan pandang bulu dalam menolong. Tolonglah dengan tulus hati. Jangan ada pamrih dalam menolong. Semua bagi kemuliaan nama Tuhan saja. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, taruhlah roh belas kasih-Mu dalam hatiku, sehingga aku selalu tergerak untuk menolong orang lain yang sedang mengalami kesusahan. Amin. (Dod).
semoga arah yang kita pilih tidak lagi membawa langkah ini menuju garis yang bersinggungan
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Elan Parera dan Meri Kaona dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Sirakh 48: 1-4.9-11; Mazmur tg 80: 2ac.3b.15-16.18-19; Matius 17: 10-13.BERUBAH SEBELUMTERLAMBAT Renungan kita pada hari ini bertema: Berubah SebelumTerlambat. Pada hari ini Gereja memperingati perawan dan martir Santa Lusia. Iaadalah pelindung orang-orang yang menderita sakit mata dan problem penglihatan,serta penyakit pendarahan. Nama Lusia berarti terang, atau pembawa terang.Lusia pembawa terang dan yang mempertahankan terang itu hingga wafatnya, merupakantanda yang sangat kuat untuk masa Adven. Semua fokus perhatian kita di masa ini adalah penantianyang diisi dengan persiapan-persiapan menyambut kedatangan Tuhan. Sangat sulitbagi kita untuk memikirkan keadaannya, jika semua persiapan itu terjadi didalam kegelapan. Ketiadaan penerangan atau cahaya hanya membuat hidup menjadisusah dan penuh dengan ketakutan. Sumber cahaya berupa listrik dan lampu adalahsangat vital bagi hidup kita, terutama pada waktu malam yang gelap. Apa yang ditunjukkan oleh Santa Lusia juga telah dilakukanoleh nabi Elia pada zaman dahulu sebelum Yesus. Elia memiliki semangatrevolusioner yang tidak dimiliki orang-orang pada zamannya. Menurut kitab PutraSirakh dalam bacaan pertama hari ini, Elia sungguh tampil bagaikan api yangmembakar dan menghilangkan yang tidak sejalan dengan Tuhan. Tuhan lebihberkuasa untuk menaklukkan kegelapan. Orang-orang Yahudi, termasuk para murid Yesus, menganggapElia yang revolusioner itu telah menjelma di dalam diri Yohanes Pembaptis, yangjuga punya karakter revolusioner. Padahal ada bersama mereka adalah YesusKristus, sang Pembaharu yang ulung, yang menjadi Guru dan Tuhan bagi Elia,Yohanes Pembaptis dan Santa Lusia. Semua yang mereka lakukan, sebenarnyamengusung satu tema yang sama, yaitu: berubah sebelum terlambat. Pengalaman-pengalaman kita di dunia ini menunjukkan bahwaperubahan sebelum terlambat merupakan sebuah nasihat dan harapan yang tidakpernah ketinggalan zaman. Setiap saat dan setiap hari nasihat ini berlaku bagisetiap orang. Misalnya seorang perokok berat, di mana pun ia berada, entah didalam rumah atau di luar rumah, selalu ada peringatan kepadanya untukmeninggalkan kebiasaan itu. Sebab jika suatu saat ia divonis sakit kankerparu-paru atau terserang stroke, ia sudah dianggap terlambat untuk berubah. Dalam kaitannya dengan masa Adven ini, peringatan untukbersiap sedia mempunyai makna juga tentang sikap tidak terlambat dalampembaharuan diri sebelum Tuhan datang untuk disambut dan Ia hendakmenyelamatkan kita.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Bapa maha baik,segarkanlah dan kuatkanlah kami yang mengalami kesulitan atau terhambat dalampembaharuan diri, agar kami segera menemukan jalan untuk berubah. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Nilai dasar BerAkhlak (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) menjadi fondasi karakter ASN untuk memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan mendorong reformasi birokrasi di Indonesia. Di episode kali ini, KPK bersama KemenPAN RB, dan Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) berbincang tentang keteladanan, keberanian, juga konsistensi menjaga integritas lewat BerAKHLAK
Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.
Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.
SETIAP JIWA AKAN TAHU APA YANG DIA KERJAKAN (Tadabbur QS Al-Infithar)KAJIAN MT AL-KHANSANarasumber: Ustadz Samsam NurhidayatTerbuka untuk umum MUSLIMAHKamis, 11 Desember 2025 / 20 Jumadil Akhir 1447HPukul 08:00 - 11:00 WIBdi Masjid As-Sofia, Bogorمَنْ سَلَكَ طَرِيْقًايَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا,سَهَّلَ اللهُ لَهُ طَرِيْقًا إِلَى الجَنَّةِ . رَوَاهُ مُسْلِم Siapa saja yang menempuh satu jalan (cara) untuk mendapatkan ilmu, maka Allah pasti mudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim) LIVE Streaming: -- Youtube.com/@DiMediaTV - https://youtube.com/live/IqANra0Qy-0?feature=share-- Youtube.com/@assofiamasjid - https://youtube.com/live/ExfjBkRQlBw?feature=share-- Instagram: @DiMediaTV & @MasjidAsSofia-- Facebook DiMediaPage - https://www.facebook.com/events/690196553956836/-- Odysee/@DiMediaTV - https://odysee.com/@DiMediaTV:a/SETIAP-JIWA-AKAN-TAHU-APA-YANG-DIA-KERJAKAN---Ust.-Samsam%2C-MT-Al-Khansa:d-- Spotify: Dimedia Radio Masjid As-Sofia, Jl. RE. Martadinata 46-48, Kel. Ciwaringin, Kota Bogor, Phone: 0811 1226 242, IG @MasjidAsSofia Rekening Donasi:BRI 0387-01-111222-30-1 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) BSI 7265 516 078 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) BSI 7158 607 195 a.n. Masjid As Sofia (Infaq Kajian & Majelis Ilmu)Mari beramal jariyah bagi tersebarnya ilmu, dakwah & perjuangan dijalan Allah melalui donasi biaya operasional dan wakaf peralatan LIVE Streaming, via QRIS atau transfer ke Rekening BSI 7149 665 026 an. DiMediaTV. "Di era informasi sekarang ini penting memanfaatkan media untuk dakwah dan menghadapi opini negatif. Kita manfaatkan semua sarana dan prasana untuk menyiarkan Islam dengan baik, dan lakukan klarifikasi atau membantah jika ada fitnah terhadap Islam." (KH Didin Hafidhuddin).#DiMediaTV #masjidassofia #dimediaradio #DiMedia #AlKhansa #sahabatalkhansa #live #livestream #livestreaming #kajianbogor #kajianislami #kajianmuslimah #nasehatislami #nasehat #infokajianbogor #infokajian #infokajiansunnah #obs #obsstudio #obsstudiolive #obslivestream #obslive #tadabbur #tadabburalquran #tadabburquran #tadabburayat #ustadzsamsam #samsamnurhidayat#allah #allahmahamengetahui #curangJadikan Dakwah Sebagai Poros dari Aktifitas kita sehari-hari sebagaimana Rasulallah SAW, oleh sebab itu jadikan video ini sebagai amal jariyah dakwah Anda juga dengan cara "Like, Comment, Save, Subscribe & Share" ----- takwa,ketakwaan,taat,kataatan, khutbah,khotbah,tausiah,tausiyah,ceramah,kajian,dimedia,dimediatv,dimedia tv,masjid assofia,masjid assofia bogor,Obs,Obs Live Stream,Obs Live,Obs Studio,Obs Studio Live,alkhansa,mt alkhansa bogor,sahabat alkhansa,Samsam Nurhidayat,Ustadz Samsam Nurhidayat,Ancaman Bagi Orang yang Curang,
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahBERDOALAHMari kita membaca Firman Tuhan dariYAKOBUS 5: 13Kalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa! Kalau ada seorang yang bergembira baiklah ia menyanyi!Wonder Kids, apakah kamu ingin tahu bagaimana cara berdoa lebih baik? Caranya adalah dengan berdoa! Tidak perlu kuatir tentang isi doamu, cukup berdoa. Pelajaran doa di Sekolah Minggu memang bagus, tapi kamu akan lebih mahir jika kamu sering mempraktekkan doa sendiri.Kamu bisa berdoa kapan saja dan di mana saja. Saat sedang duduk atau berdiri, ucapkan doamu di dalam hati atau dengan suara. Tidak masalah bagaimana kamu berdoa, yang penting kamu mau berdoa. Ingat, lebih baik berdoa dengan canggung daripada tidak berdoa sama sekali.Allah selalu mendengar setiap doa.Semakin sering kamu berdoa, semakin mudah bagi kamu untuk melakukannya. Lama-kelamaan, doa akan terasa seperti bicara dengan sahabat terbaikmu.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, apa yang membuatmu ingin berdoa? Apakah alam semesta? Orang-orang yang disekitarmu? Bintang yang menyala di atas pohon Natal? Tuliskan hal-hal yang membuatmu ingin berdoa di buku harianmu, berikut isi doamu. Setiap minggu baca lagi tulisanmu dan lihat bagaimana Allah telah menyatakan diri di dalam hidupmu.Mari kita berdoaBapa yang baik, saat aku dalam kesulitan, ajari aku untuk berdoa. Ketika aku bahagia, tolong aku untuk menyanyikan pujian kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, KETIKA KITA MERASA SEDIH ATAU BAHAGIA, MARI BELAJAR UNTUK SELALU BERDOA KEPADA TUHAN. Tuhan Yesus memberkati
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Erna Lolan dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Yesaya 40: 1-11; Mazmur tg 96: 1-2.3.10ac.11-12.13; Matius 18: 12-14.KEBUTUHAN AKANPENGHIBURAN Renungan kita pada hari ini bertema: Kebutuhan AkanPenghiburan. Seorang anak usia sekolah dasar baru saja kembali dari sekolahminggu. Ia penasaran dengan satu kata yang baru saja didengar dari guru binaiman. Di rumah ia mendekati ibunya dan bertanya: "Ma, apa artinyapenghiburan?" Ibu merasa agak sulit untuk menjelaskan dalam kata-kata. Melihat anaknya baru selesai bermain, berkeringat, danlelah itu ibu memberikan dia minuman jus yang dingin yang sudah disiapkannya.Anak itu menikmati jus pemberian ibu dengan kegirangan. Ia terlihat segarkembali dan bersemangat. Ia mulai bercerita banyak tentang kegiatan sekolahminggu, khususnya tentang isi pengajaran dan anak-anak yang sangat gembiradengan pengajaran-pengajaran di sekolah minggu. Ibu berkata: "Ada penghiburan bagimu. Kamu datangkepanasan, penuh keringat dan terlihat lelah. Es jus tersedia bagimu, dan kamumenikmatinya. Kamu kembali segar dan bersemangat. Kamu mendapatkan penghiburanatas kesulitan dan kekurangan yang kamu alami. Anak itu paham dan ia tampaksangat puas dengan penjelasan ibunya. Kita semua pernah memberi penghiburanbagi orang lain, demikian juga menerima penghiburan dari orang lain. Mungkin di dalam banyak kesempatan kita tidak merasa perluuntuk menjelaskan makna dan ciri-ciri perbuatan menghibur, tetapi kita lebihbanyak menunjukkan itu melalui tindakan. Pada dasarnya kita sebagai manusiamembutuhkan penghiburan. Setiap orang berhak atas penghiburan. Ini berarti adakewajiban dari seorang lain atau sesama untuk menghibur orang yangmemerlukannya. Alasan utama kita memerlukan penghiburan ialah karena kitaselalu menemui kekurangan, kesulitan dan penderitaan. Jika orang yang tidakpernah mengalami kerugian, kesulitan, sakit dan kegagalan, tentu ia tidak perlulagi penghiburan. Di dunia ini kita tidak luput dari semua bentuk kesulitan dansakit. Pengobatan, pendampingan, dukungan moril, kedekatan, dan doa adalahbagian dari penghiburan itu. Penghiburan dilakukan melalui simbol, kata-katadan tindakan. Semua bantuan tersebut dimaksudkan untuk membuat kitadapat menanggung sakit atau kesulitan dengan keyakinan akan kuasa Tuhan yangmenolong. Tuhan memerintahkan kita untuk saling menghibur, dan Ia tetap selalumemampukan kita melakukan itu. Tuhan Yesus memberikan contoh diri-Nya sendirisebagai gembala yang baik, yang senantiasa memperhatikan setiap orang yangmengalami kesulitan, sakit dan yang hilang. Ini adalah inspirasi bagi kitauntuk selalu memberikan penghiburan satu sama lain. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Yesus, mampukan kamiuntuk selalu menjadi menghibur sesama kami yang menderita. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalamnama Bapa ...
Tahukah Anda bahwa otak manusia sebenarnya tidak dirancang secara evolusioner untuk membaca? Berbeda dengan kemampuan berbicara yang tumbuh secara alami, membaca adalah sebuah pencapaian neurobiologis yang luar biasa di mana otak harus "mendaur ulang" area-area lamanya. Kita memaksa bagian otak yang biasanya digunakan untuk mengenali wajah dan objek agar bekerja sama dengan area bahasa, menciptakan sirkuit baru yang memungkinkan kita mengubah coretan tinta menjadi gagasan yang hidup. Setiap kali Anda membaca kalimat ini, sebuah "simfoni" aktivitas listrik sedang terjadi di dalam kepala Anda dalam hitungan milidetik. Ini bukan proses pasif; otak Anda bekerja keras memecahkan kode visual, menerjemahkannya menjadi bunyi, menarik makna dari memori, hingga mensimulasikan emosi dan sensasi fisik seolah-olah Anda mengalaminya sendiri. Memahami proses rumit ini membuka wawasan tentang betapa hebatnya kapasitas otak kita untuk beradaptasi dan belajar hal baru. Namun, di era digital saat ini, cara kerja "mesin membaca" di kepala kita sedang mengalami perubahan besar. Dengan dominasi layar gawai yang melatih kita untuk membaca cepat (skimming), kita berisiko kehilangan kemampuan membaca mendalam (deep reading) yang krusial untuk berpikir kritis dan empati. Dengan mempelajari mekanisme otak saat membaca, kita tidak hanya memahami biologi diri sendiri, tetapi juga belajar bagaimana menjaga ketajaman pikiran di tengah arus informasi yang serba cepat.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Oliva Ivania dan Meri Kaona dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Yesaya 30: 19-21.23-26; Mazmur tg 147: 1-2.3-4.5-6; Matius 9: 35 - 10: 1.6-8.YESUS MEMANGGIL DAN MEMBERI KITAKUASA-NYA Renungan kita pada hari ini bertema: Yesus Memanggildan Memberi Kita Kuasa-Nya. Ada seorang perawat yang bekerja di ruang gawatdarurat rumah sakit. Setiap hari ia melihat orang datang dengan berbagai lukadan kecemasan. Suatu malam, seorang pasien tua masuk dalam keadaan panik karenatidak ada keluarga yang menemaninya. Perawat itu duduk sebentar, menggenggamtangan pasien itu, dan berkata, “Saya di sini, Bapak tidak sendirian.” Kalimatitu sederhana, tetapi membuat pasien itu tenang. Perawat itu mungkin merasahanya melakukan tugas kecil, tetapi sesungguhnya ia sedang menjadi “gembala”yang hadir bagi seorang domba yang tersesat. Melalui dirinya, Allah berbicara: “Inilahjalannya, ikutilah jalan ini—jalan belas kasih.” Di dalam Injil hari ini, kita melihat Yesus memandangkerumunan orang banyak dengan hati yang tergerak oleh belas kasih. Ia melihatmereka seperti domba tanpa gembala—lelah, tersesat, dan haus akan pengharapan.Pandangan Yesus ini lebih dari sekadar simpati; Ia melihat kebutuhan terdalammanusia, dan Ia merespons dengan tindakan. Yesus tidak tinggal diam melihatdunia yang terluka, tetapi Ia hadir sebagai Gembala Sejati yang menuntun,memulihkan, dan mencurahkan hidup. Selanjutnya, Yesus memanggil dua belas murid-Nya. Iatidak hanya memilih mereka, tetapi juga memberi mereka kuasa untukmelakukan pekerjaan-pekerjaan yang sebelumnya hanya dilakukan oleh-Nya:menyembuhkan, memulihkan, menghalau roh jahat, dan mewartakan bahwa KerajaanAllah sudah dekat. Dengan tindakan ini, Yesus mempercayakan misi-Nya kepadapara murid. Mereka tidak berjalan dengan kekuatan sendiri, melainkan membawakuasa yang berasal dari Tuhan. Di sinilah kita melihat bahwa panggilan selaludisertai dengan perlengkapan dari Allah. Panggilan Yesus pada zaman para rasul terus berlanjuthingga hari ini. Setiap orang yang percaya, apa pun profesinya, dipanggil untukmenjadi tanda kehadiran Kerajaan Allah. Ada yang dipanggil menjadi gembaladalam Gereja, ada yang menjadi pendidik, tenaga kesehatan, pelayan sosial, atauanggota keluarga yang setia. Dalam setiap panggilan itu, Yesus memberikankuasa-Nya: kuasa untuk mengasihi lebih besar, untuk bertahan dalam kesulitan,untuk menyembuhkan luka batin orang lain, serta untuk menjadi pembawa damai.Kita tidak diutus sendirian; Roh Kuduslah yang bekerja melalui kita. Sering kali, panggilan Tuhan datang dalam situasi yangtampaknya biasa saja. Sebuah kata kecil, kebutuhan seorang saudara, atau seruandari orang yang terluka bisa menjadi undangan bagi kita untuk bertindak. Yesusmemanggil kita bukan karena kita sempurna, tetapi karena Ia ingin menyatakankuasa-Nya melalui keterbatasan kita. Seperti para murid yang sederhana namundiutus untuk karya besar, begitu pula kita dipanggil untuk menyatakan wajahAllah di tengah dunia: menghadirkan pengharapan, membawa sukacita, danmenyembuhkan yang terluka. Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa … Ya Allah mahakuasa, penuhilah kami kuasa Roh-Mu dan mampukanlah kamiuntuk menjalankan kehendak-Mu seperti yang telah dilakukan oleh Yesus Kristus,Tuhan dan Guru kami. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus … Dalam namaBapa …
Dalam episod ini, Helen kembali berkongsi kisah arwah bapanya, seorang pemandu lori era 1940-an yang penuh pengalaman misteri sepanjang perjalanan jauh merentas hutan dan kampung pedalaman. Setiap pengalaman bukan sekadar seram, tetapi juga menggambarkan pengorbanan seorang ayah yang bekerja keras demi keluarganya.See omnystudio.com/listener for privacy information.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Erna Lolan, Hendrik Monteiro, dan Pater Peter, SDB dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Yesaya 2: 1-5; Mazmur tg 122: 1-2.4-5.6-7.8-9; Roma 13: 11-14a; Matius 24: 37-44.SEMUA HARUS SIAP Tema renungan kita pada hari Minggu Pertama Adven iniialah: Semua Harus Siap. Pengalaman ketinggalan pesawat atau kereta sudahbanyak terjadi. Seorang teman bercerita, ia sedang menikmati serunya bermain game dan download video dalam laptopnya pada waktu sedang menunggu pesawattransit. Maklum, internet kencang dan gratis tidak ia temukan di kampungnya. Iamemang ingin menikmati itu sepuas-puasnya. Tetapi sampai pada panggilanterakhir untuk naik ke pesawat, ia tidak sempat mendengarnya. Akhirnya ketikaia menyadari kemudian, ia sudah terlambat berangkat. Tiketnya otomatis hangus. Ia malu sendiri karena di hadapannya ada tulisan yangmenempel pada dinding yang berbunyi, "Semua penumpang harus sudah siapsebelum dipanggil untuk naik ke pesawat." Kita semua yang bernalar sehatmengerti tentang bersiap. Setiap orang yang tahu dan mengerti tentang bersiap,menerima hal itu sebagai suatu kewajiban. Dasarnya ialah ada sebuah tuntutanuntuk dipenuhi. Seseorang yang memiliki kepentingan terhadap tuntutan tersebutwajib mengikuti dan mematuhinya. Kualitas yang diminta darinya sebelum melaksanakankewajiban itu ialah ia harus bersiap. Tidak mungkin sebaliknya ia tidakbersiap. Untuk urusan yang berkaitan dengan iman kepada Tuhan,persiapan adalah mutlak. Ada banyak sekali firman dan perintah Tuhan tentangpersiapan. Tuhan tidak pernah terikat pada waktu dan tempat, tetapi kitamanusia sangat terikat. Manusia sangat terbatas dalam kemampuan menyesuaikandirinya dengan waktu dan tempat yang berbeda-beda. Berdasarkan alasan ini,persiapan diri untuk penyesuaian terhadap perubahan-perubahan adalah mutlak.Hukum universal untuk persiapan berlaku bagi semua orang, dan bagi orang-orang berimanadalah sangat menentukan dalam memenuhi kehendak Tuhan. Dalam memasuki Tahun Liturgi yang baru, ditandai denganperayaan hari Minggu Adven yang pertama ini, kabar gembira kita ialah panggilanuntuk bersiap sedia. Kita diingatkan untuk bersiap menyambut Tuhan kita YesusKristus. Panggilan untuk penyambutan diarahkan kepada semua bangsa dan budayadi dunia ini. Kita mengikuti sumber panggilannya yaitu di rumah Allah yangkudus. Di situ bertakhtalah Yesus sebagai Raja Agung. Kerajaan-Nya sudahditandai dengan kelahiran di bumi ini lebih dari 2000 tahun lalu, yang kitarayakan ulang tahunnya pada setiap 25 Desember, hari raya Natal. Kita semua wajib melalukan persiapan untuk menyambut Rajakita yang datang sesuai dengan waktu yang Ia kehendaki. Ia hanya inginmendapatkan kita sedang bersuka cita, merindukan dan penuh kehangatan untukmenyambut-Nya, supaya suka cita menjadi penuh dan Ia penuhi kehendak Bapa. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Allah, semogaperayaan hari Minggu pertama Adven ini membuat kami selalu siap-sedia dalammenyambut Putra-Mu Yesus Kristus penyelamat kami. Bapa kami yang ada di surga ...Dalam nama Bapa ...
Bismillah,1942. MENDUKUNG AKHIRAT MEREKA = CINTA YANG SESUNGGUHNYARiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. Abasa: 34-37Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,يَوْمَ يَفِرُّ ٱلْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ34. pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,وَأُمِّهِۦ وَأَبِيهِ35. dari ibu dan bapaknya,وَصَٰحِبَتِهِۦ وَبَنِيهِ36. dari istri dan anak-anaknya.لِكُلِّ ٱمْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ37. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.(QS. Abasa: 34-37)
Bismillah,1947. SAAT ISTRI TAK SUDI BERBAGI PAHALANYARiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. Abasa: 34-37Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,يَوْمَ يَفِرُّ ٱلْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ34. pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,وَأُمِّهِۦ وَأَبِيهِ35. dari ibu dan bapaknya,وَصَٰحِبَتِهِۦ وَبَنِيهِ36. dari istri dan anak-anaknya.لِكُلِّ ٱمْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ37. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.(QS. Abasa: 34-37)
Bismillah,1939. YANG PERTAMA KALI MENJAUH DARI ANAKNYARiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. Abasa: 34-37Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,يَوْمَ يَفِرُّ ٱلْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ34. pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,وَأُمِّهِۦ وَأَبِيهِ35. dari ibu dan bapaknya,وَصَٰحِبَتِهِۦ وَبَنِيهِ36. dari istri dan anak-anaknya.لِكُلِّ ٱمْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ37. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.(QS. Abasa: 34-37)
Bismillah,1940. SAAT OMBAK SETINGGI GUNUNG TAK MAMPU MELUNTURKAN CINTA NABI NUHRiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. Abasa: 34-37Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,يَوْمَ يَفِرُّ ٱلْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ34. pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,وَأُمِّهِۦ وَأَبِيهِ35. dari ibu dan bapaknya,وَصَٰحِبَتِهِۦ وَبَنِيهِ36. dari istri dan anak-anaknya.لِكُلِّ ٱمْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ37. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.(QS. Abasa: 34-37)
Bismillah,1941. YANG PERTAMA KALI MENJAUH DARI AYAHNYARiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. Abasa: 34-37Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,يَوْمَ يَفِرُّ ٱلْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ34. pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,وَأُمِّهِۦ وَأَبِيهِ35. dari ibu dan bapaknya,وَصَٰحِبَتِهِۦ وَبَنِيهِ36. dari istri dan anak-anaknya.لِكُلِّ ٱمْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ37. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.(QS. Abasa: 34-37)
Bismillah,1948. SAAT SEMUA HANYA MEMIKIRKAN DIRINYA SENDIRIRiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. Abasa: 34-37Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,يَوْمَ يَفِرُّ ٱلْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ34. pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,وَأُمِّهِۦ وَأَبِيهِ35. dari ibu dan bapaknya,وَصَٰحِبَتِهِۦ وَبَنِيهِ36. dari istri dan anak-anaknya.لِكُلِّ ٱمْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ37. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.(QS. Abasa: 34-37)
Bismillah,1946. MENGAPA PARA NABI MENJAUH?Riyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. Abasa: 34-37Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,يَوْمَ يَفِرُّ ٱلْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ34. pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,وَأُمِّهِۦ وَأَبِيهِ35. dari ibu dan bapaknya,وَصَٰحِبَتِهِۦ وَبَنِيهِ36. dari istri dan anak-anaknya.لِكُلِّ ٱمْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ37. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.(QS. Abasa: 34-37)
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Maria Madona Lamatokan dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Daniel 6: 12-28; Mazmur tg: T.Dan 3: 68.69.70.71.72.73.74; Lukas 21: 20-28.HARUS MELEWATILUBANG JARUM Renungan kita pada hari ini bertema: Harus Melewati LubangJarum. Pengalaman pengasingan dan menjadi tertawan sangat tidak menyenangkan.Hidup di tempat asing dan dirimu tidak memiliki siapa-siapa untuk merasa dekat,memang menyedihkan. Bagi siapa pun yang ingin survive dan bertahan, ia harus melewati semua tantangan dankesulitan. Ia harus mengandalkan Tuhan yang diimaninya. Hidupnya bagai harusmelewati lubang jarum merupakan sebuah kenyataan yang dilalui dengan kesabarandan perjuangan. Pengalaman menjadi orang tertawan dan dalam pengasinganitu dialami oleh pemuda Daniel yang dikisahkan dalam bacaan pertama hari ini.Pemuda Yahudi ini dimusuhi habis-habisan oleh para pembenci yang inginmenghancurkannya. Tetapi Sang Raja Darius yang menaruh hormat kepada Allahmerupakan salah satu yang berpihak kepada Daniel. Setelah terbukti bahwahukuman atas Daniel untuk dibinasakan di dalam gua singa tidak berhasil, Danielakhirnya dibebaskan dan pengakuan terhadap Tuhan yang adil dan benar dilakukan olehRaja serta kerajaannya, sedangkan para penjahat dan pembenci dihukum mati. Pada hari-hari menjelang akhir tahun liturgi ini,pewartaan firman Tuhan tentang akhir zaman menggambarkan suasana yangmenggemparkan dan menakutkan. Suasana ini dapat kita pahami sebagai peristiwaperalihan atau transisi. Setiap peralihan atau transisi memiliki lebih banyaksuasana kritis dibandingkan dengan keadaan tenang dan menyenangkan. Orang harusbekerja ekstra untuk menyiapkan segala sesuatu. Orang harus memutuskan untukmeninggalkan yang tidak perlu, dan mereka harus dipenuhi bayangan akan langkah-langkahselanjutnya yang belum tentu pasti. Sebuah masa transisi dapat dipandang sebagai keadaanseperti harus melewati lubang jarum. Di dalam keadaan yang sulit dan tampaknyaharapan kecil untuk berhasil, panggilan untuk memperoleh kebebasan dankeselamatan terasa amatlah penting. Di situ iman seseorang diuji supaya semakinkuat dan membuatnya mampu bertahan. Pengharapan seseorang juga menjadi lebihkuat karena janji akan pencapaian indah dan luar biasa akan menjadi kenyataan.Inilah ciri khas iman Kristiani, yang bersumber dari jalan salib Yesus Kristus. Salib Tuhan Yesus Kristus pada prinsipnya adalah tandakemenangan. Padanya Tuhan Yesus menetapkan sebuah kehancuran dan kebinasaanyang fana dan duniawi. Namun Tuhan sekaligus menciptakan kemenangan dankehidupan sebagai karunia Ilahi yang tidak akan hancur atau binasa lagi. Semuagambaran yang mengerikan dalam masa transisi, seperti yang dilukiskan dalamInjil sebagai suatu peristiwa penggenapan waktu, adalah kesempatan yang wajibkita hadapi dan lalui di dalam Tuhan kita Yesus Kristus. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan, di dalamkeadaan terjepit dan sulit, semoga kami selalu menemukan Dikau. Bapa kami yangada di surga ... Dalam nama Bapa ...
Bismillah,1933. SAAT ITU TIDAK ADA YANG BISA MENOLONG KITARiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. Abasa: 34-37Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,يَوْمَ يَفِرُّ ٱلْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ34. pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,وَأُمِّهِۦ وَأَبِيهِ35. dari ibu dan bapaknya,وَصَٰحِبَتِهِۦ وَبَنِيهِ36. dari istri dan anak-anaknya.لِكُلِّ ٱمْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ37. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.(QS. Abasa: 34-37)
Bismillah,1934. SIAPA SEBENARNYA YANG MAHA BERKUASA?Riyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. Abasa: 34-37Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,يَوْمَ يَفِرُّ ٱلْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ34. pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,وَأُمِّهِۦ وَأَبِيهِ35. dari ibu dan bapaknya,وَصَٰحِبَتِهِۦ وَبَنِيهِ36. dari istri dan anak-anaknya.لِكُلِّ ٱمْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ37. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.(QS. Abasa: 34-37)
Bismillah,1935. TIPS MENJADI HAMBA YANG KUATRiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. Abasa: 34-37Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,يَوْمَ يَفِرُّ ٱلْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ34. pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,وَأُمِّهِۦ وَأَبِيهِ35. dari ibu dan bapaknya,وَصَٰحِبَتِهِۦ وَبَنِيهِ36. dari istri dan anak-anaknya.لِكُلِّ ٱمْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ37. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.(QS. Abasa: 34-37)
Bismillah,Saudaraku, terkadang kita lupa bahwa kesenangan juga bisa jadi ujian. Setiap rezeki yang Allah Ta'ala titipkan bukan sekadar untuk dinikmati, tapi juga sebagai amanah yang wajib kita pertanggungjawabkan.Maka, ketika harta yang dititipkan padamu sudah mencapai nishab dan haulnya, segeralah untuk menzakati harta tersebut. Jangan biarkan nikmat ini menjadi istidraj yaitu kenikmatan duniawi yang Allah Ta'ala berikan kepada orang yang jauh dari-Nya. Sehingga membuat kita lalai dan melupakan kewajiban kita kepada Allah Ta'ala dan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan.Untuk informasi lebih lengkap mengenai zakat Insya Allah, bisa menghubungi LAZ Muhajir melalui 081288388501.Nikmati juga kemudahan berzakat melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) nomor rekening 1111091036 atas nama LAZ Muhajir.Zakat bersihkan jiwa, tebarkan kebaikan.
Bismillah,1928. MENYIAPKAN KELUARGA UNTUK HARI KIAMATRiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. Abasa: 34-37Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,يَوْمَ يَفِرُّ ٱلْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ34. pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,وَأُمِّهِۦ وَأَبِيهِ35. dari ibu dan bapaknya,وَصَٰحِبَتِهِۦ وَبَنِيهِ36. dari istri dan anak-anaknya.لِكُلِّ ٱمْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ37. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.(QS. Abasa: 34-37)
Bismillah,1927. TAKUT DITUNTUT ORANG YANG DICINTAIRiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. Abasa: 34-37Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,يَوْمَ يَفِرُّ ٱلْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ34. pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,وَأُمِّهِۦ وَأَبِيهِ35. dari ibu dan bapaknya,وَصَٰحِبَتِهِۦ وَبَنِيهِ36. dari istri dan anak-anaknya.لِكُلِّ ٱمْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ37. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.(QS. Abasa: 34-37)
Bismillah,1932. SAAT ITU, AKU TAK INGIN MEREKA MELIHATKURiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. Abasa: 34-37Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,يَوْمَ يَفِرُّ ٱلْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ34. pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,وَأُمِّهِۦ وَأَبِيهِ35. dari ibu dan bapaknya,وَصَٰحِبَتِهِۦ وَبَنِيهِ36. dari istri dan anak-anaknya.لِكُلِّ ٱمْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ37. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.(QS. Abasa: 34-37)
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 22 November 2025Bacaan: "Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota. " (Amsal 16:32)Renungan: Dwight D. Eisenhower adalah Komandan tertinggi pasukan sekutu amfibi terbesar yang dipersiapkan untuk membebaskan benua Eropa dari cengkeraman Nazi pada Juni 1944. Ia dapat memimpin pasukan yang sangat besar itu karena kemampuannya bekerja sama dengan berbagai macam orang. Pada waktu kecil, Eisenhower tidak dapat bergaul karib dengan orang lain. Ia sering berkelahi di sekolah dan pemarah. Syukurlah ia mempunyai seorang ibu yang penuh kasih dan mengajarkan kepadanya firman Allah, Suatu kali, ketika sedang membalut tangan Eisenhower setelah kemarahannya yang meledak-ledak, si ibu mengutip Amsal 16:32, "Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota." Bertahun-tahun kemudian ia menulis, "Aku selalu mengingat kembali percakapan itu sebagai salah satu peristiwa paling berharga di dalam hidupku." Tidak diragukan lagi, dengan belajar mengendalikan kemarahannya, Eisenhower dapat bekerjasama secara efektif dengan orang lain. Setiap kita pernah dicobai hingga kemarahan kita mudah tersulut. Namun melalui karya Allah di dalam hidup ini, kita dapat belajar untuk mengendalikannya. Tidak ada cara yang lebih baik dalam mempengaruhi orang lain selain melalui sikap yang tenang dan lembut. Apakah kita seorang pemarah? Belajarlah dari Eisenhower, maka hidup kita akan diberkati. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan roh kelemah lembutan agar jangan sampai roh kemarahan selalu menguasai diriku. Ada banyak luka hati dan kekecewaan yang mengikat diriku, itulah akar yang membuat aku mudah tersinggung dan mudah emosi. Aku tidak tahu, sudah berapa banyak orang yang terluka karena perkataan dan sikapku ini. Siram hatiku dengan DarahMu Yesus, dan bantu aku untuk mampu mengampuni siapapun yang pernah menyakiti hatiku agar hidupku dapat menjadi berkat bagi orang lain. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 13 November 2025Bacaan: "Serahkanlah khawatirmu kepada Tuhan, maka la akan memelihara engkau!......." (Mazmur 55:23)Renungan: Suatu ketika setelah keluar dari halte bus Transjakarta, saya melintasi jembatan penyeberangan. Dari jauh saya melihat seorang pemuda berusia sekitar 18 tahun sedang lelap tertidur di atas jembatan penyeberangan sehingga sedikit menghalangi orang untuk lewat. Dia tertidur pulas seolah-olah tidak ada beban dalam hidupnya, walaupun hanya tertidur di atas lempengan baja yang penuh debu dengan banyaknya orang yang lalu lalang. Ada banyak di antara kita yang justru diberkati Tuhan dengan tempat tidur yang empuk, AC yang dingin justru tidak bisa menikmati tidur. Banyak alasan yang membuat orang sukar tidur, antara lain karena sakit penyakit, dikejar-kejar hutang, usaha yang mengalami kebangkrutan, perasaan bersalah, kecemasan akan hari esok, takut hartanya dicuri orang, was-was akan nilai ulangan dan ujian, dikhianati pasangan, takut ketahuan korupsi, merencanakan sesuatu yang jahat untuk orang lain dan sebagainya. Hal yang paling utama dari penyebab orang susah untuk tidur adalah jiwa yang tertekan dan kegelisahan hati. Masalah kita tidak jauh lebih besar dari orang-orang yang hidup di kolong jembatan, pinggir jalan, para pengemis dan gelandangan. Lalu mengapa mereka bisa tidur nyenyak sedangkan kita susah untuk tidur? Nikmatilah hidup ini sebagai hadiah dari Tuhan, karena hidup ini hadiah maka jalani dengan baik, agar Sang Pemberi hadiah senang dan senantiasa memelihara kita. Untuk itu, maukah kita tidur nyenyak? Kalau kita mau, ikut sertakanlah Tuhan dalam setiap pergumulan hidup kita, takutlah akan Tuhan dan berharaplah kepada-Nya seperti firman-Nya, "Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, Engkau mengetahui kegelisahan dan ketakutanku saat ini. Ada banyak kekhawatiran dalam hidupku yang membuat aku sulit untuk tidur. Ampuni aku Tuhan, karena ketakutanku ternyata lebih besar dari kemampuan-Mu untuk menolong aku. Peluk aku sebentar saja Tuhan, karena aku lelah menghadapi hidup ini. Biar kekuatan-Mu masuk dan menguasaiku sehingga ada pengharapan di tengah jalan yang buntu. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 9 November 2025Bacaan: "Tetapi jikalau seorang janda mempunyai anak atau cucu, hendaklah mereka itu pertama-tama belajar berbakti kepada kaum keluarganya sendiri dan membalas budi orang tua dan nenek mereka, karena itulah yang berkenan kepada Allah." (1 Tim 5:4)Renungan: Beberapa tahun lalu mama saya jatuh dari tangga rumah sehingga ada tulang di kakinya yang patah yang membuat beliau tidak bisa berjalan. Ketika saya pulang ke rumah untuk menengoknya, sambil mengobrol mama saya bercerita, "Nang (panggilan kesayangan untuk anak laki-laki), hari sabtu lalu waktu mama mau berobat, mama digendong Rommy (adik saya laki-laki yang kebetulan bertubuh besar), Mama bilang ke Rommy, dulu waktu kamu kecil mama yang selalu gendong kamu, sekarang ketika mama tidak bisa jalan, gantian kamu yang gendong mama." Saya hanya terdiam menahan tangis sambil memandang wajah mama saya yang terlihat ceria tetapi terbalut sedikit kesedihan. Setiap kita mempunyai cerita yang berbeda-beda tentang mama kita masing-masing, wanita yang telah melahirkan dan yang telah membesarkan kita. Sejenak mari kita mengingat lagi perjuangan seorang mama untuk membesarkan anak-anaknya. Ia bangun pada waktu subuh untuk menyediakan makanan bagi kita, ia mencuci pakaian dan menyediakan semua keperluan kita ketika hendak berangkat ke sekolah. Ia mengajari kita menjadi anak yang mandiri dan bermartabat, ia merangkul dan membenamkan kepala kita ke dadanya, ketika kita menangis. Sungguh, seorang mama adalah wanita spesial yang dikaruniakan Tuhan. Tak dapat kita membandingkannya dengan wanita lain manapun. Bersyukurlah untuk mama kita, kasihi dan hormatilah dia, terutama di saat hari tuanya dan saat ia sudah tidak berdaya lagi. Mintalah agar Tuhan melimpahkan berkatnya untuk mama kita, seorang wanita perkasa yang Tuhan hadiahkan untuk kita anak-anaknya. Tuhan memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk mama yang telah Kau berikan padaku. Berkatilah ia selalu dan hiburlah hatinya di saat ia sendiri ketika anak-anaknya satu persatu meninggalkan rumah untuk memulai hidup berkeluarga. Jangan biarkan kesepian menghancurkan pikirannya sehingga ia mulai pikun dan tak berdaya. Temanilah ia di saat kami anak-anaknya jauh darinya. Hiburlah hatinya di saat ia mengalami penolakan dari anak-anaknya. Hapuslah airmatanya di saat ia mulai dilupakan anak-anaknya. Yesus, peluklah mamaku di saat tidak ada lagi orang-orang di sekitarnya yang dapat menjadi sandaran hidupnya. Biarlah dalam keadaan apapun, senyumnya selalu menghias di bibirnya sebagai tanda Engkau senantiasa ada untuknya. Dan kalau saat ini ia sudah kembali kepada-Mu, tempatkanlah ia di surga-Mu yang mulia. Amin. (Dod).
Pdt. Rubin Ong (TB) Lukas 9 : 23Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 29 Oktober 2025Bacaan: "..... Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu." (Yesaya 30:15)Renungan: Seorang ayah memiliki 3 orang anak perempuan. Saat hari ulang tahunnya, ia ingin memberi sesuatu yang berharga kepada salah satu dari 3 anaknya. "Ayah akan memberikan jam tangan ini kepada salah seorang di antara kalian. Ayah akan meletakkannya di lumbung padi yang penuh dengan jerami. Siapa yang menemukannya, maka ia berhak memilikinya." Anak yang pertama mencoba mencari dengan membolak-balikkan tumpukan jerami, tetapi sampai tenaganya habis arloji itu tidak berhasil ditemukan. Anak yang kedua mencoba mencari dengan menggunakan lampu senter. Setiap sudut ruangan dipelototinya, tetapi sampai batere senter itu habis, arloji itu tidak ditemukan. Anak yang ketiga masuk ke dalam lumbung. Tak berapa lama kemudian, ia keluar dengan membawa arloji yang dimaksud. Melihat hal itu sang ayah bertanya, "Bagaimana kamu dapat menemukan arloji itu dengan cepat?" Anak ke tiga menjawab, "Ayah, aku hanya duduk diam. Dalam keheningan aku mampu mendengarkan suara detak arloji, sehingga dengan mudah aku menemukannya." Di dalam menghadapi masalah, ketenangan sangatlah penting. Dengan bersikap tenang, kita dapat melihat masalah dengan lebih baik dan dapat mencari jalan keluarnya. Apakah saat ini ada satu masalah yang sedang kita hadapi? Duduklah tenang, ajak Tuhan untuk campur tangan dalam masalah kita. Sebab apabila kita mengangkat tangan, memohon, berdoa dan berserah, maka Tuhan akan turun tangan membantu dan menyelesaikan masalah kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk tetap tenang saat permasalahan melanda hidupku. Ajarilah aku untuk hanya mengandalkan Engkau sebagai satu-satunya penolongku. Aku percaya tiada perkara yang mustahil bagi-Mu. Yesus, masuklah dalam hatiku dan kuasailah diriku dengan ketenangan-Mu. Amin. (Dod).
Classy People! Angka 7 jadi angka special untuk Informa Living Padang, 7 tahun ini adalah bukti komitmen mereka menghadirkan yang terbaik untuk kita semua. Dari sekadar impian di atas kertas, sampai menjadi kenyataan yang bisa kita tinggali dan nikmati bersama keluarga. Setiap produk, setiap layanan, adalah bagian dari cerita besar mewujudkan rumah impian masyarakat Padang. Yuk, cermati perayaan 7 tahun informa dalam Live Outdor Broadcast yang dipandu oleh Classier Siska Deandra pada:
Setiap tahunnya ReelOzInd menyelenggarakan lomba film pendek yang terbuka bagi pembuat film atau sineas Australia dan Indonesia. Lomba tahun ini bertemakan ‘imajinasi'. Film-film yang memenangkan dalam dalam kategorinya masing-masing itu akan ditayangkan ACMI, Melbourne pada tanggal 23 Oktober 2025. Di beberapa kota di Indonesia seperti di Jogyakarta, penayangan film para pemenang dilakukan pada tanggal yang sama juga.
Kencan Dengan Tuhan Sabtu, 25 Oktober 2025Bacaan: Yesaya 52:7 "Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik, yang mengabarkan berita selamat dan berkata kepada Sion: "Allahmu itu Raja!" Renungan: Lima belas tahun lalu tepatnya tanggal 25 Oktober 2010 setelah saya membeli handphone blackberry second, Tuhan menggerakkan saya untuk mengirim doa pagi untuk murid-murid, orang tua murid dan juga teman-teman yang juga memakai blackberry. Tujuan saya hanya sederhana, yaitu supaya saya dan mereka bisa meluangkan waktu beberapa menit untuk menyapa Tuhan. Setelah beberapa hari ada seorang murid yang memberikan komentar, "Pak Doddy, kenapa hanya doa pagi saja. Kenapa bapak gak buat satu paket, ada bacaan, renungan singkat dan doa singkat, sehingga kita bisa baca lengkap tiap hari." Kemudian saya pun memulai untuk mewujudkan usulan murid saya tersebut. Setiap hari dalam perjalan pulang pergi ke sekolah, di sekolah atau saat bertemu teman-teman, kalau ada kejadian menarik saya selalu tulis menjadi sebuah renungan harian yang saya beri nama "Kencan Dengan Tuhan". Terkadang kalau saya sedang kumpul dengan teman-teman dan kalau ada hal menarik, ada saja teman yang berkata, " Wah, hati-hati nih, besok bisa masuk Kencan Dengan Tuhan." Seiring berjalannya waktu saya pun mulai membeli buku-buku cerita singkat mengenai kehidupan yang menginspirasi dan sebagainya. Melalui kisah itu saya mengemas menjadi renungan singkat. Ternyata tanpa saya sadari ada banyak orang yang terberkati dengan renungan Kencan Dengan Tuhan. Banyak orang-orang baik hati yang Tuhan pilih menjadi kurir-kurir-Nya untuk juga menyebarkan renungan tersebut, sampai akhirnya pada tanggal 30 April 2021 melalui orang-orang yang baik, saya mendapatkan Rekor Indonesia Muri sebagai penulis naskah harian Kencan Dengan Tuhan. Tidak terasa hari ini sudah 15 tahun Kencan Dengan Tuhan menemani hari-hari banyak orang untuk memberi makanan bagi rohani mereka. Kita adalah kurir Tuhan. Sebagai kurir Tuhan yang baik, kita harus membawa sesuatu yang baik dalam diri kita. Sesuatu yang baik itu adalah firman Tuhan, bukan gosip, fitnah, cemoohan, berita dusta atau kata-kata yang menjatuhkan. Firman Tuhan akan menghibur, menguatkan dan menasihati orang, tetapi gosip dan "teman-temannya" tersebut akan menghancurkan orang. Sebagai kurir Tuhan yang baik, kita harus memastikan menjaga firman Tuhan itu hingga sampai kepada setiap orang. Kadang firman Tuhan ditolak gara-gara sang kurir yang berkelakuan buruk, sekalipun firman yang dibawanya adalah benar. Oleh sebab itu, mari, apa yang sudah ditanamkan dalam diri kita, yaitu karakter yang baik, kita wujudkan dalam sikap hidup dan perbuatan nyata sehari-hari. Saya sudah berusaha menjadi kurir Tuhan walau harus jatuh bangun. Kini saya mengajak kita semua yang setia membaca Kencan Dengan Tuhan, untuk juga menjadi kurir-kurir rohani sehingga banyak jiwa dibawa semakin dekat pada Tuhan. Terima kasih untuk kesetiaannya membaca renungan Kencan Dengan Tuhan selama 15 tahun ini. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, urapilah mulut, bibir, lidah dan suaraku dengan kuasa-Mu, agar setiap pemberitaan firman yang kusampaikan dapat diterima oleh setiap orang, sehingga mereka mendapatkan kelepasan, kesembuhan dan kelegaan. Perbaharui juga karakterku, agar melalui kehadiranku, nama-Mu semakin dimuliakan. Amin. (Dod).
Each time you donate blood, you can save up to three lives. In Australia, we rely on strangers to donate blood voluntarily, so it's a truly generous and selfless act. This ensures that it's free when you need it—but it also means we need people from all backgrounds to donate whenever they can. Here's how you can help boost Australia's precious blood supply. - Setiap kali Anda mendonorkan darah, Anda dapat menyelamatkan hingga tiga nyawa. Di Australia, kita mengandalkan orang lain untuk mendonorkan darah secara sukarela, jadi ini merupakan tindakan yang sungguh murah hati dan tanpa pamrih. Berikut cara Anda dapat membantu meningkatkan persediaan darah Australia yang berharga.