Podcasts about mengapa

  • 882PODCASTS
  • 3,588EPISODES
  • 22mAVG DURATION
  • 1DAILY NEW EPISODE
  • Aug 12, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about mengapa

Show all podcasts related to mengapa

Latest podcast episodes about mengapa

ATP PODCAST
#113 Mengapa Ada Air di dalam Kelapa ?

ATP PODCAST

Play Episode Listen Later Aug 12, 2026 35:34


Segmen STT kali ini merupakan upaya untuk memenuhi tanggung jawab 12 tahun yang lalu, ketika beta ditanya ‘Kenapa ada air di dalam buah kelapa ?'. Secara morfologi, kelapa beradaptasi dengan lingkungan tumbuhnya. Hal ini ditunjukkan dengan bentuk tingginya batang, daun dengan lapisan lilin, serta akar serabut yang dapat mencapai 4 meter. Di sisi lain, buah kelapa menyimpan nutrisi yang bertujuan untuk perkembangan kehidupan selanjutnya, yaitu embrio. Secara biologi, kita sebenarnya meminum sesuatu yang prosesnya tertunda, yaitu sinsitium, dimana kita menyebutnya sebagai air kelapa. Seperti pada tanaman dan tumbuhan yang lain, air bergerak dari tanah dan mencapai bagian klimatik tanaman melalui CT Theory. Air masuk ke dalam buah kelapa melibatkan proses floem loading dan floem unloading.Lega rasanya bisa menjawab pertanyaan ini hehe. CheersAnda dapat membaca artikel ini di: https://atpinthesky.com/jurnal/ Dukungan: https://saweria.co/ATPINTHESKYChapter:00:00 - Opening00:27 - Latar Belakang: menjawab pertanyaan 12 tahun lalu03:20 - Morfologi untuk adaptasi09:16 - Buah kelapa yang dikondisikan untuk perkembangan kehidupan selanjutnya14:36 - Air kelapa: meminum sesuatu yang tertunda20:54 - Bagaimana Air di transportasikan dari tanah ke kelapa ?31:07 - Bagaimana air masuk ke dalam buah kelapa ?34:47 - Closing

Ini Koper
#1024 Mengapa Gambut Penting bagi Kita

Ini Koper

Play Episode Listen Later Aug 12, 2026 7:57


Di balik tenangnya rawa-rawa Indonesia, tersimpan salah satu benteng pertahanan iklim terpenting di bumi: ekosistem gambut tropis. Lahan basah alami ini terbentuk selama puluhan ribu tahun dengan laju penambahan yang sangat perlahan, yakni hanya 1 hingga 2 mm per tahun, namun mampu mengunci miliaran ton karbon terestrial global. Sayangnya, intervensi manusia seperti pembuatan saluran drainase tanpa kendali dapat mengeringkan bentang alam ini secara masif, memicu penurunan tanah (subsidence) hingga 5 cm per tahun dan mengubah surga keanekaragaman hayati ini menjadi rawan kebakaran hutan yang dahsyat. Ketimpangan antara lamanya proses pembentukan dan cepatnya laju kerusakan menuntut tindakan nyata sebelum ekosistem yang tak tergantikan ini sirna secara permanen. Sebagai tanggapan atas krisis tersebut, Pemerintah Indonesia menghadirkan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (RPPEG) sebagai cetak biru tata kelola jangka panjang berdurasi 30 tahun. RPPEG bukan sekadar dokumen administrasi di atas kertas, melainkan panduan strategis yang membagi ruang gambut secara tegas antara Fungsi Lindung untuk menjaga kubah air dan cadangan karbon, serta Fungsi Budidaya yang ramah lingkungan. Operasionalisasinya di tingkat tapak digerakkan melalui pilar pemulihan 3R: Rewetting (pembasahan kembali melalui sekat kanal), Revegetation (penanaman kembali vegetasi asli), dan Livelihood Revitalization (pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal tanpa bakar). Melalui pendekatan komprehensif ini, pemulihan ekologis dan peningkatan kesejahteraan warga berjalan secara harmonis. Pada akhirnya, memahami dan mengawal implementasi RPPEG adalah bagian dari komitmen kita bersama untuk menjaga stabilitas iklim global dan keberlanjutan masa depan. Kebijakan ini menjembatani target komitmen iklim nasional dengan aksi nyata di tingkat tapak, memastikan bahwa generasi mendatang tetap dapat menghirup udara bersih dan terbebas dari bencana asap berulang. Melindungi lahan gambut berarti melindungi kehidupan; dan melalui RPPEG, kita sedang meletakkan fondasi yang kokoh untuk tatanan lingkungan hidup Indonesia yang tangguh, hijau, dan berkelanjutan.

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Mengapa Banyak Pertikaian di Dunia

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Aug 10, 2026 2:23


Bpk. Erik Bangun (TB) Markus 9:34Tetapi mereka diam, sebab di tengah jalan tadi mereka mempertengkarkan siapa yang terbesar di antara mereka.

Radio Muhajir Project
Kajian Wanita 282. "MENGAPA AKU SUKA SALAH PAHAM" | Kitab Al Wabilush Shayyib

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Aug 10, 2026 33:27


Bismillah,282. MENGAPA AKU SUKA SALAH PAHAMKajian WanitaKitab Al Wabilush ShayyibPasal: Keutamaan berdzikirApabila hati telah dikerumuni oleh karat dan menjadi hitam serta ditutupi oleh kegelapan, maka akan rusaklah pandangan dan pemahamannya sehingga ia tidak akan menerima kebenaran dan tidak mengingkari kebathilan. Inilah hukuman terberat bagi hati. Sumbernya adalah kelalaian dan mengikuti hawa nafsu karena keduanya (lalai dan mengikuti hawa nafsu) akan menghapus cahaya hati dan membutakan penglihatannya.

Pinter Politik
Krisis Empati Nakes di Republik Antre?

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Aug 7, 2026 10:45


Seorang pasien menyembunyikan nama rumah sakit karena memakai BPJS. Mengapa sebuah kartu jaminan bisa berubah menjadi penanda yang memalukan?

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Census 2026: Why does the government ask these questions, and what happens to my personal details? - SBS Examines: Sensus 2026: Mengapa Pemerintah Menayakan Hal-hal Ini?

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Aug 6, 2026 9:00


Your answers won't impact your visa status, your child's education, or your rights in Australia — but they're important to help understand your community. - Jawaban Anda tidak akan memengaruhi status visa, pendidikan anak, atau hak-hak Anda di Australia — namun jawaban tersebut penting untuk membantu memahami komunitas Anda.Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 7 Agustus 2026 - Mendidik Sesuai Jalan Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 6, 2026 5:12


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 7 Agustus 2026Bacaan: "Mengapa engkau memandang rendah kurban sembelihan dan kurban sajian-Ku yang telah Kuperintahkan di kediaman-Ku? Mengapa engkau menghormati anak-anakmu lebih daripada-Ku, dan kamu sekalian menggemukkan diri dengan bagian terbaik dari setiap persembahan umat-Ku Israel?" (1 Samuel 2:29)Renungan: Seringkali terjadi bahwa orang tua yang terobsesi dengan kebahagiaan anaknya bisa jadi justru sedang menjadikan anak-anak mereka bertumbuh menjadi orang dewasa yang tidak bahagia. Tidak sedikit anak begitu dimanja dan dan tidak dibekali untuk menghadapi dunia nyata. Bahkan ketika anak-anak itu berbuat salah, orang tua lebih banyak menutup mata dan lalai dalam menegakkan disiplin dengan alasan perasaan sayang. Hari ini kita mendengar bagaimana Tuhan menegur dengan keras Imam Eli. la ditegur berkaitan dengan tindakan kedua anaknya yang jahat. Pembiaran yang dilakukan Imam Eli ini disamakan dengan tindakan yang tidak menghormati Tuhan. Dari buah perbuatan Hofni dan Pinehas, kita dapat menyimpulkan didikan seperti apa yang diberikan Imam Eli kepada mereka. Pelanggaran demi pelanggaran dibuat, tetapi Imam Eli tidak berkuasa menghentikannya. Orang tualah yang pada akhirnya harus bertanggung jawab atas kejahatan yang diperbuat anak-anaknya. Alkitab mengingatkan bahwa kita mempunyai tanggung jawab besar untuk mengajar anak-anak kita dalam kasih Tuhan. Kiranya apa yang terjadi dalam keluarga Imam Eli menjadi pembelajaran bagi para orang tua agar tidak abai apalagi "menutup mata" pada pelanggaran anak-anaknya. Jika kita mengasihi mereka, kita akan menegur mereka "tepat pada waktunya". Orang tua yang mengasihi Tuhan adalah orang tua yang mampu menerapkan disiplin kepada anak-anaknya agar menghormati Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kuasa penuh sebagai orang tua untuk mendidik anak-anakku sesuai dengan jalan-Mu. Jangan biarkan aku melalaikan tugasku membawa mereka dekat dengan-Mu agar kelak hidup mereka bisa menjadi berkat bagi banyak orang. Amin. (Dod).

Elshinta Semarang
Sensus Ekonomi 2026: Mengapa Setiap Usaha Itu Penting?

Elshinta Semarang

Play Episode Listen Later Aug 6, 2026 47:22


Dari secangkir kopi, lahir data penting untuk masa depan ekonomi Indonesia.Penasaran seberapa besar dampak Sensus Ekonomi 2026 bagi pelaku usaha dan masyarakat? Simak pembahasan lengkapnya dalam Radio Talk Elshinta Semarang bersama Kepala BPS Kota Semarang, Rudi Cahyono, dan Pemilik Kafe Gethe, Ari Purbono.Mari sukseskan Sensus Ekonomi 2026.

Ini Koper
#1017 Mengapa Kita Sulit Belajar Mendalam?

Ini Koper

Play Episode Listen Later Aug 6, 2026 6:55


Ketidakmampuan individu atau kelompok untuk melakukan pembelajaran mendalam (deep-dive learning) merupakan salah satu fenomena paling kompleks dalam psikologi kognitif, teori organisasi, dan pendidikan dewasa. Sering kali diasumsikan secara awam bahwa guncangan hidup yang berat, seperti hukuman penjara dalam waktu yang lama, atau keterlibatan dalam intervensi edukatif yang terstruktur, seperti lokakarya dan pelatihan profesional, secara otomatis akan memicu introspeksi, kerendahan hati, serta transformasi perspektif. Namun, bukti empiris dan teoritis menunjukkan bahwa paparan terhadap krisis eksistensial maupun informasi baru sering kali gagal mengubah kerangka berpikir mendasar seseorang. Inkapasitas untuk belajar secara mendalam ini bukanlah sekadar akibat dari keterbatasan inteligensi formal atau kurangnya akses terhadap informasi. Sebaliknya, fenomena ini berakar pada struktur pertahanan kognitif, skema makna yang mengakar kuat, serta ketakutan psikologis terhadap kerentanan (vulnerability). Manusia memiliki kecenderungan kognitif bawaan untuk mempertahankan integritas ego dan pandangan dunianya (worldview), bahkan ketika realitas eksternal memberikan bukti yang secara eksplisit membantah andaian-andaian tersebut. Guna memahami mengapa seorang individu yang menjalani hukuman penjara selama satu dekade dapat keluar tanpa pencerahan moral dan justru memperkuat narasi pembenaran diri, serta mengapa peserta pelatihan kerap terjebak pada batas permukaan (lingkar pertama), diperlukan pembedahan analitis yang mengintegrasikan teori aksi Chris Argyris, teori pembelajaran transformatif Jack Mezirow, taksonomi lingkar belajar (learning loops), serta fenomenologi kesadaran Otto Scharmer. Mari belajar bersama, mengapa kita sulit melakukan deep dive?

Uncensored with Andini Effendi
Kontrol Atas Tubuh Perempuan ft. Lies Marcoes with Andini Effendi ep.116

Uncensored with Andini Effendi

Play Episode Listen Later Aug 6, 2026 61:15 Transcription Available


Mengapa tubuh perempuan begitu sering menjadi objek aturan dan tradisi? Bersama Dr. Lies Mustafsirah Marcoes-Natsir, antropolog medis, peneliti gender, dan peneliti senior Rumah KitaB, kami membahas sunat perempuan, perkawinan anak, kesehatan reproduksi, hingga bagaimana budaya membentuk cara masyarakat memandang tubuh perempuan.#cauldroncontent  #uncensored #uncensoredwithandinieffendi #podcast #podcastindonesia #andinieffendi #podcast #perempuan #tubuhperempuan #woman #gender #sunat #sunat perempuan #hukum #indonesia #agama #pov #sejarah #antropologi #sosial #wanita #muslim #agama #hukumagama #funfact ୨♡୧ New episode drops every Thursday! ୨♡୧☆ Jangan lupa follow & Subscribe kami ☆https://www.instagram.com/cauldroncontent/ https://www.youtube.com/playlist?list=PLZ3JpwVKQYqY6XA9E0ufQ6gWBL6H__NYw☆ Dengarkan juga podcast kami ☆https://open.spotify.com/show/6pHdBM4Jr0JMwBvbVCMiQI?si=cc66a009ea964c3a&nd=1&dlsi=4f0c2d2242694a34 https://podcasts.apple.com/id/podcast/uncensored-with-andini-effendi/id1627192280☆ Host Andini Effendi ☆https://www.instagram.com/andinieffendi☆Lies Marcoes ☆https://www.instagram.com/liesmarcoes☆ Wardrobe by Lanivatti ☆ https://www.instagram.com/lanivatti_official☆ Location at pita ☆https://www.instagram.com/collectionsbypita—Time stamp00:00 Intro01:36 Sunat perempuan di Indonesia09:45 Antara agama dan tekanan budaya15:10 Pandangan organisasi tentang sunat perempuan28:14 Bukan pernikahan dini, tapi pernikahanbocah33:20 Kontrol atas tubuh perempuan 38:25 Bolehkah vasektomi dipaksakan kepada laki-laki?41:25 Ketika tubuh perempuan dipandang sebagai komoditas47:20 “Laki-laki baru” yang menghargai perempuan50:45 Pendidikan seks dimulai dari rumah

Renungan Anak GKY Mabes
Bukti dari Sudut Medis (7 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 6, 2026 4:15


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Bukti dari Sudut MedisDiambil dari: Markus 15:44 “Pilatus heran waktu mendengar bahwa Yesus sudah mati. Maka ia memanggil kepala pasukan dan bertanya kepadanya, apakah Yesus sudah mati.”Wonder Kids, selama ini kita sudah belajar banyak bukti tentang Yesus. Ada bukti dari saksi mata, dari sejarah, dari arkeologi, dari perubahan hidup orang-orang, dan dari firman Tuhan sendiri. Hari ini kita melihat satu pertanyaan lain: benarkah Yesus sungguh mati di kayu salib?Ada orang yang mencoba berkata bahwa Yesus sebenarnya tidak sungguh mati. Mereka bilang mungkin Yesus hanya pingsan, lalu nanti sadar lagi di dalam kubur. Pikiran seperti ini sering disebut teori pingsan. Kedengarannya mungkin seperti jalan keluar yang mudah, tetapi kalau dipikir baik-baik, penjelasan itu sangat lemah.Mengapa? Karena penyaliban adalah hukuman yang sangat kejam. Orang yang disalib mengalami penderitaan yang amat berat. Sebelum disalib, Yesus juga sudah dicambuk dengan sangat keras. Lalu di kayu salib, Yesus kehilangan banyak darah, sangat lemah, dan akhirnya mati. Bahkan ketika Pilatus mendengar Yesus sudah mati, ia memastikan hal itu kepada kepala pasukan. Jadi, kematian Yesus bukan kabar asal-asalan. Itu diperiksa.Kalau Yesus hanya pingsan, lalu bagaimana mungkin Ia bisa bertahan setelah semua penderitaan itu, keluar sendiri dari kubur, mengalahkan batu penutup, lalu muncul di depan murid-murid sebagai Tuhan yang bangkit dengan penuh kuasa? Itu tidak masuk akal. Murid-murid tidak akan melihat orang yang hampir mati lalu berkata, “Yesus bangkit dengan mulia!” Mereka justru akan melihat orang yang sangat terluka dan perlu ditolong.Jadi, Wonder Kids, bukti-bukti menunjukkan bahwa Yesus sungguh mati. Dan ini penting sekali. Mengapa? Karena kalau Yesus tidak sungguh mati, maka Ia juga tidak sungguh bangkit. Dan kalau Yesus tidak bangkit, maka tidak ada keselamatan yang sejati. Tetapi syukur kepada Tuhan, Yesus sungguh mati bagi dosa kita, dan sungguh bangkit dengan kemenangan.Kadang-kadang orang mencoba mencari penjelasan yang membuat mereka tidak perlu percaya kepada mujizat kebangkitan. Tetapi semakin diteliti, semakin jelas bahwa penjelasan-penjelasan itu lemah. Kebenaran Injil tetap berdiri: Yesus benar-benar mati, dikuburkan, dan bangkit pada hari yang ketiga.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau benar-benar mati di kayu salib untukku. Terima kasih karena kematian-Mu bukan pura-pura, tetapi sungguh untuk menanggung dosaku. Tolong aku percaya dengan sungguh-sungguh bahwa Engkau juga bangkit dengan kemenangan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus tidak hanya kelihatan mati, tetapi sungguh mati bagi dosamu dan sungguh bangkit untuk menyelamatkanmu. Tuhan Yesus memberkati

Radio Elshinta
Pertumbuhan Ekonomi 5,29 Persen, Tapi Mengapa Masyarakat Belum Merasakan Dampaknya?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Aug 5, 2026 39:47


BPS mencatat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada triwulan II 2026 mencapai 5,29 persen. Namun, di saat yang sama masyarakat masih menghadapi tekanan daya beli, lapangan kerja, dan biaya hidup. Bagaimana pemerintah menjelaskan perbedaan antara capaian ekonomi secara makro dengan kondisi yang dirasakan masyarakat, serta langkah apa yang akan ditempuh agar pertumbuhan ekonomi lebih berkualitas dan inklusif? Pembahasannya bersama Tim Pakar Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia, Fithra Faisal Hastiadi.

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
Sales Dropping? Don't Blame Marketing Just Yet

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later Aug 5, 2026 7:37 Transcription Available


Send us Fan MailKetika penjualan menurun, banyak bisnis langsung menyalahkan marketing.Padahal, akar masalahnya belum tentu ada di sana.

Helmy Yahya Bicara
Gita Wirjawan, Teman Saya yang Paling Pintar! | Helmy Yahya Bicara

Helmy Yahya Bicara

Play Episode Listen Later Aug 4, 2026 61:19


Sudah hadir di podcast saya, Gita Wirjawan, Menteri Perdagangan Republik Indonesia periode 2011–2014. Kini, selain aktif sebagai investor, pendidik, dan tokoh ekonomi, ia juga dikenal sebagai podcaster melalui program Endgame, yang menghadirkan diskusi mendalam bersama para pemimpin dunia, akademisi, ekonom, hingga pelaku industri.Dalam episode Helmy Yahya Bicara kali ini, saya berbincang langsung dengan Gita Wirjawan mengenai satu pertanyaan besar: apakah Indonesia benar-benar siap menyongsong Indonesia Emas 2045?Menurut Gita, tantangan terbesar Indonesia bukan hanya soal pertumbuhan ekonomi atau bonus demografi, melainkan keberanian mengubah prioritas nasional dengan menempatkan pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan.Mengapa negara seperti Tiongkok mampu melesat menjadi kekuatan ekonomi dan teknologi dunia? Salah satu jawabannya adalah investasi besar-besaran pada pendidikan, khususnya di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Gita menjelaskan bagaimana pendidikan STEM tidak hanya melahirkan ilmuwan atau insinyur, tetapi juga membentuk pola pikir yang lebih analitis, logis, dan mampu mengambil keputusan berdasarkan data serta perhitungan yang tepat.Lalu, apakah sistem pendidikan Indonesia sudah mengarah ke sana? Apa yang harus dilakukan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat agar Indonesia tidak sekadar bermimpi menjadi negara maju pada 2045?Saksikan diskusi yang penuh wawasan ini hanya di Helmy Yahya Bicara.

Elshinta Semarang
Konten Vape Libatkan Anak Viral, Bagaimana Langkah Tegas KPAI?

Elshinta Semarang

Play Episode Listen Later Aug 4, 2026 18:33


Eksploitasi Anak di Balik Promosi Vape, Bagaimana Sikap KPAI? >Viral konten promosi rokok elektrik (vape) yang melibatkan anak-anak menuai kecaman publik. Selain melanggar hak dan perlindungan anak, fenomena ini dikhawatirkan mengaburkan persepsi generasi muda terhadap bahaya vape.Mengapa hal ini bisa terjadi, dan langkah konkret apa yang akan diambil oleh KPAI untuk memberikan perlindungan menyeluruh?

Radio Elshinta
Hari ASI Sedunia: Mengapa ASI Eksklusif Masih Jadi Tantangan?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Aug 1, 2026 30:10


Setiap 1 Agustus, dunia memperingati Hari ASI Sedunia sebagai momentum untuk memperkuat dukungan terhadap pemberian air susu ibu sebagai fondasi kesehatan dan tumbuh kembang anak. Tahun ini, tema global yang diangkat adalah "Breastfeeding for a Sustainable Start in Life: Strengthen What Works", yang mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat berbagai upaya yang telah terbukti mendukung keberhasilan menyusui. Di Indonesia, berbagai kebijakan telah diterapkan, mulai dari promosi ASI eksklusif, inisiasi menyusu dini, penyediaan ruang laktasi, hingga regulasi yang melindungi ibu menyusui. Lalu, mengapa cakupan ASI eksklusif belum optimal meski dukungan dan kebijakan terus diperkuat? Ketua Satgas ASI Ikatan Dokter Anak Indonesia, Dr. dr. Naomi Esthernita Fauzia Dewanto, Sp.A, Subsp Neo (K)

Renungan Anak GKY Mabes
Pertanyaan tentang Neraka dan Dosa (2 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 1, 2026 4:58


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Pertanyaan tentang Neraka dan DosaDiambil dari Matius 5:30 “Dan jika tangan kananmu menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang hal yang cukup serius, yaitu dosa dan hukuman dosa. Mungkin ada orang bertanya begini: “Kalau Tuhan itu kasih, mengapa ada neraka? Mengapa dosa harus dihukum?” Pertanyaan itu memang berat, tetapi firman Tuhan menolong kita memikirkannya dengan benar.Pada mulanya, Tuhan menciptakan manusia untuk hidup dekat dengan-Nya. Manusia diciptakan segambar dengan Allah, supaya mengenal Dia, mengasihi Dia, dan hidup dalam ketaatan kepada-Nya. Jadi, sejak awal, manusia dibuat untuk menikmati hubungan yang indah dengan Tuhan. Itulah keadaan yang benar dan baik.Tetapi dosa merusak semuanya. Dosa bukan hal kecil. Dosa bukan cuma salah sedikit lalu selesai. Dosa adalah pemberontakan terhadap Tuhan. Dosa membuat manusia menjauh dari Allah, melawan kehendak-Nya, dan hidup menurut cara sendiri. Karena itu, dosa membawa hukuman. Bukan karena Tuhan kejam, tetapi karena Tuhan itu suci dan adil.Coba pikirkan begini, Wonder Kids. Kalau seseorang benar-benar baik dan adil, ia tidak akan berkata bahwa kejahatan itu tidak apa-apa. Justru karena Tuhan baik, Dia tidak bisa berpura-pura bahwa dosa bukan masalah. Kalau Tuhan menganggap dosa sepele, itu berarti Tuhan tidak sungguh kudus dan tidak sungguh adil. Tetapi Alkitab menunjukkan bahwa Tuhan sempurna dalam kasih dan juga sempurna dalam keadilan.Itulah sebabnya Yesus berbicara dengan sangat serius tentang dosa. Dalam Matius 5:30, Yesus memakai kata-kata yang keras untuk menunjukkan bahwa dosa itu berbahaya sekali. Yesus tidak sedang mengajarkan kita benar-benar melukai tubuh kita, tetapi Yesus mau kita mengerti bahwa dosa harus diperangi dengan sungguh-sungguh. Lebih baik kehilangan sesuatu yang kita suka daripada terus hidup dalam dosa dan menjauh dari Tuhan.Tetapi syukur kepada Tuhan, kabar Alkitab tidak berhenti pada hukuman. Tuhan yang adil juga adalah Tuhan yang penuh kasih. Karena itu, Tuhan mengutus Yesus untuk menanggung hukuman dosa bagi orang-orang yang percaya kepada-Nya. Jadi, saat kita memikirkan neraka dan dosa, kita juga harus melihat salib. Di salib kita melihat betapa seriusnya dosa, tetapi juga betapa besar kasih Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan apakah ada dosa yang sedang kamu pelihara atau anggap enteng. Bawalah itu kepada Tuhan dan katakan dengan jujur, “Tuhan, tolong aku membenci dosa dan sungguh-sungguh bertobat.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang kudus, adil, dan penuh kasih. Tolong aku supaya tidak menganggap dosa sebagai hal kecil, tetapi sungguh bertobat dan datang kepada Yesus yang sudah menanggung hukuman dosaku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: dosa itu serius, tetapi kasih Tuhan di dalam Yesus lebih besar bagi orang yang mau bertobat dan percaya kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati

OM BOB Indonesia
Proyek Gorong Gorong jalan menelan korban. mengapa bisa terjadi ? | Ep. 2773

OM BOB Indonesia

Play Episode Listen Later Jul 31, 2026 6:11


Sejumlah proyek perbaikan jalan di Gunung Kidul justru menimbulkan keresahan karena minimnya penerangan dan pengamanan di lokasi penggalian gorong-gorong hingga diduga menyebabkan sejumlah pengendara mengalami kecelakaan.

Pinter Politik
Odysseus-Gurkha, Persimpangan Moral Ksatria

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Jul 30, 2026 9:32


Dari Agamemnon, Odysseus, Samurai, Gurkha, hingga TNI modern, sejarah mengajarkan satu hal, bahwa negara tidak hanya mengelola senjata, tetapi juga moral para pemegangnya. Mengapa kesejahteraan prajurit justru menjadi fondasi kehormatan, profesionalisme, dan stabilitas negara?

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus yang Tidak Berubah (31 Juli)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jul 30, 2026 4:24


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus yang Tidak BerubahDiambil dari: Ibrani 13:8 “Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.”Wonder Kids, hari ini kita belajar bahwa bukan hanya Allah Bapa yang tidak berubah, tetapi Tuhan Yesus juga tidak berubah. Firman Tuhan berkata bahwa Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin, hari ini, dan sampai selama-lamanya. Artinya, Yesus tidak berubah menjadi kurang baik, kurang berkuasa, atau kurang mengasihi. Dia tetap sama.Ini sangat menghibur. Mengapa? Karena kita sering berubah-ubah. Kadang kita semangat, kadang malas. Kadang kita taat, kadang jatuh dalam dosa lagi. Kadang kita percaya, kadang kita takut. Tetapi Yesus tidak seperti kita. Yesus tetap setia, tetap benar, tetap penuh kasih, dan tetap sanggup menolong.Kitab Ibrani mengingatkan orang-orang percaya untuk tetap bertahan dalam iman, walaupun mereka sedang mengalami kesulitan. Di tengah keadaan yang sulit, mereka perlu ingat bahwa Yesus tidak berubah. Juruselamat yang mereka percayai dulu tetap sama sampai sekarang. Jadi mereka tidak perlu takut bahwa Yesus akan meninggalkan mereka atau berubah pikiran terhadap janji-Nya.Ibrani juga menunjukkan bahwa Yesus adalah Imam Besar yang sempurna. Imam-imam lain harus terus-menerus mempersembahkan korban. Tetapi Yesus mempersembahkan diri-Nya satu kali untuk selama-lamanya. Karena itu, karya keselamatan-Nya tidak perlu diulang lagi. Pengorbanan Yesus cukup. Keselamatan yang diberikan-Nya kokoh dan tidak berubah.Wonder Kids, ini penting sekali untuk kita. Kadang-kadang kita bisa merasa, “Apakah Tuhan masih mengasihiku? Apakah Tuhan masih mau menolongku? Apakah janji Tuhan masih berlaku?” Jawabannya: ya. Karena Yesus tidak berubah. Kasih-Nya tidak berubah. Kuasa-Nya tidak berubah. Janji-Nya tidak berubah.Tetapi renungan ini juga mengingatkan kita untuk hidup setia kepada-Nya. Kalau Yesus begitu setia kepada kita, seharusnya kita juga belajar setia kepada-Nya. Memang kita masih lemah, tetapi kita bisa terus datang kepada Yesus yang tidak berubah dan minta Dia menolong kita bertahan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau hari ini kamu merasa goyah, takut, atau sedih, katakan kepada Tuhan, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tidak berubah. Tolong aku tetap percaya kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tetap sama, baik kemarin, hari ini, dan sampai selama-lamanya. Terima kasih karena kasih-Mu, kuasa-Mu, dan janji-Mu tidak pernah berubah. Tolong aku supaya tetap percaya kepada-Mu dan bertahan di dalam iman. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: saat hatimu berubah-ubah, Yesus tetap sama—setia, penuh kasih, dan cukup untuk menolongmu. Tuhan Yesus memberkati.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
What is the Garma Festival and why is it important? - Australia Explained: Apa Itu Festival Garma dan Mengapa Penting?

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jul 29, 2026 8:36


The Garma Festival is Australia's largest Indigenous cultural gathering where thousands of people travel to a remote town in Nhulunbuy on northeast Arnhem Land in the Northern Territory. Here's what happens at Garma and who can attend. - Festival Garma adalah pertemuan budaya masyarakat Adat terbesar di Australia, yang menarik ribuan orang untuk datang ke sebuah kota terpencil di Nhulunbuy, wilayah timur laut Arnhem Land di Northern Territory. Berikut adalah gambaran mengenai kegiatan di Garma dan siapa saja yang dapat menghadirinya.Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.

Renungan Anak GKY Mabes
Allah yang Tidak Berubah (30 Juli)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jul 29, 2026 4:43


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Allah yang Tidak BerubahDiambil dari: Maleakhi 3:6 “Bahwasanya Aku, TUHAN, tidak berubah; dan kamu, bani Yakub, tidak akan lenyap.”Wonder Kids, segala sesuatu di dunia ini bisa berubah. Cuaca berubah, tubuh kita bertumbuh, perasaan kita bisa berubah, dan keadaan hidup juga bisa berubah. Kadang hari ini kita senang, besok kita sedih. Hari ini semuanya terasa mudah, besok bisa terasa sulit. Tetapi ada satu Pribadi yang tidak pernah berubah, yaitu Tuhan.Firman Tuhan berkata, “Aku, TUHAN, tidak berubah.” Artinya, Tuhan tetap sama. Kasih-Nya tidak berubah. Kebenaran-Nya tidak berubah. Kekudusan-Nya tidak berubah. Janji-Nya tidak berubah. Tuhan tidak tiba-tiba menjadi jahat, tidak tiba-tiba berhenti mengasihi, dan tidak pernah berubah menjadi kurang baik dari sebelumnya. Tuhan selalu sempurna.Ini sangat menghibur, Wonder Kids. Mengapa? Karena kita hidup di dunia yang terus berubah. Kadang-kadang orang bisa mengecewakan kita. Kadang keadaan bisa membuat kita takut. Tetapi Tuhan tidak pernah berubah. Jadi saat kita datang kepada-Nya, kita datang kepada Allah yang tetap setia.Dalam Alkitab, Tuhan juga menyatakan diri-Nya sebagai Allah yang penuh kasih, pengampunan, belas kasihan, dan kebenaran. Kalau Tuhan bisa berubah, itu akan menakutkan. Tetapi karena Tuhan tidak berubah, kita tahu bahwa kita bisa benar-benar percaya kepada-Nya. Tuhan yang mengasihi anak-anak-Nya pada zaman dulu juga adalah Tuhan yang sama yang mengasihi kita hari ini.Tetapi renungan ini juga mengajar kita sesuatu. Kita sering berubah-ubah. Kadang kita semangat mengikut Tuhan, kadang malas. Kadang kita ingin hidup benar, kadang kita tergoda berbuat dosa. Karena itu, kita perlu terus datang kepada Tuhan yang tidak berubah, supaya Dia membentuk hidup kita makin serupa dengan kehendak-Nya.Wonder Kids, bukan berarti kita tidak boleh berubah sama sekali. Kita justru harus berubah menjadi lebih baik. Kita harus berubah dari pemarah menjadi lebih lembut, dari pembohong menjadi jujur, dari malas menjadi rajin, dari egois menjadi peduli. Tetapi perubahan kita harus menuju hidup yang makin menyerupai Tuhan yang sempurna.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan satu hal dalam hidupmu yang sering berubah-ubah, misalnya semangat berdoa, sikap taat, atau kebiasaan berkata jujur. Lalu mintalah Tuhan menolongmu menjadi lebih setia.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak pernah berubah. Terima kasih karena kasih-Mu, kebaikan-Mu, dan janji-Mu selalu tetap. Tolong aku supaya saat hidup berubah-ubah, aku tetap percaya kepada-Mu dan belajar menjadi anak yang makin setia. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: saat segala sesuatu berubah, Tuhan tetap sama—setia, baik, dan layak dipercaya. Tuhan Yesus memberkati.

Newnormal
Mengapa Risau

Newnormal

Play Episode Listen Later Jul 28, 2026 12:14


Yang Menghiasi Pandangan agar di tundukkan

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
Stop Hope Marketing: Mengapa Banyak Bisnis Sibuk Marketing Tapi Tidak Bertumbuh?

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later Jul 28, 2026 6:43 Transcription Available


Send us Fan MailApakah Anda terus menambah aktivitas marketing, tetapi hasil bisnis tetap tidak banyak berubah?

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Why do more than 20 countries participate in Exercise Pitch Black? - Mengapa Lebih dari 20 Negara Berpartisipasi dalam Latihan Pitch Black?

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jul 27, 2026 31:07


Every two years, the RAAF hosts an international air exercise in the Northern Territory. For 2026, Pitch Black takes place from July 20 to August 7. Indonesia is one of the 21 countries participating in this exercise. What is the objective of Exercise Pitch Black, and how is it conducted? - Setiap dua tahun sekali RAAF menyelenggarakan latihan udara yang bersifat internasional di Wilayah Utara. Untuk tahun 2026, Pitch Black berlangsung dari tgl 20 Juli sampai tanggal 7 Agustus. Indonesia adalah salah satu dari 21 negara yang berpartisipasi dalam latihan kali ini. Apa tujuan dari Latihan Pitch Black ini dan bagaimana pelaksanaannya? -

Center for International Forestry Research (CIFOR)
Menghitung Harga Ekosistem Mangrove: Mengungkap potensi ekonomi, pendanaan, dan peran adaptasi

Center for International Forestry Research (CIFOR)

Play Episode Listen Later Jul 25, 2026 44:33


Menghitung Harga Ekosistem Mangrove: Mengungkap potensi ekonomi, pendanaan, dan peran adaptasi sang benteng pesisir. Indonesia memiliki salah satu ekosistem mangrove terbesar di dunia. Dengan luas sekitar 3,21 juta hektare, Indonesia menjadi rumah bagi sekitar 20–23 persen mangrove dunia. Namun, mangrove bukan hanya benteng alami yang melindungi pesisir. Ekosistem ini juga merupakan aset ekonomi yang sangat bernilai. Penelitian Landscape Alliance di Banyuasin, Sumatera Selatan, memperkirakan Total Economic Value (TEV) mangrove mencapai sekitar USD 14.700 per hektare per tahun. Nilai tersebut berasal dari berbagai manfaat, mulai dari perikanan, perlindungan pantai, penyimpanan karbon, keanekaragaman hayati, rekreasi, hingga peran krusialnya dalam adaptasi terhadap perubahan iklim dan jasa ekosistem lainnya. Lalu, bagaimana sebenarnya nilai ekonomi mangrove dihitung? Mengapa konservasi mangrove dapat menjadi investasi yang menguntungkan bagi masyarakat dan negara? Dan bagaimana potensi ini dapat mendukung pembangunan berkelanjutan serta ekonomi biru Indonesia? Dalam episode Podcast Bincang Hutan spesial Hari Mangrove Sedunia, kita akan mengupas berbagai pertanyaan tersebut bersama Beni Okarda, peneliti dari Landscape Alliance, dan Jerri Falson, Penilai Pemerintah Ahli Muda dari Kementerian Keuangan.

Ps. Juan Mogi
Mengapa Kita Perlu Menyembah Tuhan? - Ps. Juan Mogi

Ps. Juan Mogi

Play Episode Listen Later Jul 24, 2026 33:00


Mengapa Kita Perlu Menyembah Tuhan?Penyembahan bukanlah tuntutan Allah kepada manusia, melainkan cara Allah mengembalikan manusia kepada tujuan penciptaannya.Prinsip:- Penyembahan adalah kehidupan bersama Allah.- Penyembahan menjadi jalan untuk kembali kepada Allah- Penyembahan adalah tujuan keselamatanApa yang perlu kita lakukan sebagai penyembah yang benar?1. Jangan mengganti hubungan dengan ritual.2. Jadikan seluruh hidup sebagai penyembahan.3. Ingat tujuan keselamatan

Pinter Politik
Kho Ping Hoo dan “Pendekar-isme” Prabowo

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Jul 23, 2026 10:08


Kho Ping Hoo wafat 31 tahun lalu, tetapi dunia Kang-Ouw ciptaannya masih hidup. Mengapa presiden pun ikut membacanya?

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
The Story of Constable First Class Trama Farizal – Proud to Be a Police Officer - Kisah Konstabel Satu Trama Farizal: Bangga sebagai Anggota Polisi di Australia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jul 22, 2026 19:42


Although Australia's population is multicultural, this diversity is not well reflected in certain employment sectors. One such area is the Australian police force. Why is this the case? What factors might be acting as barriers? - Dalam beberapa bidang pekerjaan, kondisi atau situasi masyarakat Australia yang multibudaya atau multikultural itu tidak tercerminkan dengan baik. Salah satunya adalah di Angkatan Kepolisian Australia. Mengapa demikian? Faktor apa kira-kira yang menjadi kendala?

Pinter Politik
“Gonjang-Ganjing Trunojoyo”, Cawang & Semanggi?

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Jul 22, 2026 10:33


Polemik Febrie Adriansyah kiranya tidak berhenti di ruang hukum. Substansinya menjalar ke Trunojoyo, jantung Mabes Polri, dan menghidupkan kembali satu pertanyaan yang selalu sensitif di setiap rezim: siapa yang akan memegang komando kepolisian. Mengapa itu bisa terjadi?

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 22 Juli 2026 - Buang segala akar kepahitanm hadirkan damai

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 21, 2026 4:22


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 22 Juli 2026Bacaan: “Segala kepahitan, kegeraman dan kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.” (Efesus 4:31)Renungan: Desmond Tutu adalah Uskup Afrika Selatan. Waktu rezim Apartheid berakhir, Afrika Selatan penuh luka. Kulit hitam benci kulit putih. Kulit putih takut dengan kulit hitam. Kalau membalas dendam maka negara itu akan hancur. Kemudian dibentuklah "Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi". Tugasnya: mendengar kesaksian korban, dan memberi kesempatan pelaku untuk mengaku. Banyak orang bertanya ke Uskup Tutu, “Mengapa harus mengampuni? Mereka pantas dihukum!” Dia menjawab: “Kalau kita terus menyimpan kepahitan, yang dipenjara bukan mereka. Tapi hati kita sendiri.” Dia memiilih "membuang" kebencian, supaya bangsa itu bisa sembuh. Dan hal itu pada akhirnya menyelamatkan Afrika Selatan dari perang saudara. Paulus menulis bacaan di atas kepada jemaat di Efesus. Dia berkata kalau mau hidup baru di dalam Kristus, ada enam sampah yang harus dibuang dari dalam hati yaitu kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian, fitnah dan segala kejahatan. Kata kuncinya, “hendaklah dibuang”. Ini adalah satu keputusan yang tidak bisa ditawar. Kenapa harus dibuang? Karena enam sampah ini dapat merusak hubungan kita dengan Tuhan dan dengan sesama. Roh Kudus tidak bisa tinggal di hati yang penuh sampah. Dia hanya dapat tinggal di dalam hati yang penuh damai dan mau mengampuni. Mengampuni bukan berarti "yang dia lakukan benar". Mengampuni artinya: "Menyerahkan semuanya ke tangan Tuhan, sehingga kita bisa menjadi pribadi yang bebas". Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku membawa semua kepahitan, kemarahan, dan fitnah dalam hatiku kepada-Mu. Hari ini aku mau membuang itu semua. Ampunilah aku karena sudah menyimpan luka itu terlalu lama. Kini isi hatiku dengan kasih-Mu. Berilah aku hati yang baru dan mudah mengampuni seperti Engkau selalu mengampuni aku. Amin. (Dod).

Pdt. Aiter
DUA KARYA AJAIB ROH KUDUS

Pdt. Aiter

Play Episode Listen Later Jul 20, 2026 53:23


Kebaktian Minggu MRII Taichung, TaiwanTempat: 華恩堂 (Hua En Tang)No. 132, Section 2, Zhonghua Rd, Jinping Village, North District, Taichung City, 404Minggu, 7 Juni 2026Apa kaitan Roh Kudus dengan "firman" dan "Firman"? Dua karya Roh Kudus yang seperti apa yang dimaksud? Mengapa doktrin Roh Kudus tidak boleh sembarangan diajarkan? Bagaimana mengetahui gereja yang sejati atau tidak? Mari temukan jawabannya dalam khotbah kali ini.

AWR Indonesian - Daily Devotional

Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria,

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 14 Juli 2026 - Menjadi Anak yang Taat

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 13, 2026 5:07


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 14 Juli 2026Bacaan: "Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian." (Efesus 6:1)Renungan: Dimas adalah murid kelas 4 SD. Suatu hari gurunya memberi tugas membuat video tentang "Tokoh Panutanku". Teman-temannya memih pemain bola, youtuber, artis dll. Ketika tiba giliran Dimas presentasi, dia maju sambil membawa foto. "Itu siapa?" tanya temannya. "Itu Bapakku," jawab Dimas. "Setiap pagi Bapak bangun jam 5 buat antar aku sekolah. Kalau aku sakit, Bapak begadang menjaga aku. Kalau aku nakal, Bapak tetap doain aku." Teman-temannya terdiam. Ada yang ketawa kecil. Tapi Bu Guru bilang, "Itu pahlawan yang paling hebat, Dim." Malamnya Dimas cerita ke Bapaknya. Bapaknya memeluk Dimas sambil berkata, "Nak, Bapak juga belajar jadi orang tua yang baik dari Tuhan." Sejak itu Dimas menjadi anak yang lebih taat. Kalau disuruh belajar, dia tidak menjawab "nanti". Kalau disuruh membantu mencuci piring, dia langsung melakukannya. Taatilah orang tuamu di dalam Tuhan artinya mendengar dan melakukan apa yang orang tua minta, selama itu tidak bertentangan dengan kehendak Tuhan. Mengapa? Karena "haruslah demikian". Tuhan memberikan orang tua sebagai wakil-Nya di dalam keluarga. Melalui mereka Tuhan memberi kita makan, sekolah, nasihat, dan doa. Taat bukan karena takut dimarahi tapi karena kita mengasihi Tuhan. Anak zaman sekarang terlalu pandai. Mereka bisa buka HP sendiri dan bisa mencari jawaban di Google. Tapi kadang karena "merasa lebih tahu", mereka jadi sering meremehkan orang tua. Mereka susah mendengarkan nasihat orang tua. Kalau orang tua bicara, mereka menjawab "Tau... Tau..." tapi sambil main HP. Mereka juga suka membantah. Disuruh belajar jawabnya, "Ah ntar", disuruh beresin kamar jawabnya, "Ribet". Mereka juga kurang menghargai orang tua. Lupa mengucapkan terima kasih untuk makanan, baju, uang sekolah dll. Taat itu bukan berarti jadi anak penakut. Taat itu berarti jadi anak yang pintar, karena tahu siapa yang Tuhan pakai untuk menjaganya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk Papa dan Mama yang Engkau berikan kepadaku. Ampuni aku kalau sering membantah dan membuat mereka sedih. Ajarilah aku menjadi anak yang taat, seperti Yesus yang juga taat kepada Maria dan Yusuf. Amin. (Dod).

Pinter Politik
Sarat Makna Kavaleri Kuda Istana

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Jul 9, 2026 10:24


Bukan sekadar pengawal tamu negara. Di balik 120 kavaleri kuda yang mengiringi Narendra Modi menuju Istana Negara Jakarta, tersimpan pesan tentang diplomasi, kekuasaan, dan martabat negara. Mengapa kuda masih relevan di era digital? Karena dalam politik modern, simbol sering kali berbicara lebih keras daripada kebijakan.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Indonesian diaspora 'heartbroken' as Socceroos got tackled in World Cup Round of 32 - Diaspora Indonesia 'Patah Hati' Socceroos Terjegal di 32 Besar Piala Dunia

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jul 6, 2026 13:05


Following the Socceroos' elimination by Egypt in the Round of 32 at the FIFA World Cup 2026, Indonesian diaspora supporters of the team expressed their "heartbroken". Why do they support the Australian team, and which team are they backing next? - Menyusul terjegalnya Socceroos oleh Mesir dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026, diaspora Indonesia pendukung Socceroos mengaku "patah hati". Mengapa mereka mendukung tim Australia dan tim mana yang mereka unggulkan berikutnya?Listen to SBS Indonesian on Mondays, Wednesdays, Fridays and Sundays at 3pm.Follow us on Facebook and Instagram, and subscribe to our podcasts. - Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 6 JUli 2026 - Sikap respek dan menerima orang lain apa adanya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 5, 2026 5:28


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 6 Juli 2026Bacaan: Lalu berkatalah yang seorang kepada yang lain: "Tidak patut yang kita lakukan ini. Hari ini ialah hari kabar baik, tetapi kita ini tinggal diam saja. Apabila kita menanti sampai terang pagi, maka hukuman akan menimpa kita. Jadi sekarang, marilah kita pergi menghadap untuk memberitahukan hal itu ke istana raja." (2 Raja-raja 7:9)Renungan: Di zaman Israel kuno, salah satu penyakit yang paling ditakuti adalah kusta. Mengapa? Karena penyakit ini tak hanya memberikan rasa sakit secara fisik, tapi juga menyerang mental penderitanya. Bagaimana tidak? Orang kusta akan dicap sebagai orang yang kena tulah dan dikutuk Allah. Orang kusta juga diasingkan dan begitu direndahkan. Bacaan kita hari ini sungguh menarik untuk kita renungkan. Orang kusta yang selama ini diremehkan justru menjadi pahlawan Israel. Sementara rakyat Israel mengalami kelaparan hebat, orang-orang kusta inilah yang memberi tahu mereka bahwa tentara Aram sudah meninggalkan perkemahannya dan meninggalkan banyak perbekalan. Padahal bisa saja orang-orang kusta itu "balas dendam" dan membiarkan rakyat Israel kelaparan sementara mereka bisa menikmati makanan secara berlimpah. Bisa kita bayangkan betapa malunya rakyat Israel saat mengetahui bahwa orang-orang kusta inilah yang menolong mereka dengan mengabarkan berita baik itu. Orang-orang yang selama ini mereka rendahkan justru menjadi pahlawan bagi mereka. Apa yang bisa kita pelajari dari kisah ini? Janganlah kita suka meremehkan, merendahkan, melakukan hal yang jahat, atau memusuhi seseorang. Kita tidak pernah tahu bahwa orang yang kita jahati adalah orang yang kelak kita mintai pertolongan! Bayangkan betapa malunya kita jika hal itu sampai terjadi. Lebih malu lagi kalau orang itu bersedia menolong kita! Orang yang kita remehkan, bisa saja kelak menjadi orang terhormat. Orang yang kita anggap bawahan, bisa saja menjadi atasan kita. Orang yang kita sangka buruk, bisa saja ternyata adalah orang baik yang tidak pernah memamerkan kebaikannya. Orang yang kita jahati, bisa saja orang itu membalasnya dengan berbuat baik kepada kita. Karena itu marilah kita tidak jemu-jemu berbuat baik kepada setiap orang. Singkirkan prasangka-prasangka dan penilaian lahiriah yang nyatanya sering terbukti salah itu. Kita tidak pernah tahu bahwa kita sedang menabur kebaikan yang suatu kali kelak akan kita tuai pada waktu yang tepat. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hati seperti hati-Mu. Hati yang bisa menerima setiap orang apa adanya dan tidak menganggap rendah mereka. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 4 Juli 2026 - Tekad dan perjuangan mengalahkan ujian hidup

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 3, 2026 5:02


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 4 Juli 2026Bacaan: "Maka ia memungut di ladang sampai petang lalu ia mengirik yang dipungutnya itu, dan ada kira-kira seefa jelai banyaknya." (Rut 2:17)Renungan: Pada saat dihadapkan dengan ujian hidup yang berat maka ada beberapa respons yang muncul dalam hidup kita. Pertama, kita mengasihani diri secara berlebihan. Kita selalu bertanya kepada Tuhan, "Mengapa harus saya yang mengalami peristiwa pahit ini?" Kedua, kita mencari belas kasihan manusia untuk menyelesaikan masalah yang sedang kita hadapi. Ketiga, kita berani menghadapi setiap masalah dengan tekad hati yang kuat, seberat apapun masalah itu. Salah seorang motivator di Indonesia mengambil ilustrasi tentang betapa dahsyat kekuatan tetesan air jika dilakukan secara terus menerus. Tetesan air bahkan dapat melubangi batu! Beliau berkata seperti ini, "Kerasnya batu bisa takluk dengan tetesan air. Begitu pula kerasnya ujian hidup di dunia bisa kalah oleh kekuatan tekad dan fokus perjuangan yang dilakukan." Seperti itulah perjuangan Rut menghadapi kerasnya ujian hidup yang datang kepadanya. Suaminya meninggal, keluarga suaminya juga meninggal semua, kecuali mertua perempuannya saja yaitu Naomi. Kini, Rut tinggal bersama Naomi dan mengambil tanggung jawab untuk memeliharanya. Kehidupan yang dijalani mereka persis seperti yang disebutkan Naomi, yaitu Mara yang artinya sangat pahit (Rut 1:20). Itulah kerasnya ujian hidup yang harus dijalani Rut. Namun dengan tekad dan perjuangan keras, Rut berhasil mengatasi masalahnya dan menjadi orang yang sangat berhasil. Perhatikan apa yang dilakukan Rut. la tak pernah mengasihani diri, Rut menjalani masalahnya dengan begitu tabah. Rut juga tidak pernah meminta belas kasihan orang lain, sebaliknya ia berjuang keras untuk menghidupi dirinya dan Naomi, meski harus memungut jelai yang tercecer dari pagi sampai petang. Ketekunan, tekad, dan perjuangan Rut akhirnya membuahkan hasil. Benarlah bahwa batu yang keras bisa takluk dengan tetesan air. Ujian hidup yang keras bisa kalah oleh tekad dan perjuangan yang terus menerus. Jika kita sedang mengalami pergumulan hidup yang keras, ingatlah bahwa batu pun takluk dengan tetesan air. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku percaya ketika Engkau ada bersama-sama dengan aku, maka badai sehebat apapun dapat aku lalui. Karena aku tahu, kuasa-Mu lebih besar dari setiap badai kehidupanku. Amin. (Dod).

Pinter Politik
Inul dan Bangkitnya Sang "Anti-Hero"

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Jul 2, 2026 8:59


Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Certain animals can make perfect therapy companions - Hewan tertentu dapat menjadi pendamping terapi yang sempurna

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jun 30, 2026 8:21


Many therapies now use pets, especially dogs, to provide comfort or calm to the patient. Why animals? The theory is that animals, are a source of calming, non-judgmental support and can help make communication and social interaction easier. Particularly dogs are easily trained compared to other animals. However, other animals such as horses or dolphins also often used too. - Saat ini, banyak terapi yang melibatkan hewan peliharaan—terutama anjing—untuk memberikan rasa nyaman atau ketenangan bagi pasien. Mengapa hewan? Teorinya adalah bahwa hewan dapat menjadi sumber dukungan yang menenangkan dan tidak menghakimi, serta mampu mempermudah komunikasi dan interaksi sosial. Anjing, khususnya, lebih mudah dilatih dibandingkan hewan lainnya. Meski demikian, hewan lain seperti kuda atau lumba-lumba juga sering digunakan.

Pinter Politik
Fathimah Azzahra dan Warisan STOVIA

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Jun 26, 2026 7:49


Seorang mahasiswi kedokteran memukau publik di panggung debat nasional. Mengapa cara bicaranya yang tenang justru terasa begitu radikal?

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 26 Juni 2026 - Sabar, Kendalikan diri dan berpikir jernih

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 26, 2026 5:50


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 26 Juni 2026Bacaan: "Sabarlah terhadap semua orang. " (1 Tesalonika 5:14)Renungan: Banyak orang punya masalah dengan emosi. Sangat temperamental dan gampang meledak. Orang seperti ini bisa termasuk tipe gunung merapi yang mudah meletus. Kalau "gunung berapi" ini sudah meletus, keluarlah lahar perkataan yang panas, pedas, tajam, dan menyakitkan. Mengapa hal ini bisa terjadi? Secara ilmiah, di bagian otak kita ada amygdala yang kerap disebut otak emosi. Amygdala bekerja 80.000 kali lebih cepat dibandingkan otak besar. Karena amygdala bekerja lebih cepat, logika jadi dikalahkan emosi. Untuk mencapai kecepatan yang sama dengan amygdala, otak besar butuh waktu enam detik. Dari perhitungan inilah para ahli jiwa menemukan teori "Jeda Enam Detik", yaitu mengambil jeda selama 6 detik sebelum bicara dan mengambil keputusan saat kita marah atau sedang emosi. Jauh sebelum teori Jeda Enam Detik ditemukan, firman Tuhan sudah memberi nasihat kepada kita yang memiliki problem emosi temperamental. 1 Tesalonika 5:14b mengatakan, "Sabarlah terhadap semua orang." Ketika seseorang menyulut sumbu kemarahan kita, kita tidak akan langsung meledak sebaliknya kita berusaha mengulur-ulur waktu sangat lama untuk kita menjadi marah dan mendidih. Karena waktu "mendidihnya" lama maka kita punya banyak kesempatan untuk menguasai diri, menenangkan diri, dan berpikir jernih sebelum mengambil keputusan yang bodoh. Jadilah sabar. Sabar membebaskan kita dari amarah yang tak terkontrol dan tak terkendali. Sabar menghindarkan kita dari kekeliruan. Dalam Amsal 14:17 dikatakan, "Siapa lekas naik darah, berlaku bodoh, tetapi orang yang bijaksana, bersabar." Apakah kita orang yang bijak ataukah orang yang bodoh, ditentukan oleh seberapa kita sabar. Jadilah pengikut Yesus yang perlu waktu lama untuk mendidih, bukan seperti gunung berapi yang meledak-ledak. Setiap kali hendak meledak, ingatlah untuk mengambil jeda selama enam detik untuk menenangkan diri. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berikanlah aku kesabaran, sehingga masalah apapun yang terjadi dalam hidupku, hatiku dapat tetap tenang menghadapinya. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Dia Tidak Akan Pernah Menyerah, Semua Ini demi Putranya yang Menderita Multi Disabilitas

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jun 24, 2026 23:40


Reformasi legislatif NDIS besar-besaran telah ditunda setelah Senat setuju untuk memperpanjang penyelidikan terhadap RUU Amandemen NDIS pemerintah hingga 14 Agustus 2026. Mengapa perombakan ini? Pemerintah Australia berupaya untuk mengekang kenaikan biaya skema NDIS. Proyeksi menunjukkan bahwa hal itu akan dapat mengalihkan ratusan ribu orang dari skema tersebut. Namun, bagaimana dengan keluarga yang salah satu anggota keluarganya penyandang disabilitas dan membutuhkan bantuan?

Pinter Politik
Bongkar Deep State Dapur MBG?

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Jun 23, 2026 10:59


Kepala BGN yang baru, Nanik Sudaryati Deyang krianya mewarisi lebih dari sekadar jabatan, mulai dari ekosistem kepentingan yang telah mengakar hingga probabilitas deep state di balik dapur MBG. Mengapa demikian?

Pdt. Aiter
RAHASIA 4 TANDA

Pdt. Aiter

Play Episode Listen Later Jun 20, 2026 42:36


TERKUAK DI FILIPINA RAHASIA 4 TANDA (dalam Bahasa Indonesia & Tagalog)(Kaitan Misi dengan Tanda Mesias)Foursquare Church, San Jose, Occidental Mindoro, PhilippinesKamis, 7 Mei 2026** Direkam pakai handphone karena memory card handycam mendadak error **Apa rahasia 4 tanda pada organ manusia yang dihubungkan dengan tanda Mesias? Mengapa 4 organ ini sangat penting? Mari temukan jawabannya dalam khotbah kali ini (Indonesia - Tagalog)

Pinter Politik
Balada Negeri Ormek

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Jun 18, 2026 11:00


Indonesia memiliki satu keunikan politik: banyak politisi dan pejabatnya lahir dari organisasi mahasiswa. Mengapa kondisi ini bisa terjadi?

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 15 Juni 2026 - Mohon dimampukan Tuhan untuk mendidik Anak

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 15, 2026 5:01


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 15 Juni 2026Bacaan: Adapun anak-anak lelaki Eli adalah orang-orang dursila; mereka tidak mengindahkan TUHAN." (1 Samuel 2:12)Renungan: Setiap anak memiliki karakter dan sifat yang khas. Itu betul. Namun sifat anak kita menjadi seperti apa, itu sangat tergantung bagaimana kita mendidik dan mengajarnya. Jangan berkata, "Anak saya memang bawaannya seperti itu." Sifat dan karakter anak kita tidak bertumbuh dengan sendirinya, kitalah yang menentukan seperti apa sifat dan karakter anak kita. Ibarat kertas kosong, kitalah yang mengisi atau melukis kehidupan anak-anak kita dengan nilai-nilai kehidupan yang kita tanamkan kepadanya sejak dini. Mengapa seorang anak minder dan tidak percaya diri? Apakah karena bawaan? Tidak! Karena orang tuanya tidak memberinya semangat dan penghargaan. Mengapa ada anak yang pelitnya luar biasa? Karena orang tuanya tidak pernah mengajar dan memberi contoh bagaimana memberi dan berbagi. Mengapa ada anak yang pengecut? Karena kita selalu membelanya, tidak peduli benar atau salah. Mengapa ada anak yang selalu berusaha cari perhatian? Karena kita tidak cukup memberi perhatian dan kasih sayang kepadanya. Mengapa ada anak yang selalu mengeluh? Karena kita tak mengajarnya untuk selalu bersyukur. Mengapa Hofni dan Pinehas yang adalah anak seorang imam justru menjadi anak-anak dursila? Karena imam Eli ayahnya tidak mendidiknya dengan benar. Imam Eli terlalu lembek, acuh, dan tak tegas dalam mendidik anak-anaknya. Bandingkan dengan Timotius yang hidup dalam didikan iman, baik oleh ibu dan neneknya. Bagaimana cara kita mendidik anak, itulah yang membuat perbedaan, akankah kita melahirkan anak-anak hebat dengan karakter yang kuat, ataukah kita akan melahirkan anak-anak gampang dengan karakter buruk? Jika anak kita bertumbuh dengan karakter yang buruk, pertama-tama yang patut disalahkan bukanlah anak kita tapi justru kita sebagai orang tua. Mengapa? Karena tanggung jawab dalam mendidik anak sepenuhnya ada di tangan kita. Kita tidak bisa membiarkan anak kita bertumbuh dengan sendirinya, lalu berharap bahwa anak kita bertumbuh menjadi anak hebat dengan karakter yang hebat pula. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kuasa penuh untuk mendidik anak-anak yang Kau percayakan padaku, sehingga aku dapat mendidik mereka menjadi anak-anak yang memiliki karakter seperti Engkau. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 16 Juni 2026 - Dia selalu peduli kepada kita

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 15, 2026 5:22


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 16 Juni 2026Bacaan: Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada "Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?" (Markus 4:38)Renungan: Ada satu pertanyaan, "Kapan seseorang dikatakan tidak peduli?" Jawabnya adalah, "Ketika ia tidak mau tahu dengan apa yang terjadi, la menolak memahami, ia acuh, dan menganggap orang lain tidak penting." Orang yang tak peduli juga egois dan memikirkan dirinya sendiri. Sikap seperti itu tentu sangat jauh dari karakter Yesus. Namun, Alkitab mencatat bahwa setidaknya dua kali Yesus dituduh sebagai pribadi yang tidak peduli. Mereka yang mengatakan demikian adalah orang-orang terdekat-Nya. Yang pertama adalah para murid-Nya sendiri. Ketika badai menerjang perahu mereka dan Yesus tidur di buritan, para murid membangunkan-Nya dan menyebut-Nya tidak peduli (Mrk. 4:38). Yang kedua adalah Marta. Meski tidak termasuk ke dalam 12 murid, Marta adalah salah satu sahabat terdekat Yesus. Saat itu, Marta kerepotan menjamu para murid dan ia merasa kesal karena melihat Maria, saudarinya, hanya duduk mendengarkan Yesus mengajar. la menyebut Yesus tidak peduli melihat dirinya repot sementara Maria tidak membantunya (Luk. 10:40). Mengapa mereka bisa berpikir Yesus tak peduli? Di mata para murid, mereka merasa Yesus hanya peduli diri-Nya sendiri karena tetap tidur saat semuanya sibuk menguras perahu yang kemasukan air. Di mata Marta, Yesus tidak menganggap penting susah payah Marta dalam menjamu para tamunya itu. Respons Yesus terhadap tuduhan itu memberi alasan sebenarnya. Kekhawatiran (Luk. 10:41) dan ketakutan (Mrk. 4:40) membuat mereka merasa Yesus seolah tidak peduli. Demikian juga ketika kita merasa Tuhan diam saja, ketika kita merasa Tuhan bahkan tidak peduli pada kita. Daripada menuduh Dia, periksalah diri kita. Bukankah kekhawatiran dan ketakutan kita yang bicara demikian? Kekhawatiran sering kali muncul karena kita tidak mengenal Tuhan dengan benar. Karena itulah, Yesus berkata, daripada khawatir, carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya (Mat. 6:33). Orang yang tidak mengenal Allah akan sibuk dengan kekhawatirannya (Mat. 6:31-32). Namun, ketika kita benar-benar mengenal Allah, kita tahu bahwa la tidak akan membiarkan kita. Kita juga akan bisa melihat apa yang ada di hadapan kita dengan cara yang benar. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, lepaskanlah aku dari rasa ketakutan dan kekhawatiran yang menyebabkan aku meragukan kuasa-Mu. Tambahkan imanku sehingga aku percaya bahwa Engkau lebih besar dari ketakutan dan kekhawatiranku. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Rejecting restrictions on human rights defenders: Why public must monitor revision of Human Rights Law - Menolak Pembatasan Pembela HAM: Mengapa Publik Harus Mengawal Revisi UU HAM

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jun 12, 2026 18:58


The Indonesian government is currently rolling out the process of revising the Human Rights Law that has been going on for more than a year. - Pemerintah Indonesia saat ini tengah menggulirkan proses revisi UU HAM yang telah berjalan selama lebih dari satu tahun.

Keluar Sekejap
EP10 #SembangKS | Krisis Negeri Sembilan, Duduk Semeja dan Penceraian Pembangkang

Keluar Sekejap

Play Episode Listen Later Jun 11, 2026 27:50


Negeri Sembilan tiba-tiba membubarkan DUN pada lewat malam. Pada masa yang sama, krisis takhta melibatkan Undang, Yang Dipertuan Besar dan sistem Adat Perpatih semakin rumit dengan campur tangan mahkamah, politik dan pelbagai tafsiran perlembagaan.Dalam episod kali ini, kami cuba merungkai:▪️ Apa sebenarnya yang berlaku dalam krisis Negeri Sembilan?▪️ Kenapa DUN dibubarkan secara mengejut?▪️ Apa maksud sistem Undang, Luak dan Adat Perpatih?▪️ Mengapa isu "duduk semeja dengan DAP" menjadi polemik di Johor?▪️ Apa kesan perpecahan terbaru antara PAS dan Bersatu terhadap masa depan pembangkang?Di sebalik segala drama politik, persoalan paling penting masih belum terjawab — KENAPA?Ketika rakyat berdepan cabaran ekonomi, kos sara hidup dan ketidaktentuan masa depan, adakah politik negara sedang dipandu oleh prinsip dan dasar, atau sekadar percaturan kuasa?