Podcasts about mengapa

  • 881PODCASTS
  • 3,481EPISODES
  • 22mAVG DURATION
  • 5WEEKLY NEW EPISODES
  • Jun 12, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about mengapa

Show all podcasts related to mengapa

Latest podcast episodes about mengapa

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus dan “Secret Mark” (13 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 12, 2026 4:23


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus dan “Secret Mark”Diambil dari: Yohanes 14:1  “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.”Wonder Kids, kadang-kadang ada orang yang berkata, “Mungkin ada kitab rahasia tentang Yesus yang menunjukkan bahwa Yesus sebenarnya tidak seperti yang diajarkan Alkitab.” Salah satu hal yang pernah dibicarakan orang adalah tulisan yang disebut “Secret Mark.” Ada yang menganggap tulisan ini sangat penting, bahkan lebih benar daripada Injil Markus yang ada di Alkitab.Tetapi setelah diteliti, ternyata tidak ada bukti kuat bahwa tulisan itu sungguh asli dan bisa dipercaya. Bahkan banyak ahli justru meragukannya. Jadi, kita tidak punya alasan yang kuat untuk percaya bahwa ada “rahasia besar” tentang Yesus yang tersembunyi lalu baru ditemukan belakangan.Nah, ini penting, Wonder Kids. Kadang-kadang sesuatu yang terdengar misterius atau rahasia memang bisa membuat orang penasaran. Tetapi tidak semua yang terdengar heboh itu benar. Tuhan tidak membangun iman kita di atas gosip, cerita aneh, atau dokumen yang tidak jelas. Tuhan memberi kita firman-Nya yang kokoh dan dapat dipercaya.Yang kita tahu dengan jelas adalah ini: ada banyak bukti yang kuat bahwa Injil-injil dalam Alkitab dapat dipercaya. Di sanalah kita belajar bahwa Yesus sungguh hidup, sungguh mati di kayu salib untuk dosa kita, dan sungguh bangkit. Jadi kita tidak perlu gelisah saat ada orang membawa cerita-cerita aneh tentang Yesus. Kita bisa tetap tenang dan berpegang pada firman Tuhan.Firman Tuhan dalam Yohanes 14:1 berkata, “Janganlah gelisah hatimu.” Mengapa? Karena Yesus sendiri meminta kita percaya kepada-Nya. Saat dunia penuh suara yang membingungkan, kita tidak perlu panik. Kita tetap bisa berkata, “Aku mau percaya kepada Yesus yang dinyatakan dalam firman Tuhan.”Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau kamu mendengar hal yang membuatmu bingung tentang Tuhan atau Alkitab, jangan langsung takut. Katakan kepada orang dewasa yang bisa membimbingmu, lalu berdoalah, “Tuhan, tolong aku tetap berpegang pada firman-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena firman-Mu benar dan dapat dipercaya. Tolong aku supaya tidak mudah bingung oleh hal-hal yang aneh atau menakutkan, tetapi tetap percaya kepada-Mu dengan hati yang tenang. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kamu tidak perlu takut pada cerita yang membingungkan, karena firman Tuhan tetap kokoh dan Yesus tetap dapat dipercaya. Tuhan Yesus memberkati.

Helmy Yahya Bicara
Saat Ini Indonesia Mengalami Defisit Intelektual, Moral dan Spritual - Sudirman Said

Helmy Yahya Bicara

Play Episode Listen Later Jun 12, 2026 45:02


Mengapa banyak orang menganggap politik dan orang baik seperti dua dunia yang terpisah? Mengapa figur-figur yang memiliki integritas, kompetensi, dan rekam jejak profesional justru sering tidak menjadi pilihan utama dalam lingkaran kekuasaan dan birokrasi pemerintahan?Dalam episode kali ini, Sudirman Said berbagi pandangannya tentang kondisi politik Indonesia, tantangan regenerasi kepemimpinan nasional, hingga pentingnya menghadirkan lebih banyak teknokrat dan pemimpin berintegritas dalam ruang-ruang pengambilan keputusan.Kami juga membahas paradoks yang sering terjadi di Indonesia: ketika pendidikan, kompetensi, dan portofolio menjadi syarat utama untuk memasuki dunia kerja, namun dalam praktiknya masih banyak posisi strategis yang tidak selalu diisi oleh orang yang memiliki keahlian sesuai bidangnya.Bagi Sudirman Said, solusi jangka panjang untuk memperbaiki kualitas kepemimpinan bangsa adalah investasi pada pendidikan. Karena itu, ia mendirikan kampus di Tegal, tanah kelahirannya, sebagai bentuk kontribusi nyata untuk membuka akses pendidikan dan memajukan generasi muda di daerah.Tak hanya itu, melalui Institut Harkat Negeri (IHN), Sudirman Said juga menginisiasi berbagai program pengembangan kepemimpinan, termasuk pemberian beasiswa dan program Tri Sector Leadership Bootcamp, yang dirancang untuk membekali calon-calon pemimpin masa depan dengan perspektif lintas sektor: pemerintahan, bisnis, dan masyarakat sipil.Apakah politik memang bukan tempat bagi orang baik? Ataukah justru Indonesia membutuhkan lebih banyak orang baik untuk terlibat dan memimpin?Saksikan perbincangan lengkapnya dalam episode ini.

SLC Marketing Inc.
Capek Marah-Marah ke Tim Sales? Mungkin Training-Nya yang Perlu Diaudit

SLC Marketing Inc.

Play Episode Listen Later Jun 12, 2026 6:21


Apakah omset bisnis Anda baru jalan kalau Anda turun tangan langsung mengawasi tim sales? Jangan-jangan, masalahnya bukan pada tim Anda, melainkan sistem training yang belum matang.Di episode kali ini, kita akan mengupas tuntas:- Mengapa banyak bisnis gagal membangun tim sales yang mandiri.- Bagaimana Sales Audit bisa membongkar akar masalah performa tim Anda.- 3 pilar penting dalam menyusun kurikulum sales yang terbukti mencetak profit, loyalitas pelanggan, dan kemampuan problem solving berbasis data.Wajib didengar untuk para Business Owner, CEO, dan Sales Manager yang ingin punya tim proaktif tanpa harus selalu disuapi! Tekan tombol Play sekarang.

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus dan Agama-Agama Misteri (12 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 11, 2026 3:54


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus dan Agama-Agama MisteriDiambil dari: 1 Timotius 3:16  “Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: ‘Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, yang dibenarkan dalam Roh, yang dilihat oleh malaikat-malaikat, yang diberitakan di antara bangsa-bangsa, yang dipercayai di dalam dunia, yang terangkat dalam kemuliaan.'”Wonder Kids, ada orang yang berkata bahwa kekristenan cuma meniru cerita-cerita dari agama lain pada zaman Romawi. Mereka bilang, “Kan ada juga cerita tentang dewa-dewa dan hal-hal ajaib. Jadi mungkin cerita tentang Yesus juga cuma mirip begitu.” Kedengarannya mungkin pintar, tetapi ternyata tidak tepat.Mengapa? Karena cerita-cerita dalam agama-agama misteri itu sangat berbeda dengan berita tentang Yesus. Banyak cerita mereka berhubungan dengan alam, musim, atau dongeng tentang dewa-dewa. Tetapi berita tentang Yesus bukan dongeng seperti itu. Berita tentang Yesus berbicara tentang Pribadi yang sungguh hidup dalam sejarah. Yesus lahir, hidup di dunia ini, mati di kayu salib, bangkit, lalu diberitakan kepada bangsa-bangsa. Ini bukan cerita yang dibuat untuk mengikuti kebiasaan agama lain.Selain itu, para pengikut Yesus pertama adalah orang-orang Yahudi yang sangat percaya kepada Allah yang esa. Mereka tidak gampang mencampur iman mereka dengan cerita-cerita dewa kafir. Justru mereka memberitakan bahwa Yesus adalah penggenapan rencana Allah yang sudah dijanjikan dalam firman Tuhan. Jadi kekristenan tidak meminjam inti beritanya dari agama misteri. Berita Injil berdiri sendiri, unik, dan benar.Firman Tuhan dalam 1 Timotius 3:16 menunjukkan betapa mulianya berita tentang Yesus. Yesus menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia. Ia datang ke dunia ini, diberitakan, dipercayai, lalu terangkat dalam kemuliaan. Ini adalah kabar besar tentang karya keselamatan Allah, bukan cerita khayalan manusia.Wonder Kids, kadang-kadang orang mencoba membuat Yesus terlihat biasa saja, seolah-olah sama dengan semua cerita lain. Tetapi kita harus ingat: Yesus berbeda. Yesus bukan tokoh dongeng. Yesus adalah Tuhan yang benar-benar datang untuk menyelamatkan manusia berdosa. Karena itu, kita tidak perlu bingung saat mendengar tuduhan-tuduhan seperti itu. Kita bisa tetap percaya bahwa Injil adalah kabar yang benar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Juruselamat yang sejati, bukan cerita buatan manusia. Tolong aku percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh datang ke dunia ini untuk menyelamatkanku. Tolong aku supaya tidak bingung oleh perkataan orang lain, tetapi tetap percaya bahwa Injil adalah kebenaran. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus tidak sama dengan dongeng atau cerita agama lain, karena Yesus adalah Juruselamat yang sejati dan kabar tentang-Nya adalah kebenaran. Tuhan Yesus memberkati.

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
Alasan Sebenarnya Kenapa Pelanggan Membeli!

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later Jun 11, 2026 6:18 Transcription Available


Send us Fan MailBanyak bisnis percaya pelanggan membeli karena harga, fitur, atau kualitas produk.Namun kenyataannya, pelanggan membeli karena mereka memiliki masalah yang ingin diselesaikan.Dalam episode Indonesia Digital Marketing Podcast kali ini, Ryan Kristo membahas salah satu konsep terpenting dalam StoryBrand: Problem. Anda akan memahami mengapa masalah pelanggan menjadi fondasi dari marketing yang efektif.Dalam episode ini Anda akan belajar:✅ Kenapa pelanggan membeli✅ 3 jenis masalah dalam StoryBrand✅ Perbedaan masalah eksternal, internal, dan filosofis✅ Cara membuat pesan marketing yang lebih relevan✅ Mengapa memahami masalah pelanggan meningkatkan trust dan conversionJika Anda ingin memperjelas pesan marketing bisnis Anda dan memahami pelanggan dengan lebih baik, Anda bisa langsung book sesi konsultasi dengan Ryan Kristo di

Renungan Anak GKY Mabes
Apakah Yesus Hanya Pembuat Keajaiban? (10 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 9, 2026 3:39


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Apakah Yesus Hanya Pembuat Keajaiban? Diambil dari: Lukas 11:20   “Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.”Wonder Kids, pada zaman dahulu memang ada orang-orang yang dianggap bisa melakukan hal-hal aneh atau luar biasa. Karena itu, ada orang yang mencoba berkata bahwa Yesus mungkin hanya seperti salah satu dari mereka. Tetapi kalau kita melihat lebih teliti, Yesus sama sekali tidak sama.Mengapa? Karena mujizat-mujizat Yesus berbeda. Yesus bukan hanya melakukan hal yang mengagumkan. Yesus menyembuhkan orang buta, orang lumpuh, orang sakit kusta, orang tuli, bahkan membangkitkan orang mati. Ia juga mengusir setan dengan kuasa Allah. Dan semua itu tidak dilakukan seperti tukang sulap atau orang yang mau pamer. Yesus melakukan semuanya dengan kuasa, otoritas, dan tujuan yang jelas.Yang paling penting, Yesus tidak pernah berkata bahwa kuasa itu berasal dari diri-Nya sebagai manusia biasa yang hebat. Yesus menunjukkan bahwa Ia datang dari Allah dan bahwa Kerajaan Allah sedang hadir melalui diri-Nya. Jadi mujizat Yesus bukan pertunjukan. Mujizat Yesus adalah tanda yang menunjukkan siapa Dia sebenarnya.Bayangkan, Wonder Kids, kalau ada orang yang bisa melakukan hal luar biasa, tetapi semua yang ia katakan tentang dirinya juga terbukti benar, itu berarti kita harus sungguh-sungguh memperhatikan dia. Nah, Yesus bukan hanya membuat orang kagum. Ia menyatakan bahwa Dia diutus oleh Bapa, bahwa kuasa Allah bekerja melalui-Nya, dan bahwa manusia harus percaya kepada-Nya.Jadi, Yesus bukan sekadar “pembuat keajaiban.” Yesus adalah Anak Allah yang berkuasa. Mujizat-mujizat-Nya menunjukkan bahwa Dia benar-benar Tuhan yang datang untuk menyelamatkan manusia dari dosa dan kuasa jahat.Wonder Kids, kadang-kadang orang bisa tertarik kepada Yesus hanya karena hal-hal luar biasa yang Dia lakukan. Tetapi Tuhan mau kita lebih dari itu. Tuhan mau kita percaya kepada siapa Yesus sebenarnya. Bukan hanya kagum pada kuasa-Nya, tetapi juga tunduk kepada-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, aku tidak mau hanya kagum kepada-Mu. Aku mau sungguh percaya bahwa Engkaulah Tuhan dan Juruselamatku.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau penuh kuasa dan Engkau datang dari Allah. Tolong aku supaya tidak hanya kagum pada mujizat-Mu, tetapi sungguh percaya dan taat kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan sekadar pembuat keajaiban, tetapi Anak Allah yang penuh kuasa dan layak dipercaya. Tuhan Yesus memberkati.

Helmy Yahya Bicara
Indonesia Masih Punya Harapan?! Dengerin Dukun Ekonomi Ini! | Helmy Yahya Bicara

Helmy Yahya Bicara

Play Episode Listen Later Jun 9, 2026 37:49


Mengapa nilai tukar rupiah terus tertekan? Mengapa investor asing mulai menarik dananya dari Indonesia? Dan benarkah dolar AS bisa menembus Rp22.000?Dalam episode kali ini, kami berbincang bersama Prof. Ferry untuk membedah kondisi ekonomi Indonesia yang tengah menghadapi berbagai tantangan. Mulai dari pelemahan rupiah terhadap dolar AS, penurunan IHSG, menurunnya kepercayaan investor asing, hingga berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai berubah-ubah dan menimbulkan ketidakpastian di pasar.Prof. Ferry menjelaskan bagaimana sentimen pasar bekerja, mengapa konsistensi kebijakan sangat penting bagi dunia usaha dan investasi, serta risiko yang dapat dihadapi Indonesia apabila kepercayaan investor terus melemah. Apakah Indonesia sedang menghadapi krisis? Ataukah ini justru menjadi momentum untuk melakukan perbaikan fundamental ekonomi?Simak analisis lengkap, data, dan proyeksi ekonomi yang jarang dibahas secara mendalam di media arus utama.Apa pendapat Anda? Apakah ekonomi Indonesia sedang baik-baik saja, atau ada tanda-tanda yang perlu diwaspadai? Tulis pendapat Anda di kolom komentar.

REFORMING LIFE
Kitab Kejadian: "Pada mulanya..."

REFORMING LIFE

Play Episode Listen Later Jun 7, 2026 62:13


Melihat latar belakang Kitab Kejadian, bagaimana ia ditulis dan bagaimana seharusnya ia dibaca. Mengapa sebagian orang melihatnya sebagai mitos, dan bagaimana pembaca mula-mula mengerti kitab ini.

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera
Mengapa Kita Dipanggil untuk Bersaksi Tentang Karya Nya

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera

Play Episode Listen Later Jun 7, 2026 5:49


Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!

SUARA PALMERAH
DEMI KESELAMATAN INDONESIA, KRITIK & SARAN HARUS DIMENANGKAN! - SATU MEJA THE FORUM

SUARA PALMERAH

Play Episode Listen Later Jun 5, 2026 48:43


Pro-kontra intensitas kunjungan luar negeri Presiden PrabowoSubianto di tengah terus melemahnya nilai tukar rupiah dan melebarnya defisit anggaran semakin meruncing. Kepekaan presiden atas kondisi ekonomi dalam negeri dipertanyakan.Bagaimana masyarakat sipil merespons ini? Mengapa seperti tidak ada kegelisahan atas kondisi saat ini?

Helmy Yahya Bicara
Memimpin Negara Besar, Asal bicara, Anak Muda Muak! (AS) - Dinna Prapto Raharja | Helmy Yahya Bicara

Helmy Yahya Bicara

Play Episode Listen Later Jun 3, 2026 44:26


Bagaimana jika negara adidaya dipimpin oleh sosok yang sering membuat pernyataan kontroversial dan keputusan yang mengguncang dunia? Dalam episode Helmy Yahya Bicara kali ini, Dinna Prapto Raharja mengupas tuntas gaya kepemimpinan Presiden AS Donald Trump yang kerap dianggap impulsif, penuh kejutan, dan mengandalkan komunikasi yang memecah opini publik.Mengapa banyak anak muda di Amerika mulai merasa jenuh dan skeptis terhadap pola kepemimpinan semacam ini? Apakah gaya komunikasi yang kontroversial justru menjadi kekuatan politik Trump, atau malah menjadi ancaman bagi demokrasi dan stabilitas global?Tak hanya membahas dinamika politik dalam negeri Amerika Serikat, podcast ini juga mengulas bagaimana kebijakan-kebijakan Trump berdampak langsung pada Indonesia.Saksikan pembahasan lengkapnya hanya di Helmy Yahya Bicara!

Renungan Anak GKY Mabes
Teka-Teki Arkeologi: Sensus (3 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 2, 2026 3:57


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Teka-Teki Arkeologi: SensusDiambil dari: Lukas 2:1  “Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia.”Wonder Kids, saat kita membaca kisah Natal, kita menemukan cerita tentang sensus, yaitu pendataan orang-orang oleh pemerintah. Karena sensus itulah Yusuf dan Maria pergi ke Betlehem. Tetapi ada orang yang bertanya, “Apakah sensus seperti itu benar-benar pernah terjadi? Mengapa orang harus pergi mendaftar?”Ternyata, dari catatan-catatan kuno, kita tahu bahwa pada zaman itu pemerintah memang sering melakukan sensus. Sensus dipakai untuk mengetahui jumlah penduduk, mengatur pajak, dan mengurus pemerintahan. Bahkan ada bukti bahwa dalam beberapa keadaan, orang memang diminta kembali ke tempat asal keluarganya untuk didaftarkan. Jadi, kisah yang ditulis Lukas bukan cerita aneh atau asal dibuat. Lukas menulis tentang hal yang cocok dengan dunia nyata pada zamannya.Ini penting, Wonder Kids, karena sekali lagi kita melihat bahwa Alkitab berdiri di dalam sejarah yang sungguh terjadi. Tuhan tidak bekerja di dunia dongeng. Tuhan bekerja di tengah kerajaan, kota, pemerintah, dan perjalanan manusia yang nyata. Bahkan sensus yang kelihatannya hanyalah urusan pemerintah dipakai Tuhan untuk membawa Yusuf dan Maria ke Betlehem, tepat seperti yang sudah Tuhan janjikan sebelumnya.Wah, ini indah sekali. Kadang-kadang ada hal dalam hidup kita yang kelihatannya biasa saja, bahkan merepotkan. Misalnya harus pergi ke suatu tempat, menunggu, ikut aturan, atau mengalami perubahan rencana. Tetapi Tuhan bisa memakai hal-hal biasa itu untuk menggenapi rencana-Nya. Sensus pada zaman itu bukan kebetulan. Tuhan memakainya supaya Yesus lahir di Betlehem, sesuai dengan firman-Nya.Jadi, saat kita membaca Alkitab, kita boleh percaya bahwa Tuhan sungguh memegang sejarah. Pemerintah, perjalanan, dan keputusan manusia tetap ada di dalam tangan Tuhan. Tidak ada yang terlalu besar atau terlalu kecil bagi-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat ada rencana hari ini yang berubah atau terasa merepotkan, jangan langsung mengeluh. Cobalah berdoa, “Tuhan, tolong aku percaya bahwa Engkau tetap bekerja dalam hal-hal biasa.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau memegang sejarah dan hidupku juga. Tolong aku untuk percaya bahwa Engkau tetap bekerja bahkan melalui hal-hal yang kelihatannya biasa atau tidak menyenangkan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan sanggup memakai hal-hal biasa dalam hidup untuk menjalankan rencana-Nya yang besar dan baik. Tuhan Yesus memberkati.

Pinter Politik
Cerdas Cermat & Sindrom Defensif Indonesia

Pinter Politik

Play Episode Listen Later May 29, 2026 6:37


Jawaban benar siswa SMA diberi nilai minus oleh juri MPR. Mengapa orang Indonesia begitu takut mengakui kesalahan?

Pinter Politik
Luhut-Sjafrie, Letjen Pangkat Legend

Pinter Politik

Play Episode Listen Later May 28, 2026 8:49


Pengaruh terbesar seorang perwira kadang baru terasa setelah seragamnya dilepas. Menariknya, seragam dengan bintang tiga di pundak atau kerah yang bukan tanda batas akhir karier. Sebagai penanda kematangan yang paling cair untuk dikonversi menjadi kekuasaan baru. Mengapa demikian?

C3 Reach Pemulihan Kupang
Seri 1 - Makna & Respon | Ps. Charles Bessie

C3 Reach Pemulihan Kupang

Play Episode Listen Later May 28, 2026 44:35


Dalam perjalanan pelayanan Yesus di dunia ini, ada lebih dari empat puluh perumpamaan yang Ia seberangkan. Dan dalam tiga setengah tahun pelayanan Yesus di dunia ini, Yesus melakukan tiga hal yaitu berkeliling, mengajar dan melakukan tanda mujizat yang selalu ia seberangkan dengan perumpamaan. Tidak gampang memaknai perumpamaan yang Yesus beri, apalagi konteks kita dengan konteks waktu jaman Yesus dan murid-murid terbentang jarak waktu yang sangat jauh. Tetapi dalam ke empat puluh perumpamaan yang Yesus beri ini, selalu ada satu tema yang Ia seberangkan yaitu tentang kerajaan Allah. Mengapa kerajaan Allah, sebab tujuan Yesus datang untuk menurunkan "raja-raja" yang menurut bangsa Israel, Yesus datang untuk memimpin bangsa Israel dan menjadi raja, tetapi justru Yesus datang untuk menurunkan pemahaman mereka tentang "raja" yang mereka maksud dalam kedatangan Yesus. Itu sebabnya Yesus selalu menyampaikan perumpamaan dengan selalu berpusat pada satu tema besar yaitu tentang kerajaan Allah. Banyak dari kita menaikan "raja-raja" kecil di hati kita, dan kemudian menurunkan Yesus dari takhta hati kita, lalu membiarkan hal-hal lain menjadi raja dan bertakhta atas hidup kita. Lalu bagaimana respon kita? Apakah setiap kita sudah memaknai setiap maksud atau tujuan yang Yesus taruh dalam hidup kita? Atau justru kita datang dan selalu punya pandangan dan perspektif lain sama seperti bangsa Israel? Responi bersama dalam firman Seri 1 - Makna & Respon | Ps. Charles Bessie. Gembala Senior Gereja C3 Reach Pemulihan Kupang. Selamat mendengarkan, silahkan dibagikan. Tuhan Yesus memberkati.

Radio Elshinta
Mengapa Rupiah Lebih Terpukul Dibanding Mata Uang Negara Tetangga?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later May 28, 2026 38:22


Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan setelah tercatat sebagai salah satu mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia dan Asia Tenggara. Di saat dolar Amerika Serikat memang masih kuat secara global, sejumlah mata uang negara tetangga seperti ringgit Malaysia, dolar Singapura, hingga baht Thailand justru mulai menunjukkan penguatan ataupun stabilitas. Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik, mengapa rupiah terlihat lebih terpukul dibanding negara-negara lain di kawasan? Apakah pelemahan ini murni dipengaruhi faktor global seperti kebijakan suku bunga Amerika Serikat dan ketegangan geopolitik dunia, atau ada persoalan domestik yang ikut memengaruhi kepercayaan pasar terhadap ekonomi Indonesia? Talk bersama Ekonom CORE Indonesia, Dipo Satria Ramli.

Renungan Anak GKY Mabes
Ketelitian Lukas: Lisanias (27 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 26, 2026 4:08


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Ketelitian Lukas: LisaniasDiambil dari: Lukas 3:1  “Dalam tahun yang kelima belas dari pemerintahan Kaisar Tiberius, ketika Pontius Pilatus menjadi wali negeri Yudea, Herodes raja wilayah Galilea, Filipus, saudaranya, raja wilayah Iturea dan Trakhonitis, dan Lisanias raja wilayah Abilene.”Wonder Kids, Lukas adalah penulis Alkitab yang sangat teliti. Ia sering menuliskan nama orang, tempat, dan waktu dengan jelas. Mengapa? Karena Lukas ingin menunjukkan bahwa apa yang ia tulis benar-benar terjadi dalam sejarah, bukan dongeng.Salah satu contohnya adalah saat Lukas menulis nama Lisanias. Dulu, ada orang yang mengira Lukas salah menulis. Mereka berpikir bahwa Lisanias yang dikenal dalam sejarah hidup pada zaman yang berbeda, jadi sepertinya Lukas keliru. Tetapi kemudian ditemukan bukti-bukti sejarah yang menunjukkan bahwa memang ada seorang Lisanias lain yang memerintah pada waktu yang cocok dengan catatan Lukas. Jadi, ternyata Lukas benar.Wah, ini penting sekali, Wonder Kids. Kadang-kadang orang bisa cepat berkata bahwa Alkitab salah, padahal mereka belum tahu semuanya. Penemuan-penemuan sejarah sering kali justru menolong kita melihat bahwa Alkitab sangat dapat dipercaya. Lukas menulis dengan hati-hati, dan Tuhan memakai ketelitian itu untuk menguatkan iman kita.Ini juga mengajarkan sesuatu untuk hidup kita. Tuhan peduli pada hal-hal kecil. Nama, waktu, dan tempat yang terlihat sepele ternyata penting. Begitu juga dalam hidupmu. Mungkin kamu merasa hal kecil yang kamu lakukan tidak penting, seperti berkata jujur, mengerjakan tugas dengan rapi, atau menaati orang tua dalam hal sederhana. Tetapi Tuhan melihat dan menghargai kesetiaan dalam hal-hal kecil.Kalau firman Tuhan begitu teliti dan dapat dipercaya, maka kita pun bisa datang kepada Alkitab dengan keyakinan. Saat kita membacanya, kita tidak sedang membaca cerita buatan, tetapi firman Tuhan yang benar dan kokoh.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Coba kerjakan satu tugas kecil hari ini dengan sungguh-sungguh dan teliti, lalu katakan dalam hatimu, “Tuhan, aku mau setia juga dalam hal-hal kecil.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena firman-Mu benar dan dapat dipercaya. Tolong aku untuk menghargai hal-hal kecil dan belajar setia seperti yang Engkau kehendaki. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan yang benar dalam hal-hal besar juga benar dalam hal-hal kecil, jadi firman-Nya selalu dapat dipercaya. Tuhan Yesus memberkati.

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
Mengapa Sebagian Besar Kampanye SEO Gagal dan Apa yang Tidak Akan Diberitahukan Agensi Anda

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later May 26, 2026 8:24 Transcription Available


Send us Fan MailBanyak bisnis sudah menjalankan berbagai aktivitas SEO, tapi hasilnya tetap tidak sesuai ekspektasi.Sudah update konten, sudah optimasi website, dan sudah bangun backlink.Tapi traffic tidak naik signifikan, leads tidak bertambah, dan bisnis tetap sulit berkembang dari organic search.Di episode ini, Ryan Kristo membahas kenapa banyak SEO campaign gagal, bukan karena SEO-nya tidak jalan, tetapi karena sering kali campaign dimulai dengan ekspektasi yang kurang realistis, strategi yang tidak jelas, dan fokus yang terlalu besar pada deliverables dibanding hasil bisnis. Anda akan memahami bagaimana seharusnya melihat SEO sebagai strategi jangka panjang yang selaras dengan tujuan bisnis, bukan sekadar daftar aktivitas marketing.

Radio Elshinta
Menyoroti pernyataan Presiden tentang praktik under invoicing dan under counting selama 34 tahun yang rugikan negara Rp15.400 trilyun, mengapa baru diungkap sekarang?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later May 23, 2026 12:50


Presiden mengungkap adanya dugaan praktik under invoicing dan under counting yang disebut telah berlangsung selama 34 tahun dan merugikan negara hingga Rp15.400 triliun. Pernyataan ini memunculkan pertanyaan publik, mengapa dugaan praktik sebesar itu baru diungkap sekarang? Sejumlah pihak menilai, pengungkapan ini harus diikuti dengan transparansi data, penegakan hukum, serta penjelasan menyeluruh agar tidak sekadar menjadi wacana, tetapi benar-benar membuka akar persoalan kebocoran penerimaan negara yang terjadi selama puluhan tahun.TALK :: Pakar Ekonomi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Gigih Prihantono & Pengamat Ekonomi, Irwan Ibrahim

Diari Ayah
A.R. Badul Rumahtangga 6 Kali | Mengapa tak dapat royalty dalam filem

Diari Ayah

Play Episode Listen Later May 22, 2026 58:11


Diari Ayah bersama Tuan A.R. Badul (Armaya Aman Ramlie) 76 tahun.  Beliau pesan memanggilnya dengan gelaran Pak Tam dalam epsiode ini. Tuan A.R. Badul dilahirkan di Singapura (Jalan Ampas) dan dibesarkan di Johor. Beliau mengongsi perjalanan sebagai seorang conductor bas sehingga berdaya menjadi seorang pelakon, pelawak, pengarah dan penulis skrip yang telah menghasilkan dan terlibat dalam banyak filem, drama TV & telefilem. Filem A.R Badul yang mana anda suka?Terima kasih kepada Abang Husin Saaban yang bantu menemukan kami.Support the show

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Inspirational Figure: Being a volunteer over two Idekade - Sosok Inspiratif: Menjadi relawan lebih dari dua dekade

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later May 21, 2026 12:26


This year Australia celebrates National Volunteer Week on 18-24 May 2026. Why do people like to volunteer? What are the benefits of being a volunteer? - Tahun ini Australia merayakan Pekan Relawan Nasional pada tanggal 18-24 Mei 2026. Mengapa orang suka menjadi relawan? Apa manfaat menjadi relawan?

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
Kenapa Personal Branding Sangat Penting dalam Marketing

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later May 21, 2026 6:16 Transcription Available


Send us Fan MailPelanggan tidak hanya membeli produk, mereka membeli dari orang yang mereka percaya.Di era marketing modern, personal branding bukan lagi sekadar soal dikenal banyak orang. Personal branding membantu membangun trust, authority, dan koneksi yang lebih kuat dengan audience.Dalam episode Indonesia Digital Marketing Podcast kali ini, Ryan Kristo membahas kenapa personal branding menjadi semakin penting untuk pemilik bisnis, leader, dan profesional yang ingin membangun kepercayaan di market.Di episode ini, Anda akan memahami:✅ Apa itu personal branding dalam konteks marketing✅ Mengapa trust menjadi faktor penting dalam penjualan✅ Kesalahan umum saat membangun personal branding✅ Cara sederhana mulai membangun authority pribadi✅ Kenapa orang lebih mudah connect dengan manusia dibanding brandKarena pada akhirnya, bisnis yang dipercaya akan lebih mudah diingat, lebih mudah dipilih, dan lebih mudah mendapatkan pelanggan.Ingin membangun personal branding yang lebih kuat dan strategi marketing yang lebih jelas? Book sesi konsultasi dengan Ryan Kristo di sini

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 21 Mei 2026 - Selalu rendah hati dan mengingat Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 20, 2026 5:03


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 21 Mei 2026Bacaan: "TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu." (Mazmur 5:4)Renungan: Seorang pemuda terbiasa berdoa pagi sebelum ia memulai aktivitasnya. Kebiasaan ini sudah dilakukannya sejak lama, karena sejak kecil ayahnya mendidiknya untuk bertindak begitu. Suatu hari pemuda itu pernah bertanya kepada sang ayah, "Mengapa harus berdoa terlebih dahulu?" "Berdoa menunjukkan kalau kita tidak sombong," jawab ayahnya. "Dengan berdoa kita juga menyatakan bahwa diri sendiri tidak sanggup menjalani hari tanpa pimpinan dan penyertaan Tuhan, ucapnya lagi" Sudah bukan rahasia lagi jika kehidupan di dunia ini tidak mudah untuk dijalani. Di dalamnya ada banyak tantangan dan pergumulan, sehingga bukankah suatu kesombongan jika kita menjalani hari tanpa melibatkan Tuhan? Alkitab mencatat bahwa Daud merupakan seorang yang berkenan di hati Tuhan (Kis. 13:22). Sebutan ini disematkan padanya, karena Daud tidak sombong. Pada waktu pagi Daud mengatur persembahan bagi Tuhan, yang artinya Daud memulai setiap hari dengan berdoa. Kitab Mazmur memuat salah satu doa yang dilayangkan Daud pada pagi hari. Di situ ia meminta pimpinan dari Tuhan, katanya, "Tuhan, tuntunlah aku dalam keadilan-Mu." (ay. 9a). la juga meminta penyertaan berupa pagar anugerah dan berkat (ay. 13). Tidak heran Daud dapat melewatkan setiap tantangan dengan kemenangan. la dapat mengatasi setiap pergumulan yang menerpanya. Berkaca dari pengalaman Daud tersebut, jika kita sering merasa frustasi boleh jadi penyebabnya adalah kesombongan diri sendiri. Begitu bangun tidur langsung sibuk dengan berbagai urusan, lupa akan Tuhan. Marilah kita menjadi pribadi yang rendah hati dengan berdoa terlebih dahulu sebelum memulai hari. Setiap sebelum memulai aktivitas, mari meminta pimpinan dan penyertaan Tuhan. Begitupun sebelum tidur malam, mari kembali berdoa. Kita bersyukur atas pimpinan dan penyertaan Tuhan sepanjang hari itu. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kerendahan hati di hadapan-Mu, sehingga aku selalu meluangkan waktu terbaikku untuk duduk tenang dan bercakap-cakap dengan-Mu melalui doa harianku. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-7 Paskah, 21 Mei 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 20, 2026 9:36


Dibawakan oleh Agustina Maria Nawang Mulan dari Paroki Santa Maria Assumpta Klaten di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Kisah Para Rasul 22: 30; 23: 6-11; Mazmur tg 16: 1-2a.5.7-8.9-10.11; Yohanes 17: 20-26.SEMOGA KITA BERSATU Renungan kita pada hari ini bertema: Semoga Kita Bersatu.  Seorang bocah laki-laki berusia 5 tahunsedang berdoa di dalam kamarnya. Kedua orang tuanya mendengar dari luar kamarsepertinya anak itu sedang berbicara dengan seseorang. Mereka mengintip dilubang pintu, dan melihat anaknya memandang ke atas dengan kedua tangannyaterbuka. Ia berseru di dalam doanya: "Tuhan Yesus, aku sering berdoakepada-Mu, tapi aku belum pernah mendengar Engkau berdoa untuk aku. Sekarangaku ingin dengar doamu untuk aku." Bocah itu sebenarnya ingin mengetahui apakah Tuhan Yesus mendoakan kitamanusia. Ini juga sering menjadi pertanyaan dari banyak orang di antara kita.Pada hari ini bacaan Injil kita menguraikan tentang sebuah doa Yesus yangsangat spesial, yaitu ia berdoa supaya terciptalah persatuan di antara Allahdan manusia dan di antara manusia dengan sesamanya. Jadi Yesus berdoa bagisetiap pribadi kita dan semua orang yang ada di sekitar kita, semoga kitabersatu. Mengapa doa-Nya adalah semoga kita bersatu dan bukan kita harusbersatu?    Alasan paling kentara ialah bahwa Tuhan memberikan kebebasan kepada setiapmanusia untuk memilih persatuan atau memilih perpecahan. Ini sama dengankebebasan memilih untuk menaati Dia atau melawan Dia. Hidup kita adalah arenabermain dan berjuang untuk menentukan siapa yang memilih Tuhan dan siapa yangtidak. Jadi kebebasan manusia ialah karunia kodrati yang ikut menentukankondisi iman dan pertumbuhan rohani kita. Alasan lain yang mungkin kurang kita sadari ialah bahwa persiapan sebagaiunsur yang sangat penting dalam hidup kita. Doa Yesus semoga kita bersatu hendaknyamendorong kita untuk menyiapkan suatu persekutuan yang sejati di antara kitaputra dan putri Allah. Persiapan ini berguna untuk meningkatkan selera kitamerindukan suatu persatuan abadi di surga. Maka kita tidak boleh menganggapremeh atau bermain-main dengan setiap jenis persatuan yang kita bangunbersama-sama di dunia ini. Tuhan kecewa kalau kita meremehkannya. Alasan yang paling tinggi nilainya ialah bahwa Tuhan Allah itu esa dantempat Ia berdiam ialah satu saja selamanya, di surga. Untuk sampai ke sanakita harus melewati perjalanan dan proses panjang. Tidak ada permainan sulapatau transportasi kilat untuk bisa sampai di sana. Kalau seandainya tak adaproses maka cukup satu saja mujisat untuk membawa semua orang bersatu di surga.Tetapi ada prosesnya, maka kita memakai “semoga kita bersatu”.  Kita diberi karunia untuk memiliki pengharapan. Tuhan tidak menghilangkanpengharapan kita dan menggantinya dengan harus. Oleh karena itu doa-doa selaluberupa “semoga”, “kiranya” dan “akan”, sebagai tanda pengharapan kita.  Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Ya Allah, semoga Roh Kudus yang diutus kepada kamimempersatukan kami di dunia ini dan mempersiapkan kami untuk persatuan yangabadi bersama-Mu. Salam Maria, penuh rahmat ...Dalam nama Bapa ...

Pinter Politik
Fatamorgana “Fobia” Loreng-Loreng

Pinter Politik

Play Episode Listen Later May 18, 2026 15:33


Hangat isu pembekalan militer di beasiswa LPDP, Republik ini memanggil militer setiap krisis, tetapi sebagian kalangan selalu cemas pada kehadirannya. Mengapa demokrasi terbesar ketiga dunia belum selesai berdamai dengan “loreng-loreng”?

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 18 Mei 2026 - Mendidik dengan kasih

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 17, 2026 5:46


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 18 Mei 2026Bacaan: "Janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan." (Efesus 6:4)Renungan: Apakah hukuman secara fisik merupakan cara yang efektif untuk mendidik anak? Penelitian menunjukkan bahwa hukuman fisik ternyata cara yang kurang efektif. Bukan berarti hukuman secara fisik itu tidak perlu. Ada kalanya, kita memang harus memberikan disiplin atau hukuman secara keras jika anak kita sudah kelewatan. Memberikan hukuman itu boleh, tapi jadikanlah itu sebagai opsi terakhir. Bukan sedikit sedikit hajar, sedikit sedikit main hajar. Penelitian yang dilakukan oleh University of California di Los Angeles, menunjukkan bahwa 82 persen remaja yang dikirim ke penjara anak, akhimya melakukan kejahatan kembali, dan sering kali dengan kejahatan yang lebih berat dari sebelumnya. Mengapa bisa demikian? Salah seorang anak yang dimasukkan penjara pernah bercerita, "Saya dikurung di sel bersama-sama anak-anak lain yang lebih tua. Di sel itu, setiap anak bercerita tentang apa yang mereka telah lakukan dan bagaimana mereka tertangkap. Ini seperti kursus di bidang kejahatan." Hukuman pada kenyataannya tidak membuat jera. Sering kali kita frustrasi dengan anak kita yang sudah dihukum berulang kali tapi tidak pernah kapok, bahkan kenakalannya semakin menjadi-jadi. Jika hal itu yang terjadi, sudah saatnya kita melakukan pendekatan yang berbeda dalam mendidik anak kita. Bukan lagi dengan tongkat, tapi dengan kasih sayang. Bukan lagi dengan makian, tapi dengan perhatian. Bukan lagi dengan banyaknya kata-kata, tapi dengan teladan dan memberikan waktu secara khusus kepada anak kita. Pendekatan seperti ini sering kali lebih efektif dibandingkan dengan main rotan atau main hajar saja. Pendekatan seperti ini membuat anak sadar apakah perbuatannya benar ataukah perbuatannya salah. Mereka juga tidak hanya memandang orang tuanya sebagai penghukum tapi terlebih pembimbing mereka. Jika mereka punya kesadaran tentang apa yang benar dan apa yang salah, biasanya mereka akan mulai bertanggung jawab atas kehidupannya. Mereka mulai melakukan hal yang benar, bukan karena paksaan tapi karena kesadaran. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat untuk mendidik anak-anak yang Kau percayakanlah padaku, sehingga perkataanku penuh kuasa untuk menjadikan anak-anakku lebih baik dari sebelumnya. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Surat-Surat Ignatius (18 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 17, 2026 4:00


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Surat-Surat IgnatiusDiambil dari: Yohanes 11:25 “Jawab Yesus: ‘Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati.'”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang seorang tokoh gereja mula-mula bernama Ignatius. Ignatius adalah seorang pemimpin jemaat yang hidup tidak lama setelah zaman para rasul. Ia menulis beberapa surat yang sangat penting bagi orang Kristen pada masa itu. Dalam surat-suratnya, Ignatius menegaskan bahwa Yesus sungguh-sungguh manusia dan sungguh-sungguh Allah.Mengapa itu penting? Karena pada waktu itu ada orang-orang yang mengajarkan hal yang salah. Mereka berkata bahwa Yesus hanya kelihatan seperti manusia, tetapi sebenarnya tidak sungguh-sungguh menderita atau mati. Ignatius melawan ajaran itu. Ia menulis dengan tegas bahwa Yesus benar-benar lahir, benar-benar menderita, benar-benar disalibkan, benar-benar mati, dan benar-benar bangkit. Jadi, iman Kristen bukan cerita pura-pura, tetapi kebenaran yang sungguh terjadi.Yang lebih kuat lagi, Ignatius bukan hanya menulis tentang Yesus. Ia sendiri rela menderita karena imannya. Bahkan ia tetap setia kepada Tuhan Yesus walaupun harus menghadapi kematian. Itu menunjukkan bahwa Ignatius sungguh percaya bahwa Yesus adalah Tuhan yang hidup. Orang yang rela tetap setia sampai akhir menunjukkan bahwa imannya bukan main-main.Wonder Kids, ini mengajarkan kita bahwa percaya kepada Yesus bukan hanya soal tahu jawaban yang benar. Percaya kepada Yesus berarti sungguh yakin bahwa Dia hidup, lalu tetap setia kepada-Nya. Mungkin kita tidak menghadapi bahaya besar seperti Ignatius, tetapi kita tetap perlu berani mengikut Yesus saat diejek, saat sulit taat, atau saat harus memilih yang benar.Yesus berkata, “Akulah kebangkitan dan hidup.” Itu berarti orang yang percaya kepada Yesus memiliki pengharapan yang besar. Karena Yesus hidup, kita juga boleh hidup dengan berani dan setia kepada-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan dalam doamu, “Tuhan Yesus, tolong aku percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh dan tetap setia walaupun tidak mudah.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh hidup dan Engkau adalah kebangkitan dan hidup. Tolong aku supaya tidak hanya tahu tentang Engkau, tetapi sungguh percaya dan setia mengikut Engkau. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus sungguh hidup, sungguh bangkit, dan anak-anak Tuhan dipanggil untuk percaya kepada-Nya dengan setia. Tuhan Yesus memberkati.

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
Menentukan Apa yang Sebenarnya Diinginkan Pelanggan Anda!

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later May 15, 2026 5:57 Transcription Available


Send us Fan MailBanyak bisnis merasa sudah memahami siapa pelanggan mereka. Namun dalam marketing, mengetahui “siapa” pelanggan saja belum cukup.Yang lebih penting adalah memahami apa yang sebenarnya mereka inginkan. Dalam episode Indonesia Digital Marketing Podcast kali ini, Ryan Kristo membahas bagaimana cara melihat keinginan pelanggan dengan lebih jelas, agar pesan marketing bisnis Anda bisa lebih relevan, mudah dipahami, dan lebih dekat dengan kebutuhan customer.Di episode ini, Anda akan memahami:✅ Perbedaan antara mengetahui target market dan memahami keinginan pelanggan✅ Mengapa pelanggan membeli hasil, bukan sekadar produk✅ Cara mengidentifikasi keinginan utama pelanggan✅ Cara membuat marketing yang lebih relevan dengan kebutuhan customerKarena marketing yang efektif tidak dimulai dari produk yang ingin Anda jual, tetapi dari masalah dan keinginan pelanggan yang benar-benar Anda pahami.Ingin memperjelas strategi marketing bisnis Anda? Book sesi konsultasi dengan Ryan Kristo

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera
Mengapa Yesus Perlu Naik ke Sorga?

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera

Play Episode Listen Later May 14, 2026 8:35


Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!

Radio Elshinta
Komdigi Ungkap Ratusan Ribu Anak Terindikasi Terlibat Judi Online

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later May 14, 2026 35:03


Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat fenomena mengkhawatirkan terkait maraknya judi online di kalangan anak-anak. Data terbaru menunjukkan sekitar 80 ribu anak usia di bawah 10 tahun telah terpapar judi online, sementara total anak yang terindikasi terlibat mencapai lebih dari 200 ribu kasus. Pemerintah pun mengingatkan bahwa persoalan ini bukan hanya soal teknologi dan pengawasan digital, tetapi juga ancaman serius bagi kondisi psikologis dan masa depan generasi muda.Lalu, seperti apa dampak psikologis judi online terhadap anak? Mengapa anak-anak bisa begitu rentan terpapar? Dan sejauh mana peran keluarga serta lingkungan dalam mencegah fenomena ini meluas?Talk bersama Psikolog sekaligus CEO Rumah Konseling, Muhammad Iqbal.

Renungan Anak GKY Mabes
Apakah Pontius Pilatus Orang yang Kaku? (13 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 12, 2026 3:23


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Apakah Pontius Pilatus Orang yang Kaku? Diambil dari: Markus 15:8–9 “Lalu datanglah orang banyak dan meminta supaya sekarang juga Pilatus berbuat sama seperti yang selalu dilakukannya bagi mereka. Pilatus menjawab mereka dan bertanya: ‘Apakah kamu menghendaki supaya kubebaskan raja orang Yahudi ini bagimu?'”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang Pontius Pilatus, orang yang memutuskan bahwa Yesus harus disalibkan. Ada orang yang berkata bahwa cerita di Alkitab tentang Pilatus terasa aneh. Mengapa? Karena dalam Injil, Pilatus terlihat seperti orang yang ragu-ragu dan seolah-olah terdesak oleh orang banyak. Padahal, biasanya seorang penguasa Romawi dikenal tegas dan keras.Lalu, apakah itu berarti Alkitab salah? Tidak. Justru ini menunjukkan bahwa keadaan saat itu memang sangat khusus. Pilatus memang seorang penguasa, tetapi pada waktu itu posisinya tidak sekuat yang terlihat. Ia sedang berada dalam situasi sulit. Karena itu, tidak aneh kalau ia menjadi takut, bingung, dan akhirnya memilih jalan yang salah.Tetapi yang lebih penting, Wonder Kids, Alkitab menunjukkan bahwa di tengah keputusan manusia yang jahat, Tuhan tetap bekerja. Walaupun Pilatus, imam-imam kepala, dan orang banyak membuat keputusan yang berdosa, semua itu tidak berada di luar kendali Tuhan. Tuhan sedang menggenapi rencana keselamatan-Nya melalui kematian Yesus di kayu salib.Kadang-kadang dalam hidup kita juga ada situasi yang terasa kacau. Ada hal yang tidak adil, membingungkan, atau membuat kita merasa tidak tenang. Kita bisa bertanya, “Tuhan, apakah Engkau masih pegang kendali?” Kisah Pilatus mengingatkan kita bahwa jawabannya adalah ya. Tuhan tetap memerintah, bahkan saat manusia membuat keputusan yang salah. Tidak ada yang bisa menggagalkan rencana Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat kamu merasa bingung atau takut karena sesuatu tidak berjalan seperti yang kamu mau, ucapkan doa singkat ini: “Tuhan, aku percaya Engkau tetap pegang kendali.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak pernah kehilangan kendali. Tolong aku untuk percaya kepada-Mu, bahkan saat hidup terasa membingungkan atau tidak adil. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: sekalipun manusia bisa membuat keputusan yang salah, Tuhan tetap memegang kendali atas semuanya. Tuhan Yesus memberkati.

OM BOB Indonesia
KPK Usul Pembatasan Masa Jabatan Ketum Partai 2 Periode. Apa Dan Mengapa? | Ep. 2716

OM BOB Indonesia

Play Episode Listen Later May 12, 2026 9:37


Belakangan usulan pembatasan masa jabatan ketua umum partai kembali memunculkan perdebatan.

OM BOB Indonesia
Setelah Tabrakan Kereta Api Bekasi, Banyak Calon Penumpang Yang Dirugikan. Mengapa ini terjadi ? | Ep. 2715

OM BOB Indonesia

Play Episode Listen Later May 11, 2026 9:43


Pasca kecelakaan maut KA argo bromo anggrek di bekasi timur bukan cuma soal tabrakan yang menjadi sorotan tetapi juga bagaimana pelayanan dan penanganan korban setelahnya.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-6 Paskah, 12 Mei 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 11, 2026 8:19


Dibawakan oleh Monika Fiona dari Paroki Roh Kudus di Keuskupan Surabaya, Indonesia. Kisah Para Rasul 16: 22-34; Mazmur tg 138: 1-2a.2bc-3.7c-8; Yohanes 16: 5-11.PENGADILANTERHADAP DUNIA Tema renungan pada hari ini ialah: Pengadilan Terhadap Dunia. Ada ceritabahwa di dalam neraka pemimpin Setan memberikan instruksi kepada parapembantunya, supaya jangan pernah berhenti menggodai manusia dan menjatuhkanmereka ke dalam dosa. Salah satu pembatunya bertanya, "Mengapa tidak bolehberhenti?" Pimpinan menjawab: "Karena semua orang akan hilangpekerjaan, baik kita maupun Roh Kudus."                                                          Yesus Kristus menyebutkan tugas Roh Kudus sebagai pengadil, kata-Nya“ketika Ia datang, ia akan mengadili dunia”. Jika Setan berhenti menjatuhkandunia dan manusia ke dalam dosa, tidak ada lagi cerita tentang pengadilanterhadap dunia dan manusia. Roh Pengadil itu datang pada kondisi telah adatitik pembaharuan. Yesus dan para anggota Gereja Perdana berdiri tegak ditengah dunia untuk membuktikan bahwa yang benar, yang baik dan yang adil itutetap ada. Kehidupan yang dikehendaki Allah tidak hilang lenyap setelahwafat-Nya Yesus Kristus dan naik ke surga.  Roh Kuduslah yang mengadili dan menentukan siapa sesungguhnya yang benardan siapa yang salah dan harus dihukum. Roh Kudus tidak bertubuh dan berdaging,jadi pengadilannya akan sangat adil dan bijaksana. Roh akan membuat setiaporang dan seluruh dunia tahu sebenarnya dosa itu seperti apa. Dosa ialahperbuatan melawan Tuhan dan tidak percaya akan Yang diutus Allah yaitu Yesussendiri. Orang yang tidak menerima Tuhan berarti ia tidak dapat menikmati sukacita dan hidup yang abadi. Orang-orang berdosa diingatkan bahwa hidup setelahdi dunia ini adalah yang sangat mengerikan dan menderita. Roh Kudus juga memperlihatkan seperti apa kebenaran, kebaikan dan keadilan itu. Hidup Yesus adalah benar dan ia pertahankan itu sampai mati. Setelahkematian-Nya, Yesus menuju kepada Bapa di surga. Ini adalah sebuah kebenaranyang membebaskan, sama seperti kebebasan Paulus dan Silas dari penjara sepertiyang dikisahkan dalam bacaan pertama liturgi hari ini. Ini yang akan diperoleh orang-orangbenar, baik dan adil, sebagai karunia abadi baginya. Roh Kudus membuka mata seluruh dunia bahwa penghakiman terhadap parapendosa sudah sangat jelas. Para pendosa, dan terutama para pembuat skandalyang telah menjerumuskan banyak orang ke dalam dosa, harus mendapatkan hukumanyang  luar biasa. Mereka tidak mendapattempat di dalam Tuhan. Di dunia ini, penghakiman akan terus terjadi untukmemastikan bahwa perbuatan dosa hanya membawa kesengsaraan jiwa dan ragamanusia. Kesengsaraan di dalam neraka akan jauh lebih dahsyat lagi. Maka kitahendaknya selalu membuka diri kepada pengadilan yang dipimpin oleh Roh Kudus. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Allah maha kuasa, semoga kami membuka diri secara tulusuntuk menerima Roh Kudus utusan-Mu, untuk memastikan bahwa kami tetap berada didalam jalan kebenaran, jalan Yesus Kristus sendiri. Salam Maria, penuh rahmat ...Dalam nama Bapa ...

Warna-Warni Kehidupan
EP261. Tegur Je, Walaupun Pasangan Tak Suka?

Warna-Warni Kehidupan

Play Episode Listen Later May 9, 2026 21:17


EP261. Tegur Je, Walaupun Pasangan Tak Suka?Mengapa perlu tegur walaupun pasangan tak suka atau boleh gaduh lepas tu. apa pula cara tegur yang boleh dan tak boleh. ==Podcast ini dibawakan oleh YusriYusoff Consulting.  Syarikat konsultasi yang menawarkan khidmat kaunseling berteraskan Islam bagi pasangan rumahtangga, isu kekeluargaan, anak remaja atau bagi individu yang memerlukan bantuan. Sila hubungi menerusi whatsapp ke no: 8949 4642 atau emel: yusri@yusriyusoff.com atau lungsuri ke lelaman: www.yusriyusoff.com/islamic-counselling==Sokong kami dengan sumbangan ikhlas anda sebagai amal jariah yang berkekalan, melalui paynow ke: UEN No: 53436797J (YusriYusoff Consulting)==For sponsorship and collaboration, please email us at: podcast2beradik@gmail.com

Radio Elshinta
Modus “Ulama Kharismatik” dan Klaim Keturunan Nabi: Mengapa Masih Banyak yang Terperdaya?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later May 9, 2026 27:30


Kasus dugaan kekerasan seksual di lingkungan pesantren kembali memicu perhatian publik. Modus mengaku sebagai ulama kharismatik, wali, hingga keturunan Nabi disebut kerap digunakan oknum untuk membangun doktrin dan memengaruhi para santri maupun masyarakat. Fenomena ini mendorong munculnya desakan evaluasi terhadap figur-figur yang mengatasnamakan otoritas agama demi kepentingan pribadi. Mengapa klaim kesucian dan garis keturunan masih begitu mudah dipercaya? Bagaimana masyarakat dapat membedakan penghormatan terhadap ulama dengan kultus yang berbahaya?Simak wawancara bersama Pakar Hukum-Pengajar di Univ Airlangga yg juga pengurus PWNU Jatim, Dr. H. Moh. Ma'ruf Syah, S.H., M.H

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 8 Mei 2026 - Mengampuni dan hadirkan damai di hati

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 7, 2026 5:04


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 8 Mei 2026Bacaan: "Bodohlah yang menyatakan sakit hatinya seketika itu juga, tetapi bijak, yang mengabaikan cemooh." (Amsal 12:16)Renungan: Biasanyasakit hati diawali rasa kecewa. Kadang perkataan yang mungkin tidak sengaja terucap dari orang terdekat sering membuat hati diri sendiri terluka. Umumnya, reaksi kebanyakan orang menanggapi rasa sakit itu adalah membalasnya secara spontan tanpa disengaja. Sebagian lagi ada yang membalasnya dengan halus tetapi terasa lebih menyakitkan bagi yang bersangkutan. Mungkin kebanyakan beranggapan membalaskan sakit hati seakan mengobati. Faktanya sebaliknya! Menyakiti kembali justru mendatangkan ketidaksejahteraan dalam hati, bahkan menimbulkan akar kepahitan yang sulit terobati. Dari berbagai kasus penyakit kronis yang sulit disembuhkan ternyata dapat berawal dari sakit hati yang sulit terobati. Mengapa? Sebab saat sakit hati tubuh kita meresponnya dengan melepaskan hormon kortisol yang membuat diri sendiri stres berkepanjangan. Sebaliknya, bila kita bisa mengelola dengan baik, bahkan mengabaikannya akan membawa pengaruh baik bagi diri sendiri. Saat kita melupakan dan mengabaikan sakit hati, kemudian menggantinya dengan melupakan dan berusaha bersukacita, hormon endorphin lebih banyak dikeluarkan oleh tubuh. Hormon endorphin membuat tubuh kita lebih imun, tahan terhadap serangan penyakit. Rasanya memang mustahil manusia tidak sakit hati. Namun bukan hal mustahil kita menyikapinya dengan benar. Contoh pengalaman Yusuf. Walau ia disakiti oleh saudara-saudaranya hingga berdampak hidupnya susah, Yusuf memilih untuk mengabaikannya kemudian belajar untuk memahami bahwa ada Tuhan yang adil kepada setiap orang. Jadi, daripada kita menyakiti diri sendiri dengan merespons secara negatif setiap cemooh yang terlontar dari mulut orang lain, alangkah bijaknya kita respons secara positif. Abaikan dan tidak membalasnya, kemudian bawa rasa sakit hati kita kepada Tuhan dengan mendoakan orang yang bersangkutan. Niscaya hidup kita diberkati. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, lepaskanlah rasa sakit hatiku terhadap seseorang yang telah mengecewakan hatiku. Aku mau mengampuninya agar hatiku bebas merdeka sehingga damai-Mu kembali menguasai hatiku. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Tacitus dan Kebakaran di Roma (7 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 6, 2026 3:48


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Tacitus dan Kebakaran di RomaDiambil dari: 1 Petrus 3:17  “Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat.”Wonder Kids, hari ini kita belajar lagi tentang Tacitus, seorang penulis sejarah Romawi. Tacitus menulis bahwa pada zaman Kaisar Nero, kota Roma pernah mengalami kebakaran besar. Setelah itu, Nero menuduh orang-orang Kristen sebagai penyebabnya. Padahal, orang-orang Kristen bukan pelakunya. Mereka dijadikan kambing hitam supaya orang lain tidak curiga kepada Nero.Tacitus juga menulis bahwa orang-orang Kristen disebut demikian karena mereka adalah pengikut Kristus. Kristus sendiri, kata Tacitus, pernah dihukum mati pada zaman Pontius Pilatus. Jadi dari catatan ini, kita melihat dua hal penting: Yesus sungguh hidup dalam sejarah, dan orang-orang yang percaya kepada-Nya benar-benar pernah mengalami penderitaan karena iman mereka.Wonder Kids, mungkin kamu belum pernah mengalami penderitaan seperti orang Kristen pada zaman dulu. Tetapi bisa saja kamu pernah diejek karena berbuat benar, atau dianggap aneh karena memilih jujur, taat, dan tidak ikut-ikutan berbuat salah. Kadang-kadang melakukan yang benar memang tidak mudah. Tetapi firman Tuhan mengingatkan bahwa lebih baik menderita karena berbuat baik daripada karena berbuat jahat.Orang-orang Kristen pada zaman dulu tetap setia walaupun diperlakukan tidak adil. Mengapa? Karena mereka tahu bahwa Yesus juga pernah menderita. Yesus tidak membalas dengan kejahatan. Ia tetap taat kepada Bapa. Karena itu, saat kita mengalami hal yang tidak enak karena mau ikut Tuhan, kita bisa ingat bahwa Tuhan Yesus mengerti dan menolong kita untuk tetap setia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ingat satu kejadian saat kamu pernah diejek, disalahpahami, atau merasa tidak enak karena memilih melakukan yang benar. Lalu berdoalah dan minta Tuhan memberi kamu hati yang tetap setia.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tahu rasanya menderita dan diperlakukan tidak adil. Tolong aku supaya tetap berani melakukan yang benar dan tidak takut mengikuti Engkau. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: walaupun doing yang benar kadang tidak mudah, Tuhan Yesus selalu menolong anak-Nya untuk tetap setia. Tuhan Yesus memberkati.

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #308: Yesus Diadili

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later May 3, 2026 12:38


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 308 (Matius 26:57-68): Yesus dibawa kepada Imam Besar, yaitu Kayafas. Kayafas memimpin pengadilan yang sangat penuh paradoks. Dia menjadi hakim untuk mengadili Hakim seluruh bumi! Yesus harus diadili karena Dia harus dijatuhi hukuman mati. Mengapa? 

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 29 April 2026 - Mengasihi Tuhan dan Sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 28, 2026 3:28


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 29 April 2026Bacaan: "Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa." (1 Petrus 4:8)Renungan: Suatu ketika seorang pria kebetulan sedang berlibur di kampung halaman ketika mendengar berita ini. Seorang wanita, ibu dari dua anak balita, ditemukan mati gantung diri. Kabarnya, ia memang jarang keluar rumah sejak suaminya pergi meninggalkannya tanpa kabar apa pun. Hari itu orang-orang sekampung murung. Pria itu ingat seorang sosiolog pernah mengatakan, jika ada seseorang yang melakukan bunuh diri, bukan hanya orang itu yang melakukan pembunuhan terhadap dirinya, melainkan seluruh kaum keluarga dan masyarakat di sekitarnya, bahkan kita semua turut berkontribusi. Apakah yang terjadi dalam masyarakat kita, sehingga ada orang yang merasa masalahnya begitu memalukan, sehingga dia harus diam-diam menanggungnya seorang diri? Mengapa ia merasa lebih baik mati daripada meminta pertolongan atau perlindungan? Mengapa dia dapat merasa begitu tidak layak untuk hidup? Mari kita memeriksa diri kita masing-masing. Apakah kita sudah mengasihi sesama kita seperti Tuhan mengasihi kita? Apakah kita sudah memberikan pertolongan yang dibutuhkan? Atau kita justru menghakimi orang-orang yang melakukan kesalahan? Apakah kita menunjukkan jalan keluar atau kita menghukum orang yang berdosa? Tuhan Yesus memberkati. DOA:Tuhan Yesus, ajarilah aku mengasihi seperti Engkau mengasihi aku, menutupi dosa-dosa ku, menebus dan menganugerahkan pengampunan, sehingga akupun dapat melakukannya kepada sesamaku. Amin. (Dod).

Pinter Politik
SBY, The Last Maverick Standing

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Apr 24, 2026 10:03


Di balik pesan netralitas TNI terhadap politik praktis, tersimpan peran langka seorang military maverick yang membentuk arah demokrasi Indonesia. Sebuah statemen yang menguak bahwa warisan SBY kiranya harus dipegang teguh dan mampu menjaga relasi sipil dan militer tetap seimbang. Mengapa demikian?

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 15 April 2026 - Baca Firman, Berdoa dan Bersaksi

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 14, 2026 6:08


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 15 April 2026Bacaan: "Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari." (Mazmur 119:97)Renungan: Suatu ketika ada seorang anak muda yang bertobat dan mulai menghadiri ibadah di gereja. Kemudian seseorang meletakkan tangan di atas bahunya sambil berkata, "Anak muda, ada tiga aturan yang dapat aku berikan kepadamu dan jika engkau berpegang pada peraturan itu maka engkau tidak akan kembali pada kehidupanmu yang lama." Orang itu pun berkata lagi, "Ambil waktu paling sedikit 15 menit setiap hari untuk mendengarkan apa yang Tuhan ingin katakan kepadamu, 15 menit untuk berbicara kepadaNya dan 15 menit untuk berbicara kepada orang lain mengenai Dia." Sebagai orang yang baru bertobat, ia sangat termotivasi dengan tiga aturan yang diberikan kepadanya dan saat itu juga ia memutuskan untuk berpegang pada ketiga aturan tersebut. Sejak hari itu dan hari-hari selanjutnya, ia melakukan ketiga aturan yang diberikan kepadanya dengan tekun. Salah satu bentuk ketaatannya pada aturan yang diberikan kepadanya adalah tekun berdiam diri di kaki Tuhan dan membaca firman-Nya. Ia memulai setiap hari dengan berdoa dan membaca firman Tuhan. Sebelum ia membaca surat dan surat kabar, ia selalu membaca Alkitab terlebih dahulu sehingga ia mendapatkan petunjuk dan penghiburan dari Tuhan setiap hari. Jika kita memperhatikan tiga aturan di atas, maka kita dapat menyimpulkannya dalam tiga hal yaitu, membaca Alkitab, berdoa dan bersaksi. Mengapa kita harus membaca Alkitab? Karena Tuhan rindu menyampaikan banyak hal kepada kita melalui firman-Nya. Jika kita ingin mendapatkan petunjuk, peringatan, kekuatan dan penghiburan dari-Nya setiap hari, maka kita harus membaca Alkitab. Begitu pula di dalam hal berdoa, sebagai orang percaya kita perlu berkomunikasi dengan Tuhan di dalam doa. Hubungan yang erat dengan-Nya akan menolong dan memampukan kita menghadapi kehidupan ini dengan ketabahan, kekuatan dan keyakinan yang diperbaharui setiap hari. Hal-hal ini tidak dapat kita peroleh begitu saja tanpa bergaul dengan Tuhan dan memberikan waktu bagi-Nya. Seberapa jauh kita telah belajar mendisiplinkan diri dalam hal berdoa dan membaca firman Tuhan? Kalau tontonan di tv, berita di internet, medsos, dan hobi lebih menarik hati kita daripada bersekutu dengan Tuhan di dalam doa dan pembacaan firman-Nya, kita harus mengadakan introspeksi. Demikian pula dengan bersaksi kepada orang lain tentang kasih Yesus yang telah menyelamatkan kita. Sudahkah kita menggunakan setiap kesempatan untuk memberitakan kasih-Nya? Coba renungkan, berapa banyak waktu yang kita gunakan untuk membicarakan berbagai hal yang tidak ada gunanya. Alangkah baiknya jika kita selalu menyediakan waktu untuk membicarakan kasih Yesus kepada orang lain sehingga mereka pun diberkati dan dapat mengenal Yesus. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kerinduan hatiku, yaitu semakin mengenal Engkau. Aku mau belajar mendisiplin diri untuk membaca firman-Mu, berdoa dan bersaksi. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 11 April 2026 - Berani bertindak mewujudkan mimpi

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 10, 2026 5:09


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 11 April 2026Bacaan: "Dalam tiap jerih payah ada keuntungan, tetapi kata-kata belaka mendatangkan kekurangan saja." (Amsal 14:23) Renungan: Dahulu kala di sebuah desa, hiduplah dua orang pengikut Yesus, yang satu miskin dan yang satunya lagi lebih berada. Suatu hari, orang yang miskin itu berkata kepada temannya yang lebih berada, bahwa ia akan pergi ke sebuah negeri untuk belajar memperdalam ilmu. Setengah mengejek, temannya berkata, "Kamu tidak usah berangan-angan. Pergi ke negeri seberang itu tidaklah mudah karena butuh uang yang banyak. Lagi pula kamu belum pernah keluar dari desa kecil kita ini." Orang yang miskin pun menjawab, "Aku akan membawa sebuah cangkir untuk menampung air dan sebuah piring untuk menampung nasi dan itu sudah cukup bagiku." "Itu semua omong kosong, kamu mimpi," jawab temannya yang lebih berada itu. Dua tahun kemudian, si miskin kembali setelah berhasil mewujudkan semua impiannya. Mendengar si miskin telah berhasil, temannya menjadi sangat malu karena sampai saat itu hidupnya masih seperti dulu, tidak ada perubahan dan kemajuan sedikitpun. Napoleon Hill berkata, "Ketika Anda mengambil satu keputusan, berusahalah secepatnya untuk mewujudkannya. Sekecil apapun langkah yang Anda ambil, itu akan cukup menjadi pemacu semangat Anda." Angan-angan dan perencanaan besar akan tetap menjadi angan-angan jika kita tidak segera mewujudkannya. Keputusan dan rencana apapun yang telah diambil, harus kita mulai dengan langkah-langkah nyata. Jangan menunggu sampai keadaan menjadi baik atau kondisi terlihat menguntungkan baru kita mulai bertindak, karena hanya dengan tindakan sebuah impian akan menjadi kenyataan. Abraham tidak akan pernah merasakan perbuatan-perbuatan Allah yang dahsyat dan ajaib kalau ia tidak mengambil keputusan untuk meninggalkan negerinya. Mengapa sampai saat ini kita belum melihat suatu perubahan di dalam pekerjaan maupun pelayanan kita? Mungkin saja ini disebabkan karena kita belum juga bertindak. Program-program pelayanan maupun ide-ide yang bagus untuk pekerjaan kita tidak ada gunanya kalau kita hanya mencanangkan dan membicarakannya saja. Demikian juga dengan impian-impian besar mengenai suatu usaha atau bisnis, tidak akan pernah terwujud kalau kita tidak bertindak. Mulailah dari apa yang dapat kita kerjakan, kerjakan itu dengan kesungguhan dan ketekunan dan di dalam semuanya itu, izinkan Tuhan yang menuntun. Andalkan Dia dan bukan kemampuan kita. Jangan lupa bahwa langkah pertama itu sangatlah penting. Kalau kita tidak pernah mengambil langkah pertama, maka langkah-langkah selanjutnya tidak akan pernah ada. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berikanlah aku keberanian untuk bertindak dan mewujudkan impian-impianku. Aku percaya, bersama-Mu selalu ada jalan keluar menuju kesuksesan. Amin. (Dod).

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Paskah

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Apr 4, 2026 4:27


Pdt. Wigand Sugandi (TB) Lukas 24:5-7Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea,  yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga."

Endgame with Gita Wirjawan
Mengapa Hukum yang Buruk Boleh Ditentang? - Bivitri Susanti | Endgame #260

Endgame with Gita Wirjawan

Play Episode Listen Later Mar 30, 2026 94:50


Masyarakat yang cerdas tak akan patuhi hukum yang buruk. "Good people disobey bad law," kata pendiri Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK)—Bivitri Susanti.Ketika itu terjadi, legitimasi hukum pun terguncang. Lantas bagaimana kita harus menyikapinya?Pahami penjelasan Bibip (panggilan akrab Bivitri) dalam episode ini selengkapnya:0:00:00 - Intro0:02:18 - Kenapa belajar hukum0:05:56 - Titik balik0:09:20 - Dualisme hukum0:17:29 - Legal vs Legalistik0:20:35 - Kaitan hukum & pendidikan0:30:56 - Kepatuhan vs Ketertiban0:41:08 - Kriminalisasi kebijakan0:50:09 - Makna & strategi aktivisme1:00:42 - Cara berpikir1:09:53 - Board of Peace1:19:44 - Populisme & dampaknya1:24:22 - “Saya masih optimis”1:29:11 - Feodalisme1:31:04 - Ide besar, jangan sempit tafsir#Endgame #GitaWirjawan #BivitriSusanti------------------Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia', sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.idSudah baca? Tinggalkan review-mu di sini:https://www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes------------------Episode lain yang mungkin Anda sukai:https://youtu.be/jrpsebCJ0_o?si=ADhUv9oqXiJIEA2qhttps://youtu.be/Yw1Ivy1VqUo?si=r-_iaE18AcaXkoK-https://youtu.be/_A6x_21ojD0?si=BzrxU7PcZGcBla78------------------Special thanks to our ‘Future Narrators' channel members:Mariko Yoshihara, Yemotto IBRAHIM, hobi kluyuran, Fajar Prasetyo, Dyah Firgiani, keetkaat, Excel-lent, Arie Gunardi, Yayi Trisnawati D, Teddy Chow, Wwertyssnb, Crispy_Cracker58, Priyanithi Dharsania Negara, Widi Aphrian, hndraable, hendro trihatmojo, Muhammad Taufik Evendi, QunÔºáan Syukrilah, azam adnani, Charles Andrew Tang, Ariyo Arinsa Putra, Reda Bellarbi, Jaz Simbolon, Muhammad Ismail Mubarak, Stefanus B. W., KATE WOLSKA, pixelcadet, Itje Chodidjah, Geralt Fajar Bukan, Jack Duan, Elmi CK Ong, Lucy March, Anggun Noventina, Irawan Purwono, Krishna Putra, Agnes Pranindita, Darso Arafa, nazaruddin nasir, 747sgw, benget yakub, Patricia S, ferra febrianti, De Guda Kessa, Gusko Adnyana, mjk939, Jerry Budiman, Mawan Darmawan, diah anggraini, Ainur Rofiq, Adrian Baskoro, Bambang Haryanto, Ezwan Zakaria, Marilyn C, Kianti Darusman, Revolution R, liza dewi, Joanna FKG, Susanto Uno, Taswin Munier, M Firaldi Akbar Zulkarnain, Super ‚ÄúBuupy Pub‚Äù Bondon, Ferdy Reza, Elnasdi Moda, Hendry Ahen, Aria Widyanto, Ilham R, Ayu Arman, Haju Ara Podcast, Flores Exotic Tours, Meilisva AA Taniel, nonik martyastuti, Niki S, Anita Amalia, hardianiati, Salwaluna Maryam, Dewi Risnawati, birgietta katherine, Derry Harnanda, Aleyandra Rizka Amalia, Ridwan Sakidja, Rita Sahara, Sanityas Prawatyani, Teddy Sutendi, erna girirachman, Alvin Rivaldi, Ronny Wijaya, Sam K Nugraha, Arif R3 Vibration, FBC Ponto, Stella sinaga, chandrawati Saragih, Kawal Jakarta, Elmi Dignity, Yufud Rahayun, Calvin Go, Freddy Wijaya, Toto Parminto, Bambang Made, Nova Rahayu Yusuf, Oktavianto Dwi Wicaksono, Muhi Futon, Sophia Alizsa, fsoenardi, Hadzunda Laga, ULFA, R K, Dina Siswa, Daniel Tagu Dedo, adam fadrian, muhammad afif, Okvina Juita, Yoggi Dinata, Nofliyana, NOVEDY HUSAINI, Kacamata Indra, Asyraf Mursalina, Cindy Permatasari, tanto thesman, Jarry Rinaldy, RACHMAD ARIFUDDIN AMKL, eka nurlita, Arief widyanto

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 31 Maret 2026 - Mengasihi dan peduli sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 30, 2026 4:02


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 31 Maret 2026Bacaan: "Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih." (1 Korintus 13:13)Renungan: Pagi itu, Oma Lisa dikejutkan oleh sebuah paket yang tertera namanya. Isinya adalah sebuah tas rajutan kesukaannya dan syal bermotif burung cenderawasih. Sungguh indah dan mengharukan hatinya. Bagaimana tidak? Pengirimnya adalah seorang wanita yang dulu pernah kos di rumahnya. Memang paket tersebut bukanlah yang pertama kali, tetapi selalu berhasil menyentuh hatinya. "Mereka tak pernah lupa hari ulang tahun saya," katanya. Mengapa mereka begitu perhatian padanya? Menurut kesaksian mereka, Oma Lisa pun sangat mengasihi mereka. la memperlakukan anak-anak kos itu bagai anak sendiri. Hubungan keluarga sering dipahami sebatas ikatan darah. Kenyataannya, kita tahu, tidaklah selalu demikian. Ketika Yesus tergantung di kayu salib, la membentuk satu hubungan keluarga yang melampaui ikatan darah. Kata Yesus kepada ibu-Nya, "Ibu, inilah anakmu!" Dan kepada murid yang dikasihi-Nya, "Inilah ibumu!" Sebuah hubungan yang di dalamnya ada ikatan kasih yang saling memberi perhatian, saling merawat, saling menopang. Tak harus sedarah, bukan? Hubungan keluarga seperti inilah yang mempersatukan kita dengan begitu banyak orang. Bahkan kadang, ikatan keluarga jenis ini bisa lebih kuat daripada hubungan sedarah, tapi kekurangan cinta kasih. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap orang yang Kau izinkan hadir dalam hidupku, sehingga walau mereka tidak sedarah dengan aku, tetapi kasih dan perhatian mereka melebihi saudara sedarah. Biarlah berkat-Mu senantiasa melimpah untuk mereka. Amin. (Dod).

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #303: Perempuan dan Persiapan Penguburan

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Mar 29, 2026 12:05


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 303 (Matius 26:6-13): Jika di dalam bagian-bagian sebelumnya Yesus menegur dengan keras ketidakpekaan orang-orang Yahudi tentang penggenapan janji di dalam Dia, maka pada bagian ini Yesus memuji kepekaan seorang perempuan di dalam mempersiapkan pemakaman-Nya. Seorang perempuan yang dengan segenap hatinya memberikan urapan minyak wangi kepada Yesus sebagai tanda bahwa Yesus akan segera dimakamkan. Mengapa dia bisa mengetahui saatnya?

Pinter Politik
Ketika Angka Menjadi Berhala - Mengapa Narasi Rupiah 20.000 Bisa Mengubah Ekspektasi Menjadi Tekanan Nyata

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Mar 29, 2026 23:47


KATA PEMRED #11PinterPolitik.comAda sebuah kecemasan yang purba dalam angka. Ketika sejumlah analis dan komentator ekonomi mendedahkan kemungkinan Rupiah menyentuh Rp20.000 per Dolar AS, mereka sebenarnya tidak sedang menyodorkan sebuah kalkulasi semata. Mereka sedang melukis sebuah memento mori bagi ekonomi kita. Di balik deretan data itu, ada sebuah drama yang sedang dipentaskan: sebuah narasi tentang kerapuhan, tentang hantu geopolitik yang bangkit, dan tentang kita—sebuah bangsa yang seolah-olah ditakdirkan untuk senantiasa cemas di hadapan hijau lembaran Dolar.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 27 Maret 2026 - Bercermin, perbaiki diri dan jadi berkat untuk sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 26, 2026 5:34


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 27 Maret 2026Bacaan: "Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?" (Matius 7:3) Renungan: Ketika kita hendak bepergian ke mana pun, hal yang paling wajar kita lakukan adalah mencari sebuah cermin. Mengapa kita membutuhkan cermin? Karena kita ingin berpenampilan menarik dan memperbaiki suatu hal yang jelek yang terdapat di wajah atau tubuh kita. Kita tidak mungkin bepergian dengan penampilan acak-acakan dan kotor. Kita perlu merapikan rambut dan pakaian kita. Cermin adalah alat yang paling "jujur" untuk menampakkan kepada kita diri kita yang sesungguhnya. Tanpa cermin, kita tidak akan tahu jika ada sesuatu yang membuat wajah kita kotor, dan kita tidak bisa membersihkannya dengan baik, kecuali jika orang lain membantu kita. Jadi, cermin sangatlah membantu kita untuk memperbaiki penampilan kita agar menjadi lebih baik, rapi, bersih, dan menarik. Tidak hanya becermin secara fisik, namun kita juga harus sering becermin terhadap kepribadian kita. Bagaimanakah kita bersikap kepada orang lain? Apakah kelakuan kita sudah mencerminkan pribadi Yesus sendiri atau mencerminkan kedagingan saja? Jangan sampai kita bisa menilai dan menghakimi orang lain, padahal diri kita sendiri masih banyak sekali kekurangan. Yesus memberikan perumpamaan yang serupa dengan hal ini, yaitu mengenai orang yang melihat selumbar di mata saudaranya, tetapi balok di matanya sendiri tidak kelihatan. Artinya, orang tersebut pandai mencari kesalahan atau kejelekan orang lain, namun kelakuan jeleknya sendiri tidak pernah ia ketahui dan ia perbaiki. Di sini Yesus mengajarkan kepada kita untuk tidak menjadi orang yang munafik. Setiap manusia pasti memiliki sifat yang baik dan sifat yang buruk pula. Sifat dan kebiasaan yang buruk itu harus kita perbaiki dan kita hilangkan. Namun, terkadang kita masih melakukan kesalahan. Karena itu, nasihat dari orang lain sangatlah kita butuhkan. Gunakanlah semua itu sebagai sarana untuk memperbaiki diri sendiri. Anggaplah teguran, nasihat, dan saran dari orang lain sebagai cermin, sehingga kita bisa mengetahui hal-hal apa saja yang perlu diperbaiki, dirapikan, dan dibersihkan dari diri kita. "Karena siapa mengindahkan didikan, menuju jalan kehidupan, tetapi siapa mengabaikan teguran, tersesat" (Ams 10:17). Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku memiliki hidup yang dapat mencerminkan kepribadian-Mu sehingga hidupku dapat menjadi berkat bagi orang lain. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 25 Maret 2026 - Cobaan... penderitaan adalah batu pijakan yang membawa naik lebih tinggi

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 24, 2026 6:20


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 25 Maret 2026Bacaan: "Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami." (2 Korintus 4:17)Renungan: Suatu hari seseorang bermimpi bertemu Tuhan. Tuhan bertanya, "Mengapa engkau bersedih?" Orang itu menjawab, "Tuhan, hidupku penuh dengan penderitaan, rasanya aku tidak dapat menatap hari esok." Lalu tuhan duduk di sampingnya, meraih tangannya dengan penuh kasih dan berkata, "Biarkan Aku menjelaskan padamu dan engkau akan mengerti. Setiap penderitaan merupakan batu pijakan yang harus engkau tapaki setiap hari. Setiap kali engkau melalui sebuah penderitaan, itu merupakan batu pijakan yang akan membawamu naik lebih tinggi. Jalan kehidupan bagaikan perjalanan mendaki sebuah gunung. Ada batu-batu terjal berupa kesulitan dan penderitaan yang harus dijadikan tempat berpijak. Ketika engkau mengalami masalah, Aku Sang Batu Karang akan menopangmu. Setiap batu pijakan yang engkau lalui akan membuat jiwamu semakin kuat. Memang batu-batu itu cukup banyak dan terasa menyakitkan, tapi karakter dan imanmu akan terbentuk. Aku tahu bahwa engkau lelah, karena Akupun sudah melalui jalan ini dan Aku meninggalkan kisah perjalananku agar engkau tetap kuat. Tetaplah mendaki dengan tekun ke tempat yang penuh kemuliaan. Ingatlah, bahwa Aku menyertai langkahmu." Jika saat ini kita sedang melalui batu-batu terjal berupa penderitaan, tekanan, aniaya, cemooh, penyakit, ketidakadilan dll, jadikan itu sebagai batu pijakan dan bukan batu sandungan. Banyak orang percaya yang tersandung, jatuh dan tidak mau bangkit lagi karena menilai kesulitan hidup dengan cara penilaian mereka sendiri dan bukan dengan cara penilaian Tuhan. Pegang erat janji Tuhan dan jangan lagi menganggap janji-janji Tuhan sebagai cerita dongeng belaka. Mereka yang percaya pada tuntunan, penyertaan dan pertolongan Tuhan akan mengalami kuasa-Nya. Pergumulan hidup hendaknya menjadi batu pijakan yang harus anda lalui untuk naik lebih tinggi. Jangan menyerah ketika beban hidup terasa semakin berat. Di saat kita tidak berdaya, pandang Yesus Sang Batu Karang kehidupan di mana kita bisa berlindung dan mengalami kemenangan. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur karena Engkau mau menjadi batu karang dalam kehidupanku. Ada begitu banyak batu-batu kerikil yang harus kulalui dalam perjalanan hidup ini. Terkadang aku tidak sanggup untuk melaluinya. Tapi aku bersyukur karena Engkau telah lebih dulu menjalaninya, sehingga kalau saat ini aku menjalaninya, Engkau dapat memberi kekuatan khusus kepadaku. Berilah Roh kekuatan Mu ya Yesus, sehingga aku dapat melalui perjalanan hidupku ini dengan tetap setia memegang tanganMu sampai aku tiba pada kesudahannya dan berkumpul bersamaMu di surga. Amin. (Dod).