Podcasts about mengapa

  • 881PODCASTS
  • 3,500EPISODES
  • 22mAVG DURATION
  • 1DAILY NEW EPISODE
  • Jun 22, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about mengapa

Show all podcasts related to mengapa

Latest podcast episodes about mengapa

Renungan Anak GKY Mabes
Menurut Orang, Siapakah Anak Manusia Itu? (23 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 22, 2026 5:00


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Menurut Orang, Siapakah Anak Manusia Itu? Diambil dari: Matius 16:13–14  “Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: ‘Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?' Jawab mereka: ‘Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi.'”Wonder Kids, pernah tidak kamu mendengar banyak orang punya pendapat yang berbeda tentang seseorang? Ada yang bilang orang itu baik, ada yang bilang biasa saja, ada yang bilang hebat, tetapi belum tentu semua pendapat itu benar. Nah, itu juga terjadi pada Tuhan Yesus. Banyak orang melihat Yesus, mendengar pengajaran-Nya, dan melihat mujizat-Nya, tetapi mereka tetap punya jawaban yang berbeda-beda tentang siapa Dia sebenarnya.Sebelum Yesus menanyakan pertanyaan ini, Ia sudah melakukan banyak hal yang luar biasa. Ia menyembuhkan orang sakit, membuat orang lumpuh berjalan, memberi makan ribuan orang, dan menolong banyak orang yang menderita. Melalui semua itu, Yesus menunjukkan kasih dan kuasa-Nya. Tetapi walaupun orang-orang melihat semua itu, tetap saja tidak semua orang mengenal Yesus dengan benar.Ada yang mengira Yesus hanyalah nabi besar. Ada yang berpikir Yesus seperti Yohanes Pembaptis atau Elia. Pendapat-pendapat itu memang terdengar baik, tetapi tetap belum cukup. Mengapa? Karena Yesus bukan sekadar nabi, bukan sekadar guru, dan bukan sekadar orang baik. Yesus jauh lebih besar dari semua itu. Yesus adalah Anak Allah, Mesias yang dijanjikan.Wonder Kids, ini mengajarkan kita bahwa melihat perbuatan Yesus saja belum cukup kalau hati kita tidak sungguh mau percaya. Orang banyak bisa punya banyak pendapat, tetapi yang paling penting adalah: siapakah Yesus menurut kamu? Apakah kamu hanya ikut kata orang? Ataukah kamu sungguh mengenal Yesus dari firman Tuhan?Kadang-kadang kita juga bisa seperti itu. Kita tahu cerita-cerita tentang Yesus, kita dengar guru Sekolah Minggu bercerita, kita ikut menyanyi tentang Yesus, tetapi kita belum sungguh bertanya dalam hati, “Siapakah Yesus bagiku?” Tuhan mau kita bukan hanya tahu pendapat orang lain, tetapi sungguh percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Coba katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, aku tidak mau hanya ikut kata orang. Tolong aku mengenal Engkau dengan benar melalui firman-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sudah menunjukkan siapa diri-Mu melalui perkataan dan perbuatan-Mu. Tolong aku supaya tidak hanya mendengar pendapat orang lain, tetapi sungguh mengenal dan percaya kepada-Mu sebagai Tuhan dan Juruselamatku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: yang paling penting bukan apa kata orang tentang Yesus, tetapi apakah kamu sungguh mengenal dan percaya kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera
Mengapa Allah Dipanggil Bapa?

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera

Play Episode Listen Later Jun 22, 2026 11:32


Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus dan Kedua Belas Murid (22 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 21, 2026 4:36


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus dan Kedua Belas MuridDiambil dari: Matius 10:1  “Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.”Wonder Kids, kita tahu bahwa Tuhan Yesus sangat peduli supaya orang-orang mengerti siapa Dia sebenarnya. Yesus tidak pernah asal berkata, “Aku Mesias,” lalu memaksa orang untuk percaya. Sebaliknya, hidup Yesus menunjukkan dengan jelas siapa diri-Nya.Salah satu hal yang menarik adalah Yesus memilih dua belas murid. Mengapa dua belas? Apakah itu hanya kebetulan? Tidak. Angka dua belas sangat penting bagi bangsa Israel, karena Israel memiliki dua belas suku. Jadi saat Yesus memilih dua belas murid, Yesus sedang menunjukkan sesuatu yang besar. Yesus sedang membentuk umat Allah yang baru, dan menunjukkan bahwa di dalam diri-Nya, janji Allah sedang digenapi.Ini berarti Yesus bukan hanya guru biasa. Guru biasa tidak memilih dua belas murid untuk menunjukkan penggenapan rencana Allah. Tetapi Yesus melakukannya dengan sengaja. Melalui tindakan-Nya, Yesus sedang menunjukkan bahwa Dia datang sebagai Mesias yang dijanjikan.Yang menarik lagi, Yesus punya banyak pengikut, tetapi Ia memilih hanya dua belas sebagai kelompok khusus. Ini bukan tanpa alasan. Yesus sedang membentuk dasar bagi pekerjaan besar yang akan diteruskan setelah kematian dan kebangkitan-Nya. Murid-murid itu akan menjadi saksi tentang Yesus dan memberitakan Injil ke banyak tempat.Wonder Kids, ini mengajarkan kita bahwa Yesus melakukan segala sesuatu dengan tujuan. Tidak ada yang asal-asalan. Bahkan hal yang kelihatannya sederhana, seperti memilih jumlah murid, ternyata penuh arti. Tuhan Yesus sungguh tahu apa yang sedang Ia kerjakan.Dan untuk kita hari ini, ada satu pelajaran yang indah: Yesus bukan hanya memanggil murid-murid zaman dulu. Yesus juga memanggil kita untuk mengikut Dia. Mungkin kita bukan bagian dari dua belas murid itu, tetapi kita tetap dipanggil untuk menjadi pengikut Yesus yang setia, belajar dari-Nya, dan hidup bagi-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau memanggil orang untuk mengikut-Mu. Tolong aku menjadi murid-Mu yang setia.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Mesias yang dijanjikan Allah. Tolong aku supaya bukan hanya tahu tentang Engkau, tetapi sungguh mau mengikut Engkau sebagai murid-Mu yang setia. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus melakukan segala sesuatu dengan tujuan, dan Dia juga memanggilmu untuk menjadi murid-Nya yang setia. Tuhan Yesus memberkati.

Pdt. Aiter
RAHASIA 4 TANDA

Pdt. Aiter

Play Episode Listen Later Jun 20, 2026 42:36


TERKUAK DI FILIPINA RAHASIA 4 TANDA (dalam Bahasa Indonesia & Tagalog)(Kaitan Misi dengan Tanda Mesias)Foursquare Church, San Jose, Occidental Mindoro, PhilippinesKamis, 7 Mei 2026** Direkam pakai handphone karena memory card handycam mendadak error **Apa rahasia 4 tanda pada organ manusia yang dihubungkan dengan tanda Mesias? Mengapa 4 organ ini sangat penting? Mari temukan jawabannya dalam khotbah kali ini (Indonesia - Tagalog)

Pinter Politik
Balada Negeri Ormek

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Jun 18, 2026 11:00


Indonesia memiliki satu keunikan politik: banyak politisi dan pejabatnya lahir dari organisasi mahasiswa. Mengapa kondisi ini bisa terjadi?

Uncensored with Andini Effendi
9 Naga Itu 9 Cacing! ft. Js. Kristan with Andini Effendi ep.109

Uncensored with Andini Effendi

Play Episode Listen Later Jun 18, 2026 61:49 Transcription Available


Mengenal agama Konghucu dari rohaniawan Js. Kristan. Mengapa sampai sekarang para penganut Konghucu belum sepenuhnya bebas beragama? Dan mengapa 9 naga itu tidak pantas dianggap hebat?#cauldroncontent #uncensored #uncensoredwithandinieffendi #podcast #podcastindonesia #andinieffendi #podcast #konghucu #wayoflife #agama #gusdur #soeharto #tionghoa #cina #komunis #indonesia #diskriminasi #toleransi #imlek #PIK #—Uncensored bersama Andini Effendi ingin memulai percakapan mengenai isu yang kerap dianggap tabu. The Elephant in the Room adalah topik yang diketahui semua orang, namun tidak banyak yang berani membicarakannya. Dengan berdiskusi secara terbuka, kami harap masyarakat bisa lebih terbuka pikiran dan hatinya.୨♡୧ New episode drops every Thursday! ୨♡୧☆ Jangan lupa follow & Subscribe kami ☆ https://www.instagram.com/cauldroncontent/ https://www.youtube.com/playlist?list=PLZ3JpwVKQYqY6XA9E0ufQ6gWBL6H__NYw ☆ Dengarkan juga podcast kami ☆ https://open.spotify.com/show/6pHdBM4Jr0JMwBvbVCMiQI?si=cc66a009ea964c3a&nd=1&dlsi=4f0c2d2242694a34 https://podcasts.apple.com/id/podcast/uncensored-with-andini-effendi/id1627192280 ☆ Host Andini Effendi ☆ https://www.instagram.com/andinieffendi/☆Js. Kristan ☆ https://www.instagram.com/kris_tan_☆ Wardrobe by Lanivatti ☆ https://www.instagram.com/lanivatti_official/☆ Location at pita ☆ https://www.instagram.com/collectionsbypita—Time stamp 00.00 Intro 04.35 Perbedaan Konghucu dan Buddhisme yang Jarang Dibahas05.40 Cengli, Cingcai, Cuan15.30 Pemahaman tentang Konghucu20.20 Cerita di Balik Cina Benteng28.43 9 Naga Itu 9 Cacing39.20 Makna di Balik Ritual Konghucu46.58 Konghucu Belum Punya Dirjen50.58 Afterlife dalam Konghucu57.05 Indonesia Krisis Sosok Teladan

Renungan Anak GKY Mabes
Bukti Tentang Siapa Yesus (19 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 18, 2026 5:09


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Bukti Tentang Siapa YesusDiambil dari: Yohanes 18:4–5  “Maka Yesus, yang tahu semua yang akan menimpa diri-Nya, maju ke depan dan berkata kepada mereka: ‘Siapakah yang kamu cari?' Jawab mereka: ‘Yesus dari Nazaret.' Kata-Nya kepada mereka, ‘Akulah Dia.' Yudas yang menghianati Dia berdiri juga di situ bersama mereka.”Wonder Kids, pada zaman Tuhan Yesus, orang-orang Yahudi sudah lama menantikan Mesias, yaitu Raja dan Juruselamat yang dijanjikan Allah. Mereka membaca Kitab Suci dan menunggu kapan janji itu digenapi. Tetapi saat Yesus datang, tidak semua orang mau percaya kepada-Nya. Ada yang mengira Yesus hanya guru yang baik. Ada yang menganggap Yesus hanya nabi. Ada juga yang menolak-Nya sama sekali.Mengapa begitu? Karena banyak orang ingin menentukan sendiri siapa Yesus menurut pikiran mereka. Mereka tidak mau sungguh-sungguh melihat semua bukti tentang Yesus. Padahal, kalau kita memperhatikan hidup Yesus, perkataan-Nya, mujizat-Nya, cara-Nya mengasihi orang, dan bagaimana Ia menggenapi janji-janji Allah, kita bisa melihat bahwa Yesus bukan orang biasa. Yesus adalah Anak Allah yang datang ke dunia.Yesus tidak datang sambil berkata sembarangan, “Percaya saja pada-Ku.” Sebaliknya, hidup Yesus penuh dengan bukti. Ia mengajar dengan kuasa, melakukan mujizat, mengampuni dosa, menggenapi nubuat, lalu akhirnya rela mati dan bangkit. Semua itu menunjukkan identitas-Nya. Jadi, untuk mengenal siapa Yesus sebenarnya, kita tidak cukup hanya mendengar pendapat orang. Kita harus melihat kepada Yesus sendiri seperti yang dinyatakan dalam firman Tuhan.Dalam Yohanes 18, saat orang-orang datang menangkap Yesus, Yesus justru maju ke depan. Ia tahu apa yang akan terjadi pada-Nya. Ia tidak lari. Ia tidak bersembunyi. Itu menunjukkan bahwa Yesus sungguh tahu siapa diri-Nya dan sungguh datang untuk menjalankan rencana Bapa. Yesus bukan korban yang bingung. Yesus adalah Juruselamat yang dengan rela menyerahkan diri-Nya bagi kita.Wonder Kids, kadang-kadang orang di sekitarmu bisa punya banyak pendapat tentang Yesus. Tetapi pertanyaan yang paling penting bukan “Kata orang siapa Yesus itu?” melainkan “Menurutmu, siapakah Yesus?” Apakah kamu hanya tahu tentang Yesus? Ataukah kamu sungguh percaya bahwa Dia adalah Tuhan dan Juruselamatmu?Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ambil waktu sebentar dan katakan kepada Tuhan, “Tuhan Yesus, tolong aku mengenal Engkau bukan hanya dari kata orang, tetapi dari firman-Mu. Aku mau sungguh percaya kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau menunjukkan dengan jelas siapa diri-Mu. Tolong aku supaya tidak bingung oleh pendapat orang, tetapi sungguh mengenal Engkau melalui firman-Mu dan percaya bahwa Engkaulah Tuhan dan Juruselamatku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus tidak perlu dibuat cocok dengan pendapat manusia, karena Dia sudah menunjukkan dengan jelas bahwa Dia adalah Anak Allah dan Juruselamat dunia. Tuhan Yesus memberkati.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 15 Juni 2026 - Mohon dimampukan Tuhan untuk mendidik Anak

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 15, 2026 5:01


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 15 Juni 2026Bacaan: Adapun anak-anak lelaki Eli adalah orang-orang dursila; mereka tidak mengindahkan TUHAN." (1 Samuel 2:12)Renungan: Setiap anak memiliki karakter dan sifat yang khas. Itu betul. Namun sifat anak kita menjadi seperti apa, itu sangat tergantung bagaimana kita mendidik dan mengajarnya. Jangan berkata, "Anak saya memang bawaannya seperti itu." Sifat dan karakter anak kita tidak bertumbuh dengan sendirinya, kitalah yang menentukan seperti apa sifat dan karakter anak kita. Ibarat kertas kosong, kitalah yang mengisi atau melukis kehidupan anak-anak kita dengan nilai-nilai kehidupan yang kita tanamkan kepadanya sejak dini. Mengapa seorang anak minder dan tidak percaya diri? Apakah karena bawaan? Tidak! Karena orang tuanya tidak memberinya semangat dan penghargaan. Mengapa ada anak yang pelitnya luar biasa? Karena orang tuanya tidak pernah mengajar dan memberi contoh bagaimana memberi dan berbagi. Mengapa ada anak yang pengecut? Karena kita selalu membelanya, tidak peduli benar atau salah. Mengapa ada anak yang selalu berusaha cari perhatian? Karena kita tidak cukup memberi perhatian dan kasih sayang kepadanya. Mengapa ada anak yang selalu mengeluh? Karena kita tak mengajarnya untuk selalu bersyukur. Mengapa Hofni dan Pinehas yang adalah anak seorang imam justru menjadi anak-anak dursila? Karena imam Eli ayahnya tidak mendidiknya dengan benar. Imam Eli terlalu lembek, acuh, dan tak tegas dalam mendidik anak-anaknya. Bandingkan dengan Timotius yang hidup dalam didikan iman, baik oleh ibu dan neneknya. Bagaimana cara kita mendidik anak, itulah yang membuat perbedaan, akankah kita melahirkan anak-anak hebat dengan karakter yang kuat, ataukah kita akan melahirkan anak-anak gampang dengan karakter buruk? Jika anak kita bertumbuh dengan karakter yang buruk, pertama-tama yang patut disalahkan bukanlah anak kita tapi justru kita sebagai orang tua. Mengapa? Karena tanggung jawab dalam mendidik anak sepenuhnya ada di tangan kita. Kita tidak bisa membiarkan anak kita bertumbuh dengan sendirinya, lalu berharap bahwa anak kita bertumbuh menjadi anak hebat dengan karakter yang hebat pula. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kuasa penuh untuk mendidik anak-anak yang Kau percayakan padaku, sehingga aku dapat mendidik mereka menjadi anak-anak yang memiliki karakter seperti Engkau. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 16 Juni 2026 - Dia selalu peduli kepada kita

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 15, 2026 5:22


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 16 Juni 2026Bacaan: Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada "Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?" (Markus 4:38)Renungan: Ada satu pertanyaan, "Kapan seseorang dikatakan tidak peduli?" Jawabnya adalah, "Ketika ia tidak mau tahu dengan apa yang terjadi, la menolak memahami, ia acuh, dan menganggap orang lain tidak penting." Orang yang tak peduli juga egois dan memikirkan dirinya sendiri. Sikap seperti itu tentu sangat jauh dari karakter Yesus. Namun, Alkitab mencatat bahwa setidaknya dua kali Yesus dituduh sebagai pribadi yang tidak peduli. Mereka yang mengatakan demikian adalah orang-orang terdekat-Nya. Yang pertama adalah para murid-Nya sendiri. Ketika badai menerjang perahu mereka dan Yesus tidur di buritan, para murid membangunkan-Nya dan menyebut-Nya tidak peduli (Mrk. 4:38). Yang kedua adalah Marta. Meski tidak termasuk ke dalam 12 murid, Marta adalah salah satu sahabat terdekat Yesus. Saat itu, Marta kerepotan menjamu para murid dan ia merasa kesal karena melihat Maria, saudarinya, hanya duduk mendengarkan Yesus mengajar. la menyebut Yesus tidak peduli melihat dirinya repot sementara Maria tidak membantunya (Luk. 10:40). Mengapa mereka bisa berpikir Yesus tak peduli? Di mata para murid, mereka merasa Yesus hanya peduli diri-Nya sendiri karena tetap tidur saat semuanya sibuk menguras perahu yang kemasukan air. Di mata Marta, Yesus tidak menganggap penting susah payah Marta dalam menjamu para tamunya itu. Respons Yesus terhadap tuduhan itu memberi alasan sebenarnya. Kekhawatiran (Luk. 10:41) dan ketakutan (Mrk. 4:40) membuat mereka merasa Yesus seolah tidak peduli. Demikian juga ketika kita merasa Tuhan diam saja, ketika kita merasa Tuhan bahkan tidak peduli pada kita. Daripada menuduh Dia, periksalah diri kita. Bukankah kekhawatiran dan ketakutan kita yang bicara demikian? Kekhawatiran sering kali muncul karena kita tidak mengenal Tuhan dengan benar. Karena itulah, Yesus berkata, daripada khawatir, carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya (Mat. 6:33). Orang yang tidak mengenal Allah akan sibuk dengan kekhawatirannya (Mat. 6:31-32). Namun, ketika kita benar-benar mengenal Allah, kita tahu bahwa la tidak akan membiarkan kita. Kita juga akan bisa melihat apa yang ada di hadapan kita dengan cara yang benar. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, lepaskanlah aku dari rasa ketakutan dan kekhawatiran yang menyebabkan aku meragukan kuasa-Mu. Tambahkan imanku sehingga aku percaya bahwa Engkau lebih besar dari ketakutan dan kekhawatiranku. Amin. (Dod).

AWR Indonesian - Daily Devotional
Menyebarkan pekabaran kesehatan - 02

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Jun 14, 2026 6:31


Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Abdullah Zaen M.A - Live Mengapa Berkurban - Ustadz Abdullah Zaen, Lc.,M.A

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Jun 14, 2026 97:56


Ustadz Abdullah Zaen M.A - Live Mengapa Berkurban - Ustadz Abdullah Zaen, Lc.,M.A

Renungan Anak GKY Mabes
Berputar-putar dalam Alasan (15 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 14, 2026 4:21


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Berputar-putar dalam AlasanDiambil dari: Yohanes 8:28  “Maka kata Yesus: ‘Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia, dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku.'”Wonder Kids, kadang-kadang ada orang yang berkata, “Aku tidak mau percaya Alkitab, karena Alkitab memakai Alkitab untuk membuktikan dirinya sendiri.” Maksudnya, mereka merasa itu seperti berputar-putar. Seolah-olah kita berkata, “Alkitab benar karena Alkitab berkata begitu.” Memang, kalau hanya begitu saja, itu kurang kuat.Tetapi sebenarnya, saat kita percaya Alkitab, kita tidak hanya melihat satu ayat lalu langsung selesai. Kita melihat banyak hal bersama-sama. Kita melihat bahwa Alkitab ditulis dalam sejarah yang nyata. Kita melihat nama tempat, tokoh, dan peristiwa yang cocok dengan kenyataan. Kita melihat bagaimana berita tentang Yesus muncul sangat awal. Kita juga melihat banyak kesaksian dari luar Alkitab yang menolong kita mengetahui bahwa Yesus sungguh hidup.Jadi, kita tidak percaya secara buta atau asal percaya. Kita punya alasan untuk percaya. Tetapi kita juga harus ingat bahwa pada akhirnya, mengenal Yesus bukan hanya soal menang debat. Banyak orang melihat bukti, tetapi tetap tidak mau percaya. Mengapa? Karena masalahnya bukan hanya di kepala, tetapi juga di hati.Dalam Yohanes 8:28, Yesus berkata bahwa orang akan tahu siapa Dia ketika mereka melihat apa yang Yesus lakukan dan bahwa Ia datang dari Bapa. Artinya, Yesus tidak asal bicara. Seluruh hidup, perkataan, dan karya-Nya menunjukkan siapa Dia sebenarnya. Jadi saat kita bertanya, “Bagaimana kita tahu Yesus itu benar?” kita melihat kepada seluruh diri Yesus, bukan hanya satu kalimat saja.Wonder Kids, ini mengajarkan kita dua hal. Pertama, kita boleh belajar dan mencari alasan yang benar untuk percaya. Kedua, kita juga perlu hati yang mau tunduk kepada Tuhan. Orang yang sombong bisa terus mencari alasan untuk menolak. Tetapi orang yang rendah hati akan mau datang kepada Yesus dan berkata, “Tuhan, tolong aku mengenal kebenaran-Mu.”Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau kamu punya pertanyaan tentang mengapa Alkitab dapat dipercaya, coba tuliskan satu pertanyaanmu lalu tanyakan kepada guru Sekolah Minggu, orang tua, atau pembimbing rohanimu.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tidak menyuruhku percaya dengan asal-asalan. Tolong aku supaya mau belajar dengan sungguh-sungguh dan juga punya hati yang rendah untuk percaya kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: iman kepada Yesus bukan asal percaya, tetapi percaya dengan alasan yang benar dan hati yang mau tunduk kepada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A - Mengapa Ibnu Taimiyah Sering Diserang Inilah Faktanya Ustadz Nidlol Masyhud & Ustadz Ammi

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Jun 14, 2026 28:04


Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A - Mengapa Ibnu Taimiyah Sering Diserang Inilah Faktanya Ustadz Nidlol Masyhud & Ustadz Ammi

AWR in Indonesian - Renungan Harian
Menyebarkan pekabaran kesehatan - 02

AWR in Indonesian - Renungan Harian

Play Episode Listen Later Jun 14, 2026 6:31


Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus dan Berita Salib (14 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 13, 2026 4:24


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus dan Berita SalibDiambil dari: 1 Korintus 1:18  “Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.”Wonder Kids, ada orang yang menolak berita tentang Yesus di kayu salib. Mereka berpikir, “Mana mungkin keselamatan datang dari seseorang yang mati di salib?” Bagi mereka, salib terlihat lemah, memalukan, dan aneh. Karena itu, mereka merasa cerita tentang Yesus tidak masuk akal.Memang, kalau dilihat hanya dengan pikiran manusia, salib bisa terlihat seperti kekalahan. Orang mungkin berpikir bahwa seorang raja seharusnya menang dengan kekuatan besar, bukan dengan mati. Tetapi justru di situlah cara kerja Allah yang luar biasa. Yesus datang bukan untuk menyelamatkan manusia dengan pedang atau kekuasaan dunia, tetapi dengan menyerahkan diri-Nya untuk menanggung dosa kita.Firman Tuhan dalam 1 Korintus 1:18 berkata bahwa berita salib adalah kebodohan bagi orang yang tidak percaya. Tetapi bagi orang yang diselamatkan, berita itu adalah kekuatan Allah. Mengapa? Karena di kayu salib, Yesus melakukan apa yang tidak bisa kita lakukan sendiri. Kita tidak bisa membersihkan dosa kita. Kita tidak bisa menyelamatkan diri kita sendiri. Tetapi Yesus bisa. Yesus mati menggantikan kita supaya kita diampuni dan diperdamaikan dengan Allah.Wonder Kids, salib memang bukan cerita yang membuat orang berkata, “Wah, hebat seperti pahlawan super!” Salib adalah berita tentang kasih yang rela berkorban. Salib menunjukkan betapa seriusnya dosa kita, tetapi juga betapa besar kasih Tuhan kepada kita. Yesus rela menanggung penderitaan supaya kita bisa hidup.Kadang-kadang orang ingin Yesus yang hebat menurut dunia: kuat, terkenal, dan menang dengan cara yang kelihatan megah. Tetapi Yesus datang dengan jalan salib. Dan justru karena itulah kita punya keselamatan yang sejati. Salib bukan kelemahan Tuhan. Salib adalah jalan keselamatan yang penuh kuasa.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ucapkan kepada Tuhan, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau rela mati di kayu salib untuk menanggung dosaku. Tolong aku menghargai kasih-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena berita salib adalah kabar keselamatan bagiku. Tolong aku supaya tidak malu pada salib-Mu, tetapi percaya bahwa di sanalah Engkau menunjukkan kasih dan kuasa-Mu yang besar. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: salib mungkin terlihat lemah bagi dunia, tetapi bagi anak-anak Tuhan, salib adalah bukti kasih dan kekuatan Allah yang menyelamatkan. Tuhan Yesus memberkati.

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc - 6 Sebab Mengapa Sulit Bagi Kita Menerima Hidayah - Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Jun 13, 2026 49:16


Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc - 6 Sebab Mengapa Sulit Bagi Kita Menerima Hidayah - Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Rejecting restrictions on human rights defenders: Why public must monitor revision of Human Rights Law - Menolak Pembatasan Pembela HAM: Mengapa Publik Harus Mengawal Revisi UU HAM

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jun 12, 2026 18:58


The Indonesian government is currently rolling out the process of revising the Human Rights Law that has been going on for more than a year. - Pemerintah Indonesia saat ini tengah menggulirkan proses revisi UU HAM yang telah berjalan selama lebih dari satu tahun.

SLC Marketing Inc.
Capek Marah-Marah ke Tim Sales? Mungkin Training-Nya yang Perlu Diaudit

SLC Marketing Inc.

Play Episode Listen Later Jun 12, 2026 6:21


Apakah omset bisnis Anda baru jalan kalau Anda turun tangan langsung mengawasi tim sales? Jangan-jangan, masalahnya bukan pada tim Anda, melainkan sistem training yang belum matang.Di episode kali ini, kita akan mengupas tuntas:- Mengapa banyak bisnis gagal membangun tim sales yang mandiri.- Bagaimana Sales Audit bisa membongkar akar masalah performa tim Anda.- 3 pilar penting dalam menyusun kurikulum sales yang terbukti mencetak profit, loyalitas pelanggan, dan kemampuan problem solving berbasis data.Wajib didengar untuk para Business Owner, CEO, dan Sales Manager yang ingin punya tim proaktif tanpa harus selalu disuapi! Tekan tombol Play sekarang.

Helmy Yahya Bicara
Saat Ini Indonesia Mengalami Defisit Intelektual, Moral dan Spritual - Sudirman Said

Helmy Yahya Bicara

Play Episode Listen Later Jun 12, 2026 45:02


Mengapa banyak orang menganggap politik dan orang baik seperti dua dunia yang terpisah? Mengapa figur-figur yang memiliki integritas, kompetensi, dan rekam jejak profesional justru sering tidak menjadi pilihan utama dalam lingkaran kekuasaan dan birokrasi pemerintahan?Dalam episode kali ini, Sudirman Said berbagi pandangannya tentang kondisi politik Indonesia, tantangan regenerasi kepemimpinan nasional, hingga pentingnya menghadirkan lebih banyak teknokrat dan pemimpin berintegritas dalam ruang-ruang pengambilan keputusan.Kami juga membahas paradoks yang sering terjadi di Indonesia: ketika pendidikan, kompetensi, dan portofolio menjadi syarat utama untuk memasuki dunia kerja, namun dalam praktiknya masih banyak posisi strategis yang tidak selalu diisi oleh orang yang memiliki keahlian sesuai bidangnya.Bagi Sudirman Said, solusi jangka panjang untuk memperbaiki kualitas kepemimpinan bangsa adalah investasi pada pendidikan. Karena itu, ia mendirikan kampus di Tegal, tanah kelahirannya, sebagai bentuk kontribusi nyata untuk membuka akses pendidikan dan memajukan generasi muda di daerah.Tak hanya itu, melalui Institut Harkat Negeri (IHN), Sudirman Said juga menginisiasi berbagai program pengembangan kepemimpinan, termasuk pemberian beasiswa dan program Tri Sector Leadership Bootcamp, yang dirancang untuk membekali calon-calon pemimpin masa depan dengan perspektif lintas sektor: pemerintahan, bisnis, dan masyarakat sipil.Apakah politik memang bukan tempat bagi orang baik? Ataukah justru Indonesia membutuhkan lebih banyak orang baik untuk terlibat dan memimpin?Saksikan perbincangan lengkapnya dalam episode ini.

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus dan “Secret Mark” (13 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 12, 2026 4:23


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus dan “Secret Mark”Diambil dari: Yohanes 14:1  “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.”Wonder Kids, kadang-kadang ada orang yang berkata, “Mungkin ada kitab rahasia tentang Yesus yang menunjukkan bahwa Yesus sebenarnya tidak seperti yang diajarkan Alkitab.” Salah satu hal yang pernah dibicarakan orang adalah tulisan yang disebut “Secret Mark.” Ada yang menganggap tulisan ini sangat penting, bahkan lebih benar daripada Injil Markus yang ada di Alkitab.Tetapi setelah diteliti, ternyata tidak ada bukti kuat bahwa tulisan itu sungguh asli dan bisa dipercaya. Bahkan banyak ahli justru meragukannya. Jadi, kita tidak punya alasan yang kuat untuk percaya bahwa ada “rahasia besar” tentang Yesus yang tersembunyi lalu baru ditemukan belakangan.Nah, ini penting, Wonder Kids. Kadang-kadang sesuatu yang terdengar misterius atau rahasia memang bisa membuat orang penasaran. Tetapi tidak semua yang terdengar heboh itu benar. Tuhan tidak membangun iman kita di atas gosip, cerita aneh, atau dokumen yang tidak jelas. Tuhan memberi kita firman-Nya yang kokoh dan dapat dipercaya.Yang kita tahu dengan jelas adalah ini: ada banyak bukti yang kuat bahwa Injil-injil dalam Alkitab dapat dipercaya. Di sanalah kita belajar bahwa Yesus sungguh hidup, sungguh mati di kayu salib untuk dosa kita, dan sungguh bangkit. Jadi kita tidak perlu gelisah saat ada orang membawa cerita-cerita aneh tentang Yesus. Kita bisa tetap tenang dan berpegang pada firman Tuhan.Firman Tuhan dalam Yohanes 14:1 berkata, “Janganlah gelisah hatimu.” Mengapa? Karena Yesus sendiri meminta kita percaya kepada-Nya. Saat dunia penuh suara yang membingungkan, kita tidak perlu panik. Kita tetap bisa berkata, “Aku mau percaya kepada Yesus yang dinyatakan dalam firman Tuhan.”Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau kamu mendengar hal yang membuatmu bingung tentang Tuhan atau Alkitab, jangan langsung takut. Katakan kepada orang dewasa yang bisa membimbingmu, lalu berdoalah, “Tuhan, tolong aku tetap berpegang pada firman-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena firman-Mu benar dan dapat dipercaya. Tolong aku supaya tidak mudah bingung oleh hal-hal yang aneh atau menakutkan, tetapi tetap percaya kepada-Mu dengan hati yang tenang. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kamu tidak perlu takut pada cerita yang membingungkan, karena firman Tuhan tetap kokoh dan Yesus tetap dapat dipercaya. Tuhan Yesus memberkati.

Keluar Sekejap
EP10 #SembangKS | Krisis Negeri Sembilan, Duduk Semeja dan Penceraian Pembangkang

Keluar Sekejap

Play Episode Listen Later Jun 11, 2026 27:50


Negeri Sembilan tiba-tiba membubarkan DUN pada lewat malam. Pada masa yang sama, krisis takhta melibatkan Undang, Yang Dipertuan Besar dan sistem Adat Perpatih semakin rumit dengan campur tangan mahkamah, politik dan pelbagai tafsiran perlembagaan.Dalam episod kali ini, kami cuba merungkai:▪️ Apa sebenarnya yang berlaku dalam krisis Negeri Sembilan?▪️ Kenapa DUN dibubarkan secara mengejut?▪️ Apa maksud sistem Undang, Luak dan Adat Perpatih?▪️ Mengapa isu "duduk semeja dengan DAP" menjadi polemik di Johor?▪️ Apa kesan perpecahan terbaru antara PAS dan Bersatu terhadap masa depan pembangkang?Di sebalik segala drama politik, persoalan paling penting masih belum terjawab — KENAPA?Ketika rakyat berdepan cabaran ekonomi, kos sara hidup dan ketidaktentuan masa depan, adakah politik negara sedang dipandu oleh prinsip dan dasar, atau sekadar percaturan kuasa?

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
Alasan Sebenarnya Kenapa Pelanggan Membeli!

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later Jun 11, 2026 6:18 Transcription Available


Send us Fan MailBanyak bisnis percaya pelanggan membeli karena harga, fitur, atau kualitas produk.Namun kenyataannya, pelanggan membeli karena mereka memiliki masalah yang ingin diselesaikan.Dalam episode Indonesia Digital Marketing Podcast kali ini, Ryan Kristo membahas salah satu konsep terpenting dalam StoryBrand: Problem. Anda akan memahami mengapa masalah pelanggan menjadi fondasi dari marketing yang efektif.Dalam episode ini Anda akan belajar:✅ Kenapa pelanggan membeli✅ 3 jenis masalah dalam StoryBrand✅ Perbedaan masalah eksternal, internal, dan filosofis✅ Cara membuat pesan marketing yang lebih relevan✅ Mengapa memahami masalah pelanggan meningkatkan trust dan conversionJika Anda ingin memperjelas pesan marketing bisnis Anda dan memahami pelanggan dengan lebih baik, Anda bisa langsung book sesi konsultasi dengan Ryan Kristo di

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus dan Agama-Agama Misteri (12 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 11, 2026 3:54


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus dan Agama-Agama MisteriDiambil dari: 1 Timotius 3:16  “Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: ‘Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, yang dibenarkan dalam Roh, yang dilihat oleh malaikat-malaikat, yang diberitakan di antara bangsa-bangsa, yang dipercayai di dalam dunia, yang terangkat dalam kemuliaan.'”Wonder Kids, ada orang yang berkata bahwa kekristenan cuma meniru cerita-cerita dari agama lain pada zaman Romawi. Mereka bilang, “Kan ada juga cerita tentang dewa-dewa dan hal-hal ajaib. Jadi mungkin cerita tentang Yesus juga cuma mirip begitu.” Kedengarannya mungkin pintar, tetapi ternyata tidak tepat.Mengapa? Karena cerita-cerita dalam agama-agama misteri itu sangat berbeda dengan berita tentang Yesus. Banyak cerita mereka berhubungan dengan alam, musim, atau dongeng tentang dewa-dewa. Tetapi berita tentang Yesus bukan dongeng seperti itu. Berita tentang Yesus berbicara tentang Pribadi yang sungguh hidup dalam sejarah. Yesus lahir, hidup di dunia ini, mati di kayu salib, bangkit, lalu diberitakan kepada bangsa-bangsa. Ini bukan cerita yang dibuat untuk mengikuti kebiasaan agama lain.Selain itu, para pengikut Yesus pertama adalah orang-orang Yahudi yang sangat percaya kepada Allah yang esa. Mereka tidak gampang mencampur iman mereka dengan cerita-cerita dewa kafir. Justru mereka memberitakan bahwa Yesus adalah penggenapan rencana Allah yang sudah dijanjikan dalam firman Tuhan. Jadi kekristenan tidak meminjam inti beritanya dari agama misteri. Berita Injil berdiri sendiri, unik, dan benar.Firman Tuhan dalam 1 Timotius 3:16 menunjukkan betapa mulianya berita tentang Yesus. Yesus menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia. Ia datang ke dunia ini, diberitakan, dipercayai, lalu terangkat dalam kemuliaan. Ini adalah kabar besar tentang karya keselamatan Allah, bukan cerita khayalan manusia.Wonder Kids, kadang-kadang orang mencoba membuat Yesus terlihat biasa saja, seolah-olah sama dengan semua cerita lain. Tetapi kita harus ingat: Yesus berbeda. Yesus bukan tokoh dongeng. Yesus adalah Tuhan yang benar-benar datang untuk menyelamatkan manusia berdosa. Karena itu, kita tidak perlu bingung saat mendengar tuduhan-tuduhan seperti itu. Kita bisa tetap percaya bahwa Injil adalah kabar yang benar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Juruselamat yang sejati, bukan cerita buatan manusia. Tolong aku percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh datang ke dunia ini untuk menyelamatkanku. Tolong aku supaya tidak bingung oleh perkataan orang lain, tetapi tetap percaya bahwa Injil adalah kebenaran. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus tidak sama dengan dongeng atau cerita agama lain, karena Yesus adalah Juruselamat yang sejati dan kabar tentang-Nya adalah kebenaran. Tuhan Yesus memberkati.

Podcast #KesejahteraanHewan Animal Welfare Indonesia
Eps 96 - SEKOLAH RAMAH HEWAN: APA DAN MENGAPA INI PENTING?

Podcast #KesejahteraanHewan Animal Welfare Indonesia

Play Episode Listen Later Jun 11, 2026 8:49


Episode #AnimalWelfareIndonesia dari podcast #KesejahteraanHewan ini adalah Sekolah Ramah Hewan: Apa dan Mengapa ini Penting?adalah Karin Franken (Founder & CEOJAAN Domestic Foundation) membahas hal ini.video presentasi lengkap nya bisa kamu temukan di YouTube AnimalWelfareIndonesia:https://youtu.be/bqJ_wnfwkyI?si=YCStemAXvZp-wnlvYuk dengarkan Podcast #KesejahteraanHewan ini!Btw, semua podcast dan materi edukasi bisa dikunjungi di website www.animalwelfare.id dan email kami di education@animalwelfare.id, instagram kami di @animalwelfare_id.Sumber : Animal Welfare Indonesia Conference 2025 | Voice over opening & Closing: Eria Michelletti | Audio Editor: Tiwi

Helmy Yahya Bicara
Indonesia Masih Punya Harapan?! Dengerin Dukun Ekonomi Ini! | Helmy Yahya Bicara

Helmy Yahya Bicara

Play Episode Listen Later Jun 9, 2026 37:49


Mengapa nilai tukar rupiah terus tertekan? Mengapa investor asing mulai menarik dananya dari Indonesia? Dan benarkah dolar AS bisa menembus Rp22.000?Dalam episode kali ini, kami berbincang bersama Prof. Ferry untuk membedah kondisi ekonomi Indonesia yang tengah menghadapi berbagai tantangan. Mulai dari pelemahan rupiah terhadap dolar AS, penurunan IHSG, menurunnya kepercayaan investor asing, hingga berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai berubah-ubah dan menimbulkan ketidakpastian di pasar.Prof. Ferry menjelaskan bagaimana sentimen pasar bekerja, mengapa konsistensi kebijakan sangat penting bagi dunia usaha dan investasi, serta risiko yang dapat dihadapi Indonesia apabila kepercayaan investor terus melemah. Apakah Indonesia sedang menghadapi krisis? Ataukah ini justru menjadi momentum untuk melakukan perbaikan fundamental ekonomi?Simak analisis lengkap, data, dan proyeksi ekonomi yang jarang dibahas secara mendalam di media arus utama.Apa pendapat Anda? Apakah ekonomi Indonesia sedang baik-baik saja, atau ada tanda-tanda yang perlu diwaspadai? Tulis pendapat Anda di kolom komentar.

Renungan Anak GKY Mabes
Apakah Yesus Hanya Pembuat Keajaiban? (10 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 9, 2026 3:39


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Apakah Yesus Hanya Pembuat Keajaiban? Diambil dari: Lukas 11:20   “Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.”Wonder Kids, pada zaman dahulu memang ada orang-orang yang dianggap bisa melakukan hal-hal aneh atau luar biasa. Karena itu, ada orang yang mencoba berkata bahwa Yesus mungkin hanya seperti salah satu dari mereka. Tetapi kalau kita melihat lebih teliti, Yesus sama sekali tidak sama.Mengapa? Karena mujizat-mujizat Yesus berbeda. Yesus bukan hanya melakukan hal yang mengagumkan. Yesus menyembuhkan orang buta, orang lumpuh, orang sakit kusta, orang tuli, bahkan membangkitkan orang mati. Ia juga mengusir setan dengan kuasa Allah. Dan semua itu tidak dilakukan seperti tukang sulap atau orang yang mau pamer. Yesus melakukan semuanya dengan kuasa, otoritas, dan tujuan yang jelas.Yang paling penting, Yesus tidak pernah berkata bahwa kuasa itu berasal dari diri-Nya sebagai manusia biasa yang hebat. Yesus menunjukkan bahwa Ia datang dari Allah dan bahwa Kerajaan Allah sedang hadir melalui diri-Nya. Jadi mujizat Yesus bukan pertunjukan. Mujizat Yesus adalah tanda yang menunjukkan siapa Dia sebenarnya.Bayangkan, Wonder Kids, kalau ada orang yang bisa melakukan hal luar biasa, tetapi semua yang ia katakan tentang dirinya juga terbukti benar, itu berarti kita harus sungguh-sungguh memperhatikan dia. Nah, Yesus bukan hanya membuat orang kagum. Ia menyatakan bahwa Dia diutus oleh Bapa, bahwa kuasa Allah bekerja melalui-Nya, dan bahwa manusia harus percaya kepada-Nya.Jadi, Yesus bukan sekadar “pembuat keajaiban.” Yesus adalah Anak Allah yang berkuasa. Mujizat-mujizat-Nya menunjukkan bahwa Dia benar-benar Tuhan yang datang untuk menyelamatkan manusia dari dosa dan kuasa jahat.Wonder Kids, kadang-kadang orang bisa tertarik kepada Yesus hanya karena hal-hal luar biasa yang Dia lakukan. Tetapi Tuhan mau kita lebih dari itu. Tuhan mau kita percaya kepada siapa Yesus sebenarnya. Bukan hanya kagum pada kuasa-Nya, tetapi juga tunduk kepada-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, aku tidak mau hanya kagum kepada-Mu. Aku mau sungguh percaya bahwa Engkaulah Tuhan dan Juruselamatku.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau penuh kuasa dan Engkau datang dari Allah. Tolong aku supaya tidak hanya kagum pada mujizat-Mu, tetapi sungguh percaya dan taat kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan sekadar pembuat keajaiban, tetapi Anak Allah yang penuh kuasa dan layak dipercaya. Tuhan Yesus memberkati.

REFORMING LIFE
Kitab Kejadian: "Pada mulanya..."

REFORMING LIFE

Play Episode Listen Later Jun 7, 2026 62:13


Melihat latar belakang Kitab Kejadian, bagaimana ia ditulis dan bagaimana seharusnya ia dibaca. Mengapa sebagian orang melihatnya sebagai mitos, dan bagaimana pembaca mula-mula mengerti kitab ini.

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera
Mengapa Kita Dipanggil untuk Bersaksi Tentang Karya Nya

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera

Play Episode Listen Later Jun 7, 2026 5:49


Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!

SUARA PALMERAH
DEMI KESELAMATAN INDONESIA, KRITIK & SARAN HARUS DIMENANGKAN! - SATU MEJA THE FORUM

SUARA PALMERAH

Play Episode Listen Later Jun 5, 2026 48:43


Pro-kontra intensitas kunjungan luar negeri Presiden PrabowoSubianto di tengah terus melemahnya nilai tukar rupiah dan melebarnya defisit anggaran semakin meruncing. Kepekaan presiden atas kondisi ekonomi dalam negeri dipertanyakan.Bagaimana masyarakat sipil merespons ini? Mengapa seperti tidak ada kegelisahan atas kondisi saat ini?

Helmy Yahya Bicara
Memimpin Negara Besar, Asal bicara, Anak Muda Muak! (AS) - Dinna Prapto Raharja | Helmy Yahya Bicara

Helmy Yahya Bicara

Play Episode Listen Later Jun 3, 2026 44:26


Bagaimana jika negara adidaya dipimpin oleh sosok yang sering membuat pernyataan kontroversial dan keputusan yang mengguncang dunia? Dalam episode Helmy Yahya Bicara kali ini, Dinna Prapto Raharja mengupas tuntas gaya kepemimpinan Presiden AS Donald Trump yang kerap dianggap impulsif, penuh kejutan, dan mengandalkan komunikasi yang memecah opini publik.Mengapa banyak anak muda di Amerika mulai merasa jenuh dan skeptis terhadap pola kepemimpinan semacam ini? Apakah gaya komunikasi yang kontroversial justru menjadi kekuatan politik Trump, atau malah menjadi ancaman bagi demokrasi dan stabilitas global?Tak hanya membahas dinamika politik dalam negeri Amerika Serikat, podcast ini juga mengulas bagaimana kebijakan-kebijakan Trump berdampak langsung pada Indonesia.Saksikan pembahasan lengkapnya hanya di Helmy Yahya Bicara!

Renungan Anak GKY Mabes
Teka-Teki Arkeologi: Sensus (3 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 2, 2026 3:57


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Teka-Teki Arkeologi: SensusDiambil dari: Lukas 2:1  “Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia.”Wonder Kids, saat kita membaca kisah Natal, kita menemukan cerita tentang sensus, yaitu pendataan orang-orang oleh pemerintah. Karena sensus itulah Yusuf dan Maria pergi ke Betlehem. Tetapi ada orang yang bertanya, “Apakah sensus seperti itu benar-benar pernah terjadi? Mengapa orang harus pergi mendaftar?”Ternyata, dari catatan-catatan kuno, kita tahu bahwa pada zaman itu pemerintah memang sering melakukan sensus. Sensus dipakai untuk mengetahui jumlah penduduk, mengatur pajak, dan mengurus pemerintahan. Bahkan ada bukti bahwa dalam beberapa keadaan, orang memang diminta kembali ke tempat asal keluarganya untuk didaftarkan. Jadi, kisah yang ditulis Lukas bukan cerita aneh atau asal dibuat. Lukas menulis tentang hal yang cocok dengan dunia nyata pada zamannya.Ini penting, Wonder Kids, karena sekali lagi kita melihat bahwa Alkitab berdiri di dalam sejarah yang sungguh terjadi. Tuhan tidak bekerja di dunia dongeng. Tuhan bekerja di tengah kerajaan, kota, pemerintah, dan perjalanan manusia yang nyata. Bahkan sensus yang kelihatannya hanyalah urusan pemerintah dipakai Tuhan untuk membawa Yusuf dan Maria ke Betlehem, tepat seperti yang sudah Tuhan janjikan sebelumnya.Wah, ini indah sekali. Kadang-kadang ada hal dalam hidup kita yang kelihatannya biasa saja, bahkan merepotkan. Misalnya harus pergi ke suatu tempat, menunggu, ikut aturan, atau mengalami perubahan rencana. Tetapi Tuhan bisa memakai hal-hal biasa itu untuk menggenapi rencana-Nya. Sensus pada zaman itu bukan kebetulan. Tuhan memakainya supaya Yesus lahir di Betlehem, sesuai dengan firman-Nya.Jadi, saat kita membaca Alkitab, kita boleh percaya bahwa Tuhan sungguh memegang sejarah. Pemerintah, perjalanan, dan keputusan manusia tetap ada di dalam tangan Tuhan. Tidak ada yang terlalu besar atau terlalu kecil bagi-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat ada rencana hari ini yang berubah atau terasa merepotkan, jangan langsung mengeluh. Cobalah berdoa, “Tuhan, tolong aku percaya bahwa Engkau tetap bekerja dalam hal-hal biasa.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau memegang sejarah dan hidupku juga. Tolong aku untuk percaya bahwa Engkau tetap bekerja bahkan melalui hal-hal yang kelihatannya biasa atau tidak menyenangkan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan sanggup memakai hal-hal biasa dalam hidup untuk menjalankan rencana-Nya yang besar dan baik. Tuhan Yesus memberkati.

Pinter Politik
Cerdas Cermat & Sindrom Defensif Indonesia

Pinter Politik

Play Episode Listen Later May 29, 2026 6:37


Jawaban benar siswa SMA diberi nilai minus oleh juri MPR. Mengapa orang Indonesia begitu takut mengakui kesalahan?

Pinter Politik
Luhut-Sjafrie, Letjen Pangkat Legend

Pinter Politik

Play Episode Listen Later May 28, 2026 8:49


Pengaruh terbesar seorang perwira kadang baru terasa setelah seragamnya dilepas. Menariknya, seragam dengan bintang tiga di pundak atau kerah yang bukan tanda batas akhir karier. Sebagai penanda kematangan yang paling cair untuk dikonversi menjadi kekuasaan baru. Mengapa demikian?

C3 Reach Pemulihan Kupang
Seri 1 - Makna & Respon | Ps. Charles Bessie

C3 Reach Pemulihan Kupang

Play Episode Listen Later May 28, 2026 44:35


Dalam perjalanan pelayanan Yesus di dunia ini, ada lebih dari empat puluh perumpamaan yang Ia seberangkan. Dan dalam tiga setengah tahun pelayanan Yesus di dunia ini, Yesus melakukan tiga hal yaitu berkeliling, mengajar dan melakukan tanda mujizat yang selalu ia seberangkan dengan perumpamaan. Tidak gampang memaknai perumpamaan yang Yesus beri, apalagi konteks kita dengan konteks waktu jaman Yesus dan murid-murid terbentang jarak waktu yang sangat jauh. Tetapi dalam ke empat puluh perumpamaan yang Yesus beri ini, selalu ada satu tema yang Ia seberangkan yaitu tentang kerajaan Allah. Mengapa kerajaan Allah, sebab tujuan Yesus datang untuk menurunkan "raja-raja" yang menurut bangsa Israel, Yesus datang untuk memimpin bangsa Israel dan menjadi raja, tetapi justru Yesus datang untuk menurunkan pemahaman mereka tentang "raja" yang mereka maksud dalam kedatangan Yesus. Itu sebabnya Yesus selalu menyampaikan perumpamaan dengan selalu berpusat pada satu tema besar yaitu tentang kerajaan Allah. Banyak dari kita menaikan "raja-raja" kecil di hati kita, dan kemudian menurunkan Yesus dari takhta hati kita, lalu membiarkan hal-hal lain menjadi raja dan bertakhta atas hidup kita. Lalu bagaimana respon kita? Apakah setiap kita sudah memaknai setiap maksud atau tujuan yang Yesus taruh dalam hidup kita? Atau justru kita datang dan selalu punya pandangan dan perspektif lain sama seperti bangsa Israel? Responi bersama dalam firman Seri 1 - Makna & Respon | Ps. Charles Bessie. Gembala Senior Gereja C3 Reach Pemulihan Kupang. Selamat mendengarkan, silahkan dibagikan. Tuhan Yesus memberkati.

Radio Elshinta
Mengapa Rupiah Lebih Terpukul Dibanding Mata Uang Negara Tetangga?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later May 28, 2026 38:22


Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan setelah tercatat sebagai salah satu mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia dan Asia Tenggara. Di saat dolar Amerika Serikat memang masih kuat secara global, sejumlah mata uang negara tetangga seperti ringgit Malaysia, dolar Singapura, hingga baht Thailand justru mulai menunjukkan penguatan ataupun stabilitas. Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik, mengapa rupiah terlihat lebih terpukul dibanding negara-negara lain di kawasan? Apakah pelemahan ini murni dipengaruhi faktor global seperti kebijakan suku bunga Amerika Serikat dan ketegangan geopolitik dunia, atau ada persoalan domestik yang ikut memengaruhi kepercayaan pasar terhadap ekonomi Indonesia? Talk bersama Ekonom CORE Indonesia, Dipo Satria Ramli.

Renungan Anak GKY Mabes
Ketelitian Lukas: Lisanias (27 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 26, 2026 4:08


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Ketelitian Lukas: LisaniasDiambil dari: Lukas 3:1  “Dalam tahun yang kelima belas dari pemerintahan Kaisar Tiberius, ketika Pontius Pilatus menjadi wali negeri Yudea, Herodes raja wilayah Galilea, Filipus, saudaranya, raja wilayah Iturea dan Trakhonitis, dan Lisanias raja wilayah Abilene.”Wonder Kids, Lukas adalah penulis Alkitab yang sangat teliti. Ia sering menuliskan nama orang, tempat, dan waktu dengan jelas. Mengapa? Karena Lukas ingin menunjukkan bahwa apa yang ia tulis benar-benar terjadi dalam sejarah, bukan dongeng.Salah satu contohnya adalah saat Lukas menulis nama Lisanias. Dulu, ada orang yang mengira Lukas salah menulis. Mereka berpikir bahwa Lisanias yang dikenal dalam sejarah hidup pada zaman yang berbeda, jadi sepertinya Lukas keliru. Tetapi kemudian ditemukan bukti-bukti sejarah yang menunjukkan bahwa memang ada seorang Lisanias lain yang memerintah pada waktu yang cocok dengan catatan Lukas. Jadi, ternyata Lukas benar.Wah, ini penting sekali, Wonder Kids. Kadang-kadang orang bisa cepat berkata bahwa Alkitab salah, padahal mereka belum tahu semuanya. Penemuan-penemuan sejarah sering kali justru menolong kita melihat bahwa Alkitab sangat dapat dipercaya. Lukas menulis dengan hati-hati, dan Tuhan memakai ketelitian itu untuk menguatkan iman kita.Ini juga mengajarkan sesuatu untuk hidup kita. Tuhan peduli pada hal-hal kecil. Nama, waktu, dan tempat yang terlihat sepele ternyata penting. Begitu juga dalam hidupmu. Mungkin kamu merasa hal kecil yang kamu lakukan tidak penting, seperti berkata jujur, mengerjakan tugas dengan rapi, atau menaati orang tua dalam hal sederhana. Tetapi Tuhan melihat dan menghargai kesetiaan dalam hal-hal kecil.Kalau firman Tuhan begitu teliti dan dapat dipercaya, maka kita pun bisa datang kepada Alkitab dengan keyakinan. Saat kita membacanya, kita tidak sedang membaca cerita buatan, tetapi firman Tuhan yang benar dan kokoh.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Coba kerjakan satu tugas kecil hari ini dengan sungguh-sungguh dan teliti, lalu katakan dalam hatimu, “Tuhan, aku mau setia juga dalam hal-hal kecil.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena firman-Mu benar dan dapat dipercaya. Tolong aku untuk menghargai hal-hal kecil dan belajar setia seperti yang Engkau kehendaki. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan yang benar dalam hal-hal besar juga benar dalam hal-hal kecil, jadi firman-Nya selalu dapat dipercaya. Tuhan Yesus memberkati.

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
Mengapa Sebagian Besar Kampanye SEO Gagal dan Apa yang Tidak Akan Diberitahukan Agensi Anda

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later May 26, 2026 8:24 Transcription Available


Send us Fan MailBanyak bisnis sudah menjalankan berbagai aktivitas SEO, tapi hasilnya tetap tidak sesuai ekspektasi.Sudah update konten, sudah optimasi website, dan sudah bangun backlink.Tapi traffic tidak naik signifikan, leads tidak bertambah, dan bisnis tetap sulit berkembang dari organic search.Di episode ini, Ryan Kristo membahas kenapa banyak SEO campaign gagal, bukan karena SEO-nya tidak jalan, tetapi karena sering kali campaign dimulai dengan ekspektasi yang kurang realistis, strategi yang tidak jelas, dan fokus yang terlalu besar pada deliverables dibanding hasil bisnis. Anda akan memahami bagaimana seharusnya melihat SEO sebagai strategi jangka panjang yang selaras dengan tujuan bisnis, bukan sekadar daftar aktivitas marketing.

Radio Elshinta
Menyoroti pernyataan Presiden tentang praktik under invoicing dan under counting selama 34 tahun yang rugikan negara Rp15.400 trilyun, mengapa baru diungkap sekarang?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later May 23, 2026 12:50


Presiden mengungkap adanya dugaan praktik under invoicing dan under counting yang disebut telah berlangsung selama 34 tahun dan merugikan negara hingga Rp15.400 triliun. Pernyataan ini memunculkan pertanyaan publik, mengapa dugaan praktik sebesar itu baru diungkap sekarang? Sejumlah pihak menilai, pengungkapan ini harus diikuti dengan transparansi data, penegakan hukum, serta penjelasan menyeluruh agar tidak sekadar menjadi wacana, tetapi benar-benar membuka akar persoalan kebocoran penerimaan negara yang terjadi selama puluhan tahun.TALK :: Pakar Ekonomi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Gigih Prihantono & Pengamat Ekonomi, Irwan Ibrahim

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Inspirational Figure: Being a volunteer over two Idekade - Sosok Inspiratif: Menjadi relawan lebih dari dua dekade

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later May 21, 2026 12:26


This year Australia celebrates National Volunteer Week on 18-24 May 2026. Why do people like to volunteer? What are the benefits of being a volunteer? - Tahun ini Australia merayakan Pekan Relawan Nasional pada tanggal 18-24 Mei 2026. Mengapa orang suka menjadi relawan? Apa manfaat menjadi relawan?

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 21 Mei 2026 - Selalu rendah hati dan mengingat Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 20, 2026 5:03


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 21 Mei 2026Bacaan: "TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu." (Mazmur 5:4)Renungan: Seorang pemuda terbiasa berdoa pagi sebelum ia memulai aktivitasnya. Kebiasaan ini sudah dilakukannya sejak lama, karena sejak kecil ayahnya mendidiknya untuk bertindak begitu. Suatu hari pemuda itu pernah bertanya kepada sang ayah, "Mengapa harus berdoa terlebih dahulu?" "Berdoa menunjukkan kalau kita tidak sombong," jawab ayahnya. "Dengan berdoa kita juga menyatakan bahwa diri sendiri tidak sanggup menjalani hari tanpa pimpinan dan penyertaan Tuhan, ucapnya lagi" Sudah bukan rahasia lagi jika kehidupan di dunia ini tidak mudah untuk dijalani. Di dalamnya ada banyak tantangan dan pergumulan, sehingga bukankah suatu kesombongan jika kita menjalani hari tanpa melibatkan Tuhan? Alkitab mencatat bahwa Daud merupakan seorang yang berkenan di hati Tuhan (Kis. 13:22). Sebutan ini disematkan padanya, karena Daud tidak sombong. Pada waktu pagi Daud mengatur persembahan bagi Tuhan, yang artinya Daud memulai setiap hari dengan berdoa. Kitab Mazmur memuat salah satu doa yang dilayangkan Daud pada pagi hari. Di situ ia meminta pimpinan dari Tuhan, katanya, "Tuhan, tuntunlah aku dalam keadilan-Mu." (ay. 9a). la juga meminta penyertaan berupa pagar anugerah dan berkat (ay. 13). Tidak heran Daud dapat melewatkan setiap tantangan dengan kemenangan. la dapat mengatasi setiap pergumulan yang menerpanya. Berkaca dari pengalaman Daud tersebut, jika kita sering merasa frustasi boleh jadi penyebabnya adalah kesombongan diri sendiri. Begitu bangun tidur langsung sibuk dengan berbagai urusan, lupa akan Tuhan. Marilah kita menjadi pribadi yang rendah hati dengan berdoa terlebih dahulu sebelum memulai hari. Setiap sebelum memulai aktivitas, mari meminta pimpinan dan penyertaan Tuhan. Begitupun sebelum tidur malam, mari kembali berdoa. Kita bersyukur atas pimpinan dan penyertaan Tuhan sepanjang hari itu. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kerendahan hati di hadapan-Mu, sehingga aku selalu meluangkan waktu terbaikku untuk duduk tenang dan bercakap-cakap dengan-Mu melalui doa harianku. Amin. (Dod).

Pinter Politik
Fatamorgana “Fobia” Loreng-Loreng

Pinter Politik

Play Episode Listen Later May 18, 2026 15:33


Hangat isu pembekalan militer di beasiswa LPDP, Republik ini memanggil militer setiap krisis, tetapi sebagian kalangan selalu cemas pada kehadirannya. Mengapa demokrasi terbesar ketiga dunia belum selesai berdamai dengan “loreng-loreng”?

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 18 Mei 2026 - Mendidik dengan kasih

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 17, 2026 5:46


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 18 Mei 2026Bacaan: "Janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan." (Efesus 6:4)Renungan: Apakah hukuman secara fisik merupakan cara yang efektif untuk mendidik anak? Penelitian menunjukkan bahwa hukuman fisik ternyata cara yang kurang efektif. Bukan berarti hukuman secara fisik itu tidak perlu. Ada kalanya, kita memang harus memberikan disiplin atau hukuman secara keras jika anak kita sudah kelewatan. Memberikan hukuman itu boleh, tapi jadikanlah itu sebagai opsi terakhir. Bukan sedikit sedikit hajar, sedikit sedikit main hajar. Penelitian yang dilakukan oleh University of California di Los Angeles, menunjukkan bahwa 82 persen remaja yang dikirim ke penjara anak, akhimya melakukan kejahatan kembali, dan sering kali dengan kejahatan yang lebih berat dari sebelumnya. Mengapa bisa demikian? Salah seorang anak yang dimasukkan penjara pernah bercerita, "Saya dikurung di sel bersama-sama anak-anak lain yang lebih tua. Di sel itu, setiap anak bercerita tentang apa yang mereka telah lakukan dan bagaimana mereka tertangkap. Ini seperti kursus di bidang kejahatan." Hukuman pada kenyataannya tidak membuat jera. Sering kali kita frustrasi dengan anak kita yang sudah dihukum berulang kali tapi tidak pernah kapok, bahkan kenakalannya semakin menjadi-jadi. Jika hal itu yang terjadi, sudah saatnya kita melakukan pendekatan yang berbeda dalam mendidik anak kita. Bukan lagi dengan tongkat, tapi dengan kasih sayang. Bukan lagi dengan makian, tapi dengan perhatian. Bukan lagi dengan banyaknya kata-kata, tapi dengan teladan dan memberikan waktu secara khusus kepada anak kita. Pendekatan seperti ini sering kali lebih efektif dibandingkan dengan main rotan atau main hajar saja. Pendekatan seperti ini membuat anak sadar apakah perbuatannya benar ataukah perbuatannya salah. Mereka juga tidak hanya memandang orang tuanya sebagai penghukum tapi terlebih pembimbing mereka. Jika mereka punya kesadaran tentang apa yang benar dan apa yang salah, biasanya mereka akan mulai bertanggung jawab atas kehidupannya. Mereka mulai melakukan hal yang benar, bukan karena paksaan tapi karena kesadaran. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat untuk mendidik anak-anak yang Kau percayakanlah padaku, sehingga perkataanku penuh kuasa untuk menjadikan anak-anakku lebih baik dari sebelumnya. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 8 Mei 2026 - Mengampuni dan hadirkan damai di hati

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 7, 2026 5:04


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 8 Mei 2026Bacaan: "Bodohlah yang menyatakan sakit hatinya seketika itu juga, tetapi bijak, yang mengabaikan cemooh." (Amsal 12:16)Renungan: Biasanyasakit hati diawali rasa kecewa. Kadang perkataan yang mungkin tidak sengaja terucap dari orang terdekat sering membuat hati diri sendiri terluka. Umumnya, reaksi kebanyakan orang menanggapi rasa sakit itu adalah membalasnya secara spontan tanpa disengaja. Sebagian lagi ada yang membalasnya dengan halus tetapi terasa lebih menyakitkan bagi yang bersangkutan. Mungkin kebanyakan beranggapan membalaskan sakit hati seakan mengobati. Faktanya sebaliknya! Menyakiti kembali justru mendatangkan ketidaksejahteraan dalam hati, bahkan menimbulkan akar kepahitan yang sulit terobati. Dari berbagai kasus penyakit kronis yang sulit disembuhkan ternyata dapat berawal dari sakit hati yang sulit terobati. Mengapa? Sebab saat sakit hati tubuh kita meresponnya dengan melepaskan hormon kortisol yang membuat diri sendiri stres berkepanjangan. Sebaliknya, bila kita bisa mengelola dengan baik, bahkan mengabaikannya akan membawa pengaruh baik bagi diri sendiri. Saat kita melupakan dan mengabaikan sakit hati, kemudian menggantinya dengan melupakan dan berusaha bersukacita, hormon endorphin lebih banyak dikeluarkan oleh tubuh. Hormon endorphin membuat tubuh kita lebih imun, tahan terhadap serangan penyakit. Rasanya memang mustahil manusia tidak sakit hati. Namun bukan hal mustahil kita menyikapinya dengan benar. Contoh pengalaman Yusuf. Walau ia disakiti oleh saudara-saudaranya hingga berdampak hidupnya susah, Yusuf memilih untuk mengabaikannya kemudian belajar untuk memahami bahwa ada Tuhan yang adil kepada setiap orang. Jadi, daripada kita menyakiti diri sendiri dengan merespons secara negatif setiap cemooh yang terlontar dari mulut orang lain, alangkah bijaknya kita respons secara positif. Abaikan dan tidak membalasnya, kemudian bawa rasa sakit hati kita kepada Tuhan dengan mendoakan orang yang bersangkutan. Niscaya hidup kita diberkati. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, lepaskanlah rasa sakit hatiku terhadap seseorang yang telah mengecewakan hatiku. Aku mau mengampuninya agar hatiku bebas merdeka sehingga damai-Mu kembali menguasai hatiku. Amin. (Dod).

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #308: Yesus Diadili

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later May 3, 2026 12:38


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 308 (Matius 26:57-68): Yesus dibawa kepada Imam Besar, yaitu Kayafas. Kayafas memimpin pengadilan yang sangat penuh paradoks. Dia menjadi hakim untuk mengadili Hakim seluruh bumi! Yesus harus diadili karena Dia harus dijatuhi hukuman mati. Mengapa? 

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 29 April 2026 - Mengasihi Tuhan dan Sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 28, 2026 3:28


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 29 April 2026Bacaan: "Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa." (1 Petrus 4:8)Renungan: Suatu ketika seorang pria kebetulan sedang berlibur di kampung halaman ketika mendengar berita ini. Seorang wanita, ibu dari dua anak balita, ditemukan mati gantung diri. Kabarnya, ia memang jarang keluar rumah sejak suaminya pergi meninggalkannya tanpa kabar apa pun. Hari itu orang-orang sekampung murung. Pria itu ingat seorang sosiolog pernah mengatakan, jika ada seseorang yang melakukan bunuh diri, bukan hanya orang itu yang melakukan pembunuhan terhadap dirinya, melainkan seluruh kaum keluarga dan masyarakat di sekitarnya, bahkan kita semua turut berkontribusi. Apakah yang terjadi dalam masyarakat kita, sehingga ada orang yang merasa masalahnya begitu memalukan, sehingga dia harus diam-diam menanggungnya seorang diri? Mengapa ia merasa lebih baik mati daripada meminta pertolongan atau perlindungan? Mengapa dia dapat merasa begitu tidak layak untuk hidup? Mari kita memeriksa diri kita masing-masing. Apakah kita sudah mengasihi sesama kita seperti Tuhan mengasihi kita? Apakah kita sudah memberikan pertolongan yang dibutuhkan? Atau kita justru menghakimi orang-orang yang melakukan kesalahan? Apakah kita menunjukkan jalan keluar atau kita menghukum orang yang berdosa? Tuhan Yesus memberkati. DOA:Tuhan Yesus, ajarilah aku mengasihi seperti Engkau mengasihi aku, menutupi dosa-dosa ku, menebus dan menganugerahkan pengampunan, sehingga akupun dapat melakukannya kepada sesamaku. Amin. (Dod).

Pinter Politik
SBY, The Last Maverick Standing

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Apr 24, 2026 10:03


Di balik pesan netralitas TNI terhadap politik praktis, tersimpan peran langka seorang military maverick yang membentuk arah demokrasi Indonesia. Sebuah statemen yang menguak bahwa warisan SBY kiranya harus dipegang teguh dan mampu menjaga relasi sipil dan militer tetap seimbang. Mengapa demikian?

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 15 April 2026 - Baca Firman, Berdoa dan Bersaksi

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 14, 2026 6:08


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 15 April 2026Bacaan: "Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari." (Mazmur 119:97)Renungan: Suatu ketika ada seorang anak muda yang bertobat dan mulai menghadiri ibadah di gereja. Kemudian seseorang meletakkan tangan di atas bahunya sambil berkata, "Anak muda, ada tiga aturan yang dapat aku berikan kepadamu dan jika engkau berpegang pada peraturan itu maka engkau tidak akan kembali pada kehidupanmu yang lama." Orang itu pun berkata lagi, "Ambil waktu paling sedikit 15 menit setiap hari untuk mendengarkan apa yang Tuhan ingin katakan kepadamu, 15 menit untuk berbicara kepadaNya dan 15 menit untuk berbicara kepada orang lain mengenai Dia." Sebagai orang yang baru bertobat, ia sangat termotivasi dengan tiga aturan yang diberikan kepadanya dan saat itu juga ia memutuskan untuk berpegang pada ketiga aturan tersebut. Sejak hari itu dan hari-hari selanjutnya, ia melakukan ketiga aturan yang diberikan kepadanya dengan tekun. Salah satu bentuk ketaatannya pada aturan yang diberikan kepadanya adalah tekun berdiam diri di kaki Tuhan dan membaca firman-Nya. Ia memulai setiap hari dengan berdoa dan membaca firman Tuhan. Sebelum ia membaca surat dan surat kabar, ia selalu membaca Alkitab terlebih dahulu sehingga ia mendapatkan petunjuk dan penghiburan dari Tuhan setiap hari. Jika kita memperhatikan tiga aturan di atas, maka kita dapat menyimpulkannya dalam tiga hal yaitu, membaca Alkitab, berdoa dan bersaksi. Mengapa kita harus membaca Alkitab? Karena Tuhan rindu menyampaikan banyak hal kepada kita melalui firman-Nya. Jika kita ingin mendapatkan petunjuk, peringatan, kekuatan dan penghiburan dari-Nya setiap hari, maka kita harus membaca Alkitab. Begitu pula di dalam hal berdoa, sebagai orang percaya kita perlu berkomunikasi dengan Tuhan di dalam doa. Hubungan yang erat dengan-Nya akan menolong dan memampukan kita menghadapi kehidupan ini dengan ketabahan, kekuatan dan keyakinan yang diperbaharui setiap hari. Hal-hal ini tidak dapat kita peroleh begitu saja tanpa bergaul dengan Tuhan dan memberikan waktu bagi-Nya. Seberapa jauh kita telah belajar mendisiplinkan diri dalam hal berdoa dan membaca firman Tuhan? Kalau tontonan di tv, berita di internet, medsos, dan hobi lebih menarik hati kita daripada bersekutu dengan Tuhan di dalam doa dan pembacaan firman-Nya, kita harus mengadakan introspeksi. Demikian pula dengan bersaksi kepada orang lain tentang kasih Yesus yang telah menyelamatkan kita. Sudahkah kita menggunakan setiap kesempatan untuk memberitakan kasih-Nya? Coba renungkan, berapa banyak waktu yang kita gunakan untuk membicarakan berbagai hal yang tidak ada gunanya. Alangkah baiknya jika kita selalu menyediakan waktu untuk membicarakan kasih Yesus kepada orang lain sehingga mereka pun diberkati dan dapat mengenal Yesus. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kerinduan hatiku, yaitu semakin mengenal Engkau. Aku mau belajar mendisiplin diri untuk membaca firman-Mu, berdoa dan bersaksi. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 11 April 2026 - Berani bertindak mewujudkan mimpi

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 10, 2026 5:09


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 11 April 2026Bacaan: "Dalam tiap jerih payah ada keuntungan, tetapi kata-kata belaka mendatangkan kekurangan saja." (Amsal 14:23) Renungan: Dahulu kala di sebuah desa, hiduplah dua orang pengikut Yesus, yang satu miskin dan yang satunya lagi lebih berada. Suatu hari, orang yang miskin itu berkata kepada temannya yang lebih berada, bahwa ia akan pergi ke sebuah negeri untuk belajar memperdalam ilmu. Setengah mengejek, temannya berkata, "Kamu tidak usah berangan-angan. Pergi ke negeri seberang itu tidaklah mudah karena butuh uang yang banyak. Lagi pula kamu belum pernah keluar dari desa kecil kita ini." Orang yang miskin pun menjawab, "Aku akan membawa sebuah cangkir untuk menampung air dan sebuah piring untuk menampung nasi dan itu sudah cukup bagiku." "Itu semua omong kosong, kamu mimpi," jawab temannya yang lebih berada itu. Dua tahun kemudian, si miskin kembali setelah berhasil mewujudkan semua impiannya. Mendengar si miskin telah berhasil, temannya menjadi sangat malu karena sampai saat itu hidupnya masih seperti dulu, tidak ada perubahan dan kemajuan sedikitpun. Napoleon Hill berkata, "Ketika Anda mengambil satu keputusan, berusahalah secepatnya untuk mewujudkannya. Sekecil apapun langkah yang Anda ambil, itu akan cukup menjadi pemacu semangat Anda." Angan-angan dan perencanaan besar akan tetap menjadi angan-angan jika kita tidak segera mewujudkannya. Keputusan dan rencana apapun yang telah diambil, harus kita mulai dengan langkah-langkah nyata. Jangan menunggu sampai keadaan menjadi baik atau kondisi terlihat menguntungkan baru kita mulai bertindak, karena hanya dengan tindakan sebuah impian akan menjadi kenyataan. Abraham tidak akan pernah merasakan perbuatan-perbuatan Allah yang dahsyat dan ajaib kalau ia tidak mengambil keputusan untuk meninggalkan negerinya. Mengapa sampai saat ini kita belum melihat suatu perubahan di dalam pekerjaan maupun pelayanan kita? Mungkin saja ini disebabkan karena kita belum juga bertindak. Program-program pelayanan maupun ide-ide yang bagus untuk pekerjaan kita tidak ada gunanya kalau kita hanya mencanangkan dan membicarakannya saja. Demikian juga dengan impian-impian besar mengenai suatu usaha atau bisnis, tidak akan pernah terwujud kalau kita tidak bertindak. Mulailah dari apa yang dapat kita kerjakan, kerjakan itu dengan kesungguhan dan ketekunan dan di dalam semuanya itu, izinkan Tuhan yang menuntun. Andalkan Dia dan bukan kemampuan kita. Jangan lupa bahwa langkah pertama itu sangatlah penting. Kalau kita tidak pernah mengambil langkah pertama, maka langkah-langkah selanjutnya tidak akan pernah ada. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berikanlah aku keberanian untuk bertindak dan mewujudkan impian-impianku. Aku percaya, bersama-Mu selalu ada jalan keluar menuju kesuksesan. Amin. (Dod).

Endgame with Gita Wirjawan
Mengapa Hukum yang Buruk Boleh Ditentang? - Bivitri Susanti | Endgame #260

Endgame with Gita Wirjawan

Play Episode Listen Later Mar 30, 2026 94:50


Masyarakat yang cerdas tak akan patuhi hukum yang buruk. "Good people disobey bad law," kata pendiri Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK)—Bivitri Susanti.Ketika itu terjadi, legitimasi hukum pun terguncang. Lantas bagaimana kita harus menyikapinya?Pahami penjelasan Bibip (panggilan akrab Bivitri) dalam episode ini selengkapnya:0:00:00 - Intro0:02:18 - Kenapa belajar hukum0:05:56 - Titik balik0:09:20 - Dualisme hukum0:17:29 - Legal vs Legalistik0:20:35 - Kaitan hukum & pendidikan0:30:56 - Kepatuhan vs Ketertiban0:41:08 - Kriminalisasi kebijakan0:50:09 - Makna & strategi aktivisme1:00:42 - Cara berpikir1:09:53 - Board of Peace1:19:44 - Populisme & dampaknya1:24:22 - “Saya masih optimis”1:29:11 - Feodalisme1:31:04 - Ide besar, jangan sempit tafsir#Endgame #GitaWirjawan #BivitriSusanti------------------Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia', sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.idSudah baca? Tinggalkan review-mu di sini:https://www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes------------------Episode lain yang mungkin Anda sukai:https://youtu.be/jrpsebCJ0_o?si=ADhUv9oqXiJIEA2qhttps://youtu.be/Yw1Ivy1VqUo?si=r-_iaE18AcaXkoK-https://youtu.be/_A6x_21ojD0?si=BzrxU7PcZGcBla78------------------Special thanks to our ‘Future Narrators' channel members:Mariko Yoshihara, Yemotto IBRAHIM, hobi kluyuran, Fajar Prasetyo, Dyah Firgiani, keetkaat, Excel-lent, Arie Gunardi, Yayi Trisnawati D, Teddy Chow, Wwertyssnb, Crispy_Cracker58, Priyanithi Dharsania Negara, Widi Aphrian, hndraable, hendro trihatmojo, Muhammad Taufik Evendi, QunÔºáan Syukrilah, azam adnani, Charles Andrew Tang, Ariyo Arinsa Putra, Reda Bellarbi, Jaz Simbolon, Muhammad Ismail Mubarak, Stefanus B. W., KATE WOLSKA, pixelcadet, Itje Chodidjah, Geralt Fajar Bukan, Jack Duan, Elmi CK Ong, Lucy March, Anggun Noventina, Irawan Purwono, Krishna Putra, Agnes Pranindita, Darso Arafa, nazaruddin nasir, 747sgw, benget yakub, Patricia S, ferra febrianti, De Guda Kessa, Gusko Adnyana, mjk939, Jerry Budiman, Mawan Darmawan, diah anggraini, Ainur Rofiq, Adrian Baskoro, Bambang Haryanto, Ezwan Zakaria, Marilyn C, Kianti Darusman, Revolution R, liza dewi, Joanna FKG, Susanto Uno, Taswin Munier, M Firaldi Akbar Zulkarnain, Super ‚ÄúBuupy Pub‚Äù Bondon, Ferdy Reza, Elnasdi Moda, Hendry Ahen, Aria Widyanto, Ilham R, Ayu Arman, Haju Ara Podcast, Flores Exotic Tours, Meilisva AA Taniel, nonik martyastuti, Niki S, Anita Amalia, hardianiati, Salwaluna Maryam, Dewi Risnawati, birgietta katherine, Derry Harnanda, Aleyandra Rizka Amalia, Ridwan Sakidja, Rita Sahara, Sanityas Prawatyani, Teddy Sutendi, erna girirachman, Alvin Rivaldi, Ronny Wijaya, Sam K Nugraha, Arif R3 Vibration, FBC Ponto, Stella sinaga, chandrawati Saragih, Kawal Jakarta, Elmi Dignity, Yufud Rahayun, Calvin Go, Freddy Wijaya, Toto Parminto, Bambang Made, Nova Rahayu Yusuf, Oktavianto Dwi Wicaksono, Muhi Futon, Sophia Alizsa, fsoenardi, Hadzunda Laga, ULFA, R K, Dina Siswa, Daniel Tagu Dedo, adam fadrian, muhammad afif, Okvina Juita, Yoggi Dinata, Nofliyana, NOVEDY HUSAINI, Kacamata Indra, Asyraf Mursalina, Cindy Permatasari, tanto thesman, Jarry Rinaldy, RACHMAD ARIFUDDIN AMKL, eka nurlita, Arief widyanto

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #303: Perempuan dan Persiapan Penguburan

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Mar 29, 2026 12:05


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 303 (Matius 26:6-13): Jika di dalam bagian-bagian sebelumnya Yesus menegur dengan keras ketidakpekaan orang-orang Yahudi tentang penggenapan janji di dalam Dia, maka pada bagian ini Yesus memuji kepekaan seorang perempuan di dalam mempersiapkan pemakaman-Nya. Seorang perempuan yang dengan segenap hatinya memberikan urapan minyak wangi kepada Yesus sebagai tanda bahwa Yesus akan segera dimakamkan. Mengapa dia bisa mengetahui saatnya?