POPULARITY
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus dan Kedua Belas MuridDiambil dari: Matius 10:1 “Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.”Wonder Kids, kita tahu bahwa Tuhan Yesus sangat peduli supaya orang-orang mengerti siapa Dia sebenarnya. Yesus tidak pernah asal berkata, “Aku Mesias,” lalu memaksa orang untuk percaya. Sebaliknya, hidup Yesus menunjukkan dengan jelas siapa diri-Nya.Salah satu hal yang menarik adalah Yesus memilih dua belas murid. Mengapa dua belas? Apakah itu hanya kebetulan? Tidak. Angka dua belas sangat penting bagi bangsa Israel, karena Israel memiliki dua belas suku. Jadi saat Yesus memilih dua belas murid, Yesus sedang menunjukkan sesuatu yang besar. Yesus sedang membentuk umat Allah yang baru, dan menunjukkan bahwa di dalam diri-Nya, janji Allah sedang digenapi.Ini berarti Yesus bukan hanya guru biasa. Guru biasa tidak memilih dua belas murid untuk menunjukkan penggenapan rencana Allah. Tetapi Yesus melakukannya dengan sengaja. Melalui tindakan-Nya, Yesus sedang menunjukkan bahwa Dia datang sebagai Mesias yang dijanjikan.Yang menarik lagi, Yesus punya banyak pengikut, tetapi Ia memilih hanya dua belas sebagai kelompok khusus. Ini bukan tanpa alasan. Yesus sedang membentuk dasar bagi pekerjaan besar yang akan diteruskan setelah kematian dan kebangkitan-Nya. Murid-murid itu akan menjadi saksi tentang Yesus dan memberitakan Injil ke banyak tempat.Wonder Kids, ini mengajarkan kita bahwa Yesus melakukan segala sesuatu dengan tujuan. Tidak ada yang asal-asalan. Bahkan hal yang kelihatannya sederhana, seperti memilih jumlah murid, ternyata penuh arti. Tuhan Yesus sungguh tahu apa yang sedang Ia kerjakan.Dan untuk kita hari ini, ada satu pelajaran yang indah: Yesus bukan hanya memanggil murid-murid zaman dulu. Yesus juga memanggil kita untuk mengikut Dia. Mungkin kita bukan bagian dari dua belas murid itu, tetapi kita tetap dipanggil untuk menjadi pengikut Yesus yang setia, belajar dari-Nya, dan hidup bagi-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau memanggil orang untuk mengikut-Mu. Tolong aku menjadi murid-Mu yang setia.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Mesias yang dijanjikan Allah. Tolong aku supaya bukan hanya tahu tentang Engkau, tetapi sungguh mau mengikut Engkau sebagai murid-Mu yang setia. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus melakukan segala sesuatu dengan tujuan, dan Dia juga memanggilmu untuk menjadi murid-Nya yang setia. Tuhan Yesus memberkati.
Idul Adha bukan hanya momentum ibadah kurban, tapi juga menggerakkan denyut ekonomi umat. Tahun ini, 1447 H bertepatan 2026 M, Kementerian Agama mencatat kontribusi luar biasa perputaran uang untuk pemenuhan hewan kurban menembus lebih dari 2 juta ekor. Totalnya, lebih dari Rp18 triliun berputar hanya untuk proses penyembelihan dan rantai pasok di baliknya. Angka sebesar itu artinya ada peternak, pedagang, pengepul, juru sembelih, sampai pengelola daging kurban yang merasakan dampaknya langsung. Ekonomi kerakyatan hidup, dari desa sampai kota. Bagaimana Kemenag memfasilitasi, mengawasi, dan memaksimalkan manfaat sosial-ekonomi dari ibadah kurban ini? Talk bersama Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama RI, Dr. Arsyad Hidayat.
Pada Episode kali ini, secara khusus berbincang bersama dengan Pimpinan KPK, Agus Joko Pramono, yang akan mengulas tuntas bagaimana angka, data, dan laporan keuangan dapat menjadi instrumen awal membaca risiko korupsi.Pada obrolan hangat ini, kita juga akan menyimak cara untuk mengidentifikasi pola penyimpangan, hingga memahami konsep beneficial owner dan kerugian perekonomian negara. Karena pemberantasan korupsi tidak hanya soal penindakan, tetapi juga kemampuan membaca risiko sejak dini, memperkuat transparansi, serta membangun sistem yang akuntabel dan berintegritas.
Fokus ketat pada perlindungan jemaah haji tahun ini membuahkan hasil signifikan. Angka wafat jemaah haji Indonesia turun drastis hingga hampir 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya.@kemenhaj_ri#ElshintaHaji2026 #LiputanHaji2026 #Haji2026 #HajiRamahLansia #TriSuksesHaji #KemenhajRI
Haji 2026: Angka, Crowd Management, dan Man PowerKetika 1,8 juta jemaah dari 300+ bandara di seluruh dunia berkumpul di satu titik — dengan suhu 47°C di Arafah — pertanyaannya bukan cuma "siapa yang datang?", tapi "seberapa serius tuan rumah mengawalnya?"Episode ini membahas:• Bagaimana Arab Saudi mengelola kerumunan multinasional dengan sistem BY NAME• AI Baseer & Sawaher yang prediksi lonjakan massa sebelum terjadi• 5G penuh di seluruh kawasan suci — pertama kali dalam sejarah haji• Protokol medis heatstroke yang ternyata berbeda dari yang kita kira• 52 ribu tenaga kesehatan di lapangan — salah satu deployment terbesar duniaArab Saudi tidak hanya menerima jemaah. Mereka mengelola arus manusia terbesar di dunia — dengan sistem, bukan dengan improvisasi.#Haji2026 #FactCheck #DataDriven #CrowdManagement #AI #Podcast
Lebih dari 38 ribu penumpang kereta api diberangkatkan hari ini melalui berbagai stasiun di wilayah Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta. Angka ini menjadi puncak volume penumpang pada masa libur panjang Idul Adha 2026.
Ini adalah angka-angka "aneh" (magic) yang saya gunakan kalau menguji (testing) sebuah sistem; 2500 dan 64 ribu (atau lebih tepatnya 65536). Alasannya ada di video ini.#testing
Pemerintah mencatat penurunan drastis pada jumlah jemaah haji Indonesia yang dirawat dan wafat di Tanah Suci pada musim haji tahun ini. Penurunan ini merupakan dampak positif dari pengetatan aturan istitha'ah atau kemampuan kesehatan sejak di Tanah Air. (BEH/MCH2026)#ElshintaHaji2026 #LiputanHaji2026 #Haji2026 #HajiRamahLansia #TriSuksesHaji #KemenhajRI
Mengacu pada Sistem Informasi HajI, Hingga pagi ini lebih dari 15 ribu jemaah Haji Indonesia serentak memasuki Makkah Al-Mukarramah. Angka ini merupakan gabungan dari 9.158 jemaah gelombang pertama yang bergerak dari Madinah, serta 6.632 jemaah gelombang kedua yang mendarat di Bandara King Abdulaziz, Jeddah(BEH/MCH2026) #ElshintaHaji2026 #LiputanHaji2026 #Haji2026 #HajiRamahLansia #TriSuksesHaji #KemenhajRI
Total jemaah haji Indonesia yang telah tiba di Tanah Suci sampai Minggu dinihari 10 Mei 2026 Pukul 02.30 WIB mencapai 123.700 orang. Angka ini menyentuh 60,82 persen dari total rencana kedatangan. Dari jumlah tersebut, tercatat 26.610 di antaranya merupakan jemaah lanjut usia atau lansia(BEH/MCH2026)#ElshintaHaji2026 #LiputanHaji2026 #Haji2026 #HajiRamahLansia #TriSuksesHaji #KemenhajRI
Badan Pusat Statistik mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2026 mencapai 5,61 persen. Angka ini menunjukkan aktivitas ekonomi masih cukup kuat, didorong oleh konsumsi rumah tangga, investasi, dan kinerja ekspor di tengah dinamika global.Namun di saat yang sama, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN mencatat defisit hingga Rp240 triliun. Lalu, apa artinya?Secara sederhana, pertumbuhan ekonomi mencerminkan peningkatan aktivitas produksi dan konsumsi di dalam negeri. Sementara defisit APBN terjadi ketika pengeluaran pemerintah lebih besar dibandingkan pendapatan negara. Kondisi ini tidak selalu buruk, karena defisit kerap digunakan pemerintah sebagai instrumen untuk mendorong pertumbuhan, misalnya melalui belanja infrastruktur, subsidi, hingga perlindungan sosial.Artinya, di satu sisi ekonomi masih tumbuh solid, tetapi di sisi lain pemerintah harus bekerja ekstra menjaga keseimbangan fiskal agar utang tetap terkendali dan defisit tidak melebar terlalu jauh.Ke depan, tantangannya adalah memastikan pertumbuhan ini berkualitas dan berkelanjutan, sekaligus menjaga kesehatan APBN agar tetap mampu menopang pembangunan tanpa membebani generasi berikutnya.TALK :: Fungsionaris Kadin Indonesia, yang juga Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi (HIPPI) Jakarta Timur, Muhammad Sirod & Pengamat Ekonomi, Irwan Ibrahim
Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar mengungkap angka kemiskinan ekstrem di Indonesia mengalami penurunan signifikan. Pemerintah kini tengah mengejar target nol persen kemiskinan ekstrem pada tahun ini.
Stok beras nasional diklaim mencapai titik tertinggi sepanjang sejarah. Pemerintah menyebut hingga 23 April 2026, total cadangan beras Indonesia menyentuh angka 5 juta ton. Angka ini disebut menjadi rekor baru, khususnya untuk periode bulan April yang selama ini belum pernah terjadi.
KATA PEMRED #11PinterPolitik.comAda sebuah kecemasan yang purba dalam angka. Ketika sejumlah analis dan komentator ekonomi mendedahkan kemungkinan Rupiah menyentuh Rp20.000 per Dolar AS, mereka sebenarnya tidak sedang menyodorkan sebuah kalkulasi semata. Mereka sedang melukis sebuah memento mori bagi ekonomi kita. Di balik deretan data itu, ada sebuah drama yang sedang dipentaskan: sebuah narasi tentang kerapuhan, tentang hantu geopolitik yang bangkit, dan tentang kita—sebuah bangsa yang seolah-olah ditakdirkan untuk senantiasa cemas di hadapan hijau lembaran Dolar.
MetroTV, Pergerakan pemudik dari Pulau Sumatra yang hendak menuju Pulau Jawa dan tiba di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, terus mengalir berdatangan.Sementara itu, total kendaraan yang telah kembali ke Pulau Jawa mencapai 144.039 unit, atau 60 persen dari total 239.920 unit kendaraan saat periode mudik. Angka ini menunjukkan bahwa masih terdapat sekitar 40 persen pemudik yang akan kembali dalam beberapa hari ke depan.
Sejak 2014 hingga 2022, pemerintah Indonesia menggelontorkan Rp468,9 triliun dari APBN untuk Dana Desa. Angka itu bukan kecil — ia lebih besar dari anggaran pertahanan selama beberapa tahun sekaligus. Namun, jumlah tersebut gagal mengatasi masalah kemiskinan di desa.
Pernah Anda merasa terjebak dalam siklus meeting tanpa akhir dan angka yang tak kunjung memuaskan? Di balik kesibukan itu, ada satu pertanyaan yang sering kita abaikan: "Sampai kapan saya kuat seperti ini?"Di episode ini, kami akan membedah rahasia dari buku legendaris "The Power of Now" karya Eckhart Tolle. Temukan bagaimana satu prinsip sederhana ini bisa mengubah cara Anda memimpin dan mengambil keputusan secara radikal. Jangan sampai bisnis Anda jalan, tapi jiwa Anda tertinggal.
Rencana pemerintah untuk menetapkan status Hutan Adat seluas ±1,47 juta hektar pada periode 2025–2029 merupakan langkah strategis yang mencerminkan komitmen negara pasca-Putusan MK No. 35/PUU-X/2012. Angka ini bukan sekadar target statistik, melainkan representasi dari 95 usulan komunitas adat yang secara administratif telah lengkap namun tertunda penetapannya. Momentum ini menjadi ujian kredibilitas bagi pemerintah untuk membuktikan bahwa pengembalian hak pengelolaan hutan kepada masyarakat adat bukan hanya wacana politik, melainkan upaya nyata dalam mewujudkan keadilan agraria dan perlindungan ekologis berbasis kearifan lokal di tengah ancaman krisis iklim global. Namun, realisasi target tersebut menghadapi tantangan struktural yang signifikan, terutama terkait "leher botol" administrasi di tingkat pemerintah daerah. Ketergantungan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk proses identifikasi dan verifikasi subjek Masyarakat Hukum Adat (MHA) sering kali menjadi penghambat utama, mengingat minimnya alokasi dana dan komitmen politik di tingkat lokal. Situasi ini diperparah oleh konflik tenurial yang tumpang tindih dengan izin konsesi korporasi, menjadikan proses pengakuan hak sering kali terjebak dalam sengkarut birokrasi yang mahal dan berlarut-larut, seolah menyandera hak konstitusional masyarakat adat pada prosedur administratif yang kaku dan berbelit. Untuk memecah kebuntuan ini, pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penetapan Hutan Adat melalui SK Menteri Kehutanan No. 144/2025 menawarkan harapan baru sebagai instrumen penerobos sekat sektoral. Keberhasilan inisiatif ini sangat bergantung pada keberanian pemerintah pusat untuk melakukan intervensi fiskal dan menyederhanakan syarat pengakuan subjek cukup melalui SK Kepala Daerah, tanpa harus menunggu Peraturan Daerah yang rumit. Selain itu, integrasi isu Hutan Adat ke dalam narasi perubahan iklim global membuka peluang akses pendanaan internasional, yang dapat menutupi defisit anggaran domestik dan memastikan bahwa masyarakat adat diakui secara de facto dan de jure sebagai garda terdepan dalam penjagaan hutan tropis Indonesia.
di musim ini sudah ada 5 pergantian pelatih di Bundesliga. Angka yang meningkat jika dibanding musim sebelumnya. Tapi ada kecenderungan yang berbeda di musim ini. Kira-kira apa itu dan bagaimana rapor para pelatih baru di 5 tim tersebut? Selain itu kami juga membahas keistimewaan Lennart Karl, kekhawatiran di Dortmund serta para tim yang terpengaruh dengan AFCON
Tragedi bencana di Sumatera kembali menyisakan duka mendalam. Lebih dari seribu jiwa dilaporkan meninggal dunia akibat rangkaian bencana alam yang melanda sejumlah wilayah. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan dari rapuhnya sistem perlindungan masyarakat di tengah ancaman bencana yang terus berulang.Situasi ini menjadi alarm keras bagi semua pihak. Penanggulangan bencana tidak lagi cukup berhenti pada tahap respons darurat. Diperlukan peningkatan kualitas mitigasi, kesiapsiagaan, hingga sistem peringatan dini yang benar-benar menjangkau masyarakat paling rentan.Evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola kebencanaan mutlak dilakukan, mulai dari perencanaan tata ruang, edukasi publik, hingga koordinasi lintas lembaga saat bencana terjadi. Negara dituntut hadir lebih cepat, lebih sigap, dan lebih terintegrasi dalam melindungi warganya.Lebih dari seribu korban jiwa adalah pengingat bahwa bencana bukan semata takdir alam, tetapi juga ujian bagi kesiapan manusia. Ke depan, upaya menekan angka korban harus menjadi prioritas bersama, agar tragedi serupa tidak terus berulang dan merenggut nyawa yang seharusnya bisa diselamatkan.TALK :: Sosiolog Universitas Katolik (Unika), Soegijapranata Semarang, Hermawan Pancasiwi & Sekretaris Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus
Kerugian ekonomi akibat bencana ekologis yang melanda Sumatera mencapai Rp68,67 triliun, menurut hitung-hitungan CELIOS per 30 November 2025. Angka itu mencakup kerusakan rumah dan infrastuktur, kehilangan penghasilan, hingga gagal panen.Masifnya alih fungsi lahan karena deforestasi sawit dan pertambangan diduga memicu bencana banjir-longsor Sumatra. Sementara pendapatan dari komoditas tersebut tak sebanding dengan dampak yang harus ditanggung warga.Bagaimana gambaran rinci kerugian ekonomi akibat bencana Sumatera? Mengapa kerugian-kerugian tersebut gagal diantisipasi? Siapa yang harus bertanggung jawab? Berapa anggaran untuk merehabilitasi Sumatera? Apa saja yang mesti dilakukan negara untuk mencegah bencana ekologis berulang di masa depan?Di Ruang Publik KBR kita akan bahas topik ini bersama Peneliti Ekonomi Digital CELIOS Dyah Ayu, Anggota DPR RI dari Dapil Aceh M. Nasir Djamil, dan Climate Justice Campaigner Greenpeace Indonesia Jeanny Sirait.
Pada podcast Berani Berinvestasi kali ini, kita akan membahas informasi menarik dari sudut pandang economist saat ini. Sobat Genvest penasaran kan dengan pembahasannya?Bersama Mino, Retail Research Team Leader CGS International Sekuritas Indonesia dan, Wisnu Trihatmojo Economist CGS International Sekuritas Indonesia, yuk simak info selengkapnya di Podcast Berani Berinvestasi #125 di Spotify dan Youtube CGS International Sekuritas Indonesia!Tambah semangat investasimu dan mulai berinvestasi saham bersama kami, hubungi Whatsapp Centre 0815-1074-8305 atau 150330 dan kunjungi www.cgsi.co.idDisclaimer: bit.ly/disclaimer-cgsiid#CGSInternational #CGSI #CGSID #PodcastBeraniBerinvestasi #SobatGenvest #AkuInvestorSaham
Ruang aman bagi perempuan kian menyempit di era digitalisasi. Lihat saja laporan kasus kekerasan berbasis gender online (KBGO) ke Komnas Perempuan pada 2024 yang mencapai 1.791 kasus. Naik 40,8 persen dari tahun sebelumnya. Angka ini menjadikan 2024 sebagai tahun dengan jumlah kasus KBGO terbanyak.Selain itu, SAFEnet menerima 665 aduan selama Kuartal II 2025, mayoritas berupa ancaman penyebaran konten dengan total 312 kasus.Realita ini menunjukkan sejumlah regulasi seperti UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual hingga UU ITE gagal mencegah kasus-kasus KBGO.Karenanya dalam Kampanye 16 Hari Antikekerasan terhadap Perempuan (16 HAKTP) yang dimulai 25 November hingga 10 Desember 2025, urgensi perlindungan perempuan, termasuk di ranah digital, kencang disuarakan.Mengapa kasus-kasus KBGO marak terjadi? Seperti apa dampak berantainya pada korban? Bagaimana komitmen negara dalam melindungi hak-hak perempuan? Bagaimana mengembalikan ruang digital yang aman dan ramah perempuan?Di Ruang Publik KBR kita akan bahas topik ini bersama Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan Pekerja dan Tindak Pidana Perdagangan Orang KemenPPPA Prijadi Santoso, Direktur Eksekutif SAFEnet Nenden Sekar Arum, dan Sekretaris Paguyuban Korban Undang-Undang ITE (Paku ITE) Anindya Shabrina.
Pergerakan kelompok teroris belakangan makin mengkhawatirkan. Mereka menerapkan pola baru dengan menjaring anak-anak lewat media sosial dan gim daring.Detasemen Khusus Densus 88 Antiteror Polri mengungkap sebanyak 110-an anak di 23 provinsi direkrut via saluran digital sepanjang tahun ini oleh lima tersangka. Angka ini naik drastis, lantaran periode 2011 hingga 2017 hanya 17 anak yang menjadi korban perekrutan jaringan teroris.Mengapa kelompok ekstremis merekrut anak-anak dan memilih media sosial dan gim daring sebagai mediumnya? Bagaimana proses perekrutan terjadi? Mitigasi seperti apa yang bisa dilakukan? Bagaimana penanganan yang tepat terhadap anak-anak yang sudah terpapar ekstremisme? Di Ruang Publik KBR kita akan bahas topik ini bersama Kasubdit Perlindungan WNI Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Solihuddin Nasution, Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra, dan Pengamat Terorisme sekaligus Pendiri Ruangobrol.id Noor Huda Ismail.
Narasumber1. Wakil Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jakarta Nurjaman2. Ekonom dari asosiasi ekonomi politik indonesia Salamudin Daeng
Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji tahun ini turun sekitar satu juta rupiah. Angka yang bagi sebagian orang mungkin tidak terlalu besar, namun bagi calon jemaah yang telah menabung bertahun-tahun, setiap rupiah yang diringankan tentu bermakna.Pemerintah menyebut penurunan biaya ini sebagai hasil peningkatan efisiensi dan pemeliharaan prinsip keadilan dalam penyelenggaraan ibadah Haji. Mulai dari penyederhanaan layanan, penguatan negosiasi harga di Arab Saudi, hingga optimalisasi dana yang dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji.Namun, muncul juga pertanyaan di tengah masyarakat: apakah kebijakan ini sudah cukup menjawab tantangan layanan dan keadilan kuota Haji di berbagai daerah? Bagaimana memastikan biaya yang lebih murah tetap menghadirkan pelayanan yang lebih baik? Dan pada akhirnya, apakah penurunan ini menghadirkan keberkahan bagi jemaah yang menjadi tamu Allah?Talk: - Ketua Umum DPP BERSATHU (Kebersamaan Pengusaha Travel Haji dan Umrah), Mohammad Farid Aljawi, S.E., M.H.- Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Muslim (LPKM) Aceh, Syahrial MS, SH
Classy People! Angka 7 jadi angka special untuk Informa Living Padang, 7 tahun ini adalah bukti komitmen mereka menghadirkan yang terbaik untuk kita semua. Dari sekadar impian di atas kertas, sampai menjadi kenyataan yang bisa kita tinggali dan nikmati bersama keluarga. Setiap produk, setiap layanan, adalah bagian dari cerita besar mewujudkan rumah impian masyarakat Padang. Yuk, cermati perayaan 7 tahun informa dalam Live Outdor Broadcast yang dipandu oleh Classier Siska Deandra pada:
Program Magang Nasional dimulai tepat setahun pemerintahan Prabowo-Gibran pada Senin (20/10). Program ini bagian dari paket stimulus ekonomi 8+4+5 yang diluncurkan Kemenko Perekonomian. Sebanyak 20 ribu peserta magang diterima untuk gelombang pertama dan akan ditambah hingga 80 ribu peserta program Magang Bergaji pada bulan depan. Anggaran Rp198 miliar digelontorkan untuk uang saku setara Upah Minimum Provinsi (UMP) para peserta magang.Magang Bergaji ini merupakan satu dari lima program utama penyerapan tenaga kerja selain Koperasi Desa Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, revitalisasi tambak Pantura, modernisasi kapal nelayan, dan perkebunan rakyat.Tahun pertama kepemimpinan Prabowo-Gibran, masih dibayangi problem pengangguran. Data BPS pada Februari 2025 menunjukkan jumlah angkatan kerja Indonesia mencapai 153,05 juta orang dengan hanya sekitar 3,6 juta lapangan kerja baru hingga awal tahun. Angka pengangguran sarjana juga terus naik tiga tahun terakhir.Publik yang terngiang dengan janji 19 juta lapangan pekerjaan pantas menagih realisasinya. Seperti apa evaluasi kinerja pemerintah dalam menekan angka pengangguran setahun terakhir? Apa saja catatannya? Apakah program-program yang diluncurkan bakal efektif?Di Ruang Publik KBR kita akan bahas topik ini bersama Dosen Hukum Ketenagakerjaan FH UGM Nabiyla Risfa Izzati dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal.
Ramai kasus keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah di Indonesia. Gelombang kasus keracunan sangat signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, sejak Januari hingga September 2025, terdapat ribuan insiden keracunan terkait dengan program MBG.Angka tersebut tentu bukan sekadar statistik medis, tetapi alarm darurat yang menyangkut nyawa manusia. Lalu, apa yang menyebabkan terjadinya keracunan? Siapa yang bertanggung jawab?Saksikan #HOTROOMMETROTV "Bikin Jera Pelaku MBG Beracun!" di #MetroTV
Sekretaris Jenderal PBB António Guterres Menyatakan, Bahwa Tidak Ada Yang Membenarkan Apa Yang Terjadi Saat Ini Terhadap Rakyat Palestina. Guterres Menyebut Angka Kematian Dan Kehancuran Di Gaza Merupakan Yang Terburuk Selama Hampir Sembilan Tahun Dirinya Menjabat Sebagai Sekretaris Jenderal PBB.
Akun media sosial anggota Komisi VI DPR Nasim Khan diserbu warganet sejak Kamis, kemarin. Mereka mengomentari usulan Nasim agar PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyediakan gerbong khusus perokok untuk kereta jarak jauh. Alasan kenyamanan penumpang jadi dalihnya. Selain itu, Nasim yakin gerbong khusus perokok bisa mendatangkan keuntungan bagi KAI. Banyak suara menentang, pasalnya, usulan politikus PKB ini menerabas sejumlah aturan. Ironis sekaligus mengkhawatirkan, karena yang bersangkutan bekerja di lembaga legislatif, pembuat undang-undang. Ditambah lagi, lontaran itu muncul di tengah upaya pemerintah menekan angka prevalensi perokok.Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa jumlah perokok aktif mencapai 70 juta orang, dengan 7,4% di antaranya perokok berusia 10-18 tahun. Angka ini terus bergerak naik, bukan turun.Seperti apa gambaran dampaknya jika usulan-usulan semacam ini diakomodasi? Bagaimana pemerintah mesti bersikap?Di Ruang Publik KBR kita akan bahas topik ini bersama Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Nasional Pengendalian Tembakau (Wasekjen Komnas PT) Nina Samidi dan Dosen Administrasi Publik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Ashilly Achidsti, MPA.
Publik ramai mempersoalkan pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani soal guru dan dosen bergaji kecil, karena keterbatasan APBN. Lantas ia melontarkan pertanyaan, "apakah semuanya harus keuangan negara? Ataukah ada partisipasi dari masyarakat?", tanpa menyampaikan jawaban.Ucapan Sri Mulyani dinilai problematis, sehingga mengundang kritik dan cibiran, karena mengusik rasa keadilan. Pasalnya, mencerdaskan kehidupan bangsa adalah amanat konstitusi. Namun, tenaga pendidik sebagai garda terdepannya justru tak dihargai, masih jauh dari sejahtera.Berdasarkan data Jobstreet pada Agustus 2025, rata-rata gaji guru di Indonesia berkisar antara 3,8 juta hingga 5,5 juta rupiah per bulan. Angka ini berbeda di tiap daerah. Ini menjadikan gaji guru Indonesia terendah se-Asia Tenggara. Fakta lainnya, tak sedikit guru yang justru dibayar gaji di bawah UMR. Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) mencatat masih guru yang bahkan digaji ratusan ribu rupiah per bulan.Mengapa gaji guru masih rendah? Bagaimana tata kelola alokasi anggaran pendidikan selama ini? Apakah ada skema solutif untuk memastikan kesejahteraan tenaga pendidik? Bagaimana praktik di negara lain?Di Ruang Publik KBR kita akan bahas bersama Kabid Litbang Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Feriyansyah dan Pengamat Pendidikan UIN Jakarta sekaligus Ketua Pengurus Besar PGRI Jejen Musfah.
Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah (Jateng) mencatat tingkat pengangguran terbuka paling banyak berasal dari lulusan SMK yaitu sebanyak 6,83 persen pada 2025. Angka pengangguran itu didominasi dari lulusan SMK. Wakil Ketua Komisi X DPR RI Himmatul Aliyah menyoroti kondisi sektor pendidikan di Jawa Tengah memerlukan perhatian dari pemerintah wilayah dan seluruh pemangku kepentingan terkait. Ia mencontohkan lulusan sekolah vokasi di Jawa Tengah justru menjadi penyumbang pengangguran. Aliyah menyebut salah satu penyebab kondisi tersebut akibat lulusan SMK gagap teknologi saat masuk bumi industri. Mengapa lulusan SMK yang seharusnya dipersiapkan utk siap kerja justru jadi penyumbang pengangguran tertinggi?Simak perbincangan Akbar dengan Pengamat Pendidikan UIN Walisongo Semarang , Dr. Saekan Muchith
Kemendagri berencana menaikkan dana bantuan parpol pemilik kursi di DPR menjadi Rp3 ribu per suara. Usulan itu muncul dalam rapat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) di Komisi II DPR, Selasa (8/7).Dana bantuan saat ini sebesar Rp1 ribu per suara, sudah naik dari sebelumnya Rp108 per suara. Berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik, sumber dana partai berasal dari tiga sumber yakni, iuran anggota, sumbangan yang sah menurut hukum, dan bantuan APBN/APBD.Jika usulan Mendagri Tito Karnavian disetujui parlemen, maka dana bantuan parpol naik tiga kali lipat. Sebagai contoh, PDIP, yang meraih 25 juta suara sah di Pemilu 2024, saat ini mendapat bantuan Rp25 miliar per tahun. Tiga kali lipat jumlah itu berarti PDIP bisa meraup Rp76 miliar per tahun. Sedangkan, Demokrat yang mengantongi Rp11 miliar dari 11 juta suara sah, nantinya bisa melonjak jadi sekitar Rp33 miliar.Angka ideal untuk dana bantuan parpol memang sejak lama jadi perdebatan. Bahkan, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani sempat menyebut, semestinya dana bantuan parpol Rp10 ribu per suara agar partai bisa maksimal menjalankan fungsinya. Bagaimana mencari angka ideal yang harus digelontorkan negara untuk bantuan dana parpol? Adakah rumusannya? Bagaimana evaluasi terhadap dana bantuan parpol selama ini? Apakah sudah transparan dan akuntabel?Di Ruang Publik KBR, kita akan bahas topik ini bersama Juru Bicara DPP PDI Perjuangan Aryo Seno Bagaskoro dan Peneliti Divisi Hukum, Demokrasi, dan HAM Seknas Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Siska Barimbing.
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding mendorong masyarakat untuk bekerja di luar negeri secara resmi untuk mengurangi jumlah pengangguran di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Karding saat menghadiri peresmian Migrant Center di Gedung Prof. Soedarto, Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Kamis 26 Juni 2025. Seperti diketahui angka pengangguran di Indonesia sudah mencapai 70 juta orang. Menteri Karding menjelaskan berkerja di luar negeri bukan alternatif, melainkan langkah utama dalam membangun karir global. Apakah langkah ini merupakan solusi tepat mengurangi angka pengangguran di tanah air? Wawancara bersama Pengamat ketenagakerjaan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) - Prof. Dr. Tadjuddin Noer Effendi, M.A
Pada tahun 2024, angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia mencapai 3,3 juta orang, yang didominasi oleh generasi muda, khususnya remaja berusia 15 hingga 24 tahun. Data ini merujuk dari laporan Badan Narkotika Nasional (BNN).Tahun 2024, BNN dan instansi terkait telah merehabilitasi sekitar 40 ribu pecandu narkotika. BNN juga telah membentuk lebih dari 400 unit layanan Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) dengan 2 ribu lebih petugas agen pemulihan. Namun, di tengah penyalahguna narkoba di Indonesia sangat besar, jumlah konselor adiksi masih terbatas.Badan Narkotika Nasional (BNN) dan lembaga terkait terus berupaya meningkatkan jumlah konselor melalui pelatihan dan sertifikasi, Seperti apa perkembangannya saat ini?Konselor adiksi memiliki peran penting dalam membantu individu yang mengalami penyalahgunaan narkoba, baik dalam pemulihan maupun pencegahan. Namun, keterbatasan jumlah konselor yang tersertifikasi menjadi salah satu tantangan. Bagaimana solusinya? Dan apa langkah untuk bisa menggenjot jumlah konselor tersertifikasi yang bisa memenuhi kualifikasi?Bertepatan dengan peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) yang jatuh pada 26 Juni kemarin, topik ini kita bahas di Ruang Publik KBR, bersama Administrator Kesehatan Direktorat Penguatan Lembaga Rehabilitasi Instansi Pemerintah di Deputi Bidang Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Rahmi Meutia, Konselor Adiksi Balai Besar Rehabilitasi BNN Heri Akhmad, dan Psikolog Klinis Aldo Rayendra Rachmat.
PPIH menyatakan meski tahun 2025 ini angka kematian Jemaah Haji tinggi hingga mencapai 275 jiwa, namun secara umum angkanya turun jika dibanding dengan tahun sebelumnya yaitu mencapai 461 jiwa. NS : Kepala Bidang Kesehatan Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab SaudiLaporan Rama Pamungkas dari Mekkah Arab Saudi
Bank Dunia atau World Bank melaporkan tingkat kemiskinan di Indonesia mencapai 68,25% dari populasi pada tahun 2024, berdasarkan laporan terbaru per Juni 2025.Angka ini setara dengan 194,58 juta jiwa penduduk miskin dari total populasi 285,1 juta pada 2024. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tingkat kemiskinan 2024 yang tercantum dalam laporan Macro Poverty Outlook April 2025, yakni 60,3% atau 171,9 juta penduduk miskin.Peningkatan ini terjadi seiring langkah Bank Dunia mengubah garis kemiskinan global, sebagaimana tertuang dalam laporan June 2025 Update to the Poverty and Inequality Platform.Dalam laporan itu, Bank Dunia resmi mengadopsi perhitungan Purchasing Power Parity (PPP) 2021 yang diterbitkan oleh International Comparison Program pada Mei 2024. Perhitungan ini menggantikan standar PPP 2017 yang digunakan dalam laporan sebelumnya.PPP adalah ukuran relatif mata uang yang membandingkan harga pembelian sejumlah barang dan jasa tetap di berbagai negara.
Sementara itu, pemirsa, data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan angka kemiskinan di Indonesia masih berada di angka 8 persen-an. Angka ini berbeda jauh dengan data versi Bank Dunia yang mencatat tingkat kemiskinan RI mencapai 68,25%.BPS mencatat angka kemiskinan di Indonesia per September 2024 sebesar 8,57%, atau setara dengan 24 juta orang.Perhitungan ini mengacu pada standar nasional, dengan batas garis kemiskinan sekitar Rp1 juta per orang per bulan.Angka dari BPS dinilai jauh lebih rendah dari perkiraan Bank Dunia yang menggunakan standar global paritas daya beli. Namun BPS menegaskan, perhitungan mereka telah disesuaikan dengan kondisi hidup layak di Indonesia.
Kesehatan menstruasi adalah aspek mendasar dari hak asasi manusia, martabat, dan kesehatan masyarakat. Hari Kebersihan Menstruasi, yang diperingati setiap tanggal 28 Mei, didedikasikan untuk menghilangkan tabu dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya manajemen kebersihan menstruasi yang baik. Perilaku personal hygiene yang kurang pada saat menstruasi, serta penggunaan pembalut yang tidak sehat merupakan penyebab utama dari penyakit Infeksi Saluran reproduksi (ISR). Angka kejadian Infeksi Saluran Reproduksi (ISR) tertinggi di dunia terjadi pada usia remaja (35%-42%). Data Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017 menyatakan bila perilaku remaja putri dalam menjaga kebersihan pada saat menstruasi masih buruk, yaitu 63,9%. Perilaku personal hygiene pada saat menstruasi antara lain adalah malas mengganti pembalut sehingga menyebabkan bakteri berkembang pada pembalut. Perawatan diri yang baik dan tepat adalah pembalut tidak boleh dipakai lebih dari enam jam dan harus diganti sesering mungkin apabila sudah terlalu basah. Tantangan dalam pemenuhan sanitasi yang memadai tetap ada, yang secara langsung berdampak pada kemampuan perempuan menjaga kebersihan diri selama menstruasi. Kita akan membahas bersama narasumber:1. Nana Widiestu - Advocacy & Marketing Officer, AHF 2. Ni Putu Sri Archindya Trishna - Girls Act Indonesia3. dr. Sumarjati Arjoso, SKM. - Ketua Tobacco Control Support Center Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia
Di tengah tantangan iklim ekstrem dan fluktuasi pasar pangan global, Indonesia menyampaikan kabar menggembirakan. Dalam sebuah wawancara eksklusif bersama Pemimpin Redaksi Radio Elshinta, Haryo Ristamaji, Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP, mengungkapkan bahwa stok beras nasional telah menembus angka 4 juta ton—jumlah tertinggi dalam sejarah.Angka ini bukan hanya mencerminkan keberhasilan pengelolaan pangan, tetapi juga menjadi indikator kuat bahwa ketahanan pangan nasional berada di jalur yang positif, bahkan berpotensi mencetak surplus dalam waktu dekat. Di tengah kekhawatiran publik terhadap pasokan pangan, informasi ini menjadi angin segar yang menunjukkan kesiapan pemerintah mengantisipasi gejolak global dan menjamin pasokan dalam negeri.Dalam sesi yang dipandu langsung oleh wartawan senior Elshinta tersebut, Menteri Amran memaparkan langkah-langkah strategis pemerintah, mulai dari penguatan distribusi logistik, optimalisasi lahan, pemberdayaan petani, hingga kesiapan menghadapi tantangan perubahan iklim.Wawancara ini menjadi bukti pentingnya jurnalisme kredibel dalam menghadirkan informasi akurat, langsung dari sumber utama. Simak selengkapnya, hanya di Elshinta—karena publik berhak mendapatkan informasi yang utuh, jernih, dan bertanggung jawab.
Sapaan Lansia GKP Jemaat Bandung Kamis, 15 Mei 2025 Tema : "Umur Hanyalah Angka"Bacaan Alkitab : Yesaya 4:4Pelayan Firman : Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.Episode 20 - Season 05@GKP Bandung Mei 2025
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2025 sebesar 4,87 persen secara tahunan (year-on-year). Angka tersebut terendah sejak kuartal III 2021 dan di bawah ekspektasi pasar. BPS juga mengungkapkan jumlah pengangguran di Indonesia per Februari 2025 naik 0,08 juta orang menjadi 7,28 juta orang. apa yang harus dilakukan pemerintahan prabowo untuk menanggapi catatan BPS tersebut? Wawancara berasma Pakar Ekonomi dari Universitas Surabaya, Prof. Wibisono Harjo Pranoto
#DiskusiInteraktif"BPS catat angka pengangguran tembus 7,28 juta, apa yang harus dilakukan?" Talk- Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang, Adib Miftahul- Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia, Timboel Siregar
Hujan deras di Pantai Barat Amerika Serikat hingga badai salju di Pantai Timur tak menyurutkan semangat warga untuk bepergian, termasuk mudik untuk melewatkan Natal bersama keluarga besar. Jumlah warga yang bepergian tahun ini bahkan melampaui angka prapandemi yang dulu sudah termasuk sangat tinggi.
The federal government has introduced a new measure to control the numbers of international students at Australian universities next year. - Pemerintah federal telah memperkenalkan langkah baru untuk mengendalikan jumlah mahasiswa internasional.
The unemployment rate for the Dinka community in Australia is almost double the national average. - Tingkat pengangguran komunitas Dinka di Australia hampir dua kali lipat rata-rata nasional.
Angka pengangguran kian meningkat, termasuk di Jakarta. Hal itu menjadi fokus utama calon Gubernur Jakarta nomor 3, Dharma Pongrekun untuk menjamin pekerjaan yang layak bagi warganya nanti. Penasaran? Yuk, dengerin obrolannya sekarang!
Tingkat kematian akibat tenggelam terus meningkat di AS. Sebuah LSM berikan pelajaran renang gratis kepada anak-anak muda dari kawasan rentan di Kota New York, tak hanya agar bantu kurangi angka korban tenggelam, sekaligus jadi sarana pengembangan kemampuan yang positif.
Ga ada pengalaman yang sia-sia, baik itu lo sebagai pengusaha, karyawan, atau apa pun pengalaman kerja lo. Justru dari pengalaman itu bikin lo siap-siap dalam menjalani tiap season dalam hidup lo. Bagi yang sedang dalam persimpangan atau masih proses menyesali masa lalu, lo harus denger pengalaman @amawikere yang dengan great humility, terjun lagi ke dunia profesional walau sempat jadi pengusaha. Trust adalah kunci CEO Carsome ini bisa menemukan jalan ninja dalam leadership journey-nya. Gimana cara earn that trust? kalau kejawab di caption semua ya ga jadi nonton! Siapin notes dan serap sebanyak-banyak ilmu sayur dari Lunch 134! TIMESTAMP 00:00 Intro 02:51 From Enterpreneur to Professional 05:00 Ada yang Gampang, Kok Cari yang Susah? 08:45 Beda Startup dengan Corporate? 11:55 Siap Untuk Ga Sia-Sia 15:24 Leadership: Andrew Way 20:57 Top 3 Learning Andrew 23:28 How to Win a Trust 26:42 Kriteria Mobil Ber-value tinggi 28:00 Perhatikan Ini Kalau Mau Jual Beli Mobil Bekas 34:21 Beli Baru Atau Beli Bekas? 37:05 Yang Ngaruh Di Harga Jual Mobil 41:04 Sebelum Beli Mobil Baru atau Bekas --- Kita percaya bahwa momen 'lunch' bisa menjadi momen kita upgrade diri, dengan makan siang bersama orang-orang yang lebih kaya, bukan hanya kaya secara materi, tapi lebih penting lagi, kaya pengalaman, ilmu, insight, wisdom. Podcast ini adalah hadiah untuk Gen-Z dan Millenials yang sedang berproses menjalani hidup & karir-nya. Holla at Ruby & Ario to this email address : hello@thirtydaysoflunch.com