Podcasts about sebab

  • 465PODCASTS
  • 2,589EPISODES
  • 20mAVG DURATION
  • 5WEEKLY NEW EPISODES
  • Sep 30, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about sebab

Show all podcasts related to sebab

Latest podcast episodes about sebab

Pinter Politik
Mencari The Bad Eggs di Kabinet

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Sep 30, 2026 9:05


Siapa sebenarnya “bad eggs” di Kabinet Merah Putih: menterinya, atau sistem yang menempatkan mereka di sana? Reshuffle demi reshuffle memperlihatkan satu paradoks bahwasanya publik menilai menteri dari dampaknya pada kehidupan sehari-hari, sementara pergantian kabinet juga tak lepas dari kalkulasi kekuasaan. Sebab, telur yang baik pun bisa membusuk ketika dimasukkan ke dalam tong yang salah.

AWR Indonesian - Daily Devotional
Ellen Whit di Miniapolis- Hukum dan Inzil

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Sep 29, 2026 6:01


Kamu tahu, bahwa tidak seorang pun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kami pun telah percaya kepada Kristus Yesus,

Kumpulan Dakwah Sunnah
5 sebab Utama Meraih Kebahagiaan

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Sep 28, 2026 85:31


5 sebab Utama Meraih Kebahagiaan

SherPodcast
Komunikator Yang Efektif

SherPodcast

Play Episode Listen Later Sep 28, 2026 1:07


Pikiran, perasan, keinginan seseorang, hanya ia sendiri yang tahu. Orang lain baru tahu kalau diberi tahu. Diberi tahunya melalui komunikasi, percakapan, dengan bahasa yang dimengerti. Bukan dengan kode, sindiran atau ilmu batin. Tidak ada yang mengerti itu.Kalau pun menerka-nerka, ya belum tentu benar. Sebab kita hanya manusia, bukan TUHAN.Itu sebabnya kita perlu belajar berkomunikasi dengan baik.Menyampaikan pesan atau informasi agar tercipta kesepahaman, pengertian satu sama lain.Komunikasi tidak hanya berkata-kata tapi juga mendengar. Mari belajar menjadi komunikator yang efektif, sebagai pembicara sekaligus pendengar yang baik.#sherpodcast #podcast #talk #sherlythought #listen

Voice OUT! Cakap Je...
VOCJ, Nak Kahwin ke? Sila Pengantin, Jangan Asal boleh jer!

Voice OUT! Cakap Je...

Play Episode Listen Later Sep 27, 2026 36:11


Sila Pengantin, Jangan Asal boleh jer! Jaga Adab Jaga Langkah!VOICEOUT, CAKAP JE! — NAK KAHWIN KE?EPISODE: SILAT PENGANTIN — BUKAN SEKADAR PERSEMBAHANDalam dunia perkahwinan Melayu, Silat Pengantin memang salah satu tradisi yang cantik dan penuh adat. Bila kena dengan langkah, gerak, pakaian dan persembahan yang betul, memang nampak sangat gah!

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 26 September 2026 - Jaga Sikap, hindari menyakiti sesama, hadirkan damai

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 25, 2026 5:56


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 26 September 2026Bacaan: "Esau menaruh dendam kepada Yakub karena berkat yang telah diberikan oleh ayahnya kepadanya, lalu ia berkata kepada dirinya sendiri: "Hari-hari berkabung karena kematian ayahku itu tidak akan lama lagi; pada waktu itulah Yakub, adikku, akan kubunuh." (Kejadian 27:41)Renungan: Di dalam Alkitab kita bisa membaca sebuah kisah menarik tentang dua orang bersaudara, yaitu kisah Yakub dan Esau. Kisah Yakub dan Esau ini sebenarnya menunjukkan keadaan keluarga Ishak yang tidak begitu harmonis. Awal persoalannya adalah pilih kasih, yaitu Ishak lebih mengasihi Esau dan Ribka lebih mengasihi Yakub. Masalahnya menjadi lebih parah karena Ribka membuat kesalahan yang besar, yaitu membantu Yakub untuk mengambil berkat kesulungan Esau. Namun, sekaligus di sini juga menunjukkan kesalahan Yakub, sebab Yakub mengikuti petunjuk Ribka yang salah. Kita bisa melihat dampak negatif dalam kehidupan keluarga itu karena tindakan ceroboh tersebut.Dampak bagi Esau. Esau menjadi dendam kepada Yakub. Begitu sakit hatinya Esau sehingga dengan adiknya sendiri dia bisa sangat benci, bahkan lebih dari itu, ada rencana untuk membunuh adiknya.Dampak bagi Yakub. Yakub harus hidup dalam pelarian. Kej 27:43 menjelaskan tentang perkataan Ribka, di mana Ribka menyuruh Yakub lari kepada Laban, saudara Ribka di Haran. Kata "lari" menunjukkan tindakan yang harus segera dilakukan, tidak boleh ditunda-tunda lagi. Memang tempat tujuan sudah jelas, yaitu Haran, tetapi bukan berarti tempat yang nyaman bagi Yakub, sebab pada kenyataannya Yakub harus menerima perlakuan yang tidak menyenangkan dari Laban. Kita bisa melihat pelajaran penting dalam kisah Yakub dan Esau ini, yaitu: Pertama, kita harus senantiasa bertindak dengan hati-hati. Jangan ceroboh dan asal menerima saja saran orang lain. Sekalipun ada saran dari orang-orang yang dekat dengan kita, bahkan mungkin dari keluarga kita, namun jika saran tersebut untuk melakukan sesuatu yang tidak benar, kita harus menolaknya.Ingat, kita tidak boleh kompromi dengan ketidakbenaran. Sebab, hal itu pasti akan berakibat buruk bagi kita dan bagi orang lain yang bersangkut-paut dengan tindakan kita. Kedua, kita tidak boleh dendam. Betapa sakitnya hati kita atas perlakuan orang lain, kita tetap tidak boleh dendam. Sebab, tanpa kita sadari, dendam akan merugikan diri kita sendiri, sebab dendam akan menghilangkan kebahagiaan kita. Serahkan pembalasan kepada Tuhan! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku untuk menjaga tindakanku sehingga tidak menimbulkan sakit hati sesamaku dan jauhkan aku dari dendam atas tindakan orang lain. Amin. (Dod).

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Landasan Perjanjian Baru: Darah Kristus

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Sep 25, 2026 3:42


Pdm. Handoyo Salim (TB) Ibrani 9: 25-26Dan Ia bukan masuk untuk berulang-ulang mempersembahkan diri-Nya sendiri, sebagaimana Imam Besar setiap tahun masuk ke dalam tempat kudus dengan darah yang bukan darahnya sendiri. Sebab jika demikian Ia harus berulang-ulang menderita sejak dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang Ia hanya satu kali saja menyatakan diri-Nya, pada zaman akhir untuk menghapuskan dosa oleh korban-Nya. 

AWR Indonesian - Daily Devotional
Ellen White di Miniapolis- zinkan Yesus Masuk - Bagian 2

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Sep 25, 2026 6:08


Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih

SherPodcast
Tak Selalu Seperti Yang Nampak

SherPodcast

Play Episode Listen Later Sep 25, 2026 0:43


Di Tak semua hal yang terlihat kecil itu kecil.Tak semua hal yang nampak besar itu besar.Hal kecil bisa menjadi hal yang besar.Dan hal yang nampak besar belum tentu seperti yang terlihat.Bukan manusia penentunya.Lakukan bagian kita dengan sebaik-baiknya, sejujur-jujurnya, sebenar-benarnya.Sebab suatu kelak, Yang Berkuasalah yang menjadi hakimnya.#sherpodcast #podcast #big #sherlythought #little

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Jangan Membalas Kejahatan Dengan Kejahatan

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Sep 24, 2026 3:36


Bpk. Kin Liong (TB) 1 Petrus 3:9Dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat. Sebab:

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Jangan Mempermainkan Tuhan

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Sep 23, 2026 5:44


Pdt. Ellya Makarawung (TB) Galatia 6: 7-9Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan .Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 23 September 2026 - Tetaplah rendah hati

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 22, 2026 6:48


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 23 September 2026Bacaan: "Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati." (Yakobus 4:6)Renungan: Ada pepatah yang berbunyi, "Di atas langit masih ada langit." Pepatah ini singkat namun sungguh mendalam maknanya. Pepatah ini mengajarkan kepada kita untuk selalu mawas diri dengan tidak menyombongkan diri atas apa yang kita miliki dan kita capai dalam hidup ini. Ketika kita merasa bahwa kita adalah orang yang paling kaya, maka sesungguhnya masih ada orang yang lebih kaya dari kita. Ketika kita merasa bahwa kita adalah orang yang paling pintar, maka sesungguhnya masih ada orang yang lebih pintar dari kita. Ketika kita merasa bahwa kita adalah orang yang paling tampan atau cantik, maka sesungguhnya masih ada orang yang lebih tampan atau cantik dari kita. Banyak orang berpendapat bahwa dosa yang paling dibenci oleh Tuhan adalah dosa kesombongan. Apakah itu benar atau tidak, faktanya Tuhan bertindak sangat tegas pada kesombongan manusia. Perhatikanlah fakta-fakta Alkitab berikut ini: Tuhan membuang Lucifer/Iblis dari Sorga, ketika dengan sombong ia ingin menyamai Tuhan; Tuhan menghentikan pembangunan menara Babel, ketika dengan sombong manusia di bumi hendak mendirikannya hingga ke langit; Tuhan merendahkan Raja Nebukadnezar dengan makan rerumputan seperti hewan, ketika dengan sombong ia membanggakan Kerajaan Babel; Tuhan menampar Raja Herodes hingga tewas ketika dengan sombong ia menerima pujian rakyatnya yang menganggapnya sebagai Tuhan. Dari fakta-fakta di atas maka tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa kesombongan adalah dosa yang paling dibenci Tuhan. Mengapa Tuhan begitu membenci kesombongan manusia? Sebab kesombongan itu langsung berurusan dengan pribadi Tuhan sendiri, yang tidak ingin diduakan oleh apa pun dan oleh siapa pun. Ia tidak ingin ditandingi oleh yang lain. Ia ingin menjadi yang "Satu-satunya", yang mengatasi segala ciptaan-Nya. Itulah sebabnya hukum pertama dari "10 Hukum" yang diberikan-Nya kepada umat-Nya, Israel, adalah agar mereka tidak menduakanNya (Kel 20:3). Oleh karena itu, apa pun yang kita miliki dan yang telah kita capai dalam hidup ini, hendaklah itu tidak membuat kita menjadi sombong. Sebab jika kita mulai meninggikan diri, maka Tuhan sendiri yang akan merendahkan kita (Mat 23:12). Ingatlah bahwa bukan hanya kita yang diberi kesempatan oleh Tuhan untuk berhasil. Bahkan ada orang yang lebih berhasil daripada kita. Untuk itu, jadilah orang yang rendah hati karena Tuhan mengasihi orang-orang yang rendah hati. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk menjadi orang yang selalu rendah hati sehingga aku tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain di sekifarku. Amin. (Dod).

Nick Kurniawan
TIDAK DISEMBUNYIKAN (Yesaya 45:18-19)

Nick Kurniawan

Play Episode Listen Later Sep 22, 2026 4:36


Ada yang disembunyikan orang lain tentang kita tanpa diberitahu pada kita, tapi Allah tak pernah berkata dengan sembunyi, Ia selalu berkata benar dan beritahukan apa yang lurus pada hamba yang diutus-Nya."Sebab beginilah firman TUHAN, "Tidak pernah Aku berkata dengan sembunyi. Aku, TUHAN, selalu berkata benar, selalu memberitakan apa yang lurus." (Yesaya 45:18-19)

SherPodcast
Tidak Mau Maju

SherPodcast

Play Episode Listen Later Sep 21, 2026 0:39


Semakin hari semestinya hidup kita semakin baik.Karena sudah belajar banyak hal.Belajar dari kesalahan.Atau pun meningkatkan dari apa yang pernah dilakukan.Jika tidak, artinya kita tidak mau belajar.Tidak mau belajar dari kesalahan.Dan tidak mau mengembangkan diri.Itu bukanlah kehidupan yang baik.Sebab tidak mau maju.Semoga kita tidak terjebak di lingkungan yang demikian.#sherpodcast #podcast #renungan #sherlythought #belajar

Kumpulan Khutbah Jum'at Pilihan Dakwah Sunnah
1709 - Lima Sebab Hidup Sengsara di Dunia dan Akhirat - Ust. Dr. Fadlan Fahamsyah, Lc., MHI.

Kumpulan Khutbah Jum'at Pilihan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Sep 19, 2026 8:46


Khutbah Jum'at - Ustadz Dr. Fadlan Fahamsyah, Lc., MHI. hafizhahullahu.Judul : Lima Sebab Hidup Sengsara di Dunia dan Akhirat.Sumber : YouTube.

AWR Indonesian - Daily Devotional

"Sebab tidak seorang pun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa

AWR in Indonesian - Renungan Harian

"Sebab tidak seorang pun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa

Nick Kurniawan
TIDAK SALAH MENGAKU LEMAH

Nick Kurniawan

Play Episode Listen Later Sep 16, 2026 4:21


Mengakui kelemahan bukan satu kesalahan, tapi mengakui kebenaran tentang terbatasnya diri, agar dikuatkan oleh tidak terbatasnya kuasa Tuhan dalam diri."Jawab Tuhan: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab dalam kelemahan lah kuasa-Ku jadi sempurna." Sebab itu lebih suka aku bermegah atas kelemahanku, agar kuasa Kristus menaungi aku." (Mat8:17; 2Kor12:10)

SherPodcast
Jangan Semaunya Sendiri

SherPodcast

Play Episode Listen Later Sep 14, 2026 1:09


Setiap orang punya kesenangannya masing-masing.Tapi pernah berpikir gak, saat melakukan apa yang jadi “hobi” kita, apakah hal itu akan berdampak bagi orang lain? Atau bahkan menyusahkan orang lain?Ga semua yang menjadi kesenangan kita, itu harus dilakukan kapan saja dan di mana saja kita mau.Ada kalanya kita ngerem, tahu diri demi toleransi.Sebab tanah di mana kita berpijak, ada hak orang lain atau pihak lain yang perlu juga dihormati dan jagai.Bahkan tubuh kita bukan milik kita sendiri. Hidup kita ini pun bukan milik kita sendiri, tapi milik TUHAN, Sang Pencipta yang suatu kelak kita akan diminta pertanggungjawaban.Jangan semaunya sendiri

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 14 September 2026 - Mengasihi dan Menerima apa adanya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 13, 2026 6:56


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 14 September 2026Bacaan: "Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah." (Roma 15:7) Renungan: Rebecca duduk di ruang istirahat setelah selesai membawakan seminar bertema keluarga. "Apa yang engkau bawakan tadi sangat memberkati para pendengar, "kata Jane, seorang ibu yang saat itu menemaninya. Tanpa mengeluarkan sepatah kata pun, mata Rebbeca mulai memerah dan genangan air mata memenuhi pelupuk matanya. "Mereka pasti berpikir bahwa aku ini istri yang baik dan bahagia," jawab Rebecca. "Apakah kamu punya masalah serius?" tanya Jane. "Aku sudah menikah selama 14 tahun dan suamiku adalah pria yang sangat baik. Ia jujur, sabar, penyayang dan memiliki pekerjaan yang mapan. la penuh perhatian dan selalu menanyakan keadaanku. Ketika aku harus pergi ke suatu tempat untuk membawakan seminar ataupun acara-acara lainnya, ia selalu menawarkan diri untuk menemani jika ia sedang tidak ada acara. Ia dengan senang hati menyiapkan alat peraga yang kubutuhkan untuk membawakan seminar, termasuk membawa alat peraga dan perlengkapan lainnya ke tempat di mana aku membawakan seminar. la baik dan menyayangiku." "Sepertinya tidak ada yang kurang?" kata Jane. "Jane, sudah kukatakan bahwa suamiku sangat baik. Tapi aku menginginkan sosok suami yang bisa memimpin dan bukan melayaniku. Aku mengharapkan agar dia yang lebih terkenal dan menjadi pembicara daripada aku," jawab Rebecca. Jane memeluk Rebecca dan memberikan nasihat yang cukup singkat, "Ingatkah engkau janji pernikahan yang kau ucapkan 14 tahun lalu? Bukankah engkau sudah berjanji untuk menerima dia apa adanya?" Rebecca terdiam sejenak, ia mulai menangis dan sejak saat itu ia tidak lagi mengharapkan agar suaminya menjadi sosok yang ia inginkan. Ia mulai mensyukuri kelebihan-kelebihan yang ada dalam diri suaminya dan menerima segala kekurangannya. Terkadang kita tidak merasa puas hanya dengan kebaikan, perhatian dan sikap melayani yang pasangan kita lakukan terhadap kita. Idealisme yang terlalu tinggi tidak jarang membuat kita menetapkan standar tertentu untuk pasangan kita, misalnya: dia harus menjadi orang yang tegas, pintar, berwawasan luas, dll., padahal pasangan kita tidak bisa menjadi apa yang kita inginkan. Kekecewaan karena pasangan kita tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan akan semakin terasa ketika kita mulai membanding-bandingkannya dengan orang lain. Suami ataupun istri kita pasti memiliki kekurangan, tetapi ingatlah bahwa dia juga memiliki kelebihan. Bantu pasangan kita untuk mengubah kekurangan di dalam dirinya menjadi kebaikan, tetapi terimalah apa yang tidak dapat kita ubah. 1 Ptr 4:8 berkata, "Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa." Kasih dan penerimaan yang tulus terhadap pasangan membuat kita menerima ketidaksempurnaannya dan tidak mempermasalahkan apalagi meributkannya. Bukankah kita sudah berjanji untuk menerima dia? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk pasangan terbaik yang sudah kupilih. Mampukan aku menerima dan mengasihi dia dengan sepenuh hatiku. Amin. (Dod).

C3 Reach Pemulihan Kupang
Seri 3 - Teritori Baru | Ps. Charles Bessie

C3 Reach Pemulihan Kupang

Play Episode Listen Later Sep 10, 2026 33:59


Dalam kehidupan, kita tidak bisa menghindari yang namanya ujian. Sebenarnya semua kita butuh ujian, sebab ujian berfungsi untuk membuktikan 'kelayakan.' Ujian menentukan seseorang naik kepada level berikutnya atau tidak. Ujian sangat penting bahkan di dalam Alkitab banyak berbicara tentang menguji hati, mengenal hati, segala tentang ujian. Seri kali ini menggiring kita untuk belajar tentang bagaimana menghadapi ujian di teritori yang baru. Sebab kita tidak bisa menghindar yang namanya ujian, dan setiap area atau teritori baru yang Allah bawa kita, selalu pasti ada ujian, untuk menguji apakah kita siap, kuat dan lolos kepada fase berikutnya atau tidak. Lalu bagaimana respon menghadapi ujian yang benar? Temukan jawabannya dalam Seri 3 - Teritori Baru | Ps. Charles Bessie, Gembala Senior Gereja C3 Reach Pemulihan Kupang. Selamat mendengarkan, silahkan dibagikan. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-23 masa biasa, 9 September 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Sep 8, 2026 7:45


Dibawakan oleh Madeline Meggie Kurniawan dari Saint Peter's School Kelapa Gading, Jakarta Utara, di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Korintus 7: 25-31; Mazmur tg 45: 11-12.14-17; Lukas 6: 20-26.DUNIA DAUN KELOR Tema renungan kita pada hari iniialah: Dunia Daun Kelor. Pernyataan tema ini adalah sebuah kiasan. Dunia yangbegitu besar, yang dipandang dari ke-empat kutubnya hanya dianggap sebesar daunkelor. Kita tahu bahwa daun kelor itu sebesar ujung permukaan jari-jari tanganmanusia. Memandang dunia sebesar daun kelor, jelas sebagai sebuah gaya bahasauntuk mengungkapkan suatu makna tertentu dalam hidup dan tingkah laku manusia. Karena orang-orang bergerak begitu beragam dan cepat, lalu ditambah dengan frekwensipertemuan satu sama lain yang banyak dalam satu konteks tertentu, dunia initerasa beigtu kecil. Misalnya pada jam 10 pagi, ada dua atau beberapa orangbertemu di suatu tempat di sudut kota, lalu pada jam 12:00 mereka bertemu lagidi salah satu sudut kota lainnya dalam sebuah konteks urusan yang lain. Bagimereka dunia itu terlalu kecil, bagaikan daun kelor. Dalam sudut pandang yang lain,dunia seperti daun kelor itu merupakan suatu ungkapan untuk menunjuk pada sikapmanusia yang minimalis terhadap kenyataan dunia yang amat besar dan beragampengaruhnya. Ada sebuah disiplin religius yang mengajarkan dan menganimasimanusia untuk hidup sederhana, hidup dengan suatu penyangkalan atas kemegahandan kekayaan dunia ini, bahkan suatu hidup yang tidak melekat dengan dunia ini. Di dalam jalan untuk mengikutiYesus Kristus, ajaran spiritualitas ini sungguh ingin menjadikan dunia itukecil seperti daun kelor. Ajarannya membimbing orang-orang beriman supayamencukupkan diri dengan apa yang dikaruniakan oleh Tuhan, yang sesuai denganbatas kemampuan sebagai manusia. Ajaran seperti ini ditekankan kembali olehSanto Paulus dalam suratnya yang pertama kepada jemaat di Korintus, ketika iaberkata: “Orang-orang yang mempergunakan barang-barang duniawi seolah-olah samasekali tidak mempergunakannya. Sebab dunia ini seperti yang kita kenal sekarangakan berlalu.” Rahmat dan karunia Tuhan cukup bagi kita untuk bertahan di dunia ini. Jika kita mencukupkan diri kitadengan siapa yang  ada di sekitar kitasecara nyata, dan apa yang dapat memberikan jaminan bagi kelangsungan hidupharian kita, menurut pandangan dunia, ini adalah sebuah kesederhanaan dankemiskinan. Tetapi Yesus menguatkan iman kita dengan mengatakan bahwa hidupseperti ini adalah sebuah kebahagiaan, dan kerajaan Allah adalah harta milikkita yang sesungguhnya. Tampaknya ini menunjukkan kelaparan, kesedihan,kekurangan, bahkan dianggap tidak laku atau tidak berguna, tetapi Tuhan Yesusmenegaskan bahwa cara hidup seperti ini sungguh menghadirkan kebahagiaan. Jadidunia daun kelor adalah jalan untuk kebahagiaan kita. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan yang maha murah, jadikanlah kamianak-anak-Mu yang rendah hati dan penuh kemurahan, supaya kami menjadi lebihterbuka dalam berbagi kepada orang lain. Bapa kami yang ada di surga ... Dalamnama Bapa ...

AWR Indonesian - Daily Devotional
Panduan teologi; memohon wewenang Elen G White - 2

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Sep 6, 2026 6:38


Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci.

Renungan Anak GKY Mabes
Jika Allah Benar-Benar Ada (7 September)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Sep 6, 2026 3:48


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Jika Allah Benar-Benar AdaDiambil dari: Mazmur 119:160 “Dasar firman-Mu adalah kebenaran dan segala hukum-hukum-Mu yang adil adalah untuk selama-lamanya.”Wonder Kids, selama beberapa hari ini kita sudah melihat banyak bukti bahwa Yesus sungguh mati dan bangkit. Tetapi ada satu pertanyaan yang lebih mendasar: apakah Allah benar-benar ada? Sebab kalau Allah tidak ada, mujizat dan kebangkitan tentu tidak mungkin terjadi.Kita percaya Allah ada bukan hanya karena Alkitab berkata demikian. Memang Alkitab adalah firman Allah yang benar dan dapat dipercaya. Namun, Tuhan juga meninggalkan banyak tanda tentang keberadaan-Nya di sekitar kita.Lihatlah alam semesta yang begitu luas dan teratur. Matahari, bumi, bintang-bintang, tumbuhan, hewan, dan tubuh manusia bekerja dengan cara yang sangat menakjubkan. Semua itu tidak muncul begitu saja tanpa Pencipta. Seperti sebuah lukisan menunjukkan adanya pelukis, ciptaan juga menunjukkan adanya Sang Pencipta.Kita juga memiliki hati nurani yang mengingatkan bahwa ada yang benar dan ada yang salah. Mengapa manusia di berbagai tempat tahu bahwa mencuri, berbohong, dan menyakiti orang lain adalah salah? Karena Allah yang kudus menaruh kesadaran tentang kebaikan dan keadilan dalam hati manusia.Namun, bukti terbesar bahwa Allah ada adalah Yesus Kristus. Allah tidak hanya memberikan tanda melalui alam. Ia datang mendekat kepada kita melalui Anak-Nya. Yesus hidup, mengajar, melakukan mujizat, mati menanggung dosa, dan bangkit mengalahkan kematian. Kebangkitan Yesus menunjukkan bahwa Allah sungguh ada dan berkuasa.Tentu kita tidak bisa mengetahui segala sesuatu tentang Allah. Tetapi kita memiliki cukup alasan untuk percaya kepada-Nya. Iman Kristen bukanlah kepercayaan tanpa dasar. Kita percaya karena Allah telah menyatakan diri-Nya melalui ciptaan, firman-Nya, dan terutama melalui Yesus.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Perhatikan satu bagian dari ciptaan Tuhan, lalu ucapkan, “Tuhan, terima kasih karena ciptaan-Mu menolongku melihat bahwa Engkau sungguh ada.”Mari kita berdoa: Tuhan, bukalah mataku supaya aku melihat tanda-tanda keberadaan dan kasih-Mu. Tolong aku semakin percaya kepada Engkau dan firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Allah sungguh ada, dan Dia telah menyatakan diri-Nya dengan jelas melalui ciptaan, firman, dan Yesus Kristus. Tuhan Yesus memberkati.

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Najmi Umar Bakkar - Sebab Terhindar Siksa Kubur [Versi Lebih Lengkap]

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Sep 6, 2026 58:38


Ustadz Najmi Umar Bakkar - Sebab Terhindar Siksa Kubur [Versi Lebih Lengkap]

AWR in Indonesian - Renungan Harian
Panduan teologi; memohon wewenang Elen G White - 2

AWR in Indonesian - Renungan Harian

Play Episode Listen Later Sep 6, 2026 6:38


Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci.

Keluar Sekejap
EP21 #SembangKS | Merdeka, Mont Kiara dan Algoritma

Keluar Sekejap

Play Episode Listen Later Sep 4, 2026 32:46


Pinter Politik
Damnatio Memoriae Proyek Sejarah

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Sep 4, 2026 9:34


Sejarah bukan hanya tentang apa yang ditulis, tetapi juga tentang apa yang sengaja diletakkan di luar sorotan. Ketika negara menulis ulang sejarah dengan ribuan halaman, ratusan pakar, dan legitimasi resmi, apakah volume sebesar itu bisa berubah menjadi bentuk baru damnatio memoriae? Sebab seperti wajah Geta yang dihapus dari sejarah Romawi, terkadang justru ruang kosong dalam sebuah narasi yang paling keras berteriak.

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Abu Yahya Badrusalam L.C. - 9 sebab Dada Menjadi Lapang

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Sep 4, 2026 39:30


Ustadz Abu Yahya Badrusalam L.C. - 9 sebab Dada Menjadi Lapang

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-22 masa biasa, 5 September 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Sep 4, 2026 6:19


Dibawakan oleh Demmy Anggi dan Eka Tia dari Saint Peter's School Kelapa Gading, Jakarta Utara, di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Korintus 4: 6b-15; Mazmur tg 145: 17-18.19-20.21: Lukas 6: 1-5.BERSEMANGAT MERAYAKAN HARI TUHAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Bersemangat Merayakan Hari Tuhan.Kita menjalankan perintah Allah “Kuduskanlah hari Tuhan" bermaksud untukmengenang dan merayakan kebaikan Tuhan dan karya-Nya yang menciptakan danmenebus manusia. Kita mempunyai satu hari yang dikhususkan untuk itu. Kitamengenalnya sebagai hari minggu. Kegiatan utamanya ialah beribadat bersama umatdi stasi, paroki dan keuskupan dalam perayaan Ekaristi kudus. Pekerjaan rutindihentikan dan kita fokus pada perayaan yang spesial tersebut. Di sini semangat merayakan hari Tuhan yang telah ditetapkan itu harusdiutamakan. Caranya ialah dengan selalu bersemangat dan berdevosi dalammerayakannya. Kebiasaan baik dan spiritualitasnya dihidupi sebagaimanaharusnya, maka tuntutan kewajiban hari minggu merupakan cara hidup Gereja yangstandar untuk dilakukan para anggotanya. Dahulu, kewajiban ini bukan pada hariMinggu, tetapi sabat, yaitu hari yang ditetapkan untuk ibadat orang Yahudi,yang cenderung dijalankan dengan berlebihan. Mereka berani menegur murid-muridYesus dan juga Yesus sendiri yang tidak mengikuti kewajiban itu. Bagi kita, kewajiban hari minggu itu ada benarnya. Sebab kalau sebagaikegiatan biasa bahkan dianggap sekedar pilihan bagi masing-masing anggotaGereja, maka hilang maknanya sebagai hukum Tuhan. Akibatnya tentu saja dapatdilihat pada banyaknya dan dengan gampang gereja-gereja menjadi kosong. Akibatyang lebih jelek ialah menghilangnya pemeliharaan jiwa-jiwa orang beriman.Paroki di kampung mempunyai umat yang umumnya para petani, nelayan danpeternak. Pada setiap hari minggu, mereka menjalankan kewajiban hari minggusebagai kegiatan pertama dan utama. Setelah itu mereka baru dapat melakukanpekerjaan lain seperti bertani, memberi makan ternak, memperbaiki saluran sawahyang tersumbat atau menarik pukat ikan di laut. Ada banyak contoh lain oleh orang-orang yang berbeda dan di tempat yangberbeda-beda pula, yang menunjukkan betapa kepatuhan akan kewajiban hari Tuhanitu tak bisa digantikan. Namun, seperti disinggung tadi soal pelaksanaannyayang berlebihan dengan gaya orang Farisi, tentu harus kita hindari. Contoh,pada hari Minggu terjadi kebakaran di rumah Anda sendiri. Sangat benar danmenjadi tindakan pertama ialah urusan rumah dan keluarga yang harus dilakukan,meski mungkin ibadat hari minggu ditinggalkan dahulu. Jadi dalam hal-halterkait dengan pelayanan kemanusiaan, kelayakan dan keselamatan pribadimanusia, hari minggu itu sendiri justru harus diungkapkan secara nyata untukpelayanan bagi orang-orang yang sangat memerlukan. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Demi kemuliaan dan kebesaran-Mu, ya Tuhan, kami membaktikandiri kami untuk menjadi setia dalam beribadat kepada-Mu. Semoga Roh-Musenantiasa membimbing kami untuk membuat ibadat-ibadat yang nyata untukmenjawab kebutuhan-kebutuhan kemanusiaan di dunia ini.  Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa...

AWR Indonesian - Daily Devotional
Panduan teologi- Bukan dari wewenang manusia - Bagian 01

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Sep 2, 2026 6:05


Sebab apakah dikatakan nas Kitab Suci? "Lalu percayalah Abraham kepada Tuhan, dan Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran."

Renungan Anak GKY Mabes
Apakah Nubuat Yunus Bertentangan? (3 September)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Sep 2, 2026 3:35


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Apakah Nubuat Yunus Bertentangan? Diambil dari Matius 12:40“Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.”Wonder Kids, Tuhan Yesus disalibkan dan meninggal pada hari Jumat. Pada hari Minggu pagi, Ia bangkit dari kematian. Namun, ada orang yang bertanya, “Bukankah Yesus berkata bahwa Ia akan berada dalam kubur selama tiga hari tiga malam? Dari Jumat sampai Minggu pagi tidak sampai tujuh puluh dua jam.”Apakah Tuhan Yesus salah? Tentu tidak. Kita perlu memahami cara orang Yahudi pada zaman Alkitab menghitung waktu. Pada masa itu, sebagian dari satu hari dapat dihitung sebagai satu hari penuh.Begini cara menghitungnya. Hari Jumat, Yesus mati dan dikuburkan sebelum matahari terbenam. Itu dihitung sebagai hari pertama. Hari Sabtu, tubuh Yesus berada di dalam kubur. Itu hari kedua. Hari Minggu pagi, Yesus bangkit. Itu dihitung sebagai hari ketiga.Karena itu, ungkapan “tiga hari tiga malam” tidak harus berarti tepat tiga kali dua puluh empat jam seperti cara kita menghitung sekarang. Ungkapan tersebut biasa dipakai untuk menyebut peristiwa yang terjadi dalam bagian dari tiga hari berbeda.Cara menghitung seperti ini juga terlihat dalam kisah Ester. Ester meminta orang Yahudi berpuasa selama tiga hari, siang dan malam. Namun, pada hari ketiga ia sudah pergi menghadap raja. Jadi, sebagian hari dapat dihitung sebagai satu hari.Wonder Kids, jangan cepat berkata bahwa Alkitab salah hanya karena ada bagian yang belum kita mengerti. Kadang-kadang kita perlu mempelajari bahasa, kebiasaan, dan cara berpikir orang pada zaman Alkitab.Namun, yang terutama bukan hanya cara menghitung harinya. Yesus memakai kisah Yunus sebagai tanda tentang diri-Nya. Ia sungguh mati, dikuburkan, dan bangkit pada hari ketiga dengan kemenangan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Tuliskan satu pertanyaan tentang Alkitab yang belum kamu pahami, lalu tanyakan kepada orang tua atau guru Sekolah Minggu.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena firman-Mu benar. Berikan aku hati yang sabar untuk belajar dan pikiran yang terbuka terhadap kebenaran-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Jumat, Sabtu, dan Minggu dihitung sebagai tiga hari, dan Yesus sungguh bangkit pada hari ketiga. Tuhan Yesus memberkati.

AWR in Indonesian - Renungan Harian
Panduan teologi- Bukan dari wewenang manusia - Bagian 01

AWR in Indonesian - Renungan Harian

Play Episode Listen Later Sep 2, 2026 6:05


Sebab apakah dikatakan nas Kitab Suci? "Lalu percayalah Abraham kepada Tuhan, dan Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran."

Elshinta Semarang
Uji Materi UU BPJS di MK: Alasan Gugatan KPCDI dan Analisis Peluang Keberhasilannya

Elshinta Semarang

Play Episode Listen Later Sep 1, 2026 31:12


Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) resmi mengajukan uji materi UU BPJS ke Mahkamah Konstitusi. Gugatan ini menuntut agar negara menanggung penuh iuran kesehatan bagi pasien penyakit kronis dan warga yang tidak bekerja, tanpa terbatas pada kriteria administratif yang ketat. Sebab, ketika penyakit kronis membuat seseorang tak lagi bisa bekerja, jaminan kesehatan dari negara adalah satu-satunya tumpuan untuk bertahan hidup.Simak Talk Kami Bersama, Ketua Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia, Tony Richard Samosir

Kumpulan Khutbah Jum'at Pilihan Dakwah Sunnah
1670 - Banyak Orang Gagal Sebab Mengabaikan Hal Ini - Ust. Muharrar bin Mikail, MA.

Kumpulan Khutbah Jum'at Pilihan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Sep 1, 2026 20:39


Khutbah Jum'at - Ustadz Muharrar bin Mikail, MA. hafizhahullahu.Judul : Saling Menasihati dalam Kebaikan (Banyak Orang Gagal Sebab Mengabaikan Hal Ini).Sumber : YouTube.

Renungan Anak GKY Mabes
Siapa yang Menjaga Kubur Itu, dan Mengapa? (30 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 29, 2026 3:33


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Siapa yang Menjaga Kubur Itu, dan Mengapa? Diambil dari: Matius 27:65–66 “Kata Pilatus kepada mereka: ‘Ini penjaga-penjaga bagimu, pergi, jagalah kubur itu sebaik-baiknya.' Maka pergilah mereka dan dengan bantuan penjaga-penjaga itu mereka memeterai kubur itu dan menjaganya.”Wonder Kids, sesudah Tuhan Yesus dikuburkan, para pemimpin agama masih belum tenang. Mereka ingat bahwa Yesus pernah berkata bahwa Ia akan bangkit. Karena itu, mereka datang kepada Pilatus dan meminta supaya kubur itu dijaga dengan ketat. Mereka takut kalau murid-murid Yesus akan datang dan mengambil tubuh-Nya.Jadi kubur Yesus bukan hanya ditutup dengan batu besar. Kubur itu juga dijaga. Ini penting sekali, karena menunjukkan bahwa musuh-musuh Yesus sendiri berusaha keras supaya tidak ada yang bisa menyentuh kubur itu. Mereka ingin memastikan semuanya aman dan tertutup rapat.Lalu siapa penjaganya? Ada pembahasan apakah itu penjaga Bait Allah atau tentara Romawi. Tetapi yang paling penting bukan itu. Yang paling penting adalah: kubur Yesus benar-benar dijaga. Artinya, tidak mudah bagi siapa pun untuk datang diam-diam lalu mengambil tubuh Yesus begitu saja.Mengapa mereka sampai sebegitu takut? Karena mereka tahu bahwa kalau kubur itu kosong, orang-orang akan makin percaya kepada Yesus. Jadi tanpa sadar, tindakan mereka justru membuat bukti kebangkitan menjadi makin kuat. Sebab kalau kubur yang ditutup, dimeterai, dan dijaga ketat itu tetap kosong, maka jelas ada kuasa Tuhan yang bekerja.Wonder Kids, ini mengingatkan kita pada sesuatu yang indah. Kadang-kadang orang berusaha melawan rencana Tuhan. Mereka merasa bisa menutup, menghentikan, atau mengalahkan pekerjaan Tuhan. Tetapi tidak ada siapa pun yang bisa menggagalkan apa yang Tuhan sudah tetapkan. Kubur yang dijaga pun tidak bisa menahan Yesus.Renungan ini juga berbicara tentang hati kita. Kadang-kadang kita juga seperti orang-orang itu. Kita bisa mencoba “menutup” bagian hidup kita dari Tuhan. Kita menyimpan dosa, menolak ditegur, atau tidak mau sungguh-sungguh percaya. Tetapi Tuhan melihat semuanya. Dan Tuhan tetap sanggup bekerja menembus kekerasan hati manusia.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena tidak ada batu, meterai, atau penjaga yang bisa menghentikan kuasa-Mu. Tolong aku supaya tidak keras hati atau menutup diri dari-Mu, tetapi percaya dan taat kepada-Mu dengan sungguh-sungguh. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kalau kubur yang dijaga ketat pun tidak bisa menahan Yesus, maka tidak ada yang bisa menghentikan rencana dan kuasa Tuhan. Tuhan Yesus memberkati

Renungan Anak GKY Mabes
Penjaga Kubur (29 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 28, 2026 3:54


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Penjaga KuburDiambil dari: Matius 28:13 “Dan mereka menyuruh mengatakan begini: Murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kami sedang tidur.”Wonder Kids, Injil Matius menceritakan bahwa kubur Yesus dijaga. Ada penjaga-penjaga yang ditempatkan di sana. Mengapa? Karena para pemimpin agama takut kalau nanti ada orang yang mengambil tubuh Yesus lalu berkata bahwa Yesus sudah bangkit. Jadi kubur itu bukan hanya ditutup dengan batu besar, tetapi juga dijaga.Ini penting sekali, Wonder Kids. Sebab kalau memang ada penjaga di sana, maka cerita bahwa murid-murid Yesus diam-diam datang lalu mencuri tubuh-Nya jadi sangat lemah. Murid-murid pada waktu itu sedang takut dan bingung. Mereka bukan kelompok pemberani yang siap melawan penjaga dan membuka kubur yang tertutup rapat.Lalu sesudah kubur itu kosong, para pemimpin agama menyebarkan cerita bahwa murid-murid datang mencuri tubuh Yesus waktu para penjaga tidur. Tetapi pikirkan baik-baik, Wonder Kids. Kalau penjaganya tidur, bagaimana mereka tahu siapa yang mencuri? Dan kalau benar para penjaga tidur saat bertugas, itu justru menunjukkan mereka gagal total. Jadi cerita itu tidak kuat.Justru keberadaan para penjaga membuat kesaksian tentang kebangkitan Yesus makin kuat. Kubur itu dijaga, ditutup, dan tetap kosong. Artinya, bukan manusia yang diam-diam berhasil mengambil tubuh Yesus. Yang terjadi adalah kuasa Tuhan bekerja. Yesus bangkit dengan kemenangan.Kadang-kadang orang memang mencoba membuat alasan supaya tidak perlu percaya kepada kebangkitan. Mereka mencari cerita lain yang terdengar masuk akal. Tetapi semakin diperiksa, alasan-alasan itu tidak kokoh. Kebenaran tetap berdiri: Yesus sungguh mati, sungguh dikuburkan, dan sungguh bangkit.Wonder Kids, ini mengingatkan kita bahwa tidak ada penjaga, batu, atau rencana manusia yang bisa menghentikan kuasa Tuhan. Kalau Tuhan sudah menetapkan kemenangan Yesus, tidak ada yang bisa menahannya. Dan itu berarti kita juga boleh percaya bahwa Tuhan sanggup menolong kita, walaupun ada banyak hal yang tampaknya menghalangi.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena tidak ada penjaga atau rencana manusia yang bisa menghentikan kebangkitan-Mu. Tolong aku supaya tidak mudah percaya pada alasan-alasan yang salah, tetapi berdiri teguh pada firman-Mu yang benar. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kalau kubur yang dijaga pun tidak bisa menahan Yesus, maka tidak ada kuasa apa pun yang bisa menghentikan kemenangan-Nya. Tuhan Yesus memberkati

Radio Elshinta
Jejak Kecil di Pesisir Langkat Sumatera Utara Menjemput Senyum Masa Depan generasi emas Melalui Cek Kesehatan Gratis.

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Aug 27, 2026 5:10


Langkat, Sumatera Utara, menjadi salah satu wilayah pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).Dalam program ini, kesehatan anak diperiksa sejak dini, mulai dari status gizi dan kebugaran, mata, pendengaran, kesehatan gigi, hingga skrining thalasemia.Sebab, tidak semua masalah kesehatan terlihat dari luar. Pemeriksaan sejak dini membantu menemukan kondisi yang sebelumnya tidak disadari, sehingga dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.Karena kesehatan anak bukan hanya tentang hari ini. Cegah Sejak Dini, Sehat Sampai Nanti.#CekKesehatanGratis #CKG #CegahSejakDini #SehatSampaiNanti #Langkat #sumaterautara

Keluar Sekejap
EP20 #SembangKS | Episod Istimewa yang ke-20

Keluar Sekejap

Play Episode Listen Later Aug 26, 2026 36:05


AWR Indonesian - Daily Devotional
Pemimpin yang bingung

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Aug 25, 2026 6:04


Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 21 Agustus 2026 - Menemukan dan melakukan hal baru

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 20, 2026 6:29


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 21 Agustus 2026Bacaan: "Sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: "Sesungguhnya, Aku meletakkan sebagai dasar di Sion sebuah batu, batu yang teruji, sebuah batu penjuru yang mahal, suatu dasar yang teguh: Siapa yang percaya, tidak akan gelisah!" (Yesaya 28:16) Renungan: Jean Henri Fabre adalah seorang ahli serangga dari Perancis. Saat berjalan-jalan di hutan, ia tertarik pada perilaku ulat-ulat bulu yang berjalan berurutan dalam sebuah barisan. Seekor ulat bulu berjalan mengikuti ulat bulu yang ada di depannya, demikian mereka terus berjalan beriringan. Mereka mengikuti secara persis ulat bulu yang ada di depan mereka, tidak menyimpang ke kanan ataupun ke kiri. Fabre lalu menangkap beberapa ulat bulu dan membawanya pulang. Di laboratoriumnya, ia mengatur ulat bulu itu membentuk lingkaran mengelilingi pot bunga. Ternyata ulat-ulat itu kemudian kembali berjalan beriringan mengitari pot bunga tanpa berhenti, seperti komidi putar. Meski ada makanan di tengah lingkaran, mereka tidak berusaha keluar dari lintasan itu untuk mengambil makanan yang ada di tengah-tengah mereka. Setiap ulat bulu itu hanya berjalan dan terus berjalan saja mengikuti jalur yang dilewati ulat bulu di depannya, tanpa tahu dan menyadari apa yang sedang mereka lakukan. Dalam hidup ini pun, tanpa sadar kita seringkali juga bersikap seperti para ulat bulu tadi. Seringkali kita hanya ikut-ikutan orang lain saja, tanpa menyadari apa yang sedang kita lakukan. Bila teman-teman kita ke diskotik, maka kita pun ke diskotik. Bila orang lain membeli mobil baru, maka kita pun harus ikut memiliki mobil baru. Bila orang lain menerobos lampu merah, maka kita pun ikut menerobos lampu merah. Kita melakukan suatu tindakan karena hal tersebut banyak dilakukan oleh orang lain. Kita mencari pekerjaan yang banyak dicari oleh kelompok mayoritas, tanpa mempertimbangkan bakat dan kompetensi kita. Seringkali kita hanya melakukan sesuatu yang umum dan tidak berani melakukan hal yang berbeda. Namun, seseorang justru berpesan kepada kita, "Jangan pergi mengikuti jejak orang lain, tapi pergilah ke tempat di mana tidak ada jejak dan tinggalkan jejak Anda di sana." Jadi, kalau benar-benar ingin mendapatkan hasil yang berbeda dari kebanyakan orang, hasil yang lebih besar dan lebih baik, kita harus mempunyai alasan dan prinsip yang teguh terhadap apa yang sedang kita lakukan. Jangan hanya melakukan sesuatu karena ikut-ikutan, namun mari melakukan sesuatu karena mempunyai alasan dan prinsip hidup yang jelas. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat agar aku dapat menemukan hal-hal baru yang dapat kulakukan untuk membawa kebaikan bagi orang-orang di sekitarku. Amin. (Dod)

Keluar Sekejap
EP19 #SembangKS | Cekodok, Mee dan LRT

Keluar Sekejap

Play Episode Listen Later Aug 19, 2026 32:29


Daripada cekodok pisang yang boleh mengalahkan isu negara, kepada RM13 bilion kerugian Tabung Haji, kemudian singgah pula ke kontroversi Mee Pok, pasport 10 tahun 6 bulan dan drama Sidang Khas Parlimen — minggu ni Sembang KS memang macam naik roller coaster.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 19 Agustus 2026 - Tekun berlatih dan disiplin diri

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 18, 2026 5:26


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 19 Agustus 2026Bacaan: "Sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun." (Yakobus 1:3-4)Renungan: Seorang atlet renang nasional yang baru saja memecahkan rekor nasional 200 meter gaya bebas sedang diwawancarai beberapa wartawan televisi dan surat kabar nasional. Adapun rekor nasional yang dipecahkannya sempat bertahan selama dua puluh lima tahun tanpa ada seorang atlet pun yang mampu memecahkannya. Namun, setelah dua puluh lima tahun kemudian akhirnya perenang tersebut dapat memecahkan rekor dengan catatan waktu empat detik lebih cepat daripada rekor lama. Beberapa wartawan mencoba bertanya tentang rahasia serta kiatnya sehingga ia mampu memecahkan rekor yang sudah bertahan sekian puluh tahun tersebut. Perenang itu menjawab, "Untuk waktu empat detik lebih cepat, saya memerlukan latihan terus-menerus selama empat tahun." Wow....hanya untuk selisih waktu empat detik, dibutuhkan latihan terus menerus selama empat tahun, sungguh luar biasa. Bila kita perhatikan, rata-rata orang yang mengalami sukses memiliki kesamaan, yaitu ketekunan dalam berlatih. Kita sering terpukau atas kemenangan yang diraih seorang atlet atau pun kesuksesan seseorang tanpa pernah memikirkan proses latihan dan usaha serta ketekunan mereka, yang begitu memakan waktu dan sulit. Latihan yang serius, penuh disiplin diri, dan konsisten akan mempermudah seseorang meraih prestasi. Seseorang bertanya pada seorang motivator kelas dunia, "Berapa lama anda mempersiapkan bahan untuk sebuah konferensi?" "Saya terus berlatih selama tiga jam sehari." Ia tidak pernah mengambil jalan pintas, dan tidak pernah menganggap remeh sebuah konferensi ataupun seminar, sekalipun ia telah menjadi motivator kelas dunia. Karena justru latihan itulah yang telah mengantarnya menjadi motivator kelas dunia. Salah satu hal yang membedakan seseorang mengalami sukses atau tidak adalah: latihan yang terarah dan disipin diri. Mari mulai hari ini kita menetapkan hati untuk terus berusaha, berlatih dan memperhebat setiap kemampuan yang kita miliki, baik dalam pekerjaan, pelayanan, maupun dalam segala aktivitas lainnya, sampai akhirnya kita mencapai keberhasilan. Karena, hanya orang yang pandai melatih diri saja yang akan menjadi pemenang sejati. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kesetiaan, kedisiplinan dan tekun belajar untuk setiap tugas yang telah Kau percayakan padaku, sehingga hasil yang kuperoleh dapat memberkati banyak orang dan memuliakan nama-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 18 Agustus 2026 - Bersinar di dalam Terang Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 17, 2026 4:48


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 18 Agustus 2026Bacaan: "Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang." (Efesus 5:8)Renungan: Sepulang dari sebuah perjalanan ke luar negeri, seorang pria membelikan oleh-oleh bagi istrinya berupa sebuah kotak korek api yang bercahaya dalam gelap. Saat ia memberikan kepada istrinya, ia ingin memperlihatkan bahwa kotak itu bisa bercahaya dalam gelap, namun sewaktu lampu dipadamkan kotak itu tidak mengeluarkan Cahaya. "Apanya yang unik kalau seperti ini?" demikian seru istrinya. Dengan kecewa pria itu berkata, "Aku telah tertipu." Tapi saat istrinya membolak balik kotak korek api itu, dia melihat sederet kalimat dalam bahasa Perancis. Setelah bertanya pada seorang teman, ternyata kalimat itu berbunyi, "Jika Anda ingin saya bersinar pada malam hari, jemurlah saya di bawah terik matahari." Karena itu si istri lalu menempatkan kotak itu di jendela, agar terkena sinar matahari. Sorenya saat sang suami pulang, ia memadamkan lampu dan memperlihatkan pada suaminya bagaimana kotak itu sekarang bisa bercahaya. Suaminya heran dan bertanya, "Apa yang kau lakukan?" Istrinya menjawab, "Sekarang aku sudah tahu rahasianya. Kotak itu harus di jemur di bawah terang terlebih dahulu supaya dapat bercahaya." Sama halnya dengan kita pengikut Yesus, jika kita ingin bersaksi di tengah kegelapan dunia ini, kita harus berada di dalam terang Tuhan dulu. Berjemurlah dalam terang firman Tuhan, penuhilah hidup kita dengan hadirat Tuhan, dan izinkan Roh Kudus memakai hidup kita untuk bercahaya dalam kegelapan. Jadi mari berada di dalam terang Tuhan terlebih dahulu, karena kita tidak bisa bersinar dengan kekuatan kita sendiri. Kita hanya bisa bersinar jika kita berada di bawah terang Kristus Yesus. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, inilah diriku kuserahkan pada-Mu. Mampukan aku untuk mau membaca dan memahami firman-Mu, sehingga hidupku dapat diubahkan menjadi baru. Amin. (Dod).

Pdt. Aiter
6 SEBAB ORANG INI DIPECAT TUHAN

Pdt. Aiter

Play Episode Listen Later Aug 14, 2026 44:49


Persekutuan Kantor GRUP GALVASenin, 29 Juni 2026Di dunia ini sedang terjadi PHK besar-besaran. Apakah rasanya seseorang dipecat atau diberhentikan dari pekerjaannya? Mana yang lebih sakit: dipecat perusahaan atau dipecat Tuhan? Apa rasanya seseorang dipecat Tuhan? Apa sebabnya seseorang bisa dipecat Tuhan? Mari temukan 6 jawabannya dalam khotbah kali ini.

AWR Indonesian - Daily Devotional
Wajah lama mengenal G. I.Buthler

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Aug 11, 2026 6:11


Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana.

AWR Indonesian - Daily Devotional

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 25 Juli 2026 - Bersyukur dalam segala hal

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 25, 2026 6:08


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 25 Juli 2026Bacaan: “Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” (1 Tesalonika 5:18)Renungan: Keluarga Pak Budi baru aja kena musibah. Usaha kecilnya bangkrut saat menjelang Natal. Tabungan habis untuk membayar utang. Malam itu di meja makan suasananya hening. Anak sulungnya berkata, “Pa, kita masih bisa makan nasi sama telur. Berarti Tuhan masih pelihara kita ya.” Istri Pak Budi menyambung, “Iya. Listrik masih menyala. Rumah masih ada. Kita masih lengkap 4 orang di sini.” Mereka tidak pura-pura bahagia. Tapi malam itu mereka memutuskan untuk berdoa dan mengucap syukur dahulu, sebelum memikirkan jalan keluarnya. Tiga bulan kemudian, pelan-pelan ada pintu berkat baru terbuka. Paulus menulis ayat ini kepada jemaat yang sedang tertekan. Dia tidak berkata, "Bersyukur kalau segala hal baik". Tetapi "bersyukur dalam segala hal". Ada 2 pesa penting dari bacaan tersebut. Pertama, “Mengucap syukurlah dalam segala hal”. Dalam segala hal itu artinya baik suka maupun duka, sehat maupun sakit, berkecukupan maupun berkekurangan. Bersyukur bukan karena situasinya baik-baik saja, tetapi karena Tuhan kita tetap baik. Kedua, “Sebab itulah yang dikehendaki Allah”. Ini bukan saran, tetapi ini adalah kehendak Tuhan. Waktu kita bersyukur, kita sedang taat. Dan ketaatan akan membuka pintu berkat baru dan damai Tuhan. Bersyukur itu bukan menyangkal masalah. Bersyukur itu memilih fokus kepada Tuhan yang memegang masalah itu. Kita gampang bersyukur kalau gaji naik, anak lulus, badan sehat. Tapi bagaimana kalau dalam kerjaan bos tidak menyenangkan, target tidak tercapai, di-PHK? Yang terjadi adalah kita akan gampang mengeluh dan menyalahkan. Bagaimana jika dalam keluarga anak susah diatur, pasangan cuek, orang tua sakit? Rasanya capai dan tidak dihargai. Bagaimana juga di dalam iman? Doa udah lama tidak dijawab. Melihat orang lain diberkati, kita pun bertanya, "Tuhan, Engkau di mana?". 1 Tesalonika 5:18 mengajak kita memasang "kacamata bersyukur" tiap hari. Bukan bersyukur karena masalahnya, tapi bersyukur bahwa di tengah masalah Tuhan masih ada, Tuhan masih mengasihi, Tuhan masih bekerja. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku kalau sering mengeluh dan lupa bersyukur. Hari ini aku mau taat pada firman-Mu. Aku mengucap syukur dalam segala hal, karena Engkau tetap baik. Ajarilah aku melihat kebaikan-Mu bahkan di tengah kesulitan dan isi hatiku dengan ucapan syukur. Amin. (Dod).

Radio Rodja 756 AM
Sebab-Sebab Perpecahan Umat Islam

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Jul 16, 2026 49:43


Sebab-Sebab Perpecahan Umat Islam adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Al-Burhan Min Qashashil Qur’an. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin, 28 Muharram 1448 H / 13 Juli 2026 M. Kajian Tentang Sebab-Sebab Perpecahan Umat Islam Pembahasan sebelumnya telah mengulas faedah ketiga dari sebagian kisah Nabi […] Tulisan Sebab-Sebab Perpecahan Umat Islam ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.