POPULARITY
Categories
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Veronika Genua dari Paroki St. Martinus Roworeke di Keuskupan Agung Ende, Indonesia. Mikha 7: 14-15.18-20; Mazmur tg 85: 2-4.5-6.7-8; Matius 12: 49-50.TONGKAT KUASA TUHAN Renungan kita pada hari ini bertema: Tongkat Kuasa Tuhan. Tradisi dalambanyak budaya politik menjadikan tongkat sebagai simbol kekuasaan. Kitamengingat Musa memakai tongkat untuk menampilkan kuasa Allah yang bekerja dalamdirinya untuk memimpin bangsa dan umat Allah. Para raja dan presidennegara-negara juga memakai tongkat dengan makna simbolik kekuasaan yang merekamiliki. Di dalam Gereja, tongkat uskup juga memiliki makna serupa. Tongkat yang terbuat dari bahan entah kayu entah logam sangat melekatdengan kekuasaan atau otoritas orang yang memakainya. Bahkan rotan ataupotongan kayu lurus yang dipakai bapak atau ibu di rumah cukup memberikanpemahaman bahwa jika anak-anak melanggar aturan hukumannya ialah pukulan dengankayu itu. Dalam semua pemandangan dengan tongkat ini, kita dapat mengerti lebihlanjut mengapa Tuhan selalu mengungkapkan di dalam kitab suci kuasa-Nya yangdisimbolkan dengan tongkat. Ia berkata dalam nubuat Mikha dalam bacaan pertama hari ini bahwa Iamenggembalakan umat-Nya dengan tongkat-Nya. Yesus sang gembala yang baik jugamenjalankan tugas penggembalaan itu dengan memakai tongkat imam agung, yanghingga saat ini disimbolkan pada Paus dan para uskup. Dengan tongkat itu,tugas-tugas sebagai pemimpin dan gembala memiliki legitimasi dan kekuatan untukmendapatkan ketaatan atau kepatuhan dari orang-orang yang dipimpin. Tongkat kuasa Tuhan, memiliki fungsi untuk suatu pemurnian dan pembebasanmanusia dari kuasa kegelapan dan dosa. Setan dan penguasa kegelapan ketikaberhadapan dengan kuasa Allah yang dilambangkan dengan tongkat, ia menjadiketakutan. Itu terbukti dalam setiap tindakan Yesus yang selalu hadir melaluikata-kata dan hardikan, yang langsung membuat para setan menjadi takut danmemohon untuk tidak disiksa. Berkat tongkat kuasa Tuhan itu, segala dosa kitadapat dicampakkan ke dalam dasar laut, demikian kata nabi Mikha. Jadi kita mesti memandang tongkat saat ditunjukkan kepada kita apakah dalamposisi dipegang, dijadikan penopang pada saat berdiri, atau saat menunjukkandan menegaskan sesuatu dalam suatu proses pengajaran. Yesus menunjuk dengansegala kuasa yang ada pada-Nya, ketika Ia mengajarkan bahwa para murid danrasul sesungguhnya adalah ibu-Nya, dan saudara-saudara-Nya. Penegasan ituberisi suatu ajaran yang penuh kewibawaan dan prinsip. Ajaran itu ialah bahwamelaksanakan kehendak Allah merupakan tugas utama setiap pengikut Kristus.Tongkat kuasa Yesus itu sampai detik ini berada pada tangan Paus dan Uskup ditempat kita masing-masing. Kita harus mendengar dan mengikuti Bapa Suci danUskup kita. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Tuhan, semoga kesetiaan dan ketaatan kami kepada Gerejasenantiasa kuat dan bertahan, khususnya melalui ketaatan kami kepada Bapa Sucidan Uskup kami. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam namaBapa.
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 20 Juli 2026Bacaan: “Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.” (Roma 12:10)Renungan: Mother Teresa ketika tinggal di Kalkuta, dia sering berjalan kaki mengelilingi gang kumuh. Dia memungut orang yang sekarat di pinggir jalan, membersihkan lukanya dan memberinya makan. Suatu hari ada seorang wartawan yang bertanya: “Kenapa Ibu melakukan semua ini?”Jawabnya sederhana, “Karena setiap orang itu adalah Yesus yang menyamar. Dan saya mau mendahului menghormati Dia.” Ia tidak menunggu orang lain lebih dulu sopan. Ia tidak menunggu orang miskin itu "layak" dihormati. Dia yang lebih dulu memberi hormat dengan mencuci kaki, memeluk dan memanggil mereka dengan namanya. Dari kasih kecil yang mendahului itu, ribuan orang di seluruh dunia tersentuh dan ikut melayani. Paulus memberi dua kunci untuk hidup bersaudara. Pertama saling mengasihi sebagai saudara. Bukan kasih karena cocok, tapi karena kita satu keluarga di dalam Kristus. Kedua saling mendahului dalam memberi hormat. Kata “mendahului” artinya berlomba. Siapa yang lebih dulu menghargai dan memuliakan orang lain. Intinya: Jangan tunggu dihormati dulu baru menghormati. Jangan tunggu disapa dulu baru menyapa. Di kerajaan Allah, yang "menang" adalah yang paling dulu mengasihi. Sebagai pengikut Yesus, mungkin ayat ini menampar kita di tiga area yaitu pertama di Gereja / Komunitas. Kita sering pilih-pilih teman. Dekat sama yang sekelompok, seumuran, sepelayanan. Sedangkan yang beda pendapat, kita cuek. Padahal kita dipanggil saling mengasihi sebagai saudara. Kedua di Rumah & Kantor. Kita mau dihargai. Mau didengar. Mau diapresiasi. Tetapi kita menunggu orang lain mulai duluan. Akibatnya semua diam dan saling menunggu. Di Media Sosial. Gampang komen pedas, gampang menjatuhkan. Padahal kita dipanggil mendahului memberi hormat, bukan mendahului menghakimi. Roma 12:10 ini mengajak kita jadi pembuka jalan. Mendahului minta maaf. Mendahului memuji. Mendahului melayani tanpa pamrih. Mendahului menghargai orang yang tidak populer dan sebagainya. Karena saat kita mendahului mengasihi, kita sedang memperlihatkan seperti apa keluarga Allah itu. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku yang sering menunggu orang lain mengasihi aku dulu. Ajarilah aku mengasihi sebagai saudara, bahkan kepada yang sulit kukasihi. Berikanlah aku hati yang mau mendahului dalam memberi hormat. Amin. (Dod).
Homeros epos är helt centrala i vår uppfattning om litteraturens uppkomst. Efter att vi följt Akilles och det trojanska kriget i Illiaden är det nu dags för Odysseus irrfärder och äventyr när han försöker ta sig hem i Odysséen Lyssna på alla avsnitt i Sveriges Radios app. Allt började som muntliga berättelser, men ska ha tecknats ned någon gång på 700-talet före Kristus – forskarna är inte eniga, somliga menar att Homeros aldrig funnits, och någon rent av att hen kanske var en kvinna från Sicilien. Oavsett vilket tycks vi aldrig bli klara med dessa berättelser om hjältar och gudar. Varje tid hittar något nytt i dem. Under den så kallade efterkrigstiden var Odysseus irrfärder och äventyr något av ett föredöme för många manliga intellektuella; i dagens tider av krig och upprustning framstår möjligen Iliadens ödesmättade bataljer som mer oroväckande relevanta. Författaren Lars Hermansson tar i två halvtimmeslånga program hjälp av litteraturkritikern Rebecka Kärde och arkeologen Jenny Wallensten för att förstå vad Homeros bägge epos har att säga oss idag.
Sapaan Lansia GKP Jemaat BandungKamis, 16 Juli 2026Tema : "Tetap Berkarya dan Bersaksi Bagi KristusBahan Alkitab : Mazmur 71:17-18Pelayan Firman : Sdr. Alphonso ManullangEpisode 29 - Season 6@GKP Bandung Juli 2026
V nebi se právě začíná rozhodovat o osudu celé naší planety. Uprostřed Janova pláče a lidské bezmoci přichází zásadní zlom. Důležitým poselstvím páté kapitoly knihy Zjevení je ujištění, že pozemské dějiny nejsou vydány napospas náhodě ani lidským vůdcům, kteří opakovaně selhávají. Kristus je jediný právoplatný majitel a dědic země, který drží smluvní dokument světa a jako jediný v celém vesmíru má moc i právo jej otevřít. Výklad teologa Johna Vernona McGeeho čte Pavel Vopalecký. Tento podcast můžete podpořit na https://radio7.cz
Illiaden och Odysséen är som Bibeln eller Gilgamesh-eposet: hörnpelare i världslitteraturen. Så låt oss följa med krigaren Akilles till det trojanska kriget i Illiaden. Lyssna på alla avsnitt i Sveriges Radios app. Allt började som muntliga berättelser, men ska ha tecknats ned någon gång på 700-talet före Kristus – forskarna är inte eniga, somliga menar att Homeros aldrig funnits, och någon rent av att hen kanske var en kvinna från Sicilien. Oavsett vilket tycks vi aldrig bli klara med dessa berättelser om hjältar och gudar. Varje tid hittar något nytt i dem. Under den så kallade efterkrigstiden var Odysseus irrfärder och äventyr något av ett föredöme för många manliga intellektuella; i dagens tider av krig och upprustning framstår möjligen Iliadens ödesmättade bataljer som mer oroväckande relevanta.Författaren Lars Hermansson tar i två halvtimmeslånga program hjälp av litteraturkritikern Rebecka Kärde och arkeologen Jenny Wallensten för att förstå vad Homeros bägge epos har att säga oss idag.
Ján 4,15-26 15Žena mu povedala: „Pane, daj mi tej vody, aby som už nebola smädná a nemusela sem chodiť po vodu.“16On jej povedal: „Choď, zavolaj si muža a príď sem!“ 17Žena mu odpovedala: „Nemám muža.“ Nato jej Ježiš povedal: „Správne si povedala: ‚Nemám muža;‘ 18lebo si mala piatich mužov a ten, ktorého máš teraz, nie je tvoj muž. To si povedala pravdu.“ 19Žena mu odpovedala: „Pane, vidím, že si prorok. 20Naši otcovia sa klaňali Bohu na tomto vrchu, ale vy hovoríte, že v Jeruzaleme je miesto, kde sa mu treba klaňať.“ 21Ježiš jej odpovedal: „Ver mi, žena, že prichádza hodina, keď sa nebudete klaňať Otcovi ani na tomto vrchu, ani v Jeruzaleme. 22Vy sa klaniate tomu, čo nepoznáte; my sa klaniame tomu, čo poznáme, pretože spása je zo Židov. 23Ale prichádza hodina — a už je tu —, keď praví ctitelia budú sa klaňať Otcovi v Duchu a pravde. Veď aj Otec hľadá takýchto ctiteľov. 24Boh je Duch a tí, čo sa mu klaňajú, musia sa klaňať v Duchu a pravde.“ 25Žena mu povedala: „Viem, že prichádza Mesiáš, nazývaný Kristus; keď príde on, všetko nám oznámi.“ 26Ježiš jej povedal: „Ja som to — ten, čo sa rozpráva s tebou.“ Ako sa modliť? Rozhovor začína byť priveľmi osobný? Čo urobíme? Snažíme sa zmeniť tému? – – Ježiš v rozhovore so ženou hovorí o niečom, čo sa tejto ženy veľmi dotýka. Nezapiera skutočnosť, je pravdovravná, ale rozhovor smeruje inam: „Naši otcovia sa modlili na tomto vrchu, a vy hovoríte, že v Jeruzaleme je miesto, kde sa treba modliť“. Tak, čo mi na to povieš, keď si prorok? – – Ježiš na naše otázky často odpovedá inak, ako by sme čakali: Nie je dôležité miesto, kde sa modlíš, pre Mňa je dôležitejšie, ako sa modlíš. Lebo „Boh je duch, a tí ktorí sa Mu modlia, musia sa modliť v duchu a pravde“. V duchu si spievam pieseň: „Modli sa každé ráno, modli sa aj na obed, modli sa každý večer, modliť sa neprestaň.“ To je výzva a pozvanie aj pre náš každodenný život. Zostávaj v Ježišovi, zjavenej Pravde, modli sa a Boh učiní…! „Lebo my nevieme, za čo sa máme modliť, ako náleží, ale sám Duch prihovára sa za nás vzdychaním nevysloviteľným“ (Rim 8,26). Modlitba: Bože, ďakujem Ti, že Ti nezáleží na mieste a budove, ale na Duchu a Pravde! Odpusť, že si viac cením ľudské dielo, ako Teba! Veď ma Svojím Duchom, nech sa modlím správne! Amen. Pieseň: ES 645 Autor: Ľubica Trusinová-Vecanová Pozri, Pán, Hospodin, prichádza v moci, vládne Svojím ramenom. Izaiáš 40,10 Od trónu som počul mohutný hlas: „Pozri, Boží stánok medzi ľuďmi. Boh bude s nimi prebývať a oni budú Jeho ľudom; On sám, ich Boh, bude s nimi.“ Zjavenie 21,3 1.Mojžišova 32,23-32(33) • Modlíme sa za: Topoľčany (PoS) Otázky na rozjímanie: Ako dnes žijem z istoty, že „Boh je Duch a tí, čo sa mu klaňajú, musia sa klaňať v Duchu a pravde“ — či som ochotný/á modliť sa v Duchu a pravde, alebo som stále plný/á toho, že sa viac cením ľudské dielo, miesto a budovu, ako Teba? Kde v mojom živote som ako žena, ktorá sa snaží zmeniť tému, keď rozhovor je priveľmi osobný — či som ochotný/á zostávať v Ježišovi, zjavenej Pravde, modliť sa a Boh učiní, alebo som stále plný/á toho, že keď je rozhovor priveľmi osobný, snažím sa zmeniť tému? Ako dnes žijem z výzvou „Modli sa každé ráno, modli sa aj na obed, modli sa každý večer, modliť sa neprestaň“ — či som ochotný/á modliť sa správne, v Duchu a pravde, alebo som stále plný/á toho, že neviem, za čo sa mám modliť, ako náleží? Aplikácia do života: Dnes si spomeňte na jednu situáciu, kde ste sa snažili zmeniť tému, keď rozhovor je priveľmi osobný (modlitba, rozhovor s Bohom, keď je príliš osobný). Napíšte si modlitbu: „Bože, ďakujem Ti, že Ti nezáleží na mieste a budove, ale na Duchu a Pravde! Odpusť, že si viac cením ľudské dielo, ako Teba! Veď ma Svojím Duchom, nech sa modlím správne!“ Potom urobte jeden krok modlitby v Duchu a pravde: modlite sa ráno, na obed, večer, nezostávajte neprestajne, alebo zostávajte v Ježišovi, zjavenej Pravde. Dnes som vďačný za tieto 3 veci: _________________________________ _________________________________ _________________________________ Viac o vďačnosti, čo to je, prečo je dôležité byť vďačný, ako praktizovať vďačnosť nájdeš na blogu
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Apakah Yesus Gila? Diambil dari: 1 Korintus 2:16 “Sebab: ‘Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan, sehingga ia dapat menasihati Dia?' Tetapi kami memiliki pikiran Kristus.”Wonder Kids, ada orang yang pernah berpikir bahwa Yesus pasti tidak waras. Mengapa? Karena Yesus berkata dan bertindak dengan cara yang sangat berbeda dari orang biasa. Yesus berkata bahwa Ia datang dari Allah. Yesus mengaku sebagai Anak Allah. Yesus juga berbicara dengan kuasa yang sangat besar. Bagi orang yang tidak percaya, semua itu bisa terdengar aneh sekali.Tetapi kalau kita melihat hidup Yesus dengan teliti, kita tidak menemukan tanda-tanda bahwa Yesus kehilangan akal atau tidak mengerti kenyataan. Justru sebaliknya. Yesus sangat tenang, sangat bijaksana, dan sangat tahu apa yang Ia lakukan. Yesus bisa menjawab orang-orang yang mencoba menjebak-Nya. Yesus mengerti hati manusia. Yesus peduli kepada orang sakit, orang lemah, dan orang berdosa. Itu bukan tanda orang yang kacau pikirannya.Yesus juga hidup dengan kasih yang luar biasa. Ia tidak hidup untuk membesarkan diri-Nya sendiri. Ia tidak seperti orang yang haus pujian atau ingin dipandang hebat. Yesus datang untuk melayani, menolong, mengajar, dan menyelamatkan. Orang yang benar-benar gila tidak hidup dengan kasih, hikmat, dan tujuan sejelas itu.Jadi, Wonder Kids, kalau ada orang bertanya, “Apakah Yesus gila?” jawabannya adalah tidak. Yesus bukan orang yang kehilangan akal. Yesus justru menunjukkan pikiran yang paling benar, paling murni, dan paling penuh kasih. Masalahnya bukan pada Yesus, tetapi pada manusia yang tidak mau menerima siapa Yesus sebenarnya.Firman Tuhan berkata bahwa kita memiliki pikiran Kristus. Artinya, saat kita percaya kepada Yesus, Tuhan menolong kita melihat segala sesuatu dengan cara yang benar. Dunia bisa salah menilai Yesus, tetapi anak-anak Tuhan dipanggil untuk mengenal Dia dengan benar melalui firman-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau kamu pernah bingung dengan sesuatu tentang Yesus, jangan simpan sendiri. Ceritakan dalam doa kepada Tuhan, lalu tanyakan juga kepada orang dewasa yang bisa menolongmu belajar firman Tuhan.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau penuh hikmat, kasih, dan kebenaran. Tolong aku supaya tidak salah mengenal Engkau, tetapi makin memahami siapa Engkau sebenarnya melalui firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan orang yang kehilangan akal, tetapi Tuhan yang penuh hikmat, kasih, dan kebenaran. Tuhan Yesus memberkati.
Ján 4,1-14 1Keď sa Ježiš dozvedel, že farizeji počuli, ako získava a krstí viac učeníkov než Ján, 2hoci Ježiš sám nekrstil, ale jeho učeníci, 3opustil Judsko a odišiel znova do Galiley. 4Musel však prejsť cez Samáriu. 5Dostal sa tak do samaritánskeho mesta menom Sychar, blízko pozemku, ktorý dal Jákob svojmu synovi Jozefovi. 6Tam bola Jákobova studňa. Ježiš bol ustatý z cesty, a tak si sadol k studni. Bolo okolo šiestej hodiny.7Tu prišla žena zo Samárie nabrať si vody. Ježiš jej povedal: „Daj sa mi napiť!“ 8Jeho učeníci totiž odišli do mesta nakúpiť potravu. 9Žena Samaritánka mu na to povedala: „Ako to, že ty, Žid, žiadaš odo mňa, Samaritánky, aby som sa ti dala napiť?“ Židia sa totiž so Samaritánmi nestýkajú. 10Ježiš jej na to povedal: „Keby si vedela o Božom dare a kto je ten, čo ti hovorí: ‚Daj sa mi napiť!‘, ty by si požiadala jeho a on by ti dal živú vodu.“ 11Žena mu povedala: „Pane, ani vedro nemáš a studňa je hlboká; odkiaľ teda vezmeš tú živú vodu? 12Si azda väčší, ako náš otec Jákob, ktorý nám dal túto studňu a pil z nej on, jeho synovia i jeho dobytok?“ 13Ježiš jej povedal: „Každý, kto pije z tejto vody, bude opäť smädný. 14Kto sa však napije z vody, ktorú mu dám ja, nikdy nevysmädne. Ale voda, ktorú mu dám, stane sa v ňom prameňom vody prúdiacej do večného života.“ Odkiaľ zoberieš živú vodu? Čo robíme v lete, keď teplota stúpa a nadobúda tropické hodnoty? Snažíme sa skryť niekde v chládku alebo trávime čas pri vode. – – Je pravé poludnie. Ježiš sedí unavený pri studni a z neďalekého mestečka sa blíži žena. Nesie prázdne nádoby na vodu a chce ich naplniť. A tak sa začína rozhovor. O čom asi? No predsa o vode! – – Už v knihe Prísloví čítame: „Studená voda čerstvá na vyprahlú dušu a dobrá zvesť z ďalekej zeme“ (Prísl 25,25). Ježiš vidí ženu, ktorej duša je vyprahnutá až na smrť. Nechce nikoho vidieť a s nikým sa stretnúť. Ježiš vidí jej potreby, a tak začína rozhovor: „Daj sa Mi napiť!“ Žena sa čuduje, že ju oslovuje cudzí muž a ešte k tomu Žid, ale Ježiš pokračuje ďalej: „Keby si znala dar Boží a vedela, Kto je Ten, ktorý ti hovorí: ‚Daj sa Mi napiť‘!, ty by si bola Jeho prosila, a bol by ti dal živej vody.“ – – To je tá dobrá zvesť pre každú vyprahnutú dušu. Ježiš je tu, vidí tvoje potreby a dáva ti vzácny dar, Seba samého skrze Slovo, skrze rozhovor s Ním. Nikto už nemusí chodiť utrápený a smädný. Poď k Ježišovi a napi sa „z prameňa vody, vyvierajúcej do večného života“. Modlitba: Bože, ďakujem Ti, že Kristus nás dokáže nasýtiť zvnútra! Odpusť, že sa často duchovne sýtim prázdnymi vecami! Daruj mi Kristovu myseľ, nech rozoznávam Tvoje oživujúce bohatstvo! Amen. Pieseň: ES 520 Autor: Ľubica Trusinová-Vecanová Hospodin, prichádza súdiť zem. On bude spravodlivo súdiť svet a národy podľa práva. Žalm 98,9 Ježiš hovorí: „Môj súd je spravodlivý, pretože nehľadám Svoju vôľu, ale vôľu Toho, ktorý Ma poslal.“ Ján 5,30 2.Mojžišova 14,15-22 • Modlíme sa za: Tomášovce (NoS) Otázky na rozjímanie: Ako dnes žijem z istoty, že „Ježiš je tu, vidí tvoje potreby a dáva ti vzácny dar, Seba samého skrze Slovo, skrze rozhovor s Ním“ — či som ochotný/á prísť k Ježišovi a napiť sa „z prameňa vody, vyvierajúcej do večného života“, alebo som stále plný/á toho, že chodím utrápený a smädný bez toho, aby som sa napil z živú vody? Kde v mojom živote som ako žena, ktorej „duša je vyprahnutá až na smrť“ — či som ochotný/á prijať Božiu lásku, ktorá nás dokáže nasýtiť zvnútra, alebo som stále plný/á toho, že sa často duchovne sýtim prázdnymi vecami? Ako dnes žijem z výzvou „Poď k Ježišovi a napi sa z prameňa vody, vyvierajúcej do večného života“ — či som ochotný/á rozoznávať Tvoje oživujúce bohatstvo a mať Kristovu myseľ, alebo som stále plný/á toho, že nemám Kristovu myseľ a ne rozoznávam Tvoje oživujúce bohatstvo? Aplikácia do života: Dnes si spomeňte na jednu situáciu, kde ste boli ako žena, ktorej duša je vyprahnutá až na smrť (prázdne veci, duchovná smäd, vyprahnutost). Napíšte si modlitbu: „Bože, ďakujem Ti, že Kristus nás dokáže nasýtiť zvnútra! Odpusť, že sa často duchovne sýtim prázdnymi vecami! Daruj mi Christovu myseľ, nech rozoznávam Tvoje oživujúce bohatstvo!“ Potom urobte jeden krok prichádzania k Ježišovi: čítajte Bibliu, modlite sa s úprimným srdcom, alebo nájite čas na rozhovor s Ježišom. Dnes som vďačný za tieto 3 veci: _________________________________ _________________________________ _________________________________ Viac o vďačnosti, čo to je, prečo je dôležité byť vďačný, ako praktizovať vďačnosť nájdeš na blogu
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Bukti dari Perubahan HidupDiambil dari: 2 Korintus 5:17 “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.”Wonder Kids, ada satu bukti yang sangat kuat tentang siapa Yesus sebenarnya, yaitu hidup orang-orang yang diubah oleh-Nya. Banyak orang pada zaman Yesus, dan juga sesudah-Nya, berubah dengan sangat besar karena bertemu dengan Yesus. Orang yang tadinya takut menjadi berani. Orang yang tadinya jahat menjadi lembut. Orang yang tadinya hidup dalam dosa mulai belajar hidup benar.Mengapa perubahan itu penting? Karena perubahan seperti itu tidak terjadi hanya karena orang mendengar nasihat yang bagus. Memang nasihat yang baik bisa menolong, tetapi hati manusia tidak berubah hanya karena mendengar kata-kata indah. Kita butuh Tuhan bekerja di dalam hati kita. Dan itulah yang Yesus lakukan.Di Alkitab kita melihat banyak contohnya. Petrus yang pernah menyangkal Yesus kemudian menjadi saksi yang berani. Paulus yang dulu memusuhi orang Kristen berubah menjadi pemberita Injil. Banyak orang lain juga mengalami perubahan karena Yesus. Mereka bukan menjadi sempurna dalam sekejap, tetapi hidup mereka sungguh dibalikkan arahnya oleh Tuhan.Wonder Kids, itu juga bisa terjadi pada kita. Mungkin kamu punya dosa yang susah ditinggalkan. Mungkin kamu mudah marah, suka membantah, iri hati, malas berdoa, atau tidak jujur. Kalau kamu datang kepada Yesus, Dia sanggup mengubah hidupmu. Mungkin tidak selalu langsung sempurna, tetapi Tuhan sungguh bekerja sedikit demi sedikit.Inilah yang diajarkan 2 Korintus 5:17. Siapa yang ada di dalam Kristus adalah ciptaan baru. Artinya, Yesus bukan hanya mengampuni dosa kita, tetapi juga mulai membentuk hidup kita menjadi baru. Jadi, iman kepada Yesus bukan hanya soal tahu banyak hal tentang Dia. Iman kepada Yesus juga terlihat dari hidup yang terus diubahkan oleh-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan satu bagian hidupmu yang paling ingin kamu serahkan kepada Tuhan untuk diubah. Lalu berdoalah dengan jujur, “Tuhan Yesus, ubahlah aku di bagian ini.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sanggup mengubah hidup manusia. Tolong aku supaya tidak hanya tahu tentang Engkau, tetapi sungguh datang kepada-Mu dan diubahkan oleh-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus yang sejati bukan hanya diketahui dengan pikiran, tetapi juga dikenali lewat hidup yang diubahkan oleh kuasa-Nya. Tuhan Yesus memberkati.
Renungan D'Message || Siap Menyambut Kedatangan Kristus II Ps. Steven Liem
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Aloysius Langoday dan Nelti Cornelia dari Paroki Santo Fransiskus Asisi Lamahora, Dekenat Lembata di Keuskupan Larantuka, Indonesia. Yesaya 6: 1-8; Mazmur tg 93: 1ab.1c-2.5; Matius 10: 24-33.MEMILIH KERAJAAN ALLAH Tema renungan kita pada hari ini ialah: Memilih Kerajaan Allah. Ada seorangpemuda ingin menikah karena usianya sudah dianggap cukup, yaitu 35 tahun. Iaberbicara kepada ibunya tentang rencana ini. Ibu bertanya tentang siapasebenarnya gadis pilihan putranya itu. Di situlah pokok masalahnya. Pemuda itubingung untuk memilih satu dari dua gadis yang menurutnya sama-sama penting danberharga baginya. Ia menjelaskan semua ciri kedua gadis itu kepada ibunya. Tetapi sang ibu yang memiliki intuisi lebih tajam, menghilangkankebingungan putranya dengan mengatakan bahwa dari dua gadis itu, ia harusmemilih gadis yang memiliki sikap rela berkorban. Apa saja yang ada padadirinya harus dapat dipersembahkan demi pasangan hidupnya. Maka konsekuensinya,putranya harus meninggalkan gadis yang bersikap posesif. Tanda seseorang yangposesif ialah ia sangat menuntut untuk diperhatikan, dipentingkan, atau diberitempat sangat istimewa. Pemuda itu akhirnya dapat mengambil keputusannya yangtepat dengan pilihan gadis idamannya untuk dijadikan pasangan hidupnya. Kerajaan Allah sudah ada bersama Tuhan Allah sendiri dan menjadi kenyataandengan kedatangan Yesus Kristus ke dunia. Pusat kerajaan Allah itu ialah TuhanYesus Kristus dan seluruh karya-Nya kepada umat manusia. Ciri utama kerajaanini ialah penuh dengan karya rohani, pengorbanan dan persembahan diri dengantujuan terbesar ialah menyelamatkan umat manusia dari dosa dan kematian.Kerajaan ini ingin menyatukan semua umat manusia menjadi warganya. Kerajaan dunia penuh dengan ciri-ciri hidup duniawi dengan tanda utamanyaialah kedagingan dan materialisme. Oleh karena itu sikap manusia yang sangattepat untuk ini ialah posesif, dengan mengambil dan memilikinya. Setiap pribadimanusia memiliki sikap alami untuk terikat dengan dunia ini. Jika sikap inimenjadi sangat dominan maka dari sinilah dimulai persaingan dan konflik diantara orang-orang yang mengejar pemenuhan kepentingan dirinya sendiri. Bagi para pengikut Kristus, kerajaan Allah adalah pilihan satu-satunya demimencapai keselamatan hidupnya. Yesus adalah Guru sejati kita dan pada hari iniIa mengajak kita untuk memilih dan mengikuti Dia sampai kita menjadi sepertidiri-Nya. Kita adalah para hamba yang lemah, namun kita diberi tantangan untukdapat menjadi Tuan seperti Dia. Nabi Yesaya memberikan kesaksian tentangdirinya, bahwa meskipun ia seorang yang berdosa, ia memilih mengikuti KerajaanAllah, kemudian ia siap untuk diutus oleh Tuhan. Santo Benediktus Abas, padamasanya, memberikan alternatif Kerajaan Allah di dunia Eropa, yaitu jalanpertapaan dan hidup membiara.Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Tuhan yang maha kuasa, semoga pada hari ini kami membuatdiri kami menjadi orang-orang berguna bagi sesama kami melalui kesaksiankehadiran kerajaan-Mu di dalam dunia, khususnya menjadi terang bagi orang-orangyang tersesat. Salam Maria, penuh rahmat... Dalam nama Bapa ...
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Apolonia Lema dan Maria Tania Mosa dari Paroki Santo Simon Petrus Tarus di Keuskupan Agung Kupang, Indonesia. Hosea 14: 2-10; Mazmur tg 51: 3-4.8-9.12-13.14.17; Matius 10: 16-23.BERSIAP MENGHADAPI RISIKO Renungan kita pada hari ini bertema: Bersiap Menghadapi Risiko. Ada duaorang remaja, kakak dan adik, belanja tas sekolah di toko. Sang kakak yangseorang perempuan membeli tas yang harganya lebih murah, sedangkan adiknya yanglaki-laki membeli yang lebih mahal. Tas yang lebih murah memiliki saku-sakuuntuk menyimpan botol air dan barang lain seperti payung dan benda-benda lainuntuk keperluan bermain di sekolah. Tas yang lebih mahal memang bentuk dan warnanya jauh lebih indah tetapitidak memiliki saku-saku untuk menyimpan air dan payung. Sang adik menyadaripentingnya tas seperti yang dibeli kakaknya, maka ia kembali ke toko untukmenggantikannya dengan tas yang sama dengan kakaknya. Kita melihat bahwa keduaremaja ini sungguh memperhitungkan risiko yang akan dihadapi ketika merekakembali ke sekolah pada tahun ajaran baru ini. Risiko bagi bangsa Israel yang disampaikan oleh Nabi Hosea ialah apa yangharus mereka hadapi setelah mereka sudah terlanjur jatuh ke dalam lumpur dosa.Jika mereka ingin mendapatkan hidup baru yang lebih baik, yang harus merekalakukan ialah meninggalkan hidup yang penuh dosa, kemudian kembali membawakata-kata penyesalan dan bertobat kepada Tuhan. Itu adalah sebuah risiko yanggampang dikatakan atau diajarkan, tetapi berat untuk dipraktikkan. Yesus memberikan sebuah daftar risiko dan bahaya yang sudah menunggu paramurid-Nya yang diutus atas nama-Nya. Yang paling serius ialah mereka harusmenderita segala bentuk penganiayaan seperti Yesus Kristus sendiri alami.Mereka siap untuk mengalami kehilangan nyawanya. Risiko ini berguna untuksebuah kelangsungan hidup dalam mengikuti kehendak Tuhan. Ini adalah hargasebuah panggilan dalam mengikuti Kristus. Jadi motivasinya sangat spiritual. Bersiap untuk risiko berbeda dengan berani menghadapi risiko. Bersiapdengan risiko menunjukkan bahwa seseorang itu tenang, optimis, percaya diri danrela untuk apa pun yang bakal dihadapi. Kalau risikonya berat dan tak terduga,ia akan menghadapi dengan bersemangat dan kerelaan. Kalau risikonya kecil iatidak meremehkan atau bersantai-santai. Sedangkan keberanian itu berkaitandengan reaksi dan perlawanan terhadap risiko yang sudah diketahui. Di sinidapat terjadi bentrok atau konflik di antara pihak-pihak yang bertentangan. Bagi kita, persiapan dan kewaspadaan adalah keutamaan. Kitab suci selalumenasihatkan kita untuk selalu bersiap-siaga dan penuh perhatian akantanda-tanda dari Tuhan karena di depan kita ada banyak risiko yang menunggu.Ketika kita memilih untuk beriman kepada Yesus Kristus dan memutuskan untukmenjalani panggilan kita masing-masing, kita harus bersiap dengan risikonya. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Yesus Kristus, semoga kami selalu bersiap dan waspadaterhadap setiap risiko yang akan kami hadapi di dalam jalan panggilan kamimasing-masing. Bapa Kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...
Pembawa Renungan: Noviyanti BandungMat 10:7-15.
Myšlenkou na den je promluva papeže Lva XIV. před modlitbou Anděl Páně na Svatopetrském náměstí o 14. neděli v liturgickém mezidobí 5. července 2026.
Amos 8,11-14 11Hľa, prichádzajú dni,“znie výrok Pána, Hospodina,„keď pošlem na zem hlad.Nie hlad po chlebe ani smäd po vode,ale po počúvaní Hospodinových slov.12Putovať budú od mora k moru,od severu k východu sa budú túlaťa hľadať slovo Hospodina,ale ho nenájdu.13V ten deň omdlejú od smädukrásne panny i mládenci.14Tí, čo prisahajú na modly Samáriea vravia: ‚Akože žije tvoje božstvo, Dán,akože žije tvoja cesta, Beér-Šeba!‘Padnú a nepovstanú viac.“ Príde chvíľa, keď nastane hlad a smäd. To sa stáva, keď je niečoho nedostatok. V tomto prípade ide o nedostatok Hospodinových slov. Žeby naozaj prišla chvíľa, kedy ľudia budú pociťovať nedostatok Božieho slova? Žeby ľudia, ktorí nechodia do kostola, nemodlia sa a nečítajú Bibliu, skutočne tak naliehavo zatúžili po tom, aby Boh prehovoril? A predsa v situácii asýrskeho zajatia prišla chvíľa, kedy Hospodin prestal hovoriť. Vtedy severný Izrael stratil životnú orientáciu a rozplynul sa v poverčivom pohanstve. Človek v medznej situácii hladu hľadá pomoc kdekoľvek. Aj vtedy, keď sa Boh odmlčí, v čase Božieho súdu hľadá pomoc na všetkých stranách, v náboženstvách, v ilúziách. Lenže život je tam, kde človek hľadá Boha: „Hľadajte Ma a budete žiť!“ (Am 5,4). Otázky týkajúce sa zmyslu života zostávajú bez odpovede, modlitby prestávajú byť rozhovorom, bohoslužby sú len cestou v ústrety márnosti. To preto, že človek nehľadá Boha, Jeho vôľu, ale naopak, z Boha si urobil služobníka svojich plánov. Takýto boh je však modlou, ktorá nehovorí. Keď mlčí Boh, prestáva mať zmysel všetko, čo je krásne a vznešené. Kde mlčí Boh, tam chýba pravá nesebecká a obetavá láska, tam všetko zahubí sebectvo. Pán Boh však, našťastie, hovorí. Niekomu súdom, keď ho obviňuje zo sebectva, niekomu trestom, keď mu poprevracia doterajšie hodnoty naruby. No najhlbšie prehovoril v Ježišovi Kristovi, keď vztiahol Svoj súd na Seba, aby nášmu životu dal zmysel a živé naplnenie. Modlitba: Bože, ďakujem Ti, že nás upozorňuješ na nebezpečenstvo! Odpusť, že sa niekedy správam veľmi ľahkovážne a neposlúcham Tvoje varovania! Daruj mi srdce ochotné konať podľa Tvojich upozornení! Amen. Pieseň: ES 280 Autor: Ján Šípka Je však Boh na nebi, ktorý odhaľuje tajomstvá. Daniel 2,28 Im chcel Boh dať poznať, aké je bohatstvo slávy tohto tajomstva medzi pohanmi. Ním je Kristus vo vás – nádej slávy. Kološanom 1,27 Skutky apoštolov 15,4-12 • Modlíme sa za: Švedlár (KoS) Otázky na rozjímanie: Ako dnes žijem z istoty, že „nastane hlad a smäd … po počúvaní Hospodinových slov“ — či som ochotný/á hľadať Božie slovo a byť ochotný/á, aby Boh prehovoril, alebo som stále plný/á toho, že nechodím do kostola, nemodlím sa a nečítam Bibliu bez toho, aby som zatúžil po Božom slove? Kde v mojom živote som ako tí, čo „prisahajú na modly Samárie“ a hovoria „Akože žije tvoje božstvo, Dán, akože žije tvoja cesta, Beér-Šeba“ — či som ochotný/á hľadať Boha a Jeho vôľu, alebo som stále plný/á toho, že som si urobil Boha služobníkom svojich plánov a modlu, ktorá nehovorí? Ako dnes žijem z výzvou „Najhlbšie prehovoril v Ježišovi Kristovi, keď vztiahol Svoj súd na Seba, aby nášmu životu dal zmysel a živé naplnenie“ — či som ochotný/á prijať Božie upozornenia a konať podľa Tvojich upozornení, alebo som stále plný/á ľahkovážnosti a neposlúchania Tvojich varovaní? Aplikácia do života: Dnes si spomeňte na jednu situáciu, kde ste boli ľahkovážny/á a neposlúchali ste Božie varovania (nechodili ste do kostola, nemodlili ste sa, nečítali ste Bibliu, prisahali ste na modly). Napíšte si modlitbu: „Bože, ďakujem Ti, že nás upozorňuješ na nebezpečenstvo! Odpusť, že sa niekedy správam veľmi ľahkovážne a neposlúcham Tvoje varovania! Daruj mi srdce ochotné konať podľa Tvojich upozornení!“ Potom urobte jeden krok hľadania Božieho slova: čítajte Bibliu, modlite sa, alebo choďte do kostola s úprimným srdcom. Dnes som vďačný za tieto 3 veci: ___________ ___________ ___________ Viac o vďačnosti, čo to je, prečo je dôležité byť vďačný, ako praktizovať vďačnosť nájdeš na blogu
Renungan D'Message || "Tujuanku bukan Surga, tapi Kristus" II Ps. Steven Liem
Renungan D'Message || "KEKAYAANKU=MENGENAL KRISTUS" II Ps. Steven Liem
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Suster Petri Canisia, CIJ dan Suster Roberta, CIJ dari Komunitas Suster CIJ Santa Maria Assumpta Dili, di Keuskupan Agung Dili, Timor Leste. Hosea 10: 1-3.7-8.12; Mazmur tg 105: 2-3.4-5.6-7; Matius 10: 1-7.MENEMUKAN YANG HILANG Tema renungan kita pada hari ini ialah: Menemukan Yang Hilang. Pada suatuketika kepala Setan menghadap Tuhan Allah. Ia mengajukan protes, bahwa setiapkali yang diutus ke dalam dunia ialah para malaikat, kemudian para nabi danpuncaknya Putra Allah sendiri. Kepala Setan ini mendesak supaya dirinya atauwakil-wakilnya dapat diberikan juga kesempatan untuk diutus. Tetapi Tuhan Allah tetap tidak akan memenuhi tuntutan Setan. Alasannyaialah karena tugas utama Setan ialah merusak dan menghilangkan yang menjadimilik Tuhan, sedangkan tugas Tuhan dan para utusannya ialah menemukan manusiadan ciptaan Tuhan lainnya yang telah hilang karena ulahnya Setan. Yang jelas,kalau diberi kebebasan dan kesempatan, Setan akan menjadi lebih menikmatitugasnya itu, dan membawa kerugian bagi Tuhan Allah sendiri. Yesus Kristus adalah Tuhan dan Putra Allah yang mencari dan menemukan yanghilang. Tugas itu ia lakukan selama pekerjaan-pekerjaan publik-Nya. Tugas ini dilanjutkanoleh para rasul yang diutus atas nama-Nya. Yesus berpesan kepada mereka untukfokus kepada domba-domba yang hilang dari kalangan Israel. Yang mereka lakukanialah semua perbuatan baik yang telah Yesus perbuat. Apa yang diperintahkan oleh Tuhan kepada kedua belas rasul ini terkaitdengan kedua belas suku Israel. Mereka adalah umat pilihan yang menerima danmeneruskan ajaran Tuhan Allah bagi segenap umat manusia. Tetapi mereka bukanpenguasa segala kebenaran. Mereka dipilih untuk menjadi pengantaraperbuatan-perbuatan Tuhan Allah yang besar. Yesus Kristus adalah utusan BapaAllah sendiri yang datang ke dunia melalui bangsa pilihan ini. Jadi Tuhan Yesus ingin supaya kedua belas rasul itu dapat mewujudkan misiuntuk menyatukan suku-suku Israel. Mereka harus memperkuat persekutuan yanglebih kuat sebagai satu bangsa yang diberkati oleh Allah, bangsa pilihan-Nya.Yesus Kristus ingin menjadikan suatu persekutuan yang kuat, yang mengakarkansemua kebenaran dari Allah dan matang untuk melanjutkan misi itu ke seluruhdunia. Ini direalisasikan dengan berdirinya Gereja setelah Yesus naik ke surga.Kini tugas Gereja ialah membuat Kristus dan Injil-Nya dikenal di seluruh bangsadi dalam dunia ini. Warta gembira bagi kita hari ini ialah hendaknya kita terlebih dahulumenjadikan diri kita kuat, matang, mampu dan unggul sebagai pengikut Kristus,sebelum kita dapat membawa sesama atau saudara kita datang berjumpa denganTuhan. Kita hendaknya tidak boleh seperti orang Farisi yang mampu mengajarkandan berbicara tetapi membuat orang-orang jauh dari Tuhan. Kita harus berangkatdari diri kita, barulah kita mencapai dan membimbing orang lain.Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa.... Ya Tuhan Yesus Kristus, ajarilah kami untuk menjadi teladanyang sesungguhnya bagi sesama kami di dalam kata dan perbuatan kami setiaphari. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Suster Amaria, SSpS dari Paroki Salib Suci Nanzan di Keuskupan Nagoya, Jepang. Hosea 8: 4-7.11-13; Mazmur tg 115: 3-4.5-6.7ab-8.9-10; Matius 9: 32-38.YESUS BUKAN LAWAN SEPADAN ROH JAHAT Renungan kita pada hari ini bertema: Yesus Bukan Lawan Sepadan Roh Jahat.Seorang pastor diundang satu keluarga untuk berdoa dan mengusir roh jahat yangmerasuki salah seorang anggotanya. Pastor membawa peralatan yang diperlukanseperti air suci, salib Yesus, juba dan stola. Begitu orang kerasukan itumelihat pastor datang dari depan rumah, ia menampakkan wajahnya sepertiseseorang yang ingin berperang melawan musuh. Ia terlihat sangat kuat. Pastor tampak tenang di hadapannya. Ia berani berbicara dan yang keluardari mulutnya ialah firman Tuhan, sehingga membuat orang yang kerasukan itudiam. Keberaniannya semakin berkurang dan membuatnya menjadi lemah sekali. Iamenjatuhkan dirinya ke tempat tidur. Sementara itu sang pastor tetap berdoa danberulang kali mengucapkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Yesus bekerja di dalam diri pastor tersebut. Yesus adalah Tuhan, jadi samasekali ia tak dibuat gemetar, takut atau lari oleh roh-roh jahat. Yesus sayangkepada orang yang sakit, sementara roh jahat tidak mendapatkan sayang tetapiteguran, hardikan dan tekanan untuk keluar. Roh jahat sendiri lebih dahuluketakutan melihat Yesus. Ia tahu Yesus jauh lebih kuat, maka ia takut. Makasering roh jahat juga memohon dikasihani juga oleh Tuhan. Sungguh jelas bahwa roh jahat yang sejahat apa pun, ia bukan lawan sepadanYesus Kristus. Keuntungan ada di pihak kita yang menjadi pengikut Kristus. Kitaselalu berpaling kepada Yesus untuk memakai kekuatan-Nya, melalui wakilresmi-Nya yaitu imam, untuk mengusir roh jahat yang merasuki manusia. Atausetiap orang yang percaya dapat langsung mengusir godaan dan rasukan roh jahatdalam nama dan kuasa Yesus Kristus. Tuhan Yesus memberikan rahmat dan kekuatan untuk pengusiran roh-roh jahatatau setiap pengaruh jahat melalui sakramen-sakramen di dalam Gereja. Secarakhusus melalui sakramen permandian, tobat dan Ekaristi, kita sudah dipenuh olehkuasa Allah yang maha tinggi untuk melawan setan dan segala kekuatannya. Adabanyak peran yang kita mainkan dalam pengusiran pengaruh jahat di dunia ini,misalnya melalui pengetahuan dan kebijaksanaan, dengan doa dan bekerja, dalamkedewasaan dan rela berkorban, serta dengan disiplin dan kesetiaan. Pekerjaan mengusir roh jahat dan pengaruh dunia yang mematikan adalah tugasyang sangat besar dan banyak. Pada waktunya masing-masing, Yesus dan nabi Amosbekerja sendiri dalam menunaikan tugas tersebut. Saat ini yang mewakili TuhanYesus dan nabi Amos sudah sangat banyak, yaitu kita semua. Kita harus dapatmenjalankan tugas yang penting ini, sambil Tuhan sendiri yang membimbing kita,karena bagaimana pun Tuhan harus menang.Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Ya Bapa, penuhilah kami dengan kuasa-Mu sehingga kami mampumelawan segala pengaruh jahat yang dibawa oleh roh-roh jahat dan segala tipumuslihatnya. Bapa kami yang ada surga ... Dalam nama Bapa ...
Menjadi seorang percaya bukan hanya tentang menerima keselamatan saja tetapi juga mempersiapkan diri sebagai mempelai Kristus yang setia, hidup dalam kasih dan kekudusan, serta terus membangun hubungan yang karib bersama dengan Tuhan di setiap harinya.Marilah kita hidup dengan pengharapan akan kedatangan-Nya, sambil terus bertumbuh menjadi pribadi yang semakin serupa dengan Kristus. Jadilah kuat, karena kita ini adalah mempelai Kristus dan hiduplah selaras dengan nilai siapa diri kita di hadapan-Nya. —Pdt. Agus Lianto, “Dipanggil menjadi Mempelai Kristus.” Telah dibagikan di Ibadah Minggu pagi di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 14 Juni 2026.
Amos 7,10-17 10Vtedy bételský kňaz Amacja poslal izraelskému kráľovi Jarobeámovi odkaz: „Amos zosnoval proti tebe sprisahanie uprostred domu Izraela. Krajina nemôže zniesť všetky jeho reči. 11Amos totiž hovorí: ‚Jarobeám zahynie mečom a Izrael určite pôjde zo svojej krajiny do zajatia.‘“ 12Potom povedal Amacja Amosovi: „Videc, choď, uteč do Judska, tam jedz chlieb a tam prorokuj! 13V Bételi však už viac neprorokuj, lebo je to kráľova svätyňa a kráľovský chrám.“ 14Nato odpovedal Amos Amacjovi: „Ja nie som prorok ani prorocký učeník, ale pastier a pestovateľ fíg. 15Hospodin ma však vzal od stáda a riekol mi: ‚Choď, prorokuj proti môjmu izraelskému ľudu.‘ 16Teraz však počuj slovo Hospodina:Ty vravíš: ‚Neprorokuj proti Izraelua nevešti proti Izákovmu domu!‘17Preto takto hovorí Hospodin:‚Tvoja žena sa stane v meste neviestkou,tvoji synovia i tvoje dcéry padnú mečoma tvoje pole rozdelia meračskou šnúrou;ty sám zomrieš na nečistej pôdea Izrael zo svojej zeme pôjde do zajatia.‘“ Povedať. Vypočuť. „Ty, iba ty ho môžeš zachrániť. Stačí, ak povieš slovo a bude to. A ja ťa budem strašne milovať, navždy ťa budem milovať za to, čo si urobil… Všetko veľké, všetko dobré, všetko božské je v tomto človeku.“ Tieto slová povedala krásna a šľachetná Miriam rímskemu vojakovi Lodbrogovi. Dej príbehu amerického spisovateľa Jacka Londona sa odohráva počas veľkonočných udalostí v Jeruzaleme, v ktorých napokon len Ragnar Lodbrog môže ešte zvrátiť Ježišovu popravu na kríži. No nestane sa tak a Miriam už po tom všetkom Lodbroga nedokáže milovať. Jeho poslušnosť Rímu zmenila celý jeho život a definitívne ho pripravila o životnú lásku. – – Z miliónov vyrieknutých slov je väčšina len balastom oproti tým skutočne dôležitým slovám, ktoré ovplyvnia naše životy a ktoré Boh mieni použiť pre Svoj zámer. Bohu záleží, aby boli vyrieknuté najmä tie dôležité slová a aby aj boli vypočuté. Preto zmení smer Jonášovho úteku a postaví sa aj na stranu Svojho proroka Ámosa, hoci on sám sa považuje len za pastiera a pestovateľa fíg. Čo myslíš, aké sú to slová v tvojom prípade a komu majú byť určené? Dajme si aj my záležať na dôležitých slovách a neodkladajme ich na neskôr! Nech nás aj dnešným dňom sprevádza živé slovo živého Boha! Modlitba: Bože, ďakujem Ti, že si nám dal tie správne slová a Ty sám si prišiel ako Slovo, čo sa stalo telom! Odpusť, že slová niekedy beriem na ľahkú váhu, hoci Ty nás budeš súdiť podľa nich! Veď moje ústa, aby vyslovovali slová, ktoré nie sú prázdne a ktorým nechýba láska, múdrosť a pravda! Amen. Pieseň: ES 279 Autor: Pavol Trúsik Ty si však vytiahol môj život z jamy, Hospodin, Bože môj. Jonáš 2,7 Peter mu povedal: „Eneáš, uzdravuje ťa Ježiš Kristus. Vstaň a sám si usteľ!“ Eneáš hneď vstal. Skutky apoštolov 9,34 Ezechiel 2,3-8a • Modlíme sa za: Štrba (TaS) Otázky na rozjímanie: Ako dnes žijem z istoty, že „Bohu záleží, aby boli vyrieknuté najmä tie dôležité slová a aby aj boli vypočuté“ — či som ochotný/á neobdlažiť vyrieknutie dôležitých slov a nebandažiť ich na prázdne slová, alebo som stále plný/á toho, že slová beriem na ľahkú váhu? Kde v mojom živote som ako Ámos, ktorý „nie je prorok ani prorocký učeník, ale pastier a pestovateľ fíg“ — či som ochotný/á priznať, že nie som prorok, ale Boh ma vzal od stáda a povedal mi „Choď, prorokuj proti môjmu izraelskému ľudu“, alebo som stále plný/á toho, že sa považujem za prorok bez toho, aby som bol postavený na Boha stranu? Ako dnes žijem z výzvou „Dajme si záležať na dôležitých slovách a neodkladajme ich na neskôr“ — či som ochotný/á vyslovovať slová, ktoré nie sú prázdne a ktorým nechýba láska, múdrosť a pravda, alebo som stále plný/á toho, že moje slová sú prázdne a bez lásky? Aplikácia do života: Dnes si spomeňte na jednu situáciu, kde ste boli ako Ámos, ktorý sa považoval len za pastiera a pestovateľa fíg, ale Boh ho vzal od stáda a povedal mu „Choď, prorokuj proti môjmu izraelského ľudu“. Napíšte si modlitbu: „Bože, ďakujem Ti, že si nám dal tie správne slová a Ty sám si prišiel ako Slovo, čo sa stalo telom! Odpusť, že slová niekedy beriem na ľahkú váhu, hoci Ty nás budeš súdiť podľa nich! Veď moje ústa, aby vyslovovali slová, ktoré nie sú prázdne a ktorým nechýba láska, múdrosť a pravda!“ Potom urobte jeden krok vyrieknutia dôležitých slov: vyslovte slovo lásky (odpusťte niekomu, kto vás zraňoval), slovo spravodlivosti (pomôžte chudobnému, utláčenému), alebo slovo pravdy (vyslovte pravdu, ktorú ste skryli). Dnes som vďačný za tieto 3 veci: ___________ ___________ ___________ Viac o vďačnosti, čo to je, prečo je dôležité byť vďačný, ako praktizovať vďačnosť nájdeš na blogu
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus Tidak Malu Menyatakan Siapa Diri-NyaDiambil dari: Yohanes 13:13 “Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.”Wonder Kids, ada orang yang berkata bahwa Yesus sebenarnya tidak pernah dengan jelas menyatakan siapa diri-Nya. Mereka berpikir bahwa murid-murid Yesus saja yang membuat Yesus terlihat lebih besar daripada kenyataannya. Tetapi kalau kita membaca Injil Yohanes, kita melihat bahwa hal itu tidak benar.Di Injil Yohanes, Yesus berbicara dengan sangat jelas tentang siapa diri-Nya. Misalnya, Yesus berkata, “Sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.” Lalu di Yohanes 13:13, Yesus berkata bahwa Ia memang adalah Guru dan Tuhan. Di bagian lain, Yesus juga berkata, “Aku dan Bapa adalah satu.” Jadi, Yesus tidak malu atau ragu untuk menyatakan identitas-Nya.Tentu, Yesus tidak berdiri sambil berteriak-teriak supaya semua orang kagum. Tetapi melalui perkataan dan perbuatan-Nya, Yesus menunjukkan dengan jelas bahwa Dia lebih dari sekadar manusia biasa. Yesus tahu siapa diri-Nya. Yesus datang dari Bapa, berbicara dengan otoritas Allah, dan melakukan pekerjaan-pekerjaan Allah.Ini penting sekali, Wonder Kids. Kalau Yesus tahu diri-Nya hanya manusia biasa, tetapi berkata seperti itu, maka itu salah besar. Tetapi karena Yesus benar-benar adalah Tuhan, maka perkataan-Nya itu benar. Jadi saat Yesus berkata bahwa Ia adalah Guru dan Tuhan, kita harus mendengarkan-Nya dengan sungguh-sungguh.Renungan ini juga mengingatkan kita tentang hidup kita. Anak Tuhan juga dipanggil untuk tidak malu mengikut Yesus. Kita memang tidak boleh sombong, tetapi kita juga tidak perlu malu menunjukkan bahwa kita milik Kristus. Tentu caranya bukan dengan pamer, melainkan lewat hidup yang berbeda: berkata jujur, mengasihi orang lain, mau mengampuni, dan hidup taat kepada Tuhan.Saat orang melihat hidup kita, mereka seharusnya bisa melihat bahwa kita mengasihi Yesus. Bukan karena kita berteriak-teriak tentang diri kita, tetapi karena hidup kita menunjukkan bahwa kita milik Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan satu cara sederhana untuk menunjukkan bahwa kamu milik Yesus hari ini, misalnya berkata jujur, menolong teman, atau tidak ikut-ikutan berbuat salah.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau dengan jelas menyatakan siapa diri-Mu. Tolong aku supaya sungguh percaya bahwa Engkaulah Guru dan Tuhanku. Ajarku juga untuk tidak malu menjadi milik-Mu dan hidup dengan cara yang menyenangkan hati-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus tidak malu menyatakan bahwa Dia adalah Tuhan, jadi kita pun tidak perlu malu untuk hidup sebagai milik-Nya. Tuhan Yesus memberkati.
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 317 (Kisah Rasul 1:1-11): Di bagian awal Kitab ini, Lukas mencatat tentang pengutusan yang sangat agung, yaitu pengutusan oleh Yesus Kristus bagi para murid. Bagian ini dimulai dengan percakapan para murid dengan Yesus Kristus. Yesus Kristus yang bangkit mengalahkan maut sekarang melanjutkan relasi kasih-Nya dengan para murid-Nya.
Prædiken ved Filip Torp Kildeholm over Matt 16,13-26 – 5. søndag efter Trinitatis d. 5. juli 2026 i Løsning kirke
Homília z Kaplnky 28.06.2026 Táto modlitba (Otčenáš) obsahuje všetky podstatné žiadosti: nie je možné vymyslieť modlitbu, ktorá by v nej už nebola obsiahnutá. Pre modlitbu predstavuje Otčenáš to, čo Kristus predstavuje pre ľudskosť. Nedá sa predniesť ho, hoci len jedenkrát, ak pri tom venujeme plnú pozornosť každému slovu, aby sa pri tom v duši neudiala hoci i len nekonečne malá ale predsa reálna zmena.– Simone Weil: Výklad OtčenášuSlovo: Daniel PastirčákČítanie z Biblie: Ingrid IštókováNahrávka: Igor Rjabinin
Pdt. Wigand Sugandi (TB) Kolose 3:15Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah.
Kristendommen har alltid vært streng på sex fordi kroppen er hellig, mennesket er sårbart, og de mektige altfor lett tar seg til rette. William Grosås tar oss fra Romerriket, slaver, enker, abort, adopsjon og oldkirkens harde seksualmoral til OnlyFans, porno, russebusser, Epstein og vår tids fortelling om seksuell frigjøring.Vi snakker om hvorfor den kristne seksualetikken historisk først rammet konger, keisere, husherrer og rike menn, hvorfor kyskhet gjør det mulig å elske, hvordan begjær formes av andre, og hvorfor vår sanne identitet ikke finnes i sex, status eller andres blikk, men i Kristus.Kontakt oss på post@kulturkrigen.no.
Menjadi Duta-Duta Kristus - Pdt. Minggus Dilla - 28 Juni 2026 - GBI Sariwangi
Renungan D'Message || Kristus Adalah Berkat Terbesar II Ps. Steven Liem
JÚL Heslo mesiaca: Nech prúdi ako voda právo a spravodlivosť ako nevysychajúci potok! Amos 5,24 Amos 4,1-13 1Čujte toto slovo, kravy bášanské, čo ste na hore Samárie,a čo utláčate bezbranných a násilie páchate na chudobnýcha hovoríte svojim pánom: „Doneste, chceme piť!“2Prisahal Pán, Hospodin, vo svojej svätosti:„Hľa, prídu na vás dni,keď vás vyzdvihnú na hákocha vaše potomstvo na rybárskej udici.3Trhlinami vyjdete jedna za druhoua vyhodia vás na Harmón,“znie výrok Hospodina.4„Choďte do Bételu a hrešte,do Gilgálu a hrešte ešte viac,prinášajte ráno svoje obetya na tretí deň svoje desiatky.5Páľte z kvasu ďakovnú obetua ohlasujte nahlas dobrovoľné dary,lebo tak to máte radi, Izraeliti,“znie výrok Pána, Hospodina.6„Spôsobil som, že ste nemali nič pod zubpo všetkých vašich mestácha mali ste nedostatok chleba na všetkých vašich miestach,a predsa ste sa neobrátili ku mne,“znie výrok Hospodina.7„Zadržal som vám aj dážďtri mesiace pred žatvou.Dával som dážď na jedno mesto,nad druhým mestom som nedal pršať.Na jednu roľu pršaloa roľa, na ktorú nepršalo, vyschla.8Tackali sa dve-tri mestá do iného mesta,aby sa napili vody, ale neuhasili svoj smäd.A predsa ste sa neobrátili ku mne,“znie výrok Hospodina.9„Bil som vás hrdzou a sneťou,vysušil som vaše záhrady a vaše vinice,vaše figovníky a olivy obžrali kobylky,a predsa ste sa neobrátili ku mne,“znie výrok Hospodina.10„Poslal som na vás mor ako na Egypt,porazil som mečom vašich mládencovi vaše kone boli odvlečené.Nechal som, aby vystúpil zápach vášho tábora k vášmu nosu,a predsa ste sa neobrátili ku mne,“znie výrok Hospodina.11„Vyvrátil som vás,ako som vyvrátil Sodomu a Gomoru,takže ste boli sťa ohorok, vytrhnutý z ohňa,a predsa ste sa neobrátili ku mne,“znie výrok Hospodina.12„Takto s tebou urobím Izrael.Keďže s tebou takto urobím,priprav sa na stretnutie so svojím Bohom, Izrael!13Veď ten, čo utvára vrchy a tvorí vietora človeku oznamuje, čo mieni,čo robí ranný svit temnotoua kráča po výšinách zeme,sa volá Hospodin, Boh zástupov!“ Sme nepoučiteľní? Ak vychovávate alebo ste vychovávali deti, viete, že výchova je z veľkej časti o odmene za dobré správanie a dobré výsledky – a o treste a určitom obmedzovaní, keď niečo nie je v poriadku. Keď dieťa potrestáte, čakáte, že trest prinesie jeho nápravu, že ho privedie k pozitívnej zmene a k tomu, že ho skúsenosť posunie vpred. Ale čo ak trest nezaberie? Čo ak trest neprinesie nápravu? Čo by ste ako rodič urobili? Práve o takýchto veľmi nepríjemných chvíľach píše prorok Ámos na príkaz Hospodina: „…ku Mne ste sa nevrátili – znie výrok Hospodinov“. Na jednom mieste bolo sucho a inde boli záplavy, prišli choroby, oheň, vojny a bieda, no očakávaná zmena neprišla. Izrael sa k Bohu nevrátil. Ako rodič by som pritvrdil a dal ešte prísnejší trest. Ale čo v prípade, že tie nepoučiteľné deti sme my? Už tu máme vojnové konflikty, búrky i záplavy, suchá i požiare, ale Pán Boh musí konštatovať: „…ku Mne ste sa nevrátili…“ Ámos teda oznamuje konečné Božie riešenie: „…priprav sa, Izrael, na stretnutie so svojím Bohom!“ A k tomu stretnutiu došlo pred 2000 rokmi: „Tak Boh miloval svet, že Svojho Syna dal, aby nik, kto verí v Neho, nezahynul…“ A v Biblii máme Novú zmluvu, v ktorej čítame, že sme deti Božie a Boh je láska. A v ktorej dominujú slová „milosť“ a „odpustenie“, ale ešte predtým „pokánie“ a „znovuzrodenie“, ako recept na uzdravenie nášho srdca, nášho myslenia a konania. Boh sa rozhodol meniť svet k dobrému láskou… lebo to je jediný spôsob, ako zmeniť človeka. Modlitba: Pane Ježišu, daj, nech vnímam všetko ťažké, čo sa vo svete a v prírode deje, ako príležitosť k pokániu, k náprave a k zmene môjho života! Amen. Pieseň: ES 467 Autor: Jaroslav Petro Bázeň pred Hospodinom je začiatkom poznania. Príslovia 1,7 Samých seba podrobte skúške, či naozaj žijete vo viere; sami sa skúmajte! Vari nespoznávate, že Ježiš Kristus je medzi vami? 2.Korinťanom 13,5 1.Korinťanom 12,19-26 • Modlíme sa za: Svätý Peter (DNS) Otázky na rozjímanie: Ako dnes žijem z istoty, že „Izrael sa k Bohu nevrátil“ aj napriek trestom (sucho, záplavy, choroby, vojny, bieda) — či som ochotný/á vnímať všetko ťažké, čo sa vo svete a v prírode deje, ako príležitosť k pokániu, k náprave a k zmene môjho života, alebo som tiež nepoučiteľný/á ako Izrael? Kde v mojom živote som ako kravy bášanské, ktoré „utláčate bezbranných a násilie páchate na chudobných“ — či som ochotný/á odvrátiť sa od útlaku a násilia, alebo stále hromadím bezprávie vo svojich pevnostiach? Ako dnes žijem z Božím riešením „priprav sa, Izrael, na stretnutie so svojim Bohom!“ — či som ochotný/á prijať Novú zmluvu, kde dominujú slová „milosť“ a „odpustenie“, ale ešte predtým „pokánie“ a „znovuzrodenie“, alebo som stále plný/á vlastnej samospravodlivosti a odmietania pokánia? Aplikácia do života: Dnes si spomeňte na jednu situáciu, kde ste boli „nepoučiteľný/á“ (odmietali ste pokánie, ignorovali ste Boží trest, hromadili ste bezprávie). Napíšte si modlitbu: „Pane Ježišu, daj, nech vnímam všetko ťažké, čo sa vo svete a v prírode deje, ako príležitosť k pokániu, k náprave a k zmene môjho života!“ Potom urobte jeden krok pokánia a znovuzrodenia: čítanie Bibliu, modlitba, alebo vyznanie hriechu pred niekým a následné konanie spravodlivosti a milosrdenstva. Dnes som vďačný za tieto 3 veci: __________________ __________________ __________________ Viac o vďačnosti, čo to je, prečo je dôležité byť vďačný, ako praktizovať vďačnosť nájdeš na blogu
Martin Rössel, känd från Dom Dummaste och flera soloplattor, gästar DJ50:- för att snacka om om krig, kabaret, Kristus, klassisk skräckmusik samt hur skadad man blir av att se Zappa som nioåring.
Amos 3,1-2.9-15 1 Čujte slovo, ktoré Hospodin hovorí o vás, Izraeliti, o všetkých rodoch, ktoré som vyviedol z Egypta: 2 „Iba vás som poznal zo všetkých rodov zeme, preto vás potrescem za všetky vaše previnenia. 9 Rozhlasujte z pevností v Ašdóde a z pevností v Egypte a povedzte: Zhromaždite sa na vrchy Samárie a všimnite si v nej veľký zhon i útlak v jej strede. 10 Veď nevedia konať správne,“ znie výrok Hospodina, „bezprávie a útlak hromadia vo svojich pevnostiach.“ 11 Preto takto hovorí Pán, Hospodin: „Nepriateľ obkľúči krajinu, pozbaví ťa sily a spustošené budú tvoje pevnosti.“ 12 Takto hovorí Hospodin: „Ako keď pastier zachráni z tlamy leva iba lýtka alebo kus ucha, tak sa zachránia Izraeliti, čo bývajú v Samárii na nádherných pohovkách a damaských lôžkach. 13 Čujte a svedčte v Jákobovom dome,“ znie výrok Pána, Hospodina, Boha zástupov, 14 „lebo v deň môjho navštívenia, keď potrescem previnenia Izraela, potrescem i Bétel za jeho oltáre, zlomené budú rohy oltára a padnú na zem. 15 Potom zrútim zimným domom letný dom a rozsypú sa domy zo slonoviny a mnoho domov zmizne,“ znie výrok Hospodina. Čo rozhlasujem? Proroci zvestovali Izraelu Božie posolstvo. Pán Boh vždy varuje pred blížiacim sa súdom a informácie o Jeho súde a trestoch zjavuje tým, ktorí sú Jeho. Nóacha varoval pred potopou, Abrahámovi dal vedieť o skaze Sodomy a Gomory, cez Jozefa varoval pred siedmimi rokmi hladu, cez Eliáša pred suchom, Pán Ježiš oznamoval učeníkom skazu mesta Jeruzalem, Ámos v dnešnom texte varuje pred zničením Samárie. – – Dnes žijeme v rovnakých problémoch, ako mali Izraelci za čias Ámosa. Rovnako sa rozmáha chudoba a bohatstvo, násilie a krivdy, či modloslužobníctvo v rôznych podobách. Čo dnes rozhlasujem a na čo upozorňujem slovom i svojím životom ja? Budem kráčať s odvahou proti prúdu, alebo sa budem klamať sociálnym evanjeliom, ktoré hlása, že všetko dobre dopadne? Modlime sa, aby sme boli Jeho, nepripodobňovali sa tomuto svetu, ale smelo rozhlasovali, čo nám Pán zjavuje cez Jeho slovo! Modlitba: Bože, ďakujem Ti, že si nám dal čisté Evanjelium! Odpusť, že do neho často miešam rôzne ľudské nápady! Očisti moju vieru, nech Ťa v plnosti nasledujem a šírim len Tvoju Pravdu! Amen. Pieseň: ES 332 Autor: Miroslav Trúsik „Vráťte sa, odpadlíci,“ znie výrok Hospodina, „lebo Ja som váš Pán. Vezmem vás po jednom z mesta a po dvoch z rodu a privediem vás na Sion.“ Jeremiáš 3,14 Napodobňujte teda Boha ako milované deti a žite v láske, ako aj Kristus miloval nás a vydal samého Seba za nás ako dar a obetu Bohu príjemnej vône. Efežanom 5,1-2 Matúš 18,15-20 • Modlíme sa za: Svätý Kríž – Lazisko (LOS) Otázky na rozjímanie: Ako dnes žijem z istoty, že „Iba vás som poznal zo všetkých rodov zeme, preto vás potrescem za všetky vaše previnenia“ — či som si vedomý/á, že Boh ma poznal osobne a preto ma potresce za moje previnenia, alebo stále žijem bez toho, aby som si priznal svoju vinu? Kde v mojom živote som ako Izraeliti, ktorí „nevedia konať správne, bezprávie a útlak hromadia vo svojich pevnostiach“ — či som ochotný/á konať správne a odvrátiť sa od útlaku, alebo stále hromадím bezprávie vo svojich pevnostiach (svojich uzavretých světských oblastiach)? Ako dnes žijem z výzvou „Čo dnes rozhlasujem a na čo upozorňujem slovom i svojím životom ja?“ — či kráčam s odvahou proti prúdu a rozhlasujem Božiu Pravdu, alebo sa klamem sociálnym evanjeliom, ktoré hlása, že všetko dobre dopadne? Aplikácia do života: Dnes si spomeňte na jednu situáciu, kde ste hromadili bezprávie alebo útlak (kritika, nespravodlivost, chudoba proti bohatstvu). Napíšte si modlitbu: „Bože, ďakujem Ti, že si nám dal čisté Evanjelium! Odpusť, že do neho často miešam rôzne ľudské nápady! Očisti moju vieru, nech Ťa v plnosti nasledujem a šírim len Tvoju Pravdu!“ Potom urobte jeden krok rozhlasovania Božej Pravdy: čítanie Bibliu, modlitba, alebo vyznanie hriechu pred niekým a následné konanie spravodlivosti. Dnes som vďačný za tieto 3 veci: _________________________________ _________________________________ _________________________________ Viac o vďačnosti, čo to je, prečo je dôležité byť vďačný, ako praktizovať vďačnosť nájdeš na blogu
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 28 Juni 2026Bacaan: "Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup. melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalarn Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku." (Galatia 2:20)Renungan: Charles Blondin adalah pemain akrobat terkenal asal Prancis yang hidup di abad 19. Atraksi utamanya adalah berjalan di atas tali. Ketika mengadakan tur di Amerika, Blondin membentangkan tali di atas air terjun Niagara di perbatasan Amerika dan Kanada. Blondin lalu berjalan di atas tali itu bolak balik dari Amerika ke Kanada dan sebaliknya. Di atraksi selanjutnya, ia berjalan mundur, berjalan dengan membawa gerobak dorong. la juga tiba-tiba salto. Di kesempatan lain, ia berjalan saat malam hanya dengan memakai lilin. la menaiki sepeda, juga egrang, berjalan dengan mata ditutup, membawa meja kursi lalu duduk di tengah tali sambil melipat kaki, bahkan membawa kompor dan memasak di seutas tali yang di bawahnya terbentang air terjun deras. Puncaknya, Blondin mengajak siapa yang mau ia gendong untuk berjalan di atas tali. Akhirnya, Harry Colcord, manajernya yang menjadi sukarelawan. Inilah yang Blondin katakan kepada Colcord: "Ingat, saat kugendong, kau bukan Colcord. Kau menjadi Blondin. Tubuh, pikiran, dan jiwamu harus menyatu denganku. Jangan coba menyeimbangkan dirimu karena itu akan membuat kita berdua mati." Blondin dan Colcord pun menjadi orang pertama yang bergendongan melintasi air terjun Niagara di atas tali. Apa yang diucapkan Blondin adalah deskripsi dari percaya. Menjalani hidup di dunia ini juga adalah perkara hidup mati. Bagaimana kita hidup di dunia menentukan apa yang akan kita alami di kekekalan nanti. Akankah kita mendapat hidup kekal atau kita akan mengalami maut dan siksaan kekal. Saat kita mau percaya bahwa Kristus adalah Tuhan dan Juru Selamat kita, kita ibarat digendong-Nya untuk menjalani hidup ini untuk selamat tiba sampai akhirnya. Percaya artinya kita harus menyatu dengan-Nya. Kita bukan lagi diri kita. Hidup kita bukan lagi milik kita (Gal. 2:20). Kehendak kita bukan lagi penentu keputusan kita, tapi semua harus sesuai dengan kehendak Bapa. Kita bisa menyebut diri kita sebagai orang percaya. Sudahkah kita benar-benar percaya pada Tuhan, yang berarti kita benar-benar mau menyerahkan setiap keputusan, setiap langkah, dan rencana kita kepada-Nya? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku untuk melakukan setiap kehendak-Mu agar hidupku dapat tenang, karena aku tahu kepada siapa aku percaya. Amin. (Dod).
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Maria Saraswati Sukardi dan Yohanes Sukardi dari Paroki Santa Maria Assumpta Kota Baru Kupang di Keuskupan Agung Kupang, Indonesia. Kisah Para Rasul 12: 1-11; Mazmur tg 34: 2-3.4-5.6-7.8-9; 2 Timotius 4: 6-8.17-18; Matius 16: 13-19.DUA ENGSEL PINTU GEREJA Renungan kita pada hari ini bertema: Dua Engsel Pintu Gereja. Ada seorangpastor paroki sedang mengunjungi umatnya yang tinggal jauh di pedalaman, yangjauh dari pusat paroki. Di salah satu stasi ia menemukan pintu gereja yanghampir copot dari tempatnya bergantung. Alasan utamanya ialah karena dua engselpintu itu sudah nyaris putus. Jika keduanya putus total, maka pintu gerejatidak bisa lagi berfungsi sebagaimana mestinya. Pastor berbicara dengan penanggung jawab stasi supaya segera memasangengsel baru dan pintu gereja berfungsi kembali. Gereja tidak bisa dibiarkanterbuka karena binatang liar dapat masuk dan membuat kerusakan di dalamnya.Namun tidak ada toko di kampung untuk mendapatkan engsel baru. Jika harusmembeli, orang harus pergi ke kota yang memakan waktu sekitar dua hari. Namundemikian, pastor menemukan di dalam tasnya ada dua engsel yang sudah bekaspakai. Dua engsel itu kemudian dipasangkan ke pintu gereja tersebut, meskipunkeduanya tidak seragam dan tidak sepadan dengan pintu gereja. Kalau kita memandang dan memahami Gereja kita secara rohani, yaitu umatAllah, kita dapat menggambarkan dua profil yang merupakan fondasi Gereja, yaituSanto Petrus dan Paulus, dengan dua engsel pintu gereja tadi. Sejak Gereja yangkudus ini berdiri, kedua rasul ini berperan sangat penting untuk membuat pintuGereja berfungsi dengan sesungguhnya. Tugas yang mereka terima dari YesusKristus sungguh menjadikan mereka saksi-saksi iman yang unggul. Keunggulan dan dedikasi iman yang amat tinggi telah dirintis oleh Petrusdan Paulus bagi kita. Petrus adalah figur kepala yang mempersatukan, menguatkandan mengakarkan iman kita kepada Kristus. Pengakuannya akan Yesus Kristusmerupakan pegangan iman sangat dasar yang menjadi pengakuan iman Gereja. Paulusadalah figur Gereja yang misioner dan inklusif, yang pada intinya memberikannilai universalitas Gereja. Ia bersaksi telah melakukan tugas misioner itusampai ke ujung bumi, sampai garis batas dunia ini. Jadi jasa mereka berdua yang memang sampai akhir hayatnya, meninggalsebagai martir di Roma, meninggalkan kepada Gereja kita untuk sepanjang masasuatu dedikasi dan komitmen kepada Kristus sampai batas terakhir perjalananpanjang hidupnya. Kita juga mesti dapat mengikuti teladan kedua rasul ulungini. Dua jempol kita untuk Petrus dan Paulus, dua jempol juga buat kitamasing-masing dan kita semua, untuk menunjukkan tanda kebanggaan kita. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Allah maha pengasih dan penyayang, pandanglah kami putradan putri-Mu yang berusaha belajar dari teladan Santo Petrus dan Paulus tentangberharganya komitmen dan dedikasi kepada-Mu dan sesama kami. Semoga kami setiadalam iman kami sampai batas terakhir yang Engkau kehendaki dari kamimasing-masing. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam namaBapa ...
Cara memiliki kehidupan yang tidak tergoyahkan adalah dengan memiliki “karakter Kristus”Roma 5 : 3 - 5Bagaimana bisa memilik karakter Kristus?1) Bermegah dalam kesengsaraan.2) Memiliki kesadaran dan keyakinan.Sadar dan yakin bahwa Tuhan lagi bangun “trust/ kepercayaan” dalam kehidupan kita. (Yak 1 : 2 - 5)3) Bergantung kepada kasih Tuhan lewat Roh Kudus.
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 27 Juni 2026Bacaan: "Orang yang jujur dilepaskan oleh kebenarannya, tetapi pengkhianat tertangkap oleh hawa nafsunya." (Amsal 11:6)Renungan: Ada sebuah kisah yang menceritakan ketika Abraham Lincoln bekerja sebagai penjaga toko di New Salem, Illinois, jauh sebelum Abraham Lincoln terjun di dunia politik. Suatu sore, saat mencatat neraca keuangan, Lincoln mendapati bahwa ia telah memungut bayaran 6 sen lebih banyak dari seorang pelanggan. Sebenarnya bisa saja Lincoln tutup mata soal itu karena nilainya tidak seberapa dan pelanggan tersebut juga tidak merasa kehilangan. Namun yang dilakukan Lincoln sungguh baik. Malam itu juga ia berjalan kaki beberapa mil ke rumah pelanggan untuk mengembalikan kelebihan uang tersebut! Integritas dan sikap jujur inilah yang akhirnya membawa Abraham Lincoln dipercaya dan menjadi salah satu presiden Amerika Serikat yang berhasil dan dicintai rakyatnya. Sesungguhnya kejujuran menjadi hal yang langka di zaman modern seperti sekarang. Kalau menerima kelebihan pembayaran, banyak orang "tutup mata". Banyak alasannya. Pertama, ia merasa kadang juga dirugikan, jadi kalau gantian dapat "untung", apa salahnya? Kedua, salah sendiri mereka yang tidak teliti dalam menghitung. Ketiga, buat apa repot-repot mengurus kembalian kalau konsumen bahkan tidak merasa bayar lebih mahal. Keempat, nilainya tidak seberapa, buat apa dipersoalkan. Firman Tuhan dalam Amsal 11:6 mengatakan, "Orang yang jujur dilepaskan oleh kebenarannya, tetapi pengkhianat tertangkap oleh hawa nafsunya." Kejujuran akan menolong kita, sebaliknya kecurangan akan mencelakakan kita. Kejujuran akan menjadi "pembela" bagi kita, sedangkan kecurangan akan menjerumuskan kita. Orang dunia mungkin akan mentertawakan kebodohan kita di saat kita bersikap jujur. Mereka mungkin saja tidak percaya masih ada orang jujur di dunia ini. Walau demikian, sebagai murid Kristus marilah kita tunjukkan gaya hidup yang berbeda dari orang dunia. Jadilah orang yang punya integritas dan bisa dipercaya. Semakin kita dipercaya, semakin besar promosi itu akan datang kepada kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, sejak aku mengenal-Mu hatiku begitu tenang. Ketenangan itu juga yang membuat karakter ku berubah. Bantu aku untuk terus mempertahankan kejujuran sebagai bagian dari pengenalanku akan Engkau. Amin. (Dod).
Pdt. Wigand Sugandi (TB) Kolose 1:28Dialah yang kami beritakan, apabila tiap-tiap orang kami nasihati dan tiap-tiap orang kami ajari dalam segala hikmat, untuk memimpin tiap-tiap orang kepada kesempurnaan dalam Kristus.
Season 01: Kitab Rut, Episode 10: Rut 4:1-22Mengapa Allah tidak selalu memberikan intervensi langsung - bahkan seakan diam - justru di saat kita paling membutuhkan kehadiran-Nya? Bagaimanakah konsep Ketersembunyian Allah membantu kita memahami penderitaan? Dan bagaimana memahami ketersembunyian Allah justru di dalam inkarnasi Kristus?Mari belajar menikmati Allah di dalam hal-hal yang "biasa" (ordinary) melalui kisah Naomi, Rut dan Boas!===PODCAST BIBLE DELIGHT - Menikmati Firman Tuhan melalui penggalian suatu Kitab, bagian demi bagian, dalam kaitannya dengan realita kehidupan kita. Mari ikuti Bible Delight, untuk memperlimpah renungan pribadi, ataupun mendiskusikannya dalam Kelompok Kecil Tumbuh Bersama.Pdt. Rudy Phen, Samuel Pamudji, Lisa Veronica PandeirotSaksikan juga Bible Delight Episode ini di:https://grii.to/BibleDelightS1E10
Pdm. Handoyo Salim
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 13 Juni 2026Bacaan: "Beberapa hari kemudian orang Yahudi merundingkan suatu rencana untuk membunuh Saulus. " (Kisah Para Rasul 9:23)Renungan: Bukan hal mudah orang dapat menerima perubahan sesamanya dari tidak baik menjadi baik. Ibarat orang pernah punya "borok" (luka), sekalipun sudah sembuh, kebanyakan orang selalu melihat bekas lukanya daripada sembuhnya. Demikian juga, orang yang pernah berbuat salah dan sudah bertobat, kesalahan masa lalunya selalu dilihat dan diingat. Menjadi orang yang diragukan dan selalu dilihat kesalahan-kesalahan pada masa lalunya memang sangat tidak enak. Karena keadaan ini bisa mengganggu semangat yang bersangkutan dalam berkarya. Jangankan kita, pertobatan Saulus juga pernah diragukan. Pada masa lalu, Saulus memang penganiaya jemaat Tuhan, banyak merusak rumah ibadah dan membunuh orang-orang yang percaya kepada Kristus. Akan tetapi setelah Saulus bertemu Tuhan Yesus dalam perjalanan ke Damsyik untuk menangkap para pengikut Kristus, Saulus bertobat. Kemudian, ia memberitakan bahwa Yesus adalah anak Allah. Akibatnya, orang-orang yang pernah melihat dan mengenal latar belakang Saulus heran, setengah tidak percaya alias ragu akan perbuatannya. Bahkan orang-orang Yahudi juga merundingkan suatu rencana untuk membunuh Saulus. Akan tetapi, sekalipun Saulus diragukan pertobatannya dan hendak dibunuh, ia tetap bekerja memberitakan Injil. Hasilnya, jemaat bertumbuh. Jemaat di seluruh Yudea, Galilea, dan Samaria berada dalam keadaan damai. Oleh pertolongan Roh Kudus jumlahnya terus bertambah. Apakah pertobatan kita diragukan dan mereka selalu melihat kekurangan-kekurangan atau kesalahan-kesalahan yang kita perbuat pada masa lalu? Kalaupun demikian, janganlah situasi tersebut membuat diri sendiri kehilangan semangat untuk terus bekerja. Tunjukkan perubahan kita dengan tetap bekerja sepenuh hati dalam situasi apapun, dan percayalah Roh Kudus akan menolong kita untuk meraih keberhasilan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kuduskanlah pikiranku, sehingga aku tetap melihat dan berpikir hal yang baik dari setiap pribadi yang sudah bertobat. Jadikanlah mataku seperti mata-Mu, mata yang selalu melihat hal yang baik dalam diri setiap orang. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 9 Juni 2026Bacaan: "Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami." (2 Korintus 5:20)Renungan: Sebelum sebuah film diluncurkan, biasanya produsen film akan meluncurkan lebih dulu trailernya. Di trailer yang biasanya hanya berdurasi 1-3 menit ini, ditampilkan cuplikan-cuplikan sebuah film yang dimaksudkan untuk membuat orang tertarik menonton filmnya. Membuat trailer ini tak mudah. Narasi yang disampaikan, cuplikan adegan yang dipilih ditampilkan, musik yang ditampilkan, harus menarik dan membuat orang yang melihat penasaran untuk menonton. Tidak heran, untuk film yang sudah ditunggu-tunggu banyak orang, trailernya bisa dirilis sejak setahun sebelum filmnya tayang, dibuat dalam beberapa versi, dan menjadi pembahasan tersendiri oleh para fans film itu. Bahkan ada penghargaan untuk trailer terbaik di beberapa festival film. Jika trailernya menarik, filmnya juga harus benar-benar menarik atau orang akan merasa tertipu. Sebaliknya, film bagus tapi trailernya buruk juga patut disayangkan. Sadarkah kita bahwa kehidupan kita juga ibarat sebuah trailer film? Orang-orang melihat hidup kita, bagaimana sikap dan karakter kita, bagaimana keputusan-keputusan kita, cara kita merespons segala sesuatu, dan prioritas hidup kita. Sebagai pengikut Kristus, semua itu ibarat trailer tentang Kristus yang kita ikuti. Alkitab berkata bahwa kita adalah utusan Kristus (2 Kor. 5:20). Orang percaya adalah ibarat surat Kristus yang bisa dibaca semua orang (2 Kor. 3:2-3). Sebelum benar-benar mengenal Kristus, maka orang dunia akan melihat terlebih dulu hidup kita, sikap kita, dan keputusan-keputusan yang kita buat. Apakah ucapan kita membuat orang tertarik datang pada Kristus? Ataukah tindakan kita justru membuat orang ilfeel dengan Kristus dan kekristenan? Melalui kitalah, orang dunia mendapatkan kesan pertama tentang Kristus. Dan jika trailer film kadang lebih menarik dari film aslinya, tidak demikian dengan Kristus. Ketika seseorang tertarik melihat hidup seorang Kristen yang dipenuhi damai sejahtera, sukacita, dan kasih, sehingga ia membuka hati untuk Kristus secara pribadi, maka ia akan mendapati hal yang jauh lebih indah lagi! Nah, sudahkah kita menjalankan peran kita sebagai trailernya Tuhan? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, jadikanlah aku alat-Mu, sehingga melalui kehadiranku banyak orang tertarik untuk mengenal dan mengikut-Mu. Amin.
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 8 Juni 2026Bacaan: "Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!" (Yeremia 17:7)Renungan: Seorang penebang pohon dari desa terpencil membeli gergaji mesin karena orang-orang berkata gergaji itu akan membuat pekerjaannya lebih cepat dan rapi. Tapi, beberapa hari kemudian ia kembali ke toko yang menjual gergaji itu dengan marah. "Gergaji apa ini! Pekerjaan saya malah tidak selesai-selesai dan hasilnya buruk!" Pemilik toko mengamati gergaji itu. Apakah rusak? Pikirnya. la menarik tuasnya dan gergaji itu menyala lancar. Penebang pohon itu tersentak. "Suara apa itu?" Rupanya, selama ini ia memakai gergaji mesin itu seperti gergaji manual, tanpa dinyalakan mesinnya! Banyak di antara kita sama saja seperti penebang pohon di cerita tadi. Ini terjadi saat kita mencoba mengubah hidup kita dengan mengandalkan kekuatan sendiri. Ini terjadi ketika kita menghadapi masalah dan berusaha mengatasinya dengan cara kita sendiri. Pada akhirnya kita hanya akan kelelahan dan hasilnya pun jauh dari apa yang kita harapkan. Padahal, ada cara yang jauh lebih baik yaitu dengan mengandalkan kekuatan Tuhan. Jika gergaji mesin dapat memotong kayu dengan jauh lebih cepat dan rapi karena memakai teknologi mesin, maka mengandalkan kekuatan Tuhan juga akan membuat hidup kita berubah dengan lebih sempurna. Ketika Daud terjepit dan tak ada yang bisa menolongnya lagi, ia menguatkan kepercayaannya kepada Allah (1 Sam. 30:6). Ketika Simson sudah kehilangan kekuatan dan penglihatannya, bahkan menjadi bahan olok-olokan orang Filistin, ia berdoa minta kekuatan dari Tuhan dan di momen itulah ia berhasil menewaskan lebih banyak orang Filistin dibanding saat ia masih kuat (Hak. 16:28-30). Paulus pun memiliki apa yang ia sebut sebagai "duri dalam daging". Namun, ia justru bisa bermegah dalam kelemahannya itu, karena ia tahu kuasa Kristus turun atasnya (2 Kor. 12:7-10). Contoh-contoh itu menunjukkan betapa bodohnya jika berpikir kita bisa mengandalkan kekuatan sendiri. Kita hanya akan kelelahan, depresi, putus asa, dan tak puas. Andalkan dan berharaplah pada Tuhan, sebab dari Dialah berkat itu datang. Turuti petunjuk-Nya karena Dia saja yang tahu masa depan kita dan berkuasa atas hidup kita! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk senantiasa mengandalkan Engkau dalam setiap permasalahan hidupku, sehingga aku tetap kuat dan punya pengharapan. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 7 Juni 2026Bacaan: Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasehatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran." (2 Timotius 4:2)Renungan: Ada seorang tentara yang bercerita bahwa selama karir militernya, sudah berkali-kali ia ditugaskan ke daerah konflik. Setiap kali akan berangkat, kesedihan mendalam dirasakannya karena harus berpisah dengan keluarga. Hal yang membuatnya sedih bukanlah perpisahan itu sendiri, melainkan kenyataan kalau ia bisa saja kelak pulang tinggal nama karena gugur dalam tugas. Namun, ia amat memahami tugas dan kewajibannya sebagai tentara sehingga ia tetap berangkat menunaikan tugas. Seperti tentara yang selalu siap sedia melakukan tugas yang diamanatkan padanya, demikian juga kita sebagai orang percaya harus selalu siap sedia melakukan tugas yang diamanatkan oleh Tuhan. Salah satu tugas tersebut adalah memberitakan firman. Sayangnya, banyak orang percaya yang masih beranggapan bahwa tugas tersebut merupakan tugas pastor, biarawan, biarawati, guru agama, dan para aktivis gereja. Pemikiran ini tentu saja keliru! Sebab, sesungguhnya Tuhan mempercayakan tugas memberitakan firman kepada semua orang yang telah menerima keselamatan kekal dari-Nya. Artinya, apapun profesi yang kita geluti, memberitakan firman dalam kehidupan sehari-hari adalah keharusan. Sekalipun kita adalah seorang ibu rumah tanggap sepenuh waktu, kita juga harus melakukannya. Memberitakan firman tidak identik dengan pengkhotbah mimbar, akan tetapi hal yang Tuhan inginkan adalah kita menceritakan tentang Tuhan Yesus kepada orang-orang di sekitar kita, melalui tutur kata; sikap dan perbuatan; pola pikir; etos kerja; dan seluruh hidup kita. Singkat kata, memberitakan firman adalah menunjukkan kehidupan yang mencerminkan kasih dan karakter Kristus. Dengan demikian, tidak ada lagi alasan bagi kita untuk tidak melakukan panggilan Tuhan, yaitu memberitakan firman-Nya sampai keujung bumi. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, urapilah seluruh keberadaan diriku, agar melalui pikiran, perkataan, perasaan dan perbuatanku aku dapat mewartakan kasih-Mu, sehingga banyak orang semakin mengenal Engkau sebagai Sang Sumber Kasih dan keselamatan. Amin. (Dod).
Bpk. Suranta Sembiring
Season 01: Kitab Rut, Episode 07: Rut 3:1-18Tidak berhenti pada roti, providensia Allah menuntun Naomi dan Rut kepada seorang go'el -- penebus, yang akhirnya memberikan rest bagi mereka. Tetapi Boas hanyalah bayang-bayang dari Go'el yang ultimat, yaitu Kristus, Sang Penebus yang membawa umat milik-Nya pulang kepada perhentian kekal yang sejati.===PODCAST BIBLE DELIGHT - Menikmati Firman Tuhan melalui penggalian suatu Kitab, bagian demi bagian, dalam kaitannya dengan realita kehidupan kita. Mari ikuti Bible Delight, untuk memperlimpah renungan pribadi, ataupun mendiskusikannya dalam Kelompok Kecil Tumbuh Bersama.Pdt. Rudy Phen, Samuel Pamudji, Lisa Veronica PandeirotSaksikan juga Bible Delight Episode ini di:https://grii.to/BibleDelightS1E07
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 28 Mei 2026Bacaan: "Lalu mereka pun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia." (Matius 4:20)Renungan: Seorang pria menolak setiap kali ia diajak oleh sahabat-sahabatnya untuk pergi ke gereja. "Aku sibuk bekerja. Aku tidak punya waktu," katanya. Sehari-hari pria itu mengelola toko sembako. la tidak mau libur pada hari Minggu, karena pada hari inilah para pengunjung sangat ramai. Itu sebabnya, bagi pria tersebut pergi gereja pada hari Minggu seperti melewatkan keuntungan yang sangat besar. Berbeda dengan pria tersebut, saat Yesus berjalan menyusuri danau Galilea, Dia melihat dua bersaudara Simon Petrus dan Andreas. Keduanya nelayan, sedang menebar jala untuk menangkap ikan. Kata Yesus kepadanya, "Mari, ikutlah Aku." Segera mereka meninggalkan jalanya untuk mengikut Yesus. Kemudian dilihat-Nya juga dua bersaudara lain, Yakobus dan Yohanes sedang membereskan jala mereka. Yesus memanggil mereka, lalu segera mereka meninggalkan perahu. Persamaan mereka adalah kaki mereka tidak terjerat jala. Jala adalah alat untuk menangkap ikan. Dalam kehidupan sehari-hari jala digambarkan sebagai berkat Tuhan. Menakjubkan saat dipanggil oleh Yesus, mereka segera mengikut Yesus. Sementara saat ini banyak orang percaya kakinya 'terjerat jala. Setiap hari terlalu sibuk mengejar berkat sampai tidak punya waktu untuk beribadah, apalagi melayani Tuhan. Berkat seolah menahan kaki hingga tidak bisa melangkah memenuhi panggilan Tuhan atas hidup mereka. Setiap orang memiliki panggilannya masing-masing. Apapun panggilan Tuhan, ketahuilah ada hal-hal mulia yang Tuhan ingin kita lakukan dalam panggilan tersebut. Itu sebabnya, dalam mengikut Kristus jangan biarkan diri terlalu sibuk mengejar berkat. Namun, "Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semua akan ditambahkan..." (Mat. 6:33). Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap berkat yang telah Kau berikan padaku. Ajarilah aku untuk selalu mengucap syukur atas berkat-berkat itu dengan cara meluangkan waktuku yang terbaik untuk senantiasa berkencan dengan-Mu dan melayani-Mu. Amin. (Dod).