Podcasts about peringatan

  • 280PODCASTS
  • 997EPISODES
  • 18mAVG DURATION
  • 5WEEKLY NEW EPISODES
  • Feb 13, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about peringatan

Show all podcasts related to peringatan

Latest podcast episodes about peringatan

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-5 masa biasa, 14 Februari 2026, Peringatan Santo Sirilus, Rahib dan Metodius, Uskup

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 13, 2026 7:27


Dibawakan oleh Sr Sisilia MCFSM dan Sr Rini MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santa Teresa Kalkuta Bekasi di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Raja-Raja 12: 26-32; 13: 33-34; Mazmur tg 106: 6-7a.19-20.21-22; Markus 8: 1-10.SANTAPAN ROHANIYANG MEMPERSATUKAN Tema renungan kita pada hari ialah: Santapan Rohani YangMempersatukan. Persekutuan di dalam satu keluarga tampak amat jelas ketikasemua anggota keluarga kompak menghadiri Misa Kudus, lalu melanjutkannya denganmakan siang bersama. Ini adalah sebuah kegiatan rutin. Persekutuan seperti inisangat bertentangan dengan nasib umat Allah di bawah raja-raja setelah matinyaSalomo. Yang paling tragis ialah raja Yerobeam memperbesar dosanya denganmelawan Roh Allah karena ia percaya kepada dewa-dewa.  Santapan rohani yang tersedia bagi orang-orang beriman,pengikut Kristus, ialah persembahan diri Yesus sebagai bagian utamapekerjaan-Nya menjalani kehendak Bapa. Dalam seluruh karya pelayanan, Iamenampakkan tindakan pemberian diri-Nya dengan disaksikan oleh para rasul danbanyak orang di sekeliling-Nya. Mereka semua dibuat kagum, bangga, senang danpercaya akan tindakan-tindakan itu. Tetapi di atas semua itu ialah tindakanpuncak, yaitu mati untuk menebus semua umat manusia. Ia tandai peristiwa puncak ini dengan tindakan kenangan didalam Gereja untuk mengalami langsung kehadiran diri-Nya yang menjadi santapanbagi seluruh umat-Nya, demi memperkuat dan memelihara persekutuan yang sudah Iabangun. Kita mengenalnya sampai detik ini dengan nama Ekaristi. Yesus pertamakali membawa para pengikut-Nya dan semua orang yang mendengar-Nya, dengan penuhiman ke sebuah pengalaman menyantap diri-Nya sendiri, ialah pada waktu iamemperbanyak roti bagi ribuan orang yang lapar dan haus di padang rumput yangluas.   Pemberian makan kepada ribuan orang ini kemudiandipertegas lagi maknanya pada saat menjelang wafat-Nya, ketika Ia makanperjamuan malam bersama para rasul, dan di sana Ia membagi-bagikan roti dananggur. Sabda-Nya ialah supaya mereka terus melanjutkan peristiwa merayakansantapan rohani ini sebagai kenangan akan Dia, sekaligus menjadi penguatanrohani bagi semua yang mengambil bagian di dalamnya. Di dalam perjamuan makanitu, satu tindakan Yesus dengan pemecahan dirinya dan dibagi-bagikan menandakansakramen Ekaristi dan Imamat.  Jadi persekutuan yang kita perkuat terus-menerus baikmelalui doa dan tindakan nyata bergantung sekali pada dua unsur dasar ini: Ekaristidan Imamat. Sakramen ekaristi sebagai santapan rohani, sedangkan imamat sebagaihak istimewa untuk menjalankan dan memimpin peristiwa kenangan itu supayamemiliki legitimasinya dari Tuhan. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Tuhan Yesus Kristus,semoga persekutuan kami di dalam dan bersama Dikau menjadi kekuatan yang sangatnyata di dunia ini untuk menghadirkan kerajaan Allah yang dapat membaharuiseluruh muka bumi ini. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-5 masa biasa, 10 Februari 2026, Peringatan Santa Skolastika, Perawan

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 9, 2026 9:21


Dibawakan oleh Suster Waldetrudis MCFSM dan Suster Sisilia MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santa Teresa Kalkuta Bekasi di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Raja-Raja 8: 22-23.27-30; Mazmur tg 84: 3.4.5.10.11; Markus 7: 1-13.LAIN DI TINDAKANLAIN DI BIBIR Tema renungan kita pada hari ini ialah: Lain Di TindakanLain Di Bibir. Seorang remaja perempuan sudah berpacaran tiga tahun denganpemuda yang sedang kuliah hukum. Akhir-akhir ini gadis itu menjadi kecewadengan sikap pemuda cakap dan pintar tersebut. Pemuda itu bicara sangat memikatdan membuat banyak janji, tetapi perwujudannya nol. Ia hanya akan menjadisangat terpukul jika cintanya hanya di bibir, dan akhirnya tidak bisa berwujudnyata. Ia selalu mengingatkan pacarnya: cinta bukan sekedar "lain di tindakanlain di bibir". Kritik remaja perempuan ini hanya suatu porsi kecil darikritik besar Yesus kepada orang-orang Farisi dan para ahli Taurat di dalamkitab suci. Mereka turun dari Yerusalem ke tempat Yesus berada sekitar ratusankilometer dengan maksud membuktikan kalau Yesus dan pengikut-Nya melanggaraturan adat dan agama Yahudi. Aturan yang mereka tekankan ialah interpretasimanusia atas perintah Allah dari Musa. Contohnya mereka temukan para rasulYesus tidak mencuci tangan dahulu sebelum makan. Kemunafikan adalah kata yang pas bagi kaum farisi dan paraahli Taurat. Yesus langsung menyebutkan pelanggaran mereka yang terberat ialahmengkhianati firman Tuhan yang sebenarnya. Misalnya, perintah dari Musa untukmenghormati dan mengasihi orang tua, terlebih-lebih yang menderita dan sakit didalam keluarga sendiri. Biaya yang sebenarnya untuk mengobati anggota keluargaini, dialihkan untuk berbagai jenis pajak di rumah ibadat alias persembahan.Umat diharuskan untuk penuhi ini dan ternyata uangnya untuk kerakusan mereka.Jenis korupsi ini sudah menjadi mental hidup mereka bahkan mendarah-dagingsampai saat ini. Motivasi mereka ialah uang. Hidup agama mereka bukan untukmengudus manusia melalui kepatuhan pada firman Tuhan dan melakukankehendak-Nya, tetapi mendapatkan uang melalui praktik beragama. Untukmemperkuat strategi utama ini mereka harus mengarang-mengarang semua aturanpenampilan yang jumlahnya begitu banyak, termasuk yang disebutkan tadi ialahmencuci semua perkakas makan-minum dan tangan. Tampilan diri mereka harus suci,bibir dan mulut mereka harus berkata-kata bagus, dan gerak-gerik mereka harus sempurna.Orang-orang mesti percaya akan mereka dan terdorong untuk selalu taat pajakrumah ibadat. Ini yang sangat dilawan dan dikecam Yesus. Raja Salomo mengulangi kehendak Allah yang utama ialahtinggal selama-lamanya di bumi ini bersama umat manusia, tetapi bukan di dalamdiri manusia yang munafik seperti kaum farisi dan para ahli Taurat. Hanyakebenaranlah yang membuat kerajaan Allah besar di dunia bukan kemunafikan. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Yesus Kristus,perkuatkanlah kami untuk mampu melawan semua kepalsuan yang kami hadapi.Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-4 masa biasa, 6 Februari 2026, Peringatan Santo Paulus Miki dan teman-teman, Martir

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 5, 2026 10:31


Dibawakan oleh Suster Yulia MCFSM dan Suster Clarisa MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santo Aloysius Gonzaga Palangkaraya di Keuskupan Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia. Sirakh 47: 2-11; Mazmur tg 18: 31.47.50.51; Markus 6: 14-29.KATA HATI KITA Renungan kita pada hari ini bertema: Kata Hati Kita.Seorang pemuda disukai tiga orang teman wanitanya. Masing-masing mempunyaikeinginan yang sama, yaitu supaya dikawini pemuda itu. Dalam keadaan dilema, iaberkonsultasi dengan orang tuanya. Bapa dan ibunya memberikan semuapertimbangan yang diperlukan. Kemudian anaknya diberikan segala kebebasan untukmemutuskan. Ibu berkata, "Dengarkan kata hatimu, dan tentukan pilihan yangterbaik." Umumnya kita mengerti kata hati kita sebagai kebenaranyang memiliki tuntutan moral yang tinggi. Kata hati sebagai keputusan terakhirsetelah melalui berbagai pertimbangan dan analisa. Diskusi, pembahasan dankonsultasi pada umumnya berguna untuk memberikan pencerahan dan pemahaman yanglebih luas. Usulan atau kritikan juga sering kita jadikan sebagai faktor yangdiperlukan untuk memberikan keseimbangan dalam pemikiran dan pembahasan. Padaakhirnya keputusan itu memang benar-benar hasil dari kata hati yang jujur danjernih. Kita mengetahui bahwa kata hati itu adalah suara hatinurani kita. Tuhan memilih untuk tinggal di dalam hati nurani kita. Maka ketikakita memikirkan dengan tenang, damai, positif dan dalam suasana berdoa, katahati nurani kita tentu akan berisi kebaikan, pujian dan syukur kepada Tuhan,kebenaran yang membebaskan, dan suka cita yang membawa kedamaian. Sebaliknya,jika kita diliputi kebencian, kemarahan, kesombongan dan hawa nafsu, kata hatinurani akan berisi kejahatan dan dosa. Kata hati kita sangat bergantung padaniat, intensi, dan perasaan kita sebagai manusia. Bacaan-bacaan kita pada hari ini menggambarkan dua contohkata hati nurani yang sangat berlawanan. Yang pertama ialah kata hati seorangyang beriman, yang diwakili oleh raja Daud. Ini adalah sebuah gambaran orangberiman yang menyadari diri sebagai orang berdosa, tetapi imannya kepada Tuhansemakin bertambah. Ia percaya akan belas kasih Tuhan untuk mengampuninya, dania lebih percaya lagi bahwa hidupnya sangat dirahmati dan diberkati oleh Tuhan.Pada gilirannya, ia akan menjadi berkat dan penyalur rahmat bagi orang lain. Yang kedua ialah kata hati seorang yang tidak beriman danyang hidup dalam sebuah sistem hukum rimba. Sistem hidup ini membenarkan merekayang kuat dan berkuasa mematikan mereka yang lemah dan yang membawa kebenaran.Herodes memiliki kata hati yang jahat dan penuh dosa. Tidak ada kasih dankebenaran di dalam hatinya. Kata hatinya memerintahkan dia untuk melakukankebohongan dari pada kebenaran, kegelapan dari pada terang, kekacauan dari padakedamaian, kebencian dari pada cinta. Setiap niat dan perbuatan jahatdiproduksi dari kata hati yang jahat. Kita dapat bertanya pada diri kita sendiri: keadaan sayasaat ini, apakah diwarnai kata hati yang baik dan benar, ataukah kata hati yangsalah dan jahat? Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus,murnikanlah hati kami supaya kami kembali hidup dalam kebenaran-Mu, denganselalu mendengar bisikan nurani kami. Bapa kami yang ada di surga ... Dalamnama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-4 masa biasa, 5 Februari 2026, Peringatan Santa Agata, Perawan dan Martir

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 4, 2026 8:21


Dibawakan oleh Suster Kristin MCFSM dan Suster MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santo Fransiskus Catholic Center Palangkaraya di Keuskupan Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia. 1 Raja-Raja 2: 1-4.10-12; Mazmur tg: 1 Taw 29: 10.11ab.11d-12a.12bcd; Markus 6: 7-13.KEKUATAN SEBUAHKEPERCAYAAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Kekuatan SebuahKepercayaan. Secara umum kita bisa kategorikan kepercayaan, mandat, tanggungjawab, atau komitmen menjadi dua. Yang pertama ialah kepercayaan untukmelakukan perbuatan-perbuatan jasmani seperti bekerja mencari nafkah, memimpinorganisasi, dan menjual atau membeli barang-barang. Yang kedua ialahkepercayaan terkait dengan melakukan kegiatan-kegiatan rohani seperti pelayananfirman Tuhan, beribadat, berdoa, dan berpuasa. Raja Daud memberikan kepercayaan kepemimpinan kerajaankepada putranya Salomo, dan ini kita bisa menganggapnya sebagai wakil darisuatu kepercayaan jasmani. Orang tua atau orang dewasa memberikan kepercayaankepada anak-anaknya untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai denganharapan mereka. Banyak sekali kehidupan jasmani kita ditentukan olehkepercayaan yang diberikan kepada kita, baik di dalam keluarga maupun diluarnya. Sementara itu, Yesus Kristus memberikan kepercayaan danmengutus para murid-Nya, dapat kita anggap sebagai wakil dari suatu kepercayaanrohani yang kita miliki. Kehidupan kita kapan dan di mana pun yang berkaitandengan aspek rohani, semuanya ditentukan oleh kepercayaan atau nasihat danbimbingan rohani yang diberikan kepada kita. Seseorang menghadiri Misa padahari Minggu, dan dari sana ia membawa suatu kepercayaan  untuk menjalani perutusan yang disampaikanoleh imam pada akhir perayaan ekaristi. Pertanyaan yang penting adalah ini: apakah yang menjadikekuatannya sehingga kepercayaan baik jasmani maupun rohani itu memilikimartabat, kewibawaan, dan membuahkan kepercayaan yang lebih besar lagi dariorang lain di sekitar kita? Kedua bacaan kita hari ini memberikan satu jawabanpokok, ialah ketaatan dan kesetiaan kepada Tuhan yang memberikan kepercayaanitu. Nasihat, perintah, dan aturan-aturan yang ditetapkan senantiasa dijalani.Semua itu untuk menjamin kalau kepercayaan itu berasal dari sebuah kuasa yangjauh lebih besar dan menjamin legitimasi terlaksananya tugas-tugas kita. Ketaatan berarti Tuhan yang memberikan kepercayaan adalahbenar dan kehendaknya bersifat tetap. Jadi tidak ada pertimbangan apa pundari  kita untuk berdebat bahkanmemperbaikinya. Yang kita perbuat ialah mendengar, memahami, danmenjalankannya. Kesetiaan merupakan sisi mata uang untuk ketaatan. Kesetiaanbertahan sampai ujung kehidupan karena orang taat tanpa syarat. Banyak kalikita menjadi seperti Daud atau Petrus, yang mengakui iman untuk taat, namunterkadang kita tidak setia dalam berkomitmen. Yang penting  ada penyesalan, lalu membaharui diri untukkembali setia. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, pakailah kami dengan apa adanya kami ini untuk menunaikan kepercayaanyang Engkau berikan kepada kami. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Peringatan Untuk Orangtua.

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Jan 30, 2026 4:05


Pdm. Handoyo Salim (TB) Efesus 6:4Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-3 masa biasa, 31 Januari 2026, Peringatan Santo Yohanes Bosco, Imam

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 30, 2026 8:19


Dibawakan oleh pasangan suami istri Yustina dan Ignasius dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 2 Samuel 12: 1-7a.10-17; Mazmur tg 51: 12-13.14-15.16-17; Markus 4: 35-41.KEKUATAN UNTUK TUMBUH Tema renungan kita pada hari ini ialah: Kekuatan UntukTumbuh. Santo Yohanes Bosco yang lahir pada tanggal 16 Agustus 1815, mengalamihidup dalam zaman bertumbuhnya industri di Eropa, sebagai hasil langsung darirevolusi industri pada abat ke-19. Ia menemukan bagian lapisan masyarakat yangsangat terkena dampak ialah remaja dan orang-orang muda.  Mereka tidak bisa diandalkan untuk dunia industri. Orangtua mereka dan orang dewasa lain, bagi yang mampu akan mengikuti industritetapi yang tidak mampu akan jatuh dalam kemiskinan. Orang muda terpaksamemenuhi jalan-jalan kota untuk menyambung hidup dengan berbagai aktivitas yangtidak berguna. Sering mereka menjadi sasaran eksploitasi kekerasan dankejahatan lainnya. Pastor Yohanes Bosco jatuh kasihan dan rasa cinta kepadamereka. Ia mengumpulkan mereka untuk hidup di asrama dan menyediakan berbagaikegiatan pendidikan, pembinaan iman dan moral, serta ketrampilan kepada mereka.Tujuannya supaya mereka di kemudian hari menjadi berguna bagi dirinya,keluarganya, Gereja dan masyarakat.  Bagi Santo Yohanes Bosco, setiap remaja dan orang mudaadalah benih-benih unggul bagi Tuhan. Tidak ada satu pun dari orang muda inidilahirkan jahat atau tidak baik. Karena sebagai benih, mereka harus diberikankesempatan dan segala kemungkinan untuk tumbuh dan berkembang. Sistempendidikan Don Bosco sangat memperhatikan ini. Sistem ini bernama SistemPencegahan. Seperti Don Bosco dan orang-orang muda zamannya, kita jugabagai benih sesawi dalam keadaan kita masing-masing. Biji sesawi karunia Tuhankepada setiap orang itu unik, dan tak pernah sama untuk dua orang. Itu adalahkepribadian, pengalaman iman, dan panggilan suci setiap orang. Dengan keunikanini, kita sebenarnya tidak boleh iri satu sama lain lantaran ada yang punyakekhususan di satu sisi, di sini lain dipunyai orang lain. Yang penting adalahkita saling menghormati dan memerlukan.  Sikap lain yang juga tidak layak ialah copy paste keunikan orang lain lalukeaslian diri sendiri hampir tidak tampak. Ini adalah kepalsuan yang serius.Orang tidak menjadi orisinal, independen dan percaya pada kemampuan sendiri.Sikap copy paste hampir sama denganmencuri. Sedangkan manja dan selalu bergantung adalah sikap menempel saja. Inimerupakan kemunduran seorang murid Tuhan Yesus yang baik. Dengan menghindarisikap-sikap yang kurang atau negatif itu, seseorang lalu menemukan dirinya yangmempunyai kekuatan untuk tumbuh. Ia pantas sebagai murid yang diutus oleh YesusKristus. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Bapa yangbijaksana, kuatkanlah iman kami supaya tetap menjadi murid-murid Yesus Kristusyang sejati. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-3 masa biasa, 28 Januari 2026, Peringatan Santo Tomas Aquino, Imam dan Pujangga Gereja

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 27, 2026 10:05


Dibawakan oleh Lusia dan Yohanes dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 2 Samuel 7: 4-17; Mazmur tg 89: 4-5.27-28.29-30; Markus 4: 1-20.TEMPAT TINGGALTUHAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Tempat TinggalTuhan. Di dalam sebuah sesi pelajaran agama di kelas 5 sd, seorang muridbertanya kepada gurunya: "Di manakah tempat tinggal Tuhan?" Anak itumendapatkan dua jawaban, yang bagi dia merupakan jawaban yang memuaskan.Jawaban pertama ialah bahwa Tuhan tinggal di surga dan juga di hati setiaporang.  Di setiap tempat kita berada dan pada suatu waktutertentu, Tuhan berada di surga yang di atas sehingga Ia melihat setiap gerakdan keadaan kita. Tuhan berdiam di dalam hati kita, sehingga ia berbisik danmenyadarkan kita melalui suara hati dan buah-buah pikiran yang sehat danpositif, dan kita menerimanya sebagai kebenaran. Menurut Santo Tomas Aquino,teolog terkemuka Gereja, Tuhan Allah berdiam di dalam hati manusia melaluirahmat dan kehadiran-Nya itu kita alami dalam iman dan kasih. Rahmat merupakanberkat dari-Nya yang menghasilan iman dan kasih pada kita. Ada kemungkinan orang-orang yang tidak mengenal danpercaya kepada Tuhan merasa bahwa tidak ada Tuhan di dalam hati mereka. Namunsebenarnya Tuhan sungguh ada di dalam mereka, tetapi mereka memilih untukmenolaknya.  Jadi Kehadiran Tuhan dimana-mana dan di dalam hati manusia ini mau ditegaskan Allah kepada Daud supayatidak membangun sebuah tenda atau rumah kotak sebagai tempat tinggal TuhanAllah. Tuhan telah menyertai Daud sampai ke mana-mana dalam setiap perangnya,akan lucu kalau Tuhan dikurungkan saja di dalam sebuah rumah. Tuhan dapat kita jumpai dan alami karena Ia datang ke hatikita dan di dalam rumah keluarga atau komunitas kita masing-masing. Ia datangsebagai firman-Nya yang menyebar dan tertanam di sana, bertumbuh, dan berbuahuntuk dinikmati. Kita sebagai pribadi, keluarga, kelompok, dan Gereja selainsebagai tempat tinggal Tuhan sejak pembaptisan, juga menjadi tanah subur untukbertumbuh dan berbuahnya firman Tuhan. Adalah sebuah mujizat yang tak pernahdibuat oleh siapa pun, selain Yesus Kristus. Ia memilih untuk masuk ke dalamdiri setiap pengikut-Nya untuk membuatnya tumbuh, hidup sesuai dengankehendak-Nya, dan berbuah seperti yang dikehendaki-Nya. Hendaknya kita menyadari sampai detik ini, bahwa diri kitadimasuki oleh firman Allah yang memanggil, lalu kita ikuti dan Firman itubertumbuh sedemikian sampai membuat seseorang memantapkan pilihan hidupnya. Iamenjalani pilihan hidupnya itu dan berbuah, yaitu menjadi seorang denganpanggilan khusus atau hidup sebagai orang awam pada umumnya. Kitamasing-masing, di dalam doa dan renungan pribadi, perlu merenungkan selalubetapa pilihan Tuhan untuk tumbuh di dalam diri kita itu tidak salah. Sampaidetik ini, Dia tetap membutuhkan kita supaya firman-Nya itu tumbuh. Kita perluselalu menyadarinya dan menyanggupinya di dalam suka cita.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan maha kuasa,bersabdalah selalu dan hamba-hamba-Mu ini setia mendengarkan. Semoga sabda-Mutumbuh dan berbuah demi kebaikan kami. Bapa kami yang ada di surga ... Dalamnama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-3 masa biasa, 26 Januari 2026, Peringatan Santo Timotius dan Titus, Uskup

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 25, 2026 8:05


Dibawakan oleh Jovita dan Agus dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Titus 1: 1-5; Mazmur tg 96: 1-2a.2b-3.7-8a.10; Lukas 10: 1-9.KEPERCAYAAN ANTARA GURU DAN MURID Renungan kita pada hari ini bertema: Kepercayaan AntaraGuru dan Murid. Kepercayaan antara guru dan murid adalah fondasi yang membuatsebuah panggilan bertumbuh, sebuah perutusan menjadi kuat, dan pewartaanmenjadi berbuah. Kita melihat hal ini dengan jelas dalam relasi Santo Paulusdengan dua muridnya, Timotius dan Titus. Paulus bukan hanya “mengajar”, tetapimempercayakan tugas, menaruh harapan, dan membentuk karakter rohani mereka.  Demikian juga Yesus ketika mengutus tujuh puluh muriduntuk pergi berdua-dua: Ia tidak hanya memberi perintah, tetapi memberikankepercayaan bahwa mereka mampu membawa damai, menyembuhkan, dan mewartakanKerajaan Allah. Dalam iman, kepercayaan bukan sekadar perasaan aman, melainkankeputusan untuk berjalan bersama dalam kebenaran dan misi. Keunggulan terbesar dari kepercayaan adalah lahirnyakekuatan batin untuk bertanggung jawab. Seorang murid yang dipercaya akanmerasa hidupnya bermakna: ia berani melangkah, tidak mudah menyerah, dan maubelajar dari kesalahan. Kepercayaan juga menciptakan ruang untukbertumbuh—murid tidak takut gagal karena ia tahu ia dibimbing, bukan dihakimi.Selain itu, kepercayaan memperkuat kesatuan visi: guru dan murid melayani bukanuntuk nama diri, melainkan untuk misi Tuhan. Maka, ketika Paulus mengutusTimotius dan Titus dalam pelayanan Gereja perdana, ia sedang menegaskan bahwakepercayaan dapat menghidupkan keberanian, kesetiaan, dan ketekunan dalamtugas. Namun, kepercayaan adalah sesuatu yang rapuh dan harusdijaga. Agar kepercayaan tidak hilang, yang paling penting adalah kejujuran,konsistensi, dan kerendahan hati. Kepercayaan runtuh bukan hanya karenakesalahan besar, tetapi sering karena kebiasaan kecil: tidak menepati janji,tidak transparan, menutupi kebenaran, atau mulai bekerja dengan motivasi ganda.Kepercayaan juga harus dipelihara lewat komunikasi yang jelas—seperti Paulusyang terus menulis surat, meneguhkan, mengingatkan, dan mengarahkan Timotiusdan Titus. Jika hubungan guru-murid tidak dirawat, maka jarak akan tumbuh,salah paham mudah terjadi, dan misi perlahan kehilangan daya rohaninya. Berikut contoh-contoh sederhana. Seorang guru  memberi tugas nyata kepada murid, lalumendampingi dengan evaluasi yang sehat. Seorang pembina meminta murid memimpindoa atau membuat pelayanan kecil, lalu setelah selesai, guru tidak langsungmengkritik, tetapi mengapresiasi dulu, kemudian memberi koreksi dengan kasih:jelas, konkret, dan membangun. Murid pun belajar bahwa ia dipercaya, tetapitetap diarahkan agar bertumbuh. Inilah semangat Yesus yang mengutus murid-muridberdua-dua: ada tanggung jawab, ada dukungan, dan ada kebersamaan. Kepercayaanyang sejati bukan membiarkan orang berjalan sendiri, melainkan membuat orangberani berjalan karena tahu ia tidak berjalan sendirian.Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa … Ya Allah mahakasih, kuatkanlah iman kami pada setiap bentukpenyelenggaraan-Mu kepada kami, sehingga bertumbuhlah kepercayaan kamikepada-Mu. Salam Maria, penuh rahmat … Dalam nama Bapa …

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu Biasa ke-3, tanggal 25 Januari 2026anuari

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 24, 2026 9:57


Dibawakan oleh Katarina Siwi dan Agustinus dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Yesaya 8: 23b - 9: 3; Mazmur tg 27: 1.4.13-14; 1 Korintus 1: 10-13.17; Matius 4: 12-17.PERSEKUTUANDIBANGUN DARI KAPERNAUM Tema renungan kita pada hari Minggu Biasa ke-3 ini ialah:Persekutuan Dibangun Dari Kapernaum. Pada zaman pelayanan publiknya, YesusKristus menjadikan Kapernaum sebagai kota-Nya. Semua kegiatan pengajaran,mujisat-mujisat, pemilihan para murid dimulai dan berkembang di sana. Tempatini aman buat Yesus untuk bekerja maksimal. Ia menyingkir ke sini setelahYohanes Pembaptis ditangkap, dan itu berarti ia meninggalkan tempat sebelumnyayang penuh dengan tekanan dan ancaman. Biasanya itu datang dari para penguasa.  Kapernaum adalah kota idaman. Menurut kitab Yesaya dalambacaan pertama dan Injil Matius pada hari ini, kota itu terletak di seberangSungai Yordan. Semua yang didapatkan dan dibuat di seberang Yordan adalahistimewa, dan hal ini sudah terjadi sejak zaman dahulu ketika bangsa Israelsudah melewati Yordan. Di seberang Yordan adalah tanda sebuah kehidupan baru.Di dalam kehidupan baru itu, Yesus Kristus melakukan tugas-Nya untuk membangunpersekutuan.  Kekuasaan yang dipakai untuk mempersatukan orang-oranguntuk bersama Dia dan di dalam Kerajaan Allah ialah dari Bapa yangmengutus-Nya. Sabda dan tindakan Yesus bertujuan untuk membangun persekutuansejati orang-orang yang Ia panggil dan pilih sebagai bagian dari KerajaanAllah. Ia memulai menanamkan benih persekutuan itu dari panggilan para muridyang pertama. Pada waktunya mereka dijadikan kedua belas rasul yang menjadipilar-pilar Gereja. Bersama dengan Bunda Maria, saat Pentakosta, merekamewujudkan terbentuknya Gereja sebagai tanda persekutuan sejati di dalam dunia. Cinta kasih adalah ajaran utama Yesus Kristus dan menjadihukum Tuhan yang paling utama. Cinta mempersatukan dan bukan mencari perbedaanatau bahkan memecah belah. Meskipun perbedaan-perbedaan itu adalah kodrat dasarkehidupan di dalam dunia ini, tetapi cinta kasih selalu bekerja untukmenjadikan perbedaan-perbedaan yang ada mendapatkan jalan untuk membangunpersatuan. Dari Kapernaum Tuhan Yesus merintis persekutuan itu dengan potensiperbedaan di antara para rasul yang sangat mencolok. Tetapi mereka mendapatkanTuhan dan Guru mereka sebagai Cinta yang menyatukan. Di dalam bacaan kedua hari ini Santo Paulus merenungkantentang semangat persatuan yang diwariskan dari Yesus Kristus. Komunitas umatAllah yang dibangun oleh Paulus dan rekan-rekannya diharapkan tetap setiakepada Yesus Kristus yang menjadikan cinta di atas segala perbedaan. Kepadamereka Paulus menasihatkan supaya mereka hidup seia sekata, dan jangan adaperpecahan di antara mereka. Peringatan ini menjadi sangat kuat, mengingatpengalaman Paulus sendiri bersama Petrus dan para rasul lainnya. Kita semuamemang memiliki aneka perbedaan, namun di dalam satu Tuhan Yesus, kita bersatu. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan, semogaibadat hari Minggu ini  menguatkanpersekutuan di antara kami dan jadikanlah kami saksi-saksiMu dalam membangundan mempertahankan persekutuan di antara kami umat-Mu. Kemuliaan kepada Bapadan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-2 masa biasa, 24 Januari 2026, Peringatan Santo Fransiskus dari Sales, Uskup dan Pujangga Gereja

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 23, 2026 7:01


Dibawakan oleh Juvita dan Agustinus dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 2 Samuel 1: 1-4.11-12.19.23-27; Mazmur tg 80: 2-3.5-7; Markus 3: 20-21.JALAN TUHAN BEBAS HAMBATAN Renungan kita pada hari ini bertema: Jalan Tuhan BebasHambatan. Di dalam Injil Markus bab 3, Yesus digambarkan melayani begitu banyakorang sampai-sampai Ia dan para rasul-Nya tidak sempat makan. Kerumunan datangdengan harapan, sakit dan luka batin dibawa, doa-doa dinaikkan, dan Yesus tetaphadir sepenuhnya bagi mereka.  Pelayanan-Nya seperti arus rahmat yang terus mengalir, taktertahan oleh lelah, waktu, maupun keterbatasan manusia. Dalam kacamata iman,ini bukan sekadar kesibukan, melainkan tanda bahwa kehendak Allah sedangbekerja nyata: menyelamatkan, memulihkan, dan membebaskan. Allah tidak pernahberhenti bekerja. Ia tidak tidur. Namun, menariknya, semakin besar karya yang dikerjakan,semakin besar pula salah paham yang muncul. Sanak keluarga Yesus menganggap Iasudah tidak waras, karena mereka melihat-Nya seolah tidak menjaga diri danmelampaui batas kewajaran manusia. Situasi ini menggambarkan kenyataan bahwajalan Tuhan tidak selalu mudah dipahami oleh logika manusia. Bahkan orang-orangterdekat pun dapat menjadi “hambatan” melalui penilaian yang keliru, bukankarena jahat, tetapi karena tidak mengerti tindakan Tuhan yang tersebut. Jika kita menengok kisah Raja Daud, berbagai keberhasilannyadalam peperangan memperlihatkan satu prinsip rohani yang kuat: jalan Tuhantidak terhentikan. Daud bukan menang karena kekuatan pribadi semata, tetapikarena ia berjalan dalam kehendak Allah. Ketika Tuhan menghendaki pemulihan dankemenangan bagi umat-Nya, rintangan sebesar apa pun akan disingkirkan. Sejarahkeselamatan menunjukkan bahwa karya Allah selalu bergerak maju, melampauiketerbatasan manusia dan menembus situasi yang tampak mustahil. Maka kitaselalu berpandangan bahwa di dalam Tuhan ada banyak surprise-nya. Ini tidak berarti bahwa hidup orang beriman bebas darimasalah. Hambatan, tantangan, dan pergumulan adalah bagian wajar dari duniayang terluka oleh dosa dan kelemahan. Tetapi iman mengajarkan sesuatu yanglebih dalam: hambatan tidak pernah mampu membuat jalan Tuhan buntu. Dalampenyelenggaraan ilahi, bahkan halangan dapat dipakai menjadi jalan pembentukan,pemurnian motivasi, dan pendewasaan kasih. Yang tampak sebagai penundaan,sering kali menjadi ruang bagi Tuhan untuk menegaskan arah dan memurnikan hati.Di kala situasi yang amat sulit, Tuhan masih menyediakan ruang untuk jalankeluarnya. Karena itu, “Jalan Tuhan bebas hambatan” bukan berarti tanpasalib, melainkan jalan yang pasti mencapai tujuannya. Kehendak Allah akan terusberlangsung, sampai mencapai kepenuhannya: persatuan dengan Allah Tritunggalyang abadi. Tugas kita adalah tetap setia melangkah, meski disalahpahami, meskilelah, meski doa belum segera terjawab. Sebab ketika seseorang berjalan dalamkehendak Tuhan, ia tidak sedang mengejar keberhasilan dunia, tetapi sedangmengikuti arus keselamatan yang tak pernah berhenti—jalan yang selalu terbukamenuju hidup yang kekal. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa … Ya Allah yang mahabaik, bebaskanlah kami selaludari segala halangan yang mengaburkan kami di jalan-Mu untuk membawa kamikepada keselamatan yang kekal. Kemuliaan kepada Bapa dan Putran dan Roh Kudus…Dalam nama Bapa …

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-2 masa biasa, 21 Januari 2026, Peringatan Santa Agnes, Perawan dan Martir

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 20, 2026 9:04


Dibawakan oleh Agnes Ambariliani dan Tarsisius Agung Marsono dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Samuel 17: 32-33.37.40-51; Mazmur tg 144: 1.2.9-10; Markus 3: 1-6.KEJAHATAN MELAWAN KEBAIKAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Kejahatan MelawanKebaikan. Dalam sejarah manusia, kita berkali-kali melihat benturan besarantara kejahatan melawan kebaikan. Kisah Daud melawan Goliat dalam PerjanjianLama adalah gambaran yang sangat kuat: seorang muda kecil, tanpa baju zirah dantanpa senjata perang yang “layak”, berdiri di hadapan raksasa bersenjatalengkap. Secara manusiawi, itu seperti perlawanan yang mustahil. Namun Daudtidak maju dengan kekuatannya sendiri; ia maju dengan iman, dengan keberanianyang lahir dari keyakinan bahwa hidup ini berada dalam tangan Allah. Di sinikita melihat bahwa kejahatan sering tampil mengintimidasi, besar, keras, danpenuh ancaman, tetapi kebaikan memiliki daya yang lebih dalam: kebenaran yangberasal dari Tuhan. Dalam Perjanjian Baru, benturan itu tampak lebih kelam. KaumFarisi, Herodian, dan para pemuka agama bersatu melawan Yesus bukan karenaYesus melakukan kejahatan, tetapi justru karena Ia membawa terang yangmenyingkapkan kepalsuan. Kejahatan sering takut pada kebenaran, sebab kebenaranmembuka topengnya. Maka Yesus dihadang dengan berbagai cara: fitnah, jebakan,manipulasi massa, hingga hukuman mati. Secara lahiriah, kebaikan seolahkalah—sang Putra Allah disalibkan. Tetapi kebaikan bukan menurut ukuran dunia.Kebaikan menang karena Yesus tidak membalas kebencian dengan kebencian; Iamenaklukkan kekerasan dengan kasih, dan maut dengan kebangkitan. Mengapa dalam “perang” ini kebaikan selalu menang? Pertama,karena kebaikan berakar pada Allah yang kekal, sedangkan kejahatan adalahpenyimpangan yang rapuh. Kedua, karena kebaikan menyatukan, sementara kejahatanpada akhirnya menghancurkan dirinya sendiri: ia bertumbuh lewat dusta, tetapidusta selalu memerlukan dusta baru, sampai akhirnya runtuh oleh kontradiksi.Ketiga, kebaikan memiliki daya hidup yang kreatif—ia membangun, memulihkan, danmemberi harapan—sedangkan kejahatan hanya mampu merusak dan mengosongkan. Makaketika kebaikan tampak kalah sementara, sebenarnya ia sedang menanam benihkemenangan yang lebih besar dan lebih murni. Mengapa kejahatan itu kalah, tetapi tidak pernah menyerah?Karena kejahatan tidak memiliki “hidup” sejati; ia hidup dari menempel padayang baik dan memutarbalikkannya. Ia tidak dapat mencipta, hanya dapatmemalsukan. Sebab itu ia terus melawan Tuhan, manusia, dan bahkan tatanan alamsemesta, karena dalam perlawanan itulah ia mencoba bertahan. Kejahatan jugatumbuh dari kesombongan: ia ingin menjadi pusat, ingin menguasai, ingin diakui.Maka ia tidak berhenti, sebab berhenti berarti mengakui bahwa dirinya bukanTuhan. Di sinilah tragisnya: kejahatan terus berjuang, tetapi setiap perjuanganitu justru memperlihatkan bahwa ia tidak memiliki kemenangan yang final. Namun kita juga harus jujur: kejahatan tidak hanya ada “diluar” sana, pada musuh besar atau sistem yang jahat, melainkan juga mengintaidalam hati manusia: iri, dendam, manipulasi, egoisme, ketidakadilan kecil yangdianggap biasa. Kejahatan sering kalah dalam skala besar karena Tuhan setia,tetapi ia tetap bertahan dalam skala kecil karena manusia bisa lengah. Karenaitu, kemenangan kebaikan bukan sekadar kisah heroik Daud atau Yesus; ia menjadipanggilan rohani harian: memilih jujur ketika mudah berbohong, memilihmengampuni ketika hati ingin membalas, memilih merawat ketika dunia terbiasamerusak. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa … Ya Allah yang mahabenar dan mahabaik, di dalamDikau kami berlindung dan pada-Mu kami bersandar untuk selalu diberkati denganpemberian-Mu yang baik dan benar. Bapa kami yang ada di surga … Dalam nama Bapa…

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-1 masa biasa, 17 Januari 2026, Peringatan Santo Antonius, Abas

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 16, 2026 7:51


Dibawakan oleh Yustina Armastiti dan Ignasius Sunaryo dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Samuel 9: 1-4.17-19; 20: 1a; Mazmur tg 21: 2-3.4-5.6-7; Markus 2: 13-17.JURUS MENGUBAHSI PENDOSA Tema renungan kita pada hari ini ialah: Jurus Mengubah SiPendosa. Keberpihakan Yesus kepada orang sakit, lumpuh, miskin, kerasukan rohjahat sama kuat dengan belas kasih-Nya kepada orang-orang berdosa. Para pendosaadalah mereka yang sedang sakit secara rohani. Pendosa publik seperti pencuri,pemerkosa, prostitusi, dan pemungut bea, mengalami sakit yang parah karenadikucilkan oleh masyarakat. Mereka sama dengan sampah. Pendosa publik sebenarnya ialah mereka yang berdosa ditengah masyarakat bahkan keluarganya sendiri secara terang-terangan. Merekadikontrol sebuah sistem yang berlaku. Pria atau wanita prostitusi misalnya,mereka dikontrol oleh beban hidup dan sistem kehidupan masyarakat. Injil hariini memperkenalkan kita seorang pendosa publik, yaitu Lewi anak Alfeus, sipemungut bea rakyat karena ia adalah pelayan bangsa penjajah, Romawi.  Tentu saja ia dianggap sangat berdosa karena dalammemungut pajak ia banyak berbuat curang soal pungutan uang dan barang.Masyarakat sangat membencinya, tetapi ia tetap berbuat dosa karena ada hukumyang melindunginya. Lewi ini dikenal dalam lingkaran kedua belas rasul dengannama Matius. Penginjil Matius menyebutnya sebagai si pemungut cukai. Dosapublik sangat menyakitkan masyarakat dan pendosa sendiri tidak bisa menghindariitu. Oleh karena itu Yesus harus turun tangan. Jurus yang Iapakai ialah datang bertemu langsung, memanggil dia dengan namanya, dan tidaksekedar mengajak tetapi memerintahkan untuk menghentikan perbuatannya itu. Inimengandung arti, dosa yang tidak hanya mencelakakan diri sendiri tetapi sangatmerugikan orang banyak dan menjadi dosa serius, harus dihentikan. Dosa besaryang serius jangan dibiarkan berkembang dan menyebar. Kalau dibiarkan, itunamanya berkolaborasi dengan penjahat atau bekerja sama dengan setan.  Israel sebagai bangsa tidak dibiarkan terus berkeraskepala dan berdosa. Tuhan Allah menghentikan ini dengan menjadikan Saul sebagairaja atas mereka. Satu sistem baru diubah demi kebaikan dan sistem lama harusditinggalkan. Yesus mengubah pribadi pendosa seperti Lewi, demikian juga banyakorang lain termasuk Paulus, karena mereka ini berpotensi dalam kejahatan yangbesar dan merugikan banyak orang. Mereka harus dipakai secara positif untuksistem baru dalam beriman yang Yesus jalankan.  Melalui pembaptisan, Yesus Kristus membuat kita menjadibagian dari sistem baru yang Ia bangun. Dosa-dosa yang kita perbuat setelahpembaptisan beraneka dan banyak, tetapi Tuhan Yesus punya jurus untuk mengubahhidup kita. Gereja menjalankan tugas ini dengan menjadi sarana bagi perubahandiri umatnya. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Yesus Kristus,bebaskanlah kami dari kebiasaan-kebiasaan buruk dan negatif yang seringmenjerumuskan kami ke dalam dosa. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat, hari biasa Natal, 2 Januari 2026, Peringatan Santo Basilius Agung dan Santo Gregorius dari Nazianze, Uskup dan Pujangga Gereja

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 1, 2026 9:05


Dibawakan oleh Evano dan Gisela dari Gereja Santo Ambrosius, Paroki Villa Melati Mas di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Yohanes 2: 22-28; Mazmur tg 98: 1.2-3ab.3cd-4; Yohanes 1: 19-28.SUARA DAN KATA Tema renungan kita pada hari ini ialah: Suara dan Kata.  Pada hari ini Gereja kita memperingati SantoBasilius Agung dan Gregorius Nasianze. Keduanya adalah para bapa Gereja,orang-orang cendekia Gereja yang sangat berjasa dalam memperkuat misi Gereja didaerah Asia Minor yang sekarang Turki dan sekitarnya. Mereka berdua adalahcontoh wajah dan tubuh Kristus di daerah Timur Tengah dan sebagian wilayahEropa Timur. Sepanjang tahun ini kita akan dihadapkan oleh sebuah tantangan, dalambentuk pertanyaan: “Siapakah engkau?”. Pertanyaan ini ialah yang ditanyakanoleh orang-orang kepada Yohanes Pembaptis soal identitasnya. Mereka sangatrepot kalau ada orang begitu terkenal dan dipandang nabi bisa menghebohkan,terutama pandangan mereka bahwa Mesias akan datang, atau nabi Elia yang suciitu akan bangkit lagi. Kesaksian Yohanes membuat rasa mereka bercampur adukheran, takut, penasaran, kesal, marah, dan tertantang. Kalau selanjutnya kita sering atau selalu dihadapkan pada pertanyaan itu,apa kiranya jawaban Anda dan saya yang terbaik? Marilah kita ke belakang untukmelihat kedua santo tadi, Basilius dan Gregorius yang menjadi wajah Kristus ditempat mereka berkarya. Pandangan kita bisa lebih jauh lagi ke belakang, yaitukepada Yohanes Pembaptis. Ia juga menampakkan wajah Kristus yang sesungguhnyakepada para pendengarnya.  Ungkapan lain yang sama maknanya ialah menjadi suara bagi kata atau Sabda.Yesus Kristus adalah Sabda Tuhan yang kekal, sedangkan Yohanes, Basilius,Gregorius dan setiap orang Kristen pengikut-Nya harus menjadi suara yangmewartakan-Nya. Dalam berperan sebagai suara, kita sangat bergantung padaSabda, yaitu sumber kebenaran dan sebagai isi suara kita. Sebab kalau suara itutidak mempunyai kaitan dengan kata, suara itu mungkin mengungkapkan kata yanglain atau tidak berkata-kata apa pun.  Sesuai dengan iman kita, Sabda itu pasti hanya Tuhan Yesus. Sebab jikabukan Tuhan Yesus, kita tidak akan pernah melakukan kegiatan pewartaan di dalamGereja dan dalam kehidupan kita sehari-hari. Untuk menjadi suara bagi TuhanYesus, dibutuhkan kemampuan instrumen pendukungnya. Yang paling pertama danutama ialah instrumen primer, yaitu pribadi kita masing-masing dengan kemampuanyang berbeda-beda. Ada orang yang berbakat dalam pengetahuan, ada yang berbakatdalam aksi, dan ada yang dengan teladan hidup. Instrumen sekundernya ialah sarana komunikasi yang membantu kitamenyampaikan Sabda itu menjadi lebih menjangkau banyak orang. Mikrofon,speaker, komputer dan media online sudah menjadi bagian dari suara bagi kata.Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa ... Bapa maha murah, semoga saya mengenal dirisaya di dalam Yesus Kristus dengan sempurna. Bapa kami yang ada di surga ...Dalam nama Bapa ...

TalkDisaster
Eps. 71 Siklon Senyar: Lonceng Peringatan Badai Tropis di Negeri Khatulistiwa

TalkDisaster

Play Episode Listen Later Dec 26, 2025 19:46


Siklon Tropis Senyar di Selat Malaka membuktikan: Indonesia tak lagi 'aman' dari badai besar. Ratusan nyawa melayang, ribuan rumah hancur. Ini bukan lagi teori—ini realitas baru krisis iklim. Waktunya Indonesia punya kalender siklon &sistem tanggap darurat yang lebih kuat. #SiklonSenyar #BencanaHidrometeorologi #PerubahanIklim #TalkDisaster

Radio Elshinta
Hari Bela Negara ke-77: Teguhkan Cinta Tanah Air untuk Indonesia Maju

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Dec 19, 2025 19:57


Hari ini, 19 Desember 2025, Indonesia memperingati Hari Bela Negara ke-77 dengan tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”, yang merujuk pada Deklarasi Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) 19 Desember 1948. Peringatan ini menjadi pengingat nilai bela negara seperti cinta tanah air, setia pada Pancasila, dan rela berkorban bagi bangsa.Di era modern, bela negara juga diwujudkan melalui sikap, perilaku, dan solidaritas sosial, termasuk dalam menghadapi bencana di berbagai daerah demi stabilitas nasional. Topik ini dibahas bersama Robi Nurhadi, Dosen Strategi Keamanan FISIP Universitas Nasional.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-2 Adven, 13 Desember 2025, Peringatan Santa Lusia, Perawan dan Martir

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Dec 12, 2025 6:51


Dibawakan oleh Elan Parera dan Meri Kaona dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Sirakh 48: 1-4.9-11; Mazmur tg 80: 2ac.3b.15-16.18-19; Matius 17: 10-13.BERUBAH SEBELUMTERLAMBAT Renungan kita pada hari ini bertema: Berubah SebelumTerlambat. Pada hari ini Gereja memperingati perawan dan martir Santa Lusia. Iaadalah pelindung orang-orang yang menderita sakit mata dan problem penglihatan,serta penyakit pendarahan. Nama Lusia berarti terang, atau pembawa terang.Lusia pembawa terang dan yang mempertahankan terang itu hingga wafatnya, merupakantanda yang sangat kuat untuk masa Adven.  Semua fokus perhatian kita di masa ini adalah penantianyang diisi dengan persiapan-persiapan menyambut kedatangan Tuhan. Sangat sulitbagi kita untuk memikirkan keadaannya, jika semua persiapan itu terjadi didalam kegelapan. Ketiadaan penerangan atau cahaya hanya membuat hidup menjadisusah dan penuh dengan ketakutan. Sumber cahaya berupa listrik dan lampu adalahsangat vital bagi hidup kita, terutama pada waktu malam yang gelap. Apa yang ditunjukkan oleh Santa Lusia juga telah dilakukanoleh nabi Elia pada zaman dahulu sebelum Yesus. Elia memiliki semangatrevolusioner yang tidak dimiliki orang-orang pada zamannya. Menurut kitab PutraSirakh dalam bacaan pertama hari ini, Elia sungguh tampil bagaikan api yangmembakar dan menghilangkan yang tidak sejalan dengan Tuhan. Tuhan lebihberkuasa untuk menaklukkan kegelapan. Orang-orang Yahudi, termasuk para murid Yesus, menganggapElia yang revolusioner itu telah menjelma di dalam diri Yohanes Pembaptis, yangjuga punya karakter revolusioner. Padahal ada bersama mereka adalah YesusKristus, sang Pembaharu yang ulung, yang menjadi Guru dan Tuhan bagi Elia,Yohanes Pembaptis dan Santa Lusia. Semua yang mereka lakukan, sebenarnyamengusung satu tema yang sama, yaitu: berubah sebelum terlambat. Pengalaman-pengalaman kita di dunia ini menunjukkan bahwaperubahan sebelum terlambat merupakan sebuah nasihat dan harapan yang tidakpernah ketinggalan zaman. Setiap saat dan setiap hari nasihat ini berlaku bagisetiap orang. Misalnya seorang perokok berat, di mana pun ia berada, entah didalam rumah atau di luar rumah, selalu ada peringatan kepadanya untukmeninggalkan kebiasaan itu. Sebab jika suatu saat ia divonis sakit kankerparu-paru atau terserang stroke, ia sudah dianggap terlambat untuk berubah. Dalam kaitannya dengan masa Adven ini, peringatan untukbersiap sedia mempunyai makna juga tentang sikap tidak terlambat dalampembaharuan diri sebelum Tuhan datang untuk disambut dan Ia hendakmenyelamatkan kita.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Bapa maha baik,segarkanlah dan kuatkanlah kami yang mengalami kesulitan atau terhambat dalampembaharuan diri, agar kami segera menemukan jalan untuk berubah. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

Radio Elshinta
Prabowo Tinjau Pengungsian Aceh Tamiang: Janji Pemulihan dan Peringatan Soal Lingkungan

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Dec 12, 2025 3:05


Presiden Prabowo Subianto meninjau posko pengungsian di Aceh Tamiang pascabanjir besar yang sempat memutus akses wilayah tersebut. Dalam kunjungannya, Presiden memastikan percepatan pemulihan, meminta maaf atas layanan yang belum maksimal, serta menegaskan pentingnya kewaspadaan dan pengelolaan lingkungan untuk mencegah bencana serupa. Simak penjelasan lengkap dan pesan Presiden kepada warga terdampak.

Radio Elshinta
Belajar dari bencana alam di utara Sumatera, bagaimana membangun sistem peringatan dini yang kompeten di masa mendatang?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Dec 5, 2025 12:41


Belajar dari rangkaian bencana alam yang terjadi di wilayah utara Sumatera, muncul kembali pertanyaan penting: bagaimana Indonesia dapat membangun sistem peringatan dini yang lebih kompeten di masa mendatang? Derasnya hujan, meningkatnya potensi longsor, dan meluapnya aliran sungai menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan mendesak.Para pakar kebencanaan menilai, sistem peringatan dini harus bertumpu pada tiga pilar utama: teknologi yang andal, alur komunikasi yang jelas, serta partisipasi masyarakat. Pemasangan sensor hidrologi dan geologi di titik-titik rawan dapat memberikan informasi cepat mengenai perubahan kondisi alam. Namun teknologi saja tidak cukup. Informasi yang muncul dari sistem sensor harus diteruskan melalui jalur komunikasi yang terintegrasi—mulai dari BMKG, BPBD, pemerintah daerah, hingga ke masyarakat paling dekat dengan titik risiko—tanpa hambatan, tanpa keterlambatan.Yang tak kalah penting, masyarakat harus menjadi bagian dari sistem itu sendiri. Edukasi kebencanaan, simulasi evakuasi, hingga pembentukan relawan desa tangguh bencana menjadi elemen yang memperkuat rantai kesiapsiagaan. Ketika masyarakat memahami makna sinyal peringatan dini dan tahu langkah yang harus diambil, maka potensi penyelamatan jiwa akan jauh lebih besar.Dengan membangun sinergi antara teknologi, pemerintah, dan masyarakat, Indonesia dapat melangkah menuju sistem peringatan dini yang lebih adaptif dan responsif. Sebuah langkah strategis untuk memastikan bahwa ketika bencana datang, informasi tiba lebih awal, tindakan dilakukan lebih cepat, dan lebih banyak nyawa dapat diselamatkan.Talk :: Ahli Geologi UGM, Ir. Agus Hendratno, ST.MT & Pengamat Anggaran dan Kebijakan, Elfenda Ananda

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Peringatan Terkait Penipuan 'Uang Instan' yang Menyasar Pelajar Internasional

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Nov 24, 2025 5:03


Peringatan mendesak telah dikeluarkan bagi para pelajar internasional yang akan meninggalkan Australia agar tidak menjual rekening bank dan kartu identitas mereka kepada pelaku kriminal.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-34 masa biasa, 24 November 2025, Peringatan Santo Andreas Dung Lac dan kawan-kawan, Martir

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Nov 23, 2025 5:58


Dibawakan oleh Monika Miselia dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Daniel 1: 1-6.8-20; Mazmur tg: T.Dan 3: 52.53.54.55.56; Lukas 21: 1-4.UANG SERIBUUNTUK TUHAN Renungan kita pada hari ini bertema: Uang Seribu UntukTuhan. Seorang anak bertanya kepada bapaknya, alasan mereka sekeluarga selalududuk di bangku urutan ke-5 dari depan, setiap kali perayaan misa di gerejaparoki. Anak itu memastikan bahwa orang tuanya akan membawa seluruh keluargaduduk di bangku tersebut. Mereka selalu berada di tempat itu sebelum misadimulai. Kaki mereka menginjak lantai yang sama dan kepala mereka lurus ke atapyang sama. Setelah Misa, bapak menjelaskan alasannya kepada sanganak. Alasannya ialah karena uang seribu rupiah. Sejak masih muda dan sebelumkawin, ia yang masih remaja dibuat terkesan dengan perkataan pastor paroki padawaktu itu. Pastor berkata bahwa setiap kolekte, yang besar kecilnya bergantungpada setiap orang, ikut membangun rumah ibadat mereka di paroki. Sejak saat ituia tidak pernah absen memberikan kolekte seribu rupiah. Pada waktu ia sudah menikah dan berkeluarga, ia biasakanketiga anaknya membawa seribu rupiah untuk kolekte pada setiap kali perayaanMisa. Keluarga itu ikut melihat secara langsung bagaimana gereja itu direnovasisampai mencapai bentuknya seperti saat ini. Biaya renovasi gereja itu antaralain bersumber dari kolekte yang rutin sebesar seribu rupiah keluarga tersebutdan keluarga-keluarga lain.  Dengan pemahaman yang demikian, bapak dan ibu keluarga ituselalu memastikan bahwa tempat atau posisi mereka di dalam gereja harus nyatadan tetap. Mereka secara simbolik menempati suatu posisi yang spesial, supayamengingatkan mereka sebagai bagian yang spesial di dalam keanggotaan Gereja.Biarpun peran dan sumbangan mereka tidak seberapa kepada Gereja, tetapi merekatelah menjadi bagian yang menyatu dalam pembangunan Gereja sebagai umat Allah.Mereka hanya ingin memastikan bahwa mereka memiliki Gereja dan sebaliknyaGereja memiliki mereka. Penjelasan bapak sungguh membuat sang anak paham dansemakin giat di dalam hidup menggereja di parokinya.  Bagi kita semua, salah satu tanda kita aktifdan menjadi bagian dari Gereja, ialah karena kita memberikan sumbangan kitamasing-masing. Syarat memberikan sumbangan itu sangat sederhana, yaitumemberikan dengan tulus dan dengan segenap hati. Pemberian itu sangat pantasuntuk mewakili diri kita, meski jumlahnya seribu rupiah, tetapi menjelaskandiri kita sebenarnya sebagai orang yang mempunyai sesuatu untuk diberikan. Persembahan janda yang miskin yang dikisahkan di dalamInjil hari ini memberikan kita inspirasi untuk memberikan kepada Tuhan apa yangpantas kepada Tuhan dan apa yang membuat hati kita puas dan bahagia. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan, jadikanlahdiri kami bermurah hati dan penuh kasih seperti diri-Mu yang selalu bermurahhati dan penuh kasih kepada kami. Salam Maria, penuh rahmat... Dalam nama Bapa ...

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 1914. "PERINGATAN ALLAH ﷻ ADALAH TANDA CINTA-NYA"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Nov 21, 2025 21:12


Bismillah,1914. PERINGATAN ALLAH ﷻ ADALAH TANDA CINTA-NYARiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. Ali Imran: 28Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman, وَيُحَذِّرُكُمُ ٱللَّهُ نَفْسَهُۥ ۗ وَإِلَى ٱللَّهِ ٱلْمَصِيرُ...Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali(mu). (QS. Ali Imran: 28)

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-33 masa biasa, 22 November 2025, Peringatan Santa Sesilia, Perawan dan Martir

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Nov 21, 2025 6:49


Dibawakan oleh Victor dan Ade dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. 1 Makabe 6: 1-13; Mazmur tg 9: 2-3.4.6.16b.19; Lukas 20: 27-40.PENASARANTENTANG HIDUP SETELAH MATI Tema renungan kita pada hari ini ialah: Penasaran TentangHidup Setelah Mati. Seorang remaja baru saja menjadi yatim piatu. Bapak danibunya meninggal dunia berturut-turut tahun lalu dan pertengahan tahun ini.Pada saat banyak orang datang melayat ibunya, mereka mengungkapkan kesedihandan menangis dalam haru.  Tetapi remaja itu tetap tenang dan menyambut setiap orangyang datang. Berapa orang bertanya mengapa ia tidak kelihatan sedih danmenangis. Ia menjawab bahwa ia hanya menangis pada saat-saat awal kematian.Setelah itu ia merasa damai dan penuh optimisme. Ia percaya ibunya akan bertemubapanya di surga. Keyakinan orang muda ini bahwa ibu dan bapaknya hidupkembali di surga pasti tidak dipercayai orang-orang Saduki yang disebutkandalam bacaan Injil hari ini. Mereka tidak percaya akan kebangkitan badan,demikian juga keberadaan surga. Oleh karena itu mereka juga tidak percayaadanya malaikat-malaikat. Mereka hanya percaya bahwa surga itu adalah rasagembira dan kepuasan dunia ini. Apakah anggapan bahwa tidak ada kebangkitan badan dantidak adanya surga masih ada di sekitar kita? Kita yang mengikuti renunganharian dan yang tekun dalam iman yang otentik, tentu tidak termasuk kategoriitu. Kita juga tidak ingin mengambil risiko untuk  memaksakan diri masuk dalam kelompokorang-orang yang tidak percaya akan kebangkitan badan dan kehidupan kekal.  Di balik risiko itu ialah suatu nasib seperti orang yangbertemu jalan buntu setelah melalui liku-liku hidup di dunia ini. Akhir darisemua itu hanyalah kematian dan tidak ada yang lain. Kalau akhir atau ujungnyaadalah kematian, konsekuensinya ialah semangat hidup dan fokus orang-orang didunia ini hanya untuk menikmati dunia ini saja dengan segala macam cara dansituasinya. Karena setelah dari dunia ini tak ada apa-apa lagi yang akandinikmati.  Misalnya tentang kawin dan hidup berkeluarga. Akhir hidupdi dunia ini adalah kematian. Namun kehidupan baru akan berlanjut di dalamkebangkitan sebagai para roh, yang hidupnya sebagai saudara-saudari sesama anakTuhan yang sudah tidak perlu lagi hidup seperti di dunia. Roh tidak bisa kawin,yang kawin adalah badan. Kita hanya perlu mempersiapkan diri untuk menyambutkematian dan kebangkitan. Masing-masing kita harus pertama-tama yakin, kemudiankita perlu meyakinkan orang lain keyakinan yang sangat utama ini. Kalau ada yang penasaran kehidupan setelah mati sepertiapa, jawaban satu-satunya yang pasti ialah Yesus, karena hanya Dia yang telahkembali dari kematian. Kita hanya perlu mendengarkan dan mengikuti Dia. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Allah maha pengasih,kuatkanlah iman kami akan kebangkitan badan dan kehidupan kekal yang kamiselalu rindukan dan doakan. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ...Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-33 masa biasa, 21 November 2025, Peringatan Santa Perawan Maria Dipersembahkan kepada Allah.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Nov 20, 2025 7:40


Dibawakan oleh Maria Goreti dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. 1 Makabe 4: 36-37.52-59; Mazmur tg 1 Taw 29: 10.11abc.11d-12a.12bcd; Lukas 19: 45-48.PERSEMBAHAN YANG LAYAK KEPADA TUHAN Tema renungan kita pada hari ini ialah:Persembahan Layak Kepada Tuhan. Pada hari iniseluruh Gereja memperingati Santa Perawan Maria dipersembahkan kepada Allah.Peristiwa ini tidak kita temukan di dalam kitab suci, tetapi merupakan salahsatu bagian dari warisan tradisi dan sejarah suci Gereja. Maria kecil yangdipersembahkan di rumah Allah yang suci, merupakan kelanjutan karunia khususkepadanya yaitu ia dikandung tanpa noda dosa sebab ia sudah terpilih oleh Allahsejak awal hidupnya. Umat Gereja sejak awal mempunyaikeyakinan kalau rahim ibunda yang mengandung Maria adalah suci. Terlahir suci,Maria mesti memasuki rahim persekutuan umat Allah yang sudah ditetapkan olehAllah sejak awal mula dalam persekutuan abadi pribadi-pribadi Tritunggal suci .Maria lalu menjalani sebuah kehidupan penuh dengan rahmat Allah, sampaimenerima kabar suka cita, dan mengambil peran amat penting dalam hidup YesusKristus.  Maria yang terpilih semata-matamerupakan inisiatif ilahi. Sebagai tanggapan terhadap itu, ia sebagai pribadidan semua orang yang mengambil bagian dalam perutusannya dengan penuh syukurmempersembahkan segenap hidup mereka kepada Tuhan. Demikianlah peristiwa Mariadipersembahkan kepada Allah harus menjadi model utama bagi semua persembahandiri manusia kepada Tuhan dan tanda perembahan itu tampak pada waktu seseorangdikuduskan di dalam rumah Tuhan melalui suatu ritual yang resmi. Banyak sekali sarana, ritual dan tempat yangdikuduskan supaya dapat membantu kita menyucikan diri kita di hadapan Tuhan. Salahsatunya ialah ibadat suci yang yang dirayakan untuk memberikan persembahansyukur dan pujian kepada Tuhan. Di dalam bacaan pertama dikisahkan bagaimanaYudas Makabeus bersama orang-orang Yahudi yang taat kepada Allah menahbiskanmezbah dan dengan suka cita mempersembahkan kurban kepada Allah. Rumah ibadatyang dijadikan pasar dan dinodai dengan aktivitas duniawi yang memalukan, dibersihkanoleh Yesus.  Penodaan ini pasti tidakdapat lagi menjadi sarana dan ritual pengudusan kita. Sarana dan instrumen yang suci itu bukan sebagaitujuan kita beriman. Mereka sangat penting dan berperan membantu kita supayamencapai tujuan, yaitu berjumpa dengan Tuhan dan tinggal bersama Dia. Tugaskita yang penting ialah membersihkannya dari penodaan, menggunakan sesuaifungsinya, mengajarkannya kepada mereka yang belum mengetahui, menambahkan biladiperlukan, memperbaiki yang rusak, dan memeliharanya dengan tekun. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Yesus yang baik, kuduskanlah kami selalusetiap kali kami berdoa dan bersujud kepada Tuhan. Salam Maria, penuh rahmat ...Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-33 masa biasa, 17 November 2025, Peringatan Santa Elisabet dari Hungaria, Biarawati

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Nov 16, 2025 7:06


Dibawakan oleh Ronald Gunawan dari Paroki Maria Bunda Segala Bangsa Wae Kesambi Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. 1 Makabe 1: 10-15.41-43.54-57.62-64; Mazmur tg 119: 53.61.134.150.155.158; Lukas 18: 35-43.SEMOGA DAPATMELIHAT Renungan kita pada hari ini bertema: Semoga DapatMelihat.  Ada cerita di dalam perjanjianlama, tentang sejumlah orang Israel memilih untuk tunduk kepada raja AntiokusEpifanes dalam hal menyembah allah-allah orang yang tidak percaya kepada Tuhan.Sebagai hasilnya, mereka membangun sebuah gelanggang olah raga di Yerusalemserta banyak kuil di tengah tradisi mereka yang sangat religius.  Namun tindakan mereka ini ditentang oleh sesama orangYahudi lain yang tetap bertahan dengan imannya kepada Tuhan Allah nenek moyang.Yang bertahan ini melihat Tuhan dengan amat jelas. Sedangkan yang berbalikuntuk menyembah berhala sudah tertutup matanya untuk dapat melihat danmenyembah Tuhan Allah yang benar. Ini merupakan isi bacaan pertama kita yangdiambil dari kitab pertama Makabe.  Keadaan itu juga digambarkan di dalam Injil. Orang-orangyang sangat duniawi sifatnya ingin menghalangi pertemuan orang buta denganYesus supaya ia mendapatkan penyembuhan dan penglihatan. Sementara itu si butaitu punya iman. Ia melihat dan memanggil Tuhan. Kehidupan kita jugaterbagi-bagi antara mata iman yang jernih sehingga dapat melihat dengan jelasdan mata duniawi yang kabur bahkan buta, maka tidak dapat melihat rahasiakemuliaan Tuhan. Mereka yang konsisten dan setia dalam imannya dianggapmemiliki penglihatan iman yang jernih, nyata dan terang. Penglihatan inimenciptakan suatu keyakinan atau kepercayaan. Mata iman seperti ini membentukhidup seorang beriman, sehingga meskipun ia berada di dalam keadaan hidup yangsulit, terancam dan teraniaya, keyakinan imannya itulah yang mempertahankanhidupnya. Mereka melihat dan mengalami bencana, pembunuhan, kelaparan, penyakitdan keterlantaran, mereka akan menyikapi itu dengan suatu keyakinan iman yangmewarnai semua sikap hidupnya. Namun mungkin banyak di antara kita memiliki kesulitanuntuk melihat dengan memakai mata iman. Mungkin kita yang mendengar renunganini bukan termasuk orang-orang yang memuja berhala, atau yang meninggalkan imandan yang memusuhi orang-orang yang beriman. Tetapi bisa jadi, di tengahkesulitan atau penderitaan baik rohani maupun jasmani, ada orang yang tidaksanggup menghadapi itu dengan sikap imannya. Mungkin orang langsung berpikirnegatif, atau melihatnya hanya dari segi fisik, lahiriah, atau materi. Akibatnya,jiwa mereka menjadi rapuh dan mudah putus asa. Tetapi seandainya jiwanya kuat,keyakinan imannya teguh, penglihatan imannya jelas, mereka akan tetapmengandalkan Tuhan dalam seluruh sisi hidupnya. Maka doa yang pantas kitapanjatkan ialah: ya Tuhan, semoga aku dapat melihat. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Bapa maha bijaksana,semoga kami mampu melihat dengan mata iman semua kenyataan hidup ini, terutamadi dalam kesulitan dan penderitaan. Salam Maria, penuh rahmat... Dalam namaBapa...

METRO TV
Situasi Terkini Menjelang Peringatan 14 Tahun Partai NasDem - Headline News Edisi News MetroTV 6701

METRO TV

Play Episode Listen Later Nov 11, 2025 3:03


Hari ini digelar puncak peringatan HUT ke-14 Partai NasDem dengan mengusung tema "Konsisten Membawa Arus Perubahan." Informasi terkini, kita bergabung dengan rekan Arnetta Butar-Butar dari Gedung NasDem Tower, Jakarta.#PartaiNasDem #HUTNasDem14 #KonsistenMembawaPerubahan #NasDemTower #PolitikIndonesia #PuncakHUTNasDem #ArnettaButarButar

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-32 masa biasa, 12 November 2025, Peringatan Santo Yosafat, Uskup dan Martir

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Nov 11, 2025 7:37


Dibawakan oleh Mandalina Salawa dan Denny Surijanto dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Kebijaksanaan 6: 1-11; Mazmur tg 82: 3-4.6-7; Lukas 17: 11-19.KESEMBUHAN YANGUTUH Renungan kita pada hari ini bertema: Kesembuhan Yang Utuh.Dua orang sahabat karib harus menghadapi kenyataan pahit putus persahabatanmereka. Sebabnya ialah salah satunya telah meminjam uang temannya dan berjanjiuntuk mengembalikan, ternyata tidak ia lakukan. Lebih dari tiga kali iameminjam, dan tidak pernah ia kembalikan. Melalui cara kekeluargaan, akhirnyasegala utang dilunasi. Namun karena hubungan itu sudah terlanjur luka olehkonflik, mereka tidak lagi saling menerima. Pertemanan itu menjadi dingin dankaku. Sekiranya setelah pelunasan utang tersebut, mereka dapatsaling mengerti, saling menerima dan tulus mengakui satu sama lain, makapertemanan mereka mendapatkan pemulihan yang utuh. Luka yang sudah terjadi diantara keduanya dapat sembuh total. Namun tidak demikian. Faktor tindakanmenerima dan mengakui satu sama lain setelah penyelesaian atau solusi terhadapmasalah yang ada, merupakan hal yang sangat mendasar. Yesus sebenarnya sedangmengajarkan kita tiga dimensi kesembuhan untuk mencapai kepenuhannya. Dimensi pertama ialah penyembuhan luka. Penyakit kustahilang dan masing-masingnya telah bersih. Dari contoh kisah dua sahabat tadi,pada waktu pelunasan utang dilaksanakan, di situ terjadilah kesembuhan atasluka-lukanya. Kita mengalami banyak kesembuhan luka di dalam hidup, dan hal itumelepaskan beban hidup kita. Luka atau penyakit pada tubuh berhasildihilangkan. Kita dimaafkan oleh orang lain, atau sebaliknya kita memaafkansesama, juga termasuk di dalam tahap penyembuhan kategori ini. Dimensi kedua ialah suatu tahap penyembuhan sosial danpersekutuan sebagai saudara atau sesama teman. Yesus membuat mujisatpenyembuhan yang menyatukan dua golongan orang yang pada dasarnya salingbermusuhan, Yahudi dan Samaria. Yesus juga meminta mereka supaya melaporkandirinya ke imam, supaya mereka dapat diterima kembali sebagai anggota komunitasdan masyarakat. Kesembuhan ini sangat memperkuat harga diri seseorang sebagaibagian dari sesama, lingkungan, dan kebudayaannya.  Dimensi ketiga ialah tahap penyembuhan iman. Tidak banyakorang sadar untuk melakukan tindakan penyembuhan ini, yaitu karena mereka lupauntuk bersyukur, memuliakan Tuhan, dan menyerahkan hidupnya untuk dipakai olehTuhan. Ini bertujuan supaya imam mereka kuat dan tetap rendah hati mengandalkanTuhan di dalam hidupnya. Sebab bisa saja terjadi, setelah orang menjadi sembuhlukanya dan senang secara sosial, ternyata ia menjadi sombong dan lupa akanTuhan. Ia sudah tidak menganggap penting berterima kasih. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Bapa maha rahim,penuhilah kami dengan rahmat belas kasih supaya kami dapat mewartakan rahmatitu dengan penuh semangat dan terbuka kepada sesama kami. Kemuliaan kepadaBapa... Dalam nama Bapa...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-32 masa biasa, 11 November 2025, Peringatan Santo Martinus dari Tours, Uskup

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Nov 10, 2025 8:31


Dibawakan oleh Ratna dan Raymond dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Kebijaksanaan 2: 23 - 3: 9; Mazmur tg 34: 2-3.16-17.18-19; Lukas 17: 7-10.ORANG BENAR ADADI TANGAN ALLAH Tema renungan kita pada hari ini ialah: Orang Benar Ada DiTangan Allah. Kalimat dari tema ini merupakan kutipan dari kitab Kebijaksanaanbacaan pertama liturgi hari ini. Seorang murid SD membagi ceritanya sebagairefleksi atas tema ini. Ia pintar, selalu juara di kelas, dan bersikap baiksehingga dipuji guru-gurunya. Ia selalu dijadikan model bagi teman-temannya.Tetapi ia selalu saja menjadi sasaran bully, cemoohan dan fitnah. Maka iasering menangis dan takut bermain bersama teman-temannya. Sekolah dan orangtuannya berusaha keras untuk mengatasi permasalahan ini. Sikap yang paling umum diambil ketika orang menghadapimasalah seperti anak SD itu ialah mengadu dan menyerahkannya saja kepada Tuhan.Biar Tuhan saja yang memberikan keadilan-Nya. Ini dilakukan dengan pembenarandiri begini: orang benar ada di tangan Tuhan. Tuhan tidak melupakan orang yangbenar. Mungkin Anda sendiri sering mengalami seperti itu. Hidupmu baik, berbuatbenar, mengikuti prosedur, dan tidak pernah menyusahkan orang lain, tetapiternyata dirimulah yang disalahkan dan difitnah macam-macam. Prinsip iman kita menjelaskan bahwa perlakukan kefasikandunia yang menghukum orang-orang benar itu hanyalah sebuah tahap yang harusdilewati. Siapakah orang-orang benar itu? Bisa saja Anda, saudara-saudarimu,atau kita sebagai satu kawanan dalam penggembalaan Gereja kita yang kudus.Sudah sekian lama dan sekian besar kerelaan kita mengikuti Kristus sampai kini,tidak berlebihan dan tidak salah jika kita membuat pengakuan ini atas diri kitasendiri, saudara-saudari dan keluarga kita. Kita memang berada di tangan Tuhan. Ada banyak tanda yang mengungkapkan diri seseorang itubenar. Misalnya orang menjalankan pekerjaan sesuai tugas dan tanggung jawabnya,hadir dan berkegiatan pada waktu dan tempat yang sesungguhnya, mengikutiprosedur dan tata caranya, mengatakan dan memberikan keterangan sesuai faktabeserta bukti-buktinya, mempertanggung-jawabkan komitmen, mengakui kesalahandan kemauan untuk memperbaikinya, mengoreksi kesalahan dan berani mengambilresiko atas sebuah perbaikan. Dan masih banyak lagi. Tuhan Yesus memberikan satu pengajaran hidup dalamkebenaran pada hari ini. Kita menjalankan tugas dan tanggung jawab dengansebaik-baiknya sesuai kewenangan dan kepercayaan kepada kita, dan dengan sikaprendah hati. Jangan ada anggapan bahwa kita hebat atau sukses. Kerendahan hatiitu mengantar kita untuk berkata: kita ini hanya hamba yang tak berguna, karenahanya melakukan yang diwajibkan. Lebih dari itu, kerendahan hati akanmemotivasi kita untuk berbuat lebih dari sekedar kewajiban atau yang diharuskan.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus,penuhilah kami dengan semangat ketekunan dan tanggung jawab untuk memenuhitugas-tugas kami dalam kerendahan hati. Bapa kami yang ada di surga ... Dalamnama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-32 masa biasa, 10 November 2025, Peringatan Santo Leo Agung, Paus dan Pujangga Gereja

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Nov 9, 2025 7:44


Dibawakan oleh Tirto dan Rini dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Kebijaksanaan 1: 1-7; Mazmur tg 139: 1-3.4-6.7-8.9-10; Lukas 17: 1-6.JANGAN MENJADISKANDAL Tema renungan kita pada hari ini ialah: Jangan MenjadiSkandal. Ada seorang Pastor Paroki bercerita bahwa dalam suatu kesempatan diaterlibat salah paham dengan para pelayan pastoran dan beberapa keluarga diParoki yang ia layani. Salah paham itu berkembang menjadi sebuah pertengakaranyang tidak biasa terkontrol sehingga sebagian besar umat terbakar emosinya danmereka marah-marah. Namun Pastor Paroki tidak terlihat ikut emosi dan marah. Iatetap tenang dan dapat menguasai dirinya. Sedapat mungkin ia menjagakata-katanya yang tetap lembut dan tidak menyinggung perasaan mereka. Ia harustetap memperlakukan mereka sebagai umatnya yang perlu didengarkan, dimengertidan disayangi.     Kalau Pastor Paroki ikut terbakar emosi, marah danbertindak keras kepada umatnya, maka ia tentu saja menjadi skandal bagi merekadan semua umat di parokinya. Kata "skandal" dalam bahasa Yunani ialahscandalon. Artinya ialah perangkap atau batu sandungan yang menyebabkan oranglain terperangkap dan jatuh. Kitab suci dengan tegas memperingatkan kitatentang skandal atau tipu daya yang menjauhkan umat dari Tuhannya danmenjatuhkan mereka ke dalam dosa. Mazmur 141,9 berkata: Bebaskan aku dariperangkap yang telah mereka taruh untuk memerangkap aku, dan dari tipu dayaorang jahat. Mirip dengan ini, Surat Yohanes yang pertama berkata: Barang siapamengasihi saudara atau saudarinya hidup di dalam terang, pada orang tersebuttak ada batu sandungan. Tantangan besar kita pengikut Kristus ialah: janganmenjadi skandal. Yesus berkata dalam Injil bahwa kita tidak boleh menyebabkansalah seorang dari kaum lemah di antara kita jatuh ke dalam dosa. Mereka yangtergolong lemah ialah orang sederhana, sakit, anak-anak dan orang muda, miskin,tidak punya pengaruh atau yang tak diperhitungkan. Hidup mereka sudah susahbaik fisik, mental dan rohani, maka tak boleh dibuat tambah susah. Pihak yangmembuat mereka susah dan berbuat skandal ialah yang punya kuasa, pintar,pandai, punya jabatan atau kedudukan, berpunya dan punya pengaruh. Jika Andamerasa menjadi bagian dari kategori ini, usahakan untuk hindari skandal itu. Satu usulan baik di sini ialah: kiranya kita tidak menjaditeladan yang buruk atau jahat, yang membawa orang lain jatuh dalam dosa. Imamatau biarawan buat skandal karena misalnya omong kotor di hadapan umat. Orangtua menjadi skandal karena berkelahi dan dilihat sendiri anak-anaknya. Gurubergaya malas di tengah murid-muridnya. Kakak mencuri sambil dilihat langsungadik-adiknya. Dan, masih banyak lagi contoh yang sering dilakukan dengansengaja. Marilah kita belajar menghindari tindakan-tindakan skandaldengan memberikan teladan yang baik dan benar. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Bapa maha kuasa,semoga kami membuka diri secara tulus akan Roh-Mu, supaya kami dibaharui selaludan seterusnya kami ikut membaharui dunia ini dari segala bentuk skandal. SalamMaria... Dalam nama Bapa...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-31 masa biasa, 4 November 2025, Peringatan Santo Karolus Borromeus, Uskup

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Nov 3, 2025 8:41


Dibawakan oleh Laurens dan Yudith Embulaba dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Roma 12: 5-16a; Mazmur tg 131: 1.2.3; Lukas 14: 15-24.RUMAH TUHAN HARUS PENUH Renungan kita pada hari ini bertema: Rumah Tuhan HarusPenuh. Pada hari ini Gereja memperingati Santo Karolus Boromeus. Ia berasaldari keluarga bangsawan yang kaya raya dan status yang tinggi di matamasyarakat karena sebagai keponakan Paus Pius IV. Pendidikannya sangat tinggi,sampai menjadi ahli hukum baik sipil maupun Gereja pada usia 21 tahun. Karolusmemang punya peluang menjadi orang penting dan besar. Tetapi jalan hidupnya mengantarnya untuk menjadi pelayanGereja yang tekun, saleh dan berwibawa sehingga sampai wafatnya ia adalahseorang uskup agung dan kardinal yang memimpin Keuskupan Agung Milan. Iabekerja penuh ketekunan dan kerendahan hati dalam semua tugas yang dipercayakanGereja kepadanya. Di dalam Gereja ia menjadi santo pelindung para imam. Karolusmelepaskan semua keinginan dan kegiatan di dalam dunia sosial dan politikkarena kemampuan intelektual dan pengaruhnya yang besar, dan mengikuti undanganTuhan untuk menjadi pelayan Gereja sebagai gembala umat dan guru yang bijaksanabagi umat Allah. Tuhan mengundang dengan tujuannya supaya kita semuaciptaan-Nya selamat. Mengapa orang sampai sengaja menolak undangan untukmenjadi selamat? Dalam arti tertentu, dapat kita pahami bahwa praktik iman kitaterkadang tidak utuh dan tidak serius. Orang-orang mudah saja menyatakan"yes" dengan iman dan keanggotaannya ke dalam Gereja. Tetapi di dalamkenyataannya mereka tidak datang untuk memperkuat persekutuan, terlibat aktifdalam hidup bersama, berkorban bagi sesamanya yang menderita, dan mempersembahkandiri secara suka rela dalam pelayanan dan misi Tuhan Yesus di dunia. Kita perlu tetap meyakini bahwa Gereja dan Kerajaan Allahyang sudah dipercayakan Tuhan Yesus kepada kita, tetap perlu dibesarkan danbila perlu dapat menguasai seluruh dunia. Kitalah yang berusaha memenuhi dirikita supaya sesuai dengan kitab suci dan ajarannya. Penekanannya sudah harusterletak pada peran setiap orang sebagai orang-orang beriman, dan bukan melulupada organisasi, lembaga, atau gerakan apa pun dari luar. Tentang hal ini Santo Paulus memberikan nasihat: jikasetiap dari kita mengoptimalkan setiap karunia pribadi masing-masing: sebagaipewarta, pegawai kantoran, guru, petani, pengusaha, pelayan dan sebagainya,semangat hidup kristiani menjadi semakin kuat dan hidup beriman menjadi lebihbaik. Dengan demikian kita baru dapat menjadi bagian menyatu di dalam KerajaanAllah. Prinsipnya: jangan ada satu pun dari kita datang dan bergabung dengandiri yang kosong. Karunia yang ada tidak boleh disia-siakan saja. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa...Allah Bapa mahakasih,perkuatkanlah kami untuk membuahkan setiap karunia di dalam diri kamimasing-masing, sehingga kami dapat membangun bersama persekutuan hidup kami di dalamdunia ini. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

Renungan SeRoJa
Renungan SeRoJa, Peringatan Arwah Semua Orang Beriman, 02 November 2025

Renungan SeRoJa

Play Episode Listen Later Nov 1, 2025 9:06


Renungan SeRoJa, Peringatan Arwah Semua Orang Beriman, 02 November 2025

METRO TV
BNPB Perkuat Mitigasi Bencana Aceh Dengan Sistem Peringatan Dini - Headline News Edisi News MetroTV 6626

METRO TV

Play Episode Listen Later Oct 30, 2025 1:35


Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto memimpin rapat koordinasi penanganan bencana se-Provinsi Aceh di Banda Aceh. Dalam rapat tersebut, BNPB menegaskan komitmennya untuk memperkuat mitigasi bencana melalui pembangunan sistem peringatan dini banjir dan tsunami. Sistem ini akan melibatkan survei dan kajian di seluruh wilayah Aceh. Mengingat pengalaman tsunami dua dekade lalu, kewaspadaan masyarakat menjadi prioritas utama.#BNPB #MitigasiBencana #Aceh #PeringatanDini #Tsunami #Banjir

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Peringatan Jaman Nuh

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Oct 25, 2025 3:52


Pdt. Wigand Sugandi (TB) Lukas 17 : 26-2817:26 Dan sama seperti terjadi pada zaman Nuh, demikian pulalah halnya kelak pada hari-hari Anak Manusia: 17:27 mereka makan dan minum, mereka kawin dan dikawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, lalu datanglah air bah dan membinasakan mereka semua. 17:28 Demikian juga seperti yang terjadi di zaman Lot: mereka makan dan minum, mereka membeli dan menjual, mereka menanam dan membangun. 

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-29 masa biasa, 25 Oktober 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Oct 24, 2025 6:17


Dibawakan oleh Patircia Yessika dari Paroki Santa Maria Tak Bercela di Keuskupan Surabaya, Indonesia. Roma 8: 1-11; Mazmur tg 24: 1-2.3-4ab.5-6; Lukas 13: 1-9.JANGAN SAMPAITIDAK BERTOBAT Renungan kita pada hari ini bertema: Jangan Sampai TidakBertobat. Di sekolah itu, setiap siswa diberikan satu tas sekolah berwarnacampur hitam dan putih. Pada kedua sisinya ditulis dengan kalimat yang sama,yaitu: "Jangan sampai tidak lulus ujian." Setiap siswa dengan sendiridiingatkan baik di rumah maupun di sekolah, bahwa tujuan mereka belajar ialahlulus ujian dan akhirnya kelak menjadi orang-orang yang baik dan berguna. Tassekolah itu seperti malaikat yang senantiasa menarik perhatian dan yang mengingatkanmereka. Untuk hal terkait keselamatan hidup kita setelah kematian,peringatan yang mesti tertulis di dalam hati, pikiran, dan tubuh kita ialah:Jangan sampai kita tidak bertobat. Bagi setiap orang beriman, pertobatanmerupakan syarat mutlak untuk selamat dan hidup bahagia selamanya. Sebagaiorang beriman, kita mengerti tindakan bertobat. Kita diingatkan selalu bahwabertobat ialah mengubah diri dari keadaan tersiksa karena dosa-dosa, menjadipribadi yang terlepas dari dosa-dosa dan mendapatkan pengampunan dari Tuhan. Kepada orang-orang yang belum mengenal Kristus dan yangmemilih berlawanan dengan-Nya, pertobatan juga tetap penting bagi mereka. Padaakhirnya semua orang yang diciptakan Allah, harus menemukan dirinya dibuatlayak dan pantas untuk hidup di dalam Tuhan. Kepantasan itu tentu saja ditandaidengan pengalaman perubahan atau pertobatan. Tuhan Yesus sedang berhadapandengan orang-orang yang belum beriman dan yang menentang Dia.  Lalu Ia dengan tegas menuntut mereka untuk bertobat dariperilaku mereka yang jahat dan kejam terhadap sesamanya. Mereka harus menjadiorang-orang yang penuh kasih, lemah lembut, dan cinta damai. Baik yang berimanmaupun yang belum beriman, pesan pertobatan merupakan panggilan yang menyentuhjiwa, karena yang hendak diubah adalah mental dan jiwanya. Bahkan dapatterjadi, orang-orang yang sudah beriman justru berbuat lebih jahat dari padayang belum beriman. Maka panggilan ini dapat menjadi titik balik bagi merekauntuk menciptakan hidupnya yang baru, yang berjalan di jalan Tuhan. Peringatan untuk bertobat sangat penting, selain untukkehidupan sehari-hari, namun juga sangat mendesak ketika seseorang berada didalam saat-saat dipanggil oleh Tuhan dari dunia ini. Dengan kata lain,menjelang kematian di dunia ini, seruan: "Jangan sampai tidakbertobat" ini menjadi sangat fundamental. Hal ini sangat berguna karenaseseorang yang meninggal dunia, ia harus membawa dirinya sebagai seorang yangsudah diampuni sebagian atau seluruh dosanya. Maka Ia akan sangat berkenan bagiTuhan, sang pengadil. Tetapi jika ia belum atau tidak bertobat, maka akibatfatal akan menimpanya. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Yesus, bukakanlahhati kami untuk dengan mudah mengampuni sesama yang bersalah kepada kami.Jadikanlah kami pengampun seperti diri-Mu. Bapa kami yang ada di surga ...Dalam nama Bapa ...

Radio Elshinta
Apa yang harus dilakukan agar peringatan keras IOC terkait penolakan Indonesia atas atlet Israel tidak merugikan atlet dan olahraga Indonesia?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Oct 24, 2025 13:30


Peringatan keras dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) kepada Indonesia terkait penolakan terhadap keikutsertaan atlet Israel menjadi alarm serius bagi dunia olahraga tanah air. Jika tidak disikapi dengan bijak, Indonesia berisiko mendapat sanksi hingga pembekuan dari ajang olahraga internasional.Agar hal ini tidak merugikan atlet dan prestasi Indonesia di pentas dunia, pemerintah bersama Komite Olimpiade Indonesia perlu segera membangun komunikasi diplomatik dengan IOC. Keputusan dan sikap politik harus dipisahkan dari semangat sportivitas olahraga.Selain itu, perlu ditegaskan bahwa dukungan terhadap isu kemanusiaan bisa tetap disuarakan tanpa mengorbankan hak atlet untuk bertanding. Dunia olahraga seharusnya menjadi ruang persatuan, bukan perpecahan.Pertanyaannya kini, mampukah Indonesia menyeimbangkan prinsip politik luar negeri dengan komitmen menjaga marwah olahraga di mata dunia?Talk : Peneliti Komunikasi Olahraga & Dosen Universitas 17 Agustus 1945 Jakartaa, DR. Meistra Budiasa &Mantan Wartawan dan Redaktur Olahraga Kompas, Jimmy S Harianto

AWR in Indonesian -Pelajaran Sekolah Sabat
“PENDALAMAN: PERINGATAN KASIH KARUNIA”

AWR in Indonesian -Pelajaran Sekolah Sabat

Play Episode Listen Later Oct 17, 2025 6:38


Israel rohani berada dalam bahaya yang lebih besar untuk melupakan Allah & dibawa ke dalam penyembahan berhala, dibandingkan umat Allah di masa lampau. Banyak berhala disembah, bahkan oleh orang-orang yang mengaku sebagai pemelihara Sabat.

AWR Indonesian - Sabbath School Lesson
“PENDALAMAN: PERINGATAN KASIH KARUNIA”

AWR Indonesian - Sabbath School Lesson

Play Episode Listen Later Oct 17, 2025 6:38


Israel rohani berada dalam bahaya yang lebih besar untuk melupakan Allah & dibawa ke dalam penyembahan berhala, dibandingkan umat Allah di masa lampau. Banyak berhala disembah, bahkan oleh orang-orang yang mengaku sebagai pemelihara Sabat.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-28 masa biasa, 17 Oktober 2025, Peringatan Santo Ignasius dari Antiokhia, Uskup dan Martir

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Oct 16, 2025 7:21


Dibawakan oleh Hartini dari Paroki Hati Yesus Yang Mahakudus di Keuskupan Banjarmasin, Indonesia. Roma 4: 1-8; Mazmur tg 32: 1-2.5.11; Lukas 12: 1-7.TUHAN MENGHITUNG SETIAP DETAIL Renungan kita pada hari ini bertema: Tuhan MenghitungSetiap Detail. Ketika Yesus berkata bahwa “rambut kepalamu terhitung semuanya,”Ia ingin menegaskan bahwa kasih dan perhatian Allah mencakup hal-hal yangpaling kecil dalam hidup manusia. Tidak ada satu pun detail dari keberadaankita yang luput dari pengetahuan dan perhatian-Nya. Ia mahatahu dan segalasesuatu ada dalam pengetahuan-Nya.  Kalimat ini mengandung kedalaman iman yang menenangkan:bahwa Tuhan bukan hanya Allah yang agung di surga, tetapi juga Allah yangdekat, yang menghitung setiap helai rambut, setiap air mata, dan setiap langkahyang kita ambil. Ia mengenal kita lebih dari kita mengenal diri sendiri. Sosok Abraham menjadi contoh nyata dari iman yangmempercayai setiap detail bimbingan Tuhan. Ketika Tuhan memanggilnya untukmeninggalkan tanah kelahirannya menuju negeri yang belum ia kenal, Abrahamtidak menuntut peta atau kepastian. Ia hanya mengikuti langkah demi langkahsesuai perintah Tuhan. Iman Abraham bukanlah iman yang buta, melainkan imanyang penuh kesadaran dan ketaatan—percaya bahwa setiap langkah yang dituntunTuhan memiliki arti dan tujuan. Karena itulah, ia disebut “bapa segala orang beriman.” Kisah Abraham mengingatkan kita bahwa iman sejati bukanhanya soal percaya pada hal-hal besar, tetapi juga kesetiaan pada hal-halkecil. Dalam hidup sehari-hari, Tuhan berbicara melalui peristiwa yangtampaknya sepele—melalui pekerjaan, pertemuan, kesulitan, atau bahkankesunyian. Ketika kita belajar memperhatikan detail hidup seperti Tuhanmemperhatikannya, kita pun mulai mengenali jejak tangan-Nya yang tersembunyi dibalik rutinitas harian. Sebagai anak-anak Abraham dalam iman, kita dipanggiluntuk meneladani ketaatannya yang penuh percaya. Kita tidak selalu tahu ke manajalan hidup akan membawa kita, tetapi kita dapat memilih untuk berjalan bersamaTuhan yang menghitung setiap detail langkah kita. Ketika kita setia mengikutikehendak dan ajaran-Nya, bahkan dalam hal-hal kecil—mengasihi sesama,mengampuni, bersabar, bekerja dengan jujur—kita sedang mengambil bagian dalamrencana keselamatan yang besar. Kita sedang mengikuti bimbingan Roh-Nya. Akhirnya, iman yang sejati bukanlah tentang mengetahuisemua jawaban, melainkan percaya bahwa Tuhan memegang setiap jawaban. Ia tidakpernah lengah mengatur hidup kita, bahkan hingga detail terkecil. Maka, ketikakita merasa hidup ini tak menentu atau rencana kita tidak berjalan sesuaiharapan, ingatlah: Tuhan sedang menghitung setiap detailnya dengan kasih. Ditangan-Nya, tidak ada yang sia-sia; semuanya akan indah pada waktunya bagimereka yang tetap percaya dan berjalan dalam iman seperti Abraham.Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa … Ya Tuhan yang mahabaik, tambahkanlah iman kami bila kami lupa dan dantidak menyadari kehadiran-Mu di dalam setiap peristiwa hidup yang kami alami.Kemuliaan kepada Bapa … Dalam nama Bapa …

AWR Indonesian - Sabbath School Lesson
“PERINGATAN KASIH KARUNIA”

AWR Indonesian - Sabbath School Lesson

Play Episode Listen Later Oct 11, 2025 5:08


Melupakan kebutuhan rohani kita dapat memiliki konsekuensi yang lebih berat daripada sekadar mendapat denda

AWR in Indonesian -Pelajaran Sekolah Sabat
“PERINGATAN KASIH KARUNIA”

AWR in Indonesian -Pelajaran Sekolah Sabat

Play Episode Listen Later Oct 11, 2025 5:08


Melupakan kebutuhan rohani kita dapat memiliki konsekuensi yang lebih berat daripada sekadar mendapat denda

Radio Elshinta
Peringatan Hari Batik Nasional 2 Oktober 2025

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Oct 2, 2025 32:56


2 Oktober 2025, kita memperingati Hari Batik Nasional. Sebuah momen untuk mengenang penetapan batik sebagai warisan budaya dunia sekaligus mengajak masyarakat bangga mengenakan batik. Bersama Budayawan Indonesia Halim HD, kita akan membahas makna mendalam di balik Hari Batik Nasional, nilai budaya yang terkandung, hingga bagaimana batik menjadi identitas sekaligus kebanggaan bangsa Indonesia.

Radio Elshinta
Peringatan Hari Santri 2025: "Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia?"

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Oct 1, 2025 35:24


Pemerintah mencanangkan Hari Santri diperingati setiap 22 Oktober, dan tahun ini memasuki 10 tahun Hari Santri.Hari Santri tahun ini dianggap paling special karna diharapkan akan lahir Direktorat Jenderal Pondok Pesantren, yang menjadi amanat dari UU no 18 thn 2019 tentang Pesantren. Lalu apa saja rangkaian peringatan Hari Santri 2025 yang mengusung tema "Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia?"Talk Direktur Pesantren, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Dr Basnang Said.

METRO TV
Peringatan 1 Tahun Wafat Nasrallah Disorot Ribuan Warga Beirut - Headline News Edisi News MetroTV 6388

METRO TV

Play Episode Listen Later Sep 29, 2025 1:38


Ratusan ribu warga Lebanon memadati Beirut untuk menghadiri peringatan satu tahun wafatnya Sekretaris Jenderal Hizbullah, Sayid Hassan Nasrallah. Acara ini menjadi momen penting bagi pendukung Hizbullah sekaligus menunjukkan solidaritas dan pengaruh kelompok tersebut di Lebanon. Laporan selengkapnya disampaikan oleh Ismail Amin dari Beirut.#Hizbullah #Nasrallah #Beirut #Lebanon #PeringatanNasrallah

METRO TV
Ribuan Warga Lebanon Padati Peringatan 1 Tahun Wafat Nasrallah - Headline News Edisi News MetroTV 6389

METRO TV

Play Episode Listen Later Sep 29, 2025 2:03


Ratusan ribu warga Lebanon memadati Beirut untuk memperingati satu tahun wafatnya Sekretaris Jenderal Hizbullah, Hassan Nasrallah. Acara ini diwarnai kehadiran lintas agama dari Syiah, Sunni, Druze hingga Kristen, menegaskan dukungan terhadap Hizbullah sebagai benteng pertahanan Lebanon. Pejabat Lebanon dan tamu asing turut hadir menolak desakan internasional agar Hizbullah melucuti senjata. Laporan selengkapnya dari Beirut.#Hizbullah #Nasrallah #Beirut #Lebanon #PeringatanNasrallah #PolitikTimurTengah

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Hepatitis: Peringatan bagi Komunitas migran dampak dari pembunuh diam-diam ini

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jul 31, 2025 4:48


Sebuah laporan baru mengungkapkan jumlah yang besar anggota komunitas migran yang terdampak hepatitis.

SPESIAL DIALOG CLASSY FM
Special Talkshow With BPBD Sumatra Barat - Lampu Rotari, Alat Peringatan Bencana Bagi Teman Tuli

SPESIAL DIALOG CLASSY FM

Play Episode Listen Later Jul 8, 2025 36:00


Classy People, sebagai warga di daerah rawan bencana, kita harus tanggap dan sigap bencana nih! Dalam Special Talkshow bersama Bapak Rudy Rinaldy, Kalaksa BPBD Sumatra Barat, kita akan mendapatkan insight baru perihal upaya BPBD Sumbar dalam menjadikan Sumbar sebagai daerah tanggap bencana, salah satunya penyediaan lampu rotari sebagai alat peringatan bencana bagi teman tuli. Dipandu Clasier Edo Prussiano, cermati obrolan menarik ini onlu on ClassyFM!

AWR Indonesian - Daily Devotional

Udara bersih yang Tuhan sediakan bagi kita pada hari kedua penciptaan telah terkontaminasi secara berbahaya oleh berbagai temuan manusia. Asap, adalah pembunuh yang lambat namun mematikan, udara yang kotor dan beracun---dan kita menghirupnya!

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Celebration the 80th of Victory in Europe Day - Peringatan 8o tahun Hari Kemenangan Eropa

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later May 7, 2025 6:07


Europe is preparing to mark 80 years since VE Day… which marked the surrender of the Nazi regime and the end of World War II on the continent. But while Europe is remembering the end of one war, in the continent's East, another is still raging. - Eropa bersiap untuk memperingati 80 tahun sejak Hari Kemenangan Eropa, yang menandai menyerahnya rezim Nazi dan berakhirnya Perang Dunia II di benua itu. Sementara Eropa mengenang berakhirnya satu perang, di wilayah Timur benua itu, perang lain masih berkecamuk.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
2025 ANZAC Day commemorations disrupted with protests - Peringatan Hari ANZAC 2025 Terganggu dengan Aksi Protes

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Apr 25, 2025 5:44


Thousands of people gathered across Australia to celebrate ANZAC Day. - Ribuan orang berkumpul di seluruh Australia untuk merayakan Hari ANZAC.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Experts call for cancer warning on alcoholic drinks - Para ahli menyerukan peringatan kanker pada minuman beralkohol

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jan 6, 2025 5:12


According to South Australia Health, about a third of the Australian population is estimated to drink alcohol every week. - Menurut South Australia Health, sekitar sepertiga penduduk Australia diperkirakan minum alkohol setiap minggu.

SUKA-SUKA SOLII
SOLII TALKS PERINGATAN DARURAT, SR021, VERY DEMURE

SUKA-SUKA SOLII

Play Episode Listen Later Aug 26, 2024 6:05


SOLII TALKS PERINGATAN DARURAT, SR021, VERY DEMURE