District of Malaysia in Perak
POPULARITY
Categories
Ustadz Ammi Nur Baits - Jangan Jadikan Emasmu Haram Selama Ini
Selama 20 tahun, The Economist rutin meramalkan keruntuhan Tiongkok, tapi Tiongkok justru makin maju. Siapa yang sebenarnya diuntungkan dari narasi ini?
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Andre dan Felicia dari Paroki Roh Kudus di Keuskupan Surabaya, Indonesia. 2 Timotius 1: 1-3.6-12; Mazmur tg 123: 1-2a.2bcd; Markus 12: 18-27.JIKA TERJADI SALAH PAHAM Renungan kita pada hari ini bertema: Jika Terjadi SalahPaham. Seorang pemuda menaksir seorang gadis yang sudah ia kenal beberapa bulanlamanya. Gadis itu lebih muda sepuluh tahun darinya. Sang pemuda selalumenyempatkan diri untuk bertemu dengan gadis pilihannya itu. Pada suatu ketikaia menyatakan secara langsung cintanya kepada gadis cantik itu. Pemuda itu berkata: "Saya jatuh cinta padamu. Apakahkamu dapat menerima saya, mengingat perbedaan usia kita 10 tahun. Selama inisaya kuatir untuk berbicara karena faktor perbedaan usia ini." Gadis itumenjawab: "Tidak apa-apa. Saya terima kok. Yang penting harus terpenuhisatu syaratnya." "Syarat apa?" tanya si pemuda. "Syaratnyaialah, kamu menunggu saja sampai usia saya sama dengan usiamu." Selama kita sebagai manusia di dunia ini kita akanmengalami banyak salah paham. Cerita di atas adalah salah satu contohnya. Salahpaham umumnya terjadi karena di antara kita tidak ada satu pemahaman ataupemikiran yang sama. Jika kita tidak berusaha mengatasinya, ini akan berpotensimenjadi konflik dan pemicu perpecahan di antara kita. Kita hendaknyamenghindari contoh-contoh salah paham yang kita temukan di dalam kitab suci. Kisah tentang Tobit yang ditunjukkan dalam Perjanjian Lamamenggambarkan salah paham orang tentang penderitaan sebagai orang beriman.Penderitaan karena Yesus jangan dianggap sebagai kutukan dan nasib yang sangatmemalukan. Justru penderitaan adalah kesempatan mendapatkan rahmat dan berkatTuhan. Salah paham yang kedua ialah pandangan bahwa kebaikan dan panggilankudus didapatkan adalah semata-semata karena perbuatan manusia. Tuhan dipandangtidak berperan apa-apa. Seharusnya, ini adalah karena maksud dan kasih TuhanAllah sendiri yang memilih dan memberikan kita martabat yang tinggi. Orang-orang Saduki salah paham bahwa nanti di dalam hidupabadi suami-istri biologis akan melanjutkan lagi perkawinan mereka di sana.Mereka berpikir bahwa manusia hanya akan pindah alamat tempat tinggal ketikananti memasuki kehidupan di alam baka. Yesus menegaskan bahwa mereka sungguhsalah paham dan itu membuat arah hidup mereka menjadi salah. Jika terjadi salah paham, apa yang mesti kita lakukan?Hendaklah kita sadar bahwa Tuhan adalah tempat kita mendapatkan terang, nasihatdan jalan untuk berbalik ke paham yang benar. Hendaklah kita juga salingmengingatkan supaya salah paham itu jangan diteruskan dan berpeluang untukmenjadi besar. Konflik sudah siap menyerang jika salah paham ini tidakdihentikan. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus Kristus, ajarkan dan kuatkanlahkami selalu untuk berada dalam jalan dan paham yang benar sesuai dengankebijaksanaan-Mu. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam namaBapa ...
This year's theme for National Reconciliation week is 'All In' - a call for all Australians to commit wholeheartedly to reconciliation, and to advancing Aboriginal and Torres Strait Islander people's rights. - Tema Pekan Rekonsiliasi Nasional tahun ini adalah 'All In' - sebuah seruan kepada seluruh warga Australia untuk berkomitmen sepenuh hati terhadap rekonsiliasi dan untuk memajukan hak-hak masyarakat Aborigin dan Kepulauan Selat Torres.Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.
Selama kurang lebih 10 tahun Deav bertahan hingga kini, di tengah banyaknya yang menjual produk sejenis. Siapa sangka kalau Deav sempat hiatus karena sudah tidak menghasilkan profit. Dengarkan selengkapnya di episode ini!
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 30 Mei 2026Bacaan: "Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar." (Kejadian 50:20)Renungan: Tidak satupun manusia yang hidupnya tanpa masalah. Persoalannya, ketika kita sedang bermasalah, apakah masalah itu membuat kita jatuh atau bertumbuh? Hal ini tergantung kita menanggapinya. Ada kesaksian seorang karyawan yang diberhentikan dari pekerjaannya, karena terlalu berpegang pada kebenaran firman daripada perkataan atasannya. la jadi pengangguran untuk sementara waktu, tetapi masalah tersebut justru menghindarkannya dari penjara, karena setahun kemudian terbongkar kejahatan atasannya, kemudian dijebloskan ke dalam penjara. Yusuf juga pernah ditimpa masalah yang bermula hasil dari rekayasa saudara-saudaranya, hingga ia harus hidup jauh dari orang tua dan saudara-saudaranya, dan berakhir di Mesir. Akan tetapi Yusuf menghadapi masalah demi masalah yang datang padanya dengan tetap mengandalkan Allah, sehingga Yusuf menang atas setiap persoalan yang dialaminya. Akibatnya, ia dipercaya menjadi penguasa ekonomi di Mesir. Dari sini kita belajar bahwa masalah demi masalah yang menimpanya justru Tuhan pakai untuk menyiapkan rencana agung, guna memelihara hidup suatu bangsa yang besar, yakni keturunan Yakub. Mereka adalah saudara-saudara Yusuf. Berkat kesuksesannya, Yakub dan keturunannya terhindar dari bahaya kelaparan besar yang terjadi pada waktu itu. Saat ini, kita mungkin sedang menghadapi berbagai masalah, entah itu masalah keluarga, pekerjaan, pelayanan atau lainnya. Kiranya masalah-masalah itu tidak membuat diri sendiri jatuh dan terpuruk, sebaliknya, masalah-masalah itu justru membuat kita menjadi semakin kuat dan bertumbuh di dalam Tuhan. Selama kita masih bernapas masalah pasti akan selalu ada dan kita alami. Tetapi kabar baiknya Tuhan itu setia, maka hadapilah masalah bersama Tuhan. Pandanglah Tuhan, bukan masalahnya maka kita akan melihat berkat Tuhan yang disediakan-Nya di balik masalah. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk masalah yang Kau izinkan terjadi dalam hidupku. Aku percaya melalui masalah tersebut Engkau sedang mendewasakan imanku agar aku selalu bergantung pada-Mu. Amin. (Dod).
Presiden mengungkap adanya dugaan praktik under invoicing dan under counting yang disebut telah berlangsung selama 34 tahun dan merugikan negara hingga Rp15.400 triliun. Pernyataan ini memunculkan pertanyaan publik, mengapa dugaan praktik sebesar itu baru diungkap sekarang? Sejumlah pihak menilai, pengungkapan ini harus diikuti dengan transparansi data, penegakan hukum, serta penjelasan menyeluruh agar tidak sekadar menjadi wacana, tetapi benar-benar membuka akar persoalan kebocoran penerimaan negara yang terjadi selama puluhan tahun.TALK :: Pakar Ekonomi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Gigih Prihantono & Pengamat Ekonomi, Irwan Ibrahim
Selama ini kita mengira narco-politics adalah soal kartel yang menyerang negara. Marco Alcocer, peneliti Harvard yang menghabiskan kariernya memetakan jaringan kartel Meksiko, melihat sesuatu yang jauh lebih menggelisahkan: justru negara yang menyediakan tanah subur bagi kartel untuk tumbuh. Apakah Pablo telah mati? Pablo telah hidup dalam bentuk pemikiran politik di kepala Kartel.
Selama empat hari mulai dari malam 9 Dzulhijjah usai pergerakan murur dari Arafah hingga tanggal 13 Dzulhijjah lebih dari 203 ribu jemaah akan menempati kawasan Mina. Untuk mencegah jemaah kebingungan mencari tempat istirahatnya di tengah lautan manusia, Satgas Mina telah menyiapkan sistem identifikasi tenda yang sangat ramah jemaah, khususnya bagi lansia(BEH/MCH2026)#ElshintaHaji2026 #LiputanHaji2026 #Haji2026 #HajiRamahLansia #TriSuksesHaji #KemenhajRI
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 17 Mei 2026Bacaan: Jawab Hizkia kepada Yesaya, "Sungguh baik firman TUHAN yang engkau ucapkan itu!" Namun, pikirnya, "Asal ada damai dan keamanan seumur hidupku!" (2 Raja-raja 20:19)Renungan: Hizkia mendapat takhta kerajaan Israel di usia yang terbilang muda, 25 tahun. la "berperilaku" baik dibanding dengan raja-raja yang pernah memerintah sebelumnya. la takut akan Tuhan dan berusaha membawa umat Israel kembali hidup di jalan Tuhan. la melakukan banyak pembaruan radikal dan menghidupkan kembali berbagai perayaan yang bertahun-tahun terlupakan. Sungguh sebuah catatan kehidupan yang menakjubkan, bukan?Hingga suatu ketika Hizkia sakit keras dan ia dinubuatkan akan mati. la pun berseru-seru kepada Tuhan memohon belas kasihan-Nya. Doanya dijawab. Tuhan menyembuhkannya, menambah masa hidupnya 15 tahun lagi. Pengalaman rohani yang mengagumkan, bukan? Selama 15 tahun itu pula Tuhan membuat kerajaannya begitu kuat dan disegani. Sayang, semua ini membuat Hizkia berubah tinggi hati. Tujuan hidupnya tidak lagi memuliakan Tuhan, sebaliknya mencari pujian bagi dirinya sendiri. la lupa diri bahwa semua pencapaiannya adalah berasal dari Tuhan semata. Hati manusia memang rentan berubah karena sebuah situasi. Ketika dalam situasi tertekan, ia tampak mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh. Hatinya dilimpahi sukacita besar karena semua pertolongan dan berkat Tuhan. Namun, betapa sulitnya menjaga hati tetap murni. Jika tidak waspada, hati lambat laun berubah. Jika tidak waspada, hati mudah terbuai oleh pujian orang-orang di sekitarnya. Jika sudah demikian, ia pun mulai lupa diri dan lupa kepada Tuhan. Semua pencapaian yang diperolehnya pun diakui sebagai usaha pribadi dan bukan lagi karena berkat dari Tuhan. Dari lupa diri ia menjadi keras hati. Setiap teguran firman Tuhan yang berusaha mengingatkannya pun tidak lagi dihormatinya. Jika sudah begini, ia tidak lama lagi pasti direndahkan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena aku sering mencuri kemuliaan-Mu. Ketika aku susah aku datang pada-Mu. Ketika aku dipulihkan aku merasa itu adalah hasil usahaku sendiri. Ampunilah aku Yesus, karena aku orang berdosa. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 14 Mei 2026Bacaan: Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah la kepada orang lumpuh itu, "Hai anak-Ku, dosa-dosamu sudah diampuni!" (Markus 2:5)Renungan: Seorang pria sedang marah kepada Tuhan. Pagi ini muncul dua anak ayam di depan rumahnya. Padahal malam sebelumnya ia berdoa meminta telur ayam. "Bisa-bisanya Tuhan salah memberi!" katanya geram. "Tuhan tidak salah, Pak," sahut istrinya, "Anak ayam yang Tuhan berikan ini justru supaya nanti kau dapat sering makan telur ayam." Empat orang menggotong seorang lumpuh menuju rumah tempat Yesus berada. Mereka berharap Yesus memberikannya kesembuhan. Karena banyak orang berkerumun di rumah itu mereka tidak dapat masuk untuk menemui Yesus. Maka mereka membuka atap rumah, menurunkan si lumpuh bersama tikarnya di depan Yesus. Kata Yesus kepada si lumpuh, "Hai anak-Ku, dosa-dosamu sudah diampuni!" (ay. 5). Tampaknya seolah Yesus salah memberi. Ia memberi pengampunan dosa bukan kesembuhan. Namun, bila kita perhatikan situasinya lebih saksama, kita tahu kalau pemberian Yesus tidak salah. Selama ini si lumpuh hidup dalam pemikiran bahwa keadaannya yang merana disebabkan oleh besar dosanya. Ia perlu mendengar dirinya diampuni, tidak dihukum oleh Allah. Pengampunan membuka pintu bagi kesembuhan. Si lumpuh menyadari Allah berkenan kepadanya. Saat itulah Yesus memberikan kesembuhan. Kata Yesus, "Bangunlah, angkatlah tikarmu dan pulanglah ke rumahmu!" (ay. 11). Tuhan tidak pernah salah memberikan sesuatu kepada kita. Maka mulai hari ini jangan kita menjadi tawar hati bila pemberian Tuhan datang tidak seperti yang kita harapkan. Sadarilah bahwa pemberian Tuhan tersebut merupakan berkat awal sebelum berkat yang sebenarnya akan kita terima. Contoh sebelum datang kesuksesan, Tuhan memberi kita pengalaman kerendahan hati. Sebelum datang kelimpahan, Tuhan mengajar bagaimana supaya hati tidak terpaut kepada harta duniawi. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kini aku mengerti bahwa terkadang apa yang aku harapkan tidak seperti yang Kau berikan, karena ternyata dibalik itu semua Engkau sudah mempersiapkan yang terbaik bagiku. Oleh karena itu ajarilah aku untuk tidak cepat kecewa bila yang kuterima tidak seperti harapanku. Amin. (Dod).
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Yohanes Sukardi dan Onny Pakendek dari Paroki Santa Maria Assumpta Kota Baru Kupang di Keuskupan Agung Kupang, Indonesia. Kisah Para Rasul 1: 1-11; Mazmur tg 47: 2-3.6-7.8-9; Efesus 1: 17-23; Matius 28: 16-20.SEMPURNA PADAANGKA 40 Renungan kita pada hari ini bertema: Sempurna Pada Angka 40. Seorang lelakimerayakan ulang tahunnya yang ke-40 dan putri sulungnya yang berusia 10 tahunmenulis catatan kecil kepadanya. Tulisan itu ditempelkan pada bingkisan kadoyang disiapkan ibunya. Bunyi tulisan itu seperti ini: "Bapak sempurna padaangka 40!" Bapaknya bertanya tentang maksud tulisannya, dan bocah ituberharap, agar ayahnya menjadi seorang bapak dan suami yang paling baik. Dalam kitab suci kita, angka 40 penting sekali. Maknanya ialah sudahlengkap dan sangat indah untuk dinikmati. Musa pergi ke gunung dan menikmatipertemuannya dengan Allah selama 40 hari dan 40 malam. Setelah itu ia mendapatdari Allah 10 perintah ilahi. Orang-orang Israel mengembara selama 40 tahunpersiapan untuk masuk ke tanah terjanji. Elia berjalan 40 hari di tengah padangbelantara menuju ke gunung Tuhan. Selama 40 hari setelah kebangkitan-Nya, Yesusmenampakkan diri kepada para rasul-Nya sebelum mengutus mereka ke tengah dunia.Pada hari ke-40 Ia naik ke surga. Kata kunci di sini ialah sudah lengkap dan membuat kita merasagembira. Ini berarti kita di-bookinglengkap oleh Tuhan dengan tiket-tiket untuk berziarah di bumi ini sebagaipengikut-pengikut Kristus. Dengan begitu kita melangkah dalam optimismekristiani menuju ke surga. Yesus naik ke surga sebenarnya untuk memastikantiket-tiket itu bagi kita. Di dalam tiket itu tertulis beberapa menu santapanrohani yang membuat kita senang menikmati ziarah hidup kita. Menu pertama tertulis: “Tuhan yang bangkit selalu menyertai kita saat inidan sampai sepanjang masa”. Ia naik ke surga namun ia akan selalu hadir bersamakita setiap saat dalam bentuk yang berbeda. Ia menyertai kita dengan RohKudus-Nya. Menu kedua tertulis: “Tuhan yang bangkit memperkuat kita untukmelanjutkan karya-karya-Nya”. Kita menjalankan tugas-tugas, pelayanan danpanggilan kita dengan energi Yesus Kristus, gaya Yesus Kristus, hati-pikiranYesus Kristus dan berwajah Yesus Kristus. Menu ketiga tertulis: “Kalian adalah saksi-saksi-Ku ke seluruh pelosokdunia”. Melalui karya pewartaan yang dibantu dengan kemajuan teknologiinformasi saat ini, semua orang di dunia dapat memperoleh dengan mudahpesan-pesan dari Injil. Dan menu keempat tertulis: “Setiap dari kita adalahpara utusan resmi Yesus Kristus”. Kita harus konsisten dengan status kita“resmi” ini demi membedakan itu dari pihak-pihak yang terlanjur memakai Kristusuntuk kepalsuan atau kepentingan yang bukan Kristiani dan gerejani. Kiranya dengan tiket-tiket yang sudah jadi ini kita semakin menyanggupidiri kita untuk menyambut pencurahan Roh Kudus pada hari Pentakosta dan siapuntuk dibimbing-Nya dalam setiap saat hidup kita. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Yesus, anugerahkan kami rahmat untuk selalu memandang kesurga sebagai tujuan kami. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...
KIRIM CERITA BISA KESINI https://bit.ly/Isengcurhat atau bisa kirim ke email isengpodcast.project@gmail.comCeritanya bebas, mau itu asmara, pertemanan, uneg-uneg, horor, pertanyaan, atau mau sapa-sapa penonton dan pendengar Iseng Podcast lainnya.Indonesia bulan lalu dibuat heboh akibat IGRS. Lalu IGRS ini sebenarnya apa? memang ada masalah apa sampai-sampai para gamers indonesia sangat malu dengan IGRS? katanya mencoreng nama Indonesia di kancah game Internasional? Ini kah hasil kerja selama 10 tahun Komdigi (dulunya Kominfo)?? Selengkapnya dibahas di episode kali ini.
Pembawa Renungan: RP. Siprianus Smakur Tukan, SSCC Paroki Santo Damian, Bengkong, BatamYoh. 14:15-21
Petugas di Sektor Bir Ali gencar melakukan edukasi terkait larangan selama berihram. Pemahaman aturan ihram ini mutlak diperlukan demi mewujudkan ibadah yang sah sesuai syariat, sejalan dengan visi Sukses Ritual dalam Tri Sukses Haji Kemenhaj RI.LAPORAN BHERY HAMZAH
Ini adalah review buku "Pivot" atau "Tarzan Economics" karangan Will Page. Buku ini menunjukkan pengalaman industri musik dalam mengadopsi teknologi. Awalnya (tahun 1999) mulai muncul Napster dan peer-to-peer download lagu dan industri musik melawan. Selama 10 tahun perlawanan ini gagal. Akhirnya mereka mengadopsi teknologi dan mengubah model bisnis. Sekarang mereka sukses.#buku #books #bisnis #musik
Paus Leo XIV resmi mengakhiri rangkaian perjalanan apostoliknya di benua Afrika setelah bertolak dari Guinea Khatulistiwa pada Kamis waktu setempat. Selama 11 hari, Paus mengunjungi empat negara yakni Aljazair, Angola, Kamerun, dan Guinea Khatulistiwa dengan menempuh jarak lebih dari 17.700 kilometer. Kunjungan ini ditutup dengan misa emosional di Stadion Malabo yang dihadiri 30.000 jemaat di tengah hujan deras, di mana Paus secara khusus mendesak transparansi penyelidikan atas kematian misterius panitia tur, Romo Fortunato Nsue.
Selama 9 tahun di industri modest fashion, Mistyvori bukan sekadar bertahan—tapi berhasil menjadi brand yang selalu dicari, terutama karakter katbol-nya (katun bolong).Kali ini kita membahas bagaimana Mistyvori konsisten membangun karakter brand yang kuat. Bukan hanya mengikuti tren, tapi memahami siapa mereka, apa yang mereka tawarkan, dan untuk siapa mereka hadir. Dengarkan selengkapnya di episode ini!
Pada podcast kali ini saya mengundang Prof. Dr. Danny Hilman Natawidjaja, M.Sc. seorang pakar geologi gempa bumi dan geotektonik yang juga melakukan penelitian mengenai situs-situs peninggalan bersejarah salah satunya yaitu situs Gunung Padang.Beliau menyebut hasil penelitian terbarunya soal Gunung Padang akan mengubah sejarah bahwa peradaban di Indonesia sudah berkembang sebelum abad ke-4 Masehi. Sebab, menurut hasil penelitian, Gunung Padang berpotensi menjadi piramida tertua di dunia. Apakah benar? Simak selengkapnya!
Jangan pernah terlalu percaya pada deretan data masa lalu yang terlihat begitu mulus dan meyakinkan. Lihatlah nasib si kalkun itu. Selama seribu hari hidupnya, ia selalu diberi makan tepat waktu oleh sang peternak hingga ia merasa sangat disayang dan merasa paling aman di dunia. Berdasarkan statistik seribu hari yang tak pernah meleset itu, si kalkun membuat kesimpulan ilmiah yang mantap: peternak adalah sahabat terbaik yang akan selalu menjamin perutnya kenyang sampai kapan pun. Namun, statistik seribu hari itu justru berubah menjadi jebakan maut tepat di hari ke-seribu satu. Ketika hari raya tiba, teori kebahagiaan si kalkun runtuh seketika bersamaan dengan ayunan pisau tajam yang hinggap di lehernya. Itulah hakekat Black Swan: sebuah peristiwa tunggal yang benar-benar tak terduga, namun memiliki kekuatan dahsyat untuk menghapus seluruh sejarah kenyamanan kita dalam sekejap mata. Apa yang dianggap sebagai bukti keamanan selama ribuan hari ternyata hanyalah akumulasi risiko yang sedang menunggu waktu untuk meledak. Maka, pesan moralnya jelas: jangan pernah mau jadi kalkun di tengah badai ketidakpastian dunia modern ini. Jangan mudah terbuai oleh ramalan-ramalan indah para ahli yang hanya pandai melihat spion masa lalu tanpa sadar ada jurang di depan mata. Kita butuh sikap waspada yang ekstra, butuh keraguan yang sehat terhadap kemapanan, dan jangan pernah menaruh seluruh nasib kita pada satu kebaikan "peternak" yang bisa berubah jadi algojo kapan saja. Di dunia yang cair ini, mereka yang selamat bukanlah yang paling banyak punya data, melainkan mereka yang paling siap menghadapi kejutan yang paling pahit sekalipun.
Konsep antifragile yang dicetuskan oleh Nassim Nicholas Taleb memperkenalkan sebuah paradigma baru dalam memahami risiko dan ketidakpastian melampaui sekadar ketangguhan. Selama ini, kita cenderung hanya mengenal dikotomi antara yang rapuh (fragile) dan yang tangguh (robust). Padahal, sesuatu yang rapuh akan hancur saat ditekan, sementara sesuatu yang tangguh hanya sekadar bertahan tanpa mengalami perubahan. Antifragile adalah sifat dari sistem yang justru mendapatkan keuntungan, kekuatan, dan pertumbuhan dari adanya guncangan, volatilitas, serta kekacauan. Ini adalah mekanisme dasar evolusi dan sistem organik yang memungkinkan kemajuan terjadi justru melalui kegagalan-kegagalan kecil yang terkendali. Kelemahan utama dunia modern sering kali terletak pada upaya obsesif manusia untuk menghilangkan volatilitas dan mensterilkan lingkungan dari stresor. Melalui apa yang disebut Taleb sebagai intervensi naif, para perencana sering kali menciptakan "kerapuhan tersembunyi" dengan cara menunda krisis kecil yang sebenarnya berfungsi sebagai alarm sistem. Padahal, stresor adalah nutrisi bagi sistem yang hidup; tanpa beban, tulang manusia akan mengecil, dan tanpa tantangan, pikiran akan tumpul. Ketika volatilitas kecil ditekan demi stabilitas semu, risiko besar menumpuk di bawah permukaan, yang pada akhirnya akan meledak menjadi peristiwa "Black Swan" yang meluluhlantakkan sistem yang tampak aman tersebut. Untuk hidup secara antifragile, seseorang harus menerapkan strategi praktis seperti "Strategi Barbel" dan prinsip "Via Negativa". Strategi Barbel mengajarkan kita untuk mengombinasikan keamanan ekstrem di satu sisi dengan pengambilan risiko agresif yang terukur di sisi lain, sehingga kita terlindungi dari kehancuran total namun tetap terbuka terhadap peluang keuntungan besar. Melalui Via Negativa, kita belajar bahwa peningkatan kualitas hidup sering kali berasal dari pengurangan—membuang hal-hal yang merusak—daripada terus menambah beban baru. Pada akhirnya, menjadi antifragile berarti berhenti mencoba memprediksi masa depan yang tidak pasti, dan mulai membangun kapasitas untuk merangkul ketidakpastian tersebut sebagai sarana untuk menjadi lebih kuat.
Paus Leo XIV melanjutkan perjalanan kunjungannya di Aljazair dengan mengunjungi Basilika Sint Agustinus di Kota Annaba, yang dulu dikenal dengan nama Hippo. Basilika ini menjadi tempat di mana Santo Agustinus melayani sebagai uskup dari sekitar tahun 396 hingga 430 Masehi, dan ia dikenal sebagai salah satu Bapa Gereja terbesar sepanjang sejarah.Kunjungan Paus Leo ini membawa kegembiraan bagi umat Kristiani di Annaba, karena ini merupakan kunjungan pertama dari kepausan ke kota tersebut. Pastor Fred Wekesa, rektor di Basilika Santo Agustinus, menyatakan bahwa kunjungan Paus Leo menjadi sumber sukacita bagi seluruh rakyat Aljazair, baik yang beragama Kristen Katolik maupun Protestan.Umat Kristiani di Annaba sebagian besar merupakan Ordo Agustinian, yang juga merupakan ordo dari Paus Leo XIV. Selama kunjungannya, Paus Leo XIV terlihat tiba di Augustinianum Institut sekitar waktu makan siang dan meninggalkan institut tersebut sekitar pukul tiga sore.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahKebenaran yang MengejutkanDiambil dari: Mazmur 33:11 (TB)“Rancangan TUHAN tetap selama-lamanya, rencana hati-Nya turun-temurun.”Wonder Kids, pada tahun 1947 terjadi sebuah penemuan yang sangat penting. Di dekat Laut Mati, seorang gembala menemukan gua-gua yang berisi gulungan-gulungan kuno. Gulungan itu sekarang dikenal sebagai Gulungan Laut Mati. Lebih dari 800 gulungan ditemukan. Banyak di antaranya berisi bagian-bagian dari Perjanjian Lama. Beberapa sangat rapuh dan harus disusun kembali seperti potongan puzzle.Mengapa penemuan ini penting? Karena gulungan-gulungan itu sangat tua — jauh lebih tua daripada salinan Alkitab yang sebelumnya kita miliki. Para ahli kemudian membandingkan isi Gulungan Laut Mati dengan Alkitab yang kita miliki sekarang. Dan hasilnya? Isinya sangat sama.Itu berarti selama ratusan bahkan ribuan tahun, firman Tuhan disalin dengan sangat hati-hati dan tetap terjaga. Bayangkan itu, Wonder Kids. Selama begitu banyak generasi, firman Tuhan tidak berubah secara sembarangan. Seperti yang dikatakan Mazmur, rancangan Tuhan tetap selama-lamanya. Ini menunjukkan bahwa Tuhan bukan hanya berbicara dalam sejarah. Ia juga menjaga firman-Nya sepanjang sejarah.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Bersyukurlah karena kamu memegang Alkitab yang sama isinya dengan yang dibaca oleh orang-orang percaya ribuan tahun yang lalu.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena firman-Mu tetap sama dari dulu sampai sekarang. Tolong aku supaya menghargai dan mempercayai firman-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Firman Tuhan tidak berubah — Ia setia sepanjang generasi. Tuhan Yesus memberkati.
Kapuas sedang sesak napas. Merkuri di Kapuas Hulu, sedimentasi di Sintang, hingga banjir di Sanggau bukan lagi sekadar berita, tapi ancaman nyata bagi nyawa peradaban. Namun, di tengah rintihan sungai itu, muncul para peretas. Bukan peretas komputer yang bersembunyi di balik layar, melainkan Social Hacker. Mereka adalah para penyimpang positif yang memilih jalan berbeda saat orang lain menyerah pada krisis. Di tangan mereka, masalah besar dihack dengan kearifan lokal yang cerdas, menjaga sungai agar tetap menjadi sumber kehidupan, bukan sumber bencana. Tugas Social Hacker Team adalah memburu cahaya-cahaya sunyi ini. Mereka tidak mencari panggung di kantor dinas, tapi blusukan ke dermaga dan warung kopi saat fajar menyingsing. Menggunakan teknik Outlier Analysis yang dikemas dalam obrolan santai, tim ini mencari sosok-sosok "aneh" yang tetap mampu memanen kebaikan di tengah kerusakan alam. Dari ibu penenun yang setia pada warna alami hingga nelayan yang mengharamkan setrum, kawan-kawan tim bergerak merajut kembali simpul-simpul harapan yang sempat tercerai-berai oleh tekanan ekonomi. Inilah inti dari "Kapuas Bercerita". Kita tidak hanya mencatat angka kerusakan, tapi mengabadikan martabat manusia yang menolak punah. Melalui pendekatan Appreciative Inquiry, setiap narasi Hacker Sosial ini dijadikan energi baru untuk melawan keputusasaan. Kita ingin dunia melihat bahwa di pedalaman Kalimantan, tangan-tangan kasar yang berurat itu sedang bekerja memulihkan luka Kapuas. Selama para peretas sosial ini masih bergerak, Kapuas akan terus bercerita tentang daya lenting dan kejayaan peradabannya yang takkan pernah hanyut oleh banjir zaman.
Menenun kembali keadilan di tingkat tapak menjadi krusial karena wilayah lokal adalah palagan utama di mana krisis ekologi dan ketidakadilan sosial beradu secara langsung. Selama ini, kebijakan publik yang bersifat top-down dan teknokratis seringkali gagal menangkap denyut nadi kenyataan objektif di lapangan, sehingga warga hanya diposisikan sebagai objek administratif ketimbang aktor berdaulat. Dengan mengembalikan fokus pada tingkat tapak, kita sebenarnya sedang membangun benteng pertahanan demokrasi yang paling substansial, memastikan bahwa suara mereka yang paling rentan tidak lagi tenggelam dalam kebisingan kepentingan elit di pusat kekuasaan. Pentingnya upaya "menenun" ini juga terletak pada keberanian untuk mengubah narasi besar yang selama ini menganggap alam dan manusia hanya sebagai komoditas pembangunan. Melalui emansipasi berpikir, kita mulai merajut kembali helai-helai kearifan lokal yang sempat terputus dengan bantuan teknologi modern seperti AI dan Blockchain untuk menciptakan kedaulatan data serta transparansi. Narasi baru yang bersifat regeneratif ini jauh lebih berdaya ubah daripada sekadar menyusun teks kebijakan yang kaku, karena ia menghidupkan kembali nilai-nilai kemanusiaan dan martabat alam di setiap lapis interaksi sosial masyarakat bawah. Akhirnya, keadilan di tingkat tapak adalah kunci utama untuk merespons krisis iklim global yang dampaknya dirasakan paling berat oleh warga lokal. Menenun keadilan berarti menyiapkan generasi muda yang memiliki kecakapan "Kewarganegaraan Aktif" untuk mengawal kebijakan publik agar tetap berada pada koridor keadilan sosial-ekologis. Ketika tenunan ini kuat di tingkat akar rumput, maka visi Indonesia masa depan yang lestari bukan lagi sekadar impian di atas kertas, melainkan sebuah realitas yang hidup, berdaulat, dan bernapas di setiap jengkal tanah yang kita pijak.
Bukannya gak suka sama Kota yang lain, tapi cuma dua Kota ini yang paling membekas di hati uwu. Yukk, yang lain bisa yukk
Inspiration from Drg.Sarah Gadrie as a Muslim dentist, keeping your smile healthy and fasting comfortably without problems during the blessed month - Inspirasi dari Drg.Sarah Gadrie sebagai seorang dokter gigi muslim, agar senyum tetap sehat dan puasa nyaman tanpa masalah di bulan penuh berkah.
Kamis,19/03 umat Hindu di Bali merayakan Nyepi 2026 dengan melaksanakan Catur Brata Penyepian, yang dimulai pukul 06.00 dan berakhir pada pukul 06.00 Jumat, 20 Maret 2026. Perayaan dimulai dengan Pawai Ogoh-Ogoh yang digelar di berbagai sudut kota Bali, termasuk di kawasan Jimbaran. Ogoh-Ogoh, yang merupakan simbol dari pengusiran roh jahat, menjadi daya tarik wisata utama menjelang perayaan Nyepi.
Yuli merantau ke Subang dan tinggal di kos yang berdampingan dengan makam keluarga ibu kos. Kejanggalan demi kejanggalan muncul, dari sikap ibu kos hingga ziarah misterius. Terutama saat Yuli sadar dirinya hamil.Benarkah janin itu hampir dijadikan tumbal, dan rahasia apa di balik makam keluarga tersebut?Saksikan kisah lengkapnya.Copyright 2025, Lentera Malam
Selama lebih dari dua abad, kemajuan peradaban manusia digerakkan oleh satu hal: pembakaran. Sejak Revolusi Industri dimulai, batu bara, minyak bumi, dan gas alam telah menjadi darah bagi ekonomi global, memberi tenaga pada pabrik, menerangi kota, dan menggerakkan kendaraan kita. Namun, "bahan bakar kemajuan" ini datang dengan harga yang sangat mahal. Setiap kepul asap yang keluar dari cerobong pabrik dan knalpot kendaraan membawa karbon dioksida (CO2) yang perlahan menyelimuti Bumi, memerangkap panas, dan mengubah iklim kita selamanya. Di sinilah Dekarbonisasi hadir—bukan sekadar sebagai tren lingkungan, melainkan sebagai sebuah imperatif eksistensial untuk menata ulang cara kita hidup. Secara sederhana, dekarbonisasi adalah proses pengurangan atau penghapusan emisi gas rumah kaca dari atmosfer. Bayangkan ekonomi dunia adalah sebuah mesin raksasa yang selama ini mengeluarkan limbah karbon. Dekarbonisasi adalah upaya untuk "mengganti mesin" tersebut dengan teknologi yang bersih, efisien, dan berkelanjutan. Targetnya ambisius: mencapai emisi "Net-Zero" pada tahun 2050, di mana jumlah karbon yang kita lepaskan ke udara tidak lebih besar dari jumlah yang bisa diserap kembali oleh alam atau teknologi.
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Yuliot Tanjung, memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional aman menghadapi Idulfitri 1447 Hijriah. Saat ini, ketahanan stok berada di atas 30 hari. Yuliot menyatakan bahwa ketersediaan BBM maupun LPG secara nasional dalam kondisi lebih dari cukup, bahkan lebih baik dibandingkan kesiapan pada periode yang sama tahun lalu.
Bpk. Felix Witanto (TB) Kisah Para Rasul 20:25b Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima."
Pemerintah menyiagakan tim reaksi cepat Disaster Relief Unit (DRU) untuk menangani kerusakan infrastruktur yang terjadi selama musim mudik. Hal itu dilakukan untuk memastikan kelancaran arus mudik Idul Fitri 2026.
Melinda Gates tumbuh dengan pemandangan roket yang meluncur ke angkasa. Ayahnya seorang insinyur dirgantara, jadi dia tahu persis apa itu Moment of Lift—detik mendebarkan saat tenaga dorong mesin berhasil mengalahkan tarikan gravitasi bumi. Namun, dalam perjalanannya mengelilingi dunia, Melinda menemukan roket jenis lain: pemberdayaan perempuan. Baginya, gravitasi yang menahan kemajuan dunia adalah kemiskinan dan budaya yang membungkam suara perempuan. Selama perempuan terus ditarik ke bawah oleh tradisi yang timpang, peradaban kita tidak akan pernah benar-benar lepas landas. Sebagai pemimpin yang adaptif, Melinda tidak datang ke desa-desa terpencil dengan segudang instruksi. Dia datang untuk mendengarkan. Dia menemukan bahwa akses terhadap keluarga berencana dan pendidikan adalah mesin penggerak yang paling nyata. Ini bukan sekadar urusan medis atau sosial, melainkan landasan bagi kemandirian ekonomi sebuah bangsa. Saat seorang perempuan memiliki kendali atas kesehatan dan masa depannya, dia sedang membangun dasar yang kokoh agar keluarganya bisa keluar dari lingkaran setan kemiskinan. Pemberdayaan ini, menurut Melinda, pada akhirnya bukan soal kompetisi antar gender, melainkan soal koneksi. Kita semua terhubung dalam satu jaringan kemanusiaan yang utuh. Saat satu perempuan mendapatkan "titik angkat"-nya, maka anak-anaknya, komunitasnya, hingga negaranya akan ikut terangkat naik. Tugas kita sebagai penggerak perubahan adalah membantu melepas beban-beban yang selama ini menghambat mereka. Karena hanya dengan memastikan setiap perempuan bisa terbang, kita semua bisa merayakan kemajuan dunia yang sesungguhnya.
Kemukus FC, a football group for the Indonesian diaspora in Melbourne, stays active during Ramadan as a way to keep fit, unwind and strengthen bonds. - Komunitas sepak bola diaspora Indonesia di Melbourne, Kemukus FC, tetap aktif bermain di bulan Ramadan sebagai sarana menjaga kesehatan, melepas penat, dan mempererat hubungan.
Selama ini beliau hanya tahu membayar zakat. Tak pernah terlintas satu hari nanti, beliau sendiri yang menerima bantuan zakat. Ramai yang fikir zakat hanya untuk ‘fakir miskin’ … tapi hakikatnya kriteria kelayakan pun dah diubah dan lebih ramai yang memerlukan boleh dapat bantuan. Apabila anak bongsunya mengalami spina bifida – keadaan tulang belakang yang tidak terbentuk dengan baik – sejak dilahirkan dan memerlukan rawatan serta pemantauan perubatan secara berterusan Cik Hadijah Mohamed Eusope terpaksa berhenti bekerja demi menjaga anaknya sepenuh masa. Dalam episod NoTapis ini, beliau berkongsi bagaimana keluarganya akhirnya mendapatkan bantuan zakat dan bagaimana sokongan itu membantu mereka terus bertahan melalui tempoh yang mencabar. Turut bersama kami ialah Ustazah Sarima Jantan, Pegawai Pembangunan Sosial (SDO) di Masjid En-Naeem, yang menjelaskan bagaimana sistem zakat di Singapura sebenarnya berfungsi, siapa yang layak memohon, dan mengapa masih ramai yang segan untuk tampil mendapatkan bantuan.See omnystudio.com/listener for privacy information.
Istilah "surplus kognitif," yang dipopulerkan oleh pemikir internet Clay Shirky, merujuk pada fenomena luar biasa di mana miliaran jam waktu luang, energi, dan bakat dari masyarakat terdidik kini dapat diakumulasikan untuk tujuan kolektif. Selama beberapa dekade di abad ke-20, ledakan waktu luang pasca-industri ini sebagian besar dihabiskan secara pasif, terutama dengan duduk mengonsumsi tontonan di depan layar televisi. Namun, kehadiran teknologi digital dan internet telah mengubah paradigma tersebut secara drastis. Ruang digital memicu transisi masyarakat dari sekadar konsumen pasif menjadi produsen dan partisipan aktif yang mampu berkolaborasi menciptakan karya nyata dalam skala global. Transformasi peradaban ini digerakkan oleh perpaduan tiga elemen utama: sarana, motif, dan peluang. Teknologi digital menyediakan "sarana" murah yang menghapus monopoli publikasi masa lalu, sementara platform kolaboratif menciptakan "peluang" struktural bagi orang-orang untuk berkumpul tanpa batas geografis. Namun, mesin penggerak utamanya adalah "motif" manusiawi yang intrinsik; individu rela menyumbangkan waktu dan pikiran mereka bukan demi imbalan uang, melainkan karena dorongan psikologis untuk merasa kompeten, otonom, dan terhubung dengan sesama. Berkat perpaduan inilah, sebagian kecil dari triliunan jam waktu luang yang dulunya terbuang kini mampu melahirkan keajaiban kolaboratif raksasa seperti ensiklopedia bebas Wikipedia. Pada akhirnya, surplus kognitif merupakan bahan mentah baru bagi peradaban modern yang memiliki potensi tak terbatas. Nilai yang dihasilkan dari kolaborasi ini membentang dari sekadar hiburan komunal yang memuaskan hasrat pribadi hingga penciptaan nilai sipil yang mampu membawa perubahan nyata bagi masyarakat luas, seperti platform pelacakan krisis dan advokasi sosial. Tantangan terbesar dan paling menentukan bagi umat manusia saat ini adalah bagaimana kita mendesain tata kelola dan budaya partisipasi yang tepat. Tujuannya adalah agar triliunan jam energi kolektif ini tidak hanya menguap menjadi kesia-siaan, tetapi dapat secara efektif diarahkan untuk memecahkan berbagai masalah kemanusiaan yang mendesak di era yang saling terhubung ini.
To celebrate its 30th birthday, Clarence Jazz Festival of Tasmania has selected 16 Jazz composers from the area. For nine months, these 16 Clarence Composers Collective worked collaboratively. They will showcase their works at the Clarence Jazz Festival which will be held on the 19 -22 Feb 2026. - Untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-30, Festival Jazz Clarence di Tasmania telah meenyeleksi 16 komposer Jazz dari daerah tersebut. Selama sembilan bulan, 16 Komposer Kolektif Clarence ini bekerja sama. Mereka akan menampilkan karya-karya mereka di Festival Jazz Clarence yang akan diadakan pada tanggal 19-22 Februari 2026.
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 15 Februari 2026Bacaan: "Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?" (Matius 7:3)Renungan: Suatu ketika ada satu keluarga tengah berada dalam perjalanan menuju sebuah kota. Lalu mereka singgah di satu kedai kecil untuk beristirahat. "Bapak dan keluarga mau ke mana?" tanya si pemilik kedai. Bapak itu memberitahukan tujuannya. "Oh, kota itu. Saya tahu," jawabnya. "Kalau begitu dapatkah Anda menceritakan bagaimana orang-orang yang ada di sana?" tanya kepala keluarga tersebut. Bukannya menjawab, pemilik kedai malah bertanya balik, "Orang-orang seperti apakah yang kalian temukan di tempat asal kalian?" "Mereka adalah orang-orang yang payah," isteri bapak itu segera menjawab. "Benar. Mereka senang bergosip, cuek, egois. Kami senang bisa pindah dari sana," jawab anak-anaknya. "Saya rasa kalian juga akan menemukan orang-orang dengan sikap yang sama di kota tujuan kalian nanti." Keesokan paginya, rombongan keluarga lain singgah ke kedai itu dan ingin ke kota yang sama seperti keluarga kemarin. Mereka pun menanyakan kepada pemilik kedai tentang sifat orang-orang yang nanti akan ditemui. "Jenis tetangga macam apa yang dulu kalian miliki?" pemilik kedai itu bertanya. "Mereka baik, suka menolong, peduli. Sebenarnya kami sangat berat hati meninggalkan tempat yang dulu itu," jawab pemimpin rombongan. Pemilik kedai menjawab, "Tenang, nanti kalian juga akan mendapat tetangga yang serupa." Salah satu alasan yang dikemukakan oleh para pegawai mengapa mereka mau berhenti bekerja dan pindah ke tempat lain adalah karena orang-orang di kantor mereka yang tidak bersahabat. "Di sini orang-orangnya suka menusuk dari belakang. Mereka berkompetisi dengan curang. Pribadinya tidak menyenangkan," begitulah ungkapan mereka. Namun yang menjadi masalah sebenarnya bukanlah orang-orang tapi kita sendiri. Selama kita tidak mau belajar mengerti, belajar rendah hati dan mengalah, ke mana pun kita pergi, di mana pun kita bekerja, kita memang akan senantiasa bertemu dengan orang-orang sulit'. Selama kita selalu melihat 'selumbar' di mata pihak lain, selalu mencari kekurangan dan kejelekan mereka, maka itulah yang akan kita dapatkan. Dengan kasih Tuhan, ubahlah sikap kita, maka situasi pun akan berubah dengan sendirinya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, jadikanlah hatiku seperti hati-Mu, sehingga setiap orang yang berada dekat denganku akan merasa nyaman. Amin. (Dod)
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 13 Februari 2026Bacaan: "Tetapi Yusuf tidaklah diingat oleh kepala juru minuman itu, melainkan dilupakannya." (Kejadian 40:23)Renungan: Suatu kali seorang karyawan terlibat dalam sebuah proyek yang sangat sulit. Dengan tekun ia mengerjakan proyek itu, hingga akhirnya ia berhasil membawa divisinya memperoleh penghargaan. Sebagai tanda penghargaan, ia dijanjikan akan dikirim pelatihan ke Hong Kong. Namun hal itu tidak pernah terjadi. Setahun kemudian ia kembali terlibat dalam sebuah proyek berat. Sekali lagi ia berhasil memecahkannya. la kembali dijanjikan akan dikirim pelatihan ke luar negeri, kali ini ke Singapura. Namun hal serupa kembali terulang. la lagi-lagi tidak menerima penghargaan apapun atas usahanya. Namun karyawan tersebut tetap bekerja dengan setia. Empat tahun kemudian, ia dikirim ke Hong Kong, dan dua bulan kemudian Tuhan memberinya berkat sehingga ia dapat mengajak istrinya untuk menghabiskan liburan akhir tahun di Singapura. Saat Yusuf bisa menerangkan arti dari mimpi juru minuman, ia berpesan kepada orang itu agar mengingatnya dan menyampaikan perkaranya kepada Firaun agar ia bisa keluar dari penjara, tetapi juru minum malah melupakannya. Selama dua tahun, mungkin Yusuf bertanya-tanya, "Mengapa tidak ada pertolongan? Bagaimana keadaan orang yang sudah aku tolong itu? Apakah ia menyampaikan pesanku kepada raja?" Yusuf benar-benar merasa dilupakan, dan diperlakukan tidak adil. Beruntung, ia tidak putus asa dan tetap menaruh harapan kepada Allah. Dan yang terpenting adalah, ia tetap bekerja dengan baik. Yusuf sama sekali tidak mengurangi kualitas kerjanya selama di penjara. Sampai akhirnya, pertolongan dari Allah tiba, la bukan saja dibebaskan, tapi juga diangkat menjadi orang kepercayaan raja. Manusia bisa lupa, bisa lalai dan melupakan kita. Tidak peduli seberapa kecewanya kita terhadap orang tua, anak, sahabat, pimpinan dan rekan kerja, tapi jangan pernah tawar hati terhadap Allah. Dia tidak pernah melupakan jerih lelah kita. Dia selalu memperhitungkan pengorbanan kita. Dan yakinlah, Allah akan memberi upah tepat pada waktunya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampuni aku karena pernah tawar hati pada-Mu, padahal Engkau tidak pernah berbuat salah padaku. Hal ini diakibatkan karena perlakuan orang lain yang mengecewakanku. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 10 Februari 2026Bacaan: "Supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah." (1 Petrus 4:2)Renungan: Suatu ketika seorang profesor diundang untuk berbicara di sebuah basis militer. Di sana ia bertemu seorang prajurit yang tak akan pernah dilupakannya, bernama Harry. Harry yang dikirim untuk menjemput profesor di bandara. Setelah saling memperkenalkan diri, mereka menuju ke tempat pengambilan kopor. Ketika berjalan keluar, Harry sering menghilang. Banyak hal yang dilakukannya. Ia membantu seorang wanita tua yang kopornya jatuh. Kemudian ia juga menolong orang yang tersesat dan menunjukan arah jalan yang benar. Setiap kali, ia kembali ke sisi profesor dengan senyumnya menghiasi wajahnya. "Darimana kamu belajar hal-hal seperti itu ?" tanya sang profesor. "Oh," jawab Harry. "Selama perang, saya kira." Lalu ia menuturkan kisah perjalanan tugasnya di Vietnam. Juga saat tugasnya membersihkan ladang ranjau, dan bagaimana ia harus menyaksikan satu persatu temannya tewas terkena ledakan ranjau di depan matanya. "Saya belajar untuk hidup diantara pijakan setiap langkah," katanya. "Saya tak pernah tahu apakah langkah selanjutnya merupakan pijakan terakhir, sehingga saya belajar untuk melakukan segala sesuatu yang sanggup saya lakukan saat mengangkat dan memijakkan kaki. Setiap langkah yang saya ayunkan merupakan anugerah dan saya kira sejak saat itulah saya menjalani kehidupan seperti ini." Jika kita bisa bangun pagi hari ini tanpa kekurangan suatu apa pun yang baik, itu semua merupakan sebuah anugerah dan kesempatan berharga yang Tuhan berikan. Oleh karena itu sudah seharusnya kita memanfaatkan hari ini, dengan menggunakannya untuk melakukan hal-hal yang positif, yang Allah kehendaki. Berhentilah beranggapan bahwa keberadaan kita hanya sebuah hal yang biasa. Tidak. Jika Tuhan memberi nafas hidup yang baru, berarti ada hal baru pula yang ingin Dia beri, harapan, iman yang baru, terobosan yang baru dan masih banyak lagi hal-hal besar yang mau Dia nyatakan bagi karir dan kehidupan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan belaskasih-Mu, sehingga hatiku pun mudah tergerak untuk menolong orang lain yang membutuhkan pertolongan. Amin. (Dod).
Selama puluhan tahun, Indonesia memiliki satu obsesi yang nyaris tidak pernah padam: menjadi bangsa yang tidak sekadar membeli teknologi, tetapi mampu menciptakannya sendiri. Di balik setiap proyek mobil nasional, pesawat, hingga roket dan satelit, selalu tersimpan semangat yang sama—teknologi sebagai simbol kedaulatan, kebanggaan, dan kemajuan. Dari pesawat N250 Gatotkaca karya BJ Habibie hingga ambisi mobil nasional Presiden Prabowo Subianto, kisah teknonasionalisme Indonesia menunjukkan bahwa sains dan rekayasa bukan sekadar urusan teknis, melainkan politik identitas bangsa.
rWotD Episode 3175: Bintang Mountains Welcome to random Wiki of the Day, your journey through Wikipedia's vast and varied content, one random article at a time.The random article for Monday, 12 January 2026, is Bintang Mountains.The Bintang Mountains (Malay: Banjaran Bintang) are mountain range, part of the Tenasserim Hills, that encompasses the states of Kedah and Perak, Malaysia. It runs from the province of Yala, southern Thailand in the north, straddling along the Kedah–Perak border and ends in the south near Beruas, Manjung District, western Perak. Within Perak, the mountain range forms a natural boundary between the districts of Kuala Kangsar and Hulu Perak in the east and Larut, Matang and Selama in the west. It borders the Titiwangsa Mountains, Peninsular Malaysia's chief mountain range, to its east. The range divides the basins of Kerian and Perak Rivers in the west and east respectively.Mount Bintang, the range's namesake, is the highest peak at 1,882 m (6,174 ft) above sea level. Several of other prominent peaks that are part of the range are Bukit Bokbak (1,199 m [3,933 ft]), Gunung Inas (1,801 m [5,909 ft]), Gunung Bubu (1,657 m) and Gunung Ulu Jernih (1,577 m [5,174 ft]).This recording reflects the Wikipedia text as of 00:56 UTC on Monday, 12 January 2026.For the full current version of the article, see Bintang Mountains on Wikipedia.This podcast uses content from Wikipedia under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License.Visit our archives at wikioftheday.com and subscribe to stay updated on new episodes.Follow us on Bluesky at @wikioftheday.com.Also check out Curmudgeon's Corner, a current events podcast.Until next time, I'm neural Arthur.
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 27 Desember 2025Bacaan: "Nikmatilah hidup dengan isteri yang kaukasihi seumur hidupmu yang sia-sia, yang dikaruniakan TUHAN kepadamu di bawah matahari, karena itulah bahagianmu dalam hidup dan dalam usaha yang engkau lakukan dengan jerih payah di bawah matahari. " (Pengkhotbah 9:9)Renungan: Tragedi gempa bumi yang terjadi pada tanggal 12 Mei 2008, yang mengguncang Wenchuan, Tiongkok menyisakan satu kisah mengharukan. Wu Jiafang, seorang pegawai restoran menemukan jenazah istrinya, Shi Huaqing di belakang reruntuhan restoran di mana dia bekerja. Tentu saja ini membuat air matanya tak terbendung lagi. Namun, dia tetap sabar menunggu bantuan datang untuk membawa pulang jenazah istrinya. Ternyata, setelah lama menunggu, bantuan tidak kunjung tiba. Wu Jiafang pun menggunakan tali kain merah untuk mengikatkan istrinya ke punggungnya. Lalu, dia naik sepeda motor dan dengan perlahan membawa mayat istrinya ke rumah yang berjarak empat kilometer. "Saat itu saya tidak berani menangis lagi karena takut mata kabur nanti terjadi kecelakaan, sehingga dia akan menderita lagi," katanya. Adegan ini mengharukan banyak orang dan dia disebut sebagai "suami yang paling berperasaan dalam gempa". Sesampainya di rumah, Wu Jiafang langsung menguburkan istrinya di samping rumahnya. Dia kemudian membuat tenda menemani istrinya yang sudah meninggal. Selama 100 hari masa berkabung itu dia hanya makan satu kali sehari. "Shi Huaqing tidak pernah meninggalkan saya ketika saya sedang menderita. Saya merasa berhutang budi kepadanya," katanya. Ternyata apa yang dilakukan Wu Jiafang ini menjadi buah bibir masyarakat dan sudah pasti sampai ke telinga banyak orang. Bukan hanya itu, cerita itu menyentuh hati perempuan-perempuan. Tidak berapa lama kemudian, 16 perempuan menulis surat kepadanya dan menyatakan diri ingin menjadi pendamping hidupnya. Tanggal 16 Oktober 2008, seorang wanita di Shenzhen yang bernama Liu Rurong juga meneleponnya. Dalam dua minggu mereka berkomunikasi jarak jauh setiap hari. Tanggal 9 November 2008, mereka bertemu dan merasa cocok. Sekalipun bukan perkara mudah bagi Wu Jiafang, tetapi kemudian dia memutuskan untuk menerima Liu Rurong untuk menjadi pendamping hidupnya. Dia berkata, "Dia jatuh cinta sama saya karena tersentuh akan kasih sayang saya terhadap istri saya terdahulu, dan juga karena dia menaruh belas kasih ke saya sebagai korban gempa. Saya tidak memiliki apa-apa, namun dia mau menikah dengan saya tanpa syarat. Karena itulah saya mencintainya." Hal senada dikatakan oleh Liu Rurong, "Dia adalah seorang petani biasa, pria yang ramah, kesederhanaannya menyentuh saya." Ketulusan cinta seseorang kepada pasangannya tidak diukur dari seberapa banyak harta yang bisa dia berikan, tetapi dari seberapa keras usaha untuk melindungi, merawat, mendampingi, dan memerhatikan pasangannya. Akan sangat mudah untuk memerhatikan pasangan ketika sehat dan banyak harta, tetapi tidak mudah ketika pasangan dalam keadaan menderita. Mari kita tanamkan dalam diri kita cinta yang tulus sehingga apa pun keadaan pasangan kita, kita tetap menunjukkan cinta itu dalam tindakan nyata. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hati yang sanggup mengasihi pasanganku dengan tulus dan terwujud di dalam tindakan nyata. Amin. (Dod).
For the past 70 years, staff at the North American Aerospace Defence Command – or NORAD - in Colorado Springs have had a very important task: tracking Santa. - Selama 70 tahun terakhir, staf di Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara (NORAD) di Colorado Springs memiliki tugas yang sangat penting: melacak Santa Claus.
During the COVID-19 pandemic many activities were diverted via online. Likewise with mass in church, switch to online mass. - Selama pandemi COVID-19 banyak kegiatan yang dialihkan lewat online. Demikian juga dengan misa di gereja, beralih ke misa online.
2026 udah di depan mata, ini dia pilihan episode Season 4 Podcast Curhat Bapak Ibu dari #ParenTeam untuk nemenin Parents menyambut 2026 lebih baik lagi!00:00 Opening01:05 Raim Laode05:28 Anies Baswedan09:05 Pandji Pragiwaksono13:10 Adriano Qalbi17:24 Ayu Kartika Dewi21:06 Raden Prisya22:58 Meilinda Sutanto25:15 Annisa Steviani
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 27 November 2025Bacaan: "Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu." (Efesus 4:32) Renungan: Si anak sulung dalam kisah anak yang hilang, sedang bekerja di ladang ketika adiknya pulang. Bapanya yang menanti-nantikan anaknya yang bungsu itu, ketika si bungsu pulang, menyambutnya, dan menyuruh para pelayannya untuk menyembelih anak lembu yang tambun dan menyiapkan pesta. Selama adiknya pergi, ia tampak baik, tetapi ketika adiknya pulang dan berkata, "Bapa, ampunilah aku dan aku akan bekerja untuk bapa," maka ada persaingan dalam keluarga itu. Selama ini si anak sulung memiliki kekuasaan penuh di rumah, sekarang adiknya kembali lagi. Si anak sulung telah menciptakan tembok permusuhan dengan menunjukkan ketidaksenangannya. Dengan tidak mengampuni saudaranya, maka sesungguhnya anak sulung ini juga tidak akan menerima pengampunan dari Allah. Kita wajib memberikan pengampunan karena Allah telah lebih dahulu memberikan pengampunan kepada kita. Jika saat ini kita mempunyai musuh, ingatlah musuh adalah sesuatu yang mahal! Karena musuh dapat membawa kebencian ke dalam hati kita, dan hal itu dapat menyebabkan penyakit jasmani bahkan lebih parah lagi hal itu akan merusak hubungan kita dengan Tuhan. Marilah kita mulai belajar taat pada firman Tuhan dengan mulai mengampuni sesuai dengan firman Tuhan, "Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu. (Ef 4:32). Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk tidak iri dan benci terhadap sesamaku. Ajarilah aku juga untuk mengampuni, sebagaimana Engkau sudah lebih dahulu mengampuni aku. Jangan biarkan kekecewaan dan luka hatiku membuat aku menjadi pembangkang di hadapan-Mu dengan tidak mau mengampuni. Yesus, ampuni dan ubahlah diriku. Amin. (Dod).
Selama ini, kita mengira stress dan trauma hanya disimpan dalam kepala. Tapi faktanya, tubuh kita juga merekam semua trauma yang kita alami.Dan hal ini bukan sesuatu yang sulit untuk dibaca, selama kita mau mengakui.Bersama Adeline Windy selaku Founder Singing Bowl, mari belajar mengakui luka untuk menyembuhkannya.TIMESTAMP00:00 Opening03:37 Tubuh berkomunikasi07:10 Komunikasi butuh proses, tidak bisa instan12:42 Teriak adalah tanda ada yang belum selesai16:55 Berkenalan dengan Fascia21:15 Suplemen gak bisa bantu kalau kita masih belum paham37:00 Suara bisa menenangkan karena kita lahir ditemani suara43:25 Pentingnya rest and digest untuk healing
For many years, the Indonesian government has tried to manage the natural tourism potential of Komodo Island and its surroundings with various approaches. The main attraction of the region, is the ancient animals of Komodo. - Selama bertahun-tahun, pemerintah Indonesia berupaya mengelola potensi wisata alam di Pulau Komodo dan sekitarnya dengan berbagai pendekatan. Daya tarik utama kawasan ini, adalah hewan purba Komodo.