Podcasts about artinya

  • 215PODCASTS
  • 591EPISODES
  • 14mAVG DURATION
  • 5WEEKLY NEW EPISODES
  • Sep 12, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026


Best podcasts about artinya

Show all podcasts related to artinya

Latest podcast episodes about artinya

Renungan Anak GKY Mabes
Tujuan Akhir dari Segala Sesuatu

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Sep 12, 2026 4:08


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Tujuan Akhir dari Segala SesuatuDiambil dari: Kolose 1:16 “Karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.”Wonder Kids, Thomas Aquinas memberikan alasan terakhir untuk menolong manusia memahami keberadaan Allah. Alasan ini disebut “tujuan akhir.”Coba perhatikan sebuah pohon mangga. Pohon itu bertumbuh dari biji, memiliki akar, batang, daun, bunga, lalu menghasilkan buah. Setiap bagiannya seolah bekerja menuju suatu tujuan. Akar menyerap air, daun menerima sinar matahari, dan bunga akhirnya menjadi buah.Begitu juga dengan banyak hal di alam. Burung memiliki sayap untuk terbang. Mata kita dapat melihat. Hujan membantu tumbuhan bertumbuh. Alam semesta tidak tampak seperti sesuatu yang bergerak tanpa arah. Ada susunan, keteraturan, dan tujuan di dalamnya.Thomas Aquinas berkata bahwa sesuatu yang tidak memiliki pikiran tidak mungkin menentukan tujuannya sendiri. Karena itu, harus ada Pribadi yang penuh hikmat, yang merancang dan mengarahkan seluruh ciptaan. Pribadi itu adalah Allah.Kolose 1:16 mengajarkan bahwa segala sesuatu diciptakan oleh Kristus dan untuk Kristus. Artinya, dunia ini bukan hanya berasal dari Tuhan, tetapi juga memiliki tujuan untuk memuliakan-Nya. Hidup kita pun demikian. Kita tidak diciptakan hanya untuk makan, bermain, belajar, menjadi sukses, lalu meninggal. Kita diciptakan untuk mengenal Tuhan, mengasihi-Nya, dan memakai hidup kita bagi kemuliaan-Nya.Wonder Kids, mungkin kamu belum tahu akan menjadi apa saat dewasa nanti. Namun, kamu sudah dapat mengetahui tujuan terpenting hidupmu: hidup bagi Tuhan. Kamu dapat memulainya sekarang dengan belajar sungguh-sungguh, menaati orang tua, menolong sesama, dan memakai kemampuanmu untuk melakukan yang baik.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pilih satu kegiatan yang biasa kamu lakukan, lalu lakukanlah dengan sungguh-sungguh sebagai bentuk kasihmu kepada Tuhan.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau menciptakan hidupku dengan tujuan. Tolong aku memakai seluruh hidupku untuk memuliakan dan menyenangkan hati-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kamu tidak diciptakan tanpa tujuan—hidupmu berasal dari Tuhan dan seharusnya dipakai untuk kemuliaan-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Pribadi yang Harus Ada

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Sep 10, 2026 3:23


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Pribadi yang Harus AdaDiambil dari: Mazmur 90:1 “Tuhan, Engkaulah tempat perteduhan kami turun-temurun.”Wonder Kids, Thomas Aquinas memberikan alasan ketiga untuk menolong kita memahami bahwa Allah sungguh ada. Alasan ini disebut “Pribadi yang Harus Ada” atau Necessary Being.Di dunia ini ada banyak hal yang bisa ada, tetapi juga bisa tidak ada. Misalnya, sebuah meja ada karena seseorang membuatnya. Sebuah pohon ada karena sebelumnya ada benih. Kita juga ada karena orang tua kita melahirkan kita. Artinya, keberadaan kita bergantung pada sesuatu yang lain.Coba bayangkan seandainya semua yang ada di dunia hanya bergantung pada sesuatu yang lain. Kalau kita terus bertanya, “Dari mana asalnya?” akhirnya kita membutuhkan satu Pribadi yang tidak bergantung pada siapa pun. Pribadi itu tidak diciptakan, tidak mempunyai awal, dan tidak mungkin berhenti ada. Thomas Aquinas berkata bahwa Pribadi itu adalah Allah.Allah tidak membutuhkan siapa pun supaya Ia dapat hidup. Sebaliknya, semua ciptaan membutuhkan Allah. Dunia ini ada karena Allah menciptakannya. Kita hidup karena Allah memberi kita napas, kekuatan, makanan, dan segala sesuatu yang kita perlukan.Mazmur 90:1 berkata bahwa Tuhan adalah tempat perteduhan umat-Nya turun-temurun. Manusia datang dan pergi. Generasi terus berganti. Keadaan hidup juga berubah. Namun, Tuhan tetap ada dan tidak pernah berubah. Karena itu, kita dapat bersandar kepada-Nya.Wonder Kids, mungkin kadang-kadang kita merasa tidak membutuhkan Tuhan. Kita merasa bisa mengandalkan kepandaian, uang, keluarga, atau kekuatan sendiri. Tetapi semua itu terbatas dan bisa berubah. Hanya Tuhan yang selalu ada, selalu setia, dan selalu sanggup menopang hidup kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ketika kamu merasa membutuhkan pertolongan, jangan hanya mengandalkan dirimu sendiri. Berdoalah, “Tuhan, aku membutuhkan-Mu. Tolong aku bersandar kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau selalu ada dan tidak bergantung kepada siapa pun. Terima kasih karena hidupku bergantung kepada-Mu. Tolong aku mempercayai dan mengandalkan-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: segala sesuatu membutuhkan sesuatu yang lain untuk ada, tetapi Allah selalu ada dan menjadi sumber kehidupan bagi semuanya. Tuhan Yesus memberkati.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 9 September 2026 - Bertekun dalam doa

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 8, 2026 6:20


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 9 September 2026Bacaan: "Tetapi Hana menjawab: "Bukan, tuanku, aku seorang perempuan yang sangat bersusah hati; anggur ataupun minuman yang memabukkan tidak kuminum, melainkan aku mencurahkan isi hatiku di hadapan TUHAN. " (1 Samuel 1:15) Renungan: Kita mengenal cerita tentang Hana yang memikul beban berat dan kepedihan hati karena ia tidak memiliki anak. Bahkan tahun demi tahun, setiap kali Hana pergi ke rumah Tuhan, Penina menyakiti hatinya supaya ia gusar karena Tuhan telah menutup kandungannya. Di tengah tekanan dan beban yang berat ini, Hana tidak tinggal diam menerima nasib sebagai perempuan mandul, namun ia terus berseru di hadapan Tuhan sampai situasi dan keadaannya berubah. la tidak tahu pada tahun ke berapa Tuhan akan menjawab doanya, namun tahun demi tahun, ia terus melangkahkan kakinya, sampai ia mencapai tahun di mana ia melangkahkan kakinya ke Bait Suci dengan membawa seorang anak kecil dalam pelukannya, yang kelak menjadi nabi dan pemimpin besar bangsanya, Nabi Samuel. Kita melihat bahwa semakin besar dan beratnya tekanan yang menimpanya, semakin keras dan bersungguh-sungguh ia mencurahkan isi hatinya di hadapan Tuhan. Semakin kuat tekanan yang menghimpitnya, semakin dalam ia tertancap dalam hadirat Tuhan. Demikianlah seharusnya kita mengerti sebuah kebenaran dasar iman kekristenan, "My prayer is my foundation." Artinya, jika badai hidup datang menerpa, kita tidak hanya sibuk meminta doa sana-sini dari para hamba Tuhan ataupun rekan seiman, namun kita sendiri harus tahu bagaimana membangun sebuah altar bagi Tuhan dari serpihan-serpihan hati yang hancur. Para hamba Tuhan dan rekan seiman hanya mampu menopang dalam doa, karena mereka sendiri adalah manusia yang terbatas. Seperti imam Eli yang hanya mampu berkata, "Allah akan memberikan kepadamu apa yang kau minta daripadaNya." Karena hanya Tuhanlah Pembela kehidupan kita. Berapa banyak orang percaya yang lebih mengandalkan kuasa doa orang lain daripada dirinya sendiri. Hal ini bukan berarti kita tidak boleh meminta dukungan doa dari saudara seiman kita. Namun lebih dari itu, kita sendiri harus siap berada di garis depan medan peperangan, dan mengerahkan seluruh kekuatan yang tersisa untuk mencari wajah Tuhan, serta mengambil seluruh perlengkapan senjata Tuhan untuk memenangkan peperangan. Janji kemenangan telah la berikan kepada setiap orang percaya, namun tidak setiap orang percaya tahu dan mengerti bagaimana menjadi seorang pemenang. Dengan demikian, kita harus belajar dari Hana yang memfokuskan setiap beban dan sakit hatinya menjadi persoalan antara dia dengan Tuhan. Dia tidak terfokus pada pelakunya, Penina, namun hanya pada Tuhan. Inilah yang menjadi kunci kemenangan kita melewati setiap pergumulan yang ada. Kita tidak peduli kepada mereka yang membuat kita menangis, yang membuat kita sengsara, yang selalu mencibirkan bibirnya menghina kita, namun kita hanya peduli kepada Dia yang mampu mengubah setiap ratapan menjadi tarian. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, hanya kepada-Mu aku serahkan segala persoalan hidupku. Aku percaya suatu hari kelak Engkau akan menjawab doaku. Amin. (Dod).

Radio Elshinta
Sektor Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial dinilai paling terdampak akibat bencana di Indonesia saat ini, apa solusinya?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Sep 7, 2026 12:23


Bencana di Indonesia tidak hanya meninggalkan kerusakan bangunan dan infrastruktur. Dampaknya jauh lebih panjang, terutama terhadap perekonomian dan kesejahteraan sosial masyarakat.Ketika bencana terjadi, aktivitas usaha terhenti, akses transportasi dan distribusi terganggu, masyarakat kehilangan tempat tinggal maupun sumber penghasilan. Di sisi lain, layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan pangan juga ikut terdampak.Artinya, pemulihan pascabencana bukan sekadar membangun kembali rumah atau memperbaiki jalan. Yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat bisa kembali bekerja, mendapatkan penghasilan, mengakses layanan dasar, dan memulihkan kehidupan sosialnya.Pemerintah sendiri telah menyiapkan berbagai skema pemulihan, mulai dari bantuan sosial, hunian sementara dan hunian tetap, hingga dukungan pembiayaan bagi pelaku usaha terdampak.Lalu, apakah langkah tersebut sudah cukup?Bagaimana strategi pemerintah agar masyarakat terdampak tidak semakin jatuh ke dalam kemiskinan setelah bencana? Apakah bantuan sosial harus diperkuat, atau justru pemulihan ekonomi lokal menjadi prioritas utama?Dan yang tak kalah penting, bagaimana membangun ketahanan ekonomi dan sosial agar masyarakat tidak selalu memulai dari nol setiap kali bencana terjadi?Di Spotify Elshinta kali ini, kita akan membahas “Sektor Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial Dinilai Paling Terdampak Akibat Bencana di Indonesia Saat Ini, Apa Solusinya?”Kita akan melihat seberapa besar dampak bencana terhadap kehidupan masyarakat, apa yang menjadi tantangan dalam proses pemulihan, serta solusi yang dibutuhkan agar pemulihan tidak hanya cepat, tetapi juga berkelanjutan.TALK :: Koordinator Komunitas Peduli Pendidikan Jawa Barat, M.S. Iriyanto, Pemerhati kebijakan publik dan Ketua Himpunan Masyarakat Nusantara (Hasrat) - Sugianto Emik & Pengamat Ekonomi, Irwan Ibrahim

Renungan Anak GKY Mabes
Mengapa Orang Kristen Tidak Menyebut Kubur Kosong? (5 September)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Sep 4, 2026 2:43


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Mengapa Orang Kristen Tidak Menyebut Kubur Kosong? Diambil dari: Kisah Para Rasul 2:24 “Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu.”Wonder Kids, ada orang yang berkata, “Kalau kubur Yesus benar-benar kosong, mengapa para rasul tidak selalu memakai kata-kata ‘kubur kosong' dalam khotbah mereka?”Sebenarnya, para rasul tetap memberitakan hal yang sama. Dalam khotbahnya, Petrus berkata bahwa Allah telah membangkitkan Yesus dari kematian. Ia juga mengutip Mazmur yang berkata bahwa tubuh Sang Mesias tidak akan mengalami kebinasaan. Artinya jelas: tubuh Yesus tidak tetap berada di dalam kubur.Para rasul tidak harus selalu memakai kalimat “kubur itu kosong.” Ketika mereka berkata bahwa Yesus telah mati, dikuburkan, lalu bangkit dan menampakkan diri kepada para saksi, hal itu sudah menunjukkan bahwa kubur-Nya kosong.Yang paling penting, para rasul tidak hanya mengetahui berita itu. Mereka memberitakannya dengan berani, bahkan ketika mereka diancam dan dianiaya. Mereka yakin bahwa Yesus sungguh hidup.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ceritakan kepada seseorang, “Yesus tidak tinggal dalam kubur. Ia telah bangkit dan hidup!”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena maut tidak dapat menahan-Mu. Tolong aku percaya bahwa Engkau sungguh bangkit dan berani menceritakan kabar ini kepada orang lain. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: para rasul mungkin tidak selalu mengucapkan kata “kubur kosong,” tetapi mereka dengan jelas memberitakan bahwa Yesus telah bangkit. Tuhan Yesus memberkati

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari minggu, 30 Agustus 2026 - Mengingat berkat dan kebaikan Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 30, 2026 5:50


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 30 Agustus 2026Bacaan: "Pujilah Tuhan, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!" (Mazmur 103:2)Renungan: Ada sepasang suami istri yang sedang berjalan melintasi gurun pasir. Di tengah perjalanan, mereka bertengkar dan suaminya membentak istrinya dengan sangat keras. Istri yang kena bentak merasa sakit hati, tapi tanpa berkata-kata, dia menulis di atas pasir, "Hari ini suamiku menyakiti hatiku." Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis dimana mereka memutuskan untuk mandi. Si istri mencoba berenang namun nyaris tenggelam dan berhasil diselamatkan suaminya. Ketika dia mulai siuman dan rasa takutnya hilang, dia menulis di sebuah batu: "Hari Ini suamiku yang baik menyelamatkan nyawaku." Suaminya bertanya, "Kenapa setelah saya melukai hatimu, kamu menulisnya di atas pasir dan sekarang kamu menulis di atas batu?" Istrinya sambil tersenyum menjawab, "Ketika hal buruk terjadi, kita harus menulisnya di atas pasir agar ketika angin maaf datang berhembus, maka akan menghapus tulisan itu. Dan bila sesuatu yang luar biasa diperbuat suamiku, aku harus memahatnya di atas batu hatiku agar tidak bisa hilang tertiup angin, sehingga akan teringat selalu dalam hidupku." Pernahkah kita mendengar sebuah pepatah yang berkata, "Karena nila setitik rusak susu sebelanga?" Artinya adalah kebaikan yang besar akan hilang hanya karena kesalahan kecil. Sifat dasar manusia adalah lebih mudah mengingat keburukan orang lain daripada kebaikannya. Oleh karena itu, hari ini marilah kita belajar untuk membalik hal tersebut, yakni kita lebih mudah mengingat kebaikan orang lain daripada keburukannya. Janganlah kita menjadi orang yang tidak tahu membalas budi, dengan selalu melupakan atau tidak membalas perbuatan baik orang lain kepada kita. Mari kita renungkan lagi saat ini, apakah benar setiap orang yang pernah menyakiti kita, tidak pernah menolong atau membantu kita? Jika, kita mau jujur saat ini, setiap orang disekeliling kita pasti akan tetap memiliki kebaikan yang bisa kita ingat. Jadi, kunci untuk hidup damai dengan siapapun sebenarnya sederhana, yaitu ingatlah yang baik dan lupakan yang buruk. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk mengingat setiap kebaikan yang telah ku terima dari-Mu dan dari orang-orang sekitarku. Ajarilah aku juga untuk mengucapkan syukur atas semua kebaikan yang telah kuterima itu. Amin. (Dod).

Radio Elshinta
Menjerat Musuh dalam Selimut, Berburu Titik Kelam TB di Sulawesi Selatan

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Aug 30, 2026 5:55


Penyakit TB di Indonesia masih berada di jajaran negara dengan kasus tertinggi di dunia. Namun, TB bukanlah vonis akhir. Data dari Kementerian Kesehatan RI, Sulawesi Selatan masuk ke dalam 8 provinsi dengan beban kasus TB tertinggi di Indonesia. Angkanya bukan sekadar statistik di atas kertas, melainkan ancaman nyata. hingga pertengahan tahun 2026, terdeteksi sebanyak 19.834 kasus TB dari target estimasi penemuan sebesar 45.472 kasus. Artinya, masih ada sekitar 25 ribu penderita yang belum terdeteksi.Langkah pertama menuju kesembuhan dimulai dari garis depan fasilitas kesehatan, pemeriksaan TB dipuskesmas saat ini sudah semakin canggih dengan teknologi Tes Cepat Molekuler (TCM) yang akurat mendeteksi Bakteri dalam hitungan jam. Namun, kecanggihan teknologi tak akan memutus rantai penularan jika pengobatan enam bulan terhenti di tengah jalan. Tantangan terbesar di lapangan adalah kepatuhan. Menuntaskan TB di Sulawesi Selatan bukan sekadar tugas tenaga kesehatan, melainkan ikhtiar kolektif bersama. Berani periksa, tuntaskan obat, selamatkan sesama.TOSS TB TEMUKAN obati sampai sembuh,

Renungan Anak GKY Mabes
Siapa yang Menjaga Kubur Itu, dan Mengapa? (30 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 29, 2026 3:33


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Siapa yang Menjaga Kubur Itu, dan Mengapa? Diambil dari: Matius 27:65–66 “Kata Pilatus kepada mereka: ‘Ini penjaga-penjaga bagimu, pergi, jagalah kubur itu sebaik-baiknya.' Maka pergilah mereka dan dengan bantuan penjaga-penjaga itu mereka memeterai kubur itu dan menjaganya.”Wonder Kids, sesudah Tuhan Yesus dikuburkan, para pemimpin agama masih belum tenang. Mereka ingat bahwa Yesus pernah berkata bahwa Ia akan bangkit. Karena itu, mereka datang kepada Pilatus dan meminta supaya kubur itu dijaga dengan ketat. Mereka takut kalau murid-murid Yesus akan datang dan mengambil tubuh-Nya.Jadi kubur Yesus bukan hanya ditutup dengan batu besar. Kubur itu juga dijaga. Ini penting sekali, karena menunjukkan bahwa musuh-musuh Yesus sendiri berusaha keras supaya tidak ada yang bisa menyentuh kubur itu. Mereka ingin memastikan semuanya aman dan tertutup rapat.Lalu siapa penjaganya? Ada pembahasan apakah itu penjaga Bait Allah atau tentara Romawi. Tetapi yang paling penting bukan itu. Yang paling penting adalah: kubur Yesus benar-benar dijaga. Artinya, tidak mudah bagi siapa pun untuk datang diam-diam lalu mengambil tubuh Yesus begitu saja.Mengapa mereka sampai sebegitu takut? Karena mereka tahu bahwa kalau kubur itu kosong, orang-orang akan makin percaya kepada Yesus. Jadi tanpa sadar, tindakan mereka justru membuat bukti kebangkitan menjadi makin kuat. Sebab kalau kubur yang ditutup, dimeterai, dan dijaga ketat itu tetap kosong, maka jelas ada kuasa Tuhan yang bekerja.Wonder Kids, ini mengingatkan kita pada sesuatu yang indah. Kadang-kadang orang berusaha melawan rencana Tuhan. Mereka merasa bisa menutup, menghentikan, atau mengalahkan pekerjaan Tuhan. Tetapi tidak ada siapa pun yang bisa menggagalkan apa yang Tuhan sudah tetapkan. Kubur yang dijaga pun tidak bisa menahan Yesus.Renungan ini juga berbicara tentang hati kita. Kadang-kadang kita juga seperti orang-orang itu. Kita bisa mencoba “menutup” bagian hidup kita dari Tuhan. Kita menyimpan dosa, menolak ditegur, atau tidak mau sungguh-sungguh percaya. Tetapi Tuhan melihat semuanya. Dan Tuhan tetap sanggup bekerja menembus kekerasan hati manusia.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena tidak ada batu, meterai, atau penjaga yang bisa menghentikan kuasa-Mu. Tolong aku supaya tidak keras hati atau menutup diri dari-Mu, tetapi percaya dan taat kepada-Mu dengan sungguh-sungguh. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kalau kubur yang dijaga ketat pun tidak bisa menahan Yesus, maka tidak ada yang bisa menghentikan rencana dan kuasa Tuhan. Tuhan Yesus memberkati

Renungan Anak GKY Mabes
Penjaga Kubur (29 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 28, 2026 3:54


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Penjaga KuburDiambil dari: Matius 28:13 “Dan mereka menyuruh mengatakan begini: Murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kami sedang tidur.”Wonder Kids, Injil Matius menceritakan bahwa kubur Yesus dijaga. Ada penjaga-penjaga yang ditempatkan di sana. Mengapa? Karena para pemimpin agama takut kalau nanti ada orang yang mengambil tubuh Yesus lalu berkata bahwa Yesus sudah bangkit. Jadi kubur itu bukan hanya ditutup dengan batu besar, tetapi juga dijaga.Ini penting sekali, Wonder Kids. Sebab kalau memang ada penjaga di sana, maka cerita bahwa murid-murid Yesus diam-diam datang lalu mencuri tubuh-Nya jadi sangat lemah. Murid-murid pada waktu itu sedang takut dan bingung. Mereka bukan kelompok pemberani yang siap melawan penjaga dan membuka kubur yang tertutup rapat.Lalu sesudah kubur itu kosong, para pemimpin agama menyebarkan cerita bahwa murid-murid datang mencuri tubuh Yesus waktu para penjaga tidur. Tetapi pikirkan baik-baik, Wonder Kids. Kalau penjaganya tidur, bagaimana mereka tahu siapa yang mencuri? Dan kalau benar para penjaga tidur saat bertugas, itu justru menunjukkan mereka gagal total. Jadi cerita itu tidak kuat.Justru keberadaan para penjaga membuat kesaksian tentang kebangkitan Yesus makin kuat. Kubur itu dijaga, ditutup, dan tetap kosong. Artinya, bukan manusia yang diam-diam berhasil mengambil tubuh Yesus. Yang terjadi adalah kuasa Tuhan bekerja. Yesus bangkit dengan kemenangan.Kadang-kadang orang memang mencoba membuat alasan supaya tidak perlu percaya kepada kebangkitan. Mereka mencari cerita lain yang terdengar masuk akal. Tetapi semakin diperiksa, alasan-alasan itu tidak kokoh. Kebenaran tetap berdiri: Yesus sungguh mati, sungguh dikuburkan, dan sungguh bangkit.Wonder Kids, ini mengingatkan kita bahwa tidak ada penjaga, batu, atau rencana manusia yang bisa menghentikan kuasa Tuhan. Kalau Tuhan sudah menetapkan kemenangan Yesus, tidak ada yang bisa menahannya. Dan itu berarti kita juga boleh percaya bahwa Tuhan sanggup menolong kita, walaupun ada banyak hal yang tampaknya menghalangi.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena tidak ada penjaga atau rencana manusia yang bisa menghentikan kebangkitan-Mu. Tolong aku supaya tidak mudah percaya pada alasan-alasan yang salah, tetapi berdiri teguh pada firman-Mu yang benar. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kalau kubur yang dijaga pun tidak bisa menahan Yesus, maka tidak ada kuasa apa pun yang bisa menghentikan kemenangan-Nya. Tuhan Yesus memberkati

Renungan Anak GKY Mabes
Apakah Kebangkitan Yesus Hanya Roh Saja? (27 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 26, 2026 4:17


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Apakah Kebangkitan Yesus Hanya Roh Saja? Diambil dari: Roma 8:11 “Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.”Wonder Kids, ada orang yang berkata bahwa mungkin Yesus tidak sungguh bangkit dengan tubuh-Nya. Mereka berpikir mungkin yang bangkit hanya roh-Nya saja. Tetapi Alkitab tidak mengajarkan seperti itu. Alkitab menunjukkan bahwa Yesus sungguh bangkit, dan kebangkitan-Nya benar-benar nyata.Mengapa ini penting? Karena bagi orang Yahudi pada zaman itu, kebangkitan bukan berarti roh seseorang hidup terus tanpa tubuh. Mereka mengerti kebangkitan sebagai tubuh yang dibangkitkan dari kematian. Jadi waktu para murid memberitakan bahwa Yesus bangkit, mereka tidak sedang berkata bahwa hanya jiwa-Nya hidup di surga. Mereka sedang berkata bahwa kubur-Nya kosong dan Yesus hidup kembali dengan nyata.Kalau kebangkitan Yesus hanya rohani saja, tubuh-Nya pasti masih ada di kubur. Tetapi kita sudah belajar bahwa kubur itu kosong. Itulah sebabnya kebangkitan Yesus sangat penting. Yesus menang atas kematian dengan sungguh-sungguh. Bukan pura-pura. Bukan hanya di dalam perasaan murid-murid. Yesus benar-benar hidup.Roma 8:11 juga berkata sesuatu yang indah sekali. Roh yang membangkitkan Yesus dari antara orang mati juga akan menghidupkan tubuh kita yang fana. Artinya, keselamatan Tuhan bukan hanya untuk jiwa kita. Tuhan juga punya rencana kemuliaan bagi tubuh kita. Suatu hari nanti, orang-orang yang percaya kepada Yesus akan dibangkitkan dan hidup bersama-Nya selama-lamanya.Wonder Kids, ini memberi kita pengharapan yang besar. Tubuh kita sekarang bisa sakit, lelah, lemah, dan akhirnya mati. Tetapi kematian bukan akhir bagi anak Tuhan. Karena Yesus bangkit, kita juga punya pengharapan akan kebangkitan. Tuhan tidak hanya menyelamatkan sebagian dari hidup kita. Tuhan menebus kita sepenuhnya.Jadi, kebangkitan Yesus bukan sekadar ide yang indah. Kebangkitan Yesus adalah peristiwa nyata yang menjadi dasar pengharapan kita. Kalau Yesus sungguh bangkit, maka kita tidak perlu takut menghadapi kematian. Dan kalau Roh Tuhan diam di dalam kita, kita punya jaminan bahwa hidup kita ada di tangan-Nya.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tidak hanya bangkit secara rohani, tetapi sungguh hidup dengan kemenangan atas maut. Terima kasih karena kebangkitan-Mu memberi aku pengharapan yang besar. Tolong aku supaya percaya kepada-Mu dan hidup dengan sukacita karena Engkau hidup. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus sungguh bangkit dengan nyata, dan karena itu anak-anak Tuhan punya pengharapan yang hidup. Tuhan Yesus memberkati

Renungan Anak GKY Mabes
Mengapa Tubuh Yesus yang Hilang Itu Penting? (24 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 23, 2026 3:25


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Mengapa Tubuh Yesus yang Hilang Itu Penting? Diambil dari: 1 Korintus 6:14 “Allah, yang membangkitkan Tuhan, akan membangkitkan kita juga oleh kuasa-Nya.”Wonder Kids, sesudah Tuhan Yesus disalibkan, tubuh-Nya diletakkan di dalam kubur. Semua orang tahu itu. Murid-murid-Nya sedih. Musuh-musuh Yesus merasa semuanya sudah selesai. Tetapi pada pagi hari yang ketiga, sesuatu yang luar biasa terjadi: tubuh Yesus tidak ada lagi di kubur.Mengapa hal itu penting? Karena tubuh Yesus yang hilang bukan berarti ada orang sekadar memindahkannya. Kubur yang kosong berarti Yesus sungguh bangkit. Kalau Yesus hanya mati lalu tubuh-Nya hilang entah ke mana, itu tidak menyelamatkan siapa pun. Tetapi kalau Yesus bangkit, itu berarti maut dikalahkan, dosa dikalahkan, dan semua yang Yesus ajarkan terbukti benar.Rasul Paulus berkata bahwa kalau Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah iman kita. Artinya, kebangkitan Yesus bukan tambahan kecil dalam iman Kristen. Kebangkitan adalah pusatnya. Karena Yesus bangkit, kita tahu bahwa salib-Nya berhasil. Dosa sudah dibayar. Kematian tidak menang. Dan orang yang percaya kepada Yesus punya pengharapan yang hidup.Wonder Kids, kubur yang kosong memberi kabar sukacita yang besar. Yesus tidak tetap di dalam kematian. Ia hidup. Dan karena Ia hidup, kita juga punya hidup yang baru. Mungkin sekarang kita masih menghadapi masalah, air mata, rasa takut, bahkan kematian. Tetapi kebangkitan Yesus memberi tahu kita bahwa itu bukan akhir cerita. Tuhan punya kemenangan.Ini juga berarti kita tidak mengikuti Tuhan yang sudah mati dan tinggal di masa lalu. Kita mengikuti Juruselamat yang hidup sekarang. Yesus yang bangkit mendengar doa kita, menyertai kita, dan menolong kita setiap hari. Wah, indah sekali ya.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tidak tinggal di dalam kubur, tetapi bangkit dengan kemenangan. Terima kasih karena kebangkitan-Mu memberiku pengharapan yang hidup. Tolong aku supaya sungguh percaya kepada-Mu dan hidup dengan sukacita karena Engkau hidup. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kubur yang kosong berarti Yesus sungguh bangkit, dan karena itu iman kita tidak sia-sia. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Hati yang Paling Penting (22 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 21, 2026 5:23


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Hati yang Paling PentingDiambil dari: Efesus 3:17 “Sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih.”Wonder Kids, jantung kita memang sangat penting. Jantung terus berdetak siang dan malam untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Kalau jantung berhenti bekerja, tubuh kita tidak bisa hidup. Karena itu, orang sering berkata bahwa jantung adalah bagian yang sangat penting dalam tubuh.Tetapi firman Tuhan hari ini mengingatkan bahwa ada hal yang lebih penting lagi, yaitu hati kita di hadapan Tuhan. Bukan hati yang memompa darah, tetapi hati yang percaya kepada Yesus. Kalau tubuh butuh jantung untuk hidup, hidup rohani kita butuh Yesus untuk benar-benar hidup.Efesus 3:17 berkata bahwa Kristus diam di dalam hati kita oleh iman. Artinya, saat kita percaya kepada Yesus, hidup kita tidak kosong lagi. Yesus tinggal di dalam hati kita. Lalu firman Tuhan juga berkata bahwa kita harus berakar dan berdasar di dalam kasih. Wah, indah sekali ya. Itu seperti pohon yang akarnya masuk dalam ke tanah, sehingga kuat dan tidak mudah roboh.Wonder Kids, banyak orang bisa terlihat baik di luar, tetapi yang paling penting adalah apakah hati mereka sungguh percaya kepada Tuhan. Mungkin ada anak yang rajin ke gereja, hafal lagu rohani, dan tahu banyak cerita Alkitab. Itu baik. Tetapi yang lebih penting adalah: apakah Yesus sungguh ada di dalam hatinya? Apakah ia sungguh percaya dan mengasihi Tuhan?Kalau hati kita dipenuhi oleh Yesus, hidup kita juga akan berubah. Kita jadi belajar mengasihi orang lain, lebih sabar, lebih jujur, lebih taat, dan lebih kuat saat menghadapi masalah. Bukan karena kita hebat, tetapi karena Yesus bekerja di dalam hati kita.Kadang-kadang kita lebih sibuk memikirkan hal luar: nilai, mainan, teman, penampilan, atau hal-hal yang orang lihat. Tetapi Tuhan melihat lebih dalam. Tuhan melihat hati kita. Dan Tuhan mau hati kita menjadi tempat yang penuh kasih, iman, dan kebenaran karena Yesus tinggal di sana.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Taruh tanganmu di dada sebentar, rasakan detak jantungmu, lalu katakan, “Tuhan Yesus, terima kasih untuk hidup yang Engkau beri. Tinggallah di hatiku dan buat aku hidup bagi-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mau tinggal di dalam hati orang yang percaya kepada-Mu. Tolong aku supaya tidak hanya terlihat baik di luar, tetapi sungguh mengasihi-Mu dari dalam hati. Buat aku berakar kuat di dalam kasih-Mu dan hidup menyenangkan hati-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: jantung penting untuk tubuhmu, tetapi hati yang diisi oleh Yesus adalah yang paling penting untuk hidupmu. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Mengerti Arti Penderitaan (21 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 20, 2026 4:28


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Mengerti Arti PenderitaanDiambil dari: 1 Petrus 5:10 “Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya.”Wonder Kids, penderitaan itu tidak enak. Tidak ada orang yang senang saat harus sakit, sedih, ditolak, gagal, atau mengalami hal yang berat. Bahkan orang-orang percaya pun tetap bisa mengalami penderitaan. Rasul Paulus juga mengalami banyak hal yang tidak mudah. Ia pernah dipenjara, dipukul, ditolak, dan mengalami banyak kesulitan saat melayani Tuhan.Tetapi Paulus belajar sesuatu yang penting. Dalam Roma 5:3–4, Paulus mengatakan bahwa penderitaan bisa menghasilkan ketekunan, tahan uji, dan pengharapan. Artinya, Tuhan bisa memakai masa-masa sulit untuk membentuk sesuatu yang baik di dalam hidup kita. Penderitaan memang tidak menyenangkan, tetapi Tuhan tidak pernah bekerja dengan sia-sia.Kadang-kadang saat hidup terasa berat, kita ingin cepat menyerah. Kita bisa berpikir, “Tuhan, kenapa harus begini?” Itu perasaan yang wajar. Tetapi firman Tuhan menolong kita melihat bahwa dalam penderitaan, Tuhan sedang bekerja membentuk hati kita. Tuhan bisa memakai masa sulit untuk melatih kita supaya lebih sabar, lebih kuat, lebih bergantung kepada-Nya, dan lebih berharap kepada-Nya.Ini bukan berarti kita harus pura-pura senang waktu sedang menderita. Bukan begitu. Tetapi kita bisa tetap punya pengharapan di tengah air mata. Kita bisa percaya bahwa Tuhan tidak meninggalkan kita. Tuhan tahu apa yang sedang kita alami, dan Tuhan sanggup memakai semuanya untuk kebaikan anak-anak-Nya.1 Petrus 5:10 berkata bahwa setelah kita menderita seketika lamanya, Tuhan akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan, dan mengokohkan kita. Wah, indah sekali ya. Artinya, penderitaan tidak akan jadi kata terakhir. Tuhanlah yang akan menguatkan kita dan menolong kita berdiri teguh.Wonder Kids, mungkin hari ini kamu sedang mengalami sesuatu yang sulit. Mungkin kamu sedang sedih, kecewa, takut, sakit, atau merasa sendirian. Ingatlah bahwa Tuhan tetap mengasihimu. Dia tidak meninggalkanmu. Dia bisa memakai bahkan hal yang berat untuk membentuk hidupmu menjadi lebih kuat di dalam Dia.Mari kita berdoa: Tuhan, saat aku menderita, tolong aku supaya tidak putus asa. Ajarku untuk tetap berharap kepada-Mu. Bentuk hatiku supaya lebih kuat, lebih teguh, dan lebih dekat kepada-Mu melalui semua yang aku alami. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan bisa memakai penderitaan untuk membentukmu, menguatkanmu, dan menolongmu berharap kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati

Renungan Anak GKY Mabes
Tetapi Mengapa Yesus Mati? (20 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 19, 2026 4:28


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Tetapi Mengapa Yesus Mati? Diambil dari: Titus 2:14 “yang telah menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya sendiri, yang rajin berbuat baik.”Wonder Kids, selama ini kita sudah belajar bahwa Tuhan Yesus sungguh mati di kayu salib. Bukti-buktinya kuat sekali. Tetapi sekarang ada pertanyaan yang lebih penting: mengapa Yesus rela mati? Untuk apa semua penderitaan itu?Jawabannya bukan cuma satu. Yesus mati untuk melakukan banyak hal indah bagi kita. Yesus mati untuk menggenapi firman Tuhan. Yesus mati supaya kita bisa dibawa kepada Allah. Yesus mati untuk menyelamatkan kita dari murka Allah atas dosa. Yesus mati untuk mengampuni dosa kita. Yesus mati supaya kita dikuduskan, dibersihkan, dan dipakai bagi Tuhan. Yesus mati supaya kita dibebaskan dari kuasa dosa dan belajar hidup dalam terang.Wah, besar sekali ya artinya salib itu. Jadi, Yesus tidak mati sia-sia. Yesus mati dengan tujuan yang penuh kasih. Ia ingin membuat kita yang tadinya jauh dari Tuhan menjadi dekat kepada Tuhan. Ia ingin membuat kita yang tadinya kotor oleh dosa menjadi bersih. Ia ingin membuat kita yang tadinya hidup sembarangan menjadi umat milik-Nya yang rajin melakukan yang baik.Titus 2:14 berkata bahwa Yesus menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan menguduskan bagi diri-Nya suatu umat kepunyaan-Nya sendiri. Artinya, Yesus bukan hanya ingin mengampuni kita lalu selesai. Yesus juga mau mengubah hidup kita. Ia mau kita menjadi anak-anak Tuhan yang sungguh berbeda.Kadang-kadang kita berpikir, “Yang penting aku diampuni.” Memang, pengampunan itu sangat penting. Tetapi Tuhan juga mau lebih dari itu. Tuhan mau kita hidup baru. Tuhan mau kita belajar meninggalkan dosa, mengasihi sesama, melakukan yang baik, dan hidup menyenangkan hati-Nya. Itulah buah dari keselamatan yang diberikan Yesus.Jadi, Wonder Kids, kalau kamu bertanya, “Mengapa Yesus mati?” jawabannya adalah: karena Yesus sangat mengasihimu dan ingin menyelamatkanmu sepenuhnya. Bukan cuma dari hukuman dosa, tetapi juga dari hidup lama yang jauh dari Tuhan.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau rela menyerahkan diri-Mu bagiku. Terima kasih karena Engkau datang untuk mengampuni, membersihkan, dan mengubah hidupku. Tolong aku supaya tidak hidup dalam dosa lagi, tetapi menjadi anak-Mu yang rajin melakukan yang baik. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus mati bukan tanpa tujuan, tetapi untuk menyelamatkanmu, membersihkanmu, dan menjadikanmu milik-Nya yang hidup bagi kemuliaan Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-10 masa biasa, 20 Agustus 2026, Peringatan Santo Bernardus, Abas dan Pujangga Gereja

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Aug 19, 2026 8:32


Dibawakan oleh Juvita dan Agustinus dari Gereja Kristus Raja, Paroki Bajiro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Yehezkiel 36: 23-28; Mazmur tg 51: 12-15.18-19; Matius 22: 1-14.HATI DAN ROH YANG BARU Renungan kita pada hari ini bertema: Hati Dan Roh Yang Baru. Hati untukseorang manusia adalah salah satu bagian dimensi rohani, yang dari sanaaktivitas seperti merasakan, menginginkan, memilih berasal. Sedangkan rohmerupakan bagian rohani manusia yang menghubungkan dirinya dengan Tuhan. Ketikaia sedang berdoa atau bermeditasi, kegiatan rohnya menjadi dominan, dimanaseluruh perhatiannya menyatu dengan yang ilahi. Ada kesempatan ketika keadaan hati dan roh seseorang dianggap lama atauketinggalan waktu. Artinya, kalau menurut standar kitab suci, sosok manusialama yang terikat dengan dosa sudah tidak berguna, maka harus diganti dengansosok atau profil yang baru. Secara umum kitab suci menguatkan keyakinan kitabahwa pribadi Yesus Kristus membuat wajah dunia menjadi baru dan terutamasetiap orang yang mengambil bagian di dalam diri-Nya dan seluruh karya-Nyadijadikan baru.  Seorang remaja laki-laki, karena terlalu nakal di rumah yang ikutberdampak pada progress belajar sekolahnya di SMP, di awal tahun ajaran baruorang tuanya membawanya untuk tinggal di asrama. Para pastor dan bruder yangmengelola asrama itu. Di hari pertama berada di asrama, remaja ini langsungmengalami suatu situasi perseteruan di dalam dirinya. Keadaan asrama,peraturan-peraturan, kebersamaan dengan sesama anggota asrama, dan pengawasanpara pembina, semua itu seperti membuatnya tidak bisa menuruti kehendaknyasendiri seperti yang ia biasa lakukan: maki-maki, malas, membantah pembicaanorang lain, mencuri, mengejek atau menghina, dan malas belajar. Pertentangan ini tidak membuatnya hilang semangat. Bagaimanapun, suasanadi asrama menjadi tantangan yang baru dan bagus, terutama karena ia dijanjikanakan mendapatkan prestasi belajar yang bagus. Ia jalani saja hari demi hari daningin supaya janji itu dapat terwujud. Pada waktu liburan akhir tahun ketikaberada di rumah, keluarganya menangkap kenyataan bahwa remaja ini berubah totaldalam tingkah lakunya. Ibunya bertanya: “Apa yang menyebabkan kamu berubah,Nak?” Ia menunjuk pada salib Yesus yang tergantung di dinding, sebagai jawabankepada ibunya. Itu adalah satu contoh hati dan roh yang baru. Nabi Yehezkiel menjelaskanbahwa Tuhan akan berbalik mengampuni umat-Nya yang sudah terlanjur berdosa.Mereka akan dibebaskan dari kehidupan lama, dan diberikan hidup yang baru,dengan hati dan roh mereka dijadikan baru. Ketika setiap kali kita menerima,menyanggupi, dan terlibat dalam undangan Tuhan untuk melakukan karya-Nya, kitadibuat kembali menjadi baru. Terimalah selalu ajakan-Nya! Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa ... Ya Tuhan Yesus, semoga kami selalu menyanggupi setiap kehendak danundangan-Mu. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Nafas dari Allah (15 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 14, 2026 5:07


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Nafas dari AllahDiambil dari: Ayub 33:4 “Roh Allah telah membuat aku, dan nafas Yang Mahakuasa membuat aku hidup.”Wonder Kids, saat Tuhan Yesus tergantung di kayu salib, salah satu penderitaan yang sangat berat adalah kesulitan bernapas. Tubuh-Nya yang tergantung membuat setiap tarikan dan hembusan napas menjadi sangat menyakitkan. Untuk bisa bernapas, Yesus harus menahan tubuh-Nya yang penuh luka. Jadi, penyaliban bukan hanya soal luka di tangan dan kaki, tetapi juga soal tubuh yang perlahan-lahan kehabisan tenaga untuk bernapas.Wah, itu mengerikan sekali ya. Sesuatu yang biasanya kita lakukan tanpa berpikir, seperti bernapas, menjadi sangat sulit bagi Yesus. Setiap napas-Nya di kayu salib dibayar dengan rasa sakit. Ini menunjukkan lagi bahwa penderitaan Yesus itu sungguh nyata dan sangat berat.Lalu renungan hari ini menghubungkan hal itu dengan sesuatu yang sangat indah: napas adalah pemberian dari Tuhan. Ayub 33:4 berkata bahwa Roh Allah telah membuat kita, dan nafas dari Yang Mahakuasa membuat kita hidup. Artinya, setiap kali kita bernapas, kita sedang menikmati pemberian Tuhan. Kita hidup hari ini karena Tuhan memberi napas kepada kita.Jadi, Wonder Kids, saat kita memikirkan napas Yesus yang begitu berat di kayu salib, kita juga diingatkan bahwa Yesus rela menderita supaya kita bisa hidup. Dia yang memberi hidup, rela menanggung sesak dan penderitaan demi menyelamatkan kita. Wah, kasih Yesus benar-benar besar.Ini juga menolong kita untuk bersyukur atas hal-hal yang sering kita anggap biasa. Bernapas, berjalan, makan, tidur, bangun pagi, semua itu adalah karunia dari Tuhan. Kita sering tidak sadar betapa berharganya hidup yang Tuhan beri. Tetapi salib mengingatkan kita bahwa hidup ini mahal, dan keselamatan kita bahkan dibayar dengan penderitaan yang sangat besar.Wonder Kids, kalau hari ini kamu merasa lelah, capek, atau sesak oleh banyak hal, ingatlah bahwa Yesus mengerti kelemahan tubuh manusia. Dia tahu rasanya menderita. Dan Dia juga adalah Tuhan yang memberi hidup dan kekuatan bagi kita setiap hari.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ambil satu tarikan napas dalam-dalam hari ini, lalu katakan, “Tuhan, terima kasih untuk napas yang Engkau beri. Tolong aku memakai hidupku untuk memuliakan-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau memberi aku hidup dan napas setiap hari. Terima kasih juga karena Yesus rela menderita begitu berat di kayu salib demi menyelamatkanku. Tolong aku supaya tidak menganggap hidup ini hal yang biasa, tetapi belajar bersyukur dan hidup bagi-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: setiap napasmu adalah pemberian Tuhan, dan Yesus rela menderita supaya kamu bisa hidup dan menjadi milik-Nya. Tuhan Yesus memberkati

Renungan Anak GKY Mabes
Tulang-Tulang Terkilir Supaya Kita Disembuhkan (14 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 13, 2026 4:00


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Tulang-Tulang Terkilir Supaya Kita DisembuhkanDiambil dari: Mazmur 22:15 “Aku tercurah seperti air, dan segala tulangku terlepas dari sendinya; hatiku menjadi seperti lilin, hancur luluh di dalam dadaku.”Wonder Kids, saat Tuhan Yesus digantung di kayu salib, tubuh-Nya menanggung penderitaan yang sangat berat. Tangan dan kaki-Nya dipaku, tubuh-Nya tergantung, dan seluruh berat badan-Nya menarik ke bawah. Karena itulah, tubuh Yesus meregang dengan sangat kuat. Mazmur 22 menggambarkan keadaan ini dengan kata-kata, “segala tulangku terlepas dari sendinya.”Artinya, penderitaan Yesus bukan hanya soal luka di kulit atau darah yang keluar. Seluruh tubuh-Nya benar-benar menanggung rasa sakit yang dalam sekali. Bahu, tangan, dan bagian-bagian tubuh lain merasakan tekanan yang luar biasa. Ditambah lagi, Yesus sudah dicambuk, dipukul, dihina, dan sangat lemah sebelum penyaliban itu dimulai.Wah, Wonder Kids, ini menolong kita melihat betapa mahalnya keselamatan kita. Yesus tidak menyelamatkan kita dengan cara yang mudah. Ia rela menanggung rasa sakit yang sangat besar di tubuh-Nya sendiri. Semua itu Ia alami karena kasih-Nya kepada kita.Mazmur 22 juga menunjukkan sesuatu yang indah: jauh sebelum Yesus disalibkan, firman Tuhan sudah lebih dulu menggambarkan penderitaan itu. Jadi, apa yang terjadi pada Yesus bukan kecelakaan. Semua ada dalam rencana Allah. Yesus tahu apa yang akan Ia hadapi, tetapi Ia tetap rela menjalaninya demi menyelamatkan manusia berdosa.Lalu apa hasilnya bagi kita? Karena Yesus rela menderita, kita bisa menerima pengampunan dan hidup yang baru. Alkitab berkata bahwa Yesus menanggung dosa kita di tubuh-Nya di kayu salib supaya kita hidup untuk kebenaran. Jadi, penderitaan Yesus tidak sia-sia. Dari salib itu, Tuhan membuka jalan supaya kita diperdamaikan dengan Allah.Kadang-kadang kita bisa lupa betapa seriusnya dosa kita. Kita menganggap dosa hanya kesalahan kecil. Tetapi salib menunjukkan bahwa dosa begitu berat sampai Yesus harus menderita sedemikian besar. Namun, salib juga menunjukkan bahwa kasih Yesus lebih besar dari dosa kita.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau rela menderita di kayu salib untuk menanggung dosaku. Terima kasih karena tidak ada penderitaan-Mu yang sia-sia. Tolong aku supaya tidak menganggap dosa hal yang kecil, tetapi sungguh menghargai kasih-Mu yang begitu besar. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: setiap penderitaan Yesus di kayu salib menunjukkan bahwa kasih-Nya kepadamu sangat besar dan keselamatanmu dibayar sangat mahal. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-19 masa biasa, 10 Agustus 2026, Pesta Santo Laurensius, Diakon dan Martir

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Aug 9, 2026 7:07


Dibawakan oleh Pastor Peter Tukan, SDB dari Salesian Don Bosco Gerak di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. 2 Korintus 9: 6-10; Mazmur tg 112: 1-2.5-9; Yohanes 12: 24-26.TUHAN MENGASIHI ORANG YANG MEMBERI DENGAN SUKACITA Tema renungan kita pada hari ini ialah: Tuhan Mengasihi Orang Yang MemberiDengan Sukacita. Hari ini Gereja merayakan pesta Santo Laurensius, seorangdiakon di Roma. Ia dibunuh oleh Emperor Valerianus pada abad ke-3. Laurensiusdipenjarakan sementara dan menunggu waktu eksekusi. Ia dianggap menyimpan semuaharta kekayaan Gereja peninggalan Paus Sikstus II yang sudah lebih dahulu dibunuh empat hari sebelumnya. Pada harieksekusi Laurensius diperintahkan membawa serta semua harta kekayaan untukdiserahkan. Ia menuju tempat eksekusi diikuti oleh banyak orang sakit, lumpuh,miskin, terlantar yang setiap hari ia layani. Mereka semua adalah hartakekayaan yang ia miliki selama hidupnya. Santo Laurensius sungguh memberikan dengan sukacita. Artinya ia telahmemberikan semua dalam hidupnya untuk melayani orang kecil dan sakit, dan iniberarti ia menjalankan kehendak Tuhan. Ia bersukacita menjalankan pekerjaanyang dilakukan Tuhan sendiri. Saat eksekusi, ia hadirkan kesukaannya di duniayaitu hidup bersama orang-orang kecil dan sakit. Jadi ia rela dan senangmenerima hukuman mati atas dirinya karena setelah kematiannya itu akan tumbuhsubur sebuah semangat untuk memberi dengan sukacita di antara orang-orang yangtelah mengalami kasih Tuhan. Memberi dengan sukacita selalu menaruh fokusnya pada manusia yangmembutuhkan dan yang menerimanya. Fokus bukan pada benda dan materi menurutjumlah atau harganya. Kalau fokus perhatian kepada orang, otomatisbarang-barang kebutuhannya juga ikut diperhatikan. Fokus kepada manusia jauhlebih luas dan mendalam karena perhitungannya juga mencakup aspek-aspek nonmateri seperti nasihat, kedekatan, relasi, psikologis, kebudayaan dan lainsebagainya. Sering terjadi kalau bagian-bagian non materi ini dapat diberikandengan baik, yang material justru tak diperlukan lagi. Jika perhatian dan pemberian itu mengutamakan pribadi manusia entah pribadiatau kelompok, buahnya selalu berupa kepuasan rohani. Orang yang memberimenjadi gembira dan damai karena mempersembahkan kebaikan bagi sesamanya. Iatelah memilih untuk bertumbuh secara positif dan sehat. Orang yang menerimapemberian juga bersukacita karena telah dibantu untuk dapat keluar darikesulitan hidup. Ia diliputi suasana hati dan pikiran yang bersyukur danbangga. Tuhan membimbing dan memberkati sehingga ungkapan kasih melalui salingmemberikan perhatian ini dapat diwujudkan. Kasih Tuhan itu tidak ada batasnya,hingga berkat-Nya yang paling tinggi bagi orang yang percaya dan setia ialahtersedianya kehidupan abadi yang bahagia bagi mereka dalam surga.Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Allah maha kuasa, Putra-Mu Yesus Kristus mengajarkan kamiuntuk memberi dengan sukacita, maka kuatkanlah kami selalu dengan Roh-Mu untukmewujudkan ini di dalam setiap saat hidup kami. Bapa kami yang ada di surga...Dalam nama Bapa...

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus Sungguh Manusia (8 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 7, 2026 3:57


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus Sungguh ManusiaDiambil dari: Ibrani 2:14 “Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut.”Wonder Kids, hari ini kita belajar sesuatu yang sangat penting: Yesus sungguh manusia. Artinya, Yesus bukan cuma kelihatan seperti manusia. Yesus benar-benar datang ke dunia sebagai manusia sejati.Sebelum kita bicara tentang kematian Yesus, kita harus mengerti hal ini dulu. Karena kalau Yesus tidak sungguh menjadi manusia, maka Ia juga tidak sungguh merasakan hidup seperti kita. Tetapi Alkitab berkata bahwa Yesus menjadi sama dengan kita dalam darah dan daging. Itu berarti Yesus benar-benar punya tubuh manusia.Yesus tahu rasanya lapar. Yesus tahu rasanya capek. Yesus tahu rasanya sedih. Yesus tahu rasanya disakiti orang. Yesus tahu bagaimana rasanya hidup di dunia yang penuh dosa dan penderitaan. Bahkan ketika Yesus menghadapi salib, Ia juga merasakan penderitaan yang sungguh berat sebagai manusia.Ini sangat menghibur, Wonder Kids. Kadang-kadang kita merasa, “Tidak ada yang mengerti aku.” Mungkin kamu sedih, kecewa, takut, atau terluka. Tetapi Yesus mengerti. Bukan hanya karena Dia Allah yang tahu segala sesuatu, tetapi juga karena Dia sungguh pernah hidup sebagai manusia di dunia ini.Tetapi jangan lupa: Yesus bukan hanya manusia. Yesus juga sungguh Allah. Jadi Yesus 100% Allah dan 100% manusia. Itu memang besar dan ajaib, tetapi itulah yang Alkitab ajarkan. Karena Yesus sungguh manusia, Ia bisa menggantikan kita. Dan karena Yesus sungguh Allah, Ia sanggup menyelamatkan kita dengan sempurna.Ibrani 2:14 berkata bahwa Yesus menjadi sama dengan kita supaya melalui kematian-Nya, Ia memusnahkan kuasa Iblis atas maut. Jadi, Yesus menjadi manusia bukan tanpa tujuan. Yesus datang untuk menyelamatkan kita. Ia masuk ke dalam dunia kita, merasakan hidup kita, lalu mati bagi dosa kita dan bangkit dengan kemenangan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau hari ini kamu sedang sedih, takut, atau terluka, katakan kepada Tuhan, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengerti aku. Tolong aku percaya kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh menjadi manusia dan mengerti hidupku. Terima kasih karena Engkau tahu rasanya susah, sedih, dan sakit. Tolong aku supaya saat aku lemah atau terluka, aku datang kepada-Mu dan percaya bahwa Engkau mengerti serta menolongku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus sungguh manusia, jadi Dia benar-benar mengerti hidupmu dan sanggup menolongmu. Tuhan Yesus memberkati

Ini Koper
#1018 Peta Kesadaran Menuju Peradaban Berkelanjutan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Aug 6, 2026 7:29


Hubungan antara Peta Kesadaran Dr. David R. Hawkins dan keberlanjutan bumi berakar pada pemahaman bahwa krisis lingkungan hidup pada dasarnya adalah cerminan dari krisis kesadaran manusia. Dalam peta Hawkins, tingkat kesadaran di bawah angka $200$—seperti Ketakutan (Fear), Keserakahan (Desire), dan Kemarahan (Anger)—didominasi oleh energi paksaan (Force) yang cenderung mengeksploitasi dan menguras sumber daya alam demi pemenuhan ego semata. Selama pola konsumsi, ekonomi, dan kebijakan publik digerakkan oleh emosi berfrekuensi rendah ini, alam akan terus dipandang sebagai objek eksploitasi tanpa batas yang berujung pada kerusakan ekosistem global. Keberlanjutan bumi baru dapat terwujud secara nyata ketika kesadaran manusia melampaui batas ambang angka $200$, yaitu Keberanian (Courage), lalu naik menuju Kemauan (Willingness - $310$), Rasio (Reason - $400$), hingga Kasih Sayang (Love - $500$). Pada tingkat kesadaran yang lebih tinggi ini, manusia berhenti menyalahkan pihak lain dan mulai mengambil tanggung jawab atas dampak ekologis dari pilihan hidupnya. Di level Kasih Sayang ($500$), sekat antara manusia dan alam menjadi lebur, sehingga tindakan menjaga lingkungan tidak lagi dirasakan sebagai tuntutan regulasi yang membebani, melainkan sebagai bentuk empati dan kepedulian yang muncul secara alami. Selain itu, pemikiran Hawkins mengenai efek penyeimbang (counter-balance) memberikan harapan besar bagi peradaban berkelanjutan, di mana individu atau komunitas berkesadaran tinggi sanggup menetralkan energi negatif dari banyak orang di tingkat kesadaran rendah. Artinya, untuk menyelamatkan planet ini, kita tidak perlu menunggu seluruh populasi dunia berubah secara serentak. Kehadiran sekelompok inovator, pemimpin, dan masyarakat yang konsisten beroperasi pada tingkat kesadaran positif sudah cukup kuat untuk mendorong pergeseran gaya hidup, teknologi, dan sistem ekonomi yang selaras dengan daya dukung bumi.

Renungan Anak GKY Mabes
Apa Tugas Kita (6 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 5, 2026 4:32


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Apa Tugas Kita?Diambil dari: Efesus 2:10 “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.”Wonder Kids, kalau kamu melihat sebuah alat, biasanya kamu tahu alat itu dibuat untuk suatu tujuan. Pensil dibuat untuk menulis. Sendok dipakai untuk makan. Sepatu dipakai untuk melindungi kaki saat berjalan. Nah, hidup kita juga tidak dibuat tanpa tujuan. Tuhan menciptakan kita dengan maksud yang baik.Renungan hari ini mengingatkan bahwa kita adalah buatan Allah. Artinya, hidup kita bukan kebetulan. Tuhan yang menciptakan kita. Dan bukan hanya itu, Tuhan juga menciptakan kita di dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik. Jadi, sebagai anak Tuhan, kita tidak dipanggil untuk hidup asal-asalan, malas, atau hanya memikirkan diri sendiri. Tuhan mau kita hidup melakukan hal-hal yang baik.Apa itu pekerjaan baik? Pekerjaan baik bukan berarti harus selalu hal besar dan hebat. Pekerjaan baik bisa berupa hal-hal sederhana yang menyenangkan hati Tuhan. Misalnya, taat kepada orang tua, berkata jujur, rajin belajar, menolong teman, berbagi, tidak membalas kejahatan, dan menunjukkan kasih kepada orang lain. Saat kita melakukan itu dengan hati yang mau memuliakan Tuhan, kita sedang hidup sesuai tujuan Tuhan.Kadang-kadang kita bisa bingung tentang masa depan. Kita bertanya, “Nanti aku akan jadi apa? Apa rencana Tuhan untuk hidupku?” Memang kita tidak selalu tahu semua jawabannya sekarang. Tetapi kita tidak perlu takut. Tuhan sudah menyiapkan jalan bagi anak-anak-Nya. Yang penting sekarang adalah hidup setia hari demi hari dalam hal-hal baik yang Tuhan taruh di depan kita.Jadi, Wonder Kids, tugas kita hari ini bukan menunggu sampai jadi orang besar dulu baru hidup bagi Tuhan. Sekarang juga kita sudah bisa hidup bagi Tuhan. Di rumah, di sekolah, di gereja, di tempat bermain, kita bisa melakukan pekerjaan baik yang Tuhan suka.Dan kabar baiknya, Tuhan tidak hanya memberi perintah, tetapi juga menolong kita. Karena kita ada di dalam Kristus, Tuhan memberi kekuatan supaya kita bisa belajar hidup benar. Memang kita masih bisa gagal dan jatuh, tetapi Tuhan terus membentuk kita sedikit demi sedikit.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pilih satu pekerjaan baik yang mau kamu lakukan hari ini dengan sengaja. Misalnya, membantu di rumah tanpa disuruh, belajar dengan sungguh-sungguh, atau berkata baik kepada seseorang.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau menciptakanku dengan tujuan yang baik. Tolong aku supaya tidak hidup sembarangan, tetapi mau melakukan pekerjaan baik yang Engkau siapkan bagiku. Ajarku setia dalam hal-hal kecil dan pakailah hidupku untuk menyenangkan hati-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kamu diciptakan oleh Tuhan bukan tanpa tujuan, tetapi untuk hidup melakukan hal-hal baik bagi kemuliaan-Nya. Tuhan Yesus memberkati

Renungan Anak GKY Mabes
Melihat Lewat Mata Tuhan (5 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 4, 2026 4:34


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Melihat Lewat Mata TuhanDiambil dari: Kolose 1:22 “Sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya.”Wonder Kids, kalau kamu bercermin, mungkin kamu bisa langsung melihat hal-hal yang menurutmu kurang bagus. Misalnya rambut berantakan, baju kusut, wajah lelah, atau mungkin bekas luka dan noda di kulit. Kita memang sering cepat melihat kekurangan pada diri kita.Kadang-kadang kita juga berpikir Tuhan melihat kita seperti itu. Kita merasa Tuhan pasti kecewa terus, marah terus, atau hanya melihat dosa dan kegagalan kita. Memang benar, Tuhan melihat semua dosa kita dengan jelas. Tidak ada yang bisa disembunyikan dari-Nya. Tetapi bagi orang yang percaya kepada Yesus, ada kabar yang sangat indah: Tuhan melihat kita melalui karya Yesus.Kolose 1:22 berkata bahwa melalui kematian Kristus, kita diperdamaikan dengan Allah, dan kita ditempatkan di hadapan-Nya sebagai orang yang kudus, tak bercela, dan tak bercacat. Wah, itu luar biasa sekali. Bukan karena kita sudah sempurna dalam diri kita sendiri, tetapi karena Yesus sudah menanggung dosa kita dan memberi kita pengampunan.Artinya, Wonder Kids, saat Tuhan melihat anak-Nya yang percaya kepada Yesus, Tuhan tidak lagi melihat kita sebagai orang yang masih harus dihukum. Tuhan melihat kita sebagai orang yang sudah diampuni, diterima, dan diperdamaikan dengan-Nya. Itu tidak berarti kita boleh hidup sembarangan. Justru karena kita sudah diampuni, kita rindu hidup makin benar di hadapan Tuhan.Kadang-kadang kita masih jatuh dalam dosa. Kita masih bisa bohong, marah, iri, atau tidak taat. Tetapi identitas kita di hadapan Tuhan tidak berdiri di atas keberhasilan kita sendiri. Identitas kita berdiri di atas karya Yesus. Karena itu, kita tidak perlu hidup dalam putus asa. Kita bisa bertobat, bangkit lagi, dan terus belajar hidup seperti yang Tuhan mau.Menjadi makin serupa Kristus berarti kita terus dibentuk sedikit demi sedikit. Kita belum sempurna sekarang, tetapi Tuhan sedang bekerja dalam hidup kita. Dan suatu hari nanti, Tuhan akan menyempurnakan pekerjaan-Nya itu.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Waktu kamu bercermin hari ini, jangan hanya lihat kekuranganmu. Katakan dalam hati, “Tuhan Yesus, terima kasih karena di dalam Engkau aku diampuni dan diterima oleh Allah.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena melalui kematian-Mu aku diperdamaikan dengan Allah. Terima kasih karena di dalam Engkau aku diterima, diampuni, dan dikasihi. Tolong aku supaya tidak hidup dalam rasa malu terus, tetapi belajar bertobat, bangkit, dan hidup makin menyenangkan hati-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: di dalam Yesus, Tuhan tidak melihatmu hanya dari kegagalanmu, tetapi sebagai anak yang sudah diampuni dan sedang dibentuk menjadi semakin serupa dengan Kristus. Tuhan Yesus memberkati

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 1 Agustus 2026 - Iman yang nyata lewat tindakan yang memuliakan Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 31, 2026 3:52


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 1 Agustus 2026Bacaan: "Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah la kepada orang lumpuh itu, "Hai anak-Ku, dosa-dosamu sudah diampuni!" (Markus 2:5)Renungan: Saat Yesus sedang mengajar di sebuah rumah di Kapernaum, datang kepada-Nya empat orang menggotong seorang yang lumpuh. Harapan dari orang-orang itu ialah kesembuhan bagi si lumpuh. Mereka pulang dengan harapan yang telah terpenuhkan. Yesus mengampuni dosa, lalu menyembuhkan kaki si lumpuh. Alkitab menuliskan ada satu hal terjadi sebelum kesembuhan dinyatakan. Satu hal yang Yesus lakukan sebelum Dia menyembuhkan si lumpuh. Yesus melihat iman mereka. Artinya, orang-orang itu memiliki iman yang dapat dilihat. Terlihatnya iman dikarenakan adanya perbuatan. Di rumah itu penuh berkerumun orang-orang, bahkan sampai depan pintu. Namun, kondisi itu tidak juga mengurungkan niat mereka untuk masuk. Saat tidak didapati juga jalan untuk masuk, mereka membuka atap rumah, lalu menurunkan si lumpuh. Sejauh itu mereka berbuat karena segenap hati percaya kepada Yesus. Pada kita ada juga harapan. Ada aspek-aspek kehidupan yang kita inginkan untuk Tuhan turun tangan, seperti keuangan, kesehatan atau hubungan rumah tangga. Pertanyaannya, apakah kita memiliki iman yang dapat dilihat? Dapatkah Tuhan menemukan perbuatan yang menunjukkan bahwa segenap hati kita percaya kepada-Nya? Tanpa perbuatan, hakikat iman adalah mati, atau dapat dikatakan, sama sekali tidak ada iman. Bagi kita yang rindu melihat harapan menjadi kenyataan, nyatakanlah iman kita! Berbuatlah sesuatu, jangan hanya berdiam! Cara paling sederhana kita memperlihatkan iman ialah tidak berhenti berdoa kepada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk mempraktikkan imanku melalui perbuatan baikku. Sehingga melalui kehadiranku nama-Mu semakin dimuliakan. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 31 Juli 2026 - Serahkan Kuatirmu, Dia beri penghiburan dan kekuatan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 30, 2026 5:46


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 31 Juli 2026Bacaan: “Apabila bertambah banyak kekuatiran dalam diriku, penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku.” (Mazmur 94:19)Renungan: Setelah Elia mengalahkan 450 nabi Baal di gunung Karmel, dia seharusnya bersukacita. Tapi sehari kemudian, dia lari ketakutan karena ancaman Izebel. Elia duduk di bawah pohon arar dan berkata, “Cukuplah! Sekarang, ya TUHAN, ambillah nyawaku.” Kekhawatiran, ketakutan, dan rasa gagal bertumpuk di hatinya. Di gua Horeb, Tuhan tidak langsung menegurnya. Tuhan memberi dia makan dan kesempatan beristirahat, lalu berbisik pelan: “Apakah yang kaulakukan di sini, hai Elia?” Di tengah kekhawatiran yang bertambah banyak, penghiburan Tuhan itulah yang menguatkan dan membangkitkan Elia lagi. Tuhan mengingatkan dia, “Aku masih punya pekerjaan untukmu.” Pemazmur Daud berkata jujur pada Tuhan, “Apabila bertambah banyak kekuatiran dalam diriku, penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku." Kekhawatiran itu nyata. Soal uang, pekerjaan, keluarga, masa depan, kesehatan. Kadang datangnya bukan satu-satu, tapi bertumpuk. Namun Tuhan tetap menjanjikan penghiburan. Kata "penghiburan" di sini artinya "penguatan, dorongan, penenang". Bukan sekadar kata "sabar ya". Tapi hadirat Tuhan sendiri yang masuk dan menenangkan badai di dalam hati kita. Daud tidak berkata, "kekhawatiranku hilang". Tapi dia berkata, "Jiwaku disenangkan". Artinya, di tengah masalah yang sama, hati kita bisa tenang karena ada Tuhan. Sebagai pengikut Yesus, kita juga sering cemas, antara lain cemas masalah finansial, cemas masa depan, cemas keluarga. Tuhan tidak berjanji menghapus semua masalah. Tapi Dia berjanji menemani dan memberi kita kelegaan dalam Matius 11:28, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu." Bagaimana caranya dapat penghiburan dan kelegaan dari Tuhan? Pertama jujur di dalam doa dengan menceritakan semua kekhawatiran kita seperti Daud pada Tuhan. Kedua membaca Firman Tuhan. Firman Tuhan adalah surat cinta-Nya yang menghibur kita. Ketiga, diam dan rasakan hadirat-Nya. Seperti Elia, kadang Tuhan berbicara melalui bisikan yang lembut. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, saat ini kekhawatiranku bertambah banyak. Aku serahkan semuanya ke dalam tangan-Mu. Aku membutuhkan penghiburan-Mu. Tenangkanlah jiwaku. Ingatkan aku bahwa aku tidak sendiri. Engkau Allah yang melihat dan memelihara. Penuhilah hatiku dengan damai-Mu yang melampaui segala akal. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus yang Tidak Berubah (31 Juli)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jul 30, 2026 4:24


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus yang Tidak BerubahDiambil dari: Ibrani 13:8 “Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.”Wonder Kids, hari ini kita belajar bahwa bukan hanya Allah Bapa yang tidak berubah, tetapi Tuhan Yesus juga tidak berubah. Firman Tuhan berkata bahwa Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin, hari ini, dan sampai selama-lamanya. Artinya, Yesus tidak berubah menjadi kurang baik, kurang berkuasa, atau kurang mengasihi. Dia tetap sama.Ini sangat menghibur. Mengapa? Karena kita sering berubah-ubah. Kadang kita semangat, kadang malas. Kadang kita taat, kadang jatuh dalam dosa lagi. Kadang kita percaya, kadang kita takut. Tetapi Yesus tidak seperti kita. Yesus tetap setia, tetap benar, tetap penuh kasih, dan tetap sanggup menolong.Kitab Ibrani mengingatkan orang-orang percaya untuk tetap bertahan dalam iman, walaupun mereka sedang mengalami kesulitan. Di tengah keadaan yang sulit, mereka perlu ingat bahwa Yesus tidak berubah. Juruselamat yang mereka percayai dulu tetap sama sampai sekarang. Jadi mereka tidak perlu takut bahwa Yesus akan meninggalkan mereka atau berubah pikiran terhadap janji-Nya.Ibrani juga menunjukkan bahwa Yesus adalah Imam Besar yang sempurna. Imam-imam lain harus terus-menerus mempersembahkan korban. Tetapi Yesus mempersembahkan diri-Nya satu kali untuk selama-lamanya. Karena itu, karya keselamatan-Nya tidak perlu diulang lagi. Pengorbanan Yesus cukup. Keselamatan yang diberikan-Nya kokoh dan tidak berubah.Wonder Kids, ini penting sekali untuk kita. Kadang-kadang kita bisa merasa, “Apakah Tuhan masih mengasihiku? Apakah Tuhan masih mau menolongku? Apakah janji Tuhan masih berlaku?” Jawabannya: ya. Karena Yesus tidak berubah. Kasih-Nya tidak berubah. Kuasa-Nya tidak berubah. Janji-Nya tidak berubah.Tetapi renungan ini juga mengingatkan kita untuk hidup setia kepada-Nya. Kalau Yesus begitu setia kepada kita, seharusnya kita juga belajar setia kepada-Nya. Memang kita masih lemah, tetapi kita bisa terus datang kepada Yesus yang tidak berubah dan minta Dia menolong kita bertahan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau hari ini kamu merasa goyah, takut, atau sedih, katakan kepada Tuhan, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tidak berubah. Tolong aku tetap percaya kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tetap sama, baik kemarin, hari ini, dan sampai selama-lamanya. Terima kasih karena kasih-Mu, kuasa-Mu, dan janji-Mu tidak pernah berubah. Tolong aku supaya tetap percaya kepada-Mu dan bertahan di dalam iman. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: saat hatimu berubah-ubah, Yesus tetap sama—setia, penuh kasih, dan cukup untuk menolongmu. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Allah yang Tidak Berubah (30 Juli)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jul 29, 2026 4:43


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Allah yang Tidak BerubahDiambil dari: Maleakhi 3:6 “Bahwasanya Aku, TUHAN, tidak berubah; dan kamu, bani Yakub, tidak akan lenyap.”Wonder Kids, segala sesuatu di dunia ini bisa berubah. Cuaca berubah, tubuh kita bertumbuh, perasaan kita bisa berubah, dan keadaan hidup juga bisa berubah. Kadang hari ini kita senang, besok kita sedih. Hari ini semuanya terasa mudah, besok bisa terasa sulit. Tetapi ada satu Pribadi yang tidak pernah berubah, yaitu Tuhan.Firman Tuhan berkata, “Aku, TUHAN, tidak berubah.” Artinya, Tuhan tetap sama. Kasih-Nya tidak berubah. Kebenaran-Nya tidak berubah. Kekudusan-Nya tidak berubah. Janji-Nya tidak berubah. Tuhan tidak tiba-tiba menjadi jahat, tidak tiba-tiba berhenti mengasihi, dan tidak pernah berubah menjadi kurang baik dari sebelumnya. Tuhan selalu sempurna.Ini sangat menghibur, Wonder Kids. Mengapa? Karena kita hidup di dunia yang terus berubah. Kadang-kadang orang bisa mengecewakan kita. Kadang keadaan bisa membuat kita takut. Tetapi Tuhan tidak pernah berubah. Jadi saat kita datang kepada-Nya, kita datang kepada Allah yang tetap setia.Dalam Alkitab, Tuhan juga menyatakan diri-Nya sebagai Allah yang penuh kasih, pengampunan, belas kasihan, dan kebenaran. Kalau Tuhan bisa berubah, itu akan menakutkan. Tetapi karena Tuhan tidak berubah, kita tahu bahwa kita bisa benar-benar percaya kepada-Nya. Tuhan yang mengasihi anak-anak-Nya pada zaman dulu juga adalah Tuhan yang sama yang mengasihi kita hari ini.Tetapi renungan ini juga mengajar kita sesuatu. Kita sering berubah-ubah. Kadang kita semangat mengikut Tuhan, kadang malas. Kadang kita ingin hidup benar, kadang kita tergoda berbuat dosa. Karena itu, kita perlu terus datang kepada Tuhan yang tidak berubah, supaya Dia membentuk hidup kita makin serupa dengan kehendak-Nya.Wonder Kids, bukan berarti kita tidak boleh berubah sama sekali. Kita justru harus berubah menjadi lebih baik. Kita harus berubah dari pemarah menjadi lebih lembut, dari pembohong menjadi jujur, dari malas menjadi rajin, dari egois menjadi peduli. Tetapi perubahan kita harus menuju hidup yang makin menyerupai Tuhan yang sempurna.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan satu hal dalam hidupmu yang sering berubah-ubah, misalnya semangat berdoa, sikap taat, atau kebiasaan berkata jujur. Lalu mintalah Tuhan menolongmu menjadi lebih setia.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak pernah berubah. Terima kasih karena kasih-Mu, kebaikan-Mu, dan janji-Mu selalu tetap. Tolong aku supaya saat hidup berubah-ubah, aku tetap percaya kepada-Mu dan belajar menjadi anak yang makin setia. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: saat segala sesuatu berubah, Tuhan tetap sama—setia, baik, dan layak dipercaya. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus yang Kekal (29 Juli)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jul 28, 2026 3:10


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus yang KekalDiambil dari: Kolose 2:9 “Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan.”Wonder Kids, hari ini kita belajar bahwa Yesus bukan hanya hidup selama sekitar tiga puluh tiga tahun di bumi. Yesus sudah ada sebelum dunia diciptakan. Yesus tidak mulai ada saat lahir di Betlehem. Yesus adalah Anak Allah yang kekal.Kadang-kadang orang bertanya, “Kalau Yesus disebut yang sulung atau yang pertama, apakah itu berarti Yesus diciptakan?” Tidak. Dalam Alkitab, kata seperti itu sering dipakai untuk menunjukkan kedudukan dan kehormatan, bukan berarti mulai ada seperti makhluk ciptaan. Yesus bukan ciptaan. Yesus adalah Tuhan yang sudah ada sebelum segala sesuatu.Alkitab menunjukkan hal ini dengan jelas. Yohanes 1 berkata bahwa pada mulanya Firman itu sudah ada. Kolose juga berkata bahwa dalam Yesus berdiam seluruh kepenuhan ke-Allahan. Artinya, Yesus sungguh adalah Allah. Ia bukan setengah Allah, bukan juga makhluk yang sangat hebat. Yesus adalah Tuhan yang sejati.Ini penting sekali, Wonder Kids. Kalau Yesus hanya manusia biasa yang lahir lalu mati, Ia tidak bisa menjadi Juruselamat bagi seluruh dunia. Tetapi karena Yesus adalah Anak Allah yang kekal, maka Ia sanggup menyelamatkan kita. Yesus yang datang ke dunia adalah Tuhan yang sudah ada sejak semula.Lalu apa artinya untuk hidup kita? Artinya, kita bisa sungguh percaya kepada Yesus. Yesus tidak berubah-ubah. Dia bukan tokoh sementara yang muncul sebentar lalu hilang. Yesus adalah Tuhan yang kekal. Jadi saat kita datang kepada-Nya, kita datang kepada Pribadi yang selalu ada, selalu berkuasa, dan selalu setia.Wonder Kids, kadang-kadang semua hal di dunia ini berubah. Teman bisa berubah, keadaan bisa berubah, tubuh kita bertumbuh, dan waktu terus berjalan. Tetapi Yesus tetap sama. Itu sangat menghibur, karena berarti kasih-Nya juga tidak berubah. Tuhan yang sudah ada sejak semula itu juga mengasihimu hari ini.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Tuhan yang kekal. Tolong aku percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau bukan hanya hidup di dunia ini untuk sementara, tetapi Engkau adalah Tuhan yang kekal. Terima kasih karena Engkau datang ke dunia untuk menyelamatkanku. Tolong aku supaya makin percaya dan mengasihi-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan tokoh sementara, tetapi Tuhan yang kekal, yang sudah ada sejak semula dan tetap mengasihimu hari ini. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Allah yang Kekal (28 Juli)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jul 27, 2026 4:23


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahAllah yang KekalDiambil dari: Mazmur 90:2 “Sebelum gunung-gunung dilahirkan, dan bumi dan dunia diperanakkan, bahkan dari selama-lamanya sampai selama-lamanya Engkaulah Allah.”Wonder Kids, semua yang ada di dunia ini punya awal. Kamu punya hari kelahiran. Pohon mulai dari benih. Rumah dibangun pada waktu tertentu. Bahkan gunung dan bumi pun diciptakan oleh Tuhan. Tetapi Tuhan berbeda dari semuanya. Tuhan tidak punya awal dan tidak punya akhir. Tuhan sudah ada dari selama-lamanya sampai selama-lamanya.Itu sebabnya Tuhan disebut kekal. Artinya, Tuhan tidak dibatasi oleh waktu seperti kita. Kita hidup hari ini, lalu besok, lalu lusa. Kita bertumbuh, menjadi tua, dan waktu terus berjalan. Tetapi Tuhan tidak berubah oleh waktu. Bagi Tuhan, masa lalu, masa kini, dan masa depan semuanya ada di dalam kuasa-Nya.Wah, ini luar biasa sekali ya. Kadang-kadang kita bisa takut tentang masa depan. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Kita tidak tahu apakah nanti hidup akan mudah atau sulit. Tetapi Tuhan yang kita percaya adalah Tuhan yang kekal. Dia sudah ada sebelum dunia diciptakan, dan Dia tetap ada selamanya. Jadi tidak ada satu pun hari dalam hidup kita yang berada di luar tangan Tuhan.Mazmur 90 menolong kita melihat bahwa hidup manusia itu singkat, tetapi Tuhan tetap selama-lamanya. Itu bukan untuk membuat kita takut, tetapi untuk membuat kita bersandar kepada Tuhan. Karena kita berubah, kita butuh Tuhan yang tidak berubah. Karena kita lemah, kita butuh Tuhan yang tetap kuat. Karena hidup kita singkat, kita butuh Tuhan yang kekal.Dan ada satu hal yang sangat menghibur, Wonder Kids. Tuhan yang kekal itu juga mengasihi kita. Jadi kita tidak datang kepada Pribadi yang jauh dan dingin. Kita datang kepada Allah yang sudah ada selamanya dan tetap peduli kepada hidup kita hari ini. Tuhan yang besar itu juga dekat kepada anak-anak-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau kamu merasa takut tentang hari esok, katakan kepada Tuhan, “Tuhan, Engkau kekal dan tidak berubah. Tolong aku percaya kepada-Mu untuk hari ini dan hari esok.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang kekal. Engkau sudah ada sebelum segala sesuatu, dan Engkau tetap ada selamanya. Tolong aku supaya tidak takut menghadapi masa depan, tetapi percaya kepada-Mu yang tidak pernah berubah. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: hidupmu bisa berubah, tetapi Tuhan tidak pernah berubah, karena Dia adalah Allah yang kekal. Tuhan Yesus memberkati.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 27 Juli 2026 - Serahkan dan Percaya padaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 26, 2026 5:25


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 27 Juli 2026Bacaan: “Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak.” (Mazmur 37:5)Renungan: Pada tahun 2022 Dita melamar kerja di tujuh belas perusahaan tapi tidak ada satupun panggilan. Tabungannya mulai menipis. Teman-temannya sudah pada naik jabatan, menikah dan punya rumah. Dia mengeluh katanya, “Aku udah capek mengirim CV. Capek berharap. Capek bertanya pada Tuhan, ‘Kapan giliranku Tuhan?'” Suatu malam dia membuka Alkitab dan membaca Mazmur 37:5. Dia menangis dan akhirnya memutuskan, “Tuhan, aku menyerah. Aku serahkan CV-ku, masa depanku, rasa maluku, semuanya kepada Engkau. Aku percaya Engkau yang akan mengaturnya. Amin.” Dua minggu kemudian, tanpa dia melamar, ada HR dari perusahaan lama yang menghubunginya, “Kami butuh kamu. Gajinya dua kali lipat dari yang kamu minta.” Dia pun pada akhirnya sadar. Selama ini dialah yang memegang kendali hidupnya terlalu erat. Waktu ia melepaskannya dan menyerahkan pada Tuhan, Tuhan baru bisa bertindak. Daud menulis mazmur 37:5 ini ketika dia melihat orang jahat kelihatan sukses, sementara orang benar tertekan. Ada 3 langkah yang harus dilakukan untuk mendapatkan jawaban atas setiap doa kita. Pertama, “Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN” Kata "serahkan" Artinya kita menaruh setiap persoalan hidup kita di dalam tangan Tuhan. Kedua, “Dan percayalah kepada-Nya”. Setelah diserahkan, jangan diambil lagi dengan khawatir. Percaya sama dengan tenang menunggu Tuhan kerja. Ketiga, “Dan Ia akan bertindak” Ini adalah janji Tuhan. Bukan "mungkin". Tuhan pasti bertindak. Intinya adalah bagian kita menyerahkan dan bagian Tuhan bertindak. Mazmur 37:5 ini mengajak kita berhenti memegang setir yang bukan milik kita. Lepaskan, serahkan pada Tuhan dan percayalah bahwa Dia akan bekerja dengan cara-Nya yang ajaib. Mungkin jawabannya tidak datang besok. Tapi waktu kita menyerahkan, beban di hati kita diangkat lebih dulu. Dan di waktu Tuhan yang tepat, Dia akan bertindak dengan cara yang jauh lebih baik dari rencana kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, hari ini aku menyerahkan hidupku ke dalam tangan-Mu. Aku lelah memegang semuanya sendiri. Aku percaya Engkau tahu yang terbaik untukku. Bertindaklah ya Tuhan, sesuai waktu dan cara-Mu. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus yang Mahakuasa (27 Juli)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jul 26, 2026 4:17


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus yang MahakuasaDiambil dari: Matius 28:18 “Yesus mendekati mereka dan berkata: ‘Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.'”Wonder Kids, hari ini kita belajar bahwa Yesus itu mahakuasa. Artinya, Yesus memiliki kuasa yang sangat besar. Tidak ada yang terlalu sulit bagi-Nya. Tidak ada yang bisa mengalahkan kuasa-Nya. Yesus bukan hanya guru yang pandai atau nabi yang hebat. Yesus adalah Tuhan yang penuh kuasa.Di dalam Injil, kita melihat banyak contohnya. Yesus mengajar dengan kuasa. Yesus mengusir roh jahat. Yesus menyembuhkan orang sakit. Yesus meredakan badai. Yesus bahkan membangkitkan orang mati. Wah, semua itu menunjukkan bahwa kuasa Yesus bukan kuasa biasa.Yang menarik, para nabi dan rasul juga pernah melakukan mujizat. Tetapi ada perbedaan yang sangat penting. Para nabi dan rasul melakukan semuanya dengan kuasa dari Tuhan. Mereka berdoa dan Tuhan yang bekerja. Sedangkan Yesus bertindak dengan otoritas-Nya sendiri. Yesus tidak hanya meminta kuasa dari luar diri-Nya seperti manusia biasa. Ia bertindak sebagai Pribadi yang sungguh berkuasa.Ini penting sekali, Wonder Kids. Kalau Yesus hanya manusia biasa, Ia tidak mungkin berkata bahwa segala kuasa di sorga dan di bumi diberikan kepada-Nya. Tetapi karena Yesus adalah Anak Allah, perkataan itu benar. Yesus memang layak menerima segala kuasa.Kadang-kadang kita merasa hidup ini berat. Mungkin ada masalah di rumah, di sekolah, atau di dalam hati kita. Kita bisa merasa lemah, takut, atau tidak sanggup. Tetapi renungan hari ini mengingatkan kita bahwa Tuhan Yesus yang kita percaya adalah Tuhan yang mahakuasa. Jadi kita tidak perlu hidup dengan mengandalkan kekuatan kita sendiri. Kita bisa datang kepada Yesus dan percaya bahwa Dia sanggup menolong kita.Dan yang paling indah, Yesus memakai kuasa-Nya bukan untuk menindas, tetapi untuk menyelamatkan. Yesus yang mahakuasa itu rela mati di kayu salib untuk menebus dosa kita. Jadi kuasa Yesus adalah kuasa yang penuh kasih.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat kamu menghadapi sesuatu yang terasa sulit hari ini, berdoalah dengan sederhana, “Tuhan Yesus, Engkau berkuasa. Tolong aku percaya kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Tuhan yang mahakuasa. Terima kasih karena kuasa-Mu begitu besar, tetapi juga penuh kasih. Tolong aku supaya tidak takut menghadapi hidup ini, tetapi percaya bahwa Engkau sanggup menolongku dalam segala hal. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus adalah Tuhan yang mahakuasa, dan kuasa-Nya yang besar dipakai untuk menolong dan menyelamatkan anak-anak-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Allah yang Mahakuasa (26 Juli)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jul 25, 2026 4:18


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Allah yang MahakuasaDiambil dari: Ayub 42:2 “Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.”Wonder Kids, Allah itu mahakuasa. Artinya, Tuhan sanggup melakukan semua yang sesuai dengan kehendak-Nya yang sempurna. Tidak ada yang terlalu sulit bagi Tuhan. Tidak ada yang bisa menghalangi rencana-Nya. Apa yang Tuhan kehendaki, pasti bisa Ia lakukan.Kadang-kadang orang bertanya dengan pertanyaan yang membingungkan, misalnya, “Apakah Tuhan bisa membuat sesuatu yang mustahil bahkan bagi diri-Nya sendiri?” Pertanyaan seperti itu terdengar pintar, tetapi sebenarnya tidak menolong. Mengapa? Karena Tuhan tidak melakukan hal yang bertentangan dengan diri-Nya sendiri. Tuhan tidak berdosa, Tuhan tidak berdusta, dan Tuhan tidak bertindak bodoh. Kuasa Tuhan bukan berarti Tuhan melakukan hal yang salah atau tidak masuk akal. Kuasa Tuhan berarti Tuhan sanggup melakukan semua yang baik, benar, dan sesuai dengan sifat-Nya.Ini sangat penting, Wonder Kids. Saat kita berkata Tuhan mahakuasa, itu bukan berarti Tuhan asal melakukan apa saja. Tuhan selalu bekerja dengan hikmat dan kebaikan. Jadi kuasa Tuhan bukan kuasa yang menakutkan bagi anak-anak-Nya, tetapi kuasa yang menolong, menjaga, dan menjalankan rencana-Nya yang sempurna.Kadang-kadang kita bertanya, “Kalau Tuhan mahakuasa, mengapa ada hal yang sulit terjadi? Mengapa ada sakit, sedih, atau masalah?” Itu pertanyaan yang berat. Kita tidak selalu tahu semua jawabannya. Tetapi kita tahu satu hal: Tuhan tetap berkuasa, dan Tuhan tetap punya tujuan yang baik. Dalam kitab Ayub, Ayub mengalami banyak kesulitan yang sangat besar, tetapi pada akhirnya ia belajar bahwa Tuhan tetap berkuasa atas semuanya.Jadi, saat hidup terasa membingungkan, kita tidak harus mengerti semuanya dulu untuk tetap percaya. Kita bisa berkata, “Tuhan, aku tidak mengerti, tetapi aku tahu Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan rencana-Mu tidak pernah gagal.” Itu iman yang indah.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau ada satu hal yang membuatmu bingung atau takut hari ini, bawalah itu kepada Tuhan dan katakan, “Tuhan, Engkau mahakuasa. Tolong aku percaya kepada-Mu walaupun aku belum mengerti.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau mahakuasa dan tidak ada rencana-Mu yang gagal. Tolong aku supaya tetap percaya kepada-Mu saat hidup terasa sulit, membingungkan, atau menakutkan. Ajarku untuk bersandar pada kuasa dan kebaikan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan sanggup melakukan segala sesuatu yang sesuai dengan kehendak-Nya, dan rencana-Nya tidak pernah gagal. Tuhan Yesus memberkati.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 23 Juli 2026 - Jaga Hati dan Perkataan, Kendalikan Diri

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 22, 2026 6:32


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 23 Juli 2026Bacaan: “Biarlah kamu marah, tetapi jangan berbuat dosa; berkata-katalah dalam hatimu di tempat tidurmu, tetapi tetaplah diam.” (Mazmur 4:5)Renungan: Suatu hari di jam sebelas malam, Andrea baru saja membaca chat dari teman kantor di grup. Temannya menyindir dia di depan bosnya. Darahnya langsung naik. Jempolnya sudah mau mengetik balasan panjang, sebagai pelampiasan kemarahannya. Tapi kemudian dia ingat bahwa besok mereka akan ketemu lagi di kantor. Kalau dia membalas malam ini, pasti besok pagi akan menyesel. Akhirnya dia meletakkan HPnya kemudian ke kamar, tutup mata, dan berbicara dalam hati kepada Tuhan, “Tuhan, aku marah banget dan sakit sekali hati ini. Tapi aku tidak mau berdosa karena marah ini." Pagi harinya, kepalanya lebih tenang. Dia bisa menyelesaikan masalah itu dengan cara yang benar. Malam itu dia belajar, marah boleh, tapi jangan sampai marah menguasai hati ini. Daud menulis mazmur ini waktu dikejar-kejar musuh dan difitnah. Dia juga marah, kecewa, sakit hati. Tetapi dia diberi 3 nasihat. Pertama, “Biarlah kamu marah” Marah itu manusiawi. Yesus juga pernah marah. Kedua, “Tetapi jangan berbuat dosa”. Bahayanya di sini. Marah bisa jadi memaki, balas dendam dan fitnah. Itulah yang membuat kita berdosa. Ketiga, “Berkata-katalah dalam hatimu di tempat tidurmu, tetapi tetaplah diam”. Artinya bawalah permasalahan kita kepada Tuhan dulu. Kita belajar mendiamkan mulut dan menenangkan hati sambil mengevaluasi di hadapan Tuhan sebelum bertindak. Intinya: Jangan mengambil keputusan saat kita sedang emosi. Mazmur 4:5 mengajar kita untuk "pause". Sebelum chat, sebelum berbicara, sebelum mengambil keputusan, diamlah dahulu kemudian bawalah kepada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku adalah manusia yang gampang marah dan gampang salah langkah. Ampunilah aku kalau selama ini aku cepat melampiaskan amarah sehingga menjadi berdosa. Ajarilah aku seperti Daud, saat marah, aku datang kepada-Mu dahulu, bukan ke orang lain. Tolonglah aku untuk diam, berpikir, dan bicara dengan-Mu sebelum aku bertindak. Yesus, tolong jaga hati dan mulutku hari ini. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Allah yang Hadir di Mana-Mana (22 Juli)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jul 21, 2026 4:55


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Allah yang Hadir di Mana-ManaDiambil dari: Mazmur 139:8–10 “Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situpun Engkau. Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut, juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku.”Wonder Kids, tahukah kamu bahwa ada makhluk hidup yang sangat besar di dunia? Bukan hanya paus besar, tetapi ada juga kumpulan pohon yang saling terhubung lewat akar di bawah tanah. Dari atas mungkin kelihatan seperti banyak pohon, tetapi sebenarnya mereka terhubung satu sama lain. Wah, luar biasa ya.Tetapi ada yang jauh lebih luar biasa daripada itu: Tuhan tidak hanya besar, tetapi juga hadir di mana-mana. Tuhan tidak seperti manusia yang hanya bisa ada di satu tempat pada satu waktu. Tuhan ada di surga, di bumi, di laut, di gunung, di kota, di rumahmu, bahkan saat kamu sendirian. Tidak ada tempat yang terlalu jauh bagi Tuhan.Mazmur 139 berkata bahwa kalau Daud naik ke langit, Tuhan ada di sana. Kalau Daud pergi ke tempat yang paling jauh pun, Tuhan tetap ada. Artinya, ke mana pun kita pergi, kita tidak pernah keluar dari hadapan Tuhan. Tuhan selalu tahu di mana kita berada, dan Tuhan tetap sanggup menuntun kita.Ini sangat menghibur, Wonder Kids. Kadang-kadang kita bisa merasa sendirian. Mungkin saat di sekolah kamu takut, saat di rumah kamu sedih, atau saat malam kamu merasa sepi. Tetapi firman Tuhan mengingatkan bahwa anak Tuhan tidak pernah benar-benar sendirian. Tuhan ada di situ. Tuhan melihat, Tuhan tahu, dan Tuhan peduli.Tetapi ini juga menjadi peringatan. Kalau Tuhan ada di mana-mana, berarti Tuhan juga melihat saat kita berbuat dosa. Kita tidak bisa menyembunyikan apa pun dari Tuhan. Karena itu, kita perlu hidup jujur dan takut akan Tuhan, bukan hanya saat ada orang melihat, tetapi juga saat tidak ada siapa-siapa.Jadi, Allah yang hadir di mana-mana itu adalah kabar baik bagi anak Tuhan. Mengapa? Karena itu berarti Tuhan bisa menolong kita kapan saja dan di mana saja. Tuhan bukan hanya dekat saat kita di gereja atau saat sedang berdoa. Tuhan juga dekat saat kamu belajar, bermain, takut, menangis, atau bingung.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau hari ini kamu merasa takut atau sendirian, ucapkan pelan-pelan, “Tuhan, Engkau ada di sini. Tolong aku percaya kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau hadir di mana-mana. Terima kasih karena aku tidak pernah sendirian. Tolong aku supaya percaya bahwa tangan-Mu selalu menuntun aku dan menolong aku dalam setiap keadaan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: ke mana pun kamu pergi, Tuhan sudah ada di sana, menuntun dan memegangmu. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Allah dan Pengampunan Dosa (20 Juli)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jul 19, 2026 4:26


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Allah dan Pengampunan DosaDiambil dari: Mazmur 130:3–4 “Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan? Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang.”Wonder Kids, pernahkah kamu melakukan kesalahan lalu merasa takut? Mungkin kamu berbohong, membantah, marah, atau berbuat nakal. Setelah itu, hati kita jadi tidak tenang. Kita tahu kita sudah berbuat salah.Renungan hari ini mengingatkan kita bahwa dosa itu serius. Dosa bukan hanya soal melanggar aturan orang tua atau guru. Dosa adalah melawan Tuhan yang sudah menciptakan kita dan mengasihi kita. Karena itu, kalau Tuhan menghitung semua dosa kita satu per satu, tidak ada satu pun dari kita yang bisa berkata, “Aku pasti aman.” Semua orang berdosa di hadapan Tuhan.Tetapi syukur kepada Tuhan, firman-Nya tidak berhenti sampai di situ. Mazmur 130 berkata, “Tetapi pada-Mu ada pengampunan.” Wah, indah sekali ya. Artinya, Tuhan bukan hanya Allah yang suci dan benar, tetapi juga Allah yang mau mengampuni orang berdosa yang datang kepada-Nya.Tentu, pengampunan itu bukan berarti dosa kita dianggap sepele. Dosa tetap jahat. Dosa tetap menyedihkan hati Tuhan. Tetapi Tuhan, dalam kasih-Nya, menyediakan jalan pengampunan bagi kita. Dan jalan itu ada di dalam Yesus. Karena Yesus mati menanggung dosa kita, kita bisa datang kepada Tuhan dan memohon ampun.Wonder Kids, ini penting sekali. Kadang-kadang saat kita berbuat salah, kita bisa ingin bersembunyi. Kita takut dimarahi. Kita malu. Tetapi Tuhan mau kita datang kepada-Nya dengan jujur. Mengaku dosa bukan berarti kita kalah. Mengaku dosa berarti kita percaya bahwa Tuhan itu benar dan Tuhan itu penuh belas kasihan.Kalau kamu hari ini merasa bersalah karena sesuatu, jangan simpan terus di hatimu. Bawalah itu kepada Tuhan. Katakan dengan jujur apa dosamu, lalu mintalah Tuhan mengampunimu. Tuhan senang pada hati yang mau bertobat.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Coba pikirkan apakah ada dosa yang perlu kamu akui kepada Tuhan hari ini. Lalu berdoalah dengan jujur dan mintalah pengampunan-Nya. Kalau perlu, mintalah maaf juga kepada orang yang kamu sakiti.Mari kita berdoa: Tuhan, aku datang kepada-Mu dengan jujur. Aku tahu aku sering berdosa. Terima kasih karena pada-Mu ada pengampunan. Tolong aku untuk berani mengaku dosa, bertobat dengan sungguh-sungguh, dan hidup menyenangkan hati-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan itu suci, tetapi juga penuh pengampunan bagi anak yang datang kepada-Nya dengan hati yang bertobat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Apakah Yesus Gila? (14 Juli)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jul 13, 2026 4:14


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Apakah Yesus Gila? Diambil dari: 1 Korintus 2:16 “Sebab: ‘Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan, sehingga ia dapat menasihati Dia?' Tetapi kami memiliki pikiran Kristus.”Wonder Kids, ada orang yang pernah berpikir bahwa Yesus pasti tidak waras. Mengapa? Karena Yesus berkata dan bertindak dengan cara yang sangat berbeda dari orang biasa. Yesus berkata bahwa Ia datang dari Allah. Yesus mengaku sebagai Anak Allah. Yesus juga berbicara dengan kuasa yang sangat besar. Bagi orang yang tidak percaya, semua itu bisa terdengar aneh sekali.Tetapi kalau kita melihat hidup Yesus dengan teliti, kita tidak menemukan tanda-tanda bahwa Yesus kehilangan akal atau tidak mengerti kenyataan. Justru sebaliknya. Yesus sangat tenang, sangat bijaksana, dan sangat tahu apa yang Ia lakukan. Yesus bisa menjawab orang-orang yang mencoba menjebak-Nya. Yesus mengerti hati manusia. Yesus peduli kepada orang sakit, orang lemah, dan orang berdosa. Itu bukan tanda orang yang kacau pikirannya.Yesus juga hidup dengan kasih yang luar biasa. Ia tidak hidup untuk membesarkan diri-Nya sendiri. Ia tidak seperti orang yang haus pujian atau ingin dipandang hebat. Yesus datang untuk melayani, menolong, mengajar, dan menyelamatkan. Orang yang benar-benar gila tidak hidup dengan kasih, hikmat, dan tujuan sejelas itu.Jadi, Wonder Kids, kalau ada orang bertanya, “Apakah Yesus gila?” jawabannya adalah tidak. Yesus bukan orang yang kehilangan akal. Yesus justru menunjukkan pikiran yang paling benar, paling murni, dan paling penuh kasih. Masalahnya bukan pada Yesus, tetapi pada manusia yang tidak mau menerima siapa Yesus sebenarnya.Firman Tuhan berkata bahwa kita memiliki pikiran Kristus. Artinya, saat kita percaya kepada Yesus, Tuhan menolong kita melihat segala sesuatu dengan cara yang benar. Dunia bisa salah menilai Yesus, tetapi anak-anak Tuhan dipanggil untuk mengenal Dia dengan benar melalui firman-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau kamu pernah bingung dengan sesuatu tentang Yesus, jangan simpan sendiri. Ceritakan dalam doa kepada Tuhan, lalu tanyakan juga kepada orang dewasa yang bisa menolongmu belajar firman Tuhan.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau penuh hikmat, kasih, dan kebenaran. Tolong aku supaya tidak salah mengenal Engkau, tetapi makin memahami siapa Engkau sebenarnya melalui firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan orang yang kehilangan akal, tetapi Tuhan yang penuh hikmat, kasih, dan kebenaran. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Bukti dari Perubahan Hidup (13 Juli)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jul 12, 2026 4:11


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Bukti dari Perubahan HidupDiambil dari: 2 Korintus 5:17 “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.”Wonder Kids, ada satu bukti yang sangat kuat tentang siapa Yesus sebenarnya, yaitu hidup orang-orang yang diubah oleh-Nya. Banyak orang pada zaman Yesus, dan juga sesudah-Nya, berubah dengan sangat besar karena bertemu dengan Yesus. Orang yang tadinya takut menjadi berani. Orang yang tadinya jahat menjadi lembut. Orang yang tadinya hidup dalam dosa mulai belajar hidup benar.Mengapa perubahan itu penting? Karena perubahan seperti itu tidak terjadi hanya karena orang mendengar nasihat yang bagus. Memang nasihat yang baik bisa menolong, tetapi hati manusia tidak berubah hanya karena mendengar kata-kata indah. Kita butuh Tuhan bekerja di dalam hati kita. Dan itulah yang Yesus lakukan.Di Alkitab kita melihat banyak contohnya. Petrus yang pernah menyangkal Yesus kemudian menjadi saksi yang berani. Paulus yang dulu memusuhi orang Kristen berubah menjadi pemberita Injil. Banyak orang lain juga mengalami perubahan karena Yesus. Mereka bukan menjadi sempurna dalam sekejap, tetapi hidup mereka sungguh dibalikkan arahnya oleh Tuhan.Wonder Kids, itu juga bisa terjadi pada kita. Mungkin kamu punya dosa yang susah ditinggalkan. Mungkin kamu mudah marah, suka membantah, iri hati, malas berdoa, atau tidak jujur. Kalau kamu datang kepada Yesus, Dia sanggup mengubah hidupmu. Mungkin tidak selalu langsung sempurna, tetapi Tuhan sungguh bekerja sedikit demi sedikit.Inilah yang diajarkan 2 Korintus 5:17. Siapa yang ada di dalam Kristus adalah ciptaan baru. Artinya, Yesus bukan hanya mengampuni dosa kita, tetapi juga mulai membentuk hidup kita menjadi baru. Jadi, iman kepada Yesus bukan hanya soal tahu banyak hal tentang Dia. Iman kepada Yesus juga terlihat dari hidup yang terus diubahkan oleh-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan satu bagian hidupmu yang paling ingin kamu serahkan kepada Tuhan untuk diubah. Lalu berdoalah dengan jujur, “Tuhan Yesus, ubahlah aku di bagian ini.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sanggup mengubah hidup manusia. Tolong aku supaya tidak hanya tahu tentang Engkau, tetapi sungguh datang kepada-Mu dan diubahkan oleh-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus yang sejati bukan hanya diketahui dengan pikiran, tetapi juga dikenali lewat hidup yang diubahkan oleh kuasa-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Raja Orang Yahudi (10 Juli)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jul 9, 2026 4:43


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Raja Orang YahudiDiambil dari: Yohanes 19:21 “Maka kata imam-imam kepala orang Yahudi kepada Pilatus: ‘Jangan engkau menulis: Raja orang Yahudi, tetapi bahwa Ia mengatakan: Aku adalah Raja orang Yahudi.'”Wonder Kids, salah satu hal penting tentang Tuhan Yesus adalah bahwa Ia disebut Raja orang Yahudi. Waktu Yesus disalibkan, di atas kepala-Nya dipasang tulisan tentang siapa Dia. Tulisan itu berbunyi bahwa Yesus adalah Raja orang Yahudi. Menariknya, tulisan seperti itu dicatat dalam keempat Injil. Jadi, hal ini dianggap sangat penting.Mengapa itu penting? Karena gelar itu menunjukkan hubungan Yesus dengan para pemimpin Yahudi dan juga dengan pemerintah Romawi. Romawi biasanya tidak akan menghukum mati seseorang hanya karena mengajar atau bercerita. Tetapi kalau seseorang dianggap mengaku sebagai raja, itu menjadi masalah besar. Sebab itu berarti ada hubungan dengan kuasa, pemerintahan, dan ancaman terhadap kekuasaan yang sedang ada.Para imam kepala tidak suka tulisan itu. Mereka ingin tulisan itu diubah menjadi, “Orang ini berkata bahwa Ia Raja orang Yahudi.” Mereka tidak mau mengakui bahwa Yesus sungguh adalah Raja. Tetapi justru di situlah kita melihat sesuatu yang besar. Walaupun banyak orang menolak-Nya, Yesus tetap adalah Raja yang sejati.Wonder Kids, Yesus bukan raja seperti raja dunia yang memerintah dengan dosa, kesombongan, atau kekerasan. Yesus adalah Raja yang datang dengan kebenaran, kasih, dan pengorbanan. Ia bahkan rela mati di kayu salib. Itu sebabnya kerajaan-Nya berbeda dari kerajaan dunia ini. Tetapi tetap saja, Dia adalah Raja.Kadang-kadang orang ingin Yesus hanya menjadi penolong saat susah, guru saat butuh nasihat, atau teman saat merasa sendirian. Memang Yesus menolong, mengajar, dan dekat dengan kita. Tetapi Yesus bukan hanya itu. Yesus juga adalah Raja. Artinya, kita tidak hanya datang kepada-Nya untuk ditolong, tetapi juga untuk taat kepada-Nya.Kalau Yesus adalah Raja, maka hidup kita juga harus tunduk kepada-Nya. Kita perlu bertanya: apakah aku mau mengikuti perintah Raja Yesus? Apakah aku mau hidup dengan cara yang menyenangkan Dia? Raja yang baik layak ditaati, dan Yesus adalah Raja yang paling baik.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, Engkau adalah Rajaku. Tolong aku bukan hanya meminta pertolongan-Mu, tetapi juga mau taat kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Raja yang sejati. Terima kasih karena Engkau memerintah dengan kasih dan kebenaran. Tolong aku supaya mau tunduk kepada-Mu, percaya kepada-Mu, dan hidup sebagai anak yang taat kepada Raja yang baik. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan hanya Penolong dan Guru, tetapi juga Raja yang sejati dan layak ditaati. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus Datang dengan Sebuah Misi (8 Juli)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jul 7, 2026 4:33


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus Datang dengan Sebuah MisiDiambil dari: Yohanes 5:24 “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang telah mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.”Wonder Kids, dalam banyak cerita petualangan, biasanya ada seorang tokoh utama yang mendapat tugas penting. Ia harus menyelesaikan misinya. Kadang jalannya sulit, penuh bahaya, dan banyak rintangan. Tetapi tujuan akhirnya tetap jelas.Nah, Tuhan Yesus juga datang ke dunia dengan sebuah misi. Yesus tidak datang ke bumi tanpa tujuan. Yesus datang karena manusia berdosa sudah jauh dari Allah. Kita tersesat, dan kita tidak bisa menyelamatkan diri sendiri. Karena itu, Allah mengutus Anak-Nya untuk menyelamatkan kita.Misi Yesus bukan misi yang mudah. Yesus datang untuk menolong orang berdosa, mengajar tentang Kerajaan Allah, dan akhirnya mati di kayu salib menggantikan manusia. Itu sangat berat. Tetapi Yesus rela melakukannya karena kasih-Nya yang besar. Yesus datang bukan hanya untuk memberi contoh yang baik, tetapi untuk benar-benar menyelamatkan.Dalam Yohanes 5:24, Yesus berkata bahwa orang yang mendengar perkataan-Nya dan percaya kepada Dia yang mengutus-Nya mempunyai hidup yang kekal. Artinya, misi Yesus berhasil membawa keselamatan bagi orang yang percaya kepada-Nya. Karena Yesus datang, mati, dan bangkit, kita bisa dipindahkan dari maut kepada hidup. Wah, itu kabar yang luar biasa.Wonder Kids, ini berarti hidup Yesus bukan cerita biasa. Yesus adalah Juruselamat yang datang dengan tugas dari Bapa. Dan Yesus menyelesaikan tugas itu dengan sempurna. Ia tidak menyerah. Ia tidak gagal. Ia setia sampai akhir supaya kita bisa memiliki hidup yang kekal.Kadang-kadang kita juga punya tugas kecil dalam hidup kita, seperti belajar, taat kepada orang tua, menolong orang lain, atau berkata jujur. Kita bisa belajar dari Yesus untuk setia melakukan apa yang Tuhan mau. Tetapi yang paling penting, kita harus ingat bahwa hanya Yesus yang bisa menyelesaikan misi penyelamatan bagi kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ucapkan kepada Tuhan, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau datang ke dunia untuk menyelamatkanku. Tolong aku percaya kepada-Mu dan hidup bagi-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau datang dengan misi yang mulia untuk menyelamatkan manusia berdosa. Terima kasih karena Engkau rela mati dan bangkit supaya aku memiliki hidup yang kekal. Tolong aku untuk percaya kepada-Mu dan hidup taat kepada-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus datang ke dunia bukan tanpa tujuan, tetapi dengan misi kasih untuk menyelamatkanmu. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Gambaran Yesus dalam Injil Yohanes (6 Juli)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jul 5, 2026 4:46


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Gambaran Yesus dalam Injil YohanesDiambil dari: Yohanes 1:14 “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.”Wonder Kids, Injil Yohanes menggambarkan Yesus dengan cara yang sangat indah dan mulia. Kalau Injil lain sering menceritakan banyak peristiwa dari hidup Yesus, Yohanes juga melakukannya, tetapi ia sangat menekankan siapa Yesus sebenarnya. Yohanes ingin kita melihat bahwa Yesus bukan hanya manusia biasa. Yesus adalah Firman yang bersama-sama dengan Allah sejak semula, dan Yesus sendiri adalah Allah.Di awal Injil Yohanes, kita membaca bahwa pada mulanya adalah Firman, Firman itu bersama-sama dengan Allah, dan Firman itu adalah Allah. Lalu Yohanes berkata bahwa Firman itu menjadi manusia dan diam di antara kita. Artinya, Yesus yang mulia itu sungguh datang ke dunia. Ia bukan tokoh dongeng. Ia bukan roh yang hanya kelihatan seperti manusia. Yesus benar-benar datang dan hidup di tengah manusia.Mengapa ini penting, Wonder Kids? Karena kalau Yesus hanya manusia biasa, Ia tidak bisa menyelamatkan kita. Tetapi kalau Yesus sungguh Allah yang datang menjadi manusia, maka kita melihat kasih Tuhan yang sangat besar. Allah tidak tinggal jauh di surga saja. Ia datang mendekat kepada manusia berdosa untuk menyatakan kasih karunia dan kebenaran-Nya.Memang, ada orang yang berkata bahwa Injil Yohanes terlalu tinggi dalam menggambarkan Yesus. Tetapi justru Yohanes menulis seperti itu karena ia sungguh mengenal siapa Yesus. Yohanes tidak sedang membuat cerita lebih hebat. Yohanes sedang menunjukkan identitas Yesus yang sejati. Dan semakin kita mengenal Yesus seperti yang Yohanes gambarkan, semakin kita mengerti bahwa Yesus layak dipercaya, disembah, dan diikuti.Wonder Kids, kadang-kadang kita bisa berpikir tentang Yesus terlalu kecil. Kita hanya melihat Yesus sebagai Penolong saat kita susah, atau Guru yang memberi nasihat baik. Memang Yesus menolong kita dan mengajar kita. Tetapi Yesus jauh lebih besar. Yesus adalah Tuhan yang mulia, penuh kasih karunia dan kebenaran.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Bacalah Yohanes 1:1 dan Yohanes 1:14, lalu katakan kepada Tuhan, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang datang mendekat kepadaku.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Firman yang menjadi manusia. Terima kasih karena Engkau datang ke dunia untuk menyatakan kasih karunia dan kebenaran. Tolong aku supaya makin mengenal siapa Engkau sebenarnya dan makin percaya kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan hanya manusia yang baik, tetapi Allah yang datang menjadi manusia untuk menyelamatkan kita. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Dengan Jari Allah (4 Juli)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jul 3, 2026 4:31


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Dengan Jari AllahDiambil dari: Lukas 11:20 “Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.”Wonder Kids, waktu Tuhan Yesus melakukan mujizat, ada orang-orang yang tidak mau percaya kepada-Nya. Saat Yesus mengusir roh jahat, mereka malah menuduh bahwa Yesus bekerja dengan kuasa yang jahat. Wah, itu tuduhan yang serius sekali.Tetapi Yesus menjawab mereka dengan bijaksana. Yesus berkata bahwa kerajaan yang terpecah tidak akan bisa bertahan. Maksud Yesus begini: kalau setan melawan setan, kerajaannya akan hancur sendiri. Jadi tidak masuk akal kalau Yesus mengusir roh jahat dengan kuasa setan. Lalu Yesus menjelaskan yang sebenarnya: Ia mengusir setan dengan kuasa Allah. Itu berarti Kerajaan Allah sedang datang.Apa artinya, Wonder Kids? Artinya, mujizat Yesus bukan sekadar pertunjukan supaya orang kagum. Mujizat Yesus menunjukkan bahwa Allah sedang bekerja dengan kuasa-Nya. Yesus datang membawa kuasa Allah untuk mengalahkan kuasa dosa dan kejahatan. Jadi saat Yesus mengusir roh jahat, itu adalah tanda bahwa Yesus benar-benar datang dari Allah.Di Alkitab, kita juga melihat murid-murid Yesus melakukan mujizat. Tetapi ada perbedaan penting. Murid-murid melakukan semuanya dalam nama Yesus. Mereka tidak punya kuasa dari diri sendiri. Sedangkan Yesus menunjukkan kuasa Allah dengan otoritas-Nya sendiri. Jadi, Yesus bukan hanya utusan biasa. Yesus adalah Pribadi yang sangat istimewa.Wonder Kids, kadang-kadang kita juga bisa lupa bahwa kita tidak kuat dengan kekuatan sendiri. Saat takut, saat dicobai, saat marah, atau saat menghadapi hal yang sulit, kita sering ingin mengandalkan diri sendiri. Tetapi renungan hari ini mengingatkan kita bahwa kuasa yang sejati berasal dari Tuhan. Kita perlu bergantung kepada-Nya.Kalau Yesus sanggup mengalahkan kuasa jahat, berarti Yesus juga sanggup menolong kita. Mungkin kita tidak sedang berhadapan dengan roh jahat seperti dalam cerita ini, tetapi kita tetap berhadapan dengan dosa, ketakutan, dan kelemahan kita. Dan kabar baiknya, Yesus berkuasa menolong anak-anak-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat kamu merasa lemah atau takut hari ini, ucapkan doa singkat, “Tuhan Yesus, tolong aku mengandalkan kuasa-Mu, bukan kekuatanku sendiri.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau berkuasa dan datang dengan kuasa Allah. Tolong aku supaya tidak mengandalkan diriku sendiri, tetapi belajar percaya dan bergantung kepada-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus menunjukkan kuasa Allah yang sejati, dan Dia sanggup menolongmu saat kamu lemah. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Kesaksian Para Murid (2 Juli)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jul 1, 2026 4:28


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Kesaksian Para MuridDiambil dari: Matius 16:16 “Maka jawab Simon Petrus: ‘Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!'”Wonder Kids, saat Yesus bertanya kepada murid-murid-Nya siapa kata orang tentang Dia, lalu siapa kata mereka sendiri tentang Dia, Petrus menjawab dengan sangat indah: “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!” Itu adalah jawaban yang benar. Petrus dan murid-murid mulai melihat bahwa Yesus bukan sekadar guru atau nabi. Yesus adalah Mesias yang dijanjikan Allah.Tetapi ada hal yang menarik. Walaupun murid-murid hidup dekat dengan Yesus, melihat mujizat-Nya, mendengar pengajaran-Nya, dan berjalan bersama-Nya, mereka tetap tidak selalu mengerti semuanya dengan cepat. Kadang-kadang mereka masih ragu, masih takut, dan masih bingung. Jadi, mengenal Yesus dengan benar bukan sesuatu yang otomatis terjadi hanya karena dekat secara luar.Yesus sendiri berkata bahwa pengenalan Petrus itu bukan datang dari manusia, tetapi dari Bapa di surga. Artinya, mengenal siapa Yesus sebenarnya adalah anugerah dari Tuhan. Kita memang bisa melihat bukti-bukti tentang Yesus, tetapi akhirnya Tuhanlah yang membuka hati kita supaya sungguh percaya.Ini menolong kita, Wonder Kids. Mungkin kadang-kadang kamu juga punya pertanyaan, keraguan, atau belum mengerti semuanya tentang Yesus. Itu tidak berarti kamu harus menjauh. Justru kamu perlu datang kepada Tuhan dan meminta Dia menolongmu mengenal Yesus dengan benar. Murid-murid pun belajar sedikit demi sedikit, dan Tuhan tetap sabar memimpin mereka.Yesus juga pernah berkata kepada murid-murid bahwa di dunia ini mereka akan mengalami kesusahan, tetapi mereka harus kuat hati karena Yesus telah mengalahkan dunia. Jadi, percaya kepada Yesus bukan berarti hidup selalu mudah. Tetapi kita bisa tetap percaya karena Yesus sungguh adalah Mesias, Anak Allah yang hidup.Dan yang indah, Wonder Kids, kita sekarang bahkan punya lebih banyak kesaksian daripada para murid pada saat itu. Kita tahu bahwa Yesus bukan hanya mati, tetapi juga bangkit. Jadi kita punya alasan yang kuat untuk percaya kepada-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, tolong aku mengenal Engkau dengan benar, bukan hanya dari cerita orang lain, tetapi sungguh percaya bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah yang hidup.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup. Tolong aku saat aku ragu, takut, atau bingung, supaya aku tetap datang kepada-Mu dan belajar percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: mengenal Yesus dengan benar adalah anugerah yang indah, dan Dia sabar menolong anak-anak-Nya untuk semakin percaya kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 22 Juni 2026 - Menghargai waktu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 21, 2026 5:35


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 22 Juni 2026Bacaan: "Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat." (Efesus 5:15-16)Renungan: Manusia memiliki banyak cara menghitung waktu. Kita juga mengenal banyak alat untuk melakukan itu semua, mulai dari kalender, jam, hingga stopwatch. Bahkan sebagian orang mengeluarkan uang berjuta-juta hingga milyaran rupiah untuk sebuah arloji saja. Apakah orang yang memiliki arloji senilai milyaran rupiah pasti lebih menghargai waktu daripada mereka yang melihat waktu hanya dari jam di ponsel? Belum tentu. Orang bisa menghargai waktu ketika ia bisa melihat waktu dengan cara yang benar. Sayang, masih banyak yang melihat waktu dengan cara salah. Ada yang memakai seluruh waktunya hanya untuk melakukan satu hal (misal: bekerja terus menerus, atau berhura-hura tak ada habisnya). Ada juga yang terpaku pada masa lalu. Ada yang hanya fokus pada hal-hal jangka pendek sehingga tidak siap menghadapi masa depan. Ada yang menilai seluruh waktunya dengan apa yang terjadi di satu waktu saja. Jika gagal, ia merasa hidupnya akan selalu gagal. Jika berhasil, ia sombong karena merasa tak akan bisa gagal. Tidak sedikit juga yang gagal menikmati masa sekarang. Daripada menikmati hal-hal yang ada di hadapan mereka, mereka lebih terpaku pada masa lalu ataupun terus mengejar ini itu dengan beralasan semuanya demi masa depan. Satu yang harus kita pahami adalah bahwa setiap waktu adalah berharga. Itu sebabnya kita harus belajar menghitung hari (Mzm. 90:12). Ya, hari, bukan bulan atau tahun. Artinya, hargai setiap waktu, dari waktu terkecil. Setiap waktu adalah berharga, bukan karena waktu adalah uang seperti pepatah dunia. Waktu berharga karena apa yang kita lakukan di setiap waktu kita di dunia ini akan berdampak pada waktu kita di kekekalan nanti. Karena itu, hanya memakai waktu untuk urusan dunia, mengejar kesuksesan jasmani atau ambisi pribadi, tentu tidak bijak. Memakai waktu untuk bersekutu dengan Allah, mengasihi keluarga, melayani sesama, serta juga beristirahat dan menjaga kesehatan, itu yang juga harus dilakukan. Hiduplah dengan fokus untuk melakukan kehendak Allah dalam segala hal, baik itu di pekerjaan, pergaulan, hingga waktu pribadi. Itulah cara bijak menghargai waktu. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat-Mu agar aku dapat menghargai waktuku. Sehingga apapun yang aku lakukan semua dapat bermanfaat bagi hidupku saat ini maupun untuk persiapan masa depanku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 12 Juni 2026 - Tetap gigih, semangat untuk bangkit

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 11, 2026 5:50


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 12 Juni 2026Bacaan: "Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana." (Amsal 24:16)Renungan: Kita mungkin sering mendengar kisah Thomas Alva Edison yang konon mengalami 1000 kegagalan sebelum akhirnya berhasil menciptakan bola lampu. Kita juga mendengar tentang JK Rowling yang naskah Harry Potter karangannya ditolak banyak penerbit sebelum akhirnya diterbitkan satu penerbit kecil dan sukses menjadikannya penulis terkaya dalam sejarah. Kita juga mendengar kisah Soichiro Honda yang berkali-kali gagal, terkena bencana alam, perang, dsb, sebelum akhirnya bisa mendirikan perusahaan otomotif Honda. Jika bertanya kepada para tokoh sukses, hampir selalu mereka mengalami lebih banyak kegagalan daripada keberhasilan. Di sinilah uniknya. Mereka bisa mengalami banyak kegagalan (dan berusaha lagi), tapi hanya dibutuhkan satu keberhasilan untuk mereka dapat sukses membuat perubahan besar. Kegagalan juga sering kali menjadi pengalaman penting yang menjadi titik balik orang meraih keberhasilannya. Sayang, lebih banyak orang yang begitu takut dan berusaha menghindari kegagalan. Banyak orang takut melakukan sesuatu yang berpotensi membuat mereka dikritik. Banyak orang tidak berani mencoba hal yang belum pernah dilakukan orang lain, sehingga ada kemungkinan untuk gagal. Dan salah satu cara yang sering dilakukan orang untuk menghindari hal-hal tersebut adalah dengan tak mau mencoba, tak mau berusaha, dan memilih diam. Banyak orang merasa mengalami satu kegagalan akan membuat mereka gagal selamanya. Padahal, yang terjadi justru sebaliknya. Kegagalan bukanlah kata akhir. Amsal berkata, orang benar pun bisa jatuh atau gagal. Tak hanya sekali, tapi tujuh kali. Dalam budaya Yahudi, tujuh kali menunjukkan jumlah tak terhingga. Artinya, sekalipun kita sudah hidup benar, meski kita sudah melakukan yang terbaik, kegagalan masih bisa terjadi. Tapi, poin pentingnya adalah kita masih bisa bangkit kembali. Berapa kali Yusuf diperlakukan tak adil? Berapa banyak Daud hampir mati terbunuh? Jumlah masalah mereka jauh lebih banyak dari jumlah kemenangan mereka! Tapi, karena mereka tetap bangkit, maka kita kini mengenang mereka sebagai pribadi yang berkemenangan. Kita pun bisa mengalaminya! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku semangat untuk bangkit lagi saat aku jatuh terpuruk karena suatu masalah. Jangan biarkan masalah membuat aku meragukan kuasa-Mu. Yesus, Engkaulah andalanku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 10 Juni 2026 - Percaya, berserah, dan bersandar padaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 9, 2026 5:19


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 10 Juni 2026Bacaan: Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu la tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu." (1 Korintus 10:13)Renungan: Ketika seorang guru memberi pertanyaan kepada muridnya, sesungguhnya guru tersebut bertanya bukan karena tidak tahu. Sang guru bertanya untuk menguji seperti apa pemahaman muridnya. Guru tersebut sebenarnya sudah punya jawaban dari pertanyaan yang ia berikan. Demikian juga halnya dengan hidup kita. Ketika Tuhan mengizinkan masalah, pergumulan, dan persoalan hidup datang dalam hidup kita, sesungguhnya Tuhan pun sudah punya solusi untuk tiap masalah yang kita hadapi. Dalam 1 Korintus 10:13 dikatakan, "Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu la tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. " Artinya, Tuhan sudah menakar masalah kita dan memastikan bahwa ujian hidup itu sudah terukur. Seorang guru tidak mungkin memberikan soal siswa SMU kepada siswa SD, bukan? Demikianlah Tuhan sudah mengetahui bahwa masalah kita ada di dalam kesanggupan kita. Berikutnya dikatakan bahwa, "Pada waktu kamu dicobai la akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya." Kita yang dicobai, tapi Tuhan yang memberikan jalan keluar. Itu sebabnya, saat kita menghadapi masalah maka sudah seharusnya alamat pertama yang kita tuju adalah Tuhan. Ayat tersebut berkata dengan jelas bahwa Tuhanlah yang akan memberi jalan keluar, bukan orang lain, bukan juga diri kita sendiri. Tuhan memberi jalan keluar karena jawaban dari segala persoalan hidup kita sudah ada di tangan-Nya. Jika kita masih mencari-cari jawaban di luar Tuhan, alangkah bodohnya kita. Apakah saat ini kita sedang berhadapan dengan masalah besar? Jangan takut. Jangan khawatir. Serahkan masalah kita kepada Tuhan. Percayalah kepada-Nya dan jangan bersandar pada pengertian kita sendiri. Ketika kita mengandalkan Tuhan, kita akan melihat bagaimana dengan cara ajaib Tuhan akan menolong dan memberikan jalan keluar kepada kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk firman-Mu yang menguatkan hatiku. Tambahkanlah imanku agar aku semakin percaya dan mengandalkan Engkau saat masalah melanda hidupku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 7 Juni 2026 - Menghadirkan kasih Tuhan untuk sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 6, 2026 5:10


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 7 Juni 2026Bacaan: Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasehatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran." (2 Timotius 4:2)Renungan: Ada seorang tentara yang bercerita bahwa selama karir militernya, sudah berkali-kali ia ditugaskan ke daerah konflik. Setiap kali akan berangkat, kesedihan mendalam dirasakannya karena harus berpisah dengan keluarga. Hal yang membuatnya sedih bukanlah perpisahan itu sendiri, melainkan kenyataan kalau ia bisa saja kelak pulang tinggal nama karena gugur dalam tugas. Namun, ia amat memahami tugas dan kewajibannya sebagai tentara sehingga ia tetap berangkat menunaikan tugas. Seperti tentara yang selalu siap sedia melakukan tugas yang diamanatkan padanya, demikian juga kita sebagai orang percaya harus selalu siap sedia melakukan tugas yang diamanatkan oleh Tuhan. Salah satu tugas tersebut adalah memberitakan firman. Sayangnya, banyak orang percaya yang masih beranggapan bahwa tugas tersebut merupakan tugas pastor, biarawan, biarawati, guru agama, dan para aktivis gereja. Pemikiran ini tentu saja keliru! Sebab, sesungguhnya Tuhan mempercayakan tugas memberitakan firman kepada semua orang yang telah menerima keselamatan kekal dari-Nya. Artinya, apapun profesi yang kita geluti, memberitakan firman dalam kehidupan sehari-hari adalah keharusan. Sekalipun kita adalah seorang ibu rumah tanggap sepenuh waktu, kita juga harus melakukannya. Memberitakan firman tidak identik dengan pengkhotbah mimbar, akan tetapi hal yang Tuhan inginkan adalah kita menceritakan tentang Tuhan Yesus kepada orang-orang di sekitar kita, melalui tutur kata; sikap dan perbuatan; pola pikir; etos kerja; dan seluruh hidup kita. Singkat kata, memberitakan firman adalah menunjukkan kehidupan yang mencerminkan kasih dan karakter Kristus. Dengan demikian, tidak ada lagi alasan bagi kita untuk tidak melakukan panggilan Tuhan, yaitu memberitakan firman-Nya sampai keujung bumi. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, urapilah seluruh keberadaan diriku, agar melalui pikiran, perkataan, perasaan dan perbuatanku aku dapat mewartakan kasih-Mu, sehingga banyak orang semakin mengenal Engkau sebagai Sang Sumber Kasih dan keselamatan. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 31 Mei 2026 - Hidup bersama dengan rukun

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 30, 2026 4:08


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 31 Mei 2026Bacaan: Sungguh, alangkah baiknya dan Indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!" (Mazmur 133:1)Renungan: Kita sering mendengar kesaksian bahwa keluarga yang hidupnya rukun, senantiasa dilimpahi berkat Tuhan. Berkebalikan dengan keluarga yang sering berantem, itu jauh dari berkat-Nya. Hal ini juga bisa terjadi dalam perusahaan. Perusahaan yang seluruh karyawannya bisa tinggal bersama dengan rukun dan satu sama lain bisa menjalin kerjasama dengan baik, akan punya peluang untuk bertumbuh sehat dan berhasil. Kebalikan dengan perusahaan yang karyawannya sering demo, bikin onar, satu sama lain saling menjegal, perusahaan sulit untuk bisa bertumbuh dan berkembang. Pemazmur memberikan kesaksian bahwa keluarga yang tinggal bersama dengan rukun senantiasa berkelimpahan berkat. "Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!" Pemazmur mengatakan hal ini karena di mana kita dapat tinggal bersama dengan rukun, Tuhan memerintahkan berkat dan kehidupan untuk selama-lamanya (ay. 3). Rukun disini digambarkan seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut dan ke leher jubah. Juga seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Artinya, ada pemerataan. Minyak yang baik tidak hanya ditampung di kepala saja, tetapi turun ke janggut dan leher jubah. Demikian juga embun yang adalah lambang kesuburan tidak ditampung oleh gunung Hermon yang besar saja, tetapi dibagi turun ke gunung-gunung yang kecil juga, yakni Sion. Apakah kita sebagai anggota masyarakat sudah diam bersama dengan rukun satu sama lain, atau sebaliknya? Meresponi firman Tuhan, marilah kita senantiasa mengusahakan hidup bersama dengan rukun, baik kita sebagai anggota keluarga, karyawan, maupun anggota masyarakat lainnya. Dengan demikian, janji Tuhan akan digenapi-Nya, "kesanalah berkat-berkat Tuhan dicurahkan." Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berikanlah aku hati yang penuh dengan damai sejahtera, sehingga aku dapat membina hubungan yang baik dengan orang-orang di sekitarku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 24 Mei 2026 - Merenungkan Firman Tuhan dan melakukannya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 23, 2026 5:19


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 24 Mei 2026Bacaan: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya." (Yohanes 4:34)Renungan: Suatu malam ada seorang pemuda pulang dari latihan drama kemalaman. Semua warung tenda kebanyakan sudah tutup, padahal dia lapar. Akhirnya, ia pun terpaksa makan mie goreng di salah satu warung tenda yang bukan langganannya. Ternyata, ketika subuh perutnya diare. Akibatnya, dia berkali-kali buang air besar, sehingga menjadi kurang tidur dan badannya sangat lemas. Ia pun memutuskan berobat ke dokter dan minta surat izin untuk tidak bekerja. Ia pun kemudian istirahat seharian dan berpantang makan beberapa jenis makanan. Fisik kita yang semula sehat dapat jatuh sakit atau kondisi drop karena mengonsumsi makanan atau minuman yang tidak sehat, demikian halnya tubuh rohani kita. Untuk itu, demi menjaga tubuh jasmani dan rohani senantiasa sehat, kita harus mengonsumsi makanan yang sehat, bersih, dan bergizi. Rahasia Yesus bisa sehat rohani dan jasmani meski kegiatan sangat padat dan menghadapi berbagai pergumulan adalah Dia melakukan kehendak Bapa yang mengutus diri-Nya dan menyelesaikan pekerjaan-Nya. Artinya, Yesus melakukan kebenaran firman Tuhan. Hal ini juga berlaku bagi kita sebagai orang percaya. Kalau kita ingin rohani yang sehat, maka kita harus senantiasa melakukan kebenaran firman-Nya dan bergantung sepenuhnya kepada Tuhan. Kita menolak memasukkan segala sesuatu yang bisa bikin rohani sakit seperti iri hati, amarah, perselisihan, atau percabulan. Makanan rohani sama pentingnya dengan makanan jasmani. Jangan sampai rohani sakit, bahkan mati karena kita enggan mempraktikkan firman Tuhan. Karena itu pastikan diri sendiri merenungkan firman-Nya dan berdoa. Jangan sampai kita 'rajin' membaca berita yang disuguhkan oleh media sosial, tetapi kita jarang membaca firman Tuhan. Ketika asupan rohani kita cukup, kita akan mampu menghadapi tantangan hidup. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku rindu kehidupan rohaniku bertumbuh. Mampukan aku untuk dapat memberikan makan bagi rohaniku sehingga aku dapat menjalani hidup ini penuh dengan ketenangan, karena aku tahu bersama dengan Engkau semua akan baik-baik saja. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 7 April 2026 - Mengingat Tuhan dalam segala keadaan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 6, 2026 6:41


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 7 April 2026Bacaan: "Jauhkanlah dari padaku kecurangan dan kebohongan. Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan. Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku. Supaya, kalau aku kenyang, aku tidak menyangkal-Mu dan berkata: Siapa TUHAN itu? Atau, kalau aku miskin, aku mencuri, dan mencemarkan nama Allahku." (Amsal 30:8-9) Renungan: Di dalam Alkitab, kekayaan dipandang sebagai sesuatu yang netral, tidak dipuji tetapi juga tidak dicela. Artinya, benar-tidaknya suatu kekayaan tergantung pada sikap seseorang terhadapnya, apakah ia menjadi orang benar atau menjadi orang yang tidak benar dengan kekayaannya itu. Jika seseorang bergantung pada kekayaannya melebihi ketergantungannya kepada Tuhan, maka pada saat itulah suatu kekayaan menjadi tidak benar. Sebaliknya, jika seseorang dapat mengendalikan kekayaan itu dan memanfaatkannya untuk memuliakan Tuhan dan memberkati sesama, maka pada saat itulah kekayaaan tersebut menjadi benar. Jadi, kekayaan itu sendiri tidaklah salah, yang salah adalah sikap orang yang bergantung kepada kekayaannya. Alkitab tidak pernah mengecam kekayaan itu sendiri, tetapi mengecam sikap hati orang yang hanya bergantung pada kekayaannya. Ada banyak tokoh di Alkitab yang kaya. Sebagian mempergunakan kekayaan tersebut dengan baik, artinya tidak membuat mereka jauh dari Tuhan. Sebagian lagi adalah sebaliknya, mereka justru jauh dari Tuhan karena kekayaannya. Contoh tokoh Alkitab yang kaya namun tidak membuat mereka jauh dari Tuhan adalah Abraham, Ishak, Yakub, dan Ayub. Mereka diberkati oleh Tuhan sehingga menjadi orang-orang yang kaya di tengah masyarakat sezaman mereka. Tetapi, hati mereka tetap teguh berpaut kepada Tuhan. Demikian juga dengan Ayub, sekalipun ia adalah orang kaya, ia tidak bergantung pada kekayaannya. Terbukti, ketika ia dicobai dengan sangat berat dengan hilangnya seluruh harta kekayaannya dalam sekejap, ia tidak meninggalkan Tuhan. Namun banyak juga tokoh Alkitab yang kaya sehingga membuat mereka menjadi jauh dari Tuhan atau tidak datang kepada Tuhan. Contohnya adalah Hizkia, raja Yehuda. Secara keseluruhan, Hizkia termasuk orang yang benar di mata Tuhan, karena ia tidak menyembah berhala dan tetap berpaut kepada Tuhan. Namun ia tidak benar dalam hal kekayaan. Ketika dia diberkati Tuhan dengan kekayaan dan kerajaan yang kokoh, ia justru memamerkan kekayaannya itu kepada orang-orang Babel (2 Raj 20:12-18). Bukan hanya kekayaan, kemiskinan pun bisa membuat seseorang jauh dari Tuhan. Menarik menyimak doa Agur bin Yake. Ia memohon kepada Tuhan agar tidak diberikan kekayaan maupun kemiskinan. Sebab, jika ia kaya ia akan menyombongkan diri terhadap Tuhan, dan ketika ia miskin ia akan mengutuki Tuhan. Agur bin Yake menyadari bahwa banyak orang yang bersikap tidak benar kepada Tuhan karena kekayaan mereka, dan karena kemiskinan mereka! Namun makna doa Agur bin Yake adalah agar kita tetap cinta Tuhan, baik ketika masih miskin maupun ketika sudah kaya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku tetap takut dan setia kepada-Mu, baik ketika masih miskin maupun sesudah kaya. Amin. (Dod)

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 28 Maret 2026 - Jadilah Saudara yang baik

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 28, 2026 6:18


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 28 Maret 2026Bacaan: Firman TUHAN kepada Kain: "Di mana Habel, adikmu itu?" Jawabnya: "Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?" (Kejadian 4:9)Renungan: Seseorang berkata, "Seorang kakak kadang suka memosisikan dirinya sebagai bos, tetapi dalam masa-masa sulit, dia akan membela saudaranya yang lebih muda, berapa pun harga yang harus dia tanggung. Di dalam diri seorang kakak, kita bisa melihat gambar seorang ayah. Siapa pun saudara kita, kita tidak punya pilihan. Kita hanya harus menerimanya dengan bangga dan sukacita. Seorang saudara akan mendengarkan masalah kita dan memberi nasihat yang baik Seorang saudara dapat membawa sukacita bagi keluarga, pelukan yang baik, tertawa dan menyenangkan." Itulah 'The Good Brother'! Tidak demikian dengan Kain. Kain bukan 'The Good Brother', tetapi 'The Bad Brother'. Beberapa hal berikut membuktikan bahwa Kain adalah 'The Bad Brother'. 1. Kain iri hati kepada saudaranya sendiri. Kain dan persembahannya memang tidak diperkenan Tuhan, tetapi bukan berarti itu bisa dijadikan alasan yang layak untuk dia iri hati kepada Habel. Bukankah tanggung jawab ada di masing-masing pribadi? Seharusnya Kain introspeksi diri, dan sebagai saudara, seharusnya dia tetap bersyukur karena Habel dan persembahannya diperkenan Tuhan, bukannya iri hati. Orang yang iri hati dengan keberhasilan saudaranya adalah seorang saudara yang buruk.2. Kain merasa bukan seorang penjaga saudara mudanya. Dengan lantang Kain berkata, "Apakah aku penjaga adikku?" "Penjaga" bisa dimengerti seperti seorang bodyguard, juga bisa dimengerti sebagai seorang pengawas. Kalaupun tidak bertindak seperti seorang bodyguard, jawaban Kain tersebut tetap salah, karena dia menyangkal bahwa dirinya adalah orang yang seharusnya mengawasi adiknya. Artinya, dia tidak bertindak sebagai pengganti ayahnya, terutama ketika mereka berada jauh dari rumah. Masakan dia sama sekali tidak tahu keberadaan Habel, adiknya? Jawaban Kain menunjukkan bahwa dia adalah seorang 'the bad brother', yaitu tidak ada kepedulian sama sekali kepada saudaranya.3.Kain membunuh adiknya. Tidak bisa dimungkiri lagi bahwa inilah wujud nyata seorang 'the bad brother'. Lebih parah lagi, pembunuhan ini sudah direncanakan dan disertai dengan tipu muslihat. Pasti Habel tidak menyangka kalau kakaknya merencanakan sesuatu yang jahat. Kita bisa bayangkan betapa tenang dan tulusnya hati Habel ketika Kain mengajaknya pergi ke padang. Sungguh, pembunuhan keji, pembunuhan tingkat satu. Tidak jarang hubungan antar saudara diselingi dengan perselisihan atau pertengkaran. Sekalipun begitu, tetaplah menjadi seorang 'the good brother'. Jauhkan iri hati, dendam, rencana jahat, dan tipu muslihat terhadap saudara kita, sebab tanpa curiga dia hidup bersama dengan kita. Jangan menjadi 'the bad brother', karena Tuhan akan menuntut pertanggungjawaban dari kita atas kepercayaan yang Dia berikan untuk menjagai saudara kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur untuk keberadaan saudaraku. Mampukan aku untuk terus bersikap benar kepadanya, sehingga dia merasa nyaman hidup bersamaku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 27 Maret 2026 - Bercermin, perbaiki diri dan jadi berkat untuk sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 26, 2026 5:34


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 27 Maret 2026Bacaan: "Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?" (Matius 7:3) Renungan: Ketika kita hendak bepergian ke mana pun, hal yang paling wajar kita lakukan adalah mencari sebuah cermin. Mengapa kita membutuhkan cermin? Karena kita ingin berpenampilan menarik dan memperbaiki suatu hal yang jelek yang terdapat di wajah atau tubuh kita. Kita tidak mungkin bepergian dengan penampilan acak-acakan dan kotor. Kita perlu merapikan rambut dan pakaian kita. Cermin adalah alat yang paling "jujur" untuk menampakkan kepada kita diri kita yang sesungguhnya. Tanpa cermin, kita tidak akan tahu jika ada sesuatu yang membuat wajah kita kotor, dan kita tidak bisa membersihkannya dengan baik, kecuali jika orang lain membantu kita. Jadi, cermin sangatlah membantu kita untuk memperbaiki penampilan kita agar menjadi lebih baik, rapi, bersih, dan menarik. Tidak hanya becermin secara fisik, namun kita juga harus sering becermin terhadap kepribadian kita. Bagaimanakah kita bersikap kepada orang lain? Apakah kelakuan kita sudah mencerminkan pribadi Yesus sendiri atau mencerminkan kedagingan saja? Jangan sampai kita bisa menilai dan menghakimi orang lain, padahal diri kita sendiri masih banyak sekali kekurangan. Yesus memberikan perumpamaan yang serupa dengan hal ini, yaitu mengenai orang yang melihat selumbar di mata saudaranya, tetapi balok di matanya sendiri tidak kelihatan. Artinya, orang tersebut pandai mencari kesalahan atau kejelekan orang lain, namun kelakuan jeleknya sendiri tidak pernah ia ketahui dan ia perbaiki. Di sini Yesus mengajarkan kepada kita untuk tidak menjadi orang yang munafik. Setiap manusia pasti memiliki sifat yang baik dan sifat yang buruk pula. Sifat dan kebiasaan yang buruk itu harus kita perbaiki dan kita hilangkan. Namun, terkadang kita masih melakukan kesalahan. Karena itu, nasihat dari orang lain sangatlah kita butuhkan. Gunakanlah semua itu sebagai sarana untuk memperbaiki diri sendiri. Anggaplah teguran, nasihat, dan saran dari orang lain sebagai cermin, sehingga kita bisa mengetahui hal-hal apa saja yang perlu diperbaiki, dirapikan, dan dibersihkan dari diri kita. "Karena siapa mengindahkan didikan, menuju jalan kehidupan, tetapi siapa mengabaikan teguran, tersesat" (Ams 10:17). Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku memiliki hidup yang dapat mencerminkan kepribadian-Mu sehingga hidupku dapat menjadi berkat bagi orang lain. Amin. (Dod).