Podcasts about artinya

  • 215PODCASTS
  • 500EPISODES
  • 16mAVG DURATION
  • 5WEEKLY NEW EPISODES
  • Feb 23, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026


Best podcasts about artinya

Show all podcasts related to artinya

Latest podcast episodes about artinya

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 24 Februari 2026 - Hati yang penuh kasih dan peduli dengan sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 23, 2026 3:48


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 24 Februari 2026Bacaan: "Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya." (Matius 6:20) Renungan: Pada tahun 1957, majalah Fortune menobatkan Paul Getty sebagai orang terkaya di dunia. Namun demikian, Getty tidak suka dengan ketenarannya sebagai orang terkaya. Bukan karena ia seorang yang rendah hati, tetapi karena ia terlalu pelit untuk berurusan dengan orang-orang yang meminta bantuannya. la pindah ke Sutton Place hanya karena biaya hidup yang lebih murah daripada di London. la bahkan mencuci bajunya sendiri hanya karena tidak ingin mengeluarkan uang untuk laundry. la menolak membayar uang tebusan ketika cucunya diculik, sampai akhirnya telinga cucunya dikirim lewat pos. Namun sebaliknya, salah satu anaknya, yang menerima harta warisan Getty, menyumbangkan kekayaannya dan berkata, "Saya sumbangkan uang ini bagi orang-orang yang jauh lebih membutuhkan daripada saya. " Demikianlah kemurahan hati adalah sebuah proses pengalihan diri dari diri sendiri kepada orang lain. Salomo dengan tegas berkata dalam Ams 3:27, "Janganlah menahan kebaikan daripada orang-orang yang berhak menerimanya padahal engkau mampu melakukannya." Artinya kita selalu memiliki keterbukaan hati untuk selalu berbagi dengan orang lain. Kita belajar memunculkan potensi diri kita untuk selalu berbagi. Memberi menjadi prioritas dan sukacita kehidupan kita. Seseorang pernah berkata, "Lakukan semua kebaikan yang dapat kita lakukan bagi orang-orang di sekitar kita sebanyak mungkin, dengan berbagai cara dan jalan yang dapat kita lakukan. Dengan kata lain, temukan alasan untuk selalu berbagi karena kemegahan kehidupan ini tidaklah terletak pada apa yang dapat kita raih, melainkan pada apa yang dapat kita beri. Mari kita keluar dari jalan kehidupan orang kaya yang bodoh yang dikisahkan oleh Yesus, dan mulai belajar mengosongkan lumbung-lumbung yang ada, dan menemukan berbagai jalan untuk berbagi dengan orang lain. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, bermurah hati memang bukan hal yang mudah, namun aku rindu melakukannya. Berikanlah aku hati yang peduli kepada sesamaku yang membutuhkan, seperti hati-Mu sendiri yang penuh dengan belas kasihan. Amin. (Dod).

Parenting Podcast
Menjadi Orang tua yang Autentik, Apa Artinya? - oleh Ellen Patricia, MA(Counseling), PCC., SP.

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Feb 23, 2026 2:11


"Be yourself sampai kapanpun! Tak terkecuali, ketika sudah jadi orang tua. Moms & Dads tetap harus menjadi orang tua otentik. Lantas, apa sih maknanya? Klik untuk denger audionya. Eits, Moms & Dads yang merasa orang tua autentik kasih comment dong.."

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus Menyembuhkan 10 Orang Kusta (23 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 22, 2026 3:32


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah YESUS MENYEMBUHKAN 10 ORANG KUSTADiambil dari: Lukas 17:12–14 (TB)“Ketika Ia masuk ke suatu desa datanglah sepuluh orang kusta menemui Dia. Mereka tinggal berdiri agak jauh dan berteriak: ‘Yesus, Guru, kasihanilah kami!' Lalu Ia memandang mereka dan berkata: ‘Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam-imam.' Dan sementara mereka di tengah jalan, mereka menjadi tahir.”Wonder Kids, hari ini kita baca kisah tentang sepuluh orang kusta. Pada zaman itu, orang yang punya penyakit kulit seperti kusta tidak boleh tinggal dekat orang lain, karena orang-orang takut penyakitnya menular. Makanya mereka berdiri jauh-jauh dan berteriak minta tolong kepada Yesus.Lalu Yesus melakukan sesuatu yang unik. Yesus tidak langsung bilang, “Sembuh sekarang!” Yesus berkata, “Pergi, perlihatkan dirimu kepada imam-imam.” Artinya, mereka harus taat dulu—melangkah dulu—percaya dulu pada perkataan Yesus. Dan Alkitab berkata sesuatu yang keren banget: “Sementara mereka di tengah jalan, mereka menjadi tahir.” Mereka sembuh sambil berjalan.Dari sini kita belajar 2 hal: Pertama, ketaatan itu penting. Mereka bisa saja berkata, “Ah, percuma… belum sembuh kok suruh pergi?” Tapi mereka memilih percaya dan taat—dan di tengah jalan Tuhan bekerja. Kedua, jangan lupa bersyukur. Di cerita ini, yang kembali untuk mengucap syukur cuma satu orang—dan orang itu bahkan bukan orang yang biasanya dianggap “paling benar” oleh orang banyak. Tapi dia justru datang kembali, sujud di kaki Yesus, dan berterima kasih.Wonder Kids, kadang kita juga begitu: kita minta tolong waktu susah, tapi setelah ditolong… kita lupa bilang, “Tuhan Yesus, terima kasih.” Yesus bukan cuma mau menyembuhkan tubuh kita—Yesus juga mau membersihkan hati kita dari dosa dan mengajar kita hidup untuk Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Sebutkan 1 hal yang kamu minta kepada Tuhan belakangan ini.Lalu sebutkan 1 hal yang Tuhan sudah tolong dalam hidupmu.Ucapkan dengan mulutmu: “Tuhan Yesus, terima kasih.”Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau peduli dan berkuasa menolong kami. Ajari aku untuk taat kepada firman-Mu, dan jangan lupa bersyukur saat Engkau menolongku. Bersihkan juga hatiku dari dosa dan tolong aku hidup menyenangkan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan suka anak yang taat—dan Tuhan juga suka anak yang tidak lupa bilang “terima kasih.” Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Apa yang Penting Bagi Lukas? (19 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 18, 2026 2:30


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah APA YANG PENTING BAGI LUKAS?Diambil dari: Lukas 14:13–14 (TB)“Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang miskin, orang cacat, orang lumpuh dan orang buta. Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak dapat membalasmu…”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang apa yang penting bagi Lukas. Lukas menulis Injilnya dengan satu tujuan besar: supaya orang-orang tahu siapa Yesus sebenarnya dan siapa yang dikasihi Yesus. Sebagai seorang dokter dan sejarawan, Lukas sangat teliti. Ia menyelidiki semua cerita tentang Yesus sejak awal dan menuliskannya dengan rapi. Namun Lukas tidak hanya peduli pada fakta, ia juga peduli pada orang-orang kecil.Di dalam Injil Lukas, kita sering melihat Yesus memperhatikan: orang miskin, orang sakit, orang buta, dan juga orang yang tertindas. Lukas menulis bagaimana Yesus datang untuk membawa kabar baik bagi orang miskin, membebaskan orang yang tertawan, dan menolong mereka yang terlupakan.Yesus pernah membaca kitab Yesaya dan berkata bahwa nubuat itu digenapi pada hari itu juga. Artinya, Yesus benar-benar datang untuk menolong mereka yang membutuhkan. Melalui Injil Lukas, kita belajar bahwa mengasihi Tuhan juga berarti mengasihi orang lain, terutama mereka yang sering tidak diperhatikan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Perhatikan orang di sekitarmu yang mungkin sedang sedih, kesepian, atau membutuhkan bantuan. Tanyakan pada dirimu, “Apa yang bisa aku lakukan hari ini untuk menunjukkan kasih Yesus?”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, ajari aku mengasihi orang miskin dan orang yang menderita seperti Engkau mengasihi mereka. Pakai hidupku untuk membawa kebaikan bagi orang lain. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Mengasihi Yesus berarti peduli pada orang-orang yang sering dilupakan. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Siapakah Lukas? (18 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 17, 2026 2:12


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah SIAPAKAH LUKAS?Diambil dari: Kolose 4:14 (TB)“Salam kepadamu dari Lukas, tabib yang kekasih…”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang Lukas, penulis Injil Lukas. Lukas bukan salah satu dari dua belas murid Yesus. Ia juga bukan saksi mata langsung dari semua peristiwa dalam hidup Yesus. Lukas adalah seorang dokter dan sahabat dekat Rasul Paulus. Lukas menulis Injilnya dengan sangat teliti. Ia mengumpulkan cerita dari banyak saksi mata, mendengarkan kesaksian mereka, dan menuliskannya dengan rapi dan jelas.Alkitab mencatat bahwa Injil Lukas dan Kitab Kisah Para Rasul ditulis untuk seseorang bernama Teofilus. Karena penulis Injil Lukas dan Kisah Para Rasul sama, kita tahu bahwa Lukaslah penulis keduanya.Paulus menyebut Lukas sebagai “tabib yang kekasih.” Artinya, Lukas adalah orang yang setia,dapat dipercaya, dan sungguh-sungguh mengasihi Tuhan. Melalui Injil Lukas, kita melihat bahwa Yesus datang untuk semua orang: orang berdosa, orang miskin, orang sakit, bahkan orang-orang yang sering diabaikan. Lukas ingin semua orang tahu bahwa kasih Yesus tidak terbatas.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan sikap atau perbuatan apa yang bisa membuat orang lain tahu bahwa kamu adalah pengikut Yesus.Mari kita berdoa: Tuhan, tolong hidupku menjadi kesaksian yang jelas bahwa aku mengikut Engkau. Pakailah aku untuk menunjukkan kasih-Mu kepada semua orang. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Hidup kita bisa menjadi petunjuk yang menunjukkan bahwa kita milik Yesus. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Orang Tuli dan Bisu (15 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 14, 2026 2:50


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah ORANG TULI DAN BISUDiambil dari: Markus 7:33–35 (TB)“Lalu Ia menengadah ke langit dan menarik napas, serta berkata kepadanya: ‘Efata!' artinya: Terbukalah! Maka terbukalah telinganya, dan terlepaslah ikatan lidahnya, lalu ia berkata-kata dengan baik.”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang Yesus yang menyembuhkan orang tuli dan bisu. Yesus menyembuhkan banyak orang selama pelayanan-Nya. Tetapi hanya Injil Markus yang mencatat kisah khusus tentang seorang yang tuli dan tidak dapat berbicara di daerah Dekapolis.Yesus melakukan sesuatu yang terlihat aneh. Ia menyentuh telinga orang itu, menyentuh lidahnya, menengadah ke langit, lalu berkata, “Efata!” yang artinya, “Terbukalah!” Dan saat itu juga, telinganya terbuka, lidahnya terlepas, dan orang itu bisa berbicara dengan jelas.Mukjizat ini bukan hanya menunjukkan kuasa Yesus, tetapi juga menggenapi nubuat dalam kitab Yesaya: “Pada waktu itu telinga orang tuli akan dibuka… dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai.” (Yesaya 35:5–6). Artinya, Yesus bukan sekadar menyembuhkan. Ia sedang menunjukkan bahwa Dialah Mesias yang dijanjikan Allah.Sekarang Yesus memang tidak lagi menyentuh orang seperti dulu, tetapi kuasa-Nya tetap sama. Ia masih mendengar doa, masih sanggup menolong, dan masih bekerja dengan cara-Nya sendiri. Kadang cara Tuhan terasa aneh atau tidak kita mengerti, tetapi kita bisa percaya sepenuhnya kepada-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Jika kamu sedang berdoa dan belum melihat jawaban, ingatlah bahwa Tuhan tetap bekerja, meskipun caranya berbeda dari yang kamu bayangkan.Mari kita berdoa: Tuhan, ketika aku membutuhkan pertolongan, ajar aku untuk percaya kepada-Mu, meskipun cara-Mu terlihat aneh bagiku. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan tetap berkuasa dan layak dipercaya, apa pun cara-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

Ruang Publik
Mengurai Tarik-Ulur Kepentingan di Balik RUU Perampasan Aset

Ruang Publik

Play Episode Listen Later Feb 10, 2026 49:27


Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset mulai dibahas Komisi III DPR bersama Badan Keahlian DPR sejak pertengahan Januari lalu. RUU ini masuk prioritas legislasi nasional di 2026.Nasibnya terkatung-katung hampir dua dekade sejak diusulkan pada masa pemerintahan Presiden SBY. Desakan agar rancangan tersebut segera dibahas dan disahkan terus menguat, termasuk saat demo akbar Agustus 2025 lalu. Harapannya bisa menjadi terobosan dalam upaya pemberantasan korupsi.Urgensi ini menilik laporan pemulihan aset Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2020–2024 yang mencapai sekitar Rp2,5 triliun. Capaian yang sangat kecil dibanding kerugian negara yang pada 2024 saja ditaksir Rp45,7 triliun. Artinya, ada celah besar antara uang yang dirampas koruptor dengan nominal yang kembali ke kas publik.Di sisi lain, banyak catatan atas draf regulasi ini, misalnya, potensi penyalahgunaan wewenang, salah sita, alat represi politik, hingga rentan pelanggaran HAM. Berbagai catatan tersebut berulang kali muncul tanpa arah penyelesaian yang jelas.Mengapa begitu sulit mengegolkan RUU Perampasan Aset? Siapa saja yang bakal dirugikan jika skema perampasan aset disahkan? Apakah RUU ini layak didukung sebagai terobosan baru pemberantasan korupsi? Bagaimana peluangnya disahkan di 2026?Di Ruang Publik kita akan bahas topik ini bersama eks-Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Saut Situmorang.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu Biasa ke-5, 8 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 7, 2026 12:14


Dibawakan oleh Suster Brigida MCFSM, Suster Ludgardis MCFSM dan Suster Vinsensia MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santa Teresa Kalkuta Bekasi di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Yesaya 58: 7-10; Mazmur tg 112: 4-5.6-7.8a.9; 1 Korintus 2: 1-5; Matius 5: 13-16.KITA DIJADIKAN GARAM DAN TERANG DUNIA Tema renungan kita pada hari Minggu Biada kelima iniialah: Kita Dijadikan Garam dan Terang Dunia. Dalam khotbah di bukit, Yesusmenegaskan identitas para murid sebagai garam dan terang dunia (bdk.Injil Matius). Pernyataan ini bukan sekadar metafora indah, melainkan panggilanhidup. Garam tidak hidup untuk dirinya sendiri; ia hadir untuk memberi rasa,mencegah kebusukan, dan menjaga kehidupan. Terang pun tidak disembunyikan; iahadir untuk menerangi, memberi arah, dan menyingkirkan kegelapan. Jadi, menjadigaram dan terang berarti menjadi penolong—pribadi yang kehadirannyamenghadirkan kebaikan nyata bagi sesama. Yesus mengajak para murid menyadari bahwa melalui hidupmerekalah dunia dapat merasakan sentuhan Allah. Garam yang tawar dan terangyang disembunyikan kehilangan maknanya. Maka, iman Kristiani menjadi nyataketika seseorang berani keluar dari kepentingan diri, peka terhadap kebutuhanorang lain, dan terlibat dalam penderitaan sesama. Berarti seorang muridmenjadi tanda kehadiran dan tindakan Tuhan: bukan terutama lewat kata-kata,melainkan lewat tindakan kasih yang konkret. Nabi Kitab Yesaya menegaskan bahwa terang sejatiterungkap melalui kasih yang dibagikan kepada mereka yang lapar, yang tidakberpakaian, dan yang tidak memiliki tempat tinggal. Terang bukanlah kemilauspiritual yang abstrak, melainkan sinar yang memanaskan kehidupan orang lain.Ketika tangan kita bisa berbagi, ketika langkah kita mendekat kepada yangtersingkir, saat itulah terang Tuhan memancar melalui diri kita. Keyakinan yang sama diteguhkan oleh Santo Paulus kepadajemaat di Korintus. Dalam suratnya yang pertama, Paulus menegaskan bahwa imantidak bertumpu pada hikmat manusia, melainkan pada kekuatan Allah. Artinya,menjadi garam dan terang bukanlah hasil kehebatan pribadi, melainkan buah dariketerbukaan pada karya Allah yang bekerja dalam kelemahan manusia. Ketika kitamengandalkan Tuhan, hidup sederhana kita pun dapat menjadi sarana rahmat bagibanyak orang. Mari kita bayangkan begini: sebuah lilin kecil yangdinyalakan di ruang gelap. Cahaya lilin itu tidak besar, namun cukup untukmenolong seseorang menemukan jalan dan menghindari bahaya. Lilin tidak memilihsiapa yang pantas menerima cahayanya; ia hanya setia menyala dan menghabiskandirinya. Demikian pula seorang penolong sejati: mungkin sederhana, sering takterlihat, namun kehadirannya membuat hidup orang lain menjadi lebih manusiawidan penuh harapan. Akhirnya, menjadi garam dan terang dunia adalahpanggilan harian untuk menghadirkan Allah di tengah realitas hidup. Melaluikasih yang dibagikan, pertolongan yang tulus, dan iman yang bersandar padakekuatan-Nya, kita dipanggil untuk menjadi saksi bahwa Tuhan sungguh bekerja didunia ini—melalui hidup kita yang mau dipakai bagi sesama.  Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Allah yangmahakuasa, peliharalah dan kuatkanlah iman kami kepada-Mu agar kami senantiasamenjadi tanda kehadiran dan tindakan-Mu untuk menyelamatkan diri kami sendiri,sesama kami dan dunia di sekitar kami. Bapa kami yang ada di surga ... Dalamnama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus Menggenapi Hukum Taurat (6 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 5, 2026 3:23


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah YESUS MENGGENAPI HUKUM TAURATDiambil dari: Matius 5:17 (TB)“Janganlah kamu menyangka bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.”Wonder Kids, Ketika Yesus mulai melayani, banyak orang—terutama orang Farisi—tidak senang. Mereka sudah terbiasa hidup dengan aturan dan tradisi yang sangat ketat. Segala sesuatu harus bisa diprediksi dan dikendalikan. Mereka mengira Yesus datang untuk membuang hukum Taurat. Tetapi Yesus justru berkata dengan jelas: Ia tidak datang untuk menghapus hukum Taurat, melainkan menggenapinya.Artinya, Yesus melakukan apa yang tidak bisa dilakukan manusia. Manusia selalu gagal menaati hukum Tuhan dengan sempurna. Tetapi Yesus hidup taat sepenuhnya dan menggenapi semua yang Tuhan janjikan. Matius—yang menulis Injil ini—ingin kita tahu satu hal penting: Yesus bukan membawa agama baru. Yesus adalah penggenapan janji Allah sejak dahulu.Ketika kita percaya kepada Yesus, kita bukan hanya belajar aturan baru. Alkitab berkata bahwa kita menjadi ciptaan baru. Hidup lama kita ditinggalkan, dan Tuhan memberi kita hidup yang baru di dalam Kristus.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu kebiasaan baik yang bisa kamu lakukan hari ini sebagai bentuk ketaatan kepada Yesus, bukan karena terpaksa, tetapi karena mengasihi-Nya.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau menggenapi hukum Taurat untukku. Tolong aku mengikut Engkau dengan hati yang sungguh-sungguh, bukan hanya karena kebiasaan atau tradisi. Jadikan hidupku hidup yang baru di dalam Engkau. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus tidak datang membawa aturan baru—Ia datang membawa hidup yang baru. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Argumen Konteks (28 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 27, 2026 3:54


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah ARGUMEN KONTEKSDiambil dari: Amsal 10:9 (TB)“Siapa bersih kelakuannya, aman jalannya, tetapi siapa berliku-liku jalannya akan diketahui.”Wonder Kdis, Ada orang yang bilang bahwa nubuat-nubuat dalam Perjanjian Lama sebenarnya tidak cocok berbicara tentang Yesus. Mereka berkata bahwa ayat-ayat itu “diambil keluar dari maksud ayat tersebut.” Tapi, apakah itu benar? Ada seorang pendeta dan ahli Alkitab bernama Louis S. Lapides. Ia pernah meragukan kekristenan dan mencoba membuktikan bahwa nubuat-nubuat tentang Mesias tidak benar. Ia membaca banyak buku yang menyerang iman Kristen, dan ia memeriksa setiap ayat satu per satu dalam bahasa aslinya. Apa yang ia temukan? Setiap kali ia membaca konteksnya dengan teliti—semua nubuat itu justru benar-benar mengarah kepada Yesus!Tidak ada ayat yang dipaksa. Tidak ada yang dilebih-lebihkan. Semuanya pas dan sesuai.Lapides lalu memberi tantangan kepada siapa saja yang ragu: “Mintalah dengan tulus agar Tuhan menunjukkan apakah Yesus benar-benar Mesias atau bukan.” Itulah yang ia lakukan—dan tanpa ada yang membimbingnya, Tuhan membuka matanya untuk melihat kebenaran.Mazmur 145:18–19 berkata:“Tuhan dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya… Ia memenuhi keinginan orang-orang yang takut akan Dia; Ia mendengar teriak mereka dan menyelamatkan mereka.”Artinya, Tuhan dekat dengan setiap anak yang sungguh-sungguh mencari kebenaran. Tuhan tidak bermain sembunyi-sembunyi. Jika kita mencari Dia, kita akan menemukan Dia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Kalau ada satu bagian Alkitab yang kamu belum mengerti, coba berdoa sebelum membaca:“Tuhan, tolong aku mengerti maksud-Mu.”Dan percaya bahwa Tuhan akan menolongmu melihat kebenaran.Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku hidup dalam kejujuran dan tetap mencari kebenaran-Mu. Bukalah hatiku supaya aku mengerti firman-Mu dan semakin percaya bahwa Yesus adalah Mesias yang Engkau janjikan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan dekat dengan setiap anak yang dengan tulus mencari kebenaran. Tuhan Yesus memberkati

Renungan Anak GKY Mabes
Percaya Tanpa Ragu (12 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 11, 2026 3:29


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Renungan hari ini berjudul   PERCAYA TANPA RAGUDiambil dari: Amsal 3:5 “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.”Wonder Kids, Dalam ruang sidang, seorang hakim atau juri hanya bisa memutuskan seseorang bersalah jika mereka yakin “tanpa keraguan yang masuk akal.”Artinya, mereka harus sangat yakin sebelum membuat keputusan.Kadang, orang yang tidak percaya Alkitab juga punya banyak keraguan.Mereka ragu apakah Alkitab itu benar atau apakah Yesus sungguh-sungguh bangkit.Bahkan anak Tuhan pun bisa mengalami masa-masa ragu. Amsal 3:5 mengingatkan kita untuk percaya kepada Tuhan dan tidak hanya mengandalkan pikiran kita sendiri.Tuhan itu jauh lebih besar daripada yang bisa dipahami manusia.Ibaratnya seperti ini: mencoba memahami Tuhan sepenuhnya dengan otak manusia seperti seekor cacing tanah mencoba memahami siapa manusia—sangat sulit!Tuhan begitu besar, kekal, dan penuh hikmat. Ketika kita mengalami keraguan, Tuhan tidak marah dan tidak meninggalkan kita. Dia tahu kita sedang berjuang, dan Dia menguatkan kita.Yang luar biasa adalah ini:Kita sebenarnya bukan “juri” yang sedang menilai Tuhan.Kitalah yang seharusnya dihukum karena dosa.Tetapi Yesus sudah datang, mengambil hukuman kita, dan menyatakan bahwa kita tidak bersalah karena kasih-Nya.Itulah alasan paling kuat mengapa kita bisa percaya kepada Tuhan, bahkan ketika kita belum mengerti semuanya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Kalau ada hal tentang Tuhan yang belum kamu mengerti, katakan kepada-Nya:“Tuhan, aku belum paham, tapi aku mau percaya kepada-Mu.”Tuhan senang ketika kita datang dengan hati yang jujur.Mari kita berdoa:Tuhan, Engkau jauh lebih besar dari apa yang bisa kupahami. Ketika aku ragu, tolong aku tetap percaya kepada-Mu. Terima kasih karena Yesus sudah mengambil hukumanku dan menyatakan aku tidak bersalah. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kita tidak selalu bisa mengerti semuanya, tetapi kita selalu bisa percaya kepada Tuhan yang setia. Tuhan Yesus memberkati

Renungan Anak GKY Mabes
Tuhan yang Menetapkan Aturan (9 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 8, 2026 3:20


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Renungan hari ini berjudul TUHAN YANG MENETAPKAN ATURANDiambil dari: Ulangan 10:13 (TB)“Berpegang pada perintah dan ketetapan TUHAN yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, supaya baik keadaanmu.”Wonder Kids, Dalam Alkitab, ada beberapa aturan yang terlihat aneh bagi kita.Contohnya di Imamat, Tuhan melarang orang Israel memakai pakaian yang dibuat dari dua jenis bahan yang dicampur. Mengapa Tuhan memberi aturan seperti itu? Beberapa ahli percaya bahwa mencampur bahan tertentu bisa membuat pakaian tidak nyaman dan menimbulkan masalah di cuaca gurun. Ada juga yang mengatakan bahwa Tuhan ingin bangsa Israel memakai “bahan murni” sebagai tanda bahwa mereka dipanggil untuk hidup murni di hadapan Tuhan.Apa pun alasannya, satu hal pasti: Tuhan selalu punya alasan yang baik. Ketika Yesus datang ke dunia, Ia menjelaskan bahwa bukan hanya Bapa di surga yang berkuasa, tetapi Ia juga menetapkan aturan bagi kita karena Ia mengasihi kita. Tuhan tidak memberi perintah untuk mempersulit hidup kita atau membuat kita sengsara. Dalam Ulangan 10:13, Tuhan berkata bahwa perintah-Nya diberikan supaya baik keadaanmu. Artinya, aturan Tuhan melindungi kita dari hal-hal yang merusak, menolong kita membuat keputusan yang bijaksana, dan menjauhkan kita dari akibat dosa. Jadi, ketika kita merasa kesal karena ada sesuatu yang “tidak boleh,” ingatlah: Tuhan tidak sedang melarang kita sembarangan.Tuhan sedang menjaga kita. Aturan Tuhan dibuat bukan untuk membatasi sukacita kita—tetapi untuk melindungi kita dan menjaga hidup kita tetap baik.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu aturan Tuhan yang menurutmu sulit atau terasa membatasi.Katakan kepada Tuhan:“Tuhan, tolong aku mengerti mengapa Engkau memberi aturan itu, dan ajari aku untuk taat.”Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku menaati aturan-Mu. Aku tahu aturan-Mu bukan untuk menyulitkanku, tetapi untuk kebaikanku. Berikan aku hati yang mau taat dan mengerti kasih-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: aturan Tuhan bukan untuk membatasi kita—tapi untuk melindungi dan menuntun kita kepada hidup yang baik. Tuhan Yesus memberkati

Ini Koper
#778 Menubuhkan Transformasi Organisasi

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 31, 2025 6:03


Tahun 2025 hampir habis. Napas kita mungkin tersengal-sengal. Tapi, di dada kita ada rasa puas yang sulit dilukiskan. Saya melihat teman-teman di ROEMI dan INSPIRIT terus berlari. Begitu juga kawan-kawan di WLF, Rektorat Universitas Jambi, B2SDM di Kementerian Kehutanan, hingga Kedeputian LHSDA di OIKN. Ada satu kata yang terus menghantui meja rapat kita sepanjang tahun ini: Transformasi. Kata yang indah di telinga, tapi sering kali bikin meriang di badan. Kenapa kita harus bertransformasi? Karena model organisasi perubahan sosial yang lama sudah "kedaluwarsa". Dulu, organisasi itu seperti benteng. Kokoh, punya batas jelas, sangat protektif terhadap logonya sendiri, dan sering kali merasa paling benar. Sekarang, benteng itu harus dirubuhkan. Organisasi harus berubah menjadi ekosistem—sebuah platform tempat semua energi perubahan bisa saling bertemu dan membesar. Coba tengok hutan hujan tropis kita. Kenapa dia begitu tangguh menghadapi badai? Ternyata rahasianya bukan pada pohon yang paling tinggi. Rahasianya ada di bawah tanah. Namanya: Miselium. Jaringan jamur halus yang menyambungkan akar satu pohon dengan pohon lainnya. Miselium ini adalah simbol Koneksi. Luas, beragam, dan jumlahnya tak terhitung. Inilah fondasi pertama ekosistem kita. Di platform ini, kita melakukan Active Learning. Tidak lagi hanya berdiskusi di ruangan ber-AC, tapi belajar sambil bergerak dan praktik langsung di lapangan. Di sana pula terjadi Social Learning. Kita saling belajar satu sama lain. Bukan dari guru ke murid, tapi dari praktisi ke praktisi lainnya. Inilah yang melahirkan Collaborative Intelligences. Kecerdasan kolektif. Satu otak mungkin pintar, tapi ribuan otak yang tersambung miselium akan menjadi jenius. Miselium itu bekerja lewat Kolaborasi. Ini bukan sekadar kolaborasi basa-basi di atas meterai atau tanda tangan MoU yang kemudian berdebu. Ini adalah kolaborasi teknis yang strategis. Saya menyebutnya: Great Collaboration. Kerja nyata yang memastikan nutrisi mengalir dari yang berlebih kepada yang kekurangan. Puncaknya adalah Aksi Kolektif. Inilah yang kita saksikan di Pasar Kolaboraya 2025 kemarin. Namanya saja sudah "Raya". Artinya besar, megah, dan berdampak luas. Ingat buku Frederic Laloux, Reinventing Organizations? Dia bicara soal organisasi "Teal" yang digerakkan oleh kesadaran kolektif dan tujuan yang berevolusi. Lalu ada Adrienne Maree Brown dalam Emergent Strategy. Dia mengingatkan bahwa perubahan kecil yang terkoneksi secara luas akan menciptakan pola perubahan yang masif. Dan Ori Brafman dalam The Starfish and the Spider menegaskan: masa depan milik mereka yang berani mendesentralisasi kekuatan agar tetap hidup meski "dipotong". Transformasi itu enak sekali dikatakan, tapi sulit dijalankan karena ego. Kita masih senang jadi "pohon tunggal" yang ingin paling menonjol, namun akarnya ketakutan bertemu akar yang lain. Tahun 2026 sudah melambai. Inilah saatnya semua gagasan itu tidak lagi berhenti di atas kertas, tapi harus Embodied—meraga, menjadi urat nadi, dan hidup dalam setiap langkah nyata kita. Selamat bertransformasi!

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 28 Desember 2025 - Melangkah untuk perubahan, tinggalkan bayang-bayang masa lalu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 28, 2025 5:09


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 28 Desember 2025Bacaan: "Tetapi Tuhan menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya, maka tinggallah Ia di rumah tuannya, orang Mesir itu." (Kejadian 39:2)Renungan: Edwin Cole berkata, "Anda tidak tenggelam karena jatuh ke dalam air, kecuali anda tetap tinggal di dalam air. Umumnya ketika seseorang sudah merasa nyaman, Ia tidak suka akan perubahan. Mereka yang berada dalam zona nyaman, akan menganggap perubahan seperti langit yang akan runtuh. Artinya perubahan tersebut begitu mengagetkan sekaligus mendatangkan ketakutan yang hebat. Sebagai contoh seorang karyawan yang di PHK, orang yang tadinya kaya sekarang jatuh miskin, anak pandai tapi nilainya hancur. Perubahan seperti ini dapat membuat orang menjadi putus asa. sehingga tidak bisa melihat peluang yang lebih baik di depannya. Kisah Yusuf mengingatkan kita untuk tidak takut terhadap perubahan apapun selama kita berpaut pada Tuhan. Terkadang untuk menyatakan kuasa dan mujizatNya, Tuhan menghendaki kita untuk berani melangkah dan meninggalkan kenyamanan kita. Tuhan lebih besar dari segalanya. Ia sanggup melakukan yang lebih baik dan lebih besar ketika kita berserah kepada-Nya. Dibalik tantangan, perubahan atau kesulitan terdapat kesempatan untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik. Perubahan tidak selamanya berarti kemunduran, tetapi bisa berarti kemajuan. Jika saat ini Tuhan mengizinkan kita mengalami perubahan dalam bidang tertentu, melangkahlah dengan berani. Jangan tinggal dalam bayang-bayang masa lalu, karena itu akan menghambat langkah kita untuk meraih keberhasilan berikutnya. Percayalah, bahwa Tuhan turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia (Roma 8:24). Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku untuk dapat menerima setiap perubahan yang terjadi dalam hidupku. Aku percaya, jika Engkau melepaskan aku dari kenyamananku, pekerjaanku. kesalahanku hari ini, Engkau sudah mempersiapkan sesuatu yang baru, yang lebih indah untuk masa depanku. Penuhilah aku dengan Roh Kekuatan Mu, agar apapun yang akan terjadi hari ini, adalah perbaikan yang harus kujalani untuk menggapai masa depan yang penuh harapan bersama-Mu. Amin. (Dod).

Uncensored with Andini Effendi
Uang Tidak Ada Artinya… Kalau Sedikit! ft. Dave Hendrik with Andini Effendi ep.97

Uncensored with Andini Effendi

Play Episode Listen Later Dec 18, 2025 73:18


Mengaku diselamatkan Tuhan berkali - kali termasuk percobaan pembunuhan, podcaster, presenter, MC Dave Hendrik buka - bukaan mengenai cerita hidupnya, identitasnya, dan manifestasinya. #cauldroncontent #andinieffendi #uncensoredwithandinieffendi #podcastindonesia #davehendrik #mc #podcaster #presenter —Uncensored bersama Andini Effendi ingin memulai percakapan mengenai isu yang kerap dianggap tabu. The Elephant in the Room adalah topik yang diketahui semua orang, namun tidak banyak yang berani membicarakannya. Dengan berdiskusi secara terbuka, kami harap masyarakat bisa lebih terbuka pikiran dan hatinya. ୨♡୧ New episode drops every Thursday! ୨♡୧☆ Jangan lupa follow & Subscribe kami ☆https://www.instagram.com/cauldroncontent/ https://www.youtube.com/playlist?list=PLZ3JpwVKQYqY6XA9E0ufQ6gWBL6H__NYw☆ Dengarkan juga podcast kami ☆https://open.spotify.com/show/6pHdBM4Jr0JMwBvbVCMiQI?si=cc66a009ea964c3a&nd=1&dlsi=4f0c2d2242694a34https://podcasts.apple.com/id/podcast/uncensored-with-andini-effendi/id1627192280☆ Host Andini Effendi ☆https://www.instagram.com/andinieffendi/☆ Dave Hendrik ☆https://www.instagram.com/davehendrik/☆ Love, Bonito ☆https://www.instagram.com/lovebonito/— Time stamp00.00 Intro04.10 Mandiri sejak kecil11.12 Keluarga Dave17.06 Identitas diri & penerimaan29.15 Tantangan dalam karir39.55 Mindset uang & kebahagiaan41.43 Financial freedom55.40 Kesempatan kedua untuk hidup

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 10 Desember 2025 - Taat Melakukan KehendakMu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 9, 2025 5:18


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 10 Desember 2025Bacaan: "Mendengar perkataan itu ia menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanya. " (Markus 10:22) Renungan: Suatu ketika datanglah seorang kaya kepada Yesus dengan sebuah pertanyaan, "Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?" Lalu, Yesus mengutip berbagai larangan berbuat jahat yang harus dihindari. Orang kaya ini berkata, "Guru, semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku." Artinya, orang kaya ini telah mengisi sebagian besar waktunya dengan kehidupan yang disertai akhlak dan moral yang baik. Yesus memandang penuh kasih dan berkata, "Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin... Datanglah kemari dan ikutlah Aku." la yang datang dengan antusias yang tinggi, bahkan dikatakan ia berlari-lari dan bertelut di hadapan Yesus. Namun kini, orang kaya ini berlalu dengan langkah yang berat karena hartanya banyak. Ia datang dengan sebuah pertanyaan yang bagus namun tidak siap untuk mendengarkan jawaban Yesus. Berapa banyak di antara kita yang memiliki sikap seperti orang kaya ini. Kita datang ke hadapan Tuhan dengan berbagai kerinduan hati yang bagus, namun kita tidak siap menerima jawaban dari Tuhan. Persis seperti yang terjadi dengan orang kaya ini! la rindu diselamatkan namun tidak rela menukarkan harta duniawinya dengan harta sorgawi. Pada-hal Yesus telah mengatakan, "Berikanlah itu kepada orang-orang miskin maka engkau akan beroleh harta di sorga. Apa yang menjadi kerinduan hati kita saat ini di hadapan Tuhan? Mari belajar menyiapkan hati kita untuk mau menerima dan melakukan apa yang firman Tuhan katakan. Hindarilah sikap hati seperti orang kaya ini yang berharap mendapatkan jawaban bagi kerinduan hatinya sesuai dengan konsep pikirannya sendiri. Akhirnya, kerinduan orang kaya ini tinggal hanya kerinduan karena ia tidak mau menyelaraskan hidupnya kepada perkataan Tuhan. Ingatlah bahwa firman Tuhan adalah peraturan hidup yang akan menuntun kita kepada kesempurnaan. Bukan konsep kita, bukan cara kita, tapi konsep dan cara Tuhan. Ams 16:20 mengingatkan kita, "Siapa memperhatikan firman akan mendapatkan kebaikan." Orang kaya ini gagal menukarkan harta dunianya dengan harta sorgawi karena ia tidak memperhatikan firman Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa Tuhan Yesus, sering kali aku hanya memiliki kerinduan untuk diberkati oleh-Mu namun hatiku jauh dari mau taat kepada-Mu. Jamahlah hatiku, lepaskan kesombongan dan keegoisan dalam hatiku, gantikan dengan rahmat kerendahan hati, sehingga aku dapat taat untuk melakukan kehendak-Mu. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Dahulukan Tuhan (27 November)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Nov 26, 2025 2:44


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar.Judul renungan hari ini adalah:DAHULUKAN TUHANMari kita membaca Firman Tuhan dariMATIUS 6:33“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”Wonder Kids, apa yang biasanya kamu lakukan begitu bangun pagi? Ada yang langsung main HP, ada yang buru-buru menyalakan TV, atau ada juga yang ingat untuk berdoa lebih dulu. Firman Tuhan mengingatkan kita tentang hal yang paling penting: mendahulukan Tuhan.Yesus mengajar orang banyak yang sering kuatir soal makanan, minuman, dan pakaian. Mereka cemas apakah besok masih bisa hidup dengan cukup. Tapi Yesus berkata: carilah dahulu Kerajaan Allah. Artinya, utamakan Tuhan dalam setiap bagian hidupmu, maka semua kebutuhanmu akan dipelihara oleh-Nya.Seperti saat kamu membuat jadwal belajar. Kalau kamu mendahulukan belajar sebelum main, hasilnya lebih baik. Begitu juga dengan hidup kita—kalau kita menaruh Tuhan di tempat pertama, maka semua hal lain akan berjalan sesuai rencana-Nya.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, cobalah hari ini mempraktikkan satu hal sederhana: sebelum main atau melakukan aktivitas lain, ambil waktu sebentar untuk berdoa atau membaca satu ayat Alkitab. Biarlah itu menjadi tanda bahwa kamu mau mendahulukan Tuhan. Ingat, ketika kita menaruh Tuhan di tempat utama, Dia akan menolong kita mengurus yang lainnya.Mari kita berdoaBapa, tolong aku untuk selalu mendahulukan Engkau dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau setia memelihara setiap kebutuhanku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, KETIKA KITA MENDULUKAN TUHAN, HIDUP KITA AKAN DIPIMPIN OLEH-NYA. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Kekuatan Baru Dari Tuhan (26 November)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Nov 25, 2025 2:49


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar.Judul renungan hari ini adalah:KEKUATAN BARU DARI TUHANMari kita membaca Firman Tuhan dariYESAYA 40:31“Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.”Wonder Kids, pernahkah kamu melihat rajawali terbang tinggi di langit? Rajawali tidak perlu mengepakkan sayap terlalu sering, tetapi mereka menggunakan angin untuk melayang dengan gagah. Itulah gambaran orang yang menanti-nantikan Tuhan. Tuhan memberi mereka kekuatan baru, sehingga mereka bisa bertahan bahkan dalam keadaan sulit.Kadang kita merasa lelah—bukan hanya tubuh, tapi juga hati. Misalnya saat belajar keras tapi nilai belum baik, atau saat doa kita belum dijawab. Kita bisa putus asa. Tapi Firman Tuhan mengingatkan, orang yang menanti Tuhan akan mendapat kekuatan baru. Artinya, ketika kita sabar berdoa dan percaya kepada-Nya, Tuhan memberi semangat baru yang tidak bisa kita dapat dari diri sendiri.Yesus sudah bangkit dari kematian, itu bukti kuasa terbesar Allah. Kalau Ia sanggup mengalahkan maut, tentu Ia juga sanggup memberi kita kekuatan menghadapi masalah sehari-hari.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, kalau kamu merasa lelah, jangan menyerah. Ambillah waktu untuk berdoa dan membaca Firman. Itu seperti mengisi ulang baterai. Saat kamu menanti Tuhan, kekuatan-Nya akan mengalir dan mengangkatmu lebih tinggi, seperti rajawali di langit.Mari kita berdoaBapa, terima kasih karena Engkau memberi aku kekuatan baru setiap hari. Tolong aku untuk selalu menanti-nantikan Engkau dalam doa dan percaya kepada janji-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, KEKUATAN BARU SELALU ADA BAGI ORANG YANG MENANTI-NANTIKAN TUHAN. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Tuhan Dekat Dengan Yang Patah Hati (19 November)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Nov 18, 2025 2:25


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar.Judul renungan hari ini adalah:TUHAN DEKAT DENGAN YANG PATAH HATIMari kita membaca Firman Tuhan dariMAZMUR 34:18“TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.”Wonder Kids, pernahkah kamu merasa sangat sedih? Mungkin mainan kesayanganmu rusak, sahabatmu pindah rumah, atau kamu gagal dalam sesuatu yang kamu usahakan. Rasanya hati seperti hancur dan tidak ada semangat lagi.Firman Tuhan mengingatkan kita: TUHAN itu dekat dengan orang yang patah hati. Artinya, saat kita merasa sendiri, kecewa, atau kehilangan, Tuhan tidak jauh. Ia ada di sisi kita, menghibur kita, dan memberi kekuatan.Yesus sendiri pernah menangis ketika sahabat-Nya Lazarus meninggal. Itu menunjukkan bahwa Tuhan mengerti perasaan kita. Dia tahu rasanya sakit hati. Dan lebih dari itu, Dia sanggup mengangkat kita dari kesedihan, karena hanya Dialah yang bisa menyembuhkan hati yang remuk.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, kalau kamu sedang sedih, jangan simpan sendiri. Datanglah kepada Tuhan dalam doa. Ceritakan isi hatimu kepada-Nya. Kamu juga bisa berbagi kepada orang tuamu atau guru Sekolah Minggu supaya mereka mendoakanmu. Ingat, saat hatimu patah, Tuhan ada dekat, lebih dekat dari siapa pun.Mari kita berdoaBapa, terima kasih karena Engkau selalu dekat ketika aku sedih dan patah hati. Tolong aku untuk percaya bahwa Engkau sanggup menghibur dan menolongku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, TUHAN TIDAK PERNAH MENINGGALKAN KITA, BAHKAN SAAT HATI KITA TERLUKA. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Kuat Di Dalam Kristus (18 November)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Nov 17, 2025 2:39


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar.Judul renungan hari ini adalah:KUAT DI DALAM KRISTUSMari kita membaca Firman Tuhan dariFILIPI 4:13“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.”Wonder Kids, pernahkah kamu merasa tidak sanggup melakukan sesuatu? Misalnya saat harus mengikuti lomba olahraga, belajar untuk ujian sulit, atau menghadapi teman yang sering mengejek. Rasanya ingin menyerah saja. Tapi Firman Tuhan berkata, kita bisa menanggung segala perkara di dalam Kristus yang memberi kita kekuatan.Artinya apa? Bukan berarti kita bisa melakukan semua hal semaunya. Ayat ini mengingatkan bahwa dalam setiap keadaan—baik susah maupun senang—Yesus selalu memberi kekuatan supaya kita tetap setia. Paulus menulis ayat ini ketika ia berada dalam penjara. Walaupun dalam keadaan sulit, ia tetap bersyukur karena Yesus memberinya kekuatan.Kita pun bisa mengalami hal yang sama. Saat kita merasa lemah, ingatlah bahwa Yesus sudah menang atas dosa dan maut. Kekuatan-Nya tidak pernah habis. Kita hanya perlu datang kepada-Nya dalam doa dan percaya bahwa Dia sanggup menolong kita.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, kalau minggu ini kamu menghadapi tantangan—misalnya ujian, perlombaan, atau masalah di rumah—ucapkan ayat ini dengan iman: “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” Biarlah kata-kata ini menjadi doa dan pengingat bahwa Yesus selalu ada bersamamu.Mari kita berdoaBapa, terima kasih karena Engkau selalu memberi aku kekuatan di dalam Yesus Kristus. Tolong aku untuk tidak menyerah, tetapi tetap setia dalam setiap keadaan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, KRISTUS ADALAH SUMBER KEKUATAN KITA SETIAP HARI. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Berani Mengaku (17 November)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Nov 16, 2025 2:46


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar.Judul renungan hari ini adalah:BERANI MENGAKUMari kita membaca Firman Tuhan dari1 YOHANES 1:9“Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.”Wonder Kids, pernahkah kamu melakukan kesalahan lalu takut mengakuinya? Misalnya tidak sengaja menumpahkan susu di meja makan, atau memecahkan mainan temanmu. Kadang kita tergoda untuk pura-pura tidak tahu atau menyalahkan orang lain. Tapi hati kita jadi tidak tenang, bukan?Firman Tuhan berkata: kalau kita mengaku dosa, Allah setia dan adil untuk mengampuni kita. Artinya, kita tidak perlu takut datang kepada-Nya. Mengaku dosa memang tidak enak, karena kita harus jujur bahwa kita salah. Tapi justru di situlah kita merasakan kasih Allah. Yesus sudah menanggung semua dosa kita di kayu salib. Jadi, ketika kita mengaku, kita menerima pengampunan yang membuat hati kita damai.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, hari ini coba pikirkan: apakah ada dosa yang kamu sembunyikan? Jangan tunggu sampai hatimu gelisah. Datanglah kepada Tuhan dalam doa, ceritakan apa yang kamu lakukan, dan mintalah ampun. Kamu juga bisa belajar berani minta maaf kepada orang yang kamu sakiti. Ingat, mengaku salah bukan tanda kelemahan, tapi tanda bahwa kita percaya kasih Allah lebih besar dari kesalahan kita.Mari kita berdoaBapa, aku mengaku bahwa aku sering berbuat salah. Terima kasih karena Engkau setia dan mau mengampuni dosaku melalui Yesus Kristus. Tolong aku untuk selalu berani mengaku dan hidup dalam kebenaran-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, JANGAN TAKUT MENGAKU, KARENA ALLAH SETIA DAN ADIL UNTUK MENGAMPUNI. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Jangan Sembunyikan Dosa (12 November)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Nov 11, 2025 2:55


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar.Judul renungan hari ini adalah:JANGAN SEMBUNYIKAN DOSAMari kita membaca Firman Tuhan dariAMSAL 28:13“Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi.”Wonder Kids, pernahkah kamu melakukan kesalahan lalu mencoba menyembunyikannya? Mungkin kamu memecahkan gelas di rumah, lalu diam-diam menyapunya supaya mama tidak tahu. Atau kamu mendapat nilai jelek di sekolah, lalu menyembunyikan rapor dari papa. Rasanya menegangkan, kan?Firman Tuhan berkata, orang yang menyembunyikan dosanya tidak akan beruntung. Artinya, selama kita menutup-nutupi kesalahan, hati kita akan gelisah dan tidak damai. Tapi ketika kita berani mengaku dosa di hadapan Tuhan, Dia akan mengampuni kita. Bahkan lebih dari itu, Tuhan mau kita meninggalkan dosa itu dan hidup taat kepada-Nya.Mengapa kita bisa mendapat pengampunan? Karena Yesus sudah menanggung hukuman dosa kita di kayu salib. Kalau kita datang kepada-Nya dengan hati yang jujur, Dia tidak akan menolak kita. Sebaliknya, Dia akan menyambut kita dengan kasih-Nya.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, hari ini beranilah mengaku salah. Jangan menutupinya. Kalau kamu berbuat salah pada teman atau keluarga, mintalah maaf. Dan yang lebih penting, datanglah kepada Tuhan dalam doa, akui dosamu, dan mintalah pertolongan untuk berubah.Mari kita berdoaBapa, terima kasih karena Engkau penuh kasih dan mau mengampuni aku. Tolong aku untuk tidak menyembunyikan dosaku, tetapi berani mengakuinya dan meninggalkannya. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ALLAH MENGAMPUNI ORANG YANG MENGAKUI DAN MENINGGALKAN DOSANYA. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-32 masa biasa, 10 November 2025, Peringatan Santo Leo Agung, Paus dan Pujangga Gereja

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Nov 9, 2025 7:44


Dibawakan oleh Tirto dan Rini dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Kebijaksanaan 1: 1-7; Mazmur tg 139: 1-3.4-6.7-8.9-10; Lukas 17: 1-6.JANGAN MENJADISKANDAL Tema renungan kita pada hari ini ialah: Jangan MenjadiSkandal. Ada seorang Pastor Paroki bercerita bahwa dalam suatu kesempatan diaterlibat salah paham dengan para pelayan pastoran dan beberapa keluarga diParoki yang ia layani. Salah paham itu berkembang menjadi sebuah pertengakaranyang tidak biasa terkontrol sehingga sebagian besar umat terbakar emosinya danmereka marah-marah. Namun Pastor Paroki tidak terlihat ikut emosi dan marah. Iatetap tenang dan dapat menguasai dirinya. Sedapat mungkin ia menjagakata-katanya yang tetap lembut dan tidak menyinggung perasaan mereka. Ia harustetap memperlakukan mereka sebagai umatnya yang perlu didengarkan, dimengertidan disayangi.     Kalau Pastor Paroki ikut terbakar emosi, marah danbertindak keras kepada umatnya, maka ia tentu saja menjadi skandal bagi merekadan semua umat di parokinya. Kata "skandal" dalam bahasa Yunani ialahscandalon. Artinya ialah perangkap atau batu sandungan yang menyebabkan oranglain terperangkap dan jatuh. Kitab suci dengan tegas memperingatkan kitatentang skandal atau tipu daya yang menjauhkan umat dari Tuhannya danmenjatuhkan mereka ke dalam dosa. Mazmur 141,9 berkata: Bebaskan aku dariperangkap yang telah mereka taruh untuk memerangkap aku, dan dari tipu dayaorang jahat. Mirip dengan ini, Surat Yohanes yang pertama berkata: Barang siapamengasihi saudara atau saudarinya hidup di dalam terang, pada orang tersebuttak ada batu sandungan. Tantangan besar kita pengikut Kristus ialah: janganmenjadi skandal. Yesus berkata dalam Injil bahwa kita tidak boleh menyebabkansalah seorang dari kaum lemah di antara kita jatuh ke dalam dosa. Mereka yangtergolong lemah ialah orang sederhana, sakit, anak-anak dan orang muda, miskin,tidak punya pengaruh atau yang tak diperhitungkan. Hidup mereka sudah susahbaik fisik, mental dan rohani, maka tak boleh dibuat tambah susah. Pihak yangmembuat mereka susah dan berbuat skandal ialah yang punya kuasa, pintar,pandai, punya jabatan atau kedudukan, berpunya dan punya pengaruh. Jika Andamerasa menjadi bagian dari kategori ini, usahakan untuk hindari skandal itu. Satu usulan baik di sini ialah: kiranya kita tidak menjaditeladan yang buruk atau jahat, yang membawa orang lain jatuh dalam dosa. Imamatau biarawan buat skandal karena misalnya omong kotor di hadapan umat. Orangtua menjadi skandal karena berkelahi dan dilihat sendiri anak-anaknya. Gurubergaya malas di tengah murid-muridnya. Kakak mencuri sambil dilihat langsungadik-adiknya. Dan, masih banyak lagi contoh yang sering dilakukan dengansengaja. Marilah kita belajar menghindari tindakan-tindakan skandaldengan memberikan teladan yang baik dan benar. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Bapa maha kuasa,semoga kami membuka diri secara tulus akan Roh-Mu, supaya kami dibaharui selaludan seterusnya kami ikut membaharui dunia ini dari segala bentuk skandal. SalamMaria... Dalam nama Bapa...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-31 masa biasa, 6 November 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Nov 5, 2025 6:31


Dibawakan oleh Victor dan Ade dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Roma 14: 7-12; Mazmur tg 27: 1.4.13-14; Lukas 15: 1-10.MENJADI MILIKNYATUHAN Renungan kita pada hari ini bertema: Menjadi MiliknyaTuhan. Para katekumen remaja dan dewasa sedang mempersiapkan diri untukpembaptisannya nanti dalam pekan suci. Mereka mengadakan diskusi rutin setiapkali pertemuan untuk kegiatan pembelajaran. Ada satu sesi diskusi yang sangatmenarik, dan seorang pemuda yang ikut dalam sesi ini kemudian berbagirefleksinya. Pada waktu itu mereka berdiskusi tentang konsekuensi yangharus ditanggung setelah dibaptis. Secara umum, mereka memahami bahwa segalaaturan dan ajaran di dalam Gereja Katolik harus diikuti. Bagi pemuda ini,pedoman umum itu sangat normatif. Artinya, setiap dan semua anggota GerejaKatolik wajib mematuhinya. Yang menjadi fokus perhatiannya ialah komitmenpribadi dalam mempertanggungjawabkan imannya. Ia sangat serius dengan komitmenitu. Hal ini ada latar belakangnya. Sebelum memilih untukdibaptis secara Katolik, ia telah melewati masa-masa yang penuh konflik danderita. Ia terlibat dalam banyak jenis kejahatan di masyarakat, dan pernahmenikmati hidup di dalam penjara. Dalam semua permenungan tentang jalanhidupnya, ia membuat kesimpulan, bahwa jika Tuhan telah menciptakannya, Tuhanpasti memelihara dan membimbingnya, meskipun ia seorang yang sangat berdosa.Singkatnya, ia tidak bisa berlari dari Tuhan. Sampai di mana pun Tuhan akan menangkapnya. Pemuda itu sungguh menyadari bahwa ia adalah milik Tuhan.Prinsip itulah yang membawanya kepada keputusan untuk memilih dekat denganTuhan, melalui pembaptisan di dalam Gereja Katolik. Pengalaman pemuda itumerupakan refleksi atas apa yang dikatakan dalam bacaan pertama hari ini, yaituentah hidup, entah mati, kita tetap milik Tuhan. Tuhan memiliki orang-orangbaik dan benar adalah suatu kewajaran. Mereka selalu menampakkan wajah Allah didunia melalui tutur kata, sikap dan perbuatannya. Mereka adalah terang dari Tuhansendiri. Namun ini tidak berarti bahwa Tuhan menutup mata kepadamereka yang berdosa atau yang imannya setengah-setengah. Sepasang suami-istritidak pernah menyerah akan anak-anaknya yang belum tekun berdoa. Merejamenghadiri Misa rutin setiap hari minggu, dan aktif dalam kegiatan-kegiatanGereja. Mereka percaya bahwa anak-anaknya tetap milik Tuhan. Biarpun tampaknyamereka jauh dan berada di luar lingkaran Gereja, mereka juga tidak pernah lupadan meniadakan Tuhan. Mereka masih tetap berdoa sendiri-sendiri dan mempercayakanhidupnya masing-masing ke dalam tangan Tuhan. Sebenarnya, Tuhan sedang membimbing mereka dan banyakorang lainnya yang menjalani hidup seperti domba-domba yang hilang, yang padasaatnya akan kembali ke kandang, yaitu Gereja. Setiap orang akan menemukansaatnya masing-masing. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah, pakailahdiri kami sebagai gembala yang menemukan domba-dombamu yang hilang. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Lebih Dari Pemenang (1 November)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Oct 31, 2025 3:00


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar.Tema bulan ini diambil dariYOHANES 8:32“dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”Judul renungan hari ini adalah:LEBIH DARI PEMENANGMari kita membaca Firman Tuhan dariROMA 8:37“Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.”Wonder Kids, pernahkah kamu ikut lomba lari atau pertandingan? Kadang kita merasa gugup, capek, bahkan ingin menyerah. Tapi betapa senangnya kalau akhirnya bisa melewati garis finish dan menang! Hidup kita seperti perlombaan. Kita sering jatuh dalam dosa, gagal, atau merasa lemah. Dosa membuat kita seperti orang yang kalah. Tapi kabar baiknya: Tuhan Yesus sudah mengalahkan dosa dan maut di kayu salib. Karena kasih-Nya, kita tidak lagi kalah—kita lebih dari pemenang!Artinya apa? Walaupun kita lemah, Yesus memberi kita kekuatan. Walaupun kita berdosa, Yesus sudah mengampuni. Walaupun ada masalah, Yesus tetap bersama kita.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, mari kita belajar bersyukur. Setiap hari tuliskan atau gambar satu hal yang kamu syukuri dalam sebuah “jurnal syukur.” Itu tanda bahwa kita percaya Yesus sudah memberi kemenangan dalam hidup kita.Mari kita berdoaBapa, terima kasih karena di dalam Engkau aku lebih dari pemenang. Tolong aku untuk selalu percaya dan bersyukur atas kasih-Mu yang menguatkanku dalam setiap tantangan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, DALAM KRISTUS, KITA LEBIH DARI PEMENANG, KARENA KASIH-NYA MEMBUAT KITA KUAT. Tuhan Yesus memberkati.

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
Berhenti Menjual, Mulai Membantu! Strategi Baru Bikin Pelanggan Percaya

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later Oct 30, 2025 8:53 Transcription Available


Send us a textMasih sibuk menjelaskan fitur produk Anda tapi pelanggan tetap nggak tertarik?70% keputusan pembelian didasarkan pada solusi yang dirasakan pelanggan, bukan fitur produk. Artinya, pelanggan tidak peduli seberapa canggih produk Anda, mereka hanya ingin tahu satu hal yaitu manfaatnya buat mereka.Di episode kali ini, Ryan Kristo Muljono dari ToffeeDev membongkar kesalahan umum marketer yang hanya fokus pada fitur, dan menunjukkan bagaimana cara mengubah pesan brand agar langsung menyentuh kebutuhan dan masalah pelanggan.

Radio Elshinta
Timor Leste Gabung ASEAN, Apa Artinya bagi Indonesia?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Oct 26, 2025 22:32


Timor Leste resmi bergabung sebagai anggota ke-11 ASEAN dalam KTT ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia.Langkah ini menjadi tonggak penting bagi hubungan regional Asia Tenggara.Namun, apa dampak keanggotaan Timor Leste terhadap dinamika politik, ekonomi, dan keamanan kawasan?Kita bahas bersama Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Oleh Soleh.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-29 masa biasa, 20 Oktober 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Oct 19, 2025 8:18


Dibawakan oleh Yenny dari Paroki Santo Paulus di Keuskupan Bandung, Indonesia. Roma 4: 20-25; Mazmur tg 1: 69-70.71-72.73-75; Lukas 12: 13-21.KITADIPERHITUNGKAN TUHAN Renungan kita pada hari ini bertema: Kita DiperhitungkanTuhan. Seorang remaja laki-laki berdiskusi dengan ibunya. Ia pertanyakanmengapa dulu ia dibaptis bayi, padahal kalo menunggu saatnya ia besar, iasendiri yang akan memilih untuk dibaptis. Ia ingin melakukan sendiri pengakuanimannya. Tetapi sang Ibu menjelaskan, iman putranya itu diwakili oleh keduaorang tuanya.  Cara seperti itu tepat sekali seperti yang diwartakan olehSanto Paulus bahwa melalui iman Abraham, kita semua ikut menjadi beriman.Artinya, setiap orang yang dibaptis dengan diwakili seperti remaja itu, ikutdiperhitungkan dalam karya keselamatan Kristus. Diperhitungkan berarti kitamasing-masing berada dalam daftarnya Tuhan. Diri kita diperhitungkan di daftaritu karena kita mengikuti dan berbagi dalam kehidupan Kristus. Prinsip inidijalankan oleh Abraham, dan kita semua setelah beliau juga mendapatkan bagiannya. Tuhan yang maha baik dan maha murah berkehendak supayasemua orang diperhitungkan, masuk dalam daftarnya. Namun menjadi terdaftarbukan tanpa aturan apa pun. Harus ada standar kelayakan dan kelulusan. Pintunyakecil dan setiap orang harus dapat melewatinya. Siapa yang kedapatan tidakberpakaian pesta perjamuan Tuhan, ia akan digagalkan menikmati Kerajaan Allah.Siapa yang tidak menyangkal diri dan memikul salibnya tidak layak bagi Dia. Iniadalah contoh-contoh standar yang kita temukan di dalam kitab suci. Dengan kata lain, perhitungan yang dikenakan kepada kitaadalah mengikuti standar Yesus Kristus. Injil pada hari ini menegaskan lagisyarat menurut standar itu supaya seseorang menjadi layak disertakan dalamdaftar rencana keselamatan. Standar utamanya ialah pertumbuhan rohani dankeselamatan jiwa kita. Sabda Allah dan semua perintah Allah merupakan sumbermakanan kehidupan rohani kita. Kehidupan ini adalah bentuk nyata kerajaan Allahitu.  Meskipun kita memang sedang berada di dunia dan tidak bisaterlepas dari kenyataan jasmani serta kehidupan sosial kemasyarakatan, namunkehidupan rohani kita yang mesti menjiwai semuanya. Sebab jika tak ada kekuatanrohani yang mengarahkan hidup kita, dan kalau hanya ada orientasijasmani-material-sosial yang menjadi perhitungan di dunia ini, nasib manusiaitu akan seperti orang kaya dengan hasil tanahnya berlimpah namun tidak selamatseperti yang diumpamakan Injil tadi.  Apa gunanya semua benda, materi, reputasi, gelar dancapaian ketenaran di dunia ini, jika semua itu tak masuk dalam perhitunganTuhan atas diri kita! Justru perhitungan itu adalah jiwa kita, kehidupan rohanikita, yang mengikuti standar Yesus Kristus.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Yesus yang baik,besarkanlah hati kami untuk dapat mengikuti dengan sebenarnya apa yang menjadiarah hati-Mu, yaitu melaksanakan kehendak Bapa. Bapa kami yang ada di surga ...Dalam nama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Pesta Di Surga (17 Oktober)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Oct 16, 2025 2:43


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahPESTA DI SURGAMari kita membaca Firman Tuhan dariLUKAS 10: 20Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga.Wonder Kids,Kamu pasti pernah merasa senang saat kamu berhasil: Menyelesaikan PR, Memenangkan permainan, Atau mendapat pujian dari guru. Itu hal-hal yang menyenangkan, ya! Tapi Tuhan Yesus bilang, ada hal yang jauh lebih membahagiakan: Saat nama kita terdaftar di surga!Artinya, saat kita percaya kepada Tuhan Yesus dan diampuni dari dosa, kita menjadi anak Allah dan milik-Nya untuk selama-lamanya.Dan tahu tidak? Setiap kali ada seseorang yang bertobat dan percaya kepada Tuhan Yesus, surga berpesta! Malaikat bersukacita! Tuhan bersukacita! Seperti gemerlap kembang api di malam tahun baru, tapi lebih indah lagi!MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, Kalau kamu tahu ada teman atau orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, yuk rayakan bersama! Kamu bisa:• Kirim kartu ucapan “Selamat menjadi anak Tuhan!”• Memberi pelukan atau high five• Berdoa bersama sebagai ucapan syukur• Atau bernyanyi bersamaIni adalah sukacita bukan karena pesta biasa, tapi karena seseorang telah masuk ke dalam keluarga Allah!Mari kita berdoaBapa terima kasih karena namaku tercatat di surga. Tolong aku untuk selalu bersukacita dalam iman dan berbagi kebaikan-Mu kepada orang lain. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin."Wonder Kids, ingat ya! Sukacita terbesar bukan saat kamu menang lomba atau diberi hadiah, Tapi saat kamu diselamatkan oleh Tuhan Yesus, dan namamu tertulis di surga!Tuhan Yesus memberkati!

Ini Koper
#628 Strategi itu Kompas bukan Peta Jalan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Oct 8, 2025 7:48


Strategi bukanlah daftar tugas yang kaku di meja kerja. Intinya, Strategi adalah Gambaran Kita di Masa Depan. Ini adalah janji yang kita buat hari ini untuk diri kita besok. Strategi berfungsi seperti kompas, bukan seperti peta yang sudah usang. Peta memberi rute mati, padahal kenyataan selalu berubah. Jadi, strategi adalah keputusan sadar hari ini yang menunjuk ke tujuan besar di masa depan. Strategi terbangun dari empat pilar utama. Yaitu Waktu, Permainan, Empati, dan Sistem. Keempatnya saling terhubung dan mendukung keberhasilan kita. Jika satu pilar goyah, keseluruhan rencana kita bisa runtuh. Banyak orang terpikat hasil instan. Strategi menuntut kita melambat dan bersabar melintasi waktu. Kita harus fokus "menanam benih hari ini" dan menerima bahwa hasilnya baru terlihat nanti. Dunia ini penuh dengan "permainan serius" yang terus berjalan. Langkah pertama yang bijak adalah memilih di mana kita harus bermain, bukan ikut-ikutan. Strategi sejati mencari peluang generatif yang bisa menciptakan nilai lebih, bukan sekadar memperebutkan yang sudah ada. Percuma saja memaksakan kehendak di lapangan. Strategi tidak bisa dipaksakan; ia butuh pemahaman. Empati adalah kunci utama untuk memahami keinginan orang lain, yang pada dasarnya mengejar Status, Afiliasi, dan Kebebasan dari rasa takut. Strategi kita hanya perlu mempermudah mereka mencapai tiga hal mendasar ini. Sistem adalah jaringan tak terlihat yang mengikat semua yang kita lakukan. Kita harus sadar bahwa "Sistem berjuang mati-matian untuk tetap seperti adanya". Melawan sistem secara frontal hanya membuang energi dan tidak efektif. Strategi yang baik terasa ringan saat dijalankan. Ini karena kita sudah menemukan titik ungkit (leverage) yang tepat. Perubahan dicapai dengan cara yang cerdas dan anggun, bukan dengan kekerasan. Organisasi sering terperangkap dengan investasi masa lalu yang sudah merugi. Ini disebut Kerugian Masa Lalu. Strategi yang benar meminta kita melupakan uang yang sudah dikeluarkan dan fokus pada keputusan ke depan. Lari dari pasar yang ramai di awal adalah pilihan cerdas. Tindakan ini menghemat energi dan sumber daya. Kita harus melayani "Target Terkecil"; kelompok kecil yang benar-benar membutuhkan kita. Layanan kita harus begitu berharga bagi kelompok kecil ini. Sampai-sampai, "mereka akan merindukannya jika hilang" dari hidup mereka. Keterikatan ini akan membuat mereka otomatis menyebarkan kabar tentang kita. Proyek kita akan mulai "menyebar dari orang ke orang" berkat kesaksian tulus ini. Inilah pemasaran yang paling efektif dan jujur. Kabar dari mulut ke mulut yang otentik jauh lebih kuat daripada promosi yang mahal. Saat ide kita menyebar, pasti ada yang menentang, ini namanya Jurang Ketidaksetujuan. Kelompok skeptis biasanya lebih berisik daripada pengikut awal. Tugas kita adalah fokus pada mereka yang setia dan membiarkan mereka menarik orang lain. Rasa takut melangkah sering menghambat potensi kita. Kita khawatir terlihat bodoh atau berbeda dari yang lain. Strategi perlu menyediakan Perancah (scaffolding), dukungan lembut untuk langkah awal. Dukungan ini mengubah rasa takut menjadi Afiliasi karena kita melihat teman-teman sudah lebih dulu bergabung. Kita tidak perlu menghindari masalah, justru harus menyambutnya. Kita harus melihat setiap kesulitan sebagai "Peluang" untuk berkembang. Setiap masalah adalah kesempatan untuk mengambil keputusan baru yang lebih baik. Strategi yang efektif itu unik: "sederhana untuk dijelaskan dan sulit untuk dipatuhi". Kesederhanaan membantu semua orang mengerti dan bekerja sama. Namun, mematuhinya secara konsisten itulah tantangan terbesarnya. Kita harus fokus membangun aset yang nilainya terus bertambah seiring waktu. Aset ini bisa berupa reputasi yang solid, jaringan yang luas, atau keterampilan yang terus diasah. Kita perlu pastikan bahwa upaya kita hari ini membangun warisan, bukan hanya debu yang hilang. Kita harus menerima kenyataan bahwa "Ini Mungkin Tidak Berhasil". Risiko dan ketidakpastian pasti ada. Strategi yang matang menghargai proses pengambilan keputusan yang baik, terlepas dari hasil akhirnya. Terlalu banyak orang memilih jalur aman dengan menjadi "plankton kantor". Mereka hanya mengikuti arus dan menunggu perintah. Sikap pasif ini mengkhianati agensi, yaitu kekuatan untuk bertindak dan memilih sendiri. Jika kita ingin perubahan terjadi, kita harus berani menciptakan ketegangan pada sistem. Ketegangan ini adalah energi yang mendorong sistem yang stagnan untuk bergerak. "Ketegangan datang dengan perubahan seperti halnya bayangan datang dengan sinar matahari"; itu adalah harga yang harus dibayar. Strategi adalah panggilan untuk "melakukan pekerjaan yang penting". Ini mengubah kita dari pengeluh menjadi Changemaker yang gigih. Kita harus melihat sistem dengan jelas, memilih kesulitan yang bernilai, dan terus maju. Pernyataan strategi yang kuat selalu menyatakan apa yang ditolak. Contoh pertama, kita memilih untuk "Meningkatkan kemampuan literasi fungsional siswa sekolah dasar di daerah terpencil melalui program bimbingan membaca intensif berbasis komunitas". Artinya, kita tidak akan buang energi untuk melakukan lobi kurikulum kepada kementerian atau dinas pendidikan. Contoh kedua adalah "Kami fokus menyebarkan informasi tentang pencegahan penyakit menular di desa-desa yang padat penduduk dengan melibatkan para tokoh adat dan kelompok ibu-ibu setempat". Ini berarti kita menolak strategi kampanye kesehatan massal yang mahal dan tidak relevan dengan budaya setempat. Seluruh ide tentang waktu, sistem, dan empati dalam esai ini diambil dari buku kuat This Is Strategy: Make Better Plans (2024). Buku ini adalah panduan penting yang ditulis oleh pemikir ternama, Seth Godin.

ROTI HIDUP
KEMANA MATAMU TERTUJU?

ROTI HIDUP

Play Episode Listen Later Oct 4, 2025 15:00


IBRANI 12:2; I KOR 2:16 Dua Hal yang Saling Melengkapi 1.Fokus kepada Kristus Ibrani 12:2-Fokus di sini adalah arah pandang—ke mana kita menoleh dan kepada siapa kita bergantung. 2.Memiliki pikiran Kristus  1 Korintus 2:16, “Tetapi kami memiliki pikiran Kristus.” Artinya, Roh Kudus menuntun orang percaya untuk mengenal kehendak Allah, berpikir dengan kerendahan hati, dan mengutamakan ... Read more

Radio Elshinta
MK tolak gugatan syarat bagi Capres/Caleg/Calon Kepala Daerah minimal S-1, apa dampaknya?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Sep 30, 2025 15:13


Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan terkait syarat pendidikan minimal S-1 bagi calon presiden (Capres), calon legislatif (Caleg), dan calon kepala daerah.Putusan ini menegaskan bahwa ketentuan mengenai syarat pendidikan bagi calon pejabat publik merupakan ranah kebijakan pembentuk undang-undang, bukan kewenangan MK untuk menetapkannya. Artinya, persyaratan pendidikan tetap mengacu pada Undang-Undang yang berlaku saat ini, yaitu minimal lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat.Dampak dari putusan MK ini cukup signifikan. Pertama, pintu politik tetap terbuka lebih lebar bagi masyarakat dari berbagai latar belakang pendidikan untuk ikut serta dalam kontestasi demokrasi. Hal ini dapat memperkuat prinsip keterwakilan rakyat, terutama bagi kalangan akar rumput yang mungkin tidak memiliki akses ke pendidikan tinggi.Kedua, dari sisi kualitas kepemimpinan, putusan ini juga memunculkan pro dan kontra. Sebagian pihak menilai pengalaman, integritas, dan kemampuan manajerial tidak semata-mata ditentukan oleh gelar akademik. Namun, ada juga kekhawatiran bahwa tanpa syarat pendidikan tinggi, kualitas perumusan kebijakan bisa terpengaruh, mengingat tantangan tata kelola pemerintahan semakin kompleks.Ketiga, bagi partai politik, putusan ini memberi ruang lebih fleksibel dalam merekrut dan mencalonkan kader. Partai bisa mengusung tokoh masyarakat dengan basis dukungan kuat meski latar belakang pendidikannya tidak tinggi, asalkan dianggap mampu meraih suara rakyat.Dengan demikian, keputusan MK ini menegaskan semangat inklusivitas dalam demokrasi Indonesia, meskipun sekaligus membuka ruang perdebatan soal keseimbangan antara akses yang merata dengan tuntutan kualitas pemimpin di masa depan.TALK : Mantan Ketua Panwaslu Jakarta, Pengawas Pemilu, Ramdansyah.&Pengamat Politik/Mantan Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Joko Purnomo.

Ruang Publik
Menanti Tuah Paket Ekonomi 8+4+5 untuk Buka Lapangan Kerja

Ruang Publik

Play Episode Listen Later Sep 17, 2025 44:53


Publik menanti realisasi janji perbaikan ekonomi lewat "Paket Stimulus Ekonomi 8+4+5". Kebijakan ini mencakup 8 program akselerasi, 4 program lanjutan, dan 5 program penyerapan tenaga kerja. Total stimulus yang digelontorkan mencapai Rp16,23 triliun, demi mengejar target pertumbuhan ekonomi 5,2 persen pada akhir 2025.Pembukaan lapangan kerja baru difokuskan untuk mengisi Koperasi Desa Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), revitalisasi tambak di Pantai Utara Jawa (Pantura), modernisasi kapal nelayan, dan program perkebunan rakyat.Paket ekonomi ini diluncurkan selang tak lama setelah unjuk rasa besar berujung rusuh di berbagai daerah. Rakyat dibuat geram oleh kenaikan tunjangan anggota DPR di tengah ekonomi sulit, gelombang PHK, dan krisis lapangan kerja.Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) BPS pada Februari 2025 mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) di kelompok usia muda 15–24 tahun masih tinggi, yakni 16%. Artinya, dari setiap 100 anak muda yang masuk angkatan kerja, ada 16 orang yang menganggur. Secara keseluruhan, pengangguran terbuka nasional mencapai 4,76% dari 153,05 juta angkatan kerja atau sekitar 7,26 juta jiwa.Apakah paket stimulus ekonomi ini realistis dan menjawab kebutuhan lapangan kerja yang tepat sasaran? Bagaimana memastikan penyerapan tenaga kerja lewat lima program ini berkelanjutan dan tidak sekadar janji belaka? Bagaimana pengusaha merespons kebijakan baru ini?Di Ruang Publik KBR kita akan bahas topik ini bersama Ketua Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Bob Azam, Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKB Neng Eem Marhamah Zulfa, juga Peneliti dan Pengamat Ketenagakerjaan Universitas Gadjah Mada (UGM) Tadjudin Nur Effendi.

Renungan Anak GKY Mabes
Tangan (14 September)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Sep 13, 2025 3:46


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahTANGANMari kita membaca Firman Tuhan dariAYUB 17: 9Meskipun begitu orang yang benar tetap pada jalannya, dan orang yang bersih tangannya bertambah-tambah kuat.Wonder Kids, Bayangkan kalau ada film yang hanya menampilkan tanganmu saja dari kamu bayi sampai sekarang. Apa yang akan terlihat? Tangan yang kecil dan digenggam mama, tangan yang belajar merangkak dan berjalan, lalu tangan yang membuka hadiah ulang tahun, atau memberi pelukan kepada teman. Ada banyak hal indah yang bisa dilakukan tangan. Tapi… tangan juga bisa melakukan hal yang tidak baik: Merebut mainan, Memukul teman, Mendorong orang lain, Atau bahkan menutup telinga supaya tidak mau mendengar nasihat. Tangan bisa dipakai untuk menolong atau menyakiti, tergantung siapa yang mengarahkannya.Firman Tuhan berkata: "Orang yang bersih tangannya bertambah-tambah kuat." (Ayub 17:9)Artinya, orang yang menggunakan tangannya untuk hal yang benar dan baik, akan dikuatkan oleh Tuhan.Tuhan Yesus juga memakai tangan-Nya saat di dunia:• Menyentuh orang sakit dan menyembuhkan mereka• Memberi makan orang yang lapar• Menolong orang yang sedihSekarang, Tuhan ingin memakai tanganmu juga, Wonder Kids! Kamu bisa:• Mengangkat barang untuk bantu mama• Menepuk bahu teman yang sedang sedih• Memberi makanan pada orang yang membutuhkanDalam Matius 25:40 Tuhan Yesus berkata:"Apa yang kamu lakukan untuk saudara-Ku yang paling hina, kamu telah melakukannya untuk Aku."MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANGunakan tanganmu untuk menyebarkan kasih, bukan menyakiti.Tangan yang dipakai untuk kebaikan akan menjadi alat Tuhan untuk memberkati orang lain. Mari kita berdoaBapa di Surga, Terima kasih untuk tangan yang Engkau berikan. Tolong aku untuk memakai tanganku bukan untuk egois, tapi untuk menolong, memberi, dan menunjukkan kasih-Mu kepada orang lain. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, Tanganmu adalah pemberian dari Tuhan. Gunakanlah untuk kebaikan dan kemuliaan-Nya! Tuhan Yesus memberkati!

Newnormal
Sholawat

Newnormal

Play Episode Listen Later Sep 10, 2025 12:00


Sholawat? Artinya, bagaimana bisa menemani di setiap saat(Obat galau)

Missiodei
Eps.222 Kesabaran

Missiodei

Play Episode Listen Later Sep 7, 2025 89:29


Khotbah Ibadah Raya | Minggu, 27 Juli 2025 *KESABARAN* (Galatia 5:22; 1 Petrus 3:20; 2 Petrus 3:15; Roma 2:4; ) Alkitab mengajarkan kesabaran sebagai kebenaran. Sering kali banyak orang menganggap kesabaran itu sesuatu hal yang kondisional saja dan tidak penting. Padahal kesabaran adalah suatu keadaan yang Tuhan ciptakan agar manusia tunduk kepada Allah. Kesabaran adalah salah satu dari buah-buah roh yang hanya bisa ditemukan di dalam pribadi dan karya Allah. Ini adalah salah satu sifat keilahian dan mulia di dalam karya Yesus Kristus mengampuni dosa manusia. Karakter kesabaran ini muncul di dalam diri seseorang yang sudah dibaharui hidupnya oleh Kristus. Kesabaran itu menjadi kewajiban, life style, warna hidup orang yang sudah diubahkan dari orang-orang yang belum mengalami pengampunan dosa. Kesabaran menjadi titik krusial bagi orang-orang kudus, sebab kita percayai bahwa kesabaran merupakan buah pekerjaan Roh Kudus bukan akal manusia. Tuhan sabar (2 Petrus 3:9), bahkan sangat sabar sehingga melalui kesabaran-Nya, kelapangan hati-Nya, kemurahan-Nya, menuntun kita manusia untuk masuk dalam pertobatan (Rom.2:4). Dalam 1 Petrus 3:20, rasul Petrus menyoroti kesabaran TUHAN Allah terhadap kejahatan dan dosa manusia. Orang-orang dunia tidak mengerti tingkat kesabaran Allah. Kisah Nuh membangun bahtera termasuk dalam karya-karya keselamatan yang Tuhan buat sebelum hari-hari penghukuman tiba. Dan sampai hari itu tiba, Tuhan sabar menunggu Nuh menyelesaikan pembangunan bahtera itu dan Nuh pun penuh kesabaran saat membangun bahtera itu walaupun orang-orang di sekelilingnya meremehkan karya keselamatan yang Tuhan rancangkan. Tuhan sabar menanti dengan memberikan kesempatan untuk manusia bertobat. Nuh pun sabar terus mengerjakan pekerjaan-pekerjaan karya keselamatan yang Allah percayakan padanya hingga selesai. Saudara, Tuhan telah memberikan kesempatan, masa dan waktu untuk kita sadar dan bertobat (Kis.3:19), dibaharui dan diselamatkan dari hari-hari penghukuman. Sebab Tuhan akan menghukum dan menghancurkan dunia ini dengan

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-22 masa biasa, 6 September 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Sep 5, 2025 5:47


Dibawakan oleh Tika dari Paroki Santo Alfonsus Rodrigues Pademangan di keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Kolose 1: 21-23; Mazmur tg 54: 3-4.6.8; Lukas 6: 1-5.HARI TUHAN Renungan kita pada hari ini bertema: Hari Tuhan. HariTuhan bukanlah semata-mata untuk memenuhi kebutuhan atau kepentingan manusia,melainkan untuk kemuliaan Allah sendiri. Sejak awal penciptaan, Allahmenguduskan hari ketujuh sebagai hari istirahat, tanda perjanjian dan kasih-Nyakepada umat-Nya.  Namun, manusia sering kali memandang hari Tuhan hanyadari sisi kepentingan pribadi: sebagai kesempatan untuk beristirahat, berlibur,atau mengurus urusan duniawi. Padahal, esensi dari hari Tuhan adalah hari yangdikhususkan untuk mengarahkan hati, budi, dan seluruh hidup manusia kepadaAllah, Sang Pencipta dan Penyelamat. Merayakan hari Tuhan berarti mengakui bahwa Allahadalah sumber kehidupan, dan bahwa segala sesuatu berasal dari Dia sertakembali kepada-Nya. Perayaan ini bukan rutinitas formal, melainkan ungkapaniman yang lahir dari hati yang penuh syukur dan hormat. Setiap kali kitaberkumpul dalam perayaan Ekaristi pada hari Minggu, kita sebenarnya menyatakaniman bahwa Yesus Kristus yang bangkit adalah pusat hidup kita. Dengan demikian,hari Tuhan menjadi tanda bahwa hidup kita tidak berjalan sendiri, melainkan selaludalam penyertaan dan rahmat Allah. Namun, perayaan hari Tuhan tidak berhenti hanya padaliturgi di gereja. Iman yang diungkapkan dalam doa, pujian, dan syukur kepadaAllah harus diwujudkan dalam tindakan nyata berupa kasih dan pelayanan kepadasesama. Hari Tuhan menjadi kesempatan untuk memperbaharui diri agar semakinmampu mengasihi, memaafkan, dan melayani orang lain dengan rendah hati. Denganbegitu, hari Tuhan memiliki korelasi langsung dengan kehidupan sehari-hari,karena iman yang dirayakan menjadi iman yang dihidupi. Yesus menegaskan bahwa "Hari Sabat diadakan untukmanusia dan bukan manusia untuk hari Sabat" (Markus 2:27). Artinya, intidari perayaan hari kudus bukanlah sekadar aturan, melainkan perjumpaan denganAllah yang menghidupkan. Gereja lalu menetapkan hari Minggu, hari kebangkitanKristus, sebagai pengganti hari Sabat orang Yahudi. Minggu menjadi "hariTuhan" yang baru, karena pada hari itulah Yesus mengalahkan maut danmemberikan hidup baru. Dengan merayakan hari Minggu, kita mengenang karyapenyelamatan Allah yang berpuncak pada kebangkitan Kristus. Oleh sebab itu, hari Minggu tidak boleh dipandang hanyasebagai hari biasa atau sekadar hari libur, tetapi sebagai hari suci yang harusdirayakan dengan sungguh-sungguh. Kita dipanggil untuk hadir dalam perayaanEkaristi, memusatkan hati kepada Tuhan, dan mempersembahkan syukur kita. Lebihdari itu, kita dipanggil untuk menjadikan hari Minggu sebagai titik awalsemangat pelayanan dan kasih dalam minggu yang baru.  Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa … Ya Allah yang mahakuasa, murnikanlah hati dan pikiran kami agarpersembahan kami kepada-Mu melalui doa dan pujian menjadi persembahan yanglayak bagi-Mu. Kemuliaan kepada Bapa … Dalam nama Bapa …

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-22 masa biasa, 1 September 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Aug 31, 2025 8:37


Dibawakan oleh Sherly dari Paroki Maria Kusumah Karmel di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Tesalonika 4: 13-17a; Mazmur tg 96: 1.3.4-5.11-12.13; Lukas 4: 16-30.MENINGGAL BERSAMA DAN DALAM KRISTUS Tema renungan kita pada hari ini ialah: MeninggalBersama dan Dalam Kristus. Sebagai orang Kristen, kita percaya bahwa hidup kitadimulai, dijalani, dan akhirnya berakhir di dalam Kristus. Ketika kitaterpanggil untuk meninggal bersama dan dalam Yesus Kristus, itu berarti kitatidak lagi memandang kematian sebagai akhir yang menakutkan, melainkan sebagaipintu masuk menuju kehidupan yang kekal.  Kematian Kristus di kayu salib bukanlah sebuahkegagalan, melainkan pernyataan kasih Allah yang total dan sempurna bagimanusia. Maka, meninggal dalam Kristus berarti menyerahkan hidup kitasepenuhnya ke dalam tangan-Nya, yakin bahwa kasih-Nya lebih besar daripadamaut. Makna ini sangat relevan bagi hidup manusia saat ini.Dunia modern sering kali menghindari pembicaraan tentang kematian, seakan-akankematian adalah musuh terbesar yang harus dijauhkan sejauh mungkin. Namun, imanKristen justru memandang kematian dalam Kristus sebagai kemenangan. St. Paulusmenegaskan: “Bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan” (Filipi1:21). Artinya, selama hidup kita diarahkan kepada Kristus, maka kematianbukanlah kegelapan, melainkan jalan menuju kepenuhan persatuan dengan Allah. Kematian dalam Kristus juga mengajarkan kita untukmenjalani hidup dengan penuh makna dan tanggung jawab. Jika kita menyadaribahwa hidup ini fana, kita akan lebih berhati-hati untuk mengisinya dengankasih, kebenaran, dan pengabdian. Kita tidak lagi terikat pada hal-hal duniawiyang sifatnya sementara, melainkan berusaha mencari yang kekal. Dengandemikian, kesadaran akan kematian dalam Kristus membebaskan kita dari ketakutanyang sia-sia dan memberi keberanian untuk hidup dalam terang kasih Allah. Tugas orang Kristen adalah mewartakan kebenarankematian dalam Kristus sebagai sebuah pengharapan yang mendasar. Dunia hausakan pengharapan, apalagi ketika berhadapan dengan penderitaan, sakit, dankematian. Melalui kesaksian iman, kita dipanggil untuk meneguhkan sesama bahwakematian bukanlah titik akhir, melainkan awal dari kehidupan baru bersamaAllah. Hal ini bukan hanya diwartakan melalui kata-kata, tetapi terutamamelalui cara kita hidup: hidup yang penuh damai, sabar, dan kasih, meski ditengah kesulitan. Warta pengharapan ini juga harus menjadi kekuatan dalampelayanan. Orang Kristen dipanggil untuk hadir bagi mereka yang sedangmengalami penderitaan dan kehilangan. Umat Kristen Tesalonika menerima anjuranSanto Paulus supaya menghibur perasaan duka atas meninggalnya seseorang yangdikasihi, dengan menyongsong hari kematian masing-masing orang dengan sukacitadan pengharapan. Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa … Ya Allah penuhilah kami dengan iman yang kuat tentang pengharapan akankehidupan abadi bersama Dikau di dalam kemuliaan dan kebahagiaan yang tidakakan berakhir. Salam Maria penuh rahmat … Dalam nama Bapa …

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
Mindset Bisnis yang Meningkatkan dan Mempermudah Penjualan

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later Aug 25, 2025 9:09 Transcription Available


Send us a textBanyak pemilik bisnis takut untuk jualan, dengan alasan takut ditolak, minder, atau merasa tidak pandai berbicara. Padahal, tanpa penjualan, bisnis tidak akan bertahan.Riset bahkan menunjukkan, 78% pelanggan lebih suka membeli dari bisnis yang memahami kebutuhan mereka, bukan dari yang sekadar menawarkan produk. Artinya, kalau mindset Anda tepat, menjual tidak lagi terasa memaksa, tetapi justru pelanggan akan datang dengan sukarela.Dalam video ini, Anda akan belajar:✅ Cara mengatasi ketakutan pebisnis dalam penjualan✅ Mindset penting yang dipakai pebisnis hebat dalam penjualan✅ Bagaimana Steve Jobs menjual produk Apple tanpa terkesan “menjual”✅ Cara membangun hubungan jangka panjang dengan pelangganSales bukan soal memaksa orang beli, tapi memberikan solusi yang mereka butuhkan. Dengan mindset yang benar, penjualan akan jadi lebih mudah, closing lebih sering, dan bisnis Anda bisa berkembang lebih cepat.Butuh bantuan meningkatkan penjualan lewat strategi digital marketing?Hubungi saya melalui link di deskripsi untuk konsultasi!#DigitalMarketing #Mindset #Bisnis #Sales Klaim Free Local SEO Audit sekarang di https://lbo.toffeedev.com dan cek visibilitas bisnis Anda hari ini.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-20 masa biasa, 21 Agustus 2025, Peringatan Santo Pius X, Paus

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Aug 20, 2025 8:20


Dibawakan oleh Hendrik Monteiro dan Meri Kaona dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Hakim-Hakim 11: 29-39a; Mazmur tg 40: 7-8a.8b-9.10; Matius 22: 1-14.HATI DAN ROH YANG BARU Renungan kita pada hari ini bertema: Hati Dan Roh Yang Baru. Hati untukseorang manusia adalah salah satu bagian dimensi rohani, yang dari sanaaktivitas seperti merasakan, menginginkan, memilih berasal. Sedangkan rohmerupakan bagian rohani manusia yang menghubungkan dirinya dengan Tuhan. Ketikaia sedang berdoa atau bermeditasi, kegiatan rohnya menjadi dominan, dimanaseluruh perhatiannya menyatu dengan yang ilahi. Ada kesempatan ketika keadaan hati dan roh seseorang dianggap lama atauketinggalan waktu. Artinya, kalau menurut standar kitab suci, sosok manusialama yang terikat dengan dosa sudah tidak berguna, maka harus diganti dengansosok atau profil yang baru. Secara umum kitab suci menguatkan keyakinan kitabahwa pribadi Yesus Kristus membuat wajah dunia menjadi baru dan terutamasetiap orang yang mengambil bagian di dalam diri-Nya dan seluruh karya-Nyadijadikan baru.  Ada seorang remaja laki-laki, karena terlalu nakal di rumah yangikut berdampak pada progress belajar sekolahnya di SMP, di awal tahun ajaranbaru orang tuanya membawanya untuk tinggal di asrama. Para pastor dan bruderyang mengelola asrama itu. Di hari pertama berada di asrama, remaja inilangsung mengalami suatu situasi perseteruan di dalam dirinya. Keadaan asrama,peraturan-peraturan, kebersamaan dengan sesama anggota asrama, dan pengawasanpara pembina, semua itu seperti membuatnya tidak bisa menuruti kehendaknyasendiri seperti yang ia biasa lakukan: maki-maki, malas, membantah pembicaanorang lain, mencuri, mengejek atau menghina, dan malas belajar. Pertentangan ini tidak membuatnya hilang semangat. Bagaimanapun, suasanadi asrama menjadi tantangan yang baru dan bagus, terutama karena ia dijanjikanakan mendapatkan prestasi belajar yang bagus. Ia jalani saja hari demi hari daningin supaya janji itu dapat terwujud. Pada waktu liburan akhir tahun ketikaberada di rumah, keluarganya menangkap kenyataan bahwa remaja ini berubah totaldalam tingkah lakunya. Ibunya bertanya: “Apa yang menyebabkan kamu berubah,Nak?” Ia menunjuk pada salib Yesus yang tergantung di dinding. Itulah jawabannya. Itu adalah satu contoh hati dan roh yang baru. Nabi Yeheskiel menjelaskanbahwa Tuhan akan berbalik mengampuni umat-Nya yang sudah terlanjur berdosa.Mereka akan dibebaskan dari kehidupan lama, dan diberikan hidup yang baru,dengan hati dan roh mereka dijadikan baru. Ketika setiap kali kita menerima,menyanggupi, dan terlibat dalam undangan Tuhan untuk melakukan karya-Nya, kitadibuat kembali menjadi baru. Terimalah selalu ajakan-Nya itu! Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa... Ya Tuhan Yesus, semoga kami selalu menyanggupi setiap kehendak danundangan-Mu. Bapa kami yang ada di Surga,dimuliakanlah nama-Mu ... Dalam nama Bapa ...

Ruang Publik
Perusakan Rumah Doa di Padang, Bagaimana Mengakhiri Diskriminasi terhadap Minoritas?

Ruang Publik

Play Episode Listen Later Jul 30, 2025 47:21


Perusakan rumah doa Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) di Kota Padang, Sumatera Barat dikecam berbagai kalangan, karena sarat pelanggaran Aksi intoleran yang terjadi Minggu, 27 Juli 2025 ini, melukai dua dari sekira 30 anak yang hadir di sana. Anak-anak tersebut mengikuti acara doa sekaligus untuk mendapatkan pendidikan agama Kristen. Pasalnya, di sekolah negeri tempat mereka belajar hanya menyediakan pendidikan agama Islam.Insiden ini sungguh ironis, karena terjadi hanya selang beberapa bulan setelah Kota Padang masuk di jajaran kota toleran menurut SETARA Institute. Artinya, pemenuhan hak kebebasan beragama dan beribadah masih jauh panggang dari api.Peristiwa tersebut juga bikin miris. Demikian terang-benderangnya diskriminasi di sekolah negeri. Padahal, Pasal 12 ayat 1 Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) Nomor 20 Tahun 2003 secara gamblang menyatakan bahwa setiap peserta didik berhak mendapatkan pendidikan agama sesuai agama yang dianutnya dan diajarkan oleh pendidik yang seagama.Bagaimana pelbagai diskriminasi ini harus disikapi pemda maupun pemerintah pusat? Bagaimana mengakhiri praktik diskriminasi di dunia pendidikan?  Di Ruang Publik KBR kita akan bahas bersama Kuasa Hukum GKSI Anugerah Padang Yutiasa Fakho, Pimpinan Rumah Doa GKSI Anugerah Padang F. Dachi, Peneliti Hukum dan Konstitusi SETARA Institute Sayyidatul Insiyah, dan Direktur Eksekutif Yayasan Cahaya Guru Muhammad Mukhlisin. 

Quran & Kajian
Doa Nabi Yunus

Quran & Kajian

Play Episode Listen Later Jul 26, 2025 0:49


Doa Nabi Yunus> لَّآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنتَ سُبْحَٰنَكَ إِنِّى كُنتُ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ"Lā ilāha illā anta, subḥānaka innī kuntu minazh-zhālimīn."Artinya:"Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim."

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 17 Juli 2025 - Jangan Khawatir, Selalu Percaya kepadaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 16, 2025 6:10


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 17 Juli 2025Bacaan: "Sebab itu janganlah kamu khawatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari." (Matius 6:39)Renungan: Sir Willam Osler, seorang yang dikenal berotak cemerlang mengatakan bahwa sebenarnya otaknya berkualitas sedang. Ia bisa mencapai yang terbaik di dalam hidupnya karena la telah belajar menerapkan hidup dalam jangka waktu terbatas. Artinya kita harus menutup rapat-rapat "pintu belakang" dan "pintu depan". Salah satu hal yang sering menyiksa manusia sehingga tidak bisa menikmati kehidupan ini adalah kebiasaan membiarkan kesedihan serta kekecewaan masa lalu (pintu belakang) dan khawatir memikirkan hari esok (pintu depan). Osler menegaskan bahwa cara terbaik untuk menyiapkan hari esok adalah melaksanakan apa yang semestinya kita kerjakan hari ini sebaik-baiknya tanpa disertai kekhawatiran akan hari esok. Kepada mahasiswa yang diajarnya ia mengatakan bahwa mereka harus selalu memulai hari mereka seperti doa yang diajarkan Yesus, "Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya." (Mat 6:11). Ini bukan berarti bahwa kita tidak perlu merencanakan sesuatu untuk masa depan atau tidak boleh memersiapkan kebutuhan untuk hari esok. Tetapi janganlah kekhawatiran hari esok membebani hati dan pikiran sehingga kita tidak bisa mengerjakan dengan baik pekerjaan hari ini. Bukankah beban hari ini jika ditambah dengan beban hari esok akan lebih memberatkan? Ketika melalui hari ini tanpa gangguan dengan beban hari esok, kita bisa bekerja dengan maksimal hari ini dan melakukan semuanya dengan baik sehingga kita dapatmemersiapkan hari esok dengan lebih baik. Kekhawatiran tidak akan mendatangkan keuntungan. Orang yang selalu khawatir pasti hidupnya tidak tenang, tertekan dan akhirnya merusak kesehatannya sendiri. Dia yang memelihara kita adalah Tuhan yang hidup dan dapat diandalkan. Kalau Ia mengajarkan kita untuk tidak khawatir, itu berarti bahwa Ia menjamin seluruh kehidupan kita termasuk apa yang kita khawatirkan. Kuncinya adalah percaya pada pemeliharaan-Nya dan lakukan yang terbaik hari ini. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena aku sering meragukan kesetiaan-Mu yang senantiasa menyertai dan memelihara aku. Roh kekhawatiran akan segala sesuatu dalam hidupku selalu menjerat aku, sehingga kuasa-Mu tidak bisa bekerja secara penuh dalam diriku. Ajarilah aku bahwa walau aku manusia biasa, tapi aku punya Allah yang luar biasa yang sanggup berbuat segala sesuatu yang mustahil bagiku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin 7 April 2025 - Kendalikan Amarah, Hadirkan Cinta

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 6, 2025 5:02


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 7 April 2025Bacaan: "Dari pada-Mulah kiranya datang penghakiman: mata-Mu kiranya melihat apa yang benar." (Mazmur 17:2) Renungan: Kemarahan itu bagaikan ranjau kehidupan, artinya, sesuatu yang mampu memiliki daya yang menghancurkan hidup kita. Dengan demikian, berhentilah untuk marah karena kemarahan tidak pernah akan mengerjakan kebenaran Tuhan. Kemarahan akan mengerdilkan kekuatan Tuhan di dalam kehidupan kita. Kemarahan mengangkat damai sejahtera Tuhan di dalam kehidupan kita. Kemarahan membuat kita tidak dapat berdoa. Demikianlah kemarahan akan membawa kita dari satu kerugian rohani kepada kerugian rohani yang lain, dan akhirnya mendamparkan kita pada kepahitan. Seseorang berkata, "Barang siapa yang membiarkan dirinya dikuasai amarah biasanya akan seperti sebuah pesawat yang mendarat di tempat yang salah. Bukankah firman Tuhan pun mengajarkan kepada kita, "Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu." Artinya, kita boleh marah tetapi jangan membiarkan amarah itu menguasai diri kita. Serahkan mereka yang telah menimbulkan kemarahan kita kepada kasih karunia Tuhan. Biarkan Tuhan yang beracara di dalam setiap permasalahan yang ada. Bagian kita hanyalah menjaga hati dari sampah-sampah kehidupan seperti itu, karena firman Tuhan berkata, "Buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu." Dan kita akan melihat betapa indahnya menjalani hidup yang tanpa menyimpan kemarahan dan sakit hati. Ingatlah, kita memiliki Tuhan sebagai hakim yang adil yang akan memunculkan kebenaran kita seperti siang. Bagian kita hanyalah menyediakan sebuah tanah hati yang terpupuk dengan indah oleh kebenaran-kebenaran firman Tuhan. Dengan demikian, kita harus selalu waspada untuk membereskan setiap kemarahan yang muncul di dalam hati kita. Jangan biarkan berlarut-larut karena kemarahan dapat memadamkan api Roh-Nya di dalam diri kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku memaafkan setiap orang yang telah menyakiti hatiku dan aku serahkan mereka ke dalam belaskasihan-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 2 April 2025 - Menjadi terang dan bersinar di tempat yang dibutuhkan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 1, 2025 5:31


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 2 April 2025Bacaan: "Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga." (Matius 5:16) Renungan: Kita mungkin sering melihat hiasan yang bisa menyala di dalam gelap, yang biasa disebut glow in the dark. Bentuknya ada bermacam-macam, ada yang berbentuk bintang, bulan, boneka, bibir, hati, dll. Hiasan ini akan bercahaya dan nampak begitu indah ketika berada di tempat yang gelap. Sebaliknya, keindahannya itu akan hilang jika berada di tempat yang terang. Tuhan Yesus pernah menyatakan bahwa semua orang yang percaya pada-Nya adalah terang dunia. Sebagai pengikut Yesus pastinya kita tahu persis perihal ini. Akan tetapi, sudahkah kita memfungsikan diri sebagaimana mestinya, yaitu memberi terang di dalam kegelapan? Tentu kita sangat bersyukur dan beruntung ketika Tuhan Yesus menyebut kita sebagai terang dunia. Artinya, kita memiliki fungsi yang sangat berarti. Menjadi terang tidak hanya dilihat dari seberapa besar energi cahaya yang kita miliki, tetapi juga seberapa gelap dan luas tempat yang kita sinari. Kita harus menjadi terang di tempat yang gelap, sebab terang akan bermanfaat dan nampak indah hanya ketika terang itu berada dalam kegelapan. Akan tetapi, saat ini tidak sedikit pengikut Yesus yang adalah terang dan yang seharusnya menerangi tempat gelap, justru hanya ingin berada di tempat yang terang. Bisa dibayangkan, bagaimana ketika terang itu berada di tempat yang terang? Pastinya terang itu tidak lagi berguna dan keindahannya pun tidak akan nampak. Ketika Tuhan Yesus melayani di dunia, Ia tidak hanya melayani di rumah ibadah, justru sebagian besar waktuNya dihabiskan di luar rumah ibadah. Jika membaca riwayat pelayanan-Nya, kita dapat mengetahui tempat-tempat apa saja yang dikunjungi oleh Tuhan Yesus. Yang pasti la lebih memilih tempat yang perlu diterangi, seperti di rumah pemungut cukai, pasar, bukit, danau, bahkan tempat yang memungkinkan seorang pelacur untuk menghampiri-Nya. Sebagai pengikut Yesus yang adalah terang dunia, sudahkah kita berada di tempat yang tepat? Apakah kita sudah berfungsi dengan baik?Tuhan Yesus sendiri mengatakan bahwa pelita itu tidak boleh ditaruh di bawah gantang. Sebab, terang tidak akan berfungsi maksimal bila diletakkan di bawah gantang atau dalam keadaan tertutup. Dalam hal ini, kita tidak diminta untuk menutup diri dan menghalangi terang Tuhan yang ada pada kita. Sebaliknya, Tuhan menginginkan kita untuk bersinar keluar, memancarkan sinar kemuliaan-Nya di tengah dunia yang gelap ini. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur karena Engkau menjadikanku terang dunia. Mampukanlah aku agar dapat menerangi kegelapan dunia ini. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 17 Maret 2025 - Hidup mengandalkan Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 16, 2025 5:07


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 17 Maret 2025Bacaan: "Celakalah orang-orang yang pergi ke Mesir minta pertolongan, yang mengandalkan kuda-kuda, yang percaya kepada keretanya yang begitu banyak, dan kepada pasukan berkuda yang begitu besar jumlahnya, tetapi tidak memandang kepada Yang Mahakudus, Allah Israel, dan tidak mencari TUHAN." (Yesaya 31:1) Renungan: Ada seorang ibu, anak bungsunya dinyatakan mengidap satu penyakit yang cukup parah. Ia melakukan berbagai upaya penyembuhan bagi anaknya dengan mendatangi dokter-dokter ahli, membeli obat ramuan yang cukup mahal dan banyak lagi usaha yang memakan banyak biaya untuk kesembuhannya. Dengan pengeluaran uang yang tidak sedikit setiap minggunya, lama-kelamaan keadaan keuangannya pun menipis. Ia tidak pernah menyangka bahwa pengobatan anaknya akan memakan biaya yang tidak sedikit. Tetapi demi kesembuhannya, ia bersedia melakukan apa saja, bahkan kalau harus menjual barang-barang berharganya. Setelah melewati proses yang cukup lama, ibu tersebut tidak melihat perubahan yang berarti di dalam diri anaknya. Uang semakin menipis sedangkan ia masih memerlukan biaya hidup setiap harinya.Untuk pertama kalinya ia mulai berpikir tentang kuasa Tuhan setelah ia merasa tidak berdaya dan tidak mampu. Ia baru menyadari bahwa ia tidak dapat bergantung pada uangnya dan pada kemampuannya sendiri. Semuanya terbatas dan tidak bisa memberinya jalan keluar. Dalam keadaan tidak berdaya, ia pun bersimpuh dan memohon pengampunan-Nya. Di dalam doa ia berkata kepada Tuhan bahwa segala upaya yang ia lakukan tanpa campur tangan-Nya, ternyata sia-sia. Tuhan pada akhirnya mendengar doanya ketika ia berseru di dalam ketidakberdayaan. Ia mulai melihat suatu perubahan yang sangat baik di dalam diri anaknya. Semakin hari kesehatannya semakin membaik. Ia bersyukur karena Tuhan mengajarkan kepadanya pelajaran yang sangat penting bahwa sekuat dan semampu apa pun manusia, ia tidak akan pernah bisa menandingi kuasa Tuhan. Meskipun uang bisa menjadi sarana, namun uang bukan segala-galanya! Apa yang seringkali membatasi kuasa Tuhan sehingga kita tidak bisa bekerja dengan leluasa di dalam hidup kita, adalah keangkuhan kita yang semata-mata hanya mengandalkan akal dan uang. Yeremia 17:7 berbunyi, "Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!" Orang sering berkata bahwa Tuhan akan turun tangan ketika kita mengangkat tangan. Artinya bahwa kuasa Tuhan akan nyata bagi mereka yang benar-benar merindukannya, bagi mereka yang merasa tidak berdaya dengan kekuatan sendiri, dan bagi mereka yang menggantungkan seluruh hidupnya hanya kepada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kuserahkan pergumulan hidupku saat ini kepada-Mu. Bantulah aku untuk menyelesaikannya dengan cara-Mu sendiri, sebab aku percaya cara-Mu selalu yang terbaik. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 5 Februari 2025 - Jadilah terang yang menyinari kehidupan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 4, 2025 3:52


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 5 Februari 2025 Bacaan: ... tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang...." (Efesus 5:8) Renungan: Salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi adalah tidak berfungsinya lampu penerang pada jalan dan pada kendaraan. Dalam kondisi yang gelap, pengendara mesti ekstra hati-hati. Kondisi gelap dalam perjalanan sungguh membahayakan keselamatan. Dalam perjalanan hidup di dunia ini, manusia juga membutuhkan penerang yang menjamin keselamatan. Tanpa penerang hidup, manusia akan menjalani hidup tidak tentu arah, sehingga bukan keselamatan yang diperoleh, tetapi kecelakaan dan kematian. Namun, syukur kepada Allah, Yesus Kristus hadir dan berkarya di dunia, menyatakan jalan terang, kebenaran dan hidup yang sejati. Yesus adalah terang dunia yang memanggil manusia keluar dari jalan kegelapan. Oleh karena Dia, kita yang percaya kepada-Nya menjadi anak-anak terang (Ef. 5:8). Artinya, kita adalah penerang hidup dalam perjalanan manusia di dunia. Melalui pikiran, perkataan dan perbuatan kita, kita seharusnya hidup dalam iman, pengharapan dan cinta kasih. Kita berbuah kebaikan, kebenaran, dan keadilan bagi dunia ini. Kalau mau jujur, kita mungkin belum sungguh menjadi penerang hidup. Keserakahan, kekerasan dalam rumah tangga atau keluarga (termasuk kepada anak-anak), dan ketidakadilan masih terjadi dalam hidup kita. Pertanyaannya adalah seberapa kuat terang Kristus kita pancarkan dalam perjalanan yang gelap seperti itu? Masihkah kita terus terang karena Kristus terang terus? Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ampunilah aku kalau hidupku belum menjadi terang bagi sesamaku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 27 Desember 2024 - Buatlah rencana dan lakukan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 26, 2024 5:10


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 27 Desember 2024 Bacaan: Sebab beginilah firman TUHAN: Apabila telah genap tujuh puluh tahun bagi Babel, barulah Aku memperhatikan kamu. Aku akan menepati janji-Ku itu kepadamu dengan mengembalikan kamu ke tempat ini." (Yeremia 29:10) Renungan: Setiap orang tentu ingin hidup bahagia dan memiliki masa depan yang cerah.Tapi tahukah kita rahasia hidup bahagia dan memiliki masa depan yang cerah? Ternyata diri sendirilah yang perlu menyusun rencana mulai dari saat ini. Apa saja rencana yang perlu kita persiapkan? Pertama, rencanakan kehidupan dengan lebih baik. Cobalah untuk merencanakan kehidupan dengan lebih hati-hati tanpa pengaruh banyak orang agar tidak terlalu banyak melakukan kesalahan. Kedua, nikmati setiap proses. Karena akan ada banyak ujian yang menjadi tantangan apakah kita benar- benar serius menginginkan kehidupan yang baik atau sekadar ingin tetapi tidak mau berusaha. Ketiga, belajar dari kesalahan agar diri sendiri tidak mengulangi kesalahan yang sama kembali. Keempat, aktifkan potensi besar yang ada di dalam diri sendiri. Memiliki rencana hidup yang jelas bukan hanya akan menolong kita menjalani hidup yang lebih terarah dan tertib, tetapi juga mencerminkan diri sendiri mengenal identitas Tuhan yang kita sembah. Lho kok bisa?Perhatikan bacaan Alkitab di atas. Dalam surat yang dibawa oleh Nabi Yeremia, Tuhan tidak menyampaikan sesuatu yang menggantung, abu-abu alias tanpa kepastian. Tuhan tidak hanya berpesan "akan menolong" atau pasti akan menolong mereka. Namun, dalam surat itu dinyatakan secara jelas bahwa Tuhan akan bertindak bila telah genap 70 tahun. Artinya, sebelum waktu itu tiba Tuhan tidak akan menjalankan rencana-Nya tersebut dan orang-orang buangan itu harus bersabar menanti waktunya. Nah, dari keterangan waktu itu kita tahu bahwa Tuhan memang merencanakan segala sesuatunya begitu jelas dan matang. Setiap detik yang berlalu menjadi masa lalu yang tak akan pernah bisa diulang. Artinya, setiap detik yang kita 'buang' tanpa melakukan sesuatu berarti kita sudah membuang kesempatan. Minimal kesempatan untuk lebih baik. Bayangkan ada berapa ratusan detik yang kita buang percuma, yang harusnya bisa diisi dengan hal-hal baik demi masa depan yang cerah! Untuk itu buatlah perencanaan hidup mulai dari sekarang dan lakukan rencana tersebut! Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhah Yesus, berilah aku hikmat-Mu agar mulai dari sekarang aku dapat merancang hari esok dengan persiapan yang matang, sehingga apa yang kupersiapkan saat ini dapat menjadi berkat bagi hidupku di masa depan. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 17 Desember 2024 - Kasih dan Pengampunan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 16, 2024 5:42


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 17 Desember 2024 Bacaan: "Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu." (Matius 5:23-24) Renungan: Apabila kita mengamati tingkah laku anak kecil, kita pasti pernah melihat mereka bertengkar karena memperebutkan sesuatu. Pihak yang menang biasanya bersukacita dan tertawa mendapatkan apa yang ia inginkan dan yang kalah seringkali hanya bisa menangis meratapi kegagalannya. Setelah yang kalah mereda tangisnya, pihak yang menang seringkali iba dan memberikan secara penuh apa yang ia miliki kepada yang kalah, tanpa perasaan kecewa, dendam dan justru mereka semakin rukun. Meskipun sering bertengkar, anak-anak kecil tidak pernah menaruh dendam satu sama lain. Mereka mudah memaafkan satu sama lain. Apa yang dialami anak- anak berbeda dengan orang dewasa. Orang dewasa, sedikit saja bersinggungan, mudah menimbulkan konflik dan balas dendam. Dalam bacaan Injil pada hari ini Yesus mengingatkan kita untuk belajar dari sikap anak-anak kecil. la menghendaki supaya kita hidup dalam damai. Yesus katakan: apabila kita sedang mempersembahkan sesuatu dan teringat akan kesalahan yang pernah dilakukan, yang melukai hati sesama, maka tinggalkan persembahan tersebut, dan segeralah berdamai dengan sesama kita. Artinya, Yesus ingin menanamkan benih persaudaraan ditengah manusia, supaya manusia pertama-tama hidup dalam cinta kasih. Apabila manusia mampu hidup dalam semangat cinta kasih maka segala wujud persembahan tentu akan semakin bermakna. Yesus lebih mementingkan kedamaian dan keiklasan hati dari pada berbagai persembahan. Dalam hidup sehari-hari, kata 'damai' memang mudah diucapkan tetapi seringkali sangat sulit untuk dipraktikkan. Kita terus menerus berdoa kepada Allah tetapi hati kita tetap penuh dengan iri hati, kebencian, kelicikan, balas dendam dan sebagainya. Yesus menghendaki supaya manusia memiliki hati yang damai dan hidup dalam persaudaraan yang penuh cinta kasih. Mari kita belajar mengikis dan menyingkirkan segala dendam dan rasa iri hati dalam diri kita, sehingga segala doa yang kita panjatkan tidak akan terhalang. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, hati kami seringkali dipenuhi dengan perasaan iri hati kepada sesama. Kami mohon, tanamkanlah dalam hati kami benih-benih cinta kasih sehingga segala sikap dan perbuatan kami, dapat kami persembahkan secara murni kehadapan-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 29 Oktober 2024 - Tetap tekun dan setia berdoa

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 28, 2024 4:02


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 29 Oktober 2024 Bacaan: "Tetaplah berdoa." (1 Tesalonika 5:17) Renungan: Suatu kali seseorang bertanya kepada Ibu Ani yang sudah tua mengenai arti dari "berdoa tanpa henti." Ibu Ani menjawab, "Artinya adalah berdoa tanpa henti. Ketika saya membasuh wajah saya pada pagi hari, saya berdoa kepada Tuhan agar Ia membasuh banyak orang berdosa hari itu dengan darah Kristus. Ketika saya mengenakan pakaian saya, saya berdoa agar Tuhan mengenakan pakaian Kristus dan kerendahan hati pada diri saya. Ketika saya mengambil sisir, saya berpikir mengenai seorang wanita yang menyapu rumahnya untuk mencari uang peraknya yang hilang, dan saya berdoa agar Tuhan menyapu dunia dan menyelamatkan orang-orang yang terhilang. Ketika saya menggosok parutan dan parutan itu mulai menjadi cemerlang, saya berdoa agar Tuhan membuat jiwa saya menjadi lebih cerah." Dan begitulah Ani menyebutkan hal-hal yang memberikan kesempatan kepada dia untuk berdoa kepada Tuhan. Doa bukan hanya dapat dilakukan pada saat kita pergi ke gereja, pada saat bersaat teduh, atau ketika kita sedang menghadiri kelompok persekutuan doa saja. Doa adalah nafas hidup kita. Biarlah doa menjadi bagian dari seluruh aktivitas yang kita lakukan setiap hari.Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan Roh doa-Mu, sehingga di manapun aku berada dan apapun yang akan aku lakukan, mulutku senantiasa melantunkan pujian dan doa untuk kemuliaan nama-Mu dan memberkati orang-orang di sekitarku. Amin. (Dod).