POPULARITY
Categories
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Theresia Keneka Muli dan Mateus Nong Mus dari Paroki Harapan Indah Bekasi, Gereja Santo Albertus Agung di Keuskupan Agung Jakarta. Yesaya 38: 1-6.21-22.7-8; Mazmur tg: Yes 38: 10.11.12abc.16; Matius 12: 1-8.ANTARA BELAS KASIH DAN PERSEMBAHAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Antara Belas Kasih dan Persembahan.Ada banyak umat Katolik sudah tidak lagi melakukan pengakuan dosa. Hal initerwakili oleh seorang pemuda yang berbicara dengan pastor parokinya, bahwa iasendiri dan teman-teman tidak menganggap penting untuk melakukan pengakuan dosakepada seorang imam Katolik. Pemuda itu memberikan alasannya, bahwa pengakuandosa langsung kepada Tuhan sudah cukup dan terjamin aman. Pengakuan dosamelalui imam justru tidak masuk di akalnya. Pengakuan dosa merupakan suatu perbuatan yang bukan sekedar berdoa kepadaTuhan untuk menyampaikan dosa-dosa dan meminta pengampunan, tetapi yang menjadiintinya ialah terjadi rekonsiliasi dan pertobatan. Doa mohon pengampunan itubukan sebuah sakramen tobat. Doa ini sama dengan semua jenis persembahan yangkita lakukan, yaitu memberikan sesuatu sebagai bukti iman dan kasih kita kepadaTuhan. Ini sama dengan memberikan sesuatu kepada orang yang kita kasihi untukmenghormati dan menyenangkannya. Persembahan itu semata-mata perbuatan manusia, maka sangat bergantung padakehendak bebas, pilihan atau selera masing-masing orang. Sering persembahan itudiatur atau dilembagakan demi memenuhi keinginan pihak penguasa atau parapemimpin, maka dibuatlah aturannya. Ada jumlah yang mesti dipenuhi, misalnyaderma harus sepersepuluh dari penghasilan. Korban bakaran dan sembelihan harusberjumlah sekian dan kondisi hewan persembahan itu cacat atau tidak dansebagainya. Tuhan Yesus Kristus menggantikan semuanya itu dengan persembahan diri-Nyasendiri. Yang dibuat oleh Tuhan ini adalah perbuatan Tuhan bagi kita manusia,yang bukan sebagai persembahan tetapi sebagai belas kasih. Tuhan mengasihi kitadengan mengorbankan diri-Nya. Bapa Allah berbelas kasih dan sangat menyayangikita manusia maka Ia memberikan Anak-Nya sendiri bagi kita. Perbuatan Yesusdalam berbelas kasih ialah menolong dan menyelamatkan kita manusia dari segalabentuk perbudakan dosa, kejahatan dan kematian. Belas kasih dari Tuhan dan kewajiban kita untuk melakukannya, merupakansebuah ibadat yang melebihi hari sabat dan persembahan lainnya ketika nasibhidup manusia sangat menuntut untuk diperhatikan. Inilah yang ingin Yesusperbaiki, ketika belas kasih diremehkan atau bahkan ditiadakan, sementarapersembahan dan hari sabat dipatuhi secara berlebihan. Bagi kita umat beriman,persembahan dan ibadat tidak perlu dihilangkan dari hidup kita, artinya kitatetap memerlukannya. Tetapi pada saat belas kasih itu diperlukan, kita tidakboleh menggantikannya dengan sekedar mempersembahkan doa-doa kita. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Kuatkanlah dan penuhilah kami dengan kuasa-Mu ya Allah,supaya kami dapat memberikan yang sesungguhnya sebagai belas kasih dan sebagai persembahan di dalam penghayatan iman kami.Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Bukti dari Perubahan HidupDiambil dari: 2 Korintus 5:17 “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.”Wonder Kids, ada satu bukti yang sangat kuat tentang siapa Yesus sebenarnya, yaitu hidup orang-orang yang diubah oleh-Nya. Banyak orang pada zaman Yesus, dan juga sesudah-Nya, berubah dengan sangat besar karena bertemu dengan Yesus. Orang yang tadinya takut menjadi berani. Orang yang tadinya jahat menjadi lembut. Orang yang tadinya hidup dalam dosa mulai belajar hidup benar.Mengapa perubahan itu penting? Karena perubahan seperti itu tidak terjadi hanya karena orang mendengar nasihat yang bagus. Memang nasihat yang baik bisa menolong, tetapi hati manusia tidak berubah hanya karena mendengar kata-kata indah. Kita butuh Tuhan bekerja di dalam hati kita. Dan itulah yang Yesus lakukan.Di Alkitab kita melihat banyak contohnya. Petrus yang pernah menyangkal Yesus kemudian menjadi saksi yang berani. Paulus yang dulu memusuhi orang Kristen berubah menjadi pemberita Injil. Banyak orang lain juga mengalami perubahan karena Yesus. Mereka bukan menjadi sempurna dalam sekejap, tetapi hidup mereka sungguh dibalikkan arahnya oleh Tuhan.Wonder Kids, itu juga bisa terjadi pada kita. Mungkin kamu punya dosa yang susah ditinggalkan. Mungkin kamu mudah marah, suka membantah, iri hati, malas berdoa, atau tidak jujur. Kalau kamu datang kepada Yesus, Dia sanggup mengubah hidupmu. Mungkin tidak selalu langsung sempurna, tetapi Tuhan sungguh bekerja sedikit demi sedikit.Inilah yang diajarkan 2 Korintus 5:17. Siapa yang ada di dalam Kristus adalah ciptaan baru. Artinya, Yesus bukan hanya mengampuni dosa kita, tetapi juga mulai membentuk hidup kita menjadi baru. Jadi, iman kepada Yesus bukan hanya soal tahu banyak hal tentang Dia. Iman kepada Yesus juga terlihat dari hidup yang terus diubahkan oleh-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan satu bagian hidupmu yang paling ingin kamu serahkan kepada Tuhan untuk diubah. Lalu berdoalah dengan jujur, “Tuhan Yesus, ubahlah aku di bagian ini.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sanggup mengubah hidup manusia. Tolong aku supaya tidak hanya tahu tentang Engkau, tetapi sungguh datang kepada-Mu dan diubahkan oleh-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus yang sejati bukan hanya diketahui dengan pikiran, tetapi juga dikenali lewat hidup yang diubahkan oleh kuasa-Nya. Tuhan Yesus memberkati.
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 11 Juli 2026Bacaan: "Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni." (Lukas 6:37)Renungan: Pada tahun 1947, Corrie ten Boom baru bebas dari kamp konsentrasi Nazi. Keluarganya dibunuh karena menyembunyikan orang Yahudi. Suatu hari setelah perang, ada seorang pria datang ke KKR yang dia pimpin. Pria itu dulu adalah penjaga kamp tempat adik Corrie meninggal. Dia ulurkan tangan dan berkata: "Bisakah anda mengampuni saya?" Sekujur tubuh Corrie kaku. Ingatan tentang adiknya, tentang kamar gas, semua kembali. Dalam hati dia berteriak: "Tuhan, aku tidak bisa!" Lalu dia berdoa singkat: "Yesus, tolong aku." Dan dengan kekuatan dari Tuhan, dia menjabat tangan pria itu. Air matanya jatuh. Beberapa tahun kemudian Corrie menulis: "Pengampunan adalah tindakan kehendak, bukan perasaan. Begitu kita mau mengampuni, Tuhan yang memberi rasa damainya." Ada tiga perintah yang saling terkait dalam bacaan Injil di atas. Pertama, "Janganlah kamu menghakimi" Berhentilah menjadi hakim atas hidup orang lain. Kita tidak tahu semua cerita di balik kesalahan orang tersebut. Kedua, "Janganlah kamu menghukum". Berhentilah membalas. Jangan memenjarakan orang dengan perkataan dan sikap dingin kita. Ketiga, "Ampunilah dan kamu akan diampuni". Inilah kuncinya. Ukuran pengampunan kita ke orang sama dengan ukuran pengampunan Tuhan ke kita. Yesus tidak berkata "lupakan kejahatan". Dia berkata "ampunilah". Orang yang terus menghakimi dan tidak mengampuni, dia yang paling tersiksa duluan. Corrie bisa menjabat tangan musuhnya bukan karena dia kuat. Tapi karena dia memilih taat dulu pada Tuhan, baru kemudian Tuhan memberinya kekuatan. Hari ini Yesus bertanya ke kita: "Ada nama siapa yang masih kau tahan di hatimu untuk diampuni?" Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena sering cepat menghakimi dan lambat mengampuni. Hari ini aku mau taat pada firman-Mu. Aku memilih mengampuni (sebutkan nama orang).... Isilah hatiku dengan kasih-Mu supaya aku bisa membebaskan orang lain, dan aku pun dibebaskan. Amin. (Dod).
Bismillah,280. JAGALAH CAHAYA HATIMUKajian WanitaKitab Al Wabilush ShayyibPasal: Keutamaan berdzikirHati bisa berkarat karena dua hal: kelalaian dan dosa-dosa. Pembersihnya juga ada dua: istighfar dan dzikir. Siapa yang lalainya lebih banyak maka karatnya akan menutupi hatinya, dan karatnya itu sesuai dengan kelalaiannya. Apabila hati berkarat, segala sesuatu tidak akan menjadi jelas sehingga ia melihat kebathilan sebagai sebuah kebenaran dan kebenaran sebagai sebuah kebathilan. Sebab, ketika hati dikerumuni oleh karat, menjadi gelaplah hati itu dan hakikat dari sesuatu tidak nampak baginya sebagaimana aslinya.Apabila hati telah dikerumuni oleh karat dan menjadi hitam serta ditutupi oleh kegelapan, maka akan rusaklah pandangan dan pemahamannya sehingga ia tidak akan menerima kebenaran dan tidak mengingkari kebathilan. Inilah hukuman terberat bagi hati. Sumbernya adalah kelalaian dan mengikuti hawa nafsu karena keduanya (lalai dan mengikuti hawa nafsu) akan menghapus cahaya hati dan membutakan penglihatannya.
Bagaimana jika kunci untuk menguasai masa depan yang penuh ketidakpastian tidak terletak pada kemampuan meramalnya, melainkan pada keberanian kita untuk merajutnya secara aktif hari ini? Di sinilah letak kehebatan revolusioner kerangka kerja Three Horizons, sebuah kompas dinamis yang tidak hanya mendemistifikasi kompleksitas zaman, tetapi juga membebaskan kita dari belenggu prediksi linier yang kaku. Melalui lensa "masa depan refleksif" (reflexive futures), alat ini menyadarkan kita bahwa setiap keputusan dan tindakan hari ini adalah benang merah yang secara sadar membentuk realitas esok hari. Kehebatan sejati dari metode ini terletak pada kemampuannya meredam friksi internal dengan mengubah benturan ego antara manajer operasional (H1), wirausahawan agresif (H2), dan pemikir visioner (H3) menjadi sebuah simfoni kolaborasi yang harmonis. Transisi radikal ini digambarkan secara indah bagaikan fase kepompong, di mana struktur ulat bulu yang lama harus melebur demi memberi ruang bagi tumbuhnya pola baru kupu-kupu yang tangguh dan adaptif. Dengan peta navigasi yang taktis, Three Horizons memastikan organisasi Anda dapat mengelola proses metamorfosis ini tanpa kehilangan arah atau stabilitas operasional. Jangan biarkan organisasi, bisnis, atau komunitas Anda terjebak menjadi ulat bulu yang sekadar bertambah gemuk tanpa pernah memiliki kemampuan untuk mengepakkan sayap ke udara bebas. Inilah saatnya mengambil tindakan nyata: terapkan metode Three Horizons sekarang juga, runtuhkan sekat-sekat pola pikir kolot yang menghambat inovasi, dan jadilah arsitek utama dalam memimpin transisi hebat demi membentuk masa depan dunia yang lebih hijau, adil, dan berkelanjutan!
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 28 Juni 2026Bacaan: "Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup. melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalarn Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku." (Galatia 2:20)Renungan: Charles Blondin adalah pemain akrobat terkenal asal Prancis yang hidup di abad 19. Atraksi utamanya adalah berjalan di atas tali. Ketika mengadakan tur di Amerika, Blondin membentangkan tali di atas air terjun Niagara di perbatasan Amerika dan Kanada. Blondin lalu berjalan di atas tali itu bolak balik dari Amerika ke Kanada dan sebaliknya. Di atraksi selanjutnya, ia berjalan mundur, berjalan dengan membawa gerobak dorong. la juga tiba-tiba salto. Di kesempatan lain, ia berjalan saat malam hanya dengan memakai lilin. la menaiki sepeda, juga egrang, berjalan dengan mata ditutup, membawa meja kursi lalu duduk di tengah tali sambil melipat kaki, bahkan membawa kompor dan memasak di seutas tali yang di bawahnya terbentang air terjun deras. Puncaknya, Blondin mengajak siapa yang mau ia gendong untuk berjalan di atas tali. Akhirnya, Harry Colcord, manajernya yang menjadi sukarelawan. Inilah yang Blondin katakan kepada Colcord: "Ingat, saat kugendong, kau bukan Colcord. Kau menjadi Blondin. Tubuh, pikiran, dan jiwamu harus menyatu denganku. Jangan coba menyeimbangkan dirimu karena itu akan membuat kita berdua mati." Blondin dan Colcord pun menjadi orang pertama yang bergendongan melintasi air terjun Niagara di atas tali. Apa yang diucapkan Blondin adalah deskripsi dari percaya. Menjalani hidup di dunia ini juga adalah perkara hidup mati. Bagaimana kita hidup di dunia menentukan apa yang akan kita alami di kekekalan nanti. Akankah kita mendapat hidup kekal atau kita akan mengalami maut dan siksaan kekal. Saat kita mau percaya bahwa Kristus adalah Tuhan dan Juru Selamat kita, kita ibarat digendong-Nya untuk menjalani hidup ini untuk selamat tiba sampai akhirnya. Percaya artinya kita harus menyatu dengan-Nya. Kita bukan lagi diri kita. Hidup kita bukan lagi milik kita (Gal. 2:20). Kehendak kita bukan lagi penentu keputusan kita, tapi semua harus sesuai dengan kehendak Bapa. Kita bisa menyebut diri kita sebagai orang percaya. Sudahkah kita benar-benar percaya pada Tuhan, yang berarti kita benar-benar mau menyerahkan setiap keputusan, setiap langkah, dan rencana kita kepada-Nya? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku untuk melakukan setiap kehendak-Mu agar hidupku dapat tenang, karena aku tahu kepada siapa aku percaya. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 25 Juni 2026Bacaan: "Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun berbuat demikian." (Lukas 6:33)Renungan: Senyum adalah salah satu gestur universal manusia. Bahasa manusia boleh berbeda-beda, budaya juga bisa beragam macamnya, tapi di hampir semua tempat, senyuman dimengerti sebagai tanda kegembiraan, keramahan, dan penerimaan. Ketika kita melakukan kebaikan kepada seseorang, maka senyuman dan ucapan terima kasih darinya bukanlah hal yang mengejutkan. Namun ketika kita melakukan kesalahan, ketika kita menumpahkan minuman ke baju seseorang, kita datang terlambat ke satu pertemuan penting, kita berbelok di tikungan yang salah saat mengantarkan seseorang yang sedang buru-buru, tapi orang itu tetap memberikan senyuman, maka perasaan kita akan sangat berbeda dengan situasi pertama tadi. Kita jelas lebih lega. Senyuman itu menjadi lebih berkesan karena kita akan mengingat orang tersebut sebagai orang yang baik, sabar, rendah hati, dst. Ketika kebaikan tampak sulit didapatkan tapi kita justru menerimanya, saat itu akan menjadi momen yang tak terlupakan. Inilah yang diajarkan Yesus kepada kita. Bukan hanya berbuat baik kepada mereka yang baik kepada kita, tapi juga kepada mereka yang telah melukai atau berbuat jahat pada kita. Bukan memberi sesuai apa yang diperintahkan, tapi memberi lebih dari itu. Bukan memberkati dan mendoakan orang yang kita sayangi saja, tapi memberkati dan mendoakan mereka yang mengutuki dan memusuhi kita. Jika itu semua yang kita lakukan, percayalah tindakan itu akan jauh lebih diingat orang. Itulah sesungguhnya yang disebut hidup yang menjadi berkat. Jika kita ingin hidup kita bisa menjadi berkat bagi orang lain, itu tidak cukup dengan banyak memberi atau berbuat baik saja. Tapi, berilah, nyatakan kasih, dan buatlah kebaikan juga kepada mereka yang seolah tidak pantas untuk menerimanya, yaitu mereka yang membenci, memusuhi, dan menyakiti kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan cinta-Mu, agar aku dapat membagikan cinta-Mu itu kepada orang lain tanpa memandang apakah dia baik bagiku atau mengecewakanku. Amin. (Dod).
Bismillah,277. INILAH PEMBERSIH HATIMUKajian WanitaKitab Al Wabilush ShayyibPasl: Keutamaan BerdzikirDan dari Mu'adz bin Jabal Radhiallahu 'anhu, ia berkata, "Aku pernah bertanya kepada Rasulullah ﷺ 'Amal apa yang paling Allah cintai dan paling utama?' Beliau ﷺ menjawab: أَنْ تَمُوْتَ وَلِسَانُكَ رَطْبُ مِنْ ذِكْرِ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ.'Engkau meninggal dunia, sementara lisanmu senantiasa basah karena dzikir kepada Allah '."
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 20 Juni 2026Bacaan: "Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya?" (Roma 10:14)Renungan: Shoichi Yokoi adalah salah satu serdadu Jepang yang bertempur di Perang Dunia II. Pada tahun 1944, Yokoi berada di Guam saat pasukan Amerika menyerang dan merebut pulau itu. Yokoi enggan menyerah dan memilih bersembunyi di hutan dengan beberapa temannya. Meski satu persatu temannya pergi atau wafat, Yokoi terus bertahan di hutan itu hingga 27 tahun, tanpa tahu Jepang telah menyerah pada 1945. Ketika ditemukan oleh beberapa nelayan, Yokoi sempat memberontak karena mengira ia akan ditawan musuh (sesuatu yang dianggap memalukan bagi prajurit Jepang). Sampai akhimya ia diberi tahu bahwa perang sudah berakhir beberapa dekade lalu. Saat Proklamasi Kemerdekaan dibacakan pada 17 Agustus 1945, mereka yang tinggal di pedesaan apalagi yang berada di pulau-pulau paling ujung Indonesia jelas belum tahu bahwa mereka telah menjadi bangsa merdeka. Teknologi dan komunikasi masih jauh dari saat ini. Harus ada orang yang memberi tahu mereka. Hingga akhirnya, cepat atau lambat berita tentang kemerdekaan Indonesia sampai ke telinga rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Kini semua rakyat Indonesia telah mengetahui bahwa mereka adalah bagian dari sebuah bangsa yang berdaulat. Demikian pula dengan berita tentang kemerdekaan yang lebih penting, yakni kemerdekaan manusia dari kutuk dosa. Dua ribu tahun lalu, di atas kayu salib, Yesus telah memerdekakan kita dari belenggu dosa. Namun hingga kini, masih banyak orang yang belum pernah mendengar kabar tentang hal itu. Seperti prajurit Yokoi tadi, mereka masih hidup dalam ketakutan, ketidakpastian, dan penderitaan. Ya, inilah tugas kita! Kita harus menyebarkan kabar tentang keselamatan itu kepada mereka yang belum juga mendengarnya. Cukup beritahukan kabar gembira ini kepada mereka. Jelaskan ketika mereka ingin lebih tahu tentang siapa Yesus. Tunjukkan kasih-Nya melalui sikap hidup kita. Mengenai respons mereka, itu urusan mereka dengan Tuhan. Inilah yang Tuhan mau untuk kita lakukan? Tuhan pun berjanji bahwa la akan menyertai kita, yang artinya la akan memampukan kita. Jadi, tunggu apa lagi? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kemauan untuk memberitakan tentang kasih-Mu kepada orang lain melalui perkataan dan perbuatanku, sehingga semakin banyak orang mengenal Engkau melalui kehadiranku. Amin. (Dod).
Sejumlah SD Negeri di Kota Semarang terancam kekurangan siswa.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Hendrik Monteiro dan Mery Kaona dari Komunitas Kongregasi Hati Tersuci Maria Keuskupan Maumere, Indonesia. Sirakh 48: 1-14; Mazmur tg 97: 1-2.3-4.5-6.7; Matius 6: 7-15.DOA YANGBERDEVOSI Tema renungan kita pada hari ini ialah: Doa yang Berdevosi. Seorang siswaSMP menjadi lulusan terbaik dari sekolahnya. Sebagai ungkapan syukur,pertama-tama ia berdoa di kamarnya untuk berterima kasih kepada Tuhan. Kemudiania pergi ke bapa dan ibunya untuk menyampaikan suka cita dan terima kasihnya.Kepada orang tuanya ia berkata: "Terima kasih Bapa dan Ibu, aku berusahauntuk tetap menjadi anak yang baik dan setia kepada Bapa dan Ibu." Seorang anak yang setia, patuh dan menyayangi orang tuanya akan berbuatyang terbaik untuk membahagiakan mereka. Ia tidak pernah mempunyai niat untukmengecewakan atau menyakitkan mereka. Inilah yang dimaksudkan dengan seoranganak memiliki devosi kepada orang tuanya. Demikian juga kalau doa-doa kitapenuh devosi kepada Tuhan, itu berarti kita berdoa dalam posisi sebagaiputra-putri atau anak-anak yang patuh dan setia kepada Tuhan. Doa “Bapa Kami” merupakan doa yang berdevosi, karena merupakan doa YesusKristus sebagai Putra Allah, yang menyatukan kita semua sebagaisaudara-saudari-Nya, untuk menempatkan diri kita di bawah kuasa perlindunganBapa di surga. Doa devosi ini berisi kata-kata sederhana berupa pujian,kemuliaan, syukur dan permintaan. Doa anak-anak selalu memiliki ciri-ciriseperti itu. Sedangkan doa orang besar, penguasa, cendekia dan cerdas-pandai cenderungmenjadi doa yang berlebihan. Mereka lebih suka membanjiri Tuhan dengankata-kata indah, puitis, megah dan bertele-tele. Mereka cenderung menyampaikankemampuan dan prestasi mereka di dunia seperti ingin menunjukkan bahwa merekabegitu penting di hadapan Tuhan. Sibuk dengan sebegitu rumitnya isi kata-kataitu, mereka lupa untuk bersyukur dan memohon kepada Tuhan. Doa “Bapa Kami” merupakan doa yang berdevosi karena mengungkapkan ketulusandan komitmen, bahwa mengambil bagian dalam Yesus Kristus adalah panggilan. Iniberarti, berada jauh atau bahkan di luar Yesus, sapaan kepada Tuhan sebagai“Bapa” akan menjadi aneh dan tidak logis. Devosi sangat menuntut ketulusan dankomitmen. Doa “Bapa Kami” sebagai doa yang berdevosi karena didoakan setiap saat,didoakan oleh publik, dan didoakan dalam semua jenis ibadat. Singkatnya doa inimodel bagi semua jenis doa orang-orang beriman. Doa ini diterjemahkan dalamberbagai bahasa dan dialek, maka dapat didoakan siapa saja dan di mana pun. Doa “Bapa Kami” sebagai doa yang berdevosi karena memakai kata “kami” yaitusemua pribadi orang-orang percaya yang berdevosi kepada Bapa yang ada di surga.Kita tidak memakai kata “aku” yang berarti untuk diri sendiri, atau “kita” yangtidak tepat untuk komunikasi doa dua arah, antara Tuhan dan si pendoa. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Bapa di surga, semoga semangat doa kami tetap kuat dan membantu kami menjadikudus. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...
Ustadz Abdullah Zaen M.A - Inilah 4 Kunci Masuk Surga Menurut Al-Qur'an, Ustadz Abdullah Zaen
Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A - Mengapa Ibnu Taimiyah Sering Diserang Inilah Faktanya Ustadz Nidlol Masyhud & Ustadz Ammi
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Onny Pakendek dan Yohanes Sukardi dari Paroki Santa Maria Assumpta Kota Baru Kupang di Keuskupan Agung Kupang, Indonesia. 1 Raja-Raja 21: 1-16; Mazmur tg 5: 2-3.5-6.7; Matius 5: 38-42.RAHMAT DAN BELASKASIH MENGATASI KEADILAN Renungan kita pada hari ini bertema: Rahmat dan Belas Kasih MengatasiKeadilan. Ada seorang pemuda bernama Julio yang mempunyai dua adik perempuan.Kedua adiknya itu selalu bertengkar biarpun atas hal-hal yang sepele. Julioyang sedang kuliah itu menyadari bahwa tugasnya sebagai kakak tidak sekedarmenengahi kedua adik kesayangannya, tetapi mengajarkan mereka tentang salingmenghormati dan mengasihi. Ia selalu menasihatkan mereka dengan mengatakan:"Kalian tidak cukup bersikap adil satu terhadap yang lain, tetapi harusada kasih yang melebih perlakuan yang adil". Sebenarnya yang diperbuat Julio adalah perbuatan Tuhan Yesus sendiri. TuhanYesus adalah sumber rahmat, kerahiman dan belas kasih yang melengkapi hukum didunia yang berdasarkan keadilan. Kita manusia memang membutuhkan keadilan.Keadilan adalah keutamaan sekaligus peraturan. Sebagai keutamaan berarti yangadil ialah sesuai hak dan kewajiban setiap orang yang terjamin. Sebagaiperaturan, keadilan menuntut adanya hukuman bagi yang bersalah dan pujian atauimbalan bagi yang benar. Fungsi keadilan dalam memberikan hukuman yang setimpal, memiliki celakelemahan, sehingga Yesus bekerja untuk menutupinya. Kalau tidak ditutupi ataudiatasi, maka hukum mata ganti mata, gigi ganti gigi tidak akan pernahberhenti. Yesus menggunakan rahmat, kerahiman dan belas kasih untuk mengatasikekurangan keadilan di dunia. Inilah yang disebut misericordia, yaitu ada pengampunan dan terjalin rekonsiliasisehingga tercipta kedamaian. Di dalam damai orang-orang menerima satu sama laindan saling melengkapi. Peristiwa yang terjadi terhadap Nabot, baik harta maupun jiwanya sendiriyang dihabiskan oleh penguasa yang jahat, merupakan sebuah contoh ketidakadilanyang ada di dalam dunia ini. Orang atau golongan yang kecil dan lemah selalukalah. Bagi Yesus dan kita semua pengikut-Nya, jika ketidakadilan ini tidakdihentikan, membalas dendam dan kebencian akan tumbuh subur. Untuk menghentikanini, diperlukan hukum cinta kasih yang tentu saja melampaui rasa keadilan.Ketika seseorang diampuni dan diterima, maka ia bukan lagi dilihat sebagaipendosa atau pembuat kekacauan tetapi seorang yang baru. Mungkin saat ini kita mengalami betapa sulitnya menyelesaikan masalahdengan pengampunan dan belas kasih, tetapi bukan berarti hal ini tidak mungkinkita lakukan. Mengampuni, menanggapi dengan senyum, tenang, diam dan bahkanmendoakan mereka yang telah berbuat tidak adil atau jahat terhadap kita, bukansuatu tindakan dari titik nol. Kita bukan baru mau belajar dan berlatih untukmengampuni. Kita sudah dikaruniai Tuhan untuk melakukannya. Kita hanya perlukeberanian, konsistensi dan semangat untuk mewujudkannya.Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Tuhan Yesus Kristus, tambahkanlah keberanian dan kuatkanlahkonsistensi kami untuk melakukan belas kasih dan pengampunan sesuai yang Engkauinginkan. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...
Ustadz Abdurrahman Zahier - Inilah Cara Do A Bekerja
3 miliar lebih, merupakan uang yang sangat banyak yang mungkin kalau kita terima sampai saat ini, kita bisa saja bingung mau menggunakan untuk apa uang sebanyak itu. Itulah yang terjadi dengan perumpamaan talenta yang diberikan kepada 3 hamba dari seorang tuan yang akan pergi ke negeri yang jauh, dan berharap untuk ketiga hambanya mengelola dengan baik setiap talenta yang diberikan. Tetapi dalam perumpamaan ini, bukan soal angka, jumlah dan banyaknya yang dipercayakan atau diberikan, tetapi bagaimana hikmat, respon dan sikap kita dalam menanggapi setiap tanggung jawab yang di taruh di dalam tangan kita. Inilah yang Yesus mau ajarkan kepada kita tentang kerajaan sorga. Banyak dari kita Tuhan percayakan, anugerahkan sesuatu, tetapi terkadang respon kita dan cara kita memaknai setiap pemberian dari Allah tidak ada dalam perspektif yang benar. Lalu seperti apa respon yang benar dalam menyikapi setiap hal yang Allah taruh di tangan kita? Simak dalam Seri 2 - Makna & Respon, Ps. Charles Bessie | Gembala Senior Gereja C3 Reach Pemulihan Kupang. Selamat mendengarkan, silahkan dibagikan. Tuhan Yesus memberkati.
Ustadz Maududi Abdullah Lc - Inilah Bahaya BID'AH, Ustadz Abdurrahman Al Almiry #kajianislam
Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A - Zaman Fitnah Semakin Kejam Inilah Bekal Yang Menyelamatkanmu - Ustadz Ammi
Halo sobat kreatif! Siapa diantara kamu yang cinta mati sama karya-karya bang Joko Anwar?
Ternyata saraf kejepit dan penyakit saraf lainnya bisa diatasi dengan cepat tanpa operasi! Inilah fungsi dari interventional paint management dengan metode radiofrekuensi.Biasanya tanda Sahabat MIKA membutuhkan IPM adalah ketika sudah mulai merasakan nyeri pada kepala dan leher, bahu, lengan, siku, persendian, atau di punggung. Nyeri itu bisa bersumber dari trigeminal neuralgia, cervical facet pain, saraf kejepit, cedera saat berolahraga, efek dari kanker, dan lain-lain.Lalu, bagaimana cara kerja interventional pain management untuk mengatasi nyeri? Yuk, simak penjelasan Dokter Spesialis Saraf Mitra Keluarga Gading Serpong, dr. Poppy Chandra Dewi, Sp.N, M.Sc, FIPP, FMIN, AIFO-K, COMSK, DAIFIDN, CIPP, di episode HDIW kali ini!
Bismillah,247. INILAH SEPARUH IMAN MUTadzkiratus saami' wal mutakallim fii adabil 'alim wal muta'alim(Adab Penuntut Ilmu dan Adab Para Ahli Ilmu)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
Gunung Dukono sudah resmi ditutup sejak 17 April 2026.Ada surat keputusan. Ada nomor suratnya. Ada laranganyang eksplisit untuk siapapun.Tapi pada 8 Mei — kolom abu meledak setinggi 10.000 meter.Dan tiga orang tidak pulang.Inilah yang membuat kasus Dukono 2026 berbeda daribencana vulkanik biasa. Ini bukan tentang gunung yangtidak memberi peringatan. Gunung sudah bicara sejak29 Maret. Status Waspada terbit 3 April. Penutupanresmi berlaku 17 April. Tapi sistem komunikasi risikokita — dari notifikasi, penegakan larangan, hinggajangkauan ke wisatawan asing — belum cukup kuat untukmemastikan peringatan itu benar-benar sampai kepadasemua orang yang perlu mendengarnya.Di episode ini, kita bedah semuanya dengan data primer:kronologi 40 hari eskalasi yang terdokumentasi, faktadi balik SK penutupan 556/061 yang tidak cukup hanyaterbit, fenomena crisis fatigue danoptimism bias yang membuat bahaya familiar terasaaman, kerentanan wisatawan asing yang tidak terjangkausistem informasi kita, peran strategis guide sebagaiagen komunikasi risiko di garis terdepan, dan tigarekomendasi konkret yang layak dibawa ke mejapembuat kebijakan. Karena pertanyaannya bukan hanya siapa yang salah.Pertanyaannya adalah — sistem seperti apa yang haruskita bangun, supaya kita tidak menghitung korbanseperti ini lagi?Waspada Ya, Panik Jangan.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Tacitus dan Kesaksian yang KuatDiambil dari: Matius 5:44 “Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.”Wonder Kids, hari ini kita belajar lagi tentang Tacitus. Tacitus adalah seorang penulis sejarah Romawi. Ia bukan orang Kristen, bahkan ia memandang orang Kristen dengan buruk. Ia menyebut kekristenan sebagai kepercayaan yang aneh dan tidak disukai banyak orang. Tetapi justru karena itu, tulisannya menjadi sangat menarik.Tacitus menulis bahwa setelah Yesus mati, orang-orang Kristen tetap terus bertambah. Padahal mengikuti Yesus pada waktu itu tidak mudah. Banyak orang Kristen dimusuhi, dihina, bahkan dianiaya. Coba pikirkan, Wonder Kids, kalau sebuah cerita itu bohong, apakah orang-orang akan tetap mau mempertahankannya sampai menderita? Tentu itu aneh. Tetapi orang-orang Kristen mula-mula tetap setia. Mereka rela menderita karena mereka sungguh percaya bahwa Yesus adalah Tuhan yang hidup.Inilah yang membuat kesaksian tentang Yesus semakin kuat. Bukan hanya karena ada tulisan-tulisan sejarah, tetapi juga karena ada orang-orang yang sungguh berubah dan tetap setia kepada Yesus walaupun harus membayar harga. Mereka tidak membalas kejahatan dengan kejahatan. Mereka belajar mengasihi, bahkan mendoakan orang yang menyakiti mereka. Itu sebabnya firman Tuhan dalam Matius 5:44 sangat penting. Mengasihi musuh bukan hal yang mudah, tetapi itulah jalan yang diajarkan Yesus.Wonder Kids, mungkin kamu tidak mengalami penganiayaan besar seperti orang Kristen zaman dulu. Tetapi mungkin ada teman yang mengejekmu, tidak mau berteman, atau berkata jahat kepadamu. Saat itu terjadi, ingatlah bahwa Yesus mengajar kita untuk tetap mengasihi dan berdoa. Saat kita hidup seperti itu, orang lain bisa melihat bahwa Yesus benar-benar bekerja di dalam hidup kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan satu orang yang pernah menyakitimu atau membuatmu kesal. Hari ini, doakan orang itu dengan sungguh-sungguh di hadapan Tuhan.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sudah lebih dulu mengasihiku. Tolong aku untuk tetap setia kepada-Mu dan belajar mengasihi orang yang tidak baik kepadaku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: hidup yang diubahkan oleh Yesus adalah kesaksian yang kuat bahwa Dia sungguh hidup dan bekerja. Tuhan Yesus memberkati.
Bismillah,271. INILAH YANG AKU BUTUHKAN | Kajian WanitaKitab Al-Wabilush ShayyibAllah Ta'ala memerintahkan orang-orang yang beriman untuk memperbanyak dzikir dan jihad secara bersamaan agar mereka mendapatkan keberuntungan dan kemenangan yang mereka harapkan. Allah Ta'ala berfirman dalam ayat lainnya: يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا"Wahai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan me-nyebut Nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya.” (QS. Al-Ahzab: 41)
Ustadz Abu Haidar As Sundawy - Inilah Hasil Dari TafakKur
"Komunikasi adalah salah satu kunci membangun hubungan kokoh dan kuat dengan si buah hati. Dalam audio ini, kita akan bahas momen yang paling tepat memulai percakapan yang efektif. Yuk, dengar audionya agar mampu menjalin komunikasi keluarga lebih kuat. Nah parents, saat ada momen tepat untuk ngobrol dengan anak, topik apa sih yang mau Moms & Dads diskusikan dengan anak? Tuliskan jawaban di komentar yaa.. Thank you Moms & Dads"
Tuhan berkenan menyatakan diri-Nya kepada setiap orang yang rendah hati dan sungguh-sungguh mengasihi-Nya(Markus 16:9-12; Yohanes 12:1-8; Roma 12:1;)Saat kelahiran bayi Yesus Kristus, Tuhan menghendaki para gembala di padang Efrata yang pertama kali melihat kelahiran Sang Raja Damai, Anak Daud. Para gembala ini merupakan sekumpulan orang sederhana dan rendah hati. Saat kebangkitan Yesus Kristus, Ia berkenan untuk menampakkan diri-Nya pertama kali kepada Maria Magdalena, seorang wanita yang pernah dilayani-Nya dari kerasukan tujuh roh setan dan ia juga lah wanita yang meminyaki kaki Yesus sebelum menjelang hari penyaliban-Nya. Dialah orang pertama dari sekian banyak orang yang ada di sekeliling Yesus yang telah memberikan apa yang terbaik, menunjukkan sikap kerendahan hati dan kesungguhannya dalam mengasihi Yesus. Korelasi dari kedua latar belakang ini menuju kepada satu titik yang sama yaitu kerendahan hati. TUHAN berkenan menyatakan diri-Nya kepada siapa yang rendah hati dan sungguh-sungguh mengasihi-Nya! Banyak orang mengambil profesi sebagai pendeta namun masih ada di antara mereka yang belum memiliki hati sebagai seorang hamba yaitu rendah hati, tunduk dan totalitas melayani Tuhan.Kembali ke konteks Maria Magdalena yang meminyaki kaki Yesus dengan minyak narwastu mahal sekitar 300 dinar atau setara dengan upah buruh dalam satu tahun saat itu. Bukan soal betapa mahalnya minyaknya, tetapi kerelaan, kesungguhan dan ucapan syukur dari hatinya oleh karena Yesus telah menyelamatkan dia dari ikatan roh jahat. Ia begitu menghargai, berterimakasih kepada Tuhan dengan cara memberikan apa yang ia punya kepada Yesus. Minyak mahal pun tak menjadi soal baginya sebab ia mau mempersembahkan yang terbaik untuk Tuhan Yesus.Mengapa Yesus menghendaki Maria Magdalena menjadi orang pertama yang harus melihat kebangkitan-Nya? Mengapa bukan murid-murid-Nya? Markus 16:9-13 → saat Maria Magdalena pergi memberitahukan kebangkitan Yesus kepada murid-murid dan orang-orang yang selalu mengiring Yesus yang saat itu sedang menangis dan berkabung, mereka semua tidak percaya! Inilah alasan mengapa Yesus berkenan untuk menampakkan diri-Nya terlebih dahulu kepada Maria Magdalena. Maria Magdalena memiliki iman dan percaya kepada setiap perkataan Yesus perihal kebangkitan-Nya di hari ketiga dan terlebih karena Maria memiliki sikap rendah hati dan sangat mengasihi Yesus. Orang yang beriman adalah orang yang mengasihi Yesus, dan orang-orang yang seperti ini sukar ditemui di akhir zaman. Manusia akhir-akhir ini hanya memikirkan dirinya sendiri dan sarat akan kasih. Banyak orang masih khawatir akan hidupnya. Dari kisah Maria Magdalena mengajarkan kepada kita gereja untuk sungguh-sungguh mengasihi Yesus, mengagungkan Yesus. Memberikan hidup ini sebagai persembahan yang menyenangkan dan memuliakan Tuhan (Rom.12:1), itulah ibadah yang sejati, bukan hanya sekedar datang, bernyanyi, formalitas liturgi dalam ibadah. Jadilah seorang seperti Maria Magdalena, yang memiliki sikap hati sebagai seorang hamba yang rendah hati dan sungguh-sungguh mengasihi Yesus. Seorang yang memberikan dirinya sebagai persembahan yang hidup dan memberikan apa yang terbaik dari dirinya untuk memuliakan Tuhan. Seorang yang sudah mengalami lawatan / jamahan kasih Tuhan dan menjadi saksi perbuatan ajaib tangan Tuhan atas hidupnya.
Parkir liar Blok-M bukan sekadar pungli, tapi potret konflik negara, ekonomi informal, dan kekuasaan bayangan. Saat kebijakan tak tegas, “bos parkir” tetap berkuasa. Berani kah Pemprov menuntaskan ini? Inilah ujian politik sesungguhnya: sederhana di permukaan, rumit dan berisiko di dalam.
Ustadz Maududi Abdullah Lc. -
Riak Sungai Kapuas yang mengalir tenang menjadi saksi bisu dari sebuah upaya besar dalam menjaga ingatan kolektif warga. Seorang ahli, David Cooperrider, pernah menyatakan bahwa dunia yang kita tinggali sebenarnya dibentuk oleh percakapan-percakapan yang kita lakukan. Di Kabupaten Kapuas Hulu, melalui Workshop Co-Creation: Mengarsipkan Cerita, Merawat Ingatan Warga Sungai Kapuas, sebuah narasi baru sedang dibangun untuk masa depan sungai ini. Perjalanan ini dimulai dengan membedah kekuatan diri melalui metode Perisai Diri. Rekan-rekan dari Putussibau Art Community, Samodra Kudong, dan Borneo Catalyst memetakan modal berharga yang mereka miliki: keahlian teknis, kelenturan hati dalam berkolaborasi, akses informasi, hingga keunikan diri yang menjadi jati diri setiap tim. Kekuatan inilah yang menjadi fondasi utama sebelum mereka terjun langsung ke tengah masyarakat. Visi besar pun mulai diletakkan dengan menatap jauh ke tahun 2060. Melalui perencanaan skenario, disadari adanya tarikan kuat antara arus masyarakat global dan kekuatan masyarakat lokal. Sebuah pertanyaan mendasar muncul: apakah peradaban Kapuas akan dibiarkan runtuh, ataukah kita akan bergerak bersama menuju skenario yang optimis dan transformatif? Jawaban atas pertanyaan ini mulai dirajut melalui dokumentasi yang dilakukan hari ini. Untuk mewujudkan misi tersebut, alat perjuangan bernama Z-Template digunakan sebagai logika dasar dalam menyusun cerita dan melakukan wawancara mendalam. Proses ini dimulai dengan Sensing, yaitu menangkap realitas yang kasat mata; diikuti Intuition untuk menggali makna di balik kenyataan; kemudian Thinking untuk menyusun data secara logis; dan diakhiri dengan Feeling agar cerita yang dihasilkan mampu menyentuh sisi kemanusiaan yang terdalam. Melalui latihan produksi podcast, setiap peserta belajar untuk mempraktikkan Radical Listening atau mendengar secara radikal. Prinsip utamanya adalah menyadari bahwa setiap pertanyaan yang tepat bukan sekadar pencarian informasi, melainkan sebuah intervensi yang mampu mengubah cara pandang narasumber maupun pendengarnya. Misi utama dari kegiatan ini adalah menemukan dan mendokumentasikan 300 Social Hackers atau para penggerak perubahan di tingkat tapak. Setiap tim bertanggung jawab untuk memotret dan menuliskan profil dari 100 pejuang lokal yang memiliki gagasan unik serta solusi nyata dalam menjaga kelestarian sungai dan kehidupan mereka. Seluruh temuan ini akan diabadikan dalam sebuah Coffee Table Book yang berfungsi sebagai arsip penting bagi peradaban di sepanjang Hulu Sungai Kapuas. Sebagai langkah nyata, perjalanan akan dilanjutkan menuju utara, menempuh waktu sekitar dua jam menuju Menua Sadap di Embaloh Hulu. Di pemukiman Dayak Iban ini, peserta akan melakukan sensitisasi atau pengasahan kepekaan terhadap alam dan masyarakat. Mendengarkan langsung cerita dari rumah Betang Sadap dilakukan dengan satu komitmen utama: menjaga martabat para narasumber. Dengan prinsip Appreciative Inquiry, setiap karya foto dan tulisan difokuskan pada hal-hal terbaik yang dimiliki warga. Tujuannya adalah memastikan bahwa setiap intervensi kreatif yang dilakukan mampu mengangkat harga diri dan menghargai keberadaan mereka sebagai penjaga sungai. Inilah misi Madani Berkelanjutan dan Inspirasi Tanpa Batas atau INSPIRIT bersama para penjaga garda depan Kapuas. Sebuah kerja kolaboratif untuk memastikan bahwa ingatan tetap terjaga dan peradaban tetap merawat kehidupan.
Tiga prajurit TNI gugur di Lebanon. Dunia berduka — lalu melanjutkan harinya. Inilah paradoks terbesar pasukan perdamaian, mereka dikirim menjaga damai sistem internasional yang pada hakikatnya tidak pernah damai.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahNilai dari Banyaknya SalinanDiambil dari: 1 Petrus 1:24–25 (TB)“Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput; rumput menjadi kering, dan bunga gugur, tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya. Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.”Wonder Kids, kita sudah belajar bahwa Perjanjian Baru memiliki ribuan salinan kuno. Hari ini kita belajar satu hal lagi: mengapa banyaknya salinan itu sangat penting? Para ahli menemukan bahwa Injil bukan hanya disalin dalam bahasa Yunani, tetapi juga diterjemahkan sangat awal ke bahasa lain — seperti Latin, Siria, Koptik, Armenia, dan banyak bahasa kuno lainnya. Itu artinya, firman Tuhan menyebar dengan cepat ke banyak tempat.Sekarang pikirkan ini: Kalau kita tidak memiliki satu pun naskah Yunani asli hari ini, para ahli tetap bisa menyusun kembali isi Perjanjian Baru dari terjemahan-terjemahan kuno itu, karena begitu banyak salinan yang tersedia. Semakin banyak salinan yang kita miliki, semakin mudah kita membandingkannya dan memastikan isi yang benar.Ini seperti memiliki banyak saksi yang menceritakan hal yang sama. Kalau satu salinan rusak, masih ada banyak salinan lain untuk dibandingkan. Banyaknya naskah dan terjemahan justru menjadi bukti bahwa firman Tuhan dijaga dan disebarkan dengan serius oleh orang-orang Kristen mula-mula.Wonder Kids, Tuhan bukan hanya memberi firman-Nya. Ia juga memastikan firman itu tersebar dan dipelihara.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Bersyukurlah karena kamu hidup di zaman di mana Alkitab bisa dibaca dalam bahasamu sendiri. Jangan sia-siakan kesempatan itu.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena firman-Mu tetap bertahan sepanjang sejarah. Tolong aku supaya menghargai Alkitab dan mau membacanya setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Firman Tuhan tidak hilang — ia dijaga dan disebarkan ke seluruh dunia. Tuhan Yesus memberkati.
Kapuas sedang sesak napas. Merkuri di Kapuas Hulu, sedimentasi di Sintang, hingga banjir di Sanggau bukan lagi sekadar berita, tapi ancaman nyata bagi nyawa peradaban. Namun, di tengah rintihan sungai itu, muncul para peretas. Bukan peretas komputer yang bersembunyi di balik layar, melainkan Social Hacker. Mereka adalah para penyimpang positif yang memilih jalan berbeda saat orang lain menyerah pada krisis. Di tangan mereka, masalah besar dihack dengan kearifan lokal yang cerdas, menjaga sungai agar tetap menjadi sumber kehidupan, bukan sumber bencana. Tugas Social Hacker Team adalah memburu cahaya-cahaya sunyi ini. Mereka tidak mencari panggung di kantor dinas, tapi blusukan ke dermaga dan warung kopi saat fajar menyingsing. Menggunakan teknik Outlier Analysis yang dikemas dalam obrolan santai, tim ini mencari sosok-sosok "aneh" yang tetap mampu memanen kebaikan di tengah kerusakan alam. Dari ibu penenun yang setia pada warna alami hingga nelayan yang mengharamkan setrum, kawan-kawan tim bergerak merajut kembali simpul-simpul harapan yang sempat tercerai-berai oleh tekanan ekonomi. Inilah inti dari "Kapuas Bercerita". Kita tidak hanya mencatat angka kerusakan, tapi mengabadikan martabat manusia yang menolak punah. Melalui pendekatan Appreciative Inquiry, setiap narasi Hacker Sosial ini dijadikan energi baru untuk melawan keputusasaan. Kita ingin dunia melihat bahwa di pedalaman Kalimantan, tangan-tangan kasar yang berurat itu sedang bekerja memulihkan luka Kapuas. Selama para peretas sosial ini masih bergerak, Kapuas akan terus bercerita tentang daya lenting dan kejayaan peradabannya yang takkan pernah hanyut oleh banjir zaman.
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 5 April 2026Bacaan: "Kita tahu, bahwa kita sudah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup, yaitu karena kita mengasihi saudara kita. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tetap di dalam maut." (1 Yohanes 3:14)Renungan: Ada begitu banyak ayat Alkitab yang meneriakkan kata kasih agar yang tak mendengar dapat mendengar, dan yang tak mau mendengar menjadi terusik sehingga mau mendengar. Kasih adalah ciri khas dari kehidupan kekristenan, yang membedakan kita dengan dunia ini. Mengasihi bukanlah pilihan bagi para pengikut Kristus, melainkan sebuah keharusan, yang sama halnya seperti manusia dengan makanan. Mau tidak mau, atau enak tidak enak, manusia akan tetap makan agar dapat bertahan hidup. Jadi baik atau tidak baik situasi, kondisi dan tempatnya, kita harus tetap dapat mengasihi. Namun bila akhirnya kita menjadikan kasih sebagai sebuah pilihan, maka hari ini ada begitu banyak orang yang kita bunuh. Ya, menjadi pembunuh, itulah hasil akhir dari pilihan kita, karena kita gagal menjadi penunjuk jalan bagi orang-orang "dunia" untuk menuju kepada jalan kebenaran dan hidup. Inilah alasan mengapa kasih menjadi begitu penting, sehingga firman-Nya terus menggedor hati kita agar kita hidup sebagai anak-anak terang yang memancarkan kasih-Nya. Sebab, seperti apa dan bagaimana kita hidup, maka seperti itulah orang akan memandang Kristus. Jika kita hidup sebagai pemarah atau pendendam, maka seperti itulah Kristus di hadapan orang-orang yang tidak mengenal-Nya. Kristus yang adalah Kasih, berubah menjadi Pribadi yang buruk karena keangkuhan, keegoisan, dan kegengsian kita yang tidak mau mengampuni. Di dalam Kristus, hal mengasihi bukan lagi sebuah kemustahilan. Untuk itu, jika kita masih merasakan sebaliknya, maka sesungguhnya la tidak ada di dalam kita, dan kita tidak pernah mengenal-Nya. Saat dunia membutuhkan alasan atau syarat untuk mengasihi, la justru mengajarkan kita untuk mengasihi tanpa syarat, sama seperti Dia yang mengasihi kita tanpa syarat. Maukah kita belajar mengasihi? Selamat Paskah. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku ingin belajar memiliki kasih yang Engkau ajarkan kepadaku, agar aku dapat mengasihi tanpa mencari alasan untuk apa aku mengasihi. Amin. (Dod).
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Angela Eufrasia Netty dan Gerarda Idawati Budhiono dari Gereja Santa Helena, Paroki Curug di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Kisah Para Rasul 10: 34a.37-43; Mazmur tg 118: 1-2.16ab-17.22-23; Kolose 3: 1-4; Yohanes 20: 1-9.ALLELUIA,KRISTUS BANGKIT DARI KEMATIAN Tema renungan kita pada hari Minggu Paskah, KebangkitanTuhan Yesus, ini ialah: Alleluia, Kristus Bangkit dari Kematian. Semua orangyang mengaitkan dirinya dengan Yesus Kristus secara spontan akan berseru:syukur kepada Allah. Ini adalah ungkapan yang umum dan sederhana, dan masihbanyak ungkapan lain yang serupa. Kitab Mazmur mengungkapkan dengan kata-katayang bernilai teologis, yaitu: Inilah hari yang dijadikan Tuhan, marilah kitabersorak-sorak dan bersuka cita karenanya!" Alasan umum atas respons kita yang positif, penuh sukacita, dan dirayakan dengan meriah ini, ialah karena Tuhan Yesus bangkit darikematian-Nya. Dosa dan maut serta semua pengaruhnya dikalahkan Dia. Sepintasnamun amat nyata bahwa musuh-musuh itu sangat menakutkan dan jauh lebih kuat.Sepertinya mereka tidak pernah habis, terutama karena Setan tidak pernah tidur.Ia menggoda dan terus menggoda. Jadi, di sekeliling kita selalu ada ancamanuntuk jatuh dalam dosa dan akhirnya menemui kematian. Tetapi sudah terbukti sekitar lebih dari dua ribu tahunlalu bahwa Yesus Kristus Putra Allah berhasil mengalahkan semua kekuatan jahatitu. Mulai dari sana, seluruh dunia dan umat manusia memiliki keyakinan sesuaidengan agamanya masing-masing, bahwa dosa dan kejahatan dapat dikalahkan.Setiap kali entah pribadi, entah bersama menemui cobaan dan siksaan dosa dankejahatan, kita semua selalu memiliki keyakinan kuat, bahwa semua itu pastiberlalu karena Tuhan sedang dan selalu membimbing kehidupan kita. Satu wujud bimbingan Tuhan yang sangat nyata dan takterbantahkan ialah kita selalu memiliki pengharapan dan bangkit atau bangundari kejatuhan dan penderitaan. Di tengah keadaan ekonomi, sosial dan politikakhir-akhir ini yang kacau, tekad kita bersama ialah melakukan bersama-samaupaya untuk melawan, mempertahankan diri, dan saling memperhatikan, agar kitatidak dikalahkan oleh ancaman kejahatan saat ini. Musuh sehebat apa pun jikadilawan dan dihadapi bersama-sama, dan dengan kekuatan dari Tuhan yang bangkit,ia akan dapat dikalahkan. Semua kesaksian tentang kebangkitan Tuhan Yesus Kristussungguh tidak dapat terbantahkan lagi. Kesaksian itu dimulai dengan ditemukanmakam-Nya yang kosong, Ia sendiri menampakkan diri-Nya kepada para rasul danmurid-murid, termasuk melalui makan bersama dengan mereka setelah kebangkitan,dan sampai kepada suatu spiritualitas untuk dihidupi oleh semua pengikut-Nya.Spiritualitas Kristen adalah gaya dan semangat hidup kita semua yang mengikutiKristus. Kita mati bersama Kristus dalam dosa dan kejahatan, tetapi kita padaakhirnya bangkit bersama Dia untuk hidup selamanya bersama Dia. Kepada Andasemua dan masing-masing dari kita, mari kita saling memberi salam: SelamatPaskah 2026. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan Yesus, terima kasih ataskebangkitan-Mu sebagai hadiah bagi kami baik selama kami masih berada di dalamdunia maupun hidup di akhirat nanti. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam namaBapa ...
Membaca manusia itu seperti membaca buku—jangan cuma lihat sampulnya. Sampul bisa mengkilap, tapi isinya mungkin membosankan. Kita harus berani "membuka halaman" dengan memahami motivasi terdalamnya: apakah dia mengejar kenikmatan atau sekadar lari dari rasa sakit. Inilah bensin yang menggerakkan alur cerita setiap individu di depan kita. Membaca buku ini juga butuh "kamus" yang pas. Kita bisa pakai MBTI, Enneagram, atau Big Five. Alat-alat ini membantu kita tahu apakah buku ini bergenre "petualangan" yang ekstrovert atau "misteri" yang penuh analisis. Ditambah dengan pengamatan pada ekspresi mikro, kita bisa tahu mana paragraf yang jujur dan mana yang cuma "tipografi" untuk menutupi kebohongan. Akhirnya, menjadi pembaca orang yang mahir bukan untuk menjadi hakim yang galak. Ini soal empati. Soal memahami mengapa sebuah bab ditulis dengan penuh air mata atau amarah. Dengan membaca orang lain secara jernih, kita sebenarnya sedang belajar menulis bab-bab kehidupan kita sendiri dengan tinta kebijaksanaan yang lebih kental.
Ustadz Abdurrahman Zahier Bba - Inilah Cara Do'a Bekerja
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 31 Maret 2026Bacaan: "Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih." (1 Korintus 13:13)Renungan: Pagi itu, Oma Lisa dikejutkan oleh sebuah paket yang tertera namanya. Isinya adalah sebuah tas rajutan kesukaannya dan syal bermotif burung cenderawasih. Sungguh indah dan mengharukan hatinya. Bagaimana tidak? Pengirimnya adalah seorang wanita yang dulu pernah kos di rumahnya. Memang paket tersebut bukanlah yang pertama kali, tetapi selalu berhasil menyentuh hatinya. "Mereka tak pernah lupa hari ulang tahun saya," katanya. Mengapa mereka begitu perhatian padanya? Menurut kesaksian mereka, Oma Lisa pun sangat mengasihi mereka. la memperlakukan anak-anak kos itu bagai anak sendiri. Hubungan keluarga sering dipahami sebatas ikatan darah. Kenyataannya, kita tahu, tidaklah selalu demikian. Ketika Yesus tergantung di kayu salib, la membentuk satu hubungan keluarga yang melampaui ikatan darah. Kata Yesus kepada ibu-Nya, "Ibu, inilah anakmu!" Dan kepada murid yang dikasihi-Nya, "Inilah ibumu!" Sebuah hubungan yang di dalamnya ada ikatan kasih yang saling memberi perhatian, saling merawat, saling menopang. Tak harus sedarah, bukan? Hubungan keluarga seperti inilah yang mempersatukan kita dengan begitu banyak orang. Bahkan kadang, ikatan keluarga jenis ini bisa lebih kuat daripada hubungan sedarah, tapi kekurangan cinta kasih. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap orang yang Kau izinkan hadir dalam hidupku, sehingga walau mereka tidak sedarah dengan aku, tetapi kasih dan perhatian mereka melebihi saudara sedarah. Biarlah berkat-Mu senantiasa melimpah untuk mereka. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 21 Maret 2026Bacaan: "Sabarlahh kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian." (Kolose 3:13)Renungan: Seorang psikolog bernama Robert Ader mempublikasikan penelitiannya bahwa secara biologis, otak, emosi, dan fisik itu tidak terpisahkan. Inilah kenapa beberapa gangguan fisik sebenarnya berawal karena emosi yang tidak terorganisir dengan baik. Ada orang yang membiarkan diri terus menerus membenci orang lain, mengorbankan hubungan, sehingga sakit hipertensi atau jantung. Bahkan contoh sederhana saja, saat kita marah pada orang lain, degup jantung kita pun tentu akan makin cepat dan akibatnya kita akan mudah lelah. Ada seorang bapak tidak mau diajak melayat temannya yang meninggal. "Tidak bisa, saya tidak bisa," katanya menolak. Mereka memiliki perselisihan yang tak kunjung selesai. Padahal orangnya sudah meninggal, tapi kebenciannya tetap membara. Sungguh sia-sia, bukan? Ketika kita dapat memaafkan, berarti kita bisa pula melupakan. Melupakan bukan dalam arti kita sama sekali tidak ingat akan peristiwa masa lalu yang telah terjadi, melainkan peristiwa menyakitkan itu sudah tidak memiliki kuasa atas hidup kita. Kita memaafkan orang lain bukan berarti kita menyetujui perilaku mereka. Kita memaafkan mereka untuk diri kita sendiri, supaya kita bisa melepaskan pengampunan dan melanjutkan kehidupan kita. Sayangnya, banyak orang menganggap memaafkan itu akan menjadikan posisinya lemah sehingga mereka enggan melepaskan pengampunan. Apalagi bila yang salah tidak meminta maaf. "Apa yang mau dimaafkan? Yang salah saja tidak minta maaf," alasan mereka. Terlepas dari adanya permintaan maaf atau tidak, kita harus bisa memaafkan. Itu akan membebaskan kita. Kita tidak dapat mengontrol orang lain tetapi kita dapat mengendalikan diri kita: pikiran kita, perkataan kita, pilihan kita, tindakan kita, reaksi kita dan seterusnya. Bila telah dapat menguasai diri sendiri, kita akan menjadi nahkoda untuk setiap hal yang lain (Ams 16:32). Sebaliknya: bila kita tidak dapat menguasai diri sendiri, mustahil untuk bisa menahkodai hal-hal lainnya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena aku dapat mengampuni seseorang yang selama ini telah menyakiti hatiku. Kini hatiku lega karena beban dendam yang selama ini mengikatku telah terlepas. Hatiku telah bebas merdeka. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 15 Maret 2026Bacaan: "Sebab: "Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur, (1 Petrus 1:24-25)tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya." Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu."Renungan: Alkisah ada seorang pengusaha kaya yang mendirikan sebuah pabrik kertas yang besar. Ketika segala sesuatu telah siap untuk beroperasi sesuai dengan rencana, pengusaha itu lantas memerintahkan kepada orang kepercayaannya untuk menuliskan di gerbang pabrik itu sebuah kata, yaitu "Relinquenda" yang artinya "Aku akan meninggalkannya!" Pengusaha itu telah bersusah payah bertahun-tahun mengumpulkan modal untuk membangunnya dan dengan keberhasilannya membangun pabrik itu, ia dikagumi oleh kawan-kawannya dan dipuja oleh masyarakat. Pengusaha itu amat yakin bahwa ia akan memperoleh keuntungan yang besar, tetapi mengapa ia harus menuliskan kata "Relinquenda" di gerbang pabriknya yang megah dan besar itu? Ternyata ia sadar bahwa pada suatu ketika ia akan pergi menghadap Tuhannya dan segalanya akan ditinggalkannya. Di dalam keberhasilan hidup kadang kita lupa diri dan selalu menyombongkan keberhasilan yang telah kita capai. Kita lupa bahwa apa yang kita capai hanyalah kepercayaan yang sifatnya sementara. Jika kita renungkan tindakan pengusaha yang menuliskan kata "Relinquenda" di gerbang pabriknya, tentu harus diakui bahwa tindakannya itu sungguh arif sebab ternyata suka atau tidak suka, segala sesuatu akan kita tinggalkan. Banyak orang yang terikat pada dunia ini. Kita menganggap bahwa harta kekayaan adalah segala-galanya. Kita bahkan tidak segan-segan melakukan perbuatan jahat demi memperoleh kekayaan atau demi mempertahankan kekuasaan. Kita lupa bahwa semuanya hanya sementara dan akan ditinggalkan. Baik kita orang tak berharta ataupun orang berharta dan berkuasa, marilah kita bersikap arif. Tuliskanlah "Relinquenda" di atas seluruh kekayaan dan kekuasaan kita karena semua itu akan kita tinggalkan. Marilah kita memuliakan Kristus di atas segala yang kita kasihi dan di atas segala yang kita miliki sebab hanya dengan demikian kita akan berkenan kepada-Nya. Harta kekayaan serta kedudukan bersifat sementara. Sebab itu selama kita masih berada di dunia ini, kejarlah terutama harta rohani yang sifatnya kekal. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, lepaskanlah aku dari keterikatan dengan hal-hal duniawi agar ketika semua harus kutinggalkan, hatiku tetap bebas merdeka karena hatiku hanya terikat pada-Mu saja. Amin. (Dod).
In Australia, government-subsidised rental housing is available for eligible households. Assessment is based on need under criteria that vary depending on your state or territory. Here's what to expect when applying for different types of housing assistance, some common myths around social housing and where to reach out for help. - Di Australia, perumahan sewa bersubsidi pemerintah tersedia untuk rumah tangga yang memenuhi syarat. Penilaian didasarkan pada kebutuhan berdasarkan kriteria yang bervariasi tergantung pada negara bagian atau wilayah Anda. Inilah yang diharapkan ketika mengajukan berbagai jenis bantuan perumahan, beberapa mitos umum seputar perumahan sosial dan di mana harus mencari bantuan.
Did you know that IVF is not the first, but in fact the last step in a sequence of fertility treatments? In Vitro Fertilisation is regulated by state and territory laws. It can also be expensive and emotionally challenging. Here's what to expect when aiming to start a pregnancy with IVF in Australia. - Tahukah Anda bahwa IVF bukan yang pertama, tetapi sebenarnya langkah terakhir dalam urutan perawatan kesuburan? Pemupukan in Vitro diatur oleh undang-undang negara bagian dan teritori. Ini juga bisa mahal dan menantang secara emosional. Inilah yang diharapkan ketika bertujuan untuk memulai kehamilan dengan IVF di Australia.
Kursi menteri di Indonesia tampaknya bukan sekadar soal kompetensi. Di baliknya ada negosiasi panjang antara negara, partai, dan kekuatan sosial seperti PKB, Golkar, NU, hingga Muhammadiyah. Inilah rahasia “jatah kursi abadi” yang jarang dibicarakan publik.
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 29 Januari 2026Bacaan: "Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa mereka." (Matius 1:21)Renungan: Bagaimanakah reaksi kita seandainya Allah hendak memberikan seorang bayi yang spesial dalam hidup kita, dengan pesan bahwa kelak anak tersebut akan menjadi gubernur atau presiden di Indonesia? Tentulah pesan tersebut sangat menggembirakan, meski sebenarnya juga dapat mendatangkan pertanyaan besar: Bagaimana dapat membesarkan anak ini dan memastikan dia agar kelak menjadi gubernur atau presiden? Bagaimana jika nanti yang terjadi tidak seperti itu? Yusuf mungkin menghadapi dilema serupa saat mendengar bahwa anak yang sedang dikandung oleh Maria, yang harus diberinya nama "Yesus" kelak akan menjadi penyelamat umat Allah dari dosa mereka. Namun, syukurlah Allah tidak membiarkan Yusuf berada dalam kebingungan, dengan menyatakan bahwa kelak anak yang akan segera hadir itu akan disebut juga "Imanuel" yang berarti: Allah menyertai kita. Inilah yang kelak akan menjadi penentu kehidupan Yesus di dunia ini, sampai la menggenapi rencana Bapa di surga dengan berkorban di kayu salib, untuk menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa mereka. Bagi kita para orang tua, kita meyakini bahwa Allah punya rencana bagi anak yang Allah berikan kepada kita. Tentu kita harus melakukan bagian tugas kita sebagai orang tua dengan sebaik mungkin. Namun, jangan pernah lupakan faktor kunci yang membuat rencana dan kehendak Allah digenapi dalam hidupnya, yaitu penyertaan Allah. Perkara yang sama dapat terjadi dalam bidang kehidupan lainnya, karena jika Allah menyertai, maka kehendak-Nya pasti digenapi atas kehidupan umat-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, sertailah keluargaku selalu, agar kehendak-Mu yang terbaik terjadi atas semua anggota keluargaku. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 25 Januari 2026Bacaan: "Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. " (Yohanes 15:12)Renungan: Apakah kita pernah melihat anak kecil menangis tapi tangisannya segera berhenti saat ia didekap ibunya? Apakah kita pernah merasakan betapa leganya ketika kita melakukan kesalahan di tempat kerja tapi ternyata reaksi bos kita hanya berkata "Sudah, tidak apa-apa. Lain kali lebih hati-hati"? Apakah kita pernah merasakan saat seorang mau mendengarkan keluh kesah kita dengan penuh empati? Atau lihatlah betapa merdekanya hati seorang yang diampuni kesalahannya. Kesedihan istri diobati oleh ucapan lembut penuh kasih dari sang suami. Rasa lelah dan stres suami mendadak hilang karena sambutan hangat istri begitu ia tiba di rumah, dsb. Banyak pengikut Yesus bingung bagaimana cara mengalirkan kuasa Allah. Sebagian lagi berpikir bahwa orang yang dapat mengalirkan kuasa Allah itu hanyalah orang yang punya karunia tertentu, memenuhi standar rohani tertentu, telah mengikuti pelatihan tertentu, terlibat pelayanan tertentu atau memiliki jabatan rohani tertentu. Padahal sesungguhnya mengalirkan kuasa Allah bisa dimulai dengan satu langkah sederhana, yaitu MENGASIHI. Dan mengasihi juga tidak selalu tentang hal-hal yang begitu besar atau dramatis, tapi bisa dimulai dengan melakukan hal-hal seperti di atas. Kebutuhan utama manusia adalah dikasihi. Dikasihi berarti diterima dan dihargai apa adanya, sebagai sesama manusia yang butuh disayangi, didengarkan, diperlakukan baik, dan dihargai. Bukankah itu juga yang kita inginkan? Kadang kita terlalu rumit memikirkan bagaimana mengalirkan kasih dan kuasa Allah. Tuhan tak akan memerintahkan sesuatu yang tak bisa kita lakukan. Ketika kita mau dengan tulus mengasihi, bisa dimulai dari melakukan tindakan-tindakan sederhana yang didasari kasih dan menunjukkan penerimaan, penghargaan serta kepedulian/empati terhadap orang lain. Ketika kita mampu melakukan hal tersebut, sesungguhnya kita sedang mengalirkan kasih sorgawi yang memulihkan hidup mereka. Jadi, mari kita mulai mengasihi, mulailah dari mengasihi orang-orang di sekitar kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan kuasa kasih-Mu, sehingga aku mampu menjadi tanda kehadiran-Mu bagi mereka yang sedang mengalami pergumulan dalam hidupnya. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 13 Januari 2026Bacaan: "Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai." (Mazmur 91:1-2)Renungan: Suatu ketika ada beberapa orang bekerja sebagai penggali tambang. Sudah beberapa lama mereka tak pernah pindah tempat kerja. Jadi, bisa dibayangkan bahwa semakin digali tambang tersebut semakin dalam. Suatu hari, tiba-tiba semua aliran arus listrik dalam tambang itu putus. Lampu-lampu semuanya padam. Gelap gulita meliputi dasar tambang itu dan dalam sekejap terjadilah hiruk pikuk di sana. Setiap orang berusaha menyelamatkan diri. Namun mereka sungguh kehilangan arah. Setiap gerakan hanya berakhir dengan benturan dan tabrakan, entah menabrak sesama pekerja atau menabrak dinding tambang atau menabrak apa saja. Situasi bertambah buruk karena udara yang semakin panas. Setelah lelah bergulat dengan kegelapan, mereka semua duduk lesu tanpa harapan. Satu dari para pekerja itu angkat bicara, "Sebaiknya kita duduk tenang dulu dari pada ribut mencari jalan keluar." Mereka semua pun lalu duduk dalam hening. Saat itulah orang-orang tersebut merasakan hembusan angin yang masuk melalui celah-celah lubang di tambang. Dengan mengikuti arah datangnya angin itu, mereka akhirnya dengan selamat keluar dari dasar tambang yang dicekam kegelapan itu. Semua orang rindu mengalami apa yang dijanjikan Allah melalui Mazmur 91. Orang mau dilepaskan dari segala jerat yang ada, mau dilindungi dari kedahsyatan malam dan lepas dari berbagai penyakit. Ingin mengalami pembelaan Tuhan yang luar biasa, namun pertanyaannya adalah apakah kita bersedia untuk melakukan langkah awalnya yakni duduk diam dalam lindungan-Nya? Duduk diam bicara tentang hal yang pasif, kita menunggu dan menanti-nantikan Tuhan. Inilah yang susah, sebab kebanyakan individu maunya bergerak, inginnya melakukan sesuatu, tidak betah kalau tidak melakukan apa-apa. Padahal melangkah tanpa tuntunan hanya akan membuat kita keliru. Mari belajar duduk diam di hadapan Tuhan, karena di sana kita akan menerima kekuatan yang baru, menerima visi yang jelas, dan menerima hikmat yang baru, untuk mendapatkan cara menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku ketenangan saat masalah mendera hidupku. Aku percaya di balik ketenangan ku, kuasa-Mu akan bekerja sehingga aku memperoleh jalan keluar untuk menyelesaikan setiap masalah yang aku hadapi. Amin. (Dod).
Pdt. Wigand Sugandi (TB) Lukas 24:44-45 Ia berkata kepada mereka: "Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur." Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci.
Pembawa Renungan : RP. Yandhie Buntoro, CDD Medan Yoh. 20:2-8
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 14 Desember 2025Bacaan: "Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran." (Amsal 17:17) Renungan: Semua orang bisa memiliki teman, tetapi tidak semua orang bisa memiliki sahabat sejati. Hubungan persahabatan adalah hubungan yang paling indah di antara hubungan antar manusia yang ada, di luar hubungan keluarga, terutama hubungan suami-istri. Hubungan ini menjadi indah, sebab bukan darah yang mempersatukan, yang membuatnya dekat dan mengerti satu sama lain, melainkan Tuhanlah yang meleburkannya menjadi satu. Sahabat adalah kado istimewa dari Tuhan bagi kita. Inilah yang membuat sahabat menjadi seorang yang sangat berharga dan berarti. Beberapa waktu lalu, sekelompok wanita merelakan rambut mereka untuk dicukur sampai habis. Tindakan tersebut bukan untuk mencari sensasi, tetapi guna memberikan dukungan kepada salah seorang sahabat mereka yang menderita kanker payudara. Saat salah seorang di antara mereka mengusulkan ide untuk mencukur rambut, tidak ada seorang pun yang menolak. Justru mereka senang bisa melakukan sesuatu yang dapat membuat sahabat mereka bahagia, sekalipun harus kehilangan "mahkota" yang membanggakan itu. Hal ini hanya dapat dilakukan oleh sahabat sejati. Sahabat sejati tidak akan memikirkan untung dan rugi ketika melakukan sesuatu untuk sahabatnya. Persahabatan sejati adalah persahabatan yang tulus tanpa imbalan. Take and give terjadi secara natural di dalamnya. Memperoleh sahabat seperti ini, bagai mencari sebuah jarum di dalam tumpukan jerami. Berhubung saat ini banyak orang telah disibukkan dengan segudang aktivitas, mungkin hanya akan ada segelintir orang yang beruntung memiliki sahabat sejati, yaitu orang yang selalu ada setiap saat, baik suka maupun duka; yang mengerti tanpa harus lebih dahulu diungkapkan; yang rela memberi tanpa menimbang untung dan rugi. Baik tua ataupun muda, kita semua membutuhkan seorang sahabat selain keluarga, sebagai tempat yang tepat untuknya bernaung, melepaskan kasih sayang, serta meluapkan kesedihan dan amarahnya. Namun, sayangnya tidak semua orang bersedia menjadikan dirinya sahabat sejati bagi orang lain. Orang-orang yang demikian, adalah orang-orang yang belum teruji kesetiaan dan pengorbanannya. Keakuan pun masih menjadi bagian dari dirinya. Sampai kapan pun, kita tidak akan pernah dapat memiliki sahabat sejati, jika kita tidak terlebih dahulu menjadi seorang sahabat bagi orang lain. Memang tidaklah mudah membangun hubungan persahabatan. Selain dibutuhkan proses yang panjang, pengorbanan yang besar pun dibutuhkan untuk menjadikan hubungan tersebut utuh dan semakin murni. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena selama ini telah bersikap egois kepada sahabatku. Ubahlah aku menjadi sahabat yang baik dan sejati bagi sahabatku. Amin. (Dod).
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 281 (Matius 21:12-17): Bait Suci telah menjadi begitu cemar karena telah dipenuhi oleh orang-orang yang mau mencari untung. Mereka tidak lagi menghormati Bait Suci sebagaimana seharusnya. Mereka tidak lagi mengikuti tradisi yang benar tentang penghormatan tempat di mana Allah menyatakan kehadiran-Nya. Inilah yang membuat Yesus marah.