POPULARITY
Ustadz Najmi Umar Bakkar - Kenalilah Masalahmu Musibah Ujian Atau Nikmat
Ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga ujian fisik. Namun pada penyelenggaraan haji tahun 2026 ini, jemaah asal Indonesia, khususnya mereka yang masuk dalam kelompok risiko tinggi, dapat bernapas lega dan beribadah dengan penuh kegembiraan. LAPORAN BHERY HAMZAH(BEH/MCH2026)
KATA PEMRED #25PinterPolitik.comPada Oktober 2024, ketika Prabowo Subianto mengucapkan sumpah sebagai Presiden ke-8 Republik Indonesia, sebuah peta yang lebih besar dari peta apa pun mulai ditulis ulang. Bukan peta di dinding, tetapi peta di kepala lingkar terdekatnya — peta tentang bagaimana negara ini akan bekerja, bukan sekadar tentang siapa yang akan memerintah. Di banyak rumah tangga Indonesia pada pertengahan 2026, peta yang sama dibaca dengan cara yang lebih sederhana: apakah harga beras turun dari minggu lalu, apakah anak di sekolah dasar mendapat sarapan, apakah jalan ke pasar masih utuh setelah hujan. Antara peta di kepala dan peta di dapur itulah politik Indonesia sedang ditulis ulang.
Ustadz Abdullah Zaen M.A. - Keluarga, Ujian atau Karunia?
Ustadz Ali Hasan Bawazier - Naik Kelas dalam Menghadapi Ujian
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahUjian Kanon: Dipakai dan DiakuiDiambil dari: Kisah Para Rasul 2:42 (TB)“Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan…”Wonder Kids, ada satu ujian lagi yang dipakai gereja mula-mula untuk mengenali kitab-kitab Perjanjian Baru. Ujian ketiga adalah: Apakah kitab itu dipakai secara luas dan diterima oleh jemaat sejak awal?Kalau sebuah kitab benar-benar berasal dari Tuhan, maka jemaat-jemaat di berbagai tempat akan membacanya, mengajarkannya, dan mengakuinya sebagai firman Tuhan. Kitab-kitab seperti Injil Matius, Markus, Lukas, Yohanes, dan surat-surat Paulus sudah digunakan sejak awal oleh banyak gereja. Mereka dibacakan dalam ibadah, diajarkan kepada jemaat, dan diterima sebagai pengajaran rasuli.Sebaliknya, ada tulisan-tulisan lain yang muncul belakangan dan tidak digunakan secara luas oleh gereja mula-mula. Tulisan-tulisan itu tidak lulus ujian ini. Artinya, kanon bukan diputuskan hanya oleh satu orang atau satu pertemuan. Itu adalah pengakuan yang bertumbuh secara alami di antara jemaat-jemaat yang setia kepada ajaran rasul. Seperti dalam Kisah Para Rasul 2:42, jemaat mula-mula bertekun dalam pengajaran rasul-rasul. Itulah standar mereka.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Bangun hidupmu di atas firman yang telah dipegang teguh oleh gereja sejak awal.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau memimpin gereja-Mu sejak awal untuk mengenali firman-Mu yang benar. Tolong aku bertekun dalam pengajaran yang benar. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Firman Tuhan bukan hanya benar — ia telah diuji dan dipegang teguh oleh umat Tuhan sepanjang sejarah. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahUjian Kanon: Aturan ImanDiambil dari: 1 Yohanes 2:26 (TB)“Semuanya itu kutuliskan kepadamu tentang orang-orang yang berusaha menyesatkan kamu.”Wonder Kids, setelah gereja mula-mula memeriksa apakah sebuah kitab berasal dari rasul, mereka juga menguji hal lain. Ujian kedua disebut “aturan iman.” Apa maksudnya? Artinya, apakah isi kitab itu sesuai dengan ajaran yang sudah dipercayai dan diajarkan oleh para rasul sejak awal? Kalau ada tulisan yang mengatakan sesuatu yang bertentangan dengan ajaran Yesus, tentu itu tidak bisa diterima.Misalnya: Kalau ada tulisan yang berkata bahwa berbohong itu baik — padahal Alkitab jelas berkata Tuhan membenci dusta (Amsal 12:22) — maka tulisan itu tidak sesuai dengan iman Kristen. Atau kalau ada yang mengajarkan bahwa kita tidak perlu mengasihi sesama, itu jelas bertentangan dengan ajaran Yesus. Gereja mula-mula sudah mengenal inti pengajaran iman Kristen, yaitu siapa Yesus, apa yang Ia ajarkan, bahwa Ia mati dan bangkit, serta bahwa keselamatan adalah anugerah AllahSetiap kitab diuji: Apakah ini sejalan dengan kebenaran yang sudah diterima sejak awal? Jadi kitab-kitab dalam Alkitab bukan dipilih secara acak. Isinya diuji supaya tetap setia kepada kebenaran.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Kenali firman Tuhan dengan baik supaya kamu tidak mudah disesatkan oleh ajaran yang terdengar menarik tetapi tidak sesuai dengan Alkitab.Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku mengenal firman-Mu dengan benar supaya aku tidak mudah tersesat. Jaga hatiku dalam kebenaran-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Kebenaran sejati selalu sejalan dengan firman Tuhan yang sudah dinyatakan sejak awal. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahUjian Kanon: Otoritas RasulDiambil dari: Mazmur 32:8 (TB)“Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.”Wonder Kids, ketika gereja mula-mula memutuskan kitab mana yang benar-benar firman Tuhan, mereka tidak asal memilih. Ada beberapa “ujian” atau kriteria penting. Ujian pertama adalah: Apakah kitab itu memiliki otoritas rasul? Artinya, apakah kitab itu ditulis oleh seorang rasul — orang yang dipilih langsung oleh Yesus — atau oleh seseorang yang sangat dekat dengan para rasul?Sebagai contoh, Matius dan Yohanes adalah rasul. Markus menulis berdasarkan kesaksian Petrus. Lukas adalah rekan pelayanan Paulus.Gereja mula-mula tidak menerima begitu saja tulisan siapa pun yang mengaku berbicara tentang Yesus. Mereka bertanya:Apakah orang ini benar-benar saksi mata?Apakah ia terhubung langsung dengan para rasul?Mengapa ini penting? Karena para rasul adalah saksi langsung kehidupan, kematian, dan kebangkitan Yesus. Firman yang berasal dari mereka memiliki otoritas khusus. Seperti di sekolah: tidak semua orang bisa memberi nilai ujian. Hanya guru yang punya otoritas. Begitu juga, tidak semua tulisan tentang Yesus otomatis menjadi Kitab Suci.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Hargai bahwa Alkitab kita berasal dari saksi-saksi yang benar-benar dekat dengan Yesus.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau memakai para rasul untuk menyampaikan kebenaran tentang Yesus. Tolong aku percaya dan hidup menurut firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Alkitab berdiri di atas kesaksian para saksi yang benar-benar mengenal Yesus. Tuhan Yesus memberkati.
Ustadz Abu Haidar As Sundawy - Anakku Antara Harapan dan Ujian
Ustadz Ali Hasan Bawazier - Ujian Kebaikan Dan Keburukan
Ustadz Najmi Umar Bakkar - Kenalilah Masalahmu: Musibah, Ujian Atau Nikmat
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc. - Renungan Mendalam Tentang Ujian Dan Cobaan
Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A. - Belajarlah Untuk Tawakkal, Hidup Ini Penuh Ujian
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahUjian Saksi yang MenentangDiambil dari: Lukas 8:17 (TB)“Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan.”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang ujian terakhir untuk melihat apakah Injil bisa dipercaya. Ujian ini disebut adverse witness test atau Ujian Saksi yang Menentang — artinya: Apa kata orang-orang yang menentang Yesus? Kalau sebuah cerita itu palsu, biasanya orang-orang yang menentangnya akan langsung membongkarnya dan berkata, “Itu tidak pernah terjadi!” Sekarang pikirkan tentang Yesus.Banyak orang pada zaman itu tidak menyukai Yesus. Mereka tidak percaya kepada-Nya. Mereka bahkan ingin menjatuhkan-Nya. Tetapi apakah mereka berkata bahwa Yesus tidak pernah melakukan mukjizat? Tidak. Mereka tidak mengatakan bahwa Yesus tidak menyembuhkan orang. Mereka juga tidak mengatakan bahwa Ia tidak mengusir setan.Yang mereka katakan adalah: “Yesus melakukan itu dengan kuasa lain.” Mereka menuduh bahwa kuasa-Nya berasal dari Beelzebul.Perhatikan ini baik-baik, Wonder Kids.Mereka tidak menyangkal bahwa mukjizat itu terjadi. Mereka hanya mencoba menjelaskan sumbernya dengan cara yang salah. Itu artinya bahkan musuh-musuh Yesus pun mengakui bahwa Ia melakukan perbuatan-perbuatan yang luar biasa. Kalau mukjizat-mukjizat itu tidak pernah terjadi, tentu lebih mudah bagi mereka untuk berkata, “Itu bohong.” Tetapi mereka tidak bisa berkata begitu. Ini membuat kesaksian Injil semakin kuat.Wonder Kids, ini mengajarkan kita bahwa kebenaran tidak mudah dihancurkan. Bahkan orang yang menentang Yesus tidak bisa menghapus apa yang benar-benar terjadi.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Jangan takut ketika ada orang yang meragukan imanmu. Belajarlah mengenal Yesus dengan lebih dalam, supaya imanmu berdiri di atas kebenaran.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena kebenaran-Mu tidak bisa disembunyikan. Tolong aku supaya berani percaya kepada-Mu dan tidak mudah goyah ketika ada orang yang meragukan iman Kristen. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Kebenaran Yesus tetap berdiri, bahkan ketika ditentang. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahUjian Penguatan BuktiDiambil dari: Ulangan 32:7 (TB)“Ingatlah zaman purbakala, perhatikanlah tahun-tahun keturunan yang lalu; tanyakanlah kepada ayahmu, maka ia akan memberitahukannya kepadamu, kepada para tua-tuamu, maka mereka akan mengatakannya kepadamu.”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang satu ujian lagi untuk melihat apakah kesaksian Injil bisa dipercaya. Ujian ini disebut corroboration test atau Ujian Penguatan Bukti, artinya: Apakah cerita dalam Injil didukung atau diperkuat oleh bukti lain?Kalau seseorang menceritakan suatu peristiwa, biasanya kita bisa mengecek:Apakah ada orang lain yang juga melihatnya? Dan Apakah ada catatan sejarah yang mendukungnya?Para ahli berkata bahwa semakin banyak detail yang bisa diperiksa — seperti nama tempat, nama orang, dan peristiwa sejarah — semakin besar kemungkinan cerita itu benar. Craig Blomberg, seorang ahli Perjanjian Baru, mengatakan bahwa semakin lama orang mempelajari Injil, semakin banyak detail yang justru dikonfirmasi oleh penemuan sejarah dan arkeologi.Memang, Yesus tidak sering muncul dalam catatan sejarah besar seperti catatan perang atau raja-raja besar. Tetapi ada sumber-sumber non-Kristen yang menyebut tentang Yesus dan orang-orang Kristen mula-mula. Selain itu, banyak penemuan arkeologi mendukung latar belakang sejarah yang disebutkan dalam Injil — seperti kota-kota, jabatan pemerintahan, dan kebiasaan pada zaman itu. Artinya, Injil bukan dongeng yang dibuat tanpa latar sejarah. Ada banyak detail yang bisa diperiksa.Wonder Kids, ini mengajarkan kita bahwa iman Kristen bukan iman yang buta. Tuhan tidak meminta kita percaya tanpa dasar. Sejarah dan bukti juga mendukung apa yang Alkitab katakan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Belajarlah mencintai kebenaran. Jangan takut bertanya dan mencari jawaban. Tuhan tidak takut pada pertanyaan yang jujur.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena firman-Mu bukan cerita kosong, tetapi kebenaran yang bisa dipercaya. Tolong aku supaya memiliki iman yang teguh dan mau mencari kebenaran dengan sungguh-sungguh. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Iman kepada Yesus berdiri di atas kebenaran yang bisa dipercaya.
Ustadz Yazid Bin Abdul Qadir Jawas - Rahasia Takdir: Tenang di Tengah Ujian Hidup
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Hari ini tanggal 1 April. Banyak orang mengenal hari ini sebagai hari untuk bercanda atau bahkan menipu. Tapi hari ini kita belajar sesuatu yang penting. Judul renungan hari ini adalahUjian Tanpa Ditutup-TutupiDiambil dari: Roma 5:3–4 (TB)“Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.”Wonder Kids, ada satu pertanyaan penting tentang Injil: Apakah para penulisnya menutup-nutupi hal-hal yang memalukan? Kalau seseorang ingin membuat cerita supaya terlihat hebat, biasanya ia akan menyembunyikan bagian yang jelek. Misalnya, kalau murid-murid Yesus ingin terlihat berani, mereka pasti tidak akan menulis bahwa mereka pernah takut, lari, atau menyangkal Yesus. Tetapi apa yang terjadi di Alkitab?Murid-murid justru menuliskan bahwa Petrus pernah menyangkal Yesus tiga kali. Mereka juga mencatat bahwa para murid ketakutan ketika Yesus ditangkap. Selain itu, mereka mengakui bahwa mereka sering tidak mengerti ajaran Yesus. Kalau mereka mau “menutupi cerita”, bagian-bagian itu pasti dihapus. Tetapi tidak. Itu menunjukkan bahwa mereka menulis dengan jujur. Mereka tidak membuat cerita agar terlihat hebat. Mereka menulis apa yang benar-benar terjadi.Wonder Kids, kejujuran itu penting. Tuhan tidak senang pada kebohongan, walaupun itu terlihat lucu atau hanya bercanda. Di hari yang sering dipakai untuk menipu orang, kita diingatkan: Anak Tuhan dipanggil untuk hidup dalam kebenaran.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pilih untuk berkata jujur, bahkan dalam hal kecil. Jadilah anak yang bisa dipercaya.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena firman-Mu ditulis dengan jujur dan apa adanya. Tolong aku supaya menjadi anak yang tidak suka menipu atau menutupi kesalahan, tetapi berani hidup dalam kebenaran. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Anak Tuhan tidak hidup dengan menutupi kebenaran, tetapi berjalan dalam terang. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah UJIAN PRASANGKA ATAU BIASDiambil dari: Yakobus 2:1 “Saudara-saudaraku, janganlah imanmu kepada Yesus Kristus, Tuhan kita yang mulia itu, kamu amalkan dengan memandang muka.”Wonder Kids, kata “prasangka” atau bias berarti cara kita melihat orang lain yang sudah dipengaruhi oleh perasaan atau pikiran kita sebelumnya. Misalnya, kalau kita sudah tidak suka pada seseorang, kita bisa langsung berpikir buruk tentang dia, walaupun kita belum tahu ceritanya yang sebenarnya. Hal seperti ini bisa membuat kita tidak adil kepada orang lain.Sekarang kita pikirkan para penulis Injil. Mereka menulis tentang Yesus, tetapi mereka juga manusia biasa. Apakah mungkin mereka menulis karena prasangka?Banyak ahli Alkitab mengatakan bahwa justru sebaliknya. Para penulis Injil sangat mengasihi Yesus dan percaya kepada-Nya, tetapi mereka juga menuliskan hal-hal yang sulit dan tidak menyenangkan tentang diri mereka sendiri: mereka pernah takut, pernah menyangkal Yesus, dan pernah gagal mengerti ajaran-Nya.Kalau mereka hanya ingin membuat Yesus terlihat hebat dan diri mereka terlihat baik, tentu mereka tidak akan menulis tentang kesalahan mereka sendiri. Tetapi mereka menulis dengan jujur, karena mereka mau menyampaikan kebenaran, bukan membela diri.Itu menunjukkan bahwa Injil tidak ditulis karena prasangka atau ingin mencari nama, tetapi karena mereka mau bersaksi tentang apa yang benar-benar terjadi.Wonder Kids, Tuhan mau kita belajar melihat orang lain dengan adil, bukan dengan prasangka. Tuhan mau kita mengasihi orang seperti Yesus mengasihi kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, coba perhatikan, apakah kamu pernah langsung menilai temanmu tanpa tahu cerita yang sebenarnya? Mintalah Tuhan menolongmu supaya bisa melihat orang lain dengan kasih, bukan dengan prasangka.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengajar kami untuk mengasihi tanpa pilih kasih. Tolong aku supaya tidak mudah menilai orang lain, tetapi belajar mengasihi seperti Engkau mengasihi aku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, Mengikuti Yesus berarti belajar melihat orang lain dengan kasih, bukan dengan prasangka. Tuhan Yesus memberkati.
John Herdman nahkoda baru di Timnas Indonesia. Meramu kembali keping-keping yang di tinggalkan Patrick Kluivert. FIFA Series tes pertama John Herdman apakah dia punya kualitas bersama Timnas
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah UJIAN KONSISTENSIDiambil dari: Kolose 1:17 “Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia.”Wonder Kids, bayangkan ada dua orang yang menceritakan satu peristiwa yang sama. Kalau ceritanya benar-benar berbeda, kita akan ragu apakah peristiwa itu sungguh terjadi. Tetapi kalau ceritanya mirip, walaupun tidak persis sama, kita justru bisa percaya bahwa peristiwa itu memang benar.Begitu juga dengan Injil. Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes menuliskan kisah tentang Yesus. Ada bagian yang sama, ada bagian yang berbeda. Tetapi perbedaannya bukan karena mereka mengarang cerita, melainkan karena mereka melihat peristiwa yang sama dari sudut pandang yang berbeda.Kalau semua Injil ditulis persis sama kata demi kata, justru kita bisa curiga bahwa mereka bekerja sama untuk menyalin satu cerita. Tetapi karena ada perbedaan kecil dan juga banyak kesamaan besar, kita bisa melihat bahwa mereka menulis dengan jujur apa yang mereka ketahui.Semua Injil sepakat tentang hal yang paling penting: Yesus adalah Anak Allah, Ia mati di kayu salib untuk dosa kita, dan Ia bangkit dari kematian. Itulah inti Injil yang tidak pernah berubah.Wonder Kids, Tuhan tidak mau kita bingung karena perbedaan kecil dalam cerita Alkitab. Tuhan mau kita melihat kebenaran besar yang sama di dalam semua Injil.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, kalau kamu membaca dua cerita Alkitab yang mirip tetapi tidak sama persis, jangan bingung. Ingatlah bahwa Tuhan sedang mengajar kita lewat sudut pandang yang berbeda tentang Yesus.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau memberi kami firman-Mu yang benar. Tolong aku supaya tidak bingung oleh perbedaan kecil, tetapi melihat kebenaran besar tentang Yesus di dalam Alkitab. Ajari aku untuk semakin mengenal Engkau melalui firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, perbedaan kecil dalam Injil tidak merusak kebenaran besar—Yesus adalah Juruselamat kita. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah UJIAN KARAKTER PARA PENULISDiambil dari: Amsal 11:3 “Orang yang jujur dipimpin oleh ketulusannya, tetapi pengkhianat dirusakkan oleh kecurangannya.”Wonder Kids, pernah dengar cerita tentang anak yang berteriak, “Serigala! Serigala!” padahal tidak ada serigala? Lama-lama, orang tidak percaya lagi kepadanya. Tetapi ketika serigala benar-benar datang, tidak ada yang percaya.Cerita itu mengajarkan kita bahwa orang yang suka berbohong tidak bisa dipercaya.Sekarang kita pikirkan para penulis Injil. Mereka menulis tentang Yesus, tetapi hidup mereka sendiri menunjukkan bahwa mereka orang-orang yang jujur dan berani mengatakan kebenaran, walaupun itu membuat mereka menderita.Mereka tidak mendapatkan uang atau kekuasaan karena menulis tentang Yesus. Justru sebaliknya, banyak dari mereka dipenjara, dianiaya, bahkan dibunuh karena memberitakan Injil. Kalau mereka berbohong, tentu mereka tidak mau menderita seperti itu.Artinya, para penulis Injil tidak sedang mengarang cerita. Mereka menulis apa yang benar-benar mereka lihat dan dengar, karena mereka mengasihi kebenaran lebih daripada kenyamanan hidup.Wonder Kids, Tuhan mau kita juga menjadi anak-anak yang jujur. Mengikuti Yesus berarti belajar berkata benar, meskipun itu sulit.Lebih baik berkata jujur dan dimarahi, daripada berbohong dan kelihatan baik di luar tetapi salah di dalam.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, kalau hari ini kamu melakukan kesalahan, cobalah berkata jujur kepada orang tua atau gurumu. Mintalah ampun kepada Tuhan dan belajarlah hidup benar.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengajarkan kami untuk hidup jujur. Tolong aku supaya berani berkata benar, tidak suka berbohong, dan hidup menyenangkan hati-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, pengikut Yesus dikenal bukan karena pintar beralasan, tetapi karena hidup jujur dan benar. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah UJIAN KEMAMPUAN MENGINGATDiambil dari: Ulangan 6:6–7 “Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.”Wonder Kids, pada zaman dahulu belum ada buku cetak seperti sekarang, apalagi komputer atau ponsel. Banyak cerita penting diajarkan dari mulut ke mulut. Orang tua mengajarkan kepada anak-anak, guru mengajarkan kepada murid-murid, dan semua orang mengulanginya terus-menerus supaya tidak lupa.Begitu juga dengan cerita tentang Yesus. Kisah tentang hidup dan ajaran Yesus diceritakan berkali-kali oleh para murid kepada banyak orang sebelum akhirnya ditulis dalam Injil. Karena sering diceritakan, orang-orang bisa mengingat dengan baik apa yang Yesus lakukan dan ajarkan.Dalam budaya pada waktu itu, ada bagian-bagian cerita yang selalu diingat dan diulang dengan sama. Kalau ada yang salah mengingat, orang lain akan mengoreksi. Dengan cara ini, cerita tentang Yesus tetap terjaga dengan benar.Artinya, Injil tidak ditulis asal-asalan. Cerita tentang Yesus sudah dihafalkan, diajarkan, dan dijaga kebenarannya sejak awal oleh banyak orang.Wonder Kids, Tuhan mau firman-Nya bukan hanya ditulis di buku, tetapi juga diingat di hati kita. Kita diajak untuk sering membaca Alkitab, mendengarkan firman Tuhan, dan mengulanginya supaya kita semakin mengenal Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, coba hafalkan satu ayat Alkitab hari ini atau ceritakan kembali satu kisah tentang Yesus kepada orang lain, misalnya kepada orang tua atau teman.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena firman-Mu diajarkan dan dijaga dengan baik sejak dahulu. Tolong aku supaya rajin membaca, mengingat, dan melakukan firman-Mu dalam hidupku setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, firman Tuhan dijaga dengan baik supaya kita bisa mengenal Yesus dengan benar. Tuhan Yesus memberkati.
Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, akhirnya menemui titik terang. Empat oknum prajurit TNI telah diamankan, dan aparat gabungan bergerak cepat mengusut tuntas hingga dugaan adanya aktor intelektual di baliknya. Langkah tegas ini mendapat apresiasi, namun sekaligus menjadi ujian penting, Apakah penegakan hukum benar-benar berjalan tanpa pandang bulu?Lalu, bagaimana memastikan hukuman yang memberi efek jera dan menjaga kepercayaan publik?Simak pembahasannya bersama: Pakar Politik sekaligus Founder Literasi Politik Indonesia, Ujang Komarudin,
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah UJIAN NIAT PENULISAN INJILDiambil dari: Ibrani 4:12 “Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.”Wonder Kids, ada orang yang berkata bahwa Injil hanyalah cerita buatan manusia untuk menghibur atau memberi semangat. Tetapi kalau kita membaca Injil dengan teliti, kita bisa melihat bahwa para penulisnya punya tujuan yang jelas: mereka ingin menceritakan apa yang sungguh-sungguh terjadi tentang Yesus.Lukas memulai Injilnya dengan berkata bahwa ia meneliti semuanya dengan seksama dan menuliskannya dengan teratur supaya orang tahu bahwa berita tentang Yesus itu benar (Lukas 1:1–4). Ia tidak menulis cerita khayalan, tetapi kesaksian dari orang-orang yang melihat sendiri peristiwa itu.Injil Matius, Markus, dan Lukas sering disebut Injil Sinoptik karena banyak ceritanya mirip. Itu menunjukkan bahwa mereka menceritakan peristiwa yang sama dari sudut pandang yang berbeda, bukan mengarang cerita baru.Injil Yohanes juga menuliskan tujuannya dengan jelas: supaya orang percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah dan oleh iman memperoleh hidup yang kekal (Yohanes 20:31).Jadi, Injil ditulis bukan untuk menghibur semata, tetapi untuk memberitakan kebenaran tentang Yesus supaya manusia percaya dan diselamatkan.Wonder Kids, Tuhan mau kita membaca Alkitab bukan hanya sebagai cerita, tetapi sebagai firman Tuhan yang mengajarkan kebenaran dan menunjukkan siapa Yesus.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, saat membaca Alkitab, ingatlah bahwa firman Tuhan ditulis dengan tujuan supaya kita mengenal Yesus dan percaya kepada-Nya. Bacalah Alkitab dengan hati yang mau belajar dan taat.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau memberi kami firman-Mu yang benar. Tolong aku supaya membaca Alkitab dengan sungguh-sungguh dan percaya bahwa semua yang tertulis tentang Yesus adalah kebenaran. Ajari aku untuk mengenal Engkau lebih dalam lewat firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, Injil ditulis supaya kita mengenal Yesus dan percaya kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati.
Bismillah,Ini Ujian atau Aku Ditinggalkan Allah? — Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri | Unspoken Ep. 17
Learn useful English for talking about school tests, studying, exam pressure, and when you do really well. - Pelajari istilah bahasa Inggris yang bermanfaat untuk berbicara tentang ujian sekolah, belajar, tekanan ujian, dan ketika Anda mendapatkan nilai yang bagus.
Bismillah,Di Balik Fasilitas Dunia, Ada Ujian Besar(Behind worldly facilities, there are big trials)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-Video Pendek dari Kajian Tadzkiratus Saami' No. 237“Banyak Nikmat = Banyak Bersabar”
Episod 187 Keluar Sekejap mencatat sejarah apabila buat pertama kali Khairy Jamaluddin dan Shahril Hamdan tidak berada di sofa, dengan episod ini menampilkan Zaidel dan Dr Ong Kian Ming sebagai pengemudi perbincangan.Episod ini dimulakan dengan isu cadangan ujian diagnostik untuk kanak-kanak berusia 5 tahun sebelum memasuki Tahun 1 yang akhirnya dibatalkan oleh Perdana Menteri.Turut dibincangkan ialah perkembangan melibatkan IJM Corporation Berhad susulan siasatan SPRM dan tawaran pengambilalihan bernilai lebih RM11 bilion oleh Sunway Berhad, yang mencetuskan persoalan berkaitan tadbir urus korporat, ketelusan dan keyakinan pelabur.Isu ladang ternakan babi di Selangor yang berlarutan lebih sedekad turut disentuh, termasuk pencemaran, sensitiviti komuniti setempat serta kemurkaan Sultan Selangor terhadap cadangan pemindahan ke Bukit Tagar.Di peringkat antarabangsa, penyingkiran dua jeneral kanan tentera China dibedah dari sudut implikasi geopolitik, selain perbincangan mengenai kontroversi Festival Muzik Air KL sempena Tahun Melawat Malaysia 2026 dan potensi impaknya terhadap industri pelancongan.Ingin jenama anda dikenali oleh ribuan pendengar?Taja episod Keluar Sekejap 2026!Hubungi +6011-1919 1783 atau emel commercial@ksmedia.my
Bismillah,255. SAAT UJIAN DATANG BERTUBI-TUBIKajian Wanita Kitab Al-Wabilush ShayyibDalam ash-Shahihain (Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim), dari Abu Hurairah Radhiallahu 'anhu, ia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda dalam sebuah hadits qudsi: أنا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بي، وأنا معهُ إذا ذَكَرَنِي، فإنْ ذَكَرَنِي في نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ في نَفْسِي، وإنْ ذَكَرَنِي في مَلَإٍ ذَكَرْتُهُ في مَلَإٍ خَيْرٍ منهمْ، وإنْ تَقَرَّبَ إلَيَّ بشِبْرٍ تَقَرَّبْتُ إلَيْهِ ذِراعًا، وإنْ تَقَرَّبَ إلَيَّ ذِراعًا تَقَرَّبْتُ إلَيْهِ باعًا، وإنْ أتانِي يَمْشِي أتَيْتُهُ هَرْوَلَةً"Aku menurut persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku, dan Aku selalu bersamanya jika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku dalam dirinya, maka Aku mengingatnya dalam diri-Ku; jika ia mengingatku dalam perkumpulan, maka Aku mengingatnya dalam perkumpulan yang lebih baik daripada mereka, jika ia mendekat kepada-Ku sejengkal, maka Aku mendekat kepada-nya sehasta; jika ia mendekat kepada-Ku sehasta, maka Aku mendekat kepadanya sedepa; jika ia mendatangiku sambil berjalan, maka Aku mendatanginya sambil berlari-lari kecil."
Rencana pemerintah untuk menetapkan status Hutan Adat seluas ±1,47 juta hektar pada periode 2025–2029 merupakan langkah strategis yang mencerminkan komitmen negara pasca-Putusan MK No. 35/PUU-X/2012. Angka ini bukan sekadar target statistik, melainkan representasi dari 95 usulan komunitas adat yang secara administratif telah lengkap namun tertunda penetapannya. Momentum ini menjadi ujian kredibilitas bagi pemerintah untuk membuktikan bahwa pengembalian hak pengelolaan hutan kepada masyarakat adat bukan hanya wacana politik, melainkan upaya nyata dalam mewujudkan keadilan agraria dan perlindungan ekologis berbasis kearifan lokal di tengah ancaman krisis iklim global. Namun, realisasi target tersebut menghadapi tantangan struktural yang signifikan, terutama terkait "leher botol" administrasi di tingkat pemerintah daerah. Ketergantungan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk proses identifikasi dan verifikasi subjek Masyarakat Hukum Adat (MHA) sering kali menjadi penghambat utama, mengingat minimnya alokasi dana dan komitmen politik di tingkat lokal. Situasi ini diperparah oleh konflik tenurial yang tumpang tindih dengan izin konsesi korporasi, menjadikan proses pengakuan hak sering kali terjebak dalam sengkarut birokrasi yang mahal dan berlarut-larut, seolah menyandera hak konstitusional masyarakat adat pada prosedur administratif yang kaku dan berbelit. Untuk memecah kebuntuan ini, pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penetapan Hutan Adat melalui SK Menteri Kehutanan No. 144/2025 menawarkan harapan baru sebagai instrumen penerobos sekat sektoral. Keberhasilan inisiatif ini sangat bergantung pada keberanian pemerintah pusat untuk melakukan intervensi fiskal dan menyederhanakan syarat pengakuan subjek cukup melalui SK Kepala Daerah, tanpa harus menunggu Peraturan Daerah yang rumit. Selain itu, integrasi isu Hutan Adat ke dalam narasi perubahan iklim global membuka peluang akses pendanaan internasional, yang dapat menutupi defisit anggaran domestik dan memastikan bahwa masyarakat adat diakui secara de facto dan de jure sebagai garda terdepan dalam penjagaan hutan tropis Indonesia.
Penetapan Kenabian dan Ujian Pendustaan Kaum adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Kitab Al-Fawaid. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abdullah Taslim, M.A. pada Kamis, 20 Jumadil Akhir 1447 H / 11 Desember 2025 M. Kajian Islam Tentang Penetapan Kenabian dan Ujian Pendustaan Kaum Pembahasan terakhir adalah mengenai perintah untuk merenungkan ciptaan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Merenungkan […] Tulisan Penetapan Kenabian dan Ujian Pendustaan Kaum ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Alexander Tari has just completed his Year 12 Exams. He seemed quite pleased with his effort. - Alexader Tari baru saja menyelesaikan ujian Kelas 12. Kelihatannya dia sangat puas dengan usahanya.
Two kings. Same throne. Same God. Opposite hearts.One won every battle, grew his army from 3,000 to 300,000, and never had a public scandal. The other committed adultery with his general's wife, covered it up with murder, and wrote the whole confession down in Scripture for everyone to read — forever.Ask most Christians which one lived righteously, and they'll point to the second king. This sermon walks through three tests from 1 Samuel that expose the difference between performative religion and transformed desire — and why the distinction matters.
Presiden Prabowo Subianto memberikan rehabilitasi kepada mantan Dirut ASDP, Ira Puspadewi dkk., yang sebelumnya divonis korupsi, setelah DPR menerima aspirasi publik dan kajian hukum.Keputusan ini menimbulkan pertanyaan besar tentang konsistensi penegakan hukum. Bersama Eks Wakil Ketua KPK (2015-2019), Saut Situmorang, kita akan membedah:Apa dasar objektif yang membuat mantan direksi ASDP layak memperoleh rehabilitasi?Bagaimana langkah ini memengaruhi upaya pemberantasan korupsi ke depan?Simak pandangan kritis Saut Situmorang mengenai dilema keadilan dan konsistensi hukum dalam kasus rehabilitasi koruptor!#Rehabilitasi #Korupsi #Prabowo #SautSitumorang #KPK
PUJIAN ADALAH UJIANMajelis Pengajian BukopinNarasumber: Ustadz Ir. Noor Cholis, M.Si.Silaturahmi ke 22Selasa, 25 November 2025Pukul 09:30 - 14:00 WIBdi Masjid As-SofiaMari raih keberkahan, kebaikan dan pahala berlipat ganda dengan menghadiri majelis ilmu sambil bersilaturahmi. (Hanya untuk Anggota).LIVE Stream:-- Youtube LIVE Event - https://youtube.com/live/VBtQho1HTw0?feature=share-- Youtuibe: https://youtube.com/@DiMediaTV-- Instagram: @DiMediaTV & @MasjidAsSofia-- Facebook DeiMediaPage - https://www.facebook.com/events/1503932350670046/-- Odysee/@DiMediaTV - https://odysee.com/Pertemuan--22-Majelis-Pengajian-Bukopin:d1df8b9c724b565d4f7283a44a85f2dae87c4914Podcast: Spotify "Dimedia Radio" Masjid As-Sofia, Jl. RE. Martadinata 46-48, Kel. Ciwaringin, Kota Bogor, Phone: 0811 1226 242, IG @MasjidAsSofia Rekening Donasi:BRI 0387-01-111222-30-1 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) BSI 7265 516 078 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) BSI 7158 607 195 a.n. Masjid As Sofia (Infaq Kajian & Majelis Ilmu) Mari beramal jariyah bagi tersebarnya ilmu, dakwah & perjuangan dijalan Allah melalui donasi biaya operasional dan wakaf peralatan LIVE Streaming, via QRIS atau transfer ke Rekening BSI 7149 665 026 an. DiMediaTV. "Di era informasi sekarang ini penting memanfaatkan media untuk dakwah dan menghadapi opini negatif. Kita manfaatkan semua sarana dan prasana untuk menyiarkan Islam dengan baik, dan lakukan klarifikasi atau membantah jika ada fitnah terhadap Islam." (KH Didin Hafidhuddin). #DiMedia #MasjidAsSofia #majelisbukopinassofia #dimediatv #dimediaradio #MajelisPengajianBukopin #live #livestream #livestreaming #kajianbogor #infokajianbogor #infokajian #dedyirawan #baiksangka #nasehatislami #nasehat #nasehatislami #kajianislamJadikan Dakwah Sebagai Poros dari Aktifitas kita sehari-hari sebagaimana Rasulallah SAW, oleh sebab itu jadikan video ini sebagai amal jariyah dakwah Anda juga dengan cara "Like, Comment, Save, Subscribe & Share" ----- takwa,ketakwaan,taat,kataatan, khutbah,khotbah,tausiah,tausiyah,ceramah,kajian,dimedia,dimediatv,dimedia tv,masjid as sofia,masjid as sofia bogor,Bukopin,Bank Bukopin,Majelis Bukopin,Majelis Bukopin AsSofia,Majelis Pengajian Bukopin,SUDAHKAH KITA HIJRAH,BAGAIMANA MENJADI MUKMIN YANG IKHLAS,BAIK SANGKA,BACA PESAN CINTA NYA,
Pdt. Rully Simorangkir
Khutbah Jum'at - Ustadz Mufy Hanif Thalib, Lc. hafizhahullahu.Judul : Hidup Kok Banyak Ujian?.Sumber : YouTube.
Di musim kedua Kompany di Bayern, semua gejala negatif di musim lalu sudah dihilangkan. Bayern masih melaju di UCL termasuk saat mengalahkan juara bertahan PSG. Selanjutnya, ada Arsena menanti. Selain itu kami juga membahas hasil UCL tim-tim lain, serta pemanggilan timnas Jerman terkini
GI Andrey Thunggal
Sabar Menghadapi Ujian, Akhlak Para Nabi adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Al-Bayan Min Qashashil Qur’an. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin, 15 Syawwal 1446 H / 14 April 2025 M. Kajian sebelumnya: Kisah Nabi Ayyub ‘Alaihis Salam Kajian Tentang Sabar Menghadapi Ujian, Akhlak Para Nabi Allah menciptakan […] Tulisan Sabar Menghadapi Ujian, Akhlak Para Nabi ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Kehadiran Bapa mengelilingi Kristus, dan tidak ada yang menimpa-Nya kecuali diizinkan oleh kasih yang tak terbatas itu yang menjadi berkat bagi dunia ini.
Dari segala pemberian yang dapat diberikan oleh surga kepada manusia, persekutuan dengan Dia dalam penderitaan-Nya adalah suatu kepercayaan yang paling penting dan kehormatan yang paling tinggi.
Ot salah satu makanan biji-bijian yang sehat kaya vitamin dan mineral. // Tidak ada ujian iman yang lebih besar daripada ketika perempuan janda itu sering melayani orang asing dengan rendah hati dan dermawan.
Oats mengandung banyak serat, termasuk serat larut yang mengurangi penyerapan kolesterol dalm sistem pencernaan. // Allah memberikan kepada kita harta kekayaan surga yang paling indah dengan memberikan Yesus kepada kita.
As the Year 12 final exams get underway across the country, the pressure is on for all students to perform well. - Saat ujian akhir Kelas 12 berlangsung di seluruh negeri, tekanan semakin meningkat bagi semua siswa untuk berprestasi baik.
Ujian Nabi Yusuf ‘Alaihis Salam Saat Dipenjara adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Al-Bayan Min Qashashil Qur’an. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin, 12 Rabiul Awal 1446 H / 16 September 2024 M. Kajian sebelumnya: Tanda-Tanda Kesucian Nabi Yusuf ‘Alaihi Salam Kajian Tentang Ujian Nabi Yusuf ‘Alaihis Salam […] Tulisan Ujian Nabi Yusuf ‘Alaihis Salam Saat Dipenjara ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Keinginan dalam Diri Nabi Yusuf adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Al-Bayan Min Qashashil Qur’an. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin, 21 Safar 1446 H / 26 Agustus 2024 M. Kajian sebelumnya: Ujian yang Dihadapi Nabi Yusuf dengan Imra’atul Aziz Kajian Tentang Keinginan dalam Diri Nabi Yusuf Kajian […] Tulisan Keinginan dalam Diri Nabi Yusuf ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Ujian yang Dihadapi Nabi Yusuf dengan Imra’atul Aziz adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Al-Bayan Min Qashashil Qur’an. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin, 14 Safar 1446 H / 19 Agustus 2024 M. Kajian sebelumnya: Persekongkolan Saudara-Saudara Nabi Yusuf untuk Mencelakainya Kajian Tentang Ujian yang Dihadapi Nabi Yusuf […] Tulisan Ujian yang Dihadapi Nabi Yusuf dengan Imra’atul Aziz ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Pembawa Renungan : RP. Petrus Santoso, SCJ Hongkong Mat. 19:16-22.