POPULARITY
Categories
Pelayanan bagi jemaah haji lanjut usia dan penyandang disabilitas menjadi salah satu prioritas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Di Madinah, petugas Layanan Lansia dan Disabilitas (Landis) hadir tidak hanya untuk membantu mobilitas jemaah, tetapi juga memberikan pendampingan serta pemantauan kondisi kesehatan secara rutin. Seperti apa peran dan tantangan petugas Landis dalam memastikan kenyamanan dan keselamatan jemaah selama menjalankan ibadah haji? Simak ulasannya dalam episode ini.(BEH/MCH 2026)@kemenhaj#ElshintaHaji2026 #LiputanHaji2026 #Haji2026 #HajiRamahLansia #TriSuksesHaji #KemenhajRI
Pelayanan bagi jemaah gelombang kedua yang mulai berdatangan dari Makkah terus diperkuat oleh PPIH Arab Saudi. Penguatan layanan dilakukan khususnya untuk jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas yang menjalankan ibadah di kawasan Masjid Nabawi(BEH/MCH2026) #ElshintaHaji2026 #LiputanHaji2026 #Haji2026 #HajiRamahLansia #TriSuksesHaji #KemenhajRI
Pelayanan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia di Madinah terus ditingkatkan. Salah satunya melalui pengoperasian klinik satelit baru di Sektor 3 yang berlokasi di Hotel Manazil Al Rahmah, guna mempermudah akses layanan medis dan mempercepat penanganan kesehatan jemaah.(BEH/MCH2026) @kemenhaj_ri #ElshintaHaji2026 #LiputanHaji2026 #Haji2026 #HajiRamahLansia #TriSuksesHaji #KemenhajRI
Sejumlah kloter jemaah haji Indonesia yang bergerak dari Makkah menuju Madinah tiba lebih cepat dari jadwal yang telah ditetapkan. Meski demikian, petugas penyelenggara ibadah haji berhasil mengantisipasi kondisi tersebut sehingga proses penerimaan, akomodasi, dan pelayanan kepada jemaah tetap berjalan lancar tanpa kendala berarti. Simak laporan selengkapnya mengenai kesiapan petugas dalam melayani jemaah haji Indonesia di Madinah.(BEH/MCH2026)@kemenhaj_ri#ElshintaHaji2026 #LiputanHaji2026 #Haji2026 #HajiRamahLansia #TriSuksesHaji #KemenhajRI
Renungan D'Message || NPD DALAM PELAYANAN II Ps. Steven Liem
Selain Pendampingan dan Pelayanan Secara Fisik Jemaah Haji yang disafari wukufkan juga mendapatkan bimbingan spiritual. Narasumber: Dokter Anita Dwi Budiarti, Petugas Tusi PKP2JH Seksus Haram.(BEH/MCH2026)
Sukses ritual dipastikan berjalan optimal lewat bimbingan ibadah terarah dari tim ibadah dan Musyrif Dini, sementara sukses peradaban diwujudkan melalui pelayanan yang ramah, sabar, serta memuliakan jemaah perempuan, lansia, dan disabilitas. Hal ini ditegaskan Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, yang meminta seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji untuk menjaga niat, energi, dan kekompakan dalam melayani tamu Allah. (BEH/MCH 2026)LAPORAN BHERY HAMZAH
Demikian pula Tuhan telah menetapkan, bahwa mereka yang memberitakan Injil, harus hidup dari pemberitaan Injil itu.
Demikian pula Tuhan telah menetapkan, bahwa mereka yang memberitakan Injil, harus hidup dari pemberitaan Injil itu.
Pemerintah terus memperketat pengawasan pelayanan operasional bagi jemaah haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi. Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak bersama Wakil Menteri Perhubungan Suntana melakukan peninjauan langsung ke Sektor Tujuh Makkah guna memastikan seluruh fasilitas akomodasi dan moda transportasi darat berjalan optimal tanpa kendala teknis.(BEH/MCH2026)
Kesuksesan pelayanan di Armuzna merupakan parameter utama, di mana keberhasilan melewati fase ini merepresentasikan delapan puluh persen kesuksesan total penyelenggaraan haji. Hal ini disampaikan oleh Amirul Hajj yang juga Menteri haji dan Umrah RI, MOchamad Irfan Yusuf.(BEH/MCH2026)@kemenhaj_ri #ElshintaHaji2026 #LiputanHaji2026 #Haji2026 #HajiRamahLansia #TriSuksesHaji #KemenhajRI
Fase pemberangkatan jamaah haji gelombang pertama dari Madinah menuju Makkah berlangsung sangat kondusif dan penuh kegembiraan. Hal ini menjadi bukti nyata keberhasilan petugas dalam merespons cepat setiap kebutuhan jamaah, sehingga tidak ada kendala yang berlarut-larut. Hal ini disampaikan oleh Korwil 1 Daker Madinah, Andik Setiawan.(BEH/MCH2026)@kemenhaj_ri #ElshintaHaji2026 #LiputanHaji2026 #Haji2026 #HajiRamahLansia #TriSuksesHaji #KemenhajRI
Renungan D'Message || PELAYANAN= HABIS BUAT TUHAN II Ps. Steven Liem
Kualitas pelayanan petugas haji Indonesia tahun ini tidak hanya dirasakan manfaatnya oleh jemaah Tanah Air, tetapi juga sukses mencuri perhatian dunia internasional. LAPORAN BHERY HAMZAH(MCH2026)
Renungan D'Message || IDENTITAS & MOTIVASI PELAYANAN II Ps. Steven Liem
Optimalisasi pelayanan kepada para Jemaah Haji Indonesia oleh Kementrian Haji dan Umnrah RI terus dilakukan khususnya dalam mewujudkan Haji Ramah Lansia dan Disabilitas. BHERY HAMZAH/MEDIA CENTER HAJI 2026
seluruh skema pelayanan kepada Jemaah haji Indonesia, termasuk untuk disabilitas dan lansia, beroperasi maksimal dan membuahkan kelancaran pergerakan Jemaah. Hal ini disampaikan oleh Kepala Daerah Kerja Madinah, Khalilurrahman.(BEH/MCH2026)
Pelayanan tidak selalu menyenangkan. Setiap orang yang pernah menerjunkan diri ke dalam pelayanan dengan mudah dapat mengamininya. Ada kritikan dan fitnahan. Ada pula kegagalan dan kekecewaan. Tidak jarang bahkan ada penolakan dan pertentangan.Situasi yang sama juga dialami oleh Paulus pada saat dia menulis surat 2 Korintus. Sebagian jemaat tergiur dengan para rasul palsu (11:13) yang berusaha memikat hati jemaat demi mendapatkan keuntungan tertentu (2:17). Mereka juga membanding-bandingkan Paulus dengan para penyesat itu (12:11). Ditambah dengan kondisi pelayanan Paulus yang penuh dengan penderitaan, kelemahan dan penolakan (4:7-10), Paulus terlihat “kalah” dibandingkan para rasul palsu itu.Secara khusus, apa yang terjadi pada pelayanan Paulus sekilas tidak selaras dengan konsep pelayanan yang dia sudah terangkan di pasal 2-3. Bukankah Allah selalu membawa dia pada jalan kemenangan (2:14)? Bukankah pelayanannya di dalam Roh lebih hebat daripada pelayanan Musa (3:6-13)? Bukankah Roh memberikan kemerdekaan (3:17-18)? Lalu mengapa Paulus masih menghadapi penolakan?Situasi seperti ini memang tidak mudah bagi seorang pelayan Tuhan. Banyak orang mungkin berpikiran negatif terhadap dia. Penolakan dianggap kegagalan; kegagalan dianggap sebagai petunjuk ke arah ketidakberesan pelayan. Menghadapi situasi seperti ini, seorang pelayan Tuhan tidak jarang menjadi lemah.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Patrisia Yessika dari Paroki Santa Maria Tak Bercela di Keuskupan Surabaya, Indonesia. Kisah Para Rasul 4: 1-12; Mazmur tg 118: 1-2.4.22-24.25-27a; Yohanes 21: 1-14.DALAM NAMA YESUSKRISTUS Renungan kita pada hari ini bertema: Dalam Nama YesusKristus. Damai Paskah terus diwartakan dan dikobarkan. Pewartaan Injil YesusKristus yang bangkit terus menuai buah-buah. Bingkisan atau paket damai itubukan sekedar kata-kata indah yang bisa saja kosong, tetapi berisi pribadiYesus Kristus yang bangkit. Tuhan sendiri adalah damai abadi yang tidak mungkinhilang dimakan waktu yang berganti. Damai yang diciptakan atau diperjuangkanoleh siapa pun kita manusia bersumber pada damai yang datang dari Tuhan. Penghayatan iman dari kita masing-masing sungguh membantukita untuk menciptakan damai itu. Penghayatan itu berwujud pada perbuatan kasihyang merupakan hukum Tuhan yang terbesar untuk kita laksanakan. Atas dasarinilah, Petrus dan para rasul berbuat kasih dan kemurahan supaya menghadirkandamai itu di dalam diri orang-orang yang mereka layani. Untuk menghadirkandamai itu, rumusan formula baku yang dipakai ialah: Dalam nama Yesus Kristus.Diharapkan supaya dengan rumusan ini, Tuhan Yesus Kristus sang pembawa damaimemasuki diri setiap orang yang menerima berkat karunia-Nya. Pada suatu peristiwa penampakan yang lain, yaitu di pantaiketika Petrus dan para rasul kembali menjalankan pekerjaan rutinnya memancingikan, Yesus yang bangkit tampak kepada mereka dengan sebuah tindakan yangmembawa damai dan suka cita. Ia memberikan sebuah contoh pelayanan denganmenyediakan mereka makanan. Pelayanan pembasuhan kaki pada perjamuan malamterakhir menjadi inspirasi utama bagi semua bentuk pelayanan lain. Semangat dantindakan pelayanan itu yang mesti terus dihayati oleh komunitas beriman yangpertama itu. Yesus ingin menekankan bahwa meski kawanan rasul dan murid-Nyaakan kembali ke dalam kehidupan yang normal dan rutin, pelayanan harus tetapmenjadi semangat utama mereka. Inspirasi kedua bacaan pada hari ini menerangi penghayataniman kita dengan suatu anjuran bijaksana, bahwa setiap bentuk perbuatan kasihdan pelayanan kita, mesti selalu dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Legitimasiatau pembenaran perbuatan ini adalah Yesus Kristus sendiri. Dengan memakai“atas nama Yesus Kristus”, kita sungguh percaya kalau nama ini berada di atassemua bentuk nama, label, status, dan kepentingan. Dengan “atas nama YesusKristus”, semua penguasa di dunia dan bahkan penguasa kegelapan seperti setandan para pembantunya patuh dan berada di bawah kontrol Tuhan yang maha kuasa.Jadi dengan “atas nama Yesus Kristus”, kita menjalani hidup tiap-tiap hari dibawah perlindungan dan bimbingan Tuhan. Maka sebagai bentuk ungkapan iman yangtidak pernah hilang, kita selalu berdoa dengan mengucapkan: "Dalam namaTuhan Yesus" atau "Dengan pengantaraan Yesus Kristus".Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Bapa di surga, utuslah Roh-Mu untukmemperkuat pegangan hidup kami setiap kali kami menyebut: Dalam nama YesusKristus. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...
MetroTV, Untuk memastikan kenyamanan dan kesiapan pelayanan bagi para pemudik, DPRD DKI Jakarta bersama Pemkot Jakarta Barat melakukan sidak di Terminal Kalideres, Jakarta Barat.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan maksimal bagi pemudik Lebaran 2026. Dalam kunjungannya ke Stasiun Surabaya Gubeng, Kapolri menekankan pentingnya kesiapan armada, sistem tiket, dan fasilitas kesehatan di setiap posko. Selain itu, patroli keamanan akan ditingkatkan untuk mengantisipasi tindak kejahatan selama periode liburan.
Renungan D'Message || KONTEN HIDUP & PELAYANAN ORANG PERCAYA II Ps. Steven Liem
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Ibu Deo Omnis Gloria dan Ibu Yesy dari Paroki Kristus Raja Baciro di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Samuel 24: 3-21; Mazmur tg 57: 2.3-4.6.11; Markus 3: 13-19.YESUS MENETAPKAN 12 ORANG RASUL Tema renungan kita pada hari ini ialah: Yesus Menetapkan 12Orang Rasul. Yesus dalam Injil Markus bab 3 naik ke bukit dan memanggilorang-orang yang Ia kehendaki, lalu menetapkan dua belas orang untukmenyertai-Nya, untuk diutus, dan untuk menerima kuasa dalam karya pewartaan.Tindakan “menetapkan” ini bukan sekadar memilih, tetapi sebuah keputusan ilahiyang penuh kuasa dan makna. Ketika Allah bertindak menetapkan, Ia sedang mengajar manusiatentang otoritas yang benar: kuasa untuk memimpin, mengatur, menggembalakan,dan mempersatukan. Kepemimpinan Allah tidak pernah bertujuan menindas,melainkan menata umat agar berjalan dalam kebenaran, terpelihara dalam kasih,dan bertumbuh dalam kesatuan yang kuat. Kita melihat pola yang sama dalam sejarah keselamatan bangsaIsrael. Ketika Allah menetapkan Daud sebagai raja, bukan berarti Ia hanya“mengangkat orang baru”, tetapi juga membuka ruang agar Saul mundur darikepemimpinan yang sudah tidak selaras dengan kehendak-Nya. Allah tidak sekadarmengganti pemimpin, namun membentuk arah baru bagi umat-Nya sehingga perjalanansejarah keselamatan tetap selaras dengan kehendak Allah. Daud ditetapkan bukankarena kehebatan manusiawinya semata, melainkan karena ia bersedia dibentukmenjadi gembala bagi bangsa itu. Dari sini kita belajar bahwa penetapan Allahselalu mengandung tujuan rohani: menuntun umat kepada pertobatan, memulihkan tatanan,dan mengarahkan kembali kehidupan kepada rencana-Nya. Demikian pula ketika Yesus menetapkan dua belas rasul. Merekabukan dipilih karena sempurna, melainkan karena dipanggil untuk masuk dalamproses pembentukan. Tugas pertama para rasul bukan langsung melakukan karyabesar, melainkan “menyertai Yesus”: menjadi murid yang baik, setia kepada SangGuru, dan terus belajar dari hati-Nya. Kesetiaan murid-murid inilah pondasiutama bagi pelayanan. Sebab seseorang tidak dapat menjadi pewarta Injil tanpalebih dahulu hidup dalam persekutuan dengan Kristus. Pelayanan yang sejatilahir dari hati yang mengenal Tuhan, bukan hanya dari keterampilan ataujabatan. Setelah menjadi murid, barulah para rasul diutus untukmelanjutkan karya Yesus di dalam dunia. Namun pengutusan itu mencapaikepenuhannya ketika Roh Kudus dicurahkan pada peristiwa Pentakosta. Dari sanaGereja lahir sebagai persekutuan yang hidup, bukan sekadar organisasi. Pararasul menjadi batu dasar Gereja, dan melalui mereka, tanggung jawab membangunumat Allah dimulai: mewartakan Injil, melayani sakramen, menjaga kesatuan,serta menggembalakan umat dalam kasih. Tugas ini kemudian diteruskan oleh Gerejasepanjang zaman, dengan tanggung jawabnya yang misioner dan apostolik: diutusuntuk dunia, namun tetap berakar pada iman para rasul. Gereja seperti mata air dari Kristus dan mengalir melaluipara rasul untuk menghidupkan banyak tempat yang kering. Maka kita pundipanggil untuk menjadi murid yangsetia, dan menjadi bagian dari Gereja yang diutus untuk menghadirkan Kristusbagi dunia. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa … Ya Tuhan Yesus, kuatkanlah kami sebagai anggotaGereja-Mu dan tuntunlah kami di dalam jalan kebenaran dan kehidupan, agarGereja ini menjadi tanda kemuliaan-Mu yang menguasai seluruh dunia. Bapa kamiyang ada di surga … Dalam nama Bapa …
D'Message ||"MENGENAKAN PIKIRAN KRISTUS" MENCAPAI UNITY DALAM PELAYANAN|| Ps. Steven Liem
Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."
Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Imelda Palma dan Agustinus Windu Aji dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Yohanes 3: 22 - 4: 6; Mazmur tg 2: 7-8.10-11; Matius 4: 12-17.23-25.MENGIKUTI CAHAYABINTANG Tema renungan kita pada hari ini ialah: Mengikuti CahayaBintang. Peristiwa penampakan Tuhan, yang ditandai dengan kunjungan tiga orangmajus dari Timur yang memberikan persembahan mereka kepada bayi Yesus, masihkuat inspirasinya kepada kita. Tiga orang Majus itu akhirnya memilih jalan lainsetelah berjumpa dan mempersembahkan dirinya kepada Tuhan. Pilihan ini sangatbermakna dalam sebuah perjalanan iman. Pilihan jalan lain bermakna perubahan setelah orangberjumpa dengan Tuhan. Kekuatan dan karunia-Nya membuat seseorang tidak bisasama lagi seperti yang dulu. Di sini dapat kita pahami bahwa bintang yangmembimbing mereka sampai ke atas Bethlehem itu, tetap bercahaya dan membimbingmereka untuk berjalan terus di dalam hidupnya, yaitu di jalan baru yangdipilihnya itu. Bintang itu ialah Tuhan sendiri, yang dengan Roh-Nya mengaturdan menerangi setiap langkah kehidupan manusia. Tuhan Yesus adalah bintang kita. He is our star. Orang-orang zaman sekarang suka memilih bintangkesukaannya entah dalam olahraga entah dalam bidang lain seperti musik, filmdan selebritas. Namun terkait dengan panggilan hidup dan keselamatan jiwa-jiwakita, bintang kita hanya satu, yaitu Yesus Kristus, yang kenangan kelahirannyatelah kita rayakan dalam hari Natal yang baru saja berlalu. Perjalanan hidupkita sejak awal tahun baru 2026 ini sepantasnya berada di bawah bimbingancahaya bintang Yesus Kristus. Menurut inspirasi bacaan-bacaan kita pada hari ini, palingkurang ada tiga kekuatan cahaya bintang Yesus Kristus. Yang pertama ialahcahaya pertobatan. Kekuatan cahaya ini mampu mengubah hati dan budi yangcenderung berseberangan dengan jalan Yesus Kristus. Ini dimulai dengan Herodesdan seluruh Yerusalem yang ragu, heran atau kurang percaya dengan kehadiranYesus Sang Juru Selamat. Yesus sendiri, menurut Injil Matius pada hari ini,menyerukan pertobatan itu. Sudah waktunya untuk bertobat, dan jangan sampaiwaktu yang istimewa itu berlalu pergi tanpa ada pertobatan. Kedua ialah cahaya doa dan keteguhan hati. Sebuah hubunganyang dekat dan menyatu dengan Tuhan perlu dijamin oleh semangat doa dan iman.Tanpa kedua unsur ini, hubungan akan menjadi kaku dan akhirnya berhenti. SuratYohanes yang pertama dalam bacaan pertama menyebutnya sebagai permintaan danpermohonan kita kepada Tuhan, yang selalu menjadi isi doa-doa kita. Ketigaialah cahaya pelayanan. Yesus adalah bintang utama kita dalam pelayanan, danhari ini ia memberikan teladan dengan mengajar dan memberitakan Injil,melenyapkan sakit dan derita orang-orang, serta mengusir roh-roh jahat yangmenyiksa hidup orang-orang yang dirasuki. Pelayanan adalah kasih itu sendiri. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha baik,semoga kami senantiasa taat pada kehendak-Mu yaitu melakukan tugas-tugasKerajaan Allah yang sudah Engkau teladankan kepada kami. Salam Maria, penuhrahmat ... Dalam nama Bapa ...
Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono meninjau langsung pelayanan dan operasional Pelabuhan Tanjung Priok pada periode libur Natal dan Tahun Baru. AHY memastikan seluruh infrastruktur pendukung dalam kondisi siap untuk menghadapi lonjakan penumpang kapal laut. Pemberian diskon tiket turut meningkatkan volume penumpang, sementara kesiapan operasional kapal terhadap potensi cuaca buruk juga menjadi perhatian utama.#AHY #PelabuhanTanjungPriok #LiburNataru #TransportasiLaut #MenkoInfrastruktur #BeritaNasional
Panggilan Pelayanan
Pelayanan publik Polri kembali disorot. Wakapolri, Komjen Pol Dedi Prasetyo mengakui masih banyak pekerjaan rumah, terutama pada layanan digital dan kecepatan respons yang dinilai kalah cepat dibandingkan standar internasional maupun lembaga lain seperti pemadam kebakaran. Bahkan, sebagian masyarakat disebut lebih memilih menghubungi Damkar karena responsnya dinilai lebih sigap.Dalam episode ini, kami mengulas apakah benar Damkar kini lebih diminati masyarakat, atau justru pelayanan publik berbasis digital Polri yang perlu pembenahan mendasar.Bersama Pengamat Kepolisian ISESS, Bambang Rukminto, kami mengurai persoalan, tantangan, dan langkah perbaikan yang harus segera dilakukan.
Pembawa Renungan : RD. Dwi Joko Surabaya Luk. 17:7-10
Khotbah Keb 2 Minggu XIX Sesudah Pentakosta(Kebaktian Peneguhan Komisi Pelayanan)GKP Jemaat BandungMinggu, 19 Oktober 2025 Pk. 09.30 WIBTema : "Memperkuat Iman Melalui Persekutuan Orang Percaya"Bacaan Alkitab : Lukas 18:1-8Pelayan Firman : Pdt. Em. Krisna Ludia Suryadi, S.Th., PC.@GKP Bandung Oktober 2025Musik Pengiring Awal : by Viola Kristianada
Markus 1:35-39
Pemerintah menegaskan kewajiban bagi seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memiliki sertifikat resmi sebagai bentuk standarisasi pelayanan. Langkah ini dilakukan guna memastikan setiap layanan gizi yang diberikan kepada masyarakat memenuhi aspek keamanan, kualitas, dan profesionalitas tenaga penyedia layanan.Dengan adanya sertifikasi, SPPG diharapkan mampu memberikan pendampingan gizi yang terukur dan sesuai standar kesehatan nasional, sekaligus meminimalisir praktik layanan gizi yang tidak kompeten. Pemerintah juga menekankan bahwa sertifikat resmi akan menjadi dasar legalitas operasional, serta menjadi bentuk perlindungan bagi masyarakat penerima layanan.Kebijakan ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan mutu pelayanan publik, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menekan angka gizi buruk, stunting, dan permasalahan kesehatan lain yang berkaitan dengan asupan gizi masyarakat. Bagaimana implementasinya, dan apa manfaat bagi masyarakat?[TALK] Pakar Kesehatan Masyarakat/Epidemiolog dari Universitas Griffith, Dr. Dicky Budiman, B.Med., MD., MScPH., Ph.D
Komisi II DPR RI, Mohamad Toha mengapresiasi kualitas pelayanan yang dinilai sudah baik, hal ini disampaikan pada kunjungan kerja spesifik ke Mal Pelayanan Publik (MPP) di Tuntang, Kab. Semarang 17/9/2025. Namun, ada beberapa masukan penting terkait perbaikan infrastruktur khususnya jaringan internet dan fasilitas fisik, untuk meningkatkan efektivitas pelayanan masyarakat. Salah satu yang disorot adalah jaringan internet yg dinilai masih lambat di beberapa area.Bagaimana upaya penguatan pemerataan jaringan internet di daerah?Narasumber : Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah, Agung Hariyadi S.E., M.M
DPR RI resmi mengesahkan revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah dalam rapat paripurna di Senayan, Jakarta, Selasa 26 Agustus 2025. Dalam aturan baru tersebut, Badan Penyelenggara Haji resmi berubah menjadi Kementerian Haji dan Umrah. Regulasi ini diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan jemaah, perkembangan teknologi, serta penyesuaian dengan kebijakan terbaru Pemerintah Arab Saudi.Apa dampak dari perubahan Badan Penyelenggara Haji menjadi Kementerian Haji dan Umrah bagi pelayanan jemaah? Narasumber : Ketua Komnas Haji, Mustolih Siradj.
Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang.
Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang.
Pdt. Wigand Sugandi (TB) 2 Timotius 4 : 10
Pdt Dany Christopher
Pdm. Handoyo Salim (TB) 2 Korintus 5 : 15"Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka."
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 15 Februari 2025Bacaan:"Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."(Matius 22:39)Renungan: Ada sebuah peristiwa di tahun 2017. Seorang ibu muda bernama Cassey Fischer tinggal di Connecticut, Amerika. Suatu kali, ia menuju sebuah restoran. Saat masuk, ia melihat seorang gelandangan berdiri di pinggir jalan. Cassey mengajak gelandangan itu makan bersama dan bercakap-cakap di dalam restoran. Kemudian, tiba saatnya Cassey pergi untuk melanjutkan pekerjaan. Sebelum berpisah, gelandangan itu memberikan secarik kertas kepada Cassey. Ketika Cassey membuka kertas tersebut, ia membaca tulisan yang sangat menyentuh, "Aku akan bunuh diri hari ini, tetapi karena kamu, aku tidak jadi melakukannya. Terima kasih, cantik." Pelayanan kasih memang selalu akan menyentuh hati. Dunia ini mengajar kita untuk terus bersaing dan bertanding. Akibatnya, hati kita menjadi keras, kasar, bebal, dan jahat. Itu sebabnya, Tuhan mengajar kita untuk hidup dalam kasih. Hukum kasih bahkan menjadi hukum yang terutama. Mengapa? Karena itulah kebutuhan mendasar manusia. Semua rindu dikasihi dan, setiap pelayanan kasih akan membawa pemulihan. Jadi, mari terus menghidupi hukum kasih dan terus menerapkannya, maka kita akan melihat pemulihan hidup terjadi pada orang-orang yang kita kasihi. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, mampukanlah aku untuk menghidupi dan menerapkan hukum kasih-Mu, sehingga pemulihan terus terjadi di dalam diri ku dan orang-orang di sekitarku. Amin. (Dod).
KOMITMEN PELAYANAN KHOTBAH DI RADIO REPUBLIK INDONESIA (RRI) BENGKULU Sabtu, 21 Sept 2024 Siapakah orang yang MELAYANI TUHAN sejak dari kecil sampai masa tua dengan begitu konsisten? Mengapa orang bisa setia dalam komitmen hidup melayani Tuhan sampai tua? Siapa yang melayani Tuhan dengan kejujuran yang tidak kompromi dengan dosa? Mari temukan jawabannya dalam khotbah di RRI Bengkulu kali ini.
Ps. Rully Simorangkir - Sikap Hati Pelayanan
Ibadah Raya Lifehouse Community bersama Ps. Wigand Sugandi Setiap Minggu, Pk. 10:00 WIB Wang Plaza, Lt. 2
Pembawa Renungan: RP. Pionius Hendi, OFMCapPontianak Mat 23:23-26
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 200 (Matius 4:12-22): Berita penangkapan Yohanes Pembaptis telah sampai kepada Tuhan Yesus, maka Dia pergi ke daerah Kapernaum untuk memulai pelayanan-Nya. Dia menyerukan kedatangan Kerajaan Allah meneruskan pekerjaan yang dilakukan oleh Yohanes Pembaptis. Berakhirnya pelayanan Yohanes Pembaptis berarti dimulainya pelayanan Yesus dari Nazaret. Di manakah Yesus memulai pelayanan-Nya?
Satu pertanyaan yang sangat prinsip, “Mengapa Allah menciptakan manusia?” Seakan-akan pertanyaan tersebut sederhana, namun sejatinya tidak. Allah menghendaki satu makhluk yang kepadanya Allah ingin cinta-Nya dirasakan. Tetapi Allah juga ingin memiliki makhluk yang cintanya dapat Allah rasakan. Maka makhluk ini harus memiliki kehendak bebas. Didesain begitu rupa dengan pikiran dan perasaan yang juga dimiliki oleh Allah. Dengan... Continue reading →