POPULARITY
Categories
belajar kitab ibnu malik sebagai dasar untuk mempelajari ilmu nahwu dan shorof, semoga kita semua bisa mengambil barokahnya dan istiqomah. amiin yaa allah
Belajar bahasa Jawa, ketemu di radio, pengalaman sex, pengorbanan ngetake.
Ketidakmampuan individu atau kelompok untuk melakukan pembelajaran mendalam (deep-dive learning) merupakan salah satu fenomena paling kompleks dalam psikologi kognitif, teori organisasi, dan pendidikan dewasa. Sering kali diasumsikan secara awam bahwa guncangan hidup yang berat, seperti hukuman penjara dalam waktu yang lama, atau keterlibatan dalam intervensi edukatif yang terstruktur, seperti lokakarya dan pelatihan profesional, secara otomatis akan memicu introspeksi, kerendahan hati, serta transformasi perspektif. Namun, bukti empiris dan teoritis menunjukkan bahwa paparan terhadap krisis eksistensial maupun informasi baru sering kali gagal mengubah kerangka berpikir mendasar seseorang. Inkapasitas untuk belajar secara mendalam ini bukanlah sekadar akibat dari keterbatasan inteligensi formal atau kurangnya akses terhadap informasi. Sebaliknya, fenomena ini berakar pada struktur pertahanan kognitif, skema makna yang mengakar kuat, serta ketakutan psikologis terhadap kerentanan (vulnerability). Manusia memiliki kecenderungan kognitif bawaan untuk mempertahankan integritas ego dan pandangan dunianya (worldview), bahkan ketika realitas eksternal memberikan bukti yang secara eksplisit membantah andaian-andaian tersebut. Guna memahami mengapa seorang individu yang menjalani hukuman penjara selama satu dekade dapat keluar tanpa pencerahan moral dan justru memperkuat narasi pembenaran diri, serta mengapa peserta pelatihan kerap terjebak pada batas permukaan (lingkar pertama), diperlukan pembedahan analitis yang mengintegrasikan teori aksi Chris Argyris, teori pembelajaran transformatif Jack Mezirow, taksonomi lingkar belajar (learning loops), serta fenomenologi kesadaran Otto Scharmer. Mari belajar bersama, mengapa kita sulit melakukan deep dive?
Pdt. Wigand Sugandi (TB) Ulangan 34: 9
Two Indonesian students share their experiences of studying and living in Australia at the International Student Summit 2026 in Melbourne. - Dua mahasiswa Indonesia berbagi pengalaman kuliah dan tinggal di Australia pada International Student Summit 2026 di Melbourne.
Ini pertanyaan dari banyak orang. Untuk apa kita belajar lagi? Kan sudah ada AI#belajar #education #AI #artificialintelligence
Bagaimana cara belajar AI untuk diri sendiri agar tidak FOMO dan termakan oleh hype yang tidak perlu? Cari gurunya dulu. Seperti dalam agama, cari kyainya. Dalam AI ada banyak madzhab. Agar jelas "sanad"nya. Ini sama seperti yang menyukai musik juga sih.#belajarAI#AI
Sebetulnya kalau mau belajar itu ada banyak tempatnya. Sering heran dengan orang yang katanya mau belajar tapi tidak mau usaha.#belajar
Prestasi membanggakan datang dari Kabupaten Boyolali. Ibrahim Al Abrar, siswa kelas 6 SD asal Desa Genengsari, Kecamatan Kemusu, menerima surat apresiasi resmi dari NASA setelah menemukan dan melaporkan celah keamanan pada salah satu sistem publik lembaga antariksa Amerika Serikat melalui program Vulnerability Disclosure Policy (VDP).Di usianya yang belum genap 12 tahun, Ibrahim mempelajari dunia cybersecurity secara otodidak melalui internet, YouTube, serta memanfaatkan teknologi AI. Ketekunan dan rasa ingin tahunya membawanya meraih pengakuan dari lembaga antariksa dunia.Kisah Ibrahim menjadi bukti bahwa semangat belajar dan akses terhadap teknologi dapat membuka peluang untuk berprestasi di tingkat internasional.
Pdt. Ellya Makarawung (TB) 1 Samuel 15:22Tetapi jawab Samuel: "Apakah TUHAN itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara TUHAN? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan.
Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!
Bagaimana membangun budaya kerja yang berintegritas di lingkungan ASN? Pada obrolan hangat kali ini, kita akan membahas implementasi E-Learning ASN Berintegritas, sebuah platform pembelajaran yang dikembangkan KPK untuk memperkuat integritas bagi 6,7 juta ASN di seluruh Indonesia. Bersama narasumber dari Direktorat Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi KPK dan ASN Kementerian Perhubungan yang sudah menyelesaikan seluruh pembelajaran di E-Learning ASN Berintegritas, simak pengalaman, manfaat, serta dampak langsung dari pembelajaran ini dalam mendukung terwujudnya kinerja ASN yang berintegritas tinggi.Bagi para ASN di seluruh Indonesia, inilah saatnya menjadi bagian dari gerakan membangun budaya integritas. Ikuti E-Learning ASN Berintegritas, dan jadilah agen perubahan menuju Indonesia yang bersih bebas korupsi.
Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, - 248 - Belajar Baik Sangka dengan Takdir Allah - Wanita (1)
Ustadz Abu Yahya Badrusalam L.C. - 01 Metode Granada, 8 Jam Belajar bisa Menerjemah Al
Ustadz Nizar Saad Jabal, - M M.Pd. Belajar Kesantunan dan Kelembutan dari Rasulullah M M.Pd
KEPEMIMPINAN - Belajar dari Kitab 2 Korintus (bagian 2/2)
KEPEMIMPINAN - Belajar dari Kitab 2 Korintus (bagian 1/2)
Renungan D'Message || BELAJAR DARI KEMENANGAN DAUD II Ps. Steven Liem
KATA PEMRED #41PinterPolitik.comSenja turun pelan di sebuah kantor yang mulai dikosongkan. Para pegawai pulang satu per satu. Sebuah lampu meja di sudut ruangan lupa dimatikan, dan cahayanya yang kuning jatuh ke atas setumpuk kertas. Kertas itu tidak disentuh siapa pun. Ia hanya menunggu.Malam berjalan tanpa peristiwa. Tidak ada tangan yang datang, tidak ada langkah di koridor, tidak ada tinta yang dibubuhkan. Hanya jarum jam yang bergerak di dinding, pelan dan setia. Lalu pagi tiba. Kertas yang sama, yang semalam hanya benda mati di atas meja, kini memiliki bobot yang tidak ia punya kemarin. Sesuatu telah terjadi justru karena tidak ada yang terjadi.
Season 34 : THE FINALE
Ustadz Abu Haidar As Sundawy - Kiat Sukses Belajar & Mengajar - Ustadz Abu Haidar
Ustadz Abdurrahman Zahier - Belajar Parenting Dari Lukman Al Hakim
Belajar strategi pemasaran kini menjadi lebih mudah. Melalui episode ini, kami akan membedah salah satu fondasi paling krusial dalam dunia bisnis, yaitu positioning. Kami akan mengupas tuntas Positioning Concept, memahami perbedaan mendasar antara Brand Positioning dan Product Positioning, serta membagikan strategi efektif agar produk Anda menjadi pilihan utama yang langsung diingat oleh konsumen saat mereka membutuhkan solusi.
Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A - Pengantar Buku Belajar Akidah Ustadz Ammi Nur Baits
Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A - Belajar Memurnikan Tauhid Ustadz Ammi Nur Baits
Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A - Belajar Adab Ustadz Ammi Nur Baits
BARA DIGITAL MINISTRY
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 3 Juni 2026Bacaan: "Pergilah! Tuhan menyertai engkau." (1 Samuel 17:37b)Bacaan: Suatu hari, seorang pemuda melamar pekerjaan ke suatu perusahaan. "Selamat, Anda diterima menjadi supir di kantor ini. Mulai besok Anda sudah bisa bekerja," ucap manajer HRD kepada seorang pelamar. "Hmmm... maaf pak, bagaimana kalau saya bekerja mulai minggu depan saja?" jawab si pelamar. "Lho, mengapa begitu?" tanya manajer HRD keheranan. "Karena satu minggu ini saya harus kursus mengemudi terlebih dahulu, pak," jawab pelamar itu dengan mantap. Cerita tersebut memang hanya humor belaka. Terlepas dari itu, ada pelajaran menarik yang bisa kita ambil, yakni sikap berani si pelamar menerima tantangan sebagai supir padahal ia sendiri belum bisa mengendarai mobil. Sikap berani itu juga pernah ditunjukkan oleh Daud saat memutuskan untuk melawan Goliat. Kita tahu bahwa Daud tidak memiliki pengalaman perang sebelumnya, apalagi perang melawan raksasa yang selama ini ditakuti oleh bangsa-bangsa lain. la hanya mempunyai pengalaman melawan binatang buas, seperti singa atau beruang. Mengapa Daud berhasil mengalahkan Goliat padahal ia belum mempunyai pengalaman di medan perang? Karena Daud memutuskan dan maju berperang bersama Allah (ay. 45). Seperti halnya Daud, tantangan dalam kehidupan ini juga pasti ada. Tantangan dapat membuat nyali kita ciut, tetapi tantangan dapat membuat kita bertumbuh. Ini tergantung bagaimana kita merespon tantangan tersebut. Belajar dari Daud, hadapilah tantangan dalam hidup kita bersama Tuhan. Pandanglah Tuhan, bukan tantangan yang ada di hadapan kita! Dengan demikian, keberanian kita untuk menaklukkan tantangan akan semakin besar dan tantangan akan semakin kecil. Saat ini, sebelum kita beraktivitas, pastikan diri sendiri bahwa Tuhan ada dipihak kita, karena Dia adalah Sumber kekuatan dan keberanian kita untuk menaklukkan tantangan apapun yang ada di hadapan kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap tantangan yang aku hadapi selama ini. Aku bersyukur, selama aku mengandalkan Engkau, semua tantangan itu dapat aku lewati dengan baik. Amin. (Dod).
yang mau terjun jadi fotografer, cus dengerin penjelasan aku di episode ini ya.Happy Listening and Enjoy
KATA PEMRED #30PinterPolitik.comSelama 33 tahun Indonesia bisa menimbang setiap ton batu bara yang berlayar keluar dari pelabuhannya. Tapi berapa nilainya, dan berapa yang diam-diam lolos, tak pernah ia tahu. Di dermaga, segalanya bisa dihitung. Tongkang merapat, conveyor berderak, tonase tercatat sampai desimal terakhir. Harga yang sesungguhnya diputuskan di tempat lain. Di layar dagang yang jauh, di kontrak yang diteken di kota berpajak rendah, di selisih yang memilih untuk tidak pulang.Pada 20 Mei 2026, dari mimbar Rapat Paripurna DPR, Presiden Prabowo Subianto memutuskan menutup jarak antara kedua angka itu. Lewat Peraturan Pemerintah, ekspor 3 komoditas strategis kini menempuh satu pintu saja: kelapa sawit, batu bara, dan ferroalloy harus keluar lewat PT Danantara Sumberdaya Indonesia, pengekspor tunggal milik negara. Transisi dimulai 1 Juni, berlaku penuh 1 September. Bahasanya bahasa tata kelola. Tujuannya menutup kebocoran, menertibkan transfer pricing, dan memaksa devisa pulang.Tapi di balik bahasa teknis itu, ada peristiwa yang jauh lebih tua. Sebuah negara sedang belajar melihat.
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 12 Mei 2026Bacaan: "Mudah-mudahan Engkau berkenan akan ucapan mulutku dan renungan hatiku, ya TUHAN, gunung batuku dan penebusku." (Mazmur 19:15)Renungan: Setelah John. D. Rockefeller, pendiri Standard Oil, menemui tamu di kantornya, ia akan mengantar mereka hingga ke depan lift. Saat para tamu akan naik lift, seorang tak dikenal dengan penampilan lugu ikut masuk ke lift itu. la ikut turun dengan mereka dan menyeberang jalan bersama mereka. Setelah para tamu Rockefeller masuk mobil dan pergi, orang berpenampilan lugu itu kembali masuk ke gedung Rockefeller dan melaporkan dengan detail apa yang dikatakan para tamu selama di lift tadi. Ya, Rockefeller sudah punya "CCTV" dan "penyadap" sebelum teknologi tersebut dibuat. Rockefeller harus mengutus seseorang untuk memata-matai tamunya. Kita kini memakai teknologi untuk melakukannya. Namun, tanpa semua itu, Tuhan sudah mengetahui segala yang kita lakukan di tempat tersembunyi. la bahkan tahu apa yang kita pikirkan. Ada satu waktu ketika dua kakak Musa, Miryam dan Harun menggosipkan tentang Musa. Mulai soal istrinya yang bukan seorang Ibrani, merembet menjadi mempertanyakan tentang otoritas sang adik (benarkah Tuhan hanya berfirman melalui Musa saja, karena Tuhan juga pernah berfirman melalui Harun dan Miryam). Alkitab mencatat dengan jelas, "..kedengaranlah hal itu kepada TUHAN" (ay. 2). Miriam dan Harun mungkin berpikir hanya mereka berdua yang tahu pembicaraan itu, tapi kita bisa lihat bagaimana Tuhan tidak tinggal diam saat hamba-Nya difitnah dan digosipkan sembarangan. Ingatlah hal ini sebelum kita bergosip atau memikirkan hal-hal buruk tentang orang lain. Ingat bahwa Tuhan tahu apa yang kita katakan dan pikirkan. Kiranya ucapan, pikiran, dan perbuatan kita selalu berkenan di mata Tuhan (Mzm. 19:15). Biarlah semua yang benar, mulia, adil, suci, manis, sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji saja yang kita pikirkan (Flp. 4:8). Dua, kisah ini juga mengingatkan kita yang mungkin sering digosipkan bahkan menjadi korban fitnah, meski kita tak bersalah. Percayalah, Tuhan tidak akan membiarkan orang benar menderita. Tak perlu memikirkan cara membalas karena pada waktunya, Tuhan sendiri yang akan membela kita. Belajar dari kisah ini, biarlah kita bisa selalu menjaga sikap hati, pikiran, perbuatan, dan ucapan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, urapilah mulut dan perkataanku, sehingga dijauhkan dariku perkataan negatif dan gosip yang dapat melukai hati orang lain. Amin. (Dod).
#belajarbareng #kejadian #gpghwonosoboSyalom!Dalam episode kali ini, kita belajar kisah saat Ishak memberkati Yakub.Kiranya menjadi berkat untuk kita sekalian.Tuhan memberkati!
Episode #AnimalWelfareIndonesia dari podcast #KesejahteraanHewan ini adalah Konsep Sekolah Ramah Hewan (part 2).adalah Drh. Mikeu Paujiah, S.KH, M.M. (Program Lead AnimalWelfare.Id) dan Cisika Putri (Lead of General & Professional Education Division - AnimalWelfare.Id) membahas hal ini.Yuk dengarkan Podcast #KesejahteraanHewan ini!Btw, semua podcast dan materi edukasi bisa dikunjungi di website www.animalwelfare.id dan email kami di education@animalwelfare.id, instagram kami di @animalwelfare_id.Sumber : Animalwelfare.Id | Voice over opening & Closing : Eria Michelletti | Audio Editor : Tiwi.
For a Chinese-Indonesian Verdi Sulaeman, becoming an actor means defying stereotypes, carving his own path without his father's shadow and proving that the face of Indonesia has never been just one. - Bagi Verdi Sulaeman yang keturunan Tionghoa, menjadi aktor berarti melawan stereotip, membangun jalur sendiri tanpa bayang-bayang sang ayah, dan membuktikan bahwa wajah Indonesia tidak pernah hanya satu bentuk.
#belajarbareng #kejadian #gpghwonosoboSyalom!Dalam episode kali ini, kita belajar kisah Ishak yang menabur, berusaha, dan bekerja, meski ia telah mendapat janji berkat dari Tuhan.Kiranya menjadi berkat untuk kita sekalian.Tuhan memberkati!
Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A. - Belajar Bersyukur yang Benar
Ustadz Nizar Saad Jabal Lc. M.Pd. - Belajar Ilmu Waris, Part 2
In an increasingly connected world, many Indonesian students are choosing to pursue their education in Australia. What factors influence their decision-making when choosing a program? - Dalam dunia yang semakin terhubung, banyak mahasiswa Indonesia yang memilih untuk melanjutkan pendidikan di Australia. Apa yang jadi pertimbangan mereka saat memilih program studinya?
Hai, Tetangga kesayangan!
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 16 Maret 2026Bacaan: "Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya." (Matius 25:13)Renungan: Suatu hari seseorang bertanya kepada seorang pemimpin agama, apakah yang akan ia lakukan jika ia mengetahui bahwa Tuhan akan datang menjemputnya esok hari. Dia menjawab, "Saya akan pergi tidur dan bangun esok paginya dan melanjutkan pekerjaan karena saya ingin la menemukan saya sedang melakukan tugas yang la perintahkan." Demikian kita pun akan memberikan jawaban ketika kita diberitahukan tentang "dead line' atau akhir dari kehidupan kita. Namun sayangnya kebanyakan kita tidak akan pernah tahu kapan 'dead line' kehidupan kita. Seperti perumpamaan tentang lima gadis bijaksana dan lima gadis bodoh yang tidak mengetahui kapan waktu kedatangan sang mempelai pria. Selanjutnya dikatakan bahwa pelita mereka hampir padam. Lima gadis bijaksana memiliki cadangan minyak dan segera membereskan pelita mereka. Sementara, lima gadis bodoh yang lain pergi membeli minyak, namun pada saat itulah mempelai datang. Lima gadis yang bijaksana masuk dalam perjamuan kawin, dan lima gadis bodoh lainnya tertinggal. Yesus mengakhiri perumpamaan ini dengan memberikan sebuah pernyataan, "Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya." Demikianlah, Yesus menyatakan bahwa hanya ada dua pilihan situasi ketika kita menghadapi 'dead line' kehidupan ini, yaitu: siap atau tidak! Lima gadis yang bijaksana mengambil sebuah tindakan yang tepat dan penuh hikmat untuk mengantisipasi waktu kedatangan mempelai yang tidak dapat diprediksi, yaitu dengan membawa cadangan minyak agar pelita mereka tetap bisa menyala selama masa penantian. Sementara lima gadis yang lainnya dikatakan bodoh karena sekalipun mereka melihat bagaimana lima rekan mereka membawa cadangan minyak, mereka tidak meneladani apa yang mereka lihat. Demikianlah kita pun akan mengalami akhir hidup yang sama dengan lima gadis yang bodoh ini ketika kita masa bodoh saat melihat begitu banyak orang percaya lainnya yang menjalani kehidupan yang takut akan Tuhan dan mengalami pertumbuhan rohani yang signifikan. Setiap minggu mereka yang bijaksana tekun beribadah, sementara kita tetap tinggal di rumah saja. Mereka tekun membaca Alkitab, kita tekun membaca WA dan medsos. Mereka rajin berdoa dan memuji Tuhan, kita rajin nonton drama Korea. Mereka belajar menyisihkan waktu untuk melayani, kita masih sibuk hidup hura-hura. Mereka melatih diri untuk hidup dalam kekudusan, kita masih berkutat dalam dosa. Mereka menggunakan kesempatan hidup dengan menjadi berkat, sementara kita menyia-nyiakan waktu yang ada. Demikianlah, Yesus menyampaikan perumpamaan ini agar kita menjadi bijak dengan berkaca pada tindakan yang tepat dan berhikmat yang dapat kita teladani dari kesalehan dan kedewasaan rohani orang-orang yang ada di sekitar kita. Ingatlah bahwa hidup ini adalah sebuah kesempatan agar kita bisa belajar menjadi lebih baik, lebih bijak, dan lebih berjaga-jaga! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk menjadi orang yang bijak dan berhikmat, dengan meneladani perbuatan baik dari orang-orang lain. Amin. (Dod).
Tahapan Dalam Belajar adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Kitab Tadzkiratus Sami’ wal Mutakallim fi Adabil ‘Alim wal Muta’allim. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Dr. Emha Hasan Ayatullah pada Sabtu, 19 Sya’ban 1447 H / 7 Februari 2026 M. Kajian sebelumnya: Mengawali Pendidikan dengan Hafalan Al-Qur’an Kajian Islam Tentang Tahapan Dalam Belajar Pembahasan kali ini menitikberatkan pada poin […] Tulisan Tahapan Dalam Belajar ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 8 Februari 2026Bacaan: "Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu." (Yohanes 12:3) Renungan: Kisah Tuhan Yesus diurapi oleh Maria merupakan kisah yang memiliki makna yang sangat kaya dan sangat dalam. Namun kita akan melihat kisah ini dari permukaan yang nampak sangat jelas. Maria mengurapi kaki Tuhan Yesus dengan minyak narwastu yang sangat mahal. Tiga ratus dinar yang setara dengan upah pekerja hampir selama 1 tahun pada saat itu. Tuhan Yesus menerima perbuatan baik Maria, bahkan memujinya sebagai peringatan akan kematian-Nya. Namun Yudas menilai perbuatan tersebut sebagai pemborosan besar dengan kedok membantu orang-orang miskin. Dari fakta-fakta ini, kita bisa menarik kesimpulan bahwa Tuhan Yesus menerima sepenuhnya kebaikan Maria, walaupun la sendiri adalah sumber kebaikan dan belas kasihan. Namun, salah satu murid Nya menentang hal tersebut karena menggunakan sudut pandang untung rugi. Mungkin saja penilaian Yudas tidak salah, mengingat secara ekonomis nilai minyak narwastu tersebut sangat tinggi. Namun Tuhan Yesus menggunakan sudut pandang yang melampaui perhitungan untung rugi secara ekonomi, yaitu sudut pandang kasih dan ucapan syukur Maria. Tindakan Maria ini merupakan ucapan syukur kepada Tuhan karena kasih, anugerah dan kebaikan yang telah ia terima. Ada kalanya kita merasa enggan untuk menerima kebaikan orang lain, terlebih lagi ketika kita melihat status ekonomi orang tersebut berada di bawah kita. Mungkin kita merasa bahwa kitalah yang seharusnya menolong dia, bukan sebaliknya. Namun terkadang dengan menolak kebaikan orang lain, itu merupakan salah satu bentuk kesombongan rohani yang tersembunyi. Kita menempatkan diri sendiri dalam posisi yang lebih tinggi, dan dia dalam posisi yang tidak berdaya. Dengan kata lain, kita menghalangi orang tersebut untuk mempraktikkan kasih atau ucapan syukur atas kebaikan yang pernah ia terima. Belajar dari Tuhan Yesus yang menggunakan sudut pandang melampaui perhitungan untung rugi, kita pun harus belajar untuk menerima kebaikan orang lain apa adanya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tolong aku untuk bisa menghargai kebaikan orang lain, sehingga orang tersebut akan bersukacita bisa melakukan kebaikan. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 3 Februari 2026Bacaan: Kata Daud kepada Salomo: "Anakku, aku sendiri bermaksud hendak mendirikan rumah bagi nama TUHAN, Allahku." (1 Tawarikh 22:7)Renungan: Salah satu ambisi terbesar Daud Dialah membangun Bait Allah. Saat itu, ia telah menjadi raja Israel dan telah membangun istananya yang megah, setelah ia mengalahkan musuh-musuh Israel. Daud tahu, semua yang diperolehnya adalah karena anugerah Tuhan. Saat itu, tabut Tuhan simbol kehadiran Tuhan di tengah umat-Nya-tetap berada di bawah tenda. Lalu, ia ingin membangun sebuah rumah yang megah untuk Tuhan. Namun, Tuhan menolak kerinduan hati Daud. Alasannya, karena Daud telah menumpahkan banyak darah. Tuhan pun memberitahunya bahwa Salomo, anaknya, yang akan mendirikan rumah itu bagi-Nya. Bagaimana reaksi Daud? la sepenuhnya tunduk kepada Tuhan. la menerima kehendak Tuhan dengan rendah hati. Namun ia tidak begitu saja lepas tangan. la membagikan kerinduan itu kepada Salomo. la juga menunjukkan dukungannya dengan menyediakan berbagai persiapan yang dibutuhkan agar kelak Salomo lebih mudah melaksanakannya. Daud menyediakan sangat banyak emas, perak, tembaga, besi, kayu, batu, serta para ahli bangunan. Tindakan Daud ini menolong kita memahami bahwa jika kita ingin melakukan sesuatu yang kita yakini menyenangkan hati Tuhan, namun Dia memilih orang lain yang melakukannya, maka tindakan terbaik kita ialah mendukungnya sepenuh hati. Karena Tuhan tahu siapa yang paling tepat untuk Dia pakai. Yang lebih penting ialah, Tuhan dimuliakan melalui pekerjaan-pekerjaan dan pelayanan anak-anak-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kelapangan hati untuk menerima kelebihan orang lain. Lepaskan iri hati dalam diriku, sebab aku percaya di dalam kekuranganku selalu ada kelebihan yang telah Kau percayakan untukku. Amin. (Dod).
Dari renovasi kamar mandi → bos #property Aussie. Ko Iwan Sunito merintis dari nol dan harus ngelewatin near death experience sebelum bisa sampai di posisi CEO. Sejam ke depan merangkum 20 tahun insight #bisnis dan #leadership beliau. Catet, praktekin, share kalau lo merasa berguna, biar temen lainnya bisa growTonton obrolan lengkap gue bareng Ko Iwan di The Compound Club ➡️ https://fellexandroruby.com/deep-dive-from-pangkalan-bun-to-australia/Timestamp00:00 Opening03:59 Paradigm Shift: From Inferior to Superior08:59 Learning Slow is Faster11:39 Everybody Can Be Successful13:31 Talent Is Not Born but Grown17:45 Perseverance, Perspiration & Speaking Life26:50 Be Grateful for Every Trial30:51 Live For Another Day37:57 How to Get $1M: Start with Your Why
In November 2025, GamelandAnanda hosted a gamelan meeting, which was attended by nine gamelan groups from Victoria. The purpose of this event is to promote traditional instrumental music in Java and Bali, which includes percussion instruments as well. - Pada bulan November 2025, GamelanDanAnda menyelenggarakan pertemuan gamelan, yang diikuti oleh sembilan grup gamelan dari Victoria. Tujuan acara ini adalah untuk mempromosikan musik instrumental tradisional dari Jawa dan Bali itu, yang meliputi instrumen perkusi pula.
Pembawa Renungan : RP. Vincent Widi, MGL Manila - Filipina Luk 2:36-40.
Belajar langsung sama otak di balik campaign #viral rumah dalam mall-nya Arief Muhammad: Fauzan Sahab, CEO Lifetime Design. Banyak banget insight daging yang bibakalsa lo dapetin dari tujuh belas tahun bangun #bisnis—dari hiring orang yang tepat, manage team 300 orang, dan client #retention yang jadi rahasia usaha bertahan long term.
Hai Tetangga Kesayangan!Di episode kali ini, kita ngobrol bareng Panji Sakti, seorang musisi yang punya perjalanan batin yang dalam dan penuh kejutan. Dari cerita tentang sedekah yang diterima Allah tanpa harta, sampai pembahasan soal jiwa, roh, raga, dan apa yang sebenarnya kembali kepada Tuhan… semuanya bikin kita mikir ulang tentang hidup.Panji juga berbagi bagaimana titik “terendah” dalam hidup sebenarnya bukan kehancuran, tapi momen ketika Tuhan sedang membersihkan dan menarik kita lebih dekat. Ada rasa sakit, tapi ada juga kedalaman makna yang sering kita lewatkan.Dan sebagai musisi, Panji punya pandangan jujur soal kejujuran dalam berkarya bahwa setiap kata, doa, dan tindakan harus lahir dari hati yang benar-benar sadar akan Tuhannya.Buat kamu yang lagi nyari jawaban, lagi butuh pegangan, atau cuma mau menenangkan hati, episode ini bisa jadi ruang refleksi yang lembut tapi ngena banget.
Learn how to talk about swimming in English. - Mari belajar bagaimana membicarakan tentang berenang dalam bahasa Inggris.