POPULARITY
Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 13 Juli 2026Bacaan: "Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku." (Mazmur 27:10)Renungan: Pada tahun 1967, seorang laki-laki bernama Joni Eareckson umur 17 tahun meloncat ke danau untuk menyelam. Namun karena salah perhitungan, dia cedera tulang belakang. Sejak hari itu dia lumpuh dari leher ke bawah. Dunia Joni runtuh. Orang tuanya sedih, teman-temannya menjauh. Dia marah sama Tuhan. "Kenapa aku? Kenapa Tuhan izinkan ini?" Di tempat tidur rumah sakit, dia merasa benar-benar ditinggalkan. Fisiknya lemah, masa depannya gelap, dan dia merasa tidak ada yang mengerti. Tapi di titik paling hancur itu, Joni mulai membuka Alkitab. Mazmur 27:10 jadi pegangannya: "Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku." Tuhan tidak menyembuhkan tubuhnya. Tapi Tuhan menyambut dia. Dari kursi roda, Joni menjadi pelukis dengan kuas di mulut, penulis 40 buku, dan pendiri yayasan yang menolong ribuan penyandang disabilitas di seluruh dunia. Dia berkata, "Tuhan tidak selalu mengeluarkan kita dari air, tapi Dia selalu masuk ke dalam air bersama kita." Daud menulis mazmur di atas ini saat dia dikejar-kejar, difitnah, bahkan mungkin ditinggal orang terdekatnya. "Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku", ini merupakan kalimat yang paling menyakitkan. Keluarga seharusnya jadi tempat paling aman. Tapi Daud berkata, bahkan tempat paling aman itu mengecewakan. Kalimat selanjutnya, "...namun TUHAN menyambut aku", itu merupakan kalimat yang meneguhkan dan menguatkan karena itu berarti Tuhan mengumpulkan, merangkul dan membawanya pulang. Mazmur ini mengajarkan kita bahwa pengharapan tidak boleh hanya ditaruh di tangan manusia tetapi di tangan Tuhan. Manusia bisa gagal, bisa pergi, bisa melukai. Tapi Tuhan tidak pernah. Dia selalu jadi rumah yang tidak pernah menolak kita pulang. Sebagai pengikut Yesus kita pasti pernah merasa "ditinggalkan", antara lain ditinggalkan orang. Teman yang unfollow karena kita beda pilihan. Keluarga yang tidak mendukung panggilan kita. Rekan kerja yang menikam dari belakang. Rasanya sakit. Tapi ingat, Tuhan menyambut kita. Dia tidak pernah meng-unfollow kita. Kita juga mungkin pernah ditinggalkan harapan. Doa belum dijawab, pintu kerja tertutup dan rencana gagal. Rasanya Tuhan diam, tetapi ternyata dia tetap "menyambut" artinya Dia tetap dekat. Dia peluk kita di tengah penantian kita. Kita juga mungkin pernah ditinggalkan diri sendiri. Kita kecewa pada diri sendiri sehingga kita berkata, "Aku gagal lagi". Tapi Tuhan berkata, "Aku tidak meninggalkan kamu. Aku mengumpulkan kepingan harapanmu satu persatu." Sebagai pengikut Yesus, kita dipanggil juga untuk menjadi "tangan Tuhan yang menyambut". Ketika melihat rekan kerja yang dikucilkan, murid yang diabaikan, keluarga yang kesepian, jadilah rumah bagi mereka, karena kita sudah lebih dahulu disambut Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tidak pernah meninggalkan aku. Ampunilah aku kalau aku sering mencari penerimaan di tempat yang salah. Hari ini aku mau pulang dan berlindung dalam pelukan-Mu. Pakailah aku juga untuk menyambut orang-orang di sekitarku yang merasa ditinggalkan. Amin. (Dod).
Renungan D'Message || Siap Menyambut Kedatangan Kristus II Ps. Steven Liem
Arsitek Ibadah: Pedoman Merancang Ibadah yang Alkitabiah, Autentik, dan RelevanOleh: Constance M. Cherry
Daerah Kerja Makkah hari ini bersiap menyambut kedatangan jemaah haji gelombang kedua yang mendarat melalui Bandara Jeddah. Kadaker Makkah, Ihsan Faisal, menyatakan pada hari pertama, sebanyak 15 kloter dijadwalkan tiba, dengan kloter SOC 44 asal Solo sebagai rombongan pertama.BEH/MCH2026
KEMENTERIAN HAJI DAN UMRAH REPUBLIK INDONESIA MEMBERLAKUKAN STANDAR OPERASIONAL YANG KETAT DALAM MENYAMBUT KEDATANGAN JEMAAH HAJI DI MADINAH // SELAIN FOKUS PADA PELAYANAN FISIK / PENGAMANAN DOKUMEN PENTING SEPERTI PASPOR MENJADI PRIORITAS UTAMA SEBELUM JEMAAH MENUJU KAMAR HOTEL. LAPORAN : BHERY HAMZAH
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 2 Mei 2026Bacaan: "Sebab, juga waktu kami berada di antara kamu, kami memberi peringatan ini kepada kamu: jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan" (2 Tesalonika 3:10) Renungan: Pengkotbah mengatakan segala sesuatu ada waktunya, termasuk di dalamnya adalah waktu bekerja, karena untuk segala hal dan segala pekerjaan ada waktunya." Ini berarti selagi masih ada kesempatan untuk bekerja, manusia diwajibkan untuk melakukan pekerjaannya guna memenuhi kebutuhan sandang dan pangannya. Bahkan di dalam kitab Amsal manusia diminta belajar dari semut tentang bagaimana harus bekerja, yakni tidak boleh malas. Selagi masih ada kesempatan untuk mengumpulkan makanan, semut akan mengumpulkan makanannya pada waktunya (Ams. 6:6-8). Peristiwa tentang "Manna" di padang gurun Sin memberikan pengajaran kepada umat Israel agar mereka tidak bermalas-malasan bekerja, mengambil berkat yang sudah Tuhan sediakan menurut keperluan mereka. Setiap pagi Tuhan selalu menyediakan manna bagi umat Israel. Mereka boleh mengambil sesuai kebutuhan masing-masing sehingga mereka tidak akan kelaparan. Akan tetapi, ketersediaan manna tersebut ada batas waktunya. Manna disediakan pada waktu pagi hari. Kalau mereka terlambat bangun untuk menyambut berkat yang sudah Tuhan sediakan, maka mereka akan kehilangan kesempatan karena manna akan menjadi cair ketika matahari panas. Pengajaran yang sama juga ditujukan untuk umat Tuhan masa kini. Di dalam kehidupan sehari-hari, sesungguhnya Tuhan juga sudah menyediakan berkat di sekitar kita. Untuk menyambut atau tidaknya, kembali kepada diri kita masing-masing. Hal yang jelas kita tidak boleh malas. Alkitab mengatakan, "...jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan," (2 Tes. 3:10). Jadi, jika kita ingin mendapatkan berkat yang sudah Tuhan sediakan, maka kita harus mau bekerja pada waktunya. Tuhan sebagai penyedia berkat sudah memberikan berkat-Nya setiap hari. Bagian kita adalah bekerja dengan rajin dan sungguh-sungguh untuk menyambut berkat Tuhan sebelum terlambat. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tambahkanlah kerajinan dalam diriku, sehingga aku semakin semangat bekerja untuk menerima setiap berkat-Mu. Amin. (Dod).
Ustadz Abu Haidar As Sundawy - Bahagia Menyambut Ramadhan
Ustadz Abu Haidar - Bahagia Menyambut Ramadhan
Ustadz Ali Hasan Bawazier - Persiapan Salaf Menyambut Akherat
Menyikapi hasil sidang isbat Kementerian Agama, potensi perbedaan dalam penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah diperkirakan kembali terjadi di tengah umat Muslim di Indonesia.Perbedaan ini umumnya disebabkan oleh metode yang digunakan dalam menentukan awal bulan Hijriah, yakni antara rukyat atau pengamatan hilal secara langsung, dan hisab atau perhitungan astronomi.Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga persatuan dan saling menghormati perbedaan yang ada. Momentum Idul Fitri sejatinya menjadi ajang mempererat silaturahmi, bukan memperlebar perbedaan.Pemerintah melalui Kementerian Agama juga mengajak seluruh umat untuk menyikapi hasil sidang isbat dengan bijak, serta mengikuti keputusan sesuai keyakinan masing-masing tanpa menimbulkan perpecahan.Dengan semangat toleransi dan kebersamaan, perbedaan dalam penetapan Hari Raya diharapkan tidak mengurangi makna kemenangan yang hakiki setelah menjalani ibadah di bulan Ramadan.TALK :: Anggota Komisi Fatwa MUI Pusat yang juga Dosen Hukum Pidana Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, DR. KH M. Nurul Irfan & Dosen Universitas Islam As-syafiiyah/pendakwah Ustaz Abdul Hamid
Menyambut bulan suci Ramadhan 2026, Endgame kembali menghadirkan Bapak M. Quraish Shihab untuk menebar pesan-pesan kebersamaan dan perdamaian.Episode ini membahas pentingnya mencari titik temu perbedaan dari berbagai keragaman agama dunia.#Endgame #GitaWirjawan #QuraishShihab------------------Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia', sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.idSudah baca? Tinggalkan review-mu di sini: / what-it-takes
Menyambut bulan puasa yang bertepatan dengan tahun kuda api, kabarnya membuat rasa haus terasa seperti dicambuk dan didera sepanjang hari. Namun, rasa haus itu belum seberapa dibandingkan dengan rasa malu kepergok minum air galon otomatis di rumah sakit karena khilaf siang bolong.Pada episode awal Ramadan ini, kami mengundang seorang tamu "spesial", pengurus pusat salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia (tapi versi anaknya karena kami tidak sanggup membayar bapaknya), untuk membahas survival guide menghadapi bulan suci.
In the run-up to Ramadan, the main point of preparation is to pay off debts, both last year's fasting debt and other worldly debts, so that worship can be conducted with a clean heart. - Menjelang Ramadan, poin utama persiapan adalah melunasi hutang, baik hutang puasa tahun lalu maupun hutang duniawi lainnya, agar ibadah dapat dijalankan dengan hati yang bersih.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membeberkan sejumlah persiapan dalam rangka menyambut bulan Ramadan di Jakarta. Pramono menyebut wajah Jakarta akan berubah mulai tanggal 18 mendatang.
Millions of people around the world will soon welcome the Year of the Horse. An important part of the celebration of the Chinese New Year for many communities is the lion dance, which is said to bring good luck and prosperity in the new year. - Jutaan orang di seluruh dunia akan segera menyambut Tahun Kuda. Bagian penting dari perayaan Tahun Baru Imlek bagi banyak komunitas adalah tarian singa, yang konon membawa keberuntungan dan kemakmuran di tahun baru.
MENATA HATI MENYAMBUT RAMADHANUstadzah Teh Fera KusmerlinKajian Perdana Ummahat AssofiaTerbuka untuk umum MUSLIMAHSelasa, 03 Februari 2026 / 15 Sya'ban 1447HPukul 09:00 - 11:00 WIBdi Masjid As-Sofia, Bogorمَنْ سَلَكَ طَرِيْقًايَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا,سَهَّلَ اللهُ لَهُ طَرِيْقًا إِلَى الجَنَّةِ . رَوَاهُ مُسْلِم Siapa saja yang menempuh satu jalan (cara) untuk mendapatkan ilmu, maka Allah pasti mudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim) LIVE Streaming: ~ Youtube.com/@DiMediaTV - https://youtube.com/live/i2052dO7PJU?feature=share~ Youtube.com/@assofiamasjid - https://youtube.com/live/VxQOnFVXens?feature=share~ IG @DiMediaTV~ IG @MasjidAsSofia~ Facebook DiMediaPage - https://www.facebook.com/events/1673420730697489/~ Tiktok DiMediaTV~ IG @Ummahat.AssofiaLIVE Delay:-- Spotify: Dimedia Radio Masjid As-Sofia, Jl. RE. Martadinata 46-48, Kel. Ciwaringin, Kota Bogor, Phone: 0811 1226 242, IG @MasjidAsSofia Rekening Donasi:BRI 0387-01-111222-30-1 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) BSI 7265 516 078 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) BSI 7158 607 195 a.n. Masjid As Sofia (Infaq Kajian & Majelis Ilmu)Mari beramal jariyah bagi tersebarnya ilmu, dakwah & perjuangan dijalan Allah melalui donasi biaya operasional dan wakaf peralatan LIVE Streaming, via QRIS atau transfer ke Rekening BSI 7149 665 026 an. DiMediaTV. "Di era informasi sekarang ini penting memanfaatkan media untuk dakwah dan menghadapi opini negatif. Kita manfaatkan semua sarana dan prasana untuk menyiarkan Islam dengan baik, dan lakukan klarifikasi atau membantah jika ada fitnah terhadap Islam." (KH Didin Hafidhuddin).Jadikan Dakwah Sebagai Poros dari Aktifitas kita sehari-hari sebagaimana Rasulallah SAW, oleh sebab itu jadikan video ini sebagai amal jariyah dakwah Anda juga dengan cara "Like, Comment, Save, Subscribe & Share" ----- #DiMediaTV #masjidassofia #dimediaradio #DiMedia #AlKhansa #sahabatalkhansa #live #livestream #livestreaming #kajianbogor #kajianislami #kajianmuslimah #nasehatislami #nasehat #infokajianbogor #infokajian #infokajiansunnah #obs #obsstudio #obsstudiolive #obslivestream #obslive #allah #allahmahamengetahui #tazkiyatunnafs #tazkiyatunnufus #fiqihwanita #fiqihpuasa #fiqihrumahtangga takwa,ketakwaan,taat,kataatan, khutbah,khotbah,tausiah,tausiyah,ceramah,kajian,dimedia,dimediatv,dimedia tv,masjid assofia,masjid assofia bogor,Obs,Obs Live Stream,Obs Live,Obs Studio,Obs Studio Live,Ummahat Assofia,Ummahat Assofia Bogor,Fiqih Wanita,Fiqih Rumah Tangga,Teh Fera,Ustadzah Teh Fera,Teh Fera Kusmerlin,Ustadzah Teh Fera Kusmerlin,
Ustadz Abdul Hakim Bin Amir Abdat - Bekal Untuk Menyambut Bulan Ramadhan
Menyambut Tahun Baru 2026, harapan kembali disematkan. Harapan sederhana namun berat: kondisi negeri ini bisa lebih baik dari 2025. Pertanyaannya, apakah itu realistis atau justru utopis?Pergantian tahun selalu membawa optimisme. Namun optimisme tak hidup di ruang hampa. Ia bertemu dengan realitas—harga kebutuhan pokok, lapangan kerja, stabilitas hukum, bencana alam, hingga kepercayaan publik terhadap negara. Di sinilah harapan diuji: apakah sekadar doa tahunan, atau komitmen bersama untuk berubah.Bagi sebagian masyarakat, berharap negeri ini membaik adalah sesuatu yang realistis. Dengan syarat: kebijakan publik lebih berpihak pada rakyat, penegakan hukum konsisten, dan negara hadir bukan hanya saat krisis, tetapi juga dalam keseharian. Harapan menjadi masuk akal ketika kerja nyata terlihat, bukan sekadar narasi.Namun bagi yang lelah oleh janji yang berulang, harapan itu terasa utopis. Ketika masalah struktural tak kunjung selesai dan suara warga kerap terabaikan, optimisme pun menipis. Tahun baru datang, tapi persoalan terasa tetap sama.Di antara realistis dan utopis, harapan seharusnya tetap hidup. Bukan sebagai angan-angan kosong, melainkan sebagai pengingat bahwa masa depan Indonesia ditentukan oleh pilihan hari ini—oleh pemimpin yang berani bertanggung jawab, dan oleh warga yang tak berhenti peduli.Tahun 2026 mungkin tak langsung sempurna. Tapi jika ada kemauan untuk memperbaiki, harapan itu bukan utopia. Ia adalah pekerjaan rumah bersama.Talk :: Budayawan, Sudirman & Analis Netnography Politik dari Pusat Literasi Komunikasi Politik Univ Nasional - Dr. Irfan Fauzi Arief MSI
Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat - Bekal Untuk Menyambut Bulan Ramadhan
Pembawa Renungan : RP. Antonius Rajabana, OMI Jakarta Luk. 17:26-37
Narasumber: 1. Sekretaris Jenderal Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia, Timboel Siregar, S.Si., S.H., M.M. 2. Kordinator Advokasi Peduli Buruh Migran Remon J Kusnadi
Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc. - Menyambut 10 Malam Paling Indah
Episod Peram kali ini, kita sembang tentang Hari "Perayaan" pada tarikh tertentu.Instagram Thinker: https://www.instagram.com/thinker.studios/?hl=enHear us on Spotify: https://open.spotify.com/show/5KXoqorpVXT9sIVq8lYMyK
Pengajian Pesantren Al Istiqlaliyyah Cilongok Pasar Kemis 24 Desember 2017
Menyambut dengan Keramahan, Melayani dengan Kesungguhan – Minggu Biasa (Pagi 1) Pengkhotbah : Pdt. Asigor Sitanggang Tema : Menyambut dengan Keramahan, Melayani dengan Kesungguhan Bacaan : Kejadian 18:1-10a*; Mazmur 15; Kolose 1:15-28; Lukas 10:38-42 Minggu, 20 Juli 2025 – Minggu Biasa (Pagi 1) @GKI Peterongan Semarang https://youtu.be/EUt2myBty4w
Menyambut dengan Keramahan, Melayani dengan Kesungguhan – Minggu Biasa (Pagi 2) Pengkhotbah : Pdt. Asigor Sitanggang Tema : Menyambut dengan Keramahan, Melayani dengan Kesungguhan Bacaan : Kejadian 18:1-10a*; Mazmur 15; Kolose 1:15-28; Lukas 10:38-42 Minggu, 20 Juli 2025 – Minggu Biasa (Pagi 2) @GKI Peterongan Semarang https://youtu.be/zRKsS9_sMXU
Menyambut dengan Keramahan, Melayani dengan Kesungguhan – Minggu Biasa (Sore 5 p.m) Pengkhotbah : Pdt. Asigor Sitanggang Tema : Menyambut dengan Keramahan, Melayani dengan Kesungguhan Bacaan : Kejadian 18:1-10a*; Mazmur 15; Kolose 1:15-28; Lukas 10:38-42 Minggu, 20 Juli 2025 – Minggu Biasa (Sore 5 p.m) @GKI Peterongan Semarang https://youtu.be/mYOQSAy0hDE
Musim panas 2025 ini dipenuhi dengan judul judul terpanas yang mungkin bisa membuat anda penyuka anime jadi panas juga. Kru RRD ngebahas judul mana aja yang paling bikin kita penasaran dan siapa yang akan menang best girl di musim ini. Langsung cek !!!!Temui RRD di Twitter | Instagram | YouTube | DiscordSupport kita via TrakteerRRD Podcast: Rame Rame Diskusi | Rasa Rasanya Digangguin | RRD RADIOBusiness Inquiries: republikrakyatdelusi@gmail.com
Pada minggu Perayaan Roti Tidak Beragi, Yesus Mesias menyuruh Petrus dan Yohanes pergi menyediakan jamuan Paskah untuk Dia, mereka, dan para murid-Nya yang lain. Apabila mereka bertanya di mana Yesus hendak mereka menyediakan jamuan itu, Dia memberi perintah rahsia yang sangat spesifik dan luar biasa (rujuk Lukas 22:10-12).Alkitab menyatakan bahawa "mereka pergi ke kota [Yerusalem] dan mendapati SEMUA [EVERYTHING] seperti yang dikatakan Yesus kepada mereka" (Lukas 22:13)
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2025. Apel gelar pasukan ini dilaksanakan di Lapangan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, pada hari Kamis.Dalam apel gelar pasukan tersebut, Kapolri menyalami pasukan dan memeriksa peralatan petugas yang akan turun ke lapangan untuk pengamanan mudik 2025.
Ustadz Najmi Umar Bakkar - Sifat Puasa Nabi ﷺ Kesalahan-kesalahan Saat Menyambut Bulan Ramadhan
Menyambut Ramadhan Dengan Tekad Dan Ilmu merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abdullah Zaen, M.A. Hafidzahullah pada Senin, 03 Ramadhan 1446 H / 03 Maret 2025 M. Ceramah Agama Islam Tentang Menyambut Ramadhan Dengan Tekad Dan Ilmu Ada banyak doa yang kita panjatkan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala yang dikabulkan. Baik itu dalam urusan duniawi maupun dalam […] Tulisan Menyambut Ramadhan Dengan Tekad Dan Ilmu ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Ustadz Maududi Abdullah, Lc. - Nasihat Menyambut Ramadhan
Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A. - Mutiara Sahur- Bagaimana Kita Menyambut Bulan Ramadhan
Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A. - Khutbah Jumat- Bersungguh-sungguh Menyambut Ramadhan
Ustadz Maududi Abdullan, Lc. - Nasihat Menyambut Ramadhan
Ustadz Maududi Abdullan, Lc. - Menyambut Ramadhan Sesuai Tuntunan
Kali ini, Chef Gungun Handayana, Executive Chef Unilever Food Solutions, datang ke podcast. Kita akan membahas fenomena hal apa saja yang perlu dipersiapkan pelaku industri untuk menyambut Ramadhan di tahun ini. Selain itu, Chef Gungun akan menceritakan menariknya fenomena War Takjil di tahun 2024 lalu sambil menunjukkan beraga fakta mengenai pola konsumsi masyarakat Indonesia menjelang bulan Ramadhan. Podcast ini merupakan kolaborasi antara Ray Janson Radio dengan Unilever Food Solutions. Tonton video selengkapnya di #RayJansonRadio Untuk informasi lebih lanjut mengenai rekomendasi menu di bulan Ramadhan, kunjungi https://www.unileverfoodsolutions.co.id/id/inspirasi-chef/menubukberfavorite.html #477 MENYAMBUT RAMADHAN 2025: RESTORAN HARUS SIAP! WITH CHEF GUNGUN HANDAYANA | RAY JANSONRADIO Enjoy the show! Instagram: Chef Gungun Handayana: https://www.instagram.com/chefgungun_handayana/ Unilever Food Solutions: https://www.instagram.com/unileverfoodsolutionsid/ DON'T FORGET TO LIKE AND SUBSCRIBE! Ray Janson Radio is available on: Spotify: https://spoti.fi/2lEDF01 Apple Podcast: https://apple.co/2nhtizq Google Podcast: https://bit.ly/2laege8i Anchor App: https://anchor.fm/ray-janson-radio TikTok: https://www.tiktok.com/@rayjansonradio Let's talk some more: https://www.instagram.com/rayjanson #RayJansonRadio #FnBPodcast #ChefPodcast #Indonesia #RekomendasiRamadhan #Ramadhan2025 #Unileverfoodsolutions
Pembawa Renungan : RP. Agustinus Hutrin, SVD Sidoarjo Luk. 21:25-28,34-36.
Pembawa Renungan : Johan Ng Denpasar - Bali Luk 14:15-24.
SOLII TALKS PERSIAPAN MENYAMBUT 17 AGUSTUS 2024
Pembawa Renungan: F.X Warindrayana, S.T.B Yogyakarta Yoh. 7:1-2,10,25-30.
Dalam menyambut bulan Ramadhan, sebaiknya kita mempersiapkan diri dengan baik secara fisik maupun spiritual. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 183, "Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan bagi kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan bagi orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." Selain itu, Rasulullah SAW juga bersabda dalam hadist riwayat Bukhari dan Muslim, "Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan amalan buruk ketika berpuasa maka Allah tidak butuh dia meninggalkan makanan dan minumannya." Oleh karena itu, persiapkanlah diri dengan menjaga ibadah puasa serta meningkatkan amal ibadah lainnya untuk mendekatkan diri kepada-Nya selama bulan suci Ramadhan.
Khutbah Jumat #15 Ust. Dadi Nurhaedi, S.Ag., M.Si. - Siap Menyambut Ramadhan Jumat, 2022 Bertempat di Masjid Jendral Sudirman Kolombo, Jln. Rajawali No. 10 Kompleks Kolombo, Demangan Baru, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta 55281 --- Send in a voice message: https://podcasters.spotify.com/pod/show/masjid-jendral-sudirman/message
Ramadan ini warga Muslim di AS kembali melakukan kegiatan komunitas temu muka seperti sebelum pandemi. Sambil menikmati sakura di Washington DC, Ariadne Budianto dan Virginia Gunawan membawakan liputan mulai dari tradisi mesjid Indonesia di Washington dan Houston, hingga iftar Princeton University.
Chinese New Year: What do Chinese-Indonesian Diaspora usually do in welcoming Chinese New Year? - Tahun Baru Imlek tahun ini jatuh pada tanggal 22 Januari sampai 5 Februari. Mengapa perayaan tahun baru ini berlangsung selama dua minggu? Ritual apa saja yang mereka lakukan menjelang tahun baru Imlek?
More than 200,000 people are estimated to attend that supercar car race, and traditionally many of them camp in the Central West of New South Wales. - Lebih dari 200.000 orang diperkirakan menghadiri balap mobil supercar itu, dan secara tradisional banyak dari mereka berkemah di Central West New South Wales.