Podcasts about TAAt

  • 211PODCASTS
  • 517EPISODES
  • 25mAVG DURATION
  • 1WEEKLY EPISODE
  • Feb 25, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026


Best podcasts about TAAt

Show all podcasts related to taat

Latest podcast episodes about TAAt

Keluarga Epiphaneia
Taat di Awal, Taat di Akhir, Taat Senantiasa

Keluarga Epiphaneia

Play Episode Listen Later Feb 25, 2026 32:38


Orang yang telah menerima pembebasan dari Tuhan pasti berapi-api dalam ketaatan kepada-Nya. Namun tidak sedikit yang ketaatannya mulai pudar ketika diperhadapkan dengan waktu, masalah, dan kondisi yang lain. Bagaimana kali ini kita belajar dari ketaatan orang-orang yang dipilih Tuhan menerima akibat ketidaktaatan mereka? Bagaimana kita mengerti arti taat sampai mati dari orang-orang yang mengikuti perintah Tuhan sampai waktu menutup mata? Bagaimana kesalahan mereka pun dituliskan sehingga kita dapat taat kepada Tuhan senantiasa?Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 22 Februari 2026.Kirim pesan

Keluarga Epiphaneia
Arti Takut dan Percaya pada Tuhan

Keluarga Epiphaneia

Play Episode Listen Later Feb 4, 2026 31:37


Kita sering mendengar tentang Bangsa Israel yang tegar tengkuk dan tidak taat kepada TUHAN selama dalam perjalanan. Memang semua mereka yang terhitung berumur 20 tahun ke atas ketika keluar dari perbudakan Mesir tidak ada yang masuk ke Tanah Perjanjian karena ketidaktaatan mereka, kecuali Yosua dan Kaleb. Namun jarang sekali kita melihat bagian Alkitab yang menuliskan ketaatan mereka, yang kemudian menerima janji Tuhan untuk masuk ke tanah Kanaan. Tuntunan TUHAN mereka ikuti, perintah-Nya mereka jalankan meskipun tak selalu mudah perjalanan, dan mereka pun tidak tahu arah di depan. Bagaimana kita belajar untuk taat seperti keturunan Abraham yang menerima janji TUHAN ini?Ibu Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 1 Februari 2026. Kirim pesan

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 2 Februari 2026 - Taat kepada Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 1, 2026 4:12


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 2 Februari 2026Bacaan: "Tetapi Yunus bersiap untuk melarikan diri ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN." (Yunus 1:3a)Renungan: Ngeyel dalam bahasa Jawa berarti sulit diberi tahu, suka menentang, cenderung menuruti kemauan sendiri, mengambil jalan tidak pada arah yang seharusnya ditempuh, bahkan memilih langkah yang menjauhi atau bertentangan dengan tujuan yang harus dicapai, tanpa alasan memadai, atau tanpa alasan sama sekali. Tuhan mengutus Yunus ke Niniwe untuk mengingatkan penduduk kota itu agar mereka bertobat, tetapi Yunus justru ke Yafo, lalu berlayar ke Tarsis untuk menjauhi tugas itu, bahkan untuk menjauh dari Tuhan. Alasan Yunus adalah Yunus tidak mau orang Niniwe bertobat, diampuni, dan selamat. Yunus ingin orang Niniwe dibinasakan. Alasan yang egois dan kejam. Ternyata, Yunus adalah orang yang ngeyel, bahkan tidak tanggung-tanggung Yunus ngeyel kepada Tuhan. Tahukah kita bahwa kita pun sesekali atau sering bersikap seperti Yunus: ngeyel kepada Tuhan? Mungkin ada yang bilang, "Ngeyel kepada Tuhan? Mana kami berani? Kalaupun ngeyel, kami ngeyel yang biasa-biasa saja." Benarkah? Coba lihat ini: Mestinya beribadah di gereja, tetapi menghabiskan hari Minggu di tempat wisata. Mestinya bertindak jujur, tetapi melakukan korupsi. Mestinya menggunakan waktu secara bertanggung jawab, tetapi menghabiskannya untuk hal-hal tak bermakna. Bukankah itu bentuk ngeyel kepada Tuhan? Sepertinya, tak habis-habisnya kita harus bertelut memohon ampun kepada Tuhan, karena makin dalam kita memandang hidup kita, makin banyaklah kita temukan ke-ngeyel-an kita kepada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampuni aku karena tanpa aku sadari begitu banyak ketidaktaatan yang kulakukan pada-Mu, sehingga seringkali aku berada di luar jalan-Mu. Amin. (Dod).

Keluarga Epiphaneia
Tanggungjawab dalam Istirahat

Keluarga Epiphaneia

Play Episode Listen Later Jan 28, 2026 38:39


Istirahat adalah sebuah tenggang waktu untuk melepas penat. Namun sering kita lupa bahwa untuk beristirahat, ada kerja yang harus selesai sebelum waktu rehat. Sering kita melihat hanya ketidaktaatan umat Israel di padang gurun, namun apakah kita lebih baik dari mereka yang selalu mengingat untuk melakukan titah Tuhan meskipun dalam penat?Apa saja firman Tuhan yang mereka lakukan sebelum waktu istirahat mereka, dan tanggungjawab mereka selama berlindung dalam kemah? Bagaimana kita belajar tentang ketaatan dan kepercayaan kepada Tuhan?Ibu Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 25 Januari 2026.Kirim pesan

Daily Fresh Juice
Fresh Juice oleh OMK 20 Januari 2026 – Markus 2:23-28 : Taat dengan kasih, mengasihi dengan nyata

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Jan 19, 2026


Pembawa Renungan: Alland Angelbarth Kewas – Surabaya Pengantar Renungan: Kalvin Laia - Riau Sound Editing: Alland Angelbarth Kewas – Surabaya Cover Editing: Anastasia Sonia - Jakarta Mrk. 2:23-28.

De Vastgoedshow
Slecht rendement op Amsterdams vastgoed? - met Dirk Taat

De Vastgoedshow

Play Episode Listen Later Jan 17, 2026 38:01


Acteur, model en presentator Dirk Taat is op de achtergrond al jaren actief als vastgoedondernemer. Hoe heeft Dirk zijn vastgoedportfolio opgebouwd en wat zouden andere ondernemers van hem kunnen leren?

Mevlana Takvimi
RESÛLÜ (S.A.V.)'E İTAAT, ALLÂH (C.C.)'A İTAATTİR-16 OCAK 2026-MEVLANA TAKVİMİ

Mevlana Takvimi

Play Episode Listen Later Jan 16, 2026 2:55


Allâhü Teâlâ, Resûlü (s.a.v.)'e olan itaatin, teslimiyetin ve bağlılığın bizzat kendisine yapılmış olacağını birçok ayetinde belirtmiştir. Hâkk Teâlâ buyurur ki: "Hayır! Râbbine andolsun ki, aralarında ihtilâf ettikleri şeylerde seni hakem tayin edip sonra haklarında verdiğin hükümden dolayı, kalplerinde sıkıntı duymadan tamamen kâbul etmedikçe imân etmiş olmazlar." (Nisa s. 65) Ve yine Resûlullâh (s.a.v.)'in emrine tabi olmayı gerektiren bir delilde, Allâhü Teâlâ'nın şu ayet-i kerimesidir: "Resûlullâh'ın çağrısını, aranızda bazınızın bazınızı çağrısı gibi tutmayın. Allâh, içinizden başkalarını siper edinerek sıvışıp gidenleri çok iyi bilir. Resûlullâh'ın emrine muhalefet edenler, başlarına bir belanın gelmesinden veya can yakıcı bir azaba uğramaktan sakınsınlar." (Nur s. 63) Allâhü Teâlâ, bir ayetinde daha buyurmaktadır ki: "Resûl size ne verdiyse onu alın. Size ne yasak ettiyse ondan da sakının." (Haşr s. 7) Bu Ayetler ve daha nice ayetler, Resûlullâh (s.a.v.)'in emrine tâbi olup ona itaatin gerekli olduğunu göstermektedir. Resûlullâh (s.a.v.)'in emri reddedilmez. Çünkü Allâhü Teâlâ, Resûlü (s.a.v.)'e itaat edilmesini farz kılmıştır. İmâm Beyhaki (rh.a) şöyle dedi: "Şayet sünnet dinde delil olmasaydı, Resûlullâh (s.a.v.)'in kendisiyle berâber bulunanlara, dinlerini öğrettikten sonra vermiş olduğu hutbesinde şöyle buyurmazdı: "Burada bulunan kişiler, bulunmayanlara anlattıklarımı aktarsınlar. Umulur ki anlatılan şahıs burada dinleyenden daha anlayışlı ve kavrayışlı olabilir." Ve yine sünnet delil olmasaydı Resûlullâh (s.a.v.): "Allâhü Teâlâ bizden bir hadisi dinleyip de bunu başka bir kişiye anlatarak vazifesini yerine getirenin yüzünü parlatsın. Olur ki anlatılan kişi dinleyenden daha kavrayışlıdır." buyurmazdı. (İmâm Suyutî, Akidede Sünnetin Yeri, s. 11-14)

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 6 Januari 2026 - Taat dan Setia akan kepercayaan yang diberikan Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 6, 2026 6:24


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 6 Januari 2026Bacaan: "Sebab kalau firman yang dikatakan dengan perantaraan malaikat-malaikat tetap berlaku, dan setiap pelanggaran dan ketidaktaatan mendapat balasan yang setimpal. " (Ibrani 2:2) Renungan: Seorang ibu muda yang bernama Rosa memulai bisnis bersama tantenya, yaitu bisnis jual beli rumah dan tanah. Rosa sangat percaya kepada tantenya tersebut dalam hal mengelola keuangan. Bisnis mereka berjalan dengan baik dan menghasilkan banyak uang. Seiring dengan berjalannya waktu, tantenya berubah tidak taat pada peraturan yang berlaku dan memanipulasi data dan menipu Rosa senilai Rp. 300 juta. Hubungan persaudaraan tetap baik tetapi Rosa tidak percaya lagi kepada tantenya dan Rosa pun keluar dari usaha yang mereka buka bersama. Akhirnya usaha itu tidak berjalan dengan baik dan tutup. Begitulah jika seseorang memiliki sifat serakah, tidak peduli pada peraturan yang ada, yang penting dirinya mendapat keuntungan besar. Jika Tuhan memberi kepercayaan kepada kita untuk mengerjakan sebuah tugas, itu adalah anugerah dan berkat yang tak ternilai karena tidak semua orang mendapatkan kepercayaan itu. Ini adalah mandat atau tugas yang harus dipertanggungjawabkan. Kita teringat kepada tokoh Alkitab yang bernama Saul. Tuhan sendirilah yang memilih Saul menjadi raja pertama bangsa Israel melalu Nabi Samuel. Awal kepemimpinan Saul berjalan dengan baik, dan dipertegas dengan kemenangannya di Yabesh-Gilead. Kemudian ia dinyatakan sebagai raja di Gilgal setelah ia memimpin bangsanya memenangkan pertempuran di medan perang. Akan tetapi, Raja Saul berubah tidak taat kepada Tuhan. Apa yang dilakukan Raja Saul? Raja Saul melakukan penyembelihan korban yang seharusnya adalah tugas Samuel. Hal inilah yang mengawali kejatuhan Raja Saul sebagai raja atas Israel. Kejatuhan Raja Saul berlanjut dalam peristiwa perang melawan Amalek, di mana dia tidak memusnahkan seluruh kaum Amalek dan ternak milik mereka seperti yang telah diperintahkan oleh Tuhan. Raja Saul mengabaikan perintah Tuhan dengan tidak membunuh Raja Agag beserta ternak yang dipilihnya. Raja Saul lebih takut kepada manusia daripada kepada Tuhan. Akibatnya pun fatal, yakni Tuhan menarik Roh-Nya dari Raja Saul dan Tuhan tidak percaya lagi kepadanya. Raja Saul menanggung akibat dari perbuatannya yang melanggar perintah Tuhan, yang dia lakukan tidak hanya sekali tetapi beberapa kali. Apa pelajaran yang kita dapat dari dua kisah di atas? Pelajaran pertama adalah jika kita diberikan kepercayaan oleh Tuhan, taatilah dan lakukanlah kehendak-Nya dengan setia. Jika kita dipercaya dalam berbisnis, taatilah peraturan yang telah ditetapkan atau kesepakatan yang telah ditentukan bersama. Pelajaran kedua yang dapat kita renungkan adalah jangan menyalahgunakan kekuasaan yang dipercayakan kepada kita, baik itu dari Tuhan atau rekan bisnis kita, bahkan dari siapa pun yang telah memberikan kepercayaan kepada kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk tetap menjaga kepercayaan yang telah Kau berikan kepadaku dan jangan biarkan aku mengecewakan Engkau dan orang lain yang selama ini percaya padaku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 7 Januari 2026 - Taat dan Setia kepadaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 6, 2026 5:41


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 7 Januari 2026Bacaan: "Masakan Aku tidak dapat bertindak kepada kamu seperti tukang periuk ini, hai kaum Israel!, demikianlah firman TUHAN. Sungguh, seperti tanah liat di tangan tukang periuk, demikianlah kamu di tangan-Ku, hai kaum Israel!" (Yeremia 18:6) Renungan: Suatu ketika Nabi Yeremia diutus oleh Tuhan untuk mewartakan hukuman pembuangan bangsa Israel ke Babel. Berita penghukuman yang keras ini sulit dimengerti oleh bangsa Israel, juga oleh Nabi Yeremia sendiri. Untuk memahami maksud di balik berita penghukuman ini, Tuhan menyuruh Nabi Yeremia untuk pergi ke tempat tukang periuk. Di sana, Nabi Yeremia menjumpai tukang periuk yang sedang membentuk bejana dari tanah liat dengan tangannya. Proses pembentukan bejana ini tidak dicatat secara rinci oleh Alkitab, namun kita percaya proses pembentukan bejana tanah liat pada zaman itu tidak berbeda jauh dengan zaman sekarang. Kalau kita perhatikan prosesnya, kita akan melihat bahwa tangan tukang periuk hampir tidak pernah lepas dari tanah liat yang dibentuk. Jari-jari dan telapak tangannya senantiasa memberikan tekanan-tekanan untuk membentuk bejana sesuai yang diinginkannya. Sekali-sekali salah satu tangannya dengan cepat akan mengambil sedikit air untuk membasahi tanah liat agar mudah dibentuk. Namun secara keseluruhan, tangan tukang periuk akan terus membentuk tanah liat hingga menjadi bentuk bejana yang diinginkannya. Tukang periuk yang hampir tidak pernah melepaskan tangannya dari tanah liat yang dibentuk menggambarkan juga tangan Tuhan yang terus-menerus menopang dan menyertai umat-Nya. Walaupun pada saat itu bangsa Israel akan menghadapi pembuangan karena dosa mereka, tetapi Tuhan akan menyertai dan menopang mereka. Dalam keadaan apa pun, bahkan dalam masa pembuangan pun, Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Dalam kehidupan iman, ketika kita mengalami pergumulan, kesulitan ataupun dukacita, kita merasa Tuhan jauh dan meninggalkan kita. Tentu saja itu hanya perasaan kita yang dapat membohongi kita. Namun faktanya, melalui kisah tukang periuk ini, kita melihat bahwa Tuhan tidak pernah melepaskan atau meninggalkan kita. Tangan-Nya akan selalu menyertai dan menopang kita dalam keadaan apa pun. Oleh karena itu, jangan mempercayai perasaan kita, tetapi percayalah kepada firman-Nya dan kepada Tuhan senantiasa. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kekuatan agar aku dapat menjalani setiap proses kehidupanku ini dengan tetap taat dan setia pada-Mu. Amin. (Dod).

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera
Taat pada Jalan Allah

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera

Play Episode Listen Later Dec 25, 2025 10:30


Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!

Renungan Malam
Taat dengan sepenuh hati

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Dec 23, 2025 10:15


1 Samuel 13

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 10 Desember 2025 - Taat Melakukan KehendakMu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 9, 2025 5:18


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 10 Desember 2025Bacaan: "Mendengar perkataan itu ia menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanya. " (Markus 10:22) Renungan: Suatu ketika datanglah seorang kaya kepada Yesus dengan sebuah pertanyaan, "Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?" Lalu, Yesus mengutip berbagai larangan berbuat jahat yang harus dihindari. Orang kaya ini berkata, "Guru, semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku." Artinya, orang kaya ini telah mengisi sebagian besar waktunya dengan kehidupan yang disertai akhlak dan moral yang baik. Yesus memandang penuh kasih dan berkata, "Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin... Datanglah kemari dan ikutlah Aku." la yang datang dengan antusias yang tinggi, bahkan dikatakan ia berlari-lari dan bertelut di hadapan Yesus. Namun kini, orang kaya ini berlalu dengan langkah yang berat karena hartanya banyak. Ia datang dengan sebuah pertanyaan yang bagus namun tidak siap untuk mendengarkan jawaban Yesus. Berapa banyak di antara kita yang memiliki sikap seperti orang kaya ini. Kita datang ke hadapan Tuhan dengan berbagai kerinduan hati yang bagus, namun kita tidak siap menerima jawaban dari Tuhan. Persis seperti yang terjadi dengan orang kaya ini! la rindu diselamatkan namun tidak rela menukarkan harta duniawinya dengan harta sorgawi. Pada-hal Yesus telah mengatakan, "Berikanlah itu kepada orang-orang miskin maka engkau akan beroleh harta di sorga. Apa yang menjadi kerinduan hati kita saat ini di hadapan Tuhan? Mari belajar menyiapkan hati kita untuk mau menerima dan melakukan apa yang firman Tuhan katakan. Hindarilah sikap hati seperti orang kaya ini yang berharap mendapatkan jawaban bagi kerinduan hatinya sesuai dengan konsep pikirannya sendiri. Akhirnya, kerinduan orang kaya ini tinggal hanya kerinduan karena ia tidak mau menyelaraskan hidupnya kepada perkataan Tuhan. Ingatlah bahwa firman Tuhan adalah peraturan hidup yang akan menuntun kita kepada kesempurnaan. Bukan konsep kita, bukan cara kita, tapi konsep dan cara Tuhan. Ams 16:20 mengingatkan kita, "Siapa memperhatikan firman akan mendapatkan kebaikan." Orang kaya ini gagal menukarkan harta dunianya dengan harta sorgawi karena ia tidak memperhatikan firman Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa Tuhan Yesus, sering kali aku hanya memiliki kerinduan untuk diberkati oleh-Mu namun hatiku jauh dari mau taat kepada-Mu. Jamahlah hatiku, lepaskan kesombongan dan keegoisan dalam hatiku, gantikan dengan rahmat kerendahan hati, sehingga aku dapat taat untuk melakukan kehendak-Mu. Amin. (Dod).

GSKI City Blessing Semarang
Renungan D'Message || BANYAK TAU, SEDIKIT TAAT || Ps. Steven Liem

GSKI City Blessing Semarang

Play Episode Listen Later Dec 5, 2025 17:13


Renungan D'Message || BANYAK TAU, SEDIKIT TAAT || Ps. Steven Liem

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 5 Desember 2025 - Taat dan Percaya padaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 4, 2025 5:50


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 5 Desember 2025Bacaan: "Tetapi supaya jangan kita menjadi batu sandungan bagi mereka, pergilah memancing ke danau. Dan ikan pertama yang kaupancing, tangkaplah dan bukalah mulutnya, maka engkau akan menemukan mata uang empat dirham di dalamnya. Ambillah itu dan bayarkanlah kepada mereka, bagi-Ku dan bagimu juga." (Matius 17:27)Renungan: Nelayan yang sangat berpengalaman seperti Simon Petrus sekalipun, tidak akan pernah dengan tepat mengetahui ke mana seekor ikan atau gerombolan ikan akan berenang sehingga ia dapat menangkapnya. Tetapi mukjizat yang dilakukan Yesus membuktikan bahwa Ia adalah Tuhan semesta alam, yaitu ketika Ia memerintahkan Petrus untuk menangkap ikan dan mengambil uang senilai 4 dirham dari dalam mulut ikan yang pertama kali didapatnya. Sebagai seorang nelayan yang berpengalaman, Petrus taat pada perintah Yesus. Oleh karena itu dengan tenang ia duduk dan memancing di tepi danau Galilea demi mendapat uang 4 dirham dalam mulut ikan untuk membayar pajak seperti yang diperintahkan Yesus padanya. Petrus sangat terheran-heran ketika apa yang dikatakan Yesus sungguh terjadi. Sebagai Tuhan, Yesus memerintahkan seekor ikan yang sedang mengulum uang senilai 4 dirham bergerak untuk memakan umpan Petrus, dan semua itu dilakukan-Nya untuk memenuhi kewajiban yang tidak seharusnya dikenakan kepada Dia dan pengikut-Nya. Sungguh ajaib bukan? Sebagai Tuhan, Yesus tahu segala sesuatu yang terjadi di alam semesta ini dan Dia berkuasa memerintahkan apa saja untuk menjawab kebutuhan umat-Nya. Yesus yang disembah dan dipercaya oleh Petrus adalah Yesus yang sama yang saat ini kita sembah dan kita percaya, tetapi mengapa kita sering khawatir tentang hidup ini? Tentang makan, minum, pakaian, tempat tinggal, studi, pasangan hidup dan masa depan kita? Bukankah Dia telah lebih dulu mengetahui semua kebutuhan kita dan berkuasa mengatur yang terbaik bagi hidup kita? Bagian kita hanyalah taat dan melangkah manakala Yesus memerintahkan sesuatu kepada kita. Marilah kita berubah untuk lebih percaya lagi, dan menyerahkan segala kekhawatiran kita kepada-Nya. Percayalah, bahwa Yesus tidak membiarkan kita sendirian menanggung beban hidup kita yang datang silih berganti. Kalau Yesus bisa memerintahkan seekor. Ikan untuk memberkati Petrus, maka Ia juga bisa memerintahkan banyak hal untuk menyelesaikan pergumulan hidup kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, terima kasih atas pemeliharaan-Mu pada ku sampai dengan saat ini. Ajarilah aku untuk senantiasa taat pada perintah-Mu, sebab Engkau lebih tahu apa yang terbaik bagiku dalam hidup ini. Tambahkanlah imanku agar aku percaya bahwa Engkau sanggup menyelesaikan setiap permasalahanku dengan cara-Mu yang ajaib. Amin. (Dod).

Mevlana Takvimi
TAKVÂNIN MÂNÂLARI-13 KASIM 2025-MEVLANA TAKVİMİ

Mevlana Takvimi

Play Episode Listen Later Nov 13, 2025 2:30


Takvâ, “haşyet” (tazim ve saygıdan ileri gelen korkma) manasınadır. Nitekim Allâhü Teâlâ “Ey insanlar, Râbbinizden ittikâ edin (korkun)” (Nisâ s. 1) buyurmuştur. “Hani, kardeşleri Nûh onlara, “İttikâ etmez misiniz” yani “Allâh (c.c.)'ı saymaz, Ondan korkmaz mısınız?” demişti.” (Şuarâ s. 106) buyurmuştur. Aynı sözü Hud, Salih, Lût ve Şu'ayb (a.s.e.) kavimlerine söylemişlerdir. Takvânın gerçeği, her ne kadar zikrettiğimiz şeylerse de, o, Kur'an'da aslî manası bazen imân, bazen tevbe, bazen taat, bazen günâhı terk ve bazen de ihlâslı olmak şeklinde yer almıştır. İmân manasında olmak üzere, Cenâb-ı Allâh, “Allâh onlara takvâ kelimesini yani tevhidi, gerekli kıldı.” (Fetih s. 26), “İşte onlar, Allâh'ın, kalblerini takvâ için imtihân ettiği kimselerdir.” (Hucurât s. 3), “Firavunun kavmine (gel): Onlar ittikâ etmezler mi?” (Şuarâ s. 11) yani “imân etmezler mi?” buyurmuştur. Tövbe anlamında ise, Hâkk Teâlâ, “Şayet beldeler halkı imân edip ittikâ etselerdi…” (A'râf s. 96) yani “tevbe etselerdi” buyurmuştur. Taat anlamında da, Hâkk Teâlâ, “Benden başka ilâh olmadığını duyurasınız.” diye… Öyleyse Beni sayıp itaat ediniz.” (Nahl s. 2) ve yine aynı surede “Allâh (c.c.)'dan başkasından mı ittikâ edersiniz?” (Nahl s. 52), “Ben, sizin Râbbinizim, öyleyse Ben'i sayıp itaat ediniz.” (Mü'minûn s. 52) buyurmuştur.Günâhı terketmek manasında ise, “Evlere kapılarından girin, Allâh (c.c.)'dan ittikâ edin.” (Bakara s. 189) yani, “Allâh (c.c.)'a karşı günâh işlemeyiniz.” buyrulmuştur. İhlâs manasındaki ittikaya gelince, Cenâb-ı Allâh, “Bu, kalblerin takvâsındandır” (Hacc s. 32) yani kalblerin ihlâsındandır ve aynı manada “Benden ittikâ edin, (yani bana karşı ihlâslı olunuz)” (Bakara s. 41) buyurmuştur.(Fahruddîn Er-Râzî, Tefsîr-i Kebîr Mefâtîhu'l-Ğayb, c.1, s.444-445)

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera
Keluarga yang Terus Berjuang untuk Taat

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera

Play Episode Listen Later Oct 16, 2025 9:18


Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!

Renungan Malam
Taat pada firman-Nya

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Oct 15, 2025 12:32


Renungan Anak GKY Mabes
Siapa Yang Setia (12 Oktober)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Oct 11, 2025 3:21


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahBAPA YANG SETIAMari kita membaca Firman Tuhan dariULANGAN 32: 4Gunung Batu, yang pekerjaan-Nya sempurna, karena segala jalan-Nya adil, Allah yang setia, dengan tiada kecurangan, adil dan benar Dia.Wonder Kids, tahukah kamu bahwa Allah adalah Raja dan Penguasa segalanya? Allah juga adalah Bapa yang sayang kamu, selalu melindungi dan memberikan apa yang kamu perlukan. Ayah di dunia kadang bisa gagal, tapi Allah tidak pernah gagal. Lihatlah apa yang sudah Allah kerjakan:• Allah telah menyediakan semua keperluanmu - Matius 6: 25-34;• Allah melindungimu– Mazmur 139: 5;• Allah mengangkatmu sebagai anak-Nya – Efesus 1: 5; dan• Kita disebut anak-anak Allah– 1 Yohanes 3: 1Allah adalah Bapa yang setia dan baik. Sekarang giliranmu untuk menjadi anak-anak yang bisa dipercaya. Sama seperti kamu menghormati papa dan mama, kamu juga harus menghormati Allah. Kamu perlu taat, mengasihi, dan mendengarkan-Nya.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANSekarang, kalau Allah adalah Bapamu, bagaimana seharusnya kamu hidup? Sama seperti kamu menghormati papa dan mama, kamu juga harus: Mengasihi Allah, Taat kepada-Nya, Mendengarkan Firman-NyaTuhan ingin kamu menjadi anak yang bisa dipercaya, anak yang hidup dengan iman dan kasih.Mari kita berdoaBapa, Engkau adalah TUHAN yang setia dan adil. Terima kasih untuk kasih-Mu yang sempurna dan untuk setiap kebaikan-Mu dalam hidupku. Tolong aku untuk selalu mengandalkanmu dalam hidupku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ingat ya! Tuhan adalah Bapa yang setia dan adil. Dia menjaga kamu dengan kasih-Nya yang besar. Sekarang, mari kita hidup dengan taat dan penuh kasih kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati!

DiMedia
KEADAAN ORANG YANG TAAT DIHARI KIAMAT | Ust. Samsam Nurhidayat, MT Al Khansa, 09 Okt 2025 @Masjid As-Sofia

DiMedia

Play Episode Listen Later Oct 9, 2025 99:38


KEADAAN ORANG YANG TAAT DIHARI KIAMAT (Tadabbur QS Al-Muthaffifin)KAJIAN MT AL-KHANSANarasumber: Ustadz Samsam NurhidayatTerbuka untuk umum MUSLIMAHKamis, 09 Oktober 2025 / 16 Rabiul Akhir 1447HPukul 08:00 - 11:00 WIBdi Masjid As-Sofia, Bogorمَنْ سَلَكَ طَرِيْقًايَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا,سَهَّلَ اللهُ لَهُ طَرِيْقًا إِلَى الجَنَّةِ . رَوَاهُ مُسْلِم Siapa saja yang menempuh satu jalan (cara) untuk mendapatkan ilmu, maka Allah pasti mudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim) LIVE Streaming: -- Youtube LIVE Event https://youtube.com/live/Cta4mD08FWs?feature=share-- Youtube: https://youtube.com/@DiMediaTV -- Instagram: @DiMediaTV -- FB "DiMedia Page" https://www.facebook.com/events/1374648860739428/Podcast: Spotify "Dimedia Radio" Masjid As-Sofia, Jl. RE. Martadinata 46-48, Kel. Ciwaringin, Kota Bogor, Phone: 0811 1226 242, IG @MasjidAsSofia Rekening Donasi:BRI 0387-01-111222-30-1 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) BSI 7265 516 078 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) BSI 7158 607 195 a.n. Masjid As Sofia (Infaq Kajian & Majelis Ilmu)Mari beramal jariyah bagi tersebarnya ilmu, dakwah & perjuangan dijalan Allah melalui donasi biaya operasional dan wakaf peralatan LIVE Streaming, via QRIS atau transfer ke Rekening BSI 7149 665 026 an. DiMediaTV. "Di era informasi sekarang ini penting memanfaatkan media untuk dakwah dan menghadapi opini negatif. Kita manfaatkan semua sarana dan prasana untuk menyiarkan Islam dengan baik, dan lakukan klarifikasi atau membantah jika ada fitnah terhadap Islam." (KH Didin Hafidhuddin).KEADAAN ORANG YANG TAAT DIHARI KIAMAT (Tadabbur QS Al-Muthaffifin)KAJIAN MT AL-KHANSANarasumber: Ustadz Samsam NurhidayatTerbuka untuk umum MUSLIMAHKamis, 09 Oktober 2025 / 16 Rabiul Akhir 1447HPukul 08:00 - 11:00 WIBdi Masjid As-Sofia, Bogorمَنْ سَلَكَ طَرِيْقًايَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا,سَهَّلَ اللهُ لَهُ طَرِيْقًا إِلَى الجَنَّةِ . رَوَاهُ مُسْلِم Siapa saja yang menempuh satu jalan (cara) untuk mendapatkan ilmu, maka Allah pasti mudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim) LIVE Streaming: -- Youtube LIVE Event https://youtube.com/live/Cta4mD08FWs?feature=share-- Youtube: https://youtube.com/@DiMediaTV -- Instagram: @DiMediaTV -- FB "DiMedia Page" https://www.facebook.com/events/1374648860739428/Podcast: Spotify "Dimedia Radio" Masjid As-Sofia, Jl. RE. Martadinata 46-48, Kel. Ciwaringin, Kota Bogor, Phone: 0811 1226 242, IG @MasjidAsSofia Rekening Donasi:BRI 0387-01-111222-30-1 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) BSI 7265 516 078 a.n. Masjid As Sofia (Operasional Masjid) BSI 7158 607 195 a.n. Masjid As Sofia (Infaq Kajian & Majelis Ilmu)Mari beramal jariyah bagi tersebarnya ilmu, dakwah & perjuangan dijalan Allah melalui donasi biaya operasional dan wakaf peralatan LIVE Streaming, via QRIS atau transfer ke Rekening BSI 7149 665 026 an. DiMediaTV. "Di era informasi sekarang ini penting memanfaatkan media untuk dakwah dan menghadapi opini negatif. Kita manfaatkan semua sarana dan prasana untuk menyiarkan Islam dengan baik, dan lakukan klarifikasi atau membantah jika ada fitnah terhadap Islam." (KH Didin Hafidhuddin).

Digital Ministry GKP Bandung
Khotbah Kebaktian 1 Hari Perjamuan Kudus Sedunia & Hari Perkabaran Injil Indonesia Minggu, 05 Oktober 2025 pukul 07.00 WIB "Menjadi Hamba Yang Taat Dan Rendah Hati" Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Oct 5, 2025 19:59


Kebaktian 1 Hari Perjamuan Kudus Sedunia &Hari Pekabaran Injil IndonesiaGKP Jemaat BandungMinggu, 5 Oktober 2025 pukul 07.00 WIBTema : "Menjadi Hamba Yang Taat Dan Rendah Hati"Bacaan Alkitab : Lukas 17:5-10Pelayan Firman : Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.@GKP Bandung Oktober 2025

Digital Ministry GKP Bandung
Khotbah Kebaktian 2 Hari Perjamuan Kudus Sedunia & Hari Perkabaran Injil Indonesia Minggu, 05 Oktober 2025 pukul 09.30 WIB "Menjadi Hamba Yang Taat Dan Rendah Hati" Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Oct 5, 2025 19:13


Kebaktian 2 Hari Perjamuan Kudus Sedunia &Hari Pekabaran Injil IndonesiaGKP Jemaat BandungMinggu, 5 Oktober 2025 pukul 09.30 WIBTema : "Menjadi Hamba Yang Taat dan Rendah Hati"Bacaan Alkitab : Lukas 17:5-10Pelayan Firman : Pdt. Gumilar Kristianto, M.Si.@GKP Bandung Oktober 2025

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 5 Oktober 2025 – Luk. 17:5-10 : Iman = Taat + Rendah Hati

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Oct 4, 2025


Pembawa Renungan : RP. Vincent Widi, MGL Manila - Filipina Luk. 17:5-10

Keluarga Epiphaneia
Melatih Diri Menaati Gembala

Keluarga Epiphaneia

Play Episode Listen Later Sep 24, 2025 46:39


Daily Fresh Juice
Fresh Juice 4 September 2025 – Luk. 4:38-44 : TaaT

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Sep 3, 2025


Pembawa Renungan : Linda Wahjudi Denpasar Bali Luk. 5:1-11

taat fresh juice
Renungan Malam
Taat Sepenuh Hati

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Sep 3, 2025 5:26


Yosua 16

Renungan Malam
Taat pada Tuhan

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Aug 20, 2025 10:03


Keluarga Epiphaneia
Warisan bagi Keturunan: Pengaruh Dosa dan Ketaatan

Keluarga Epiphaneia

Play Episode Listen Later Aug 13, 2025 32:11


Masih dari Bilangan 26 dalam seri "Warisan bagi Keturunan." Saat membaca pasal ini mungkin kita bertanya, "Untuk apa Alkitab mencatat jumlah sensus dan nama orang-orang yang kita tidak kenal?"Jika kita mengingat janji yang diberikan TUHAN kepada Abraham bahwa keturunannya akan seperti bintang di langit, tentu itu akan terjadi. Terlalu banyak jumlahnya untuk dihitung, dan bangsa keturunan Yakub adalah salah satu dari garis keturunan Abraham. Begitu banyak jumlah keturunan Israel, dan meskipun mereka diturunkan oleh satu ayah dan ibu, nasib dan keadaan mereka berbeda. Bersama-sama kakek moyang mereka masuk ke tanah Mesir, bersama pula mereka keluar dari perbudakan. Namun mengapa jumlah dan sikap mereka berbeda? Adakah kakek moyang mereka bertanggungjawab atau pola laku masing-masing individu dari bangsa yang besar ini yang membuat mereka demikian?Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 10 Agustus 2025.Kirim pesan

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 11 Agustus 2025 – Mat. 17:22-27 : Setia dan Taat

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Aug 10, 2025


Pembawa Renungan : RD. Yohanes I Made Pantyasa Manado Mat. 17:22-27

Renungan Malam
Taat ditengah-tengah tantangan

Renungan Malam

Play Episode Listen Later Jul 31, 2025 7:36


Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 28 Juli 2025 - Jadilah Anak yang taat akan Tuhan dan Menghormati Orang Tua

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 27, 2025 5:18


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 28 Juli 2025Bacaan: "Mata Tuhan ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik." (Amsal 15:3)Renungan: Dr. John Todd seorang penulis terkenal, tidak akan pernah melupakan kejadian itu. Waktu itu ayahnya yang sedang sakit keras menyuruhnya pergi membeli obat. Tetapi John Todd yang waktu itu masih anak-anak tidak mau pergi. Untuk itulah ia membuat cerita bohong dan mengatakan kepada ayahnya bahwa obat yang dimaksud tidak dijual di apotik. Tetapi kemudian ia merasa tidak tenang dan merasa bersalah, akhirnya ia pergi juga untuk mencari obat itu. Tetapi sudah terlambat. Ketika kembali ke rumah ayahnya sudah sekarat dan hampir mati. Ayahnya hanya bisa berbisik kepada John, "John, kasihi saya dan berkatalah benar senantiasa, karena mata Tuhan selalu tertuju padamu. Sekarang, ciumlah saya sekali lagi dan ucapkanlah selamat jalan." Dunia ini memang tidak memberikan teladan yang baik tentang ketaatan dan kasih seorang anak kepada orang tua. Banyak remaja dan pemuda yang hidup sesuka hati mereka bahkan tidak sedikit yang mengancam jika orang tua tidak menuruti kehendaknya. Tetapi diberkatilah mereka yang tetap menaruh kasih dan hormat terhadap orang tuanya tanpa mencemarkan dirinya dengan kebiasaan orang-orang durhaka yang akan menuai hasil dari apa yang mereka tabur. Anggap saja kata-kata ayah John menjelang kematiannya, mewakili kerinduan setiap orang tua terhadap anak-anaknya, "Mata Tuhan ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik." (Amsal 15:3). Hai anak-anak remaja dan pemuda-pemudi, sekalipun tidak ada orang yang tahu dan tidak ada yang melihat apa yang kita lakukan, tetapi mata Tuhan selalu tertuju kepada kita. Buatlah hati Tuhan senang dan bersukacita karena kita dan buatlah orang tua kita bangga karena memiliki anak-anak yang taat kepada Tuhan dan hormat kepada orang tua. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku mau belajar taat pada orang tuaku. Kini aku sadar bahwa matamu ada di segala tempat dan melihat apa saja yang aku perbuat. Bantulah aku agar seluruh keberadaanku dapat menyenangkan orang tuaku, sehingga aku boleh melihat senyum mereka setiap saat. Amin. (Dod).

Ulviye Study
Ziarah Kubur Tumin Bin Taat

Ulviye Study

Play Episode Listen Later Jul 24, 2025 25:10


Thursday, 24 July 2025

Radio Muhajir Project
APAKAH SAYA LULUS DALAM UJIAN HIDUP? (Have I Passed The Tests of Life?)

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Jul 23, 2025 2:26


Bismillah,APAKAH SAYA LULUS DALAM UJIAN HIDUP?(Have I Passed The Tests of Life?)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-Video Tanya Jawab dari Kajian Riyaadhus Shalihiin No. 1783“Kiat-Kiat Menjadi Pemuda yang Taat”

Ulviye Study
Takziah Tumin Bin Taat

Ulviye Study

Play Episode Listen Later Jul 22, 2025 23:09


Tuesday, 22 July 2025

Radio Muhajir Project
Riyaadhus Shaalihiin 1783. "KIAT-KIAT MENJADI PEMUDA YANG TAAT | SESI TANYA JAWAB"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Jun 24, 2025 37:24


Bismillah,1783. KIAT-KIAT MENJADI PEMUDA YANG TAAT SESI TANYA JAWABRiyaadhus ShaalihiinBAB 49 | MENILAI MANUSIA SECARA NAMPAK DAN MENYERAHKAN RAHASIA-RAHASIA MEREKA KEPADA ALLAH ﷻ

Keluarga Epiphaneia
Mendengar Namun Tidak Mengindahkan, Melihat Namun Tidak Taat

Keluarga Epiphaneia

Play Episode Listen Later Jun 18, 2025 34:02


Tuhan menyatakan diri-Nya kepada semua orang, bahkan kepada mereka yang tidak mencari Dia. Namun tidak semua orang berkenan kepada Tuhan, melainkan  hanya mereka yang mengasihi Dia dan menaati-Nya bukan karena berkat tetapi karena Dia Tuhan. Bukan seperti Bileam yang menolak mengutuk Israel, bukan karena kasihnya pada Tuhan maupun bangsa yang ditebus-Nya, namun karena  tidak sanggup melawan kehendak Penciptanya. Bagaimana dengan kita yang mengaku telah menerima penyataan Tuhan?Ibu Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 15 Juni 2025.Kirim pesan

Kerem Önder
İtaat etmeyen, itaat bekliyor demektir! - Mektubat 150,151 / Kerem Önder

Kerem Önder

Play Episode Listen Later May 30, 2025 47:08


150. Bu mektûb, hâce Muhammed Kâsıma gönderilmişdir. Aranılmağa, gönlünü vermeğe lâyık olan ancak Vâcib-ül-vücûd teâlâ olduğu bildirilmekdedir: Hâce Muhammed Kâsım kardeşimizin okşayıcı mektûbu geldi. Bizleri sevindirdi. Dünyâ işlerinin bozuk gitmesinden ve hâlinizi toparlayamadığınızdan hiç sıkılmayınız! Çünki dünyâ işleri, üzülmeğe değmez. Bu dünyâda olan herşey geçecek, yok olacakdır. Allahü teâlânın râzı olduğu şeylerin arkasında koşmak lâzımdır. Güç olsa da, kolay olsa da, bunları yapmağa çalışmalıdır. Aranılacak, gönül verilecek (Vâcib-ül-vücûd)dan, ya'nî hep varlığı lâzım olandan başka hiçbir şey yokdur. Hele sizin gibi kıymetli ve akllı insanların, geçici, yok olucu şeylere gönül vermesi, pek yazık olur. Bununla berâber, bir hizmet ve bir iş için işâret buyurulursa, onu seve seve yaparız. Vesselâm.152. Bu mektûb, nakîb seyyid şeyh Ferîde yazılmış olup, Resûlullaha itâ'at, Allahü teâlâya itâ'at demek olduğu bildirilmekdedir: Cenâb-ı Hak, Nisâ sûresi, sekseninci âyetinde, Muhammed aleyhisselâma itâ'at etmenin kendisine itâ'at etmek olduğunu bildiriyor. O hâlde, Onun Resûlüne “sallallahü aleyhi ve sellem” itâ'at edilmedikçe Ona itâ'at edilmiş olmaz. Bunun pek kat'î ve kuvvetli olduğunu bildirmek için, âyet-i kerîmede, (Elbette, muhakkak böyledir) buyurdu ve ba'zı doğru düşünemiyenlerin, bu iki itâ'ati birbirinden ayrı görmelerine meydân bırakmadı. Allahü teâlâ, yine Nisâ sûresinin, (Kâfirler, Allahü teâlânın emrleri ile Peygamberlerin emrlerini birbirinden ayırmak istiyor. Yahûdîler diyor ki, biz Mûsâ aleyhisselâma inanırız. Îsâ ile Muhammed aleyhimesselâma inanmayız. Hıristiyanlar ise, yalnız Îsâ aleyhisselâma inanıp, ona hâşâ, Allah'ın oğlu diyor. Bu inanışları ve dinleri kıymetsizdir. Hepsi kâfirdir. Bunların hepsine Cehennem azâbını hâzırladık) meâlindeki yüzellinci âyetinde, bu iki itâ'ati ayrı görenlerden şikâyet buyurmakdadır. Meşâyıh-i kirâmdan birkaçı, aşk serhoşluğu ve kendinden geçdikleri zemânda, bu iki itâ'atin birbirinden ayrı olduğunu gösteren sözler söylemişlerdir. Birini ötekinden dahâ çok sevdiğini bildirmişlerdir. İşitdiğimize göre, sultân Mahmûd-i Gaznevî, bütün Asyâya hâkim olduğu zemânda, Harkan şehrine yakın gelmişdi. Adamlarından birkaçını, Harkana, Şeyh Ebül-Hasen-i Harkânî hazretlerinin huzûruna göndermişdi. Şeyh hazretlerini yanına çağırmışdı. “Şeyh efendi gelmek istemezse, (Allahü teâlâya ve Onun Resûlüne ve siz müslimânlardan olan âmirlere itâ'at ediniz!) meâlindeki âyet-i kerîmeyi kendisine okuyunuz” demişdi. Sultânın adamları, şeyh hazretlerinin gelmek istemediğini görerek, bu âyet-i kerîmeyi okudular. Şeyh hazretleri buna karşılık, (Allahü teâlânın itâ'atine o kadar çok dalmış bulunuyorum ki, Resûle itâ'at etmekden hayâ ediyorum. Âmire itâ'ate vakt nerede?) buyurdu. Şeyh hazretlerinin bu sözü, Allahü teâlânın itâ'atini, Resûlünün itâ'atinden ayrı bildiğini göstermekdedir. Bu söz, doğru yoldan ayrılmış olmanın alâmetidir. Hâlleri doğru olan büyükler, böyle sözler söylemezler. İslâmiyyetin ve tarîkatin ve hakîkatin bütün basamaklarında, Resûlullaha itâ'atin, Allahü teâlâya itâ'at olduğunu bilirler. Resûlullaha itâ'at ile olmayan Allaha itâ'atin, dalâlet, sapıklık olduğuna inanırlar. Yine işitiyoruz ki, Mehene şehrinin şeyhi, şeyh Ebû Sa'îd-i Ebül Hayr ile oturuyordu. Horasandaki seyyidlerin büyüklerinden olan Seyyid Ecel de yanlarında idi. Şü'ûru yerinde olmıyan bir meczûb içeri girdi. Şeyh hazretleri, bu meczûbu, şeyh Ecelin üst yanına oturtdu. Bu hâl, seyyide ağır geldi. Şeyh hazretleri, seyyide dönerek, (Size olan saygımız, Resûlullahı sevdiğimiz içindir. Bu meczûbu ise, Allahü teâlâyı sevdiğimiz için yüksek tutuyoruz) dedi. Allahü teâlânın sevgisi ile, Resûlullahın sevgisini ayırd eden, böyle sözleri de, doğru yolun büyükleri uygun görmezler. Allah sevgisinin, Resûlullaha olan sevgiden çok olmasının, tarîkat serhoşluğundan ileri geldiğini bilirler. Böyle sözlerin söylenmesine izn vermezler. Şu kadar var ki, vilâyet derecelerinde yükselmiş olanlarda, Allahü teâlânın sevgisi dahâ çokdur.

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera
Yuk Biasakan Taat!

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera

Play Episode Listen Later May 26, 2025 10:35


Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!

Renungan Malam
Taat pada Firman-Nya

Renungan Malam

Play Episode Listen Later May 10, 2025 8:15


Bilangan 36

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 6 Mei 2025 - Taat menjalankan perintahNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 5, 2025 6:30


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 6 Mei 2025Bacaan: "Sebab itu TUHAN berfirman kepada Musa: "Berapa lama lagi kamu menolak mengikuti segala perintah-Ku dan hukum-Ku?" (Keluaran 16: 28)Renungan: Suatu ketika Aldo kepergok mencuri dan dipukuli orang. Hal itu sudah terjadi dua kali, namun itu tidak membuatnya bertobat. Yang ketiga, dia dipukuli orang sampai hampir meninggal dunia karena tertangkap basah ketika mencopet tas seorang ibu. Ternyata, itu juga tidak membuatnya bertobat. Semua nasihat orang tuanya yang dia dengar sejak kecil dia abaikan. Dia berbuat apa saja seperti yang dia inginkan, walaupun sering kali menyusahkan orang lain. Ibunya sangat menderita dibuatnya. Hanya ada satu kalimat yang keluar dari mulutnya kalau bertemu anaknya, "Sampai kapan?" Bandelnya anak itu, bisa menjadi gambaran bandelnya bangsa Israel. Bangsa pilihan Tuhan ini telah mengabaikan firman Tuhan. Firman Tuhan masuk telinga kanan, keluar telinga kiri. Dalam hal "manna" saja mereka sudah mengabaikan firman Tuhan dua kali. Menarik untuk diperhatikan bahwa jarak antara penyampaian firman Tuhan melalui Musa dengan pengabaian firman Tuhan oleh bangsa Israel tidaklah lama. Sangat mungkin kurang dari 24 jam. "Hari ini" disampaikan supaya tidak meninggalkan manna sampai pagi, esok paginya masih ada yang menyimpan manna (Kel 16:19-20). "Hari ini" disampaikan supaya hari besok, hari ketujuh, jangan memungut manna, esok harinya tetap ada yang ingin memungutnya (Kel 16:26-27). Maka, tidak mengherankan kalau Tuhan "bertanya", "Berapa lama lagi kamu menolak mengikuti segala perintahku dan hukumKu?" Tuhan menjadi kesal karena bangsa Israel berkeinginan untuk selalu memberontak. Ini masalah hati yang tidak taat kepada perintah Tuhan. Sebagaimana bangsa Israel, kita juga umat pilihan, tetapi umat pilihan dalam Perjanjian Baru. Sayangnya, kita juga sering kali mengabaikan firman Tuhan. Tuhan memerintahkan supaya kita tidak menipu, tetapi kita menipu. Kita berkata kepada anak kita, "Kalau ada yang mencari Ibu, bilang saja tidak ada." Padahal kita ada di rumah. Sebagai seorang pelajar atau mahasiswa, kita menyontek, yang sama artinya dengan mencuri milik orang lain. Kita berkata, "Ah cuma tiga nomor saja kan tidak apa-apa. "Padahal, dosa tidak mengenal kecil atau besar. Dosa tetap dosa! Kita berusaha mendapatkan SIM atau surat berharga lainnya dengan cara salah. Kita beralasan bahwa pihak yang mengeluarkan surat itulah yang tidak jujur. Sangat mungkin Tuhan bertanya kepada kita, "Sampai kapan?" Mari kita berusaha untuk tidak hidup dalam kesalahan. Memang bukan hal yang mudah, tetapi dengan pertolongan Roh Kudus kita sanggup menaati perintah Tuhan. Jangan sampai berkat Tuhan tidak turun atas kita, gara-gara Tuhan selalu bertanya, "Berapa lama lagi kamu tidak menuruti perintahku?" Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku ingin memerhatikan dan melakukan firman-Mu. Bimbing dan berilah kekuatan kepadaku sehingga aku dapat melakukannya. Amin. (Dod).

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 4 Mei 2025 – Yoh. 21:1-19 : Hati yang Taat

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later May 3, 2025 13:46


Pembawa Renungan : RP. Agustinus Hutrin, SVD Sidoarjo Yoh. 21:1-19

hati taat fresh juice
Lifehouse Jakarta
Memilih Taat

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Feb 25, 2025 4:27


Wigand Sugandi - Daniel 1:8 (TB) Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja; dimintanyalah kepada pemimpin pegawai istana itu, supaya ia tak usah menajiskan dirinya.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 25 November 2024 - Taat dan Percaya padaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 24, 2024 4:40


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 25 November 2024 Bacaan: Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena perkataan-Mu itu, aku akan menebarkan jala juga." (Lukas 5:5) Renungan: Dalam hidup sehari-hari, tidak selalu mudah bagi kita untuk mengikuti usulan atau perintah dari orang lain ketika kita merasa bahwa diri kita telah melakukan pekerjaan dengan baik. Apalagi jika yang memberi anjuran adalah orang yang sama sekali tidak memahami pekerjaan kita! Beda halnya jika kita benar-benar mengenal dan memercayainya, kadang perintah yang tidak masuk akal pun kita lakukan demi menyenangkan hatinya. Keputusan Petrus untuk taat mengikuti perintah Yesus, pastilah ada dasarnya. Sebelumnya, ia pun menurut ketika Yesus naik ke perahunya dan memintanya untuk bertolak sedikit jauh dari pantai. Di perahu itulah ia mendengar pengajaran Yesus. Begitu berkuasanya perkataan Yesus sehingga Petrus mengambil keputusan untuk percaya. Kepercayaannya diuji ketika setelah pengajaran itu Yesus menyuruhnya untuk bertolak lebih ke dalam dan menebarkan jalanya. Sempat muncul keraguan di hati Petrus. Bisa jadi dalam hati ia mempertanyakan kapasitas Yesus yang dianggap tidak tahu menahu soal menangkap ikan, apalagi waktu itu hari sudah siang. Tetapi Petrus mengakhiri argumennya dengan berkata, "Karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga". Tingkat kepercayaan kita pada seseorang akan memengaruhi keputusan dan perilaku kita. Seberapa besar kita memercayai Yesus sebagai Tuhan yang mengendalikan sejarah hidup kita? Dia pun menjamin bahwa setiap orang yang mencari-Nya, tidak akan kekurangan sesuatu pun yang baik. Apa pun yang difirmankan Tuhan pasti terlaksana, sebab itu apakah kita masih ragu untuk melakukan setiap perintah-Nya? Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk taat pada-Mu dalam segala hal. Amin. (Dod).

M. Fethullah Gülen
Allah ve Resûlüne İtaat | Anadolu Vaazları 4 | M. Fethullah Gülen

M. Fethullah Gülen

Play Episode Listen Later Nov 12, 2024 78:26


Allah ve Resûlüne İtaat | Anadolu Vaazları 4 | M. Fethullah Gülen by Çınar Medya

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 31 Agustus 2024 - Taat dan Setia pada KehendakNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 30, 2024 6:02


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 31 Agustus 2024 Bacaan: Setelah Yesus berkata demikian Ia sangat terharu, lalu bersaksi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku." (Yohanes 13:21) Renungan: Di dalam sebuah lukisan yang berjudul Last Supper karya Leonardo Da Vinci, digambarkan suasana perjamuan terakhir Yesus dan para murid-Nya sebelum disalibkan. Ketika Yesus mengatakan, "Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, salah seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku." Tentu saja para murid betanya-tanya, siapa yang akan mengkhianatinya. Petrus kemudian menyuruh Yohanes untuk menanyakan kepada Yesus siapa orangnya, namun secara tidak langsung Yesus menyatakan bahwa pengkhianat itu adalah Yudas. Namun para murid sama sekali tidak mengerti. Dengan percaya diri, Simon mengatakan bahwa dia akan setia mengikuti Yesus kemana Yesus akan pergi. Namun Yesus mengatakan bahwa Petrus akan menyangkal Yesus tiga kali sebelum ayam jantan berkokok. Sampai di sini, kita bisa mengetahui bahwa yang mengkhianati Yesus bukan hanya Yudas, namun juga Petrus. Namun di bagian berikutnya, kita dapat mengetahui bahwa bukan hanya Yudas dan Petrus yang mengkhianati Yesus, tetapi murid-murid yang lain juga karena mereka meninggalkan Yesus seorang diri waktu para serdadu menangkap Dia. Sebenarnya bukan hanya para murid saja yang mengkhianati Yesus. Sebagai pengikut-Ny, kita pun sering mengkhianati Yesus. Kita memuji dan memuliakan Yesus dalam ibadah-ibadah di gereja, tetapi kita pun jatuh bangun di dalam dosa dan tidak setia menjalankan perintah-Nya. Yesus pernah mengatakan, "Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu." Yesus bukan hanya menjadikan kita sekadar seorang pengikut-Nya saja, namun Dia telah mengangkat kita menjadi sahabat-sahabat-Nya. Karena itu alangkah kejamnya kita, jika kita mengkhianati Dia hanya karena kita tergiur oleh kenikmatan dosa yang jelas-jelas menghancurkan kita dan menghancurkan hubungan kita dengan-Nya. Oleh karena itu, marilah kita segera bertobat dan memperbaiki kehidupan kita. Kita belajar menjadi pribadi yang setia dan taat pada Firman dan kehendak Tuhan. Tuhan menantikan kita dengan sabar. Dia ingin kita kembali ke pelukan-Nya. Dia ingin mencurahkan kembali berkat-Nya ke dalam hidup kita. Apapun keadaan kita saat ini, Tuhan siap mengampuni dan memulihkan hidup kita, asalkan kita mau kembali kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ampunilah aku karena aku sering mengkhianati-Mu dengan dosa-dosa yang selama ini aku perbuat. Aku mengaku bahwa aku mengasihi-Mu, tapi aku pun sering melanggar perintah-Mu. Amin. (Dod).

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 12 Agustus 2024 – Mat. 17:22-27 : Menjadi warga negara dan gereja yang Taat

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Aug 11, 2024 9:39


Pembawa Renungan : RP. Berty Ohoiwutun, MSC Manado Mat. 17:22-27

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 18 Juni 2024 - Taat menjalankan PerintahNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 17, 2024 3:50


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 18 Juni 2024 Bacaan: "Setelah ia minum anggur, mabuklah ia dan ia telanjang dalam kemahnya. Maka Ham, bapa Kanaan itu, melihat aurat ayahnya, lalu diceritakannya kepada kedua saudaranya di luar." (Kejadian 9:21-22) Renungan: Jika kita mencermati kisah Nuh, kita akan segera mengerti bahwa Nuh memang manusia biasa. la sama sekali bukan orang sakti melainkan orang biasa yang tetap memiliki kelemahan dan keterbatasan. Buktinya, tidak lama setelah keluar dari bahtera, Nuh yang membuat kebun anggur, keasyikan minum sehingga menjadi mabuk. Dalam kondisi mabuk, tanpa sadar ia telanjang sehingga kelihatan auratnya. la pun lepas kendali, ketika sadar dari mabuknya karena mengetahui bahwa Ham berbuat sesuatu yang tidak berkenan di hatinya (ay.24-25). Jadi, apa yang bisa kita teladani dari kehidupan Nuh? Kesediaannya untuk taat kepada perintah Allah, sekalipun sebenarnya sangat sukar untuk dipenuhi. Dampak dari ketaatannya, istri, ketiga anaknya, dan ketiga menantunya pun diselamatkan. Sepanjang sejarah kehidupan manusia, sering kali Allah tidak mencari orang yang hebat di hadapan manusia untuk menjadi pelaksana firman- Nya. la justru sering memakai orang-orang biasa yang dianggap bodoh, tidak terpandang, atau yang dianggap hina tetapi bergantung sepenuhnya kepada Allah dan bersedia melakukan kehendak-Nya. Kuncinya adalah ketaatan untuk melakukan kehendak-Nya. Pertanyaannya, apakah kita adalah orang yang Dia cari? Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk selalu bergantung hanya pada-Mu dan taat pada perintah-Mu. Amin. (Dod).

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 4 Maret 2024 – Luk. 4:24-30 : Yesus kita hebat namun taat dan rendah hati

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Mar 3, 2024 11:19


Pembawa Renungan: RD. Revi Tanod Manado Luk. 4:24-30.

Hizmetten
İTAAT KONUSU NASIL ANLAŞILMALIDIR

Hizmetten

Play Episode Listen Later Dec 24, 2023 15:35


İTAAT KONUSU NASIL ANLAŞILMALIDIR by

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 23 Desember 2023 – Luk. 1:57-66 : Taat semakin melekat

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Dec 22, 2023 14:25


Pembawa Renungan : Drg. Hernawaty Halim Pontianak Luk. 1:57-66.

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 8 Desember 2023 – Luk. 1:26-38 : Hidup Menakjubkan – Taat Pada Kehendak Allah

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Dec 7, 2023 13:26


Pembawa Renungan : RP. Antonius Rajabana, OMI JakartaHARI RAYA SP MARIA DIKANDUNG TANPA NODA Luk. 1:26-38.