Podcasts about Maka

  • 1,216PODCASTS
  • 3,586EPISODES
  • 26mAVG DURATION
  • 5WEEKLY NEW EPISODES
  • Feb 21, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about Maka

Show all podcasts related to maka

Latest podcast episodes about Maka

Boot Boy Ska Show
Episode 7765: Maka Velli Dennis Brown Tribute 15th Feb 2026 on www.bootboyradio.co.uk

Boot Boy Ska Show

Play Episode Listen Later Feb 21, 2026 181:48


Maka Velli Dennis Brown Tribute 15th Feb 2026 on www.bootboyradio.co.uk Please Play, Like, Comment, Follow, Download & Share.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu Pertama Prapaskah, 22 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 21, 2026 13:25


Dibawakan oleh Priscilla Victory Lamauran, Hendrina Linong dan Germanus Asan Uran dari Paroki Santo Damian Bengkong, Keuskupan Pangkal Pinang, Indonesia. Kejadian 2: 7-9; 3: 1-7; Mazmur tg 51: 3-4.5-6a.12-13.14.17; Roma 5: 12-19; Matius 4: 1-11.TUHANMELIHAT DAN MENGIZINKAN MANUSIA DIGODAI SETAN Tema renungan kita pada hari Minggu Pertama Prapaskahini ialah: Tuhan Melihat dan Mengizinkan Manusia Digodai Setan. Sering kalikita bertanya dalam hati: kalau Tuhan itu baik, mengapa Ia membiarkan manusiadigodai? Mengapa Ia tidak langsung menghentikan iblis sejak awal? Di TamanEden, Tuhan melihat ketika manusia pertama digoda. Di padang gurun, Tuhan jugamelihat ketika Putra-Nya sendiri, Yesus Kristus, dicobai berulang kali. Tuhantidak buta, Tuhan tidak lalai. Ia melihat. Ia tahu. Dan Ia mengizinkan. Tetapiizin Tuhan bukanlah tanda Ia setuju dengan kejahatan. Izin Tuhan selalu beradadalam rencana kasih dan keselamatan. Tuhan mengizinkan godaan karena Ia menciptakan manusiadengan kebebasan. Cinta tanpa kebebasan bukanlah cinta sejati. Kesetiaan tanpapilihan bukanlah kesetiaan. Bila manusia tidak pernah bisa memilih yang salah,maka memilih yang benar pun tidak lagi bermakna. Maka di hadapan godaan,manusia sebenarnya sedang berdiri di hadapan kesempatan: apakah ia mau percayakepada Tuhan, atau percaya pada suara lain. Di situlah iman menjadi nyata,bukan sekadar kata-kata. Kisah di Eden menunjukkan betapa manusia bisa jatuh.Ketika mendengarkan suara iblis, manusia memilih jalan yang menjauh dari Tuhan.Namun bahkan di saat jatuh itu, Tuhan tidak pergi. Ia mencari manusia,memanggil mereka, dan membuka jalan keselamatan. Jadi Tuhan tidak pernahmengizinkan godaan untuk menghancurkan manusia, melainkan untuk menuntunmanusia melihat betapa ia membutuhkan Tuhan. Dosa itu melukai, tetapi kesadaranakan dosa membuka pintu pertobatan. Lalu kita melihat Yesus di padang gurun. Ia digodaibukan sekali, tetapi berkali-kali. Iblis mencoba menggoyahkan-Nya melaluilapar, kuasa, dan kemuliaan dunia. Tetapi Yesus tidak jatuh. Ia menjawab denganSabda Tuhan, dengan kepercayaan penuh kepada Bapa. Di sinilah ada terangpengharapan: godaan tidak harus berakhir dengan dosa. Dalam Yesus, kita belajarbahwa manusia bisa berdiri teguh. Ia menunjukkan bahwa kesetiaan itu mungkin,bahwa rahmat Tuhan cukup kuat untuk menolong kita. Mungkin dalam hidup kita hari ini juga ada “padanggurun”: godaan untuk putus asa, godaan untuk marah, godaan untuk mencari jalanpintas, godaan untuk hidup jauh dari Tuhan. Jangan langsung berpikir Tuhanmeninggalkan kita. Justru sebaliknya. Tuhan melihat. Tuhan menyertai. Dan Iamengizinkan pergulatan itu agar iman kita dimurnikan, agar hati kita belajarkembali bersandar pada-Nya. Maka jangan takut terhadap godaan. Takutlah bila kitaberhenti kembali kepada Tuhan. Bila jatuh, bangkitlah melalui pertobatan. Bilakuat, bersyukurlah atas rahmat-Nya. Sebab dalam setiap pergulatan, Tuhan sedangbekerja membentuk hati kita. Ia tidak pernah meninggalkan manusia di dalampencobaan. Ia justru membuka jalan pulang. Dan di jalan pulang itu, kitamenemukan bahwa kasih Tuhan selalu lebih besar daripada godaan apa pun di duniaini. Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa … Ya Bapa di surga, penuhilah kami dengan kuasa-Mu sehingga kami mampumengatasi godaan-godaan di dalam hidup kami dan memilih jalan untuk kembalikepada-Mu. Bapa kami yang ada di surga … Dalam nama Bapa …

Renungan Anak GKY Mabes
Anak di Kota Nain (20 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 19, 2026 2:59


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah ANAK DI KOTA NAINDiambil dari: Lukas 7:14–15 (TB)“Maka Yesus menghampiri usungan itu dan menyentuhnya; sedang para pengusung berhenti. Lalu Ia berkata: ‘Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!' Maka bangkitlah orang mati itu lalu duduk dan mulai berkata-kata, dan Yesus menyerahkannya kepada ibunya.”Wonder Kids, hari ini kita melihat satu kisah yang hanya dicatat oleh Lukas. Yesus datang ke sebuah kota bernama Nain. Di sana ada seorang ibu yang sedang sangat sedih. Ia adalah seorang janda, seorang janda artinya ia sudah tidak memiliki suami lagi dan sekarang anak laki-laki satu-satunya telah meninggal. Bagi ibu ini, kehilangan anak berarti kehilangan segalanya. Ia tidak punya suami, tidak punya penolong, dan tidak punya masa depan.Ketika Yesus melihat ibu itu, Alkitab berkata Yesus tergerak oleh belas kasihan. Yesus tidak menunggu diminta. Ia mendekat, menyentuh usungan jenazah, dan berkata, “Hai anak muda, bangkitlah!” Anak itu hidup kembali, dan Yesus menyerahkannya kepada ibunya.Yesus bukan hanya menunjukkan kuasa-Nya, tetapi juga menunjukkan hati-Nya yang penuh kasih. Yesus peduli pada orang yang tidak punya siapa-siapa. Ia melihat air mata yang orang lain mungkin abaikan. Melalui kisah ini, Lukas ingin kita tahu: Yesus bukan hanya kuat, Yesus juga lembut dan penuh belas kasihan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Perhatikan orang di sekitarmu yang sedang sedih atau kesepian. Doakan mereka, dan jika bisa, tunjukkan perhatian kecil—senyum, sapaan, atau bantuan sederhana.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau peduli pada orang yang sedih dan terluka. Ajari aku memiliki hati yang penuh belas kasihan seperti Engkau. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus melihat air mata kita dan peduli pada hati kita. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis sesudah Rabu Abu, 19 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 18, 2026 9:05


Dibawakan oleh Sr Kresen MCFSM dan Sr Krista MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santo Fransiskus Catholic Center di Keuskupan Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia. Ulangan 30: 15-20; Mazmur tg 1: 1-2.3.4.6; Lukas 9: 22-25.MEMILIH BERKAT Tema renungan kita pada hari ini ialah: Memilih Berkat.Setelah Rabu Abu, liturgi hari pertama yang menyusulnya mengajak kita untukmerenungkan tentang berkat Allah. Masa Pra Paskah sangat spesial mengenaidisiplin beriman dengan tuntutan volume dan kualitas yang lebih kuat kalaudibandingkan dengan masa-masa liturgi lainnya. Maka berkat Tuhan sangat kitaperlukan demi terwujudnya proses pendisiplinan ini hanya karena Tuhan berkenandengan berkat-Nya bagi setiap orang yang mengharapkan keselamatan dirinya. Dengan memilih berkat, lalu apakah yang tidak kita pilih?Atau jika Tuhan memberikan kita berkat-Nya, hal apakah yang tidak Tuhanberikan? Kitab Ulangan dalam bacaan pertama menegaskan kalau kutuk danpenyiksaan dosa bukan pilihan kita. Dalam kenyataan, ada orang memilih kutukatau sengsara karena dituntun oleh kebebasan kodratinya. Tuhan menyelenggarakanhidup ini pada awal adalah baik. Namun karena kejatuhan kodrati manusia, makakehadiran kebaikan itu harus berhadapan dengan kutukan dosa. Jadi orang bisamemilih untuk berdosa. Orang beriman dinasihatkan untuk memilih berkat. Memilih berkat berarti memilih Tuhan. Sedangkan memilihkutuk berarti memilih musuh Tuhan, yaitu setan. Yang ada pada Tuhan ialahkehidupan, cinta, dan pengharapan akan suatu keberlangsungan yang abadi.Sedangkan yang ada pada kutuk ialah kematian, kebencian, dan kesengsaraanabadi. Yesus Kristus diutus oleh Bapa ke dunia untuk mendirikan sebuah kerajaankehidupan supaya memerintah dan membawa semua orang kepada berkat. Ajaran danteladan hidup-Nya menjadi pelita dan sumber air yang menjamin keberlangsunganberkat ini dalam bentuk rahmat karunia yang dicurahkan kepada setiap orang yangmemerlukan. Hari ini Yesus Kristus memaparkan isi pilihan kita untukmengikuti Dia supaya daripada-Nya mengalir semua berkat yang kita perlukan. Didalam masa Pra Paskah berkat-berkat kita dapatkan melalui berdoa, berpuasa, danberamal kasih. Ketiga perbuatan ini mesti dapat dijalankan dalam semangat salibyang kita pikul dan ketekunan dalam penyangkalan diri. Salib selalu bermaknapengorbanan dan menghadirkan beban yang harus ditanggung. Kita berdoa, berpuasaatau bermati raga, dan beramal kasih dengan sebuah volume jumlah dan kualitassedemikian yang membuat kita menanggung beratnya seperti yang Yesus lakukan.Ketiga perbuatan saleh itu mesti juga membawa kita untuk fokus kepada penyatuanhati kita dengan Tuhan, dan bukan kepada diri sendiri dan semua kepentingan duniawi.Dari sana berkat-berkat akan mengalir kepada kita. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, firman-Mu menguatkan niat kami untuk memanggul salib dan menyangkaldiri kami untuk dengan tekun mengikuti-Mu. Berkatilah kami supaya sepanjangjalan mengikuti-Mu kami menemukan diri kami yang sebenarnya. Salam Maria, penuhrahmat ... Dalam nama Bapa ...

Paano Ba 'To: The Podcast
Paano Lumandi/Mag-Date/Maka-Meet in 2026?!

Paano Ba 'To: The Podcast

Play Episode Listen Later Feb 16, 2026 47:41


Paano nga ba lumandi kung ayaw mo ng dating apps?! Posible ba talaga ang organic encounter in 2026?! US certified matchmaker and Singles Events Manila Founder Coach Vee Antonio joins us on Paano Ba ‘To to share empowering landi and dating tips! Sana makatulong!Follow #PaanoBaTo on our socials!IG: www.instagram.com/paanobatoFB Group: www.facebook.com/groups/paanobatoTiktok: www.tiktok.com/@askpaanobato To know more about the work of Bianca Gonzalez, check out her pages on IG/FB/X/YouTube/Tiktok: @iamsuperbianca Paano Ba ‘To?!Created by Bianca GonzalezEst. 2014

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-6 masa biasa, 17 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 16, 2026 8:48


Dibawakan oleh Sr Modesta MCFSM dan Sr Yuliana MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santo Yosef Ampa di Keuskupan Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Yakobus 1: 12-18; Mazmur tg 94: 12-13a.14-15.18-19; Markus 8: 14-21.KUAT MENGHADAPIUJIAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Kuat MenghadapiUjian. Di dalam kitab suci perjanjian baru, Yesus Kristus mengajarkan kitauntuk kuat dalam menghadapi ujian. Pengalaman ujian sering disamakan dengancobaan, yang maksudnya ialah untuk mencobai seseorang apakah mampu melewaticobaan atau tidak. Misalnya di dalam Injil Matius 26: 41 yang sama denganMarkus 14: 38, dan Lukas 22: 40, Yesus mengingatkan supaya kita selalu kuatdalam doa dan berwaspada supaya tidak jatuh ke dalam pencobaan. Daging atau tubuhkita lemah sehingga gampang menjadi jalan masuk bagi musuh yang mencobai. Tuhan sendiri juga mengingatkan umat-Nya di dalamperjanjian lama supaya mereka kuat terhadap godaan, cobaan dan ujian hidup.Ketika Musa berhadapan dengan Firaun di Mesir, ia benar-benar di dalam ujianberat. Tetapi ia juga patuh pada tuntunan dan perintah Tuhan. Dengan berpegangpada prinsip ini bahwa Tuhan mengajarkan dan menguatkan kita, jelas sebagaisebuah permainan atau lelucon kalau Tuhan juga yang mencobai kita. Ada anggapandan keyakinan di antara kita bahwa Tuhan mencobai dan menggodai kita sehinggaitu semua dianggap saja sebagai ujian dalam hidup. Ini jelas tidak mungkin.Bagaimana Ia menguatkan kita, Ia juga mencobai apa yang Ia sendiri tetapkan,kuatkan dan lindungi? Oleh karena itu Santo Yakobus dalam bacaan pertamamenegaskan bahwa tidak mungkin Tuhan mencobai kita anak-anak kekasihnya. Tuhantidak punya sistem bermain seperti siapa pun makhluk manusia dan makhluk rohlainnya yang punya keinginan untuk mencoba-cobai, menggoda-godai, ataumemperdaya-dayai pihak lain. Pemimpin penggoda dan penyoba ialah setan.Pengaruh setan ini memprioritaskan kerjanya pada tingkah laku manusia yangbertentangan dengan jalan Tuhan. Karena manusia punya kebebasan, ia bisa jugamemilih untuk condong pada pengaruh setan. Jadi manusia dicobai dan digodaioleh keinginannya sendiri yang sudah dikuasai oleh si jahat. Bilamana kita tahu bahwa kita berada di dalam cobaan?Peristiwa yang dikisahkan di dalam Injil hari ini menggambarkan suatu situasiumum orang-orang berada di dalam cobaan. Situasi itu ialah ketika pikiran danhati kita mulai mengerti dan menganggap bahwa Tuhan jauh atau tidak beradabersama kita. Kekawatiran atau keprihatinan bahwa nasib kita bakal di dalamkesulitan karena di sekeliling kita ada begitu banyak tantangan, kesulitan, danancaman. Bahkan kita sangat dihantui oleh ketidakmampuan kita untuk menghadapisemua itu. Rasa tak percaya pada diri, anggapan bahwa di sekeliling ada banyakancaman, dan pandangan bahwa Tuhan jauh, merupakan keadaan pencobaan yang kitahadapi di dalam hidup ini. Maka nasihatnya ialah: kita mesti kuat! Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha kuasa,penuhilah diri kami dengan semangat iman yang berani dan kuat untuk menghadapisegala cobaan dan ujian hidup ini. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan RohKudus ... Dalam nama Bapa ...

AWR Indonesian - Daily Devotional
CAHAYA BARU DITEMPAT KUDUS - 1

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Feb 14, 2026 6:19


Maka ia menjawab: "Sampai lewat dua ribu tiga ratus petang dan pagi, lalu tempat kudus itu akan dipulihkan dalam keadaan yang wajar."

AWR in Indonesian - Renungan Harian
CAHAYA BARU DITEMPAT KUDUS - 1

AWR in Indonesian - Renungan Harian

Play Episode Listen Later Feb 14, 2026 6:19


Maka ia menjawab: "Sampai lewat dua ribu tiga ratus petang dan pagi, lalu tempat kudus itu akan dipulihkan dalam keadaan yang wajar."

Renungan Anak GKY Mabes
Orang Tuli dan Bisu (15 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 14, 2026 2:50


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah ORANG TULI DAN BISUDiambil dari: Markus 7:33–35 (TB)“Lalu Ia menengadah ke langit dan menarik napas, serta berkata kepadanya: ‘Efata!' artinya: Terbukalah! Maka terbukalah telinganya, dan terlepaslah ikatan lidahnya, lalu ia berkata-kata dengan baik.”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang Yesus yang menyembuhkan orang tuli dan bisu. Yesus menyembuhkan banyak orang selama pelayanan-Nya. Tetapi hanya Injil Markus yang mencatat kisah khusus tentang seorang yang tuli dan tidak dapat berbicara di daerah Dekapolis.Yesus melakukan sesuatu yang terlihat aneh. Ia menyentuh telinga orang itu, menyentuh lidahnya, menengadah ke langit, lalu berkata, “Efata!” yang artinya, “Terbukalah!” Dan saat itu juga, telinganya terbuka, lidahnya terlepas, dan orang itu bisa berbicara dengan jelas.Mukjizat ini bukan hanya menunjukkan kuasa Yesus, tetapi juga menggenapi nubuat dalam kitab Yesaya: “Pada waktu itu telinga orang tuli akan dibuka… dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai.” (Yesaya 35:5–6). Artinya, Yesus bukan sekadar menyembuhkan. Ia sedang menunjukkan bahwa Dialah Mesias yang dijanjikan Allah.Sekarang Yesus memang tidak lagi menyentuh orang seperti dulu, tetapi kuasa-Nya tetap sama. Ia masih mendengar doa, masih sanggup menolong, dan masih bekerja dengan cara-Nya sendiri. Kadang cara Tuhan terasa aneh atau tidak kita mengerti, tetapi kita bisa percaya sepenuhnya kepada-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Jika kamu sedang berdoa dan belum melihat jawaban, ingatlah bahwa Tuhan tetap bekerja, meskipun caranya berbeda dari yang kamu bayangkan.Mari kita berdoa: Tuhan, ketika aku membutuhkan pertolongan, ajar aku untuk percaya kepada-Mu, meskipun cara-Mu terlihat aneh bagiku. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan tetap berkuasa dan layak dipercaya, apa pun cara-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

Zen Jaskiniowca – zrozumieć i wcielić
o czym jest BYĆ i MIEĆ 2 [oraz krótki fragment programu]

Zen Jaskiniowca – zrozumieć i wcielić

Play Episode Listen Later Feb 11, 2026 25:23


To nie jest "typowy" wpis - chciałem Cię tylko poinformować, że po 9 miesiącach (uffff!) skończyłem pracę nad BYĆ i MIEĆ 2: High Performance. Nie chcę tu go wychwalać albo reklamować, dlatego zrobimy tak: wypiszę to co w BiM 2 omówiłem i to pomoże podjąć Ci decyzję, czy chcesz go kupić czy też nie. W pierwszej kolejności o tym, dla kogo jest BYĆ i MIEĆ 2: dla ludzi w biznesie dla ludzi w korporacjach dla ludzi w polityce dla sportowców dla ludzi w jednostkach specjalnych oraz dla wszystkich tych, których interesuje sięganie po więcej Dla kogo NIE jest BiM2? Bez wątpienia nie jest to program dla początkujących. NIE polecam również zaczynania przygody z ZenJaskiniowca od tego właśnie programu... Najbardziej skorzystają ci, którzy już znają moją twórczość, moje programy, moje podcasty, szczególnie BYĆ i MIEĆ 1. Pomimo tego, że BYĆ i MIEĆ 2 pomyślane jest jako program niezależny. Czyli - dobrze jest mieć bazę i przerobić to co było wcześniej, jeśli jednak tak się nie stało, nie ma szczególnego problemu. Jest to zatem program dla tych, którzy pracowali już z moimi materiałami i dla tych, którzy chcą spojrzeć na siebie, swoje możliwości oraz na świat w inny, lepszy sposób. Wiele w programie tym elementów, z którymi ja się spotkałem po raz pierwszy. WSTĘP - wstępu nie ma, bo od razu przechodzimy do rzeczy. ROZDZIAŁ 1 - Obi Wan Nairobi Czy aby napewno mental jest najważniejszym elementem High Performance? I czy aby na pewno najlepszym sposobem poprawy swojego mentalu jest praca nad nim bezpośrednio? Czym jest model MUSK? Jakie są dwie podstawowe przeszkody na drodze do wyjątkowych osiągnięć? Czego i High Performance uczą nas MrBeast, Matthew McConaughey i Anthony Hopkins? oraz czy skupianie się na detalach ma jakikolwiek sens? ROZDZIAŁ 2 - ALL BLACKS  Czy High Performance polega na połączeniu się pod tradycję czy też na odrzuceniu jej? Dlaczego Juliusz Cezar popłakał się na widok pomnika Aleksandra Wielkiego? Jak pracować nad tym czego nikt nie będzie mógł ci odebrać? TO-DO-LIST vs TO-BE-LIST Jakie jest 5 pytań, które pomogą kształtować twoją nową, lepszą tożsamość? Jakich 3 mantra uczeni się wszyscy zawodnicy All Blacks? Jak postrzegać presję by cię wzmacniała? oraz na czym polega model czerwonej głowy / niebieskiej głowy? Czego tresura psów uczy o High Performance u ludzi? Jak w 3 krokach radzić sobie w sytuacji presji przy bardzo wysokich stawkach? Jakie są pułapki pogoni za większą pewnością siebie oraz do czego prowadzi wygrywanie tylko tego momentu... ROZDZIAŁ 3 - MACHIAVELLI dlaczego silni potrzebują konfliktów i godnego wroga? Czy jest jego prawie nieznana ale absolutnie rewolucyjna koncepcja UNO SOLO (oraz jakie są dalekosiężne jej konsekwencje) Do jakiej pozycji powinien dążyć każdy ambitny człowiek? Czy ekspansja jest dobrym pomysłem - a jeśli tak, to jaka? Jaka była główna - a często jedyna - motywacja wielkich historycznych postaci? (nie, nie chodzi o próżność) W jaki sposób High Performance wiąże się z koniecznością - czyli de facto z brakiem wyboru i wolności Która z konieczności musi być dla Księcia najważniejsza? Co powinno być jedynym hamulcowym pogoni za więcej? Na czym polega myślenie w kategoriach konieczności? i dlaczego starożytni byli silniejszymi ludźmi niż współcześni? Jaki jest jedyny sposób na osiągnięcie nieśmiertelności? Czym dla Machiavellego było "dobre, szczęśliwe życie"? W jaki sposób zrozumieli ludzkiej kondycji prowadzi w logiczny sposób do sięgania po więcej? Czym u Maka było pojęcie prawdy faktycznej (rzeczywistej) i jakie są konsekwencje tego pojęcia? Czy twoja religia aby na pewno cię wzmacnia? Co jest jedynym gwarantem skutecznego działania? Jaką jest "etyka" w wykonaniu Machiavellego? Jaka jest jego psychologia High Performance i czym są LEW, LIS, SPIRITO i AMINO? Dlaczego musisz być bardziej zwierzęciem niż człow...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-5 masa biasa, 11 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 10, 2026 9:22


Dibawakan oleh Suster Maria Goreti MCFSM dan Suster Ursula MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santa Teresa Kalkuta Bekasi di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Raja-Raja 10: 1-10; Mazmur tg 37: 5-6.30-31.39-40; Markus 7: 14-23.HATI BARU Renungan kita pada hari ini bertema: Hati Baru. Sepasangsuami dan istri dalam satu tahun terakhir hidup dalam konflik dan sepertinyatidak ada tanda berhenti. Lalu mereka berdua sepakat untuk bercerai melaluibeberapa proses. Salah satu hal dari proses itu ialah mereka berdua bertemuPastor Paroki untuk meminta pendapatnya. Masing-masing menyampaikan pendiriandan alasannya untuk bercerai. Menurutnya keputusan itu sudah bulat. Kepentingandiri masing-masing sangat kuat, dan bagi Pastor ini adalah contoh dua hati yanglama. Maka sang Pastor memiliki tugas amat penting untukmengubah hati yang lama itu menjadi hati yang baru. Setelah memberikan pendapatdan nasihatnya, Pastor mempersilakan masing-masingnya untuk adorasi di depanSakramen maha kudus. Di dalam gereja, mereka duduk berjauhan untuk berdoa.Sekitar satu jam berlalu, mereka kembali bertemu Pastor di kantornya.Masing-masing menyampaikan bahwa ia sadar akan kesalahan dan kesombongannya. Iaberniat mengampuni pasangannya. Ia memutuskan untuk tidak bercerai. Pasangan tersebut akhirnya mendapatkan sebuah hati yangbaru. Masing-masingnya menjadi orang yang baru. Pengalaman ini menunjukkanbahwa terciptanya sebuah hati yang baru tidak bisa hanya dengan urusan seorangdiri. Kalau tanpa campur tangan Tuhan dan sesama ia tidak bisa apa-apa, tidak bisa menjadi baru.Sakramen-sakramen dan bimbingan rohani adalah dua dari banyak cara yangmembantu seseorang untuk mengalami dirinya menjadi baru.  Salah satu isi firman Tuhan yang menggerakkan kita untukmenciptakan hati yang baru ialah seperti yang diwartakan oleh bacaan-bacaanhari ini. Firman Tuhan pada prinsipnya berisi kebijaksanaan Tuhan tentangbagaimana hidup semestinya dalam mengikuti Kristus. Pilihan kita mesti ke sana,seperti yang dilakukan oleh Salomo yang membuat hikmat hidupnya bisa menarikperhatian Ratu dari Syeba dan seluruh dunia. Kalau kita memilih dan menggunakanselalu kebijaksanaan, Tuhan menyediakan itu dan menyempurnakannya di dalamkita. Hati yang baru ialah hati yang bersih. Kotoran, kenajisan,fitnah, benci, dengki, dan marah mestinya dikeluarkan dari sana. Yesus memintakita supaya semua itu tidak disimpan di hati seperti kita menyimpan hartakekayaan dengan begitu aman. Semua itu menajiskan atau mengotori kita, jadiharus dikeluarkan melalui pemeriksaan batin lalu melepaskannya dengan bantuanorang lain dan Gereja. Ini sama sekali tak ada hubungan dengan makanan yanghalal dan tidak halal. Makanan atau minuman itu tidak pernah punya kaitandengan menciptakan hati yang baru. Hati yang baru adalah urusan rohani,sementara makanan dan minuman urusan perut dan jasmani. Sangatlah beda! Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah mahabijaksana, semoga Roh-Mu memimpin kami selalu di dalam kebijaksanaan untukmenyatu dalam Yesus Kristus melalui hidup kami, dalam kata dan perbuatan kami.Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu Biasa ke-5, 8 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 7, 2026 12:14


Dibawakan oleh Suster Brigida MCFSM, Suster Ludgardis MCFSM dan Suster Vinsensia MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santa Teresa Kalkuta Bekasi di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Yesaya 58: 7-10; Mazmur tg 112: 4-5.6-7.8a.9; 1 Korintus 2: 1-5; Matius 5: 13-16.KITA DIJADIKAN GARAM DAN TERANG DUNIA Tema renungan kita pada hari Minggu Biada kelima iniialah: Kita Dijadikan Garam dan Terang Dunia. Dalam khotbah di bukit, Yesusmenegaskan identitas para murid sebagai garam dan terang dunia (bdk.Injil Matius). Pernyataan ini bukan sekadar metafora indah, melainkan panggilanhidup. Garam tidak hidup untuk dirinya sendiri; ia hadir untuk memberi rasa,mencegah kebusukan, dan menjaga kehidupan. Terang pun tidak disembunyikan; iahadir untuk menerangi, memberi arah, dan menyingkirkan kegelapan. Jadi, menjadigaram dan terang berarti menjadi penolong—pribadi yang kehadirannyamenghadirkan kebaikan nyata bagi sesama. Yesus mengajak para murid menyadari bahwa melalui hidupmerekalah dunia dapat merasakan sentuhan Allah. Garam yang tawar dan terangyang disembunyikan kehilangan maknanya. Maka, iman Kristiani menjadi nyataketika seseorang berani keluar dari kepentingan diri, peka terhadap kebutuhanorang lain, dan terlibat dalam penderitaan sesama. Berarti seorang muridmenjadi tanda kehadiran dan tindakan Tuhan: bukan terutama lewat kata-kata,melainkan lewat tindakan kasih yang konkret. Nabi Kitab Yesaya menegaskan bahwa terang sejatiterungkap melalui kasih yang dibagikan kepada mereka yang lapar, yang tidakberpakaian, dan yang tidak memiliki tempat tinggal. Terang bukanlah kemilauspiritual yang abstrak, melainkan sinar yang memanaskan kehidupan orang lain.Ketika tangan kita bisa berbagi, ketika langkah kita mendekat kepada yangtersingkir, saat itulah terang Tuhan memancar melalui diri kita. Keyakinan yang sama diteguhkan oleh Santo Paulus kepadajemaat di Korintus. Dalam suratnya yang pertama, Paulus menegaskan bahwa imantidak bertumpu pada hikmat manusia, melainkan pada kekuatan Allah. Artinya,menjadi garam dan terang bukanlah hasil kehebatan pribadi, melainkan buah dariketerbukaan pada karya Allah yang bekerja dalam kelemahan manusia. Ketika kitamengandalkan Tuhan, hidup sederhana kita pun dapat menjadi sarana rahmat bagibanyak orang. Mari kita bayangkan begini: sebuah lilin kecil yangdinyalakan di ruang gelap. Cahaya lilin itu tidak besar, namun cukup untukmenolong seseorang menemukan jalan dan menghindari bahaya. Lilin tidak memilihsiapa yang pantas menerima cahayanya; ia hanya setia menyala dan menghabiskandirinya. Demikian pula seorang penolong sejati: mungkin sederhana, sering takterlihat, namun kehadirannya membuat hidup orang lain menjadi lebih manusiawidan penuh harapan. Akhirnya, menjadi garam dan terang dunia adalahpanggilan harian untuk menghadirkan Allah di tengah realitas hidup. Melaluikasih yang dibagikan, pertolongan yang tulus, dan iman yang bersandar padakekuatan-Nya, kita dipanggil untuk menjadi saksi bahwa Tuhan sungguh bekerja didunia ini—melalui hidup kita yang mau dipakai bagi sesama.  Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Allah yangmahakuasa, peliharalah dan kuatkanlah iman kami kepada-Mu agar kami senantiasamenjadi tanda kehadiran dan tindakan-Mu untuk menyelamatkan diri kami sendiri,sesama kami dan dunia di sekitar kami. Bapa kami yang ada di surga ... Dalamnama Bapa ...

Majompercek
Mesél San Francisco #2

Majompercek

Play Episode Listen Later Feb 6, 2026 43:34


Stábunk tagjai még jobban elmerültek San Francisco forgatagában! Leila, Márk és Maka átbeszélték az elmúlt két nap történéseit, végigzongorázták mi minden történt az NFL Experience kalandparkban és a csapathotelekben, de azt is kivesézték, hogy hogyan hathat a játékosok lelkére a Super Bowl hetének őrületes felhajtása.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-4 masa biasa, 6 Februari 2026, Peringatan Santo Paulus Miki dan teman-teman, Martir

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 5, 2026 10:31


Dibawakan oleh Suster Yulia MCFSM dan Suster Clarisa MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santo Aloysius Gonzaga Palangkaraya di Keuskupan Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia. Sirakh 47: 2-11; Mazmur tg 18: 31.47.50.51; Markus 6: 14-29.KATA HATI KITA Renungan kita pada hari ini bertema: Kata Hati Kita.Seorang pemuda disukai tiga orang teman wanitanya. Masing-masing mempunyaikeinginan yang sama, yaitu supaya dikawini pemuda itu. Dalam keadaan dilema, iaberkonsultasi dengan orang tuanya. Bapa dan ibunya memberikan semuapertimbangan yang diperlukan. Kemudian anaknya diberikan segala kebebasan untukmemutuskan. Ibu berkata, "Dengarkan kata hatimu, dan tentukan pilihan yangterbaik." Umumnya kita mengerti kata hati kita sebagai kebenaranyang memiliki tuntutan moral yang tinggi. Kata hati sebagai keputusan terakhirsetelah melalui berbagai pertimbangan dan analisa. Diskusi, pembahasan dankonsultasi pada umumnya berguna untuk memberikan pencerahan dan pemahaman yanglebih luas. Usulan atau kritikan juga sering kita jadikan sebagai faktor yangdiperlukan untuk memberikan keseimbangan dalam pemikiran dan pembahasan. Padaakhirnya keputusan itu memang benar-benar hasil dari kata hati yang jujur danjernih. Kita mengetahui bahwa kata hati itu adalah suara hatinurani kita. Tuhan memilih untuk tinggal di dalam hati nurani kita. Maka ketikakita memikirkan dengan tenang, damai, positif dan dalam suasana berdoa, katahati nurani kita tentu akan berisi kebaikan, pujian dan syukur kepada Tuhan,kebenaran yang membebaskan, dan suka cita yang membawa kedamaian. Sebaliknya,jika kita diliputi kebencian, kemarahan, kesombongan dan hawa nafsu, kata hatinurani akan berisi kejahatan dan dosa. Kata hati kita sangat bergantung padaniat, intensi, dan perasaan kita sebagai manusia. Bacaan-bacaan kita pada hari ini menggambarkan dua contohkata hati nurani yang sangat berlawanan. Yang pertama ialah kata hati seorangyang beriman, yang diwakili oleh raja Daud. Ini adalah sebuah gambaran orangberiman yang menyadari diri sebagai orang berdosa, tetapi imannya kepada Tuhansemakin bertambah. Ia percaya akan belas kasih Tuhan untuk mengampuninya, dania lebih percaya lagi bahwa hidupnya sangat dirahmati dan diberkati oleh Tuhan.Pada gilirannya, ia akan menjadi berkat dan penyalur rahmat bagi orang lain. Yang kedua ialah kata hati seorang yang tidak beriman danyang hidup dalam sebuah sistem hukum rimba. Sistem hidup ini membenarkan merekayang kuat dan berkuasa mematikan mereka yang lemah dan yang membawa kebenaran.Herodes memiliki kata hati yang jahat dan penuh dosa. Tidak ada kasih dankebenaran di dalam hatinya. Kata hatinya memerintahkan dia untuk melakukankebohongan dari pada kebenaran, kegelapan dari pada terang, kekacauan dari padakedamaian, kebencian dari pada cinta. Setiap niat dan perbuatan jahatdiproduksi dari kata hati yang jahat. Kita dapat bertanya pada diri kita sendiri: keadaan sayasaat ini, apakah diwarnai kata hati yang baik dan benar, ataukah kata hati yangsalah dan jahat? Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus,murnikanlah hati kami supaya kami kembali hidup dalam kebenaran-Mu, denganselalu mendengar bisikan nurani kami. Bapa kami yang ada di surga ... Dalamnama Bapa ...

Majompercek
Mesél San Francisco #1

Majompercek

Play Episode Listen Later Feb 4, 2026 34:01


Az ARENA4 stábja már megérkezett San Franciscóba, a 60. Super Bowl helyszínére, Maka és Zsombi pedig elmesélték, hogy milyenek az első élményeik az Öbölből.

Renungan Anak GKY Mabes
Siapakah Matius? (4 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 3, 2026 2:47


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah SIAPAKAH MATIUS?Diambil dari: Matius 9:9 (TB)“Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: ‘Ikutlah Aku.' Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia.”Wonder Kids, Tahukah kamu siapa Matius itu sebelum ia mengikut Yesus? Matius adalah seorang pemungut cukai.Pada zaman Yesus, pemungut cukai tidak disukai orang. Mereka bekerja untuk pemerintah Romawi dan sering dianggap serakah serta tidak jujur. Banyak orang menganggap mereka sebagai pengkhianat bangsa sendiri. Tetapi Yesus melihat Matius dengan cara yang berbeda.Yesus tidak berkata, “Kamu terlalu berdosa,” atau “Kamu tidak layak.” Yesus justru berkata, “Ikutlah Aku.” Dan Matius langsung bangkit dan mengikut Yesus. Karena pekerjaannya sebelumnya, Matius terbiasa mencatat dengan rapi dan teliti. Allah memakai keahlian itu untuk menolong Matius menulis Injil Matius—sebuah catatan penting tentang kehidupan dan ajaran Yesus.Melalui Matius, kita belajar bahwa: Yesus bisa memakai siapa saja, dari latar belakang apa saja, untuk melakukan hal-hal besar bagi Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Jangan merasa kamu tidak cukup baik untuk dipakai Tuhan. Yesus bisa memakai kemampuan dan pengalamanmu untuk kemuliaan-Nya.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mau memanggil dan memakai orang-orang yang sering dianggap tidak layak. Tolong aku percaya bahwa Engkau juga mau memakai hidupku untuk melakukan hal-hal baik. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus memanggil Matius apa adanya—dan Dia juga memanggilmu hari ini. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-3 masa biasa, 30 Januari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 29, 2026 8:44


Dibawakan oleh Yustina Armastiti dan Ignasius Sunaryo dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 2 Samuel 11: 1-4a.5-10a.13-17; Mazmur tg 51: 3-4.5-6a.6bc-7.10-11; Markus 4: 26-34.BENIH-BENIH UNGGUL BAGI TUHAN Tema renungan kita pada hari iniialah: Benih-Benih Unggul Bagi Tuhan. Dalam Injil Markus, Yesus mengumpakanKerajaan Allah seperti biji sesawi. Benih itu paling kecil, tetapi kemudianmenjadi besar dan berguna bagi sekitarnya. Gambaran ini meneguhkan kita bahwaTuhan tidak selalu memulai karya-Nya dari hal-hal yang besar, mencolok, ataudianggap hebat oleh manusia. Justru dari kesetiaan kecil—doa yang sederhana,pelayanan yang mungkin tidak terlihat, keputusan untuk tetap jujur, atau hatiyang mau mengampuni—Tuhan menumbuhkan sesuatu yang kelak menjadi tempatberteduh bagi banyak orang. Benih kecil di tangan Tuhan tidak pernah sia-sia. Yesus juga menyampaikanperumpamaan tentang benih yang ditaburkan petani: benih itu bertunas, tumbuh,lalu menghasilkan buah, tetapi petani itu “tidak tahu bagaimana terjadinya.” Disini kita diajak menyadari misteri rahmat: manusia boleh menabur, boleh merawat,boleh bertekun, tetapi yang memberi pertumbuhan sejati adalah Tuhan. Ada bagianhidup rohani yang tidak dapat dipaksa oleh kekuatan manusia. Sebab itu imantidak hanya menuntut kerja keras, melainkan juga penyerahan diri—percaya bahwaTuhan bekerja diam-diam, bahkan saat kita merasa tidak ada perubahan apa pun. Namun perjalanan iman tidakselalu mulus. Ada godaan, kelelahan, dan luka batin yang membuat manusia jatuhdalam dosa. Ini seperti benih yang sudah mulai tumbuh tetapi diserang wabah,hama, atau penyakit yang mengancamnya hingga rusak. Dosa bukan hanya sekadar“kesalahan kecil”, melainkan daya penghancur yang dapat merampas kedamaian,meretakkan relasi, melemahkan panggilan, bahkan mematikan semangat untukbertumbuh. Jika tidak dijaga, benih unggul pun bisa berhenti berkembang sebelumsempat menghasilkan buahnya. Kitab Suci menunjukkan bahwagodaan tidak mengenal status: Raja Daud yang dipilih Tuhan pun pernah jatuhdalam dosa perzinahan. Kejatuhan Daud mengingatkan kita bahwa hati manusiadapat lemah ketika lengah, merasa aman, atau membiarkan diri dikuasai keinginan.Tetapi kisah Daud juga menyatakan sesuatu yang sangat penting: Tuhan tidakberhenti mengundang pertobatan. Ketika manusia tersungkur, jalan pulang tetapdibukakan. Rahmat Tuhan sanggup memulihkan, tetapi tanggung jawab manusiaadalah berjaga-jaga, jujur pada diri sendiri, dan segera kembali sebelum lukadosa menjadi semakin dalam. Maka, menjaga benih panggilanadalah tugas rohani yang serius. Kita dipanggil untuk menjaga diri, menjagamata dan hati, menjaga relasi, menjaga disiplin doa, serta menjaga kepekaannurani. Sebab panggilan hidup adalah sesuatu yang mulia dan harus dipelihara.Kita membutuhkan rahmat perlindungan Tuhan setiap hari agar tidak mudah terbawaarus dunia, tidak dikuasai bisikan musuh yang mematikan, dan tidak menganggapremeh pintu-pintu kecil yang dapat membawa kita jatuh. Marilah kita berdoa. Ya Tuhan mahabijaksana, jadikanlah kamibenih-benih yang selalu siap ditumbuhkan dan dibuahkan demi kebaikan hidup kamidan pemenuhan janji untuk mendapat kesempurnaan di dalam Dikau. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-3 masa biasa, 29 Januari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 28, 2026 7:19


Dibawakan oleh Hanolan Modestus Jemuru dan Veronika Retno Wijayanti dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 2 Samuel 7: 18-19.24-29; Mazmur tg 132: 1-2.3-5.11.12.13-14; Markus 4: 21-25.CAHAYA PELITA Renungan kita pada hari ini bertema: Cahaya Pelita. Padazaman Yesus, belum ada listrik. Orang-orang memakai pelita atau obor untukpenerangan di rumah dan di perjalanan. Tetapi pada zaman kita, pelita hampirtidak digunakan karena listrik sudah menjadi penerangan bagi penduduk bumi padasaat ini. Penyebutan pelita di dalam kitab suci dan ajaran Tuhan Yesus tetaprelevan dengan kita saat ini, yaitu lebih memberikan penekanan pada pesanrohaninya. Di dalam suasana gelap karena listrik mati, orang-orangbergantung pada penerangan yang ada di tangan mereka, misalnya hp, tablet, ataulampu senter. Namun jika tidak ada satu pun alat-alat listrik-elektronik yangtersedia, salah satu penerangan yang diandalkan ialah pelita. Lilin yangdibakar, obor minyak tanah, atau pembakaran kayu dapat disejajarkan denganlampu pelita yang dengan muda disediakan di rumah-rumah kita. Tuhan Yesus memakai simbol cahaya pelita untuk mengajarkankita tentang peran setiap orang beriman sebagai lampu yang memiliki nyalaapinya. Roh Kudus yang ada pada kita sejak pembaptisan selalu menyalakanapi-Nya sehingga pikiran kita terbuka kepada firman yang disampaikan kepadakita dan berelasi dengan semua kenyataan hidup yang kita alami. Api Roh Kudusjuga membakar dan menyemangati hati kita, sehingga kita senantiasa memilikipengharapan setiap kali ada kesulitan dan sakit yang menyusahkan kita. Setiap orang memiliki pelita dan api di dalam dirinya,karena Tuhan bermaksud untuk menjadikan dirinya sebagai rekan kerja-Nya. Parapengikut Kristus secara sah mengambil bagian dalam perutusan Yesus Kristus.Maka mereka adalah rekan kerja Tuhan di dalam dunia ini. Fungsi pelita atau apidi dalam diri setiap orang yang diutus oleh Tuhan pada umumnya ada dua, yaitusebagai penerang jalan kepada Tuhan dan penerang kehidupan di dalam dunia. Jalan kepada Tuhan tidak selalu mulus dan gampang. Yesussendiri bahkan mengatakan bahwa jalannya sangat sempit. Raja Daud sendirimembutuhkan terang Ilahi supaya dapat mengerti dan menjalani kepercayaan Allahkepadanya. Perjalanan hidup yang panjang sering dihalangi oleh aneka bentukkegelapan. Maka pelita di dalam diri setiap orang sangat berguna dalammenerangi dan membimbing dirinya, bahwa jalan kepada Tuhan adalah jalan YesusKristus. Dunia dengan segala keadaannya sering menjadi gelap karenasegala kekurangannya seperti kebodohan, diskriminasi, kebohongan, kekerasan dankematian. Perutusan kita sebagai pengikut Kristus mewajibkan kita menjadipelita dengan cahaya yang menerangi, membimbing, dan mencerahkan dunia ini.Semoga pelita kita tetap bernyala sampai hidup kita di dunia ini berakhir. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Yesus, penuhilahselalu diri kami dengan terang Roh-Mu agar kami semakin mantap menjadisaksi-saksi-Mu bagi kebaikan dan keselamatan di dunia ini. Salam Maria, penuhrahmat ... Dalam nama Bapa ...

AWR Indonesian - Daily Devotional
SAATNYA TERCERAI BERAI BAGIAN KE 2

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Jan 27, 2026 6:46


Maka berkatalah Yesus kepada mereka: "Malam ini kamu semua akan tergoncang imanmu karena Aku. Sebab ada tertulis: Aku akan membunuh gembala dan kawanan domba itu akan tercerai-berai.

AWR in Indonesian - Renungan Harian
SAATNYA TERCERAI BERAI BAGIAN KE 2

AWR in Indonesian - Renungan Harian

Play Episode Listen Later Jan 27, 2026 6:46


Maka berkatalah Yesus kepada mereka: "Malam ini kamu semua akan tergoncang imanmu karena Aku. Sebab ada tertulis: Aku akan membunuh gembala dan kawanan domba itu akan tercerai-berai.

Ini Koper
#838 Andragogi dan Peningkatan Kapasitas Staf

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jan 26, 2026 6:37


Banyak pimpinan organisasi mengeluh. Katanya, kapasitas staf sulit sekali naik. Padahal anggaran pelatihan sudah dikuras habis. Masalahnya sering kali bukan pada orangnya, tapi pada caranya. Malcolm Knowles menyebut orang dewasa sebagai "spesies yang terabaikan". Kita sering memaksakan peningkatan kapasitas dengan gaya sekolah dasar: guru di depan, murid duduk manis mendengarkan. Padahal, bagi orang dewasa, cara itu adalah penghinaan terhadap kemandirian mereka. Peningkatan kapasitas orang dewasa harus berbasis pada pengalaman. Knowles menekankan bahwa orang dewasa bukan gelas kosong yang siap diisi air apa saja. Mereka adalah gudang pengalaman. Maka, pelatihan dalam organisasi tidak boleh lagi bersifat satu arah atau sekadar hafalan teori. Belajar bagi mereka adalah proses menghubungkan hal baru dengan apa yang sudah mereka alami selama puluhan tahun bekerja. Jika pelatihan tidak relevan dengan masalah nyata di meja kerja mereka besok pagi, maka lupakan saja efektivitasnya. Maka, kunci utama peningkatan kapasitas adalah pergeseran peran. Pemimpin atau bagian HRD jangan lagi merasa sebagai instruktur yang maha tahu. Jadilah fasilitator. Motivasi terkuat orang dewasa bukan hanya soal naik jabatan, tapi kepuasan batin karena mampu menyelesaikan tantangan hidup. Ketika organisasi mampu menciptakan lingkungan belajar yang menghargai konsep diri dan orientasi masalah stafnya, saat itulah kapasitas organisasi akan melompat dengan sendirinya. Begitulah cara manusia dewasa bertumbuh. (*)

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-3 masa biasa, 26 Januari 2026, Peringatan Santo Timotius dan Titus, Uskup

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 25, 2026 8:05


Dibawakan oleh Jovita dan Agus dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Titus 1: 1-5; Mazmur tg 96: 1-2a.2b-3.7-8a.10; Lukas 10: 1-9.KEPERCAYAAN ANTARA GURU DAN MURID Renungan kita pada hari ini bertema: Kepercayaan AntaraGuru dan Murid. Kepercayaan antara guru dan murid adalah fondasi yang membuatsebuah panggilan bertumbuh, sebuah perutusan menjadi kuat, dan pewartaanmenjadi berbuah. Kita melihat hal ini dengan jelas dalam relasi Santo Paulusdengan dua muridnya, Timotius dan Titus. Paulus bukan hanya “mengajar”, tetapimempercayakan tugas, menaruh harapan, dan membentuk karakter rohani mereka.  Demikian juga Yesus ketika mengutus tujuh puluh muriduntuk pergi berdua-dua: Ia tidak hanya memberi perintah, tetapi memberikankepercayaan bahwa mereka mampu membawa damai, menyembuhkan, dan mewartakanKerajaan Allah. Dalam iman, kepercayaan bukan sekadar perasaan aman, melainkankeputusan untuk berjalan bersama dalam kebenaran dan misi. Keunggulan terbesar dari kepercayaan adalah lahirnyakekuatan batin untuk bertanggung jawab. Seorang murid yang dipercaya akanmerasa hidupnya bermakna: ia berani melangkah, tidak mudah menyerah, dan maubelajar dari kesalahan. Kepercayaan juga menciptakan ruang untukbertumbuh—murid tidak takut gagal karena ia tahu ia dibimbing, bukan dihakimi.Selain itu, kepercayaan memperkuat kesatuan visi: guru dan murid melayani bukanuntuk nama diri, melainkan untuk misi Tuhan. Maka, ketika Paulus mengutusTimotius dan Titus dalam pelayanan Gereja perdana, ia sedang menegaskan bahwakepercayaan dapat menghidupkan keberanian, kesetiaan, dan ketekunan dalamtugas. Namun, kepercayaan adalah sesuatu yang rapuh dan harusdijaga. Agar kepercayaan tidak hilang, yang paling penting adalah kejujuran,konsistensi, dan kerendahan hati. Kepercayaan runtuh bukan hanya karenakesalahan besar, tetapi sering karena kebiasaan kecil: tidak menepati janji,tidak transparan, menutupi kebenaran, atau mulai bekerja dengan motivasi ganda.Kepercayaan juga harus dipelihara lewat komunikasi yang jelas—seperti Paulusyang terus menulis surat, meneguhkan, mengingatkan, dan mengarahkan Timotiusdan Titus. Jika hubungan guru-murid tidak dirawat, maka jarak akan tumbuh,salah paham mudah terjadi, dan misi perlahan kehilangan daya rohaninya. Berikut contoh-contoh sederhana. Seorang guru  memberi tugas nyata kepada murid, lalumendampingi dengan evaluasi yang sehat. Seorang pembina meminta murid memimpindoa atau membuat pelayanan kecil, lalu setelah selesai, guru tidak langsungmengkritik, tetapi mengapresiasi dulu, kemudian memberi koreksi dengan kasih:jelas, konkret, dan membangun. Murid pun belajar bahwa ia dipercaya, tetapitetap diarahkan agar bertumbuh. Inilah semangat Yesus yang mengutus murid-muridberdua-dua: ada tanggung jawab, ada dukungan, dan ada kebersamaan. Kepercayaanyang sejati bukan membiarkan orang berjalan sendiri, melainkan membuat orangberani berjalan karena tahu ia tidak berjalan sendirian.Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa … Ya Allah mahakasih, kuatkanlah iman kami pada setiap bentukpenyelenggaraan-Mu kepada kami, sehingga bertumbuhlah kepercayaan kamikepada-Mu. Salam Maria, penuh rahmat … Dalam nama Bapa …

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-2 masa biasa, 24 Januari 2026, Peringatan Santo Fransiskus dari Sales, Uskup dan Pujangga Gereja

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 23, 2026 7:01


Dibawakan oleh Juvita dan Agustinus dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 2 Samuel 1: 1-4.11-12.19.23-27; Mazmur tg 80: 2-3.5-7; Markus 3: 20-21.JALAN TUHAN BEBAS HAMBATAN Renungan kita pada hari ini bertema: Jalan Tuhan BebasHambatan. Di dalam Injil Markus bab 3, Yesus digambarkan melayani begitu banyakorang sampai-sampai Ia dan para rasul-Nya tidak sempat makan. Kerumunan datangdengan harapan, sakit dan luka batin dibawa, doa-doa dinaikkan, dan Yesus tetaphadir sepenuhnya bagi mereka.  Pelayanan-Nya seperti arus rahmat yang terus mengalir, taktertahan oleh lelah, waktu, maupun keterbatasan manusia. Dalam kacamata iman,ini bukan sekadar kesibukan, melainkan tanda bahwa kehendak Allah sedangbekerja nyata: menyelamatkan, memulihkan, dan membebaskan. Allah tidak pernahberhenti bekerja. Ia tidak tidur. Namun, menariknya, semakin besar karya yang dikerjakan,semakin besar pula salah paham yang muncul. Sanak keluarga Yesus menganggap Iasudah tidak waras, karena mereka melihat-Nya seolah tidak menjaga diri danmelampaui batas kewajaran manusia. Situasi ini menggambarkan kenyataan bahwajalan Tuhan tidak selalu mudah dipahami oleh logika manusia. Bahkan orang-orangterdekat pun dapat menjadi “hambatan” melalui penilaian yang keliru, bukankarena jahat, tetapi karena tidak mengerti tindakan Tuhan yang tersebut. Jika kita menengok kisah Raja Daud, berbagai keberhasilannyadalam peperangan memperlihatkan satu prinsip rohani yang kuat: jalan Tuhantidak terhentikan. Daud bukan menang karena kekuatan pribadi semata, tetapikarena ia berjalan dalam kehendak Allah. Ketika Tuhan menghendaki pemulihan dankemenangan bagi umat-Nya, rintangan sebesar apa pun akan disingkirkan. Sejarahkeselamatan menunjukkan bahwa karya Allah selalu bergerak maju, melampauiketerbatasan manusia dan menembus situasi yang tampak mustahil. Maka kitaselalu berpandangan bahwa di dalam Tuhan ada banyak surprise-nya. Ini tidak berarti bahwa hidup orang beriman bebas darimasalah. Hambatan, tantangan, dan pergumulan adalah bagian wajar dari duniayang terluka oleh dosa dan kelemahan. Tetapi iman mengajarkan sesuatu yanglebih dalam: hambatan tidak pernah mampu membuat jalan Tuhan buntu. Dalampenyelenggaraan ilahi, bahkan halangan dapat dipakai menjadi jalan pembentukan,pemurnian motivasi, dan pendewasaan kasih. Yang tampak sebagai penundaan,sering kali menjadi ruang bagi Tuhan untuk menegaskan arah dan memurnikan hati.Di kala situasi yang amat sulit, Tuhan masih menyediakan ruang untuk jalankeluarnya. Karena itu, “Jalan Tuhan bebas hambatan” bukan berarti tanpasalib, melainkan jalan yang pasti mencapai tujuannya. Kehendak Allah akan terusberlangsung, sampai mencapai kepenuhannya: persatuan dengan Allah Tritunggalyang abadi. Tugas kita adalah tetap setia melangkah, meski disalahpahami, meskilelah, meski doa belum segera terjawab. Sebab ketika seseorang berjalan dalamkehendak Tuhan, ia tidak sedang mengejar keberhasilan dunia, tetapi sedangmengikuti arus keselamatan yang tak pernah berhenti—jalan yang selalu terbukamenuju hidup yang kekal. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa … Ya Allah yang mahabaik, bebaskanlah kami selaludari segala halangan yang mengaburkan kami di jalan-Mu untuk membawa kamikepada keselamatan yang kekal. Kemuliaan kepada Bapa dan Putran dan Roh Kudus…Dalam nama Bapa …

Mitra Keluarga
Konter Sehat: Pertolongan Pertama Stroke & Pengobatan Lanjutan - dr. Dedy Kurniawan, Sp.N (K), FINA (Eps : 183)

Mitra Keluarga

Play Episode Listen Later Jan 23, 2026 10:02


Kalau tidak bertindak secepat mungkin, stroke akan mengakibatkan kerusakan permanen pada otak. Maka dari itu, jika ada kerabat yang mengalami gejala stroke, segera bawa ke IGD dalam golden hour.Golden hour adalah periode waktu untuk menyelamatkan seseorang dari serangan stroke.Setelah pasien tertangani dalam golden hour, diperlukan pengobatan dan perawatan lanjutan juga, ya!Terus bagaimana pertolongan pertama sampai pengobatan lanjutan pada orang yang alami gejala stroke? Yuk, konsultasi ke Dokter Spesialis Saraf Mitra Keluarga Waru, dr. Dedy Kurniawan, Sp.N (K), FINA di Konter Sehat!

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-2 masa biasa, 23 Januari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 22, 2026 7:23


Dibawakan oleh Ibu Deo Omnis Gloria dan Ibu Yesy dari Paroki Kristus Raja Baciro di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Samuel 24: 3-21; Mazmur tg 57: 2.3-4.6.11; Markus 3: 13-19.YESUS MENETAPKAN 12 ORANG RASUL Tema renungan kita pada hari ini ialah: Yesus Menetapkan 12Orang Rasul. Yesus dalam Injil Markus bab 3 naik ke bukit dan memanggilorang-orang yang Ia kehendaki, lalu menetapkan dua belas orang untukmenyertai-Nya, untuk diutus, dan untuk menerima kuasa dalam karya pewartaan.Tindakan “menetapkan” ini bukan sekadar memilih, tetapi sebuah keputusan ilahiyang penuh kuasa dan makna.  Ketika Allah bertindak menetapkan, Ia sedang mengajar manusiatentang otoritas yang benar: kuasa untuk memimpin, mengatur, menggembalakan,dan mempersatukan. Kepemimpinan Allah tidak pernah bertujuan menindas,melainkan menata umat agar berjalan dalam kebenaran, terpelihara dalam kasih,dan bertumbuh dalam kesatuan yang kuat. Kita melihat pola yang sama dalam sejarah keselamatan bangsaIsrael. Ketika Allah menetapkan Daud sebagai raja, bukan berarti Ia hanya“mengangkat orang baru”, tetapi juga membuka ruang agar Saul mundur darikepemimpinan yang sudah tidak selaras dengan kehendak-Nya. Allah tidak sekadarmengganti pemimpin, namun membentuk arah baru bagi umat-Nya sehingga perjalanansejarah keselamatan tetap selaras dengan kehendak Allah. Daud ditetapkan bukankarena kehebatan manusiawinya semata, melainkan karena ia bersedia dibentukmenjadi gembala bagi bangsa itu. Dari sini kita belajar bahwa penetapan Allahselalu mengandung tujuan rohani: menuntun umat kepada pertobatan, memulihkan tatanan,dan mengarahkan kembali kehidupan kepada rencana-Nya. Demikian pula ketika Yesus menetapkan dua belas rasul. Merekabukan dipilih karena sempurna, melainkan karena dipanggil untuk masuk dalamproses pembentukan. Tugas pertama para rasul bukan langsung melakukan karyabesar, melainkan “menyertai Yesus”: menjadi murid yang baik, setia kepada SangGuru, dan terus belajar dari hati-Nya. Kesetiaan murid-murid inilah pondasiutama bagi pelayanan. Sebab seseorang tidak dapat menjadi pewarta Injil tanpalebih dahulu hidup dalam persekutuan dengan Kristus. Pelayanan yang sejatilahir dari hati yang mengenal Tuhan, bukan hanya dari keterampilan ataujabatan. Setelah menjadi murid, barulah para rasul diutus untukmelanjutkan karya Yesus di dalam dunia. Namun pengutusan itu mencapaikepenuhannya ketika Roh Kudus dicurahkan pada peristiwa Pentakosta. Dari sanaGereja lahir sebagai persekutuan yang hidup, bukan sekadar organisasi. Pararasul menjadi batu dasar Gereja, dan melalui mereka, tanggung jawab membangunumat Allah dimulai: mewartakan Injil, melayani sakramen, menjaga kesatuan,serta menggembalakan umat dalam kasih. Tugas ini kemudian diteruskan oleh Gerejasepanjang zaman, dengan tanggung jawabnya yang misioner dan apostolik: diutusuntuk dunia, namun tetap berakar pada iman para rasul. Gereja seperti mata air dari Kristus dan mengalir melaluipara rasul untuk menghidupkan banyak tempat yang kering. Maka kita pundipanggil  untuk menjadi murid yangsetia, dan menjadi bagian dari Gereja yang diutus untuk menghadirkan Kristusbagi dunia. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa … Ya Tuhan Yesus, kuatkanlah kami sebagai anggotaGereja-Mu dan tuntunlah kami di dalam jalan kebenaran dan kehidupan, agarGereja ini menjadi tanda kemuliaan-Mu yang menguasai seluruh dunia. Bapa kamiyang ada di surga … Dalam nama Bapa …

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-2 masa biasa, 21 Januari 2026, Peringatan Santa Agnes, Perawan dan Martir

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 20, 2026 9:04


Dibawakan oleh Agnes Ambariliani dan Tarsisius Agung Marsono dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Samuel 17: 32-33.37.40-51; Mazmur tg 144: 1.2.9-10; Markus 3: 1-6.KEJAHATAN MELAWAN KEBAIKAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Kejahatan MelawanKebaikan. Dalam sejarah manusia, kita berkali-kali melihat benturan besarantara kejahatan melawan kebaikan. Kisah Daud melawan Goliat dalam PerjanjianLama adalah gambaran yang sangat kuat: seorang muda kecil, tanpa baju zirah dantanpa senjata perang yang “layak”, berdiri di hadapan raksasa bersenjatalengkap. Secara manusiawi, itu seperti perlawanan yang mustahil. Namun Daudtidak maju dengan kekuatannya sendiri; ia maju dengan iman, dengan keberanianyang lahir dari keyakinan bahwa hidup ini berada dalam tangan Allah. Di sinikita melihat bahwa kejahatan sering tampil mengintimidasi, besar, keras, danpenuh ancaman, tetapi kebaikan memiliki daya yang lebih dalam: kebenaran yangberasal dari Tuhan. Dalam Perjanjian Baru, benturan itu tampak lebih kelam. KaumFarisi, Herodian, dan para pemuka agama bersatu melawan Yesus bukan karenaYesus melakukan kejahatan, tetapi justru karena Ia membawa terang yangmenyingkapkan kepalsuan. Kejahatan sering takut pada kebenaran, sebab kebenaranmembuka topengnya. Maka Yesus dihadang dengan berbagai cara: fitnah, jebakan,manipulasi massa, hingga hukuman mati. Secara lahiriah, kebaikan seolahkalah—sang Putra Allah disalibkan. Tetapi kebaikan bukan menurut ukuran dunia.Kebaikan menang karena Yesus tidak membalas kebencian dengan kebencian; Iamenaklukkan kekerasan dengan kasih, dan maut dengan kebangkitan. Mengapa dalam “perang” ini kebaikan selalu menang? Pertama,karena kebaikan berakar pada Allah yang kekal, sedangkan kejahatan adalahpenyimpangan yang rapuh. Kedua, karena kebaikan menyatukan, sementara kejahatanpada akhirnya menghancurkan dirinya sendiri: ia bertumbuh lewat dusta, tetapidusta selalu memerlukan dusta baru, sampai akhirnya runtuh oleh kontradiksi.Ketiga, kebaikan memiliki daya hidup yang kreatif—ia membangun, memulihkan, danmemberi harapan—sedangkan kejahatan hanya mampu merusak dan mengosongkan. Makaketika kebaikan tampak kalah sementara, sebenarnya ia sedang menanam benihkemenangan yang lebih besar dan lebih murni. Mengapa kejahatan itu kalah, tetapi tidak pernah menyerah?Karena kejahatan tidak memiliki “hidup” sejati; ia hidup dari menempel padayang baik dan memutarbalikkannya. Ia tidak dapat mencipta, hanya dapatmemalsukan. Sebab itu ia terus melawan Tuhan, manusia, dan bahkan tatanan alamsemesta, karena dalam perlawanan itulah ia mencoba bertahan. Kejahatan jugatumbuh dari kesombongan: ia ingin menjadi pusat, ingin menguasai, ingin diakui.Maka ia tidak berhenti, sebab berhenti berarti mengakui bahwa dirinya bukanTuhan. Di sinilah tragisnya: kejahatan terus berjuang, tetapi setiap perjuanganitu justru memperlihatkan bahwa ia tidak memiliki kemenangan yang final. Namun kita juga harus jujur: kejahatan tidak hanya ada “diluar” sana, pada musuh besar atau sistem yang jahat, melainkan juga mengintaidalam hati manusia: iri, dendam, manipulasi, egoisme, ketidakadilan kecil yangdianggap biasa. Kejahatan sering kalah dalam skala besar karena Tuhan setia,tetapi ia tetap bertahan dalam skala kecil karena manusia bisa lengah. Karenaitu, kemenangan kebaikan bukan sekadar kisah heroik Daud atau Yesus; ia menjadipanggilan rohani harian: memilih jujur ketika mudah berbohong, memilihmengampuni ketika hati ingin membalas, memilih merawat ketika dunia terbiasamerusak. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa … Ya Allah yang mahabenar dan mahabaik, di dalamDikau kami berlindung dan pada-Mu kami bersandar untuk selalu diberkati denganpemberian-Mu yang baik dan benar. Bapa kami yang ada di surga … Dalam nama Bapa…

AWR Indonesian - Daily Devotional
JOSEPH BATES MENYERBU DAERAH SELATAN

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Jan 19, 2026 7:07


Lalu sangat sukacitalah raja dan ia memberi perintah, supaya Daniel ditarik dari dalam gua itu. Maka ditariklah Daniel dari dalam gua itu, dan tidak terdapat luka apa-apa padanya, karena ia percaya kepada Allahnya.

lalu maka daerah selatan allahnya joseph bates
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-2 masa biasa, 20 Januari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 19, 2026 8:23


Dibawakan oleh R. Lukas M. Ari Wibowo dan Theresia Tuti Andayani dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Samuel 16: 1-13; Mazmur tg 89: 20.21-22.27-28; Markus 2: 23-28.WARISANKETAATAN Temarenungan kita pada hari ini ialah: Warisan Ketaatan. Ketika nabi Samueldiutus Allah untuk mengurapi seorang raja bagi Israel, pilihan Tuhan jatuh padaDaud—bukan karena penampilan, kekuatan, atau status sosialnya, melainkan karenahati yang siap taat. Daud dipandang layak bukan karena ia sempurna tanpa cela,melainkan karena ia memiliki kerelaan batin untuk mendengarkan dan menempatkankehendak Allah di atas kehendaknya sendiri.  Ketaatan seperti ini bukan ketaatan yang dipaksakan, tetapiketaatan yang lahir dari iman dan kepercayaan bahwa Allah tahu yang terbaik. Didalam diri Daud, Allah melihat suatu warisan: ketaatan manusia kepadasuara-Nya, sebuah sikap yang seharusnya tetap hidup dari generasi ke generasi.Daud memberikan contoh bahwa taat merupakan suatu perwujudan sikap manusia yangtakut akan Allah. Warisan ketaatan itu adalah panggilan luhur yang dititipkanAllah kepada umat-Nya: agar manusia tidak hidup mengikuti nafsu sendiri, tetapiberjalan dalam terang kehendak Tuhan. Namun, warisan ini sering terancam olehdosa. Dosa selalu berusaha merusak ketaatan dengan menggantinya menjadikesombongan, pembenaran diri, atau kehidupan yang sekadar “tampak benar” diluar. Meski demikian, Allah tidak pernah mencabut warisan ketaatan itu daridunia. Ia terus memeliharanya dan membangkitkan orang-orang pilihan—pribadi-pribadiyang bersedia menjadi pewaris dan penjaga kesetiaan kepada-Nya. Dalam perdebatan Yesus dengan orang-orang Farisi dan paraahli Taurat, sosok Daud kembali diangkat sebagai tolok ukur ketaatan yangsejati. Yesus menyingkapkan bahwa kehendak Allah tidak dapat dilaksanakan hanyadengan aturan lahiriah, apalagi dengan motivasi yang tercampur ambisi rohani.Ketaatan yang dikehendaki Allah adalah ketaatan yang murni: bebas darikepentingan diri, tidak mencari pujian, dan tidak memakai agama sebagai alatkekuasaan. Maka, Daud bukan sekadar raja sejarah, melainkan ikon batin—gambaranmanusia yang menjalankan kehendak Tuhan dengan hati yang terbuka, jujur, danpenuh kebebasan. Allah tidak memanggil umat-Nya menjadi generasi yangmemutuskan rantai kesetiaan, tetapi menjadi generasi yang melanjutkan danmemurnikannya. Orang-orang pilihan Tuhan adalah mereka yang pantas mewarisiketaatan: mau mendengar koreksi Tuhan, mau bertobat ketika jatuh, dan tetapsetia meski tidak dilihat orang. Di titik inilah ketaatan menjadi tandaidentitas rohani: bahwa hidup ini merupakan milik Allah yang memimpin dengankasih. Mari lihat sebuah obor yang diwariskan dalam lomba estafet.Obor itu bukan sekadar benda, tetapi simbol arah, tujuan, dan tanggung jawab.Jika satu pelari menjatuhkannya, seluruh tim bisa kehilangan kesempatan, bukankarena obornya hilang, tetapi karena mereka lalai menjaganya. Namun pelatihtidak berhenti melatih, tidak berhenti memilih pelari terbaik—ia memastikanobor itu tetap sampai ke garis akhir. Demikianlah ketaatan: warisan suci yangharus dijaga, bukan dipadamkan oleh dosa dan kelalaian. Sebuah warisan ketaatanbukan hanya cerita masa lalu, tetapi panggilan hari ini—agar dunia tetapmemiliki saksi-saksi yang setia, murni, dan bebas dalam menghidupi kehendakAllah. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa … Ya Tuhan Allah, kuatkanlah selalu komitmen imankami kepada-Mu agar kami akan selalu mewarisi ketaatan akan kehendak-Mu kepadagenerasi muda di sekitar kami. Salam Maria, penuh rahmat … Dalam nama Bapa …

AWR in Indonesian - Renungan Harian
JOSEPH BATES MENYERBU DAERAH SELATAN

AWR in Indonesian - Renungan Harian

Play Episode Listen Later Jan 19, 2026 7:07


Lalu sangat sukacitalah raja dan ia memberi perintah, supaya Daniel ditarik dari dalam gua itu. Maka ditariklah Daniel dari dalam gua itu, dan tidak terdapat luka apa-apa padanya, karena ia percaya kepada Allahnya.

lalu maka daerah selatan allahnya joseph bates
Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 18 Januari 2026 - Tetap tekun berdoa dan berbuat baik

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 18, 2026 5:22


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 18 Januari 2026Bacaan: "Maka berkatalah orang-orang itu: "Kita tidak akan mendapat suatu alasan dakwaan terhadap Daniel ini, kecuali dalam hal ibadahnya kepada Allahnya! " (Daniel 6:6)Renungan: Setiap orang pasti memiliki masalah. Kalau seseorang ditanya apa masalahmu saat ini, beragam jawaban diberikan. Kalau kita bertanya pada seorang siswa, biasanya ia menjawab masalahnya seputar pelajaran di sekolah dan teman-temannya. Kalau kita bertanya pada seorang karyawan, biasanya ia menjawab masalahnya seputar keuangan dan pekerjaannya. Kalau kita bertanya pada orang tua, mereka menjawab masalahnya seputar keluarga dan anak. Kalau kita bertanya pada seorang jomblo, masalahnya pasti seputar cinta dan pasangan hidup. Namun, pernahkah kita bertemu orang yang mengalami masalah karena giat berdoa? Mungkin belum pernah, namun ada satu orang yang mengalaminya. Daniel namanya. Daniel mengalami masalah bukan karena berdosa tapi karena berdoa. Aneh, bukan? Bagaimana mungkin melakukan hal yang baik justru kena masalah? Namun itulah proses kehidupan yang harus dialami oleh Daniel. Jika kita mendapat ganjaran atas kesalahan yang kita buat, itu hal yang wajar. Namun jika kita mendapat masalah atas kebaikan yang kita lakukan, tidak semua kita bisa menerima kenyataan itu. Gua singa yang dihadapi Daniel sekaligus menjadi ujian imannya. Hasilnya, kualitas Daniel teruji! Melalui peristiwa itu, raja Darius dan seluruh rakyat Babel membuktikan betapa dahsyat dan luar biasa Allah Daniel! Jika kita sudah melakukan hal baik namun kita justru mendapatkan yang buruk, jangan putus asa. Jangan berburuk sangka. Apalagi kita berpendapat bahwa Tuhan tidak adil. Jangan berpikir bahwa kebaikan yang kita lakukan sia-sia belaka dan tidak menghasilkan apa-apa. Hari ini kita belum tahu, namun suatu saat nanti kita akan melihat rencana Tuhan yang sempurna atas hidup kita. Karena itu, jangan jemu-jemu berbuat baik. Ada waktunya kita menuai dari apa yang kita tabur saat ini. Bahkan, kebaikan yang kita tabur akan dilipatgandakan oleh Tuhan pada saatnya nanti. Bukankah Daniel diangkat menjadi orang penting di kerajaan Babel pada akhirnya? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan belas kasih-Mu, sehingga aku mampu menjalankan perintah-Mu untuk membagikan kasih-Mu pada sesamaku. Ajarilah aku melakukannya dengan tulus tanpa mengharapkan balasan dari siapapun. Amin. (Dod).

Self Healing
S8.E02 [Q&A] Adakah Orang Tua Durhaka Kepada Anak?

Self Healing

Play Episode Listen Later Jan 18, 2026 14:16


Leave a comment and share your thoughts: https://open.firstory.me/user/cli77xv0u00bj01307mtm9zlp/comments Bismillah... MasyaAllah la hawlaa walaa quwwata ilaa billah. Barokallohfiikum. “Dan sungguh Kami mengetahui bahwa dadamu menjadi sempit karena apa yang mereka ucapkan. Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, dan jadilah engkau termasuk orang-orang yang bersujud. Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (kematian).” - QS. Al Hijr: 97-99. "Maka bersabarlah engkau (Muhammad) terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum matahari terbit dan sebelum terbenam." - QS. Al Qaf: 39. "Dan bersabarlah (Muhammad) terhadap apa yang mereka ucapkan dan tinggalkanlah mereka dengan cara yang baik (hajran jamila)." - QS. Al Muzzammil: 10. Link Video Youtube Shahihfiqh tentang orang tua yang mengungkit jasanya kepada anak. "Dan janganlah engkau (Muhammad) sedih oleh perkataan mereka. Sungguh, kekuasaan itu seluruhnya milik Allah. Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui." - QS: Yunus (10:65) "Maka bersabarlah, sesungguhnya janji Allah itu benar, mohonlah ampun untuk dosamu, dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi!" - QS: Al Mu'min (40:55) Playlist Dzikir Sehari-hari https://open.firstory.me/playlists/cm0uaxwoc004301ur9bc1eooz Jangan Takut Resign atau Dipecat https://open.firstory.me/playlists/cm0sxz0od026p01y2g31h4hqd My Story Hijrah Riba https://open.firstory.me/playlists/cm0sx7wrt026301y2dr8z4ocs Lunas Hutang Tanpa Tersiksa https://open.firstory.me/playlists/cm0sx1fat01eg01w5b46y01d9 Tentang Karir dan Pekerjaan https://open.firstory.me/playlists/cm0sxsu8j02ic01u9dmxz4a9b Agar Doa Mudah Terkabul https://open.firstory.me/playlists/cm0t1z1pc01nd01w53982h7pa Karakter Golongan Darah https://open.firstory.me/playlists/cm0sxwizm007401zr94jge8u7 Subhanakallahumma wa bihamdika, asyhadu al-laa ilaaha illaa anta, astaghfiruka, wa atuubu ilaik. Artinya: Maha Suci Engkau ya Allah, aku memujiMu. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau, aku minta ampun dan bertaubat kepada-Mu Profil & dapatkan buku ku di msha.ke/riamarliana87 Powered by Firstory Hosting

Ini Koper
#820 Memahami Sepak Terjang Presiden Trump

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jan 17, 2026 12:02


Anda sudah tahu: dunia tahun 2026 ini bukan lagi milik para pakar yang duduk di menara gading. Dulu, banyak yang menganggap Donald Trump hanyalah sebuah "kecelakaan" sejarah. Tapi sekarang, kita harus jujur melihat kenyataan: dia adalah realitas baru yang merombak total tatanan liberal dunia. Ekonomi tidak lagi diatur oleh teori-teori rumit dari University of Chicago, melainkan oleh satu kompas tunggal: kepentingan nasional yang sangat transaksional. Peter Oborne dalam bukunya How Trump Thinks sebenarnya sudah meramalkan hal ini sejak lama. Trump berhasil menghancurkan dominasi para ahli yang selama ini merasa paling tahu. Kata Oborne, Trump mempermalukan mereka, lalu menghancurkan wibawanya. Di tahun 2026 ini, politik benar-benar dikembalikan ke tangan pemilih. Suara massa di wilayah industri seperti Rust Belt kini jauh lebih berharga daripada analisis canggih dari Wall Street. Bagi Trump, perdagangan global itu bukan kerja sama, melainkan perang. Dan dalam pikirannya, Amerika sudah terlalu lama kalah. Anda mungkin ingat cuitannya bertahun-tahun lalu: "Bangunlah Amerika, China sedang memakan jatah makan siang kita." Maka, di tahun 2026 ini, tarif impor bukan lagi sekadar hambatan dagang. Tarif telah berubah menjadi pentungan besar untuk memaksa pabrik-pabrik asing pulang kampung ke tanah Amerika. Senjata paling ampuh Trump tetap ada pada jempolnya. Twitter—atau apa pun nama platformnya sekarang—adalah medan tempurnya. Oborne menjelaskan bahwa media sosial memungkinkan Trump bicara tanpa filter sama sekali. Kebijakan ekonomi penting seringkali diputuskan hanya lewat sebuah gertakan digital. Cukup satu cuitan, dan nilai tukar mata uang dunia bisa langsung meriang seketika. Lalu bagaimana dengan soal fakta? Di era ini, fakta seringkali menjadi masalah persepsi belaka. Ingat istilah "alternative facts" yang dulu dipopulerkan Kellyanne Conway? Di tahun 2026, angka inflasi pun jadi subjek debat selera. Kalau pendukungnya merasa sejahtera, maka angka statistik resmi yang menunjukkan hal sebaliknya akan langsung dicap sebagai fake news. Baginya, fakta adalah apa yang dirasakan rakyat, bukan apa yang ditulis oleh birokrat. Urusan energi pun Trump tidak mau main-main. Slogannya tetap sama: "Drill, Baby, Drill." Masalah perubahan iklim? Itu dianggap urusan nomor sekian. Trump pernah bilang bahwa isu pemanasan global hanyalah ciptaan China agar manufaktur Amerika tidak kompetitif. Di tahun 2026, pengerukan bahan bakar fosil secara besar-besaran menjadi jalan utama untuk menjaga kedaulatan ekonomi Amerika. Kitab sucinya masih tetap satu: The Art of the Deal. Trump sangat percaya pada kekuasaan daya tawar atau leverage. Jangan harap ada lagi bantuan gratis dari Washington. Setiap dolar yang keluar harus ada untungnya bagi Amerika. Hubungan luar negeri Amerika di tahun 2026 adalah cermin dari transaksi murni: ada uang, ada barang, dan harus ada keuntungan yang nyata. Kelompok yang dia sebut sebagai "The Forgotten Man" tetap menjadi jualan politik utamanya. Janjinya dulu sangat jelas: orang-orang yang terlupakan ini tidak akan dilupakan lagi. Di tahun 2026, janji itu diwujudkan lewat kebijakan membawa kembali industri ke dalam negeri secara paksa. Pabrik yang nekat beroperasi di luar negeri diancam pajak perbatasan yang setinggi langit. Efisiensi global dibuang, kedaulatan kerja lokal dijunjung tinggi. Pajak korporasi juga dipangkas habis-habisan. Tujuannya agar Amerika menjadi magnet bagi modal dunia. Trump tidak peduli meskipun defisit anggaran membengkak sangat besar. Teorinya sederhana: pertumbuhan ekonomi yang cepat nantinya akan menutup lubang defisit itu. Ini adalah ekonomi sisi penawaran atau supply-side dengan dosis tinggi, jauh lebih berani jika dibandingkan dengan zaman Presiden Reagan dulu. Namun, kritik terhadapnya tetap nyaring terdengar. Tony Schwartz, pria yang menuliskan buku The Art of the Dealuntuknya, pernah menyatakan penyesalan mendalam karena telah "mempercantik" sosok Trump. Di tahun 2026, ketidakstabilan sistemik akibat gaya kepemimpinannya yang impulsif makin terasa. Seluruh dunia seolah bergetar setiap kali Trump berubah pikiran secara mendadak. Institusi dunia seperti WTO kini hampir lumpuh total. Bagi Trump, lembaga semacam itu hanyalah beban yang menghambat langkahnya. Peter Oborne mencatat pandangan mendasar Trump: dunia itu tempat yang keras dan berbahaya. Maka, Amerika harus kuat sendirian. Aliansi-aliansi lama rontok satu per satu, digantikan oleh kesepakatan bilateral pendek yang bisa dibatalkan hanya dalam semalam. Bagaimana dampaknya bagi kita di Indonesia? Tentu saja sangat terasa. Tidak ada lagi zona nyaman dalam berdiplomasi. Kita dipaksa memilih: mau ikut aturan main Amerika yang sangat berat atau siap menghadapi tembok tarif yang tinggi. Diplomasi ekonomi kini tidak lagi diisi kata-kata manis. Semuanya telah berubah menjadi transaksi dagang yang sangat dingin dan hitung-hitungan. Di dalam negeri Amerika sendiri, polarisasi justru makin parah. Kota-kota besar yang melek teknologi terus berantem dengan masyarakat pedesaan yang mendukung industri fosil. Trump sengaja memelihara perbedaan ini. Dia butuh narasi "Kita lawan Mereka" untuk melanggengkan setiap kebijakan fiskalnya yang seringkali memicu kontroversi besar. Keamanan bahkan dijadikan alat untuk membenarkan kebijakan ekonomi. Pakar sejarah Sir Richard Evans pernah memperingatkan bahwa gaya bahasa Trump mirip dengan pemimpin otoritarian abad ke-20. Ancaman dari luar dijadikan alasan untuk menutup perbatasan. Di tahun 2026, urusan ekonomi dan keamanan nasional telah menjadi dua sisi dari mata uang yang sama. Teknologi pun kini dipagari oleh semangat nasionalisme yang kental. Trump lebih suka melihat robot-robot bekerja di pabrik Ohio daripada melihat buruh murah bekerja di Vietnam. Ini adalah nasionalisme teknologi tingkat tinggi. Kekayaan intelektual Amerika dijaga ketat bak benteng pertahanan. Automasi dianggap sebagai jalan ninja bagi Trump untuk tetap menguasai industri masa depan. Hubungan Trump dengan dunia perbankan juga terbilang unik. Dia sangat suka dengan deregulasi, tapi dia benci setengah mati kalau suku bunga naik. Bank sentral Federal Reserve seringkali menjadi sasaran serangannya. Trump ingin uang tetap murah agar ambisi pembangunannya bisa terus jalan. Dia tidak peduli dengan risiko moneter jangka panjang, yang penting ekonomi bisa "ngegas" sekarang juga. Dinasti keluarga pun makin nyata terlihat di tahun 2026 ini. Nama-nama seperti Ivanka dan Jared Kushner tetap berada di lingkaran inti kekuasaan. Oborne sudah menyebut mereka sebagai figur dominan sejak awal karir politik Trump. Birokrasi yang diisi para profesional kini kalah oleh sistem patronase. Kepercayaan pribadi jauh lebih berharga daripada deretan gelar akademik. Kekuatan utama Trumpisme sebenarnya bukan terletak pada data statistik, melainkan pada emosi massa. Ingat ajaran Norman Vincent Peale, pendeta masa kecil Trump tentang berpikir positif? Pikiran yang optimis dianggap bisa mengalahkan kenyataan pahit sekalipun. Di tahun 2026, optimisme buta dari para pendukungnya menjadi bahan bakar politik yang sangat luar biasa kekuatannya. Rakyat pada akhirnya memang tidak butuh angka statistik GDP yang rumit untuk dipahami. Mereka hanya butuh sosok pahlawan, seorang pendekar. Trump memposisikan dirinya sebagai satu-satunya orang yang berani mengeluarkan "Jurus Sapu Jagat"—sebuah gerakan politik yang menyapu bersih semua sistem lama yang dianggap korup. Tujuannya cuma satu: merebut kembali hak Amerika yang dia klaim telah "dicuri" oleh dunia selama ini. Kesimpulannya, fenomena Trump 2026 adalah campuran antara proteksionisme kuno dan manajemen merek modern yang sangat canggih. "Jurus Sapu Jagat" ini mungkin membuat para pemimpin dunia lainnya sakit kepala hebat, tapi bagi pendukung setianya, inilah sapuan bersih yang sudah lama dinanti. Anda boleh saja tidak setuju dengan caranya, tapi faktanya, jurus ini telah berhasil menyapu habis hampir semua tatanan lama yang pernah kita kenal.

Renungan Anak GKY Mabes
Menunggu itu Tidak Mudah (16 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 15, 2026 3:23


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Renungan hari ini berjudul   MENUNGGU ITU TIDAK MUDAHDiambil dari: Mazmur 130:5 (TB)“Aku menanti-nantikan TUHAN, jiwaku menanti-nanti, dan aku mengharapkan firman-Nya.”Wonder Kids, Ada sebuah percobaan yang terkenal tentang kesabaran. Sekelompok anak kecil diberi satu marshmallow dan diberi janji: kalau mereka bisa menunggu dan tidak memakannya, mereka akan mendapat marshmallow kedua. Lalu peneliti keluar ruangan selama 15 menit. Ada anak yang langsung memakannya. Ada yang mencium-cium marshmallow lalu tergoda. Ada yang berusaha tidak melihatnya. Dan ada juga yang berhasil menunggu sampai akhir.Sebelum percobaan itu, anak-anak dibagi dua kelompok. Satu kelompok diberi alat gambar yang bagus, kelompok lain diberi alat yang jelek. Hasilnya? Anak-anak yang sebelumnya menerima alat gambar yang bagus ternyata lebih sabar menunggu. Mereka bisa menahan diri sekitar 12 menit. Sementara kelompok yang kecewa karena hanya dapat alat jelek rata-rata hanya bisa menunggu 3 menit. Menarik ya?Ketika seseorang pernah mengalami kekecewaan, menunggu jadi lebih susah. Bangsa Israel juga mengalami hal yang mirip. Mereka sudah menunggu Mesias sejak zaman Raja Daud.Tapi selama ratusan tahun mereka dijajah, dikecewakan, dan merasa putus asa.Maka ketika Yesus datang, sebagian orang ragu—“Benarkah Dia Mesiasnya? Jangan-jangan ini hanya kekecewaan lagi.” Tapi kita tahu Yesus adalah Mesias yang mereka tunggu–tunggu. Dan Dia jauh lebih luar biasa daripada apa pun yang bisa mereka bayangkan. Kalau marshmallow kedua saja layak ditunggu, apalagi kedatangan Yesus yang membawa keselamatan! Menunggu itu tidak mudah. Tapi firman Tuhan menolong kita berharap dengan benar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan satu hal yang sedang kamu tunggu: jawaban doa, pertolongan, atau sesuatu yang kamu harapkan. Katakan pada Tuhan: “Tuhan, aku mau belajar menunggu dengan percaya.”Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku percaya pada waktu-Mu. Ajari aku menunggu dengan sabar dan berharap kepada firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: menunggu memang sulit, tapi kita menunggu pada Tuhan yang selalu menepati janji-Nya. Tuhan Yesus memberkati

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 15 Januari 2026 - Selalu dekat dan bertumbuh dalam Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 14, 2026 4:48


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 15 Januari 2026Bacaan: "TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya." (Mazmur 37:23-24) Renungan: Apakah kita pernah mendengar seorang pengikut Kristus atau mungkin kita sendiri mengeluh seperti ini, "Semenjak saya jadi pengikut Yesus, mengapa justru masalah datang silih berganti? Dulu ketika saya belum bertobat, malah tidak mengalami berbagai macam masalah seperti sekarang ini." Sebenarnya itu keluhan yang berlebihan. Coba jujur kepada diri sendiri, benarkah saat kita belum mengikut Yesus kita tidak pernah mengalami masalah sama sekali? Tidak, bukan? Lalu mengapa ada pengikut Yesus yang mengeluh seperti itu? Sederhana, saat memutuskan mengikut Yesus yang muncul di benak pikirannya adalah kehidupan tanpa masalah dan diberkati secara berlimpah-limpah. Maka ketika ia sudah jadi pengikut Yesus dan tetap mengalami masalah, ia pun menjadi kecewa dan melebih-lebihkan masalah serta pergumulan hidupnya. Kenapa makin dekat dengan Tuhan, masalah kita seakan makin banyak? Dekat Tuhan memang ada masalah, tapi jauh dengan Yesus bukan berarti tanpa masalah. Lalu apa bedanya? Bedanya, kalau dekat Yesus kita bisa saja menghadapi masalah, bahkan mengalami jatuh dan gagal, tapi kita tidak akan dibiarkan jatuh tergeletak, sebab Tuhan akan selalu menopang kita! Bagaimana jika kita menjauhkan diri dari kasih karunia Tuhan? Saat kita jatuh, selesai sudah! Seperti yang tertulis dalam Mazmur 73:19, ketika orang fasik jatuh maka mereka binasa dalam sekejap mata, habis oleh karena kedahsyatan. Jangan sampai kita memiliki pandangan yang keliru dalam hal mengikut Yesus, seolah-olah mengikut Yesus berarti tidak mengalami masalah. Kita bisa sakit. Kita bisa bangkrut. Kita bisa jatuh. Kita bisa gagal. Tapi bersama Tuhan, kita jatuh dan bangkit kembali. Kita gagal dan diberikan semangat untuk bangun lagi. Kita bangkrut, tapi Tuhan menolong dan memulihkan lagi. Kita sakit, tapi Tuhan menyembuhkan. Derigan iman seperti ini, kita tidak akan menjadi pengikut Yesus yang cengeng, yang sedikit-sedikit mengeluhkan keadaan, bahkan menyalahkan Tuhan. Jadilah dewasa dalam Tuhan dan jangan pernah menjauhkan diri dari kasih karunia-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau selalu ada untukku. Ajarilah aku percaya bahwa bersama Engkau apapun masalah yang ku hadapi, selalu ada jalan keluarnya ketika aku hanya berharap pada-Mu. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-1 masa biasa, 15 Januari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 14, 2026 8:15


Dibawakan oleh Jovita dan Agustinus dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Samuel 4: 1-11; Mazmur tg 44: 10-11.14-15.24-25; Markus 1: 40-45.TUHAN MEMULIHKAN KITA Tema renungan kita pada ini ialah: Tuhan MemulihkanKita. Kebutuhan akan pemulihan di dalam kehidupan adalah mutlak. Tuhan sendiriyang menghendaki pemulihan dan kita diperintahkan untuk menjalani pemulihan itu.Tuhan memulihkan kita dari keadaan sebagai pendosa dan orang yang menderitakesulitan atau sakit. Kita juga wajib memulihkan diri kita sendiri dan sesamakita yang perlu dipulihkan. Seorang bapak mengisi lima hari setiap minggu denganbekerja sangat fokus dan penuh dedikasi. Ia memiliki sedikit sekali waktubersama istri dan anak-anaknya. Pekerjaan yang sangat banyak itu membuatdirinya sangat lelah ketika sudah berada di rumah. Meski begitu ia masih terusbekerja di rumah. Kekurangan yang membuatnya menderita ialah tidak adakesempatan untuk bersama keluarga. Maka ia memulihkan dirinya dari kesulitanitu dengan menyempatkan diri secara penuh bersama keluarga selama akhirpekan.   Bacaan hari ini dari kitab pertama Samuelmenggambarkan tentang kekalahan pasukan Israel dari peperangan melawan bangsaFilistin. Puluhan ribu tentaranya mati dibunuh. Bangsa Israel harus mengakuidiri tidak berdaya dan menerima kekalahan itu sebagai tanda kerapuhan manusiadan kedosaan. Sebagai bangsa yang ber-Tuhan, mereka harus menarik diri untukmemulihkan diri mereka dan memulihkan huhungan mereka dengan Tuhan yang sudahrusak akibat ketidaktaatan mereka. Yesus menyembuhkan orang kusta merupakan bagian daritugas-Nya sebagai Penyelamat, untuk mentahirkan umat pilihan-Nya dariborok-borok sakit mengerikan, yang membuat mereka tersiksa sekian lama. Bagikita saat ini, pemulihan sebuah kehidupan pribadi, keluarga, kelompok, danbangsa menjadi sebuah kebutuhan. Upaya untuk mewujudkan suatu pemulihan hidupdi dalam dunia ini hanya dapat berhasil baik kalau dilakukan dengan kuasaAllah. Kita meminta campur tangan Tuhan Yesus untukmentahirkan atau memulihkan hidup kita dalam segala aspek. Seseorang secarapribadi memohon untuk pemulihan atas sakit jasmani atau rohani yang sedangmenderanya. Mungkin pemulihan sangat diperlukan sebuah kehidupan keluarga,kampung, desa, kota, atau wilayah. Mungkin suatu kebutuhan pemulihan lebihdiperlukan oleh sebuah bangsa atas kondisi ekonomi atau keamanan bagi segenapmasyarakatnya. Tuhan berkuasa memulihkan hidup kita. Namun ini menuntutadanya permohonan yang disampaikan kepada-Nya. Dengan mendapatkan pemulihan,kita dapat kembali bekerja, mendapatkan lagi semangat hidup, bangun dariketerpurukan, dan mengalami hidup baru. Dalam mengawali tahun 2026 ini,hendaklah kita meminta rahmat pemulihan dari Tuhan, agar dapat membuat hidupkita lebih baik lagi dari pada sebelumnya. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan maha kuasa,inilah diri kami, baharuilah kami sesuai dengan kehendak-Mu. Bapa kami yang adadi surga ... Dalam nama Bapa …

AWR Indonesian - Daily Devotional

Maka ia menjawab: "Sampai lewat dua ribu tiga ratus petang dan pagi, lalu tempat kudus itu akan dipulihkan dalam keadaan yang wajar."

AWR in Indonesian - Renungan Harian

Maka ia menjawab: "Sampai lewat dua ribu tiga ratus petang dan pagi, lalu tempat kudus itu akan dipulihkan dalam keadaan yang wajar."

Critical Encounters - A Marvel Champions Podcast
Critical Encounters - Issue 304 - God of Lies - Part II

Critical Encounters - A Marvel Champions Podcast

Play Episode Listen Later Jan 6, 2026 96:51


Welcome to Issue 304 of Critical Encounters, a podcast about Marvel Champions, a Living Card Game by Fantasy Flight Games. Here we take a good look at that most critical piece of the game, the Encounter Sets. We'll discuss those poorly understood characters, unfairly labeled Villains, and their various plans to shape humanity and benefit the planet, as well as those so-called heroes intent on thwarting them. In this MAssive Multiplayer Villain Issue we look at Loki the God of Lies, Part II You can find us on Discord as: Vardaen, bigfomlof, Lexicon, Maka, ScarletRhodey, and BGL Email us at: criticalencounterspod@gmail.com Follow us on Facebook at: https://www.facebook.com/criticalencounterspod/ Subscribe to our YouTube Channel: https://www.youtube.com/channel/UCg-r6-EooHoJGa1RRsH7i3w Find our Patreon: https://www.patreon.com/criticalencounterspodcast Find our Twitch: https://www.twitch.tv/vardaen You can also find our Discord Channel on the Marvel Champions Monthly Discord Server. "I'd never stab anyone in the back. That's such a boring form of betrayal." - Loki

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 30 Desember 2025 - Berbuat baiklah kepada sesama, Dia selalu Melihat

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 29, 2025 5:40


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 30 Desember 2025Bacaan: "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah." (Galatia 6:9)Renungan: Pernahkah kita kecewa ketika ketulusan kita untuk menolong seseorang ditanggapi secara negatif? Ada orang yang sebenarnya memerlukan pertolongan, tetapi merasa gengsi dan direndahkan ketika ditolong. Memang tidak semua orang bisa menerima uturan tangan kita untuk menolong mereka. Namun apapun alasan yang ada dibalik penolakan itu, kita harus tetap berbuat baik. Semua yang kita lakukan merupakan tanggung jawab kita kepada Tuhan, karena hal itu merupakan kehendak Tuhan. Sekalipun ada seseorang yang meremehkan perbuatan baik atau pertolongan yang kita berikan, percayalah Tuhan akan selalu memperhitungkannya. Hari ini tetapkanlah hati kita untuk berbuat baik. Apapun tantangannya janganlah kita menyerah karena dalam Galatia 6:9 diakatakan: "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, Karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah." Banyak orang yang tidak mau lagi berbuat baik, kerena terlalu sering dikecewakan. Kita perlu menyadari bahwa iblis akan memakai berbagai macam cara untuk melemahkan dan akhirnya menghentikan kita di dalam melakukan Firman Tuhan. Mungkin juga perbuatan baik kita akan dilupakan orang atau bahkan dibalas dengan kejahatan. Tapi ingatlah, bahwa Tuhan tidak akan pernah lupa semua yang kita lakukan atas dasar ketaatan kita pada firman-Nya. Jadi, selama masih ada kesempatan, berbuat baiklah. Jangan menahan sedikitpun untuk menyatakan kebaikan kepada sesama. Sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan, itu akan dipandang oleh Tuhan sebagai satu bentuk ketaatan kita kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, jadikanlah hatiku seperti hati-Mu, hati yang selalu tergerak oleh belas kasih untuk menolong sesamaku sebagai wujud ketaatanku akan firman-Mu. Jangan biarkan kekecewaan hatiku menyurutkan kasih-Mu dalam diriku untuk menolong sesamaku. Sadarkanlah aku bahwa hidupku selama ini adalah karena belas kasih-Mu semata dan karena Campur tangan orang-orang yang ada di sekitarku. Maka berilah aku hati yang selalu mau memberi dengan ketulusan hatiku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 24 Desember 2025 - Berkat dari jalan yang tak terduga

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 23, 2025 5:18


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 24 Desember 2025Bacaan: "Lalu Lot melayangkan pandangnya dan dilihatnyalah, bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya, seperti taman TUHAN, seperti tanah Mesir, sampai ke Zoar. Hal itu terjadi sebelum TUHAN memusnahkan Sodom dan Gomora." (Kejadian 13:10)Renungan: Walter Elias Disney atau lebih dikenal dengan nama Walt Disney dulunya adalah seorang pengangguran. Karena punya bakat menggambar, ia mencoba mengirim hasil gambarnya kepada beberapa penerbit namun ditolak. Keadaan itu membuatnya frustrasi. Bahkan saking tak punya uang, la mesti tinggal di sembarang tempat, di sebuah gudang tua yang kotor dan dipenuhi tikus-tikus. Siapa sangka berkat justru datang dari tempat yang kotor tersebut. Ya, saat melihat tikus-tikus berkeliaran itu, muncul ide di pikiran Disney untuk membuat tokoh kartun dari sosok tikus. Itulah awal bagaimana Mickey Mouse tercipta. Ide ini begitu unik sehingga menarik industry film untuk membuat film animasinya. Selanjutnya, kita tahu bagaimana cerita akhirnya. Saat Lot melihat tanah Sodom yang sangat subur, ia melihat tempat itu penuh berkat. Apa yang kelihatan menjanjikan, nyatanya di kemudian hari malah menjerumuskan. Sebaliknya, Abraham mulanya mungkin hanya melihat tanah Kanaan yang gersang, yang jauh dari kata subur, namun ujungnya tanah itu limpah dengan susu dan madu. Apa yang kita lihat hari-hari ini dalam pekerjaan kita ? Mungkin kita melihat hal yang masih kecil, sesuatu yang belum menjanjikan apa-apa, atau hal yang jauh dari berkat. Namun apa yang kita lihat hari ini seolah nampak hanya 'batu', suatu saat dapat berubah menjadi 'berlian' jika saja kita mau tetap setia ada di situ. Ketahuilah, Allah mampu memunculkan berkat dan kebaikan dari hal-hal, dari tempat yang tak pernah kita duga sama sekali. Maka, jangan mengecilkan pekerjaan dan usaha kita hari ini. Jangan meremehkan tempat kerja yang kecil, perusahaan yang belum maju. Ingatlah bahwa yang memberi berkat itu adalah Kristus sendiri. Pekerjaan, atasan, usaha hanyalah saluran-Nya. Jika hubungan kita dengan Allah benar, tidak mungkin berkat-Nya tidak mengalir dalam hidup kita. Maka dari itu, mari jalin relasi yang intim, yang rukun, yang tak ada permusuhan dengan Tuhan. Niscaya, la akan memerintahkan berkat-berkat tercurah dalam hidup kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk setia dan bersyukur atas pekerjaan yang saat ini aku kerjakan. Lepaskanlah sungut-sungut dan gerutuanku, agar tidak menjadi penghalang bagi berkat-Mu masuk dalam diriku dan tempat kerjaku. Amin. (Dod).

AWR Indonesian - Daily Devotional
BERJALAN UNTUK TUHAN

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Dec 15, 2025 7:11


Maka takjublah orang banyak itu melihat orang bisu berkata-kata, orang timpang sembuh, orang lumpuh berjalan, orang buta melihat, dan mereka memuliakan Allah Israel.

Animal Writes - Animal Writers and Best-selling Authors - Pets & Animals on Pet Life Radio (PetLifeRadio.com)
Animal Writes - Episode 237 Sara Driscoll - Deadly Trade

Animal Writes - Animal Writers and Best-selling Authors - Pets & Animals on Pet Life Radio (PetLifeRadio.com)

Play Episode Listen Later Dec 9, 2025 26:49 Transcription Available


Joining me for this episode is multi-series author Sara Driscoll. We chat about her latest novel in the FBI K-9 Series, Deadly Trade. The novel takes place in the Pu'u Maka'ala Natural Area Reserve on the Big Island of Hawaii. Follow the cast of characters while they go after and take-down animal poachers in the remote areas of the reserve. Also, learn what it takes to write not one but two multi-series novels. Have a listen and learn from one of the best. Enjoy!EPISODE NOTES: Sara Driscoll - Deadly TradeBecome a supporter of this podcast: https://www.spreaker.com/podcast/animal-writes-animal-writers-and-best-selling-authors-pets-animals--6666984/support.

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Pengakuan Iman Pribadi

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Nov 16, 2025 3:50


Pdm. Handoyo Salim (TB) Matius 16 :15-16Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"

Bam Salute
Ricky Saï Saï & Maka Lox @ Bam Salute Show

Bam Salute

Play Episode Listen Later Nov 10, 2025


Une émission spéciale qui débute par la venue de Ricky Saï et de Maka Lox qui nous présentent le riddim "Congo General" produit par Maka Lox suivi d'un live de Ricky Saï Saï. Pour la deuxième partie, c'est Vince irie qui nous joue un set spécial Cutty Ranks.

Bam Salute
Ricky Saï Saï & Maka Lox @ Bam Salute Show

Bam Salute

Play Episode Listen Later Nov 10, 2025


Une émission spéciale qui débute par la venue de Ricky Saï et de Maka Lox qui nous présentent le riddim "Congo General" produit par Maka Lox suivi d'un live de Ricky Saï Saï. Pour la deuxième partie, c'est Vince irie qui nous joue un set spécial Cutty Ranks.

Jannah Firdaus Mediapro Podcast
Xeno Legendium Kisah Hikayat Senja Di Usia Tua Dan Taubat Nasuha Dari Hati Terdalam Podcast Edition

Jannah Firdaus Mediapro Podcast

Play Episode Listen Later Oct 10, 2025 3:14


Xeno Legendium Kisah Hikayat Senja Di Usia Tua Dan Taubat Nasuha Dari Hati Terdalam Podcast Edition by Muhammad Hamzah Sakura Ryuki.Ada seorang pemuda dari kalangan Bani Israil yang beribadah kepada Allah SWT selama dua puluh tahun lamanya. Namun kemudian, ia tergelincir dalam kelalaian, dan hidup dalam kemaksiatan selama dua puluh tahun berikutnya.Suatu hari, ketika ia menatap bayangannya di cermin, ia melihat helai-helai rambutnya telah memutih. Hatinya tertegun, dan matanya basah oleh rasa penyesalan yang tiba-tiba menyeruak. Maka ia pun berbisik dengan lirih.“Wahai Tuhanku, wahai Allah SWT, selama dua puluh tahun aku telah taat kepada-Mu, lalu dua puluh tahun aku durhaka kepada-Mu. Kini, jika aku kembali kepada-Mu, akankah Engkau menerima aku lagi?”

FM957
TRFFÍKIN! 06. OKTÓBER. 25 - Má ég vera abbó út í fortíð maka míns?

FM957

Play Episode Listen Later Oct 7, 2025 65:21


Felieton Tomasza Olbratowskiego

Chciałbym się z wami podzielić wielkim osobistym sukcesem. Jak zapewne wiecie jestem ździebko bardzo wykluczony cyfrowo. Niby obsługuję komputer, zachodzę do Internetu, ale całą tę informatykę cyfrową traktuję z niedowierzaniem. Po co komu takie rzeczy. Nabyłem nową klawiaturę bezprzewodową, ale nie pasowała do mojego 20-stoletniego Maka. Musiałem nabyć takie małe coś co się wtyka, i trzeba było do tego ściągnąć sterowniki. Wiecie, sterownik to takie coś, z takim czymś, że coś tam, i to powoduje, że coś tam, teges i myk i jest. I uwaga, skupiamy się, bo przechodzę do sukcesu: samodzielnie ściągnąłem sterowniki z Internetu. I działa klawiatura. O tym dzisiaj Tomasz Olbratowski.

Della Sport
Husse söker maka

Della Sport

Play Episode Listen Later Oct 2, 2025 61:21


chippen har tackat nej till ett välgörenhtesgig och framstår som oskönJonatan ska äntligen flytta ut från sin mamma. Hans mamma är mycket gladDet handlar om kamphundar och schimpanser och slutligen lite om sepsisMissa inte simons egna show Oförändrat tillstånd . Köp biljett på simonsvensson.se

The Hawaiiverse Podcast
#188 | Brandon Maka'awa'awa | Hawaiian sovereignty, the Nation of Hawai'i, and working together

The Hawaiiverse Podcast

Play Episode Listen Later Aug 7, 2025 157:37


Brandon Maka'awa'awa is a Native-Hawaiian sovereign leader from the island of O'ahu. He is the Vice-President, Deputy Head of State, and Executive Advisor at the Nation of Hawai'i, the oldest Hawaiian independence organization in Hawai'i. He is a long-time resident of the Waimanalo Hawaiian homestead community called Pu'uhonua O Waimanalo where he also helps to manage the community's broadband network. This passionate advocate for Hawaiian National Sovereignty helps to assist Dennis “Bumpy” Kanahele, the Head of State of the Nation of Hawai'i, with its day to day operations. In this episode we talk about being raised in Waimānalo, finding his path in life, Hawaiian sovereignty, ʻāina work days, the Metaverse, working together with people you may not agree with, and so much more.Find Brandon here: https://www.instagram.com/hawaiiannational/Buy our merch on:Official website: https://keepitaloha.com/Support us on:Patreon: https://www.patreon.com/kamakadiasFollow us on:Instagram: https://www.instagram.com/keepitalohapod/Facebook: https://www.facebook.com/keepitalohapodTikTok: https://www.tiktok.com/@keepitalohapod