Holy city of the Abrahamic religions
POPULARITY
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahApakah Ada Kubur Yesus yang Lain? Diambil dari: Yohanes 20:1 “Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur.”Wonder Kids, pada tahun 2007 pernah muncul sebuah film dokumenter berjudul The Lost Tomb of Jesus. Film itu mengatakan bahwa sebuah kubur kuno di daerah Talpiot, Yerusalem, mungkin merupakan kubur keluarga Yesus. Di dalamnya ditemukan beberapa kotak tulang dengan nama-nama seperti Yesus, Maria, Matius, Yusuf, dan Yudas.Wah, nama-nama itu terdengar mirip dengan tokoh-tokoh dalam Alkitab. Apakah itu berarti tubuh Yesus ditemukan di sana? Tidak. Nama-nama tersebut sangat umum pada zaman itu. Menemukan tulisan “Yesus anak Yusuf” tidak langsung membuktikan bahwa orang itu adalah Yesus dari Nazaret. Sama seperti sekarang ada banyak orang bernama Yohanes, Maria, atau Michael, tetapi mereka tentu bukan orang yang sama.Selain itu, film tersebut membuat banyak dugaan yang tidak mempunyai bukti kuat. Misalnya, mereka menduga bahwa Maria Magdalena adalah istri Yesus dan ada seorang anak bernama Yudas. Alkitab tidak pernah mengajarkan hal itu, dan tidak ada bukti sejarah yang dapat dipercaya untuk mendukungnya.Yang paling penting, para murid memberitakan bahwa kubur Yesus kosong dan mereka bertemu dengan Yesus yang telah bangkit. Kalau tubuh Yesus masih berada di sebuah kubur keluarga, musuh-musuh orang Kristen saat itu dapat dengan mudah menunjukkannya dan menghentikan berita kebangkitan. Namun, mereka tidak pernah berhasil melakukannya.Jadi, kita tidak perlu langsung percaya pada judul film atau berita yang terdengar mengejutkan. Kita perlu memeriksa bukti dengan teliti. Iman Kristen bukan dibangun di atas sensasi, tetapi pada kesaksian para saksi mata dan firman Tuhan yang dapat dipercaya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau kamu mendengar berita aneh tentang Yesus, jangan langsung percaya atau takut. Tanyakan kepada orang tua atau guru Sekolah Minggu dan periksalah apa yang Alkitab katakan.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, tolong aku tidak mudah dibingungkan oleh berita yang belum tentu benar. Berikan aku hikmat untuk memeriksa segala sesuatu berdasarkan firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: nama-nama yang mirip di sebuah kubur tidak membuktikan bahwa tubuh Yesus ada di sana—Yesus sungguh bangkit dan hidup. Tuhan Yesus memberkati.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh George Surya Kencana dari Saint Peter's School Kelapa Gading, Jakarta Utara, di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Bilangan 21: 4-9; Mazmur tg 78: 1-2.34-35.36-37.38; Filipi 2: 6-11; Yohanes 3: 13-17.PEMBARUAN OLEH SALIB KRISTUS Tema renungan kita pada hari ialah: Pembaruan Oleh Salib Kristus. Pada hariini seluruh Gereja merayakan pesta Salib Suci. Pesta ini mulai dirayakan diRoma sekitar akhir abad ke-7 untuk mengenang penemuan sebagian salib Yesus yangdisimpan di Yerusalem di bawah kuasa orang Persia. Emperor Heraklius menemukanitu dan membawanya dari Yerusalem pada tanggal 3 Mei 629. Apakah artinya pembaharuan oleh salib Kristus? Tuhan Yesus datang untukmenyatukan bumi dan surga lalu menaikkan mereka yang ada di bumi kepadakemuliaan di surga. Ia menjelaskan ini kepada Nikodemus, salah seorang rabiorang Yahudi, bahwa Ia adalah “Putra Manusia” diutus Bapa di surga untukmemulihkan hubungan manusia dengan Tuhan yang telah rusak. Putra Manusia ialahMesias dalam perjanjian lama yang datang dari surga untuk membangun sebuahkerajaan di bumi. Berbeda dengan padangan Yahudi, Yesus justru berbicara tentang PutraManusia harus ditinggikan. Maksudnya apa? Ia kaitkan dengan Musa yang menaikkanular tembaga di padang gurun supaya menyembuhkan mereka yang digigit ularberbisa. Umat Israel dihukum Karena melawan Tuhan. Musa menaikkan ular tembagapada sebuah tiang yang menyerupai tiang salib, yang dari sana orang-orang mestikembali menaruh imannya hanya kepada Tuhan. Kaitan ini hendak menekankan yang ingin ditunjuk oleh Yesus kepada kita,bahwa melalui hukuman mati dengan bergantung di salib di Golgota, Ia sungguhmenyelamatkan kita. Tapi yang dibuat oleh Yesus jauh lebih kuat hasilnya,karena yang dilakukan oleh Musa hanya mendatangkan hasil sementara, yaitukesembuhan orang-orang dari gigitan ular. Yang dibuat oleh Yesus ialahkematian-Nya di salib sungguh menghasilkan kemenangan sejati atas dosa, setandan kematian. Dengan wafat-Nya di salib, Yesus menghapus utang dosa kita,membebaskan kita dari kesalahan dan hukuman. Kita mendapatkan hidup baru,kehidupan yang berkelimpahan di dalam Roh Kudus sampai selamanya. Pembaruan itu berarti wafat-Nya Yesus di salib menunjukkan dan mengajarkansuatu tindakan kasih, yaitu pemberian diri-Nya secara total. Ia lakukan itusebagai persembahan kasih-Nya kepada Bapa dan untuk penebusan dan keselamatankita dari dosa. Pembaruan ini juga menjelaskan tentang kebangkitan badan yangmulia untuk menikmati hidup abadi dan duduk di sisi kanan Bapa untuk memerintahsampai selama-lamanya. Kini Ia di surga untuk mengatur dan membimbing hidupkita selanjutnya di sini di dunia ini. Kita hidup saat ini dan di sini sungguhdiberkati oleh kemenangan salib Kristus. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan Yesus Kristus, semoga hidup kami sebagai pribadidan jemaat senantiasa diterangi dan dikuatkan oleh misteri salib suci-Mu yangmerupakan kemenangan yang mulia bagi kami. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra danRoh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Tiga Alasan Lain tentang Kubur yang KosongDiambil dari: 1 Korintus 15:20 “Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal.”Wonder Kids, selain kesaksian para rasul, ada beberapa alasan lain mengapa kita dapat percaya bahwa kubur Yesus benar-benar kosong.Pertama, berita tentang kubur kosong sudah muncul sejak masa gereja mula-mula. Rasul Paulus menyebut bahwa Yesus mati, dikuburkan, lalu dibangkitkan. Kalau Yesus masih berada di dalam kubur, orang-orang yang menolak Injil bisa dengan mudah menunjukkan tubuh-Nya.Kedua, kubur Yesus berada dekat Yerusalem, tempat Yesus disalibkan dan berita kebangkitan pertama kali diberitakan. Para pemimpin agama tahu lokasi kubur itu. Namun, mereka tidak pernah menunjukkan tubuh Yesus untuk menghentikan pemberitaan para rasul.Ketiga, ada banyak saksi yang mengaku melihat Yesus hidup setelah kematian-Nya. Jadi, bukan hanya tubuh-Nya tidak ditemukan di kubur, tetapi Yesus juga menampakkan diri kepada para murid.Semua bukti ini membawa kita pada penjelasan yang paling masuk akal: Allah sungguh membangkitkan Yesus dari antara orang mati. Kubur yang kosong bukan hasil kebohongan atau kesalahan. Kubur itu kosong karena Yesus hidup.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada seseorang, “Yesus sungguh bangkit. Kubur-Nya kosong dan Dia hidup!”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh bangkit dari kematian. Tolong aku supaya makin percaya kepada-Mu dan berani menyampaikan kabar kebangkitan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: penjelasan terbaik untuk kubur yang kosong adalah bahwa Yesus sungguh telah bangkit. Tuhan Yesus memberkati
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Agustinus Windu dari Gereja Kristus Raja, Paroki Bajiro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Yehezkiel 43: 1-7a; Mazmur tg 85: 9ab-10.11-12.13-14; Matius 23: 1-12.MENGHADAP KE TAKHTA KERAJAAN Renungan kita pada ini bertema: Menghadap Ke Takhta Kerajaan. Pada hari iniseluruh Gereja memperingati Santa Perawan Maria sebagai ratu. Peringatan inisebagai salah satu dari devosi kita kepada Bunda terberkati. Salah satu bagiandari devosi ini ialah doa rosario peristiwa mulia yang ke-5 yaitu: Bunda Mariadimahkotai sebagai ratu surga dan bumi. Gelar ini memberikan posisi Bunda Mariayang mengambil bagian dalam pemerintahan Kristus sebagai raja untuk menguasaisegala yang ada di surga dan bumi. Tidak ada pemisahan atau pembagian kekuasaan antara Yesus dan Maria atau diantara sejumlah pihak yang lazimnya dalam politik demokrasi. Kekuasaan ituhanya satu dan berada di tangan Yesus Kristus. Maria sebagai wanita terberkatimengambil bagian di dalamnya lalu menyusul berbagai lapisan dan golonganmanusia yang menghadap ke takhta kerajaan ini. Menghadap kepada-Nya berartimemberikan kepercayaan, ketaatan, hormat dan mengikuti jalan kerajaan ini. Di dalam bait suci Yerusalem, nabi Yehezkiel menemukan kemuliaan Tuhan dania diperintahkan oleh Tuhan untuk membawa semua perhatian umat Allah kepadatakhta kemuliaan Allah, yaitu tempat Ia tinggal di tengah-tengah umat manusia.Bait suci dan tempat ibadah merupakan takhta kerajaan Tuhan yang tampaklahiriah bagi kita semua umat-Nya. Bunda Maria sebagai ratu yang ada di surga,ia tetap sebagai ratu takhta kerajaan yang sama bagi surga dan bumi. Para rasul memilih untuk mengikuti Yesus Kristus secara radikal, dandiyakinkan oleh Yesus untuk mendapat bagian dari kerajaan-Nya yang sudahdiwariskan oleh suku-suku Israel. Setiap rasul ini menjadi uskup di setiapGereja lokal yang mereka pimpin, tetapi mereka tetap menyatu dengan GerejaUniversal dengan kepemimpinan yang satu dan menyeluruh. Para uskup adalah imamagung di wilayah Gerejanya, membawa dan mengarahkan seluruh umat Allah untukmenghadap ke satu takhta kerajaan, yaitu Yesus Kristus. Paus menempati takhtaitu di dunia, sehingga sangat pantas kita semua mengadap ke Paus yangberkedudukan di takhta suci Vatikan. Kita menghadap ke kerajaan itu melalui doa yang kita panjatkan tiap hari:Datanglah kerajaan-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Kerajaan itu hadirbagi kita untuk memberikan kita rasa aman dan betah, lalu menguasai kitamelalui Roh Kudus untuk hidup di dalam kebenaran. Kita memakai kerajaan itudalam setiap detik kehidupan kita masing-masing untuk memperkuat persekutuan,persaudaraan dan solidaritas di antara para pengikut Kristus, supaya perpecahandan kekacauan di antara kita dapat terhindarkan. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Ya Allah Bapa maha kuasa, kami selalu berdoa untukkedatangan kerajaan-Mu di tengah-tengah kami. Semoga kami selalu patuh-setiadalam mengikuti jalan kerajaan-Mu itu. Bapa kami yang ada di surga ... Dalamnama Bapa ...
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 321 (Kisah Rasul 2:14-21): Setelah mendengar hinaan orang-orang yang tidak mengerti karya Roh Kudus, Petrus berdiri dan berkhotbah kepada orang banyak itu. Khotbah Petrus ini tentunya menarik perhatian lebih banyak lagi orang di Yerusalem. Petrus menyatakan kepada orang banyak bahwa yang mereka saksikan adalah penggenapan nubuat Nabi Yoël. Di dalam Yoël 2:28-32 dinubuatkan adanya pencurahan Roh Allah secara besar. Apakah maksud Tuhan di dalam nubuat ini?
Kali ini Daniel Mananta & Viola Mananta akan mengeksplor kota Yerusalem! Kira-kira akan ada apa aja di Makam Raja Daud, Mount of Olives & Tembok Ratapan?
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 4 Agustus 2026Bacaan: "Dalam keadaan terdesak, ia berusaha melunakkan hati Tuhan, Allahnya; ia sangat merendahkan diri di hadapan Allah nenek moyangnya." (2 Tawarikh 33:12)Renungan: Manasye lahir dalam masa perpanjangan umur Hizkia. Hanya saja, di kemudian hari, Manasye tidak mengikuti jejak ayahnya yang saleh. Manasye adalah raja Yehuda yang paling jahat. Penyembahan berhala dilakukan besar-besaran. Bait Allah dijadikannya rumah bagi berhala, dan jalanan di kota Yerusalem dipenuhi dengan darah orang yang tidak bersalah. Manasye berbuat sesuka hatinya ketika berkuasa. Namun, satu hari datanglah pasukan Asyur dari utara menghancurkan semua kejayaan Manasye. la dibelenggu dan dibawa bagaikan hewan ke Babel. Di dalam penderitaan itulah Manasye merendahkan dirinya amat sangat di hadapan TUHAN. "Merendahkan diri" dalam pengertian aslinya diartikan sebagai seruan yang disertai jerit tangis yang mendalam. Akibatnya? TUHAN mau mendengar doanya dan Manasye dibebaskan, bahkan dipulihkan ke dalam kedudukannya yang semula. Manasye pada akhirnya mengakui TUHAN Allah sajalah yang patut ia sembah. Seringkali Tuhan mengizinkan datangnya badai menimpa sebagai bentuk didikan untuk merendahkan diri kita. Ketika hati manusia disadarkan dari dosanya dan ia memutuskan untuk merendahkan diri, bertobat, dan mencari Tuhan maka Tuhan pun memulihkan keadaannya. Sehingga nyatalah pengakuan pemazmur: kurban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang remuk redam dan penuh penyesalan tidak akan Kaupandang hina, ya Allah. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kerendahan hati yang tulus sehingga aku dapat mengerti kehendak-Mu di dalam hidupku ini. Amin. (Dod).
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 319 (Kisah Rasul 1:12-26): Sejak awal pelayanan-Nya, Yesus telah memanggil murid-murid untuk mengikuti Dia, supaya murid-murid ini jugalah yang akan menjadi saksi bagi kematian dan kebangkitan-Nya. Para murid ini dipilih-Nya untuk menyampaikan berita Injil ke seluruh dunia. Perhatikan betapa besar anugerah Allah yang rela memakai alat yang sangat remeh, yaitu para manusia terbatas yang lemah, untuk menyampaikan firman-Nya yang berkuasa. Tetapi inilah yang diinginkan oleh Tuhan kita.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Wilibroda Gunung Lajar dari Paroki Santo Arnoldus Jansen Waikomo di Keuskupan Larantuka, Indonesia. Yesaya 7: 1-9; Mazmur tg 48: 2-3a.3b-4.5-6.7-8; Matius 11: 20-24.MENGATASI KEKECEWAAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Mengatasi Kekecewaan. Ada seorangremaja bernama Anto, ingin mengisi waktu di luar sekolah dengan latihan sepakbola. Ia mendaftarkan diri ke salah satu sekolah bola di dekat tempat iatinggal. Namun setelah dua minggu berlatih, ia berhenti dan pindah ke sekolahbola yang lain. Alasannya ialah bahwa ia sangat kecewa karena di sana tidak adasuasana saling memberi apresiasi dan mendukung kreativitas. Anto memiliki bakatbermain yang bagus tetapi ia tidak mendapat dukungan dari pelatih danteman-teman. Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang menjadi kecewa dan dalamrenungan ini kita menyoroti faktor tidak ada apresiasi dan rasa bangga ataskebaikan dan kualitas yang kita miliki. Apresiasi adalah sama denganpenghargaan, mengindahkan, menghormati, mendukung dan memberikan perhatian.Ungkapan lain untuk ini ialah bersyukur. Orang yang bersyukur adalah dia yangmenghargai kebaikan dan kebenaran dan hidup di dalamnya. Bacaan-bacaan hari ini memberikan kita contoh pengalaman kekecewaan. Allahmengungkapkan kekecewaan atas Yerusalem bersama penguasa dan penduduknya, yangtidak mengandalkan kekuasaan Tuhan yang maha tinggi untuk menjaga dan membelamereka dari gangguan bangsa lain. Mereka kurang percaya kepada Tuhan, dandikuasai rasa takut serta ingin lari dari gertakan musuh. Yesus Kristus kecewaatas kota-kota yang telah menerima pengajaran dan kekuatan dari-Nya tetapimereka tak punya niat untuk bertobat. Menyertai rasa kecewa itu, Yesusmemberikan penegasan bahwa hukuman sudah disiapkan bagi mereka pada waktupenghakiman yang terakhir. Kita selalu menunjukkan rasa kecewa karena tidak ada apresiasi dan tidakada sikap bersyukur ini dalam berbagai bentuk seperti marah, teguran,peringatan bahkan perlawanan yang keras. Tak ada salah tentang ini. Yangpenting adalah ini sebagai tindakan untuk menyadarkan, mengingatkan dan membawaorang kembali kepada sikap bersyukur dan memberikan apresiasi. Kita selalumemiliki cara-cara seperti koreksi persaudaraan atau protes dengan cara sepertiyang dibuat oleh Anto tadi, supaya suasana hidup bersama yang kacau kembalimemberikan rasa betah dan salingmenerima satu terhadap yang lain. Lalu apa yang perlu dihindari dari sikap kecewa ini? Yang perlu kitahindari ialah kekecewaan yang mendorong seseorang untuk balas dendam, rencanajahat, atau menciptakan konflik dan perang. Ada kekecewaan yang konstruktifyang berguna untuk memperbaiki keadaan yang tidak beres dan kacau, dan ada jugakekecewaan yang menjurus destruktif, yaitu mendatangkan masalah yang lebihburuk. Jika kita selalu menggunakan kekecewaan kita yang konstruktif berartikita berkontribusi untuk memperbaiki dan membarui kehidupan kita.Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Bapa maha kuasa, kami bersyukur atas kebijaksanaan-Muuntuk menerangi jalan hidup kami, terutama ketika kami kecewa, sakit hati danputus asa. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...
Tiap-tiap tahun orang tua Yesus pergi ke Yerusalem pada hari raya Paskah.
Tiap-tiap tahun orang tua Yesus pergi ke Yerusalem pada hari raya Paskah.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus dan Sebutan “Abba”Diambil dari: Lukas 2:49 “Jawab-Nya kepada mereka: ‘Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?'”Wonder Kids, hari ini kita belajar sesuatu yang sangat indah tentang Tuhan Yesus. Waktu Yesus masih berumur dua belas tahun, Ia pergi ke Bait Allah di Yerusalem. Saat Maria dan Yusuf mencari-Nya, Yesus berkata, “Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?” Dari perkataan ini, kita melihat bahwa Yesus memiliki hubungan yang sangat istimewa dengan Allah Bapa.Pada zaman itu, orang Yahudi memang mengenal Allah sebagai Bapa bagi umat-Nya. Tetapi Yesus berbicara dengan cara yang sangat dekat dan pribadi. Yesus tidak sedang berkata bahwa Allah adalah Bapa seperti semua orang bisa berkata begitu dengan cara yang sama. Yesus menunjukkan bahwa Ia mengenal Allah sebagai Bapa-Nya dengan cara yang sangat khusus.Lalu di bagian-bagian lain, Yesus juga sering berdoa kepada Bapa. Yesus mengajar murid-murid-Nya untuk mengenal Allah sebagai Bapa, tetapi hubungan Yesus dengan Bapa tetap unik. Yesus adalah Anak Allah. Jadi saat Yesus menyebut Allah sebagai Bapa-Nya, Yesus sedang menunjukkan siapa diri-Nya sebenarnya.Ini penting sekali, Wonder Kids. Yesus bukan sekadar orang baik yang dekat dengan Tuhan. Yesus adalah Anak Allah yang mengenal Bapa dengan sempurna. Karena itu, saat Yesus datang ke dunia, Yesus bukan hanya membawa pesan dari Allah. Yesus datang dari Bapa untuk menyatakan siapa Allah itu kepada kita.Dan ada kabar yang sangat indah juga untuk kita. Karena Yesus datang menyelamatkan kita, kita yang percaya kepada-Nya juga boleh datang kepada Allah sebagai Bapa. Bukan karena kita memang pantas, tetapi karena Yesus membuka jalan bagi kita. Jadi kalau kamu percaya kepada Yesus, kamu tidak perlu takut datang kepada Allah. Kamu boleh berdoa kepada-Nya dan tahu bahwa Dia mengasihimu.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Waktu kamu berdoa hari ini, mulailah dengan berkata, “Bapa di surga, terima kasih karena melalui Yesus aku boleh datang kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Anak Allah yang datang dari Bapa. Terima kasih karena melalui Engkau aku boleh mengenal Allah sebagai Bapaku di surga. Tolong aku supaya makin mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus adalah Anak Allah yang sejati, dan melalui Dia kita boleh datang kepada Allah sebagai Bapa yang mengasihi kita. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Siapakah Yeremia? Diambil dari: Yeremia 31:33 “Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.”Wonder Kids, saat Yesus bertanya kepada murid-murid-Nya, “Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?” salah satu jawaban yang muncul adalah Yeremia. Mengapa orang bisa berpikir begitu? Yeremia adalah nabi Tuhan yang hidup pada masa yang sangat sulit. Ia dipakai Tuhan untuk memperingatkan bangsa Israel dan Yehuda supaya bertobat. Yeremia berbicara dengan berani kepada para pemimpin dan kepada bangsa itu, walaupun banyak orang tidak suka mendengarnya. Karena dosa mereka, Yerusalem akhirnya jatuh dan bangsa itu dibuang. Jadi Yeremia dikenal sebagai nabi yang menyampaikan firman Tuhan dengan tegas, sedih, dan serius.Ada alasan mengapa orang membandingkan Yesus dengan Yeremia. Yesus juga berbicara dengan berani. Yesus juga menegur dosa, mengingatkan orang untuk bertobat, dan menegur para pemimpin agama yang keras hati. Jadi, dari luar, orang bisa melihat ada kemiripan antara Yeremia dan Yesus.Tetapi ada satu hal yang sangat penting, Wonder Kids. Yeremia bukan hanya menegur dosa. Ia juga dipakai Tuhan untuk menyampaikan janji yang indah, yaitu janji tentang perjanjian baru. Tuhan berkata bahwa suatu hari Ia akan menaruh firman-Nya dalam hati umat-Nya. Artinya, Tuhan tidak hanya mau memperbaiki bagian luar, tetapi mengubah hati manusia dari dalam. Nah, janji itu digenapi di dalam Yesus. Yeremia hanya menyampaikan janji itu, tetapi Yesus datang untuk menggenapinya. Jadi Yesus bukan Yeremia. Yesus jauh lebih besar. Yeremia adalah nabi yang menunjuk ke depan, tetapi Yesus adalah Juruselamat yang membawa penggenapan janji Allah.Wonder Kids, ini penting sekali. Kadang-kadang kita berpikir yang kita butuhkan hanyalah nasihat, aturan, atau teguran supaya hidup kita lebih baik. Tetapi sebenarnya kita butuh lebih dari itu. Kita butuh hati yang baru. Kita butuh Tuhan bekerja di dalam hati kita. Dan itu hanya bisa terjadi karena Yesus.Kalau hati kita diubah oleh Tuhan, kita tidak lagi hanya tahu apa yang benar, tetapi juga mau hidup bagi Tuhan. Kita jadi rindu taat, rindu mengenal Tuhan, dan rindu mengasihi Dia. Itulah yang Tuhan kerjakan di dalam hidup orang yang percaya kepada Yesus.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Berdoalah kepada Tuhan dan katakan, “Tuhan Yesus, aku tidak hanya butuh tahu yang benar. Aku butuh Engkau mengubah hatiku supaya aku mau hidup bagi-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau bukan hanya memberi firman, tetapi juga sanggup mengubah hati manusia. Tolong aku supaya tidak keras hati, tetapi mau dibentuk oleh-Mu dan hidup taat kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yeremia menyampaikan janji tentang hati yang baru, tetapi Yesus datang untuk menggenapi janji itu di dalam hidup kita. Tuhan Yesus memberkati.
Pd, Handoyo Salim (TB) 2 Samuel 11:1Pada pergantian tahun, pada waktu raja-raja biasanya maju berperang, maka Daud menyuruh Yoab maju beserta orang-orangnya dan seluruh orang Israel. Mereka memusnahkan bani Amon dan mengepung kota Raba, sedang Daud sendiri tinggal di Yerusalem
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Ketelitian Yohanes: Kolam BetesdaDiambil dari: Yohanes 5:2 “Di Yerusalem dekat Pintu Gerbang Domba ada sebuah kolam, yang dalam bahasa Ibrani disebut Betesda; ada lima serambinya.”Wonder Kids, penulis Injil Yohanes juga menulis dengan teliti. Dalam Injilnya, Yohanes menceritakan bahwa di Yerusalem ada sebuah kolam bernama Betesda, dan kolam itu mempunyai lima serambi. Dulu ada orang yang meragukan cerita ini. Mereka berpikir mungkin Yohanes salah menulis, atau mungkin tempat itu sebenarnya tidak pernah ada.Tetapi kemudian, para peneliti menemukan bahwa memang ada tempat seperti yang Yohanes tulis. Mereka menemukan sisa-sisa kolam itu, dan ternyata gambarnya cocok dengan penjelasan Yohanes. Wah, ini menarik sekali. Sekali lagi kita melihat bahwa Alkitab bukan cerita buatan, tetapi berbicara tentang tempat yang sungguh nyata dalam sejarah.Apa artinya untuk kita, Wonder Kids? Artinya, Tuhan memberi firman-Nya dengan benar dan dapat dipercaya. Kadang-kadang manusia cepat meragukan Alkitab hanya karena belum menemukan jawabannya. Tetapi sering kali, setelah diteliti lebih jauh, justru Alkitab terbukti benar. Jadi kita tidak perlu takut saat ada orang yang meragukan firman Tuhan. Tuhan tahu apa yang benar, dan kebenaran-Nya akan tetap berdiri.Di kolam Betesda itu juga Yohanes menceritakan bagaimana Yesus menyembuhkan seorang yang sudah lama sakit. Jadi tempat itu bukan hanya penting karena benar-benar ada, tetapi juga karena di sana Yesus menunjukkan kuasa dan kasih-Nya. Yesus bukan hanya tokoh dalam cerita, tetapi Tuhan yang sungguh hadir dan bekerja di dunia nyata.Kadang-kadang iman kita juga seperti terkubur oleh keraguan atau pertanyaan. Tetapi renungan hari ini mengingatkan kita bahwa firman Tuhan tetap kokoh. Saat kita belum mengerti semuanya, kita tetap bisa percaya kepada Tuhan dan terus belajar mengenal-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau kamu punya satu pertanyaan tentang Alkitab, jangan simpan sendiri. Tanyakan kepada papa, mama, guru Sekolah Minggu, atau orang dewasa yang bisa menolongmu belajar firman Tuhan.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Maria Saraswati Sukardi, Onny Pekendek dan Yohanes Sukardi dari Paroki Santa Maria Assumpta Kota Baru Kupang di Keuskupan Agung Kupang, Indonesia. Kisah Para Rasul 2: 1-11; Mazmur tg 104: 1ab.24ac.29c-30.31.34; 1 Korintus 12: 3b-7.12-13; Yohanes 20: 19-23.HEMBUSAN SANG ILAHI Tema renungan kita pada hari iniMinggu, hari raya Pentakosta ini ialah: Hembusan Sang Ilahi. Ada sepasang suamiistri yang sudah berusia di atas 60 tahun. Anak-anak dan cucu sudah tinggal dirumahnya masing-masing. Sang istri menderita katarak pada kedua matanya yangmengakibatkan ia tidak bisa melihat sama sekali. Suami yang harus mendampingidan menolongnya setiap saat. Anak-anak dan cucu-cucu sering bergantian melayanijuga. Wanita itu dapat mengenal dengan persis dan menyebut namaorang yang sedang berada di dekatnya dan melayaninya dengan merasakan bau yangberbeda-beda dari setiap orang. Suami memberinya bau yang berbeda dari padaanak, mantu, dan cucu. Meskipun orang yang melayaninya tidak mengeluarkansuara, ia dapat memastikan siapa sebenarnya orang itu cukup dengan mengenal bauyang keluar dari tubuh orang tersebut. Ia berkata bahwa kemampuan ini bukankarena ia seorang yang hebat, tetapi karena suatu pembiasaan yang ia jalanisetiap saat sejak kedua matanya buta. Hubungan kita dengan Roh Kudus adalah seperti yang terjadidengan ibu yang buta itu dengan anggota keluarga yang melayaninya. Kita tidakbisa dan tidak akan melihat tampak konkret Roh Kudus seperti apa. Kalau dahuluGereja Perdana di Yerusalem, jemaat menyaksikan dengan mata sendiri Yesus yangbangkit berdiri di tengah-tengah mereka, berbicara dengan mereka, mengutusmereka, dan menghembusi Roh-Nya kepada mereka. Keadaan kita jauh berbeda. Kitahanya dapat mengetahui Roh Kudus dengan merasakan kehadirannya, yaitu bau-Nyayang sangat indah dan menarik kita semua kepada-Nya. Baunya Roh Kudus adalah bau cinta kasih Allah sendiri. RohKudus memberikan hembusan cinta kasih Tuhan ke dalam diri kita sehingga kitamendapatkan semangat baru dan kemampuan untuk berbicara yang dimengerti olehbanyak orang lain, terutama dalam saat-saat kesulitan dan krisis hidup kita.Dengan demikian diri kita penuh dengan semangat cinta untuk kita hembusi kedalam dunia ini, sehingga semua orang mendapatkan keharuman yang menyukakanhati. Di dalam dunia ini bercampur bau cinta atau benci, rajinatau malas, berani atau takut, pandai atau kurang pandai yang berbeda dari satuorang ke orang yang lain. Tetapi nafas cinta kasih Allah hanya satu, yangdihembuskan Roh Kudus, supaya mempersatukan dan menjiwai semua. Hembusankebencian manusia diatasi oleh hembusan cinta kasih Allah. Hembusan kemalasandan hilangnya semangat manusia, diatasi oleh hembusan kasih ilahi yangmencurahkan semangat baru. Dan seterusnya. Jadi hembusan sang ilahi adalah Roh Kudusyang berhembus untuk menyebarkan cinta kasih Allah dan kehidupan baru kepadakita semua. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Allah yang maha baik, kami bersyukur atashari Minggu Pentekosta ini yang membuka kesadaran dan batin kami akankehadiran-Mu tanpa henti melalui Roh Kudus-Mu. Bapa kami yang ada di surga ...Dalam nama Bapa ...
Dalam perjalanan keliling dari kota ke kota Paulus dan Silas menyampaikan keputusan-keputusan yang diambil para rasul dan para penatua di Yerusalem dengan pesan, supaya jemaat-jemaat menurutinya.
Dalam perjalanan keliling dari kota ke kota Paulus dan Silas menyampaikan keputusan-keputusan yang diambil para rasul dan para penatua di Yerusalem dengan pesan, supaya jemaat-jemaat menurutinya.
Sanherib mengepung Yerusalem, tetapi Tuhan melepaskan Hizkia
Hal apakah yang dapat kita pelajari dari kisah Simon yang datang dari Kirene ke Yerusalem, dan dipaksa untuk memikul Salib Kristus?Pertama. Dipaksa memikul salib itu tidak enak, tetapi Yesus datang dan mengenalkan diri-Nya sendiri pada Simon secara pribadi. Kedua. Pertemuan dengan Yesus dan Salib-Nya adalah sebuah pertukaran, hal ini harus dilakukan di setiap hari, dan bisa kita dapatkan hanya pada saat kita mau memikul salib-Nya.Ketiga. Salib yang kita pikul hari ini, akan menentukan bagaimana iman generasi anak-anak kita selanjutnya. Memikul salib memang tidak enak, tetapi jangan menolak, menyerah, apalagi meletakkan salib tersebut. Kita mungkin ingin memilih jalan yang jauh lebih mudah dan enak, tetapi Tuhan memilih jalan yang terbaik bagi anak-anakNya. Marilah kita kembali ke tempat kita tinggalkan salib kita, dan mulai mengiring Yesus lagi.—Bp. Soetjipto Koesno, “The Greatest Exchange.” Telah dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 3 Mei 2026.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Matilda Riza Mashun dari Paroki Santo Agustinus di Keuskupan Agung Pontianak, Indonesia. Kisah Para Rasul 15: 7-21; Mazmur tg 96: 1-2a.2b-3.10; Yohanes 15: 9-11.TINGGALAH SELALUDI DALAM KASIH-KU Renungan kita pada hari ini ialah: Tinggallah Selalu di Dalam Kasih-Ku. Inimerupakan kalimat yang datang dari Yesus sendiri ketika menyatakan diri-Nyasungguh sebagai pokok anggur bagi kita. Jaminan tinggal bersama Dia ialahkehidupan yang dapat menghasilkan buah berlimpah sehingga mendatangkan sukacita, kebahagiaan dan keselamatan. Para rasul-Nya yang mendengar langsungpengajaran ini telah membuktikan dirinya tinggal bersama Yesus dan berbuahsebagai saksi-saksi utama Tuhan Yesus Kristus kepada seluruh dunia, menjadipewarta Injil yang sejati. Untuk mewujudkan karya keselamatan sesuai dengan kehendak Bapa, Yesusmengundang mereka yang mengikuti dan percaya kepada-Nya untuk hidup di dalamDia. Hidup di dalam Dia membuat kita menikmati kasih-Nya yang amat besar danabadi. Kita menanggapi undangan dan jaminan dari Yesus dengan iman kita bahwakita siap, kita mau dan kita rindu untuk tinggal di dalam Dia. Di dalamkesibukan setiap hari dari pagi sampai malam, undangan ini akan selalu sangatmenggembirakan kita. Bagi mereka yang selalu menghayati dengan tulus kasihTuhan, undangan Yesus ini menjadi suatu bonus tersendiri bagi mereka. Misalnya, satu keluarga yang selalu hidup dalam damai, harmoni, dan penuhcinta, ketika menerima undangan ini, mereka tentu saja mengalami suatu pertumbuhan iman yang menggembirakan.Sebaliknya, suatu keluarga atau pribadi yang tidak atau sulit mengalami kasihdi dalam hidupnya, undangan dan jaminan Tuhan Yesus ini harus merupakaninisiatif Ilahi yang hendak membawa mereka kembali kepada Tuhan, dalam pelukankasih-Nya yang sangat indah. Mereka tidak usah malu, tidak perlu takut atau harus menghindari rasa kurangpercaya, karena yang mengundang dan memberikan jaminan adalah Tuhan sendiri.Mereka harus yakin bahwa cinta kasih Tuhan jauh lebih kuat dan pastimengalahkan semua kekurangan manusiawi tersebut. Cinta kasih Tuhan dapatmenyembuhkan dan memberikan semangat untuk memulai hidup yang baru. Atas dasar cinta kasih itu dan terutama dalam nama Tuhan Yesus Kristus,misalnya para rasul membuat konsili di Yerusalem, untuk memperkuat satuvisi-misi yang bersumber pada Yesus Kristus saja. Mereka berdiskusi, berdebatdan berselisih atas perbedaan-perbedaan yang ditemukan. Karena alasan cintakasih, mereka mencapai solusi dalam terang Roh Kudus, lalu sampailah merekapada keputusan yang memberikan keuntungan bagi Gereja. Marilah kita mengulangi lagi undangan Yesus tersebut: Tinggallah di dalamkasih-Ku. Kita tidak boleh menolaknya, tetapi dengan gembira menyambutnya! Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan yang maha baik, semoga cinta kasih dari-Mumenguasai hidup kami, dan kami dengan gembira menyambut undangan Yesus Putra-Muuntuk selalu tinggal di dalam kasih-Nya. Bapa kami yang ada di dalam surga.Dalam nama Bapa ...
*DUA SIMBOL IMAN KRISTEN*(Luk.24:13-35; Rom.6:4-6;)Kisah Yesus berjalan bersama dua orang murid-Nya menuju ke kampung Emaus yang terletak kira-kira 7 mil dari Yerusalem ini menjadi momen yang Tuhan kehendaki untuk menampakkan diri pasca hari kebangkitan-Nya. Percakapan Kleopas dan satu murid (nama tidak disebutkan) itu berisi pengharapan yang mulai pupus oleh karena mereka telah menaruh ekspektasi besar bahwa Yesuslah yang akan memimpin dan menolong bangsa Israel, tetapi Yesus telah mati disalib dan tidak ditemukan lagi tubuh-Nya di kuburannya.*Dua Simbol Kekristenan:*- Salib --> simbol kematian Yesus Kristus (kematian Yesus menghasilkan pengampunan dosa dan kehidupan kekal (secara roh). Kristus mati untuk melepaskan kuasa dosa yang telah membelenggu manusia. Mengapa salib? Sebab salib merupakan peristiwa penderitaan namun bila dilihat dari sisi rohani salib Kristus memberikan pembebasan dan pengampunan sehingga manusia lama - manusia berdosa kita sudah disalibkan / mati bersama-sama dengan Kristus)- Baptisan --> setiap orang yang percaya kepada Yesus Kristus harus dibaptis (dia yg sungguh-sungguh bertobat pasti mau meberi dirinya dibaptis, atau mungkin jika dia mau dibaptis tetapi cara hidupnya tidak mau berubah berarti dia suda mempermainkan kasih karunia dan kebenaran Allah). Bapto (Yn) = dicelupkanPercaya kepada Yesus dan baptisan itu tidak bisa dipisahkan sebab baptisan menjadi bukti karya Allah atas hidup manusia yang percaya kepada Kristus Yesus untuk mengalami pembasuhan, penyucian dan pengampunan. Maka kita disebut sebagai hamba-hamba Kristus yang mana kita melakukan kebenaran, bukan lagi perbuatan-perbuatan dosa.
*DUA SIMBOL IMAN KRISTEN*(Luk.24:13-35; Rom.6:4-6;)Kisah Yesus berjalan bersama dua orang murid-Nya menuju ke kampung Emaus yang terletak kira-kira 7 mil dari Yerusalem ini menjadi momen yang Tuhan kehendaki untuk menampakkan diri pasca hari kebangkitan-Nya. Percakapan Kleopas dan satu murid (nama tidak disebutkan) itu berisi pengharapan yang mulai pupus oleh karena mereka telah menaruh ekspektasi besar bahwa Yesuslah yang akan memimpin dan menolong bangsa Israel, tetapi Yesus telah mati disalib dan tidak ditemukan lagi tubuh-Nya di kuburannya.*Dua Simbol Kekristenan:*- Salib --> simbol kematian Yesus Kristus (kematian Yesus menghasilkan pengampunan dosa dan kehidupan kekal (secara roh). Kristus mati untuk melepaskan kuasa dosa yang telah membelenggu manusia. Mengapa salib? Sebab salib merupakan peristiwa penderitaan namun bila dilihat dari sisi rohani salib Kristus memberikan pembebasan dan pengampunan sehingga manusia lama - manusia berdosa kita sudah disalibkan / mati bersama-sama dengan Kristus)- Baptisan --> setiap orang yang percaya kepada Yesus Kristus harus dibaptis (dia yg sungguh-sungguh bertobat pasti mau meberi dirinya dibaptis, atau mungkin jika dia mau dibaptis tetapi cara hidupnya tidak mau berubah berarti dia suda mempermainkan kasih karunia dan kebenaran Allah). Bapto (Yn) = dicelupkanPercaya kepada Yesus dan baptisan itu tidak bisa dipisahkan sebab baptisan menjadi bukti karya Allah atas hidup manusia yang percaya kepada Kristus Yesus untuk mengalami pembasuhan, penyucian dan pengampunan. Maka kita disebut sebagai hamba-hamba Kristus yang mana kita melakukan kebenaran, bukan lagi perbuatan-perbuatan dosa.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yosefus dan YakobusDiambil dari: Yakobus 1:12 “Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.”Wonder Kids, pernahkah kamu mendengar nama Yakobus? Yakobus adalah adik Tuhan Yesus. Pada awalnya, Yakobus tidak langsung percaya bahwa Yesus adalah Mesias. Tetapi setelah Yesus bangkit, hidup Yakobus berubah. Ia menjadi salah satu pemimpin penting dalam jemaat mula-mula di Yerusalem.Menariknya, tentang Yakobus ini bukan hanya Alkitab yang menulis. Seorang penulis sejarah Yahudi bernama Yosefus juga menuliskan tentang kematian Yakobus. Yosefus menceritakan bahwa Yakobus dibawa ke depan Mahkamah Agama lalu dihukum mati. Ini penting, karena catatan ini menolong kita melihat bahwa Yakobus benar-benar melayani, dan mati karena imannya kepada Tuhan.Coba pikirkan, Wonder Kids. Kalau seseorang dulu tidak percaya, lalu akhirnya rela hidup bagi Yesus, bahkan sampai mati karena percaya kepada-Nya, itu menunjukkan sesuatu yang besar. Yakobus berubah bukan karena dipaksa, tetapi karena ia sungguh yakin bahwa Yesus adalah Tuhan dan Mesias. Perubahan hidup Yakobus menjadi salah satu kesaksian yang kuat bahwa kebangkitan Yesus itu bukan cerita kosong.Tuhan juga bisa mengubah hati seseorang. Mungkin hari ini ada orang yang masih ragu, masih belum sungguh-sungguh percaya, atau masih setengah hati mengikut Yesus. Tetapi seperti Yakobus, Tuhan sanggup mengubahkan hati itu menjadi hati yang percaya dan setia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan satu bagian hidupmu yang masih sulit sungguh-sungguh taat kepada Yesus. Lalu berdoalah secara khusus dan minta Tuhan menolongmu percaya dan setia kepada-Nya.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sanggup mengubah hati manusia. Tolong aku supaya aku tidak ragu kepada-Mu, tetapi percaya dan setia mengikuti Engkau. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan sanggup mengubah orang yang ragu menjadi orang yang sungguh-sungguh percaya kepada Yesus. Tuhan Yesus memberkati.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Christian Tandiary dan Thres Woen dari Paroki Hati Yesus Yang Mahakudus Katedral dan Arthur J. Homeric dari Paroki St. Yosef Pekerja Gotong-Gotong di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. Kisah Para Rasul 6: 1-7; Mazmur tg 33: 1-2.4-5.18-19; 1 Petrus 2: 4-9; Yohanes 14: 1-12.YESUS ADALAH JALAN BAGI KITA Tema renungan kita pada hariMinggu Paskah ke-5 ini ialah: Yesus Adalah Jalan Bagi Kita. Pada suatu hariMinggu pagi, seorang pastor bersiap untuk merayakan Misa di salah satu parokiyang berjarak 20 kilometer dari tempat ia tinggal di kota. Ia menyetir mobilmelewati jalan yang bekelok-kelok dengan kecepatan antara 60-80 km per jam.Tetapi pada saat tinggal 3 kilometer sampai di gereja , jalan yang menujugereja paroki ditutup. Ada kegiatan bakti sosial yang dilakukan oleh wargamasyarakat setempat. Semua kendaraan harus memilih jalan lain. Waktu untuk perayaan Misa tinggal20 menit. Ia harus mencari jalan lain, biarpun yang berukuran pas untukdilewati mobil, agar segera sampai di gereja. Awalnya ia kehabisan akal dan tidak tahu harus berbuat.Tetapi ia segera menyadari bahwa GPS (navigasi) di handphone dapat membantu. Iamenyetel GPS untuk mengarahkannya ke gereja. Dalam waktu kurang dari 10 menit iasudah berada di halaman parkir gereja, tepat waktunya untuk persiapan diri disakristi dan Misa akan segera dimulai. Ibarat GPS yang mengarahkan kitajalan dengan memakai suara, grafik arah jalan, peringatan dan pemberitahuanyang kita perlukan, GPS di dalam perjalanan iman kita juga melakukan pekerjaanyang sama. GPS dalam iman kita ialah Tuhan Yesus Kristus. Ia menyebutkanidentitas diri-Nya sebagai jalan yang kita lalui untuk sampai kepada tujuankita, yaitu keselamatan dan persatuan kita dengan Bapa di surga. Sebagai jalanbagi kita, Ia memberikan kita kebenaran yang menjadi makanan utama kita supayakita memiliki kehidupan yang sesungguhnya dan sepenuhnya. Kehidupan yangsempurna ialah di surga. Firman Tuhan hari ini palingkurang memberikan kita dua refleksi betapa fundamentalnya pendasaran iman kitapada Tuhan Yesus sebagai jalan kita. Pertama ialah Tuhan Yesus Kristus sebagaipenyelamat kita. Di tengah bahaya dan kesulitan yang menimpah hidup kita, Iamenjadi solusi dan jawaban sehingga kita tidak dapat binasa dan mati. Kejadiandi dalam Gereja Perdana di Yerusalem, adalah perpecahan di antara paraanggotanya. Tapi kuasa Allah datang untuk menyelamatkan Gereja denganditetapkannya enam orang diakon. Kedua ialah Tuhan Yesusmemberikan kita martabat yang tinggi, yaitu panggilan menjadi kudus. Iamerahmati kita sebagai bangunan rohani yang suci dan suatu imamat yang kudus.Dengan begitu, kita menerima dari-Nya tugas besar untuk menguduskan dunia.Bersama dengan Dia, kita akan membawa dunia ini dan segala ciptaan melaluijalan Yesus Kristus yang menuju kepada Bapa. Jalan kekudusan pertama-tamaberguna bagi kita sendiri, kemudian berguna juga bagi orang-orang yang kitalayani di dalam perutusan kita masing-masing. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan Yesus Kristus, kami bersyukur danmemuji-Mu karena Engkau senantiasa sebagai jalan kami untuk sampai kepada Bapa.Semoga kami tetap setia mengikuti jalan ini. Salam Maria, penuh rahmat ...Dalam nama Bapa ...
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Stella Wijaya, Genesia Griselda Sudarjo, dan Priscilia Nini Wijaya dari Paroki Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga Mamajang di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. Yesaya 50: 4-7; Mazmur tg 22: 8-9.17-18a.19-20.23-24; Filipi 2: 6-11; Matius 21: 1-11.RAJA AGUNG YANGMENDERITA Renungan kita pada hari Minggu Palma ini bertema: RajaAgung Yang Menderita. Selamat memasuki pekan suci pada tahun ini! Kita sedangmenuju puncak seluruh persiapan pada masa Prapaskah yang terpusat pada tigahari suci: Kamis, Jumat, dan Sabtu, dengan finalnya di hari Minggu kebangkitan.Permulaan pekan suci ditandai dengan perayaan Minggu Palma pada hari ini. Kitasemua berada di bawah bimbingan Kristus tersalib sehingga dari hari minggu inisampai hari Sabtu suci, fokus perayaan kita ialah peristiwa-peristiwa suciYesus Kristus dari memasuki kota Yerusalem sebagai raja Agung hingga harusmenanggung penderitaan salib yang sangat keji. Dengan memandang Yesus tersalib sambil mengikuti seluruhnarasi kisah sengsara-Nya dalam ibadat hari ini, kita mendapatkan bimbingandari Yesus tentang pengalaman sengsara-Nya. Ia berbicara sendiri dengan kita.Ada yang mengikuti dengan membaca dan mendengar kisah itu. Ada lain yangmungkin mengikuti secara online karena berhalangan mengikuti perayaan di gereja.Kisah itu menandakan ketaatan-Nya kepada kehendak Bapa yang maha kuasa. Kitayang mengikuti-Nya dibawa masuk ke dalam misteri sengsara-Nya ini. Jika kitatidak ikut ambil bagian, berarti kita tidak bersama dengan Dia pada saat-Nyayang sangat dramatis ini. Ia membuka pemahaman iman kita akan alasan dasarperutusan-Nya ke dalam dunia. Ia diutus Bapa ke dalam dunia dengan tugas utamayaitu melakukan kehendak Bapa melalui cara pengosongan diri-Nya. Konsekuensitindakan pengosongan diri itu ialah menjadi manusia bahkan yang paling hinademi mengangkat martabat manusia yang hina karena dosa dan pengaruh semangatduniawi. Ia lahir dalam keadaan paling hina, pelayanan publik-Nya dengankeberpihakan kepada yang hina dan kecil, dan dihukum mati dengan penghinaan kematianmelalui penyaliban diri-Nya. Bimbingan ini tidak sekedar mencerahkan pengetahuan imankita, tetapi juga membangun komitmen iman kita untuk menjadikan hidup kitamasing-masing sebagai perwujudan semangat pengosongan diri. Semangat ini perludiungkapkan secara nyata dalam perjuangan, persembahan diri, dan pengorbananuntuk menjawabi panggilan hidup kita masing-masing. Nabi Yesaya menasihatkankita bahwa dalam berkorban atas nama Tuhan dan demi kebaikan kita, kita tidakboleh malu dan takut dengan penderitaan yang kita alami, karena Tuhan bersamadengan kita. Yesus yang tersalib menjadi pegangan dan standar perjuangan ataupengorbanan kita. Standar ini sama sekali tidak mempermalukan atau merendahkankita sebagai pengikut-Nya, tetapi sungguh sebagai kekuatan kita. Siapa pun daripara pengikut Kristus yang mengalami penderitaan dalam tenang, sabar dankerelaan dalam nama Yesus Kristus, ia menghidupi semangat Yesus Kristus sangraja mulia yang menderita.Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Yesus Sang Raja, kuatkanlah iman kami untukselalu mengakui-Mu sebagai Raja yang sejati, sehingga hidup kami selalubertujuan untuk melakukan kehendak Bapa. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra danRoh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."
Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."
Pembawa Renungan : RP. John Laba, SDB Pontianak Mat. 20:17-28
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah YESUS MENYEMBUHKAN DI KOLAMDiambil dari: Yohanes 5:6 & 8 “Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa sudah lama orang itu dalam keadaan demikian, berkatalah Ia kepadanya: ‘Maukah engkau sembuh?' … Kata Yesus kepadanya: ‘Bangunlah, angkat tilammu dan berjalanlah.'”Wonder Kids, ketika Yesus berada di Yerusalem untuk salah satu hari raya orang Yahudi, Ia datang ke sebuah kolam di dekat Pintu Gerbang Domba, di sebelah utara Bait Allah. Dulu, kolam itu dipakai oleh pelayanBait Allah untuk membersihkan domba-domba yang akan dipersembahkan sebagai korban.Lama-kelamaan, orang-orang percaya bahwa kolam itu bisa menyembuhkan penyakit. Suatu hari, Yesus melihat seorang laki-laki yang sudah sakit selama tiga puluh delapan tahun. Ia sudah lama menunggu di sana supaya bisa sembuh.Ketika Yesus bertanya apakah ia mau sembuh, orang itu mungkin bingung. Jelas Ia ingin sembuh karena itu ia berada di pinggir kolam. Ia tidak tahu siapa Yesus saat itu, sehingga orang lumpuh ini tidak berpikir Yesus bisa menyembuhkannya. Padahal, Yesus adalah Anak Domba Allah yang sejati, yang datang untuk menolong dan menyelamatkan manusia.Wonder Kids, saat kita membutuhkan pertolongan, kita perlu ingat dari mana pertolongan kita berasal. Kita boleh pergi ke dokter dan minum obat saat sakit, tetapi harapan terbesar kita tidak boleh hanya pada manusia atau benda. Harapan kita ada pada Yesus. Dokter, obat, makanan dan minuman adalah alat yang Tuhan pakai untuk menyembuhkan kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, kalau kamu sakit atau menghadapi masalah, tetaplah berdoa dan percaya kepada Tuhan. Ingatlah bahwa Yesuslah sumber pengharapan kita, bukan hanya obat atau pertolongan manusia.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah sumber pengharapan kami. Tolong aku supaya tidak hanya berharap pada hal-hal dunia ini, tetapi percaya penuh kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah pengharapan kita bukan pada kolam atau benda apa pun, tetapi pada Yesus Kristus yang hidup. Tuhan Yesus memberkati.
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 297 (Matius 24:36-44): Yesus memberikan peringatan tentang kehancuran Yerusalem yang akan terjadi, dan bagaimana orang-orang yang percaya kepada Dia harus segera pergi meninggalkan Yerusalem jika bencana itu telah dekat. Tetapi Tuhan Yesus memberitakan hal yang lebih penting lagi, yaitu menjaga diri dari penghakiman Allah.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Suster Waldetrudis MCFSM dan Suster Sisilia MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santa Teresa Kalkuta Bekasi di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Raja-Raja 8: 22-23.27-30; Mazmur tg 84: 3.4.5.10.11; Markus 7: 1-13.LAIN DI TINDAKANLAIN DI BIBIR Tema renungan kita pada hari ini ialah: Lain Di TindakanLain Di Bibir. Seorang remaja perempuan sudah berpacaran tiga tahun denganpemuda yang sedang kuliah hukum. Akhir-akhir ini gadis itu menjadi kecewadengan sikap pemuda cakap dan pintar tersebut. Pemuda itu bicara sangat memikatdan membuat banyak janji, tetapi perwujudannya nol. Ia hanya akan menjadisangat terpukul jika cintanya hanya di bibir, dan akhirnya tidak bisa berwujudnyata. Ia selalu mengingatkan pacarnya: cinta bukan sekedar "lain di tindakanlain di bibir". Kritik remaja perempuan ini hanya suatu porsi kecil darikritik besar Yesus kepada orang-orang Farisi dan para ahli Taurat di dalamkitab suci. Mereka turun dari Yerusalem ke tempat Yesus berada sekitar ratusankilometer dengan maksud membuktikan kalau Yesus dan pengikut-Nya melanggaraturan adat dan agama Yahudi. Aturan yang mereka tekankan ialah interpretasimanusia atas perintah Allah dari Musa. Contohnya mereka temukan para rasulYesus tidak mencuci tangan dahulu sebelum makan. Kemunafikan adalah kata yang pas bagi kaum farisi dan paraahli Taurat. Yesus langsung menyebutkan pelanggaran mereka yang terberat ialahmengkhianati firman Tuhan yang sebenarnya. Misalnya, perintah dari Musa untukmenghormati dan mengasihi orang tua, terlebih-lebih yang menderita dan sakit didalam keluarga sendiri. Biaya yang sebenarnya untuk mengobati anggota keluargaini, dialihkan untuk berbagai jenis pajak di rumah ibadat alias persembahan.Umat diharuskan untuk penuhi ini dan ternyata uangnya untuk kerakusan mereka.Jenis korupsi ini sudah menjadi mental hidup mereka bahkan mendarah-dagingsampai saat ini. Motivasi mereka ialah uang. Hidup agama mereka bukan untukmengudus manusia melalui kepatuhan pada firman Tuhan dan melakukankehendak-Nya, tetapi mendapatkan uang melalui praktik beragama. Untukmemperkuat strategi utama ini mereka harus mengarang-mengarang semua aturanpenampilan yang jumlahnya begitu banyak, termasuk yang disebutkan tadi ialahmencuci semua perkakas makan-minum dan tangan. Tampilan diri mereka harus suci,bibir dan mulut mereka harus berkata-kata bagus, dan gerak-gerik mereka harus sempurna.Orang-orang mesti percaya akan mereka dan terdorong untuk selalu taat pajakrumah ibadat. Ini yang sangat dilawan dan dikecam Yesus. Raja Salomo mengulangi kehendak Allah yang utama ialahtinggal selama-lamanya di bumi ini bersama umat manusia, tetapi bukan di dalamdiri manusia yang munafik seperti kaum farisi dan para ahli Taurat. Hanyakebenaranlah yang membuat kerajaan Allah besar di dunia bukan kemunafikan. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Yesus Kristus,perkuatkanlah kami untuk mampu melawan semua kepalsuan yang kami hadapi.Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 296 (Matius 24:29-35): Yesus mengatakan bahwa kehancuran Yerusalem menjadi tanda bahwa Anak Manusia bertakhta di atas segala bangsa. Ini merupakan nubuat yang telah dinyatakan di dalam Perjanjian Lama.
Kericuhan pecah di pusat Yerusalem saat kelompok Yahudi ultra-ortodoks atau Haredim memprotes rencana pemerintah Israel yang mempertimbangkan pendaftaran mereka ke dalam dinas militer. Bentrokan dengan polisi terjadi saat massa memblokir jalan dan terlibat aksi dorong-mendorong dengan aparat. Komunitas Haredim menentang wajib militer karena dianggap akan merusak cara hidup dan keyakinan religius mereka. Saat ini, sekitar 1,3 juta Yahudi ultra-ortodoks menentang kewajiban ini.
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 295 (Matius 24:15-28): Yesus menyatakan apa yang akhirnya akan terjadi pada Yerusalem. Ini merupakan berita yang sebenarnya telah dinubuatkan oleh Allah sejak zaman Daniel, dan sekarang, ketika kesudahan Yerusalem sudah semakin dekat, Yesus Kristus memperingatkan mereka untuk terakhir kalinya.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah PERJANJIAN BARU DARI ALLAHDiambil dari: Yeremia 31:31 (TB)“Sesungguhnya, Akan datang waktunya, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda.”Wonder Kids, Selama beberapa hari ini, kita sudah melihat bagaimana Yesus menggenapi banyak nubuat dalam Perjanjian Lama: Ia lahir dari keturunan yang tepat, lahir di Betlehem, masuk ke Yerusalem dengan keledai, dikhianati, disalibkan, dan bangkit pada hari ketiga.Hari ini kita melihat nubuat tentang apa yang akan dilakukan Mesias—dan itu terdapat dalam Yeremia 31:33–34. Di sana Tuhan berkata bahwa Ia akan membuat perjanjian baru dengan umat-Nya. Bukan lagi seperti perjanjian lama, di mana orang Israel harus mempersembahkan korban untuk menebus dosa mereka. Dalam perjanjian baru:Tuhan akan menulis hukum-Nya di dalam hati umat-Nya.Umat-Nya akan mengenal Tuhan secara pribadi.Tuhan akan mengampuni dosa dan tidak mengingatnya lagi.Bagaimana semua itu terjadi? Melalui Yesus! Yesus menjadi korban yang sempurna untuk menanggung dosa seluruh dunia. Karena pengorbanan-Nya, kita tidak lagi perlu mempersembahkan korban hewan. Bahkan, Tuhan memberi kita Roh Kudus supaya kita bisa mengenal Dia secara pribadi dan hidup dekat dengan-Nya. Inilah perjanjian baru—dan kita semua diundang masuk ke dalamnya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Ambil waktu untuk berdoa dan ucapkan dalam hati:“Tuhan, terima kasih untuk perjanjian baru-Mu. Aku mau mengenal Engkau lebih dekat.”Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih Engkau mengundang aku masuk ke dalam perjanjian baru lewat Yesus. Terima kasih karena Engkau mengampuni dosaku dan mau tinggal di dalam hatiku melalui Roh Kudus. Tolong aku hidup dekat dengan-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: karena Yesus, kita punya hubungan pribadi dengan Tuhan—ini adalah kabar terbaik yang bisa kita terima! Tuhan Yesus memberkati
Apa dan dimana "Yerusalem Baru" yang dinyatakan dalam kitab Wahyu? Apa relevansinya dengan kehidupan kita sebagai orang Kristen?
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 293 (Matius 23:34-39): Setelah menyatakan murka-Nya kepada ahli Taurat dan orang Farisi, Yesus melanjutkannya dengan pernyataan yang menakutkan, yaitu bahwa murka Tuhan akan dinyatakan kepada Israel karena pelanggaran para pemimpin mereka. Apakah hanya karena kesalahan pemimpin saja? Tidak. Tuhan murka kepada umat Israel secara keseluruhan.
Pdm. Handoyo Salim (TB) Yesaya 26: 3-4 Yang hatinya teguh Kau jagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya. Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah gunung batu yang kekal.
"Dengar, hai Yehuda dan penduduk Yerusalem! Percayalah kepada TUHAN, Allahmu, dan kamu akan tetap teguh!
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 280 (Matius 21:1-11): Ketika rombongan Yesus semakin dekat Yerusalem, segala persiapan untuk menyatakan Dialah Sang Mesias harus dilakukan. Orang yang sangat banyak jumlahnya harus melihat Dia masuk ke Yerusalem dengan cara yang menggambarkan Dialah yang mereka nanti-nantikan. Dari manakah orang yang banyak jumlahnya itu? Mengapa Yesus harus masuk Yerusalem dengan pernyataan bahwa Dialah Sang Mesias?
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 279 (Matius 20:29-34): Yesus dan murid-murid tiba di Yerikho dan melaluinya untuk mencapai Yerusalem. Di situ ada dua orang buta yang terus berteriak-teriak memanggil Yesus. Mereka berseru dengan sangat tepat memanggil Dia, yaitu “Anak Daud”. Hanya Anak Daud yang sanggup memulihkan keadaan di bumi ini menjadi damai sejahtera!
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 277 (Matius 20:17-19): Tuhan Yesus kembali memberitakan tentang penderitaan-Nya. Kali ini adalah pemberitaan terakhir sebelum Dia masuk ke Yerusalem. Apakah yang ada dalam pikiran para murid sebelum Yesus masuk Yerusalem? Mereka begitu bergairah ingin melihat apa yang terjadi ketika Yesus masuk Yerusalem. Akankah Kerajaan Allah dinyatakan dengan sempurna setelah itu? Tetapi Yesus memberikan pesan penting mengenai salib sekali lagi.
Pdt. Wigand Sugandi (TB) Lukas 10 : 30-3110:30 Jawab Yesus: "Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho; ia jatuh ke tangan penyamun-penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati. 10:31 Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan.
Bpk. Kin Liong (TB) Kisah Para Rasul 8 : 1Saulus juga setuju, bahwa Stefanus mati dibunuh. Pada waktu itu mulailah penganiayaan yang hebat terhadap jemaat di Yerusalem. Mereka semua, kecuali rasul-rasul, tersebar ke seluruh daerah Yudea dan Samaria.
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 2 Juli 2025Bacaan: "Buanglah mulut serong dari padamu dan jauhkanlah bibir yang dolak-dalik dari padamu." (Amsal 4:24)Renungan: Beberapa tahun lalu kami ber 76 orang melakukan pelayanan ke Ambon. Saat mendoakan umat di sebuah Gereja, ada seorang ibu yang berbisik, "Pak, saya senang kalian datang kemari mendoakan kami. Saya bekerja di gereja ini dan saya difitnah macam-macam oleh umat di sini. Padahal hidup saya bersih. Semoga dengan dengan pelayanan di tempat kami, orang-orang di sini menjadi terbuka dan tidak main fitnah sembarangan." Ada banyak orang yang mengaku bahwa mereka anak-anak Tuhan, tetapi terkadang kehidupan mereka tidak bisa memberi kenyamanan bagi banyak orang. Mereka saling menjatuhkan, saling memfitnah dan saling mengancam satu dengan yang lain. Sehingga tanpa disadari, iblis bertepuk tangan karena melihat pengikut Yesus terpecah belah satu dengan yang lain. Padahal Yesus menghendaki agar sebagai anak-anak-Nya kita semua bersatu, seperti keluhanNya terhadap Yerusalem, "...Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau." (Luk 13:34b). Marilah kita tanggapi kerinduan Yesus itu dengan hidup rukun sebagai anak-anak-Nya, agar melalui kehadiran kita nama Yesus semakin dimuliakan. Tujuan iblis adalah memecah belah anak-anak Tuhan, tetapi Yesus menghendaki agar kita bersatu. Manakah yang sudah kita lakukan saat ini? Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena sudah seringkali kehadiranku membuat nama-Mu dicela. Banyak orang di sekitarku sering merasa tidak nyaman dengan kehadiranku, bahkan orang-orang yang kukasihipun berusaha menghindar dariku. Penuhi aku dengan Roh-Mu, agar Roh-Mu mengubah hidupku, sehingga pancaran kasih dan damai-Mu tinggal dalam hidupku dan pada akhirnya melalui kehadiranku nama-Mu semakin dimuliakan. Amin (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 23 Juni 2025Bacaan: "Apabila engkau mendirikan rumah yang baru, maka haruslah engkau memagari sotoh rumahmu, supaya jangan kaudatangkan hutang darah kepada rumahmu itu, apabila ada seorang jatuh dari atasnya." (Ulangan 22:8) Renungan: "Sotoh" adalah atap rumah yang rata, dibuat dari tembok batu. Di bawah ini ada beberapa peristiwa yang dicatat di dalam Alkitab berhubungan dengan sotoh, yang mengingatkan kita kepada peristiwa penyelamatan, pemulihan. bahkan awal sebuah dosa yang mengerikan.Kisah penyelamatan adalah ketika dua pengintai yang dikirim Yosua untuk mengintai kota Yerikho disembunyikan oleh Rahab di sotoh rumahnya. Dan akhirnya kedua pengintai tersebut selamat dari pengejaran orang-orang Yerikho. Kisah pemulihan yang berhubungan dengan sotoh adalah peristiwa bagaimana Simson yang pada waktu itu sudah menjadi tawanan, dibawa ke dalam sebuah gedung yang penuh dengan orang serta para raja kota orang Filistin. Dan di atas sotoh gedung itu ada kira-kira tiga ribu orang. Simson yang pada waktu itu sedang diolok-olok berseru kepada Tuhan. Kemudian Tuhan berkenan memulihkan kekuatan Simson sehingga dia mampu merobohkan gedung tersebut. Alkitab mencatat yang mati dibunuh dalam peristiwa ini lebih banyak dari pada yang dibunuh Simson pada waktu hidupnya.Peristiwa sotoh yang berhubungan dengan awal dosa yang mengerikan adalah peristiwa Daud dan Batsyeba, yang bermula dari berjalan-jalan di atas sotoh istana. Samuel mencatat bahwa pada waktu raja-raja biasanya maju berperang, Daud justru menyuruh Yoab maju beserta orang-orangnya, sementara dia beristirahat dan tinggal di istananya yang nyaman di Yerusalem. Suatu kali Daud berjalan-jalan di atas sotoh istana, dan dia melihat seorang perempuan cantik sedang mandi. Awal kejatuhan Daud dimulai ketika dia berada di tempat yang seharusnya dia tidak berada pada waktu itu, yakni di atas sotoh. Sebagai seorang raja, Daud menggunakan kekuasaannya untuk menjalankan niat jahatnya. Siapakah yang berani menolak perintah raja? Demikianlah yang terjadi dengan Batsyeba. Dia tidak berani menolak ketika suruhan Daud datang dan mengambil dia untuk dibawa ke istana Daud. Setelah Daud mengetahui bahwa Batsyeba mengandung, dia pun menggunakan kekuasaannya untuk memperdaya Uria, suami dari Batsyeba. Tindakan Daud ini berujung kepada kematian Uria. Semua rentetan kejahatan yang mengerikan ini bermula ketika Daud berada di sotoh. Belajar dari kisah Daud tersebut di atas, maka kita akan mengambil arti rohani dari ayat perenungan kita hari ini, "... maka haruslah engkau memagari sotoh rumahmu...... Semua kita, baik rohaniwan ataupun kaum awam rentan jatuh dalam dosa. Oleh karena itu, kita harus memagari sotoh kerohanian kita dengan hidup dekat Tuhan, memiliki hati yang takut Tuhan, serta kesadaran bahwa kita harus mempertanggungjawabkan kehidupan kita di hadapan Tuhan nanti. Mari pasang pagar yang kuat di sekitar sotoh kerohanian kita, sehingga kita tidak jatuh ke dalam dosa yang dapat berakibat kebinasaan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kesadaran bahwa aku harus mengawasi pikiran, perasaan, kehendak, serta tindakanku agar tidak melanggar firman-Mu. Amin. (Dod).
Pdt. Wigand Sugandi (TB) Lukas 2: 25Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel.
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 16 Mei 2025Bacaan: "Dan kerajaan Yosafat amanlah, karena Allahnya mengaruniakan keamanan kepadanya di segala penjuru. Yosafat memerintah atas Yehuda. Ia berumur tiga puluh lima tahun pada waktu ia menjadi raja dan dua puluh lima tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Azuba, anak Silhi. Ia hidup mengikuti jejak Asa, ayahnya; ia tidak menyimpang dari padanya, dan melakukan apa yang benar di mata TUHAN." (2 Tawarikh 20:30-32)Renungan: Lord Cairns, merupakan salah satu pria tersibuk di Inggris, memberikan waktu 1,5 jam setiap hari untuk berdoa dan mempelajari Alkitab. Jenderal Havelock, bangun pada pukul 4 pagi untuk berdoa, jika waktu untuk berbaris pukul 6 pagi. Ia melakukan itu karena ia tidak mau kehilangan hal yang istimewa yaitu untuk bertemu dengan Tuhan sebelum ia pergi. Kedua tokoh ini dikenal sebagai orang-orang yang saleh, sekalipun mereka bukanlah para rohaniwan. Yosafat adalah seorang raja yang saleh, yang mengikuti jejak kesalehan Daud, nenek moyangnya. Ia mencari Tuhan dengan segenap hatinya. Berulang kali Alkitab mencatat perihal kesalehannya. Salah satunya adalah ketika ia tidak menyembah Baal seperti halnya kerajaan Israel di utara. Ia juga merobohkan semua bukit pengorbanan dan tiang berhala di seluruh Yehuda. Kesalehan lain dari Yosafat terlihat ketika ia bersama Yoram, raja Israel, hendak pergi berperang melawan bangsa Moab. Saat itu mereka kehabisan air, lalu mereka meminta petunjuk Tuhan kepada Nabi Elisa. Awalnya Elisa tidak bersedia menolong raja Israel, tetapi ia akhirnya menolongnya juga hanya karena ditemani oleh Yosafat, raja Yehuda! (2 Raj 3:14). Kesalehan Yosafat tetap dikenang, bahkan setelah ia meninggal. Sewaktu Yoram, anaknya yang menggantikannya sebagai raja Yehuda, tetap hidup dalam dosa penyembahan berhala dan membunuh semua anak-anak Yosafat yang lain, dikatakan bahwa ia tidak hidup saleh seperti ayahnya, Yosafat. Dan ketika Ahazia, raja Yehuda, mati, ia tetap dikuburkan secara layak, hanya karena ia adalah cucu Yosafat yang "mencari Tuhan dengan segenap hatinya" (2 Taw 22:9). Karena kesalehannya inilah maka Yosafat diberkati Tuhan secara luar biasa. Tuhan mengokohkan kerajaannya. Ketakutan yang dari Tuhan menimpa seluruh kerajaan di sekeliling Yehuda, sehingga mereka tidak berani berperang melawan Yosafat. Dan, makin lama Yosafat makin kuat. Tuhan juga memberkati Yosafat dengan berkat-berkat materi. Sebab, dari antara orang-orang Filistin ada yang membawa persembahan dan perak sebagai upeti kepada Yosafat. Demikian juga orang-orang Arab, mereka membawa kambing dan domba dalam jumlah yang sangat besar kepada Yosafat. Bahkan seluruh rakyat Yehuda membawa persembahan kepada Yosafat sehingga ia menjadi kaya dan sangat terhormat. Hidup dalam kesalehan adalah cara untuk mendapatkan berkat-berkat Tuhan. Jika kita telah mencari Tuhan selama hidup kita, maka kita pun akan menerima berkat-berkat-Nya. Bukan saja berkat-berkat materi, tetapi juga berkat-berkat lainnya, seperti kehormatan yang Dia beri, serta perlindungan atas musuh yang akan mencelakakan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku menjadi orang yang saleh, yang selalu menaati firman-Mu di dalam seluruh hidupku. Amin. (Dod).Kencan Dengan Tuhan
Pdt. Wigand Sugandi (TB) Daniel 6:11Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.