Polish athlete
POPULARITY
Categories
19. yüzyılda Katolik misyonerlerin İstanbul'a yerleşme çabaları, Ortaköy'de okul şubesi açılması sırasında yaşananlar, halktan alınan tepkiler, yaşanan sel felaketi ve başka şeyleri konuşmaya devam ediyoruz.
„Katolicy i protestanci połączyli siły przeciwko polityce migracyjnej rządu” – relacjonuje Janusz Lenartowicz, były mieszkaniec Irlandii Północnej. Brutalny atak uchodźcy z Sudanu na (prawdopodobnie) niepełnosprawnego mężczyznę stał się iskrą, która podpaliła ulice Belfastu i doprowadziła do wprowadzenia stanu wyjątkowego.
19. yüzyılda Katolik misyonerlerin İstanbul'a yerleşme çabaları, Ortaköy'de okul şubesi açılması sırasında yaşananlar, halktan alınan tepkiler, yaşanan sel felaketi ve başka şeyler...
19. yüzyılda Katolik misyonerlerin İstanbul'a yerleşme çabaları, Ortaköy'de okul şubesi açılması sırasında yaşananlar, halktan alınan tepkiler, yaşanan sel felaketi ve başka şeyler...
Katolik dünyanın ruhani lideri Papa 14. Leo, "Magnifica Humanitas (Muhteşem İnsanlık)” genelgesiyle yapay zekaya dair uyarılar yayımlarken insanlık tarihinin Sanayi Devrimi kadar keskin bir dönüşüm geçirmekte olduğuna işaret etti. AA Roma Muhabiri Barış Seçkin ile konuştuk.
Obalamy narodowe mity Co znaczy być Polakiem? Jak żyją i myślą Polacy o różnych przekonaniach? Co się zmienia, co będzie dalej? Jakie jest Twoje miejsce w tej historii? Gość programu: dr Piotr Napierała & pastor Paweł Chojecki #Polska #religia #Kościół #Ateizm #Katolicyzm #protestantyzm #IPPTVNaŻywo
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Fanny Hartono dari Paroki Gembala Yang Baik di Keuskupan Surabaya, Indonesia. Kisah Para Rasul 20: 28-38; Mazmur tg 68: 29-30.33-35a.35b-36c; Yohanes 17: 11b-19.BERBAGI KARUNIA ROHKUDUS Renungan kita pada hari ini bertema: Berbagi Karunia Roh Kudus. Ada satukelompok orang muda masuk ke dalam gereja untuk berdoa. Mereka berjumlah tujuhorang, empat perempuan dan tiga laki-laki. Mereka semua heran dengan dekorasidi samping altar berupa gambar tujuh karunia Roh Kudus. Masing-masing memilihsatu karunia Roh yang dianggapnya paling cocok dengan karakter dan keadaanpribadinya, yaitu karunia kebijaksanaan, pengertian, nasihat, pengetahuan,kesalehan, keperkasaan (kekuatan), dan takut akan Tuhan. Setelah berdoa, merekakembali dengan hati yang penuh gembira. Ada sebuah niat yang baik dan mulia dari mereka sebagai satu kelompok orangmuda Katolik dan sebagai pribadi masing-masing. Mereka ingin memberikankesaksian kepada orang muda Katolik lain, supaya membawa semua orang mudaKatolik di dalam persekutuan dan persaudaraan Kristiani yang baik. Mereka jugaingin menjadi rasul-rasul Kristus yang dengan rela dan tekun berbagikarunia-karunia Roh Kudus kepada sesamanya, khususnya di tempat mereka hidupdan bertumbuh. Mereka menjadi berguna kalau mereka berbagi karunia Roh Kudus. Mengapa harus berbagi Roh Kudus? Ada beberapa alasan mendasar. Pertamakarena Tuhan Allah sendiri sudah berbagi dari diri-Nya sendiri. Tuhan Allahberbagi hidup-Nya dengan manusia sehingga Putra Allah menjadi Yesus Kristus,kemudian Yesus sendiri mengutus Roh-Nya bagi kita. Allah sudah berbagi, makakita harus juga bisa berbagi. Tujuan utama berbagi ini ialah supaya persatuandan kesatuan itu dapat diwujudkan, seperti inti doa Yesus yang diwartakanbacaan Injil pada hari ini. Berbagi karunia Roh bertujuan untuk persatuan. Kedua, Roh Kudus bergerak dan berkegiatan. Ia menggerakkan setiap pribadidalam Gereja Perdana lalu menginisiatifkan kegiatan-kegiatan mereka sehinggamereka tidak tinggal diam atau bersembunyi. Santo Paulus harus bergerak danberpindah dari satu tempat ke tempat lain, karena ia harus mengembangkan Gerejake seluruh pelosok bumi. Kita juga dipenuhi dan digerakkan oleh Roh Kudus agarkita dapat berbagi kasih karunia Tuhan kepada orang lain. Ketiga, Gereja itu inklusif dan menaati perintah Yesus untuk menjadikanseluruh bangsa murid-murid-Nya. Maka tak ada cara lain yang paling pas kecualimenggerakkan setiap pengikut Kristus untuk berbagi karunia-karunia Roh Kudus,yaitu menyampaikan segala kebaikan, suka cita dan kebenaran kepada seluruhdunia. Berbagi kepada sesama di dalam persekutuan Yesus Kristus merupakan hukumyang tidak dilalaikan. Berbagi kepada sesama manusia yang lain merupakan perwujudantugas Gereja kita yang apostolik. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Yesus Kristus, di dalam saat-saat penantian datangnya RohKudus, kami menaruh iman kami kepada-Mu sebagai guru dan Tuhan kami. Kuatkanlahkami dengan berkat dan kasih-Mu supaya dalam penantian ini kami selalu fokusdengan penuh devosi dan mawas diri. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam namaBapa ...
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Elisabeth Yunyun Vinsur dari Paroki Santo Albertus de Trapani di Keuskupan Malang, Indonesia. Kisah Para Rasul 12: 24 - 13: 5a; Mazmur tg 67: 2-3.5.6.8; Yohanes 12: 44-50.SELURUH BANGSAMEMUJI TUHAN Renungan kita pada hari ini bertema: Seluruh Bangsa Memuji Tuhan. Kalimatini merupakan ulangan mazmur tanggapan dari liturgi pada hari ini. Kemarin kitamenyinggung tentang kenyataan kehadiran identitas Katolik di seluruh pelosokbumi dan bagaimana kita merasa terhubung satu sama lain sebagai orang-orangKatolik. Salah satu cara untuk mengungkapkan semua bentuk rasa dan koneksi ituialah bahwa seluruh bangsa di dunia memuji Tuhan. Kisah Para Rasul dalam bacaan pertama mengatakan bahwa firman Tuhan terustersebar dan semakin menumbuhkan hidup Gereja. Pesan, kata-kata, informasisampai di telinga dan hati orang-orang lebih cepat bahkan mengalahkan kendaraanatau mesin apa pun yang berkecepatan tinggi. Sampai saat ini dengan adanyaalat-alat teknologi informasi, cepatnya jangkauan firman Tuhan memang takterbantahkan. Hasilnya, tidak hanya jauh lebih banyak orang, tetapi pentingsekali bahwa setiap pribadi manusia menerima pesan-pesan Yesus Kristus. Ini merupakan satu alasan seluruh bangsamemuji Tuhan. Terwujudnya kenyataan bahwa firman Tuhan mencapai hati setiap manusia diseluruh dunia, sangat bergantung pada pekerja-pekerja pembawa kabar gembiraitu. Gereja Perdana menggambarkan ini misalnya dengan mengutus Barnabas danPaulus untuk suatu perutusan lebih luas dan melebar melampaui batas wilayahyang sudah ditargetkan. Kita berterima kasih atas inisiatif Gereja, tentu sajaberkat gerakan karya-karya Roh Kudus, yang selalu bersemangat dalam perutusandan evangelisasi. Para pekerjanya tidak hanya para imam, biarawan dan biarawati yang telahmemenuhi sejarah pertumbuhan Gereja di seluruh dunia. Saat ini justru banyaksekali orang beriman awam yang bergiat sungguh-sungguh menjadi misionaris disetiap tempat hidup dan kerja mereka. Kesaksian mereka sungguh-sungguh kuat danmembumi karena mereka bersentuhan langsung dengan suasana kehidupan nyata danorang lain yang ada bersama dengan mereka setiap saat. Ini juga sebagai alasanpenting seluruh bangsa memuji Tuhan. Yesus sendiri berkata bahwa terang sungguh sudah ada di dalam dunia. KarenaIa sendiri adalah terang itu, kegelapan pun hilang. Bagaimana mungkin para pengikut-Nyajustru tidak menikmati terang itu? Mereka mestinya yang pertama mengalaminya,lalu menjadi terang itu sendiri dan pada gilirannya menerangi juga dunia ini.Bentuk paling konkret kehadiran terang itu ialah Firman Tuhan Yesus Kristusyang Ia dapatkan langsung dari Bapa di surga. Jadi, bertekun dalam Firman Tuhan dan menghidupinya secara benar merupakancara kita menerangi dunia ini. Ini juga menjadi alasan mengapa kita harusmemuji Tuhan. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Yesus Kristus, bantulah kami selalu untuk menjadi terangbagi dunia ini melalui firman-Mu yang kami tekuni tiap hari. Dengan demikiankami selalu bersemangat untuk memuji Tuhan. Bapa kami yang ada di surga ...Dalam nama Bapa...
Paus Leo XIV tiba di Kamerun, Afrika Tengah, dalam rangkaian tur empat negara di benua Afrika.Paus Leo XIV tiba di ibu kota Yaoundé, Kamerun, usai menyelesaikan kunjungan di Aljazair. Dalam kunjungan ini, Paus Leo membawa pesan sosial terkait pentingnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan penggunaan wewenang politik yang benar.Paus dijadwalkan bertemu dengan Presiden Paul Biya di istana kepresidenan. Biya merupakan pemimpin tertua di dunia. Ia berusia 93 tahun dan telah berkuasa sejak tahun 1982.Selain agenda politik, Paus juga dijadwalkan mengunjungi panti asuhan yang dikelola oleh ordo religius Katolik. Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Vatikan untuk menunjukkan kehadiran gereja di tengah dinamika konflik separatis dan krisis kemanusiaan di Afrika.
#izrael #żydzi #biskupi #Kościółkatolicki #kościół #kk #kler #skała #papież #piotr #Biblia Zacznij wspierać ten kanał, a dostaniesz te bonusy: https://www.youtube.com/channel/UCUZ9x49ZuhZt1QVJafMy5rA/join
Dalam episode ini, kami mengulas berbagai dinamika aktivitas keagamaan di lingkungan Kementerian Agama. Mulai dari dukungan Kemenag terhadap pelaksanaan ibadah Jumat Agung oleh umat Katolik menjelang Paskah, hingga terbitnya Peraturan Presiden terkait pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren yang telah ditandatangani Presiden.Simak perbincangan bersama Kabiro Humas, Data, dan Informasi Publik Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar, yang memberikan penjelasan seputar kebijakan serta upaya Kemenag dalam mendukung kehidupan beragama di Indonesia.
Striving for the world peace is the focus of Catholic Church in this year's Easter celebration. How does this manifest itself for the wider community? - Usaha untuk perdamaian dunia menjadi fokus Gereja Katolik dalam perayaan Paskah tahun ini. Bagaimana pengejawantahannya bagi masyarakat luas?
Pielgrzymka z Chartres do Paryża ➛ http://Papczynski.org/pielgrzymkachartres/Zostań naszym PATRONEM (4 możliwości)
Paus Leo XIV memimpin perayaan Minggu Palma di Vatican City, yang diikuti puluhan ribu umat Katolik di Lapangan Santo Petrus.
#katolik #Jezus #katolicyzm #Kościółkatolicki #kościół #kk #wiedza #ciekawe #czyściec #sakramenty Zacznij wspierać ten kanał, a dostaniesz te bonusy: https://www.youtube.com/channel/UCUZ9x49ZuhZt1QVJafMy5rA/join
Çdo mëngjes zgjohuni me “Wake Up”, programi i njëkohshëm radio-televiziv i “Top Channel” e “Top Albania Radio”, në thelb ka përcjelljen e informacionit më të nevojshëm për mëngjesin. Në “Wake Up” gjeni leximin e gazetave, analiza të ndryshme, informacione utilitare, këmbimin valuator, parashikimin e motit, biseda me të ftuarit në studio për tema të aktualitetit, nga jeta e përditshme urbane e deri tek arti dhe spektakli si dhe personazhe interesantë. Zgjimi në “Wake Up” është ritmik dhe me buzëqeshje. Gjatë tri orëve të transmetimit, na shoqëron edhe muzika më e mirë, e huaj dhe shqiptare.
Çdo mëngjes zgjohuni me “Wake Up”, programi i njëkohshëm radio-televiziv i “Top Channel” e “Top Albania Radio”, në thelb ka përcjelljen e informacionit më të nevojshëm për mëngjesin. Në “Wake Up” gjeni leximin e gazetave, analiza të ndryshme, informacione utilitare, këmbimin valuator, parashikimin e motit, biseda me të ftuarit në studio për tema të aktualitetit, nga jeta e përditshme urbane e deri tek arti dhe spektakli si dhe personazhe interesantë. Zgjimi në “Wake Up” është ritmik dhe me buzëqeshje. Gjatë tri orëve të transmetimit, na shoqëron edhe muzika më e mirë, e huaj dhe shqiptare.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Suster Yulia Bela MCFSM dan Suster Tania MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santa Teresa Kalkuta Bekasi di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Raja-Raja 11: 4-13; Mazmur tg 106: 3-4.35-36.37.40; Markus 7: 24-30.PERSEKUTUANADALAH PANGGILAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Persekutuan AdalahPanggilan. Seorang bapak berusia 75 tahun meminta Pastor Paroki untuk dibaptismenjadi seorang Katolik. Hidupnya selama ini sebagai orang yang tidak beragama.Pastor memberikan persiapan khusus kepadanya sebelum dibaptis. Tidak lamasetelah mengikuti katekumen, istrinya yang berusia 72 tahun juga meminta untukdibaptis. Maka Pastor Paroki memberikan persiapan kepada mereka bersama-sama.Mereka berkata: tidak ada terlambat dalam beriman kepada Tuhan. Langkah yang diambil oleh pasutri lansia itu merupakansebuah perwujudan persekutuan sebagai panggilan. Tuhan tidak membutuhkanpersekutuan, tapi kita yang membutuhkan supaya kita dapat bersatu dengan-Nya.Panggilan kita manusia di dunia ini sampai ke titik persekutuan itu. Namun halini tidak mudah. Kegagalan raja Salomo dalam mempertahankan persekutuan denganTuhan adalah salah satu contohnya. Ia tidak mengikuti teladan ayahnya, rajaDaud. Dosa Salomo terbesar yang membuat ia dikutuk oleh Allahialah mengikuti kehendak para istrinya yang berlatarbelakang tidak berimankepada Tuhan. Para istri menyembah dewa-dewa. Murka Tuhan menggoyahkankerajaannya. Pada saat kerajaan itu dilanjutkan oleh putra Salomo, kerajaan itumengalami perpecahan besar. Hukuman atas dosa melawan Roh Kudus ialahkehancuran dan tidak dapat diampuni, begitu kata Yesus dalam kitab suci. Salomo sangat jelas memperlihatkan suatu perpecahan ataspersekutuan yang sudah diwariskan dengan mantap, dengan paling kentara ialahpemisahan antara yang kafir dan yang percaya. Ada suatu pemahaman bahwa kafiritu paling jahat dan tak bisa berpaling kepada Allah. Orang beragama kalaumasuk ruang hidup, bersentuhan, dan berinteraksi atau berkomunikasi dengan yangkafir sudah langsung menajiskan diri mereka. Tidak ada kemungkinan untukterjadi relasi satu titik pun dengan mereka yang berlainan kepercayaan dengannya. Justru di sini yang menciptakan perpecahan ialahorang-orang beragama. Orang kafir hanya berusaha untuk hidup baik sebagaimanusia dan mengusahakan kelayakan hidup di dunia ini. Dalam sanubarinyatersimpan benih-benih iman yang tinggal menunggu saatnya untuk terbuka, lalumereka memandang dan percaya kepada Allah. Yesus merintis jalan terbuka bagimereka. Ia membuka hati orang kafir, melebarkan jalan baginya untuk percayakepada Tuhan. Yesus jauh lebih bijaksana daripada Salomo, karena ia menyatukanorang beragama dengan mereka yang dipandang kafir. Tugas yang sama yang mestikita lanjutkan pada saat ini. Saat ini tidak cocok untuk memandang orang lainkafir!Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah mahabijaksana, berikanlah kami hati yang bijaksana sehingga kami dapat menciptakandan mempertahankan persekutuan hidup di antara kami, dan bukan merusaknyadengan perpecahan. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...
Apakah itu berbahaya untuk iman Katolik?
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Febri dan Rea dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Yohanes 4: 19 - 5: 4; Mazmur tg 72: 1-2.14.15bc.17; Lukas 4: 14-22a.MENGASIHI ALLAHADALAH MENGASIHI SESAMA Renungan kita pada hari ini bertema: Mengasihi AllahAdalah Mengasihi Sesama. Pada tanggal 15 April 2018, Paus Fransiskusmengunjungi sebuah gereja di kota Roma dan ia sempat berdialog dengananak-anak. Emanuelle, bocah 8 tahun, beranikan diri maju dan mengajukanpertanyaan kepada Bapa Suci. "Beberapa hari lalu bapak saya meninggal dunia. Bapaadalah seorang ateis. Tetapi ia seorang bapak yang baik sekali. Kami empat anaksangat mengalami kasih sayangnya. Ia membawa kami semua ke gereja untukdibaptis menjadi Katolik. Apakah dengan begitu, bapak saya sekarang ada disurga?" Emanuelle mengajukan pertanyaan itu dengan kata-kata yang beratkarena ia menangis. Paus Fransiskus memberikan jawaban yang memuaskan danmenguatkan hati Emanuelle bersama ketiga saudaranya dan ibunya. Paus mengatakanbahwa Tuhan Allah yang membawa seseorang yang berhati baik ke surga. Siapa pundi dunia ini yang berbuat baik kepada sesamanya, sangat berkenan pada Tuhan. Iatentu sangat dikasihi Tuhan. Ia pasti ada di surga dan bukan di tempat yanglain. Persoalannya ialah bapak Emanuelle bukan seorang beriman.Ia seorang ateis. Dengan kata lain, di dalam pemahaman pada umumnya, ia tidakmengasihi Allah. Namun di dalam kenyataan hidupnya ia adalah seorang yang baik,penuh kasih sayang. Ia bahkan melakukan sebuah perbuatan kasih yang sangatbesar, yaitu membawa semua anaknya kepada Gereja, kepada Yesus, dan kepadaAllah. Berarti ia mengetahui ada Tuhan. Kepada Tuhan itu ia percayakankeluarganya. Ia sebenarnya sedang mengasihi Tuhan yang tidak iapercayai. Ini harus kita namakan sebagai beriman yang terselubung, berimansecara implisit, atau beriman yang hanya diketahui Tuhan Allah dan hatinya yangterdalam. Bahkan ia sendiri tidak menyadari bahwa di dalam bawah sadar danhatinya yang terdalam ada komunikasi dengan Tuhan. Oleh karena itu si Bapak inimau tidak mau sudah memiliki kasih kepada Tuhan, maka ia dengan kemauan yangbesar dan dalam kasih itu pula mempersembahkan anak-anaknya kepada Tuhan. Santo Yohanes di dalam bacaan pertama hari ini menegaskanbahwa barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudara dansesamanya. Kasih yang ia berikan atau bagikan kepada sesama itu adalah kasihyang sama yang ia dapatkan dari Tuhan, karena Tuhan yang lebih dahulu mengasihidia. Pengalaman si Bapak yang ateis kepada empat anaknya itu cukup memberikankita kesadaran dan pemahaman, bahwa kita sebagai orang-orang beriman tentusangat mengasihi Allah dan kita mengasihi juga saudara dan sesama kita. Inisemua adalah penggenapan kitab suci seperti yang diwartakan oleh Injil padahari ini. Pada saat kasih itu diungkapkan dan dibagikan, kitab suci menjadinyata. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Yesus, buatlahkami tekun dengan Sabda-Mu, yaitu mendengar dengan semangat sebagai murid danmenjalankannya dengan penuh kasih, maka kami digenapi oleh firman-Mu. SalamMaria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...
Ratusan siswa dan guru dari sekolah Katolik di Nigeria yang sebelumnya diculik oleh geng bersenjata bulan lalu telah dibebaskan pada hari Senin waktu setempat. Pembebasan ini menjadi kabar lega bagi keluarga dan menyoroti tantangan keamanan di wilayah tersebut.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Erna Lolan dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Yesaya 7: 10-14; Mazmur tg 24: 1-2.3-4ab.5-6; Roma 1: 1-7; Matthew 1: 18-24DEMI KEPENTINGANYANG LEBIH BESAR Tema renungan kita pada hariMinggu Adven keempat ini ialah: Demi Kepentingan Yang Lebih Besar. Ada sekelompok mahasiswa berdiskusi mengenaitempat untuk bakti sosial sebagai suatu bentuk aksi Natal dan Tahun Baru.Mereka juga pertimbangkan orang-orang yang menjadi sasaran pelayanan mereka.Semua pertimbangan kepentingan pribadi dihindari sehingga keputusan yang merekaambil benar-benar bagi kebutuhan orang banyak. Ada seorang anak kelas 5 SDmengeluarkan semua tabungannya selama satu tahun. Tabungan itu adalah hasilkumpulan uang jajan dan hadiah yang ia terima dan tidak ia pakai. Ia belanjakansemua uang tabungannya dalam bentuk kado-kado Natal dan Tahun Baru, lalu diberikankepada panti asuhan yang ada di dekat rumahnya, sebuah panti dengan payungagama yang berbeda dari agamanya Katolik. Ia menjadi puas dan bahagia karenatelah berbuat kasih bagi orang lain. Dua cerita nyata tersebutmerupakan contoh-contoh refleksi tentang pengosongan diri. Istilah yang lebihteologis sering kita sebut sebagai inkarnasi. Sebenarnya alasan sebuahpengosongan diri ialah demi kepentingan yang lebih besar. Logikanya ialah begini:kepentingan pribadi atau yang lebih kecil harus dikorbankan, karena adakepentingan lain yang lebih besar untuk dipenuhi. Di dalam pemenuhankepentingan yang lebih besar itu, sesungguhnya kepentingan pribadi jugamendapatkan keuntungannya. Pengosongan diri sesungguhnyaialah oleh Tuhan dengan meninggalkan tempat-Nya di surga dan menjadi manusia.Kalau Tuhan mementingkan diri-Nya sendiri, sebaiknya ia tinggal saja di surgadan tidak perlu datang ke dunia. Namun Ia sesungguhnya datang demi kepentinganyang lebih besar ialah keselamatan kita semua. Raja Ahas di dalam bacaanpertama sangat memahami kebenaran pengosongan diri ini. Oleh karena itu iamenolak meminta sesuatu yang spesial diberikan kepadanya oleh Tuhan. Iamembiarkan Tuhan saja yang menyatakan kehendak-Nya, yaitu demi kepentingan yanglebih besar. Kepentingan itu ialah Yesus yanglahir ke dalam dunia untuk keselamatan seluruh dunia dan segenap umat manusia.Ia memang disebut oleh kitab suci sebagai keturunan Daud, tetapi bukan miliknyaDaud dan segenap keluarga saja. Ia adalah Allah untuk semua orang dan segenap ciptaan. Yosef yang bertunangan denganMaria, juga mengorbankan kepentingan dirinya sendiri, yaitu rasa malu, gengsidan marah. Ingin menceraikan saja Maria. Tapi karena kepentingan yang lebihbesar, yaitu kehendak Tuhan, ia turuti dan ia bahagia dengan sikapnya itu. Sesungguhnya, dengan menurutikehendak Tuhan, kita berbuat untuk kepentingan yang lebih besar. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan, semogaperayaan hari Minggu ini melengkapi sukacita kami untuk hari raya Natal yang sebentar lain kami rayakan. Bapa kami yangada di surga ... Dalam nama Bapa ...
Farklı inançlarla bir arada yaşıyoruz ama bu insanların inançlarına dair en temel bilgilere bile sahip değiliz. Ben de Papa'nın Türkiye ziyaretine kadar Ortodoks-Katolik ayrımını merak etmemiş ve neden yaşandığını araştırmamıştım.Okuyunca bir gördüm ki, orada Türkleri de ilgilendiren çok önemli detaylar var.Doğu ve Batı Hristiyanlığının ayrışması bir zaman sonra Türklerin İstanbul'u fethinin yolunu açıyor.Nasıl mı? Cevaplar bölümün içinde. :)İyi dinlemeler. Biliyorsunuz Yeni Haller sizlerin desteğiyle yayın hayatına devam eden bir podcast kanalı.Beni aşağıdaki link'lerden destekleyebilirsiniz:www.patreon.com/yenihallerYeni Haller'in bir de Buy Me A Coffee hesabı var artık. Buradan destek olmak çoook daha kolay. Patreon'da sorun yaşayanlar için açtım efendim. Buyurun:https://www.buymeacoffee.com/yenihallerBir de bu sezon spor basınımızda apayrı yeri olan, ben ustam olarak kabul ettiğim Yiğiter Uluğ'la T24'ün Youtube kanalında bir spor programına başladık. Korkmayın, sadece futbol konuşmuyoruz. Hele sahadaki skorları, maçları hiç konuşmuyoruz. Yeni Haller tadında spor sohbeti isteyenler için:Yiğiter Uluğ ve Eray Özer'le GazozunaBana ulaşmak için:https://www.instagram.com/eray_ozerhttps://twitter.com/ErayOzeryenihallerpodcast@gmail.com
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Erna Lolan dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Kejadian 49: 2.8-10; Mazmur tg 72: 1-2.3-4ab.7-8.17; Matius 1: 1-17.KEADILAN TUHAN BERJAYA Tema renungan kita pada hari iniialah: Keadilan Tuhan Berjaya. Beberapa hari belakangan tokoh-tokoh kitab suciseperti Elia di Perjanjian Lama dan Yohanes Pembaptis di Perjanjian Barumenarik perhatian kita. Pada hari ini kita berkesempatan untuk berjumpa dengantokoh perjanjian lama yang lain, yaitu raja Daud. Yakub yang disebut Israel, padasaat hendak meninggal dunia, ia memanggil anak-anaknya untuk memberikan merekawasiat, dan yang mendapat wasiat untuk menurunkan kuasa keadilan Tuhan ialahYehuda. Dari dialah datang raja Daud. Keturunan demi keturunan dari Yehuda keDaud, akan sampai ke Yakub yang memperanakkan Yusuf suami Bunda Maria. Pada suatu ketika di dalam ruangkelas saat berlangsungnya pelajaran agama Katolik, seorang siswi protes keraskepada gurunya. Ia tidak ingin gurunya meneruskan pelajaran dengan menyebutnama Daud. Baginya Daud itu pembuat skandal ulung. Sebagai remaja perempuan, iaingin supaya tokoh-tokoh besar dan pemimpin yang bersikap tidak adil, curang,pemuas nafsu birahi, pemerkosa seperti Daud tidak boleh dijadikan isi pelajarankarena ia tidak bisa menjadi contoh yang baik. Ibu gurunya berusaha untukmenenangkan suasana, karena provokasi gadis itu membuat teman-temannya menjadigaduh karena mereka mengutuk tokoh Daud. Guru meyakinkan mereka semua, bahwatokoh seperti Daud memiliki banyak kesamaan dengan banyak tokoh sejarah lainnyadi dunia. Mereka tidak luput dari kesalahan dan dosanya. Mereka yang justrumenciptakan ketidak-adilan. Oleh karena itu Tuhan inginmemunculkan keadilan yang menurut kehendak-Nya, meskipun melalui cara danpribadi manusia yang berdosa. Keadilan Tuhan harus tetap jaya dan tidak bolehkalah dari tabiat jahat manusia. Ada seorang pemuda terlibat dalam pergaulanyang tidak sehat. Ia menghamili pacarnya dan studinya terganggu. Tingkahnya dirumah semakin aneh. Ia berubah menjadi keras dan bisa marah membabi buta.Pokoknya ia bertindak tidak adil. Tetapi kedua orang tuanya tidakputus asa. Mereka memilih jalan keadilan. Jalan kasih bagi putranya. Anak itulalu merasa diterima dengan baik. Ia tidak diperlakukan sebagai seorang yanggagal dan berdosa. Kedua orang tua itu sebenarnya sedang mempraktikkan keadilanTuhan yang berjaya. Kita belajar dari Daud, bahwa kalau keadilan yang hanya menurutikemauan manusia, yang terjadi ialah ketidak-adilan. Keadilan dari Tuhan akanmengubah ketidakadilan itu menjadi berkat dan keselamatan. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Bapa maha rahim,perkuatkanlah ketaatan dan kesetiaan iman kami, sehingga tidak goyah oleh anekaancaman-ancaman di sekeliling kami. Salam Maria, penuh rahmat ...Dalam nama Bapa ...
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Erna Lolan dan Meri Kaona dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. 1 Korintus 9: 16-19.22-23; Mazmur tg 117: 1.2; Markus 16: 15-20.KITA TIDAK MEMBELI SURGA Renungan kita pada hari inibertema: Kita Tidak Membeli Surga. Banyak negara di Asia sangat spesial di hatiSanto Fransiskus Xaverius dan sebaliknya Santo Fransiskus Xaverius sungguhspesial di hati mereka. Dalam kenyataanya, Gereja Katolik di sini tidakmempunyai banyak anggota. Alasannya, selain pembaptisan bayi yang tidak banyak,juga sulitnya mendapatkan katekumen yang baru. Sekularisme cukup kuat membentukpandangan bahwa memeluk agama bukan pilihan yang penting saat ini. Namun demikian, kita tidak bisamenyangkal Sejarah Gereja tentang adanya Gereja Katolik di Asia karenamisionaris Katolik yang datang dari Barat, khususnya Eropa. Ini merupakan buahkarya Roh Kudus. Karena itu di seluruh pelosok benua di bumi ini institusiGereja hadir. Santo Fransiskus Xaverius, imam Yesuit dari Eropa dalam abadke-15, menjadi perintis Misi Gereja di wilayah Timur bumi ini. Ia menginjiliIndia, Cina, Jepang, Asia Tenggara termasuk bumi Indonesia. Ia yang dipenuhiRoh Kudus, membuat orang-orang dari bangsa lain juga dipenuhi Roh Tuhan yangsama. Perjuangan dan kerja keras paramisionaris seperti yang dilakukan oleh Santo Fransiskus Xaverius sungguhmenandakan kehendak Tuhan agar semua manusia dan dunia ini diselamatkan dandapat masuk surga. Tetapi hal ini bukan sesuatu yang otomatis. Dosa asal dansemua kelemahan duniawi membuat kita tidak bisa otomatis mencapai apa yang kitainginkan, yaitu kesempurnaan. Itulah alasan dasar mengapa kita perlu segalapersiapan untuk masuk surga. Salah satu bukti kuat bahwa kitatidak membeli surga ialah kerajaan Allah harus berdiri di dalam dunia ini,yaitu Yesus Kristus dan karya perutusan-Nya, lalu membawa kita ke surga. Tugaskerajaan Allah itu ialah menyembuhkan yang sakit, memulihkan yang menderita,menegakkan kebenaran dan keadilan yang tertindas, dan menobatkan yang berdosa.Jelas bahwa tidak ada unsur membeli dengan barang atau materi apa pun. Kitajustru dibela, diuntungkan, diberi kemudahan, dan dipersiapkan supaya saatnanti masuk ke surga kita sudah dalam kepadaan pantas. Setiap kali menghadiri Misakudus, momen sebelum menerima Komuni Suci kita semua membuat satu persiapan,yaitu dengan berseru dalam suka cita dan syukur: ya Tuhan, saya tidak pantasTuhan datang kepada saya, tetapi bersabdalah saja maka saya akan sembuh. Seruansingkat ini menegaskan bahwa kita tidak membeli surga. Kita perlu iman yangtulus dan besar akan penyelenggaraan Tuhan. Kita tunjukkan itu dengan relamenerima kehadiran kerajaan Allah yang selalu membaharui kita. Setiap kali menyerukan kata-katatersebut, ingat dan sebutkan juga semua kesulitan, kelemahan, penderitaan dankesusahan dirimu dan keluargamu. Biarlah kerajaan Allah itu yang memulihkansemua. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan, datanglahkerajaan-Mu dan pulihkanlah setiap kelemahan hidup kami. Bapa kami yang ada disurga ... Dalam nama Bapa ...
#katolik #wow #ocochodzi #ciekawe #Biblia #nowy #człowiek #nawrócenie #zbawienie #jak Zacznij wspierać ten kanał, a dostaniesz te bonusy: https://www.youtube.com/channel/UCUZ9x49ZuhZt1QVJafMy5rA/join
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Nancy Phanasta dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. 1 Makabe 2: 15-29; Mazmur tg 50: 1-2.5-6.14-15; Lukas 19: 41-44.RUMAH TUHAN YANGRUSAK Renungan pada hari ini bertema: Rumah Tuhan Yang Rusak. Adasuatu bencana banjir baru-baru ini yang menimpa sebuah desa yang didiami olehumat Katolik. Di situ berdiri sebuah gereja Paroki yang dibangun dengan swadayaumat, sekitar sepuluh tahun lalu. Setengah bagian bangunan gereja itu hancurditerjang banjir, bersama dengan banyak kerusakan dalam desa tersebut. Yangberdiri kokoh dan tidak terdampak apa-apa ialah menara lonceng yang dipuncaknyaada salib. Setiap umat Paroki dan pengunjung yang melihat kondisibangunan gereja yang rusak parah itu menunjukkan rasa sedih dan ikut berbagidalam duka bersama. Mereka mengenang saat-saat ketika mereka bergotong-royongmembangunnya. Mereka mengingat saat-saat indah ketika mereka beribadah bersamadalam rasa syukur dan kehangatn iman di antara imam dan para umatnya. Merekamencatat sudah begitu banyak perayaan sakramen-sakramen yang dilakukan di dalamgereja itu. Kita semua paham bahwa gereja merupakan tempat Tuhanberdiam. Di dalam pelayanan publik-Nya, Yesus Kristus menguduskan setiap tempatyang Ia masuki dan kunjungi. Bait suci tidak lagi hanya berpusat di satu tempatsaja, tetapi berada di dalam Yesus Kristus yang bergerak, berjalan danmenjangkau setiap rumah dan diri orang-orang yang menyambut-Nya. Yesus membawabait suci diri-Nya sendiri untuk menguduskan semua yang didatangi ataudijumpai. Pemujaan dan pemurnian rumah Allah dengan jelasditunjukkan oleh Matatias dan anak-anaknya yang beriman Yahudi, dalam bacaanpertama hari ini. Raja Antiochus Epifanes memaksakan orang Yahudi untukmeninggalkan penyembahannya kepada Tuhan Allah, dan mengikuti penyembahanberhala orang kafir. Matatias bersama kelompoknya melawan dengan keras pemaksaankehendak itu, bahwa mengikuti keinginan raja berarti hancur, sedangkanmengikuti Tuhan Allah berarti selamat. Yesus sendiri jatuh kasihan dan menjadi sedih sekalidengan tempat suci, rumah Tuhan di Yerusalem yang penuh dengan noda dosa karenaulah para pemuka agama dan umat yang tidak beriman dengan benar dan tulus.Akibat penodaan itu, rumah itu akan hancur rata dengan tanah. Sebenarnya Tuhansedang meramalkan bahwa kerajaan dunia ini yang diwakili oleh Yerusalem yangamat megah, pada saatnya akan hancur. Hal ini terjadi sekitar pada tahun 71Masehi, Yerusalem sungguh hancur oleh bangsa penjajah, yaitu bangsa Romawi. Selanjutnya dalam perjalanan waktu dan sampai detik ini,Yerusalem yang duniawi itu tidak pernah hidup di dalam damai suka cita.Gambaran ini amat cocok disamakan dengan diri setiap orang beriman yang ditimpadosa dan kedurhakaan. Kehancuran dan kebinasaan akan segera datang. Tuhanmenangisi keadaan kita yang penuh dengan dosa. Seharusnya kita sadari itu dankita harus segera berbalik kepada Tuhan dan menjadi anak-anak-Nya. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Allah, terimalahpengakuan diri kami yang kurang setia kepada-Mu dan ampunilah dosa-dosa kami.Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Adrianus A. Guntur dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. 2 Makabe 7: 1.20-31; Mazmur tg 17: 1.5-6.8b.15; Lukas 19: 11-28.SATU CARA UNTUKKALAHKAN TERORISME Tema renungan kita pada hari ini ialah: Satu Cara UntukKalahkan Terorisme. Di dalam satu grup Whatsapp orang-orang muda, ada satudiskusi menarik tentang kejahatan-kejahatan terhadap anggota-anggota Gereja.Ada Uskup, imam dan biarawan yang dibunuh. Ada orang awam, keluarga, orang mudaatau anak-anak yang dianiaya, hanya karena mereka beriman kepada Kristus dansebagai orang Katolik. Secara umum diskusi itu mengungkapkan perasaan takut,waspada dan geram terhadap kejahatan-kejahatan tersebut. Namun akhirnya paraorang muda tersebut memiliki kesepakatan bahwa kejahatan tersebut pada dasarnyaterjadi pada Yesus Kristus dengan penderitaan salib-Nya yang sangat memalukan.Yesus sendiri janjikan kepada para pengikut-Nya, kita semua anggota Gereja,bahwa kejahatan dan penderitaan yang sama akan kita hadapi. Singkatnya, Gerejayang mengalami nasib sebagai martir adalah bagian dari perjalanan iman kita. Dalam banyak peristiwa, perlakuan keji terhadap paramartir dan anggota Gereja di mana pun sampai saat ini dapat digolongkan sebagaiterorisme. Bacaan pertama hari ini dari kitab kedua Makabe menggambarkankebrutalan terorisme itu. Raja Antiokus dan orang-orangnya membantai tujuhbersaudara Yahudi: menguliti kepala, memenggal tubuh, menggoreng mereka satudemi satu, sambil anak lelaki lain dan ibu mereka dipaksa menyaksikannya. Sangibu dipaksa supaya membujuk anak-anak yang masih hidup untuk meninggalkan imankepada Tuhan, atau menghilangkan tradisi suci nenek moyang yang religius. Tetapi aksi melawan balik dengan terorisme rohani dariiman yang kuat kepada Tuhan dan tradisi suci ternyata lebih kuat. Anak-anakyang dibujuk itu menang demi Tuhan meski mereka harus dibunuh juga sebagaimartir. Akhirnya sang bunda juga ikut dibunuh dan menjadi martir. Iman keluargaitu begitu kuat sehingga dapat mengalahkan teroris. Sampai dengan saat ini,satu-satunya cara yang Gereja pakai untuk melawan teroris ialah bertahan dalamiman meski diancam mati sekalipun. Pengalaman kemartiran di atas cukup buat kita untukmengindahkan iman dan kehidupan rohani kita. Kita bangga dan gembira sebagaianggota Gereja yang sudah dibesarkan dan dikuatkan oleh para martir. Kitamungkin tidak mengalami perlakukan keji seperti mereka. Tetapi tantangan besarkita yaitu mempertahankan iman ini. Caranya ialah mempertanggungjawabkan itusecara benar dan berdampak indah. Para hamba yang memperbanyak talentaberlipat-lipat, seperti yang digambarkan perumpamaan Yesus dalam Injil hariini, dapat menjadi contoh bagi kitauntuk beriman yang bertanggung jawab. Dengan mempertanggungjawabkan iman dibumi, kita akan dengan mudah mempertanggungjawabkan iman di akhirat nanti. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Bapa yang murah hati,perkuatkanlah kami untuk dapat menolak rasa takut, mudah putus asa dan cepatmenyerah, tetapi menyanggupi kuasa Roh Kudus untuk menjadikan kami anak-anak-Muyang bertanggung jawab. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...
Pembawa Renungan : RP. Yohanes Kukuh Cahyawicaksana, CM Roma – Italia Luk. 13:22-30
Ponad 200 serwisów pornograficznych, przegrane procesy o zniesławienie, kłamstwa, donosicielstwo i hejt. To dorobek Piotra Gąsiorskiego – członka zarządu Stowarzyszenia Dziennikarzy Polskich. Awansował dzięki ludziom związanym z PiS i Kościołem Katolickim – Michałowi Karnowskiemu, Annie Popek, Krzysztofowi Skowrońskiemu i Jolancie Hajdasz. Dlaczego SDP, które w statucie mówi o „etyce zawodowej dziennikarzy”, promuje taką postać? Czy katolicyzm rzeczywiście prowadzi do poprawy moralnej? I jakie wnioski płyną z tej afery dla całego środowiska medialnego w Polsce? W dzisiejszym odcinku Którędy do Nieba pastor Paweł Chojecki demaskuje kulisy „katolickiej moralności” w wydaniu prawicowych elit. #IPPTV #KtórędyDoNieba #mediakatolickie #katolicyzm #moralność ----------------------------------------------------
Vicepresidenten J.D. Vance har haft en hög profil sedan tillträdandet. Men är han Trumps givna tronföljare? Och vilken roll spelar hans religiösa tro i beslutsfattandet? Gäster: Författaren och journalisten Karin Henriksson och Olle Edborg från substacken Inferno
Wódka w każdym polskim domu! Czy to nowy program wyborczy katoPiSu? Mejza, ten od chorych dzieci, tłumaczy się z libacji, podczas której kompletnie pijany śpiewał Barkę, tuląc się w kółeczku z Kuleszą i Bortniczukiem. Mówi, że tak jest w każdym zdrowym normalnym polskim domu. Czyżby? Dziś także o wyborach w Zabrzu, z kretesem w pierwszej turze odpadł nominat Kaczyńskiego, a kandydatka wspierana przez platformę przegrała w II turze. Jakie wnioski dla Polski? #IPPTVNaŻywo #polityka #Mejza #Barka #Polska ----------------------------------------------------
Catholics have their new leader, Pope Leo XIV. How does the Catholic community see this new figure of leader? - Umat Katolik memiliki pemimpinnya yang baru, Paus Leo XIV. Bagaimana komunitas Katolik melihat sosok pemimpin yang baru ini?
Pembawa Renungan : RD. Antonius Haryanto Bandung Yoh 15:9-17
Dünyadaki 1,4 milyar Roma Katolik inananların yeni bir lideri var. Robert Francis Prevost, ABD doğumlu ilk papa ve bundan sonra Papa XIV. Leo olarak bilinecek. Vatikan'da bir araya gelen 133 kardinalin 267. papayı seçmesi iki gün sürdü. Bu tarihin en kısa konklavlarından biriydi.
Çdo mëngjes zgjohuni me “Wake Up”, programi i njëkohshëm radio-televiziv i “Top Channel” e “Top Albania Radio”, në thelb ka përcjelljen e informacionit më të nevojshëm për mëngjesin. Në “Wake Up” gjeni leximin e gazetave, analiza të ndryshme, informacione utilitare, këmbimin valuator, parashikimin e motit, biseda me të ftuarit në studio për tema të aktualitetit, nga jeta e përditshme urbane e deri tek arti dhe spektakli si dhe personazhe interesantë. Zgjimi në “Wake Up” është ritmik dhe me buzëqeshje. Gjatë tri orëve të transmetimit, na shoqëron edhe muzika më e mirë, e huaj dhe shqiptare.
"Pomijając aspekt duchowy Kościoła - watykańska dyplomacja odgrywa ogromną rolę w balansowaniu stosunków międzynarodowych na świecie. Prezydent Zełenski dziękował watykańskiej dyplomacji za umożliwienie wymiany jeńców między Rosją a Ukrainą" - powiedział w Popołudniowej rozmowie w RMF FM Michał Kłosowski. "Poza tym kwestia relacji międzyreligijnych w świecie, w którym Vladimir Volkoff napisał, że religia będzie używana jako broń, co widzimy chociażby po islamskim terroryzmie, ale nie tylko, to jest to wszystko, co wskazuje, że konklawe 2025 jest ważne nie tylko dla katolików, ale i dla świata" - dodał wicenaczelny magazynu "Wszystko Co Najważniejsze" i autor książki "Dekada Franciszka".
Kardinaller, Papa Francis'in halefi için oy kullanmaya başlayacakları İtalya saati ile 7 Mayıs'taki konklav öncesinde Vatikan'da bir araya geliyorlar. Papa Francis'in 21 Nisan'da 88 yaşında hayatını kaybetmesinin ardından asırlık gelenek için her şey hazır
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 2 Mei 2025Bacaan: "Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa." (Yakobus 4:17) Renungan: Beberapa waktu yang lalu, Paus Fransiskus yang adalah pemimpin umat Katolik sedunia, wafat di Vatican, Roma. Semasa hidupnya ia telah banyak berbuat kebaikan bukan hanya di kota Roma, tetapi di negara mana pun ia berkunjung, kebaikannya dan kesederhanaannya selalu dirasakan oleh mereka yang bertemu dengannya. Kebaikan dan kesederhanaannya telah berhasil menembus batas-batas ras, suku, sosial dan agama sekalipun. Lihat saja berapa banyak orang yang datang dari berbagai negara hanya untuk melihat jenazah Bapa Paus yang telah berhasil memikat hati banyak orang. Di antara jutaan orang yang hadir, banyak juga Kepala Negara yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir bagi Bapa Paus. Kematiannya seolah membuat seluruh dunia berduka dan merasa kehilangan sosok yang begitu dikagumi. Firman Tuhan berkata, "Nama baik lebih berharga daripada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik daripada perak dan emas." Nama baik beserta dengan tindakan-tindakan kebaikan yang kita lakukan, merupakan kekayaan yang dapat ditinggalkan di bumi dan akan dikenang orang. Tetapi yang lebih penting lagi bahwa semua kebaikan yang pernah kita lakukan akan menyertai kita sampai ke hidup yang kekal. Belas kasihan, pengampunan, kemurahan hati, kesabaran bahkan senyum sekalipun yang kita berikan kepada sesama tidak akan pernah berlalu dengan sia-sia. Tuhan akan mencatat semuanya dan memperhitungkannya bagi kita. Kita akan menerima ganjaran dari apa yang sudah kita lakukan di dunia ini. Tabita atau Dorkas adalah seorang wanita yang suka berbuat baik dengan memberi sedekah. (Kis 9:36). Setiap kali ia melakukan itu, sebenarnya ia sedang "mendirikan" sesuatu bagi dirinya sendiri di Surga. Kiranya hal ini juga akan memotivasi kita untuk terus melakukan kebaikan demi kebaikan yang mendatangkan keuntungan bagi sesama dan bagi diri kita sendiri. Ingatlah bahwa kebaikan-kebaikan kecil sekalipun, akan dicatat oleh Tuhan. Yakobus mencatat, "Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa." (Yakobus 4:17). Kita yang sudah mengenal kebenaran, tentunya tahu bagaimana harus berbuat baik. Lakukanlah itu, karena kita berdosa bukan karena melakukan tindakan yang berlawanan dengan hukum Allah saja, tetapi kita dapat juga berdosa karena tidak melakukan apa yang seharusnya kita lakukan. Iman kepada Allah harus diwujudkan melalui perbuatan-perbuatan baik, karena dari tindakan kitalah orang akan "melihat Allah". Selama masih diberi kesempatan hidup di dunia ini, berbuat baiklah kepada semua orang. Jangan kembangkan prinsip hidup untuk diri sendiri: yang penting saya senang, saya untung, orang lain bukan urusan saya. Jangan lupa bahwa setiap kebaikan yang kita lakukan bagi sesama akan menyertai kita sampai pada hidup kekal. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ingatkan aku untuk selalu menyatakan kebaikan kepada semua orang. Jauhkan dari padaku keinginan untuk hidup bagi diri sendiri, tanpa mempedulikan sesama. Aku telah menerima kebaikan-Mu dan aku rindu membagikannya. Amin. (Dod).
How do non-Catholics view the late Pope Francis? - Bagaimana umat non-katolik memandang mendiang Paus Fransiskus?
Veckopanelen med Torbjörn Hållö, Inga-Britt Ahlenius och Dana Pourkomeylian under ledning av Staffan Dopping. Assistansbranschen har starka kopplingar till kriminella nätverk – kan det stoppas? Påve Franciskus begravs i helgen och hyllningar dominerar i hans eftermäle, men vilken sorts påve bör svenske kardinalen Anders Arborelius rösta på i konklaven? USA håller Ukraina på halster och frågan är vilka ord man ska tro på. Journalisten Joakim Medin riskerar tolv års fängelse, och riksdagen gav grönt ljus åt småskalig gårdsförsäljning av alkohol.
Veckopanelen med Torbjörn Hållö, Inga-Britt Ahlenius och Dana Pourkomeylian under ledning av Staffan Dopping. Assistansbranschen har starka kopplingar till kriminella nätverk – kan det stoppas? Påve Franciskus begravs i helgen och hyllningar dominerar i hans eftermäle, men vilken sorts påve bör svenske kardinalen Anders Arborelius rösta på i konklaven? USA håller Ukraina på halster och frågan är vilka ord man ska tro på. Journalisten Joakim Medin riskerar tolv års fängelse, och riksdagen gav grönt ljus åt småskalig gårdsförsäljning av alkohol.
Katolik dünyasının lideri Papa Francis'in vefatının ardından Kilise'nin geleceği ne olacak? ABD'de altın fiyatlarının yükselmesine neden olan siyasi skandallar, Harvard Üniversitesi'nin Trump yönetimine açtığı dava, İsrail'de Netanyahu'ya yönelik çarpıcı iddialar ve Türkiye'de Yozgat mitingiyle yeniden canlanan muhalefet hareketi... Soli Özel'le Sınır Ötesi'nde bu hafta, dünya siyasetindeki çalkantılı gelişmeleri ve Türkiye'de erken seçim ihtimalini konuştuk. Learn more about your ad choices. Visit megaphone.fm/adchoices
Jak bardzo nie chcielibyśmy spuścić nad tym wydarzeniem w Sejmie zasłony milczenia to – nie da się, bo na samym początku Listy Przebojów TOK FM umówiliśmy się, że będziemy w niej prezentować nie tylko rzeczy zabawne i ciekawe, ale też najbardziej pamiętne wypowiedzi mijającego tygodnia. A, chcąc nie chcąc, ten żenujący incydent z udziałem byłego (o wszechwstydzie) premiera i byłego (o wszechwstydzie) wicepremiera w rządzie wspomnianego byłego premiera przeszedł już właściwie do historii. Zwłaszcza dlatego, że moim osobistym zdaniem jest on symbolicznym początkiem politycznego końca Jarosława Kaczyńskiego. Zmieńmy jednak nastrój: w dniu emisji Listy Przebojów mamy przecież piękną, wiosenną, ciepłą pogodę. Dlatego Listę zaczynamy od cytatów lekkich, intelektualnie powabnych. Potem, owszem, jest ostry zjazd, który z intelektem nie ma już nic wspólnego, bo wskazuje na rzekome prześladowanie katolików parkomatami. Ale od wspomnianego mułu szybko się uwalniamy, bo możemy pochichotać słysząc, jak posłowie przegrywają ze sobą walkę o elementarną językową poprawność, co nie przeszkadza im uderzać w patetyczne tony. Na finał przychodzi zaś wyciszenie, uspokojenie w niebywale w Sejmie rzadkiej życzliwej atmosferze. Do premier w najnowszej Liście dołączają krótkie cytaciki z Adriana Zandberga i Rafała Trzaskowskiego, przepełnione homeostatyczną równowagą, bo najpierw jest o robieniu flaszki ale zaraz potem o ożywczych walorach kefiru: to nagranie w poprzednim notowaniu Listy zajęło pierwsze miejsce. Na drugim Mateusz Morawiecki o swych marzeniach o zbiednieniu, na trzecim zaś ex aequo Donald Tusk i Adam Luboński – ten drugi w sejmowej inwokacji do swojej własnej teściowej. Słuchajcie, głosujcie, możecie też pisać: lista@tok.fm
Pembawa Renungan : RD. Alip Suwito Magelang Mat. 9:14-15
Pembawa Renungan : Reynold Vincent Yogyakarta Luk 2:41-52