Podcasts about memang

  • 561PODCASTS
  • 1,396EPISODES
  • 17mAVG DURATION
  • 5WEEKLY NEW EPISODES
  • Jun 5, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about memang

Show all podcasts related to memang

Latest podcast episodes about memang

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus Bukan Dongeng (7 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 5, 2026 3:54


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus Bukan Dongeng Diambil dari: 1 Petrus 2:24  “Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.”Wonder Kids, kamu pasti tahu bahwa ada banyak cerita yang sebenarnya tidak sungguh terjadi. Misalnya tokoh-tokoh dongeng atau cerita yang dibuat untuk menghibur. Cerita-cerita itu bisa menarik, lucu, atau seru, tetapi tetap saja itu hanya cerita.Kadang-kadang ada orang yang berpikir bahwa Yesus juga seperti itu, seolah-olah hanya tokoh dalam cerita lama. Tetapi itu tidak benar. Yesus bukan dongeng. Yesus sungguh hidup di dunia ini. Yesus sungguh datang ke dalam sejarah manusia. Dan yang lebih penting lagi, Yesus sungguh mati di kayu salib dan bangkit untuk menyelamatkan manusia berdosa.Memang ada banyak tradisi dan cerita yang tersebar di dunia ini. Beberapa tradisi mungkin bermula dari sedikit kisah lalu berubah menjadi cerita yang dicampur dengan hal-hal lain. Tetapi berita tentang Yesus berbeda. Berita tentang Yesus bukan hanya diwariskan sebagai cerita, melainkan diteguhkan oleh firman Tuhan, oleh para saksi, dan oleh banyak bukti sejarah. Karena itu, kita tidak percaya kepada Yesus seperti percaya pada dongeng. Kita percaya kepada Yesus yang sungguh nyata.Firman Tuhan dalam 1 Petrus 2:24 mengingatkan bahwa Yesus benar-benar memikul dosa kita di tubuh-Nya di kayu salib. Itu bukan pura-pura. Itu bukan simbol saja. Itu sungguh terjadi. Yesus benar-benar menderita karena kasih-Nya kepada kita. Ia mati supaya kita yang berdosa bisa diampuni dan hidup bagi Tuhan.Wonder Kids, ini penting sekali. Kalau Yesus hanya dongeng, maka tidak ada keselamatan yang sejati. Tetapi karena Yesus sungguh hidup, sungguh mati, dan sungguh bangkit, maka kita punya pengharapan yang nyata. Kita punya Juruselamat yang benar-benar mengasihi kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan dalam doamu, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau bukan dongeng, tetapi Juruselamat yang sungguh hidup dan mengasihiku.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh nyata. Terima kasih karena Engkau mati di kayu salib untuk menanggung dosaku. Tolong aku supaya percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh dan hidup bagi-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan tokoh dongeng, tetapi Juruselamat yang sungguh hidup, sungguh mati bagimu, dan sungguh bangkit. Tuhan Yesus memberkati.

Gus Aria
Ternyata Speaker Bluetooth ini memang Made in Indonesia.

Gus Aria

Play Episode Listen Later Jun 4, 2026 2:41


Nyangka gak kalian semua?. Aku sih nyangka ya!.Happy Listening and Enjoy

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 30 Mei 2026 - Semakin kuat dan bertumbuh dalam Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 29, 2026 4:51


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 30 Mei 2026Bacaan: "Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar." (Kejadian 50:20)Renungan: Tidak satupun manusia yang hidupnya tanpa masalah. Persoalannya, ketika kita sedang bermasalah, apakah masalah itu membuat kita jatuh atau bertumbuh? Hal ini tergantung kita menanggapinya. Ada kesaksian seorang karyawan yang diberhentikan dari pekerjaannya, karena terlalu berpegang pada kebenaran firman daripada perkataan atasannya. la jadi pengangguran untuk sementara waktu, tetapi masalah tersebut justru menghindarkannya dari penjara, karena setahun kemudian terbongkar kejahatan atasannya, kemudian dijebloskan ke dalam penjara. Yusuf juga pernah ditimpa masalah yang bermula hasil dari rekayasa saudara-saudaranya, hingga ia harus hidup jauh dari orang tua dan saudara-saudaranya, dan berakhir di Mesir. Akan tetapi Yusuf menghadapi masalah demi masalah yang datang padanya dengan tetap mengandalkan Allah, sehingga Yusuf menang atas setiap persoalan yang dialaminya. Akibatnya, ia dipercaya menjadi penguasa ekonomi di Mesir. Dari sini kita belajar bahwa masalah demi masalah yang menimpanya justru Tuhan pakai untuk menyiapkan rencana agung, guna memelihara hidup suatu bangsa yang besar, yakni keturunan Yakub. Mereka adalah saudara-saudara Yusuf. Berkat kesuksesannya, Yakub dan keturunannya terhindar dari bahaya kelaparan besar yang terjadi pada waktu itu. Saat ini, kita mungkin sedang menghadapi berbagai masalah, entah itu masalah keluarga, pekerjaan, pelayanan atau lainnya. Kiranya masalah-masalah itu tidak membuat diri sendiri jatuh dan terpuruk, sebaliknya, masalah-masalah itu justru membuat kita menjadi semakin kuat dan bertumbuh di dalam Tuhan. Selama kita masih bernapas masalah pasti akan selalu ada dan kita alami. Tetapi kabar baiknya Tuhan itu setia, maka hadapilah masalah bersama Tuhan. Pandanglah Tuhan, bukan masalahnya maka kita akan melihat berkat Tuhan yang disediakan-Nya di balik masalah. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk masalah yang Kau izinkan terjadi dalam hidupku. Aku percaya melalui masalah tersebut Engkau sedang mendewasakan imanku agar aku selalu bergantung pada-Mu. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Batas Ilmu Pengetahuan (20 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 19, 2026 4:27


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Batas Ilmu PengetahuanDiambil dari: Ibrani 11:3 (TB) “Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.”Wonder Kids, ilmu pengetahuan menolong manusia mempelajari banyak hal. Dengan ilmu pengetahuan, orang bisa melihat, meneliti, dan memahami bagaimana sesuatu bekerja. Misalnya, orang bisa belajar tentang tumbuhan, bintang, tubuh manusia, dan banyak hal lainnya. Tetapi ilmu pengetahuan juga punya batas. Tidak semua hal bisa dilihat langsung dengan mata atau dibuktikan dengan percobaan sederhana.Contohnya, ada banyak hal yang kita tahu itu nyata walaupun kita tidak melihatnya secara langsung setiap saat. Kita tidak melihat angin, tetapi kita bisa melihat pohon bergerak. Kita tidak melihat listrik, tetapi kita tahu listrik bekerja saat lampu menyala. Begitu juga, ada hal-hal yang manusia pelajari dari petunjuk-petunjuk yang ada.Firman Tuhan dalam Ibrani 11:3 mengajarkan sesuatu yang sangat penting. Alam semesta ini dijadikan oleh firman Allah. Artinya, dunia ini ada bukan karena kebetulan, tetapi karena Tuhan menciptakannya. Memang kita tidak melihat saat Tuhan menciptakan langit dan bumi, tetapi kita percaya kepada firman-Nya yang benar. Tuhan memberi kita iman untuk memahami bahwa Dia adalah Pencipta.Wonder Kids, ini bukan berarti kita menolak belajar. Justru kita boleh belajar dengan sungguh-sungguh. Tetapi kita juga harus ingat bahwa manusia tidak tahu segalanya. Ada batas dalam pengetahuan manusia, tetapi tidak ada batas dalam hikmat Tuhan. Saat ada hal yang belum kita mengerti, kita tidak perlu cepat-cepat berkata bahwa Tuhan tidak ada. Sebaliknya, kita belajar rendah hati dan percaya bahwa Tuhan jauh lebih besar dari pikiran kita.Karena itu, saat kamu melihat dunia ini, ingatlah bahwa semua ini tidak muncul sendiri. Langit, bumi, pohon, hujan, hewan, dan hidupmu sendiri adalah karya Tuhan. Dan semakin kita melihat ciptaan-Nya, semakin kita bisa bersyukur kepada Dia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pilih satu hal di sekitarmu yang membuatmu kagum, misalnya langit, bunga, tubuhmu, atau hujan. Lalu ucapkan, “Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Pencipta yang hebat.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau menciptakan alam semesta dengan firman-Mu. Tolong aku supaya mau belajar dengan baik, tetapi juga percaya kepada-Mu dengan rendah hati. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: ilmu pengetahuan punya batas, tetapi Tuhan Sang Pencipta tidak terbatas dan firman-Nya selalu benar. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Plinius dan Orang-Orang yang Beribadah (10 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 9, 2026 3:44


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Plinius dan Orang-Orang yang BeribadahDiambil dari: Yohanes 4:23  “Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.”Wonder Kids, hari ini kita belajar lagi dari surat Plinius Muda. Ia menulis bahwa orang-orang Kristen pada zaman dulu biasa berkumpul pagi-pagi sekali pada hari tertentu untuk menyanyikan pujian kepada Kristus. Mereka berkumpul bukan karena dipaksa, tetapi karena mereka sungguh percaya bahwa Yesus layak disembah.Bayangkan, Wonder Kids, pada waktu itu menjadi orang Kristen tidak mudah. Mereka bisa dihukum, dimusuhi, atau diperlakukan tidak baik. Tetapi mereka tetap datang untuk beribadah. Mereka tetap berkumpul bersama orang percaya lain. Itu menunjukkan bahwa Yesus sangat berharga bagi mereka. Mereka tahu bahwa beribadah kepada Tuhan bukan hal kecil, melainkan hal yang penting.Firman Tuhan dalam Yohanes 4:23 mengingatkan bahwa Bapa mencari penyembah-penyembah yang menyembah Dia dalam roh dan kebenaran. Artinya, Tuhan tidak hanya melihat apakah kita hadir di tempat ibadah, tetapi juga melihat hati kita. Apakah kita sungguh datang untuk Tuhan? Apakah kita mau memuji Dia, mendengar firman-Nya, dan belajar taat kepada-Nya?Kadang-kadang kita bisa datang ke Sekolah Minggu atau ibadah hanya karena sudah biasa, karena diajak orang tua, atau karena bertemu teman. Memang itu bisa menjadi awal yang baik. Tetapi Tuhan mau lebih dari itu. Tuhan mau hati kita sungguh menyembah-Nya. Tuhan mau kita belajar bahwa beribadah adalah kesempatan indah untuk datang kepada Dia yang mengasihi kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat kamu datang beribadah berikutnya, sebelum ibadah dimulai ucapkan doa singkat ini: “Tuhan, tolong aku beribadah dengan sungguh-sungguh dan dengan hati yang senang kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau layak disembah. Tolong aku supaya tidak datang beribadah dengan hati yang asal-asalan, tetapi dengan hati yang sungguh mengasihi-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan senang melihat anak-anak-Nya datang menyembah Dia dengan hati yang sungguh-sungguh. Tuhan Yesus memberkati.

Keluarga Epiphaneia
Janji yang Tepat untuk Semua Umat

Keluarga Epiphaneia

Play Episode Listen Later May 6, 2026 29:40


Banyak orang berbicara tentang janji Tuhan dan kegenapan-Nya, namun tidak banyak yang mau ambil pusing mengingat firman-Nya apalagi bekerja memperoleh janji itu. Padahal, dari mana kita tahu bahwa penggenapan janji Tuhan itu tepat jika kita tidak mengingat apa janji itu? Memang hanya percaya, namun percaya memerlukan iman, dan iman adalah dasar pengetahuan. Detail janji Tuhan kepada Abram, yang juga diberinya kepada Yakub, kini telah di depan mata Bangsa Israel. Bagaimana kita tahu bahwa negri yang akan diberikan Tuhan itu tepat seperti perkataan-Nya? Dan bagaimana generasi baru bangsa yang dipimpin-Nya ini bekerja, bukan hanya dengan tenaga tetapi juga iman dan pengetahuan, dengan disiplin memperoleh kegenapan janji Tuhan? Bagaimana pula kita melihat bahwa TUHAN adalah Allah yang adil, bukan hanya kepada Israel, tetapi kepada bangsa-bangsa yang lain?Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 3 Mei 2026.Kirim pesan

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 5 Mei 2026 - Selalu berpikir positif

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 4, 2026 5:28


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 5 Mei 2026Bacaan: sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan. (Markus 7:21)Renungan: Suatu ketika seorang suami keluar rumah dengan membanting pintu. la jengkel kepada istrinya karena saat hendak berangkat kerja, baju kerjanya belum disiapkan sementara si istri asyik dengan gadgetnya. Saat ditegur, si istri membalas, mestinya ia bisa menyiapkan sendiri baju kerjanya. Si suami tersinggung. la berpikir, bukankah tugas istri itu melayani suami. la pun merasa tidak dihormati. Dari perasaan itu, ia bersikap kasar dengan membanting pintu sambil mengumpat kepada sang istri. Pikiran, perasaan, dan tindakan adalah 3 hal yang selalu saling berkaitan. Pikiran negatif menghasilkan perasaan negatif dan darinya lahirlah tindakan negatif. Sebaliknya, dari pikiran positif akan muncul perasaan dan tindakan positif. Yesus mengingatkan ini dengan sangat jelas. Berzina bukan hanya soal tindakan, tapi itu dimulai sejak dari pikiran. Sebelum Kain membunuh Habel, Tuhan sudah memperingatkannya bahwa hati Kain yang panas itu bisa berujung kepada tindakan dosa. Segala kejahatan pun dimulai dari hati dan pikiran. Apa yang dilakukan oleh mulut, tangan, kaki dan seluruh bagian tubuh lainnya ditentukan oleh pikiran. Apa yang kita rasakan juga sangat dipengaruhi oleh apa yang kita pikirkan. Dan apa yang kita pikirkan sangat dipengaruhi oleh apa yang kita masukkan ke dalam pikiran tersebut. Jika yang kita masukkan adalah berita-berita negatif, gosip, perkara-perkara cabul, kebohongan, kejahatan, atau hal yang sia-sia lainnya, maka itulah yang akan kita pikirkan dan itu juga yang akan kita lakukan. Itu sebabnya, Filipi 4:8 mengingatkan agar kita menjaga pikiran dengan hanya memikirkan semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji. Memang di zaman arus informasi begitu deras seperti saat ini, tantangan kita makin besar. Namun, seperti kata bijak berkata, kita tidak bisa menghalangi burung terbang di atas kita, tapi kita bisa menghalangi burung itu bersarang di kepala kita. Isi terus pikiran kita dengan hal-hal yang positif dan berkenan di mata Allah hingga hal-hal negatif dan berdosa tidak punya kesempatan untuk masuk ke pikiran kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, bantulah aku agar selalu berpikir positif, berperasaan positif dan akhirnya bertindak positif. Sehingga melalui kehadiranku banyak orang diberkati. Amin. (Dod).

Radio Elshinta
Madinah Beranjak Panas, Kesehatan Jemaah Haji 103 Tahun Asal Yogyakarta Jadi Perhatian Khusus

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later May 4, 2026 1:42


Cuaca Kota Madinah Arab Saudi mulai beranjak panas. Situasi ini menuntut penyesuaian strategi ibadah, khususnya bagi jamaah prioritas. Kepala Daerah Kerja Madinah, Kholilur Rohman, menginstruksikan pengawasan ketat terhadap Mardijono Kartosentono, seorang jamaah haji yang berusia 103 tahun, asal embarkasi Yogyakarta kloter 9 yang telah tiba Minggu 3 Mei 2026 sore.Kholilur Rohman juga meminta petugas haji menjaga kesehatan Mardijono dan berharap ibadah hajinya berjalan sempurna. Memang cuaca di Madinah berancak panas. Tolong kalau seandainya tidak memungkinkan, jangan dipaksakan.

Renungan Anak GKY Mabes
Gunakan atau Kehilangan (1 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 30, 2026 3:48


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Gunakan atau Kehilangan. Diambil dari: Yosua 1:8 “Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.”Wonder Kids, pernah tidak kamu selesai ujian lalu merasa otakmu ingin libur total? Rasanya maunya main terus, nonton terus, atau santai saja. Memang menyenangkan, tetapi kalau pikiran kita tidak dipakai untuk hal yang baik, lama-lama kita bisa jadi malas berpikir dan malas belajar. Pikiran kita itu seperti otot. Kalau tidak dipakai, akan jadi lemah. Tetapi kalau terus dilatih, akan jadi kuat.Hal yang sama juga bisa terjadi dalam hidup rohani kita. Kalau kita mulai jarang berdoa, jarang membaca Alkitab, dan malas datang kepada Tuhan, hati kita bisa menjadi dingin. Kita jadi kurang peka pada suara Tuhan dan lebih mudah mengikuti keinginan sendiri. Karena itu, Tuhan memberi nasihat dalam Yosua 1:8 supaya firman Tuhan terus kita pikirkan siang dan malam. Artinya, firman Tuhan bukan hanya dibaca sekali lalu dilupakan, tetapi direnungkan dan dilakukan.Tuhan mau supaya kita terus memakai pikiran dan hati kita untuk mengenal Dia. Semakin kita membaca firman Tuhan, semakin kita tahu apa yang benar. Semakin kita dekat dengan Tuhan, semakin hidup kita diarahkan oleh-Nya. Jadi jangan “libur” dari Tuhan, ya, Wonder Kids. Tetaplah dekat kepada-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ambillah waktu 5 menit untuk membaca satu bagian pendek dari Alkitab, lalu ceritakan dengan bahasamu sendiri apa yang kamu pelajari tentang Tuhan hari ini.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih untuk firman-Mu. Tolong aku supaya tidak malas membaca Alkitab dan tidak menjauh dari-Mu. Ajarku untuk terus mengenal Engkau setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Kalau kamu terus dekat dengan Tuhan dan firman-Nya, hati dan pikiranmu akan terus bertumbuh kuat. Tuhan Yesus memberkati.

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Abdul Hakim Amir Abdat - Bumi Memang Bulat

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Apr 28, 2026 20:51


Ustadz Abdul Hakim Amir Abdat - Bumi Memang Bulat

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 20 April 2026 - Biarlah Hatiku Percaya dan MengandalkanMu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 19, 2026 7:48


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 20 April 2026Bacaan: "Tetapi perwira, yang menjadi ajudan raja, menjawab abdi Allah, katanya: "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Jawab abdi Allah: "Sesungguhnya, engkau akan melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi tidak akan makan apa-apa dari padanya." (2 Raja-raja 7:2)Renungan: Di sebuah desa, ada seorang ibu yang mulai rajin berdoa karena mendengar Pastor di gerejanya berkhotbah mengenai iman sebesar biji sesawi yang bisa memindahkan gunung. Ia berdoa agar anaknya yang sudah lama sakit bisa sembuh. Namun, setelah sebulan berdoa, tidak terjadi apa-apa. Ia pun menceritakan masalah tersebut kepada Pastornya. Akhirnya Pastornya sepakat berdoa bersama sang ibu di depan anak itu. Ketika selesai mengucapkan "Amin" dan melihat anaknya tidak sembuh, lantas sang ibu berkata, "Benar kan Pastor, dari awal pun saya sudah menduga bahwa hal itu tidak akan mungkin terjadi." Sambil menggelengkan kepala, sang Pastor pun berkata, "Lha Ibu saja tidak yakin, bagaimana mungkin itu terjadi?" Ibu itu hanya salah seorang dari sekian banyak orang percaya yang sikapnya seperti itu. Mereka mengaku percaya kepada Tuhan, tetapi sering kali tidak memercayai bahwa Tuhan mau dan mampu menolong mereka. Memang tidak mudah untuk percaya di dalam situasi yang sulit, seperti seorang perwira yang menjadi ajudan raja di dalam kisah "krisis Samaria". Krisis Samaria terjadi karena saat itu Samaria dikepung oleh pasukan Aram. Harga pangan langsung melonjak tinggi. Seperempat kab tahi merpati saja harganya lima syikal perak (2 Raj 6:25). Bahkan, karena krisis itu, sampai terjadi peristiwa kanibalisme. Sungguh mengerikan! Raja tidak bisa berbuat apa-apa untuk mengatasi krisis ini. Sayangnya, bukannya dia mengaku salah karena tidak bisa bertanggung jawab untuk menyejahterakan rakyat, malah dia menyalahkan Elisa. Bahkan dia berniat membunuh Elisa. Lebih parah lagi, raja menyalahkan Tuhan atas terjadinya krisis Samaria yang sangat hebat itu. Jelas, raja tidak memercayai bahwa Tuhan sanggup menolong mereka. Sebagai seorang nabi, Elisa harus meyakinkan raja bahwa krisis itu akan segera berakhir, sehingga harga pangan menurun dan terjangkau oleh rakyat jelata. Tetapi sayangnya, ketidakpercayaan itu kini beralih kepada perwira yang menjadi ajudan raja. Perkataannya sangat jelas menunjukkan ketidakpercayaannya, "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Karena ketidakpercayaannya itu, maka ia tidak menikmati berkat Tuhan, bahkan ia akhirnya meninggal karena terinjak-injak oleh orang banyak. Kepercayaan akan memengaruhi sikap hidup seseorang, sekaligus memengaruhi hasil dari apa yang diharapkan. Orang yang percaya akan menunjukkan sikap hormat kepada Tuhan dan antusias di dalam berdoa. Tuhan pun tidak akan tinggal diam, pada waktu yang tepat la akan memenuhi apa yang diharapkan orang tersebut. Kalau saat ini kita sedang terhimpit masalah, entah itu penyakit yang tak kunjung sembuh atau kesulitan keuangan, jangan sekali-kali meragukan Tuhan. Percayalah dengan segenap hati bahwa Tuhan akan menunjukkan kasih dan kuasa-Nya. Percayalah sampai mujizat itu menjadi nyata! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, saat aku tidak melihat jalan-Mu dan tidak mengerti rencana-Mu, biarlah hatiku tetap percaya dan mengandalkan-Mu selalu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 16 April 2026 - Bangkit dari kegagalan, berani memulai sesuatu yang baru

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 15, 2026 6:18


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 16 April 2026Bacaan: "Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itu pun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya." (Matius 9:17)Renungan: Seorang seniman Italia bernama Michelangelo Buonarrotti mendapat perintah membuat lukisan untuk gereja. Ia telah mencoba merombak lukisannya berulang kali, namun ia belum dapat menciptakan lukisan yang baik menurutnya. Suatu hari ketika sedang berada di warung minuman, ia mendengar seorang laki-laki berkata kepada pelayannya, "Anggur ini sudah asam, segeralah membuangnya." Maka pelayan itu pun memecahkan guci berisi anggur yang sudah asam tersebut sehingga air anggur mengalir keluar dan terbuang. Segera pelayan itu membawa sebuah guci berisi anggur baru. Melihat itu, Michelangelo segera pulang ke rumah dan membuang lukisan-lukisannya yang lama dan malam itu ia berhasil menciptakan sebuah lukisan baru yang sangat bagus. Terus memelihara sesuatu yang tidak baik di dalam hati dan pikiran, akan merampas semua sukacita, peluang untuk maju dan hidup berkemenangan. Memang masing-masing kita pasti mempunyai pengalaman yang berbeda satu dengan yang lain. Kita semua tidak terlepas dari dua sisi kehidupan, yaitu sisi suka dan sisi duka. Suka dan duka di dalam kehidupan berumah tangga, di dalam bisnis serta pekerjaan, di dalam penderitaan karena sakit penyakit, di dalam menjalin hubungan dengan seseorang, bahkan di dalam pelayanan. Tentu saja sisi suka akan senantiasa menjadi kenangan manis yang dapat membuat wajah kita berseri-seri bahkan tersenyum mengingatnya. Tetapi yang biasanya jadi masalah adalah sisi duka yang tidak jarang membuat kita sedih, atau bahkan menyebabkan kita menyimpan dendam serta kepahitan yang tidak pernah hilang. Ada sebuah doa singkat yang cukup bagus, "Tuhan, ajarilah aku bersyukur bukan hanya untuk banyak perkara-perkara besar yang sudah Engkau kerjakan, tetapi juga untuk jutaan perkara-perkara kecil yang Engkau kerjakan di dalam hidupku selama ini." Kejadian-kejadian yang menurut kita sangat menyakitkan, tentunya tidak pernah terlepas dari kemahatahuan Tuhan. Roma 8:28 berbunyi, "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah." Seseorang pernah berkata, "Waktu yang lalu tidak akan pernah sama dengan waktu yang akan datang." Apakah kita mengalami banyak kegagalan, kekalahan dan pengalaman menyakitkan selama beberapa waktu ini? Bangkit dan bangunlah iman kita kembali. Taruh harapan sepenuhnya kepada Tuhan dan lihat, bagaimana Diaa akan berkarya di dalam hidup kita. Buanglah anggur asam beserta kirbat lama itu dan milikilah anggur baru beserta kirbat baru yang telah tersedia bagi kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku agar berani untuk meninggalkan semua kegagalan dan kepahitanku dan memulai sesuatu yang baru mulai hari ini. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Ujian Penguatan Bukti (5 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 4, 2026 3:20


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahUjian Penguatan BuktiDiambil dari: Ulangan 32:7 (TB)“Ingatlah zaman purbakala, perhatikanlah tahun-tahun keturunan yang lalu; tanyakanlah kepada ayahmu, maka ia akan memberitahukannya kepadamu, kepada para tua-tuamu, maka mereka akan mengatakannya kepadamu.”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang satu ujian lagi untuk melihat apakah kesaksian Injil bisa dipercaya. Ujian ini disebut corroboration test atau Ujian Penguatan Bukti, artinya: Apakah cerita dalam Injil didukung atau diperkuat oleh bukti lain?Kalau seseorang menceritakan suatu peristiwa, biasanya kita bisa mengecek:Apakah ada orang lain yang juga melihatnya? Dan Apakah ada catatan sejarah yang mendukungnya?Para ahli berkata bahwa semakin banyak detail yang bisa diperiksa — seperti nama tempat, nama orang, dan peristiwa sejarah — semakin besar kemungkinan cerita itu benar. Craig Blomberg, seorang ahli Perjanjian Baru, mengatakan bahwa semakin lama orang mempelajari Injil, semakin banyak detail yang justru dikonfirmasi oleh penemuan sejarah dan arkeologi.Memang, Yesus tidak sering muncul dalam catatan sejarah besar seperti catatan perang atau raja-raja besar. Tetapi ada sumber-sumber non-Kristen yang menyebut tentang Yesus dan orang-orang Kristen mula-mula. Selain itu, banyak penemuan arkeologi mendukung latar belakang sejarah yang disebutkan dalam Injil — seperti kota-kota, jabatan pemerintahan, dan kebiasaan pada zaman itu. Artinya, Injil bukan dongeng yang dibuat tanpa latar sejarah. Ada banyak detail yang bisa diperiksa.Wonder Kids, ini mengajarkan kita bahwa iman Kristen bukan iman yang buta. Tuhan tidak meminta kita percaya tanpa dasar. Sejarah dan bukti juga mendukung apa yang Alkitab katakan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Belajarlah mencintai kebenaran. Jangan takut bertanya dan mencari jawaban. Tuhan tidak takut pada pertanyaan yang jujur.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena firman-Mu bukan cerita kosong, tetapi kebenaran yang bisa dipercaya. Tolong aku supaya memiliki iman yang teguh dan mau mencari kebenaran dengan sungguh-sungguh. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Iman kepada Yesus berdiri di atas kebenaran yang bisa dipercaya.

Helmy Yahya Bicara
Ustadz Felix: Jika Memang Negara Islam, Harusnya Palestine Dibantu! | Helmy Yahya Bicara

Helmy Yahya Bicara

Play Episode Listen Later Apr 1, 2026 29:49


Dalam part 2 kita akan lebih mendalami soal Iran, Syiah dan Negara-Negara Islam selain Iran yang tidak membantu Palestine. Sebenarnya apa penyebabnya? Simak selengkapnya..

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 31 Maret 2026 - Mengasihi dan peduli sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 30, 2026 4:02


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 31 Maret 2026Bacaan: "Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih." (1 Korintus 13:13)Renungan: Pagi itu, Oma Lisa dikejutkan oleh sebuah paket yang tertera namanya. Isinya adalah sebuah tas rajutan kesukaannya dan syal bermotif burung cenderawasih. Sungguh indah dan mengharukan hatinya. Bagaimana tidak? Pengirimnya adalah seorang wanita yang dulu pernah kos di rumahnya. Memang paket tersebut bukanlah yang pertama kali, tetapi selalu berhasil menyentuh hatinya. "Mereka tak pernah lupa hari ulang tahun saya," katanya. Mengapa mereka begitu perhatian padanya? Menurut kesaksian mereka, Oma Lisa pun sangat mengasihi mereka. la memperlakukan anak-anak kos itu bagai anak sendiri. Hubungan keluarga sering dipahami sebatas ikatan darah. Kenyataannya, kita tahu, tidaklah selalu demikian. Ketika Yesus tergantung di kayu salib, la membentuk satu hubungan keluarga yang melampaui ikatan darah. Kata Yesus kepada ibu-Nya, "Ibu, inilah anakmu!" Dan kepada murid yang dikasihi-Nya, "Inilah ibumu!" Sebuah hubungan yang di dalamnya ada ikatan kasih yang saling memberi perhatian, saling merawat, saling menopang. Tak harus sedarah, bukan? Hubungan keluarga seperti inilah yang mempersatukan kita dengan begitu banyak orang. Bahkan kadang, ikatan keluarga jenis ini bisa lebih kuat daripada hubungan sedarah, tapi kekurangan cinta kasih. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap orang yang Kau izinkan hadir dalam hidupku, sehingga walau mereka tidak sedarah dengan aku, tetapi kasih dan perhatian mereka melebihi saudara sedarah. Biarlah berkat-Mu senantiasa melimpah untuk mereka. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 25 Maret 2026 - Cobaan... penderitaan adalah batu pijakan yang membawa naik lebih tinggi

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 24, 2026 6:20


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 25 Maret 2026Bacaan: "Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami." (2 Korintus 4:17)Renungan: Suatu hari seseorang bermimpi bertemu Tuhan. Tuhan bertanya, "Mengapa engkau bersedih?" Orang itu menjawab, "Tuhan, hidupku penuh dengan penderitaan, rasanya aku tidak dapat menatap hari esok." Lalu tuhan duduk di sampingnya, meraih tangannya dengan penuh kasih dan berkata, "Biarkan Aku menjelaskan padamu dan engkau akan mengerti. Setiap penderitaan merupakan batu pijakan yang harus engkau tapaki setiap hari. Setiap kali engkau melalui sebuah penderitaan, itu merupakan batu pijakan yang akan membawamu naik lebih tinggi. Jalan kehidupan bagaikan perjalanan mendaki sebuah gunung. Ada batu-batu terjal berupa kesulitan dan penderitaan yang harus dijadikan tempat berpijak. Ketika engkau mengalami masalah, Aku Sang Batu Karang akan menopangmu. Setiap batu pijakan yang engkau lalui akan membuat jiwamu semakin kuat. Memang batu-batu itu cukup banyak dan terasa menyakitkan, tapi karakter dan imanmu akan terbentuk. Aku tahu bahwa engkau lelah, karena Akupun sudah melalui jalan ini dan Aku meninggalkan kisah perjalananku agar engkau tetap kuat. Tetaplah mendaki dengan tekun ke tempat yang penuh kemuliaan. Ingatlah, bahwa Aku menyertai langkahmu." Jika saat ini kita sedang melalui batu-batu terjal berupa penderitaan, tekanan, aniaya, cemooh, penyakit, ketidakadilan dll, jadikan itu sebagai batu pijakan dan bukan batu sandungan. Banyak orang percaya yang tersandung, jatuh dan tidak mau bangkit lagi karena menilai kesulitan hidup dengan cara penilaian mereka sendiri dan bukan dengan cara penilaian Tuhan. Pegang erat janji Tuhan dan jangan lagi menganggap janji-janji Tuhan sebagai cerita dongeng belaka. Mereka yang percaya pada tuntunan, penyertaan dan pertolongan Tuhan akan mengalami kuasa-Nya. Pergumulan hidup hendaknya menjadi batu pijakan yang harus anda lalui untuk naik lebih tinggi. Jangan menyerah ketika beban hidup terasa semakin berat. Di saat kita tidak berdaya, pandang Yesus Sang Batu Karang kehidupan di mana kita bisa berlindung dan mengalami kemenangan. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur karena Engkau mau menjadi batu karang dalam kehidupanku. Ada begitu banyak batu-batu kerikil yang harus kulalui dalam perjalanan hidup ini. Terkadang aku tidak sanggup untuk melaluinya. Tapi aku bersyukur karena Engkau telah lebih dulu menjalaninya, sehingga kalau saat ini aku menjalaninya, Engkau dapat memberi kekuatan khusus kepadaku. Berilah Roh kekuatan Mu ya Yesus, sehingga aku dapat melalui perjalanan hidupku ini dengan tetap setia memegang tanganMu sampai aku tiba pada kesudahannya dan berkumpul bersamaMu di surga. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin 9 Maret 2026 - Setia merangkai puzzle kehidupan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 9, 2026 5:50


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 9 Maret 2026Bacaan: "Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan." (Efesus 5:17)Renungan: Seorang anak kecil diberikan puzzle oleh Ibunya sambil berkata, "Nak, kalau kamu merangkainya dengan benar kamu akan mendapatkan gambar anak panda kesenanganmu." Sang anak mulai merangkainya sedikit demi sedikit dan sang ibu melihat disampingnya. Sang Ibu memberikan nasihat-nasihat kepada anaknya tentang bagaimana merangkai puzzle yang benar. Tetapi sang anak tidak mau taat. Ia seenaknya sendiri menaruh potongan puzzle itu tidak pada tempatnya. Sedikit demi sedikit potongan itu dirangkai dengan seenaknya sendiri, tetapi terangkai berantakan. Sang anak tidak melihat sedikitpun gambar anak panda pada rangkaian puzzle-nya itu. Sang anak pun mulai marah kepada ibunya. la berkata dengan kasar, "Ibu bohong, aku sudah lama merangkai puzzle ini yang katanya dapat menjadi gambar anak panda kesayanganku tetapi lihatlah gambar apa ini??" Sang ibu kemudian membongkar semua potongan puzzle yang dirangkai secara salah oleh anaknya itu. Saat itu sang anak pun tambah marah kepada ibunya, "Ibu jahat, mengapa ibu membongkar dan menyia-nyiakan hasil karyaku?" la kemudian membanting semua potongan puzzle itu ke lantai. Ibunya sangat sedih melihat hal itu. Tetapi sang ibu kemudian mulai membujuk anaknya lagi dengan lembut, "Nak mari ibu bantu menyusun yang benar."Sang anak pun sedikit demi sedikit menuruti ibunya. Memang kadang beberapa potongan dibongkar oleh ibunya dan sang anakpun mulai ngambek, tetapi karena ia mendengarkan nasihat ibunya maka ia pun mulai terhibur dan menyusun potongan-potongan itu sesuai dengan nasihat ibunya. Akhirnya jadilah puzzle itu. Sang anak melihat betapa indahnya gambar anak panda pemberian ibunya yang terbentuk saat potongan puzzle terakhir diletakkan. Sang anak lalu memeluk ibunya dan berkata "Terima kasih Ibu, ternyata ini benar-benar sebuah gambar yang sangat indah, aku mencintaimu Ibu." Kehidupan ini terdiri dari banyak pecahan puzzle yang apabila disatukan akan membentuk sebuah lukisan yang indah. Ada kepingan kesedihan, kepingan sukacita, kepingan kecewa dan berbagai kepingan yang lain. Namun, jika kita mau menjadi seperti anak kecil pada cerita di atas yang pada akhirnya menuruti apa kata ibunya, walaupun tidak sesuai dengan hatinya, maka di akhir setiap kehidupan kita, kita akan menemukan sebuah gambar yang indah yang dapat digunakan untuk kemuliaan nama Tuhan Yesus. Jadi, jangan pernah lari dari apa yang Tuhan mau dalam kehidupan kita. Tetaplah setia dan taat walaupun itu tidak sesuai dengan apa yang kita mau. Jangan berhenti merangkai kehidupan ini dan jangan merangkai kehidupan ini seorang diri, karena kita tidak akan pernah menghasilkan kehidupan yang indah. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, bimbinglah setiap langkahku, agar aku selalu ada di jalan-Mu, sehingga aku tidak tersesat. Jangan biarkan kesombongan menguasaiku sehingga aku tidak mau taat pada perintah-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 8 Maret 2026 - Lanjutkan rencana dengan tindakan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 7, 2026 4:48


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 8 Maret 2026Bacaan: "Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati." (Yakobus 2:26)Renungan: Suatu hari, seorang ilmuwan bertanya kepada guru agamanya, "Pak, apakah inti yang terpenting dalam agama?" "Jangan melakukan segala dosa, sebaliknya jalankan semua amal dan kebaikan," jawab sang guru agama. Ilmuwan itu menganggap bahwa itu adalah jawaban standar yang terlalu luas dan kurang jelas. Karena itu dia berkata "Apa yang Bapak katakan itu terlalu sederhana. Anak berusia tiga tahun pun tahu dengan jawaban seperti itu," ujarnya. "Memang anak kecil juga akan mengerti, tetapi orang tua yang telah berusia delapan puluh tahun belum tentu bisa melakukannya," jawab sang guru. Banyak motivator, buku-buku laris, dan seminar yang memberi kita penjelasan bagaimana menempuh jalan sukses. Namun, hanya sebagian orang saja yang benar-benar mengecap kesuksesan. Setiap minggu, juga banyak hamba Tuhan di gereja, mulai dari Pastor ataupun Pendeta yang membagikan rahasia hidup dalam kedamaian, sukacita dan keberhasilan, namun, mengapa hanya sebagian kecil saja yang hidupnya berubah setelah mendengar kotbah dari mimbar? Di Alkitab, juga banyak rahasia untuk memperoleh keberhasilan dalam segala hal, namun mengapa orang yang rajin membaca Alkitab sekalipun, hidupnya bahkan tidak berubah? Jawabannya adalah, karena kita sering kali hanya sebatas membaca dan tahu, tetapi tidak berlanjut melakukannya dalam tindakan nyata. Seseorang berkata, "Tindakan tidak selalu membawa kebahagiaan, tetapi tidak ada kebahagiaan tanpa tindakan." Berapa banyak kita mendengar tentang seseorang yang ingin kaya, ingin terkenal, ingin pintar, tetapi ia sendiri tidak melakukan apa-apa. No action, talk only. Segudang ilmu dan pengetahuan tidak akan berguna bila kita tidak menggunakannya. Tindakan nyata memang selalu lebih efektif dan membuat kita memiliki kemampuan dan keberhasilan yang lebih, dari pada orang yang hanya mempelajari teori saja. Jadi, mari jangan hanya mendengar kotbah dan membaca Alkitab saja, tapi mari melakukan Firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari, supaya hidup kita selalu dipenuhi dengan keberhasilan dan kedamaian. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, jadikanlah aku pribadi yang dewasa, bukan hanya dalam usia tetapi dalam pikiran, perkataan, tindakan dan karakterku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 28 Februari 2026 - Doa dan Berkat untuk kehidupan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 27, 2026 5:25


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 28 Februari 2026Bacaan: "TUHAN itu jauh dari pada orang fasik, tetapi doa orang benar didengar-Nya." (Amsal 15:29)Renungan: Jim Johnson ditugaskan oleh pimpinan sebuah hotel untuk menyelamatkan hotel itu dari "bencana" kebangkrutan. Banyak manager lain telah mencoba dan berjuang tetapi tetap gagal dan sia-sia. Hotel sekarang diambang kehancuran dan kalau ini terjadi, maka banyak karyawan akan kehilangan pekerjaan. Jim Jonhson mencoba cara lain yang belum pernah dibuat oleh manager lain. la pergi ke salah satu bukit di mana dari sana ia bisa melihat hotel itu dengan jelas. la tinggal disana selama kurang lebih 20 menit. Apa yang ia lakukan? la berdoa dan berdoa. Pertama-tama ia mendoakan tamu-tamu hotel, semoga mereka sehat dan ceria, dan tergerak melangkahkan kaki ke hotel itu. Semoga mereka mendapatkan apa yang diinginkan, bukan hanya sarana yang lengkap tetapi sapaan dan sambutan hangat dari para karyawan hotel. Kemudian ia berdoa untuk orang-orang yang tinggal dan berada di sekitar hotel. Mereka yang berbisnis di area itu, juga tidak luput dari doanya. Ia juga berdoa bagi semua penduduk kota. Semoga mereka mendapat rejeki dan hidup layak. Begitulah pekerjaan yang Jim Johnson lakukan tiap malam, ia mendoakan hal yang sama. Lambat laun, suasana hotel mulai bergairah. Tamu-tamu mulai berdatangan. Roda perjalanan hotel itu menampakkan geliat yang sangat terasa. Walau ada harapan, Jim Johnson tidak berhenti berdoa, memohon dan berharap. Akhirnya keadaan hotel kembali pulih dan bahkan melebihi harapan dan perkiraan pimpinan sehingga Jim Johnson menjadi berkat bagi karyawan hotel tersebut. Jika doa satu orang mampu mengembalikan masa depan hotel itu, kita bisa membayangkan bila seluruh penghuni dunia berdoa bagi dunia dan seluruh isinya. Memang secara manusiawi kita kadang sulit mengerti akan masalah dan problema hidup kita. Namun harus selalu kita percaya bahwa Allah lewat cara-Nya yang kadang tak terpahami, tak terduga, tak terselami sanggup menolong kita. Allah mendengar doa-doa kita. Kisah selamatnya hotel itu dari kebangkrutan adalah satu bukti. Banyak manager mencoba cara luar biasa, tetapi tidak membuahkah hasil. Jim Johnson mencoba cara sederhana dan biasa namun "berkuasa" membawa hotel itu ke permukaan kembali. Masihkah kita meragukan kuasa doa itu? Berdoalah jika kita memang merindukan ada jalan. Berdoalah, supaya kita kuat, maka Dia akan menolong kita. Tuhan Yesus memberkati. Dia:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan Roh Doa-Mu, sehingga doaku penuh kuasa untuk memberkati banyak orang. Amin. (Dod).

OBRALL
Menahan lapar itu mudah, menahan emosi

OBRALL

Play Episode Listen Later Feb 21, 2026 6:42


Memang nahan emosi tuh susah banget, tapi mau sebesar apapun emosi harus bisa mengcontrol nya supaya tidak berefek buruk

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 19 Februari 2026 - Ketekunan dan kejujuran

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 18, 2026 4:36


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 19 Februari 2026Bacaan: "Lalu Akhan menjawab Yosua, katanya: 'Benar, akulah yang berbuat dosa terhadap TUHAN, Allah Israel, sebab beginilah perbuatanku..." (Yosua 7:20)Renungan: Salah satu penghambat kesuksesan bagi sebagian orang adalah keinginan mereka menggunakan jalan pintas. Memang mungkin jalan pintas bisa saja berhasil untuk sementara waktu, tetapi tidak dalam jangka panjang. Hal ini seperti terjadi dalam lomba marathon yang diselenggarakan di Boston. Jaqueline Gareau, seorang peserta wanita sedang dalam Marathon garis finish, tiba-tiba melihat seorang pelari wanita lain mendahuluinya. Dia adalah Ruiz. Rupanya Ruiz menyelinap dan memotong lintasan sehingga dia dapat menyelesaikan finish dengan stamina yang masih segar. Kemenangan Ruiz ini mengantarnya menuju lomba Marathon di New York. Ruiz pun kembali melakukan kecurangan dengan menyelinap dan memotong jalur. Kali ini Ruiz tidak dapat mengelak. Panitia mendiskualifikasi Ruiz dan menyerahkan medalinya pada Gaseau. Dalam Alkitab kita juga mengenal tokoh yang bernama Akhan yang ingin kaya dalam waktu singkat dengan menyimpan barang jarahan yang dikhususkan di tendanya. Akhan ingin mengambil keuntungan, tetapi dia tidak menyadari bahwa perbuatannya itu mendatangkan malapetaka bagi yang lain. Setelah perbuatannya diketahui, Yosua menghukum Akhan dengan merajamnya hingga mati. Sebenarnya, Tuhan telah berjanji untuk memberkati bangsa Israel dengan kemakmuran dan kelimpahan. Namun ketidaksabaran Akhan membuatnya gagal bahkan harus merasakan hukuman mati. Kesuksesan memerlukan proses dan proses itu membutuhkan kesabaran dan ketekunan. Sesuatu yang instan tidaklah baik. Seperti yang dikatakan dalam Amsal 20:21 "Milik yang diperoleh dengan cepat pada mulanya, akhirnya tidak diberkati. "Tuhan juga tidak akan memberikan keberhasilan dalam sekejap. Tuhan memberkati kita setahap demi setahap. Kita harus melangkah bersama Tuhan dengan sabar dan penuh keyakinan. Kta harus menjalani setiap proses yang ada, menyelesaikan masalah-masalah, melalui berbagai rintangan, dan gigih berjuang di saat-saat yang sulit. Kita harus terus belajar mengembangkan diri dan memperbesar kemampuan kita. Asalkan kita tekun, maka keberhasilan tinggal masalah waktu saja. Semakin banyak kita menabur semakin besar tuaian kita. Semakin cepat kita bertindak maka semakin cepat pula kita akan memperoleh hasilnya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kesabaran dan kejujuran dalam melaksanakan setiap tugas yang dipercayakan padaku. Jangan biarkan aku berbuat curang sehingga menjadi baru sandungan bagi berkat-Mu untuk tercurah atas diriku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 18 Februari 2026 - Berpikir Positif di Tengah Situasi Negatif

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 17, 2026 6:08


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 18 Februari 2026Bacaan: "Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah meka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar." (Kejadian 50:20)Renungan: Suatu hari, seorang ahli kimia berkebangsaan Jerman, Christian Friedich Schon bein sedang bereksperimen dengan pekerjaannya di dapur saat istrinya tidak ada di rumah, karena istrinya melarangnya dia bekerja di dapur. Tanpa sengaja, dia menumpahkan cairan asam sulfur dan asam nitrat. Supaya tidak ketahuan, dia segera mengelap dengan celemek yang terbuat dari katun lalu menggantung celemek itu di dekat perapian untuk mengeringkannya. Tidak di duga, celek itu meledak dengan dahsyat. Ledakan itu terjadi karena campuran cellulose mengalami reaksi kimia yang dinamakan nitrasi. Temuan itu kemudian dinamakan nitrocellulose, yaitu bubuk mesiu yang tidak berasap. Dia kemudian memperbanyaknya dan menjualnya dan mendapatkan banyak uang. Kekeliruan dan kegagalan yang tidak disengaja seringkali mendatangkan manfaat yang tidak kita duga sebelumnya. Seperti yang terjadi pada Yusuf. Yusuf diperlakukan semena-mena oleh Saudaranya. Dia dimasukkan dalam sumur, dijual dan dibertahukan sudah mati. Bagi orang awam, hal itu mungkin sebuah kekeliruan yang fatal. Tetapi tidak bagi Yusuf. Yusuf sadar betul bahwa peristiwa itu adalah cara Tuhan untuk menggenapi janjinya menjadi pemimpin Mesir dan melakukan suatu pekerjaan besar yang belum pernah dilakukan oleh siapapun. Demikian pula dalam perjalanan hidup kita. Seringkali apa yang tidak kita harapkan terjadi begitu saja. Kita mungkin akan sedih kecewa dan tidak dapat menerima kenyataan saat itu. Namun tahukah kita bahwa dalam kegagalan-kegagalan itu, Tuhan juga turut bekerja untuk mendatangkan sesuatu yang baik yang mungkin tidak kita duga sebelumnya? Tetap berpikir positif di tengah situasi yang negatif sangatlah penting bagi kita. Kita harus bersabar dan melakukan yang terbaik untuk mengubah keadaan. Kita harus memetik manfaat yang sebanyak-banyaknya dari setiap peristiwa. Percayalah, bahwa tidak semua kegagalan itu buruk. Tetapi yakinlah bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah baik bagi kita, sebab jika kita mampu jeli dan dapat mengendalikannya, maka kegagalan dan masalah itu justru menjadi titik balik kita meraih keberhasilan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat-Mu agar aku tetap dapat berpikir positif di tengah situasi yang negatif. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 16 Februari 2026 - Melepaskan Kekecewaan, Menghadirkan Kebahagiaan Sejati

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 16, 2026 5:25


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 16 Februari 2026Bacaan: "TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya." (Mazmur 34:19)Renungan: Mina terlahir dari keluarga broken home. Bertahun-tahun ia berusaha mengatasi kekecewaannya dengan kebencian, dendam, kemunafikan, dan ia merasa hidupnya tidak berharga. Hatinya penuh kebencian dan dendam terhadap ayahnya ketika teringat figurnya di masa lalu yang selalu memukuli ibunya dan tidak menyayangi dirinya. Sikap ayahnya itu menyulut perceraian. Walau ayahnya telah meninggal beberapa tahun yang lalu, namun Mina yang telah tumbuh dewasa, tetap saja menyimpan kepahitan. Apalagi di usia kanak-kanak, pascaperceraian kedua orang tuanya, sang ibu menitipkannya di sebuah panti asuhan. la pun harus berjuang keras sendirian untuk belajar dan menjadi yang terbaik di sekolahnya. Kini ia menjadi wanita karier yang sukses di sebuah perusahaan karena kecerdasannya. Tetapi sayang, ia masih menyimpan kebencian dan dendam. Senyum di wajahnya hanyalah senyum palsu karena tuntutan profesionalitas, namun tetap saja ia merasa tidak bahagia. Topeng kemunafikanlah yang dipertontonkan ke khalayak ramai. Parahnya, ternyata ia seorang penyuka sesama jenis, sebab ia menganggap semua pria sama seperti ayahnya. Faktor psikologis ini yang membuat ia berperilaku menyimpang. Ia menutupi perilaku menyimpangnya dengan pakaian yang indah dan feminin. Di sekeliling kita ada begitu banyak orang yang mengalami kekecewaan seperti halnya Mina. Atau mungkin kita yang sedang mengalami kekecewaan dan sedang berusaha mengatasinya dengan cara kita. Memang, ada banyak jenis kebahagiaan yang ditawarkan oleh dunia untuk mengatasi kekecewaan. Di antaranya melalui musik, pekerjaan, pernikahan, kekayaan, dan ketenaran. Dan kita tergiur olehnya. Ada juga yang mengatasinya dengan kepuasan negatif, seperti selingkuh, mabuk-mabukan, berbuat jahat kepada orang lain, ataupun menggunakan narkoba. Namun, apa pun jenis tawaran dunia ini yang diharapkan bisa mengatasi kekecewaan seseorang, tetap saja tidak mampu mengatasinya. Kekecewaan itu hanya bisa disembuhkan dengan kehadiran Pribadi yang bisa memberi kebahagiaan sejati. Karena itu, biarkanlah Kristus mengisi dan menguasai hati kita. Jangan izinkan kebencian, dendam, dan kepahitan mengisi hati kita. Mari kita buka pintu hati kita dan menerima Dia sebagai Pembebas kita dari belenggu kekecewaan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena selama ini aku mengatasi kekecewaan dengan hal-hal yang tidak berkenan bagi-Mu. Penuhilah aku dengan kasih-Mu, sehingga saat kekecewaan datang, hatiku hanya tertuju pada-Mu sebagai sumber kelepasan dalam hidupku. Amin. (Dod)

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Mengalami Pengampunan Allah

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Feb 13, 2026 4:19


Pdm. Handoyo Salim (TB) Kejadian 50: 19-20aTetapi Yusuf berkata kepada mereka: "Janganlah takut, sebab aku inikah pengganti Allah? Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan,

Keluarga Epiphaneia
Arti Takut dan Percaya pada Tuhan

Keluarga Epiphaneia

Play Episode Listen Later Feb 4, 2026 31:37


Kita sering mendengar tentang Bangsa Israel yang tegar tengkuk dan tidak taat kepada TUHAN selama dalam perjalanan. Memang semua mereka yang terhitung berumur 20 tahun ke atas ketika keluar dari perbudakan Mesir tidak ada yang masuk ke Tanah Perjanjian karena ketidaktaatan mereka, kecuali Yosua dan Kaleb. Namun jarang sekali kita melihat bagian Alkitab yang menuliskan ketaatan mereka, yang kemudian menerima janji Tuhan untuk masuk ke tanah Kanaan. Tuntunan TUHAN mereka ikuti, perintah-Nya mereka jalankan meskipun tak selalu mudah perjalanan, dan mereka pun tidak tahu arah di depan. Bagaimana kita belajar untuk taat seperti keturunan Abraham yang menerima janji TUHAN ini?Ibu Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 1 Februari 2026. Kirim pesan

Jalanlah
#NGOBROLLAH Ep. 02 Season 3 - Astri Nurdin: Suka Hiking Karena 'Diracuni' Suami

Jalanlah

Play Episode Listen Later Jan 19, 2026 50:54


"Better Late Than Never". Memang tidak ada kata terlambat untuk menikmati keindahan. Aktris Astri Nurdin baru mengenal dunia hiking di saat usia tidak lagi muda. Berawal dari 'diracuni' oleh sang suami, Astri Nurdin akhirnya jatuh cinta dengan dunia hiking.Yuk! Simak serunya kisah Astri Nurdin berpetualang bersama suami menjelajahi gunung-gunung indah di Indonesia.#pendaki #gunung #hiking #adventure #pecintaalam

Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)
199 Bedah Lagu: Sedia Aku Sebelum Hujan (Prepare Me Before the Rain)

Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)

Play Episode Listen Later Jan 17, 2026 17:48


https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/posts/199-bedah-lagu-148431100?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-199-bedah-me-148431107?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkJadi waktu itu dingin Kuberi kau hangat Walaupun ku juga beku Tapi ku aman saat kau nyaman Jadi waktu itu panas Kuberi kau angin Walaupun ku juga gerah Tapi ku penuh saat kau teduh Sudah paham 'kan sejauh ini? Ku yang lama di sini Menjagamu tak patah hati Sedia aku sebelum hujan Apa yang kau butuh, kuberikan Ke mana pun tak akan kau temukan Yang siapkan bekalmu di peperangan Jika tak setara, kumaafkan Memang sebegitunya akuSumber gambar: julio andres rosario ortiz di UnsplashTerima kasih banyak atas dukungannya untuk:SAHABAT WINDAHAkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemiAlastair JudsonKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekCameron Edinger-ReeveSam BayleyLivvieIsmail OtchiChrisRussell BarlowMary Pope帥志 Shuai Chih LinBjornrappangeHossein KhoshtaghazaParis LuckowskiMatthew O'ConnorRussell OgdenYaszalixBart van de KampWC KonArthur NazaryanDaniel KaposiEmily HuangBenjamin SayHa Nguyen Jena StringerFrédéric UhrweillerQuran and sunnahEdward HearnJennifer FoleyJP태용 심Cameron ClarkOxana SaimoAudrey DeliviaJoeJohn RichardsonFredoMarkRickLucaRuby den BoerTata HelenkiRowenaEmma MonteathRicardo CorsaK TaguchiTEMAN WINDAHJohn McBrideKristofer Nivens  P. Clayton D. Causey, CT  Vanessa HackJohn ShumLuis PaezCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchSicily FiennesMeredith R NormanTom Simamora ThatcherTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerJustin WilsonJayZane RubaiiBenjaminDerynAlexH HMatt WintersAlec MitchellVinceBertiAtsuko MaenoMosaStephen GrahamHannah RowntreeColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimRyosuke SudaBerberJeroen VellekoopJan NedermeijerMatthewTakeshi YamafujiNatePatrickMiquelFeeJingle YanMathias朗 桑田Ben PlayfordLauraKenji YanaguRicky ZhangVacanza TropicaleBill Dalton惠羽 蔡Sophie Hoestereyこ ぱるDouglas HerrickTim SomervilleMaxence AKFSF BEddoMarc EberJin Kimivy babyDevlin KuyekDawn TanNeoKimchiSpiritPaulie MoraPaula Bradley蕾戴Jordan O.Roman PicardJarryd RMartin AwalYohiJosh LovellEnrico WelderYoichiroKatoRoanna MTacoButter한윤희동원 이Gabriel AdlerMojaNabi KunisadaTDaniel Tanlego meister창호 이昭儒 吳Thanh-Nhi VoJ YonkmanMarjaPENDENGAR SETIAColumba TierneyHH JorgensenAmina AljehaniJannedCamillelishan fengluanAninda P.A.F拓也 高山匠海 杉本 Nathalie GoudIga KomarJonathan BaileyJaime Noriega

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 12 Januari 2026 - Rencana Tuhan jauh lebih besar

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 11, 2026 6:48


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 12 Januari 2026Bacaan: "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. (Yeremia 29:11)Renungan: Dikisahkan ada sekumpulan ulat sedang berupaya keluar dari kepompong yang nantinya akan menjadi kupu-kupu yang indah. Di tengah kerja keras itu, seorang petani ulat menarik dan memasukkan ulat-ulat itu ke dalam sebuah wadah yang berisi air panas. Kumpulan ulat itu pun akhirnya mati semua. Setelah ditiriskan dan dijemur, sang petani memisahkan gulungan putih yang melekat pada setiap ulat. Setelah serat-serat itu terkumpul, diproseslah menjadi bahan pakaian, yakni kain sutra yang harganya sangat mahal. Ulat-ulat itu memang tidak pernah menjadi kupu-kupu yang indah, yang menghiasi taman-taman, namun mereka tetap berguna, bahkan memberi nilai yang berbeda bagi manusia. Mari kita renungkan. Apakah ada sebuah kejadian yang membuat mimpi-mimpi kita hancur? Ada orang yang karena kecelakaan maut, menguburkan banyak impian besar mereka. Karena kecelakaan lalu harus duduk di kursi roda, ada yang sampai tidak jadi menikah. Karena kecelakaan mobil, ada yang gagal kuliah di luar negeri, lalu harus kembali ke tanah air dan menjalani pengobatan. Semua alur kisah, segala rencana berantakan sudah, tak seperti yang mereka pikir selama ini. Stress, depresi pasti. Namun mereka memilih bangkit dari keterpurukan dan menata hidup kembali. Mereka memimpikan mimpi yang baru, yang lebih besar, yang lebih gila dari sebelumnya. Mereka menjalani hidup yang sama sekali berbeda. Tak mudah memang menerima kenyataan yang ada, tetapi jika orang-orang itu bisa melalui badai yang ada, kita pun seharusnya bisa melewati hal serupa. Tidak semua mimpi menjadi kenyataan, itu fakta. Tidak segala yang kita rencanakan, sekalipun sudah sedemikian matang akan terjadi. Memang membutuhkan waktu untuk memulihkan diri, perlu proses untuk menghadapi mimpi buruk itu. Akan tetapi percayalah jika Tuhan mengizinkan meruntuhkan semua mimpi kita, berarti la sedang merancang sesuatu yang lebih besar, yang lebih dahsyat bagi kehidupan pribadi dan karir kita. Imanilah itu! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap peristiwa dalam hidupku yang tidak kuinginkan dan itu terjadi. Aku mengimani bahwa itu adalah bagian dari rencana-Mu untuk mewujudkan rancangan terbaik-Mu bagi hidupku. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin pekan ke-1 masa biasa, 12 Januari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 11, 2026 7:40


Dibawakan oleh Veronika Retno Wijayanti dan Roland Modestus Jemuru dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Samuel 1: 1-8; Mazmur tg 116: 12-13.14.17.18-19; Markus 1: 14-20.PERTOBATAN DANMISI APOSTOLIK Renungan kita pada hari ini bertema: Pertobatan DanMisi Apostolik. Seorang remaja bertemu Pastor Paroki di halaman gereja setelahmengikuti misa pagi. Setelah ia mendengar homili dalam misa itu tentangpertobatan, ia lalu bertanya kepada imam yang sangat ia kagumi. "Berapabanyak kali Tuhan Yesus berbicara tentang pertobatan?" Ia kemudianmendapatkan jawaban bahwa ajaran dan pembicaraan Tuhan Yesus tentang pertobatansangat banyak. Remaja itu kemudian menyimpulkan sendiri apa yangmenjadi keyakinannya, "Kalau demikian pertobatan itu harus dilakukandengan usaha yang sungguh-sungguh dan dengan segala kekuatan yang ada, tidakhanya dari diri sendiri tetapi juga diperlukan bantuan orang lain." Pastormemahami bahwa remaja itu memiliki keyakinan yang benar, maka ia berkata:"Pergi dan wujudkan itu dan kamu akan mendapatkan suatu kehidupanbaru." Memang sangat benar apa yang diyakini remaja tersebut.Pertobatan adalah bagian dari misi utama Yesus Kristus. Sebagai suatu tugasyang besar, seruan dan perintah untuk bertobat sudah disampaikan jauh sebelumYesus lahir ke dalam dunia, yaitu zaman perjanjian lama. Suara terakhir yangsangat lantang menyerukan pertobatan sebelum Yesus Kristus ialah YohanesPembaptis. Yesus sendiri adalah Sabda Hidup yang berbicara sekaligus mengampunidosa-dosa dan mengaruniakan pertobatan bagi orang agar ia dapat memasuki kehidupanbaru. Tuhan Yesus mewartakan firman-Nya kepada kita pada hariini bahwa misi pertobatan yang besar itu akan dituntaskan selama karyapublik-Nya di dunia. Bukti penuntasan misi itu ialah penderitaan dan wafat-Nyauntuk menyelamatkan dunia dan umat manusia. Tindakan radikal Tuhan Yesus inidijelaskan secara terbuka, pertama-tama kepada para rasul yang terpilih. Keduabelas rasul dan para murid adalah orang-orang pertama yang menerima ajaranbesar tentang pertobatan. Di pundak mereka ada misi apostolik dengan tugas besaruntuk pertobatan bagi setiap orang dan semua bangsa. Gereja kita dalam beberapa tahun terakhir, melalui paraPausnya, mendorong segenap umatnya untuk pertobatan ekologi. Rusaknya bumisebagai rumah bersama sudah sangat mendesak untuk dirawat dan dipelihara. Misiapostolik Gereja dengan pesan pertobatan seperti ini mencakup semua tempat danorang-orang di dunia saat ini. Gereja Katolik selalu hadir sebagai nabi yangberbicara dan menyerukan pertobatan, dan suara Gereja selalu menjangkau segenapumat manusia. Antara pertobatan dan misi apostolik terdapat suatukaitan yang tidak bisa dipisahkan. Pertobatan adalah cara kerja dan isi yangdibawa oleh Misi Gereja.Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa ... Ya Tuhan, berkatilah kami supaya kami selalu tekun di dalammengusahakan pertobatan kami. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa...

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 30 Desember 2025 - Berbuat baiklah kepada sesama, Dia selalu Melihat

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 29, 2025 5:40


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 30 Desember 2025Bacaan: "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah." (Galatia 6:9)Renungan: Pernahkah kita kecewa ketika ketulusan kita untuk menolong seseorang ditanggapi secara negatif? Ada orang yang sebenarnya memerlukan pertolongan, tetapi merasa gengsi dan direndahkan ketika ditolong. Memang tidak semua orang bisa menerima uturan tangan kita untuk menolong mereka. Namun apapun alasan yang ada dibalik penolakan itu, kita harus tetap berbuat baik. Semua yang kita lakukan merupakan tanggung jawab kita kepada Tuhan, karena hal itu merupakan kehendak Tuhan. Sekalipun ada seseorang yang meremehkan perbuatan baik atau pertolongan yang kita berikan, percayalah Tuhan akan selalu memperhitungkannya. Hari ini tetapkanlah hati kita untuk berbuat baik. Apapun tantangannya janganlah kita menyerah karena dalam Galatia 6:9 diakatakan: "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, Karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah." Banyak orang yang tidak mau lagi berbuat baik, kerena terlalu sering dikecewakan. Kita perlu menyadari bahwa iblis akan memakai berbagai macam cara untuk melemahkan dan akhirnya menghentikan kita di dalam melakukan Firman Tuhan. Mungkin juga perbuatan baik kita akan dilupakan orang atau bahkan dibalas dengan kejahatan. Tapi ingatlah, bahwa Tuhan tidak akan pernah lupa semua yang kita lakukan atas dasar ketaatan kita pada firman-Nya. Jadi, selama masih ada kesempatan, berbuat baiklah. Jangan menahan sedikitpun untuk menyatakan kebaikan kepada sesama. Sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan, itu akan dipandang oleh Tuhan sebagai satu bentuk ketaatan kita kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, jadikanlah hatiku seperti hati-Mu, hati yang selalu tergerak oleh belas kasih untuk menolong sesamaku sebagai wujud ketaatanku akan firman-Mu. Jangan biarkan kekecewaan hatiku menyurutkan kasih-Mu dalam diriku untuk menolong sesamaku. Sadarkanlah aku bahwa hidupku selama ini adalah karena belas kasih-Mu semata dan karena Campur tangan orang-orang yang ada di sekitarku. Maka berilah aku hati yang selalu mau memberi dengan ketulusan hatiku. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin, hari khusus dalam masa Adven, 22 Desember 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Dec 21, 2025 7:46


Dibawakan oleh Erna Lolan dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. 1 Samuel 1: 24-28; Mazmur tg: 1 Sam 2: 1.4-5.6-7.8abcd; Lukas 1: 46-56.PERSIAPAN KELAHIRAN Renungan kita pada hari ini bertema: PersiapanKelahiran. Sudah di depan mata kita hari kelahiran Yesus Kristus. Persiapankita yang paling pas ialah persiapan kelahiran. Renungan kita kemarin-kemarinmengatar kita ke pintu kelahiran ini, di mana hari ini kita berjumpa dengankelahiran Yohanes Pembaptis, yang membuka jalan untuk kelahiran berikutnya yangjauh lebih besar dari padanya. Mungkin kedua bayi yang sudah berjumpa dalamkandungan ibu mereka masing-masing waktu perawan Maria berjumpa Elisabeth,sempat memberikan isyarat: Yohanes lahir lebih dahulu untuk memberikanpengumuman kepada seluruh dunia bahwa kelahiran sang Mesias akan segeramenyusul. Kitab suci jelas mengisahkan bahwa kelahiran keduanya itu satumenyusul yang lain. Kelahiran Yohanes pembaptis bermakna pertama-tamauntuk menggenapi penubuatan kitab suci atau rencana Allah bahwa nantinya iamenjadi suara yang berseru di padang gurun untuk menyiapkan jalan bagidatangnya sang Sabda. Selanjutnya kelahiran itu menjadi persiapan jalanpertobatan dan pembebasan orang-orang dari kegelapan, kebutaan, ketidak-tahuandan kedosaan. Persiapan ini mulai dengan bapaknya sendiri, Zakaria yang terbukamulutnya setelah membisu sebelum anaknya lahir. Kelahiran Yohanes menginspirasikan kita untuklahir sebelum hari Natal nanti. Secara rohani kita perlu lahir kembali.Pembaptisan kita adalah kelahiran baru kita di dalam Kristus. Kita jugamendapatkan pencurahan Roh Kudus melalui sakramen Krisma untuk dilahirkan dalamRoh Kudus. Setiap kali kita menghadiri perayaan Ekaristi, kelahiran barudiperoleh dengan masuknya firman Allah menjadi daging yang kita santap.Pengakuan iman melalui doa Aku Percaya dan doa-doa serta devosi-devosimemperkuat kelahiran kita kembali. Semua ini selalu kia jalani secara baik danrutin. Tinggal beberapa hari perayaan Natal, hendaknyakita luangkan waktu untuk merenungkan semua peristiwa iman tentang kelahirankita kembali. Kita mengingat kembali kelahiran kita sepanjang tahun ini  untuk menjadi pakaian pesta yang menutup dirikita, yang menjadi isi pikiran dan hati kita, yang menjadi tanda syukur, danyang menjadi tanda persiapan kelahiran kita terbaru.  Memang tepat dan bagus bagi kita untuk mengalamisuatu perjumpaan yang indah, yaitu perjumpaan kehidupan. Kita yang terlahirkembali melalui Gereja yang kudus, Sabda kekal yang menjelma menjadi manusiadalam suatu kelahiran melalui seorang perawan terberkati, masuk ke dalam Gerejayang sama. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha rahim, baharuilah diri kami dalamRoh–Mu supaya kami terlahir kembali menjadi baru, demi menyambut kelahiranYesus Kristus, juru selamat dunia. Salam Maria... Dalam nama Bapa...

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 21 Desember 2025 - Menuai dari hasil kerja keras

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 20, 2025 3:59


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 21 Desember 2025Bacaan: "Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya." (Galatia 6: 7)Renungan: Gary Player adalah seorang pegolf yang lain dari yang lain. Jika pegolf rata-rata memiliki tubuh yang tinggi, Gary justru memiliki tubuh yang mungil. Ketika Gary masuk ke lapangan, komentator selalu berkata, "Si Kecil Gary". Pada tahun 1978, Gary berhasil memenangkan kejuaraan The Golf Masters. Memang tubuhnya hanya setengah dari pegolf yang lain. Namun yang menjadi rahasia kemenangannya adalah dia bekerja lebih keras dari pada pegolf yang lain. Ketika pegolf lain beristirahat, maka dia tetap berlatih untuk menyempurnakan pukulan-pukulannya. Karena kerja kerasnya itulah Gary mampu memenangkan tiga medali emas pada The Masters berikutnya selama tiga kali berturut-turut. Banyak orang menganggap bahwa Gary adalah seorang yang beruntung. Namun kenyataannya, tidak sama sekali. Gary berkata, "Semakin keras saya berlatih, semakin mujur saya." Kesuksesan bukan terletak pada suatu kebetulan. Tidak mungkin orang menuai tanpa menabur terlebih dahulu. Semakin banyak menabur maka semakin banyak pula dia akan menuai. Kesuksesan dan keberuntungan akan datang pada mereka yang berusaha keras untuk bekerja dan memberikan yang terbaik dari diri mereka. Kesuksesan akan terus berkembang seiring dengan perkembangan kapasitas diri kita. Ketekunan, kegigihan, kesabaran dan hikmat adalah sesuatu yang mutlak diperlukan. Kemujuran adalah saat di mana kesempatan bertemu dengan kesiapan. Siapkan diri kita dengan pondasi kesuksesan dan ketrampilan yang terus diasah, maka kesempatan dan kemujuran itu akan selalu berpihak pada kita. Dan jangan lupa, apapun pekerjaan kita, lakukanlah sesuai dengan Firman Tuhan sebab itulah kunci keberuntungan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan semangat yang baru dan kerajinan yang baru, sehingga apapun yang aku kerjakan dapat menghasilkan kesuksesan yang berguna bagi banyak orang. Amin. (Dod).

VOTalent
mungkin memang benar

VOTalent

Play Episode Listen Later Dec 19, 2025 0:18


Mungkin memang benarBenar memang mungkinYang gak mungkinYang gak benarDaripada mikir macam macamLebih baik dengar musik di Spotify

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 16 Desember 2025 - Berserah dan selalu percaya padaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 15, 2025 6:21


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 16 Desember 2025Bacaan: Katanya: "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!" (Ayub 1:21 )Renungan: Suatu ketika ada seseorang yang kehilangan orang yang sangat dikasihinya, yaitu ayah angkatnya. Bagian yang paling membuat kejadian ini begitu menyakitkan adalah ketika ayah angkatnya meninggal ia sedang berada di Israel. Ketika ia kembali dari Israel, ayah angkatnya sudah dimakamkan, dan yang bisa ia lihat hanyalah tanah pemakamannya. Waktu itu ia berpikir bahwa Tuhan kejam sekali. Ia berdoa di beberapa gereja yang dikunjunginya di Israel untuk kesembuhan beliau dari sakit kanker hidungnya, namun Tuhan malah mengambil nyawanya. Awalnya ia marah, kecewa, sedih, dan sakit hati, namun ia mendengarkan beberapa nasihat keluarga dan sahabat. Mereka semua berkata bahwa Tuhan mengambilnya di saat yang paling tepat, yaitu ketika ia tidak ada. Mungkin Tuhan tidak ingin ia terlalu bersedih melihat kematiannya. Di sisi lain, Tuhan juga sudah mengakhiri penderitaan yang beliau alami karena kankernya. Ketika peristiwa ini terjadi, beberapa sahabat mengingatkannya akan kisah Ayub. Memang tidak akan pernah ada bencana terbesar yang terjadi di dalam sebuah keluarga dari pada bencana yang Ayub alami. Kehilangan harta kekayaan, mengalami penyakit kulit yang menjijikkan, dan kematian dari kesepuluh anak-anaknya dalam sekejap saja. Namun apa yang menjadi reaksi Ayub ketika hal ini terjadi sungguh mengejutkan. Ayub mengoyakkan jubahnya, mencukur rambut kepalanya, bersujud sambil menyembah dan dengan lantang berseru, "TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!" Bukankah ini merupakan suatu hal yang sangat luar biasa? Dalam keadaan hati yang sangat sesak dan duka yang mendalam, Ayub masih menyadari bahwa segala sesuatunya adalah milik Tuhan. Termasuk dirinya sendiri, kekayaan, maupun anak-anaknya. Dari pelajaran akan kisah Ayub ini ia akhirnya mulai mencoba mengerti bahwa memang Tuhan tahu yang terbaik bagi anak-anak-Nya. Setiap nyawa manusia ada di tangan-Nya, dan Dialah yang empunya segalanya. Karena itu, ia belajar untuk mengucap syukur dan percaya bahwa saat ini ayah angkatnya sudah mengalami kebahagiaan bersama dengan Tuhan. Rasa kehilangan dan kesepian memang ia alami, tetapi pengalaman intim bersama Tuhan dapat memulihkan kondisi hatinya seperti semula. Penuh sukacita dalam kuasa Tuhan! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, hiburkanlah setiap hati yang saat ini sedang mengalami kedukaan. Berikan kekuatan bagi mereka untuk tetap melanjutkan kehidupan ini tanpa kesedihan yang berlarut-larut. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 14 Desember 2025 - Seorang Sahabat Sejati

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 13, 2025 5:40


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 14 Desember 2025Bacaan: "Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran." (Amsal 17:17) Renungan: Semua orang bisa memiliki teman, tetapi tidak semua orang bisa memiliki sahabat sejati. Hubungan persahabatan adalah hubungan yang paling indah di antara hubungan antar manusia yang ada, di luar hubungan keluarga, terutama hubungan suami-istri. Hubungan ini menjadi indah, sebab bukan darah yang mempersatukan, yang membuatnya dekat dan mengerti satu sama lain, melainkan Tuhanlah yang meleburkannya menjadi satu. Sahabat adalah kado istimewa dari Tuhan bagi kita. Inilah yang membuat sahabat menjadi seorang yang sangat berharga dan berarti. Beberapa waktu lalu, sekelompok wanita merelakan rambut mereka untuk dicukur sampai habis. Tindakan tersebut bukan untuk mencari sensasi, tetapi guna memberikan dukungan kepada salah seorang sahabat mereka yang menderita kanker payudara. Saat salah seorang di antara mereka mengusulkan ide untuk mencukur rambut, tidak ada seorang pun yang menolak. Justru mereka senang bisa melakukan sesuatu yang dapat membuat sahabat mereka bahagia, sekalipun harus kehilangan "mahkota" yang membanggakan itu. Hal ini hanya dapat dilakukan oleh sahabat sejati. Sahabat sejati tidak akan memikirkan untung dan rugi ketika melakukan sesuatu untuk sahabatnya. Persahabatan sejati adalah persahabatan yang tulus tanpa imbalan. Take and give terjadi secara natural di dalamnya. Memperoleh sahabat seperti ini, bagai mencari sebuah jarum di dalam tumpukan jerami. Berhubung saat ini banyak orang telah disibukkan dengan segudang aktivitas, mungkin hanya akan ada segelintir orang yang beruntung memiliki sahabat sejati, yaitu orang yang selalu ada setiap saat, baik suka maupun duka; yang mengerti tanpa harus lebih dahulu diungkapkan; yang rela memberi tanpa menimbang untung dan rugi. Baik tua ataupun muda, kita semua membutuhkan seorang sahabat selain keluarga, sebagai tempat yang tepat untuknya bernaung, melepaskan kasih sayang, serta meluapkan kesedihan dan amarahnya. Namun, sayangnya tidak semua orang bersedia menjadikan dirinya sahabat sejati bagi orang lain. Orang-orang yang demikian, adalah orang-orang yang belum teruji kesetiaan dan pengorbanannya. Keakuan pun masih menjadi bagian dari dirinya. Sampai kapan pun, kita tidak akan pernah dapat memiliki sahabat sejati, jika kita tidak terlebih dahulu menjadi seorang sahabat bagi orang lain. Memang tidaklah mudah membangun hubungan persahabatan. Selain dibutuhkan proses yang panjang, pengorbanan yang besar pun dibutuhkan untuk menjadikan hubungan tersebut utuh dan semakin murni. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena selama ini telah bersikap egois kepada sahabatku. Ubahlah aku menjadi sahabat yang baik dan sejati bagi sahabatku. Amin. (Dod).

Podcast Retropus
Eps 743: Salah Memang Salah, Tapi Sesalah-salahnya Salah, Slot Punya Andil Membuat Salah Salah

Podcast Retropus

Play Episode Listen Later Dec 9, 2025 67:26


Double pivot andalan anda ngomongin Mo Salah

AWR Indonesian - Daily Devotional
TUHAN MERENCANAKANNYA UNTUK KEBAIKAN

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Dec 6, 2025 6:41


Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 27 Oktober 2025 - Kasih di dalam hati kita harus jadi berkat

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 26, 2025 5:34


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 27 Oktober 2025Bacaan: "Siapa memberi kepada orang miskin tak akan berkekurangan, tetapi orang yang menutup matanya akan sangat dikutuki." (Amsal 28:27) Renungan: Suatu kali sehari sebelum lebaran saya bersama beberapa murid berbagi paket sembako untuk tukang sapu jalanan dan pemulung. Saat itu ada seorang kakek pemulung yang duduk dipinggir jalan di samping gerobaknya. Lalu seorang murid saya memberikan paket sembako itu. Wajah kakek itu kelihatan sukacita sekali. Saat murid saya mengucapkan, "Tuhan memberkati ya, kek, " kakek itu terlihat hampir menangis dengan air mata tergenang di pelupuk matanya sambil mengucapkan terima kasih. Mereka itu adalah obyek kasih yang membutuhkan sedikit uluran tangan kita. Dalam pelayanan-Nya di dunia, Yesus sering diperhadapkan pada obyek kasih yang harus ditolongnya. Ketika Yesus keluar dari kota Yeriko, ada orang buta duduk di pinggir jalan mendengar bahwa Yesus lewat, lalu ia berseru, "Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!" Saat Tuhan Yesus mendengar seruan orang buta itu, Ia segera menghampirinya. Dalam hati Tuhan Yesus timbul belas kasihan, lalu Ia menjamah mata orang tersebut dan seketika itu juga mata orang buta itu disembuhkan, sehingga bisa melihat lagi. Yesus memberikan pertolongan sesuai kebutuhan mereka. Di sekitar kita banyak obyek kasih yang membutuhkan uluran tangan kita. Mungkin mereka adalah tetangga kita yang membutuhkan beras untuk makan, mungkin itu adalah teman sekolah kita yang mengalami kesulitan untuk membayar uang sekolah, mungkin dia adalah anak kita yang membutuhkan sedikit perhatian karena orang tua yang terlalu sibuk bekerja sehingga jarang di rumah, mungkin itu orang tua kita yang tinggal di suatu tempat yang jarang kita sapa dan kunjungi. Mengapa kita menutup mata dan seolah-olah tidak melihat kebutuhan mereka? Memang sebagian obyek kasih adalah bukan keluarga, sahabat atau teman seiman kita, tetapi Yesus tidak pernah mengajarkan kepada kita untuk pilih bulu di dalam berbagi kasih. Ingatlah, Tuhan menempatkan mereka di tengah-tengah kita untuk menguji kita, apakah ada kasih di dalam hati kita? Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, ada banyak orang yang membutuhkan uluran tangan kasihku. Pakailah keberadaanku untuk menjadi berkat bagi banyak orang, sehingga kehadiranku bisa memberikan kelegaan bagi yang berbeban, kepuasan bagi yang haus dan lapar, sukacita bagi yang bersedih dan pengharapan bagi yang berputus asa. Yesus, jadikah kehadiranku menjadi kehadiran-Mu sendiri di tengah-tengah keluarga dan masyarakatku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 21 Oktober 2025 - Kehadiran yang menjadi Berkat

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 20, 2025 4:34


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 21 Oktober 2025Bacaan: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya." (Matius 13:31b) Renungan: Yesus memberikan suatu perumpamaan bahwa Kerajaan Sorga seumpama biji sesawi yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya. Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain. Hal ini mau menggambarkan bahwa bilamana hidup kekristenan kita sehari-hari tumbuh subur dengan nilai-nilai kebenaran firman Tuhan sehingga tidak ada lagi tipu daya, kemunafikan, dusta, kebohongan, dan segala sesuatu yang berbau tidak benar, maka hal itu akan menjadi daya tarik yang luar biasa bagi orang-orang yang belum percaya. Bilamana hidup kita dipenuhi dengan nilai-nilai hidup kristiani dan kuasa Tuhan, maka hidup kita akan menjadi berkat bagi banyak orang. Orang akan senang datang dan bergaul dengan kita. Mereka akan datang meminta nasihat dan jalan keluar. Mungkin mereka datang sekadar untuk curhat karena mereka yakin, kitalah tempat yang pas untuk itu. Apakah saat ini kehadiran kita memberikan kenyamanan sehingga banyak orang datang meminta nasihat, pertolongan dan doa? Atau kehadiran kita membuat orang lain tidak nyaman dan ingin cepat-cepat pergi meninggalkan kita? Mari kita undang Yesus masuk dalam hati kita yang terdalam, agar Ia menguasai seluruh keberadaan kita, sehingga kehadiran kita senantiasa dinantikan oleh banyak orang. Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, ampunilah aku kalau sampai hari ini hidupku belum bertumbuh seperti yang Engkau kehendaki. Masih begitu banyak godaan dunia yang menyita waktu dan perhatianku terhadap orang lain. Ingatkan aku Yesus, agar hidupku bisa berarti bagi orang lain, sehingga melalui kehadiranku, nama-Mu semakin dimuiakan. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 18 Oktober 2025 - Menilai Kehidupan secara utuh

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 17, 2025 7:06


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 18 Oktober 2025Bacaan: "Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka- rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar." (Kejadian 50:20)Renungan: Ada seorang ayah mempunyai 4 orang anak laki-laki. Ia ingin agar ke 4 anaknya belajar untuk tidak cepat menilai segala sesuatunya. Karena itu ia menyuruh mereka masing-masing pergi ke hutan dan melihat sebuah pohon pir yang ada di sana. Anak pertama disuruhnya pergi pada musim dingin, anak kedua pada musin semi, anak ketiga pada musim panas, dan anak bungsu pada musim gugur. Ketika ke 4 anak itu kembali, sang ayah memanggil mereka agar menceritakan apa yang mereka lihat. Anak pertama berkata bahwa pohon pir itu sangat jelek, batangnya bengkok dan saling membelit. Anak kedua melihat pohon itu dipenuhi kuncup-kuncup hijau yang menjanjikan. Anak ketiga melihat bahwa pohon itu penuh dengan bunga-bunga yang menebarkan aroma yang harum dan indah. Anak bungsu tidak setuju dengan mereka semua, ia berkata bahwa pohon itu penuh dengan buah yang matang dan ranum. Sang ayahpun menjelaskan kepada ke 4 anaknya bahwa mereka semua benar, karena mereka masing-masing melihat pohon pir itu dalam 4 musim yang berbeda. Kemudian ia berkata kepada anak-anaknya, "Mulai sekarang, jangan lagi menilai kehidupan hanya berdasarkan satu masa yang sulit." Ketika kita sedang mengalami masa-masa sulit, segalanya terlihat tidak menjanjikan, banyak kegagalan dan kekecewaan, jangan cepat berkesimpulan bahwa Tuhan tidak adil dan tidak mengasihi kita. Jangan pula menyalahkan diri kita dan berkata bahwa kita tidak mampu, bodoh dan benasib sial. Di tangan Tuhan hidup kita berarti, tidak ada istilah "nasib sial" bagi orang percaya. Kita hanya perlu bersabar menunggu waktu Tuhan. Jika kita tidak sabar ketika berada di musim dingin, maka kita akan kehilangan musim semi dan musim panas yang menjanjikan harapan dan tidak akan memanen hasil musim gugur. Jika saat ini kita sedang berada pada masa-masa yang tidak menjanjikan harapan, tetaplah setia dan harapkanlah datangnya masa-masa indah yang Tuhan karuniakan karena, "Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka." (Pengkhotbah 3:11a). Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih atas setiap keadaan yang datang silih berganti dalam hidupku. Terima kasih atas masa-masa sukar dalam hidupku, karena saat itu aku tahu bahwa Engkaulah andalanku satu-satunya. Terima kasih atas masa-masa bahagia dalam hidupku, karena saat itu aku tahu bahwa aku harus mengucap syukur pada-Mu. Ajarilah aku untuk melihat setiap peristiwa dalam hidupku secara positif. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 13 Agustus 2025 - Bersyukur dan Bahagia

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 12, 2025 3:36


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 13 Agustus 2025Bacaan: "Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar." (1 Timotius 6:6) Renungan: Mungkin kita pernah berpikir bahwa orang kaya atau mereka yang sukses dan memiliki segalanya adalah orang yang paling merasa bahagia. Tetapi kenyataannya tidaklah selalu demikian. Ada orang-orang kaya yang mati dalam ketidakbahagiaan sekalipun mereka memiliki segalanya. Atau kita berpikir karena orang miskin itu hidupnya lebih sederhana, maka mereka tidak akan dipusingkan dengan berbagai hal. Namun banyak juga orang miskin yang sangat tidak bahagia, dan mereka merindukan untuk menjadi kaya. Lalu, di manakah kita akan menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya? Bukan menjadi orang yang kaya atau menjadi orang miskin. Kebahagiaan sesungguhnya terletak pada hati yang merasa puas dan selalu bersyukur atas karunia Tuhan dan berkat-berkat yang Ia percayakan kepada kita. Sebanyak apapun Tuhan memberkati kita, tetapi jika tidak ada rasa puas dan ucapan syukur di dalam hati kita, maka kebahagiaan itu akan tetap menjauh dari hidup kita. Belajarlah merasa puas dan bersyukur atas keberadaan kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, aku mohon ampun jika aku sering merasa tidak puas akan keberadaan diriku sendiri dan selalu ingin menjadi seperti orang lain. Aku sadar bahwa setiap orang diciptakan unik adanya dan berbeda satu dengan yang lain. Ajarilah aku untuk bersyukur atas keberadaanku saat ini, sebab aku percaya ada rencana indah dalam setiap kehidupan manusia yang Kau izinkan tinggal di dunia ini. Nyatakanlah kehendak-Mu yang terbaik dalam hidupku, agar hidupku semakin lebih berarti untuk kemuliaan nama-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 18 Juni 2025 - Cermat dalam berkata-kata

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 17, 2025 5:40


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 18 Juni 2025Bacaan: "Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapa pun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar." (Yakobus 3:5) Renungan: Siapakah di antara kita yang tidak pernah tersakiti oleh perkataan seseorang? Demikian pula sebaliknya, siapakah di antara kita yang tidak pernah menyakiti hatı seseorang dengan perkataan kita? Tidak ada! Firman Tuhan mengatakan bahwa lidah adalah anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara besar, baik perkara yang membangun kehidupan seseorang, ataukah perkara menaburkan kepahitan dan luka hati. Dengan demikian, jadilah bijak dalam berkata-kata. Jauhilah perkataan-perkataan yang tajam di dalam kosa kata kita, dan belajarlah untuk berkomunikasi dengan baik dan benar sehingga kita tidak melihat perlunya mempergunakan perkataan-perkataan yang tajam dan menusuk hati untuk melampiaskan kemarahan ataupun kekesalan hati kita. Memang tidaklah mudah untuk mengekang lidah, namun bukan berarti kita tidak mampu untuk melakukannya. Yakobus memberikan contoh tentang tali kekang pada kuda yang harus diatur dan dipegang oleh si penunggang, sehingga ia dapat mengendalikan seluruh tubuhnya. Pertanyaannya, siapakah si penunggang kuda yang mengontrol lidah kita? Apakah diri kita, ataukah firman Tuhan? Jika kita belajar untuk membiarkan Tuhan menjadi pemegang tali kekang perkataan kita, maka kita akan memiliki kepekaan yang lebih tajam ketika perkataan kita menyakiti seseorang. Demikian pula, ketika kita disakiti, kita lebih mampu untuk mengontrol rasa sakit hati kita dengan bereaksi lebih cepat untuk melepaskan pengampunan. Jika saat ini kita berada dalam situasi yang tersakiti dengan perkataan orang lain, ingatlah bahwa kita pun memiliki catatan sejarah kehidupan menyakiti orang lain. Jadi ampunilah karena betapa ruginya diri kita ketika menyimpan kesalahan orang lain. Jika saat ini kita di pihak yang menyakiti karena kita tidak dapat mengontrol emosi kita, perhatikanlah, dan belajarlah dari tugas seorang customer service di mana mereka dituntut oleh perusahaan untuk tetap memakai kata-kata yang baik dan sopan, sekalipun mereka diperhadapkan pada customer yang menyebalkan dan marah-marah kepadanya. Mereka bisa melakukannya karena sudah terlatih. Mengapakah kita tidak melatih diri kita menjadi Customer Service Kerajaan Surga? Akhirnya, hikmat kesadaran kita yang tinggi akan jabatan kita sebagai anak-anak Tuhan akan memberikan kita kekuatan supranatural untuk mengontrol perkataan lidah. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kemampuan untuk mengekang lidahku, sehingga aku tidak ceroboh di dalam berkata-kata yang bisa menyakitkan hati orang lain. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 12 Juni 2025 - Bersyukur atas segala hal

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 11, 2025 7:40


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 12 Juni 2025Bacaan: "Tetapi, jikalau kamu bebas dari ganjaran, yang harus diderita setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak-anak gampang.Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya." (Ibrani 12:8, 11)Renungan: Suatu kali ada sebuah tulisan singkat di internet yang isinya sungguh bagus. Isinya seperti ini, "Jika seseorang mendapat rumah besar, itu adalah berkat. Tetapi, harus merawatnya, itu adalah beban. Jika seseorang mempunyai bayi, itu adalah berkat. Tetapi, harus bangun tengah malam, itu adalah beban. Jika seseorang mencapai gelar sarjana, itu adalah berkat. Tetapi, harus belajar dengan tekun, itu adalah beban. Jika kita mendapat kesembuhan, itu adalah berkat. Tetapi, harus tetap serius menjaga kesehatan, itu adalah beban. Berkat dan beban adalah satu paket yang tidak dapat dipisahkan. Kita tidak dapat hanya meminta berkat tanpa mendapat beban. Jika kita memusatkan perhatian kita kepada beban, maka kita tidak pernah merasakan berkatnya. Tetapi, apabila kita memusatkan perhatian kita kepada berkat, maka kita akan merasa ringan untuk menanggung bebannya." Dari sini secara jelas kita dapat memahami bahwa hidup tidak semudah yang dibayangkan. Hidup ini pada dasarnya adalah berkat tetapi juga beban. Bagi seseorang yang ingin berkatnya saja dan tidak ingin menerima bebannya, biasanya akan kesulitan untuk bersyukur, karena dia akan selalu merasa kekurangan. Entah hidup ini terlihat baik atau buruk, bukan berarti kita tidak memiliki apa pun untuk disyukuri. Baik buruknya sesuatu, semua tergantung pada bagaimana cara kita memandang dan ke mana fokus kita. Sebab, tak ada kebahagiaan tanpa pengorbanan, tak ada kedamaian tanpa pengekangan diri, dan tak ada kesuksesan tanpa kelelahan. Ketika kita melihat kehidupan para artis Hollywood, yang terlihat adalah kemewahan dan rasanya kita pun ingin berada di posisi mereka. Mereka terkenal, dikagumi banyak orang, memiliki banyak uang, tetapi siapa yang tahu bahwa di balik kehidupan mereka yang serba glamor itu justru ada banyak tekanan. Mereka bersaing ketat bahkan saling menjatuhkan, hidup mereka diatur, bahkan mereka tak dapat menikmati makanan dan minuman kesukaan mereka setiap waktu, demi menjaga kebugaran tubuh. Beban dan berkat itu selalu berjalan beriringan, kita tak dapat melepaskan salah satunya. Tidak ada hidup yang hanya dipenuhi dengan masalah, pasti ada sukacita juga. Begitupun sebaliknya. Oleh karena itu, mari kita fokuskan diri kepada berkat dan bukannya kepada beban. Yang patut dilakukan saat ini adalah bersyukur senantiasa kepada Tuhan, karena bersyukur jauh lebih baik daripada mengeluh. Bagi orang yang mengeluh, sukacita akan dikalahkan oleh dukacita. Sebaliknya, bagi orang yang bersyukur, dukacita akan dikalahkan oleh sukacita. Oleh sebab itu, bersyukurlah karena itu membuat kita bahagia dan Tuhan menyukai orang yang bersyukur. Ingat, keluhan hanya membuat hari-hari kita suram dan akan membuat kita melewatkan berkat-berkat Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap berkat yang Kau berikan padaku, tetapi di baliknya ada beban yang harus kutanggung. Ajarilah aku untuk tetap bersyukur. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 3 JUni 2025 - Memulai sesuatu yang baru hari ini

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 2, 2025 7:06


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 3 Juni 2025Bacaan: "Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itu pun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya." (Matius 9:17) Renungan: Seorang seniman Italia bernama Michelangelo Buonarrotti mendapat perintah membuat lukisan untuk gereja. Ia telah mencoba merombak lukisannya berulang kali, namun ia belum dapat menciptakan lukisan yang baik menurutnya. Suatu hari ketika sedang berada di warung minuman, ia mendengar seorang laki-laki berkata kepada pelayannya, "Anggur ini sudah asam, segeralah membuangnya." Maka pelayan itu pun memecahkan guci berisi anggur yang sudah asam tersebut sehingga air anggur mengalir keluar dan terbuang. Segera pelayan itu membawa sebuah guci berisi anggur baru. Melihat itu, Michelangelo segera pulang ke rumah dan membuang lukisan-lukisannya yang lama dan malam itu ia berhasil menciptakan sebuah lukisan baru yang sangat bagus. Terus memelihara sesuatu yang tidak baik di dalam hati dan pikiran, akan merampas semua sukacita, peluang untuk maju dan hidup berkemenangan. Memang masing-masing kita pasti mempunyai pengalaman yang berbeda satu dengan yang lain. Kita semua tidak terlepas dari dua sisi kehidupan, yaitu sisi suka dan sisi duka. Suka dan duka di dalam kehidupan berumah tangga, di dalam bisnis serta pekerjaan, di dalam penderitaan karena sakit penyakit, di dalam menjalin hubungan dengan seseorang, bahkan di dalam pelayanan. Tentu saja sisi suka akan senantiasa menjadi kenangan manis yang dapat membuat wajah kita berseri-seri bahkan tersenyum mengingatnya. Tetapi yang biasanya jadi masalah adalah sisi duka yang tidak jarang membuat kita sedih, atau bahkan menyebabkan kita menyimpan dendam serta kepahitan yang tidak pernah hilang. Ada sebuah doa yang cukup bagus, "Tuhan, ajar aku bersyukur bukan hanya untuk banyak perkara besar yang sudah Engkau kerjakan, tapi juga untuk jutaan perkara-perkara kecil yang Engkau kerjakan di dalam hidupku selama ini." Kejadian-kejadian yang menurut kita sangat menyakitkan, tentunya tidak pernah terlepas dari kemahatahuan Tuhan. Roma 8:28 berkata, "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah." Seseorang berkata, "Waktu yang lalu tidak akan pernah sama dengan waktu yang akan datang." Apakah kita mengalami banyak kegagalan, kekalahan dan pengalaman menyakitkan selama ini? Bangkit dan bangunlah iman kita kembali. Taruh harapan sepenuhnya kepada Tuhan dan lihat, bagaimana la berkarya di dalam hidup kita. Buanglah anggur asam beserta kirbat lama itu dan milikilah anggur baru beserta kirbat baru yang telah tersedia bagi kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku agar berani untuk meninggalkan semua kegagalan dan kepahitanku dan memulai sesuatu yang baru mulai hari ini. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 28 Mei 2025 - Bahagia dan Bersyukur

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 27, 2025 6:50


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 28 Mei 2025Bacaan: "Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar." (1 Timotius 6:6) Renungan: Ada sebuah cerita tentang raja yang tidak merasa bahagia di dalam hidupnya. Dalam usaha menemukan jawaban atas ketidakpuasannya, ia menemui seorang astrolog yang mengatakan kepadanya bahwa ia akan menemukan kebahagiaan dengan mengenakan jas milik seseorang yang benar-benar merasa bahagia. Maka raja itu pun segera memulai pencariannya. la mengetuk pintu seseorang yang sangat kaya, karena menurutnya orang itu pasti bahagia. Namun usahanya gagal. la mengunjungi sekolah-sekolah tinggi, dengan anggapan bahwa orang-orang terpelajar yang ada di sana pasti merasa bahagia karena kepintaran atau hikmat mereka. Tetapi kali ini pun ia tidak berhasil. Akhirnya seorang buruh melintas di depannya sambil bernyanyi-nyanyi kecil sementara ia melakukan pekerjaannya. "la pasti orang yang berbahagia," pikir sang raja. "Juallah jasmu kepadaku, dan aku akan memberimu satu tas penuh emas. "Tetapi buruh itu hanya tertawa dan berkata, "Aku sangat senang memberikan jas itu tuan, tetapi masalahnya aku tidak punya jas." Tentu ini hanyalah cerita, namun cerita ini mengajarkan sebuah kebenaran penting. Memiliki kekayaan tidaklah sama dengan memiliki kebahagiaan. Juga tidak berarti bahwa orang yang kaya harus menjadi miskin terlebih dahulu agar dapat menikmati kebahagiaan. Apa yang disebut kebahagiaan bisa dinikmati baik oleh orang kaya maupun oleh orang miskin. Ada satu kebenaran di dalam doa yang diucapkan Raja Salomo, "Jauhkanlah dari padaku kecurangan dan kebohongan. Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan. Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku. Supaya, kalau aku kenyang, aku tidak menyangkal Mu dan berkata: Siapa TUHAN itu? Atau, kalau aku miskin, aku mencuri, dan mencemarkan nama Allahku." (Ams 30:8-9). Mungkin kita pernah berpikir bahwa orang kaya atau mereka yang sukses dan memiliki segalanya adalah orang yang paling merasa bahagia. Tetapi kenyataannya tidaklah selalu demikian. Ada orang-orang kaya yang mati dalam ketidakbahagiaan sekalipun mereka memiliki segalanya. Atau kita berpikir karena orang miskin itu hidupnya lebih sederhana, maka mereka tidak akan dipusingkan dengan berbagai hal. Namun banyak juga orang miskin yang sangat tidak bahagia, dan mereka selalu merindukan untuk menjadi orang kaya. Lalu, di manakah kita akan menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya? Bukan dengan menjadi orang yang kaya atau menjadi orang miskin. Kebahagiaan sesungguhnya terletak pada hati yang merasa puas dan selalu bersyukur atas karunia Tuhan dan berkat-berkat yang la percayakan kepada kita. Sebanyak apa pun Tuhan memberkati kita, tetapi jika tidak ada rasa puas dan ucapan syukur di dalam hati kita, maka kebahagiaan itu akan tetap menjauh dari hidup kita. Belajarlah merasa puas dan bersyukur atas keberadaan kita! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena masih ada rasa ketidakpuasan di dalam diriku atas keberadaanku dan berkat-berkat yang Engkau berikan untukku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 24 Mei 2025 - Ada kebaikan dalam setiap rencanaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 24, 2025 6:20


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 24 Mei 2025Bacaan: "Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar." (Kejadian 50:20) Renungan: Ada seekor burung yang diterbangkan oleh angin yang begitu besar. Burung itu tersapu dari sebuah negeri berumput hijau dan berbatu-batu di mana burung itu biasanya tinggal dan menikmati kesenangan dunianya. Burung itu berusaha mati-matian untuk bisa kembali ke tempatnya semula, tapi usahanya sia-sia. Akhirnya ia pun menyerah dan ia berpikir bahwa angin badai sedang membawanya pada kematian. Tetapi ternyata angin badai itu membawanya ke suatu tempat yang begitu cerah, ada padang rumput yang menghijau dan hutan yang luas. Berapa banyak di antara kita yang seperti burung di atas? Kita seringkali menentang atau melawan apa yang menjadi kehendak Allah di dalam hidup kita. Kita mengira bahwa ketika hidup kita dibawa melalui "lautan", maka segalanya sudah berakhir dan tidak ada harapan lagi. Sampai pada akhirnya, kita mengerti bahwa ternyata "angin badai" kadang dipakai Tuhan untuk membawa kita ke tempat yang lebih baik. Firman Tuhan senantiasa mendorong kita untuk memuji Dia dan bersyukur di tengah-tengah badai yang mengamuk. Kita harus selalu meyakini bahwa jika kita setia pada-Nya, maka pada waktunya nanti dan dengan cara-Nya sendiri, Allah akan membawa kita ke tempat yang lebih baik. Yusuf tidak pernah berpikir bahwa ia akan menjadi orang nomor dua di Mesir. Perlakuan kakak-kakaknya yang telah memasukkannya ke dalam sumur dan kemudian menjualnya kepada orang asing, tentu saja telah menorehkan rasa sakit dan luka di hatinya. Tetapi Yusuf adalah orang yang beriman. Bagai seorang aktor yang terus mengikuti skenario yang sudah ditentukan baginya, ia terus mengarahkan imannya kepada Allah dan menjalani kehidupan yang diperhadapkan kepadanya. Yusuf tidak memberontak dan mencari cara untuk melarikan diri dari masalahnya. Ia juga tidak berencana untuk membalas dendam kepada kakak-kakaknya yang begitu tega memperlakukannya dengan kejam. la bisa melihat rencana besar Allah bagi keluarga dan bangsanya. Seperti yang ia katakan," Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar." Jangan takut atau khawatir dengan sebuah perubahan yang membuat semuanya menjadi tidak seperti biasanya. Hidup kita ada dalam tangan Allah yang selalu berusaha membentuk kita menjadi semakin indah dan mulia di hadapan-Nya. Kalau saat ini kita merasa sedang "diterbangkan badai" ke tempat yang kita tidak inginkan, percayalah akan kasih dan pemeliharaan Allah. Ia akan membuat segalanya indah! Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yeeus, aku bersyukur atas segala situasi yang Engkau izinkan terjadi dalam hidupku. Ajarilah aku untuk melihat kebaikan dan rencana-rencana indah di balik semua yang kelihatannya buruk. Engkau mengetahui segalanya dan aku mempercayai-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 10 Mei 2025 - Sahabat Sejati

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 10, 2025 5:28


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 10 Mei 2025Bacaan: "Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran." (Amsal 17:17) Renungan: Hubungan persahabatan adalah hubungan yang paling indah di antara hubungan antar manusia yang ada, di luar hubungan keluarga. Hubungan ini menjadi indah, sebab bukan darah yang mempersatukan, yang membuatnya dekat dan mengerti satu sama lain, melainkan Tuhanlah yang meleburkannya menjadi satu. Sahabat adalah kado istimewa bagi kita. Inilah yang membuat sahabat menjadi seorang yang sangat berharga dan berarti. Beberapa waktu silam, sekelompok wanita merelakan rambut mereka untuk dicukur sampai habis. Tindakan tersebut bukan untuk mencari sensasi, tetapi untuk memberikan dukungan kepada salah seorang sahabat mereka yang menderita kanker payudara. Saat salah seorang di antara mereka mengusulkan ide untuk mencukur rambut, tidak ada seorang pun yang menolak. Justru mereka senang bisa melakukan sesuatu yang dapat membuat sahabat mereka bahagia, sekalipun harus kehilangan "mahkota" yang membanggakan itu. Hal ini hanya dapat dilakukan oleh sahabat sejati. Sahabat sejati tidak akan memikirkan untung dan rugi ketika melakukan sesuatu untuk sahabatnya. Persahabatan sejati adalah persahabatan yang tulus tanpa imbalan. Memperoleh sahabat seperti ini, bagai mencari sebuah jarum di dalam tumpukan jerami. Berhubung saat ini banyak orang telah disibukkan dengan segudang aktivitas, mungkin hanya akan ada segelintir orang yang beruntung memiliki sahabat sejati, yaitu orang yang selalu ada setiap saat, baik suka maupun duka; yang mengerti tanpa harus lebih dahulu diungkapkan, yang rela memberi tanpa menimbang untung dan rugi. Baik tua ataupun muda, semua manusia membutuhkan seorang sahabat selain keluarga, sebagai tempat yang tepat untuknya bernaung, melepaskan kasih sayang, serta meluapkan kesedihan dan amarahnya. Namun, sayangnya tidak semua orang bersedia menjadikan dirinya sahabat sejati bagi orang lain. Orang-orang yang demikian, adalah orang-orang yang belum teruji kesetiaan dan pengorbanannya. Keakuan pun masih menjadi bagian dari dirinya. Sampai kapan pun, kita tidak akan pernah dapat memiliki sahabat sejati, jika kita tidak terlebih dahulu menjadi seorang sahabat bagi orang lain. Memang tidaklah mudah membangun hubungan persahabatan. Selain dibutuhkan proses yang panjang, pengorbanan yang besar pun dibutuhkan untuk menjadikan hubungan tersebut utuh dan semakin murni. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ampunilah aku karena selama ini telah bersikap egois kepada sahabatku. Ubahlah aku menjadi sahabat yang baik dan sejati bagi sahabatku. Amin. (Dod).

Studio Sembang
Episode 132 - Ame Found Amy Search ft. Amy Search

Studio Sembang

Play Episode Listen Later Apr 30, 2025 79:16


Phewiiiit, Datuk Amy Search is in #studiosembang la this week. Memang dari zaman remaja lagi Datuk Amy dah ada mindset untuk menjadi superstar. #jomsembang behind the scene his journey untuk menjadi salah seorang ikon rock in Malaysia!

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 5 Februari 2025 – Mrk. 6:1-6 : Memang Menyakitkan Ketika Ditolak, Tetapi…

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Feb 4, 2025 14:45


Pembawa Renungan : RP. John Laba, SDB Tangerang Mrk. 6:1-6

CERITA SERAM
NENEK TAK GURAU, MEMANG ADA HANTU SEBELAH SAYA | ISTERI IKUT SUAMI MERAWAT PEMBANTU DIRASUK SERAM

CERITA SERAM

Play Episode Listen Later Jan 16, 2025 93:41


MALAM SERAM THE HORROR TALK SHOW | BUKAN SEKADAR CERITA SERAM DITAJA MUSE+ SEMPENA KONSERT HITSTER 2025 VOL 1