POPULARITY
Categories
Seorang perempuan lanjut usia berumur 94 tahun berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup setelah terjebak selama lebih dari 48 jam di dalam bangunan yang mengalami kerusakan parah akibat gempa bumi di kota Pereira, Kolombia. Tim medis dan penyelamat segera mengevakuasi korban menggunakan tandu untuk mendapatkan perawatan medis intensif di fasilitas kesehatan terdekat. Kota Pereira sendiri merupakan salah satu wilayah yang terdampak paling parah oleh bencana gempa tersebut. Berdasarkan data terbaru dari pemerintah setempat, musibah ini menyebabkan puluhan korban meninggal dunia, ratusan orang menjalani perawatan medis, serta puluhan warga lainnya masih dinyatakan hilang dalam proses pencarian.
Persekutuan Usia Emas - GRII PusatKamis, 6 Agt 2026Apakah seorang JANDA identik dengan tidak ada harapan hidup? Apa artinya Hana dan Asyer? Mengapa JANDA ini disebut dari SUKU YANG HILANG? Seperti apa iman Hana ini? Mari temukan jawabannya dalam khotbah kali ini.
Seorang pria berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup setelah terjebak lebih dari 20 jam di bawah reruntuhan bangunan akibat gempa bermagnitudo 7,4 di Cali, Kolombia.Carlos Esteban Rebolledo, 35 tahun, ditemukan di antara puing-puing bangunan yang runtuh akibat gempa yang terjadi pada 10 Agustus lalu.Petugas pemadam kebakaran dari Bogota bersama tim penyelamat melakukan evakuasi secara manual dengan menyingkirkan puing sebelum membawa Rebolledo menggunakan tandu.Sebanyak 62 personel pencarian dan penyelamatan dari Bogota dikerahkan ke Cali untuk membantu proses penanganan pascagempa. Rebolledo kemudian dibawa ke rumah sakit dan dilaporkan dalam kondisi stabil.
Seorang hakim yang ikut menghukum mati Ferdy Sambo pulang dengan nol suara dari DPR. Sementara itu, makelar kasus di Mahkamah Agung justru leluasa mengumpulkan ratusan miliar rupiah. Seorang eks Hakim MA menyebut 30 persen kasus di MA berpotensi dibisniskan, hanya 70 persen yang murni hukum. Kebetulan, atau ada jurang yang lebih dalam di balik sistem peradilan kita?
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Katarina dan Agustinus dari Gereja Kristus Raja, Paroki Bajiro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Yehezkiel 2: 8 - 3: 4; Mazmur tg 119: 14.24.72.103.111.131; Matius 18: 1-5.10.12-14.ANAK-ANAK YANG MEMBANGGAKAN Renungan kita pada hari ini bertema: Anak-Anak Yang Membanggakan. Adasebuah reuni para alumni SD. Semua hadirin terdiri dari para petani, buruh,pegawai pemerintah, guru, rohaniwan, bahkan bupati untuk kabupaten setempat. Diantara semua ini, ada satu tamu yang sangat spesial, yaitu seorang lelaki tuaberusia 88 tahun, ia adalah kepala sekolah pertama sekolah dasar tersebut.Semua alumni memiliki kenangan indah tentang sang kepala sekolah. Semua alumni masih tetap mengingat bagaimana mantan guru mereka tersebutselalu memperlakukan setiap murid sebagai anaknya sendiri. Intinya, gurutersebut selalu menganggap setiap muridnya sebagai anak yang membanggakan.Setiap anak memiliki potensi dan bakat yang patut dikembangkan selanjutnya. Iaselalu memakai pendekatan persuasif untuk mengarahkan dan memperbaiki perilakumereka yang nakal atau kurang baik. Setiap selesai memberikan nasihat ataukoreksinya, ia selalu berkata begini: "Kamu anak yang membanggakan." Setiap anak di dalam keluarga, Gereja dan masyarakat kita sangat memerlukanperlakuan yang positif dan sehat. Dengan perlakuan ini, mereka akan tumbuhsecara positif dan sehat, sehingga mengurangi atau mematikan perilaku merekayang tidak disiplin atau di luar batas kewajaran. Mantan guru dan kepalasekolah tersebut sebenarnya mempraktikkan perbuatan Yesus sendiri yang menerimaanak-anak dan memberkati mereka. Yesus menempatkan anak kecil di tengah-tengahkita agar mengajarkan kita tentang menghargai dan memelihara kehidupan yangmenjadi karunia terindah Tuhan bagi kita. Sikap-sikap yang patuh, semangat belajar dan mengikuti disiplin hidupmerupakan sikap hidup yang melawan keras kepala dan hidup yang kacau.Kerendahan hati dan taat kepada Tuhan adalah semangat yang mengalahkankecongkakan, ingat diri, dan kekerasan. Kerajaan Surga disediakan bagiorang-orang yang hidup dalam semangat anak kecil seperti ini. Kita perlubelajar bahwa proses terjadinya sesuatu memang harus berawal dari yang kecildan lemah. Tuhan Allah memakai proses natural kita untuk mendirikan kerajaan-Nyadi dalam dunia. Iman kita tumbuh dari awal untuk menjadi dewasa. Kita dapat memiliki ide dan pemikiran tertentu, yang terbentuk darikumpulan fakta dan pengalaman kecil yang berbeda-beda. Sebuah bangunan rumahterbentuk dari elemen semen, pasir, batu dan genteng. Seorang profesor telahmelalui pengalaman belajar dan latihan dari kecil dan semua masa belajarnya.Jadi yang kecil, permulaan dan muda harus membuat kita bangga. Hendaknya kitasyukuri bahwa semua itu sudah dan seterusnya ikut membentuk diri kita sepertiapa adanya kita pada setiap waktu hidup kita. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Berkatilah kami untuk hari ini, supaya setiap pengalamanyang terjadi hari ini menandakan bahwa Engkau senantiasa setia di dalamkehendak-Mu. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...
Seorang pasien menyembunyikan nama rumah sakit karena memakai BPJS. Mengapa sebuah kartu jaminan bisa berubah menjadi penanda yang memalukan?
Seorang warga negara Brazil tewas ditembak di jalanan Santa Cruz, Bolivia. Polisi menduga aksi penembakan ini berkaitan dengan persaingan antara dua kelompok kriminal asal Brazil.Korban bernama Vanderson Santos, 37 tahun, ditemukan tewas dengan tujuh luka tembak. Polisi menemukan selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter serta dua kendaraan yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.Otoritas Bolivia kini berkoordinasi dengan pihak Brazil dan Interpol untuk mengungkap latar belakang korban serta mengejar para pelaku. Kekerasan di Santa Cruz diduga berkaitan dengan perebutan pengaruh antara kelompok kriminal Primeiro Comando da Capital atau PCC dan Comando Vermelho.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kalimantan Barat mencatat sebanyak 885 titik hotspot terdeteksi di berbagai wilayah Kalbar. Kondisi tersebut memicu kebakaran hutan dan lahan di sembilan kabupaten kota.Kebakaran terjadi di sejumlah kawasan, termasuk Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, yang melanda lahan gambut selama hampir satu bulan. Di Kabupaten Ketapang, sekitar 40 hektare lahan gambut terbakar hingga mendekati area permukiman.Kebakaran ini juga menyebabkan korban. Seorang warga ditemukan meninggal dunia setelah terbakar saat melintas, sementara seorang petugas pemadam kebakaran dan seorang lansia harus mendapat perawatan akibat menghirup asap.Petugas mengaku menghadapi kendala dalam proses pemadaman karena minimnya sumber air dan kondisi cuaca yang kering. Titik hotspot terbanyak tercatat berada di Kabupaten Ketapang dan Sanggau.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Apakah Yesus Lebih Rendah dari Allah? Diambil dari: Yohanes 14:28 “Kamu telah mendengar, bahwa Aku berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.”Wonder Kids, ayat ini kadang membuat orang bingung. Yesus berkata, “Bapa lebih besar dari pada Aku.” Lalu ada yang bertanya, “Apakah itu berarti Yesus bukan Allah? Apakah Yesus lebih rendah dari Bapa?” Pertanyaan itu penting, jadi kita harus melihatnya dengan hati-hati.Kalau kita membaca seluruh Alkitab, kita tahu bahwa Yesus sungguh adalah Allah. Yesus memiliki sifat-sifat Allah, melakukan pekerjaan Allah, dan menerima penghormatan yang layak bagi Allah. Jadi ayat ini tidak berarti Yesus lebih rendah dalam sifat ke-Allahan-Nya. Lalu apa maksudnya?Yesus sedang berbicara tentang keadaan-Nya saat datang ke dunia sebagai manusia. Ketika Yesus menjadi manusia, Ia rela merendahkan diri-Nya. Ia datang bukan dalam kemuliaan surga yang penuh, tetapi dalam kerendahan. Ia lapar, lelah, menderita, dan taat kepada Bapa dalam tugas-Nya sebagai Juruselamat. Dalam keadaan itulah Bapa disebut “lebih besar,” bukan karena Yesus bukan Allah, tetapi karena Yesus sedang menjalankan peran-Nya dengan merendahkan diri.Coba bayangkan begini, Wonder Kids. Seorang raja bisa saja turun dari tahtanya, memakai pakaian sederhana, lalu datang menolong rakyatnya secara langsung. Waktu ia melakukan itu, ia tidak berhenti menjadi raja. Ia tetap raja, hanya saja ia sedang merendahkan diri untuk menjalankan tugas tertentu. Nah, itu menolong kita sedikit memahami apa yang dilakukan Yesus. Yesus tidak berhenti menjadi Allah, tetapi Ia rela datang dalam kerendahan sebagai manusia.Dan justru itu yang indah sekali. Karena Yesus rela merendahkan diri, kita bisa diselamatkan. Kalau Yesus hanya tinggal jauh di surga, kita tetap binasa dalam dosa. Tetapi Yesus datang, taat kepada Bapa, mati di kayu salib, lalu bangkit. Jadi ayat ini bukan membuat Yesus terlihat kecil, tetapi menunjukkan kerendahan hati-Nya yang luar biasa.Wonder Kids, ini juga mengajar kita untuk rendah hati. Yesus yang mulia saja rela merendahkan diri untuk taat kepada Bapa. Kalau begitu, kita pun harus belajar tidak sombong, tidak merasa diri paling hebat, tetapi mau taat kepada Tuhan dan melayani orang lain.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tidak berhenti menjadi Allah, tetapi rela datang ke dunia dalam kerendahan untuk menyelamatkanku. Tolong aku supaya tidak salah mengerti firman-Mu, tetapi makin mengenal siapa Engkau sebenarnya dan belajar rendah hati seperti Engkau. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan lebih kecil dari Allah, tetapi Ia rela merendahkan diri supaya kita bisa diselamatkan. Tuhan Yesus memberkati
Kemajuan teknologi Artificial Intelligence (AI) membawa banyak manfaat, namun juga membuka celah penyalahgunaan. Seorang mahasiswi perguruan tinggi negeri di Solo menjadi korban kejahatan digital setelah wajahnya dicatut dan dimanipulasi menggunakan teknologi AI menjadi foto dan video bermuatan pornografi (deepfake). Kasus tersebut kini ditangani Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Tengah.Sedikitnya tujuh perempuan diduga menjadi korban dengan pola serupa. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya perlindungan data pribadi, peningkatan literasi digital, serta penegakan hukum terhadap penyalahgunaan teknologi AI yang dapat merusak reputasi dan menimbulkan dampak psikologis bagi para korban.
Kebakaran hutan besar kembali melanda wilayah barat Amerika Serikat. Seorang petugas pemadam kebakaran dilaporkan gugur setelah terjebak kobaran api di perbatasan Colorado dan Utah. Sementara itu, kebakaran di Oregon terus meluas akibat angin kencang dan cuaca kering hingga memicu evakuasi warga di sekitar wilayah terdampak.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Yohanes Sukardi dan Onny Pakendek dari Paroki Santa Maria Assumpta Kota Baru Kupang di Keuskupan Agung Kupang, Indonesia. Yeremia 2: 1-3.7-8.12-13; Mazmur tg 36: 6-7ab.8-11; Matius 13: 10-17.CARA UNTUK MENGERTI DIA Renungan kita pada hari ini bertema: Cara Untuk Mengerti Dia. Ada tigagadis jatuh cinta kepada satu pemuda yang hampir seumur dengan mereka.Masing-masing gadis berusaha tampil sebaik mungkin untuk memenangkan pujaanhatinya itu. Kadang mereka bersaing kurang sehat karena yang satu menonjolkankejelekan temannya yang lain. Kadang-kadang mereka bersaing sehat dan positifseperti menunjukkan siapa dirinya sebenarnya. Pemuda itu juga mempunyai strategi untuk tampil secara positif kepadamasing-masing gadis yang menyukainya. Sekian waktu berjalan, masing-masing darimereka menjadi bosan dan lelah. Khususnya ketiga gadis itu, masing-masing darimereka justru bingung tentang siapa sesungguhnya yang pantas dipilih, karenatidak mungkin ketiga-tiganya dipilih. Mereka bertiga berdiskusi tentang ini,dan mereka akhirnya sepakat bahwa pemuda itu mempunyai caranya sendiri untukmengerti dan memilih salah satu yang dicintainya. Ilustrasi ini menunjukkan seperti apa cinta itu diungkapkan. Ungkapan diriseseorang tentu memiliki kekhasan sehingga orang lain yang mendapatkan kesannyasesuai dengan daya tariknya. Seorang pemain gitar tampil begitu berbakat, makamereka yang mempunyai kesukaan dengan musik tertarik kepadanya. Ungkapan diriseseorang itu bertujuan untuk membuat orang lain mengerti tentang dia danmendukung dia. Kalau hal ini merupakan tindakan manusia yang layak untuk diapresiasi,justru tindakan kasih Tuhan yang jauh lebih meyakinkan dan menarik perhatiankita. Ia telah lebih dahulu mengungkapkan diri-Nya kepada manusia. Kualitas dankekuatan ungkapan cintanya jauh melebihi ungkapan manusia, karena Tuhan ituberinkarnasi. Ia membuat yang suci, mulia dan sempurna masuk ke dalam hidupkita di dunia. Ia mengungkapkan diri untuk menguduskan dunia dan kita semua. Kepada bangsa Israel, Allah mengungkapkan diri-Nya sebagai Tuhan yangberbaik hati ketika umat-Nya taat dan beriman dengan benar, tetapi juga Tuhanyang menghukum kalau mereka melawan dan berbuat dosa. Yesus juga membuat parapendengar-Nya mengerti Dia melalui pengajaran-Nya. Ia memakaiperumpamaan-perumpamaan, agar mereka mengerti bahwa Ia sangat memperhatikanmereka yang kecil, rendah hati, menderita, terasing dan teraniaya. Ia jugamembuka pemahaman kepada orang-orang besar, penguasa, kaya, congkak, namunmereka tidak rela menerima dan mengerti Dia. Jadi kita memiliki tugas untuk selalu ingin mengerti Tuhan yangmengungkapkan diri-Nya melalui firman-Nya dan ungkapan iman kita. Tetapi kitajuga mempunyai tugas yang sama pentingnya yaitu membuat sesama kita dapatmengerti kita. Ini adalah juga cara kita melayani orang lain. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus Kristus, bantulah kami untuk selalu memilikipengertian yang baik dalam berhubungan dengan sesama kami. Bapa kami yang adadi surga ... Dalam nama Bapa...
Seorang pendaki bernama Aditio Rahmat Eko Prayudi (38) asal Kabupaten Bogor meninggal dunia saat melakukan pendakian di Gunung Merbabu melalui jalur Selo, Boyolali, Jawa Tengah. Korban yang sempat melakukan registrasi resmi pada pukul 10.12 WIB memilih balik kanan ke basecamp karena merasa kondisi fisiknya tidak fit, namun tiba-tiba pingsan pada pukul 11.58 WIB berdasarkan pantauan CCTV. Pihak Balai Taman Nasional Gunung Merbabu bersama tim gabungan langsung melakukan penanganan medis dan evakuasi ke Puskesmas Selo, hingga akhirnya korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 12.55 WIB akibat henti jantung.Narasumber: > Alfa Sandy Aprazah > (Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Taman Nasional Gunung Merbabu)
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Eduardus Bala, Yuliana dan Wiliam Aleksander Nopan dari Paroki Santo Arnoldus Jansen Tanjung Isui di Keuskupan Agung Samarinda, Indonesia. Kebijaksanaan 12: 13.16-19; Mazmur tg 86: 5-6.9-10.15-16a; Roma 8: 26-27; Matius 13: 24-30.MUSUH MEMBERIKAN KITA KESEMPATAN Tema renungan kita pada hari Minggu Biasa ke-16 ini ialah: Musuh MemberikanKita Kesempatan. Seorang siswa SMA mendapatkan pujian dan hadiah dari orangtuanya karena mendapatkan nilai-nilai rapor yang bagus. Padahal semua di dalamkeluarga masih mengingat, bahwa nilai prestasinya di waktu permulaan sekolahjauh dari harapan. Ia bahkan memiliki sejumlah nilai merah. Mengapa ia berubah begitu cepat dengan prestasinya itu setelah naik kelasdua dan kelas tiga? Apakah ia bermain curang pada waktu ujian demi mendapatkannilai-nilai yang memuaskan? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan umum yang selaluditujukan kepadanya. Kepada semua yang bertanya, siswa tersebut menjawab dengansangat bijaksana, katanya: "Setiap temanku mendapat nilai lebih baik daripada aku, aku selalu tertantang untuk menjadi seperti dia, bahkan harusmelebihi dia." Ia tetap mengikuti prinsip itu selama belajar di SMA. Pengalaman si remaja itu merupakan sebuah contoh kompetisi yang sehat. Adajuga kompetisi atau perlawanan yang tidak sehat, yang melalui cara yang tidakbaik dan dengan tujuan yang tidak baik pula. Di dalam setiap kompetisi,masing-masing pihak yang bersaing menganggap lawannya sebagai musuh. Ada musuhyang menjadi teman persaingan atau perjuangan, sehingga kita dapat dibantuuntuk meraih kemajuan dan kesuksesan. Musuh dalam kualitas seperti ini adalahmusuh yang baik, yang memberikan kita kesempatan untuk menjadi lebih baik. Tetapi ada musuh yang menjadi lawan mematikan, yang karena didasari olehkebencian, marah dan iri hati, sehingga kita tidak mendapatkan bantuan untukmaju, tetapi sebaliknya kerugian dan bahkan kebinasaan. Secara kodrati danmengikuti akal sehat, kita ingin memiliki musuh yang baik. Tuhan sendiritermasuk dalam kategori musuh kita yang baik. Kita adalah orang-orang yangberdosa. Setiap menyadari diri sebagai orang berdosa, kita harus dapat melihatTuhan sebagai musuh kita yang baik, yang sabar terhadap kita dan menyediakansegala kesempatan supaya kita dapat bertobat dan kembali kepada-Nya. Perumpamaan tentang hidup berdampingan antara penabur benih dan musuhnyayaitu penabur lalang, kemudian antara benih yang tumbuh bersama dengan musuhnyalalang, sangat jelas mengajarkan kita tentang peran musuh yang membantu kita didalam hidup ini. Anggota keluarga sendiri, teman atau orang yang tidak kitakenal dapat menjadi musuh-musuh kita yang baik. Bahkan jika kita memang tidakdapat menghindari adanya musuh yang tidak baik atau yang mematikan, inimerupakan juga pengalaman Tuhan Yesus sendiri dan para martir yang sudahmendahului kita. Musuh yang demikian membuka kesempatan bagi kita untuk meminumpiala penderitaan seperti Yesus Kristus. Dalam hal ini, kita sepantasnyabersyukur dan mendoakan musuh-musuh kita. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan, berkatilah kami sehingga kami dapat hidup dalamkebenaran dan kebijaksanaan-Mu. Semoga kami menjadi sesama yang baik bagiorang-orang di sekitar kami. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa...
KATA PEMRED #52PinterPolitik.comBayangkan sebuah kios pulsa di pinggir jalan mana pun di republik ini. Etalase kaca yang buram oleh debu. Deretan kartu perdana digantung dengan penjepit jemuran. Seorang perempuan muda berhenti, menyebut nominal, mengeluarkan uang lusuh dari saku. Selama 2 dekade, transaksi itu selesai dalam 1 menit. Mulai awal Juli, ada 1 langkah baru di antara uang dan kartu: perempuan itu harus menghadapkan wajahnya ke kamera. Bukan untuk kenangan. Untuk dicocokkan dengan basis data kependudukan negara.
Seorang perempuan didakwa merobohkan rumah dinas bea cukai menggunakan eskavator yang disewanya dan negara mengalami kerugian hampir 500 juta.
Panggilan pastoral untuk menjadi seorang counselor, dan kaitannya dengan penginjilan dan pengudusan.
KITAB AMOS: Tanggung Jawab Orang Kristen dalamMengatasi Masalah Sosial, Budaya, Ekonomi, dan PolitikOleh: Victor P. H. Nikijuluw
Nicholas F. Goselin, an American pilot, was the victim of an attack by the West Papua National Liberation Army (TPNPB) at Ipdeheik Airport in Yahukimo Regency, Papua Pegunungan, on Thursday, July 2. Indonesian police have named seven suspects and are currently pursuing them. - Seorang pilot berkebangsaan Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin, menjadi korban serangan dari Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB di Bandara Ipdeheik, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan pada Kamis 2 Juli yang lalu. Polisi Indonesia sudah menetapkan 7 tersangka, dan masih memburu mereka.Listen to SBS Indonesian on Mondays, Wednesdays, Fridays and Sundays at 3pm.Follow us on Facebook and Instagram, and subscribe to our podcasts. - Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.
Bismillah,Mentalitas Seorang Muslim dalam Bekerja(A Muslim's Work Ethic)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahumullah-Video Animasi dari Khutbah Jumat“Totalitas Dalam Menunaikan Amanah”
Apa pun yang tidak baik bukan berasal dari Tuhan.Namun dalam kasih dan kuasa-Nya, Dia sanggup mengubah segala sesuatu, bahkan yang paling buruk sekalipun menjadi sesuatu yang amat baik dan penuh makna.Simak obrolannya yang asyik bersama narasumber kita yang luar biasa Bpk. Sugi Lasiman hanya di OASIS (Obrolan Asyik Seputar Injil Surgawi).
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Suster Amaria, SSpS dari Paroki Salib Suci Nanzan di Keuskupan Nagoya, Jepang. Hosea 8: 4-7.11-13; Mazmur tg 115: 3-4.5-6.7ab-8.9-10; Matius 9: 32-38.YESUS BUKAN LAWAN SEPADAN ROH JAHAT Renungan kita pada hari ini bertema: Yesus Bukan Lawan Sepadan Roh Jahat.Seorang pastor diundang satu keluarga untuk berdoa dan mengusir roh jahat yangmerasuki salah seorang anggotanya. Pastor membawa peralatan yang diperlukanseperti air suci, salib Yesus, juba dan stola. Begitu orang kerasukan itumelihat pastor datang dari depan rumah, ia menampakkan wajahnya sepertiseseorang yang ingin berperang melawan musuh. Ia terlihat sangat kuat. Pastor tampak tenang di hadapannya. Ia berani berbicara dan yang keluardari mulutnya ialah firman Tuhan, sehingga membuat orang yang kerasukan itudiam. Keberaniannya semakin berkurang dan membuatnya menjadi lemah sekali. Iamenjatuhkan dirinya ke tempat tidur. Sementara itu sang pastor tetap berdoa danberulang kali mengucapkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Yesus bekerja di dalam diri pastor tersebut. Yesus adalah Tuhan, jadi samasekali ia tak dibuat gemetar, takut atau lari oleh roh-roh jahat. Yesus sayangkepada orang yang sakit, sementara roh jahat tidak mendapatkan sayang tetapiteguran, hardikan dan tekanan untuk keluar. Roh jahat sendiri lebih dahuluketakutan melihat Yesus. Ia tahu Yesus jauh lebih kuat, maka ia takut. Makasering roh jahat juga memohon dikasihani juga oleh Tuhan. Sungguh jelas bahwa roh jahat yang sejahat apa pun, ia bukan lawan sepadanYesus Kristus. Keuntungan ada di pihak kita yang menjadi pengikut Kristus. Kitaselalu berpaling kepada Yesus untuk memakai kekuatan-Nya, melalui wakilresmi-Nya yaitu imam, untuk mengusir roh jahat yang merasuki manusia. Atausetiap orang yang percaya dapat langsung mengusir godaan dan rasukan roh jahatdalam nama dan kuasa Yesus Kristus. Tuhan Yesus memberikan rahmat dan kekuatan untuk pengusiran roh-roh jahatatau setiap pengaruh jahat melalui sakramen-sakramen di dalam Gereja. Secarakhusus melalui sakramen permandian, tobat dan Ekaristi, kita sudah dipenuh olehkuasa Allah yang maha tinggi untuk melawan setan dan segala kekuatannya. Adabanyak peran yang kita mainkan dalam pengusiran pengaruh jahat di dunia ini,misalnya melalui pengetahuan dan kebijaksanaan, dengan doa dan bekerja, dalamkedewasaan dan rela berkorban, serta dengan disiplin dan kesetiaan. Pekerjaan mengusir roh jahat dan pengaruh dunia yang mematikan adalah tugasyang sangat besar dan banyak. Pada waktunya masing-masing, Yesus dan nabi Amosbekerja sendiri dalam menunaikan tugas tersebut. Saat ini yang mewakili TuhanYesus dan nabi Amos sudah sangat banyak, yaitu kita semua. Kita harus dapatmenjalankan tugas yang penting ini, sambil Tuhan sendiri yang membimbing kita,karena bagaimana pun Tuhan harus menang.Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Ya Bapa, penuhilah kami dengan kuasa-Mu sehingga kami mampumelawan segala pengaruh jahat yang dibawa oleh roh-roh jahat dan segala tipumuslihatnya. Bapa kami yang ada surga ... Dalam nama Bapa ...
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Pastor Peter Tukan, SDB dari Salesian Don Bosco Gerak di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Amos 7: 10-17; Mazmur tg 19: 8.9.10.11; Matius 9: 1-8.KESEMBUHAN TOTAL Renungan kita pada hari ini bertema: Kesembuhan Total. Ada seorang lelakiterkenal sebagai pengacau ulung di lingkungannya. Orang-orang di situ takutkepadanya. Ia mabuk seenaknya, pengguna sekaligus pengedar narkoba sangat aktifdan bertindak brutal kepada siapa pun yang menghalangi segala urusannya.Singkatnya, mental, moral dan imannya sudah sangat buruk. Namun pihak polisi akhirnya berhasil melumpuhkan dia setelah terjaditindakan kekerasan di wilayah itu dan ia sebagai tokoh utama kejadian tersebut.Kedua kakinya terkena tembakan peluru dan ia nyaris lumpuh total. Pada akhirnyaia melewatkan hari-hari, bulan-bulan dan tahun-tahun di penjara. Wilayahnyamenjadi aman dan damai tanpa dia. Untuk kesekian kalinya lelaki ini dikunjungi pemimpin agamanya supaya iamemperoleh pembinaan rohani. Banyak sekali pengalaman rohani dan bimbinganmoral yang ia peroleh selama di penjara. Semua itu membantunya untuk membuathidupnya menjadi baru. Perlahan-lahan perubahan itu terjadi. Setelah keluarpenjara, ia sungguh seorang pribadi yang baru. Fisiknya menjadi segar dansehat, tutur kata, sopan santun, sikap hidup menjadi sangat baik.Pengetahuannya tentang kehidupan luas dan terbuka. Imannya tumbuh kembali. Pengalaman lelaki ini merupakan contoh tentang kesembuhan total. Jeniskesembuhan ini yang diinginkan Yesus Kristus, yang meliputi fisik, mental,rohani, relasi sosial. Yesus mengetahui bahwa orang yang disembuhkan itu penuhdengan dosa. Maka yang dilakukan-Nya pertama ialah menghapus dosa-dosanyadengan mengampuninya. Sesudah itu baru menyembuhkan dia dari sakit fisiknya danmemulihkan pikiran serta jiwanya. Banyak di antara kita ingin sembuh sebagian saja, bukan total. Mungkinmereka hanya mencari kesembuhan fisik atau mental tertentu sementara kesembuhandiri secara total diabaikan. Seorang mungkin telah sembuh dari stress dan sakit hati, namun ia masihdendam dan marah kepada orang yang telah mengecewakannya. Orang mungkin merasanyaman setelah menerima sakramen tobat, tetapi ia tidak menyesaliperbuatan-perbuatannya maka ia jatuh kembali ke dosa-dosa yang sama. Semua inimenandakan kesembuhan yang hanya sebagian. Dengan demikian berarti mereka masihsakit. Kita perlu menandai bagian-bagian mana di dalam diri kita yang masih belumdisembuhkan karena selama ini tidak diupayakan untuk sembuh. Bagian itu sangatmungkin menjadi penghalang untuk terjadinya kesembuhan total di dalam diriKita. Berikan perhatian kepadanya agar dapat sembuh total. Marilah kita berdoa...Dalam nama Bapa... Ya Bapa, jika ternyata masih ada bagian-bagian di dalam dirikami yang belum sembuh semuanya, karena kami cenderung mengelakkan diri untukdisembuhkan, berikanlah kami kesembuhannya. Bapa kami yang ada di surga ...Dalam nama Bapa ...
Seorang pria berinisial AF (38) yang mengaku sebagai kiai dan mengklaim memiliki pondok pesantren diduga melakukan kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur berinisial B (17). Berdasarkan hasil penyelidikan, tempat yang disebut sebagai Ponpes Al Jaelani di wilayah Kelurahan Tinjomoyo, Kota Semarang, diduga tidak berizin.Saat ini, AF resmi ditahan atas dugaan pencabulan anak. Hal ini menjadi catatan panjang mengingat kasus kekerasan seksual di Padepokan dan pondok pesantren sempat ramai diperbincangkan publik setelah kasus di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati. Mengapa kasus kekerasan masih dijumpai di ruang pendidikan? apa yg perlu diantisipasi?Simak Wawancara Dosen Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Semarang Dr. Muslikah, S.Pd., M.Pd.
Seorang mahasiswi kedokteran memukau publik di panggung debat nasional. Mengapa cara bicaranya yang tenang justru terasa begitu radikal?
Fuel cost soar to Rp 16,000 per liter, Anita keeps Driving through the bustle of Jakarta - Harga BBM tembus Rp 16,000 per liter, Anita tetap semangat menembus padatnya Jakarta.
A court in East Nusa Tenggara reportedly tried and sentenced a child for defending his mother, a street vendor, from repeated extortion by local criminals. The case has highlighted the vulnerability of children in the province. - Nusa Tenggara Timur ada sebuah kasus yang cukup memprihatinkan dan mengagetkan banyak pihak. Seorang anak disidang dan dijatuhi hukuman karena membela ibunya, seorang pedagang, yang berulang kali diganggu dan dimintai uang oleh pihak yang biasa disebut sebagai preman atau penjahat kecil.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Erna Lolan dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria Keuskupan Maumere, Indonesia. 2 Tawarikh 24: 17-25; Mazmur tg 89: 4-5.29-30.31-32.33-34; Matius 6: 24-34.ESOK TETAP ADA TUHAN Renungan kita pada hari ini bertema: Esok Tetap Ada Tuhan.Seorang anak usia sekolah dasar sedang berusaha sekuat tenaga untuk memindahkankardus besar supaya ruang buat permainannya menjadi lebih luas. Ia mendorongsekuat tenaga tetapi kardus itu tidak bergerak sedikit pun. Ia memakai kayuuntuk mendongkel di bawahnya lalu mendorongnya, tetap tidak berhasil apa-apa.Lalu ia menangis dan marah. Ia bertambah kesal karena bapaknya yang melihatdirinya cuma tertawa. “Kenapa bapak hanya tertawa?” Ia bertanya dengan kesalnya.Jawab bapaknya: “Karena kamu tidak minta bantuan Bapak untuk memindahkan kardusitu. “ Anak itu tersenyum dan kembali gembira untuk bermain-bermain setelahbapaknya memindahkan kardus tersebut. Setelah bermain, kardus itu dikembalikanke tempatnya semula. Lalu anak itu berkata kepada bapaknya, “Besok akan susahmainnya karena ada kardus di tempat itu lagi.” Bapaknya menjawab: “Besok adabapak, tidak usah kuatir, anakku.” Tuhan menjamin supaya kita tidak kawatir akan hari esok.Ia tetap ada dan mengontrol hidup kita. Kepada orang-orang yang selalu gelisahdan kawatir akan hidupnya esok atau lusa, berhentilah merasa seperti itu. Iniadalah pegangan iman, pijakan kaki pada jalan Yesus Kristus, dan ketergantungankita pada harta surgawi. Kekawatiran orang akan esok dan lusa selalu beralasan.Yesus menunjukkan bahwa kekawatiran itu disebabkan oleh ketergantungan manusialebih besar kepada mamon. Uang, harta, posisi, jabatan, status sosial,popularitas adalah mamon dunia ini yang selalu dicari manusia. Mereka tidakpernah membuat manusia hidup tenang dan damai. Karena itu kekawatiran itu lebihdisebabkan oleh bayangan atau perasaan kalau kekayaan-kekayaan tersebut tidakmencukupi lagi atau bahkan hilang. Tetapi Tuhan Yesus ingin supaya kita menghapus kekawatirandan kegelisahan kita. Kebutuhan jasmani kita ada dalam kontrol Dia, sama dengantanaman dan burung-burung yang dihidupi-Nya. Dengan kata lain, hari esok danlusa tetap ada Tuhan. Ia sudah menciptakan, memelihara, dan membawa kita sampaipada detik ini, maka Ia juga yang menyelenggarakan hari esok dan lusa kita.Tuhan tidak tega membuat kita terlantar dan terbuang. Tuhan tentu tidak inginkalau kita tidak selamat. Jika kita tidak usah kawatir dan gelisah akan kelangsunganhidup esok dan lusa, yang harus kita curahkan perhatian dan perjuangkan ialahmemperbanyak harta surgawi. Keselamatan jiwa kita saat ini dan nanti setelahkematian harus menjadi lebih utama. Kita mesti kawatir dan gelisah apakah nantijiwa kita selamat atau tidak.Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Bapa di surga, berkatilah kami supaya kamitetap bergantung pada penyelenggaraan-Mu bagi hidup kami. Bapa kami yang ada disurga... Dalam nama Bapa...
There are people who believe that studying ancient history is like exploring early civilizations which provides unique benefits across several areas. It builds critical problem-solving and analytical skills. In the case of Vidia Tallo, what does she really want to achieve by scrutinising ancient history? - Ada orang percaya bahwa mempelajari sejarah kuno seperti menjelajahi peradaban awal yang memberikan manfaat unik di berbagai bidang. Hal itu membangun kemampuan pemecahan masalah dan analitis yang kritis. Dalam kasus Vidia Tallo, apa yang sebenarnya ingin dicapainya dengan menekuni sejarah kuno?
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Hati Tersuci Maria Keuskupan Maumere, Indonesia. 2 Raja-Raja 11: 1-4.9-18.20; Mazmur tg 132: 11-12.13-14.17-18; Matius 6: 19-23.ARAH HATI Tema renungan kita pada hari ini ialah: Arah Hati. Mujizatyang terjadi pada manusia tidak terlepas dari doa-doa yang kita panjatkan. Kitamemperoleh keuntungan jasmani dan rohani berkat doa-doa kita. Melalui doa danjalinan relasi dengan Tuhan, terjadilah suatu arah hati manusia kepada Tuhan.Doa yang tidak disertai dengan arahan hati, pikiran, dan jalinan cinta denganTuhan akan menjadi doa yang sesat. Di luar waktu, tempat dan suasana doa, arah hati kita bisake mana saja mengikuti keinginan hati. Biasanya yang sangat umum menjadi tujuanperhatian keinginan hati manusia ialah kekayaan dunia. Seorang pemuda sedangberjudi bola pada saat terjadi perhelatan sepak bola piala dunia tahun ini. Ketika ia sedang menghadiri Misapada hari Minggu, seluruh perhatian dan kecondongan hatinya ialah kemenangantim favoritnya. Misa Kudus itu sebenarnya tidak bernilai bagi dia pada saatitu. Ini adalah sebuah contoh arahan hati yang sebenarnya kepada Tuhan, tetapi bisa dengangampang berubah arahnya kepada peristiwa dan kenikmatan duniawi. Pada hari iniSabda Tuhan memberi peringatan bahwa kekayaan duniawi dan harta milik banyakkali menjadi ancaman untuk ketenangan dan kedamaian hati kita. Kita akan mudahsekali terbawa dan termakan oleh keinginan untuk terus mencari, mendapatkan danmemilikinya. Banyak dari kita berpikir bahwa setelah kita memiliki semua itukita akan menjadi aman dan tenang. Yesus mengatakan bahwa cara hidup seperti inimemperhambakan dan membodohkan. Harta milik, uang, dan kepentingan duniawimemang kita perlukan, tetapi bukan untuk menggantikan arahan hati kita kepadaTuhan. Semua itu tidak mungkin kita bawa setelah kematian di dunia ini. Hartadan tujuan surgawilah yang harus menjadi fokus perhatian dan keseriusan kita. Dengan firman pada hariini Tuhan berkenan membuka hati, budi dan kehendak kita untuk menimbun danmemperbanyak harta surgawi kita. Harta surgawi kita tidak mungkin tersimpan di bank sepertiuang dan harta dunia. Suatu saat bank itu dibobol atau terkena kecelakaan maka harta dunia akan hilang. Tetapi harta surgawi sepertihidup rohani, hubungan dengan Tuhan, ajaran Tuhan, semangat pelayanan dan kasihyang tersimpan di dalam kerajaan Allah, tidak mungkin hilang. Harta itu yangmenemani kita setelah kematian nanti. Kalau Anda ditanya: di manakah hartamu?Atau ke mana arah hatimu? Sebagai pengikut Kristus, jawabannya harus menjadi:harta surgawi. Peristiwa pemusnahan kekuasaan Baal yang dikisahkan dalam bacaanpertama hari ini memperkuat keyakinan kita bahwa Kerajaan Allah yang berdiritegak di dunia harus dapat mempertahankan harta surgawi kita di dunia. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha kuasa, semoga hati kami selalutertuju kepada-Mu dan akhirnya beristirahat di dalam Dikau selama-lamanya.Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa...
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Hendrik Monteiro dan Mery Kaona dari Komunitas Kongregasi Hati Tersuci Maria Keuskupan Maumere, Indonesia. Sirakh 48: 1-14; Mazmur tg 97: 1-2.3-4.5-6.7; Matius 6: 7-15.DOA YANGBERDEVOSI Tema renungan kita pada hari ini ialah: Doa yang Berdevosi. Seorang siswaSMP menjadi lulusan terbaik dari sekolahnya. Sebagai ungkapan syukur,pertama-tama ia berdoa di kamarnya untuk berterima kasih kepada Tuhan. Kemudiania pergi ke bapa dan ibunya untuk menyampaikan suka cita dan terima kasihnya.Kepada orang tuanya ia berkata: "Terima kasih Bapa dan Ibu, aku berusahauntuk tetap menjadi anak yang baik dan setia kepada Bapa dan Ibu." Seorang anak yang setia, patuh dan menyayangi orang tuanya akan berbuatyang terbaik untuk membahagiakan mereka. Ia tidak pernah mempunyai niat untukmengecewakan atau menyakitkan mereka. Inilah yang dimaksudkan dengan seoranganak memiliki devosi kepada orang tuanya. Demikian juga kalau doa-doa kitapenuh devosi kepada Tuhan, itu berarti kita berdoa dalam posisi sebagaiputra-putri atau anak-anak yang patuh dan setia kepada Tuhan. Doa “Bapa Kami” merupakan doa yang berdevosi, karena merupakan doa YesusKristus sebagai Putra Allah, yang menyatukan kita semua sebagaisaudara-saudari-Nya, untuk menempatkan diri kita di bawah kuasa perlindunganBapa di surga. Doa devosi ini berisi kata-kata sederhana berupa pujian,kemuliaan, syukur dan permintaan. Doa anak-anak selalu memiliki ciri-ciriseperti itu. Sedangkan doa orang besar, penguasa, cendekia dan cerdas-pandai cenderungmenjadi doa yang berlebihan. Mereka lebih suka membanjiri Tuhan dengankata-kata indah, puitis, megah dan bertele-tele. Mereka cenderung menyampaikankemampuan dan prestasi mereka di dunia seperti ingin menunjukkan bahwa merekabegitu penting di hadapan Tuhan. Sibuk dengan sebegitu rumitnya isi kata-kataitu, mereka lupa untuk bersyukur dan memohon kepada Tuhan. Doa “Bapa Kami” merupakan doa yang berdevosi karena mengungkapkan ketulusandan komitmen, bahwa mengambil bagian dalam Yesus Kristus adalah panggilan. Iniberarti, berada jauh atau bahkan di luar Yesus, sapaan kepada Tuhan sebagai“Bapa” akan menjadi aneh dan tidak logis. Devosi sangat menuntut ketulusan dankomitmen. Doa “Bapa Kami” sebagai doa yang berdevosi karena didoakan setiap saat,didoakan oleh publik, dan didoakan dalam semua jenis ibadat. Singkatnya doa inimodel bagi semua jenis doa orang-orang beriman. Doa ini diterjemahkan dalamberbagai bahasa dan dialek, maka dapat didoakan siapa saja dan di mana pun. Doa “Bapa Kami” sebagai doa yang berdevosi karena memakai kata “kami” yaitusemua pribadi orang-orang percaya yang berdevosi kepada Bapa yang ada di surga.Kita tidak memakai kata “aku” yang berarti untuk diri sendiri, atau “kita” yangtidak tepat untuk komunikasi doa dua arah, antara Tuhan dan si pendoa. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Bapa di surga, semoga semangat doa kami tetap kuat dan membantu kami menjadikudus. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...
Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A - Bekal Seorang Mukmin - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 11 Juni 2026Bacaan: "..... janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana....." (Roma 12:16)Renungan: Ketika kita bercita-cita menjadi seorang penulis, ada dua hal yang harus kita lakukan. Pertama, kita harus banyak menulis. Kedua, kita harus banyak membaca. Ya, penulis harus banyak membaca, seperti juga musisi harus banyak mendengarkan musik, sineas harus banyak menonton film, barista harus suka minum kopi, dst. Pertanyaannya, buku apa yang harus dibaca agar kita bisa menjadi penulis yang baik? Seorang penulis memberi nasihat cukup unik, la menyarankan membaca dua jenis buku: buku yang benar-benar bagus dan buku yang benar-benar jelek. Membaca buku yang sangat bagus tentu agar kita terinspirasi dan bisa membuat tulisan yang makin berkualitas. Bagaimana dengan membaca buku yang sangat jelek? Menurut penulis itu, buku yang sangat jelek juga bisa membuat kita termotivasi. "Jika tulisan sejelek itu saja ada yang mau menerbitkan, tulisan kita pasti bisa diterbitkan juga." Ada benarnya juga. Nyatanya, kita sering kali takut, bahkan putus asa karena yang kita lihat saat baru memulai sesuatu hanyalah orang-orang yang sudah ada di level sangat tinggi. Kita berhenti menulis karena tidak bisa menulis sebaik peraih Nobel Sastra. Kita berhenti menjadi musisi karena minder melihat keahlian para musisi kelas nasional bahkan internasional. Kita putus asa karena usaha yang kita rintis tidak kunjung sebesar perusahaan top. Maka, ada kalanya kita perlu juga melihat kepada hal-hal yang lebih "membumi". Bukan berarti menurunkan standar atau tak punya cita-cita tinggi. Kadang kita memang harus melihat ke atas, tapi penting juga untuk bisa melihat ke samping atau ke bawah. Keseimbangan seperti ini perlu supaya kita tidak jatuh menjadi hidup sekadar mengejar ambisi yang tak pernah habis-habisnya. Melihat ke hal-hal yang di bawah atau di sekitar, juga membuat kita bisa lebih bersyukur daripada hanya mengeluh karena kondisi kita tidak seperti orang lain. Kepada jemaat di Roma, Paulus dua kali mengingatkan mereka untuk tidak hanya memikirkan hal-hal yang tinggi (Rm. 12:3, 16), tapi mengarahkan pikiran ke hal sederhana agar tetap rendah hati. Tak ada yang salah dengan memiliki cita-cita besar, tapi jangan sampai kita lalu menjadi tak menghargai hal-hal kecil dan sederhana, karena itupun adalah berkat Tuhan untuk kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk selalu bersyukur atas hal-hal besar dan kecil dalam hidupku karena semua itu adalah berkat-Mu yang Kau berikan untukku. Amin. (Dod).
KATA PEMRED #37PinterPolitik.comPonsel itu retak di sudut kanan atas. Layarnya tidak pernah berhenti menyala. Ibu-ibu sedang ramai memperdebatkan harga cabai di grup chat keluarga. Seorang keponakan baru saja mengirim foto makan siangnya. Lalu, di sela percakapan itu, sebuah iklan melintas. Muncul kurang dari 1 detik, lalu hilang. Tidak ada yang mengkliknya. Tidak ada yang mengingatnya. Percakapan berlanjut seperti biasa.Iklan semacam itu melintas jutaan kali setiap hari di layar orang Indonesia. Baru pada Desember 2025 para peneliti keamanan menemukan apa yang bisa menumpang di baliknya.
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 10 Juni 2026Bacaan: Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu la tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu." (1 Korintus 10:13)Renungan: Ketika seorang guru memberi pertanyaan kepada muridnya, sesungguhnya guru tersebut bertanya bukan karena tidak tahu. Sang guru bertanya untuk menguji seperti apa pemahaman muridnya. Guru tersebut sebenarnya sudah punya jawaban dari pertanyaan yang ia berikan. Demikian juga halnya dengan hidup kita. Ketika Tuhan mengizinkan masalah, pergumulan, dan persoalan hidup datang dalam hidup kita, sesungguhnya Tuhan pun sudah punya solusi untuk tiap masalah yang kita hadapi. Dalam 1 Korintus 10:13 dikatakan, "Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu la tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. " Artinya, Tuhan sudah menakar masalah kita dan memastikan bahwa ujian hidup itu sudah terukur. Seorang guru tidak mungkin memberikan soal siswa SMU kepada siswa SD, bukan? Demikianlah Tuhan sudah mengetahui bahwa masalah kita ada di dalam kesanggupan kita. Berikutnya dikatakan bahwa, "Pada waktu kamu dicobai la akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya." Kita yang dicobai, tapi Tuhan yang memberikan jalan keluar. Itu sebabnya, saat kita menghadapi masalah maka sudah seharusnya alamat pertama yang kita tuju adalah Tuhan. Ayat tersebut berkata dengan jelas bahwa Tuhanlah yang akan memberi jalan keluar, bukan orang lain, bukan juga diri kita sendiri. Tuhan memberi jalan keluar karena jawaban dari segala persoalan hidup kita sudah ada di tangan-Nya. Jika kita masih mencari-cari jawaban di luar Tuhan, alangkah bodohnya kita. Apakah saat ini kita sedang berhadapan dengan masalah besar? Jangan takut. Jangan khawatir. Serahkan masalah kita kepada Tuhan. Percayalah kepada-Nya dan jangan bersandar pada pengertian kita sendiri. Ketika kita mengandalkan Tuhan, kita akan melihat bagaimana dengan cara ajaib Tuhan akan menolong dan memberikan jalan keluar kepada kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk firman-Mu yang menguatkan hatiku. Tambahkanlah imanku agar aku semakin percaya dan mengandalkan Engkau saat masalah melanda hidupku. Amin. (Dod).
TUHAN akan menjauhkan segala penyakit dari padamu, dan tidak ada satu dari wabah celaka yang kaukenal di Mesir itu akan ditimpakan-Nya kepadamu, tetapi Ia akan mendatangkannya kepada semua orang yang membenci engkau.
TUHAN akan menjauhkan segala penyakit dari padamu, dan tidak ada satu dari wabah celaka yang kaukenal di Mesir itu akan ditimpakan-Nya kepadamu, tetapi Ia akan mendatangkannya kepada semua orang yang membenci engkau.
Rintihan Seorang Umi Ani Mayuni buat Along Viviana | Podcast Talk To My Manager S2 Ep07
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 29 April 2026Bacaan: "Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa." (1 Petrus 4:8)Renungan: Suatu ketika seorang pria kebetulan sedang berlibur di kampung halaman ketika mendengar berita ini. Seorang wanita, ibu dari dua anak balita, ditemukan mati gantung diri. Kabarnya, ia memang jarang keluar rumah sejak suaminya pergi meninggalkannya tanpa kabar apa pun. Hari itu orang-orang sekampung murung. Pria itu ingat seorang sosiolog pernah mengatakan, jika ada seseorang yang melakukan bunuh diri, bukan hanya orang itu yang melakukan pembunuhan terhadap dirinya, melainkan seluruh kaum keluarga dan masyarakat di sekitarnya, bahkan kita semua turut berkontribusi. Apakah yang terjadi dalam masyarakat kita, sehingga ada orang yang merasa masalahnya begitu memalukan, sehingga dia harus diam-diam menanggungnya seorang diri? Mengapa ia merasa lebih baik mati daripada meminta pertolongan atau perlindungan? Mengapa dia dapat merasa begitu tidak layak untuk hidup? Mari kita memeriksa diri kita masing-masing. Apakah kita sudah mengasihi sesama kita seperti Tuhan mengasihi kita? Apakah kita sudah memberikan pertolongan yang dibutuhkan? Atau kita justru menghakimi orang-orang yang melakukan kesalahan? Apakah kita menunjukkan jalan keluar atau kita menghukum orang yang berdosa? Tuhan Yesus memberkati. DOA:Tuhan Yesus, ajarilah aku mengasihi seperti Engkau mengasihi aku, menutupi dosa-dosa ku, menebus dan menganugerahkan pengampunan, sehingga akupun dapat melakukannya kepada sesamaku. Amin. (Dod).
Bpk. Kin Liong (TB) Yohanes 4: 16-17 Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, panggillah suamimu dan datang ke sini." Kata perempuan itu: "Aku tidak mempunyai suami." Kata Yesus kepadanya: "Tepat katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami.
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 303 (Matius 26:6-13): Jika di dalam bagian-bagian sebelumnya Yesus menegur dengan keras ketidakpekaan orang-orang Yahudi tentang penggenapan janji di dalam Dia, maka pada bagian ini Yesus memuji kepekaan seorang perempuan di dalam mempersiapkan pemakaman-Nya. Seorang perempuan yang dengan segenap hatinya memberikan urapan minyak wangi kepada Yesus sebagai tanda bahwa Yesus akan segera dimakamkan. Mengapa dia bisa mengetahui saatnya?
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 28 Maret 2026Bacaan: Firman TUHAN kepada Kain: "Di mana Habel, adikmu itu?" Jawabnya: "Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?" (Kejadian 4:9)Renungan: Seseorang berkata, "Seorang kakak kadang suka memosisikan dirinya sebagai bos, tetapi dalam masa-masa sulit, dia akan membela saudaranya yang lebih muda, berapa pun harga yang harus dia tanggung. Di dalam diri seorang kakak, kita bisa melihat gambar seorang ayah. Siapa pun saudara kita, kita tidak punya pilihan. Kita hanya harus menerimanya dengan bangga dan sukacita. Seorang saudara akan mendengarkan masalah kita dan memberi nasihat yang baik Seorang saudara dapat membawa sukacita bagi keluarga, pelukan yang baik, tertawa dan menyenangkan." Itulah 'The Good Brother'! Tidak demikian dengan Kain. Kain bukan 'The Good Brother', tetapi 'The Bad Brother'. Beberapa hal berikut membuktikan bahwa Kain adalah 'The Bad Brother'. 1. Kain iri hati kepada saudaranya sendiri. Kain dan persembahannya memang tidak diperkenan Tuhan, tetapi bukan berarti itu bisa dijadikan alasan yang layak untuk dia iri hati kepada Habel. Bukankah tanggung jawab ada di masing-masing pribadi? Seharusnya Kain introspeksi diri, dan sebagai saudara, seharusnya dia tetap bersyukur karena Habel dan persembahannya diperkenan Tuhan, bukannya iri hati. Orang yang iri hati dengan keberhasilan saudaranya adalah seorang saudara yang buruk.2. Kain merasa bukan seorang penjaga saudara mudanya. Dengan lantang Kain berkata, "Apakah aku penjaga adikku?" "Penjaga" bisa dimengerti seperti seorang bodyguard, juga bisa dimengerti sebagai seorang pengawas. Kalaupun tidak bertindak seperti seorang bodyguard, jawaban Kain tersebut tetap salah, karena dia menyangkal bahwa dirinya adalah orang yang seharusnya mengawasi adiknya. Artinya, dia tidak bertindak sebagai pengganti ayahnya, terutama ketika mereka berada jauh dari rumah. Masakan dia sama sekali tidak tahu keberadaan Habel, adiknya? Jawaban Kain menunjukkan bahwa dia adalah seorang 'the bad brother', yaitu tidak ada kepedulian sama sekali kepada saudaranya.3.Kain membunuh adiknya. Tidak bisa dimungkiri lagi bahwa inilah wujud nyata seorang 'the bad brother'. Lebih parah lagi, pembunuhan ini sudah direncanakan dan disertai dengan tipu muslihat. Pasti Habel tidak menyangka kalau kakaknya merencanakan sesuatu yang jahat. Kita bisa bayangkan betapa tenang dan tulusnya hati Habel ketika Kain mengajaknya pergi ke padang. Sungguh, pembunuhan keji, pembunuhan tingkat satu. Tidak jarang hubungan antar saudara diselingi dengan perselisihan atau pertengkaran. Sekalipun begitu, tetaplah menjadi seorang 'the good brother'. Jauhkan iri hati, dendam, rencana jahat, dan tipu muslihat terhadap saudara kita, sebab tanpa curiga dia hidup bersama dengan kita. Jangan menjadi 'the bad brother', karena Tuhan akan menuntut pertanggungjawaban dari kita atas kepercayaan yang Dia berikan untuk menjagai saudara kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur untuk keberadaan saudaraku. Mampukan aku untuk terus bersikap benar kepadanya, sehingga dia merasa nyaman hidup bersamaku. Amin. (Dod).
Episode terbaru 247 SESSION, program baru dari Ray Janson Radio yang membahas seputar Life, Sport, dan Music bersama Ardi Rahadi. Kali ini, kita kedatangan yang katanya 'dokter ngehe' alias Miza Afrizal. Seorang dokter anak yang punya cara unik untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari netizen seputar kesehatan anak. Beliau juga suka berolahraga, mulai dari padel sampe lari.Instagram:Miza Afrizal https://www.instagram.com/mizaafrizal/DON'T FORGET TO LIKE AND SUBSCRIBE!Ray Janson Radio is available on:Spotify: https://spoti.fi/2lEDF01Apple Podcast: https://apple.co/2nhtizqGoogle Podcast: https://bit.ly/2laege8iAnchor App: https://anchor.fm/ray-janson-radioTikTok: https://www.tiktok.com/@rayjansonradioLet's talk some more:https://www.instagram.com/247session/https://www.instagram.com/ardirahadi/#247SESSION #ArdiRahadi #DokterAnak
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 24 Maret 2026Bacaan: "Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran." (Amsal 17:17)Renungan: Bo Laoma adalah seorang tukang sol sepatu yang mengalami kelumpuhan dari pinggang hingga ke bawah. la terbilang sangat beruntung, karena dalam kondisinya yang demikian, ia memiliki sahabat yang begitu setia mendorong kursi rodanya menuju tempat reparasi sepatu di mana ia bekerja. Jalanan menuju ke tempat kerja juga menjadi perjuangan yang berat bagi sahabat Bo Laoma untuk mendorong kursi roda, sebab jalanannya menanjak, sehingga membutuhkan tenaga yang besar agar dapat mendorong kursi roda Bo Laoma. Bagi Bo, ia dan sahabatnya tidak akan bisa terpisahkan. Mereka saling menyayangi dan melengkapi satu sama lainnya. Namun, siapa sangka bahwa sosok sahabat yang begitu hebat di mata Bo itu ternyata adalah seekor anjing! Kehadiran sahabat berekornya sangat melengkapi kesendirian Bo, yang harus menghadapi kerasnya hidup dalam dunia ini. Bo menyayangi sahabatnya dan sebaliknya sahabatnya juga menyayanginya dan menjadi penolong dalam kesulitan Bo. Baginya, anjing tersebut jauh lebih pintar dari anjing yang biasa tampil di televisi. Ketika berkisah tentang sahabat, adakah seseorang yang terlintas dalam pikiran kita? Sudahkah kita memiliki sahabat, atau adakah seseorang yang menganggap kita sahabatnya?Persahabatan adalah hubungan yang sangat menyenangkan. Kita dapat berbagi suka-duka dan dapat menceritakan apa pun tanpa takut ia membuka rahasia kita. Sahabat adalah seseorang yang memahami segala sesuatu tentang kelebihan dan kekurangan kita, tetapi masih tetap mengasihi kita. Sahabat adalah seseorang yang akan selalu kita rindukan di kala senang maupun susah. Walau demikian pentingnya persahabatan itu, namun yang namanya "sahabat", saat ini sudah menjadi "barang langka" yang sulit ditemukan. Ini adalah akibat dari pembunuhan terhadap persahabatan itu dengan sikap yang egois dan tanpa kasih, sehingga lambat laun tanpa disadari persahabatan itu pun bisa punah. Bahkan beberapa orang berkata, "Mencari uang lebih mudah dibandingkan mencari sahabat sejati." Kini, kitalah yang bertanggung jawab untuk melestarikan hubungan persahabatan ini lagi. Hubungan dengan sesama harus dipupuk dengan kasih yang tulus sehingga persahabatan itu mulai bertumbuh kembali. Mari kita sama-sama mendemonstrasikan pelestarian sahabat di dalam dunia ini, sehingga ia tidak lagi menjadi barang langka yang sulit ditemukan. Jadikan diri kita sebagai pelestari persahabatan dengan cara menjadi sahabat yang setia bagi orang lain. Dengan demikian persahabatan tidak akan berakhir sebagai sejarah tetapi tetap bertumbuh di dalam dunia ini. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih telah mengingatkanku tentang persahabatan. Jadikan aku sahabat yang baik dan setia bagi para sahabatku. Amin. (Dod)
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 20 Maret 2026Bacaan: "Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?" (Matius 16:26) Renungan: John D. Rockefeller pernah menjadi orang terkaya di dunia. Pada usia 25 tahun, John mengendalikan salah satu kilang minyak terbesar di Amerika Serikat. Usia 31 tahun, dia telah menjadi penyuling minyak terbesar di dunia. Pada usia 38 tahun, ia menguasai 90% penyulingan minyak di Amerika. Pada usia 50, ia adalah orang terkaya di negara itu. Namun pada usia 53 tahun dia jatuh sakit. Seluruh tubuhnya tersiksa oleh rasa sakit dan dia kehilangan semua rambutnya. Meskipun dia seorang miliarder yang dapat membeli jenis makanan apa pun yang diinginkannya, tetapi dia hanya bisa mencerna sup dan biskuit. Seorang rekannya menulis, "Dia tidak bisa tidur, tidak tersenyum dan tidak ada apa pun dalam hidup yang berarti baginya." Dokter pribadinya memperkirakan dia akan mati dalam waktu satu tahun. Tahun itu berlalu dengan sangat lambat. Saat dia mendekati kematian, dia terbangun pada suatu pagi dengan kesadaran samar-samar bahwa dia tidak dapat membawa kekayaannya ke dunia di balik kubur. John tiba-tiba menyadari bahwa dia tidak mengendalikan hidupnya sendiri. Kemudian, dia menelepon pengacara, akuntan, dan manajernya dan mengumumkan bahwa dia ingin menyalurkan asetnya ke rumah sakit, penelitian, dan pekerjaan amal. John D. Rockefeller mendirikan yayasannya. Arah baru ini akhirnya mengarah pada penemuan penisilin, obat malaria, obat TBC, dan obat difteri. Tapi mungkin bagian yang paling menakjubkan adalah saat dia mulai berubah, kimia tubuhnya berubah secara signifikan sehingga dia menjadi lebih baik. Walaupun diperkirakan akan meninggal pada usia 53 tahun, tetapi dia hidup sampai usia 98 tahun. John belajar bersyukur dan mengembalikan sebagian besar kekayaannya untuk amal. Melakukan hal itu membuatnya berguna untuk orang banyak Kebenaran penting yang dapat kita simak dari kehidupan John adalah kekayaan bukanlah segalanya. Tuhan Yesus berkata, "Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?" Bersyukur John segera menyadari hal tersebut dan mengambil tindakan yang benar. Kita tidak perlu mengalami sakit penyakit terlebih dahulu sebelum akhirnya berubah dalam cara pandang terhadap harta benda. Milikilah kesadaran itu sekarang, mumpung kesempatan itu masih ada dan terbuka bagi kita. Kita teringat kepada Zakheus yang mengubah cara pandang terhadap harta benda dan dia memberikan setengah dari miliknya kepada orang miskin. Kita juga teringat kepada Yohana isteri Khuza yang melayani rombongan Yesus dengan kekayaan mereka. Mari kita berbagi, baik untuk sesama maupun memberi untuk pekerjaan Tuhan. Tuhan disenangkan jika kita melakukannya dengan tulus. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku ingin memiliki hati yang siap berbagi dengan sesamaku. Aku mau melakukannya dengan tulus dan benar. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 13 Maret 2026Bacaan: "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu." (1 Tesalonika 5:18)Renungan: Suatu hari, seorang anak yang bekerja sebagai penyemir sepatu, sedang merenungi nasibnya di depan sebuah supermarket. Di situ ia biasa mencari uang dengan menyemir sepatu pengunjung yang sedang makan di sekitar tempat itu. Siang itu ia sedang menyesali keadaannya yang tidak seenak orang-orang kaya yang setiap hari berbelanja di situ. Pada saat itu sebuah mobil mewah tiba-tiba masuk ke halaman supermarket. Seorang anak dari keluarga kaya ada di dalam mobil mewah itu, di antar oleh sopirnya untuk membeli sesuatu di supermarket tersebut. Penyemir sepatu tadi, mengawasi mobil mewah itu sambil berpikir, "Alangkah bahagianya jika saja aku yang ada di dalam mobil itu. Tentu aku tidak harus menyemir sepatu lagi, makananku enak-enak dan rumahku tentu menyenangkan. Begitulah keinginan si penyemir sepatu itu. Setelah mobil mewah di parkir, sopirnya masuk ke dalam supermarket, tetapi anak kaya itu tetap tinggal di dalamnya. Tanpa sengaja pandangan anak kaya dan si penyemir sepatu itu bertemu. Ternyata, si anak kaya juga berpikir, "Alangkah senangnya bila aku dapat hidup bebas seperti tukang semir itu"Tiba-tiba si anak kaya itu melambaikan tangan kepada penyemir sepatu itu sambil tersenyum. Si penyemir sepatu segera mendatangi si anak kaya tersebut, sebab pikirnya ia akan dapat order menyemir sepatu. Setelah dekat, anak kaya tersebut lalu bertanya kepada penyemir itu,: "Maukah kau menggantikan saya duduk di mobil ini dan aku menggantikanmu?" Di tengah-tengah keheranan si penyemir sepatu ini, si anak kaya membuka mobilnya. Anak penyemir sepatu itu sangat terkejut ketika melihat bahwa si anak kaya itu ternyata tidak mempunyai kaki sama sekali. Maka anak penyemir sepatu itu segera berbalik dan sambil berlari menjauh ia menjawab, "Tidak ! Tidak! saya tidak mau, saya mau seperti keadaan saya sekarang saja!" Bukankah dalam kehidupan sehari-hari, kita juga sering iri hati terhadap kawan atau tetangga kita yang kelihatannya berhasil? Padahal kita tidak tahu apakah kesuksesannya itu membahagiakan mereka atau tidak. Jadi janganlah kita iri hati terhadap sesama kita namun mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kudus kanlah hatiku, sehingga iri hati tidak dapat menguasai diriku. Amin. (Dod).
Salam Ramadan! Ramadan Kareem buat semua pendengar TTYL!Trio kegemaran korang kembali lagi seperti sabut yang timbul timbul tenggelam.Jadi untuk menemani korang dalam bulan Ramadan yang penuh barokah ini, kami kembali dengan topik yang mencabar iman korang seperti :Coach orang bercerai?Perihal sembang kacipThread banyak gossipGeng ‘baik beli'Baju raya local brand mahal nak mam???Korang MC atau NPC?Announcement — live podcast @ SACC Mall & Iftar TTYL 2026!*IFTAR TTYL 2026*For more info, WhatsApp 0133287275or simply click linkhttps://wa.link/1xgb7j
The 2026 Nongkrong Festival will feature a Sunset Fair at Federation Square in Melbourne on February 14th. Among the performers will be Indonesian musician Candra Nazarudin Darusman, who will perform several songs with a Melbourne band Lemes. - Nongkrong Festival 2026 akan dimeriahkan dengan Pasar Senja yang berlangsung di Federation Square, Melbourne pada tanggal 14 Februari. Salah satu pengisi acaranya adalah musikus Indonesia, Candra Nazarudin Darusman yang akan tampil dengan band Lemes dari Melbourne untuk m,emyanyikan beberapa lagu.
Seorang juru masak (chef) berpengalaman asal Jakarta yang saat ini berkarir di kapal pesiar Cunard, menjelaskan suka duka bekerja di laut lepas.