Podcasts about Putra

  • 395PODCASTS
  • 1,072EPISODES
  • 22mAVG DURATION
  • 5WEEKLY NEW EPISODES
  • Jun 5, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about Putra

Latest podcast episodes about Putra

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-9 masa biasa, 6 Juni 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jun 5, 2026 6:02


Dibawakan oleh Patricia Yessika dari Paroki Santa Maria Tak Bercela di Keuskupan Surabaya, Indonesia. 2 Timotius 4: 1-8; Mazmur tg 71: 8-9.14-15ab.16-17.22; Markus 12: 38-44.AGAMA AMBISI, PROMOSI DAN POSISI Tema renungan kita pada ini ialah: Agama Ambisi, Promosidan Posisi. Karena memeluk agama itu sebagai hak dan pilihan individu ataukelompok, sifat natural manusiawi yang berambisi, suka promosi diri dan inginakan posisi atau jabatan sering mempengaruhi keyakinan setiap orang. Tuhan Yesus meminta kita tidak memiliki cara hidup berimanyang demikian. Yesus sendiri tidak memiliki tipe itu. Ia justru menghadirkansatu jenis hidup beriman yang berlawanan dengan ambisi, promosi dan posisi.Para pemuka agama, cendekia, ahli kitab suci dan kaum Farisi terkenal denganjenis agama ini.  Lalu Yesus ingatkan kita semua, supaya tidak tergodamengikuti atau tidak memelihara kecenderungan untuk: 1) keinginan amat tinggiatau berambisi menjadi penting dan diutamakan; 2) selalu mau promosi atautampil cari perhatian untuk dikenal dan diakui yang intinya ialah penghormatandan penghargaan dari orang lain; 3) selalu berusaha menggunakan posisi ataukedudukan, bahkan yang sifatnya rohani, untuk keuntungan pribadi. Para pengikut Kristus sebaliknya harus melakukan pelayanandalam kerendahan hati untuk kebaikan sesama, daripada berambisi menjadi yangutama. Menampilkan atau promosi kebaikan orang lain dan kehidupan bersamamelalui pekerjaan, pelayanan dan solidaritas daripada promosi diri sendiri.Kesempatan memakai posisi entah sipil atau keagamaan untuk pelayanan danpembaktian diri secara tulus dan tanggung jawab, daripada mencari keuntungandiri sendiri. Ketiga kecenderungan daging yang diuraikan tadi berakarpada kesombongan, yang merupakan salah satu dari 7 dosa pokok manusia. Kalauyang pokok ini dihilangkan maka dosa-dosa turunannya juga tak akan berkembang.Ada dua cara yang kita belajar hari ini untuk menghilangkan kesombonganmanusiawi.  Pertama, kita setiap saat senantiasa memuji dan bersyukurkepada Tuhan. Rasul Paulus menasihatkan muridnya Timotius untuk menyatakanpujian dan syukur itu melalui suatu sikap iman yang benar, yaitu bersabar dalampenderitaan dan melakukan tugas pelayanan dan pewartaan dalam suka cita.  Kedua, kerendahan hati menjadi pilihan sikap hidup yangkita kembangkan dan pelihara. Yesus memberi contoh melalui penampilan jandamiskin yang memberi derma. Kerendahan hati itu bukan berbentuk pasif dan tenangsaja, tetapi berbuat dan mempersembahkan sesuatu materi atau rohani yangmeskipun sederhana namun berguna bagi sesama dan kepentingan bersama. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Kuatkan dan berkatilah kami, ya Tuhan YesusKristus, supaya melalui pekerjaan dan pelayanan kami yang rutin dan biasa, kamiingin melakukan itu dalam semangat menghadirkan kebaikan bagi sesama dan hidupkami bersama. Semoga Roh-Mu selalu mendampingi kami untuk mewujudkan semangatini. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-9 masa biasa, 5 Juni 2026, Peringatan Santo Bonifasius, Uskup dan Martir

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jun 4, 2026 6:57


Dibawakan oleh Olivia, Andrew dan Shendy Jost dari Paroki Santo Albertus Agung di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. 2 Timotius 3: 10-17; Mazmur tg 119: 157.160.161.165.166.168; Markus 12: 35-37.RELASI YESUS KRISTUS DAN DAUD Tema renungan kita pada hari iniialah: Relasi Yesus Kristus dan Daud. Dalam suatu pengajaran-Nya, Yesusmengajak para ahli Taurat untuk merenungkan identitas Mesias secara mendalam.Menurut mereka Mesias adalah anak Daud, karena memang berasal dari keturunanRaja Daud. Namun Yesus mengajukan pertanyaan yang membuat mereka terdiam: jikaMesias hanya anak Daud, mengapa Daud sendiri menyebut-Nya sebagai “Tuhan”-nya?Ini berarti Mesias bukan hanya penerus takhta Daud yang manusiawi, melainkanDia yang memiliki martabat ilahi. Yesus adalah keturunan Daud menurut daging,tetapi juga Tuhan yang dinantikan Daud sendiri. Yesus sebenarnya menunjukkanbahwa mengenal Allah tidak cukup hanya dengan menguasai pengetahuan agama. Paraahli Taurat memiliki banyak pengetahuan tentang Kitab Suci, tetapi mereka gagalmemahami makna terdalam Sabda Tuhan yang mereka pelajari. Mereka kagum akankebijaksanaan Yesus, namun tidak mampu menerima kebenaran yang diwartakan-Nya.Kekaguman saja tidak cukup untuk menjadi murid. Iman menuntut kerendahan diriuntuk menerima terang Allah. Raja Daud sendiri menjadi teladankerendahan hati. Walaupun ia seorang raja besar yang disegani, ia mengakuibahwa Mesias yang akan datang jauh lebih agung daripada dirinya. Daud tidak menjadikandirinya pusat, melainkan mengarahkan pandangannya kepada Tuhan yang akanmenyelamatkan umat-Nya. Sikap inilah yang membedakan hati seorang berimandengan hati yang hanya mencari hormat dan pengakuan diri. Sebaliknya, dalam surat-suratPaulus kita melihat contoh relasi yang indah antara seorang guru dan murid.Paulus membimbing Timotius bukan hanya dengan kata-kata, tetapi juga denganteladan hidup. Timotius menerima pengajaran itu dengan kesetiaan dan ketaatan.Paulus menasihatinya agar tetap berpegang pada ajaran yang telah diterimanyaserta tidak mudah terpengaruh oleh ajaran yang menyesatkan. Timotius percayakepada Tuhan yang bekerja melalui bimbingan Paulus. Relasi Paulus dan Timotius menunjukkaniman yang bertumbuh melalui pendampingan dan kesetiaan. Tidak cukup hanyamendengar Sabda Tuhan atau mengagumi pewarta-Nya. Kita dipanggil untukmenghidupi kebenaran yang telah kita terima. Timotius tidak hanya mendengarkanPaulus, tetapi juga melaksanakan apa yang diajarkan kepadanya.  Hari ini Tuhan mengajak kitauntuk bertanya kepada diri sendiri: apakah kita hanya mengagumi Yesus, atausungguh mengikuti-Nya? Apakah kita hanya mengetahui ajaran-Nya, atau berusahamelaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari? Semoga kita memiliki kerendahanhati yang sesungguhnya sebagai tanda iman yang benar.Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa … Ya Tuhan, kuatkanlah iman kami kepada-Mu agarkami dapat menjadi tanda kehadiran dan karya-Mu di dalam dunia ini. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus … Dalam nama Bapa …

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-9 masa biasa, 4 Juni 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jun 3, 2026 8:55


Dibawakan oleh Yenny dari Paroki Santo Paulus di Keuskupan Bandung, Indonesia. 2 Timotius 2: 8-15; Mazmur tg 25: 4bc-5ab.8-9.10.14; Markus 12: 28b-34.JANTUNGNYA CINTA Renungan kita pada hari ini bertema: Jantungnya Cinta.Biasanya cinta itu indah dalam kata-kata. Tetapi cinta itu menjadi sempurnajika dilakukan atau dipraktikkan. Jadi cinta yang terungkap dalam kata-kata dandiwujudkan dalam tindakan yang sesuai dengan kata-kata, sebenarnya itu adalahjantungnya cinta. Tetapi ada masalah dengan cinta di sini. Persoalannyaialah orang menjalankan cinta sebagai sebuah teori atau rumusan, jadi bentuknyaialah ide, gagasan dan norma-norma. Misalnya jangan bicara kasar, jangan nampakkotor pada orang lain, dan banyak jangan atau larangan lainnya.  Itu yang dibuat oleh orang-orang Yahudi, khususnya kaumcendekia dan ahli taurat. Mereka memiliki 600 lebih rumusan aturan agar orang-orang menjadi lebih baik dan beriman. Tapi ternyatajantung cinta atau inti cintanya tidak mereka miliki. Terlalu larut dalam teoridan rumusan, mereka lupa untuk menghidupi cinta itu. Dan Yesus sendiri yangmengajarkan mereka: jantung cinta ialah mencintai Allah dan sesama, keduanyasama penting dan sama sejatinya.  Maka syarat fundamental ialah jangan berbuat ekstrem yaitufanatik untuk yang satu, sementara melupakan atau membenci yang lain. RasulPaulus menasihatkan Timotius di dalam suratnya yang kedua bahwa pewartaan danpendalaman keyakinan tentang kematian dan kebangkitan Kristus adalah metodedasar dalam pertumbuhan iman. Isi pewartaan itu sudah dimulai oleh Rasul Petruspada hari-hari pertama setelah Yesus bangkit. Ia berkotbah di hadapan semuaorang yang percaya dan yang belum. Aspek lain yang juga sangat penting ialah menghidupikeyakinan dan pemahaman iman tersebut. Rasul Paulus melanjutkan nasihatnya itu,bahwa muridnya itu dan kita semua pengikut Kristus hendaknya mati juga bersamaKristus supaya kita nanti hidup bersama Dia. Kita hendaknya bertekun agar kitaikut memerintah bersama Dia. Jika kita menyangkal Dia, Dia akan menyangkalkita. Jika kita tidak setia, Dia tetap setia, sebab Yesus tidak dapatmenyangkal diri-Nya sendiri. Mungkin hidup kita saat ini berlebur dalam urusan cintaberupa kata-kata, ilusi, gambar, janji, teori, rumusan, aturan, mimpi, ambisipribadi, uang, karir dan semua kaitan dengan kebutuhan duniawi. Bisa jadijantung cintanya, yaitu perbuatan mencintai sesama dan Tuhan yang nyata,langsung, dan berguna jauh dari perhitungan. Batin terasa sedang mencarijantung cinta yang kabur atau hilang. Apakah jantung cinta sekarang bersamamuatau jauh darimu? Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan Yesus Kristus, semoga kami tetapdalam bimbingan Roh-Mu dalam kesetiaan dan ketaatan mencintai Dikau dan sesamakami, sebab dengan demikian kami sanggup menunjukkan diri sebagaimurid-murid-Mu yang sesungguhnya. Berkatilah kami untuk intensi ini. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-9 masa biasa, 3 Juni 2026, Peringatan Santo Karolus Lwanga dan kawan-kawan, Martir

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jun 2, 2026 6:45


Dibawakan oleh Andre dan Felicia dari Paroki Roh Kudus di Keuskupan Surabaya, Indonesia. 2 Timotius 1: 1-3.6-12; Mazmur tg 123: 1-2a.2bcd; Markus 12: 18-27.JIKA TERJADI SALAH PAHAM Renungan kita pada hari ini bertema: Jika Terjadi SalahPaham. Seorang pemuda menaksir seorang gadis yang sudah ia kenal beberapa bulanlamanya. Gadis itu lebih muda sepuluh tahun darinya. Sang pemuda selalumenyempatkan diri untuk bertemu dengan gadis pilihannya itu. Pada suatu ketikaia menyatakan secara langsung cintanya kepada gadis cantik itu.  Pemuda itu berkata: "Saya jatuh cinta padamu. Apakahkamu dapat menerima saya, mengingat perbedaan usia kita 10 tahun. Selama inisaya kuatir untuk berbicara karena faktor perbedaan usia ini." Gadis itumenjawab: "Tidak apa-apa. Saya terima kok. Yang penting harus terpenuhisatu syaratnya." "Syarat apa?" tanya si pemuda. "Syaratnyaialah, kamu menunggu saja sampai usia saya sama dengan usiamu." Selama kita sebagai manusia di dunia ini kita akanmengalami banyak salah paham. Cerita di atas adalah salah satu contohnya. Salahpaham umumnya terjadi karena di antara kita tidak ada satu pemahaman ataupemikiran yang sama. Jika kita tidak berusaha mengatasinya, ini akan berpotensimenjadi konflik dan pemicu perpecahan di antara kita. Kita hendaknyamenghindari contoh-contoh salah paham yang kita temukan di dalam kitab suci.  Kisah tentang Tobit yang ditunjukkan dalam Perjanjian Lamamenggambarkan salah paham orang tentang penderitaan sebagai orang beriman.Penderitaan karena Yesus jangan dianggap sebagai kutukan dan nasib yang sangatmemalukan. Justru penderitaan adalah kesempatan mendapatkan rahmat dan berkatTuhan. Salah paham yang kedua ialah pandangan bahwa kebaikan dan panggilankudus didapatkan adalah semata-semata karena perbuatan manusia. Tuhan dipandangtidak berperan apa-apa. Seharusnya, ini adalah karena maksud dan kasih TuhanAllah sendiri yang memilih dan memberikan kita martabat yang tinggi.   Orang-orang Saduki salah paham bahwa nanti di dalam hidupabadi suami-istri biologis akan melanjutkan lagi perkawinan mereka di sana.Mereka berpikir bahwa manusia hanya akan pindah alamat tempat tinggal ketikananti memasuki kehidupan di alam baka. Yesus menegaskan bahwa mereka sungguhsalah paham dan itu membuat arah hidup mereka menjadi salah.  Jika terjadi salah paham, apa yang mesti kita lakukan?Hendaklah kita sadar bahwa Tuhan adalah tempat kita mendapatkan terang, nasihatdan jalan untuk berbalik ke paham yang benar. Hendaklah kita juga salingmengingatkan supaya salah paham itu jangan diteruskan dan berpeluang untukmenjadi besar. Konflik sudah siap menyerang jika salah paham ini tidakdihentikan. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus Kristus, ajarkan dan kuatkanlahkami selalu untuk berada dalam jalan dan paham yang benar sesuai dengankebijaksanaan-Mu. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam namaBapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-9 masa biasa, 1 Juni 2026, Peringatan Santo Yustinus, Martir

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 31, 2026 12:03


Dibawakan oleh Diana Ho dari Paroki Katedral Hati Yesus Yang Mahakudus di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. 2 Petrus 1: 1-7; Mazmur tg 91: 1-2.14-15ab.15c-16; Markus 12: 1-12.ANTARA BERBUAH BAIK ATAU BURUK Renungan kita pada hari ini bertema: Antara berbuah baikatau buruk. Injil dari Santo Markus yang baru saja kita dengar menggambarkansuatu perumpamaan tentang para pekerja (petani), yang menunjuk pada parapimpinan agama di zamannya Yesus. Maksudnya ialah untuk memperingatkan merekasupaya menerima Yesus sebagai Putra Allah dan jangan menyandera Dia dengananeka persepsi yang negatif. Yesus sendiri mengalami langsung bagaimana mereka melawancinta kasih yang Ia ajarkan dan lakukan. Mereka memusuhi, menganiaya, bahkanmembunuh semua utusan Allah, termasuk Yesus sendiri. Orang-orang itu merasatelah melakukan kebaikan dengan cara menegakkan hukum mereka, hukum Taurat.  Itu terjadi pada zamannya Yesus Kristus dulu. Apa yangterjadi sekarang ini? Kita tidak mempunyai sikap sama seperti para pekerja yangbrutal terhadap Tuhan Yesus. Kita justru menerima dan mengakui Dia sebagaiTuhan yang baik. Kita tidak sampai hati mengkhianati Dia, karena kalau ituterjadi sia-sia saja kita bertekun tiap hari mendengar dan merenungkanfirman-Nya. Satu hal yang penting adalah ini, bahwa setelah kitadicurahkan oleh Roh Kudus pada hari Pentakosta, Yesus ingin ingatkan bahwa dibawah bimbingan dan pengajaran Roh Kudus kita mestinya dapat berbuah dandiharapkan buah-buah itu baik, bukan sebaliknya buruk. Kalau Roh Kudus yanghidup bersama kita buah-buah kita memang harus baik dan berguna baik bagi dirisendiri maupun bagi orang lain.  Tujuh karunia Roh Kudus itu mesti menjadi target sepertiapa buah-buah dari kita. Kita kiranya berusaha untuk berbuah baik dalamkebijaksanaan, pengertian, nasihat, kekuatan, pengetahuan, kesalehan, dan takutakan Allah. Kalau salah satu atau dua karunia ini kita abaikan, bisa saja kitamenjadi brutal dan jahat seperti para pekerja kebun anggur itu.  Misalnya, jika Anda tidak punya kebijaksanaan, pengertiandan pengetahuan yang baik, sangat mungkin Anda menggantikannya dengankemarahan, menang sendiri dan bertindak membabi-buta kepada orang lain. Jikaseseorang mungkin nampak saleh, tetapi tak ada takut akan Allah, bisa saja iaakan menjadi seorang pendendam yang diam-diam akan meledak dan sangatberbahaya.  Jadi karunia Roh Kudus itu, paling kurang menjadi salahsatu indikasi kalau kita ingin berbuah baik, caranya ialah tunduk dan tekundalam bimbingan Roh Kudus. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan yang maha baik, terima kasih atas hariyang baru ini yang memberi kami kesempatan satu hari lagi untuk menekuni hidupini di dalam bimbingan Roh-Mu. Semoga pikiran dan hati kami selalu terbukaterhadap sapaan melalui firman yang disampaikan kepada kami. Kemuliaan kepadaBapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-8 masa biasa, 27 Mei 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 26, 2026 8:54


Dibawakan oleh Fanny Hartono dari Paroki Gembala Yang Baik dari Keuskupan Surabaya, Indonesia. 1 Petrus 1: 18-25; Mazmur tg 147: 12-13.14-15.19-20; Markus 10: 32-45.KITA SUDAH DITEBUS DENGAN DARAH YANG MAHAL Tema renungan kita pada hari ini ialah: Kita SudahDitebus dengan Darah yang Mahal.  SantoPetrus, sebagai pemimpin para rasul dan kepala Gereja perdana, memberikankeyakinan yang kuat kepada umat bahwa keselamatan manusia bukanlah sesuatu yangmurah atau biasa saja. Dalam suratnya, ia menegaskan bahwa kita telah ditebusbukan dengan emas atau perak, melainkan dengan darah Kristus yang mahal. Yesusmenunjukkan kasih yang paling sempurna ketika Ia rela menerima penderitaan,hukuman, dan wafat di kayu salib demi menyelamatkan manusia dari dosa. Salibbukan tanda kekalahan, tetapi tanda cinta Allah yang begitu besar kepada dunia. Petrus sendiri menyaksikan langsung bagaimana Yesusmenjalani sengsara-Nya. Ia melihat Guru yang tidak bersalah itu dihina,dicambuk, dan akhirnya disalibkan. Pengalaman itu mengubah hidup Petrus secaratotal. Ia yang dahulu pernah takut dan menyangkal Yesus, akhirnya menjadipewarta yang berani. Ia memahami bahwa kasih Kristus bukan sekadar kata-kata,melainkan pengorbanan yang nyata. Karena itu, Petrus ingin agar setiap orangKristen hidup dengan keyakinan bahwa mereka sangat berharga di mata Allah. Kasih Kristus yang begitu besar seharusnya menggerakkanhati kita untuk hidup dalam kasih pula. Yesus tidak hanya mengajarkan kasih,tetapi Ia sendiri melaksanakannya sampai tuntas. Para rasul dan murid mengikutiteladan itu. Mereka menghadapi ancaman, penolakan, penjara, bahkan kematiandemi mempertahankan iman mereka kepada Kristus. Banyak dari mereka akhirnyawafat sebagai martir. Mereka percaya sudah menjadi milik Tuhan yang telahmenebus mereka dengan darah-Nya sendiri. Kesadaran bahwa kita ditebus dengan harga yang mahalharus membentuk sikap hidup kita setiap hari. Kita bukan orang yang tidakberarti. Kita dicintai dan diselamatkan oleh Kristus sendiri. Karena itu, hidupkita tidak boleh dipakai untuk dosa, kebencian, atau sikap acuh terhadapsesama. Setiap tindakan kasih, pengampunan, kesabaran, dan pengorbanan kecilyang kita lakukan menjadi jawaban atas kasih besar yang sudah lebih dahuludiberikan Tuhan kepada kita. Sikap Kristen yang benar ialah menjaga hati agar tidakmengecewakan Yesus. Kita berusaha menjalankan perintah-perintah-Nya bukankarena takut dihukum, tetapi karena kita mengasihi Dia. Orang yang sadar bahwadirinya telah ditebus darah Kristus akan berjuang hidup setia, jujur, dan penuhkasih. Ketika jatuh dalam dosa, ia akan bangkit kembali dan memohon belas kasihTuhan, sebab ia tahu bahwa Kristus telah menyerahkan hidup-Nya demi dirinya. Mari kita memandang salib Kristus dengan hati yangpenuh syukur. Di sana kita melihat harga diri manusia yang sesungguhnya. Tuhansendiri rela menyerahkan nyawa-Nya agar manusia memperoleh hidup. Makajanganlah kita menyia-nyiakan kasih sebesar itu.  Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa … Ya Allah, kami bersyukur atas kasih-Mu yang amat mulia dan besar untukmenyelamatkan kami melalui pengorbanan diri Tuhan Yesus Kristus. Semoga kamisenantiasa menghayati kasih yang sama. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan RohKudus … Dalam nama Bapa …

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-8 masa biasa, 25 Mei 2026, Peringatan Santa Perawan Maria Bunda Gereja

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 24, 2026 8:08


Dibawakan oleh Hartini dari Paroki Hati Yesus Yang Mahakudus Keuskupan Banjarmasin, Indonesia. Kejadian 3: 9-15.20; Mazmur tg 87: 1-2.3.5.6-7; Yohanes 19: 25-34.KARUNIA SEORANG IBU Tema renungan kita pada hari ini ialah: Karunia Seorang Ibu. Pada suatuhari Minggu yang jatuh pada "Hari Para Bapak" sedunia, imam yangmemimpin Misa mengundang para bapak untuk maju ke dekat altar sebelum berkatpenutup Misa. Mereka didoakan dan diberkati khusus oleh imam. Pada waktu ituada tiga bapak menangis haru dan terlihat oleh imam yang sedang mendoakanmereka.                                      Imam itu bertemu mereka di luar gereja setelah misa selesai. Satu persatudari mereka ditanyakan alasan mereka menangis waktu berada di depannya. Merekasemua menjawab bahwa istrinya memaksa mereka maju ke depan dengan ancaman yangberbeda-beda. Kalau mereka tidak mau maju, sanksi akan diberikan tanpa ampun.Yang satu diancam tidak boleh masuk rumah setelah kembali dari misa. Yang laindiancam tidak ditemani kalau diajak untuk pergi berdua. Yang lain lagi diancamtidak disiapkan makanan favoritnya.  Ancaman-ancaman ini sungguh serius. Seorang istri dan ibu adalah kunci bagirumah, makanan dan relasi. Jika ketiga unsur ditiadakan, bagaimana jadinyadengan seorang suami dan bapak, bahkan kehidupan kita yang sesungguhnya! Ketigabapak yang menangis seharusnya bukan karena istri mereka galak, tetapisesungguhnya mereka sangat sedih dan sakit untuk kehilangan bagian kehidupanyang dibawa dan dihidupi oleh para istrinya. Jadi para istri atau wanita iniadalah representasi dari kebaikan Allah untuk melawan semua bentuk kejahatanyang ingin merusak dan membinasakan kehidupan. Kita berbahagia di hari peringatan Bunda Maria sebagai Bunda Gereja ini,yang merupakan perayaan untuk menghormati dan memuliakan peran ke-Ibuan untukseluruh Gereja. Pada prinsipnya Gereja disebut ibu dengan alasan palingkentara, ialah karena Bunda Maria dipercayakan oleh Putra-nya sendiri, YesusKristus yang adalah kepala Gereja, sebagai bunda Gereja. Yesus nyatakan itusecara langsung dan pribadi ketika Ia bergantung di atas salib dan sesaat lagiakan wafat. Ia berkata kepada seorang murid yang dikasihi-Nya: “Inilah ibu-mu”! Gereja sebagai ibu memiliki tanggung jawab maha penting untuk melindungidan mengarahkan setiap anggotanya ke jalan keselamatan. Maria tentu bekerjasama dengan Yesus Kristus, sang Kepala Gereja, untuk membuat Gereja dan seluruhanggotanya hidup dalam iman, kasih dan pengharapan yang kuat. Sebagai ibu,Maria menjiwai seluruh Gereja sepanjang jalan tersebut. Meskipun ancaman setandan musuh-musuh tak pernah berhenti untuk mencelakakan dan menghancurkanGereja, ibu Gereja memiliki kekuatan untuk bertahan dan melawannya. Perlawananitu tidak pernah berhenti selama dunia ini masih berputar, seperti yangdiwartakan oleh bacaan pertama hari ini. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Ya Allah, semoga Bunda Maria selalu bersama dengan kami didalam segala kesulitan kami, khususnya dalam saat-saat kesulitan dan ancamanmusuh yang mematikan. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

Suara Buddharatana
Nasihat untuk putra putri yang hendak study jauh dari orangtua

Suara Buddharatana

Play Episode Listen Later May 13, 2026 18:00


Dhammasākacchā oleh Bhante Mahā Dhammadhīro usai dana makan di Vihāra Buddharatana Medan

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-6 Paskah, 13 Mei 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 12, 2026 9:37


Dibawakan oleh Rosalia dari Gereja Santo Yohanes Penginjil, Paroki Blok B, di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Kisah Para Rasul 17: 15.22 - 18: 1; Mazmur tg 148: 1-2.11-12ab.12c-14a.14bcd; Yohanes 16: 12-15.KITA TIDAK HANYAMENGEJAR JUMLAH Renungan kita pada hari ini bertema: Kita Tidak Hanya Mengejar Jumlah. Tepatpukul 7 pagi Pastor Paroki sudah bersiap di sakristi untuk berarak menuju altardan Misa dapat segera dimulai. Pemimpin koor dan anggotanya merasa gelisahkarena umat yang hadir baru seperempat kapasitas gereja. Mereka meminta pastorsupaya sebaiknya menunggu umat lain datang baru dapat dimulai Misa kudus.Tetapi sang Pastor menjawab: "Misa tidak bergantung pada jumlah yang hadirdi dalam gereja."  Sikap Pastor Paroki ini merupakan refleksi atas kenyataan di dalampertumbuhan iman dan Gereja kita, bahwa kita tidak hanya mengejar jumlah. Kitajuga sangat membutuhkan kualitas. Dalam konteks penyebaran Injil yang dilakukanPaulus dan rekan-rekannya di Athena, di arena Aeropagus, banyak sekali yangmenolak semua ajaran Paulus tentang Yesus Kristus, dan hanya satu dua orangsaja yang percaya. Jumlah ini sangat sedikit kalau dibandingkan dengan sejumlahdaerah lain yang telah mereka kunjungi.  Kalau yang dikejar terutama ialah jumlah atau sebanyak mungkin pengikutbaru, hasil ini pasti sangat mengecewakan. Namun Paulus dan rombongannya tahubahwa ini adalah pekerjaan milik Tuhan, semuanya biar Tuhan saja yangmenghendaki. Di dalam Tuhan tak ada rivalitas atau perhitungan untung rugijumlah dan kualitas. Bagi Tuhan, pokoknya ada orang yang percaya, mengikuti Diadan menghidupi imannya itu dengan berkualitas. Jumlah yang ada sekarang inimerupakan realisasi pilihan Yesus atas kita dari dunia ini. Kualitas hidup kitasangat bergantung pada kemampuan kita hidup dalam terang dan bimbingan RohKudus. Bersama Roh Kudus, kita memiliki tempat di dalam Yesus Kristus. Dua kecenderungan manusia untuk mengejar jumlah dan kualitas seringmendatangkan masalah. Mereka yang mengejar jumlah saja bisa jadi lebihberambisi material, jasmani, sosial dan kesuksesan duniawi. Mereka yangmengejar kualitas saja bisa jadi lebih elitis, eksklusif, kurang mendarat dantidak realistis. Maka jalan paling baik ialah keseimbangannya, yaitu jumlahkita perlukan sekaligus kita berikan kualitas pada jumlah yang ada.  Misalnya, kehadiran kita di dalam komunitas atau keluarga kurang banyak,tetapi dari kehadiran yang hanya sedikit itu dibuat sangat berkualitas yangmembawa pengaruh yang baik dan sehat. Kalau Anda berkecukupan rezeki, hendaknyakualitas kesejahteraan hidup lebih diperhatikan dan bermurah hati kepada oranglain yang kurang beruntung. Anda mungkin bertubuh kurus, namun kesehatan harusbaik. Anda kurang pintar, namun bertanggung jawab. Kita wajib membuatkeseimbangan hidup agar Tuhan berkenan kepada kita. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Tuhan maha murah, semoga melalui bimbingan Roh-Mu, kamimenjadi pribadi-pribadi yang bijaksana dalam membuat hidup kami seimbangjasmani dan rohani, sehingga hidup kami berkenan kepada-Mu dan sesama kami.Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-5 Paskah, 9 Mei 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 8, 2026 7:47


Dibawakan oleh Yenny dari Paroki Santo Paulus di Keuskupan Bandung, Indonesia. Kisah Para Rasul 16: 1-10; Mazmur tg 100: 1-2.3.5; Yohanes 15: 18-21.ANTARA ROH KUDUSDAN ROH JAHAT Renungan kita pada hari ini bertema: Antara Roh Kudus dan Roh Jahat. Renunganini ingin membawa perhatian kita kepada dua sudut pandang tentang semangathidup yang kita miliki di dalam kehidupan kita. Dari posisi Tuhan Yesus Kristusdan semua komponen dalam perutusan-Nya, roh yang berlawanan itu pasti roh jahatdengan Setan sebagai panglima.  Sedangkan dari posisi lawan, yaitu roh duniawi dan Setan sebagai panglima,roh yang berlawanan ialah kebaikan dan kebenaran yang telah dibawa oleh YesusKristus melalui pengorbanan diri-Nya dan masih diteruskan saat ini oleh Gereja.Roh jahat ini, seperti ditunjukkan dalam kitab suci, setelah tidak mampumenaklukkan Yesus di padang gurun, ia selalu menunggu saja saat yang palingtepat bagi dia untuk menggoda dan menaklukkan lagi pihak yang diinginkannya. Dua kubu, Roh Kudus dan roh jahat tentu saja berseberangan arah. Pihak manayang unggul pada akhirnya, sangat bergantung pada siapa manusia itu yang memilihuntuk berpihak sesuai dengan kehendak bebasnya. Namun dalam situasi tanpaperang, atau lebih tepatnya tidak ada konflik kepentingan, sering terjadi bahwakedua kubu ini berdampingan dalam suasana tenang.  Misalnya Anda dalam suasana tenang di dalam kamar. Di dalam dirimu tidakada gangguan pikiran jahat, niat yang aneh dan perbuatan yang menyimpang. Disitu juga ada kehadiran roh jahat yang tetap menunggu saatnya dirimu lepaskontrol dan tidak menyadari diri, ia akan segera menggodai dengan maksudmenguasai dirimu. Kira-kira begitu keberadaan kita setiap saat. Begitu konflik kepentingandatang, Anda harus memilih yang baik atau jahat, yang benar atau salah. Poin yang sangat penting di sini ialah bahwa sebagai pengikut Kristus, kitamesti dapat membedakan roh yang berlawanan itu, semangat yang berseberangan,atau kepentingan yang tak sejalan dengan Yesus Kristus. Kristus telahmempersiapkan kita untuk dapat memiliki kemampuan untuk membedakan. Ia selalumenegaskan supaya kita tetap berpegang pada firman-Nya. Ia berkata, “Aku telahmemilih kamu dari dunia ini”. Kita menjadi milik Yesus, jadi kita mempunyaikemampuan untuk memastikan ada roh yang berlawanan dengan Yesus. Pengalaman initelah dialami oleh para rasul, Paulus dan Barnabas, ketika menjalani misi yangluar biasa. Para kudus adalah teladan bagi kita untuk hal ini. Siapa pun di dekat kita yang memberikan nasihat atau teguran supaya kitaharus memilih Roh Tuhan dari roh jahat, dia adalah utusan Yesus. Kita semakinmendekati pesta Pentakosta, maka hendaknya kita membuka diri dengan tulus agar Roh Kudus itulah yang memenuhi diri kita,bukan roh yang lain. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Tuhan Yesus Kristus, kuatkanlah kami selalu dengan berkatdan rahmat-Mu agar kami mampu melawan kepentingan-kepentingan dunia ini yangbertentangan dengan Dikau. Utuslah Roh-Mu agar memenuhi kami dan seluruh mukabumi. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

MODESTALK
Ep. 99 Dwihanda & Putra: Pasutri Di Balik Kesuksesan Hanum

MODESTALK

Play Episode Listen Later May 5, 2026 49:17


Di episode ini, bersama Dwihanda & Putra kita membahas bagaimana relasi yang kuat dan support system yang solid menjadi fondasi utama perjalanan Hanum hingga bisa berkembang seperti sekarang.Karena pada akhirnya, brand yang bertahan bukan hanya yang punya produk bagus, tapi yang punya orang-orang hebat di belakangnya.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-5 Paskah, 5 Mei 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 4, 2026 8:03


Dibawakan oleh Angela Efrasia Netty dari Gereja St. Helena, Paroki Curug di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Kisah Para Rasul 14: 19-28; Mazmur tg 145: 10-11.12-13ab.21; Yohanes 14: 27-31a.DAMAI ADALAHSENJATA KITA Tema renungan kita pada hari ini ialah: Damai Adalah Senjata Kita. YesusKristus ketika berada di dunia telah mengalami aneka bentuk penderitaanmanusiawi sebagai akibat dari dosa dan kejahatan manusia. Berhadapan dengansemua itu, Ia tidak melawan tetapi justru menerima dengan tenang, mengampunidan mendoakan mereka yang melawan atau menganiayai Dia. Ia melawan itu dengan senjata damai dari Bapa-Nya. Para pengikut-Nya, mulaidari para rasul sampai ke generasi kita saat ini, disiapkan dengan sedemikianrupa untuk dapat mengalami segala bentuk penderitaan yang sudah Ia alami. Pararasul terbukti siap menghadapi semuanya dan mereka tidak gentar apa pun, karenasenjata damai jauh lebih kuat dari pada senjata apa pun. Paulus dan Barnabasmenunjukkan itu ketika mereka membangun dan memperkuat eksistensi Gereja darisatu tempat ke tempat yang lain. Gereja dan pengikut Kristus di segala tempat dan zaman hingga saat ini jugamenyadari bahwa prediksi Yesus tidak meleset, yaitu bahwa piala penderitaanyang Ia telah minum, diminum juga oleh para pengikut-Nya. Senjata damai yangsama tetap dipakai, dan kalimat terkenal yang selalu diulangi dalam perayaanEkaristi menegaskan keampuhan senjata itu, “Damai Kutinggalkan bagimu, damai-KuKuberikan kepadamu.” Yesus Kristus memberikan kita damai dari diri-Nya ini sebagai senjata yangsangat berguna, dan saat paling pas untuk memakainya ialah ketika kita beradadalam tekanan, bahaya dan ancaman dalam bentuk apa pun. Ia sudah menyiapkankita dengan strategi ini. Ia sudah tahu bahwa yang akan terjadi bagi setiappengikut-Nya adalah rupa-rupa kesulitan dan penderitaan.  Bahkan kebaikan dan kebenaran apa pun yang diperbuat para pengikut dalamnama-Nya, penderitaan dan kesulitan bakal mereka terima. Karena kebaikan dankebenaran Kristus sangat bertentangan dengan budaya dan gaya orang-orang didunia ini yang sudah terjangkiti oleh dosa dan kejahatan. Tetapi Yesus dan parapengikut-Nya tidak menyerah dan takut. Salib memang harus dipikul dan bukandikutuk atau dibuang. Setelah salib ada kemenangan. Anda kebangkitan.  Jadi kita mesti bersyukur dan merasa beruntung karena Yesus Kristus telah mempersiapkankita untuk menghadapi situasi terburuk di dunia ini, mempersenjatai kita dengandamai dari diri-Nya sendiri. Bayangkan jika ia mempersenjatai kita denganpedang atau senapan,  bisa jadi profil kitasebagai Kristen saat ini mungkin menjadi yang terburuk di dunia. Damai dariYesus justru berguna untuk memenangkan jiwa-jiwa bagi Tuhan. Di situlahkemenangan yang sesungguhnya. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ...Tuhan Yesus Kristus, penuhilah hati kami dan Gereja-Mudengan damai dari-Mu sendiri, karena damai itu yang menjaga dan melindungikami. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-5 Paskan, 4 Mei 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 3, 2026 7:52


Dibawakan oleh Tuti Budiman dari Gereja St. Helena, Paroki Curug di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Kisah Para Rasul 14: 5-18; Mazmur tg 115: 1-2.3-4.15-16; Yohanes 14: 21-26.YANG TEKUN, YANGBERHASIL Renungan kita pada hari ini bertema: Yang Tekun, Yang Berhasil. Ada suamidan istri sering bertengkar soal bagaimana mendidik dan membesarkan kedua anakmereka yang masih kelas 4 dan 1 SD. Istri ingin supaya kedua anak ini cerdasdan pandai maka les tambahan di luar jam sekolah diikuti dengan serius. Yang iakejar ialah kepandaian kedua anaknya. Sementara suami tidak terlalu mementingkankecerdasan, tetapi ia lebih menginginkan anak-anaknya tekun. Menghadapi persoalan seperti ini, Tuhan Yesus Kristus terutama melalui Injilpada hari ini akan berkata bahwa ketekunan-lah yang lebih diperlukan. Yesusberkata bahwa Roh Kudus yang akan diutus-Nya adalah penghibur dan guru kita.Dan kita yang dibimbing oleh Roh Kudus adalah anak-anak atau murid-murid yangmesti tekun mengikuti dan belajar di bawah bimbingan-Nya. Kita bukan bercita-cita menjadi orang pandai dan cerdas bersama Roh Kudus.Sebab kalau kita semua ini menjadi cerdas dan pandai, bisa jadi banyak  di antara kita ingin menyaingi Roh Kudus,atau bahkan Roh Kudus menjadi bingung untuk membimbing dan mengajari kita satuper satu. Jadi keutamaan yang penting sekali bagi kita ialah ketekunan, dan bukankepandaian atau kecerdasan. Pengalaman hidup Gereja Perdana membuktikan bahwapara rasul itu bukan orang pandai dan cerdas. Tetapi karena mereka tekun danberkomitmen kepada Yesus Kristus mereka menjadi mampu, matang dan menguasaisemua ilmu tentang Yesus Kristus.  Paulus dan Barnabas tekun untuk teguh kepada Yesus Kristus dan Injil-Nyabiarpun mereka berhadapan dengan orang-orang pandai dan cerdas dari kultur yangberbeda sama sekali dari mereka. Mereka hadirkan ketekunan sebagai bentuk kesaksianyang sangat kuat, supaya meyakinkan semua orang Kristen yang baru dibaptisbahwa hanya ketekunan dalam iman yang bisa membuat mereka bertahan dan bisamembela imannya. Ketekunan itu harus mulai dari diri sendiri karena ada kemauan untukmencapai suatu tujuan yang baik dan benar. Melalui kombinasi kerajinan, fokus dan semangat, seseorang dapatmencapai hasil yang diinginkan. Orang yang pandai matematika karena ia pernahdan terus menerus menekuni bidang itu. Seorang atlet sepak bola menekuni teknikpaling sederhana seiring dengan latihan fisik yang terus-menerus sampai menjadiseorang pemain hebat.  Demikian juga jika kita menekuni diri kita sebagai putra dan putri Allah,kita bakal berhasil menikmati apa yang dikatakan oleh Yesus, yaitu mendudukitempat di rumah Bapa di surga yang telah disediakan bagi kita masing-masing. Marilah kita berdoa. Dalamnama Bapa... Ya Yesus, semoga kami senantiasa tekun dan setia dalam bimbingandan ajaran Roh Kudus demi menjadi murid-murid-Mu yang sejati, kini dansepanjang masa. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam namaBapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-4 Paskah, 2 Mei 2026, Peringatan Santo Atanasius, Uskup dan Pujangga Gereja

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 1, 2026 8:46


Dibawakan oleh Filicia Chandra dari Paroki Santa Perawan Maria Yang Terkandung Tanpa Noda di Keuskupan Banjarmasin, Indonesia. Kisah Para Rasul 13: 44-52; Mazmur tg 98: 1.2-3ab.3cd-4; Yohanes 14: 7-14.GEMBALA YANGBAIK MENGHADIRKAN BAPA KEPADA KITA Renungan kita pada hari ini bertema: Gembala Yang Baik Menghadirkan BapaKepada Kita. Kemarin dalam menjawab kekurang-pahaman rasul Thomas, Yesusmenunjuk diri-Nya sendiri sebagai perantara kita untuk sampai kepada Bapa. Hariini, rasul Filipus yang mewakili banyak di antara kita memperlihatkankekurang-pahaman dan pencariannya akan sosok Bapa seperti apa. Jawaban Yesus merupakan yang paling telak, kalau boleh dikatakan jawabankunci, karena memperlihatkan tujuan semua pencarian dan ziarah kita di duniaini. Yesus menjawab dengan menghadirkan Bapa sendiri, maka Ia berkata begini: melihatAku, berarti melihat Bapa, mendengar Aku, berarti mendengar Bapa, hidup bersamaAku berarti hidup bersama Bapa. Ini gunanya supaya semua menjadi tahu danpercaya bahwa Bapa berada di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa. Bapa dan Akuadalah satu. Persekutuan Bapa dan Putra itu terjadi dalam hubungan kasih dengankomunikasi di antara mereka, dan hubungan ini terjadi di dalam Roh Kudus. Justrujawaban yang diberikan kepada Filipus dan semua orang yang mencari tujuanterakhir hidup ini ialah Tritunggal Allah. Tak ada jawaban lain lagi yangmelebih jawaban ini. Berjumpa Bapa dalam diri Yesus dan dalam persekutuan RohKudus telah mempertegas komitmen para rasul, dan mereka bertahan dengankomitmen itu sampai mati. Yesus menghadirkan Bapa kepada kita berarti tentang kenyataan Tuhan Allahsesungguhnya. Tuhan tampak dengan segala kemurahan dan belas kasih, sementarakita manusia tampak terangkat sampai pada level untuk berjumpa dengan Dia. Saatinkarnasi, Tritunggal hadir dalam Putra yang dikandung dalam rahim PerawanMaria, dilahirkan dan diasuh dalam sebuah keluarga bersahaja. Dalam seluruhpelayanan publik Yesus, Tritunggal juga ada di sana untuk bekerja bagipenebusan umat manusia. Di penghujung karya di dunia, Tritunggal di surgamenyambut kita dalam kehidupan abadi sebagai tanda keselamatan kekal yang sudahtersedia abadi bagi kita. Bagi kita sebagai pengikut Kristus, pertanyaan seperti Filipus dan Thomassepatutnya tidak relevan. Kita bukan dalam posisi untuk mempertanyakan bahkanmeragukan apakah Yesus dan Bapa adalah satu. Posisi kita sesungguhnya adalahsaudara dan saudari Yesus, atas dasar itulah kita diajarkan doa “Bapa Kami”untuk menjadi doa kita yang fundamental. Doa itu sungguh menjadikan kitaanak-anak atau putra dan putri Bapa yang mahabaik. Yesus sungguh gembala yangbaik, karena Dia tahu yang kita butuhkan: menjadi putra-putri kesayangan Bapadi Surga.Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Bapa yang mahabaik, terima kasih berlimpah atas martabatkami sebagai putra dan putri-Mu terkasih karena kami mengambil bagian dalamkehidupan Putra-Mu Yesus Kristus. Semoga kami tetap hidup dengan martabat inidan mempertanggung jawabkannya pada saat ajal kami nanti. Salam Maria, penuhrahmat ... Dalam nama Bapa ...

BFM :: Earth Matters
Putra Heights Pipeline Explosion: What Was Missed

BFM :: Earth Matters

Play Episode Listen Later Apr 22, 2026 36:44


It's been a year since the Putra Heights pipeline explosion, a disaster that left hundreds of homes damaged and more than a hundred people injured. While an official investigation by the official Parliamentary Special Select Committee concluded there was no negligence, a new report titled “Putra Heights: One Year On, Unanswered Questions Remain” is raising questions about what may have been overlooked, particularly when it comes to planning, safety standards, and oversight. We explore those findings with the report's co-authors, Hamizah Shamsudeen, a Climate and Energy Campaigner at Greenpeace Malaysia, and Adam Farhan, the Co-Founder and Director at RimbaWatch.Image Credit: Greenpeace MalaysiaSee omnystudio.com/listener for privacy information.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-3 Paskah, 23 April 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Apr 22, 2026 7:38


Dibawakan oleh Reni Anastasia dari Paroki Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel Katedral Ijen di Keuskupan Malang, Indonesia. Kisah Para Rasul 8: 26-40; Mazmur tg 66:8-9.16-17.20; Yohanes 6: 44-51.ROTI HIDUP ROTIYANG MANIS Tema renungan kita hari ini ialah: Roti Hidup Roti Yang Manis. Di dalamsebuah kolam, ada dua ikan Mas kecil sedang berbicara. Biasanya merekaberbicara lebih lama setelah makan pagi. Sarapan mereka ialah roti-roti sisa daripabrik roti yang dibeli keluarga pemilik kolam. Ikan yang lebih kecil berkatakepada temannya yang lebih besar: "Saya selalu diberi roti dari ikan yangpaling besar, tetapi rasanya pahit, meskipun yang diberikan porsinya besar.Tapi kalau roti itu dari kamu, meskipun kecil tapi rasanya manis."  Temannya itu menimpali: "Kenapa bisa begitu? Padahal semua rotirasanya manis?" Ikan kecil itu menjawab, "Karena ikan besarmemberikan roti tetapi dengan ancaman, bahwa kalau tidak mendukungnya, sayaakan dijadikan roti dan santapan lezat baginya. Lebih baik roti yang engkauberikan, karena bagaimana pun kita tetap berteman dan saling mengasihi. Jadiroti yang kita makan bersama memang sungguh-sungguh manis."  Di dalam “roti hidup” Yesus Kristus, kemanisannya amat luar biasa. Roti yangdimakan ikan-ikan itu akan hilang dan habis suatu ketika karena sebagai bendadi bumi ini. Tetapi roti hidup dari Yesus Kristus tak akan habis dankemanisannya merupakan semua rahmat kekuatannya yang memberikan kehidupan bagisetiap manusia baik saat ini maupun yang akan datang. Filipus, seorang murid Yesus dan diakon yang tulen telah makan langsungRoti Hidup Yesus Kristus, yang pada Injil hari ini berkata: Aku adalah rotihidup yang telah turun dari surga; barang siapa makan roti ini akan hidupselama-lamanya.” Ia hidup dengan roti itu, sampai ketika ia berjumpa dengansida-sida dari Ethiopia, menjelaskan isi kitab suci kepadanya dan membaptisnya. Filipus bergerak dari Yesus Kristus menuju jalan-jalan, pinggiran, dan pelosokkehidupan dengan membawa rahmat roti hidup Yesus Kristus. Ia bersama denganpara rasul, murid-murid, pengikut Kristus lainnya, dan termasuk Anda dan saya.Sida-sida Ethiopia itu bergerak dari pinggiran atau pelosok untuk mendapatkanroti hidup, yaitu Yesus Kristus sendiri.  Banyak orang lain, mungkin di sekitar Anda sedang bergerak juga menuju kepusat, yaitu Yesus Kristus. Sangatlah indah jika ketika sedang menuju kepadaYesus, mereka menjumpai Yesus Kristus dalam diri Anda dan saya. Mereka takperlu lagi mencari bentuk dan macam roti yang lain, selain Roti Hidup YesusKristus sendiri. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Tuhan Yesus Kristus, kami sangat bersyukur karena roti hidupdari-Mu memelihara dan menguatkan kami sampai saat ini. Bantulah kami supayahidup dan perkerjaan kami senantiasa bersumber dari roti ini yang memberikankelangsungan hidup kami di dunia ini dan pengharapan hidup setelah di duniaini. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-3 Paskah, 22 April 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Apr 21, 2026 7:19


Dibawakan oleh Erlin dari Paroki Santo Yosep Pekerja Gotong-Gotong di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. Kisah Para Rasul 8: 1b-8; Mazmur tg 66: 1-3a.4-5.6-7a; Yohanes 6: 35-40.DENGARKANORANG-ORANG TERPILIH Tema renungan kita pada hari ini ialah: DengarkanOrang-Orang Terpilih. Ada anekdot yang berkata bahwa pada saat perutusanmurid-murid dan rasul-rasul ke seluruh penjuru dunia, Yesus yang telah bangkitberpesan bahwa, "Sebagai laki-laki kalian tidak perlu risau karena tidakditemani oleh perempuan. Di mana pun kalian berada selalu ada perempuan yangmembantu dalam berbagai urusan pekerjaan Gereja." Meskipun ini hanyalahadekdot, tetapi di dalam kenyataan sungguh benar adanya. Fakta menunjukkan bahwa di dalam semua urusan Gereja, parawanita sangat penting peranannya. Selain kita temukan contoh-contohnya di dalamkitab suci, di dalam sejarah Gereja pun ditunjukkan, seperti yang dilakukanoleh Katarina dari Siena. Ia dapat dianggap sebagai seorang penasihat PausGregorius VII yang handal, terutama ketika Bapa Suci yang sedang diasingkan diAvignon (Spanyol), ia mempengaruhinya untuk kembali ke Vatican, di Roma. Ituterjadi pada tahun 1370. Banyak peran lain yang luar biasa dari Katarina bagikebaikan Gereja. Mulai dari Bunda Maria, Santo Yosef, hingga ke orang-orangkudus seperti Katarina dari Siena, mereka semua adalah orang-orang terpilih danterpercaya yang perlu kita dengarkan dan teladani. Kita pantas mengikuti dan mendengarkan mereka, karenamereka menafsirkan ajaran Kristus secara benar dan berusaha menjalankannya.Yesus Kristus sendiri telah meninggalkan ajaran-Nya kepada para saksi-Nya itu,dan Gereja selalu menghadirkan mereka sebagai model yang benar dan teladanhidup mereka tidak akan hilang ditelan waktu. Mereka menjadi contoh dalam aspekkebajikan, ajaran iman dan moral, serta kesucian dengan sinarnya yangterang-benderang. Jadi menolak mendengarkan Gereja, berarti melawan Kristussendiri dan berakibat pada hukuman dosa. Satu pelajaran penting buat kita ialah bahwa ajaran danpengetahuan iman telah menjangkau seluruh pelosok bumi dan ke dalam hati setiapmanusia, berkat pekerjaan para rasul dan pelayan Gereja yang penuh dedikasi danpengorbanan. Intinya ialah ajaran dan pengetahuan iman itu hendaknya memberikansemangat hidup yang baru dan mempertahankan kita ketika kesulitan atau bahayadatang mengancam. Yesus adalah roti hidup yang menjadi makanan kita. Kita hidupdan bertahan karena Dia adalah sumber kekuatan dan pengharapan kita.     Bukankah nantinya orang yang menggunakan sarana ini secaraefektif, pengetahuannya tentang Tuhan memadai dan siap selalu mewartakannyakepada sesama, ia dapat dianggap sebagai orang terpilih yang pantasdidengarkan? Bisa jadi orang itu adalah Anda.  Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Yesus Kristus, bersabdalah kepada kami,sehingga kami mendapatkan kekuatan dan semangat baru, terutama di saat-saatkami dalam kesulitan hidup. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ...Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-3 Paskah, 20 April 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Apr 19, 2026 8:52


Dibawakan oleh Christine Tenges dari Paroki Katedral Hati Yesus Yang Mahakudus di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. Kisah Para Rasul 6: 8-15; Mazmur tg 119: 23-24.26-27.29-30; Yohanes 6: 22-29.PEKERJAAN PERTAMA DARI TUHANTema renungan kita pada hari ini ialah: Pekerjaan Pertama dari Tuhan.Kalimat ini tidak bermaksud untuk menunjukkan pekerjaan yang dilakukan Tuhan didalam surga sana. Yang dimaksudkan ialah perintah atau kehendak apa yang palingpertama harus dilakukan oleh manusia. Ketika ribuan orang yang puas denganmakanan dan terus mencari kebutuhan ragawi ini kepada Yesus, mereka laluditegur oleh Yesus karena telah salah pilih atau salah langkah.  Mereka diingatkan untuk datang kepada-Nya dan memilih yang paling pertamadari-Nya ialah suatu pekerjaan, dan bukan makanan. Tuhan sangat bijaksanakarena mengajarkan manusia untuk bekerja lebih dahulu sebelum makan. Pekerjaanyang pertama itu ialah percaya dan taqwa kepada Bapa yang mengutus YesusKristus untuk menjadi penebus dunia. Melalui percaya dan taqwa kepada BapaAllah, makanan yang pertama didapatkan ialah Firman-Nya yang telah menjadimanusia, yaitu Yesus Kristus dari Nazaret. Pekerjaan pertama ini telah dilakukan oleh semua yang ditunjukkan di dalamkitab suci, mulai dengan Yesus Kristus yang menegaskan bahwa Ia datang untukmelakukan kehendak Bapa yang mengutus-Nya. Bunda Maria dan Santo Yosef memusatkanhidupnya untuk percaya dan melakukan kehendak Tuhan. Para rasul yang semulamasih tampak labil imannya kepada Tuhan, akhirnya membuktikan dirinya sebagaipelaku firman Tuhan. Abraham dikenal sebagai bapak orang-orang yang percaya.Moses terkenal dengan hukum Tauratnya dan para nabi memiliki kualitas imannyatak bisa diragukan. Sosok yang menjadi contoh kita pada hari ini ialah Stefanus, seorang muridTuhan dan saksi kebangkitan Kristus. Ia dipenuhi rahmat dan kekuatan Allah yangmahakuasa sebagai tanda kualitas imannya, sehingga ia berani berhadapan dengantantangan orang-orang Yahudi yang melawan dia. Melalui pekerjaan ini, makananpertama yang dinikmati oleh Stefanus ialah meminum piala penderitaan bersamaYesus Kristus. Mengikuti Kristus merupakan panggilan dasar kita, yang harus diisi denganpekerjaan pertama yaitu iman dan ketaqwaan kepada Tuhan. Alasan yang dimintakepada setiap orang saat hendak dibaptis ialah iman, dan bukan harta benda,posisi, kenikmatan dunia atau nama baik. Setelah pembaptisan barulah sakramenlain diterima. Doa-doa, devosi dan aneka pelayanan di dalam Gereja sangatditopang oleh fondasi iman ini. Keutamaan iman dan ketaatan merupakan kriteriapertama untuk proses menyatakan seorang beriman resmi sebagai santo atau santaoleh Gereja. Jadi pekerjaan pertama kita dari Tuhan ialah rohani, bukanjasmani. Susah atau senang sebagai pengikut Kristus sangat diukur oleh kualitasiman yang kita akui dan kita hidupi setiap hari. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Yesus Kristus, Guru yang baik. Ajarkanlah dantunjukkanlah kami bagaimana menjadi sempurna berkat iman dan ketaqwaan yang adapada kami. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-2 Paskah, 14 April 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Apr 13, 2026 8:26


Dibawakan oleh Priscilia Nini Wijaya dari Paroki Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga - Mamajang di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. Kisah Para Rasul 4: 32-37; Mazmur tg 93: 1ab.1c-2.5; Yohanes 3: 7-15.SEHATI SEJIWA Renungan kita pada hari ini bertema: Sehati Sejiwa.Istilah tema ini dalam bahasa Inggris ialah “one heart, one soul”. Kata-kataini lebih dari sekedar ungkapan yang romantis di antara orang-orang yang salingmencintai. Kisah Para Rasul di dalam bacaan pertama hari ini menuturkan tentangperkumpulan Kristiani pertama berisi orang-orang beriman kepada Kristus yangmengutamakan hidup dalam sehati dan sejiwa.  Satu bentuk contoh gaya hidup mereka ialah dari pihak diluar lingkaran para rasul menaruh barang-barang kepunyaannya masing-masingdalam satu pengelolahan bersama supaya ada keadilan dan pemerataan bagi seluruhanggota. Sementara itu, para rasul sendiri memberikan kesaksian dalampengajaran, pewartaan, dan penguatan rohani tentang Kristus yang bangkit.Hasilnya ialah setiap orang dan keluarga di dalam persekutuan itu tidakmengalami kekurangan. Berkat ajaran dan semangat hidup bersama itu, pengalamaniman dalam merasakan sehati dan sejiwa sungguh sebagai suatu kenyataan. Dengan kata lain, ungkapan “sehati dan sejiwa” merupakansuatu gaya hidup dalam keseimbangan. Hati menggambarkan satu bagian fisik ataubiologis tubuh manusia. Sehingga kalau dikatakan kita ini sehati, berarti Andaatau kalian dan saya memiliki satu persekutuan pribadi-pribadi yang konkretyaitu yang besar, tua, gemuk, kurus, hitam, putih, pendek dan ciri fisiklainnya. Latar budaya, ras, bahasa, bangsa dan lain sebagainya menandakanperbedaan-perbedaan yang diarahkan oleh Yesus Kristus untuk bersatu dalam satukumpulan persekutuan Kristiani. Jiwa menandakan kehidupan dan kesadaran yang berdiam didalam hati. Jiwa merupakan pusat semua perasaan dan emosi manusia. Energi dansemangat hidup keluar dari jiwa manusia. Tanpa aspek ini hati dan tubuh manusiadianggap loyo, tak ada semangat, dan mati. Sehingga kalau dikatakan kita inisejiwa, berarti Anda atau kalian dan saya memiliki persekutuan bersama denganperasaan, emosi, semangat, dan energi rohani yang sama. Bagaimana orang-orangdari satu kampung atau budaya merasakan nasibnya yang sama, suami-istrimengalami emosi atau marah yang sama jika si istri diperlakukan tidak adil olehorang lain, dan masih banyak contoh lagi. Jadi sehati sejiwa sungguh menggambarkan bahwa hidupberiman itu perlu keseimbangan aspek jasmani dan rohani. Kepada Nikodemus,Yesus meyakinkan dia bahwa Anak yang diutus dari Atas, yaitu dari Bapa, adalahkepenuhan aspek rohani itu. Hanya dengan menerima, mengakui, dan percaya akanDia, realitas jasmani di dunia akan dilengkapinya, demi mewujudkan kehendakAllah untuk menyempurnakan dunia ini. Sehati sejiwa adalah tanda iman yangsangat nyata.Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus Kristus, berkatilah kami supayaciri sehati sejiwa menjadi kenyataan dalam hidup kami setiap saat. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu ke-2 Paskah (Kerahiman Ilahi), 12 April 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Apr 11, 2026 14:18


Dibawakan oleh Theresia Woen dan Diana Fargo dari Paroki Hati Yesus Yang Mahakudus Ketedral, dan Andrew dan Shendy Jost dari Paroki Santo Albertus Agung di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. Kisah Para Rasul 2: 42-47; Mazmur tg 118: 2-4.13-15.22-24; 1 Petrus 1: 3-9; Yohanes 20: 19-31.BERSATU ATAS DASAR KERAHIMAN ALLAH Tema renungan kita pada hari Minggu ke-2 Paskah iniialah: Bersatu Atas Dasar Kerahiman Allah. Kebangkitan Yesus Kristusmenghadirkan harapan baru bagi Gereja perdana. Para murid yang sebelumnyadiliputi ketakutan kini mengalami sukacita dan keberanian. Mereka bersatu dalamiman dan kasih. Persatuan itu bukan sekadar kebersamaan manusiawi, melainkanlahir dari pengalaman akan Kristus yang bangkit. Yesus yang bangkit mengumpulkankembali para murid yang tercerai-berai, mempersatukan mereka dam menjadikanmereka saksi kasih Allah bagi dunia. Yesus yang bangkit datang kepada para murid danmengembuskan Roh Kudus kepada mereka. Roh Kudus inilah yang menjadi kekuatandan jiwa persatuan Gereja. Mereka yang sebelumnya ragu dan takut kini menjadikomunitas yang penuh keberanian. Roh Kudus memampukan mereka untuk salingmenerima, saling menguatkan, dan hidup dalam semangat persaudaraan. Persatuanmereka bukan karena kesamaan karakter, tetapi karena Roh Allah yang tinggal didalam mereka. Dalam Roh Kudus, mereka menemukan damai, keberanian, dan semangatpelayanan. Bekas luka pada tubuh Yesus menjadi tanda yang mendalambagi iman para murid. Ketika Thomas meragukan kebangkitan Yesus, Yesus tidakmenolak atau menghakiminya. Ia justru menunjukkan luka-luka-Nya sebagai buktikasih dan pengorbanan-Nya. Dari luka-luka itu, Thomas menemukan iman danberseru, “Ya Tuhanku dan Allahku.” Luka-luka Yesus merupakan tanda kerahimanAllah. Luka-luka itu menjadi jembatan yang mempersatukan semua orang percaya,bahwa Kristus yang menderita, wafat, dan bangkit adalah sumber keselamatan bagisemua orang.  Persatuan Gereja perdana lahir dari pengalaman akankasih Allah yang tidak pernah habis. Mereka hidup dalam kebersamaan, berbagiapa yang mereka miliki, dan saling memperhatikan. Kasih Allah yang besar itumempersatukan mereka dalam satu persekutuan yang kokoh. Mereka sadar bahwamereka semua adalah saudara dalam Kristus. Persatuan itu dihidupi oleh kasihdan kerahiman Allah yang tak terbatas. Dalam sebuah komunitas, dua orang sahabat mengalamipertengkaran yang cukup serius hingga mereka saling menjauh. Komunitas menjaditerasa dingin dan penuh ketegangan. Namun suatu hari, salah satu dari merekajatuh sakit dan membutuhkan bantuan. Tanpa ragu, sahabat yang pernah berselisihitu datang menjenguk dan membantu. Hati mereka tersentuh dan mereka salingmemaafkan. Ini adalah tanda bahwa kerahiman mampu menyembuhkan luka danmempersatukan kembali . Jadi, kerahiman Allah bekerja dalam kehidupan orangberiman. Kasih Allah yang tak terbatas mempersatukan dan memperkuat persekutuanumat-Nya. Dalam Kristus yang bangkit, kita dipanggil untuk hidup dalampersaudaraan dan saling menguatkan. Roh Kudus tetap menjiwai Gereja agar kokohsampai selama-lamanya. Bersatu di atas kerahiman Allah, kita menjadi tandakasih dan harapan bagi dunia. Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa … Ya Allah Mahakuasa, perkuatkan kami dalam kerahiman-Mu sekarang danselama-lamanya. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus … Dalam nama Bapa…

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam Oktaf Paskah, 11 April 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Apr 9, 2026 8:33


Dibawakan oleh Agustina Maria Nawangmulan dari Paroki Santa Maria Assumpta Klaten di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Kisah Para Rasul 4: 13-21; Mazmur tg 118: 1.14-15a.16a.18.19-21; Markus 16: 9-15.DARI DAMAIPASKAH KE PERUTUSAN PASKAH Tema renungan kita pada hari ini ialah: Dari Damai PaskahKe Perutusan Paskah. Pesan-pesan Yesus Kristus yang bangkit tentang DamaiPaskah melalui serangkaian penampakan diri-Nya berbuah pada suatu ketahananiman. Damai Paskah bagaikan bekal rohani yang menyeluruh. Di dalamnya terdapatsemua elemen tentang Injil Yesus Kristus dan ajaran-ajaran kebajikan Kristiani. Singkatnya rasul dan murid-murid Yesus sudah dipersiapkansecara lahiriah dan batiniah untuk menghadapi dua hal besar. Pertama yaitu,ketika Yesus harus naik ke surga dan mereka mesti sudah dibiasakan denganpenyertaan Tuhan melalui Roh-Nya. Yang kedua ialah, mereka diharapkan bersediajiwa dan raga untuk menjalankan perutusan-perutusan dari Tuhan. Banyaknyaperutusan itu terbagi dalam perutusan masing-masing pribadi para murid, danperutusan bersama atau komunitas yang dinamakan Gereja Kristus. Jadi terang kitab suci pada hari ini dengan jelasmengatakan bahwa pertumbuhan iman Gereja perdana bergerak dari damai Paskah keperutusan Paskah. Perutusan itu terungkap dalam perintah Yesus: Pergilah keseluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Petrus dan Yohanesselalu tampil sebagai sebuah tim yang mewakili perutusan komunitas. Merekamembawa nama Yesus Kristus dan juga komunitas beriman, yaitu Gereja perdana. Disamping itu, setiap rasul dan murid lainnya memilih jalannya sendiri-sendirisebagai pribadi dalam menunaikan tugas perutusan tersebut. Karena mereka sudah disiapkan dengan baik oleh Yesussendiri, keberanian dan ketegasan iman mereka tumbuh menjadi kuat. Merekadengan tegas berpihak kepada Yesus, yaitu kebenaran mutlak yang diyakininya,meski ditantang dengan amat keras oleh para pemuka agama Yahudi. Kesiapan dankematangan iman itu yang membuka pintu kepada kemartiran, yaitu mati sepertiYesus Kristus. Mereka, satu per satu, akan berhadapan dengan segala situasientah mendukung, entah menolak, atau sangat keras melawan mereka. Intinya, merekatidak mundur selangkah pun ketika pewartaan Injil Yesus Kristus mendesak untukdisampaikan kepada semua orang dan perlawanan datang bertubi-tubi. Perutusan Paskah berupa: pergilah ke seluruh dunia,beritakanlah Injil kepada segala makhluk, merupakan perutusan yang diamanatkankepada seluruh Gereja dan setiap anggotanya. Setiap pengikut Kristus saat inimelakukan perutusan itu atas nama Gereja dengan kepalanya Yesus Kristus. Secaraformal, perutusan itu kita terima saat selesai ibadat dan Ekaristi. Pemimpinibadat selalu mengatakan di akhir perayaan: Marilah pergi, kita diutus. Dansecara informal dan pribadi, kita mengambil tanggung jawab ini untuk menjadisaksi-saksi Kristus di mana pun dan kapan pun dalam hidup ini. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus, sertailah dan lindungilah kamidalam perutusan kami masing-masing tiap-tiap hari, dan bebaskanlah kami selaludari yang jahat. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari SABTU SUCI, 4 April 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Apr 3, 2026 9:11


Dibawakan oleh Netty dari Gereja Santa Helena, Paroki Curug di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Kejadian 1: 1 - 2: 2; Mazmur tg 104: 1-2a.5-6.10.12.13-14.24.35c; Roma 6: 3-11; Matius 28: 1-10. TERANG MENGUASAI GELAP Tema renungan kita pada hari Sabtu Suciini ialah: Terang Menguasai Gelap. Kita baru saja melewati Jumat Agung dansuasana kehilangan, berkabung dan kesedihan masih terasa. Suasana ini membuatkita seperti ditinggalkan dan merana. Hari ini Gereja mewartakan pada kitabahwa ada pengharapan dan pertolongan. Yesus adalah terang bagi kita dan Dialahpenolong kita yang setia. Hari ini dari pagi hingga menjelang sore, suasanasunyi dan tenang mengiringi kita untuk meninggalkan perasaan dan pikirantentang kehilangan, untuk menuju kepada terang yang menggembirakan. Satu ilustrasi begini. Kalau kitamemasuki sebuah rumah atau ruangan yang gelap, kita pasti tidak bisa melihatapa-apa. Sangatlah sulit untuk menemukan jalan untuk melangkah. Seperti orangbuta, kita hanya dapat “merasa” suasana dan keberadaan kita. Kita mesti sangathati-hati dengan setiap langkah karena kalau tidak kita terpeleset dan jatuh,khususnya karena kita tidak begitu familiar dengan tempat atau lokasi kitaberada. Begitulah suasana kehidupan di dunia yang kita hidupi kalau tanpaYesus. Di dalam kegelapan ada godaan-godaan yang sangat membahayakan. Kita bisasaja melangkah dan jatuh dalam pencobaan.  Tetapi bagi Tuhan dan kita yang hidup didalam rahmat-Nya pasti ada terang. Terang itu adalah Yesus, dan Dia ada didalam nurani kita. Satu terang saja sudah sangat penting dan diri kita sendirimemiliki terang itu. Sementara lingkungan di sekitar gelap, kita pertahankanterang itu. Kita perlu tetap menjadi kuat dalam iman dan terus bercahaya tanpaharus terbawa oleh kegelapan yang mungkin jauh lebih hebat. Jadi meskipun hanyasatu terang dan kecil, orang-orang dan dunia sekitarnya sangat bergantung padanya.Satu terang saja yang bersinar pasti kegelapan tidak menjadi kegelapan yangsempurna.  Yesus berkata, “Akulah terang dunia.Barang siapa yang mengikuti Aku tidak akan jatuh di dalam kegelapan.” TerangYesus itu bukan sesuatu yang fisik atau lahiriah seperti terang lilin atau api.Terang itu adalah bimbingan rohani dan jalan kepada Bapa. Maka dengan mengikutiterang itu, kita memiliki seorang pembimbing yang membimbing hidup kita dengansebaik-baiknya. Kita akan tahu bagaimana menyembah Bapa kita di surga, kitaakan tahu bagaimana kita berbicara dengan sesama kita dan kita akan tahu bagaimanamenjadi kuat dalam mempertahankan dan melakukan yang baik dan benar.  Renungkan kita tentang terang Kristusyang menguasai kuasa kegelapan ini mengantarkan kita untuk perayaan MalamPaskah yang sebentar lagi akan kita rayakan dengan meriah. Dengan persiapanbatin dan semangat melalui renungan ini, kita sungguh menyongsong Malam Paskahnanti dengan penuh suka cita.   Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Allah yang mahakuasa, lindungilah kami selalu di dalam terang-Mu yang mengagumkan. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam Pekan Suci, 1 April 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Mar 31, 2026 9:05


Dibawakan oleh Felicia Chandra dari Paroki Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda di Keuskupan Banjarmasin, Indonesia. Yesaya 50: 4-9a; Mazmur tg 69: 8-10.21bcd-22.31.33-34; Matius 26: 14-25.TANTANGAN YUDAS ISKARIOT Tema renungan kita pada hari ini ialah: Tantangan YudasIskariot. Salah satu dari 12 rasul Yesus yang mati lebih dahulu ini bernasibtragis yang sangat negatif. Kita katakan begini untuk membedakan nasib tragisyang dialami hampir semua rasul lainnya yang kemudian hari mati sebagai martirGereja. Yudas mati sungguh tragis dan sangat tidak bermartabat.  Kisah itu terjadi lebih dari 2000 tahun lalu, persisnyapada saat hukuman mati dijatuhkan kepada Yesus melalui pengadilan yang tidakadil. Kita yang mengenang peristiwa ini khususnya dalam setiap tahun sekitarhari-hari pekan suci, memandangnya sebagai pelajaran yang kaya dengannilai-nilainya. Semua pelajaran itu merupakan tantangan Yudas Iskariot yangperlu kita hadapi sebagai bagian dari pembentukan iman kita kepada Kristusdalam sepanjang hidup kita masing-masing. Tantangan Yudas yang paling menonjol bagi kita saat iniialah cinta akan materi. Gaya hidup yang bertumpu hanya pada materi, atau hiduphanya diukur oleh materi seperti uang dan harta benda, lazim kita kenal dengansebutan materialisme. Dari gaya ini timbul aneka kejahatan lain sepertipencurian, korupsi, diskriminasi, perang, dan terorisme. Kita sebagai pengikutKristus yang baik, tentu saja tidak ingin bernasib seperti Yudas, hanya karenaberjuang untuk materi orang akhirnya menemukan kehampaan dalam hidupnyasendiri. Tantangan politisasi agama merupakan aspek yang lumayanpenting bagi kita. Baik Yudas dan para rasul lainnya maupun para pemuka Yahudirupanya punya kepentingan politik. Mereka ingin supaya ada Mesias yang hadirbagi mereka. Dengan bantuan Mesias mereka harus dibebaskan dari penjajahRomawi. Tetapi mereka salah paham dan mati langkah. Yesus bukan untuk mereka.Di dalam kehidupan bermasyarakat di negeri kita, kita ditantang untukbenar-benar menghindari politisasi agama. Jangan ada pengaruh politik masuk di dalamnya,demikian juga jangan pernah gaya hidup beriman memberlakukan cara-caraberpolitik yang cenderung memecah belah. Tantangan lain yang dapat kita tandai dari peristiwasiasat yang dimainkan oleh Yudas ialah kemunafikan. Siasatnya ialah memelukYesus, mencium-Nya, lalu mengirim pesan kepada para algojo dan orang-orangYahudi untuk menangkap Yesus. Betapa ini merupakan cara-cara kemunafikan olehsiapa pun di antara kita yang menjual teman, saudara, kerabat, tetangga,kampung halaman, agama, bangsa dan tanah air sendiri. Motivasi apa pun itu yangsenantiasa sangat duniawi, gampang membuat seseorang menyangkal yang seharusnyaia lindungi dan hormati. Tantangan-tantangan ini harus kita lawan dan kitaatasi. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Yesus Kristus, terangilah kami selalu untukmenghindari sikap Yudas di dalam diri kami sehingga kami dapat hidup suciseperti diri-Mu. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam namaBapa ...

METRO TV
Keluarga SBY Sambut Kelahiran Putra Kedua Agus Harimurti Yudhoyono - Headline News Edisi News MetroTV 74932

METRO TV

Play Episode Listen Later Mar 31, 2026 2:21


Kabar bahagia datang dari keluarga besar Susilo Bambang Yudhoyono! Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono, resmi dikaruniai putra kedua yang diberi nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono. Kelahiran ini membawa kebahagiaan bagi keluarga dan menjadi momen yang sangat dinanti-nanti.

keluarga kabar agus kedua edisi headline news putra susilo bambang yudhoyono yudhoyono
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-5 masa Prapaskah, 28 Maret 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Mar 27, 2026 8:29


Dibawakan oleh Erlin dari Paroki Santo Yosef Pekerja Gotong-Gotong di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. Yehezkiel 37: 21-28; Mazmur tg: Yeremia 31: 10.11-12ab.13; Yohanes 11: 45-56.KESEPAKATAN Renungan kita pada hari ini bertema: Kesepakatan. Adacerita bahwa langit dan bumi suka ribut. Pertengkaran menjadi makanan merekatiap hari. Hal kecil, soal sepele, masalah sederhana saja, mereka langsungribut. Misalnya langit menurunkan terlalu banyak hujan, bumi protes. Sebaliknyabumi mengirim terlalu banyak uapnya ke atas, langit protes. Ada-ada saja merekaberdua selalu mendapatkan alasan untuk bertengkar. Tetapi pada saat dan kebutuhan tertentu, mereka berduasepakat untuk bekerja sama. Bila manusia ternyata merusak lingkungan alamnya,bumi sepakat dengan langit supaya ada hukuman yang pantas bagi manusia ialahtanah dan lingkungannya menjadi kering. Langit menahan air hujannya. Sebaliknyabila manusia sangat merawat bumi dan alam lingkungannya, bumi sepakat denganlangit supaya memberikan kesuburan dan kehangatan bagi kehidupan manusia dansegenap makhluk di bumi.  Suatu kesepakatan lahir dari kenyataan sisi-sisi ataupihak-pihak yang berbeda. Fungsi utamanya ialah supaya kesepakatan itu dipegangdan dijadikan dasar untuk suatu kerja sama, kolaborasi dan hidup bersama. Darisudut pandang iman kita, perbedaan posisi dan tujuan Tuhan dengan penguasakejahatan amatlah tajam. Kita memahami bahwa antara Tuhan dan Setan tidak bisabekerja sama. Tidak mungkin kita menemukan satu kesepakatan antara kedua belahpihak.  Karena Yesus Kristus dan perutusan-Nya, terciptalah satukesepakatan antara kehendak Tuhan dan keinginan Setan melalui para musuh Yesus,yaitu para ahli Taurat, kaum Farisi dan para imam besar. Allah telah menetapkanbahwa Yesus Kristus akan mati untuk mengumpulkan dan mempersatukan anak-anakAllah yang tercerai-berai. Pandangan yang sama juga datang dari imam besarKayafas yang bernubuat bahwa Yesus dari Nazaret akan mati untuk mengumpulkandan mempersatukan anak-anak Israel yang tercerai-berai.  Kesepakatan ini harus terjadi, sehingga terjadilah YudasIskariot yang dirasuki Setan dapat menjalankan tugasnya. Kesepakatan mestidibuat supaya kita semua dapat merayakan peristiwa dari taman Getsemani menujuke Golgota hingga Yesus dimakamkan. Kehendak Bapa di surga mesti terwujud,namun untuk menjalankan kehendak itu, ada kesempatan bagi kejahatan, kekerasan,dan dosa ikut ambil bagiannya. Hal ini tentu saja berlaku bagi kita, olehkarena itu Yesus sudah menetapkan perjanjian, bahwa semua kesulitan dan penganiayaanakan datang menimpa setiap para pengikutnya. Ketika kita menjalankankehendak-Nya, godaan-kesulitan-penderitaan-penganiayaan ikut menyertai. Tuhanmelihat, mengizinkan dan menyetujui itu. Kesepakatan telah terjadi bagi kita. Marilahkita berdoa.  Dalam nama Bapa ... YaTuhan, semoga kami tetap mengikuti model Yesus Kristus dalam menghadapi segalapenderitaan hidup ini. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalamnama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-5 masa Prapaskah, 25 Maret 2026, Hari Raya Kabar Suka Cita

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Mar 24, 2026 8:02


Dibawakan oleh Christine Widyapraja dari Paroki Santo Gabriel di Keuskupan Bandung, Indonesia. Yesaya 7: 10-14; 8: 10; Mazmur tg 40: 7-8a.8b-9.10.11; Ibrani 10: 4-10; Lukas 1: 26-38.KABAR TERBESAR Tema renungan kita pada hari ini ialah: Kabar Terbesar. Kitamenyadari, mengetahui dan mengikuti berita yang sedang mendunia saat initentang perang antara negara Iran melawan Amerika dan Israel. Berita inimungkin menjadi berita terbesar pada saat ini. Perang tersebut memberi dampakke seluruh dunia khususnya mengenai tinggihnya harga bahan bakar minyakmengingat Iran sebagai produsen minyak yang terpenting di dunia. Selain itu berita-beritabesar nasional menarik perhatian kita seperti bencana banjir yang melandasejumlah wilayah Indonesia yang membawa kerugian harta benda dan kehilangannyawa manusia.   Di dalam urusan rohani dan iman, berita terbesar bagi kitaialah kabar suka cita yang disampaikan oleh utusan surga, Malaikat Gabriel,kepada seorang perawan di Nazaret di Galilea yang bernama Maria. Kabar inidisebut sebagai berita terbesar karena mempunyai beberapa alasan penting ini:1) Gabriel sebagai salah satu malaikat agung yang menyampaikannya; 2) kabar itumengakhiri semua bentuk janji yang telah dibuat Tuhan dengan manusia sejakzaman Abraham; 3) isi kabarnya ialah akan hadir Putera Allah yang menjelmamenjadi manusia dengan nama Yesus Kristus; dan 4) kabar itu menandakan temabesar dalam sejarah keselamatan yang disebut inkarnasi.  Di dalam kitab nabi Yesaya, kabar terbesar itu sudahdiantisipasi dengan janji yang menggambarkan begitu persis tentang seorangperawan yang akan melahirkan seorang utusan Allah. Putra yang dilahirkan ituakan diberikan nama Emanuel, yang berarti Allah beserta kita. Janji ini menjadinyata dengan peristiwa perawan Maria yang menerima kabar dari surga melaluiMalaikat Gabriel. Tanggapan Maria atas kabar terbesar itu: “Aku ini adalahhamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanmu itu”, merupakan sebuahtanggapan terbesar, yang menjadi standar tanggapan iman semua pengikut Kristus.Kita semua sebagai anak-anak Bunda Maria menjadikan tanggapan iman ini sebagaikesanggupan kita untuk melakukan kehendak Allah sepanjang hidup kita. Perayaan kabar suka cita hari ini membuat kita percayabahwa berita terbesar di dalam hidup kita sehari-hari ialah tentang kedatanganatau kehadiran dan kebenaran. Berita yang ada di sekitar kita baik lisan,tulisan, maupun online tentang kehadiran, keberadaan, dan kedatangan diri kitasendiri atau sesama harus lebih diutamakan daripada berita tentangketidak-adaan. Berita tentang kebenaran yang berisi kebaikan, keadilan,kedamaian, suka cita, dan keselamatan harus lebih diperbesar dan disebarkan,daripada tentang kebohongan, kekerasan, kehilangan, permusuhan, perang, danterorisme. Berita terbesar bagi kita ialah tentang kebaikan dan kebenaran,bukan sebaliknya. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Tuhan maha besar, penuhilah diri kami dengankabar suka cita tentang kebenaran-Mu. Semoga Roh-Mu membantu kami untuk melawansemua berita palsu dan bohong. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-4 masa Prapaskah, 19 Maret 2026, Hari Raya Santo Yosep, Suami Santa Perawan Maria

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Mar 18, 2026 9:22


Dibawakan oleh Yohanes Sukardi dan Maria Saraswati Sukardi dari Paroki Santa Maria Assumpta Kota Baru Kupang di Keuskupan Agung Kupang, Indonesia. 2 Samuel 7: 4-5a.12-14a.16; Mazmur tg 89: 2-3.4-5.27.29; Roma 4: 13.16-18.22; Matius 1: 16.18-21.24a.YOSEF SI LELAKIPEMBERI SOLUSI Renungan kita pada hari ini bertema: Yosef Si LelakiPemberi Solusi. Kisah sejarah keselamatan yang disampaikan oleh kitab sucimemperlihatkan tokoh-tokoh besar yang punya pengaruh besar kepada kita. Tokohsehebat Abraham, seperti yang disampaikan bacaan kedua dari Surat Paulus kepadajemaat di Roma, adalah bapak bagi banyak bangsa atas dasar imannya. Tokohsekuat raja Daud, seperti yang disampaikan bacaan pertama dari kitab keduaSamuel, menduduki takhta pemerintahan yang disediakan Allah untuk diwariskan turun-temurunsupaya mewujudkan kehendak Allah akan datangnya Mesias. Tetapi pada masa kejayaan mereka, kedatangan Mesias masihsebatas janji dan nubuat para nabi. Pemahaman orang pada umumnya tentang sosokMesias ialah seorang pejuang, petarung, pembebas, dan penguasa umat manusia.Periode berganti periode dan tokoh berganti tokoh, diskusi tentang sosok Mesiassepertinya membenturkan kehendak Tuhan dengan pemahaman dan keyakinan manusiayang serba terbatas. Hal ini berlangsung terus sampai waktunya Tuhan tepatuntuk menandakan datangnya Mesias sesungguhnya, yaitu diawali dengan peristiwakabar suka cita dari surga kepada seorang perawan bersahaja yang bernama Mariadari Nazareth.  Mesias itu harus melepaskan semua keistimewaan yangmenurut anggapan umum bahwa ia seluruhnya berciri supernatural. Masalah yangpaling sensitif dan dapat menjadi skandal publik ialah perawan itu mengandungPutra Allah yang menjadi manusia, yang harus menjadi Mesias. Siapa yang bisamenjadi solusi, sebagai antisipasi tersebarnya skandal maha besar, sehinggaanak ajaib yang lahir nanti dinyatakan punya orang tua biologis? Tanpa memberiruang bagi orang-orang untuk berpolemik atau mempersoalkannya, Tuhan Allahsudah punya jawaban, yaitu seorang lelaki keturunan Daud yang tinggal diNazareth. Dia itu adalah Yosep, si tukang kayu, dijadikan suami Maria. Seorang yang sangat bersahaja, tulus, dan suci hatinya,Yosef dijadikan oleh Allah solusi bagi rencana keselamatan tentang datangnyasang Mesias, Yesus Kristus. Dengan demikian, keluarga Nazareth ini lengkapsebagai solusi yang ciri khasnya ialah kesahajaan, ketulusan, kerendahan hati,kerelaan, dan kesucian hati mereka. Perawan Maria menonjol karena samasederhana dan tulus seperti suaminya. Mereka bersatu dengan juru selamat YesusKristus yang menampilkan kebersamaan dan persekutuan sebagai solusi dari Allahbagi persoalan-persoalan yang menimpa pribadi, keluarga, Gereja, dan masyarakatkita. Hidup bersahaja dan yang tulus menjadi solusi atas gaya materialisme dankepalsuan. Persekutuan sebagai keluarga dan komunitas beriman menjadi solusiatas ancaman perpecahan dan disintegrasi.  Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Yesus Kristus, jadikanlah hati kami tulusdan suci seperti Santo Yosep supaya kami dapat melayani Dikau dan sesamakami  dengan lebih baik lagi. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-4 masa Prapaskah, 18 Maret 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Mar 17, 2026 9:04


Dibawakan oleh Petrus Kanisius Kebaowolo dan Elisabeth Welan dari Paroki Santo Agustinus Karawaci di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Yesaya 49: 8-15; Mazmur tg 145: 8-9.13cd-14.17-18; Yohanes 5: 17-30.TUHAN SENANTIASA MENGINGAT KITA Tema renungan kita pada hari iniialah: Tuhan Senantiasa Mengingat Kita. Kitab Yesaya menggambarkan Allahsebagai Tuhan yang tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Tuhan menyatakan bahwa Ia akanmemulihkan umat-Nya, membangun kembali bumi, dan membawa harapan bagi merekayang merasa tertinggal atau terlupakan. Allah tidak hanya menciptakan dunia,tetapi juga terus merawat dan memperbaruinya. Ia mengikat perjanjian denganmanusia yang percaya kepada-Nya, sebuah janji bahwa kehidupan akan dipulihkandan masa depan akan dipenuhi harapan. Perjanjian Allah dengan manusia mencapai puncaknyadalam kedatangan Yesus Kristus ke dunia. Yesus datang bukan hanya sebagai guruatau nabi, tetapi sebagai tanda nyata kasih Allah bagi manusia. Melalui hidupdan karya-Nya, Yesus mengajarkan kebenaran Allah di hadapan banyak orang. Iamewartakan kasih, pengampunan, dan keselamatan bagi semua orang. Namun,kebenaran yang Ia bawa tidak selalu diterima dengan baik oleh semua orang. Dalam Injil hari ini diceritakan bahwa orang-orangFarisi sering menentang Yesus. Mereka menuduh-Nya melanggar aturan Sabat danbahkan menuduh-Nya menghujat karena mengatakan bahwa diri-Nya satu denganAllah. Bagi mereka, ajaran Yesus dianggap mengganggu tatanan yang telah merekapegang. Penolakan ini akhirnya membawa Yesus pada penderitaan yang besar. Iadihukum mati dan wafat di salib.Namun salib bukanlah tanda bahwa Allah meninggalkanmanusia. Justru di sanalah kasih Allah dinyatakan dengan paling jelas. MeskipunYesus mengalami penderitaan dan kematian, Allah tidak pernah melupakanumat-Nya. Kebangkitan Yesus menjadi tanda bahwa kasih Allah lebih kuat daripadakematian. Janji Yesus tetap berlaku: Ia akan menyertai kita sampai akhir zaman. Sering kali kita juga merasa seperti bangsa Israel yangberkata, “Tuhan telah meninggalkan dan melupakan aku.” Tetapi Tuhan menjawabdengan sangat lembut: seorang ibu mungkin bisa melupakan anaknya, tetapi Tuhantidak akan pernah melupakan kita. Kasih Allah jauh lebih setia daripada segalasesuatu di dunia ini. Ada seorang anak kecil pernah tersesat di pasar yangramai. Ia menangis karena merasa sendirian dan takut ditinggalkan. Tetapisebenarnya ibunya terus mencarinya di antara kerumunan orang. Ketika akhirnyasang ibu menemukan anak itu dan memeluknya, si anak baru menyadari bahwa iatidak pernah benar-benar ditinggalkan. Demikian pula dalam hidup kita. Kadangkita merasa Tuhan jauh atau tidak peduli, tetapi sesungguhnya Tuhan selalumencari, menjaga, dan mengingat kita. Dalam setiap keadaan, Tuhan tetap setia kepadajanji-Nya untuk menyertai kita. Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa … Ya Allah yang mahakuasa, jauhkanlah kami dari segala tipu daya si jahatyang mengancam dan membawa kami jauh dari Tuhan Yesus Kristus, Juruselamatkami. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus … Dalam nama Bapa …

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-4 masa Prapaskah, 16 Maret 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Mar 15, 2026 9:26


Dibawakan oleh Suster Wilhelmina OSA dari Komunitas Suster OSA, Paroki Santo Yusuf Karang Pilang, di Keuskupan Surabaya, Indonesia. Yesaya 65: 17-21; Mazmur tg 30: 2.4.5-6.11-12a.13b; Yohanes 4: 43-54.MENDAPATKANJAWABAN Renungan kita pada hari ini bertema: Mendapatkan Jawaban.Kita selalu puas, tenang, dan aman ketika pertanyaan atau pencarian kitamendapatkan jawabannya. Kita tentu belum merasa aman dan tenang kalau kitabelum mendapatkan jawabannya. Kesepakatan merupakan jawaban dari diskusi untukmenyamakan perbedaan persepsi. Konsep merupakan jawaban dari keterkaitanbermacam-macam argumen. Sistem adalah hasil dari pengintegrasian elemen-elemenyang berbeda. Metode adalah buah dari proses percobaan dan analisa variabel-variabelyang berbeda-beda. Sebagai para pengikut Kristus, iman adalah jawaban atasproses mengenal dan menyanggupi panggilan Tuhan kepada setiap pribadi manusia.Dengan mencapai dan memiliki iman, seseorang dipandang mempunyai hak dankewajiban sebagai pengikut Kristus yang sesungguhnya. Pintu masuk memiliki imanini ialah pembaptisan yang mencirikan seseorang itu percaya akan Yesus Kristussebagai Putera Allah yang hidup bersama Bapa dalam persekutuan dengan RohKudus. Hak-hak seorang beriman antara lain yang paling mendasarialah berpartisipasi di dalam Yesus Kristus dengan martabat sebagai saudaraatau saudari Kristus atau sebutan spesial sebagai putra atau putri Allah. Darihak dasar ini tumbuh kesadaran dan penguatan identitas Kristiani dengan prosespembentukan menurut panggilan atas setiap pribadi pengikut Kristus. Putra dan putriAllah terpanggil dalam profesi seperti guru, abdi negara, teknisi, pengusaha,petani, atau politisi. Putra dan putri Allah juga terpanggil dalam pelayananumat Allah sebagai imam, biarawan, biarawati, dan perkawinan suami-istri. Kewajiban sebagai pengikut Kristus yang sangat mendasarialah menjadi tanda kehadiran Kristus, terang, dan kebenaran-Nya di dalamdunia. Istilah yang sering dipakai ialah menjadi saksi-saksi Kristus yang hidupmelalui perkataan dan perbuatan Kristiani yang menggarami dan menerangi duniaini. Martabat putra dan putri Allah dengan panggilan-panggilan yang melekatpada setiap orang, akan menjadi efektif jika ia menjalankan kewajibannya secarabertanggung jawab. Jadi iman merupakan fondasi atau dasar untuk berdiri danberfungsinya sebuah kehidupan Kristen yang menghayati cinta kasih Kristus danberpengharapan untuk hidup di dalam langit dan bumi yang baru, yaitu kerajaansurga, seperti kata kitab nabi Yesaya dalam bacaan pertama. Pejabat istanamendapatkan jawaban dalam iman, setelah mujisat yang terjadi di dalamkeluarganya. Iman itu mengantar seluruh keluarga kepada Tuhan. Merekamenahbiskan diri mereka menjadi bagian dari Yesus Kristus dengan mempunyai hakdan kewajiban sebagai pengikut seturut standar dan kondisi pada waktu itu. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Yesus Kristus, terima kasih atas rahmatpanggilan dari-Mu kepada kami dan semoga kami selalu membaharui iman kamikepada-Mu. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

Cuap Cuap Cuan
Bank Digital Syariah Tancap Gas di Ramadan ft Arief Satrio Putra

Cuap Cuap Cuan

Play Episode Listen Later Mar 13, 2026 24:06


Hai, Sobat Cuan...Ramadan selalu membawa perubahan besar dalam pola transaksi dan perilaku finansial masyarakat. Di momen ini, bank digital syariah pun tancap gas menghadirkan berbagai inovasi untuk menjawab kebutuhan nasabah yang semakin digital, cepat, dan praktis.Di episode Podcast Cuap Cuap Cuan kali ini, Maria Katarina berbincang langsung dengan Arief Satrio Putra, Direktur Digital Banking Bank Aladin Syariah, membahas perkembangan bank digital syariah, potensi besar industri keuangan syariah di Indonesia, hingga inovasi layanan digital di tengah meningkatnya transaksi selama Ramadan.Seperti apa peluang dan tantangan industri ini ke depan? Simak obrolannya sampai habis hanya di Podcast Cuap Cuap Cuan!Sobat Cuan, jangan lupa ya untuk follow IG @cuap_cuan, dan juga subscribe youtube channel Cuap Cuap Cuan, kemudian di like, comment dan share juga ya. Salam cuan!

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu Prapaskah ke-3, 8 Maret 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Mar 7, 2026 16:56


Dibawakan oleh Maria Saraswati Sukardi, Onny Pakendek dan Yohanes Sukardi dari Paroki Santa Maria Assumpta Kota Baru Kupang di Keuskupan Agung Kupang, Indonesia. Keluaran 17: 3-7; Mazmur tg 95: 1-2.6-7.8-9; Roma 5: 1-2.5-8; Yohanes 5-42.KASIH YANG TIDAKBERTEPI DAN TOTAL Tema renungan kita pada hari ini ialah: Kasih Yang TidakBertepi Dan Total. Seorang pemuda benar-benar berjuang supaya gadis pilihannyaitu menerima dirinya, dan akhirnya mereka dapat menikah. Keluarga si gadisbelum semuanya yakin dengan perjuangan pemuda itu. Di mata mereka, ia memangbersikap baik, dan jujur. Tetapi semua itu masih sebagai anggapan dan asumsi.Belum ada bukti nyata kesungguhan cintanya. Sikap keluarga menjadi tantanganbagi pemuda itu. Lalu saat pernikahan itu datang. Tidak ada halangan dalamsemua proses dan acara pernikahan itu sendiri. Semua pihak yang terlibatmerasakan suka cita dan kepuasannya. Di dalam sebuah pertemuan, keluarga keduabelah pihak berkesempatan memberikan pesan-pesan kepada pasangan yang baru sajamenikah. Dari semua masukan yang diterima, pemuda itu kemudian menyatakan isihatinya. Ia berkata begini: "Imanku kepada Tuhan Yesus menuntut aku untukmencintai dengan benar. Cintaku yang benar kepada istriku ini, akan akubuktikan dalam hidup bersama dengannya mulai dari saat pernikahan kami." Pembuktian cinta kasih hanya dengan satu cara, yaituperbuatan. Lelaki itu ingin buktikan dengan hidup bersama istrinya dalam segalasituasi hidup keluarga. Di dalam pekerjaan, pelayanan dan pengorbanan ia ingintunjukkan bahwa istrinya merasa dicintai. Yesus adalah teladan utamanya. Kitasemua pengikut Kristus juga seperti dirinya, yang menjadikan Yesus teladanutama kita. Tuhan Yesus Kristus, seperti yang disampaikan bacaan kedua padahari ini, sudah membuktikan kasih-Nya bagi kita dengan pengorbanan diri-Nyasampai mati.  Cinta kasih Yesus Kristus itu dinyatakan kepada semuaorang sampai menghilangkan batas-batas ras, suku, budaya, dan bangsa. Cintakasih-Nya itu tidak mengenal siapa yang beriman dan yang tidak. Mereka yangsudah lama dibaptis dan mereka yang baru kemarin dibaptis berhak mendapatkankasih Tuhan tersebut. Kasih-Nya itu pada dasarnya tidak bertepi. Kelompokmanusia dan budaya yang tidak beriman seperti orang Samaria dan khususnyawanita yang berjumpa dengan Yesus adalah contohnya. Kasih kepada semua atau kasih yang tidak bertepi adalahkasih yang total. Tuhan menyembuhkan yang sakit dan luka. Tuhan melengkapi danmemenuhi yang kurang. Tuhan mengembalikan yang hilang dan tersesat. Tuhanmerangkul mereka yang belum tercakup dan tercerai-berai. Tuhan menjadi solusiatas semua bentuk persoalan hidup, sekalipun itu amat tidak mungkin teratasimenurut perhitungan dan kemampuan manusia. Tuhan mengisi air kehidupan ke dalamjiwa wanita Samaria dan jiwa semua orang lain di mana pun yang sedang kosongdan putus asa. Kita beruntung menerima kasih Tuhan yang total. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan, penuhilah diri kami dengan kasih danberkat karunia-Mu sehingga kami dapat menyiapkan diri dengan segenap hati untukperayaan Paskah tahun ini. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ...Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-2 masa Prapaskah, 6 Maret 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Mar 5, 2026 10:10


Dibawakan oleh Suster Amaria SSpS dari Komunitas Suster SSpS di Paroki Salib Suci Nanzan, Keuskupan Nagoya, Jepang. Kejadian 37: 3-4.12-13a.17b-28; Mazmur tg 105: 16-17.18-19.20-21; Matius 21: 33-43.45-46.CINTA BERBALASBENCI  Tema renungan kita pada hari ini ialah: Cinta BerbalasBenci. Kalimat dari tema ini bukan merupakan ajaran Tuhan bagi kita. Sebaliknyayang diajarkan Tuhan ialah cinta berbalas cinta atau cinta berbuah kebaikan,atau cinta menghasilkan suka cita. Meski bukan ajaran Tuhan, namun kitab sucidan ajaran Tuhan hendak menggambarkan betapa jahat dan buruknya kehidupan jikadikuasai oleh dosa. Iri hati, benci, marah, sombong, kejam, dan kekerasanmerupakan dosa-dosa yang menghancurkan kehidupan. Bacaan-bacaan pada hari ini berkisah tentang perbuatancinta dari orang yang mempunyai kemurahan hati dan kasih kebapaan. Perbuatanitu dibalas dengan kebencian dan kemarahan yang berujung pada kehancuran dankebinasaan. Sasaran kebencian dan kemarahan itu ialah utusan yang membawa pesankasih yang hendak disampaikan atau dibagikan. Yakob mengutus putra terkasihnyaYusuf, yang berarti ia hadir sendiri menjumpai dan melayani anak-anaknya dipadang. Tetapi Yusuf ditangkap, disiksa, lalu dijual. Utusan-utusan tuan kekebun anggur satu per satu dianiaya dan dihancurkan. Utusan terakhir adalahanaknya sendiri yang disiksa dan dibunuh oleh para pekerja dan pelayannya. Di dalam masa Prapaskah ini peringatan tentang cintaberbalas benci bertujuan memperkuatkan kewajiban kita untuk melakukan beberapatindakan. Pertama ialah ketidakmampuan membedakan cinta berbalas cinta daricinta berbalas benci harus dihindari. Mereka yang menyatakan diri berimankepada Tuhan tetapi tidak bisa membedakan itu, lalu sengaja membalas cintadengan kebencian sebenarnya bukan pengikut Kristus. Kedua, sebagai orang-orang beriman ketaatan kita menuntutsupaya kita berpihak pada pilihan untuk melakukan kehendak Tuhan. Terkaitdengan pembedaan tadi, pilihan kita ialah cinta berbalas cinta. Kebaikanberbalas kebaikan. Suka cita berbalas suka cita. Supaya bisa memilih ini,kedekatan dan keintiman kita dengan Tuhan sangat diperlukan, dan bukan sikapdingin, malu, dan menjauh dari Tuhan. Sering berkomunikasi dengan Tuhanmerupakan cara yang paling umum untuk dilakukan.  Ketiga, cara cinta berbalas benci adalah pengalaman nyataYesus sendiri dalam berhadapan dengan para musuh-Nya, dan ini diwariskan-Nyakepada kita. Yesus tidak takut dan lari dari gempuran kuat kebencian danancaman. Semakin benci dikobarkan, semakin besar pula cinta yang dilakukan.Banyak perlakukan penuh kekerasan diterima-Nya, semakin banyak kesabaran,keteguhan iman, dan pengampunan yang ditunjukkan sebagai balasnya. Cara iniyang Ia ajarkan kepada kita dan kita dituntut untuk melakukannya. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Bapa yang bijaksana, semoga Roh-Mu selalumenerangi budi dan hati kami supaya kami dapat selalu membedakan yang baik dariyang jahat. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-2 masa Prapaskah, 3 Maret 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Mar 2, 2026 10:18


Dibawakan oleh Theresia Keneka Muli dan Mateus Nong Mus dari Paroki Harapan Indah, Gereja Santo Albertus Agung di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Yesaya 1: 10.16-20; Mazmur tg 50: 8-9.16bc-17.21.23; Matius 23: 1-12.JADILAH KREDIBEL Renungan kita pada hari ini bertema: Jadilah Kredibel.Secara umum kita memahami kalau kredibel itu berarti dapat dipercayai. Inikaitannya dengan manusia atau yang impersonal seperti lembaga, kebijaksanaan,keputusan, pilihan, dan keyakinan. Aspek kredibilitas selalu berkaitan dengankebajikan yang diperlukan jika kita mempertanggungjawabkan dan meyakinkan oranglain tentang apa yang kita katakan dan perbuat. Hasil yang diinginkan ialahsupaya kita atau sesuatu itu dapat dipercayai.  Ciri orang yang kredibel itu seperti apa? Pada hari iniTuhan Yesus mengajarkan kita satu ciri mendasar kebajikan kredibilitas. Iamengambil contoh pribadi orang-orang Farisi dan para ahli Taurat. Mereka pintarberbicara dan tampak begitu meyakinkan dengan pikiran dan argumentasi. Tetapisalahnya ialah mereka tidak melakukan yang mereka katakan. Kredibilitas sangatmenuntut supaya ada kesesuaian yang dikatakan atau dibicarakan dengan yangdiperbuat. Kata dan perbuatan sejalan. Teori diungkapkan di dalam praktik. Kredibilitas dapat berdiri tegak dan berguna yangsesungguhnya kalau kedua kakinya berfungsi, yaitu perkataan dan tindakan.Mereka yang dikritik Yesus itu hanya berdiri dengan satu kaki, yaitu perkataan.Perbuatan mereka nol. Jadi mereka orang-orang pincang. Maka nasihat Yesusialah, dengarkan dan ikuti saja yang mereka katakan, karena berisi nasihat dankebajikan. Tetapi jangan pernah mengikuti perbuatan mereka. Kata dan pikiranatau konsep lebih mudah dibuat karena tidak terlalu memerlukan pengorbanan. Khususnyaketika tujuannya ialah untuk menarik hati, mempengaruhi, dan menampilkan diri,kata-kata bisa dibuat sedemikian teratur, indah didengar, dan seolah-olahbertenaga untuk menggerakkan. Namun ini tetap saja masih belum lengkap. Iamasih pincang. Perbuatan atau tindakan yang mempunyai pengaruh moral,berisi iman, dan bernilai kemanusiaan memiliki mutu kredibilitas yang lebihtinggi dibandingkan dengan perbuatan biasa sepeti berjalan dan makan atauminum. Nabi Yesaya menegaskan tentang perbuatan berwujud keadilan dan berbelarasa. Jika orang hanya berbicara, berteori, berjanji, dan berdiskusi tentangmenciptakan keadilan dan pentingnya berbela rasa, lalu tanpa berbuat adil danmelayani secara nyata, kredibilitas iman dan moralnya layak dipertanyakan.Mereka mungkin merasa sangat yakin untuk berbicara dan menjelaskan itu, tetapimereka sedang merendahkan kualitasnya sebagai manusia karena tidak kredibel.  Kalau ajakan renungan ini untuk menjadi kredibel, itumaksudnya supaya orang-orang yang memiliki tanggung jawab atas orang lain yangdiajari, dibina, dan didampingi, menjadikan kredibilitas sebuah kesakralan yangharus dihidupi. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus,ajarkanlah kami untuk menjadi orang yang benar dalam kata dan perbuatan.Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-1 masa Prapaskah, 28 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 27, 2026 8:27


Dibawakan oleh Matias Meran Lejap dan Agnes Kenupang Luon dari Paroki Santo Yohanes Maria Vianey Cilangkap di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Ulangan 26: 16-19; Mazmur tg 119: 1-2.4-5.7-8; Matius 5: 43-48.MENJADI SEMPURNASEPERTI BAPA YANG SEMPURNA Renungan kita pada hari ini bertema: Menjadi SempurnaSeperti Bapa Yang Sempurna. Di dalam keluarga, orang tua sangat mengharapkansupaya anak atau anak-anaknya mencapai tingkat kemajuan sesuai standar yangdiinginkannya. Jika bapak atau ibu menargetkan nilai 10 dan anaknya dapatmencapainya, atau bahkan melampaui itu, tujuan orang tua tercapai. Jadi orangtua yang sempurna memang ingin supaya anak atau anak-anaknya sempurna sepertimereka. Namun tidak semua keluarga mengalami yang ideal sepertiini. Ada anak-anak yang tidak dapat memenuhi standar orang tua. Dialog,kompromi dan saling terbuka satu sama lain memang perlu dimungkinkan, supayahubungan baik dan hidup bersama tetap terpelihara dalam cinta kasih. Ketikafirman Yesus Kristus yang meminta kita untuk menjadi sempurna seperti Bapa yangsempurna, menjadi perhatian kita di dalam masa Prapaskah ini, keadaan kitasesungguhnya ialah sama seperti anak-anak yang belum memenuhi standar orang tuatadi.  Masa Prapaskah memang penuh dengan upaya dan perhitungansupaya kita mampu mewujudkan apa yang diinginkan Tuhan dan Gereja terhadapkita. Salah satu yang terpenting ialah tentang perbuatan kasih. Ketika kitamengasihi saudara atau teman, perbuatan ini digolongkan sebagai cinta kasihyang normal. Di dalam keluarga dan sekolah, seorang anak dianggap baik dantulus kalau ia mengasihi saudara dan temannya. Di antara para tetangga dananggota masyarakat, perbuatan kasih selalu kita lalukan, dan ini semua menjadikankita sebagai sesama atau tetangga yang baik.  Yesus ingin mengajarkan lebih dari sekedar normal dan baikini. Meski ini menjadi suatu ajaran sepanjang waktu, namun di dalam masaPrapaskah kiranya ini menjadi sebuah disiplin dan penitensi, yaitu ketika kitamengasihi, mendoakan, menolong, dan mengampuni orang-orang yang bersalah kepadakita. Mereka sengaja iri, marah, dan membenci kita. Ini baru namanya sebuahtindakan kasih yang besar, tinggi, dan menaikkan standar kita sebagai pengikutKristus yang baik dan normal. Melalui perbuatan baik yang biasa dan ditambahtindakan kasih terhadap para musuh kita, Yesus memberikan kita harga yangsangat tinggi, yaitu sempurna seperti Bapa yang sempurna. Ajaran ini jauh sebelumnya telah ditegaskan Musa kepadabangsa Israel di seberang Sungai Yordan, bahwa janji Allah sungguh sangat jelasbagi mereka. Setiap orang dan seluruh bangsa menjadi umat yang kudus bagiAllah, yang adalah Tuhan semesta alam. Kesempurnaan seperti Bapa yangdisampaikan oleh Musa meminta umat Allah untuk menaati perintah-perintah Allahdengan segenap hati dan segenap jiwa. Ajaran Musa mengikat dan menuntut, namunkemudian disempurnakan oleh Yesus yang memberikan sendiri teladan kesempurnaanitu. Kita tinggal menaati dan setia kepada-Nya.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Bapa yang baik,buatlah kami hidup dalam kepenuhan cinta kasih-Mu dan membuahkan cinta kasihitu di dalam pelayanan dan pengorbanan kepada sesama kami. Kemuliaan kepadaBapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-1 masa Prapaskah, 25 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 24, 2026 7:43


Dibawakan oleh Kris Waleng dan Welin Duan dari Gereja Santo Fransiskus Xaverius, Paroki Tanjung Priok, di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Yunus 3: 1-10; Mazmur tg 51: 3-4.12-13.18-19; Lukas 11: 29-32.LEBIH DARI PADATANDA YANG MEMPERINGATKAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Lebih DaripadaTanda Yang Memperingatkan. Ketika para pemuka, pemimpin dan cendekia Yahudimenekan Yesus supaya memberikan mereka tanda atas semua yang diperbuat-Nya,Yesus tidak sudi memberikan. Ia berbalik menanggapi mereka dengan sebuah carapembungkaman. Ia berkata dalam berbagai kesempatan dan dalam aneka perkataanbahwa Ia sendiri adalah tanda Allah. Karena itu mereka tak perlu lagipembuktian dari surga selain diri Yesus yang sedang berbicara dengan mereka. Kitab nabi Yunus dalam bacaan pertama memperlihatkan kalauorang-orang Niniwe dan kotanya yang terkenal berdosa, mengenali peringatanAllah ketika Yunus datang dan berbicara kepada mereka. Tuhan menghadirkantanda-Nya melalui nabi Yunus. Lalu kota itu, berikut pemimpin dan penduduknyamendengarkan nabi, lalu hasilnya ialah mereka semua bertobat. Pada kejadianlain, Ratu dari Syeba yang tidak seagama dengan Yahudi mengenali kebijaksanaanAllah di dalam Raja Salomo. Ini menunjukkan bahwa Yunus dan Salomo adalah tandadari Allah. Tanda pada Yunus berisi pesan kerahiman Allah bagi orang-orangNiniwe. Tanda pada Salomo berisi pesan suka cita kebijaksanaan kepada ratu danseluruh dunia. Jika sikap manusia ialah menerima, mengakui, danmenyanggupi pesan dari Allah melalui tanda-tanda tersebut, semuanya menjadimudah dan Tuhan memberkatinya dengan karunia melimpah. Manusia memperoleh sukacita, damai, kebahagiaan, dan keselamatan. Persoalannya ialah kalau manusiatidak mendengar, menolak, dan tidak menyanggupi peringatan itu. Jelas akibatnyaialah mereka tidak mendapatkan berkat karunia Allah. Sikap para pemuka,pemimpin, dan cendekia Yahudi itu justru lebih keras, yaitu mereka tidak menerimadan mengakui Tuhan Yesus yang lebih dari pada Yunus dan Salomo. Ini adalahkesalahan besar mereka, maka Tuhan yang langsung memperingatkan mereka! Kita mengalami kehadiran Tuhan langsung melalui firman-Nyayang diwartakan. Firman itu difasilitasi oleh Gereja sebagai terang dan sumberkehidupan kita. Di dalam Ekaristi, firman itu berubah menjadi tubuh yang kitaterima dan santap. Di dalam sakramen tobat, firman itu menjadi pesan kerahimanyang mengampuni dan menyelamatkan kita dari dosa. Di dalam homili, firman itumenjadi siraman rohani yang menyegarkan dahaga jiwa kita. Di dalam berkatpastor, firman itu menjadi kekuatan rohani yang menguatkan hidup rohani kita.Di dalam lagu-lagu rohani, firman itu menjadi sentuhan lembut yang membuat dirikita tenang dan nyaman. Di dalam nasihat orang tua dan orang dewasa, firman itumelindungi kita. Jadi di dalam seluruh hidup kita firman Tuhan menjelma. Kitahanya perlu menerima dan mengakui bahwa ada Tuhan, lalu menyanggupikehendak-Nya. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Bapa yang baik,penuhilah hati kami dengan kebijaksanaan dan kasih-Mu supaya selalu berpihakkepada-Mu. Biarkanlah kami selalu mengakui-Mu dengan segenap hati kami.Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu sesudah Rabu Abu, 21 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 20, 2026 8:02


Dibawakan oleh Sr Tania MCFSM dan Sr Dominika MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santa Teresa Kalkuta Bekasi di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Yesaya 58: 9b-14; Mazmur tg 86: 1-2.3-4.5-6; Lukas 5: 27-32.PUASA BERBUAHPEMBAHARUAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Puasa BerbuahPembaharuan. Kemarin kita diterangi dalam renungan bahwa puasa kita di dalammasa Pra Paskah ini dilakukan melalui beramal dan berdoa. Ini merupakancara-cara kita berpuasa. Lalu hal berikut yang amat penting ialah buah atauhasil melakukan puasa. Apakah yang didapatkan setelah melakukan puasa? Hari inikita merenungkan bahwa dengan berpuasa orang mendapatkan pembaharuan hidup. Nabi Yesaya mengatakan bahwa orang yang berhentimenyusahkan dan menyakiti sesamanya, lalu berbalik untuk berbuat baik danberamal kasih kepada sesamanya itu, pembaharuan yang ia peroleh adalah TuhanAllah berkenan kepadanya. Tuhan akan menuntunnya senantiasa. Tuhan akanmemuaskan semua kepentingannya untuk menjadi bahagia dan selamat di dalamkehidupannya. Pembaharuan ini berkaitan dengan kehidupan rohaninya yangberkembang, di mana hubungannya dengan Tuhan ialah dalam satu keterikatan yangmenyatu. Dasarnya ialah karena ia melakukan semua perbuatan Tuhan sendiri. Yang digambarkan oleh Yesaya ini terungkap dengan sangatjelas dalam pengalaman orang-orang yang mengalami sendiri hidup dan bekerjabersama Yesus Kristus. Kita semua yang berada di dalam Gereja saat ini jugadalam situasi yang berbeda-beda memiliki pengalaman ini, terlebih-lebih selamamasa Pra Paskah, kita ingin memantapkan dan memperkuat hubungan kita denganTuhan untuk semakin menyatu dengan-Nya. Syaratnya ialah bertahan dalam iman dankesetiaan menjadi murid-murid Tuhan yang baik seperti para rasul. Pembaharuan hidup yang dampaknya kuat bagi diri seseorangatau dalam suatu kebersamaan dengan orang lain ialah pertobatan. Tandanya ialahorang meninggalkan hidup yang lama dalam kegelapan dosa dan memilih hidup barudi dalam Tuhan. Melalui berpuasa, yaitu pengalaman berjumpa dan hidup bersamadengan Tuhan, kekuatan pengaruh-Nya dapat mengubah jalan hidup seseorang.Pengalaman ini ditunjukkan oleh Lewi, si pemungut cukai yang bertemu denganYesus dan selanjutnya mengundang Yesus untuk makan di rumahnya. Si pemungutcukai ini kemudian menjadi salah satu dari ke-12 rasul Yesus. Jika puasa dalam masa Pra Paskah ini belum menunjukkantanda-tanda akan ada pertobatan di dalam diri Anda dan keluarga atau kelompokAnda, memasuki minggu pertama Pra Paskah kiranya dapat dibuatkan suatuperencanaan dalam menata kehidupan baik pribadi maupun bersama. Perencanaan itumesti dapat dikonkretkan untuk suatu pertobatan yang kemudian diwujudkan.  Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha rahim,terangi perjalanan hidup kami pribadi dan bersama di dalam masa Pra Paskah ini,sehingga kami berjalan di dalam terang untuk pertobatan kami. Kemuliaan kepadaBapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-6 masa biasa, 17 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 16, 2026 8:48


Dibawakan oleh Sr Modesta MCFSM dan Sr Yuliana MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santo Yosef Ampa di Keuskupan Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Yakobus 1: 12-18; Mazmur tg 94: 12-13a.14-15.18-19; Markus 8: 14-21.KUAT MENGHADAPIUJIAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Kuat MenghadapiUjian. Di dalam kitab suci perjanjian baru, Yesus Kristus mengajarkan kitauntuk kuat dalam menghadapi ujian. Pengalaman ujian sering disamakan dengancobaan, yang maksudnya ialah untuk mencobai seseorang apakah mampu melewaticobaan atau tidak. Misalnya di dalam Injil Matius 26: 41 yang sama denganMarkus 14: 38, dan Lukas 22: 40, Yesus mengingatkan supaya kita selalu kuatdalam doa dan berwaspada supaya tidak jatuh ke dalam pencobaan. Daging atau tubuhkita lemah sehingga gampang menjadi jalan masuk bagi musuh yang mencobai. Tuhan sendiri juga mengingatkan umat-Nya di dalamperjanjian lama supaya mereka kuat terhadap godaan, cobaan dan ujian hidup.Ketika Musa berhadapan dengan Firaun di Mesir, ia benar-benar di dalam ujianberat. Tetapi ia juga patuh pada tuntunan dan perintah Tuhan. Dengan berpegangpada prinsip ini bahwa Tuhan mengajarkan dan menguatkan kita, jelas sebagaisebuah permainan atau lelucon kalau Tuhan juga yang mencobai kita. Ada anggapandan keyakinan di antara kita bahwa Tuhan mencobai dan menggodai kita sehinggaitu semua dianggap saja sebagai ujian dalam hidup. Ini jelas tidak mungkin.Bagaimana Ia menguatkan kita, Ia juga mencobai apa yang Ia sendiri tetapkan,kuatkan dan lindungi? Oleh karena itu Santo Yakobus dalam bacaan pertamamenegaskan bahwa tidak mungkin Tuhan mencobai kita anak-anak kekasihnya. Tuhantidak punya sistem bermain seperti siapa pun makhluk manusia dan makhluk rohlainnya yang punya keinginan untuk mencoba-cobai, menggoda-godai, ataumemperdaya-dayai pihak lain. Pemimpin penggoda dan penyoba ialah setan.Pengaruh setan ini memprioritaskan kerjanya pada tingkah laku manusia yangbertentangan dengan jalan Tuhan. Karena manusia punya kebebasan, ia bisa jugamemilih untuk condong pada pengaruh setan. Jadi manusia dicobai dan digodaioleh keinginannya sendiri yang sudah dikuasai oleh si jahat. Bilamana kita tahu bahwa kita berada di dalam cobaan?Peristiwa yang dikisahkan di dalam Injil hari ini menggambarkan suatu situasiumum orang-orang berada di dalam cobaan. Situasi itu ialah ketika pikiran danhati kita mulai mengerti dan menganggap bahwa Tuhan jauh atau tidak beradabersama kita. Kekawatiran atau keprihatinan bahwa nasib kita bakal di dalamkesulitan karena di sekeliling kita ada begitu banyak tantangan, kesulitan, danancaman. Bahkan kita sangat dihantui oleh ketidakmampuan kita untuk menghadapisemua itu. Rasa tak percaya pada diri, anggapan bahwa di sekeliling ada banyakancaman, dan pandangan bahwa Tuhan jauh, merupakan keadaan pencobaan yang kitahadapi di dalam hidup ini. Maka nasihatnya ialah: kita mesti kuat! Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha kuasa,penuhilah diri kami dengan semangat iman yang berani dan kuat untuk menghadapisegala cobaan dan ujian hidup ini. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan RohKudus ... Dalam nama Bapa ...

Building the Premier Accounting Firm
Your Budget is Wrong: Why Most Forecasts Fail w/ Matt Putra

Building the Premier Accounting Firm

Play Episode Listen Later Feb 4, 2026 44:30


In this episode of Building the Premier Accounting Firm, Roger Knecht and guest Matt Putra discuss the critical differences between budgeting and forecasting in accounting, emphasizing data-driven decision-making for e-commerce businesses. They explore how financial management, including KPIs and cash flow strategies, helps fast-growing consumer brands optimize profitability and scale effectively, with a focus on AI's transformative impact. In This Episode: 00:00 Introduction to Matt Putra and 8x 01:03 Matt's Journey to 8x and Data-Driven Decisions 02:52 Budget vs. Forecast: Key Differences 05:57 The Importance of Budgeting and Planning 08:24 Budgeting for External Stakeholders and Accountability 11:18 Lessons Learned from Ambitious Budgeting 15:00 Financial Management for Scaling Businesses 17:49 Scorecards vs. KPIs and Dashboards 21:55 Go-To Metrics and the Island Analogy 24:51 The Impact and Application of AI in Business 31:11 Advising Founders: Selling Peace of Mind 34:16 Gratitude and Divergent Thinking 37:51 Closing Thoughts and Resources Key Takeaways: Differentiate between budgets as fixed annual plans and forecasts as malleable, frequently updated financial outlooks for data-driven decisions. Implement scorecards with 5-15 critical metrics and clear targets to simplify problem-solving and boost team accountability. Prioritize cash flow management, customer lifetime value (LTV), and customer acquisition costs (CAC) for sustainable business growth and profitability. Integrate AI into business operations to enhance efficiency, reduce costs, and gain a competitive edge in the accounting profession. Understand that financial management services sell "peace of mind and confidence" rather than just data or models, addressing emotional components for founders. Featured Quotes: "If we're not in the, call it the top 10% of AI adopters, we're going to be left behind fairly quickly." — Matt Putra "We don't sell financial models. We do not sell cash flow forecasts. We do not sell scorecards. We sell peace of mind and confidence." — Matt Putra "If the business owner can hit within, say, 5%, 10%, their budget for the next year, it means they know well that business model." — Roger Knecht Behind the Story: Matt Putra recounts his transition from a CFO role with a grueling commute to founding eightx, a financial operations company. His desire for work-life balance during COVID-19 propelled him to create a business that simplifies finance for e-commerce brands. He stresses the emotional aspect of financial consulting, focusing on delivering confidence rather than just numbers. Matt Putra also shares a personal anecdote about his wife's support, which allowed him to take significant risks in building his company. Conclusion: Thank you for joining us for another episode of Building the Premier Accounting Firm with Roger Knecht. For more information on how you can establish your own accounting firm and take control of your time and income, call 435-344-2060 or schedule an appointment to connect with Roger's team here. Sponsors: Universal Accounting Center Helping accounting professionals confidently and competently offer quality accounting services to get paid what they are worth.   Offers: I'll have a call with someone to help them go from 0-1 on their first AI agent Be more efficient and improve your profit margin with AI Connect with Matt on LinkedIn: https://www.linkedin.com/in/mattputra/  matt@eightx.co    Get a FREE copy of these books all accounting professionals should use to work on their business and become profitable.  These are a must-have addition to every accountant's library to provide quality CFO & Advisory services as a Profit & Growth Expert today: "Red to BLACK in 30 days – A small business accountant's guide to QUICK turnarounds" – This is a how-to guide on how to turn around a struggling business into a more sustainable model. Each chapter focuses on a crucial aspect of the turnaround process - from cash flow management to strategies for improving revenue. This book will teach you everything you need to become a turnaround expert for small businesses. "in the BLACK, nine principles to make your business profitable" – Nine Principles to Make Your Business Profitable – Discover what you need to know to run the premier accounting firm and get paid what you are worth in this book, by the same author as Red to Black – CPA Allen B. Bostrom. Bostrom teaches the three major functions of business (marketing, production and accounting) as well as strategies for maximizing profitability for your clients by creating actionable plans to implement the nine principles. "Your Strategic Accountant" - Understand the 3 Core Accounting Services (CAS - Client Accounting Services) you should offer as you run your business. Help your clients understand which numbers they need to know to make more informed business decisions. "Your Profit & Growth Expert" - Your business is an asset. You should know its value and understand how to maximize it. Beginning with the end in mind helps you work ON your business to build a company you can leave so that it can continue to exist in your absence or build wealth as you retire and enjoy the time, freedom, and life you want and deserve. Follow the Turnkey Business plan for accounting professionals.  This is the proven process to start and build the premier accounting firm in your area.  After more than 40 years we've identified the best practices of successful accountants and this is a presentation we are happy to share.     Also learn the best practices to automate and nurture your lead generation process allowing you to get the bookkeeping, accounting and tax clients you deserve.  GO HERE to see this presentation and learn what you can do today to identify and engage with your ideal clients.   Check it out and see what you can do to be in business for yourself but not by yourself with Universal Accounting Center.   It's here you can become a:   Professional Bookkeeper, PB Professional Tax Preparer, PTP Profit & Growth Expert, PGE   Next, join a group of like-minded professionals within the accounting community.  Register to attend GrowCon and Stay up-to-date on current topics and trends and see what you can do to also give back, participating in relevant conversations as they relate to offering quality accounting services and building your bookkeeping, accounting & tax business.   The Accounting & Bookkeeping Tips Facebook Group The Universal Accounting Fanpage Topical Newsletters: Universal Accounting Success The Universal Newsletter   Lastly, get your Business Score to see what you can do to work ON your business and have the Premier Accounting Firm. Join over 70,000 business owners and get your score on the 8 Factors That Drive Your Company's Value.   For Additional FREE Resources for accounting professionals check out this collection HERE!   Be sure to join us for GrowCon, the LIVE event for accounting professionals to work ON their business. This is a conference you don't want to miss.   Remember this, Accounting Success IS Universal. Listen to our next episode and be sure to subscribe.   Also, let us know what you think of the podcast and please share any suggestions you may have.  We look forward to your input: Podcast Feedback   For more information on how you can apply these principles to start and build your accounting, bookkeeping & tax business please visit us at www.universalaccountingschool.com or call us at 8012653777  

Building the Premier Accounting Firm
This Week on BPAF : Matt Putra

Building the Premier Accounting Firm

Play Episode Listen Later Feb 2, 2026 0:35


Join us this Wednesday for a new episode where Roger discusses budgeting and why most forecasts fail with Matt Putra.  

Ray Janson Radio
OTP #54 HIDUP DARI WORLD CLASS BARTENDER! WITH ARIS SANJAYA PUTRA | ONTHEPAS

Ray Janson Radio

Play Episode Listen Later Jan 3, 2026 93:50


Di episode kali ini, kita akan ngobrol bareng salah satu juara dunia Mixologist kebanggaan Bali, Aris Sanjaya Putra. Seorang risk taker dari awal karir di bar daerah Singaraja, sampai akhir nya keliling dunia untuk bar take over. Tonton video selengkapnya di #RayJansonRadioOTP #54 HIDUP DARI WORLD CLASS BARTENDER! WITH ARIS SANJAYA PUTRA | ONTHEPASEnjoy the show!Instagram:Aris Sanjaya Putra https://www.instagram.com/aris_sanjaya5154/ DON'T FORGET TO LIKE AND SUBSCRIBE !On The Pas is available on:Spotify: https://spoti.fi/2lEDF01Apple Podcast: https://apple.co/2nhtizqGoogle Podcast: https://bit.ly/2laege8iAnchor App: https://anchor.fm/ray-janson-radioInstagram: https://www.instagram.com/onthepasbali/TikTok: https://www.tiktok.com/@onthepasLet's talk some more:https://www.instagram.com/renaldykhttps://www.instagram.com/backdraft_projecthttps://www.instagram.com/mariojreynaldi#OnThePasPodcast #BaliPodcast #RayJansonRadio #FnBPodcast #PodcastAfterService #Bartender

THINK Business with Jon Dwoskin
Where's Your Stuck: Overcoming Stuck Points in Business with Matt Putra

THINK Business with Jon Dwoskin

Play Episode Listen Later Dec 18, 2025 2:53


This powerful clip from THINK Business LIVE with Jon Dwoskin and Matt Putra, CEO of Eightx, identifies and provides insight into overcoming "stuck" points in business. Get real-time, relatable coaching and practical advice for navigating hurdles to boost business growth. Watch the full episode Connect with Jon Dwoskin: Twitter: @jdwoskin Facebook: https://www.facebook.com/jonathan.dwoskin Instagram: https://www.instagram.com/thejondwoskinexperience/ Website: https://jondwoskin.com/LinkedIn: https://www.linkedin.com/in/jondwoskin/ Email: jon@jondwoskin.com Get Jon's Book: The Think Big Movement: Grow your business big. Very Big!   Connect with Matt Putra: Website: https://eightx.co/ LinkedIn: https://www.linkedin.com/in/mattputra/ *E – explicit language may be used in this podcast.

The Ecommerce Lab By Ecomcy
EP #355] [ENG] - Top strategies to manage teams when scaling a business - Matt Putra

The Ecommerce Lab By Ecomcy

Play Episode Listen Later Dec 18, 2025 27:24


Welcome to the eCommerce Lab Podcast! In this episode, we have a very special guest: Matt Putra, Managing Partner at EightxEightx and host of the How I Do It podcast.We'll be discussing top strategies for managing teams when scaling a business, exploring how to lead teams effectively, maintain organizational culture, and optimize processes while a company grows rapidly.If you're scaling your business or leading expanding teams, this episode will give you practical ideas, real-world lessons, and actionable strategies you can implement today.

Kā labāk dzīvot
Karpa, zirņi, bukstiņputra: nestandarta receptes labi zināmiem ēdieniem

Kā labāk dzīvot

Play Episode Listen Later Nov 24, 2025 46:47


Iespējams, ka katrai saimniecei vai saimniekam ir sava bukstiņputras, gaļas sautējuma, pupu un zirņu zupas,  aukstās gaļas, aknu pastētes un karpas pagatavošanas recepte. Bet ja nav vai ir vēlme klasisko recepti dažādot, tad raidījumā Kā labāk dzīvot "Ladigs gastronomija" pavārs Ingmārs Ladigs atklāj nestandarta receptes labi zināmiem ēdieniem. Silts un gards ziemas ēdiens ir cepta karpa. Ingmārs Ladigs skaidro, ka karpu pārgriež no muguras puses, jo galvas pusē ir biezāka nekā pie astes, tā pārgriežot var vienmērīgi izklāt. Kārtīgi iztīra, izmazgā un var marinēt.  Marinēšanai viņš iesaka izmantot sildošās garšvielas - muskatriekstu, ingveru. Tā zivs iegūs ambiciozāku garšu. Protams, var izmantot arī dilles, kadiķogas, ķiplokus, etiķi vai citrona sulu. "Marinētai zivij ir kulinārā vērtība," atzīst Ingmārs Ladigs. Pirms cepšanas marinādi ar salveti nosusina. Karpai patīk cepties lielā tauku daudzumā. Tad būs garšīgāka garoziņa. Fileju pietiek cept uz parastās pannas, veselu zivi - jāliek cepeškrāsnī. Ja veselu zivi liek cpeškrāsnī, pildījumam var izmanto arī cukgaļas cauraudzi. Karpu var pagatavot arī tumšā alus mērcē. Karpas fileju apvārta miltos un apcep. Tad sagatavo mērci: apcep pannā sīpolus ar sviestu, ielej glāzi tumšā alus, pieliek karoti medus, citrona sulu, mazliet sinepes. Kad alus novārās, var arī pāris karotes saldo krējumu pievienot. Apcepto zivi liek mērcē un pasutina 5-10 minūtes. Domājot par Ziemassvētku laiku, un arī siltiem ziemas ēdieniem, aktuāli ir vārītie pelēki zirņi. Ingmārs Ladigs iesaka atstāt vārītos zirņus šķidrumā, kurā vārīja, jo bez šķidruma paliek daudz sausāki. Ja nejauši pārvāra zirņus, var taisīt kroketes vai kotletes. Mērcēšanai labāk izvēlēties aukstu ūdeni, pirms vārīšanas to nomazgāt, jo zirņiem patīk rūgt. Vārot var pievienot kādu garšsakni (seleriju, pastinaku, burkānu vai sīpolu), tas bagātinās garšu. Sāli šefpavārs iesaka likt beigās. Klasiski zirņiem pievieno apceptu cauraudzīti ar sīpoliem, ja uzturā nelieto gaļu, var sīpolu ievārījumu uzlikt.

Build Your Network
Make Money with Smart CFO Strategies | Matt Putra

Build Your Network

Play Episode Listen Later Nov 21, 2025 31:58


Matt Putra is a fractional CFO and founder of Eightx, specializing in helping e-commerce and consumer packaged goods (CPG) companies scale profitably and sustainably. With over a decade of experience, Matt has supported businesses generating $5 million to $100 million in revenue, expertly managing cash flow, raising capital, and building financial systems that empower founders to make data-driven decisions confidently. On this episode we talk about: Matt's unconventional path to becoming a CFO, including working in manufacturing and private equity before founding Eightx​ The challenges and strategies for scaling a business that heavily depends on personal expertise and trust​ Why Matt chose e-commerce and CPG niches and how he built his client base primarily through LinkedIn and referrals​ The importance of setting and tracking key financial metrics tailored to each business team for proactive management​ Managing cash flow with weekly 13-week forecasts to foresee and handle financial challenges​ Taking calculated financial risks as a founder and balancing ambition with cash flow realities​ Advice for founders on understanding finance versus outsourcing critical financial functions​ How Matt continues to build and scale Eightx with a growing team of CFOs, analysts, and accountants​ Top 3 Takeaways 1.  Key financial metrics and consistent cash flow forecasting are crucial tools for business longevity and scaling.​2.  Scaling a fractional CFO business requires careful hiring and trust-building with skilled financial professionals.​3.  Founders should focus on core finance understanding but outsource complex financial functions to experts like fractional CFOs.​ Notable Quotes   "If you can figure out your top 20 financial metrics, you're very likely to succeed."​   "The most boring activity that exists in finance today is updating your 13-week cash flow forecast every week, but it makes you a better cash flow manager."​   "Charge enough to overdeliver for your customers because it will cost more to deliver on your promises than you expect."​ Connect with Matt Putra:   LinkedIn: https://ca.linkedin.com/in/mattputra​   Instagram: https://www.instagram.com/mattwjputra/​   Website (Eightx): https://eightx.co​ ✖️✖️✖️✖️

Tunnel
#191 - Sognando Beckham Putra Nugraha

Tunnel

Play Episode Listen Later Oct 9, 2025 60:15


In questa puntata:- Focus: conoscete la pagina Calciatori Italiani all'Estero? Ne abbiamo parlato con Giorgio, il suo deus ex machina- Erasmus extralarge: un po' di calciatori italiani all'estero che forse non ricordate

Unpacking the Digital Shelf
Maximizing Growth Through Your CFO Relationship, with Matt Putra, CEO at fractional CFO firm Eightx

Unpacking the Digital Shelf

Play Episode Listen Later Oct 6, 2025 41:18


Lauren Livak Gilbert has been trying to get a CFO on the podcast for over a YEAR. It's one of the most pivotal relationships you need to have to drive success and manage in tough times, and she finally found one who was ready to talk omnichannel turkey. Matt Putra, CEO at fractional CFO firm Eightx, joined the podcast with tough advice and a passion for building a bridge between finance and the business to make the P&L shine.

THINK Business with Jon Dwoskin
Speed Round with Matt Putra

THINK Business with Jon Dwoskin

Play Episode Listen Later Sep 30, 2025 1:17


Dive into an engaging speed round from THINK Business LIVE with Jon Dwoskin and Matt Putra, CEO of Eightx. These quick-fire questions and candid answers reveal best advice, favorite books, and personal insights. Watch the full episode Connect with Jon Dwoskin: Twitter: @jdwoskin Facebook: https://www.facebook.com/jonathan.dwoskin Instagram: https://www.instagram.com/thejondwoskinexperience/ Website: https://jondwoskin.com/LinkedIn: https://www.linkedin.com/in/jondwoskin/ Email: jon@jondwoskin.com Get Jon's Book: The Think Big Movement: Grow your business big. Very Big!   Connect with Matt Putra: Website: https://eightx.co/ LinkedIn: https://www.linkedin.com/in/mattputra/ *E – explicit language may be used in this podcast.

eCom Pulse - Your Heartbeat to the World of E-commerce.
178. Stop Losing Cash from Unsold Inventory with Matt Putra

eCom Pulse - Your Heartbeat to the World of E-commerce.

Play Episode Listen Later Aug 5, 2025 30:08


In this episode of Mastering eCommerce Marketing, host Eitan Koter talks with Matt Putra, a Fractional CFO and founder of Eightx.Matt helps eCommerce and CPG businesses making between $5 and $100 million scale profitably and sustainably. His main focus is helping companies simplify finances and manage their cash flow clearly.Matt explains the critical difference between profit and cash flow, noting why having money in the bank is often more important than simply showing profits on paper.He highlights common mistakes businesses make, especially holding onto too much inventory. Matt points out how excess inventory quietly drains cash, limiting opportunities for growth.Matt also shares easy-to-follow advice on cash flow forecasting, emphasizing the value of regular financial check-ins. He believes staying financially healthy comes down to asking simple questions consistently, paying attention to key numbers, and adjusting quickly.Eitan and Matt discuss the importance of operational efficiency. Matt stresses that in today's market, being great at the basics is essential. He suggests businesses start experimenting with top-of-funnel marketing activities to reduce customer acquisition costs, even if results aren't instantly measurable.Throughout the conversation, Matt offers practical tips that any business owner can immediately implement. His approach makes finances straightforward and manageable, even if numbers aren't your strongest suit.This episode is perfect for founders who want a clear understanding of their company's financial health without complicated jargon or stress.Website: https://www.vimmi.net Email us: info@vimmi.net Podcast website: https://vimmi.net/mastering-ecommerce-marketing/ Talk to us on Social:Eitan Koter's LinkedIn | Vimmi LinkedIn | YouTube Guest: Matt Putra, Fractional CFO at EightxMatt Putra's LinkedIn | EightxTakeaways:Cash flow is crucial for business survival, not just profit.Understanding the difference between cash flow and profit is essential.E-commerce and CPG companies face unique cash flow challenges.Effective cash flow forecasting involves understanding budget drivers.A fractional CFO can provide invaluable support for growing businesses.Common financial mistakes include poor bookkeeping and over-inventorying.Operational excellence is key in a tightening financial environment.Top-of-funnel marketing can significantly impact customer acquisition costs.Regularly reviewing financials can uncover opportunities for improvement.Don't be emotionally attached to underperforming products.Chapters:00:00 Introduction to Financial Clarity03:30 Understanding Cash Flow vs. Profit06:02 Cash Flow Challenges in E-commerce and CPG08:47 Best Practices for Cash Flow Forecasting11:56 The Role of a Fractional CFO13:22 Common Financial Mistakes in Business15:10 The Dangers of Over-Inventorying17:59 Preparing for Growth Amidst Chaos21:48 Navigating Financial Crises25:36 When to Hire a

Keluar Sekejap
EP162 | Kemelut Institusi Kehakiman, Sidang Media 9 Ahli Parlimen PKR, Laporan Letupan Putra Heights

Keluar Sekejap

Play Episode Listen Later Jul 9, 2025 108:02


Episod 162 Keluar Sekejap menampilkan hos jemputan Nailah Huda membuka tirai dengan refleksi episod bersama Menteri Kewangan II, menyentuh isu GST vs SST, peluasan cukai korporat, dan cabaran komunikasi kerajaan.Perbincangan kemudian beralih kepada isu kemelut institusi kehakiman bersama peguam, Haniff Khatri; mengupas kekosongan Ketua Hakim Negara serta persoalan ketelusan dan kebebasan institusi kehakiman dari pengaruh eksekutif.Episod diakhiri dengan sorotan terhadap tragedi letupan paip gas di Putra Heights; membedah penemuan siasatan rasmi, kegagalan struktur, kesan kepada penduduk, dan desakan terhadap ketelusan serta akauntabiliti pihak berkuasa.Jenama anda patut berdiri seiring suara yang membawa makna! Taja episod Keluar Sekejap dan capai ribuan penonton berpengaruh di seluruh negara!Hubungi kami sekarang di +6011-1919 1783 atau emel ke commercial@ksmedia.my untuk mendapatkan pakej penajaan eksklusif tahun 2025.

“What It’s Really Like to be an Entrepreneur”
Turning Six-Figure Losses into Seven-Figure Wins with Matt Putra

“What It’s Really Like to be an Entrepreneur”

Play Episode Listen Later May 15, 2025 19:23


In this episode of That Entrepreneur Show, host Vincent A. Lanci sits down with Matt Putra, founder of Eightx.co and one of the sharpest financial minds in the world of e-commerce and consumer brands. With a background as a senior partner and CFO in private equity and over a decade of experience as a fractional CFO, Matt brings unmatched insight into transforming financial chaos into scalable growth.We dive deep into:How Matt turned failing businesses into 300% YoY success storiesThe mindset shift from employee to founder — and why he chose the hard roadThe power of financial scorecards and weekly reviews to stay ahead of costly problemsPractical advice on hiring (and letting go) the right team membersEarly-stage financial tips for entrepreneurs who hate accounting (but know they need it)Whether you're scaling fast or still on the fence about entrepreneurship, Matt delivers real, actionable advice for building a financially sustainable business.