Podcasts about anakku

  • 48PODCASTS
  • 101EPISODES
  • 23mAVG DURATION
  • 1MONTHLY NEW EPISODE
  • Feb 2, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026


Best podcasts about anakku

Latest podcast episodes about anakku

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 3 Februari 2026 - Belajar menerima kelebihan dan kekurangan diri sendiri dan orang lain

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 2, 2026 4:51


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 3 Februari 2026Bacaan: Kata Daud kepada Salomo: "Anakku, aku sendiri bermaksud hendak mendirikan rumah bagi nama TUHAN, Allahku." (1 Tawarikh 22:7)Renungan: Salah satu ambisi terbesar Daud Dialah membangun Bait Allah. Saat itu, ia telah menjadi raja Israel dan telah membangun istananya yang megah, setelah ia mengalahkan musuh-musuh Israel. Daud tahu, semua yang diperolehnya adalah karena anugerah Tuhan. Saat itu, tabut Tuhan simbol kehadiran Tuhan di tengah umat-Nya-tetap berada di bawah tenda. Lalu, ia ingin membangun sebuah rumah yang megah untuk Tuhan. Namun, Tuhan menolak kerinduan hati Daud. Alasannya, karena Daud telah menumpahkan banyak darah. Tuhan pun memberitahunya bahwa Salomo, anaknya, yang akan mendirikan rumah itu bagi-Nya. Bagaimana reaksi Daud? la sepenuhnya tunduk kepada Tuhan. la menerima kehendak Tuhan dengan rendah hati. Namun ia tidak begitu saja lepas tangan. la membagikan kerinduan itu kepada Salomo. la juga menunjukkan dukungannya dengan menyediakan berbagai persiapan yang dibutuhkan agar kelak Salomo lebih mudah melaksanakannya. Daud menyediakan sangat banyak emas, perak, tembaga, besi, kayu, batu, serta para ahli bangunan. Tindakan Daud ini menolong kita memahami bahwa jika kita ingin melakukan sesuatu yang kita yakini menyenangkan hati Tuhan, namun Dia memilih orang lain yang melakukannya, maka tindakan terbaik kita ialah mendukungnya sepenuh hati. Karena Tuhan tahu siapa yang paling tepat untuk Dia pakai. Yang lebih penting ialah, Tuhan dimuliakan melalui pekerjaan-pekerjaan dan pelayanan anak-anak-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kelapangan hati untuk menerima kelebihan orang lain. Lepaskan iri hati dalam diriku, sebab aku percaya di dalam kekuranganku selalu ada kelebihan yang telah Kau percayakan untukku. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat, hari khusus dalam Adven, 19 Desember 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Dec 18, 2025 9:23


Dibawakan oleh Oliva Ivania dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Hakim-Hakim 13: 2-7.24-25a; Mazmur tg 71: 3-4a.5-6ab.16-17; Lukas 1: 5-25.PERSIAPAN AJAIB Tema renungan kita pada hari ini ialah: Persiapan Ajaib.Persiapan adalah tema utama masa Adven. Kita telah renungkan tentang persiapanbesar seperti yang dilakukan oleh Yohanes Pembaptis dan Elia. Ada juga bentukpersiapan yang menonjolkan keadilan Tuhan bersama raja Daud, yang hasilnyaberwujud pada diri Bunda Maria dan Santo Yosef. Lalu hari ini kitadiperkenalkan dengan bentuk persiapan ajaib, dengan tokoh utama ialah istriManoah atau ibu Samson, dan orang tua Yohanes Pembaptis, Zakariah dan Elisabeth. Kita menyebut sebuah persiapan ajaib, dan bukan hanyabesar, karena dekat dengan peristiwa besar dan jauh lebih ajaib yaitu kelahiranjuru selamat yang sudah sangat nyata. Kejadian ajaib dalam hidup Maria danYosef, serta berwujud pada kelahiran Yesus Kristus, jelas harus diantisipasioleh suatu persiapan ajaib juga. Dan persiapan ajaib ini ialah kelahiran Samsondari ibunya yang sudah mandul, demikian juga kelahiran Yohanes Pembaptis dariElisabeth yang juga diklaim mandul. Zakariah, suami Elisabeth juga  masuk dalam lingkaran keajaiban ini.  Kalau berani bertanya pada diri masing-masing, keajaibanapa yang mesti pas dipersiapkan untuk menyambut pesta kelahiran Yesus Kristustahun ini? Sesuatu yang ajaib selalu membuat heran, kagum atau lebih tepatnyasesuatu yang baru. Mempunyai dan mengalami suatu hubungan yang istimewa denganTuhan tidak mesti yang besar dan megah. Ajaib atau yang baru tidak mesti jugayang sangat luar biasa. Yesus Kristus yang lahir dalam kesahajaan cukupmemberikan kita gambaran bahwa ajaib itu adalah pengalaman menemukan terang danjawaban tentang hidup kita di dalam Tuhan. Seseorang menuliskan pada dinding media sosialnya tentangpersiapan ajaib keluarganya untuk Natal kali ini. “Anakku bungsu yang sudahpemuda, selama tahun-tahun belakangan tak bisa cocok dan sepikiran dengan kamiorang tuannya. Baru sehari terakhir ini ia terbuka dan berbicara dengan kami.Kami sesungguhnya berhenti di tempat yang persis anak kami berada, supayakomunikasi kami bisa bersambung lagi, pembicaraan menjadi cair, dan akhirnyatercapai solusi atas permasalahan kami. Semoga Natal ini menjadi satupengalaman sangat indah dalam keluarga kami”. Sharing kecil ini merupakan satu persiapan ajaib, yangtentu saja akan diselaraskan dengan keajaiban kehadiran Tuhan Yesus Kristus.Kita sebagai pribadi, keluarga, dan komunitas perlu bersiap secara ajaib atausecara baru, supaya menemukan keselarasan itu. Jika tak ada sesuatu yang ajaibatau baru, bukankah nanti perayaan Natal menjadi biasa-biasa saja, tanpasesuatu yang indah? Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan maha murah,jadikanlah kami pribadi-pribadi dan keluarga-keluarga yang dapat membuat hidupkami baru sebagai persiapan untuk hari Natal ini. Kemuliaan kepada Bapa danPutra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa...

Lentera Malam (Podcast Horor)
768 PERJANJIAN SIHIR SEUMUR HIDUP SAMPAI NYAWA ANAKKU JADI TARUHANNYA

Lentera Malam (Podcast Horor)

Play Episode Listen Later Dec 4, 2025 89:53


Menempati rumah bekas sihir yang memiliki perjanjian seumur hidup, Narasumber kali ini harus mengalami teror bertahun-tahun saat tinggal di rumah tersebut. Tika hampir direnggut nyawanya berkali-kali semenjak menempati rumah tersebut. Banyak yang berkunjung ke rumah Tika dan mengalami gangguan dari sosok penghuni rumah. Sampai saat Tika harus meninggalkan rumah tersebut karena telah kehilangan anak dalam kandungannya. Bagaimana kisahnyaBagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2024, Lentera Malam

Radio Muhajir Project
DOA UNTUK ANAKKU YANG TELAH BERJUANG KHITAN

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Oct 21, 2025 1:48


Bismillah,Sebuah nikmat besar saat Allah mampukan kita membersamai perjuangan ratusan anak laki-laki dari keluarga prasejahtera maupun muslimin lainnya, yang berkhitan di kegiatan khitan massal setiap tahun.Perjuangan sang anak agar berani berkhitan, perjuangan orang tua menanamkan nilai-nilai dan keutamaan ibadah khitan, hingga doa baik orang tua bagi sang anak yang baru saja melewati gerbang awal menjadi calon pemimpin masa depan.Semoga Allah berikan limpahan kebaikan dan keberkahan bagi anak-anak tersebut. Kelak ketika mereka tumbuh menjadi hamba yang bertakwa dan menebar banyak manfaat, semoga Allah karuniakan juga keberkahan itu untuk semua pihak yang terlibat dalam program ini.Mari bersama meluaskan maslahat khitan dan rangkaian kegiatan lainnya dalam program Gerakan Sehat Bermanfaat, seperti donor darah, webinar kesehatan, dan pelayanan kesehatan gratis.Salurkan sedekah terbaik kita melalui rekening:CIMB Niaga Syariah860013830600Bank Syariah Indonesia1111812116a.n. Muhajir Peduli Indonesia#semuabutuhbersedekahIkuti Muhajir Project Pedulidi Facebook, Instagram, Youtube@muhajirprojectpeduli

Uncensored with Andini Effendi
ENCORE EPISODE - Anak - anakku, Guruku feat. dr.Dinda Derdameisya

Uncensored with Andini Effendi

Play Episode Listen Later Sep 11, 2025 57:50


Menjadi ibu dari anak autis merupakan perjalanan spiritual bagi dr. Dinda Derdameisya @tanyadokdin ginekolog yang selalu berpatokan logis. Setelah kehilangan putranya, dr. Dinda melihat segala sesuatu dengan lebih holistik.#dokter #keluarga #anak #dokdin #drdindaderdameisya #cauldrontalks #uncensored #andinieffendi #podcast #talkshow—Uncensored bersama Andini Effendi ingin memulai percakapan mengenai isu yang kerap dianggap tabu. The Elephant in the Room adalah topik yang diketahui semua orang, namun tidak banyak yang berani membicarakannya. Dengan berdiskusi secara terbuka, kami harap masyarakat bisa lebih terbuka pikiran dan hatinya.୨♡୧ New episode drops every Thursday! ୨♡୧☆ Jangan lupa follow & Subscribe kami ☆https://www.instagram.com/cauldrontalks/https://www.youtube.com/channel/UCIs1JAa6LciLsjwkQ-caGaw☆ Dengarkan juga podcast kami ☆https://open.spotify.com/show/6pHdBM4Jr0JMwBvbVCMiQI?si=cc66a009ea964c3a https://podcasts.apple.com/id/podcast/uncensored-with-andini-effendi/id1627192280☆ Host Andini Effendi ☆https://www.instagram.com/andinieffendi/☆ dr. Dinda Derdameisya ☆https://www.instagram.com/tanyadokdin/—Timestamps00:00 Intro01:16 Latar belakang & karir dr.Dinda05:10 Anak pertama dengan spektrum08:32 Membesarkan Gaddi15:43 Anak kedua yang harus dewasa19:05 Kepergian Gaddi24:10 Grieving & Healing30:44 Anak ketiga37:23 Mohon maaf atas gangguan teknis audio di menit berikut

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 1859. "KETIKA LISAN ANAKKU MENYAKITIKU"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Sep 11, 2025 29:07


Bismillah,1859. KETIKA LISAN ANAKKU MENYAKITIKURiyaadhush Shaalihiin Bab 49 | Menilai manusia sesuai apa yang nampak dan menyerahkan rahasia-rahasia mereka kepada AllahHadits ke-400 | Hadits Abdullah bin Utbah bin Mas'ud Radhiallahu ‘anhuTanya Jawab

GSKI City Blessing Semarang
Renungan Malam || Anakku Meminta Lebah || Ps. Steven Liem

GSKI City Blessing Semarang

Play Episode Listen Later Jul 21, 2025 2:46


Renungan Malam || Anakku Meminta Lebah || Ps. Steven Liem

Lentera Malam (Podcast Horor)
687 SETELAH SUAMIKU MENINGGAL ARWAHNYA NEROR WARGA DAN ANAKKU

Lentera Malam (Podcast Horor)

Play Episode Listen Later May 29, 2025 97:18


Menikah dengan laki - laki tanpa restu orang tua membuat Rina harus merasakan pahitnya rumah tangga dan menjadi korban kekerasan.Meski begitu, tidak menurunkan rasa simpati Rina pada sang suami ketika jatuh sakit.Ia dengan ikhlas merawat suaminya hingga meninggal dunia pun semua Rina urus.Kepergian sang suami, membuat kehidupan Rina penuh dengan teror arwah suaminya sendiri.Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2024, Lentera Malam

Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)
Lagu Indonesia: Selalu Ada di Nadimu (Always in Your Veins)

Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)

Play Episode Listen Later May 18, 2025 18:26


https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/posts/lagu-indonesia-129264777?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-lagu-selalu-129265169?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkSumber gambar: Missau @Bukankevinn di X (Twitter)Gitar: LuckyKala nanti badai 'kan datang Angin akan buat kau goyah Maafkan, hidup memang Ingin kau lebih kuat Andaikan saat itu datang Kami tak ada menemani Aku ingin kau mendengar Nyanyianku di sini Sedikit demi sedikit Engkau akan berteman pahit Luapkanlah saja bila harus menangis Anakku, ingatlah semua Lelah tak akan tersia Usah kau takut pada keras dunia Akhirnya takkan ada akhir Doaku agar kau selalu Arungi hidup berbalut senyuman di hati Doaku agar kau selalu Ingat bahagia meski kadang hidup tak baik saja Nyanyian ini bukan sekadar nada Aku ingin kau mendengarnya Dengan hatimu bukan telinga Ingatlah ini bukan sekadar kata Maksudnya kelak akan menjadi makna Ungkapan cintaku dari hatiTerima kasih banyak atas dukungannya untuk:SAHABAT WINDAHAkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDRamzan BAlex PepinnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemiAlastair JudsonKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekCameron Edinger-ReeveSam BayleyLivvieIsmail OtchiChrisRussell BarlowMary PopeIga Komar帥志 Shuai Chih LinStefano LuzzattoBjornrappangeHossein KhoshtaghazaAldoSimon HollandParis LuckowskiMatthew O'ConnorRussell OgdenYaszalixAlexTEMAN WINDAHJohn McBride  Kristofer Nivens  P. Clayton D. Causey, CT  Vanessa HackJohn ShumLuis PaezChloe ArianaCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchSicily FiennesEm McDermottMeredith R NormanTom Simamora ThatcherWill HendersonTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerAsakoTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MSusan & Ben SetiawanJensBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerPham VyJustin WilsonJayElfin MoningkaZane RubaiiBenjaminDerynAlexH HMatt WintersHong WantingAlec MitchellVinceDanielBertiSugiyamaAtsuko MaenoMosaStephen GrahamHannah RowntreeCallum TrainorColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyTan Jing YiYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimEdmund TanRyosuke SudaBerberJeroen VellekoopJan NedermeijerMinh Vy Trần NgọcMatthewTakeshi YamafujiNateLauraPatrickMiquelFeeJingle YanMathias朗 桑田Benedikt GanderBen PlayfordLauraKenji YanaguRicky ZhangVacanza TropicaleBill Dalton惠羽 蔡Widianingtyas YuniatiSophie Hoestereyこ ぱるDouglas HerrickTim SomervilleMaxence AKFSF BEddoMarc EberJaime NoriegaJin Kimivy babyPENDENGAR SETIAColumba TierneyLuciano HespanholHH JorgensenChingyu yangAmina AljehaniJannedCamille

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Dr. Zaenal Abidin, Lc., M.M. - Anakku, Sadarlah Sebelum Terlambat

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later May 8, 2025 110:00


Ustadz Dr. Zaenal Abidin, Lc., M.M. - Anakku, Sadarlah Sebelum Terlambat

lc sebelum abidin anakku ustadz dr
Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 8 Mei 2025 - Awali Hari dengan Doa

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 7, 2025 4:38


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 8 Mei 2025Bacaan: "Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!" (Ratapan 3:22-23) Renungan: Di dalam kehidupan ini, ada banyak kesulitan yang kita hadapi, di mana kita tidak sanggup untuk menjalaninya seorang diri. Setiap kita butuh Tuhan untuk menopang dan memegang tangan kita dalam melalui terjalnya kehidupan ini. Sejauh manakah kita menaruh harapan untuk mengandalkan Tuhan dalam mengawali hari demi hari yang kita lalui sepanjang masa? Bukankah kasih-Nya yang selalu baru setiap pagi selalu tersedia bagi kita. Tuhan selalu menanti agar kita meminta kekuatan, bimbingan, dan penyertaan perlindunganNya. Mari belajar untuk mengawali hari dengan menyediakan waktu untuk Tuhan disertai ucapan syukur, sebab hanya Tuhan yang mampu menolong kita untuk menempuh hari-hari hidup yang dikaruniakan-Nya. Berikut adalah puisi untuk mengingatkan kita pada hari-hari yang kita jalani setiap hari."Suatu hari aku bangun lebih pagi, dan bergegas memasuki hari itu.Terlalu banyak yang harus aku kerjakan, sehingga tiada waktu untuk berdoa. Masalah datang menimpaku, dan setiap tugas terasa semakin berat.Aku heran, "Mengapa Tuhan tidak menolongku?" Dia menjawab, "Engkau tidak memintanya." Aku ingin melihat sukacita dan keindahan, tetapi hari begitu kelabu dan mendung.Aku heran mengapa Tuhan tidak memberikannya. Jawab-Nya, "Tetapi engkau tidak mencarinya." Aku mencoba untuk masuk ke dalam hadirat-Nya,kugunakan seluruh kunci pada pintu-Nya. Tuhan dengan manis dan kasih-Nya menegurku, "Anakku, engkau tidak mengetuk." Aku bangun lebih pagi hari ini, berdiam sejenak memasuki hari ini. Terlalu banyak yang harus kukerjakan, Karnanya aku perlu ambil waktu untuk berdoa." Sulit atau tidaknya perjalanan hidup kita, yang pasti itu harus tetap kita tempuh. Namun, yang menjadi permasalahannya adalah: apakah kita melaluinya dengan mengawalinya bersama Sang Pencipta kita. Mari kita setia mengawali hari-hari kita dengan menyediakan waktu bagi Tuhan untuk mencurahkan kekuatan pada kita dalam melalui hari itu! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk setia berdoa dalam mengawali hari-hariku bersama-Mu, karena hanya Engkaulah sumber kekuatan di dalam kehidupanku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 27 Februari 2025 - Hidup sebagai anak-anak Allah

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 26, 2025 5:57


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 27 Februari 2025Bacaan: Tetapi ia menjawab ayahnya, katanya: Telah bertahun-tahun aku melayani bapa dan belum pernah aku melanggar perintah bapa, tetapi kepadaku belum pernah bapa memberikan seekor anak kambing untuk bersukacita dengan sahabat-sahabatku. Tetapi baru saja datang anak bapa yang telah memboroskan harta kekayaan bapa bersama-sama dengan pelacur-pelacur, maka bapa menyembelih anak lembu tambun itu untuk dia. Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu." (Lukas 15:29-31)Renungan: Di dalam kisah anak yang hilang ada dua tokoh yang patut kita perhatikan juga selain si bungsu, yaitu si anak sulung dan sang ayah. Dalam kisah ini, kita mendapat kesan bahwa si anak sulung lebih baik dari adiknya, karena ia tidak meminta warisan, tidak pergi dari rumah dan tidak menghabiskan hartanya. Bahkan, si anak sulung berani mengklaim bahwa dirinya adalah anak yang taat dan rajin bekerja kepada sang ayah. Mungkin keburukannya hanyalah ia merasa iri kepada adiknya yang itu pun mungkin bisa kita maklumi. Namun, melalui respons sang ayah, kita belajar bahwa sesungguhnya anak yang hilang bukan saja si anak bungsu, melainkan si anak sulung juga, karena ia sebagai anak namun tidak merasa atau menempatkan dirinya sebagai anak. Sebagai anak, ia pun turut memiliki apa yang dimiliki oleh sang ayah, dan sebagai anak yang baik seharusnya ia turut bersukacita dengan sang ayah karena adiknya telah kembali. Namun, si anak sulung menempatkan dirinya sebagai orang upahan, dengan merasa ketaatan dan kerajinannya bekerja untuk sang ayah patut diberi upah atau penghargaan. Mental dermikian kadang dimiliki oleh para pengikut Yesus. Sebagai anak-anak Tuhan, kita sering kali mengklaim perbuatan baik, masa pelayanan, pengorbanan waktu kita untuk Tuhan. Oleh karena itu sering kita menuntut Tuhan menjawab doa kita sesuai dengan apa yang kita mau. Kita menjadikan Tuhan berhutang atas kebaikan kita. Padahal, Tuhan tidak pernah berhutang kepada kita, karena apa yang la berikan jauh lebih besar dari apa yang mampu kita berikan kepada-Nya. Sebagai Bapa, Ia tidak ingin kita menjadi anak-anak-Nya yang bermental upahan. Sosok ayah dalam perumpamaan ini menggambarkan kasih Bapa yang begitu besar kepada anak-anak-Nya, sehingga la tetap mau menerima anak-anak-Nya yang mau bertobat. Dengan kasih-Nya yang begitu besar, Ia memanggil kita untuk kembali dan memiliki hidup sejati sebagai anak-anak-Nya, bukan dengan mental seorang upahan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, jadikanlah hidupku sebagai anak-anak-Mu yang sejati, bukan sebagai anak dengan mental upahan. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan hari Kamis dalam pekan khusus Adven, 19 Desember 2024

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Dec 18, 2024 9:09


Dibawakan oleh Florensia dari Paroki Maria Bunda Segala Bangsa Wae Kesambi di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Hakim-Hakim 13: 7.24-25a; Mazmur tg 71: 3-4a.5-6ab.16-17; Lukas 1: 5-25 PERSIAPAN AJAIB   Tema renungan kita pada hari ini ialah: Persiapan Ajaib. Persiapan adalah tema utama masa Adven. Kita telah renungkan tentang persiapan besar seperti yang dilakukan oleh Yohanes Pembaptis dan Elia. Ada juga bentuk persiapan yang menonjolkan keadilan Tuhan bersama raja Daud, yang hasilnya berwujud pada diri Bunda Maria dan Santo Yosef. Lalu hari ini kita diperkenalkan dengan bentuk persiapan ajaib, dengan tokoh utama ialah istri Manoah atau ibu Samson, dan orang tua Yohanes Pembaptis, Zakariah dan Elisabeth.   Kita menyebut sebuah persiapan ajaib, dan bukan hanya besar, karena dekat dengan peristiwa besar jauh lebih ajaib yaitu kelahiran juru selamat yang sudah sangat nyata. Kejadian ajaib dalam hidup Maria dan Yosef, serta berwujud pada kelahiran Yesus Kristus, jelas harus diantisipasi oleh suatu persiapan ajaib juga. Dan persiapan ajaib ini ialah kelahiran Samson dari ibunya yang sudah mandul, demikian juga kelahiran Yohanes Pembaptis dari Elisabeth yang juga diklaim mandul. Zakariah, suami Elisabeth juga  masuk dalam lingkaran keajaiban ini.   Kalau berani bertanya pada diri masing-masing, keajaiban apa yang mesti pas dipersiapkan untuk menyambut pesta kelahiran Yesus Kristus tahun ini? Sesuatu yang ajaib selalu membuat heran, kagum atau lebih tepatnya sesuatu yang baru. Mempunyai dan mengalami suatu hubungan yang istimewa dengan Tuhan tidak mesti yang besar dan megah. Ajaib atau yang baru tidak mesti juga yang sangat luar biasa. Yesus Kristus yang lahir dalam kesahajaan cukup memberikan kita gambaran bahwa ajaib itu adalah pengalaman menemukan terang dan jawaban tentang hidup kita di dalam Tuhan.   Seseorang menuliskan pada dinding media sosialnya tentang persiapan ajaib keluarganya untuk Natal kali ini. “Anakku bungsu yang sudah pemuda, selama tahun-tahun belakangan tak bisa cocok dan sepikiran dengan kami orang tuannya. Baru sehari terakhir ini ia terbuka dan berbicara dengan kami. Kami sesungguhnya berhenti di tempat yang persis anak kami berada, supaya komunikasi kami bisa tersambung, pembicaraan menjadi cair, dan akhirnya tercapai solusi atas permasalahan kami. Semoga Natal ini menjadi satu pengalaman sangat indah dalam keluarga kami”.   Sharing kecil ini merupakan satu persiapan ajaib, yang tentu saja akan diselaraskan dengan keajaiban kehadiran Tuhan Yesus Kristus. Kita sebagai pribadi, keluarga, dan komunitas perlu bersiap secara ajaib atau secara baru, supaya menemukan keselarasan itu. Jika tak ada sesuatu yang ajaib atau baru, bukankah nanti perayaan Natal menjadi biasa-biasa saja, tanpa sesuatu yang indah? Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan maha murah, jadikanlah kami pribadi-pribadi dan keluarga-keluarga yang dapat membuat hidup kami baru sebagai persiapan untuk hari Natal ini. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa...

SUARA SENJA
[episode 7 , #petikrasa] "teruntuk anakku di masa depan nanti."

SUARA SENJA

Play Episode Listen Later Sep 28, 2024 5:25


mimpi mulia seorang perempuan adalah menjadi seorang ibu. sekalipun banyak dukanya, semoga duka itu tidak membuat hidup anakku gelap di masa depan nanti. Leave a comment and share your thoughts: https://open.firstory.me/user/clq3jxgvi009f0101hogq8981/comments Powered by Firstory Hosting

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 12 September 2024 - RancanganNya Indah bagi Hidupmu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 11, 2024 7:21


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 12 September 2024 Bacaan: "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan." (Yeremia 29:11) Renungan: Ada seorang anak kecil sedang memperhatikan ibunya yang sedang menyulam secarik kain. Ia mendongak dan bertanya kepada ibunya, "Ibu... apa yang Ibu lakukan?" Sang ibu menjawab, "Ibu sedang menyulam gambar ini pada selembar kain". Sang anak bertanya lagi, "Tetapi Ibu... yang kulihat dari bawah adalah benang ruwet dan tidak beraturan." Ibunya pun tersenyum memandang sang anak dan berkata dengan lembut, "Anakku, lanjutkanlah permainanmu, sementara ibu menyelesaikan sulaman ini, nanti setelah selesai, kamu akan kupanggil dan kududukkan di atas pangkuan ibu dan kamu dapat melihat sulaman ini dari atas." Anak itu tetap bingung, mengapa ibunya menggunakan benang hitam, coklat, dan berbagai benang lainnya dan semuanya tampak begitu semrawut menurut pandangannya. Tak berapa lama ibunya memanggil, "Anakku...., mari kesini, dan duduklah di pangkuan ibu." Waktu anak itu melakukan perintah ibunya, si anak merasa heran dan terkagum-kagum melihat bunga- bunga yang indah, dengan latar belakang pemandangan matahari yang sedang terbit, sungguh indah sekali. Sang anak hampir tidak percaya melihatnya, karena dari bawah yang anak itu lihat hanyalah benang-benang yang ruwet dan tak beraturan. Kemudian ibunya berkata, "Anakku, dari bawah memang nampak ruwet dan kacau, tetapi engkau tidak menyadari bahwa di atas kain ini sudah ada gambar yang direncanakan, ibu hanya mengikutinya. Sekarang, dengan melihatnya dari atas kamu dapat melihat keindahan dari apa yang ibu lakukan." Seiring dengan berjalannya waktu, bertahun-tahun kemudian, saat sang anak mulai dewasa dan mulai menjalani kehidupannya yang keras, lalu dia mendongak dan bertanya kepada Tuhan, "Tuhan, apa yang Engkau lakukan?" Tuhan menjawab, "Aku sedang menyulam kehidupanmu." " Tetapi nampaknya hidup ini ruwet, benang-benangnya banyak yang hitam, mengapa tidak semuanya memakai warna yang cerah?" Tuhan menjawab, "Anakku, kamu belum melihat keindahan hidupmu, karena kamu hanya melihatnya dari bawah, dari tempatmu yang terbatas. Percayalah, bahwa Aku sudah mempunyai pola dan rancangan yang terbaik dan terindah bagimu. Sekarang Aku sedang menyelesaikannya mengikuti rancanganku. Bila tiba waktunya engkau akan melihat dan menyaksikan keindahan dari hidupmu, asalkan engkau tetap percaya dan taat kepadaku." Seringkali kita tidak bisa memahami rancangan Tuhan dalam hidup kita, karena kita hanya melihatnya dari tempat kita di bawah sini, sehingga yang tampak seolah hanya keburukan dan keruwetan hidup. Padahal saat Tuhan melihatnya dari atas, yaitu dari Surga, Tuhan sudah mempunyai pola dan rancangan yang begitu indah dalam setiap kehidupan kita, Jadi, jangan melihat hidup hanya dari sisi kita, namun mari belajar untuk melihatnya dari sisi Tuhan, supaya bukan keruwetan yang kita lihat, namun keindahan hidup yang dapat kita nikmati. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, sertailah aku selalu di dalam kehidupan ini sampai aku melihat keindahan jalan hidupku. Yakinkan aku bahwa bersama dengan-Mu semua akan baik-baik saja. Amin. (Dod).

MDC Surabaya
Betuel Himawan & Siu Ling - Anakku Tiba-Tiba Remaja (CW)

MDC Surabaya

Play Episode Listen Later Aug 9, 2024 41:30


Khotbah MDC Surabaya satelit Ciputra World, oleh Pdt. Betuel Himawan & ibu Siu Ling - Anakku Tiba-Tiba Remaja.

LEGASI.tv Podcast
Lukas 15:25-32 Bapa Menyeru: Anak Yang Enggan Kembali!

LEGASI.tv Podcast

Play Episode Listen Later Jun 30, 2024 48:50


Anak bongsu dalam Lukas 15 sudah "mati" dan "hilang" apabila dia pergi menjual harta pusaka bapanya dan merantau ke negeri yang jauh (v.13). Tetapi apabila dia bertaubat dan kembali semula, bapanya berkata, "Anakku ini telah mati dan hidup kembali; dia telah hilang dan ditemukan kembali" (v.24 dan 32)

Radio Fajri 99.3 FM
Anakku Sudah Remaja Looo - Ustadz Dr. Rahendra Maya, M.Pd.I.

Radio Fajri 99.3 FM

Play Episode Listen Later Jun 24, 2024 34:26


KALAM (23/06/24) | Anakku Sudah Remaja Looo - Ustadz Dr. Rahendra Maya, M.Pd.I.

pd sudah kalam remaja anakku ustadz dr
ImeldaFM Podcast
Sahabat Keluarga Eps. Bagaimana Jika Anakku Korban Bullying?

ImeldaFM Podcast

Play Episode Listen Later May 31, 2024 29:24


Sahabat Keluarga episode kali ini, menghadirkan obrolan tentang School Mental Health: Bagaimana Jika Anakku Korban Bullying? bersama narasumber Ibu Aldani Putri Wijayanti, S.Psi., M.Sc.

MT
Untuk Anakku

MT

Play Episode Listen Later May 25, 2024 4:01


Gamau ketinggalan juga kan? Mari berpodcast bersama Firstory dan gapai potensi maksimal cuan kamu sekarang. Daftar di https://fstry.pse.is/5zuy8f sekarang juga, jangan sampai ketinggalan ya! —— Firstory DAI —— UNTUK ANAKKU [Verse1] Anakku, Ayah sangat menyayangimu Meskipun waktu kerap memisahkan kita Ayah ingin selalu bisa mendekapmu Menguatkan daya hidupmu [Verse 2] Ayah selalu bangga padamu Apa yang telah kamu jalani sejauh ini Jalani hidup dengan keyakinan Kamu adalah cahayaku [Chorus] Tetaplah percaya Kita bisa tumbuh bersama Doaku tak pernah berhenti Mengiringi setiap langkahmu Lirik: MT Musik: Suno AI https://open.firstory.me/user/clloliozm000301w91hlmhg0l/comments Powered by Firstory Hosting

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 2 Mei 2024 - Melakukan KehendakNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 2, 2024 6:32


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 2 Mei 2024 Bacaan: "Tetapi apakah pendapatmu tentang ini: Seorang mempunyai dua anak laki-laki. Ia pergi kepada anak yang sulung dan berkata: Anakku, pergi dan bekerjalah hari ini dalam kebun anggur. Jawab anak itu: Baik, bapa. Tetapi ia tidak pergi. Lalu orang itu pergi kepada anak yang kedua dan berkata demikian juga. Dan anak itu menjawab: Aku tidak mau. Tetapi kemudian ia menyesal lalu pergi juga." (Matius 21:28-30) Renungan: Seorang ayah mempunyai dua orang anak dengan karakter yang berbeda. Anak laki-laki sulung selalu berkata iya, atas perintah ayahnya, namun anak bungsu sering kali menjawab tidak, atas perintah ayahnya. Suatu hari sang ayah berkata kepada anak sulungnya, “Anakku, pergilah bekerja hari ini di kebun anggur kita.” Anak sulung menjawab, “Ya, bapa.” Anak sulung menjawab “Ya”, namun ia tidak pergi ke kebun anggur seperti yang diperintahkan ayahnya. Saat sang ayah bertemu dengan si bungsu yang suka protes, ia pun memerintahkan hal serupa. Dari bibir si bungsu, sang ayah mendengar jawaban, “Tidak mau.” Namun setelah dipikir-pikir, si bungsu menyesalinya dan pergi ke pertanian untuk bekerja sesuai perintah ayahnya. Siapakah di antara kedua anak itu yang melakukan kehendak ayahnya? Itulah pertanyaan yang diajukan oleh Tuhan Yesus kepada orang Farisi, setelah mereka menanyakan tentang dengan kuasa manakah Yesus melakukan tugas pelayananNya? Selanjutnya Tuhan Yesus membandingkan mereka dengan orang-orang berdosa seperti pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal. Kalimat yang diucapkan Tuhan Yesus itu berbunyi, "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah. Sebab Yohanes datang untuk menunjukkan jalan kebenaran kepadamu, dan kamu tidak percaya kepadanya. Tetapi pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal percaya kepadanya. Dan meskipun kamu melihatnya, tetapi kemudian kamu tidak menyesal dan kamu tidak juga percaya kepadanya." Mengapa Yesus membenarkan pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal daripada orang-orang Farisi? Apa yang membuat pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal itu lebih berharga dari pada orang Farisi? Karena para pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal mau percaya dan bertobat setelah mendengar perkataan Yesus, sekalipun tadinya mereka adalah para pemberontak. Sebaliknya, orang Farisi selalu menanyakan sesuatu kepada Yesus sepertinya mereka sungguh haus akan firman Tuhan, tetapi sebenarnya mereka hanya sekadar ingin menguji, menjebak dan menjatuhkan Yesus. Ketika orang Farisi mendengar firman Tuhan, mereka tidak mau bertobat. Mari kita introspeksi diri kita masing-masing. Bagaimana sikap hati kita ketika kita membaca atau mendengar firman Tuhan? Apakah kita hanya sekadar berkata, "O..." atau berkata "Kalau yang itu aku sudah tahu!" atau apakah kita memberikan respon serta mengambil tindakan untuk bertobat ketika ditegur oleh firman Tuhan? Jangan keraskan hati kita, biarlah kita selalu bersedia untuk menjadi pelaku firman. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, aku bersyukur karena hari ini aku diingatkan kembali supaya menjadi pelaku firman-Mu, bukan sekadar hanya mengetahui atau menghafalnya tetapi terlebih melaksanakannya dalam hidup kami sehari-hari. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 28 Maret 2024 - Miliki yang DikasihiNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 27, 2024 6:07


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 28 Maret 2024 Bacaan: "Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!" (1 Korintus 6:20) Renungan: Seorang gadis yang sangat dimanja oleh ayahnya terjerumus ke dalam dunia narkoba. Ayahnya membesarkan gadis itu seorang diri, karena isterinya meninggal dunia ketika melahirkan puterinya tersebut. Karena semakin hari kebutuhannya akan narkoba semakin meningkat, gadis itu nekat mencuri uang tabungan ayahnya, kemudian melarikan diri ke Jakarta. Di Jakarta ia tinggal di rumah pamannya dan berusaha mencari pekerjaan. Sulitnya mendapatkan pekerjaan yang layak membuat gadis itu terpaksa bekerja sebagai pramuria di sebuah night club. Di sana ia harus menjalani kehidupan dunia malam, ia harus menari dan tidur dengan pria yang berbeda setiap malamnya. Setelah satu bulan di Jakarta, ia tinggal di rumah kost dan mendapat sepucuk surat dari ayahnya. Dalam satu minggu ia mendapat tiga pucuk surat, namun tak satu pun yang dibacanya. Hari terus berganti dan ia mengumpulkan semua surat itu tanpa pernah dibaca. Menjelang hari Natal ia menerima sepucuk surat yang diantar ke night club tempat ia bekerja. Akhirnya dari salah seorang karyawan ia mengetahui bahwa yang mengantar surat itu adalah ayahnya sendiri. Kekerasan hati gadis itu akhirnya luluh, dengan tangan yang gemetar ia membuka dan membaca surat dari ayahnya, yang isinya sangat singkat. "Anakku sayang, ayah sudah lama tahu di mana engkau bekerja. Saat ini hanya satu yang ayah inginkan, maukah kau pulang ke rumah kita?" Tiba-tiba gadis itu merasa sangat rindu pada ayahnya dan memutuskan untuk pulang. Singkat cerita ia pulang dan disambut oleh pelukan hangat sang ayah. Pertemuan mereka diwarnai oleh isak tangis yang panjang. Ternyata sejak ia pergi dari rumah, sang ayah sering begadang untuk menanti kepulangannya. Dari hasil pemeriksaan dokter ternyata ayahnya terkena kanker, hati gadis itu semakin hancur. "Ayah, aku bukan puterimu yang sangat kau banggakan dulu. Aku hanyalah seorang pramuria yang kotor, bahkan tengah mengidap penyakit Aids. Ayah, jangan dekat-dekat aku nanti ayah tertular," katanya sambil menangis. Ayahnya diam dan tak berkata sepatah kata pun. Ia malah mempererat pelukannya, seolah tidak ingin melepaskan puteri yang telah kembali ke pangkuannya. Mengapa Yesus mau datang ke dunia padahal Dia tahu bahwa Dia harus ditolak, disiksa, menderita dan mati? Karena Dia ingin manusia yang adalah milik-Nya, namun telah ditipu, dicuri dan dibinasakan oleh iblis, kembali ke pelukan-Nya untuk menikmati hidup yang berkelimpahan. Allah tidak peduli pada kelamnya masa lalu kita, yang Dia inginkan adalah kita kembali ke pelukan-Nya dan menjadi milik-Nya melalui kematian Yesus di kayu salib. Saat menerima karya penebusan Yesus, kita sepenuhnya adalah milik Yesus. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, inilah keuntungan besar bagiku, karena Engkau mencariku di tengah kegelapan dunia, kemudian menebusku dengan darah-Mu yang sangat mahal. Amin. (Dod).

Manusia Bercerita
254. Rekaman Suara untuk Anakku

Manusia Bercerita

Play Episode Listen Later Dec 27, 2023 4:48


Nak, semoga di masa depan nanti kita diberikan kesempatan buat bertemu. Nak, kamu akan abadi di karya-karya Ibu. Kirim cerita : podcastmanusiabercerita@gmail.com IG : manusiabercerita_ TikTok : manusiabercerita Spotify : Manusia Bercerita Powered by Firstory Hosting

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Saba Tuhan hari Selasa pekan Ketiga Adven, 19 Desember 2023

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Dec 18, 2023 8:07


Dibawakan oleh Ermelinda dari Gereja Santo Nikodemus, Paroki Ciputat dan Marlina dari Gereja Santa Bernadete, Paroki Cileduk, Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Hakim-Hakim 13: 2-7.24-25a; Mazmur tg 71: 3-4a.5-6ab.16-17; Lukas 1: 5-25 KEAJAIBAN UNTUK NATAL   Tema renungan kita pada hari ini ialah: Keajaiban Untuk Natal. Seperti kita semua tahu, tema utama kita untuk masa Adven ialah persiapan. Kita telah beberapa kali renungkan tentang persiapan besar seperti yang dilakukan oleh Yohanes Pembaptis dan Elia. Ada juga bentuk persiapan yang menonjolkan keadilan Tuhan bersama raja Daud, yang keturunannya sampai pada diri Bunda Maria dan Santo Yosef. Lalu hari ini kita diperkenalkan dengan bentuk persiapan ajaib, dengan tokoh-tokoh ialah istri Manoah atau ibu Simson, dan orang tua Yohanes Pembaptis, Zakariah dan Elisabeth.   Kita menyebut sebuah persiapan ajaib, dan bukan hanya besar, karena dekatnya peristiwa terbesar yang jauh lebih ajaib, kelahiran juru selamat, sudah sangat nyata. Kejadian ajaib dalam hidup Maria dan Yosef, serta berwujud pada kelahiran Yesus Kristus, jelas harus diantisipasi oleh suatu persiapan ajaib juga. Dan persiapan ajaib ini ialah kelahiran Simson dari ibunya yang sudah mandul, demikian juga kelahiran Yohanes Pembaptis dari Elisabeth yang juga diklaim mandul. Zakariah, suami Elisabeth juga  masuk dalam lingkaran ajaib ini.    Keajaiban apa yang dapat dipersiapkan untuk menyambut pesta ulang tahun kelahiran Yesus Kristus tahun ini? Sesuatu yang ajaib berarti membangkitkan rasa heran, kagum atas sesuatu yang baru. Kita mempunyai dan mengalami suatu hubungan yang istimewa dengan Tuhan tidak mesti yang besar dan megah. Ajaib atau yang baru tidak mesti juga yang sangat luar biasa. Yesus Kristus yang lahir dalam kesahajaan cukup menjelaskan bahwa ajaib ialah pengalaman menemukan terang dan jawaban tentang hidup kita di dalam Tuhan.   Beberapa hari lalu seorang menulis di whatsapp group tentang persiapan ajaib pribadinya untuk merayakan Natal tahun ini. Ia menulis: Anakku bungsu yang sudah pemuda, yang selama 3 tahun tak bisa cocok dan sejalan pikiran dengan kami berdua orang tuannya. Baru sehari terakhir ini ia bisa terbuka dan menerima ketika kami berbicara. Kami yakin kami mesti berhenti sebentar di tempat yang persis anak kami berada, supaya komunikasi kami bisa tersambung, pembicaraan menjadi cair, dan akhirnya tercapai solusi permasalahan kami. Semoga Natal ini menjadi satu pengalaman sangat indah dalam keluarga kami.   Sharing kecil ini merupakan satu persiapan ajaib, yang tentu saja akan diserasikan dengan keajaiban kehadiran Tuhan Yesus Kristus. Kita masing-masing pribadi dan keluarga kiranya bersiap secara ajaib atau secara baru, supaya menemukan keserasian itu. Jika tak ada sesuatu yang ajaib atau baru, bukankah nanti perayaan Natal menjadi biasa-biasa saja, tanpa sesuatu yang indah?   Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan maha murah, jadikanlah kami pribadi-pribadi dan keluarga-keluarga yang dapat membuat hidup kami baru sebagai persiapan untuk hari Natal ini. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...   --- Send in a voice message: https://podcasters.spotify.com/pod/show/media-la-porta/message

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 3 Desember 2023 - Selalu Bersyukur dalam segala hal

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 2, 2023 6:20


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 3 Desember 2023 Bacaan: "Adalah baik untuk menyanyikan syukur kepada TUHAN, dan untuk menyanyikan mazmur bagi nama-Mu, ya Yang Mahatinggi, untuk memberitakan kasih setia-Mu di waktu pagi dan kesetiaan-Mu di waktu malam, dengan bunyi-bunyian sepuluh tali dan dengan gambus, dengan iringan kecapi." (Mazmur 92:2-4) Renungan: Surat ini dituliskan untuk kita yang saat ini sedang mengalami sukacita, kesenangan, kesuksesan dan segala hal yang membuat kita berbahagia. Surat ini juga dituliskan untuk kita yang sedang menghadapi krisis. pergumulan hidup, kesedihan, kepahitan hati, tekanan dan masalah. Surat ini dituliskan untuk mengingatkan kita akan apa yang semestinya kita lakukan dalam segala situasi sehingga kita akan mengalami sukacita serta kelegaan ketika kita melakukan pesan yang ada di dalamnya. Penulis surat ini sangat berharap bahwa kita akan senang membacanya dan bersukacita melakukannya. Anakku terkasih, Ketika hal-hal yang indah datang di dalam hidupmu, datanglah kepadaku dan bersyukurlah. Ketika engkau diberkati secara keuangan dan materi, bersyukurlah. Ketika engkau bangun pada pagi hari yang indah dan matamu kagum memandang ciptaan-Ku, bersyukurlah. Ketika engkau mendapatkan kedudukan yang baik di perusahaanmu dan engkau mendapat kepercayaan dari atasanmu, bersyukurlah. Tetapi, ketika kesukaran datang, ketika pertanyaan-pertanyaan memenuhi pikiranmu, ketika keadaan keuanganmu memburuk, ketika tidak ada yang berpihak padamu, ketika semua orang menyalahkanmu, engkau juga harus tetap bersyukur. Kau harus tahu bahwa semua itu ada di bawah pengawasanku. Engkau harus bersyukur karena di dalam setiap hal yang menjengkelkan di pemandangan matamu, Aku sedang mengerjakan apa yang Aku kehendaki melalui situasi-situasi tersebut. Aku telah berjanji tidak akan meninggalkan atau membiarkan engkau. Aku mengasihimu dan Aku selalu dekat denganmu bahkan lebih dekat dari air mata dan persoalanmu. Di saat-saat baik, biarkan rasa syukurmu mengalir dari hati yang penuh kegembiraan, dan di saat-saat sulit, biarkan rasa syukurmu mengalir dari hati yang percaya pada-Ku. Yang Setia, Tuhan mu Tuhan tidak pernah menjanjikan bahwa jalan yang kita lalui akan selamanya mulus dan bebas hambatan. Tetapi Ia menghendaki agar dalam setiap keadaan baiklah kita mengucap syukur karena mengetahui bahwa Tuhan yang berkuasa ada di atas semua yang terjadi. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, aku mau bersyukur untuk setiap keadaan yang Engkau izinkan terjadi di dalam hidupku karena aku percaya bahwa tangan-Mu senantiasa menuntunku dan Engkau tidak pernah meninggalkan aku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 12 September 2023 - Dukungan kepada orang lain

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 12, 2023 4:46


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 12 September 2023 Bacaan: Kata Daud kepada Salomo" "Anakku, aku sendiri bermaksud hendak mendirikan rumah bagi nama Tuhan, Allahku." (1 Tawarikh 22:7) Renungan: Salah satu keinginan terbesar Daud Dialah membangun Bait Allah. Saat itu ia telah menjadi raja Israel dan telah membangun istananya yang megah, setelah ia mengalahkan musuh-musuh Israel. Daud tahu, semua yang diperolehnya adalah karena anugerah Tuhan. Tetapi tabut Tuhan yang adalah tanda kehadiran Tuhan di tengah umat-Nya tetap berada di bawah tenda (1Taw. 17:1). Lalu, ia ingin membangun sebuah rumah yang megah untuk Tuhan. Namun, Tuhan menolak kerinduan hati Daud. Alasannya, karena Daud telah menumpahkan banyak darah. Tuhan pun memberitahunya bahwa Salomo, anaknya, yang akan mendirikan rumah itu bagi-Nya. Bagaimana reaksi Daud? la sepenuhnya tunduk kepada Tuhan. la menerima kehendak Tuhan dengan rendah hati. Namun ia tidak begitu saja lepas tangan. Ia membagikan kerinduan itu kepada Salomo. la juga menunjukkan dukungannya dengan menyediakan berbagai persiapan yang dibutuhkan agar kelak Salomo lebih mudah melaksanakannya. Daud menyediakan sangat banyak emas, perak, tembaga, besi, kayu, batu, serta para ahli bangunan (ay. 14-15). Tindakan Daud ini menyadarkan kita bahwa jika kita ingin melakukan sesuatu yang kita yakini menyenangkan hati Tuhan dan hanya kita yang mampu melakukannya, namun Tuhan lebih memilih orang lain yang melakukannya, maka tindakan terbaik kita adalah mendukungnya sepenuh hati. Karena Tuhan tahu siapa yang paling tepat untuk Dia pakai. Hal yang lebih penting ialah, Tuhan dimuliakan melalui pekerjaan dan pelayanan anak-anak-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk bisa menerima setiap kehendak-Mu, terutama ketika Engkau memilih orang lain untuk melakukan tugas yang menurutku hanya aku yang bisa melakukannya. Amin. (Dod).

Podcast Literatur Perkantas Nasional
KISAH BUKU #2 ("Anakku Karunia Tuhan"—Kepedulian kepada Orang Lain)

Podcast Literatur Perkantas Nasional

Play Episode Listen Later Aug 4, 2023 4:55


Buku "Anakku Karuni Tuhan: Renungan Batin Orang Tua & Anak"

Podcast Literatur Perkantas Nasional
KISAH BUKU #1 ("Anakku Karunia Tuhan"—"Nyemplung" ke Dunia)

Podcast Literatur Perkantas Nasional

Play Episode Listen Later Jul 28, 2023 7:27


Buku "Anakku Karunia Tuhan"

Uncensored with Andini Effendi
Anak - anakku, Guruku feat. dr.Dinda Derdameisya - Uncensored with Andini Effendi ep.31

Uncensored with Andini Effendi

Play Episode Listen Later Jun 22, 2023 57:50


Menjadi ibu dari anak autis merupakan perjalanan spiritual bagi dr. Dinda Derdameisya @tanyadokdin ginekolog yang selalu berpatokan logis. Setelah kehilangan putranya, dr. Dinda melihat segala sesuatu dengan lebih holistik.#dokter #keluarga #anak #dokdin #drdindaderdameisya #cauldrontalks #uncensored #andinieffendi #podcast #talkshow—Uncensored bersama Andini Effendi ingin memulai percakapan mengenai isu yang kerap dianggap tabu. The Elephant in the Room adalah topik yang diketahui semua orang, namun tidak banyak yang berani membicarakannya. Dengan berdiskusi secara terbuka, kami harap masyarakat bisa lebih terbuka pikiran dan hatinya.୨♡୧ New episode drops every Thursday! ୨♡୧☆ Jangan lupa follow & Subscribe kami ☆https://www.instagram.com/cauldrontalks/https://www.youtube.com/channel/UCIs1JAa6LciLsjwkQ-caGaw ☆ Dengarkan juga podcast kami ☆https://open.spotify.com/show/6pHdBM4Jr0JMwBvbVCMiQI?si=cc66a009ea964c3a https://podcasts.apple.com/id/podcast/uncensored-with-andini-effendi/id1627192280☆ Host Andini Effendi ☆https://www.instagram.com/andinieffendi/☆ dr. Dinda Derdameisya ☆https://www.instagram.com/tanyadokdin/—Timestamps00:00 Intro01:16 Latar belakang & karir dr.Dinda05:10 Anak pertama dengan spektrum08:32 Membesarkan Gaddi15:43 Anak kedua yang harus dewasa19:05 Kepergian Gaddi24:10 Grieving & Healing30:44 Anak ketiga37:23 Mohon maaf atas gangguan teknis audio di menit berikut

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 27 April 2023 - Buka hati dan Biarkan DIa Masuk

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 26, 2023 4:55


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 27 April 2023 Bacaan: "Ketika Yesus sampai ke tempat itu. Ia melihat ke atas dan berkata: "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu." (Lukas 19:5) Renungan Suatu ketika saya menghadiri reuni kecil teman-teman semasa SMP. Kami berbicara tentang hal-hal menarik semasa sekolah dulu. Banyak kenangan-kenangan manis dan pahit yang nyaris terlupakan, semalam itu terbuka kembali. Ada banyak selentingan kekonyolan kami di masa sekolah dulu yang membuat kami heran dan berkata, "Kok bisa ya dulu seperti itu?", "Wah dia memang dari dulu ga berubah.", "Wah, kok bisa dia jadi seperti sekarang, padahal dulu ga kaya gini?" Semua pada akhirnya bisa tersenyum dan mungkin dalam hati mengagumi satu dengan yang lain. Penting bagi kita untuk melihat sedikit ke belakang kehidupan kita di masa lalu, terutama hal-hal negatif yang mungkin menjadi ganjalan dalam hidup kita di saat ini untuk menuju perubahan baru melangkah ke depannya. Zakheus ketika Yesus mau datang ke rumahnya, begitu banyak orang yang mencibirkannya karena kedosaannya. Tetapi justru ketika Yesus mau menerima Zakheus apa adanya, ada perubahan sikap dalam hidup Zakheus sehingga ia berkata, "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat." (Luk 19:8). Mungkin masa lalu kita begitu kelam, sehingga hal itu kita sembunyikan rapat-rapat dan kita masih begitu terbeban dengan hal itu. Hari ini ada berita baik untuk kita, yaitu Yesus tidak pernah peduli dengan masa lalu kita yang seperti apapun. Yang Yesus mau saat ini, Dia mau masuk dalam hidup kita, dan mengubah masa lalu kita yang buruk untuk menjadi berkat di masa kini dan masa mendatang. Hari ini Yesus juga berkata kepada kita, "Anakku, hari ini aku mau menumpang di rumahMu." Maukah hidup kita diubahkan seperti Zakeus? Buka hati kita, dan biarkan Dia masuk dan meraja di hati kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, masuklah dalam hatiku dan telusurilah masa laluku yang kelam, yang membuat aku terbeban sampai hari ini. Semua itu kusembuyikan terhadap orang-orang yang ada di sekitarku untuk menjaga nama baikku. Kini, mampirlah dalam hatiku dan tinggallah di dalamnya untuk mengubah masa laluku yang penuh dengan kutuk, menjadi masa kini dan masa depan yang penuh berkat. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 7 April 2023 - Salib, pengorbanan dan Penebusan Dosa

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 7, 2023 6:57


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 7 April 2023 Bacaan: "Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah,-- dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri. Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu." (1 Kor 6:19-20) Renungan: Seorang gadis yang sangat dimanja oleh ayahnya terjerumus ke dalam dunia narkoba. Ayahnya membesarkan gadis itu seorang diri, karena istrinya telah meninggal dunia ketika melahirkan putrinya tersebut. Karena kebutuhan akan narkoba semakin meningkat, ia mencuri uang tabungan ayahnya kemudian melarikan diri ke Jakarta. Di Jakarta ia kesulitan mencari pekerjaan layak, sehingga ia terpaksa bekerja sebagai wanita penghibur di sebuah night club. Setelah satu bulan di Jakarta, ia mendapat sepucuk surat dari ayahnya. Dalam 1 minggu ia mendapat 3 pucuk surat, namun tak satupun yang dibacanya. Hari terus berganti, suratpun berdatangan tapi tak satupun yang dibacanya. Menjelang Paskah, ia menerima sepucuk surat yang diantar ke night club tempat ia bekerja. Akhirnya dari salah seorang karyawan ia mengetahui bahwa yang mengantar surat itu adalah ayahnya sendiri. Kekerasan hati gadis itu akhirnya luluh, dengan tangan yang gemetar ia membuka dan membaca surat itu, "Anakku sayang, ayah sudah lama tahu di mana engkau bekerja. Saat ini hanya satu yang ayah inginkan. Maukah kau pulang ke rumah kita?" Tiba-tiba gadis itu merasa rindu pada ayahnya dan memutuskan untuk pulang. Ternyata sejak ia pergi dari rumah, ayahnya sering begadang untuk menanti kepulangannya. Dari hasil pemeriksaan dokter ternyata ayahnya mengidap penyakit kanker, hati gadis itu semakin hancur. "Ayah, aku bukan putrimu yang sangat kau banggakan dulu. Aku hanyalah seorang gadis penghibur yang telah kotor, bahkan aku kena penyakit aids. Ayah jangan dekat-dekat aku nanti ayah tertular." katanya. Ayahnya diam, ia malah mempererat memeluknya seolah tak ingin melepaskan anaknya yang telah kembali. Mengapa Yesus mau datang ke dunia padahal Dia tahu bahwa Ia akan ditolak, disiksa dan mati seperti seorang penjahat? Karena Dia ingin manusia yang adalah miliknya, tetapi telah ditipu, dicuri dan dibinasakan oleh iblis, dapat kembali ke pelukkan-Nya untuk menikmati hidup yang berkelimpahan. Kerinduan Allah pada kita tercermin pada kisah di atas. Allah tidak peduli pada kelamnya masa lalu kita. Yang Dia inginkan adalah kita kembali ke pelukannya dan menjadi miliknya melalui kematian Yesus di kayu salib. Saat menerima penebusan Yesus, kita milik Yesus sepenuhnya. Dosa kita sudah ditebusnya dengan harga yang amat mahal, yaitu Diri-Nya sendiri. Marilah kita hidup sebagai anak tebusan dengan hidup lebih baik yang dapat menyenangkan hati-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sudah mau mati untukku. Dosaku yang begitu besar telah Kau tebus dengan kematian-Mu di kayu salib. Kini ajarilah aku untuk hidup lebih baik lagi, agar pengorban-Mu di kayu salib untukku tidak sia-sia. Jangan biarkan darah-Mu menetes lagi karena pikiran dan perkataan ku yang kotor dan jahat. Jangan biarkan luka-Mu menganga lagi karena kenajisanku. Jangan biarkan air mata-Mu mengalir lagi karena sikap acuh tak acuh ku pada-Mu. Tuhan Yesus ubahlah aku dengan kasih-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 24 Maret 2023 - Menjadi Pelaku Firman

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 23, 2023 6:39


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 24 Maret 2023 Bacaan: "Siapakah di antara kedua orang itu yang melakukan kehendak ayahnya?" Jawab mereka: "Yang terakhir." Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah." (Matius 21:31) Renungan: Seorang ayah memunyai dua orang anak dengan karakter yang berbeda. Anak yang sulung selalu berkata ya, pada perintah-perintah sang ayah, tetapi anak yang bungsu seringkali menjawab tidak, pada perintah-perintah sang ayah. Suatu hari sang ayah berkata kepada si sulung, "Anakku, pergi dan bekerjalah hari ini di kebun anggur kita. "Anak sulung itu menjawab, "Ya, bapa." Anak sulung itu menjawab "Ya", tetapi ia tidak pergi ke kebun anggur seperti yang diperintahkan oleh ayahnya. Ketika sang ayah bertemu dengan si bungsu yang suka membantah, ia juga memerintahkan hal yang sama. Dari bibir si bungsu sang ayah mendengar jawaban, "Aku tidak mau." Tetapi, setelah berpikir-pikir, maka menyesallah si bungsu dan ia pun pergi ke ladang untuk bekerja sesuai dengan perintah ayahnya. Siapakah di antara kedua anak itu yang melakukan kehendak ayahnya? Itulah pertanyaan yang diajukan oleh Tuhan Yesus kepada orang Farisi, setelah mereka menanyakan tentang dengan kuasa manakah Yesus melakukan tugas pelayanan-Nya? Selanjutnya Tuhan Yesus memperbandingkan mereka dengan orang-orang berdosa seperti pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal. Kalimat yang diucapkan Tuhan Yesus itu berbunyi, "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah. Sebab Yohanes datang untuk menunjukkan jalan kebenaran kepadamu, dan kamu tidak percaya kepadanya. Tetapi pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal percaya kepadanya. Dan meskipun kamu melihatnya, tetapi kemudian kamu tidak menyesal dan kamu tidak juga percaya kepadanya." Mengapa Yesus membenarkan pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal daripada orang-orang Farisi? Apa yang membuat pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal itu lebih layak daripada orang Farisi? Karena pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal mau percaya dan bertobat setelah mendengarkan apa yang dikatakan oleh Yesus, sekalipun tadinya mereka adalah pemberontak-pemberontak. Sebaliknya, orang Farisi selalu menanyakan sesuatu kepada Yesus sepertinya mereka sungguh haus akan firman Tuhan, tetapi sebenarnya mereka hanya sekadar ingin menguji, menjebak dan menjatuhkan Tuhan Yesus. Ketika orang Farisi mendengar firman Tuhan, mereka tidak mau bertobat. Mari kita introspeksi diri kita masing-masing. Bagaimana sikap hati kita ketika kita membaca atau mendengar firman Tuhan? Apakah kita hanya sekedar berkata, "O..." atau berkata "Kalau yang itu aku sudah tahu!" atau apakah kita memberikan respon serta me- ngambil tindakan untuk bertobat ketika ditegur oleh firman Tuhan? Jangan keraskan hati kita, biarlah kita selalu bersedia untuk menjadi pelaku firman. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, aku bersyukur karena hari ini aku diingatkan kembali supaya menjadi pelaku firman, bukan hanya sekadar mengetahuinya saja. Amin. (Dod).

Dandelion
Teruntuk Anakku Kelak

Dandelion

Play Episode Listen Later Mar 16, 2023 3:38


Nak, kelak kalau-kalau pada dahina kamu bermandikan tawa hingga saat berlabuhnya kartika kamu merasa paling nestapa, ingatlah ayah adalah pintu segala cerita.

nak teruntuk anakku kelak
Aqhaab
Memperkenalkan Marennu, anakku

Aqhaab

Play Episode Listen Later Jan 4, 2023 3:48


Dengerin aja.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 16 November 2022 - Berserah dan Taat padaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 15, 2022 6:26


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 16 November 2022 "Tetapi apakah pendapatmu tentang ini: Seorang mempunyai dua anak laki-laki. Ia pergi kepada anak yang sulung dan berkata: Anakku, pergi dan bekerjalah hari ini dalam kebun anggur. Jawab anak itu: Baik, bapa. Tetapi ia tidak pergi. Lalu orang itu pergi kepada anak yang kedua dan berkata demikian juga. Dan anak itu menjawab: Aku tidak mau. Tetapi kemudian ia menyesal lalu pergi juga." (Matius 21:28-30) Renungan: Suatu ketika Leonard Wood mengunjungi Raja Perancis dan raja begitu senang. Keesokan harinya, sang raja mengundangnya untuk makan malam. Leonard pun berangkat ke tempat yang sudah ditentukan. Ketika raja bertemu dengannya di tempat makan tersebut, raja berkata, "Saya tidak menyangka akan bertemu denganmu di sini, Leonard. Bagaimana mungkin kamu berada di sini?" Leonard menjawab dengan heran, "Bukankah Tuanku yang sudah mengundangku untuk makan malam?" Raja berkata, "Benar, tapi engkau tidak menjawab undanganku," kata raja. Saat itulah Leonard mengutarakan sebuah kalimat yang telah menjadi prinsip hidupnya. Ia menjawab raja, "Undangan raja bukan untuk dijawab, tetapi untuk ditaati." Ketaatan merujuk kepada tindakan nyata sesuai apa yang Tuhan harapkan dari kita, dan bukan hanya sekadar pengakuan atau janji. Tidak cukup hanya menjadi pengikut Yesus yang beribadah setiap Minggu, memiliki banyak pengetahuan tentang firman Tuhan, atau mengenakan simbol-simbol kekristenan. Jika kekristenan kita hanya sebatas demikian, maka kita tidak berbeda dengan anak sulung dalam bacaan di atas. Ketika ayahnya menyuruhnya untuk pergi bekerja di kebun anggur, anak sulung itu memberikan jawaban yang menyatakan kesediaannya, namun ia tidak pergi. Berbeda dengan anak kedua, meskipun jawaban yang ia berikan kepada ayahnya menunjukkan penolakan terhadap perintah tersebut, namun akhirnya ia menyesal dan melakukan apa yang diperintahkan oleh ayahnya. Karena itu jangan puas hanya menyandang status sebagai pengikut Yesus, atau sebagai hamba Tuhan yang sibuk dengan urusan-urusan rohani, tetapi dalam hal-hal tertentu kita tidak memiliki ketaatan pribadi untuk melakukan kehendak Tuhan. Tidak sedikit orang yang nampaknya begitu giat dalam urusan pelayanan, namun tetap saja berlaku tidak jujur, dengki, sombong, licik dan tidak mau mengampuni. Mintalah kepada Tuhan agar Ia memampukan kita untuk menjadi orang-orang yang taat dan tunduk kepada kehendak-Nya. Ketaatan pada perintah Tuhan tidak dapat ditukar dengan materi atau uang yang kita berikan untuk pekerjaan-Nya. Artinya kita tidak dapat menyogok Tuhan dengan uang ataupun tenaga kita, sementara kita tetap hidup dalam dosa dan melakukan banyak hal yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. Matius 7:21 berkata, "Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga." Periksalah diri kita masing-masing dalam hal apa saja kita belum taat. Lalu minta hati yang taat dan belajar untuk tunduk pada tuntunan Roh Kudus yang akan menyempurnakan ketaatan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, bukalah hatiku agar aku selalu taat melakukan kehendak-Mu, sehingga melalui kehadiranku nama-Mu semakin dimuliakan. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 15 Oktober 2022 - Iman diatas rata-rata

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 14, 2022 6:39


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 15 Oktober 2022 Lalu Sadrakh, Mesakh dan Abednego menjawab raja Nebukadnezar: "Tidak ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal ini. Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu." (Daniel 3:16-18) Renungan: Ada baiknya kita memperhatikan perkataan-perkataan berikut, "Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh," "Asal ku jamah saja jubah-Nya aku akan sembuh," "Anakku perempuan baru saja meninggal, tetapi datanglah dan letakkanlah tangan-Mu di atasnya, maka ia akan hidup," "Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku." Dan masih banyak lagi perkataan yang sejajar dengan perkataan-perkataan tersebut. Itulah yang disebut dengan perkataan iman. Tentu saja iman akan kesanggupan dan kepedulian Tuhan adalah iman yang benar. Tetapi itu adalah iman yang standar, iman yang fokus pada pertolongan Tuhan. Ada iman yang tidak fokus pada pertolongan tuhan, artinya ketika tidak ada pertolongan Tuhan pun, iman kepada Tuhan tetap ada dan tidak beralih kepada yang lain. Itulah iman yang di atas rata-rata. Teman-teman Daniel yaitu Sadrakh, Mesakh dan Abednego memiliki iman di atas rata-rata, karena tantangan yang mereka hadapi sangat berarti. Teman-teman Daniel diperhadapkan kepada pilihan yang sangat sulit yaitu antara menyembah patung emas yang didirikan oleh Nebukadnezar atau dicampakkan ke dalam perapian yang menyala-nyala. Nyawa mereka benar-benar bagai telur di ujung tanduk. Andai saja mereka takut itu sangat manusiawi, tetapi ternyata mereka tidak takut. Mereka berani menerima risiko yang sangat berat itu. Ini menunjukkan bahwa mereka adalah orang-orang beriman. Tentu saja mereka beriman bahwa Tuhan sanggup melepaskan mereka dari perapian yang menyala-nyala itu, bahkan dari tangan Raja Nebukadnezar. Mereka tidak meragukan Tuhan, mereka percaya kepada Tuhan. Namun seandainya Tuhan yang sanggup itu tidak menunjukkan kesanggupannya untuk menolong mereka, mereka tetap percaya kepada Tuhan. Hati mereka tetap berpaut pada Tuhan. Mereka tidak akan beralih kepada dewa yang dipuja oleh raja Nebukadnesar. Mereka juga tidak akan menyembah patung buatan Raja Nebukadnezar. Ditolong atau tidak, iman mereka tetap kepada Tuhan. Di dalam perjanjian baru kita melihat contoh orang yang memiliki iman di atas rata-rata, yaitu Paulu. Di dalam diri Paulus ada duri dalam daging yang sangat menyiksanya. Dia sudah meminta Tuhan untuk membebaskannya dari penyakit itu. Tentu saja permintaannya itu dibarengi dengan iman dan pengharapan. Namun, Tuhan tidak mengabulkan permintaan Paulus. Mungkin saja dia kecewa tetapi Alkitab tidak mencatat bahwa Paulus mundur dari jalan Tuhan. Justru dia semakin giat melayani Tuhan. Imannya tetap kepada Tuhan. Tidak bisa dimungkiri, kecenderungan kita juga mempunyai iman yang standar. Tidak ada salahnya kita memiliki iman standar. Tetapi kita tidak boleh puas dengan iman seperti itu. Usahakanlah sedapat mungkin untuk kita memiliki iman di atas rata-rata. Kesaksian kita menjadi sangat kuat dampaknya ketika kita memiliki iman di atas rata-rata. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, berikanlah aku kemampuan untuk tetap beriman kepada-Mu tanpa harus memikirkan apa ada pertolongan bagiku atau tidak. Amin. (Dod).

The Fake Love Podcast
CERAI MEMBUAT ANAKKU SEDIH

The Fake Love Podcast

Play Episode Listen Later Oct 10, 2022 20:07


Host: Agung Bagus dan Agung Gede --- Support this podcast: https://anchor.fm/ybitwinskembar/support

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan hari Selasa pekan ke-26 masa biasa, 27 September 2022; peringatan Santo Vinsensius a Paulo, imam

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Sep 26, 2022 8:18


Dibawakan oleh Frannsiskus Asisi Datang dan Maria Gorety Jaimun dari Komunitas Pukat Labuan Bajo, Keuskupan Ruteng, Indonesia. Ayub 3: 1-3.11-17.20-23; Mazmur tg 88: 2-8; Lukas 9: 51-56 ORANG BAIK MATI, ORANG JAHAT DIBIARKAN HIDUP Tema renungan kita pada hari ini ialah: Orang Baik Mati, Orang Jahat Dibiarkan Hidup. Sudah banyak sekali kita mengucapkan atau mendengar pernyataan seperti ini. Misalnya ada seorang bapak yang sangat sedih dan sedang menangisi putranya yang meninggal dunia mendadak akibat kecelakaan lalu lintas. Dengan suara serak dan terbata-bata, ia mengungkapkan perasaannya seperti ini: “Anakku yang amat sopan dan disiplin, tidak pantas engkau meninggal lebih dahulu. Seharusnya bapakmu yang berdosa ini yang meninggal terlebih dahulu.” Ungkapan hati semacam ini sering dinyatakan dengan melibatkan juga Tuhan, sehingga kita juga sering mendengar pernyataan seperti berikut ini: “Oh Tuhan, mengapa Engkau mengambil lebih dahulu orang yang sangat baik ini, dan membiarkan orang-orang kurang baik atau jahat masih hidup, sehingga membiarkan mereka tidak berhenti membuat kacau dan menakutkan banyak orang?” Sepintas kita dapat mengerti bahwa Tuhan menjadi pihak yang tertuduh atau penyebab kematian yang tidak kita inginkan. Dalam alur yang sama, orang juga cenderung menyimpulkan bahwa kematian hanyalah sebuah konsekwensi dari tindakan-tindakan jahat manusia. Ini semua adalah pandangan yang sangat natural sebagai manusia. Nabi Ayub adalah contoh tentang hal ini. Ia mempertanyakan mengapa Tuhan tega membiarkan orang-orang jahat hidup dan terus menjadi ancaman bagi hidupnya! Akibatnya, ia ingin mati saja daripada hidup dalam semua penderitaan. Hidup ini tak ada arti baginya. Bersama dengan nabi Ayub, kita di dunia ini sering mempertanyakan hal yang sama kepada Tuhan. Mengapa orang-orang dengan reputasi baik lebih dahulu mati, sedangkan mereka yang buruk atau jahat berkeliaran bebas untuk berbuat kacau dan tidak adil? Menurut kitab suci dan ajaran Kristen, kematian itu datang seperti pencuri ketika setiap dari kita akan mengalaminya pada saat yang tidak kita duga. Kematian pasti menjemput kita. Oleh karena itu ajaran yang sangat kuat untuk kita pahami dan hayati ialah semangat untuk berjaga-jaga. Kita perlu menerima kebenaran, bahwa orang-orang baik adalah mereka yang siap, mereka yang sungguh percaya, dan mereka merindukan kematian itu. Mereka sungguh percaya bahwa mereka akan mendapat kebaikan dan kehagiaan sempurna setelah kematian. Sikap dan pendirian seperti ini tidak dimiliki oleh orang-orang jahat, karena mereka sangat terikat dengan dunia ini. Tuhan Yesus adalah terang bagi orang yang memandang kematian secara baik dan benar. Di dalam Injil hari ini, Ia memberikan kita suatu tanda dengan mengarahkan pandangan-Nya untuk pergi ke Yerusalem, kota yang menjadi saksi kematian-Nya. Semoga Santo Vinsensius mendoakan dan memberkati kita agar kita semakin tumbuh dalam suatu ziarah iman Kristen yang sesungguhnya. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa … Ya Tuhan yang baik, kuatkanlah selalu iman kami akan kehidupan kekal sebagai pencapaian tertinggi kami, setelah kami selesai berziarah di dunia ini. Salam Maria penuh rahmat … Dalam nama Bapa … --- Send in a voice message: https://anchor.fm/media-la-porta/message

Podcast Antara
CDS - Haghes Budiman : aku penyintas HIV, anakku lahir sehat

Podcast Antara

Play Episode Listen Later Aug 2, 2022 24:43


ANTARA - Menjadi Pengidap HIV dan Aids masih menjadi sebuah diskursi dan tabu di masyarakat. Podcast Berisik kali ini bersama dengan penyintas HIV-Aids Haghes Budiman, membicarakan soal pengalaman mendapat stigma yang buruk dan cara merangkul pengidap HIV lain untuk mendapatkan taraf kehidupan yang sama. --- Send in a voice message: https://anchor.fm/antaranews-podcast/message

Narasipostmedia
(Jangan) Karena Nila Setitik, Rusak Susu Sebelanga

Narasipostmedia

Play Episode Listen Later Jul 8, 2022 6:40


(Jangan) Karena Nila Setitik, Rusak Susu Sebelanga Oleh. Iranti Mantasari, BA.IR, M.Si (Tim Kontributor Tetap NarasiPost.Com) Voice over talent: Giriyani SS NarasiPost.Com-“Anakku hobinya buat barang-barang di rumah jadi berantakan!” “Suamiku kalau pakai handuk, sering meninggalkannya di kasur” “Anakku kalau diminta melakukan sesuatu secara baik, malah jadi sering berontak” Kalimat-kalimat tersebut dan kalimat lain yang serupa tidak jarang keluar dari lisan seorang istri atau seorang ibu. Kalimat yang menggambarkan kekesalan, geram, dan gemas sebagai akibat dari ekspektasi yang mungkin belum bisa terpenuhi. Harapan ketika suaminya melakukan apa yang ada di dalam hatinya, harapan jika anaknya bisa menjaga kerapian rumah sebagaimana ia menjaganya, bahkan harapan-harapan yang jika ditelaah sebetulnya merupakan keinginan yang sederhana. Menjadi istri dan ibu, berdiam di rumah dan melakukan rutinitas domestik yang polanya berulang, memang tak jarang menguras tenaga, pikiran dan perasaan. Setiap hari harus menemui najis anak, tangisan yang terkadang tak dapat dipahami, cucian piring yang menumpuk, mainan yang berantakan, lemari yang amburadul, dan sebagainya, sangat normal menghadirkan hawa-hawa yang negatif pada diri. Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/07/04/jangan-karena-nila-setitik-rusak-susu-sebelanga/ Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini, Follow us on: instagram: http://instagram.com/narasipost Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9 Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/ Twitter: Http://twitter.com/narasipost

ImeldaFM Podcast
Sahabat Keluarga Eps 09. Anakku Siap Sekolah

ImeldaFM Podcast

Play Episode Listen Later Jun 15, 2022 31:47


Kapan sih anak siap sekolah? Mari simak penjelasan Psikolog Ibu Diana Rusmawati

Loversation
selamat tinggal, anakku

Loversation

Play Episode Listen Later Jun 14, 2022 10:27


dari seorang ayah yang akan terus beradaptasi dengan kehilangan, seumur hidupnya.Jangan lupa mulai podcast lo sendiri di https://podmetrics.co dengan kode referral "Loversation" ya! Hosted on Acast. See acast.com/privacy for more information.

MOSLEM COMMUNITY
1 - Bila Anakku Bertanya Tentang Homoseksual (LGBT) - Kak Sinyo Egie

MOSLEM COMMUNITY

Play Episode Listen Later May 20, 2022 21:59


1 - Bila Anakku Bertanya Tentang Homoseksual (LGBT) - Kak Sinyo Egie

MOSLEM COMMUNITY
2 - Bila Anakku Bertanya Tentang Homoseksual (LGBT) - Kak Sinyo Egie

MOSLEM COMMUNITY

Play Episode Listen Later May 20, 2022 36:46


2 - Bila Anakku Bertanya Tentang Homoseksual (LGBT) - Kak Sinyo Egie

MOSLEM COMMUNITY
3 - Bila Anakku Bertanya Tentang Homoseksual (LGBT) - Kak Sinyo Egie

MOSLEM COMMUNITY

Play Episode Listen Later May 20, 2022 48:17


3 - Bila Anakku Bertanya Tentang Homoseksual (LGBT) - Kak Sinyo Egie

Keto-Fastosis Indonesia
TFH - Mantap & Yakin Dulu Jalani KF u/ Diriku, Baru Setelah itu Anakku Yang Berkebutuhan Khusus

Keto-Fastosis Indonesia

Play Episode Listen Later May 14, 2022 142:47


KFLS - Talkshow From Home Tanggal 14 Mei 2022 at Zoom, 13:00 - 15:00 WIB Tema : Ask Me Anything 128 Guest Star : Nova Dwi Kartikasari, A.Md.KL Ending Music Background: Music : Roa - Innocence Watch : https://youtu.be/IxfT0tW8f2Y Stream / Download : https://hypeddit.com/roamusic/innocence License : https://roa-music.com

Radio Muhajir Project
PUASA ADALAH SENI MENYAYANGI DIRI SENDIRI (2 menitan)

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Apr 11, 2022 2:45


Bismillah, PUASA ADALAH SENI MENYAYANGI DIRI SENDIRI (2 menitan) Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -hafizhahullah- (https://bit.ly/2KR8Jko​) Video pendek diambil dari Kajian Serial Puasa Bersama Para Ulama : "04. PUASA ITU BUKTI SAYANG, ANAKKU" (https://youtu.be/x7ZoG9ZX9kM​)

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 10 April 2022 - Kembali PadaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 9, 2022 6:18


"Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia." (1 Yohanes 3:1) Renungan: Seorang hamba Tuhan asal Amerika menikah dengan wanita Indonesia. Ia sangat mengasihi istrinya yang sudah melahirkan anak baginya. Setelah beberapa tahun menikah dan tinggal di Indonesia, akhirnya mereka memutuskan untuk pergi ke Amerika guna mengunjungi keluarga yang ada disana. Beberapa minggu sebelum keberangkatan, sang istri sudah mempersiapkan semua yang akan mereka bahwa. Selain surat-surat dan pakaian, ia juga mempersiapkan banyak sekali oleh-oleh yang akan dibawa ke Amerika. Pakaian yang mereka perlukan hanya dua koper saja, namun oleh-oleh yang dipersiapkan sang istri berjumlah 3 koper. Sesampainya di bandara California, mereka pun segera menuju ruang pengambilan bagasi. Karena terlalu sibuk memperhatikan dan mengambil koper-koper, mereka tidak menyadari bahwa anak mereka menghilang entah kemana. Saat sang istri menyadari bahwa anaknya menghilang, ia menjadi panik dan kepanikannya mempengaruhi sang suami. Mereka mencoba mencari anaknya dan mengabaikan koper-koper yang telah mencuri perhatian mereka dari anak yang seharusnya mereka jaga. Setelah 15 menit tidak menemukan buah hatinya, barulah mereka berpikir untuk melaporkannya kepada pihak keamanan bandara. Sang suami meyakinkan istrinya bahwa anak mereka baik-baik saja dan ia akan memohon bantuan pihak bandara untuk menemukan buah hati mereka. Ketika sang suami berjalan menuju meja informasi, dari kejauhan ia melihat seorang anak sedang menangis di salah satu sudut ruangan. Ia sangat mengenal anak itu dan tanpa pikir panjang ia langsung berteriak memanggil nama anaknya. Anak yang terhilang itu mencoba mencari suara yang memanggilnya dan ia begitu senang melihat papanya berlari ke arahnya kemudian memeluknya. Sambil menangis bahagia papanya berkata, "Anakku, Papa tidak akan pernah lalai lagi untuk menjagamu. Tidak ada yang lebih berharga bagi Papa selain kamu. Papa akan selalu menjagamu. Papa kan selalu menjagamu!" Saat mengatakan hal itu, hamba tuhan tersebut dapat memahami bagaimana rasanya hati Bapa di sorga melihat anak-anak-Nya yang terhilang. Hati Bapa di surga dipenuhi oleh kepedulian dan kasih sayang. Dia begitu resah tatkala kita memutuskan untuk meninggalkan jalan-jalan-Nya. Dia tidak bisa beristirahat karena kita menjadi salah seorang yang mengantri di jalan menuju pintu kebinasaan. Ketahuilah kita sangat berharga, bagaikan permata di hati Bapa. Karena itu berpalinglah dari godaan dunia dan kembalilah kepada jalan Bapa, maka Dia akan memeluk kita dengan erat. Tidak ada yang lebih menyenangkan hati Bapa selain daripada melihat kita berlari-lari menuju ke pangkuan-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, aku menyesal karena sudah berpaling dari jalan-jalan-Mu. Hari ini aku yang terhilang, memutuskan untuk kembali ke dalam pelukan-Mu. Terimalah aku, Tuhan dan ampunilah aku sebab aku orang berdosa. Amin. (Dod).

Kefas Indonesia
KITA DISEMBUHKAN, KITA DIHIDUPKAN OLEH INJIL

Kefas Indonesia

Play Episode Listen Later Feb 20, 2022 3:35


Markus 5:23;25 "Anakku perempuan sedang sakit, hampir mati, datanglah kiranya dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, supaya ia selamat dan tetap hidup." …. Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan.

Pdt. Aiter
Anakku

Pdt. Aiter

Play Episode Listen Later Dec 28, 2021 33:15


Pembinaan Guru Sekolah Minggu GRII Kertajaya & GRII Citra Raya. Siapakah anakku? Apa beda anak sendiri dengan anak orang lain? Mari kita temukan jawabannya dalam SESI PEMBINAAN GURU SEKOLAH MINGGU dengan tema "ANAKKU ...".