POPULARITY
Categories
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 20 Juli 2026Bacaan: “Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.” (Roma 12:10)Renungan: Mother Teresa ketika tinggal di Kalkuta, dia sering berjalan kaki mengelilingi gang kumuh. Dia memungut orang yang sekarat di pinggir jalan, membersihkan lukanya dan memberinya makan. Suatu hari ada seorang wartawan yang bertanya: “Kenapa Ibu melakukan semua ini?”Jawabnya sederhana, “Karena setiap orang itu adalah Yesus yang menyamar. Dan saya mau mendahului menghormati Dia.” Ia tidak menunggu orang lain lebih dulu sopan. Ia tidak menunggu orang miskin itu "layak" dihormati. Dia yang lebih dulu memberi hormat dengan mencuci kaki, memeluk dan memanggil mereka dengan namanya. Dari kasih kecil yang mendahului itu, ribuan orang di seluruh dunia tersentuh dan ikut melayani. Paulus memberi dua kunci untuk hidup bersaudara. Pertama saling mengasihi sebagai saudara. Bukan kasih karena cocok, tapi karena kita satu keluarga di dalam Kristus. Kedua saling mendahului dalam memberi hormat. Kata “mendahului” artinya berlomba. Siapa yang lebih dulu menghargai dan memuliakan orang lain. Intinya: Jangan tunggu dihormati dulu baru menghormati. Jangan tunggu disapa dulu baru menyapa. Di kerajaan Allah, yang "menang" adalah yang paling dulu mengasihi. Sebagai pengikut Yesus, mungkin ayat ini menampar kita di tiga area yaitu pertama di Gereja / Komunitas. Kita sering pilih-pilih teman. Dekat sama yang sekelompok, seumuran, sepelayanan. Sedangkan yang beda pendapat, kita cuek. Padahal kita dipanggil saling mengasihi sebagai saudara. Kedua di Rumah & Kantor. Kita mau dihargai. Mau didengar. Mau diapresiasi. Tetapi kita menunggu orang lain mulai duluan. Akibatnya semua diam dan saling menunggu. Di Media Sosial. Gampang komen pedas, gampang menjatuhkan. Padahal kita dipanggil mendahului memberi hormat, bukan mendahului menghakimi. Roma 12:10 ini mengajak kita jadi pembuka jalan. Mendahului minta maaf. Mendahului memuji. Mendahului melayani tanpa pamrih. Mendahului menghargai orang yang tidak populer dan sebagainya. Karena saat kita mendahului mengasihi, kita sedang memperlihatkan seperti apa keluarga Allah itu. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku yang sering menunggu orang lain mengasihi aku dulu. Ajarilah aku mengasihi sebagai saudara, bahkan kepada yang sulit kukasihi. Berikanlah aku hati yang mau mendahului dalam memberi hormat. Amin. (Dod).
It's not about speed, but about the courage to set out on the journey, enjoy every step, and celebrate what you've worked so hard for from the very beginning. - Ini bukan mengenai kecepatan, tapi tentang keberanian untuk memulai perjalanan, menikmati setiap langkah, dan merayakan sesuatu yang sudah diperjuangkan sejak awal.
Sukri Haihai terlambat bangun padahal hari ini hari pertama sekolah. Kegiatan di sekolah minggu pertama sekolah adalah MPLS. Kak Anthony dan Kak Ivonne menyemangati Sukri Haihai untuk mengikuti MPLS.
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 11 Juli 2026Bacaan: "Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni." (Lukas 6:37)Renungan: Pada tahun 1947, Corrie ten Boom baru bebas dari kamp konsentrasi Nazi. Keluarganya dibunuh karena menyembunyikan orang Yahudi. Suatu hari setelah perang, ada seorang pria datang ke KKR yang dia pimpin. Pria itu dulu adalah penjaga kamp tempat adik Corrie meninggal. Dia ulurkan tangan dan berkata: "Bisakah anda mengampuni saya?" Sekujur tubuh Corrie kaku. Ingatan tentang adiknya, tentang kamar gas, semua kembali. Dalam hati dia berteriak: "Tuhan, aku tidak bisa!" Lalu dia berdoa singkat: "Yesus, tolong aku." Dan dengan kekuatan dari Tuhan, dia menjabat tangan pria itu. Air matanya jatuh. Beberapa tahun kemudian Corrie menulis: "Pengampunan adalah tindakan kehendak, bukan perasaan. Begitu kita mau mengampuni, Tuhan yang memberi rasa damainya." Ada tiga perintah yang saling terkait dalam bacaan Injil di atas. Pertama, "Janganlah kamu menghakimi" Berhentilah menjadi hakim atas hidup orang lain. Kita tidak tahu semua cerita di balik kesalahan orang tersebut. Kedua, "Janganlah kamu menghukum". Berhentilah membalas. Jangan memenjarakan orang dengan perkataan dan sikap dingin kita. Ketiga, "Ampunilah dan kamu akan diampuni". Inilah kuncinya. Ukuran pengampunan kita ke orang sama dengan ukuran pengampunan Tuhan ke kita. Yesus tidak berkata "lupakan kejahatan". Dia berkata "ampunilah". Orang yang terus menghakimi dan tidak mengampuni, dia yang paling tersiksa duluan. Corrie bisa menjabat tangan musuhnya bukan karena dia kuat. Tapi karena dia memilih taat dulu pada Tuhan, baru kemudian Tuhan memberinya kekuatan. Hari ini Yesus bertanya ke kita: "Ada nama siapa yang masih kau tahan di hatimu untuk diampuni?" Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena sering cepat menghakimi dan lambat mengampuni. Hari ini aku mau taat pada firman-Mu. Aku memilih mengampuni (sebutkan nama orang).... Isilah hatiku dengan kasih-Mu supaya aku bisa membebaskan orang lain, dan aku pun dibebaskan. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 7 Juli 2026Bacaan: "Manusia itu menjawab: 'Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan.'" (Kejadian 3:12)Renungan: Suatu kali Anna ditegur atasan karena laporan keuangan telat. Anna sebenarnya yang salah karena ia lupa mengingatkan tim. Tapi apa jawaban pertama Anna? "Pak, si Yordan yang pegang datanya. Saya sudah bilang kok, tapi dia tidak kirim-kirim." Selesai bicara Anna menjadi lega. Rasanya beban pindah ke Yordan. Malamnya barulah Anna sadar. Ia baru saja melakukan hal yang sama seperti Adam di taman Eden. Menyalahkan orang lain supaya ia tidak terlihat salah. Kejadian 3:12 ini terjadi sesaat setelah Adam dan Hawa makan buah terlarang. Tuhan datang dan bertanya. Seharusnya ini momen pertobatan. Tapi lihat jawaban Adam. Pertama, ia menyalahkan Tuhan dengan berkata, "Perempuan yang Kautempatkan di sisiku." Seolah Tuhan yang salah kasih pasangan. Kedua, ia menyalahkan orang lain, "Dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan. " Adam tidak berani bertanggung jawab dalam hal ini. Dosa pertama manusia bukan hanya tidak taat pada perintah Tuhan. Dosa pertama juga "tidak mau mengakui salah". Dari taman Eden sampai kantor, rumah, dan sekolah kita hari ini, polanya sama. Hati kita lebih memilih membela diri daripada jujur di hadapan Tuhan dan sesama. Di zaman sekarang kita punya 1001 cara untuk "melempar kesalahan": "Grup WA yang tidak dibaca, sinyal jelek, anak yang rewel, pasangan yang tidak mengerti, sistem yang ribet dsb." Tapi Tuhan hari ini mengajak kita untuk berhenti jadi "Adam". Keberanian berkata "Tuhan, aku salah" adalah awal pemulihan. Di keluarga: minta maaf dulu sebelum menjelaskan. Di kantor: akui bagian kita sebelum menunjuk orang. Di hadapan Tuhan: buka hati apa adanya, jangan berdalih. Ingatlah, Tuhan tidak mencari orang yang sempurna. Tuhan mencari orang yang jujur dan mau diperbaiki. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, Ampuni aku yang sering seperti Adam. Lebih cepat menyalahkan orang lain daripada mengakui kesalahanku sendiri. Amin. (Dod).
Khutbah Jum'at - Ustadz Muhammad Abu Rivai, SH., MH. hafizhahullahu.Judul : Kampung Akhirat yang Pertama.Sumber : YouTube.
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 4 Juli 2026Bacaan: "Maka ia memungut di ladang sampai petang lalu ia mengirik yang dipungutnya itu, dan ada kira-kira seefa jelai banyaknya." (Rut 2:17)Renungan: Pada saat dihadapkan dengan ujian hidup yang berat maka ada beberapa respons yang muncul dalam hidup kita. Pertama, kita mengasihani diri secara berlebihan. Kita selalu bertanya kepada Tuhan, "Mengapa harus saya yang mengalami peristiwa pahit ini?" Kedua, kita mencari belas kasihan manusia untuk menyelesaikan masalah yang sedang kita hadapi. Ketiga, kita berani menghadapi setiap masalah dengan tekad hati yang kuat, seberat apapun masalah itu. Salah seorang motivator di Indonesia mengambil ilustrasi tentang betapa dahsyat kekuatan tetesan air jika dilakukan secara terus menerus. Tetesan air bahkan dapat melubangi batu! Beliau berkata seperti ini, "Kerasnya batu bisa takluk dengan tetesan air. Begitu pula kerasnya ujian hidup di dunia bisa kalah oleh kekuatan tekad dan fokus perjuangan yang dilakukan." Seperti itulah perjuangan Rut menghadapi kerasnya ujian hidup yang datang kepadanya. Suaminya meninggal, keluarga suaminya juga meninggal semua, kecuali mertua perempuannya saja yaitu Naomi. Kini, Rut tinggal bersama Naomi dan mengambil tanggung jawab untuk memeliharanya. Kehidupan yang dijalani mereka persis seperti yang disebutkan Naomi, yaitu Mara yang artinya sangat pahit (Rut 1:20). Itulah kerasnya ujian hidup yang harus dijalani Rut. Namun dengan tekad dan perjuangan keras, Rut berhasil mengatasi masalahnya dan menjadi orang yang sangat berhasil. Perhatikan apa yang dilakukan Rut. la tak pernah mengasihani diri, Rut menjalani masalahnya dengan begitu tabah. Rut juga tidak pernah meminta belas kasihan orang lain, sebaliknya ia berjuang keras untuk menghidupi dirinya dan Naomi, meski harus memungut jelai yang tercecer dari pagi sampai petang. Ketekunan, tekad, dan perjuangan Rut akhirnya membuahkan hasil. Benarlah bahwa batu yang keras bisa takluk dengan tetesan air. Ujian hidup yang keras bisa kalah oleh tekad dan perjuangan yang terus menerus. Jika kita sedang mengalami pergumulan hidup yang keras, ingatlah bahwa batu pun takluk dengan tetesan air. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku percaya ketika Engkau ada bersama-sama dengan aku, maka badai sehebat apapun dapat aku lalui. Karena aku tahu, kuasa-Mu lebih besar dari setiap badai kehidupanku. Amin. (Dod).
Pelajaran apa yang dapat dipetik dari Matius 14:22-33, di mana perahu para murid diombang-ambingkan gelombang karena angin sakal?Pertama. Perjalanan yang sesuai kehendak Tuhan, belum tentu bebas dari masalah. Kedua. Tuhan hadir dalam badai, Dia tidak membiarkan kita menghadapi sendirian. Ketiga. Kehadiran Yesus sering tidak dikenali. Keempat. Kepanikan dan ketakutan menutup mata iman, tetapi ketenangan mencelikkannya. Kelima. Iman diawali dengan langkah berani. Keenam. Iman menjadi nyata, saat dijalani. Ketujuh. Goyah dan runtuhnya iman, karena kita memiliki fokus yang salah selama ini. Kedelapan. Pertolongan Tuhan selalu tepat waktu, dan tidak pernah terlambat. Kesembilan. Mukjizat memang terjadi, tetapi tanggung jawab awal jangan dilupakan. Kesepuluh. Masa krisis sering kali membawa pewahyuan dan pengenalan yang baru tentang siapa Pribadi Tuhan. —Pdt. Andreas Rahardjo, “Iman di tengah Krisis.” Telah dibagikan di Ibadah Minggu pagi di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 21 Juni 2026.Youtube :https://www.youtube.com/watch?v=36P3X6zrFAg
Bagaimana caranya agar doa dapat membawa kemenangan di dalam hidup kita?Pertama. Membangun kehidupan doa yang konsisten, apa pun musimnya di hidup kita. Kedua. Doa harus disertai dengan iman dan ketaatan, tidak sekadar menaikkan doa bising—cara kita berdoa dan mengeluh memiliki frekuensi nada yang sama di hadapan Tuhan. Ketiga. Menaikkan doa yang menyatakan kebesaran Tuhan dengan sikap percaya, Dia masih sanggup untuk menepati semua yang sudah dijanjikan di dalam hidup kita.Kalau hari-hari ini kita berada di titik terendah dan tidak tahu lagi apa yang harus diperbuat.. tetaplah berseru dan berharap pada Tuhan. Dia masih sanggup mendengar setiap permohonan doa dan menolong hidup kita.—Pdt. Gunawan Iskandar, “Prayer brings Victory.” Telah dibagikan di Ibadah Minggu pagi di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 7 Juni 2026.
Sejarah tercipta di masa tambahan waktu. Kanada mematahkan hati Afrika Selatan lewat gol kemenangan di penghujung laga, sekaligus mencatatkan kemenangan pertama mereka di babak gugur di sejarah Piala Dunia.Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.
PENGALAMAN SPIRITUAL YANG SANGAT BERKESAN DIRASAKAN OLEH PRESENTER RUBEN ONSU YANG UNTUK PERTAMA KALINYA MELAKSANAKAN IBADAH UMRAH BERSAMAAN DENGAN BELUM SELESAINYA PENYELENGGARAAN IBADAH HAJI. LAPORAN BHERY HAMZAH(BEH/MCH2026)
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 29 Juni 2026Bacaan: "Siapa menghina sesamanya, tidak berakal budi, tetapi orang yang pandai, berdiam diri." (Amsal 11:12)Renungan: Apakah kita pernah tidak senang hati bahkan marah jika digosipkan? Fakta yang terjadi adalah kita justru suka menggosipkan orang lain. Ini hal yang mengherankan, kita melakukan sesuatu kepada orang lain untuk hal yang tidak kita inginkan terjadi pada diri kita. Lagipula, sebenarnya kita semua tahu bahwa gosip itu tidak lebih dari sampah. Bagaimana seharusnya pengikut Yesus menangani gosip atau sampah ini? Ada analogi menarik berkenaan dengan hal itu. Ada tiga tipe manusia berkaitan dengan sampah. Pertama, tipe menebarkan. Ada orang yang tidak menaruh sampah pada tempat yang seharusnya. Bahkan, ada orang yang suka membuang sampah sembarangan dan menebarkan sampah di sepanjang jalan yang ia lalui. Dalam dunia gosip, orang seperti ini akan menyebarkan gosip kapan pun, di mana pun, dan kepada siapa pun. Bahkan orang seperti ini bisa menggosipkan sesuatu kepada orang yang baru dikenalnya! Hebat, bukan? Kedua, tipe mengumpulkan. Ada orang tertentu yang suka mengumpulkan sampah. Sampah yang mestinya dibuang, malah dikoleksi. Orang tipe ini tidak selalu menjadi biang gosip, namun yang jelas orang seperti ini suka mengumpulkan berita-berita gosip terbaru. Bayangkan penderitaan batin yang harus ditanggung seseorang yang sedang digosipkan. Sebagai pengikut Yesus kita seharusnya memilih tipe yang ketiga, yaitu tipe membuang. Orang yang sadar lingkungan, tidak akan membiarkan sampah berserakan di jalan. la akan mengambil sampah itu dan membuang ke tempat yang seharusnya. Soal gosip, orang tipe ini sebisa mungkin menghindari gosip. Namun, kalaupun akhirnya ia mendengar sebuah gosip, maka ia akan segera membuang "sampah" itu pada tempatnya dan tidak membiarkan berita itu tersebar ke mana-mana. Gosip itu seperti mata rantai. Kita bisa memutuskan mata rantai yang saling terkait itu dengan bersikap diam. Diam membuat gosip akan berhenti dengan sendirinya. Hari ini, jika ada yang menebarkan "sampah gosip" di depan kita, kita tahu apa yang harus dilakukan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berikanlah aku pikiran dan hati yang jernih sehingga aku dipenuhi dengan damai sejahtera-Mu dan tidak ada keinginan untuk menggosipkan orang-orang yang ada di sekitarku. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 27 Juni 2026Bacaan: "Orang yang jujur dilepaskan oleh kebenarannya, tetapi pengkhianat tertangkap oleh hawa nafsunya." (Amsal 11:6)Renungan: Ada sebuah kisah yang menceritakan ketika Abraham Lincoln bekerja sebagai penjaga toko di New Salem, Illinois, jauh sebelum Abraham Lincoln terjun di dunia politik. Suatu sore, saat mencatat neraca keuangan, Lincoln mendapati bahwa ia telah memungut bayaran 6 sen lebih banyak dari seorang pelanggan. Sebenarnya bisa saja Lincoln tutup mata soal itu karena nilainya tidak seberapa dan pelanggan tersebut juga tidak merasa kehilangan. Namun yang dilakukan Lincoln sungguh baik. Malam itu juga ia berjalan kaki beberapa mil ke rumah pelanggan untuk mengembalikan kelebihan uang tersebut! Integritas dan sikap jujur inilah yang akhirnya membawa Abraham Lincoln dipercaya dan menjadi salah satu presiden Amerika Serikat yang berhasil dan dicintai rakyatnya. Sesungguhnya kejujuran menjadi hal yang langka di zaman modern seperti sekarang. Kalau menerima kelebihan pembayaran, banyak orang "tutup mata". Banyak alasannya. Pertama, ia merasa kadang juga dirugikan, jadi kalau gantian dapat "untung", apa salahnya? Kedua, salah sendiri mereka yang tidak teliti dalam menghitung. Ketiga, buat apa repot-repot mengurus kembalian kalau konsumen bahkan tidak merasa bayar lebih mahal. Keempat, nilainya tidak seberapa, buat apa dipersoalkan. Firman Tuhan dalam Amsal 11:6 mengatakan, "Orang yang jujur dilepaskan oleh kebenarannya, tetapi pengkhianat tertangkap oleh hawa nafsunya." Kejujuran akan menolong kita, sebaliknya kecurangan akan mencelakakan kita. Kejujuran akan menjadi "pembela" bagi kita, sedangkan kecurangan akan menjerumuskan kita. Orang dunia mungkin akan mentertawakan kebodohan kita di saat kita bersikap jujur. Mereka mungkin saja tidak percaya masih ada orang jujur di dunia ini. Walau demikian, sebagai murid Kristus marilah kita tunjukkan gaya hidup yang berbeda dari orang dunia. Jadilah orang yang punya integritas dan bisa dipercaya. Semakin kita dipercaya, semakin besar promosi itu akan datang kepada kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, sejak aku mengenal-Mu hatiku begitu tenang. Ketenangan itu juga yang membuat karakter ku berubah. Bantu aku untuk terus mempertahankan kejujuran sebagai bagian dari pengenalanku akan Engkau. Amin. (Dod).
Cristiano Ronaldo dan Luka Modrić mencapai tonggak penting dalam karier mereka pada hari ke-13 Piala Dunia FIFA, sementara Socceroos mengalami pukulan telak menjelang pertandingan krusial melawan Paraguay karena absennya Mathew Leckie akibat cedera.Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.
Proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Madinah menuju Tanah Air terus berlangsung. Di Sektor 1 Madinah, kloter KJT 21 menjadi rombongan pertama yang diberangkatkan menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz dengan total 444 jemaah. Keberangkatan ini menjadi bagian dari rangkaian pemulangan jemaah haji Indonesia yang dilakukan secara bertahap untuk memastikan perjalanan berlangsung aman, tertib, dan lancar.. (BEH/MCH 2026)@kemenhaj#ElshintaHaji2026 #LiputanHaji2026 #Haji2026 #HajiRamahLansia #TriSuksesHaji #KemenhajRI
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Berputar-putar dalam AlasanDiambil dari: Yohanes 8:28 “Maka kata Yesus: ‘Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia, dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku.'”Wonder Kids, kadang-kadang ada orang yang berkata, “Aku tidak mau percaya Alkitab, karena Alkitab memakai Alkitab untuk membuktikan dirinya sendiri.” Maksudnya, mereka merasa itu seperti berputar-putar. Seolah-olah kita berkata, “Alkitab benar karena Alkitab berkata begitu.” Memang, kalau hanya begitu saja, itu kurang kuat.Tetapi sebenarnya, saat kita percaya Alkitab, kita tidak hanya melihat satu ayat lalu langsung selesai. Kita melihat banyak hal bersama-sama. Kita melihat bahwa Alkitab ditulis dalam sejarah yang nyata. Kita melihat nama tempat, tokoh, dan peristiwa yang cocok dengan kenyataan. Kita melihat bagaimana berita tentang Yesus muncul sangat awal. Kita juga melihat banyak kesaksian dari luar Alkitab yang menolong kita mengetahui bahwa Yesus sungguh hidup.Jadi, kita tidak percaya secara buta atau asal percaya. Kita punya alasan untuk percaya. Tetapi kita juga harus ingat bahwa pada akhirnya, mengenal Yesus bukan hanya soal menang debat. Banyak orang melihat bukti, tetapi tetap tidak mau percaya. Mengapa? Karena masalahnya bukan hanya di kepala, tetapi juga di hati.Dalam Yohanes 8:28, Yesus berkata bahwa orang akan tahu siapa Dia ketika mereka melihat apa yang Yesus lakukan dan bahwa Ia datang dari Bapa. Artinya, Yesus tidak asal bicara. Seluruh hidup, perkataan, dan karya-Nya menunjukkan siapa Dia sebenarnya. Jadi saat kita bertanya, “Bagaimana kita tahu Yesus itu benar?” kita melihat kepada seluruh diri Yesus, bukan hanya satu kalimat saja.Wonder Kids, ini mengajarkan kita dua hal. Pertama, kita boleh belajar dan mencari alasan yang benar untuk percaya. Kedua, kita juga perlu hati yang mau tunduk kepada Tuhan. Orang yang sombong bisa terus mencari alasan untuk menolak. Tetapi orang yang rendah hati akan mau datang kepada Yesus dan berkata, “Tuhan, tolong aku mengenal kebenaran-Mu.”Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau kamu punya pertanyaan tentang mengapa Alkitab dapat dipercaya, coba tuliskan satu pertanyaanmu lalu tanyakan kepada guru Sekolah Minggu, orang tua, atau pembimbing rohanimu.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tidak menyuruhku percaya dengan asal-asalan. Tolong aku supaya mau belajar dengan sungguh-sungguh dan juga punya hati yang rendah untuk percaya kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: iman kepada Yesus bukan asal percaya, tetapi percaya dengan alasan yang benar dan hati yang mau tunduk kepada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.
Banyak orang tua masih bertanya: "Kalau anak sudah lewat 1000 hari pertama, apakah dampak stunting masih bisa diketahui?" Masalahnya, setelah periode tersebut, tidak semua dampak bisa terlihat secara langsung. Terutama yang berkaitan dengan emosi, perilaku, atau kemampuan anak dalam kesehariannya.Karena itu, fokus kita bukan lagi sekadar mencari apakah masalah yang muncul disebabkan oleh stunting atau tidak. Yang lebih penting adalah:
Ustadz Ali Hasan Bawazier - Kubur Rumah Pertama Kita Di Akhirat
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 11 Juni 2026Bacaan: "..... janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana....." (Roma 12:16)Renungan: Ketika kita bercita-cita menjadi seorang penulis, ada dua hal yang harus kita lakukan. Pertama, kita harus banyak menulis. Kedua, kita harus banyak membaca. Ya, penulis harus banyak membaca, seperti juga musisi harus banyak mendengarkan musik, sineas harus banyak menonton film, barista harus suka minum kopi, dst. Pertanyaannya, buku apa yang harus dibaca agar kita bisa menjadi penulis yang baik? Seorang penulis memberi nasihat cukup unik, la menyarankan membaca dua jenis buku: buku yang benar-benar bagus dan buku yang benar-benar jelek. Membaca buku yang sangat bagus tentu agar kita terinspirasi dan bisa membuat tulisan yang makin berkualitas. Bagaimana dengan membaca buku yang sangat jelek? Menurut penulis itu, buku yang sangat jelek juga bisa membuat kita termotivasi. "Jika tulisan sejelek itu saja ada yang mau menerbitkan, tulisan kita pasti bisa diterbitkan juga." Ada benarnya juga. Nyatanya, kita sering kali takut, bahkan putus asa karena yang kita lihat saat baru memulai sesuatu hanyalah orang-orang yang sudah ada di level sangat tinggi. Kita berhenti menulis karena tidak bisa menulis sebaik peraih Nobel Sastra. Kita berhenti menjadi musisi karena minder melihat keahlian para musisi kelas nasional bahkan internasional. Kita putus asa karena usaha yang kita rintis tidak kunjung sebesar perusahaan top. Maka, ada kalanya kita perlu juga melihat kepada hal-hal yang lebih "membumi". Bukan berarti menurunkan standar atau tak punya cita-cita tinggi. Kadang kita memang harus melihat ke atas, tapi penting juga untuk bisa melihat ke samping atau ke bawah. Keseimbangan seperti ini perlu supaya kita tidak jatuh menjadi hidup sekadar mengejar ambisi yang tak pernah habis-habisnya. Melihat ke hal-hal yang di bawah atau di sekitar, juga membuat kita bisa lebih bersyukur daripada hanya mengeluh karena kondisi kita tidak seperti orang lain. Kepada jemaat di Roma, Paulus dua kali mengingatkan mereka untuk tidak hanya memikirkan hal-hal yang tinggi (Rm. 12:3, 16), tapi mengarahkan pikiran ke hal sederhana agar tetap rendah hati. Tak ada yang salah dengan memiliki cita-cita besar, tapi jangan sampai kita lalu menjadi tak menghargai hal-hal kecil dan sederhana, karena itupun adalah berkat Tuhan untuk kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk selalu bersyukur atas hal-hal besar dan kecil dalam hidupku karena semua itu adalah berkat-Mu yang Kau berikan untukku. Amin. (Dod).
Hasil evaluasi layanan jemaah haji gelombang pertama mulai diterapkan dalam penyambutan jemaah gelombang kedua di Madinah. Perbaikan difokuskan pada distribusi konsumsi, koordinasi dengan pengelola hotel, serta peningkatan kualitas layanan bagi jemaah. Simak langkah-langkah yang dilakukan petugas haji untuk memastikan pelayanan yang lebih optimal, nyaman, dan responsif selama masa tinggal jemaah di Kota Nabi. (BEH/MCH 2026)@kemenhaj#ElshintaHaji2026 #LiputanHaji2026 #Haji2026 #HajiRamahLansia #TriSuksesHaji #KemenhajRI
Operasi penyelenggaraan ibadah haji Indonesia kini memasuki fase krusial. Di satu sisi, proses pemulangan jemaah haji gelombang pertama ke Tanah Air terus berlangsung melalui Bandara Jeddah. Di sisi lain, jemaah gelombang kedua mulai berdatangan di Madinah untuk melanjutkan rangkaian ibadah sekaligus mempersiapkan kepulangan. Simak perkembangan terbaru layanan, pergerakan jemaah, serta kesiapan petugas dalam memastikan seluruh proses berjalan lancar dan aman.(BEH/MCH 2026)@kemenhaj#ElshintaHaji2026 #LiputanHaji2026 #Haji2026 #HajiRamahLansia #TriSuksesHaji #KemenhajRI
Pergerakan jemaah haji Indonesia pasca puncak Armuzna berlangsung dalam dua arus besar. Jemaah gelombang pertama mulai dipulangkan ke Tanah Air melalui Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah, sementara jemaah gelombang kedua bergerak dari Makkah ke Madinah untuk melanjutkan ibadah sekaligus memulihkan kondisi fisik setelah menjalani rangkaian puncak haji.(BEH/MCH2026) @kemenhaj_ri #ElshintaHaji2026 #LiputanHaji2026 #Haji2026 #HajiRamahLansia #TriSuksesHaji #KemenhajRI
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 313 (Matius 27:38-44): Di atas kayu salib Yesus tetap menerima hinaan demi hinaan dari orang-orang yang ada di sekitar Dia. Pertama-tama adalah dua orang penyamun yang ada di sebelah kanan dan di sebelah kiri-Nya. Kedua penyamun ini menghina Dia dan menyindir Dia, tetapi satu orang bertobat dan menegur temannya.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Patricia Yessika dari Paroki Santa Maria Tak Bercela di Keuskupan Surabaya, Indonesia. 2 Timotius 4: 1-8; Mazmur tg 71: 8-9.14-15ab.16-17.22; Markus 12: 38-44.AGAMA AMBISI, PROMOSI DAN POSISI Tema renungan kita pada ini ialah: Agama Ambisi, Promosidan Posisi. Karena memeluk agama itu sebagai hak dan pilihan individu ataukelompok, sifat natural manusiawi yang berambisi, suka promosi diri dan inginakan posisi atau jabatan sering mempengaruhi keyakinan setiap orang. Tuhan Yesus meminta kita tidak memiliki cara hidup berimanyang demikian. Yesus sendiri tidak memiliki tipe itu. Ia justru menghadirkansatu jenis hidup beriman yang berlawanan dengan ambisi, promosi dan posisi.Para pemuka agama, cendekia, ahli kitab suci dan kaum Farisi terkenal denganjenis agama ini. Lalu Yesus ingatkan kita semua, supaya tidak tergodamengikuti atau tidak memelihara kecenderungan untuk: 1) keinginan amat tinggiatau berambisi menjadi penting dan diutamakan; 2) selalu mau promosi atautampil cari perhatian untuk dikenal dan diakui yang intinya ialah penghormatandan penghargaan dari orang lain; 3) selalu berusaha menggunakan posisi ataukedudukan, bahkan yang sifatnya rohani, untuk keuntungan pribadi. Para pengikut Kristus sebaliknya harus melakukan pelayanandalam kerendahan hati untuk kebaikan sesama, daripada berambisi menjadi yangutama. Menampilkan atau promosi kebaikan orang lain dan kehidupan bersamamelalui pekerjaan, pelayanan dan solidaritas daripada promosi diri sendiri.Kesempatan memakai posisi entah sipil atau keagamaan untuk pelayanan danpembaktian diri secara tulus dan tanggung jawab, daripada mencari keuntungandiri sendiri. Ketiga kecenderungan daging yang diuraikan tadi berakarpada kesombongan, yang merupakan salah satu dari 7 dosa pokok manusia. Kalauyang pokok ini dihilangkan maka dosa-dosa turunannya juga tak akan berkembang.Ada dua cara yang kita belajar hari ini untuk menghilangkan kesombonganmanusiawi. Pertama, kita setiap saat senantiasa memuji dan bersyukurkepada Tuhan. Rasul Paulus menasihatkan muridnya Timotius untuk menyatakanpujian dan syukur itu melalui suatu sikap iman yang benar, yaitu bersabar dalampenderitaan dan melakukan tugas pelayanan dan pewartaan dalam suka cita. Kedua, kerendahan hati menjadi pilihan sikap hidup yangkita kembangkan dan pelihara. Yesus memberi contoh melalui penampilan jandamiskin yang memberi derma. Kerendahan hati itu bukan berbentuk pasif dan tenangsaja, tetapi berbuat dan mempersembahkan sesuatu materi atau rohani yangmeskipun sederhana namun berguna bagi sesama dan kepentingan bersama. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Kuatkan dan berkatilah kami, ya Tuhan YesusKristus, supaya melalui pekerjaan dan pelayanan kami yang rutin dan biasa, kamiingin melakukan itu dalam semangat menghadirkan kebaikan bagi sesama dan hidupkami bersama. Semoga Roh-Mu selalu mendampingi kami untuk mewujudkan semangatini. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Operasional pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama dari Makkah menuju Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, berjalan lancar dan kondusif. Total 13.466 jemaah dijadwalkan bertolak ke Tanah Air secara bertahap pada Selasa (2/6/2026) dan Rabu (3/6/2026). Laporan Bhery Hamzah
Bagaimana Tuhan berbicara pada kita?Pertama. Melalui kebenaran firman Tuhan yang tertulis di dalam Alkitab. Kedua. Suara Roh Kudus yang berbicara di dalam hati. Ketiga. Melalui khotbah, nasihat rohani, atau orang lain. Keempat. Damai sejahtera dari Tuhan. Kelima. Mimpi dan penglihatan. Keenam. Melalui keadaan yang terjadi di dalam kehidupan. Milikilah sikap siap untuk mendengar suara Tuhan, menyiapkan hidup, dan mau menaati suara-Nya. Tujuan dari mendengar suara Tuhan adalah agar kita dapat mengenal-Nya lebih karib, dan ada berkat jika kita mengenal Dia:Ada sukacita dan kepastian di hati, merasa dikasihi dan diterima, mengalami penyertaan-Nya, serta kita memiliki tujuan hidup. —Pdt. Andreas Rahardjo, “Mendengar Suara Tuhan.” Telah dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, Tgl. 17 Mei 2026.
Harga tandan buah segar atau TBS kelapa sawit di berbagai daerah sentra produksi dilaporkan turun drastis dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah asosiasi petani menyebut penurunan terjadi setelah munculnya rencana penataan ekspor sawit melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia yang akan menjadi pintu utama ekspor komoditas tersebut.Di beberapa wilayah, harga TBS yang sebelumnya berada di kisaran Rp2.800 hingga Rp3.500 per kilogram turun ratusan hingga lebih dari seribu rupiah per kilogram. Petani mengaku terpukul karena biaya produksi seperti pupuk, pestisida, hingga ongkos panen terus meningkat, sementara pendapatan mereka tergerus tajam.Pemerintah menilai penurunan harga ini lebih disebabkan oleh faktor psikologis pasar dan ketidakpastian pelaku usaha terhadap mekanisme kebijakan baru. Pemerintah juga menegaskan bahwa aktivitas ekspor tetap berjalan dan meminta pemerintah daerah mengawasi agar pabrik kelapa sawit membeli TBS sesuai aturan yang berlaku.Lalu apa solusinya?Pertama, pemerintah perlu segera menerbitkan aturan teknis yang jelas dan transparan agar tidak menimbulkan spekulasi di pasar. Ketidakjelasan mekanisme perdagangan dan ekspor menjadi pemicu utama kepanikan yang akhirnya berdampak langsung kepada petani.Kedua, pengawasan harga di tingkat pabrik harus diperketat agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi dengan membeli hasil panen petani di bawah harga yang wajar.Ketiga, pemerintah dapat memperkuat sistem harga acuan nasional yang lebih transparan sehingga petani memiliki kepastian harga dan tidak terlalu rentan terhadap gejolak pasar. Usulan ini juga muncul dari sejumlah organisasi petani sawit yang menginginkan tata niaga lebih terbuka dan akuntabel.Yang menjadi pertanyaan, apakah pembenahan tata kelola ekspor sawit melalui Danantara akan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dalam jangka panjang, atau justru menambah ketidakpastian di lapangan? Di tengah kontribusi sawit sebagai penopang ekonomi jutaan keluarga Indonesia, kebijakan yang diambil pemerintah akan sangat menentukan nasib petani ke depan.TALK :: Ketua Umum Perkumpulan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI) Mansuetus Darto & Pengamat Ekonomi, Irwan Ibrahim
Bismillah,Pertama Kali Menyembelih QurbanUstadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahumullah-
EP225: membahas bedanya perkembangan gen 11 dan 12, review MnG Festival kemarin, dan sinyal kecil timpangnya creative input dan output di era tim.
Bismillah,Cara Ulama Memuliakan 10 Hari Pertama Bulan DzulhijjahUstadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahumullah-Video Pendek Dari Kajian Riyaadhus Shaalihiin“Hari-Hari Paling Dicinta (10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah)”
Bismillah,Rahasia Dibalik 10 Hari Pertama Bulan DzulhijjahUstadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahumullah-Video Pendek Dari Kajian Riyaadhus Shaalihiin“Hari-Hari Paling Dicinta (10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah)”
Bismillah,Jangan Kasih Kendor di 10 Hari Pertama DzulhijjahUstadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahumullah-Video Pendek Dari Kajian Riyaadhus Shaalihiin“Hari-Hari Paling Dicinta (10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah)”
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Arthur J. Homeric dari Paroki Santo Yoseph Gotong-Gotong di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. Kisah Para Rasul 20: 17-27; Mazmur tg 68: 10-11.20-21; Yohanes 17: 1-11a.MEMELUKKEMULIAAN TUHAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Memeluk Kemuliaan Tuhan. Adaseorang pemuda bercerita bahwa ia menjaga relasi dengan pacarnya melalui LDR(long distance relationship). Pacarnya tinggal di rumahnya yang dekat dengangereja, sehinnga ia sering berbagi foto-foto kegiatan doa rosario, pelayanan digereja dan perayaan Misa. Ini berbeda dari si pemuda yang tinggal di pelosokyang jauh sekali dari gereja. Kunjungan Pastor Paroki di kampung itu nyaristidak terjadi. Kehidupan rohani umat di situ amat kering. Setiap kali mendapat foto-foto kegiatan rohani dari pacarnya, ia mengangkatsalib Tuhan Yesus dan merapatkan ke tubuhnya atau memeluknya. Ia sering jugamenggenggam erat rosario dan mengecupnya. Ia menjadikan salib Tuhan Yesussebagai tanda relasi dan perasaan dekat sekali dengan Tuhan. Bagi dia iniadalah ungkapan memeluk kemuliaan Tuhan. Jika kita memeluk salib, kita memeluk kemuliaan Tuhan. Santo Paulusmengalami betapa penderitaan salib menjadi makanannya tiap hari. Roh Kudusmenolong dia dan kita semua untuk dapat memeluk dan menanggung salib di dalamhidup kita. Ada orang yang siap untuk itu seperti Santo Paulus, namun adabanyak yang tidak siap. Maka Tuhan Yesus mendoakan mereka yang tidak siapdengan salibnya, agar mereka tidak usah kuatir atau takut. Ia selalu menolongmereka untuk memanggul salibnya. Doa Yesus direalisasikan melalui Roh Kudus yang menolong kita memikul salibkita masing-masing. Roh Kudus membantu kita untuk menyukai salib, memeluknya,dan memikulnya. Kita harus memeluk dahulu sebelum memikulnya. Itu berarti kitamau dan menyanggupinya. Kalau memeluk sesuatu atau seseorang, berarti kitamenyayanginya, dan kita berhati-hati supaya ia tidak jatuh. Kita sayang akansalib yang kita pikul dan tetap menjaganya supaya tidak jatuh atau berpindah keorang lain. Salib merupakan kemenangan dan kemuliaan kita. Melalui salib terjadipenaklukan terhadap dosa dan tercapai keselamatan sebagai kebenaran bagi kita.Memeluk kemuliaan Tuhan berarti apa? Pertama, karena Yesus sendiri menyatakankemuliaan itu kepada kita, khususnya saat Ia mendoakan kita. Kedua, Yesusmempersembahkan kelimpahan hidup tanpa batas dan ini menggambarkan sebuahkemuliaan Tuhan. Kemuliaan Tuhan bermakna berlimpah-limpah kemurahan dankebaikan-Nya. Ketiga, dengan demikian kita mengenal Tuhan secara pribadi. Seseorang dapatdikenal secara pribadi dan mendalam melalui penderitaan hidupnya. Kita mengenalTuhan Yesus secara pribadi dan mendalam melalui penderitaan dan salib-Nya.Keempat, kita juga mengalami kemuliaan Tuhan melalui pelayanan kepadaorang-orang yang menderita. Salib menandakan Yesus Kristus bersatu denganmanusia yang berdosa dan menderita. Jadi kita memeluk kemuliaan Tuhan padadasarnya ialah kita mengalami Tuhan dengan sangat nyata di dalam hidup kita. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Tuhan yang maha baik, bantulah kami untuk selalumengutamakan kemuliaan-Mu di dalam semua usaha dan tugas kami. Salam Maria,penuh rahmat ...Dalam nama Bapa ...
Khutbah jum'at Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A tema keutamaan 10 hari pertama dzulhijjah
Support the show: https://www.suria.my/See omnystudio.com/listener for privacy information.
Kloter pertama jamaah calon haji asal Kota Jambi resmi memasuki Asrama Haji. Para jamaah dijadwalkan berangkat menuju Tanah Suci melalui Embarkasi Batam. Namun, terdapat dua orang yang tidak dapat melanjutkan perjalanan karena alasan kesehatan. Proses pelayanan dan persiapan keberangkatan tetap berlangsung sesuai prosedur.
Hal apakah yang dapat kita pelajari dari kisah Simon yang datang dari Kirene ke Yerusalem, dan dipaksa untuk memikul Salib Kristus?Pertama. Dipaksa memikul salib itu tidak enak, tetapi Yesus datang dan mengenalkan diri-Nya sendiri pada Simon secara pribadi. Kedua. Pertemuan dengan Yesus dan Salib-Nya adalah sebuah pertukaran, hal ini harus dilakukan di setiap hari, dan bisa kita dapatkan hanya pada saat kita mau memikul salib-Nya.Ketiga. Salib yang kita pikul hari ini, akan menentukan bagaimana iman generasi anak-anak kita selanjutnya. Memikul salib memang tidak enak, tetapi jangan menolak, menyerah, apalagi meletakkan salib tersebut. Kita mungkin ingin memilih jalan yang jauh lebih mudah dan enak, tetapi Tuhan memilih jalan yang terbaik bagi anak-anakNya. Marilah kita kembali ke tempat kita tinggalkan salib kita, dan mulai mengiring Yesus lagi.—Bp. Soetjipto Koesno, “The Greatest Exchange.” Telah dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 3 Mei 2026.
Raut Wajah Gembira Dan Penuh Syukur Terpancar Dari Tiga Ratus Enam Puluh Jemaah Haji Kelompok Terbang Pertama Embarkasi Solo Gelombang Kedua / Saat Menginjakkan Kaki di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah. BEH/MCH2026
"Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.
Ketika raja itu masuk untuk bertemu dengan tamu-tamu itu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta.
Lalu Majelis Pengadilan akan duduk, dan kekuasaan akan dicabut dari padanya untuk dimusnahkan dan dihancurkan sampai lenyap.
Sementara aku terus melihat, takhta-takhta diletakkan, lalu duduklah Yang Lanjut Usianya; pakaian-Nya putih seperti salju dan rambut-Nya bersih seperti bulu domba; kursi-Nya dari nyala api dengan roda-rodanya dari api yang berkobar-kobar;
Hai ges!Di episode kali ini kita bahas berita panas yang bikin rame akhir-akhir ini!Pertama, kita ngomongin soal IGRS — sistem rating game Indonesia yang bikin gempar! Apa implikasinya buat gamer Indonesia?Terus ada rumor kalau Disney mau akuisisi Epic Games. Kok bisa? Bagaimana seharusnya kita meresponsnya?Dan yang nggak kalah menarik, patent Pokemon dari Nintendo申请的 "Monster Calling & Fighting" ditolak! Kenapa bisa dan apa dampaknya?Plus obrolan seru lainnya soal pengalaman main Crimson Desert, review Mario Movie, ngomongin Steam Library (417 jam CS, 341 jam Overwatch?!), dan masih banyak lagi!Yuk langsung dengerin!Timestamp:00:00 - Intro02:15 - IGRS: Sistem rating game Indonesia18:42 - Disney x Epic Games, akuisisi rumor?31:28 - Paten Pokemon ditolak42:55 - Main Crimson Desert (40 jam++)56:10 - Mario Movie second opinion01:04:22 - Steam Library & Playtime01:12:08 - IGRS dan klasifikasi game di Indonesia01:18:45 - ShiftUp akuisisi studio Unbound01:22:30 - Capcom rilis game lama Rp65.00001:27:55 - Closing
First Nations health advocates say the latest report on Closing the Gap Targets shows traditional approaches to mental health are clearly not working. - Para pendukung kesehatan masyarakat penduduk pertama menyatakan bahwa laporan terbaru mengenai Target Closing the Gap menunjukkan bahwa pendekatan tradisional terhadap kesehatan mental tidak efektif.
The up-and-coming Indonesian diaspora shared stories about her experience celebrating Lebaran for the first time in Australia. - Diaspora Indonesia yang baru datang berbagi cerita tentang pengalamannya merayakan Lebaran untuk pertama kalinya di Australia.
Indonesian students in Melbourne share their experience of celebrating Eid al-Fitr for the first time abroad and the traditional food that helped ease their homesickness. - Mahasiswa Indonesia di Melbourne menceritakan pengalaman merayakan Idulfitri pertama di perantauan dan makanan khas Lebaran yang mengobati rindu kampung halaman.
The Federal Government has stepped into the next stage of Australia's inaugural high-speed rail project, by launching a two-year development phase for the Sydney-Newcastle link line. - Pemerintah Federal telah melangkah ke tahap selanjutnya dari proyek kereta api berkecepatan tinggi perdana di Australia, dengan meluncurkan fase pengembangan selama dua tahun untuk jalur penghubung Sydney-Newcastle.
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 28 Februari 2026Bacaan: "TUHAN itu jauh dari pada orang fasik, tetapi doa orang benar didengar-Nya." (Amsal 15:29)Renungan: Jim Johnson ditugaskan oleh pimpinan sebuah hotel untuk menyelamatkan hotel itu dari "bencana" kebangkrutan. Banyak manager lain telah mencoba dan berjuang tetapi tetap gagal dan sia-sia. Hotel sekarang diambang kehancuran dan kalau ini terjadi, maka banyak karyawan akan kehilangan pekerjaan. Jim Jonhson mencoba cara lain yang belum pernah dibuat oleh manager lain. la pergi ke salah satu bukit di mana dari sana ia bisa melihat hotel itu dengan jelas. la tinggal disana selama kurang lebih 20 menit. Apa yang ia lakukan? la berdoa dan berdoa. Pertama-tama ia mendoakan tamu-tamu hotel, semoga mereka sehat dan ceria, dan tergerak melangkahkan kaki ke hotel itu. Semoga mereka mendapatkan apa yang diinginkan, bukan hanya sarana yang lengkap tetapi sapaan dan sambutan hangat dari para karyawan hotel. Kemudian ia berdoa untuk orang-orang yang tinggal dan berada di sekitar hotel. Mereka yang berbisnis di area itu, juga tidak luput dari doanya. Ia juga berdoa bagi semua penduduk kota. Semoga mereka mendapat rejeki dan hidup layak. Begitulah pekerjaan yang Jim Johnson lakukan tiap malam, ia mendoakan hal yang sama. Lambat laun, suasana hotel mulai bergairah. Tamu-tamu mulai berdatangan. Roda perjalanan hotel itu menampakkan geliat yang sangat terasa. Walau ada harapan, Jim Johnson tidak berhenti berdoa, memohon dan berharap. Akhirnya keadaan hotel kembali pulih dan bahkan melebihi harapan dan perkiraan pimpinan sehingga Jim Johnson menjadi berkat bagi karyawan hotel tersebut. Jika doa satu orang mampu mengembalikan masa depan hotel itu, kita bisa membayangkan bila seluruh penghuni dunia berdoa bagi dunia dan seluruh isinya. Memang secara manusiawi kita kadang sulit mengerti akan masalah dan problema hidup kita. Namun harus selalu kita percaya bahwa Allah lewat cara-Nya yang kadang tak terpahami, tak terduga, tak terselami sanggup menolong kita. Allah mendengar doa-doa kita. Kisah selamatnya hotel itu dari kebangkrutan adalah satu bukti. Banyak manager mencoba cara luar biasa, tetapi tidak membuahkah hasil. Jim Johnson mencoba cara sederhana dan biasa namun "berkuasa" membawa hotel itu ke permukaan kembali. Masihkah kita meragukan kuasa doa itu? Berdoalah jika kita memang merindukan ada jalan. Berdoalah, supaya kita kuat, maka Dia akan menolong kita. Tuhan Yesus memberkati. Dia:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan Roh Doa-Mu, sehingga doaku penuh kuasa untuk memberkati banyak orang. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 5 Februari 2026Bacaan: "Si pemalas dibunuh oleh keinginannya, karena tangannya enggan bekerja." (Amsal 21:25)Renungan: Kita tentu tidak mau hidup bersama seorang pembunuh, bukan? Akan tetapi, sadarkah bahwa kita sering kali hidup nyaman bersama pembunuh yang kejam? Pembunuh itu bernama kemalasan. Apa yang dibunuhnya? Semua kemungkinan kita untuk mencapai keberhasilan. Meskipun kita memiliki pelbagai faktor yang dibutuhkan untuk berhasil tetapi bila kita malas maka keberhasilan tidak akan menghampiri diri kita. Bagaimana kita tahu bahwa kita sudah hidup dalam kemalasan? Amsal memberikan empat karakteristik orang yang malas. Pertama, si pemalas selalu menciptakan alasan yang tidak masuk akal untuk membenarkan kemalasannya. Kedua, si pemalas suka menunda suatu pekerjaan. Ketiga, si pemalas terbiasa tidak menyelesaikan tugas yang sudah dimulainya. Terakhir, si pemalas sering merasa diri paling benar dibandingkan orang lain. Berdasarkan panduan dari Amsal ini, marilah kita memeriksa diri dengan teliti dan jujur. Apakah kita sudah bersahabat dan bahkan dikuasai oleh kemalasan? Bertobatlah dari kemalasan sebelum kita menyesal karena sudah membuang banyak kesempatan berharga untuk berhasil tanpa bisa memperolehnya kembali. Jangan lupa, kemalasan juga adalah dosa yang dibenci oleh Tuhan karena kita tidak mengembangkan potensi yang sudah dipercayakan Tuhan kepada kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kerajinan untuk melakukan segala sesuatu, sehingga apapun yang aku lakukan dapat menjadi berkat bagi banyak orang. Amin. (Dod).
Episode kali ini ga bakal cuma ngupas Tinggal Meninggal, tapi juga ngulik proses dan cara kerja industri perfilman Indonesia: Ernest Prakasa bakal bahas kenapa hari pertama krusial banget buat film yang baru rilis, sepenting itu nemu sosok yang tepat waktu casting, dan reminder buat kreator untuk fokus ke bikin cerita yang solid, bukan cuma scaling up. Enjoy the podcast!