POPULARITY
Kuliah Khas Ramadan yang berlangsung di Surau Lake Homes, Bertam, Pulau Pinang pada 19 Ogos 2011.~ Sejarah permulaan solat sunat malam Ramadan~ Nabi bimbang solat tarawih di fardhukan~ Asal usul nama solat sunat Tarawih~ Nabi buat 8 rakaat berserta 3 solat witir~ Ibadah rehat yang enjoy~ Qunut di dalam witir~ Saidina Umar seorang pemimpin "Batman" ~ Asal usul solat berjemaah tarawih~ Inilah bidaah yang baik~ Solat sepertiga akhir malam lebih baik~ Islam adalah agama yang suka kepada perpaduan, dan tidak sukakan pepecahan~ Pepecahan sangat merugikan dan mengundang kepada kebinasaan~ Kejadian di Iraq akhirnya menguntungkan musuh~ Solat tarawih dua rakaat, duduk tahiyat macam mana?~ Duduk tahiyat akhir yang disepakati oleh semua mazhab dalam solat 3 rakaat~ Perbezaan pendapat antara ulama mazhab tentang duduk tahiyat~ Kafir berbeza agama, tapi bersatu~ Alasan 8 dan 20 rakaat tarawih~ Kejadian Nabi terkejut jaga dari tidur~ Apalah fitnah yang Allah nak datangkan kepada umat Nabi?~ Umat akhir zaman akan diuji dengan soal akidah~ Kenapa Ustaz Shamsuri suka sentuh isu murtad?~ Kerana cinta sanggup tinggal Islam~ Orang agama kita nak berdakwah minta duit~ Satu ceramah minta RM1500~ Guru Tuisyen ajar agama Kristian~ Tangkapan malam tahun baru~ Apalah kemewahan yang Allah nak datangkan kepada umat Nabi?~ Umat Islam semakin kaya~ Kekayaan boleh mengubah manusia~ Kisah orang Melayu di Subang Jaya~ Sembunyi mini bar penuh arak~ Cahaya hidayah, "I tak sangka minum arak ni berdosa besar"--Dapatkan External SSD 512GB Sempena 11 Tahun Zonkuliah : https://toyyibpay.com/Zonkuliah-External-SSD-512GB--Sokong Projek Zonkuliah Dengan Menyumbang Ke Akaun Berikut : ➢ https://payment.tngdigital.com.my/sc/bDLnYClrWk➢ MAYBANK (Produksi Zonkita) - 557250054584➢ PAYPAL - paypal.me/DanaZK---☑● Doakan Dimurahkan Rezeki dan Diberikan Kesihatan Yang Baik Untuk Kami Teruskan Projek ZonKuliah ☑●✚ Untuk update terkini sila like Facebook Page kami : www.facebook.com/zonkuliah---#Zonkuliah #UstazShamsuri #KuliahAgama
Bismillah,Level Persiapan Untuk Perhelatan Terbesar Umat IslamUstadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-Video Pendek dari Kajian Tematik“Persiapan Menyambut Ramadhan”
Audio Siar Keluar Sekejap Episod 143 antaranya membincangkan isu garis panduan bagi umat Islam menghadiri majlis di rumah ibadat atau majlis perayaan penganut agama lain.Keluar Sekejap juga mengulas 28 helikopter yang disewa kerajaan menerusi kontrak bernilai RM16 bilion bagi tempoh 15 tahun serta kenaikan tarif elektrik untuk industri dan mahakaya mulai Julai ini.Bagi isu antarabangsa, Keluar Sekejap turut menyentuh rancangan Presiden Trump untuk mengambil alih Gaza.Bagi yang berminat menaja episod Kena Soal untuk 2025, boleh hubungi +601119191783 atau emel kami di commercial@ksmedia.my.00:00 Intro2:00 Harga Emas Meningkat11:20 Kenaikan Tarif Elektrik30:50 Pajakan 28 Helikopter50:20 Garis Panduan Umat Islam1:06:50 Rancangan Trump-Gaza
Ustadz Zainal Abidin Bin Syamsudin, Lc. - Ceramah Full.! Tradisi Non Muslim di Tubuh Umat Islam
Ustadz Zainal Abidin, Lc. - Kebiasaan dan Ajaran Ahli Kitab Yang Ditiru Umat Islam
Millions of Muslims will commemorate the holiday of Kurban or Eid al-Adha this weekend, starting June 16, 2024. - Jutaan umat Islam akan memperingati hari raya Kurban atau Idul Adha akhir pekan ini, mulai 16 Juni 2024.
Gamau ketinggalan juga kan? Mari berpodcast bersama Firstory dan gapai potensi maksimal cuan kamu sekarang. Daftar di https://fstry.pse.is/5zuyeq sekarang juga, jangan sampai ketinggalan ya! —— Firstory DAI —— Banyak yang belum mengetahui makna dari ibadah haji, ketahuilah sekarang juga! Link donasi: https://saweria.co/dakwahmilenial Tinggalkan komentar dan berikan pendapatmu: https://open.firstory.me/user/clqw2ibmb011a01tj4pex78rx/comments Powered by Firstory Hosting
Reporter VOA, Valdya Baraputri, melaporkan secara langsung kepada pemirsa Berita Satu TV pada Rabu (10/4) mengenai pelaksanaan salat Idulfitri di Maryland, AS.
Hari Ini, Umat Islam di Tanah Air Rayakan Idulfitri | Pascakecelakaan Km.58, Contraflow Tetap Diberlakukan | Sinyal Pertemuan Megawati dan Prabowo Menguat *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke podcast@kbrprime.id
Khutbah Jum'at Masjid As-sofia, Kota Bogor Tanggal 05 April 2024 / 25 Ramadhan 1445H Khotib: Ustadz Ahmad Fathoni, SE. Tema: RAMADHAN HADIAH TERBESAR BAGI UMAT ISLAM DARI ALLAH Imam: Ustadz Ahmad Fathoni, SE. Muadzin: Ust. Ginanjar Natasasmita, ST. Khutbah Jum'at ini disiarkan secara LIVE melalui: -- Youtube DiMediaTV https://youtube.com/live/WK93xD5g75I?feature=share ttps://youtube.com/@DiMediTV -- Instagram: @DiMediaTV LIVE Delay & Podcasts: -- Instagram: @MasjidAsSofia -- Podcasts: Spotify, Apple Podcasts & Google Podcasts "DiMedia Radio" Masjid As-Sofia, Jl. RE. Martadinata 46-48, Kel. Ciwaringin, Kota Bogor, Phone: 0811 1226 242, IG @MasjidAsSofia Rek. BRI 0387-01-111222-30-1 a.n. Masjid As Sofia Rek. BSI 7265 5160 78 a.n. Masjid As Sofia Mari beramal jariyah bagi tersebarnya ilmu, dakwah & perjuangan dijalan Allah melalui donasi biaya operasional dan wakaf peralatan LIVE Streaming, via QRIS atau transfer ke Rekening BSI 7149 665 026 an. DiMediaTV. "Di era informasi sekarang ini penting memanfaatkan media untuk dakwah dan menghadapi opini negatif. Kita manfaatkan semua sarana dan prasana untuk menyiarkan Islam dengan baik, dan lakukan klarifikasi atau membantah jika ada fitnah terhadap Islam." (KH Didin Hafidhuddin). Jadikan Dakwah Sebagai Poros dari Aktifitas kita sehari-hari sebagaimana Rasulallah SAW, oleh sebab itu jadikan video ini sebagai amal jariyah dakwah Anda juga dengan cara "Like, Comment, Save, Subscribe & Share" #dimediatv #MasjidAssofia #dimedia #dimediaradio #khutbahjumat #khotbahjumat #khotbahjummuah #AhmadFathoni takwa, ketakwaan, kataatan, sholat, keluarga, khutbah, khotbah, khutbah jumat, khotbah jumat, khotbah jummuah, masjid as sofia, masjid as sofia bogor, dimedia, dimediatv, dimedia tv, dimedia radio, Ustadz Ahmad Fathoni, Ahmad Fathoni,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. - Umat Islam Setengah Dari Penduduk Surga
Khutbah n Shalat Jumat Baitur Ridwan RRI Pro 2: Membela Palestina Kewajiban Membela Palestina dan Al Quds/Masjidil Aqsha bagi seluruh Umat Islam, meskipun hanya satu bentuk dukungan berupa doa dan kalimat. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدِنِ الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ، نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ، وَعَلىَ آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيْمِ.
Khutbah Jum'at - Ustadz Abdurrahman Al Banjary hafizhahullahu. Judul : Kiat Meraih Kejayaan Umat Islam. Sumber : Youtube. Podcast Khutbah Jum'at.
==========================
Gelar Aksi Bela Palestina, Umat Islam Bogor Raya Dukung Penuh Pejuang Palestina Ribuan massa dari berbagai elemen umat Islam mengikuti Aksi Bela Palestina di halaman Tugu Kujang, Kota Bogor, Rabu siang. Massa terdiri dari orang muda, tua, hingga anak kecil menggunakan atribut bernuansa Palestina, dari bendera, pakaian, hingga penutup kepala. Satu unit mobil komando berada di tengah massa. Mereka berorasi di atas mobil komando tersebut. Puluhan anggota TNI, Polri, dan Dishub Kota Bogor berada di lokasi untuk mengamankan unjuk rasa. Sejumlah petugas mengatur lalu lintas di lokasi. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk solidaritas sesama umat Muslim di Palestina yang saat ini sedang diperangi oleh penjajah Israel. Dalam pernyataan sikapnya, gerakan yang menamakan diri Umat Islam Bogor Raya Peduli Palestina itu mendukung penuh apa yang dilakukan pejuang Palestina yang saat ini melancarkan operasi “Topan Al-Aqsha” menghadapi Israel. Ketua Front Persaudaraan Islam Kota Bogor Asep Abdul Qodir membacakan pernyataan sikap dalam aksi tesebut. Pihaknya mendukung penuh operasi yang dilakukan HAMAS sebagai salah satu komponen perjuangan pembebasan Palestina terhadap penjajahan dan penindasan serta pendudukan tidak sah zionis Israel. Ia menjelaskan bahwa perlawanan yang dilakukan oleh HAMAS adalah bentuk membela diri atas kekejian dan begitu banyak pelanggaran Hak Asasi Manusia oleh penjajah Israel terhadap Rakyat Palestina. Asep menyebut Perlawanan Rakyat Palestina terhadap Israel adalah pembelaan diri yang sah sesuai Hukum Internasional bukan tindakan terorisme. Justru menurutnya, selama ini Israel lah yang selalu melakukan tindakan teror terhadap Rakyat Palestina dan selalu dilindungi oleh Amerika Serikat dan Sekutunya. Oleh karena itu, pihaknya menuntut Pemerintah Indonesia untuk proaktif mendukung perjuangan Rakyat Palestina sesuai amanat Konstitusi Undang-Undang Dasar 1945, bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Mereka juga mengecam sejumlah media yang dinilai tidak berimbang dan bias karena menyebut HAMAS sebagai teroris. Selain itu, mereka menyerukan kepada segenap negara Arab dan seluruh negara Islam di dunia agar bersatu padu membentuk pakta pertahanan Dunia Islam. Yaitu dengan mengirimkan tentaranya masing-masing bergabung dengan Rakyat Palestina untuk mengusir Israel dari wilayah Palestina, serta membebaskan Al-Aqsha dan Bangsa Palestina dari penjajahan. Pernyataan sikap tersebut juga dibacakan dalam bahasa Arab dan Inggris dengan harapan tuntutan aksi bisa didengar dunia internasional. https://suaraislam.id/gelar-aksi-bela-palestina-ini-tuntutan-umat-islam-bogor-raya/
Subscribe dan dengarkan episode-episode ekslusif bersama Majalah Bobo Edisi Khusus Cerpen dan Dongeng 50 Tahun di playlist https://s.id/MedioxBobo_NostalgiaKILAS KABAR NUSANTARA. Sejumlah peristiwa penting yang telah kami rangkum pada hari Senin, 16 Oktober 2023. SOLO(00:40) Umat Islam Solo Raya memaparkan sikap terkait penjajahan Israel oleh Palestina saat aksi bela Palestina yang digelar di Bundaran Gladak Solo pada Jumat (13/10/2023) MAKASSAR(01:14) Aksi perusakan baliho sejumlah calon legislatif (caleg) dan calon presiden (capres) terjadi di Kota Makassar. Tindakan ini terjadi di dua lokasi. (02:15) Polisi telah menyusun strategi pengamanan pemilihan umum (Pemilu) 2024 di Sulawesi Selatan. Kapolda Sulsel, Irjen Pol Setyo Boedi Moempoeni Harso, menyebut jumlah personel gabungan yang akan ditugaskan sekitar 17.915 orang. Kontributor:Ria FM Solo - Indra BagusSmart Makassar - News Anchor: Deddy Detars ll Reporter: Muh Said Saran dan kolaborasi: podcast@kgmedia.id
Putcast Live on Stage kali ini bekerjasama dengan Islami.co mempersembahkan PutCast Live on Stage International Conference on Religious Moderation (ICROM) ke-2 yang diadakan di Yogyakarta dengan mengahadirkan Dr. Fahruddin Faiz dan Habib Husaen Ja'far. Bersama Kepala suku, jadilah tiga tokoh (alumni) filsafat dari tiga kampus yang berbeda berkumpul jadi satu panggung. Dua tokoh yang menjadi tamu di PutCast on Live kali ini sudah pernah beberapa kali muncul di PutCast Mojok, tapi mempertemukan mereka adalah hal yang luar biasa dan sangat menarik. Mereka membicarakan filsafat, keberagaman, islam, dan followers. Simak obrolan penuh daging yang sekaligus penuh guyonan ini hingga selesai! Terima kasih sudah menonton PutCast. Jangan lupa klik tombol Subscribe dan aktifkan loncengnya agar tak ketinggalan notifikasi video-video terbaru PutCast.
Seminar Akidah Annajah Center Sidogiri
Pertanyaan dari Bapak Margono: Assalamualaikum. Di Indonesia melihat politik umat Islam selalu disisihkan. Bagaimana menyikapinya?
Ustadz Abdul Hakim Amir Abdat - Keadaan Umat Islam di Zaman Sekarang dan Solusinya
Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc - Sebagian Umat Islam Mengikuti Kebiasaan Yahudi dan Nasrani
Muslims are required to fast on each of the 29 to 30 days of Ramadan. But what are the challenges when fasting outside the country? - Umat Islam diwajibkan untuk berpuasa pada setiap 29 hingga 30 hari di bulan Ramadhan. Tapi apa tantangannya saat berpuasa di luar negeri?
Ramadan Momentum Persatuan Umat Islam Dunia Oleh. Bunga Padi(Admin Konapost ) Voice over talent: Giriyani SS NarasiPost.Com–Marhaban ya Ramadan 1444 Hijriah. Tidak terasa kita sudah memasuki bulan Ramadan, yang merupakan bulan suci umat Islam untuk menjalankan ibadah puasa satu bulan lamanya. Bulan penuh keberkahan dan ampunan-Nya. Oleh karenanya, siapa pun yang menjumpainya tak akan menyia-nyia limpahan pahala yang dijanjikan Allah Swt. bagi yang menunaikannya. Maka tidaklah heran, jika umat Islam di seluruh dunia berlomba-lomba menjalankan puasa Ramadan termasuk umat Islam Indonesia. Alhamdulillah tahun ini, ada suasana yang tak biasa dari tahun sebelumnya, yaitu penetapan awal Ramadan, yang jatuh bertepatan hari Kamis, 23 Maret 2023 M, dilaksanakan secara serentak di seluruh dunia. Tentu merupakan kebahagiaan yang patut disyukuri. Karena tahun sebelumnya ada perbedaan dalam penentuan awal Ramadan. Masing-masing negeri muslim berbeda cara pandang dalam penetapan 1 Ramadan. Ada yang memakai metode rukyat lokal, rukiyat hilal, hisab maupun rukyat global. Akhirnya di tubuh umat terjadi perbedaan. Ada yang lebih dahulu puasa dan berlebaran, juga ada yang belakangan melaksanakan. Sangat tidak nyaman menyaksikan peristiwa tersebut. Sangat kontras dengan Ramadan yang dicontohkan Rasulullah saw. Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/03/28/ramadan-momentum-persatuan-umat-islam-dunia/syiar/ Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini, Follow us on: instagram: http://instagram.com/narasipost Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9 Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/ Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Kultum setelah tarawih oleh Ustadz Dr. Muhammad Arifin, M.A. hafizhahullah (Dosen Kampus STDIIS Jember)
Laporan berita padat dan ringkas #AWANI745 bersama Hakim Rahman Tumpuan #AWANI745 malam ini: - Bila puasa? pengumumannya sebentar lagi. - PM mula lawatan rasmi ke Arab Saudi, selesai tunai umrah. - Tun Mahathir nafi arah Ops Lalang. - Kerajaan sama sekali tidak sokong LGBT. #AWANInews
Akankah Kesalehan Individual Membawa Kebangkitan Umat? Oleh. Aya Ummu Najwa (Kontributor NarasiPost.Com) Voice over talent: Giriyani SS NarasiPost.Com-Sebagaimana telah dimaklumi, kebangkitan Islam adalah benar, karena telah dijanjikan oleh Allah. Sebagai seorang muslim, merupakan kewajiban untuk meyakini janji itu. Maka umat Islam pun mulai berbondong-bondong melakukan upaya-upaya demi mewujudkan perubahan menuju kebangkitan itu. Dari fenomena hijrah dari berbagai kalangan, banyaknya rumah-rumah tahfiz, menjamurnya sekolah Islam terpadu, hingga dakwah penerapan syariat Islam secara kaffah dalam bingkai negara Khilafah. Mengapa Islam harus bangkit? Bukankah umat Islam baik-baik saja? Mereka masih bisa berislam, masih bisa beribadah? Masih bisa salat, puasa di bulan Ramadan, masih bisa naik haji, masih bisa nikah secara Islam, dan lain-lain. Bukankah hanya Palestina saja yang terjajah dan belum mempunyai kedaulatannya sendiri? Selebihnya baik-baik saja. Adakah kaum muslim yang berpikiran demikian? Jika ada, maka sudah dipastikan dia adalah orang awam, atau mungkin telah teracuni pemikiran sekuler, atau mungkin juga seorang apatis yang tak peduli dengan agamanya. Islam hari ini adalah Islam dengan segala keterpurukan di segala dimensi. Keindahan Islam tak tercermin dalam segala hal. Umat Islam sendiri bahkan tidak menampakkan identitas Islam itu sendiri. Meski menjadi umat terbesar kedua di dunia, kaum muslimin seakan hanya menjadi penggembira dan objek siasat keji kaum kuffar. Umat Islam seakan kehilangan profilnya dan menjadi wayang, sesuai apa yang ada di skenario musuh-musuhnya. Tanpa berkutik, tanpa ada inisiatif untuk berani menyuarakan kebenaran Islam, dan akhirnya hanya menjadi pembebek, tunduk pada apa yang orang kafir agendakan, meskipun itu menginjak-injak kemuliaan Islam. Miris. Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/03/03/akankah-kesalehan-individual-membawa-kebangkitan-umat/syiar/ Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini, Follow us on: instagram: http://instagram.com/narasipost Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9 Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/ Twitter: Http://twitter.com/narasipost
S7E4 - Alquran kembali dibakar bukti Umat Islam Lemah tanpa Khilafah Source: https://www.youtube.com/watch?v=1bmnuN5Ks_I --- Support this podcast: https://podcasters.spotify.com/pod/show/generasiislam/support
Optimisme adalah ciri kehidupan orang beriman. Ia menjadi rahasia keberhasilan di balik setiap perjuangan. Dari optimisme lahirlah keyakinan; dari keyakinan lahir kesadaran; dari kesadaran lahir amaliah; dan dari amaliah akan tercapai hasil-hasil. Maka tanpa optimisme, dapat dikatakan, kita tak akan mencapai buah perjuangan. Buku The Power of Optimism didedikasikan untuk membangun harapan dan semangat Umat; sesuatu yang sangat diperlukan di tengah kehidupan Umat yang akhir-akhir ini banyak dilanda keputus-asaan. Di sini dijelaskan konsep optimisme berdasarkan Al Qur'an, As Sunnah, kisah para Nabi dan Salihin, Sirah Nabawiyah, kisah-kisah para pahlawan Islam sejak zaman dulu sampai zaman modern. Semoga kehadiran buku ini akan menumbuhkan semangat optimisme di hati kaum Muslimin; menyadarkan mereka akan kemuliaan agamanya; mengingatkan mereka akan ketinggian derajat; kemuliaan sejarah, serta keistimewaan karakternya. Pada akhirnya nanti, kita sama-sama berharap agar kehidupan Umat Islam menjadi lebih baik, sejahtera, dan bermartabat.
Tuduhan Keji yang Memojokkan Umat Islam Oleh. Atien (Kontributor NarasiPost.Com) Voice over talent: Dewi Fitriana NarasiPost.Com-يُرِيْدُوْنَ اَنْ يُّطْفِـُٔوْا نُوْرَ اللّٰهِ بِاَفْوَاهِهِمْ وَيَأْبَى اللّٰهُ اِلَّآ اَنْ يُّتِمَّ نُوْرَهٗ وَلَوْ كَرِهَ الْكٰفِرُوْنَ “Mereka hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, tetapi Allah menolaknya, malah berkehendak menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang kafir itu tidak menyukai.”(QS. At-Taubah [9]: 32) Teroris kembali beraksi. Mungkin itu yang ada di benak masyarakat saat Detasemen Khusus (Densus) 88 melakukan operasi penangkapan terhadap terduga pentolan Jemaah Islamiah (JI) wilayah Aceh. Para polisi antiteror itu berhasil menangkap ISA (37) di kantor Desa Sidodadi, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang. Hal itu dijelaskan oleh Kabid Humas Polda Aceh Kombes, Winardi. Lebih lanjut Winardi menyampaikan bahwa ISA merupakan koordinator jaringan JI wilayah Aceh dan Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Sumbagut wilayah Aceh Tamiang dari tahun 2010 sampai sekarang. Keterangan tersebut disampaikan Winardi pada Rabu (3/8/2022 Liputan6.com). Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/16/tuduhan-keji-yang-memojokkan-umat-islam/ Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini, Follow us on: instagram: http://instagram.com/narasipost Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9 Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/ Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Hukum Haidh (فصل) أقل الحيض : يوم وليله وغالبة ستة أوسبع وأكثره خمسة عشرة يوما بلياليها . Aqollul Haidhi Yaumun Wa Lailatun Wa Ghoolibuhu Sittun Aw Sab'un Wa Aktsaruhu Khomsata ‘Asyaro Yauman Bilayaaliihaa .Sekurang-kurangnya haid yaitu 1 hari 1 malam dan biasanya 6 atau 7 hari dan paling banyaknya 15 hari dan malamnya. أقل الطهر بين الحيضتين خمسة عشرة يوما وغالبه أربعة وعشرون يوما أو ثلاثة وعشرون يوما ولاحد لأكثرة .Wa Aqolluth-Thuhri Bainal Haidhotaini Khomsata ‘Asyaro Yauman Walaa Hadda Liaktsarihi . Dan sekurang-kurangnya suci antara 2 haid yaitu 15 hari dan tidak ada batas untuk banyaknya . أقل النفاس مجة وغالبة أربعون يوما وأكثرة ستون يوما.Aqollun-Nifaasi Majjatun Wa Ghoolibuhu Arba'uuna Yauman Wa Aktsaruhu Sittuuna Yauman . Sekurang-kurangnya nifas yaitu sekali meludah dan biasanya 40 hari dan paling banyaknya 60 hari Syarh atau Penjelasan Kitab Safinah an-Najah Batasan Waktu darah Haid Batas sedikitnya waktu haid adalah satu hari satu malam. Jika seorang perempuan yang mengalami heidl selama satu hari satu malam, maka waktu sucinya dalah dua puluh sembilan hari, jika satu bulannya adalah genap tiga puluh hari. Batas umumnya waktu haid adalah enam atau tujuh hari dan tujuh malam. Jika seorang perempuan yang mengalami heidl selama enam hari dan enam malam, maka waktu sucinya dalah dua puluh empat hari, jika satu bulannya adalah genap tiga puluh hari. Jika seorang perempuan yang mengalami heidl selama tujuh hari dan tujuh malam, maka waktu sucinya dalah dua puluh tiga hari, jika satu bulannya adalah genap tiga puluh hari. Batas maksimum waktu haid adalah lima belas hari dan lima belas malam. Jika seorang perempuan yang mengalami heidl lima belas hari dan lima belas malam, maka waktu sucinya dalah lima belas hari dan lima belas malam, jika satu bulannya adalah genap tiga puluh hari. Batasan waktu yang telah dirumuskan tersebut, batas minimum, keumuman dan maksimum adalah hasil ijtihan Imam as-Syafi'i dengan menggunakan metode istiqra' (penelitian lapangan dan pengamatan secara langsung pada kebiasaan kaum Hawa). Jika ada darah yang keluar dari alat kelamin perempuan yang berada di luar batasan-batasan waktu yang telah dirumuskan tersebut dianggap sebagai darah istihadhah (darah penyakit). Batasan Waktu darah Nifas Sedaikitnya nifas adalah satu tetes darah. Batas keumuman nifas adalah empat puluh hari dan empat puluh malam. Sedangkan batasan maksimum nifas adalah enam puluh hari dan enam puluh malam. Jika ada darah yang keluar dari alat kelamin perempuan yang berada di luar batasan-batasan waktu yang telah dirumuskan tersebut dianggap sebagai darah istihadhah (darah penyakit). Udzur Shalat (فصل ) أعذار الصلاة اثنان : النوم والنسيان . A'dzaarush-Sholaati Itsnaani : An-Naumu Wannisyaanu Udzur-udzurnya sholat yaitu ada dua : Tidur dan lupa Syarh atau Penjelasan Kitab Safinah an-NajahShalat QadhaWaktu Shalat yang lima waktu, subuh, dzuhur, asar, maghrib dan isya, sudah ditetapkan batas waktunya. Umat Islam dituntut dalam melaksanakan shalat harus tepat pada waktunya yang telah dibatasi. Shalat yang dilakukan dalam waktunya disebut sebagai shalat adha'. Namun ada dua sebab yang bisa diperbolehkannya shalat dilaksanakan di luar waktu yang telah ditentukannya, atau sholat di luar waktunya, yaitu karena tidur dan lupa. Sedangkan sholat yang dikerjakan di luar waktunya disebut sebagai sholat qadha. Tidur atau tertidur dan lupa adalah yang menyebabkan diperbolehkannya seseorang untuk melaksanakan shalat di luar waktu yang telah ditentukan atau shalat qadha, dan ia tidak berdosa. Pertama, tidur atau tertidur. Artinya tidur yang tidak sembarangan dan yang betul-betul lena dan nyenyak sehingga seseorang tidak dapat bangun tetap pada waktu shalat, maka diperbolehkan shalat di luar waktunya. Jika seseorang bangun dari tidurnya pada waktu yang mencukupkan atau memadai untuk melaksanakan wudhu dan shalat, maka ia diwajibkan untuk sesegera mungkin melaksanakannya agar tidak keluar waktu.
20220803_Ustadz Abdullah Haidir, Lc - Problematika Umat Islam (Qadhaya Islamiyah) --- Send in a voice message: https://podcasters.spotify.com/pod/show/idreamtv/message
Baru-baru ini, sahabat di tanahair memberitahu bahawa Prof Dr Basri Ibrahim al-Azhari hafizahullah ada menulis buku baharu beliau bertajuk Label dan Pelabelan Wahabi. Menariknya, di dalam bab keempat, ada satu topik berbunyi "Pelabelan Berfahaman Wahabi Terhadap Ustaz Hasrizal Abdul Jamil". Selalunya seseorang itu dibincangkan mengenainya selepas beliau meninggal dunia. Tetapi Allah izinkan saya untuk meneliti hal sebegini semasa masih hidup. Cuma telah meninggal juga, iaitu meninggalkan Malaysia. Saya bukan people pleaser. Golongan yang memfitnah dan melabel saya (dan berpuluh-puluh yang lain di senarai media sosial itu) dengan tuduhan sebegini bukanlah sepenuhnya orang asing yang tidak mengenali saya secara peribadi. Sebahagian pelopornya adalah sahabat dan kenalan sendiri, sepengajian, yang menempuh susur galur proses menuntut ilmu bersama-sama. Malang buat umat Islam yang berilmu, setelah belajar tinggi, berguru, berkitab, sujud meletak muka di tanah dan berikrar Allah Maha Besar pun, tetapi seperti tiada takut kepada Allah. Sedangkan ada pelbagai isu kompleks di belakang label Wahabi ini. Selain fakta berbalas fakta dan kupasan membidas kupasan, kita juga perlu melihat jurang semantik yang wujud antara bahasa Arab dengan bahasa Melayu dan Inggeris, pada mengungkap dan menghuraikan konsep-konsep kontroversi seputar istilah Wahabi itu. Isu ini juga rumit kerana jawapan yang benar sering diminta menggunakan soalan yang salah. Saya sudah pun beberapa kali menulis mengenai hal ini di dalam buku-buku terdahulu. Antaranya: Isu Wahhabiyyah: Tingkap Yang Disangka Pintu (2006 / 2016) | https://saifulislam.com/2016/04/isu-wahhabiyyah-tingkap-yang-disangka-pintu/ Keraguan: Adakah Ia Jalan Islah (2006) | https://saifulislam.com/2016/04/keraguan-adakah-ia-jalan-islah/ Iconoclasm di Bumi Haramain (2012) | https://saifulislam.com/2012/10/iconoclasm-di-bumi-haramain/ Lima Tiang Pensejarahan Dakwah Muhammad Ibn Abd al-Wahhab (2014) | https://saifulislam.com/2014/02/lima-tiang-pensejarahan-dakwah-muhammad-ibn-abd-al-wahhab/ The Otherness: Pengitlakan Istilah Mengundang Musibah (2014) | https://saifulislam.com/2014/04/the-otherness-pengitlakan-istilah-mengundang-musibah/ Sindrom Menyerang ‘Ex' Merentas Sejarah (2015) | https://saifulislam.com/2015/03/sindrom-menyerang-x-merentas-sejarah/ Hidup Berpendirian, Jangan Peduli Apa Orang Kata (2020) | https://saifulislam.com/2020/06/hidup-berpendirian-jangan-peduli-apa-orang-kata/ Wahabikah Aku? (2021) | https://saifulislam.com/2021/11/wahabikah-aku/ Terima kasih Prof. Dr. Basri Ibrahim Al-Azhari kerana mengulas mengenai hal ini. --- Send in a voice message: https://anchor.fm/hasrizal/message
Ceramah Tarawih 28 Ramadhan 1443 H, 29 April 2022 oleh Dr. Zainal Arifin Mochtar, S.H., LL.M. (Ahli Hukum Tata Negara Indonesia)
Alarm Diskriminasi di Hari yang Fitri Oleh. Wening Cahyani (Kontributor Tetap NarasiPost.Com) Voice over talent: Giriyani SS NarasiPost.Com-Berakhir bulan Ramadan Hari yang fitri telah dinantikan Saat umat Islam raih kemenangan Menjadi pribadi penuh ketakwaan Namun bahagia terhalang Ketika makan-makan dilarang Membatasi tamu yang diundang Suasana riang kini menghilang Ramadan sebentar lagi berlalu. Umat Islam pun akan menyambut hadirnya Hari Raya Idulfitri. Hari kemenangan umat Islam nan beriman akan tiba setelah sebulan berpuasa. Hari saat berkumpul sanak saudara. Tapi, semua itu akanlah sirna tatkala pemerintah mengeluarkan surat edaran kegiatan halal bihalal. Dalam surat edaran tersebut ada pembatasan jumlah tamu dan melarang acara makan-makan serta menganjurkan masyarakat untuk menaati protokol kesehatan. Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/05/01/alarm-diskriminasi-di-hari-yang-fitri/ Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini, Follow us on: instagram: http://instagram.com/narasipost Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9 Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/ Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Muslims are celebrating the end to this year's Ramadhan. Undertaking the fast is a shared experience that transcends religious obligation. However, some women were not able to fast because they were menstruating, for example. Does the limitation on menstruating women from not eating and drinking during the fasting month limit them from experiencing the spirit of Ramadhan? - Umat Islam merayakan akhir Ramadhan tahun ini. Menjalankan puasa adalah pengalaman bersama yang melampaui kewajiban agama. Namun sejumlah perempuan tidak dapat berpuasa karena mereka sedang menstruasi misalnya. Apakah larangan bagi perempuan yang sedang haid untuk tidak makan dan minum selama bulan puasa itu membatasi mereka untuk merasakan semangat Ramadhan itu sendiri?
VOA This Morning Podcast - Voice of America | Bahasa Indonesia
Umat Islam di seluruh dunia merayakan Idulfitri dengan lebih meriah dibandingkan dua Idulfitri sebelumnya. Salat Ied di Washington DC pun untuk pertama kalinya semenjak pandemi digelar tanpa pembatasan kapasitas.
Lailatul Qadar lebih baik dibanding seribu bulan atau kurang lebih 84 tahun.
Ramadan adalah hadiah kepada Umat Islam yang penuh dengan pengampunan, kebaikan dan barakah. Apa yang kita seharusnya peroleh dalam Ramadan ini? Jom dengar 5 minit je bersama Dr Hamidah binti Mat. Anjuran Pertubuhan Ilmuwan Dan Cendekiawan Muslim Malaysia (ILMAN)
Umat Islam harus melakukan mandi wajib setelah berhadats besar agar kembali suci.
Ramadhan ke -14
UMUR UMAT ISLAM 44 TAHUN LAGI ??? - USTADZ RAHMAT BAEQUNI
KEBANGKITAN UMAT ISLAM DIPASTIKAN PADA FASE KE 4 - Ust Zulkifli Akhir Zaman
50 peratus populasi Islam di UK hidup di bawah kadar kemiskinan. Apa realiti sebenar di sana dan initiatif yang diusahakan untuk membantu umat Islam yang kurang berkemampuan untuk sama-sama menikmati juadah berbuka? #AgendaAWANI jam 9 mlm ini di saluran 501 dan astroawani.com
300 Ayat Al-Qur'an Dihapus? Tolong Hargai, Umat Islam Bukan Orang-Orang Sawah! Oleh. Ana Nazahah (Kontributor Tetap NarasiPost.Com) Voice over talent: Giriyani NarasiPost.Com-Bestie, sudah dengar belum soal pendeta yang meminta ayat Al-Qur'an dihapuskan? Aneh-aneh saja permintaan si Pendeta. Kita yang beragama muslim, speechless jadinya. Terlihat sekali di sini, bahwa Islam sebagai agama mayoritas direndahkan. Mungkinkah ini terjadi imbas Menteri Agama yang kerap menyudutkan umat Islam, sehingga nonmuslim mulai berani menista kitab suci umat Islam, bahkan meminta dihapuskan? Memahami Toleransi? Perlu dipahami, Bestie! Di dalam Islam toleransi itu adalah sikap menghargai, atau dengan kata lain lapang dada membiarkan saudara nonmuslim melaksanakan aktivitas ibadahnya menurut keyakinan masing-masing. Dan Allah Swt. sendiri telah menegaskan hal itu, sebagaimana yang tertera dalam surah Al-Kafirun ayat ke-6 yang artinya, “Untuk kalian agama kalian dan untukku agamaku” Ayat di atas adalah perintah syarak, di mana setiap muslim diwajibkan untuk menaati perintah tersebut, yang artinya berisiko dosa loh jika dilanggar. Nah, karena itulah, Bestie! Umat Islam di mana pun berada, senantiasa bersikap toleransi terhadap nonmuslim. Dan ini telah menjadi budaya umat Islam sepanjang sejarah peradabannya, yang telah berlangsung selama berabad-abad silam. Sejarah telah membuktikan, kaum muslim hidup berdampingan dengan nonmuslim sejak Rasulullah saw. membangun Daulah Islam di Madinah hingga runtuhnya institusi Islam pada tahun 1924. Namun, setelah umat Islam kehilangan perisainya ini, umat mulai menjadi objek tertuduh. Sikap superior penjajah telah menjadikan umat Islam sebagai kambing hitam di bawah hegemoni kapitalisme. Umat Islam dituduh antitoleransi, antisosial, antiagama, sekaligus dituduh pelaku anarkis dan teroris. Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/03/23/300-ayat-al-quran-dihapus-tolong-hargai-umat-islam-bukan-orang-orang-sawah/ Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini, Follow us on: instagram: http://instagram.com/narasipost Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9 Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/ Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Invasi Rusia ke Ukraina, Waspada! Umat Islam Jangan Ikut Terbakar dalam Perang Batil Oleh. Nurjamilah, S.Pd.I. (Tim Redaksi NarasiPost.Com) Voice over talent: Dewi Fitriana NarasiPost.Com-اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَي سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَأَشْغِلِ الظَّالِمِيْنَ بِالظَّالِمِيْنَ وَأَخْرِجْنَا مِنْ بَيْنِهِمْ سَالِمِيْنَ وَعَلَي الِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ “Ya Allah, berikanlah selawat kepada penghulu kami Nabi Muhammad, dan sibukkanlah orang-orang zalim dengan orang zalim lainnya. Selamatkanlah kami dari kejahatan mereka. Dan limpahkanlah selawat kepada seluruh keluarga dan para sahabat beliau.” Invasi Rusia ke Ukraina masih terus berlangsung dan entah kapan akan berakhir. Hal ini memantik respons dunia, Rusia kini dihujani sanksi ekonomi dan keuangan dari AS dan Uni Eropa. Bahkan, tidak sedikit kaum muslim yang menunjukkan simpati dan memihak salah satu kubu. Padahal, tidak pantas bagi seorang muslim ikut terjun dalam kubangan perang yang penuh kebatilan itu. Selayaknya, kaum muslim memiliki agenda sendiri demi tegaknya ‘izzul Islam wal muslimin'. Inikah skenarionya, bahwa kezaliman akan dipertarungkan dengan kezaliman pula? Dilansir dari Tempo.co (13/3/2022) bahwa Amerika Serikat dan sebagian besar negara sekutu di Uni Eropa mengecam invasi Rusia ke Ukraina, bahkan memberlakukan sanksi ekonomi termasuk penutupan wilayah udara bagi pesawat Negeri Beruang Merah itu. Sejumlah perusahaan menghentikan aktivitas bisnisnya di Rusia. Sungguh mengejutkan, Chechnya unjuk gigi dengan mengirimkan 12.000 pasukan militer dalam invasi Rusia terhadap Ukraina. Pasukan yang dijuluki Pasukan Pemburu itu dimiliki oleh Chechnya yang notabene negeri muslim (Suara.com, 3/3/2022). Lantas, apa sebenarnya yang menjadi pemicu konflik Rusia-Ukraina? Bagaimanakah respons dunia termasuk kaum muslim terhadap invasi itu? Lalu agenda apakah yang harus dimiliki umat ? Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/03/28/invasi-rusia-ke-ukraina-waspada-umat-islam-jangan-ikut-terbakar-dalam-perang-batil/ Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini, Follow us on: instagram: http://instagram.com/narasipost Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9 Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/ Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Refleksi Rajab Momen Tepat bagi Kebangkitan Umat Oleh: Atien Voice over talentt: Sofia Ariyani NarasiPost.Com-“Sungguh waktu telah diputar sebagaimana keadaannya saat Allah Swt. menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga berurutan yaitu Zulkaidah, Zulhijah dan Muharam. Lalu Rajab bulan Mudharr yang terdapat di antara Jumadil dan Syakban.” (HR Muslim). Bulan Rajab dipilih oleh Allah Swt. sebagai salah satu bulan yang dimuliakan. Maka tidak heran jika banyak peristiwa-peristiwa penting yang terjadi di bulan Rajab. Namun, selama ini bulan Rajab lebih dikenal dengan peristiwa Isra Mikraj. Itulah pemahaman yang ada di tengah-tengah umat Islam. Peristiwa Penting Padahal ada peristiwa penting lainnya yang harus diketahui oleh umat Islam. Apalagi peristiwa ini ternyata menjadi awal penderitaan panjang umat Islam di seluruh penjuru dunia. Peristiwa penting yang menorehkan luka mendalam tersebut adalah runtuhnya Kekhilafahan Turki Utsmani pada 3 Maret 1924 ( 28 Rajab 1342 H) oleh Mustafa Kemal Ataturk. Maka sejak runtuhnya kepemimpinan Islam tersebut, runtuh pula kekuatan dan persatuan umat muslim. Dengan kelicikannya, Mustafa Kemal mengoyak kejayaan Islam yang telah memimpin dunia selama 1400 tahun. Kini sudah genap 101 tahun umat Islam hidup tanpa sistem Islam. Umat Islam bagaikan anak ayam yang kehilangan induknya. Mereka kehilangan pelindung dan penjaga. Tidak ada tempat berlindung bagi umat Islam saat para pemangsa datang mengadang. Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/03/02/refleksi-rajab-momen-tepat-bagi-kebangkitan-umat/ Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini, Follow us on: instagram: http://instagram.com/narasipost Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9 Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/ Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Umat Islam diwajibkan untuk mengimani adanya Rasul dan Nabi, khususnya yang sudah disebutkan di dalam Al-Quran. Rasul dan Nabi mempunyai titik perbedaan yaitu perbedaan kewajibannya dalam menyampaikan risalah kepada umat. Walaupun berbeda dalam tugas, yang pasti yang sudah mendapatkan wahyu adalah orang yang sudah dipilih oleh Allah. Mengapa perlu diutus Rasul kepada umat manusia? Kenapa tidak semua manusia diberikan wahyu? ____________________________ Podcast episode ini merupakan hasil rekaman pada Juli 2011, berasal dari kajian yang diselenggarakan setiap Ahad awal bulan di kediaman M. Quraish Shihab, sehingga harap difahami jika terdapat konteks kajian yang berbeda dengan waktu sekarang. ____________________________ Follow: https://instagram.com/quraish.shihab https://twitter.com/quraishihab Subscribe YouTube Quraish Shihab Channel: http://www.youtube.com/c/QuraishShihabMuhammad Dapatkan buku karya M. Quraish Shihab: https://store.lenterahati.com/id/281-mqs-corner
Dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi persekusi umat Islam di tempat-tempat seperti Rohingnya, Uyghur, dan Kashmir. Apa saja yang melatarbelakangi represi di tiga tempat ini? Adakah perbedaan atau persamaan dalam tiga kasus tersebut? Bagaimana seharusnya kita memahami dan menyikapinya? Simak analisis selengkapnya di episode spesial Podcast Bebas Aktif bersama Gilang Lukman! Instagram/Twitter: @kontekstualcom YouTube: Kontekstual www.kontekstual.com