POPULARITY
Categories
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Olivia, Andrew dan Shendy Jost dari Paroki Santo Albertus Agung di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. 2 Timotius 3: 10-17; Mazmur tg 119: 157.160.161.165.166.168; Markus 12: 35-37.RELASI YESUS KRISTUS DAN DAUD Tema renungan kita pada hari iniialah: Relasi Yesus Kristus dan Daud. Dalam suatu pengajaran-Nya, Yesusmengajak para ahli Taurat untuk merenungkan identitas Mesias secara mendalam.Menurut mereka Mesias adalah anak Daud, karena memang berasal dari keturunanRaja Daud. Namun Yesus mengajukan pertanyaan yang membuat mereka terdiam: jikaMesias hanya anak Daud, mengapa Daud sendiri menyebut-Nya sebagai “Tuhan”-nya?Ini berarti Mesias bukan hanya penerus takhta Daud yang manusiawi, melainkanDia yang memiliki martabat ilahi. Yesus adalah keturunan Daud menurut daging,tetapi juga Tuhan yang dinantikan Daud sendiri. Yesus sebenarnya menunjukkanbahwa mengenal Allah tidak cukup hanya dengan menguasai pengetahuan agama. Paraahli Taurat memiliki banyak pengetahuan tentang Kitab Suci, tetapi mereka gagalmemahami makna terdalam Sabda Tuhan yang mereka pelajari. Mereka kagum akankebijaksanaan Yesus, namun tidak mampu menerima kebenaran yang diwartakan-Nya.Kekaguman saja tidak cukup untuk menjadi murid. Iman menuntut kerendahan diriuntuk menerima terang Allah. Raja Daud sendiri menjadi teladankerendahan hati. Walaupun ia seorang raja besar yang disegani, ia mengakuibahwa Mesias yang akan datang jauh lebih agung daripada dirinya. Daud tidak menjadikandirinya pusat, melainkan mengarahkan pandangannya kepada Tuhan yang akanmenyelamatkan umat-Nya. Sikap inilah yang membedakan hati seorang berimandengan hati yang hanya mencari hormat dan pengakuan diri. Sebaliknya, dalam surat-suratPaulus kita melihat contoh relasi yang indah antara seorang guru dan murid.Paulus membimbing Timotius bukan hanya dengan kata-kata, tetapi juga denganteladan hidup. Timotius menerima pengajaran itu dengan kesetiaan dan ketaatan.Paulus menasihatinya agar tetap berpegang pada ajaran yang telah diterimanyaserta tidak mudah terpengaruh oleh ajaran yang menyesatkan. Timotius percayakepada Tuhan yang bekerja melalui bimbingan Paulus. Relasi Paulus dan Timotius menunjukkaniman yang bertumbuh melalui pendampingan dan kesetiaan. Tidak cukup hanyamendengar Sabda Tuhan atau mengagumi pewarta-Nya. Kita dipanggil untukmenghidupi kebenaran yang telah kita terima. Timotius tidak hanya mendengarkanPaulus, tetapi juga melaksanakan apa yang diajarkan kepadanya. Hari ini Tuhan mengajak kitauntuk bertanya kepada diri sendiri: apakah kita hanya mengagumi Yesus, atausungguh mengikuti-Nya? Apakah kita hanya mengetahui ajaran-Nya, atau berusahamelaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari? Semoga kita memiliki kerendahanhati yang sesungguhnya sebagai tanda iman yang benar.Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa … Ya Tuhan, kuatkanlah iman kami kepada-Mu agarkami dapat menjadi tanda kehadiran dan karya-Mu di dalam dunia ini. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus … Dalam nama Bapa …
Salah satu breakout stars dari film Spider-Verse, SPIDER-MAN NOIR akhirnya lompat ke live-action! Makin spesial karena ini series TV live-action pertama Spider-Man dalam nyaris 50 tahun, dan starring Nicolas Cage! Walaupun nggak sebombastis film-film layar lebar Spider-Man, this one has its own charms, and we were charmed. Vibe noir yang kentel, story yang bikin penasaran, dan performance Nic Cage yang hypnotic semuanya bikin series ini keren banget. Simak pembahasannya di PretelinPanel kali ini!
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus dalam TalmudDiambil dari: Matius 10:32 “Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga.”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang tulisan orang Yahudi yang disebut Talmud. Talmud bukan Alkitab, tetapi kumpulan ajaran dan pembahasan dari guru-guru Yahudi. Di dalam beberapa bagian Talmud, ada pembicaraan tentang Yesus. Menariknya, mereka tidak menulis hal-hal yang baik tentang Yesus. Ada yang menolak Dia dan ada yang tidak mau mengakui siapa Dia sebenarnya.Tetapi justru di situ kita melihat sesuatu yang penting. Walaupun mereka menolak Yesus, mereka tetap menunjukkan bahwa Yesus benar-benar pernah hidup. Mereka tidak berkata bahwa Yesus hanyalah tokoh dongeng. Mereka justru berbicara tentang Dia sebagai seorang yang nyata dalam sejarah. Jadi, walaupun mereka tidak percaya kepada Yesus sebagai Mesias, tulisan mereka tetap menolong kita melihat bahwa Yesus sungguh ada.Bayangkan begini, Wonder Kids. Kalau ada seseorang yang tidak menyukaimu, tetapi tetap mengakui bahwa kamu benar-benar ada dan melakukan sesuatu, itu tetap menjadi kesaksian bahwa kamu nyata. Begitu juga dengan Yesus. Bahkan dari orang-orang yang tidak menerima-Nya, tetap ada kesaksian bahwa Yesus sungguh hidup.Tetapi kita tidak berhenti hanya pada mengetahui bahwa Yesus benar-benar ada. Yang paling penting adalah: apakah kita mau mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat? Banyak orang pada zaman dulu melihat atau mendengar tentang Yesus, tetapi tidak semua mau percaya kepada-Nya. Tuhan mau kita bukan hanya tahu tentang Yesus, tetapi sungguh-sungguh percaya dan berani mengakui Dia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ucapkan dengan berani di dalam doamu, “Tuhan Yesus, aku percaya Engkau adalah Tuhan dan Juruselamatku.” Kalau kamu bisa, katakan juga kepada satu orang di rumah bahwa kamu mau mengikut Yesus.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh hidup dan nyata. Tolong aku supaya tidak hanya tahu tentang Engkau, tetapi sungguh percaya dan berani mengakui bahwa Engkau adalah Tuhan dan Juruselamatku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: bukan hanya penting mengetahui bahwa Yesus benar-benar ada, tetapi lebih penting lagi percaya dan mengakui Dia sebagai Tuhanmu. Tuhan Yesus memberkati.
EP261. Tegur Je, Walaupun Pasangan Tak Suka?Mengapa perlu tegur walaupun pasangan tak suka atau boleh gaduh lepas tu. apa pula cara tegur yang boleh dan tak boleh. ==Podcast ini dibawakan oleh YusriYusoff Consulting. Syarikat konsultasi yang menawarkan khidmat kaunseling berteraskan Islam bagi pasangan rumahtangga, isu kekeluargaan, anak remaja atau bagi individu yang memerlukan bantuan. Sila hubungi menerusi whatsapp ke no: 8949 4642 atau emel: yusri@yusriyusoff.com atau lungsuri ke lelaman: www.yusriyusoff.com/islamic-counselling==Sokong kami dengan sumbangan ikhlas anda sebagai amal jariah yang berkekalan, melalui paynow ke: UEN No: 53436797J (YusriYusoff Consulting)==For sponsorship and collaboration, please email us at: podcast2beradik@gmail.com
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yosefus dan Kesaksian tentang YesusDiambil dari: Galatia 2:20 “Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.”Wonder Kids, hari ini kita belajar lagi tentang Yosefus, seorang penulis sejarah Yahudi. Yosefus pernah menulis tentang Yesus dalam bukunya. Tetapi ada bagian terkenal dalam tulisannya yang oleh banyak ahli dianggap pernah ditambah-tambahi oleh orang lain di kemudian hari. Jadi, kemungkinan ada beberapa kalimat yang bukan benar-benar ditulis Yosefus.Apakah itu berarti semua catatan tentang Yesus jadi tidak bisa dipercaya? Tidak. Justru para ahli yang mempelajari hal ini sedang berusaha jujur dan teliti. Mereka membandingkan kalimat-kalimat itu dan melihat bagian mana yang cocok dengan gaya tulisan Yosefus, dan bagian mana yang tampaknya kemudian ditambahkan. Dari situ, mereka melihat bahwa tetap ada bagian-bagian penting yang sangat mungkin asli, misalnya bahwa Yesus benar-benar hidup, dikenal sebagai orang bijaksana, melakukan hal-hal yang luar biasa, mengajar banyak orang, dan disalibkan.Bayangkan seperti ini: misalnya kamu punya cerita asli di buku catatanmu, lalu ada orang lain menambahkan beberapa kalimat di pinggirnya. Walaupun tambahan itu tidak seharusnya ada, cerita aslinya tetap bisa dipelajari. Begitu juga dalam sejarah. Walaupun ada bagian yang diperdebatkan, tetap ada banyak kesaksian yang menolong kita melihat bahwa Yesus bukan tokoh dongeng. Yesus sungguh hidup dalam sejarah.Yang paling penting, Wonder Kids, iman kita tidak berdiri di atas satu kalimat dari satu penulis saja. Tuhan memberi kita Alkitab, para saksi mata, dan juga catatan-catatan sejarah lain yang menolong kita melihat bahwa kabar tentang Yesus itu benar. Jadi kita tidak perlu takut saat ada hal yang sulit dipelajari. Justru kita bisa belajar bahwa kebenaran tidak takut diperiksa.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Cobalah ceritakan kepada satu orang di rumahmu satu alasan mengapa kamu percaya bahwa Yesus sungguh nyata dan bukan cerita buatan manusia.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh hidup dan nyata. Tolong aku untuk percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh dan hidup menunjukkan bahwa Engkau ada di dalam hidupku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan hanya tokoh dalam cerita, tetapi Juruselamat yang sungguh hidup dan nyata. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahApakah Orang Kristen Pikirannya Sempit?Diambil dari: Keluaran 20:3 (TB)“Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.”Wonder Kids, kadang ada orang yang berkata, “Orang Kristen terlalu sempit pikirannya karena mereka percaya bahwa hanya ada satu Allah dan hanya satu jalan keselamatan.” Memang Alkitab dengan jelas berkata bahwa Allah adalah satu-satunya Allah yang benar. Dan Yesus berkata bahwa Ia adalah jalan, kebenaran, dan hidup. Itu bukan sikap sombong. Itu adalah keyakinan berdasarkan apa yang Allah sendiri nyatakan.Tetapi ada hal penting yang juga harus kita ingat. Walaupun kita percaya Yesus adalah satu-satunya jalan keselamatan, kita tetap harus hidup dengan kasih, hormat, dan kerendahan hati. Percaya bahwa Yesus adalah satu-satunya Juruselamat tidak berarti kita merendahkan orang lain. Justru kita dipanggil untuk menunjukkan kasih Kristus melalui perkataan dan perbuatan kita. Kita tidak memaksakan iman dengan kemarahan. Kita bersaksi dengan kasih dan kebenaran.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pegang teguh imanmu kepada Yesus. Tetapi tunjukkan kasih kepada semua orang, bahkan kepada mereka yang berbeda denganmu.Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku tetap teguh percaya kepada-Mu, tetapi juga hidup dengan kasih dan hormat kepada semua orang. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Kebenaran tanpa kasih menjadi keras.Kasih tanpa kebenaran menjadi lemah.Di dalam Yesus, keduanya berjalan bersama.
Aku tahu, kamu tidak pernah benar-benar bisa kumiliki.Tapi entah mengapa, rasanya kamu lah orang yang paling tepat.Walaupun waktu ini bukan untukku, bukan juga milikku,Aku tetap berharap bahwa aku menjadi alasan senyummu.Penyiar: Tiara & FayOp Md : Alif & FaizEditor: EchaFollow Our Social Media:Instagram: @polimedia_radioTikTok: @polimediaradio
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahDapat Pesannya?Diambil dari: Ulangan 8:3 (TB)“Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN.”Wonder Kids, coba bayangkan ada kalimat yang huruf-hurufnya diacak. Awalnya mungkin sulit dibaca. Tapi kalau kamu melihat keseluruhannya, kamu tetap bisa mengerti maksudnya. Begitulah juga dengan manuskrip-manuskrip Alkitab. Walaupun ada variasi kecil dalam beberapa salinan, para ahli bisa membandingkan ribuan manuskrip untuk memastikan pesan aslinya tetap jelas.Faktanya, Perjanjian Baru memiliki lebih dari 5.800 manuskrip Yunani kuno, belum termasuk terjemahan kuno dalam bahasa lain. Semakin banyak salinan yang kita miliki, semakin mudah kita membandingkannya dan memastikan isi aslinya. Seorang ahli tekstual, Daniel B. Wallace, menjelaskan bahwa jumlah dan kualitas manuskrip Perjanjian Baru sangat luar biasa dibandingkan dengan dokumen kuno lainnya.Artinya, kita tidak hanya percaya begitu saja. Kita punya bukti yang kuat bahwa pesan firman Tuhan tetap terjaga. Dan ingat, Tuhan memakai orang-orang biasa untuk menyalin dan menjaga firman-Nya. Ia juga memimpin melalui Roh Kudus agar pesan-Nya tidak hilang.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Jangan hanya punya Alkitab di rumah. Bacalah. Mengertilah. Karena hidup kita bukan hanya dari makanan, tetapi dari firman Tuhan.Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku supaya tidak hanya memiliki Alkitab, tetapi sungguh membaca dan memahaminya. Jadikan firman-Mu makanan bagi jiwaku setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Pesan Tuhan tetap jelas — dan itu untuk kamu. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahSalinan dari SalinanDiambil dari: Matius 5:18 (TB)“Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.”Wonder Kids, ketika Yesus hidup, belum ada komputer atau mesin cetak. Semua tulisan dibuat dengan tangan. Jadi ketika Injil disalin, orang harus menyalinnya satu per satu. Sekarang muncul pertanyaan penting: Kalau Alkitab adalah salinan dari salinan dari salinan, bagaimana kita bisa yakin isinya masih benar?Para ahli mempelajari ribuan naskah kuno Perjanjian Baru yang ditemukan di berbagai tempat. Mereka membandingkan semua salinan itu dengan teliti. Dan hasilnya sangat luar biasa. Perjanjian Baru memiliki lebih banyak naskah kuno dibandingkan dokumen kuno lainnya dari zaman yang sama. Bukan hanya ratusan, tetapi ribuan.Mengapa ini penting? Karena semakin banyak salinan yang kita miliki, semakin mudah kita membandingkannya dan menemukan jika ada kesalahan kecil dalam penyalinan. Kalau ada satu salinan yang berbeda sedikit, para ahli bisa membandingkannya dengan ratusan salinan lain untuk memastikan mana yang paling sesuai dengan naskah aslinya. Itu sebabnya banyak ahli mengatakan bahwa teks Perjanjian Baru adalah salah satu dokumen kuno yang paling terjamin keasliannya.Wonder Kids, Tuhan bukan hanya mengilhamkan firman-Nya. Ia juga memelihara firman-Nya sepanjang sejarah.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Hargailah Alkitabmu. Itu adalah firman Tuhan yang dipelihara selama ribuan tahun supaya kamu bisa membacanya hari ini.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau menjaga firman-Mu dari generasi ke generasi. Tolong aku supaya membaca dan menaati firman-Mu dengan sungguh-sungguh. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Walaupun disalin berkali-kali, firman Tuhan tetap terpelihara. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahMomen Memalukan: Murid-Murid yang Lambat MengertiDiambil dari: Lukas 18:34 (TB)“Tetapi mereka sama sekali tidak mengerti semuanya itu; arti perkataan itu tersembunyi bagi mereka dan mereka tidak tahu apa yang dimaksudkan.”Wonder Kids, Yesus adalah Guru yang luar biasa. Ia mengajar dengan penuh kuasa, memakai perumpamaan, dan menjelaskan tentang Kerajaan Allah. Tetapi tahukah kamu sesuatu yang mengejutkan? Murid-murid sering tidak mengerti.Bahkan setelah Yesus mengajar berkali-kali, mereka masih bingung. Alkitab mencatat banyak contoh: Matius 16:9, Markus 8:21, Markus 9:32, Lukas 9:45, Lukas 18:34, dan Yohanes 12:16. Berkali-kali dikatakan bahwa mereka tidak mengerti.Sekarang coba pikirkan: Kalau para murid ingin terlihat pintar dan rohani, apakah mereka akan menuliskan bahwa mereka sering tidak paham? Tentu tidak. Tetapi mereka tetap menuliskannya. Mengapa? Karena mereka tidak sedang membangun nama mereka sendiri. Mereka sedang bersaksi tentang apa yang benar-benar terjadi.Mereka tidak peduli terlihat lambat, bingung, atau salah paham. Yang penting adalah orang-orang mengenal Yesus. Ini menunjukkan bahwa Injil bukan cerita yang dihias supaya para murid tampak hebat. Justru mereka terlihat biasa saja, bahkan sering gagal memahami. Dan ada satu hal penting lagi: Walaupun mereka lambat mengerti, Yesus tetap sabar mengajar mereka. Roh Kudus kemudian menolong mereka mengerti dan mengingat semua yang Yesus ajarkan.Wonder Kids, ini kabar baik untuk kita juga. Kadang-kadang kita membaca Alkitab dan merasa tidak mengerti. Jangan takut. Murid-murid pun pernah begitu. Tuhan sabar mengajar kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Kalau ada bagian Alkitab yang sulit, jangan menyerah. Mintalah Roh Kudus menolongmu memahami firman Tuhan.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau sabar mengajar murid-murid-Mu. Tolong aku supaya tidak cepat menyerah ketika tidak mengerti firman-Mu, tetapi mau terus belajar dengan rendah hati. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Tuhan sabar mengajar murid-murid yang mau belajar. Tuhan Yesus memberkati.
Ambisi untuk memindahkan infrastruktur mata uang kripto ke luar angkasa kini bukan lagi sekadar fiksi ilmiah, melainkan sebuah rencana nyata yang dipelopori oleh startup Starcloud dengan dukungan teknologi dari Nvidia. Setelah sukses menguji stabilitas kinerja GPU Nvidia H100 di orbit rendah Bumi, perusahaan tersebut kini bersiap meluncurkan penambang ASIC khusus pada akhir tahun 2026. Langkah ini menandai pergeseran historis di mana domain yang dulunya eksklusif bagi penelitian ilmiah dan komunikasi satelit mulai dimanfaatkan untuk kepentingan finansial digital. Upaya ini merupakan babak baru yang berpotensi mengubah cara dunia melihat ekosistem aset kripto secara fundamental. Alasan utama di balik pemindahan aktivitas penambangan ke orbit adalah efisiensi energi dan kondisi alam semesta yang mendukung. Di luar angkasa, pusat data dapat memanfaatkan paparan sinar matahari secara konstan melalui panel surya, sehingga menghilangkan ketergantungan pada jaringan listrik Bumi yang sering menjadi hambatan operasional dan sasaran kritik lingkungan. Selain itu, hampa udara di luar angkasa menawarkan keuntungan alami untuk pembuangan panas pasif, yang merupakan tantangan terbesar bagi mesin penambang di darat. Dengan demikian, penambangan berbasis ruang angkasa menjanjikan model yang lebih bersih dan bebas dari hambatan regulasi listrik terestrial. Meskipun menawarkan potensi besar, implementasi penambangan di luar angkasa menghadapi tantangan teknis dan ekonomi yang sangat kompleks. Biaya peluncuran perangkat keras ke orbit tetap tinggi, ditambah lagi dengan kerumitan dalam pemeliharaan rutin, perlindungan terhadap radiasi, dan latensi komunikasi. Walaupun kemajuan teknologi roket yang dapat digunakan kembali mulai menurunkan biaya logistik, infrastruktur orbital ini tetap harus membuktikan kelayakan ekonominya agar dapat bersaing dengan fasilitas di darat yang semakin efisien. Pada akhirnya, keberhasilan misi Starcloud di masa depan akan menjadi penentu apakah arbitrase energi di luar angkasa akan menjadi standar industri baru atau tetap menjadi eksperimen teknologi yang berani.
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 20 Maret 2026Bacaan: "Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?" (Matius 16:26) Renungan: John D. Rockefeller pernah menjadi orang terkaya di dunia. Pada usia 25 tahun, John mengendalikan salah satu kilang minyak terbesar di Amerika Serikat. Usia 31 tahun, dia telah menjadi penyuling minyak terbesar di dunia. Pada usia 38 tahun, ia menguasai 90% penyulingan minyak di Amerika. Pada usia 50, ia adalah orang terkaya di negara itu. Namun pada usia 53 tahun dia jatuh sakit. Seluruh tubuhnya tersiksa oleh rasa sakit dan dia kehilangan semua rambutnya. Meskipun dia seorang miliarder yang dapat membeli jenis makanan apa pun yang diinginkannya, tetapi dia hanya bisa mencerna sup dan biskuit. Seorang rekannya menulis, "Dia tidak bisa tidur, tidak tersenyum dan tidak ada apa pun dalam hidup yang berarti baginya." Dokter pribadinya memperkirakan dia akan mati dalam waktu satu tahun. Tahun itu berlalu dengan sangat lambat. Saat dia mendekati kematian, dia terbangun pada suatu pagi dengan kesadaran samar-samar bahwa dia tidak dapat membawa kekayaannya ke dunia di balik kubur. John tiba-tiba menyadari bahwa dia tidak mengendalikan hidupnya sendiri. Kemudian, dia menelepon pengacara, akuntan, dan manajernya dan mengumumkan bahwa dia ingin menyalurkan asetnya ke rumah sakit, penelitian, dan pekerjaan amal. John D. Rockefeller mendirikan yayasannya. Arah baru ini akhirnya mengarah pada penemuan penisilin, obat malaria, obat TBC, dan obat difteri. Tapi mungkin bagian yang paling menakjubkan adalah saat dia mulai berubah, kimia tubuhnya berubah secara signifikan sehingga dia menjadi lebih baik. Walaupun diperkirakan akan meninggal pada usia 53 tahun, tetapi dia hidup sampai usia 98 tahun. John belajar bersyukur dan mengembalikan sebagian besar kekayaannya untuk amal. Melakukan hal itu membuatnya berguna untuk orang banyak Kebenaran penting yang dapat kita simak dari kehidupan John adalah kekayaan bukanlah segalanya. Tuhan Yesus berkata, "Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?" Bersyukur John segera menyadari hal tersebut dan mengambil tindakan yang benar. Kita tidak perlu mengalami sakit penyakit terlebih dahulu sebelum akhirnya berubah dalam cara pandang terhadap harta benda. Milikilah kesadaran itu sekarang, mumpung kesempatan itu masih ada dan terbuka bagi kita. Kita teringat kepada Zakheus yang mengubah cara pandang terhadap harta benda dan dia memberikan setengah dari miliknya kepada orang miskin. Kita juga teringat kepada Yohana isteri Khuza yang melayani rombongan Yesus dengan kekayaan mereka. Mari kita berbagi, baik untuk sesama maupun memberi untuk pekerjaan Tuhan. Tuhan disenangkan jika kita melakukannya dengan tulus. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku ingin memiliki hati yang siap berbagi dengan sesamaku. Aku mau melakukannya dengan tulus dan benar. Amin. (Dod).
Konon, tidurnya orang puasa adalah ibadah. Tapi kalau tidurnya sehabis Zuhur sampai jelang Maghrib di jam kantor, pahalanya dihitung lembur atau potong gaji? Bersama bintang tamu "jalur giveaway" di penutup edisi Ramadan ini, kami membedah problematika merosotnya konsentrasi pekerja urban. Mulai dari dalih lapar padahal murni malas, perburuan spot tidur rahasia di kantor, hingga taktik mencari teman ngobrol saat tubuh gampang nge-drop bak baterai handphone lawas.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah SURAT PAULUS KEPADA JEMAAT DI ROMADiambil dari: Roma 1:8 “Pertama-tama aku mengucap syukur kepada Allahku oleh karena Yesus Kristus tentang kamu sekalian, sebab imanmu diberitakan di seluruh dunia.”Wonder Kids, surat Paulus kepada jemaat di Roma itu unik. Paulus tidak mendirikan gereja di Roma, tetapi ia menulis surat untuk memperkenalkan dirinya dan menguatkan jemaat di sana.Gereja di Roma terdiri dari orang-orang Yahudi dan orang-orang bukan Yahudi. Kadang-kadang mereka sulit hidup rukun karena kebiasaan mereka berbeda. Ada yang merasa dirinya lebih benar, ada yang merasa kelompoknya lebih penting. Akibatnya, gereja bisa terpecah karena perbedaan pendapat.Paulus mengingatkan mereka bahwa semua orang diselamatkan dengan cara yang sama, yaitu oleh iman kepada Yesus Kristus. Baik orang Yahudi maupun bukan Yahudi, semuanya berdosa dan semuanya membutuhkan Juruselamat yang sama.Paulus juga menekankan pentingnya hidup bersatu. Walaupun mereka tidak selalu setuju dalam segala hal, mereka harus tetap saling mengasihi dan tetap satu di dalam Kristus.Wonder Kids, di gereja atau di sekolah, kita juga bisa berbeda pendapat dengan teman-teman kita. Ada yang suka ini, ada yang suka itu. Kadang-kadang kita bisa bertengkar karena perbedaan itu.Tuhan mau kita belajar hidup rukun, bukan saling menjatuhkan. Kita boleh berbeda pendapat, tetapi kita tetap satu sebagai anak-anak Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, kalau kamu sedang tidak setuju dengan temanmu, cobalah untuk tetap bersikap baik. Ingatlah bahwa kita semua sama-sama dikasihi Tuhan dan mau belajar hidup rukun.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau menyatukan kami di dalam kasih-Mu. Tolong aku supaya bisa hidup rukun dengan teman-temanku, walaupun kami tidak selalu setuju. Ajari aku untuk mengasihi seperti Engkau mengasihi aku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, walaupun kita berbeda-beda, kita tetap satu di dalam Yesus. Tuhan Yesus memberkati.
Sobat Kreatif! Ada wajah baru nih di REKOR!Walaupun sekarang Nasya dan Rafi udah nggak nemenin kalian lagi di podcast, tapi jangan sedih! Karena REKOR datang lagi dengan suasana beda. Mulai sekarang, Sobat Kreatif bakal ditemenin sama duo imut yang akan mengisi REKOR selama kedepan
kepikiran gak sih kalau olahraga bisa ikut mengubah sejarah dunia?
Seorang ibu berkongsi pengalaman misteri melibatkan anak kembar perempuannya yang sejak kecil sering melihat “sesuatu” yang tidak dapat dilihat orang lain. Dari penampakan makhluk di dalam bilik, bayangan di ruang tamu, hinggalah gangguan yang berlaku di rumah dan tempat lain, kejadian demi kejadian membuatkan si ibu semakin buntu dan risau akan keselamatan anak-anaknya. Walaupun pernah mendapatkan bantuan untuk menutup “hijab” mereka, gangguan itu seolah-olah kembali selepas beberapa tahun. Adakah semuanya sekadar imaginasi kanak-kanak… atau memang ada sesuatu yang mengekori mereka?See omnystudio.com/listener for privacy information.
Sejak kecil, pengirim sering menganggap pesanan orang tua tentang larangan berada di luar rumah atau dalam tandas ketika azan hanyalah sekadar cara menakutkan budak. Namun satu malam ketika azan berkumandang, dia ternampak sepasang kaki hitam seperti terbakar melangkah masuk ke tandas rumahnya… tetapi apabila ibunya memeriksa, tandas itu kosong. Tahun berlalu, dan kejadian aneh itu seakan berulang apabila dia sendiri sudah menjadi seorang ibu. Ketika memandikan anaknya sewaktu azan Maghrib, dia terdengar bunyi orang sujud di dalam rumah, terhidu bau wangi seperti sesuatu dibakar, dan pintu belakang tiba-tiba bergerak sendiri. Walaupun suaminya kemudian muncul seperti biasa, satu persoalan masih menghantui fikirannya hingga hari ini — jika suaminya belum solat ketika itu, siapakah yang sujud di dalam rumah mereka sewaktu azan berkumandang?See omnystudio.com/listener for privacy information.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah TENTANG INJIL YOHANESDiambil dari: Yohanes 17:17 “Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.”Wonder Kids, ada empat Injil dalam Alkitab: Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes. Tiga Injil pertama: yaitu Matius, Markus, dan Lukas - banyak menceritakan kisah yang mirip tentang Yesus. Tetapi Injil Yohanes terlihat berbeda.Mengapa Injil Yohanes berbeda? Karena Yohanes tidak hanya menceritakan apa yang Yesus lakukan, tetapi juga menekankan siapa Yesus sebenarnya. Yohanes menulis lebih banyak tentang bahwa Yesus adalah Anak Allah. Ia menunjukkan bahwa Yesus adalah Allah yang datang ke dunia menjadi manusia.Walaupun cara bercerita Yohanes berbeda dari Matius, Markus, dan Lukas, isinya tetap sama. Semua Injil memberitakan bahwa Yesus melakukan mujizat, mengajar kebenaran, mati di kayu salib, dan bangkit dari kematian.Para penulis Injil tidak saling meniru, tetapi menulis sesuai dengan tujuan yang Tuhan berikan kepada mereka. Itu sebabnya ceritanya tidak selalu sama persis, tetapi semuanya benar dan saling melengkapi.Wonder Kids, Tuhan memakai banyak orang dengan cara yang berbeda untuk menyampaikan satu kabar baik yang sama: Yesus adalah Juruselamat.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, Saat membaca Alkitab, jangan bingung kalau menemukan cerita yang mirip tapi tidak sama persis. Ingatlah bahwa Tuhan sedang mengajar kita dari sudut pandang yang berbeda supaya kita semakin mengenal Yesus.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih untuk firman-Mu yang benar. Tolong aku supaya mau membaca dan percaya kepada Alkitab, walaupun kadang ceritanya berbeda-beda. Ajari aku untuk semakin mengenal Yesus melalui firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, walaupun cara ceritanya berbeda, semua Injil menyampaikan satu kebenaran: Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat kita. Tuhan Yesus memberkati.
Zara mula mengalami perubahan pelik selepas bertunang. Wajahnya tiba-tiba merah, pedih dan bengkak tanpa sebab perubatan yang jelas. Walaupun pulih selepas berubat, gangguan semakin menjadi apabila dia mula melihat kelibat misteri, mendengar suara memanggil namanya, serta mengalami kejadian aneh di rumah. Zara akhirnya mengetahui semua ini berpunca daripada penyakit ain dan hasad dengki orang terdekat.See omnystudio.com/listener for privacy information.
Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 21 Januari 2026Bacaan: Lalu Yusuf ditangkap oleh tuannya dan dimasukkan ke dalam penjara, tempat tahanan-tahanan raja dikurung. Demikianlah Yusuf dipenjarakan di sana. (Kejadian 39:20)Renungan: Seperti apakah iman sejati itu? Kata-kata yang tertulis pada dinding sebuah sel penjara di Eropa memuat jawabannya. "Saya percaya adanya matahari walaupun ia tidak bersinar. Saya percaya adanya cinta walaupun saya tidak merasakannya. Saya percaya kepada Allah walaupun Dia diam." Ya, iman sejati ditunjukkan dengan kesediaan untuk tetap memercayai Tuhan walaupun tidak menerima tanggapan. Yusuf ialah gambaran dari seorang yang memiliki iman sejati kepada Tuhan. Dalam kesesakan, Yusuf berseru kepada Tuhan. Namun kenyataannya, Tuhan diam. Tuhan diam saat Yusuf dilemparkan dalam sumur kosong. Tuhan diam saat Yusuf dijual kepada orang asing seharga 20 syikal perak. Tuhan diam saat Yusuf bekerja sebagai budak. Bahkan Tuhan diam saat Yusuf difitnah, lalu dimasukkan ke dalam penjara. Walaupun tidak menerima tanggapan atas semua seruannya, Yusuf percaya kepada Allah. Hal itu tersirat dari cara hidupnya. Yusuf tidak tawar hati, mau semangat bekerja, dan teguh memegang perintah Tuhan. Diam bukan berarti Tuhan mengabaikan atau meninggalkan kita. Lihatlah kembali pengalaman kehidupan Yusuf. Walaupun seolah Tuhan tidak berbuat apa-apa, tetapi penyertaan tidak berhenti Dia curahkan. Di mana pun Yusuf berada, ia dapat menjadi orang kepercayaan. Sampai akhirnya Yusuf diangkat menjadi penguasa. Diam maksudnya ialah, Tuhan bekerja dengan cara-cara di luar pengetahuan kita. Mari tetap percaya kepada Tuhan walaupun belum menerima tanggapan atas seruan doa kita. Mari tetap percaya kepada Tuhan, walaupun ketika kita rasakan, seolah Dia diam. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tambahkanlah imanku, sehingga aku tetap percaya pada-Mu walau aku belum melihat dan merasakan jawaban atas doaku. Amin. (Dod).
Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)
https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/posts/199-bedah-lagu-148431100?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-199-bedah-me-148431107?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkJadi waktu itu dingin Kuberi kau hangat Walaupun ku juga beku Tapi ku aman saat kau nyaman Jadi waktu itu panas Kuberi kau angin Walaupun ku juga gerah Tapi ku penuh saat kau teduh Sudah paham 'kan sejauh ini? Ku yang lama di sini Menjagamu tak patah hati Sedia aku sebelum hujan Apa yang kau butuh, kuberikan Ke mana pun tak akan kau temukan Yang siapkan bekalmu di peperangan Jika tak setara, kumaafkan Memang sebegitunya akuSumber gambar: julio andres rosario ortiz di UnsplashTerima kasih banyak atas dukungannya untuk:SAHABAT WINDAHAkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemiAlastair JudsonKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekCameron Edinger-ReeveSam BayleyLivvieIsmail OtchiChrisRussell BarlowMary Pope帥志 Shuai Chih LinBjornrappangeHossein KhoshtaghazaParis LuckowskiMatthew O'ConnorRussell OgdenYaszalixBart van de KampWC KonArthur NazaryanDaniel KaposiEmily HuangBenjamin SayHa Nguyen Jena StringerFrédéric UhrweillerQuran and sunnahEdward HearnJennifer FoleyJP태용 심Cameron ClarkOxana SaimoAudrey DeliviaJoeJohn RichardsonFredoMarkRickLucaRuby den BoerTata HelenkiRowenaEmma MonteathRicardo CorsaK TaguchiTEMAN WINDAHJohn McBrideKristofer Nivens P. Clayton D. Causey, CT Vanessa HackJohn ShumLuis PaezCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchSicily FiennesMeredith R NormanTom Simamora ThatcherTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerJustin WilsonJayZane RubaiiBenjaminDerynAlexH HMatt WintersAlec MitchellVinceBertiAtsuko MaenoMosaStephen GrahamHannah RowntreeColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimRyosuke SudaBerberJeroen VellekoopJan NedermeijerMatthewTakeshi YamafujiNatePatrickMiquelFeeJingle YanMathias朗 桑田Ben PlayfordLauraKenji YanaguRicky ZhangVacanza TropicaleBill Dalton惠羽 蔡Sophie Hoestereyこ ぱるDouglas HerrickTim SomervilleMaxence AKFSF BEddoMarc EberJin Kimivy babyDevlin KuyekDawn TanNeoKimchiSpiritPaulie MoraPaula Bradley蕾戴Jordan O.Roman PicardJarryd RMartin AwalYohiJosh LovellEnrico WelderYoichiroKatoRoanna MTacoButter한윤희동원 이Gabriel AdlerMojaNabi KunisadaTDaniel Tanlego meister창호 이昭儒 吳Thanh-Nhi VoJ YonkmanMarjaPENDENGAR SETIAColumba TierneyHH JorgensenAmina AljehaniJannedCamillelishan fengluanAninda P.A.F拓也 高山匠海 杉本 Nathalie GoudIga KomarJonathan BaileyJaime Noriega
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 11 Januari 2026Bacaan: la mengantar mereka ke luar, sambil berkata: "Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?" Jawab mereka: "Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu." (Kisah Para Rasul 16:30-31)Renungan: Setetes embun jatuh di sebuah daun. Lama kelamaan, daun itu tidak bisa menahan butiran embun dan menetes ke bebatuan di bawahnya. Ternyata setiap hari, bebatuan itu basah terkena titik embun segar yang jatuh dari daun-daun. Makin hari, batu yang lembab menumbuhkan lumut pada permukaan batu-batu tersebut. Tidak hanya itu, pada bebatuan itu juga, para semut mulai membuat sarangnya. Melihat itu, banyak burung hinggap untuk mematuk semut, binatang yang menjadi makanan favoritnya. Bebatuan yang awalnya gersang, kini ditumbuhi lumut, rumput-rumput kecil, sarang semut hingga membentuk habitat baru. Itu semua terjadi karena ada peran setetes embun. Sekalipun cuma setetes, tapi embun sudah menjalankan fungsinya dengan maksimal. Sebagai manusia, sudah seharusnya kita berlaku demikian. Lihatlah Yusuf, meskipun seorang narapidana namun perannya di penjara tidaklah kecil. Paulus dan Silas pun sama. Walaupun ada di penjara, itu tidak menghalangi mereka untuk melakukan sesuatu bagi orang-orang. Bahkan di tempat gelap, sepi, kotor, dingin pun, mereka tetap berfungsi optimal, memberitakan Injil, menyelamatkan jiwa-jiwa. Tidak peduli di mana pun kita berkarya hari ini, di ruang kerja yang kecil, di garasi yang sempit, di toko yang terpencil, di gudang paling belakang, di kantor yang jauh dari keramaian, di lapangan yang kotor, panas, tetaplah jalankan fungsi kita dengan baik. Tetap berilah yang terbaik meskipun mungkin tidak dilihat banyak orang. Tetaplah giat sambil terus percaya dan berharap kalau sesuatu yang besar, yang dari Tuhan pasti akan datang. Seringkali bukan tempat yang membesarkan seseorang namun kualitas diri orang itu sendirilah yang menentukan apakah kelak ia akan menjelma menjadi orang hebat, atau tetap menjadi individu yang biasa-biasa saja. Mari tingkatkan kemampuan diri, terus menjadi berkat bagi orang, terus berdampak positif bagi sesama. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, mampukan aku agar melalui hidupku aku dapat menjadi berkat bagi banyak orang. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 7 Januari 2026Bacaan: "Masakan Aku tidak dapat bertindak kepada kamu seperti tukang periuk ini, hai kaum Israel!, demikianlah firman TUHAN. Sungguh, seperti tanah liat di tangan tukang periuk, demikianlah kamu di tangan-Ku, hai kaum Israel!" (Yeremia 18:6) Renungan: Suatu ketika Nabi Yeremia diutus oleh Tuhan untuk mewartakan hukuman pembuangan bangsa Israel ke Babel. Berita penghukuman yang keras ini sulit dimengerti oleh bangsa Israel, juga oleh Nabi Yeremia sendiri. Untuk memahami maksud di balik berita penghukuman ini, Tuhan menyuruh Nabi Yeremia untuk pergi ke tempat tukang periuk. Di sana, Nabi Yeremia menjumpai tukang periuk yang sedang membentuk bejana dari tanah liat dengan tangannya. Proses pembentukan bejana ini tidak dicatat secara rinci oleh Alkitab, namun kita percaya proses pembentukan bejana tanah liat pada zaman itu tidak berbeda jauh dengan zaman sekarang. Kalau kita perhatikan prosesnya, kita akan melihat bahwa tangan tukang periuk hampir tidak pernah lepas dari tanah liat yang dibentuk. Jari-jari dan telapak tangannya senantiasa memberikan tekanan-tekanan untuk membentuk bejana sesuai yang diinginkannya. Sekali-sekali salah satu tangannya dengan cepat akan mengambil sedikit air untuk membasahi tanah liat agar mudah dibentuk. Namun secara keseluruhan, tangan tukang periuk akan terus membentuk tanah liat hingga menjadi bentuk bejana yang diinginkannya. Tukang periuk yang hampir tidak pernah melepaskan tangannya dari tanah liat yang dibentuk menggambarkan juga tangan Tuhan yang terus-menerus menopang dan menyertai umat-Nya. Walaupun pada saat itu bangsa Israel akan menghadapi pembuangan karena dosa mereka, tetapi Tuhan akan menyertai dan menopang mereka. Dalam keadaan apa pun, bahkan dalam masa pembuangan pun, Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Dalam kehidupan iman, ketika kita mengalami pergumulan, kesulitan ataupun dukacita, kita merasa Tuhan jauh dan meninggalkan kita. Tentu saja itu hanya perasaan kita yang dapat membohongi kita. Namun faktanya, melalui kisah tukang periuk ini, kita melihat bahwa Tuhan tidak pernah melepaskan atau meninggalkan kita. Tangan-Nya akan selalu menyertai dan menopang kita dalam keadaan apa pun. Oleh karena itu, jangan mempercayai perasaan kita, tetapi percayalah kepada firman-Nya dan kepada Tuhan senantiasa. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kekuatan agar aku dapat menjalani setiap proses kehidupanku ini dengan tetap taat dan setia pada-Mu. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 3 Januari 2026Bacaan: "Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus." (2 Petrus 1:10-11)Renungan: "Quo vadis Domine" adalah kalimat berbahasa Latin yang sangat terkenal. Kisahnya berawal dari pinggiran Kota Roma kuno, tahun 60-an Masehi. Pada masa itu yang memerintah Kerajaan Romawi adalah Kaisar Nero. Kaisar Nero adalah kaisar yang terkenal paling kejam dalam sejarah kekristenan. Dia melakukan penganiayaan dan pembunuhan orang-orang Kristen dengan cara-cara yang teramat kejam dan tidak manusiawi. Seperti dengan memberikan orang-orang Kristen kepada binatang-binatang buas, dan ini dipertontonkan. Atau dijadikan gladiator untuk saling membunuh di suatu arena yang juga dipertontonkan. Selain itu banyak orang Kristen yang diikat di tiang-tiang dan dibakar hidup-hidup sebagai hiasan dan sebagai obor penerang taman rekreasi Kaisar Nero di malam hari, dll. Pada masa itu Rasul Petrus melayani di Roma. Oleh para pengikutnya Petrus diminta pergi menyelamatkan dirinya, keluar dari kota Roma. Petrus mengikuti permintaan itu. Namun ketika dia sudah berada di pinggiran kota Roma, melewati Via Appia Antica dia melihat penampakan Yesus. Petrus terkejut, berlutut dan bertanya, "Quo vadis Domine?" Yang arti harafiahnya, "Hendak ke manakah Engkau pergi Tuhan?"Yesus menjawab, "Eo Romam crucifigi iterum." Yang artinya, "Aku pergi ke Roma untuk disalibkan kedua kalinya." Seketika itu juga Petrus sadar bahwa dia telah lari dari tanggung jawabnya. Petrus mengerti bahwa dia harus berkorban dan mati bagi Yesus. Dia menangis, menyesal, meminta ampun, bangkit, dan berputar kembali ke kota Roma. Akhir kisahnya kita tahu, Petrus ditangkap dan disalibkan dengan posisi kepala di bawah. Hari ini, ingatlah akan panggilanNya atas hidup kita. Kita semua dipanggil untuk menjadi anak-anak-Nya yang setia melayani Dia. Bagi kita yang telah jauh meninggalkan panggilan dari Tuhan, mari berbalik. Jangan teruskan perjalanan kita yang semakin menjauh dari-Nya, tetapi berputarlah dan kembali kepada-Nya. Walaupun ada banyak tantangan dan rintangan, teguhlah terhadap panggilan kita! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku ingin tetap teguh dalam menjalani panggilan-Mu atas hidupku. Walaupun banyak tantangan dan rintangan aku tetap akan maju. Berkatilah niatku ini Yesus. Amin. (Dod).
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahANUGERAHMari kita membaca Firman Tuhan dariAMSAL 8: 35Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan akan dia.Wonder Kids, apakah kalian pernah bertukar barang? Misalnya, apakah kalian pernah melihat papa dan mama menukar mobil lama dengan mobil baru? Caranya begini: Kalau kamu memberikan barang ini kepadaku, aku akan memberikan barang itu kepadamu.Tahukah kalian? Ada agama yang mengajarkan manusia berusaha berbuat baik supaya bisa masuk surga. Mereka percaya kalau kita melakukan sesuatu untuk tuhan mereka, maka tuhan mereka akan melakukan sesuatu untuk kita.Tapi Kekristenan tidak seperti itu. Kita tidak bisa tukar-menukar dengan Allah, karena kita tidak punya apa-apa yang bisa ditawarkan kepada-Nya. Walaupun kita pergi ke Gereja, berdoa, membaca Alkitab, atau menolong orang lain, semua itu tidak cukup untuk 'ditukar' dengan anugerah Allah. Anugerah Allah adalah pemberian cuma-cuma, yang tidak tergantung dari perbuatan kita. Anugerah Allah diberikan karena Allah penuh kasih dan kemurahan hati.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, saat Natal hampir tiba, banyak orang melihat Kekristenan. Gunakan waktu Natal untuk menceritakan tentang Tuhan Yesus. Ceritakan mengapa Dia datang ke dunia. Tunjukkan sukacita dan kasih kalian lewat tindakan kalian, bukan hanya kata-kata. Ketika kalian hidup dengan sukacita dari Tuhan Yesus, orang-orang akan melihat hal itu!Mari kita berdoaBapa, terima kasih karena Engkau adalah sumber kehidupan. Tolong aku selalu mencari Engkau dan menemukan kebijaksanaan dalam setiap langkahku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, KETIKA KITA MENCARI DAN MENERIMA KEBIJAKSANAAN, KITA AKAN MENEMUKAN HIDUP YANG SEJATI DAN KASIH KARUNIA DARI TUHAN. Tuhan Yesus memberkati
Apa yang terjadi di Betlehem, bukanlah peristiwa kecil. Dimana para gembala berjumpa dengan malaikat-malaikat dan mendapat kabar tentang kelahiran Yesus, dan merupakan sebuah berita yang luar biasa sebab, itu merupakan babak baru dari sejarah manusia, yang Allah sendiri sedang rencanakan dan oleh karena itulah, peristiwa ini ialah peristiwa yang besar. Walaupun kita tidak melihat unsur kemewahan disana, sebab kelahiran Yesus ada di kandang yang hina, dibungkus kain lampin, tetapi "MAKNA" yang ada dalam peristiwa ini: luar biasa besar. Untuk itu, mari mendengarkan seri penutup dari Makna Kelahiran Yesus, Seri 3 oleh Ps. Charles Bessie, Gembala Senior Gereja C3 Reach Pemulihan Kupang. Selamat mendengarkan, silahkan dibagikan. Tuhan Yesus memberkati.
Saya terpukau pada teknologi kecerdasan buatan dalam dua tahun terakhir. Saya bisa belajar banyak hal bersama mereka mulai membaca buku, mencipta kloning suara, mencipta kloning video, mencipta lagu baru, membuat foto rekaan, dan membuat video cerita. Walaupun bekerja dengan sunyi, saya bisa melahirkan banyak hal hal baru yang kreatif. Saya mendudukan kecerdasan buatan sebagai asisten yang memiliki pengetahuan luas dan lengkap. Saya harus belajar berbisik dan berbicara dengan mereka. Merangkai prompting yang lebih bagus, lengkap, dan tajam, adalah proses belajar yang tak pernah berhenti. Pada situasi ini, saya belajar menghindari kata "TIDAK BISA" dalam mengerjakan segala sesuatu. Mulai dari keingintahuan pada sesuatu dan pada sesuatu yang ingin diciptakan. Jadi, mari belajar menjadi manusia yang lebih cerdas dan waras.
MENYIMPAN MU DI DALAM SEBUAH LAGU
Pdt. Robson Samosir (TB) Pengkhotbah 8:12-13 Walaupun orang yang berdosa dan yang berbuat jahat seratus kali hidup lama, namun aku tahu, bahwa orang yang takut akan Allah akan beroleh kebahagiaan, sebab mereka takut terhadap hadirat-Nya. Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya , karena ini adalah kewajiban setiap orang.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Selama bulan Desember ini tema besar dari Firman Tuhan yang akan kita renungkan diambil dari MAZMUR 18: 30Adapun Allah, jalan-Nya sempurna; janji TUHAN adalah murni; Dia menjadi perisai bagi semua orang yang berlindung pada-Nya.Jadi Wonder Kids, judul renungan hari ini adalah LINGKARAN PEMENANGMari kita membaca Firman Tuhan dariEFESUS 6: 8Kamu tahu, bahwa setiap orang, baik hamba, maupun orang merdeka, kalau ia telah berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari TUHAN.Apa itu "Lingkaran Pemenang"? Wonder Kids, tahukah kamu bahwa saat Tuhan Yesus datang kembali, itu adalah hari penuh sukacita dan penghargaan?Orang-orang yang selama hidup di dunia tidak terkenal, tidak dipuji, atau bahkan sering dilupakan, akan menerima penghargaan yang indah di surga. Mereka akan disambut oleh malaikat-malaikat, dan mendengar pujian dari Tuhan sendiri!Tuhan akan memberikan mahkota kehidupan kepada anak-anak-Nya yang setia.Seperti yang tertulis di Yakobus 1:12, "...Ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada mereka yang mengasihi Dia."Di surga, "pemenang" bukanlah yang paling kaya atau paling populer, tetapi mereka yang mengasihi Tuhan dan hidup taat.MARI BERTUMBUH DALAM ANUGERAH TUHANYuk, kita mulai hitung mundur Natal dengan memberi hadiah setiap hari!Tapi hadiahnya tidak harus mahal, ya. Kamu bisa:• Memberikan pujian yang membangun kepada teman.• Membantu mama di rumah.• Memberi pelukan hangat kepada adik.• Menyapa teman yang sedang sedih.Dengan hal-hal sederhana itu, kamu sedang menunjukkan kasih Tuhan.Mari kita berdoaBapa di surga, Terima kasih karena Engkau melihat setiap usaha baik yang aku lakukan.Tolong aku supaya belajar setia, dan melakukan yang terbaik bukan untuk pujian manusia, tetapi untuk kemuliaan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, amin.Wonder Kids, ingat ya Tuhan Yesus melihat setiap hal baik yang kamu lakukan. Walaupun orang lain tidak melihat, Tuhan selalu memperhatikanmu! Teruslah setia, karena upahmu besar di surga!
Di episode ini, Transcaster Azzam, Ikal dan Tsaqif ngajak Transbro dan Transist buat nyelam lebih dalam ke topik yang sering banget dibahas tapi masih jauh dari kata beres: aksesibilitas transportasi publik. Walaupun regulasi terkait fasilitas ramah disabilitas udah ada—mulai dari UU No. 8 Tahun 2016 sampai aturan teknis dari Kementerian PU dan Perhubungan—faktanya implementasi di lapangan masih penuh tantangan. Masih banyak halte, stasiun, dan moda transportasi yang belum sepenuhnya menerapkan prinsip universal design. Bareng narasumber kita, Bapak Catur Sigit Nugroho, kita bahas perkembangan fasilitas transportasi di Jabodetabek, termasuk pengalaman nyata pengguna kursi roda yang sering berhadapan sama isu keamanan, kenyamanan, dan akses layanan yang kadang bikin perjalanan terasa nggak ramah.Nggak berhenti di situ, kita juga ngobrol soal bagaimana penyandang disabilitas bisa mengadvokasikan hak mobilitas mereka dan apa harapan besar untuk masa depan transportasi publik Indonesia yang lebih inklusif—apalagi menjelang Hari Disabilitas Internasional. Episode ini cocok banget buat transbro dan transist yang pengin lebih aware dan peka soal aksesibilitas. Let's tune in dan bareng-bareng ngejawab pertanyaan penting: sudahkah fasilitas transportasi publik kita aksesibel?
Gempa dengan kekuatan 6,3 SR mengguncang Pulau Sinabang, Aceh, menyebabkan kepanikan di kalangan warga. Walaupun belum ada laporan resmi mengenai kerusakan besar, dampak gempa ini memicu perhatian terkait potensi setelah gempa dan kesiapsiagaan masyarakat serta pemerintah daerah. Tim SAR segera dikerahkan untuk memantau situasi dan memberikan bantuan jika diperlukan.#GempaAceh #Sinabang #Gempa6_3SR #BencanaAlam #Aceh #PeringatanGempa #KesiapsiagaanBencana #SAR
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar.Judul renungan hari ini adalah:KUAT DI DALAM KRISTUSMari kita membaca Firman Tuhan dariFILIPI 4:13“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.”Wonder Kids, pernahkah kamu merasa tidak sanggup melakukan sesuatu? Misalnya saat harus mengikuti lomba olahraga, belajar untuk ujian sulit, atau menghadapi teman yang sering mengejek. Rasanya ingin menyerah saja. Tapi Firman Tuhan berkata, kita bisa menanggung segala perkara di dalam Kristus yang memberi kita kekuatan.Artinya apa? Bukan berarti kita bisa melakukan semua hal semaunya. Ayat ini mengingatkan bahwa dalam setiap keadaan—baik susah maupun senang—Yesus selalu memberi kekuatan supaya kita tetap setia. Paulus menulis ayat ini ketika ia berada dalam penjara. Walaupun dalam keadaan sulit, ia tetap bersyukur karena Yesus memberinya kekuatan.Kita pun bisa mengalami hal yang sama. Saat kita merasa lemah, ingatlah bahwa Yesus sudah menang atas dosa dan maut. Kekuatan-Nya tidak pernah habis. Kita hanya perlu datang kepada-Nya dalam doa dan percaya bahwa Dia sanggup menolong kita.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, kalau minggu ini kamu menghadapi tantangan—misalnya ujian, perlombaan, atau masalah di rumah—ucapkan ayat ini dengan iman: “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” Biarlah kata-kata ini menjadi doa dan pengingat bahwa Yesus selalu ada bersamamu.Mari kita berdoaBapa, terima kasih karena Engkau selalu memberi aku kekuatan di dalam Yesus Kristus. Tolong aku untuk tidak menyerah, tetapi tetap setia dalam setiap keadaan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, KRISTUS ADALAH SUMBER KEKUATAN KITA SETIAP HARI. Tuhan Yesus memberkati.
*MAKNA RUMAH ROTI*(Yohanes 21:15-19; Matius 16:18;)Dalam Injil Yohanes ditampilkan dialog anatara Tuhan Yesus dengan Petrus tentang penggembalaan domba-domba. Konsep penggembalaan yaitu kegiatan memberi makan (Yn.Bosko) dan memimpin / mengatur (Yn.Poimaino) domba-domba (orang-orang percaya), atas makanan rohani maupun jasmani. Tuhan Yesus menyebutkan "gembalakanlah domba-domba-Ku" kepada Petrus sebanyak 3x yang berarti Tuhan Yesus ingin menegaskan dan memberikan mandat pekerjaan penggembalaan umat Tuhan kepada Petrus dengan sungguh-sungguh. Dalam bahasa Yunani, Tuhan Yesus menyebutkan domba-domba sebanyak 3x yang berarti 3 jenis domba, apa saja itu?1. Yn. ->2. Yn. Arnion ->3. Yn. Probata -> banyak domba-dombaIni berarti penggembalaan yang Tuhan Yesus maksudkan itu diberikan kepada orang per orangan, kelompok per kelompok dan secara menyeluruh yand adalah miliknya Kristus. Oleh sebab itu, barangsiapa yang menerima mandat untuk dapat menggembalakan umat Tuhan pasti akan Tuhan perlengkapi untuk memelihara umat-Nya. Bukan Petrus yang mau, tetapi Tuhan yang memilih untuk menyatakan kuasa Allah dan mujizat Tuhan. Apa fungsi gembala ?1. Memberi makan domba-dombanya2. Memimpin, mengatur, mengelola domba-dombanya3. Melindungi domba-domba dari ancaman atau binatang buasInilah peran penting atau fungsi gembala yang Tuhan kehendaki ada dalam gereja-Nya. Tuhan Yesus yang akan mendirikan jemaat-Nya di atas batu karang yang teguh. Di hadapan Kristus hanya ada 1 jemaat Tuhan, yang dipilih oleh pilihan-Nya. Saudara dan saya adalah orang-orang pilihan Tuhan Yesus untuk menjadi jemaat-Nya (Yn. Mouteneklesia) = jemaat-KU, menjadi domba-domba-Nya, menjadi milik Kristus, dan menjadi kemuliaannya Tuhan. Walaupun banyak orang di dalam jemaat Tuhan, tetapi mereka semua memiliki 1 pikiran, 1 perasaan, 1 jiwa, 1 kasih, yaitu tertuju kepada Kristus. Jangan pernah gantikan apa yang sudah Tuhan beri dengan benda-benda yang dari dunia. Tuhan sudah memberikan segalanya, pengampunan, kemurahan hati Tuhan, sebab itulah kekayaan Tuhan. Jemaat pasti akan mengasihi Kristus sebab Kristus yang memilih, menetapkan, memimpin, memelihara, melindungi jemaat-Nya.Tuhan Yesus memberkati
Dalam mesej yang penuh kuasa berjudul “Mantapkan Hati”, Pr. Kenneth Chin mencabar orang percaya untuk melangkah lebih jauh daripada sekadar pengetahuan dan pemahaman Firman Tuhan. Walaupun pengetahuan itu penting, ia tidak mencukupi jika tidak diterjemahkan kepada tindakan yang lahir daripada iman.Beliau menekankan bahawa hati yang tidak dimantapkan akan mudah kekal pasif, dan iman tanpa perbuatan tidak menghasilkan buah. Pr. Kenneth mengajak kita untuk mengukuhkan hati di dalam Tuhan, melangkah dengan berani dalam iman, dan menghidupi apa yang kita percaya supaya hidup kita benar-benar memberi impak bagi Kerajaan-Nya.Mesej ini menjadi peringatan yang tepat pada masanya bahawa iman sejati bukan diukur melalui berapa banyak yang kita tahu, tetapi melalui bagaimana kita menghidupinya.In this powerful message titled “Mantapkan Hati”, Pr. Kenneth Chin challenges believers to move beyond just knowledge and understanding of God's Word. While knowledge is important, it is not enough if it is not translated into faith-filled action.He emphasizes that a heart that is not strengthened will easily remain passive, and faith without works produces no fruit. Pr. Kenneth urges us to anchor our hearts in God, take bold steps of faith, and live out what we believe so that our lives will truly make an impact for His Kingdom.This message is a timely reminder that genuine faith is proven not by how much we know, but by how we live it out.
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 27 September 2025Bacaan: "... Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju, sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba." (Yesaya 1:18) Renungan: Suatu ketika seorang anak lelaki diculik di London. Tahun-tahun berlalu dan ibunya terus berdoa, tanpa kehilangan harapan. Suatu hari seorang pemuda tanggung hendak membersihkan cerobong asap di rumah yang bersebelahan dengan rumah sang ibu yang anaknya diculik. Namun ternyata ia masuk ke cerobong asap yang salah. Setelah menuruni cerobong asap, ia mendapati dirinya berada di ruang keluarga ibu yang anaknya diculik. Lalu ada sesuatu yang membangkitkan kembali ingatan si penyapu cerobong asap itu. Ruangan itu tampak tidak asing baginya. Saat ia berdiri di sana dan memandang ke sekitarnya, tiba-tiba sang ibu masuk ke dalam. Walaupun pemuda itu berpakaian lusuh dan diselubungi jelaga hitam, sang ibu langsung mengenalinya sebagai anaknya yang hilang bertahun-tahun lalu. Apakah sang ibu meminta anaknya mandi lebih dulu sebelum memeluknya? Tentu tidak, itu anaknya sendiri. Maka, ia langsung menarik anak itu dan memeluknya, sambil menangis karena sukacita. Apakah Allah akan menanti sampai kita melakukan perbuatan baik atau menjadi orang baik dulu baru Dia akan membawa kita dekat ke hati-Nya? Tentu tidak!Apapun kondisi kita saat ini, bahkan mungkin kita merasa bahwa diri kita sudah kotor karena dosa dan kita merasa tidak layak lagi di hadapan-Nya, ketahuilah bahwa jika kita mau membuka hati untuk-Nya, maka Allah akan masuk dalam hati kita dan akan memeluk kita untuk kemudian Dia akan mengubah kita menjadi pribadi yang kembali berharga di mata-Nya. Jangan takut, kasih dan pengampunan Allah jauh lebih besar dari pada dosa kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur karena kasih dan pengampunan-Mu lebih besar dari pada dosaku. Saat ini kubawa hatiku yang penuh dosa kepada-Mu, ampunilah aku dan kuduskan aku kembali oleh belas kasih-Mu. Sembunyikan aku di dalam hati-Mu dan basuhlah aku dengan darah-Mu, agar aku menjadi pulih seperti yang Kau kehendaki. Yesus, terima kasih atas hadiah pengampunan-Mu. Amin. (Dod).
Support system dalam mengasuh anak itu dicari dan diusahakan, bukan datang begitu saja.Walaupun proses pencarian support system itu juga tidak mudah, tapi zaman sekarang ada banyak cara Parents untuk memberikan pendampingan terbaik demi anak, walau di tengah kepadatan pekerjaan.Di episode ini, Galih Sulistyaningra, dan Bapak Ibu ngobrol seru banget soal proses negosiasi sama orang tua, dan apakah Daycare masih dianggap “tempat penitipan barang”?Kehadiran Main Story sebagai Daycare dan Homecare Pintar di episode ini juga bisa jadi jawaban Parents yang masih bimbang, baiknya nitip ke Nenek Kakek.. atau ke Daycare ya?Info selengkapnya, bisa kunjungi www.mainstory.com/daycare atau www.mainstory.com/homecareTIMESTAMP00:00 Opening03:25 Anxious Generation by Jonathan Haidt10:00 Anak perlu belajar jatuh dan gagal untuk bisa bangkit lagi13:05 Metode belajar secara “Independent Play”18:30 Pertimbangan orang tua dalam memilih Daycare30:25 Support system itu dicari, bukan didapat begitu saja
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 11 September 2025Bacaan: "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus" (1 Tesalonika 5:18)Yesus bagi kamu."Renungan: Saat mendampingi retret murid-murid SD, ada seorang murid setiap kali makan dengan muka berseri-seri dia berkata, "Ini baru nasi goreng. Ini nasi goreng terenak yang pernah aku makan", "Ini baru donat yang enak", "Ini baru bubur kacang hijau yang enak." Secara tidak langsung perkataan anak tersebut bisa menyemangati teman-teman yang lain untuk makan. Walaupun sebenarnya rasa makanan itu biasa saja, tetapi ketika dimakan dengan ucapan syukur dan sukacita akan memberikan rasa berbeda di lidah. Bacaan hari ini mengingatkan kita untuk senantiasa mengucap syukur dalam segala hal. Apapun yang kita alami dan tugas-tugas harian yang kita kerjakan setiap hari, kalau disertai dengan ucapan syukur maka hasilnya akan lebih baik daripada disertai omelan, gerutu dan sungut sungut. Di setiap hari yang baru, ada berkat baru yang siap Tuhan berikan untuk kita. Berkat itu akan sungguh kita alami bila kita memulai setiap hari dengan ucapan syukur. Ucapan syukur kita akan menggerakkan tangan Tuhan untuk memberikan mujizat-Nya hari ini. Kalau pagi ini kita bangun dan melihat ada setumpuk pekerjaan yang harus diselesaikan, palingkanlah sejenak wajah kita dari tumpukan pekerjaan itu, duduklah dengan tenang dan masuklah dalam hadirat Tuhan melalui doa. Libatkan Tuhan dalam pekerjaan kita, maka kita akan bersyukur bahwa Tuhan masih memberi kita kesempatan untuk menjadi berkat bagi orang banyak dengan pekerjaan itu. Selesaikan semua tugas hari ini dengan sukacita dan Tuhanpun akan tersenyum di hadapan kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau masih mempercayakan aku untuk menyelesaikan semua tugas harianku. Terkadang aku lelah untuk menyelesaikannya. Sebagai kepala rumah tangga aku cukup lelah mencari nafkah untuk mencukupi kebutuhan anak istriku. Sebagi ibu rumah tangga aku terlalu lelah untuk menyelesaikan tugas harianku di rumah untuk mendampingi anak-anakku yang sudah beranjak semakin besar. Sebagai anak aku cukup lelah dengan tuntutan orang tua yang di luar batas kemampuanku. Sebagai karyawan akupun cukup lelah terhadap tuntutan atasanku. Kini aku mau duduk diam di hadirat-Mu. Siramilah aku dengan kehangatan cinta-Mu agar semangatku yang telah dingin membeku dapat dicairkan lagi untuk kembali setia dalam tugas harianku. Amin (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 11 Agustus 2025Bacaan:"Tuhan membuat Salomo luar biasa besar di mata seluruh orang Israel dan mengaruniakan kepadanya keagungan kerajaan seperti tidak pernah ada pada semua raja sebelum dia yang memerintah atas Israel." (1 Taw 29:25) Renungan: Air minum adalah hal biasa yang kita lihat sehari-hari. Namun ketika dikemas dalam bentuk lain, air tersebut mempunyai daya tarik sendiri dan nilai jual yang tinggi. Tadinya orang pesimis dan menganggap tindakan bodoh menjual air minum dalam kemasan. Namun, karena dibuat tampil beda dari biasanya, air mineral dalam kemasan sangat menguntungkan. Untuk menjadi pribadi yang luar biasapun kita harus mampu menciptakan hal yang luar biasa dari yang biasa-biasa. Seseorang dapat maju dan berkembang karena ia mampu menciptakan sesuatu yang baru. Ia berani tampil berbeda dengan orang pada umumnya. Ini baru disebut luar biasa. Jangan hanya puas menjadi orang biasa-biasa saja. Walaupun kita biasa, semangat kita harus luar biasa. Tuhan telah memberi potensi pada manusia untuk berkembang dan mengembangkan alam ciptaan ini dan Tuhan memberikan potensi kepada manusia untuk menciptakan sejarah. Orang yang dapat menciptakan sejarah adalah orang yang mampu tampil beda dari biasanya. Kalau air kemasan saja bisa menarik perhatian, apalagi anda dan saya. Mari kita bersama-sama berjuang untuk menjadi pribadi yang luar biasa baik di hadapan Tuhan maupun di hadapan sesama. Tuhan Yesus memberkati,Doa: Tuhan Yesus, jangan biarkan aku hanya puas dengan diriku yang biasa-biasa saja. Berilah aku kemampuan untuk menjadi pribadi yang luar biasa, sehingga kehadiranku mampu menciptakan sejarah baru yang dapat memberkati banyak orang. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 5 Agustus 2025Bacaan: "Karena Tuhan memberi ajaran kepada yang dikasihi Nya, seperti ayah kepada anak yang disayangi." (Amsal 3:12)Renungan: Orang tua di dunia ini tidak satupun yang menginginkan anak-anaknya menjadi orang yang gagal atau menderita di kemudian hari. Semuanya berharap anak-anaknya menjadi orang yang berhasil dalam studi, karir dan juga rumah tangga. Itulah sebabnya orang tua selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya, bahkan mereka pun rela mengorbankan apa saja demi anak. Kasih, perhatian, perlindungan dan terkadang juga teguran diberikan orang tua kepada anak. Dalam kehidupan rohani, Tuhan pun bertindak demikian. Di satu sisi Tuhan senantiasa melimpahkan kasih, kemurahan, pemeliharaan, penyertaan dan pertolongan kepada kita; di sisi lain Dia juga akan memberikan teguran atau hajaran kepada kita bila kita melakukan pelanggaran atau dosa di hadapan-Nya. Tujuan teguran itu adalah agar kita menjadi jera dan tidak lagi mengulangi kesalahan sehingga kita dapat bertumbuh ke arah yang benar sesuai dengan kehendak-Nya. Teguran Tuhan kepada kita terkadang dapat berupa masalah atau persoalan: sakit penyakit, krisis keuangan, masalah keluarga dan sebagainya. Tuhan mengizinkan hal itu terjadi agar kita segera menyadari kesalahan dan berbalik ke jalan-Nya yang benar. Oleh karena itu, "...janganlah engkau menolak didikan Tuhan dan janganlah engkau bosan akan peringatanNya." (Amsal 3:11). Daud pernah melakukan pelanggaran besar di hadapan Tuhan. Ia berzinah dengan Batsyeba. Kemudian Tuhan memakai Natan untuk menegur Daud. Akhirnya Daud pun menyesal dan bertobat. Natanpun berkata kepada Daud: "Tuhan telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati. Walaupun demikian, karena engkau dengan perbuatan ini telah sangat menistai Tuhan, pastilah anak yang lahir bagimu itu akan mati." (2 Samuel 12:13-14). Kunci utama ketika kita menerima teguran dari Tuhan adalah bertobat. Pengakuan diri bahwa kita telah melakukan dosa di hadapan Tuhan itu sangat penting, dan itu adalah kunci untuk mengalami pemulihan dan berkat dari Tuhan. Jadi bila kita mendapat teguran dari Tuhan, jangan menjadi kecewa atau marah. Ini artinya Tuhan sangat mengasihi kita, "Jika kamu harus menanggung ganjaran: Allah memperlakukan kamu sebagai anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya?" (Ibrani 12:7). Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih atas peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam hidupku, baik yang menyenangkan maupun yang menyedihkan. Aku bersyukur karena Engkau mengangkat aku sebagai anak-Mu. Kini aku menyadari bahwa sebagai seorang anak, aku harus senantiasa taat dan setia pada-Mu. Engkau tidak menghendaki aku jauh dan lari dari jalan-Mu. Maka terkadang ada hal-hal yang mungkin tidak kusukai terjadi dalam hidupku, yang kupercaya itu adalah teguran-Mu untukku agar aku tidak salah dalam melangkah. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 4 Agustus 2025Bacaan: "Pencobaan pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya." (1 Korintus 10:13)Renungan: Dahulu kala Tuhan mempunyai banyak berkat yang Ia mau bagikan kepada umat manusia. Karena terlalu banyak maka Ia minta pertolongan pada hewan-hewan besar untuk membagikannya. Tetapi hewan-hewan tersebut menolak dengan berbagai alasan. Akhirnya burung-burung datang pada Tuhan dan siap membantu membagi berkat tersebut asalkan dibungkus dalam bungkusan kecil sesuai dengan porsi tubuh mereka. Burung-burung itupun dengan sukacita membawa berkat-berkat itu tanpa mengeluh. Mereka berjalan sambil bernyanyi tanpa ada rasa lelah walau beban mereka berat. Tetapi lama kelamaan karena mereka bersukacita, maka beban itu tidak lagi terasa berat melainkan ringan sampai akhirnya beban-beban itu mengangkat mereka sehingga mereka tidak lagi berjalan melainkan terbang. Sungguh tidak masuk akal. Akhirnya burung-burung tersebut sampai di tujuan. Ketika menurunkan beban yang mereka pikul, mereka menemukan bahwa ada sayap-sayap yang tumbuh di punggung mereka tepat di tempat di mana beban diletakkan. Sayap-sayap itulah yang telah memampukan mereka terbang melintasi darat, laut dan puncak-puncak gunung yang tinggi meski membawa beban berat di punggung. Walaupun cerita di atas hanya legenda, namun ada pesan penting yang bisa kita petik. Kesediaan menanggung beban, baik itu beban diri sendiri atau beban orang lain, akan menumbuhkan sayap-sayap iman yang memampukan kita terbang tinggi mengatasi beban yang kita pikul. Tuhan sudah berjanji bahwa pencobaan yang kita alami tidak melampaui kekuatan kita. Tuhan yang akan memberi jalan keluar sehingga kita dapat menanggungnya. Jika saat ini kita sedang menanggung beban yang berat, relakan punggung kita untuk memikulnya. Jangan lupa, pencobaan menjadikan kita lebih dewasa dan memiliki kualitas kerohanian yang semakin matang. Jika kita merasa bahwa Tuhan sedang memakai kita untuk memikul beban bagi orang lain, lakukanlah dengan sukacita. Tuhan yang akan memberi kekuatan bahkan "sayap-sayap" rohani yang memampukan kita untuk terbang. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih atas setiap pencobaan yang Kau izinkan terjadi dalam hidupku. Jangan biarkan keputusasaan menguasai ku, tapi biarlah kekuatan-Mu senantiasa melingkupi aku. Amin. (Dod).
Walaupun hidup begini-gini saja, mari mulai episode baru dengan life update biar tidak terjadi fitnah diantara kita.episode baru nih cuy!#PodcastBercanda
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 22 Juli 2025Bacaan: "Pada suatu kali Yesus duduk menghadapi peti persembahan dan memerhatikan bagaimana orang banyak memasukkan uang ke dalam peti itu." (Lukas 21:1a)Renungan: Status janda membuat seorang wanita Yahudi kurang mendapat perhatian dari masyarakat. Namun Yesus memberi acungan jempol terhadap janda miskin yang memberi persembahan lebih kecil dari semua orang yang datang ke Bait Allah. Di sepanjang zaman janda ini telah menjadi contoh pemberi persembahan yang berkenan kepada Tuhan, yang memberi dari hati yang tulus. Ia belajar mendisiplin dirinya untuk memberi kepada Tuhan. Saat ia mempersembahkan semua harta yang dimilikinya, ia mengerti bahwa Tuhan berkuasa memeliharanya. Walaupun nama janda dalam kisah tersebut tidak disebutkan dalam Alkitab, tetapi yang lebih penting adalah teladan memberi yang bisa ditularkannya di sepanjang masa. Tidak ada orang yang memberitahu Yesus bahwa wanita itu adalah seorang janda, tetapi secara detil Yesus menyebutnya sebagai janda miskin yang memberikan semua nafkah yang dimilikinya. Hal ini mau mengajarkan kepada kita bahwa semua orang mendapat perhatian dari Tuhan. Kalau Yesus saja tahu secara pribadi mengenai janda itu, maka Yesus yang sama itupun pasti tahu dan mengenal anda dan saya. Pernahkan kita berpikir bahwa ada miliaran orang di dunia ini, tetapi Tuhan memerhatikan kita seolah-olah hanya kita sendiri saja yang menghuni dunia ini? Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, kini aku tahu bahwa Engkau senantiasa memerhatikanku setiap kali aku memberi persembahan kepadamu. Sebagaimana janda yang tidak dipandang oleh masyarakatnya saat itu, tetapi ia sudah menarik perhatian-Mu karena pemberiannya yang tulus, kini ajarilah aku agar akupun mampu meneladan janda itu untuk mau memberi dengan tulus hati apa yang kupunya bahkan persembahan diriku untuk memuliakan namaMu. Amin. (Dod).
S19E5 : Ep#14 Kita Jaga Sabah bersama Datuk Harun IsmailDatuk Harun Ismail ni bos besar di SOGDC, orang kuat dari Sabah. Peranan datuk sangat lah besar, bawa masuk pelabur, kasi jalan projek-projek besar di Sabah dan antaranya Sipitang. Orang bilang, dia bukan jenis suka tunjuk-tunjuk, tapi kerja dia jalan terus. Banyak sudah dia bantu buka peluang kerja untuk urang tempatan. Walaupun pangkat tinggi, tapi dia tetap simple, senang kita mau jumpa. Pendek kata, Datuk Harun ni antara tulang belakang pembangunan industri mineral di Sabah.jom Denali guest kami kali ini, Datuk Harun Ismail.KITA JAGA SABAH, KITA BANGKIT, satu gerakan atau movements yang menyatupadukan rakyat Sabah, tidak kira usia, agama serta bangsa. KJSKB Podcast memberi focus kepada knowledge based lifestyle dengan penerapan informasi strategik secara santai terhadap rasa cinta kita kepada Sabah, negeri kesayangan semua. Ayuh, kenali kami di semua social media kami hari ini. Iklankan product kamu dan perkhidmatan kamu bersama dengan podcast no 1 di Sabah hari ini. Email kami di kinabalupodcast@gmail.com Dengarkan Podcast No #1 di Sabah di Spotify dan YouTube hari ini. #fyp #no1podcastinsabah #podcastno1sabah #no1podcast #viralpodcast #podcastviral #fyp #kinabalupodcast. #kitajagasabahkitabangkit #kitajagasabah #kitabangkit #podcastsabah #kjskb
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 19 Juni 2025Bacaan: "Masakan Aku tidak dapat bertindak kepada kamu seperti tukang periuk ini, hai kaum Israel!, demikianlah firman TUHAN. Sungguh, seperti tanah liat di tangan tukang periuk, demikianlah kamu di tangan-Ku, hai kaum Israel!" (Yeremia 18:6) Renungan: Kisah Tuhan memerintahkan Nabi Yeremia untuk pergi kepada tukang periuk adalah kisah yang kita kenal dengan baik. Kisah ini bermula ketika Nabi Yeremia diutus oleh Tuhan untuk mewartakan hukuman pembuangan bangsa Israel ke Babel. Berita penghukuman yang keras ini sulit dimengerti oleh bangsa Israel, juga oleh Nabi Yeremia sendiri. Untuk memahami maksud di balik berita penghukuman ini, Tuhan menyuruh Nabi Yeremia untuk pergi ke tempat tukang periuk. Di sana, Nabi Yeremia menjumpai tukang periuk yang sedang membentuk bejana dari tanah liat dengan tangannya. Proses pembentukan bejana ini tidak dicatat secara rinci oleh Alkitab, namun saya percaya proses pembentukan bejana tanah liat pada zaman itu tidak berbeda jauh dengan zaman sekarang. Kalau kita perhatikan prosesnya, kita akan melihat bahwa tangan tukang periuk hampir tidak pernah lepas dari tanah liat yang dibentuk. Jari-jari dan telapak tangannya senantiasa memberikan tekanan-tekanan untuk membentuk bejana sesuai yang diinginkannya. Sekali-sekali salah satu tangannya dengan cepat akan mengambil sedikit air untuk membasahi tanah liat agar mudah dibentuk. Namun secara keseluruhan, tangan tukang periuk akan terus membentuk tanah liat hingga menjadi bentuk bejana yang diinginkannya. Tukang periuk yang hampir tidak pernah melepaskan tangannya dari tanah liat yang dibentuk menggambarkan juga tangan Tuhan yang terus-menerus menopang dan menyertai umat-Nya. Walaupun pada saat itu bangsa Israel akan menghadapi pembuangan karena dosa mereka, tetapi Tuhan akan menyertai dan menopang mereka. Dalam keadaan apa pun, bahkan dalam masa pembuangan pun, Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Dalam kehidupan iman, ketika kita mengalami pergumulan, kesulitan ataupun dukacita, kita merasa Tuhan jauh dan meninggalkan kita. Tentu saja itu hanya perasaan kita yang dapat membohongi kita. Namun faktanya, melalui kisah tukang periuk ini, kita melihat bahwa Tuhan tidak pernah melepaskan atau meninggalkan kita. Tangan-Nya akan selalu menyertai dan menopang kita dalam keadaan apa pun. Oleh karena itu, jangan mempercayai perasaan kita, tetapi percayalah kepada firman-Nya dan kepada Tuhan senantiasa. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, terima kasih untuk penyertaan-Mu yang telah menopangku senantiasa, sehingga aku kuat untuk menjalani proses imanku. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 7 Juni 2025Bacaan: "Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah." (Roma 15:7)Renungan: Howard Hughes adalah seorang milioner pada zamannya, karena harta yang dimilikinya begitu melimpah. Hughes menikah dengan Jean Peters, wanita yang diakui sebagai wanita tercantik pada masa itu. Walaupun kaya dan memiliki istri yang sangat cantik, tetapi Hughes tidak pernah merasakan kebahagiaan dan kedamaian. Hughes menganggap istrinya hanya sebagai benda penghias hidupnya, sehingga pada tahun 1970 ia menceraikan Jean Peters. Hidup Hughes yang bergelimang harta membuatnya dapat pergi ke mana saja ia mau, yaitu untuk mencari kebahagiaan yang sangat diinginkannya. Hughes berkeliling dunia dengan memilih hotel-hotel bintang lima di Las Vegas, Nikaragua, Acapulco, dll, sebagai tempat tinggalnya. Sekalipun Hughes berkelana dari satu negara ke negara lain untuk mencari kebahagiaan, namun ia tidak menemukannya. Hidupnya penuh dengan kemuraman belaka. Di kemudian hari, kemuraman yang menyelimuti jiwanya membuat Hughes membiarkan rambutnya tumbuh panjang terurai hingga pinggang, kuku tangan serta kakinya tidak lagi dipotong sampai akhirnya orang menganggapnya sakit jiwa. Mengapa Hughes menjadi orang yang aneh? Karena ia tidak mampu membangun hubungan yang baik dengan orang lain, ia tidak memiliki kecerdasan emosional. Hughes menganggap orang lain hanya sebagai objek yang dapat dimanfaatkan, sebaliknya orang yang berteman dengannya hanyalah orang yang bermotivasi untuk meraup keuntungan semata. Tentu saja hubungan yang dilandasi atas dasar yang demikian tidak akan mendatangkan kebaikan. Jika menginginkan orang lain menghargai dan menerima kita apa adanya, maka kitalah yang pertama harus menghargai dan berkeputusan untuk menerima orang lain apa adanya. Buanglah sikap yang menggurui dan "bossy" atau sok menjadi raja atas orang lain. Jauhi sikap menekan mereka yang ada di bawah kita, meskipun orang itu tidak memiliki pendidikan yang memadai. Kebahagiaan akan menyelimuti hari-hari kita jika kita bisa membangun hubungan yang baik dengan semua orang. Terimalah orang lain sebagai saudara dengan segala kekurangan dan kelebihannya, sebagaimana Kristus menerima kita dengan segala kekurangan dan kelebihan kita, bahkan pada waktu kita masih berdosa! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih atas teladan dan penerimaan-Mu yang luar biasa terhadapku. Bantulah aku agar aku pun dapat menerima dan membangun persahabatan dengan sesamaku. Amin. (Dod).
Walaupun telah mengambil sebanyak 999 nyawa manusia, Ahimsaka tetap diterima oleh Buddha untuk menjadi seorang rahib laki-laki. Apa nasihat dari Buddha yang menyadarkannya?Di kelas ini Ashin Kheminda menjelaskan makna kata demi kata stanza 161-175 dari Kelompok Stanza tentang Dunia (Lokavagga) hanya berdasarkan Pāḷi dan kitab komentarnya (Aṭṭhakathā). dhammapada
Walaupun memiliki #kesaktian sehebat apa pun bila #karma yang jahat berbuah, maka suatu makhluk juga akan mengalami penderitaan yang beraneka ragam. Di kelas ini Ashin Kheminda melanjutkan penjelasan makna kata demi kata stanza-stanza #Dhammapada yang ada di Kelompok Stanza tentang Hukuman-Hukuman (Daṇḍavagga). Beliau akan menjelaskan 6 stanza yaitu stanza 137-142. Mari kita dengarkan penjelasan stanza-stanza ini hanya berdasarkan Pāḷi dan kitab komentarnya (Aṭṭhakathā). Silakan mengikuti dengan penuh perhatian.