Podcasts about itulah

  • 331PODCASTS
  • 1,081EPISODES
  • 17mAVG DURATION
  • 1WEEKLY EPISODE
  • May 28, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about itulah

Show all podcasts related to itulah

Latest podcast episodes about itulah

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
SJV: A relatively new band but with high aspirations - SJV: Sebuah band yang relatif baru namun memiliki aspirasi yang tinggi

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later May 28, 2026 18:47


SJV: A relatively new band but with high aspirations When someone loves what they do, no matter how challenging it is, they will definitely do it. That's what happened in the life of Jessie Paath, a wife, mother of her children, working three jobs, and also the vocalist of the SJV band (Sedulur Jawa Victoria). - Ketika seseorang menyukai apa yang dikerjakan, seberapa berat pun tantangannya, pasti akan dilakukan. Itulah yang terjadi dalam hidup seorang Jessie Paath, seorang istri, ibu dari anaknya, mempunyai tiga pekerjaan yang juga sebagi vokalis dari band SJV (Sedulur Jawa Victoria).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 20 Mei 2026 - Mengandalkan Tuhan dalam segala hal

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 19, 2026 4:46


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 20 Mei 2026Bacaan: ".... Sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap." (Yakobus 4:14)Renungan: Adakah dari kita yang tidak pernah memikirkan masa depan kita? Perihal masa depan seringkali menggugah kecemasan diri sendiri karena tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi pada masa depan. Oleh sebab itu orang mulai menduga-duga, membuat prediksi, juga menyusun rencana untuk hidupnya di masa depan. Semua itu dilakukan karena manusia mengkhawatirkan kepastian dan keberlangsungan hidupnya. Ketidaktahuan manusia akan masa depan, menunjukkan ketidakberdayaan dan kelemahan manusia. Akan tetapi banyak orang yang tidak menyadarinya. Semua prediksi, perkiraan, rencana yang disusun, seringkali menunjukkan ego manusia yang hanya mengandalkan dirinya sendiri. Padahal kita tidak tahu rencana tersebut akan tercapai atau tidak. Dalam bacaan pada hari ini, kita ditanya, "Apa arti hidupmu? Apakah arti hidup kita yang tak berdaya ini? Terlebih bila kita hanya mengandalkan diri sendiri." Tentu hidup kita tidak akan ada artinya karena kita begitu lemah seperti yang digambarkan, yakni seperti uap yang hanya terlihat sebentar saja. Namun demikian di dalam ketidakberdayaan tersebut, Yakobus mengajak kita untuk merendahkan diri di hadapan Tuhan dan mengakui kelemahan diri sendiri. Dalam pengakuan itu, kita diajak untuk hanya mengandalkan Tuhan dan sepenuhnya berserah kepada-Nya. Sekalipun tentunya kita diperbolehkan untuk memiliki rencana atas hidup kita, tetapi di dalam melakukan perencanaan kita tetap harus menyertakan Tuhan. Ini merupakan wujud penyerahan diri kepada Tuhan, yang membuahkan hidup bagi kita. Itulah arti hidup sesungguhnya. Mari maknai hidup ini dengan mengandalkan Tuhan dalam semua segi kehidupan kita. Libatkan Tuhan dalam membuat rencana, mengambil keputusan bahkan ketika mewujudkan rencana tersebut. Orang yang mengandalkan Tuhan adalah pribadi yang rendah hati karena ia menyadari akan keterbatasan dirinya sendiri. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk mengandalkan Engkau saja dalam hidup ini, sehingga damai sejahtera-Mu dapat tetap tinggal di hatiku, karena aku tahu bersama-Mu semua akan baik-baik saja. Amin. (Dod)

Pinter Politik
Hormuz, dan Pena yang Berpindah Tangan

Pinter Politik

Play Episode Listen Later May 17, 2026 11:44


KATA PEMRED #27PinterPolitik.comMata uang sesungguhnya di Zhongnanhai bukan dolar dan bukan yuan. Ia adalah Taiwan, ditukar diam-diam dengan akses kapal-kapal Tiongkok yang sudah mulai melintasi Hormuz di bawah aturan baru Tehran.Itulah pertukaran sejati di balik foto 15 Mei lalu, ketika Donald Trump dan Xi Jinping berjalan beriringan di taman Zhongnanhai. Komunike menyebut Hormuz dan Taiwan di paragraf terpisah, tetapi tautannya sengaja tidak dituliskan. South China Morning Post mencatat paket persenjataan 11 miliar dolar untuk Taipei, disetujui Kongres Desember 2025, hingga hari ini belum dikirim dari Pentagon. Beijing tidak memintanya dibatalkan; cukup memintanya tetap di rak.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-6 Paskah, 15 Mei 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 14, 2026 7:18


Dibawakan oleh Sherly dari Paroki Maria Kusumah Karmel di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Kisah Para Rasul 18: 9-18; Mazmur tg 47: 2-3.4-5.6-7; Yohanes 16: 20-23a.JANGAN REMEHKANPENYESALAN Renungan kita pada hari ini bertema: Jangan Remehkan Penyesalan. Untukkesekian kalinya Sandro, remaja yang hendak masuk universitas itu, minta maafkepada ibunya: "Maafkan aku Mama, saya sangat menyesali perbuatan saya.Saya berjanji tak ulangi lagi perbuatan itu". Sandro hanya menggunakanuang untuk jalan-jalan dan pacaran, uang yang sebenarnya untuk persiapannyamasuk kuliah. Ia menunduk dan memeluk ibunya. Semua berharap supaya janjiSandro untuk berubah itu menjadi kenyataan. Tetapi setiap janji kita untuk berubah dari kesalahan atau dosa akanterwujud seperti yang diharapkan harus melalui penyesalan. Penyesalan adalahrasa malu, sedih, sakit, derita dan tidak menyenangkan karena telah berbuatkesalahan dan dosa. Bahkan sikap benci, marah dan tidak suka terhadap kesalahandan dosa juga menjadi bagian penting dari suatu penyesalan. Orang yang menyesalmenunjukkan bahwa ia marah dan sakit dengan perbuatan tersebut.  Jadi orang tidak boleh menganggap remeh penyesalan, menyangkal ataumempermainkannya. Yesus Kristus memberikan nasihat bahwa penyesalan mestidinikmati. Setiap pengikut-Nya akan menangis dan diliputi rasa sedih ataspengalaman kekurangan atau suatu ketidakmampuan seperti yang dialami para muridYesus. Ini merupakan suatu hal yang biasa dan selalu kita hadapi.  Tetapi semua itu akan diatasi dengan penghiburan dari Roh Kudus.Penghiburan dan pertolongan yang kita terima setelah penyesalan juga merupakan suatupengalaman rutin kita. Setelah menangis dan sedih, orang tersenyum danbersemangat kembali. Namun suatu penyesalan dipandang paling efektif yaitu jikaitu dilakukan atas dosa-dosa dan kesalahan yang kita lakukan.  Bayangkan saja, ada sebuah kesalahan yang dilakukan lalu yang bersangkutanmau bertobat, memperbaiki diri, tetapi tidak mau menyesali perbuatannya! Sayamencuri uang teman. Lalu mengakui perbuatan itu, saya akan mengembalikan uangdan berjanji tak mencuri lagi, tapi saya tak menyesali perbuatan saya.  Apa yang terjadi? Saya tidak punya perasaan malu dan sedih. Saya juga tidakmerasakan betapa sakit dan ruginya teman saya. Tak ada lagi ruang di hati sayauntuk maaf dan respek pada orang lain. Itulah akibatnya kalau kita tak punyapenyesalan. Menyesali diri secara benar akan membuat maaf kita tulus, dan akanmembantu kita untuk tidak tergoda melakukan kesalahan yang sama lagi.  Jadi sekali lagi, jangan pernah menganggap remeh penyesalan itu. SemogaAnda dan saya termasuk orang-orang yang menganggap positif dan penting untuksebuah penyesalan. Setiap kesalahan menuntut adanya penyesalan.  Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Tuhan, bantulah kami selalu untuk memiliki penyesalanmendalam atas setiap kesalahan dan dosa yang kami lakukan, agar kami dapatbertobat sesungguhnya. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Siapakah Plinius Muda? (9 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 8, 2026 3:39


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Siapakah Plinius Muda? Diambil dari: 2 Korintus 12:10  “Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang seorang tokoh bernama Plinius Muda. Ia adalah seorang pejabat Romawi yang hidup pada zaman gereja mula-mula. Plinius Muda bukan orang Kristen. Bahkan, ia tidak suka kepada orang-orang Kristen. Tetapi ia pernah menulis surat tentang mereka, dan surat itu masih disimpan sampai sekarang.Dalam salah satu suratnya, Plinius Muda menceritakan bahwa orang-orang Kristen tetap setia kepada Kristus. Mereka berkumpul untuk menyanyi bagi Kristus dan hidup dengan sungguh-sungguh. Ini penting sekali, karena dari surat itu kita bisa melihat bahwa sejak awal, orang Kristen memang benar-benar percaya kepada Yesus dan beribadah kepada-Nya.Plinius Muda mungkin tidak mengerti mengapa orang-orang Kristen begitu setia. Bagi dia, mungkin itu aneh. Tetapi bagi orang-orang percaya, kekuatan mereka bukan berasal dari diri sendiri. Kekuatan mereka datang dari Tuhan. Itulah sebabnya firman Tuhan dalam 2 Korintus 12:10 berkata, “jika aku lemah, maka aku kuat.” Saat kita merasa lemah, takut, atau sedih, Tuhan bisa memberi kekuatan supaya kita tetap setia.Wonder Kids, mungkin kamu juga pernah merasa lemah. Mungkin kamu takut diejek karena percaya kepada Yesus. Mungkin kamu merasa sulit untuk tetap jujur, tetap baik, atau tetap taat. Tetapi ingat, Tuhan bisa memberi kekuatan pada saat kita merasa lemah. Kita tidak harus menjadi kuat dengan kekuatan kita sendiri. Kita bisa bersandar kepada Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Saat kamu merasa lemah atau takut hari ini, berhentilah sebentar dan berdoalah singkat, “Tuhan Yesus, tolong kuatkan aku untuk tetap setia kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena saat aku lemah, Engkau bisa membuatku kuat. Tolong aku untuk tidak mengandalkan diriku sendiri, tetapi bersandar kepada-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: saat kamu lemah, Tuhan Yesus sanggup memberi kamu kekuatan untuk tetap setia. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Berharga di Mata Tuhan (29 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 28, 2026 3:22


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahBerharga di Mata TuhanDiambil dari: Amsal 31:30 (TB)“Pesona adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi istri yang takut akan TUHAN dipuji-puji.”Wonder Kids, di salah satu bagian Injil Thomas, ada perkataan yang terdengar seperti mengatakan bahwa perempuan harus “menjadi laki-laki” supaya bisa diselamatkan. Itu bukan ajaran yang kita temukan dalam Alkitab. Dalam Injil yang asli — Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes — Yesus justru menghormati perempuan.Yesus berbicara dengan perempuan Samaria ketika orang lain menghindarinya. Yesus menyembuhkan dan menguatkan banyak perempuan. Perempuan-perempuan adalah saksi pertama kebangkitan Yesus. Paulus juga menyebut banyak perempuan sebagai rekan pelayanan (misalnya dalam Filipi 4:3).Alkitab mengajarkan bahwa laki-laki dan perempuan sama-sama diciptakan menurut gambar Allah (Kejadian 1:27). Nilai seseorang tidak ditentukan oleh jenis kelamin, tetapi oleh kenyataan bahwa ia diciptakan dan dikasihi Tuhan. Itulah sebabnya ajaran yang merendahkan perempuan tidak sejalan dengan firman Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Hormati semua orang. Ingat bahwa setiap orang berharga di mata Tuhan.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau menciptakan setiap orang dengan nilai yang sama di hadapan-Mu. Tolong aku menghormati dan mengasihi semua orang. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Di dalam Kristus, setiap orang berharga. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Allah Sang Pencipta, Bukan Ciptaan (28 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 27, 2026 3:14


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahAllah Sang Pencipta, Bukan CiptaanDiambil dari: Roma 1:25 (TB)“Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja serta menyembah makhluk dengan melupakan Penciptanya…”Wonder Kids, dalam beberapa bagian Injil Thomas, ada ajaran yang berbeda dengan Alkitab. Salah satu perbedaannya adalah tentang siapa Allah itu. Ada bagian yang terdengar seperti mengatakan bahwa Allah dan dunia ini pada dasarnya adalah satu. Cara berpikir seperti itu disebut pantheisme — yaitu keyakinan bahwa segala sesuatu adalah Allah. Tetapi Alkitab mengajarkan sesuatu yang berbeda.Dalam Kejadian 1:1 dikatakan: “Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.” Artinya Allah adalah Pencipta. Dunia ini adalah ciptaan. Allah tidak sama dengan pohon, batu, gunung, atau manusia. Ia menciptakan semuanya, tetapi Ia berbeda dan lebih tinggi dari ciptaan-Nya.Dalam Yohanes 1:14 dikatakan bahwa Firman itu menjadi manusia. Itu berarti Yesus datang ke dunia — bukan karena Ia bagian dari dunia, tetapi karena Ia adalah Tuhan yang datang menyelamatkan dunia. Perbedaan ini sangat penting. Kalau kita menyembah ciptaan, kita salah arah. Kita harus menyembah Pencipta.Itulah sebabnya gereja mula-mula sangat berhati-hati. Tulisan yang mengajarkan sesuatu yang bertentangan dengan kebenaran tentang Allah tidak bisa diterima sebagai firman Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pastikan kamu menyembah Allah yang benar — Allah yang menciptakanmu dan mengasihimu.Mari kita berdoa:Tuhan, Engkaulah Pencipta langit dan bumi. Tolong aku tidak menyembah hal-hal yang salah, tetapi hanya Engkau saja. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Kita menyembah Sang Pencipta — bukan ciptaan.

Renungan Anak GKY Mabes
Ujian Kanon: Dipakai dan Diaku (25 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 24, 2026 2:53


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahUjian Kanon: Dipakai dan DiakuiDiambil dari: Kisah Para Rasul 2:42 (TB)“Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan…”Wonder Kids, ada satu ujian lagi yang dipakai gereja mula-mula untuk mengenali kitab-kitab Perjanjian Baru. Ujian ketiga adalah: Apakah kitab itu dipakai secara luas dan diterima oleh jemaat sejak awal?Kalau sebuah kitab benar-benar berasal dari Tuhan, maka jemaat-jemaat di berbagai tempat akan membacanya, mengajarkannya, dan mengakuinya sebagai firman Tuhan. Kitab-kitab seperti Injil Matius, Markus, Lukas, Yohanes, dan surat-surat Paulus sudah digunakan sejak awal oleh banyak gereja. Mereka dibacakan dalam ibadah, diajarkan kepada jemaat, dan diterima sebagai pengajaran rasuli.Sebaliknya, ada tulisan-tulisan lain yang muncul belakangan dan tidak digunakan secara luas oleh gereja mula-mula. Tulisan-tulisan itu tidak lulus ujian ini. Artinya, kanon bukan diputuskan hanya oleh satu orang atau satu pertemuan. Itu adalah pengakuan yang bertumbuh secara alami di antara jemaat-jemaat yang setia kepada ajaran rasul. Seperti dalam Kisah Para Rasul 2:42, jemaat mula-mula bertekun dalam pengajaran rasul-rasul. Itulah standar mereka.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Bangun hidupmu di atas firman yang telah dipegang teguh oleh gereja sejak awal.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau memimpin gereja-Mu sejak awal untuk mengenali firman-Mu yang benar. Tolong aku bertekun dalam pengajaran yang benar. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Firman Tuhan bukan hanya benar — ia telah diuji dan dipegang teguh oleh umat Tuhan sepanjang sejarah. Tuhan Yesus memberkati.

Ini Koper
#988 Jangan Jadi Kalkun di Dunia Black Swan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Apr 16, 2026 6:56


Jangan pernah terlalu percaya pada deretan data masa lalu yang terlihat begitu mulus dan meyakinkan. Lihatlah nasib si kalkun itu. Selama seribu hari hidupnya, ia selalu diberi makan tepat waktu oleh sang peternak hingga ia merasa sangat disayang dan merasa paling aman di dunia. Berdasarkan statistik seribu hari yang tak pernah meleset itu, si kalkun membuat kesimpulan ilmiah yang mantap: peternak adalah sahabat terbaik yang akan selalu menjamin perutnya kenyang sampai kapan pun. Namun, statistik seribu hari itu justru berubah menjadi jebakan maut tepat di hari ke-seribu satu. Ketika hari raya tiba, teori kebahagiaan si kalkun runtuh seketika bersamaan dengan ayunan pisau tajam yang hinggap di lehernya. Itulah hakekat Black Swan: sebuah peristiwa tunggal yang benar-benar tak terduga, namun memiliki kekuatan dahsyat untuk menghapus seluruh sejarah kenyamanan kita dalam sekejap mata. Apa yang dianggap sebagai bukti keamanan selama ribuan hari ternyata hanyalah akumulasi risiko yang sedang menunggu waktu untuk meledak. Maka, pesan moralnya jelas: jangan pernah mau jadi kalkun di tengah badai ketidakpastian dunia modern ini. Jangan mudah terbuai oleh ramalan-ramalan indah para ahli yang hanya pandai melihat spion masa lalu tanpa sadar ada jurang di depan mata. Kita butuh sikap waspada yang ekstra, butuh keraguan yang sehat terhadap kemapanan, dan jangan pernah menaruh seluruh nasib kita pada satu kebaikan "peternak" yang bisa berubah jadi algojo kapan saja. Di dunia yang cair ini, mereka yang selamat bukanlah yang paling banyak punya data, melainkan mereka yang paling siap menghadapi kejutan yang paling pahit sekalipun.

PERIPODCAST
Episode 204. Ulasan Singkat Project Hail Mary karya Andy Weir (Tayang di Bioskop 8 April 2026)

PERIPODCAST

Play Episode Listen Later Apr 6, 2026 1:23


Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 30 Maret 2026 - Waktu untuk Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 29, 2026 3:26


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 30 Maret 2026Bacaan: "....tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam." (Mazmur 1:2)Renungan: Ada seorang Profesor Jerman yang begitu baik sehingga membuat para mahasiswanya kagum dan bertanya-tanya. Beberapa dari mereka bertekad mencari tahu apa rahasianya. Pada suatu hari, mereka menyuruh seseorang untuk bersembunyi di ruang belajar tempat sang profesor melewatkan waktunya setiap malam. Akhirnya ia datang juga dalam keadaan sangat capai. Tapi ia duduk dan selama satu jam mempelajari Alkitab. Lalu menundukkan kepala serta memanjatkan doa, kemudian menutup Kitab Sucinya. Setelah itu ia berkata, "Tuhan Yesus, kita masih memiliki hubungan lama yang sama." Hubungan kita dengan Tuhan Yesus merupakan hal yang paling utama dalam hidup ini. Itulah sebabnya kita wajib memeliharanya baik-baik. Bagaimana caranya? Seperti kata Pemazmur: suka melakukan perintah Tuhan dan merenungkannya siang malam. Bukankah kita punya waktu untuk menyalurkan hobi atau kegemaran kita di tengah kesibukan sehari-hari? Alasannya, karena itu penting bagi kita. Maka apabila hubungan akrab dengan Tuhan Yesus kita anggap penting, tentunya kita selalu rindu menyediakan waktu bagi Dia. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk mengutamakan Engkau di atas segala sesuatu. Ingatkanlah aku agar senantiasa menjaga hubungan akrab dengan-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 28 Maret 2026 - Jadilah Saudara yang baik

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 28, 2026 6:18


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 28 Maret 2026Bacaan: Firman TUHAN kepada Kain: "Di mana Habel, adikmu itu?" Jawabnya: "Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?" (Kejadian 4:9)Renungan: Seseorang berkata, "Seorang kakak kadang suka memosisikan dirinya sebagai bos, tetapi dalam masa-masa sulit, dia akan membela saudaranya yang lebih muda, berapa pun harga yang harus dia tanggung. Di dalam diri seorang kakak, kita bisa melihat gambar seorang ayah. Siapa pun saudara kita, kita tidak punya pilihan. Kita hanya harus menerimanya dengan bangga dan sukacita. Seorang saudara akan mendengarkan masalah kita dan memberi nasihat yang baik Seorang saudara dapat membawa sukacita bagi keluarga, pelukan yang baik, tertawa dan menyenangkan." Itulah 'The Good Brother'! Tidak demikian dengan Kain. Kain bukan 'The Good Brother', tetapi 'The Bad Brother'. Beberapa hal berikut membuktikan bahwa Kain adalah 'The Bad Brother'. 1. Kain iri hati kepada saudaranya sendiri. Kain dan persembahannya memang tidak diperkenan Tuhan, tetapi bukan berarti itu bisa dijadikan alasan yang layak untuk dia iri hati kepada Habel. Bukankah tanggung jawab ada di masing-masing pribadi? Seharusnya Kain introspeksi diri, dan sebagai saudara, seharusnya dia tetap bersyukur karena Habel dan persembahannya diperkenan Tuhan, bukannya iri hati. Orang yang iri hati dengan keberhasilan saudaranya adalah seorang saudara yang buruk.2. Kain merasa bukan seorang penjaga saudara mudanya. Dengan lantang Kain berkata, "Apakah aku penjaga adikku?" "Penjaga" bisa dimengerti seperti seorang bodyguard, juga bisa dimengerti sebagai seorang pengawas. Kalaupun tidak bertindak seperti seorang bodyguard, jawaban Kain tersebut tetap salah, karena dia menyangkal bahwa dirinya adalah orang yang seharusnya mengawasi adiknya. Artinya, dia tidak bertindak sebagai pengganti ayahnya, terutama ketika mereka berada jauh dari rumah. Masakan dia sama sekali tidak tahu keberadaan Habel, adiknya? Jawaban Kain menunjukkan bahwa dia adalah seorang 'the bad brother', yaitu tidak ada kepedulian sama sekali kepada saudaranya.3.Kain membunuh adiknya. Tidak bisa dimungkiri lagi bahwa inilah wujud nyata seorang 'the bad brother'. Lebih parah lagi, pembunuhan ini sudah direncanakan dan disertai dengan tipu muslihat. Pasti Habel tidak menyangka kalau kakaknya merencanakan sesuatu yang jahat. Kita bisa bayangkan betapa tenang dan tulusnya hati Habel ketika Kain mengajaknya pergi ke padang. Sungguh, pembunuhan keji, pembunuhan tingkat satu. Tidak jarang hubungan antar saudara diselingi dengan perselisihan atau pertengkaran. Sekalipun begitu, tetaplah menjadi seorang 'the good brother'. Jauhkan iri hati, dendam, rencana jahat, dan tipu muslihat terhadap saudara kita, sebab tanpa curiga dia hidup bersama dengan kita. Jangan menjadi 'the bad brother', karena Tuhan akan menuntut pertanggungjawaban dari kita atas kepercayaan yang Dia berikan untuk menjagai saudara kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur untuk keberadaan saudaraku. Mampukan aku untuk terus bersikap benar kepadanya, sehingga dia merasa nyaman hidup bersamaku. Amin. (Dod).

Podcast Al Quran
#470 Juz 27 Surah 57 Al Hadid verses 11-19+ Terjemahan

Podcast Al Quran

Play Episode Listen Later Mar 28, 2026 8:00


Terjemahan Bahasa IndonesiaBerikut lanjutan terjemahan Surah Al-Hadid ayat 11–19:(11) Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik, maka Allah akan melipatgandakan (balasan) baginya dan dia akan memperoleh pahala yang mulia.(12) (Ingatlah) pada hari ketika kamu melihat orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka (dikatakan kepada mereka), “Pada hari ini ada kabar gembira untukmu, (yaitu) surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang agung.”(13) Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman, “Tunggulah kami, agar kami dapat mengambil sebagian dari cahayamu.” Dikatakan (kepada mereka), “Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu).” Lalu di antara mereka dipasang dinding yang memiliki pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada azab.(14) Mereka (orang-orang munafik) memanggil mereka (orang-orang mukmin), “Bukankah kami dahulu bersama kamu?” Mereka menjawab, “Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri, menunggu (kehancuran kami), ragu-ragu, dan ditipu oleh angan-angan kosong sampai datang ketetapan Allah; dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (setan) yang sangat penipu.”(15) Maka pada hari ini tidak diterima tebusan dari kamu dan tidak pula dari orang-orang kafir. Tempat kamu adalah neraka. Dialah pelindungmu, dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.(16) Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk secara khusyuk mengingat Allah dan (mematuhi) kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang telah diberi Kitab sebelumnya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka sehingga hati mereka menjadi keras. Dan banyak di antara mereka adalah orang-orang fasik.(17) Ketahuilah bahwa Allah menghidupkan bumi setelah matinya. Sungguh, Kami telah menjelaskan kepadamu tanda-tanda (kebesaran Kami) agar kamu mengerti.(18) Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah, baik laki-laki maupun perempuan, dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (balasannya) kepada mereka, dan mereka akan mendapat pahala yang mulia.(19) Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya, mereka itu adalah orang-orang yang benar (shiddiqin) dan para saksi (syuhada') di sisi Tuhan mereka. Mereka memperoleh pahala dan cahaya mereka. Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni neraka.

Renungan Anak GKY Mabes
Ujian Konsistensi (26 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 25, 2026 3:39


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah UJIAN KONSISTENSIDiambil dari: Kolose 1:17 “Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia.”Wonder Kids, bayangkan ada dua orang yang menceritakan satu peristiwa yang sama. Kalau ceritanya benar-benar berbeda, kita akan ragu apakah peristiwa itu sungguh terjadi. Tetapi kalau ceritanya mirip, walaupun tidak persis sama, kita justru bisa percaya bahwa peristiwa itu memang benar.Begitu juga dengan Injil. Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes menuliskan kisah tentang Yesus. Ada bagian yang sama, ada bagian yang berbeda. Tetapi perbedaannya bukan karena mereka mengarang cerita, melainkan karena mereka melihat peristiwa yang sama dari sudut pandang yang berbeda.Kalau semua Injil ditulis persis sama kata demi kata, justru kita bisa curiga bahwa mereka bekerja sama untuk menyalin satu cerita. Tetapi karena ada perbedaan kecil dan juga banyak kesamaan besar, kita bisa melihat bahwa mereka menulis dengan jujur apa yang mereka ketahui.Semua Injil sepakat tentang hal yang paling penting: Yesus adalah Anak Allah, Ia mati di kayu salib untuk dosa kita, dan Ia bangkit dari kematian. Itulah inti Injil yang tidak pernah berubah.Wonder Kids, Tuhan tidak mau kita bingung karena perbedaan kecil dalam cerita Alkitab. Tuhan mau kita melihat kebenaran besar yang sama di dalam semua Injil.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, kalau kamu membaca dua cerita Alkitab yang mirip tetapi tidak sama persis, jangan bingung. Ingatlah bahwa Tuhan sedang mengajar kita lewat sudut pandang yang berbeda tentang Yesus.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau memberi kami firman-Mu yang benar. Tolong aku supaya tidak bingung oleh perbedaan kecil, tetapi melihat kebenaran besar tentang Yesus di dalam Alkitab. Ajari aku untuk semakin mengenal Engkau melalui firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, perbedaan kecil dalam Injil tidak merusak kebenaran besar—Yesus adalah Juruselamat kita. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Daya Ingat yang Luar Biasa (23 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 22, 2026 3:25


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar.Judul renungan hari ini adalah DAYA INGAT YANG LUAR BIASADiambil dari: Yohanes 21:25  “Masih banyak hal-hal lain yang diperbuat Yesus. Jika semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.”Wonder Kids, pada zaman Tuhan Yesus, anak-anak Yahudi sudah mulai belajar menghafal Kitab Suci sejak kecil. Mereka menghafal Taurat: Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, dan Ulangan. Itu berarti mereka menghafal banyak sekali ayat Alkitab.Karena terbiasa menghafal, orang-orang pada zaman itu memiliki daya ingat yang sangat baik. Para murid Yesus juga terbiasa mendengarkan dan mengingat ajaran-Nya. Mereka menyimpan perkataan Yesus di dalam hati mereka sebelum semuanya dituliskan dalam Injil.Itulah sebabnya, ketika Injil ditulis, para penulis Injil dapat menuliskan kembali ajaran dan perbuatan Yesus dengan baik. Mereka tidak asal menulis, tetapi mengingat dan menceritakan apa yang benar-benar terjadi.Injil tidak hanya berisi cerita singkat, tetapi kesaksian yang lengkap tentang hidup Yesus: apa yang Ia ajarkan, apa yang Ia lakukan, bagaimana Ia mati, dan bagaimana Ia bangkit. Semua itu diingat dan disampaikan dengan setia oleh para murid.Wonder Kids, Tuhan menciptakan kita dengan kemampuan untuk mengingat. Tuhan mau kita memakai kemampuan itu untuk mengingat firman-Nya dan perbuatan-Nya yang baik.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, cobalah menghafal satu ayat Alkitab hari ini atau mengingat kembali satu cerita tentang Yesus yang pernah kamu dengar, lalu ceritakan kembali kepada orang lain.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau memberi kami kemampuan untuk mengingat. Tolong aku supaya memakai ingatanku untuk menyimpan firman-Mu di dalam hati dan menceritakan tentang Yesus kepada orang lain. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, Tuhan memberi kita ingatan supaya kita bisa mengenal dan mengingat Yesus dengan baik. Tuhan Yesus memberkati.

TanadiSantosoBWI
Menjual Berbasis Kelebihan Kita

TanadiSantosoBWI

Play Episode Listen Later Mar 20, 2026 5:26


Episode "Menjual Berbasis Kelebihan Kita" mengajak kita melihat dunia sales dari sudut yang jauh lebih manusiawi bahwa menjual tidak selalu harus dimulai dari kemampuan bicara yang paling meyakinkan, penampilan yang paling mencolok, atau gaya persuasi yang paling agresif. Justru, kekuatan terbesar seorang penjual sering kali lahir dari kelebihan personal yang unik—cara berpikir, cara membangun relasi, cara menganalisis situasi, atau cara memahami kebutuhan orang lain. Itulah benang merah yang membuat episode ini terasa relevan, membumi, dan sangat layak didengarkan.Lewat kisah Sarah, kita akan diajak masuk ke sebuah cerita yang sederhana tetapi sangat kuat. Sarah bukan sosok sales yang "stereotip sukses", ia tidak nyaman menjual dengan cara keras, tidak menikmati presentasi yang penuh pamer keunggulan produk, dan bahkan sempat merasa ingin menyerah. Namun justru dari titik itu, muncul pelajaran penting bahwa performa penjualan bisa melonjak ketika seseorang menjual dengan kekuatan alaminya sendiri. Dalam kasus Sarah yaitu belajar cepat, berpikir analitis, dan menyusun solusi yang tepat bagi klien.Episode ini juga membahas refleksi lainnya yang lebih luas tentang para sales terbaik, yang ternyata unggul bukan karena satu formula tunggal, melainkan karena mereka mengenali kekuatan masing-masing. Ada yang hebat karena mampu menjelaskan dengan jernih, ada yang unggul karena jaringan sosialnya luas, ada yang menang karena piawai membangun kedekatan personal, dan ada juga yang kuat karena mampu menjaga relasi dengan detail yang tidak dilupakan pelanggan. Episode ini memperlihatkan bahwa tidak ada satu gaya jualan yang cocok untuk semua orang.

SerSerGairah
S06E12 - Gimana, Niat Bukber Kalian Itu Benar-Benar Mau Reuni atau Sekadar Cari Makan Gratisan yang Dibayarin Teman Tajir? (Masih Bareng Aphip Al Hamawi)

SerSerGairah

Play Episode Listen Later Mar 2, 2026 24:43


Berpuasa itu tujuannya mulia, namun apa jadinya jika pahala yang sudah dikumpulkan seharian mendadak minus gara-gara adu mulut dengan teman sok sukses saat acara bukber? Itulah mengapa matematika dosa dan pahala ("min kali min jadi plus") perlu dikaji ulang di sini.

Ini Koper
#855 Menelusuri Malam Ramadan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Feb 21, 2026 6:15


Malam hari itu bukan sekadar soal gelap. Dalam kacamata kuantum, malam adalah saat noise mereda. Gangguan elektromagnetik dari hiruk-pikuk aktivitas manusia menyusut drastis. Saat itulah antena batin kita berada dalam kondisi paling tajam. Paling peka untuk menangkap "sinyal langit" yang sepanjang siang tertutup oleh bisingnya urusan duniawi. Itulah saat terbaik untuk melakukan Quantum Entanglement—keterikatan murni dengan Sang Pencipta. Begitu Tarawih dimulai, simfoni itu bekerja secara kolektif. Gerakannya ritmis. Serentak. Berjamaah. Dalam fisika, ini mirip cahaya laser yang semua fotonnya bergerak dalam satu fase yang selaras. Inilah koherensi. Getaran fisik kita disetel ulang melalui gerakan rukuk dan sujud agar tidak lagi "kemresek". Seluruh sel dan zarah dalam tubuh mulai bergetar mengikuti nada kosmik yang agung, menciptakan resonansi yang menenangkan jiwa. Puncaknya ada pada lantunan ayat suci. Itu bukan sekadar suara merdu, melainkan transmisi data informasi kosmik yang dahsyat. Membaca Al-Quran di keheningan malam adalah proses re-programming besar-besaran terhadap "kode sumber" jiwa kita. Kita sedang mengunduh frekuensi kedamaian untuk memformat ulang batin yang selama ini berantakan. Hasilnya? Anda bukan lagi sekadar orang yang menahan lapar, melainkan instrumen Tuhan yang paling merdu. Luar biasa!

Renungan Anak GKY Mabes
Siapakah Markus? (11 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 10, 2026 3:04


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah SIAPAKAH MARKUS?Diambil dari: Kisah Para Rasul 12:11–12 (TB)“Setelah sadar akan hal itu, pergilah ia ke rumah Maria, ibu dari Yohanes yang disebut juga Markus, di mana banyak orang berkumpul dan berdoa.”Wonder Kids, hari ini kita berkenalan dengan seseorang bernama Markus. Markus adalah penulis Injil Markus, Injil kedua dalam Alkitab. Menariknya, Markus bukan salah satu dari dua belas murid Yesus.Nama Markus sering muncul dalam Perjanjian Baru. Ia adalah anak dari Maria, seorang wanita yang rumahnya sering dipakai sebagai tempat berkumpul dan berdoa orang-orang Kristen. Ketika Petrus dilepaskan dari penjara secara ajaib, ia langsung pergi ke rumah Maria, ibu Markus.Markus juga ikut melayani bersama Barnabas dan Paulus. Namun, dalam perjalanan misi pertama, Markus sempat meninggalkan Paulus. Hal itu membuat Paulus kecewa dan tidak mau mengajak Markus lagi. Tetapi cerita Markus tidak berhenti di sana. Beberapa tahun kemudian, Markus melayani bersama Petrus. Bahkan, Markus menulis Injilnya berdasarkan kesaksian Petrus tentang Yesus.Injil Markus kemungkinan ditulis untuk orang-orang Roma yang bukan orang Yahudi. Itulah sebabnya Injil Markus ditulis dengan singkat, cepat, dan penuh tindakan. Hal yang paling luar biasa dari Markus bukan hanya apa yang ia tulis, tetapi apa yang Tuhan lakukan melalui hidupnya. Markus pernah gagal, tetapi Tuhan tetap memakainya dengan luar biasa.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Jika kamu pernah melakukan kesalahan, ingatlah Markus.Tuhan tidak menyerah padamu, dan Dia masih bisa memakai hidupmu.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak berhenti mengasihi aku ketika aku gagal. Tolong aku mau belajar dan dipakai oleh-Mu. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan bisa memakai siapa pun yang mau kembali dan taat kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 31 Januari 2026 - Selalu Mengingat Kebaikan Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 30, 2026 6:41


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 31 Januari 2026Bacaan: "Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!" (Mazmur 103:2) Renungan: Ada seorang pelayan Tuhan yang bercerita bahwa seseorang yang telah banyak ia tolong selama ini, telah menjelek-jelekkan dirinya di hadapan banyak orang Hal ini disebabkan karena kekecewaan orang tersebut kepadanya yang tidak bersedia lagi membantunya di dalam mengatasi kesusahan yang ia alami. Alasannya, menurut pelayan Tuhan tersebut, orang itu tidak perlu dibantu lagi karena dia tidak pernah mau berusaha keras di dalam hidupnya, dia hanya mengharapkan bantuan orang lain. Lagi pula ia mempunyai sifat yang kurang baik. Harapan pelayan Tuhan itu adalah bisa mendidik dia untuk belajar bertanggung jawab. Karena itulah orang itu menjadi kecewa dan menjelek-jelekkan pelayan Tuhan itu di hadapan orang lain. Dia sudah tidak ingat lagi segala kebaikan yang dia terima darinya. Banyak orang seperti itu, begitu cepat melupakan kebaikan orang lain. Itu adalah suatu sifat yang tidak baik. Namun, yang lebih parah lagi adalah orang Kristen yang begitu cepat melupakan kebaikan Tuhan. Setiap kita pasti pernah mengalami kebaikan Tuhan, walaupun kadangkala kita tidak menyadarinya. Ada kebaikan Tuhan secara khusus yang kita alami, seperti berkat materi di kala kita kekurangan, kesembuhan di kala kita sakit. Ada juga berkat Tuhan secara umum yang kita alami, seperti napas hidup dan kekuatan yang Dia beri setiap hari. Itu semua adalah kebaikan Tuhan yang tidak bisa kita lupakan. Demikian juga dengan Daud, setelah mengalami banyak kebaikan Tuhan, dia tidak melupakannya, "Pujilah TUHAN. hai jiwaku! Pujilah namaNya yang kudus, hai segenap batinku! Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikanNya!" Daud dengan gamblang menjelaskan kebaikan Tuhan yang telah dia rasakan. Daud mengakui bahwa Tuhan sudah mengampuni kesalahannya. Dia merasakan bagaimana Tuhan menyembuhkan penyakitnya. Dia merasakan anugerah penebusan, kasih dan rahmat-Nya. Bahkan, dia merasakan bahwa Tuhan telah memampukannya untuk berbuat baik. Itulah sebabnya dia terus merasakan kekuatan yang luar biasa, baik waktu muda, maupun ketika sudah berumur senja. Daud menggambarkan dirinya seperti burung rajawali yang mengalami pembaruan. Ini berbeda dengan bangsa Israel yang keluar dari Mesir, khususnya yang usianya 20 tahun ke atas. Kisah pembebasan mereka dari perbudakan di Mesir dan segala berkat Tuhan selanjutnya, tidak membuat mereka berpaut sepenuhnya kepada Tuhan. Ketika ada masalah, dengan segera mereka melupakan semua berkat Tuhan itu. Tentu banyak kebaikan Tuhan yang juga sudah kita rasakan. Untuk itu, sudah seharusnya kita selalu mengingat kebaikan Tuhan dengan selalu bersyukur dan memuji nama-Nya, ketika dalam keadaan senang maupun ketika dalam keadaan susah. Jika kebaikan orang lain saja tidak boleh kita lupakan, masakan kebaikan Tuhan akan kita lupakan? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, dalam keadaan susah maupun senang, ajarilah aku untuk selalu mengingat segala kebaikan-Mu dalam hidupku. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Argumen Konteks (28 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 27, 2026 3:54


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah ARGUMEN KONTEKSDiambil dari: Amsal 10:9 (TB)“Siapa bersih kelakuannya, aman jalannya, tetapi siapa berliku-liku jalannya akan diketahui.”Wonder Kdis, Ada orang yang bilang bahwa nubuat-nubuat dalam Perjanjian Lama sebenarnya tidak cocok berbicara tentang Yesus. Mereka berkata bahwa ayat-ayat itu “diambil keluar dari maksud ayat tersebut.” Tapi, apakah itu benar? Ada seorang pendeta dan ahli Alkitab bernama Louis S. Lapides. Ia pernah meragukan kekristenan dan mencoba membuktikan bahwa nubuat-nubuat tentang Mesias tidak benar. Ia membaca banyak buku yang menyerang iman Kristen, dan ia memeriksa setiap ayat satu per satu dalam bahasa aslinya. Apa yang ia temukan? Setiap kali ia membaca konteksnya dengan teliti—semua nubuat itu justru benar-benar mengarah kepada Yesus!Tidak ada ayat yang dipaksa. Tidak ada yang dilebih-lebihkan. Semuanya pas dan sesuai.Lapides lalu memberi tantangan kepada siapa saja yang ragu: “Mintalah dengan tulus agar Tuhan menunjukkan apakah Yesus benar-benar Mesias atau bukan.” Itulah yang ia lakukan—dan tanpa ada yang membimbingnya, Tuhan membuka matanya untuk melihat kebenaran.Mazmur 145:18–19 berkata:“Tuhan dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya… Ia memenuhi keinginan orang-orang yang takut akan Dia; Ia mendengar teriak mereka dan menyelamatkan mereka.”Artinya, Tuhan dekat dengan setiap anak yang sungguh-sungguh mencari kebenaran. Tuhan tidak bermain sembunyi-sembunyi. Jika kita mencari Dia, kita akan menemukan Dia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Kalau ada satu bagian Alkitab yang kamu belum mengerti, coba berdoa sebelum membaca:“Tuhan, tolong aku mengerti maksud-Mu.”Dan percaya bahwa Tuhan akan menolongmu melihat kebenaran.Mari kita berdoa:Tuhan, tolong aku hidup dalam kejujuran dan tetap mencari kebenaran-Mu. Bukalah hatiku supaya aku mengerti firman-Mu dan semakin percaya bahwa Yesus adalah Mesias yang Engkau janjikan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan dekat dengan setiap anak yang dengan tulus mencari kebenaran. Tuhan Yesus memberkati

Ini Koper
#831 Elon Musk dan Lilin Kecil di Davos

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jan 24, 2026 6:38


Elon Musk di Davos 2026 itu ibarat magnet yang kutubnya baru saja dibalik. Dulu dia yang paling keras mencerca World Economic Forum sebagai kumpulan elit yang tak punya mandat, kini dia justru duduk di pusat gravitasi panggung itu. Di depan Larry Fink dan para petinggi dunia, dia bukan lagi sekadar pengusaha, tapi sudah menjadi pemain geopolitik yang lincah. Dia melontarkan lelucon satir tentang "Board of Piece"—sebuah plesetan cerdas sekaligus getir tentang bagaimana wilayah dunia seperti Greenland atau Venezuela bisa saja dibagi-bagi seperti potongan kue. Di Davos, Musk sedang menunjukkan bahwa sekarang dialah sang dirigen, dan dunia hanya tinggal menunggu nada apa yang akan ia mainkan selanjutnya. Bagi Musk, masa depan bukan hanya soal angka di bursa saham, tapi soal menjaga sebuah "lilin kecil" di tengah kegelapan semesta yang luas: kesadaran manusia. Itulah metafora yang ia bawa untuk menjelaskan mengapa ia begitu terobsesi dengan AI yang super pintar dan robot humanoid Optimus. Baginya, jika manusia tidak segera melompat ke level teknologi yang lebih tinggi—termasuk membangun pusat data bertenaga surya di luar angkasa—maka lilin kesadaran itu bisa padam oleh keterbatasan energi atau birokrasi yang usang. Ia memuji efisiensi China dan menyentil proteksionisme Amerika, semuanya demi satu ambisi: memastikan cahaya lilin itu terus menyala, meski harus dibawa hingga ke Mars. Namun, di balik optimisme tentang "kelimpahan berkelanjutan," Davos 2026 menyisakan tanda tanya besar tentang nasib demokrasi. Saat seorang miliarder memiliki pengaruh yang lebih besar dari banyak kepala negara lewat departemen DOGE dan ribuan satelit, batas antara sektor publik dan privat kian hilang menjadi abu-abu. Publik pun bertanya: apakah kita sedang menuju cahaya yang lebih terang, atau justru sedang menyerahkan lilin kesadaran kita ke tangan segelintir orang yang tak pernah dipilih melalui kotak suara? Musk menutup sesinya dengan pesan untuk tetap menjadi seorang optimis, namun dalam urusan kekuasaan, sejarah seringkali mengajarkan bahwa terlalu optimis tanpa akuntabilitas bisa berakhir pada kegelapan yang tak terduga.

Renungan Anak GKY Mabes
Kota Kecil Betlehem (20 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 19, 2026 3:47


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah KOTA KECIL BETLEHEMDiambil dari: Mikha 5:2 (TB)“Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak zaman purbakala.” Wonder Kids, Betlehem mungkin terdengar seperti kota yang penting karena Raja Daud lahir di sana dan kisah Rut terjadi di sana. Tetapi pada zaman Perjanjian Lama, Betlehem hanyalah kota kecil, sederhana, bahkan tidak dianggap istimewa. Itulah sebabnya nubuat dari Nabi Mikha mengejutkan banyak orang: Mesias—Raja yang dijanjikan Tuhan—akan lahir di Betlehem? Bukankah kota itu terlalu kecil dan tidak berarti? Tetapi Tuhan memang sering bekerja dengan cara yang tidak kita duga. Ketika nabi Samuel mencari raja baru untuk Israel, Daud pun dianggap terlalu muda dan tidak penting. Namun justru dialah yang Tuhan pilih. Mengapa?Karena Tuhan suka memakai yang kecil dan lemah untuk menunjukkan betapa besar kuasa-Nya. Ketika kita merasa tidak mampu, Tuhan bisa memakai hidup kita untuk melakukan hal-hal yang luar biasa. Dan ketika Yesus lahir, hal itu menggenapi nubuat Mikha.Mesias benar-benar lahir di Betlehem, kota kecil yang Tuhan pilih untuk menggenapi rencana besar-Nya. Ini menjadi “sidik jari keempat” yang menunjukkan bahwa Yesus adalah Mesias yang dijanjikan. Tuhan tidak perlu tempat besar, orang hebat, atau hal-hal yang luar biasa untuk bekerja. Ia sering mulai dari hal yang kecil—bahkan dari kota kecil bernama Betlehem.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Kalau kamu pernah merasa kecil, tidak penting, atau tidak mampu, ingatlah Betlehem.Katakan pada Tuhan:“Pakailah aku, Tuhan, walaupun aku kecil.”Mari kita berdoa:Tuhan, ketika aku merasa kecil dan tidak berarti, ingatkan aku bahwa Engkau memakai Daud dan Betlehem untuk melakukan hal besar. Tolong aku percaya bahwa Engkau juga bisa memakai hidupku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan senang memakai hal yang kecil untuk melakukan hal yang besar. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Janji Tuhan Kepada Daud (18 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 17, 2026 4:02


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Renungan hari ini berjudulJANJI TUHAN KEPADA DAUDDiambil dari:2 Samuel 7:12 (TB)“Apabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan dan Aku akan mengokohkan kerajaannya.” Wonder Kids, Sejak dosa masuk ke dunia, Tuhan langsung menjalankan rencana penyelamatan-Nya. Salah satu bagian penting dari rencana itu melibatkan Raja Daud dari Betlehem. Daud bukan anak tertua dan bukan yang paling kuat. Bahkan ketika nabi datang untuk mengurapi calon raja baru, ayahnya tidak memanggil Daud—Daud masih sibuk menggembalakan domba. Tetapi Tuhan memilih Daud, bukan karena penampilan atau kekuatan, melainkan karena hatinya. Saat Daud dewasa, ia melayani Tuhan dengan setia. Ia memimpin bangsa Israel dengan keberanian, bergantung pada Tuhan dalam peperangan, dan Tuhan memberi kemenangan kepadanya. Kemudian Tuhan memberikan sebuah janji besar kepada Daud:Salah satu keturunannya akan menjadi Raja yang kerajaannya bertahan selamanya.Raja itu bukan hanya pemimpin biasa—Ia akan membangun “rumah” bagi nama Tuhan dan memerintah dengan keadilan serta damai yang tidak berkesudahan. Kalian tahu siapa Raja itu? Yesus Kristus! Matius 1:1 bahkan memperkenalkan Yesus sebagai “Anak Daud, anak Abraham.”Itulah “sidik jari kedua” dalam Perjanjian Lama yang menunjukkan bahwa Yesus adalah Mesias yang dijanjikan. Tuhan tidak pernah lupa janji-Nya.Menggenapinya mungkin butuh waktu berabad-abad, tapi setiap janji Tuhan pasti terjadi. Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu hal yang Tuhan sudah pernah janjikan dalam Firman-Nya.Ucapkan kepada Tuhan bahwa kamu mau percaya dan menunggu waktunya dengan setia. Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau Tuhan yang setia. Engkau menepati janji-Mu kepada Daud, dan Engkau juga menepati janji-Mu kepadaku. Tolong aku hidup setia seperti Daud dan percaya pada rencana-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ingatlah: Tuhan selalu menepati janji-Nya—tepat waktu, tepat sasaran, dan selalu untuk kebaikan kita. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Janji Tuhan Kepada Abram (17 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 16, 2026 2:56


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Renungan hari ini berjudul   JANJI TUHAN KEPADA ABRAMDiambil dari:Kejadian 12:3 (TB)“Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.”Wonder Kids, Sebelum bangsa Israel ada, Tuhan sudah mulai merencanakan cara untuk menyelamatkan dunia. Rencana besar itu dimulai ketika Tuhan memanggil seorang pria bernama Abram, sebelum namanya diubah menjadi Abraham. Pada waktu itu, Abram sudah berusia 75 tahun. Tuhan meminta Abram dan istrinya meninggalkan rumah, keluarga, dan negeri mereka untuk pergi ke tempat yang belum mereka kenal. Itu bukan hal yang mudah.Tapi Tuhan memberi Abram sebuah janji besar yang membuat semuanya layak dilakukan.Tuhan berfirman bahwa Ia akan membuat Abram menjadi bangsa yang besar, membuat namanya terkenal, memberkatinya, dan—yang paling penting—melalui keturunan Abram, semua orang di bumi akan diberkati. Janji ini bukan hanya untuk Abram atau Abraham, tetapi untuk seluruh dunia. Dan ketika Yesus lahir ke dunia, Ia berasal dari garis keturunan Abraham. Itulah salah satu “sidik jari” pertama yang Tuhan tinggalkan untuk menunjukkan bahwa Yesus benar-benar Mesias yang dijanjikan. Tuhan menepati janji-Nya, bahkan jika perlu waktu lama. Sama seperti Abram, kita pun bisa percaya bahwa Tuhan bekerja dalam hidup kita, meski kita belum melihat hasilnya sekarang.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Coba pikirkan satu janji Tuhan yang kamu ingat.Katakan pada Tuhan bahwa kamu mau menunggu dan percaya bahwa Ia pasti menepatinya.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih atas setiap janji-Mu. Aku percaya Engkau selalu menepati apa yang Engkau katakan, sama seperti Engkau menepati janji-Mu kepada Abraham. Tolong aku untuk tetap percaya meski harus menunggu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: janji Tuhan kadang memerlukan waktu, tetapi selalu layak untuk ditunggu. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Percaya Tanpa Ragu (12 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 11, 2026 3:29


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Renungan hari ini berjudul   PERCAYA TANPA RAGUDiambil dari: Amsal 3:5 “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.”Wonder Kids, Dalam ruang sidang, seorang hakim atau juri hanya bisa memutuskan seseorang bersalah jika mereka yakin “tanpa keraguan yang masuk akal.”Artinya, mereka harus sangat yakin sebelum membuat keputusan.Kadang, orang yang tidak percaya Alkitab juga punya banyak keraguan.Mereka ragu apakah Alkitab itu benar atau apakah Yesus sungguh-sungguh bangkit.Bahkan anak Tuhan pun bisa mengalami masa-masa ragu. Amsal 3:5 mengingatkan kita untuk percaya kepada Tuhan dan tidak hanya mengandalkan pikiran kita sendiri.Tuhan itu jauh lebih besar daripada yang bisa dipahami manusia.Ibaratnya seperti ini: mencoba memahami Tuhan sepenuhnya dengan otak manusia seperti seekor cacing tanah mencoba memahami siapa manusia—sangat sulit!Tuhan begitu besar, kekal, dan penuh hikmat. Ketika kita mengalami keraguan, Tuhan tidak marah dan tidak meninggalkan kita. Dia tahu kita sedang berjuang, dan Dia menguatkan kita.Yang luar biasa adalah ini:Kita sebenarnya bukan “juri” yang sedang menilai Tuhan.Kitalah yang seharusnya dihukum karena dosa.Tetapi Yesus sudah datang, mengambil hukuman kita, dan menyatakan bahwa kita tidak bersalah karena kasih-Nya.Itulah alasan paling kuat mengapa kita bisa percaya kepada Tuhan, bahkan ketika kita belum mengerti semuanya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Kalau ada hal tentang Tuhan yang belum kamu mengerti, katakan kepada-Nya:“Tuhan, aku belum paham, tapi aku mau percaya kepada-Mu.”Tuhan senang ketika kita datang dengan hati yang jujur.Mari kita berdoa:Tuhan, Engkau jauh lebih besar dari apa yang bisa kupahami. Ketika aku ragu, tolong aku tetap percaya kepada-Mu. Terima kasih karena Yesus sudah mengambil hukumanku dan menyatakan aku tidak bersalah. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kita tidak selalu bisa mengerti semuanya, tetapi kita selalu bisa percaya kepada Tuhan yang setia. Tuhan Yesus memberkati

Renungan Anak GKY Mabes
Menjadi Anak Yang Berhati-hati (1 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Dec 31, 2025 3:04


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar.Judul renungan hari ini adalah MENJADI ANAK YANG BERHATI-HATIDiambil dari:1 Tesalonika 5:21 (TB)“Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.”Wonder Kids! Hari ini kita belajar tentang pentingnya mencari kebenaran.Di dunia ini, banyak informasi terdengar benar padahal tidak. Kadang ada orang yang bercerita sesuatu dengan meyakinkan, tapi apakah semuanya benar? Misalnya, ada seseorang bilang kalau kamu mengucapkan kata tertentu saat pesan makanan, kamu akan dapat bonus gratis. Kedengarannya menarik, tapi apakah itu benar? Kita tidak tahu sebelum mengeceknya. Itulah sebabnya kita tidak boleh mudah percaya sesuatu tanpa memeriksanya terlebih dahulu.Beberapa orang mengira bahwa percaya kepada Tuhan berarti percaya tanpa berpikir. Tetapi itu tidak benar. Tuhan tidak marah ketika kita bertanya, mencari, dan ingin memahami kebenaran. Justru Tuhan memberi kita banyak alasan untuk percaya kepada-Nya.Alkitab berkata dalam Amsal 8:17:“Aku mengasihi orang yang mengasihi aku, dan orang yang tekun mencari aku akan mendapatkan aku.”Kalau kita sungguh-sungguh mencari kebenaran, kita akan menemukan Tuhan.Dan menemukan Tuhan jauh lebih berharga dari hal apa pun yang ditawarkan dunia. Cobalah ingat: adakah sesuatu yang pernah kamu dengar, tapi ternyata baru kamu percaya setelah kamu cek? Atau adakah hal tentang Tuhan yang membuatmu semakin yakin bahwa Dia nyata dan mengasihimu?Wonder Kids, hari ini kalau kamu mendengar suatu berita, gosip, atau informasi, jangan langsung percaya. Katakan dalam hatimu:“Tuhan, tolong aku membedakan yang benar dan yang tidak benar.”Mari kita berdoa, Tuhan, tolong aku menjadi anak yang mau mencari kebenaran. Ajari aku untuk menguji semua yang kudengar dan memegang apa yang benar. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonderkids, Tuhan sangat senang ketika kita mencari kebenaran, dan Dia berjanji menuntun kita menemukannya. Tuhan Yesus memberkati.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 24 Desember 2025 - Berkat dari jalan yang tak terduga

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 23, 2025 5:18


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 24 Desember 2025Bacaan: "Lalu Lot melayangkan pandangnya dan dilihatnyalah, bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya, seperti taman TUHAN, seperti tanah Mesir, sampai ke Zoar. Hal itu terjadi sebelum TUHAN memusnahkan Sodom dan Gomora." (Kejadian 13:10)Renungan: Walter Elias Disney atau lebih dikenal dengan nama Walt Disney dulunya adalah seorang pengangguran. Karena punya bakat menggambar, ia mencoba mengirim hasil gambarnya kepada beberapa penerbit namun ditolak. Keadaan itu membuatnya frustrasi. Bahkan saking tak punya uang, la mesti tinggal di sembarang tempat, di sebuah gudang tua yang kotor dan dipenuhi tikus-tikus. Siapa sangka berkat justru datang dari tempat yang kotor tersebut. Ya, saat melihat tikus-tikus berkeliaran itu, muncul ide di pikiran Disney untuk membuat tokoh kartun dari sosok tikus. Itulah awal bagaimana Mickey Mouse tercipta. Ide ini begitu unik sehingga menarik industry film untuk membuat film animasinya. Selanjutnya, kita tahu bagaimana cerita akhirnya. Saat Lot melihat tanah Sodom yang sangat subur, ia melihat tempat itu penuh berkat. Apa yang kelihatan menjanjikan, nyatanya di kemudian hari malah menjerumuskan. Sebaliknya, Abraham mulanya mungkin hanya melihat tanah Kanaan yang gersang, yang jauh dari kata subur, namun ujungnya tanah itu limpah dengan susu dan madu. Apa yang kita lihat hari-hari ini dalam pekerjaan kita ? Mungkin kita melihat hal yang masih kecil, sesuatu yang belum menjanjikan apa-apa, atau hal yang jauh dari berkat. Namun apa yang kita lihat hari ini seolah nampak hanya 'batu', suatu saat dapat berubah menjadi 'berlian' jika saja kita mau tetap setia ada di situ. Ketahuilah, Allah mampu memunculkan berkat dan kebaikan dari hal-hal, dari tempat yang tak pernah kita duga sama sekali. Maka, jangan mengecilkan pekerjaan dan usaha kita hari ini. Jangan meremehkan tempat kerja yang kecil, perusahaan yang belum maju. Ingatlah bahwa yang memberi berkat itu adalah Kristus sendiri. Pekerjaan, atasan, usaha hanyalah saluran-Nya. Jika hubungan kita dengan Allah benar, tidak mungkin berkat-Nya tidak mengalir dalam hidup kita. Maka dari itu, mari jalin relasi yang intim, yang rukun, yang tak ada permusuhan dengan Tuhan. Niscaya, la akan memerintahkan berkat-berkat tercurah dalam hidup kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk setia dan bersyukur atas pekerjaan yang saat ini aku kerjakan. Lepaskanlah sungut-sungut dan gerutuanku, agar tidak menjadi penghalang bagi berkat-Mu masuk dalam diriku dan tempat kerjaku. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Hadiah Terbesar Dari Allah (23 Desember)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Dec 22, 2025 2:33


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahHADIAH TERBESAR DARI ALLAHMari kita membaca Firman Tuhan dari2 KORINTUS 9: 15Syukur kepada Allah karena karunia-Nya yang tak terkatakan itu!Wonder Kids, pernahkah kalian bertanya kenapa burung bisa bernyanyi? Atau kenapa gunung punya puncak? Kenapa zebra punya garis-garis dan unta punya punuk? TUHAN menciptakan semua itu karena Dia ingin dunia ini indah. TUHAN juga memberikan banyak hal luar biasa untuk kita.Bagaimana dengan kalian? Kalian pasti pernah membuat hadiah untuk orang yang kalian sayangi. Tangan kalian belepotan lem, rambut kalian kena cat dan glitter, tapi kalian tetap semangat membuatnya. Kenapa? Karena kalian ingin membuat mama senang, atau ingin papa berkata, “Wah, ini untukku?”Itulah juga alasan TUHAN menciptakan dunia ini. Saat kalian melihat matahari terbit yang cantik, bayangkan TUHAN berkata, “Apakah kamu suka? Aku membuatnya khusus untukmu.”MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, ayo, buat hadiah untuk orang yang kalian kasihi. Bisa lukisan, kalung manik-manik, atau menghias cookies. Berikan hadiah itu dengan senyum lebar dan pelukan hangat. Mereka akan senang bukan karena hadiahnya, tapi karena kalian membuatnya dengan kasih.Mari kita berdoaBapa, terima kasih atas karunia-Mu yang luar biasa. Tolong aku untuk selalu bersyukur dan berbagi dengan orang lain. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, SETIAP HARI, KITA DIAJARKAN UNTUK BERSYUKUR ATAS ANUGERAH TUHAN YANG BESAR DAN MEMBAGIKANNYA KEPADA ORANG LAIN. Tuhan Yesus memberkati

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 20 Desember 2025 - Berusaha bangkit dari kegagalan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 20, 2025 6:13


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 20 Desember 2025Bacaan: Katanya: "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN. " (Ayub 1:21)Renungan: Pelari berkebangsaan Amerika, Eddie Hart melewatkan lomba pemanasan untuk perlombaan lari 100 meter dalam Olimpiade 1972 di Munich. Akibatnya, dia kehilangan kesempatan untuk memenangkan medali emas dalam perorangan. Akan tetapi dia tidak menyerah. Dia menerima kenyataan itu dengan cara pandang yang baik. Eddie berkata, "Tidak semua yang kita kejar selalu berhasil kita raih. Itulah mungkin pelajaran yang saya dapatkan dalam hal ini. Ada kalanya dalam hidup ini kita mungkin tidak mendapatkan kenaikan gaji seperti yang kita inginkan. Kita harus belajar hidup dengan kekalahan-kekalahan kita. Dan atletik itu sangat berharga karena semuanya adalah menyangkut menang kalah. Sebelum kita menjadi pemenang yang baik, kita harus tahu bagaimana caranya menerima kekalahan". Kenyataan hidup ini terkadang sulit kita terima. Terutama ketika apa yang kita harapkan tidak terwujud. Dan terlebih saat apa yang kita takutkan justru terjadi. Penulis Amsal mengatakan, "Harapan yang tertunda menyedihkan hati, apalagi jika harapan, impian, dan cita-cita yang begitu diinginkan harus gugur begitu saja." (Amsal 13:12). Karena itu, kita perlu belajar menerima kenyataan dengan tabah dan berlapang dada. Seperti Ayub yang mengembalikan segalanya pada Tuhan, "Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil." Bahkan Ayub mempersembahkan korban jika saja anak-anaknya melakukan kesalahan di hadapan Tuhan. Kita juga perlu mengoreksi diri kita sendiri, apakah kegagalan yang terjadi adalah kesalahan kita ataukah ada faktor-faktor lain yang di luar kendali kita. Kita harus terus segera bangkit dari kegagalan kita dan memperbaiki semua kesalahan yang kita lakukan. Kita harus terus maju dan optimis dalam melangkah. Kita harus terus menabur agar kelak kita menuai hasil yang berkelimpahan. Kenyataan tidak selalu seperti yang kita harapkan, tetapi jika kita tekun, sabar, dan mau berusaha maka segalanya tidak akan sia-sia. Tuhan akan selalu memberkati kita dan memberi yang terbaik jika kita mau berusaha dan terus bangkit dari kegagalan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk percaya pada kehendak dan rencana-Mu, sehingga ketika sesuatu terjadi tidak seperti yang aku inginkan, aku tidak kecewa karena aku tahu rencana-Mu lebih indah dari rencanaku. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Kota Allah Yang Kudus (10 Desember)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Dec 9, 2025 2:59


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahKOTA ALLAH YANG KUDUSMari kita membaca Firman Tuhan dariYOHANES 3: 29Yang empunya mempelai perempuan, ialah mempelai laki-laki; tetapi sahabat mempelai laki-laki, yang berdiri dekat dia dan yang mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki itu. Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh.Wonder Kids, Yohanes menggambarkan masa depan di kitab Wahyu.Ada pertempuran terakhir di mana kebaikan melawan kejahatan dan kekudusan melawan dosa. Kitab Wahyu menggambarkan naga, lubang dengan api menyala-nyala, tapi juga menunjukkan sesuatu yang sangat indah. Yohanes menulis di Wahyu 21:2: “Aku melihat kota yang kudus, Yerusalem baru, turun dari surga, dari Allah, yang berhias seperti pengantin perempuan untuk suaminya.”Di akhir kisah, Allah menunjukkan kepada Yohanes isi surga. Yohanes melihat upah indah yang akan diterima di masa depan. Yohanes berkata, surga begitu indah seperti pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.Surga milik Allah jauh lebih indah daripada semua hal di bumi.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, bagaimana keluargamu mempersiapkan hari Natal? Apakah kalian memasang pohon natal? Membuat kue? Kalian mungkin mempersiapkan segala sesuatu dengan baik untuk menyambut Natal. Nah, bayangkan: Allah juga sedang mempersiapkan rumahmu di surga dengan cara yang sangat baik untuk menyambutmu. Mari kita berdoaBapa, ajari aku untuk bersukacita dalam setiap peran yang Engkau berikan, dan tolong aku menyadari betapa indahnya memiliki Engkau di dalam hidupku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, SEPERTI PENGANTIN PRIA YANG BERSUKACITA SAAT MELIHAT PENGANTIN WANITANYA, KITA JUGA SEHARUSNYA BERSUKACITA KETIKA ORANG-ORANG DATANG KEPADA YESUS. Tuhan Yesus memberkati

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 8 Desember 2025 - Selalu mengingat Tuhan dalam segala situasi

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 7, 2025 5:02


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 8 Desember 2025Bacaan: "Ketika jiwaku letih lesu di dalam aku, teringatlah aku kepada Tuhan, dan sampailah doaku kepadamu, ke dalam bait Mu yang kudus." (Yunus 2:7) Renungan: Ketika Yunus berada dalam perut ikan, ia pun memanjatkan doanya, "Ketika jiwaku letih lesu di dalam aku, teringatlah aku kepada Tuhan, dan sampailah doaku kepadamu, ke dalam bait Mu yang kudus." Tidak dapat dibayangkan bagaimana perih dan letihnya hati Yunus ketika ia memanjatkan doa tersebut. Doa itu menyadarkan kita, bahwa terkadang kita hanya ingat kepada Tuhan saat melalui masa sukar dan penderitaan. Menariknya, kasih Tuhan itu tidak dibatasi dengan kesalahan kita. Keluarbiasaan kasih Tuhan itu digambarkan melalui kisah seorang anak hilang yang pergi menghabiskan harta bapanya, setelah kehabisan uang dan mengalami penderitaan, ia pun kembali kepada bapanya dan bapanya menerimanya dengan penuh sukacita. Itulah gambaran kasih Tuhan, suatu hal yang sulit diterima oleh akal manusia. Kasih Tuhan tidak terhalang oleh apapun. Tuhan tidak menutup telinga di saat kita benar-benar tertekan, terdesak, butuh pertolongan-Nya dan merasakan keletihan jiwa.Ketika keletihan jiwa menerpa kita, seruan kepada Tuhan menjadi kemenangan yang akan menghampiri hidup kita. Adalah baik jika kita mengingat Tuhan ketika jiwa kita merasa letih. Tetapi lebih baik lagi, jika dalam keadaan aman dan nyaman, kita tetap memelihara hubungan dengan-Nya. Jangan hanya saat genting dan bahaya menyerang, kita baru berseru kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, berikanlah kekuatan kepadaku saat aku mengalami keletihan jiwa. Ampuni aku kalau terkadang aku hanya mengingat dan mencari Engkau saat hidupku dalam bahaya dan terdesak oleh berbagai masalah. Kini sendengkanlah telinga-Mu dan dengarlah seruanku di masa kesesakanku ini. Jangan biarkan aku putus asa dalam menghadapi masalahku ini tetapi bersegeralah menolong aku. Yesus, kasihanilah aku yang saat ini mengalami keletihan jiwa. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 6 Desember 2025 - Menerima dan Ijinkan Dia masuk dalam Hidup

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 5, 2025 4:23


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 6 Desember 2025Bacaan: "Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita." (Lukas 19:6)Renungan: Menjadi buah bibir bisa menyenangkan dan juga bisa tidak menyenangkan. Akan menyenangkan bila apa yang dibicarakan adalah hal-hal yang baik. Tetapi menjadi tidak menyenangkan bila yang dibicarakan adalah hal-hal yang tidak baik. Hal itu seperti yang dialami Zakheus. Pada mulanya Zakheus adalah sosok yang tidak menyenangkan. Ke mana saja ia melangkah pastilah sorot mata sinis dan benci selalu mengikutinya. Itulah risikonya sebagai seorang pemungut cukai. Cap orang berdosa sudah begitu melekat pada diri Zakheus sehingga orang-orangpun heran melihat Yesus yang suci mau menginap di rumahnya. Tetapi setelah Zakheus bertobat, ia menjadi buah bibir malaikat-malaikat di sorga karena pertobatannya. Apakah kita telah menjadi buah bibir karena hal-hal yang tidak baik yang telah kita lakukan? Kita tidak akan dapat meredam semua pembicaraan orang yang jelek-jelek tentang kita kecuali kita mampu menghasilkan buah roh yang baik dalam hidup kita. Kita tidak akan mampu menghasilkan buah roh kecuali kita menerima Yesus dalam hidup kita. Mari kita belajar seperti Zakheus, yang menerima Yesus masuk di dalam hatinya, sehingga ia menjadi buah bibir yang baik. Yesus akan mengubahkan kehidupan kita sehingga kita yang tadinya selalu menjadi buah bibir yang jelek karena sifat kikir, pemarah, suka gosip, suka ngutang, suka berdukun dan sebagainya sekarang berubah menjadi baik. Perubahan hidup kita adalah Injil terbuka yang siap dibaca semua orang. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, masuklah dalam hidupku, aku mau menerima Engkau sebagai Tuhan dan juruselamat dalam hidupku. Ubahlah setiap pikiran, perkataan dan perbuatanku, sehingga apa yang kupikirkan, kukatakan dan kuperbuat sesuai dengan kehendak-Mu. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Apa Yang Dipikirkan Allah (5 Desember)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Dec 4, 2025 2:50


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahAPA YANG DIPIKIRKAN ALLAHMari kita membaca Firman Tuhan dariMAZMUR 92: 5Betapa besarnya pekerjaan-pekerjaan-Mu, ya TUHAN, dan sangat dalamnya rancangan-rancangan-Mu.Wonder Kids, pikiran Allah berbeda dengan pikiran kita. Kadang kita berpikir, “Kalau aku bisa memilih, aku mau yang mudah dan menyenangkan saja.” Tapi Tuhan sering punya rencana yang berbeda dari pikiran kita.Contohnya:• Kita ingin selalu menang, tapi Tuhan ingin kita rendah hati.• Kita ingin senang-senang, tapi Tuhan ingin kita mengenal dan mengasihi-Nya.• Kita ingin segalanya mudah, tapi Tuhan sering memakai kesulitan untuk menguatkan iman kita.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, setiap hari ada banyak kesempatan bagimu untuk meniru kasih Tuhan Yesus, apalagi saat liburan. Hari ini, mari kita belajar untuk menjadi seperti Tuhan Yesus, bukan seperti tokoh terkenal di Youtube atau media sosial. Kamu bisa mulai dari hal sederhana:• Menolong teman yang kesulitan.• Merapikan tempat duduk setelah ibadah Sekolah Minggu.• Menghibur adik atau teman yang sedang sedih.Itulah cara kita meniru karakter Tuhan yang penuh kasih dan kebaikan.Mari kita berdoaBapa yang baik, aku bersyukur atas segala karya-Mu yang agung. Biarkan hatiku selalu penuh dengan pujian dan rasa syukur atas kebesaran dan kebaikan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, KITA HARUS BERSYUKUR DAN MENGAGUMI SEGALA KARYA TUHAN YANG LUAR BIASA DALAM HIDUP KITA. Tuhan Yesus memberkati

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 15 November 2025 - Hadiah Terindah dari Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 14, 2025 7:16


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 15 November 2025Bacaan: "Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang." (Ibrani 12:15)Renungan: Suatu ketika saat saya naik bus Transjakarta, jalur bus dipakai oleh kendaraan lain karena macet maka bus Transjakarta yang saya tumpangi keluar jalur dan berjalan di sebelah kiri mepet dengan trotoar. Tiba-tiba bus tersebut menyerempet seorang ibu yang sedang mengendarai motor, motornya terbalik dan kaki si ibu tertindih motor sementara badannya tengkurep di trotoar jalan. Entah dari mana datangnya, tiba-tiba bermunculan anak remaja tanggung yang jumlahnya sekitar 15 an, mereka terlihat seperti preman-preman yang kemudian berteriak-teriak menyuruh bus berhenti sambil memukul mukul bus tersebut dan menghadang di depannya. Wajah mereka begitu beringas. Namun akhirnya masalah dapat diselesaikan oleh petugas patroli. Keadaan ekonomi yang kurang dan pendidikan yang rendah dapat membuat seseorang melakukan sesuatu kebrutalan tanpa pikir panjang. Itulah yang sering terjadi di negara kita saat ini. Banyak orang yang mempunyai hobby baru yaitu merusak, menyerang, membunuh dan menghancurkan. Kitab Suci sendiri sudah menubuatkan bahwa keadaan manusia pada akhir zaman itu tidak dapat mengekang diri, garang, tidak berpikir panjang dan lebih menuruti hawa nafsu daripada menuruti Allah (2 Tim 3:1-4) Lalu bagaimana dengan kita sebagai pengikut Yesus? Apakah kita termasuk dalam bilangan orang-orang yang seperti dinubuatkan tersebut? Sering secara tidak sadar perkataan kita menyakiti orang banyak, tatapan mata sinis kita telah menyinggung perasaan orang lain. Kalau bisa kita tanyakan kepada suami, istri, anak-anak, orang tua dan sahabat, sudah berapa sering kita menyakiti dan mengecewakan mereka? Mungkin sudah terlalu banyak sampai pasangan kita sudah terlalu muak dan ingin meninggalkan kita. Atau anak-anak menjadi takut setiap kali papa pulang, karena sudah terlalu sering disakiti olehnya. Marilah kita menyadari bahwa setiap pribadi yang hadir dalam hidup kita adalah hadiah Tuhan yang terindah untuk kita. Mungkin ia terlalu menjengkelkan buat kita, tetapi orang tersebut tetap hadiah terindah dari Tuhan untuk kita. Mulailah untuk mengampuni dan menerima keberadaannya sebagaimana Tuhan menerima kita apa adanya, maka Tuhan akan ubahkan dia menjadi berkat bagi hidup kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, ada begitu banyak orang yang kehilangan cinta dan perhatian dari orang-orang yang dikasihinya, sehingga membawa dampak negatif bagi kepribadiannya. Akupun menyadari bahwa ada sisi gelap dalam hidupku di masa lalu, yang membuat karakterku seperti sekarang ini, sehingga kehadiranku sering menjadi batu sandungan bagi orang lain. Masuklah dalam hatiku, dan selidikilah batinku. Hancurkan semua luka batin, dendam, akar kepahitan yang selama ini mengikat aku. Pulihkan hatiku, sehingga kehadiranku sungguh dinantikan oleh suami, istri, anak-anak, orang tua dan orang lain. Yesus, jadikan hatiku seperti hati-Mu, hati yang penuh cinta dan pengampunan. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 12 Oktober 2025 - Pertobatan, pengampunan dan perubahan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 11, 2025 3:50


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 12 Oktober 2025Bacaan: "Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya. la berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek." (Lukas 19:2-3)Renungan: Apa yang kita ketahui tentang Zakheus? Pasti yang kita ingat, dia orangnya pendek, pemungut cukai, tukang korupsi, jahat karena suka memeras orang. Sekalipun banyak orang menilai Zakheus negatif, namun Yesus melihat bahwa ada kemurnian di dalam hati Zakheus untuk bertemu dengan-Nya. Itulah sebabnya Zakheus tidak peduli pada orang lain ketika mereka tidak memberinya kesempatan. Mungkin semua mata memandang sinis kepadanya, tetapi dia tidak peduli. Oleh sebab kemurnian hatinya, Yesus memberikan respon. Kemurnian hati Zakheus terbukti dengan ia mau memberikan segala-galanya bagi orang miskin dan orang-orang yang diperasnya. Kemurnian hatinya membawanya pada pertobatan yang benar. Mari kita belajar memandang dan menilai orang lain seperti Yesus memandang dan menilai Zakheus. Ingat Zakheus bukan lagi ingat soal pemungut cukainya, tetapi ingat kemurnian hatinya. Saat kita ingat seorang yang pernah menyakiti kita, bukan lagi mengingat kesalahannya melainkan ingatlah kebutuhannya untuk diampuni oleh kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku kalau selama ini aku selalu mudah berpikir yang negatif tentang orang lain. Bantulah aku untuk mengubah cara berpikir dan cara pandangku menjadi cara berpikir dan cara pandang-Mu sendiri yang positif, sehingga melalui penilaianku yang positif terhadap seseorang, mampu menjadikannya pribadi yang baik di mataku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 9 Oktober 2025 - Mendekat dalam doa untuk lebih mendengar suaraNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 8, 2025 6:02


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 9 Oktober 2025Bacaan: "Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa." (1 Petrus 4:7b)Renungan: Ada seorang anak muda yang bersahabat akrab dengan seorang pengkhotbah tua. Suatu hari, anak muda ini kehilangan pekerjaannya dan tidak tahu lagi harus berbuat apa. Akhirnya, dia memutuskan untuk mencari si pengkhotbah tua itu. Ketika berada di ruang belajar si pengkhotbah, si pemuda ini berteriak-teriak tentang problem hidupnya. Akhirnya dengan kalap dia mengepal-ngepalkan tinjunya, sambil berteriak, "Saya memohon Tuhan agar menolong saya. Tapi hai pengkhotbah, mengapa Dia tidak menjawab saya?" Si pengkhotbah tua itu pergi ke ruang lain dan duduk di sana. Lalu dia berbicara sesuatu dan menanti jawaban si pemuda. Tentu saja si pemuda itu tidak mendengarkan dengan jelas, sehingga dia ikut-ikutan pindah ruangan. "Apa sih katamu?" tanya si pemuda penasaran. Si pengkhotbah itu mengulangi kata-katanya dengan perlahan sekali, seperti sedang bergumam sendiri. Tetapi si pemuda belum menangkap bisikan si pengkhotbah. Dia terus mendekati si pengkhotbah tua ini dan duduk di bangku sebelahnya. Si pemuda itu lagi-lagi bertanya, "Apa katamu? maaf, saya tadi belum mendengarnya." Dengan lembut, si pengkhotbah memegang pundak si pemuda, "Saudaraku, Allah kadang-kadang berbisik, jadi kita perlu lebih dekat menghampiri-Nya, agar dapat mendengar Dia dengan lebih jelas lagi. Si pemuda itu tertegun dan akhirnya dia mengerti. Kita seringkali menginginkan jawaban Tuhan bak petir yang menggelegar di udara dan sekaligus meneriakkan jawaban dari-Nya. Tetapi Allah sering diam, kadang Dia bicara dengan lembut, bahkan berbisik. Hanya dengan satu alasan: agar kita mau menghampiri takhta kemuliaan-Nya dan lebih dekat kepada-Nya. Setelah kita berada di dekat-Nya, kita baru bisa mendengar jawaban Tuhan dengan jelas. Indah sekali untuk mengetahui bahwa kita melakukan sesuatu yang tepat, pada waktu yang tepat, di tempat yang tepat, dengan cara yang tepat dan bersama orang-orang yang tepat. Itulah yang terjadi apabila hidup kita dipimpin oleh Roh Kudus. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur punya Allah seperti Engkau. Allah yang begitu dekat di hatiku. Ajarilah aku untuk senantiasa mempercayai-Mu. Yesus, jadikanlah hatiku seperti hatimu, hati yang senantiasa tenang dalam menghadapi setiap pergumulan hidupku, karena aku tahu Engkau selalu ada untukku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 18 September 2025 - Ada hal baik di setiap peristiwa

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 17, 2025 4:57


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 18 September 2025Bacaan "Pada hari mujur bergembiratah, tetapi pada hari malang ingatiah, bahwa hari malang Inipun dijadikan Allah seperti juga hari mujur, supaya manusia tidak dapat menemukan sesuatu mengenai masa depannya." (Pengkhotbah 7:14)Renungan Susi gadis kecil berusia 8 tahun sangat gembira karena di akhir pekan ini ia dan ayahnya akan pergi memancing seharian. Ketika mereka akan berangkat, tiba-tiba hujan turun dengan derasnya. Susi pun gelisah dan kecewa. Ayahnya berkata, "Nak, kamu mengerti betapa pentingnya hujan hari ini bagi para petani dan pemilik perkebunan untuk tanaman mereka." Namun penjelasan itu tidak dapat menenangkan hatinya. Pukul 3 siang hujan baru berhenti dan susi mengajak ayahnya untuk pergi memancing. Tidak disangka bahwa mereka akhirnya memperoleh hasil yang sangat banyak. Seseorang di danau menjelaskan bahwa hujan yang disertai angin kencang memang menguntungkan bagi para pemancing. Sesampai di rumah ikanpun digoreng. Saat akan makan, Susi diminta untuk memimpin doa makan. Di akhir doa ia berkata. "....dan Tuhan, kalau tadi aku marah-marah, itu karena aku tidak dapat melihat cukup jauh ke depan akan rencana-Mu. Amin." Kita memang tidak memiliki kemampuan untuk melihat apa yang akan terjadi jauh di depan, karena kita penuh dengan keterbatasan. Keterbatasan itu membuat kita datang pada Tuhan, sebagai pribadi yang mampu memberi masa depan yang cerah. Tuhan mampu mengubah sesuatu hal yang kita anggap sebagai kemalangan dan berpotensi memperburuk masa depan menjadi kemujuran bagi kita. Pengalaman yang baik dan buruk Tuhan pakai untuk membentuk kita menemukan satu pelajaran yang hebat sehingga semakin hari kita semakin kuat dan dewasa. Di sisi lain Allah mau memakai pengalaman hidup kita untuk dibagikan sehingga membangun saudara seiman. Biarlah hari ini kita belajar untuk memandang segala sesuatu secara positif, karena itu akan memberi perbedaan dalam hidup kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, ada banyak peristiwa dalam hidupku yang terjadi tidak sesuai dengan yang aku harapkan. Hal itu seringkali membuat aku kecewa dan menyalahkan Engkau. Terkadang aku menjadi Tuhan untuk diriku sendiri, dengan mengatur Engkau agar kehendakku yang terjadi dan bukan kehendak Mu. Itulah yang membuat pada akhirnya aku kecewa ketika apa yang kuharapkan tidak terjadi sesuai dengan keinginanku. Kini aku sadar bahwa Engkau adalah Allahku. Engkau mengetahui yang terbaik untuk hidupku. Kini kuserahkan semua rencana untuk masa sekarang dan masa depanku. Berjalanlah dalam setiap rencanaku Tuhan, biar kehendak-Mu yang terjadi dalam hidupku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 16 September 2025 - Tetap melakukan kebaikan kepada sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 15, 2025 5:12


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 16 September 2025Bacaan: "Apapun juga yang kamu perbuat perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia." (Kolose 3:23)Renungan Apakah kita pernah terluka karena orang yang mengaku sangat mencintai kita, tetapi diam diam ternyata mencintai orang lain? Cinta dan kebaikan kita kepadanya diabaikan begitu saja dan kita dicampakkannya. Apakah kita pernah terluka karena orang-orang kepercayaan kita, yang diperjuangkan mati-matian agar mendapatkan posisi yang lebih baik dan taraf hidup yang meningkat, ternyata mengkhianati dan menjelek-jelekkan kita di belakang? Apakah kita pernah terluka karena sahabat-sahabat kita yang kelihatannya sangat mendukung dan berpihak kepada kita, namun mereka menusuk dari belakang dan menjatuhkan kita? Apakah kita pernah terluka, karena anak yang kita besarkan dengan kasih sayang dan pengorbanan, setelah dewasa tidak mempedulikan kita sebagai orang tuanya?Apakah kita pernah terluka pada orang-orang yang kita percaya untuk mencurahkan isi hati kita, namun mereka membeberkan rahasia tersebut kepada orang lain? Apakah kita pernah terluka karena orang-orang yang selalu menerima pertolongan dan pemberian dari kita, ternyata sering menggosipkan serta menjelekkan kita? Apakah kita pernah terluka karena orang-orang yang di depan berlaku manis, taat, hormat dan berpihak pada kita, ternyata mencemoohkan kita di belakang? Mungkin pernah terbersit penyesalan di dalam hati, untuk apa lagi berbuat baik kepada mereka yang munafik, yang ternyata tidak tulus mengasihi dan bersahabat dengan kita. Hari ini Firman Tuhan mengingatkan kita untuk tetap terus melakukan kebaikan kepada semua orang. Itulah ciri pengikut Yesus, senantiasa menebar kasih walau di tanah berbatu-batu yang tidak ada harapan untuk bertumbuh. Yesus sudah menerima kita apa adanya, kini terimalah orang lain apa adanya. Tuhan Yesus memberkatiDoa:Tuhan Yesus, perbaharuilah kasihku agar aku dapat bersikap tulus terhadap orang lain sekalipun mereka mengecewakan dan menyakitiku. Jangan biarkan kasihku pudar karena perilaku mereka yang tidak sesuai dengan harapanku. Engkau sudah mau menerima aku apa adanya dengan segala kekuranganku, maka ajarilah aku menerima orang lain apa adanya dengan segala kelebihan dan kekurangan mereka. Tugasku hanya menebar kasih dengan tulus, dan Engkau yang akan menumbuhkannya. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 22 Agustus 2025 - Berdoa dan Baca FirmanNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 21, 2025 6:32


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 22 Agustus 2025Bacaan: "Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair." (Mazmur 63:2)Renungan: Sebuah hotel di satu negara memperkenalkan makan prasmanan expres. Kita dapat makan sepuasnya selama 30 menit dengan hanya membayar setengah harga. Setelah mencobanya seorang pengunjung memberikan kesannya, "Sopan santunku hilang, aku menjejali mulutku dengan lebih banyak makanan. Kesopananku lenyap, dan aku kehilangan nafsu makan sepanjang hari, sakit sekali rasanya dadaku." Kadang-kadang kita dalam berdoa dan membaca firman Tuhan sama seperti makan prasmanan ekspres. Kita berdoa secepat mungkin, membaca dan merenungkan firman Tuhan secepat mungkin dan kemudian beertanya-tanya mengapa kita tidak banyak mempelajari apa yang kita renungkan. Seperti halnya makanan jasmani, makanan rohani juga perlu kita kunyah. Bagi kita yang sudah lama mengikuti Yesus, kita mempunyai kecenderungan untuk membaca secara cepat bagian firman Tuhan yang telah sering kita baca. Akhirnya kita kehilangan dan tidak menemukan apa yang dimaksudkan Allah dalam firman itu, sehingga tidak ada sesuatu yang baru yang kita dapatkan dari permenungan tersebut.Daud punya kerinduan yang benar ketika ia menuliskan Mazmur 119:15, "Aku hendak merenungkan titah-titah-Mu dan mengamat-amati jalan-jalanMu." Itulah cara yang tepat memperlakukan firman Tuhan, yaitu dengan menyediakan waktu untuk merenungkannya dan melakukannya dalam hidup sehari-hari. Marilah kita berdoa dan membaca serta merenungkan firman Tuhan jangan seperti seolah-olah kita menikmati makanan prasmanan ekspres. Hanya dengan berdoa dan meluangkan waktu untuk merenungkan firman Tuhan tanpa tergesa-gesa, kita akan mendapatkan apa yang paling berharga untuk kesejahteraan rohani kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur atas kesempatan untuk berdoa dan membaca firman-Mu dalam tiap kesempatan. Itu adalah saat yang sangat menggembirakan dan selalu dinanti-nantikan oleh Engkau. Karena pada saat itu Engkau mempunyai kesempatan untuk menatapku, berbincang-bincang denganku, tersenyum padaku, menangis bersamaku, memelukku dan memberkatiku. Namun seringkali aku menyia-nyiakan waktu untuk bersama-Mu itu dengan tergesa-gesa, sehingga aku tidak pernah memuaskan keinginan-Mu untuk diam dan mendengarkan diri-Mu. Utuslah Roh-Mu untuk mengubah hatiku, agar aku dapat meluangkan waktuku dengan cukup untuk berdoa dan membaca serta merenungkan firman-Mu, sehingga aku memperoleh pertumbuhan rohani yang sehat. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 18 Agustus 2025 - Lantunkan Kidung Pujian yang memberi Berkat dan Harapan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 18, 2025 6:10


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 18 Agustus 2025Bacaan: "Dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur kidung puji- pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati. (Efesus 5:19)Renungan: Suatu ketika ada seseorang yang sedang menunggu operasi bypass jantung. Ia mengetahui banyak orang meninggal ketika menjalani operasi ini. Ketika ia memikirkan tentang hal-hal buruk yang mungkin terjadi, ia merasa Ketakutan dan kesepian. Lalu seorang petugas rumah sakit masuk ke kamar untuk membawanya ke ruang operasi. Sambil mendorong ranjang si pasien, sang petugas muda tersebut menyenandungkan lagu rohani hymne Iriandia kuno, "Kaulah ya Tuhan, surya hidupku. Asal Kau ada, yang lain tak perlu. Siang dan malam Engkau kukenang. Di hadira-tMu jiwaku tenang." Senandung ini mengingatkan si pasien tentang padang rumput hijau dan reruntuhan batu kuno di Irlandia tempat kelahirannya. Hymne tersebut memenuhi jiwanya seperti angin segar dari kampung halaman. Setelah tiba di luar ruang operasi, si pasien mengucapkan terima kasih kepada si petugas karena telah menyenandungkan hymne tersebut. Lalu la berkata kepada petugas muda tersebut. "Allah telah memakaimu hari ini untuk melepaskanku dari ketakutan dan menyegarkan jiwaku." Si petugas muda bertanya padanya, "Apa yang telah kulakukan?" Pasien tersebut menjawab, "Senandungmu mendekatkanku kepada Allah sehingga aku tidak takut untuk dioperasi bypass jantung hari ini." Pernahkah kita merasa khawatir, cemas, takut, gelisah dan kemudian kita menyanyikan sebuah lagu rohani dan hati kita menjadi lega dan sukacita? Itulah salah satu cara Tuhan memulihkan jiwa kita melalui lagu pujian. Kalau hari ini kita melihat orang-orang yang kita kenal sedang bersusah hati, senandungkanlah salah satu lagu rohani dengan penuh ketulusan hati, maka kuasa Allah akan mengalir melalui suara dan lagu kita. Sehingga kalau kita pernah mengalami sukacita karenanya, maka orang lain akan mengalaminya. Marilah kita mulai melayani Tuhan dengan kidung pujian yang keluar dari mulut kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah bertakhta di atas puji-pujian. Mampukan aku untuk senantiasa menyenandungkan lagu rohani setiap saat, sehingga kuasa-Mu dapat mengalir secara penuh untuk menguduskan diriku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 5 Agustus 2025 - Teguran yang menyadarkan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 4, 2025 7:09


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 5 Agustus 2025Bacaan: "Karena Tuhan memberi ajaran kepada yang dikasihi Nya, seperti ayah kepada anak yang disayangi." (Amsal 3:12)Renungan: Orang tua di dunia ini tidak satupun yang menginginkan anak-anaknya menjadi orang yang gagal atau menderita di kemudian hari. Semuanya berharap anak-anaknya menjadi orang yang berhasil dalam studi, karir dan juga rumah tangga. Itulah sebabnya orang tua selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya, bahkan mereka pun rela mengorbankan apa saja demi anak. Kasih, perhatian, perlindungan dan terkadang juga teguran diberikan orang tua kepada anak. Dalam kehidupan rohani, Tuhan pun bertindak demikian. Di satu sisi Tuhan senantiasa melimpahkan kasih, kemurahan, pemeliharaan, penyertaan dan pertolongan kepada kita; di sisi lain Dia juga akan memberikan teguran atau hajaran kepada kita bila kita melakukan pelanggaran atau dosa di hadapan-Nya. Tujuan teguran itu adalah agar kita menjadi jera dan tidak lagi mengulangi kesalahan sehingga kita dapat bertumbuh ke arah yang benar sesuai dengan kehendak-Nya. Teguran Tuhan kepada kita terkadang dapat berupa masalah atau persoalan: sakit penyakit, krisis keuangan, masalah keluarga dan sebagainya. Tuhan mengizinkan hal itu terjadi agar kita segera menyadari kesalahan dan berbalik ke jalan-Nya yang benar. Oleh karena itu, "...janganlah engkau menolak didikan Tuhan dan janganlah engkau bosan akan peringatanNya." (Amsal 3:11). Daud pernah melakukan pelanggaran besar di hadapan Tuhan. Ia berzinah dengan Batsyeba. Kemudian Tuhan memakai Natan untuk menegur Daud. Akhirnya Daud pun menyesal dan bertobat. Natanpun berkata kepada Daud: "Tuhan telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati. Walaupun demikian, karena engkau dengan perbuatan ini telah sangat menistai Tuhan, pastilah anak yang lahir bagimu itu akan mati." (2 Samuel 12:13-14). Kunci utama ketika kita menerima teguran dari Tuhan adalah bertobat. Pengakuan diri bahwa kita telah melakukan dosa di hadapan Tuhan itu sangat penting, dan itu adalah kunci untuk mengalami pemulihan dan berkat dari Tuhan. Jadi bila kita mendapat teguran dari Tuhan, jangan menjadi kecewa atau marah. Ini artinya Tuhan sangat mengasihi kita, "Jika kamu harus menanggung ganjaran: Allah memperlakukan kamu sebagai anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya?" (Ibrani 12:7). Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih atas peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam hidupku, baik yang menyenangkan maupun yang menyedihkan. Aku bersyukur karena Engkau mengangkat aku sebagai anak-Mu. Kini aku menyadari bahwa sebagai seorang anak, aku harus senantiasa taat dan setia pada-Mu. Engkau tidak menghendaki aku jauh dan lari dari jalan-Mu. Maka terkadang ada hal-hal yang mungkin tidak kusukai terjadi dalam hidupku, yang kupercaya itu adalah teguran-Mu untukku agar aku tidak salah dalam melangkah. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 4 Juli 2025 - Surga di sekitar kita

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 4, 2025 4:26


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 4 Juli 2025Bacaan: "..sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu." (Lukas 17:21)Renungan: Pada suatu hari ada seorang hamba Tuhan berkhotbah tantang Kerajaan Sorga. Keesokan harinya seorang anggota gerejanya yang kaya raya menemui dia danberkata, "Pak, bapak telah menyampaikan khotbah yang sangat indah tentang sorga, namun tidak mengatakan di mana sorga itu." Hamba Tuhan itu menjawab, "Saya baru saja tiba dari bukit di sebelah sana. Di sana ada seorang anggota gereja yang sangat miskin. Dia sakit dan terbaring di tempat tidur tanpa sanak keluarga. Jikalau andamau pergi ke sana dan mencukupkan kebutuhannya sambil mengatakan, 'Saudaraku, di dalam nama Yesus aku datang untuk mencukupkan kebutuhanmu,' maka anda akan melihat sorga itu. Dan jika anda membaca Mazmur 23 serta berlutut dan berdoa maka anda akan melihat sorga itu. Jika anda tidak melihat sorga itu, maka saya akan mengganti ongkos perjalanan anda." Keesokan harinya orang kaya itumemberitahukan hasilnya ketika melakukan nasihat hamba Tuhan itu. Pada waktu kita menolong orang membutuhkan pertolongan oleh sebab didasari kasih Tuhan, maka suasana sorga itu akan turun di tengah-tengah kita. Hari ini siapakah orang yang akan kita tolong? Mungkin sudah lama kita tidak duduk makan bersama keluarga, atau kita selalu makan bersama tetapi kita asik dengan hand phone kita sehingga tidak ada percakapan yang menyejukkan. Mungkin sebagai seorang istri sudah lama kita tidak menyediakan minum secara pribadi untuk suami. Mungkin sebagai suami sudah lama tidak memberi ciuman di kening istri. Mungkin sebagai anak sudah lama tidak duduk diam mendengarkan orang tua bercerita mengenai hari-hari mereka di masa tuanya. Mungkin sebagai majikan sudah lama tidak ada perkataan menyejukkan keluar dari mulut kita terhadap pembantu atau supir. Itulah sepotong surga yang selama ini mungkin kita abaikan. Marilah hari ini kita luangkan sedikit waktu untuk memberi perhatian lebih pada orang-orang yang ada di sekitar kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, bantulah aku, agar aku mau meluangkan sedikit waktuku untuk memberi perhatian lebih pada orang-orang di sekitarku. Semoga dengan perhatianku ini, aku dapat mengembalikan sepotong surga yang selama ini terhilang dari orang-orang di sekitarku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 24 Juni 2025 - Setia mengikuti Tuhan dan berbuah didalamNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 24, 2025 5:26


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 24 Juni 2025Bacaan: "Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera." (Yesaya 32:17a)Renungan: Beberapa tahun lalu saat membimbing retret anak-anak muda, seorang bapak yang membantu mengiringi dengan permainan keyboardnya menceritakan pengalaman hidupnya pada saya. la bercerita bahwa dulu ia seorang yang jauh dari Tuhan dan terjerat narkoba. la merasa heran karena ketika ia jauh dari Tuhan, ia diberkati dengan berkat jasmani yang melimpah. Akan tetapi pada satu waktu semuanya habis. Itulah awal dari pertobatannya. Ia pada akhirnya mengalami hidup baru dalam Tuhan. la mulai aktif melayani Tuhan dengan permainan keyboardnya dalam setiap persekutuan doa atau Perayaan Ekaristi. la mengatakan bahwa sejak melayani Tuhan hidupnya hanya pas-pasan saja, tetapi ia penuh sukacita. la berdoa agar Tuhan memberikan berkat melimpah dalam hidupnya seperti dulu, tetapi ternyata Tuhan hanya memberikan berkat yang pas, namun selalu ada saat dibutuhkan. Melihat hal itu ia mengubah doanya kepada Tuhan, "Tuhan Yesus, kalau hidupku berkelimpahan berkat tapi jika pada akhirnya membawa aku jauh dari-Mu seperti dulu, biarkanlah aku hidup seperti saat ini saja, walau pas-pasan tetapi hatiku penuh sukacita untuk melayani Engkau." Ketika seseorang berjumpa secara pribadi dengan Yesus, maka pasti akan ada perubahan di dalam hidupnya. Karena kehadiran Yesus mampu mengubah segala sesuatu yang negatif dalam diri kita menjadi yang positif. Banyak orang sudah lama mengenal Yesus tetapi hidup mereka tidak pernah berubah, hal ini menunjukkan bahwa mereka belum sepenuhnya membiarkan Yesus menguasai hatinya. Jika saat ini hidup kita mau diubahkan oleh Yesus, buka hati kita dan terimalah la menjadi Tuhan dan juruselamat di dalam hidup kita secara utuh dan biarkan Dia yang menguasai dan mengatur hidup kita, maka hidup kita akan berbuah dan menjadi berkat bagi banyak orang. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, arahkanlah hatiku selalu pada-Mu, sehingga aku tetap setia mengikuti Engkau dalam suka dan duka. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 4 Juni 2025 - Percaya dan bersandar kepadaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 3, 2025 5:04


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 4 Juni 2025Bacaan: "Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri." (Amsal 3:5) Renungan: Setelah sembuh dari kusta yang dideritanya, Naaman dan pasukannya segera berangkat dari Sungai Yordan untuk menemui Elisa. Sebagai ucapan syukur atas kesembuhan yang diterimanya, Naaman ingin mempersembahkan sesuatu kepada Elisa, namun Elisa menolaknya. Naaman mencoba mendesak agar Elisa menerima persembahannya, namun semua usahanya sia-sia. Elisa adalah abdi Allah berhati lurus, yang tidak mencari keuntungan materi dari karunia rohani yang Tuhan berikan kepadanya. Elisa mengerti bahwa pelayanannya yang disertai oleh tanda-tanda mujizat bukan untuk diperdagangkan. la merasa tidak layak mendapatkan untung dari apa yang Tuhan lakukan melalui pelayanannya. Ketika Gehazi mengetahui bahwa Elisa menolak semua pemberian Naaman, ia membiarkan pikirannya dipengaruhi oleh keinginan daging. Gehazi menafsirkan pikiran Elisa menurut versinya, "Sesungguhnya tuanku terlalu menyegani Naaman, orang Aram ini, dengan tidak menerima persembahan yang dibawanya. Demi TUHAN yang hidup, sesungguhnya aku akan berlari mengejar dia dan akan menerima sesuatu dari padanya." la lalu memutuskan untuk mengejar Naaman. Apa yang dipikirkan Gehazi berasal dari keinginan dagingnya semata. Dengan memakai istilah yang rohani, "Demi Tuhan yang hidup, "Gehazi ingin meraup keuntungan untuk memuaskan kedagingannya. Menjalani hidup dengan memakai pengertian sendiri dapat membuat kita menjauh dari rencana dan kehendak Tuhan. Kita seringkali terjebak di dalam melangkah atau mengambil keputusan karena kita diperhadapkan oleh suatu keuntungan yang sudah sangat dekat dengan kita. Begitu dekatnya kita dengan keuntungan itu, sehingga kita tanpa sadar berpikir bahwa tanpa pertolongan Tuhan pun kita sudah dapat meraih dan memperolehnya. Kita mulai meninggalkan Tuhan di belakang kita beserta dengan segala rencana, tuntunan dan kehendak-Nya. Kita melangkah maju sendirian dengan menggunakan pikiran kita yang sudah tercemar oleh keserakahan dunia ini. Itulah yang terjadi dengan Gehazi, dan sangat mungkin juga sedang terjadi dengan kita saat ini. Adakah kita sudah meninggalkan Tuhan dengan rencana-Nya yang indah buat hidup kita? Kembalilah kepada-Nya, jangan bersandar kepada pengertian kita sendiri! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus yang baik, biarlah Roh-Mu memimpinku setiap hari, sehingga segala keputusan dan jalanku tidak menyimpang dari kehendak-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 25 April 2025 - Bijak dalam membuat keputusan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 24, 2025 6:08


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 25 April 2025Bacaan: "Kemudian TUHAN menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari TUHAN, dari langit; dan ditunggangbalikkan-Nyalah kota-kota itu dan Lembah Yordan dan semua penduduk kota-kota serta tumbuh-tumbuhan di tanah. Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam." (Kejadian 19:24-26 ) Renungan: Sebelum peristiwa penunggangbalikan Sodom dan Gomora, Lot adalah orang kaya. Salah satu bentuk kekayaannya adalah ternak. Pasti butuh banyak air dan rumput untuk ternaknya. Itulah sebabnya dia tidak bisa lagi tinggal bersama dengan Abram yang mempunyai banyak ternak juga. Kalau tinggal bersama, yang ada hanya perkelahian antar gembala mereka untuk memperebutkan sumur dan padang rumput. Oleh sebab itu, mereka pun memutuskan untuk berpisah dengan damai. Bermodalkan harta yang banyak, Lot yang diberi kesempatan untuk memilih tempat lebih dulu, memilih daerah di Lembah Yordan. Suatu pilihan yang bijak menurut manusia, karena Lembah Yordan adalah tempat yang banyak air dan tentu banyak rumput. Cocok untuk bisnis peternakan. Namun, satu hal yang dilupakan Lot, dia tidak memerhatikan masalah kerohanian. Dia tidak menyadari bahwa di Lembah Yordan ada kota maksiat, yaitu Sodom dan Gomora. Kemaksiatan kota itu adalah dalam bentuk pesta pora dan homoseks. Inilah yang sebetulnya menjadi kunci mengapa Lot keluar dari sana dengan tangan kosong. Sebenarnya, banyak waktu yang dimiliki Lot untuk meninggalkan daerah itu. Alkitab menyebutkan bahwa setiap hari Lot bertahan untuk hidup benar sekalipun pengaruh lingkungan begitu kuat (2 Ptr 2:7-8). Namun, Lot tidak segera bertindak. Dia tetap berbisnis di situ. Lot sekarang berada di dalam bahaya besar, bukan saja pengaruh perbuatan dosa orang-orang Sodom dan Gomora, tetapi juga karena Tuhan hendak menghujani kota-kota tersebut dengan belerang dan api. Namun, Tuhan mengasihi Lot yang disebut sebagai orang benar itu. Dengan mengirimkan malaikat-Nya, Tuhan menyelamatkan Lot dan keluarganya. Tuhan sayang kepada Lot dan keluarganya, tetapi tidak dengan kekayaannya. Lot dan keluarganya diizinkan keluar dari Lembah Yordan tanpa sempat menyelamatkan kekayaannya. Kekayaan Lot tinggal kedua anak perempuannya setelah istrinya pun harus menjadi tiang garam karena ketidakpercayaan dan ketidaktaatan kepada firman Tuhan. Dalam dunia bisnis bisa dikatakan bahwa Lot mengalami pailit. Masuk dengan tangan penuh, keluar dengan tangan kosong. Jika kita sekarang berbisnis, jangan pernah meninggalkan masalah kerohanian dalam memutuskan sesuatu. Bahkan, ketika kesempatan sudah ada di depan mata, perhitungkan juga apakah itu akan membuat kerohanian kita meningkat atau tidak. Ingat, tidak semua yang baik dan menguntungkan menurut pandangan mata adalah benar seperti itu. Jangan membahayakan diri dengan bermain di tempat atau dengan orang-orang yang tidak berkenan di hadapan Tuhan. Jangan sampai kita bangkrut di kemudian hari hanya karena kita salah memilih. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat untuk memilih apa yang akan aku kerjakan, sebab mataku sangat terbatas untuk mengetahui apakah pilihanku itu baik atau tidak bagi rohaniku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 23 April 2025 - Memiliki hati yang lapang untuk mengalahkan sakit hati

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 22, 2025 8:21


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 23 April 2025Bacaan: "Kasihanilah aku, ya TUHAN, sebab aku merasa sesak; karena sakit hati mengidaplah mataku, meranalah jiwa dan tubuhku." (Mazmur 31:10)Renungan: Sekitar tahun 60-an ada kisah nyata yang sangat mengerikan yang disebabkan oleh rasa sakit hati. Di New York ada seorang remaja yang melakukan pembunuhan dengan sadis terhadap seorang tua. Saat itu orang tua tersebut sedang duduk santai di sebuah bangku di taman sambil membaca koran. Tiba-tiba seorang remaja berumur 16 tahun mendekatinya, mencabut sebilah pisau pemotong daging yang besar dan menikamkan pada orang tua tersebut sebanyak 130 kali. Ketika polisi menarik remaja itu dari mayat orang tua tersebut, dia masih menikamnya. Polisi menangkapnya dan berusaha mencari tahu apa penyebabnya sehingga remaja ini nekad berbuat jahat seperti itu. Pada saat polisi melakukan interogasi, remaja ini diam sesaat. Akhirnya polisi bertanya kepadanya, "Lihat, siapa orang ini?" Jawabnya, "Aku tak tahu." Polisi bertanya kembali, "Nah, apa yang ia telah perbuat padamu?" "Tidak ada." "Jadi apa maksudmu mendatangi orang yang benar-benar tak kau kenal, yang tak melakukan atau mengatakan apa-apa kepadamu dan kau membunuhnya?" "Huh", dengan masih tak mengerti polisi bertanya lagi, "Mengapa kau lakukan ini?" Remaja itu menjawab, "Kalian betul-betul ingin tahu? Aku mempunyai seorang kakak laki-laki yang benar-benar pandai, seorang atlit besar, tampan dan berbakat, ya pokoknya dia segala-galanya bagi keluarga, sedang aku tidak. Ibuku selalu berkata, 'Mengapa kau tidak menjadi orang yang terkenal seperti kakakmu?' Kakakku selalu menunjukkan diri sebagai orang yang dibanggakan oleh ibuku dan semakin meremehkanku. Aku tahu aku tak memiliki kepandaian atau bakat yang membuatku terkenal. Lalu aku membayangkan, jika aku tak terkenal dengan cara seperti kakakku, aku akan terkenal dengan cara lain. Maka aku memikirkan kemungkinan terburuk yang dapat kulakukan, sebab itu aku keluar dan melakukannya, dan hal seperti inilah yang bisa aku lakukan untuk menjadi terkenal. Setidak-tidaknya ibuku akan mengingatku sekarang." Itulah kisah sakit hati seorang remaja yang karena tidak bisa mengatasi rasa sakit hatinya akhirnya nekad berbuat sesuatu yang mencelakakan orang lain. Mungkin kita pernah atau sedang merasa sakit hati terhadap orang lain, ingatlah, itu akan menghancurkan hidup kita dan bisa mencelakakan orang lain. Pemazmur juga pernah menghadapi hal itu, tetapi ia datang kepada Tuhan untuk mengatasinya. Ada dua hal yang ditulis pemazmur untuk mengatasi rasa sakit hati, yaitu pertama, memohon belas kasih Tuhan. "Kasihanilah aku, ya TUHAN, sebab aku merasa sesak; karena sakit hati mengidaplah mataku, meranalah jiwa dan tubuhku." (Mzm 31:10). Kedua, meyakini bahwa Tuhan akan menolong, "Tetapi aku, kepadaMu aku percaya, ya TUHAN, aku berkata: "Engkaulah Allahku!" (Mzm 31:15). Datanglah kepada Tuhan yang akan mengatasi sakit hati kita! Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, berikanlah aku hati yang lapang untuk menerima kenyataan pahit yang Kau izinkan terjadi menimpaku. Berikanlah juga kemampuan untuk mengalahkan rasa sakit hatiku terhadap orang yang menyakitiku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 19 April 2025 - Terpujilah Yesus, Muliakanlah NamaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 18, 2025 4:22


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 19 April 2025Bacaan: "Sebab anjing-anjing mengerumuni aku, gerombolan penjahat mengepung aku, mereka menusuk tangan dan kakiku." (Mazmur 22:17)Renungan: Seorang penulis Yahudi bernama Klausner berkata bahwa penyaliban adalah kematian yang paling mengerikan dan kejam yang pernah dipikirkan atau ditemukan manusia terhadap sesamanya. Lebih lanjut Klausner menggambarkan hebatnya penderitaan Yesus yang disalib sebagai berikut, "Yesus dipakukan pada salib; pada saat itu Dia sudah berlumuran dengan darah karena pencambukan. Di sana Dia tergantung untuk mati karena lapar, haus dan kepanasan, bahkan tidak bisa membela diri-Nya sendiri dari siksaan nyamuk dan lalat yang hinggap pada tubuhnya yang telanjang, dan pada luka-lukanya yang berdarah." Menurut penelitian, paku yang panjang dipakukan ke pergelangan dan bukan di telapak tangan Yesus. Paku yang dipakukan di pergelangan tangan lebih kuat menahan berat seluruh tubuh karena ditahan oleh tulang-tulang pergelangan tangan, sedangkan kalau dipaku di telapak tangan tidak akan kuat menahan berat seluruh tubuh, karena paku itu akan merobek dan menembus daging di telapak tangan. Yesus adalah Allah yang menjadi manusia dan datang ke dunia dengan tujuan utama: untuk berbicara kepada manusia dan mati bagi dosa manusia. Yesus tahu bahwa Dia harus disalibkan, di mana kedua kaki dan tangan-Nya sudah dinubuatkan oleh pemazmur untuk dipaku. "Sebab anjing-anjing mengerumuni aku, gerombolan penjahat mengepung aku, mereka menusuk tangan dan kakiku." (Mzm 22:17). Kerelaan Yesus untuk dipaku tangan dan kaki-Nya menunjukkan begitu besar kasih-Nya kepada kita. Dia melepaskan begitu banyak hak-Nya, bahkan hak untuk hidup, demi menyelamatkan kita. Karena itu Bapa memberi Dia nama di atas segala nama. "Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama." (Flp 2:9). Muliakanlah nama Yesus, karena Dia layak dimuliakan! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, biarlah segala yang bernafas memuliakan-Mu. Terpujilah nama-Mu di bumi dan di Sorga, karena maut telah Kau kalahkan. Amin. (Dod)

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Housing, Home Ownership, Housing Crisis… and just housing – That's what's on their minds - Perumahan, Kepemilikan Rumah, Krisis Rumah … dan masalah rumah – Itulah yang ada di kepala mereka

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Apr 16, 2025 17:53


From tax breaks to 5 per cent down payments – the major parties have now put their offers to first-time home buyers. - Mulai dari penghapusan pajak hingga uang muka 5 persen - partai-partai besar kini telah mengajukan penawaran mereka kepada para pembeli rumah pertama.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 16 April 2025 - Mengasihi dan Peduli dengan Keluarga

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 15, 2025 6:51


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 16 April 2025Bacaan: "Hormatilah ayahmu dan ibumu, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, supaya lanjut umurmu dan baik keadaanmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu." (Ulangan 5:16) Renungan: Suatu ketika Robertson MC Quilkin mengundurkan diri dari kedudukannya sebagai rektor di Universitas Internasional Columbia dengan alasan merawat isterinya, Muriel, yang sakit alzheimer yaitu gangguan fungsi otak. Muriel sudah seperti bayi, tidak bisa berbuat apa-apa, bahkan untuk makan, mandi dan buang air pun ia harus dibantu. Robertson memutuskan untuk merawat isterinya dengan tangannya sendiri, karena Muriel adalah wanita yang sangat istimewa baginya. Pernah satu kali ketika Robertson membersihkan lantai bekas ompol Muriel dan di luar kesadaran, Muriel malah menyerakkan air seninya sendiri, sehingga Robertson kehilangan kendali emosinya. la menepis tangan Muriel dan memukul betisnya, guna menghentikannya. Setelah itu Robertson menyesal dan berkata dalam hatinya, "Apa gunanya saya memukulnya, walaupun tidak keras, tetapi itu cukup mengejutkannya. Selama 44 tahun kami menikah, saya belum pernah menyentuhnya karena marah, namun kini di saat ia sangat membutuhkan saya, saya memperlakukannya demikian. Ampuni saya, ya Tuhan." Tanpa peduli apakah Muriel mengerti atau tidak, Robertson meminta maaf atas hal yang telah dilakukannya. Pada tanggal 14 Februari 1995, adalah hari istimewa untuk Robertson dan Muriel, karena pada tanggal itu di tahun 1948, Robertson melamar Muriel. Pada hari istimewa itu Robertson memandikan Muriel, lalu menyiapkan makan malam dengan menu kesukaan Muriel. Menjelang tidur ia mencium dan menggenggam tangan Muriel lalu berdoa, "Yesus yang baik, Engkau mengasihi Muriel lebih dari aku mengasihinya, karena itu jagalah kekasih hatiku ini sepanjang malam dan biarlah ia mendengar nyanyian malaikat-Mu. Amin." Pagi harinya, ketika Robertson berolahraga dengan menggunakan sepeda statisnya, Muriel terbangun dari tidurnya. Ia berusaha untuk mengambil posisi yang nyaman, kemudian melempar senyum manis kepada Robertson. Untuk pertama kalinya setelah selama berbulan-bulan Muriel yang tidak pernah berbicara memanggil Robertson dengan suara yang lembut dan bening, "Sayangku ... sayangku ..." Robertson melompat dari sepedanya dan segera memeluk wanita yang sangat dikasihinya itu. "Sayangku, kau benar2 mencintaiku bukan?" tanya Muriel. Setelah melihat anggukan dan senyum di wajah Robertson, Muriel berbisik, "Aku bahagia!" Itulah kata-kata terakhir yang diucapkan Muriel kepada Robertson. Merawat dan membahagiakan orang-orang yang berarti dalam hidup kita adalah suatu ibadah di hadapan Tuhan. Mengurus suami atau isteri yang sudah tak berdaya adalah suatu perbuatan yang mulia. Mengurus ayah/ibu atau mertua adalah tugas seorang anak ataupun menantu. Mengurus kakek atau nenek yang sudah renta dan pikun juga adalah tanggung jawab para cucu. Jangan abaikan mereka yang telah renta, apalagi ketika mereka sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Rawatlah mereka dengan kesabaran dan penuh kasih. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, taruhlah cinta-Mu dalam hatiku, sehingga aku selalu mampu mengasihi dan merawat orang tuaku, pasanganku, anak-anakku yang saat ini kondisinya sedang tidak baik-baik saja . Amin. (Dod).