Podcasts about lebih

  • 1,658PODCASTS
  • 5,085EPISODES
  • 22mAVG DURATION
  • 1DAILY NEW EPISODE
  • Dec 26, 2025LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about lebih

Show all podcasts related to lebih

Latest podcast episodes about lebih

Parenting Podcast
"Lebih Penting dari Fokus: Melatih Regulasi Diri pada Anak Autistik" - oleh Dr. Febri Sidjaja

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Dec 26, 2025 6:11


Seringkali kita menuntut anak autistik untuk fokus, tapi tahukah Moms & Dads bahwa yang lebih penting adalah membantu mereka belajar regulasi diri?

METRO TV
Arus Libur Nataru Mulai Padat, Stasiun Pasar Senen Kebanjiran Penumpang - Headline News Edisi News MetroTV 6964

METRO TV

Play Episode Listen Later Dec 23, 2025 4:06


Memasuki libur Natal dan Tahun Baru, Stasiun Pasar Senen dipadati penumpang. Lebih dari 46 ribu orang diberangkatkan ke berbagai daerah tujuan melalui KAI Daop 1. Sebanyak 39 rangkaian kereta dioperasikan untuk mengantisipasi lonjakan arus penumpang selama Nataru.#Nataru #StasiunPasarSenen #ArusMudik #KeretaApi #LiburNataru #KAI

OM BOB Indonesia
Daerahnya Diterjang Bencana, Kok Malah Pergi Umrah. Mana Yang Lebih Penting, Tanggung jawab Apa Umroh ?| Ep. 2621

OM BOB Indonesia

Play Episode Listen Later Dec 22, 2025 7:35


Menteri dalam negeri Tito Karnavian memberhentikan sementara Bupati Aceh Selatan selama 3 bulan karena pergi umrah saaat wilayahnya diterjang banjir bandang.

METRO TV
Jelang Libur Natal 2025 Stasiun Pasar Senen Mulai Padat - Headline News Edisi News MetroTV 6939

METRO TV

Play Episode Listen Later Dec 20, 2025 3:56


Jelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Stasiun Pasar Senen mulai dipadati oleh calon penumpang. Lebih dari 518 ribu tiket kereta api telah terjual. Untuk mengetahui kondisi terkini, kita terhubung langsung dengan jurnalis Devi Syafira di lokasi. Simak informasi lengkapnya!

Radio Elshinta
LANGKAH KOPERASI DESA MERAH PUTIH MEMBANGUN DESA LEBIH MAJU DAN PENINGKATAN EKONOMI

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Dec 20, 2025 44:32


Program Koperasi Desa Merah Putih, gagasan Presiden Prabowo, hadir untuk membuka peluang usaha dan menguatkan ekonomi desa.Sejauh mana target dan implementasinya? Simak selengkapnya penjelasan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI Yandri Susanto dalam Radio Talk Elshinta bekerja sama dengan Komdigi , Senin, 1 Desember 2025 Pukul 08.00 WIB.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu, hari khusus dalam Adven, 20 Desember 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Dec 19, 2025 9:47


Dibawakan oleh Oliva Ivania dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Yesaya 7: 10-14; Mazmur tg 24: 1-2.3-4ab.5-6; Lukas 1: 26-38.SAAT INKARNASI Renungan kita pada hari ini bertema: Saat Inkarnasi. Kitaselalu merenungkan tema besar Adven ini yaitu persiapan. Selama hari-hari yanglalu renungan kita menampilkan tokoh-tokoh istimewa yang dapat disebut kategorilingkaran dekat, yaitu mereka yang berperan utama untuk membantu persiapan itu. Hari ini bacaan-bacaan liturgis mengantar kita kepadasuatu sisi persiapan inti, yang menampilkan tokoh-tokoh inti yang secaralangsung menjadi instrumen bagi kelahiran Yesus Kristus. Mereka ini bukan lagisebagai lingkaran dekat, tetapi sebagai pelaku utama untuk mewujudkan rencanaBapa yang amat dahsyat dalam sejarah keselamatan, yaitu inkarnasi. Katainkarnasi ini ialah Sabda Allah yang abadi menjadi manusia. Putra Allah sebagaipribadi Tritunggal yang kedua, datang ke dunia yang kita kenal sebagai YesusKristus. Peristiwa inkarnasi itu masuk ke dalam dunia melalui pintuutama, yaitu salam dari surga yang besar dan ajaib. Kebesaran dan keajaibanTuhan mengenai kedatangan Mesias yang sudah dipersiapkan jauh sebelumnya olehpara nabi, melalui pewartaan bacaan-bacaan hari ini mulai terbuka untukditampilkan. Penampilan ini menghadirkan tokoh-tokoh utama, yaitu malaikatagung Gabriel yang membawa kabar suka cita surgawi dari Allah, perawan Mariadari Nazareth di daerah Galilea, dan Yosef, calon suami perawan itu. Merekaadalah pelaku-pelaku utama yang berperan langsung untuk kehadiran Yesus Kristusdi dunia. Kita sedang menuju ke puncak inkarnasi. Hari ini kitaberada di pintu masuk, yaitu mengalami salam suka cita yang disampaikan kepadaMaria, salam itu amat ajaib, dan jawaban Maria yang menjadi ungkapan iman yangbegitu besar. Semua yang terjadi pada pintu inkarnasi ini mengkonfirmasi apayang sudah disampaikan dahulu oleh nabi Yesaya ketika menyampaikan kabar sukacita ini kepada keluarga Daud, bahwa seorang perempuan akan melahirkan Emanuel.Jadi pintu salam yang besar dan ajaib ini memang sudah dirancang dandipersiapkan untuk dibuka sudah sejak lama. Kita hendaknya tidak berada di luar lingkaran sekedarmenyaksikan dan mengagumi saja. Sebaiknya kita masuk dan berada di dalam pintuitu supaya ikut mengalami salam yang besar dan ajaib itu. Lebih bagus lagi,salam yang berbunyi “Tuhan menyertaimu” juga masuk ke dalam diri kitamasing-masing dan keluarga kita. Sungguh luar biasa terjadi inkarnasi, di manaSabda yang kekal itu masuk dan berdiam di dalam kita. Persiapan kita sebenarnyaialah berada pada pintu inkarnasi itu, dan bukan jauh dari situ atau sekedarmenonton.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan maha besar,semoga kami semakin bersuka cita ketika berada dalam persiapan yang sudah amatdekat ini untuk merayakan pesta kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kami. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa...

Pinter Politik
Masterstroke Bencana Jusuf Kalla

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Dec 18, 2025 9:10


Tsunami Aceh 2004 meninggalkan luka yang tak terhapuskan dalam sejarah Indonesia. Lebih dari 230.000 nyawa melayang, infrastruktur hancur total, dan jutaan orang kehilangan tempat tinggal. Namun di tengah kehancuran itu, muncul sosok yang mengubah bencana menjadi masterclass kepemimpinan krisis—Jusuf Kalla.

Ini Koper
#758 The Listening Leader: Memberikan Ruang untuk Berbicara dengan Nyaman

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 18, 2025 6:07


Menjadi seorang Listening Leader bukan sekadar tentang diam saat orang lain berbicara, melainkan sebuah kompetensi strategis yang mengubah dinamika organisasi. Menurut Janie van Hool, Listening Leader adalah pemimpin yang secara aktif menciptakan kondisi di mana orang lain merasa aman secara psikologis untuk berkontribusi. Di tengah era digital yang penuh distraksi, kemampuan untuk benar-benar hadir (presence) menjadi langka namun krusial. Pemimpin jenis ini memahami bahwa mendengarkan adalah fondasi dari kepercayaan; tanpa kemampuan untuk mendengar apa yang tersirat di balik kata-kata—emosi, ketakutan, dan harapan tim—seorang pemimpin akan kehilangan koneksi dengan realitas yang ada di lapangan, yang pada akhirnya menghambat inovasi dan keterlibatan karyawan. Metodologi menjadi Listening Leader menuntut disiplin kognitif yang ketat, dimulai dari kemampuan mendengar diri sendiri (mindfulness) untuk mengelola bias internal yang sering menghakimi. Van Hool memperkenalkan teknik praktis seperti Speaker/Listener Technique untuk memastikan pemahaman yang akurat tanpa interpretasi dini, serta penggunaan "pertanyaan yang berminat" (interested questions) untuk menggali kedalaman percakapan. Lebih jauh lagi, pemimpin ini juga harus terampil dalam aspek penyampaian pesan; mereka menggunakan struktur komunikasi yang jelas (Logos, Ethos, Pathos) dan menguasai dinamika vokal (VAPER: Volume, Articulation, Pitch, Emphasis, Rate) agar diri mereka sendiri layak untuk didengar. Ini mematahkan mitos bahwa mendengarkan adalah aktivitas pasif, melainkan sebuah pertukaran energi yang dinamis dan terencana. Pada akhirnya, dampak dari kepemimpinan yang mendengarkan melampaui kepuasan karyawan semata; ini adalah tentang efisiensi bisnis dan kelincahan organisasi. Ketika pemimpin mendengarkan dengan empati kognitif—memahami perspektif tanpa larut dalam emosi—mereka dapat meredakan resistensi terhadap perubahan dan menavigasi konflik dengan lebih elegan. Listening Leadership berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan strategi perusahaan dengan eksekusi di lapangan. Dengan memvalidasi pengalaman manusia di dalam tim, seorang pemimpin tidak hanya mendapatkan loyalitas, tetapi juga membuka pintu bagi solusi-solusi kreatif yang mungkin terlewatkan dalam budaya kerja yang hanya berfokus pada hierarki dan instruksi satu arah.

Ini Koper
#762 Paradigma Negosiasi Feminin

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 18, 2025 6:19


Negosiasi feminin mendefinisikan ulang paradigma pertukaran kepentingan yang selama ini didominasi oleh gaya agresif dan kompetitif yang sering disebut sebagai model "Alpha". Alih-alih memandang meja perundingan sebagai medan tempur untuk mendominasi lawan, pendekatan ini mengedepankan kecerdasan emosional, empati, dan kolaborasi sebagai kekuatan strategis utama. Dengan fokus pada pembangunan hubungan jangka panjang dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan mitra tutur, negosiasi feminin mengubah transaksi yang awalnya terasa dingin dan mekanis menjadi sebuah dialog yang transformatif dan manusiawi. Merujuk pada prinsip yang dikembangkan oleh Cindy Watson, inti dari strategi ini adalah upaya untuk beralih dari mentalitas kelangkaan menuju mentalitas kelimpahan, di mana tujuannya adalah memperbesar nilai bersama daripada sekadar berebut sumber daya yang terbatas. Melalui praktik radical curiosity dan pendengaran aktif, seorang negosiator mampu menggali motivasi fundamental di balik tuntutan lahiriah, sehingga solusi kreatif yang bersifat win-win dapat tercipta secara organik. Intuisi dan fleksibilitas juga berperan krusial dalam menavigasi kebuntuan, memungkinkan terciptanya kesepakatan inovatif yang tidak hanya adil secara logika, tetapi juga kokoh secara relasional. Lebih jauh lagi, negosiasi feminin berfungsi sebagai instrumen inklusi sosial yang efektif dalam meruntuhkan bias gender serta hambatan struktural yang sering kali membungkam kelompok marginal. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai seperti transparansi dan penghargaan terhadap perbedaan, pendekatan ini menciptakan ruang bagi setiap suara untuk memiliki resonansi di meja perundingan. Pada akhirnya, keberhasilan sejati dalam negosiasi feminin tidak lagi diukur dari kemenangan sepihak atas orang lain, melainkan dari terciptanya harmoni dan manfaat kolektif yang berkelanjutan, baik dalam konteks profesional maupun kehidupan pribadi.

Podcast Jurnal Lembu

Mengikuti diskusi buku Can I Talk To You? bersama Kania Annisa menjadi sebuah pengalaman batin yang tak saya duga akan begitu mengguncang. Saya datang sebagai peserta diskusi, tetapi pulang sebagai seseorang yang disentuh di ruang terdalam hatinya. Ada banyak momen hening yang terasa ramai—ramai oleh emosi, ingatan, dan keberanian untuk jujur pada diri sendiri.Salah satu momen yang paling mengharukan adalah pelukan hangat yang terjadi di ruang diskusi itu. Pelukan sederhana, namun sarat makna. Saat itu, air mata saya hampir tumpah. Saya berusaha menahannya, tertawa kecil untuk menyamarkan getar di dada, tetapi tubuh saya tahu: ada luka lama yang tersentuh dengan lembut. Pelukan itu menjadi #trigger yang membuka kembali sebuah kenangan penting dalam hidup saya—sebuah malam panjang bersama ayah. Kenangan itu membawa saya ke ruang tamu rumah kami, dalam suasana hening, ketika saya dan ayah duduk berhadapan dari pukul 11 malam hingga menjelang subuh. Tidak ada suara selain kejujuran. Tidak ada ego selain keinginan untuk berdamai. Malam itu, kami belajar memaafkan, mengakui kekurangan masing-masing, dan menerima bahwa cinta tidak selalu hadir dalam bentuk yang sempurna. Prosesnya sangat sulit, tetapi kelegaan yang muncul setelahnya terasa seperti napas pertama setelah lama tenggelam. Ada ketakutan yang akhirnya bisa dilepaskan.Diskusi buku ini mengingatkan saya bahwa didengarkan adalah kebutuhan paling dasar manusia. Bukan untuk diperbaiki, bukan untuk dihakimi, tetapi untuk diterima. Saya belajar bahwa dialog dari hati ke hati—baik antara orang tua dan anak, maupun antara diri kita yang dewasa dengan luka masa lalu—adalah bentuk keberanian yang paling sunyi sekaligus paling kuat.Saya pulang dari acara ini dengan hati yang lebih lunak. Lebih berani untuk menangis. Lebih jujur untuk mengakui bahwa berdamai adalah proses seumur hidup. Dan yang terpenting, saya diingatkan bahwa pelukan, percakapan, dan kehadiran penuh bisa menjadi jembatan menuju penyembuhan yang selama ini kita cari.Youtube: https://youtu.be/_ML2K4dOMsM?si=Pi48ZKYrHRjw6Xa3Spotify: https://open.spotify.com/episode/1PLzhPyxIDhhAFzqYuzjsdAn intimate BOOK TALK dedicated to nurturing the heart of your home: FAMILY and PARENTING. "Affectionate Parenting: The Art of Dialogue in Every Family Conversation To Build Warm Connection". This session is inspired by the heartfelt collection, Can I Talk To You? Conversations with My Children: A Mother's Reflection, a best selling book by Kania Annisa Anggiani.#AffectionateParenting #BookTalkJakarta #FamilyDialogue #ParentingGoals #booktok

Ini Koper
#753 Kekuatan Komunikasi Interpersonal dalam Pekerjaan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 17, 2025 5:40


Pernahkah Anda melihat program kerja yang brilian gagal dieksekusi hanya karena penyampaian yang kurang meyakinkan, atau konflik di lapangan memanas gara-gara kesalahpahaman kecil? Di dunia profesional yang penuh tekanan dan dinamika tinggi, kemampuan teknis saja tidak lagi cukup menjadi modal kesuksesan. Komunikasi interpersonal adalah "jembatan tak terlihat" yang paling krusial; jembatan inilah yang menentukan apakah ide-ide hebat Anda akan didengar, diterima, dan didukung, atau justru menguap begitu saja di tengah birokrasi dan ego sektoral. Lebih dari sekadar "bakat ngobrol", komunikasi interpersonal adalah serangkaian keterampilan strategis yang bisa dipelajari dan dikuasai. Bayangkan jika Anda memiliki kemampuan untuk membaca bahasa tubuh yang tak terucap dari lawan bicara, menyulap data teknis yang membosankan menjadi presentasi yang bercerita, melakukan pitching ide yang membuat atasan langsung setuju, hingga memfasilitasi rapat panas menjadi kesepakatan yang produktif. Ini bukan sihir, melainkan aplikasi nyata dari komunikasi yang efektif yang mengubah Anda dari sekadar pelaksana tugas menjadi pemimpin yang berpengaruh. Jangan biarkan karir dan dampak kerja Anda terhambat hanya karena dinding komunikasi yang kaku. Melalui pembahasan ini, kita akan menyelami teknik-teknik praktis—mulai dari seni mendengar, persuasi, hingga navigasi konflik—yang jarang diajarkan di bangku kuliah namun menjadi penentu utama di lapangan kerja. Simaklah dengan pikiran terbuka, karena satu perubahan kecil dalam cara Anda berinteraksi hari ini, bisa menjadi kunci pembuka pintu peluang besar di masa depan.

Ini Koper
#755 Belajar Etnografi bagi Pemula

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 17, 2025 6:40


Pernahkah Anda membayangkan bagaimana rasanya menanggalkan cara pandang Anda sendiri dan melihat dunia sepenuhnya melalui mata orang lain? Etnografi menawarkan kunci untuk pengalaman tersebut. Lebih dari sekadar metode penelitian akademis, etnografi adalah sebuah seni "melihat" dan "mendengar" yang mendalam. Dalam sesi ini, kita akan menjelajahi bagaimana disiplin ilmu ini bermula dari rasa ingin tahu tentang ethnos (bangsa/rakyat) dan berkembang menjadi jembatan empati yang menghubungkan kita dengan realitas manusia yang beragam, mulai dari suku terpencil hingga komunitas digital di saku kita. Mendengarkan tentang etnografi berarti bersiap untuk perjalanan imersif ke dalam kehidupan sehari-hari yang sering kali terabaikan. Kita tidak hanya akan berbicara tentang teori, tetapi tentang praktik kerja lapangan yang menuntut keberanian untuk terjun langsung, merasakan aroma, suara, dan ritme kehidupan komunitas yang diteliti. Anda akan diajak memahami bagaimana seorang etnografer membangun kepercayaan, mengubah orang asing menjadi teman, dan menerjemahkan momen-momen kecil—seperti cara seseorang menyajikan teh atau antrean di rumah sakit—menjadi wawasan budaya yang kaya dan bermakna. Mengapa ini penting bagi Anda sekarang? Di dunia yang semakin terpolarisasi dan cepat menghakimi, etnografi mengajarkan kita keterampilan paling vital: mendengarkan untuk memahami, bukan untuk menjawab. Dengan menyimak ulasan ini, Anda tidak hanya akan mendapatkan pengetahuan tentang metode penelitian kualitatif, tetapi juga perangkat lunak mental untuk memahami kompleksitas manusia. Siapkan diri Anda untuk mengubah lensa pandang Anda, karena kisah-kisah yang diungkap oleh etnografi sering kali memantulkan kebenaran tentang diri kita sendiri dengan cara yang tak terduga.

dr. Raehanul Bahraen, Sp.PK
Agar Orang Tua Lebih Memperhatikan Pendidikan Anak Dirumah

dr. Raehanul Bahraen, Sp.PK

Play Episode Listen Later Dec 16, 2025 100:40


Agar Orang Tua Lebih Memperhatikan Pendidikan Anak Dirumah

Radio Elshinta
Meningkatkan kualitas penanggulangan bencana setelah korban meninggal dunia akibat bencana Sumatera dinyatakan lampaui 1000 jiwa.

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Dec 14, 2025 9:55


Tragedi bencana di Sumatera kembali menyisakan duka mendalam. Lebih dari seribu jiwa dilaporkan meninggal dunia akibat rangkaian bencana alam yang melanda sejumlah wilayah. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan dari rapuhnya sistem perlindungan masyarakat di tengah ancaman bencana yang terus berulang.Situasi ini menjadi alarm keras bagi semua pihak. Penanggulangan bencana tidak lagi cukup berhenti pada tahap respons darurat. Diperlukan peningkatan kualitas mitigasi, kesiapsiagaan, hingga sistem peringatan dini yang benar-benar menjangkau masyarakat paling rentan.Evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola kebencanaan mutlak dilakukan, mulai dari perencanaan tata ruang, edukasi publik, hingga koordinasi lintas lembaga saat bencana terjadi. Negara dituntut hadir lebih cepat, lebih sigap, dan lebih terintegrasi dalam melindungi warganya.Lebih dari seribu korban jiwa adalah pengingat bahwa bencana bukan semata takdir alam, tetapi juga ujian bagi kesiapan manusia. Ke depan, upaya menekan angka korban harus menjadi prioritas bersama, agar tragedi serupa tidak terus berulang dan merenggut nyawa yang seharusnya bisa diselamatkan.TALK :: Sosiolog Universitas Katolik (Unika), Soegijapranata Semarang, Hermawan Pancasiwi & Sekretaris Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus

Mitra Keluarga
Konter Sehat: Nyeri Wajah seperti Disetrum? Waspada Trigeminal Neuralgia! - dr. Yohanna, Sp.N (Eps : 181)

Mitra Keluarga

Play Episode Listen Later Dec 14, 2025 7:01


Pernah Sahabat MIKA merasakan nyeri tajam seperti disetrum di satu sisi wajah yang datang tiba-tiba?Bisa jadi itu trigeminal neuralgia, gangguan saraf wajah yang menyebabkan nyeri hebat dan berulang.Di video ini, dr. Yohanna, Sp.N, Dokter Spesialis Saraf Mitra Keluarga Grand Wisata, menjelaskan mengenai apa itu trigeminal neuralgia, penyebab, hingga pengobatannya.Jika Sahabat MIKA pernah merasakan nyeri di wajah, yuk tonton sampai selesai untuk tahu langkah terbaik menanganinya!----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------Lebih dekat dengan kami

Ini Koper
#741 Menyingkap Inisiatif Perawat Ekosistem Perubahan (MATAHARI)

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 13, 2025 6:53


Selamat datang di Podcast INIKOPER, ruang belajar bagi kita yang berani mengambil peran lebih dari sekadar pelaksana tugas. Dalam episode kali ini, kita akan menyelami sebuah identitas baru bagi para ASN muda terpilih: Ecosystem Builders atau Perawat Ekosistem. Kita akan membahas bagaimana peran ini menuntut kita untuk bekerja layaknya miselium jamur di lantai hutan—bergerak dalam senyap, merajut koneksi yang terputus, dan menyalurkan "nutrisi" kepercayaan di tengah kompleksitas birokrasi dan tantangan lingkungan yang kian tidak menentu. Dunia tempat kita mengabdi hari ini bukan lagi kolam yang tenang, melainkan lautan badai yang penuh gejolak. Kita menghadapi era TUNA dan BANI, di mana masalah deforestasi dan kerusakan lingkungan tidak lagi bisa diselesaikan dengan cara-cara mekanistik masa lalu. Di episode ini, kita akan mengeksplorasi mengapa pendekatan kontrol kaku ala mesin sudah usang, dan bagaimana kita harus beralih memandang organisasi serta hutan sebagai sistem hidup yang dinamis. Bersama-sama, kita akan belajar untuk tidak takut pada kekacauan, melainkan merangkulnya sebagai pintu gerbang menuju tatanan baru yang lebih lestari. Lebih dari sekadar wawasan teknis, episode ini adalah undangan untuk transformasi diri. Kita akan membedah bagaimana kualitas kepemimpinan kita sangat ditentukan oleh kondisi batin kita sendiri—dari kemampuan mendengar secara mendalam (Deep Listening) hingga keberanian untuk hadir utuh (Presencing) menyambut masa depan. Dengan memadukan pemikiran Otto Scharmer, Margaret Wheatley, dan Daniel Pink, kita akan menemukan bahwa menjadi pemimpin masa depan bukan hanya soal kecerdasan otak, tetapi juga soal kecerdasan hati dan tangan untuk menenun kolaborasi yang berdampak nyata bagi hutan dan masyarakat.

Podcast #KesejahteraanHewan Animal Welfare Indonesia
Eps 90 - Tantangan memelihara hewan lebih dari tiga

Podcast #KesejahteraanHewan Animal Welfare Indonesia

Play Episode Listen Later Dec 11, 2025 6:16


Episode #AnimalWelfareIndonesia dari podcast #KesejahteraanHewan ini adalah Tantangan memelihara hewan lebih dari tiga.adalah Drh. Mikeu Paujiah, S.KH, M.M. (Manager Edukasi JAAN Domestic membahas hal ini.Yuk dengarkan Podcast #KesejahteraanHewan ini!Btw, semua podcast dan materi edukasi bisa dikunjungi di website www.animalwelfare.id dan email kami di education@animalwelfare.id, instagram kami di @animalwelfare_id.Sumber : Animalwelfare.Id | Voice over opening & Closing : Eria Michelletti | Audio Editor : Tiwi

Digital Ministry GKP Bandung
Sapaan Lansia GKP Bandung, Ep. 49 - 11 Desember 2025 - "Kasih Tuhan Lebih Besar Dari Kesalahan-kesalahan Kita"

Digital Ministry GKP Bandung

Play Episode Listen Later Dec 10, 2025 14:26


Sapaan Lansia GKP Jemaat BandungKamis, 11 Desember 2025Tema : "Kasih Tuhan Lebih Besar Dari Kesalahan-kesalahan Kita"Bahan Alkitab : Mazmur 25 : 1-12Pelayan Firman : Ibu Bertha TandililingEpisode 49 - Season 5@GKP Bandung Desember 2025

Ray Janson Radio
#546 "KEKAYAAN IKAN KITA SANGAT MELIMPAH, TAPI BUTUH DUKUNGAN LEBIH UNTUK MENJAGA KUALITASNYA!

Ray Janson Radio

Play Episode Listen Later Dec 9, 2025 50:18


Episode special collaboration Ray Janson Radio x Ideafest bersama Theodore Darrel, Putu Atmaja , dan Ryan Thejasukmana yang berbagi cerita dan pengalamannya menjalankan restoran yang mostly menggunakan bahan-bahan (ikan) dari laut. Mereka akan bercerita kenapa distribusi ikan lokal di Indonesia, dari nelayan sampai ke meja makan, seringkali bermasalah, dan kenapa banyak ikan bagus malah lari ke luar negeri. Tonton video selengkapnya di #RayJansonRadioEnjoy the show!Instagram:Theodore Darrel https://www.instagram.com/theodoreedarrel/Putu Atmaja https://www.instagram.com/putuatmaja.sushichef/Ryan Thejasukmana https://www.instagram.com/ryantheja/----Tide and Table https://www.instagram.com/tideandtablejakarta/Hakkoku Bali https://www.instagram.com/hakkoku.bali/Costa Jakarta https://www.instagram.com/costajkt/DON'T FORGET TO LIKE AND SUBSCRIBE!Ray Janson Radio is available on:Spotify: https://spoti.fi/2lEDF01Apple Podcast: https://apple.co/2nhtizqGoogle Podcast: https://bit.ly/2laege8iAnchor App: https://anchor.fm/ray-janson-radioTikTok: https://www.tiktok.com/@rayjansonradioLet's talk some more:https://www.instagram.com/rayjanson#RayJansonRadio #FnBPodcast #Indonesia #LocalFish #Fishing #HakkokuBali #TideandTable #CostaJakarta

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
Pelanggan Bingung Karena Banyak Pilihan? Jadikan Brand Anda Lebih Dikenal di Area Sekitar!

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later Dec 9, 2025 11:40 Transcription Available


Send us a textPelanggan makin bingung memilih karena terlalu banyak bisnis di sekitar mereka?Dalam podcast ini, Ryan Kristo Muljono menjelaskan Overchoice Paralysis yang membuat bisnis anda mudah tersingkir, bahkan jika produk Anda sebenarnya lebih baik. Solusinya? ada pada pesan brand anda. Jika kategori Anda tepat, foto profil sesuai, deskripsi mudah dipahami, dan review Anda benar-benar menjawab kebutuhan orang di sekitar. Bisnis Anda bukan hanya terlihat, tapi lebih sering dipilih pelanggan.

Radio Elshinta
Banjir - Longsor Sumatra Barat: 200 Lebih Korban Jiwa, Gubernur Mahyeldi Paparkan Penanganan

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Dec 8, 2025 17:34


Banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatra Barat, menyebabkan kerusakan infrastruktur, akses jalan terputus, serta menelan korban jiwa. Lebih dari 200 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara ribuan warga terpaksa mengungsi. Bagaimana kondisi terkini di lapangan dan langkah penanganan yang dilakukan pemerintah daerah? Simak wawancara bersama Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansharullah

Radio Elshinta
Menangani bencana di Sumatera tanpa Status Bencana Nasional, mampukah?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Dec 7, 2025 16:48


Serangkaian bencana alam yang terjadi di Sumatera kembali menguji kesiapsiagaan pemerintah daerah dan pusat. Tanpa penetapan Status Bencana Nasional, penanganan sepenuhnya bertumpu pada kapasitas daerah, dengan dukungan terbatas dari pemerintah pusat melalui mekanisme reguler. Pertanyaannya, sejauh mana daerah mampu bergerak cepat dan efektif dalam kondisi darurat seperti ini?Status Bencana Nasional sejatinya membuka ruang komando dan pembiayaan yang lebih besar, terutama untuk mobilisasi sumber daya lintas kementerian dan lembaga. Namun, tanpa status tersebut, daerah tetap memiliki kewenangan untuk menetapkan status darurat, mengoptimalkan APBD, serta mengkoordinasikan bantuan dari BNPB, TNI-Polri, dan relawan.Di satu sisi, pendekatan ini dinilai mendorong kemandirian dan kecepatan respons daerah. Di sisi lain, keterbatasan anggaran, logistik, serta kapasitas personel menjadi tantangan nyata, khususnya di wilayah dengan tingkat kerawanan bencana tinggi dan akses yang sulit.Pengalaman di lapangan menunjukkan, efektivitas penanganan sangat ditentukan oleh kesiapan pra-bencana: perencanaan, sistem peringatan dini, serta koordinasi antarpemangku kepentingan. Tanpa itu, absennya Status Bencana Nasional berpotensi memperlambat pemulihan dan memperbesar dampak sosial ekonomi bagi warga terdampak.Menangani bencana di Sumatera tanpa Status Bencana Nasional bukan berarti mustahil. Namun, dibutuhkan kepemimpinan daerah yang kuat, koordinasi yang solid, serta dukungan pusat yang cepat dan fleksibel. Lebih dari sekadar status, yang dibutuhkan adalah respons yang tepat waktu, transparan, dan berpihak pada keselamatan serta pemulihan masyarakat.Talk :: Tokoh Masyarakat Minang/Mantan Anggota Komisi II DPR Guspardi Gaus, Relawan Squad Penanggulangan Bencana Indonesia, Eko Sulistio dan Endang Sudrajat, Jurnalis Elshinta

Ini Koper
#734 Prototipe Masa Depan Hutan Indonesia (Forest Youthverse)

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 7, 2025 6:22


Prototipe Kehutanan Masa Depan bukanlah sekadar konsep utopis di atas kertas, melainkan sebuah realitas yang sedang dibangun oleh tangan-tangan terampil generasi muda melalui inisiatif Forest Youthverse. Di laboratorium hidup seperti KHDTK Sawala Mandapa, Pondok Buluh, dan Tabo-Tabo, paradigma lama pengelolaan hutan yang kaku dan ekstraktif sedang diinstal ulang (reset). Ini adalah wajah baru kehutanan yang menolak pasrah pada krisis iklim, menggantinya dengan keberanian untuk berinovasi dan semangat regenerasi yang memulihkan, bukan sekadar meminimalisir kerusakan. Dalam cetak biru masa depan ini, batas antara teknologi canggih dan kearifan lokal melebur menjadi satu kekuatan konservasi yang presisi. Hutan tidak lagi sunyi, tetapi "berbicara" melalui sensor IoT yang memantau api, robot patroli cerdas, hingga platform digital yang memungkinkan adopsi pohon lintas benua. Lebih dari itu, hutan masa depan adalah ruang inklusif yang memanusiakan manusia; tempat di mana ekonomi sirkular mengubah limbah menjadi berkah, dan setiap lapisan masyarakat—termasuk penyandang disabilitas—memiliki hak setara untuk menjaga dan menikmati napas bumi. Kumpulan inovasi ini merupakan fondasi kokoh bagi visi Indonesia Emas 2045, di mana kemajuan ekonomi dan kelestarian ekologi berjalan beriringan dalam satu tarikan napas. Prototipe ini menawarkan optimisme berbasis bukti (evidence-based hope) bahwa hutan Indonesia dapat kembali berjaya sebagai paru-paru dunia sekaligus jantung kesejahteraan rakyat. Dengan kolaborasi lintas sektor yang erat, benih-benih gagasan ini siap tumbuh menjadi pohon peradaban baru yang tangguh, lestari, dan berkeadilan bagi generasi mendatang.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
#100 More or less? Talking about quantities - SBS Learn English: Lebih atau Kurang? Bicara tentang Jumlah

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Dec 4, 2025 8:38


Learn how to talk about amounts and quantities in everyday English. - Mari belajar bagaimana bicara tentang kuantitas atau jumlah dalam situasi sehari-hari menggunakan bahasa Inggris.

Ini Koper
#725 Ekonomika Restoratif: Menumbuhkan Kembali Kehidupan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 3, 2025 6:10


Selamat datang kembali di INIOPER, wadah inspirasi bagi kita semua, para penggerak komunitas perubahan. Di episode kali ini, kita akan menyelami sebuah topik yang sangat krusial bagi masa depan peradaban kita. Saat ini, kita berdiri di persimpangan jalan sejarah, menghadapi apa yang disebut sebagai polycrisis—mulai dari perubahan iklim yang ekstrem hingga ketimpangan sosial yang kian melebar. Model ekonomi konvensional yang memperlakukan bumi layaknya mesin raksasa untuk diekstraksi tanpa batas, kini terbukti telah membawa kita ke ambang kerusakan yang serius. Namun, di tengah kegelapan ini, kita tidak kehilangan harapan; kita justru menemukan sebuah jalan baru untuk menata ulang kehidupan. Jalan baru tersebut adalah Ekonomi Restoratif. Lebih dari sekadar keberlanjutan atau sustainability yang hanya berfokus pada menahan laju kerusakan, Ekonomi Restoratif mengajak kita untuk memulihkan, memperbarui, dan menumbuhkan kembali vitalitas sistem kehidupan yang telah rusak. Berlandaskan pada pemikiran bahwa ekonomi sejatinya adalah sistem yang hidup—seperti halnya hutan atau tubuh manusia—konsep ini menuntut kita untuk beroperasi selaras dengan prinsip-prinsip alam. Kita diajak untuk tidak lagi sekadar mengambil dan membuang, melainkan membangun hubungan yang tepat (right relationship) dengan alam dan sesama, memandang kekayaan secara holistik, serta menciptakan sirkulasi kemakmuran yang inklusif dan memberdayakan. Kabar baiknya, Indonesia adalah tanah yang sangat subur bagi tumbuhnya ekonomi masa depan ini. Nilai-nilai Ekonomi Restoratif sejatinya telah lama mengakar dalam DNA Nusantara melalui kearifan lokal seperti Gotong Royong, filosofi Tri Hita Karana, hingga praktik Subak di Bali dan Sasi di Maluku. Dalam episode ini, kita akan mengeksplorasi bagaimana memadukan sains modern dengan kearifan leluhur tersebut untuk menjawab tantangan zaman, mengubah mimpi tentang kemajuan menjadi realitas yang memulihkan bumi dan memuliakan manusia. Mari kita simak bersama perjalanan menuju fajar kebangkitan kearifan kehidupan ini.

OM BOB Indonesia
Gudang Penyimpan 250 Ton Beras Ilegal Disegel. Harga Beras di Negara Tetangga Lebih Murah Banyak Jadi Sebabnya? Ep. 2607

OM BOB Indonesia

Play Episode Listen Later Dec 2, 2025 7:27


Kementerian pertanian berhasil menyegel sebuah gudang yang menyimpan 250 ton beras ilegal di provinsi Aceh.

METRO TV
Ketua DPD RI Soroti Banjir Sumatera dan Dampak Lingkungan - Headline News Edisi News MetroTV 6839

METRO TV

Play Episode Listen Later Dec 2, 2025 3:05


Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamuddin menegaskan bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh bukan sekadar masalah hidrometeorologi, tetapi juga ada campur tangan manusia. Sultan menekankan pemerintah perlu meramu kebijakan secara ekologis, menjaga ekosistem sungai, flora, dan fauna. Hingga kini BNPB mencatat 631 orang meninggal dunia, 472 hilang, dan 2.600 terluka. Lebih dari 3,2 juta warga terdampak dan sekitar 1 juta mengungsi.#BanjirSumatera #SultanBachtiarNajamuddin #DPDRI #BNPB #GreenDemocracy #MetroTV #Lingkungan #BencanaAlam

Dhammavihari Buddhist Studies
Ashin Kheminda - Benarkah Pahala Perantara Tidak Bisa Lebih Besar dari Donatur?

Dhammavihari Buddhist Studies

Play Episode Listen Later Nov 30, 2025 59:53


Di kelas kali ini Ashin Kheminda akan menyampaikan teladan dari kitab suci tentang kualitas-kualitas baik yang seharusnya kita miliki, yaitu kepatuhan dan lain-lain.

AWR Indonesian - Daily Devotional
TUHAN MELUPAKAN LEBIH DARIPADA MELUPAKAN MOBIL YANG PENYOK

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Nov 29, 2025 6:10


Sembunyikanlah wajah-Mu terhadap dosaku, hapuskanlah segala kesalahanku!

AWR in Indonesian - Renungan Harian
TUHAN MELUPAKAN LEBIH DARIPADA MELUPAKAN MOBIL YANG PENYOK

AWR in Indonesian - Renungan Harian

Play Episode Listen Later Nov 29, 2025 6:10


Sembunyikanlah wajah-Mu terhadap dosaku, hapuskanlah segala kesalahanku!

Radio Muhajir Project
KETIKA KITA DIUNDANG OLEH SANG ROBBUL 'ALAMIN

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Nov 26, 2025 1:23


Bismillah,Umrah dan haji bukanlah sekadar perjalanan ibadah. Lebih dari itu, ini adalah sebuah undangan untuk kita menjadi seorang tamu dari Sang Pemilik Dunia dan Seisinya, Tamu Allah. Ini gelar tamu paling prestisius yang pernah ada, tamu Sang Pencipta, selayaknya dengan orang-orang yang berperang di jalan-Nya.Rasulullah ﷺ bersabda,‌وَفْدُ ‌اللهِ عز وجل ‌ثلاثة: الغازي، والحاجُّ، والمُعْتَمِرُ“Tamu Allah Ta'ala ada tiga: orang yang berperang, orang yang berhaji, dan orang yang berumrah.” (HR An-Nasa'I, no. 3121, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani).Maka, akankah kita sambut undangan tersebut?

Radio Elshinta
Ancaman Digital Mengintai Anak: Saatnya Indonesia Terapkan Aturan Medsos yang Lebih Ketat?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Nov 25, 2025 31:34


Di tengah derasnya arus digital, penggunaan media sosial oleh anak di bawah umur kembali menjadi sorotan dunia. Australia sudah mengambil langkah tegas dengan melarang dan membatasi akses medsos bagi anak-anak demi mencegah dampak negatif seperti penyalahgunaan data pribadi, kecanduan gawai, hingga perundungan siber.Indonesia pun sebenarnya telah memiliki regulasi penggunaan media sosial berdasarkan kelompok usia, namun risiko di dunia maya terus berkembang dan menimbulkan pertanyaan besar: Apakah aturan yang ada sudah cukup melindungi anak?Bagaimana menciptakan lingkungan digital yang aman di tengah maraknya konten berbahaya? Perlukah Indonesia membuat larangan yang lebih ketat bagi anak usia sekolah seperti negara lain?Dalam talkshow ini, Psikolog Rumah Konseling Muhammad Iqbal, Ph.D akan mengupas tuntas bagaimana perilaku anak di era digital, bahaya laten dunia maya, hingga rekomendasi kebijakan yang ideal untuk perlindungan anak Indonesia.

Radio Elshinta
Prabowo Bantu Rakyat Kecil, Tukang Becak Lansia di Mojokerto Rasakan Manfaat Becak Listrik

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Nov 25, 2025 2:17


Salah satu tukang becak manual, Sugiarto (66), warga Desa Pagerejo, Kabupaten Mojokerto, tak bisa menyembunyikan rasa syukur dan bahagianya setelah menerima bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Selasa (25/11). Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban para pengayuh becak usia lanjut yang selama ini masih mengandalkan tenaga fisik untuk mencari nafkah. Sugiarto yang telah 27 tahun bekerja sebagai tukang becak mengaku semakin mudah lelah karena usianya yang tidak lagi muda. Kehadiran becak listrik membuatnya merasa mendapat angin segar untuk tetap bisa bekerja dengan lebih ringan. “Saya senang sekali, bahagia. Selama ini saya cepat capek karena usia sudah 66 tahun. Dengan becak listrik ini, saya bisa lebih giat kerja,” ujar Sugiarto. Ia juga memastikan akan mengikuti seluruh arahan terkait perawatan becak listrik yang disampaikan oleh Yayasan GSN selaku perwakilan Presiden Prabowo. Perawatan ini diperlukan agar becak tetap awet dan tidak mudah rusak. “Sudah diajari cara merawatnya supaya awet. Saya akan jaga baik-baik,” tambahnya. Lebih jauh, Sugiarto menyampaikan terima kasih mendalam atas kepedulian Presiden Prabowo, yang menurutnya telah memberi perhatian nyata kepada rakyat kecil seperti dirinya. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Beliau peduli dengan orang kecil seperti saya yang tiap hari ngayuh becak manual,” ungkapnya. Bantuan becak listrik ini menjadi dorongan baru bagi Sugiarto untuk tetap produktif dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya, sekaligus menunjukkan komitmen Presiden Prabowo dalam mendukung rakyat kecil, terutama para pekerja lanjut usia di daerah.

GSKI City Blessing Semarang
Renungan D'Message || LEBIH DARI PEMENANG || Ps. Steven Liem

GSKI City Blessing Semarang

Play Episode Listen Later Nov 23, 2025 16:54


Renungan D'Message || LEBIH DARI PEMENANG || Ps. Steven Liem

Daily Fresh Juice
Fresh Juice oleh OMK 22 November 2025 – Lukas 20: 27-40 : Lebih dari Sekedar Romansa

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Nov 21, 2025


Pembawa Renungan : Anastasia Sonia – Jakarta Pengantar Renungan : Kalvin Laia - Riau Sound Editing : Indah Larasati Sirait - Cibinong, Bogor Cover Editing : Anastasia Sonia – Jakarta Lukas 20: 27-40

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
Iklan Jalan Tapi Belum Menghasilkan Leads? Ini Cara Cepat Mendatangkan Lebih Banyak Pelanggan!

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later Nov 21, 2025 8:58 Transcription Available


Send us a textIklan sudah jalan, budget terus keluar, tapi chat dan leads tetap sepi?

Daily Fresh Juice
Fresh Juice oleh OMK 20 November 2025 – Lukas 19:41-44 : Dikenal dan Dikasihi Lebih Dahulu

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Nov 19, 2025


Pembawa Renungan: Alland Angelbarth Kewas – Surabaya Pengantar Renungan: Felixitas Sylvana Mutiarani- Bekasi Sound Editing: Alland Angelbarth Kewas – Surabaya |Cover Editing: Anastasia Sonia - Jakarta Luk. 19:41-44

Radio Elshinta
Quick Response Time Polri Disorot: Publik Lebih Percaya Damkar?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Nov 19, 2025 33:09


Pelayanan publik Polri kembali disorot. Wakapolri, Komjen Pol Dedi Prasetyo mengakui masih banyak pekerjaan rumah, terutama pada layanan digital dan kecepatan respons yang dinilai kalah cepat dibandingkan standar internasional maupun lembaga lain seperti pemadam kebakaran. Bahkan, sebagian masyarakat disebut lebih memilih menghubungi Damkar karena responsnya dinilai lebih sigap.Dalam episode ini, kami mengulas apakah benar Damkar kini lebih diminati masyarakat, atau justru pelayanan publik berbasis digital Polri yang perlu pembenahan mendasar.Bersama Pengamat Kepolisian ISESS, Bambang Rukminto, kami mengurai persoalan, tantangan, dan langkah perbaikan yang harus segera dilakukan.

Endgame with Gita Wirjawan
Helman Sitohang: “Pendidikan Jauh Lebih Penting daripada Uang”

Endgame with Gita Wirjawan

Play Episode Listen Later Nov 5, 2025 91:27


Baca buku saya, 'What It Takes: Southeast Asia', sekarang di:https://sgpp.me/what-it-takes-ytatau di Periplus: https://sgpp.me/what-it-takes-periplus--------------Dua alumni Pangudi Luhur yang mendunia kembali duduk di bangku sekolah untuk berbicara tentang peran pendidikan dalam hidup mereka masing-masing, serta bagaimana Indonesia harus menata pendidikan ke depan.Selain itu, Helman dan Gita juga menyentuh isu regional, termasuk budaya etos kerja, argumentasi, hingga meritokrasi.---------------About the host: Gita is an Indonesian entrepreneur and educator. He is the founding partner of Ikhlas Capital and the chairman of Ancora Group. Currently, he is teaching at Stanford as a visiting scholar with Stanford's Precourt Institute for Energy; and a fellow at the Harvard Kennedy School's Belfer Center for Science and International Affairs.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 4 November 2025 - Pikiran yang terbuka dengan teguran

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 3, 2025 4:04


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 4 November 2025Bacaan: "Lebih baik teguran yang nyata-nyata daripada kasih yang tersembunyi." (Amsal 27:5) Renungan: Suatu kali Ny. Albert Caldwel bertanya kepada salah seorang awak kapal Titanic, "Benarkah kapal ini tidak bisa tenggelam?" Jawab awak kapal tersebut, "Benar, nyonya. Bahkan, Tuhan sendiri tak mungkin menenggelamkan kapal ini." Dua hari kemudian, kapal tersebut memasuki kawasan Grand Banks, sebuah kawasan berbahaya karena banyak gunung es bawah laut. Pada 14 April 1912, dua puluh menit sebelum pukul 24.00 malam, kapal pesiar mewah, Titanic, menyerempet gunung es dan akhirnya tenggelam tiga jam kemudian. Seringkali kita jumpai, kesombongan yang membuat sebagian orang sulit untuk menerima teguran. Mengapa teguran dan peringatan selalu disamakan dengan kelemahan atau aib? Padahal Amsal 27:5 berkata, "Lebih baik teguran yang nyata-nyata daripada kasih yang tersembunyi." Bagaimana respon yang benar menghadapi sebuah teguran? Raja Daud dalam Mzm 119:14 menganggap peringatan Tuhan sama bahagianya dengan menerima harta benda. Seseorang hanya bisa bertumbuh lewat masukan, teguran bahkan peringatan dari orang lain. Apakah kita pernah mengalami teguran? Terkadang teguran itu menyakitkan, tetapi kalau kita mau lihat dari kacamata Tuhan, dibalik teguran itu ada kebaikan dan perubahan untuk hari yang kan datang. Jika hari ini kita mengalami teguran yang tidak disangka-sangka, tetaplah tenang dan berusahalah menemukan apa rencana Tuhan dibalik teguran itu. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, berilah rahmat kerendahan hati dalam diriku, sehingga ketika aku mengalami teguran atau nasihat yang tidak pernah kubayangkan, yang membuat aku kecewa dan sakit hati, aku tetap bisa menerimanya dengan lapang dada. Sebab aku percaya saat itu Engkau mau mengubah cara pandang, sikap, cara hidup dan kepribadianku untuk menjadi lebih baik lagi melalui teguran tersebut. Amin. (Dod).

Daily Fresh Juice
Fresh Juice oleh OMK 22 Oktober 2025 – Lukas 12: 39-48 : Dipercaya Lebih, Bertumbuh Lebih

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Oct 21, 2025


Pembawa Renungan : Primona Valentina Tarihoran – Jakarta Pengantar Renungan : Marni Dominika Oenunu - Kupang Sound Editing : Indah Larasati Sirait - Cibinong, Bogor Cover Editing : Anastasia Sonia – Jakarta Luk. 12:39-48

lebih oleh fresh juice
Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 15 Oktober 2025 - Kasih Bapa Lebih Besar dari Segalanya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 14, 2025 3:54


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 15 Oktober 2025Bacaan: "Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa." (Lukas 15:21)Renungan: Tak seorangpun luput atau kebal terhadap kesalahan. Sehebat apapun seseorang, pastilah pernah melakukan kesalahan, akan tetapi tidak semua orang mau mengakui kesalahan. Mengakui kesalahan bukanlah hal yang mudah dilakukan dan memerlukan keterbukaan dan kerendahan hati. Bacaan hari ini menceritakan tentang si bungsu yang melakukan kesalahan besar dalam hidupnya, meminta harta dari ayahnya lalu menghamburkannya dengan hidup berfoya-foya sampai akhirnya melarat dan terlunta-lunta. Karena penderitaannya, si bungsu segera menyadari kesalahannya dan merasakan penyesalannya. Hal pertama yang mendorong si bungsu ini untuk pulang ke rumah adalah ia teringat bahwa kasih bapanya lebih besar daripada segala kesalahannya. Prinsip ini sangat penting: kasih Tuhan selalu lebih besar dari segala kesalahan kita. Namun ini bukanlah alasan melakukan dosa, melainkan pengharapan bahwa Tuhan tidak pernah menolak siapapun yang datang kepada-Nya, betapapun besar kesalahan kita. Marilah kita menyadari bahwa begitu banyak kesalahan kita yang mendukakan hati Tuhan dan sesama. Bukalah hati kita untuk mau datang kepada Yesus agar hubungan kita dapat dipulihkan lagi. Tuhan memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa begitu banyak perkataan, sikap dan perbuatanku yang sering mendukakan hati-Mu dan hati sesamaku. Keegoisan dan gengsikulah yang membuat aku tidak berani mengakui kesalahanku. Utuslah Roh Kudus-Mu agar menguasai hatiku sehingga aku mampu merendahkan diri di hadapan-Mu dan di hadapan sesamaku. Amin. (Dod)

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian-Mengenal Allah Lebih Dekat

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Oct 12, 2025 4:04


Pdm. Handoyo Salim (TB) Matius 4:18-19

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Love for Matcha more than just a beverage trend - Minat pada Matcha Lebih dari Sekadar Tren Minuman

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Oct 9, 2025 16:22


In every cup of matcha lies a life philosophy: balance, awareness and respect for the process - Dalam setiap cangkir matcha tersimpan filosofi hidup: keseimbangan, kesadaran, serta penghargaan terhadap proses

Curhat Babu
Raden Prisya: Ketika Istri Lebih Banyak Bikin Keputusan

Curhat Babu

Play Episode Listen Later Oct 8, 2025 55:42


Istri sering ngomel bukan tanda galak, tapi karena energi maskulinnya lebih tinggi.Hal ini bisa terjadi karena perempuan berada dalam mode survival dan belum merasa aman.Apa yang bisa dilakukan untuk mengembalikan peran yang tertukar?Raden Prisya menjelaskan energi maskulin dan feminin yang bisa menjadi sebab perpisahan rumah tangga jika tidak diterima dengan baik.Timestamp:00:00 Opening03:20 Definisi energi maskulin dan feminin08:15 Masalah yang bahaya bagi pernikahan15:00 Ketika bapak mulai gak mau ngadepin masalah24:27 Maskulin energi berasal dari protector kita40:03 Kalau suamiku gak mau berubah, harus gimana?

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 9 Oktober 2025 - Mendekat dalam doa untuk lebih mendengar suaraNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 8, 2025 6:02


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 9 Oktober 2025Bacaan: "Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa." (1 Petrus 4:7b)Renungan: Ada seorang anak muda yang bersahabat akrab dengan seorang pengkhotbah tua. Suatu hari, anak muda ini kehilangan pekerjaannya dan tidak tahu lagi harus berbuat apa. Akhirnya, dia memutuskan untuk mencari si pengkhotbah tua itu. Ketika berada di ruang belajar si pengkhotbah, si pemuda ini berteriak-teriak tentang problem hidupnya. Akhirnya dengan kalap dia mengepal-ngepalkan tinjunya, sambil berteriak, "Saya memohon Tuhan agar menolong saya. Tapi hai pengkhotbah, mengapa Dia tidak menjawab saya?" Si pengkhotbah tua itu pergi ke ruang lain dan duduk di sana. Lalu dia berbicara sesuatu dan menanti jawaban si pemuda. Tentu saja si pemuda itu tidak mendengarkan dengan jelas, sehingga dia ikut-ikutan pindah ruangan. "Apa sih katamu?" tanya si pemuda penasaran. Si pengkhotbah itu mengulangi kata-katanya dengan perlahan sekali, seperti sedang bergumam sendiri. Tetapi si pemuda belum menangkap bisikan si pengkhotbah. Dia terus mendekati si pengkhotbah tua ini dan duduk di bangku sebelahnya. Si pemuda itu lagi-lagi bertanya, "Apa katamu? maaf, saya tadi belum mendengarnya." Dengan lembut, si pengkhotbah memegang pundak si pemuda, "Saudaraku, Allah kadang-kadang berbisik, jadi kita perlu lebih dekat menghampiri-Nya, agar dapat mendengar Dia dengan lebih jelas lagi. Si pemuda itu tertegun dan akhirnya dia mengerti. Kita seringkali menginginkan jawaban Tuhan bak petir yang menggelegar di udara dan sekaligus meneriakkan jawaban dari-Nya. Tetapi Allah sering diam, kadang Dia bicara dengan lembut, bahkan berbisik. Hanya dengan satu alasan: agar kita mau menghampiri takhta kemuliaan-Nya dan lebih dekat kepada-Nya. Setelah kita berada di dekat-Nya, kita baru bisa mendengar jawaban Tuhan dengan jelas. Indah sekali untuk mengetahui bahwa kita melakukan sesuatu yang tepat, pada waktu yang tepat, di tempat yang tepat, dengan cara yang tepat dan bersama orang-orang yang tepat. Itulah yang terjadi apabila hidup kita dipimpin oleh Roh Kudus. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur punya Allah seperti Engkau. Allah yang begitu dekat di hatiku. Ajarilah aku untuk senantiasa mempercayai-Mu. Yesus, jadikanlah hatiku seperti hatimu, hati yang senantiasa tenang dalam menghadapi setiap pergumulan hidupku, karena aku tahu Engkau selalu ada untukku. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
"Almost double the rate of hostility and violence": How ableism impacts people with disability - SBS Examines: “Hampir Dua Kali Lipat”: Bagaimana Dampak Ableism bagi Penyandang Disabilitas

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Oct 2, 2025 7:02


More than one in five Australians have a disability. But this large, diverse group faces disproportionate levels of discrimination and prejudice. - Lebih dari satu dari lima warga Australia menyandang disabilitas. Namun, kelompok yang besar dan beragam ini menghadapi tingkat diskriminasi dan prasangka yang tidak proporsional.

SPESIAL DIALOG CLASSY FM
Bebas Pusing: Handling Nervous di Depan Audience “Lebih Tinggi”

SPESIAL DIALOG CLASSY FM

Play Episode Listen Later Sep 30, 2025 47:55


Classy People, bayangkan Anda baru naik ke atas panggung. Semua mata tertuju, tangan mulai dingin, suara bergetar, dan tiba-tiba... pikiran blank karena lagi tampil di hadapan direksi dan pejabat tinggi. Padahal sudah latihan berkali-kali.Agar tidak nervous lagi, cermati Bebas Pusing Episode “Handling Nervous di Depan Audience: Lebih Tinggi” bersama Coach Anda dan dipandu Clasier Puti Adelya only on 103,4 Classy FM!

Curhat Babu
Prof Iko: Kanker Serviks Bisa Dideteksi Lebih Dini

Curhat Babu

Play Episode Listen Later Sep 24, 2025 39:25


Jika pesta pernikahan direncanakan sedemikian detail, persiapan kehamilan dan penanganan pasca kehamilan juga harusnya mendapat perhatian yang sama besarnya.Sayangnya, kesadaran ini masih belum menyeluruh, dan angka resiko kematian ibu melahirkan di Indonesia masih termasuk tinggi.Bersama Prof Iko dan dokter Yassin, Bapak Ibu membahas tuntas seputar kesuburan, kanker serviks, dan resiko kematian ibu melahirkan.Timestamp:00:00 Opening04:55 Menurunnya angka pernikahan11:20 Bahaya pendarahan pasca persalinan15:05 When you educate a woman..21:00 Pentingnya vaksin HPV29:00 Pregnancy organizer sama pentingnya dengan wedding organizer36:32 Kemampuan sel telur mereparasi sel sperma

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Adanya Kekurangan Global Penggemar Matcha Akan Bayar Lebih Mahal

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Sep 22, 2025 5:16


Harga matcha global melonjak, akibat cuaca buruk di Jepang, meningkatnya permintaan global, kekurangan tenaga kerja, dan tarif impor yang tinggi dari AS terhadap impor dari Jepang dan China.