POPULARITY
Categories
Apa sebenarnya yang ada di rumah keluarga Cik Nur? Segalanya bermula apabila seorang tukang urut, Kak Mah, mendakwa ada sesuatu yang menghuni rumah mereka dan mengganggu beberapa ahli keluarga. Namun keadaan berubah apabila Kak Mah tiba-tiba tersentak setiap kali cuba memandang bapak Cik Nur. Lebih meremangkan, dia enggan melihat seorang kanak-kanak kerana mendakwa ada kaitan dengan bapak mereka. Benarkah bapak menyimpan sesuatu yang tidak diketahui keluarga?See omnystudio.com/listener for privacy information.
Selama hampir empat tahun, duit keluarga Kak Eja sering hilang secara misteri. Malah wang yang disimpan dalam laci berkunci pun boleh lenyap tanpa sebarang tanda. Lebih menyeramkan, anaknya pernah ternampak kelibat seperti seorang budak kecil berwarna kehijauan di dalam rumah. Namun selepas Dzul cuba membantu, gangguan itu terhenti… tapi hanya buat sementara. Beberapa bulan kemudian, kejadian yang sama mula berlaku di rumah adik-beradik Kak Eja pula. Setiap keluarga turut mempunyai seorang anak yang dikatakan mampu melihat sesuatu yang tidak dapat dilihat orang lain. Apabila Dzul mula mengaitkan kejadian itu dengan satu kisah lama dalam sejarah keluarga mereka, timbul satu persoalan. Adakah benda yang selama ini disyaki sebagai toyol sebenarnya berkait dengan sesuatu yang jauh lebih lama?See omnystudio.com/listener for privacy information.
Kebakaran besar melanda fasilitas minyak milik pemerintah Libya di Kota Zawiya, wilayah barat negara tersebut. Kobaran api terus berlangsung lebih dari 48 jam setelah serangkaian serangan pesawat nirawak atau drone menghantam kawasan kilang minyak.
Ustadz Abu Yahya Badrusalam L.C. - AHLI IBADAH TAPI MASUK NERAKA [Versi Lebih Lengkap]
Ustadz Abdullah Zaen M.A. - Buah Manis Mengimani Nama Allah"Al-Qayyum" [Versi Lebih Lengkap]
Lebih dari 2.000 pelajar tingkat SMA dan sederajat di Kabupaten Bungo, Jambi, mengikuti sosialisasi pencegahan intoleransi, radikalisme, ekstremisme, terorisme, penyalahgunaan narkoba, dan perundungan.Kegiatan yang digelar di Gedung Olahraga Serunai, Muara Bungo, ini diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jambi bersama sejumlah instansi terkait. Materi yang diberikan juga mencakup pencegahan kenakalan remaja, termasuk geng motor dan bullying di lingkungan sekolah.Sosialisasi menghadirkan Satgas Densus 88 Antiteror Mabes Polri sebagai bagian dari upaya membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif. Pemerintah Provinsi Jambi menyatakan program serupa akan diperluas hingga tingkat SMP di seluruh wilayah Jambi.
KATA PEMRED #60PinterPolitik.comSeorang lelaki berusia 85 tahun duduk di ruangan berpanel kayu, ditanya hari apa hari itu.Ia tidak menjawab.Ditanya warna dasi yang dikenakannya. Ia juga tidak menjawab. Jawaban 2 pertanyaan itu ada pada tubuhnya sendiri, dan keduanya ia serahkan kepada Amandemen Kelima. Hampir 3 jam pada 29 Juli 2026, lebih dari 100 kali, Anthony Fauci memilih diam.Beberapa hari sebelumnya, komite yang sama meletakkan sesuatu di atas meja publik. Lebih dari 1.000 halaman buku harian pribadinya, Desember 2019 sampai Desember 2022. Terbuka. Gratis. Bisa diunduh dari mana saja, termasuk Jakarta.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh JM Runtiti Rahayu dan Paulus Kardiman dari Gereja Kristus Raja, Paroki Baciro Yogyakarta, di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Yeremia 31: 1-7; Mazmur tg 31: 10.11-12ab.13; Matius 15: 21-28.TUHAN MENDENGAR TERIAKAN KITA Tema renungan kita pada hari ini ialah: Tuhan Mendengar Teriakan Kita. Adaseorang teman bercerita tentang mimpinya beberapa waktu lalu. Setan berusahamencobai dia dan membawanya pergi ke berbagai tempat. Setan menunjukkankepadanya tempat-tempat yang amat bagus dan menyenangkan. Setan berkatakepadanya bahwa ia mesti segera memutuskan untuk tinggal bersamanya, dan semuakeindahan yang telah dilihatnya itu akan menjadi jaminan bagi seluruh hidupnya.Ia pasti hidup bahagia yang tiada batasnya. Tetapi orang itu menolak. Ia memberikan alasan kepada Setan bahwa Tuhansudah lebih dahulu memilikinya, anggota-anggota keluarganya dan teman-temannya.Lebih baik Setan pergi menggodai orang lain, bukan dirinya. Setan marah sekalidan mengancam akan menghancurkan dia. Setan membawa dia persis di tepi jurangdan ia sendiri dapat melihat jauh ke bawah yang tidak ada ujungnya. Ia akandijatuhkan di situ sebagai hukuman dari Setan. Saat ia mulai jatuh, ia berteriak sekeras-keras dengan menyebut nama TuhanYesus. Segera ada Malaikat Tuhan dengan sayapnya yang sangat kokoh, melebihsayapnya Setan, memegang dia lalu membawanya ke sebuah pendaratan, yaitu dirumahnya sendiri. Ia selamat dari kuasa Setan dan ia terbangun dari mimpinyaitu. Ia telah berhasil mengalahkan Setan. Tuhan selalu menjadi tujuan pengaduan dan teriakan kita, baik itu berupaungkapan dari dalam hati maupun dengan suara normal atau lantang. Ada begitubanyak teriakan minta tolong dari dunia ini dan Tuhan mendengar semuanya lalumemberikan jawaban-Nya. Kita selalu mengadu, memanggil dan meneriak memanggilnama-Nya, atau menangis dan memohon dengan sangat kepada-Nya, yang berartibahwa kita sangat bergantung kepada-Nya. Hari ini juga kita diberitahu dalam Injil, bahwa melalui teriakan mintatolong, perempuan yang bukan beriman Yahudi itu mendapatkan pertolongan YesusKristus. Imannya kepada Yesus membantu menyembuhkan anaknya dari cengkeramanroh jahat. Sungguh, berteriak minta tolong kepada Tuhan itu penting danmendesak. Sama urgennya dengan mengadu dan meminta tolong kepada sesama atassuatu kebutuhan yang mendesak. Musibah bencana alam, kebakaran, kecelakaan,sakit, kelaparan merupakan contoh kebutuhan urgen di sekitar kita, di sampingbanyak masalah lain sejenis. Sebagai anak-anak Tuhan, hendaknya kita tidakmenahan diri dan pasif baik untuk meminta pertolongan, maupun membuka diriuntuk memberikan pertolongan. Hendaklah kita tidak menyimpan rapat-rapatteriakan kita minta tolong dan membiarkan saja teriakan sesama kita hanyaseperti angin lalu. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Tuhan Allah yang maha murah, penuhilah hati dan pikiran kamidengan rahmat kemurahan hati sehingga kami dapat memberikan perhatian yangsesuai dengan kebutuhan saudara dan saudara kami yang mengalami kesulitan.Kemuliaan kepada Bapa ... Dalam nama Bapa ...
Musim kemarau 2026 diperkirakan lebih kering dan lebih panjang dibanding normal. Apa dampaknya terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan? Dalam wawancara Radio Elshinta, Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menjelaskan wilayah paling rawan karhutla, pengaruh El Niño yang kini menguat, peluang terjadinya Super El Niño, hingga strategi mitigasi yang perlu dilakukan pemerintah dan masyarakat untuk mencegah kebakaran meluas. Dengarkan penjelasan lengkapnya
Ustadz Abu Yahya Badrusalam L.C. - LU'LU WAL MARJAN [Versi Lebih Lengkap]
Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A. - Fenomena Akhir Zaman [Versi Lebih Lengkap]
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Pertanyaan tentang Neraka dan DosaDiambil dari Matius 5:30 “Dan jika tangan kananmu menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang hal yang cukup serius, yaitu dosa dan hukuman dosa. Mungkin ada orang bertanya begini: “Kalau Tuhan itu kasih, mengapa ada neraka? Mengapa dosa harus dihukum?” Pertanyaan itu memang berat, tetapi firman Tuhan menolong kita memikirkannya dengan benar.Pada mulanya, Tuhan menciptakan manusia untuk hidup dekat dengan-Nya. Manusia diciptakan segambar dengan Allah, supaya mengenal Dia, mengasihi Dia, dan hidup dalam ketaatan kepada-Nya. Jadi, sejak awal, manusia dibuat untuk menikmati hubungan yang indah dengan Tuhan. Itulah keadaan yang benar dan baik.Tetapi dosa merusak semuanya. Dosa bukan hal kecil. Dosa bukan cuma salah sedikit lalu selesai. Dosa adalah pemberontakan terhadap Tuhan. Dosa membuat manusia menjauh dari Allah, melawan kehendak-Nya, dan hidup menurut cara sendiri. Karena itu, dosa membawa hukuman. Bukan karena Tuhan kejam, tetapi karena Tuhan itu suci dan adil.Coba pikirkan begini, Wonder Kids. Kalau seseorang benar-benar baik dan adil, ia tidak akan berkata bahwa kejahatan itu tidak apa-apa. Justru karena Tuhan baik, Dia tidak bisa berpura-pura bahwa dosa bukan masalah. Kalau Tuhan menganggap dosa sepele, itu berarti Tuhan tidak sungguh kudus dan tidak sungguh adil. Tetapi Alkitab menunjukkan bahwa Tuhan sempurna dalam kasih dan juga sempurna dalam keadilan.Itulah sebabnya Yesus berbicara dengan sangat serius tentang dosa. Dalam Matius 5:30, Yesus memakai kata-kata yang keras untuk menunjukkan bahwa dosa itu berbahaya sekali. Yesus tidak sedang mengajarkan kita benar-benar melukai tubuh kita, tetapi Yesus mau kita mengerti bahwa dosa harus diperangi dengan sungguh-sungguh. Lebih baik kehilangan sesuatu yang kita suka daripada terus hidup dalam dosa dan menjauh dari Tuhan.Tetapi syukur kepada Tuhan, kabar Alkitab tidak berhenti pada hukuman. Tuhan yang adil juga adalah Tuhan yang penuh kasih. Karena itu, Tuhan mengutus Yesus untuk menanggung hukuman dosa bagi orang-orang yang percaya kepada-Nya. Jadi, saat kita memikirkan neraka dan dosa, kita juga harus melihat salib. Di salib kita melihat betapa seriusnya dosa, tetapi juga betapa besar kasih Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan apakah ada dosa yang sedang kamu pelihara atau anggap enteng. Bawalah itu kepada Tuhan dan katakan dengan jujur, “Tuhan, tolong aku membenci dosa dan sungguh-sungguh bertobat.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang kudus, adil, dan penuh kasih. Tolong aku supaya tidak menganggap dosa sebagai hal kecil, tetapi sungguh bertobat dan datang kepada Yesus yang sudah menanggung hukuman dosaku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: dosa itu serius, tetapi kasih Tuhan di dalam Yesus lebih besar bagi orang yang mau bertobat dan percaya kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Apakah Yesus Lebih Rendah dari Allah? Diambil dari: Yohanes 14:28 “Kamu telah mendengar, bahwa Aku berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.”Wonder Kids, ayat ini kadang membuat orang bingung. Yesus berkata, “Bapa lebih besar dari pada Aku.” Lalu ada yang bertanya, “Apakah itu berarti Yesus bukan Allah? Apakah Yesus lebih rendah dari Bapa?” Pertanyaan itu penting, jadi kita harus melihatnya dengan hati-hati.Kalau kita membaca seluruh Alkitab, kita tahu bahwa Yesus sungguh adalah Allah. Yesus memiliki sifat-sifat Allah, melakukan pekerjaan Allah, dan menerima penghormatan yang layak bagi Allah. Jadi ayat ini tidak berarti Yesus lebih rendah dalam sifat ke-Allahan-Nya. Lalu apa maksudnya?Yesus sedang berbicara tentang keadaan-Nya saat datang ke dunia sebagai manusia. Ketika Yesus menjadi manusia, Ia rela merendahkan diri-Nya. Ia datang bukan dalam kemuliaan surga yang penuh, tetapi dalam kerendahan. Ia lapar, lelah, menderita, dan taat kepada Bapa dalam tugas-Nya sebagai Juruselamat. Dalam keadaan itulah Bapa disebut “lebih besar,” bukan karena Yesus bukan Allah, tetapi karena Yesus sedang menjalankan peran-Nya dengan merendahkan diri.Coba bayangkan begini, Wonder Kids. Seorang raja bisa saja turun dari tahtanya, memakai pakaian sederhana, lalu datang menolong rakyatnya secara langsung. Waktu ia melakukan itu, ia tidak berhenti menjadi raja. Ia tetap raja, hanya saja ia sedang merendahkan diri untuk menjalankan tugas tertentu. Nah, itu menolong kita sedikit memahami apa yang dilakukan Yesus. Yesus tidak berhenti menjadi Allah, tetapi Ia rela datang dalam kerendahan sebagai manusia.Dan justru itu yang indah sekali. Karena Yesus rela merendahkan diri, kita bisa diselamatkan. Kalau Yesus hanya tinggal jauh di surga, kita tetap binasa dalam dosa. Tetapi Yesus datang, taat kepada Bapa, mati di kayu salib, lalu bangkit. Jadi ayat ini bukan membuat Yesus terlihat kecil, tetapi menunjukkan kerendahan hati-Nya yang luar biasa.Wonder Kids, ini juga mengajar kita untuk rendah hati. Yesus yang mulia saja rela merendahkan diri untuk taat kepada Bapa. Kalau begitu, kita pun harus belajar tidak sombong, tidak merasa diri paling hebat, tetapi mau taat kepada Tuhan dan melayani orang lain.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tidak berhenti menjadi Allah, tetapi rela datang ke dunia dalam kerendahan untuk menyelamatkanku. Tolong aku supaya tidak salah mengerti firman-Mu, tetapi makin mengenal siapa Engkau sebenarnya dan belajar rendah hati seperti Engkau. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan lebih kecil dari Allah, tetapi Ia rela merendahkan diri supaya kita bisa diselamatkan. Tuhan Yesus memberkati
Ustadz Abu Yahya Badrusalam L.C. - AHLI IBADAH TAPI MASUK NERAKA [Versi Lebih Lengkap]
Every two years, the RAAF hosts an international air exercise in the Northern Territory. For 2026, Pitch Black takes place from July 20 to August 7. Indonesia is one of the 21 countries participating in this exercise. What is the objective of Exercise Pitch Black, and how is it conducted? - Setiap dua tahun sekali RAAF menyelenggarakan latihan udara yang bersifat internasional di Wilayah Utara. Untuk tahun 2026, Pitch Black berlangsung dari tgl 20 Juli sampai tanggal 7 Agustus. Indonesia adalah salah satu dari 21 negara yang berpartisipasi dalam latihan kali ini. Apa tujuan dari Latihan Pitch Black ini dan bagaimana pelaksanaannya? -
Ustadz Abu Yahya Badrusalam L.C. - Mengenal Lebih Dekat Imam Al Bukhari
Kita sibuk mengejar mimpi, padahal Tuhan punya rencana lebih besar. Bukan tentang apa yang kita kejar, tapi siapa yang kita kenal. Simak obrolannya yang asyik bersama narasumber kita yang luar biasa Ps. Tjandra Kusumo hanya di OASIS (Obrolan Asyik Seputar Injil Surgawi).
PPIA Victoria's annual 'Temulawak' program introduces a new pre-event, which aims to engage a wider range of segments within the community. - Program tahunan PPIA Victoria 'Temulawak' menghadirkan praacara yang baru, yang diharapkan dapat merangkul lebih banyak lapisan berbeda dalam komunitas.Listen to SBS Indonesian on Mondays, Wednesdays, Fridays and Sundays at 3pm.Follow us on Facebook and Instagram, and subscribe to our podcasts. - Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.
Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A. - Fenomena Akhir Zaman [Versi Lebih Lengkap]
KAJIAN KITAB SHAHIH BUKHARI BERSANADAssoc. Prof. DR. KH. Akhmad Alim, Lc. MA.PERTEMUAN KE 205SEASON 10: KITAB ADZANEPISODE 14Bab 35: Dua Orang dan Lebih termasuk JamaahBab 36: Orang yang Duduk di Masjid Menunggu Shalat dan Keutamaan MasjidTerbuka Untuk Umum Ikhwan dan AkhwatKamis, 23 Juli 2026 / 09 Muharram 1448HBa'da Maghrib di Masjid As-Sofia, Kota BogorSiapa saja yang menempuh satu jalan (cara) untuk mendapatkan ilmu, maka Allah pasti mudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim) Masjid As-Sofia, Jl. RE. Martadinata 46-48, Kel. Ciwaringin, Kota Bogor, Phone: 0811 1226 242, IG @MasjidAsSofiaSedekah Jariyah:* BSI 7158 607 195 Masjid As Sofia* BSI 7329 455 135 Majelis IlmuWakaf Peralatan Live Stream:* BSI 7149 665 026 DiMediaTV LIVE Streaming: ~ Youtube.com/@DiMediaTV - https://youtube.com/live/fomMV22iKLE?feature=share~ Youtube.com/@assofiamasjid - https://youtube.com/live/eShaBbX1hp4?feature=share~ IG @DiMediaTV~ IG @MasjidAsSofia~ FB DiMediaPage - https://www.facebook.com/events/1984824878819816/~ Tiktok DiMediaTVLIVE Delay:Spotify: "Dimedia Radio" "Di era informasi sekarang ini penting memanfaatkan media untuk dakwah dan menghadapi opini negatif. Kita manfaatkan semua sarana dan prasana untuk menyiarkan Islam dengan baik, dan lakukan klarifikasi atau membantah jika ada fitnah terhadap Islam." (KH Didin Hafidhuddin).Mari beramal jariyah bagi tersebarnya ilmu, dakwah & perjuangan dijalan Allah melalui donasi biaya operasional dan wakaf peralatan LIVE Streaming, via QRIS atau transfer ke Rekening BSI 7149 665 026 an. DiMediaTV. Jadikan Dakwah Sebagai Poros dari Aktifitas kita sehari-hari sebagaimana Rasulallah SAW, oleh sebab itu jadikan video ini sebagai amal jariyah dakwah Anda juga dengan cara "Like, Comment, Save, Subscribe & Share" ----- #dimediatv #ShahihBukhari #UstadzAkhmadAlim #MasjidAssofia #DiMedia #Kitabshahihbukhari #syarahshahihbukhari #dimediaradio #panduannabi #shahihbukhari #hadits #masjidassofiabogor #sunnahrosulullah #sunahnabi #haditsnabi #haditsnabimuhammad #haditsshahih #kajianhadits #kajianbogor #kajianislam #kajian #kajiansunnah #nasehat #nasehatislami #nasehatulama #obsstudio #obs #sonya7r3 #sonya7riii #infokajianbogor #kajianislami #kajianmuslimah #nasehatislami #nasehat #obs #obsstudio #obsstudiolive #obslivestream #obsstream #obsstreaming #live #livestream #livestreaming ustadz akhmad alim,akhmad alim,kyai akhmad alim,ceramah,tausiyah,khutbah,khotbah,ceramah ustadz akhmad alim,tausiyah ustadz akhmad alim,khutbah ustadz akhmad alim,khotbah ustadz akhmad alim,kitab shahih bukhari,kajian kitab shahih bukhari,syarah shahih bukhari,kajian syarah shahih bukhari,shahih bukhari,panduannabi, shahihbukhari, hadits, masjidassofiabogor,sunnahrosulullah,sunahnabi,haditsnabi,haditsnabimuhammad,haditsshahih, dimedia,dimediatv,dimedia tv,dimedia radio,masjid as sofia,masjid as sofia bogor,bksppi,ulil albab,uika,universitas ibnu khaldun,ibnu jauzi,pesantren,pesantren ibnu jauzi,Sony A7R3,Sony A7RIII,kitab mandi shahih bukhari,Kitab Haid Shahih Bukhari,Kitab Tayamum Shahih Bukhari,Kitab Sholat Shahih Bukhari,Kitab Tentang Waktu Shalat,Kitab Adzan,
Bicara tentang literasi, buku (fisik) adalah sumber primer. Namun apa jadinya jika kipas angin dianggap lebih penting dari buku ?. Di lain sisi, ketika negara lain meniadakan pajak buku, disini buku malah merupakan objek pajak. Harga buku yang tinggi secara langsung memengaruhi literasi. Namun apakah ketika harga buku rendah atau tidak di kenakan pajak maka otomatis memperbaiki literasi ?. Pada titik ini kita perlu menyadari bahwa literasi adalah budaya, bukan sekedar komoditas transaksi. Kita masih berkutat pada pemenuhan kebutuhan fisik dan kebutuhan akan kepastian hidup, sehingga literasi menjadi sebuah kemewahan, karena tidak berkorelasi langsung dengan dua kebutuhan tersebut.Segmen Baca Markah di X (BMX) ini bertepatan dengan Hari Anak Nasional 23 Juli 2026. Beta mengenang anak Bastian. Tetaplah bermimpi.Chapter:00:00 - Opening00:32 - Buku VS Kipas Angin05:15 - Buku merupakan objek pajak12:03 - Apakah harga buku yang tinggi memengaruhi literasi ?15:28 - Lebih dari komoditas transaksi, literasi adalah budaya21:51 - Menguji masalah literasi dengan teori kebutuhan Maslow29:18 - Mimpi yang hilang di bawah pohon cengkeh34:04 - ATP Unplugged: Nidji - Laskar Pelangi
Presiden Prabowo Subianto dalam pembukaan Sidang Kabinet Paripurna memaparkan sejumlah capaian pemerintah sekaligus mengevaluasi kinerja kabinet. Presiden juga menegaskan bahwa Indonesia berada dalam kondisi yang kuat di tengah berbagai tantangan global, seraya meminta seluruh jajaran kabinet mempercepat pelaksanaan program-program prioritas. Sejauh mana capaian tersebut mencerminkan kondisi riil di lapangan dan apa saja catatan evaluasinya? Talk bersama Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI, Hariqo Wibawa Satria.
Pdt. Himawan Hadirahardja
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 19 Juli 2026Bacaan: “Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.” (Lukas 6:31)Renungan: Fred Rogers adalah seorang pembawa acara TV anak-anak di Amerika selama 33 tahun. Acaranya sederhana: dia duduk, ganti sepatu, nyanyi, ngobrol dengan anak-anak. Suatu hari dia diundang ke Senat AS untuk meminta dana bagi TV publik anak-anak. Semua orang pikir dia akan kalah, karena waktu bicaranya cuma 6 menit. Tapi dia tidak bicara data. Dia cerita tentang anak yang merasa tidak dicintai, lalu berkata: “Saya ingin anak-anak tahu bahwa mereka dicintai apa adanya.” Anggota Senat yang awalnya mau potong dana, langsung menyetujui 20 juta dolar. Kenapa? Karena Rogers memperlakukan mereka seperti dia ingin diperlakukan, dengan hormat, tulus, dan tidak menghakimi. Lukas 6:31 ini merupakan "Aturan Emas" yang dikatakan Yesus di atas bukit. Kalimatnya pendek, tapi sungguh bermakna, “Sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.” Yesus tidak berkata, "Perlakukan orang seperti mereka memperlakukan kamu". Dia berkata, "Perlakukan seperti kamu ingin diperlakukan". Ini kasih yang aktif. Namun aturan ini paling susah dipraktikkan di tiga tempat yaitu pertama, di Media Sosial. Kita mau dihargai pendapatnya, tapi kita gampang menghakimi dan nyinyir di kolom komentar. Kita mau dimengerti, tapi kita cepat menyimpulkan orang. Kedua, di Keluarga dan Kantor. Kita mau disupport saat capek, tapi kita pelit memuji orang lain. Kita mau dimaafkan saat salah, tapi kita susah mengampuni. Ketiga, ke orang yang menyakiti kita. Kita mau diberi kesempatan kedua, tapi kita menutup pintu untuk orang yang pernah melukai kita. Yesus menantang kita hari ini: Jangan jadi cermin yang hanya memantulkan perlakuan orang. Jadilah lampu yang menyalakan kebaikan duluan. Mungkin hari ini ada orang yang perlu kita perlakukan seperti kita ingin diperlakukan yaitu kita meminta maaf duluan, membelikan kopi rekan kerja, diam dan mendengarkan pasangan kita dan senyum ke tukang ojek dll. Karena saat kita menabur perlakuan yang kita mau terima, kita sedang mencerminkan kehadiran Yesus. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku yang sering menuntut orang lain berubah dulu, baru aku berubah. Hari ini ajarilah aku hidup dengan Aturan Emas-Mu untuk memperlakukan orang lain dengan baik sebagaimana aku mau diperlakukan dengan baik oleh orang lain. Amin. (Dod).
Ustadz Najmi Umar Bakkar - Friday Sermon [Versi Lebih Lengkap]
Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A. - Pengantar Fiqh Jual Beli & Harta Haram [Versi Lebih Lengkap]
Ustadz Sofyan Chalid Bin Idham Ruray L.C. - Mulakhkhas Fi Syarhi Kitab At [Versi Lebih Lengkap]
Ustadz D.R. Erwandi Tarmizi M.A. - Tanya Jawab Muamalah [Versi Lebih Lengkap]
Ustadz Ali Hasan Bawazier - Pokok Aqidah Agama (Pertemuan Ke [Versi Lebih Lengkap]
Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A. - Rahasia Keberkahan Hidup [Versi Lebih Lengkap]
Ustadz Abdullah Zaen M.A. - Numpang Mampir di Dunia [Versi Lebih Lengkap]
Pada podcast Berani Berinvestasi kali ini, kita akan membahas informasi menarik di balik sektor metal mining saat ini. Sobat Genvest penasaran kan dengan pembahasannya? Bersama Mino, Retail Research Team Leader CGS International Sekuritas Indonesia dan Joanne Ong, Research Associate Sector - Metal Mining CGS International Sekuritas Indonesia, yuk simak info selengkapnya di Podcast Berani Berinvestasi #139 di Spotify dan Youtube CGS International Sekuritas Indonesia! Tambah semangat investasimu dan mulai berinvestasi saham bersama kami, hubungi kami di Whatsapp Centre 0815-1074-8305 dan Call Centre 150330 atau kunjungi www.cgsi.co.id #CGSInternational #CGSI #CGSID #PodcastBeraniBerinvestasi #SobatGenvest #AkuInvestorSaham
Stem cell atau sel punca adalah sel khusus yang mampu berkembang menjadi berbagai jenis sel baru untuk menggantikan sel tubuh yang rusak.Terapi stem cell saat ini banyak dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan, memperlambat penuaan, mengurangi nyeri sendi, hingga membantu pemulihan dari penyakit kronis.Di Mitra Keluarga, terapi stem cell dilakukan secara aman karena sudah tersertifikasi BPOM dan Kemenkes, serta tidak mengandung DNA hewan.Lalu, bagaimana cara kerja stem cell di dalam tubuh, dan siapa saja yang dapat menjalani terapi ini?Simak penjelasan lengkap dr. Paskalis Andrew Gunawan, Sp.PD, Subsp.Ger(K), FINASIM, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Geriatri Mitra Keluarga Kemayoran, dalam video berikut!
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 7 Juli 2026Bacaan: "Manusia itu menjawab: 'Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan.'" (Kejadian 3:12)Renungan: Suatu kali Anna ditegur atasan karena laporan keuangan telat. Anna sebenarnya yang salah karena ia lupa mengingatkan tim. Tapi apa jawaban pertama Anna? "Pak, si Yordan yang pegang datanya. Saya sudah bilang kok, tapi dia tidak kirim-kirim." Selesai bicara Anna menjadi lega. Rasanya beban pindah ke Yordan. Malamnya barulah Anna sadar. Ia baru saja melakukan hal yang sama seperti Adam di taman Eden. Menyalahkan orang lain supaya ia tidak terlihat salah. Kejadian 3:12 ini terjadi sesaat setelah Adam dan Hawa makan buah terlarang. Tuhan datang dan bertanya. Seharusnya ini momen pertobatan. Tapi lihat jawaban Adam. Pertama, ia menyalahkan Tuhan dengan berkata, "Perempuan yang Kautempatkan di sisiku." Seolah Tuhan yang salah kasih pasangan. Kedua, ia menyalahkan orang lain, "Dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan. " Adam tidak berani bertanggung jawab dalam hal ini. Dosa pertama manusia bukan hanya tidak taat pada perintah Tuhan. Dosa pertama juga "tidak mau mengakui salah". Dari taman Eden sampai kantor, rumah, dan sekolah kita hari ini, polanya sama. Hati kita lebih memilih membela diri daripada jujur di hadapan Tuhan dan sesama. Di zaman sekarang kita punya 1001 cara untuk "melempar kesalahan": "Grup WA yang tidak dibaca, sinyal jelek, anak yang rewel, pasangan yang tidak mengerti, sistem yang ribet dsb." Tapi Tuhan hari ini mengajak kita untuk berhenti jadi "Adam". Keberanian berkata "Tuhan, aku salah" adalah awal pemulihan. Di keluarga: minta maaf dulu sebelum menjelaskan. Di kantor: akui bagian kita sebelum menunjuk orang. Di hadapan Tuhan: buka hati apa adanya, jangan berdalih. Ingatlah, Tuhan tidak mencari orang yang sempurna. Tuhan mencari orang yang jujur dan mau diperbaiki. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, Ampuni aku yang sering seperti Adam. Lebih cepat menyalahkan orang lain daripada mengakui kesalahanku sendiri. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 6 Juli 2026Bacaan: Lalu berkatalah yang seorang kepada yang lain: "Tidak patut yang kita lakukan ini. Hari ini ialah hari kabar baik, tetapi kita ini tinggal diam saja. Apabila kita menanti sampai terang pagi, maka hukuman akan menimpa kita. Jadi sekarang, marilah kita pergi menghadap untuk memberitahukan hal itu ke istana raja." (2 Raja-raja 7:9)Renungan: Di zaman Israel kuno, salah satu penyakit yang paling ditakuti adalah kusta. Mengapa? Karena penyakit ini tak hanya memberikan rasa sakit secara fisik, tapi juga menyerang mental penderitanya. Bagaimana tidak? Orang kusta akan dicap sebagai orang yang kena tulah dan dikutuk Allah. Orang kusta juga diasingkan dan begitu direndahkan. Bacaan kita hari ini sungguh menarik untuk kita renungkan. Orang kusta yang selama ini diremehkan justru menjadi pahlawan Israel. Sementara rakyat Israel mengalami kelaparan hebat, orang-orang kusta inilah yang memberi tahu mereka bahwa tentara Aram sudah meninggalkan perkemahannya dan meninggalkan banyak perbekalan. Padahal bisa saja orang-orang kusta itu "balas dendam" dan membiarkan rakyat Israel kelaparan sementara mereka bisa menikmati makanan secara berlimpah. Bisa kita bayangkan betapa malunya rakyat Israel saat mengetahui bahwa orang-orang kusta inilah yang menolong mereka dengan mengabarkan berita baik itu. Orang-orang yang selama ini mereka rendahkan justru menjadi pahlawan bagi mereka. Apa yang bisa kita pelajari dari kisah ini? Janganlah kita suka meremehkan, merendahkan, melakukan hal yang jahat, atau memusuhi seseorang. Kita tidak pernah tahu bahwa orang yang kita jahati adalah orang yang kelak kita mintai pertolongan! Bayangkan betapa malunya kita jika hal itu sampai terjadi. Lebih malu lagi kalau orang itu bersedia menolong kita! Orang yang kita remehkan, bisa saja kelak menjadi orang terhormat. Orang yang kita anggap bawahan, bisa saja menjadi atasan kita. Orang yang kita sangka buruk, bisa saja ternyata adalah orang baik yang tidak pernah memamerkan kebaikannya. Orang yang kita jahati, bisa saja orang itu membalasnya dengan berbuat baik kepada kita. Karena itu marilah kita tidak jemu-jemu berbuat baik kepada setiap orang. Singkirkan prasangka-prasangka dan penilaian lahiriah yang nyatanya sering terbukti salah itu. Kita tidak pernah tahu bahwa kita sedang menabur kebaikan yang suatu kali kelak akan kita tuai pada waktu yang tepat. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hati seperti hati-Mu. Hati yang bisa menerima setiap orang apa adanya dan tidak menganggap rendah mereka. Amin. (Dod).
Ustadz Azhar Khalid Seff, -bin Ketika Sujud yang Lebih Dulu Turun Apa Kah
There are over 4 million privately-owned guns legally registered in Australia — more than ever before. How they're regulated has again come under scrutiny following the Bondi terror attack. - Terdapat lebih dari 4 juta senjata api milik pribadi yang terdaftar secara sah di Australia — jumlah terbanyak yang pernah tercatat. Pengaturannya kembali mendapat sorotan menyusul serangan teror Bondi.Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.
Pemerintah terus mendorong penyediaan hunian yang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Cikarang. Proyek ini dibangun di atas lahan hibah seluas 30 hektare sebagai bagian dari upaya memperluas akses perumahan layak bagi masyarakat.
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 1 Juli 2026Bacaan: "Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis." (Roma 12:15)Renungan: Setiap orang pernah mengalami kebahagiaan. Namun kebahagiaan yang dirasakan setiap orang itu berbeda-beda. Seseorang mengartikan kebahagiaan sebagai "sensasi menyenangkan karena melihat penderitaan orang lain." Tentu saja itu pengertian yang sangat jahat tentang kebahagiaan. Meski tidak setuju dengan pengertian tersebut, pada kenyataannya bukankah kita sering mengalami hal itu? Ada banyak orang yang rasa bahagianya berkurang ketika melihat keberhasilan orang lain, sebaliknya rasa bahagianya akan bertambah ketika melihat penderitaan orang lain. Lebih parah lagi apabila kita punya prinsip "Jika saya tidak bisa memiliki sesuatu, maka orang lain juga tidak boleh mendapatkan sesuatu yang saya inginkan itu." Barangkali suasana hati seperti itulah yang dialami Kain saat persembahannya ditolak, sementara persembahan Habel diterima Tuhan. Sebenarnya faktor utama kemarahan Kain bukan karena persembahannya ditolak, tapi karena ia melihat persembahan Habel diterima. Tidak cuma iri, tapi hati Kain benar-benar panas ketika melihat Habel. Alhasil, Kain membunuh Habel yang sama sekali tidak melakukan kesalahan apapun pada dirinya! Satu-satunya "kesalahan" Habel di mata Kain adalah bahwa persembahan Habel diterima Tuhan dan persembahannya tidak! Penyakit seperti Kain, yaitu tidak rela jika melihat orang lain bahagia ini nyatanya juga menghinggapi banyak orang. Jika tidak hati-hati kita bisa terjebak juga di dalamnya. Jika tidak hati-hati kita bisa membenci orang yang lebih berhasil, orang yang lebih cantik atau tampan, orang yang lebih pintar, dan orang yang tampak lebih bahagia dari kita. Padahal, orang tersebut bisa jadi sama sekali tidak bersinggungan dengan kita. Kita sendirilah yang merasa panas hati melihat kebahagiaan mereka. Nah, bagaimana membebaskan diri dari virus berbahaya seperti itu? Kasih adalah jawabannya! Kasih memampukan kita untuk bersukacita dengan orang yang bersukacita, dan menangis dengan orang yang menangis! (Rm. 12:15). Kasih tidak cemburu. Kasih tidak bersukacita di atas penderitaan orang lain. Sebaliknya, kasih turut merasakan apa yang orang lain rasakan. Dengan demikian kunci utama hidup yang bahagia adalah hidup dalam kasih. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan kasih-Mu sehingga melalui kehadiranku banyak orang merasa bahagia. Amin. (Dod).
The Victorian pencak silat championship returned to Melbourne with 64 athletes from 11 schools. More than just a competition, the Indonesian martial art offers a sense of belonging and mental health benefits for the diaspora in Australia. - Kejuaraan pencak silat tingkat Victoria kembali digelar di Melbourne dengan 64 atlet dari 11 perguruan. Lebih dari sekadar kompetisi, pencak silat juga menjadi wadah untuk membangun rasa kebersamaan dan menjaga kesehatan mental bagi diaspora di Australia.Listen to SBS Indonesian on Mondays, Wednesdays, Fridays and Sundays at 3pm.Follow us on Facebook and Instagram, and subscribe to our podcasts. - Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.
More than 900 Australians have been recognised in the 2026 King's Birthday Honours List. Among the recipients of the Medal of the Order of Australia are self-defence instructor Dr Anne Pang, victims of crime advocate Mechelle Turvey, author Panagiotis Andrinopoulos who highlights the achievements of Greek women, and aged welfare advocate Bijinder Dugul. - Lebih dari 900 warga Australia dianugerahi penghargaan dalam Daftar Kehormatan Ulang Tahun Raja 2026. Di antara penerima Medali Order of Australia terdapat guru bela diri Dr. Anne Pang, pembela korban kejahatan Mechelle Turvey, penulis Panagiotis Andrinopoulos yang mengangkat pencapaian perempuan Yunani, serta pegiat kesejahteraan lansia Bijinder Dugul.
Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam,
Pada hari itu, demikianlah firman TUHAN semesta alam, setiap orang dari padamu akan mengundang temannya duduk di bawah pohon anggur dan di bawah pohon ara."
The documentary drama '12 Mile: Guiding the Archipelago' screened at the University of Melbourne on 19 May 2026. More than a tribute to Professor Mochtar Kusumaatmadja's struggle, the film delivers a powerful message: Indonesia's greatest challenge only began after its quarter-century diplomatic victory. - Film dokumenter drama '12 Mile: Guiding the Archipelago' diputar di Universitas Melbourne pada 19 Mei 2026. Lebih dari sekadar mengenang perjuangan Profesor Mochtar Kusumaatmadja, film ini menyimpan pesan bahwa tantangan terbesar Indonesia justru baru dimulai setelah kemenangan diplomasi selama seperempat abad.Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.
Bpk. Andrew S (TB) Kolose 2:10dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia. Dialah kepala semua pemerintah dan penguasa.
This year Australia celebrates National Volunteer Week on 18-24 May 2026. Why do people like to volunteer? What are the benefits of being a volunteer? - Tahun ini Australia merayakan Pekan Relawan Nasional pada tanggal 18-24 Mei 2026. Mengapa orang suka menjadi relawan? Apa manfaat menjadi relawan?
Indo-Fijians reflect on the journey of their ancestors from India to the sugarcane plantations of Fiji. More than 60,000 of their descendants now call Australia home. But the echoes of that trauma filled era persist as many grapple with their identity. - Warga Indo-Fiji merenungkan perjalanan leluhur mereka dari India ke perkebunan tebu di Fiji. Lebih dari 60.000 keturunan mereka kini menyebut Australia sebagai rumah mereka. Namun, gema dari era yang penuh trauma itu masih terasa, karena banyak dari mereka bergulat dengan identitasnya.
PERWIRA (The Indonesian Society in Victoria), which actively organizes cultural events, will host Mahasuara at Prahran Market, Melbourne, on the 2nd of May 2026. This festival will feature Dangdut Koplo and Bollywood music. It will also feature stalls of Indonesian food, especially traditional Indonesian cuisine. - PERWIRA (Perhimpunan Warga Indonesia di Victoria) yang aktif menyelenggarakan acara-acara budaya itu, pada tanggal 2 Mei 2026 akan menyelenggarakan Mahasuara di Prahran Square, Melbourne. Yaitu festival musik Dangdut Koplo dan musik Bollywood. Yang diramaikan pula dengan stal-stal makanan khas Indonesia terutamanya.
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 3 Mei 2026Bacaan: "Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu." (Efesus 4:32)Renungan: Ada pepatah berkata, "Lebih mudah membangun daripada mempertahankan. Pepatah ini menggambarkan hubungan atau relasi antar manusia. Untuk menjalin relasi dengan orang lain bukan hal yang mudah, tetapi justru lebih mudah untuk menghancurkan relasi tersebut. Kenyataannya memang untuk mempertahankan relasi itu cukup sulit, karena kebanyakan orang hanya mementingkan kepentingan dirinya sendiri. Hal inilah yang sering menjadi awal dari perpecahan. Permasalahan inilah yang menjadi keprihatinan Rasul Paulus terhadap orang-orang Kristen di Efesus. Relasi di dalam jemaat Efesus kala itu adalah relasi yang baru terbentuk sehingga memiliki resiko yang tinggi terhadap munculnya konflik dan perpecahan. Rasul Paulus menasihati mereka untuk membuang segala rasa sakit hati di antara satu dengan yang lain sebagai umat Tuhan. Mereka harus melandaskan hidup mereka dengan mengingat akan kasih Kristus yang telah diberikan kepada mereka. Harapan Paulus dengan berlandaskan kasih Kristus, dapat terbangun keramahan untuk saling merangkul dan sikap saling mengampuni. Akhirnya dapat terwujud kehidupan bersama sebagai Tubuh Kristus. Hal yang sama juga Tuhan kehendaki dalam kehidupan kita sehari-hari. Membangun relasi dengan orang-orang yang berbeda latar belakang keluarga, pendidikan, lingkungan dsb, bukan hal mudah karena setiap orang mempunyai ego masing-masing. Namun kita harus menyadari bahwa salah satu hal terindah dalam kehidupan adalah terjalinnya relasi yang baik antar sesama. Sebab itu ciptakanlah relasi yang dapat bertahan dan menyatu membentuk ikatan yang menghidupkan. Landaskan kehidupan ini dengan kasih Kristus, kasih yang mengajarkan keramahan dan saling memaafkan. Dengan demikian kita mampu membangun relasi yang indah, termasuk dengan mereka yang di luar Kristus. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, bantulah aku agar dapat menerima setiap orang apa adanya sebagaimana Engkau mau menerima aku apa adanya. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 20 April 2026Bacaan: "Tetapi perwira, yang menjadi ajudan raja, menjawab abdi Allah, katanya: "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Jawab abdi Allah: "Sesungguhnya, engkau akan melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi tidak akan makan apa-apa dari padanya." (2 Raja-raja 7:2)Renungan: Di sebuah desa, ada seorang ibu yang mulai rajin berdoa karena mendengar Pastor di gerejanya berkhotbah mengenai iman sebesar biji sesawi yang bisa memindahkan gunung. Ia berdoa agar anaknya yang sudah lama sakit bisa sembuh. Namun, setelah sebulan berdoa, tidak terjadi apa-apa. Ia pun menceritakan masalah tersebut kepada Pastornya. Akhirnya Pastornya sepakat berdoa bersama sang ibu di depan anak itu. Ketika selesai mengucapkan "Amin" dan melihat anaknya tidak sembuh, lantas sang ibu berkata, "Benar kan Pastor, dari awal pun saya sudah menduga bahwa hal itu tidak akan mungkin terjadi." Sambil menggelengkan kepala, sang Pastor pun berkata, "Lha Ibu saja tidak yakin, bagaimana mungkin itu terjadi?" Ibu itu hanya salah seorang dari sekian banyak orang percaya yang sikapnya seperti itu. Mereka mengaku percaya kepada Tuhan, tetapi sering kali tidak memercayai bahwa Tuhan mau dan mampu menolong mereka. Memang tidak mudah untuk percaya di dalam situasi yang sulit, seperti seorang perwira yang menjadi ajudan raja di dalam kisah "krisis Samaria". Krisis Samaria terjadi karena saat itu Samaria dikepung oleh pasukan Aram. Harga pangan langsung melonjak tinggi. Seperempat kab tahi merpati saja harganya lima syikal perak (2 Raj 6:25). Bahkan, karena krisis itu, sampai terjadi peristiwa kanibalisme. Sungguh mengerikan! Raja tidak bisa berbuat apa-apa untuk mengatasi krisis ini. Sayangnya, bukannya dia mengaku salah karena tidak bisa bertanggung jawab untuk menyejahterakan rakyat, malah dia menyalahkan Elisa. Bahkan dia berniat membunuh Elisa. Lebih parah lagi, raja menyalahkan Tuhan atas terjadinya krisis Samaria yang sangat hebat itu. Jelas, raja tidak memercayai bahwa Tuhan sanggup menolong mereka. Sebagai seorang nabi, Elisa harus meyakinkan raja bahwa krisis itu akan segera berakhir, sehingga harga pangan menurun dan terjangkau oleh rakyat jelata. Tetapi sayangnya, ketidakpercayaan itu kini beralih kepada perwira yang menjadi ajudan raja. Perkataannya sangat jelas menunjukkan ketidakpercayaannya, "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Karena ketidakpercayaannya itu, maka ia tidak menikmati berkat Tuhan, bahkan ia akhirnya meninggal karena terinjak-injak oleh orang banyak. Kepercayaan akan memengaruhi sikap hidup seseorang, sekaligus memengaruhi hasil dari apa yang diharapkan. Orang yang percaya akan menunjukkan sikap hormat kepada Tuhan dan antusias di dalam berdoa. Tuhan pun tidak akan tinggal diam, pada waktu yang tepat la akan memenuhi apa yang diharapkan orang tersebut. Kalau saat ini kita sedang terhimpit masalah, entah itu penyakit yang tak kunjung sembuh atau kesulitan keuangan, jangan sekali-kali meragukan Tuhan. Percayalah dengan segenap hati bahwa Tuhan akan menunjukkan kasih dan kuasa-Nya. Percayalah sampai mujizat itu menjadi nyata! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, saat aku tidak melihat jalan-Mu dan tidak mengerti rencana-Mu, biarlah hatiku tetap percaya dan mengandalkan-Mu selalu. Amin. (Dod).