POPULARITY
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 30 Juli 2026Bacaan: "Sesudah Yoram memegang pemerintahan atas kerajaan ayahnya dan kokoh kedudukannya, ia membunuh semua saudaranya dan juga beberapa pembesar Israel dengan pedang." (2 Tawarikh 21:4)Renungan: Abraham Lincoln, mantan Presiden Amerika Serikat, pernah berkata, "Bila Anda ingin mengetahui karakter seseorang, berilah dia kekuasaan." Pernyataan ini telah teruji kepada banyak orang dalam berbagai situasi. Bahwa banyak orang yang tadinya bersikap rendah hati, sederhana, dan tulus, tetapi berubah menjadi sombong, egois, dan serakah ketika mereka berkuasa. Kekuasaan menyingkapkan sifat asli mereka. Mereka menggunakannya sebagai alat untuk mengendalikan, bahkan menindas orang lain demi kepentingan sendiri. Sebagai anak sulung, Yoram mewarisi kerajaan Yehuda dari ayahnya. Sedangkan untuk adik-adiknya, sang ayah memberikan berbagai barang berharga, juga beberapa kota untuk mereka kuasai. Seiring waktu, ketika kedudukannya sebagai raja semakin kokoh, Yoram membunuh semua adik-adiknya, juga beberapa pembesar Israel. Ia memandang mereka sebagai ancaman yang harus ditumpas agar jabatannya tetap kokoh. Namun, ia hanya berkuasa delapan tahun dengan dua tahun penderitaan hebat karena sakit. Hukuman itu telah dinubuatkan Nabi Elia sebelumnya, tetapi Yoram mengabaikannya. la mati sebagai orang yang dibenci oleh rakyatnya sehingga ia bahkan tidak dikuburkan dalam pekuburan raja-raja. Sesungguhnya, kekuasaan itu ibarat sebuah pisau tajam. Sangat bermanfaat jika berada di tangan yang tepat, tetapi sangat berbahaya di tangan yang salah. Kekuasaan dapat digunakan untuk menyejahterakan atau menyengsarakan banyak orang. Dalam kapasitas yang beragam, kita semua memiliki kekuasaan. Kiranya kita mempergunakannya seturut kehendak Allah, demi kebaikan banyak orang. Karena sesungguhnya, Dialah pemilik kekuasaan sejati, termasuk atas hidup kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kerendahan hati yang tulus agar saat Engkau memercayakan aku menjabat satu jabatan tertentu aku tetap rendah hati dan menjalankan tugas itu sesuai kehendak-Mu. Amin. (Dod).
Para Menteri Luar Negeri ASEAN menegaskan kembali komitmen terhadap hukum internasional dan keamanan maritim dalam penutupan pertemuan KTT ASEAN di Manila. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan akibat bentrokan terbaru di kawasan Laut China Selatan, yang mendorong negara-negara ASEAN memperkuat kerja sama diplomasi dan menjaga stabilitas kawasan.
Pernyataan Hotman Paris yang menyebut, "Lu punya otak nggak?" kepada wartawan menuai sorotan publik. Menurut Prof. Komaruddin Hidayat, Dewan Pers perlu bersikap tegas karena setiap profesi, termasuk wartawan, berhak mendapat penghormatan.Menghargai profesi orang lain adalah bagian dari etika dalam ruang publik, sebagaimana wartawan juga menghormati profesi seorang pengacara. Di tengah perbedaan pendapat, cara menyampaikan kritik tetap perlu dijaga.Simak selengkapnya di Helmy Yahya Bicara!
Hari Anak Nasional 2026 menjadi pengingat bahwa perlindungan anak masih menghadapi tantangan besar. Di Jawa Tengah, persoalan kekerasan terhadap anak menjadi perhatian serius, terutama setelah Komnas Perlindungan Anak menyebut sekitar 65 persen kasus kekerasan anak yang ditemukan terjadi di lingkungan pondok pesantren atau boarding school. Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Lia Latifah, yang menyebut tingginya angka tersebut menjadi catatan penting untuk memperkuat pengawasan dan pencegahan di lingkungan pendidikan. Bagaimana kondisi sebenarnya di Jawa Tengah, apa faktor yang menyebabkan kasus kekerasan anak terus terjadi, dan langkah apa yang harus dilakukan untuk menciptakan ruang aman bagi anak? Simak Talk Bersama Ketua Komnas Perlindungan Anak Provinsi Jawa Tengah, Dhony Fajar Fauzi, SH, MH.
Analis Politik Senior Boni Hargens menilai rencana pelibatan Babinsa dalam upaya peningkatan penerimaan pajak memerlukan dasar argumentasi yang kuat agar dapat diterima oleh publik. Pernyataan tersebut disampaikannya usai menghadiri acara wisuda magister di Universitas Krisnadwipayana, Jakarta.
Presiden Prabowo Subianto kembali menarik perhatian publik setelah mengungkapkan memiliki garis keturunan India dan mengaku tubuhnya spontan bergerak saat mendengar musik India, ketika menghadiri acara bersama diaspora India yang juga dihadiri Perdana Menteri Narendra Modi.Pernyataan tersebut menambah deretan gaya komunikasi Prabowo dalam forum internasional. Sebelumnya, saat bertemu Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva, Prabowo mengusulkan bahasa Portugis diajarkan di sekolah Indonesia. Setelah bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron, ia juga mendorong bahasa Prancis masuk ke dalam kurikulum pendidikan nasional.Apakah pernyataan-pernyataan seperti ini sekadar humor dan pencair suasana, atau justru bagian dari strategi komunikasi politik dan diplomasi seorang pemimpin? Dalam ilmu komunikasi politik, gaya kepemimpinan seperti apa yang tercermin dari cara Presiden Prabowo berkomunikasi di panggung internasional? Simak pembahasannya di episode ini bersama Guru Besar di bidang Komunikasi politik, Prof. Dr. Lely Arrianie, M.Si
Beberapa hari lalu, Presiden Prabowo berbicara di depan ribuan akademisi dan menyebut: meski 5 kali ikut Pilpres dan baru 1 kali menang, ia tak pernah merongrong pemerintah yang sah. Pernyataan ini sekaligus pesan tersirat ke oposisi hari ini, termasuk Anies Baswedan, tentang batas etika berpolitik pasca kekalahan. Dalam beberapa kesempatan, Anies memang sempat mengkritisi kondisi negara, soal penghematan anggaran di satu sisi tapi juga pemborosan di lain sektor, serta kritik-kritik lainnya
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya keterlibatan akademisi, ilmuwan, dan guru besar dalam membantu penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, peran dunia akademik dibutuhkan untuk menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa.Pernyataan tersebut disampaikan saat pembukaan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 di Jakarta International Convention Center, Senayan.Prabowo juga menekankan bahwa tujuan bernegara adalah mewujudkan kesejahteraan rakyat, sehingga diperlukan kolaborasi antara pemerintah dan para ilmuwan. Ia mengibaratkan pemerintahan seperti sebuah kapal yang membutuhkan tim terbaik agar dapat mencapai tujuan dengan baik.
Jepang menyampaikan keprihatinan serius terhadap peningkatan kekuatan militer China yang dinilai berlangsung cepat dan kurang transparan. Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi dalam forum keamanan Shangri-La Dialogue di Singapura. Koizumi menegaskan bahwa kebijakan pertahanan negaranya tidak ditujukan untuk menghadapi negara tertentu atau memicu konfrontasi militer. Meski demikian Jepang menilai China terus meningkatkan anggaran pertahanan dan memperluas kapabilitas militernya di berbagai bidang tanpa keterbukaan yang memadai. Untuk itu Tokyo tetap membuka pintu dialog dan komunikasi dengan China guna menjaga stabilitas kawasan serta mencegah meningkatnya ketegangan regional.
Presiden mengungkap adanya dugaan praktik under invoicing dan under counting yang disebut telah berlangsung selama 34 tahun dan merugikan negara hingga Rp15.400 triliun. Pernyataan ini memunculkan pertanyaan publik, mengapa dugaan praktik sebesar itu baru diungkap sekarang? Sejumlah pihak menilai, pengungkapan ini harus diikuti dengan transparansi data, penegakan hukum, serta penjelasan menyeluruh agar tidak sekadar menjadi wacana, tetapi benar-benar membuka akar persoalan kebocoran penerimaan negara yang terjadi selama puluhan tahun.TALK :: Pakar Ekonomi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Gigih Prihantono & Pengamat Ekonomi, Irwan Ibrahim
Presiden Prabowo Subianto menyebut rakyat Indonesia tidak bermimpi menjadi kaya raya, melainkan hanya ingin hidup layak dengan kebutuhan dasar terpenuhi. Namun, pernyataan itu justru memicu kritik dan sentimen negatif di media sosial. Apakah pilihan diksi tersebut gagal membangun empati publik? Simak analisis komunikasi politik bersama Gunawan Wicaksono.
Presiden Prabowo Subianto mengaku sedih karena hampir setiap hari mendengar cerita tentang pejabat yang mencuri uang rakyat. Pernyataan ini menjadi alarm keras bahwa korupsi masih menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa. Uang yang seharusnya digunakan untuk pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga kesejahteraan masyarakat justru disalahgunakan demi kepentingan pribadi.Lalu, apa yang harus dilakukan?Pemberantasan korupsi tidak cukup hanya dengan penindakan hukum. Dibutuhkan pengawasan yang kuat, transparansi dalam penggunaan anggaran, serta keberanian untuk menindak siapa pun tanpa pandang jabatan. Pemerintah juga perlu memperkuat sistem digital agar celah penyalahgunaan anggaran semakin sempit.Di sisi lain, masyarakat memiliki peran penting untuk ikut mengawasi dan berani melapor jika menemukan praktik korupsi di lingkungan sekitar. Pendidikan antikorupsi sejak dini juga dinilai penting agar generasi muda tumbuh dengan budaya jujur dan bertanggung jawab.Karena pada akhirnya, memberantas korupsi bukan hanya tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama demi menjaga masa depan Indonesia.TALK :: Sekretaris Umum Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas), Andrian Lame Muhar & Pengamat Ekonomi, Irwan Ibrahim
Presiden RI Prabowo Subianto mengaku sedih karena hampir setiap hari mendengar laporan tentang pejabat yang mencuri uang rakyat. Pernyataan itu kembali memicu pertanyaan besar: sampai kapan korupsi terus berulang di negeri ini?Pengawasan yang lemah, hukuman yang dinilai belum memberi efek jera, hingga budaya penyalahgunaan jabatan disebut menjadi akar persoalan. Di sisi lain, masyarakat berharap pemerintah tak hanya marah, tetapi juga berani bertindak tegas tanpa pandang bulu.Lalu, apa langkah konkret yang harus dilakukan untuk menghentikan praktik korupsi dan mengembalikan kepercayaan publik? Simak perbincangannya hanya di Radio Elshinta.TALK :: Mantan Ketua Wadah Pegawai KPK, Yudi Purnomo & Pegiat Antikorupsi Lembaga Koordinasi Pemberantasan Korupsi (LKPK ), Bejo Suhendro
Ferry Juliantono, menyebut KSP Nasari sebagai role model koperasi nasional dalam inovasi dan digitalisasi. Pernyataan ini disampaikan saat KSP Nasari meluncurkan Super Apps Koperasi dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-27 di Surabaya.
Pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Beijing menjadi sorotan dunia. Dalam pertemuan bilateral tersebut, Xi menegaskan bahwa China dan Amerika Serikat harus menjadi “mitra, bukan rival”. Pernyataan itu muncul di tengah ketegangan panjang dua negara, mulai dari perang dagang, persaingan teknologi, isu Taiwan, hingga perebutan pengaruh geopolitik global. Meski kedua negara menunjukkan sinyal ingin menjaga stabilitas hubungan, banyak pihak menilai rivalitas Washington dan Beijing tetap sulit dihindari karena kepentingan strategis masing-masing. Pertemuan ini pun dinilai penting untuk melihat arah baru hubungan dua kekuatan terbesar dunia, sekaligus dampaknya terhadap ekonomi dan stabilitas global. Lalu, apakah pertemuan Trump dan Xi Jinping benar-benar membuka peluang meredanya tensi Amerika Serikat dan China? Atau justru hanya strategi diplomasi untuk menjaga kepentingan masing-masing negara? Talk bersama Guru Besar Hukum Internasional UI, Prof Hikmahanto Juwana.
Partai Amanat Nasional (PAN) menegaskan komitmennya untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga masa jabatan berakhir pada 2029. Pernyataan ini menunjukkan keseriusan PAN dalam menjalankan peran politiknya untuk mendukung stabilitas dan keberlangsungan program pemerintahan.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, menyatakan bahwa Program Jaga Desa menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola dan perlindungan kepala desa. Pernyataan ini disampaikan dalam acara ABPEDNAS Jaga Desa Award 2026 di Jakarta, Minggu malam.
Ustadz Erwandi - Haji = JUDI? Muslim Indonesia Tidak Wajib HAJI? Tegass Pernyataan Ustadz Erwandi.
Tokoh peneliti politik, Saiful Mujani, dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan penghasutan dan ajakan untuk menjatuhkan pemerintah di luar mekanisme konstitusional. Laporan ini disampaikan oleh M. Noor Azhari, Direktur Eksekutif Merah Pusaka Strategik Indonesia (MPSI), menyusul pernyataan Saiful Mujani yang dinilai telah memprovokasi publik untuk menggulingkan pemerintahan yang sah. Pernyataan tersebut dianggap bukan lagi kritik, tetapi penghasutan yang dapat mengganggu stabilitas nasional dan memicu konflik sosial. Laporan ini juga mencantumkan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman video dan transkrip yang beredar di media sosial.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan negaranya tidak bergantung pada Selat Hormuz meski jalur tersebut menjadi salah satu rute utama distribusi energi dunia.Trump mengklaim Amerika memiliki cadangan minyak yang cukup besar di tengah konflik dengan Iran. Namun, di sisi lain, harga BBM di AS justru dilaporkan mengalami kenaikan signifikan.Pernyataan ini memicu perdebatan di tengah ketegangan geopolitik dan fluktuasi pasar energi global.
Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo menerima permohonan maaf yang disampaikan Rismon Sianipar terkait permasalahan yang sebelumnya mencuat ke publik. Pernyataan tersebut disampaikan Joko Widodo saat dimintai keterangan oleh wartawan.
Komnas HAM meminta aparat kepolisian menahan diri dalam menggunakan hukum pidana untuk merespons kritik yang disampaikan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan menyusul putusan bebas terhadap Delpedro Marhaen dan rekan-rekannya oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Lalu seperti apa penjelasan Komnas HAM terkait perlindungan kebebasan berekspresi dan batasan penegakan hukum terhadap kritik publik? Simak perbincangan bersama Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Saurlin Siagian.
Baru-baru ini pemerintah menyatakan bahwa stok BBM nasional hanya cukup untuk 26 hari ke depan. Pernyataan ini memicu kekhawatiran publik dan berpotensi menimbulkan panic buying. Dalam episode ini, kami membahas secara mendalam apa arti angka tersebut, faktor-faktor yang memengaruhi ketersediaan BBM, serta langkah-langkah yang sudah dan akan diambil pemerintah untuk memastikan pasokan energi tetap aman. Dengar juga tips dari pakar tentang bagaimana masyarakat bisa merespons situasi ini secara bijak.Talk: - Pengamat Migas dari Universitas Krisna Dwipayana yang juga mantan operation Director PT Pertamina Trans Continental, Dr Win Puji Pamularso- Pengamat Ekonomi, Irwan Ibrahim
Di tengah perdebatan publik mengenai tata kelola sumber daya alam, kelapa sawit kerap diidentikkan dengan sektor ekstraktif dan disamakan dengan pertambangan. Penyamaan ini muncul dalam berbagai diskursus kebijakan, termasuk dalam pembahasan regulasi dan tafsir Pasal 33 UUD 1945. Padahal, secara karakter produksi dan pendekatan ilmiah, sektor perkebunan memiliki perbedaan mendasar dengan sektor tambang.Menanggapi fenomena tersebut, Peneliti Pusat Riset Ekologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Ris. Ir. Chairil Anwar Siregar, M.Sc., Ph.D., menegaskan bahwa kelapa sawit tidak tepat jika disamakan dengan pertambangan dalam perspektif akademis maupun konstitusional. Hal itu disampaikannya dalam wawancara podcast bersama Elshinta, Selasa (3/3/2026).Menurut Prof. Chairil, terdapat perbedaan mendasar antara komoditas tambang dan komoditas perkebunan seperti sawit maupun karet.“Kalau tambang itu sesuatu yang digali, ketika didapat ya memang sudah seperti itu. Istilah saya itu given by God. Tetapi kalau sawit atau karet, itu mengikuti proses pemanenan energi surya. Petani menanam, merawat, memelihara, baru bisa panen,” ujar Prof. Chairil.Ia menjelaskan, sektor perkebunan merupakan sistem produksi biologis yang memerlukan proses panjang, mulai dari penanaman, perawatan, hingga panen. Hal ini berbeda dengan tambang yang sifatnya ekstraktif dan tidak melalui proses budidaya. Karena itu, secara rasional dan akademis, menurutnya kedua sektor tersebut tidak bisa diperlakukan sama dalam kebijakan maupun regulasi.“Sehingga ya harus kita bedakan lah, harus dibedakan itu,” tegasnya.Terkait Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 yang mengatur pengelolaan sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, Prof. Chairil menilai seluruh sektor pada prinsipnya memang untuk kepentingan bangsa dan negara. Namun, pendekatan pengaturannya tetap harus mempertimbangkan karakter masing-masing sektor.“Semuanya untuk kepentingan bangsa dan negara, untuk keperluan rakyat. Tapi kalau mau didetailkan, perlakuan tambang dengan kebun karet atau kebun sawit itu harus berbeda,” jelasnya.Ia menambahkan, perkebunan sawit dan karet misalnya merupakan bagian dari sistem biologis yang mengikuti siklus energi surya, berbeda dengan komoditas tambang seperti timah dan besi yang tidak melalui proses biologis tersebut.“Kalau timah, besi, dan lain sebagainya itu kan tidak ada urusan dengan energi surya. Kita dapatkan seperti Tuhan memberikannya, istilah saya itu given by God,” katanya.Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya pembedaan paradigma antara sektor ekstraktif dan sektor budidaya dalam perumusan kebijakan publik, khususnya yang menyangkut tata kelola dan regulasi terhadap komoditas strategis nasional seperti kelapa sawit.
Presiden Republik Indonesia pernah menyebut bahwa serangan terhadap Iran berpotensi memicu perang dunia ketiga. Pernyataan itu dulu mungkin terdengar berlebihan bagi sebagian orang. Namun hari ini, dunia melihat betapa eskalasi bisa terjadi dalam hitungan jam di kawasan Timur Tengah. Bagi Indonesia, perang ini adalah alarm keras. Ketahanan dalam negeri bukan lagi slogan. Ia menjadi kebutuhan mendesak. Ketika dunia tidak stabil, negara harus berdiri di atas kaki sendiri. Bagaimana persiapan Indonesia menghadapi situasi ini?TALK :: Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro
Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, menegaskan bahwa partainya akan konsisten mendorong ambang batas parlemen (parliamentary threshold) menjadi 7 persen. Menurut Surya Paloh, ambang batas 7 persen akan lebih efektif dalam memastikan kualitas demokrasi Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Surya Paloh di Nasdem Tower, Jakarta Pusat, setelah melepas tim Safari Ramadan DPP Partai Nasdem. Selain itu, Surya Paloh juga mengkritisi banyaknya partai politik yang ada, dan mempertanyakan sejauh mana manfaat yang diberikan untuk demokrasi. Menurutnya, peran partai politik haruslah membangun kesadaran masyarakat bahwa kebebasan dalam berdemokrasi harus diimbangi dengan tanggung jawab.
Simak pembahasannya bersama :1. Peneliti Pusat Studi Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Andalas, M. Nurul Fajri, SH MH2. Pegiat Antikorupsi Lembaga koordinasi pemberantasan korupsi (LKPK ) - Bejo Suhendro
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Suster Brigida MCFSM, Suster Ludgardis MCFSM dan Suster Vinsensia MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santa Teresa Kalkuta Bekasi di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Yesaya 58: 7-10; Mazmur tg 112: 4-5.6-7.8a.9; 1 Korintus 2: 1-5; Matius 5: 13-16.KITA DIJADIKAN GARAM DAN TERANG DUNIA Tema renungan kita pada hari Minggu Biada kelima iniialah: Kita Dijadikan Garam dan Terang Dunia. Dalam khotbah di bukit, Yesusmenegaskan identitas para murid sebagai garam dan terang dunia (bdk.Injil Matius). Pernyataan ini bukan sekadar metafora indah, melainkan panggilanhidup. Garam tidak hidup untuk dirinya sendiri; ia hadir untuk memberi rasa,mencegah kebusukan, dan menjaga kehidupan. Terang pun tidak disembunyikan; iahadir untuk menerangi, memberi arah, dan menyingkirkan kegelapan. Jadi, menjadigaram dan terang berarti menjadi penolong—pribadi yang kehadirannyamenghadirkan kebaikan nyata bagi sesama. Yesus mengajak para murid menyadari bahwa melalui hidupmerekalah dunia dapat merasakan sentuhan Allah. Garam yang tawar dan terangyang disembunyikan kehilangan maknanya. Maka, iman Kristiani menjadi nyataketika seseorang berani keluar dari kepentingan diri, peka terhadap kebutuhanorang lain, dan terlibat dalam penderitaan sesama. Berarti seorang muridmenjadi tanda kehadiran dan tindakan Tuhan: bukan terutama lewat kata-kata,melainkan lewat tindakan kasih yang konkret. Nabi Kitab Yesaya menegaskan bahwa terang sejatiterungkap melalui kasih yang dibagikan kepada mereka yang lapar, yang tidakberpakaian, dan yang tidak memiliki tempat tinggal. Terang bukanlah kemilauspiritual yang abstrak, melainkan sinar yang memanaskan kehidupan orang lain.Ketika tangan kita bisa berbagi, ketika langkah kita mendekat kepada yangtersingkir, saat itulah terang Tuhan memancar melalui diri kita. Keyakinan yang sama diteguhkan oleh Santo Paulus kepadajemaat di Korintus. Dalam suratnya yang pertama, Paulus menegaskan bahwa imantidak bertumpu pada hikmat manusia, melainkan pada kekuatan Allah. Artinya,menjadi garam dan terang bukanlah hasil kehebatan pribadi, melainkan buah dariketerbukaan pada karya Allah yang bekerja dalam kelemahan manusia. Ketika kitamengandalkan Tuhan, hidup sederhana kita pun dapat menjadi sarana rahmat bagibanyak orang. Mari kita bayangkan begini: sebuah lilin kecil yangdinyalakan di ruang gelap. Cahaya lilin itu tidak besar, namun cukup untukmenolong seseorang menemukan jalan dan menghindari bahaya. Lilin tidak memilihsiapa yang pantas menerima cahayanya; ia hanya setia menyala dan menghabiskandirinya. Demikian pula seorang penolong sejati: mungkin sederhana, sering takterlihat, namun kehadirannya membuat hidup orang lain menjadi lebih manusiawidan penuh harapan. Akhirnya, menjadi garam dan terang dunia adalahpanggilan harian untuk menghadirkan Allah di tengah realitas hidup. Melaluikasih yang dibagikan, pertolongan yang tulus, dan iman yang bersandar padakekuatan-Nya, kita dipanggil untuk menjadi saksi bahwa Tuhan sungguh bekerja didunia ini—melalui hidup kita yang mau dipakai bagi sesama. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Allah yangmahakuasa, peliharalah dan kuatkanlah iman kami kepada-Mu agar kami senantiasamenjadi tanda kehadiran dan tindakan-Mu untuk menyelamatkan diri kami sendiri,sesama kami dan dunia di sekitar kami. Bapa kami yang ada di surga ... Dalamnama Bapa ...
Menteri Sosial Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul menargetkan kesalahan data bantuan sosial dapat ditekan hingga di bawah sepuluh persen dengan DTSEN atau Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional.Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Sosial Syaifullah Yusuf saat menghadiri agenda sosialisasi DTSEN atau Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, yang diikuti seluruh camat, lurah, dan kepala desa se-Kabupaten Pasuruan.Menteri Sosial menekankan pentingnya akurasi data sebagai dasar penyaluran bantuan sosial sehingga tepat sasaran.Selain itu, Kementerian Sosial menargetkan kesalahan data bansos dapat ditekan hingga di bawah sepuluh persen dengan digitalisasi seperti yang telah diterapkan oleh Kabupaten Banyuwangi.Lebih lanjut, Menteri Sosial Gus Ipul mengatakan bahwa digitalisasi bantuan sosial selanjutnya secara bertahap akan diterapkan di 40 kota dan kabupaten di Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah menyinggung pihak-pihak yang kerap menjelekkan bangsa. Presiden Prabowo juga menyampaikan bahwa pihak-pihak tersebut dipersilakan untuk bertarung pada Pilpres 2029 mendatang. Pernyataan ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan beragam respons dari masyarakat serta pengamat politik.
Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, menyatakan kesiapannya untuk turun langsung mendukung Partai Solidaritas Indonesia atau PSI. Pernyataan ini memunculkan beragam respons dan spekulasi di ruang publik.Lalu, apa implikasi politik dari langkah tersebut? Sejauh mana pengaruh Jokowi dapat mendongkrak posisi PSI di tengah persaingan partai politik nasional? Dan bagaimana dampaknya terhadap dinamika hubungan antarpartai ke depan?Talk: - Direktur Emrus Corner/Pakar Komunikasi Politik/Komunikolog Indonesia, Dr. Emrus Sihombing- Pengamat Politik/Mantan Anggota MPR RI, Jusuf Suroso
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi tajam hingga menembus 8 persen pada perdagangan hari ini dan memicu mekanisme Trading Halt di Bursa Efek Indonesia. Pelemahan tersebut terjadi di tengah meningkatnya volatilitas pasar global serta sentimen kehati-hatian investor terhadap pasar saham Indonesia seiring dengan statement MSCI. Langkah atau koreksi apa yang diperlukan? Talk bersama Ekonom Fakhrul Fulvian.
MetroTV, Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku heran dengan kuatnya dugaan intervensi Riza Chalid dalam bisnis minyak. Pernyataan ini kembali memantik sorotan publik terhadap tata kelola sektor energi nasional.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, menyatakan bahwa dokumen untuk kesepakatan mengakhiri perang di Ukraina hampir siap. Zelenskyy menegaskan bahwa Ukraina bekerja dengan kejujuran dan tekad untuk mencapai perdamaian, dan berharap Rusia juga bersikap serupa untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung lama. Pernyataan ini memberikan harapan baru untuk penyelesaian diplomatik yang dapat mengakhiri penderitaan rakyat Ukraina dan meredakan ketegangan di wilayah tersebut.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan, hingga awal 2026 sekitar 90 persen atau 493 daerah di Indonesia masih sangat bergantung pada pemerintah pusat. Ketergantungan ini disebabkan rendahnya Pendapatan Asli Daerah atau PAD.Pernyataan tersebut disampaikan Mendagri dalam acara Semangat Tahun Baru 2026. Tito menjelaskan, salah satu akar persoalan rendahnya PAD adalah belum tumbuhnya sektor swasta di daerah. Karena itu, pemerintah mendorong pemerintah daerah untuk lebih kreatif dan berani melakukan terobosan agar dunia usaha bisa berkembang dan menjadi sumber pendapatan baru.Lalu, apa sebenarnya kendala yang dihadapi pemerintah daerah dalam meningkatkan PAD? Apakah regulasi, kualitas SDM, atau minimnya inovasi kebijakan?Kita bahas bersama Guru Besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Djohermansyah Djohan,
Hai, Sobat Cuan..Pernyataan seorang public figure yang mengaku ingin istrinya tetap bekerja setelah menikah mendadak jadi bahan perdebatan di media sosial. Ada yang menyebutnya jujur dan realistis, tapi ada juga yang menganggapnya sebagai red flag dalam rumah tangga. Apakah permintaan suami agar istri bekerja adalah bentuk ketidakmampuan finansial, atau justru cerminan kesiapan menghadapi realita hidup? Temukan jawabannya hanya di podcast Cuap Cuap Cuan bersama Maria Katarina dan Ayyi Hidayah selaku Financial Expert CNBC Indonesia berikut ini!Sobat Cuan, jangan lupa ya untuk follow IG @cuap_cuan, dan juga subscribe youtube channel Cuap Cuap Cuan, kemudian di like, comment dan share ya. Salam cuan!
Pakar hubungan internasional di Kolombia menilai ancaman militer yang dilontarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai bentuk campur tangan terhadap kedaulatan Kolombia. Pernyataan tersebut dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas politik dan proses demokrasi di kawasan Amerika Latin.Ancaman itu muncul setelah Donald Trump menyebut opsi operasi militer terhadap Kolombia sebagai langkah yang terbuka. Trump juga memberikan peringatan kepada Presiden Kolombia Gustavo Petro dengan menyebut masa jabatannya tidak akan berlangsung lama.Pakar hubungan internasional Andres Aristizabal menegaskan, pernyataan tersebut merupakan bentuk intervensi terbuka terhadap pemerintahan yang sah. Ia menilai Amerika Serikat tengah berupaya menekan negara-negara Amerika Latin untuk mengembalikan dominasi politik di kawasan tersebut.Menurut pengamat, ancaman ini juga berkaitan dengan agenda politik dan pemilu di sejumlah negara Amerika Latin, termasuk Kolombia dan Brasil, yang berlangsung tahun ini.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti maraknya pakar dan pengamat yang kerap berbicara di berbagai podcast YouTube, namun dinilai terlalu jauh menafsirkan bahkan mengklaim mengetahui apa yang dipikirkan dan akan dilakukan presiden. Pernyataan ini memantik diskusi publik tentang kualitas ruang diskursus digital, otoritas keilmuan, serta batas antara analisis dan spekulasi di ruang publik.Lalu bagaimana seharusnya publik menyikapi fenomena “pakar instan” di ruang digital? Apakah kritik Presiden Prabowo menjadi peringatan penting untuk menjaga kualitas diskursus publik, atau justru tantangan bagi demokrasi digital yang semakin terbuka? Kita akan membahasnya bersama Guru besar komunikasi politik LSPR Institute of Communication and Business (LSPR Institute), Prof. Dr. Lely Arrianie, M.Si
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa‑Bangsa, Antonio Guterres, menyatakan bahwa aksi militer Amerika Serikat terhadap Venezuela tidak menghormati hukum internasional dalam pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB di Markas Besar PBB, New York. Pernyataan ini disampaikan di tengah kecaman global atas operasi militer AS yang menarik perhatian dunia dan menimbulkan kekhawatiran akan preseden serius bagi prinsip kedaulatan negara dan hukum internasional.
Menteri Luar Negeri Kolombia menyatakan pada hari Selasa bahwa militer negara tersebut siap untuk membela Kolombia dan rakyatnya jika terjadi agresi dari Amerika Serikat. Pernyataan ini menambah ketegangan dalam hubungan diplomatik antara kedua negara, dengan potensi dampak besar terhadap stabilitas kawasan. Simak perkembangan terbaru mengenai pernyataan tersebut dan implikasinya terhadap politik internasional.
Roy Suryo kembali menegaskan keraguannya terhadap keaslian ijazah Presiden Jokowi. Ia mengungkapkan adanya banyak kejanggalan dalam dokumen yang ditunjukkan, yang diduga tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku. Pernyataan ini menambah spekulasi mengenai keabsahan ijazah yang menjadi dasar legitimasi Jokowi sebagai Presiden Indonesia. Roy Suryo meminta agar pihak terkait melakukan klarifikasi dan transparansi lebih lanjut. Kasus ini terus menjadi perhatian publik, memunculkan pertanyaan besar mengenai legalitas ijazah yang dimiliki oleh Jokowi.
Dinamika penanganan bencana di Sumatera kembali mencuat ke ruang publik setelah salah satu Anggota DPR RI melontarkan sindiran terbuka kepada Fery Irwanda terkait penyaluran bantuan di daerah terdampak.Pernyataan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai koordinasi, transparansi, dan efektivitas distribusi bantuan di lapangan, khususnya di tengah kondisi masyarakat yang masih berjuang memulihkan diri pasca bencana.Apa implikasinya terhadap upaya pemulihan dan penanganan darurat di Sumatera ?TALK: Pengamat Komunikasi Politik Universitas Semarang - Gunawan Wicaksono
Presiden Prabowo Subianto memastikan Jembatan Bailey di Kabupaten Bireuen, Aceh, akan terhubung dalam sepekan ke depan. Pernyataan ini disampaikan langsung saat Presiden meninjau lokasi untuk memastikan kelancaran akses transportasi warga terdampak.#PrabowoSubianto #Bireuen #Aceh #JembatanBailey #InfrastrukturAceh #BeritaTerkini #KunjunganPresiden #TransportasiAceh
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyebut bahwa banjir di berbagai daerah itu sebagai alarm kerusakan lingkungan, bahkan menjadi tanda telah terjadinya "kiamat".Ketua Umum PKB itu pun berkirim surat ke Menteri Kehutanan (Raja Juli), Menteri ESDM (Bahlil Lahadalia), dan Menteri Lingkungan Hidup (Hanif Faisol) untuk bersama-sama evaluasi total seluruh kebijakan.Evaluasi total yang dalam istilah Nahdlatul Ulama disebut taubat nasuha ini, merupakan bentuk komitmen untuk memperbaiki kebijakan yang berdampak langsung terhadap risiko bencana.Menindaklanjuti pernyataan menko pmk muhaimin iskandar yang minta sejumlah kementerian lakukan taubatan nasuha terkait bencana sumatera. Direktur Eksekutif WALHI Sumut, Rianda PurbaPengamat politik/mantan anggota MPR RI Jusuf Suroso
Narasumber :1. Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso 2. Pengamat Hukum Tata Negara/Praktisi Hukum, Ralian Jawalsen
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti maraknya kasus penculikan anak yang disebut sebagai fenomena gunung es. Pernyataan ini mencuat setelah kasus balita Bilqis asal Makassar yang diculik dan ditemukan enam hari kemudian di Jambi, diduga dijual ke komunitas Suku Anak Dalam menggunakan dokumen palsu. KPAI mencatat, sejak 2021 hingga 2024 terdapat 138 kasus penculikan termasuk perdagangan anak. Dalam program ini, kita akan membahas langkah konkret KPAI dalam menekan tingginya kasus penculikan anak di Indonesia bersama Komisioner KPAI, Ai Maryati Sholihah.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menegaskan insiden ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta harus menjadi “alarm” untuk memperhatikan aspek akademis dan psikologis siswa. Ia menekankan pentingnya peran guru yang lebih partisipatif dalam mendukung perkembangan belajar dan kesehatan mental murid. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons terhadap kejadian yang menyoroti perlunya perhatian ekstra terhadap lingkungan sekolah dan kesejahteraan psikologis generasi muda.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjenguk korban luka dalam ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara.Berikut pernyataan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri.
Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, menanggapi rencana Ketua Umum Projo, Budi Arie, yang akan bergabung dengan Partai Gerindra. Gibran menyebut keputusan ini adalah langkah yang baik dan merupakan hak setiap warga negara. Pernyataan ini disampaikan saat kunjungan perdana Wapres ke Manokwari, Papua Barat, pada Selasa siang.Gibran menekankan pentingnya dukungan relawan yang mendukung pemerintah agar pemerintahan berjalan dengan baik. Sebelumnya, Budi Arie mengungkapkan niatnya bergabung ke partai yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, yang diyakini adalah Gerindra. #GibranRakabuming #BudiArie #Projo #Gerindra #PolitikIndonesia
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 20 Maret 2025Bacaan: "Tetapi sekarang, janganlah bersusah hati dan janganlah menyesali diri, karena kamu menjual aku ke sini, sebab untuk memelihara kehidupanlah Allah menyuruh aku mendahului kamu." (Kejadian 45:5) Renungan: Ada satu sisi keberhasilan Yusuf yang mungkin sering diremehkan dan tidak dipandang sebagai suatu keberhasilan. Keberhasilan itu adalah "mengampuni". Pernahkah kita berpikir bahwa "mengampuni" merupakan suatu kunci keberhasilan? Terlebih lagi mengampuni saudara sendiri yang tidak seharusnya berniat jahat kepada kita. Yusuf ingat pengkhianatan saudara-saudaranya. la ingat ketika mereka tidak berlaku ramah kepadanya. la ingat ketika mereka menanggalkan jubahnya, memasukkannya ke dalam sumur dan menjualnya sebagai budak. Kini ia punya kesempatan membalas semua kejahatan saudara-saudaranya karena tidak ada sesuatu pun di dunia yang bisa menghalangi Perdana Menteri Mesir seperti Yusuf. Tetapi Tuhan sudah bekerja di dalam hatinya melalui roh kelemahlembutan, untuk menghapus kepahitan-kepahitan masa lalu. Kelemahlembutannya telah melebur semua kemarahan dan dendam terhadap saudara-saudaranya. Yusuf mendemonstrasikan apa yang dituliskan Paulus di dalam Efesus 4:2, "Selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar." Mungkin kita perlu melihat permohonan yang terkandung di dalam doa Fransiskus dari Asisi, "Tuhan, jadikanlah aku pembawa damai. Bila terjadi kebencian, jadikanlah aku pembawa cinta kasih. Bila terjadi penghinaan, jadikanlah aku pembawa pengampunan." Pernyataan lain mengatakan, "Bila engkau memberikan sesuatu kepada seseorang, berikanlah sesuatu yang di luar perkiraannya." Saudara-saudara Yusuf gemetar ketakutan di hadapan Yusuf yang kini menjadi pembesar di Mesir. Mereka menyangka inilah saatnya Yusuf membalas perlakuan buruk mereka terhadapnya. Tetapi sungguh mengagumkan, Yusuf memberi dan melakukan sesuatu yang di luar perkiraan mereka. Yusuf mengampuni dan mengasihi mereka serta tidak menuntut balas atau mengungkit peristiwa-peristiwa di masa lalu. Sudahkah kita juga memiliki kelemahlembutan yang memampukan kita mengampuni dan selalu membawa damai di mana ada kebencian? Lepaskanlah kasih dan berilah pengampunan sebanyak mungkin bagi mereka yang menyinggung perasaan kita, bahkan bagi orang yang pernah punya rencana jahat terhadap kita. Kelemahlembutan menyembuhkan semua luka batin yang pernah ada di hati seseorang. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, mampukanlah aku mengampuni setiap kesalahan dan tidak memperhitungkan perlakuan buruk orang lain terhadapku. Biarlah mataku memandang pada rencana-Mu yang indah sehingga aku tidak menyimpan dendam. Amin. (Dod).