POPULARITY
Categories
Polemik pendirian Gereja Beth-El Tabernakel (GBT) Jemaat Kristus Alfa Omega di Desa Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, telah berlangsung sejak 2021. Jemaat mengaku telah menempuh proses perizinan dan memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk dukungan pengguna rumah ibadah dan dukungan masyarakat, namun hingga kini belum mendapatkan kepastian pendirian rumah ibadah. Di sisi lain, pemerintah daerah menyebut proses masih berjalan melalui tahapan verifikasi dokumen, koordinasi, serta mediasi dengan berbagai pihak. YPK eLSA Semarang menilai kasus ini perlu dilihat secara utuh untuk memahami akar persoalan dan proses panjang yang terjadi selama beberapa tahun terakhir.Bagaimana kronologi lengkap persoalan pendirian GBT Kristus Alfa Omega sejak awal pengajuan izin hingga kondisi saat ini? Tahapan apa saja yang sudah dilakukan dan kendala apa yang dihadapi?Simak Wawancara Ketua Yayasan Pemberdayaan Komunitas (YPK) eLSA Semarang, Dr Tedi Kholiludin.
Usul Tafsir Kitab Fauzul Kabeer EP56 - Maulana Abdul Hadi Yaakob - Quran inginkan faedah kpd yg belum tahu & yang sudah tahu
Bismillah,2152. SUDAH KOKOHKAH KALIMAT TAUHIDMU?Riyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits 417 | Hadits Ubadah bin ash-Shamit Radhiallahu 'anhuDari Ubadah bin ash-Shamit Radhiallahu 'anhu, beliau berkata, Rasulullah bersabda,منْ شَهِدَ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ، وأَنَّ مُحمَّداً عبْدُهُ وَرَسُولُهُ ، وأَنَّ عِيسى عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ ، وَكَلِمَتُهُ أَلْقاها إِلى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ ، وأَنَّ الجَنَّةَ حَقٌّ وَالنَّارَ حَقٌّ ، أَدْخَلَهُ اللَّهُ الجَنَّةَ عَلى ما كانَ مِنَ العمَلِ » متفقٌ عليه ."Barangsiapa bersaksi bahwa tidak ada Sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan RasulNya, dan bahwa Isa adalah hamba Allah, Rasul-Nya, kalimatNya yang disampaikan kepada Maryam, dan ruh dariNya, dan bahwa surga itu benar adanya, neraka itu benar adanya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga, bagaimana pun amal perbuatan yang dilakukannya." (Muttafaq'alaih)
SOLII TALKS NASKAH BARU SUDAH JADI
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 10 Juli 2026Bacaan: "Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan." (Matius 14:16)Renungan: Suatu kali di sebuah komplek perumahan terjadi kebanjiran. Air masuk ke rumah warga. Semua panik. Ada ibu-ibu bawa anak kecil, ada kakek yang tidak bisa jalan. Di grup RT langsung ramai. Ada yang bilang: "Lapor kelurahan aja", "Tunggu bantuan datang", "Kita kan tidak punya perahu". Semuanya punya alasan kenapa "tidak bisa" bergerak sekarang. Tiba-tiba Pak RT ambil ember, galon kosong, dan teriak: "Yang bisa berenang, ikut saya! Kita evakuasi dulu yang anak kecil dan lansia. Soal makan nanti kita pikir bareng." Warga yang tadinya diam jadi ikut. Ada yang masak mie di pos ronda, ada yang buka dapur, ada yang kumpulin pakaian layak pakai. Sore itu semua warga selamat dan dapat makan. Bantuan dari kelurahan baru datang malam. Pak RT bilang, "Kalau kita menunggu bantuan dulu, orang bisa keburu lapar dan kedinginan. Kasih dulu apa yang kita punya." Peristiwa dalam Injil Matius 14:16 terjadi saat 5000 orang kelaparan di tempat yang sepi. Para murid melihat masalahnya besar dan mereka memberikan jalan keluar dengan berkata, "Suruh mereka pergi, supaya mereka dapat mencari makan sendiri." Pola pikir mereka adalah, "Masalah terlalu besar. Bukan kapasitas saya. Biar orang lain." Tetapi Yesus mengingatkan mereka dengan berkata, "Tidak perlu mereka pergi, kamu yang harus memberi mereka makan." Yesus tidak minta mereka mencetak uang atau buka supermarket. Dia minta mereka menyerahkan apa yang ada pada mereka, dalam hal ini 5 roti 2 ikan. Hasilnya? Semua kenyang, bahkan sisa 12 bakul. Sebagai pengikut Yesus terkadang saat ada orang yang membutuhkan pertolongan kita berkata, "Tidak bisa. Tidak cukup. Bukan urusan saya. Sudah ada pemerintah biar mereka yang menangani." Hari ini Tuhan mengingatkan kita bahwa hal kecil yang kita lakukan dengan ketulusan hati, maka akan menjadi berkat yang luar biasa. Mari kita belajar untuk percaya bahwa Tuhan kita Yesus Kristus lebih besar dari masalah yang ada di sekitar kita. Kalau kita percaya penuh pada-Nya maka akan selalu ada jalan keluar untuk setiap permasalahan yang ada di sekitar kita atau yang kita alami. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku kalau selama ini aku cepat berkata "tidak bisa" dan menyuruh orang lain pergi. Buka mataku untuk melihat kebutuhan di sekitarku dan ajarilah aku agar mau memberi dulu apa yang ada di tanganku: waktu, harta, tenaga, dan kasih. Pakailah aku untuk jadi jawaban doa bagi sesama. Amin. (Dod).
Lagi ramai soal komisaris, ada yang tahu nggak kalau Cak Lontong juga seorang komisaris dari Jaya Ancol?Sudah hadir di studio Helmy Yahya Bicara, Cak Lontong. Beliau dikenal sebagai pelawak yang menurut saya sih nggak lucu ya, tapi jenius! Kalau melihat keadaan Indonesia sekarang, bagaimana sih tanggapan dari seorang Cak Lontong? Simak selengkapnya!
Pemerintah di berbagai daerah saat ini ramai-ramai mengelola sampah untuk menjadi energi listrik.
Kalian yang suka scroll TikTok pasti familiar dengan lagu "Veronica Ko" ini! Sudah datang di studio saya, Verry penulis lagu Veronica Ko yang viral tersebut. Ia mengungkap bahwa lagu tersebut dibuat dengan bantuan AI. Ia pun tidak pernah menyangka bahwa lagunya bisa jadi hits 1 jam setelah diunggah ke sosial media. Ternyata ada hal menarik dibalik arti lirik lagunya! Penasaran? Simak selengkapnya di Helmy Yahya Bicara!
Pemerintah dan para pemangku kepentingan kembali dihadapkan pada pertanyaan mendasar mengenai efektivitas pembangunan di Papua. Terbaru, DPD RI membentuk Panitia Khusus atau Pansus Papua untuk mengevaluasi berbagai persoalan strategis, mulai dari pelaksanaan Otonomi Khusus, proyek-proyek nasional, hingga aspek kesejahteraan, keamanan, dan hak asasi manusia di Tanah Papua. apa saja capaian yang telah dirasakan masyarakat, kendala apa yang masih dihadapi, dan langkah strategis apa yang perlu dilakukan ke depan agar pembangunan Papua benar-benar inklusif dan berkeadilankami telah bersama Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Bapak Paulus Waterpauw.
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menegaskan sistem pengawasan ekspor produk kelapa sawit Indonesia telah berjalan secara berlapis dengan melibatkan berbagai instansi pemerintah. Karena itu, upaya mencegah kebocoran penerimaan negara dinilai lebih membutuhkan konsistensi penegakan hukum dibanding penambahan regulasi baru. Ketua Bidang Perpajakan dan Fiskal GAPKI, Yustinus Lambang Setyo Putro, menyampaikan hal tersebut dalam webinar Ruang Gagasan Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) bertajuk “Under Invoicing dan Kebocoran Penerimaan Negara: Persepsi atau Realitas?”, beberapa waktu lalu.Menurut Yustinus, mekanisme pengawasan ekspor kelapa sawit saat ini telah mencakup seluruh tahapan, mulai dari perizinan ekspor melalui sistem Indonesia National Single Window (INSW), pemeriksaan dokumen menggunakan sistem CEISA Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, pemeriksaan fisik barang pada jalur tertentu, hingga pemantauan devisa hasil ekspor melalui Sistem Monitoring Devisa Terintegrasi Seketika (SIMODIS) Bank Indonesia.Selain itu, transaksi ekspor juga diawasi oleh otoritas perpajakan melalui pengujian terhadap kewajaran harga dan nilai transaksi yang dilaporkan eksportir. “Menurut saya sistem yang ada di Indonesia ini sudah sangat ketat. Yang perlu kita lakukan adalah law enforcement. Sistem pengawasannya sudah ada, mekanismenya juga sudah tersedia,” ujar Yustinus, dikutip dari webinar Ruang Gagasan IKPI. Ia menjelaskan, perusahaan eksportir sawit tidak hanya wajib memenuhi kewajiban perpajakan, tetapi juga berbagai ketentuan lain sebelum memperoleh izin ekspor. Di antaranya pembayaran bea keluar kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, pembayaran pungutan ekspor kepada Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), serta pemenuhan ketentuan Domestic Market Obligation (DMO) sebagai salah satu syarat memperoleh kuota ekspor.Dengan berbagai tahapan pengawasan tersebut, menurutnya ruang untuk melakukan pelanggaran menjadi semakin sempit. Yustinus juga mengungkapkan bahwa perusahaan sawit yang melakukan transaksi dengan pihak afiliasi diwajibkan menyusun dokumentasi transfer pricing secara lengkap, meliputi master file, local file, dan Country-by-Country Report (CbCR). Dokumen tersebut menjadi dasar bagi otoritas pajak untuk menguji kewajaran harga transaksi. Apabila ditemukan harga transaksi yang tidak sesuai dengan prinsip kewajaran dan kelaziman usaha, otoritas pajak memiliki kewenangan menerbitkan surat ketetapan pajak beserta sanksi administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.Meski demikian, Yustinus mengakui masih terdapat oknum pelaku usaha yang melakukan pelanggaran, seperti memanipulasi klasifikasi komoditas ekspor untuk memperoleh keuntungan tertentu. Namun, menurutnya, tindakan tersebut merupakan perilaku individual dan tidak dapat digeneralisasi sebagai praktik seluruh industri kelapa sawit nasional. “GAPKI selalu mendorong seluruh anggotanya untuk mematuhi setiap ketentuan perpajakan dan perdagangan yang berlaku. Kalau memang ada yang terbukti melakukan pelanggaran, tentu harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya. Yustinus berharap sistem pengawasan yang telah dibangun pemerintah terus diperkuat melalui penegakan hukum yang konsisten. Dengan demikian, iklim usaha tetap terjaga, kepatuhan pelaku usaha meningkat, serta industri kelapa sawit dapat terus memberikan kontribusi optimal terhadap penerimaan negara dan perekonomian nasional.
Sedang menjadi headline mengenai kasus korupsi pengadaan laptop chromebook oleh Nadiem Makarim (mantan Menteri Pendidikan). Beliau dituntut oleh jaksa 10 tahun penjara serta denda pengembalian kerugian negara sebesar 800M. Tuntutan tersebut sudah divonis oleh hakim, dan masyarakat banyak yang membela Nadiem karena tidak adanya bukti yang cukup kuat untuk memvonis beliau.Sudah hadir di studio saya, Bapak Mahfud MD, Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Indonesia yang juga seorang guru besar hukum tata negara. Kita akan minta pendapat beliau mengenai kasus korupsi ini. Simak selengkapnya!
Nah, episode ini adalah episode bonus dari kita ya... Selamat menikmati!
Pernah merasa tertinggal dari teman-temanmu? Merasa hidup orang lain berjalan lebih cepat sementara kamu masih berjuang di tempat yang sama?Jangan buru-buru menyimpulkan bahwa kamu gagal. Setiap orang memiliki garis waktu dan takdir yang berbeda. Dalam video ini, saya akan membahas sebuah filosofi Jepang yang mengajarkan bahwa bunga yang berbeda mekar di musim yang berbeda pula. Temukan cara berhenti membandingkan diri, mengurangi overthinking, dan belajar percaya pada proses hidupmu sendiri.
Pelimpahan berkas perkara tahap dua kasus dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran informasi terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo memasuki babak baru. Dua tersangka, Roy Suryo dan dr Tifa, telah dilimpahkan oleh Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P-21 oleh kejaksaan. Namun proses tersebut juga memunculkan perdebatan, mulai dari alasan penahanan, penggunaan rompi tahanan saat pelimpahan, hingga tudingan adanya kriminalisasi dan penyalahgunaan kewenangan yang dibantah oleh pihak kepolisian.Apakah langkah penahanan dan pelimpahan yang dilakukan penyidik sudah sesuai ketentuan yang berlaku, serta bagaimana publik seharusnya memahami perbedaan antara kritik, dugaan pencemaran nama baik, dan proses penegakan hukum dalam kasus ini.Simak Wawancara Yuniar Kustanto bersama Pakar hukum pidana universitas taruma nagara, Hery Firmansyah.
It's been six months since Australia introduced a ban on social media for children under 16, a world-first policy that has now caught the attention of dozens of countries, including France, Denmark, and the United Kingdom. - Sudah enam bulan sejak Australia memberlakukan larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun, sebuah kebijakan pertama di dunia yang kini menarik perhatian puluhan negara termasuk Prancis, Denmark, dan Inggris.
Bismillah,2124. APAKAH SAYA SUDAH MENJAGA AMANAH INI? Riyaadhus ShaalihiinBab 50 | Takut (Kepada Allah)Kesimpulan Bab
Bismillah,Sudah Puasa Arafah, Masih Perlu Puasa Asyura?(If I've already fasted in Arafah, should I still fast on Asyura?)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahumullah-Video Pendek dari Kajian Tematik“Hari Yang Shalih”www.youtube.com/watch?v=3WqAsd5cP08
Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A - Merinding!! Hal Yang Ditakutkan Nabi Untuk Umatnya Sudah Terjadi Saat Ini Ustadz Ammi Nur Baits
Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A - Sudah Siapkah Memikul Amanah #2 Ustadz Ammi Nur Baits
Banyak orang tua masih bertanya: "Kalau anak sudah lewat 1000 hari pertama, apakah dampak stunting masih bisa diketahui?" Masalahnya, setelah periode tersebut, tidak semua dampak bisa terlihat secara langsung. Terutama yang berkaitan dengan emosi, perilaku, atau kemampuan anak dalam kesehariannya.Karena itu, fokus kita bukan lagi sekadar mencari apakah masalah yang muncul disebabkan oleh stunting atau tidak. Yang lebih penting adalah:
Ustadz Abu Yahya Badrusalam - Kiamat Di Ambang Pintu Sudah Siapkah Kita
Ustadz Ali Hasan Bawazier - Sudah Dekatnya Ajal Nabi - Ustadz Ali Hasan
Ustadz Firanda Andirja - Sudah Siapkah Catatan Amalmu Akan Dibuka
Ustadz Maududi Abdullah - Sudah Siapkah Anda
Daurah bersama Ustadz Syafiq Riza Basalamah tema Bila Takdir Sudah Tertulis Sesi 2
Menghayati nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara apakah sudah diimplementasikan?Narasumber: Pkl 23.00 ::: Pakar Hukum Konstitusi Fakultas Hukum Tata negara Universitas Brawijaya, Dr. Aan Eko Widiarto, S.H. M.Hum. &Pkl 24.00 ::: Sosiolog Unika Soegijapranata, Hermawan Pancasiwi
Send us Fan MailBanyak bisnis sudah menjalankan berbagai aktivitas SEO, tapi hasilnya tetap tidak sesuai ekspektasi.Sudah update konten, sudah optimasi website, dan sudah bangun backlink.Tapi traffic tidak naik signifikan, leads tidak bertambah, dan bisnis tetap sulit berkembang dari organic search.Di episode ini, Ryan Kristo membahas kenapa banyak SEO campaign gagal, bukan karena SEO-nya tidak jalan, tetapi karena sering kali campaign dimulai dengan ekspektasi yang kurang realistis, strategi yang tidak jelas, dan fokus yang terlalu besar pada deliverables dibanding hasil bisnis. Anda akan memahami bagaimana seharusnya melihat SEO sebagai strategi jangka panjang yang selaras dengan tujuan bisnis, bukan sekadar daftar aktivitas marketing.
[PNG Eps. 5: Easter Beyond Borders: A Journey with FR. Benoit Leclerc] Hi Algonerz! Gimana sih Paskah dirayakan di berbagai belahan dunia ini? Sebenarnya sama atau berbeda?
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 21 Mei 2026Bacaan: "TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu." (Mazmur 5:4)Renungan: Seorang pemuda terbiasa berdoa pagi sebelum ia memulai aktivitasnya. Kebiasaan ini sudah dilakukannya sejak lama, karena sejak kecil ayahnya mendidiknya untuk bertindak begitu. Suatu hari pemuda itu pernah bertanya kepada sang ayah, "Mengapa harus berdoa terlebih dahulu?" "Berdoa menunjukkan kalau kita tidak sombong," jawab ayahnya. "Dengan berdoa kita juga menyatakan bahwa diri sendiri tidak sanggup menjalani hari tanpa pimpinan dan penyertaan Tuhan, ucapnya lagi" Sudah bukan rahasia lagi jika kehidupan di dunia ini tidak mudah untuk dijalani. Di dalamnya ada banyak tantangan dan pergumulan, sehingga bukankah suatu kesombongan jika kita menjalani hari tanpa melibatkan Tuhan? Alkitab mencatat bahwa Daud merupakan seorang yang berkenan di hati Tuhan (Kis. 13:22). Sebutan ini disematkan padanya, karena Daud tidak sombong. Pada waktu pagi Daud mengatur persembahan bagi Tuhan, yang artinya Daud memulai setiap hari dengan berdoa. Kitab Mazmur memuat salah satu doa yang dilayangkan Daud pada pagi hari. Di situ ia meminta pimpinan dari Tuhan, katanya, "Tuhan, tuntunlah aku dalam keadilan-Mu." (ay. 9a). la juga meminta penyertaan berupa pagar anugerah dan berkat (ay. 13). Tidak heran Daud dapat melewatkan setiap tantangan dengan kemenangan. la dapat mengatasi setiap pergumulan yang menerpanya. Berkaca dari pengalaman Daud tersebut, jika kita sering merasa frustasi boleh jadi penyebabnya adalah kesombongan diri sendiri. Begitu bangun tidur langsung sibuk dengan berbagai urusan, lupa akan Tuhan. Marilah kita menjadi pribadi yang rendah hati dengan berdoa terlebih dahulu sebelum memulai hari. Setiap sebelum memulai aktivitas, mari meminta pimpinan dan penyertaan Tuhan. Begitupun sebelum tidur malam, mari kembali berdoa. Kita bersyukur atas pimpinan dan penyertaan Tuhan sepanjang hari itu. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kerendahan hati di hadapan-Mu, sehingga aku selalu meluangkan waktu terbaikku untuk duduk tenang dan bercakap-cakap dengan-Mu melalui doa harianku. Amin. (Dod).
Sudah hadir ekslusif di podcast saya, Bapak Agung Firman Sampurna, mantan Ketua BPK RI (2019–2022) yang dihadirkan sebagai saksi ahli meringankan (a de charge) dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang menjerat mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim. Beliau akan menjelaskan dari sudut pandang ahli soal kasus ini. Simak selengkapnya!
Sudah menjadi tamu saya, Ruben Onsu. Banyak yang tidak tahu bahwa saya cukup dekat dengan Ruben. Membahas bagaimana jatuh bangun seorang Rube Onsu, dari permasalahannya dengan Geprek Bensu hingga perjalanan spritualitasnya menjadi mualaf. Simak selengkapnya!
Gunung Dukono sudah resmi ditutup sejak 17 April 2026.Ada surat keputusan. Ada nomor suratnya. Ada laranganyang eksplisit untuk siapapun.Tapi pada 8 Mei — kolom abu meledak setinggi 10.000 meter.Dan tiga orang tidak pulang.Inilah yang membuat kasus Dukono 2026 berbeda daribencana vulkanik biasa. Ini bukan tentang gunung yangtidak memberi peringatan. Gunung sudah bicara sejak29 Maret. Status Waspada terbit 3 April. Penutupanresmi berlaku 17 April. Tapi sistem komunikasi risikokita — dari notifikasi, penegakan larangan, hinggajangkauan ke wisatawan asing — belum cukup kuat untukmemastikan peringatan itu benar-benar sampai kepadasemua orang yang perlu mendengarnya.Di episode ini, kita bedah semuanya dengan data primer:kronologi 40 hari eskalasi yang terdokumentasi, faktadi balik SK penutupan 556/061 yang tidak cukup hanyaterbit, fenomena crisis fatigue danoptimism bias yang membuat bahaya familiar terasaaman, kerentanan wisatawan asing yang tidak terjangkausistem informasi kita, peran strategis guide sebagaiagen komunikasi risiko di garis terdepan, dan tigarekomendasi konkret yang layak dibawa ke mejapembuat kebijakan. Karena pertanyaannya bukan hanya siapa yang salah.Pertanyaannya adalah — sistem seperti apa yang haruskita bangun, supaya kita tidak menghitung korbanseperti ini lagi?Waspada Ya, Panik Jangan.
Daurah bersama Ustadz Syafiq Riza Basalamah tema Bila Takdir Sudah Tertulis (sesi 1)
Total jemaah haji Indonesia yang telah tiba di Tanah Suci sampai Minggu dinihari 10 Mei 2026 Pukul 02.30 WIB mencapai 123.700 orang. Angka ini menyentuh 60,82 persen dari total rencana kedatangan. Dari jumlah tersebut, tercatat 26.610 di antaranya merupakan jemaah lanjut usia atau lansia(BEH/MCH2026)#ElshintaHaji2026 #LiputanHaji2026 #Haji2026 #HajiRamahLansia #TriSuksesHaji #KemenhajRI
#DiskusiInteraktif Menimbang hukuman pemberatan berupa kebiri kimia terhadap pelaku kekerasan seksual terhadap santri/santriwati atau peserta didik lainnya agar beri efek jera, sudah tepatkah? [TALK] Pakar Hukum Pidana Univ. Tarumanegara, Dr. Heri Firmansyah S.H&Pengacara Publik dari Pusat Bantuan Hukum Masyarakat, Ralian Jawalsen
Bismillah,Dilema Sudah Menikah dan Tinggal Bersama Orang Tua(The dilemma of being married and living with parents)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahumullah-Video Pendek dari Kajian Wanita No. 254“Saat Lelah Dengan Sikap Ibu”
Dalam mesej yang penuh inspirasi ini, Pr Kenneth Chin menyampaikan cabaran kepada para pemimpin untuk bersatu dalam pertuturan dan perkataan. Berasaskan kebenaran bahawa kuasa hidup dan mati ada pada lidah, beliau mengingatkan kita bahawa apa yang kita ucapkan membentuk masa depan kita. Mulakan dengan mengisytiharkan — bukan mengeluh, bukan meragui, tetapi bersuara dengan iman. Sudah tiba masanya kita bercakap ke atas masa depan kita.In this inspiring message, Pr Kenneth Chin challenges leaders to come together in unity of speech and word. Grounded in the truth that the power of life and death lies in the tongue, he reminds us that what we speak shapes our future. Begin by declaring — not complaining, not doubting, but speaking in faith. It is time for us to speak into our future.
Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia', sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.id/Sudah baca? Tinggalkan review-mu di sini: / what-it-takes ------------------Ekonomi Indonesia tumbuh 5%, tapi kelas menengah justru makin terjepit di tengah. Mereka dianggap terlalu kaya untuk dapat subsidi, namun terlalu kecil untuk dianggap sejahtera.Apa sebenarnya prioritas ekonomi kita?Pahami penjelasan Bhima Yudhistira, seorang ekonom dan Direktur Eksekutif CELIOS, dalam pembicaraannya dengan Gita Wirjawan.Tentang Bintang Tamu:Bhima Yudhistira adalah ekonom Indonesia yang menjabat sebagai Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios). Ia kerap menjadi narasumber di berbagai media nasional untuk membahas kebijakan fiskal, utang negara, investasi, hilirisasi industri, hingga dampak kebijakan publik terhadap kelas menengah dan UMKM.#Endgame #GitaWirjawan #BhimaYudhistira-----------------
Pdm. Handoyo Salim (TB) Yohanes 19:30Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai . " Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 11 Maret 2026Bacaan: "Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa. " (Yakobus 4:17)Renungan: Andy adalah seorang anak yang miskin, la hidup bersama dengan ibunya yang memiliki ketergantungan pada obat-obatan. la dibesarkan dengan seadanya dan seringkali tak punya uang untuk makan. Andy sejak kecil tidak pernah sekolah. Ia hanya dididik oleh tantenya di rumah. Pada ulang tahunnya yang kedelapan, Andy diundang oleh salah seorang saudara ibunya untuk merayakan ulang tahun. la sama sekali tak pernah merayakan ulang tahun, apalagi menerima kue atau hadiah. Saudara jauhnya itu hanya kasihan pada Andy yang begitu kurus dan jarang makan. "Aku tak punya hadiah mewah untukmu, namun aku bisa menjamu kamu dan ibumu untuk makan malam merayakan ulang tahunmu. Datanglah ke rumahku nanti malam," begitulah kata saudara ibunya tersebut. Andy sangat bahagia. Ketika hari sudah sore, Andy bersama dengan ibu dan tante kesayangannya pergi ke rumah saudara itu. Di perjalanan, Andy melihat seorang pengemis, ayah dan anak. Mereka mengais-ngais tong sampah mencari makanan. Melihat itu, hati Andy sangat sedih. Anak itu usianya mungkin sama dengannya. Selesai pesta, Andy, tante dan ibunya pun berpamitan pulang. Saat berjalan pulang, mereka bertemu lagi dengan ayah dan anak yang tadi mengais-ngais sampah. Tanpa menunggu lama, Andy langsung berlari ke arah mereka. la mengambil amplop yang merupakan hadiah pemberian dari tantenya tadi lalu memberikan amplop itu pada ayah anak tersebut. Andy kemudian berkata, "Aku berulang tahun hari ini. Karena itu, aku punya sedikit hadiah untuk kalian. Gunakan uang ini untuk membeli makan ya. Juga belilah kebutuhan lain yang dibutuhkan." Awalnya ayah dan anak ini terlihat bingung, mereka lalu membuka amplop itu dan melihat uang 100 ribu di dalamnya. Ayah dan anak ini pun langsung menangis. Sang ayah kemudian berkata, "Nak, kamu serius memberikan uang ini untuk kami?" Tanpa ragu, Andy menjawab, "Ya, gunakan uang itu sesuka kalian. Belilah makan yang banyak untukmu dan anakmu, ya." Setelah mendapatkan ucapan terima kasih bertubi-tubi dari ayah dan anak itu, Andy pun kembali ke ibu dan tantenya. Sang ibu pun langsung sibuk memarahi dan membentak Andy, "Dasar bodoh kamu! Sudah bagus-bagus diberi uang malah diberikan pada para gembel! Anak bodoh!" Namun, di belakang, sang tante tersenyum sambil menangis haru. Dalam hati ia tahu, Andy kelak akan tumbuh menjadi orang yang baik. Kita sering mendengar sebuah kalimat yang bertuliskan bahwa untuk menolong seseorang tidak perlu menunggu kita kaya, ya kalimat tersebut seharusnya bukan hanya menjadi sebuah kalimat mati saja, namun marilah kita belajar menghidupkan kalimat tersebut dalam hati, pikiran dan juga tindakan kita. Stop berkata, "Kita saja tidak punya apa-apa, kok disuruh membantu orang itu." Dan kalimat-kalimat lain semacam itu. Tetapi firman Tuhan hari ini mencoba mengingatkan kepada kita bahwa, "Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa. Jadi, masihkah kita menunggu untuk berbuat baik dengan alasan kita masih butuh ditolong juga? Ataukah kita mulai mau berkomitmen untuk melakukan perbuatan baik, tanpa peduli situasi dan kondisi kita ? Karena saat kita berbuat baik pada orang lain, sesungguhnya kita sedang memiutangi Tuhan yang akan membalas perbuatan baik kita itu, jauh lebih besar dari apa yang sudah kita berikan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan kasih-Mu, sehingga hatiku selalu tergerak untuk membantu orang lain yang membutuhkan pertolonganku. Amin. (Dod).
Pembawa Renungan: Juliana SantiPontianak Mat. 25:31-46.
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 14 Februari 2026Bacaan: Tetapi kata Rut: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku." (Rut 1:16-17)Renungan: Selama Perang Revolusi seorang perwira muda dalam ketentaraan Inggris, sebelum berlayar bersama resimennya, bertunangan dengan seorang wanita. Tapi dalam salah satu pertempuran, perwira itu terluka parah dan kehilangan sebuah kaki. Oleh karena itu, ia menulis surat kepada calon isterinya untuk memberitahu keadaannya. Surat balasannya pun tiba. Dengan harap-harap cemas, ia membukanya. Sebenarnya perwira tersebut sangat takut mendengar respon dari tunangannya itu. la berpikir pasti kekasihnya tidak akan mau lagi melanjutkan hubungan mereka. Namun dalam surat itu, si wanita menyangkali semua pemikiran tentang menolak meneruskan pertunangannya itu karena apa yang telah terjadi pada calon pengantinnya dalam pertempuran. la berkata bahwa dia bersedia menikah dengannya bila ada cukup tubuh untuk memuat jiwanya. Kisah kesetiaan ini mirip dengan kisah antara Rut dengan mertuanya, Naomi. Rut setia mengikut Naomi, bukan pada saat ia punya segala-galanya atau berada di posisi puncak. Sebaliknya, ia tetap mengiring wanita tersebut saat dia tidak punya apa-apa lagi. Tidak punya anak, tidak punya harta benda. Kalau direnungkan bisakah kita bersikap seperti itu? Kebanyakan kita bisa setia mendampingi pasangan, ingin terus bekerja di sebuah perusahaan bahkan mau berjalan dengan Allah, saat keadaan baik-baik saja. Namun ketika orang yang kita kasihi kehilangan pekerjaan, perusahaan kita terlilit hutang, bahkan Tuhan sendiri nampaknya diam, sikap kita cenderung berubah. Kesetiaan memang kadang-kadang terlihat seperti hal yang bodoh. "Sudah tahu tidak bisa diharapkan tapi masih berharap. Sudah tahu tidak diberkati, tapi tetap mengasihi," pikir kebanyakan orang. Namun sebenarnya situasi ini adalah penguji apakah kita mengiring seseorang dan Tuhan, hanya karena sesuatu ataukah benar-benar tulus. Ingatlah, siapa diri kita sebenarnya bukan terlihat pada saat hari-hari kita penuh bunga, namun nampak saat kita dipenuhi air mata. Bisakah kita setia? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kesetiaan, baik setia pada-Mu, pada pasanganku, pada keluargaku dan pada pekerjaanku. Amin. (Dod).
Kredibilitas pasar saham dan kebijakan fiskal Indonesia sedang jadi sorotan dunia. Pukulan bertubi-tubi dari lembaga-lembaga pemeringkat internasional ini menunjukkan satu hal: ada yang tak beres dalam manajemen ekonomi di Indonesia. Sudah bukan waktunya berlagak alergi kritik dan mengabaikan masukan lembaga riset asing. Memperbaiki tata kelola atau perekonomian tersungkur akibat permainan kekuasaan. - - - Kunjungi s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital. Unduh aplikasi Tempo untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Powered by Firstory Hosting
Pendidikan, kepemimpinan, dan energi. Tiga bahan dasar nation-building dari kacamata Sudirman Said.Gita dan Sudirman juga mengajak kita untuk merefleksikan kembali bencana tsunami Aceh 2004 serta upaya-upaya cepat tanggap kala itu, agar kita bisa memetik pelajarannya hari ini.-----------------Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia', sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.id--------------------------------------Sudah baca? Tinggalkan review-mu di sini: / what-it-takes
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 25 Januari 2026Bacaan: "Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. " (Yohanes 15:12)Renungan: Apakah kita pernah melihat anak kecil menangis tapi tangisannya segera berhenti saat ia didekap ibunya? Apakah kita pernah merasakan betapa leganya ketika kita melakukan kesalahan di tempat kerja tapi ternyata reaksi bos kita hanya berkata "Sudah, tidak apa-apa. Lain kali lebih hati-hati"? Apakah kita pernah merasakan saat seorang mau mendengarkan keluh kesah kita dengan penuh empati? Atau lihatlah betapa merdekanya hati seorang yang diampuni kesalahannya. Kesedihan istri diobati oleh ucapan lembut penuh kasih dari sang suami. Rasa lelah dan stres suami mendadak hilang karena sambutan hangat istri begitu ia tiba di rumah, dsb. Banyak pengikut Yesus bingung bagaimana cara mengalirkan kuasa Allah. Sebagian lagi berpikir bahwa orang yang dapat mengalirkan kuasa Allah itu hanyalah orang yang punya karunia tertentu, memenuhi standar rohani tertentu, telah mengikuti pelatihan tertentu, terlibat pelayanan tertentu atau memiliki jabatan rohani tertentu. Padahal sesungguhnya mengalirkan kuasa Allah bisa dimulai dengan satu langkah sederhana, yaitu MENGASIHI. Dan mengasihi juga tidak selalu tentang hal-hal yang begitu besar atau dramatis, tapi bisa dimulai dengan melakukan hal-hal seperti di atas. Kebutuhan utama manusia adalah dikasihi. Dikasihi berarti diterima dan dihargai apa adanya, sebagai sesama manusia yang butuh disayangi, didengarkan, diperlakukan baik, dan dihargai. Bukankah itu juga yang kita inginkan? Kadang kita terlalu rumit memikirkan bagaimana mengalirkan kasih dan kuasa Allah. Tuhan tak akan memerintahkan sesuatu yang tak bisa kita lakukan. Ketika kita mau dengan tulus mengasihi, bisa dimulai dari melakukan tindakan-tindakan sederhana yang didasari kasih dan menunjukkan penerimaan, penghargaan serta kepedulian/empati terhadap orang lain. Ketika kita mampu melakukan hal tersebut, sesungguhnya kita sedang mengalirkan kasih sorgawi yang memulihkan hidup mereka. Jadi, mari kita mulai mengasihi, mulailah dari mengasihi orang-orang di sekitar kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan kuasa kasih-Mu, sehingga aku mampu menjadi tanda kehadiran-Mu bagi mereka yang sedang mengalami pergumulan dalam hidupnya. Amin. (Dod).
Indonesia officially enacted its new Criminal Code on January 2, 2026, replacing the old one. The new Code is intended to create a national criminal law based on Pancasila. However, in the short time since its enactment, the new Code has drawn criticism. - Indonesia secara resmi memberlakukan KUHP barunya mulai tanggal 2 Januari 2026, menggantikan KUHP lama. KUHP baru ini dimaksudkan untuk menciptakan hukum pidana nasional yang berlandaskan Pancasila. Namun demikian dalam waktu yang singkat sejak pemberlakuaannya, KUHP baru itu telah menuai kritik.
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 20 Januari 2026Bacaan: ".... Karena kami tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi laskar yang besar ini, yang datang menyerang kami. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu." (2 Tawarikh 20:12)Renungan: Pada saat seorang pasien berobat ke rumah sakit harus siap dengan vonis apapun. Walau demikian, ada satu jenis vonis yang membuat siapapun tidak siap untuk menerimanya, yaitu jika pasien divonis penyakit terminal. Penyakit terminal adalah suatu keadaan di mana seseorang mengalami sakit yang tidak mempunyai harapan untuk sembuh yang diakibatkan kegagalan organ atau multiorgan sehingga sangat dekat proses kematian. Penyakit terminal bermacam-macam mulai kanker, alzheimer, komplikasi, dsb. Inti dari penyakit terminal adalah dokter sudah angkat tangan dan pasien hanya tinggal tunggu waktu kapan kematian datang menjemput. Sudah tidak ada sesuatu yang bisa dilakukan atau diupayakan lagi. Masalah dan tantangan hidup bisa terjadi kepada siapa saja. Namun selama kita masih bisa melakukan sesuatu untuk menghadapi masalah tersebut, kita tidak perlu khawatir. Tapi bagaimana jika semua jalan sudah buntu, sudah mentok, dan kita bahkan tidak tahu apa yang harus kita lakukan lagi? Seperti penyakit terminal, ini keadaan yang sangat gawat. Raja Yosafat pernah menghadapi "masalah terminal" seperti itu. Kerajaan Yehuda diserang oleh bani Moab, bani Amon, dan sepasukan orang Meunim. Menghadapi satu musuh saja berat, sekarang harus berhadapan dengan tiga musuh sekaligus dengan laskar yang sangat besar. Yosafat takut. Yosafat bahkan berada pada satu titik di mana ia tidak tahu lagi apa yang harus dia lakukan. Walau demikian masih ada satu hal yang bisa dilakukan Yosafat yaitu berseru kepada Tuhan! Justru ini adalah solusi terbaik untuk permasalahan yang dihadapinya. Terbukti, Tuhan ganti berperang bagi Yosafat dan memberi kemenangan besar kepada bangsa Yehuda. Jika saat ini kita dihadapkan dengan masalah yang rumit, yang mana kita bahkan tidak tahu lagi harus melakukan apa- apa, ingatlah bahwa kita masih punya Tuhan. Berserulah dan berharaplah kepada-Nya, maka pertolongan-Nya akan datang tepat pada waktu-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku percaya apapun masalah yang aku hadapi saat ini, kalau aku mau setia datang pada-Mu, maka semua akan baik-baik saja. Amin. (Dod).
Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)
https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/posts/199-bedah-lagu-148431100?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-199-bedah-me-148431107?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkJadi waktu itu dingin Kuberi kau hangat Walaupun ku juga beku Tapi ku aman saat kau nyaman Jadi waktu itu panas Kuberi kau angin Walaupun ku juga gerah Tapi ku penuh saat kau teduh Sudah paham 'kan sejauh ini? Ku yang lama di sini Menjagamu tak patah hati Sedia aku sebelum hujan Apa yang kau butuh, kuberikan Ke mana pun tak akan kau temukan Yang siapkan bekalmu di peperangan Jika tak setara, kumaafkan Memang sebegitunya akuSumber gambar: julio andres rosario ortiz di UnsplashTerima kasih banyak atas dukungannya untuk:SAHABAT WINDAHAkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemiAlastair JudsonKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekCameron Edinger-ReeveSam BayleyLivvieIsmail OtchiChrisRussell BarlowMary Pope帥志 Shuai Chih LinBjornrappangeHossein KhoshtaghazaParis LuckowskiMatthew O'ConnorRussell OgdenYaszalixBart van de KampWC KonArthur NazaryanDaniel KaposiEmily HuangBenjamin SayHa Nguyen Jena StringerFrédéric UhrweillerQuran and sunnahEdward HearnJennifer FoleyJP태용 심Cameron ClarkOxana SaimoAudrey DeliviaJoeJohn RichardsonFredoMarkRickLucaRuby den BoerTata HelenkiRowenaEmma MonteathRicardo CorsaK TaguchiTEMAN WINDAHJohn McBrideKristofer Nivens P. Clayton D. Causey, CT Vanessa HackJohn ShumLuis PaezCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchSicily FiennesMeredith R NormanTom Simamora ThatcherTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerJustin WilsonJayZane RubaiiBenjaminDerynAlexH HMatt WintersAlec MitchellVinceBertiAtsuko MaenoMosaStephen GrahamHannah RowntreeColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimRyosuke SudaBerberJeroen VellekoopJan NedermeijerMatthewTakeshi YamafujiNatePatrickMiquelFeeJingle YanMathias朗 桑田Ben PlayfordLauraKenji YanaguRicky ZhangVacanza TropicaleBill Dalton惠羽 蔡Sophie Hoestereyこ ぱるDouglas HerrickTim SomervilleMaxence AKFSF BEddoMarc EberJin Kimivy babyDevlin KuyekDawn TanNeoKimchiSpiritPaulie MoraPaula Bradley蕾戴Jordan O.Roman PicardJarryd RMartin AwalYohiJosh LovellEnrico WelderYoichiroKatoRoanna MTacoButter한윤희동원 이Gabriel AdlerMojaNabi KunisadaTDaniel Tanlego meister창호 이昭儒 吳Thanh-Nhi VoJ YonkmanMarjaPENDENGAR SETIAColumba TierneyHH JorgensenAmina AljehaniJannedCamillelishan fengluanAninda P.A.F拓也 高山匠海 杉本 Nathalie GoudIga KomarJonathan BaileyJaime Noriega
Pembawa Renungan : RP. Albertus Joni, SCJ (Romo Koko) Palembang Luk 1:67-79
Sudah waktunya tutup bab Thirty Days of Lunch. Dan sudah waktunya kita bertumbuh, melebarkan perspektif, dan jadi lebih inklusif. Tapi tenang, DNA-nya tetap sama. Perkenalkan: The Underdog Podcast. Ada 5 episode baru mulai 30 Oktober, 2025, di YouTube Fellexandro Ruby & channel Spotify kami. See you in our new space.