POPULARITY
Categories
Ustadz Abu Yahya Badrusalam - Kiamat Di Ambang Pintu Sudah Siapkah Kita
Ustadz Ali Hasan Bawazier - Sudah Dekatnya Ajal Nabi - Ustadz Ali Hasan
Ustadz Firanda Andirja - Sudah Siapkah Catatan Amalmu Akan Dibuka
Ustadz Maududi Abdullah - Sudah Siapkah Anda
Daurah bersama Ustadz Syafiq Riza Basalamah tema Bila Takdir Sudah Tertulis Sesi 2
Menghayati nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara apakah sudah diimplementasikan?Narasumber: Pkl 23.00 ::: Pakar Hukum Konstitusi Fakultas Hukum Tata negara Universitas Brawijaya, Dr. Aan Eko Widiarto, S.H. M.Hum. &Pkl 24.00 ::: Sosiolog Unika Soegijapranata, Hermawan Pancasiwi
[PNG Eps. 5: Easter Beyond Borders: A Journey with FR. Benoit Leclerc] Hi Algonerz! Gimana sih Paskah dirayakan di berbagai belahan dunia ini? Sebenarnya sama atau berbeda?
Send us Fan MailBanyak bisnis sudah menjalankan berbagai aktivitas SEO, tapi hasilnya tetap tidak sesuai ekspektasi.Sudah update konten, sudah optimasi website, dan sudah bangun backlink.Tapi traffic tidak naik signifikan, leads tidak bertambah, dan bisnis tetap sulit berkembang dari organic search.Di episode ini, Ryan Kristo membahas kenapa banyak SEO campaign gagal, bukan karena SEO-nya tidak jalan, tetapi karena sering kali campaign dimulai dengan ekspektasi yang kurang realistis, strategi yang tidak jelas, dan fokus yang terlalu besar pada deliverables dibanding hasil bisnis. Anda akan memahami bagaimana seharusnya melihat SEO sebagai strategi jangka panjang yang selaras dengan tujuan bisnis, bukan sekadar daftar aktivitas marketing.
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 21 Mei 2026Bacaan: "TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu." (Mazmur 5:4)Renungan: Seorang pemuda terbiasa berdoa pagi sebelum ia memulai aktivitasnya. Kebiasaan ini sudah dilakukannya sejak lama, karena sejak kecil ayahnya mendidiknya untuk bertindak begitu. Suatu hari pemuda itu pernah bertanya kepada sang ayah, "Mengapa harus berdoa terlebih dahulu?" "Berdoa menunjukkan kalau kita tidak sombong," jawab ayahnya. "Dengan berdoa kita juga menyatakan bahwa diri sendiri tidak sanggup menjalani hari tanpa pimpinan dan penyertaan Tuhan, ucapnya lagi" Sudah bukan rahasia lagi jika kehidupan di dunia ini tidak mudah untuk dijalani. Di dalamnya ada banyak tantangan dan pergumulan, sehingga bukankah suatu kesombongan jika kita menjalani hari tanpa melibatkan Tuhan? Alkitab mencatat bahwa Daud merupakan seorang yang berkenan di hati Tuhan (Kis. 13:22). Sebutan ini disematkan padanya, karena Daud tidak sombong. Pada waktu pagi Daud mengatur persembahan bagi Tuhan, yang artinya Daud memulai setiap hari dengan berdoa. Kitab Mazmur memuat salah satu doa yang dilayangkan Daud pada pagi hari. Di situ ia meminta pimpinan dari Tuhan, katanya, "Tuhan, tuntunlah aku dalam keadilan-Mu." (ay. 9a). la juga meminta penyertaan berupa pagar anugerah dan berkat (ay. 13). Tidak heran Daud dapat melewatkan setiap tantangan dengan kemenangan. la dapat mengatasi setiap pergumulan yang menerpanya. Berkaca dari pengalaman Daud tersebut, jika kita sering merasa frustasi boleh jadi penyebabnya adalah kesombongan diri sendiri. Begitu bangun tidur langsung sibuk dengan berbagai urusan, lupa akan Tuhan. Marilah kita menjadi pribadi yang rendah hati dengan berdoa terlebih dahulu sebelum memulai hari. Setiap sebelum memulai aktivitas, mari meminta pimpinan dan penyertaan Tuhan. Begitupun sebelum tidur malam, mari kembali berdoa. Kita bersyukur atas pimpinan dan penyertaan Tuhan sepanjang hari itu. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kerendahan hati di hadapan-Mu, sehingga aku selalu meluangkan waktu terbaikku untuk duduk tenang dan bercakap-cakap dengan-Mu melalui doa harianku. Amin. (Dod).
Sudah hadir ekslusif di podcast saya, Bapak Agung Firman Sampurna, mantan Ketua BPK RI (2019–2022) yang dihadirkan sebagai saksi ahli meringankan (a de charge) dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang menjerat mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim. Beliau akan menjelaskan dari sudut pandang ahli soal kasus ini. Simak selengkapnya!
Sudah menjadi tamu saya, Ruben Onsu. Banyak yang tidak tahu bahwa saya cukup dekat dengan Ruben. Membahas bagaimana jatuh bangun seorang Rube Onsu, dari permasalahannya dengan Geprek Bensu hingga perjalanan spritualitasnya menjadi mualaf. Simak selengkapnya!
Gunung Dukono sudah resmi ditutup sejak 17 April 2026.Ada surat keputusan. Ada nomor suratnya. Ada laranganyang eksplisit untuk siapapun.Tapi pada 8 Mei — kolom abu meledak setinggi 10.000 meter.Dan tiga orang tidak pulang.Inilah yang membuat kasus Dukono 2026 berbeda daribencana vulkanik biasa. Ini bukan tentang gunung yangtidak memberi peringatan. Gunung sudah bicara sejak29 Maret. Status Waspada terbit 3 April. Penutupanresmi berlaku 17 April. Tapi sistem komunikasi risikokita — dari notifikasi, penegakan larangan, hinggajangkauan ke wisatawan asing — belum cukup kuat untukmemastikan peringatan itu benar-benar sampai kepadasemua orang yang perlu mendengarnya.Di episode ini, kita bedah semuanya dengan data primer:kronologi 40 hari eskalasi yang terdokumentasi, faktadi balik SK penutupan 556/061 yang tidak cukup hanyaterbit, fenomena crisis fatigue danoptimism bias yang membuat bahaya familiar terasaaman, kerentanan wisatawan asing yang tidak terjangkausistem informasi kita, peran strategis guide sebagaiagen komunikasi risiko di garis terdepan, dan tigarekomendasi konkret yang layak dibawa ke mejapembuat kebijakan. Karena pertanyaannya bukan hanya siapa yang salah.Pertanyaannya adalah — sistem seperti apa yang haruskita bangun, supaya kita tidak menghitung korbanseperti ini lagi?Waspada Ya, Panik Jangan.
Daurah bersama Ustadz Syafiq Riza Basalamah tema Bila Takdir Sudah Tertulis (sesi 1)
Total jemaah haji Indonesia yang telah tiba di Tanah Suci sampai Minggu dinihari 10 Mei 2026 Pukul 02.30 WIB mencapai 123.700 orang. Angka ini menyentuh 60,82 persen dari total rencana kedatangan. Dari jumlah tersebut, tercatat 26.610 di antaranya merupakan jemaah lanjut usia atau lansia(BEH/MCH2026)#ElshintaHaji2026 #LiputanHaji2026 #Haji2026 #HajiRamahLansia #TriSuksesHaji #KemenhajRI
#DiskusiInteraktif Menimbang hukuman pemberatan berupa kebiri kimia terhadap pelaku kekerasan seksual terhadap santri/santriwati atau peserta didik lainnya agar beri efek jera, sudah tepatkah? [TALK] Pakar Hukum Pidana Univ. Tarumanegara, Dr. Heri Firmansyah S.H&Pengacara Publik dari Pusat Bantuan Hukum Masyarakat, Ralian Jawalsen
Bismillah,Dilema Sudah Menikah dan Tinggal Bersama Orang Tua(The dilemma of being married and living with parents)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahumullah-Video Pendek dari Kajian Wanita No. 254“Saat Lelah Dengan Sikap Ibu”
Viral di media sosial aksi preman Tanah Abang yang bikin geleng-geleng kepala, seorang pedagang bakso jadi korban mangkuk dagangannya di pecahkan hanya karena tidak langsung memberi jatah yang diminta.
Berbeda dengan Madinah yang relatif sejuk di awal kedatangan cuaca di Kota Mekah saat ini sudah memasuki musim kemarau dengan suhu berkisar antara 35 hingga 36 derajat Celcius, karena itulah Jemaah diminta untuk disiplin menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat berada di luar Hotel atau saat ibadah di Masjidil Haram. LAPORAN BHERY HAMZAH
Sejumlah korban kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek dan KRL pada Senin malam lalu masih dirawat di rumah sakit. Lalu bagaimana kondisi terkini? Sudah bergabung bersama kita jurnalis Metro TV Endhita Triantara dari RSUD Bekasi.
Dalam mesej yang penuh inspirasi ini, Pr Kenneth Chin menyampaikan cabaran kepada para pemimpin untuk bersatu dalam pertuturan dan perkataan. Berasaskan kebenaran bahawa kuasa hidup dan mati ada pada lidah, beliau mengingatkan kita bahawa apa yang kita ucapkan membentuk masa depan kita. Mulakan dengan mengisytiharkan — bukan mengeluh, bukan meragui, tetapi bersuara dengan iman. Sudah tiba masanya kita bercakap ke atas masa depan kita.In this inspiring message, Pr Kenneth Chin challenges leaders to come together in unity of speech and word. Grounded in the truth that the power of life and death lies in the tongue, he reminds us that what we speak shapes our future. Begin by declaring — not complaining, not doubting, but speaking in faith. It is time for us to speak into our future.
Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A. - Takdir Sudah Ditentukan, Lalu Peran Ikhtiar Manusia?
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc. - Azab Kubur… Sudah Siapkah Kita Menghadapinya?
Satu warung Mie Babi di Sukoharjo mendadak menjadi sorotan, padahal sudah berizin lengkap tetapi tetap ditolak oleh warga.
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc. - Kiamat di Ambang Pintu Sudah Siapkah Kita?
Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A. - Sudah Siapkah? Catatan Amalmu Akan Dibuka
Ustadz Abdullah Zaen M.A. - Kajian Islam: Sudah Ditanggung Allah
Ustadz Nizar Saad Jabal Lc. M.Pd. -
Angga menceritakan pengalaman saat ia tinggal dirumah kakeknya, tak hanya tinggal disana tetapi angga pun menjaga kost kostan milik kakeknya. Hari kedua tinggal disana, angga menemukan sosok wanita disampingnya ketika terbangun dari tidurBagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2026, Lentera Malam
Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti maraknya kasus pelecehan seksual di lingkungan kampus dan menegaskan pelaku harus diproses hukum serta kampus wajib melakukan evaluasi menyeluruh. Lantas, apakah regulasi saat ini sudah cukup efektif menangani kekerasan seksual di dunia pendidikan?Hal ini disampaikan oleh Asisten Deputi Perumusan dan Koordinasi Kebijakan Bidang Perlindungan Hak Perempuan, Margareth Robin Korwa, SH, MH, dalam wawancara Elshinta News and Talk.
Persiapan penyelenggaraan ibadah haji di Embarkasi Makassar dipastikan sudah mencapai 100 persen, baik dari fasilitas asrama hingga administrasi seluruh jemaah. Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Ikbal Ismail, menyebutkan bahwa visa seluruh jemaah calon haji telah selesai tiga minggu lalu. Saat ini, petugas tengah menyusun paspor berdasarkan kelompok terbang. Persiapan semakin matang menjelang keberangkatan, dengan 10 kloter telah siap dengan paspor dan proses koordinasi dengan bandara serta otoritas terkait.
Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia', sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.id/Sudah baca? Tinggalkan review-mu di sini: / what-it-takes ------------------Ekonomi Indonesia tumbuh 5%, tapi kelas menengah justru makin terjepit di tengah. Mereka dianggap terlalu kaya untuk dapat subsidi, namun terlalu kecil untuk dianggap sejahtera.Apa sebenarnya prioritas ekonomi kita?Pahami penjelasan Bhima Yudhistira, seorang ekonom dan Direktur Eksekutif CELIOS, dalam pembicaraannya dengan Gita Wirjawan.Tentang Bintang Tamu:Bhima Yudhistira adalah ekonom Indonesia yang menjabat sebagai Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios). Ia kerap menjadi narasumber di berbagai media nasional untuk membahas kebijakan fiskal, utang negara, investasi, hilirisasi industri, hingga dampak kebijakan publik terhadap kelas menengah dan UMKM.#Endgame #GitaWirjawan #BhimaYudhistira-----------------
Ustadz Maududi Abdullah Lc. - Rezekimu Sudah Tertulis
Ustadz Maududi Abdullah Lc. -
Ustadz Maududi Abdullah Lc. -
Kawasan Simpang Gadog siang hari ini terpantau ramai dipenuhi kendaraan yang hendak menuju ke arah Puncak, Bogor. Kepadatan lalu lintas didominasi oleh kendaraan pribadi roda empat serta beberapa bus pariwisata.Berdasarkan data dari Satlantas Polres Bogor, terhitung sejak pukul 07.00 hingga 08.00 WIB, tercatat sebanyak 2.540 kendaraan roda empat telah keluar dari Exit Tol Ciawi menuju kawasan Puncak.
Simak pembahasannya bersama Narasumber:1. Pakar Hukum Narkotika, Kombes Pol (Purn) Dr, Slamet Pribadi 2. Direktur Yayasan Terakota Pegiat Anti Narkoba Faisal N Afdal
Bisnis Kafe atau Coffee Shop lagi marak banget di Indonesia. Dari UMKM sampai dengan brand-brand besar buka kedai kopi. Tapi ada satu hal yang jarang owner kafe ini lakukan untuk kelangsungan bisnisnya. Sudah hadir bersama kita Bapak Sony Tan, seorang pakar HR dan juga penulis buku "Jangan Buka Kafe Sebelum Baca Buku Ini" yang akan berbagi tips dan pengalamannya dalam mengelola bisnis kafe "Komuka". Simak selengkapnya!
Support the show: https://www.suria.my/See omnystudio.com/listener for privacy information.
Pdm. Handoyo Salim (TB) Yohanes 19:30Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai . " Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 11 Maret 2026Bacaan: "Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa. " (Yakobus 4:17)Renungan: Andy adalah seorang anak yang miskin, la hidup bersama dengan ibunya yang memiliki ketergantungan pada obat-obatan. la dibesarkan dengan seadanya dan seringkali tak punya uang untuk makan. Andy sejak kecil tidak pernah sekolah. Ia hanya dididik oleh tantenya di rumah. Pada ulang tahunnya yang kedelapan, Andy diundang oleh salah seorang saudara ibunya untuk merayakan ulang tahun. la sama sekali tak pernah merayakan ulang tahun, apalagi menerima kue atau hadiah. Saudara jauhnya itu hanya kasihan pada Andy yang begitu kurus dan jarang makan. "Aku tak punya hadiah mewah untukmu, namun aku bisa menjamu kamu dan ibumu untuk makan malam merayakan ulang tahunmu. Datanglah ke rumahku nanti malam," begitulah kata saudara ibunya tersebut. Andy sangat bahagia. Ketika hari sudah sore, Andy bersama dengan ibu dan tante kesayangannya pergi ke rumah saudara itu. Di perjalanan, Andy melihat seorang pengemis, ayah dan anak. Mereka mengais-ngais tong sampah mencari makanan. Melihat itu, hati Andy sangat sedih. Anak itu usianya mungkin sama dengannya. Selesai pesta, Andy, tante dan ibunya pun berpamitan pulang. Saat berjalan pulang, mereka bertemu lagi dengan ayah dan anak yang tadi mengais-ngais sampah. Tanpa menunggu lama, Andy langsung berlari ke arah mereka. la mengambil amplop yang merupakan hadiah pemberian dari tantenya tadi lalu memberikan amplop itu pada ayah anak tersebut. Andy kemudian berkata, "Aku berulang tahun hari ini. Karena itu, aku punya sedikit hadiah untuk kalian. Gunakan uang ini untuk membeli makan ya. Juga belilah kebutuhan lain yang dibutuhkan." Awalnya ayah dan anak ini terlihat bingung, mereka lalu membuka amplop itu dan melihat uang 100 ribu di dalamnya. Ayah dan anak ini pun langsung menangis. Sang ayah kemudian berkata, "Nak, kamu serius memberikan uang ini untuk kami?" Tanpa ragu, Andy menjawab, "Ya, gunakan uang itu sesuka kalian. Belilah makan yang banyak untukmu dan anakmu, ya." Setelah mendapatkan ucapan terima kasih bertubi-tubi dari ayah dan anak itu, Andy pun kembali ke ibu dan tantenya. Sang ibu pun langsung sibuk memarahi dan membentak Andy, "Dasar bodoh kamu! Sudah bagus-bagus diberi uang malah diberikan pada para gembel! Anak bodoh!" Namun, di belakang, sang tante tersenyum sambil menangis haru. Dalam hati ia tahu, Andy kelak akan tumbuh menjadi orang yang baik. Kita sering mendengar sebuah kalimat yang bertuliskan bahwa untuk menolong seseorang tidak perlu menunggu kita kaya, ya kalimat tersebut seharusnya bukan hanya menjadi sebuah kalimat mati saja, namun marilah kita belajar menghidupkan kalimat tersebut dalam hati, pikiran dan juga tindakan kita. Stop berkata, "Kita saja tidak punya apa-apa, kok disuruh membantu orang itu." Dan kalimat-kalimat lain semacam itu. Tetapi firman Tuhan hari ini mencoba mengingatkan kepada kita bahwa, "Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa. Jadi, masihkah kita menunggu untuk berbuat baik dengan alasan kita masih butuh ditolong juga? Ataukah kita mulai mau berkomitmen untuk melakukan perbuatan baik, tanpa peduli situasi dan kondisi kita ? Karena saat kita berbuat baik pada orang lain, sesungguhnya kita sedang memiutangi Tuhan yang akan membalas perbuatan baik kita itu, jauh lebih besar dari apa yang sudah kita berikan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan kasih-Mu, sehingga hatiku selalu tergerak untuk membantu orang lain yang membutuhkan pertolonganku. Amin. (Dod).
Pembawa Renungan: Juliana SantiPontianak Mat. 25:31-46.
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 14 Februari 2026Bacaan: Tetapi kata Rut: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku." (Rut 1:16-17)Renungan: Selama Perang Revolusi seorang perwira muda dalam ketentaraan Inggris, sebelum berlayar bersama resimennya, bertunangan dengan seorang wanita. Tapi dalam salah satu pertempuran, perwira itu terluka parah dan kehilangan sebuah kaki. Oleh karena itu, ia menulis surat kepada calon isterinya untuk memberitahu keadaannya. Surat balasannya pun tiba. Dengan harap-harap cemas, ia membukanya. Sebenarnya perwira tersebut sangat takut mendengar respon dari tunangannya itu. la berpikir pasti kekasihnya tidak akan mau lagi melanjutkan hubungan mereka. Namun dalam surat itu, si wanita menyangkali semua pemikiran tentang menolak meneruskan pertunangannya itu karena apa yang telah terjadi pada calon pengantinnya dalam pertempuran. la berkata bahwa dia bersedia menikah dengannya bila ada cukup tubuh untuk memuat jiwanya. Kisah kesetiaan ini mirip dengan kisah antara Rut dengan mertuanya, Naomi. Rut setia mengikut Naomi, bukan pada saat ia punya segala-galanya atau berada di posisi puncak. Sebaliknya, ia tetap mengiring wanita tersebut saat dia tidak punya apa-apa lagi. Tidak punya anak, tidak punya harta benda. Kalau direnungkan bisakah kita bersikap seperti itu? Kebanyakan kita bisa setia mendampingi pasangan, ingin terus bekerja di sebuah perusahaan bahkan mau berjalan dengan Allah, saat keadaan baik-baik saja. Namun ketika orang yang kita kasihi kehilangan pekerjaan, perusahaan kita terlilit hutang, bahkan Tuhan sendiri nampaknya diam, sikap kita cenderung berubah. Kesetiaan memang kadang-kadang terlihat seperti hal yang bodoh. "Sudah tahu tidak bisa diharapkan tapi masih berharap. Sudah tahu tidak diberkati, tapi tetap mengasihi," pikir kebanyakan orang. Namun sebenarnya situasi ini adalah penguji apakah kita mengiring seseorang dan Tuhan, hanya karena sesuatu ataukah benar-benar tulus. Ingatlah, siapa diri kita sebenarnya bukan terlihat pada saat hari-hari kita penuh bunga, namun nampak saat kita dipenuhi air mata. Bisakah kita setia? Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kesetiaan, baik setia pada-Mu, pada pasanganku, pada keluargaku dan pada pekerjaanku. Amin. (Dod).
Kredibilitas pasar saham dan kebijakan fiskal Indonesia sedang jadi sorotan dunia. Pukulan bertubi-tubi dari lembaga-lembaga pemeringkat internasional ini menunjukkan satu hal: ada yang tak beres dalam manajemen ekonomi di Indonesia. Sudah bukan waktunya berlagak alergi kritik dan mengabaikan masukan lembaga riset asing. Memperbaiki tata kelola atau perekonomian tersungkur akibat permainan kekuasaan. - - - Kunjungi s.id/bacatempo untuk mendapatkan diskon berlangganan Tempo Digital. Unduh aplikasi Tempo untuk membaca berbagai liputan mendalam Tempo. Powered by Firstory Hosting
Pendidikan, kepemimpinan, dan energi. Tiga bahan dasar nation-building dari kacamata Sudirman Said.Gita dan Sudirman juga mengajak kita untuk merefleksikan kembali bencana tsunami Aceh 2004 serta upaya-upaya cepat tanggap kala itu, agar kita bisa memetik pelajarannya hari ini.-----------------Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia', sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.id--------------------------------------Sudah baca? Tinggalkan review-mu di sini: / what-it-takes
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 25 Januari 2026Bacaan: "Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. " (Yohanes 15:12)Renungan: Apakah kita pernah melihat anak kecil menangis tapi tangisannya segera berhenti saat ia didekap ibunya? Apakah kita pernah merasakan betapa leganya ketika kita melakukan kesalahan di tempat kerja tapi ternyata reaksi bos kita hanya berkata "Sudah, tidak apa-apa. Lain kali lebih hati-hati"? Apakah kita pernah merasakan saat seorang mau mendengarkan keluh kesah kita dengan penuh empati? Atau lihatlah betapa merdekanya hati seorang yang diampuni kesalahannya. Kesedihan istri diobati oleh ucapan lembut penuh kasih dari sang suami. Rasa lelah dan stres suami mendadak hilang karena sambutan hangat istri begitu ia tiba di rumah, dsb. Banyak pengikut Yesus bingung bagaimana cara mengalirkan kuasa Allah. Sebagian lagi berpikir bahwa orang yang dapat mengalirkan kuasa Allah itu hanyalah orang yang punya karunia tertentu, memenuhi standar rohani tertentu, telah mengikuti pelatihan tertentu, terlibat pelayanan tertentu atau memiliki jabatan rohani tertentu. Padahal sesungguhnya mengalirkan kuasa Allah bisa dimulai dengan satu langkah sederhana, yaitu MENGASIHI. Dan mengasihi juga tidak selalu tentang hal-hal yang begitu besar atau dramatis, tapi bisa dimulai dengan melakukan hal-hal seperti di atas. Kebutuhan utama manusia adalah dikasihi. Dikasihi berarti diterima dan dihargai apa adanya, sebagai sesama manusia yang butuh disayangi, didengarkan, diperlakukan baik, dan dihargai. Bukankah itu juga yang kita inginkan? Kadang kita terlalu rumit memikirkan bagaimana mengalirkan kasih dan kuasa Allah. Tuhan tak akan memerintahkan sesuatu yang tak bisa kita lakukan. Ketika kita mau dengan tulus mengasihi, bisa dimulai dari melakukan tindakan-tindakan sederhana yang didasari kasih dan menunjukkan penerimaan, penghargaan serta kepedulian/empati terhadap orang lain. Ketika kita mampu melakukan hal tersebut, sesungguhnya kita sedang mengalirkan kasih sorgawi yang memulihkan hidup mereka. Jadi, mari kita mulai mengasihi, mulailah dari mengasihi orang-orang di sekitar kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan kuasa kasih-Mu, sehingga aku mampu menjadi tanda kehadiran-Mu bagi mereka yang sedang mengalami pergumulan dalam hidupnya. Amin. (Dod).
Indonesia officially enacted its new Criminal Code on January 2, 2026, replacing the old one. The new Code is intended to create a national criminal law based on Pancasila. However, in the short time since its enactment, the new Code has drawn criticism. - Indonesia secara resmi memberlakukan KUHP barunya mulai tanggal 2 Januari 2026, menggantikan KUHP lama. KUHP baru ini dimaksudkan untuk menciptakan hukum pidana nasional yang berlandaskan Pancasila. Namun demikian dalam waktu yang singkat sejak pemberlakuaannya, KUHP baru itu telah menuai kritik.
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 20 Januari 2026Bacaan: ".... Karena kami tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi laskar yang besar ini, yang datang menyerang kami. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu." (2 Tawarikh 20:12)Renungan: Pada saat seorang pasien berobat ke rumah sakit harus siap dengan vonis apapun. Walau demikian, ada satu jenis vonis yang membuat siapapun tidak siap untuk menerimanya, yaitu jika pasien divonis penyakit terminal. Penyakit terminal adalah suatu keadaan di mana seseorang mengalami sakit yang tidak mempunyai harapan untuk sembuh yang diakibatkan kegagalan organ atau multiorgan sehingga sangat dekat proses kematian. Penyakit terminal bermacam-macam mulai kanker, alzheimer, komplikasi, dsb. Inti dari penyakit terminal adalah dokter sudah angkat tangan dan pasien hanya tinggal tunggu waktu kapan kematian datang menjemput. Sudah tidak ada sesuatu yang bisa dilakukan atau diupayakan lagi. Masalah dan tantangan hidup bisa terjadi kepada siapa saja. Namun selama kita masih bisa melakukan sesuatu untuk menghadapi masalah tersebut, kita tidak perlu khawatir. Tapi bagaimana jika semua jalan sudah buntu, sudah mentok, dan kita bahkan tidak tahu apa yang harus kita lakukan lagi? Seperti penyakit terminal, ini keadaan yang sangat gawat. Raja Yosafat pernah menghadapi "masalah terminal" seperti itu. Kerajaan Yehuda diserang oleh bani Moab, bani Amon, dan sepasukan orang Meunim. Menghadapi satu musuh saja berat, sekarang harus berhadapan dengan tiga musuh sekaligus dengan laskar yang sangat besar. Yosafat takut. Yosafat bahkan berada pada satu titik di mana ia tidak tahu lagi apa yang harus dia lakukan. Walau demikian masih ada satu hal yang bisa dilakukan Yosafat yaitu berseru kepada Tuhan! Justru ini adalah solusi terbaik untuk permasalahan yang dihadapinya. Terbukti, Tuhan ganti berperang bagi Yosafat dan memberi kemenangan besar kepada bangsa Yehuda. Jika saat ini kita dihadapkan dengan masalah yang rumit, yang mana kita bahkan tidak tahu lagi harus melakukan apa- apa, ingatlah bahwa kita masih punya Tuhan. Berserulah dan berharaplah kepada-Nya, maka pertolongan-Nya akan datang tepat pada waktu-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku percaya apapun masalah yang aku hadapi saat ini, kalau aku mau setia datang pada-Mu, maka semua akan baik-baik saja. Amin. (Dod).
Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)
https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/posts/199-bedah-lagu-148431100?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-199-bedah-me-148431107?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkJadi waktu itu dingin Kuberi kau hangat Walaupun ku juga beku Tapi ku aman saat kau nyaman Jadi waktu itu panas Kuberi kau angin Walaupun ku juga gerah Tapi ku penuh saat kau teduh Sudah paham 'kan sejauh ini? Ku yang lama di sini Menjagamu tak patah hati Sedia aku sebelum hujan Apa yang kau butuh, kuberikan Ke mana pun tak akan kau temukan Yang siapkan bekalmu di peperangan Jika tak setara, kumaafkan Memang sebegitunya akuSumber gambar: julio andres rosario ortiz di UnsplashTerima kasih banyak atas dukungannya untuk:SAHABAT WINDAHAkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemiAlastair JudsonKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekCameron Edinger-ReeveSam BayleyLivvieIsmail OtchiChrisRussell BarlowMary Pope帥志 Shuai Chih LinBjornrappangeHossein KhoshtaghazaParis LuckowskiMatthew O'ConnorRussell OgdenYaszalixBart van de KampWC KonArthur NazaryanDaniel KaposiEmily HuangBenjamin SayHa Nguyen Jena StringerFrédéric UhrweillerQuran and sunnahEdward HearnJennifer FoleyJP태용 심Cameron ClarkOxana SaimoAudrey DeliviaJoeJohn RichardsonFredoMarkRickLucaRuby den BoerTata HelenkiRowenaEmma MonteathRicardo CorsaK TaguchiTEMAN WINDAHJohn McBrideKristofer Nivens P. Clayton D. Causey, CT Vanessa HackJohn ShumLuis PaezCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchSicily FiennesMeredith R NormanTom Simamora ThatcherTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerJustin WilsonJayZane RubaiiBenjaminDerynAlexH HMatt WintersAlec MitchellVinceBertiAtsuko MaenoMosaStephen GrahamHannah RowntreeColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimRyosuke SudaBerberJeroen VellekoopJan NedermeijerMatthewTakeshi YamafujiNatePatrickMiquelFeeJingle YanMathias朗 桑田Ben PlayfordLauraKenji YanaguRicky ZhangVacanza TropicaleBill Dalton惠羽 蔡Sophie Hoestereyこ ぱるDouglas HerrickTim SomervilleMaxence AKFSF BEddoMarc EberJin Kimivy babyDevlin KuyekDawn TanNeoKimchiSpiritPaulie MoraPaula Bradley蕾戴Jordan O.Roman PicardJarryd RMartin AwalYohiJosh LovellEnrico WelderYoichiroKatoRoanna MTacoButter한윤희동원 이Gabriel AdlerMojaNabi KunisadaTDaniel Tanlego meister창호 이昭儒 吳Thanh-Nhi VoJ YonkmanMarjaPENDENGAR SETIAColumba TierneyHH JorgensenAmina AljehaniJannedCamillelishan fengluanAninda P.A.F拓也 高山匠海 杉本 Nathalie GoudIga KomarJonathan BaileyJaime Noriega
Pembawa Renungan : RP. Albertus Joni, SCJ (Romo Koko) Palembang Luk 1:67-79
Sudah waktunya tutup bab Thirty Days of Lunch. Dan sudah waktunya kita bertumbuh, melebarkan perspektif, dan jadi lebih inklusif. Tapi tenang, DNA-nya tetap sama. Perkenalkan: The Underdog Podcast. Ada 5 episode baru mulai 30 Oktober, 2025, di YouTube Fellexandro Ruby & channel Spotify kami. See you in our new space.