POPULARITY
Categories
The Summer of Cusack continues with a trip home back to 1997's Grosse Pointe Blank, a soft Pulp Fiction send up in the era when hitman roamed free and fell in love easily!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!
We're making a top 5 list of our favorite John Cusack movies, and coming in hot is Stephen Frears adaptation of Nick Hornby's High Fidelity. Written by Cusack and his Con Air collaborator Scott Rosenberg, this Ferris Buellers style Chicago confessional is the hangout movie for movie snobs who make lists (like us!)If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 13 Juli 2026Bacaan: "Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku." (Mazmur 27:10)Renungan: Pada tahun 1967, seorang laki-laki bernama Joni Eareckson umur 17 tahun meloncat ke danau untuk menyelam. Namun karena salah perhitungan, dia cedera tulang belakang. Sejak hari itu dia lumpuh dari leher ke bawah. Dunia Joni runtuh. Orang tuanya sedih, teman-temannya menjauh. Dia marah sama Tuhan. "Kenapa aku? Kenapa Tuhan izinkan ini?" Di tempat tidur rumah sakit, dia merasa benar-benar ditinggalkan. Fisiknya lemah, masa depannya gelap, dan dia merasa tidak ada yang mengerti. Tapi di titik paling hancur itu, Joni mulai membuka Alkitab. Mazmur 27:10 jadi pegangannya: "Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku." Tuhan tidak menyembuhkan tubuhnya. Tapi Tuhan menyambut dia. Dari kursi roda, Joni menjadi pelukis dengan kuas di mulut, penulis 40 buku, dan pendiri yayasan yang menolong ribuan penyandang disabilitas di seluruh dunia. Dia berkata, "Tuhan tidak selalu mengeluarkan kita dari air, tapi Dia selalu masuk ke dalam air bersama kita." Daud menulis mazmur di atas ini saat dia dikejar-kejar, difitnah, bahkan mungkin ditinggal orang terdekatnya. "Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku", ini merupakan kalimat yang paling menyakitkan. Keluarga seharusnya jadi tempat paling aman. Tapi Daud berkata, bahkan tempat paling aman itu mengecewakan. Kalimat selanjutnya, "...namun TUHAN menyambut aku", itu merupakan kalimat yang meneguhkan dan menguatkan karena itu berarti Tuhan mengumpulkan, merangkul dan membawanya pulang. Mazmur ini mengajarkan kita bahwa pengharapan tidak boleh hanya ditaruh di tangan manusia tetapi di tangan Tuhan. Manusia bisa gagal, bisa pergi, bisa melukai. Tapi Tuhan tidak pernah. Dia selalu jadi rumah yang tidak pernah menolak kita pulang. Sebagai pengikut Yesus kita pasti pernah merasa "ditinggalkan", antara lain ditinggalkan orang. Teman yang unfollow karena kita beda pilihan. Keluarga yang tidak mendukung panggilan kita. Rekan kerja yang menikam dari belakang. Rasanya sakit. Tapi ingat, Tuhan menyambut kita. Dia tidak pernah meng-unfollow kita. Kita juga mungkin pernah ditinggalkan harapan. Doa belum dijawab, pintu kerja tertutup dan rencana gagal. Rasanya Tuhan diam, tetapi ternyata dia tetap "menyambut" artinya Dia tetap dekat. Dia peluk kita di tengah penantian kita. Kita juga mungkin pernah ditinggalkan diri sendiri. Kita kecewa pada diri sendiri sehingga kita berkata, "Aku gagal lagi". Tapi Tuhan berkata, "Aku tidak meninggalkan kamu. Aku mengumpulkan kepingan harapanmu satu persatu." Sebagai pengikut Yesus, kita dipanggil juga untuk menjadi "tangan Tuhan yang menyambut". Ketika melihat rekan kerja yang dikucilkan, murid yang diabaikan, keluarga yang kesepian, jadilah rumah bagi mereka, karena kita sudah lebih dahulu disambut Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tidak pernah meninggalkan aku. Ampunilah aku kalau aku sering mencari penerimaan di tempat yang salah. Hari ini aku mau pulang dan berlindung dalam pelukan-Mu. Pakailah aku juga untuk menyambut orang-orang di sekitarku yang merasa ditinggalkan. Amin. (Dod).
Let Matt and guest Co-Host Chelsea White be the first to invite you over to the apartment for NOTHING OUT OF THE ORDINARY! Just your standard dinner party where we discuss Olivia Wilde's new film "The Invite." Why what did you think was gonna happen? Get your minds out of the gutter. We have Jamón!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Priscilla Victory Lango Uran dan Hendrina Linong dari Paroki Santo Damian Bengkong, Batam, di Keuskupan Pangkal Pinang, Indonesia. Efesus 2: 19-22; Mazmur tg 117: 1.2; Yohanes 20: 24-29.YA TUHANKU DAN ALLAHKU Renungan kita pada hari ini bertema: Ya Tuhanku dan Allahku. Kalimat iniberasal dari Santo Tomas Rasul, yang pestanya kita rayakan pada hari ini. Iaadalah salah satu dari ke-12 rasul yang punya keunikan, selain namanya yangjuga disebut Didimus, ia sangat dikenal sebagai orang yang kurang percaya. Ia bersama para rasul lain dan banyak orang di zamannya mempunyai persepsitentang Yesus Mesias yang akan menjadi raja seperti Daud yang penuh kuasa danpembebas umat Israel dari segala bentuk penjajahan di dunia. Namun persepsi inisalah total. Yesus ternyata dihukum mati secara sangat memalukan dengandisalibkan dan wafat. Ini jelas sangat mengecewakan banyak orang yang sudahterlanjur percaya pada kekuatan seorang Mesias. Salah satu yang kecewa berat ialah Rasul Tomas. Akibatnya ia memilihmenjauh, sembunyi, menyendiri dan mungkin berpikir untuk memilih jalan hidupyang lain. Pokoknya ia sangat kecewa. Kesaksian para wanita yang menemui Yesusyang bangkit, berikut kisah rekan-rekan rasul lainnya yang melihat langsungYesus yang bangkit, tidak dipercayai Tomas. Ia memerlukan bukti lain yang lebihkuat dan bukan sekedar cerita-cerita. Bagi dia jika hanya narasi, itu samadengan omong kosong. Kecewa berat harus diatasi dengan semangat baru yang jauh lebih super.Semangat ini tak cukup diberikan oleh manusia, tapi harus diberikan dari atasyaitu Tuhan sendiri yang campur tangan. Maka Yesus sendiri yang datang untukmemberikan bukti dari diri-Nya sendiri yang bangkit. Ini baru namanya jauhlebih super. Dengan tindakan super ini, rasul Thomas dapat berubah secararadikal melalui pengakuan imannya yang amat kuat, “Tuhanku dan Allahku”. Setiap dari kita pernah mengalami kecewa, putus asa dan sakit hati.Kondisinya bervariasi dari yang ringan sampai yang berat. Apa pun kondisinya,penderitaan seperti ini memerlukan pemulihan. Bagi mereka yang mengalamikecewa, putus asa atau sakit hati yang berat, tentu sangat memerlukanpengobatan rohani yang hanya melalui campur tangan Tuhan. Sehingga hidup barudiperoleh kembali, semangatbertumbuh lagi, dan pengakuan iman kepadaTuhan dikuatkan. Maka nasihat yang bijak ialah, bila Anda mengalami penderitaan sepertikecewa berat, putus asa berat atau sakit hati berat, andalkan kekuatan dancampur tangan Tuhan. Hindari sikap menutup diri, menangisi diri bahkan yangpaling jelek ialah Tuhan dipersalahkan. Setiap kecewa, putus asa atau sakithati ada waktunya untuk berlalu pergi. Dan Tuhan menggantikan dengankehadiran-Nya yang menyelamatkan. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Di dalam penyelenggaraan dan kuasa-Mu, ya Bapa, kuatkanlahkami untuk selalu berada di dalam kasih-Mu terutama pada saat kecewa, putus asadan sakit hati menimpa diri kami. Semoga Bunda Maria, para malaikat pelindungdan khususnya rasul Tomas menemani kami di dalam saat-saat sulit itu. SalamMaria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...
AMAZING GRACE PROGRAM - PS. TIMOTHY ROY, M.A., D.Min., Ph.D - GEREJA KRISTUS PENEBUS
The Woman of Tomorrow has hit theaters this weekend and with Shahir vacationing in Metropolis, Matt enlists the power of his name squared and summons guest cohost Matthew "Nando" Kelly of Nando v Movies to help break down all the ways this new 2026 film worked / didn't work while cosplaying as a great film from 2014.If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Bpk. Kin Liong (TB) Mazmur 56:8 Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kautaruh ke dalam kirbat-Mu. Bukankah semuanya telah Kaudaftarkan?
Renungan D'Message || BELAJAR DARI KEMENANGAN DAUD II Ps. Steven Liem
AMAZING GRACE PROGRAM - PS. TIMOTHY ROY, M.A., D.Min., Ph.D - GEREJA KRISTUS PENEBUS
Wedding and Knicks Debrief at 00:00Disclosure Day Discussion at 16:48Listener Emails at 01:07:40Discussing a filmmaker whose name is synonymous with film-making is daunting at best, but will knowing the truth about Steven Spielberg's Disclosure Day set you free? If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Sejarah dan ImanDiambil dari: 1 Korintus 15:17 “Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu.”Wonder Kids, ada orang yang berkata bahwa Yesus tidak perlu sungguh-sungguh bangkit. Mereka berpikir mungkin cerita tentang Yesus cukup dipahami sebagai lambang saja. Maksudnya, mereka ingin berkata bahwa ajaran Yesus tetap baik walaupun kebangkitan-Nya tidak benar-benar terjadi. Tetapi Alkitab tidak pernah mengajarkan seperti itu.Firman Tuhan justru berkata dengan sangat jelas: kalau Kristus tidak dibangkitkan, maka iman kita sia-sia. Wah, keras sekali ya. Artinya, iman Kristen tidak dibangun di atas cerita yang indah saja, tetapi di atas peristiwa yang sungguh terjadi. Yesus benar-benar mati, benar-benar dikuburkan, dan benar-benar bangkit. Kalau kebangkitan itu tidak nyata, maka tidak ada keselamatan yang sejati.Itulah sebabnya para rasul memberitakan Yesus sebagai Pribadi yang sungguh hidup dalam sejarah. Mereka tidak berkata, “Anggap saja ini lambang.” Mereka berkata bahwa Yesus benar-benar datang dari keturunan Daud, benar-benar disalibkan, dan benar-benar dibangkitkan oleh Allah. Jadi, iman Kristen adalah iman yang berdiri di atas kebenaran yang nyata.Wonder Kids, ini penting sekali. Kadang-kadang orang suka hal-hal yang terasa rohani, tetapi tidak mau menerima bahwa Tuhan sungguh bekerja dalam dunia nyata. Padahal Yesus tidak datang hanya untuk memberi ide bagus atau ajaran yang menyentuh hati. Yesus datang untuk menyelamatkan manusia berdosa. Karena itu, Ia harus sungguh mati menggantikan kita dan sungguh bangkit mengalahkan maut.Kalau Yesus tidak bangkit, maka dosa kita masih belum dibereskan. Tetapi syukur kepada Tuhan, Yesus sungguh bangkit. Itu berarti dosa kita bisa diampuni, hidup kita bisa diubahkan, dan kita punya pengharapan yang hidup. Jadi kita tidak percaya kepada lambang kosong. Kita percaya kepada Juruselamat yang hidup.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh bangkit. Tolong aku hidup sebagai anak yang percaya kepada Juruselamat yang hidup.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tidak tinggal dalam kematian, tetapi sungguh bangkit dengan kemenangan. Tolong aku supaya imanku tidak kosong, tetapi sungguh berdiri di atas kebenaran-Mu yang hidup. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: iman Kristen bukan cerita kosong, karena Yesus sungguh mati dan sungguh bangkit untuk menyelamatkanmu. Tuhan Yesus memberkati.
Stand back because fabulous powers are about to be granted to us as we hold aloft our magic sword between our glorious legs! Skeletor4Prez and Shahir are about to discover the secrets of Castle Greyskull and Travis Knight's rap history as we discuss "Masters of the Universe" If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 12 Juni 2026Bacaan: "Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana." (Amsal 24:16)Renungan: Kita mungkin sering mendengar kisah Thomas Alva Edison yang konon mengalami 1000 kegagalan sebelum akhirnya berhasil menciptakan bola lampu. Kita juga mendengar tentang JK Rowling yang naskah Harry Potter karangannya ditolak banyak penerbit sebelum akhirnya diterbitkan satu penerbit kecil dan sukses menjadikannya penulis terkaya dalam sejarah. Kita juga mendengar kisah Soichiro Honda yang berkali-kali gagal, terkena bencana alam, perang, dsb, sebelum akhirnya bisa mendirikan perusahaan otomotif Honda. Jika bertanya kepada para tokoh sukses, hampir selalu mereka mengalami lebih banyak kegagalan daripada keberhasilan. Di sinilah uniknya. Mereka bisa mengalami banyak kegagalan (dan berusaha lagi), tapi hanya dibutuhkan satu keberhasilan untuk mereka dapat sukses membuat perubahan besar. Kegagalan juga sering kali menjadi pengalaman penting yang menjadi titik balik orang meraih keberhasilannya. Sayang, lebih banyak orang yang begitu takut dan berusaha menghindari kegagalan. Banyak orang takut melakukan sesuatu yang berpotensi membuat mereka dikritik. Banyak orang tidak berani mencoba hal yang belum pernah dilakukan orang lain, sehingga ada kemungkinan untuk gagal. Dan salah satu cara yang sering dilakukan orang untuk menghindari hal-hal tersebut adalah dengan tak mau mencoba, tak mau berusaha, dan memilih diam. Banyak orang merasa mengalami satu kegagalan akan membuat mereka gagal selamanya. Padahal, yang terjadi justru sebaliknya. Kegagalan bukanlah kata akhir. Amsal berkata, orang benar pun bisa jatuh atau gagal. Tak hanya sekali, tapi tujuh kali. Dalam budaya Yahudi, tujuh kali menunjukkan jumlah tak terhingga. Artinya, sekalipun kita sudah hidup benar, meski kita sudah melakukan yang terbaik, kegagalan masih bisa terjadi. Tapi, poin pentingnya adalah kita masih bisa bangkit kembali. Berapa kali Yusuf diperlakukan tak adil? Berapa banyak Daud hampir mati terbunuh? Jumlah masalah mereka jauh lebih banyak dari jumlah kemenangan mereka! Tapi, karena mereka tetap bangkit, maka kita kini mengenang mereka sebagai pribadi yang berkemenangan. Kita pun bisa mengalaminya! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku semangat untuk bangkit lagi saat aku jatuh terpuruk karena suatu masalah. Jangan biarkan masalah membuat aku meragukan kuasa-Mu. Yesus, Engkaulah andalanku. Amin. (Dod).
Pdt. Rubin Ong (TB) 2 Samuel 5:19-20bertanyalah Daud kepada TUHAN: "Apakah aku harus maju melawan orang Filistin itu? Akan Kauserahkankah mereka ke dalam tanganku?" TUHAN menjawab Daud: "Majulah, sebab Aku pasti akan menyerahkan orang Filistin itu ke dalam tanganmu."Lalu datanglah Daud di Baal-Perasim dan memukul mereka kalah di sana. Berkatalah ia: "TUHAN telah menerobos musuhku di depanku seperti air menerobos." Sebab itu orang menamakan tempat itu Baal-Perasim.
Bagaimana Daud bisa mengakhiri hidupnya dengan finishing well / baik hingga akhir?* Daud menang atas segala kepahitan di hidupnya yang dapat menguras energi batin, merusak hubungan, dan mengubah karakter menjadi kurang baik. * Daud setia atas perkara kecil dan memaksimalkan kesempatan yang ada di tangannya, sabar menunggu waktu Tuhan, dan percaya penyertaan-Nya. * Daud tidak membenci musuhnya, mau merendahkan diri untuk mengakui dosa, serta memenuhi hidupnya dengan pujian dan penyembahan. “Tidak ada yang lebih tragis dari mencapai akhir kehidupan dan menyadari bahwa selama ini kita menempuh jalan yang salah.” (Watchman Nee). —Pdt. Andreas Rahardjo, “Finishing Well.” Telah dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 31 Mei 2026.
If you're not careful and you noclip out of reality in the wrong areas, you'll end up listening to this week's episode about Kane Parson's Backrooms. Get lost listening to us in liminal spaces!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Pd, Handoyo Salim (TB) 2 Samuel 11:1Pada pergantian tahun, pada waktu raja-raja biasanya maju berperang, maka Daud menyuruh Yoab maju beserta orang-orangnya dan seluruh orang Israel. Mereka memusnahkan bani Amon dan mengepung kota Raba, sedang Daud sendiri tinggal di Yerusalem
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Olivia, Andrew dan Shendy Jost dari Paroki Santo Albertus Agung di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. 2 Timotius 3: 10-17; Mazmur tg 119: 157.160.161.165.166.168; Markus 12: 35-37.RELASI YESUS KRISTUS DAN DAUD Tema renungan kita pada hari iniialah: Relasi Yesus Kristus dan Daud. Dalam suatu pengajaran-Nya, Yesusmengajak para ahli Taurat untuk merenungkan identitas Mesias secara mendalam.Menurut mereka Mesias adalah anak Daud, karena memang berasal dari keturunanRaja Daud. Namun Yesus mengajukan pertanyaan yang membuat mereka terdiam: jikaMesias hanya anak Daud, mengapa Daud sendiri menyebut-Nya sebagai “Tuhan”-nya?Ini berarti Mesias bukan hanya penerus takhta Daud yang manusiawi, melainkanDia yang memiliki martabat ilahi. Yesus adalah keturunan Daud menurut daging,tetapi juga Tuhan yang dinantikan Daud sendiri. Yesus sebenarnya menunjukkanbahwa mengenal Allah tidak cukup hanya dengan menguasai pengetahuan agama. Paraahli Taurat memiliki banyak pengetahuan tentang Kitab Suci, tetapi mereka gagalmemahami makna terdalam Sabda Tuhan yang mereka pelajari. Mereka kagum akankebijaksanaan Yesus, namun tidak mampu menerima kebenaran yang diwartakan-Nya.Kekaguman saja tidak cukup untuk menjadi murid. Iman menuntut kerendahan diriuntuk menerima terang Allah. Raja Daud sendiri menjadi teladankerendahan hati. Walaupun ia seorang raja besar yang disegani, ia mengakuibahwa Mesias yang akan datang jauh lebih agung daripada dirinya. Daud tidak menjadikandirinya pusat, melainkan mengarahkan pandangannya kepada Tuhan yang akanmenyelamatkan umat-Nya. Sikap inilah yang membedakan hati seorang berimandengan hati yang hanya mencari hormat dan pengakuan diri. Sebaliknya, dalam surat-suratPaulus kita melihat contoh relasi yang indah antara seorang guru dan murid.Paulus membimbing Timotius bukan hanya dengan kata-kata, tetapi juga denganteladan hidup. Timotius menerima pengajaran itu dengan kesetiaan dan ketaatan.Paulus menasihatinya agar tetap berpegang pada ajaran yang telah diterimanyaserta tidak mudah terpengaruh oleh ajaran yang menyesatkan. Timotius percayakepada Tuhan yang bekerja melalui bimbingan Paulus. Relasi Paulus dan Timotius menunjukkaniman yang bertumbuh melalui pendampingan dan kesetiaan. Tidak cukup hanyamendengar Sabda Tuhan atau mengagumi pewarta-Nya. Kita dipanggil untukmenghidupi kebenaran yang telah kita terima. Timotius tidak hanya mendengarkanPaulus, tetapi juga melaksanakan apa yang diajarkan kepadanya. Hari ini Tuhan mengajak kitauntuk bertanya kepada diri sendiri: apakah kita hanya mengagumi Yesus, atausungguh mengikuti-Nya? Apakah kita hanya mengetahui ajaran-Nya, atau berusahamelaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari? Semoga kita memiliki kerendahanhati yang sesungguhnya sebagai tanda iman yang benar.Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa … Ya Tuhan, kuatkanlah iman kami kepada-Mu agarkami dapat menjadi tanda kehadiran dan karya-Mu di dalam dunia ini. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus … Dalam nama Bapa …
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 3 Juni 2026Bacaan: "Pergilah! Tuhan menyertai engkau." (1 Samuel 17:37b)Bacaan: Suatu hari, seorang pemuda melamar pekerjaan ke suatu perusahaan. "Selamat, Anda diterima menjadi supir di kantor ini. Mulai besok Anda sudah bisa bekerja," ucap manajer HRD kepada seorang pelamar. "Hmmm... maaf pak, bagaimana kalau saya bekerja mulai minggu depan saja?" jawab si pelamar. "Lho, mengapa begitu?" tanya manajer HRD keheranan. "Karena satu minggu ini saya harus kursus mengemudi terlebih dahulu, pak," jawab pelamar itu dengan mantap. Cerita tersebut memang hanya humor belaka. Terlepas dari itu, ada pelajaran menarik yang bisa kita ambil, yakni sikap berani si pelamar menerima tantangan sebagai supir padahal ia sendiri belum bisa mengendarai mobil. Sikap berani itu juga pernah ditunjukkan oleh Daud saat memutuskan untuk melawan Goliat. Kita tahu bahwa Daud tidak memiliki pengalaman perang sebelumnya, apalagi perang melawan raksasa yang selama ini ditakuti oleh bangsa-bangsa lain. la hanya mempunyai pengalaman melawan binatang buas, seperti singa atau beruang. Mengapa Daud berhasil mengalahkan Goliat padahal ia belum mempunyai pengalaman di medan perang? Karena Daud memutuskan dan maju berperang bersama Allah (ay. 45). Seperti halnya Daud, tantangan dalam kehidupan ini juga pasti ada. Tantangan dapat membuat nyali kita ciut, tetapi tantangan dapat membuat kita bertumbuh. Ini tergantung bagaimana kita merespon tantangan tersebut. Belajar dari Daud, hadapilah tantangan dalam hidup kita bersama Tuhan. Pandanglah Tuhan, bukan tantangan yang ada di hadapan kita! Dengan demikian, keberanian kita untuk menaklukkan tantangan akan semakin besar dan tantangan akan semakin kecil. Saat ini, sebelum kita beraktivitas, pastikan diri sendiri bahwa Tuhan ada dipihak kita, karena Dia adalah Sumber kekuatan dan keberanian kita untuk menaklukkan tantangan apapun yang ada di hadapan kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap tantangan yang aku hadapi selama ini. Aku bersyukur, selama aku mengandalkan Engkau, semua tantangan itu dapat aku lewati dengan baik. Amin. (Dod).
Filmmaking is a time machine and we're going back to the late 1990s to quietly observe Sasha's family move into a small Vancouver Island community and try to deal with their son Jeremy's ever increasing social disconnection. The subtle sleight of hand in Sophy Romvari's Blue Heron sneaks up on Matt and Shahir in one of the most praised films of the year. If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Be careful what you wish for because we're breaking the willow branch on Curry Barker's "Obsession" and following madly head over heels!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 21 Mei 2026Bacaan: "TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu." (Mazmur 5:4)Renungan: Seorang pemuda terbiasa berdoa pagi sebelum ia memulai aktivitasnya. Kebiasaan ini sudah dilakukannya sejak lama, karena sejak kecil ayahnya mendidiknya untuk bertindak begitu. Suatu hari pemuda itu pernah bertanya kepada sang ayah, "Mengapa harus berdoa terlebih dahulu?" "Berdoa menunjukkan kalau kita tidak sombong," jawab ayahnya. "Dengan berdoa kita juga menyatakan bahwa diri sendiri tidak sanggup menjalani hari tanpa pimpinan dan penyertaan Tuhan, ucapnya lagi" Sudah bukan rahasia lagi jika kehidupan di dunia ini tidak mudah untuk dijalani. Di dalamnya ada banyak tantangan dan pergumulan, sehingga bukankah suatu kesombongan jika kita menjalani hari tanpa melibatkan Tuhan? Alkitab mencatat bahwa Daud merupakan seorang yang berkenan di hati Tuhan (Kis. 13:22). Sebutan ini disematkan padanya, karena Daud tidak sombong. Pada waktu pagi Daud mengatur persembahan bagi Tuhan, yang artinya Daud memulai setiap hari dengan berdoa. Kitab Mazmur memuat salah satu doa yang dilayangkan Daud pada pagi hari. Di situ ia meminta pimpinan dari Tuhan, katanya, "Tuhan, tuntunlah aku dalam keadilan-Mu." (ay. 9a). la juga meminta penyertaan berupa pagar anugerah dan berkat (ay. 13). Tidak heran Daud dapat melewatkan setiap tantangan dengan kemenangan. la dapat mengatasi setiap pergumulan yang menerpanya. Berkaca dari pengalaman Daud tersebut, jika kita sering merasa frustasi boleh jadi penyebabnya adalah kesombongan diri sendiri. Begitu bangun tidur langsung sibuk dengan berbagai urusan, lupa akan Tuhan. Marilah kita menjadi pribadi yang rendah hati dengan berdoa terlebih dahulu sebelum memulai hari. Setiap sebelum memulai aktivitas, mari meminta pimpinan dan penyertaan Tuhan. Begitupun sebelum tidur malam, mari kembali berdoa. Kita bersyukur atas pimpinan dan penyertaan Tuhan sepanjang hari itu. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kerendahan hati di hadapan-Mu, sehingga aku selalu meluangkan waktu terbaikku untuk duduk tenang dan bercakap-cakap dengan-Mu melalui doa harianku. Amin. (Dod).
Get over here as we get nice and toasty with Simon McQuoid's new player in video game adaptations... Mortal Kombat 2! JM8 from Second Wind rejoins the pod and throws us a friendship fatality while we try to figure out if this really was a flawless victory!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Gird your loins because Matt, Jamie and Shahir are about to give a performance evaluation to one of fashion's most notorious bosses. Put on your best heels because The Devil Wears Prada 2 is sashaying down the runway with the return of Andy, Emily and Nigel in a post print journalistic quagmire!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
It's time for another Soderbergh style heist, this time in the art world! We're joined by Blueprint Screenwriting group founder Timothy Michael Cooper who has a few succinct words about Ed Solomon's new screenplay for "The Christophers" If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Shahir Daud and Matt Krol present The Only* Podcast About Movie's discussion of The Lee Cronin's Mummy! We wrap up some Egyptian mythology and try to figure out which parent is the most negligent In this kidnapping caper.If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
OKTAGON 87 klepe na dveře a my si jdeme dát kompletní rozbor toho, co nás čeká!
Lock in for our prison industrial complex conversation spurred on by Andrew Jarecki and Charlotte Kaufman's Oscar nominated "The Alabama Solution"! Revisiting a topic also prompted by our episodes on "Sing Sing" and "Where to Invade Next" we get political while examining what Eric Shlosser calls "a set of bureaucratic, political, and economic interests that encourage increased spending on imprisonment, regardless of the actual need" and what Angela Davis described as "a vicious cycle of punishment which only further impoverishes those whose impoverishment is supposedly "solved" by imprisonment." Click the links to find out more about Kinetic Justice and the Free Alabama MovementIf you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Pdm. Handoyo Salim (TB) Ibrani 4:7Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu "hari ini", ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!
You're cordially invited to hear the happy couple (and Shahir) discuss Kristoffer Borgli's "The Drama"! Seating arrangements, dietary restrictions and past trauma's will all be revealed as Matt, Jamie and Shahir wade through the murky waters of the most misleading marketed movie of the year (so far!) If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
We're ready to run, run, run back to Mr Le Bail who has a whole new game for us to play... which looks a lot like the game of hide and seek we just played in 2019. Matt and Shahir discuss sequels and the dreaded and hotly debated word... unnecessary!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
It's a last ditch effort to start discussing movies of 2026, so we're throwing a Project Hail Mary at Phil Lord and Chris Miller's new adaptation of Andy Weir's Book Club favorite!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Mariam Daud has built a devoted—and huge—online following by sharing beautifully prepared meals that draw from her Palestinian heritage and her American upbringing. Now she's showcasing her food in a debut cookbook: I Sleep in My Kitchen. Today on the show, we talk about going from sharing recipes online to doing so in print, finding inspiration in Studio Ghibli movies, and more. And before that it's the return on Three Things. Aliza and Matt discuss some of their recent restaurant visits as well as other fun things entering their worlds. This includes Matt's recent stops in Kingston, New York included stops at Mirador, Sorry, Charlie, and Graziano's Downtown Cafe. Kingston has serious range. Aliza visits Big CHUNE, a new Jamaican patty pop-up, Hani's for an exceptional seasonal (and Tik-Tok-trend certified) coffee drink, and has a first sip of Faccia Brutto's Lugermeister. Check out Rob Martinez's visit to Downtown Cafe in Kingston. Subscribe to This Is TASTE: Apple Podcasts, Spotify, YouTube Learn more about your ad choices. Visit megaphone.fm/adchoices
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 26 Maret 2026Bacaan: "Maka takutlah ia, lalu bangkit dan pergi menyelamatkan nyawanya; dan setelah sampai ke Bersyeba, yang termasuk wilayah Yehuda, ia meninggalkan bujangnya di sana." (1 Raja-raja 19:3)Renungan: Pernahkah kita kehilangan kekuatan iman ketika diperhadapkan pada suatu keadaan yang tidak terlalu genting? Seringkali kita menghadapi situasi sulit yang sangat menantang iman dan mampu melewatinya dengan iman yang terfokus pada Tuhan. Namun, ada kalanya kita mengalami kekhawatiran dan ketakutan hanya karena persoalan kecil. Di gunung Karmel, Elia menantang Raja Ahab beserta 400 orang Nabi Baal untuk membuktikan kehebatan Tuhan. Elia memanjatkan doa yang super beriman, "Ya TUHAN, Allah Abraham, Ishak dan Israel, pada hari ini biarlah diketahui orang, bahwa Engkaulah Allah... dan bahwa aku ini hamba Mu... Jawablah aku, ya TUHAN, supaya bangsa ini mengetahui, bahwa Engkaulah Allah." Lalu, turunlah api menyambar habis korban bakaran Elia dan ia membunuh ke 400 Nabi Baal tersebut. Namun keesokan harinya, ia lari ketakutan ketika mendengar ancaman Izebel, dan berkata, "Cukuplah itu! Sekarang, ya TUHAN, ambillah nyawaku." Elia berdiri teguh di puncak gunung Karmel mendeklarasikan fokus dan kekuatan imannya kepada Tuhan dan meyakini 100% akan jawaban doanya. Namun imannya jatuh seketika di titik nol hanya karena ancaman seorang perempuan. Ia menjadi putus asa dan ingin mati rasanya. Demikian pula Abraham, ia melakukan hal yang sama ketika ia berbohong tentang Sara di hadapan Firaun karena berusaha menyelamatkan nyawanya. Daud yang menuliskan pujian yang indah tentang kesetiaan Tuhan yang besar dalam hidupnya, namun juga yang menyerukan, "Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" (Mzm 22:2). Musa yang menjadi pemimpin besar yang membawa bangsa Israel keluar dari Mesir dengan perbuatan tangan Tuhan yang besar, namun ia pun berseru-seru kepada Tuhan ketika berada di Masa dan Meriba, "Apakah yang akan kulakukan kepada bangsa ini? Sebentar lagi mereka akan melempari aku dengan batu?" Nabi Elia, Raja Daud, dan Musa adalah pahlawan-pahlawan iman yang dipakai oleh Tuhan untuk mendemonstrasikan kuasa-Nya, akan tetapi hal ini tidaklah menjadikan mereka manusia super rohani tanpa kegagalan. Dengan demikian, kita tidak perlu berkecil hati ketika tapak perjalanan iman kita bagai grafik yang menurun secara drastis. Saat-saat kegelisahan, kekhawatiran, dan ketakutan tidak mampu kita halau, apakah yang harus kita lakukan selanjutnya? Nyatakan kepada Tuhan segala kelemahan iman kita dan tetaplah berdiri di gunung Tuhan. Dengan kata lain, iman kita boleh limbung namun tidaklah mati. Demikianlah Tuhan berkata setelah Elia menyampaikan ketakutannya, "Bangunlah, makanlah! Sebab kalau tidak, perjalananmu nanti terlalu jauh bagimu." Kita tidak berdiam diri ketika kondisi iman kita tercekik, namun kita harus bangkit dan meraih kekuatan Tuhan untuk menjalani hari-hari yang penuh tantangan dan menyadari la selalu setia di dalam kehidupan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku mohon kekuatan untuk bisa bangkit ketika imanku runtuh, sehingga aku sanggup menapaki jalan kehidupanku sampai akhir. Amin. (Dod).
It's the most wonderful time of the (mid) year! Join us to countdown the best films of 2025 as well as dozens of other movies our listeners were kind enough to remind us of! The TOPAM 2025 Awards aren't just the most important awards of the season, they're also the latest!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Rounding out our Best International Feature discussions is Kaouther Ben Hania's urgent docudrama "The Voice of Hind Rajab" which poses the question, how much co-ordination do we need to save children? If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
The Man, The Myth The Legend joins us to discuss Nirvana The Band The Show The Movie. Patrick Willems is back on the show to time travel with us back to 2008!Also, watch this episode with full-color-high-definition moving pictures over on YouTube! See our faces like you've never seen them before!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Today's guest is Mariam Daud of the popular @mxriyum social media account. Mariam is a home cook, recipe developer, and author of the new cookbook “I Sleep in My Kitchen: Comfort Recipes from My Palestinian American Home.” She is known on social media (where she has 7+ million followers) for her beautiful recipe videos highlighting traditional Palestinian dishes, nostalgic bakes, and comforting meals. Miriam joins host Jessie Sheehan to talk about growing up in a bustling household with nine siblings, learning to cook alongside her mom, and rolling hundreds of grape leaves assembly-line style. She shares the story of how she accidentally set the kitchen on fire, how a spontaneous milkshake video launched her social media career, and what it was like to bring her cookbook to life. The duo then walks through Mariam's recipe for Knafeh Kishna, a sweet and salty dessert beloved across the Levant. They discuss the differences between Palestinian and Lebanese styles, the signature orange hue of Palestinian knafeh, the briny cheeses traditionally used, and the magic of that dramatic cheese pull when served hot and drenched in orange blossom syrup. Click here for Miriam's Knafeh Kishna recipe. Get our Mom's the Bombe Issue Jubilee NYC 2026 tickets here Visit cherrybombe.com for subscriptions, tickets to upcoming events, and more. More on Mariam: Instagram, “I Sleep In My Kitchen” cookbook More on Jessie: Instagram, “Salty, Cheesy, Herby, Crispy Snackable Bakes” cookbook
"Good Luck, Have Fun, Don't Die" is the name of the movie and what we'd tell you living through our social media hellscape! Swipe up to listen into this anxiety riddled return from Gore Verbinski!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
To what heights will you be Wuthered by Emerald Fennell's new quotation mark-wrapped adaptation of Emily Brontë's quintessential Gothic Novel? Well my friend, that run on sentence can only be answered by Matt and Jamie at 2:30am on Valentines Day mere moments after having watched it for themselves. Plus since Shahir is away and forgot to lock the liquor cabinet, this cinematic discussion gets a bit saucy!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Tune in for the sunsoaked vibes of Oliver Laxe's "Sirāt" and stay for the distressing philosophical implications of dancing in the desert. If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Just a reminder even if democracy dies in darkness, BKRewind will always be here to illuminate Kleber Mendonça Filho's "The Secret Agent"! We navigate the Brazilian dictatorship, hairy legs and how to measure the temperature of boiling frogs.If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Telling a multi generational story of a Palestinian family starting in 1948, Cherien Dabis' "All That's Left Of You" briskly traverses history with a sense of quiet dignity, even in the face of brutal humiliation. This may be one of the best films of the year, so go out and see it if you can! If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
It's no accident that we're discussing Jafar Panahi's "It Was Just An Accident" with Thomas Flight. This astounding act of political defiance both in front of and behind the camera has just been nominated for Best International Feature, so do whatever you got to do to see it now!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
We had "No Other Choice" but to discuss Park Chan-wook's scathing take on pushing paper! Are we desperate enough to murder our contemporaries or will we fold like origami? If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Open up your sketchbook kids because we're gonna discuss one of the most criminally underseen movies of 2025! Seth Worley's Sketch is available now on VOD and we wonder if it's a better movie about creativity than one of the highest grossing movies of 2025. If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Keep your eye on the orange ball as we hurtle through Josh Safdie's first solo project "Marty Supreme." We talk about the great American huckster in cinema, the cascading calamities of living in New York City and whether this really is Chalamet's best performance. Shwep! If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.