POPULARITY
Categories
We blue ourselves for this third installment of James Cameron's Pandora odyssey "Avatar: Fire and Ash"! Can big Jim go the distance with a third Nav'i film or is it time to abandon ship? If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahSILSILAH TUHAN YESUSMari kita membaca Firman Tuhan dariMATIUS 1: 16Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.Wonder Kids, mungkin kamu akan kaget melihat nama-nama beberapa orang di dalam silsilah keluarga Tuhan Yesus. Ada Yakub si penipu, Daud si pembunuh, Rahab orang kafir. Kelihatannya kakek-nenek buyut Tuhan Yesus bukanlah orang yang hebat dan mereka pernah melakukan kesalahan besar. Tapi Allah tetap berjanji memakai mereka untuk menghadirkan Anak-Nya.Kenapa Allah menggunakan orang-orang ini? Dia tidak wajib melakukannya. Allah bisa saja menempatkan Juru Selamat di depan pintu. Akan lebih mudah bukan? Kenapa Allah harus menceritakan kisah mereka di dalam Firman Tuhan?Wonder Kids, tahukah kalian bahwa beberapa nama di dalam keluarga Tuhan Yesus punya cerita yang tidak sempurna? Ada Yakub yang pernah menipu, Daud yang pernah berbuat jahat, dan Rahab yang bukan orang percaya. Mereka pernah melakukan kesalahan besar, tetapi TUHAN tetap memilih mereka untuk menjadi bagian dari rencana besar-Nya, yaitu menghadirkan Tuhan Yesus.Kenapa TUHAN memakai mereka? Karena TUHAN ingin kita tahu bahwa meskipun manusia membuat kesalahan, TUHAN selalu punya rencana yang baik dan tetap memegang janji-Nya.Bukti dari janji TUHAN itu ada di nama terakhir dalam keluarga Tuhan Yesus, yaitu Tuhan Yesus sendiri. TUHAN mengutus Anak-Nya yang sempurna untuk menyelamatkan kita yang tidak sempurna.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, Natal sudah hampir tiba. Saat semua bersiap dengan makanan dan kado, jangan lupa mengucap syukur setiap hari kepada TUHAN yang memberikan kita hadiah terbesar—Anak-Nya yang luar biasa.Mari kita berdoaTuhan Yesus, terima kasih atas kelahiran-Mu yang membawa keselamatan. Ajar aku untuk selalu mengenal dan mengikut-Mu dalam hidup sehari-hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, SETIAP KETURUNAN, TERMASUK KITA, ADALAH BAGIAN DARI RENCANA TUHAN YANG BESAR DAN MEMILIKI MAKNA DALAM HIDUP INI. Tuhan Yesus memberkati
You gotta have faith because we've got our Knives Out for the third installment in Rian Johnson's murder mystery trilogy "Wake Up Dead Man"! It'll take Benoit Blanc to solve this debate about faith versus religion In this spirited episode!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahMALAM YANG LUAR BIASAMari kita membaca Firman Tuhan dariLUKAS 2: 11Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.Wonder Kids, malam kelahiran Tuhan Yesus awalnya adalah malam yang biasa.Ada domba-domba biasa dan gembala-gembala biasa. Tapi Allah suka mengubah yang biasa menjadi luar biasa. Malam itu, langit yang gelap menjadi terang. Para gembala yang sedang tidur terbangun dan melihat malaikat-malaikat datang. Malam itu menjadi malam yang luar biasa!Allah juga ingin menunjukkan diri-Nya kepada kita, terutama di saat-saat sulit.Karena saat itulah kita paling membutuhkan Allah. Dia akan terlihat jelas dan mudah ditemukan.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, mari cari Allah dimana saja• Lihatlah Allah di lampu Natal yang berkelap-kelip.• Dengarkan Allah di paduan suara yang menyanyikan “Halleluyah.”• Temukan Allah dalam hal-hal sederhana, seperti embun pagi dan hembusan angin.Jika kamu belajar menemukan Allah dalam keseharianmu, setiap hari akan menjadi luar biasa bersama-Nya.Mari kita berdoaBapa, terima kasih atas hadiah terbesar, Tuhan Yesus, Sang Juruselamat. Ajar aku untuk mengikut dan mencintai-Nya setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, TUHAN YESUS LAHIR SEBAGAI JURUSELAMAT KITA, MEMBERIKAN HARAPAN DAN KASIH KEPADA SEMUA ORANG. Tuhan Yesus memberkati
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Erna Lolan dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Yesaya 7: 10-14; Mazmur tg 24: 1-2.3-4ab.5-6; Roma 1: 1-7; Matthew 1: 18-24DEMI KEPENTINGANYANG LEBIH BESAR Tema renungan kita pada hariMinggu Adven keempat ini ialah: Demi Kepentingan Yang Lebih Besar. Ada sekelompok mahasiswa berdiskusi mengenaitempat untuk bakti sosial sebagai suatu bentuk aksi Natal dan Tahun Baru.Mereka juga pertimbangkan orang-orang yang menjadi sasaran pelayanan mereka.Semua pertimbangan kepentingan pribadi dihindari sehingga keputusan yang merekaambil benar-benar bagi kebutuhan orang banyak. Ada seorang anak kelas 5 SDmengeluarkan semua tabungannya selama satu tahun. Tabungan itu adalah hasilkumpulan uang jajan dan hadiah yang ia terima dan tidak ia pakai. Ia belanjakansemua uang tabungannya dalam bentuk kado-kado Natal dan Tahun Baru, lalu diberikankepada panti asuhan yang ada di dekat rumahnya, sebuah panti dengan payungagama yang berbeda dari agamanya Katolik. Ia menjadi puas dan bahagia karenatelah berbuat kasih bagi orang lain. Dua cerita nyata tersebutmerupakan contoh-contoh refleksi tentang pengosongan diri. Istilah yang lebihteologis sering kita sebut sebagai inkarnasi. Sebenarnya alasan sebuahpengosongan diri ialah demi kepentingan yang lebih besar. Logikanya ialah begini:kepentingan pribadi atau yang lebih kecil harus dikorbankan, karena adakepentingan lain yang lebih besar untuk dipenuhi. Di dalam pemenuhankepentingan yang lebih besar itu, sesungguhnya kepentingan pribadi jugamendapatkan keuntungannya. Pengosongan diri sesungguhnyaialah oleh Tuhan dengan meninggalkan tempat-Nya di surga dan menjadi manusia.Kalau Tuhan mementingkan diri-Nya sendiri, sebaiknya ia tinggal saja di surgadan tidak perlu datang ke dunia. Namun Ia sesungguhnya datang demi kepentinganyang lebih besar ialah keselamatan kita semua. Raja Ahas di dalam bacaanpertama sangat memahami kebenaran pengosongan diri ini. Oleh karena itu iamenolak meminta sesuatu yang spesial diberikan kepadanya oleh Tuhan. Iamembiarkan Tuhan saja yang menyatakan kehendak-Nya, yaitu demi kepentingan yanglebih besar. Kepentingan itu ialah Yesus yanglahir ke dalam dunia untuk keselamatan seluruh dunia dan segenap umat manusia.Ia memang disebut oleh kitab suci sebagai keturunan Daud, tetapi bukan miliknyaDaud dan segenap keluarga saja. Ia adalah Allah untuk semua orang dan segenap ciptaan. Yosef yang bertunangan denganMaria, juga mengorbankan kepentingan dirinya sendiri, yaitu rasa malu, gengsidan marah. Ingin menceraikan saja Maria. Tapi karena kepentingan yang lebihbesar, yaitu kehendak Tuhan, ia turuti dan ia bahagia dengan sikapnya itu. Sesungguhnya, dengan menurutikehendak Tuhan, kita berbuat untuk kepentingan yang lebih besar. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan, semogaperayaan hari Minggu ini melengkapi sukacita kami untuk hari raya Natal yang sebentar lain kami rayakan. Bapa kami yangada di surga ... Dalam nama Bapa ...
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Oliva Ivania dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Yesaya 7: 10-14; Mazmur tg 24: 1-2.3-4ab.5-6; Lukas 1: 26-38.SAAT INKARNASI Renungan kita pada hari ini bertema: Saat Inkarnasi. Kitaselalu merenungkan tema besar Adven ini yaitu persiapan. Selama hari-hari yanglalu renungan kita menampilkan tokoh-tokoh istimewa yang dapat disebut kategorilingkaran dekat, yaitu mereka yang berperan utama untuk membantu persiapan itu. Hari ini bacaan-bacaan liturgis mengantar kita kepadasuatu sisi persiapan inti, yang menampilkan tokoh-tokoh inti yang secaralangsung menjadi instrumen bagi kelahiran Yesus Kristus. Mereka ini bukan lagisebagai lingkaran dekat, tetapi sebagai pelaku utama untuk mewujudkan rencanaBapa yang amat dahsyat dalam sejarah keselamatan, yaitu inkarnasi. Katainkarnasi ini ialah Sabda Allah yang abadi menjadi manusia. Putra Allah sebagaipribadi Tritunggal yang kedua, datang ke dunia yang kita kenal sebagai YesusKristus. Peristiwa inkarnasi itu masuk ke dalam dunia melalui pintuutama, yaitu salam dari surga yang besar dan ajaib. Kebesaran dan keajaibanTuhan mengenai kedatangan Mesias yang sudah dipersiapkan jauh sebelumnya olehpara nabi, melalui pewartaan bacaan-bacaan hari ini mulai terbuka untukditampilkan. Penampilan ini menghadirkan tokoh-tokoh utama, yaitu malaikatagung Gabriel yang membawa kabar suka cita surgawi dari Allah, perawan Mariadari Nazareth di daerah Galilea, dan Yosef, calon suami perawan itu. Merekaadalah pelaku-pelaku utama yang berperan langsung untuk kehadiran Yesus Kristusdi dunia. Kita sedang menuju ke puncak inkarnasi. Hari ini kitaberada di pintu masuk, yaitu mengalami salam suka cita yang disampaikan kepadaMaria, salam itu amat ajaib, dan jawaban Maria yang menjadi ungkapan iman yangbegitu besar. Semua yang terjadi pada pintu inkarnasi ini mengkonfirmasi apayang sudah disampaikan dahulu oleh nabi Yesaya ketika menyampaikan kabar sukacita ini kepada keluarga Daud, bahwa seorang perempuan akan melahirkan Emanuel.Jadi pintu salam yang besar dan ajaib ini memang sudah dirancang dandipersiapkan untuk dibuka sudah sejak lama. Kita hendaknya tidak berada di luar lingkaran sekedarmenyaksikan dan mengagumi saja. Sebaiknya kita masuk dan berada di dalam pintuitu supaya ikut mengalami salam yang besar dan ajaib itu. Lebih bagus lagi,salam yang berbunyi “Tuhan menyertaimu” juga masuk ke dalam diri kitamasing-masing dan keluarga kita. Sungguh luar biasa terjadi inkarnasi, di manaSabda yang kekal itu masuk dan berdiam di dalam kita. Persiapan kita sebenarnyaialah berada pada pintu inkarnasi itu, dan bukan jauh dari situ atau sekedarmenonton.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan maha besar,semoga kami semakin bersuka cita ketika berada dalam persiapan yang sudah amatdekat ini untuk merayakan pesta kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kami. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa...
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Oliva Ivania dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Hakim-Hakim 13: 2-7.24-25a; Mazmur tg 71: 3-4a.5-6ab.16-17; Lukas 1: 5-25.PERSIAPAN AJAIB Tema renungan kita pada hari ini ialah: Persiapan Ajaib.Persiapan adalah tema utama masa Adven. Kita telah renungkan tentang persiapanbesar seperti yang dilakukan oleh Yohanes Pembaptis dan Elia. Ada juga bentukpersiapan yang menonjolkan keadilan Tuhan bersama raja Daud, yang hasilnyaberwujud pada diri Bunda Maria dan Santo Yosef. Lalu hari ini kitadiperkenalkan dengan bentuk persiapan ajaib, dengan tokoh utama ialah istriManoah atau ibu Samson, dan orang tua Yohanes Pembaptis, Zakariah dan Elisabeth. Kita menyebut sebuah persiapan ajaib, dan bukan hanyabesar, karena dekat dengan peristiwa besar dan jauh lebih ajaib yaitu kelahiranjuru selamat yang sudah sangat nyata. Kejadian ajaib dalam hidup Maria danYosef, serta berwujud pada kelahiran Yesus Kristus, jelas harus diantisipasioleh suatu persiapan ajaib juga. Dan persiapan ajaib ini ialah kelahiran Samsondari ibunya yang sudah mandul, demikian juga kelahiran Yohanes Pembaptis dariElisabeth yang juga diklaim mandul. Zakariah, suami Elisabeth juga masuk dalam lingkaran keajaiban ini. Kalau berani bertanya pada diri masing-masing, keajaibanapa yang mesti pas dipersiapkan untuk menyambut pesta kelahiran Yesus Kristustahun ini? Sesuatu yang ajaib selalu membuat heran, kagum atau lebih tepatnyasesuatu yang baru. Mempunyai dan mengalami suatu hubungan yang istimewa denganTuhan tidak mesti yang besar dan megah. Ajaib atau yang baru tidak mesti jugayang sangat luar biasa. Yesus Kristus yang lahir dalam kesahajaan cukupmemberikan kita gambaran bahwa ajaib itu adalah pengalaman menemukan terang danjawaban tentang hidup kita di dalam Tuhan. Seseorang menuliskan pada dinding media sosialnya tentangpersiapan ajaib keluarganya untuk Natal kali ini. “Anakku bungsu yang sudahpemuda, selama tahun-tahun belakangan tak bisa cocok dan sepikiran dengan kamiorang tuannya. Baru sehari terakhir ini ia terbuka dan berbicara dengan kami.Kami sesungguhnya berhenti di tempat yang persis anak kami berada, supayakomunikasi kami bisa bersambung lagi, pembicaraan menjadi cair, dan akhirnyatercapai solusi atas permasalahan kami. Semoga Natal ini menjadi satupengalaman sangat indah dalam keluarga kami”. Sharing kecil ini merupakan satu persiapan ajaib, yangtentu saja akan diselaraskan dengan keajaiban kehadiran Tuhan Yesus Kristus.Kita sebagai pribadi, keluarga, dan komunitas perlu bersiap secara ajaib atausecara baru, supaya menemukan keselarasan itu. Jika tak ada sesuatu yang ajaibatau baru, bukankah nanti perayaan Natal menjadi biasa-biasa saja, tanpasesuatu yang indah? Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan maha murah,jadikanlah kami pribadi-pribadi dan keluarga-keluarga yang dapat membuat hidupkami baru sebagai persiapan untuk hari Natal ini. Kemuliaan kepada Bapa danPutra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa...
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Oliva Ivania dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Yeremia 23: 5-8; Mazmur tg 72: 1-2.12-13.18-19; Matius 1: 18-24.YOSEF, SEORANG AHLI HARI NATAL Renungan kita pada hari ini bertema: Yosef, Seorang AhliHari Natal. Injil Matius yang baru saja kita dengar menyebutkan bahwa di dalammimpi seorang malaikat berbicara begini: Yosef, putra Daud, jangan takutmengambil Maria sebagai istrimu. Dia hamil itu dari Roh Kudus, bukan daridirimu dan dari siapa-siapa. Anak yang akan dilahirkan oleh Maria, engkau mestiberi nama Yesus. Untuk memenangkan hati Yosef yang tentu saja kecewa danmalu, mengingat calon istrinya, Maria, telah kedapatan hamil, Tuhan punyastrategi. Malaikat yang disuruh oleh Tuhan harus pintar-pintar membawa pesan,sehingga Yosef harus dibuat mengerti benar-benar apa yang sedang diperbuatTuhan baginya. Malaikat langsung mengunci Yosef dari awal pembicaraan, denganmenyapanya sebagai anak dari keturunan Daud. Kalau mengaitkannya dengan Daud,raja yang agung dan mulia, sudah pasti sebagai keturunannya, ia tidak bisamengelak. Ia harus patuh dan taat. Kita manusia juga selalu begitu. Jika nama orang besaratau orang yang sangat sakti di dalam keluarga dipakai untuk meyakinkan Anda,tentu saja Anda akan langsung mengamini. Kita tumbuh, berkembang, dan dididikuntuk selalu mengikuti orang yang besar, mulia, agung, dan suci. Ketikamisalnya Anda ingin berbohong atau mengungkapkan reaksi yang negatif,orang-orang yang luar biasa tersebut dihadirkan untuk membuat dirimu berpikirulang tentang tindakanmu tersebut. Di sini Yosep sangat ahli untuk hari Natal, karena ia ikutmenyiapkan kita supaya dapat mengontrol dan menguasai diri secara tepat danbaik. Kita sudah merayakan hari Minggu suka cita, kiranya kegembiraan akan hariNatal yang sudah mendekat, tidak membuat kita menjadi terlalu gembira karenabisa saja kita lupa akan hal yang esensial, yaitu batin dan roh kita perludimurnikan. Suka cita kita dalam menyongsong hari Natal, perlu kita lengkapidengan tetap taat kepada Tuhan dalam hal kewaspadaan yang tinggi, supaya kitatidak terbawa oleh pengaruh atau godaan Setan yang membawa kita ke dalam dosa. Yosef sangat ahli untuk hari Natal, dan ia dapatmengajarkan kita dalam hal siap mengambil risiko dan teguh pada keputusan yangbenar. Sebagai pribadi dan bersama, kita tentu akan membuat keputusan-keputusanyang membantu pertumbuhan iman kita dalam merayakan hari Natal dan Tahun Baruini. Liburan Natal dan Tahun Baru juga kita jalani. Kiranya keputusan yangdiambil secara pribadi maupun bersama, menghadirkan sikap iman yang benar. Biarada risiko yang menjadi konsekuensi keputusan tersebut, namun risiko itu adalahuntuk kebaikan. Santo Yosef yang suci, doakanlah kami. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan, semoga kamimeneladani Santo Yosef dalam persiapan hari raya Natal ini, dengan mampumenguasai diri dan teguh pada iman kepada-Mu. Kemuliaan kepada Bapa dan Putradan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa...
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Erna Lolan dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Kejadian 49: 2.8-10; Mazmur tg 72: 1-2.3-4ab.7-8.17; Matius 1: 1-17.KEADILAN TUHAN BERJAYA Tema renungan kita pada hari iniialah: Keadilan Tuhan Berjaya. Beberapa hari belakangan tokoh-tokoh kitab suciseperti Elia di Perjanjian Lama dan Yohanes Pembaptis di Perjanjian Barumenarik perhatian kita. Pada hari ini kita berkesempatan untuk berjumpa dengantokoh perjanjian lama yang lain, yaitu raja Daud. Yakub yang disebut Israel, padasaat hendak meninggal dunia, ia memanggil anak-anaknya untuk memberikan merekawasiat, dan yang mendapat wasiat untuk menurunkan kuasa keadilan Tuhan ialahYehuda. Dari dialah datang raja Daud. Keturunan demi keturunan dari Yehuda keDaud, akan sampai ke Yakub yang memperanakkan Yusuf suami Bunda Maria. Pada suatu ketika di dalam ruangkelas saat berlangsungnya pelajaran agama Katolik, seorang siswi protes keraskepada gurunya. Ia tidak ingin gurunya meneruskan pelajaran dengan menyebutnama Daud. Baginya Daud itu pembuat skandal ulung. Sebagai remaja perempuan, iaingin supaya tokoh-tokoh besar dan pemimpin yang bersikap tidak adil, curang,pemuas nafsu birahi, pemerkosa seperti Daud tidak boleh dijadikan isi pelajarankarena ia tidak bisa menjadi contoh yang baik. Ibu gurunya berusaha untukmenenangkan suasana, karena provokasi gadis itu membuat teman-temannya menjadigaduh karena mereka mengutuk tokoh Daud. Guru meyakinkan mereka semua, bahwatokoh seperti Daud memiliki banyak kesamaan dengan banyak tokoh sejarah lainnyadi dunia. Mereka tidak luput dari kesalahan dan dosanya. Mereka yang justrumenciptakan ketidak-adilan. Oleh karena itu Tuhan inginmemunculkan keadilan yang menurut kehendak-Nya, meskipun melalui cara danpribadi manusia yang berdosa. Keadilan Tuhan harus tetap jaya dan tidak bolehkalah dari tabiat jahat manusia. Ada seorang pemuda terlibat dalam pergaulanyang tidak sehat. Ia menghamili pacarnya dan studinya terganggu. Tingkahnya dirumah semakin aneh. Ia berubah menjadi keras dan bisa marah membabi buta.Pokoknya ia bertindak tidak adil. Tetapi kedua orang tuanya tidakputus asa. Mereka memilih jalan keadilan. Jalan kasih bagi putranya. Anak itulalu merasa diterima dengan baik. Ia tidak diperlakukan sebagai seorang yanggagal dan berdosa. Kedua orang tua itu sebenarnya sedang mempraktikkan keadilanTuhan yang berjaya. Kita belajar dari Daud, bahwa kalau keadilan yang hanya menurutikemauan manusia, yang terjadi ialah ketidak-adilan. Keadilan dari Tuhan akanmengubah ketidakadilan itu menjadi berkat dan keselamatan. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Bapa maha rahim,perkuatkanlah ketaatan dan kesetiaan iman kami, sehingga tidak goyah oleh anekaancaman-ancaman di sekeliling kami. Salam Maria, penuh rahmat ...Dalam nama Bapa ...
Ham heads rejoice because we're deep diving on the bard with Chloe Zhao's adaptation of Maggie O'Farrell's Hamnet! We're also thrilled to be joined by legendary abolitionist Chandler Dean to give us all his hot Shakespeare takes!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Robert Grainger (Joel Edgerton) is logging all of his memories in Clint Bentley's “Train Dreams” and we're here to sift through his highs and lows in this tender portrait of a 20th century man. If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
We're defying gravity for a second time as we reach the Wicked conclusion to the most important question of this generation... what does the Wizard want? If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Bagaimana berhikmat dalam melihat waktu, melihat dari contoh di Perjanjian Lama: Abraham, Yakub, Yusuf, Musa dan Daud.
Pertanyaan mendahului pengertian. Pertanyaan kalau disikapi dengan baik maka pertanyaan akan mengganggu, memicu dan menyadarkan nurani yang menghasilkan sebuah pengertian dan kesadaran. Pertanyaan, dalam konteks rohani saat ini, maka pertanyaan memberi kita garis yang jelas antara siapa Allah, siapa manusia, siapa Pemberi dan siapa penerima, siapa Kreator dan siapa ciptaan. Dan hal inilah yang dilakukan oleh Daud. Bagaimana membalas? Pertanyaan yang jikalau kita sikapi baik-baik, maka akan memberi kita makna dan pengertian jelas bahwa sampai saat ini, apa yang sudah kita beri dan lakukan kepada Allah? Seri ini menolong kita untuk merefleksi, melihat kembali sepanjang perjalanan kehidupan kita, apakah kita hanya mengejar dan melakukan apa yang kita mau dan ingini, atau ada di satu titik, kita merenung dan mau membalas segala yang Allah sudah lakukan dalam hidup kita. Temukan jawabannya bagaimana Daud membalas segala kebaikan yang sudah ia terima dari Allah. Dan untuk itu mari mendengar dalam Seri 5 - Berlari Sampai Akhir | Ps. Charles Bessie. Gembala Senior Gereja C3 Reach Pemulihan Kupang. Selamat mendengarkan, silahkan dibagikan. Tuhan Yesus memberkati.
Joachim Trier returns to the pod and has us feeling sentimental! We dive into intertextuality, remorse and how filmmaking can shape identity. If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
DAUD: PAHLAWAN IMAN Ibrani 11:32 Eksposisi Singkat Ibrani 11:32 Sisi Positif Daud: Pahlawan yang Hatinya Melekat pada Tuhan Sisi Gelap Daud: Kisah Pahit yang Tidak Ditutupi Alkitab Kejujuran Alkitab: Mengapa Kisah Daud Tidak Ditutup-tutupi? Penerapan: Belajar dari Daud sebagai Orang Beriman, Bukan Orang Sempurna
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Rini, Tirto, Hendry dan Pater Peter, SDB dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. 2 Samuel 5: 1-3; Mazmur tg 122: 1-2.4-5; Kolose 1: 12-20; Lukas 23: 35-43.TIGA HADIAH BAGIRAJA KRISTUS Tema renungan kita pada hari Minggu, Hari Raya Tuhan KitaYesus Kristus Raja Semesta Allah ini ialah: Tiga Hadiah Bagi Raja Kristus. Kitamengakhiri tahun liturgi C dengan satu perayaan besar, yaitu hari raya Kristussebagai raja kita dan segenap semesta. Seorang raja yang dimuliakan dandihormati pada pestanya yang amat spesial, ia berada di istana dan duduk ditakhtanya. Setiap orang datang dari seluruh kerajaan untuk menyembah danmemberikan tanda syukur. Pengunjung tak lupa membawa hadiah atau oleh-oleh bagisang raja. Ini adalah suatu kebiasaan umum dalam kehidupan kerajaandi dunia. Bagi Tuhan Yesus Kristus sebagai raja, orang bisa saja bertanya: kemana kita pergi untuk mengunjungi dan memberinya oleh-oleh atau hadiah kita?Yang jelas, di dunia ini Yesus tidak punya istana dan takhta. Ia tidak punyapara serdadu dan staf yang mengelilinginya di istana. Injil kita pada hari inimenggambarkan bahwa istana dan takhta Yesus ialah bukit Golgota dan kayu salibyang berdiri tempat Ia bergantung, di tengah hujatan dan siksaan paramusuh-Nya. Kita yang menjadi anggota Kerajaan Yesus Kristus pastimemiliki sikap iman yang benar, sehingga dapat datang mengunjungi Raja kitadengan tanpa rasa malu, sakit hati, dan marah. Justru sebaliknya, kita harusdatang dengan sebuah sikap penuh suka cita dan syukur. Mengapa? Karena RajaKristus sangat berbeda dari raja-raja dunia ini, yang sama dengan raja Daud,yang akan lenyap bersama segala kekuasaannya. Raja Kristus berkuasa di duniadan di akhirat. Di dalam surga terletak istana dan takhta-Nya. Kerajaan-Nyaadalah kerajaan Terang. Dengan memandang Raja Kristus yang tersalib, hadiah-hadiahyang seharusnya kita berikan kepada-Nya ialah iman, kasih dan harapan kita.Para pemimpin seharusnya adalah guru iman, tetapi mereka justru menghina danmengutuk Yesus tersalib. Kita mesti mempersembahkan iman yang benar kepada Rajakita, karena di dalam dan melalui Dia iman kita kepada Tuhan tumbuh danberbuah. Kita percaya, Ia menderita sengsara dalam pemerintahan PontiusPilatus, disalibkan, wafat dan dimakamkan. Kita percaya takhtanya di dunia ialahSalib. Para prajurit dengan sombongnya menghina diri-Nya sebagairaja, bagaikan orang-orang yang tidak punya kasih. Padahal hidup merekasepenuhnya adalah hamba dan pelayan, tetapi mereka benar-benar tidak memilikikasih dalam memperlakukan Yesus Kristus. Kita harus memperlakukan Yesus Kristusdengan kasih yang benar, yaitu melalui penyangkalan diri dalam mengikuti jalansalib-Nya. Seorang kriminal yang dihukum bersama Yesus ikut menghina Yesus, danini merefleksikan betapa para pendosa dan marginal mengharapkan keselamatanmelalui tindakan Yesus Kristus. Kita juga memiliki pengharapan itu, yaitu kitamati bersama Kristus dan bangkit tetap bersama Dia. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan Yesus, sangRaja kami, kuatkanlah kami dalam jalan menuju ke puncak keselamatan denganmengikut teladan-Mu dalam menyangkal diri dan memanggul salib kehidupan kami.Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...
There's no killing what can't be killed, which means the Predator franchise is back from the dead with the third Dan Trachtenberg helmed Yautja adventure, this time in the badlands of... New Zealand? If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar.Judul renungan hari ini adalah:TUHAN GEMBALAKUMari kita membaca Firman Tuhan dariMAZMUR 23:1“Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.”Wonder Kids, apakah kamu pernah melihat domba? Domba adalah hewan yang lembut, tetapi juga lemah. Mereka tidak bisa melindungi diri sendiri dari serigala, tidak bisa mencari jalan pulang kalau tersesat, bahkan sulit menemukan makanan sendiri. Karena itu, domba sangat membutuhkan gembala yang baik.Daud menulis Mazmur ini karena ia pernah menjadi gembala. Ia tahu betul bagaimana gembala selalu menjaga, memberi makan, melindungi, dan menuntun domba-dombanya. Dan Daud percaya, Allah juga melakukan hal yang sama untuk dirinya.Kita juga seperti domba. Kadang kita takut, bingung, atau merasa sendirian. Tapi ingat, Tuhan Yesus adalah Gembala yang baik. Ia mengenal kita satu per satu, bahkan rela menyerahkan nyawa-Nya di kayu salib untuk kita. Kalau Yesus sudah melakukan yang terbesar, tentu Ia juga akan memelihara kita setiap hari.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, lihatlah bagaimana orang tuamu selalu menyiapkan makanan, pakaian, bahkan mengantar kamu ke sekolah. Itu gambaran kecil bagaimana Tuhan memelihara kita. Jadi, jangan kuatir. Saat kamu berdoa, katakan: “Tuhan, Engkaulah gembalaku, aku percaya Engkau cukup bagiku.” Dan kalau kamu merasa takut, ingatlah untuk segera datang kepada Yesus, karena Dialah Gembala yang selalu menjaga kamu di setiap langkah.Mari kita berdoaBapa, terima kasih karena Engkau adalah Gembalaku yang baik. Tolong aku untuk selalu percaya bahwa Engkau memelihara dan menjaga aku setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, TUHAN ADALAH GEMBALA YANG BAIK, DAN KITA TIDAK AKAN KEKURANGAN APA PUN BERSAMA-NYA. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar.Judul renungan hari ini adalah:ALLAH, BENTENGKUMari kita membaca Firman Tuhan dariMAZMUR 91:2“Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai.”Wonder Kids, pernahkah kamu bermain benteng-bentengan? Biasanya ada satu tempat yang jadi “benteng,” dan siapa yang bisa masuk ke benteng itu akan aman. Selama kamu berada di dalam benteng, temanmu tidak bisa menyentuhmu. Rasanya aman sekali, bukan?Daud dalam Mazmur menggambarkan Allah sebagai benteng perlindungan. Itu artinya, kalau kita berlari kepada Allah, kita aman. Bukan berarti kita tidak akan menghadapi masalah atau kesulitan, tetapi artinya di tengah kesulitan itu Allah tetap melindungi kita.Kadang kita merasa takut—takut menghadapi ujian di sekolah, takut ditinggalkan teman, atau takut saat sendirian. Tapi ingat, Allah selalu ada. Dia tidak pernah meninggalkan anak-anak-Nya. Ketika kita percaya kepada-Nya, kita seperti berada di dalam benteng yang kokoh, yang tidak bisa ditembus oleh rasa takut.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, saat kamu merasa takut atau khawatir, jangan lari ke hal-hal lain, tapi larilah kepada Tuhan. Berdoalah, baca Firman-Nya, dan nyanyikan pujian. Itu seperti masuk ke dalam benteng Allah yang penuh perlindungan. Kamu juga bisa menceritakan kekhawatiranmu kepada papa, mama, atau guru Sekolah Minggu, lalu berdoa bersama mereka. Saat kita berbagi dan berdoa, kita semakin merasakan bahwa Allah benar-benar benteng yang menjaga kita.Mari kita berdoaBapa, Engkaulah benteng perlindunganku. Tolong aku untuk selalu percaya dan berlindung kepada-Mu, terutama saat aku takut. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ALLAH ADALAH BENTENG YANG KOKOH, DAN DIA SELALU MELINDUNGI ANAK-ANAK-NYA. Tuhan Yesus memberkati.
Yorgos Lanthimos returns to the pod as the most discussed* director on the show! We're ready to save the green planet with Jesse Plemons and Emma Stone in Bugonia. While you're here, check out the film's graphic designer: Vasilis Marmatakis *This fact, like our name, has not been verified anywhere by anyone. If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
KNPS 2024 - Mazmur 78:70-72, 1 Samuel 23
MOVIE DISCUSSION BEGINS AT 27:10It's alive and so are we as we deep dive into the creation of Guillermo Del Toro's newest (and oldest) monster "Frankenstein". We're joined by show regular and gothic horror aficionado Jamie Walsh and are prompted by a wonderful listener about this annotated text, the relationship between Frankenstein and technology!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
We're back on the grid and leaving behind a laser trail that'll determine the fate of Joachim Rønning's Tron:Ares! It's biodigital jazz man!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Matt and Shahir fell down a Watergate rabbit hole, and all the presidents horses and All The Presidents Men couldn't bring them back again! We revisit journalism procedurals, Robert Redford's sexy legacy and unrelated modern parallels to Nixon's scandals. If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
We've formed a coalition government with fellow kiwi and fantastic journalist Peter Griffin so we can effectively govern through one crisis after another with Michelle Walsh and Lindsay Utz's chronicle of the tenure of NZ Prime Minister Jacinda Adern. If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
We're pausing our Fortnite playthrough to bring you this highly anticipated episode on Paul Thomas Anderson's "One Battle After Another". PS: the password is "SEMEN DEMON!"If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
He's back! Ready to watch some tapes with us on Justin Tipping's "Him". Jerah Milligan calls the play, while Matt and Shahir sit on the sidelines and google how to play football. Get tickets to Jerah's show here: https://nycomedyfestival.com/lineup/but-did-you-die/If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 29 September 2025Bacaan: "Tuhan di pihakku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?" (Mazmur 118:6) Renungan: "Tuhan di pihakku, Aku tidak akan takut!" Demikian seru Raja Daud dengan nyaring, bangga, dan yakin. Tulisannya dalam Mazmur 118 memberikan kekuatan yang mendalam bagi kita yang sering mengalami kegentaran di dalam meniti jalan kehidupan. Banyak kegagalan, kejahatan dan kemalangan yang mungkin menimpa kita, namun semua itu hanya akan menyerang kehidupan jasmani kita di bumi. Daud mengerti bahwa hal terburuk yang dapat dilakukan manusia terhadap dirinya adalah merenggut nyawanya. Ia yakin bahwa ia akan bertemu kembali dengan Tuhan di dalam kerajaan-Nya yang indah dan kekal. Apapun keadaan kita saat ini, asal kita hidup benar di hadapan Tuhan, maka Tuhan akan selalu ada di pihak kita. Kalau Tuhan ada di pihak kita, maka kita tidak perlu takut, karena Dia tahu apa yang harus dilakukan-Nya untuk menolong kita. Marilah kita mengandalkan Tuhan, karena orang yang mengandalkan Tuhan tidak akan pernah disia-siakan-Nya. Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, berilah aku kekuatan untuk dapat menjalani kehidupan ini. Berilah aku hati yang takut akan Engkau, sehingga walaupun keadaan dan pergumulan hidupku terasa berat, aku tetap ada di jalan-Mu dan punya pengharapan bahwa bersama dengan Engkau semuanya akan dapat kulalui dengan baik. Tuhan Yesus kutaruh keterbatasanku di dalam tangan-Mu. Amin. (Dod).
After a week of friendship, we're saying Sorry Baby for not seeing Eva Victor's directorial debut earlier! If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Celebrate a decade of male friendship as Matt and Shahir say "I Love You Man" to Tim Robinson and Paul Rudd in Andrew DeYoung's "Friendship"!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
It's been a slow box office summer in the US, so we've got the perfect "Cure" from Kiyoshi Kurosawa in this wildcard episode!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
We're finally circling back to 2023's Sing Sing from director Greg Kwedar and talking about the prison industrial complex, amateur theater and how adorable Coleman Domingo's marriage story is!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Sip some soda pop with us as we show you how it's done, done, done!KPop Demon Hunters is the movie of the summer and we've got thoughts, opinions and some new moves to discuss!P.S. Matt regrets misquoting the line "Fit check for my Napalm Era. He will watch the movie 5 more times as recompense.If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 23 Agustus 2025Bacaan: "... sehingga batu itu terbenam ke dalam dahinya dan terjerumuslah ia dengan mukanya ke tanah. Demikianlah Daud mengalahkan orang Filistin itu dengan umban dan batu, ia mengalahkan orang Filistin itu dan membunuhnya tanpa pedang di tangan" (1 Samuel 17: 49-50)Renungan: Tidak selamanya memiliki badan yang besar pasti akan selalu menang. Dalam dunia hewan kita mengetahui bahwa seekor gajah yang besar, bisa sangat takut kepada hewan kecil seperti tikus. Keadaan tersebut tentu berlaku juga bagi umat manusia, dimana tidak ada jaminan bahwa orang yang berbadan besar dan tinggi selalu bisa menang atas orang-orang yang lebih kurus atau kecil. Contoh nyata yang tercatat dalam firman Tuhan adalah seorang Daud yang berbadan kecil, bahkan tanpa pedang mampu mengalahkan Goliath seorang manusia berbadan besar seperti raksasa Filistin. Ilustrasi diatas juga berlaku untuk setiap masalah besar yang kita hadapi. Masalah sebesar apapun belum tentu bisa benar-benar mengalahkan iman serta keteguhan hati kita. Pertanyaanya adalah, apakah kita juga sering dikalahkan dan menyerah terhadap masalah besar di hadapan kita? Selama kita tahu kelemahan atau titik pusat permasalahan tersebut, maka kita bisa dengan mudah menaklukkan dan mengalahkan masalah sebesar apapun. Akan tetapi kita juga harus ingat satu hal, bahwa Daud juga tidak datang tanpa persiapan, sebelum maju perang, Daud tentu sudah datang terlebih dahulu kepada Tuhan. Jadi datanglah terlebih dahulu kepada Tuhan sebelum kita maju untuk menyelesaikan permasalahan kita! Mintalah agar Tuhan membukakan jalan, serta menunjukkan titik lemah dari permasalahan yang sangat besar tersebut. Maka kita dapat dengan mudah mengalahkan permasalahan besar dalam hidup kita! Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, bukalah hatiku untuk dapat menemukan akar dari permasalahan yang aku hadapi saat ini. Jangan biarkan imanku dikalahkan oleh permasalahan dalam hidupku ini. Yakinkan dalam hatiku bahwa Engkau lebih besar dari masalah yang kuhadapi saat ini. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 22 Agustus 2025Bacaan: "Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair." (Mazmur 63:2)Renungan: Sebuah hotel di satu negara memperkenalkan makan prasmanan expres. Kita dapat makan sepuasnya selama 30 menit dengan hanya membayar setengah harga. Setelah mencobanya seorang pengunjung memberikan kesannya, "Sopan santunku hilang, aku menjejali mulutku dengan lebih banyak makanan. Kesopananku lenyap, dan aku kehilangan nafsu makan sepanjang hari, sakit sekali rasanya dadaku." Kadang-kadang kita dalam berdoa dan membaca firman Tuhan sama seperti makan prasmanan ekspres. Kita berdoa secepat mungkin, membaca dan merenungkan firman Tuhan secepat mungkin dan kemudian beertanya-tanya mengapa kita tidak banyak mempelajari apa yang kita renungkan. Seperti halnya makanan jasmani, makanan rohani juga perlu kita kunyah. Bagi kita yang sudah lama mengikuti Yesus, kita mempunyai kecenderungan untuk membaca secara cepat bagian firman Tuhan yang telah sering kita baca. Akhirnya kita kehilangan dan tidak menemukan apa yang dimaksudkan Allah dalam firman itu, sehingga tidak ada sesuatu yang baru yang kita dapatkan dari permenungan tersebut.Daud punya kerinduan yang benar ketika ia menuliskan Mazmur 119:15, "Aku hendak merenungkan titah-titah-Mu dan mengamat-amati jalan-jalanMu." Itulah cara yang tepat memperlakukan firman Tuhan, yaitu dengan menyediakan waktu untuk merenungkannya dan melakukannya dalam hidup sehari-hari. Marilah kita berdoa dan membaca serta merenungkan firman Tuhan jangan seperti seolah-olah kita menikmati makanan prasmanan ekspres. Hanya dengan berdoa dan meluangkan waktu untuk merenungkan firman Tuhan tanpa tergesa-gesa, kita akan mendapatkan apa yang paling berharga untuk kesejahteraan rohani kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur atas kesempatan untuk berdoa dan membaca firman-Mu dalam tiap kesempatan. Itu adalah saat yang sangat menggembirakan dan selalu dinanti-nantikan oleh Engkau. Karena pada saat itu Engkau mempunyai kesempatan untuk menatapku, berbincang-bincang denganku, tersenyum padaku, menangis bersamaku, memelukku dan memberkatiku. Namun seringkali aku menyia-nyiakan waktu untuk bersama-Mu itu dengan tergesa-gesa, sehingga aku tidak pernah memuaskan keinginan-Mu untuk diam dan mendengarkan diri-Mu. Utuslah Roh-Mu untuk mengubah hatiku, agar aku dapat meluangkan waktuku dengan cukup untuk berdoa dan membaca serta merenungkan firman-Mu, sehingga aku memperoleh pertumbuhan rohani yang sehat. Amin. (Dod).
We're running at you like Naruto to discuss Zach Cregger's "Weapons" with special guest JM8 from Second Wind and Design Delve! From the cinematic influence of Magnolia to the internal logic of suburbia, we cover a lot of ground!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Doctors say there's a 50-50 chance of Akiva Schaffer's "The Naked Gun" surviving our discussion, though there's only a 10% chance of that. Surely they can't be serious about Liam Neeson and Pam Anderson replacing Leslie Nielson and Priscilla Presley in a world where electric car makers want to take over the world? Yes they are and don't call me Shirley. If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Stretch out with us and Marvel's first family, The Fantastic Four who are finally space bound in the 37th Marvel Cinematic Universe film!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Welcome to Eddington circa 2020, a tranquil little New Mexico town where COVID doesn't exist and social upheaval rarely happens. Sheriff Joe Cross (Joaquin Pheonix) and Mayor Ted Garcia (Pedro Pascal) are going to have a friendly debate over what Ari Aster is trying to say.If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Matt and special guest host Balvin hit the track to talk all things F1: The Movie. We discuss the return of the movie star film, the insanely cool camera tech needed to capture the speed, and how the real cinema was the friends we made along the way!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
The DC Studios debut film is here! And joining Matt to discuss it is our super-friend Matthew Kelly AKA: Nando v Movies! Does Big Blue bring it? Should we all buy stock in Lexcorp? How much they feed Crypto if they were watching him for the weekend? All this an more awaits your earholes in this episode.See Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
With Shahir out of town presumably researching dinosaurs, Matt and Jamie cue up the harmonica version of the JP theme song for this next entry in the legendary franchise from Director Gareth Edwards. Does it capture the wonder of the Parks? Or are we left with a empty feeling Jurassic World?If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Whether it's days, weeks or years, we're always ready to rage out and put boots on the ground to discuss Danny Boyle and Alex Garland's newest film! If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Love is in the air in Celine Song's "Materialists" which reunites our trio of intrepid film critic matchmakers lead by Izzy (BKRewind) to help us answer the ultimate cinematic dilemma: Pedro Pascal or Chris Evans? If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Join the podcaster of podcasters as we battle it out to find out who are the Killer of Killers in the first of Dan Trachtenberg's two predator movies this year! If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
We're the hosts with the least in this billionaire boys club weekend filled with attempted coup's, artificially generated misinformation and poorly executed murders! If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Our mission should we choose to accept it is to trust Tom Cruise (aka Ethan Hunt) just one more time before this series self destructs in five seconds. This message was not written by the entity.If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.