POPULARITY
Categories
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 12 Juni 2026Bacaan: "Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana." (Amsal 24:16)Renungan: Kita mungkin sering mendengar kisah Thomas Alva Edison yang konon mengalami 1000 kegagalan sebelum akhirnya berhasil menciptakan bola lampu. Kita juga mendengar tentang JK Rowling yang naskah Harry Potter karangannya ditolak banyak penerbit sebelum akhirnya diterbitkan satu penerbit kecil dan sukses menjadikannya penulis terkaya dalam sejarah. Kita juga mendengar kisah Soichiro Honda yang berkali-kali gagal, terkena bencana alam, perang, dsb, sebelum akhirnya bisa mendirikan perusahaan otomotif Honda. Jika bertanya kepada para tokoh sukses, hampir selalu mereka mengalami lebih banyak kegagalan daripada keberhasilan. Di sinilah uniknya. Mereka bisa mengalami banyak kegagalan (dan berusaha lagi), tapi hanya dibutuhkan satu keberhasilan untuk mereka dapat sukses membuat perubahan besar. Kegagalan juga sering kali menjadi pengalaman penting yang menjadi titik balik orang meraih keberhasilannya. Sayang, lebih banyak orang yang begitu takut dan berusaha menghindari kegagalan. Banyak orang takut melakukan sesuatu yang berpotensi membuat mereka dikritik. Banyak orang tidak berani mencoba hal yang belum pernah dilakukan orang lain, sehingga ada kemungkinan untuk gagal. Dan salah satu cara yang sering dilakukan orang untuk menghindari hal-hal tersebut adalah dengan tak mau mencoba, tak mau berusaha, dan memilih diam. Banyak orang merasa mengalami satu kegagalan akan membuat mereka gagal selamanya. Padahal, yang terjadi justru sebaliknya. Kegagalan bukanlah kata akhir. Amsal berkata, orang benar pun bisa jatuh atau gagal. Tak hanya sekali, tapi tujuh kali. Dalam budaya Yahudi, tujuh kali menunjukkan jumlah tak terhingga. Artinya, sekalipun kita sudah hidup benar, meski kita sudah melakukan yang terbaik, kegagalan masih bisa terjadi. Tapi, poin pentingnya adalah kita masih bisa bangkit kembali. Berapa kali Yusuf diperlakukan tak adil? Berapa banyak Daud hampir mati terbunuh? Jumlah masalah mereka jauh lebih banyak dari jumlah kemenangan mereka! Tapi, karena mereka tetap bangkit, maka kita kini mengenang mereka sebagai pribadi yang berkemenangan. Kita pun bisa mengalaminya! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku semangat untuk bangkit lagi saat aku jatuh terpuruk karena suatu masalah. Jangan biarkan masalah membuat aku meragukan kuasa-Mu. Yesus, Engkaulah andalanku. Amin. (Dod).
Pdt. Rubin Ong (TB) 2 Samuel 5:19-20bertanyalah Daud kepada TUHAN: "Apakah aku harus maju melawan orang Filistin itu? Akan Kauserahkankah mereka ke dalam tanganku?" TUHAN menjawab Daud: "Majulah, sebab Aku pasti akan menyerahkan orang Filistin itu ke dalam tanganmu."Lalu datanglah Daud di Baal-Perasim dan memukul mereka kalah di sana. Berkatalah ia: "TUHAN telah menerobos musuhku di depanku seperti air menerobos." Sebab itu orang menamakan tempat itu Baal-Perasim.
Bagaimana Daud bisa mengakhiri hidupnya dengan finishing well / baik hingga akhir?* Daud menang atas segala kepahitan di hidupnya yang dapat menguras energi batin, merusak hubungan, dan mengubah karakter menjadi kurang baik. * Daud setia atas perkara kecil dan memaksimalkan kesempatan yang ada di tangannya, sabar menunggu waktu Tuhan, dan percaya penyertaan-Nya. * Daud tidak membenci musuhnya, mau merendahkan diri untuk mengakui dosa, serta memenuhi hidupnya dengan pujian dan penyembahan. “Tidak ada yang lebih tragis dari mencapai akhir kehidupan dan menyadari bahwa selama ini kita menempuh jalan yang salah.” (Watchman Nee). —Pdt. Andreas Rahardjo, “Finishing Well.” Telah dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 31 Mei 2026.
If you're not careful and you noclip out of reality in the wrong areas, you'll end up listening to this week's episode about Kane Parson's Backrooms. Get lost listening to us in liminal spaces!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Pd, Handoyo Salim (TB) 2 Samuel 11:1Pada pergantian tahun, pada waktu raja-raja biasanya maju berperang, maka Daud menyuruh Yoab maju beserta orang-orangnya dan seluruh orang Israel. Mereka memusnahkan bani Amon dan mengepung kota Raba, sedang Daud sendiri tinggal di Yerusalem
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Olivia, Andrew dan Shendy Jost dari Paroki Santo Albertus Agung di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. 2 Timotius 3: 10-17; Mazmur tg 119: 157.160.161.165.166.168; Markus 12: 35-37.RELASI YESUS KRISTUS DAN DAUD Tema renungan kita pada hari iniialah: Relasi Yesus Kristus dan Daud. Dalam suatu pengajaran-Nya, Yesusmengajak para ahli Taurat untuk merenungkan identitas Mesias secara mendalam.Menurut mereka Mesias adalah anak Daud, karena memang berasal dari keturunanRaja Daud. Namun Yesus mengajukan pertanyaan yang membuat mereka terdiam: jikaMesias hanya anak Daud, mengapa Daud sendiri menyebut-Nya sebagai “Tuhan”-nya?Ini berarti Mesias bukan hanya penerus takhta Daud yang manusiawi, melainkanDia yang memiliki martabat ilahi. Yesus adalah keturunan Daud menurut daging,tetapi juga Tuhan yang dinantikan Daud sendiri. Yesus sebenarnya menunjukkanbahwa mengenal Allah tidak cukup hanya dengan menguasai pengetahuan agama. Paraahli Taurat memiliki banyak pengetahuan tentang Kitab Suci, tetapi mereka gagalmemahami makna terdalam Sabda Tuhan yang mereka pelajari. Mereka kagum akankebijaksanaan Yesus, namun tidak mampu menerima kebenaran yang diwartakan-Nya.Kekaguman saja tidak cukup untuk menjadi murid. Iman menuntut kerendahan diriuntuk menerima terang Allah. Raja Daud sendiri menjadi teladankerendahan hati. Walaupun ia seorang raja besar yang disegani, ia mengakuibahwa Mesias yang akan datang jauh lebih agung daripada dirinya. Daud tidak menjadikandirinya pusat, melainkan mengarahkan pandangannya kepada Tuhan yang akanmenyelamatkan umat-Nya. Sikap inilah yang membedakan hati seorang berimandengan hati yang hanya mencari hormat dan pengakuan diri. Sebaliknya, dalam surat-suratPaulus kita melihat contoh relasi yang indah antara seorang guru dan murid.Paulus membimbing Timotius bukan hanya dengan kata-kata, tetapi juga denganteladan hidup. Timotius menerima pengajaran itu dengan kesetiaan dan ketaatan.Paulus menasihatinya agar tetap berpegang pada ajaran yang telah diterimanyaserta tidak mudah terpengaruh oleh ajaran yang menyesatkan. Timotius percayakepada Tuhan yang bekerja melalui bimbingan Paulus. Relasi Paulus dan Timotius menunjukkaniman yang bertumbuh melalui pendampingan dan kesetiaan. Tidak cukup hanyamendengar Sabda Tuhan atau mengagumi pewarta-Nya. Kita dipanggil untukmenghidupi kebenaran yang telah kita terima. Timotius tidak hanya mendengarkanPaulus, tetapi juga melaksanakan apa yang diajarkan kepadanya. Hari ini Tuhan mengajak kitauntuk bertanya kepada diri sendiri: apakah kita hanya mengagumi Yesus, atausungguh mengikuti-Nya? Apakah kita hanya mengetahui ajaran-Nya, atau berusahamelaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari? Semoga kita memiliki kerendahanhati yang sesungguhnya sebagai tanda iman yang benar.Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa … Ya Tuhan, kuatkanlah iman kami kepada-Mu agarkami dapat menjadi tanda kehadiran dan karya-Mu di dalam dunia ini. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus … Dalam nama Bapa …
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 3 Juni 2026Bacaan: "Pergilah! Tuhan menyertai engkau." (1 Samuel 17:37b)Bacaan: Suatu hari, seorang pemuda melamar pekerjaan ke suatu perusahaan. "Selamat, Anda diterima menjadi supir di kantor ini. Mulai besok Anda sudah bisa bekerja," ucap manajer HRD kepada seorang pelamar. "Hmmm... maaf pak, bagaimana kalau saya bekerja mulai minggu depan saja?" jawab si pelamar. "Lho, mengapa begitu?" tanya manajer HRD keheranan. "Karena satu minggu ini saya harus kursus mengemudi terlebih dahulu, pak," jawab pelamar itu dengan mantap. Cerita tersebut memang hanya humor belaka. Terlepas dari itu, ada pelajaran menarik yang bisa kita ambil, yakni sikap berani si pelamar menerima tantangan sebagai supir padahal ia sendiri belum bisa mengendarai mobil. Sikap berani itu juga pernah ditunjukkan oleh Daud saat memutuskan untuk melawan Goliat. Kita tahu bahwa Daud tidak memiliki pengalaman perang sebelumnya, apalagi perang melawan raksasa yang selama ini ditakuti oleh bangsa-bangsa lain. la hanya mempunyai pengalaman melawan binatang buas, seperti singa atau beruang. Mengapa Daud berhasil mengalahkan Goliat padahal ia belum mempunyai pengalaman di medan perang? Karena Daud memutuskan dan maju berperang bersama Allah (ay. 45). Seperti halnya Daud, tantangan dalam kehidupan ini juga pasti ada. Tantangan dapat membuat nyali kita ciut, tetapi tantangan dapat membuat kita bertumbuh. Ini tergantung bagaimana kita merespon tantangan tersebut. Belajar dari Daud, hadapilah tantangan dalam hidup kita bersama Tuhan. Pandanglah Tuhan, bukan tantangan yang ada di hadapan kita! Dengan demikian, keberanian kita untuk menaklukkan tantangan akan semakin besar dan tantangan akan semakin kecil. Saat ini, sebelum kita beraktivitas, pastikan diri sendiri bahwa Tuhan ada dipihak kita, karena Dia adalah Sumber kekuatan dan keberanian kita untuk menaklukkan tantangan apapun yang ada di hadapan kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap tantangan yang aku hadapi selama ini. Aku bersyukur, selama aku mengandalkan Engkau, semua tantangan itu dapat aku lewati dengan baik. Amin. (Dod).
Filmmaking is a time machine and we're going back to the late 1990s to quietly observe Sasha's family move into a small Vancouver Island community and try to deal with their son Jeremy's ever increasing social disconnection. The subtle sleight of hand in Sophy Romvari's Blue Heron sneaks up on Matt and Shahir in one of the most praised films of the year. If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
durée : 00:29:53 - Me Aurélien Daudé détaille les règles de donation, succession et fiscalité, et livre des conseils concrets pour protéger sa famille, éviter les erreurs coûteuses, les conflits familiaux et optimiser les transmissions. Vous aimez ce podcast ? Pour écouter tous les épisodes sans limite, rendez-vous sur Radio France
Be careful what you wish for because we're breaking the willow branch on Curry Barker's "Obsession" and following madly head over heels!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Tidak mudah untuk tetap teguh hati, apalagi dalam musim saat ini. Teguh hati ialah berani, kuat, tidak terombang-ambing, tidak tergoyahkan, tidak menyimpang, berdiri kokoh dan tetap memeluk apa yang dipercayai. Pertanyaannya, bagaimana agar kita bisa teguh? Ditengah-tengah pergumulan, masalah, ditengah tawaran yang diperhadapkan disaat musim sulit itu datang, bagaimana agar kita bisa teguh? Daud punya cara sendiri untuk dia menggambarkan bagi kita, bagaimana dia mendapatkan keteguhan. Kita pikir hari ini kita sendiri yang kelihatannya sulit, banyak masalah pergumulan dan tantangan, tetapi sebenarnya Daud pun mengalami hal yang sama, atau bahkan lebih buruk lagi, tetapi ia mencari cara untuk tetap teguh dan berdiri kokoh menjaga iman yang ia percayai untuk tetap memandang kepada Allah. Lalu bagaimana mungkin Daud mampu bertahan dan tetap teguh hati dalam kondisi seperti itu? Temukan solusi dari Daud dalam Seri 5 - Teguh Hati | Ps. Charles Bessie, Gembala Senior Gereja C3 Reach Pemulihan Kupang. Selamat mendengarkan, silahkan dibagikan. Tuhan Yesus memberkati.
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 21 Mei 2026Bacaan: "TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu." (Mazmur 5:4)Renungan: Seorang pemuda terbiasa berdoa pagi sebelum ia memulai aktivitasnya. Kebiasaan ini sudah dilakukannya sejak lama, karena sejak kecil ayahnya mendidiknya untuk bertindak begitu. Suatu hari pemuda itu pernah bertanya kepada sang ayah, "Mengapa harus berdoa terlebih dahulu?" "Berdoa menunjukkan kalau kita tidak sombong," jawab ayahnya. "Dengan berdoa kita juga menyatakan bahwa diri sendiri tidak sanggup menjalani hari tanpa pimpinan dan penyertaan Tuhan, ucapnya lagi" Sudah bukan rahasia lagi jika kehidupan di dunia ini tidak mudah untuk dijalani. Di dalamnya ada banyak tantangan dan pergumulan, sehingga bukankah suatu kesombongan jika kita menjalani hari tanpa melibatkan Tuhan? Alkitab mencatat bahwa Daud merupakan seorang yang berkenan di hati Tuhan (Kis. 13:22). Sebutan ini disematkan padanya, karena Daud tidak sombong. Pada waktu pagi Daud mengatur persembahan bagi Tuhan, yang artinya Daud memulai setiap hari dengan berdoa. Kitab Mazmur memuat salah satu doa yang dilayangkan Daud pada pagi hari. Di situ ia meminta pimpinan dari Tuhan, katanya, "Tuhan, tuntunlah aku dalam keadilan-Mu." (ay. 9a). la juga meminta penyertaan berupa pagar anugerah dan berkat (ay. 13). Tidak heran Daud dapat melewatkan setiap tantangan dengan kemenangan. la dapat mengatasi setiap pergumulan yang menerpanya. Berkaca dari pengalaman Daud tersebut, jika kita sering merasa frustasi boleh jadi penyebabnya adalah kesombongan diri sendiri. Begitu bangun tidur langsung sibuk dengan berbagai urusan, lupa akan Tuhan. Marilah kita menjadi pribadi yang rendah hati dengan berdoa terlebih dahulu sebelum memulai hari. Setiap sebelum memulai aktivitas, mari meminta pimpinan dan penyertaan Tuhan. Begitupun sebelum tidur malam, mari kembali berdoa. Kita bersyukur atas pimpinan dan penyertaan Tuhan sepanjang hari itu. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kerendahan hati di hadapan-Mu, sehingga aku selalu meluangkan waktu terbaikku untuk duduk tenang dan bercakap-cakap dengan-Mu melalui doa harianku. Amin. (Dod).
Bismillah,Puasa Daud atau Puasa Dzulhijjah?Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahumullah-Video Pendek Dari Kajian Tematik:“Jangan Cuma Jadi Penonton Di Musim Haji”
Get over here as we get nice and toasty with Simon McQuoid's new player in video game adaptations... Mortal Kombat 2! JM8 from Second Wind rejoins the pod and throws us a friendship fatality while we try to figure out if this really was a flawless victory!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Gird your loins because Matt, Jamie and Shahir are about to give a performance evaluation to one of fashion's most notorious bosses. Put on your best heels because The Devil Wears Prada 2 is sashaying down the runway with the return of Andy, Emily and Nigel in a post print journalistic quagmire!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
It's time for another Soderbergh style heist, this time in the art world! We're joined by Blueprint Screenwriting group founder Timothy Michael Cooper who has a few succinct words about Ed Solomon's new screenplay for "The Christophers" If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Murid: Prof. Dr. Syaikh Muhammad Hasan Hitou. Guru: Syekh. Dr. Muhammad Said Ramadhan al-Buthi bin Mulla Ramadhan bin Umar al-Buthi.
Shahir Daud and Matt Krol present The Only* Podcast About Movie's discussion of The Lee Cronin's Mummy! We wrap up some Egyptian mythology and try to figure out which parent is the most negligent In this kidnapping caper.If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
OKTAGON 87 klepe na dveře a my si jdeme dát kompletní rozbor toho, co nás čeká!
Lock in for our prison industrial complex conversation spurred on by Andrew Jarecki and Charlotte Kaufman's Oscar nominated "The Alabama Solution"! Revisiting a topic also prompted by our episodes on "Sing Sing" and "Where to Invade Next" we get political while examining what Eric Shlosser calls "a set of bureaucratic, political, and economic interests that encourage increased spending on imprisonment, regardless of the actual need" and what Angela Davis described as "a vicious cycle of punishment which only further impoverishes those whose impoverishment is supposedly "solved" by imprisonment." Click the links to find out more about Kinetic Justice and the Free Alabama MovementIf you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Pdm. Handoyo Salim (TB) Ibrani 4:7Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu "hari ini", ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!
You're cordially invited to hear the happy couple (and Shahir) discuss Kristoffer Borgli's "The Drama"! Seating arrangements, dietary restrictions and past trauma's will all be revealed as Matt, Jamie and Shahir wade through the murky waters of the most misleading marketed movie of the year (so far!) If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
We're ready to run, run, run back to Mr Le Bail who has a whole new game for us to play... which looks a lot like the game of hide and seek we just played in 2019. Matt and Shahir discuss sequels and the dreaded and hotly debated word... unnecessary!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
It's a last ditch effort to start discussing movies of 2026, so we're throwing a Project Hail Mary at Phil Lord and Chris Miller's new adaptation of Andy Weir's Book Club favorite!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Mariam Daud has built a devoted—and huge—online following by sharing beautifully prepared meals that draw from her Palestinian heritage and her American upbringing. Now she's showcasing her food in a debut cookbook: I Sleep in My Kitchen. Today on the show, we talk about going from sharing recipes online to doing so in print, finding inspiration in Studio Ghibli movies, and more. And before that it's the return on Three Things. Aliza and Matt discuss some of their recent restaurant visits as well as other fun things entering their worlds. This includes Matt's recent stops in Kingston, New York included stops at Mirador, Sorry, Charlie, and Graziano's Downtown Cafe. Kingston has serious range. Aliza visits Big CHUNE, a new Jamaican patty pop-up, Hani's for an exceptional seasonal (and Tik-Tok-trend certified) coffee drink, and has a first sip of Faccia Brutto's Lugermeister. Check out Rob Martinez's visit to Downtown Cafe in Kingston. Subscribe to This Is TASTE: Apple Podcasts, Spotify, YouTube Learn more about your ad choices. Visit megaphone.fm/adchoices
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 26 Maret 2026Bacaan: "Maka takutlah ia, lalu bangkit dan pergi menyelamatkan nyawanya; dan setelah sampai ke Bersyeba, yang termasuk wilayah Yehuda, ia meninggalkan bujangnya di sana." (1 Raja-raja 19:3)Renungan: Pernahkah kita kehilangan kekuatan iman ketika diperhadapkan pada suatu keadaan yang tidak terlalu genting? Seringkali kita menghadapi situasi sulit yang sangat menantang iman dan mampu melewatinya dengan iman yang terfokus pada Tuhan. Namun, ada kalanya kita mengalami kekhawatiran dan ketakutan hanya karena persoalan kecil. Di gunung Karmel, Elia menantang Raja Ahab beserta 400 orang Nabi Baal untuk membuktikan kehebatan Tuhan. Elia memanjatkan doa yang super beriman, "Ya TUHAN, Allah Abraham, Ishak dan Israel, pada hari ini biarlah diketahui orang, bahwa Engkaulah Allah... dan bahwa aku ini hamba Mu... Jawablah aku, ya TUHAN, supaya bangsa ini mengetahui, bahwa Engkaulah Allah." Lalu, turunlah api menyambar habis korban bakaran Elia dan ia membunuh ke 400 Nabi Baal tersebut. Namun keesokan harinya, ia lari ketakutan ketika mendengar ancaman Izebel, dan berkata, "Cukuplah itu! Sekarang, ya TUHAN, ambillah nyawaku." Elia berdiri teguh di puncak gunung Karmel mendeklarasikan fokus dan kekuatan imannya kepada Tuhan dan meyakini 100% akan jawaban doanya. Namun imannya jatuh seketika di titik nol hanya karena ancaman seorang perempuan. Ia menjadi putus asa dan ingin mati rasanya. Demikian pula Abraham, ia melakukan hal yang sama ketika ia berbohong tentang Sara di hadapan Firaun karena berusaha menyelamatkan nyawanya. Daud yang menuliskan pujian yang indah tentang kesetiaan Tuhan yang besar dalam hidupnya, namun juga yang menyerukan, "Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" (Mzm 22:2). Musa yang menjadi pemimpin besar yang membawa bangsa Israel keluar dari Mesir dengan perbuatan tangan Tuhan yang besar, namun ia pun berseru-seru kepada Tuhan ketika berada di Masa dan Meriba, "Apakah yang akan kulakukan kepada bangsa ini? Sebentar lagi mereka akan melempari aku dengan batu?" Nabi Elia, Raja Daud, dan Musa adalah pahlawan-pahlawan iman yang dipakai oleh Tuhan untuk mendemonstrasikan kuasa-Nya, akan tetapi hal ini tidaklah menjadikan mereka manusia super rohani tanpa kegagalan. Dengan demikian, kita tidak perlu berkecil hati ketika tapak perjalanan iman kita bagai grafik yang menurun secara drastis. Saat-saat kegelisahan, kekhawatiran, dan ketakutan tidak mampu kita halau, apakah yang harus kita lakukan selanjutnya? Nyatakan kepada Tuhan segala kelemahan iman kita dan tetaplah berdiri di gunung Tuhan. Dengan kata lain, iman kita boleh limbung namun tidaklah mati. Demikianlah Tuhan berkata setelah Elia menyampaikan ketakutannya, "Bangunlah, makanlah! Sebab kalau tidak, perjalananmu nanti terlalu jauh bagimu." Kita tidak berdiam diri ketika kondisi iman kita tercekik, namun kita harus bangkit dan meraih kekuatan Tuhan untuk menjalani hari-hari yang penuh tantangan dan menyadari la selalu setia di dalam kehidupan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku mohon kekuatan untuk bisa bangkit ketika imanku runtuh, sehingga aku sanggup menapaki jalan kehidupanku sampai akhir. Amin. (Dod).
It's the most wonderful time of the (mid) year! Join us to countdown the best films of 2025 as well as dozens of other movies our listeners were kind enough to remind us of! The TOPAM 2025 Awards aren't just the most important awards of the season, they're also the latest!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Rounding out our Best International Feature discussions is Kaouther Ben Hania's urgent docudrama "The Voice of Hind Rajab" which poses the question, how much co-ordination do we need to save children? If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
The Man, The Myth The Legend joins us to discuss Nirvana The Band The Show The Movie. Patrick Willems is back on the show to time travel with us back to 2008!Also, watch this episode with full-color-high-definition moving pictures over on YouTube! See our faces like you've never seen them before!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Today's guest is Mariam Daud of the popular @mxriyum social media account. Mariam is a home cook, recipe developer, and author of the new cookbook “I Sleep in My Kitchen: Comfort Recipes from My Palestinian American Home.” She is known on social media (where she has 7+ million followers) for her beautiful recipe videos highlighting traditional Palestinian dishes, nostalgic bakes, and comforting meals. Miriam joins host Jessie Sheehan to talk about growing up in a bustling household with nine siblings, learning to cook alongside her mom, and rolling hundreds of grape leaves assembly-line style. She shares the story of how she accidentally set the kitchen on fire, how a spontaneous milkshake video launched her social media career, and what it was like to bring her cookbook to life. The duo then walks through Mariam's recipe for Knafeh Kishna, a sweet and salty dessert beloved across the Levant. They discuss the differences between Palestinian and Lebanese styles, the signature orange hue of Palestinian knafeh, the briny cheeses traditionally used, and the magic of that dramatic cheese pull when served hot and drenched in orange blossom syrup. Click here for Miriam's Knafeh Kishna recipe. Get our Mom's the Bombe Issue Jubilee NYC 2026 tickets here Visit cherrybombe.com for subscriptions, tickets to upcoming events, and more. More on Mariam: Instagram, “I Sleep In My Kitchen” cookbook More on Jessie: Instagram, “Salty, Cheesy, Herby, Crispy Snackable Bakes” cookbook
"Good Luck, Have Fun, Don't Die" is the name of the movie and what we'd tell you living through our social media hellscape! Swipe up to listen into this anxiety riddled return from Gore Verbinski!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Pdt. Ellya Makarawung (TB) 1 Raja-raja 11:4Sebab pada waktu Salomo sudah tua, isteri-isterinya itu mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain, sehingga ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, Allahnya, seperti Daud, ayahnya
To what heights will you be Wuthered by Emerald Fennell's new quotation mark-wrapped adaptation of Emily Brontë's quintessential Gothic Novel? Well my friend, that run on sentence can only be answered by Matt and Jamie at 2:30am on Valentines Day mere moments after having watched it for themselves. Plus since Shahir is away and forgot to lock the liquor cabinet, this cinematic discussion gets a bit saucy!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Pdt. Wigand Sugandi (TB) Mazmur 133: 1-3Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya. Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya.
Tune in for the sunsoaked vibes of Oliver Laxe's "Sirāt" and stay for the distressing philosophical implications of dancing in the desert. If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Just a reminder even if democracy dies in darkness, BKRewind will always be here to illuminate Kleber Mendonça Filho's "The Secret Agent"! We navigate the Brazilian dictatorship, hairy legs and how to measure the temperature of boiling frogs.If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 3 Februari 2026Bacaan: Kata Daud kepada Salomo: "Anakku, aku sendiri bermaksud hendak mendirikan rumah bagi nama TUHAN, Allahku." (1 Tawarikh 22:7)Renungan: Salah satu ambisi terbesar Daud Dialah membangun Bait Allah. Saat itu, ia telah menjadi raja Israel dan telah membangun istananya yang megah, setelah ia mengalahkan musuh-musuh Israel. Daud tahu, semua yang diperolehnya adalah karena anugerah Tuhan. Saat itu, tabut Tuhan simbol kehadiran Tuhan di tengah umat-Nya-tetap berada di bawah tenda. Lalu, ia ingin membangun sebuah rumah yang megah untuk Tuhan. Namun, Tuhan menolak kerinduan hati Daud. Alasannya, karena Daud telah menumpahkan banyak darah. Tuhan pun memberitahunya bahwa Salomo, anaknya, yang akan mendirikan rumah itu bagi-Nya. Bagaimana reaksi Daud? la sepenuhnya tunduk kepada Tuhan. la menerima kehendak Tuhan dengan rendah hati. Namun ia tidak begitu saja lepas tangan. la membagikan kerinduan itu kepada Salomo. la juga menunjukkan dukungannya dengan menyediakan berbagai persiapan yang dibutuhkan agar kelak Salomo lebih mudah melaksanakannya. Daud menyediakan sangat banyak emas, perak, tembaga, besi, kayu, batu, serta para ahli bangunan. Tindakan Daud ini menolong kita memahami bahwa jika kita ingin melakukan sesuatu yang kita yakini menyenangkan hati Tuhan, namun Dia memilih orang lain yang melakukannya, maka tindakan terbaik kita ialah mendukungnya sepenuh hati. Karena Tuhan tahu siapa yang paling tepat untuk Dia pakai. Yang lebih penting ialah, Tuhan dimuliakan melalui pekerjaan-pekerjaan dan pelayanan anak-anak-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kelapangan hati untuk menerima kelebihan orang lain. Lepaskan iri hati dalam diriku, sebab aku percaya di dalam kekuranganku selalu ada kelebihan yang telah Kau percayakan untukku. Amin. (Dod).
Telling a multi generational story of a Palestinian family starting in 1948, Cherien Dabis' "All That's Left Of You" briskly traverses history with a sense of quiet dignity, even in the face of brutal humiliation. This may be one of the best films of the year, so go out and see it if you can! If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 1 Februari 2026Bacaan: Tetapi kata raja: "Apakah urusanku dengan kamu, hai anak-anak Zeruya? Biarlah ia mengutuk! Sebab apabila TUHAN berfirman kepadanya: Kutukilah Daud, siapakah yang akan bertanya: mengapa engkau berbuat demikian?" (2 Samuel 16:10) Renungan: Truk sampah adalah truk yang digunakan untuk mengangkut sampah dari tempat-tempat sampah di pinggiran jalan raya menuju Tempat Pembuangan Akhir. Truk sampah selalu menebarkan aroma tak sedap di sepanjang jalan yang dia lalui. Kadang-kadang, kalau terlalu penuh dan pekerja pemungut sampahnya bekerja seenaknya, maka beberapa sampah, khususnya sampah plastik berjatuhan bahkan beterbangan ke mana-mana. Sehingga, aroma tak sedap itu tidak mudah berlalu dari tempat di mana sampah itu jatuh, sekalipun truk sampah itu sudah berlalu. Semakin penuh truk itu dengan sampah, semakin mudah sampah-sampah itu beterbangan. Kita bisa belajar sesuatu dari truk sampah. Karena diisi bahkan dipenuhi oleh sampah, maka ke manapun truk itu berada, hanya aroma tak sedap yang dia sebarkan, bahkan kadang sebagian sampah yang dia sebarkan. Di pihak lain, tidak mungkin ada orang yang mau terus menampung bau tak sedap atau menerima sampah tersebut. Demikian juga di dalam kehidupan kita, banyak orang yang hidupnya diisi bahkan dipenuhi dengan "sampah". Sehingga, ke manapun dia berada, baunya hanya bau "sampah". "Sampah-sampah" itu adalah kekuatiran, kegelisahan, kekecewaan, frustasi, kemarahan, kebencian dan dendam. "Sampah" itu tidak mungkin disembunyikan dan semakin banyak dia menampung "sampalı", maka dia semakin cepat membutuhkan tempat untuk membuangnya. Oleh sebab itu, tidak heran kalau di jalan-jalan, "sampah-sampah" itu bisa beterbangan dalam bentuk caci-maki, pertengkaran, dan perbuatan buruk lainnya. Kadang kitalah yang menjadi tempat pembuangan sampah-sampah itu. Hanya karena motor yang kita kendarai hampir menabrak mobilnya yang tiba-tiba mengambil jalur kita, dia marah dan mengeluarkan caci-maki yang sulit dihentikan. Seorang ibu pun bisa marah-marah kepada sopir angkot karena uang kembaliannya kurang lima ratus rupiah. Bahkan tanpa sebab seorang penyeberang jalan juga bisa marah-marah kepada kita sekalipun dia yang seenaknya menyeberang jalan. Tetapi, sebagaimana orang tidak mau menerima sampah, demikian juga seharusnya kita tidak perlu menerima caci-maki dan kemarahan itu di dalam hati kita. Jika kita menerimanya, maka lambat atau cepat kita juga akan membuang caci-maki dan kemarahan kepada orang lain. Dalam hal ini, Daud memberikan teladannya kepada kita. Ketika Simei mengutukinya, Daud berkata, "Biarkanlah dia dan biarkanlah ia mengutuk...." Sedangkan Abisai malah bereaksi keras, "Mengapa anjing mati ini mengutuki tuanku raja? Izinkan aku menyeberang dan memenggal kepalanya." Menarik sekali sikap Daud, dia, tidak menyimpan perkataan kutuk itu di dalam hatinya, tetapi dia mengharapkan sesuatu yang baik dari Tuhan untuk menggantikan perkataan kutuk tersebut. Cara seperti itu sedikit banyak menolongnya untuk sanggup melanjutkan perjalanan yang penuh perjuangan itu. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hati yang mampu menolak perkataan dan tindakan yang menyakitkan dan menerima yang baik dan membangun. Amin. (Dod).
It's no accident that we're discussing Jafar Panahi's "It Was Just An Accident" with Thomas Flight. This astounding act of political defiance both in front of and behind the camera has just been nominated for Best International Feature, so do whatever you got to do to see it now!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
We had "No Other Choice" but to discuss Park Chan-wook's scathing take on pushing paper! Are we desperate enough to murder our contemporaries or will we fold like origami? If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Open up your sketchbook kids because we're gonna discuss one of the most criminally underseen movies of 2025! Seth Worley's Sketch is available now on VOD and we wonder if it's a better movie about creativity than one of the highest grossing movies of 2025. If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Keep your eye on the orange ball as we hurtle through Josh Safdie's first solo project "Marty Supreme." We talk about the great American huckster in cinema, the cascading calamities of living in New York City and whether this really is Chalamet's best performance. Shwep! If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
We blue ourselves for this third installment of James Cameron's Pandora odyssey "Avatar: Fire and Ash"! Can big Jim go the distance with a third Nav'i film or is it time to abandon ship? If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
You gotta have faith because we've got our Knives Out for the third installment in Rian Johnson's murder mystery trilogy "Wake Up Dead Man"! It'll take Benoit Blanc to solve this debate about faith versus religion In this spirited episode!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Ham heads rejoice because we're deep diving on the bard with Chloe Zhao's adaptation of Maggie O'Farrell's Hamnet! We're also thrilled to be joined by legendary abolitionist Chandler Dean to give us all his hot Shakespeare takes!If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Robert Grainger (Joel Edgerton) is logging all of his memories in Clint Bentley's “Train Dreams” and we're here to sift through his highs and lows in this tender portrait of a 20th century man. If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
We're defying gravity for a second time as we reach the Wicked conclusion to the most important question of this generation... what does the Wizard want? If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
Joachim Trier returns to the pod and has us feeling sentimental! We dive into intertextuality, remorse and how filmmaking can shape identity. If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.
There's no killing what can't be killed, which means the Predator franchise is back from the dead with the third Dan Trachtenberg helmed Yautja adventure, this time in the badlands of... New Zealand? If you're enjoying the show, consider buying us a coffee, sending us an email or hitting us up on Letterboxd, Twitter(X), BlueSky or Instagram!You can catch our episodes early and ad free over on Nebula! Sign up with the link below. It really helps out the pod so we thank you in advance!https://go.nebula.tv/theonlypodcastaboutmoviesSee Privacy Policy at https://art19.com/privacy and California Privacy Notice at https://art19.com/privacy#do-not-sell-my-info.