Podcasts about perbedaan

  • 472PODCASTS
  • 774EPISODES
  • 21mAVG DURATION
  • 5WEEKLY NEW EPISODES
  • Jun 10, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about perbedaan

Show all podcasts related to perbedaan

Latest podcast episodes about perbedaan

Radio Rodja 756 AM
Perbedaan Mendasar antara Baligh dan Remaja

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Jun 10, 2026 54:18


Perbedaan Mendasar antara Baligh dan Remaja merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam pembahasan Tarbiyah Jinsiyyah (Pendidikan Seksual Untuk Anak Dan Remaja Dalam Islam). Kajian ini disampaikan pada Selasa, 16 Dzulhijjah 1447 H / 2 Juni 2026 M. Kajian Tentang Perbedaan Mendasar antara Baligh dan Remaja Pembahasan kali ini memasuki […] Tulisan Perbedaan Mendasar antara Baligh dan Remaja ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Helmy Yahya Bicara
RUMUS ANTI NGANGGUR, EMANG GEN Z BISA KERJA ?! - Coach Rene Suhardono | Helmy Yahya Bicara !

Helmy Yahya Bicara

Play Episode Listen Later Jun 2, 2026 48:26


Perbedaan cara kerja antara generasi Baby Boomers, Milenial, hingga Gen Z sering kali memicu konflik di lingkungan kerja. Mulai dari cara berkomunikasi, pola pikir, etos kerja, sampai cara memandang karier semuanya berbeda. Tapi benarkah Baby Boomers sulit mengakui kehebatan Gen Z?Di episode Helmy Yahya Bicara kali ini, Coach Rene Suhardono membahas secara mendalam fenomena generation gap di dunia kerja yang kini semakin nyata terjadi di banyak perusahaan. Mulai dari tantangan mengelola karyawan Gen Z, cara memahami karakter mereka, hingga bagaimana pemimpin dan perusahaan bisa menciptakan lingkungan kerja yang sehat tanpa saling menyalahkan antar generasi.Coach Rene juga membagikan tips praktis untuk para leader, manager, maupun pemilik bisnis agar bisa menemukan win-win solution di tengah perbedaan cara berpikir antar generasi. Karena pada akhirnya, setiap generasi punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing.Apakah Gen Z benar-benar susah diatur? Atau justru perusahaan yang belum siap menghadapi perubahan zaman?Simak obrolan lengkapnya hanya di Helmy Yahya Bicara!

Dialog Gemercik
Discover Different Perspectives From Various Types of MBTI

Dialog Gemercik

Play Episode Listen Later May 31, 2026 23:55


Halo, Sobat Gemercik!Kamu tim yang energinya nggak ada habisnya saat kumpul sama temen, atau yang butuh me-time dulu buat recharge setelah seharian beraktivitas? Perbedaan ini ternyata bisa dijelaskan lewat MBTI, salah satu tes kepribadian yang banyak digunakan untuk memahami bagaimana seseorang berpikir, bersosialisasi, dan menghadapi berbagai situasi.Di episode kali ini, tiga narasumber dengan tipe kepribadian berbeda berbagi pengalaman soal bagaimana MBTI membantu mereka memahami diri sendiri dan orang-orang di sekitar mereka.Yuk, dengarkan selengkapnya Suara Gema Gemercik di Spotify!

Radio Elshinta
Pemerintah Fasilitasi Perbedaan Fikih Pembayaran Dam Haji di Tanah Suci dan Tanah Air

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later May 22, 2026 3:05


Pemerintah memberikan ruang penuh terhadap perbedaan fikih, salah satunya dalam tata cara pembayaran dam atau denda haji.Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memfasilitasi jemaah yang memilih membayar dam di Tanah Suci sesuai fatwa MUI dan NU, maupun jemaah yang memilih membayar dam di Tanah Air sesuai tarjih Muhammadiyah.(BEH/MCH2026) @kemenhaj_ri#ElshintaHaji2026 #LiputanHaji2026 #Haji2026 #HajiRamahLansia #TriSuksesHaji #KemenhajRI

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
Menentukan Apa yang Sebenarnya Diinginkan Pelanggan Anda!

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later May 15, 2026 5:57 Transcription Available


Send us Fan MailBanyak bisnis merasa sudah memahami siapa pelanggan mereka. Namun dalam marketing, mengetahui “siapa” pelanggan saja belum cukup.Yang lebih penting adalah memahami apa yang sebenarnya mereka inginkan. Dalam episode Indonesia Digital Marketing Podcast kali ini, Ryan Kristo membahas bagaimana cara melihat keinginan pelanggan dengan lebih jelas, agar pesan marketing bisnis Anda bisa lebih relevan, mudah dipahami, dan lebih dekat dengan kebutuhan customer.Di episode ini, Anda akan memahami:✅ Perbedaan antara mengetahui target market dan memahami keinginan pelanggan✅ Mengapa pelanggan membeli hasil, bukan sekadar produk✅ Cara mengidentifikasi keinginan utama pelanggan✅ Cara membuat marketing yang lebih relevan dengan kebutuhan customerKarena marketing yang efektif tidak dimulai dari produk yang ingin Anda jual, tetapi dari masalah dan keinginan pelanggan yang benar-benar Anda pahami.Ingin memperjelas strategi marketing bisnis Anda? Book sesi konsultasi dengan Ryan Kristo

Radio Elshinta
Cegah Perbedaan Praktik Ibadah, Tim Mustasyar Dini Turun Dampingi Jemaah

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later May 13, 2026 2:24


Keberadaan 221 ribu jemaah haji Indonesia yang berasal dari beragam latar belakang organisasi kemasyarakatan kerap kali memunculkan perbedaan praktik tata cara ibadah di lapangan. Mengantisipasi hal tersebut, Tim Mustasyar Dini Kemenhaj hadir memberikan panduan agar setiap peribadatan jemaah memiliki landasan hukum syariat yang jelas. Laporan Bhery Hamzah

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-5 Paskah, 6 Mei 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 5, 2026 6:58


Dibawakan oleh Ivan dari Paroki Santo Agustinus di Keuskupan Agung Pontianak, Indonesia. Kisah Para Rasul 15: 1-6; Mazmur tg 122: 1-2.3-4a.4b-5; Yohanes 15: 1-8.BERBUAH MELIMPAHDI DALAM YESUS Renungan kita pada hari ini bertema: Berbuah Melimpah di Dalam Yesus. Didalam masa Paskah, selain tema tentang roti hidup dan gembala yang baik, adajuga yang sangat menarik ialah tentang pokok anggur. Tuhan Yesus menjelaskanidentitas diri-Nya dengan aneka simbol, dan salah satunya ialah pokok anggur.                                        Intinya, Tuhan sendiri senantiasa menyatu dengan umat-Nya dan memenuhisetiap orang beriman dengan segala karunia-Nya. Dengan demikian sebagai pribadimaupun sebagai umat Allah, kita dapat melangsungkan hidup di dunia ini sesuaidengan rencana-Nya. Simbol yang pas untuk mengajarkan hal ini ialah pokokanggur. Yesus adalah pokok anggur itu, kita adalah setiap rantingnya, dan Bapadi surga sebagai pemilik.  Bahwa di dalam Gereja selalu ada perbedaan pemahaman iman, itu merupakandinamika hidup ranting-ranting yang sering bergesekkan karena terpaan angin dantimpahan air hujan. Perbedaan-perbedaan itu tidak mungkin merusak kehidupan karenapokok anggur, yaitu Yesus Kristus hanyalah satu. Semua perbedaan pemahamanpasti akan menemukan solusi pada Yesus Kristus saja. Jadi dari pada fokus ke perbedaan-perbedaan, yang lebih utama ialahperhatian kepada buah-buah sebagai hasil kehidupan di dalam Yesus Kristus yangpasti akan mempersatukan dan memajukan kita bersama. Buah-buah ini tentu sangatberguna bagi hidup iman kita. Buah pertama ialah kesucian dan evangelisasi.Kita sebagai pribadi dan umat Allah mengakui kalau kesucian itu adalah cita-citakita. Kita ingin melihat sendiri bahwa kesucian dari Tuhan itu diterima juga olehorang lain melalui kegiatan evangelisasi yang kita lakukan.  Kedua ialah kemauan dan keberanian untuk memangkas bagian ranting, yaitupola hidup yang kering dan tak berguna, dibuang dan dibakar. Ini adalah buahkoreksi, perbaikan, pertobatan dan pembaharuan diri. Ketiga ialah kesempatanterbuka lebar untuk tumbuh dan menjadi pribadi atau komunitas yang baru setelahdilakukan koreksi dan pembaharuan. Keempat, oleh karena itu kita tentu sangatbahagia untuk selalu terhubung dengan Yesus sebagai pokok anggur, karenaterlepas dari Dia akan sangat berbahaya bagi kita.  Kelima, jika senantiasa menyatu dengan Yesus, kita bakal berbuah melimpah.Buah-buah itu tidak mungkin berasal dari pohon lain, selain Yesus Kristussendiri. Keenam, dengan demikian kita mempunyai alasan dasar untuk selalumemuji dan memuliakan Allah dan Bapa kita. Ketujuh, martabat kita sebagai putra-putriBapa merupakan kedudukan sangat istimewa dan terhormat. Kedelapan, maka itukita diutus oleh Tuhan untuk pergi dan menghasilkan buah-buah yang berguna, dankesembilan, tidak hanya berbuah tetapi kita mesti mampu bertahan dalam segalabentuk kesulitan dan penderitaan. Marilah kita berdoa. YaTuhan, buatlah kami selalu dapat berbuah dalam kasih persaudaraan dan pelayanankasih sebagai cara kami melakukan kehendak-Mu, yang berguna bagi kami dansesama kami. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Allah Sang Pencipta, Bukan Ciptaan (28 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 27, 2026 3:14


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahAllah Sang Pencipta, Bukan CiptaanDiambil dari: Roma 1:25 (TB)“Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja serta menyembah makhluk dengan melupakan Penciptanya…”Wonder Kids, dalam beberapa bagian Injil Thomas, ada ajaran yang berbeda dengan Alkitab. Salah satu perbedaannya adalah tentang siapa Allah itu. Ada bagian yang terdengar seperti mengatakan bahwa Allah dan dunia ini pada dasarnya adalah satu. Cara berpikir seperti itu disebut pantheisme — yaitu keyakinan bahwa segala sesuatu adalah Allah. Tetapi Alkitab mengajarkan sesuatu yang berbeda.Dalam Kejadian 1:1 dikatakan: “Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.” Artinya Allah adalah Pencipta. Dunia ini adalah ciptaan. Allah tidak sama dengan pohon, batu, gunung, atau manusia. Ia menciptakan semuanya, tetapi Ia berbeda dan lebih tinggi dari ciptaan-Nya.Dalam Yohanes 1:14 dikatakan bahwa Firman itu menjadi manusia. Itu berarti Yesus datang ke dunia — bukan karena Ia bagian dari dunia, tetapi karena Ia adalah Tuhan yang datang menyelamatkan dunia. Perbedaan ini sangat penting. Kalau kita menyembah ciptaan, kita salah arah. Kita harus menyembah Pencipta.Itulah sebabnya gereja mula-mula sangat berhati-hati. Tulisan yang mengajarkan sesuatu yang bertentangan dengan kebenaran tentang Allah tidak bisa diterima sebagai firman Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pastikan kamu menyembah Allah yang benar — Allah yang menciptakanmu dan mengasihimu.Mari kita berdoa:Tuhan, Engkaulah Pencipta langit dan bumi. Tolong aku tidak menyembah hal-hal yang salah, tetapi hanya Engkau saja. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Kita menyembah Sang Pencipta — bukan ciptaan.

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
Memahami Apa yang Sebenarnya Diinginkan Pelanggan Anda

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later Apr 24, 2026 6:30 Transcription Available


Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Abu Haidar - Berlapang Dada Dalam Perbedaan

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Apr 18, 2026 61:45


Ustadz Abu Haidar - Berlapang Dada Dalam Perbedaan

Radio Elshinta
Irwan Ibrahim: AS–Iran Buntu, Dampaknya ke Stabilitas Timur Tengah dan Energi Dunia

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Apr 13, 2026 38:34


Perundingan Amerika Serikat dan Iran di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan, meski sempat diharapkan menjadi jalan meredakan ketegangan di Timur Tengah.Perbedaan tajam terkait program nuklir, pencabutan sanksi, hingga kepentingan strategis di Selat Hormuz menjadi penghambat utama. Rendahnya tingkat kepercayaan antara kedua negara juga membuat negosiasi sulit mencapai titik temu.Lalu bagaimana membaca kegagalan ini? Apakah menandakan kebuntuan permanen hubungan AS–Iran, atau masih ada peluang kompromi ke depan? Dan apa dampaknya terhadap stabilitas kawasan?Bersama Dosen Ilmu Hubungan Internasional Universitas Al Azhar Indonesia, Ramdhan Muhaimin.

Renungan Anak GKY Mabes
Gerasa atau Gadara? (29 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 28, 2026 3:33


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah GERASA ATAU GADARA?Diambil dari: Lukas 8:33 “Lalu setan-setan itu keluar dari orang itu dan masuk ke dalam babi-babi itu; dan kawanan babi itu terjun dari tebing yang curam ke dalam danau dan mati lemas.”Wonder Kids, ada satu cerita tentang Yesus menyembuhkan seorang yang kerasukan setan. Cerita ini ditulis dalam Injil Matius, Markus, dan Lukas. Tetapi ada satu perbedaan kecil:Matius menulis bahwa peristiwa itu terjadi di daerah Gadara, sedangkan Markus dan Lukas menulis bahwa peristiwa itu terjadi di daerah Gerasa. Apakah ini berarti Alkitab salah? Tidak.Pada zaman itu, orang sering menyebut suatu daerah dengan nama kota besar terdekat atau nama wilayahnya. Gadara adalah kota yang terkenal, sedangkan Gerasa adalah nama daerah yang lebih luas. Bisa jadi tempat kejadian itu berada di wilayah Gerasa tetapi dekat dengan kota Gadara. Beberapa orang dari daerah yang kecil dan kurang dikenal biasa, bila ditanya tinggal dimana atau asalnya dari mana, maka akan menyebut nama kota yang dekat tetapi lebih besar dan terkenal. Kita menyebut kota yang lebih terkenal supaya orang lain mudah mengerti. Jadi, perbedaan nama tempat ini bukan kesalahan, tetapi cara orang zaman dulu menyebut lokasi dengan cara yang berbeda. Yang terpenting bukan nama kota itu, tetapi kuasa Yesus yang menyembuhkan orang yang menderita.Wonder Kids, Tuhan tidak pernah salah dalam firman-Nya. Perbedaan kecil seperti nama tempat tidak mengubah kebenaran besar tentang Yesus.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, kalau kamu menemukan perbedaan kecil dalam cerita Alkitab, jangan langsung bingung. Belajarlah bertanya dan membaca lebih teliti supaya kamu mengerti maksudnya.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena firman-Mu benar. Tolong aku supaya tidak mudah ragu ketika membaca Alkitab, tetapi mau belajar dan memahami kebenaran-Mu dengan baik. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, perbedaan kecil dalam Alkitab tidak mengubah kebenaran besar tentang Yesus. Tuhan Yesus memberkati.

Lifehouse Jakarta
Renungan Harian - Bersatu Dalam Perbedaan

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Mar 27, 2026 3:27


Pdm. Handoyo Salim (TB) Roma 14:3Siapa yang makan, janganlah menghina orang yang tidak makan, dan siapa yang tidak makan, janganlah menghakimi orang yang makan, sebab Allah telah menerima orang itu. 

SUARA PALMERAH
BERSUKA CITA DI HARI RAYA INDONESIA - SATU MEJA THE FORUM (with Prof. Nasaruddin Umar - Menteri Agama RI)

SUARA PALMERAH

Play Episode Listen Later Mar 27, 2026 47:41


Ramadan & Idulfitri tahun ini terasa semakin istimewa karena berlangsung beriringan dengan berbagai perayaan keagamaan lainnya. Kebersamaan waktu ini menghadirkan suasana yang unik, di mana nilai-nilai spiritual seperti kesabaran, refleksi diri, dan kasih sayang menjadi benang merah yang menghubungkan perbedaan.Momentum ini menjadi cerminan nyata keharmonisan dalam kehidupan berbangsa di Indonesia. Perbedaan keyakinan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk saling melengkapi dan mempererat persatuan.

Renungan Anak GKY Mabes
Sisi Lain dari Konsistensi (27 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 26, 2026 3:44


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah SISI LAIN DARI KONSISTENSIDiambil dari: Roma 12:16a “Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama”Wonder Kids, ada orang yang berkata bahwa Injil tidak bisa dipercaya karena ada perbedaan cerita di dalamnya. Mereka mengira bahwa kalau ceritanya tidak sama persis, berarti ceritanya salah.Tetapi pikirkan ini: Kalau dua murid mengerjakan ujian dan jawaban mereka sama persis kata demi kata, guru justru akan curiga bahwa mereka menyontek. Tetapi kalau jawaban mereka mirip, walaupun tidak sama persis, guru akan percaya bahwa mereka mengerjakan sendiri dengan jujur.Begitu juga dengan Injil. Kalau Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes menulis cerita yang sama persis kata demi kata, kita bisa curiga bahwa mereka bekerja sama untuk membuat cerita. Tetapi karena mereka menulis dengan gaya dan sudut pandang yang berbeda, justru itu menunjukkan bahwa mereka adalah saksi yang jujur.Para penulis Injil sepakat tentang hal yang paling penting: Yesus hidup, mengajar, mati di kayu salib, dan bangkit dari kematian. Itu adalah inti Injil yang tidak pernah berubah.Perbedaan kecil dalam cerita bukan tanda kebohongan, tetapi tanda bahwa mereka menceritakan peristiwa yang sama dari sudut pandang yang berbeda.Wonder Kids, Tuhan mau kita percaya kepada firman-Nya dengan bijaksana, bukan dengan curiga. Kita diajar untuk melihat kebenaran besar, bukan terjebak pada perbedaan kecil.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, kalau kamu membaca dua cerita Alkitab yang mirip tetapi tidak sama persis, bersyukurlah karena itu menunjukkan bahwa banyak saksi menceritakan hal yang sama tentang Yesus.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena firman-Mu benar dan dapat dipercaya. Tolong aku supaya tidak bingung oleh perbedaan kecil, tetapi semakin percaya kepada kebenaran besar tentang Yesus di dalam Alkitab. Ajari aku untuk mencintai firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, kesamaan dalam Injil menunjukkan kebenaran, dan perbedaan kecil menunjukkan kejujuran para saksi. Tuhan Yesus memberkati.

Ini Koper
#957 Googling vs. Prompting

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 25, 2026 7:07


Dunia sedang bergeser dengan sangat kencang, dari era sekadar mencari informasi menjadi era memerintah mesin. Dulu, kita terbiasa dengan "Googling"—mengetik kata kunci di kotak putih untuk mencari jarum di tumpukan jerami internet, lalu kita sendiri yang harus lelah memilah mana yang relevan. Sekarang, kita masuk ke era "Prompting", di mana kita tidak lagi mencari benda yang sudah ada, melainkan berdialog dengan asisten pintar untuk menciptakan sesuatu yang baru, mulai dari analisis data hingga draf tulisan yang langsung jadi. Perbedaan mendasarnya ada pada proses dan hasil akhirnya. Kalau Google memberikan Anda ribuan tautan yang memaksa Anda membaca satu per satu, prompting memberikan Anda hasil matang hasil dari sintesa ribuan data tersebut. Google itu seperti perpustakaan raksasa tempat Anda harus mencari buku sendiri, sementara prompting adalah asisten ahli yang sudah membaca semua buku itu dan siap merangkumkannya sesuai pesanan spesifik Anda. Namun, kehebatan prompting sangat bergantung pada kualitas perintah Anda. Di sinilah seninya: Anda harus memberikan konteks, menentukan peran si mesin, dan berani berdialog secara berulang (iterasi) untuk mendapatkan hasil yang presisi. Ini bukan soal teknologi yang menggantikan otak kita, tapi soal bagaimana kita menggunakan instruksi yang cerdas untuk mempercepat kerja dan memperkuat daya pikir kita di tengah banjir informasi yang tak terbendung.

Radio Elshinta
Menyikapi hasil sidang isbat Kementerian Agama yang perkirakan terjadi perbedaan umat dalam menyambut 1 Syawal 1447 H.

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Mar 19, 2026 12:27


Menyikapi hasil sidang isbat Kementerian Agama, potensi perbedaan dalam penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah diperkirakan kembali terjadi di tengah umat Muslim di Indonesia.Perbedaan ini umumnya disebabkan oleh metode yang digunakan dalam menentukan awal bulan Hijriah, yakni antara rukyat atau pengamatan hilal secara langsung, dan hisab atau perhitungan astronomi.Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga persatuan dan saling menghormati perbedaan yang ada. Momentum Idul Fitri sejatinya menjadi ajang mempererat silaturahmi, bukan memperlebar perbedaan.Pemerintah melalui Kementerian Agama juga mengajak seluruh umat untuk menyikapi hasil sidang isbat dengan bijak, serta mengikuti keputusan sesuai keyakinan masing-masing tanpa menimbulkan perpecahan.Dengan semangat toleransi dan kebersamaan, perbedaan dalam penetapan Hari Raya diharapkan tidak mengurangi makna kemenangan yang hakiki setelah menjalani ibadah di bulan Ramadan.TALK :: Anggota Komisi Fatwa MUI Pusat yang juga Dosen Hukum Pidana Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, DR. KH M. Nurul Irfan & Dosen Universitas Islam As-syafiiyah/pendakwah Ustaz Abdul Hamid

Uncensored with Andini Effendi
Revisi Hidup ft. Ali Zaenal Abidin with Andini Effendi ep.105

Uncensored with Andini Effendi

Play Episode Listen Later Mar 12, 2026 58:40


Mari berlatih bermanifestasi yang benar bersama Penulis dan Coach, Ali Zaenal Abidin. Seringkali hati dan pikiran kita tidak sejalan ketika kita berdoa. Ali membuka pikiran kita arti positive thinking yang sebenarnya#cauldroncontent #uncensored #uncensoredwithandinieffendi #podcast #podcastindonesia #andinieffendi #alizaenalabidin #manifesting #manifestasi #sains #vibe #doa #positivethinking #negativethinking #feeling #perasaan #belief #grief #pain #suffering #emosi —Uncensored bersama Andini Effendi ingin memulai percakapan mengenai isu yang kerap dianggap tabu. The Elephant in the Room adalah topik yang diketahui semua orang, namun tidak banyak yang berani membicarakannya. Dengan berdiskusi secara terbuka, kami harap masyarakat bisa lebih terbuka pikiran dan hatinya.୨♡୧ New episode drops every Thursday! ୨♡୧☆ Jangan lupa follow & Subscribe kami ☆https://www.instagram.com/cauldroncontent/ https://www.youtube.com/playlist?list=PLZ3JpwVKQYqY6XA9E0ufQ6gWBL6H__NYw☆ Dengarkan juga podcast kami ☆https://open.spotify.com/show/6pHdBM4Jr0JMwBvbVCMiQI?si=cc66a009ea964c3a&nd=1&dlsi=4f0c2d2242694a34 https://podcasts.apple.com/id/podcast/uncensored-with-andini-effendi/id1627192280☆ Host Andini Effendi ☆https://www.instagram.com/andinieffendi/☆ Ali Zaenal Abidin ☆https://www.instagram.com/alizaenalabidin/☆ Wardrobe by Lanivatti☆ https://www.instagram.com/lanivatti_official/☆ Location at Addition living ☆https://www.instagram.com/addition.living/—Time Stamp00:00 Intro01:51 Makna manifesting dari sisi sains10:42 Positive thinking + negative feeling = negative result17:00 Keputusan dipengaruhi kondisi perasaan20:35 Alasan jatuh cinta dengan people development24:49 Belief bukan benar atau salah, tapi bermanfaat atau tidak29:35 Berhenti bilang “I'm too young”33:27 Semakin disangkal, semakin nyata35:45 Pain vs suffering38:10 Otak sulit bedakan nyata dan imajinasi42:40 Perbedaan life purpose dan goals

Endgame with Gita Wirjawan
M. Quraish Shihab : Akui Perbedaan, tapi Cari Persamaan

Endgame with Gita Wirjawan

Play Episode Listen Later Mar 6, 2026 65:38


Menyambut bulan suci Ramadhan 2026, Endgame kembali menghadirkan Bapak M. Quraish Shihab untuk menebar pesan-pesan kebersamaan dan perdamaian.Episode ini membahas pentingnya mencari titik temu perbedaan dari berbagai keragaman agama dunia.#Endgame #GitaWirjawan #QuraishShihab------------------Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia', sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.idSudah baca? Tinggalkan review-mu di sini:  / what-it-takes  

Uncensored with Andini Effendi
Kita Semua Punya Masalah Kejiwaan ft. dr. Jiemi Ardian with Andini Effendi ep.104

Uncensored with Andini Effendi

Play Episode Listen Later Mar 5, 2026 53:49


Sadarkah bahwa kita semua punya trauma yang belum dibereskan? Bagaimana otak mencerna trauma dan dampak bagi organ tubuh lain? Psikiater dan Terapis Trauma, dr. Jiemi Ardian berbagi pengalaman pribadinya dan pendekatannya terhadap trauma. #cauldroncontent #uncensored #uncensoredwithandinieffendi #podcast #podcastindonesia #andinieffendi #mentalhealth #psikologi #trauma #traumahealing #depresion #artimimpi #kejiwaan #memaafkan #mengikhlaskan #meditasi #toxic #spirituality #logika #emosi — Uncensored bersama Andini Effendi ingin memulai percakapan mengenai isu yang kerap dianggap tabu. The Elephant in the Room adalah topik yang diketahui semua orang, namun tidak banyak yang berani membicarakannya. Dengan berdiskusi secara terbuka, kami harap masyarakat bisa lebih terbuka pikiran dan hatinya. ୨♡୧ New episode drops every Thursday! ୨♡୧ ☆ Jangan lupa follow & Subscribe kami ☆https://www.instagram.com/cauldroncontent/ https://www.youtube.com/playlist?list=PLZ3JpwVKQYqY6XA9E0ufQ6gWBL6H__NYw ☆ Dengarkan juga podcast kami ☆ https://open.spotify.com/show/6pHdBM4Jr0JMwBvbVCMiQI?si=cc66a009ea964c3a&nd=1&dlsi=4f0c2d2242694a34 https://podcasts.apple.com/id/podcast/uncensored-with-andini-effendi/id1627192280 ☆ Host Andini Effendi ☆ https://www.instagram.com/andinieffendi/ ☆ Jiemi Ardian ☆ https://www.instagram.com/jiemiardian/ ☆ Wardrobe by Lanivatti☆ https://www.instagram.com/lanivatti_official/ ☆ Location at Addition living ☆ https://www.instagram.com/addition.living/ —Time Stamp 00.00 Intro 05.30 Perbedaan logika dan emosi 07.25 Otak mengingat trauma lebih kuat 11.35 Gula lebih berbahaya daripada nikotin 17.00 Trauma bisa diturunkan 25.00 Arti mimpi buruk 29.45 Tanda depresi 35.43 Toxic spirituality 40.16 Keinginan bunuh diri itu keturunan 48.34 Tidak semua orang cocok meditasi 50.05 Memaafkan tidak selalu menyembuhkan

Ini Koper
#861 Paradoks Kecerdasan Liyan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Feb 23, 2026 6:08


Paradoks AI, sebagaimana dikemukakan oleh Virginia Dignum, menyatakan bahwa semakin besar kemampuan kecerdasan buatan dalam meniru fungsi kognitif, semakin jelas pula keunikan kecerdasan manusia yang tidak dapat tergantikan. Alih-alih memandang AI sebagai kekuatan alam yang otonom, kita harus menyadari bahwa ia adalah artefak buatan manusia yang mencerminkan desain, data, dan pilihan sadar penciptanya. Paradoks ini menantang asumsi populer bahwa mesin akan sepenuhnya menggantikan peran manusia; sebaliknya, kemajuan AI justru menjadi cermin yang mempertegas pentingnya kualitas intrinsik kemanusiaan seperti empati, intuisi etis, dan kesadaran emosional yang tetap berada di luar jangkauan logika algoritma. Perbedaan mendasar antara kecerdasan mesin dan manusia terletak pada cara keduanya memproses realitas dan memberikan makna. AI modern bekerja berdasarkan korelasi statistik dan pengenalan pola dari data masa lalu yang masif, namun ia kekurangan kemampuan untuk memahami kausalitas, konteks sosial yang dinamis, serta abstraksi kreatif. Ketergantungan pada "techno-solutionism"—keyakinan bahwa semua masalah sosial, politik, dan lingkungan dapat diselesaikan hanya dengan teknologi—sering kali mengaburkan fakta bahwa masalah sistemik membutuhkan kebijaksanaan manusia dan perubahan struktural yang nyata. Mesin mungkin mampu memberikan jawaban atau prediksi yang akurat, tetapi manusia tetap menjadi satu-satunya subjek yang mampu memberikan pertanyaan bermakna dan bertanggung jawab atas keputusan etis di balik jawaban tersebut. Pada akhirnya, tantangan utama dalam perkembangan AI bukanlah tentang mengejar kecerdasan super yang menyaingi manusia, melainkan tentang bagaimana kita mengelola kekuasaan dan akuntabilitas organisasi yang mengontrolnya. Paradoks ini menuntut kita untuk beralih dari narasi ketakutan akan dominasi mesin menuju penguatan agensi manusia melalui regulasi yang transparan dan tata kelola yang inklusif. AI harus diperlakukan sebagai sistem sosio-teknis yang harus selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan dan martabat individu. Dengan mengakui bahwa kendali dan tanggung jawab tetap berada di tangan manusia, kita dapat membentuk masa depan di mana teknologi digunakan secara sadar sebagai alat untuk memperluas kapabilitas kolektif, bukan sebagai pengganti esensi kemanusiaan itu sendiri.

Ini Koper
#862 Beda Frekuensi Tinggi dan Rendah pada Neuro Fisika

Ini Koper

Play Episode Listen Later Feb 23, 2026 6:29


Dalam perspektif neuro-fisika, perbedaan antara frekuensi tinggi dan rendah pada manusia paling nyata terlihat melalui tarian gelombang otak yang diukur dalam satuan Hertz. Frekuensi tinggi, seperti gelombang Gamma dan Beta, merepresentasikan mesin kognitif yang bekerja pada kapasitas penuh, di mana neuron-neuron saling menembakkan sinyal dengan cepat untuk pemrosesan informasi kompleks, fokus tajam, dan pemecahan masalah yang dinamis. Sebaliknya, frekuensi rendah seperti Alpha, Theta, dan Delta mencerminkan perlambatan simfoni saraf kita, yang membawa manusia ke ambang kreativitas, meditasi dalam, hingga fase pemulihan biologis total saat tidur nyenyak. Perbedaan ini bukan sekadar angka, melainkan keseimbangan antara fase aktivitas eksternal yang aktif dan fase restorasi internal yang esensial bagi kelangsungan hidup. Melangkah ke tingkat seluler, tubuh manusia berfungsi sebagai sistem elektromagnetik yang kompleks di mana frekuensi menentukan derajat vitalitas biologis. Frekuensi tinggi pada tingkat ini dikaitkan dengan koherensi seluler dan kesehatan optimal, di mana setiap sel bergetar dalam harmoni yang memungkinkan pertukaran energi dan nutrisi terjadi secara efisien tanpa hambatan entropi. Sebaliknya, frekuensi rendah dalam konteks biologis sering kali menjadi penanda ketidakteraturan atau disonansi, yang bermanifestasi sebagai kelelahan kronis, peradangan, atau menurunnya sistem imun. Dalam pandangan fisika kuantum, kita adalah dawai-dawai energi yang bergetar; ketika getaran kita melambat atau menjadi kacau akibat stres, kita kehilangan sinkronisasi dengan ritme alami alam semesta yang seharusnya menopang kehidupan kita. Secara spiritual, frekuensi tinggi dan rendah melambangkan derajat resonansi antara kesadaran manusia dengan "Frekuensi Ilahi" atau Sang Pencipta. Frekuensi tinggi adalah kondisi resonansi murni yang dicapai melalui emosi koheren seperti cinta, rasa syukur, dan peniadaan ego (fana), yang memungkinkan jiwa manusia selaras dengan melodi kosmik yang mendasari seluruh realitas. Sebaliknya, frekuensi rendah bermanifestasi sebagai gangguan atau "noise" yang disebabkan oleh beratnya keterikatan materi, ketakutan, dan dominasi ego yang menciptakan jarak spiritual antara makhluk dan Penciptanya. Dengan demikian, menaikkan frekuensi pada manusia berarti memurnikan antena batin dari kebisingan duniawi agar mampu menangkap sinyal petunjuk Tuhan dengan lebih jernih, mengubah eksistensi yang berat menjadi tarian cahaya yang ringan.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Bridging Differences Through Culture - Arozak Salam the Chairman of Indonesian Queer Collective - Menjembatani Perbedaan Lewat Budaya: Bersama Ketua Indonesian Queer Collective Jelang Mardi Gras Sydney

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Feb 20, 2026 12:48


Interview with Arozak Salam, Chairman of Indonesian Queer Collective (IQC) in Sydney, regarding the community's preparations for welcoming the 2026 Sydney Gay and Lesbian Mardi Gras celebration. - Wawancara dengan Arozak Salam, Ketua Indonesian Queer Collective (IQC) di Sydney, mengenai persiapan komunitas menyambut perayaan Sydney Gay and Lesbian Mardi Gras 2026.

Radio Elshinta
Menanti Sidang Isbat: Awal Ramadan dan Potensi Perbedaan

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Feb 17, 2026 23:47


Penetapan awal puasa Ramadan akan diputuskan melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama hari ini. Rangkaian sidang dijadwalkan dimulai sekitar pukul 16.00 WIB di Hotel Borobudur Jakarta.Tahun ini, penetapan 1 Ramadan kembali diprediksi berpotensi terjadi perbedaan.Apa faktor penyebabnya dan bagaimana penjelasan ilmiahnya?Simak ulasan lengkap bersama Peneliti Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional, Thomas Djamaluddin, hanya di Elshinta.

Renungan Anak GKY Mabes
Kesaksian Perbedaan Dalam Injil (2 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 1, 2026 3:11


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Kesaksian Perbedaan Dalam InjilDiambil dari: Lukas 1:1–2 (TB)“Banyak orang telah menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah digenapi di antara kita, sesuai dengan yang telah disampaikan kepada kita oleh mereka yang sejak semula adalah saksi mata dan pelayan Firman.”Wonder Kids, Ada orang yang berkata bahwa Alkitab tidak benar karena ada perbedaan cerita di dalam Injil. Misalnya, Injil Lukas dan Injil Markus menceritakan kisah yang mirip, tetapi dengan kata-kata yang tidak sama persis.Apakah itu berarti Alkitab salah? Tidak.Coba bayangkan ada satu peristiwa besar di keluargamu. Kakakmu menceritakannya dengan satu cara, dan orang tuamu menceritakannya dengan cara yang sedikit berbeda. Ceritanya tidak sama persis, tetapi peristiwanya tetap sama dan benar.Begitu juga dengan Injil. Para penulis Injil adalah saksi mata atau mendengar langsung dari saksi mata. Mereka menulis dari sudut pandang yang berbeda, tetapi pesan utamanya selalu sama: Yesus melakukan mujizat, mengampuni dosa, mengajarkan kebenaran, mati di kayu salib, dan bangkit dari kematian.Seorang ahli Alkitab bernama Daniel B. Wallace pernah ditantang untuk menjawab semua perbedaan dalam Injil. Jawabannya sederhana: Justru perbedaan kecil itu menunjukkan bahwa para penulis Injil tidak bersekongkol atau bekerjasama. Mereka menulis dengan jujur apa yang mereka lihat dan dengar.Dan yang luar biasa, pesan utama Injil tidak pernah berubah. Yesus adalah Juruselamat dunia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Kalau kamu mendengar orang meragukan Alkitab karena ada perbedaan cerita, ingatlah bahwa kebenaran utama Injil tetap sama. Percayalah bahwa Tuhan memakai banyak orang untuk menyampaikan satu kebenaran yang besar.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih untuk Alkitab yang Engkau berikan. Tolong aku untuk tidak bingung atau ragu hanya karena perbedaan kecil, tetapi percaya bahwa firman-Mu adalah benar. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: perbedaan kecil dalam Injil tidak mengubah kebenaran besar—Yesus mengasihimu dan datang untuk menyelamatkanmu. Tuhan Yesus memberkati.

METRO TV
Bahagia dalam Perbedaan Bersama Satine Zaneta & Krisna Trias - Meet Nite Live MetroTv Edisi 079

METRO TV

Play Episode Listen Later Jan 28, 2026 41:03


SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera
Perbedaan Melihat Sekilas dengan Melihat Sungguh-sungguh kepada Tuhan

SAMAS - Sapaan Damai Sejahtera

Play Episode Listen Later Jan 18, 2026 7:36


Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!

Ini Koper
#821 Mencerna Ketimpangan antara Struktur dan Agensi

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jan 17, 2026 5:47


Dalam diskursus politik ekonomi di Indonesia, ketegangan antara struktur dan agensi menjadi kunci untuk memahami dinamika pemberdayaan perempuan di tingkat akar rumput. Struktur, dalam hal ini, dipahami sebagai "aturan main" institusional yang mencakup adat istiadat, budaya patriarki, hingga prosedur birokrasi kaku yang sering kali membatasi ruang gerak perempuan. Namun, agensi tetap muncul melalui kapasitas individu atau kelompok perempuan untuk bertindak secara strategis. Meskipun struktur sering kali tampak seperti labirin yang mengunci arah kebijakan melalui ketergantungan jalur (path dependency) masa lalu, perempuan di desa-desa Indonesia tidak serta-merta menjadi bidak pasif, melainkan aktor yang secara sadar bernegosiasi dengan batasan-batasan tersebut. Perbedaan pendekatan dalam melihat interaksi ini terlihat jelas saat membandingkan aliran Pilihan Rasional dan Institusionalisme Historis. Dari kacamata Pilihan Rasional, perempuan penggerak di tingkat desa dipandang sebagai aktor kalkulatif yang mampu menghitung untung-rugi secara strategis, misalnya saat memperjuangkan anggaran inklusif dalam forum Musrenbangdes. Di sisi lain, Institusionalisme Historis mengingatkan bahwa agensi tersebut sering kali terbentur oleh biaya sosial yang besar akibat struktur birokrasi peninggalan masa lalu yang sulit didobrak. Pertarungan ini menunjukkan bahwa preferensi seorang aktor tidak hanya muncul secara mandiri, tetapi juga dipengaruhi oleh sejauh mana struktur memberikan insentif atau hambatan terhadap inovasi kebijakan yang berkeadilan gender. Sebagai sintesis, konsep "habitus" dari Pierre Bourdieu yang diangkat oleh Daniel Béland dalam buku André Lecours memberikan pemahaman yang lebih cair tentang bagaimana struktur dan agensi berpadu. Perempuan di tingkat akar rumput menginternalisasi norma-norma sosial di sekitarnya hingga menjadi bagian dari mentalitas mereka, yang kemudian membentuk "rasa akan permainan" saat mereka melakukan advokasi. Namun, stabilitas struktur ini bukanlah sesuatu yang permanen; ketika terjadi krisis legitimasi di mana aturan lama tidak lagi mampu menjawab kebutuhan masyarakat, agensi perempuan muncul sebagai motor penggerak perubahan. Dengan memanfaatkan sumber daya ideologis dan kolektivitas, mereka mampu mendobrak jalur sejarah yang kaku untuk menciptakan institusi baru yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan perempuan di Indonesia.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu, Pesta Pembaptisan Tuhan, 11 Januari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 10, 2026 10:27


Dibawakan oleh Katarina Siwi dan Agustinus dari paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Yesaya 42: 1-4.6-7; Mazmur tg 29: 1a.2.3ac-4.3b.9b-10; Kisah Para Rasul 10: 34-38; Matius 3: 13-17.NATAL BERLALU DAN MULAI HIDUP YANG DIBAHARUI  Tema renungan kita hari Minggu pesta Pembaptisan Tuhanini ialah: Natal Berlalu dan Mulai Hidup yang Dibaharui. "SelamatNatal" sepantasnya kita ucapkan sekali lagi terhadap satu sama lain denganpenuh semangat. Kita ingin memberikan tanda yang spesial untuk hari terakhirmasa Natal ini. Tanda yang paling pertama kita temukan ialah Pesta PembaptisanTuhan yang kita peringati setiap tahun untuk menutup masa Natal yang penuhceria dan suka cita.  Pembaptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis seperti yangdiwartakan oleh Injil Matius, menandakan sebuah tahap berikutnya dalam hidupYesus di dunia, yaitu memasuki kehidupan publik. Ia sendiri mengatakan kepadaYohanes bahwa diri-Nya harus dibaptis agar menggenapi apa yang dikehendaki olehAllah. Yesus Kristus segera meleburkan dan menyatukan diri-Nya dengan dunia dankehidupan semua orang, sehingga Ia menggarami dan menyelamatkan semua. Pembaptisan yang dialami oleh Yesus merupakan titikawal pembaptisan kita semua pengikut-Nya. Perbedaan mendasar antara pembaptisanYohanes Pembaptis atas orang-orang Yahudi dan atas Yesus Kristus sangat jelas.Orang-orang Yahudi, sebagai pendosa dan belum menerima Mesias, harus ditobatkanmelalui pembaptisan Yohanes, sehingga mereka dapat menerima Tuhan YesusKristus. Sedangkan pada Yesus Kristus adalah pembaptisan Roh Kudus. Pada saatpembaptisan tersebut, turunlah Roh Kudus kepada Yesus Kristus. Kita mengambil bagian dalam pembaptisan Yesus Kristus,yaitu pembaptisan Roh Kudus. Setiap pengikut Kristus menerima Roh Kudus yangmenguduskan dan memenuhi dirinya pada saat ia menerima pembaptisan. Dari saatpembaptisan itu ia memulai hidupnya yang baru. Ia terlahir kedua kalinya, yaitukelahiran dalam iman dan di dalam Roh Kudus. Sedangkan pembaptisan untukpertobatan oleh Yohanes Pembaptis tetap berlaku bagi kita, yaitu melaluipelayanan rekonsiliasi dan pertobatan di dalam Gereja yang rutin kita lakukan. Sama seperti setiap pembaptisan Kristen untuk menjadipengikut Kristus, kita yang mengakhiri masa Natal dan merayakan PembaptisanTuhan, akan memulai hidup kita yang sudah dibaharui di dalam masa biasa.Menurut nabi Yesaya di dalam bacaan pertama, di dalam masa biasa kita perlumenegaskan kembali komitmen kita sebagai tanda perjanjian Tuhan bagikeselamatan dunia. Kita harus menjadi saksi-saksi kebangkitan Kristus dankeselamatan bagi orang lain. Kita perlu lebih memantapkan diri kita sebagaisaksi-saksi Kristus dengan berkeliling sambil berbuat baik di mana pun dankapan pun kita berada. Ini adalah perbuatan Tuhan Yesus Kristus sendiri yangwajib kita lanjutkan. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan, semogadengan perayaan hari Pembaptisan-Mu ini kami dibaharui dalam jiwa dan raga kamiuntuk semakin meyerupai Engkau. Salam Maria... Dalam nama Bapa ...

dr. Raehanul Bahraen, Sp.PK
Perbedaan Antara Penyakit Kejiwaan, ‘Ain dan Sihir

dr. Raehanul Bahraen, Sp.PK

Play Episode Listen Later Jan 6, 2026 94:12


Perbedaan Antara Penyakit Kejiwaan, ‘Ain dan Sihir

Renungan Anak GKY Mabes
Apakah Iman Kita Meniru? (6 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 5, 2026 3:28


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari iniAPAKAH IMAN KITA MENIRU?Diambil dari: 1 Yohanes 4:9 (TB)“Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya.”Wonder kids Ada tebak-tebakan lama yang berkata, “Ada sepuluh kucing di atas perahu. Satu melompat. Berapa yang tersisa?”Jawabannya: tidak ada, karena semuanya ikut melompar karena meniru 1 kuncing yang melompat duluan.Tiru-meniru ternyata bukan hal baru. Ada orang yang menuduh kekristenan hanyalah agama “copycat”—meniru cerita-cerita agama lama atau mitos kuno. Mereka berkata bahwa ajaran Yesus hanya tiruan dari kepercayaan lain. Tapi apakah benar begitu? Para ahli sejarah yang mempelajari bukti-buktinya berkata bahwa tuduhan itu tidak benar. Tidak ada mitos atau agama yang memiliki kisah Tuhan yang mati dan bangkit kembali sebelum kekristenan muncul. Sebaliknya, bukti sejarah menunjukkan bahwa inti iman Kristen adalah unik, asli, dan tidak meniru.Perbedaan terbesar antara kekristenan dan agama lain adalah Yesus Kristus.1 Yohanes 4:9 berkata bahwa Allah menunjukkan kasih-Nya dengan mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup melalui Dia. Itu bukan tiruan.Itu adalah kasih Allah yang asli, unik, dan luar biasa. Jadi kalau ada orang berkata bahwa iman Kristen meniru agama lain, jangan bingung. Yesus tidak meniru siapa pun.Dialah satu-satunya Juruselamat yang benar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu cara bagaimana Tuhan sudah menunjukkan kasih-Nya kepadamu — mungkin lewat keluargamu, sahabatmu, atau pertolongan yang kamu terima.Ucapkan syukur kepada Tuhan karena kasih-Nya nyata dan unik.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau mengutus Yesus, Anak-Mu yang tunggal, untuk menunjukkan kasih-Mu kepadaku. Tolong aku percaya bahwa iman Kristen itu benar, asli, dan unik. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: iman kita tidak meniru siapa pun — karena Yesus Kristus itu unik dan benar-benar nyata. Tuhan Yesus memberkati

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #291: Perbedaan Yesus dengan Ahli Taurat dan Orang Farisi

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Jan 4, 2026 12:52


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 291 (Matius 23:1-12): Apakah yang membedakan Yesus dengan para pemimpin agama Israel? Yesus mulia, tetapi rela dihina. Para ahli Taurat dan orang Farisi hina, tetapi ingin dipermuliakan. Orang Farisi dan ahli Taurat itu menginginkan agar orang-orang mengingat siapa mereka, jabatan mereka, dan menuntut agar orang-orang memberikan penghormatan kepada mereka, tetapi Yesus tidak pernah menuntut itu. 

Radio Elshinta
Menyoroti ketimpangan besaran UMP yang terjadi antara Jakarta dan daerah sekitarnya, apa dampaknya?

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Dec 25, 2025 14:07


Ketimpangan besaran Upah Minimum Provinsi antara Jakarta dan daerah sekitarnya kembali menjadi sorotan.Jakarta, sebagai pusat ekonomi nasional, menetapkan UMP yang jauh lebih tinggi dibanding wilayah penyangga seperti Jawa Barat dan Banten.Perbedaan ini bukan sekadar angka di atas kertas, tapi berdampak nyata pada kehidupan pekerja dan dunia usaha.Bagi para buruh, UMP Jakarta yang lebih tinggi mendorong arus migrasi tenaga kerja dari daerah sekitar ke ibu kota, demi penghasilan yang lebih layak. Namun, kondisi ini juga memicu kepadatan penduduk, kemacetan, hingga meningkatnya biaya hidup di Jakarta.Di sisi lain, daerah dengan UMP lebih rendah menghadapi tantangan tersendiri. Banyak tenaga kerja produktif memilih bekerja di Jakarta, sementara daerah asal kehilangan sumber daya manusia. Dunia usaha di daerah pun kerap kesulitan mempertahankan pekerja, meski biaya operasional relatif lebih rendah.Ketimpangan UMP ini juga memperlebar jarak kesejahteraan antarwilayah. Pekerja dengan jenis pekerjaan yang sama bisa menerima upah berbeda, hanya karena lokasi kerjanya berbeda. Hal ini memunculkan pertanyaan besar: apakah sistem pengupahan saat ini sudah mencerminkan keadilan sosial?Menyoroti kondisi ini, para pengamat menilai perlunya kebijakan pengupahan yang lebih terintegrasi antarwilayah. Bukan untuk menyeragamkan UMP, tetapi memastikan keseimbangan antara upah layak, biaya hidup, dan pemerataan ekonomi.Karena pada akhirnya, ketimpangan UMP bukan hanya soal upah,melainkan soal keadilan, kesejahteraan, dan masa depan tenaga kerja Indonesia.[TALK] Sosiolog Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang, Hermawan Pancasiwi & Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia, Timboel Siregar

Parenting Podcast
"Mengatasi Perbandingan Antara Kakak-Adik: Kunci Pahami Perbedaan!" - oleh Ellen Patricia, MA(Counseling), PCC., SP.

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Dec 22, 2025 2:43


Pernahkah anak-anak Moms & Dads membandingkan diri dengan saudaranya? Bagaimana cara Moms & Dads membantu mereka memahami bahwa setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing? Yuk, bagikan pengalaman Moms & Dads di kolom komentar! Apakah Moms & Dads lebih sering melihat perbandingan terjadi di bidang akademik, hobi, atau yang lain?

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Maududi Abdullah, Lc. - Menyikapi Perbedaan Pendapat Dikalangan Ulama Ahlussunnah Materi

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Dec 9, 2025 54:47


Ustadz Maududi Abdullah, Lc. - Menyikapi Perbedaan Pendapat Dikalangan Ulama Ahlussunnah Materi

Ini Koper
#731 Learning, Listening and Leading

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 6, 2025 11:32


Dalam dinamika interaksi manusia, baik di lingkungan sosial, pendidikan, maupun profesional, komunikasi memegang peranan yang sangat vital. Sering kali, masyarakat menganggap komunikasi hanya sebatas kemampuan berbicara atau menyampaikan gagasan. Namun, dua literatur penting, yakni Learning to Listen karya Amy B. Rogers dan Learning to Lead karya Dwayne Hicks, mengungkapkan bahwa komunikasi efektif adalah jalan dua arah yang melibatkan seni menyimak dan seni memimpin. Amy B. Rogers memulai eksplorasinya dengan membedakan konsep dasar antara "mendengar" (hearing) dan "menyimak" (listening). Mendengar adalah proses fisiologis pasif di mana telinga menangkap gelombang suara. Sebaliknya, menyimak adalah proses kognitif aktif yang menuntut otak untuk memproses, memahami, dan memberikan makna pada kata-kata yang diucapkan orang lain. Perbedaan mendasar ini sering kali menjadi akar dari kesalahpahaman dalam komunikasi sehari-hari. Salah satu hambatan utama dalam menyimak yang diidentifikasi oleh Rogers adalah hilangnya fokus. Dalam dunia yang penuh distraksi, pikiran manusia sering kali mengembara ke hal-hal lain saat orang lain sedang berbicara. Suara lawan bicara sering kali hanya dianggap sebagai kebisingan latar belakang, yang mengakibatkan hilangnya informasi penting dan potensi koneksi emosional. Hambatan psikologis lainnya adalah "niat untuk membalas" daripada "niat untuk mengerti". Mengutip Stephen R. Covey, Rogers menyoroti bahwa banyak orang sibuk merangkai jawaban di kepala mereka saat orang lain masih berbicara. Hal ini mencegah pendengar untuk benar-benar menyerap pesan yang disampaikan, karena energi mental mereka tersedot untuk kepentingan ego mereka sendiri. Rasa tidak aman (insecurity) dan sikap defensif juga menjadi tembok penghalang yang kokoh. Ketika seseorang merasa dikritik atau diserang, mekanisme pertahanan diri mereka aktif, dan mereka berhenti menyimak untuk melindungi ego. Rogers menekankan bahwa kemampuan untuk menerima kritik konstruktif tanpa menjadi defensif adalah ciri utama dari pendengar yang baik dan individu yang dewasa.

Uncensored with Andini Effendi
Spill The Tea with The Tea Master ft. Oza Sudewo Uncensored with Andini Effendi ep.88

Uncensored with Andini Effendi

Play Episode Listen Later Oct 16, 2025 58:41


Jebolan pesantren jatuh cinta dengan filosofi teh yang akhirnya menjadi Tea Master. Ikuti diskusi bersama Oza Sudewo, Master Blender of OZA Tea bagaimana teh bisa merubah cara kita berpikir dan merasa. #cauldroncontent #andinieffendi #uncensoredwithandinieffendi #podcastindonesia #ozasudewo #ozatea #teamaster #specialtytea #businessowner — Uncensored bersama Andini Effendi ingin memulai percakapan mengenai isu yang kerap dianggap tabu. The Elephant in the Room adalah topik yang diketahui semua orang, namun tidak banyak yang berani membicarakannya. Dengan berdiskusi secara terbuka, kami harap masyarakat bisa lebih terbuka pikiran dan hatinya.୨♡୧ New episode drops every Thursday! ୨♡୧☆ Jangan lupa follow & Subscribe kami ☆https://www.instagram.com/cauldroncontent/https://www.youtube.com/playlist?list=PLZ3JpwVKQYqY6XA9E0ufQ6gWBL6H__NYw☆ Dengarkan juga podcast kami ☆https://open.spotify.com/show/6pHdBM4Jr0JMwBvbVCMiQI?si=cc66a009ea964c3a&nd=1&dlsi=4f0c2d2242694a34https://podcasts.apple.com/id/podcast/uncensored-with-andini-effendi/id1627192280☆ Host Andini Effendi ☆https://www.instagram.com/andinieffendi/☆ Oza Sudewo ☆https://www.instagram.com/ozasudewo/☆ Love, Bonito ☆https://www.instagram.com/lovebonito/—Time stamp00:00 Intro 01:02 Latar belakang  09:44 Teh reguler vs speciality tea14:19 Budaya minum teh di Indonesia17:08 Sejarah afternoon tea di Inggris23:16 Kandungan teh & efek menenangkan31:57 Momen Spiritual39:38 Teh celup & mikroplastik48:13 Perbedaan matcha dengan greentea powder

Ini Koper
#632 Perbedaan Mendasar: Arsitek vs. Entrepreneur Desain

Ini Koper

Play Episode Listen Later Oct 8, 2025 9:37


Perbedaan utama antara Arsitek dalam kapasitas tradisional sebagai karyawan dan Entrepreneur desain terletak pada prioritas dan tujuan. Seorang Arsitek didorong oleh hasrat pada desain, seni, dan pengejaran keunggulan arsitektur, dengan fokus utama pada penyelesaian proyek dengan kecemerlangan artistik dan teknis (karya/portfolio). Pola pikir ini cenderung mengagungkan proses desain, seringkali memandang manajemen waktu dan finansial sebagai tugas sekunder. Sebaliknya, Entrepreneur desain haruslah seorang pemilik bisnis terlebih dahulu; kelangsungan hidup bisnis adalah yang terpenting. Fokus mereka adalah pada profitabilitas, kelangsungan operasional, dan penciptaan sistem yang dapat memberikan nilai terukur. Keputusan desain, meskipun penting, harus tunduk pada keputusan bisnis yang menjamin margin keuntungan dan menghindari proyek dengan margin tipis yang berisiko finansial. Perbedaan kedua terletak pada perspektif risiko dan stabilitas. Arsitek karyawan melihat stabilitas sebagai gaji dan tunjangan yang diberikan oleh majikan, seringkali dilindungi oleh rasa takut gagal yang menunda impian wirausaha. Mereka terjebak dalam model konsultasi time-for-dollars yang membatasi skalabilitas pendapatan. Sebaliknya, Entrepreneur melihat keamanan sejati dalam kepemilikan bisnis sendiri, yang memberikan kontrol atas waktu dan masa depan, yang tidak bisa diambil kapan saja oleh majikan. Entrepreneur merangkul risiko, memandang kegagalan sebagai pelajaran yang menghasilkan pengetahuan dan koneksi. Mereka berkomitmen pada profesionalisme sejati, menyadari bahwa setiap tindakan memiliki implikasi hukum dan profesional jangka panjang, dan tidak ada ruang abu-abu dalam menjalankan bisnis. Terakhir, mereka berbeda dalam orientasi pasar dan sumber daya. Arsitek tradisional bekerja dalam model bisnis yang terikat pada jam kerja dan biaya konsultasi. Entrepreneur menerapkan pemikiran wirausaha untuk mencari model yang dapat diskalakan, menyadari bahwa konsumen lebih mudah membeli produk daripada jasa yang tidak berwujud. Pergeseran ini mengarah pada pengembangan produk berulang, seperti set denah rumah, yang bertujuan membangun pendapatan pasif dan melepaskan ikatan waktu dari penghasilan. Entrepreneur juga memandang waktu sebagai aset paling berharga, secara aktif mengendalikan jadwal untuk memprioritaskan pertumbuhan bisnis dan kehidupan pribadi, serta memerangi isolasi profesional melalui jejaring dan pembangunan komunitas.

Lifehouse Jakarta
Perbedaan-perbedaan Dalam Gaya Berkomunikasi

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Oct 5, 2025 4:13


Pdm. Handoyo Salim (TB) Roma 12 :6Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat  baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman r  kita.

Podcast Seminggu
Episode Duo Bahlul

Podcast Seminggu

Play Episode Listen Later Sep 29, 2025 75:37


Perbedaan radio & podcast, cara jadi penyiar, keluarga Arab, parfum.

Radio Elshinta
DPR Akan Panggil Otorita IKN, Bahas Terminologi “Ibu Kota Politik” yang Disampaikan Presiden

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Sep 23, 2025 6:32


Presiden Prabowo Subianto menetapkan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sebagai ibu kota politik pada 2028, melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah.Namun, penggunaan istilah “ibu kota politik” menimbulkan polemik. Frasa tersebut dinilai rancu dan berpotensi membingungkan publik, karena berbeda dengan istilah ibu kota yang secara hukum dimaknai sebagai pusat pemerintahan. Dalam Undang-Undang Ibu Kota Negara Nomor 21 Tahun 2023, khususnya Pasal 12 ayat (1), disebutkan secara jelas fungsi pusat pemerintahan—tanpa menyebut sama sekali istilah “ibu kota politik.”Perbedaan istilah ini menimbulkan pertanyaan serius: apakah istilah itu hanya sebatas narasi politik, ataukah mengandung konsekuensi hukum dan tata kelola pemerintahan ke depan?Kini, sorotan tertuju kepada Komisi II DPR RI. Sejauh mana komisi yang membidangi urusan pemerintahan ini akan menindaklanjuti penyebutan “ibu kota politik” agar tidak menimbulkan kerancuan, sekaligus memastikan kepastian hukum bagi publik terkait fungsi dan kedudukan IKN?

AWR Indonesian - Daily Devotional
MERASA RENDAH DI KETINGGIAN

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Aug 19, 2025 6:26


Percayalah pada Firman Tuhan, minta janji untuk roh yang baru, dan lihatlah betapa besar perbedaan yang dihasilkan. Amin

Curhat Babu
Audrey Susanto Ngasih Duit ke Orang Tua, Beban atau Kebanggaan

Curhat Babu

Play Episode Listen Later Aug 13, 2025 45:49


Kegiatan transfer penghasilan ke orang tua bisa terasa membanggakan bagi sebagian orang, namun ada pula yang merasa itu sebagai beban.Rasa tidak ikhlas yang menghantui bisa jadi karena ketika memberi uang, si pemberi masih di fase berpindah tangan, belum berpindah kepemilikan.Tapi dalam banyak faktor, ketakutan dicap anak durhaka jadi penyebab utama seorang anak memaksakan diri untuk mengirim bulanan ke orang tuanya.Selengkapnya, bisa disimak dalam episode Podcast Curhat Bapak Ibu bersama Audrey Susanto, Psikolog Klinis dan Keluarga dengan spesialisasi penanganan trauma finansial.TIMESTAMP:00:00 Opening03:05 Ngasih orang tua karena ingin merasa berdaya12:00 Orang tua durhaka dan anak durhaka17:35 Perbedaan prioritas tiap generasi 20:49 Ketika kondisi keuangan mempengaruhi mental..25:30 Belajar base line angka dan base line rasa34:09 Mulai darimana untuk membicarakan boundaries38:21 Konsep berpindah tangan dan berpindah kepemilikan

Radio Rodja 756 AM
Perbedaan antara Dakwah Salafiyyah dan Harakiyyah

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Aug 8, 2025 90:06


Perbedaan antara Dakwah Salafiyyah dan Harakiyyah adalah tabligh akbar yang disampaikan oleh Syaikh Dr. Ali Abu Haniyyah Hafidzahullah pada Kamis, 13 Shafar 1447 H / 7 Agustus 2025 M. Tabligh Akbar Tentang Perbedaan antara Dakwah Salafiyyah dan Harakiyyah Pada kajian ini dibahas tema Perbedaan antara Dakwah Salafiyyah dan Dakwah Harakiyyah, yang termasuk dalam bab mengetahui […] Tulisan Perbedaan antara Dakwah Salafiyyah dan Harakiyyah ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

AWR Indonesian - Daily Devotional
PELAJARAN DARI OLIMPIADE

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Jul 9, 2025 5:36


Cara pandang kita lah yang membuat perbedaan. Jika kita yakin segala sesuatu melawan kita, maka kita akan menyerah. Tetapi jika kita melihat kehidupan melalui sudut pandang pengharapan yang positif, kita akan memiliki keberanian untuk terus bertarung

Radio Rodja 756 AM
Perbedaan Pandangan Ulama dalam Syarat Periwayatan Hadits

Radio Rodja 756 AM

Play Episode Listen Later Apr 30, 2025 66:14


Perbedaan Pandangan Ulama dalam Syarat Periwayatan Hadits adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Syarah Muqaddimah Shahih Muslim. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Dr. Emha Hasan Ayatullah pada Kamis, 21 Sya’ban 1446 H / 20 Februari 2025 M. Kajian sebelumnya: Menjelaskan Kesalahan Perawi dalam Ilmu Hadits Kajian Islam Tentang Menjelaskan Kesalahan Perawi dalam Ilmu Hadits […] Tulisan Perbedaan Pandangan Ulama dalam Syarat Periwayatan Hadits ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Curhat Babu
Raim Laode: Arti Bahagia dan Berbakti

Curhat Babu

Play Episode Listen Later Mar 26, 2025 44:35


Memperjuangkan hubungan jarak jauh rasanya mustahil bagi sebagian orang. Tapi, Raim dan Komang berhasil meraih akhir bahagia mereka sebagai pasangan dan juga orang tua. Yuk simak naik turun perjalanan Raim dan Komang dalam memperjuangkan kebahagiaan di Podcast Curhat Babu!Timestamp:00:01 Opening04:15 LDR adalah momen seleksi07:54 Upgrade bahagia oleh Tuhan10:28 Hal terberat sebagai kepala rumah tangga14:15 Pentingnya merawat jarak20:05 Perbedaan rasa saat LDM dan LDR 32:05 Makna berbakti pada orang tua bagi Raim Laode

Curhat Babu
Pasangan Meninggal Duluan, Harus Gimana?

Curhat Babu

Play Episode Listen Later Mar 19, 2025 27:37


"Kematian" Siap gak siap, kalau udah terjadi kita gak bisa mengelak..Pilihannya berlarut-larut dalam kesedihan atau melanjutkan hidup. Kalau versi PakArio dan Bumin Nucha, jika salah satu meninggal duluan, pasangan yang ditinggalkan harus berani memulai hubungan lagi, dan melanjutkan hidup.Tapi, perlu gak sih sebenarnya membahas kematian bersama pasangan? Buat apa sih?Tonton obrolannya sampai tuntas ya!Timestamp:00:01 Opening02:00 Cerita near-death experience05:11 Batas tipis antara hidup dan mati13:27 Perbedaan ketakutan menghadapi kematian15:30 Jangan batasi kebahagiaan diri dan berani memulai lagi21:10 Persiapan menghadapi perpisahan dan rasa duka25:10 Mulailah membicarakan kematian, agar bisa menyiapkan mental

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 16 Januari 2025 - Memberikan Pujian yang tulus

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 15, 2025 6:41


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 16 Januari 2025 Bacaan: "Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah." (Amsal 15:1) Renungan: Sepasang suami-isteri memasuki kantor seorang konselor karena mereka merasa sudah tidak cocok lagi. Mereka duduk diam seribu bahasa di depan sang konselor. Kemudian sang konselor meminta kepada mereka masing-masing untuk saling memberitahukan kelemahan atau sifat buruk pasangannya. Dalam waktu yang cukup lama, mereka terlibat dalam perdebatan yang seru. Mereka saling mengeluarkan unek-unek dan kritikan sampai akhirnya mereka berhenti dan mengambil nafas panjang. Kemudian sang konselor menyuruh mereka untuk memberikan pujian atau mengemukakan hal-hal yang positif dari pasangannya masing- masing. Mereka berdua hanya terdiam dan saling berpandangan. Kemudian sang konselor memberikan kertas dan pulpen kepada mereka, dan meminta mereka menuliskan hal-hal yang patut disanjung dalam diri pasangannya. Mereka hanya diam dan beberapa menit kemudian mereka mulai berpikir serius dan menuliskan sesuatu di kertas masing-masing, sampai akhirnya mereka berhenti menulis. Sang isteri menyerahkan kertasnya kepada konselor, tetapi sang konselor memberi isyarat supaya dia menyerahkan kertas itu langsung kepada suaminya, demikian juga dengan sang suami. Sang suami langsung menyambar kertas itu dengan emosi, demikian juga dengan isterinya. Mereka membaca dalam suasana tegang, sementara sang konselor tetap memperhatikan raut wajah mereka. Wajah-wajah yang tadi begitu tegang, kini mulai berubah, kadang-kadang mereka tersenyum sendiri. Tanpa mereka sadari ada tetesan air mata yang mengalir di pipi. Kemudian secara bersamaan mereka memejamkan mata sambil menaruh kertas tersebut di dada mereka. Ekspresi itu menunjukkan bahwa mereka tersanjung dan terharu oleh pujian dan pengakuan pasangannya. Konselor itu tidak perlu berkata apa-apa lagi karena suami isteri itu keluar dengan bergandengan tangan. Perbedaan pendapat selalu ada dalam kehidupan suami-isteri. Hal itu wajar karena memang suami dan isteri adalah dua individu yang berbeda. Tetapi perbedaan dan perselisihan itu tidak boleh dibiarkan berlarut-larut sehingga timbul ketegangan yang dapat memicu renggangnya hubungan suami-isteri. Setiap orang, baik itu suami maupun isteri tidak luput dari kekurangan, karena itu berusahalah untuk bisa menerima kekurangan pihak lain. Sebaliknya, setiap suami maupun isteri juga mempunyai kelebihan masing-masing. Jika Anda benar-benar mengasihi pasangan Anda, maka Anda tidak akan hanya memperhitungkan ke- lemahan dan kesalahan-kesalahannya, tetapi juga menghargai kelebihan-kelebihannya. Di sisi yang lain, tidak ada ruginya bila suami atau isteri memberikan pujian kepada pasangannya, sehingga tercipta hubungan timbal balik yang saling membangun. Jika ada luka di hati pasangan Anda, maka itu akan sembuh oleh penghargaan dan pujian yang Anda berikan. Ambillah waktu khusus dan ungkapkan isi hati Anda kepada orang yang Anda kasihi. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, urapilah perkataanku, sehingga aku mampu memberikan pujian kepada pasanganku, anak-anak dan orang tuaku. Amin. (Dod).