POPULARITY
Send us Fan Mail
Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi M.A - Kesalahan Umum Dalam Akad Kurban - Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A
Ustadz Najmi Umar Bakkar - 40 Kesalahan Di Bulan Ramadan
Ustadz Najmi Umar Bakkar - Kesalahan Kesalahan Di Bulan
Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 2 Juni 2026Bacaan: "Sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab la akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu." (1 Korintus 3:13)Renungan: Lance Armstrong adalah pembalap sepeda yang berhasil memenangi 7 kali kejuaraan Lance Tour de France, sehingga ia dianggap salah satu legenda olahraga dunia. Sayangnya situasi berubah drastis setelah Badan Anti Doping Amerika Serikat mendapati bahwa Armstrong positif menggunakan doping selama kejuaraan Tour de France periode 1999-2005. Itu berarti prestasi Armstrong telah didapat dengan cara tidak benar. Akibatnya, 7 gelarnya dicopot, posisinya sebagai direktur yayasan kanker ditanggalkan, dan kontrak dengan perusahaan alat olahraga Nike diputus. Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Meski kita telah berhati-hati, kesalahan pasti akan terjadi. Hal ini alamiah, sebab pada dasarnya manusia bukanlah makhluk yang sempurna. Ketika kita melakukan kesalahan yang tidak disengaja, hal itu tentu masih bisa dimaafkan. Namun, bagaimana jika kesalahan tersebut adalah sesuatu yang disengaja? Sebenarnya untuk kesalahan yang disengaja, hal tersebut dapat dimaafkan apabila orang yang melakukannya bersedia mengakuinya dengan jujur dan mau berkomitmen untuk tidak mengulanginya lagi. Kalau ini yang terjadi, maka firman Tuhan dalam Amsal 28:13 yaitu, "Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayang," akan menjadi kenyataan dalam hidupnya. Sayangnya tidak semua orang yang sengaja melakukan kesalahan bersikap serupa, daripada mengaku, mereka malah berusaha menutup-nutupi kesalahannya dengan berbagai cara. Malahan, demi lebih meyakinkan orang, bersumpah demi nama Tuhanpun berani dilakukan. Menutupi kesalahan adalah perbuatan sia-sia. Sebab setiap kesalahan pasti akan terungkap seiring berjalannya waktu. Di sisi lain, upaya menutupi kesalahan hanya akan memberikan beban psikologis yang akan membuat kita tidak merasa damai sejahtera. Jadi, jika kita melakukan kesalahan, pilihan terbaik adalah mau mengakuinya dengan jujur. Pertanyaannya, bersediakah kita dengan segala kerendahan hati melakukannya? Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena aku sering melakukan kesalahan dan berusaha untuk kututupi. Bantulah aku agar aku dapat terbuka untuk mengakui setiap kesalahan yang aku perbuat agar damai sejahtera-Mu kembali menguasaiku. Amin. (Dod).
Send us Fan MailBanyak bisnis menggunakan webinar sebagai strategi marketing.Namun tidak semua webinar menghasilkan registrasi, attendance, atau penjualan yang maksimal.Dalam episode Indonesia Digital Marketing Podcast kali ini, Ryan Kristo membahas bagaimana membangun strategi webinar marketing yang efektif dan menghasilkan dan dalam episode ini Anda akan belajar:• Kesalahan umum dalam webinar marketing • Cara memilih topik webinar yang lebih kuat • Pentingnya promosi berbasis hasil • Bagaimana membangun webinar funnel yang efektif • Cara meningkatkan authority dan conversion melalui webinarWebinar yang efektif bukan sekadar presentasi.Webinar adalah strategi marketing yang membangun trust, authority, dan pelanggan.Jika Anda ingin mendiskusikan strategi webinar marketing yang lebih efektif untuk bisnis Anda, Anda bisa langsung book sesi konsultasi dengan Ryan Kristo di
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Christine Tenges dari Paroki Katedral Hati Yesus Yang Mahakudus di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. 1 Petrus 4: 7-13; Mazmur tg 96: 10.11-12.13; Markus 11: 11-26.JADILAH PEMBAGI RAHMAT ALLAH Renungan kita pada hari ini bertema: Jadilah PembagiRahmat Allah. Ada seorang imam lanjut usia meninggal dunia beberapa waktu lalupada usia yang ke-100 di pastoran paroki tempat ia berkarya selama 45 tahunterakhir. Ia adalah seorang imam yang istimewa sehingga dipercayakan bekerja diparoki itu dalam waktu yang lama hingga akhir hidupnya. Banyak sekali kisahmenarik yang diceritakan oleh umat paroki. Hidupnya terukir di dalam hatisetiap umat paroki. Ada seorang umat paroki membagikan ceritanya begini. Dikeluarganya, ada 5 tingkat keturunan yang diberkati pernikahannya oleh sangPastor. Sakramen lain seperti Pembaptisan anak, Komuni Pertama, SakramenPenguatan dan Pernikahan juga dilayani oleh sang Pastor. Cerita satu keluargaini juga sama dengan banyak keluarga lain di paroki tersebut. Dari tangannya,keluarga-keluarga mendapat curahan rahmat dari Tuhan. Dari mulutnya, merekamendengar dan menerima Firman Tuhan yang menerangi kehidupan. Dari hatinya,umat Paroki mendapat segala rasa dicintai dan dihargai sebagai orang-oranghidup dalam semangat damai sejahterah. Singkatnya, Pastor almarhum ini adalahseorang pembagi rahmat Tuhan seperti Yesus Kristus. Sang Pastor wafat dan pergi ke alam baka denganmeninggalkan kemasyurannya, khususnya namanya yang harum dan jasa-jasanya yang luar biasa baik. Surat Pertama SantoPetrus dalam bacaan pertama hari ini kasih yang sepatutnya dibagikan dengantulus dan bebas, sebab kasih sungguh menutupi banyak sekali dosa. Kasih tidakmenuntut apa-apa selain keharusan untuk berbagi rahmat Allah kepada sesama. Bacaan Injil hari ini mendorong kita untuk berbagi rahmatkepada sesama kita dan yang diminta ialah rahmat pengampunan dosa. Tak seorangpun luput dari kenyataan bahwa satu, dua atau lebih orang telah terlanjurbersalah kepada kita. Kesalahan besar dan kecil telah membawa akibat negatifkepada kita. Namun demikian, kita yang menjadi korban atau yang dirugikan tidakpernah kehabisan rahmat Allah. Tuhan senantiasa mengaruniakan rahmat-Nya kepadakita melalui aneka jenis aktivitas dan pengalaman rohani kita tiap hari. Jadi sangat tidak sulit bagi kita untuk berbagi rahmatpengampunan kepada mereka yang bersalah kepada kita. Kiranya kita tidakmenunda-nunda kesempatan untuk mengampuni sesama yang bersalah kepada kita.Tuhan Yesus menasihatkan kita, bahwa “Jika kalian berdiri untuk berdoa,ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang,supaya juga Bapa-mu yang di surga mangampuni kesalahan-kesalahanmu.” Janganpernah lupa untuk mengampuni sebagai akibat terlalu sering dan lama menunda untukmelakukannya. Jika tidak, dosa bisa membeku dan berkarat di dalam dirimu. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Allah maha murah, semoga kami sungguhmenjadi para pembagi rahmat-Mu secara benar melalui semangat untuk selalumengampuni sesama kami. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...
Hampir tiga dekade setelah laporan penting Bringing Them Home tentang Generasi yang Dicuri, pemerintah baru mengimplementasikan enam persen dari rekomendasi tersebut.
Send us Fan MailPelanggan tidak hanya membeli produk, mereka membeli dari orang yang mereka percaya.Di era marketing modern, personal branding bukan lagi sekadar soal dikenal banyak orang. Personal branding membantu membangun trust, authority, dan koneksi yang lebih kuat dengan audience.Dalam episode Indonesia Digital Marketing Podcast kali ini, Ryan Kristo membahas kenapa personal branding menjadi semakin penting untuk pemilik bisnis, leader, dan profesional yang ingin membangun kepercayaan di market.Di episode ini, Anda akan memahami:✅ Apa itu personal branding dalam konteks marketing✅ Mengapa trust menjadi faktor penting dalam penjualan✅ Kesalahan umum saat membangun personal branding✅ Cara sederhana mulai membangun authority pribadi✅ Kenapa orang lebih mudah connect dengan manusia dibanding brandKarena pada akhirnya, bisnis yang dipercaya akan lebih mudah diingat, lebih mudah dipilih, dan lebih mudah mendapatkan pelanggan.Ingin membangun personal branding yang lebih kuat dan strategi marketing yang lebih jelas? Book sesi konsultasi dengan Ryan Kristo di sini
Ustadz Sofyan Chalid Bin Idham Ruray Lc. - Kesalahan-kesalahan Dalam Pengamalan Asmaul Husna
Ustadz Sofyan Chalid Bin Idham Ruray Lc. - 10 Kesalahan Menjelang Ramadhan
Ustadz Najmi Umar Bakkar - 40 Kesalahan Di Bulan Ramadan
Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi M.A. - Kesalahan Dasar Dalam Menghitung Zakat Mal
Ustadz Najmi Umar Bakkar - Kesalahan-Kesalahan di Bulan Ramadhan
Local communities in Murray Bridge, South Australia, are united in support of Ying-Hsi Chou, a mother of three threatened with deportation to Taiwan. - Komunitas lokal di Murray Bridge, Australia Selatan, tengah bersatu memberikan dukungan bagi Ying-Hsi Chou, seorang ibu tiga anak yang terancam dideportasi ke Taiwan.
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahBerubah Sedikit, Tetap SamaDiambil dari: Yohanes 14:26 (TB)“Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus… Dialah yang akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.”Wonder Kids, bayangkan kamu menyalin catatan dari papan tulis. Kadang kamu bisa salah tulis satu huruf. Atau mungkin kamu menaruh titik di tempat yang salah. Tapi apakah itu langsung mengubah seluruh isi pelajaran? Tidak.Misalnya guru menulis: “Tuhan itu baik.” Lalu ada yang menyalin dan lupa satu tanda titik. Artinya tetap sama.Dulu, sebelum ada mesin cetak, Alkitab disalin dengan tangan. Karena itu, kadang muncul perbedaan-perbedaan kecil dalam penyalinan. Misalnya ada ejaan yang sedikit berbeda, ada urutan kata yang berubah, atau ada kata-kata kecil yang ditambahkan maupun terlewatTapi kabar baiknya adalah ini: Para ahli punya ribuan salinan kuno untuk dibandingkan.Dan mereka menemukan bahwa perbedaan kecil itu tidak mengubah ajaran penting tentang Yesus. Siapa Yesus? Ia Anak Allah. Ia mati untuk dosa kita. Ia bangkit. Semua itu tetap sama.Dan Yesus sudah berjanji bahwa Roh Kudus akan menolong murid-murid mengingat apa yang Ia ajarkan. Artinya Tuhan menjaga firman-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Jangan takut kalau mendengar orang berkata, “Alkitab sudah berubah.”Pelajari firman Tuhan sendiri. Kamu akan melihat bahwa kebenarannya tetap sama.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau menjaga firman-Mu. Tolong aku percaya dan mencintai Alkitab setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Kesalahan kecil tidak mengubah kebenaran besar. Firman Tuhan tetap teguh. Tuhan Yesus memberkati.
Kelembagaan Perhutanan Sosial sering kali terjebak dalam paradigma organisasi mesin yang kaku, di mana Kelompok Tani Hutan (KTH) atau Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) dibentuk hanya untuk memenuhi syarat administratif izin negara. Dalam model mesin ini, lembaga hanya bergerak jika ada instruksi atau bantuan proyek dari luar, sehingga mudah lumpuh saat dukungan tersebut terhenti. Sebaliknya, pendekatan ekosistem organisasi memandang kelembagaan sebagai organisme hidup yang memiliki daya internal untuk tumbuh dan beradaptasi secara mandiri. Dengan mengubah cara pandang ini, lembaga perhutanan sosial tidak lagi dilihat sebagai struktur kotak-kotak di atas kertas, melainkan sebagai entitas dinamis yang memiliki "napas" kehidupan dan kelenturan dalam menghadapi perubahan lingkungan maupun kebijakan. Keberhasilan transformasi ini sangat bergantung pada kekuatan jalinan hubungan antaranggota yang menyerupai jaringan miselium di lantai hutan. Kelembagaan yang kuat harus tumbuh secara organik dari bawah, dimulai dari kegiatan nyata di tapak seperti menanam pohon atau menjaga mata air, yang kemudian mengkristal menjadi komitmen kolektif. Di dalam ekosistem ini, kepercayaan (trust) dan komunikasi yang cair berfungsi sebagai nutrisi yang mengalirkan energi ke seluruh bagian organisasi tanpa terhambat oleh sekat hierarki yang dingin. Ketika lembaga didesain sebagai sebuah ekosistem, setiap individu di dalamnya merasa memiliki peran vital, sehingga organisasi mampu memelihara dirinya sendiri secara berkelanjutan melalui prinsip autopoiesis atau kemandirian sistem. Pada akhirnya, kesejahteraan ekonomi masyarakat desa akan muncul sebagai dampak atau "buah" alami dari pohon kelembagaan yang memiliki akar kegiatan yang menghujam kuat. Kesalahan fatal dalam banyak program perhutanan sosial adalah memaksakan hasil ekonomi sebelum ekosistem kelembaganya sehat dan stabil. Jika kelembagaan dikelola dengan prinsip ekosistem yang mengedepankan kepemimpinan melayani dan distribusi kekuasaan yang adil, maka unit usaha seperti Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) akan tumbuh dengan daya tahan pasar yang tinggi. Melalui integrasi antara kearifan lokal dan manajemen yang transparan, ekosistem organisasi ini akan menjamin kedaulatan masyarakat atas hutannya sekaligus memastikan kelestarian alam bagi generasi mendatang.
Send us Fan MailBanyak bisnis tidak muncul di Google Maps, bukan karena bisnisnya tidak bagus
Send a textBanyak pemilik bisnis percaya bahwa lokasi menentukan bisnis ramai atau sepi. Padahal hari ini pelanggan tidak hanya mengandalkan lokasi fisik.Sebelum datang ke sebuah tempat, mereka biasanya mencari dan membandingkan bisnis di Google dan Google Maps. Salah satu klien kami, Panti Sehat Az-Zahra, sebuah klinik terapi akupuntur dan bekam, memiliki lokasi di gang buntu dan tidak berada di area strategis. Namun setelah menggunakan layanan dari ToffeeDev, bisnisnya mulai lebih mudah ditemukan di Google dan semakin banyak dicari pasien.Di Podcast kali ini Anda akan menemukan:• Kesalahan fatal yang sering dilakukan bisnis• Mitos vs realita tentang lokasi bisnis• Insight perilaku pelanggan modern, terutama di momen Ramadan
Cerita dari Anton di Krui mengenai macetnya gaji aparat desa dan polisi hutan selama tiga bulan adalah tamparan keras bagi narasi kemajuan bangsa yang sering diagungkan di Jakarta. Di tengah hiruk-pikuk perdebatan ekonomi makro dan manuver politik nasional, kenyataan pahit di Pesisir Barat Lampung ini menunjukkan adanya jurang menganga antara kebijakan di pusat dan realitas perut rakyat di daerah. Kesalahan mendasar terletak pada prioritas negara yang lebih memilih membiayai proyek mercusuar dan pengamanan aset oligarki, sementara hak dasar para penjaga garda depan pelayanan publik dan paru-paru bumi justru terbengkalai akibat birokrasi yang telah kehilangan empati dan terjebak dalam prosedur yang korup oleh ketidakpedulian. Lalu, siapa yang sebenarnya bersalah dalam carut-marut ini? Kesalahan kolektif ini bermula dari para pemimpin yang terjebak dalam politik prosedural yang kering, di mana angka-angka di atas kertas dianggap lebih nyata daripada piring kosong di rumah warga, serta indeks korupsi yang memburuk namun dianggap sebagai dinamika biasa. Namun, kita sebagai kelas menengah juga memiliki saham dalam kegagalan ini karena seringkali hanya menjadi "aktivis jempol" yang riuh di media sosial saat kenyamanan pribadi terganggu, namun abai pada penderitaan nyata di pelosok seperti Krui. Kita salah karena membiarkan ruang publik didominasi oleh narasi kekuasaan dan dinasti politik, sementara ketidakadilan struktural yang menimpa aparat desa dianggap sebagai sekadar "kendala administratif" yang bisa dimaklumi. Jawaban atas kegelisahan Anton adalah refleksi pahit bagi kita semua: penguasa salah karena abai pada mandat kesejahteraan, elite politik salah karena lebih sibuk membangun dinasti daripada distribusi keadilan, dan kita salah karena terlalu sering diam melihat ketidakadilan selama belum mengetuk pintu rumah sendiri. Masalah di Krui bukan sekadar masalah teknis anggaran, melainkan retaknya cermin etika bangsa yang sudah sampai pada titik kritis. Perubahan sejati hanya akan terjadi jika kita berani mengubah telunjuk yang hanya pandai menuding menjadi keberanian untuk menuntut pertanggungjawaban nyata, memastikan bahwa kedaulatan bukan hanya milik mereka yang berkuasa, tetapi juga milik para pelayan publik yang berkeringat menjaga tegaknya negeri ini di garis depan.
Banyak pemimpin terjebak dalam grafik hijau dan pertumbuhan revenue, tanpa menyadari adanya blind spot strategis di baliknya. Episode ini mengupas fenomena The CEO's Optical Illusion dan risiko yang tersembunyi di balik laporan keuangan yang terlihat sehat.Topik Utama:Revenue Velocity vs Value Erosion: Saat pertumbuhan justru merusak nilai bisnis.Operational Efficiency Trap: Bahaya efisiensi yang menciptakan utang operasional.Survivorship Bias: Mengapa data internal seringkali menipu realitas pasar.Decision Clarity: Mengapa thinking partner krusial untuk menjaga ketajaman keputusan di tengah ketidakpastian.Karena pada akhirnya, kualitas kepemimpinan bukan soal kuantitas data, tapi ketajaman eksekusi.
Banyak bisnis jalan di tempat bukan karena ekonomi lesu, tapi karena pemimpinnya terjebak dalam asumsi yang tak pernah diuji. Satu keputusan salah di level atas bisa membakar waktu dan energi tanpa hasil nyata.Di episode kali ini, kita akan mengupas tuntas bagaimana Decision Clarity mampu mengubah bisnis yang chaos menjadi sistem yang terukur dan berkelanjutan. Khusus untuk para leader yang siap tumbuh secara strategis.
Mengapa margin bisnis sering kali menyusut tanpa disadari? Fokus yang berlebihan pada pendapatan (revenue) sering membuat para pemimpin perusahaan mengabaikan kebocoran strategis yang mengikis profitabilitas secara bertahap. Episode ini membedah tiga kesalahan strategis fundamental yang sering dilakukan oleh manajemen puncak dan memberikan panduan taktis untuk memitigasi risiko tersebut. Relevan bagi pemilik bisnis dan CEO yang ingin menjaga relevansi serta daya saing perusahaan di pasar yang dinamis.
Send a textAnda sudah membangun bisnis dari 1 cabang menjadi 5, 10, bahkan puluhan cabang. Tapi kenapa masih ada cabang yang sepi—bahkan kalah dari kompetitor di sebelah?Faktanya, banyak bisnis franchise justru gagal di level cabang. Bukan karena produk atau pelayanannya buruk, tetapi karena cabangnya tidak muncul di Google Maps, profil bisnisnya tidak lengkap, dan review pelanggan dibiarkan tanpa pengelolaan yang serius.Di episode ini, Ryan Kristo Muljono membahas tentang bisnis multi-branch kehilangan pelanggan sejak tahap pencarian, kesalahan umum saat cabang dikelola tanpa sistem terpusat, serta peran besar Google Business Profile, rating, dan review dalam keputusan pelanggan.
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 4 Februari 2026Bacaan: Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya, "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?"... Kata Yesus kepadanya, "Peliharalah domba-domba-Ku." (Yohanes 21:17) Renungan: Seorang pelukis duduk menghadap selembar kertas kosong. Satu demi satu cat warna ia bubuhkan. Tiba-tiba seseorang menyenggol tangannya dan oh... lukisan itu tergores! Tampaknya sebuah karya telah berakhir. Semua orang berpikir sang pelukis akan melemparkan lukisan "cacat"-nya ke tempat sampah. Ternyata tidak. Dengan cekatan sang pelukis membaurkan noda goresan dengan cat warna lainnya. Luar biasa di tangan seorang pelukis handal, lukisan yang tergores dapat tetap menjadi sebuah mahakarya! Tuhan ialah Sang Pelukis Handal. la duduk melukis tiap lembar kehidupan kita. Ada saat kita "menyenggol" tangan Tuhan. Kita melakukan dosa yang membuat karya Tuhan tergores. Apakah Tuhan "membuang" kita? Tidak! Kita dapat melihat buktinya dari pengalaman Petrus. Betapa indah Tuhan melukis kehidupan Petrus! Penjala ikan dijadikan-Nya penjala manusia. Namun tiga kali Petrus menyangkal Yesus Tergores sudah lukisan kehidupan Petrus! Tetapi Tuhan tetap mau memakai hidupnya. Tiga kali Yesus berkata kepadanya, "Gembalakanlah domba-domba-Ku". Tiga kali Petrus menggores karya Tuhan, tiga kali pula Tuhan membubuhkan warna kasih yang membaurkan noda goresan pelanggarannya. Saat ini lukisan kehidupan kita mungkin tergores. Kesalahan kita lakukan, dosa kita perbuat. Daripada berkubang dalam kesedihan, mari datang kepada Tuhan untuk menyerahkan lukisan itu kepada-Nya! Tidak peduli betapa buruk pelanggaran dan dosa merusaknya, Tuhan mampu memperbaiki. Warna kasih Tuhan membaurkan noda goresan sehingga pada akhirnya kita dapat melihat sebuah mahakarya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku sebab aku orang berdosa. Basuhlah diriku dengan kuasa Darah-Mu, sehingga Kau kuduskan kembali diriku untuk melayani-Mu. Amin. (Dod).
Padahal kami dahulu mengharapkan, bahwa Dialah yang datang untuk membebaskan bangsa Israel. Tetapi sementara itu telah lewat tiga hari, sejak semuanya itu terjadi.
Padahal kami dahulu mengharapkan, bahwa Dialah yang datang untuk membebaskan bangsa Israel. Tetapi sementara itu telah lewat tiga hari, sejak semuanya itu terjadi.
Ada kesalahan yang nggak pernah jadi bahan cerita. Nggak pernah kita akui keras-keras. Tapi sering muncul saat kita sendirian.Kesalahan kecil yang terasa besar.
Pernah nggak sih ngerasa duit masuk, tapi tau-tau… ilang aja?Gaji ada, saldo nggak jelas.Beberapa hari lalu gua ngisi kelas ke Gen Z, bahas keuangan paling basic.Dan yang bikin gua kaget, ternyata masih banyak yang belum pernah bikin catatan keuangan.Padahal mereka kritis, melek saham, penasaran bitcoin, tapi duit sendiri belum diawasin.Di episode ini, gua mau ngajak lo mikir bareng:kenapa nabung, nyatet duit, dan investasi itu bukan pilihan — tapi kebutuhan.Karena makin banyak keinginan, makin wajib keuangan lo terencana.Kalau lo umur 25 ke atas, lagi nyari arah hidup, dan pengen dompet lo nggak cuma numpang lewat…Podcast ini buat lo.Gua Lembu Tambun.Dan ini obrolan jujur soal duit, tanpa ribet.
Send us a textBisnis sudah siap, produk sudah oke, layanan jalan juga. Tapi tetap sepi dan tidak muncul di Google?Masalahnya sering bukan di kualitas bisnis, tapi di cara pelanggan mencari. Banyak pemilik bisnis menjelaskan usahanya dengan bahasa sendiri. Saat kata yang digunakan bisnis tidak selaras dengan cara pelanggan mencari, Google tidak menangkap relevansinya. Akibatnya, kompetitor yang “berbicara dengan bahasa pelanggan” justru muncul lebih dulu dan dipilih.Di episode ini, akan membahas bisnis bisa kalah muncul meski sudah siap, dan cara memahami Google dan pelanggan benar-benar bekerja. Jika bisnis Anda terasa jalan di tempat, ini bagian yang perlu Anda pahami. Klaim Free Local SEO Audit sekarang di https://lbo.toffeedev.com dan cek visibilitas bisnis Anda hari ini.
Sapaan Lansia GKP Jemaat BandungKamis, 11 Desember 2025Tema : "Kasih Tuhan Lebih Besar Dari Kesalahan-kesalahan Kita"Bahan Alkitab : Mazmur 25 : 1-12Pelayan Firman : Ibu Bertha TandililingEpisode 49 - Season 5@GKP Bandung Desember 2025
“Becik wong tuwa lan guru, awit pamulang lan tuladha, kudu nandurke prinsip-prinsip kabeneran lan kejujuran” – “wong enom sing makarya bareng karo Kristus bakal nemokake manawa lakune kebak kesalahan sing kudu dibenerake
Current government laws often lead to children of Indonesian descent without knowing they have lost their Indonesian citizenship due to administrative errors. - Undang-undang pemerintah saat ini sering menyebabkan anak-anak keturunan Indonesia tanpa mengetahui telah kehilangan kewarganegaraan Indonesia mereka karena kesalahan administratif.
Ustadz Ammi Nur Baits, S.T., B.A. - Aneka Kesalahan Masyarakat di Bulan Ramadhan
Anda mungkin berpikir pitching adalah istilah yang hanya relevan di ruang rapat dewan direksi atau di depan investor ventura. Anda salah. Wawancara kerja yang menentukan karier Anda adalah pitching. Kencan pertama di mana Anda berharap ada pertemuan kedua adalah pitching. Bahkan saat Anda mencoba meyakinkan teman untuk menonton film pilihan Anda, itu adalah pitching. Kita semua "menjual" sesuatu, setiap saat—gagasan, kemampuan, dan diri kita sendiri. Hidup, pada intinya, adalah serangkaian pitch yang tak pernah usai. Kesalahan terbesar adalah mengira ini semua tentang data dan logika. Kita terobsesi dengan fakta, angka, dan slidepresentasi yang sempurna, namun melupakan inti sebenarnya. Pitching yang hebat bukanlah transfer informasi; ia adalah sebuah pertunjukan teater. Keputusan terbesar dalam hidup—mempercayai seseorang dengan uang Anda, karier Anda, atau hati Anda—hampir tidak pernah murni rasional. Keputusan itu diambil di panggung emosi, di mana keyakinan, intuisi, dan gairah jauh lebih berkuasa daripada argumen yang paling logis sekalipun. Ini adalah kabar baik. Itu berarti pitching bukanlah bakat misterius yang hanya dimiliki segelintir orang. Ia adalah seni dan keterampilan yang bisa dipelajari. Ini adalah tentang psikologi transfer kekuasaan, tentang memahami cara membangun kepercayaan dalam hitungan detik, dan tentang menyusun narasi yang membuat audiens Anda tidak hanya mengerti—tetapi juga ingin—mengatakan 'ya'. Menguasai seni ini bukan hanya akan mengubah bisnis Anda; itu akan mengubah hidup Anda.
"Bagaimana pengalaman masa lalu Moms & Dads mempengaruhi cara Moms & Dads menjadi orang tua?
Dalam wawancara bersama Asrofi di Radio Elshinta Edisi Pagi (30 Oktober 2025), Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) Ahmad Safrudin menjelaskan dugaan kesalahan pencampuran atau blending etanol dalam Pertalite yang membuat banyak sepeda motor mogok di Jawa Timur. Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan Pertamina dan Kementerian ESDM dalam menjaga kualitas BBM serta menilai perlunya reformasi tata kelola energi nasional agar lebih transparan dan profesional.
Penduduk Kanaan diberi masa percobaan, masa belaskasihan, kesempatan menemukan Tuhan & karakter-Nya melalui kesaksian para nabi di antara mereka. Namun mereka menyia-nyiakan, terus melakukan perbuatan mengerikan sampai akhirnya Tuhan menghentikan mereka.
Penduduk Kanaan diberi masa percobaan, masa belaskasihan, kesempatan menemukan Tuhan & karakter-Nya melalui kesaksian para nabi di antara mereka. Namun mereka menyia-nyiakan, terus melakukan perbuatan mengerikan sampai akhirnya Tuhan menghentikan mereka.
Bayangkan sebuah neraca keuangan di mana aset paling berharga dihilangkan—itulah gambaran ekonomi global kita saat ini. Kita dengan cermat menghitung nilai pabrik, perangkat lunak, dan infrastruktur, namun mengabaikan fondasi dari semua itu: Aset Alami. Udara bersih yang kita hirup, air jernih yang mengalir di sungai, tanah subur yang menumbuhkan pangan, dan iklim stabil yang memungkinkan peradaban kita berkembang bukanlah sekadar "lingkungan" yang pasif. Mereka adalah modal kerja yang aktif dan sangat produktif, memberikan layanan ekosistem senilai triliunan dolar secara gratis setiap tahunnya. Dari penyerbukan tanaman oleh lebah hingga perlindungan pesisir oleh hutan bakau, aset-aset alami ini adalah infrastruktur fundamental yang menopang setiap aspek kehidupan dan ekonomi kita, namun nilainya sering kali tidak terlihat dan tidak dihargai. Paradoks terbesar di zaman kita adalah kita menghancurkan kekayaan sejati kita atas nama kemajuan. Karena aset-aset alami ini tidak memiliki "harga" di pasar, kita memperlakukannya seolah-olah tidak bernilai, mengeksploitasinya hingga titik kehancuran dalam apa yang dikenal sebagai "tragedi milik bersama". Lebih buruk lagi, sistem akuntansi ekonomi kita, yang terobsesi dengan Produk Domestik Bruto (PDB), secara keliru mencatat perusakan alam—seperti menebang hutan atau menambang sumber daya hingga habis—sebagai keuntungan ekonomi. Kesalahan akuntansi fundamental ini menciptakan ilusi kemakmuran sambil menggerogoti fondasi jangka panjangnya, mewariskan kepada generasi mendatang sebuah planet yang lebih miskin dan sistem pendukung kehidupan yang rusak. Namun, ada jalan ke depan yang lebih cerdas dan lebih sejahtera. Dengan mengadopsi kerangka Aset Alami, kita dapat mulai mengukur, mengelola, dan berinvestasi pada kekayaan alam kita. Ini bukan tentang memberi label harga pada matahari terbenam, tetapi tentang mengakui nilai ekonomi nyata dari dunia alam dan mengintegrasikannya ke dalam keputusan kita. Dengan menerapkan prinsip sederhana—bahwa stok aset alami kita secara keseluruhan tidak boleh berkurang—kita dapat membuka sumber pendanaan baru untuk restorasi lingkungan skala besar, yang didanai oleh kompensasi atas kerusakan dan pendapatan dari eksploitasi sumber daya. Ini adalah cetak biru untuk jenis pertumbuhan ekonomi baru: pertumbuhan yang tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga restoratif, menciptakan dunia yang lebih kaya, lebih sehat, dan lebih tangguh bagi semua.
Sebuah momen tak terduga terjadi saat gladi bersih upacara HUT ke-80 TNI di Tugu Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Bendera Merah Putih berukuran raksasa tiba-tiba robek saat dikibarkan pada Kamis, 2 Oktober 2025.#TNI80 #HUTTNI #GladiBersih #BenderaRobek #TuguMonas #TNI2025 #FreddyArdianzah #IndonesiaBangkit #ViralMonas #BenderaMerahPutih
Kita diajari dongeng tentang Archimedes dan Newton sebagai penemu tunggal. Narasi ini keliru: inovasi tidak lahir dari kilat tunggal sang jenius. Steven Johnson dalam bukunya Where Good Ideas Come From mengungkapkan cerita-cerita isolasi itu hanyalah mitos yang nyaman, tetapi menyesatkan. Ide-ide hebat tak pernah meledak dari satu otak saja. Mereka wajib tumbuh dalam ekosistem yang kaya koneksi dan bergejolak. Pola kelahiran ide ini berlaku konsisten, mulai dari keragaman di rimba karang lautan hingga dinamika Silicon Valley. Lompatan inovasi tidak bisa terlalu jauh dari kondisi material. Charles Babbage gagal total menciptakan komputer, meski dia brilian. Komponen elektronik yang dibutuhkan Babbage saat itu belum berada dalam ranah Kemungkinan yang Berdekatan (Adjacent Possible). Penemuan adalah pintu yang terbuka menuju kamar baru. Mustahil menembus sepuluh kamar hanya dengan bakat bawaan, tanpa melihat ketersediaan suku cadang. Kemajuan sejati adalah eksplorasi yang terjadi langkah demi langkah, menggunakan komponen yang sudah ada. Ide adalah jaringan, mirip miliaran neuron yang bergejolak di otak kita. Jaringan ini harus cair (liquid) dan fleksibel, bukan kaku. Jaringan Cair menempatkan diri di zona subur "tepi kekacauan," tempat informasi bebas mengalir tanpa kehilangan struktur. Jaringan Cair membuat ide dari berbagai sudut bebas bertabrakan. Kita bisa melihat pola ini di terumbu karang dan kota dagang Renaisans. Desain kantor Google yang tanpa sekat adalah upaya rekayasa untuk memaksa insinyur dari departemen berbeda agar sering bertemu. Kota besar terbukti menjadi mesin superkreatif, melahirkan ide dengan kecepatan luar biasa. Kota adalah jaringan cair raksasa yang padat dan penuh koneksi. Lingkungan yang menghargai kebocoran informasi semacam inilah yang membuat ide-ide busuk cepat matang dan terwujud. Johnson menolak konsep pencerahan mendadak, termasuk pada teori evolusi Darwin. Ide transformatif adalah firasat lambat (Slow Hunch) yang harus diinkubasi. Darwin butuh puluhan tahun mencatat dan merenung sebelum kerangka teori besarnya benar-benar matang. Rahasia Darwin sederhana: ia adalah multitasker lambat yang rajin memungut ide. Dia tekun melakukan commonplacing, sebuah praktik menulis semua pengamatan kecil dalam buku catatan. Teknik ini ampuh melindungi ide samar agar tidak hilang ditelan rutinitas dan tekanan deadline. Fokus harus beralih dari bakat ke desain sistem yang mendukung inkubasi. Triknya bukan menyepi mencari ide besar. Kita harus memberi izin pada diri sendiri untuk memelihara proyek sampingan yang mengambang, seperti Google yang memberikan jatah "20-percent time" kepada para insinyurnya. Serendipitas bukanlah keajaiban tanpa persiapan, melainkan keberuntungan yang dirancang. Ini adalah tabrakan ide yang tidak terduga, tetapi hanya bermakna bagi pikiran yang siap. Kekulé bermimpi ular, namun mimpi itu jadi kunci struktur Benzena karena pikirannya sudah bergumul dengan masalah kimia bertahun-tahun. Lingkungan inovatif wajib memicu perjumpaan acak. Inilah alasan orang sukses sering berkumpul dan bertukar pikiran di ruang publik. Tempat seperti coffee shop adalah titik temu firasat lambat, di mana ide yang terpisah secara geografis akhirnya bertemu. Lingkungan yang terlalu steril dan takut pada kesalahan akan mandul inovasi. Fleming menemukan penisilin dari cawan petri yang terkontaminasi. Kita harus belajar untuk tidak terlalu bersih, sedikit kotor, dan berani salah dalam bereksperimen. Kesalahan sering kali menjadi guru terbaik kita. Ini memaksa kita menjelajah ke wilayah yang belum terpetakan. Wilson Greatbatch menemukan alat pacu jantung karena salah memilih resistor; Johnson menyimpulkan, kebenaran membuat kita statis, kesalahan mendorong kita bergerak. Inovator handal adalah pemikir lintas domain yang berani meminjam. Konsep ini disebut Exaptation, di mana sebuah fitur diubah fungsinya secara mendadak. Contoh klasik adalah bulu burung, yang awalnya berevolusi untuk kehangatan, lalu di-exapt untuk penerbangan. Mesin cetak Gutenberg adalah Exaptation paling fenomenal dalam sejarah. Gutenberg meminjam mekanisme pengepres anggur (wine press). Dia mengubah fungsi alat pembuat minuman keras menjadi mesin pencetak pengetahuan. Milikilah hobi yang beragam, bahkan yang tidak nyambung dengan pekerjaan utama. Inovator seperti Darwin dan Franklin punya banyak "alat konseptual." Kunci kreativitas adalah meminjam solusi dari satu disiplin ilmu untuk memecahkan masalah di disiplin lain. Ide besar tidak dibangun dari nol; selalu ada Platform berlapis sebagai fondasi. YouTube tidak perlu menciptakan Internet, mereka cukup menumpang di atasnya. Platform terbuka semacam ini secara drastis mengurangi biaya dan waktu yang diperlukan untuk memulai eksplorasi. Logika paten dan R&D rahasia itu model inefisien dan berbiaya tinggi. Tembok di sekitar ide melindungi untung jangka pendek, tetapi membunuh inovasi jangka panjang. Ide-ide hebat tidak ingin dilindungi, tetapi ingin terhubung dan berkombinasi. Model lama inovasi adalah perang alam yang keras dan kompetitif. Ini hanya melahirkan sekelompok kecil pemenang. Model masa depan adalah tangled bank, ekosistem rumit yang saling bergantung. Tugas kita kini adalah menjadi arsitek ekosistem terbaik, bukan sekadar mencari si jenius.
Send us a textKami mengungkap kesalahan umum dalam digital marketing yang membuat banyak bisnis membuang anggaran pemasaran mereka percuma. Riset menunjukkan 26% bisnis kecil tidak melihat ROI signifikan dalam digital marketing mereka, bukan karena strategi yang buruk, tetapi karena kesalahan sederhana yang seharusnya dihindari.• Fondasi digital marketing yang efektif: productize, perfect audience, dan perfect offer• Pentingnya mengetahui apa yang membuat produk Anda berbeda (USP)• Strategi segmentasi pasar dan menjadi "raja" dalam segmen tertentu• Tiga strategi utama digital marketing: attract, nurture, dan convert• Tiga jenis media promosi online: paid, organic, dan social media communicationDapatkan buku Digital Marketing Activation melalui link di deskripsi dengan penawaran khusus bagi Anda yang berada di Indonesia. Anda juga bisa membuat janji konsultasi dengan tim kami untuk mendapatkan strategi yang disesuaikan dengan bisnis Anda, baik B2B, B2C, retail, online shopping, atau lainnya. Ingat untuk Think Big, Move Fast.
“Kesalahan-kesalahan saka wektu kanak-kanak sing ora diwulang lan ora didhisiplin bakal dadi warisan ing wektu wis dadi dewasa” “Ana kasenengan emosional, sawijining campuran sing bener lan salah, sing ditampa kanthi apik tumuju panasaran”
“Manjaake anak nalika isih cilik lan nalika nindakake kesalahan iku dosa” ”Gréja kaya-kaya arep ambruk, nanging ora bisa tumiba”
Mendoakan Anak Yang Melakukan Kesalahan merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam pembahasan Ada Apa dengan Remaja. Kajian ini disampaikan pada Selasa, 12 Muharram 1447 H / 8 Juli 2025 M. Kajian Tentang Mendoakan Anak Yang Melakukan Kesalahan Di antara hal yang harus ditempuh dalam menyikapi perilaku negatif remaja adalah dengan […] Tulisan Mendoakan Anak Yang Melakukan Kesalahan ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Instruktur mengemudi ini membagi pengetahuannya tentang peraturan mengemudi di Australia dan apa saja kesalahan yang sering dibuat oleh pengemudi asal Indonesia.
Menjelaskan Kesalahan Perawi dalam Ilmu Hadits adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Syarah Muqaddimah Shahih Muslim. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Dr. Emha Hasan Ayatullah pada Kamis, 21 Sya’ban 1446 H / 20 Februari 2025 M. Kajian sebelumnya: Menjaga Kehormatan Ulama dan Keaslian Hadits Kajian Islam Tentang Menjelaskan Kesalahan Perawi dalam Ilmu Hadits Di […] Tulisan Menjelaskan Kesalahan Perawi dalam Ilmu Hadits ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 1 Desember 2024 Bacaan: "Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya." (Amsal 10:4) Renungan: Suatu ketika ada seekor keledai masuk ke dalam lobang yang cukup dalam. Si pemilik keledai mencoba untuk mengeluarkan keledainya, tapi tidak berhasil. la juga tidak bisa mengangkatnya keluar dari lobang tersebut. Akhirnya, dengan sedih hati, ia memutuskan untuk menguburkan saja keledai kesayangannya itu. la mulai melemparkan tanah sedikit demi sedikit ke dalam lobang itu. Keledai yang sudah kebingungan di dalam lobang itu, menjadi bertambah bingung. Setelah jatuh ke dalam lobang, sekarang ia dilempari dengan tanah. Tapi sang keledai tetap bersemangat untuk hidup. la menggoyangkan badannya untuk menjatuhkan tanah-tanah yang ada di punggungnya. la kemudian menginjak tanah-tanah itu. Semakin banyak tanah yang dibuang ke dalam lobang. ternyata membuat sang keledai semakin timbul ke permukaan lobang. Akhirnya, ketika petang hari tiba, sang keledai pun bisa meloncat keluar lobang tersebut. Kesalahan bisa saja kita buat di dalam kehidupan ini, seperti keledai ini yang terperosok ke dalam lobang yang dalam. Tetapi, kita harus mempunyai semangat yang terus menggebu untuk bangkit dan berhasil kembali. Jika keledai tersebut hanya duduk saja di dasar lobang. maka ia akan segera terkubur dan tamatlah riwayatnya. Tapi, dengan bersemangat dan tetap berharap dapat keluar dari lobang itu, ia mengebaskan tanah-tanah yang jatuh ke badannya, dan menginjak tanah-tanah itu. Ada banyak hal yang perlu kita pelajari di dunia ini. Tapi mulailah dari yang terpenting terlebih dahulu, yang menyangkut tanggung jawab dan masa depan diri kita sendiri, yaitu: Mengapa aku tidak seberhasil orang lain? Mengapa hidupku selalu terpuruk? Mengapa pelayananku selalu gagal? Mengapa orang-orang tidak menyukaiku? Di dunia ini, tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan jika kita mau belajar dan berusaha lebih keras dan lebih bersemangat. Untuk masalah penghidupan di dunia ini, firman Tuhan berkata: Apabila engkau berusaha sungguh-sungguh, maka engkau akan melemparkan kuk itu dari tengkukmu. (Kej 27:40). Untuk masalah rohani, firman Tuhan berkata: Jikalau kamu tetap dalam firmanku, kamu benar-benar adalah muridKu dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu. (Yoh 8:31-32) Mari, bangkit kembali, dan belajar lagi dengan memperbaiki apa yang salah. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, terima kasih untuk firman-Mu hari ini. Bantulah aku agar aku lebih bersemangat lagi dalam menjalankan tugas dan hari-hari hidupku. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 23 November 2024 Bacaan: Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku." (Yohanes 21:17) Renungan: Seorang pelukis duduk menghadap selembar kertas kosong. Satu demi satu cat warna ia bubuhkan. Tiba-tiba seseorang menyenggol tangannya dan oh... lukisan itu tergores! Tampaknya sebuah karya telah berakhir. Semua orang berpikir sang pelukis akan melemparkan lukisan "cacat"-nya ke tempat sampah. Ternyata tidak. Dengan cekatan sang pelukis membaurkan noda goresan dengan cat warna lainnya. Luar biasa di tangan seorang pelukis handal, lukisan yang tergores dapat tetap menjadi sebuah mahakarya! Tuhan ialah Sang Pelukis Handal. Ia duduk melukis tiap lembar kehidupan kita. Ada saatnya kita "menyenggol" tangan Tuhan. Kita melakukan dosa yang membuat karya Tuhan tergores. Apakah Tuhan "membuang" kita? Tidak! Kita dapat melihat buktinya dari pengalaman Petrus. Betapa indah Tuhan melukis kehidupan Petrus! Penjala ikan dijadikan-Nya penjala manusia. Namun tiga kali Petrus menyangkal Yesus. Tergores sudah lukisan kehidupan Petrus! Tetapi Tuhan tetap mau memakai hidupnya. Tiga kali Yesus berkata kepadanya, "Gembalakanlah domba-domba-Ku". Tiga kali Petrus menggores karya Tuhan, tiga kali pula Tuhan membubuhkan warna kasih yang membaurkan noda goresan pelanggarannya. Saat ini lukisan kehidupan kita mungkin tergores. Kesalahan kita lakukan, dosa kita perbuat. Daripada berkubang dalam kesedihan, mari datang kepada Tuhan untuk menyerahkan lukisan itu kepada-Nya! Tidak peduli betapa buruk pelanggaran dan dosa merusaknya, Tuhan mampu memperbaiki. Warna kasih Tuhan membaurkan noda goresan sehingga pada akhirnya kita dapat melihat sebuah mahakarya. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ampunilah aku karena aku sering mengecewakan hati-Mu. Kini basuhlah aku dengan darah-Mu agar hidupku dipulihkan kembali untuk memuliakan nama-Mu. Amin. (Dod).