Podcasts about biasanya

  • 364PODCASTS
  • 695EPISODES
  • 20mAVG DURATION
  • 1WEEKLY EPISODE
  • Jun 20, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026


Best podcasts about biasanya

Show all podcasts related to biasanya

Latest podcast episodes about biasanya

Renungan Anak GKY Mabes
Pahlawan yang Rendah Hati (21 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 20, 2026 3:13


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Pahlawan yang Rendah Hati Diambil dari: Filipi 2:3–4  “dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.”Wonder Kids, ada orang yang sangat hebat dalam bidangnya, tetapi tidak suka membanggakan diri. Ia lebih senang membantu timnya daripada terus berbicara tentang dirinya sendiri. Sikap seperti itu jarang sekali, ya. Biasanya kalau orang berhasil, ia ingin semua orang tahu betapa hebatnya dia.Tetapi firman Tuhan mengajarkan hal yang berbeda. Tuhan mau kita rendah hati. Rendah hati bukan berarti kita pura-pura tidak bisa apa-apa. Rendah hati artinya kita tidak sibuk mengangkat diri sendiri, melainkan belajar memikirkan orang lain dan tidak mencari pujian untuk diri sendiri.Dan tahukah kamu, Wonder Kids? Yesus adalah teladan rendah hati yang paling sempurna. Yesus adalah Anak Allah. Ia punya kuasa yang sangat besar. Tetapi saat datang ke dunia, Yesus tidak datang untuk dilayani. Yesus datang untuk melayani. Ia menolong orang, mengajar, mengasihi, bahkan rela menyerahkan nyawa-Nya bagi kita. Wah, itu rendah hati yang sungguh luar biasa.Kadang-kadang kita juga ingin dipuji. Kita ingin dianggap paling pintar, paling hebat, paling cepat, atau paling baik. Kita bisa sedih kalau orang lain yang dipuji, bukan kita. Tetapi Tuhan mengajar kita untuk melihat kepada Yesus. Yesus tidak hidup untuk membesarkan diri-Nya sendiri. Yesus hidup untuk melakukan kehendak Bapa dan mengasihi orang lain.Wonder Kids, itu juga yang Tuhan mau dari hidup kita. Saat kamu membantu teman, mau berbagi, tidak pamer, tidak merasa diri paling penting, dan senang melihat orang lain ditolong, kamu sedang belajar rendah hati. Rendah hati itu indah di mata Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pilih satu cara untuk mendahulukan orang lain hari ini. Misalnya, membantu tanpa disuruh, memberi giliran kepada orang lain, atau tidak memaksa kehendakmu sendiri.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah teladan yang sempurna dalam kerendahan hati. Tolong aku supaya tidak sibuk memikirkan diriku sendiri, tetapi belajar mengasihi, melayani, dan memperhatikan orang lain. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: orang yang sungguh hebat di mata Tuhan bukan yang suka meninggikan diri, tetapi yang rendah hati seperti Yesus. Tuhan Yesus memberkati.

Radio Elshinta
Haji 2026 Cetak Sejarah, Jemaah Reguler Tempati Hotel yang Biasanya untuk Haji Khusus

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Jun 6, 2026 2:43


Penyelenggaraan ibadah haji tahun ini mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya, sekitar 17 ribu jamaah haji reguler Indonesia menempati hotel berbintang empat dan berbintang lima yang selama ini umumnya digunakan jamaah haji khusus. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Dahnil Anzar Simanjuntak saat meninjau hotel-hotel yang akan digunakan jamaah gelombang kedua di Madinah.(BEH/MCH2026)

Mitra Keluarga
HDIW: Pain Management, Atasi Nyeri Hebat Tanpa Operasi - dr. Poppy Chandra Dewi, Sp.N, M.Sc (Eps : 192)

Mitra Keluarga

Play Episode Listen Later Jun 4, 2026 8:24


Ternyata saraf kejepit dan penyakit saraf lainnya bisa diatasi dengan cepat tanpa operasi! Inilah fungsi dari interventional paint management dengan metode radiofrekuensi.Biasanya tanda Sahabat MIKA membutuhkan IPM adalah ketika sudah mulai merasakan nyeri pada kepala dan leher, bahu, lengan, siku, persendian, atau di punggung. Nyeri itu bisa bersumber dari trigeminal neuralgia, cervical facet pain, saraf kejepit, cedera saat berolahraga, efek dari kanker, dan lain-lain.Lalu, bagaimana cara kerja interventional pain management untuk mengatasi nyeri? Yuk, simak penjelasan Dokter Spesialis Saraf Mitra Keluarga Gading Serpong, dr. Poppy Chandra Dewi, Sp.N, M.Sc, FIPP, FMIN, AIFO-K, COMSK, DAIFIDN, CIPP, di episode HDIW kali ini!

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-9 masa biasa, 4 Juni 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jun 3, 2026 8:55


Dibawakan oleh Yenny dari Paroki Santo Paulus di Keuskupan Bandung, Indonesia. 2 Timotius 2: 8-15; Mazmur tg 25: 4bc-5ab.8-9.10.14; Markus 12: 28b-34.JANTUNGNYA CINTA Renungan kita pada hari ini bertema: Jantungnya Cinta.Biasanya cinta itu indah dalam kata-kata. Tetapi cinta itu menjadi sempurnajika dilakukan atau dipraktikkan. Jadi cinta yang terungkap dalam kata-kata dandiwujudkan dalam tindakan yang sesuai dengan kata-kata, sebenarnya itu adalahjantungnya cinta. Tetapi ada masalah dengan cinta di sini. Persoalannyaialah orang menjalankan cinta sebagai sebuah teori atau rumusan, jadi bentuknyaialah ide, gagasan dan norma-norma. Misalnya jangan bicara kasar, jangan nampakkotor pada orang lain, dan banyak jangan atau larangan lainnya.  Itu yang dibuat oleh orang-orang Yahudi, khususnya kaumcendekia dan ahli taurat. Mereka memiliki 600 lebih rumusan aturan agar orang-orang menjadi lebih baik dan beriman. Tapi ternyatajantung cinta atau inti cintanya tidak mereka miliki. Terlalu larut dalam teoridan rumusan, mereka lupa untuk menghidupi cinta itu. Dan Yesus sendiri yangmengajarkan mereka: jantung cinta ialah mencintai Allah dan sesama, keduanyasama penting dan sama sejatinya.  Maka syarat fundamental ialah jangan berbuat ekstrem yaitufanatik untuk yang satu, sementara melupakan atau membenci yang lain. RasulPaulus menasihatkan Timotius di dalam suratnya yang kedua bahwa pewartaan danpendalaman keyakinan tentang kematian dan kebangkitan Kristus adalah metodedasar dalam pertumbuhan iman. Isi pewartaan itu sudah dimulai oleh Rasul Petruspada hari-hari pertama setelah Yesus bangkit. Ia berkotbah di hadapan semuaorang yang percaya dan yang belum. Aspek lain yang juga sangat penting ialah menghidupikeyakinan dan pemahaman iman tersebut. Rasul Paulus melanjutkan nasihatnya itu,bahwa muridnya itu dan kita semua pengikut Kristus hendaknya mati juga bersamaKristus supaya kita nanti hidup bersama Dia. Kita hendaknya bertekun agar kitaikut memerintah bersama Dia. Jika kita menyangkal Dia, Dia akan menyangkalkita. Jika kita tidak setia, Dia tetap setia, sebab Yesus tidak dapatmenyangkal diri-Nya sendiri. Mungkin hidup kita saat ini berlebur dalam urusan cintaberupa kata-kata, ilusi, gambar, janji, teori, rumusan, aturan, mimpi, ambisipribadi, uang, karir dan semua kaitan dengan kebutuhan duniawi. Bisa jadijantung cintanya, yaitu perbuatan mencintai sesama dan Tuhan yang nyata,langsung, dan berguna jauh dari perhitungan. Batin terasa sedang mencarijantung cinta yang kabur atau hilang. Apakah jantung cinta sekarang bersamamuatau jauh darimu? Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan Yesus Kristus, semoga kami tetapdalam bimbingan Roh-Mu dalam kesetiaan dan ketaatan mencintai Dikau dan sesamakami, sebab dengan demikian kami sanggup menunjukkan diri sebagaimurid-murid-Mu yang sesungguhnya. Berkatilah kami untuk intensi ini. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Ketelitian Yohanes: Sumur Yakub (1 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 31, 2026 3:53


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Ketelitian Yohanes: Sumur Yakub Diambil dari: Yohanes 4:5–6  “Maka sampailah Ia ke suatu kota di Samaria, yang bernama Sikhar dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya Yusuf. Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih oleh perjalanan, karena itu Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua belas.”Wonder Kids, di Yohanes 4 kita membaca cerita tentang Yesus bertemu dengan seorang perempuan Samaria di dekat sumur Yakub. Yohanes menuliskan tempat itu dengan jelas, seolah-olah ia ingin kita tahu bahwa ini bukan cerita khayalan. Dan memang, tempat itu dikenal dalam sejarah. Jadi sekali lagi kita melihat bahwa Alkitab berbicara tentang tempat yang nyata dan peristiwa yang sungguh terjadi.Tetapi yang lebih indah dari sekadar tempatnya adalah apa yang Yesus lakukan di sana. Yesus sengaja datang ke daerah Samaria dan duduk di dekat sumur itu. Lalu datanglah seorang perempuan untuk menimba air. Biasanya orang Yahudi dan orang Samaria tidak akrab. Bahkan sering saling menjauh. Tetapi Yesus justru berbicara kepadanya. Yesus tidak menjauh seperti banyak orang lain. Yesus datang mendekat.Perempuan itu sebenarnya datang untuk mengambil air biasa. Tetapi Yesus ingin menunjukkan bahwa ia membutuhkan sesuatu yang jauh lebih penting, yaitu air hidup. Air dari sumur hanya bisa menghilangkan haus untuk sementara. Tetapi Yesus bisa memberi kehidupan yang sejati. Yesus bisa memuaskan hati yang kosong dan menyelamatkan orang berdosa.Wonder Kids, ini sangat menghibur. Kadang-kadang kita juga seperti perempuan itu. Di luar kelihatannya biasa saja, tetapi di dalam hati bisa ada rasa takut, sedih, malu, atau kosong. Mungkin orang lain tidak tahu. Tetapi Yesus tahu. Yesus tahu isi hati kita dan tetap mau datang kepada kita. Yesus tidak jijik kepada orang berdosa yang mau datang kepada-Nya. Ia justru datang untuk menyelamatkan.Jadi, saat kita membaca kisah ini, kita bukan hanya belajar bahwa sumur Yakub itu benar-benar ada. Kita juga belajar bahwa Yesus sungguh mengasihi orang yang haus akan kasih dan keselamatan. Yesus tahu siapa kita, tetapi Ia tetap mau menolong kita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Datanglah kepada Tuhan dalam doa dan katakan dengan jujur satu hal yang ada di hatimu hari ini, entah itu sedih, takut, malu, atau bingung. Ceritakan itu kepada Yesus.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengenalku dan tetap mau datang kepadaku. Tolong aku supaya datang kepada-Mu saat hatiku haus dan kosong, karena hanya Engkau yang bisa memberi hidup yang sejati. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus tahu isi hatimu, dan Dia tetap mengasihimu serta mau memberi hidup yang sejati. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-8 masa biasa, 30 Mei 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 29, 2026 8:53


Dibawakan oleh Angela Efrasia Netty dari Paroki Curug, Gereja Santa Helena di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Yudas 17: 20b-25; Mazmur tg 63: 2.3-4.5-6; Markus 11: 27-33.PELIHARALAH DIRIMU DI DALAM KASIH ALLAH Renungan kita pada hari ini bertema: Peliharalah Dirimu DiDalam Kasih Allah. Seseorang baru dapat memberi atau berbagi dari dirinya kalauia memiliki sesuatu. Ia tidak mungkin memberikan sepiring nasi atau selembaruang dua puluh ribu kepada seorang sesamanya, kalau ia tidak punya nasi atauuang. Demi menunjang semangat Kristen dalam berbagi rahmat Allah, para pengikutKristus harus memiliki rahmat Allah yang banyak. Rahmat tidak akan habis karena sumbernya dari Tuhan Allah.Untuk menjamin kalau kekayaan rahmat Tuhan senantiasa hadir di dalam diriseseorang, caranya ialah ia harus selalu memelihara dirinya di dalam rahmatkasih Allah. Ironisnya ialah banyak di antara kita karena demi semangatpelayanan dan untuk suatu kepentingan yang tidak tulus, mereka memilih memberiperhatian atau memelihara iman orang lain.  Dengan kata lain, ada suatu kecenderungan kita untukmengurusi hidup rohani orang lain. Kita ikuti mereka terus-menerus dalambagaimana mengusahakan hidup yang saleh, hidup penuh kasih, dan hidup dalampersekutuan. Biasanya orang-orang yang menganggap dirinya sudah dewasa dansudah sedikit maju dalam pengetahuan iman melakukan hal ini. Akibatnya merekatidak mempunyai kesempatan dan kemauan untuk memelihara diri sendiri terkaitdengan hidup di dalam kasih Allah. Mereka yang dalam golongan ini menganut gayaaktivisme. Pemeliharaan diri di dalam kasih Allah berangkat dariprinsip bahwa Tuhan Allah sendiri berkuasa menjaga kita supaya kita tidaktersandung dan tidak dikuasai sepenuhnya oleh kuasa kejahatan. Surat RasulYudas dalam bacaan pertama menegaskan menegaskan supaya setiap orang berimanmendasarkan dirinya di atas iman yang suci dan senantiasa memelihara diri didalam kasih Allah. Dengan mendapatkan kebijaksanaan Tuhan, kita akan dikaruniairahmat kegembiraan untuk menantikan kemuliaan-Nya yang akan dinyatakan secarapenuh. Selanjutnya kita sendiri yang memelihara rahmat yang sudahdicurahkan kepada kita. Cara yang paling mendasar ialah kebutuhan akan kekuatanrahmat Tuhan supaya mengisi diri kita, bagai jiwa yang haus akan Tuhan danrindu untuk dipuaskan oleh Tuhan setiap waktu. Jika sikap kita hanya menunggudengan pasif, bisa saja kesiapan kita akan datangnya rahmat itu sangat minim.Tetapi ketika ada kebutuhan dan kemendesakan, kita akan sangat bergembira dansiap untuk dicurahkan rahmat dari Tuhan. Berharap dan meminta dengan kesukaanyang tinggi harus kita lakukan. Kita dapat memelihara diri sendiri dalam kasih Allahmelalui semakin banyak perbuatan kasih. Setiap perbuatan kasih yang kitalakukan harus tetap bersumber pada nama dan kuasa Yesus Kristus yangmenghadirkan Allah yang maha tinggi. Tanpa bersumber pada kuasa Tuhan, setiapperbuatan kasih kita bakal kehilangan legitimasi dan pengaruh rohaninya bagiorang lain. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha kuasa, semoga kami tekunmemelihara diri kami di dalam kasih-Mu dan senantiasa berbagi kasih itu kepadaorang-orang di sekitar kami. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

Ulviye Study
Betapa Luar biasanya keimanan Masyittah dan Anak-anaknya

Ulviye Study

Play Episode Listen Later May 23, 2026 10:03


Masyittah Tukang Sisir Putri Fir'aun

Obrolan Gemilang
Comic X B-Talk: Ngopi Bareng Anak Kewirausahaan Kreatif, Kekraf Unfiltered (Eps. 1)

Obrolan Gemilang

Play Episode Listen Later Apr 23, 2026 7:00


La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-3 Paskah, 23 April 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Apr 22, 2026 7:38


Dibawakan oleh Reni Anastasia dari Paroki Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel Katedral Ijen di Keuskupan Malang, Indonesia. Kisah Para Rasul 8: 26-40; Mazmur tg 66:8-9.16-17.20; Yohanes 6: 44-51.ROTI HIDUP ROTIYANG MANIS Tema renungan kita hari ini ialah: Roti Hidup Roti Yang Manis. Di dalamsebuah kolam, ada dua ikan Mas kecil sedang berbicara. Biasanya merekaberbicara lebih lama setelah makan pagi. Sarapan mereka ialah roti-roti sisa daripabrik roti yang dibeli keluarga pemilik kolam. Ikan yang lebih kecil berkatakepada temannya yang lebih besar: "Saya selalu diberi roti dari ikan yangpaling besar, tetapi rasanya pahit, meskipun yang diberikan porsinya besar.Tapi kalau roti itu dari kamu, meskipun kecil tapi rasanya manis."  Temannya itu menimpali: "Kenapa bisa begitu? Padahal semua rotirasanya manis?" Ikan kecil itu menjawab, "Karena ikan besarmemberikan roti tetapi dengan ancaman, bahwa kalau tidak mendukungnya, sayaakan dijadikan roti dan santapan lezat baginya. Lebih baik roti yang engkauberikan, karena bagaimana pun kita tetap berteman dan saling mengasihi. Jadiroti yang kita makan bersama memang sungguh-sungguh manis."  Di dalam “roti hidup” Yesus Kristus, kemanisannya amat luar biasa. Roti yangdimakan ikan-ikan itu akan hilang dan habis suatu ketika karena sebagai bendadi bumi ini. Tetapi roti hidup dari Yesus Kristus tak akan habis dankemanisannya merupakan semua rahmat kekuatannya yang memberikan kehidupan bagisetiap manusia baik saat ini maupun yang akan datang. Filipus, seorang murid Yesus dan diakon yang tulen telah makan langsungRoti Hidup Yesus Kristus, yang pada Injil hari ini berkata: Aku adalah rotihidup yang telah turun dari surga; barang siapa makan roti ini akan hidupselama-lamanya.” Ia hidup dengan roti itu, sampai ketika ia berjumpa dengansida-sida dari Ethiopia, menjelaskan isi kitab suci kepadanya dan membaptisnya. Filipus bergerak dari Yesus Kristus menuju jalan-jalan, pinggiran, dan pelosokkehidupan dengan membawa rahmat roti hidup Yesus Kristus. Ia bersama denganpara rasul, murid-murid, pengikut Kristus lainnya, dan termasuk Anda dan saya.Sida-sida Ethiopia itu bergerak dari pinggiran atau pelosok untuk mendapatkanroti hidup, yaitu Yesus Kristus sendiri.  Banyak orang lain, mungkin di sekitar Anda sedang bergerak juga menuju kepusat, yaitu Yesus Kristus. Sangatlah indah jika ketika sedang menuju kepadaYesus, mereka menjumpai Yesus Kristus dalam diri Anda dan saya. Mereka takperlu lagi mencari bentuk dan macam roti yang lain, selain Roti Hidup YesusKristus sendiri. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Tuhan Yesus Kristus, kami sangat bersyukur karena roti hidupdari-Mu memelihara dan menguatkan kami sampai saat ini. Bantulah kami supayahidup dan perkerjaan kami senantiasa bersumber dari roti ini yang memberikankelangsungan hidup kami di dunia ini dan pengharapan hidup setelah di duniaini. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Firman yang Dihidupi oleh Nafas Allah (22 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 21, 2026 2:46


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahFirman yang Dihidupi oleh Nafas AllahDiambil dari: Yohanes 16:13 (TB)“Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran…”Wonder Kids, pernah dengar kata “diilhamkan”? Kadang orang berkata, “Aku terinspirasi!”Biasanya maksudnya merasa termotivasi atau punya ide bagus. Tapi ketika Alkitab berkata bahwa Kitab Suci “diilhamkan oleh Allah,” artinya jauh lebih dalam.Dalam 2 Timotius 3:16 dikatakan bahwa “Segala tulisan yang diilhamkan Allah…” Kata aslinya berarti “Allah menghembuskan.” Seperti dalam Kejadian 2:7, ketika Tuhan menghembuskan nafas kehidupan ke dalam manusia. Artinya, firman Tuhan bukan hanya ide manusia yang pintar. Itu adalah firman yang berasal dari Allah sendiri.Para penulis Alkitab memang manusia biasa — mereka punya gaya bahasa dan kepribadian masing-masing. Tetapi Roh Kudus memimpin mereka sehingga apa yang mereka tulis adalah apa yang Allah kehendaki. Itu sebabnya Alkitab memiliki otoritas. Karena sumbernya adalah Allah sendiri.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Saat kamu membaca Alkitab, jangan anggap itu hanya buku biasa. Mintalah Roh Kudus menolongmu memahami dan melakukannya.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena firman-Mu berasal dari-Mu sendiri. Tolong aku membaca dan mengerti firman-Mu dengan hati yang terbuka. Pimpin aku dalam kebenaran-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Alkitab bukan hanya tentang Tuhan — Alkitab berasal dari Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.

Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)

https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/posts/211-seri-kata-20-155999585?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-211-seri-20-155999901?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkRambut badai = Rambut panjang, tebal, dan sehat. Biasanya bergelombang.Anti-badai = Tahan lama, tidak mudah lepas/hilangBadai pasti berlalu = Kesulitan pasti akan terlewatiSumber gambar: Thula Na di UnsplashTerima kasih banyak atas dukungannya untuk:SAHABAT WINDAHAkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemiKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekCameron Edinger-ReeveIsmail OtchiChrisRussell BarlowMary Pope帥志 Shuai Chih LinBjornrappangeHossein KhoshtaghazaParis LuckowskiMatthew O'ConnorRussell OgdenYaszalixBart van de KampWC KonArthur NazaryanDaniel KaposiEmily HuangBenjamin SayHa Nguyen Jena StringerFrédéric UhrweillerQuran and sunnahEdward HearnJennifer Foley태용 심Cameron ClarkOxana SaimoAudrey DeliviaJoeJohn RichardsonFredoMarkRickLucaRuby den BoerTata HelenkiRowenaEmma MonteathRolandJoey ProwCarmen ChuiLynden AinslieAngelia OngCatherine Collier AntjeAntjeChanatip TatiyakaroonwongHariyanto H.kaydee donkersDavid McLeanTomo振 袁Ryad BelkacemAndrew诺欣 吴Bali Sam RuRu_paBert Scholtengino GroenevelJeshua MorrisseDaniel GrahamKartikaTed ChanTomiGiacomo GrisonTEMAN WINDAHJohn McBrideP. Clayton D. Causey, CT  Vanessa HackJohn ShumLuis PaezCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchSicily FiennesMeredith R NormanTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerJustin WilsonZane RubaiiBenjaminDerynAlexH HMatt WintersAlec MitchellVinceBertiAtsuko MaenoMosaStephen GrahamColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimRyosuke SudaBerberJeroen VellekoopJan NedermeijerMatthewTakeshi YamafujiNatePatrickMiquelFeeJingle YanMathias朗 桑田Ben PlayfordLauraKenji YanaguRicky ZhangVacanza Tropicale惠羽 蔡Sophie Hoestereyこ ぱるDouglas HerrickTim SomervilleMaxence AKFSF BEddoMarc EberJin Kimivy babyDevlin KuyekDawn TanNeoKimchiSpiritPaulie MoraPaula BradleyRoman PicardJarryd RMartin AwalYohiJosh LovellEnrico WelderYoichiroKatoRoanna MTacoButter동원 이MojaNabi KunisadaTDaniel Tanlego meister창호 이昭儒 吳Thanh-Nhi VoJ YonkmanMarjaAndrea Deckeroc RMatteo FarciJohan MiFrankMichael SpagonIsabel TeoMasaDannyMark SeemanpillaiNicky BrownEstelle蕾 戴倫 阿David Kasakeijan-RossPENDENGAR SETIAColumba TierneyHH JorgensenAmina AljehaniCamillelishan fengluanAninda P.A.F拓也 高山匠海 杉本 Iga KomarJonathan BaileyJaime NoriegaEdmund Tannina mengАндрей ТутаевAzharra Al FaridLitaTwindadfrankStephen Wellesley-SquiresAnna

METRO TV
Alarm Keras Pel*c*han di kampus. Tak cukup skorsing! - Meet Nite Live MetroTv Edisi 105

METRO TV

Play Episode Listen Later Apr 19, 2026 10:23


Malam ini kita akan membahas soal kampus. Tempat yang seharusnya menjadi lokasi belajar paling aman untuk mengejar masa depan, malah menebar ancaman. Tidak pantas!Biasanya di kampus itu isinya mahasiswa stres gara-gara bolak-balik revisi skripsi. Dosen yang sebal gara-gara mahasiswanya mengulang mata kuliah tiap semester. Atau mentok isinya Magamon: Mahasiswa Galau Mode On. Galau gara-gara diputusin gebetan dengan alasan, "Kita tidak bisa lanjut, aku mau fokus skripsi dulu." Padahal memang sedang hobi party. Tembak langit!Harusnya kampus itu untuk menambah wawasan, bukan menambah kecemasan. Orang kuliah itu belajar teori dan gagasan, bukan cari trauma dan ketakutan. Jadi, belakangan di lingkungan perguruan tinggi, justru banyak kasus pelecehan seksual yang bikin kita makin ngeri.

Ini Koper
#980 Membangun Cerita tentang "Social Hacker"

Ini Koper

Play Episode Listen Later Apr 10, 2026 7:24


Kawan-kawan Social Hacker Team, menulis itu soal rasa. Bukan cuma soal data. Untuk menangkap ruh para pejuang sungai kita, cerita harus dimulai dari kegelapan. Gambarkan Kapuas yang lagi sesak napas. Tuliskan soal merkuri, lumpur sedimentasi, hingga banjir yang tak kunjung usai. Kita butuh fondasi masalah yang kuat. Biar pembaca tahu bahwa "normal" bagi warga saat ini adalah menyerah. Tanpa kegelapan yang pekat, cahaya kecil yang dibawa oleh si Hacker Sosial tidak akan pernah terlihat berkilau. Baru setelah itu, masukkan si tokoh. Dia ini "penyimpang" yang positif. Saat semua orang pasrah, dia justru punya cara lain. Dia meretas keadaan dengan cara yang tidak lazim. Ini bagian paling seru: proses "ngeretas" kebuntuan itu. Jangan cuma tulis hasilnya, tuliskan juga keringatnya. Tuliskan bagaimana dia diejek atau dianggap gila oleh tetangganya sendiri. Kita ingin tahu bagaimana cara kerja otaknya yang aneh tapi cerdas itu dalam menghadapi krisis di Kapuas Hulu, Sintang, atau Sanggau. Terakhir, urusan hasil dan mimpi. Tidak perlu hasil yang muluk-muluk setinggi langit. Air kolam yang mulai jernih atau ikan yang kembali bertelur saja sudah sangat sakti. Itu atap ceritanya. Tapi, jendela aslinya adalah alasannya: kenapa dia mau susah-susah melakukan itu semua? Biasanya urusan martabat. Urusan cinta pada anak-cucu. Tutup tulisan dengan sebuah harapan. Biar pembaca pulang dengan satu pertanyaan yang menancap di kepala: kalau orang di tepian Kapuas saja bisa bergerak, kenapa kita cuma diam dan mengeluh? Begitulah.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam Oktaf Paskah, 8 April 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Apr 7, 2026 9:07


Dibawakan oleh Sherly dari Paroki Maria Kusumah Karmel di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Kisah Para Rasul 3: 1-10; Mazmur tg 105: 1-2.3-4.6-7.8-9; Lukas 24: 13-35.HADIAH PASKAH DARI YESUS Renungan kita pada hari ini bertema: Hadiah PaskahDari Yesus. Hadiah utama dan teristimewa bagi kita pada hari Minggu Paskahialah kebangkitan Yesus Kristus dari kematian. Peristiwa itu benar-benarmenjadi karunia terbesar sehingga cukup dengan percaya akan kebenarannya, kitasudah menaruh iman kita pada sumber dan dasar yang sebenarnya. Hadiah terbesarini melahirkan banyak hadiah lain yang dapat kita sebut sebagai hadiah-hadiahPaskah. Yang dimaksudkan dengan hadiah-hadiah ini ialah sejumlah penampakan Yesusyang bangkit. Di setiap peristiwa penampakan, Yesus memberikan makna padamisteri kebangkitan-Nya. Pada hari ini, hadiahnya ialah kedatangan-Nya kepadadua orang murid dalam perjalanan mereka ke Emaus. Penampakan itu menggambarkanYesus bagai seorang asing yang menegur kita dengan berkata: Betapa kecilpemahaman kalian! Betapa lamban kemampuan kalian untuk percaya! Karenaketerbatasan kita untuk mengenali dan mengakui-Nya, Yesus yang bangkit akanmembuka indra, pikiran, dan hati kita supaya dapat menyambut Dia dengansikap-sikap sebagai orang-orang yang percaya. Untuk keterbatasan seperti ini,Ia memberikan jalan bagi kita untuk dapat mengenal Dia melalui dua instrumenutama, yaitu penafsiran kitab suci dan pemecahan roti Ekaristi (Lukas 24, 35).  Hadiah Paskah terbaik Yesus bagi kita ialah firman-Nyayang dijelaskan dengan tepat dan benar, dan Ekaristi  yang merupakan kenangan peristiwa Paskahpertama yang Ia sendiri lakukan. Penampakan fisik yang dialami murid-muridEmaus, demikian juga serangkaian penampakan fisik lainnya, memiliki makna yangsama dengan aneka pengalaman akan penampakan Yesus kepada kita masing-masingsecara rohani. Kristus yang bangkit meminta perhatian dan ketaatan kita yangmengalami Dia. Jika momen kehadiran Dia yang bangkit tidak kita ikuti, kitabakal kehilangan cahaya kebenaran yang hendak Ia sampaikan kepada kita. Perhatian dan ketaatan kita tertuju kepada Dia, yaitudi tempat dan saat kita berjumpa dengan-Nya. Pada waktu dan saat firman-Nyadiwartakan, sikap kita yang sangat diperlukan ialah membuka diri, mendengar,dan memahami. Biasanya kalau sikap-sikap ini tidak diberi fokus dengan baik danbenar, kehadiran Tuhan akan kurang disadari bahkan luput dari perhatian kita,dan makna perkataan-Nya akan menghilang saja seperti angin lalu. Demikian jugapada waktu Ekaristi dirayakan dan disambut, sikap kita yang layak ialah membukadiri, suasana batin yang bersih, dan menjadikan pribadi kita rumah yang nyamansupaya Tuhan berkenan menetap dan menyertai kita setiap saat. Biasanya kalausikap-sikap ini tidak dibiasakan, Ekaristi hanya akan menjadi kegiatan yangtidak punya pengaruh dalam hidup seseorang. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus Kristus, mampukan kami untukmengenali-Mu dalam setiap saat hidup kami. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra danRoh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Alkitab Bukan Seperti Permainan Telepon Rusak (24 Maret)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Mar 23, 2026 3:04


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah ALKITAB BUKAN SEPERTI PERMAINAN TELEPON RUSAKDiambil dari: Amsal 30:5 “Setiap firman Allah adalah murni; Dia adalah perisai bagi orang-orang yang berlindung pada-Nya.”Wonder Kids, mungkin kamu pernah bermain permainan “telepon rusak.” Satu orang membisikkan pesan ke temannya, lalu diteruskan ke teman berikutnya. Biasanya, di akhir permainan, pesannya sudah berubah dan tidak sama seperti pesan awal.Ada orang yang berkata bahwa Alkitab juga seperti itu: ceritanya berubah-ubah karena diceritakan dari satu orang ke orang lain selama bertahun-tahun. Mereka berpikir bahwa kisah tentang Yesus tidak bisa dipercaya lagi. Tetapi sebenarnya, Alkitab tidak seperti permainan telepon rusak.Mengapa? Karena cerita tentang Yesus dijaga bersama-sama oleh banyak orang percaya. Kisah tentang Yesus bukan hanya dibisikkan dari satu orang ke orang lain, tetapi diajarkan secara terbuka, diceritakan berulang-ulang, dan diperiksa bersama-sama oleh jemaat.Kalau ada orang yang menceritakan kisah Yesus dengan salah, orang lain akan langsung mengoreksinya. Karena itu, berita tentang Yesus tetap sama dan tidak berubah.Selain itu, ketika Injil akhirnya ditulis, masih banyak orang yang hidup dan bisa memastikan apakah ceritanya benar atau tidak. Jadi, Injil bukan cerita yang dibuat-buat, tetapi kesaksian nyata yang dijaga dengan sungguh-sungguh.Wonder Kids, Tuhan tidak membiarkan firman-Nya rusak atau berubah. Tuhan menjaga kebenaran tentang Yesus supaya kita bisa mengenal Dia dengan benar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini, kalau kamu menceritakan kisah tentang Yesus kepada orang lain, ceritakanlah dengan jujur dan sesuai dengan Alkitab. Rajinlah membaca firman Tuhan supaya kamu tahu apa yang benar.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau menjaga firman-Mu tetap benar. Tolong aku supaya mau belajar Alkitab dengan sungguh-sungguh dan menceritakan tentang Yesus dengan benar kepada orang lain. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah, Firman Tuhan tidak berubah seperti permainan telepon rusak—firman Tuhan tetap benar sampai selama-lamanya. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-4 Prapaskah, 20 Maret 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Mar 19, 2026 8:50


Dibawakan oleh Markus Soge Purab dan Fidelia Bulu Niron dari Stasi Santo Petrus Waowala, Paroki Santo Bernardus Abbas Tokojaeng, di Keuskupan Larantuka, Indonesia. Kebijaksanaan 2: 1a.12-22; Mazmur tg 34: 17-18.19-20.21.23; Yohanes 7: 1-2.10.25-30.SAATNYA TUHAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Saatnya Tuhan.Tidak lama lagi, sekitar satu minggu ke depan, kita akan merayakan pekan suci.Peristiwa sengsara dan wafatnya Yesus Kristus merupakan pengalaman puncakpenderitaan-Nya. Antisipasi perayaan besar ini kita jumpai pada hari-hari  menjelangnya, termasuk pada hari ini. Bentukantisipasi itu ialah aneka kesulitan sebagai perlawanan terhadap Yesus. Ancamanterhadap diri-Nya benar-benar nyata, langsung, dan pasti. Ia berada di ambangpenganiayaan. Jauh sebelum pengalaman nyata Yesus Kristus itu, kitabKebijaksanaan telah menggambarkan penganiayaan ini. Katanya: Mari, kitamencobainya dengan aniaya dan siksa, agar kita mengenal kelembutannya sertamenguji kesabaran hatinya. Hendaklah kita menjatuhkan hukuman mati kejiterhadapnya, sebab menurut katanya ia pasti mendapat pertolongan (Keb 2,19-20). Injil Yohanes yang baru saja kita dengar memperkuat gambaran saatpenganiayaan itu dengan menyebut: orang-orang Farisi berusaha menangkap Yesustetapi tidak ada seorang pun yang menyentuh Dia, sebab saat-Nya belum tiba (Yoh7,30). Saat-Nya yang belum tiba bergantung sepenuhnya padapenyelenggaraan Allah. Hari Kamis malam dan Jumat Agung belum tiba. Kita semuadan setiap orang tunduk pada ketentuan waktu yang belum tiba ini. Semuanyaharus menghormati aspek penting seperti apa berada dalam saatnya Tuhan YesusKristus. Meski gelombang amarah, iri hati, benci, dan kekerasan tampaknya takterbendung, mereka wajib menahan dirinya saja. Biarpun gelombang itu amat kuat,Tuhan belum mengizinkan saatnya tiba.  Seperti apa kita memaknai berada di ambang penganiayaanYesus Kristus? Pertama-tama kita memaknainya dengan seruan “Amin”. Kitamenerima kenyataan ini dan mengimaninya sebagai bentuk pemenuhan kehendak Bapadari pihak Yesus, dan sebagai isi iman kita. Di dalam doa “Aku Percaya” kitaungkapkan iman kita dengan menyebutkan: Yang menderita sengsara dalampemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, wafat, dan dimakamkan. Mengamini iniberarti juga kita menyanggupi ajaran dan undangan Tuhan untuk mengikuti Dia dalamsetiap saat penderitaan yang kita hadapi di dalam hidup kita.  Kita memaknai ini juga dengan tak gentar supaya kita tetapmempertahankan kebenaran dan kebaikan sebagai tanda kita mengambil bagian didalam Tuhan. Biasanya godaan bagi mereka yang berada dalam situasi ambangderita dan penganiayaan ialah takut atau menyerah dan tunduk kepada pihakpenganiaya. Ini yang tidak boleh dilakukan oleh pengikut Kristus yang autentik.Di ambang tersebut kita berani berseru: kerelaan ini adalah demi Tuhan YesusKristus. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Bapa di surga, kuatkanlah kami selalu khususnyaketika kami berada di tengah penderitaan dan penganiayaan, supaya kami tetapberpihak kepada-Mu saja. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-3 masa Prapaskah, 4 Maret 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Mar 3, 2026 10:01


Dibawakan oleh Sr Roberta CIJ dan Sr Petri Canisia CIJ dari Komunitas Suster CIJ St. Maria Assumpta Dili di Keuskupan Agung Dili, Timor Leste. Yeremia 18: 18-20; Mazmur tg 31: 5-6.14.15-16; Matius 20: 17-28.MEMERIKSAMOTIVASI MENGIKUTI KEHENDAK TUHAN Renungan kita pada hari ini bertema: Memeriksa MotivasiMengikuti Kehendak Tuhan. Pertanyaan Yesus kepada ibu kedua rasul dari keluargaZebedeus: Apa yang kaukehendaki? merupakan pintu masuk untuk mengertikesesuaian antara kehendak Tuhan dan keinginan manusia yang mengikuti-Nya. VisiYesus untuk keselamatan umat manusia yang lakukan melalui jalan salib danpenderitaan, menarik perhatian para pengikut, termasuk kedua rasul itu. Sepertibanyak murid dan pengikut lain termasuk kita, rasa tertarik ini menguatkanmotivasi untuk mengikuti Kristus. Sejauh sebuah rasa tertarik sebagai tahap awal yangkemudian mengungkapkan iman dan kesanggupan mengikuti-Nya, suatu kesesuaianmerupakan sebuah hasil yang baik. Tuhan berkehendak demikian, lalu kita manusiamenyanggupi. Biasanya ungkapan seperti “saya suka” atau “saya tertarik” atau“siap, saya mau” menjadi tanggapan yang diberikan. Misalnya ketika mendapatkansatu pernyataan dalam renungan firman Tuhan, seseorang berseru: ya, sayamenyadari di dalam diri dan suka dengan yang diinginkan oleh Tuhan dari saya.Ini menandakan adanya kesesuaian.  Tahap awal ini menuntun kita ke tahap berikutnya, yaitumotivasi yang menggerakkan rasa tertarik dan suka itu. Kita tidak cukupmempunyai dari awal hanya satu motivasi saja. Kita perlu juga memeriksamotivasi untuk memastikan kalau ia masih orisinal atau tetap bertahan dengankesesuaian itu atau sebaliknya memang sudah bergeser. Motivasi seseorang bisabergeser karena keinginan atau selera yang berubah-ubah berdasarkankebebasannya dan daya tarik keadaan di luar dirinya. Di dalam berteman atauberkolaborasi dalam satu kegiatan, tak ada jaminan untuk bertahan selamanya,itu karena berubahnya motivasi. Kedua bacaan pada hari ini menyinggung tentang berubahnyamotivasi dalam mengikuti kehendak Tuhan. Mereka yang mengubahnya demikepentingan dirinya sendiri ditegur oleh Tuhan. Nabi Yeremia tegas berhadapandengan musuh yang hendak membinasakan dia. Allah di pihak dia dan ia tidakgentar. Namun pada saat yang sama, ia meminta supaya Allah menyiksa dirinya danmenyurutkan hukuman bagi para lawannya. Kedua saudara Zebedeus menyanggupijalan mengikuti Kristus, tetapi mereka didorong untuk mendapatkan tempat spesialdi dalam Tuhan. Jadi terlihat di sini, ketika kita dengan terus-menerusmemeriksa motivasi untuk percaya dan setia kepada Kristus, kita akan menemukanada perubahan motivasi dalam perjalanan waktu. Perubahan yang disinggung hariini ialah pengutamaan kepentingan pribadi demi kepuasan sendiri, dan bukankarena kehendak Tuhan. Kita tahu akibatnya kalau tidak mengikuti kehendakTuhan. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Tuhan Yesus Kristus, tambahkanlah kami kekuatanuntuk selalu memiliki motivasi yang benar dalam mengikuti-Mu. Bapa kami yangada di surga ... Dalam nama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Penyembuhan Dua Tahap (16 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 15, 2026 2:41


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah PENYEMBUHAN DUA TAHAPDiambil dari: Markus 8:23–25 (TB)“Sesudah Ia meludahi mata orang itu dan meletakkan tangan-Nya atasnya, Ia bertanya kepadanya: ‘Sudahkah kaulihat sesuatu?' Orang itu memandang ke depan, katanya: ‘Aku melihat orang-orang, sebab melihat mereka seperti pohon-pohon yang berjalan.' Kemudian Yesus meletakkan lagi tangan-Nya atas mata orang itu, dan orang itu sungguh-sungguh melihat.”Wonder Kids, hari ini kita membaca kisah penyembuhan yang unik. Biasanya, ketika Yesus menyembuhkan orang, kesembuhan terjadi langsung. Orang sakit langsung sembuh. Orang lumpuh langsung berjalan. Orang buta langsung melihat. Tetapi kisah orang buta dari Betsaida ini berbeda. Yesus menyembuhkannya dalam dua tahap.Pertama, orang itu mulai melihat, tetapi belum jelas. Ia berkata bahwa orang-orang terlihat seperti pohon yang berjalan. Lalu Yesus menyentuhnya sekali lagi. Baru setelah itu, penglihatannya pulih sepenuhnya, dan ia bisa melihat dengan jelas.Dari kisah ini kita belajar sesuatu yang penting: ketika kita berdoa kepada Tuhan, jawaban Tuhan tidak selalu datang langsung. Kadang Tuhan bekerja perlahan. Kadang kita perlu datang lagi kepada Yesus, berdoa lagi, percaya lagi, dan tetap berharap. Tuhan tidak sedang menolak kita. Ia sedang membentuk iman kita. Untuk kebutuhan jasmani, dan terutama untuk kebutuhan rohani, kita perlu terus datang kepada Yesus.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Jika kamu sedang menunggu jawaban Tuhan, jangan menyerah. Terus datang kepada Yesus dan percaya pada waktu-Nya.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, ajar aku untuk tetap percaya kepada-Mu, meskipun jawabannya tidak langsung aku terima. Aku mau terus datang kepada-Mu. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan selalu bekerja, meskipun prosesnya bertahap. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Pekerja Kebun Anggur (10 Februari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Feb 9, 2026 3:16


Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah PEKERJA KEBUN ANGGURDiambil dari: Matius 20:1 (TB)“Adapun hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar untuk mempekerjakan pekerja-pekerja bagi kebun anggurnya.”Wonder Kids, Pada zaman Yesus, banyak orang bekerja di kebun anggur. Biasanya, seseorang yang bekerja seharian penuh akan dibayar satu dinar, yaitu upah yang cukup untuk hidup sehari. Yesus menceritakan sebuah perumpamaan tentang seorang pemilik kebun anggur. Ia mempekerjakan beberapa orang pagi-pagi sekali. Lalu beberapa jam kemudian, ia mempekerjakan orang lain lagi. Bahkan menjelang sore, ia masih mempekerjakan pekerja baru.Saat hari kerja selesai, semua pekerja itu dibayar dengan upah yang sama. Pekerja yang bekerja sejak pagi menjadi marah. Mereka merasa itu tidak adil. Tetapi pemilik kebun berkata, “Aku tidak berbuat salah kepadamu. Bukankah kita sudah sepakat? Aku berhak bermurah hati.”Melalui cerita ini, Yesus mengajarkan bahwa kasih karunia Tuhan bukan soal siapa yang paling lama bekerja. Keselamatan adalah pemberian Tuhan, bukan upah karena usaha kita.Tuhan selalu adil, tetapi Ia juga sangat murah hati. Tidak ada satu pun dari kita yang pantas menerima kasih Tuhan—tetapi Ia memberikannya dengan sukacita.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Jika kamu melihat teman mendapat sesuatu yang lebih dulu atau lebih banyak, latih hatimu untuk bersyukur dan percaya bahwa Tuhan juga mengasihimu.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau selalu baik dan murah hati. Tolong aku untuk tidak iri hati, tetapi belajar bersyukur atas setiap kebaikan-Mu dalam hidupku. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Kasih Tuhan bukan soal adil atau tidak—kasih Tuhan selalu lebih besar dari yang kita pantas terima. Tuhan Yesus memberkati.

Ini Koper
#844 Menemukan Akar Masalah

Ini Koper

Play Episode Listen Later Feb 7, 2026 7:14


Sering kali kita terjebak mengobati gejala, bukan penyakitnya. Ibarat memotong rumput di musim hujan; pagi dipangkas, sore sudah tinggi lagi karena akarnya masih tertancap kuat di tanah. Kita sering kali bangga dengan solusi cepat yang tampak hebat di permukaan, padahal masalah yang sama hanya sedang menunggu waktu untuk meledak kembali di hari Senin berikutnya. Kita harus berani berhenti sejenak, menyingkirkan kemasan luar, dan mulai menggali lebih dalam ke pusat persoalan. Resep paling ampuh untuk menggali itu sebenarnya sederhana: tanya "Kenapa" sampai lima kali. Jangan puas dengan jawaban klise seperti "kurang koordinasi" atau "kesalahan sistem." Kejar terus sampai ke alasan di balik alasan tersebut. Biasanya, pada pertanyaan kelima, kita tidak lagi menemukan masalah teknis atau aplikasi yang rusak. Kita akan berhadapan dengan kenyataan yang lebih jujur: apakah itu tentang ego sektoral, budaya kerja yang kaku, atau ketidakjelasan visi yang selama ini kita abaikan. Menemukan akar masalah tidak bisa dilakukan sendirian di balik meja direksi. Butuh mata yang banyak dan sudut pandang yang berbeda dari berbagai direktorat untuk melihat gambaran yang utuh. Inovasi yang benar-benar baru hanya akan muncul ketika kita berani melucuti sekat-sekat organisasi dan duduk melingkar sebagai satu tim. Begitu akarnya tercabut, solusi yang muncul biasanya jauh lebih sederhana dari yang kita bayangkan, asalkan kita memiliki keberanian untuk berubah bersama.

StillBack Podcast
Eps.041 Tahun 2026 Pelan tapi tetap jalan, promo sharing season

StillBack Podcast

Play Episode Listen Later Jan 28, 2026 21:32


Ini awal 2026.Biasanya orang-orang udah ngomongin target, resolusi, pencapaian.Tapi gue justru pengen ngomongin satu hal sederhana:pelan tapi tetap jalan.Pelan-pelan gak apa-apa, yang penting jalan. It's okay to move slowly, as long as you keep moving.gak perlu ngebut, asal gak berhenti.tanggal 30 Januari, hari jumat gua mau ngadain Sharing Season bareng seseorang yang berpengalaman dalam Media Sosial ngomongin Personal Branding , panatau di IG @znistllbck

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu Biasa ke-3, tanggal 25 Januari 2026anuari

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 24, 2026 9:57


Dibawakan oleh Katarina Siwi dan Agustinus dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Yesaya 8: 23b - 9: 3; Mazmur tg 27: 1.4.13-14; 1 Korintus 1: 10-13.17; Matius 4: 12-17.PERSEKUTUANDIBANGUN DARI KAPERNAUM Tema renungan kita pada hari Minggu Biasa ke-3 ini ialah:Persekutuan Dibangun Dari Kapernaum. Pada zaman pelayanan publiknya, YesusKristus menjadikan Kapernaum sebagai kota-Nya. Semua kegiatan pengajaran,mujisat-mujisat, pemilihan para murid dimulai dan berkembang di sana. Tempatini aman buat Yesus untuk bekerja maksimal. Ia menyingkir ke sini setelahYohanes Pembaptis ditangkap, dan itu berarti ia meninggalkan tempat sebelumnyayang penuh dengan tekanan dan ancaman. Biasanya itu datang dari para penguasa.  Kapernaum adalah kota idaman. Menurut kitab Yesaya dalambacaan pertama dan Injil Matius pada hari ini, kota itu terletak di seberangSungai Yordan. Semua yang didapatkan dan dibuat di seberang Yordan adalahistimewa, dan hal ini sudah terjadi sejak zaman dahulu ketika bangsa Israelsudah melewati Yordan. Di seberang Yordan adalah tanda sebuah kehidupan baru.Di dalam kehidupan baru itu, Yesus Kristus melakukan tugas-Nya untuk membangunpersekutuan.  Kekuasaan yang dipakai untuk mempersatukan orang-oranguntuk bersama Dia dan di dalam Kerajaan Allah ialah dari Bapa yangmengutus-Nya. Sabda dan tindakan Yesus bertujuan untuk membangun persekutuansejati orang-orang yang Ia panggil dan pilih sebagai bagian dari KerajaanAllah. Ia memulai menanamkan benih persekutuan itu dari panggilan para muridyang pertama. Pada waktunya mereka dijadikan kedua belas rasul yang menjadipilar-pilar Gereja. Bersama dengan Bunda Maria, saat Pentakosta, merekamewujudkan terbentuknya Gereja sebagai tanda persekutuan sejati di dalam dunia. Cinta kasih adalah ajaran utama Yesus Kristus dan menjadihukum Tuhan yang paling utama. Cinta mempersatukan dan bukan mencari perbedaanatau bahkan memecah belah. Meskipun perbedaan-perbedaan itu adalah kodrat dasarkehidupan di dalam dunia ini, tetapi cinta kasih selalu bekerja untukmenjadikan perbedaan-perbedaan yang ada mendapatkan jalan untuk membangunpersatuan. Dari Kapernaum Tuhan Yesus merintis persekutuan itu dengan potensiperbedaan di antara para rasul yang sangat mencolok. Tetapi mereka mendapatkanTuhan dan Guru mereka sebagai Cinta yang menyatukan. Di dalam bacaan kedua hari ini Santo Paulus merenungkantentang semangat persatuan yang diwariskan dari Yesus Kristus. Komunitas umatAllah yang dibangun oleh Paulus dan rekan-rekannya diharapkan tetap setiakepada Yesus Kristus yang menjadikan cinta di atas segala perbedaan. Kepadamereka Paulus menasihatkan supaya mereka hidup seia sekata, dan jangan adaperpecahan di antara mereka. Peringatan ini menjadi sangat kuat, mengingatpengalaman Paulus sendiri bersama Petrus dan para rasul lainnya. Kita semuamemang memiliki aneka perbedaan, namun di dalam satu Tuhan Yesus, kita bersatu. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan, semogaibadat hari Minggu ini  menguatkanpersekutuan di antara kami dan jadikanlah kami saksi-saksiMu dalam membangundan mempertahankan persekutuan di antara kami umat-Mu. Kemuliaan kepada Bapadan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Dikhianati Seorang Teman (22 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 21, 2026 3:51


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Dikhianati Seorang TemanDiambil dari: Mazmur 41:10 “Bahkan sahabat karibku yang kupercayai, yang makan roti bersama-sama dengan aku, telah mengangkat tumitnya terhadap aku.”Wonder Kids, Saat jam makan siang di sekolah, kita biasanya duduk bersama siapa? Biasanya bersama teman-teman dekat kita. Makan bersama adalah waktu yang menyenangkan—kita bercanda, berbagi cerita, dan menikmati makanan bersama. Kita jarang makan dengan orang yang tidak kita sukai atau tidak kita percaya. Karena itu, dikhianati oleh teman sendiri adalah hal yang sangat menyakitkan. Raja Daud pernah mengalaminya. Ketika ia menulis Mazmur 41, ia sedang mengalami masa sulit. Ia merasa musuh-musuhnya senang melihat kesusahannya. Bahkan orang yang dekat dengannya, yang pernah makan bersama dia, ternyata mengkhianatinya. Meski begitu, Daud tetap percaya bahwa Tuhan akan memelihara dirinya.Yesus juga mengalami hal yang sama. Pada malam sebelum Ia disalibkan, Yesus sedang makan dengan para murid-Nya. Di saat yang sangat berat itu, Yesus tahu salah satu murid terdekat—Yudas—akan mengkhianati Dia. Yesus bahkan mengutip Mazmur 41 untuk menunjukkan bahwa apa yang terjadi sudah dinubuatkan sejak dulu. Pengkhianatan oleh Yudas adalah “sidik jari” keenam yang menunjukkan bahwa Yesus adalah Mesias.Yesus memahami rasa sakit ditinggalkan, dikhianati, dan dilukai oleh orang yang dekat.Itu sebabnya ketika kamu dikhianati atau dikecewakan teman, Yesus mengerti perasaanmu.Dia pernah mengalaminya, dan Dia ada untuk menolongmu.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Jika kamu pernah terluka karena teman, ceritakan kepada Tuhan. Katakan:“Tuhan, Engkau tahu rasanya disakiti. Tolong sembuhkan hatiku dan ajari aku menjadi teman yang setia.”Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau mengerti rasaku ketika aku disakiti oleh orang yang dekat denganku. Tolong aku belajar setia dalam persahabatan dan mengampuni seperti Engkau. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus memahami rasa sakitmu, dan Dia selalu setia—bahkan ketika manusia mengecewakan. Tuhan Yesus memberkati.

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
Hati-hati Bangkrut! Bisnis Sepi Bikin Pelanggan Pergi!

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later Jan 21, 2026 8:49 Transcription Available


Send us a textBisnis Anda mulai sepi, pelanggan makin jarang datang, dan omzet terasa menurun?Banyak pemilik bisnis tidak sadar bahwa kebangkrutan jarang datang tiba-tiba. Biasanya dimulai dari tanda kecil yang diabaikan—pelanggan berkurang, toko makin sepi, dan bisnis perlahan kehilangan perhatian di pencarian lokal.Di episode ini, saya membahas kenapa banyak bisnis mulai sepi tanpa disadari dan apa yang membuat pelanggan berhenti memilih sebuah bisnis. Jika Anda merasa sudah berusaha tapi hasilnya tidak berubah, kemungkinan masalahnya bukan di produk atau harga, melainkan di cara bisnis Anda ditemukan dan dinilai pelanggan.Kabar baiknya, kondisi ini masih bisa dicegah. Dengan pendekatan yang tepat, bisnis bisa kembali terlihat, dipercaya, dan dipilih.

Renungan Anak GKY Mabes
Raja yang Menunggangi Keledai Muda (21 Januari)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jan 20, 2026 3:31


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah RAJA YANG MENUNGGANGI KELEDAI MUDADiambil dari: Zakharia 9:9 (TB)“Bersorak-sorailah, hai puteri Sion… Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya, ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai…” Wonder Kids, Kitab Zakharia ditulis pada masa sulit bagi bangsa Israel.Setelah raja-raja Israel jatuh ke dalam dosa, bangsa itu terpecah dan akhirnya dijajah oleh banyak musuh. Namun Tuhan tidak menyerah pada umat-Nya. Pada zaman nabi Zakharia, orang Israel diizinkan kembali ke Yerusalem dan membangun Bait Allah. Di saat itulah Tuhan memberi nubuat yang luar biasa:Akan datang Raja sejati, bukan dengan pasukan besar, bukan dengan kekuatan perang, tetapi dengan kerendahan hati—mengendarai seekor keledai muda. Biasanya raja datang naik kuda perang, tetapi Raja yang dijanjikan Tuhan datang dengan damai. Siapa Raja itu? Yesus!Dalam Yohanes 12:14–15, Yesus masuk Yerusalem dengan menunggang keledai muda, tepat seperti yang dinubuatkan ratusan tahun sebelumnya. Inilah “sidik jari” kelima yang menunjukkan bahwa Yesus benar-benar Mesias. Yesus adalah Raja yang datang dengan lemah lembut, penuh kasih, bukan dengan kekerasan. Ia datang untuk membawa damai dan menyelamatkan dunia—bukan untuk berperang seperti raja dunia lainnya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu masa sulit yang pernah kamu alami.Bagaimana Tuhan memakainya untuk membuatmu lebih dekat kepada-Nya?Ucapkan syukur bahwa Yesus adalah Raja yang lembut dan peduli padamu.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, Engkau adalah Raja yang datang dengan kerendahan hati dan kedamaian. Tolong aku selalu dekat kepada-Mu, bukan hanya saat keadaan sulit. Terima kasih karena Engkau Raja yang penuh kasih. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus adalah Raja sejati yang datang membawa damai, bukan perang. Tuhan Yesus memberkati

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat sesudah penampakan Tuhan, 9 Januari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 8, 2026 8:16


Dibawakan oleh Tarsisius Agung Marsono dan Agnes Amariliani dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Yohanes 5: 5-13; Mazmur tg 147: 12-13.14-15.19-20; Lukas 5: 12-16.MENGALAHKANDUNIA Tema renungan kita pada hari ini ialah: Mengalahkan Dunia.Seorang anak SD kelas 3, laki-laki, dengan bangganya berkata kepada ibunya:“Ma, aku sudah bisa memanjat mangga dan memetik buah yang matang.” Biasanya sianak hanya melihat dengan iri orang-orang yang lebih besar yang memetik. Iaingin sekali melakukan yang sama, tetapi masih merasa takut. Ia merasa sangatgembira kalau memanjat sendiri dan memetiknya. Suatu saat ketika tidak dilihatoleh siapa pun, ia memanjat dan berhasil sampai di atas. Ia menjadi begitusenang.  Pengalaman sederhana anak itu merupakan satu contohkemampuan mengalahkan dunia. Di dalam dunia ini berkumpullah aneka macamkesulitan seperti kebodohan, kemalasan, kebosanan, kejahatan, sakit, derita,kebohongan dan lain sebagainya. Anak SD itu paling kurang sudah menempuh satulangkah maju, yaitu menang melawan ketakutan dan kurang percaya diri.Pengalaman kecil itu membukakan kita sebuah cakrawala kesempatan dan pengalamanuntuk mencapai kemajuan demi kemajuan dalam mengalahkan berbagai kesulitan, supayahidup kita dapat melewati aneka tantangan dan halangan, dan akhirnya mencapaitujuan yang diharapkan. Tuhan sebenarnya punya rencana untuk mengalahkan dunia,yaitu sejak manusia jatuh pertama kali ke dalam dosa, yang akibatnya ialahseluruh isi dunia, termasuk pribadi-pribadi manusia terkena virus dosa. RencanaTuhan itu disebut the plan of salvation, rencanakeselamatan. Realisasi rencana itu sudah nyata, yaitu terjadinya inkarnasi yangditandai dengan peristiwa besar kelahiran Yesus Kristus, yang baru saja kitarayakan peringatannya. Latar belakang dasar dan besar inilah yang selalumenjadi pegangan kita untuk setiap usaha atau proyek kita dalam mengalahkandunia. Setiap kita atau keluarga dan kelompok telah mendapatkan kekuatanperutusan dari Yesus Kristus untuk mengalahkan dunia. Yesus meyakinkan kitauntuk dapat mengalahkan dunia seperti Dia. Hal itu dikatakan dengan jelas oleh surat pertama SantoYohanes pada hari ini, yaitu “Orang yang mengalahkan dunia adalah dia yangpercaya pada Yesus sebagai Anak Allah”. Yesus sendiri sudah buktikan itu dalamsetiap perkataan dan perbuatan-Nya, misalnya yang Ia lakukan dengan mengalahkansakit kusta, sehingga penderita itu menjadi tahir. Seorang kepala sekolahberhasil disiplinkan beberapa gurunya yang melanggar aturan, ia kalahkan duniakecurangan di sekolah yang dilakukan oleh oknum guru tertentu. Seorang wartawankalahkan arus kebohongan yang berembus kuat oleh sebagian anggota masyarakat,dengan memberitakan kebenaran fakta suatu peristiwa.  Setiap dari kita mampu mengalahkan dunia melalui pekerjaandan profesi kita, dan yang sangat dibutuhkan ialah kemauan dan eksekusinya. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan, semogakami semakin menjadi jujur dan tulus dalam perkataan dan tindakan. Bapa kamiyang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Allah, Bentengku (15 November)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Nov 14, 2025 3:16


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar.Judul renungan hari ini adalah:ALLAH, BENTENGKUMari kita membaca Firman Tuhan dariMAZMUR 91:2“Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai.”Wonder Kids, pernahkah kamu bermain benteng-bentengan? Biasanya ada satu tempat yang jadi “benteng,” dan siapa yang bisa masuk ke benteng itu akan aman. Selama kamu berada di dalam benteng, temanmu tidak bisa menyentuhmu. Rasanya aman sekali, bukan?Daud dalam Mazmur menggambarkan Allah sebagai benteng perlindungan. Itu artinya, kalau kita berlari kepada Allah, kita aman. Bukan berarti kita tidak akan menghadapi masalah atau kesulitan, tetapi artinya di tengah kesulitan itu Allah tetap melindungi kita.Kadang kita merasa takut—takut menghadapi ujian di sekolah, takut ditinggalkan teman, atau takut saat sendirian. Tapi ingat, Allah selalu ada. Dia tidak pernah meninggalkan anak-anak-Nya. Ketika kita percaya kepada-Nya, kita seperti berada di dalam benteng yang kokoh, yang tidak bisa ditembus oleh rasa takut.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, saat kamu merasa takut atau khawatir, jangan lari ke hal-hal lain, tapi larilah kepada Tuhan. Berdoalah, baca Firman-Nya, dan nyanyikan pujian. Itu seperti masuk ke dalam benteng Allah yang penuh perlindungan. Kamu juga bisa menceritakan kekhawatiranmu kepada papa, mama, atau guru Sekolah Minggu, lalu berdoa bersama mereka. Saat kita berbagi dan berdoa, kita semakin merasakan bahwa Allah benar-benar benteng yang menjaga kita.Mari kita berdoaBapa, Engkaulah benteng perlindunganku. Tolong aku untuk selalu percaya dan berlindung kepada-Mu, terutama saat aku takut. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ALLAH ADALAH BENTENG YANG KOKOH, DAN DIA SELALU MELINDUNGI ANAK-ANAK-NYA. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Kamu Dibebaskan (2 November)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Nov 1, 2025 2:59


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar.Judul renungan hari ini adalah:KAMU DIBEBASKANMari kita membaca Firman Tuhan dariYOHANES 8:32“dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”Wonder Kids, dosa itu seperti penjara. Penjara ini tidak terbuat dari besi, tetapi dari rasa bersalah, rasa takut, dan penderitaan. Dan kita tidak bisa membuka pintu penjara ini sendiri.Tapi kabar baiknya, Tuhan Yesus datang untuk membebaskan kita! Ia rela dihukum menggantikan kita. Ia mati di kayu salib untuk membayar hutang dosa kita. Karena itu, pintu penjara dosa dibuka lebar, dan kita bisa keluar menjadi anak-anak Allah yang merdeka. Karena itu jangan biarkan kamu terikat lagi dalam dosa dan masuk ke dalam penjara dosa. MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, pernahkah kamu barter makanan dengan temanmu? Misalnya barter cookies dengan brownies. Biasanya barter itu adil, kan? Tapi Yesus memberikan sesuatu yang jauh lebih besar. Dia berkata, “Aku akan mengambil hukuman dosamu, dan sebagai gantinya Aku memberimu hidup kekal di surga.” Itu bukan barter yang adil untuk Yesus, tapi itulah kasih karunia yang luar biasa bagi kita!Mari kita berdoaBapa, terima kasih karena Engkau memberikan kebenaran-Mu yang membebaskan. Tolong aku untuk selalu percaya dan hidup sebagai anak yang sudah Engkau merdekakan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, YESUS YANG MEMBEBASKAN KITA DARI DOSA, DAN DI DALAM DIA KITA HIDUP SEBAGAI ANAK-ANAK ALLAH YANG MERDEKA. Tuhan Yesus memberkati.

Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)
188 Petugas Google Maps berjalan kaki se-Indonesia | Google Maps worker walking across Indonesia

Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)

Play Episode Listen Later Oct 26, 2025 10:52


https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/posts/188-petugas-maps-142072240?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-188-petugas-142072296?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTautan video TikTok: https://vt.tiktok.com/ZSUKHUrR3/X: Eh, weh, ada Google. Haha, ini Google Map kayaknya, nih. Eh, keciduk. Weh!X: Biasanya pakai mobil, Bang. Biasanya pakai mobil ini.G: Saya jalan kaki se-Indonesia sendiri saya.X: Beneran?G: Iya.X: Waduh, se-Indonesia?G: Se-Indonesia.Z: Ah, nggak, biasanya pakai mobil kalau jalan besar.G: Ya, itu yang mobil, saya kan—X: Ya, kalau ini yang jalan kaki lewat gang-gang, ya. Ih, keren.G: Ya, gang bisa, portal. Mobil kan nggak bisa masuk portal.X: Keren, Bang. Keren, Bang.Terima kasih banyak atas dukungannya untuk:SAHABAT WINDAHAkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDRamzan BAlex PepinnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemiAlastair JudsonKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekCameron Edinger-ReeveSam BayleyLivvieIsmail OtchiChrisRussell BarlowMary PopeIga Komar帥志 Shuai Chih LinBjornrappangeHossein KhoshtaghazaParis LuckowskiMatthew O'ConnorRussell OgdenYaszalixBart van de KampWC KonArthur NazaryanDaniel KaposiEmily HuangBenjamin SayGiomHa Nguyen Jena StringerFrédéric UhrweillerQuran and sunnahEdward HearnJennifer FoleyJP태용 심Cameron ClarkOxana SaimoAudrey DeliviaJoeJohn RichardsonTEMAN WINDAHJohn McBride  Kristofer Nivens  P. Clayton D. Causey, CT  Vanessa HackJohn ShumLuis PaezCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchSicily FiennesEm McDermottMeredith R NormanTom Simamora ThatcherTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MJensBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerJustin WilsonJayZane RubaiiBenjaminDerynAlexH HMatt WintersAlec MitchellVinceBertiSugiyamaAtsuko MaenoMosaStephen GrahamHannah RowntreeColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimRyosuke SudaBerberJeroen VellekoopJan NedermeijerMatthewTakeshi YamafujiNatePatrickMiquelFeeJingle YanMathias朗 桑田Benedikt GanderBen PlayfordLauraKenji YanaguRicky ZhangVacanza TropicaleBill Dalton惠羽 蔡Sophie Hoestereyこ ぱるDouglas HerrickTim SomervilleMaxence AKFSF BEddoMarc EberJaime NoriegaJin Kimivy babyJessica BruntonMark ChavezDevlin KuyekDawn TanNeoKimchiSpiritAnders RydbergPaulie MoraPaula Bradley蕾戴Jordan O.Roman PicardJarryd RMartin AwalYohiRicardo CorsaJosh LovellEnrico WelderYoichiroKatoRoanna MPENDENGAR SETIAColumba TierneyLuciano HespanholHH JorgensenAmina AljehaniJannedCamillelishan fengluanAninda P.A.F拓也 高山Nathalie Goud

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu Biasa ke-29, 19 Oktober 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Oct 18, 2025 12:25


Dibawakan oleh Thres Wun, Bryan Darwi, Dwi Setyo Jubhari dan Stella Wijaya dari Paroki Hati Yesus Yang Mahakudus dan Paroki Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. Keluaran 17: 8-13; Mazmur tg 121: 1-2.3-4.5-6.7-8; 2 Timotius 3: 14 - 4: 2; Lukas 18: 1-8.KEHENDAK TUHAN YANG TERJADI Tema renungan kita pada hari Minggu Biasa ke-29 ini ialah:Kehendak Tuhan Yang Terjadi. Sarana yang kita pakai untuk selalu berhubungandengan Tuhan ialah doa. Doa-doa kita selalu berwujud aktivitas sepertimengucapkan atau mengungkapkan kata-kata, mengidungkan pujian, berdiam dalammeditasi atau kontemplasi, menuliskan ungkapan hati, dan melakukangerakan-gerakan tubuh. Doa kita selalu ditujukan kepada Tuhan. Padanya semua doakita berhenti. Tidak ada tujuan atau tempat lain yang lebih lanjut untukdoa-doa itu menetap selain Tuhan. Seorang ibu menjelaskan kepada anaknya, bahwapada Tuhan ada tempat yang begitu luas dan tak akan pernah penuh, meski daridulu sampai sekarang semua orang mengirimkan doa dan permohonan dari dunia.Siang dan malam serta setiap saat kita berdoa, namun belum pernah kita dengaratau baca dari kitab suci bahwa gudang di surga sudah penuh dan tidak bisamemuat lagi. Pada saat kita berdoa, saat itulah doa kita sampai kepadaTuhan. Santo Bernardus di dalam refleksi dan doanya, berkeyakinan sungguh kuatbahwa doa-doa kita langsung sampai kepada Tuhan. Tidak ada hambatan atau suatuperjalanan berliku-liku sehingga doa kita terlambat atau tertunda sampai kepadaTuhan. Yang kemudian selalu menjadi pertanyaan-pertanyaan kita ialah apakahdoa-doa kita terkabulkan sesuai dengan yang kita inginkan atau tidak.  Biasanya yang kita ingin untuk terkabulnya permintaan kitadan wujud konkret yang kita inginkan. Godaan yang selalu mengancam kita ialahsaat keinginan dan kehendak kita belum atau tidak terpenuhi. Dengan begitu kuatberpegang pada kehendak kita sendiri, justru di sinilah kelemahan utama kita.Ternyata kita kehilangan pandangan akan satu sisi yang lain, yaitu berpegangpada kehendak Tuhan. Manusia selalu ingin supaya keinginannya sesuai dengankehendak Tuhan. Maka pesan pentingnya bagi kita ialah: kita nyatakankeinginan dan kehendak kita sendiri melalui doa-doa, namun kita tinggalkan itukepada Tuhan yang berkehendak untuk membuatnya terjadi. Tugas kita ialah berdoadan tetap berdoa. Biarpun sering tuntutan doa kita tidak berhenti dan tidakpernah menyerah, tugas kita menang tetap berdoa. Pekerjaannya Tuhan ialahmendengarkan dan menjawab. Persoalan cepat atau lambat jawaban-Nya dan sesuaidengan yang kita minta, itu adalah kehendak Tuhan yang berbicara. Kita diajarkan untuk yakin bahwa kebaikan dan kemurahanTuhan untuk menjawab doa-doa kita adalah sebuah kebenaran. Tuhan tidak pernahbohong dan tidak pernah gagal dalam kesetiaan. Nasihat Santo Paulus ini menjadipegangan kita: hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telahengkau terima dan engkau yakini. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Bapa di surga,semoga perayaan hari Minggu ini memperkuat iman kami kepada-Mu. Bapa kami yangada di surga ... Dalam nama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Allah Tersenyum (18 Oktober)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Oct 17, 2025 3:02


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahALLAH TERSENYUMMari kita membaca Firman Tuhan dariDANIEL 9: 18Ya Allahku, arahkanlah telinga-Mu dan dengarlah, bukalah mata-Mu dan lihatlah kebinasaan kami dan kota yang disebut dengan nama-Mu, sebab kami menyampaikan doa permohonan kami ke hadapan-Mu bukan berdasarkan jasa-jasa kami, tetapi berdasarkan kasih sayang-Mu yang berlimpah-limpah.Wonder Kids, Allah tersenyum dan menyatakan bahwa kita telah diselamatkan. Bayangkan jika kita menanggapi-Nya dengan penuh hormat, rasa syukur, dan menjalani hidup seperti seseorang yang baru saja menerima hadiah dari panglima tertinggi. Biasanya, kita tidak bersikap demikian. Sebaliknya, kita sering berusaha sendiri untuk mencapai surga, mungkin karena takut mengakui bahwa kita tidak mampu melakukannya tanpa pertolongan-Nya. Kita bukanlah makhluk yang sempurna. Terkadang, kita lebih fokus mencoba membuat Allah terkesan dengan segala hal hebat yang kita lakukan, daripada memuji-Nya atas kebesaran-Nya. Kita bahkan menambahkan aturan-aturan baru dan berusaha sekuat tenaga, berpikir bahwa kerja keras kita akan membuat Allah tersenyumTapi kenyataannya tidak seperti itu.Allah tersenyum, tapi bukan karena ada yang menyombongkan diri. Senyum Allah ditujukan kepada mereka yang menceritakan kepada orang lain mengenai karya Allah di dalam hidupnya.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, apa yang dapat kamu kerjakan untuk membuat Allah tersenyum? Beritahu Allah bahwa kamu memerlukan-Nya. Akui dosamu dan bertobatlah. Kemudian hiduplah dengan meneladani Tuhan Yesus. Bukan sekedar menjalankan kewajibanmu agar kamu masuk surga, tapi karena kamu mengasihi Allah dan ingin membuat-Nya tersenyum. Mari kita berdoaBapa, dengarkanlah doaku meskipun aku masih kecil dan penuh dosa. Ampuni kesalahanku dan pimpinlah aku dalam jalan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin."Wonder Kids, KITA DIAJARKAN UNTUK DATANG KEPADA TUHAN DENGAN KERENDAHAN HATI DAN MENGAKUI KETERGANTUNGAN KITA PADA KASIH DAN BIMBINGAN-NYA DALAM HIDUP KITA. Tuhan Yesus memberkati

Renungan Anak GKY Mabes
Peta Harta Karun (16 Oktober)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Oct 15, 2025 2:51


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalahPETA HARTA KARUNMari kita membaca Firman Tuhan dariYOHANES 1: 1Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.Wonder Kids,Apakah kamu suka bermain mencari harta karun? Biasanya, kita butuh peta untuk menemukan di mana hartanya disembunyikan, ya! Nah, tahukah kamu? Alkitab adalah peta harta karun rohani! Tapi bukan harta berupa emas atau permen, Harta yang dimaksud adalah Yesus Kristus dan hidup yang kekal bersama Allah!Firman Tuhan di Yohanes 1:1 mengatakan bahwa Yesus adalah Firman—Dia sudah ada sejak awal dan Dia adalah Allah. Jadi, saat kita membaca Alkitab, kita sedang mengenal Yesus dan mengikuti jalan menuju keselamatan. Dulu, ada banyak orang yang tidak suka Alkitab. Mereka ingin melarang, bahkan membakar Alkitab. Tapi tahukah kamu? Alkitab tetap ada sampai sekarang dan menjadi buku paling banyak dibaca di dunia! Mengapa? Karena Firman Tuhan tidak bisa dihentikan. Ini adalah suara Allah sendiri yang penuh kuasa!MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, sembunyikan harta karun berupa permen, coklat atau cookies. Buatlah peta harta karun dengan petunjuk bagaimana menemukan harta tersebut. Berikan kepada seorang teman dan lihat apakah temanmu berhasil menemukan harta karun yang kamu sembunyikan. Menyenangkan sekali jika bisa menemukan harta karun, tapi jauh lebih indah jika kamu bisa menemukan harta karun dari Allah.Mari kita berdoaBapa, tolong aku untuk selalu mendengarkan dan mengikuti ajaran-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin."Wonder Kids, ingat ya! Alkitab bukan buku biasa—ini adalah peta dari Allah yang menunjukkan jalan kepada Yesus dan hidup kekal. Yuk, baca Firman Tuhan setiap hari dan temukan harta yang sejati! Tuhan Yesus memberkati!

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 14 September 2025 - Waktu untuk Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 13, 2025 6:48


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 14 September 2025Bacaan: "Lihat. Aku berdiri di muka pintu dan mengetok, jikalau ada orang yang mendengar suara Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku." (Wahyu 3:20)Renungan: Suatu ketika ada seseorang pria yang bermimpi melihat rumahnya dari luar begitu asri. Dinding rumah seperti baru dicat, halaman tampak indah dengan berbagai tanaman yang menghijau. Tetapl alangkah terkejutnya la ketika melihat rumahnya itu dari dalam. Perabotan penuh debu, dan tembok tembok rumah penuh lubang-lubang seperti baru dimakan rayap. Ia bisa melihat keluar orang yang berjalan lalu lalang, debu yang keluar masuk dan caharya matahari yang masuk melalui lubang-lubang itu. Ia menjadi sedih dan bertanya. "Tuhan, kenapa rumahku berlubang-lubang?" Akhirnya la terbangun di tengah malam itu dari tidurnya. Kemudian la berdoa. Dalam doanya. Tuhan mengingatkan dia bahwa selama ini la terlalu sibuk dengan segala rutinitas yang ada. Sibuk dengan jadwal kuliah, belajar, olah raga, ke mall, main game, scroll di media sosial, pesta dan kesibukan lainnya. Hari-hari yang la lalui tidak lagi diawali dengan doa dan bersaat teduh bersama Tuhan. Setelah sibuk beraktifitas sepanjang hari, pulang ke rumah sudah capai dan langsung tidur. Semua tugas diselesaikan dengan baik, hubungan dengan teman terjalin baik. Tetapi, hal yang menyedihkan terjadi di tengah-tengah rutinitas yang ia nikmati, yaitu "rumah doa yang sudah lama ia bangun, sekarang terancam rubuh karena digerogoti oleh rayap-rayap aktivitas. Biasanya ia memulai harinya dengan berdoa dan bersaat teduh dan malam harinya ia doa penyerahan. Tetapi kesibukan telah merampas waktu yang terindah yang ia jalani bersama Tuhan dalam doa dan saat teduh. Malam itu ia berkomitmen untuk menyediakan waktu kembali bersama Yesus. Satu pertanyaan yang harus kita ajukan kepada diri kita sendiri setiap hari, "Sudahkan kita menyediakan waktu bersama Yesus hari ini? Jika belum, maukah kita memulainya? Yesus dengan kerinduan yang mendalam telah menanti kita selama ini di sudut hati kita. Biarkan Dia masuk, untuk berbagi sukacita dan berkat dengan kita. Menyediakan waktu untuk Yesus adalah tindakan nyata untuk mulai merenovasi rumah doa kita yang berlubang-lubang karena rayap-rаyар kesibukan. Tuhan Yesus memberkati.DoaTuhan Yesus yang baik. Engkau begitu setia untuk menemaniku, memberkatiku dan mendengarkan doaku. Terima kasih untuk semua yang sudah Kau berikan padaku. Hari ini aku disadarkan, bahwa kesibukanku telah menyita seluruh waktuku untuk datang pada-Mu. Aku rela memberikan waktuku untuk memuaskan nafsu duniaku. Godaan dan kenikmatan dunia telah memikat dan menyeretku untuk menjauh daripada-Mu. Padahal semua yang ada padaku adalah pemberian dari Mu. Tapi aku selalu membiarkari Engkau menanti dan menanti dengan penuh harap dan kerinduan di sudut hatiku. Yesus, sentuh hatiku dan buka hatiku untuk kehadiranMu. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-21 masa biasa, 29 Agustus 2025, Peringatan Wafatnya Santo Yohanes Pembaptis, Martir

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Aug 28, 2025 8:11


Dibawakan oleh Florensia dan Sulti dari Paroki Santo Fransiskus Xaverius Kute di Keuskupan Denpasar, Indonesia. Yeremia 1: 17-19; Mazmur tg 71: 1-2.3-4a.5-6ab.15ab.17; Markus 6: 17-29.BERBICARA KEBENARAN DAN PERTAHANKAN KEMURNIAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Berbicara Kebenaran dan PertahankanKemurnian. Bertepatan dengan peringatan wafatnya Santo Yohanes Pembaptis padahari ini, hati dan pikiran kita diarahkan kepada pribadi yang teguh dan lantangmembawa suara kebenaran menyentuh relung hati terdalam manusia. Ia berani danpantang menyerah menantang penguasa tertinggi atas hidup tidak bermoral yangjauh dari ketulusan dan kemurnian.  Merenungkan kebenaran dan memelihara kemurnian baik dalam ikatan perkawinansuami dan istri, maupun suatu mentalitas hidup tulus-murni bagi kehidupan yangbermartabat, merupakan potret kehidupan Yohanes Pembaptis. Jauh sebelum dia adanabi Yeremiah, yang dalam ratapan hatinya, ia diancam mati oleh para musuhnya.Ia tak pernah menjauh sejengkalpun dari Tuhan. Ia teguh pada kebenaran Allah,dan hati-pikirannya murni berbakti kepada Allah saja. Apa yang dilakukan oleh Yohanes Pembaptis dan Yeremiah ini merupakan bagiandari warta gembira Yesus Kristus. Isi kebenaran ialah kemurnian itu. Pikirandan hati yang murni harus bebas dari hal-hal negatif, kacau, abu-abu,berbelit-belit, rasionalisasi, mencari kambing hitam, menghakimi dan berbohong.Jadi dengan bertindak benar, kemurnian ditegakkan dan diperkuat.  Yesus mengecam keras orang-orang Farisi dan para ahli taurat karena katadan perbuatan mereka tidak benar. Ini diperparah dengan motivasi mereka tidakmurni. Ketika kebohongan, tipu daya, kesombongan dan nafsu berkuasa ikut masukke arena kehidupan bersama umat beriman dan masyarakat, dipastikan kebenaranterancam hilang dan kemurnian nurani manusia terancam pudar. Biasanya paramusuh kebenaran, ketulusan dan kemurnian menggunakan kekerasan untukmembinasakan para pegiat dan pejuang kebenaran.  Yeremia, Yohanes dan Yesus mengalami demikian. Namun perjuangan dan upayamempertahakan kebenaran dan kemurnian itu tak pernah berhenti sampai saat ini.Mengapa para musuh tak sampai berhasil menghilangkan kebenaran dan hidup murniitu, meski mereka telah mengusahakan itu sejak zaman Yeremiah dahulu? Karenapikiran dan hati manusia diciptakan untuk kebenaran dan kemurnian keyakinanakan Tuhan. Kita percaya dan mengungkapkan iman bahwa Tuhan memilih untuktinggal di dalam diri dan hati kita. Kalau kita hilang kepercayaan ini, di situakan mulai penyangkalan akan kebenaran dan kemurnian. Sebenarnya di dalam dirikita terdalam, kita ingin hidup benar dan murni. Semoga kita tetap inginkembali ke situ. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Di dalam rahmat-Mu ya Bapa, kami menemukansegala belas kasih-Mu untuk membawa kami kembali kepada-Mu setalah kami gagaldan berulah dalam menaati kehendak-Mu. Kuatkanlah kami untuk semakin setia danbenar di dalam hidup iman kami. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ...Dalam nama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Pemimpin Baru (22 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 21, 2025 2:53


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalah PEMIMPIN BARU Mari kita membaca Firman Tuhan dari MAZMUR 116: 6TUHAN memelihara orang-orang sederhana; aku sudah lemah, tetapi diselamatkan-Nya aku. Wonder Kids, waktu aku kecil, aku suka main sepak bola bersama teman-teman di depan rumah. Kadang-kadang, ada ayah dari salah satu temanku yang ikut main. Dia jagobanget! Biasanya, dia mau masuk ke tim yang kalah — timku! Saat beliau memimpin, permainan jadi berbeda. Dia tahu harus bagaimana. Dia punya rencana, dan dia kuat. Kami jadi percaya diri, bukan karena kami hebat, tapi karena kamipunya pemimpin yang hebat. Begitu juga dengan hidup kita. Dunia ini penuh dengan dosa dan kesulitan. Kita sering merasa kalah dan lemah. Tapi kita tidak perlu cuma “strategi baru” — kita butuh Pemimpin Baruyang sanggup menyelamatkan kita. Tuhan Yesus bukan hanya penolong, tapi Juruselamat dan Raja. Dia tidak hanyamembantu kita bermain lebih baik. Dia menggantikan kita dalam pertempuran terbesar: melawan dosa dan maut. Dia menang — dan sekarang Dia memimpin kita dalam hidup yang baru. MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, yuk ajak keluargmu atau teman-teman bermain game "Ikuti Pemimpinmu"! Lihat bagaimana setiap orang memimpin dengan cara yang berbeda. Tapi ingat — hanya Tuhan Yesus yang bisa memimpin hidup kita dengan sempurna. Saat kamu mengikuti Dia, kamu tidak hanya jadi “lebih baik”, tapi kamu akan mengalami hidup yang benar di hadapan Tuhan.  Mari kita berdoaBapa, terima kasih karena Engkau selalu mendengarkan aku.Saat aku merasa lemah, Engkau selalu ada untuk menguatkanku. Tolong ajari aku untuk selalu percaya kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.  Wonder Kids, Tuhan Yesus bukan hanya membantu — Dia memimpin, menyelamatkan, dan memelihara kita. Mari hidup di bawah pimpinan-Nya setiap hari! Tuhan Yesus memberkati

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-20 masa biasa, 18 Agustus 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Aug 17, 2025 7:36


Dibawakan oleh Johny dan Tanti dari Paroki Ibu Teresa Cikarang di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Hakim-Hakim 2: 11-19; Mazmur tg 106: 34-35.36-37.39-40.43ab.44; Matius 19: 16-22.MENJADI SEMPURNA Tema renungan kita pada hari ini ialah: Menjadi Sempurna. Cita-cita atauharapan menjadi sempurna merupakan bagian dari kodrat manusia. Setiap dari kitaingin memiliki, berbuat dan menghasilkan yang terbaik. Di dunia ini keinginanmenjadi sempurna sangat beraneka ragam dan tidak pernah berhenti. Dan darisemuanya itu, Tuhan meyakinkan kita bahwa apa yang kita inginkan sempurna didunia ini tidak cukup. Semua itu akan hilang bersama dengan kematian kita. MakaTuhan menjadikan “kehidupan abadi” bersama Dia di surga sebagai kesempurnaantotal dan terakhir.   Untuk sampai ke sana, syarat paling utama ialah kematian. Namun ini berartibahwa selama hidup di dunia pun kita mestinya sudah merindukan danmenyiapkannya. Salah satu cara untuk merindukannya ialah menjadikannya sebagaipengharapan utama ketika kita berdoa dan meminta kepada Tuhan. Salah satu carakita menyiapkannya ialah dengan hidup di dalam kepatuhan dan kesetiaan melaluijalan Yesus Kristus, Guru kita. Kita merindukan dan menyiapkannya tidak hanyapada waktu kita dalam keadaan susah atau sedih, tetapi juga  dalam saat-saat kita sukses dan senang. Namun jalan kepada kesempurnaan adalah jalan salib Yesus Kristus. Tidakgampang bagi kita manusia untuk langsung menerimanya dengan segenap hati danketulusan. Biasanya kita bereaksi menolak atau menghindari jalan salib danpenderitaan. Tidak gampang bagi kita untuk mematikan keinginan atau kehendakkita sendiri. Setelah kematian Yosua, ternyata keinginan umat Israel sangattinggi untuk menyembah berhala. Tidak ada lagi orang hebat seperti Musa danYosua untuk menghalangi mereka. Mereka memilih untuk menyembah ilah-ilah laindi luar kepercayaan mereka yang sesungguhnya.  Berhala  yang sangat disembah zamansekarang ialah uang dan harta. Pilihan kepada harta di dunia ini berangkat darihati manusia. Di mana hati manusia, di situ terdapat hartanya. Ini yang menjadipersoalan anak muda yang dikisahkan di dalam injil hari ini. Hatinya melekatdengan semua harta dunia yang ia miliki misalnya uang dan barang-barang. TuhanYesus ingin supaya ia melepaskan dirinya dari harta duniawi dan mengikuti jalansalib-Nya. Tuhan ingin menjadikan diri-Nya sebagai pengganti semua yangdilepaskan di dunia ini.  Keuntungan memiliki Yesus sendiri adalah: 1) kita tidak sedih atau menyesalatas semua yang dapat kita lepaskan di dunia ini; 2) orientasi atau arah hatikita adalah mengikuti Yesus (mendengar suara-Nya, melihat kesederhanaan-Nya danmenghidupi gaya-Nya), dengan harta duniawi sebagai pelengkap; 3) Tinggalbersama Yesus sehingga kita mengalami kesempurnaan yang kita dambakan. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus Kristus, kuatkanlah kami untukselalu menjadikan diri-Mu sebagai harta kami yang utama, sehingga kamimengalami sendiri kesempurnaan itu. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan RohKudus ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-18 masa biasa, 5 Agustus 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Aug 4, 2025 8:53


Dibawakan oleh Eland Parera dan Meri Kaona dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Bilangan 12: 1-13; Mazmur tg 51: 3-4.5-6a.6bc-7.12-13; Matius 14: 22-36.ORANG BUTA JANGAN MENUNTUN ORANG BUTA Renungan pada hari ini bertema: Orang Buta Jangan MenuntunOrang Buta. Pekerjaan menuntun sama kualitasnya dengan membimbing, mengarahkandan mengajarkan. Ini mengandaikan bahwa yang menuntun itu adalah orang yanglebih berkualitas dibandingkan dengan yang dituntun. Misalnya guru menuntunmurid-murid dan orang tua menuntun anak-anak atau cucu-cucu. Tuhan menyelenggarakan hidup kita dengan suatu modelpembelajaran untuk menjadi sesuatu yang diharapkan. Dunia binatang saja secaranatural juga berlaku hukum ini, apalagi manusia yang punya peradaban, di manaakal budi dan imannya menjadi instrumen mendasar yang dipakai untuk menuntundan mengajarkan. Orang-orangpilihan Allah seperti nabi, rasul dan imam dikaruniai kemampuan ini. Tugas istimewa ini bisa lebih dipandang sebagai suatuprivilese atau keistimewaan.  Orang-orang pilihan sangat menyadari tentang hal ini. Sama seperti seorang Uskupatau imam atau presiden dengan tugas-tugasnya yang istimewa, ia terdorong untuk menjalankannya secara bertanggungjawab dan adil. Tetapi di sisi lain, orang yang iri atau tidak suka dengan keistimewaan ini pasti memandangnya sebagaisesuatu yang tidak adil, tidak wajar dan tidak benar. Biasanya ada pengaruh Setan yang memenuhi mereka dengan ambisi berkuasa, lalumenginginkan posisi atau privilese tadi.  Itu yang terjadi dengan perhatian dan belas kasih Tuhan kepada bangsa Israelyang dalam pembuangan Babel, namun diterangi oleh nubuat nabi Yeremia bahwapembebasan mereka sungguh terjadi. Nubuatini dilawan oleh orang-orang yang tidak suka dengan kehendak Tuhan. Mereka seperti orang buta yang menuntun bangsaIsrael yang buta sedang menuju ke tanah asalnya. Kelakuan mereka mirip dengan orang-orang Farisi yangdikecam oleh Yesus. Merekamelawan Tuhan Yesus Kristus. Kejadian yang digambarkan oleh bacaan Injil pada hari inicukup menjelaskan kepada kita bahwa iman yang kecil atau lemah seperti yangditunjukkan oleh rasul Petrus, tidak bisa diandalkan untuk membimbing danmengajarkan orang lain yang belum kuat imannya. Yang sudah terjadi ialah orangyang salah beriman seperti orang Farisi menganggap diri mampu membimbing oranglain. Padahal itu sama dengan orang buta menuntun orang buta. Bisa jadi mereka bersama-samajatuh ke dalam kehancuran. Atau lebih parah, bisa jadi mereka menjurumuskanorang-orang ke dalam lembah dosa, sementara mereka tahu untuk meluputkandirinya. Untuk menghindari ini, satu nasihat bijaksana buat kita ialah:janganlah menjadi yang buta menuntun yang buta. Rasul Petrus kini telah menjadi model iman kita, karenaimannya sudah sejati. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan dan Allahkami, semoga di dalam rahmat-Mu kami dapat mengisi seluruh hari ini selaludengan perkataan dan perbuatan yang mengakui kebesaran-Mu dan memuliakannama-Mu. Salam Maria penuh rahmat... Dalam nama Bapa...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-17 masa biasa, 2 Agustus 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Aug 1, 2025 8:18


Dibawakan oleh Eland Parera dan Meri Kaona dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Imamat 25: 1.8-17; Mazmur tg 67: 2-3.5.7-8; Matius 14: 1-12.MATI DEMI KEBENARAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Mati Demi Kebenaran. Tradisimanusia yang mempertontonkan seseorang manusia mati demi kebenaran dikenal luasdi dalam budaya-budaya di dunia. Sejarah dunia dan agama kita memilikiprofil-profil pribadi yang merelakan dirinya disiksa dan dibunuh karenamempertahankan kebenaran yang dipengangnya teguh. Biasanya, yang menyiksa danmembunuh ialah penguasa yang merasa terganggu oleh kebenaran yang diangkat,karena perilaku hidupnya menyimpang dari kebenaran itu. Yohanes Pembaptis dan Yesus Kristus merupakan dua contoh dari banyakkematian atas nama kebenaran yang pernah terjadi dalam sejarah umat manusia.Menyusul Yesus dan Yohanes Pembaptis ialah banyak pria dan wanita sepanjangzaman yang telah rela mengorbankan nyawanya karena mempertahankan kebenaranyang berasal dari Tuhan. Para pahlawan apa pun agamanya, adalah orang-orangyang mati demi kebenaran. Lalu pertanyaanya: apakah kebenaran itu harus dibayar dengan kematian?Jawaban paling pertama ialah bahwa pihak yang melawan kebenaran seperti orangjahat, pembohong, pengkhianat dan sebagainya berpotensi sangat kuat di duniaini, yang tujuannya ialah menghilangkan kebenaran dan segala yang baik. Salahsatu targetnya yang utama ialah membinasakan orang-orang yang berjuang dalamkebenaran, yang mempertahankan kebenaran dan yang menghidupi kebenaran.  Jawaban lain, jika memang tidak ada penentang berpotensi kuat bahkan pihakyang melawan kebenaran itu sangat lemah, kebenaran itu masih harusdipertahankan di dunia ini. Ancaman penumpahan darah tak relevan. Ancamannyalebih rohani, sebenarnya sebagai tantangan untuk menghidupi kebenaran itu,memberikan kesaksian dan membuat banyak orang lain hidup di dalam kebenaranjuga. Di sini orang perlu mematikan kemalasan, kebosanan, masah bodoh, egois,lupa dan kekurangan pribadi lainnya. Kebenaran itu para prinsipnya ialah sesuai kenyataan atau fakta. Maka iaberlawanan dengan bukan nyata atau  bukanfakta. Kebenaran juga sesuai aturan, norma, moral; maka berlawanan denganpelanggaran aturan. Kebenaran itu ialah melakukan kehendak dan perintah Allah;maka berlawanan dengan kehendak bukan dari Tuhan. Jadi marilah kita pertahankankebenaran kita, bahkan sampai mati demi kebenaran itu. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Tuhan yang maha kuasa, kami bersyukur atassegala kebijakan dan kebenaran dari-Mu, yang disampaikan kepada kami oleh YesusKristus, Putra-Mu. Semoga hidup kami selalu berkomitmen untuk menjalankan dan mempertahankanyahingga saat Engkau memanggil kami kembali mengahap-Mu. Salam Maria penuh rahmat... Dalam nama Bapa ...

Mitra Keluarga
Konter Sehat: Pengobatan Kanker Usus Besar (Kolorektal) yang Tepat - dr. Suijanta Kartadinata, Sp.B. (Eps: 172)

Mitra Keluarga

Play Episode Listen Later Jul 16, 2025 7:59


Buang air besar berdarah merupakan gejala dari kanker usus besar atau kolorektal. Namun, BAB berdarah bukan satu-satunya gejala.Biasanya, selain BAB berdarah, juga disertai gejala gangguan kesehatan lainnya.Lalu, bagaimana penanganan yang tepat untuk kanker usus besar atau kolorektal? Simak di sesi konsultasi bersama dokter spesialis bedah dan konsultan bedah digestif Mitra Keluarga Bekasi Timur, dr. Suijanta Kartadinata, Sp.B-KBD ini, ya!#MitraKeluarga #MitraKeluargaBekasiTimur #PatientCosultation #kankerususbesar #kankerkoloretkal

Ini Koper
#365 The Power of Play

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jun 2, 2025 6:31


Bayangkan sebuah rapat pemerintahan yang tidak membosankan - malah menggunakan musik, gerakan fisik, dan bercerita. Terdengar mustahil? Hari ini kita akan membahas bagaimana Kementerian Kehutanan merevolusi cara mereka berkoordinasi. Biasanya rapat pemerintahan identik dengan presentasi PowerPoint yang monoton dan formalitas yang kaku. Dan yang membuat ini istimewa adalah pendekatan SAVI mereka - Somatic, Auditory, Visual, dan Intellectual. Bayangkan para pejabat  melakukan gerakan ringan dan mendengarkan musik untuk mencairkan suasana.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari minggu, 30 Maret 2025 - Menyiapkan Diri akan PanggilanNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 29, 2025 5:40


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 30 Maret 2025Bacaan: "Karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam. Apabila mereka mengatakan: Semuanya damai dan aman — maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin — mereka pasti tidak akan luput." (1 Tesalonika 5:2-3) Renungan: Ketika tiba liburan panjang seperti saat ini, banyak di antara kita yang hendak melakukan perjalanan jauh baik itu ke luar kota maupun ke luar negeri. Biasanya untuk persiapan perjalanan liburan itu kita mengepak barang, atau yang lebih sering kita sebut sebagai packing. Kegiatan packing ini sangatlah penting, karena kita memerlukan barang-barang yang berupa pakaian, keperluan mandi, atau obat-obatan pribadi untuk digunakan saat kita sampai di tempat tujuan. Selanjutnya kita akan memasukkan semua barang itu ke dalam travel bag atau koper kita. Oleh karena itu, setiap kita pasti akan bersiap-siap satu atau dua hari sebelum tanggal keberangkatan. Ketika waktu untuk berangkat tiba, kita tidak akan terburu-buru dan dapat pergi dengan tenang karena kita sudah sangat siap. Jikalau kita harus bersiap-siap dengan melakukan packing sebelum pergi untuk tinggal di luar kota atau luar negeri, apakah kita pun berada dalam keadaan siap ketika kita harus pergi meninggalkan dunia ini? Kita tidak akan pernah mengetahui batas umur kita sendiri. Terkadang banyak orang muda yang mengatakan bahwa umur mereka masih panjang dan belum saatnya membicarakan kematian. Orang-orang yang berkata seperti itu sesungguhnya tidak menyadari bahwa kematian bisa mendatanginya kapan saja. Sudah tidak heran lagi jika pada kenyataannya banyak sekali orang yang meninggal di usia muda. Penyebabnya bisa bermacam-macam, entah karena penyakit, kecelakaan, bunuh diri, atau dibunuh oleh orang lain. Di dunia yang semakin memburuk kondisinya ini, begitu banyak hal mengerikan yang dapat terjadi dalam kehidupan seseorang. Akankah kita siap menghadapi-Nya? Oleh karena itu, ada baiknya jika kita selalu siap sedia setiap waktu. Firman Tuhan selalu mengatakan bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri. Jika kita tidak berjaga-jaga, Dia akan mendapati kita berada dalam keadaan memalukan. Segeralah bertobat dan menjalani kehidupan yang sesuai dengan firman Tuhan. Tinggalkan dosa dan mulailah packing segala tindakan baik yang dapat menjadi berkat bagi kita dan orang lain. Masukkan semua itu ke dalam hati dan pikiran kita. Anggaplah kita menyimpannya di dalam travel bag rohani kita. Kelak ketika kita mengalami kematian, kita telah siap untuk memasuki Kerajaan Sorga dengan sukacita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, bantulah agar aku berada dalam kondisi yang siap sedia ketika tiba saat kematianku. . Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 1 Juni 2024 - Tetaplah setia dengan niat baik

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 31, 2024 5:55


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 1 Juni 2024 Bacaan: "Pergilah, katakanlah kepada hamba-Ku Daud: Beginilah firman TUHAN: Masakan engkau yang mendirikan rumah bagi-Ku untuk Kudiami? " (2 Samuel 7:5) Renungan: Ketika Daud sudah diangkat menjadi raja. Daud tinggal di sebuah istana yang menurut zaman itu bisa dikatakan megah. Sebagai raja, keberadaan Daud sudah sangat aman dan nyaman, tidak ada lagi yang berani mengejar-ngejar dia. Daud menyadari bahwa semua itu adalah berkat Tuhan, Pribadi yang selalu dia andalkan. Pada saat yang sama, Tabut Perjanjian yang merupakan lambang kehadiran Tuhan tidak terawat dan tidak terjaga dengan baik. Oleh sebab itu, Daud mempunyai niat baik untuk memperlakukan Tabut Perjanjian itu dengan baik, yang sekaligus menjadi sikap dirinya kepada Tuhan. 2 Samuel7:2 menjelaskan tentang perkataan Daud kepada Nabi Natan, "Lihatlah, aku ini diam dalam rumah dari kayu aras, padahal tabut Allah diam di bawah tenda." Tempat tinggal Daud dibuat dari kayu aras atau yang sering disebut dengan pohon kedar. Pohon ini termasuk pohon yang tinggi dan besar, serta kuat. Biasanya kayunya digunakan sebagai bahan bangunan. Pohon aras menggambarkan sebuah kemegahan. Menarik untuk diperhatikan, yaitu bahwa rumah Daud atau istana Daud terbuat dari kayu-kayu pohon aras, yang artinya adalah istana yang megah dan kuat. Tetapi di sisi lain, Tabut Tuhan ada di bawah tenda, yaitu tempat berteduh yang terbuat dari kain tenun, yang bahan dasarnya adalah bulu kambing. Tentu saja dibandingkan dengan tempat tinggal Daud, kemah adalah tempat yang tidak nyaman, yang sangat sederhana, dan tentu tidak kuat atau tidak aman. Itulah sebabnya Daud berniat untuk membangun Rumah Tuhan. Namun, kita tahu akhirnya bahwa Daud bukan orang yang diizinkan Tuhan untuk membangun Rumah Tuhan. Tetapi, yang jelas Daud telah menunjukkan niat baik hatinya. Hal yang sama bisa terjadi dalam kehidupan kita. Sesungguhnya kita punya niat baik untuk membantu orang, tetapi orang itu berkata, "Ngapain kamu bantu saya, saya nggak perlu bantuanmu." Kita juga punya niat baik untuk membantu pelayanan, tetapi ada orang bahkan pengurus yang tidak simpati dengan kita, sehingga niat baik kita itu diabaikan. Bahkan, mungkin kita punya niat baik yang sudah kita sampaikan kepada Tuhan, tetapi Tuhan tak kunjung memberikan kesempatan untuk kita mewujudkan niat baik kita. Hal itu bisa saja menimbulkan kekecewaan dan sakit hati kita, tetapi sebagai orang percaya, kita harus bisa bersikap dewasa. Berpikirlah, "Suatu saat pasti niat baik saya akan diterima." Dan, kita tetap menunjukkan kesetiaan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk menjaga hati agar tidak kecewa dan marah ketika niat baikku belum terwujud. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 28 April 2024 - Semakin dekat dan melekat padaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 27, 2024 6:04


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 28 April 2024 Bacaan: "Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut." (Ibrani 12:28) Renungan: Catnip adalah suatu jenis tanaman yang masih tergolong jenis keluarga tanaman mint Tanaman ini sangat ampuh untuk menjadi pengusir nyamuk, karena serangga tersebut tidak menyukai baunya. Biasanya catnip diolah menjadi teh yang memiliki efek membuat pikiran kita nyaman dan tenang selama beberapa waktu. Namun, efek yang jauh berbeda akan terjadi pada seekor kucing jika kucing tersebut diberikan dedaunan catnip. Kucing itu akan menggaruk, berputar-putar, mengeong atau menggeram sambil berguling-guling tanpa henti. Dia tampak begitu tergila-gila dengan dedaunan tersebut dan tidak terkendali. Si kucing akan terlihat senang sekali seperti baru saja memenangkan undian berhadiah ratusan ikan segar. Namun, beberapa kucing memiliki reaksi yang berbeda. Ada kucing yang akan melamun dan terus mengendus tanaman catnip miliknya. Ada juga yang akan berlari-lari dan menjadi hiperaktif. Ada yang akan menjadi ganas dan protektif terhadap "mainan" barunya. Dia tak akan membiarkan ada yang menyentuh catnip miliknya. Tetapi, hal unik lainnya adalah efek catnip hanya akan bertahan selama kurang lebih 10 menit saja. Setelah itu, kucing yang tadinya begitu tergila-gila dengan aroma catnip akan kehilangan minat terhadap tanaman tersebut. Dibutuhkan waktu paling lama 2 jam untuk membuat si kucing me-reset efek kecanduan catnip dan kembali tergila-gila dengan tanaman tersebut. Efek catnip hanya berhasil kepada kucing di atas usia 6 bulan. Anak kucing yang berusia di bawah 6 bulan tidak akan terpengaruh. Para ilmuwan tidak dapat dengan yakin menjelaskan fenomena ini. Penelitian menunjukkan bahwa catnip memiliki zat kimia sejenis feromon "kebahagiaan". Feromon ini menstimulasi otak kucing sehingga membuatnya merasakan kebahagiaan yang meledak-ledak. Bagaikan manusia yang mengonsumsi narkoba dan mendapatkan efek senang dan tenang sesaat, namun membuat kecanduan. Sering kali kita juga tergila-gila dengan sesuatu sehingga kehilangan banyak momen dan waktu berharga. Contohnya adalah kegilaan terhadap gadget, seperti handphone, tablet, komputer, video game, dsb. Beberapa orang menghabiskan waktunya dengan gadget mereka untuk bermain, berfoto-foto, chatting lewat berbagai jenis social media atau menelusuri internet. Semua hal itu dilakukan setiap waktu, bahkan ketika sedang beribadah di gereja sehingga tidak ada waktu untuk berhubungan dengan Tuhan. Seharusnya kita berhenti dari kecanduan kita dan meluangkan waktu untuk beribadah kepada Tuhan. Jangan sampai kita menjadikan semua hal itu berhala sehingga kita melupakan hubungan dengan Tuhan. Paulus mengingatkan agar kita tidak lupa untuk mengucap syukur dan beribadah kepada Tuhan dengan hormat dan takut. Simpanlah dahulu gadget kita dan mulailah memperbanyak waktu berdoa dan beribadah kepada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, aku mau semakin dekat kepada-Mu melalui doa, pujian, dan penyembahanku. Mampukanlah aku ya Tuhan, sehingga hidup rohaniku semakin bertumbuh. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 14 April 2024 - Lebih dekat padaMu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 13, 2024 6:41


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 14 April 2024 Bacaan: "Pergi ke rumah duka lebih baik dari pada pergi ke rumah pesta, karena di rumah dukalah kesudahan setiap manusia; hendaknya orang yang hidup memperhatikannya." (Pengkhotbah 7:2) Renungan: Dua hari lalu om saya meninggal dunia dan kemarin dimakamkan. Begitu banyak yang datang untuk melayat. Mereka datang sebagai bentuk belasungkawa dan untuk memberikan penghiburan kepada keluarga kami. Biasanya ketika kita pergi ke rumah duka, suasana yang terlihat adalah kesedihan dan air mata, baik di dalam diri keluarga yang ditinggalkan maupun di dalam diri orang-orang yang melayatnya. Kita tidak akan menemukan sukacita di sana. Mungkin, itulah sebabnya orang lebih memilih pergi ke rumah pesta daripada pergi ke rumah duka, kecuali jika yang berduka adalah anggota keluarga atau orang terdekatnya. Raja Salomo mengajarkan kita bahwa pergi ke rumah duka lebih baik daripada pergi ke rumah pesta. Mengapa? Sebab ketika kita pergi ke rumah duka, menyaksikan sesosok mayat yang sudah terbujur kaku, maka kita akan mendapat pencerahan tentang makna hidup ini. Kita semakin tersadar akan kefanaan hidup, bahwa masa hidup kita di dunia ini hanya sementara saja. Suatu saat, kita juga akan mengalami kematian seperti orang yang kita layat dan akan diperhadapkan kepada Sang Pencipta, untuk mempertanggungjawabkan semua perbuatan kita selama kita ada di dunia ini. Itulah pentingnya pergi ke rumah duka. Dan semakin sering kita pergi ke rumah duka, menyaksikan orang yang telah meninggal, maka semakin sadarlah kita akan makna hidup ini. Dengan demikian, kita pun akan ingat kepada Tuhan, dan menjalani hidup dengan lebih baik. Akan tetapi, tidak demikian ketika kita pergi ke rumah pesta. Di rumah pesta, kita akan menemukan orang-orang yang sedang larut dalam kegembiraan dan menikmati hidup dengan segala keinginan hati mereka. Kita tidak akan menemukan orang-orang yang bersedih hati di sana, atau orang-orang yang sedang menangis. Akibatnya, kita pun akan ikut-ikutan bersenang-senang dan larut dalam kegembiraan, sehingga kita cenderung lupa akan hidup yang hanya sementara saja. Kita jadi lupa bahwa suatu ketika kita juga akan mati serta akan mempertanggungjawabkan kepada Tuhan semua perbuatan kita di dunia ini. Dan semakin sering kita pergi ke rumah pesta, maka semakin sulitlah kita menyadari makna hidup kita. Sesekali pergi ke rumah pesta tidaklah salah. Tetapi pergilah juga ke rumah duka, sehingga kita disadarkan akan hidup kita yang fana di dunia ini. Jika kita ditinggal mati oleh anggota keluarga, kerabat, teman, atau tetangga kita, maka jadikanlah itu sebagai sarana perenungan akan makna hidup. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ingatkan aku untuk pergi ke rumah duka, bukan hanya ke rumah pesta, agar aku sadar akan makna hidup yang sesungguhnya, sehingga hidupku dapat direm serta diingatkan kembali untuk lebih dekat pada-Mu, dan pada saat aku Kau panggil menghadap-Mu, aku telah siap . Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 29 Maret 2024 - Setia menjalankan rencanaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 28, 2024 6:24


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 29 Maret 2024 Bacaan: "Pada waktu itu lewat seorang yang bernama Simon, orang Kirene, ayah Aleksander dan Rufus, yang baru datang dari luar kota, dan orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus." (Markus 15:21) Renungan: Kita tidak tahu mengapa Simon yang dipilih membantu mengangkat salib Tuhan Yesus, yang jelas Simon dipaksa untuk tugas itu. Hal itu secara tegas dinyatakan dalam Injil Matius dan Injil Markus, "Orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus." Biasanya orang yang akan disalibkan itulah yang akan memikul salibnya menuju tempat penyaliban. Tetapi saat itu, Tuhan Yesus rupanya sudah sangat kelelahan untuk mengangkat salib-Nya, diduga karena la telah banyak disesah serta banyak mengeluarkan darah dari luka-luka cambukan-Nya dan dari kepala-Nya yang dimahkotai duri. Karena itu, prajurit-prajurit Roma "memaksa" Simon, yang sedang melintas atau sedang berada di tengah orang banyak yang menyaksikan rombongan penyaliban itu, untuk membantu Tuhan Yesus dalam memikul salib-Nya. Pada masa itu, prajurit-prajurit Roma memang punya otoritas untuk memaksakan kehendak mereka kepada rakyat. Dan seseorang yang mereka paksa tidak punya kuasa untuk menolaknya. Mereka tidak punya pilihan selain menaatinya. Demikian juga dengan Simon, ketika ia diminta untuk membantu mengangkat salib Tuhan Yesus, ia tidak punya kuasa untuk menolak perintah prajurit Romawi itu. Bukan saja tugas itu datang dengan mendadak, tetapi juga datang dengan paksaan! Mungkin saja saat itu Simon tidak bersedia untuk membantu mengangkat salib Tuhan Yesus, sebab dengan mengangkat salib, berarti ia diidentikkan dengan penjahat, seolah-olah ia seorang yang jahat! Apalagi dengan dikerumuni dan disoraki oleh banyak orang, tentu akan menimbulkan rasa malu di dalam dirinya. Namun demikian, karena paksaan tentara Roma, Simon pun mengangkat salib itu. Ia hanya bisa pasrah menerimanya, sekalipun mungkin dengan omelan, ocehan, bahkan umpatan. Pengalaman Simon mengingatkan kita akan ajaran Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya. Dalam Khotbah di Bukit, beliau bersabda, “Dan barangsiapa memaksa kamu berjalan satu mil, berjalanlah bersamanya dua mil.” (Mat 5:41). Di sini Simon dari Kirene telah melakukan perintah Tuhan Yesus, walaupun tentu saja dia tidak mengetahui ajaran-Nya. Dia harus bersedia melakukan sesuatu yang dipaksakan oleh orang lain. Jika kita harus menerima perlakuan yang tidak adil menurut dunia, kita harus belajar menerimanya. Kadang kala dunia ini "memaksa" kita untuk melakukan apa yang tidak kita sukai, memberi apa yang tidak ingin kita beri. Tetapi sebagai murid Kristus, kita harus belajar menerimanya serta meminta hikmat dan kekuatan-Nya untuk melakukannya, jika memang itu tidak bertentangan dengan kebenaran firman Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ketika aku diperlakukan tidak adil dalam hidup ini, mampukan aku menerimanya. Aku tahu ada rencana-Mu dibalik itu semua. Amin. (Dod).

Truth Daily Enlightenment

Biasanya, didasarkan pada anggapan dasar atau premis bahwa karena kita telah percaya Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, maka kita otomatis menjadi anak-anak Allah. Itu benar, tapi belum lengkap. Percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat itu sendiri juga harus dimengerti, dipahami dengan benar; percaya yang bagaimana? Menerima Yesus yang bagaimana, sehingga kita... Continue reading →

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 17 Februari 2024 - Berdiam diri dan Percaya padaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 16, 2024 5:34


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 17 Februari 2024 Bacaan: "TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja." (Keluaran 14:14) Renungan: Houdini adalah seorang pesulap yang sangat ahli meloloskan diri dari berbagai perangkap baik itu tali, pintu sel, borgol, dan sebagainya. Namun, suatu kali, saat berada di penjara kecil, ia kesulitan mengutak-ngatik kunci sel tersebut. Biasanya, dalam tiga puluh detik ia dapat membuka kunci sel, tetapi kali ini tidak. la pun lelah, frustrasi, dan putus asa. Maka, ia tak lagi berbuat apa-apa. la terdiam, lalu menyandarkan diri ke pintu penjara itu. Anehnya, pintu itu segera terbuka sebab ternyata pintu penjara itu memang tidak terkunci. Ketika berdiam diri, ia justru menemukan penyelesaian masalahnya. Cerita di atas mengingatkan kita bahwa dalam hidup yang penuh dengan tantangan dan persoalan ini, tidak selamanya kita harus berusaha mengutak-atik permasalahan kita dan berusaha menyelesaikannya sendiri dengan kekuatan kita. Ada saatnya yang kita lakukan hanyalah waktu khusus untuk berdiam diri, dan mencari kehendak Tuhan. Waktu khusus untuk berdiam diri di dalam hadirat-Nya dan bersandar sepenuhnya pada mukjizat dan pertolongan Tuhan. Terkadang, berdiam diri dapat membuat pikiran kita menjadi tenang, emosi kita terkendali, dan kita mendapat hikmat Tuhan untuk mengatasi masalah kita. Namun, sayangnya kita sering melupakan hal itu. Kita sibuk mencari cara untuk keluar dari setiap permasalahan kita, bahkan tak jarang kita justru melupakan Tuhan dan mencari bantuan dari orang lain. Jika itu terjadi, dan masalah kita tak kunjung selesai, maka yang ada hanyalah frustasi dan kemarahan yang akan menguasai hidup kita. Tuhan memang memberikan kepada kita kemampuan dan jalan keluar untuk dapat menyelesaikan setiap tantangan hidup yang ada. Pencobaan yang kita alami, tidak akan pernah melebihi kekuatan kita, namun ada kalanya yang Tuhan inginkan hanyalah supaya kita duduk diam dalam hadirat-Nya, menikmati persekutuan dengan Roh Kudus, dan mengijinkan Tuhan yang berperang dan menyelesaikannya untuk kita. Dalam tinggal tenang dan percaya disitulah terletak kekuatan kita yang sesungguhnya. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau selalu ada untukku. Mampukan aku untuk bisa memberikan waktuku yang terbaik untuk-Mu, sehingga aku dipenuhi hikmat-Mu untuk mendapatkan jalan keluar bagi masalah yang sedang aku hadapi saat ini. Amin. (Dod).

Truth Daily Enlightenment

Pelatih sebuah cabang olahraga atau pelatih atlet yang baik, akan merasakan beban dan perasaan krisis jika hendak menghantar atletnya ke medan laga. Biasanya pelatih yang baik, sesuai dengan tuntutan pemerintah, menarget atletnya untuk berprestasi. Tentu prestasi tertinggi adalah meraih medali emas. Karenanya ia mengusahakan agar atletnya berlatih sungguh-sungguh untuk bisa mencapai prestasi yang baik, prestasi... Continue reading →

Truth Daily Enlightenment

Dari sekian banyak kalimat yang sering kita dengar atau bahkan kita ucapkan adalah kalimat “Allah beserta kita; God be with us.” Biasanya kalimat itu diambil dari Injil Matius 28:18-20, yang memuat atau berisi Amanat Agung Tuhan Yesus. “Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.  Karena itu pergilah,... Continue reading →

SUKA-SUKA SOLII
PUISI KOK SENANG - MELAWAN BOSAN

SUKA-SUKA SOLII

Play Episode Listen Later Nov 23, 2022 1:14


Melawan Bosan Karya: Muhammad Solihin Penat? Apa itu? Terdengar berbahaya, ya? Memang benar. Penat memanglah musuh, yang harus kita atasi Lalu? Mengapa kita jadi penat? Biasanya karena bosan. Karena melakukan hal yang itu-itu saja. Melihat yang sama dari waktu ke waktu. Namun, menjadi bosan itu wajar. Jika kita menempatkannya sebagai sebuah titik. Titik untuk berhenti sejenak dan menarik napas. Agar bisa melihat ke lebih luas dari sebelumnya. Jadi, apakah penat harus dilawan? Aku pikir iya. Mulailah dengan berdamai dengan bosan. Kemudian kalahkan dia ketika dia lengah. Tempat Tidurku, 2022. Twitter @ssSOLIIpodcast: http://twitter.com/ssSOLIIpodcast Tiktok @solii1313 http://www.tiktok.com/@solii1313 Telegram Channel SUKA-SUKA SOLII: https://t.me/ssSOLIIpodcast Saweria: http://saweria.co/solii1313 --- Send in a voice message: https://anchor.fm/solii1313/message