POPULARITY
Categories
Lionel Messi menghadiri pemakaman ayahnya, Jorge Messi, di Kota Rosario, Argentina.Bersama keluarga, Messi tiba di Pemakaman El Prado setelah terbang dari Miami menggunakan pesawat pribadi. Jorge Messi meninggal dunia pada usia 68 tahun setelah menjalani perawatan selama beberapa bulan.Jorge memiliki peran besar dalam perjalanan karier Lionel Messi. Ia mendampingi Messi sejak masa kecil, termasuk saat menjalani proses menuju akademi Barcelona, La Masia, hingga membantu mengelola berbagai urusan profesional sang putra.Prosesi pemakaman berlangsung secara privat dan diwarnai dukungan warga Rosario untuk keluarga Messi.
Dalam perjalanannya mencari Tuhan, pada akhirnya Marcell Siahaan memeluk agama Islam. Terakhir, Marcell seorang Budhism, yang dimana ia menjadi seorang vegetarian selama 4 tahun. Selama menjadi vegetarian, Marcell sempat takut memakan daging, karena merasa dirinya 'bersih' dari daging-dagingan. Namun, apa sebenarnya alasan Marcell Siahaan memeluk agama Islam?
Dalam episode ini, rangkuman berita hangat Jawa Tengah menyajikan pendampingan hukum kasus oknum polisi Tegal, melonjaknya angka kematian ibu-anak di Salatiga, serta penghormatan terakhir bagi Prof. Chamamah Soeratno di Yogyakarta. Simak juga inovasi jemput bola pajak kendaraan Pemkot Salatiga dan kabar terkini mengenai Bupati Sukoharjo yang dibawa ke Jakarta pasca OTT oleh KPK.
DEADLINE TERAKHIRTadabbur QS An-Naba 78:17-30Ustadz Samsam NurhidayatKAJIAN MT AL-KHANSATerbuka untuk umum MUSLIMAHKamis, 09 Juli 2026 / 24 Muharram 1448HPukul 08:00 - 11:00 WIBdi Masjid As-Sofia, Bogorمَنْ سَلَكَ طَرِيْقًايَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا,سَهَّلَ اللهُ لَهُ طَرِيْقًا إِلَى الجَنَّةِ . رَوَاهُ مُسْلِم Siapa saja yang menempuh satu jalan (cara) untuk mendapatkan ilmu, maka Allah pasti mudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim) LIVE Streaming: - Youtube.com/@DiMediaTV - https://youtube.com/live/eWYnqenqmoo?feature=share- Youtube.com/@assofiamasjid - https://youtube.com/live/MjFgmuvneZg?feature=share- IG @DiMediaTV- IG @MasjidAsSofia- Facebook DiMediaPage - https://www.facebook.com/events/2784126405302881/- Tiktok DiMediaTV-- Spotify: Dimedia Radio Masjid As-Sofia, Jl. RE. Martadinata 46-48, Kel. Ciwaringin, Kota Bogor, Phone: 0811 1226 242, IG @MasjidAsSofia Sedekah Jariyah:* BSI 7158 607 195 Masjid As Sofia* BSI 7329 455 135 Majelis IlmuWakaf Peralatan Live Stream:* BSI 7149 665 026 DiMediaTVMari beramal jariyah bagi tersebarnya ilmu, dakwah & perjuangan dijalan Allah melalui donasi biaya operasional dan wakaf peralatan LIVE Streaming, via QRIS atau transfer ke Rekening BSI 7149 665 026 an. DiMediaTV. "Di era informasi sekarang ini penting memanfaatkan media untuk dakwah dan menghadapi opini negatif. Kita manfaatkan semua sarana dan prasana untuk menyiarkan Islam dengan baik, dan lakukan klarifikasi atau membantah jika ada fitnah terhadap Islam." (KH Didin Hafidhuddin).#DiMediaTV #masjidassofia #dimediaradio #DiMedia #AlKhansa #sahabatalkhansa #live #livestream #livestreaming #kajianbogor #kajianislami #kajianmuslimah #nasehatislami #nasehat #infokajianbogor #infokajian #infokajiansunnah #obs #obsstudio #obsstudiolive #obslivestream #obslive #tadabbur #tadabburalquran #tadabburquran #tadabburayat #ustadzsamsam #samsamnurhidayat#allah #allahmahamengetahui #janjiallah Jadikan Dakwah Sebagai Poros dari Aktifitas kita sehari-hari sebagaimana Rasulallah SAW, oleh sebab itu jadikan video ini sebagai amal jariyah dakwah Anda juga dengan cara "Like, Comment, Save, Subscribe & Share" ----- takwa,ketakwaan,taat,kataatan, khutbah,khotbah,tausiah,tausiyah,ceramah,kajian,dimedia,dimediatv,dimedia tv,masjid assofia,masjid assofia bogor,Obs,Obs Live Stream,Obs Live,Obs Studio,Obs Studio Live,Sony A7R3,Sony A7RIII,alkhansa,al-khansa,mt al-khansa bogor,sahabat alkhansa,Samsam Nurhidayat,Ustadz Samsam Nurhidayat,Ancaman Bagi Orang yang Curang,SEMUA TERJADI KARENA KEHENDAK ALLAH,Kebenaran Janji Allah,
Daftar tim perempat finalis Piala Dunia kini telah dipastikan setelah Argentina melakukan perlawanan gemilang saat menghadapi Mesir dan Swiss mengungguli Kolombia dalam adu penalti yang dramatis.Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.
Operasi pencarian dua remaja yang hilang saat mendaki Gunung Bismo masih terus dilakukan oleh tim gabungan bersama Basarnas. Selain itu, Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah mengingatkan sekolah agar tidak melakukan pungutan maupun penjualan seragam dalam pelaksanaan SPMB tahun ajaran 2026/2027. Di sisi lain, sidang lanjutan dugaan korupsi yang menjerat Bupati nonaktif Pati kembali digelar di Pengadilan Tipikor Semarang dengan agenda pemeriksaan saksi.
Ustadz Amirul Mukminin - Ustadz Wirah Bachrun. Kajian Syarah Sahabat Episode Terakhir Kisah Umar Bin Khattab
Ustadz Abu Ahmad Zaenal Abidin,, - Abu Abidin Sakaratul Maut: Inilah 5 Tanda Terakhir Sebelum Mata Tertutup - Zainul Huda
Ustadz Amirul Mukminin - Detik Detik Wafatnya Nabi Muhammad Saw Permintaan Terakhir Rasulullah Saw Jelang Wafat
Ustadz Amirul Mukminin - Wirah Bachrun Syarah Sahabat Episode Terakhir Kisah Umar Bin Khattab
Operasional penyelenggaraan ibadah haji Indonesia di Daerah Kerja Madinah resmi berakhir pada Selasa, 30 Juni 2026. Kloter UPG 43 Embarkasi Makassar menjadi rombongan terakhir yang dipulangkan ke Tanah Air, sekaligus menutup seluruh rangkaian pelayanan bagi hampir 99 ribu jemaah haji gelombang kedua di Kota Madinah. LAPORAN BHERY HAMZAH(BEH/MCH2026)
Menjelang kepulangan terakhir jemaah haji Indonesia dari Madinah, PPIH mengingatkan seluruh jemaah agar tetap disiplin mengikuti arahan petugas. Hal-hal sederhana seperti membawa paspor dan mengikuti jadwal keberangkatan dinilai sangat menentukan kelancaran proses pemulangan.(BEH/MCH2026)@kemenhaj_ri #ElshintaHaji2026 #LiputanHaji2026 #Haji2026 #HajiRamahLansia #TriSuksesHaji #KemenhajRI
Operasional pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua dari Madinah resmi memasuki hari terakhir. Sebanyak ribuan jemaah diberangkatkan menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz sebelum kembali ke Tanah Air. Petugas memastikan seluruh proses berjalan terkoordinasi hingga jemaah terakhir meninggalkan Kota Nabi. (BEH/MCH 2026)LAPORAN BHERY HAMZAH
• Edukasi Bullying Sekolah: Program Remaja PILAR menekankan pentingnya membedakan candaan dan perundungan terkait kasus di SMP Nasima Semarang.• Bantuan Dana RT Semarang: Pemkot mempercepat insentif RT Rp25 juta/tahun. DPRD meminta pendampingan administrasi agar laporan tetap transparan.• Kompensasi Listrik Padam: LP2K Jateng menegaskan warga/UMKM berhak atas ganti rugi otomatis jika listrik padam lebih dari 1 jam (sesuai Permen ESDM).•Revitalisasi Posyandu: Pemkot Semarang fokus merevitalisasi Posyandu guna meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat kelurahan.•Pantauan Harga Cabai: Dinas Ketahanan Pangan melaporkan fluktuasi harga cabai di pasar tradisional dan upaya menjaga stabilitas pasokan.
Hutan Bulungan yang berpagar benteng karst raksasa kembali menyentak kesadaran antropologi kita lewat sebuah penemuan tak sengaja pada tahun 2018. Di sanalah sekelompok kecil pengembara yang menyebut diri mereka Punan Batu terbukti masih merawat denyut kehidupan nomaden yang murni. Mereka tidak sekadar bertahan hidup dari kemurahan rimba, melainkan menjadi penjaga setia rantai sejarah evolusi manusia yang kian terkikis zaman. Bagi saya, eksistensi mereka adalah cermin paling jernih untuk melihat bagaimana leluhur kita dahulu membangun harmoni sosial tanpa sekat kepemilikan. Di tengah lebatnya tajuk pohon, mereka tidak memerlukan gawai modern melainkan sepotong kayu sederhana yang ditancapkan tegak di tanah sebagai media sosial purba. Itulah tongkat pesan, sebuah mahakarya komunikasi non-verbal yang mampu menyampaikan sandi rahasia mulai dari rute perjalanan hingga jeritan darurat kelaparan. Setiap takikan dan gulungan daun yang disematkan di sana adalah simbol kebersamaan yang mengikat kelompok-kelompok cair ini dalam satu ekosistem sosial yang solid. Ketika tongkat-tongkat ini mulai patah dan ditinggalkan akibat pemukiman paksa, kita sebenarnya sedang menyaksikan runtuhnya sistem komunikasi paling jujur di bumi. Namun, di atas semua itu, jiwa terdalam Punan Batu justru tersimpan rapat dalam sayup nyanyian puitis Latala yang bergema di sela dinding gua. Bahasa lagu yang terisolasi secara genetis ini bukan sekadar alat hiburan sunyi, melainkan sejarah lisan yang meratapi takdir ruang hidup mereka yang kian menyempit. Kini, deru traktor kelapa sawit dan konsesi penebangan kayu mulai merangsek masuk merusak bentang alam tempat senandung purba ini dilahirkan. Menyelamatkan mereka berarti mendengarkan bait terakhir Latala sebelum hutan Bulungan kehilangan suara aslinya untuk selamanya.
PETUGAS PENYELENGGARA IBADAH HAJI ARAB SAUDI 2026 KEBUT PROSES PENDORONGAN MASIF RIBUAN JEMAAH HAJI GELOMBANG TERAKHIR DARI MADINAH MENUJU MAKKAH. PERGERAKAN BERSKALA BESAR INI DIKAWAL KETAT OLEH LIMA SEKTOR DAKER MADINAH UNTUK MEMASTIKAN TIDAK ADA HAMBATAN TEKNIS DI LAPANGAN. (BEH/MCH 2026)Laporan : Bhery Hamzah
Bundesliga tinggal sisa satu pekan lagi, walau di top 3 udah aman tapi dari perebutan spot Eropa sampai duel degradasi masih seru semua. Selain itu kami juga membahas penilaian soal Bayern di musim ini yang akhirnya gagal meraih treble
Suasana haru menyelimuti prosesi penghormatan terakhir untuk Kopda Rico Pramudia. Pasukan UNIFIL turut memberikan penghormatan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya dalam misi perdamaian. Sementara itu, TNI telah menyiapkan prosesi persemayaman sebagai bentuk penghormatan negara kepada salah satu putra terbaik bangsa.
Menghadapi situasi turbulensi dan ketidakpastian dalam sektor kehutanan memerlukan kombinasi antara kecepatan bertindak dan ketajaman analisis data. Melalui metode OODA Loop, para pengambil kebijakan dapat terus memantau dinamika lapangan, seperti lonjakan titik api kebakaran hutan secara real-time, untuk mengambil keputusan pemadaman yang cepat dan tepat sasaran. Sementara itu, ketidakpastian masa depan, seperti fluktuasi nilai ekonomi karbon, dimitigasi dengan Scenario Planning yang memungkinkan organisasi membangun kesiapsiagaan terhadap berbagai kemungkinan kondisi, sehingga langkah strategis yang diambil tetap tangguh meskipun situasi eksternal berubah secara mendadak. Situasi kebaruan (novelty) yang muncul dari inovasi teknologi maupun target kebijakan baru, seperti FOLU Net Sink 2030, menuntut pendekatan eksperimental yang terukur melalui metode Probe-Sense-Respond. Dengan metode ini, organisasi dapat melakukan uji coba skala kecil (seperti penanaman drone di area sulit) untuk memahami pola keberhasilan sebelum melakukan implementasi besar-besaran. Jika hasil eksperimen awal menunjukkan ketidakefektifan, kemampuan untuk melakukan Pivoting atau pergeseran arah strategi menjadi sangat krusial agar sumber daya organisasi tetap fokus pada solusi yang paling berdampak tanpa kehilangan visi jangka panjang untuk pelestarian hutan. Terakhir, untuk mengatasi ambiguitas yang sering muncul akibat perbedaan interpretasi data atau tumpang tindih regulasi lahan, kolaborasi lintas sektor melalui proses Sense-making menjadi instrumen utama. Proses ini bertujuan untuk membangun pemahaman bersama di antara para pemangku kepentingan agar tidak terjadi dualisme kebijakan yang menghambat operasional di lapangan. Dengan memperkuat instrumen seperti One Map Policy dan dialog multipihak yang inklusif, makna yang samar dari sebuah aturan dapat diperjelas, sehingga konflik kepentingan dapat diminimalisir dan tata kelola hutan yang lestari dapat dicapai secara kolektif melalui konsensus yang kuat.
Kawan-kawan Social Hacker Team, menulis itu soal rasa. Bukan cuma soal data. Untuk menangkap ruh para pejuang sungai kita, cerita harus dimulai dari kegelapan. Gambarkan Kapuas yang lagi sesak napas. Tuliskan soal merkuri, lumpur sedimentasi, hingga banjir yang tak kunjung usai. Kita butuh fondasi masalah yang kuat. Biar pembaca tahu bahwa "normal" bagi warga saat ini adalah menyerah. Tanpa kegelapan yang pekat, cahaya kecil yang dibawa oleh si Hacker Sosial tidak akan pernah terlihat berkilau. Baru setelah itu, masukkan si tokoh. Dia ini "penyimpang" yang positif. Saat semua orang pasrah, dia justru punya cara lain. Dia meretas keadaan dengan cara yang tidak lazim. Ini bagian paling seru: proses "ngeretas" kebuntuan itu. Jangan cuma tulis hasilnya, tuliskan juga keringatnya. Tuliskan bagaimana dia diejek atau dianggap gila oleh tetangganya sendiri. Kita ingin tahu bagaimana cara kerja otaknya yang aneh tapi cerdas itu dalam menghadapi krisis di Kapuas Hulu, Sintang, atau Sanggau. Terakhir, urusan hasil dan mimpi. Tidak perlu hasil yang muluk-muluk setinggi langit. Air kolam yang mulai jernih atau ikan yang kembali bertelur saja sudah sangat sakti. Itu atap ceritanya. Tapi, jendela aslinya adalah alasannya: kenapa dia mau susah-susah melakukan itu semua? Biasanya urusan martabat. Urusan cinta pada anak-cucu. Tutup tulisan dengan sebuah harapan. Biar pembaca pulang dengan satu pertanyaan yang menancap di kepala: kalau orang di tepian Kapuas saja bisa bergerak, kenapa kita cuma diam dan mengeluh? Begitulah.
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 304 (Matius 26:14-29): Catatan Matius mengenai perjamuan terakhir diawali dengan rencana Yudas untuk menyerahkan Yesus. Yudas bertemu dengan imam-imam kepala yang memang telah berencana untuk membunuh Dia.
Pada hari terakhir libur Lebaran 2026, arus balik di Tol Palimanan Cirebon terpantau lengang. Pemantauan dilakukan langsung dari pos tol oleh jurnalis Metro TV Enrich Samuel dan juru kamera Yahdin Syafrizal.
Puncak arus balik gelombang kedua di Terminal Purabaya diprediksi terjadi pada hari ini dan besok. Bahkan, dalam tiga hari terakhir, tercatat ada 70 ribu penumpang yang memadati Terminal Purabaya.
Edisi "World's 50 Most Innovative Companies" tahun 2026 dari majalah Fast Company sangat menarik karena menandai berakhirnya era spekulasi teknologi dan dimulainya era utilitas yang bermakna. Hal paling menonjol adalah bagaimana kecerdasan buatan (AI) tidak lagi diposisikan sebagai sekadar tren futuristik, melainkan sebagai infrastruktur inti yang bekerja di balik layar untuk memperkuat efisiensi perusahaan raksasa seperti Walmart dan Google. Edisi ini berhasil membedah bahwa inovasi sejati di tahun 2026 bukan terletak pada kecanggihan perangkat lunak semata, melainkan pada bagaimana teknologi tersebut digunakan untuk memecahkan masalah sistemik yang nyata dan memperdalam hubungan antarmanusia di tengah dunia yang semakin digital. Hal menarik lainnya adalah pergeseran radikal dalam struktur kekuasaan media dan ekonomi kreator yang digambarkan melalui profil Tubi, Proximity Media, dan Unwell Network. Majalah ini menyoroti tren "kedaulatan konten," di mana tokoh-tokoh seperti Ryan Coogler dan Alex Cooper tidak lagi hanya menjadi pekerja seni, melainkan pemilik ekosistem bisnis yang mandiri. Melalui strategi personalisasi yang tajam dan pembangunan komunitas yang sangat terikat, perusahaan-perusahaan ini membuktikan bahwa di tengah banjir informasi, kemampuan untuk mengkurasi konten dan membangun kepercayaan audiens adalah mata uang yang jauh lebih berharga daripada anggaran produksi yang besar. Terakhir, edisi ini memberikan perspektif yang provokatif tentang nilai "keaslian" manusia dan pergeseran kekuatan manufaktur global. Penekanan pada peran Reddit sebagai penjaga "jantung manusia" di internet memberikan pengingat penting bahwa di era AI, data yang dihasilkan secara organik oleh manusia menjadi komoditas yang paling dicari. Di sisi lain, keberhasilan BYD dalam menggulingkan dominasi Tesla menunjukkan bahwa inovasi fisik dan kontrol rantai pasok yang ekstrem kini kembali menjadi penentu utama kemenangan bisnis global. Secara keseluruhan, Fast Company edisi ini menarik karena ia berfungsi sebagai peta navigasi bagi pembaca untuk memahami bahwa masa depan bisnis adalah tentang keseimbangan antara efisiensi mesin yang tanpa batas dan keaslian pengalaman manusia yang tidak tergantikan.
Seporsi Mie Ayam yang Terakhir
Bismillah,OBAT NGANTUK DI 10 MALAM TERAKHIRKajian TematikUstadz Muhammad Nuzul DzikriKAJIAN TEMATIKTADZKIRATUS SAAMI' WAL MUTAKALLIM FII ADABIL 'ALIM WAL MUTA'ALIM |Ust Muhammad Nuzul Dzikri
Pembawa Renungan : RP. Antonius Rajabana, OMI Cilacap - Jawa TengahMrk. 12:28b-34.
Pernahkah Anda bertanya-tanya, apa sebenarnya inti dari sebuah pitching? Sering kali kita menganggapnya sebagai presentasi formal yang kaku di depan dewan direksi. Namun, Dan Roam dalam bukunya The Pop-up Pitch mengingatkan kita bahwa pitching adalah sebuah tindakan persuasi sederhana yang bertujuan mengubah pemikiran seseorang agar mereka mau mengambil tindakan nyata. Intinya, pitching bukan sekadar pamer informasi, melainkan upaya membangun jembatan. Jembatan ini menghubungkan ide cemerlang yang ada di kepala kita dengan kebutuhan nyata yang dirasakan oleh audiens. Tanpa jembatan yang kokoh ini, ide sebagus apa pun akan tetap terisolasi, kesepian, dan tidak akan pernah mewujud menjadi kenyataan di dunia luar. Masalahnya, dunia pitching modern saat ini sedang sakit, terjebak dalam fenomena yang kita kenal sebagai "Death by PowerPoint." Audiens sering kali dibombardir dengan tumpukan data yang terlalu banyak dan desain slide yang sangat membingungkan. Padahal, menurut Roam, kejelasan adalah mata uang yang paling berharga. Jika audiens harus bekerja terlalu keras hanya untuk memahami maksud Anda, mereka akan segera kehilangan minat. Oleh karena itu, sebuah pitching yang sukses haruslah sederhana, langsung, dan mampu menyentuh sisi kognitif serta emosional pendengarnya secara bersamaan. Di sinilah kekuatan pemikiran visual masuk sebagai kunci utama. Secara evolusioner, otak manusia memang didesain untuk memproses gambar jauh lebih cepat dan lebih dalam dibandingkan dengan deretan teks atau angka yang rumit. Terakhir, terimalah fakta bahwa pitching memerlukan iterasi. Pitch pertama Anda mungkin tidak akan langsung sempurna. Namun, dengan metode persiapan dua jam tadi, Anda bisa merevisi dan memperbaiki pesan Anda dengan cepat berdasarkan masukan yang ada. Anggaplah ini sebagai keterampilan motorik yang harus terus dilatih, bukan sekadar teori yang hanya dibaca. Pada akhirnya, pitching adalah tentang koneksi antarmanusia. Teknologi hanyalah alat bantu, namun esensinya tetaplah dua manusia yang mencoba mencapai kesepakatan untuk melakukan sesuatu yang luar biasa bersama-sama. Dan Roam mengajarkan kita untuk kembali ke dasar komunikasi sejati: berbicara jujur, bercerita dengan memikat, dan menggambar untuk memperjelas masa depan.
Bismillah,Detik-Detik Nafas TerakhirUstadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-Video Pendek dari Kajian Riyaadhush Shaalihiin No. 226“Kunci Husnul Khatimah”
Hai ges!Di episode kali ini kita bakal bahas berita panas seputar Project Helix, konsol next-gen Xbox yang diumumkan Asha Sharma sebagai CEO baru Xbox. Katanya bisa main game Xbox dan PC dalam satu mesin? Plus spekulasi harga dan rilis 2027!Terus kita bahas data menarik soal strategi porting PC-nya PlayStation yang ternyata hasilnya jeblok! Horizon Zero Dawn cuma capture 22% player, Spider-Man 2 di PC cuma 5%! Emang worth it nge-port ke PC?Terakhir, Steam bakal munculin rating IGRS (Indonesia) buat game-game di platform mereka. Gimana implementasinya dan game apa aja yang mungkin kena dampak?Yuk langsung dengerin!Timestamp:00:00 - Intro & Selamat Ulang Tahun Bebek!01:40 - Update main game: Abel main Little Hope, The Division 2 naik drastis di Steam 09:00 - Berita PlayStation: Data porting PC jeblok13:50 - PlayStation testing dynamic pricing18:15 - Project Helix: Konsol next-gen Xbox 202727:10 - Steam rating IGRS untuk Indonesia30:15 - Closing
Bismillah,Perbekalan Menjelang 10 Malam Terakhir(Supplies off the Last 10 Nights)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-Video Animasi dari Kajian Serial Ramadhan“3 Kiat Mencari Lailatul Qadr”
Bismillah,Penyemangat 10 Hari Terakhir(Motivation for the last ten nights)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-Video Animasi dari 101 Ramadhan Spesial:“Penyemangat 10 hari Terakhir”
Bismillah,267. WANITA & KENDALA KESIBUKAN DI 10 MALAM TERAKHIR | KAJIAN WANITA | Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
Bismillah,Tampil Necis di 10 Malam Terakhir(Looking sharp in the last 10 days)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-Video Animasi dari Kajian Tematik:“Mencari Lailatul Qadr”
Mempengaruhi audiens bermula dari pergeseran pola pikir, di mana komunikator harus beralih dari pesan yang berpusat pada diri sendiri (self-centered) menjadi berpusat pada audiens (audience-centered). Berdasarkan konsep Communicator's Roadmap, pengaruh sejati tidak lahir dari otoritas jabatan atau sekadar tumpukan data (data dump), melainkan dari kemampuan membangun koneksi emosional yang kuat. Untuk mendapatkan "hak untuk didengar" di tengah ekonomi perhatian yang padat, seorang pembicara harus memahami profil pendengar, masalah yang mereka hadapi, dan merumuskan ide besar atau Point of View (POV) yang relevan bagi kepentingan audiens, bukan sekadar mempromosikan agenda pribadi. Kunci kedua dalam mempengaruhi audiens terletak pada keselarasan antara perilaku dan konten emosional. Mengacu pada prinsip The Three Vs, aspek visual dan vokal mendominasi kepercayaan audiens jauh lebih besar daripada sekadar kata-kata verbal. Komunikator yang berpengaruh menggunakan perilaku kepercayaan, seperti komunikasi mata yang konsisten dan kehangatan wajah, untuk meruntuhkan tembok pertahanan pendengar. Selain itu, penggunaan elemen SHARPs—terutama cerita (stories) dan analogi—sangat krusial untuk membuat audiens "peduli" secara emosional, sehingga pesan yang disampaikan tidak hanya masuk ke logika tetapi juga membekas dalam ingatan dan perasaan mereka. Terakhir, komunikasi yang berpengaruh harus selalu bermuara pada tindakan yang konkret dan terukur. Setelah berhasil membangun kepercayaan dan menyentuh emosi, komunikator harus memberikan instruksi yang jelas melalui langkah tindakan (Action Steps) yang fisik dan memiliki batas waktu. Tanpa langkah nyata, inspirasi hanya akan menjadi euforia sesaat tanpa hasil. Dengan menggabungkan visi yang menginspirasi dan manfaat (benefits) yang menyentuh level individu, seorang komunikator dapat mengubah respons audiens dari sekadar "saya harus melakukannya" menjadi "saya ingin melakukannya," sehingga tercipta perubahan nyata yang berkelanjutan.
Perubahan sering kali dianggap sebagai domain eksklusif tokoh besar atau organisasi raksasa, namun kenyataannya setiap individu memiliki kapasitas untuk menjadi katalis perubahan sosial yang nyata. Di era digital saat ini, hambatan untuk menyuarakan aspirasi telah memudar, memungkinkan siapa saja untuk berkomunikasi dan memengaruhi orang lain tanpa memerlukan izin dari otoritas mana pun. Pemasaran dalam konteks ini dipahami sebagai alat komunikasi dan pengaruh yang murni; keberhasilannya tidak ditentukan oleh besarnya anggaran, melainkan oleh ketulusan niat dan kekuatan pesan yang mampu mengubah cara pandang orang lain terhadap dunia. Untuk mewujudkan perubahan yang transformatif, kita perlu memecahkan "Paradoks Kekuatan" dengan mendefinisikan ulang makna kekuatan itu sendiri sebagai kemampuan untuk membangun komunitas dan menciptakan narasi baru. Hal ini menuntut pergeseran identitas diri, dari sekadar "konsumen" yang didefinisikan oleh apa yang dibeli, menjadi "warga negara" yang bertanggung jawab atas masa depan bersama. Dengan beralih dari pola pikir transaksional menuju kolaboratif, individu-individu yang sebelumnya merasa tidak berdaya dapat menyatukan kekuatan kolektif mereka untuk menantang status quo dan membangun sistem yang lebih adil dan berkelanjutan. Terakhir, penting untuk dipahami bahwa perubahan sosial adalah sebuah proses sistematis yang berlangsung melalui tahap kesadaran, normalisasi, mobilisasi, hingga institusionalisasi. Perubahan tidak terjadi secara instan, melainkan melalui pesan yang konsisten yang mengubah ide radikal menjadi norma baru yang diterima masyarakat. Dengan memahami siklus ini, kita dapat memetakan posisi kita dan memilih strategi komunikasi yang paling tepat untuk menggerakkan orang lain. Pada akhirnya, setiap tindakan kecil yang kita ambil adalah bukti nyata bahwa setiap individu memang memiliki kekuatan untuk membentuk masa depan yang lebih baik.
#pencarianterakhir2025 #horror #explained #spotifySeven years ago, his mother disappeared on Mount Sarangan, and now Dru is determined to travel to that mysterious mountain. Will Dru find what he's looking for, or will he also disappear on the mountain?
Inovasi itu bukan urusan dukun atau menunggu wangsit jatuh dari langit. Sheena Iyengar dari Columbia Business School membuktikan bahwa kreativitas sebenarnya adalah proses berpikir yang sangat sistematis dan bisa dipelajari siapa saja. Kuncinya bukan pada kebebasan tanpa batas yang sering bikin bingung, melainkan pada struktur yang ketat untuk merakit ide-ide lama menjadi solusi baru yang transformatif. Intinya, kalau mau punya ide besar, Anda harus mau disiplin mengikuti prosesnya dari awal sampai akhir. Senjatanya ada tiga alat bantu yang sangat praktis. Pertama, gunakan The Desires Triangle untuk membedah apa yang sebenarnya dibutuhkan pengguna, bukan cuma apa yang mereka katakan. Lalu, bangunlah Choice Map sebagai peta untuk "mencuri" taktik sukses dari industri lain secara cerdas agar Anda punya bank data solusi yang kuat. Terakhir, pakailah The Third Eye untuk mensimulasikan ide tersebut di dalam kepala secara mendalam sebelum Anda membuang-buang uang untuk membuat prototipe yang belum tentu laku di pasar. Dunia sekarang makin ruwet dan kita tidak bisa lagi cuma mengandalkan nasib atau keberuntungan semata. Metodologi ini mendemokrasikan kreativitas sehingga siapa pun—mulai dari karyawan biasa sampai direktur—punya kesempatan yang sama untuk merubah peradaban melalui ilmu yang benar. Jangan hanya menunggu ilham yang tidak pasti datangnya, mulailah merakit masa depan Anda dengan sistem pemetaan pilihan yang terukur. Mari kita berpikir lebih besar demi kemajuan peradaban manusia yang jauh lebih baik dan efisien.
Bekerja efektif dimulai dengan pengelolaan waktu yang sadar akan keterbatasan energi dan kecenderungan manusia untuk menunda. Berdasarkan Hukum Parkinson, tugas cenderung berkembang untuk memenuhi durasi waktu yang kita sediakan, sehingga kunci utama efektivitas adalah menetapkan tenggat waktu yang tegas dan realistis untuk mencegah pemborosan waktu. Dengan menerapkan Metode 333, seseorang dapat membagi hari kerja menjadi struktur yang seimbang: tiga jam untuk kerja mendalam (deep work) pada proyek utama, menyelesaikan tiga tugas administratif kecil, dan melakukan tiga aktivitas perawatan diri. Struktur ini memastikan bahwa kemajuan signifikan tetap tercapai tanpa mengorbankan kesehatan mental atau kebugaran fisik. Selain manajemen waktu, ketajaman dalam menentukan prioritas menjadi pilar kedua dalam produktivitas yang berdampak tinggi. Prinsip Pareto mengingatkan kita bahwa delapan puluh persen hasil biasanya berasal dari dua puluh persen upaya yang paling terarah. Oleh karena itu, pekerja yang efektif bukanlah mereka yang hanya terlihat sibuk, melainkan mereka yang mahir mengidentifikasi tugas-tugas krusial yang memberikan dampak terbesar bagi tujuan jangka panjang. Dengan berfokus pada substansi daripada terjebak dalam detail-detail sepele yang tidak produktif—atau yang sering disebut sebagai fenomena "membuat pagar sepeda"—kita dapat mengoptimalkan energi yang terbatas untuk mencapai hasil yang lebih bermakna. Terakhir, efektivitas jangka panjang sangat bergantung pada pola pikir yang fleksibel dan kemampuan menjaga identitas diri di luar pekerjaan. Kita perlu memandang berbagai strategi kerja bukan sebagai aturan mutlak, melainkan sebagai alat bantu yang sesuai dengan Hukum Box: semua model mungkin memiliki celah, tetapi beberapa di antaranya sangat berguna jika diterapkan pada situasi yang tepat. Di saat yang sama, menjaga agar identitas diri tidak sepenuhnya tertelan oleh profesi, sebagaimana ditekankan dalam Hukum Morrison, adalah kunci untuk mencegah kelelahan kronis (burnout). Dengan memahami bahwa efektivitas sejati mencakup pencapaian profesional sekaligus kesejahteraan pribadi, kita dapat mempertahankan performa tinggi secara konsisten tanpa kehilangan arah hidup yang lebih luas.
Bismillah,Persiapan Terakhir Sebelum Ramadhan(Final preparation before ramadhan)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-Video Animasi dari Kajian Tematik:“Bulan Sya'ban Serasa Dianaktirikan”
Katanya semua perjalanan ada akhirnya.Tapi bagaimana kalau pemberhentian terakhir bukan tempat yang seharusnya kamu tuju?Dengerin kisahnya di “Bus Malam ke Pemberhentian Terakhir.”
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 5 Februari 2026Bacaan: "Si pemalas dibunuh oleh keinginannya, karena tangannya enggan bekerja." (Amsal 21:25)Renungan: Kita tentu tidak mau hidup bersama seorang pembunuh, bukan? Akan tetapi, sadarkah bahwa kita sering kali hidup nyaman bersama pembunuh yang kejam? Pembunuh itu bernama kemalasan. Apa yang dibunuhnya? Semua kemungkinan kita untuk mencapai keberhasilan. Meskipun kita memiliki pelbagai faktor yang dibutuhkan untuk berhasil tetapi bila kita malas maka keberhasilan tidak akan menghampiri diri kita. Bagaimana kita tahu bahwa kita sudah hidup dalam kemalasan? Amsal memberikan empat karakteristik orang yang malas. Pertama, si pemalas selalu menciptakan alasan yang tidak masuk akal untuk membenarkan kemalasannya. Kedua, si pemalas suka menunda suatu pekerjaan. Ketiga, si pemalas terbiasa tidak menyelesaikan tugas yang sudah dimulainya. Terakhir, si pemalas sering merasa diri paling benar dibandingkan orang lain. Berdasarkan panduan dari Amsal ini, marilah kita memeriksa diri dengan teliti dan jujur. Apakah kita sudah bersahabat dan bahkan dikuasai oleh kemalasan? Bertobatlah dari kemalasan sebelum kita menyesal karena sudah membuang banyak kesempatan berharga untuk berhasil tanpa bisa memperolehnya kembali. Jangan lupa, kemalasan juga adalah dosa yang dibenci oleh Tuhan karena kita tidak mengembangkan potensi yang sudah dipercayakan Tuhan kepada kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kerajinan untuk melakukan segala sesuatu, sehingga apapun yang aku lakukan dapat menjadi berkat bagi banyak orang. Amin. (Dod).
Ridwan menceritakan tentang pendakian terakhirnya bersama sang adik, sebelum menjadi pendakian terakhir banyak kejanggalan yang terjadi selama di perjalanan.Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2025, Lentera Malam
Penjelasan kitab wahyu mengenai neraka, mengapa ada neraka, bagaimana melihat anugarah Tuhan untuk orang percaya.
Di episode terakhir di tahun 2025 kita ngobrol dan nge-rekap dikit apa aja yang menurut kita berkesan di tahun 2025 dan apa aja harapan Bebek, Abel dan Sangga untuk AADG di tahun depan!
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 276 (Matius 20:1-16): Bagian ini melanjutkan tema “terdahulu menjadi terakhir dan terakhir menjadi terdahulu”. Tuhan Yesus mendidik para murid dengan memberikan perumpamaan mengenai pekerja-pekerja di kebun anggur. Kebun anggur dan pemiliknya adalah simbol Israel dan Allah yang memiliki Israel (Yes. 5:1-7). Dan pada bagian ini dikisahkan bahwa pemilik kebun anggur pergi mencari pekerja bagi kebun anggurnya.
Apa yang dibahas?Nintendo dikabarkan pelit ngasih Dev-kit ke developer besar maupun kecilDampak Hollow Knight: Silksong ke developer game lainTanggal early access Skate 4 sudah rilis dan gimana masa depan Skate dengan model Free-to-play nya?Di episode kali ini kita akan membahas rumor tentang Nintendo yang pelit dalam memberikan DevKit, update terbaru dari Hollow Knight yang bikin game lain pada delay, serta game Seascape yang segera masuk early access di bulan September. Kita juga ngobrolin soal rekaman dengan FaceTime, game Persona 3 Reload, dan Deadlock. Selain itu, ada berita tentang Nintendo Switch 2 yang susah dicari DevKit-nya, PlayStation yang mulai terbuka sama Xbox, rilisnya Gears of War di PS5, serta ulasan mengenai game Hollow Knight: Silksong dan hype yang mengelilinginya. Terakhir, kita bahas tentang free to play dan mode live service dari game Skate yang rilis di bulan September nanti.Timestamp:00:00 Intro18:57 Kontroversi Devkit Nintendo Switch 238:51 Dampak Rilisnya Hollow Knight: Silksong47:01 Skate 4 Early Access Announcement58:17 Intinya mah gini
Orang Yang Terakhir Masuk Surga adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Shahih Jami’ Ash-Shaghir. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Dr. Emha Hasan Ayatullah pada Kamis, 9 Dzulhijjah 1446 H / 5 Juni 2025 M. Kajian Islam Tentang Orang Yang Terakhir Masuk Surga Kajian ini membahas tentang orang yang terakhir masuk surga. Poinnya adalah bahwa […] Tulisan Orang Yang Terakhir Masuk Surga ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.
A panel of undecided voters handed Prime Minister Anthony Albanese a convincing win at the end of the fourth and final leaders' debate. - Panel pemilih yang belum menentukan pilihan, memberikan kemenangan meyakinkan kepada Perdana Menteri Anthony Albanese di akhir debat keempat dan terakhir kedua pemimpin.
CEO Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, berbicara tentang filosofi dan komitmen mereka, “Humanising Financial Services”. Selain itu, Steffano juga mengupas bagaimana bank konvensional, fintech, dan institusi keuangan lainnya dapat bekerja sama di era kolaborasi seperti hari ini. Terakhir, beliau juga memberikan tips kepemimpinan dan bisnis—merefleksikan dari kesuksesan Maybank Group yang baru saja memenangkan 2024 Time World's Best Company.Dalam percakapan ini, Gita Wirjawan mengangkat anekdot-anekdot yang belum pernah dibahas sebelumnya terkait usaha kecil dan mikro, persepsi masyarakat lokal terkait ekspor, hingga pandangannya soal dampak terpilihnya Trump terhadap ekonomi dunia.#Endgame#GitaWirjawan#MaybankIndonesia-----------------Episode Endgame lainnya yang mungkin juga Anda sukai:Sejarah Uang dan EvolusinyaFaisal Basri: Prioritas Kita Berbenah, Bukan PindahArah Ekonomi di Era Pemimpin Baru - Hendri Saparini-----------------Jelajahi dan diskusikan lebih lanjut episode ini di:https://endgame.id/-----------------Untuk ajakan kolaborasi dan kerja sama, hubungi kami di sini: https://sgpp.me/contactus-----------------Ikuti akun instagram Narrator kami di:maybankidbapaksteff-----------------Episode ini dipersembahkan oleh:https://www.maybank.co.id/-----------------‘Mata kuliah'0:00:00 - Intro 0:03:17 - Latar belakang Steffano Ridwan0:09:50 - Bank regional, berprestasi internasional0:19:59 - Pentingnya nilai dalam perusahaan0:25:28 - Transisi digital, fintech, tech bubble burst0:35:21 - UMKM dan prinsip syariah0:47:48 - Ekonomi makro0:53:16 - Persepsi ekspor di kalangan masyarakat0:57:36 - Ekonomi dunia: Trump, suku bunga, AI1:03:38 - SDM1:13:31 - Ciri pemimpin1:16:40 - Pesan untuk sesama institusi finansial