Commune in Alba, Romania
POPULARITY
Badai pasir dahsyat melanda wilayah utara Chili. Kota Antofagasta menjadi salah satu kawasan terparah yang diselimuti debu pekat hingga jarak pandang menurun drastis.
Hujan lebat dan angin kencang terus melanda kawasan Pegunungan Ural di Rusia. Cuaca ekstrem tersebut memicu banjir bandang, proses evakuasi warga secara massal, hingga gangguan operasional pada jalur kereta api utama di wilayah setempat.
Kota pesisir Yueqing di Provinsi Zhejiang, China Timur, dilanda banjir besar dan dipenuhi puing setelah diterjang Topan Bavi. Sebelum badai mencapai daratan, pemerintah setempat telah menetapkan respons darurat tertinggi dan melakukan evakuasi massal untuk melindungi warga dari ancaman korban jiwa.
Fenomena cuaca ekstrem microburst menerjang wilayah Philadelphia, Amerika Serikat, dengan membawa angin kencang berkecepatan hingga 110 kilometer per jam. Badai mendadak ini menyebabkan kerusakan massal, meninggalkan puing-puing berserakan, serta mengganggu aktivitas warga setempat.
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 12 Juli 2026Bacaan: "Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: "Tenang! Aku ini, jangan takut!" (Matius 14:27)Renungan: Pada tahun 1993, Nelson Mandela baru 3 tahun keluar dari penjara setelah 27 tahun dipenjara di Afrika Selatan. Negaranya sedang di ujung tanduk. Kulit putih takut kehilangan kuasa. Kulit hitam marah dan mau membalas dendam. Perang saudara hampir meledak setiap hari. Semua penasihatnya berkata, "Pakai kekuatan dan balas. Amankan posisi dulu." Tapi Mandela masuk ke ruangannya, berdoa, lalu mengambil keputusan yang membuat dunia kaget. Dia undang mantan sipir penjaranya makan siang di istana. Dia membentuk "Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi". Dia memilih mengampuni daripada membalas. Ketika ia ditanya mengapa berani ambil risiko sebesar itu, dia menjawab, "Saya sudah 27 tahun hidup dalam ketakutan dan kebencian. Saat saya keluar dari penjara, saya sadar kalau saya tidak melepaskan itu, maka saya masih di dalam penjara." Mandela memilih tenang di tengah badai, karena dia percaya ada panggilan yang lebih besar daripada rasa takutnya. Bacaan Injil di atas terjadi saat murid-murid ada di tengah danau Galilea. Angin kencang, ombak besar dan perahu hampir tenggelam. Mereka melihat "sesuatu" jalan di atas air dan berteriak ketakutan, mengira itu adalah hantu. Di titik paling panik itu, Yesus datang. Kalimat pertama-Nya bukan, "Aku akan meredakan badai", tetapi kalimat pertama-Nya adalah, "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!" Yesus dalam hal ini mau mengingatkan bahwa sebelum Ia membereskan masalah kita, ketahuilah dulu siapa yang ada bersama kita. Badai boleh tetap ada. Tapi kalau "Aku ini" ada di perahu, maka kita tidak akan tenggelam. "Danau" kita saat ini mungkin berbeda, tetapi ombaknya sama kencang, yaitu pertama badai Ketidakpastian, contohnya dalam hal kerja, ekonomi, masa depan dll. Kita seperti para murid melihat gelombang, bukan melihat Yesus. Yesus berkata, 'Tenanglah! Aku pegang kendali hidupmu." Kedua badai hubungan. Ada luka, kecewa, pengkhianatan dll. Godaannya adalah kita mau membalas atau menghindar. Mandela mengajar kita memilih tenang dan memilih pengampunan, karena ada Yesus bersama kita. Ketiga badai batin. Ada kecemasan, kegagalan dan merasa tidak cukup. Kita berteriak dalam hati. Yesus datang dan berkata hal yang sama, "Tenanglah! Aku ini. Kamu tidak sendirian. Kita sering meminta Tuhan membereskan badainya dulu baru kita tenang. Tapi Tuhan minta kita percaya dulu bahwa Dia ada, barulah kita bisa tenang di tengah badai. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku yang sering lebih fokus pada badai daripada kehadiran-Mu. Hari ini aku mau mendengar suara-Mu: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!" Mampukan aku seperti Mandela, untuk tidak dikuasai takut dan benci. Peganglah tanganku di tengah gelombang hidupku. Amin. (Dod).
Hujan lebat yang dipicu Badai Tropis Maysak menyebabkan bencana di berbagai wilayah China. Sedikitnya lima orang dilaporkan meninggal dunia, sementara banjir, longsor, dan kerusakan infrastruktur melanda sejumlah daerah dari utara hingga selatan. Otoritas setempat terus melakukan evakuasi warga serta penanganan darurat di wilayah terdampak.
Cara menang atas badai adalah dengan melindungi akun/rekening kepercayaan kita (protect our trust account).Rekening atau akun : catatan atau wadah resmi untuk menyimpan atau mengelola sesuatu.Seandainya kita gagal dalam hal karakter (trust), yang harus kita lakukan adalah :1) Mengakui bahwa kita perlu ditolong.2) Mengakui pelanggaran dari kepercayaan yang diberikan dan menerima tanggung jawab.3) Menentukan otoritas yang benar & yang dapat dipercaya di mana kita dapat memberi pertanggungjawaban.4) Menundukkan diri pada otoritas tanpa syarat.5) Mentaati nasihat, arahan, dan instruksi dari otoritas yang berwenang.
Cara memiliki kehidupan yang tidak tergoyahkan adalah dengan memiliki “karakter Kristus”Roma 5 : 3 - 5Bagaimana bisa memilik karakter Kristus?1) Bermegah dalam kesengsaraan.2) Memiliki kesadaran dan keyakinan.Sadar dan yakin bahwa Tuhan lagi bangun “trust/ kepercayaan” dalam kehidupan kita. (Yak 1 : 2 - 5)3) Bergantung kepada kasih Tuhan lewat Roh Kudus.
Banjir bandang dahsyat menerjang wilayah Ourense di barat laut Spanyol setelah badai ekstrem dan hujan lebat menghantam kawasan Galicia Timur. Hanya dalam waktu sekitar sepuluh menit, arus banjir bandang yang disertai hujan es menghancurkan permukiman warga, mengikis jalan raya, serta menimbun puluhan mobil dengan material lumpur dan batu. Menanggapi situasi darurat yang juga meluas hingga ke desa-desa di Viana do Bolo ini, otoritas setempat langsung mengerahkan alat berat dan meminta bantuan dari Unit Darurat Militer Spanyol demi mempercepat evakuasi serta mengantisipasi adanya cuaca buruk susulan.
Badai debu disertai hujan deras dan sambaran petir menewaskan sedikitnya 96 orang serta merusak rumah-rumah warga dan bangunan lain di India bagian utara.
Bahasa Indonesia Bersama Windah (for intermediate Indonesian language learners)
https://www.patreon.com/windahTranskrip: https://www.patreon.com/posts/211-seri-kata-20-155999585?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkTerjemahan: https://www.patreon.com/posts/eng-211-seri-20-155999901?utm_medium=clipboard_copy&utm_source=copyLink&utm_campaign=postshare_creator&utm_content=join_linkRambut badai = Rambut panjang, tebal, dan sehat. Biasanya bergelombang.Anti-badai = Tahan lama, tidak mudah lepas/hilangBadai pasti berlalu = Kesulitan pasti akan terlewatiSumber gambar: Thula Na di UnsplashTerima kasih banyak atas dukungannya untuk:SAHABAT WINDAHAkiramJayNyong Jago Bob GenericJohn nyMartin JankovskýWilliam ChenDawid GerstelDnsSebastianAlexander ScholtesJrobabuja11 RoboNicholai LidowAliteJack William HusbandsAndre ChampouxDemiKatherine WalkerLino ArboledaLeon KwekCameron Edinger-ReeveIsmail OtchiChrisRussell BarlowMary Pope帥志 Shuai Chih LinBjornrappangeHossein KhoshtaghazaParis LuckowskiMatthew O'ConnorRussell OgdenYaszalixBart van de KampWC KonArthur NazaryanDaniel KaposiEmily HuangBenjamin SayHa Nguyen Jena StringerFrédéric UhrweillerQuran and sunnahEdward HearnJennifer Foley태용 심Cameron ClarkOxana SaimoAudrey DeliviaJoeJohn RichardsonFredoMarkRickLucaRuby den BoerTata HelenkiRowenaEmma MonteathRolandJoey ProwCarmen ChuiLynden AinslieAngelia OngCatherine Collier AntjeAntjeChanatip TatiyakaroonwongHariyanto H.kaydee donkersDavid McLeanTomo振 袁Ryad BelkacemAndrew诺欣 吴Bali Sam RuRu_paBert Scholtengino GroenevelJeshua MorrisseDaniel GrahamKartikaTed ChanTomiGiacomo GrisonTEMAN WINDAHJohn McBrideP. Clayton D. Causey, CT Vanessa HackJohn ShumLuis PaezCraig RedriffMariusCharlotteJonny 5Jose LorenzoJeremyLulunMadeleine MillerAngelo CaonRossi von der BorchSicily FiennesMeredith R NormanTim DoolingDevin NailAlissa Sjuryadi-TrowbridgeBillEric EmerTarquam James McKennaAmanda BlossStephen MBen HarrisonNaota YanagiharaHans WagnerJustin WilsonZane RubaiiBenjaminDerynAlexH HMatt WintersAlec MitchellVinceBertiAtsuko MaenoMosaStephen GrahamColleen Thornton-WardAilise Sweeney-LoweJimmyYng KenjicnxuFlorian HopfKurt VerschuerenJoakimRyosuke SudaBerberJeroen VellekoopJan NedermeijerMatthewTakeshi YamafujiNatePatrickMiquelFeeJingle YanMathias朗 桑田Ben PlayfordLauraKenji YanaguRicky ZhangVacanza Tropicale惠羽 蔡Sophie Hoestereyこ ぱるDouglas HerrickTim SomervilleMaxence AKFSF BEddoMarc EberJin Kimivy babyDevlin KuyekDawn TanNeoKimchiSpiritPaulie MoraPaula BradleyRoman PicardJarryd RMartin AwalYohiJosh LovellEnrico WelderYoichiroKatoRoanna MTacoButter동원 이MojaNabi KunisadaTDaniel Tanlego meister창호 이昭儒 吳Thanh-Nhi VoJ YonkmanMarjaAndrea Deckeroc RMatteo FarciJohan MiFrankMichael SpagonIsabel TeoMasaDannyMark SeemanpillaiNicky BrownEstelle蕾 戴倫 阿David Kasakeijan-RossPENDENGAR SETIAColumba TierneyHH JorgensenAmina AljehaniCamillelishan fengluanAninda P.A.F拓也 高山匠海 杉本 Iga KomarJonathan BaileyJaime NoriegaEdmund Tannina mengАндрей ТутаевAzharra Al FaridLitaTwindadfrankStephen Wellesley-SquiresAnna
Lima pendaki yang hilang selama tiga hari di wilayah Kamchatka, Rusia Timur, akhirnya berhasil ditemukan oleh tim penyelamat setelah terjebak dalam badai salju ekstrem tanpa perlengkapan darurat yang memadai. Meskipun kelima pendaki ditemukan dalam kondisi selamat, dua pendaki lainnya dilaporkan meninggal dunia.
Era kestabilan tunggal pasca-Perang Dingin telah berakhir, digantikan oleh dunia yang terfragmentasi di mana persaingan sistemik menjadi norma baru. Dalam lanskap yang berbahaya ini, statecraft atau seni bernegara tidak lagi boleh dipandang secara sempit sebagai urusan diplomasi di meja perundingan atau sekadar unjuk kekuatan militer. Sebaliknya, ia adalah orkestrasi total dari seluruh instrumen kekuatan nasional—mulai dari ketahanan rantai pasok ekonomi hingga keunggulan teknologi mutakhir. Jack Watling mengingatkan kita bahwa negara yang akan bertahan dan memimpin adalah negara yang mampu menyatukan kebijakan domestik dengan ambisi luar negeri secara koheren, mengubah birokrasi yang kaku menjadi mesin strategi nasional yang terintegrasi sepenuhnya. Persaingan modern kini berpindah ke ruang-ruang yang sering kali tidak terlihat, yakni "Zona Abu-abu" dan titik-titik sumbat (chokepoints) strategis. Kekuatan tidak lagi diukur hanya dari jumlah hulu ledak nuklir, melainkan dari kontrol atas aliran data, kabel bawah laut, dan dominasi produksi semikonduktor canggih. Dalam lingkungan ini, konsep ketergantungan telah dipersenjatai; hubungan ekonomi yang dulunya dianggap sebagai jembatan perdamaian kini menjadi alat pemerasan politik. Oleh karena itu, memiliki "Wawasan" (Insight) yang mendalam untuk memahami lensa budaya dan motivasi lawan menjadi sangat kritikal guna menghindari salah kalkulasi yang bisa memicu eskalasi konflik yang tidak diinginkan. Pada akhirnya, keberhasilan strategi sebuah negara sangat bergantung pada ketahanan internal dan visi jangka panjangnya. Tantangan terbesar bagi negara demokrasi adalah menyelaraskan siklus politik jangka pendek dengan kebutuhan strategis yang melampaui dekade. Tanpa basis industri yang kuat dan masyarakat yang memiliki resiliensi tinggi terhadap disinformasi, kedaulatan sebuah negara akan terus tergerus. Statecraft di era perpecahan ini menuntut kepemimpinan yang berani untuk menentukan prioritas yang sulit, menjaga integritas nilai-nilai nasional, dan terus berinovasi dalam mengejar penemuan teknologi. Hanya dengan tangan yang teguh dan visi yang jernih, sebuah negara dapat menavigasi jaringan ketergantungan global tanpa kehilangan jati diri dan kekuasaannya.
Ketika Kita Merasa Kehilangan Segalanya: Menggapai Tuhan di Tengah Penderitaan (Esther Gunawan)
Badai salju menerjang di sejumlah negara bagian di Amerika Serikat, memicu pemadaman listrik besar-besaran dan pembatalan ribuan penerbangan.
Cuaca ekstrem melanda wilayah timur Rusia, dengan badai salju dahsyat dilaporkan menghantam kawasan Chukotka pada Selasa waktu setempat. Badai salju ini menyebabkan kelumpuhan total di sejumlah titik, mengganggu aktivitas di wilayah tersebut.
Lebih dari seratus orang mengantre di luar Gereja New Season di Nashville, Tennessee, Amerika Serikat, dalam suhu yang mendekati titik beku untuk mendapatkan bantuan makanan gratis. Antrean panjang terlihat mengular di sekitar tempat parkir gereja, di mana warga membawa kotak dan tas untuk diisi dengan makanan segar seperti daging, roti, dan sayuran yang dibagikan secara cuma-cuma.
Moskow kembali diterjang hujan salju ekstrem yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut pada hari Kamis, dengan kedalaman salju mencapai 62 sentimeter, hampir tiga kali lipat dari normal di musim sebelumnya. Badai salju ini menyebabkan kemacetan lalu lintas di hampir seluruh penjuru distrik, memaksa pihak berwenang kota untuk mendorong pengemudi agar menggunakan transportasi umum atau bahkan bekerja lembur untuk menghindari jam sibuk.
MetroTV, Ribuan rumah di Mid-Lands, Wales, dan Inggris Selatan mengalami pemadaman listrik pada Jumat pagi setelah badai besar menerjang dari Atlantik. Badai Goretti mengancam Kepulauan Scilly di ujung barat daya Inggris, menyebabkan beberapa jalan diblokir, bangunan tidak stabil, dan pemadaman listrik yang menyebabkan beberapa orang kekurangan air. Lebih dari 57.000 orang di Inggris Barat Daya, Midlands, dan Wales terdampak pemadaman listrik. National Rail memperingatkan masyarakat di seluruh Inggris untuk memeriksa jadwal perjalanan, karena badai ini juga mengganggu layanan kereta api di Inggris, Skotlandia, dan Wales.
Badai musim dingin kembali menghantam Gaza, khususnya di Kota Khan Younis. Air laut dan hujan lebat merendam tenda-tenda pengungsi.#Gaza #BadaiMusimDingin #KhanYounis #Pengungsi #BanjirTenda #CuacaEkstrem #BeritaInternasional #KrisisKemanusiaan #BeritaTerkini #BencanaAlam
Untuk selama-lamanya, ya TUHAN, firman-Mu tetap teguh di sorga.
Untuk selama-lamanya, ya TUHAN, firman-Mu tetap teguh di sorga.
Siklon Tropis Senyar di Selat Malaka membuktikan: Indonesia tak lagi 'aman' dari badai besar. Ratusan nyawa melayang, ribuan rumah hancur. Ini bukan lagi teori—ini realitas baru krisis iklim. Waktunya Indonesia punya kalender siklon &sistem tanggap darurat yang lebih kuat. #SiklonSenyar #BencanaHidrometeorologi #PerubahanIklim #TalkDisaster
Badai Tropis Fung-Wong menyebabkan banjir besar, longsor, dan kerusakan luas di wilayah Yilan, Hualien, hingga Pingtung. Ribuan warga dievakuasi dan puluhan lainnya terluka. Tim militer dikerahkan untuk membantu membersihkan lumpur serta puing dari rumah-rumah warga. Hujan lebat diprediksi masih berlanjut hingga Kamis.
Super Typhoon Fung-Wong menghantam wilayah timur laut Filipina, memaksa ratusan ribu warga dievakuasi. Angin kencang dan hujan deras menyebabkan pemadaman listrik serta kerusakan di sejumlah daerah. Badai ini memiliki lebar sekitar 1.600 km, menutupi dua pertiga negara, dengan kecepatan angin hingga 185 km/jam dan hembusan 230 km/jam. Presiden Ferdinand Marcos Jr menetapkan status darurat nasional untuk mengantisipasi dampak luas topan. Fung-Wong datang saat Filipina masih memulihkan diri dari topan Kalmaegi.
Selalu libatkan Tuhan pada saat kita menghadapi permasalahan, dan jangan pernah merasa bahwa diri kita adalah seorang profesional yang mengetahui banyak hal, padahal masih banyak yang perlu kita pelajari.Tetaplah mempercayai setiap janji-Nya yang tertulis di dalam kebenaran firman-Nya di Alkitab, dan jangan pernah merasa digentarkan hari esok. Karena hari esok selain memiliki kesusahannya sendiri (Matius 6:34), Tuhan juga masih dapat melakukan banyak perkara luar biasa di dalam hidup kita. Amin. —Pdt. Andreas Rahardjo, Mengalahkan Badai.Khotbah MDC Surabaya satelit Graha Pemulihan
Sejumlah pejabat daerah, lembaga swadaya, dan komunitas internasional mulai menyalurkan bantuan makanan dan air ke warga Jamaika yang terdampak Badai Melissa. Beberapa wilayah masih terisolasi karena jalan terhalang tiang beton dan pohon tumbang, terutama di St Elizabeth dan Westmoreland.
Badai Melissa yang diperkirakan mendarat di Kuba Timur telah menyebabkan 7 korban jiwa di Karibia. Lebih dari 600.000 orang dievakuasi dari wilayah rawan, termasuk kota Santiago. Pemerintah Kuba mengerahkan pasukan untuk membantu penyelamatan dan evakuasi.
Pemerintah India menutup sekolah dan mengevakuasi ribuan warga di pesisir timur untuk menghadapi siklon Montha yang diperkirakan mendarat di Andhra Pradesh. Badai topan dengan kecepatan angin 100 km/jam ini berpotensi membawa hujan lebat.
Badai Imelda melanda sebagian wilayah Kepulauan Bahama pada Senin sore waktu setempat, membawa angin hingga 140 kilometer per jam dan hujan deras yang menyebabkan banjir di Grand Bahama dan Abaco. Pemerintah setempat menutup sekolah, kantor, dan pusat perbelanjaan, serta mengimbau warga tetap di rumah. Meski belum ada laporan kerusakan rumah atau korban jiwa, sejumlah pohon tumbang menutupi jalan. Badai diperkirakan meninggalkan Bahama dalam 16 jam ke depan, sementara penerbangan dibatalkan hingga kondisi membaik.
Badai besar Ragasa menghantam Taiwan, menyebabkan sungai meluap dan merendam pemukiman warga. Kendaraan terbawa arus dan rumah-rumah terendam. Sedikitnya 14 orang tewas dalam bencana di Hualien ini.
Badai tropis yang melanda Vietnam menyebabkan hujan deras dan banjir parah di Hanoi, ibu kota negara tersebut, serta sejumlah provinsi lainnya. Kendaraan bermotor dan pengendara sepeda motor terpaksa melintasi genangan air setinggi pinggang di berbagai titik kota.
GI Pephy N G
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga besar. Judul renungan hari ini adalah DISELAMATKAN DARI BADAI Mari kita membaca Firman Tuhan dari YOHANES 5: 24Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yangmengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup. Wonder Kids, hidup ini kadang seperti cuaca: cerah dan menyenangkan, lalu tiba-tiba datang badai — masalah, kehilangan, atau kesedihan. Kamu mungkin belummengalami badai yang besar, tapi Firman Tuhan mengingatkan bahwa masalah bukanlah akhir segalanya. Yang paling penting adalah: Apakah kamu sudah diselamatkan dari badai yang paling besar — yaitu dosa dan kematian?Yesus berkata bahwa siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dihukum, tetapi memiliki hidup yang kekal. Ini bukan karena kita baik, tapi karena kasih karunia Allah yang besar. Dia yang menyelamatkan kita dari maut! Nilai ujian, teman, atau hobi memang menyenangkan. Tapi hanya Yesus yang sanggup memberi hidup yang sejati dan memimpin kita melewati badai hidup. Kamu boleh minta tolong pada orang lain, tapi yang paling penting adalah datang kepada Tuhan Yesus, Sang Penyelamat sejati. MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, setiap hari banyak orang menghadapi kesulitan — mungkin sakit, kecelakaan, atau kehilangan. Saat kamu melihat mobil ambulans, pemadam, atau polisi, doakanorang-orang yang membutuhkan pertolongan dan juga mereka yang menolong. Itu latihan kecil untuk menunjukkan bahwa kita percaya kepada Allah yang bekerja di tengah dunia yang rusak. Mari kita berdoa Bapa, terima kasih atas kasih-Mu yang besar. Tolong aku untuk selalu percaya kepada-Mu dan mengikuti jalan-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin. Wonder Kids, ingatlah: badai boleh datang, tapi Tuhan Yesus tetap memegang hidupmu.Ayo terus belajar tentang kasih-Nya dan percayalah kepada-Nya setiap hari. Tuhan Yesus memberkati
Bandara utama Kota Meksiko, Benito Juarez, kembali beroperasi setelah sebelumnya ditutup akibat diterjang badai yang menyebabkan jarak pandang terbatas dan landasan pacu tergenang banjir
Berkat di Tengah Badai - Bapak Herwin Sihotang - 27 Juli 2025 - GBI Sariwangi
Badai petir ekstrim yang melanda wilayah Tyrol, Austria, memicu longsor lumpur besar di Lembah Gschnitztal, menutupi rumah dan jalur hiking.
Pada podcast Berani Berinvestasi kali ini, kita akan membahas informasi menarik di balik sektor consumer saat ini. Sobat Genvest penasaran kan dengan pembahasannya? Bersama Mino, Retail Research Team Leader CGS International Sekuritas Indonesia dan Joanne Ong, Research Associate Sector - Consumer CGS International Sekuritas Indonesia, yuk simak info selengkapnya di Podcast Berani Berinvestasi #116 di Spotify dan Youtube CGS International Sekuritas Indonesia! Tambah semangat investasimu dan mulai berinvestasi saham bersama kami, kunjungi www.cgsi.co.id dan hubungi kami di Whatsapp Centre 0815-1074-8305 atau 150330. Disclaimer: bit.ly/disclaimer-cgsiid#CGSInternational #CGSI #CGSID #PodcastBeraniBerinvestasi #SobatGenvest #AkuInvestorSaham
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Sr. Maria Stavana dan Sr. Maria Visensia dari Komunitas Novisiat OSF di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Kejadian 19: 15-29; Mazmur tg 26: 2-3.9-10.11-12; Matius 8: 23-27.BADAI Tema renungan kita pada hari ini ialah: Badai. Pribadi yang sedang dalampergulatan batin, keluarga yang sedang goyah permasalahan ekonomi, Gereja yangdihantam oleh perselisihan antara umat yang berkubu-kubu, dan negara yangdihancurkan oleh korupsi secara masif, semua ini adalah contoh-contoh badaiyang menghantam kehidupan manusia. Semua orang terkena dampak kerusakan baikfisik maupun mental, sama seperti bencana alam yang mengancam kehidupan sebuahlingkungan tertentu. Aneka macam badai yang mengancam kehidupan manusia dan lingkungannyamerupakan kekuatan alam yang bukan memberikan kenyamanan, tetapi memberontakdan menghancurkan kehidupan. Pada saat alam itu sedang tenang dan indah, kitatentu amat terpesona untuk menikmatinya. Alam sungguh menyajikan semacamsantapan jiwa, sehingga jiwa menjadi damai dan menggembirakan. Tetapi ketikaalam itu memberontak, misalnya terjadi angin ribut, banjir, atau gempa bumi,manusia sebaliknya jatuh ke dalam derita. Di dalam kitab suci kita dapat menemukan begitu banyak fenomena alam. Didalam hidup kita, khususnya di tanah air Indonesia, bencana alam sudah menjadimalapetaka yang tidak asing bagi segenap penduduk nusantara. Sering orangmengartikan setiap bencana sebagai bentuk hukuman yang diberikan alam kepadamanusia. Hukuman itu sebagai konsekwensi atas ulah manusia yang merusak dantidak memelihara alam. Pemahaman ini lebih dipertajam lagi, bahwa Tuhan mengijinkan terjadinyabencana atau badai menimpah kehidupan manusia, supaya manusia menjadi sadarakan kedosaannya dan kembali kepada Tuhan. Pertanyaannya ialah: apakah denganmengijinkan itu, Tuhan berada di tempat yang jauh dan menonton manusiamenderita? Apakah dengan mengijinkan itu, manusia dibiarkan saja tersiksasambil Tuhan tidak bertindak apa pun untuk melindungi ciptaan yang Ia sangatkasihi? Tentu jawabannya tidak. Tuhan tetap berada di dalam hati setiap manusia. Iaberada di dalam rumah-rumah keluarga, di tempat-tempat manusia bekerja, dan didalam segala urusan dunia ini. Ia tinggal di sana dan sering dalam keadaandiam. Kita mungkin terlalu sibuk dengan segala urusan sehingga keberadaan Tuhansepertinya tidak kita ingat dan sadari. Ia seperti sedang tertidur lelap ditengah segala kesibukan kita. Namun badai itu, meskipun sebesar apa pun, tidakmungkin menghilangkan kehidupan ini, sebab Tuhan ada bersama kita. Mestinya kita selalu mengingat, menyadari dan memanggil Dia ketika badaiitu datang lalu mengancam kita. Dengan bersama Dia, biarpun badai itu sungguhnyata dan sangat menyakitkan, kita tentu mampu menghadapinya. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan, mampukanlah kami untuk dapat bertahandalam aneka bentuk badai kehidupan. Bapa kami yang ada di surga... Dalam namaBapa ...
Di episode ini, Zaeni ngebahas badai PHK yang lagi nyapu Indonesia, dan gimana nasib fresh graduate yang baru lulus di tengah situasi ini.Buat lo yang udah kerja, lo yang lagi nyari, atau lo yang baru lulus: dengerin sampe habis…Kita ngomongin realita pahitnya, cara lo survive, dan reminder simpel bahwa rezeki lo bukan ditentukan HRD — tapi Allah yang Maha Atur.Cek juga episode sebelumnya soal “Sindrom Aku Capek Tapi Harus Kuat” buat lo yang lagi nahan lelah tapi tetep berdiri.
Australia is experiencing more frequent and intense floods and storms. Once the winds calm and the water recedes, how do you return home safely? Experts speak on the essential steps to take after a disaster. - Australia mengalami banjir dan badai yang lebih sering dan dahsyat. Setelah angin mereda dan air surut, bagaimana Anda bisa kembali ke rumah dengan selamat? Para ahli berbicara tentang langkah-langkah penting yang perlu diambil setelah terjadi bencana.
Australia has been hit with severe storms in the past few weeks. - Australia telah dilanda badai hebat dalam beberapa minggu terakhir.
Puluhan juta warga AS melakukan perjalanan jauh untuk mudik dan merayakan Thanksgiving bersama keluarga besar, melampaui tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, berbagai halangan merintang, mulai faktor cuaca, hingga membludaknya penumpang berbagai modus transportasi.
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 1 September 2024 Bacaan: Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir." (Ibrani 6:19) Renungan: Ada dua pelaut yang ditugaskan untuk mengawasi kapal-kapal yang berlayar di lautan. Pelaut yang satu di bagian luar dan pelaut lainnya di dalam kapal. Pada suatu malam, badai menerjang dengan begitu dahsyat dan mengombang-ambingkan kapal dan menyebabkan seorang dari mereka terlempar ke dalam laut. Namun anehnya, pelaut yang meninggal justru pelaut yang berada di dalam kapal, sedangkan pelaut yang sempat tenggelam itu justru selamat. Kenapa demikian, karena pelaut yang ada di dalam kapal tidak berpegangan. Kisah itu menggambarkan sikap manusia ketika mengalami ujian dalam hidupnya. Banyak orang sering terlena ketika berada dalam situasi yang baik. Saat itu mereka tidak merasa memerlukan bantuan siapapun. Mereka terbiasa hidup sendiri dan menolak pertolongan Tuhan. Ketika situasi yang buruk datang dengan tiba-tiba, mereka kehilangan pegangan dan akhirnya hanyut dan tenggelam di tengah badai yang melanda hidupnya. Jiwa mereka terombang-ambing dalam ketidakpastian dan ketakutan yang selalu mengancam. Padahal sebenarnya, badai yang mereka alami hanyalaha sementara. Tuhan mengijinkan badai melanda bukan untuk membinasakan kita melainkan untuk menguji iman kita. Jika kita mau mengarahkan hati kita kepada Tuhan dan menyandarkan pengharapan kita kepada-Nya, kita akan dapat melaluinya dengan baik. Jangan biarkan badai membuat iman kita goyah. Badai bisa saja besar dan mengerikan, namun kita bisa menaklukkannya jika kita beriman. Seperti Yesus yang menghardik badai di danau Galilea dan menenangkan badai tersebut. Harapan dan keyakinan tidak akan membuat kita goyah. Sebaliknya, harapan dan keyakinan akan membuat kita melangkah maju dengan pasti, karena kita yakin Tuhan tidak akan mengecewakan kita. Dia selalu menepati janji-Nya dan tidak pernah terlambat untuk menolong. Jadi, marilah kita datang kepada Tuhan dan berseru kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, saat ini aku datang pada-Mu dan percaya bahwa Engkau selalu menepati janji-Mu dan tidak pernah mengecewakanku. Kesetiaankulah yang selalu berubah terhadap-Mu. Ampunilah aku Tuhan, sebab aku orang berdosa. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 4 Agustus 2024 Bacaan: Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!" (Matius 14:27) Renungan: Apakah kita pernah mengemudi di tengah hujan yang sangat deras? Dengan pandangan terbatas, kita tidak hanya harus lebih fokus memerhatikan rute, tapi juga memerhatikan supaya kendaraan kita tidak keluar dari badan jalan atau masuk ke lobang jalan, juga memerhatikan agar kita tidak menabrak atau ditabrak kendaraan lain yang penglihatannya juga terbatas. Berlayar di tengah badai tentu lebih mengerikan dari itu. Sewaktu-waktu kapal bisa dibalikkan oleh hantaman ombak dan gelombang besar nan kuat yang siap menelan kita. Danau Galilea agaknya termasuk danau yang cukup sering didera badai. Danau seluas sekitar 166 km persegi dan dalamnya sekitar 43 meter ini menjadi tempat di mana para murid Yesus dua kali diterpa badai/angin ribut. Pertama saat mereka bersama Yesus yang tidur di buritan dan kedua saat mereka berlayar sendiri dan kemudian Yesus menyusul dengan berjalan di atas air. Dua situasi berbeda tapi masalah yang sama yaitu badai. Mari perhatikan dua kisah ini. Saat Yesus tidur di kapal, para murid yang panik berseru membangunkan Yesus. Bukan badai, tapi seruan para muridlah yang membangunkan Yesus. Meski kita di tengah masalah yang begitu besar, selirih apapun doa kita, la mendengarkan kita. Setelah Yesus bangun, la segera menenangkan badai itu, lalu menegur ketidakpercayaan para murid. Ini beda dengan kejadian kedua. Saat para murid berteriak-teriak karena mengira Yesus adalah hantu, yang pertama la lakukan adalah menenangkan para murid, baru badai itu. Mengapa? Karena la mau para murid mengerti bahwa la hadir bersama mereka. Bukankah ini indah? Yang Tuhan mau sederhana saja. Apapun badai masalah yang datang, la mau kita menyadari bahwa la bersama kita. la mau kita fokus pada-Nya saja, bukan pada masalah atau hal-hal lain. Fokus pada Yesus membuat Petrus bisa berjalan di atas air. Berseru pada-Nya membuat la bertindak meredakan badai. Dan badai berhenti begitu Yesus naik ke atas perahu. Ini juga yang harus kita lakukan. Saat masalah datang, arahkan hati kita kepada-Nya, berserulah minta pertolongan-Nya, dan izinkan la masuk ke hati kita, mengarahkan apa yang harus kita lakukan. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, arahkanlah hatiku pada-Mu, agar ketika badai kehidupan menerpaku, hatiku tetap tenang karena aku tahu Engkau ada bersamaku. Amin. (Dod).
A massive solar storm has created rare and spectacular auroras around the world. - Badai matahari yang dahsyat telah menciptakan aurora yang langka dan spektakuler di seluruh dunia.
Setelah resmi hengkang dari Kerispatih, Badai memutuskan bersolo karier. Namun, tentu tidak mudah. Bagaimana cara Badai menghadapi ujian ini? Yuk, dengerin cerita lengkapnya sekarang!
Mantan pianis Kerispatih, Badai beberkan alasan dirinya keluar dari band yang paling hits pada era 2000-an itu. Penasaran? Simak ceritanya di sini!
After the great response to Episode #669, featuring mind-blowing AI tools, we've decided to create a spinoff show focused exclusively on artificial intelligence! Travis and Joel are pleased to announce The Bad AI Show, featuring the latest AI news and hands-on tutorials of the best tools out there. Subscribe at BadAI.show and be sure to claim your Founder's Pass NFT while they last at BadAI.show/nft The video version of the show can be found at these locations: YouTube Rumble Odysee The audio version of the podcast can be found here: iTunes Spotify Google Play Amazon Podcasts Support the show: https://badcryptopodcast.comSee omnystudio.com/listener for privacy information.
As research into psychedelics and their medical uses makes a comeback, scientists are having to deal with the legacy – both scientific and social – of a 40-year near total freeze on psychedelic research. In this episode, we speak with three experts about the early rise and fall of psychedelics in western science and culture, how the mystical and often vague language of the 60s and 70s still pervades research today and what it's like to actually run clinical trials using psilocybin.Featuring Robin Carhart-Harris at the University of California, San Francisco in the US; Wayne Hall, at the University of Queensland in Australia; and Josjan Zijlmans at Vrije Universiteit Amsterdam in the Netherlands. This episode was produced by Mend Mariwany, with sound design by Eloise Stevens. Gemma Ware is the executive producer. Our theme music is by Neeta Sarl. Full credits for this episode are available here. A transcript will be available soon. Sign up here for a free daily newsletter from The Conversation.Further reading:Psychedelic drugs: how to tell good research from badAI maps psychedelic ‘trip' experiences to regions of the brain – opening new route to psychiatric treatmentsPsychedelics: how they act on the brain to relieve depression Hosted on Acast. See acast.com/privacy for more information.