Podcasts about sering

  • 710PODCASTS
  • 1,475EPISODES
  • 18mAVG DURATION
  • 5WEEKLY NEW EPISODES
  • Jun 12, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about sering

Latest podcast episodes about sering

Radio Muhajir Project
Sering Marah Ketika PMS

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Jun 12, 2026 1:13


Bismillah,Sering Marah Ketika PMSUstadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahumullah-Video Pendek dari Kajian Tadzkiratus Saami'“Buah yang Anda Dapatkan dari Ibadah Haji & Qurban”

Parenting Podcast
20.000 Kata Sehari, Jadi Ibu Pasti Cerewet? - oleh Jovita Maria Ferliana, M.Psi., Psikolog

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later May 24, 2026 1:12


SLC Marketing Inc.
Market Audit & Agile Strategy : Senjata CEO di Era Bisnis Brutal

SLC Marketing Inc.

Play Episode Listen Later May 22, 2026 5:11


Di era bisnis yang bergerak begitu cepat, ukuran perusahaan bukan lagi jaminan. Kuncinya adalah seberapa cepat Anda membaca arah perubahan.Sering kali, banyak pebisnis sibuk mengejar omzet hingga lupa mengaudit relevansi pasar dan efisiensi operasional mereka. Di era yang brutal ini, berjalan tanpa data hanya akan membuat Anda tertinggal.Lewat episode kali ini, Kami akan membagikan insight tentang pentingnya Market Audit dan Agile Strategy. Kami ingin mengajak Anda berhenti berjalan dengan asumsi, dan mulai membangun bisnis yang adaptif serta berbasis data. Yuk, simak video ini sampai habis!

Medan Mengaji
Podcast Serial Wanita Muslimah Eps.12 ; Ustadz Abu Saif - Yang Sering Dilanggar #5

Medan Mengaji

Play Episode Listen Later May 22, 2026 65:40


Podcast Serial Wanita Muslimah Eps. 12Pemateri : Ustadz Abu SaifJudul : Yang Sering Dilanggar #5

Medan Mengaji
Podcast Serial Wanita Muslimah Eps.13 ; Ustadz Abu Saif - Yang Sering Dilanggar #6

Medan Mengaji

Play Episode Listen Later May 22, 2026 35:39


Podcast Serial Wanita Muslimah Eps. 13Pemateri : Ustadz Abu SaifJudul : Yang Sering Dilanggar #6

Medan Mengaji
Podcast Serial Wanita Muslimah Eps.14 ; Ustadz Abu Saif - Yang Sering Dilanggar #7

Medan Mengaji

Play Episode Listen Later May 22, 2026 70:37


Podcast Serial Wanita Muslimah Eps. 14Pemateri : Ustadz Abu SaifJudul : Yang Sering Dilanggar #7

Medan Mengaji
Podcast Serial Wanita Muslimah Eps.15 ; Ustadz Abu Saif - Yang Sering Dilanggar #8

Medan Mengaji

Play Episode Listen Later May 22, 2026 66:56


Podcast Serial Wanita Muslimah Eps. 15Pemateri : Ustadz Abu SaifJudul : Yang Sering Dilanggar #8

Medan Mengaji
Podcast Serial Wanita Muslimah : Ustadz Abu Saif - Yang Sering Dilanggar #4 (Eps 11)

Medan Mengaji

Play Episode Listen Later May 20, 2026 37:41


Podcast Serial Wanita Muslimah Eps. 11Pemateri : Ustadz Abu SaifJudul : Yang Sering Dilanggar #4

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 18 Mei 2026 - Mendidik dengan kasih

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 17, 2026 5:46


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 18 Mei 2026Bacaan: "Janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan." (Efesus 6:4)Renungan: Apakah hukuman secara fisik merupakan cara yang efektif untuk mendidik anak? Penelitian menunjukkan bahwa hukuman fisik ternyata cara yang kurang efektif. Bukan berarti hukuman secara fisik itu tidak perlu. Ada kalanya, kita memang harus memberikan disiplin atau hukuman secara keras jika anak kita sudah kelewatan. Memberikan hukuman itu boleh, tapi jadikanlah itu sebagai opsi terakhir. Bukan sedikit sedikit hajar, sedikit sedikit main hajar. Penelitian yang dilakukan oleh University of California di Los Angeles, menunjukkan bahwa 82 persen remaja yang dikirim ke penjara anak, akhimya melakukan kejahatan kembali, dan sering kali dengan kejahatan yang lebih berat dari sebelumnya. Mengapa bisa demikian? Salah seorang anak yang dimasukkan penjara pernah bercerita, "Saya dikurung di sel bersama-sama anak-anak lain yang lebih tua. Di sel itu, setiap anak bercerita tentang apa yang mereka telah lakukan dan bagaimana mereka tertangkap. Ini seperti kursus di bidang kejahatan." Hukuman pada kenyataannya tidak membuat jera. Sering kali kita frustrasi dengan anak kita yang sudah dihukum berulang kali tapi tidak pernah kapok, bahkan kenakalannya semakin menjadi-jadi. Jika hal itu yang terjadi, sudah saatnya kita melakukan pendekatan yang berbeda dalam mendidik anak kita. Bukan lagi dengan tongkat, tapi dengan kasih sayang. Bukan lagi dengan makian, tapi dengan perhatian. Bukan lagi dengan banyaknya kata-kata, tapi dengan teladan dan memberikan waktu secara khusus kepada anak kita. Pendekatan seperti ini sering kali lebih efektif dibandingkan dengan main rotan atau main hajar saja. Pendekatan seperti ini membuat anak sadar apakah perbuatannya benar ataukah perbuatannya salah. Mereka juga tidak hanya memandang orang tuanya sebagai penghukum tapi terlebih pembimbing mereka. Jika mereka punya kesadaran tentang apa yang benar dan apa yang salah, biasanya mereka akan mulai bertanggung jawab atas kehidupannya. Mereka mulai melakukan hal yang benar, bukan karena paksaan tapi karena kesadaran. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat untuk mendidik anak-anak yang Kau percayakanlah padaku, sehingga perkataanku penuh kuasa untuk menjadikan anak-anakku lebih baik dari sebelumnya. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 16 Mei 2026 - Dia selalu menanti yang datang dan setia kepadaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 15, 2026 4:51


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 16 Mei 2026Bacaan: "la ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi itu, tetapi tidak seorang pun yang memberikan kepada dia. " (Lukas 15:16)Renungan: Hidup manusia sering diibaratkan seperti putaran roda. Kadang di bawah, kadang di atas. Kadang susah, kadang senang. Sering kali, keadaan ini merupakan akibat dari pilihan-pilihan yang kita buat. Kondisi yang dialami si anak bungsu dalam perumpamaan Tuhan Yesus ini menunjukkan kebenaran ini. Tadinya ia tinggal di rumah bapanya yang menyenangkan serta mengalami berbagai kelimpahan. Kemudian dengan lancangnya ia meminta bagian warisannya, lalu menghamburkannya di negeri yang jauh sesuka hatinya. Saat hartanya habis, semua temannya pun menghilang. Tak ada yang peduli padanya, sekalipun sekadar memberinya ampas makanan babi untuk disantap. Kesusahannya ini adalah buah dari pilihan yang buruk, egois, tanpa pikir panjang, serta tak menghormati bapanya. Syukurnya, saat kondisinya begitu mengenaskan, ia mengingat kebaikan hati bapanya. la pun memilih untuk kembali kepada sang bapa, mengharapkan belas kasihannya. Menjadi pelayan pun ia rela. Namun, ternyata bukan ampas atau remah-remah yang ia terima dari bapanya. Melainkan yang terbaik. la diterima sepenuhnya. Hidupnya dipulihkan. Ini adalah gambaran Allah yang senantiasa menyambut ketika kita berbalik kepada-Nya. Tangan-Nya terbuka merangkul kita. Bahkan jika kita telah membuat berbagai keputusan atau pilihan yang buruk, lalu membuat hidup kita terpuruk, Dia tetap tidak mengutuk. Dia menerima kita dengan penuh kasih. Dia tidak menawari kita hal-hal yang serupa ampas, atau pemberian setengah hati. Melainkan pemberian terbaik. Segala yang Dia punyai. Bahkan hidup-Nya sendiri. Sepantasnyalah kita menghormati serta mengasihi-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mau menerima aku apa adanya. Ajarilah aku untuk selalu setia pada-Mu sebagaimana Engkau setia mendampingi hidupku. Amin. (Dod).

UMM FM
EPS 60 | BUNTING: Bukan Cuma Overthinking Eps 3 | Kenapa Kita Sering Merasa Tidak Cukup?

UMM FM

Play Episode Listen Later May 1, 2026 17:00


Halo Kawan Muda! Podcast UMMFM balik lagi nemenin hari kamu dengan program seru yang selalu beda tiap minggunya. Stay tuned ya, karena ada yang baru dan wajib kamu dengerin!

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-4 Paskah, 30 April 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Apr 29, 2026 9:14


Dibawakan oleh Yohanes Sukardi dan Onny Pakendek dari Paroki Santa Maria Assumpta Kota Baru Kupang di Keuskupan Agung Kupang, Indonesia. Kisah Para Rasul 13: 13-25; Mazmur tg 89: 2-3.21-22.25.27; Yohanes 13: 16-20.GEMBALA YANGBAIK MENCERAHKAN PENGERTIAN                    Renungan kita pada hari ini bertema:Gembala yang Baik Mencerahkan Pengertian. Sang Gembala Yesus Kristus menerangidunia dan hati kita dengan firman-Nya. Jika firman itu hanya sampai padatelinga manusia, pekerjaan evangelisasi itu dianggap masih sangat mentah. Darimendengar, kemampuan kita perlu berkembang sampai pada pengertian. Tuhan terusberperan membuat kita mengerti Dia, yaitu melalui firman-Nya yang disampaikanitu.  Sejak pembaptisan kita dicurahkan Roh Kudus dan melalui Sakramen Penguatankita diurapi kepenuhannya. Salah satu karunia yang diberikan kepada kita ialah karuniapengertian. Di dalam Injil pada hari ini Tuhan Yesus gembala yang baikmengajarkan kita bahwa dengan mengerti pengajaran-Nya kita menjadi orang-orangyang terberkati. Ia sangat berkenan kepada orang-orang yang tidak hanyamendengarkan, tetapi juga mengerti. Sebab melalui pengertian itulah sikap orangterbentuk dan dari sana ia mulai bersikap dan bertindak.  Tidak berarti bahwa tak ada sama sekali pengertian pada setiap manusia,kelompok orang atau sebuah kultur. Yang sering menjadi soal ialah bahwapengertian manusia terbatas dan cenderung berbeda-beda  atas sesuatu hal. Apalagi dalam soal ajaraniman tertentu, bahaya kurang pengertian dan penafsiran yang berbeda-beda seringberakibat pada konflik sosial di antara kita.  Hal ini sungguh menjadi pengalaman Santo Paulus. Ia mengalami bagaimanaYesus membuat pemikiran dan pengertiannya menjadi baru. Kini giliran Paulusyang mencerahkan pikiran dan pengertian orang-orang yang belum tahu apa-apatentang Yesus Kristus. Sering urusan menjelaskan orang-orang dari tidak tahuuntuk mendapatkan suatu pengertian dasar akan suatu ajaran baru menjadi tugasyang lebih muda. Sedangkan memberikan pemahaman kepada orang-orang yang sudah mempunyaipemikiran sendiri akan menjadi lebih sulit.  Bagi kita, pengertian tentang Tuhan Yesus Kristus dan segala hal mengenaiiman kita memang sudah ada dengan ukuran berbeda-beda dari seorang ke oranglain. Tetapi urusan mencerahkan atau menyegarkan pengertian itu merupakan suatuhal yang lain. Lalu bagaimana caranya? Mungkin usulan ini sangatlah sederhana,tapi siapa tahu bisa sangat berguna. Anak sekolah harus membaca satu bukupelajaran sepuluh kali untuk bisa hadapi ujian, daripada membaca sepuluh bukusatu kali saja. Maka hal yang sama, kita mesti bertemu dan belajar pada Yesusberulang-ulang dan banyak kali. Tidak efektif kalau hanya sesekali atau jarang. Hendaklah kita saling mengajarkan untuk mengembangkan pengertian di antarakita. Bagi yang lebih mengerti, usahakan untuk mengajarkan yang belum. Yangbelum mengerti hendaknya meminta kepada mereka yang lebih mengerti. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Allah maha baik, terima kasih berlimpah atas Putera-MuYesus Kristus yang menjadi gembala yang baik bagi kami. Ajarilah kami untukmenjadi gembala yang baik seperti Dia. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam namaBapa ...

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
Google Lebih Percaya Bisnis Yang Konsisten, Bukan Yang Sekadar Ada!

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later Apr 27, 2026 5:37 Transcription Available


Send us Fan MailBanyak bisnis merasa sudah aktif promosi, tapi customer tetap lebih memilih kompetitor.Sering kali masalahnya bukan pada produk atau layanan Anda. Ada faktor penting yang kerap terlewat, namun justru sangat memengaruhi keputusan customer saat mencari bisnis di Google. Di episode kali ini, membahas insight penting yang perlu dipahami pemilik bisnis agar lebih mudah ditemukan, lebih dipercaya, dan lebih dipilih calon customer. Karena di era sekarang, terlihat di Google bukan lagi bonus, tapi kebutuhan untuk bertumbuh.Jika Anda memiliki bisnis dengan lokasi fisik dan ingin tahu apakah bisnis Anda sudah siap bersaing di Google? Cek sekarang melalui checklist GRATIS berikut ini

P'Cast
Eps. 03: Apakah Glow Up Itu Penting?

P'Cast

Play Episode Listen Later Apr 26, 2026 15:45


METANOIA
Ep 9: kalo banyak hal gak sesuai rencana, hidup gak berhenti sampe disini.

METANOIA

Play Episode Listen Later Apr 24, 2026 5:05


Kalau kamu gagal masuk jurusan yang kamu mau,
hidup tidak berhenti di sana.Kalau kamu gagal memenangkan kompetisi yang sudah kamu persiapkan,
hidup tidak berhenti di sana.Kalau kamu tidak diterima di pekerjaan yang kamu harapkan,
hidup tidak berhenti di sana.Bahkan ketika kamu harus mengakhiri hubungan yang sudah kamu bangun bertahun-tahun,
hidup tidak berhenti di sana.Sekarang mungkin rasanya gelap.
Sekarang mungkin semuanya terasa suram, buntu, dan hampa.
Seolah tidak ada masa depan yang bisa kamu lihat.Tapi percayalah, selalu ada hal yang lebih baik daripada menyerah di titik ini.
Masih ada banyak kesempatan.
Masih ada banyak kehidupan yang bisa dijalani.Masih ada banyak banyak hal baik yang bisa dilihat———————————sering kali, kita merasa buntu dan kehilangan harapan karena seluruh bayangan kita terkunci pada satu mimpi, satu jalan, satu versi masa depan.
Ketika itu tidak terjadi diluar dari apa yang diprediksikan, semuanya terasa runtuh.Padahal mungkin, ini bukan akhir.
Ini adalah kesempatan.
Kesempatan untuk mencoba hal lain,
menjelajahi kemungkinan lain, mempelaajari banyak hal dan mennemui versi diri mu yang lain. 
memberi ruang bagi diri sendiri untuk merasakan hidup—di luar rencana yang pernah kita genggam erat.Kecewa wajar, sedih juga wajar, marah apalagi. Tapi seringnya hidup itu kita merencanakan, tapi Tuhan yang menentukan. Sering kali, tuhan justru paaling tau dan memberikan apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan. Semua terjadi karena sebuah alasan, sekarang mungkin belum keliatan maknanya, tapi suatu saat nanti bisa hari minggu tahun pasti daatang maknanya . Sering kali kita lupa bahwa, Tuhan lebih besar dari kekhawatiran,kesedihan dan ke kecewaaan kita saat ini. Dulu, aku sering merasa hidup seolah berhenti ketika sesuatu tidak berjalan seperti yang aku impikan. Seakan-akan, kalau rencananya gagal, maka segalanya ikut berakhir. kalau rencanaya berhenti, semua agenda hidup dan jalan hidup juga berhenti. 
Tapi pelan-pelan aku sadar: justru keindahan hidup ada pada ketidakpastiannya. that the beauty of life is that its unpredictable. Banyak hal diluar rencana tapi banyak hal baik juga dateng dari yang tidak diduga. Di sepanjang jalan, kamu akan bertemu banyak orang.
Kamu akan belajar banyak hal.
Dan kamu tetap bisa mencapai banyak hal yang kamu inginkan—hanya saja, sering kali jalannya tidak sesempurna yang kamu bayangkan.Karena hidup tidak berhenti hanya karena satu rencana tidak berjalan.
Kadang, hidup justru baru mulai dari sana.——————- “Between Pause and Purpose”Your twenties are messy.Full of chaos, mistakes, questions, and moments that shape who you are becoming.This METANOIA album captures that journey—learning when to pause, when to keep going, and how to find meaning in the middle of it all.A soundtrack for the in-between phase of life.Available every Friday, only on Spotify.METANOIAHappy listening ✨

METRO TV
Prabowo Bongkar Alasan Sering ke Luar Negeri - Headline News Edisi News MetroTV 75018

METRO TV

Play Episode Listen Later Apr 9, 2026 3:09


Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa rangkaian kunjungan dinasnya ke luar negeri ke berbagai negara bukan sekadar kunjungan biasa, tapi misi strategis penting untuk mengamankan pasokan minyak nasional.

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono
5 Kesalahan Fatal yang Membuat Bisnis Anda Tidak Muncul di Google Maps

Indonesia Digital Marketing Podcast - Ryan Kristo Muljono

Play Episode Listen Later Apr 7, 2026 7:36 Transcription Available


Send us Fan MailBanyak bisnis tidak muncul di Google Maps, bukan karena bisnisnya tidak bagus

MODESTALK
Ep. 93 SiSeSa Brand Syar'i Yang Sukses Dengan Loud Fashion

MODESTALK

Play Episode Listen Later Apr 6, 2026 38:30


Sering lihat fashion syari dengan monogram besar, logo besar, dipadukan dengan swarovski di berbagai sisi? Bisa ditebak itu adalah brand SI.SE.SA, satu-satunya brand lokal Indonesia yang berpartner dengan Swarovski Austria, dan satu-satunya brand lokal yang target marketnya justru menyukai loud fashion.Preferensi fashion orang itu sangat beragam, dan untuk menjadi brand yang sukses, kita harus belajar terus menggali potensi dari brand. Jadi, jangan hanya fokus pada tren, yang utama justru fokus pada customer yang sudah kita miliki. Selengkapnya di episode ini!

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 1 April 2026 - Menyatakan kebaikan Tuhan dengan mengasihi sesama

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 31, 2026 3:26


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 1 April 2026Bacaan: "Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat! " (Filipi 4:5)Renungan: Suami Ibu Maria sudah lama meninggal. Kedua anaknya pun telah berumah tangga dan tinggal terpisah. Ajakan kedua anaknya untuk tinggal bersama mereka, ditolaknya. Ibu Maria memilih tinggal di rumahnya sendiri dan tetap berkarya. Hampir tiap hari ia merajut, membuat mantel-mantel kecil. Lalu, setiap akhir pekan, ia keluar membagikan mantel itu kepada anak-anak kecil yang ditemuinya, tanpa memungut bayaran. "Bahagia rasanya ketika melihat senyuman mereka yang menerima mantel rajutan saya. Sering saya membayangkan saat ini ada seorang anak yang merasakan kehangatan mantel buatan saya," ungkap Ibu Maria dengan mata berbinar. Kadang muncul anggapan, jika orang yang telah lanjut usia tinggal sendiri, pasti merasa kesepian. Ya, bisa saja anggapan itu benar. Tetapi, kita tahu, selama ada sesuatu yang bisa dikerjakan, maka rasa sepi tidak akan menguasai. Namun, yang utama adalah karena kita sadar masa hidup ada batasnya. Tuhan sudah dekat, sayang jika kita melewatkannya begitu saja. Teruslah berkarya dengan kata dan talenta yang Tuhan telah berikan, sehingga kehadiran kita dapat juga mendatangkan senyuman dan sukacita di hati sesama. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tolonglah aku agar dapat menyatakan kebaikan-Mu bagi setiap orang yang Engkau izinkan berjumpa dengan ku. Sehingga melalui kehadiranku mereka dapat merasakan kehadiran-Mu sendiri. Amin. (Dod).

MDC Surabaya
Betuel Himawan - Ayah yang Asing bagi Anak-anaknya (Graha Pemulihan)

MDC Surabaya

Play Episode Listen Later Mar 28, 2026 49:39


Hizkia adalah raja yang hebat dan memiliki banyak prestasi luar biasa. Melalui hidupnya kita dapat belajar ada tiga hal penting:Pertama. Menghindari Kebanggaan Diri yang berlebihan. Sering-seringlah memeriksa hati agar kita tidak mengambil pujian atas berkat Tuhan. Segala yang kita miliki—bakat, harta, dan kesempatan—hendaknya dengan setia digunakan untuk memuliakan nama-Nya. Kedua. Mencari Hikmat Tuhan dalam setiap keputusan. Sabarlah mencari kehendak Tuhan melalui doa, membaca Alkitab, dan mencari nasihat bijak dari orang saleh yang berada di dalam rumah Tuhan / gereja-Nya.Ketiga. Menabur Warisan Iman bagi generasi kemudian dengan penuh kepedulian, melalui pengajaran, teladan iman, kasih yang memulihkan, dan doa syafaat terus-menerus. Hidup yang sudah diselamatkan Kristus tidak hanya dinikmati bagi diri sendiri saja, tetapi juga memenangkan generasi ini dan mendatang bagi kemuliaan nama Tuhan! Amin. —Pdt. Betuel Himawan, “Ayah yang Asing bagi Anak-anaknya.” Dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, Tgl. 15 Maret 2026.

OM BOB Indonesia
Restorative Justice Sering Digunakan, Kabar Gembira Bagi Tesangka Korupsi Dan Kriminalist! | Ep. 2681

OM BOB Indonesia

Play Episode Listen Later Mar 23, 2026 9:04


Istilah restorative justice semakin sering digunakan dalam penerapan penyelesaian kasus hukum di Indonesia.

Ini Koper
#920 The Pop-up Pitch : Seni Persuasi Visual

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 12, 2026 9:42


Pernahkah Anda bertanya-tanya, apa sebenarnya inti dari sebuah pitching? Sering kali kita menganggapnya sebagai presentasi formal yang kaku di depan dewan direksi. Namun, Dan Roam dalam bukunya The Pop-up Pitch mengingatkan kita bahwa pitching adalah sebuah tindakan persuasi sederhana yang bertujuan mengubah pemikiran seseorang agar mereka mau mengambil tindakan nyata. Intinya, pitching bukan sekadar pamer informasi, melainkan upaya membangun jembatan. Jembatan ini menghubungkan ide cemerlang yang ada di kepala kita dengan kebutuhan nyata yang dirasakan oleh audiens. Tanpa jembatan yang kokoh ini, ide sebagus apa pun akan tetap terisolasi, kesepian, dan tidak akan pernah mewujud menjadi kenyataan di dunia luar. Masalahnya, dunia pitching modern saat ini sedang sakit, terjebak dalam fenomena yang kita kenal sebagai "Death by PowerPoint." Audiens sering kali dibombardir dengan tumpukan data yang terlalu banyak dan desain slide yang sangat membingungkan. Padahal, menurut Roam, kejelasan adalah mata uang yang paling berharga. Jika audiens harus bekerja terlalu keras hanya untuk memahami maksud Anda, mereka akan segera kehilangan minat. Oleh karena itu, sebuah pitching yang sukses haruslah sederhana, langsung, dan mampu menyentuh sisi kognitif serta emosional pendengarnya secara bersamaan. Di sinilah kekuatan pemikiran visual masuk sebagai kunci utama. Secara evolusioner, otak manusia memang didesain untuk memproses gambar jauh lebih cepat dan lebih dalam dibandingkan dengan deretan teks atau angka yang rumit. Terakhir, terimalah fakta bahwa pitching memerlukan iterasi. Pitch pertama Anda mungkin tidak akan langsung sempurna. Namun, dengan metode persiapan dua jam tadi, Anda bisa merevisi dan memperbaiki pesan Anda dengan cepat berdasarkan masukan yang ada. Anggaplah ini sebagai keterampilan motorik yang harus terus dilatih, bukan sekadar teori yang hanya dibaca. Pada akhirnya, pitching adalah tentang koneksi antarmanusia. Teknologi hanyalah alat bantu, namun esensinya tetaplah dua manusia yang mencoba mencapai kesepakatan untuk melakukan sesuatu yang luar biasa bersama-sama. Dan Roam mengajarkan kita untuk kembali ke dasar komunikasi sejati: berbicara jujur, bercerita dengan memikat, dan menggambar untuk memperjelas masa depan.

Ini Koper
#921 Seni Membentuk Masa Depan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 12, 2026 6:28


Pernahkah Anda merasa bahwa hidup atau bisnis Anda hanya sekadar berjalan mengikuti arus, tanpa tahu pasti di mana dermaga tujuannya? Banyak orang menganggap "strategi" sebagai kata yang berat, membosankan, dan hanya milik para CEO di ruang rapat mewah, padahal sebenarnya, strategi adalah seni paling manusiawi yang pernah ada: seni membentuk masa depan kita sendiri. Max McKeown, dalam karyanya The Strategy Book, membuka mata kita bahwa strategi sebenarnya sangat sederhana namun mendalam. Ia mendefinisikannya sebagai rute terpendek untuk mencapai tujuan yang diinginkan dengan menggunakan sumber daya yang tersedia. Ini bukan tentang tumpukan dokumen tebal atau grafik yang rumit, melainkan tentang jawaban atas pertanyaan mendasar: Di mana kita sekarang, ke mana kita ingin pergi, dan apa yang harus kita lakukan hari ini agar masa depan itu menjadi nyata? Sering kali kita terjebak dalam jebakan "perencanaan" yang kaku. Kita sibuk membuat daftar tugas dan jadwal yang padat, namun lupa untuk benar-benar berpikir. McKeown mengingatkan kita dengan tegas: berpikirlah sebelum merencanakan. Karena jika kita mulai merencanakan tanpa visi yang jernih, kita mungkin akan sampai ke tujuan dengan sangat efisien, namun baru menyadari di akhir bahwa kita berada di tempat yang salah. Jadi, mulailah melihat dunia dengan mata seorang strategis. Beranilah bermimpi besar, namun tetaplah rendah hati untuk menyesuaikan langkah. Karena pada akhirnya, strategi yang paling sukses bukanlah yang paling rumit, melainkan yang paling mampu mengubah niat menjadi aksi, dan harapan menjadi kenyataan. Terima kasih telah mendengarkan, dan selamat membentuk masa depan Anda.

Ini Koper
#909 Menulis adalah Sebuah Proses Belajar

Ini Koper

Play Episode Listen Later Mar 7, 2026 7:15


Menulis sering kali disalahpahami hanya sebagai cara untuk menyampaikan apa yang sudah kita ketahui, padahal sebenarnya menulis adalah alat penemuan intelektual yang paling ampuh. Ketika seseorang mencoba menuangkan gagasan ke atas kertas, ia dipaksa untuk mengubah pemikiran yang abstrak dan tercerai-berai menjadi struktur yang logis dan linier. Dalam proses transisi dari pikiran ke tulisan inilah terjadi proses belajar yang sesungguhnya; kita tidak hanya mencatat informasi, tetapi juga mengorganisir ulang pemahaman kita sehingga menjadi lebih utuh dan terstruktur. Melalui menulis, kita juga dapat mengidentifikasi lubang-lubang dalam pengetahuan kita yang sebelumnya tidak terlihat. Sering kali kita merasa sudah memahami suatu subjek, namun saat mencoba menjelaskannya dalam kalimat yang jernih tanpa jargon, kita menyadari adanya bagian-bagian yang masih kabur. Menulis menuntut kejujuran intelektual; ia memaksa kita untuk menyederhanakan konsep yang kompleks menjadi bahasa yang manusiawi. Dengan cara ini, menulis berfungsi sebagai tes pemahaman yang memastikan bahwa kita benar-benar menguasai materi tersebut, bukan sekadar menghafalnya. Pada akhirnya, menjadikan menulis sebagai kebiasaan belajar akan memperkuat daya ingat jangka panjang dan mempertajam kemampuan kritis. Informasi yang diproses secara aktif melalui tulisan akan melekat lebih kuat dalam struktur kognitif kita dibandingkan dengan informasi yang hanya dibaca atau didengar secara pasif. Oleh karena itu, menulis tidak boleh dilihat sebagai beban tambahan dalam belajar, melainkan sebagai mesin utama yang menggerakkan pemahaman kita menuju tingkat yang lebih dalam dan jernih di bidang apa pun.

Tirtalk
Asmara Kacau #24 | “Kenapa orang baik sering dapet pasangan yang salah?”

Tirtalk

Play Episode Listen Later Mar 7, 2026 9:37


Academia…Kalian pernah ga ngerasa udah selalu ada untuk dia, kasih effort abis-abisan, dan rela ngelakuin apapun untuk dia, tapiiii kenapa yaa dia ga pernah menghargai aku?

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-2 masa Prapaskah, 6 Maret 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Mar 5, 2026 10:10


Dibawakan oleh Suster Amaria SSpS dari Komunitas Suster SSpS di Paroki Salib Suci Nanzan, Keuskupan Nagoya, Jepang. Kejadian 37: 3-4.12-13a.17b-28; Mazmur tg 105: 16-17.18-19.20-21; Matius 21: 33-43.45-46.CINTA BERBALASBENCI  Tema renungan kita pada hari ini ialah: Cinta BerbalasBenci. Kalimat dari tema ini bukan merupakan ajaran Tuhan bagi kita. Sebaliknyayang diajarkan Tuhan ialah cinta berbalas cinta atau cinta berbuah kebaikan,atau cinta menghasilkan suka cita. Meski bukan ajaran Tuhan, namun kitab sucidan ajaran Tuhan hendak menggambarkan betapa jahat dan buruknya kehidupan jikadikuasai oleh dosa. Iri hati, benci, marah, sombong, kejam, dan kekerasanmerupakan dosa-dosa yang menghancurkan kehidupan. Bacaan-bacaan pada hari ini berkisah tentang perbuatancinta dari orang yang mempunyai kemurahan hati dan kasih kebapaan. Perbuatanitu dibalas dengan kebencian dan kemarahan yang berujung pada kehancuran dankebinasaan. Sasaran kebencian dan kemarahan itu ialah utusan yang membawa pesankasih yang hendak disampaikan atau dibagikan. Yakob mengutus putra terkasihnyaYusuf, yang berarti ia hadir sendiri menjumpai dan melayani anak-anaknya dipadang. Tetapi Yusuf ditangkap, disiksa, lalu dijual. Utusan-utusan tuan kekebun anggur satu per satu dianiaya dan dihancurkan. Utusan terakhir adalahanaknya sendiri yang disiksa dan dibunuh oleh para pekerja dan pelayannya. Di dalam masa Prapaskah ini peringatan tentang cintaberbalas benci bertujuan memperkuatkan kewajiban kita untuk melakukan beberapatindakan. Pertama ialah ketidakmampuan membedakan cinta berbalas cinta daricinta berbalas benci harus dihindari. Mereka yang menyatakan diri berimankepada Tuhan tetapi tidak bisa membedakan itu, lalu sengaja membalas cintadengan kebencian sebenarnya bukan pengikut Kristus. Kedua, sebagai orang-orang beriman ketaatan kita menuntutsupaya kita berpihak pada pilihan untuk melakukan kehendak Tuhan. Terkaitdengan pembedaan tadi, pilihan kita ialah cinta berbalas cinta. Kebaikanberbalas kebaikan. Suka cita berbalas suka cita. Supaya bisa memilih ini,kedekatan dan keintiman kita dengan Tuhan sangat diperlukan, dan bukan sikapdingin, malu, dan menjauh dari Tuhan. Sering berkomunikasi dengan Tuhanmerupakan cara yang paling umum untuk dilakukan.  Ketiga, cara cinta berbalas benci adalah pengalaman nyataYesus sendiri dalam berhadapan dengan para musuh-Nya, dan ini diwariskan-Nyakepada kita. Yesus tidak takut dan lari dari gempuran kuat kebencian danancaman. Semakin benci dikobarkan, semakin besar pula cinta yang dilakukan.Banyak perlakukan penuh kekerasan diterima-Nya, semakin banyak kesabaran,keteguhan iman, dan pengampunan yang ditunjukkan sebagai balasnya. Cara iniyang Ia ajarkan kepada kita dan kita dituntut untuk melakukannya. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Bapa yang bijaksana, semoga Roh-Mu selalumenerangi budi dan hati kami supaya kami dapat selalu membedakan yang baik dariyang jahat. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

TalkDisaster
Eps. 76 Kebakaran Gedung Tinggi: Evakuasi Vertikal yang Sering Diabaikan

TalkDisaster

Play Episode Listen Later Mar 5, 2026 28:33


Di episode ini, Talk Disaster membahas tuntas kenapa kebakaran gedung tinggi berbeda dari kebakaran biasa, 5 kesalahan fatal yang paling sering dilakukan, prosedur evakuasi yang benar langkah per langkah, fenomena psikologi "social proof" yang membuat orang tidak bergerak saat alarm berbunyi, peran warden lantai, perbedaan strategi evakuasi di apartemen vs kantor vs mal, fire drill yang benar-benar menyelamatkan nyawa, serta checklist keamanan kamar hotel.Data: 694 gedung bertingkat di Jakarta belum memenuhi syarat proteksi kebakaran (Gulkarmat DKI, Januari 2025). Kamu kerja atau tinggal di gedung bertingkat? Episode ini wajib kamu dengarkan sampai selesai.Waspada Ya, Panik Jangan.

Ini Koper
#878 Kiat Kolaborasi dengan Musuh

Ini Koper

Play Episode Listen Later Feb 28, 2026 6:02


Kolaborasi dengan pihak yang kita anggap sebagai "musuh" di era modern bukan lagi sekadar pilihan moral, melainkan sebuah keharusan pragmatis untuk menyelesaikan masalah sistemik yang kompleks. Di tengah polarisasi yang tajam, Adam Kahane menawarkan konsep stretch collaboration sebagai antitesis terhadap model kolaborasi konvensional yang sering kali gagal karena menuntut harmoni dan kesamaan visi di awal. Sering kali, individu terjebak dalam sindrom enemyfying yang melabeli lawan bicara secara hitam-putih, padahal kemajuan nyata justru kerap ditemukan di "area abu-abu"—sebuah ruang di mana kepercayaan bukan prasyarat utama, melainkan hasil yang mungkin tumbuh melalui proses kerja nyata demi tujuan yang lebih besar. Keberhasilan dalam bentuk kolaborasi ini menuntut pelaku untuk melakukan tiga "regangan" fundamental: merangkul konflik, bereksperimen dengan masa depan, dan mengubah diri sendiri. Alih-alih mencari konsensus semu yang dangkal, para kolaborator harus mampu mengintegrasikan dorongan Love (persatuan), Power (negosiasi kepentingan), dan Justice(keadilan prosedural) secara dinamis, layaknya siklus napas yang bergantian antara menegaskan posisi dan mendengarkan perspektif lain. Karena solusi untuk masalah kompleks tidak dapat diprediksi secara kaku, pendekatan yang digunakan harus bersifat eksperimental dan organik (emergent strategy), yang memungkinkan kelompok untuk tetap maju dengan meraba-raba "batu di dasar sungai" tanpa harus memiliki peta jalan yang sempurna sejak awal. Pada akhirnya, esensi terdalam dari kolaborasi dengan musuh terletak pada keberanian untuk melangkah ke dalam permainan dan mengakui peran pribadi kita dalam masalah yang ada. Perubahan sistemik dimulai saat kita mengalihkan fokus dari keinginan untuk mengubah orang lain menjadi kesediaan untuk mengubah cara kita sendiri dalam bertindak dan berinteraksi. Dengan memilih untuk bertahan (abide) di tengah ketidakpastian dan ketidaksempurnaan, kita melepaskan identitas sebagai pahlawan yang merasa paling benar demi menjadi bagian dari solusi kolektif. Melalui kerendahan hati intelektual dan ketahanan batin ini, kolaborasi dengan musuh menjadi jembatan yang memungkinkan masyarakat yang terpecah untuk tetap bergerak maju menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.

Radio Muhajir Project
Sering Dihina, Bagaimana Percaya Diri Lagi? — Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri | Unspoken Ep. 05

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Feb 24, 2026 10:16


Bismillah,Sering Dihina, Bagaimana Percaya Diri Lagi? — Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri | Unspoken Ep. 05

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 21 Februari 2026 - Melangkah maju bersama Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 21, 2026 5:46


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 21 Februari 2026Bacaan: "Jika kami menderita, hal itu menjadi penghiburan dan keselamatan kamu; ....maka hal itu adalah untuk penghiburan kamu, sehingga kamu beroleh kekuatan untuk dengan sabar menderita ke sengsaraan yang sama seperti yang kami derita juga." (2 Korintus 1:6)Renungan: Dua ekor penguin, yang sedang berpelukan manis di St. Kilda, pinggiran Melbourne, Australia, adalah momen berkesan yang ditangkap oleh fotografer Tobias Baumgaertner pada tahun 2019. Ternyata kedua penguin tersebut sama-sama telah kehilangan pasangan mereka sehingga mereka memutuskan untuk secara rutin bertemu dan saling menghibur dengan menonton gemerlap lampu kota berjam-jam. Foto yang menyentuh hati itu pun dinobatkan sebagai finalis Ocean Photography Awards. Saat hati kita sedang berduka, saat itu pula penghiburan dari Tuhan berlimpah-limpah, sebagaimana yang Paulus alami dalam pelayanan pemberitaan Injilnya yang tak luput dari penderitaan. Daripada tenggelam dalam kesedihan atau keputusasaan hebat, ia memilih untuk tetap dapat memperhatikan jemaat di Korintus, karena ia menyadari bahwa di balik sengsara yang dialaminya, kekuatannya untuk tetap bergiat bagi Tuhan tidak akan habis dengan penghiburan-Nya yang begitu besar. Sering kali kita tidak lagi mempunyai waktu untuk peduli terhadap orang lain karena merasa bahwa masalah kita sehari-hari sudah "menggunung". Sesungguhnya, kalau kita melibatkan Tuhan setiap waktu dalam hidup kita, dalam kesesakan sekalipun Dia dapat memakai kita untuk menjangkau orang-orang yang membutuhkan dan hidup kita pun akan semakin diberkati. Hari ini bukanlah saatnya untuk meratapi penderitaan yang sudah lama mendera kita, melainkan inilah saatnya untuk melupakan yang di belakang untuk melangkah maju bersama Tuhan yang selalu mengasihi kita sehingga "pintu-pintu" berkat-Nya akan terbuka dan kita dapat juga menjadi kesaksian hidup yang dipakai oleh-Nya untuk menuntun orang lain pada jalan-Nya yang penuh damai sejahtera. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk peduli pada penderitaan orang lain walaupun diriku masih mengalami permasalahan. Aku percaya, saat aku peduli pada orang lain, maka kasih karunia-Mu melimpah atasku, sehingga aku pun dapat mendapatkan jalan keluar dari permasalahan yang aku alami saat ini. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu Pertama Prapaskah, 22 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 21, 2026 13:25


Dibawakan oleh Priscilla Victory Lamauran, Hendrina Linong dan Germanus Asan Uran dari Paroki Santo Damian Bengkong, Keuskupan Pangkal Pinang, Indonesia. Kejadian 2: 7-9; 3: 1-7; Mazmur tg 51: 3-4.5-6a.12-13.14.17; Roma 5: 12-19; Matius 4: 1-11.TUHANMELIHAT DAN MENGIZINKAN MANUSIA DIGODAI SETAN Tema renungan kita pada hari Minggu Pertama Prapaskahini ialah: Tuhan Melihat dan Mengizinkan Manusia Digodai Setan. Sering kalikita bertanya dalam hati: kalau Tuhan itu baik, mengapa Ia membiarkan manusiadigodai? Mengapa Ia tidak langsung menghentikan iblis sejak awal? Di TamanEden, Tuhan melihat ketika manusia pertama digoda. Di padang gurun, Tuhan jugamelihat ketika Putra-Nya sendiri, Yesus Kristus, dicobai berulang kali. Tuhantidak buta, Tuhan tidak lalai. Ia melihat. Ia tahu. Dan Ia mengizinkan. Tetapiizin Tuhan bukanlah tanda Ia setuju dengan kejahatan. Izin Tuhan selalu beradadalam rencana kasih dan keselamatan. Tuhan mengizinkan godaan karena Ia menciptakan manusiadengan kebebasan. Cinta tanpa kebebasan bukanlah cinta sejati. Kesetiaan tanpapilihan bukanlah kesetiaan. Bila manusia tidak pernah bisa memilih yang salah,maka memilih yang benar pun tidak lagi bermakna. Maka di hadapan godaan,manusia sebenarnya sedang berdiri di hadapan kesempatan: apakah ia mau percayakepada Tuhan, atau percaya pada suara lain. Di situlah iman menjadi nyata,bukan sekadar kata-kata. Kisah di Eden menunjukkan betapa manusia bisa jatuh.Ketika mendengarkan suara iblis, manusia memilih jalan yang menjauh dari Tuhan.Namun bahkan di saat jatuh itu, Tuhan tidak pergi. Ia mencari manusia,memanggil mereka, dan membuka jalan keselamatan. Jadi Tuhan tidak pernahmengizinkan godaan untuk menghancurkan manusia, melainkan untuk menuntunmanusia melihat betapa ia membutuhkan Tuhan. Dosa itu melukai, tetapi kesadaranakan dosa membuka pintu pertobatan. Lalu kita melihat Yesus di padang gurun. Ia digodaibukan sekali, tetapi berkali-kali. Iblis mencoba menggoyahkan-Nya melaluilapar, kuasa, dan kemuliaan dunia. Tetapi Yesus tidak jatuh. Ia menjawab denganSabda Tuhan, dengan kepercayaan penuh kepada Bapa. Di sinilah ada terangpengharapan: godaan tidak harus berakhir dengan dosa. Dalam Yesus, kita belajarbahwa manusia bisa berdiri teguh. Ia menunjukkan bahwa kesetiaan itu mungkin,bahwa rahmat Tuhan cukup kuat untuk menolong kita. Mungkin dalam hidup kita hari ini juga ada “padanggurun”: godaan untuk putus asa, godaan untuk marah, godaan untuk mencari jalanpintas, godaan untuk hidup jauh dari Tuhan. Jangan langsung berpikir Tuhanmeninggalkan kita. Justru sebaliknya. Tuhan melihat. Tuhan menyertai. Dan Iamengizinkan pergulatan itu agar iman kita dimurnikan, agar hati kita belajarkembali bersandar pada-Nya. Maka jangan takut terhadap godaan. Takutlah bila kitaberhenti kembali kepada Tuhan. Bila jatuh, bangkitlah melalui pertobatan. Bilakuat, bersyukurlah atas rahmat-Nya. Sebab dalam setiap pergulatan, Tuhan sedangbekerja membentuk hati kita. Ia tidak pernah meninggalkan manusia di dalampencobaan. Ia justru membuka jalan pulang. Dan di jalan pulang itu, kitamenemukan bahwa kasih Tuhan selalu lebih besar daripada godaan apa pun di duniaini. Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa … Ya Bapa di surga, penuhilah kami dengan kuasa-Mu sehingga kami mampumengatasi godaan-godaan di dalam hidup kami dan memilih jalan untuk kembalikepada-Mu. Bapa kami yang ada di surga … Dalam nama Bapa …

Podcast Seminggu
Episode Aloy

Podcast Seminggu

Play Episode Listen Later Feb 20, 2026 67:54


Sering olahraga, DJ & MC, fanbase, mobil kalcer.

Helmy Yahya Bicara
Apa Itu Anxiety, Depresi & NPD? Istilah Gen Z yang Orangtua Sering Gak Ngerti! | Helmy Yahya Bicara

Helmy Yahya Bicara

Play Episode Listen Later Feb 16, 2026 42:03


APA ITU ANXIETY, DEPRESI & NPD? Di era sekarang, istilah seperti anxiety, depresi, bahkan NPD (Narcissistic Personality Disorder) sering muncul di media sosial, terutama di kalangan Gen Z. Namun, apa sebenarnya arti istilah-istilah ini secara medis dan psikologis? Apakah semua individu yang merasa cemas dapat disebut mengalami anxiety? Apa perbedaan antara stres dan depresi? Dalam episode Helmy Yahya Bicara kali ini, kita berdiskusi dengan dr. Zulvia Oktanida Syarif, Sp.KJ, atau akrab dipanggil dokter Vivi ini seorang dokter spesialis kejiwaan, yang akan menjelaskan secara mendalam istilah-istilah kejiwaan yang sering disalahpahami oleh orang tua maupun anak muda. dr. Vivi juga akan menguraikan pentingnya edukasi kesehatan mental, cara membangun komunikasi antar generasi, serta pengalamannya dalam menangani pasien dengan gangguan kejiwaan.

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2002. "DUA POLA KEHIDUPAN YANG SERING TERLUPAKAN"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Feb 15, 2026 24:20


Bismillah,2002. DUA POLA KEHIDUPAN YANG SERING TERLUPAKANRiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)Hadits ke-401 | Hadits Ibnu Mas'ud Radhiallahu 'anhuعن ابنِ مسعودٍ ، رضي اللَّه عنه ، قال : حدثنا رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، وهو الصَّادِقُ المصدوقُ : « إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ في بَطْن أُمِّهِ أَرْبَعِينَ يَوْماً نُطْفَةً ، ثُمَّ يَكُونُ عَلَقَةً مِثْلَ ذلِكَ ، ثُمَّ يَكُونُ مُضْغَةً مثْلَ ذلِكَ ، ثُمَّ يُرْسَلُ المَلَكُ ، فَيَنْفُخُ فِيهِ الرَّوحَ ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِماتٍ : بِكَتْبِ رِزقِةِ ، وَأَجلِهِ ، وَعمَلِهِ ، وَشَقيٌّ أَوْ سعِيدٌ . فَوَ الَّذِي لا إِله غَيْرُهُ إِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ عَمَلَ أَهْلِ الجَنَّةِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وبَيْنَهَا إِلاَّ ذِراعٌ ، فَيَسْبقُ عَلَيْهِ الْكِتابُ ، فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْل النَّارِ ، فَيَدْخُلُهَا ، وَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلاَّ ذِرَاعٌ ، فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الجَنَّةِ فَيََدْخُلُهَا » متفقٌ عليه .Dari Ibnu Mas'ud beliau berkata, "Rasulullah ﷺ , menyampaikan kepada kami dan beliau adalah orang yang jujur dan dipercaya, 'Sesungguhnya salah seorang di antara kalian dikumpulkan penciptaannya dalam rahim ibunya selama empat puluh hari dalam bentuk setetes air, kemudian menjadi segumpal darah selama itu pula, kemudian menjadi segumpal daging selama itu juga. Kemudian diutuslah satu malaikat, lalu malaikat itu meniupkan ruh padanya, dan dia diperintahkan dengan empat kalimat; menulis rizki-nya, ajalnya, amalnya, dan apakah dia orang celaka atau bahagia. Demi Allah yang tidak ada sesembahan yang haq selainNya, sesungguhnya ada salah seorang di antara kalian yang beramal dengan amal perbuatan ahli surga hingga jarak antara dia dengan surga hanya satu hasta, ternyata catatan (ketetapan) takdir mendahuluinya sehingga dia beramal dengan amalan ahli neraka, maka dia masuk ke dalam neraka. Dan sesungguhnya ada salah seorang di antara kalian yang beramal dengan amal perbuatan ahli neraka hingga jarak antara dia dengan neraka hanya satu hasta, ternyata catatan (ketetapan) takdir mendahuluinya sehingga dia beramal dengan arnal ahli surga, maka dia masuk surga'." (Muttafaq 'alaih)

Radio Muhajir Project
Sosok Yang Sering Dilupakan (The frequently forgotten figure)

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Feb 14, 2026 1:25


Bismillah,Sosok Yang Sering Dilupakan(The frequently forgotten figure)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-Video Animasi dari Kajian Tematik“Bulan Sya'ban Serasa Dianaktirikan”

Ini Koper
#844 Menemukan Akar Masalah

Ini Koper

Play Episode Listen Later Feb 7, 2026 7:14


Sering kali kita terjebak mengobati gejala, bukan penyakitnya. Ibarat memotong rumput di musim hujan; pagi dipangkas, sore sudah tinggi lagi karena akarnya masih tertancap kuat di tanah. Kita sering kali bangga dengan solusi cepat yang tampak hebat di permukaan, padahal masalah yang sama hanya sedang menunggu waktu untuk meledak kembali di hari Senin berikutnya. Kita harus berani berhenti sejenak, menyingkirkan kemasan luar, dan mulai menggali lebih dalam ke pusat persoalan. Resep paling ampuh untuk menggali itu sebenarnya sederhana: tanya "Kenapa" sampai lima kali. Jangan puas dengan jawaban klise seperti "kurang koordinasi" atau "kesalahan sistem." Kejar terus sampai ke alasan di balik alasan tersebut. Biasanya, pada pertanyaan kelima, kita tidak lagi menemukan masalah teknis atau aplikasi yang rusak. Kita akan berhadapan dengan kenyataan yang lebih jujur: apakah itu tentang ego sektoral, budaya kerja yang kaku, atau ketidakjelasan visi yang selama ini kita abaikan. Menemukan akar masalah tidak bisa dilakukan sendirian di balik meja direksi. Butuh mata yang banyak dan sudut pandang yang berbeda dari berbagai direktorat untuk melihat gambaran yang utuh. Inovasi yang benar-benar baru hanya akan muncul ketika kita berani melucuti sekat-sekat organisasi dan duduk melingkar sebagai satu tim. Begitu akarnya tercabut, solusi yang muncul biasanya jauh lebih sederhana dari yang kita bayangkan, asalkan kita memiliki keberanian untuk berubah bersama.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-3 masa biasa, 31 Januari 2026, Peringatan Santo Yohanes Bosco, Imam

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 30, 2026 8:19


Dibawakan oleh pasangan suami istri Yustina dan Ignasius dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 2 Samuel 12: 1-7a.10-17; Mazmur tg 51: 12-13.14-15.16-17; Markus 4: 35-41.KEKUATAN UNTUK TUMBUH Tema renungan kita pada hari ini ialah: Kekuatan UntukTumbuh. Santo Yohanes Bosco yang lahir pada tanggal 16 Agustus 1815, mengalamihidup dalam zaman bertumbuhnya industri di Eropa, sebagai hasil langsung darirevolusi industri pada abat ke-19. Ia menemukan bagian lapisan masyarakat yangsangat terkena dampak ialah remaja dan orang-orang muda.  Mereka tidak bisa diandalkan untuk dunia industri. Orangtua mereka dan orang dewasa lain, bagi yang mampu akan mengikuti industritetapi yang tidak mampu akan jatuh dalam kemiskinan. Orang muda terpaksamemenuhi jalan-jalan kota untuk menyambung hidup dengan berbagai aktivitas yangtidak berguna. Sering mereka menjadi sasaran eksploitasi kekerasan dankejahatan lainnya. Pastor Yohanes Bosco jatuh kasihan dan rasa cinta kepadamereka. Ia mengumpulkan mereka untuk hidup di asrama dan menyediakan berbagaikegiatan pendidikan, pembinaan iman dan moral, serta ketrampilan kepada mereka.Tujuannya supaya mereka di kemudian hari menjadi berguna bagi dirinya,keluarganya, Gereja dan masyarakat.  Bagi Santo Yohanes Bosco, setiap remaja dan orang mudaadalah benih-benih unggul bagi Tuhan. Tidak ada satu pun dari orang muda inidilahirkan jahat atau tidak baik. Karena sebagai benih, mereka harus diberikankesempatan dan segala kemungkinan untuk tumbuh dan berkembang. Sistempendidikan Don Bosco sangat memperhatikan ini. Sistem ini bernama SistemPencegahan. Seperti Don Bosco dan orang-orang muda zamannya, kita jugabagai benih sesawi dalam keadaan kita masing-masing. Biji sesawi karunia Tuhankepada setiap orang itu unik, dan tak pernah sama untuk dua orang. Itu adalahkepribadian, pengalaman iman, dan panggilan suci setiap orang. Dengan keunikanini, kita sebenarnya tidak boleh iri satu sama lain lantaran ada yang punyakekhususan di satu sisi, di sini lain dipunyai orang lain. Yang penting adalahkita saling menghormati dan memerlukan.  Sikap lain yang juga tidak layak ialah copy paste keunikan orang lain lalukeaslian diri sendiri hampir tidak tampak. Ini adalah kepalsuan yang serius.Orang tidak menjadi orisinal, independen dan percaya pada kemampuan sendiri.Sikap copy paste hampir sama denganmencuri. Sedangkan manja dan selalu bergantung adalah sikap menempel saja. Inimerupakan kemunduran seorang murid Tuhan Yesus yang baik. Dengan menghindarisikap-sikap yang kurang atau negatif itu, seseorang lalu menemukan dirinya yangmempunyai kekuatan untuk tumbuh. Ia pantas sebagai murid yang diutus oleh YesusKristus. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Bapa yangbijaksana, kuatkanlah iman kami supaya tetap menjadi murid-murid Yesus Kristusyang sejati. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa...

Keluarga Epiphaneia
Tanggungjawab dalam Istirahat

Keluarga Epiphaneia

Play Episode Listen Later Jan 28, 2026 38:39


Istirahat adalah sebuah tenggang waktu untuk melepas penat. Namun sering kita lupa bahwa untuk beristirahat, ada kerja yang harus selesai sebelum waktu rehat. Sering kita melihat hanya ketidaktaatan umat Israel di padang gurun, namun apakah kita lebih baik dari mereka yang selalu mengingat untuk melakukan titah Tuhan meskipun dalam penat?Apa saja firman Tuhan yang mereka lakukan sebelum waktu istirahat mereka, dan tanggungjawab mereka selama berlindung dalam kemah? Bagaimana kita belajar tentang ketaatan dan kepercayaan kepada Tuhan?Ibu Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 25 Januari 2026.Kirim pesan

Ini Koper
#840 Menjemput Makna dalan Narasi

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jan 28, 2026 6:42


Barangkali kita perlu menyadari bahwa laporan-laporan yang tebal sering kali menjadi makam bagi kegairahan kerja di lapangan; di sana, angka-angka berderet bisu seperti nisan yang kehilangan detak jantungnya. Di sinilah storytelling hadir bukan sekadar sebagai hiasan atau pemanis di akhir program, melainkan sebagai sebuah ikhtiar untuk menjemput kembali kemanusiaan yang sering kali terselip di balik statistik yang kering. Melalui seni bercerita, kita diajak untuk menangkap jejak yang lebih dalam: membedakan antara keriuhan kegiatan yang bersifat sementara dengan sebuah hasil (outcomes)—yakni perubahan permanen yang kini menetap dalam napas dan martabat masyarakat. Dalam sebuah ruang pembelajaran, bercerita kemudian berubah menjadi alat untuk memanen makna melalui percakapan yang jujur dan reflektif. Kita memasuki sebuah labirin identifikasi hasil, di mana pertemuan dengan "Liyan" atau pihak lain—seperti simulasi peran dengan penyandang dana—menjadi sebuah proses belajar bersama (co-learning) untuk menyelaraskan tatapan. Sering kali, apa yang kita banggakan sebagai pencapaian besar dalam isu gender atau kedaulatan pangan, di mata pihak luar hanyalah sebuah kewajaran administratif; di titik inilah kita belajar bersama untuk memisahkan mana yang sekadar "upacara" kegiatan dan mana yang merupakan substansi perubahan yang menyentuh realitas di meja makan warga. Pada akhirnya, keharusan untuk mempresentasikan hasil diskusi dalam bentuk cerita adalah sebuah cara untuk menginternalisasi pemahaman ke dalam sanubari tim itu sendiri. Ketika sebuah narasi disusun dengan menyertakan suara asli dari bawah—sebuah kutipan getir atau manis dari warga di pelosok—dampak yang tadinya abstrak menjadi sesuatu yang berdenyut dan nyata. Ini adalah sebuah pergeseran pola pikir (mindset shift) yang fundamental: sebuah ajakan untuk berhenti merasa cukup hanya dengan menjadi "sibuk" dan mulai belajar untuk menjadi "berarti", memastikan bahwa setiap perubahan yang terjadi tidak akan hilang ditelan waktu karena telah dipahami dan diceritakan dengan penuh penghayatan.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
What actually happened on January 26? - Australia Explained: Apa yang sebenarnya terjadi pada 26 Januari?

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jan 21, 2026 8:04


January 26 is one of the most debated dates in Australia's history. Often described as the nation's birthday, the day marks neither the formal founding of the colony nor the creation of the Commonwealth. Instead, it reflects a layered history shaped by colonisation, political decisions, and ongoing First Nations resistance. Understanding what actually happened on January 26 reveals why the date is experienced so differently across the country. - 26 Januari adalah salah satu tanggal yang paling diperdebatkan dalam sejarah Australia. Sering digambarkan sebagai hari ulang tahun bangsa, hari itu tidak menandai pendirian resmi koloni maupun pembentukan Persemakmuran. Sebaliknya, ini mencerminkan sejarah berlapis yang dibentuk oleh kolonisasi, keputusan politik, dan perlawanan First Nations yang sedang berlangsung. Memahami apa yang sebenarnya terjadi pada 26 Januari mengungkapkan mengapa tanggal tersebut dialami dengan sangat berbeda di seluruh negeri.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Empty Promises: Why New Year's Resolutions often fail - Janji Tinggal Janji: Mengapa Resolusi Tahun Baru Sering Kali Kandas

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jan 15, 2026 5:17


The Australian New Year's resolution phenomenon often ends in failure in no time, as revealed by the latest research from MyFitnessPal. - Fenomena resolusi tahun baru di Australia sering kali berakhir dengan kegagalan dalam waktu singkat, sebagaimana diungkapkan oleh riset terbaru dari MyFitnessPal.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-1 masa biasa, 13 Januari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 12, 2026 9:14


Dibawakan oleh Agustinus Windu dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Samuel 1: 9-20; Mazmur tg: 1 Sam 2: 1.4-5.6-7.8abcd; Markus 1: 21b-28.KEWIBAWAAN DARITUHAN Renungan kita pada hari ini bertema: Kewibawaan DariTuhan. Dengan muda kita dapat mengerti bahwa firman dari imam Eli di bait suciyang diterima Hana adalah sabda yang berisi kuasa, sehingga ketika Hana bersamasuaminya pulang dari ibadah mereka, Hana mengandung dan melahirkan Samuel. Iniadalah kisah dalam bacaan pertama dalam liturgi hari ini. Jauh lebih hebat lagi, firman yang keluar dari mulut Yesussaat ia berkata atau mengajar, adalah sabda yang berisi kuasa sehingga setandan roh-roh jahat takluk tak berdaya. Mereka mengalah dan mengakui kekuatanTuhan Allah. Pada zaman Yesus, kekuasaan ini merupakan satu-satunya yangdiandalkan. Sebagai pembanding, para rabi Yahudi yang punya pengaruh sangatkuat di masyarakat tak bisa berbuat apa-apa.  Mereka dipandang guru yang pandai mengajar danmengarahkan. Para rabi ini tampaknya punya banyak kuasa berkata-kata, tetapimereka hanya mengutipnya dari sumber-sumber lain. Mereka sama dengan banyakpengajar saat ini yang suka mengutip sumber lain. Mereka adalah para guru yangberguru pada pihak lain. Hal ini tidak terjadi pada Yesus. Ia adalah sumberkekuasaan itu. Ia adalah guru yang tidak berguru pada siapa pun, karena sabdayang keluar dari-Nya dan perbuatan yang dilakukan-Nya adalah dari Tuhan Allah sendiri. Hal yang sangat penting di sini ialah Yesus Kristus hendakmemberikan kekuasaan-Nya itu supaya dilakukan juga oleh orang lain. Ini adalahsumber kewibawaan orang-orang yang beriman. Kewibawaan seorang pengikut Kristuspada dasarnya ialah kepercayaan dan kuasa Tuhan yang menetap dan bekerja didalam dirinya sebagai orang beriman. Jadi ada suatu relasi resiprokal yangsaling mengisi, yaitu orang beriman yang percaya dan Yesus memberikankuasa-Nya. Saling memberikan seperti ini tidak terjadi pada pararabi. Orang-orang farisi, ahli Taurat, para penguasa, orang-orangsombong-cerdik-pandai yang tidak percaya kepada Yesus, tak mungkin melakukanini. Yesus tentu tidak memberikan sabda-Nya yang penuh kuasa kepada mereka. Iatentu berikan itu kepada orang-orang kepercayaan-Nya, mulai dengan Maria danYosef, lalu Yohanes Pembaptis, menyusul para rasul, dan seterusnya sampai padatiap-tiap orang yang percaya kepada Yesus dan hidup di dalam imannya itu. Agar suatu kewibawaan Kristen digunakan secara efektif dandapat memberikan hasil yang diinginkan seperti mujizat, buah yang berlimpah,penaklukkan kuasa jahat, dan perbuatan besar lainnya, kita perlu iman kepadaYesus yang kuat dan benar. Sering kita tidak dapat memberikan hasil sepertiyang diinginkan, bisa jadi karena dari pihak kita sendiri, yaitu iman kita yangbelum benar dan kuat.  Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, ajarilah kami untuk selalu berkata dan berbuat yang benar sepertiEngkau sendiri. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

Curhat Babu
HPV: Yang Sering Kelewat Padahal Penting

Curhat Babu

Play Episode Listen Later Dec 17, 2025 32:16


Kadang kita dengar soal HPV, tapi belum benar-benar paham apa hubungannya dengan kesehatan anak kita. Yuk tonton penjelasan singkat tentang apa itu HPV, kenapa pencegahan sejak dini itu penting, dan kapan waktu yang pas untuk vaksinasi. Semuanya dibahas dengan ringan, agar orang tua bisa dapat gambaran jelas sebelum ambil keputusan terbaik untuk keluarga. Simak penjelasan bareng dr Kanya Ayu dan cari tahu lebih lanjut di www.ngobrolinhpv.com.Timestamp:00:00 Opening03:31 Gimana pubertas anak-anak jaman sekarang?09:30 Mengenali HPV di keseharian11:12 Peluang penularan HPV 17:13 Mitos dan Fakta Vaksin HPV berpengaruh pada kesuburan24:45 Gimana cara #ngobrolinHPV ke anak?28:30 Komunikasi yang baik bisa membuat anak terbuka

Curhat Babu
Adeline Windy: Kalo Badan Sering Sakit Tiap Denger Kabar Buruk..

Curhat Babu

Play Episode Listen Later Nov 19, 2025 54:25


Selama ini, kita mengira stress dan trauma hanya disimpan dalam kepala. Tapi faktanya, tubuh kita juga merekam semua trauma yang kita alami.Dan hal ini bukan sesuatu yang sulit untuk dibaca, selama kita mau mengakui.Bersama Adeline Windy selaku Founder Singing Bowl, mari belajar mengakui luka untuk menyembuhkannya.TIMESTAMP00:00 Opening03:37 Tubuh berkomunikasi07:10 Komunikasi butuh proses, tidak bisa instan12:42 Teriak adalah tanda ada yang belum selesai16:55 Berkenalan dengan Fascia21:15 Suplemen gak bisa bantu kalau kita masih belum paham37:00 Suara bisa menenangkan karena kita lahir ditemani suara43:25 Pentingnya rest and digest untuk healing

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 20 November 2025 - Percaya pada rancanganNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 19, 2025 4:02


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 20 November 2025Bacaan: "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman Tuhan." (Yesaya 55:8)Renungan: Di suatu desa kecil hiduplah seorang pembuat mainan kayu untuk anak-anak bernama Ebun. Ia mempunyai seorang anak perempuan dan ia membuatkannya sebuah boneka kayu yang sangat indah. Pada suatu hari bonekanya patah, ia menangis dan berlari kepada ayahnya dan menceritakan tentang nasib bonekanya. Sang ayah kemudian meminta boneka itu untuk diperbaikinya. Si gadis kecil berkata, "Tidak ayah, kau tidak mengerti. Aku ingin tangan yang satu lagi dipotong kemudian dipelitur, setelah itu dilem atau dipaku untuk menyambungnya kembali." Sang ayah berusaha menjelaskan pada anak gadisnya agar ia meninggalkan saja bonekanya untuk diperbaiki, karena sang ayah tahu apa yang harus dilakukannya. Tetapi sang anak tidak sabar dan berkata pada ayahnya, "Ayah, kau tidak mengerjakan sesuai dengan cara yang aku inginkan, kau terlalu lambat." Sehabis berkata demikian, si gadis kecil mengambil bonekanya dan meninggalkan ayahnya di bengkel kerja. Seperti juga gadis kecil tersebut, kebanyakan dari kita juga membawa segala persoalan kita pada Tuhan dan kita mencoba mengatur Tuhan untuk menyelesaikannya sesuai dengan keinginan kita. Hal ini pada akhirnya hanya menimbulkan kekecewaan di hati kita. Sering kita tidak menyadari bahwa Tuhan lebih tahu apa yang harus Dia buat. Mari kita serahkan segala permasalahan hidup kita pada-Nya, dan biarkan Dia bekerja menurut cara-Nya. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, kuserahkan permasalahan yang saat ini mendera kehidupanku. Bantulah aku untuk menyelesaikannya dengan cara-Mu sendiri dan bukan dengan caraku. Sebab aku percaya, cara-Mu akan memberikan hasil yang terbaik. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 15 November 2025 - Hadiah Terindah dari Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 14, 2025 7:16


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 15 November 2025Bacaan: "Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang." (Ibrani 12:15)Renungan: Suatu ketika saat saya naik bus Transjakarta, jalur bus dipakai oleh kendaraan lain karena macet maka bus Transjakarta yang saya tumpangi keluar jalur dan berjalan di sebelah kiri mepet dengan trotoar. Tiba-tiba bus tersebut menyerempet seorang ibu yang sedang mengendarai motor, motornya terbalik dan kaki si ibu tertindih motor sementara badannya tengkurep di trotoar jalan. Entah dari mana datangnya, tiba-tiba bermunculan anak remaja tanggung yang jumlahnya sekitar 15 an, mereka terlihat seperti preman-preman yang kemudian berteriak-teriak menyuruh bus berhenti sambil memukul mukul bus tersebut dan menghadang di depannya. Wajah mereka begitu beringas. Namun akhirnya masalah dapat diselesaikan oleh petugas patroli. Keadaan ekonomi yang kurang dan pendidikan yang rendah dapat membuat seseorang melakukan sesuatu kebrutalan tanpa pikir panjang. Itulah yang sering terjadi di negara kita saat ini. Banyak orang yang mempunyai hobby baru yaitu merusak, menyerang, membunuh dan menghancurkan. Kitab Suci sendiri sudah menubuatkan bahwa keadaan manusia pada akhir zaman itu tidak dapat mengekang diri, garang, tidak berpikir panjang dan lebih menuruti hawa nafsu daripada menuruti Allah (2 Tim 3:1-4) Lalu bagaimana dengan kita sebagai pengikut Yesus? Apakah kita termasuk dalam bilangan orang-orang yang seperti dinubuatkan tersebut? Sering secara tidak sadar perkataan kita menyakiti orang banyak, tatapan mata sinis kita telah menyinggung perasaan orang lain. Kalau bisa kita tanyakan kepada suami, istri, anak-anak, orang tua dan sahabat, sudah berapa sering kita menyakiti dan mengecewakan mereka? Mungkin sudah terlalu banyak sampai pasangan kita sudah terlalu muak dan ingin meninggalkan kita. Atau anak-anak menjadi takut setiap kali papa pulang, karena sudah terlalu sering disakiti olehnya. Marilah kita menyadari bahwa setiap pribadi yang hadir dalam hidup kita adalah hadiah Tuhan yang terindah untuk kita. Mungkin ia terlalu menjengkelkan buat kita, tetapi orang tersebut tetap hadiah terindah dari Tuhan untuk kita. Mulailah untuk mengampuni dan menerima keberadaannya sebagaimana Tuhan menerima kita apa adanya, maka Tuhan akan ubahkan dia menjadi berkat bagi hidup kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, ada begitu banyak orang yang kehilangan cinta dan perhatian dari orang-orang yang dikasihinya, sehingga membawa dampak negatif bagi kepribadiannya. Akupun menyadari bahwa ada sisi gelap dalam hidupku di masa lalu, yang membuat karakterku seperti sekarang ini, sehingga kehadiranku sering menjadi batu sandungan bagi orang lain. Masuklah dalam hatiku, dan selidikilah batinku. Hancurkan semua luka batin, dendam, akar kepahitan yang selama ini mengikat aku. Pulihkan hatiku, sehingga kehadiranku sungguh dinantikan oleh suami, istri, anak-anak, orang tua dan orang lain. Yesus, jadikan hatiku seperti hati-Mu, hati yang penuh cinta dan pengampunan. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 17 Oktober 2025, Pengampunan hadirkan Damai dan Sukacita

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 16, 2025 6:56


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 17 Oktober 2025Bacaan: "Segala kepahitan kegeraman kemarahan pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu." (Efesus 4:31-32)Renungan: Suatu hari Petrus bertanya kepada Yesus, "Tuhan sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia bersalah kepadaku? Sampai 7 kali?" Yesus berkata kepadanya, "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai 7 kali, melainkan sampai 70 kali 7 kali." Sering kali kita dibuat terkaget-kaget dengan jawaban Yesus ini. Betapa sulitnya kemampuan mengampuni itu. Namun, juga betapa pentingnya kemampuan mengampuni itu. Mungkin akan sangat membantu kalau kita memahami dan sekaligus mengalami "mengampuni dan sekaligus diampuni." Tak ada yang lebih hebat yang dapat menghambat kebahagiaan kita daripada rasa benci, marah dan rasa salah. Tak peduli apa yang dilakukan seseorang terhadap kita atau betapa salahnya mereka, bila kita tidak memaafkan mereka, kita juga akan ikut serta menanggung akibatnya. Memaafkan orang lain tidak hanya akan membebaskan orang yang bersalah tersebut, tetapi juga membebaskan kita dari kelumpuhan perasaan. Menyimpan rasa dendam dan amarah memboroskan tenaga yang dapat kita arahkan menuju sukacita. Pengampunan itu menyembuhkan, membuka hati kita, membebaskan emosi-emosi kita, melepaskan energi yang tersumbat di dalam tubuh dan membiarkan daya hidup mengalir bebas melalui kita. Marilah kita merdekakan roh kita dari belenggu dendam, akar kepahitan, kesedihan, luka batin, amarah dan sebagainya. Kita minta pada Tuhan agar mengganti semua itu dengan pengampunan dan sukacita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, bantulah aku dengan rahmat-Mu agar aku mampu mengampuni siapapun yang pernah menyakitiku. Jangan biarkan akar kepahitan, dendam, amarah, sakit hati dan luka batin menguasai hatiku. Biarlah damai sukacita-Mu saja yang menguasai hatiku agar tidak ada penghalang bagi doa-doaku untuk naik ke hadiratMu. Siapakah aku Tuhan kalau aku tidak bisa mengampuni sesamaku yang bersalah padaku, sementara dosaku yang begitu banyak di hadapan-Mu sudah Kau ampuni, Yesus, jadikan hatiku seperti hatimu, hati yang senantiasa mau mengampuni siapapun juga. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 25 September 2025 - Dia selalu menyertaimu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 24, 2025 5:40


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 25 September 2025Bacaan: "Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku." (Mazmur 27:10)Renungan: Seorang wanita berusia 40 an tahun menjatuhkan dirinya dari lantai 14 sebuah apartemen. Sebelumnya ia masih sempat tersenyum kepada seorang pria yang sedang membersihkan kaca jendela apartemen. Tetapi ketika petugas kebersihan itu kembali memalingkan wajah ke arahnya. wanita tersebut sudah menjatuhkan diri ke bawah. Di sebuah kursi tak jauh dari jendela tempat ia menjatuhkan diri, terdapat secarik kertas yang ditinggalkannya. Dalam kertas tersebut tertulis. "Aku tidak dapat lagi menahan rasa kesepian ini. Teleponku tidak pernah berdering. Aku tidak pernah menerima surat. Aku tidak punya teman." Ternyata di sekitar kita terdapat orang-orang yang merasa kesepian dan putus asa. Kesepian dan putus asa bisa menimpa siapa saja. Orang kaya maupun miskin, orang yang bekerja maupun yang mengganggur, orang menikah maupun yang tidak menikah, orang terkenal maupun tidak terkenal. Mungkin kita adalah seorang ibu, bapak, guru, hamba Tuhan, pengusaha atau pelajar. Banyak orang diberkati melalui pelayanan kita. Namun, ada saat-saat tertentu di mana kita merasa tidak berdaya, kesepian atau putus asa. Kondisi seperti ini mungkin disebabkan masalah keluarga, atau masalah pribadi kita yang tidak diketahui oleh siapapun. Jangan takut, Tuhan mengasihi kita dan Ia tahu apa yang kita butuhkan di saat seperti itu. Ia ingin memulihkan setiap aspek kehidupan kita. Saudara dan sahabat boleh meninggalkan kita, tapi Tuhan akan selalu menjadi sahabat setia bagi kita. Oleh karena itu, jika saat ini kita sedang merasakan kesendirian dan mulai putus asa, ingatlah janji penyertaan Tuhan. Ia tidak pernah membiarkan kita sendiri. Ia akan selalu ada untuk kita, seperti janji-Nya"...... Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Mat 28:20).Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau senantiasa ada untuk ku. Sering di saat-saat tertentu aku merasakan kesepian dan kegalauan dalam hidupku. Aku merasa tidak tahu harus berbuat apa. Aku merasa ditinggalkan oleh orang yang sangat kukasihi dan aku merasa seolah-olah Engkau begitu jauh dari kehidupanku. Tapi kini aku tahu, bahwa janji penyertaan-Mu juga ditujukan kepadaku. Engkau senantiasa ada dan hadir dalam keseluruhan hidupku. Kini kuserahkan rasa sepi dan tak berdaya ku padaMu, hiburlah dan ubahlah hatiku, agar damai dan sukacitaku kembali masuk dan menguasai hidupku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 7 Juli 2025 - Jadikan Firman Tuhan sebagai Pedoman Hidup

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 6, 2025 4:12


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 7 Juli 2025Bacaan: "Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus." (Kolose 2:8)Renungan: Suatu ketika ada seorang pemuda yang ingin membeli sepatu untuk dirinya sendiri. Ia telah mengukur panjang dan lebar kakinya dengan tali. Setelah itu ia pergi ke toko untuk membeli sepatu. Karena tertarik dengan sepasang sepatu, dia minta kepada penjualnya untuk menurunkan sepatu itu karena dia ingin mengukurnya. Ketika pemuda itu merogoh kantongnya, ternyata tali ukurannya tertinggal di rumahnya. Pemuda itupun mohon diri sebentar untuk mengambil tali pengukurnya di rumahnya. Penjual sepatu itu terheran-heran, karena orang itu lebih percaya pada tali pengukur kakinya daripada kakinya sendiri. Dalam hidup ke-Kristenan ada banyak orang yang sudah menjadi pengikut Yesus, sampai hari ini mempunyai sikap seperti pemuda tersebut. Mereka tidak menjadikan firman Tuhan sebagai pengukur yang tepat dalam kehidupannya. Mereka lebih takut dan lebih percaya pada adat-istiadat nenek moyang, kata-kata dari peramal atau dukun, dan lebih memilih untuk menghitung hari-hari baik menurut aturan nenek moyang. Sering terjadi kita lebih takut mendukakan manusia daripada mendukakan Tuhan. Marilah sebagai pengikut Yesus kita mulai beralih dari cara hidup kita yang lama masuk dalam kehidupan yang lebih berarti dalam Yesus sehingga kehidupan kita dan anak cucu kita akan semakin diberkati. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena walaupun aku sudah menjadikan Engkau menjadi Juruselamat dalam hidupku, namun aku masih setengah hati percaya pada-Mu. Aku masih sering takut jika melalaikan adat istiadat nenek moyangku, sehingga untuk melakukan suatu tugas atau pekerjaan aku masih harus melihat hari-hari baik menurut adat agar tidak terjadi hal-hal yang negatif. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 30 Juni 2025 - Ada harapan dalam penderitaan, karena Tuhan selalu menopang

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 30, 2025 4:02


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 30 Juni 2025Bacaan: "Ketika Ia melihat betapa payahnya mereka mendayung karena angin sakal, maka kira-kira jam 3 malam ia datang kepada mereka berjalan di atas air dan Ia hendak melewati mereka." (Markus 6:48)Renungan: Di tepi Danau Michigan terhampar bukit pasir yang sangat tandus dan tidak pernah dibajak. Namun, ada lapisan tanah yang subur di bawah hamparan pasir itu dan petani terus menerus mengolah tanah itu. Petani itu mengetahui apa yang sedang dilakukannya, jadi dia terus menggali tanah itu. Makin dalam bajak itu menghujam tanah dan makin tajam garukannya, makin bagus panenan yang akan dihasilkan ketika waktu menuai tiba. Sering kita bertanya saat mengalami penderitaan, "Mengapa saya harus mengalami kekecewaan, kesedihan dan penderitaan? Apa yang telah saya lakukan sehingga Allah mengirimkan ujian bagi saya? Apakah Dia tidak senang dengan saya?" Allah selalu mempunyai alasan yang baik ketika Ia mengijinkan penderitaan hadir dalam hidup kita. Salah satunya adalah untuk mendisiplinkan rohani kita. Saat penderitaan itu datang, itulah saat Allah membajak hati kita yang tandus, karena Allah tahu di dalam hati kita yang terdalam ada hamparan tanah yang subur yang dapat menjadikan-Nya mampu membentuk pribadi kita menjadi tahan uji. Bajak dari Allah memang tajam dan menghujam, tetapi pada akhirnya kita akan melupakan sakitnya bajakan itu dan pada akhirnya akan bersukacita dalam berkat karena dibalik hujan penderitaan ada pelangi yang indah. Tetaplah berharap dalam penderitaan kita, karena Allah lebih dulu masuk dalam penderitaan itu, dan Ia akan menopang kita untuk melewatinya. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, hanya mujizat-Mu yang mampu untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi dalam hidupku saat ini. Berilah aku kekuatan dan pengharapan, sebab aku percaya tak pernah sedetikpun Engkau meninggalkan aku, sebab Engkau Allah yang tidak pernah tidur. Amin. (Dod).