POPULARITY
Categories
Classy People, pernah nggak sih Anda ngerasa, makin banyak tahu tentang suatu hal, eh malah makin pusing dan mikir kejauhan?
Bismillah,Sering Teringat Dosa Masa Lalu, Salahkah?(I Often Remember Past Sins, is This Wrong?)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahumullah-Video Tanya Jawab dari Kajian Wanita No. 216“Akhlak Tertinggi Ahli Surga”www.youtube.com/live/n6Fd9q3-qVI
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Theresia Keneka Muli dan Mateus Nong Mus dari Paroki Harapan Indah Bekasi, Gereja Santo Albertus Agung di Keuskupan Agung Jakarta. Yesaya 38: 1-6.21-22.7-8; Mazmur tg: Yes 38: 10.11.12abc.16; Matius 12: 1-8.ANTARA BELAS KASIH DAN PERSEMBAHAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Antara Belas Kasih dan Persembahan.Ada banyak umat Katolik sudah tidak lagi melakukan pengakuan dosa. Hal initerwakili oleh seorang pemuda yang berbicara dengan pastor parokinya, bahwa iasendiri dan teman-teman tidak menganggap penting untuk melakukan pengakuan dosakepada seorang imam Katolik. Pemuda itu memberikan alasannya, bahwa pengakuandosa langsung kepada Tuhan sudah cukup dan terjamin aman. Pengakuan dosamelalui imam justru tidak masuk di akalnya. Pengakuan dosa merupakan suatu perbuatan yang bukan sekedar berdoa kepadaTuhan untuk menyampaikan dosa-dosa dan meminta pengampunan, tetapi yang menjadiintinya ialah terjadi rekonsiliasi dan pertobatan. Doa mohon pengampunan itubukan sebuah sakramen tobat. Doa ini sama dengan semua jenis persembahan yangkita lakukan, yaitu memberikan sesuatu sebagai bukti iman dan kasih kita kepadaTuhan. Ini sama dengan memberikan sesuatu kepada orang yang kita kasihi untukmenghormati dan menyenangkannya. Persembahan itu semata-mata perbuatan manusia, maka sangat bergantung padakehendak bebas, pilihan atau selera masing-masing orang. Sering persembahan itudiatur atau dilembagakan demi memenuhi keinginan pihak penguasa atau parapemimpin, maka dibuatlah aturannya. Ada jumlah yang mesti dipenuhi, misalnyaderma harus sepersepuluh dari penghasilan. Korban bakaran dan sembelihan harusberjumlah sekian dan kondisi hewan persembahan itu cacat atau tidak dansebagainya. Tuhan Yesus Kristus menggantikan semuanya itu dengan persembahan diri-Nyasendiri. Yang dibuat oleh Tuhan ini adalah perbuatan Tuhan bagi kita manusia,yang bukan sebagai persembahan tetapi sebagai belas kasih. Tuhan mengasihi kitadengan mengorbankan diri-Nya. Bapa Allah berbelas kasih dan sangat menyayangikita manusia maka Ia memberikan Anak-Nya sendiri bagi kita. Perbuatan Yesusdalam berbelas kasih ialah menolong dan menyelamatkan kita manusia dari segalabentuk perbudakan dosa, kejahatan dan kematian. Belas kasih dari Tuhan dan kewajiban kita untuk melakukannya, merupakansebuah ibadat yang melebihi hari sabat dan persembahan lainnya ketika nasibhidup manusia sangat menuntut untuk diperhatikan. Inilah yang ingin Yesusperbaiki, ketika belas kasih diremehkan atau bahkan ditiadakan, sementarapersembahan dan hari sabat dipatuhi secara berlebihan. Bagi kita umat beriman,persembahan dan ibadat tidak perlu dihilangkan dari hidup kita, artinya kitatetap memerlukannya. Tetapi pada saat belas kasih itu diperlukan, kita tidakboleh menggantikannya dengan sekedar mempersembahkan doa-doa kita. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Kuatkanlah dan penuhilah kami dengan kuasa-Mu ya Allah,supaya kami dapat memberikan yang sesungguhnya sebagai belas kasih dan sebagai persembahan di dalam penghayatan iman kami.Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Send us Fan MailSudah menjalankan Meta Ads, Google Ads, atau TikTok Ads, tetapi hasilnya belum sesuai harapan?
Sering banget gak sih denger anak muda zaman sekarang cita-citanya kalau gak jadi influencer, ya bangun startup sendiri? Pokoknya anti banget sama yang namanya absen jam 8 pagi pulang jam 5 sore.Di episode ini, kita bakal ngobrol santai tapi mendalam tentang fenomena generasi muda yang ogah jadi karyawan konvensional. Kita bakal liat dari dua sudut pandang: Sisi anak muda yang ngejar work-life balance & kebebasan finansial.Kita juga membahas peran AI yang bikin barrier buat mulai bisnis sendiri makin rendah. Apakah ini era baru pertumbuhan ekonomi informal, atau justru bom waktu buat bisnis-bisnis yang gak bertahan lama?Dengerin sekarang dan temukan jawabannya: Apakah kamu tipe yang cocok langsung jadi owner, atau mending cari pengalaman jadi karyawan dulu?Jangan lupa follow dan share episode ini ke temen kamu yang lagi galau mau resign atau bertahan!
Presiden Prabowo Subianto Menekankan Perguruan Tinggi Idealnya Menjadi Tempat yang Aktif Menggeluti Sains dan Teknologi Prabowo pun Mengungkap Keinginannya untuk Bertemu dengan Para Rektor Setiap Bulan karena Dirinya Butuh Bertemu Orang Orang Pintar.
Pembawa Renungan: Romo Koko (RP. Albertus Joni, SCJ)Palembang Luk. 1:57-66,80.
Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A - Mengapa Ibnu Taimiyah Sering Diserang Inilah Faktanya Ustadz Nidlol Masyhud & Ustadz Ammi
Ustadz Abdullah Zaen M.A - Keutamaan Bulan Ramadan Yang Sering Dilupakan, Ustadz Abdullah Zaen
Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A - Zakat Maal Kewajiban Yang Sering Terlupakan Ustadz Ammi Nur Baits
Ustadz Ammi Nur Baits S.T. B.A - Dosa Dosa Muamalah Yang Sering Diremehkan Ustadz Ammi Nur Baits
Ustadz Abdullah Zaen - Sering Diremehkan Manfaat Waktu Pagi
Bismillah,Sering Marah Ketika PMSUstadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahumullah-Video Pendek dari Kajian Tadzkiratus Saami'“Buah yang Anda Dapatkan dari Ibadah Haji & Qurban”
Ustadz Abdullah Zaen M.A - Obat Kuat Yang Sering Terabaikan, Ustadz Abdullah Zaen
Katanya perempuan bisa mengucapkan sampai 20 ribu kata sehari
Di era bisnis yang bergerak begitu cepat, ukuran perusahaan bukan lagi jaminan. Kuncinya adalah seberapa cepat Anda membaca arah perubahan.Sering kali, banyak pebisnis sibuk mengejar omzet hingga lupa mengaudit relevansi pasar dan efisiensi operasional mereka. Di era yang brutal ini, berjalan tanpa data hanya akan membuat Anda tertinggal.Lewat episode kali ini, Kami akan membagikan insight tentang pentingnya Market Audit dan Agile Strategy. Kami ingin mengajak Anda berhenti berjalan dengan asumsi, dan mulai membangun bisnis yang adaptif serta berbasis data. Yuk, simak video ini sampai habis!
Podcast Serial Wanita Muslimah Eps. 12Pemateri : Ustadz Abu SaifJudul : Yang Sering Dilanggar #5
Podcast Serial Wanita Muslimah Eps. 13Pemateri : Ustadz Abu SaifJudul : Yang Sering Dilanggar #6
Podcast Serial Wanita Muslimah Eps. 14Pemateri : Ustadz Abu SaifJudul : Yang Sering Dilanggar #7
Podcast Serial Wanita Muslimah Eps. 15Pemateri : Ustadz Abu SaifJudul : Yang Sering Dilanggar #8
Podcast Serial Wanita Muslimah Eps. 11Pemateri : Ustadz Abu SaifJudul : Yang Sering Dilanggar #4
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 18 Mei 2026Bacaan: "Janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan." (Efesus 6:4)Renungan: Apakah hukuman secara fisik merupakan cara yang efektif untuk mendidik anak? Penelitian menunjukkan bahwa hukuman fisik ternyata cara yang kurang efektif. Bukan berarti hukuman secara fisik itu tidak perlu. Ada kalanya, kita memang harus memberikan disiplin atau hukuman secara keras jika anak kita sudah kelewatan. Memberikan hukuman itu boleh, tapi jadikanlah itu sebagai opsi terakhir. Bukan sedikit sedikit hajar, sedikit sedikit main hajar. Penelitian yang dilakukan oleh University of California di Los Angeles, menunjukkan bahwa 82 persen remaja yang dikirim ke penjara anak, akhimya melakukan kejahatan kembali, dan sering kali dengan kejahatan yang lebih berat dari sebelumnya. Mengapa bisa demikian? Salah seorang anak yang dimasukkan penjara pernah bercerita, "Saya dikurung di sel bersama-sama anak-anak lain yang lebih tua. Di sel itu, setiap anak bercerita tentang apa yang mereka telah lakukan dan bagaimana mereka tertangkap. Ini seperti kursus di bidang kejahatan." Hukuman pada kenyataannya tidak membuat jera. Sering kali kita frustrasi dengan anak kita yang sudah dihukum berulang kali tapi tidak pernah kapok, bahkan kenakalannya semakin menjadi-jadi. Jika hal itu yang terjadi, sudah saatnya kita melakukan pendekatan yang berbeda dalam mendidik anak kita. Bukan lagi dengan tongkat, tapi dengan kasih sayang. Bukan lagi dengan makian, tapi dengan perhatian. Bukan lagi dengan banyaknya kata-kata, tapi dengan teladan dan memberikan waktu secara khusus kepada anak kita. Pendekatan seperti ini sering kali lebih efektif dibandingkan dengan main rotan atau main hajar saja. Pendekatan seperti ini membuat anak sadar apakah perbuatannya benar ataukah perbuatannya salah. Mereka juga tidak hanya memandang orang tuanya sebagai penghukum tapi terlebih pembimbing mereka. Jika mereka punya kesadaran tentang apa yang benar dan apa yang salah, biasanya mereka akan mulai bertanggung jawab atas kehidupannya. Mereka mulai melakukan hal yang benar, bukan karena paksaan tapi karena kesadaran. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat untuk mendidik anak-anak yang Kau percayakanlah padaku, sehingga perkataanku penuh kuasa untuk menjadikan anak-anakku lebih baik dari sebelumnya. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 16 Mei 2026Bacaan: "la ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi itu, tetapi tidak seorang pun yang memberikan kepada dia. " (Lukas 15:16)Renungan: Hidup manusia sering diibaratkan seperti putaran roda. Kadang di bawah, kadang di atas. Kadang susah, kadang senang. Sering kali, keadaan ini merupakan akibat dari pilihan-pilihan yang kita buat. Kondisi yang dialami si anak bungsu dalam perumpamaan Tuhan Yesus ini menunjukkan kebenaran ini. Tadinya ia tinggal di rumah bapanya yang menyenangkan serta mengalami berbagai kelimpahan. Kemudian dengan lancangnya ia meminta bagian warisannya, lalu menghamburkannya di negeri yang jauh sesuka hatinya. Saat hartanya habis, semua temannya pun menghilang. Tak ada yang peduli padanya, sekalipun sekadar memberinya ampas makanan babi untuk disantap. Kesusahannya ini adalah buah dari pilihan yang buruk, egois, tanpa pikir panjang, serta tak menghormati bapanya. Syukurnya, saat kondisinya begitu mengenaskan, ia mengingat kebaikan hati bapanya. la pun memilih untuk kembali kepada sang bapa, mengharapkan belas kasihannya. Menjadi pelayan pun ia rela. Namun, ternyata bukan ampas atau remah-remah yang ia terima dari bapanya. Melainkan yang terbaik. la diterima sepenuhnya. Hidupnya dipulihkan. Ini adalah gambaran Allah yang senantiasa menyambut ketika kita berbalik kepada-Nya. Tangan-Nya terbuka merangkul kita. Bahkan jika kita telah membuat berbagai keputusan atau pilihan yang buruk, lalu membuat hidup kita terpuruk, Dia tetap tidak mengutuk. Dia menerima kita dengan penuh kasih. Dia tidak menawari kita hal-hal yang serupa ampas, atau pemberian setengah hati. Melainkan pemberian terbaik. Segala yang Dia punyai. Bahkan hidup-Nya sendiri. Sepantasnyalah kita menghormati serta mengasihi-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mau menerima aku apa adanya. Ajarilah aku untuk selalu setia pada-Mu sebagaimana Engkau setia mendampingi hidupku. Amin. (Dod).
Halo Kawan Muda! Podcast UMMFM balik lagi nemenin hari kamu dengan program seru yang selalu beda tiap minggunya. Stay tuned ya, karena ada yang baru dan wajib kamu dengerin!
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Yohanes Sukardi dan Onny Pakendek dari Paroki Santa Maria Assumpta Kota Baru Kupang di Keuskupan Agung Kupang, Indonesia. Kisah Para Rasul 13: 13-25; Mazmur tg 89: 2-3.21-22.25.27; Yohanes 13: 16-20.GEMBALA YANGBAIK MENCERAHKAN PENGERTIAN Renungan kita pada hari ini bertema:Gembala yang Baik Mencerahkan Pengertian. Sang Gembala Yesus Kristus menerangidunia dan hati kita dengan firman-Nya. Jika firman itu hanya sampai padatelinga manusia, pekerjaan evangelisasi itu dianggap masih sangat mentah. Darimendengar, kemampuan kita perlu berkembang sampai pada pengertian. Tuhan terusberperan membuat kita mengerti Dia, yaitu melalui firman-Nya yang disampaikanitu. Sejak pembaptisan kita dicurahkan Roh Kudus dan melalui Sakramen Penguatankita diurapi kepenuhannya. Salah satu karunia yang diberikan kepada kita ialah karuniapengertian. Di dalam Injil pada hari ini Tuhan Yesus gembala yang baikmengajarkan kita bahwa dengan mengerti pengajaran-Nya kita menjadi orang-orangyang terberkati. Ia sangat berkenan kepada orang-orang yang tidak hanyamendengarkan, tetapi juga mengerti. Sebab melalui pengertian itulah sikap orangterbentuk dan dari sana ia mulai bersikap dan bertindak. Tidak berarti bahwa tak ada sama sekali pengertian pada setiap manusia,kelompok orang atau sebuah kultur. Yang sering menjadi soal ialah bahwapengertian manusia terbatas dan cenderung berbeda-beda atas sesuatu hal. Apalagi dalam soal ajaraniman tertentu, bahaya kurang pengertian dan penafsiran yang berbeda-beda seringberakibat pada konflik sosial di antara kita. Hal ini sungguh menjadi pengalaman Santo Paulus. Ia mengalami bagaimanaYesus membuat pemikiran dan pengertiannya menjadi baru. Kini giliran Paulusyang mencerahkan pikiran dan pengertian orang-orang yang belum tahu apa-apatentang Yesus Kristus. Sering urusan menjelaskan orang-orang dari tidak tahuuntuk mendapatkan suatu pengertian dasar akan suatu ajaran baru menjadi tugasyang lebih muda. Sedangkan memberikan pemahaman kepada orang-orang yang sudah mempunyaipemikiran sendiri akan menjadi lebih sulit. Bagi kita, pengertian tentang Tuhan Yesus Kristus dan segala hal mengenaiiman kita memang sudah ada dengan ukuran berbeda-beda dari seorang ke oranglain. Tetapi urusan mencerahkan atau menyegarkan pengertian itu merupakan suatuhal yang lain. Lalu bagaimana caranya? Mungkin usulan ini sangatlah sederhana,tapi siapa tahu bisa sangat berguna. Anak sekolah harus membaca satu bukupelajaran sepuluh kali untuk bisa hadapi ujian, daripada membaca sepuluh bukusatu kali saja. Maka hal yang sama, kita mesti bertemu dan belajar pada Yesusberulang-ulang dan banyak kali. Tidak efektif kalau hanya sesekali atau jarang. Hendaklah kita saling mengajarkan untuk mengembangkan pengertian di antarakita. Bagi yang lebih mengerti, usahakan untuk mengajarkan yang belum. Yangbelum mengerti hendaknya meminta kepada mereka yang lebih mengerti. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Allah maha baik, terima kasih berlimpah atas Putera-MuYesus Kristus yang menjadi gembala yang baik bagi kami. Ajarilah kami untukmenjadi gembala yang baik seperti Dia. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam namaBapa ...
Send us Fan MailBanyak bisnis merasa sudah aktif promosi, tapi customer tetap lebih memilih kompetitor.Sering kali masalahnya bukan pada produk atau layanan Anda. Ada faktor penting yang kerap terlewat, namun justru sangat memengaruhi keputusan customer saat mencari bisnis di Google. Di episode kali ini, membahas insight penting yang perlu dipahami pemilik bisnis agar lebih mudah ditemukan, lebih dipercaya, dan lebih dipilih calon customer. Karena di era sekarang, terlihat di Google bukan lagi bonus, tapi kebutuhan untuk bertumbuh.Jika Anda memiliki bisnis dengan lokasi fisik dan ingin tahu apakah bisnis Anda sudah siap bersaing di Google? Cek sekarang melalui checklist GRATIS berikut ini
Eps. 03: Apakah Glow Up Itu Penting?
Kalau kamu gagal masuk jurusan yang kamu mau, hidup tidak berhenti di sana.Kalau kamu gagal memenangkan kompetisi yang sudah kamu persiapkan, hidup tidak berhenti di sana.Kalau kamu tidak diterima di pekerjaan yang kamu harapkan, hidup tidak berhenti di sana.Bahkan ketika kamu harus mengakhiri hubungan yang sudah kamu bangun bertahun-tahun, hidup tidak berhenti di sana.Sekarang mungkin rasanya gelap. Sekarang mungkin semuanya terasa suram, buntu, dan hampa. Seolah tidak ada masa depan yang bisa kamu lihat.Tapi percayalah, selalu ada hal yang lebih baik daripada menyerah di titik ini. Masih ada banyak kesempatan. Masih ada banyak kehidupan yang bisa dijalani.Masih ada banyak banyak hal baik yang bisa dilihat———————————sering kali, kita merasa buntu dan kehilangan harapan karena seluruh bayangan kita terkunci pada satu mimpi, satu jalan, satu versi masa depan. Ketika itu tidak terjadi diluar dari apa yang diprediksikan, semuanya terasa runtuh.Padahal mungkin, ini bukan akhir. Ini adalah kesempatan. Kesempatan untuk mencoba hal lain, menjelajahi kemungkinan lain, mempelaajari banyak hal dan mennemui versi diri mu yang lain. memberi ruang bagi diri sendiri untuk merasakan hidup—di luar rencana yang pernah kita genggam erat.Kecewa wajar, sedih juga wajar, marah apalagi. Tapi seringnya hidup itu kita merencanakan, tapi Tuhan yang menentukan. Sering kali, tuhan justru paaling tau dan memberikan apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan. Semua terjadi karena sebuah alasan, sekarang mungkin belum keliatan maknanya, tapi suatu saat nanti bisa hari minggu tahun pasti daatang maknanya . Sering kali kita lupa bahwa, Tuhan lebih besar dari kekhawatiran,kesedihan dan ke kecewaaan kita saat ini. Dulu, aku sering merasa hidup seolah berhenti ketika sesuatu tidak berjalan seperti yang aku impikan. Seakan-akan, kalau rencananya gagal, maka segalanya ikut berakhir. kalau rencanaya berhenti, semua agenda hidup dan jalan hidup juga berhenti. Tapi pelan-pelan aku sadar: justru keindahan hidup ada pada ketidakpastiannya. that the beauty of life is that its unpredictable. Banyak hal diluar rencana tapi banyak hal baik juga dateng dari yang tidak diduga. Di sepanjang jalan, kamu akan bertemu banyak orang. Kamu akan belajar banyak hal. Dan kamu tetap bisa mencapai banyak hal yang kamu inginkan—hanya saja, sering kali jalannya tidak sesempurna yang kamu bayangkan.Karena hidup tidak berhenti hanya karena satu rencana tidak berjalan. Kadang, hidup justru baru mulai dari sana.——————- “Between Pause and Purpose”Your twenties are messy.Full of chaos, mistakes, questions, and moments that shape who you are becoming.This METANOIA album captures that journey—learning when to pause, when to keep going, and how to find meaning in the middle of it all.A soundtrack for the in-between phase of life.Available every Friday, only on Spotify.METANOIAHappy listening ✨
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa rangkaian kunjungan dinasnya ke luar negeri ke berbagai negara bukan sekadar kunjungan biasa, tapi misi strategis penting untuk mengamankan pasokan minyak nasional.
Send us Fan MailBanyak bisnis tidak muncul di Google Maps, bukan karena bisnisnya tidak bagus
Sering lihat fashion syari dengan monogram besar, logo besar, dipadukan dengan swarovski di berbagai sisi? Bisa ditebak itu adalah brand SI.SE.SA, satu-satunya brand lokal Indonesia yang berpartner dengan Swarovski Austria, dan satu-satunya brand lokal yang target marketnya justru menyukai loud fashion.Preferensi fashion orang itu sangat beragam, dan untuk menjadi brand yang sukses, kita harus belajar terus menggali potensi dari brand. Jadi, jangan hanya fokus pada tren, yang utama justru fokus pada customer yang sudah kita miliki. Selengkapnya di episode ini!
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 1 April 2026Bacaan: "Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat! " (Filipi 4:5)Renungan: Suami Ibu Maria sudah lama meninggal. Kedua anaknya pun telah berumah tangga dan tinggal terpisah. Ajakan kedua anaknya untuk tinggal bersama mereka, ditolaknya. Ibu Maria memilih tinggal di rumahnya sendiri dan tetap berkarya. Hampir tiap hari ia merajut, membuat mantel-mantel kecil. Lalu, setiap akhir pekan, ia keluar membagikan mantel itu kepada anak-anak kecil yang ditemuinya, tanpa memungut bayaran. "Bahagia rasanya ketika melihat senyuman mereka yang menerima mantel rajutan saya. Sering saya membayangkan saat ini ada seorang anak yang merasakan kehangatan mantel buatan saya," ungkap Ibu Maria dengan mata berbinar. Kadang muncul anggapan, jika orang yang telah lanjut usia tinggal sendiri, pasti merasa kesepian. Ya, bisa saja anggapan itu benar. Tetapi, kita tahu, selama ada sesuatu yang bisa dikerjakan, maka rasa sepi tidak akan menguasai. Namun, yang utama adalah karena kita sadar masa hidup ada batasnya. Tuhan sudah dekat, sayang jika kita melewatkannya begitu saja. Teruslah berkarya dengan kata dan talenta yang Tuhan telah berikan, sehingga kehadiran kita dapat juga mendatangkan senyuman dan sukacita di hati sesama. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, tolonglah aku agar dapat menyatakan kebaikan-Mu bagi setiap orang yang Engkau izinkan berjumpa dengan ku. Sehingga melalui kehadiranku mereka dapat merasakan kehadiran-Mu sendiri. Amin. (Dod).
Hizkia adalah raja yang hebat dan memiliki banyak prestasi luar biasa. Melalui hidupnya kita dapat belajar ada tiga hal penting:Pertama. Menghindari Kebanggaan Diri yang berlebihan. Sering-seringlah memeriksa hati agar kita tidak mengambil pujian atas berkat Tuhan. Segala yang kita miliki—bakat, harta, dan kesempatan—hendaknya dengan setia digunakan untuk memuliakan nama-Nya. Kedua. Mencari Hikmat Tuhan dalam setiap keputusan. Sabarlah mencari kehendak Tuhan melalui doa, membaca Alkitab, dan mencari nasihat bijak dari orang saleh yang berada di dalam rumah Tuhan / gereja-Nya.Ketiga. Menabur Warisan Iman bagi generasi kemudian dengan penuh kepedulian, melalui pengajaran, teladan iman, kasih yang memulihkan, dan doa syafaat terus-menerus. Hidup yang sudah diselamatkan Kristus tidak hanya dinikmati bagi diri sendiri saja, tetapi juga memenangkan generasi ini dan mendatang bagi kemuliaan nama Tuhan! Amin. —Pdt. Betuel Himawan, “Ayah yang Asing bagi Anak-anaknya.” Dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, Tgl. 15 Maret 2026.
Istilah restorative justice semakin sering digunakan dalam penerapan penyelesaian kasus hukum di Indonesia.
Pernahkah Anda bertanya-tanya, apa sebenarnya inti dari sebuah pitching? Sering kali kita menganggapnya sebagai presentasi formal yang kaku di depan dewan direksi. Namun, Dan Roam dalam bukunya The Pop-up Pitch mengingatkan kita bahwa pitching adalah sebuah tindakan persuasi sederhana yang bertujuan mengubah pemikiran seseorang agar mereka mau mengambil tindakan nyata. Intinya, pitching bukan sekadar pamer informasi, melainkan upaya membangun jembatan. Jembatan ini menghubungkan ide cemerlang yang ada di kepala kita dengan kebutuhan nyata yang dirasakan oleh audiens. Tanpa jembatan yang kokoh ini, ide sebagus apa pun akan tetap terisolasi, kesepian, dan tidak akan pernah mewujud menjadi kenyataan di dunia luar. Masalahnya, dunia pitching modern saat ini sedang sakit, terjebak dalam fenomena yang kita kenal sebagai "Death by PowerPoint." Audiens sering kali dibombardir dengan tumpukan data yang terlalu banyak dan desain slide yang sangat membingungkan. Padahal, menurut Roam, kejelasan adalah mata uang yang paling berharga. Jika audiens harus bekerja terlalu keras hanya untuk memahami maksud Anda, mereka akan segera kehilangan minat. Oleh karena itu, sebuah pitching yang sukses haruslah sederhana, langsung, dan mampu menyentuh sisi kognitif serta emosional pendengarnya secara bersamaan. Di sinilah kekuatan pemikiran visual masuk sebagai kunci utama. Secara evolusioner, otak manusia memang didesain untuk memproses gambar jauh lebih cepat dan lebih dalam dibandingkan dengan deretan teks atau angka yang rumit. Terakhir, terimalah fakta bahwa pitching memerlukan iterasi. Pitch pertama Anda mungkin tidak akan langsung sempurna. Namun, dengan metode persiapan dua jam tadi, Anda bisa merevisi dan memperbaiki pesan Anda dengan cepat berdasarkan masukan yang ada. Anggaplah ini sebagai keterampilan motorik yang harus terus dilatih, bukan sekadar teori yang hanya dibaca. Pada akhirnya, pitching adalah tentang koneksi antarmanusia. Teknologi hanyalah alat bantu, namun esensinya tetaplah dua manusia yang mencoba mencapai kesepakatan untuk melakukan sesuatu yang luar biasa bersama-sama. Dan Roam mengajarkan kita untuk kembali ke dasar komunikasi sejati: berbicara jujur, bercerita dengan memikat, dan menggambar untuk memperjelas masa depan.
Pernahkah Anda merasa bahwa hidup atau bisnis Anda hanya sekadar berjalan mengikuti arus, tanpa tahu pasti di mana dermaga tujuannya? Banyak orang menganggap "strategi" sebagai kata yang berat, membosankan, dan hanya milik para CEO di ruang rapat mewah, padahal sebenarnya, strategi adalah seni paling manusiawi yang pernah ada: seni membentuk masa depan kita sendiri. Max McKeown, dalam karyanya The Strategy Book, membuka mata kita bahwa strategi sebenarnya sangat sederhana namun mendalam. Ia mendefinisikannya sebagai rute terpendek untuk mencapai tujuan yang diinginkan dengan menggunakan sumber daya yang tersedia. Ini bukan tentang tumpukan dokumen tebal atau grafik yang rumit, melainkan tentang jawaban atas pertanyaan mendasar: Di mana kita sekarang, ke mana kita ingin pergi, dan apa yang harus kita lakukan hari ini agar masa depan itu menjadi nyata? Sering kali kita terjebak dalam jebakan "perencanaan" yang kaku. Kita sibuk membuat daftar tugas dan jadwal yang padat, namun lupa untuk benar-benar berpikir. McKeown mengingatkan kita dengan tegas: berpikirlah sebelum merencanakan. Karena jika kita mulai merencanakan tanpa visi yang jernih, kita mungkin akan sampai ke tujuan dengan sangat efisien, namun baru menyadari di akhir bahwa kita berada di tempat yang salah. Jadi, mulailah melihat dunia dengan mata seorang strategis. Beranilah bermimpi besar, namun tetaplah rendah hati untuk menyesuaikan langkah. Karena pada akhirnya, strategi yang paling sukses bukanlah yang paling rumit, melainkan yang paling mampu mengubah niat menjadi aksi, dan harapan menjadi kenyataan. Terima kasih telah mendengarkan, dan selamat membentuk masa depan Anda.
Academia…Kalian pernah ga ngerasa udah selalu ada untuk dia, kasih effort abis-abisan, dan rela ngelakuin apapun untuk dia, tapiiii kenapa yaa dia ga pernah menghargai aku?
Menulis sering kali disalahpahami hanya sebagai cara untuk menyampaikan apa yang sudah kita ketahui, padahal sebenarnya menulis adalah alat penemuan intelektual yang paling ampuh. Ketika seseorang mencoba menuangkan gagasan ke atas kertas, ia dipaksa untuk mengubah pemikiran yang abstrak dan tercerai-berai menjadi struktur yang logis dan linier. Dalam proses transisi dari pikiran ke tulisan inilah terjadi proses belajar yang sesungguhnya; kita tidak hanya mencatat informasi, tetapi juga mengorganisir ulang pemahaman kita sehingga menjadi lebih utuh dan terstruktur. Melalui menulis, kita juga dapat mengidentifikasi lubang-lubang dalam pengetahuan kita yang sebelumnya tidak terlihat. Sering kali kita merasa sudah memahami suatu subjek, namun saat mencoba menjelaskannya dalam kalimat yang jernih tanpa jargon, kita menyadari adanya bagian-bagian yang masih kabur. Menulis menuntut kejujuran intelektual; ia memaksa kita untuk menyederhanakan konsep yang kompleks menjadi bahasa yang manusiawi. Dengan cara ini, menulis berfungsi sebagai tes pemahaman yang memastikan bahwa kita benar-benar menguasai materi tersebut, bukan sekadar menghafalnya. Pada akhirnya, menjadikan menulis sebagai kebiasaan belajar akan memperkuat daya ingat jangka panjang dan mempertajam kemampuan kritis. Informasi yang diproses secara aktif melalui tulisan akan melekat lebih kuat dalam struktur kognitif kita dibandingkan dengan informasi yang hanya dibaca atau didengar secara pasif. Oleh karena itu, menulis tidak boleh dilihat sebagai beban tambahan dalam belajar, melainkan sebagai mesin utama yang menggerakkan pemahaman kita menuju tingkat yang lebih dalam dan jernih di bidang apa pun.
Di episode ini, Talk Disaster membahas tuntas kenapa kebakaran gedung tinggi berbeda dari kebakaran biasa, 5 kesalahan fatal yang paling sering dilakukan, prosedur evakuasi yang benar langkah per langkah, fenomena psikologi "social proof" yang membuat orang tidak bergerak saat alarm berbunyi, peran warden lantai, perbedaan strategi evakuasi di apartemen vs kantor vs mal, fire drill yang benar-benar menyelamatkan nyawa, serta checklist keamanan kamar hotel.Data: 694 gedung bertingkat di Jakarta belum memenuhi syarat proteksi kebakaran (Gulkarmat DKI, Januari 2025). Kamu kerja atau tinggal di gedung bertingkat? Episode ini wajib kamu dengarkan sampai selesai.Waspada Ya, Panik Jangan.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Suster Amaria SSpS dari Komunitas Suster SSpS di Paroki Salib Suci Nanzan, Keuskupan Nagoya, Jepang. Kejadian 37: 3-4.12-13a.17b-28; Mazmur tg 105: 16-17.18-19.20-21; Matius 21: 33-43.45-46.CINTA BERBALASBENCI Tema renungan kita pada hari ini ialah: Cinta BerbalasBenci. Kalimat dari tema ini bukan merupakan ajaran Tuhan bagi kita. Sebaliknyayang diajarkan Tuhan ialah cinta berbalas cinta atau cinta berbuah kebaikan,atau cinta menghasilkan suka cita. Meski bukan ajaran Tuhan, namun kitab sucidan ajaran Tuhan hendak menggambarkan betapa jahat dan buruknya kehidupan jikadikuasai oleh dosa. Iri hati, benci, marah, sombong, kejam, dan kekerasanmerupakan dosa-dosa yang menghancurkan kehidupan. Bacaan-bacaan pada hari ini berkisah tentang perbuatancinta dari orang yang mempunyai kemurahan hati dan kasih kebapaan. Perbuatanitu dibalas dengan kebencian dan kemarahan yang berujung pada kehancuran dankebinasaan. Sasaran kebencian dan kemarahan itu ialah utusan yang membawa pesankasih yang hendak disampaikan atau dibagikan. Yakob mengutus putra terkasihnyaYusuf, yang berarti ia hadir sendiri menjumpai dan melayani anak-anaknya dipadang. Tetapi Yusuf ditangkap, disiksa, lalu dijual. Utusan-utusan tuan kekebun anggur satu per satu dianiaya dan dihancurkan. Utusan terakhir adalahanaknya sendiri yang disiksa dan dibunuh oleh para pekerja dan pelayannya. Di dalam masa Prapaskah ini peringatan tentang cintaberbalas benci bertujuan memperkuatkan kewajiban kita untuk melakukan beberapatindakan. Pertama ialah ketidakmampuan membedakan cinta berbalas cinta daricinta berbalas benci harus dihindari. Mereka yang menyatakan diri berimankepada Tuhan tetapi tidak bisa membedakan itu, lalu sengaja membalas cintadengan kebencian sebenarnya bukan pengikut Kristus. Kedua, sebagai orang-orang beriman ketaatan kita menuntutsupaya kita berpihak pada pilihan untuk melakukan kehendak Tuhan. Terkaitdengan pembedaan tadi, pilihan kita ialah cinta berbalas cinta. Kebaikanberbalas kebaikan. Suka cita berbalas suka cita. Supaya bisa memilih ini,kedekatan dan keintiman kita dengan Tuhan sangat diperlukan, dan bukan sikapdingin, malu, dan menjauh dari Tuhan. Sering berkomunikasi dengan Tuhanmerupakan cara yang paling umum untuk dilakukan. Ketiga, cara cinta berbalas benci adalah pengalaman nyataYesus sendiri dalam berhadapan dengan para musuh-Nya, dan ini diwariskan-Nyakepada kita. Yesus tidak takut dan lari dari gempuran kuat kebencian danancaman. Semakin benci dikobarkan, semakin besar pula cinta yang dilakukan.Banyak perlakukan penuh kekerasan diterima-Nya, semakin banyak kesabaran,keteguhan iman, dan pengampunan yang ditunjukkan sebagai balasnya. Cara iniyang Ia ajarkan kepada kita dan kita dituntut untuk melakukannya. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Bapa yang bijaksana, semoga Roh-Mu selalumenerangi budi dan hati kami supaya kami dapat selalu membedakan yang baik dariyang jahat. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Kolaborasi dengan pihak yang kita anggap sebagai "musuh" di era modern bukan lagi sekadar pilihan moral, melainkan sebuah keharusan pragmatis untuk menyelesaikan masalah sistemik yang kompleks. Di tengah polarisasi yang tajam, Adam Kahane menawarkan konsep stretch collaboration sebagai antitesis terhadap model kolaborasi konvensional yang sering kali gagal karena menuntut harmoni dan kesamaan visi di awal. Sering kali, individu terjebak dalam sindrom enemyfying yang melabeli lawan bicara secara hitam-putih, padahal kemajuan nyata justru kerap ditemukan di "area abu-abu"—sebuah ruang di mana kepercayaan bukan prasyarat utama, melainkan hasil yang mungkin tumbuh melalui proses kerja nyata demi tujuan yang lebih besar. Keberhasilan dalam bentuk kolaborasi ini menuntut pelaku untuk melakukan tiga "regangan" fundamental: merangkul konflik, bereksperimen dengan masa depan, dan mengubah diri sendiri. Alih-alih mencari konsensus semu yang dangkal, para kolaborator harus mampu mengintegrasikan dorongan Love (persatuan), Power (negosiasi kepentingan), dan Justice(keadilan prosedural) secara dinamis, layaknya siklus napas yang bergantian antara menegaskan posisi dan mendengarkan perspektif lain. Karena solusi untuk masalah kompleks tidak dapat diprediksi secara kaku, pendekatan yang digunakan harus bersifat eksperimental dan organik (emergent strategy), yang memungkinkan kelompok untuk tetap maju dengan meraba-raba "batu di dasar sungai" tanpa harus memiliki peta jalan yang sempurna sejak awal. Pada akhirnya, esensi terdalam dari kolaborasi dengan musuh terletak pada keberanian untuk melangkah ke dalam permainan dan mengakui peran pribadi kita dalam masalah yang ada. Perubahan sistemik dimulai saat kita mengalihkan fokus dari keinginan untuk mengubah orang lain menjadi kesediaan untuk mengubah cara kita sendiri dalam bertindak dan berinteraksi. Dengan memilih untuk bertahan (abide) di tengah ketidakpastian dan ketidaksempurnaan, kita melepaskan identitas sebagai pahlawan yang merasa paling benar demi menjadi bagian dari solusi kolektif. Melalui kerendahan hati intelektual dan ketahanan batin ini, kolaborasi dengan musuh menjadi jembatan yang memungkinkan masyarakat yang terpecah untuk tetap bergerak maju menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 21 Februari 2026Bacaan: "Jika kami menderita, hal itu menjadi penghiburan dan keselamatan kamu; ....maka hal itu adalah untuk penghiburan kamu, sehingga kamu beroleh kekuatan untuk dengan sabar menderita ke sengsaraan yang sama seperti yang kami derita juga." (2 Korintus 1:6)Renungan: Dua ekor penguin, yang sedang berpelukan manis di St. Kilda, pinggiran Melbourne, Australia, adalah momen berkesan yang ditangkap oleh fotografer Tobias Baumgaertner pada tahun 2019. Ternyata kedua penguin tersebut sama-sama telah kehilangan pasangan mereka sehingga mereka memutuskan untuk secara rutin bertemu dan saling menghibur dengan menonton gemerlap lampu kota berjam-jam. Foto yang menyentuh hati itu pun dinobatkan sebagai finalis Ocean Photography Awards. Saat hati kita sedang berduka, saat itu pula penghiburan dari Tuhan berlimpah-limpah, sebagaimana yang Paulus alami dalam pelayanan pemberitaan Injilnya yang tak luput dari penderitaan. Daripada tenggelam dalam kesedihan atau keputusasaan hebat, ia memilih untuk tetap dapat memperhatikan jemaat di Korintus, karena ia menyadari bahwa di balik sengsara yang dialaminya, kekuatannya untuk tetap bergiat bagi Tuhan tidak akan habis dengan penghiburan-Nya yang begitu besar. Sering kali kita tidak lagi mempunyai waktu untuk peduli terhadap orang lain karena merasa bahwa masalah kita sehari-hari sudah "menggunung". Sesungguhnya, kalau kita melibatkan Tuhan setiap waktu dalam hidup kita, dalam kesesakan sekalipun Dia dapat memakai kita untuk menjangkau orang-orang yang membutuhkan dan hidup kita pun akan semakin diberkati. Hari ini bukanlah saatnya untuk meratapi penderitaan yang sudah lama mendera kita, melainkan inilah saatnya untuk melupakan yang di belakang untuk melangkah maju bersama Tuhan yang selalu mengasihi kita sehingga "pintu-pintu" berkat-Nya akan terbuka dan kita dapat juga menjadi kesaksian hidup yang dipakai oleh-Nya untuk menuntun orang lain pada jalan-Nya yang penuh damai sejahtera. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk peduli pada penderitaan orang lain walaupun diriku masih mengalami permasalahan. Aku percaya, saat aku peduli pada orang lain, maka kasih karunia-Mu melimpah atasku, sehingga aku pun dapat mendapatkan jalan keluar dari permasalahan yang aku alami saat ini. Amin. (Dod).
January 26 is one of the most debated dates in Australia's history. Often described as the nation's birthday, the day marks neither the formal founding of the colony nor the creation of the Commonwealth. Instead, it reflects a layered history shaped by colonisation, political decisions, and ongoing First Nations resistance. Understanding what actually happened on January 26 reveals why the date is experienced so differently across the country. - 26 Januari adalah salah satu tanggal yang paling diperdebatkan dalam sejarah Australia. Sering digambarkan sebagai hari ulang tahun bangsa, hari itu tidak menandai pendirian resmi koloni maupun pembentukan Persemakmuran. Sebaliknya, ini mencerminkan sejarah berlapis yang dibentuk oleh kolonisasi, keputusan politik, dan perlawanan First Nations yang sedang berlangsung. Memahami apa yang sebenarnya terjadi pada 26 Januari mengungkapkan mengapa tanggal tersebut dialami dengan sangat berbeda di seluruh negeri.
The Australian New Year's resolution phenomenon often ends in failure in no time, as revealed by the latest research from MyFitnessPal. - Fenomena resolusi tahun baru di Australia sering kali berakhir dengan kegagalan dalam waktu singkat, sebagaimana diungkapkan oleh riset terbaru dari MyFitnessPal.
Kadang kita dengar soal HPV, tapi belum benar-benar paham apa hubungannya dengan kesehatan anak kita. Yuk tonton penjelasan singkat tentang apa itu HPV, kenapa pencegahan sejak dini itu penting, dan kapan waktu yang pas untuk vaksinasi. Semuanya dibahas dengan ringan, agar orang tua bisa dapat gambaran jelas sebelum ambil keputusan terbaik untuk keluarga. Simak penjelasan bareng dr Kanya Ayu dan cari tahu lebih lanjut di www.ngobrolinhpv.com.Timestamp:00:00 Opening03:31 Gimana pubertas anak-anak jaman sekarang?09:30 Mengenali HPV di keseharian11:12 Peluang penularan HPV 17:13 Mitos dan Fakta Vaksin HPV berpengaruh pada kesuburan24:45 Gimana cara #ngobrolinHPV ke anak?28:30 Komunikasi yang baik bisa membuat anak terbuka
Selama ini, kita mengira stress dan trauma hanya disimpan dalam kepala. Tapi faktanya, tubuh kita juga merekam semua trauma yang kita alami.Dan hal ini bukan sesuatu yang sulit untuk dibaca, selama kita mau mengakui.Bersama Adeline Windy selaku Founder Singing Bowl, mari belajar mengakui luka untuk menyembuhkannya.TIMESTAMP00:00 Opening03:37 Tubuh berkomunikasi07:10 Komunikasi butuh proses, tidak bisa instan12:42 Teriak adalah tanda ada yang belum selesai16:55 Berkenalan dengan Fascia21:15 Suplemen gak bisa bantu kalau kita masih belum paham37:00 Suara bisa menenangkan karena kita lahir ditemani suara43:25 Pentingnya rest and digest untuk healing
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 20 November 2025Bacaan: "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman Tuhan." (Yesaya 55:8)Renungan: Di suatu desa kecil hiduplah seorang pembuat mainan kayu untuk anak-anak bernama Ebun. Ia mempunyai seorang anak perempuan dan ia membuatkannya sebuah boneka kayu yang sangat indah. Pada suatu hari bonekanya patah, ia menangis dan berlari kepada ayahnya dan menceritakan tentang nasib bonekanya. Sang ayah kemudian meminta boneka itu untuk diperbaikinya. Si gadis kecil berkata, "Tidak ayah, kau tidak mengerti. Aku ingin tangan yang satu lagi dipotong kemudian dipelitur, setelah itu dilem atau dipaku untuk menyambungnya kembali." Sang ayah berusaha menjelaskan pada anak gadisnya agar ia meninggalkan saja bonekanya untuk diperbaiki, karena sang ayah tahu apa yang harus dilakukannya. Tetapi sang anak tidak sabar dan berkata pada ayahnya, "Ayah, kau tidak mengerjakan sesuai dengan cara yang aku inginkan, kau terlalu lambat." Sehabis berkata demikian, si gadis kecil mengambil bonekanya dan meninggalkan ayahnya di bengkel kerja. Seperti juga gadis kecil tersebut, kebanyakan dari kita juga membawa segala persoalan kita pada Tuhan dan kita mencoba mengatur Tuhan untuk menyelesaikannya sesuai dengan keinginan kita. Hal ini pada akhirnya hanya menimbulkan kekecewaan di hati kita. Sering kita tidak menyadari bahwa Tuhan lebih tahu apa yang harus Dia buat. Mari kita serahkan segala permasalahan hidup kita pada-Nya, dan biarkan Dia bekerja menurut cara-Nya. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, kuserahkan permasalahan yang saat ini mendera kehidupanku. Bantulah aku untuk menyelesaikannya dengan cara-Mu sendiri dan bukan dengan caraku. Sebab aku percaya, cara-Mu akan memberikan hasil yang terbaik. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 15 November 2025Bacaan: "Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang." (Ibrani 12:15)Renungan: Suatu ketika saat saya naik bus Transjakarta, jalur bus dipakai oleh kendaraan lain karena macet maka bus Transjakarta yang saya tumpangi keluar jalur dan berjalan di sebelah kiri mepet dengan trotoar. Tiba-tiba bus tersebut menyerempet seorang ibu yang sedang mengendarai motor, motornya terbalik dan kaki si ibu tertindih motor sementara badannya tengkurep di trotoar jalan. Entah dari mana datangnya, tiba-tiba bermunculan anak remaja tanggung yang jumlahnya sekitar 15 an, mereka terlihat seperti preman-preman yang kemudian berteriak-teriak menyuruh bus berhenti sambil memukul mukul bus tersebut dan menghadang di depannya. Wajah mereka begitu beringas. Namun akhirnya masalah dapat diselesaikan oleh petugas patroli. Keadaan ekonomi yang kurang dan pendidikan yang rendah dapat membuat seseorang melakukan sesuatu kebrutalan tanpa pikir panjang. Itulah yang sering terjadi di negara kita saat ini. Banyak orang yang mempunyai hobby baru yaitu merusak, menyerang, membunuh dan menghancurkan. Kitab Suci sendiri sudah menubuatkan bahwa keadaan manusia pada akhir zaman itu tidak dapat mengekang diri, garang, tidak berpikir panjang dan lebih menuruti hawa nafsu daripada menuruti Allah (2 Tim 3:1-4) Lalu bagaimana dengan kita sebagai pengikut Yesus? Apakah kita termasuk dalam bilangan orang-orang yang seperti dinubuatkan tersebut? Sering secara tidak sadar perkataan kita menyakiti orang banyak, tatapan mata sinis kita telah menyinggung perasaan orang lain. Kalau bisa kita tanyakan kepada suami, istri, anak-anak, orang tua dan sahabat, sudah berapa sering kita menyakiti dan mengecewakan mereka? Mungkin sudah terlalu banyak sampai pasangan kita sudah terlalu muak dan ingin meninggalkan kita. Atau anak-anak menjadi takut setiap kali papa pulang, karena sudah terlalu sering disakiti olehnya. Marilah kita menyadari bahwa setiap pribadi yang hadir dalam hidup kita adalah hadiah Tuhan yang terindah untuk kita. Mungkin ia terlalu menjengkelkan buat kita, tetapi orang tersebut tetap hadiah terindah dari Tuhan untuk kita. Mulailah untuk mengampuni dan menerima keberadaannya sebagaimana Tuhan menerima kita apa adanya, maka Tuhan akan ubahkan dia menjadi berkat bagi hidup kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, ada begitu banyak orang yang kehilangan cinta dan perhatian dari orang-orang yang dikasihinya, sehingga membawa dampak negatif bagi kepribadiannya. Akupun menyadari bahwa ada sisi gelap dalam hidupku di masa lalu, yang membuat karakterku seperti sekarang ini, sehingga kehadiranku sering menjadi batu sandungan bagi orang lain. Masuklah dalam hatiku, dan selidikilah batinku. Hancurkan semua luka batin, dendam, akar kepahitan yang selama ini mengikat aku. Pulihkan hatiku, sehingga kehadiranku sungguh dinantikan oleh suami, istri, anak-anak, orang tua dan orang lain. Yesus, jadikan hatiku seperti hati-Mu, hati yang penuh cinta dan pengampunan. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 17 Oktober 2025Bacaan: "Segala kepahitan kegeraman kemarahan pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu." (Efesus 4:31-32)Renungan: Suatu hari Petrus bertanya kepada Yesus, "Tuhan sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia bersalah kepadaku? Sampai 7 kali?" Yesus berkata kepadanya, "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai 7 kali, melainkan sampai 70 kali 7 kali." Sering kali kita dibuat terkaget-kaget dengan jawaban Yesus ini. Betapa sulitnya kemampuan mengampuni itu. Namun, juga betapa pentingnya kemampuan mengampuni itu. Mungkin akan sangat membantu kalau kita memahami dan sekaligus mengalami "mengampuni dan sekaligus diampuni." Tak ada yang lebih hebat yang dapat menghambat kebahagiaan kita daripada rasa benci, marah dan rasa salah. Tak peduli apa yang dilakukan seseorang terhadap kita atau betapa salahnya mereka, bila kita tidak memaafkan mereka, kita juga akan ikut serta menanggung akibatnya. Memaafkan orang lain tidak hanya akan membebaskan orang yang bersalah tersebut, tetapi juga membebaskan kita dari kelumpuhan perasaan. Menyimpan rasa dendam dan amarah memboroskan tenaga yang dapat kita arahkan menuju sukacita. Pengampunan itu menyembuhkan, membuka hati kita, membebaskan emosi-emosi kita, melepaskan energi yang tersumbat di dalam tubuh dan membiarkan daya hidup mengalir bebas melalui kita. Marilah kita merdekakan roh kita dari belenggu dendam, akar kepahitan, kesedihan, luka batin, amarah dan sebagainya. Kita minta pada Tuhan agar mengganti semua itu dengan pengampunan dan sukacita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, bantulah aku dengan rahmat-Mu agar aku mampu mengampuni siapapun yang pernah menyakitiku. Jangan biarkan akar kepahitan, dendam, amarah, sakit hati dan luka batin menguasai hatiku. Biarlah damai sukacita-Mu saja yang menguasai hatiku agar tidak ada penghalang bagi doa-doaku untuk naik ke hadiratMu. Siapakah aku Tuhan kalau aku tidak bisa mengampuni sesamaku yang bersalah padaku, sementara dosaku yang begitu banyak di hadapan-Mu sudah Kau ampuni, Yesus, jadikan hatiku seperti hatimu, hati yang senantiasa mau mengampuni siapapun juga. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 25 September 2025Bacaan: "Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku." (Mazmur 27:10)Renungan: Seorang wanita berusia 40 an tahun menjatuhkan dirinya dari lantai 14 sebuah apartemen. Sebelumnya ia masih sempat tersenyum kepada seorang pria yang sedang membersihkan kaca jendela apartemen. Tetapi ketika petugas kebersihan itu kembali memalingkan wajah ke arahnya. wanita tersebut sudah menjatuhkan diri ke bawah. Di sebuah kursi tak jauh dari jendela tempat ia menjatuhkan diri, terdapat secarik kertas yang ditinggalkannya. Dalam kertas tersebut tertulis. "Aku tidak dapat lagi menahan rasa kesepian ini. Teleponku tidak pernah berdering. Aku tidak pernah menerima surat. Aku tidak punya teman." Ternyata di sekitar kita terdapat orang-orang yang merasa kesepian dan putus asa. Kesepian dan putus asa bisa menimpa siapa saja. Orang kaya maupun miskin, orang yang bekerja maupun yang mengganggur, orang menikah maupun yang tidak menikah, orang terkenal maupun tidak terkenal. Mungkin kita adalah seorang ibu, bapak, guru, hamba Tuhan, pengusaha atau pelajar. Banyak orang diberkati melalui pelayanan kita. Namun, ada saat-saat tertentu di mana kita merasa tidak berdaya, kesepian atau putus asa. Kondisi seperti ini mungkin disebabkan masalah keluarga, atau masalah pribadi kita yang tidak diketahui oleh siapapun. Jangan takut, Tuhan mengasihi kita dan Ia tahu apa yang kita butuhkan di saat seperti itu. Ia ingin memulihkan setiap aspek kehidupan kita. Saudara dan sahabat boleh meninggalkan kita, tapi Tuhan akan selalu menjadi sahabat setia bagi kita. Oleh karena itu, jika saat ini kita sedang merasakan kesendirian dan mulai putus asa, ingatlah janji penyertaan Tuhan. Ia tidak pernah membiarkan kita sendiri. Ia akan selalu ada untuk kita, seperti janji-Nya"...... Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Mat 28:20).Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau senantiasa ada untuk ku. Sering di saat-saat tertentu aku merasakan kesepian dan kegalauan dalam hidupku. Aku merasa tidak tahu harus berbuat apa. Aku merasa ditinggalkan oleh orang yang sangat kukasihi dan aku merasa seolah-olah Engkau begitu jauh dari kehidupanku. Tapi kini aku tahu, bahwa janji penyertaan-Mu juga ditujukan kepadaku. Engkau senantiasa ada dan hadir dalam keseluruhan hidupku. Kini kuserahkan rasa sepi dan tak berdaya ku padaMu, hiburlah dan ubahlah hatiku, agar damai dan sukacitaku kembali masuk dan menguasai hidupku. Amin. (Dod).