Podcasts about sering

  • 707PODCASTS
  • 1,446EPISODES
  • 18mAVG DURATION
  • 5WEEKLY NEW EPISODES
  • Feb 21, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about sering

Latest podcast episodes about sering

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 21 Februari 2026 - Melangkah maju bersama Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 21, 2026 5:46


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 21 Februari 2026Bacaan: "Jika kami menderita, hal itu menjadi penghiburan dan keselamatan kamu; ....maka hal itu adalah untuk penghiburan kamu, sehingga kamu beroleh kekuatan untuk dengan sabar menderita ke sengsaraan yang sama seperti yang kami derita juga." (2 Korintus 1:6)Renungan: Dua ekor penguin, yang sedang berpelukan manis di St. Kilda, pinggiran Melbourne, Australia, adalah momen berkesan yang ditangkap oleh fotografer Tobias Baumgaertner pada tahun 2019. Ternyata kedua penguin tersebut sama-sama telah kehilangan pasangan mereka sehingga mereka memutuskan untuk secara rutin bertemu dan saling menghibur dengan menonton gemerlap lampu kota berjam-jam. Foto yang menyentuh hati itu pun dinobatkan sebagai finalis Ocean Photography Awards. Saat hati kita sedang berduka, saat itu pula penghiburan dari Tuhan berlimpah-limpah, sebagaimana yang Paulus alami dalam pelayanan pemberitaan Injilnya yang tak luput dari penderitaan. Daripada tenggelam dalam kesedihan atau keputusasaan hebat, ia memilih untuk tetap dapat memperhatikan jemaat di Korintus, karena ia menyadari bahwa di balik sengsara yang dialaminya, kekuatannya untuk tetap bergiat bagi Tuhan tidak akan habis dengan penghiburan-Nya yang begitu besar. Sering kali kita tidak lagi mempunyai waktu untuk peduli terhadap orang lain karena merasa bahwa masalah kita sehari-hari sudah "menggunung". Sesungguhnya, kalau kita melibatkan Tuhan setiap waktu dalam hidup kita, dalam kesesakan sekalipun Dia dapat memakai kita untuk menjangkau orang-orang yang membutuhkan dan hidup kita pun akan semakin diberkati. Hari ini bukanlah saatnya untuk meratapi penderitaan yang sudah lama mendera kita, melainkan inilah saatnya untuk melupakan yang di belakang untuk melangkah maju bersama Tuhan yang selalu mengasihi kita sehingga "pintu-pintu" berkat-Nya akan terbuka dan kita dapat juga menjadi kesaksian hidup yang dipakai oleh-Nya untuk menuntun orang lain pada jalan-Nya yang penuh damai sejahtera. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk peduli pada penderitaan orang lain walaupun diriku masih mengalami permasalahan. Aku percaya, saat aku peduli pada orang lain, maka kasih karunia-Mu melimpah atasku, sehingga aku pun dapat mendapatkan jalan keluar dari permasalahan yang aku alami saat ini. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu Pertama Prapaskah, 22 Februari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Feb 21, 2026 13:25


Dibawakan oleh Priscilla Victory Lamauran, Hendrina Linong dan Germanus Asan Uran dari Paroki Santo Damian Bengkong, Keuskupan Pangkal Pinang, Indonesia. Kejadian 2: 7-9; 3: 1-7; Mazmur tg 51: 3-4.5-6a.12-13.14.17; Roma 5: 12-19; Matius 4: 1-11.TUHANMELIHAT DAN MENGIZINKAN MANUSIA DIGODAI SETAN Tema renungan kita pada hari Minggu Pertama Prapaskahini ialah: Tuhan Melihat dan Mengizinkan Manusia Digodai Setan. Sering kalikita bertanya dalam hati: kalau Tuhan itu baik, mengapa Ia membiarkan manusiadigodai? Mengapa Ia tidak langsung menghentikan iblis sejak awal? Di TamanEden, Tuhan melihat ketika manusia pertama digoda. Di padang gurun, Tuhan jugamelihat ketika Putra-Nya sendiri, Yesus Kristus, dicobai berulang kali. Tuhantidak buta, Tuhan tidak lalai. Ia melihat. Ia tahu. Dan Ia mengizinkan. Tetapiizin Tuhan bukanlah tanda Ia setuju dengan kejahatan. Izin Tuhan selalu beradadalam rencana kasih dan keselamatan. Tuhan mengizinkan godaan karena Ia menciptakan manusiadengan kebebasan. Cinta tanpa kebebasan bukanlah cinta sejati. Kesetiaan tanpapilihan bukanlah kesetiaan. Bila manusia tidak pernah bisa memilih yang salah,maka memilih yang benar pun tidak lagi bermakna. Maka di hadapan godaan,manusia sebenarnya sedang berdiri di hadapan kesempatan: apakah ia mau percayakepada Tuhan, atau percaya pada suara lain. Di situlah iman menjadi nyata,bukan sekadar kata-kata. Kisah di Eden menunjukkan betapa manusia bisa jatuh.Ketika mendengarkan suara iblis, manusia memilih jalan yang menjauh dari Tuhan.Namun bahkan di saat jatuh itu, Tuhan tidak pergi. Ia mencari manusia,memanggil mereka, dan membuka jalan keselamatan. Jadi Tuhan tidak pernahmengizinkan godaan untuk menghancurkan manusia, melainkan untuk menuntunmanusia melihat betapa ia membutuhkan Tuhan. Dosa itu melukai, tetapi kesadaranakan dosa membuka pintu pertobatan. Lalu kita melihat Yesus di padang gurun. Ia digodaibukan sekali, tetapi berkali-kali. Iblis mencoba menggoyahkan-Nya melaluilapar, kuasa, dan kemuliaan dunia. Tetapi Yesus tidak jatuh. Ia menjawab denganSabda Tuhan, dengan kepercayaan penuh kepada Bapa. Di sinilah ada terangpengharapan: godaan tidak harus berakhir dengan dosa. Dalam Yesus, kita belajarbahwa manusia bisa berdiri teguh. Ia menunjukkan bahwa kesetiaan itu mungkin,bahwa rahmat Tuhan cukup kuat untuk menolong kita. Mungkin dalam hidup kita hari ini juga ada “padanggurun”: godaan untuk putus asa, godaan untuk marah, godaan untuk mencari jalanpintas, godaan untuk hidup jauh dari Tuhan. Jangan langsung berpikir Tuhanmeninggalkan kita. Justru sebaliknya. Tuhan melihat. Tuhan menyertai. Dan Iamengizinkan pergulatan itu agar iman kita dimurnikan, agar hati kita belajarkembali bersandar pada-Nya. Maka jangan takut terhadap godaan. Takutlah bila kitaberhenti kembali kepada Tuhan. Bila jatuh, bangkitlah melalui pertobatan. Bilakuat, bersyukurlah atas rahmat-Nya. Sebab dalam setiap pergulatan, Tuhan sedangbekerja membentuk hati kita. Ia tidak pernah meninggalkan manusia di dalampencobaan. Ia justru membuka jalan pulang. Dan di jalan pulang itu, kitamenemukan bahwa kasih Tuhan selalu lebih besar daripada godaan apa pun di duniaini. Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa … Ya Bapa di surga, penuhilah kami dengan kuasa-Mu sehingga kami mampumengatasi godaan-godaan di dalam hidup kami dan memilih jalan untuk kembalikepada-Mu. Bapa kami yang ada di surga … Dalam nama Bapa …

Podcast Seminggu
Episode Aloy

Podcast Seminggu

Play Episode Listen Later Feb 20, 2026 67:54


Sering olahraga, DJ & MC, fanbase, mobil kalcer.

Helmy Yahya Bicara
Apa Itu Anxiety, Depresi & NPD? Istilah Gen Z yang Orangtua Sering Gak Ngerti! | Helmy Yahya Bicara

Helmy Yahya Bicara

Play Episode Listen Later Feb 16, 2026 42:03


APA ITU ANXIETY, DEPRESI & NPD? Di era sekarang, istilah seperti anxiety, depresi, bahkan NPD (Narcissistic Personality Disorder) sering muncul di media sosial, terutama di kalangan Gen Z. Namun, apa sebenarnya arti istilah-istilah ini secara medis dan psikologis? Apakah semua individu yang merasa cemas dapat disebut mengalami anxiety? Apa perbedaan antara stres dan depresi? Dalam episode Helmy Yahya Bicara kali ini, kita berdiskusi dengan dr. Zulvia Oktanida Syarif, Sp.KJ, atau akrab dipanggil dokter Vivi ini seorang dokter spesialis kejiwaan, yang akan menjelaskan secara mendalam istilah-istilah kejiwaan yang sering disalahpahami oleh orang tua maupun anak muda. dr. Vivi juga akan menguraikan pentingnya edukasi kesehatan mental, cara membangun komunikasi antar generasi, serta pengalamannya dalam menangani pasien dengan gangguan kejiwaan.

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2002. "DUA POLA KEHIDUPAN YANG SERING TERLUPAKAN"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Feb 15, 2026 24:20


Bismillah,2002. DUA POLA KEHIDUPAN YANG SERING TERLUPAKANRiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)Hadits ke-401 | Hadits Ibnu Mas'ud Radhiallahu 'anhuعن ابنِ مسعودٍ ، رضي اللَّه عنه ، قال : حدثنا رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، وهو الصَّادِقُ المصدوقُ : « إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ في بَطْن أُمِّهِ أَرْبَعِينَ يَوْماً نُطْفَةً ، ثُمَّ يَكُونُ عَلَقَةً مِثْلَ ذلِكَ ، ثُمَّ يَكُونُ مُضْغَةً مثْلَ ذلِكَ ، ثُمَّ يُرْسَلُ المَلَكُ ، فَيَنْفُخُ فِيهِ الرَّوحَ ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِماتٍ : بِكَتْبِ رِزقِةِ ، وَأَجلِهِ ، وَعمَلِهِ ، وَشَقيٌّ أَوْ سعِيدٌ . فَوَ الَّذِي لا إِله غَيْرُهُ إِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ عَمَلَ أَهْلِ الجَنَّةِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وبَيْنَهَا إِلاَّ ذِراعٌ ، فَيَسْبقُ عَلَيْهِ الْكِتابُ ، فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْل النَّارِ ، فَيَدْخُلُهَا ، وَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلاَّ ذِرَاعٌ ، فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الجَنَّةِ فَيََدْخُلُهَا » متفقٌ عليه .Dari Ibnu Mas'ud beliau berkata, "Rasulullah ﷺ , menyampaikan kepada kami dan beliau adalah orang yang jujur dan dipercaya, 'Sesungguhnya salah seorang di antara kalian dikumpulkan penciptaannya dalam rahim ibunya selama empat puluh hari dalam bentuk setetes air, kemudian menjadi segumpal darah selama itu pula, kemudian menjadi segumpal daging selama itu juga. Kemudian diutuslah satu malaikat, lalu malaikat itu meniupkan ruh padanya, dan dia diperintahkan dengan empat kalimat; menulis rizki-nya, ajalnya, amalnya, dan apakah dia orang celaka atau bahagia. Demi Allah yang tidak ada sesembahan yang haq selainNya, sesungguhnya ada salah seorang di antara kalian yang beramal dengan amal perbuatan ahli surga hingga jarak antara dia dengan surga hanya satu hasta, ternyata catatan (ketetapan) takdir mendahuluinya sehingga dia beramal dengan amalan ahli neraka, maka dia masuk ke dalam neraka. Dan sesungguhnya ada salah seorang di antara kalian yang beramal dengan amal perbuatan ahli neraka hingga jarak antara dia dengan neraka hanya satu hasta, ternyata catatan (ketetapan) takdir mendahuluinya sehingga dia beramal dengan arnal ahli surga, maka dia masuk surga'." (Muttafaq 'alaih)

Radio Muhajir Project
Sosok Yang Sering Dilupakan (The frequently forgotten figure)

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Feb 14, 2026 1:25


Bismillah,Sosok Yang Sering Dilupakan(The frequently forgotten figure)Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri -Hafizhahullah-Video Animasi dari Kajian Tematik“Bulan Sya'ban Serasa Dianaktirikan”

Ini Koper
#844 Menemukan Akar Masalah

Ini Koper

Play Episode Listen Later Feb 7, 2026 7:14


Sering kali kita terjebak mengobati gejala, bukan penyakitnya. Ibarat memotong rumput di musim hujan; pagi dipangkas, sore sudah tinggi lagi karena akarnya masih tertancap kuat di tanah. Kita sering kali bangga dengan solusi cepat yang tampak hebat di permukaan, padahal masalah yang sama hanya sedang menunggu waktu untuk meledak kembali di hari Senin berikutnya. Kita harus berani berhenti sejenak, menyingkirkan kemasan luar, dan mulai menggali lebih dalam ke pusat persoalan. Resep paling ampuh untuk menggali itu sebenarnya sederhana: tanya "Kenapa" sampai lima kali. Jangan puas dengan jawaban klise seperti "kurang koordinasi" atau "kesalahan sistem." Kejar terus sampai ke alasan di balik alasan tersebut. Biasanya, pada pertanyaan kelima, kita tidak lagi menemukan masalah teknis atau aplikasi yang rusak. Kita akan berhadapan dengan kenyataan yang lebih jujur: apakah itu tentang ego sektoral, budaya kerja yang kaku, atau ketidakjelasan visi yang selama ini kita abaikan. Menemukan akar masalah tidak bisa dilakukan sendirian di balik meja direksi. Butuh mata yang banyak dan sudut pandang yang berbeda dari berbagai direktorat untuk melihat gambaran yang utuh. Inovasi yang benar-benar baru hanya akan muncul ketika kita berani melucuti sekat-sekat organisasi dan duduk melingkar sebagai satu tim. Begitu akarnya tercabut, solusi yang muncul biasanya jauh lebih sederhana dari yang kita bayangkan, asalkan kita memiliki keberanian untuk berubah bersama.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-3 masa biasa, 31 Januari 2026, Peringatan Santo Yohanes Bosco, Imam

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 30, 2026 8:19


Dibawakan oleh pasangan suami istri Yustina dan Ignasius dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 2 Samuel 12: 1-7a.10-17; Mazmur tg 51: 12-13.14-15.16-17; Markus 4: 35-41.KEKUATAN UNTUK TUMBUH Tema renungan kita pada hari ini ialah: Kekuatan UntukTumbuh. Santo Yohanes Bosco yang lahir pada tanggal 16 Agustus 1815, mengalamihidup dalam zaman bertumbuhnya industri di Eropa, sebagai hasil langsung darirevolusi industri pada abat ke-19. Ia menemukan bagian lapisan masyarakat yangsangat terkena dampak ialah remaja dan orang-orang muda.  Mereka tidak bisa diandalkan untuk dunia industri. Orangtua mereka dan orang dewasa lain, bagi yang mampu akan mengikuti industritetapi yang tidak mampu akan jatuh dalam kemiskinan. Orang muda terpaksamemenuhi jalan-jalan kota untuk menyambung hidup dengan berbagai aktivitas yangtidak berguna. Sering mereka menjadi sasaran eksploitasi kekerasan dankejahatan lainnya. Pastor Yohanes Bosco jatuh kasihan dan rasa cinta kepadamereka. Ia mengumpulkan mereka untuk hidup di asrama dan menyediakan berbagaikegiatan pendidikan, pembinaan iman dan moral, serta ketrampilan kepada mereka.Tujuannya supaya mereka di kemudian hari menjadi berguna bagi dirinya,keluarganya, Gereja dan masyarakat.  Bagi Santo Yohanes Bosco, setiap remaja dan orang mudaadalah benih-benih unggul bagi Tuhan. Tidak ada satu pun dari orang muda inidilahirkan jahat atau tidak baik. Karena sebagai benih, mereka harus diberikankesempatan dan segala kemungkinan untuk tumbuh dan berkembang. Sistempendidikan Don Bosco sangat memperhatikan ini. Sistem ini bernama SistemPencegahan. Seperti Don Bosco dan orang-orang muda zamannya, kita jugabagai benih sesawi dalam keadaan kita masing-masing. Biji sesawi karunia Tuhankepada setiap orang itu unik, dan tak pernah sama untuk dua orang. Itu adalahkepribadian, pengalaman iman, dan panggilan suci setiap orang. Dengan keunikanini, kita sebenarnya tidak boleh iri satu sama lain lantaran ada yang punyakekhususan di satu sisi, di sini lain dipunyai orang lain. Yang penting adalahkita saling menghormati dan memerlukan.  Sikap lain yang juga tidak layak ialah copy paste keunikan orang lain lalukeaslian diri sendiri hampir tidak tampak. Ini adalah kepalsuan yang serius.Orang tidak menjadi orisinal, independen dan percaya pada kemampuan sendiri.Sikap copy paste hampir sama denganmencuri. Sedangkan manja dan selalu bergantung adalah sikap menempel saja. Inimerupakan kemunduran seorang murid Tuhan Yesus yang baik. Dengan menghindarisikap-sikap yang kurang atau negatif itu, seseorang lalu menemukan dirinya yangmempunyai kekuatan untuk tumbuh. Ia pantas sebagai murid yang diutus oleh YesusKristus. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Bapa yangbijaksana, kuatkanlah iman kami supaya tetap menjadi murid-murid Yesus Kristusyang sejati. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa...

Keluarga Epiphaneia
Tanggungjawab dalam Istirahat

Keluarga Epiphaneia

Play Episode Listen Later Jan 28, 2026 38:39


Istirahat adalah sebuah tenggang waktu untuk melepas penat. Namun sering kita lupa bahwa untuk beristirahat, ada kerja yang harus selesai sebelum waktu rehat. Sering kita melihat hanya ketidaktaatan umat Israel di padang gurun, namun apakah kita lebih baik dari mereka yang selalu mengingat untuk melakukan titah Tuhan meskipun dalam penat?Apa saja firman Tuhan yang mereka lakukan sebelum waktu istirahat mereka, dan tanggungjawab mereka selama berlindung dalam kemah? Bagaimana kita belajar tentang ketaatan dan kepercayaan kepada Tuhan?Ibu Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 25 Januari 2026.Kirim pesan

Ini Koper
#840 Menjemput Makna dalan Narasi

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jan 28, 2026 6:42


Barangkali kita perlu menyadari bahwa laporan-laporan yang tebal sering kali menjadi makam bagi kegairahan kerja di lapangan; di sana, angka-angka berderet bisu seperti nisan yang kehilangan detak jantungnya. Di sinilah storytelling hadir bukan sekadar sebagai hiasan atau pemanis di akhir program, melainkan sebagai sebuah ikhtiar untuk menjemput kembali kemanusiaan yang sering kali terselip di balik statistik yang kering. Melalui seni bercerita, kita diajak untuk menangkap jejak yang lebih dalam: membedakan antara keriuhan kegiatan yang bersifat sementara dengan sebuah hasil (outcomes)—yakni perubahan permanen yang kini menetap dalam napas dan martabat masyarakat. Dalam sebuah ruang pembelajaran, bercerita kemudian berubah menjadi alat untuk memanen makna melalui percakapan yang jujur dan reflektif. Kita memasuki sebuah labirin identifikasi hasil, di mana pertemuan dengan "Liyan" atau pihak lain—seperti simulasi peran dengan penyandang dana—menjadi sebuah proses belajar bersama (co-learning) untuk menyelaraskan tatapan. Sering kali, apa yang kita banggakan sebagai pencapaian besar dalam isu gender atau kedaulatan pangan, di mata pihak luar hanyalah sebuah kewajaran administratif; di titik inilah kita belajar bersama untuk memisahkan mana yang sekadar "upacara" kegiatan dan mana yang merupakan substansi perubahan yang menyentuh realitas di meja makan warga. Pada akhirnya, keharusan untuk mempresentasikan hasil diskusi dalam bentuk cerita adalah sebuah cara untuk menginternalisasi pemahaman ke dalam sanubari tim itu sendiri. Ketika sebuah narasi disusun dengan menyertakan suara asli dari bawah—sebuah kutipan getir atau manis dari warga di pelosok—dampak yang tadinya abstrak menjadi sesuatu yang berdenyut dan nyata. Ini adalah sebuah pergeseran pola pikir (mindset shift) yang fundamental: sebuah ajakan untuk berhenti merasa cukup hanya dengan menjadi "sibuk" dan mulai belajar untuk menjadi "berarti", memastikan bahwa setiap perubahan yang terjadi tidak akan hilang ditelan waktu karena telah dipahami dan diceritakan dengan penuh penghayatan.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
What actually happened on January 26? - Australia Explained: Apa yang sebenarnya terjadi pada 26 Januari?

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jan 21, 2026 8:04


January 26 is one of the most debated dates in Australia's history. Often described as the nation's birthday, the day marks neither the formal founding of the colony nor the creation of the Commonwealth. Instead, it reflects a layered history shaped by colonisation, political decisions, and ongoing First Nations resistance. Understanding what actually happened on January 26 reveals why the date is experienced so differently across the country. - 26 Januari adalah salah satu tanggal yang paling diperdebatkan dalam sejarah Australia. Sering digambarkan sebagai hari ulang tahun bangsa, hari itu tidak menandai pendirian resmi koloni maupun pembentukan Persemakmuran. Sebaliknya, ini mencerminkan sejarah berlapis yang dibentuk oleh kolonisasi, keputusan politik, dan perlawanan First Nations yang sedang berlangsung. Memahami apa yang sebenarnya terjadi pada 26 Januari mengungkapkan mengapa tanggal tersebut dialami dengan sangat berbeda di seluruh negeri.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Empty Promises: Why New Year's Resolutions often fail - Janji Tinggal Janji: Mengapa Resolusi Tahun Baru Sering Kali Kandas

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jan 15, 2026 5:17


The Australian New Year's resolution phenomenon often ends in failure in no time, as revealed by the latest research from MyFitnessPal. - Fenomena resolusi tahun baru di Australia sering kali berakhir dengan kegagalan dalam waktu singkat, sebagaimana diungkapkan oleh riset terbaru dari MyFitnessPal.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-1 masa biasa, 13 Januari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 12, 2026 9:14


Dibawakan oleh Agustinus Windu dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Samuel 1: 9-20; Mazmur tg: 1 Sam 2: 1.4-5.6-7.8abcd; Markus 1: 21b-28.KEWIBAWAAN DARITUHAN Renungan kita pada hari ini bertema: Kewibawaan DariTuhan. Dengan muda kita dapat mengerti bahwa firman dari imam Eli di bait suciyang diterima Hana adalah sabda yang berisi kuasa, sehingga ketika Hana bersamasuaminya pulang dari ibadah mereka, Hana mengandung dan melahirkan Samuel. Iniadalah kisah dalam bacaan pertama dalam liturgi hari ini. Jauh lebih hebat lagi, firman yang keluar dari mulut Yesussaat ia berkata atau mengajar, adalah sabda yang berisi kuasa sehingga setandan roh-roh jahat takluk tak berdaya. Mereka mengalah dan mengakui kekuatanTuhan Allah. Pada zaman Yesus, kekuasaan ini merupakan satu-satunya yangdiandalkan. Sebagai pembanding, para rabi Yahudi yang punya pengaruh sangatkuat di masyarakat tak bisa berbuat apa-apa.  Mereka dipandang guru yang pandai mengajar danmengarahkan. Para rabi ini tampaknya punya banyak kuasa berkata-kata, tetapimereka hanya mengutipnya dari sumber-sumber lain. Mereka sama dengan banyakpengajar saat ini yang suka mengutip sumber lain. Mereka adalah para guru yangberguru pada pihak lain. Hal ini tidak terjadi pada Yesus. Ia adalah sumberkekuasaan itu. Ia adalah guru yang tidak berguru pada siapa pun, karena sabdayang keluar dari-Nya dan perbuatan yang dilakukan-Nya adalah dari Tuhan Allah sendiri. Hal yang sangat penting di sini ialah Yesus Kristus hendakmemberikan kekuasaan-Nya itu supaya dilakukan juga oleh orang lain. Ini adalahsumber kewibawaan orang-orang yang beriman. Kewibawaan seorang pengikut Kristuspada dasarnya ialah kepercayaan dan kuasa Tuhan yang menetap dan bekerja didalam dirinya sebagai orang beriman. Jadi ada suatu relasi resiprokal yangsaling mengisi, yaitu orang beriman yang percaya dan Yesus memberikankuasa-Nya. Saling memberikan seperti ini tidak terjadi pada pararabi. Orang-orang farisi, ahli Taurat, para penguasa, orang-orangsombong-cerdik-pandai yang tidak percaya kepada Yesus, tak mungkin melakukanini. Yesus tentu tidak memberikan sabda-Nya yang penuh kuasa kepada mereka. Iatentu berikan itu kepada orang-orang kepercayaan-Nya, mulai dengan Maria danYosef, lalu Yohanes Pembaptis, menyusul para rasul, dan seterusnya sampai padatiap-tiap orang yang percaya kepada Yesus dan hidup di dalam imannya itu. Agar suatu kewibawaan Kristen digunakan secara efektif dandapat memberikan hasil yang diinginkan seperti mujizat, buah yang berlimpah,penaklukkan kuasa jahat, dan perbuatan besar lainnya, kita perlu iman kepadaYesus yang kuat dan benar. Sering kita tidak dapat memberikan hasil sepertiyang diinginkan, bisa jadi karena dari pihak kita sendiri, yaitu iman kita yangbelum benar dan kuat.  Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, ajarilah kami untuk selalu berkata dan berbuat yang benar sepertiEngkau sendiri. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

Ini Koper
#776 Kolaborasi Lintas Silo

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 27, 2025 6:12


Kolaborasi lintas silo sering kali dianggap sebagai solusi universal untuk meningkatkan kinerja organisasi, namun tanpa arah yang jelas, inisiatif ini dapat terjebak dalam fenomena "collaboritis". Berdasarkan prinsip Morten Hansen dalam buku Great at Work, kolaborasi yang berlebihan tanpa tujuan spesifik justru dapat menurunkan produktivitas karena menghabiskan waktu staf dalam pertemuan dan koordinasi yang tidak perlu. Oleh karena itu, langkah pertama dalam meruntuhkan sekat antar departemen bukanlah dengan memperbanyak interaksi, melainkan dengan menumbuhkan kesadaran bahwa kolaborasi adalah alat untuk mencapai nilai tambah, bukan sebuah kewajiban administratif. Kunci dari sinergi yang berhasil terletak pada penerapan "Kolaborasi yang Disiplin" melalui pengujian nilai yang ketat. Sebelum sebuah proyek lintas departemen dimulai, para pemimpin harus mampu menjawab apakah kerja sama tersebut akan menghasilkan dampak yang jauh lebih besar dibandingkan jika masing-masing tim bekerja secara mandiri. Dengan memfokuskan sumber daya hanya pada proyek yang memiliki potensi nilai tinggi, organisasi dapat menghindari pemborosan energi pada inisiatif yang hanya tampak bagus di atas kertas namun gagal memberikan hasil nyata bagi bisnis. Disiplin ini memastikan bahwa setiap upaya kolaborasi dilakukan dengan intensitas yang tepat dan target yang terukur. Akhirnya, kolaborasi lintas silo yang berkelanjutan harus didasarkan pada prinsip "Win-Win-Win", di mana keberhasilan proyek memberikan keuntungan bagi kedua departemen yang terlibat serta organisasi secara keseluruhan. Sering kali, silo mengeras karena salah satu pihak merasa dikorbankan demi kepentingan pihak lain. Dengan memastikan adanya distribusi manfaat yang adil dan tujuan yang selaras, resistensi antar departemen akan berkurang secara alami. Sinergi sejati tercipta ketika setiap unit memahami bahwa dengan membantu departemen lain mencapai tujuannya, mereka juga sedang mempercepat pencapaian visi besar organisasi.

Tirtalk
Inspiratalk #13 | Setia Pada Proses: Konsistensi, Disiplin, dan Komitmen ala Taylor Swift

Tirtalk

Play Episode Listen Later Dec 21, 2025 7:00


Sering kali kita ngerasa gagal hanya karena proses kita gak secepat orang lain. Padahal, bertahan di satu hal, tetap datang meski capek, itu juga bentuk keberhasilan yang jarang disorot.

Ini Koper
#763 Tehnik "5 Whys" untuk Menemukan Akar Penyebab Masalah

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 19, 2025 6:46


Dalam dunia manajemen dan penyelesaian masalah, metode "5 Whys" telah lama menjadi primadona karena kesederhanaannya. Kita diajarkan bahwa dengan bertanya "mengapa" sebanyak lima kali, kita akan secara otomatis sampai pada akar penyebab masalah. Namun, dalam realitas organisasi yang kompleks, metode linear ini sering kali gagal menangkap gambaran besar. Masalah di dunia nyata jarang sekali menyerupai rantai lurus; mereka lebih mirip jaring labirin yang saling bertautan, di mana satu kejadian dipicu oleh berbagai faktor yang saling memengaruhi secara simultan. Kelemahan utama dari pendekatan 5 Whys yang tradisional adalah kecenderungannya untuk mencari satu penyebab tunggal atau "peluru perak." Sering kali, tim berhenti pada jawaban yang nyaman seperti "kesalahan manusia" atau "kurangnya pelatihan." Padahal, dalam kacamata systems thinking, manusia hanyalah komponen dalam sebuah sistem. Jika kita hanya menyalahkan individu tanpa memperbaiki desain sistem di belakangnya, kita sebenarnya hanya sedang memadamkan api sementara, sementara puntung rokok yang menyebabkannya masih terus menyala di sudut yang tidak terlihat. James C. Paterson dalam konsep "Beyond the Five Whys" mengajak kita untuk beranjak dari pemikiran linear menuju pemikiran sistemik. Alih-alih hanya mengikuti satu jalur tanya-jawab, kita didorong untuk melihat masalah melalui "tiga kaki" penyebab: penyebab langsung, kegagalan deteksi, dan kelemahan sistemik atau budaya. Dengan cara ini, seorang fasilitator dapat membantu tim melihat bahwa sebuah kesalahan teknis bisa jadi berakar dari kebijakan anggaran yang kaku atau budaya kerja yang mengabaikan keselamatan demi kecepatan. Penerapan "Beyond 5 Whys" yang efektif menuntut ketegasan logika yang kita sebut sebagai "Uji Balik" atau Reverse Test. Sebuah rantai penyebab hanya dianggap valid jika kita bisa membacanya dari arah berlawanan menggunakan logika "Jika-Maka." Jika kita mengatakan "kabel putus menyebabkan mesin mati," maka secara logika "mesin mati harus bisa dijelaskan oleh kabel yang putus." Jika ada celah dalam logika ini, berarti ada faktor tersembunyi yang belum terungkap, dan di situlah kedalaman analisis dimulai. Salah satu tantangan terbesar bagi seorang fasilitator adalah menghindari "lompatan logika" yang prematur. Peserta sering kali ingin cepat-cepat menyimpulkan bahwa masalahnya adalah "budaya perusahaan yang buruk." Meskipun mungkin benar, jawaban tersebut terlalu abstrak untuk diperbaiki. Pendekatan yang mendalam memaksa kita untuk menelusuri tangga penyebab setapak demi setapak—dari suhu ruangan yang panas, menuju AC yang mati, hingga pemotongan anggaran perawatan—sehingga solusi yang dihasilkan bersifat konkret dan dapat dieksekusi. Selain itu, kita harus menyadari bahwa satu masalah bisa memiliki banyak akar penyebab yang bercabang. Dalam systems thinking, kita tidak hanya mencari satu jalur "Why," tetapi membangun sebuah pohon penyebab. Sebuah kegagalan operasional mungkin disebabkan oleh kombinasi antara desain alat yang buruk DAN kelelahan staf DAN prosedur yang ambigu. Dengan mengakui multi-kausalitas ini, organisasi tidak lagi terjebak pada solusi dangkal yang hanya mengobati satu gejala saja. Pergeseran dari 5 Whys biasa menuju analisis yang lebih dalam juga berdampak pada budaya organisasi. Ketika fokus beralih dari "siapa yang salah" menjadi "mengapa sistem ini membiarkan kesalahan terjadi," rasa takut akan digantikan oleh rasa ingin tahu. Karyawan akan lebih terbuka melaporkan anomali karena mereka tahu bahwa tujuan analisis ini adalah untuk membangun lingkungan kerja yang lebih tangguh, bukan untuk mencari kambing hitam di akhir sesi rapat. Seorang fasilitator profesional berperan sebagai "detektif sistem" yang menggunakan pertanyaan-pertanyaan sakti untuk menggali lebih dalam. Pertanyaan seperti "Apa yang membuat tindakan ini terasa masuk akal bagi operator saat itu?" dapat membuka tabir tentang tekanan kerja atau instruksi yang membingungkan. Tugas fasilitator bukan memberikan jawaban, melainkan menjaga agar senter analisis tetap menyoroti sudut-sudut organisasi yang paling gelap dan paling jarang diperiksa. Pada akhirnya, efektivitas dari metode "Beyond 5 Whys" diukur dari ketahanan solusi yang dihasilkan. Jika masalah yang sama tidak lagi muncul dalam enam bulan ke depan, berarti kita telah berhasil menyentuh akar sistemiknya. Namun, jika masalah terus berulang dengan aktor yang berbeda, itu adalah sinyal bahwa kita masih bermain-main di permukaan. Kedalaman adalah kunci dari keberlanjutan, dan keberlanjutan adalah tujuan akhir dari setiap upaya perbaikan sistem. Sebagai penutup, memahami logika di balik pertanyaan "mengapa" adalah tentang melatih kerendahan hati untuk mengakui bahwa dunia ini tidak sesederhana yang terlihat. Dengan melampaui angka lima dan melangkah menuju pemahaman sistemik, kita tidak hanya memperbaiki proses, tetapi juga sedang meningkatkan kecerdasan kolektif organisasi kita. Mari kita berhenti hanya bertanya "mengapa" dan mulai bertanya "bagaimana sistem ini bekerja," agar setiap solusi yang kita lahirkan benar-benar menjadi fondasi bagi masa depan yang lebih baik.

Curhat Babu
HPV: Yang Sering Kelewat Padahal Penting

Curhat Babu

Play Episode Listen Later Dec 17, 2025 32:16


Kadang kita dengar soal HPV, tapi belum benar-benar paham apa hubungannya dengan kesehatan anak kita. Yuk tonton penjelasan singkat tentang apa itu HPV, kenapa pencegahan sejak dini itu penting, dan kapan waktu yang pas untuk vaksinasi. Semuanya dibahas dengan ringan, agar orang tua bisa dapat gambaran jelas sebelum ambil keputusan terbaik untuk keluarga. Simak penjelasan bareng dr Kanya Ayu dan cari tahu lebih lanjut di www.ngobrolinhpv.com.Timestamp:00:00 Opening03:31 Gimana pubertas anak-anak jaman sekarang?09:30 Mengenali HPV di keseharian11:12 Peluang penularan HPV 17:13 Mitos dan Fakta Vaksin HPV berpengaruh pada kesuburan24:45 Gimana cara #ngobrolinHPV ke anak?28:30 Komunikasi yang baik bisa membuat anak terbuka

Ini Koper
#745 Menyelami Sain dan Seni Negosiasi

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 15, 2025 6:40


ernahkah Anda bertanya-tanya mengapa sebagian orang tampak begitu mudah mendapatkan apa yang mereka inginkan, sementara yang lain harus berjuang mati-matian hanya untuk kompromi kecil? Sering kali, kita terjebak dalam mitos bahwa negosiasi adalah bakat lahiriah—sebuah seni mistis yang hanya dimiliki oleh mereka yang pandai bicara. Namun, bagaimana jika saya katakan bahwa di balik setiap kesepakatan sukses, terdapat struktur logis dan psikologis yang bisa dipelajari oleh siapa saja? Hari ini, kita akan mematahkan mitos tersebut. Dalam episode spesial kali ini, kita akan membongkar "Seni dan Sains Negosiasi." Kita tidak hanya akan bicara soal intuisi, tetapi kita akan menyelami kerangka kerja ilmiah yang mengubah cara Anda mengambil keputusan. Mulai dari menghindari jebakan mental yang merugikan, memahami matematika di balik tawar-menawar, hingga menggunakan empati sebagai senjata strategis. Ini adalah tentang memadukan ketajaman analisis data dengan kepekaan perilaku manusia untuk menciptakan kesepakatan yang tidak hanya menguntungkan, tetapi juga bermartabat. Jadi, apakah Anda sedang bersiap meminta kenaikan gaji, menutup kesepakatan bisnis besar, atau sekadar ingin menang debat dengan pasangan, episode ini adalah peta jalan Anda. Siapkan koper wawasan Anda, karena kita akan melengkapinya dengan strategi jitu yang mengubah lawan menjadi kawan kolaborasi. Kencangkan sabuk pengaman, tetaplah bersama kami di INIKOPER, dan mari kita ubah setiap konflik menjadi peluang emas!

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-2 Adven, 10 Desember 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Dec 9, 2025 8:18


Dibawakan oleh Erna Lolan dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Yesaya 40: 25-31; Mazmur tg 103: 1-2.3-4.8.10; Matius 11: 28-30.MENGATASIKELEMAHAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: MengatasiKelemahan. Persiapan di dalam masa Adven untuk menantikan kedatangan Tuhan, diantara banyak hal yang dilakukan, ada yang dapat disebutkan di sini ialah mengatasikelemahan-kelemahan kita sendiri. Kekurangan dalam bentuk sakit fisik danmental merupakan kelemahan paling umum dalam diri manusia. Penyebabnya adalahberbagai macam jenis  kelemahan daridalam diri sendiri maupun dari luar.  Semua kelemahan di dalam dunia ini bersifat sementara.Misalnya orang yang sakit kanker atau tekanan darah tinggi akan mengalamikebebasannya setelah ia mati. Sesudah kematian ia tidak lagi mengalami lagikanker atau darah tinggi. Banyak orang dan mungkin Anda sendiri sering mengeluhdan berkata begini: "Sampai kapan kesabaran saya terhadap masalah danpenderitaan yang saya hadapi?" Ini adalah sikap umum dari kelemahan kitasebagai manusia, bahwa masalah dan penderitaan lebih berat dari pada kemampuankita. Kelemahan-kelemahan kita sering tampak begitu nyatasehingga dapat dilihat oleh orang lain. Dengan adanya alat komunikasi yangsangat meluas dan mentalitas orang-orang saat ini untuk menyebarkan informasisecara bebas, kelemahan-kelemahan itu dengan mudah menjadi santapan banyakorang. Sering dengan cara seperti ini, orang-orang yang menjadi korbanpenindasan, pelecehan atau fitnahan, akan menjadi semakin menderita. Kelemahanmanusia dengan demikian gampang menjadi alat penindasan, kekerasan dan mendapatkankeuntungan bagi orang-orang yang memiliki kekuasaan. Dari sudut pandang iman Kristiani, kelemahan di dalam dirimanusia ini harus dapat diperbaiki demi membuat dirinya menjadi lebih kuat,positif dan menjalani hidup yang baik sesuai dengan kehendak Tuhan. Jikakehendak Tuhan menuntut seseorang untuk setia di dalam doa-doa hariannya dankewajiban hari Minggu, ia harus mengubah kebiasaan lupa atau kecenderunganuntuk bekerja berlebihan sehingga tidak mempunyai lagi waktu untuk Tuhan. Imankepada Tuhan selalu memiliki fungsi untuk memperbaiki kelemahan dan kekuranganmanusia, supaya ia dapat mencapai martabat sebagai manusia bau. Di dalam masa Adven ini sangat diperlukan pembaharuansikap dan kebiasaan yang membuat seseorang terhalangi untuk berbuat baik.Karena sering manusia tidak mampu keluar dari kelemahannya sendiri, maka sangatperlu diandalkan kuasa Tuhan untuk mengatasi kelemahan itu. Kitab nabi Yesayamenegaskan bahwa Tuhan yang mahakuasa memberikan kekuatan kepada mereka yanglemah. Demikian juga Tuhan Yesus Kristus mengundang dan menarik orang-orangyang lemah, letih dan lesu untuk datang kepada-Nya. Ia menyediakan semua kemungkinanuntuk membuat mereka kembali segar, kuat dan pulih.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan,perkuatkanlah kami supaya kami dapat membaharui diri dari kelemahan kamisehingga kami kembali melayani Dikau dan sesama lebih baik lagi. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Ammi Nur Baits, S.T., B.A. - Arisan, Kredit, atau Pinjaman Ini Bentuk Riba yang Sering Terjadi di Rumah

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Dec 6, 2025 91:41


Ustadz Ammi Nur Baits, S.T., B.A. - Arisan, Kredit, atau Pinjaman Ini Bentuk Riba yang Sering Terjadi di Rumah

Ini Koper
#731 Learning, Listening and Leading

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 6, 2025 11:32


Dalam dinamika interaksi manusia, baik di lingkungan sosial, pendidikan, maupun profesional, komunikasi memegang peranan yang sangat vital. Sering kali, masyarakat menganggap komunikasi hanya sebatas kemampuan berbicara atau menyampaikan gagasan. Namun, dua literatur penting, yakni Learning to Listen karya Amy B. Rogers dan Learning to Lead karya Dwayne Hicks, mengungkapkan bahwa komunikasi efektif adalah jalan dua arah yang melibatkan seni menyimak dan seni memimpin. Amy B. Rogers memulai eksplorasinya dengan membedakan konsep dasar antara "mendengar" (hearing) dan "menyimak" (listening). Mendengar adalah proses fisiologis pasif di mana telinga menangkap gelombang suara. Sebaliknya, menyimak adalah proses kognitif aktif yang menuntut otak untuk memproses, memahami, dan memberikan makna pada kata-kata yang diucapkan orang lain. Perbedaan mendasar ini sering kali menjadi akar dari kesalahpahaman dalam komunikasi sehari-hari. Salah satu hambatan utama dalam menyimak yang diidentifikasi oleh Rogers adalah hilangnya fokus. Dalam dunia yang penuh distraksi, pikiran manusia sering kali mengembara ke hal-hal lain saat orang lain sedang berbicara. Suara lawan bicara sering kali hanya dianggap sebagai kebisingan latar belakang, yang mengakibatkan hilangnya informasi penting dan potensi koneksi emosional. Hambatan psikologis lainnya adalah "niat untuk membalas" daripada "niat untuk mengerti". Mengutip Stephen R. Covey, Rogers menyoroti bahwa banyak orang sibuk merangkai jawaban di kepala mereka saat orang lain masih berbicara. Hal ini mencegah pendengar untuk benar-benar menyerap pesan yang disampaikan, karena energi mental mereka tersedot untuk kepentingan ego mereka sendiri. Rasa tidak aman (insecurity) dan sikap defensif juga menjadi tembok penghalang yang kokoh. Ketika seseorang merasa dikritik atau diserang, mekanisme pertahanan diri mereka aktif, dan mereka berhenti menyimak untuk melindungi ego. Rogers menekankan bahwa kemampuan untuk menerima kritik konstruktif tanpa menjadi defensif adalah ciri utama dari pendengar yang baik dan individu yang dewasa.

Ini Koper
#732 Teori Kolaborasi Raya (CollaborGREAT)

Ini Koper

Play Episode Listen Later Dec 6, 2025 7:04


Pernahkah Anda merasa terjebak dalam sebuah tim di mana pekerjaan terasa berat, komunikasi macet, dan rasanya lebih mudah jika dikerjakan sendiri? Kita sering menganggap "kolaborasi" sebagai satu konsep tunggal: entah itu berhasil atau gagal. Namun, realitas di tempat kerja jauh lebih bernuansa daripada itu. Sering kali, frustrasi kita bukan karena rekan kerja yang buruk, melainkan karena kita salah mendiagnosis jenis hubungan kerja yang sedang kita jalani. Menurut ahli psikologi kolaborasi Deb Mashek, setiap hubungan kerja sebenarnya berada dalam sebuah spektrum yang ditentukan oleh dua hal: seberapa baik kualitas hubungan emosional Anda (kepercayaan dan kepuasan) dan seberapa tinggi tingkat ketergantungan pekerjaan Anda satu sama lain. Ketika kita memetakan kedua hal ini, kita akan menemukan bahwa kolaborasi itu memiliki "wajah" yang berbeda-beda—mulai dari zona nyaman yang berbahaya hingga titik manis di mana keajaiban benar-benar terjadi. Memahami di mana posisi tim Anda dalam "Mashek Matrix"—apakah Anda berada di zona CollaborGREAT yang produktif, atau terjebak dalam mimpi buruk Collabor(h)ate—adalah langkah pertama untuk berhenti mengeluh dan mulai memperbaiki keadaan. Dengan mengenali empat jenis kolaborasi ini, Anda tidak hanya bisa menyelamatkan proyek yang hampir karam, tetapi juga mengubah dinamika kerja yang melelahkan menjadi sumber energi baru. Mari selami lebih dalam untuk mengetahui tipe kolaborasi Anda saat ini!

Psikologid
Untuk Kamu yang Sering Menunda — Alasan Psikologi di Balik Prokrastinasi

Psikologid

Play Episode Listen Later Nov 27, 2025 13:23


Check Up Kesehatan Mental dan Join sesi konseling disini : ⁠⁠⁠⁠https://linktr.ee/psikologid⁠⁠⁠⁠Untuk Kamu yang Sering Menunda — Alasan Psikologi di Balik ProkrastinasiKita sering berpikir prokrastinasi terjadi karena malas, kurang disiplin, atau tidak punya motivasi. Padahal secara psikologis, menunda justru sering menjadi mekanisme melindungi diri dari emosi yang tidak nyaman.Di episode ini, kita akan bahas lebih dalam:Kenapa otak memilih menunda, bahkan saat kita tahu itu akan membuat stresHubungan prokrastinasi dengan kecemasan, perfeksionisme, dan rasa takut gagalMengapa tugas terasa “berat” meskipun sebenarnya sederhanaBagaimana emosi yang belum diproses bisa memicu pola menundaStrategi kecil berbasis psikologi untuk mulai keluar dari lingkaran prokrastinasiKalau kamu sering bilang “nanti aja”, “sebentar lagi”, atau “aku mulai besok” dalam episode ini bisa jadi titik mulai memahami dirimu lebih dalam.Mari belajar melihat menunda bukan sebagai kelemahan, tapi sebagai sinyal yang sedang coba memberi tahu sesuatu.

Ini Koper
#718 Membedah Identitas dan Arah Gen Z Indonesia

Ini Koper

Play Episode Listen Later Nov 25, 2025 7:09


Sering disalahpahami sebagai generasi yang rapuh atau terlalu terpaku pada layar, Gen Z Indonesia sebenarnya sedang memimpin revolusi diam-diam yang akan mengubah wajah bangsa ini selamanya. Di balik stigma "generasi stroberi", tersimpan kekuatan intensi yang mendalam; mereka tidak sekadar mewarisi masa depan, tetapi aktif merancang ulang aturan mainnya. Esai ini menyingkap lapisan tersembunyi dari identitas mereka, membuktikan bahwa setiap langkah mereka—mulai dari keputusan finansial hingga aktivisme digital—adalah bentuk perlawanan cerdas terhadap ketidakpastian zaman. Bayangkan sebuah generasi yang berani menolak kemapanan semu demi kesehatan mental, yang mendefinisikan ulang kesuksesan bukan dari apa yang dimiliki, melainkan dari seberapa selaras hidup dengan nilai diri. Di tengah himpitan ekonomi dan penurunan kelas menengah, Gen Z merespons dengan strategi adaptif yang mengejutkan, mulai dari fenomena soft saving hingga pola asuh yang memutus rantai trauma. Podcast ini akan membawa Anda menyelami dinamika batin mereka yang kompleks: pragmatis dalam ekonomi, namun idealis dalam menjaga bumi dan kemanusiaan. Mengapa Anda perlu membaca ini? Karena memahami Gen Z bukan lagi sekadar tentang tren pasar, melainkan tentang membaca peta masa depan Indonesia. Dari kebangkitan budaya lokal "Indonesia-core" hingga keberanian mereka menuntut akuntabilitas politik lewat layar gawai, esai ini menawarkan pandangan komprehensif yang jarang dibahas. Bersiaplah untuk melihat Gen Z dengan kacamata baru: bukan sebagai anak-anak yang perlu dibimbing, melainkan sebagai arsitek peradaban baru yang sedang bekerja.

Curhat Babu
Adeline Windy: Kalo Badan Sering Sakit Tiap Denger Kabar Buruk..

Curhat Babu

Play Episode Listen Later Nov 19, 2025 54:25


Selama ini, kita mengira stress dan trauma hanya disimpan dalam kepala. Tapi faktanya, tubuh kita juga merekam semua trauma yang kita alami.Dan hal ini bukan sesuatu yang sulit untuk dibaca, selama kita mau mengakui.Bersama Adeline Windy selaku Founder Singing Bowl, mari belajar mengakui luka untuk menyembuhkannya.TIMESTAMP00:00 Opening03:37 Tubuh berkomunikasi07:10 Komunikasi butuh proses, tidak bisa instan12:42 Teriak adalah tanda ada yang belum selesai16:55 Berkenalan dengan Fascia21:15 Suplemen gak bisa bantu kalau kita masih belum paham37:00 Suara bisa menenangkan karena kita lahir ditemani suara43:25 Pentingnya rest and digest untuk healing

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 20 November 2025 - Percaya pada rancanganNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 19, 2025 4:02


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 20 November 2025Bacaan: "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman Tuhan." (Yesaya 55:8)Renungan: Di suatu desa kecil hiduplah seorang pembuat mainan kayu untuk anak-anak bernama Ebun. Ia mempunyai seorang anak perempuan dan ia membuatkannya sebuah boneka kayu yang sangat indah. Pada suatu hari bonekanya patah, ia menangis dan berlari kepada ayahnya dan menceritakan tentang nasib bonekanya. Sang ayah kemudian meminta boneka itu untuk diperbaikinya. Si gadis kecil berkata, "Tidak ayah, kau tidak mengerti. Aku ingin tangan yang satu lagi dipotong kemudian dipelitur, setelah itu dilem atau dipaku untuk menyambungnya kembali." Sang ayah berusaha menjelaskan pada anak gadisnya agar ia meninggalkan saja bonekanya untuk diperbaiki, karena sang ayah tahu apa yang harus dilakukannya. Tetapi sang anak tidak sabar dan berkata pada ayahnya, "Ayah, kau tidak mengerjakan sesuai dengan cara yang aku inginkan, kau terlalu lambat." Sehabis berkata demikian, si gadis kecil mengambil bonekanya dan meninggalkan ayahnya di bengkel kerja. Seperti juga gadis kecil tersebut, kebanyakan dari kita juga membawa segala persoalan kita pada Tuhan dan kita mencoba mengatur Tuhan untuk menyelesaikannya sesuai dengan keinginan kita. Hal ini pada akhirnya hanya menimbulkan kekecewaan di hati kita. Sering kita tidak menyadari bahwa Tuhan lebih tahu apa yang harus Dia buat. Mari kita serahkan segala permasalahan hidup kita pada-Nya, dan biarkan Dia bekerja menurut cara-Nya. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, kuserahkan permasalahan yang saat ini mendera kehidupanku. Bantulah aku untuk menyelesaikannya dengan cara-Mu sendiri dan bukan dengan caraku. Sebab aku percaya, cara-Mu akan memberikan hasil yang terbaik. Amin. (Dod).

Mitra Keluarga
Konter Sehat Kebas di Tangan & Kaki Bisa Jadi Neuropati Diabetik! dr Johannes Siringoringo, Sp.N (Eps: 178)

Mitra Keluarga

Play Episode Listen Later Nov 15, 2025 7:04


Sering kesemutan, kebas, atau terasa nyeri seperti ditusuk-tusuk di tangan dan kaki?Hati-hati, ya! Itu bisa jadi tanda neuropati diabetik, kerusakan saraf akibat kadar gula darah tinggi.Supaya lebih kenal dan waspada dengan kondisi yang satu ini, yuk, simak penjelasan dari dr. Johannes Siringoringo, Sp.N, Dokter Spesialis Saraf Mitra Keluarga Bekasi Timur!#MitraKeluarga #MitraKeluargaBekasiTimur #HDIW #NeuropatiDiabetik #Diabetes #MasalahSaraf #Kesemutan #Kebas

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 15 November 2025 - Hadiah Terindah dari Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 14, 2025 7:16


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 15 November 2025Bacaan: "Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang." (Ibrani 12:15)Renungan: Suatu ketika saat saya naik bus Transjakarta, jalur bus dipakai oleh kendaraan lain karena macet maka bus Transjakarta yang saya tumpangi keluar jalur dan berjalan di sebelah kiri mepet dengan trotoar. Tiba-tiba bus tersebut menyerempet seorang ibu yang sedang mengendarai motor, motornya terbalik dan kaki si ibu tertindih motor sementara badannya tengkurep di trotoar jalan. Entah dari mana datangnya, tiba-tiba bermunculan anak remaja tanggung yang jumlahnya sekitar 15 an, mereka terlihat seperti preman-preman yang kemudian berteriak-teriak menyuruh bus berhenti sambil memukul mukul bus tersebut dan menghadang di depannya. Wajah mereka begitu beringas. Namun akhirnya masalah dapat diselesaikan oleh petugas patroli. Keadaan ekonomi yang kurang dan pendidikan yang rendah dapat membuat seseorang melakukan sesuatu kebrutalan tanpa pikir panjang. Itulah yang sering terjadi di negara kita saat ini. Banyak orang yang mempunyai hobby baru yaitu merusak, menyerang, membunuh dan menghancurkan. Kitab Suci sendiri sudah menubuatkan bahwa keadaan manusia pada akhir zaman itu tidak dapat mengekang diri, garang, tidak berpikir panjang dan lebih menuruti hawa nafsu daripada menuruti Allah (2 Tim 3:1-4) Lalu bagaimana dengan kita sebagai pengikut Yesus? Apakah kita termasuk dalam bilangan orang-orang yang seperti dinubuatkan tersebut? Sering secara tidak sadar perkataan kita menyakiti orang banyak, tatapan mata sinis kita telah menyinggung perasaan orang lain. Kalau bisa kita tanyakan kepada suami, istri, anak-anak, orang tua dan sahabat, sudah berapa sering kita menyakiti dan mengecewakan mereka? Mungkin sudah terlalu banyak sampai pasangan kita sudah terlalu muak dan ingin meninggalkan kita. Atau anak-anak menjadi takut setiap kali papa pulang, karena sudah terlalu sering disakiti olehnya. Marilah kita menyadari bahwa setiap pribadi yang hadir dalam hidup kita adalah hadiah Tuhan yang terindah untuk kita. Mungkin ia terlalu menjengkelkan buat kita, tetapi orang tersebut tetap hadiah terindah dari Tuhan untuk kita. Mulailah untuk mengampuni dan menerima keberadaannya sebagaimana Tuhan menerima kita apa adanya, maka Tuhan akan ubahkan dia menjadi berkat bagi hidup kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, ada begitu banyak orang yang kehilangan cinta dan perhatian dari orang-orang yang dikasihinya, sehingga membawa dampak negatif bagi kepribadiannya. Akupun menyadari bahwa ada sisi gelap dalam hidupku di masa lalu, yang membuat karakterku seperti sekarang ini, sehingga kehadiranku sering menjadi batu sandungan bagi orang lain. Masuklah dalam hatiku, dan selidikilah batinku. Hancurkan semua luka batin, dendam, akar kepahitan yang selama ini mengikat aku. Pulihkan hatiku, sehingga kehadiranku sungguh dinantikan oleh suami, istri, anak-anak, orang tua dan orang lain. Yesus, jadikan hatiku seperti hati-Mu, hati yang penuh cinta dan pengampunan. Amin. (Dod).

SLC Marketing Inc.
Service Concept - Konsep Rahasia yang Wajib Anda Tiru untuk Bisnis Anda

SLC Marketing Inc.

Play Episode Listen Later Nov 13, 2025 3:02


Mengapa perusahaan yang menjual produk murni seperti Coca - cola tetap membutuhkan Service?Sering kali, Service dianggap hanya berlaku untuk produk jasa. Namun di episode ini kami membedah secara ringkas dan tajam, bahwa Service adalah elemen penting yang harus melekat pada produk apa pun.Simak bagaimana call center Coca-Cola menjadi contoh nyata Service yang melayani dan memberikan ganti rugi terhadap komplain pelanggan terkait produk yang cacat.Pahami perbedaan antara Service sebagai produk dan Service sebagai komponen pelengkap.Jika Anda menjual produk fisik, apakah Anda sudah memikirkan elemen Service yang Anda berikan? Dengarkan sekarang dan ubah cara pandang Anda!

Parenting Podcast
Mau Anak Rajin? Ingat Lakukan Ini! - oleh Rizal Badudu, M.Min.

Parenting Podcast

Play Episode Listen Later Nov 10, 2025 3:27


Sering kali, saat anak menyelesaikan tugas lebih awal, kita justru menganggapnya hal biasa. Padahal, memberi pujian yang tepat bisa meneguhkan kebiasaan baik mereka!

Ngamar Bareng
29-10-2025 #ListBareng 5 Lagu yang Sedang Sering di Play

Ngamar Bareng

Play Episode Listen Later Oct 26, 2025 15:31


Huyuuu~ balik lagi, setelah sekian lama gak upload.Btw, gue lagi ikutan Podcast Hunt 2025.Maaf maaf, tapi posisi baru banget pindahan belum sempet rapih-rapih studio, udah di serang bikin video.Doain yaaa.. supaya gue bisa nyicil rapihin Studio, biar makin enak take nya.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 17 Oktober 2025, Pengampunan hadirkan Damai dan Sukacita

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Oct 16, 2025 6:56


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 17 Oktober 2025Bacaan: "Segala kepahitan kegeraman kemarahan pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu." (Efesus 4:31-32)Renungan: Suatu hari Petrus bertanya kepada Yesus, "Tuhan sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia bersalah kepadaku? Sampai 7 kali?" Yesus berkata kepadanya, "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai 7 kali, melainkan sampai 70 kali 7 kali." Sering kali kita dibuat terkaget-kaget dengan jawaban Yesus ini. Betapa sulitnya kemampuan mengampuni itu. Namun, juga betapa pentingnya kemampuan mengampuni itu. Mungkin akan sangat membantu kalau kita memahami dan sekaligus mengalami "mengampuni dan sekaligus diampuni." Tak ada yang lebih hebat yang dapat menghambat kebahagiaan kita daripada rasa benci, marah dan rasa salah. Tak peduli apa yang dilakukan seseorang terhadap kita atau betapa salahnya mereka, bila kita tidak memaafkan mereka, kita juga akan ikut serta menanggung akibatnya. Memaafkan orang lain tidak hanya akan membebaskan orang yang bersalah tersebut, tetapi juga membebaskan kita dari kelumpuhan perasaan. Menyimpan rasa dendam dan amarah memboroskan tenaga yang dapat kita arahkan menuju sukacita. Pengampunan itu menyembuhkan, membuka hati kita, membebaskan emosi-emosi kita, melepaskan energi yang tersumbat di dalam tubuh dan membiarkan daya hidup mengalir bebas melalui kita. Marilah kita merdekakan roh kita dari belenggu dendam, akar kepahitan, kesedihan, luka batin, amarah dan sebagainya. Kita minta pada Tuhan agar mengganti semua itu dengan pengampunan dan sukacita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, bantulah aku dengan rahmat-Mu agar aku mampu mengampuni siapapun yang pernah menyakitiku. Jangan biarkan akar kepahitan, dendam, amarah, sakit hati dan luka batin menguasai hatiku. Biarlah damai sukacita-Mu saja yang menguasai hatiku agar tidak ada penghalang bagi doa-doaku untuk naik ke hadiratMu. Siapakah aku Tuhan kalau aku tidak bisa mengampuni sesamaku yang bersalah padaku, sementara dosaku yang begitu banyak di hadapan-Mu sudah Kau ampuni, Yesus, jadikan hatiku seperti hatimu, hati yang senantiasa mau mengampuni siapapun juga. Amin. (Dod).

Self Healing
S7.E32 Kunci Doa Cepat Terkabul Yang Sering Dilupakan Orang

Self Healing

Play Episode Listen Later Oct 11, 2025 9:00


Leave a comment and share your thoughts: https://open.firstory.me/user/cli77xv0u00bj01307mtm9zlp/comments Bismillah... MasyaAllah la hawlaa walaa quwwata ilaa billah. Barokallohfiikum Subhanakallahumma wa bihamdika, asyhadu al-laa ilaaha illaa anta, astaghfiruka, wa atuubu ilaik. Artinya: Maha Suci Engkau ya Allah, aku memujiMu. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau, aku minta ampun dan bertaubat kepada-Mu Profile & dapatkan buku ku di msha.ke/riamarliana87 Powered by Firstory Hosting

Forest Chanting Foundation
The Plot Twist of Your Life

Forest Chanting Foundation

Play Episode Listen Later Oct 9, 2025 15:16


Sering merasa hidup penuh drama dan penderitaan? Di episode ini, kita akan bedah mengapa ajaran Buddha bisa jadi plot twist yang mengubah hidupmu menjadi lebih tenang dan bebas dari derita.

SLC Marketing Inc.
Ngobrol Seru Soal Well-Being dari Sudut Pandang Introvert & Ekstrovert

SLC Marketing Inc.

Play Episode Listen Later Sep 26, 2025 26:28


Sering bingung kenapa kamu butuh banget waktu sendirian, sementara temanmu malah gatel kalau di rumah aja?

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 25 September 2025 - Dia selalu menyertaimu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 24, 2025 5:40


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 25 September 2025Bacaan: "Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku." (Mazmur 27:10)Renungan: Seorang wanita berusia 40 an tahun menjatuhkan dirinya dari lantai 14 sebuah apartemen. Sebelumnya ia masih sempat tersenyum kepada seorang pria yang sedang membersihkan kaca jendela apartemen. Tetapi ketika petugas kebersihan itu kembali memalingkan wajah ke arahnya. wanita tersebut sudah menjatuhkan diri ke bawah. Di sebuah kursi tak jauh dari jendela tempat ia menjatuhkan diri, terdapat secarik kertas yang ditinggalkannya. Dalam kertas tersebut tertulis. "Aku tidak dapat lagi menahan rasa kesepian ini. Teleponku tidak pernah berdering. Aku tidak pernah menerima surat. Aku tidak punya teman." Ternyata di sekitar kita terdapat orang-orang yang merasa kesepian dan putus asa. Kesepian dan putus asa bisa menimpa siapa saja. Orang kaya maupun miskin, orang yang bekerja maupun yang mengganggur, orang menikah maupun yang tidak menikah, orang terkenal maupun tidak terkenal. Mungkin kita adalah seorang ibu, bapak, guru, hamba Tuhan, pengusaha atau pelajar. Banyak orang diberkati melalui pelayanan kita. Namun, ada saat-saat tertentu di mana kita merasa tidak berdaya, kesepian atau putus asa. Kondisi seperti ini mungkin disebabkan masalah keluarga, atau masalah pribadi kita yang tidak diketahui oleh siapapun. Jangan takut, Tuhan mengasihi kita dan Ia tahu apa yang kita butuhkan di saat seperti itu. Ia ingin memulihkan setiap aspek kehidupan kita. Saudara dan sahabat boleh meninggalkan kita, tapi Tuhan akan selalu menjadi sahabat setia bagi kita. Oleh karena itu, jika saat ini kita sedang merasakan kesendirian dan mulai putus asa, ingatlah janji penyertaan Tuhan. Ia tidak pernah membiarkan kita sendiri. Ia akan selalu ada untuk kita, seperti janji-Nya"...... Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Mat 28:20).Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau senantiasa ada untuk ku. Sering di saat-saat tertentu aku merasakan kesepian dan kegalauan dalam hidupku. Aku merasa tidak tahu harus berbuat apa. Aku merasa ditinggalkan oleh orang yang sangat kukasihi dan aku merasa seolah-olah Engkau begitu jauh dari kehidupanku. Tapi kini aku tahu, bahwa janji penyertaan-Mu juga ditujukan kepadaku. Engkau senantiasa ada dan hadir dalam keseluruhan hidupku. Kini kuserahkan rasa sepi dan tak berdaya ku padaMu, hiburlah dan ubahlah hatiku, agar damai dan sukacitaku kembali masuk dan menguasai hidupku. Amin. (Dod).

Pengembangan Diri
719. Untuk kamu yang males jualan karena sering ditolak

Pengembangan Diri

Play Episode Listen Later Sep 12, 2025 11:39


OM BOB Indonesia
Sudah Sering Himbauan, Anjuran Masalah Toleransi. Hasilnya Omon-Omon. Ini sebabnya! | Ep. 2530

OM BOB Indonesia

Play Episode Listen Later Sep 11, 2025 7:01


Kapolri Jenderal Listiyo Sigit Prabowo mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan, hal itu disampaikan ketika menghadiri doa bersama dan Maulid Nabi.

HI Ruel
Fokus pada Kendali, Ikhlas pada Takdir | Stoicism

HI Ruel

Play Episode Listen Later Sep 9, 2025 4:34


Sering kali kita lelah bukan karena hidup terlalu berat, tapi karena berusaha mengendalikan hal-hal yang sebenarnya di luar kuasa kita.Stoicism, filsafat Yunani kuno, mengingatkan kita untuk membedakan: mana yang bisa kita kendalikan pikiran, sikap, pilihan dan mana yang harus kita terima nasib, ucapan orang lain, keadaan yang tak bisa kita ubah.Di episode ini, kita akan ngobrol tentang bagaimana Stoicism bisa membantu kita hidup lebih tenang, lebih kuat, dan lebih bijak.Karena pada akhirnya, kedamaian datang bukan dari menguasai dunia luar, tapi dari menata dunia dalam diri kita.

Missiodei
Eps.222 Kesabaran

Missiodei

Play Episode Listen Later Sep 7, 2025 89:29


Khotbah Ibadah Raya | Minggu, 27 Juli 2025 *KESABARAN* (Galatia 5:22; 1 Petrus 3:20; 2 Petrus 3:15; Roma 2:4; ) Alkitab mengajarkan kesabaran sebagai kebenaran. Sering kali banyak orang menganggap kesabaran itu sesuatu hal yang kondisional saja dan tidak penting. Padahal kesabaran adalah suatu keadaan yang Tuhan ciptakan agar manusia tunduk kepada Allah. Kesabaran adalah salah satu dari buah-buah roh yang hanya bisa ditemukan di dalam pribadi dan karya Allah. Ini adalah salah satu sifat keilahian dan mulia di dalam karya Yesus Kristus mengampuni dosa manusia. Karakter kesabaran ini muncul di dalam diri seseorang yang sudah dibaharui hidupnya oleh Kristus. Kesabaran itu menjadi kewajiban, life style, warna hidup orang yang sudah diubahkan dari orang-orang yang belum mengalami pengampunan dosa. Kesabaran menjadi titik krusial bagi orang-orang kudus, sebab kita percayai bahwa kesabaran merupakan buah pekerjaan Roh Kudus bukan akal manusia. Tuhan sabar (2 Petrus 3:9), bahkan sangat sabar sehingga melalui kesabaran-Nya, kelapangan hati-Nya, kemurahan-Nya, menuntun kita manusia untuk masuk dalam pertobatan (Rom.2:4). Dalam 1 Petrus 3:20, rasul Petrus menyoroti kesabaran TUHAN Allah terhadap kejahatan dan dosa manusia. Orang-orang dunia tidak mengerti tingkat kesabaran Allah. Kisah Nuh membangun bahtera termasuk dalam karya-karya keselamatan yang Tuhan buat sebelum hari-hari penghukuman tiba. Dan sampai hari itu tiba, Tuhan sabar menunggu Nuh menyelesaikan pembangunan bahtera itu dan Nuh pun penuh kesabaran saat membangun bahtera itu walaupun orang-orang di sekelilingnya meremehkan karya keselamatan yang Tuhan rancangkan. Tuhan sabar menanti dengan memberikan kesempatan untuk manusia bertobat. Nuh pun sabar terus mengerjakan pekerjaan-pekerjaan karya keselamatan yang Allah percayakan padanya hingga selesai. Saudara, Tuhan telah memberikan kesempatan, masa dan waktu untuk kita sadar dan bertobat (Kis.3:19), dibaharui dan diselamatkan dari hari-hari penghukuman. Sebab Tuhan akan menghukum dan menghancurkan dunia ini dengan

C3 Reach Pemulihan Kupang
Seri 6 - Mengenal Kristus | Ps. Charles Bessie

C3 Reach Pemulihan Kupang

Play Episode Listen Later Sep 4, 2025 46:29


Terkadang kenyataan yang terjadi di depan kita yang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, kita selalu punya perspektif dan berasumsi mengatur Tuhan sesuai apa yang kita inginkan. Kadang, ada satu musim dimana Tuhan mengambil sesuatu dari tangan kita, yang sangat kita kasihi, lalu kita beranggapan, berasumsi "jikalau Tuhan mengasihi saya, lalu mengapa Ia mengambil apa yang saya kasihi?" Sering kali pertanyaan seperti itulah yang sering muncul di benak dan kadang keluar dalam bentuk respon kita, seolah-olah Allah salah dalam melakukan segala sesuatu. Tahukah kita, bahwa jikalau Yesus selalu menjawab, memberi apa yang kita butuhkan, apakah itu cenderung maunya Dia sebagai sang pemegang kendali? Atau semua itu kita mau hanya untuk seturut agenda pribadi kita? Seri ini akan membawa kita belajar, dimana Yesus sengaja menunda kepergiannya untuk menemui Lazarus yang sedang sekarat, dimana Maria berasumsi jikalau Yesus ada, maka pasti Lazarus tidak akan mati, namun pada akhirnya meninggal. Kadang ada hal dimana Yesus tidak menjawab dan mengikuti apa yang menjadi agenda kita, agar Ia mau semua kita belajar sesuatu dan lebih lagi dalam mengenal Dia. Lalu mengapa Yesus melakukan seperti itu kepada Maria, dan juga Lazarus, dimana kita ketahui bahwa Yesus sangat mengasihi Lazarus. Temukan apa maksud Yesus tersebut, dalam Seri 6 - Mengenal Kristus | Ps. Charles Bessie. Gembala C3 Reach Pemulihan Kupang. Selamat mendengarkan, silahkan dibagikan. Tuhan Yesus memberkati.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 7 Juli 2025 - Jadikan Firman Tuhan sebagai Pedoman Hidup

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 6, 2025 4:12


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 7 Juli 2025Bacaan: "Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus." (Kolose 2:8)Renungan: Suatu ketika ada seorang pemuda yang ingin membeli sepatu untuk dirinya sendiri. Ia telah mengukur panjang dan lebar kakinya dengan tali. Setelah itu ia pergi ke toko untuk membeli sepatu. Karena tertarik dengan sepasang sepatu, dia minta kepada penjualnya untuk menurunkan sepatu itu karena dia ingin mengukurnya. Ketika pemuda itu merogoh kantongnya, ternyata tali ukurannya tertinggal di rumahnya. Pemuda itupun mohon diri sebentar untuk mengambil tali pengukurnya di rumahnya. Penjual sepatu itu terheran-heran, karena orang itu lebih percaya pada tali pengukur kakinya daripada kakinya sendiri. Dalam hidup ke-Kristenan ada banyak orang yang sudah menjadi pengikut Yesus, sampai hari ini mempunyai sikap seperti pemuda tersebut. Mereka tidak menjadikan firman Tuhan sebagai pengukur yang tepat dalam kehidupannya. Mereka lebih takut dan lebih percaya pada adat-istiadat nenek moyang, kata-kata dari peramal atau dukun, dan lebih memilih untuk menghitung hari-hari baik menurut aturan nenek moyang. Sering terjadi kita lebih takut mendukakan manusia daripada mendukakan Tuhan. Marilah sebagai pengikut Yesus kita mulai beralih dari cara hidup kita yang lama masuk dalam kehidupan yang lebih berarti dalam Yesus sehingga kehidupan kita dan anak cucu kita akan semakin diberkati. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena walaupun aku sudah menjadikan Engkau menjadi Juruselamat dalam hidupku, namun aku masih setengah hati percaya pada-Mu. Aku masih sering takut jika melalaikan adat istiadat nenek moyangku, sehingga untuk melakukan suatu tugas atau pekerjaan aku masih harus melihat hari-hari baik menurut adat agar tidak terjadi hal-hal yang negatif. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 30 Juni 2025 - Ada harapan dalam penderitaan, karena Tuhan selalu menopang

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 30, 2025 4:02


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 30 Juni 2025Bacaan: "Ketika Ia melihat betapa payahnya mereka mendayung karena angin sakal, maka kira-kira jam 3 malam ia datang kepada mereka berjalan di atas air dan Ia hendak melewati mereka." (Markus 6:48)Renungan: Di tepi Danau Michigan terhampar bukit pasir yang sangat tandus dan tidak pernah dibajak. Namun, ada lapisan tanah yang subur di bawah hamparan pasir itu dan petani terus menerus mengolah tanah itu. Petani itu mengetahui apa yang sedang dilakukannya, jadi dia terus menggali tanah itu. Makin dalam bajak itu menghujam tanah dan makin tajam garukannya, makin bagus panenan yang akan dihasilkan ketika waktu menuai tiba. Sering kita bertanya saat mengalami penderitaan, "Mengapa saya harus mengalami kekecewaan, kesedihan dan penderitaan? Apa yang telah saya lakukan sehingga Allah mengirimkan ujian bagi saya? Apakah Dia tidak senang dengan saya?" Allah selalu mempunyai alasan yang baik ketika Ia mengijinkan penderitaan hadir dalam hidup kita. Salah satunya adalah untuk mendisiplinkan rohani kita. Saat penderitaan itu datang, itulah saat Allah membajak hati kita yang tandus, karena Allah tahu di dalam hati kita yang terdalam ada hamparan tanah yang subur yang dapat menjadikan-Nya mampu membentuk pribadi kita menjadi tahan uji. Bajak dari Allah memang tajam dan menghujam, tetapi pada akhirnya kita akan melupakan sakitnya bajakan itu dan pada akhirnya akan bersukacita dalam berkat karena dibalik hujan penderitaan ada pelangi yang indah. Tetaplah berharap dalam penderitaan kita, karena Allah lebih dulu masuk dalam penderitaan itu, dan Ia akan menopang kita untuk melewatinya. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, hanya mujizat-Mu yang mampu untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi dalam hidupku saat ini. Berilah aku kekuatan dan pengharapan, sebab aku percaya tak pernah sedetikpun Engkau meninggalkan aku, sebab Engkau Allah yang tidak pernah tidur. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 29 Juni 2025 - Percaya dan Hidup seturut kehendakNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 28, 2025 4:24


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 29 Juni 2025Bacaan: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataanmu itu." (Lukas 1:38)Renungan: Pada suatu saat di masa mudanya, St. Agustinus berkemauan keras untuk pergi ke kota Roma. Ibunya yang saleh sungguh-sungguh berdoa mohon kepada Tuhan agar mencegah anaknya pergi ke kota Roma, sebab ia takut Agustinus terkena pengaruh buruk di sana. Namun doa ibunya dijawab lain oleh Tuhan. Agustinus tetap sampai ke Roma, namun di sana ia berjumpa dengan St. Ambrosius. Khotbah St. Ambrosius akhirnya membuat Agustinus bertobat dan menjadi pengikut Yesus yang sejati. Terkadang dalam hidup ini ketika kita berdoa meminta sesuatu kepada Tuhan, ternyata Tuhan menjawab lain dari apa yang kita inginkan. Sering pada akhirnya kita kecewa dan marah pada Tuhan. Kekecewaan dan kemarahan itulah yang pada akhirnya menjauhkan kita dari kasih karunia Tuhan. Akan tetapi kalau kita menyadari bahwa Tuhan lebih tahu memberi yang terbaik untuk kita, maka walaupun jawaban doa itu tidak seperti yang kita inginkan, namun pada akhirnya akan membawa kebaikan pada kita. Apakah saat ini kita sedang kecewa dengan Tuhan karena jawaban doa kita tidak sesuai dengan keinginan kita? Lepaskan kekecewaan itu, berdamailah dengan Tuhan dan biarkan Dia bekerja untuk menjawab doa kita. Dia tahu yang terbaik untuk kita, dan kita akan melihat kebaikan yang luar biasa dibalik jawaban doa yang tidak sesuai dengan keinginan kita tersebut. Seperti Bunda Maria, kitapun dapat berkata, "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku tahu kehendak-Mu selalu baik untukku. Namun sering karena keegoisanku, aku selalu menginginkan agar kehendakku yang terjadi dalam hidupku. Ajarilah aku untuk menyerahkan semua keinginanku pada-Mu dan biarkan Engkau yang bekerja untuk menjawab setiap keinginan dan doaku menurut cara dan kehendak-Mu sendiri. Aminn. (Dod)

Ray Janson Radio
OTP #26 SHAKE IT TILL YOU MAKE IT WITH AREY BARKER | RAY JANSON RADIO

Ray Janson Radio

Play Episode Listen Later Jun 21, 2025 79:19


Episode kali ini, kita kedatangan Arey Barker, seorang mixologist yang bisa dibilang paling super extrovert se-Bali. Sering banget muncul di berbagai event, bar, dan scene F&B, Arey akan cerita soal perjalanan kariernya di dunia bartending, gaya uniknya dalam membangun koneksi, dan gimana caranya tetap relevan di industri yang terus berubah. Tonton video selengkapnya di #RayJansonRadioOTP #26 SHAKE IT TILL YOU MAKE IT WITH AREY BARKER | RAY JANSON RADIOEnjoy the show!Instagram:Arey Barker: www.instagram.com/areybarkerDON'T FORGET TO LIKE AND SUBSCRIBE !On The Pas is available on:Spotify: https://spoti.fi/2lEDF01Apple Podcast: https://apple.co/2nhtizqGoogle Podcast: https://bit.ly/2laege8iAnchor App: https://anchor.fm/ray-janson-radioInstagran: https://www.instagram.com/onthepasbali/TikTok: https://www.tiktok.com/@onthepasLet's talk some more:https://www.instagram.com/renaldykhttps://www.instagram.com/backdraft_projecthttps://www.instagram.com/mariojreynaldi#OnThePasPodcast #BaliPodcast #RayJansonRadio #FnBPodcast #PodcastAfterService

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 1 Mei 2025 - Andalkan Tuhan dan setia kepadaNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 30, 2025 5:50


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 1 Mei 2025Bacaan: "Berdoalah Yunus kepada TUHAN, Allahnya, dari dalam perut ikan itu." (Yunus 2:1)Renungan: Di Alkitab tidak diceritakan bagaimana posisi Yunus di dalam perut ikan besar.Apakah ia duduk, berdiri, terlentang, kita tidak tahu. Ketika berada di dalam perut ikan, Yunus bisa saja marah kepada Tuhan atau Yunus juga bisa berdiam diri menunggu kematiannya. Tetapi ia tidak melakukan semua itu. Jadi apa yang dilakukannya? Yun 2:1 berkata, "Berdoalah Yunus kepada Tuhan Allahnya, dari dalam perut ikan itu." Di sini Yunus mengambil langkah iman yang benar dengan berdoa dan menaikkan ucapan syukur kepada Tuhan. Ia juga merendahkan diri di hadapan Tuhan dan mohon ampun atas ketidaktaatannya itu. Yunus melakukan tindakan yang tepat agar hati Tuhan yang lembut itu mengampuninya. Mungkin kita pernah tidak taat kepada firman Tuhan, lari dari panggilan Tuhan, seperti meninggalkan pelayanan atau karena pasangan hidup, kita melupakan Tuhan. Memang kita tidak mengalami seperti yang dialami Yunus, tetapi kita pasti pernah mengalami masa sulit yang harus kita lalui akibat ketidaktaatan kita. Sering kali kita marah kepada Tuhan ketika mengalami masa sulit, tetapi sebenarnya itu adalah kesalahan kita karena mungkin kita tidak taat kepada firman-Nya. Setiap tindakan yang kita lakukan semuanya ada konsekuensinya yang harus kita tanggung. Lalu tindakan apa yang kita lakukan ketika mengalami masa sulit? Marah kepada Tuhan, meninggalkan Tuhan atau sebaliknya. Baiklah kita berdoa dengan mengucap syukur kepada Tuhan dan mengakui semua kesalahan yang pernah kita lakukan karena kita sudah berdosa kepada Tuhan. Tuhan pasti mengampuni segala dosa setiap manusia yang datang kepada-Nya. Hasil dari doa Yunus di ayat 10 dikatakan, "Lalu berfirmanlah Tuhan kepada ikan itu, dan ikan itu pun memuntahkan Yunus ke darat. "Akhirnya Yunus diselamatkan Tuhan dari masa sulit yang ia alami. Begitu juga dengan kita, pasti Tuhan selamatkan dari masa sulit yang kita alami. Tetaplah andalkan Tuhan dan setialah kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk tetap setia dan berdoa kepada-Mu ketika aku mengalami masa-masa sulit. Jangan biarkan masa-masa sulit itu membuat aku menjadi tawar hati pada-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 29 April 2025 - Ijinkan Tuhan Bekerja dengan caraNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 28, 2025 6:32


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 29 April 2025Bacaan: Lalu Abner mengirim utusan kepada Daud dengan pesan: "Milik siapakah negeri ini? Adakanlah perjanjian dengan aku, maka sesungguhnya aku akan membantu engkau untuk membawa seluruh orang Israel memihak kepadamu." (2 Samuel 3:12)Renungan: Abner adalah panglima Saul, raja Israel, yang tentunya turut memusuhi Daud la menjadi sosok yang memegang peranan penting dalam setiap pertempuran antara keluarga Saul dengan keluarga Daud. Namun, kekecewaannya kepada Isyboset, anak Saul, membuatnya berbalik memihak Daud dan bersumpah untuk menjadikan Daud sebagai raja atas seluruh Israel. Kisah selanjutnya, Daud menjadi raja atas seluruh Israel. Daud tak pernah berpikir bahwa Tuhan akan membuat situasi berbalik arah, yakni orang yang memusuhinya di peperangan menjadi akses terbesar untuk memunculkannya sebagai raja Israel. Kita sering berpikir bahwa musuh tidak pernah mendatangkan sesuatu yang baik, melainkan hanya membuat hidup kita lebih buruk. Namun melalui kisah ini. Tuhan mencelikkan mata hati kita bahwa di balik kata "musuh" terdapat jendela Tuhan yang terbuka untuk membuat kita melakukan terobosan pandangan untuk lebih memahami kehendak Nya. Namun sering kali kepicikan pikiran atau kemarahan membutakan mata hati kita. Sering kali kita tidak mengerti jalan Tuhan di dalam hidup kita, tetapi keterbukaan hati membuat kita jauh lebih mudah untuk memahaminya. Semakin luas keterbukaan hati kita, semakin jauh jangkauan pandangan mata rohani kita, sehingga kita dapat mengerti bahwa Tuhan tidak begitu saja mengizinkan orang-orang yang membenci dan menyakiti tanpa ada maksud Tuhan di dalamnya. Di manakah kebesaran sebuah pengampunan tanpa adanya hati yang terluka? Di manakah teladan kasih yang sempurna tanpa hadirnya musuh dalam hidup? Yesus dikelilingi oleh mereka yang berteriak dengan penuh kebencian, "Salibkan Dia!" Tetapi, dengan membiarkan diri disalib, di situlah kasih yang agung ditunjukkan. Yesus tidak bereaksi terhadap kebencian dan caci maki yang dilontarkan kepada-Nya, melainkan membiarkan diri-Nya diperlakukan sedemikian rupa sampai rencana Bapa digenapi di dalam hidup-Nya. Demikian pula dengan Daud ketika Simei mengutuki dan melemparinya dengan batu. Hal ini menimbulkan kemarahan besar Abisai, pengawai Daud. Tetapi, Daud hanya berkata, "Biarlah ia mengutuki! Sebab apabila TUHAN berfirman kepadanya: Kutukilah Daud, siapakah yang akan bertanya: mengapa engkau berbuat demikian?" Lalu Daud melanjutkan perjalanannya, sementara Simei terus mengutuk. Bukankah banyak di antara kita bereaksi seperti Abisai yang penuh dengan kemarahan dan ingin menghentikan perjalanan untuk sekadar membalas sakit hati yang ada? Teladanilah Daud! Tanggalkan panas hati dan lanjutkan perjalanan hidupmu untuk makin mendekat kepada rencana-Nya. Mari kita membiarkan Tuhan bekerja dengan segala cara-Nya untuk menggenapi rencana-Nya yang terindah bagi kita, sekalipun di luar jangkauan pengertian kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kesabaran dan kerelaan untuk menerima sikap permusuhan orang lain sehingga aku bisa lebih mengerti maksud-Mu di dalam hidupku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 8 Maret 2025 - Tuhan selalu ada di dekatmu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 7, 2025 4:44


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 8 Maret 2025Bacaan: Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: "Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?" (Ibrani 13:6)Renungan: Robin Williams, seorang aktor komedi mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri karena depresi. la menghibur hati begitu banyak orang dengan leluconnya, namun tidak mampu menghibur dirinya sendiri yang gundah gulana. la menjalani kehidupan dengan berjubahkan badut yang menunjukkan wajah yang gembira namun di dalamnya penuh duka dan keputusasaan. Sebuah surat kabar menyatakan, "Bagaimanakah hal ini dapat terjadi? Betapa mengejutkan, memilukan, dan sebuah kehilangan yang besar." Setiap hari ia membuat orang-orang sekitarnya tersenyum. namun dari hari ke hari ia makin tenggelam dalam kehampaan hidup. Apakah pelajaran kehidupan yang dapat kita ambil dari kisah tragis kehidupan aktor komedi ini? Pertama, kita harus memiliki kekuatan untuk bertahan dengan tidak membiarkan persoalan membuat kita terpuruk. Ketika Yosua harus berjalan menduduki tanah Kanaan yang jauh lebih kuat, Tuhan berkata, "Kuatkan dan teguhkanlah hatimu." Sering kali kita lebih mengharapkan dukungan dari orang lain, namun sesungguhnya kekuatan yang bersumber dari dalam diri kita jauh memiliki daya energi yang luar biasa untuk memampukan kita bangkit kembali. Ketika kekuatan kita lemah lesu, katakanlah, "Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah? Berharaplah kepada Allah!... Penolongku dan Allahku." (Mzm 42:6) Kedua, pertajam pandangan iman kita dengan menyadari kehadiran Tuhan di setiap jalan yang kita lalui. Kekelaman dan kabut tebal kehidupan sering kali membuat kita tidak mampu menyadari kehadiran-Nya. Kita menangis dalam kepedihan hati dan menjerit di hadapan Tuhan, "Di manakah Engkau, Tuhan?" Sebab, kita tidak menyadari bahwa la hadir begitu dekat dengan kita. la berjanji untuk tidak pernah membiarkan dan meninggalkan kita. Apa pun beban berat yang menindih dan tekanan yang membungkukkan kita, marilah kita bangkit, dan bertahan melawan arus dunia, serta menyadari bahwa la adalah Tuhan yang proaktif memberikan pertolongan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur bahwa Engkau selalu hadir di dekatku. Buatlah aku menyadarinya sehingga aku tetap tegar ketika menghadapi masalah. Amin. (Dod).

SiKutuBuku
Cara Menarik Perhatian Orang Lain Tanpa Terlihat Sombong

SiKutuBuku

Play Episode Listen Later Nov 15, 2024 6:57


Pernah merasa bingung bagaimana cara menarik perhatian orang lain tanpa terlihat sombong? Kali ini, saya akan kasih kamu tips tentang cara mengambil hati orang lain dengan cara yang lebih natural. Kamu juga akan belajar cara mendapatkan perhatian orang lain tanpa harus pamer atau berlebihan. Sering kali, kita merasa harus menunjukkan semua pencapaian supaya dihargai, tapi sebenarnya ada cara yang lebih efektif dan gak bikin canggung. Yuk, simak informasi ini sampai habis dan temukan cara menarik perhatian orang lain yang bisa kamu praktikkan dalam kehidupan sehari-hari! Powered by Firstory Hosting

SiKutuBuku
Cara Sehat Melihat Uang: Uang itu Alat, Bukan Tujuan!

SiKutuBuku

Play Episode Listen Later Nov 8, 2024 8:41


Kali ini, saya mau ajak kamu melihat ulang hubungan kita dengan uang. Sering kali, kita merasa malu atau takut ngomongin uang karena topik ini terasa sensitif. Tapi, pernah nggak, kamu mikir soal gimana cara melihat uang selama ini? Apa kamu lihat uang sebagai ukuran nilai diri, atau justru menghindarinya karena takut jadi orang yang jahat? Yuk, kita ubah cara pandang ini! Uang pada dasarnya adalah alat—alat untuk mencapai hal-hal berharga seperti waktu, pengalaman, atau kesehatan. Jadi, penting buat kita memahami alasan di balik keputusan keuangan yang kita ambil, supaya kita bisa punya hubungan yang lebih sehat dengan uang. Leave a comment and share your thoughts: https://open.firstory.me/user/clhb6d0v60kms01w226gw80p4/comments Powered by Firstory Hosting