POPULARITY
Categories
Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah SIAPAKAH YOHANES?Diambil dari: Yohanes 21:24 (TB)“Dialah murid yang bersaksi tentang semuanya ini dan yang menuliskannya, dan kita tahu bahwa kesaksiannya itu benar.”Wonder Kdis, Hari ini kita belajar tentang Yohanes, penulis Injil Yohanes. Yohanes adalah salah satu dari dua belas murid Yesus dan termasuk murid yang sangat dekat dengan-Nya. Alkitab bahkan menyebut Yohanes sebagai murid yang dikasihi Yesus. Sebelum mengikut Yesus, Yohanes adalah seorang nelayan. Yesus memanggil Yohanes dan saudaranya Yakobus untuk mengikut Dia. Yesus memberi mereka julukan “anak-anak guruh”, karena mereka punya sifat yang berapi-api.Yohanes mengikuti Yesus hampir sepanjang pelayanan-Nya. Ia melihat mukjizat-mukjizat Yesus. Ia mendengar ajaran-ajaran Yesus. Ia bahkan berdiri dekat salib ketika Yesus disalibkan. Karena itulah Injil Yohanes ditulis sebagai kesaksian langsung dari seseorang yang benar-benar mengenal Yesus. Yohanes tidak menulis cerita yang ia dengar dari orang lain—ia menulis apa yang ia lihat, dengar, dan alami sendiri. Yohanes ingin setiap orang yang membaca Injilnya tahu satu hal: Yesus adalah Anak Allah, dan percaya kepada-Nya membawa hidup yang kekal.Wonder Kids, Tuhan bisa memakai siapa saja—nelayan biasa seperti Yohanes—untuk melakukan hal besar ketika hidupnya mau dipakai oleh Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan satu cara sederhana kamu bisa menunjukkan bahwa kamu pengikut Yesus—lewat perkataan, sikap, atau tindakanmu.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau memanggil Yohanes dan memakainya untuk bersaksi tentang Engkau. Tolong aku juga hidup sebagai saksi-Mu lewat hidupku setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan bisa memakai hidupmu untuk menunjukkan siapa Yesus kepada orang lain. Tuhan Yesus memberkati.
Z berkongsi pengalaman seram yang berlaku pada tahun 2013, ketika keluarganya menyewakan sebahagian rumah kepada seorang wanita yang sangat baik dan peramah, dikenali sebagai Kak Teri. Segalanya kelihatan normal sehinggalah satu malam, ketika Z masuk ke rumah jiran itu untuk membuka lampu selepas Maghrib, dia terlihat satu susuk putih tinggi berdiri di pintu dapur. Siapakah sebenarnya “penghuni” yang muncul setiap kali Maghrib menjelang? Dan apakah rahsia yang tersembunyi di sebalik rumah jiran sebelah itu? Sebuah kisah yang masih menghantui Z hingga ke hari ini.See omnystudio.com/listener for privacy information.
Kalau kita menyadari identitas jati diri kita sebagai anak-anak Allah, maka cara kita berbicara, membangun relasi, memberi dan melayani, berbisnis.. semuanya akan menjadi berbeda. Kita pasti akan melakukan hal yang berbeda dari cara dunia, karena ini adalah identitas diri kita sebagai anak-anakNya. Marilah kita memiliki cara dan jalan hidup sesuai dengan anak-anak Allah, serta tetap melakukan hal yang benar karena kita mau menjaga nama baik Bapa kita. Amin. —Bp. Soetjipto Koesno, “Siapakah Aku ini Tuhan?” Dibagikan di Ibadah Minggu di MDC Graha Pemulihan, pada Tgl. 15 Februari 2026.
Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah ORANG SAMARIA YANG BAIK HATIDiambil dari: Lukas 10:33–37 (TB)“Tetapi seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, datang ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan… Lalu kata Yesus: ‘Pergilah, dan perbuatlah demikian!'”Wonder Kids, hari ini kita membaca sebuah perumpamaan yang hanya dicatat oleh Lukas. Yesus menceritakan kisah tentang seorang pria yang dirampok dan ditinggalkan hampir mati di pinggir jalan. Beberapa orang lewat—imam dan orang Lewi—tetapi mereka tidak menolong. Mereka melihat… lalu pergi.Kemudian datanglah seorang Samaria. Orang Samaria biasanya tidak disukai oleh orang Yahudi. Tetapi justru orang inilah yang berhenti. Ia menolong orang yang terluka, membalut lukanya, menaikkan ke keledainya, dan merawatnya.Yesus memakai cerita ini untuk menjawab pertanyaan: “Siapakah sesamaku manusia?” Jawaban Yesus jelas: Sesama kita bukan hanya orang yang kita suka, bukan hanya orang yang mirip dengan kita, tetapi siapa pun yang membutuhkan kasih. Mengasihi bukan cuma soal kata-kata. Mengasihi berarti bertindak, meskipun itu tidak nyaman.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pikirkan satu orang yang biasanya kamu abaikan atau tidak terlalu kamu sukai. Tanya Tuhan bagaimana kamu bisa menunjukkan kasih Yesus kepadanya hari ini.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, ajari aku mengasihi semua orang, bukan hanya yang aku sukai. Tolong aku memiliki hati yang mau menolong seperti Engkau. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Mengasihi sesama berarti melakukan kasih, bukan hanya mengatakan kasih. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah SIAPAKAH LUKAS?Diambil dari: Kolose 4:14 (TB)“Salam kepadamu dari Lukas, tabib yang kekasih…”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang Lukas, penulis Injil Lukas. Lukas bukan salah satu dari dua belas murid Yesus. Ia juga bukan saksi mata langsung dari semua peristiwa dalam hidup Yesus. Lukas adalah seorang dokter dan sahabat dekat Rasul Paulus. Lukas menulis Injilnya dengan sangat teliti. Ia mengumpulkan cerita dari banyak saksi mata, mendengarkan kesaksian mereka, dan menuliskannya dengan rapi dan jelas.Alkitab mencatat bahwa Injil Lukas dan Kitab Kisah Para Rasul ditulis untuk seseorang bernama Teofilus. Karena penulis Injil Lukas dan Kisah Para Rasul sama, kita tahu bahwa Lukaslah penulis keduanya.Paulus menyebut Lukas sebagai “tabib yang kekasih.” Artinya, Lukas adalah orang yang setia,dapat dipercaya, dan sungguh-sungguh mengasihi Tuhan. Melalui Injil Lukas, kita melihat bahwa Yesus datang untuk semua orang: orang berdosa, orang miskin, orang sakit, bahkan orang-orang yang sering diabaikan. Lukas ingin semua orang tahu bahwa kasih Yesus tidak terbatas.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pikirkan sikap atau perbuatan apa yang bisa membuat orang lain tahu bahwa kamu adalah pengikut Yesus.Mari kita berdoa: Tuhan, tolong hidupku menjadi kesaksian yang jelas bahwa aku mengikut Engkau. Pakailah aku untuk menunjukkan kasih-Mu kepada semua orang. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Hidup kita bisa menjadi petunjuk yang menunjukkan bahwa kita milik Yesus. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah SIAPAKAH MARKUS?Diambil dari: Kisah Para Rasul 12:11–12 (TB)“Setelah sadar akan hal itu, pergilah ia ke rumah Maria, ibu dari Yohanes yang disebut juga Markus, di mana banyak orang berkumpul dan berdoa.”Wonder Kids, hari ini kita berkenalan dengan seseorang bernama Markus. Markus adalah penulis Injil Markus, Injil kedua dalam Alkitab. Menariknya, Markus bukan salah satu dari dua belas murid Yesus.Nama Markus sering muncul dalam Perjanjian Baru. Ia adalah anak dari Maria, seorang wanita yang rumahnya sering dipakai sebagai tempat berkumpul dan berdoa orang-orang Kristen. Ketika Petrus dilepaskan dari penjara secara ajaib, ia langsung pergi ke rumah Maria, ibu Markus.Markus juga ikut melayani bersama Barnabas dan Paulus. Namun, dalam perjalanan misi pertama, Markus sempat meninggalkan Paulus. Hal itu membuat Paulus kecewa dan tidak mau mengajak Markus lagi. Tetapi cerita Markus tidak berhenti di sana. Beberapa tahun kemudian, Markus melayani bersama Petrus. Bahkan, Markus menulis Injilnya berdasarkan kesaksian Petrus tentang Yesus.Injil Markus kemungkinan ditulis untuk orang-orang Roma yang bukan orang Yahudi. Itulah sebabnya Injil Markus ditulis dengan singkat, cepat, dan penuh tindakan. Hal yang paling luar biasa dari Markus bukan hanya apa yang ia tulis, tetapi apa yang Tuhan lakukan melalui hidupnya. Markus pernah gagal, tetapi Tuhan tetap memakainya dengan luar biasa.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Jika kamu pernah melakukan kesalahan, ingatlah Markus.Tuhan tidak menyerah padamu, dan Dia masih bisa memakai hidupmu.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak berhenti mengasihi aku ketika aku gagal. Tolong aku mau belajar dan dipakai oleh-Mu. Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan bisa memakai siapa pun yang mau kembali dan taat kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati.
Hai Wonder Kids, Kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah SIAPAKAH MATIUS?Diambil dari: Matius 9:9 (TB)“Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: ‘Ikutlah Aku.' Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia.”Wonder Kids, Tahukah kamu siapa Matius itu sebelum ia mengikut Yesus? Matius adalah seorang pemungut cukai.Pada zaman Yesus, pemungut cukai tidak disukai orang. Mereka bekerja untuk pemerintah Romawi dan sering dianggap serakah serta tidak jujur. Banyak orang menganggap mereka sebagai pengkhianat bangsa sendiri. Tetapi Yesus melihat Matius dengan cara yang berbeda.Yesus tidak berkata, “Kamu terlalu berdosa,” atau “Kamu tidak layak.” Yesus justru berkata, “Ikutlah Aku.” Dan Matius langsung bangkit dan mengikut Yesus. Karena pekerjaannya sebelumnya, Matius terbiasa mencatat dengan rapi dan teliti. Allah memakai keahlian itu untuk menolong Matius menulis Injil Matius—sebuah catatan penting tentang kehidupan dan ajaran Yesus.Melalui Matius, kita belajar bahwa: Yesus bisa memakai siapa saja, dari latar belakang apa saja, untuk melakukan hal-hal besar bagi Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Jangan merasa kamu tidak cukup baik untuk dipakai Tuhan. Yesus bisa memakai kemampuan dan pengalamanmu untuk kemuliaan-Nya.Mari kita berdoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mau memanggil dan memakai orang-orang yang sering dianggap tidak layak. Tolong aku percaya bahwa Engkau juga mau memakai hidupku untuk melakukan hal-hal baik. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus memanggil Matius apa adanya—dan Dia juga memanggilmu hari ini. Tuhan Yesus memberkati.
Jamil tinggal di kaki Gunung Salak dan awalnya hanya menemani temannya berkunjung ke rumah seorang “abah”. Puncaknya terjadi ketika temannya mengajak untuk buka jalur ke arah Cimelati, di mana mereka mengalami rangkaian kejadian aneh hingga berakhir pada sebuah tragedi yang membuat salah satu dari mereka meninggal dunia.Siapakah sebenarnya sosok “abah” itu, dan apa yang terjadi pada mereka saat buka jalur?Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2025, Lentera Malam
MATIUS 16:13-16 I.EKSPOSISI SINGKAT II.APLIKASI: KERAGAMAN JAWABAN TENTANG YESUS IV.APLIKASI PRAKTIS: MENGAPA JAWABAN YANG BENAR ITU PENTING PENUTUP: Jawaban Anda akan menentukan keselamatan kekal Anda, kepastian Anda, dan kekuatan Anda hari ini
Andry kembali ke rumahnya di Cluster Cibubur setelah 6 tahun kosong. Awalnya semuanya tampak normal, hingga kejadian-kejadian aneh mulai muncul bersamaan dengan kedatangan seorang ART misterius. Sejak itu, teror mulai menghantui seluruh penghuni rumah.Siapakah sebenarnya ART misterius itu, dan rahasia apa yang tersembunyi di rumah Andry?Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2025, Lentera Malam
Pembatasan angkutan barang masa nataru dinilai in consistent sehingga pengusaha logistik merasa kebingungan dan dirugikan.
Yuni pulang ke Kalimantan dan tinggal di sebuah ruko bersama orang tuanya. Semua berjalan normal hingga sebuah tragedi tragis terjadi di depan ruko. Setelah itu, teror mulai muncul terutama ketika anaknya yang masih kecil merasakan kehadiran sosok tak terlihat, seolah ada yang mengincarnya. Yuni pun percaya ada sosok yang mengincar sukma anaknya.Siapakah sosok itu, dan apa yang sebenarnya terjadi pada anak Yuni?Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2025, Lentera Malam
EP250. Suami Dayus.Siapakah suami dayus? Benarkah tak ceraikan isteri dikira sebagai dayus? Jikalau isteri ada lelaki lain, bagaimana pula?==Podcast ini dibawakan oleh YusriYusoff Consulting. Syarikat konsultasi yang menawarkan khidmat kaunseling berteraskan Islam bagi pasangan rumahtangga, isu kekeluargaan, anak remaja atau bagi individu yang memerlukan bantuan. Sila hubungi menerusi whatsapp ke no: 8949 4642 atau emel: yusri@yusriyusoff.com atau lungsuri ke lelaman: www.yusriyusoff.com/islamic-counselling==Sokong kami dengan sumbangan ikhlas anda sebagai amal jariah yang berkekalan, melalui paynow ke: UEN No: 53436797J (YusriYusoff Consulting)==For sponsorship and collaboration, please email us at: podcast2beradik@gmail.com
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Mulan dan Bernard dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Samuel 3: 1-10.19-20; Mazmur tg 40: 2.5.7-8a.8b-9.10; Markus 1: 29-39.DEMI AKU TUHANDATANG KE DUNIA Tema renungan kita pada hari ini ialah: Demi Aku TuhanDatang ke Dunia. Secara eksplisit Tuhan Yesus menyampaikan alasan mengapa Iadatang ke dalam dunia, seperti yang Ia nyatakan dalam bacaan Injil hari ini.Kenyataan hidup di dunia ini yang menjadi alasan utama. Diri kita masing-masingtentu sangat bagus dapat berseru: karena diriku inilah maka Yesus datang kedunia. Dengan menunjuk pada diri sendiri seperti ini, kitasungguh merasa yakin bahwa Tuhan sangat mencintai diri setiap orang. Setiappribadi sesungguhnya begitu spesial dan penting, sampai-sampai Tuhan rela turundari tempat-Nya di surga untuk menjadi bagian dari hidupnya. Siapakah aku iniTuhan sampai Engkau memperhatikan aku, begitu seruan pemazmur (Mz. 8, 5).Panggilan terhadap Samuel dalam kitab pertama Samuel amat menegaskan hal ini,keterpilihannya itu sudah merupakan perhatian Tuhan yang sangat spesial. Panggilan atas diri setiap orang merupakan kepercayaanyang diberikan oleh Tuhan. Terwujudnya panggilan itu juga melalui partisipasisesama di sekitarnya, terutama yang membantunya dalam menyanggupi pekerjaanatau suatu tugas tertentu. Kita memahami hal ini sebagai karunia yang istimewa.Keuntungan dan kesuksesan dalam panggilan sering dipahami sebagai bentuk kasihTuhan yang luar biasa. Orang sering berseru: “Ini sungguh berkat dari Tuhan”atau “Ini pantas dan layak untuk didapatkan” atau “Tuhan berpihak padakita”, semua ini cukup untuk menguatkankeyakinan bahwa Tuhan itu sangat baik. Betapa kita juga terus menyadari bahwa Ia datang dan Iaberada bersama kita ketika situasi hidup ini kurang menguntungkan. Sesungguhnyaseruan yang terkenal ini Ia ungkapkan dalam pengalaman pencerahan danpenyelamatan hidup manusia. Mereka yang sakit, dalam kekurangan, kesulitan, dansedih mendapatkan keselamatan dari-Nya. Mungkin para rasul yang menyertainyapenasaran lalu bertanya, “Tidak capek, tidak lelah, tidak bosan-bosan melayanibegini ya?” Yesus menjawab dengan tegas dan telak: “Untuk itulah Aku datang.”Jawaban seperti ini adalah sebuah kunci untuk sebuah kebenaran dalampembicaraan. Orang langsung mengerti dan tak bertanya-tanya lagi. Apakah jawaban kunci Anda, misalnya ditanya soal panggilanhidup, komitmen berkeluarga, pengembangan diri, pendidikan, pelayanan,pengabdian dan seterusnya? Kalau ada jawaban kunci dan itu yang menjadi alasanmengapa Anda gembira, bertahan dan yakin dengan kehendak Tuhan bagi dirimu,Anda akan hidup dalam suka cita dan kedamaian. Orang-orang di sekelilingmengagumi dan menjadikanmu teladan. Pada hari ini, mantapkan dan kuatkanlahtekat hidupmu dengan mengulang ini: Karena untuk itulah aku ada di sini dan sekarang. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Tuhan Yesus Kristus,buatlah kami mampu mempertahankan alasan dasar atas hidup kami di dunia dansenantiasa menyukurinya dalam suka cita. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra danRoh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Aris mengikuti KKN di sebuah desa terpencil di Cianjur Selatan. Awalnya semua berjalan normal, hingga malam pertama ia diganggu sosok tak kasat mata. Ternyata, desa itu menyimpan urban legend yang hanya diketahui warga lokal tentang sosok misterius yang muncul di tepi pantai saat malam tiba. Siapakah sosok itu sebenarnya, dan apa hubungannya dengan gangguan yang dialami Aris?Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2025, Lentera Malam
Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!
Pdt. Rubin Ong (TB) Mazmur 24:3-4"Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus? "Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Evano dan Gisela dari Gereja Santo Ambrosius, Paroki Villa Melati Mas di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Yohanes 2: 22-28; Mazmur tg 98: 1.2-3ab.3cd-4; Yohanes 1: 19-28.SUARA DAN KATA Tema renungan kita pada hari ini ialah: Suara dan Kata. Pada hari ini Gereja kita memperingati SantoBasilius Agung dan Gregorius Nasianze. Keduanya adalah para bapa Gereja,orang-orang cendekia Gereja yang sangat berjasa dalam memperkuat misi Gereja didaerah Asia Minor yang sekarang Turki dan sekitarnya. Mereka berdua adalahcontoh wajah dan tubuh Kristus di daerah Timur Tengah dan sebagian wilayahEropa Timur. Sepanjang tahun ini kita akan dihadapkan oleh sebuah tantangan, dalambentuk pertanyaan: “Siapakah engkau?”. Pertanyaan ini ialah yang ditanyakanoleh orang-orang kepada Yohanes Pembaptis soal identitasnya. Mereka sangatrepot kalau ada orang begitu terkenal dan dipandang nabi bisa menghebohkan,terutama pandangan mereka bahwa Mesias akan datang, atau nabi Elia yang suciitu akan bangkit lagi. Kesaksian Yohanes membuat rasa mereka bercampur adukheran, takut, penasaran, kesal, marah, dan tertantang. Kalau selanjutnya kita sering atau selalu dihadapkan pada pertanyaan itu,apa kiranya jawaban Anda dan saya yang terbaik? Marilah kita ke belakang untukmelihat kedua santo tadi, Basilius dan Gregorius yang menjadi wajah Kristus ditempat mereka berkarya. Pandangan kita bisa lebih jauh lagi ke belakang, yaitukepada Yohanes Pembaptis. Ia juga menampakkan wajah Kristus yang sesungguhnyakepada para pendengarnya. Ungkapan lain yang sama maknanya ialah menjadi suara bagi kata atau Sabda.Yesus Kristus adalah Sabda Tuhan yang kekal, sedangkan Yohanes, Basilius,Gregorius dan setiap orang Kristen pengikut-Nya harus menjadi suara yangmewartakan-Nya. Dalam berperan sebagai suara, kita sangat bergantung padaSabda, yaitu sumber kebenaran dan sebagai isi suara kita. Sebab kalau suara itutidak mempunyai kaitan dengan kata, suara itu mungkin mengungkapkan kata yanglain atau tidak berkata-kata apa pun. Sesuai dengan iman kita, Sabda itu pasti hanya Tuhan Yesus. Sebab jikabukan Tuhan Yesus, kita tidak akan pernah melakukan kegiatan pewartaan di dalamGereja dan dalam kehidupan kita sehari-hari. Untuk menjadi suara bagi TuhanYesus, dibutuhkan kemampuan instrumen pendukungnya. Yang paling pertama danutama ialah instrumen primer, yaitu pribadi kita masing-masing dengan kemampuanyang berbeda-beda. Ada orang yang berbakat dalam pengetahuan, ada yang berbakatdalam aksi, dan ada yang dengan teladan hidup. Instrumen sekundernya ialah sarana komunikasi yang membantu kitamenyampaikan Sabda itu menjadi lebih menjangkau banyak orang. Mikrofon,speaker, komputer dan media online sudah menjadi bagian dari suara bagi kata.Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa ... Bapa maha murah, semoga saya mengenal dirisaya di dalam Yesus Kristus dengan sempurna. Bapa kami yang ada di surga ...Dalam nama Bapa ...
Seorang jurutera rangkaian yang bekerja shift malam di sebuah pusat data di Changi Business Park menyangka akhirnya dia tidak lagi bersendirian apabila seorang staf baru bernama Zul menyertai shiftnya. Selama tiga minggu, mereka bekerja bersama. Namun satu malam, ketika suhu bilik server menjadi terlalu sejuk dan bau hangit mula memenuhi ruang, Rosli menyedari sesuatu yang mengerikan: Zul sebenarnya tidak pernah wujud dalam rekod syarikat. Siapakah “Zul” yang menemaninya selama ini… dan apa yang sebenarnya dilihat Rosli pada malam terakhir itu?See omnystudio.com/listener for privacy information.
Kita sering mendengar kalimat, “Kalau kamu punya Tuhan, semuanya akan baik-baik saja.” Namun ketika realitas hidup mulai menekan dan mengintimidasi, percaya penuh terasa tidaklah mudah. Lalu bagaimana kita tetap bertahan?Simak obrolannya yang asik bersama narasumber kita yang luar biasa Ibu Wendy Gunarso hanya di OASIS (Obrolan Asik Seputar Injil Surgawi).
"Ya TUHAN, siapakah yang boleh tinggal di khemah suci-Mu? Siapakah yang boleh duduk di bukit suci-Mu? Orang yang hidup tulus dan mengamalkan kebenaran serta berkata benar dalam hatinya" (Mazmur 15:1-2)
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 286 (Matius 22:1-14): Kerajaan Surga adalah tempat penuh sukacita, seperti perayaan pernikahan yang megah, perayaan pernikahan dari anak sang raja. Kerajaan Allah menjadi suatu tempat perayaan kemenangan perang, dan juga perayaan pernikahan menuju hidup yang baru dan penuh damai yang sempurna. Pernikahan dari anak raja yang dikasihi sang raja. Siapakah yang boleh datang?
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 1 Desember 2025Bacaan: "Serahkanlah segala kekhawatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu."Renungan: Allah yang kita kenal di dalam nama Yesus Kristus adalah Allah yang bertanggung jawab dan begitu luar biasa. Lihatlah betapa besar kuasa dan hikmat-Nya, sehingga kehidupan di alam semesta ini tetap berjalan setiap detik. Siapakah yang sanggup memelihara kelangsungan hidup hewan di hutan, tumbuhan liar di padang, mengatur musim-musim, mengatur siklus air di bumi, dan memberi nafas manusia yang jumlahnya miliaran? Pemazmur mengetahui dengan pasti siapa yang sanggup mengatur semua itu sehingga ia berkata, "Engkau yang memberi minum gunung-gunung dari kamar-kamar loteng-Mu, bumi kenyang dari buah pekerjaan-Mu. Engkau yang menumbuhkan rumput bagi hewan dan tumbuh-tumbuhan untuk diusahakan manusia, yang mengeluarkan makanan dari dalam tanah dan anggur yang menyukakan hati manusia, yang membuat muka berseri karena minyak, dan makanan yang menyegarkan hati manusia." (Mzm 104:13-15). Nabi Eliapun sungguh merasakan pemeliharaan Tuhan pada masa kelaparan. Tuhan mengutus burung gagak untuk membawa makanan bagi Elia ketika Elia tinggal di tepi sungai Kerit. Jika Tuhan sanggup memerintahkan burung gagak untuk memelihara kehidupan nabi Elia, maka Ia juga sanggup menyediakan apa yang kita butuhkan. Yang terpenting adalah adanya iman di hati kita yang percaya sepenuhnya bahwa Dia akan memelihara kita di dalam kelimpahan-Nya. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Ya Allah, Engkau pernah memelihara nabi Elia dengan mencukupkan kebutuhan makannya melalui burung gagak. Tambahkanlah imanku, agar aku tidak meragukan kuasa-Mu untuk tetap memelihara kehidupanku. Lepaskanlah semua kekhawatiran dalam hidupku, dan ajarilah aku berserah bahwa di dalam nama-Mu ada jalan keluar untuk setiap permasalahan hidupku. Amin. (Dod).
Pdm. Handoyo Salim (TB) Obaja 1:3Keangkuhan hatimu telah memperdayakan engkau, ya engkau yang tinggal di liang-liang batu, di tempat kediamanmu yang tinggi; engkau yang berkata dalam hatimu: "Siapakah yang sanggup menurunkan aku ke bumi?
Siapakah tokoh masyarakat Melayu dan mengapa mereka masih penting?Dalam episod NoTapis kali ini, Natasha Mustafa sembang bersama sahabat sastera Majlis Bahasa dan Sastera Melayu Singapura (MBMS), Cik Miranti Silasudjana serta Timbalan Pengarah dan Pustakawan Utama (Bahasa Melayu) NLB, Cik Zubaidah Mohsen tentang bagaimana tokoh masyarakat Melayu membentuk sejarah, nilai dan identiti kita serta usaha bangunkan Tokoh Melayu Singapura.See omnystudio.com/listener for privacy information.
Andi seorang perantau dari kota magelang, mencoba memulai hidup di sebuah kontrakan di kota semarang. Namun, Setiap hari ia ditemani seseorang yang selalu hadir di dalam rumah itu. Sejak saat itu teror mulai menghantui hari - harinya. Apa yang sebenarnya terjadi di kontrakan tersebut dan Siapakah seseorang itu? Bagaimana kisah selengkapnya?Simak video berikut, jangan lupa berikan like dan komentarnyaCopyright 2025, Lentera Malam
Pdm. Handoyo Salim (TB) Matius 1:23"Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel " yang berarti: Allah menyertai kita.
La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Dibawakan oleh Ratna dan Raymond dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Kebijaksanaan 2: 23 - 3: 9; Mazmur tg 34: 2-3.16-17.18-19; Lukas 17: 7-10.ORANG BENAR ADADI TANGAN ALLAH Tema renungan kita pada hari ini ialah: Orang Benar Ada DiTangan Allah. Kalimat dari tema ini merupakan kutipan dari kitab Kebijaksanaanbacaan pertama liturgi hari ini. Seorang murid SD membagi ceritanya sebagairefleksi atas tema ini. Ia pintar, selalu juara di kelas, dan bersikap baiksehingga dipuji guru-gurunya. Ia selalu dijadikan model bagi teman-temannya.Tetapi ia selalu saja menjadi sasaran bully, cemoohan dan fitnah. Maka iasering menangis dan takut bermain bersama teman-temannya. Sekolah dan orangtuannya berusaha keras untuk mengatasi permasalahan ini. Sikap yang paling umum diambil ketika orang menghadapimasalah seperti anak SD itu ialah mengadu dan menyerahkannya saja kepada Tuhan.Biar Tuhan saja yang memberikan keadilan-Nya. Ini dilakukan dengan pembenarandiri begini: orang benar ada di tangan Tuhan. Tuhan tidak melupakan orang yangbenar. Mungkin Anda sendiri sering mengalami seperti itu. Hidupmu baik, berbuatbenar, mengikuti prosedur, dan tidak pernah menyusahkan orang lain, tetapiternyata dirimulah yang disalahkan dan difitnah macam-macam. Prinsip iman kita menjelaskan bahwa perlakukan kefasikandunia yang menghukum orang-orang benar itu hanyalah sebuah tahap yang harusdilewati. Siapakah orang-orang benar itu? Bisa saja Anda, saudara-saudarimu,atau kita sebagai satu kawanan dalam penggembalaan Gereja kita yang kudus.Sudah sekian lama dan sekian besar kerelaan kita mengikuti Kristus sampai kini,tidak berlebihan dan tidak salah jika kita membuat pengakuan ini atas diri kitasendiri, saudara-saudari dan keluarga kita. Kita memang berada di tangan Tuhan. Ada banyak tanda yang mengungkapkan diri seseorang itubenar. Misalnya orang menjalankan pekerjaan sesuai tugas dan tanggung jawabnya,hadir dan berkegiatan pada waktu dan tempat yang sesungguhnya, mengikutiprosedur dan tata caranya, mengatakan dan memberikan keterangan sesuai faktabeserta bukti-buktinya, mempertanggung-jawabkan komitmen, mengakui kesalahandan kemauan untuk memperbaikinya, mengoreksi kesalahan dan berani mengambilresiko atas sebuah perbaikan. Dan masih banyak lagi. Tuhan Yesus memberikan satu pengajaran hidup dalamkebenaran pada hari ini. Kita menjalankan tugas dan tanggung jawab dengansebaik-baiknya sesuai kewenangan dan kepercayaan kepada kita, dan dengan sikaprendah hati. Jangan ada anggapan bahwa kita hebat atau sukses. Kerendahan hatiitu mengantar kita untuk berkata: kita ini hanya hamba yang tak berguna, karenahanya melakukan yang diwajibkan. Lebih dari itu, kerendahan hati akanmemotivasi kita untuk berbuat lebih dari sekedar kewajiban atau yang diharuskan.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus,penuhilah kami dengan semangat ketekunan dan tanggung jawab untuk memenuhitugas-tugas kami dalam kerendahan hati. Bapa kami yang ada di surga ... Dalamnama Bapa ...
Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar.Judul renungan hari ini adalah:TAHU SEMUANYAMari kita membaca Firman Tuhan dariMAZMUR 8:3–4“Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan: apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?”Wonder Kids, coba ingat waktu terakhir kamu menatap langit malam penuh bintang. Indah sekali, bukan? Allah yang menciptakan semua itu!Ilmuwan memang pintar. Mereka bisa menjelaskan bagaimana hujan turun, bagaimana planet bergerak, bahkan membuat roket ke luar angkasa. Tapi ada orang yang, semakin banyak tahu tentang dunia, malah lupa kepada Allah. Mereka lebih kagum pada ciptaan daripada Sang Pencipta.Padahal, semua pengetahuan seharusnya membuat kita semakin kagum kepada Allah. Seperti Daud yang berkata dalam Mazmur, “Siapakah manusia sehingga Engkau mengingatnya?” Allah yang besar itu peduli pada kita, ciptaan-Nya yang kecil.MARI KITA BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH TUHANWonder Kids, mungkin kamu pernah dengar orang bilang dunia tercipta karena kebetulan. Jangan mudah percaya hanya karena itu ada di buku atau TV. Ingat, Allah adalah Pencipta kita. Banyak orang Kristen yang juga ilmuwan menjelaskan bahwa iman dan ilmu bisa berjalan bersama. Yang terpenting, kita harus selalu percaya kepada Allah yang menciptakan langit dan bumi.Mari kita berdoaBapa, aku kagum atas karya tangan-Mu yang menciptakan langit dan bintang-bintang. Terima kasih karena Engkau juga mengasihi aku yang kecil ini. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, KITA ADALAH CIPTAAN YANG ISTIMEWA DI MATA TUHAN, DAN ALLAH MEMBERI KITA TANGGUNG JAWAB UNTUK MERAWAT DUNIA INI. Tuhan Yesus memberkati.
Syalom Keluarga Damai! Sapaan Damai Sejahtera atau disingkat SAMAS merupakan sebuah renungan singkat yang tayang setiap hari Senin-Sabtu. SAMAS tidak hanya dibawakan oleh pendeta/hamba Tuhan, tetapi juga akan dibawakan oleh siapapun yang ingin berbagi sapaan Tuhan kepada dirinya. Semoga kita dapat menemukan damai sejahtera yang datangnya dari sapaan Tuhan kepada setiap kita melalui SAMAS ini. Tuhan Yesus memberkati!
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 17 Oktober 2025Bacaan: "Segala kepahitan kegeraman kemarahan pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu." (Efesus 4:31-32)Renungan: Suatu hari Petrus bertanya kepada Yesus, "Tuhan sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia bersalah kepadaku? Sampai 7 kali?" Yesus berkata kepadanya, "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai 7 kali, melainkan sampai 70 kali 7 kali." Sering kali kita dibuat terkaget-kaget dengan jawaban Yesus ini. Betapa sulitnya kemampuan mengampuni itu. Namun, juga betapa pentingnya kemampuan mengampuni itu. Mungkin akan sangat membantu kalau kita memahami dan sekaligus mengalami "mengampuni dan sekaligus diampuni." Tak ada yang lebih hebat yang dapat menghambat kebahagiaan kita daripada rasa benci, marah dan rasa salah. Tak peduli apa yang dilakukan seseorang terhadap kita atau betapa salahnya mereka, bila kita tidak memaafkan mereka, kita juga akan ikut serta menanggung akibatnya. Memaafkan orang lain tidak hanya akan membebaskan orang yang bersalah tersebut, tetapi juga membebaskan kita dari kelumpuhan perasaan. Menyimpan rasa dendam dan amarah memboroskan tenaga yang dapat kita arahkan menuju sukacita. Pengampunan itu menyembuhkan, membuka hati kita, membebaskan emosi-emosi kita, melepaskan energi yang tersumbat di dalam tubuh dan membiarkan daya hidup mengalir bebas melalui kita. Marilah kita merdekakan roh kita dari belenggu dendam, akar kepahitan, kesedihan, luka batin, amarah dan sebagainya. Kita minta pada Tuhan agar mengganti semua itu dengan pengampunan dan sukacita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, bantulah aku dengan rahmat-Mu agar aku mampu mengampuni siapapun yang pernah menyakitiku. Jangan biarkan akar kepahitan, dendam, amarah, sakit hati dan luka batin menguasai hatiku. Biarlah damai sukacita-Mu saja yang menguasai hatiku agar tidak ada penghalang bagi doa-doaku untuk naik ke hadiratMu. Siapakah aku Tuhan kalau aku tidak bisa mengampuni sesamaku yang bersalah padaku, sementara dosaku yang begitu banyak di hadapan-Mu sudah Kau ampuni, Yesus, jadikan hatiku seperti hatimu, hati yang senantiasa mau mengampuni siapapun juga. Amin. (Dod).
Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.
Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 12 September 2025Bacaan: Firman-Nya: "Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Ku larang engkau makan itu? Manusia itu menjawab: Perempuan yang Kau tempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan." Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu "Apakah yang telah kauperbuat ini?" Jawab perempuan itu: "Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan." (Kejadian 3:11-13)Renungan: Seorang anak lahir setelah 11 tahun pernikahan. Mereka adalah pasangan yang saling mencintai dan anak itu adalah buah hati mereka. Saat anak itu berumur 2 tahun, suatu pagi si ayah melihat sebotol obat yang terbuka. Dia terlambat untuk ke kantor, maka dia meminta istrinya untuk menutupnya dan menyimpannya di lemari. Istrinya karena kesibukannya di dapur sama sekali melupakan hal tersebut. Anak itu melihat botol itu dan dengan riang memainkannya. Karena tertarik dengan warna obat tersebut lalu si anak memakannya semua. Obat tersebut adalah obat keras yang bahkan untuk orang dewasa pun hanya dalam dosis kecil saja. Sang istri segera membawa si anak ke rumah sakit. Tapi si anak tidak tertolong. Sang istri ngeri membayangkan bagaimana dia harus menghadapi suaminya. Ketika si suami datang ke rumah sakit dan melihat anaknya telah meninggal, dia melihat kepada istrinya dan mengucapkan 3 kata, "SAYA BERSAMAMU SAYANG." Reaksi sang suami yang tidak disangka-sangka adalah sikap proaktif. Si anak sudah meninggal dan tidak bisa dihidupkan kembali. Tidak ada gunanya mencari-cari kesalahan pada sang istri. Lagipula seandainya dia menyempatkan waktu untuk menutup dan menyimpan botol tersebut, maka hal itu tidak akan terjadi. Tidak ada yang perlu disalahkan. Si istri juga kehilangan anak semata wayangnya. Apa yang si istri perlu saat itu adalah penghiburan dari sang suami, dan itulah yang diberikan suaminya saat itu. Jika semua orang dapat melihat hidup dengan cara pandang seperti ini, maka akan terdapat lebih sedikit permasalahan di dunia ini. Salah satu sifat dosa adalah saling menyalahkan satu dengan yang lain. Adam menyalahkan Hawa, Hawa menyalahkan ular. Masing-masing tidak mau dipersalahkan, karena hal ini menyangkut tanggung jawab. Banyak orang lari dari tanggung jawab dan melemparkannya kepada orang lain. Tanpa kita sadari banyak orang menderita karena kita mau cari selamat sendiri. Hari ini kita diajak untuk mengatakan kebenaran tanpa harus mengorbankan atau mempersalahkan orang lain, "Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat." (Mat 5:37). Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, bantulah aku supaya menjadi pribadi yang bertanggung jawab atas apapun yang telah kulakukan dan tidak lari dari tanggung jawab atau mencari-cari kesalahan orang lain yang mengakibatkan hubungan kekeluargaan dan persahabatan menjadi renggang. Amin. (Dod).
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 7 September 2025Bacaan: "Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaan hatinya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya." (Lukas 6:45)Renungan: Suatu kali saya bertemu seorang ibu yang kemudian bercerita sambil menangis. la ketakutan karena akan diceraikan oleh suaminya. Sejak kecil ia selalu mengalami perlakuan kasar dari ayahnya, baik itu perkataan maupun tindakan. Saat ini dia mengaku bahwa ia telah mengampuni ayahnya, akan tetapi pengalaman diperlakukan kasar oleh ayahnya ternyata telah membentuk dirinya berkarakter sama seperti ayahnya. la menjadi wanita sekaligus istri dan ibu yang kasar dalam perkataan dan suka memukul anak dan suami. Inilah yang akhirnya membuat sang suami tidak tahan lalu berniat menceraikannya. Setelah suaminya berniat menceraikannya barulah ia ingin mengubah sifat dan karakternya. Banyak orang mengalami pengalaman diperlakukan tidak baik di masa kecilnya, hal ini berdampak besar bagi sikap dan perkataannya setelah mereka menjadi dewasa. Tidak jarang kita jumpai orang yang punya hobby membicarakan kejelekaan orang lain atau setiap kali ia berbicara kata-katanya selalu menusuk dan menyakitkan hati orang lain. Kalau kita telusuri di masa lalunya, kemungkinan ia mengalami pengalaman disakiti di masa lalunya dan berbekas hingga kini. Bacaan hari ini mengingatkan kita bahwa apa yang diucapkan mulut meluap hati. Kalau hati kita penuh sukacita, maka perkataan kita akan memberkati orang lain. Tetapi kalau hati kita terluka, maka perkataan kita dapat mengutuk orang lain. Apakah kita pernah menjumpai seseorang yang selalu berpikir negatif tentang orang lain atau selalu berkata-kata kasar? Atau mungkin itu kita sendiri? Mintalah kepada Yesus untuk menelusuri masa lalu kita dari masa dalam kandungan sampai saat ini. Siapakah orang yang berperan dalam melukai hati kita? Kemudian berusahalah untuk mengampuni, agar luka di hati kita tidak tertular kepada orang lain. Yesus membutuhkan kita untuk menjadi berkat dan bukan kutuk bagi orang lain. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, berjaga-jagalah pada pintu hati, pikiran dan bibirku, karena hatiku pernah terluka, sehingga sering aku berpikir yang negatif terhadap orang lain dan tanpa sadar setiap perkataanku selalu menyakiti orang lain. Masuklah dalam masa laluku ya Yesus, dan pulihkanlah hatiku dari setiap luka karena perlakuan kasar, perkataan yang menusuk hati yang pernah kualami dari orang tua, saudara, pasanganku, teman dan orang lain di masa laluku. Bantu aku agar aku mampu untuk mengampuni mereka satu-persatu sehingga semua akar kepahitan yang selama ini mengikatku dapat terlepas dari hati, pikiran dan perkataanku. Amin. (Dod).
Pembawa Renungan : Linda Wahjudi Denpasar Bali Mat. 16:13-23.
Dalam Episod 5 KenaSoal, perbincangan tertumpu kepada konflik di sempadan Thailand–Kemboja, wacana mengenai politik kiri di Malaysia, analisa kemerosotan ekonomi negara pasca-era “Asian Tigers”, serta persoalan hangat : Sekiranya Anwar Ibrahim turun, siapakah yang paling layak menggantikannya? Episod ini turut menyentuh isu Gaza dan kegagalan dunia Islam serta masyarakat antarabangsa dalam menangani krisis kemanusiaan yang berlarutan.00:00 INTRO02:38 KONFLIK THAILAND - KEMBOJA@safwankhai_ – What should Malaysia do to address the conflict between Thailand and Cambodia? @tarmizibakhri – Peranan kita besar tak dalam mencapai ceasefire antara Thai & Cambodia?@nashriqjumati – Sebab apa Thai dan Kemboja berperang?@ahmadfaizmohamad – Kalau Kemboja senang-senang serang Thailand, tak mustahil Malaysia pun bakal kena kan?@dizfaris – Impact of regional fighting (Cambodia) to Malaysia?@georgiabrownsugar – As ASEAN chair, what role should we play on the Thai/Cambodia conflict?17:54 PARTI HALUAN KIRI - MALAYSIA@j1mmy._11 – Adakah parti bercorak sosialis/kiri akan berjaya di Malaysia?38:58 TITIK PERALIHAN EKONOMI MALAYSIA@afiqxafiq – Where was the turning point for Malaysia from “Asian tiger” to now?@mrfirdausamin – Whats our economic direction for our country to have more job opportunities? Brain drain@naufalmhisham – How can Malaysia attract high-value investments without relying too much on cheap labour50:47 SIAPA PENGGANTI ANWAR? @maeok_ – Kalau bukan PMX, siapakah yang paling layak jadi perdana menteri Malaysia?@riefhan.adam – Pendapat KS tentang rakyat tidak tahu siapa pengganti PMX yang paling sesuai?@saudagarjepun – Siapakah calon yang layak untuk ganti tempat PMX?@memorykad – PN Leader who can be next PM?@arieflutfi – Apa pendapat KS tentang next PM?58:54 KS SINGAPORE TOUR@j1mmy._11 – KS Singapore tour here we go soon?01:05:24 GAZA DAN KEGAGALAN KOMUNITI ANTARABANGSA
Pembawa Renungan : RP Siprianus Smakur Tukan, SSCC Paroki Santo Stefanus Dirung Lingkin Tanah Siang Selatan – Palangka Raya Luk 10:25-37
Kencan Dengan Tuhan - Senin, 23 Juni 2025Bacaan: "Apabila engkau mendirikan rumah yang baru, maka haruslah engkau memagari sotoh rumahmu, supaya jangan kaudatangkan hutang darah kepada rumahmu itu, apabila ada seorang jatuh dari atasnya." (Ulangan 22:8) Renungan: "Sotoh" adalah atap rumah yang rata, dibuat dari tembok batu. Di bawah ini ada beberapa peristiwa yang dicatat di dalam Alkitab berhubungan dengan sotoh, yang mengingatkan kita kepada peristiwa penyelamatan, pemulihan. bahkan awal sebuah dosa yang mengerikan.Kisah penyelamatan adalah ketika dua pengintai yang dikirim Yosua untuk mengintai kota Yerikho disembunyikan oleh Rahab di sotoh rumahnya. Dan akhirnya kedua pengintai tersebut selamat dari pengejaran orang-orang Yerikho. Kisah pemulihan yang berhubungan dengan sotoh adalah peristiwa bagaimana Simson yang pada waktu itu sudah menjadi tawanan, dibawa ke dalam sebuah gedung yang penuh dengan orang serta para raja kota orang Filistin. Dan di atas sotoh gedung itu ada kira-kira tiga ribu orang. Simson yang pada waktu itu sedang diolok-olok berseru kepada Tuhan. Kemudian Tuhan berkenan memulihkan kekuatan Simson sehingga dia mampu merobohkan gedung tersebut. Alkitab mencatat yang mati dibunuh dalam peristiwa ini lebih banyak dari pada yang dibunuh Simson pada waktu hidupnya.Peristiwa sotoh yang berhubungan dengan awal dosa yang mengerikan adalah peristiwa Daud dan Batsyeba, yang bermula dari berjalan-jalan di atas sotoh istana. Samuel mencatat bahwa pada waktu raja-raja biasanya maju berperang, Daud justru menyuruh Yoab maju beserta orang-orangnya, sementara dia beristirahat dan tinggal di istananya yang nyaman di Yerusalem. Suatu kali Daud berjalan-jalan di atas sotoh istana, dan dia melihat seorang perempuan cantik sedang mandi. Awal kejatuhan Daud dimulai ketika dia berada di tempat yang seharusnya dia tidak berada pada waktu itu, yakni di atas sotoh. Sebagai seorang raja, Daud menggunakan kekuasaannya untuk menjalankan niat jahatnya. Siapakah yang berani menolak perintah raja? Demikianlah yang terjadi dengan Batsyeba. Dia tidak berani menolak ketika suruhan Daud datang dan mengambil dia untuk dibawa ke istana Daud. Setelah Daud mengetahui bahwa Batsyeba mengandung, dia pun menggunakan kekuasaannya untuk memperdaya Uria, suami dari Batsyeba. Tindakan Daud ini berujung kepada kematian Uria. Semua rentetan kejahatan yang mengerikan ini bermula ketika Daud berada di sotoh. Belajar dari kisah Daud tersebut di atas, maka kita akan mengambil arti rohani dari ayat perenungan kita hari ini, "... maka haruslah engkau memagari sotoh rumahmu...... Semua kita, baik rohaniwan ataupun kaum awam rentan jatuh dalam dosa. Oleh karena itu, kita harus memagari sotoh kerohanian kita dengan hidup dekat Tuhan, memiliki hati yang takut Tuhan, serta kesadaran bahwa kita harus mempertanggungjawabkan kehidupan kita di hadapan Tuhan nanti. Mari pasang pagar yang kuat di sekitar sotoh kerohanian kita, sehingga kita tidak jatuh ke dalam dosa yang dapat berakibat kebinasaan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku kesadaran bahwa aku harus mengawasi pikiran, perasaan, kehendak, serta tindakanku agar tidak melanggar firman-Mu. Amin. (Dod).
READING THE BIBLE WITH THE DEAD/RBWD - Eps #05 [Herman Bavinck]: Siapakah Nama-Mu, Tuhan?Pdt. Jimmy Pardede, Denni Girsang, dan Samuel C. PantouMungkinkah manusia yang telah jatuh, dapat menghampiri dan mengenal Allah yang Kudus, Sang Pencipta yang Maha Mulia? Banyak orang memandang Allah sebagai misteri yang selamanya tak akan terpahami bagi manusia.Tetapi Alkitab menyatakan: Allah rela membuka Diri-Nya dan menyatakan Siapa Diri-Nya : "AKU ADALAH AKU."Saksikan juga dan nikmati diskusinya di:https://grii.to/rbwd-5
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 260 (Matius 16:28, 17:1-9): Di dalam Matius 16:28 Tuhan Yesus mengatakan bahwa ada orang-orang yang tidak akan mati sebelum melihat Yesus datang sebagai raja di dalam kerajaan-Nya. Siapakah orang-orang yang dimaksud?
Raja #Pasenadi mempersembahkan dana yang besar dengan persiapan yang mewah kepada #Buddha dan para murid-Nya. Pada waktu itu ada dua menteri raja yang memiliki pandangan yang berbeda terhadap tindakan dari raja tersebut. Yang satu ikut bersukacita dan yang satu lagi merasa bahwa ini adalah suatu pemborosan. Siapakah yang benar dalam hal ini?Di kelas ini Ashin Kheminda menjelaskan makna kata demi kata dua stanza terakhir dari Kelompok Stanza tentang Dunia (Lokavagga) hanya berdasarkan Pāḷi dan kitab komentarnya (Aṭṭhakathā). #dhammapada
Australia has a dark chapter of history that many are still learning about. Following European settlement, Aboriginal and Torres Strait Islander children were removed from their families and forced into non-Indigenous society. The trauma and abuse they experienced left deep scars, and the pain still echoes through the generations. But communities are creating positive change. Today these people are recognised as survivors of the Stolen Generations. - Australia memiliki babak sejarah yang gelap yang masih banyak dipelajari. Setelah pendudukan Eropa, anak-anak Aborigin dan Kepulauan Selat Torres dipisahkan dari keluarga mereka dan dipaksa masuk ke masyarakat non-Pribumi. Trauma dan pelecehan yang mereka alami meninggalkan bekas luka yang dalam, dan rasa sakit itu masih bergema dari generasi ke generasi. Namun, masyarakat menciptakan perubahan positif. Kini, orang-orang ini diakui sebagai penyintas dari 'Generasi yang Dicuri' atau Stolen Generations.
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 253 (Matius 15:21-28): Siapakah yang boleh berbagian di dalam kerajaan Allah? Orang Israelkah? Paulus mengatakan bahwa orang-orang yang percaya kepada Kristus, merekalah pewaris dari kerajaan Allah (Gal. 3:7). Orang-orang yang beriman kepada Allah, itulah orang-orang yang akan diselamatkan. Merekalah keturunan Abraham yang sejati.
Pembawa Renungan : RD. Revi Tanod Manado Yoh. 8:1-11
Saat Pengulangan Ajaran yang Pertama yang dihadiri oleh 500 arahanta dan dipimpin oleh Y.A Mahākassapa Thera, rahib laki-laki ini dipercayakan untuk mengulang semua aturan disiplin monastik yang telah ditetapkan oleh #Buddha. Rahib laki-laki ini juga telah ditunjuk oleh Buddha Gotama sebagai murid agung (mahāsavaka) yang paling unggul di dalam disiplin monastik. Siapakah beliau? Beliau adalah Y.A. Upāli Thera. Perbuatan-perbuatan baik apa yang telah dilakukan di kehidupan-kehidupan lampau sehingga bisa mendapatkan gelar tersebut dari Buddha Gotama? Mari kita bersama-sama mendengarkan penjelasannya hanya berdasarkan Pāḷi dan #kitab komentar oleh Ashin Kheminda di kanal Youtube #Dhammavihari Buddhist Studies.Selamat menikmati.Informasi :• Pusat Informasi DBS •Telp/WA : 0813 8700 3600www.dhammavihari.or.id
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 31 Januari 2025 Bacaan: Kata Yesus kepadanya, "Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?" (Yohanes 20:15) Renungan: Tidak mudah kita menerima kehilangan orang yang kita cintai, terlebih jika orang yang kita cintai tersebut adalah anak tunggal kita sendiri. Hal ini dialami oleh sepasang suami istri yang sudah tua ketika anak tunggalnya meninggal. "Tuhan, mengapa Engkau tidak mengambil saya saja? Jangan anak saya," begitu ratap sang ibu. Sedang sang ayah berjuang mengendalikan perasaannya. Berkali-kali ia mengusap air mata sambil merangkul istrinya. Tepat di hari ketiga, suasana duka masih terasa saat ibadat arwah dilangsungkan. Meski demikian, suami istri tersebut terlihat lebih kuat dan tenang. Ketika itu, sang suami bersaksi, "Rasa kehilangan masih kami jalani, tetapi iman membuat kami tidak tersesat. Tuhanlah Sang Pemilik Sejati. Cinta-Nya pada anak kami tak bisa tertandingi, begitu pula pada kami." Kita kembali mengenang peristiwa di pagi Paskah pertama, ketika Maria Magdalena pergi ke kubur Yesus. la begitu dikuasai oleh dukacita sehingga tidak dapat melihat dengan jelas bahwa Yesus sendiri yang berdiri di hadapannya. Kadang rasa kehilangan memang dapat mengaburkan pandangan kita dan melemahkan iman kita. Namun suara Yesus menyadarkannya kembali, dan ia dipulihkan dari kesedihannya. Rasa sedih dan kehilangan yang kita rasakan, jangan sampai membuat kita gagal menyadari bahwa Tuhanlah yang sudah menemukan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sudah lebih dahulu menemukan aku sehingga aku sungguh percaya pada-Mu. Jangan biarkan permasalahan dunia membuat aku tidak mampu melihat dan menyadari kehadiran-Mu. Amin. (Dod).
Saat ini kita bisa mengenal #Dharma tidak lain adalah berkat jasa beliau yang merupakan inisiator Pengulangan Ajaran (Saṅgāyana) yang pertama yang diadakan 3 bulan setelah #Buddha parinibbāna. Selain itu di antara 80 murid yang agung dari Buddha, beliau adalah yang paling terkemuka dalam Praktik #Pertapaan Yang Keras (Dhutaṅga). Siapakah beliau? Beliau adalah Y.A. Mahākassapa Thera. Di kelas ini Ashin Kheminda akan menjelaskan tentang biografi Y.A. Mahākassapa Thera dan kamma apa saja yang telah diperbuat oleh beliau di kehidupan-kehidupan sebelumnya sehingga bisa menjadi murid yang terkemuka dalam praktik pertapaan yang keras. Mari kita bersama-sama mendengarkan penjelasnnya hanya berdasarkan Pāḷi dan kitab komentar di kanal Youtube #Dhammavihari Buddhist Studies. Selamat menikmati. Informasi : • Pusat Informasi DBS • Telp/WA : 0813 8700 3600 www.dhammavihari.or.id
Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 239 (Matius 12:43-50): Dua narasi ini akan kita gabungkan di dalam pembahasan hari ini. Bagian pertama adalah tentang roh jahat yang kembali menguasai manusia dan membuat keadaannya makin parah. Ini adalah perumpamaan tentang Israel yang kosong. Bagian selanjtunya, Yesus mengajarkan bahwa orang-orang yang melakukan kehendak Bapa akan dianggap sebagai keluarga Yesus. Siapakah ibu-Nya? Siapakah adik-Nya laki-laki dan adik-Nya perempuan?
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 20 Desember 2024 Bacaan: "Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabet pun penuh dengan Roh Kudus." (Lukas 1:41 ) Renungan: Di dalam Injil Lukas di atas dikisahkan bahwa Maria harus mengadakan perjalanan jauh, naik turun gunung untuk mengunjungi saudarinya Elizabeth. Tujuan perjalanan Maria untuk berbagi rahmat dengan saudarinya itu. Dalam diri Maria ada suatu kabar sukacita yang hendak diwartakan yakni bahwa ia akan segera mengandung seorang anak Allah yang berasal dari Roh Kudus dan Maria menerima warta itu dari malaikat Gabriel. Elizabeth pun dikabarkan telah mengandung pada masa tuanya dan inilah bulan keenam baginya. Warta inilah yang hendak disampaikan Maria. Kuasa Roh Kuduslah yang membuat Maria bisa menempuh perjalanan jauh. Ketika Maria bertemu dengan Elizabeth dan memberi salam kepadanya maka Elizabeth pun penuh dengan Roh Kudus dan berseru dengan suara nyaring: "Diberkatilah Engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku. Sebab sesungguhnya ketika salammu itu sampai di telingaku anak yang dalam kandunganku pun melonjak kegirangan". Peristiwa pertemuan antara dua saudara ini adalah suatu peristiwa yang terjadi sudah sekian kalinya. tetapi pertemuan ini adalah suatu pertemuan yang luar biasa. Pertemuan ini menjadi luar biasa karena Tuhan sendirilah yang datang mengunjungi Elizabeth. Kita dipanggil menjadi murid Tuhan. Itu berarti bahwa kita dipanggil untuk membawa Yesus kepada sesama kita dan membawa sesama kita untuk berjumpa dengan Yesus. Karena itu seorang murid Tuhan akan berusaha membuat orang tertarik untuk dekat dengan Tuhan. Lewat cara hidupnya yang baik, lewat tutur-katanya yang lembut, lewat perhatian dan kasihnya, orang lain akan merasakan betapa indahnya seorang yang hidup dalam Tuhan. Karena itu marilah kita menghindari hal-hal yang membuat orang lain kecewa dan malah berbalik dari Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, ubahlah hidupku menjadi baru menurut rencana-Mu, sehingga kehadiranku dapat menjadi berkat bagi sesamaku dan untuk memuliakan nama-Mu. Amin. (Dod).