POPULARITY
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc. - Ingin Selamat Dunia Akhirat? Ini Jalannya!
Jalannya sungguh sangat indah
Sektor sosial sering kali terbuai dalam ilusi kebaikan. Kita mengukur kesuksesan dengan metrik kesombongan—jutaan dolar yang terkumpul, ribuan orang yang "dijangkau"—sambil menutup mata pada pertanyaan paling brutal: Apakah ini benar-benar berhasil? Kenyataannya, banyak program nirlaba yang didanai dengan baik tidak lebih dari sekadar pertaruhan mahal yang menggunakan asumsi sebagai modal dan kehidupan kaum rentan sebagai taruhannya. Kita meluncurkan inisiatif berskala besar yang dirancang di ruang rapat yang nyaman, tanpa bukti nyata bahwa solusi tersebut diinginkan atau efektif. Lean Impact datang bukan sebagai saran yang ramah, melainkan sebagai sebuah tamparan keras yang memaksa kita untuk mengakui bahwa niat baik saja tidak cukup; itu adalah pemborosan sumber daya yang tragis jika tidak menghasilkan dampak yang terukur. Maka, obatnya datang dari tempat yang tidak terduga: logika tanpa ampun dari Silicon Valley. Lean Impact pada dasarnya adalah tentang memperlakukan masalah sosial bukan dengan simpati yang melumpuhkan, tetapi dengan disiplin kejam seorang pendiri startup. Lupakan program tambal sulam; berpikirlah 10 kali lebih besar. Hentikan peluncuran program raksasa yang belum teruji; mulailah dengan eksperimen kecil dan murah untuk "gagal dengan cepat" jika perlu. Dan yang paling penting, "cintai masalahnya, bukan solusi kesayangan Anda." Ini berarti memiliki keberanian untuk mematikan sebuah program yang Anda bangun dengan susah payah jika data membuktikan bahwa program itu tidak efektif. Ini bukanlah pendekatan yang tidak berperasaan; sebaliknya, ini adalah bentuk tertinggi dari akuntabilitas—menolak untuk membuang waktu dan uang pada sesuatu yang tidak mengubah kehidupan secara radikal. Kebenaran yang paling tidak nyaman dari Lean Impact adalah ini: jika diterapkan dengan sungguh-sungguh, banyak organisasi dan program yang kita kagumi saat ini akan terbukti gagal dan harus ditutup. Pendekatan ini menuntut pergeseran dari budaya yang takut akan kegagalan menjadi budaya yang merayakannya sebagai data berharga dalam perjalanan menuju solusi yang benar-benar berhasil. Terus menjalankan program yang biasa-biasa saja atas nama "membantu" adalah kegagalan yang sebenarnya. Sektor sosial harus memilih: terus merasa nyaman dengan aktivitas yang sibuk tetapi tidak berdampak, atau menerima ketidaknyamanan radikal untuk menemukan apa yang benar-benar berfungsi. Lean Impact tidak memberi kita pilihan lain.
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 13 September 2025Bacaan: "Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya." (1 Yoh 2:16-17)Renungan: Suatu malam sekelompok pencuri membobol sebuah toko perhiasan. Mereka tidak mengambil satu perhiasan pun, tetapi mereka menukar label harga dari perhiasan-perhiasan yang ada. Perhiasan yang harganya murah menjadi sangat mahal, sebaliknya perhiasan yang harganya mahal diberi label harga yang sangat murah. Mungkin dengan manukar label harga tersebut, mereka bisa mendapatkan perhiasan-perhiasan mahal dengan harga yang murah. Keesokan harinya, para penjaga toko datang dan mereka tidak memperhatikan tentang label-label harga yang sudah ditukar tersebut. Mereka hanya menjual perhiasan sesuai dengan label yang ada. Akhirnya perhiasan yang mahal dibeli dengan harga murah dan perhiasan yang murah dibeli dengan harga mahal. Di dalam dunia ini semua label harga juga telah dikacaukan. Akibatnya orang sulit membedakan mana yang paling bernilai dan mana yang kurang bernilai. Ada yang menganggap bahwa kekayaan, kemasyhuran, kecantikan, ketampanan, popularitas dan kekuasaanlah yang paling bernilai sehingga mereka akan berusaha mengejarnya. Tetapi Yesus mengajarkan bahwa semua hal di atas hanya bersifat sementara. Kerajaan Sorga dan kebenarannya merupakan sesuatu yang jauh lebih berharga dan tidak dapat dibandingkan dengan apapun yang ada di dunia. Marilah kita introspeksi diri masing-masing, apakah yang kita anggap paling berharga saat ini sehingga kita berusaha keras untuk mendapatkannya? Dunia ini memang telah membutakan mata kebanyakan orang dengan segala macam kenikmatannya (perzinahan, perselingkuhan, seks bebas, kemabukan, pesta pora, narkoba, korupsi, abonsi, pornografi, dll) yang tanpa disadari membawa mereka pada maut. Dunia memberi nilai yang lebih kepada sesuatu yang hanya bersifat sementara, sedangkan kepada sesuatu yang bersifat kekal diberi label murah, sehingga sering kita memberi waktu yang sisa untuk Tuhan. Berapakah waktu yang kita berikan untuk Tuhan dalam 24 jam setiap harinya? Doa sebelum dan sesudah bangun tidur, sebelum dan sesudah makan, sebelum dan sesudah bekerja, dalam perjalanan dan doa khusus yang lainnya? Tuhan Yesus memberkatiDoa:Tuhan Yesus, terima kasih karena firman-Mu senantiasa mengingatkan aku untuk tetap berada dalam jalan-Mu. Aku sadar bahwa saat ini dunia begitu memikat dengan segala macam kenikmatannya, sehingga banyak anak-anak Tuhan yg sudah terseret ke dalamnya dan mulai menjauhkan diri dari-Mu. Sadarkan aku bahwa aku ini adalah anak tebusan-Mu yang harganya sudah lunas dibayar dengan darah-Mu. Jangan biarkan aku direbut oleh si jahat sehingga aku melecehkan pengorbanan-Mu di kayu salib. Amin (Dod)
Cara berpikir kita sebagai manusia berbeda dengan cara Tuhan, akibatnya kita tidak dapat melihat yang akan terjadi menurut cara Tuhan. - Jika kita bersama dengan Yesus, kita akan mendapatkan kebahagiaan sejati yang sesungguhnya.
Cara berpikir kita sebagai manusia berbeda dengan cara Tuhan, akibatnya kita tidak dapat melihat yang akan terjadi menurut cara Tuhan. - Jika kita bersama dengan Yesus, kita akan mendapatkan kebahagiaan sejati yang sesungguhnya.
Khutbah Jum'at - Ustadz Farhan Abu Furaihan hafizhahullahu. Judul : Jalannya Para Sahabat. Sumber : Youtube.
SURAH AL-HASHR AYAT 1: Dunia bangkit bersama-sama bersolidariti dalam isu Palestin di dalam pelbagai bentuk, pentas dan jalanan, sebagai isu kemanusiaan bersama melangkaui agama. Namun, bagi kita umat Islam, kita mengambil teladan ayat pertama surah al-Hashr ini, bahawa semuanya bermula dengan Tasbih. Ucapan “Maha Suci Allah” menyucikan akal fikiran dan perasaan kita daripada sebarang sangkaan yang tidak layak terhadap Allah swt. Mungkin dalam mendepani panjang lagi kroniknya isu Palestin, hati kita tertanya-tanya, “apakah Allah tidak mendengar doa kita?” “apakah Allah tidak peduli kepada apa yang berlaku di Palestin?” Maha Suci Allah daripada semua itu. Jalannya panjang, seperti dalam teladan surah ini. Surah al-Hashr, yang memulakan perbahasan konflik Bani Nadhir, dengan sebuah TASBIH yang maha agung. #ibrahsurahalhashr #bebaspalestin #palestin #gaza #freepalestine --- Send in a voice message: https://podcasters.spotify.com/pod/show/hasrizal/message
Pembawa Renungan: RD. Stevanus Micky Kojongian Palu Yoh. 14:1-6.
Khotbah MDC Surabaya satelit Graha Pemulihan: Ketika berada di persimpangan jalan, ada berbagai keputusan yang harus diambil dan kita membutuhkan tuntunan dari Tuhan. Konfirmasi / peneguhan dari-Nya selalu, Pertama. Sejalan dan tidak bertentangan dengan kebenaran firman Tuhan yang kita baca di dalam Alkitab. Kedua. Diteguhkan oleh nasihat Ilahi dari pemimpin rohani dan orang-orang yang mengasihi hidup kita. Ketiga. Diteguhkan dengan damai sejahtera dari-Nya. Tetaplah percaya dan berjalan di dalam ketaatan untuk melangkah di dalam jalan-jalanNya. Tuhan tetap tahu apa yang terbaik, karena Dia yang memegang kendali penuh hidup kita. Amin. —Pdt. Lydia CSES, Asking for Confirmation.
Kugiran Masdo bersama kita minggu ni! Ada Ali Sariah, Asmawi & Putu Ceri yang akan menceritakan perjalanan mereka dari mula sehingga ke Abbey Road, London. #jomsembang dan korek cerita diorang!This episode is sponsored by : @SpritzerGroup
Apa yang Dia rencanakan tak pernah Gagal. Percayalah padaNya dan JalanNya.
Sebelum seseorang percaya, ia perlu yakin atau diyakinkan. Prosesnya beraneka. Ada yang cepat, ada yang lama. Ibarat kunci, posisinya harus pas, sesuai agar terbuka jalannya. Sebab keyakinan itu gak bisa dipaksakan, harus timbul dalam dirinya sendiri. Walau mungkin karena melihat contoh lalu menjadi yakin atau terinspirasi. Jalannya pun beragam. Perlu kreatifitas dan hati yang terbuka agar dapat melihat sesuatu di luar kebiasaan. --- Send in a voice message: https://podcasters.spotify.com/pod/show/sherly-grezia/message
Kepercayaan, perlu waktu lama untuk membangunnya. Namun hanya butuh sebentar saja untuk meruntuhkannya. Hati-hati bila sudah berada di atas. Jalannya licin, curam dan penuh tipu daya. sebab banyak yang menginginkannya, termasuk kita. Hanya pengendalian dirilah remnya. Tahu batas, tahu diri dan tahu malu. Nafsu tak akan pernah usai, tak akan pernah puas. Ia terus merongrong sampai akhirnya kita sendiri diperdaya dan dipermalukan. --- Send in a voice message: https://podcasters.spotify.com/pod/show/sherly-grezia/message
Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 19 Agustus 2023 Bacaan: "Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya Tuhan, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu." (Mazmur 86:11) Renungan: Adalah mudah menjalani hidup ini dengan melakukan apa yang kita kehendaki dan berpikir bahwa tindakan dan insting kita telah membawa kita tepat pada sasaran. Padahal dalam kenyataannya, bidikan yang kita buat di dalam hidup kita, telah meleset dari sasaran. Amsal 14:12 berkata, "Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut." Terkadang kita tidak merasa bersalah ketika berniat membalas dendam, menimbun harta, mengejar kesenangan, atau membalas orang yang membentak kita. Namun, jalan Allah berbeda dengan jalan kita. Dia telah menetapkan sasaran-Nya yaitu pengampunan bagi mereka yang menyakiti, pemberian yang murah hati bagi mereka yang membutuhkan, menjalani hidup untuk menyenangkan Dia dan bukan untuk diri sendiri, dan kerelaan untuk berkorban. Kita harus berdoa, "Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya Tuhan, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu" (Mzm 86:11). Kita perlu mengarahkan hidup untuk mengikuti jalan-Nya dalam segala hal yang kita katakan dan lakukan. Apakah saat ini masih ada kebencian, dendam, kekecewaan, keegoisan, kesombongan, ketakutan, ketidakpercayaan dalam diri kita? Mari kita minta pada Tuhan untuk menuntun kita pada sasaran yang Tuhan inginkan untuk kita lakukan. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, terkadang aku sering melakukan suatu tindakan di luar kehendak-Mu. Begitu sering keluar kata-kata kasar dari mulutku yang merupakan ungkapan kekecewaan yang masih melekat di hatiku. Betapa sulit bagiku untuk mau mengampuni orang lain yang pernah menyakiti hatiku. Begitu mudahnya aku jatuh dalam kemarahan ketika sesuatu terjadi tidak seperti yang kukehendaki. Ampuni aku Tuhan, dan ajarilah aku bersyukur atas apapun yang Kau berikan padaku walau itu tidak sesuai dengan keinginanku. Amin. (Dod).
Setan akan menghadirkan jalan kesucian sebagai jalan yang sulit, sementara jalan kesenangan duniawi dipenuhi dengan bunga, dalam warna palsu dan menyanjung, penggoda akan mengatur dunia dengan kesenangannya di hadapan Anda.
Setan akan menghadirkan jalan kesucian sebagai jalan yang sulit, sementara jalan kesenangan duniawi dipenuhi dengan bunga, dalam warna palsu dan menyanjung, penggoda akan mengatur dunia dengan kesenangannya di hadapan Anda.
Renungan harian "AGAMA YANG BERSINAR" - 02 Agustus 2023
Sabda Tuhan mengingatkan kita bahwa bila terlalu banyak gunakan waktu untuk bertanya mengapa pada Tuhan, kita kehilangan waktu untuk dengar Tuhan yang sedang menyapa dan menunjukkan jalan-jalanNya.
Jika memang ini yang harus dihadapi ya mungkin memang sudah jalannya
Halo Listener Di episode kali ini Vio ngobrol-ngobrol dengan penyanyi muda yang pada 28 Februari lalu merilis single ke-3nya yang bercerita tentang kehilangan. Episode kali ini kita di temani oleh Winaya Winaya Satasya atau yang akrab dipanggil Winaya ini memulai debut diblantika musik Tanah Air dengan merilis single perdananya berjudul “Tunggu Dulu”. Di bawah naungan label Sony Music Indonesia. Di single perdananya Winaya berkolaborasi dengan Asta RAN dan Handy Soulvibe yang membuat Winaya tertarik untuk berkolaborasi dengan lebih banyak musisi. Membuka tahun 2023, Winaya merilis single terbaru berjudul "Sudah Jalannya". Menurut Winaya lagu tersebut awalnya dibuat untuk mengekspresikan kesedihannya ketika salah satu anggota keluarga orang terdekatnya tutup usia. Winaya mengaku bahwa hampir semua lagu yang ia tulis, dua di antaranya sudah dirilis, dibuat dari sudut pandang orang ketiga, bukan dari apa yang aku alami secara langsung, termasuk lagu ketiga ini. Winaya bercerita bahwa single “Sudah Jalannya” adalah single yang paling simpel karena hanya diiringi piano sebagai instrumen utama. Meskipun begitu, temanya masih berhubungan dengan cinta, seperti dua single sebelumnya, tapi dalam bentuk yang berbeda. Untuk Cerita lebih lengkapnya yuk dengarkan obrolan Langsung di Channel Podcast Bingkai Suara di Spotify, Apple Podcast, atau kunjungi website kita di www.bingkaikarya.com Supported by Ihub Malang
Mazmur 145:14-17 “TUHAN itu penopang bagi semua orang yang jatuh dan penegak bagi semua orang yang tertunduk. Mata sekalian orang menantikan Engkau, dan Engkau pun memberi mereka makanan pada waktunya; Engkau yang membuka tanganMu dan yang berkenan mengeyangkan segala yang hidup. TUHAN itu adil dalam segala jalanNya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatanNya.”
Sabda Tuhan hari ini menawarkan suatu berkat besar, yang disediakan oleh Allah untuk kita,yaitu keselamatan kekal. Itu akan diberikanNya, jika kita mau lewat pintu dan jalanNya yang sempit, yang tidak lain adalah pertobatan dan penyangkalan diri untuk setia mengikut Yesus, dan berusaha menaati perintahNya, Nah, sanggupkah kita melewati pintu dan jalanNya sempit itu?
Dialog inspiratif Dimas dengan Abi Marutama, peneliti di Kementerian Hukum dan Ham yang juga tunanetra dan punya segudang pengalaman di level internasional. Mari belajar bersama Dimas dengan subscribe podcast DPM Talk di aplikasi Spotify, Apple Podcast, Google Podcast, dll.
Halo Sobat Gadis Masih dalam suasana Ramadan sobat gadis. Episode kali ini sangat spesial nih karena Rima dan Nadya akan ngobrol-ngobrol dan membedah buku dari Mega Saputra yang berjudul "Road To Akad - Agar cinta tak sekedar slogan dan pernikahan tak sebatas khayalan" Dalam buku Road To Akad ini tersusun tersusun secara jenaka, lugas, rasional, tegas, dan trengginas dengan berbahan bakar data, riset, dan yang paling utama adalah pesan agama. Buku yang menjadi teman untuk membersamai musafir cinta, calon mertua, orang tua, pemuda-pemudi, dan siapapun itu yang ingin mendamaikan kemelut rasa dan logika dalam menapaki jalan berliku menuju sang penghulu. Yuk dengarkan Podcast Bingkai Gadis Season 2 episode terbaru dan jangan lupa nih sobat gadis untuk update episode setiap hari sabtu di Channel Bingkai Gadis atau kunjungi website kita di www.bingkaikarya.com Suppoted by EJSC Malang and Pernahdengar
di episode ini aku melanjutkan perjalananku menyusuri berbagai tempat dan orang yang semakin beragam. selamat mendengarkan!
"Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu." (Kejadian 39:2) Renungan: Ada seorang pria miskin yang bekerja di sebuah istana sebagai pegawai rendahan. Ketika bekerja ia sering melihat kapal-kapal yang lalu-lalang. "Suatu hari aku juga pasti bisa berlayar seperti mereka," katanya kepada teman-temannya. Ketika itu nama-nama seperti Colombus dan Vasco da Gama tengah berkibar karena pelayarannya. Raja sempat mendengar mimpi dari pria miskin tersebut dan langsung berkata, "Mana bisa! Memangnya dia siapa?" Akan tetapi kesempatan langka itu datang juga. Ia berkesempatan menjadi seorang awak kapal. Perlahan namun pasti Ia lalu menjadi nahkoda kapal. Bahkan di kemudian hari menjadi orang yang mampu mengelilingi dunia. Dia adalah Ferdinand Magellan. Magellan punya mimpi yang besar. Ia dicegat dan kurang didukung, tetapi kesempatan dalam hidup berkata lain. Yusuf dijual ke Mesir, tetapi Tuhan tetap menyertainya. Yusuf difitnah oleh istri Potifar, kehidupannya berusaha dihentikan, karirnya ingin dijegal orang, kebahagiaannya dicegat, ia dijebloskan dalam penjara dan berusaha dijatuhkan, tetapi dalam situasi sedemikian buruk, Alkitab berkata bahwa Tuhan tetap menyertai Yusuf. Hasilnya, Yusuf keluar sebagai pemenang. Tidak peduli seberapa buruk kondisi karir kita hari ini. Tidak peduli seberapa tidak menyenangkannya kehidupan pribadi kita saat ini. Namun pastikan kita tetap disertai Tuhan. Pastikan perkenanannya ada dalam hidup kita. Pastikan hadirat-Nya selalu ada di sepanjang hari-hari hidup kita. Karena yang menentukan kehidupan kita ke depannya bukan keadaan yang sekarang, tetapi ditentukan oleh kebaikan, kuasa, kemurahan dan berkat Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau selalu ada untukku. Yakinkan aku selalu bahwa apapun keadaan yang kualami saat ini, bila aku mau berjalan bersama dengan-Mu, maka ada berkat melimpah yang telah Kau sediakan untukku. Amin. (Dod).
KOTBAH GEREJA ONLINE 06 JULI 2021 PEMBICARA: Ps. Philip Mantofa TEMA: Biarkan Tuhan Menunjukkan Jalannnya --- Support this podcast: https://anchor.fm/gerejaonline/support
Apa tidak bosan ya? Jalannya lurus terus dan panjang. Jauh sekali. Yang terpenting jalan lurus itu menuju ke tempat yang ingin kita tuju.
Setiap Orang Ada Jalannya --- Send in a voice message: https://anchor.fm/pojok-gedungkayu/message Support this podcast: https://anchor.fm/pojok-gedungkayu/support
Menteri BUMN Erick Thohir baru saja mengangkat Direktur Utama PT PAL Indonesia yang baru. Namanya, Kaharuddin Djenod Daeng Manyambeang. Arek Suroboyo ini merupakan ahli teknologi desain kapal. Ia juga menguasai teknologi kapal selam. Puluhan tahun di Jepang, Kaharuddin sebenarnya sudah berada di zona super nyaman. Namun sebagai orang yang mendapatkan beasiswa dari B.J Habibie, ia terpanggil untuk pulang. Jalannya untuk membenahi kemaritiman Indonesia terbuka ketika ia mengenal Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Banyak hal disampaikan Djenod pada Dahlan Iskan di Energi Disway Podcast eps 35 ini. Termasuk bagaimana masa depan teknologi kapal selam Indonesia pasca tenggelamnya KRI Nanggala 402. Selengkapnya tonton sampai tuntas podcast Jumat 30 April 2021 ini.
Ketika Tuhan merencanakan sesuatu siapa yang dapat menghentikannya? Siapakah kita ini untuk menggalangi jalanNya?
#PodcastIniBeta Menolong Umat Dengan Kebenaran Praktis Di Digital Platfom --- This episode is sponsored by · Anchor: The easiest way to make a podcast. https://anchor.fm/app Support this podcast: https://anchor.fm/Inibeta/support
Bismillah, 328. AMALAN APAKAH YANG PALING AFDHOL? Riyaadhush Shaalihiin Bab 13 | Banyaknya jalan kebaikan Hadits ke 119 | Hadits Abu Dzar Jundub bin Junadah -Radhiallahu 'anhu الأوَّل : عن أَبِي ذرٍّ جُنْدَبِ بنِ جُنَادَةَ رضي اللَّه عنه قال : قلت يا رسولَ اللَّه، أيُّ الأعْمالِ أفْضَلُ ؟ قال : « الإِيمانُ بِاللَّهِ ، وَالجِهَادُ فِي سَبِيلِهِ » . قُلْتُ : أيُّ الرِّقَابِ أفْضَلُ ؟ قال : « أنْفَسُهَا عِنْد أهْلِهَا ، وأكثَرُهَا ثَمَناً » . قُلْتُ : فَإِنْ لَمْ أفْعلْ ؟ قال : « تُعينُ صَانِعاً أوْ تَصْنَعُ لأخْرَقَ » قُلْتُ : يا رسول اللَّه أرَأيتَ إنْ ضَعُفْتُ عَنْ بَعْضِ الْعملِ ؟ قال : « تَكُفُّ شَرَّكَ عَن النَّاسِ فَإِنَّها صدقةٌ مِنْكَ على نَفسِكَ » . متفقٌ عليه . “Aku bertanya, ‘Wahai Rasulullah, amal manakah yang paling utama?' Beliau menjawab, ‘Iman kepada Allah dan berjihad di jalanNya.' Aku bertanya, ‘Budak manakah yang paling utama untuk dimerdekakan?' Beliau menjawab, ‘Yang paling berharga menurut pemiliknya dan yang paling mahal harganya.' Aku bertanya, ‘Jika saya tidak melakukan?' Beliau bersabda, ‘Engkau membantu seorang pekerja atau melakukan (pekerjaan) untuk orang yang tidak dapat bekerja.' Aku katakan, ‘Wahai Rasulullah, bagaimana jika saya tidak mampu dari sebagian amal tadi?' Beliau menjawab, ‘Kamu menahan kejahatanmu terhadap orang lain, maka sesungguhnya itu adalah sedekah darimu untuk dirimu'.” (Muttafaq ‘alaih) ===== Ikuti Kajian Serial Riyaadhush Shaalihiin via LIVE STREAMING Insyaa Allah:
Lanjut sampai pasar Tsukiji
Tunjukkanlah jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, dan tuntunlah aku di jalan yang rata oleh sebab seteruku. (Mazmur 27:11) Hidup adalah tentang membuat pilihan. Ini menunjukkan bahawa terdapat pilihan untuk kita pilih. Kebebasan untuk memilih adalah bahagian utuh dalam kemanusian kita, kerana Allah telah memberikan kita kehendak sendiri. Berkeras akan kebebasan memilih tanpa memiliki beberapa pilihan yang ada di hadapan kita adalah bahaya. Kerana sekiranya tiada satu pun pilihan di hadapan kita yang memimpin kita kepada harapan dan hidup, kebebasan memilih hanyalah sia-sia semata-mata. Pemazmur meminta supaya diberikan dihadapanNya sebuah pilihan yang akan memimpin kepada harapan dan hidup, apabila dia meminta Tuhan mengajarNya jalanNya. Dalam hidup, kita selalu berhadapan dengan cabaran dan pekerjaan musuh. Bagaimana kita berjalan melalui perangkap simpang siur, kegagalan, pencubaan, dan serang hendap yang membawa kita terkeluar daripada destini yang Allah berikan? Kita harus memiliki jalan Tuhan dalam kita. Kita perlu belajar jalanNya, biasa dengannya, dan mendalaminya. Hanya apabila kita memiliki jalanNya dalam kita, maka kita dapat mengenalpasti pimpinanNya dalam setiap keputusan yang kita buat. Jalan yang rata yang Pemazmur rindukan tidak didapati di atas sebuah peta, tetapi ia muncul apabila kita membuat pilihan yang saleh – memilih jalan Tuhan, untuk memilih jalan Roh daripada jalan kedagingan kita. Jalan Roh adalah jalan Kebenaran. Ia memimpin kita kepada jalan pengharapan dan kehidupan. Bagaimanapun, jalan kedagingan akan memimpin kita membuat keputusan yang akan menujukan kita kepada kemusnahan dan bencana, membuka pintu kepada musuh untuk menyiksa kita. Saya mengingat kembali orang bercerita tentang “jalan tikus” – jalan yang dilalui oleh pendatang untuk memasuki Negeri Sabah secara haram. Ini jelasnya dibuat oleh orang yang memilih jalan kedagingan. Akibatnya pilihan-pilihan ini terbukti hari ini dalam Negeri kita, di pelbagai bidang. Semua kita memiliki pilihan. Allah telah menayatakan diriNya melalui FirmanNya dan oleh Roh KudusNya. Sekiranya kita memilih seperti pilihan Pemazmur, pilihan itu akan memimpin kita kepada jalan pengharapan dan kehidupan. Apabila kita diberikan peluang untuk memilih, pastikan diantara pilihan dihadapan kita, terdapat jalan Tuhan. Pilihlah dengan bijak. Jalan yang kamu lalui akan menentukan masa depan kamu. Fokus Doa Tinggalkan dan tolak setiap jalan yang ditentukan oleh kedagingan, dunia dan iblis. Bertaubat daripadanya sekiranya kamu telah melalui jalan tersebut sebelum ini. Berdoa kepada Tuhan agar memimpin kamu, gereja dan bangsa untuk berjalan dalam jalanNya.
Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat! Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya. Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.” (Yesaya 55:6-9) Saya menunggang motosikal saya di belakang seorang penghantar makanan. Dia menunggang motosikal dalam kelajuan yang sederhana dua lorong dari saya. Tidak lama kemudian saya melihat, dia melanggar bumper kereta di depannya dengan bunyi yang kuat, merosakkan bumper tersebut. Sebagai penunggang motosikal, saya tahu perkara seperti ini terjadi kerana penunggang itu penat, atau fikirannya di tempat lain atau kedua-duanya. Apabila kita menelusuri jalan kehidupan, kita perlu membuat keputusan bagaimana harus kita hidup. Kita boleh memilih jalan yang mudah dengan mengambil “jalan pintas”. Kita mungkin memilih jalan yang benar, mengikut cara dan definisi kita. Atau kita boleh memilih jalan Allah. Jalan yang kita pilih akan menentukan bagaimana kita fokuskan fikiran kita dalam minda kita. Sekiranya kita memilih jalan Tuhan, kita juga akan mencari fikiranNya, hatiNya dan kesukaanNya. Jika kita memilih jalan pintas, jalan yang paling kurang rintangan, kita mungkin cenderung untuk berkompromi dalam nilai nilai kita. Sekiranya kita memilih jalan yang benar menurut definisi dan keselesaan kita, kita akan jatuh ke dalam kemusnahan yang dibawa oleh keangkuhan dan kedagingan kita. Sekiranya kita memilih untuk berjalan dalam jalan Tuhan tetapi membenarkan fikiran kita terpesong, kita mungkin akan berakhir dengan kemusnahan, sama seperti apa yang terjadi kepada penghantar makanan itu. Jalan Tuhan selalunya lebih tinggi daripada jalan kita. Itulah sebabnya kadangkala kita tidak dapat memahami jalanNya dengan kapasiti pemahaman kita yang terhad. Kita perlu hanya percaya kepadaNya. Benarkan Dia memimpin kamu ke dalam jalanNya sekiranya kamu mendapati diri kamu ‘tersangkut' dalam kehidupan kamu sekarang. FikiranNya selalunya lebih tinggi daripada fikiran kita, lebih tinggi daripada apa yang boleh kita bayangkan. Sekiranya kita memilih jalanNya kita akan mengetahui fikiranNya, kita akan memikirkan fikiranNya. Apabila kita memikirkan fikiranNya kita akan membuat keputusan yang bijak dan saleh yang akan memimpin kita kepada keberhasilanNya, kemakmuran dan kemenanganNya. Pilihlah untuk berjalan dalam jalan Allah hari ini. Carilah Dia (bukan hanya berkatNya), berserulah kepadaNya (berdoa dengan akal budi dan dalam Roh), meninggalkan jalan yang jahat dan pemikiran yang terpesong (pertaubatan), kemabli kepada jalanNya seperti yang Dia nyatakan kepada kamu, dan diberkati! Fokus Doa Luangkan waktu: Sembahlah Tuhan dalam keagunganNya, memuji Dia dan bersyukur kepadaNya kerna kebaikanNya dan kesetiaanNya. Berserulah kepadaNya untuk menunjukkan kepada kamu jalanNya, dalam bahagian kehidupan kamu yang kamu bergumul. Bertaubat di mana waktu-waktu kamu memilih cara kamu sendiri secara degil. Serahkan pergumulan kamu kepada Tuhan. Mintalah daripadaNya langkah-langkah praktikal yang perlu kamu ambil.
Sedikit demi sedikit Aku akan menghalau mereka dari depanmu, sampai engkau beranak cucu sedemikian, hingga engkau dapat memiliki negeri itu. (Keluaran 23:30) Yesus datang ke dunia untuk menunjukkan Jalan Allah kepada kita, supaya mereka yang mendakap JalanNya akan berjalan dalam jalan hidup dan kebenaran. Malah, Dia adalah Jalan Allah dalam peribadi. Sebelum mengenal Yesus, kita hidup dalam jalan-jalan dunia, kedagingan (hikmat kita sendiri) dan kejahatan (mendengar dan percaya kepada pembohongan Iblis). Malah setelah kita mengikuti Jalan Tuhan, ia tidak serta merta menggantikan jalan lama dalam kita. Corak pemikiran, tindakbalas emosi, pandangan rohani masih kebanyakannya dalam kedagingan, sifat duniawi. Pertambahan Jalan Roh dalam kita adalah satu proses. Yohanes Pembaptis berbicara tentang Yesus dalam cara ini: “ Dia harus bertambah, tetapi aku harus berkurang.” Sementara Jalan Roh bertumbuh dalam kita, sifat duniawi juga akan berkurang. Apabila Jalan Tuhan bertambah dalam kita, kita mengalami kebebasan, kesembuhan, kuasa dan kemenangan dalam ukuran yang bertambah. Apabila pemikiran, emosi, kehendak dan roh kita menjadi lebih selaras dengan Jalan Tuhan, kita akan melihat diri kita berjalan lebih lagi dalam jalan yang memimpin kepada hidup dan destini yang Allah kuduskan. Tidak ada jalan pintas kepada kematangan rohani. Saya percaya dalam dunia yang kita diami, terdapat hanya 2 jalan hidup: Jalan Tuhan, atau sebarang jalan hidup yang tidak selari dengan Jalan Tuhan. Samaada hidup secara individu atau masyarakat atau sebuah bangsa, prinsip ini digunapakai. Apabila umat Israel hampir memasuki Tanah Perjanjian, Tuhan memberitahu mereka melalui Musa bahawa Dia akan menghalau musuh-musuh mereka “sedikit demi sedikit”. Ini membenarkan umat Allah bertambah, sehingga mereka cukup kuat atau terbentuk dengan cukup untuk mewarisi tanah tersebut. Sementara kita rindu melihat JalanTuhan bertambah dalam hidup kita, masyarakat kita dan bangsa kita, kita tidak harus putusasa dan berhenti menguasai warisan ilahi yang telah Allah janjikan kepada kita. Janganlah kita kendur dalam doa bagi bangsa kita untuk masuk ke dalam destini kita. “Kristus harus bertambah!” Fokus Doa Berdoa untuk kebangkitan melanda Gereja dan bangsa kita, agar kita akan melihat Jalan Allah yang membawa kemakmuran dan kejayaan yang benar, dan semakin sejajar dengan JalanNya.
Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu." Tetapi kamu enggan.” (Yesaya 30:15) Ketika Perang Bunker Hill pada 17 Jun, Kolonel Amerika, William Prescott memberikan perintah yang terkenal ini kepada orang-orangnya. “Jangan tembak sehingga kamu nampak putih mata mereka!”. Askar-askar Amerika ini pun berbaring tenang dan menunggu dalam keadaan tegang, mengumpan musuh yang menuju ke arah mereka. Apabila mereka semakin dekat, orang-orang Prescott menembak, mengalahkan askar British pada hari itu. Ada ketika apabila kita diperhadapkan dengan cabaran-cabaran yang besar, terharu dengan keterlaluan mereka, Firman Tuhan kepada kita mungkin sesuatu seperti petikan Alkitab hari ini. Daripada tergesa-gesa, dan kadangkala secara panik mencari jawapan dan penyelesaian yang cepat, kita perlu berdiam dalam hadirat Tuhan. Kembali, menunjukkan kita mungkin telah mejauh dari jalan Tuhan. Berehat, memberitahu kita bahawa kita mungkin penat oleh kerana jerih payah yang sia-sia. Kekuatan kita tidak cukup. Kita perlu pertolongan ilahi daripada Tuhan. Kekuatan itu yang sangat kita perlukan dalam waktu yang luarbiasa bergantung kepada keyakinan kita dalam Tuhan, iman percaya kita akan kasihNya terhadap kita. Dalam melangkah kehadapan, hikmat dan strategi sedemikian hanya datang daripada Tuhan. Bayangkan kamu adalah salah seorang askar Prescott. Dalam waktu singkat menantikan musuh datang dengan cukup dekat untuk melihat putih mata mereka, pastinya tidak mengasyikkan. Kehidupan kamu bergantung kepada waktu yang tepat untuk bertindak, dan bertindak dengan tepat. Berbaring dalam kesenyapan, kemudian tiba waktunya untuk bangkit. Tiba-tiba, kekuatan meningkat. Musuh dikalahkan! Kadangkala kita perlu disembunyikan dalam Tuhan. Kembali kepada Dia dan jalanNya, mendengar suaraNya, berehat dan mengumpul semula kekuatan kita. Hanya jika kita sanggup, maka kita akan pasti mengalami penerobosan yang besar di dalam doa, pelayanan, kewangan, kesihatan dan perhubungan. Adakah anda sanggup? Fokus Doa Ambil waktu seketika untuk berdiam. Izinkan Tuhan menolong kamu menilai situasi kamu. Fokus semula dan minta Tuhan membimbing kamu membuat strategi semula. Berehat dalam Tuhan, menyembah dan memuji Dia.
Sabda Tuhan mengingatkan bahwa bila kita bisa makan hari ini, itu karena Tuhan yang memberikan bukan saja agar kita KUAT menjalani hidup, tetapi juga agar kita INGAT berjalan di jalanNya dan tetap GIAT berjalan bersamaNya, karena DIA lah Tuhan yang Maha RAHMANI DAN RAHIMI, Pengasih penuh Rahmat dan Pengasuh penuh Kasih Sayang.
Nyeri karena Tertekan itu adalah kesempatan bagi kita untuk belajar lagi akan rencana dan jalan-jalanNya
Namun jalan dan cara Tuhan seringkali berbeda dengan yang kita pikirkan. DIA paling tahu cara yang terbaik menyelesaikan setiap masalah kita. Tidak dapat kita selami jalan - jalanNya. DIA sanggup menyelesaikannya dengan sempurna. --- Support this podcast: https://anchor.fm/deeptalk4/support
Sejarah Hidup Rasulullah #57: Perang Mu`tah #1 (sebab perang dan jalannya peperangan). disarikan dari kitab Ar-Rahiiqul Makhtuum
Ingin Indonesia yang jauh lebih berkah. "Jika berkah adalah kebutuhan, halal adalah jalannya" Makanan itu yang akan menbentuk diri kita. You are what you eat, kamu itu apa yang kamu makan.
Surah Al-Qalam (Arab: القلم,"Kalam") adalah surah ke-68 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah, yang terdiri atas 52 ayat. Dinamakan Al Qalam' yang berarti pena di ambil dari kata Al Qalam yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Surat ini dinamai pula dengan surat Nun (huruf nun) diambil dari perkataan ''Nun'' yang terdapat pada ayat 1 surat ini. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Nun, demi pena beserta hal yang mereka tulis; atas karunia Tuhanmu, kamu bukanlah orang gila; melainkan untuk dirimu sungguh disediakan upah yang tiada henti, serta dirimu merupakan sosok yang diagungkan, tentulah kelak kamu akan mengetahui, serta mereka pun akan mengetahui, siapa di antara kalian yang gila. (Ayat: 1-6) Bahwasanya Tuhanmu, Dialah Yang Maha Mengetahui siapa yang sesat terhadap JalanNya; serta Dialah Yang Maha Mengetahui tentang golongan yang terbimbing. (Ayat: 7) Maka janganlah kamu menuruti golongan yang mendustakan; mereka ingin supaya kamu bersikap lunak lalu mereka bersikap lunak pula, serta janganlah kamu menuruti setiap orang yang memaki, orang yang melecehkan seraya berkeliaran menghambur ejekan, orang yang menghalangi kebajikan, orang yang melampaui batas serta penuh dosa juga keras kepala, demikianlah watak orang itu akibat mempunyai harta benda maupun anak-anak; apabila disampaikan kepada orang itu tentang ayat-ayat Kami, orang itu mengatakan: "riwayat orang dahulu." kelak akan Kami beri tanda pada belalainya. (Ayat:8-16) --- Support this podcast: https://anchor.fm/rozi-irfan-rosyadhi/support
#PODCASTINIBETA --- This episode is sponsored by · Anchor: The easiest way to make a podcast. https://anchor.fm/app Support this podcast: https://anchor.fm/Inibeta/support
SabdaNya Menyapa kita untuk tetap berjalan dengan iman bersama Tuhan di tengah segala ketidaksempurnaan hidup yang ada, sambil mengimani dan mengamini jalanNya yang selalu sempurna, seperti yang Daud lakukan sehingga ia mendapat kelegaan setelah kesesakan hidupnya, tercerahkan setelah kelam hidupnya, menang setelah bergumul dan berpengharapan setelah sempat berputus asa.
Jalannya pertempuran begitu seru dimana pasukan muslim dibawah komando rosul bertempur melawan pasukan mekkah. Lalu siapa yang akan menang? Langsung aja dengerin, semoga bermanfaat
SabdaNya menyapa kita tentang kemuliaan Allah yang justru dinyatakan melalui tindakanNya yang merahasiakan, dan bagian kita sebagai umatNya adalah menyelidiki, yaitu menyelidiki diri di hadapanNya, menyelidiki jalan-jalanNya yang tak terselami sambil selalu berjalan bersamaNya.