Podcasts about begitu

  • 504PODCASTS
  • 1,081EPISODES
  • 19mAVG DURATION
  • 5WEEKLY NEW EPISODES
  • Sep 17, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about begitu

Show all podcasts related to begitu

Latest podcast episodes about begitu

Renungan Anak GKY Mabes
Bukti Penampakan Yesus (18 September)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Sep 17, 2026 3:19


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Bukti Penampakan YesusDiambil dari: Yohanes 20:29 “Kata Yesus kepadanya: ‘Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.'”Wonder Kids, setelah mempelajari kubur yang kosong, kita perlu melihat bukti lain tentang kebangkitan Yesus, yaitu penampakan-Nya kepada banyak orang. Sesudah bangkit, Yesus memperlihatkan diri kepada Maria Magdalena, para murid, Tomas, dan banyak orang lainnya.Ada orang yang berkata, “Tetapi tidak ada seorang pun yang berada di dalam kubur dan melihat saat tubuh Yesus mulai hidup kembali.” Memang benar, Alkitab tidak menceritakan ada orang yang menyaksikan tepat pada detik Yesus bangkit. Namun, apakah itu berarti kebangkitan-Nya tidak dapat dipercaya? Tentu tidak.Coba bayangkan polisi menemukan sebuah rumah yang sudah dibobol. Tidak ada polisi yang melihat langsung ketika pencuri masuk. Namun, mereka dapat memeriksa pintu yang rusak, sidik jari, rekaman kamera, dan barang yang hilang. Dari berbagai bukti itu, mereka dapat mengetahui apa yang terjadi.Begitu juga dengan kebangkitan Yesus. Tidak ada orang yang melihat saat tubuh-Nya hidup kembali di dalam kubur. Namun, mereka menemukan batu sudah terguling, kubur sudah kosong, dan kain kafan tertinggal. Sesudah itu, banyak orang bertemu dengan Yesus yang hidup. Mereka berbicara dengan-Nya, menyentuh-Nya, bahkan makan bersama-Nya.Para murid yang sebelumnya takut dan bersembunyi juga berubah menjadi saksi yang berani. Mereka rela menghadapi penderitaan karena yakin bahwa Yesus benar-benar hidup. Bukti-bukti ini menolong kita menyimpulkan bahwa kebangkitan Yesus bukan cerita buatan.Wonder Kids, kita memang tidak melihat Yesus dengan mata seperti para murid. Namun, Tuhan memberikan kesaksian yang cukup supaya kita dapat percaya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Tuliskan satu alasan mengapa kamu percaya bahwa Yesus sungguh bangkit, lalu ceritakan kepada seseorang.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih untuk bukti-bukti kebangkitan-Mu. Tolong aku percaya kepada-Mu dan berani menceritakan bahwa Engkau hidup. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kita tidak melihat saat Yesus keluar dari kubur, tetapi kubur kosong dan penampakan-Nya membuktikan bahwa Dia sungguh bangkit. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-24 masa biasa, 17 September 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Sep 16, 2026 9:28


Dibawakan oleh Irma Dhema dari Saint Peter's School Kelapa Gading, Jakarta Utara, di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. 1 Korintus 15: 1-11; Mazmur tg 118: 1-2.16a-17.28; Lukas 7: 36-50.JALAN MENUJU KASIH Tema renungan kita pada hari iniialah: Jalan Menuju Kasih. Bagaimana rasanya ketika beban hidup yang amatberat, yang menyiksa dan membuat tak berdaya, akhirnya terangkat dan berlalupergi? Anda pasti merasa lega, senang dan bersyukur. Utang terbayarkan.Pasangan bertobat. Anak-anak lulus dan bekerja. Rekonsiliasi diwujudkan dan adapangampunan. Masih banyak lagi contohnya.  Wanita pendosa yang diampuniYesus tapi dimusuhi oleh orang-orang Farisi adalah contoh bagi kita pada hariini. Dia, seperti juga kita, memiliki beban yang berat. Begitu tahu bahwa adapeluang dan seseorang yang bisa mengangkat beban itu, ia tidak menyia-nyiakankesempatan. Kita temui yang bersangkutan dan kita berusaha sedemikian supayamasalah kita diatasi. Ia pasti adalah penyelamat kita. Dia adalah Tuhan, ataupaling kurang seseorang yang melalui dia Tuhan bekerja. Proses mendapatkan belas kasihdan keselamatan itu sebenarnya dapat kita katakan sebagai jalan menuju kasih.Ketika menemukan kasih yang tertinggi, yaitu sumbernya, di situ adakeselamatan. Dosa-dosa dihapuskan dan pendosa diampuni, lalu masuk ke dalam hidupyang baru. Jalan menuju kasih itu memperlihatkan dari awalnya: sebuahpengalaman mencari Sang Penyelamat supaya dapat meringankan atau mengangkatbeban hidup yang berat. Orang yang sedang dalam proses mencari, memiliki kasihyang tidak cukup. Kesabarannya tipis, pengertiannya buntu, ketenangannyaterganggu, harapannya goyah, pikirannya negatif, semangat kerjanya turundrastis, dan pintu hatinya tertutup.  Roh Kudus membimbingnya supayamulai beranjak dari situasi terpuruknya, lalu berjalan ke depan meski terangnyatidak selalu benderang. Ia tentu bertemu dengan sekian banyak orang danmengalami aneka situasi, semuanya menjadi pelajaran baginya. Ia harus terusberjalan menuju kasih. Sedikit demi sedikit ia mulai mengerti bahwa untuksampai kepada Kasih sesungguhnya, melewati banyak rintangan, seperti yangdialami oleh wanita pendosa di dalam Injil. Ia tidak boleh menyerah danberbalik mundur. Targetnya harus berwujud, yaitu mendapatkan kasih itu. Selamaproses ini, perlahan-lahan kasihnya yang dulu sangat lemah berubah menjadisemakin kuat. Santo Paulus berkenan menemanikita ketika proses itu berlangsung, dan khususnya kemudian pada saat tujuan itudicapai. Ketika beban itu sudah terangkat, seperti pengalaman Paulus dan wanitapendosa, kita akan dianugerahkan kasih karunia Allah sehingga hidup kitaberubah. Perubahan itu menurut Santo Paulus ialah bukan kita yang hidup didalam diri kita sendiri, tetapi Yesus-lah yang hidup di dalam kita.Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan Allah, semoga kasih karunia-Mumenjadi penuh dan menguasai diri kami, sehingga kami mampu mengalahkankelemahan dan dosa kami sendiri. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

Renungan Anak GKY Mabes
Tujuan Akhir dari Segala Sesuatu

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Sep 12, 2026 4:08


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Tujuan Akhir dari Segala SesuatuDiambil dari: Kolose 1:16 “Karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.”Wonder Kids, Thomas Aquinas memberikan alasan terakhir untuk menolong manusia memahami keberadaan Allah. Alasan ini disebut “tujuan akhir.”Coba perhatikan sebuah pohon mangga. Pohon itu bertumbuh dari biji, memiliki akar, batang, daun, bunga, lalu menghasilkan buah. Setiap bagiannya seolah bekerja menuju suatu tujuan. Akar menyerap air, daun menerima sinar matahari, dan bunga akhirnya menjadi buah.Begitu juga dengan banyak hal di alam. Burung memiliki sayap untuk terbang. Mata kita dapat melihat. Hujan membantu tumbuhan bertumbuh. Alam semesta tidak tampak seperti sesuatu yang bergerak tanpa arah. Ada susunan, keteraturan, dan tujuan di dalamnya.Thomas Aquinas berkata bahwa sesuatu yang tidak memiliki pikiran tidak mungkin menentukan tujuannya sendiri. Karena itu, harus ada Pribadi yang penuh hikmat, yang merancang dan mengarahkan seluruh ciptaan. Pribadi itu adalah Allah.Kolose 1:16 mengajarkan bahwa segala sesuatu diciptakan oleh Kristus dan untuk Kristus. Artinya, dunia ini bukan hanya berasal dari Tuhan, tetapi juga memiliki tujuan untuk memuliakan-Nya. Hidup kita pun demikian. Kita tidak diciptakan hanya untuk makan, bermain, belajar, menjadi sukses, lalu meninggal. Kita diciptakan untuk mengenal Tuhan, mengasihi-Nya, dan memakai hidup kita bagi kemuliaan-Nya.Wonder Kids, mungkin kamu belum tahu akan menjadi apa saat dewasa nanti. Namun, kamu sudah dapat mengetahui tujuan terpenting hidupmu: hidup bagi Tuhan. Kamu dapat memulainya sekarang dengan belajar sungguh-sungguh, menaati orang tua, menolong sesama, dan memakai kemampuanmu untuk melakukan yang baik.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pilih satu kegiatan yang biasa kamu lakukan, lalu lakukanlah dengan sungguh-sungguh sebagai bentuk kasihmu kepada Tuhan.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau menciptakan hidupku dengan tujuan. Tolong aku memakai seluruh hidupku untuk memuliakan dan menyenangkan hati-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: kamu tidak diciptakan tanpa tujuan—hidupmu berasal dari Tuhan dan seharusnya dipakai untuk kemuliaan-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Apakah Nama Para Perempuan Bertentangan? (2 September)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Sep 1, 2026 4:36


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Apakah Nama Para Perempuan Bertentangan? Diambil dari Lukas 24:1“Tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka.”Wonder Kids, pada pagi hari setelah hari Sabat, beberapa perempuan pergi ke kubur Yesus. Mereka membawa rempah-rempah yang sudah dipersiapkan untuk tubuh-Nya. Namun, ketika membaca keempat Injil, kita menemukan bahwa nama-nama perempuan yang dicatat tidak selalu sama.Matius menyebut Maria Magdalena dan Maria yang lain. Markus menyebut Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus, dan Salome. Lukas menyebut Maria Magdalena, Yohana, Maria ibu Yakobus, serta beberapa perempuan lainnya. Sementara itu, Yohanes lebih banyak menyoroti Maria Magdalena.Apakah ini berarti keempat Injil saling bertentangan? Tidak. Tidak ada satu pun penulis Injil yang berkata, “Hanya perempuan-perempuan inilah yang datang dan tidak ada orang lain.” Setiap penulis memilih beberapa nama yang dianggap penting bagi cerita yang sedang disampaikannya.Coba bayangkan beberapa anak pergi bersama-sama mengunjungi seorang teman. Seorang anak berkata, “Aku pergi bersama Andi.” Anak lainnya berkata, “Aku pergi bersama Andi, Budi, dan Citra.” Apakah anak pertama berbohong? Tentu tidak. Ia hanya tidak menyebutkan semua orang yang ikut pergi.Begitu juga dengan para perempuan yang datang ke kubur. Semua catatan itu dapat benar secara bersamaan. Maria Magdalena hadir, tetapi ia tidak sendirian. Para penulis Injil hanya menyoroti nama yang berbeda sesuai dengan tujuan penulisan mereka.Yang terutama, semua Injil sepakat pada satu kabar besar: para perempuan datang ke kubur pada pagi hari pertama dalam minggu dan menemukan kubur itu kosong. Yesus tidak ada di sana karena Dia sudah bangkit!Menariknya, pada zaman itu kesaksian perempuan sering kurang dihargai masyarakat. Namun, Tuhan justru memakai mereka sebagai saksi pertama kubur kosong. Tuhan menghargai dan memakai siapa saja yang setia kepada-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ceritakan kepada seseorang bahwa perbedaan nama tidak mengubah kebenaran bahwa Yesus sungguh bangkit.Mari kita berdoa: Tuhan, tolong aku membaca firman-Mu dengan teliti dan tidak mudah bingung. Buat aku berani menyampaikan bahwa Yesus sungguh hidup. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: nama-nama yang dicatat mungkin berbeda, tetapi kabar besarnya tetap sama—kubur Yesus kosong karena Dia sungguh bangkit. Tuhan Yesus memberkati.

Pinter Politik
Rashomon, Demo Agustus Akira Kurosawa

Pinter Politik

Play Episode Listen Later Aug 31, 2026 9:36


Satu peristiwa bisa melahirkan seribu kebenaran, seperti Rashomon yang membuat setiap saksi percaya pada versinya sendiri. Begitu pula Demo Agustus: negara, massa aksi, dan mereka yang memilih diam berdiri di gerbang yang sama, tetapi melihat Indonesia dari jendela yang berbeda. Ketika semua merasa menjadi saksi paling jujur, siapa yang sebenarnya sedang menulis sejarah?

Renungan Anak GKY Mabes
Apakah Ada Kontradiksi di Kubur Yesus? (31 Agustus)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Aug 30, 2026 3:38


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Apakah Ada Kontradiksi di Kubur Yesus? Diambil dari: Matius 28:2–3 “Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya. Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju.”Wonder Kids, ada orang yang berkata bahwa cerita tentang kubur kosong itu tidak bisa dipercaya, karena ada beberapa perbedaan kecil di antara Injil-injil. Misalnya, ada yang menulis tentang satu malaikat, ada yang menulis dua. Ada yang menyebut nama perempuan-perempuan tertentu, ada yang menambahkan nama yang lain. Ada juga yang menceritakan bagian peristiwanya dari sudut yang berbeda.Lalu, apakah itu berarti Alkitab salah? Tidak. Justru ini seperti beberapa orang yang melihat peristiwa besar lalu menceritakannya dari sudut yang berbeda. Misalnya, satu orang menyorot bagian yang paling penting baginya, sementara orang lain menambahkan detail lain yang juga benar. Ceritanya tidak harus sama persis kata demi kata untuk tetap benar.Coba bayangkan begini, Wonder Kids. Kalau ada dua orang melihat kejadian yang sama, yang satu bisa berkata, “Aku melihat guru berdiri di depan kelas,” dan yang lain berkata, “Aku melihat guru berdiri di depan kelas sambil memegang buku.” Kedua cerita itu tidak bertentangan. Yang satu hanya memberi detail lebih banyak. Begitu juga dengan kisah kebangkitan Yesus.Malah, kalau semua cerita persis sama dalam setiap detail kecil, orang bisa curiga bahwa semuanya hanya hasil salin-tempel. Tetapi karena tiap penulis menulis dengan sudut pandang masing-masing, kita justru melihat bahwa mereka benar-benar sedang memberi kesaksian yang jujur tentang peristiwa yang sama: kubur Yesus kosong, batu terguling, dan Yesus bangkit.Jadi, Wonder Kids, perbedaan kecil dalam cara menceritakan tidak menghancurkan kebenaran besar. Semua Injil tetap sejalan dalam hal yang paling penting: Yesus sungguh mati, sungguh dikuburkan, dan sungguh bangkit. Itulah kabar besar yang tidak berubah.Renungan hari ini juga mengajar kita untuk tidak cepat bingung hanya karena kita belum mengerti semua detail. Kadang-kadang kita perlu belajar lebih teliti, lebih sabar, dan melihat keseluruhan cerita. Tuhan tidak takut diperiksa. Firman-Nya tetap kokoh.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Kalau kamu menemukan bagian Alkitab yang terasa membingungkan, jangan langsung takut atau ragu. Berdoalah, lalu tanyakan kepada orang tua, guru Sekolah Minggu, atau pembimbing rohanimu supaya kamu bisa belajar lebih dalam.Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena firman-Mu benar dan kokoh. Tolong aku supaya tidak cepat bingung saat ada bagian yang belum kupahami, tetapi belajar dengan sabar dan percaya bahwa kebenaran-Mu tetap teguh. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: perbedaan detail kecil tidak membatalkan kebenaran besar bahwa Yesus sungguh bangkit. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-21 masa biasa, 28 Agustus 2026, Peringatan Santo Agustinus, Uskup dan Pujangga Gereja

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Aug 27, 2026 9:35


Dibawakan oleh Rini Harjanti dan Yuni Trimulyo Wardani dari Gereja Kristus Raja, Paroki Bajiro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Korintus 1: 17-25; Mazmur tg 33: 1-2.4-5.10ab.11; Matius 25: 1-13.DIA ADALAH PENGANTIN Renungan kita pada hari inibertema: Dia Adalah Pengantin. Di dalam kitab suci profil Tuhan digambarkansebagai seorang pengantin, merupakan salah satu tema yang besar. Tuhanmenempatkan posisi sebagai pihak yang dipasangkan dengan mempelai, yang di dalampemahaman menurut tradisi kita adalah pihak wanita. Seorang wanita yangmenikah, ia sangat membutuhkan pengantin pria karena ia tidak bisa menikahdengan ruang kosong. Demikian juga pengantin sangat memerlukan mempelai, karenaia tidak bisa menikah seorang diri. Tuhan menjadikan diri-Nya sebagaipengantin supaya hubungan antara diri-Nya dan kita manusia menjadi suatupersekutuan. Hubungan itu menjadi seperti suami-istri yang dipersatukan melaluisakramen. Berkat sakramen itu adalah rahmat yang menyatukan dan mengikatsehingga sifatnya untuk selamanya. Begitu yang kita pahami tentang hubungansuami-istri dalam perkawinan Kristen. Dengan demikian, Tuhan berkehendak untukkawin dengan kita yang percaya kepada-Nya. Buktinya ialah Ia masuk ke dalamdiri kita melalui firman dan tubuh-Nya sendiri sehingga kita dapat menghasilkanbuah-buah. Seorang biarawati yang baru sajaberkaul kekal menghayati hidup hariannya dalam terang persekutuannya denganYesus sebagai sang pengantin. Ia menuturkan bahwa setiap bangun pagi, iaberusaha untuk menjadikan harinya lebih dari sekedar rutinitas. Sedang menyiapkandiri untuk ke kapel, pikiranya sudah fokus pada kesadaran bahwa, di dalam kapelitu ia sudah ditungguh oleh sang pengantinnya, yaitu Tuhan Yesus. Ketika iasudah di kapel untuk kegiatan ibadat dan selanjutnya untuk Misa, ia membuatdirinya sebagai mempelai yang menyambut sang pengantin.  Ia selalu ingin melibatkan Tuhanuntuk hadir dalam pikiran, kedamaian hatinya, aspirasi, dan keinginannya. Iaberusaha supaya kesadaran dan pemahamannya tentang Tuhan ada bersamanya dantidak hilang entah karena perhatian yang tidak fokus entah karena terbawamengantuk. Biarawati ini sungguh menggambarkan betapa mempelai dan pengantin,atau tepatnya diri kita masing-masing dan Tuhan mesti selalu dalam keadaantersambung. Pengantin dan mempelai yang tidak menampakkan suatu relasitersambung, saling melengkapi, dan menciptakan persekutuan, tidak dapatmenyandang nama tersebut. Mereka hanya menciptakan hubungan antara laki-lakidan perempuan. Tuhan adalah pengantin bagi kitasebenarnya memiliki makna lebih daripada hubungan suami-istri, karena hubunganitu adalah untuk sebuah kesempurnaan yang melampaui semua ukuran di dunia ini.Santo Agustinus menggambarkan hubungan ini dengan selalu memegang prinsip,bahwa hati kita tidak pernah selesai mencari Tuhan sampai kita tinggal bersamaDia selamanya. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan, semoga kami menyembah Dikau sebagaiAllah kami dan tidak ada yang lain yang kami rindu untuk bertemu dan bersatuselain Engkau sendiri. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 2199. "KENAPA KESYIRIKAN BEGITU FATAL?"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Aug 24, 2026 26:31


Bismillah,2199. KENAPA KESYIRIKAN BEGITU FATAL?Riyaadhush ShaalihiinBab 51 | HarapanHadits ke-419 | Hadits Jabir radhiyallahu anhuDari Jabir radhiyallahu anhu, Beliau berkata,: جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلى النبيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم فقال : يا رَسُولَ اللَّهِ ، ما المُوجِبَتانِ ؟ فَقَالَ : « مَنْ مَات لاَ يُشرِكُ بِاللَّه شَيْئاً دخَلَ الجَنَّةَ ، وَمَنْ ماتَ يُشْرِكُ بِهِ شَيْئاً ، دَخَلَ النَّارَ » رواه مُسلم ."Seorang Arab badui datang kepada Nabi, dia bertanya, 'Wahai Rasulullah, apakah dua hal yang memastikan itu?' Beliau menjawab, 'Barangsiapa meninggal dunia dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun, maka pasti masuk surga, dan barangsiapa meninggal dunia dengan menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun, pasti masuk neraka'. " (HR. Muslim)

Tota Scriptura Podcast
REFORMING HEART #324: Kehidupan Jemaat Kristus [1]

Tota Scriptura Podcast

Play Episode Listen Later Aug 23, 2026 12:56


Episode baru setiap Senin | pemuda.stemi.id | Episode 324 (Kisah Rasul 2:41-47): Begitu besar Tuhan memberkati pelayanan awal dari para rasul. Tiga ribu orang ditambahkan oleh Tuhan kepada gereja-Nya. Setelah menerima berita Injil, para murid yang baru itu harus hidup di dalam komunitas gereja, yaitu kumpulan orang-orang yang percaya kepada Kristus, dipanggil keluar dari dunia ini, dan menjadi anggota Kerajaan Allah yang dinyatakan di dalam dunia ini melalui kehadiran gereja-Nya. Bagaimanakah orang-orang ini hidup? 

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 14 Agustus 2026 - Libatkan Tuhan sebagai Mitra Kerja Andalan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Aug 13, 2026 5:18


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 14 Agustus 2026Bacaan: "Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya pada Tuhan." (Yeremia 17:7)Renungan: Bertahun-tahun yang silam ada seorang laki-laki muda yang bermaksud memulai bisnis kecil di Chicago. Bisnis yang akan dijalankannya adalah bisnis keju. Namun, bisnis tersebut ternyata terlilit utang yang sangat besar. Menanggapi kegagalannya itu, salah seorang temannya berkata, "Anda telah melakukan kesalahan. Anda tidak menyertakan Tuhan di dalam bisnis Anda. Anda tidak bekerja sama dengan-Nya." Laki-laki muda itu berpikir sejenak, "Benar juga, saya tidak menyertakan Tuhan di dalam bisnis ini padahal Tuhan sanggup memberkati pekerjaan saya dan Dia bisa melakukan mukjizat." Sejak saat itu laki-laki muda ini lalu menjadikan Tuhan sebagai " partner senior" di dalam bisnisnya. la mulai melibatkan Tuhan dalam setiap keputusan-keputusan penting yang dia ambil, ia mulai bertanya terlebih dahulu kepada Tuhan, setiap hendak melakukan keputusan-keputusan penting dan bisnis tersebut akhirnya benar-benar berkembang menjadi bisnis keju terbesar di dunia. Tahukah anda siapa nama laki-laki muda itu? Namanya adalah J. L. Kraft, yang dikenal sebagai pimpinan Perusahaan Keju Kraft! Siapa yang tidak kenal keju Kraft yang sering kita pakai ketika membuat kue atau dimakan dengan roti? Siapa yang akan kita cari dahulu ketika hendak membuka sebuah usaha atau memulai sebuah pekerjaan? Atau hendak membuat sebuah keputusan penting ? Kepada siapa kita meminta pendapat tentang rencana-rencana kita? Jika selama ini kita sering mengandalkan diri sendiri, mari mulai hari ini kita belajar untuk menjadikan Tuhan sebagai partner bisnis kita. Begitu banyak produk-produk terkenal di dunia ini yang ternyata pemiliknya adalah orang-orang yang menjadikan Tuhan sebagai teman kerja mereka. Mereka tidak bekerja sendiri tetapi mempunyai partner bisnis yang andal dan tidak tertandingi. Tidak heran bila mereka berhasil. Hari ini sudahkah kita meminta Tuhan untuk menjadi rekan kerja kita? Ingatlah, hubungan antar manusia mungkin memang pernah membantu kita melalui rintangan-rintangan besar, tapi tidak semuanya. Hanya hubungan dengan Tuhanlah yang dapat memungkinkan kita untuk melewati semua rintangan, dan menyelesaikannya dengan sempurna. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berkatilah usaha yang aku jalani saat ini. Kuserahkan semuanya dalam kuasa-Mu, sehingga Engkau yang memegang kendali atasnya. Amin. (Dod).

REFORMING LIFE
Biblical Counseling: Homoseksualitas

REFORMING LIFE

Play Episode Listen Later Aug 2, 2026 29:31


Kecenderungan berbuat dosa ada pada setiap manusia, tapi itu tidak membuatnya "wajar" untuk dilakukan. Begitu juga dengan homoseksualitas.

Acts Church
Tuhan Memilih Insan Yang Terluka

Acts Church

Play Episode Listen Later Jul 13, 2026 22:20 Transcription Available


Dalam episod Message-To-Go Podcast kali ini, Pr Kenneth Chin menyampaikan satu pesanan yang sangat menyentuh hati dan penuh harapan bertajuk "Tuhan Memilih Orang Yang Terluka". Sering kali, apabila kita mengalami kehancuran, kegagalan, atau tragedi, kita merasa tidak lagi berguna bagi Tuhan. Namun, melalui pesanan ini, Pr Kenneth mendedahkan kebenaran yang sebaliknya: Tuhan justru sering memilih orang-orang yang hancur dan terluka untuk menyatakan kemuliaan-Nya. Di tangan Tuhan, tragedi terbesar dalam hidup kamu boleh berubah menjadi satu kesaksian yang luar biasa! Untuk menggambarkan proses rohani ini, Pr Kenneth berkongsi satu ilustrasi yang sangat kuat tentang seekor kuda liar. Seekor kuda liar yang penuh tenaga dan potensi tidak akan dapat digunakan oleh pemiliknya sebelum ia "dijinakkan" atau dipecahkan semangat kesombongannya (broken). Begitu juga dengan hidup kita; proses "dihancurkan" bukanlah tanda bahawa Tuhan ingin membuang kita, sebaliknya ia adalah cara-Nya untuk membentuk ketaatan dan menyediakan kita supaya boleh dipakai untuk tujuan-tujuan besar dalam Kerajaan-Nya________In this episode of the Message-To-Go Podcast, Pr Kenneth Chin delivers a message that is deeply touching and full of hope, titled "God Chooses the Wounded." Often, when we experience devastation, failure, or tragedy, we feel no longer useful to God. However, through this message, Pr Kenneth reveals the opposite truth: God actually often chooses people who are broken and wounded to display His glory. In God's hands, the greatest tragedy in your life can be transformed into an extraordinary testimony! To illustrate this spiritual process, Pr Kenneth shares a powerful illustration about a wild horse. A wild horse full of energy and potential will not be able to be used by its owner before it is "tamed" or broken in spirit. The same is true with our lives; the process of being broken is not a sign that God wants to discard us, but rather it is His way of shaping obedience and preparing us so that we can be used for great purposes in God's Kingdom.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 11 Juli 2026 - Nyatakan Kasih dengan Pengampunan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 10, 2026 5:37


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 11 Juli 2026Bacaan: "Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni." (Lukas 6:37)Renungan: Pada tahun 1947, Corrie ten Boom baru bebas dari kamp konsentrasi Nazi. Keluarganya dibunuh karena menyembunyikan orang Yahudi. Suatu hari setelah perang, ada seorang pria datang ke KKR yang dia pimpin. Pria itu dulu adalah penjaga kamp tempat adik Corrie meninggal. Dia ulurkan tangan dan berkata: "Bisakah anda mengampuni saya?" Sekujur tubuh Corrie kaku. Ingatan tentang adiknya, tentang kamar gas, semua kembali. Dalam hati dia berteriak: "Tuhan, aku tidak bisa!" Lalu dia berdoa singkat: "Yesus, tolong aku." Dan dengan kekuatan dari Tuhan, dia menjabat tangan pria itu. Air matanya jatuh. Beberapa tahun kemudian Corrie menulis: "Pengampunan adalah tindakan kehendak, bukan perasaan. Begitu kita mau mengampuni, Tuhan yang memberi rasa damainya." Ada tiga perintah yang saling terkait dalam bacaan Injil di atas. Pertama, "Janganlah kamu menghakimi" Berhentilah menjadi hakim atas hidup orang lain. Kita tidak tahu semua cerita di balik kesalahan orang tersebut. Kedua, "Janganlah kamu menghukum". Berhentilah membalas. Jangan memenjarakan orang dengan perkataan dan sikap dingin kita. Ketiga, "Ampunilah dan kamu akan diampuni". Inilah kuncinya. Ukuran pengampunan kita ke orang sama dengan ukuran pengampunan Tuhan ke kita. Yesus tidak berkata "lupakan kejahatan". Dia berkata "ampunilah". Orang yang terus menghakimi dan tidak mengampuni, dia yang paling tersiksa duluan. Corrie bisa menjabat tangan musuhnya bukan karena dia kuat. Tapi karena dia memilih taat dulu pada Tuhan, baru kemudian Tuhan memberinya kekuatan. Hari ini Yesus bertanya ke kita: "Ada nama siapa yang masih kau tahan di hatimu untuk diampuni?" Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ampunilah aku karena sering cepat menghakimi dan lambat mengampuni. Hari ini aku mau taat pada firman-Mu. Aku memilih mengampuni (sebutkan nama orang).... Isilah hatiku dengan kasih-Mu supaya aku bisa membebaskan orang lain, dan aku pun dibebaskan. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-14 masa biasa, 7 Juli 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jul 6, 2026 8:32


Dibawakan oleh Suster Amaria, SSpS dari Paroki Salib Suci Nanzan di Keuskupan Nagoya, Jepang. Hosea 8: 4-7.11-13; Mazmur tg 115: 3-4.5-6.7ab-8.9-10; Matius 9: 32-38.YESUS BUKAN LAWAN SEPADAN ROH JAHAT Renungan kita pada hari ini bertema: Yesus Bukan Lawan Sepadan Roh Jahat.Seorang pastor diundang satu keluarga untuk berdoa dan mengusir roh jahat yangmerasuki salah seorang anggotanya. Pastor membawa peralatan yang diperlukanseperti air suci, salib Yesus, juba dan stola. Begitu orang kerasukan itumelihat pastor datang dari depan rumah, ia menampakkan wajahnya sepertiseseorang yang ingin berperang melawan musuh. Ia terlihat sangat kuat. Pastor tampak tenang di hadapannya. Ia berani berbicara dan yang keluardari mulutnya ialah firman Tuhan, sehingga membuat orang yang kerasukan itudiam. Keberaniannya semakin berkurang dan membuatnya menjadi lemah sekali. Iamenjatuhkan dirinya ke tempat tidur. Sementara itu sang pastor tetap berdoa danberulang kali mengucapkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus.   Yesus bekerja di dalam diri pastor tersebut. Yesus adalah Tuhan, jadi samasekali ia tak dibuat gemetar, takut atau lari oleh roh-roh jahat. Yesus sayangkepada orang yang sakit, sementara roh jahat tidak mendapatkan sayang tetapiteguran, hardikan dan tekanan untuk keluar. Roh jahat sendiri lebih dahuluketakutan melihat Yesus. Ia tahu Yesus jauh lebih kuat, maka ia takut. Makasering roh jahat juga memohon dikasihani juga oleh Tuhan. Sungguh jelas bahwa roh jahat yang sejahat apa pun, ia bukan lawan sepadanYesus Kristus. Keuntungan ada di pihak kita yang menjadi pengikut Kristus. Kitaselalu berpaling kepada Yesus untuk memakai kekuatan-Nya, melalui wakilresmi-Nya yaitu imam, untuk mengusir roh jahat yang merasuki manusia. Atausetiap orang yang percaya dapat langsung mengusir godaan dan rasukan roh jahatdalam nama dan kuasa Yesus Kristus. Tuhan Yesus memberikan rahmat dan kekuatan untuk pengusiran roh-roh jahatatau setiap pengaruh jahat melalui sakramen-sakramen di dalam Gereja. Secarakhusus melalui sakramen permandian, tobat dan Ekaristi, kita sudah dipenuh olehkuasa Allah yang maha tinggi untuk melawan setan dan segala kekuatannya. Adabanyak peran yang kita mainkan dalam pengusiran pengaruh jahat di dunia ini,misalnya melalui pengetahuan dan kebijaksanaan, dengan doa dan bekerja, dalamkedewasaan dan rela berkorban, serta dengan disiplin dan kesetiaan. Pekerjaan mengusir roh jahat dan pengaruh dunia yang mematikan adalah tugasyang sangat besar dan banyak. Pada waktunya masing-masing, Yesus dan nabi Amosbekerja sendiri dalam menunaikan tugas tersebut. Saat ini yang mewakili TuhanYesus dan nabi Amos sudah sangat banyak, yaitu kita semua. Kita harus dapatmenjalankan tugas yang penting ini, sambil Tuhan sendiri yang membimbing kita,karena bagaimana pun Tuhan harus menang.Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Ya Bapa, penuhilah kami dengan kuasa-Mu sehingga kami mampumelawan segala pengaruh jahat yang dibawa oleh roh-roh jahat dan segala tipumuslihatnya. Bapa kami yang ada surga ... Dalam nama Bapa ...

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 4 Juli 2026 - Tekad dan perjuangan mengalahkan ujian hidup

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jul 3, 2026 5:02


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 4 Juli 2026Bacaan: "Maka ia memungut di ladang sampai petang lalu ia mengirik yang dipungutnya itu, dan ada kira-kira seefa jelai banyaknya." (Rut 2:17)Renungan: Pada saat dihadapkan dengan ujian hidup yang berat maka ada beberapa respons yang muncul dalam hidup kita. Pertama, kita mengasihani diri secara berlebihan. Kita selalu bertanya kepada Tuhan, "Mengapa harus saya yang mengalami peristiwa pahit ini?" Kedua, kita mencari belas kasihan manusia untuk menyelesaikan masalah yang sedang kita hadapi. Ketiga, kita berani menghadapi setiap masalah dengan tekad hati yang kuat, seberat apapun masalah itu. Salah seorang motivator di Indonesia mengambil ilustrasi tentang betapa dahsyat kekuatan tetesan air jika dilakukan secara terus menerus. Tetesan air bahkan dapat melubangi batu! Beliau berkata seperti ini, "Kerasnya batu bisa takluk dengan tetesan air. Begitu pula kerasnya ujian hidup di dunia bisa kalah oleh kekuatan tekad dan fokus perjuangan yang dilakukan." Seperti itulah perjuangan Rut menghadapi kerasnya ujian hidup yang datang kepadanya. Suaminya meninggal, keluarga suaminya juga meninggal semua, kecuali mertua perempuannya saja yaitu Naomi. Kini, Rut tinggal bersama Naomi dan mengambil tanggung jawab untuk memeliharanya. Kehidupan yang dijalani mereka persis seperti yang disebutkan Naomi, yaitu Mara yang artinya sangat pahit (Rut 1:20). Itulah kerasnya ujian hidup yang harus dijalani Rut. Namun dengan tekad dan perjuangan keras, Rut berhasil mengatasi masalahnya dan menjadi orang yang sangat berhasil. Perhatikan apa yang dilakukan Rut. la tak pernah mengasihani diri, Rut menjalani masalahnya dengan begitu tabah. Rut juga tidak pernah meminta belas kasihan orang lain, sebaliknya ia berjuang keras untuk menghidupi dirinya dan Naomi, meski harus memungut jelai yang tercecer dari pagi sampai petang. Ketekunan, tekad, dan perjuangan Rut akhirnya membuahkan hasil. Benarlah bahwa batu yang keras bisa takluk dengan tetesan air. Ujian hidup yang keras bisa kalah oleh tekad dan perjuangan yang terus menerus. Jika kita sedang mengalami pergumulan hidup yang keras, ingatlah bahwa batu pun takluk dengan tetesan air. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, aku percaya ketika Engkau ada bersama-sama dengan aku, maka badai sehebat apapun dapat aku lalui. Karena aku tahu, kuasa-Mu lebih besar dari setiap badai kehidupanku. Amin. (Dod).

Elshinta Semarang
Bukan Sekadar Ada di Rumah, Mengapa Kehadiran Emosional Ayah Begitu Penting Bagi Anak?

Elshinta Semarang

Play Episode Listen Later Jun 30, 2026 24:01


Hari ini 29 Juni 2026, diperingati sebagai Hari Keluarga Nasional ke-33 dengan tema, "Ayah Wajib Hadir". Dilansir dari unggahan akun Instagram resmi Kemendukbangga/BKKBN, hadir dalam hal ini bukan berarti sekadar ada secara fisik di rumah. Tema ini memanggil ayah untuk terlibat secara emosional dan psikologis dalam pengasuhan sehari-hari: mendengarkan, merespons, dan menemani tumbuh kembang anak. Bagaimana memaknai hari keluarga nasional, dan bagaimana menyoroti kehadiran sosok "Ayah" di Jawa Tengah sendiri?

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 21 Juni 2026 - Lakukan kebaikan dengan Tulus

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 20, 2026 5:26


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 21 Juni 2026Bacaan: "Cara yang demikianlah diperbuat Absalom kepada semua orang Israel yang mau masuk menghadap untuk diadili perkaranya oleh raja, dan demikianlah Absalom mencuri hati orang-orang Israel." (2 Samuel 15:6)Renungan: Kita sering mendengar peribahasa ada udang di balik baru. Jika seseorang terlihat baik, belum tentu ia benar-benar baik. Kita tidak pernah tahu kalau saja ia punya maksud tersembunyi. Berbuat baik, tapi tidak tulus. Berbuat baik tapi ada maunya. Bukan berarti kita harus curiga kalau melihat seseorang melakukan perbuatan baik. Daripada sibuk menilai dan mencari tahu motivasi orang dalam melakukan kebaikan, lebih baik kita menjaga hati kita supaya tidak melakukan hal seperti ini. Setiap kali kita akan melakukan perbuatan baik, cobalah kita jujur kepada diri kita sendiri, "Apakah kita melakukan kebaikan karena didasari kasih yang tulus, ataukah sebenarnya kita punya agenda tersembunyi?" Absalom itu punya modal yang komplit untuk menjadi pemimpin besar Israel. Punya perawakan yang gagah, elok rupanya, cakap, dan terutama: pintar mengambil hati rakyat! Maka rakyat pun tertarik dengan kebaikan yang ditunjukkan oleh Absalom. Betapa tidak? Dengan telaten Absalom mengambil hati rakyat Israel dengan kebaikan-kebaikan yang dilakukannya. Tidak main-main, "udang itu bersembunyi di balik batu" hingga empat tahun! Betapa telatennya Absalom membangun citranya demi mengumpulkan massa. Begitu mayoritas orang Israel berpihak kepadanya, barulah ketahuan sifat asli Absalom, yaitu ia ingin memberontak dan mengkudeta ayahnya sendiri! Baik tanpa disertai dengan ketulusan itu berbahaya. Cobalah jujur kepada diri kita sendiri, apakah kita tulus dalam melakukan kebaikan, ataukah sebenarnya kita punya maksud tersembunyi? Sebagai anak-anak Tuhan, sungguh tidak pantas kalau kebaikan kita sebenarnya memiliki agenda terselubung. Bagaimana mungkin kita berharap Tuhan memberkati kebaikan yang kita lakukan, jika sebenarnya kita punya maksud yang tersembunyi, terlebih lagi jika kita punya maksud yang jahat seperti halnya yang dilakukan oleh Absalom! Jadilah orang yang baik tapi tulus. Menolong tanpa pamrih. Memberi tanpa berharap imbalan. Murah hati tanpa berharap kembali. Ketika kita tulus dalam berbuat baik, maka Tuhan sendiri yang akan membalas setiap kebaikan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, murnikanlah setiap kebaikan yang sedang aku rencanakan maupun yang akan aku lakukan, sehingga semua nya itu aku lakukan dengan tulus hati tanpa ada rencana yang tidak baik di baliknya. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Tetap Tepat Sasaran (18 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 17, 2026 3:33


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Tetap Tepat Sasaran Diambil dari: Ibrani 12:2  “Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan.”Wonder Kids, pernahkah kamu melihat orang yang sangat pandai, tetapi tetap bisa gagal karena fokusnya salah? Ada seorang atlet menembak yang sangat hebat. Ia menembak dengan baik, tetapi ternyata ia melihat sasaran yang salah. Matanya tertuju ke tempat yang keliru. Akibatnya, walaupun tembakannya bagus, hasilnya tetap tidak benar.Wah, ini pelajaran yang penting sekali. Ternyata bukan hanya soal bisa melakukan sesuatu dengan baik, tetapi juga soal apakah kita mengarahkan hidup kita kepada sasaran yang benar. Kalau sasaran kita salah, maka usaha kita yang besar pun bisa membawa kita ke arah yang salah.Begitu juga dalam hidup kita, Wonder Kids. Banyak orang rajin, pintar, dan semangat. Tetapi kalau hidup mereka tidak tertuju kepada Yesus, mereka sedang mengejar sasaran yang salah. Ada yang hanya mengejar pujian orang, nilai bagus, menang terus, atau jadi yang paling hebat. Semua itu bisa terlihat bagus, tetapi kalau Yesus bukan yang terutama, hati kita bisa meleset dari tujuan yang benar.Firman Tuhan dalam Ibrani 12:2 mengingatkan kita untuk menaruh mata kepada Yesus. Artinya, Yesus harus menjadi fokus hidup kita. Saat kita belajar, bermain, berteman, atau mengambil keputusan, kita perlu bertanya: “Apakah ini menyenangkan Tuhan? Apakah ini membuatku makin dekat kepada Yesus?” Yesus adalah sasaran yang benar bagi hidup kita.Kadang-kadang kita bisa tergoda melihat “papan skor” seperti atlet itu. Kita terlalu sibuk melihat siapa yang lebih hebat, siapa yang lebih dipuji, atau apa yang orang lain pikirkan tentang kita. Tetapi Tuhan mau kita berhenti membandingkan diri dan kembali memandang kepada Yesus. Saat mata kita tertuju pada Yesus, hidup kita akan diarahkan dengan benar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Sebelum kamu melakukan satu kegiatan hari ini, berhentilah sejenak dan berdoa, “Tuhan Yesus, tolong aku melakukan ini dengan hati yang tertuju kepada-Mu.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah sasaran yang benar bagi hidupku. Tolong aku supaya tidak salah fokus dan tidak mengejar hal yang salah. Ajarku untuk selalu memandang kepada-Mu dalam setiap keputusan dan langkah hidupku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: hidup yang hebat bukan hidup yang sekadar sibuk dan berhasil, tetapi hidup yang matanya tertuju kepada Yesus. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Menggabungkan Sejarah dan Iman (17 Juni)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Jun 16, 2026 4:58


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Menggabungkan Sejarah dan ImanDiambil dari: Kolose 2:6–7  “Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.”Wonder Kids, selama ini kita sudah belajar banyak hal tentang Yesus. Kita belajar bahwa Yesus sungguh hidup dalam sejarah. Ada banyak bukti, banyak catatan, dan banyak kesaksian yang menolong kita melihat bahwa Yesus bukan tokoh dongeng. Tetapi apakah cukup hanya tahu fakta tentang Yesus? Belum.Coba bayangkan begini. Kamu bisa tahu banyak fakta tentang seseorang. Kamu tahu namanya, pekerjaannya, tempat tinggalnya, bahkan hal-hal yang pernah dia lakukan. Tetapi mengenal seseorang dengan sungguh-sungguh lebih dari sekadar tahu fakta. Ada hubungan, ada kepercayaan, ada kasih. Begitu juga dengan Yesus. Kita memang perlu tahu bahwa Yesus sungguh nyata dalam sejarah. Tetapi Tuhan juga mau kita lebih dari itu, yaitu percaya kepada-Nya dan hidup di dalam Dia.Firman Tuhan dalam Kolose 2:6–7 berkata bahwa karena kita sudah menerima Kristus Yesus, kita harus hidup tetap di dalam Dia, berakar di dalam Dia, dan makin teguh dalam iman. Artinya, iman Kristen bukan hanya percaya di kepala, tetapi juga hidup yang melekat kepada Yesus. Kita bukan hanya berkata, “Ya, Yesus itu nyata,” tetapi juga, “Ya, Yesus adalah Tuhanku, dan aku mau mengikut Dia.”Jadi sejarah dan iman tidak bertentangan. Fakta-fakta tentang Yesus menolong kita melihat bahwa iman kita punya dasar yang benar. Tetapi sesudah itu, kita dipanggil untuk datang kepada Yesus secara pribadi. Bukan hanya mengagumi bukti-buktinya, tetapi sungguh percaya kepada-Nya, mengasihi-Nya, dan taat kepada-Nya.Wonder Kids, mungkin ada anak yang tahu banyak cerita Alkitab tetapi belum sungguh hidup dekat dengan Yesus. Hari ini Tuhan mengingatkan kita: jangan berhenti hanya pada tahu. Datanglah kepada Yesus. Berakar di dalam Dia. Bangun hidupmu di atas Dia. Dan saat kamu hidup dekat dengan Yesus, hatimu akan penuh syukur.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Katakan kepada Tuhan dalam doamu, “Tuhan Yesus, aku tidak mau hanya tahu tentang Engkau. Aku mau sungguh percaya, mengasihi, dan hidup dekat dengan Engkau.”Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh nyata dan dapat dipercaya. Tolong aku supaya tidak berhenti hanya pada mengetahui fakta tentang Engkau, tetapi sungguh hidup di dalam Engkau, berakar dalam iman, dan mengasihi-Mu setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: mengetahui bahwa Yesus itu nyata itu penting, tetapi yang lebih penting adalah percaya kepada-Nya dan hidup tetap di dalam Dia. Tuhan Yesus memberkati.

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Ali Hasan Bawazier - Waktu Berlalu Begitu

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Jun 13, 2026 91:06


Ustadz Ali Hasan Bawazier - Waktu Berlalu Begitu

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Abdurrahman Zahier - Saat Merasa Hidup Begitu Sulit

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Jun 12, 2026 85:55


Ustadz Abdurrahman Zahier - Saat Merasa Hidup Begitu Sulit

Renungan Anak GKY Mabes
Ketelitian Lukas: Lisanias (27 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 26, 2026 4:08


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Ketelitian Lukas: LisaniasDiambil dari: Lukas 3:1  “Dalam tahun yang kelima belas dari pemerintahan Kaisar Tiberius, ketika Pontius Pilatus menjadi wali negeri Yudea, Herodes raja wilayah Galilea, Filipus, saudaranya, raja wilayah Iturea dan Trakhonitis, dan Lisanias raja wilayah Abilene.”Wonder Kids, Lukas adalah penulis Alkitab yang sangat teliti. Ia sering menuliskan nama orang, tempat, dan waktu dengan jelas. Mengapa? Karena Lukas ingin menunjukkan bahwa apa yang ia tulis benar-benar terjadi dalam sejarah, bukan dongeng.Salah satu contohnya adalah saat Lukas menulis nama Lisanias. Dulu, ada orang yang mengira Lukas salah menulis. Mereka berpikir bahwa Lisanias yang dikenal dalam sejarah hidup pada zaman yang berbeda, jadi sepertinya Lukas keliru. Tetapi kemudian ditemukan bukti-bukti sejarah yang menunjukkan bahwa memang ada seorang Lisanias lain yang memerintah pada waktu yang cocok dengan catatan Lukas. Jadi, ternyata Lukas benar.Wah, ini penting sekali, Wonder Kids. Kadang-kadang orang bisa cepat berkata bahwa Alkitab salah, padahal mereka belum tahu semuanya. Penemuan-penemuan sejarah sering kali justru menolong kita melihat bahwa Alkitab sangat dapat dipercaya. Lukas menulis dengan hati-hati, dan Tuhan memakai ketelitian itu untuk menguatkan iman kita.Ini juga mengajarkan sesuatu untuk hidup kita. Tuhan peduli pada hal-hal kecil. Nama, waktu, dan tempat yang terlihat sepele ternyata penting. Begitu juga dalam hidupmu. Mungkin kamu merasa hal kecil yang kamu lakukan tidak penting, seperti berkata jujur, mengerjakan tugas dengan rapi, atau menaati orang tua dalam hal sederhana. Tetapi Tuhan melihat dan menghargai kesetiaan dalam hal-hal kecil.Kalau firman Tuhan begitu teliti dan dapat dipercaya, maka kita pun bisa datang kepada Alkitab dengan keyakinan. Saat kita membacanya, kita tidak sedang membaca cerita buatan, tetapi firman Tuhan yang benar dan kokoh.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Coba kerjakan satu tugas kecil hari ini dengan sungguh-sungguh dan teliti, lalu katakan dalam hatimu, “Tuhan, aku mau setia juga dalam hal-hal kecil.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena firman-Mu benar dan dapat dipercaya. Tolong aku untuk menghargai hal-hal kecil dan belajar setia seperti yang Engkau kehendaki. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan yang benar dalam hal-hal besar juga benar dalam hal-hal kecil, jadi firman-Nya selalu dapat dipercaya. Tuhan Yesus memberkati.

Pinter Politik
Udara di Atas Tanah Sendiri

Pinter Politik

Play Episode Listen Later May 25, 2026 11:31


KATA PEMRED #31PinterPolitik.comDi atas tanah, segala sesuatu bisa dihitung. Petak sawah punya batas, gedung punya sertifikat, jalan punya nama. Udara di atasnya tidak. Angin melintas tanpa meminta izin. Awan tidak menandatangani siapa pemiliknya. Namun yang di udara itulah yang menentukan apakah yang tumbuh di tanah matang atau layu sebelum musimnya.Begitu pula sebuah negeri. Ia membangun di tanah: jalan, pelabuhan, jaringan listrik, dana abadi. Semua bisa diresmikan dan diaudit. Di atasnya ada lapisan yang lebih tua dan lebih sunyi, yaitu udara informasi. Di langit itu, hari ini, sebuah negara besar menemukan dirinya sebagai pendatang yang terlambat.

Renungan Anak GKY Mabes
Karya Seni Allah (22 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 21, 2026 3:47


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Karya Seni AllahDiambil dari: Mazmur 19:2  “Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya.”Wonder Kids, pernahkah kamu melihat sesuatu yang sangat indah lalu langsung berkata, “Wah, bagus sekali!” Misalnya saat melihat langit sore yang berwarna oranye, bunga yang cantik, gunung, laut, atau pelangi setelah hujan. Saat melihat hal-hal indah seperti itu, kita biasanya tahu bahwa keindahan itu tidak muncul begitu saja. Keindahan membuat kita berpikir tentang siapa yang membuatnya.Begitu juga dengan dunia ini. Alam semesta yang kita lihat menunjukkan bahwa Tuhan adalah Pencipta yang luar biasa. Ada orang yang menganggap semua keindahan di dunia hanya terjadi begitu saja. Tetapi semakin kita memperhatikan ciptaan Tuhan, semakin kita bisa melihat bahwa dunia ini penuh dengan rancangan, keindahan, dan keteraturan. Semua itu menunjukkan pekerjaan tangan Allah.Bayangkan sebuah lukisan yang sangat indah. Tidak mungkin cat itu terciprat sendiri lalu menjadi gambar yang bagus. Pasti ada pelukisnya. Demikian juga saat kita melihat langit, bintang-bintang, pepohonan, bunga, hewan, dan tubuh kita sendiri. Semua itu seperti karya seni yang menunjukkan kebesaran Tuhan. Dunia ini bukan hasil kebetulan. Dunia ini adalah ciptaan Allah yang penuh hikmat.Firman Tuhan dalam Mazmur 19:2 berkata bahwa langit menceritakan kemuliaan Allah. Artinya, saat kita melihat ciptaan, kita sedang diingatkan bahwa Tuhan itu mulia, hebat, dan penuh kuasa. Dan yang indah lagi, Tuhan bukan hanya menciptakan dunia ini, tetapi juga memberi kita kesempatan untuk menikmatinya. Tuhan mau kita melihat keindahan ciptaan-Nya lalu bersyukur kepada-Nya.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Lihatlah satu hal yang indah di sekitarmu hari ini, lalu katakan, “Tuhan, terima kasih. Ciptaan-Mu indah sekali.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau menciptakan dunia ini dengan indah. Tolong aku supaya saat melihat keindahan ciptaan-Mu, aku semakin kagum dan bersyukur kepada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: keindahan dunia ini menolong kita melihat bahwa Tuhan adalah Pencipta yang mulia dan penuh hikmat. Tuhan Yesus memberkati.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 21 Mei 2026 - Selalu rendah hati dan mengingat Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 20, 2026 5:03


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 21 Mei 2026Bacaan: "TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu." (Mazmur 5:4)Renungan: Seorang pemuda terbiasa berdoa pagi sebelum ia memulai aktivitasnya. Kebiasaan ini sudah dilakukannya sejak lama, karena sejak kecil ayahnya mendidiknya untuk bertindak begitu. Suatu hari pemuda itu pernah bertanya kepada sang ayah, "Mengapa harus berdoa terlebih dahulu?" "Berdoa menunjukkan kalau kita tidak sombong," jawab ayahnya. "Dengan berdoa kita juga menyatakan bahwa diri sendiri tidak sanggup menjalani hari tanpa pimpinan dan penyertaan Tuhan, ucapnya lagi" Sudah bukan rahasia lagi jika kehidupan di dunia ini tidak mudah untuk dijalani. Di dalamnya ada banyak tantangan dan pergumulan, sehingga bukankah suatu kesombongan jika kita menjalani hari tanpa melibatkan Tuhan? Alkitab mencatat bahwa Daud merupakan seorang yang berkenan di hati Tuhan (Kis. 13:22). Sebutan ini disematkan padanya, karena Daud tidak sombong. Pada waktu pagi Daud mengatur persembahan bagi Tuhan, yang artinya Daud memulai setiap hari dengan berdoa. Kitab Mazmur memuat salah satu doa yang dilayangkan Daud pada pagi hari. Di situ ia meminta pimpinan dari Tuhan, katanya, "Tuhan, tuntunlah aku dalam keadilan-Mu." (ay. 9a). la juga meminta penyertaan berupa pagar anugerah dan berkat (ay. 13). Tidak heran Daud dapat melewatkan setiap tantangan dengan kemenangan. la dapat mengatasi setiap pergumulan yang menerpanya. Berkaca dari pengalaman Daud tersebut, jika kita sering merasa frustasi boleh jadi penyebabnya adalah kesombongan diri sendiri. Begitu bangun tidur langsung sibuk dengan berbagai urusan, lupa akan Tuhan. Marilah kita menjadi pribadi yang rendah hati dengan berdoa terlebih dahulu sebelum memulai hari. Setiap sebelum memulai aktivitas, mari meminta pimpinan dan penyertaan Tuhan. Begitupun sebelum tidur malam, mari kembali berdoa. Kita bersyukur atas pimpinan dan penyertaan Tuhan sepanjang hari itu. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kerendahan hati di hadapan-Mu, sehingga aku selalu meluangkan waktu terbaikku untuk duduk tenang dan bercakap-cakap dengan-Mu melalui doa harianku. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Betapa Ajaibnya Tubuh Kita (21 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 20, 2026 4:02


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Betapa Ajaibnya Tubuh KitaDiambil dari: Ibrani 3:4 “Sebab setiap rumah dibangun oleh seorang ahli bangunan, tetapi ahli bangunan segala sesuatu ialah Allah.”Wonder Kids, saat kita berjalan di taman atau di jalan, kita bisa melihat banyak hal yang indah. Ada pohon, batu, sinar matahari, dan angin yang terasa di kulit kita. Tetapi pernahkah kamu berhenti dan memikirkan tubuhmu sendiri? Tubuhmu juga sangat luar biasa. Jantungmu berdetak, paru-parumu bernapas, matamu melihat, telingamu mendengar, dan semua itu bekerja dengan teratur.Kalau kamu melihat sebuah jam, kamu tahu bahwa jam itu tidak muncul begitu saja. Ada orang yang membuatnya. Jam punya bagian-bagian yang rumit, tetapi semuanya bekerja bersama. Nah, tubuh manusia jauh lebih rumit daripada jam. Tubuh kita memiliki banyak bagian yang bekerja bersama dengan sangat teratur. Itu menunjukkan bahwa tubuh kita bukan hasil kebetulan. Tuhanlah yang merancangnya dengan ajaib.Firman Tuhan dalam Ibrani 3:4 berkata bahwa setiap rumah ada pembangunnya, tetapi Allah adalah pembangun segala sesuatu. Artinya, kalau kita melihat sesuatu yang teratur dan luar biasa, kita tahu ada Pribadi yang merancangnya. Begitu juga saat kita melihat tubuh manusia dan seluruh ciptaan, kita diingatkan bahwa Tuhan adalah Pencipta yang bijaksana dan penuh kuasa.Wonder Kids, kadang-kadang kita terlalu biasa dengan tubuh yang Tuhan beri. Kita bisa lupa bersyukur untuk tangan yang bisa menolong, kaki yang bisa berjalan, mulut yang bisa berbicara, dan otak yang bisa berpikir. Padahal semua itu adalah hadiah dari Tuhan. Tubuh kita bukan milik kita untuk dipakai sembarangan, tetapi pemberian Tuhan yang harus kita syukuri dan gunakan dengan benar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pilih tiga bagian tubuhmu yang paling ingin kamu syukuri hari ini. Lalu ucapkan kepada Tuhan, “Terima kasih, Tuhan, untuk tubuh yang Engkau ciptakan dengan ajaib.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau menciptakanku dengan indah dan ajaib. Tolong aku untuk bersyukur atas tubuh yang Engkau berikan dan memakainya untuk melakukan hal-hal yang baik. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: tubuhmu yang ajaib mengingatkan bahwa kamu diciptakan oleh Tuhan yang hebat dan penuh hikmat. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Batas Ilmu Pengetahuan (20 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 19, 2026 4:27


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Batas Ilmu PengetahuanDiambil dari: Ibrani 11:3 (TB) “Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.”Wonder Kids, ilmu pengetahuan menolong manusia mempelajari banyak hal. Dengan ilmu pengetahuan, orang bisa melihat, meneliti, dan memahami bagaimana sesuatu bekerja. Misalnya, orang bisa belajar tentang tumbuhan, bintang, tubuh manusia, dan banyak hal lainnya. Tetapi ilmu pengetahuan juga punya batas. Tidak semua hal bisa dilihat langsung dengan mata atau dibuktikan dengan percobaan sederhana.Contohnya, ada banyak hal yang kita tahu itu nyata walaupun kita tidak melihatnya secara langsung setiap saat. Kita tidak melihat angin, tetapi kita bisa melihat pohon bergerak. Kita tidak melihat listrik, tetapi kita tahu listrik bekerja saat lampu menyala. Begitu juga, ada hal-hal yang manusia pelajari dari petunjuk-petunjuk yang ada.Firman Tuhan dalam Ibrani 11:3 mengajarkan sesuatu yang sangat penting. Alam semesta ini dijadikan oleh firman Allah. Artinya, dunia ini ada bukan karena kebetulan, tetapi karena Tuhan menciptakannya. Memang kita tidak melihat saat Tuhan menciptakan langit dan bumi, tetapi kita percaya kepada firman-Nya yang benar. Tuhan memberi kita iman untuk memahami bahwa Dia adalah Pencipta.Wonder Kids, ini bukan berarti kita menolak belajar. Justru kita boleh belajar dengan sungguh-sungguh. Tetapi kita juga harus ingat bahwa manusia tidak tahu segalanya. Ada batas dalam pengetahuan manusia, tetapi tidak ada batas dalam hikmat Tuhan. Saat ada hal yang belum kita mengerti, kita tidak perlu cepat-cepat berkata bahwa Tuhan tidak ada. Sebaliknya, kita belajar rendah hati dan percaya bahwa Tuhan jauh lebih besar dari pikiran kita.Karena itu, saat kamu melihat dunia ini, ingatlah bahwa semua ini tidak muncul sendiri. Langit, bumi, pohon, hujan, hewan, dan hidupmu sendiri adalah karya Tuhan. Dan semakin kita melihat ciptaan-Nya, semakin kita bisa bersyukur kepada Dia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pilih satu hal di sekitarmu yang membuatmu kagum, misalnya langit, bunga, tubuhmu, atau hujan. Lalu ucapkan, “Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Pencipta yang hebat.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau menciptakan alam semesta dengan firman-Mu. Tolong aku supaya mau belajar dengan baik, tetapi juga percaya kepada-Mu dengan rendah hati. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: ilmu pengetahuan punya batas, tetapi Tuhan Sang Pencipta tidak terbatas dan firman-Nya selalu benar. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Bukti dan Iman (19 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 18, 2026 4:06


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Bukti dan ImanDiambil dari: Amsal 14:15 “Orang yang tak berpengalaman percaya kepada setiap perkataan, tetapi orang yang bijak memperhatikan langkahnya.”Wonder Kids, hari ini kita belajar bahwa Tuhan tidak mau kita percaya dengan sembarangan. Firman Tuhan berkata bahwa orang yang bijak memperhatikan langkahnya. Artinya, kita belajar untuk melihat, memikirkan, dan memahami dengan hati-hati.Di sekolah, mungkin kamu pernah belajar untuk mengamati sesuatu. Misalnya, saat guru meminta kamu melihat bagaimana tanaman bertumbuh, atau apa yang terjadi ketika air dicampur dengan sesuatu. Kita belajar melihat dengan teliti supaya kita mengerti. Itu bukan hal yang salah. Justru Tuhan memberi kita pikiran untuk belajar, bertanya, dan memahami dunia yang Dia ciptakan.Begitu juga saat kita belajar tentang Tuhan. Iman kepada Tuhan bukan berarti kita percaya secara asal-asalan. Tuhan sudah memberi banyak hal untuk menolong kita mengenal Dia. Kita punya Alkitab, kita bisa melihat ciptaan Tuhan, kita bisa belajar dari sejarah, dan kita bisa melihat bagaimana Tuhan bekerja dalam hidup orang percaya. Semua itu menolong kita semakin yakin bahwa Tuhan itu nyata dan firman-Nya benar.Tetapi kita juga harus ingat, Wonder Kids, tidak semua hal tentang Tuhan bisa dijadikan percobaan seperti pelajaran di kelas. Tuhan jauh lebih besar dari manusia. Kita mengenal Tuhan terutama karena Dia menyatakan diri-Nya melalui firman-Nya. Jadi, kita memakai pikiran kita dengan baik, tetapi kita juga datang dengan hati yang mau percaya dan taat.Anak Tuhan bukan anak yang asal percaya, tetapi juga bukan anak yang sombong dan merasa bisa mengerti semuanya sendiri. Tuhan mau kita menjadi anak yang bijak: mau belajar, mau bertanya, dan mau percaya kepada firman Tuhan.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pilih satu hal dari ciptaan Tuhan yang kamu lihat hari ini, misalnya langit, pohon, hujan, atau tubuhmu sendiri. Lalu ucapkan, “Tuhan, terima kasih karena melalui ciptaan-Mu aku bisa belajar bahwa Engkau hebat dan bijaksana.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau memberi aku pikiran untuk belajar dan hati untuk percaya. Tolong aku supaya tidak percaya dengan sembarangan, tetapi belajar mengenal Engkau dengan sungguh-sungguh melalui firman-Mu dan ciptaan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Tuhan tidak takut untuk dipelajari, karena semakin kita mengenal kebenaran-Nya, semakin kita melihat bahwa Dia sungguh nyata dan ajaib. Tuhan Yesus memberkati.

Gus Aria
Ternyata begitu cara Mereka. [Kasus Judol di H.W JakBar]

Gus Aria

Play Episode Listen Later May 14, 2026 5:39


Happy Listening and Enjoy

Renungan Anak GKY Mabes
Yesus dalam Talmud (14 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 13, 2026 3:44


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yesus dalam TalmudDiambil dari: Matius 10:32 “Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga.”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang tulisan orang Yahudi yang disebut Talmud. Talmud bukan Alkitab, tetapi kumpulan ajaran dan pembahasan dari guru-guru Yahudi. Di dalam beberapa bagian Talmud, ada pembicaraan tentang Yesus. Menariknya, mereka tidak menulis hal-hal yang baik tentang Yesus. Ada yang menolak Dia dan ada yang tidak mau mengakui siapa Dia sebenarnya.Tetapi justru di situ kita melihat sesuatu yang penting. Walaupun mereka menolak Yesus, mereka tetap menunjukkan bahwa Yesus benar-benar pernah hidup. Mereka tidak berkata bahwa Yesus hanyalah tokoh dongeng. Mereka justru berbicara tentang Dia sebagai seorang yang nyata dalam sejarah. Jadi, walaupun mereka tidak percaya kepada Yesus sebagai Mesias, tulisan mereka tetap menolong kita melihat bahwa Yesus sungguh ada.Bayangkan begini, Wonder Kids. Kalau ada seseorang yang tidak menyukaimu, tetapi tetap mengakui bahwa kamu benar-benar ada dan melakukan sesuatu, itu tetap menjadi kesaksian bahwa kamu nyata. Begitu juga dengan Yesus. Bahkan dari orang-orang yang tidak menerima-Nya, tetap ada kesaksian bahwa Yesus sungguh hidup.Tetapi kita tidak berhenti hanya pada mengetahui bahwa Yesus benar-benar ada. Yang paling penting adalah: apakah kita mau mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat? Banyak orang pada zaman dulu melihat atau mendengar tentang Yesus, tetapi tidak semua mau percaya kepada-Nya. Tuhan mau kita bukan hanya tahu tentang Yesus, tetapi sungguh-sungguh percaya dan berani mengakui Dia.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ucapkan dengan berani di dalam doamu, “Tuhan Yesus, aku percaya Engkau adalah Tuhan dan Juruselamatku.” Kalau kamu bisa, katakan juga kepada satu orang di rumah bahwa kamu mau mengikut Yesus.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh hidup dan nyata. Tolong aku supaya tidak hanya tahu tentang Engkau, tetapi sungguh percaya dan berani mengakui bahwa Engkau adalah Tuhan dan Juruselamatku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: bukan hanya penting mengetahui bahwa Yesus benar-benar ada, tetapi lebih penting lagi percaya dan mengakui Dia sebagai Tuhanmu. Tuhan Yesus memberkati.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-5 Paskah, 9 Mei 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later May 8, 2026 7:47


Dibawakan oleh Yenny dari Paroki Santo Paulus di Keuskupan Bandung, Indonesia. Kisah Para Rasul 16: 1-10; Mazmur tg 100: 1-2.3.5; Yohanes 15: 18-21.ANTARA ROH KUDUSDAN ROH JAHAT Renungan kita pada hari ini bertema: Antara Roh Kudus dan Roh Jahat. Renunganini ingin membawa perhatian kita kepada dua sudut pandang tentang semangathidup yang kita miliki di dalam kehidupan kita. Dari posisi Tuhan Yesus Kristusdan semua komponen dalam perutusan-Nya, roh yang berlawanan itu pasti roh jahatdengan Setan sebagai panglima.  Sedangkan dari posisi lawan, yaitu roh duniawi dan Setan sebagai panglima,roh yang berlawanan ialah kebaikan dan kebenaran yang telah dibawa oleh YesusKristus melalui pengorbanan diri-Nya dan masih diteruskan saat ini oleh Gereja.Roh jahat ini, seperti ditunjukkan dalam kitab suci, setelah tidak mampumenaklukkan Yesus di padang gurun, ia selalu menunggu saja saat yang palingtepat bagi dia untuk menggoda dan menaklukkan lagi pihak yang diinginkannya. Dua kubu, Roh Kudus dan roh jahat tentu saja berseberangan arah. Pihak manayang unggul pada akhirnya, sangat bergantung pada siapa manusia itu yang memilihuntuk berpihak sesuai dengan kehendak bebasnya. Namun dalam situasi tanpaperang, atau lebih tepatnya tidak ada konflik kepentingan, sering terjadi bahwakedua kubu ini berdampingan dalam suasana tenang.  Misalnya Anda dalam suasana tenang di dalam kamar. Di dalam dirimu tidakada gangguan pikiran jahat, niat yang aneh dan perbuatan yang menyimpang. Disitu juga ada kehadiran roh jahat yang tetap menunggu saatnya dirimu lepaskontrol dan tidak menyadari diri, ia akan segera menggodai dengan maksudmenguasai dirimu. Kira-kira begitu keberadaan kita setiap saat. Begitu konflik kepentingandatang, Anda harus memilih yang baik atau jahat, yang benar atau salah. Poin yang sangat penting di sini ialah bahwa sebagai pengikut Kristus, kitamesti dapat membedakan roh yang berlawanan itu, semangat yang berseberangan,atau kepentingan yang tak sejalan dengan Yesus Kristus. Kristus telahmempersiapkan kita untuk dapat memiliki kemampuan untuk membedakan. Ia selalumenegaskan supaya kita tetap berpegang pada firman-Nya. Ia berkata, “Aku telahmemilih kamu dari dunia ini”. Kita menjadi milik Yesus, jadi kita mempunyaikemampuan untuk memastikan ada roh yang berlawanan dengan Yesus. Pengalaman initelah dialami oleh para rasul, Paulus dan Barnabas, ketika menjalani misi yangluar biasa. Para kudus adalah teladan bagi kita untuk hal ini. Siapa pun di dekat kita yang memberikan nasihat atau teguran supaya kitaharus memilih Roh Tuhan dari roh jahat, dia adalah utusan Yesus. Kita semakinmendekati pesta Pentakosta, maka hendaknya kita membuka diri dengan tulus agar Roh Kudus itulah yang memenuhi diri kita,bukan roh yang lain. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Tuhan Yesus Kristus, kuatkanlah kami selalu dengan berkatdan rahmat-Mu agar kami mampu melawan kepentingan-kepentingan dunia ini yangbertentangan dengan Dikau. Utuslah Roh-Mu agar memenuhi kami dan seluruh mukabumi. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 7 Mei 2026 - Melakukan kebaikan dengan tulus

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later May 6, 2026 5:34


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 7 Mei 2026Bacaan: "Cara yang demikianlah diperbuat Absalom kepada semua orang Israel yang mau masuk menghadap untuk diadili perkaranya oleh raja, dan demikianlah Absalom mencuri hati orang-orang Israel." (2 Samuel 15:6)Renungan: Kita sering mendengar peribahasa ada udang di balik batu. Jika seseorang terlihat baik, belum tentu ia benar-benar baik. Kita tidak pernah tahu kalau saja ia punya maksud tersembunyi. Berbuat baik, tapi tidak tulus, Berbuat baik tapi ada maunya. Bukan berarti kita harus curiga kalau melihat seseorang melakukan perbuatan baik. Daripada sibuk menilai dan mencari tahu motivasi orang dalam melakukan kebaikan, lebih baik kita menjaga hati kita supaya tidak melakukan hal seperti ini. Setiap kali kita akan melakukan perbuatan baik, cobalah kita jujur kepada diri kita sendiri, "Apakah kita melakukan kebaikan karena didasari kasih yang tulus, ataukah sebenarnya kita punya agenda tersembunyi?" Absalom itu punya modal yang komplit untuk menjadi pemimpin besar Israel. Punya perawakan yang gagah, elok rupanya, cakap, dan terutama: pintar mengambil hati rakyat! Maka rakyat pun tertarik dengan kebaikan yang ditunjukkan oleh Absalom. Betapa tidak? Dengan telaten Absalom mengambil hati rakyat Israel dengan kebaikan-kebaikan yang dilakukannya. Tidak main-main, "udang itu bersembunyi di balik batu" hingga empat tahun! Betapa telatennya Absalom membangun citranya demi mengumpulkan massa. Begitu mayoritas orang Israel berpihak kepadanya, barulah ketahuan sifat asli Absalom, yaitu ia ingin memberontak dan mengkudeta ayahnya sendiri! Perbuata baik tanpa disertai dengan ketulusan itu berbahaya. Cobalah jujur kepada diri kita sendiri, apakah kita tulus dalam melakukan kebaikan, ataukah sebenarnya kita punya maksud tersembunyi? Sebagai anak-anak Tuhan, sungguh tidak pantas kalau kebaikan kita sebenarnya memiliki agenda terselubung. Bagaimana mungkin kita berharap Tuhan memberkati kebaikan yang kita lakukan, jika sebenarnya kita punya maksud yang tersembunyi, terlebih lagi jika kita punya maksud yang jahat seperti halnya yang dilakukan oleh Absalom! Jadilah orang yang baik tapi tulus. Menolong tanpa pamrih. Memberi tanpa berharap imbalan, Murah hati tanpa berharap kembali. Ketika kita tulus dalam berbuat baik, maka Tuhan sendiri yang akan membalas setiap kebaikan kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, murnikanlah hatiku saat melakukan perbuatan baik, sehingga kebaikan yang aku lakukan semata-mata hanya untuk kemuliaan nama-Mu dan bukan untuk menyombongkan diriku sendiri. Amin. (Dod).

Renungan Anak GKY Mabes
Siapakah Tacitus? (6 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 5, 2026 3:53


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Siapakah Tacitus? Diambil dari: Daniel 4:32 “... Ia berbuat menurut kehendak-Nya terhadap bala tentara langit dan penduduk bumi; dan tidak ada seorang pun yang dapat menolak tangan-Nya dengan berkata kepada-Nya: Apa yang Kaubuat?”Wonder Kids, hari ini kita belajar tentang seorang penulis sejarah Romawi bernama Tacitus. Ia dikenal sebagai salah satu penulis sejarah yang penting pada zaman Romawi. Tacitus menulis banyak hal tentang kekaisaran Romawi, para pemimpinnya, dan peristiwa-peristiwa besar yang terjadi pada masa itu.Yang menarik, Tacitus bukanlah orang Kristen. Bahkan, ia tidak suka kekristenan. Tetapi justru karena itu, tulisannya menjadi penting. Dalam salah satu catatannya, Tacitus menulis tentang Kristus dan orang-orang Kristen. Ia menjelaskan bahwa Kristus pernah dihukum mati pada zaman Pontius Pilatus. Ini menjadi salah satu bukti sejarah yang menolong kita melihat bahwa Yesus benar-benar hidup dalam sejarah, bukan tokoh dongeng.Bayangkan begini, Wonder Kids. Kalau hanya teman dekatmu yang bercerita tentang kamu, mungkin orang lain bisa berkata, “Ah, itu karena dia temanmu.” Tetapi kalau orang yang bukan teman dekatmu juga mengatakan hal yang sama, kesaksiannya jadi makin kuat. Begitu juga dengan Yesus. Bukan hanya pengikut-Nya yang menulis tentang Dia, tetapi juga orang luar seperti Tacitus ikut mencatat bahwa Yesus sungguh ada.Ini mengingatkan kita bahwa Tuhan sanggup memakai siapa saja untuk menunjukkan kebenaran-Nya. Bahkan orang yang tidak mengasihi Tuhan pun bisa dipakai untuk meneguhkan bahwa berita tentang Yesus itu benar. Tidak ada seorang pun yang bisa menghalangi rencana Tuhan. Tuhan tetap bekerja dan kebenaran-Nya tetap bersinar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ceritakan kepada satu orang di rumahmu bahwa ada penulis sejarah Romawi yang juga mencatat tentang Yesus. Lalu katakan, “Jadi, Yesus itu sungguh nyata dalam sejarah.”Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau berkuasa atas segala sesuatu. Terima kasih karena Engkau memberi banyak kesaksian bahwa Yesus sungguh hidup dan nyata. Tolong aku untuk makin percaya kepada-Mu dan tidak ragu pada firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: tidak ada yang dapat menghentikan kebenaran Tuhan, dan Yesus sungguh nyata dalam sejarah maupun dalam hidupmu. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Yosefus dan Kesaksian tentang Yesus (5 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 4, 2026 4:14


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Yosefus dan Kesaksian tentang YesusDiambil dari: Galatia 2:20  “Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.”Wonder Kids, hari ini kita belajar lagi tentang Yosefus, seorang penulis sejarah Yahudi. Yosefus pernah menulis tentang Yesus dalam bukunya. Tetapi ada bagian terkenal dalam tulisannya yang oleh banyak ahli dianggap pernah ditambah-tambahi oleh orang lain di kemudian hari. Jadi, kemungkinan ada beberapa kalimat yang bukan benar-benar ditulis Yosefus.Apakah itu berarti semua catatan tentang Yesus jadi tidak bisa dipercaya? Tidak. Justru para ahli yang mempelajari hal ini sedang berusaha jujur dan teliti. Mereka membandingkan kalimat-kalimat itu dan melihat bagian mana yang cocok dengan gaya tulisan Yosefus, dan bagian mana yang tampaknya kemudian ditambahkan. Dari situ, mereka melihat bahwa tetap ada bagian-bagian penting yang sangat mungkin asli, misalnya bahwa Yesus benar-benar hidup, dikenal sebagai orang bijaksana, melakukan hal-hal yang luar biasa, mengajar banyak orang, dan disalibkan.Bayangkan seperti ini: misalnya kamu punya cerita asli di buku catatanmu, lalu ada orang lain menambahkan beberapa kalimat di pinggirnya. Walaupun tambahan itu tidak seharusnya ada, cerita aslinya tetap bisa dipelajari. Begitu juga dalam sejarah. Walaupun ada bagian yang diperdebatkan, tetap ada banyak kesaksian yang menolong kita melihat bahwa Yesus bukan tokoh dongeng. Yesus sungguh hidup dalam sejarah.Yang paling penting, Wonder Kids, iman kita tidak berdiri di atas satu kalimat dari satu penulis saja. Tuhan memberi kita Alkitab, para saksi mata, dan juga catatan-catatan sejarah lain yang menolong kita melihat bahwa kabar tentang Yesus itu benar. Jadi kita tidak perlu takut saat ada hal yang sulit dipelajari. Justru kita bisa belajar bahwa kebenaran tidak takut diperiksa.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Cobalah ceritakan kepada satu orang di rumahmu satu alasan mengapa kamu percaya bahwa Yesus sungguh nyata dan bukan cerita buatan manusia.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh hidup dan nyata. Tolong aku untuk percaya kepada-Mu dengan sungguh-sungguh dan hidup menunjukkan bahwa Engkau ada di dalam hidupku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan hanya tokoh dalam cerita, tetapi Juruselamat yang sungguh hidup dan nyata. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Siapakah Yosefus? (3 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 2, 2026 4:24


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Siapakah Yosefus? Diambil dari: Roma 15:4  “Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci.”Wonder Kids, hari ini kita akan belajar tentang seorang tokoh bernama Yosefus. Yosefus adalah seorang penulis sejarah Yahudi yang hidup pada zaman yang tidak terlalu jauh dari masa Tuhan Yesus. Ia bukan penulis Alkitab, dan ia juga bukan salah satu murid Yesus. Tetapi ia menulis tentang banyak hal yang terjadi pada zaman itu, termasuk tentang Yesus.Yosefus adalah seorang imam dan juga orang Farisi. Ia menulis buku sejarah tentang bangsa Yahudi. Menariknya, walaupun Yosefus bukan pengikut Tuhan Yesus, ia tetap menuliskan hal-hal tentang Yesus dan tentang orang-orang Kristen mula-mula. Ini penting, karena catatan Yosefus menolong kita melihat bahwa Yesus benar-benar hidup dalam sejarah, bukan tokoh dongeng atau cerita buatan manusia.Bayangkan kalau ada satu peristiwa besar di sekolah atau di gerejamu. Lalu bukan hanya teman dekatmu yang menceritakannya, tetapi juga orang lain yang bukan bagian dari kelompokmu ikut menulis tentang peristiwa itu. Tentu itu membuat cerita itu makin kuat, bukan? Begitu juga dengan Yesus. Bukan hanya Alkitab yang bersaksi tentang-Nya, tetapi juga ada catatan sejarah lain yang meneguhkan bahwa Yesus sungguh pernah hidup.Wonder Kids, ini menolong kita untuk semakin yakin bahwa iman Kristen berdiri di atas kebenaran. Kita percaya kepada Yesus bukan karena cerita yang dibuat-buat, tetapi karena Dia benar-benar datang ke dunia, hidup di tengah manusia, mati, dan bangkit. Tuhan memberi kita banyak kesaksian supaya iman kita makin teguh.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Coba ceritakan kepada satu orang di rumahmu mengapa kamu percaya bahwa Yesus bukan tokoh dongeng, melainkan sungguh hidup dalam sejarah.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sungguh datang ke dunia ini untuk menyelamatkanku. Tolong aku untuk semakin yakin kepada-Mu dan berani percaya kepada firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: Yesus bukan tokoh cerita, tetapi Juruselamat yang sungguh hidup dan datang untuk menyelamatkanmu. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Bukti yang Menguatkan (2 Mei)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later May 1, 2026 4:33


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah Bukti yang MenguatkanDiambil dari: Yeremia 17:8 “Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.”Wonder Kids, tahukah kamu bahwa ada pohon yang sangat tinggi dan bisa hidup sangat lama? Salah satunya adalah pohon redwood. Pohon ini bisa tumbuh sangat tinggi, bahkan lebih tinggi dari banyak gedung. Mungkin kita mengira akar pohon sebesar itu pasti masuk sangat dalam ke tanah. Tetapi ternyata tidak. Akar pohon redwood justru tidak terlalu dalam. Akar-akar itu melebar ke samping dan saling terjalin dengan akar pohon redwood yang lain. Karena itulah mereka bisa saling menguatkan dan tetap berdiri kokoh.Begitu juga saat kita belajar tentang Tuhan Yesus. Ada orang yang meragukan apakah kisah tentang Yesus dalam Alkitab itu sungguh benar. Tetapi Tuhan tidak meninggalkan kita tanpa bukti. Selain dari kitab-kitab Injil, ada juga penulis-penulis sejarah pada zaman dahulu yang menulis tentang Yesus. Hal ini menolong kita melihat bahwa berita tentang Yesus bukan cerita yang dibuat-buat. Injil adalah berita yang benar dan dapat dipercaya.Seorang ahli bernama Edwin Yamauchi pernah berkata bahwa catatan sejarah tentang Yesus justru lebih kuat daripada catatan tentang pendiri agama-agama kuno lainnya. Jadi, Wonder Kids, kita tidak percaya kepada Yesus secara buta. Iman kita punya dasar. Firman Tuhan itu benar, dan kesaksian tentang Yesus itu kuat.Sama seperti akar-akar pohon redwood saling menguatkan, Tuhan juga memberi kita firman-Nya, gereja, dan sesama orang percaya untuk meneguhkan iman kita. Karena itu, jangan berjalan sendirian. Teruslah bertumbuh dalam firman Tuhan bersama orang-orang yang juga mengasihi Yesus.Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Ceritakan kepada papa, mama, guru Sekolah Minggu, atau temanmu satu alasan mengapa kamu percaya bahwa kisah tentang Yesus dalam Alkitab adalah benar.Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena firman-Mu adalah benar. Tolong aku supaya imanku makin kuat dan berakar di dalam-Mu. Pakailah juga orang-orang percaya di sekitarku untuk menolongku tetap teguh. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah: iman kepada Yesus bukan iman yang kosong, karena Tuhan telah memberi kesaksian yang benar tentang Anak-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A. - Hidup Ini Begitu Singkat

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Apr 26, 2026 57:19


Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A. - Hidup Ini Begitu Singkat

hidup begitu singkat ustadz dr firanda andirja
Renungan Anak GKY Mabes
Jalan Terbaik (26 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 25, 2026 3:14


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahJalan TerbaikDiambil dari: Mazmur 119:105 (TB)“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.”Wonder Kids, ada seorang guru yang pernah berkata kepada murid-muridnya: “Jalan terbaik di Eropa adalah jalan yang paling banyak dilalui.” Mengapa? Karena kalau banyak orang memakai satu jalan, berarti jalan itu memang bisa dipercaya dan membawa orang sampai ke tujuan. Begitu juga dengan kitab-kitab Perjanjian Baru.Kitab-kitab Injil dan surat-surat rasuli tidak menjadi kanon karena seseorang memaksakannya.Mereka diakui karena sejak awal dipakai, dibaca, dan dipercaya oleh banyak jemaat. Tidak ada yang bisa menghentikan kitab-kitab itu untuk dipakai dalam ibadah dan pengajaran. Semakin lama, semakin jelas bahwa kitab-kitab itu memang membawa umat kepada Yesus yang sejati. Dan apa yang diajarkan Injil? Bahwa Yesus adalah Anak Allah. Ia mati untuk dosa kita. Ia bangkit. Ia adalah jalan, kebenaran, dan hidup (Yohanes 14:6).Firman Tuhan seperti jalan yang terbaik. Banyak orang sudah berjalan di atasnya dan membuktikan bahwa jalan itu benar.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Pilih berjalan di jalan yang terang. Jangan ikut jalan yang terlihat menarik tetapi tidak membawa kepada Yesus.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena firman-Mu adalah terang bagi jalanku. Pimpin aku selalu berjalan di jalan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Jalan yang paling aman adalah jalan yang membawa kita kepada Yesus. Tuhan Yesus memberkati.

Renungan Anak GKY Mabes
Ujian Kanon: Otoritas Rasul (23 April)

Renungan Anak GKY Mabes

Play Episode Listen Later Apr 22, 2026 2:50


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalahUjian Kanon: Otoritas RasulDiambil dari: Mazmur 32:8 (TB)“Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.”Wonder Kids, ketika gereja mula-mula memutuskan kitab mana yang benar-benar firman Tuhan, mereka tidak asal memilih. Ada beberapa “ujian” atau kriteria penting. Ujian pertama adalah: Apakah kitab itu memiliki otoritas rasul? Artinya, apakah kitab itu ditulis oleh seorang rasul — orang yang dipilih langsung oleh Yesus — atau oleh seseorang yang sangat dekat dengan para rasul?Sebagai contoh, Matius dan Yohanes adalah rasul. Markus menulis berdasarkan kesaksian Petrus. Lukas adalah rekan pelayanan Paulus.Gereja mula-mula tidak menerima begitu saja tulisan siapa pun yang mengaku berbicara tentang Yesus. Mereka bertanya:Apakah orang ini benar-benar saksi mata?Apakah ia terhubung langsung dengan para rasul?Mengapa ini penting? Karena para rasul adalah saksi langsung kehidupan, kematian, dan kebangkitan Yesus. Firman yang berasal dari mereka memiliki otoritas khusus. Seperti di sekolah: tidak semua orang bisa memberi nilai ujian. Hanya guru yang punya otoritas. Begitu juga, tidak semua tulisan tentang Yesus otomatis menjadi Kitab Suci.Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Hargai bahwa Alkitab kita berasal dari saksi-saksi yang benar-benar dekat dengan Yesus.Mari kita berdoa:Tuhan, terima kasih karena Engkau memakai para rasul untuk menyampaikan kebenaran tentang Yesus. Tolong aku percaya dan hidup menurut firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.Wonder Kids, ingatlah:Alkitab berdiri di atas kesaksian para saksi yang benar-benar mengenal Yesus. Tuhan Yesus memberkati.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 16 April 2026 - Bangkit dari kegagalan, berani memulai sesuatu yang baru

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 15, 2026 6:18


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 16 April 2026Bacaan: "Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itu pun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya." (Matius 9:17)Renungan: Seorang seniman Italia bernama Michelangelo Buonarrotti mendapat perintah membuat lukisan untuk gereja. Ia telah mencoba merombak lukisannya berulang kali, namun ia belum dapat menciptakan lukisan yang baik menurutnya. Suatu hari ketika sedang berada di warung minuman, ia mendengar seorang laki-laki berkata kepada pelayannya, "Anggur ini sudah asam, segeralah membuangnya." Maka pelayan itu pun memecahkan guci berisi anggur yang sudah asam tersebut sehingga air anggur mengalir keluar dan terbuang. Segera pelayan itu membawa sebuah guci berisi anggur baru. Melihat itu, Michelangelo segera pulang ke rumah dan membuang lukisan-lukisannya yang lama dan malam itu ia berhasil menciptakan sebuah lukisan baru yang sangat bagus. Terus memelihara sesuatu yang tidak baik di dalam hati dan pikiran, akan merampas semua sukacita, peluang untuk maju dan hidup berkemenangan. Memang masing-masing kita pasti mempunyai pengalaman yang berbeda satu dengan yang lain. Kita semua tidak terlepas dari dua sisi kehidupan, yaitu sisi suka dan sisi duka. Suka dan duka di dalam kehidupan berumah tangga, di dalam bisnis serta pekerjaan, di dalam penderitaan karena sakit penyakit, di dalam menjalin hubungan dengan seseorang, bahkan di dalam pelayanan. Tentu saja sisi suka akan senantiasa menjadi kenangan manis yang dapat membuat wajah kita berseri-seri bahkan tersenyum mengingatnya. Tetapi yang biasanya jadi masalah adalah sisi duka yang tidak jarang membuat kita sedih, atau bahkan menyebabkan kita menyimpan dendam serta kepahitan yang tidak pernah hilang. Ada sebuah doa singkat yang cukup bagus, "Tuhan, ajarilah aku bersyukur bukan hanya untuk banyak perkara-perkara besar yang sudah Engkau kerjakan, tetapi juga untuk jutaan perkara-perkara kecil yang Engkau kerjakan di dalam hidupku selama ini." Kejadian-kejadian yang menurut kita sangat menyakitkan, tentunya tidak pernah terlepas dari kemahatahuan Tuhan. Roma 8:28 berbunyi, "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah." Seseorang pernah berkata, "Waktu yang lalu tidak akan pernah sama dengan waktu yang akan datang." Apakah kita mengalami banyak kegagalan, kekalahan dan pengalaman menyakitkan selama beberapa waktu ini? Bangkit dan bangunlah iman kita kembali. Taruh harapan sepenuhnya kepada Tuhan dan lihat, bagaimana Diaa akan berkarya di dalam hidup kita. Buanglah anggur asam beserta kirbat lama itu dan milikilah anggur baru beserta kirbat baru yang telah tersedia bagi kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, ajarilah aku agar berani untuk meninggalkan semua kegagalan dan kepahitanku dan memulai sesuatu yang baru mulai hari ini. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Rabu, 15 April 2026 - Baca Firman, Berdoa dan Bersaksi

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Apr 14, 2026 6:08


Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 15 April 2026Bacaan: "Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari." (Mazmur 119:97)Renungan: Suatu ketika ada seorang anak muda yang bertobat dan mulai menghadiri ibadah di gereja. Kemudian seseorang meletakkan tangan di atas bahunya sambil berkata, "Anak muda, ada tiga aturan yang dapat aku berikan kepadamu dan jika engkau berpegang pada peraturan itu maka engkau tidak akan kembali pada kehidupanmu yang lama." Orang itu pun berkata lagi, "Ambil waktu paling sedikit 15 menit setiap hari untuk mendengarkan apa yang Tuhan ingin katakan kepadamu, 15 menit untuk berbicara kepadaNya dan 15 menit untuk berbicara kepada orang lain mengenai Dia." Sebagai orang yang baru bertobat, ia sangat termotivasi dengan tiga aturan yang diberikan kepadanya dan saat itu juga ia memutuskan untuk berpegang pada ketiga aturan tersebut. Sejak hari itu dan hari-hari selanjutnya, ia melakukan ketiga aturan yang diberikan kepadanya dengan tekun. Salah satu bentuk ketaatannya pada aturan yang diberikan kepadanya adalah tekun berdiam diri di kaki Tuhan dan membaca firman-Nya. Ia memulai setiap hari dengan berdoa dan membaca firman Tuhan. Sebelum ia membaca surat dan surat kabar, ia selalu membaca Alkitab terlebih dahulu sehingga ia mendapatkan petunjuk dan penghiburan dari Tuhan setiap hari. Jika kita memperhatikan tiga aturan di atas, maka kita dapat menyimpulkannya dalam tiga hal yaitu, membaca Alkitab, berdoa dan bersaksi. Mengapa kita harus membaca Alkitab? Karena Tuhan rindu menyampaikan banyak hal kepada kita melalui firman-Nya. Jika kita ingin mendapatkan petunjuk, peringatan, kekuatan dan penghiburan dari-Nya setiap hari, maka kita harus membaca Alkitab. Begitu pula di dalam hal berdoa, sebagai orang percaya kita perlu berkomunikasi dengan Tuhan di dalam doa. Hubungan yang erat dengan-Nya akan menolong dan memampukan kita menghadapi kehidupan ini dengan ketabahan, kekuatan dan keyakinan yang diperbaharui setiap hari. Hal-hal ini tidak dapat kita peroleh begitu saja tanpa bergaul dengan Tuhan dan memberikan waktu bagi-Nya. Seberapa jauh kita telah belajar mendisiplinkan diri dalam hal berdoa dan membaca firman Tuhan? Kalau tontonan di tv, berita di internet, medsos, dan hobi lebih menarik hati kita daripada bersekutu dengan Tuhan di dalam doa dan pembacaan firman-Nya, kita harus mengadakan introspeksi. Demikian pula dengan bersaksi kepada orang lain tentang kasih Yesus yang telah menyelamatkan kita. Sudahkah kita menggunakan setiap kesempatan untuk memberitakan kasih-Nya? Coba renungkan, berapa banyak waktu yang kita gunakan untuk membicarakan berbagai hal yang tidak ada gunanya. Alangkah baiknya jika kita selalu menyediakan waktu untuk membicarakan kasih Yesus kepada orang lain sehingga mereka pun diberkati dan dapat mengenal Yesus. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, kerinduan hatiku, yaitu semakin mengenal Engkau. Aku mau belajar mendisiplin diri untuk membaca firman-Mu, berdoa dan bersaksi. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Minggu, 22 Maret 2026 - Setia kepada Tuhan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Mar 21, 2026 6:22


Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 22 Maret 2026Bacaan: "Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?" (Mikha 6:8) Renungan: Seorang pria Jordania yang benama Bakr Melhem merasa kesepian karena hidup terpisah dengan istrinya yang berada di luar kota. Karena kesepian, pria ini lalu iseng-iseng mencoba untuk berselingkuh dengan wanita lain dalam dunia maya melalui chatroom (ruang ngobrol) di internet. Setelah tiga bulan saling chatting, mereka benar-benar merasa cocok dan saling jatuh cinta. Bahkan sepasang kekasih di dunia maya ini berniat menikah. Mereka lantas membuat janji untuk bertemu sebuah tempat. Namun saat mereka berdua bertemu, mereka terkejut dan terkesima. Bukannya apa-apa, tapi ternyata wanita selingkuhan di internet ini adalah istrinya sendiri. Kontan saja mereka berdua saling menuduh bahwa ia pasangan yang tidak setia. Rencana perkawinanpun batal dan sebaliknya mereka berdua sepakat untuk cerai karena satu sama lain tidak setia! Kesetiaan memang menjadi barang langka bagi peradaban dunia modern ini. Begitu mudahnya seorang suami berselingkuh dengan wanita lain, sementara itu si istri juga tidak mau kalah dan segera mencari pria idaman lain. Ujung-ujungnya pun sudah bisa ditebak, mereka memutuskan untuk cerai. Semua ketidaksetiaan ini biasanya dipicu oleh pendapat umum yang berkata bahwa rumput tetangga memang selalu terlihat lebih hijau dibandingkan dengan rumput di halaman kita sendiri. Terjebak dengan pandangan yang seperti ini membuat satu sama lain mengorbankan kesetiaan demi mendapatkan sesuatu yang lebih hijau dan bening, padahal kenyataannya tidak seperti itu. Kesetiaan juga tidak hanya dibutuhkan oleh pasangan hidup yang sudah menikah, namun yang sedang berpacaran juga membutuhkan kesetiaan satu sama lainnya. Kesetiaan dibutuhkan juga dalam hubungan kita dengan dunia kerja, dengan mitra bisnis kita. Kesetiaan juga dibutuhkan dalam hubungan antara orang tua dengan anaknya, antara saudara yang satu dengan saudara yang lainnya. Kesetiaan juga dibutuhkan dalam pelayanan kita, pekerjaan Tuhan membutuhkan kesetiaan kita. Dan yang paling utama adalah dibutuhkan kesetiaan dalam hubungan pribadi kita dengan Tuhan Yesus. Sudahkah kita menjadi pribadi yang setia kepada Tuhan Yesus, ataukah kita terkadang melakukan "selingkuh rohani" dengan berpaling kepada ilah-ilah lain seperti dukun atau paranormal. Apakah kita lebih setia kepada tayangan di medsos dibandingkan dengan berdoa kepada Tuhan? Apakah kita lebih setia menjelajah di internet setiap hari dibandingkan dengan kesetiaan kita dalam membaca Firman Tuhan? Mari belajar untuk menjadi pribadi yang setia, karena Tuhan Yesus selalu setia kepada kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kesetiaan terhadap pasangan, keluarga, pekerjaan dan terlebih pada-Mu sendiri. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 26 Februari 2026 - Bijak dalam berkata-kata

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 25, 2026 4:52


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 26 Februari 2026Bacaan: "Ada orang yang lancang mulutnya seperti tikaman pedang, tetapi lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan." (Amsal 12:18) Renungan: Ada seorang mahasiswa yang menderita kepahitan yang dalam selama bertahun-tahun terhadap salah seorang dosen, karena satu pernyataan yang diucapkan dosen tersebut. Suatu hari ketika ia sedang berbicara dengan pacarnya, mereka ditegur dengan sangat kasar oleh seorang dosen yang kebetulan lewat. Begitu melihat mereka berdua, dosen tersebut langsung mendatangi mereka dan berkata, "Saya muak melihat kalian berdua. Saya tidak bisa makan kalau melihat kalian berdua, mau muntah rasanya." Mahasiswa tersebut dan pacarnya begitu sakit hati sampai-sampai setiap kali dosen tersebut mengajar di kelas, mereka tidak mau mendengarkan. Semangat dan kemauan mereka untuk mengerjakan tugas-tugas dari mata kuliah yang sedang diajar dosen tersebut itupun juga hilang. Akhirnya mereka mendapat nilai yang begitu rendah dari mata kuliah tersebut, bukan karena mereka bodoh tetapi semata2 karena kepahitan dalam hati mereka kepada dosen yang mengajarnya. Amsal 12:18 mengajar kita untuk tidak sembarangan berkata, sekalipun dalam persoalan yang kecil atau remeh, bahkan dalam bergurau. Pada saat kita meremehkan soal yang kita hadapi atau meremehkan pembicaraan kita, maka pada waktu itu akan ada banyak kata-kata yang mengalir keluar tanpa ditimbang dan dipikirkan, sehingga akhirnya tahu-tahu kita sudah membuat banyak kesalahan, kepahitan dan melukai orang lain dengan kata-kata itu. Banyak penderitaan batin dan kepahitan hidup itu berasal dari kata-kata yang keluar seenaknya tanpa dipertimbangkan. Kata-kata yang tidak dipertimbangkan terlebih dahulu, tanpa disengaja dapat melemahkan atau bahkan mematikan semangat, gairah bahkan kerohanian orang lain. Oleh karena itu, sebaiknya sebelum mengucapkan suatu kalimat, teguran, nasihat atau canda gurau apapun juga, terlebih dahulu tanyakanlah kepada hati kita, adakah damai sejahtera untuk berkata-kata begitu? Adakah hati kita gelisah dan merasa tidak enak? Apakah akan ada orang yang terluka hatinya karena perkataan kita ini? Kalau hati kita tidak sejahtera, tidak ada ketenangan untuk berkata-kata sedemikian, tahan dulu, jangan terus bicara, pertimbangkan lagi, dan berdoa kepada Tuhan meminta hikmat dari Roh Kudus. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat dan kepekaan untuk selalu dapat membedakan kata-kata yang berguna dan kata-kata yang tidak beguna. Ampunilah semua perkataanku yang telah menyakiti hati orang lain, dan aku mohon balutlah hati orang2 yang telah kusakiti dengan kasih dan pengampunan dari-Mu. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 6 Februari 2026 - Minta Hikmat Tuhan untuk menemukan akar permasalahan

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Feb 5, 2026 5:04


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 6 Februari 2026Bacaan: "Kemudian pergilah ia ke mata air mereka dan melemparkan garam Itu ke dalamnya serta Berkata: "Beginilah firman TUHAN: Telah Kusehatkan air ini, maka tidak akan terjadi lagi olehnya kematian atau keguguran bayi." (2 Raja-raja 2:21)Renungan: Sejumlah pemburu ular menyerah untuk menangkap dan membunuh ular-ular besar yang sering memangsa ternak masyarakat di sekitar desa-desa. Setelah satu bulan perburuan meski sudah banyak ular yang dibunuh, ular-ular itu tetap ada dan berkeliaran. Pemerintah pun turun tangan dan mengerahkan beberapa ahli untuk meneliti. Hasilnya ditemukan sarang ular yang menampung ribuan ular dewasa dan puluhan ribu yang masih kecil. Akhirnya, semua aman kembali setelah sarang ular dihancurkan menggunakan bahan peledak. Ketika dilaporkan oleh penduduk Yerikho bahwa air di tempat itu tidak baik dan sering menyebabkan keguguran bayi, Nabi Elisa meminta sebuah pinggan baru yang berisikan garam. Kemudian pergilah Nabi Elisa ke mata air itu lalu melemparkan garam ke dalamnya untuk menyehatkan air, agar air tersebut menjadi sehat untuk diminum. Alasan Nabi Elisa melemparkan garam tersebut bukan di sembarang tempat, melainkan ke dalam mata airnya, karena Elisa tahu mata air adalah sumber dari aliran air yang tidak baik bagi penduduk setempat sehingga ketika permasalahan di sumber air diatasi otomatis air yang akan mengalir berikutnya menjadi air sehat. Air yang mendatangkan manfaat bagi warga di tempat itu. Begitu pun dalam kehidupan sehari-hari. Ketika mengalami hal-hal yang tidak baik hal pertama yang harus kita lakukan adalah mencari tahu akar permasalahan tersebut. Kemudian selesaikan masalah pada akarnya sampai tuntas, maka masalah akan dapat teratasi dan tak akan berlarut-larut. Menemukan akar dari suatu masalah memang bukan perkara mudah, maka itu mintalah hikmat Tuhan untuk kita dapat menemukan sumber permasalahan dan mengatasi permasalahan itu hingga tuntas. Kita perlu hikmat Tuhan, sebab Dia Mahatahu sedangkan hikmat manusia sangat terbatas. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berilah aku hikmat untuk dapat menemukan akar dari permasalahan yang aku hadapi saat ini, sehingga dengan hikmat-Mu itu juga aku dapat mencari jalan keluar untuk menyelesaikannya. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 19 Januari 2026 - Memiliki hati yang penuh kasih

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 18, 2026 5:25


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 19 Januari 2026Bacaan: "Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan "Tuhan setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat." (Lukas 19:8)Renungan: Ketika merayakan ulang tahun, selalu ada momen tiup lilin. Di momen tiup lilin inilah biasanya ada sedikit masalah: bingung cari korek api. Hal ini sering terjadi ketika yang hadir tidak ada yang merokok. Beda cerita kalau perayaan tersebut dihadiri oleh perokok, tentu saja sangat mudah mendapatkan korek api. Kita tidak mungkin bisa memberikan apa yang tidak kita punya. Jika Anda minta korek api kepada saya, jelas saya sulit untuk memberikannya. Bukan karena saya pelit, tapi karena saya memang tidak merokok. Sebaliknya, jika Anda memintanya kepada perokok, dengan mudah Anda mendapatkannya. Mengapa? Karena setiap saat mereka membawanya! Zakheus adalah seorang pemungut cukai yang menarik pajak lebih dari jumlah yang seharusnya. Suka memeras dan bertindak semena-mena terhadap rakyat. Sulit bagi Zakheus untuk berbuat baik kepada orang lain. Tapi begitu berjumpa dengan Yesus dan mengalami kasih-Nya, tiba-tiba saja Zakheus jadi murah hati. la membagi-bagikan uangnya kepada orang miskin. la mengembalikan uang berkali-kali lipat kepada orang yang telah ia peras. Bagaimana mungkin tiba-tiba Zakheus jadi murah hati? Sebenarnya ini bukan terjadi secara tiba-tiba, sebab sebelumnya Zakheus lebih dulu menerima kemurahan hati Tuhan. la menerima kasih, sebab itu ia bisa memberikan kasih itu kepada orang lain. Kisah tersebut di atas mungkin bisa menjawab pertanyaan, "Mengapa saya sulit mengasihi? Mengapa saya tidak bisa mengampuni?" Bukan karena kita memiliki watak keras. Bukan karena kita pendendam. Bukan juga karena kesalahan orang tersebut sangatlah besar. Tapi jawabannya adalah karena kita tidak mengalami kasih Allah. Kita tidak mungkin memberi dari sesuatu yang tidak kita punya. Kita tidak mungkin bisa mengasihi orang lain selama kita sendiri belum mengalami kasih Tuhan. Kita sulit mengampuni karena kita belum membuka hati untuk menerima pengampunan Tuhan. Begitu kita mengalami kasih Tuhan, mengasihi dan mengampuni bukan lagi menjadi sebuah kemustahilan, bahkan tidak lagi menjadi hal yang sulit bagi kita. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, jadikanlah hatiku seperti hati-Mu, hati yang mau mengampuni, mengasihi dan menerima setiap orang apa adanya sebagaimana Engkau mau menerima aku apa adanya. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 9 Desember 2025 - Kekuatan Untuk Mengampuni

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 8, 2025 3:44


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 9 Desember 2025Bacaan: "Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu." (Markus 11:25)Renungan: Ketika kita mengampuni seseorang, kita menyuruhnya pergi dan melepaskannya ke dalam tangan Allah, satu-satunya Hakim. Dengan berbut demikian, kita memilih untuk tidak lagi menjadi hakim atas orang tersebut. Mengampuni bukanlah hanya masalah perasaan, melainkan keputusan untuk mau atau tidaknya mengampuni. Ketika kita menyadari bahwa semua manusia tidak luput dari kesalahan dan kita memutuskan untuk memaafkan, itulah pengampunan yang sebenarnya. Seseorang berkata, "Mengampuni berarti melupakan suatu pelanggaran dan memperlakukan orang yang melanggar sebagai tidak bersalah." Begitu kita mengampuni, kita akan merasa damai dan bebas. Mengampuni adalah kunci untuk memancarkan dan menciptakan sukacita di hati. Tuhan sudah mengampuni dosa kita dengan pengorbanan-Nya di kayu salib, kini tugas kita adalah melanjutkan pengampunan itu kepada orang yang pernah menyakitkan kita. Kalau Yesus yang adalah Allah mau mengampuni kita, lalu siapakah kita jika kita tetap berkeras hati untuk tetap menyimpan dendam dan tidak mau mengampuni? Tuhan Yesus memberkati.Doa: Tuhan Yesus, terima kasih untuk pengorbanan-Mu di kayu salib. Hal itu Kau lakukan karena cinta-Mu kepadaku agar aku dapat dibebaskan dari belenggu dosa. Kini ajarilah aku untuk mengampuni seseorang yang telah melukai hatiku. Dia juga telah menghancurkan hidupku. Namun kini aku mengerti bahwa jika Engkau izinkan hal itu terjadi atas diriku, maka sesungguhnya Engkau sedang mempersiapkan aku menjadi pribadi yang tangguh dan tahan uji. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 24 November 2025 - Kasih Yesus Mengalahkan Dosa

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 23, 2025 4:29


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 24 November 2025Bacaan: "Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka." (Yohanes 8:36)Renungan: Ada seorang pandai besi yang sangat terkenal karena hasil kerjanya sangat bermutu. Suatu ketika karena satu kesalahan ia ditangkap dan dipenjarakan di ruangan bawah tanah. Kedua kakinya dirantai dengan rantai yang sangat kuat. Ia mencoba untuk memutuskan mata rantai yang mengikat kakinya. Ia terus mencermati rantai yang membelenggunya dan mencari peluang supaya dapat memutuskan mata-mata rantai itu. Setelah bergumul cukup lama akhirnya harapannya pupus, karena ia mengenali bahwa rantai yang membelenggunya adalah buatan tangannya sendiri. Dulu ia sangat bangga karena telah menciptakan rantai yang kuat, tetapi kini ia sangat menyesal karena rantai yang kuat yang dibuatnya telah membelenggunya dengan sangat kuat. Dosa adalah rantai yag sangat kuat, yang tercipta karena kita mengikuti segala keinginan daging. Tangan kita sendirilah yang merajut setiap mata rantai dosa itu selama bertahun-tahun. Tanpa kita sadari, dosa demi dosa telah kita jalin sehingga menjadi rantai yang sangat kuat, yang mengikat sampai kita tidak mampu lagi untuk melepaskan diri dari belenggunya. Tidak ada yang dapat memutuskan belenggu dosa selain dari Yesus Kristus yang sudah menang atas dosa. Jadi pilihlah sekarang juga. Apakah kita akan hidup merdeka dari dosa atau tetap dibelenggu dosa sampai maut menjemput? Jika kita bijak, undanglah Yesus masuk dalam hati kita untuk memerdekakan kita saat ini juga. Kemudian hiduplah dalam kebenaran firman-Nya, karena hanya ketika kita berkomitmen hidup dalam kebenaran firman-Nya, kita akan mengalami kemerdekaan. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau sudah mau mati untukku. Begitu besar dosa yang kubuat yang selalu mengecewakan hati-Mu. Tapi tangan-Mu senantiasa terbuka untuk menerimaku kembali. Terima kasih Yesus, karena kasih-Mu terlalu besar untukku. Amin. (Dod).

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Selasa, 18 November 2025 - Mendengarkan Suara dan FirmanNya

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 17, 2025 4:23


Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 18 November 2025Bacaan: ".....Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya! Janganlah keraskan hatimu......" (Mazmur 95:7-8)Renungan: Menurut para gembala domba di Israel, menuntun domba-domba ke sumber air dan padang yang berumput hijau sangatlah mudah. Begitu juga saat hendak meninggalkan sumber air dan rumput. Hal ini amat berbeda dengan menggembalakan kambing. Seorang gembala kambing pasti akan dibuat repot apabila kambing sedang melihat sesuatu yang diinginkannya. Domba lebih taat pada panggilan gembalanya, sedang kambing sekalipun tongkat dan cambuk melekat di tubuhnya, ia tetap membandel. Menurut gembala domba, hanya satu keadaan yang bisa membuat domba tidak taat, yaitu pada saat ia sakit. Jika domba dalam keadaan sakit, ia tidak dapat menuruti suara gembalanya dan ia akan mengikuti suara siapa saja. Begitu juga dengan kita manusia, jika dalam kehidupan sehari-hari kita tidak lagi bisa mendengarkan suara Yesus Sang Gembala Yang Baik dan menuruti kehendak-Nya, itu pertanda ada sesuatu yang salah dengan hidup kerohanian kita, yaitu hidup rohani kita sedang sakit. Jika demikian tentu kita perlu memulihkan iman kita agar tidak tersesat. Karena itu, jika kita sudah hidup jauh dari Tuhan, kita perlu memeriksa diri dan mendengarkan firman-Nya. Jika tidak, lama kelamaan kita akan berubah seperti sifat kambing yang susah diatur, tidak dapat mendengarkan suara gembalanya dan selalu menerima cambukan. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku sering tergoda oleh suara bujukan si jahat untuk melakukan perbuatan yang tidak sesuai dengan kehendakMu, mencuri, menyontek, terikat dengan judi, mabuk, pornografi, narkoba, sex bebas, malas berdoa, keras kepala dan dendam. Ampuni aku Tuhan, karena rohaniku sedang sakit dan aku butuh Engkau untuk memulihkannya. Yesus, tolong aku, agar aku jangan sampai terjerembab masuk dalam jurang maut yang akan membinasakanku. Kuasai aku Yesus, dan sadarkan aku, bahwa aku adalah anak kesayangan-Mu. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Uncovering Hidden Powers: Why Rare Earth Is Important? - Menggali Kekuatan Tersembunyi: Mengapa Rare Earth Begitu Penting?

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Nov 14, 2025 11:17


The Rare Earth Elements (REE), consisting of 17 lanthanides including Scandium (Sc) and Itrium (Y), are a group of metals that have unique magnetic, catalytic, and luminescent properties. This element has become very important in this modern age. - Unsur-unsur Tanah Jarang (REE), yang terdiri dari 17 lantanida termasuk Skandium (Sc) dan Itrium (Y), adalah kelompok logam yang memiliki sifat magnetik, katalitik, dan luminescent yang unik. Elemen ini menjadi sangat penting pada jaman modern ini.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Kamis, 6 November 2025 - Jadikan Yesus SahabatMu

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Nov 5, 2025 4:54


Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 6 November 2025Bacaan: "Jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya." (2 Timotius 2:13)Renungan: Ada sebuah lagu rohani berjudul Kau rangkai air mataku. Liriknya sebagai berikut: Kau rangkai air mataku jadi permata, Kau ubah kabut hitamku menjadi sutra. Kepahitan kesukaran Kau ubah jadi bintang-bintang. Kau rangkai air mata jadi permata. Betapa beda jalan-Mu dari jalanku. Seperti langit dan bumi jaraknya. Tak pernah ku punya teman setia seperti Tuhan. Kau rangkai air mata jadi permata. Yesus oh Yesus. Yesus oh Yesus. Tak pernah ku punya teman setia seperti Tuhan. Kau rangkai air mata jadi permata." Banyak di antara kita berusaha untuk mencari sahabat atau teman sebanyak mungkin. Akan tetapi banyak juga yang pada akhirnya mengalami kekecewaan. Pengalaman dikecewakan itu sungguh menyakitkan, sehingga bisa saling menyakiti satu dengan yang lain. Hari ini rasul Paulus mengingatkan kita bahwa ada seorang sahabat yang tetap setia kepada kita walaupun kita sering tidak setia pada-Nya. Dia adalah Yesus. Yesus selalu siap untuk mendengarkan keluh kesah kita. Tetapi terkadang kesempatan itu terlewatkan begitu saja, karena kita tidak tahan untuk duduk diam di hadirat-Nya. Hati kita lebih terpaut dengan manusia sehingga sulit untuk membiarkan Tuhan masuk dalam hati kita. Apapun masalah yang saat ini kita hadapi, belajarlah untuk menjadikan Yesus sebagai sahabat. Dia adalah teman yang setia ketika teman dan sahabat lain meninggalkan kita. Jika kita mau menjadikan Yesus sahabat kita, maka Dia akan merangkai tiap tetesan air mata kita menjadi permata yang indah. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, buka hatiku agar aku mau menjadikan Engkau sebagai sahabatku. Begitu banyak air mata pergumulan hidupku menetes sia-sia ketika aku datang pada manusia. Kini kupersembahkan tiap tetesan air mata pergumulan hidupku dalam kirbat-Mu, ubahlah tiap tetesan air mataku menjadi rangkaian permata yang indah yang akan memberikan kelegaan bagi hidupku. Yesus, Engkaulah andalanku. Amin. (Dod).