Podcasts about jauh

  • 485PODCASTS
  • 753EPISODES
  • 23mAVG DURATION
  • 1EPISODE EVERY OTHER WEEK
  • Sep 14, 2026LATEST

POPULARITY

20192020202120222023202420252026

Categories



Best podcasts about jauh

Show all podcasts related to jauh

Latest podcast episodes about jauh

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-24 masa biasa, 15 September 2026, Peringatan Santa Perawan Maria Berdukacita

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Sep 14, 2026 7:54


Dibawakan oleh Finda Jatiman dari Saint Peter's School Kelapa Gading, Jakarta Utara, di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Ibrani 5: 7-9; Mazmur tg 31: 2-3a.3b-4.5-6.15-16.20; Yohanes 19: 25-27.IBU YANG MENGAMPUNI Tema renungan kita pada hari ini ialah: Ibu Yang Mengampuni. Pada hari iniGereja kita memperingati Bunda Maria yang berdukacita. Pengalaman duka Mariasangat berkaitan dengan salib penderitaan Yesus Kristus. Pada waktu menjalanihukuman mati, Yesus sendirian. Para rasul meninggalkan Dia, kecuali ibunda-Nyadan murid yang sangat dikasihi-Nya, Yohanes. Maria, Bunda Yesus dan tiga wanitalainnya berada di dekat salib itu.  Di kaki salib itu, Maria mengalami puncak kedukaan yaitu kematian Putrayang lahir dari rahimnya. Jauh sebelumnya ketika bayi Yesus dipersembahkan dibait suci, Simeon telah meramalkan kalau Maria akan menemui penderitaan yangmengerikan, sebilah pedang yang menembus jiwanya. Selanjutnya, ia mengalamipenderitaan bersama Yesus hingga akhirnya di Kalvari. Banyak yang menyebutMaria sebagai seorang martir dalam roh. Tetapi Maria tidak kalah dan menyerahdengan duka dan kehilangan yang dialaminya, karena iman dan harapannya ditopangoleh iman kepada Allah dan kasih kepada Putranya. Sebagai bukti imannya yang begitu kuat, kekuatan pengampunan Bunda Mariasama kualitasnya dengan yang diungkapkan oleh Yesus dari atas salib: Bapa,ampunilah mereka karena mereka tak tahu apa yang mereka perbuat. Dari atassalib juga Yesus memandatkan ibu-Nya untuk mengadopsi semua pengikutnya dari segalazaman, yang diwakili oleh murid yang dikasihi itu. Maka Maria patuh pada tugasitu untuk menerima semua orang, termasuk yang menghukum mati Yesus, agar merekajuga diampuni, disadarkan dan dibawa kembali kepada kebenaran.  Sampai dengan saat ini, Bunda Maria dalam persekutuannya dengan YesusKristus masih tetap sedih kalau melihat para murid Yesus jatuh dalam dosa danberusaha keras untuk melepaskan dirinya dari cengkeraman dosa. Ulah mereka itujelas mendatangkan derita dan sakit pada tubuh Kristus, yaitu Gereja ternoda.Jika sebagian anggota Gereja berdosa dan berbuat jahat, tentu sangatmemengaruhi anggota-anggota lainnya. Tetapi lebih dari pada bersedih danberduka, Bunda Maria dari hatinya yang pengampun meminta Yesus Kristus untukmengampuni dan menobatkan mereka. Bagian dari doa “Salam Maria”, “doakanlahkami yang berdosa ini...” adalah ungkapan paling nyata bagaimana Bunda Mariaikut mengampuni kita. Memikirkan Bunda Maria yang berduka, hendaknya langsung menyadarkan kitauntuk tidak terus-menerus membuatnya larut dalam duka karena dosa-dosa kita,sama dengan kita yang tidak ingin terus-menerus membuat ibu kita di rumahbersedih karena kenakalan dan kesembarangan kita. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan Yesus Kristus, kuatkanlah kami untuk senantiasamempunyai devosi yang benar dan bertahan kepada Bunda Maria, bunda kami jugayang selalu mengampuni. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

Kumpulan Dakwah Sunnah
Ustadz Abdullah Zaen M.A. - Kajian Keluarga: Buah Jatuh Tidak Jauh dari Pohonnya

Kumpulan Dakwah Sunnah

Play Episode Listen Later Sep 6, 2026 62:56


Ustadz Abdullah Zaen M.A. - Kajian Keluarga: Buah Jatuh Tidak Jauh dari Pohonnya

Elshinta Semarang
Kudatuli Kembali Diselidiki: Seberapa Jauh Komnas HAM Ungkap Dugaan Pelanggaran HAM Berat?

Elshinta Semarang

Play Episode Listen Later Sep 1, 2026 14:47


Peristiwa 27 Juli 1996 atau yang dikenal sebagai Kudatuli kembali menjadi sorotan. Komnas HAM membentuk Tim Ad Hoc Penyelidikan Proyustisia untuk menelusuri dugaan pelanggaran HAM berat dalam peristiwa kelam tersebut.Apa urgensi penyelidikan kembali Peristiwa Kudatuli? Sejauh mana proses ini dapat mengungkap fakta, menemukan titik terang bagi para korban, dan mendorong penyelesaian kasus?Simak perbincangan bersama Ketua Komnas HAM RI, Anis Hidayah, hanya di Elshinta.

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-21 masa biasa, 29 Agustus 2026, Peringatan Wafatnya Santo Yohanes Pembaptis

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Aug 28, 2026 7:57


Dibawakan oleh Veronika Rahayu dan Marselina Indah dari Gereja Kristus Raja, Paroki Bajiro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Yeremia 1: 17-19; Mazmur tg 71: 1-2.3-4a.5-6ab.15ab-17; Markus 6: 17-29.BERBICARA KEBENARAN DAN PERTAHANKAN KEMURNIAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Berbicara Kebenaran dan PertahankanKemurnian. Bertepatan dengan peringatan wafatnya Santo Yohanes Pembaptis padahari ini, hati dan pikiran kita diarahkan kepada pribadi yang teguh dan lantangyang membawa suara kebenaran sampai menyentuh relung hati terdalam manusia. Iaberani dan pantang menyerah menantang penguasa tertinggi lantaran hidup tidakbermoral yang jauh dari ketulusan dan kemurnian.  Berbicara kebenaran dan memelihara kemurnian baik dalam ikatan perkawinansuami dan istri, maupun suatu mentalitas hidup tulus-murni sebagai hidup yangbermartabat, ini adalah potret kehidupan Yohanes Pembaptis. Jauh sebelum dia,ada nabi besar Yeremia yang sangat tertekan karena diancam mati oleh paramusuh, dan ia tak pernah menjauh dari Tuhan. Dirinya berdiri tegak padakebenaran Allah, dan hati serta pikirannya murni berbakti kepada Allah saja. Apa yang dilakukan oleh Yohanes Pembaptis dan Yeremia ini merupakan bagiandari warta gembira Yesus Kristus. Pribadi Yesus adalah kemurnian itu. Pikirandan hati yang murni selalu bebas dari hal-hal negatif, kacau, abu-abu,berbelit-belit, rasionalisasi, mencari kambing hitam, menghakimi dan berbohong.Jadi dengan bertindak yang benar, nilai kemurnian itu ditegakkan dan diperkuat. Yesus mengecam dengan keras orang-orang Farisi dan para ahli Taurat karenakata dan perbuatan mereka tidak benar. Ini diperparah dengan intensi danmotivasi mereka tidak murni. Ketika kebohongan, tipu daya, kesombongan dannafsu ikut mengganggu kehidupan kita sebagai umat beriman dan masyarakat,dipastikan kebenaran terancam hilang dan kemurnian nurani manusia terancampudar. Biasanya para musuh kebenaran, ketulusan dan kemurnian menggunakankekerasan untuk membinasakan para pegiat dan pejuang kebenaran.  Yeremia, Yohanes dan Yesus mengalami demikian. Namun perjuangan dan upayamempertahankan kebenaran dan kemurnian itu tak pernah berhenti sampai saat inidan seterusnya. Mengapa para musuh tidak sampai berhasil menghilangkankebenaran dan hidup murni itu, meski mereka telah mengusahakan itu sejak zamanYeremia dahulu? Karena pikiran dan hati manusia diciptakan untuk kebenaran dankemurnian yang bersumber pada Tuhan. Kita percaya dan mengungkapkan iman bahwaTuhan memilih untuk tinggal di dalam diri dan hati kita. Kalau kita hilangkepercayaan ini, di situ akan mulai penyangkalan akan kebenaran dan kemurnian.Sebenarnya di dalam diri kita terdalam, kita ingin hidup benar dan murni.Semoga kita tetap ingin kembali ke situ.Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Di dalam rahmat-Mu ya Bapa, kami menemukan segala belaskasih-Mu untuk membawa kami kembali kepada-Mu setalah kami gagal dan berulahdalam menaati kehendak-Mu. Kuatkanlah kami untuk semakin setia dan benar didalam hidup iman kami. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalamnama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-19 masa biasa, 14 Agustus 2026, Peringatan Santo Maksimilianus Maria Kolbe, Imam dan Martir

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Aug 13, 2026 7:35


Dibawakan oleh Fibri dari Gereja Kristus Raja, Paroki Bajiro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Yehezkiel 16: 1-15.60.63; Mazmur tg: Yes 12: 2-3.4bcd.5-6; Matius 19: 3-12.SETIA DARI AWAL SAMPAI AKHIR Renungan kita pada hari ini bertema: Setia dari Awal Sampai Akhir. Imanmengarahkan kita untuk terikat dari awal sampai akhir, pertama kali danterakhir kali dengan Tuhan. Kita memiliki perjanjian dengan Tuhan. Tuhan ituabadi dan tak dapat berubah kehendak-Nya, maka yang ditetapkan-Nya berlaku dariawal sampai akhir. Satu bentuk penetapan yang diwartakan oleh bacaan kita hari ini ialahperjanjian perkawinan pria dan wanita. Dasar untuk perjanjian ini ialahpenciptaan setiap pria dan wanita dalam gambar dan rupa Allah. Masing-masingnyadikaruniai kemampuan untuk memilih, menyukai dan memastikan pilihan cintanyayang tepat. Ini dapat terjadi berkat campur tangan Tuhan. Makanya kita percayabahwa jodoh pria dan wanita itu bergantung sekali pada ketetapan Tuhan.  Tuhan, melalui Gereja, melanjutkan penetapan Ilahi ini dengan memberkatiperkawinan. Cinta pria dan wanita yang dirayakan di dalam Gereja merupakantanda Tuhan meresmikannya. Dengan tahap ini, ikatan yang sudah terbentuk sejakawal disahkan di hadapan Allah dan dunia, hendaknya dipertahankan sampai akhirhayat. Allah itu kekal, sehingga penetapannya memang harus kekal. Bagaimana jika terjadi kegagalan yaitu bahwa perkawinan itu tidak sampaimati? Itu adalah persoalan yang dihadapi dahulu oleh Musa terhadap orang-orangIsrael yang menceraikan perkawinannya. Persoalan ini turun sampai kepada zamanYesus, dan seterusnya ke zaman kita. Intinya, tindakan yang merusak danmembatalkan perjanjian perkawinan, kata Yesus, adalah dosa percabulan. Initergolong dosa besar. Dosa ini jelas menghapus penetapan Tuhan tersebut.  Lalu bagaimana caranya merawat dan mempertahankan ikatan itu? Pasti adabanyak petunjuk dan caranya. Dalam terang Sabda Tuhan dan perayaan hari ini,ada satu cara yang dapat kita gunakan untuk memperkuat ikatan perkawinan dankehidupan keluarga. Cara yang dimaksud ialah cara mengikuti model. Cara-carayang umum seperti pengajaran, bimbingan, pendampingan, serta kegiatan-kegiatanrohani di dalam dinamika kelompok memang dipandang tetap berguna, namun meniruteladan adalah yang paling konkret dan bertahan lama. Model utama kita ialah Yesus Kristus. Jauh sebelum Yesus lahir ke dalamdunia, nabi Yehezkiel sudah mengatakan kepada para pendengarnya bahwa Allahtetap setia meskipun manusia sering berbuat tidak setia. Karena Ia tetap setia,Ia akan selalu menarik manusia yang tidak setia untuk kembali setia. SantoMaksimilianus Kolbe dan semua orang kudus lainnya juga adalah model-model kitauntuk setia sampai akhir hidup kita.    Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus, jadikanlah kami setia seperti Engkau yangsetia melakukan kehendak Bapa sampai akhir. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalamnama Bapa ...

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Can Alzheimer's be detected long before symptoms appear? - Dapatkah Alzheimer Dideteksi Jauh Sebelum Gejala itu Muncul?

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jul 20, 2026 5:16


A study reports that a blood test can predict the onset of Alzheimer's symptoms years in advance, and doctors describe this as a potential game-changing breakthrough. - Sebuah studi melaporkan bahwa tes darah dapat memprediksi munculnya gejala Alzheimer bertahun-tahun sebelumnya, dan para dokter menyebut hal ini bisa menjadi terobosan yang mengubah keadaan secara signifikan.

AWR Indonesian - Daily Devotional
Misi ke California yang jauh

AWR Indonesian - Daily Devotional

Play Episode Listen Later Jul 11, 2026 6:56


Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu."

AWR in Indonesian - Renungan Harian
Misi ke California yang jauh

AWR in Indonesian - Renungan Harian

Play Episode Listen Later Jul 11, 2026 6:56


Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu."

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Jumat, 26 Juni 2026 - Sabar, Kendalikan diri dan berpikir jernih

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jun 26, 2026 5:50


Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 26 Juni 2026Bacaan: "Sabarlah terhadap semua orang. " (1 Tesalonika 5:14)Renungan: Banyak orang punya masalah dengan emosi. Sangat temperamental dan gampang meledak. Orang seperti ini bisa termasuk tipe gunung merapi yang mudah meletus. Kalau "gunung berapi" ini sudah meletus, keluarlah lahar perkataan yang panas, pedas, tajam, dan menyakitkan. Mengapa hal ini bisa terjadi? Secara ilmiah, di bagian otak kita ada amygdala yang kerap disebut otak emosi. Amygdala bekerja 80.000 kali lebih cepat dibandingkan otak besar. Karena amygdala bekerja lebih cepat, logika jadi dikalahkan emosi. Untuk mencapai kecepatan yang sama dengan amygdala, otak besar butuh waktu enam detik. Dari perhitungan inilah para ahli jiwa menemukan teori "Jeda Enam Detik", yaitu mengambil jeda selama 6 detik sebelum bicara dan mengambil keputusan saat kita marah atau sedang emosi. Jauh sebelum teori Jeda Enam Detik ditemukan, firman Tuhan sudah memberi nasihat kepada kita yang memiliki problem emosi temperamental. 1 Tesalonika 5:14b mengatakan, "Sabarlah terhadap semua orang." Ketika seseorang menyulut sumbu kemarahan kita, kita tidak akan langsung meledak sebaliknya kita berusaha mengulur-ulur waktu sangat lama untuk kita menjadi marah dan mendidih. Karena waktu "mendidihnya" lama maka kita punya banyak kesempatan untuk menguasai diri, menenangkan diri, dan berpikir jernih sebelum mengambil keputusan yang bodoh. Jadilah sabar. Sabar membebaskan kita dari amarah yang tak terkontrol dan tak terkendali. Sabar menghindarkan kita dari kekeliruan. Dalam Amsal 14:17 dikatakan, "Siapa lekas naik darah, berlaku bodoh, tetapi orang yang bijaksana, bersabar." Apakah kita orang yang bijak ataukah orang yang bodoh, ditentukan oleh seberapa kita sabar. Jadilah pengikut Yesus yang perlu waktu lama untuk mendidih, bukan seperti gunung berapi yang meledak-ledak. Setiap kali hendak meledak, ingatlah untuk mengambil jeda selama enam detik untuk menenangkan diri. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berikanlah aku kesabaran, sehingga masalah apapun yang terjadi dalam hidupku, hatiku dapat tetap tenang menghadapinya. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
You may leave 'home', but taste never does - Jauh Merantau, Meja Makan Tetap Terasa 'Rumah'

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Jun 15, 2026 12:40


From a bowl of bubur ayam to the story of Makassan sailors, engaged couple Kris Redden and Ruby Healey shed light on the stories of Melbourne's Indonesian diaspora through their newly released book. - Dari semangkuk bubur ayam hingga kisah pelaut Makassar, pasangan Kris Redden dan Ruby Healey mengangkat cerita diaspora Indonesia di Melbourne yang selama ini jarang terdengar melalui buku karangan mereka.Dengarkan SBS Indonesian setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu jam 3 sore.Ikuti kami di Facebook dan Instagram, serta jangan lewatkan podcast kami.

Radio Elshinta
Menyusuri Jejak Al Balad: Gerbang Peradaban Haji Nusantara di Masa Lampau

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later May 20, 2026 5:32


Pernahkah Anda membayangkan perjalanan haji memakan waktu satu hingga tiga bulan penuh melintasi samudera?Jauh sebelum era pesawat terbang modern yang hanya memakan waktu 9 hingga 11 jam, jemaah haji Nusantara di masa lampau harus bertaruh nyawa menaiki kapal uap menuju Tanah Suci. Perjalanan panjang nan emosional ini bermuara di Al Balad, sebuah pelabuhan legendaris di Jeddah yang kini ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.Dalam episode kali ini, kita akan napak tilas sejarah Al Balad. Tempat ini bukan sekadar titik transit yang melelahkan, melainkan kawah candradimuka bagi Sukses Peradaban dan Sukses Ekosistem Ekonomi—bagian dari visi Tri Sukses Haji. Di sinilah para ulama besar Nusantara seperti K.H. Ahmad Dahlan dan K.H. Hasyim Asy'ari saling bertukar pemikiran dan membawa pulang pencerahan ke Tanah Air.Dengarkan kisah selengkapnya tentang jejak sejarah haji yang membentuk peradaban Islam di Indonesia, dan bagaimana kemudahan fasilitas haji masa kini yang inklusif—ramah lansia, ramah perempuan, dan ramah disabilitas—patut kita syukuri untuk mencapai Sukses Ritual.#Haji2026 #TriSuksesHaji #HajiRamahLansia #HajiRamahPerempuan #HajiRamahDisabilitas #KemenhajRI #PPIH2026 #MCH2026 #Arafah #Wukuf #KabarHaji2026 #RadioElshintaNewsAndTalk #ElshintaHaji2026 #LiputanHaji2026 #InfoHaji2026 #JemaahHajiIndonesia (BEH / MCH 2026)

Suara Buddharatana
Nasihat untuk putra putri yang hendak study jauh dari orangtua

Suara Buddharatana

Play Episode Listen Later May 13, 2026 18:00


Dhammasākacchā oleh Bhante Mahā Dhammadhīro usai dana makan di Vihāra Buddharatana Medan

Radio Elshinta
Jemaah tak perlu lagi menguras tenaga berjalan jauh mencari makanan yang sesuai selera

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later May 8, 2026 3:11


Jemaah tak perlu lagi menguras tenaga berjalan jauh mencari makanan yang sesuai selera. berkat hadirnya area komersial yang menjajakan kuliner Nusantara disekitar Hotel. NS : Dirjen Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kemenhaj, Jaenal Effendi.BEH/MCH2026

Ada Apa Dengan Gaming
Film Baru Resident Evil Diumumkan, Jauh Lebih Horror! - AADG Eps. 419

Ada Apa Dengan Gaming

Play Episode Listen Later May 3, 2026 69:24


Daftar Berita:Final Fantasy XIV hadir di Switch 2Sony umumkan kenaikan harga resmi untuk PS5First Person mode paling banyak dipilih untuk perspektif Grace di Resident Evil RequiemFilm terbaru Resident Evil diumumkan, jauh lebih horror

Radio Elshinta
Area parkir Masjid Bir Ali yang jauh lebih luas pada musim haji tahun ini

Radio Elshinta

Play Episode Listen Later Apr 29, 2026 3:49


Area parkir Masjid Bir Ali yang jauh lebih luas pada musim haji tahun ini menuntut strategi pengawasan ekstra ketat pada saat pergerakan jamaah haji menuju Makkah pada Kamis, 30 April 2026.LAPORAN BHERY HAMZAH

Ini Koper
#836 Panduan Penggalangan Dana

Ini Koper

Play Episode Listen Later Jan 25, 2026 6:21


Halo sobat podcast INIKOPER. Pernah pusing karena kas yayasan kosong? Saya baru saja membaca buku yang sangat bagus karya Evan Wildstein. Judulnya The Nonprofiteer's Fundraising Field Guide. Isinya membongkar cara lama. Mencari dana itu ternyata bukan soal jadi tukang rayu yang agresif. Bukan juga soal jualan proposal. Wildstein justru menawarkan konsep Servant-Leadership. Intinya sederhana: penggalangan dana akan sukses besar kalau kita mau jadi pelayan bagi donatur. Kepemimpinan di sini bukan soal jabatan mentereng, tapi soal bagaimana kita bisa memengaruhi orang untuk mau bergerak bersama demi tujuan mulia. Kunci suksesnya ada di telinga, bukan di lidah. Wildstein punya aturan unik: bicaralah hanya 25 persen, sisanya 75 persen gunakan untuk mendengarkan donatur. Di podcast INIKOPER ini, kita harus belajar: jangan jualan kemiskinan atau poverty porn hanya supaya orang merasa iba. Itu merendahkan martabat manusia. Gunakan cara yang jujur. Bangun kepercayaan. Ingat, donatur itu menitipkan amanah. Jadi, tugas kita bukan cuma kirim kuitansi, tapi ceritakan dampak nyatanya. Biarkan donatur merasa bangga karena sudah membantu, bukan merasa hanya dijadikan mesin ATM. Hasilnya nyata. Riset buku ini menunjukkan organisasi yang pakai pola "pelayan" ini punya hasil dana 24,2 persen lebih tinggi. Jauh di atas lembaga biasa. Pada akhirnya, mencari dana itu soal hubungan hati, bukan sekadar transaksi bank. Kita perlu rajin bertanya ke donatur: kenapa mereka masih setia membantu kita? Kalau staf yayasan kerjanya senang dan donatur merasa dihargai, dana akan mengalir dengan sendirinya. Inilah pesan baru untuk Anda para pejuang sosial: memimpinlah dengan cara melayani. Selamat mendengarkan di INIKOPER!

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-1 masa biasa, 13 Januari 2026

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Jan 12, 2026 9:14


Dibawakan oleh Agustinus Windu dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Samuel 1: 9-20; Mazmur tg: 1 Sam 2: 1.4-5.6-7.8abcd; Markus 1: 21b-28.KEWIBAWAAN DARITUHAN Renungan kita pada hari ini bertema: Kewibawaan DariTuhan. Dengan muda kita dapat mengerti bahwa firman dari imam Eli di bait suciyang diterima Hana adalah sabda yang berisi kuasa, sehingga ketika Hana bersamasuaminya pulang dari ibadah mereka, Hana mengandung dan melahirkan Samuel. Iniadalah kisah dalam bacaan pertama dalam liturgi hari ini. Jauh lebih hebat lagi, firman yang keluar dari mulut Yesussaat ia berkata atau mengajar, adalah sabda yang berisi kuasa sehingga setandan roh-roh jahat takluk tak berdaya. Mereka mengalah dan mengakui kekuatanTuhan Allah. Pada zaman Yesus, kekuasaan ini merupakan satu-satunya yangdiandalkan. Sebagai pembanding, para rabi Yahudi yang punya pengaruh sangatkuat di masyarakat tak bisa berbuat apa-apa.  Mereka dipandang guru yang pandai mengajar danmengarahkan. Para rabi ini tampaknya punya banyak kuasa berkata-kata, tetapimereka hanya mengutipnya dari sumber-sumber lain. Mereka sama dengan banyakpengajar saat ini yang suka mengutip sumber lain. Mereka adalah para guru yangberguru pada pihak lain. Hal ini tidak terjadi pada Yesus. Ia adalah sumberkekuasaan itu. Ia adalah guru yang tidak berguru pada siapa pun, karena sabdayang keluar dari-Nya dan perbuatan yang dilakukan-Nya adalah dari Tuhan Allah sendiri. Hal yang sangat penting di sini ialah Yesus Kristus hendakmemberikan kekuasaan-Nya itu supaya dilakukan juga oleh orang lain. Ini adalahsumber kewibawaan orang-orang yang beriman. Kewibawaan seorang pengikut Kristuspada dasarnya ialah kepercayaan dan kuasa Tuhan yang menetap dan bekerja didalam dirinya sebagai orang beriman. Jadi ada suatu relasi resiprokal yangsaling mengisi, yaitu orang beriman yang percaya dan Yesus memberikankuasa-Nya. Saling memberikan seperti ini tidak terjadi pada pararabi. Orang-orang farisi, ahli Taurat, para penguasa, orang-orangsombong-cerdik-pandai yang tidak percaya kepada Yesus, tak mungkin melakukanini. Yesus tentu tidak memberikan sabda-Nya yang penuh kuasa kepada mereka. Iatentu berikan itu kepada orang-orang kepercayaan-Nya, mulai dengan Maria danYosef, lalu Yohanes Pembaptis, menyusul para rasul, dan seterusnya sampai padatiap-tiap orang yang percaya kepada Yesus dan hidup di dalam imannya itu. Agar suatu kewibawaan Kristen digunakan secara efektif dandapat memberikan hasil yang diinginkan seperti mujizat, buah yang berlimpah,penaklukkan kuasa jahat, dan perbuatan besar lainnya, kita perlu iman kepadaYesus yang kuat dan benar. Sering kita tidak dapat memberikan hasil sepertiyang diinginkan, bisa jadi karena dari pihak kita sendiri, yaitu iman kita yangbelum benar dan kuat.  Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, ajarilah kami untuk selalu berkata dan berbuat yang benar sepertiEngkau sendiri. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 12 Januari 2026 - Rencana Tuhan jauh lebih besar

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Jan 11, 2026 6:48


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 12 Januari 2026Bacaan: "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. (Yeremia 29:11)Renungan: Dikisahkan ada sekumpulan ulat sedang berupaya keluar dari kepompong yang nantinya akan menjadi kupu-kupu yang indah. Di tengah kerja keras itu, seorang petani ulat menarik dan memasukkan ulat-ulat itu ke dalam sebuah wadah yang berisi air panas. Kumpulan ulat itu pun akhirnya mati semua. Setelah ditiriskan dan dijemur, sang petani memisahkan gulungan putih yang melekat pada setiap ulat. Setelah serat-serat itu terkumpul, diproseslah menjadi bahan pakaian, yakni kain sutra yang harganya sangat mahal. Ulat-ulat itu memang tidak pernah menjadi kupu-kupu yang indah, yang menghiasi taman-taman, namun mereka tetap berguna, bahkan memberi nilai yang berbeda bagi manusia. Mari kita renungkan. Apakah ada sebuah kejadian yang membuat mimpi-mimpi kita hancur? Ada orang yang karena kecelakaan maut, menguburkan banyak impian besar mereka. Karena kecelakaan lalu harus duduk di kursi roda, ada yang sampai tidak jadi menikah. Karena kecelakaan mobil, ada yang gagal kuliah di luar negeri, lalu harus kembali ke tanah air dan menjalani pengobatan. Semua alur kisah, segala rencana berantakan sudah, tak seperti yang mereka pikir selama ini. Stress, depresi pasti. Namun mereka memilih bangkit dari keterpurukan dan menata hidup kembali. Mereka memimpikan mimpi yang baru, yang lebih besar, yang lebih gila dari sebelumnya. Mereka menjalani hidup yang sama sekali berbeda. Tak mudah memang menerima kenyataan yang ada, tetapi jika orang-orang itu bisa melalui badai yang ada, kita pun seharusnya bisa melewati hal serupa. Tidak semua mimpi menjadi kenyataan, itu fakta. Tidak segala yang kita rencanakan, sekalipun sudah sedemikian matang akan terjadi. Memang membutuhkan waktu untuk memulihkan diri, perlu proses untuk menghadapi mimpi buruk itu. Akan tetapi percayalah jika Tuhan mengizinkan meruntuhkan semua mimpi kita, berarti la sedang merancang sesuatu yang lebih besar, yang lebih dahsyat bagi kehidupan pribadi dan karir kita. Imanilah itu! Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap peristiwa dalam hidupku yang tidak kuinginkan dan itu terjadi. Aku mengimani bahwa itu adalah bagian dari rencana-Mu untuk mewujudkan rancangan terbaik-Mu bagi hidupku. Amin. (Dod).

Daily Fresh Juice
Fresh Juice 28 Desember 2025 – Mat. 2:13-15,19-23. : Jauh dari Ideal Dunia, tetapi dekat dengan Kehendak Allah

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Dec 27, 2025


Pembawa Renungan : Sandy Kusuma Tangerang Mat. 2:13-15,19-23.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Senin, 22 Desember 2025 - Mendidik, dan Memberi Nasihat yang baik dan benar

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Dec 21, 2025 5:28


Kencan Dengan Tuhan - Senin, 22 Desember 2025Bacaan: "Anak yang bijak mendatangkan sukacita kepada ayahnya, tetapi anak yang bebal adalah kedukaan bagi ibunya." (Amsal 10:1) Renungan: Fery tumbuh menjadi anak yang baik dan penurut. Namun, sejak ia beranjak menjadi seorang remaja, ia berubah menjadi anak pemberontak. Walau demikian, cinta sang ibu tidak pernah luntur. Ibunya sangat mengasihi dia dan dalam setiap doa, nama Fery tidak pernah dilupakan. Tidak peduli anaknya menutup telinga saat ia berbicara kepadanya, sang ibu akan tetap menasihatinya. Dengan linangan air mata, ia memohon kepada Tuhan untuk melindungi anaknya dari pergaulan yang buruk. Saat Fery sedang tertidur, ia berlutut di samping tempat tidurnya dan berdoa untuknya. Fery mengetahui semua yang dilakukan ibunya bagi dia. Jauh di dalam hatinya, ia sangat mengasihi ibunya. Namun, ia merasa bahwa sekarang ia telah menjadi seorang pemuda. Ia tidak mau mendengar nasihat-nasihat ibunya lagi. "Aku bosan mendengar ceramah ibu setiap hari, telingaku sakit mendengarnya, Bu. Aku sudah besar dan aku tahu apa yang aku perbuat." Suatu ketika, saat pulang sekolah, ia diajak oleh teman-temannya ke tempat pelacuran. "Tidak ada salahnya aku mencoba," pikirnya. Fery pergi bersama mereka. Tinggal beberapa meter lagi mereka akan masuk ke dalam rumah itu. Tiba-tiba ia teringat kepada ibunya. Nasihat-nasihat sang ibu terngiang dengan sangat jelas di telinga Fery. Bayangan ibunya yang sedang berlutut, dan berdoa sambil menangis terlintas dalam benaknya. "Bagaimana perasaan Ibu bila mengetahui aku datang ke tempat seperti ini? la pasti akan sangat sedih." Langkah-langkah kaki Fery semakin terasa berat. Ia memandang rumah itu. Rasa jijik menyelimuti dirinya. "Tidak, aku harus pulang!" Ia berbalik dan segera berlari meninggalkan tempat itu dan tidak pernah kembali lagi. Ketika membaca kisah di atas, sepertinya nasihat sang ibu sama sekali tidak kena pada sasaran. Namun pada akhirnya, ketika si anak diperhadapkan dengan godaan dunia, ia kembali teringat akan nasihat ibunya. Di sini Roh Kudus berperan dalam mengingatkan semua nasihat-nasihat yang diberikan kepada anak. Mendidik anak sangat penting tetapi kita jangan lupa ada bagian yang sangat penting, yaitu selalu mendoakan mereka. Amsal berkata supaya para orang tua menasihati anak-anak mereka untuk takut akan Tuhan. Mendidik anak ke jalan yang benar itu sangat penting. Ams 22:6 berkata, "Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu." Anak-anak adalah anugerah yang Tuhan berikan untuk dijaga. Didikan berupa nasihat yang baik akan menuntun dan mengarahkan mereka ke jalan yang benar. Marilah kita menanamkan ajaran-ajaran yang baik dan benar kepada anak-anak kita, supaya mereka hidup menurut kebenaran firman Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Doa:Tuhan Yesus, berkatilah kedua orang tuaku. Berilah aku hikmat-Mu sehingga apapun yang aku pikirkan, katakan dan perbuat pada akhirnya mampu membanggakan kedua orang tuaku. Amin. (Dod).

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Ben hasn't seen his loved ones for 13 years but at this Australian bakery he found a New Job and a New Family - Jauh dari kerabat 13 tahun lamanya, Ben merasa jadi bagian keluarga di Toko Roti Australia tempatnya bekerja

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Dec 19, 2025 6:07


A fresh start for Ben, who fled Afghanistan 13 years ago and later struggled to survive as a refugee in Asia, Jakarta, capital city of Indonesia. - Awal yang baru bagi Ben, ia melarikan diri dari Afghanistan 13 tahun yang lalu dan berjuang untuk bertahan hidup sebagai pengungsi di Asia, tepatnya ibu kota Indonesia, Jakarta.

GSKI City Blessing Semarang
Renungan D'Message || MAKIN TAU, MAKIN JAUH || Ps. Steven Liem

GSKI City Blessing Semarang

Play Episode Listen Later Dec 6, 2025 12:23


Renungan D'Message || MAKIN TAU, MAKIN JAUH || Ps. Steven Liem

TALK MBOIS
#38 JAUH JAUH DARI KEDIRI UNTUK JADI STAND UP KOMEDI

TALK MBOIS

Play Episode Listen Later Dec 4, 2025 5:43


Episode spesial kali ini menghadirkan kisah seru perjuangan merantau jauh dari Kediri demi mengejar mimpi jadi stand up komedian.

Radio Muhajir Project
Riyaadhush Shaalihiin 1926. "KALA YANG DICINTA JAUH & PERGI"

Radio Muhajir Project

Play Episode Listen Later Nov 23, 2025 25:12


Bismillah,1926. KALA YANG DICINTA JAUH & PERGIRiyaadhush Shaalihiin Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)QS. Abasa: 34-37Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,يَوْمَ يَفِرُّ ٱلْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ34. pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,وَأُمِّهِۦ وَأَبِيهِ35. dari ibu dan bapaknya,وَصَٰحِبَتِهِۦ وَبَنِيهِ36. dari istri dan anak-anaknya.لِكُلِّ ٱمْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ37. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.(QS. Abasa: 34-37)

Endgame with Gita Wirjawan
Helman Sitohang: “Pendidikan Jauh Lebih Penting daripada Uang”

Endgame with Gita Wirjawan

Play Episode Listen Later Nov 5, 2025 91:27


Baca buku saya, 'What It Takes: Southeast Asia', sekarang di:https://sgpp.me/what-it-takes-ytatau di Periplus: https://sgpp.me/what-it-takes-periplus--------------Dua alumni Pangudi Luhur yang mendunia kembali duduk di bangku sekolah untuk berbicara tentang peran pendidikan dalam hidup mereka masing-masing, serta bagaimana Indonesia harus menata pendidikan ke depan.Selain itu, Helman dan Gita juga menyentuh isu regional, termasuk budaya etos kerja, argumentasi, hingga meritokrasi.---------------About the host: Gita is an Indonesian entrepreneur and educator. He is the founding partner of Ikhlas Capital and the chairman of Ancora Group. Currently, he is teaching at Stanford as a visiting scholar with Stanford's Precourt Institute for Energy; and a fellow at the Harvard Kennedy School's Belfer Center for Science and International Affairs.

Ini Koper
#685 Ekonomi Komunitas dan Kecerdasan Jalanan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Nov 4, 2025 8:21


Jauh dari pusat kemajuan dan hiruk pikuk ekonomi global, banyak komunitas terperangkap dalam siklus kemiskinan yang sistemik. Bantuan sesaat mungkin memberikan kelegaan temporer, namun seringkali gagal memutus rantai ketergantungan. Untuk mencapai kemandirian sejati, diperlukan sebuah strategi yang lebih fundamental dan mengakar: pemberdayaan ekonomi. Ini adalah kunci untuk membuka potensi penuh komunitas yang terpinggirkan, mengubah mereka dari objek bantuan menjadi subjek pembangunan yang mandiri, baik secara sosial maupun ekonomi. Namun, pemberdayaan sejati bukanlah satu solusi tunggal, melainkan sebuah ekosistem yang holistik. Keberhasilan bergantung pada lima pilar yang saling terkait: pendidikan yang relevan, akses terhadap modal usaha, kemampuan menembus pasar yang lebih luas, ketersediaan infrastruktur dasar, dan penguatan struktur sosial, terutama pemberdayaan perempuan. Esai ini akan menyelami bagaimana pilar-pilar ini membangun fondasi yang kokoh untuk kemandirian jangka panjang. Melampaui fondasi teoretis, esai ini menggali lebih dalam, mengintegrasikan "kecerdasan jalanan" (street smarts) wirausaha yang praktis. Karena memiliki akses modal tidak ada artinya tanpa disiplin mengelola arus kas (cash flow). Menjual banyak produk tidak menjamin keuntungan jika tidak memahami gross margin (margin kotor), dan semangat saja tidak cukup tanpa ketahanan (resilience) untuk bangkit dari kegagalan. Dengan menggabungkan ketahanan sosial komunitas dengan ketangguhan bisnis yang teruji, podcast ini memaparkan cetak biru untuk kesuksesan yang nyata dan berkelanjutan.

Ini Koper
#680 Kapitalisme Melawan Kapitalisme

Ini Koper

Play Episode Listen Later Oct 31, 2025 7:25


Banyak yang memandang aliansi BRICS (Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan) sebagai fajar era baru tatanan dunia, sebuah kekuatan penyeimbang yang akhirnya menantang dominasi lama G7 dan Amerika Serikat. Mereka dipuji karena mendirikan lembaga-lembaga baru seperti New Development Bank, yang seolah menawarkan alternatif bagi IMF dan Bank Dunia. Namun, esai ini membongkar narasi optimistis tersebut dan mengajukan pertanyaan provokatif: Apakah BRICS benar-benar sebuah tatanan baru, atau sekadar tatanan lama dengan wajah dan manajer yang baru? Jauh dari menjadi kekuatan anti-imperialis, analisis mendalam ini mengemukakan bahwa BRICS lebih sering bertindak sebagai kekuatan "sub-imperialis". Alih-alih meruntuhkan kapitalisme global, mereka justru berkolaborasi di dalamnya sebagai "mitra junior" yang memperkuat sistem. Esai ini mengungkap bagaimana negara-negara BRICS mereplikasi pola-pola dominasi klasik di wilayah pengaruh mereka sendiri, menjalankan model ekonomi "ekstraktif" yang rakus di Afrika dan Amerika Latin, sambil mengandalkan "super-eksploitasi" terhadap kelas pekerja di dalam negeri mereka sendiri agar tetap kompetitif. Esai ini pada akhirnya mengungkap adanya dua BRICS yang sedang berperang: "BRICS dari Atas", yang terdiri dari para elite, pemodal, dan korporasi yang bertemu di KTT mewah, dan "BRICS dari Bawah", yang terdiri dari gerakan sosial dan serikat buruh yang menanggung biaya pembangunan tersebut. Dari protes besar-besaran di Brasil menentang biaya Piala Dunia hingga pemogokan tambang yang mematikan di Afrika Selatan, analisis ini menunjukkan bahwa harapan sejati untuk perubahan tidak terletak pada aliansi para elite, melainkan pada solidaritas mereka yang berjuang di akar rumput.

Ini Koper
#541 Tiga Horizon: Cara Navigasi Menuju Masa Depan

Ini Koper

Play Episode Listen Later Oct 11, 2025 8:32


Kerangka Tiga Horizon menawarkan cara pandang yang revolusioner terhadap masa depan, bukan sebagai tujuan yang jauh, tetapi sebagai tiga realitas yang hidup berdampingan di masa kini. Bayangkan Anda berdiri di puncak bukit: Horizon Pertama (H1) adalah lembah yang familier di bawah Anda, sistem "bisnis seperti biasa" yang menopang kehidupan kita saat ini namun perlahan kehilangan relevansinya. Jauh di kejauhan, Horizon Ketiga (H3) adalah puncak gunung impian, sebuah visi transformatif tentang dunia yang lebih baik yang ingin kita ciptakan. Di antara keduanya terbentang Horizon Kedua (H2), medan yang bergejolak dan tak terduga, tempat para inovator dan perintis berjuang, membangun jembatan dan jalur baru dari dunia lama menuju dunia baru. Kerangka ini bukanlah bola kristal; ini adalah peta hidup yang menunjukkan kepada kita di mana kekuatan kontinuitas, transisi, dan perubahan radikal sedang beraksi saat ini juga. Kejeniusan kerangka kerja ini terletak pada kemampuannya untuk mengungkap ketegangan dinamis antara ketiga horizon tersebut. Setiap horizon memiliki "pola pikir" yang berbeda: manajer H1 yang pragmatis berfokus menjaga agar lampu tetap menyala, visioner H3 yang aspiratif menarik kita ke arah yang baru, dan wirausahawan H2 yang ambisius melihat peluang dalam kekacauan transisi. Konflik sering kali muncul karena setiap perspektif, jika dilihat secara terpisah, tampak saling bertentangan. Namun, Tiga Horizon mengajarkan kita bahwa inovasi sejati (H2) harus secara cerdik menavigasi dilema ini, memilih apakah akan memperpanjang masa lalu atau secara sengaja membuka jalan menuju masa depan. Ini mengubah percakapan dari sekadar "apa selanjutnya?" menjadi "bagaimana kita secara bijaksana mengelola akhir dari sesuatu, sambil membidani kelahiran sesuatu yang baru?" Pada akhirnya, Tiga Horizon lebih dari sekadar alat analisis; ini adalah praktik untuk menumbuhkan "kesadaran masa depan" dan "memetakan pola harapan." Dengan memungkinkan kita untuk memegang ketiga perspektif—manajerial, wirausaha, dan visioner—secara bersamaan, kerangka kerja ini mengubah dialog yang penuh konflik menjadi percakapan strategis yang kreatif. Ini memberdayakan individu, organisasi, dan masyarakat untuk bertindak dengan lebih terampil di tengah ketidakpastian, membuat harapan menjadi strategi yang dapat ditindaklanjuti. Ini adalah undangan untuk berhenti hanya bereaksi terhadap masa depan dan mulai secara sadar membentuknya, dengan mengakui bahwa benih dunia esok hari sudah tertanam dalam tindakan, pilihan, dan visi kita hari ini.

Kencan Dengan Tuhan
Edisi Hari Sabtu, 27 September 2025 - Kasih dan PengampunanNya jauh lebih besar dari dosa kita

Kencan Dengan Tuhan

Play Episode Listen Later Sep 26, 2025 5:20


Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 27 September 2025Bacaan: "... Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju, sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba." (Yesaya 1:18) Renungan: Suatu ketika seorang anak lelaki diculik di London. Tahun-tahun berlalu dan ibunya terus berdoa, tanpa kehilangan harapan. Suatu hari seorang pemuda tanggung hendak membersihkan cerobong asap di rumah yang bersebelahan dengan rumah sang ibu yang anaknya diculik. Namun ternyata ia masuk ke cerobong asap yang salah. Setelah menuruni cerobong asap, ia mendapati dirinya berada di ruang keluarga ibu yang anaknya diculik. Lalu ada sesuatu yang membangkitkan kembali ingatan si penyapu cerobong asap itu. Ruangan itu tampak tidak asing baginya. Saat ia berdiri di sana dan memandang ke sekitarnya, tiba-tiba sang ibu masuk ke dalam. Walaupun pemuda itu berpakaian lusuh dan diselubungi jelaga hitam, sang ibu langsung mengenalinya sebagai anaknya yang hilang bertahun-tahun lalu. Apakah sang ibu meminta anaknya mandi lebih dulu sebelum memeluknya? Tentu tidak, itu anaknya sendiri. Maka, ia langsung menarik anak itu dan memeluknya, sambil menangis karena sukacita. Apakah Allah akan menanti sampai kita melakukan perbuatan baik atau menjadi orang baik dulu baru Dia akan membawa kita dekat ke hati-Nya? Tentu tidak!Apapun kondisi kita saat ini, bahkan mungkin kita merasa bahwa diri kita sudah kotor karena dosa dan kita merasa tidak layak lagi di hadapan-Nya, ketahuilah bahwa jika kita mau membuka hati untuk-Nya, maka Allah akan masuk dalam hati kita dan akan memeluk kita untuk kemudian Dia akan mengubah kita menjadi pribadi yang kembali berharga di mata-Nya. Jangan takut, kasih dan pengampunan Allah jauh lebih besar dari pada dosa kita. Tuhan Yesus memberkati.Doa:Tuhan Yesus, aku bersyukur karena kasih dan pengampunan-Mu lebih besar dari pada dosaku. Saat ini kubawa hatiku yang penuh dosa kepada-Mu, ampunilah aku dan kuduskan aku kembali oleh belas kasih-Mu. Sembunyikan aku di dalam hati-Mu dan basuhlah aku dengan darah-Mu, agar aku menjadi pulih seperti yang Kau kehendaki. Yesus, terima kasih atas hadiah pengampunan-Mu. Amin. (Dod).

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-23 masa biasa, 10 September 2025

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Sep 9, 2025 9:28


Dibawakan oleh Evhy dari Paroki Santo Yosef Pekerja Gotong-Gotong di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. Kolose 3: 1-11; Mazmur tg 145: 2-3.10-11.12-13ab; Lukas 6: 20-26.TUHAN BAGI YANG MISKIN DAN YANG KAYA Renungan kita pada hari ini bertema: Tuhan Bagi Yang Miskin dan Yang Kaya.Di dalam kita suci sering kita dapatkan gambaran tentang kekayaan dunia iniyang umumnya dianggap sebagai pengaruh yang membahayakan keselamatan manusia.Orang-orang yang memilikinya sering dianggap kaya, sedangkan yang kurang atautidak memilikinya dipandang miskin. Secara khusus, mereka yang kenyang dianggapkaya, mereka yang lapar dipandang miskin. Sebenarnya bukan barang-barang atau harta duniawi yang jahat atau jelek.Semua itu adalah ciptaan Tuhan yang layak bagi kehidupan kita. Justru yangjahat dan jelek ialah sikap dan gaya hidup manusia yang menjadikan harta ataubarang-barang dunia ini sebagai tuan atas hidup mereka. Bahkan yang keterlaluanialah menjadikan Tuhan di nomor dua atau nomor tiga. Karena perbuatan iniadalah selalu dilakukan oleh orang-orang yang berpunya, maka mereka menjadisasaran kecaman dan tekanan Yesus. Kalau sikap dan gaya hidup manusia tidak mengutamakan barang dan hartaduniawi, hidup mereka akan layak bagi Tuhan. Baik yang miskin maupun yang kaya,hidupnya harus menempatkan Tuhan di atas segalanya, termasuk harta kekayaan.Tuhan Yesus menyebutnya sebagai kebahagiaan. Setiap orang dijamin kebahagiaan,asal ia mengikuti Yesus secara benar. Yang salah ialah gaya hidup lama danduniawi dengan berdasar pada materi. Akibatnya adalah dosa-dosa sepertipercabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat, keserakahan, marah, geram,kejahatan, fitnah, kata-kata kotor harus keluar dari diri kita.  Ada orang beralasan, meninggalkan gaya hidup yang lama itu susah karenatidak bisa terlepas dari lingkungan tempat mereka bergantung. Itu benar, tapisekaligus salah. Mereka hanya melihat kesalahan itu ada di luar dirinya.Padahal lingkungan dan kebiasaan di luar sana mesti dapat dikontrol olehkemauan, pilihan dan mentalnya sebagai manusia. Misalnya, saya tahu benar bahwakecanduan alkohol dan merokok bakal mendatangkan sakit yang berat. Semua ituada di luar sana. Namun jika saya punya kemauan, keputusan dan kehendak bebasuntuk tidak keluarkan uang untuk membeli dan mengkonsumsi, itu berarti saya menguasaidiri dan sekitarnya. Karunia dan kesempatan untuk memasukan gaya yang baru ke dalam diri kitaitu akan sangat muda, karena sudah tersedia sejak awal mula oleh Tuhan, jikagaya lama ini sudah bisa dikeluarkan dari diri kita. Jangan terlalu berharaporang lain yang mengeluarkan karena pasti kurang maksimal hasilnya. Jauh lebihbaik, keluarkan sendiri gaya Anda yang lama itu. Maka Anda punya keluasan untukmemasukan gaya baru dari Tuhan Yesus Krisus. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Bapa maha kuasa, semoga kami senantiasahidup dengan gaya baru yang diajarkan oleh Yesus Putera-Mu. Bapa kami yang adadi surga ... Dalam nama Bapa ...

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-21 masa biasa, 29 Agustus 2025, Peringatan Wafatnya Santo Yohanes Pembaptis, Martir

La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy

Play Episode Listen Later Aug 28, 2025 8:11


Dibawakan oleh Florensia dan Sulti dari Paroki Santo Fransiskus Xaverius Kute di Keuskupan Denpasar, Indonesia. Yeremia 1: 17-19; Mazmur tg 71: 1-2.3-4a.5-6ab.15ab.17; Markus 6: 17-29.BERBICARA KEBENARAN DAN PERTAHANKAN KEMURNIAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Berbicara Kebenaran dan PertahankanKemurnian. Bertepatan dengan peringatan wafatnya Santo Yohanes Pembaptis padahari ini, hati dan pikiran kita diarahkan kepada pribadi yang teguh dan lantangmembawa suara kebenaran menyentuh relung hati terdalam manusia. Ia berani danpantang menyerah menantang penguasa tertinggi atas hidup tidak bermoral yangjauh dari ketulusan dan kemurnian.  Merenungkan kebenaran dan memelihara kemurnian baik dalam ikatan perkawinansuami dan istri, maupun suatu mentalitas hidup tulus-murni bagi kehidupan yangbermartabat, merupakan potret kehidupan Yohanes Pembaptis. Jauh sebelum dia adanabi Yeremiah, yang dalam ratapan hatinya, ia diancam mati oleh para musuhnya.Ia tak pernah menjauh sejengkalpun dari Tuhan. Ia teguh pada kebenaran Allah,dan hati-pikirannya murni berbakti kepada Allah saja. Apa yang dilakukan oleh Yohanes Pembaptis dan Yeremiah ini merupakan bagiandari warta gembira Yesus Kristus. Isi kebenaran ialah kemurnian itu. Pikirandan hati yang murni harus bebas dari hal-hal negatif, kacau, abu-abu,berbelit-belit, rasionalisasi, mencari kambing hitam, menghakimi dan berbohong.Jadi dengan bertindak benar, kemurnian ditegakkan dan diperkuat.  Yesus mengecam keras orang-orang Farisi dan para ahli taurat karena katadan perbuatan mereka tidak benar. Ini diperparah dengan motivasi mereka tidakmurni. Ketika kebohongan, tipu daya, kesombongan dan nafsu berkuasa ikut masukke arena kehidupan bersama umat beriman dan masyarakat, dipastikan kebenaranterancam hilang dan kemurnian nurani manusia terancam pudar. Biasanya paramusuh kebenaran, ketulusan dan kemurnian menggunakan kekerasan untukmembinasakan para pegiat dan pejuang kebenaran.  Yeremia, Yohanes dan Yesus mengalami demikian. Namun perjuangan dan upayamempertahakan kebenaran dan kemurnian itu tak pernah berhenti sampai saat ini.Mengapa para musuh tak sampai berhasil menghilangkan kebenaran dan hidup murniitu, meski mereka telah mengusahakan itu sejak zaman Yeremiah dahulu? Karenapikiran dan hati manusia diciptakan untuk kebenaran dan kemurnian keyakinanakan Tuhan. Kita percaya dan mengungkapkan iman bahwa Tuhan memilih untuktinggal di dalam diri dan hati kita. Kalau kita hilang kepercayaan ini, di situakan mulai penyangkalan akan kebenaran dan kemurnian. Sebenarnya di dalam dirikita terdalam, kita ingin hidup benar dan murni. Semoga kita tetap inginkembali ke situ. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Di dalam rahmat-Mu ya Bapa, kami menemukansegala belas kasih-Mu untuk membawa kami kembali kepada-Mu setalah kami gagaldan berulah dalam menaati kehendak-Mu. Kuatkanlah kami untuk semakin setia danbenar di dalam hidup iman kami. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ...Dalam nama Bapa ...

Dhammavihari Buddhist Studies
Ashin Kheminda - Biografi Buddha Gotama Bagian ke-5: Sumber Kejadian Yang Tidak Jauh (Avidurenidana)-2

Dhammavihari Buddhist Studies

Play Episode Listen Later Feb 13, 2025 109:40


Apa yang terjadi setelah Pangeran Siddhattha meninggalkan istana dan menjadi seorang #pertapa? Bagaimana perjalanan Bodhisatta kita sampai akhirnya mencapai Ke-Buddha-an dan menembus kemahatahuan? Mari kita bersama-sama mendengarkan penjelasannya oleh #AshinKheminda hanya berdasarkan Pāḷi dan kitab komentar di kanal Youtube #Dhammavihari#Buddhist Studies.Selamat menikmati.Informasi :• Pusat Informasi DBS •Telp/WA : 0813 8700 3600www.dhammavihari.or.id

Dhammavihari Buddhist Studies
Ashin Kheminda - Biografi Buddha Gotama Bagian ke-4: Sumber Kejadian Yang Tidak Jauh (Avidurenidana)-1

Dhammavihari Buddhist Studies

Play Episode Listen Later Feb 11, 2025 110:53


Di kelas ini #AshinKheminda melanjutkan penjelasan tentang #kehidupan Bodhisatta setelah kejatuhan-Nya dari #Surga Tusita dan terlahir kembali di rahim Ratu Mahāmāyā serta masa kecil Pangeran Siddhatta. Mari kita bersama-sama mendengarkan penjelasan beliau hanya berdasarkan Pāḷi dan kitab komentar di kanal Youtube Dhammavihari #Buddhist Studies.Selamat menikmati.Informasi :• Pusat Informasi DBS •Telp/WA : 0813 8700 3600www.dhammavihari.or.id

Dhammavihari Buddhist Studies
Ashin Kheminda - Biografi Buddha Gotama Bagian ke-3: Sumber yang Jauh (Durenidana)-3

Dhammavihari Buddhist Studies

Play Episode Listen Later Feb 9, 2025 136:15


Setelah mendapatkan “ramalan” dari #Buddha Dīpaṅkara, #Pertapa Sumedha memulai perjalanannya dalam mengumpulkan pāramī selama 4 waktu yang tidak terhitung lamanya dan 100.000 eon demi kesejahteraan makhluk lainnya. Bagaimana kisah perjalanan Bodhisatta dalam mengumpulkan pāramī? Mari kita bersama-sama mendengarkan penjelasannya oleh Ashin Kheminda hanya berdasarkan Pāḷi dan kitab komentar di kanal Youtube Dhammavihari #Buddhist Studies.Selamat menikmati.Informasi :• Pusat Informasi DBS •Telp/WA : 0813 8700 3600www.dhammavihari.or.id

Dhammavihari Buddhist Studies
Ashin Kheminda - Biografi Buddha Gotama Bagian ke-2: Sumber yang Jauh (Durenidana)-2

Dhammavihari Buddhist Studies

Play Episode Listen Later Feb 7, 2025 105:19


Setelah mendapatkan “ramalan” dari #Buddha Dīpaṅkara, #Pertapa Sumedha memulai perjalanannya dalam mengumpulkan pāramī selama 4 waktu yang tidak terhitung lamanya dan 100.000 eon demi kesejahteraan makhluk lainnya. Bagaimana kisah perjalanan Bodhisatta dalam mengumpulkan pāramī? Mari kita bersama-sama mendengarkan penjelasannya oleh Ashin Kheminda hanya berdasarkan Pāḷi dan kitab komentar di kanal Youtube Dhammavihari #Buddhist Studies.Selamat menikmati.Informasi :• Pusat Informasi DBS •Telp/WA : 0813 8700 3600www.dhammavihari.or.id

Dhammavihari Buddhist Studies
Ashin Kheminda - Biografi Buddha Gotama Bagian ke-1: Sumber yang Jauh (Durenidana)-1

Dhammavihari Buddhist Studies

Play Episode Listen Later Feb 5, 2025 107:50


Banyak dari kita sudah pernah mendengar tentang sosok #Pertapa Sumedha. Seorang pertapa yang rela untuk tidak mencapai tingkat #kesucian tertinggi di kehidupan tersebut namun bertekad dan beraspirasi untuk menjadi #Buddha dan harus menyempurnakan pāramī selama 4 waktu yang tidak terhitung lamanya dan 100.000 eon demi kesejahteraan makhluk lainnya. Bagaimana kisah kehidupan Pertapa Sumedha ini? Di kelas ini Ashin Kheminda akan menjelaskan tentang kehidupan Pertapa Sumedha di Kota Amaravatī. Mari kita bersama-sama mendengarkan penjelasannya hanya berdasarkan Pāḷi dan kitab komentar di kanal Youtube Dhammavihari Buddhist Studies.Selamat menikmati.Informasi :• Pusat Informasi DBS •Telp/WA : 0813 8700 3600www.dhammavihari.or.id

ICYMI - Voice of America | Bahasa Indonesia
Mengapa Pariwisata Indonesia Tertinggal Jauh dari Singapura? - Oktober 04, 2024

ICYMI - Voice of America | Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Oct 3, 2024 13:11


Alam indah dan menantang, serta keunikan budaya menempatkan Indonesia di peringkat 22 dalam Indeks Kinerja Pariwisata Dunia. Di Asia Pasifik, Indonesia ada di ranking enam. Namun, dari sudut jumlah wisatawan, Singapura tetap jauh berada di atas Indonesia. Apa yang membuat Singapura lebih menggoda?

SiKutuBuku
The Backward Law: Mengapa Semakin Mengejar, Malah Semakin Jauh?

SiKutuBuku

Play Episode Listen Later Sep 20, 2024 9:33


Eits, tunggu! Firstory bukan hosting biasa. Ini senjata rahasia para podcaster sukses. Masih gapercaya? Coba sekarang! Gratis! Klik dan daftar langsung disini https://fstry.pse.is/6fs5dy —— Firstory DAI —— Kali ini, saya akan bahas konsep The Backward Law, yang mungkin masih asing buat kamu. Kenapa ya, semakin kita mengejar kebahagiaan, cinta, atau hal positif lainnya, justru kita malah merasa makin jauh dari semua itu? Nah, itulah yang disebut dengan hukum terbalik. Semakin kita fokus mengejar kebahagiaan, artinya kita terus merasa kalau ada yang kurang dalam hidup. Ironi kebahagiaan ini bikin kita terjebak dalam lingkaran usaha yang nggak berujung. Jadi, gimana caranya meraih kebahagiaan tanpa merasa makin tertekan? Yuk, simak informasi ini sampai habis! Leave a comment and share your thoughts: https://open.firstory.me/user/clhb6d0v60kms01w226gw80p4/comments Powered by Firstory Hosting

La cuarta parte
La cuarta parte - Breath, eyes, memory - 20/09/24

La cuarta parte

Play Episode Listen Later Sep 19, 2024 60:46


1/ TALIB KWELI & J. RAWLS. Breath, eyes, memory. 2/ ELCAMINO. Stash house legends. feat ESTEE NACK. 3/ GODFATHER DON. Definite. 4/ COMMON AND PETE ROCK. Everything’s so grand. feat PJ. 5/ MELO 5. Davinci. Prod. GSPOT. 6/ ERGO PRO. Uh Baby. Prd. Lowlight. 7/ L-MENTAL. Learnin’ Lessons. 8/ POLECAT & JAUH. Mix it. 9/ CRES. Alevines. feat Casta Diva y DJ SWET. 10/ SIRIO & SUPERIOR. 12 Trabajos. 11/ LL COOL J. Murdergram Deux. feat EMINEM. 12/ RANSOM, CONWAY THE MACHINE & V DON. Shell Fish. 13/ BLU AND EVIDENCE. LA Tourists. feat MED. 14/ 16 PADS & PISHON. Golpes. 15/ASPID. Stretch y Bobbyto. 16/ MUJA AND DUB SONATA. Badge of honor. 17/ Your Old Droog. Care Plan. feat. YASIIN BEY.Escuchar audio

La cuarta parte
La cuarta parte - Mente en Progreso - 19/09/24

La cuarta parte

Play Episode Listen Later Sep 18, 2024 59:53


1/ DAVID SANCHO. Mente en progreso. 2/ EOLO. My shelter. 4/ THOM ARCHI. Countach. feat MARINHA. 5/ SARA SOCAS. Lo que sea. 6/ REGINA ZERENÉ. Me vales madre. 7/ SIN H, JNV, SUKUN. En picado. 8/ AMARILLO MOSTAZA. Questra/bien. 9/ POLECAT & JAUH. Mix it. 10/ L-MENTAL. Learnin’ Lessons. 11/ UNCLE DOC. Street Knowledge. 12/ JULI GIULIANI & GRIFFI. Allioli. 13/ ODDISEE. Give Way. 14/ J.COLE. Fever. 15/ Marv Won. Measuring Stick feat. Fatt Father & Elzhi. 16/ ALEX NEF & HIGH GAMBINO. No doubt. 17/ CRIFATEMII. Bocabajo.Escuchar audio

La cuarta parte
La cuarta parte - Levitação Anti Rasteira - 13/09/24

La cuarta parte

Play Episode Listen Later Sep 12, 2024 60:15


1/ COSTA ALVES. Levitação Anti Rasteira Remix. 2/ COMIDA PARA LLEVAR. Sagrada Familia. Sharif, Vera Delacruz, Tayko, Ibzen, Rapsusklei, Irepelusa, Veztalone #39. 3/ LL COOL J. Proclivities. feat Saweetie. 4/ RANSOM, CONWAY THE MACHINE & V DON. A new day. 5/ POLECAT & JAUH. Boom bap. 6/ KÍMICO & VIRUTEN ROI. Saber. 7/ GOS D & DANIEL BUM. Lujo Iberico. 8/ KANYE WEST. Bound 2. 9/ PONDEROSA TWINS PLUS ONE. Bound. 10/ CRES. I Know better. feat TOMMY BLACK. 11/ METAL PESADO & DJ JABA. Me lo gozo. 12/ ACTION BRONSON. Nourish a thug. 13/ FLEE LORD. Get yours. 14/ HOLY FRESCO. Ambrosia. 15/ SERIAL KILLER (ZENIT & SHOLIS). 2x1. Pdr. SAMUBEATS.16/ BIG HIT, HIT-BOY & THE ALCHEMIST. Drug Tzar.Escuchar audio

Lifehouse Jakarta
Tidak Pernah Terlalu Jauh

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Jun 25, 2024 3:39


Handoyo Salim - Lukas 22:32 (TB) tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu."

CERITA SERAM
NAMPAK DARI JAUH ADA HANTU DALAM KERETA | OPERA CINA MENYANYI DEPAN KUBUR

CERITA SERAM

Play Episode Listen Later Jun 6, 2024 75:36


MALAM SERAM, PODCAST CERITA SERAM | THE HORROR TALK SHOWSuka bacaan kisah-kisah seram, sila subscribe ke saluran Malam Seram! Malam Seram LIVE show Isnin hingga Khamis 11 malam dan Jumaat 11.59 malamMALAM SERAM adalah segmen LIVE perkongsian pengalaman seram dan misteri. Anggap ia hanya sekadar perkongsian sahaja. Jangan mudah percaya dan terlalu taksub dengan apa yang anda dengar! MALAM SERAM The Horror Talk Show Bukan Sekadar Cerita Seram.Become a supporter of this podcast: https://www.spreaker.com/podcast/malam-seram--3347472/support.

Studio Sembang
Episode 86 - Dari Jauh ft. Alyph

Studio Sembang

Play Episode Listen Later Jun 6, 2024 109:17


Harini kita nak borak dengan Alyph pulak, seorang pennyanyi, song-writer dan macam-macam lagi role dia didalam industri muzik kita. Korang tahu tak berapa banyak lagu yang Alyph dah buat? #jomsembang CreditsThis episode is sponsored by : @SpritzerGroup

jauh harini creditsthis korang
Lifehouse Jakarta
Jauh Jadi Dekat

Lifehouse Jakarta

Play Episode Listen Later Jun 4, 2024 4:40


Wigand Sugandi - Efesus 2:13 (TB) Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus.

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
'Maknanya Tetap Silaturahmi': Bagaimana Komunitas Rayakan Idul Fitri Jauh dari Keluarga di Tanah Air

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Apr 15, 2024 10:26


Bagaimana komunitas Muslim Indonesia di Sydney, Australia merayakan dan memaknai Idul Fitri saat jauh dari keluarga dan tanah air?

SiKutuBuku
Menjadi Orang Biasa tidak Seburuk itu Lho!

SiKutuBuku

Play Episode Listen Later Jan 31, 2024 9:12


Mari kita gali bersama konsep menarik tentang menjadi orang biasa saja dan bagaimana menerima hidup apa adanya bisa membawa kebahagiaan. Jauh dari konotasi negatif, hidup biasa saja dapat menjadi filosofi hidup yang membebaskan dan memperkaya. Temukan cara menikmati kehidupan tanpa tekanan untuk selalu luar biasa, dan kenali betapa indahnya sederhana. Kami akan membahas konsep hidup biasa tapi bahagia, menggali kebijaksanaan dari pengalaman sehari-hari, dan memberikan tips praktis untuk merangkul kesederhanaan dengan senyuman. Mari bersama-sama memahami bahwa menjadi orang biasa tidak seburuk itu, bahkan bisa menjadi kunci menuju hidup yang lebih memuaskan dan bahagia! Leave a comment and share your thoughts: https://open.firstory.me/user/clhb6d0v60kms01w226gw80p4/comments Powered by Firstory Hosting

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia
Why is Indonesia still so far behind in PISA (Program for International Student Assessment)? - Mengapa Indonesia masih tertinggal jauh dalam PISA (Program for International Student Assessment)?

SBS Indonesian - SBS Bahasa Indonesia

Play Episode Listen Later Dec 13, 2023 18:41


The latest OECD 2022 Program for International Student Assessment (PSA) results showed that Singapore was on the highest rank in maths, science and reading. - Hasil dari Program for International Student Assessment (PSA) terbaru OECD 2022 menunjukkan, Singapura berada pada peringkat tertinggi di bidang matematika, sains, dan membaca.

Daily Fresh Juice
Fresh Juice oleh OMK 20 Oktober 2023 – Lukas 12: 1-7 : Munafik? Jauh-Jauh Deh

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Oct 19, 2023 8:58


Pembawa Renungan: Albertus Gregory Tan - Jakarta Pengantar Renungan: Kristianus Ina - Ende Sound Editing: Aris Kurniawan - Jakarta Cover Editing: Anastasia Sonia - Jakarta Luk. 12:1-7.

oleh jauh fresh juice
Daily Fresh Juice
Fresh Juice 17 Oktober 2023 -Luk. 11:37-41 : Tuhan melihat jauh sampai ke lubuk hati

Daily Fresh Juice

Play Episode Listen Later Oct 16, 2023 11:16


Pembawa Renungan : Erna Kusuma Tangerang Luk. 11:37-41;